Mari kita bedah bersama-sama, inti kekuatan batin kita dengan harapan bisa dimanfaatkan untuk tujuan-tujuan yang luhur dan mulia.
Inti kekuatan batin bisa dijelaskan sebagai berikut.
1. TUHAN ASAL SEMUA ENERGI. Inti kekuatan batin yang pertama adalah Pemberian Tuhan. Dialah sumber dari segala sumber energi, tenaga dan kekuatan. Sumber energi dan kekuatan yang lain itu hakekatnya berasal dari Tuhan Yang Maha Kasih dan Sayang. Dia adalah sumber dari semua sumber apapun di alam semesta. Dibutuhkan keyakinan yang mendalam untuk mengakui bahwa Tuhan adalah satu-satunya sumber kekuatan ini. Dari mana asal keyakinan? Asalnya tetap yaitu dari Pemberian Tuhan. Maka, jika Anda sudah memiliki “keyakinan” maka itu artinya Tuhan sudah memberikan anugerah kekuatan batin yang perlu dirawat, dijaga dan diitingkatkan.
Maka, langkah pertama bila ingin memiliki batin yang sangat kuat maka mintalah kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh.
2. PASRAH/SUMELEH/SUMARAH PADA-NYA. Inti kekuatan batin yang kedua adalah kepasrahan total pada kehendak-Nya. Apabila Anda terus menerus berkomunikasi dengan Tuhan, maka Anda akan menerima dengan senang hati dan ikhlas semua pemberian-Nya. Senang, susah, derita, bahagia, sedih duka lara nestapa maupun senyum akibat musibah maupun berkah hendaknya diterima dengan kepasrahan. Kepasrahan adalah usaha aktif mental dan batin kita untuk mengakui Kemahakuasaan Tuhan. Ya, langkah kedua bila ingin memiliki batin yang sangat kuat maka pasrah saja kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh pasrah.
3. USAHA AKTIF BATIN UNTUK MERANCANG RENCANA BERSAMA SANG MAHA INSINYUR YAITU TUHAN: VISUALISASI.
Inti kekuatan batin ketiga adalah visualisasi. Visualisasi hakikatnya adalah melanjutkan usaha aktif batin dengan cara membayangkan sesuatu yang belum ada menjadi ada dan hadir nyata berada di depan kita. Visualisasi adalah kekuatan pikiran kita untuk merancang sebuah karya bersama-sama Sang Maha Insinyur yaitu Tuhan. Kita bersama-sama dengan Tuhan seakan menggambar obyek-obyek berdasarkan atas apa yang sudah kita lihat dan berdasarkan atas apa yang kita alami sehari-hari.
Visualisasi memberikan pengaruh sangat kuat terhadap kegagalan dan keberhasilan usaha meraih keinginan. Ketika otak kita membangun bayangan tentang sesuatu yang ingin dicapai, maka kita sesungguhnya tengah membangun sebuah gedung di alam kenyataan. Harap diketahui bahwa otak kita sesungguhnya adalah insinyur batiniah yang akan mewujudkannya dalam realitas. Jaringan sel dalam otak ini akan mampu mendorong kita untuk juga meraih kesempurnaan kenyataan.
Bagaimana melakukan visualisasi? Pertama adalah, memperjelas keinginan atau tujuan yang ingin dicapai. Keinginan yang ingin kita raih harus bersifat spesifik. Misalnya: Anda membayangkan ingin memiliki isteri cantik. Kemudian mulailah melakukan visualisasi pada saat Anda sedang santai. Kenapa santai? Karena di saat santai dan rileks, gelombang otak kita memasuki stage alfa teta. Ini akan membuat otak anda lebih mudah untuk menggambar kenyataan. Kedua fokus pada tujuan sedetail mungkin. Bayangkan warna, detail, bentuk, dimana, kapan, bayangkan pula suasana dan situasi saat Anda memiliki isteri cantik. Ketiga, libatkan emosi anda sekuat-kuatnya. Bagaimana rasanya mampu mendapatkan isteri cantik dengan sempurna? Bagaimana rasanya bisa benar-benar memiliki isteri yang cantik. Menyertakan perasaan dan emosi akan memperkuat sistem “cara kerja yang sistematis” dalam otak yang merupakan desain kenyataan. Selanjutnya lakukan visualisasi berulang-ulang.
4. DOA. Inti kekuatan batin keempat adalah doa. Doa adalah adalah kalimat afirmasi/penegasan yang diulang-ulang dan nyaris monoton. Hakekat doa adalah sebuah kesaksian kita di depan Sang Hakim, yaitu Tuhan. Kata-kata afirmasi yang membentuk kalimat “khusus” yang akan memunculkan energi gaib yang luar biasa dahsyat. Kata akan menjadi mantra yang mampu menghimpun semua daya yang ada di alam semesta untuk menyatu dan mengarah pada obyek doa. Mantra itu ibarat sinar laser yang terkumpul dari jutaan, milyaran bahkan trilyunan energi menjadi satu garis energi yang mampu menembus baja tebal.
Doa atau mantra yang merupakan energi spiritual kemudian akan memunculkan energi fisik yang luar biasa. Energi itu berwujud dan berbentuk macam-macam. Di Jawa, kita mengenal beragam bentuk energi yang bisa dikenali dari warnanya. Energi yang ada di alam berasal dari semua elemen pembentuknya, misalnya dari Cahaya, Api, Air, Angin, Tanah dan seterusnya. Tuhan juga membentuk semua yang ada di alam semesta ini dari elemen-elemen tersebut. Manusia diciptakan dari tanah, malaikat diciptakan dari cahaya, jin dari api, begitu pula dengan hewan di hutandan tumbuhan serta segala sesuatu yang ada di bumi ini diciptakan Tuhan dari unsur-unsur di dalam bumi sendiri.
Doa yang kita panjatkan akan memproses delapan zat yang ada di alam (permata, emas, perak, timah, tembaga, besi, garam, belerang). Doa yang dipanjatkan untuk kemuliaan hidup dunia akan memproses saripati emas dan tembaga menjadi cahaya gaib yang dinamai “Pulung” , bercahaya warna biru kehijau- hijauan, turun kepada manusia yang berbudi mulia, mempunyai watak welas asih.
Doa yang dipanjatkan untuk kemuliaan hidup di akhirat akan memproses saripati saripati perak dan timah, menjadi cahaya gaib yang dinamai “Wahyu” , bercahaya warna putih kekuningan, turun kepada manusia yang berhati bersih, berwatak tanpa pamrih, berbudi pada sikapnya.
Doa yang dipanjatkan untuk mencapai kepemimpinan akan memproses saripati emas, perak dan besi, menjadi cahaya gaib yang dinamai “Daru” , bercahaya warna kuning besar seukuran buah kelapa, turun kepada manusia yang berhati bersih, sabar, tawakal, berjuang demi sesama, dan bersikap adil paramaarta.
Doa yang dipanjatkan untuk kehancuran makhluk-Nya akan memproses saripati timah, tembaga dan besi, menjadi cahaya gaib yang dinamai “Teluh”, bercahaya warna merah keunguan, turun kepada manusia yang asusila, jail, ugal ugalan, tidak mengerti hakekat benar dan salah.
Doa yang dipanjatkan untuk menuruti kesenangan hidup dunia dan akhirat akan memproses saripati besi, garam dan belerang, menjadi cahaya gaib yang dinamai “Guntur” , bercahaya warna ungu gelap, turun kepada manusia yang hanya menuruti hawa nafsu, angkara murka, dan tidak bersyukur.
Bagi para pejalan spiritual, yang perlu diketahui bahwa setiap pengharapan yang ada di hati kita merupakan doa. Itu adalah wujud kasih sayang Tuhan sang Pencipta yang maha mendengarkan setiap keinginan dan harapan manusia. Benar bila dikatakan bahwa manusia adalah makhluk yang paling sempurna diantara makhluk lain ciptaan-Nya, sebab dia diberi budi luhur yang lebih sempurna. Oleh sebab itu, manusia wajib mengetahui akan hakekat kemanusiaannya sehingga dia mengerti akan sangkan paraning dumadi.
5. METODE ATAU CARA. Ini adalah kunci terakhir inti kekuatan batin. Kekuatan Batin bisa dicapai dengan banyak metode atau cara. Kita mengenal ribuan metode atau cara untuk menggali kekuatan batin yang tersembunyi pada diri manusia. Di India, kita mengenal tradisi Yoga, di Barat kita mengenal tradisi meditation, di Indonesia kita mengenal semedhi, maladehing, manekung, maneges. Di negara-negara arab, kita mengenal tradisi bertahanut dan seterusnya. Cara boleh berbeda namun semuanya bermuara pada inti yang sama; yaitu bagaimana kita memfokuskan keinginan agar nyambung dan menyatu dengan iradat-Nya.
Wongalus
qarrobin
16 September 2009 at 17:42
Sepertinya, ini adalah puncak pemahaman.
shilla.kr
17 September 2009 at 00:36
kulonuwun Ki..
Seperti sejuknya embun di pagi hari,terasa damai dihati tiap kali mengunjungi
pondokan panjenengan Ki. Meski kawruh yang panjenengan babar disini kadang masih jauh dari jangkauan pemahaman saya,..
tapi Ki,akhir2 ini panjenengan seperti kesusu..?
tomy
17 September 2009 at 02:36
Nuwun Sewu ndhisiki atur
Ngaturaken Sugeng Ariyadi
Nyuwun pangapunten lair trusing batin
Mugi linebur sedaya dosa kalepatan kita sedaya
abu amili
17 September 2009 at 06:57
iya….iya…maannntap, sudah sampai dimana niih ? teruuus dilanjut ki ….Alhamdullulahi robbil’alamiin.terima kasih mohon izin ki …artikelnya saya save
hadi wirojati
17 September 2009 at 07:01
pamuji rahayu…,
nggih mekaten meniko ingkang panjenengan ungkap Ki…, matur sembah nuwun.., rehne kalau manusia selalu berdoa dan mengucap mantra dengan segenap diri…dan rutin dilakukan maka alam akan merepon.., bisa bisa kekuatan itu bisa meledakkan gunung Ki.., asal secara rutinitas tanpa kendat .. terus dan terus didalam sanubari…ngapunten.
njih niki juga bade ndisiki ngucapaken : Sugeng Riyadi 1430H, nyuwun gunging pangaksami bathin ingkang utami lan lahir ingkang pindho, mugya tansah linebur sedaya dosa lan kalepatan, kita sami. nuwun
salam sihkatresnan
rahayu..,
wongalus
17 September 2009 at 13:59
yth mas qarrobin, terima kasih ya.. Semangat anda menuntut ilmu bisa kita teladani. Yth mas sheila, kadang saya ingin seluruh isi batin ini ditumpahkan aja biar plong hehe… Trims… Yth mas tomi, sugeg riyadi nggih mas… Yth mas abu amili, lha monggo mas… Yth ki hadi, panjenengan sejatosipun luwih mangertos. andhap asor nggih ki… Nuwun. @ kagem sedaya sedulur, kulo sekeluarga ngaturaken sugeng riyadi, mohon maaf batin lahir kathah pangucap kulo ingkang kirang trapsila. Salam damai muthmainah. Mugi2 kita semua dibukakan pintu ampunanNya…
Sumego
17 September 2009 at 14:11
Ngaturaken Sugeng Riyadi 1430H kagem Ki Wong Alus ugi Ki Hadi Wirojati, Mas Tomy, Mas Qarrobin lsp, Nyuwun lumebering samudra sih pangaksami lahir trusing batin, mugya linebur sedaya kalepatan kita sami….
Salam Sih Katresnan
wongalus
17 September 2009 at 14:55
yth ki sumego, nuwun. Sugeng riyadi kagem panjenengan sekeluarga. ngapunten batin lahir njih mas.
m4stono
17 September 2009 at 15:31
Tak terasa ramadhan segera berakhir, para sufi pun menangis karena segera ditinggal ramadhan bulan paling bagus untuk menuju sang kekasih, kita yang lahir akan segera kembali kebatin kelak, segala yang lahir akan kembali ke batin, segala yg batin hanya milik Allah, segala dosa insya Allah akan dilebur, apabila ada salah salah kata dalam berucap maupun postingan maka itu hanya kesalahan kami belaka, segala kebaikan kebaikan yg tersirat hanya milik Allah semata. Akhirnya hanya bisa terucap selamat hari raya Idul Fitri 1430 H kepada ki wong alus mohon maaf lahir dan batin, taqabalallahu minna wa minkum taqabalallahu yaa karim, minal aidzin wal faidzin
Santri Gundhul
17 September 2009 at 17:12
Kepada para Saudara-saudaraku yang Tua dan yang Muda. Sungguh betapa tak tahu DIRInya saya, karena belakangan ini saya tak pernah ” NJAGONGI, MENYAPA BALIK dan NYUMANGGAKAKEN ” setiap Saudaraku yang sempat mampir di Gubugku, apalagi sekedar SAMBANG pun saya tak mampu melakukannya. Di kesempatan ini saya hanya memohon maaf atas segala KESILAPAN dan KEALPAAN selama ini dikarenakan KESIBUKAN duniawi yang tak bisa saya bendung dan tolak kehadirannya. Tapi percayalah keberadaan Saudara-saudaraku masih tetep TEMANCEP sajroning ATI.
Sekali lagi mohon maaf.
Salam
Sihkatresnan selalu
KangBoed
18 September 2009 at 14:30
Kedaling rasa nu pinuh ku bangbaluh hate, urang lubarkeun, ngawengku pinuh ku nyuuh, meungpeung wanci can mustari. Taqabalallahu Minna Wa Minkum
Wilujeng Idul Fitri 1430 H, sim kuring neda dihapunten samudaya kalepatan.
Kuring neda dihapunten kana samudaya kalepatan, boh bilih aya cariosan anu matak ngarahetkeun kana manah, da sadayana oge mung saukur heureuy, manusa mah teu tiasa lumpat tina kalepatan jeung kakhilafan
KangBoed
18 September 2009 at 14:33
Terselip khilaf dalam candaku,
Tergores luka dalam tawaku,
Terbelit pilu dalam tingkahku,
Tersinggung rasa dalam bicaraku.
Hari kemenangan telah tiba,
Semoga diampuni salah dan dosa.
Mari bersama bersihkan diri,
sucikan hati di hari Fitri.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
Taqoba lallahu minnaa wa minkum
Shiyamanaa wa shiyamakum
Minal ‘aidin wal faizin
Mohon maaf lahir dan batin
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
I Love U fuuulllllllllllllllllll
wongalus
18 September 2009 at 15:55
@ki mastono, @ ki santri gundul @ kang boed ….: apapun yg terjadi tetap tiba saatnya berlebaran. saya yang minta maaf batin lahir kepada panjenengan semua. Salam silaturahim abadi ya….
TukiPon
19 September 2009 at 04:30
Kunjuk atur dumateng Kang Wong Alus Sakeluarga…
Kula TukiPon Sakeluwarga..
NGATURAKEN SUGENG RIYADI 1430 H
Mugi Amal saha Ibadah kita sedaya wonten ing sak lebeting Alam Gesang Saged dipun tampi kalian Gusti Ingkang Maha Kuwaos Lan boten kesupen kula ngaturaken agunging Samudra pangaksami dumateng Kang Wong Alus Sakeluarga… Mbok bilih wonten ing saklebeting kekadangan ing Padepokan mriki Wonten salah ucap saha salah atur kula ingkang kirang nujuprono ing saklebeting manah Kang Wong Alus lan para Kadang. Sepindah malih kula ngaturaken agunging Sih Samudra Pangaksami… lan mugi Gusti ingkang Maha Kuwaos Purun hanglebur kesalahan kito sedoyo. Amiin…
Salam
Sihkatresnan Selalu
dbo911
19 September 2009 at 06:17
Mengucapkan…
Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1420H..,
Minal Aidin wal Faidzin..,
Dari kedalaman lubuk hati, mohon maaf atas segala kekhilafan & kesalahan dalam komen/tulisan selama berinteraksi dalam dunia Blogging…
Semoga kidimas Wong Alus dan keluarga selalu dalam limpahan Berkah & Rahmah ALLAH swt…Amiiinnn
Salam…
Rahayu Karaharjan
sapto
19 September 2009 at 10:21
Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1430H. Mohon maaf lahir dan batin atas segala salah dan khilaf.
Semoga Segala anugerah dan karunia yg dilimpahkan Allah SWT senantiasa selalu dapat kita syukuri, Amien.
Wong ndablegs
19 September 2009 at 15:37
Kulo nggih nderex….minal aidzin wal faizin sedoyo ké mawon….kagem ki wongalus kok contoh doa yg memproses saripati permata kok belum ada ki…..paringi tho ki…matursuwun
wongalus
19 September 2009 at 16:34
@ ki Tukipon, @ ki DBO911 @ ki sapto, @ ki wong ndablegs…. Matur nuwun. Selamat hari raya juga. Mohon maaf batin lahir.
KangBoed
20 September 2009 at 03:04
Lebaran telah tiba !!!..
Sebulan sudah kita jalani Ramadhan bersama
Malam penghujung hari yang indah ini
Genderang Perang sudah di tabuh.
Pekik Kemenangan dikumandangkan
Alunan Nada Pengagungan dinyanyikan
Suara Riang Gembira berkeliling kota
Ramadhan dengan segala perniknya telah kita lewati bersama
“Demi Masa sesungguhnya manusia itu merugi”
Mudah mudahan Jerit kemenangan ada dalam diri kita semua
Sebab tiadalah semua ini kecuali kembali kepada Fitrah Diri
Mari bersama kita saling mensucikan diri menuju Illahi Robby
Membersihkan diri melangkah menemukan diri sebenar diri
Mulai menghampiri DIA tulus ikhlas karena CINTA
Meraih keselarasan diri dalam Ketenangan Jiwa
Bebenah dan jadikan momentum kemenangan ini
Menjadi Manusia seutuhnya meliputi lahir bathin
Dahulu datang putih suci bersih
Mudah mudahan kembali suci putih bersih
Tiada kata yang terungkap lagi
Mari kita bersama menyambut hari yang FITRI
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
Taqoba lallahu minnaa wa minkum
Shiyamanaa wa shiyamakum
Minal ‘aidin wal faizin
Mohon maaf lahir dan batin
Dari :
” Kang Boed Sekeluarga “
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaaaank
I Love U fuuulllllllllllllllllll
KangBoed
20 September 2009 at 03:10
Satu kata yang tiada tergantikan
Kata MAAF nan tulus dan ikhlas
Keluar dari lubuk hati terdalam
Terselip khilaf dalam candaku,
Tergores luka dalam tawaku,
Terbelit pilu dalam tingkahku,
Tersinggung rasa dalam bicaraku.
Buruk laku tindak tandukku
Hanya Harap dan MAAF terucap
Mudah mudahan esok lebih baik
Saat Hari Kemenangan telah tiba,
Semoga diampuni salah dan dosa.
Mari bersama bersihkan diri,
Murnikan Jiwa dalam genggamanNYA
sucikan keping hati di hari nan Fitri.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
Taqoba lallahu minnaa wa minkum
Shiyamanaa wa shiyamakum
Minal ‘aidin wal faizin
Mohon maaf lahir dan batin
Dari :
“Kang Boed Sekeluarga”
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaaaank
I Love U fuuulllllllllllllllllll
refa
20 September 2009 at 08:07
Assalamu’alaikum wr.wb.
SELAMAT IDUL FITRI 1430 H
Mohon Maaf Lahir Dan Bathin
(Refa dan Kelauarga)
wongalus
20 September 2009 at 09:35
@ kang boed, @ mas refa: selamat hari raya idul fitri, mohon maaf batin dan lahir juga. Buat @ semua pembaca, juga ya…
Harry
25 September 2009 at 17:04
Terimakasih sanget mbah atas uraian’nya, saya tunggu selanjut’nya?
Sakderengipon muwon sewu mbah,klo boleh tau dimana saya bisa menjumpai mbah & mbah tggal di daerah mana??
mbah dibales lewat facebook jga gax apa2,facebook saya”harry gz”
Terimakasih mbah, matur nuwon sanget,
wongalus
26 September 2009 at 14:15
Saya tinggal di tlatah wetan mas, di Sidoarjo. Monggo silaturahim, saya tunggu.
anangsa
18 November 2009 at 15:20
Rahayu…
ngapunten..ki..menawi saget dipun informasiaken sidoarjonipun tg pundi, kulo menawi dipun keparengaken bade mampir silaturohmi.
menawi mboten kawratan saget dipun email tg kulo alamatipun : anang.ahmadi@gmail.com.
matur nuwon…
mishbah@strateaffiliasi
13 December 2009 at 09:03
mas wong alus mugi Gusti tansah paring welas asih dumateng panjenengan sa’keluargi ugi dumateng pengunjung blog yg luar biasa ini dan buat semua orang mu’min..
saling mendoakan ya sodar2ku tercinta..kita akan bertemu di akhirat kelak
wongalus
13 December 2009 at 14:07
Matur nuwun kagem ki mishbah. doa ini akan kembali ke panjenengan. Rahayu
Joko Satrio
4 January 2010 at 07:56
Aslm..Ki. Saya mau minta tolong.Begini Ki,memang kejadiannya sdh 1,5thn yg lalu. Pada wkt itu+Saya dan ìstri kehìlangan emas. dan kami curiga saudara ìpar yg ambil.Krn blm lama ini,orang yg kami curigai ngotot lagi kalau bukan dia ambìl,padahal kami tdk membahas itu lagi,akhirnya atas permintaannya minta sumpah quran.Saya minta tlng,bgm dia mengakui perbuatannya.terimakasih. wasl..
Mohon jwbannya ke email saya.
wongalus
4 January 2010 at 16:57
Yth Mas Joko Satrio:
(1). Langkah bijaksana/hakikat: tidak usah diminta mengakui perbuatannya, mas. Biarlah dia bersaksi atas kesalahannya sendiri di hadapan Tuhan. Bila dia belum mengaku, berarti Tuhan masih melindungi kesalahannya.
(2). Langkah rasional/memperturutkan ego/kita menganggap diri kita hakim atas perbuatannya: ambil air putih dan baca ayat kursi 4 kali. Ingat hanya 4 kali. Kalau dia berbuat, dia akan muntahkan segera air itu atas ijin Allah. Demikian mas. Monggo dipilih. Nuwun.
wongalus
4 January 2010 at 16:58
Yth Mas Joko Satrio:
(1). Langkah bijaksana/hakikat: tidak usah diminta mengakui perbuatannya, mas. Biarlah dia bersaksi atas kesalahannya sendiri di hadapan Tuhan. Bila dia belum mengaku, berarti Tuhan masih melindungi kesalahannya.
(2). Langkah rasional/memperturutkan ego/kita menganggap diri kita hakim atas perbuatannya: ambil air putih dan baca ayat kursi 4 kali. selanjutnya mitalah dia meminum air itu. Ingat hanya 4 kali. Kalau dia mencuri milik anda, dia akan muntahkan segera air itu atas ijin Allah. Demikian mas. Monggo dipilih. Nuwun.
sufi
21 January 2010 at 12:09
terimakasih artikelnya bagus.
edkus
5 September 2010 at 09:01
alhamdulillah atas artikel ini saya mempunyai wawasan yang bertambah .dulu saya menganggap sesuatu mesti ada bantuan jin atau sirik ataupun sesuatu yang menyimpang tetapi setelah membaca ini semua adalah permintaan kepada allah .waalllahualam semoga bermanfaat dunia akir .dan semoga orang yang fanatik membaca artikel ini.dan tidak mudah menfonis orang lain dosa ,sirik dan lain lain. trim ki artikelnya wasssl
budak kasep
5 July 2011 at 20:57
sring-sring sh0lat tahajud !
slamet hariono
3 January 2012 at 05:18
Terima kasih atas pencerahannya
Alhamdulillah sangat bermanfaat
Salam,
Slamet Hariono
zuriat
17 April 2012 at 07:02
@ wongalus
salimna a`lal muslimin
TUHAN ASAL SEMUA ENERGI. Inti kekuatan batin yang pertama adalah Pemberian Tuhan. Dialah sumber dari segala sumber energi, tenaga dan kekuatan. Sumber energi dan kekuatan yang lain itu hakekatnya berasal dari Tuhan Yang Maha Kasih dan Sayang. Dia adalah sumber dari semua sumber apapun di alam semesta. Dibutuhkan keyakinan yang mendalam untuk mengakui bahwa Tuhan adalah satu-satunya sumber kekuatan ini. Dari mana asal keyakinan? Asalnya tetap yaitu dari Pemberian Tuhan. Maka, jika Anda sudah memiliki “keyakinan” maka itu artinya Tuhan sudah memberikan anugerah kekuatan batin yang perlu dirawat, dijaga dan diitingkatkan.
Maka, langkah pertama bila ingin memiliki batin yang sangat kuat maka mintalah kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh.
inilah keadaan hati ynag redho ,tawakal sayamerasa terharu sekali dengan dengan kata2
yang mas wongalus babarkan ini.mungkin bagi sesetengah orang perkataan ini tak berarti apa2 .tapi bagi saya pengakuan inilah awal dari perjalanan menuju kealam ma`rifatullah saya cuma sekedar share saja mas.terimakasih.