TEKNIK BERKOMUNIKASI DENGAN JIN


Segala sesuatu adalah ciptaan Tuhan. Mereka bisa berkomunikasi satu sama lain secara intuitif. Maka, manusia bisa mengajak berkomunikasi dengan apapun juga termasuk makhluk gaib karena mereka sesungguhnya makhluk yang hidup seperti kita.

Agar kita dengan intuisi kita dapat berbicara satu sama lain, maka dibutuhkan pengetahuan khusus. Yaitu sejenis keahlian untuk menangkap hakikat obyek-obyek di luar diri manusia. Salah satu obyek itu adalah JIN.

Keahlian itu adalah keahlian untuk olah batin kita untuk melakukan tiga reduksi. Reduksi itu diperlukan sebagai tahap penyingkiran semua tabir/hal yang mengganggu pandangan kita sehingga nantinya kita bisa menangkap secara jelas penampakan obyek kita yaitu jin.

Reduksi pertama: menyingkirkan segala sesuatu yang subyektif. Singkirkan dulu keakuan kita. Keakuan adalah salah satu pintu penutup kita melihat kegaiban. Sikap kita harus obyektif, terbuka untuk gejala-gejala yang akan diajak bicara.

Reduksi kedua: menyingkirkan seluruh pengetahuan tentang obyek yang diselidiki yang diperoleh dari sumber yang lain, semua teori dan hipotesis yang sudah ada. Untuk sementara, setelah kita mampu melakukan penyingkiran keakuan/ego maka semua teori tentang jin harus ditinggalkan. Tahap Anda harus “tidak tahu apa-apa tentang jin” ini.

Reduksi ketiga: menyingkirkan seluruh tradisi pengetahuan termasuk pengetahuan dan praktik mistik dan mengalaminya dengan totalitas penghayatan. Segala sesuatu yang sudah dikatakan tentang jin harus untuk sementara dilupakan. Kita memasuki kondisi nol. Yaitu kondisi ketika kita tidak berpikir apa-apa tentang jin, dan tidak memiliki pengetahuan apa-apa namun mengalami dengan seluruh totalitas pengalaman “ku terhadap ada mu (jin)”

Kalau reduksi-reduksi ini berhasil, gejala penampakan jin akan terlihat dengan sendirinya. Metode sederhana ini saya rasakan terbukti sangat efektif untuk berkomunikasi dengan jin. Terserah Anda mau dengan cara/ritual/metode atau mantra/doa apapun juga, monggo saja. Intinya bahwa semua metode, matra dan doa-doa itu hanyalah sebagai sarana untuk memantapkan tahap reduksi pertama, kedua dan ketiga.

Yang saya paparkan ini hanya dasar tangga menuju komunikasi dengan jin. Makhluk Tuhan ini juga seperti kita, sehingga kita jadikan dia teman belajar untuk berbagi kebijaksanaan.

Yang perlu diperhatikan berhubungan agar ketauhidan atau keimanan kepada Allah SWT terjaga, maka dilarang keras untuk saling mengeksploitasi. Semua harus berlandaskan etika untuk saling menghormati dan menghargai satu sama lain.  Selamat mencoba dan Terima kasih.

wongalus

About these ads
Categories: KOMUNIKASI JIN | 41 Komentar

Navigasi pos

41 thoughts on “TEKNIK BERKOMUNIKASI DENGAN JIN

  1. Wah sebuah postingan yang sangat menarik Mas.
    Sedikit berbagi Mas, saya mungkin tidak bisa seperti Mas Wong Alus yang bisa melihat jin
    Namun dengan teknik yang agak mirip panjenengan ilusi saya bisa menangkap ada gambaran, ada tulisan atau bisikan, ya memang saat itu dengan seluruh totalitas hanya mengADA, & menjalin relasi ADAKU & ADAMU
    Cuma dengan cara itu saya belum pernah melihat yang serem2 seperti sundel bolong atau gendruwo kalaupun ketemu cewek ilusi saya memandang yang indah & cantik-cantik ..ehemmm..

  2. Yth Mas Tomy, Sepakat mas… begitulah adanya bahwa “sesuatu” memang perlu ditangkap/dilihat dengan kepolosan dan keluguan. Pasrah total, sumarah, sumeleh atau berada dalam posisi nol yaitu meniadakan tumpukan pengetahuan dan informasi apakah itu benar/salah yang mengendap dalam “aku” kita kok kayaknya merupakan dasar usaha “melihat” sesuatu secara apa adanya.
    Justeru bila yang muncul adalah sensasi tertentu maka berarti belum sampai pada pembebasan diri dari “aku” kita sehingga yang terlihat bukan “yang gaib”/ jin melainkan kita hanya melihat gambaran yang kita ciptakan sendiri.

  3. eRandy RahmanO

    asslaumalaikum…
    weitsssss……sebelum berbicara menegani masalah jin qt harus mengkajinya secara dalam, harus mengkajinya dalam perspektif apa dulu nih…
    secara spiritual atau psikis atau budaya…..karena salah satu sifat dasar manusia adalah rasa ingin taunya yang cukup besar, sehingga seringkali menerima secara mentah apa yg dpt memuaskan rasa ingin tau mereka, walaupun seringkali itu salah dan inilah awal dari penjerumusan polapikir yg akhirnya dapat berpengaruh pada akidah…..
    so lebih baik meng”compere” banyak perspektif dalam mengkaji masalah jin tsb, dan kita akan mendapatkan banyak penjelasan mengenainya sebelum kita meyakini konsep “perJINan” tsb…

  4. Waalaikum salam wr wb, salam kenal sebelumnya kpd sdr eRandy. Kalau ditanya mengkaji jin dalam perspektif apa..terus terang saya malah bingung mas. Mungkin perlu berbagi pada kita yang masih awam ini, tentang beragam “perspektif” jin sebagaimana yang anda sampaikan ini agar pola pikir kita semua tidak keblinger. Monggo mas dibeber….

  5. eRandy RahmanO

    assalamualaikum, sedulur sedaya inggih keparingan restu saking Gusti Alloh..
    setiap manusia dalam hidupnya memiliki “dunia pengalaman” masing-masing. Dunia pengalman tsb dipengaruhi kurang lebih oleh pola asuh dan norma-budaya tempat qt sedanten dibesarkan, dari sinilah sebuah pengetahuan diperoleh dan kemudaian menjadikan suatu konesus dg diri kita sendiri yg kemudian kita terima, yakini dan kita anggap sebagai suatu kebenaran…
    Nah berangkat dari sini nih…maka mengapa dunia JIN seringakali hanya ditemui, diketahui dan bahkan diyakini oleh orang2 yg memilki pengalaman bdg”spiritual” walaupun mungkin disebut dengan bahasa2 yg berbeda dan bukan diyakini pada bdg”intelektual dan ilmiah”. Orang2 “spritiuali”mendapatkan konsep jin dari “ajaran”(bisa dikatakan tradisi atau budaya turun temurun)yang sudah ada, kemudian diyakini seperti apa adanya. coba aja bila qt sedanten tggl di kutub utara yg belum terjamah “ajaran”tsb, kira2 kita bakalan menyebutkan Fenomena JIN tsb sbg apa y??bahkan bagi kaum “intelektuali” mereka mencoba membuktikan bahwa fenomena jin tsb dlm perspektif ilmiah.
    nah ketika ada kyiai, ustadz bahkan Syeikh dan ilmuwan sekalipun berbicara mengenai fenomena JIN tsb, maka mereka berbicara mengenai “dinia pengalaman” mereka sendiri (bukan pengetahuan) dan dari sinilah sebaiknya kita dapat menarik benang merah dan kita jadikan pengetahuan kita dan masukkan dalam “dunia pengalaman” kita…
    Sedikit menambahkan slah satu perspektif saja…
    Fenomena Jin bila dilihat dari sdt Psikologi merupakan suatu “refleksi” diri atau bisa disebut dg “SELF”. Self ini berbagai macam bentuknya dan mengambil peran sendiri dlm diri kita ketika menghadapi permasalahan hidup, karena di dalamnya terdapat unsur Pengenelan Diri hingga bagaimana kita melihat diri kita sendiri, sehingga seringkali menyebabkan Halusinasi tersendiri di dalam SELF yg seolah-olah bisa “melihat” sesuatu.Hal ini dikarenakan adanya “pelarian” atau pencarian kompensasi atau sering disebut “self deffence” terhdp suatu permasalahan yg sdg dihadapi.
    seringkali terjadi pada orang yg memiliki Spiritual Intelligence yg lumayan tinggi, dikarenakan mereka merasa telah dekat dg Tuhannya padahal hal tsb belum dapat dipastikan secara pasti….
    namun semua ini kembali lagi kpd masalah keyakinan masing2….
    matur nuwun,kakangmas Alus…

  6. pamuji rahayu..

    hehehe.. kangmas WongAlus…. ngapunten namung guyon. nuninjih.. lha kula kalu lagi maneges ndilalah sing pada datang ngrubung lha kok brekasaan ngajak gojek niku pripun nggih kangmas.., sampai mboten sempat konsen malahan.. lagi enak enak lungguh nglaras teklak tekluk.. ujug ujug mak benduduk jedul.. malah weh.. sampeyan melih tho dugi mawon .. lha saya itu ndak mau sampeyan dugi.. mbok ampun jedal jedul mawon…, eeehhh.. malah ngekeh lha niku pripun nggih kangmas.., kekancan yo kekancan nanging aku arep sendirian .. tak jaluk yo ojo teka…,nyuwun ngapunten kangmas…, nyuwun pawedar panjenengan pripun supados meniko saged ical.., kala sedang maneges niku sing kula suwun namung.. nyuwun sepi nyenyet peteng ndedet lelimengan.. ampun mboten wonten nopo2. mugya panjenengan kanthi renaning penggalih…,
    matur sembah nuwun..,
    salam sihkatresnan
    rahayu.

  7. Yth mas eRandy RahmanO, terima kasih atas pemaparannya yang cukup bermanfaat bagi saya dan pembaca yang lain.

    Yth KI Hadi Wirojati, dalam kondisi maneges atau pada titik nol kita akan mengalami satu fase dimana yang gaib akan terbuka dengan sendirinya. Leres ki, Jin-jin akan jedal jedul dan kebanyakan memang yang tidak kita inginkan karena jin yang buruk jumlahnya memang lebih banyak. Sama seperti manusia nggih ki.. jumlah jin yang winasis dan waskita sangat sedikit, yang banyak ya yang jin-jin kurang ilmu dan kurang etika…
    Suatu ketika saat saya ngelembur di kantor dan masuk ke kamar mandi sekitar jam 12-an malam, dan ada jin yang njedul tepat di atas saya berjenis kelamin perempuan, dan jin ini kurang ajar.. tertawa ngikik melihat saya kencing… duh, menjengkelkan ki… saat kondisi psikologis tidak siap dia njedul dan saat saya siapkan diri benar-benar mereka banyak yang takut menemui saya. Namun, bila niat kita tidak mengganggu biasanya dia juga akan njedul baik-baik.
    Rasa Pasrah dan sumeleh dengan diam dalam jangka waktu yang lama… Kerap kali membuat saya menemukan beberapa teman jin yang sama-sama mau sholat bareng di tempat terbuka malam hari sekitar jam 1 sd jam 3 pagi-an, ki… ini adalah jenis jin yang baik-baik. Namun bila jin yang jelek-jelek yang muncul, sepertinya itu akibat dari niat yang kurang lurus menembus yang ghaib…. Ya, dimensi yang ghaib ini sungguh unik dan tidak bisa menggunakan hukum sebab akibat yang pasti… terkadang saat memasuki alam raya yang dihuni jin saya juga merasa sedang berada di antara alam mimpi dan khayalan yang penuh ketidakpastian… nuwun ki, monggo dibeber pengalaman ki hadi ingkan sanesipun…

  8. yth. bp/mas wongalus

    bisakah dijelaskan secara lebih operasional tentang teknik reduksi pertama, kedua dan ketiga ? dengan penjelasan terdahulu saya mengerti maksud garis besarnya…..tetapi sebagai orang yang benar-benar awam dalam hal tersebut, saya tidak paham mengenai praktik nyata yang dilakukan…. misalnya bagaimana posisi tubuh, kapan dilakukan, adakah urutan kegiatan tertentu dan sebagainya….
    maaf ngrepoti… terimakasih

  9. wongalus

    Yth sdr heru swn: Silahkan menggunakan ritual, cara, metode yang paling mudah dan Anda yakini sesuai dengan kepercayaan Anda. Cara termudah biasanya hanya diam (meneng) bisa duduk, berdiri, berbaring di tempat yang sangat tenang atau bisa juga ditambah dengan membakar dupa/hio/kemenyan. Yang jelas, tiga tahapan reduksi itu berupa tahap-tahap bagaimana kita mengosongkan pikiran sehingga mampu untuk bertemu dengan penampakan jin dan mengajaknya bicara. nwn.

  10. dodok

    Yth bapak wong alus.,.,,.,,wedeni tuenan gak wani kulo nek koyok ngene.,.,,,
    assalamualaikum wr.wb

  11. Intro

    Yth bpk wong alus…saya cuma ingin tanya..kenapa sepertinya saya susah sekali behubungan dengan yang namanya alam ghaib,salah satunya jin. Rasa keingintauan ini sebenarnya sudah lama..dan saya sudah pernah coba beberapa metode dari berbagai sumber,tapi hasilnya selalu nihil.Selama ini saya cuma bisa melihat di tv saja.Padahal saya cuma ingin melihat dan berbincang2 saja…kira-kira menurut wong alus,saya harus pake metode apa lagi ya? terima kasih sebelumnya.

  12. wongalus

    @sdr Intro: Jangan menggunakan metode ilmiah bila akan mengakses dunia gaib. Kesadaran fisik (Otak tempat berpikir rasional, menganalisa, logika dll) untuk sementara dinon aktifkan dulu, diganti dengan kesadaran jiwa dan kesadaran ruh. Cara termudah adalah melalui tidur yang terjaga atau melalui “mimpi” yang terarah oleh kesadaran ruh. Ini meditasi alamiah manusia normal untuk mengakses alam gaib.

  13. wong djowo

    wah ulasan dan tekhnik yang cukup singkat padat dan jelas sekali mas, oya mas kadang kalau kita liat jin terkadang kalau mereka suka ma kita suka ikut kemana2 kenapa hal seperti itu bisa terjadi kangmas.

  14. wongalus

    @mas wong djowo: jin yang baik ingin berguru pada manusia yang memiliki kelebihan. Jin yang jahat, ingin menjahili kita dan mengajaknya berteman agar nanti nasibnya sama di ujung perjalanan hidup semua yang ada ini. salam..

  15. wong djowo

    Gimana mas membedakan mana yang jahat dan mana yang baik. Kalau beberapa kali saya berkomunikasi rata2 mereka agak panasan dan cenderung licik.

  16. aminullah bakka

    sy penasaran, kl dilihat tawaran2 baik di majalah liberty maupun lewat internet kelihatannya mudah semua mengajarkan bgmn bs melihat jin. kl tanpa bukti ya sy bs jg membuat iklan seperti ini : dalam sekejap bisa melihat dan komunikasi dgn jin hubungi sy. pada hal sy tdk bisa. terus terang pernah sy mengirim mahar Rp.550 rb katanya dijamin bisa kl tdk uang kembali. ternyata sampai skrg sy tdk bs n uang tdk kembali. inisialnya uztas RN.

  17. yanto dwi cahya sunanto

    punten… kula pengen weruh kitabe seh siti jenar…matur nuwun

  18. wongalus

    @sdr Aminullah: Penipuan banyak terjadi. Jadi ya hati-hati.

  19. alam putra

    topik yg menarik mas wongalus.

    setelah pencarian saya bertahun2,dg berbagai metode. belakangan saya sadar yg saya cari hanyalah “kosong” belaka.

    Sekiranya diijinkan minta ym-nya donk mas, pengen kenalan ma mas wong.

    Hehehe…

    Y! saya : nagataro

    Salam hormat dr saya,

  20. Anak islam

    assalamualaikum wr wb
    pada kisah nabi sulaiman jin2 banyak yang menjadi bala tentara nabi sulaiman yang disebut jin ifrit.nah bagaimana caranya bertemu dengan jin ifrit.
    karena tujuan hidup saya ingin menyebarkan agama islam ,dan saya butuh bantuan jin ,
    terimakasih

  21. poesko

    Assalamu’alaikum
    saudaraku sesama muslim, saudaraku semuanya
    Ane ad pertanyaan dikit sekalian sharink sama agan agan yg uda lbh berpengalaman…..sebelume ngampunten nak enten senk salah…..

    ada yg teu………?? rasane pengen bgt, komunikasi ma rank sudah tiada…. alm. istriku……. pgen rasane komunikasi dengan dia, tiap doa dan pintaku…di dalam sholatku……. semoga aku di tmuka lagi nanti d akhirat orank”yg aku sayang……

    `~`~`~`Ta’Ada yg Abadi Kecuali doa yg tulus dari hati`~“`~`

    tq salam kenal

  22. poesko

    kalau ada yang tau…..tolong kirim ke alamat e-mail q, poesko_comunity@ymail.com

  23. poesko

    tolong kirim ke alamat e-mail ku kalau ada yg teu jawabanya….. makasi sebelume…….. :-(

  24. agung

    @poesko: saya turut berduka cita mas atas meninggalnya istri..
    maaf kalau pertanyaan ini cenderung agak kasar. seandainyapun bisa dilakukan, sampeyan yakin mau mengganggu yang sudah tenang di alam kubur??sampeyan yakin mau menghalang-halangi almarhumah istri sampeyan untuk tenang dan menunggu hari penghitungan?? pertanyaan ini kemudian akan berlanjut pada, sampeyan yakin apakah sampeyan ini bener cinta pada istri sampeyan??

    kalau sampeyan bener yakin cinta. ya jangan nggondheli, kasihan malah. mberat-mberati(ngabot-aboti), seneng apa kalau istirahatnya almarhumah keganggu??

    sekali lagi maaf kalau saya kasar… tapi kalau nggak pakai pertanyaan kayak gini ya nggak sadar-sadar.

    mohon maaf sekali lagi.

  25. ferashi

    Mbah…Pengin beLajar juga donk..kOmunikAsi dg Jin..
    gMn cAranya kOnsuLtasi ke mbah..tRims.

  26. fitra

    Mas alus.. apa gak ada efeknya tuch klo jin bantu manusia ? Menurut pemahaman saya, semua yang jin kerjakan, misalnya membantu menyebarkan agama sekalipun, pasti gak gratis dan ada pamrihnya.. Mohon pencerahan dari mas alus tenteang pemahaman saya ini.

    maturnuwun

  27. dyak

    Kalau Jin datang, dia berbahasa apa ya? ane engak tau bahasa Jin ! .. hehe

  28. Aji S Manungso

    yg jelas bhs yg digunakan biasanya kita bs pahami… jin membantu manusia jg karna salah satunya mereka ingin beribadah lwt jalan membantu manusia……

    ……….salam persaudaraan……….

  29. anwar

    alhamdulillah berkat rahmat ALLAH kami dari keluarga kala cakra membuka ilmu pengobatan secara umum
    baik bersifat jasmani maupun rohani baik di guna guna orang(santet)ataupun penyakit yg sudah lama belum sembuh
    insyaallah kami siap membantu
    silahkan buktikan sendiri
    kami juga melayani pengambilan pusaka dan masalah gaib lainnya
    silahkan hub kala cakra
    anwarmuhamad93@yahoo.co.id
    PELAYANAN KAMI TERDEPAN DAN MENGUTAMAKAN BUKTI

  30. theo ezexiel

    yth ki. wong alus.
    saya termasuk awam untuk persoalan jin.
    pertama kali saya lihat, saat saya yg memang penasaran, di bawa oleh seorang teman k mega mendung ke tempat, seorang praktisi yg spesialis “penghadiran.
    dan sepulang dari sana, saya mendapat sedikit bayangan2/kelebatan2 mengenai seobuah wanita berambut panjang dan bermata merah yg saya anggap hanya halusinasi saya…(saya hanya melihat sampai kepala, dalam kondisi berbaring mau tidur)
    anehnya esok malamnya saat ada teman yg menginap d kamar saya (3 orang) 1 d antaranya berkomentar bahwa kamar saya hawanya g enak, dan 2 lagi langsung ambil posisi santai.. setelah saya tanya2 ternyata yg 2 itu melihat seorang wanita duduk melayang d luar jendela kamar saya…dan ciri2 fisiknya sesuai dengan bayangan yg saya lihat malam sebelumnya…

    saya mencoba tanya k orang pintar kenalan saya, dan di jawab ya benar ada, tapi mereka hanya menjaga rumah yg ada d sebrang rumah saya dan ingin berinteraksi dengan saya, karena saya baru belajar, katanya mereka bisa merasakan kalo saya punya aura sedikit lbh dr yg lain…

    tapi sampai saat ini saya tidak pernah bisa melihat secara langsung atau face to face dengan yg namanya jin, tapi saya bisa merasakan jika mereka ada, pernah ada, ato dekat sekali dengan saya…apakah benar cukup dengan meditasi kosong seperti yg mas anjurkan saya bisa melihat dan berkomunikasi dengan jin? karena dalam banyak artikel lain dilibatkan wiridan yg cukup panjang….

    yg saat saya coba memang memberi pengaruh yg besar terhadap aura saya, tapi tetap tidak membuat saya melihat makhluk tersebut…

    bahkan org pinter kenalan saya tadi sempat memberikan kenang2an, karena mau pulanf k Probolinggo, yaitu beliau mengisi batu akik cincin saya dengan jin. tanpa maksud dan tanp direncana beliau hanya mengundan jin, siapa saja yg mungkin sesuai untuk saya dan ternyata yang datang adalah jin ifrit, menurut beliau, dan katanya nanti dia akan komunikasi dengan saya dalam mimpi..tapi tetap sampai sekarang saya belum berkomunikasi dengan ifrit d batu akik cincin saya ini…

    mohon penjelasannya
    thx

  31. yadi

    JIN ( Jangan Iseng Ndonk )

  32. naga putih

    ass…kenapa sih kok kepingin liat bangsa jin…..hukum yang umum terjadi biasanya jin yang menampakan diri,,,,ato manusia yang berusaha meliat bangsa jin….. jin yang bisa menampakan diri ato kemangnungsan..itu juga bukan jin sembarangan dia juga punya ilmu …nah..kita nih…kalo bisa liat jin pasti punya ilmu ….kelebihan jin bisa merubah diri dalam berbagai bentuk……. jin sama seperti kita…. tapi saran saya jangan lah berteman dengan bangsa jin……walo pun dia baik…toh nanti juga akan mengusili kita…. kata guru saya bermain dengan jin itu ibarat berteman anak kecil…………nah…..mending normal naormal aj…. kalo rejekinya pasti tanpa disadari nanti akan ktemu sendiri,,,,,,

  33. energi

    ada cerita, seorang anak umur 11 tahunan waktu didatangi oleh mahluk yang menakutkan, anak ini dengan tenang bilang; “benarin dulu mukanya..” ; nanti baru dia mau berkomunikasi dengan makhluk itu. Wah salut!
    Intinya, bagi anak2 indigo, hal2 seperti itu sudah dia alami dari sejak usia dini dan karena terbiasa, maka mereka ini menganggap seperti melihat macam2 binatang saja. Ada yang baik dan banyak yang jahat.

  34. Salam rahayu wilujeng

  35. Saya fahrudin..Di kalimantan barat

    Saaya mohon izin mengaamalkan ayat2-di blok ini ki.Semoga amal ibaada kita diterima allah swt

  36. halimin

    assalamualakum,. wr,.wb ki wong alus, dari kecil hingga sekarang saya ingin bersahabat dengan jin tapi saya tidak tahu caranya gimana bisa bertemu dengan jin, tolong bantuannya ki wong alus.

  37. iqbal leonardo

    hallo mas,,, ,au share2 aja nih saya udah bisa melihat makhluk astral sejak usia 5 tahun hingga sekarang. saya sudah lama berteman dengan mereka malahan sudah beberapa jin saya interogasi sebenarnya mereka makhluk abadi atau tidak,,, ternyta dari 7 jin yg saya introgasi masing2 jawaban nya berbeda ada yg bilang saya hidup abadi,ada yg bilang saya hidup hanya 5000 tahun stelah itu saya mati, dan lainnya…
    jadi sampai saat ini saya berencana menulis sebuah buku tentang jin bahwa jin itu tidak selalu jujur mereka berkonsisten terhadap kaum nya, hehehee barang kali mas mas pernah mencoba kekonyolan yg saya lakukan.
    “tips,,, apa bila mas mas mbak mbak sangat takut dengan nama nya jin kunci utama nya untuk tidak di ganggu makhluk yang stu ini adalah menghargai,harus bersikap tegas dan jelas. janga sedikit pun menonjolkan sifat ketakutan yang amat dsyat karena sesungguhnya mereka lebih menghargai apabila kita menganggap mereka ada dan percaya mereka ada, apa bila ada kejanggalan misalnya ada sesuatu yang tidak wajar misal ada seperti bayangan,orang berjalan yg tiba2 kita berfikir itu jin atau setan lebih baik kita mencoba berbicara saja dengan mereka walau kita tidak melihat mereka niscahya mereka memaklumi dan lekas menjauh dan tidak mengganggu kita lagi.. apabila mereka ngeyel atau bandel karena karakter jin juga beraneka ragam ada baiknya kita singgung mereka dengan ucapan yg sedikit tegas dan jelas,,,, cuma terkadang mereka bisa menghindar dan terkadang juga melawan hehehe,,,
    intinya friendly lah kalau sebangsanya kuntilanak,tuyul,pocong itu klu di bentak masih takut tapi klu istilahnya raja jin yg sudah memiliki level yang WAW saya anjurkan jangan di bentak di hargai (bukan di hormati)…. terimakasih salam indigo…

  38. fayadh

    salam utk semua . Suke ke lihat jin dan bergaul sesama mereka seperti kita sesama manusia didunia nyata kita, boleh dilihat nyata dengan mata fisik dan boleh di pegang2 misalnya..he he ingat ya asal usul kejadian kita ada satu unsur dari tanah so kita nyata zahir di dunia sedang jin takde unsur tanah yaani dari api dan angin camne nak zahir nyata cam manusia laa..tapi herannya ada jin dapat zahir nyata menyerupakan diri dapat dilihat nyata, disentuh cam kita sesama kita..bersembang2..pastu bila dia mohon pamit beberapa langkah ghaib gitu je..ni jenis jin pakai ilmu sakti dia peringkat tinggi yang bukan calang-calang jin tau..so dalam fikirin kita memang ada ilmu ajian jin itu untuk menjelmakan diri pada kita MAKA ADAKAH KITA ADA AJIAN TERTENTU UNTUK MENJELMAKAN MEREKA? ajian apa, mentera ape tirakat ape dan camne?? Setakat halunisasi atau ngambang je ape la sgat ye..apela dapat! Setakat kuntilanak jangan dipelece tau..dia ada yang jin perempuan yang sakti mandarguna sebab boleh menjelmakan dirinya tau..masa tu cuba pelok dia kalo berani..wakakaa saya dulu selalu bertemu kuntilanak nyata maujudnya bila saya nak pegang dia lari…ngape entah dia..lama-lam saya suka dia walau menampakan rupa yang menakutkan atau ayu he he..ingat ya Tuhan dah buat hijab antara kita dengan makhluk jin adalah sebab2nya dah tu ngape saja-saja kita nak selak-selak?..cari nahas…cari susah aje…Mana-mana jin yg boleh menjelmakan diri dia pakai law tentang masa dll. kalau tidak dia akan dihukum bila balik ke alam ghaibnya…Selama kita hidup di dunia ni pernah dengar ada jin terus menjelma didunia ini? ha ha fikir itu pelita hati dong..kalau sembrono aje ..hasilnya nol..letih aje ya, Wasalam..dari ikhwan anda di Malaysia.

  39. ardian

    assalamualaikum.wr.wb.
    saya melihat apa yg anda cantumkan ini benar2 hal yang positif.saya setuju atas rahasia blak blakan yg anda beberkan.termasuk sgala hal2 mistis.dengan membaca agenda2 disni saya langsung tercekang pengen belajar langsung dgn anda.yang saya ingin belajar dari anda adalah.
    #bisa merasakan dan melihat langsung hal2 ghoib termasuk jin dan yg lainnya.
    #bisa melakukan mediumisasi dgn cara memasukkan jin kedalam raga manusia.dgn tujuan saya ingin mengetahui apa saja apa yg dilakukan para makhluk ghoib.krna saya ingin menjaga keluarga saya dari gangguan makhluk ghoib.kalaupun yg gnggu manusia insyaalllah saya bz mengatasinya.tapi klo masalah dunia ghoib,ap yg bz saya lakukan?????
    #dan yg terakhir saya ingin bz melindungi keluarga saya dgn cara memagar ghoib.krna dirumah saya bnyak bgt makhluk ghoib.itupun kadang2 mengganggu.oleh karna itu saya ingin belajar dgn anda tentang hal2 ghoib.
    saya minta petunjuk dan mendampingi saya.apa aja yg harus saya pelajari.karna anda begitu mulia dgn mau berbagi ilmu.trims banyak,wassallam…….

  40. Eko

    Saya ingin belajar dan pendampingan

  41. hadiml

    tidak semua manusia dapat melihat dan berkomunikasi dengan jin, walaupun ilmunya dipelajari tetap saja kalau tidak mempunyai kemampuan ya nggak bakalan dapat. Pada pokoknya jin tidak dapat dilihat, kecuali dengan izin Allah

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

%d blogger menyukai ini: