PERNIKAHAN PANEMBAHAN SENOPATI DAN KANJENG RATU KIDUL


Bagi Wong Jowo, bulan ini agaknya bulan yang baik untuk menyelenggarakan hajatan. Undangan pernikahan banyak mampir ke rumah. Jalan-jalan di desa kadang harus ditutup bila ada satu rumah yang duwe gawe.

Tidak hanya sebuah ritual budaya dan agama, pernikahan juga memiliki arti politik dan ekonomi. Bahkan juga memiliki makna simbolik berupa pertemuan dua jiwa yang dimabuk rasa cinta dan kasih, untuk menjadi satu, melebur dan mencair dalam satu ikatan untuk mencapai kesempurnaan.

Dalam khasanah Jawa, mitologi yang terkenal tentang perkawinan adalah perkawinan antara Panembahan Senopati, Raja Mataram pertama dengan Kanjeng Ratu Kidul. Ada beragam penafsiran tentang makna perkawinan dua makhluk berlainan spesies ini. Panembahan Senopati berspesies manusia dan Kanjeng Ratu Kidul berspesies lelembut.

NIKAH

Ada yang menafsirkan bahwa perkawinan itu hanya upaya legitimasi politik Panembahan Senopati agar semakin ditakuti dan disegani lawan-lawan politiknya, sehingga dia merekayasa cerita tidak masuk akal.

Ada pula yang menafsirkan secara filosofis, bahwa perkawinan Panembahan Senopati dengan Kanjeng Ratu Kidul itu sesungguhnya sebuah upaya Gusti agar manunggal dengan Kawulo dengan cara ngayomi lahir dan batin para kawulo sehingga Raja menjadi RATU ADIL.

Ada pula yang menafsirkan bahwa perkawinan itu benar-benar terjadi sebagaimana pernikahan Pangeran Charles dengan Lady Diana, atau Anda dengan Pasangan hidup Anda. Bila ini benar-benar terjadi, pastilah ini kejadian luar biasa yang hanya dilakukan oleh manusia yang sakti mandraguna.

Terserah Anda, mau percaya pada penafsiran yang mana. Ada baiknya akan kita runut asal muasal perkawinan Panembahan Senopati dengan Kanjeng Ratu Kidul yang fenomenal tersebut.

Siapa Panembahan Senopati?

dc8b

Danang Sutawijaya nama kecilnya. Ayahnya bernama Ki Ageng Pemanahan yang berjasa besar membantu Jaka Tingkir membunuh Aryo Penangsang, adipati Jipangpanolan dalam krisis politik di Kesultanan Demak Bintoro pada masa akhir pemerintahan Sultan Trenggana.

Setelah Jaka Tingkir menjadi Raja bergelar Sultan Hadiwijaya yang akhirnya mendirikan Kesultanan Pajang, Sutawijaya kemudian dianugerahi tanah Mentaok –Kotagede, Jogja sekarang.

Bersama-sama ayahnya ia babat alas kawasan yang kini terkenal dengan kerajinan perak tersebut. Karena keraton Sutawijaya berada di sebelah utara pasar maka dia bergelar Ngabehi Loring Pasar. Setelah Ki Gede Pemanahan meninggal tahun 1575 M, Sutawijaya memberontak ke Pajang saat di Pajang terjadi konflik elite tahun 1582 M dan membuat Mataram merdeka dari Pajang.

Konflik elite yang terjadi yaitu anak Sultan Hadiwijaya, Pangeran Benowo yang merupakan pewaris Pajang di kudeta oleh Aryo Pangiri adipati Demak. Merasa terdesak Pangeran Benowo meminta bantuan Sutawijaya di Mataram. Setelah berhasil mengalahkan Aryo Pangiri, Pangeran Benowo menyerahkan pusaka Pajang pada Sutawijaya. Setelah Pajang runtuh ia menjadi Raja Mataram Islam pertama dan bergelar Panembahan Senopati Khalifatullah Sayyidin Penatagama.

Panembahan Senopati dikisahkan dalam babad Tanah Jawa memiliki kebiasaan yang hebat dalam olah rasa, meditasi dan gentur bertapa. Salah satu ritual wajib yang dilakukannya untuk melatih kesabaran adalah membuang cincinnya sendiri ke sungai dan kemudian mencarinya hingga ketemu. Tindakan unik dan nyeleneh diluar kebiasaan ini membuahkan hasil berupa diperolehnya kawicaksanan tertinggi, ilmu-ilmu ketuhanan yang mumpuni serta kesaktian yang pilih tanding.

Saben mendra saking wisma
Lelana laladan sepi
Ngisep sepuhing sopana
Mrih para pranaweng kapti

Setiap kali keluar rumah
Wisata ke wilayah sunyi sepi
Menghidup napas kerokhanian
Agar arif kebulatan awal akhir,

Dialah tokoh yang berhasil membuat anyaman mistik dan politik, yang keteladanannya memandu alam pikiran Kejawen untuk menggapai pemahaman tertinggi Ketuhanan yaitu MANGGALIH, artinya mengenai soal-soal esensial, pasca MANAH (dipersonifikasikan Ki Ageng Pemanahan) artinya membidikkan anak panah, mengenai soal-soal problematis di jantung kehidupan, pusat lingkaran.

Panembahan Senopati yang cerdas memahami psiko sosial masyarakatnya. Ia pun menganyam serat-serat kehidupan yang dianyam dengan amat simbolik mistik berupa kisah Asmara dengan Penguasa Laut, dengan Empu Laut Kanjeng Ratu Kidul sehingga Panembahan Senopati memperoleh dataran baru, daratan ke-Mataram-an.

kanjengratu

Dikisahkan, Panembahan Senopati saat babad alas Mentaok menghadapi Raja Jin bernama Jalumampang. Merasa kesulitan mengalahkannya, Panembahan Senopati kemudian bertapa di laut selatan. Dalam bertapa, dia di datangi oleh Kanjeng Ratu Kidul yang terpikat oleh ketampanannya. Kanjeng Ratu Kidul berjanji akan membantu melawan Jalumampang asal Panembahan Senopati dan keturunannya mau menjadi suami dari Kanjeng Ratu Kidul.

Perkawinan Panembahan Senopati dan Kanjeng Ratu Kidul pada dasarnya adalah perkawinan yang strategis. Panembahan Senopati memperoleh kedaulatan atas wilayah Mataram yang wilayahnya berdampingan dengan Laut Selatan yang tak terbatas. Dengan perkawinan tersebut, Panembahan Senopati mampu untuk menguasai juga para lelembut yang tak terbilang banyaknya sebab Kanjeng Ratu Kidul adalah raja para lelembut tersebut.

Panembahan Senopati oleh sebab itu mampu membangun sebuah kekuatan psikologis untuk memperkokoh legitimasi pemerintahannya. Selama pemerintahan Panembahan Senopati, Kerajaan Mataram tercatat harus berperang menundukkan bupati-bupati daerah di antaranya Kasultanan Demak, Ponorogo, Pasuruan, Kediri, Surabaya. Cirebon pun berada di bawah pengaruhnya.

Perkawinan Panembahan Senopati dengan Kanjeng Ratu Kidul, oleh sebab itu diyakini terus dipertahankan oleh para Raja Mataram mulai Sri Sultan Hamengko Buwono I hingga Sri Sultan Hamengku Buwono X saat ini.

Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, 5 Juli 2009
Wong Alus

About these ads
Categories: PANEMBAHAN SENOPATI & KANJENG RATU KIDUL | 55 Komentar

Post navigation

55 thoughts on “PERNIKAHAN PANEMBAHAN SENOPATI DAN KANJENG RATU KIDUL

  1. Semakin hari semakin rajin semakin menarik dan tambah aktif dalam tulisan Mas WA ni, jadi sering mampir dah. Seperti Njenengan serat “Terserah Anda, mau percaya pada penafsiran yang mana”…
    apapun kesimpulannya semua berpulang pada para pembacanya mau menyimpulkan seperti apa mengambil yang mana…pengalaman pemahaman proeses hidup dan hasilnyapun belum tentu sama…bukan begitu Mas? Sukses selalu buat Mas WA beserta keluarga

    Wss

  2. Matur nuwun dumateng Ki Sumego ingkang sampun pinarak gubuk reyot meniko. Leres ki, gubuk meniko sejatosipun mung kangge wewacan kemawon kok ki, dados mboten kagem cekelan pemahaman. Apalagi untuk menggurui pembaca, waduh…. kok tebih saking niat awal ki. Kulo mohon ijin mentautkan blog panjenengan nggih ki, agar paseduluran meniko tansah langgeng. Salam kangge keluarga juga ki. Salam damai.

  3. lepas dari kisah tersebut,saya mengagumi strateginya dalam mencapai tujuan Sutawijaya untuk menjadi raja yg besar -berkuasa dan penuh kharisma agar dapat memerintah dengan tenang sepanjang masa.

    # dengan didampingi ayahnya ia mencoba babad alas didaerah kerajinan perak dan alas mentaok hadiah slt hadiwijaya.#namun namanya politik itu tidak mengenal kawan,kalau perlu dilawan unt mencapai tujuan. #melihat di pajang ada perslisihan antara arya benawa dan arya pangiri,maka kesempatan itulah yg ia gunakan untuk membrontak ke pajang.#setelah menang,ia berusaha untuk dekat dng rakyat yaitu lebur dng anyaman mistik dan politik serta memahami psiko sosial.Akhirnya ia menjadi pimpinan yg hebat;Panembahan Senapati Khalifatullah Sayidin Panata Gama.

    kayaknya strategi capres kita lebih seru ya…???

    salam rahayu.

  4. Ngabehi

    kalu sudah bahas yang satu ini, saya memilih diam dan sesekali manthuk manthuk saja. Trimakasih Ki, gubuknya makin berwarna-warni saja. Salam Alus

  5. sikapsamin

    Inkang kinurmatan kimas Wong Alus dan Sedulur Sejati semua…
    Membaca artikel ini, rasa kagumku selama ini thd tokoh Panembahan Senopati Khalifatullah Syayidin Pranatagama malah MEMUDAR/REDUP… Saya malah melihat semacam Reformas/Reinkarnasi Kesultanan Demak(Panembahan Jin Bun), setelah supremasinya surut akibat berdirinya Kerajaan PAJANG… Yah namanya POLITIK, penuh dengan INTRIK,…MUNAFIK,…MUSRYK…
    Maaf kalau kurang tepat dan ada pihak yang kurang berkenan,… Ini murni kesimpulan pribadi/subyektif…
    Sekali lagi…mohon maaf…

    Titip salam untuk mbah ‘Panembahan’ Marijan…nuwun
    Salam Ing Kasejaten Seduluran
    Bakuh-Kukuh-Utuh NKRI

    Samin adalah Sikap

  6. cerita, kisah, dongeng….mesti punya maksud/tujuan yang positif,tinggal mau ditilik dari sisimana ? yaa…paling tidak bermanfaat untuk kepentingan DIRI ,kalau yg lainnya baik itu politik atau sisi kepentingan pribadi atau kelompok.
    Yaa saya pendapatan untuk yang satu itu,kisah yang bermkna antara hubungan Manusia dengan Maha Pencipta TUHAN YANG MAHA ESA atau hubungan DIRI dengan SANG DIRI SEJATI , sepertinya menurut saya hal yang terpenting , karena lebih bebas memaknainya dan masing2 kalau kajian seputar kebenaran pasti sama karena kebenaran dimana-mana satu yaa. SAMA.

    Lain Hal diluar itusebagai misal ditilik dari POLITIK, BUDAYA< STRATEGI biasanya masing orang/kelompok pasti ada perbedaannya bahkan bisa jadi cerita yang aslinya ditambah atau dikurang, yang lebih buruknya cerita,jauh dari makna dimaksud dengan sipelaku cerita dalam hal ini maksud dari KI AGENG PANEMBAHAN SENOPATI. …… waah itu bisa membawa dampak kepada masyarakat luas yg hanya mendengar dan membaca cerita tersebut.

    Yaa. ini menurut saya….kalau masih banyak kekeliruan dan kekurangan mohon ditambahkan dan dikoreksi…lanjut ki…..

    Salam kasih dan sejati.

  7. kalau menurut pak damar, pernikahan tsb merupakan meditasi tingkat tinggi dimana beliau berhasil menyetubuhi alam, lha siapa yg bisa memakai alam sebagai tubuh…adalah ruh yg bersifat makrokosmis, sedangkan kidul ini melambangkan bahwa dunia dibagi 2 utara dan selatan….

    tapi kalau saya pribadi lebih menyukai sebagai sebuah kenyataan daripada mitos, supaya lebih seru heheheh

  8. Yth Para Sanak Kadang ingkang sampun rawuh di gubuk ini matir nuwun. Pasti kita semua menyadari Penafsiran terhadap sebuah fakta bisa beragam dan berlainan, tergantung pada keinginan dan niat dari subyektivitas masing-masing. Semoga penafsiran tersebut mampu memperteguh dan memperkuat keyakinan untuk menjalani jalan lurus menuju Tuhan.

    Ngapunten bila ada yang kurang berkenan.

    Salam alus

  9. Wah, rancak, rinci, renteng, runtung sanget para kadhang anggenipun atur seserepan. Sedaya pambabar jati kanthi adedasar olah kawicaksananing pikir saha batin. Sedaya pangajab mboten sanes namung supados manggih gesang ingkang langkung wicaksana tuwin mulya, kanthi wilujeng widodo yuwono ing sedayanipun. Kanthi dedepe, sumarah, sumende dumateng ngarsaning Gusti, sumangga dipun lajengaken mbabar kahanan ingkang sajatosipun.

    Ki wongalus ingkang dahat luhuring budhi. Menggah pamanggih kula, daupipun Ingkang Sinuhun Panembahan Senopati Adipati Ing Alaga Sayidin Panatagama sarimbit kalian Panjenengan Ndalem Kanjeng Ratu Kidul yektos mekaten kawontenanipun. Daup punika sanes kiasan, sanepan, punapa dene mitologi. Nanging daupipun KRK kalian para Nata Pangembating Praja Mataram sapangandap namung dumugi Ngarsa Dalem Ingkang Sinuhun Sri Sultan HB IX. Saksampunipun Kanjeng Ratu Kidul anggenipun nimbali Ngarsa Dalem Sri Sultan HB X kanthi bebasan asma “angger” sanes kangmas malih. Punika mratelakaken bilih Ngarsa Dalem HB X sampun kaanggep dawah putra Kanjeng ratu Kidul.
    Wondene pralampitanipun, duk rikala 3 wulan saderengipun lindu ageng ing tlatah Ngayugyakarta 27 Mei 2006, kaleresan kula nembe dolan wonten ing papan tetirah Kaliurang, lajeng mboten sengaja pepanggihan kalian panjenenganipun Ki Juru Taman, injih jalmi raseksa ingkang dipun utus KRK njagi redi Merapi bilih sawanci-wanci Merapi njeblug mboten murugi lan damel risaking kutha Ngayogya. Ki Jurutaman menika piyantun raseksa ingkang nedha endog jagad kagungan ndalem KRK lajeng sanalika inggilipun dados watawis 12 meteran. Lah, wonten salebeting wicantenan, Ki Juru Taman sanjang bilih sakmenika Ngarsa Dalem HB X sampun dede ratu ingkang hamengkoni bumi (spiritual), nanging sakdermi hangratoni budhaya (sekedar simbol). Pramila tugas Ki Juru Taman kantun nyumanggakaken, bilih samangke ardi Merapi njeblug, sampun sumonggo…mongso bodhoa (sudah bukan tanggungjawabnya lagi).
    Lha..watawis5 dinten saksampunipun lindu ageng 27 Mei ing Yogya, kasusul ardi Mrapi njeblug estu awunipun murugi kutha Yogya dumugi jalan Gejayan, saha laharipun mili ngidul ngetan ngganda banger. Punika kedadosan ingkang langka sanget, mbokmenawi sampun atusan taun injih nembe punika. Dados punapa ingkang dipun ngendikakaken Ki Juru Taman estu leres lan yektos saget dipun pitados, sebab sampun kabukten ing wekdal salajengipun.
    Mekaten menggah ingkang saget kula aturaken, mbok bilih kathah lepat saha kiranging trapsila, mboten langkung kula tansah nyuwun lumebering sih samudra pangaksama.

    salam kasugengan,
    salam asah asih asuh

  10. Sebuah tambahan pengetahuan baru dari Ki sabda Langit, yang memiliki kewaskitaan tinggi untuk memasuki wilayah-wilayah yang dalam, wingit dan sakral. Penjelasan ini mampu memupus keraguan dan ketidaktahuan apa dan bagaimana perkawinan Panembahan Senopati dan Kanjeng Ratu Kidul. Apa hanya mitos, rekayasa politik atau perkawinan dalam arti yang sesungguhnya.

    Meskipun pengetahuan mistis seperti ini susah untuk dibuktikan dengan mata dan telinga kaum awam yang hanya mampu untuk melihat dengan sederhana, namun penjelasan ini sangat logis-futurologis dan ini adalah buah dari sebuah perjalanan spiritual yang mumpuni. Tidak setiap orang mampu untuk menghidupkan budi, rasa pangrasa dan kepekaan manusia yang sehalus-halusnya. Ki Sabda, tidak ada yang bisa saya haturkan kepada Anda lagi selain ucapan terima kasih.

    Semoga Gusti Kang Murbeng Jagad memberikan hidayah pada kita semua untuk berjalan di jalan yang lurus selurus-lurusnya sesuai dengan Yang Dikehendakinya kepada kita semua. Amin ya Rabbal alamin.

  11. Gama

    Ass WW,
    Ki WA, Ki Sabdo Langit, dll
    Wahhh…seneng juga mampir di Padepokan nya Ki Wong Alus, saya bisa belajar bahasa Jawa kromo inggil (kalau nggak salah). Maklum selama ini bisanya hanya ngoko saja.
    Ki Sabdo Langit………saya pernah dengar nama; Siopin, Datuk Arabba, MundingWangi……apa ada hubungan dengan Ratu Kidul ????
    Wassalam,

  12. Salam kenal mas Gama. Monggo kita semua belajar budaya kita yang sekarang dengan mudah terlupa ini. Matuw nuwun, mugi tansah pinaringan meneping manah. Kagem sedulur ki sabda langit monggo ditunggu pencerahanipun. Ngapunten mbok bilih lepat.

    salam alus

  13. Pernikahan seperti itu apa dibenarkan dalam ajaran islam?

  14. wongalus

    Yth Imas Sumarmi, salam kenal. Sholawat dan salam kami sampaikan kpd jumjungan kita Nabi Muhammad SAW…
    Terkait dengan pertanyaan sdr, kami berusaha menjawab sbb: Segala hal tidak cukup hanya ditakar dari aspek benar/tidak benar. Apalagi persoalan perkawinan antar makhluk berbeda dimensi ini tidak dijelaskan secara eksplisit dalam As Sunah maupun Al Quran. Ada banyak masalah yang tidak bisa hanya diukur berdasarkan benar atau salah. Misalnya, saya mengenakan sarung untuk berenang. Jelas ini tidak benar atau salah, namun ukurannya layak/normal/pantas atau tidak. Nah, menentukan tolok ukuran pasti berbeda-beda tergantung norma dan adat istiadat/kebiasaan/pola pikir/pola rohaniah-spiritualitas dan seterusnya… Itu pun bisa jadi tidak berlaku absolut karena hukum Tuhan bisa jadi menisbikan hukum menurut manusia. Contohnya: Nabi Khidir yang diperintahkan mencekik seorang anak. Padahal menurut Nabi Musa apapun alasannya tindakan itu pasti tidak benar. Padahal, Tuhan telah mentakdirkan demikian dengan alasan yang rasional menurut Tuhan. Tuhan memiliki hukum/aturan yang masih belum bisa dipahami sepenuhnya oleh pengetahuan manusia yang sangat terbatas menakar nilai-nilai.
    Pernikahan Panembahan Senopati dan Kanjeng Ratu Kidul oleh karenanya bisa dipahami dengan kerangka berpikir demikian. Mungkin, bila ini sudah iradat-Nya, sehingga tidak perlu kita menjugde/menghakimi bahwa hal itu bertentangan dengan syariat Islam. Semoga Allah SWT membuka sedikit demi sedikit hidayah-Nya untuk memahami semua pergelaran alam semesta yang misterius ini.
    Terima kasih dan salam asah asih dan asuh.. wass

  15. veryy uj

    kiii siki tebak tebakan kiiiii kenang apa winngi nang segara kidul sunami………….. pengin ngerti ra kiiiiiiiiiiiiii. jawbane wingi kae nyi roro kidul tak kon nganggo jilbab kiiiiiiiiiiiiii terus tak bojo lan tak keloni, pas lagi goyang ngebor kui bladasen dadi banyune wutah.hehehehe dadi ra bisa jagani ana sunami teka.

  16. ismoyojati

    kekendelen, ora ngilo awajmu ver

  17. Muh Basuki

    yen miturut panalaranku sing cupet iki. sing dimaksud Ratu Kidul iku yo sagoro kidul iku dewe, amargo wong jowo yen ngormati marang sabaene sing duwe kekuatan gede, iku nganggo sebutan nyai utowo kyai, arep nyebut macan nang tengahe alas, kanthi sebutan kyaine, nyebut tombak pusako, nganggo sebutan kyai Pleret, lansakteruse, mulo sopo sing biso ngrengkuh segoro kidul bakal mulyo, utowo biso manjing ajur ajer jagat gedhe jagat cilik kanthi roso kamanungsan, ke Tuhanan, lan sakkabehing titah gumelar, tartamtu bakal nuwuhake kelanggengan kabagyan, kamulyan, kejayaan. fidunya wal akhiroh.

  18. Frans

    Wah saya suka skali kisah tentang babad tanah Jawa, salah satunya babad Mataram. Setiap serat tulisannya saya resapi betul seolah2 merasakan kehebatan & kejayaan Panembahan Senopati di masa itu.

    Apalagi pas di bagian “membuang cincin di sungai lalu berusaha menemukannya”. Kalimat ini meski sederhana tp efeknya sangat luar biasa. Jadi terketuk hati saya untuk berlatih & belajar tentang kebijaksanaan. Sungguh sangat berat rasanya harus berpikir bijaksana di jaman modern seperti sekarang bila tdk dibarengi niat yg kuat dan tentunya praktek nyata.

    Maturnuwun saya haturkan buat bapak pengasuh blog ini.

  19. uux

    bagaimana caranya bisa bertemu ratu kidul ki ?

  20. Prabu Kresna

    sy meyakini pernikahan Panembahan Senopati dan GKR Kidul adalah benar,karena hal ini adalah bersifat gaib maka tidak bs dibuktikan secara wadag,kalau mau tau lebih dalam silahkan saja mencari tau di alam gaib.

  21. wahyu

    klo menurut tafsiran kami pernikahan panembahan senopati sama ratu kidul merupakan gambaran jumbuhing kawulo kalian gusti karena orang jawa menulis pengamalan spiritualnya digambarkan dalam hal cerita seperti cerita dewa ruci sepintas seperti cerita biasa tapi sebenarnya mengadung pelajaran religi yang begitu dalam tentang kesempurnaan hidup mgkn ini yang bisa kami tulis jika ada kesalahan mohon petunjuk supay dapat diluruskan tulisan kami yang salah dan saya juga kecewa banyak wong jowo sing ninggal jowone…maturnuwun

  22. raden arto

    rahasia cara mudah menyelesaikan hutang,bg pengusaha atau sedulur yg punya hutang menumpuk
    temukan rahasianya,
    radenarto@yahoo.co.id

  23. batu hitam yang ada di Pantai parang Kusumo adalah tempat bercengkeramanya Panembahan senopati dengan kanjeng nyai Roro kidul sampai sekarang selalu dilakukan upacara labuhan oleh pihak keraton Jogyakarta

  24. Fauzan

    Sebetulnya pernikahan panembahan senopati dengan ratu kidul itu adalah bualan semata sebagai alat propaganda panembahan senopati agar disegani dan ditakuti rakyat dan musuh2nya.

    1) Jika Sutowijoyo yakin dengan pasukan lelembut dari Nyai Ratu Kidul, lalu mengapa harus takut melawan aliansi pasukan Jawa Timur di Madiun, sehingga ia harus “menipu” para penguasa Jawa Timur? Kalau hanya untuk meminimalisasi korban perang, bukankah cukup dengan cara menggerakkan pasukan lelembut untuk, misalnya, menggelitik ketiak seluruh pasukan Jawa Timur sehingga akan pingsan kaku dan mudah untuk ditawan, tak perlu dibunuh?

    (2) Jika Sutowijoyo yakin dengan kontraknya dengan Nyai Ratu Kidul, lalu mengapa ia harus “mengumpankan” anak perempuannya sendiri untuk menaklukkkan Ki Ageng Mangir? Mengapa tidak menyuruh anak buah Nyai Ratu Kidul (jin atau setan) untuk menyamar menjadi perempuan paling cantik di dunia guna memikat Ki Ageng Mangir?

    (3) Jika benar Nyai Ratu Kidul mengikat kontrak dengan Sutowijoyo bahwa anak dan keturunan Sutowijoyo sebagai raja-raja Jawa juga harus menjadi suami Nyai Ratu Kidul, lalu mengapa Jawa akhirnya jatuh ke tangan VOC dan Belanda, bahkan dioper ke Inggris, dikuasai lagi oleh Belanda, dioper ke Jepang, sampai babak belur selama 350 tahun?

    (4) Bukankah akan sangat mudah bagi raja-raja Jawa keturunan Sutowijoyo untuk meminta bantuan kepada pasukan lelembut
    Nyai Ratu Kidul yang tidak mempan peluru dan bom (lha wong tidak bisa dilihat mata)?

    (5) Di mana Nyai Ratu Kidul berada selama 350 tahun kerajaan suaminya harus terpecah-pecah dan rakyatnya mengalami penderitaan lahir batin padahal Nyai Ratu Kidul selalu diberi sesajen oleh orang Jawa dari ujung Barat sampai Timur laut Selatan pulau Jawa, dan setiap waktu bercinta dengan raja-raja Mataram?

    (6) Apakah mungkin selama 350 tahun itu Nyai Ratu Kidul, yang selalu berhubungan dengan raja-raja keturunan Sutowijoyo setiap tahun itu, kolusi dengan VOC, Belanda, Inggris dan Jepang?

    (7) Apa mungkin waktu masa kolonialisme itu Nyai Ratu Kidul selingkuh dengan Daendels, Rafles atau Kaisar Hirohito di Jepang sana sehingga raja-raja keturunan Sutowijoyo tidak dilayani lagi permintaannya untuk melawan penjajahan asing?

    (8) Di mana Nyai Ratu Kidul ketika Amangkurat I lari tunggang-langgang dikejar pasukan Trunojoyo? Apa sedang ada konflik rumah-tangga antara Nyai Ratu Kidul dengan Amangkurat I?

    (9) Di mana Nyai Ratu Kidul ketika Amangkurat III diikat tangannya dan dibuang ke Srilanka? Apa sedang mengurus gugatan perceraian?

    (10) Apakah mungkin para pasukan jin, setan, dhemit, ilu-ilu, banaspati, genderuwo, thuyul, dan lelembut lainnya, anak buah Nyai Ratu Kidul takut mendengar senapan atau meriam dan batuk-batuk karena asap mesiu sehingga harus tinggal glanggangcolong playu (lari tunggang langgang, meninggalkan arena peperangan)?

    (11) Apakah benar Sutowijoyo yang notabene murid Walisongo itu benar-benar bersekutu dengan setan yang dalam akidah pokok Islam dilarang keras? Bukankah jika Sutowijoyo berlaku demikian maka ia akan dimusuhi Walisongo? Padahal menurut kisahnya ia menjadi orang yang memperoleh legitimasi ulama Walisongo untuk menjadi Raja Jawa waktu itu, bahkan jauh hari sebelum Pajang runtuh?

    itulah teknik psywar secara mistis yg manjur buat orang jawa yg kebanyakan masih percaya hal2 mistik,bahkan sampai sekarang,buktinya KWA ada dan semakin eksis heheheh(just kidding tapi bener),walau saya sendiri sebagai org jawa juga seneng mistik,habis nyenengkeh heheheh

    Wassalam

  25. DG Kidul

    assalamualaikum..
    Mohon izin tamu memberi komentar.. walau secara pribadi saya bukannya keturunan orang jawa tapi saya sangat menghargai keanekaragaman budaya yg ada di pulau jawa ini, ada yg mengatakan sebagian orang jawa masih banyak mempercayai mistik/gaib,bagi saya itu tdk ada masalah, karena itu termasuk dalam rukun iman, Iman kepada Yang Gaib, bukan berarti mempercayai sesuatu yang tidak ada. Sesungguhnya yang gaib itu adalah nyata adanya. Sebagaimana ruh yang dikandung dalam badan kita. Secara kasat mata ruh tidak kelihatan oleh mata, akan tetapi “NYATA” adanya. Kenyataan ini yang tidak bisa diukur dengan konsep emperis materialisme.
    Masalah benar tidaknya perkawinan PANEMBAHAN SENOPATI DAN KANJENG RATU KIDUL.. itu hanya YANG MAHA GAIB ( ALLAH SWT ) yang dapat menjawabnya.. Mohon maaf bila ada kata2 saya yg salah.

    Wassalam…

  26. Begawan CODOT

    Org bego aja yg percaya panembahan senopati kawin dengan ratu kidul,panembahan senopati kan orangnya licik dan kejam

  27. kijing miring

    To: fauzan
    Sampeyan tau darimana pernikahan Panembahan Senopati dengan Kanjeng Ratu Kidul hanya bualan!!!!!!!!! jarinya jangan asal ngetik brur kalo gak tau, gaib itu ada Kenjeng Ratu kidul Itu ada Logika wae darimana Kerajaan dulu punya harta melimpah kalo gak kerjasama dengan Gaib
    To: Begawan Codot
    Sampeyan lebih bego kapan kenal dengan Panembahan Senopati kok tau kalo Panembahan Senopati itu licik dan kejam………….

  28. kijing miring

    Gambar Panembahan Senopati Kliru orangnya gak ndeso seperti yang digambar sampeyan………….

    Gambar Kanjeng Ratu Kidul lebih ngawur lagi itu gambar anak buahnya sekelas dayang penunggu wilayah Kanjeng Ratu Kidul gak terkira cantik dan wibawanya dan orangnya gak satu ganti2 terus sesuai dengan kodrat dan garis petunjuk dari Gusti Ingkang Moho Agung Karena Kanjeng Ratu KIdul Itu termasuk Petugas dari Gusti

  29. satrio ilang

    kalau ada orang bilang bahwa perkawinan antara panembahan senopati dan ratu kidul adalah bualan senopati, SAYA TIDAK SETUJU, karena tak ada bukti yang menyatakan bahwa panembahan senopati mengatakan hal itu.
    kalau ada orang bilang bahwa perkawinan antara panembahan senopati dan ratu kidul adalah CERITA RAKYAT, maka saya seruju. jadi rakyat sendirilah yang membuat cerita itu, bukan panembahan senopati.
    Menurut saya Ratu Kidul adalah Ratu yang hidup semasa Nabi Sulaiman, yaitu ratu negeri saba’ yang bernama Ratu Bilqis. beliau manusia biasa dan telah meninggal. bukti dari pernyataan itu bisa kita lihat di relief2 candi BOROBUDUR.
    ketika dalam al-Qur’an dijelaskan ttg burung hud2 yg bicara dg manusia, ada relief burung berkepala manusia…
    ketika dalam al-Qur’an dijelaskan ttg burung hud2 diperintah mengirim surat pada Bilqis, ada relief burung terbang membawa surat..
    ketika dalam al-Qur’an dijelaskan ttg Sulaiman memerintah burung itu mengamati yang mrk kembalikan, ada relief burung yg sdang mengamati wanita dalam istana…
    masih banyak relief2 lain dan kenyataan di jawa yang menunjukkan bahwa Ratu Kidul adalah Ratu Bilqis, Ratu negeri Saba’. kalau ada yang mengatakan negeri saba’ ada di Yaman, itu kurang bukti.

    Benarkah borobudur itu peninggalan agama budha? dan benarkah patung di borobudur adalah patung budha? sepertinya jauh sekali dugaan itu. JIKA PATUNG ITU ADALAH PATUNG BUDHA, MAKA SEHARUSNYA DIA BERKEPALA GUNDUL. tetapi patung itu tidak gundul. bahkan memakai sanggul di atas kepala seperti mahkota yang dipakai oleh para raja di majapahit.
    dengan demikian saya berkeyakinan bahwa patung itu adalah patung raja jawa yang sudah ada jauh sebelum masehi. yaitu raja jawa yang pernah mengalahkan dan menguasai seluruh dunia. yaitu raja di negeri yang dikatakan oleh Plato sebagai atlantis yang hilang. yaitu Raja Sulaiman.

  30. Dari informasi yang saya dapat dari pemandu wisata, ketika saya ke Yogya memang seperti apa yang kita baca dalam artikel ini. Pada dasarnya memang kehidupan spiritual nenek moyang kita dulu kan penuh dengan mistik, walaupun ketika Mataram diperintah oleh Panembahan Senopati ( Mataram Islam ) Jadi mungkin juga terjadi pernikahan seperti halnya manusia, karena raja-raja di jawa pada umumnya mumpuni dalam ilmu ghaib yang tidak mampu dinalar oleh manusia

  31. mas dab

    namanya juga babat/cerita rakyat bener apa ngak nya itu dah masa lalu ngk ada yg bisa membuktikan…..

  32. hms

    …seuatu yang baik, diawali dengan hal dan tujuan yang baik, dilaksanakan dengan cara yang baik, dan hasilnya terbukti baik.
    manfaat dari “hal” yang detekuni oleh setiap individu, hanya dapat dirasakan baik tidaknya oleh individu itu sendiri, sesuatu yang bermanfaat itu terkadang sifatnya hanya pribadi, karena berawal dari “hal” dan “tujuan” individu itu sendiri…

  33. awan

    ada ilmunya juga ini..namanya senopaten…untuk mengusir mahkluk2 usil…senuk,renuk,kesnyu dan lain2..pokoke nek ga gelem lungo tak tuturke kanjeng ratu kidul….

  34. perkawinan itu benar2 terjadi sy yakin itu

  35. Boko Susilo Sukendro Mandoyo

    Tinggal di Bengkulu,-

    Cerita-cerita ini memang menjadi menarik. ketika saya masih di Yogya 35 tahun yang lalu, saya sering tirakat jalan kaki dari desa Nambongan, Tlogoadi, Mlati, Sleman Yogyakarta ke Sargede di makam panembahah Senopati. Setiap malam Jum’at kliwon habis Shalat maghrib langsung jalan kaki. sampai di Sargede, sampai di sana langsung shalat Isya di masjid Sargede, ambil air wudhu di sendhang samping makam, rasanya sueger nikmat. Meskipun di makam ini hanya duduk sekitar 2-3 jam, karena harus jalan kaki pulang mengejar subuh, badan dan batin nyaman dan teduh ada sesuatu yang menakjubkan. Jika malam Slasa Kliwon naik sepeda onthel ke makam Imogiri. Dari 2 tempat tsb, terus terang saya merasakan kenikmatan bathin jika berada di makam Sargede. Saya juga tahun 1985 pernah bersama Bapak Damarjati, Bapak M.Asa’ad (dosen fak psikologi UGM), Pak Rasul (dosen tarbiyah UII), Bapak Rusgiyanto (dosen FMIPA UNY), dan banyak kawan yang sudah lupa namanya, berdzikir, wirid asma’ul husna, dan sebagainya. Sekarang, Alhamdulillah lewat blog KWA, menemui lagi jalan yang pernah saya lalui…, Eh ternyata pengawuh KWA linier dengan pak Damarjati….maturnuwun.

  36. punggawalaut kidul

    Sutu dongeng yang menarik.
    Percaya atau tidak. Bukan orang lain yang berhak melarang atau menyuruh
    Semua kembali kepada diri kita masing-masing

  37. punggawalaut kidul

    Silakan berkunjung di http://pelangisingosari.wordpress.com/seri-kerajaan-mataram/

    Banyak ditemui dongeng tentang Kanjeng Ratu Kidul

  38. evi siahaan

    hmmmm hmmmm hmmmm…..semakin menarik artikelnya sambil menunggu anak sekolah ijin menyimak

  39. chotib

    Kirim foto panembahan waktu pernikahannya dong karna selepas cerita terserbut saya sangat merngguminya.

  40. terima kasih,semoga sumber ini tak pernah kering dan menjadi penghilang dahaga bagi yg memerlukannya..amin

  41. isma

    ternyata org” tempo dulu sakti” yow….

  42. mohican

    Hanya sharing aja:
    jk yg dmksud Nyi Roro Kidul itu adl Ibu Kanjeng Ratu Dewi Roro Kidul, bliau adl Putri Prabu Siliwangi yg dbuang krn mndrita pnyakit parah. Dlm msa pmbuangan bliau brtemu dg org sakti yg bs mnymbuhkan pnykit itu yg kmudian mjd gurunya..bliau dtrunkan ilmu ksaktian shg bs mnyatukan smua mkhluk halus khsusnya Jin Islam dbawah kkuasaannya yg mliputi spanjang laut selatan pulau Jawa. Tp bliau tdk mau mngajak jin n setan jahat sbg pasukannya, jstru jin2 jahat sgt takut akan ksaktian bliau. Krn bliau bkan mkhluk halus..kuburannyapun ada sec. fisik bs dlihat d plabuhan ratu. Jd salah jk ada yg brpndapat bhw Ibu Kanjeng Ratu Dewi Roro Kidul itu bgs lelembut/jin. Brgkali yg dmksud adl Nyi Blorong yg dandanannya bs mnyrupai bliau. Sekian trm ksh. CMIIW

  43. Nuwun sewu ndherek sumelo atur, mas KWA menyajikan kisah perkawinan Ratu kidul dan panembahan senopati sebagai ulasan jurnalistik yang mengangkat cerita ini dari berbagai sudut pandang tanpa berfihak pada satu sudut pandang, tapi agaknya mulai condhong dan sepakat dengan ulasan ki sabda langit yang notabene pelaku spiritual yang meyakini perkawinan itu benar terjadi kemudian banyak yang mengamini,,mas fauzan mempertanyakan eksistensi dan keberadaan ratu kidul dari sudut pandang logika,padahal cerita ini kan memang irasional, kang mohican punya keyakinan beda (maaf walau sebenarnya cerita ini jelas bukan cerita ratu kidul versi orang sunda atau jawa barat dan memang ada dua versi cerita ratu kidul yakni versi jawa barat dan versi jawa tengah jawa timur) mas boko malah bernostalgia lucunya mas chatib saking sukanya pada cerita ini sampe-sampe minta kiriman foto pernikahan panembahan senopati dengan ratu kidul LHHOOO lha jaman itu apa ya sudah ada tukang foto to mas? SERUUUU HEBAATTT semua> saya pribadi setuju bahwa cerita tentang ratu kidul memang tetap seru dan hebat hingga begitu melegenda sebagai warisan nenek moyang bangsa ini yang bila di kaji dari berbagai sudut pandang manapun tetap kita temukan sari pati petunjuk/ajaran budi pekerti luhur. YANG MENJADI RENUNGAN SAYA adalah adakah dijaman kita saat ini masih akan hadir cerita hebat seperti itu untuk kita wariskan pada anak cucu kita? sementara media massasebagai talanging basa atau penyambung lidah saat ini baik media elektronik maupun surat kabar lebih dipenuhi oleh berita-berita yang kurang baik tentang kondisi kehidupan bangsa kita saat ini? apa yang akan terekam dalam memori anak-anak kita ketika setiap saat dijejali suguhan informasi tentang korupsi,pornografi, anarkhisme? ataukah insan pers berlindung dibawah panji kebebasan pers hanya bertujuan untuk meraih untung dari tingginya rating pemberitaan? ternyata pemberitaan tentang pejabat yang korup,terlibat sekandal lebih mendominasi setiap penayangan dan berita yang baik seperti keberhasilan pembangunan yang dicapai oleh seluruh elemen bangsa ini cendrung jarang diexpos (mungkin tidak begitu menarik dimata rekan jurnalis?) dan bukankah kita sadari bahwa mass media memang menempati posisi yang sangat strategis untuk membangun opini publik, baik yang positif maupun negatif? ataukah memang mulai tumbuh gejala pesimistis dalam upaya MEMAYU HAYUNING BAWANA?. Dengan menghadirkan cerita yang baik yang patut dilihat dan didengar oleh anak bangsa ini menjadi upaya MEMANGUN KARYANAKTYASING SASAMA untuk menuju upaya MEMAYU HAYUNING BAWANA. jAZAKUMULLAH KHOIRAN KHASIRAN ,MUGI RAHAYUA INGKANG SAMYA PINANGGIH

  44. Sya hanya ingin mengatakan klau kanjeng ratu kidul sungguh cantik dan terpancar dari raut wjahnya keramah an yg luar biasa.

  45. eN eS

    siiip kang WA…..

  46. eN eS

    siiip kang WA….
    skedar nyimak untuk menambah wawasn,,,,,,

  47. DEA

    ora mudeng regck….
    emb..

  48. yuuuuuuuuuuudis

    sepertiya bener itu…… itu yang di ceritakan…. dan saat ini batas akir perjajanjian… bersiap lah mengahdapi kejadian yang tak bisa di nalar dengan pikiran………..

  49. di apusi wong mataram ae

  50. kawulo condong kalih adimas fauzan jan muanteb saestu

  51. Tri Widarto

    maaf mas,tadi baru saja saya nonton dua dunia…seorang mediator yang di rasuki dewi angin” bercerita jika panembahan senopati bertemu dengan kanjeng ratu kidul karena meminta bantuan untuk menghadap sultan hadi yang marah karena paebahan senopati tidak memenuhi undangan nya…apa itu semua benar atau tidak ?

    matur nuwun.

  52. Wah@ langlang jagad ada jg di sini hehehehehe
    Mungkin bg yg tdk percaya boleh di coba mandi di laut parangtritis pake baju ijo sp tau di ambil Kanjeng Ratu Kidul hahahahahaha kan jd bisa ngobrol.salam asah asih asuh

  53. Rahmat

    mohon ijin untuk mengcopy cerita PERNIKAHAN PANEMBAHAN SENOPATI DAN KANJENG RATU KIDUL
    Dipublikasi pada 6 Juli 2009 oleh wongalus

  54. beniko

    Ada yg punya ilmu pangeran sutajaya gebang cirebon

  55. RADEN TJOKROHADISURYO

    MEMANG HEBAT LELIHURKU DAN LELUHUR TANAH JAWA, TAPI SAYANG KALAU HANYA SEBATAS UNGKAPAN. MARI SAYA MENGAJAK PARA SAUDARA UNTUK KEMBALI KEPADA KHITOH PERJUANGAN PARA NABI SEHINGGA TANAH JAWA/ NUSANTARA KEMBALI DISEGANI DENGAN MENGUSIR SEGALA BENTUK IMPREALISME DAN PENJAJAHAN DIBUMI NUSANTARA INI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat website atau blog gratis di WordPress,com. The Adventure Journal Theme.

%d bloggers like this: