66 comments on “BELAJAR ILMU SUPRANATURAL BOLEH ASAL WASPADA

  1. saya sendiri selama ini agak rancu mana yg ilmu gaib yg putih dan mana yg sihir, kalo sihir menurut pengertian para ulama salaf kira2 sbb : menggunakan bantuan jin, menciptakan ilusi2 yg menipu mata, menggunakan syarat2 dan laku yg aneh atau dholim CMIIW

    nah sekarang kalau misalnya menggunakan ilmu gaib tapi tidak memakai jin tapi menggunakan khodam apakah bisa juga disebut sihir? seperti kita tahu jin itu kan artinya “makhluk asing” jadi bisa juga dong khodam masuk kategori jin sedangkan utk masuk ke kategori malaikat keknya ketinggian…….ya selama ini memang kita disibukkan dengan urusan halal haram boleh tidak tapi seringkali meninggalkan substansi dari masalah itu sendiri…..

    bagaimana menurut pendapat ki wongalus sendiri dengan ngelmu itu sendiri, apakah mungkin satu keilmuan misalnya aji lembu sekilan bisa dikategorikan sebagai sihir dan disisi lain bukan sihir…contohnya : dua orang menuntut ilmu yg sama pada guru yg sama dengan laku yg sama pula, tapi mereka berbeda didalam penerapan ilmunya….yg satu utk kebaikan yg satunya lagi utk kejahatan….mungkin yg utk kejahatan bisa dikategorikan sebagai sihir, berarti pengertian sihir itu berdasarkan niat dan tujuan ……..mohon urun rembugnya….semoga kita bisa saling melengkapi…….. :D

    nuwun

  2. Yth Ki Mastono: benar apa yang panjenengan sampaikan. Bila kita berusaha mengkategorikan secara tegas antara ilmu hitam dan putih berdasarkan atas SUMBER ilmu secara spesifik apakah itu asalnya dari jin atau khodam itu, maka yang akan terjadi adalah kebingungan. Sebab bisa jadi ilmu supranatural itu juga disisipi oleh kekuatan lain di antaranya dari Jin, atau mungkin juga malaikat. Kita bisa jadi tidak tahu.
    Namun bila dilkategorikan berdasarkan atas NIAT memiliki ilmu, kita juga akan bingung. Sebab bisa jadi ukurannya sangat subyektif. Niat yang baik bagi saya belum tentu dipahami baik menurut orang lain. Namun saya memiliki patokan sebagai berikut: Bahwa apapun yang tergelar di depan mata (fisik) dan batin (metafisik) itu sumbernya tetap dari Gusti Allah. Apa yang baik dan yang buruk sesungguhnya tetap bisa diterima dan diolah dengan hati yang ikhlas. Ini memang membutuhkan pengalaman kesatuan ruhani yang akan merubah cra pandang kita/pengetahuan kita untuk mengerti bahwa sebenarnya tidak ada perbedaan antara keduanya. Bahwa ILMU PUTIH dan ILMU HITAM sebenarnya memiliki tujuan yang sangat penting yaitu membantu proses dunia untuk berevolusi. Dalam pengertian itu, ILMU HITAM sama baiknya dengan ILMU PUTIH. Sebaliknya melalui pengalaman kesadaran spiritual kita melihat bahwa banyak hal yang kita lihat sebagai ILMU PUTIH mungkin tidak benar-benar aputih. Kita akan merenungkan bahwa pada saat tertentu ILMU PUTIH bisa jadi tidak membawa PENCERAHAN dan KESADARAN spiritual karena kita tidak merasakan sebagai ILMU PUTIH. Sebaliknya, pengalaman menggunakan ILMU HITAM sering merupakan pintu memasuki sebuah KESADARAN SPIRITUAL bahwa mencelakai orang lain adalah sebuah tindakan nista dan bertentangan dengan hukum Tuhan. Itu sebabnya ada mekanisme TOBAT. Banyak tokoh spiritual yang mengalami TOBAT setelah memasuki dunia ‘HITAM” dan kemudian mengarahkan ke DUNIA PUTIH. Misalnya, Sunan Kalijaga, Milarepa dll.
    Saya yakin, jika kita dapat membawa ke dalam kehidupan sehari-hari yaitu KESADARAN ILAHI yang melampaui HITAM dan PUTIH, baik dan buruk, BENAR dan SALAH ini, maka kita akan tenang dan pikiran lebih terpusat. Ini memungkinkan kita untuk membuat keputusan yang lebih baik karena kita melihat dunia dengan kedalaman yang lebih jauh dan kebenaran yang lebih ABSOLUT dan KEMANFAATAN SOSIAL yang lebih BESAR. nwn.

  3. mantep ki panjenengan waskita sekali sebuah penjelasan yg gamblang dan lugas………………………………

    bagi saya pribadi sendiri, ngelmu yg benar adalah ketika ngelmu itu bisa disepuh dari kanoman ke kasepuhan, syarat awalnya niat dan memohon langsung ke Allah, mungkin pada awal2nya jin kafir/muslim yg menjadi khodam tapi karena keteguhan iman dan mengabaikan eksistensi si khodam itu maka lama2 kekuatan itu akan dihandel oleh malaikat….menurut pendapat saya keberadaan khodam yg menjadi ruh dari ngelmu tsb perlu diabaikan sebab kalo kita mempersoalkan apakah itu malaikat atau jin maka yg terjadi adalah sifat ragu2 dan was2 didiri kita, yg penting niat, laku, tujuan dan permohonan ditujukan kepada siapa sudah benar……………..dan juga menguatkan keyakinan kita bahwa semua daya kekuatan hanya dari Allah sedangkan khodam hanya sebagai perantara saja…….nggih nopo nggih ki……………….nuwun :D

  4. sugeng rahayu kang mas tono lan sedulur wong alus
    subhanallah…..sungguh diskusi yg menyejukkan………..tdk fanatik lan ora golek benere dewe……….maju terus ……..

  5. @sdr Iwan Marhaen: Lha kita ini malah lebih suka rebutan golek salah mas. Insya Allah, kalau ILMU REBUTAN SALAH ini kita miliki, kita terbebaskan dari egoisme dan fanatisme yang berlebihan.

  6. sebenarnya ilmu dari semua ilmu adalah ilmu sejati, digdaya tanpa aji ,semua ilmu itu adalah milikNya, sedangkan yang ditata adalah niat kita belajar ilmu.ilmu yang bermanfaat yaitu yang bisa menyelamatkan orang bukan mencelakakan orang. hanya sedikit orang mengetahui ilmu sejati yaitu ilmu yang menunjukkan pintunya mati.yakni ilmu segala ilmu ilmu diatas langit yang dibawa para rasul dan utusannya sampai kiamat nanti.jadi benar salah putih hitam nya ilmu bukan persoalan tapi apakah ilmu itu nanti bisa menyelamatkan kita di akherat nanti, lha wong gak weruh pintu mati mana bisa kembali ke asal,

  7. Assalamu`alaikum.

    numpang nimbrung Ki, mohon maaf sebelumnya bukan maksud saya menunjukkan bahwa saya paling tahu tentang dasar-dasar ngelmu. Tapi saya sangat mendukung penjelasan dari Ki Wongalus bahwa hitam atau putihnya suatu ilmu adalah tergantung dari niat kita ( dalillnya adalah ” inamal `amalu binniyaati ” ) jadi seluruh amal ibadah kita dinilai oleh Gusti Allah dari niat kita.
    Adapun segelintir orang atau golongan yang mengharamkan atau memvonis ngelmu kesaktian itu syirik mungkin karena mereka menganut faham yang sempit dan itupun ada sejarahnya, berawal dari kejadian suatu hari saat Baginda Rasulullah SAW sedang berdakwah dihadapan para jamaah dan sahabat, tiba-tiba datang seorang kabilah ( rombongan pedagang ) yang sedang melakukan perjalanan dagang ( musafir ). lalu sang kabilah bertanya kepada Rasulullah SAW, ” Wahai Rasulullah, apakah islam yang benar itu ? “. kemudian Rasulullah menjawab, ” Islam yang benar itu adalah : Membaca dua kalimat syahadat, mengerjakan sholat, berpuasa dibulan ramadhan, membayar zakat, melaksanakan haji “. Lalu sang kabilah bertanya lagi, ” Hanya itu saja yaa Rasul ? “. Lantas Rasulullah menjawab, ” ya, itu saja ! “. Kemudian sang kabilah pergi meninggalkan jamaah Ta`lim dengan tergesa-gesa kembali kepada kaumnya dan menyampaikan apa yang dikatakan oleh Rasulullah kepadanya dan disampaikan lagi oleh sang kabilah kepada kaumnya.
    Kemudian para sahabat bertanya kepada Baginda Rasulullah SAW, ” Ya Rasulullah, apa benar islam yang benar hanya Membaca dua kalimat syahadat, mengerjakan sholat, berpuasa dibulan ramadhan, membayar zakat, melaksanakan haji saja ? bukankah islam itu sendiri sangat luas ? “. Lalu Baginda Rasulullah SAW menjawab, ” Kamu benar tadi aku menjawab bahwa islam yang benar itu adalah Membaca dua kalimat syahadat, mengerjakan sholat, berpuasa dibulan ramadhan, membayar zakat, melaksanakan haji kepada kabilah itu dan dia akan selamat jika menjalankan apa yang aku katakan tadi tanpa dilebihkan atau dikurangi, dan dia akan celaka jika menjalankan apa yang aku katakan jika dilebihkan atau dikurangi. Dan kamu benar bahwasanya islam itu sangat luas, jadi bagaimana mungkin orang yang sedang terburu-buru ( tergesa-gesa ) waktunya seperti kabilah tadi bisa mempelajari islam yang begitu luas dalam waktu yang sangat singkat ? jadi kalau dia ( sang kabilah ) menjalankan apa yang aku katakan tadi tanpa dilebihkan atau dikurangi, maka dia akan selamat , dan dia akan celaka jika menjalankan apa yang aku katakan jika dilebihkan atau dikurangi “.

    Kisah diatas seperti yang diriwayatkan oleh seorang ulama kepada saya, Jadi kesimpulan dari sejarah diatas adalah bahwa islam itu sangat luas dan tidak hanya sekedar formalitas ibadah fardhu, tetapi sangat banyak hal-hal lain selain ibadah yang fardhu, seperti halnya dunia matematika tidak lagi cuma sekedar 1 + 1 = 2 atau 1+ 0 = 1, tetapi sudah berkembang dengan rumus logika yaitu 1 + 1 = 1 atau 1 + 0 = 0 yang pengaplikasiannnya ada di bahasa ilmu pemrograman komputer, Tetapi masih ada beberapa golongan di negeri ini yang menganut faham seperti yang diyakini oleh sang kabillah bahwa islam hanya sekedar ibadah yang itu-itu saja, dan menolak keilmuan keislaman yang lain seperti kesaktian atau amalan yang mengandung energi karomah atau maunah Allah, yang akan langsung mereka cap bid`ah atau bahkan lebih keji lagi memvonis praktisi supranatural itu musyrik, dalam ilmu Fiqh islam saja jika kita menuduh seseorang berbuat zinah tanpa ada empat orang saksi maka dia dianggap telah memfitnah orang lain berzinah dan dosa zinahnya oleh Allah akan diberikan kepada orang yang memfitnah. Apalagi jika ada orang yang memvonis orang lain ( praktisi supranatural yang jelas-jelas seorang muslim dan praktek ilmunya sendiri tidak menyimpang dari ajaran islam karena selalu memohon Ridho dan izin Allah mengamalkan ilmunya ) sebagai musyrik tanpa ada dasar atau bukti yang kuat, maka sudah pasti dosa syirik orang yang divonisnya akan timpakan oleh Allah kepada orang yang memvonis. Na`udzu billah tsumma na`udzu billah.

    Jadi kepada ikhwan muslim sekalian jika ingin menuntut ilmu, jangan ragu-ragu selama tidak menyimpang dari ajaran islam.

    Demikian pandangan saya dalam rubrik ini, kebenaran yang ada dalam tulisan ini datangnya dari Allah tetapi jika ada kesalahan kata dalam tulisan ini jelas datangnya dari saya pribadi selaku manusia yang tak luput dari khilaf dan lupa, untuk itu saya mohon dibukakan pintu maaf yang besar-besarnya. Saya juga berharap ikhwan yang lain bisa mencari literatur yang lain untuk mengkoreksi tulisan saya, karena saya lupa urutan sanad riwayat sejarah diatas, jika ada tolong dikoreksi dan dilengkapi atau diperbaiki.

    Terima kasih buat Ki Wongalus atas dibuatnya forum yang bagus ini semoga bermanfaat bagi khasanah wawasan spiritual para ikhwan yang ingin menimba ilmu.

    Wassalamu`alaikum.

  8. assalamualaikum..
    mohon bantuan konsoltasi,saya akan puasa mutih (puasa ilmu kejawen)apakah termasuk dosa besar/syirik dan juga ngilmu lain tapi niatan saya insya allah tidak untuk sombong dan takabur,saya hanya berniat hanya mensukuri nikmat yang allah berikan kepada hambanya serta menambah keimanan saya kepada sang khaliq..
    terima ksasih ki wong alus
    wassalamualaikum…

  9. Kok saya merasa enggak butuh ilmu ya…yang saya butuhkan Ridhlo Allah aja lebih dari cukup dan mencakup semua ilmu

  10. Assalamu’alaikum

    Kepada mas di balik kampus wong alus
    Semoga Rahmat Allah tercurahkan untuk mas, kajian di atas membuat saya semakin kagum akan KebesaranNya dan membakar semangat saya yang hampir padam karena letih dan penat dalam pencarian saya.
    Sudah bertahun-tahun saya ikhtiar untuk mencari guru yang bisa mengajarkan saya akan ilmu2 kebathinan. Mulai dari guru mengaji, surat kabar, majalah, dan situs2 saya selami. Akhirnya saya berguru di beberapa guru dan mendapatkan berbagai ilmu, tapi sampai saat ini saya belum menemukan dan merasakan apa itu ghaib. dalam rukun iman ddi wajibkan kita untuk mempercayai ghaib, saya bukan hanya ingin mempercayai saja tetapi ingin membuktikan dengan jasad dan ruh saya. itu semua saya lakukan untuk menambah dan memperkuat keyakinkan saya terhadap Allah SWT.
    Apabila mas berkenan, Tolong tunjukkan saya guru / amalan yang sekiranya membantu dalam pencarian saya.
    terimakasih,

    Wassalamu’alaikum

  11. aslkm,maaf cm lwt.utk Bni Salim.bgm ent mo dpt ridoNYA,klo ilmuNYA sj ga pnya.krn tuk dpt ridoNYa,hrs pnya ilmuNYA.wslm

  12. Assmlkum.w.w
    turut nimbrung Ki…
    sama spt sdr Abdullah, sayapun mengalami hal yang sama spt Sdr Abdullah. Saya mohon bimbingannya dlm mempelajari ‘keilmuan’ yang di babar/diijazahkan di blog ini, seumpama sy yg sbgai perempuan ini diperkenankan. Smoga Allah SWT senanantiasa melimpahkan keberkahan kpd semua admin n pengunjung blog ini, amin. Hatur nuhun.
    Wasslmkum.w.w.

  13. sesungguhnya rasa ingin merasakan hal gaib itu sendiri adalah gaib cuma kita tidak pernah memperhatikanya. coba kita perhatikan rasa itu datangnya darimana, bersemayam dimana, bentuknya seperti apa, dan siapa sesungguhnya yang merasakan, dan jika kita perhatikan lagi diri kita ini yang merasa tidak pernah merasakan gaib sesungguhnya adalah gaib dan semakin diperhatikan semakin banyak kegaiban yang tak bisa dipecahkan akal

  14. asslam,, wr, wb….
    saya ingin sekali bisa belajar ilmu supernatural/ kanuragan dsb..
    tetapi saya takut akan efek sampingnya,,, sperti,, ajalnya susah,,dll
    saya jg ingin sekali melihat alam2 ghaib… sperti jin dsb..
    saya ingin membuktikanya.. tetapi saya takut efeknya trus seandainya saya tidak kuat n menjadi gila,, apa itu benar ?

    sblumnya maaf klo ada kata2 yg kurang sopan,, n mohon dbls.. trims..
    wasalam,,, wr,wb..

  15. asalam…wr,wb..
    saya cuma ingin menambahkan…
    dari berbagai ilmu kanuragan/kejawen/supernatural dbwah ini,,
    saya cuma ingin belajar NO.3 dan NO.6 saja…
    apakah itu bisa????
    trus seandainya saya iut perguruan pencak silat,,
    apakah harus menjadi warganya dulu??
    apakah harus nunggu 2 tahun?
    trims,,
    wasalam.wr,wb..

    1. Ilmu Kanuragan atau Ilmu Kebal
    2. Ilmu Kawibaan dan Ilmu Pengasihan
    3. Ilmu Trawangan dan Ngrogosukmo
    4. Ilmu Khodam
    5. Ilmu Permainan (Atraksi)
    6. Ilmu Kesehatan

  16. anda punya hutang?di kejar rentenir?sudah putus asa kn jalan dah buntu?
    jangan kawatir,saya siap bantu masalah anda sampai selesai
    aman mudah dan tanpa tumbal
    mahar gratissssssssssssssssssssssssssss
    sukocorudi@yahoo.co.id

  17. alhamdulillah berkat rahmat rahmat allah,kami siap membantu saudara yg menderita sakit tp belum mendapat kesebuhan,insyaallah kami siap membantu baik masalah medis maupun non medis
    1)guna guna atau santet
    2)masalah rejeki supaya lancar karena allah
    3)memisahkan pil atau wil
    4)pelet atau wibawa
    5)dll
    kami siap melayani saudara yg membutuhkan jasa kami
    silahkan konsultasi
    anwarmuhamad93@yahoo.co.id
    insyaallah kami siap bantu
    wslm

  18. Assalamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh…

    Nderek Ngudi keslametan… Salam kagem sedoyo sedulur..
    khususon Ki Wong Alus… newun

  19. Maaf sesepuh wong alus, saya ijin copas….
    Menurut saya persoalan seperti harus diberitahukan kepada orang lain, karena menurut saya, sebagai seorang pelajar yang baru akan terjerumus kepada hal yang tidak dinginkan sebagai seorang hamba Allah… Dunia Akhirat…

  20. Maafkan saya kalau saya lancang kepada sesepuh KWA, saya tidak akan mengulangi lagi

  21. Ass.Wr.Wb
    sebelumnya saya mohon maaf, bade urun rembag
    memang betul apa yang dikatakan, saya juga pernah dengar tentang kata-kata bapak/simbah/pembimbing saya
    “wong urip ning ndonya kudu eling lan waspodho”
    golekono opo tho kuwi artine pitakonan “kowe urip kanggo opo, sak njerone kosong ono opo,mati karo sopo?”
    jadi kita sebagai orang yang mau nuntut ilmu (kejawen/sejenisnya) harus tahu dahulu maksud (kita mempelajari), tujuan (kita mempelajari) dan kegunaan (yang kita pelajari) dari ilmu tersebut
    banyak manusia sekarang yang menuntut ilmu (kejawen/sejenisnya) hanya tahu kegunaannya tidak tahu maksud dan tujuannya
    namun yang kita lihat sekarang ini tujuannya sudah banyak yang diselewengkan (untuk memeras, merampok, menghasut, menipu, memerintah dll)
    jadi jangan belajar model instan, kalau mau belajar ya harus tahu dasarnya wong bangun rumah/negara/nikah/sekolah dan agama aza pake dasar/pondasi
    apalagi nuntut ilmu kejawen/sejenisnya

    trimakasih, mungkin itu bisa berguna bagi yang mau belajar
    mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan

  22. belajar ilmu gaib itu gpp asal tau caranya dan tau caranya penggunannya tapi belajar ilmu gaib harur juga hati” jangan sampe gila apalagi terjumus dalam alam gaib

  23. Laailaahaillallah muhammadarrosulull0h.
    Ki, ane m0 tnyak sesua2. Cra buang ilmu dtubuh gmana ea cranya?
    Sya mrasa trganggu dg apa yg ada d dlm tbuh sya, hampir tiap mlm tangan saya trasa panas n ada energi besar yg masuk, n sya g kuat lw kseringan mliht bangsa ghoib. Sya ingn membuang kekuatan ne. Sya dah kmana mana baik kiai bhkn dukun untuk mnetralkn tbuh sya. Pi mreka blang ini adlah ilmu turunan dr kluarga dr ayah. G bsa d buang n bsa ilang jika sya mnurunkn pd anak sya. Pi mslahx sya msh perjaka. Pa bsa dturunkn pd rang laen slain klan q?
    Klan q sbagian dr mreka adlh para pembesar agama n yg lænx ahli peng0batan pi mreka dh wafat, jd g bsa ngambil energi dlm tbuh q. Aq adlh yg trakhir dr 2 brsaudra. Kakak q gila krn tr0bsesi pd ngelmu n akhirx dy mninggal.
    Sya hrap anda bsa bntu sya cri s0lusix.
    Matur nuwun

  24. maaaf sebelumnya KI
    saya seorang pembaca yang tak sengaja membaca Blog ini !! dan saya sangat tertarik dan penasan dengan istilah2 Khodam dan sejenisnya….. !!!!!
    dan saya ingin sekali mempelajarinya !!! bagai mana cara memperoleh Khodam itu sendiri KI ?
    lantas apakah agama lain selain muslim Bisa memperolehnya !!!
    karna saya nonmuslim Ki !!!
    mohon penjelasannya dengan sangat sesederhana mungkin,,,,,!!!! Trimakasi KI !!!!

    moohon maaf sebelumnya !!!!!

  25. aq sebagaai orang indonesia ingin sekali /melestarikan budaya yang di miliki negara kita termasuk ilmu peeninggalan nenek moyang kita/aq ingin tau?

  26. assalamualaikum,, wr wb
    ilmu kanuragan adalah ilmu yg tidak bisa dipikir oleh logika,,, atau disebut ilmu batin,,,salah satunya ism tunggal(nonjok jarak jauh,,,) tapi kita harus inget ilmu allah gk boleh di pake maksiat,, gk boleh dipke kejahatan melainkan dipke untuk kebaikan,, cuma mengingtkan
    WASSALAMUALAIKUM wr wb

  27. to :akong
    ilmu batin itu kelebihan orang islam karna bnyk syaratnya tidak gmpng memperoleh,,,hanya orang islam yg dapat mempelajarinya setau saya,,,
    beruntunglah bagi orang2 yg beragama islam

  28. to:macan pote
    assalamualaikum wr wb
    mohon maff sebelumnya bukannya saya sok tau ,, say cuma memberi info,,
    itu sudha kewajiban anda untuk menjga ilmu itu karena ilmu itu warisan dari ktrunan anda,,, siap lagi klo bukan anda yg mewariskan,,,
    wassalamualaikum wr wb

  29. smpi saat ini sy msh ragu, uk belajr ilmu ini.. Mhon ptnjuk mana yg di ridhoi allah atou yang tdk dridhoi, sdngkan allh mlrang hmbany uk brskutu dngn zin,sytan dan sebngsanya, mhon ptnjuknya spya sy tdk slh memilh ilmu.

  30. saya masih belum paham dengan istilah “ngebleng” seperti ngebleng 3 hari ,,,,maksudnya apa ya,,,mhn penjelasan,,,makasih,,

  31. Ass..wr..wb
    Mantap ….nderek ngangsu kaweruh Ki alus….tambah penasaran j….
    Salam tetepangan…
    Wass..wr..wb

  32. Assalamu’alaikum, Ki Wongalus & Saudaraku semua hamba Allah.
    Perkenankanlah sy memberi salam pembuka dg Assalamu’alaikum walaupun sy non muslim. Krn menurut sy kata “Assalamu’alaikum” adalah kata universal yg logis utk org Indonesia.
    Sy ingin “belajar” & “diajari” ttg banyak hal dunia supranatural, oleh sebab itu sy sangat berterimakasih banyak pd pengasuh forum Kampus Wong Alus ini yg sdh memberikan penggambaran scr gamblang mengenai dunia supranatural. Pengalaman gaib pertama yg sy alami ketika sy msh umur 9 th (SD kelas 3), ketika ada sosok penampakan yg menakutkan ketika sy bermain sepeda sekitar jam 19 di halaman SD tempat sy bersekolah. Saat itu sy takut sekali, scr reflek sy loncat dr sepeda & lari meninggalkan sepeda serta halaman SD tsb. Sejak kejadian itu sy msh sering atau merasakan hal-hal gaib sampai sy dewasa. Sy digembleng & dididik scr nasrani, dg kewajiban hrs rajin belajar agama & membaca injil. Pada saat SMA sy mulai “mempelajari” ttg islam dr guru agama islam di tempat sy bersekolah. Pd saat kuliah sy juga “mempelajari” budha dr seorg teman Tionghoa yg tekun beragama budha. Setelah selesai kuliah sy coba membaca kitab-kitab Jawi. Dlm membaca kitab-kitab Jawi ini sy sering terbentur kesulitan memahami istilah Jawi, krn walaupun sy etnis Jawa tapi sy dibesarkan di Jakarta & Bandung.

    Pertanyaan sy adalah:

    1. Dg mempelajari agama-agama & kitab-kitab, sy percaya bhw alam gaib itu ada. Namun seberapa besarkah pengaruhnya buat kehidupan kita?

    2. Beberapa kali sy ketemu orang “pintar” & mereka menawari sy utk “memberi pelajaran” ilmu yg berhubungan dg supranatural. Ada yg berbasic agama islam, nasrani ataupun lain-lainnya. Utk sekedar ingin tau maka sy mengikutinya. Tapi setelah 2 atau 3 kali pertemuan maka sy mundur teratur, penyebabnya lantaran sy takut terjerumus pd hal-hal yg sy tdk inginkan. Apakah ketakutan ini berhubungan dg “keraguan” sy atau sbg bentuk perwujudan “perlindungan bathin” krn agama yg sdh sejak kecil sy pelajari & sy anut?

    Itulah 2 pertanyaan dr sy & dg kerendahan hati mohon jawaban dr Ki Wongalus serta saudaraku semua. Dalam hidup sy, sy selalu belajar & mengamalkan tttg kebaikan & bagaimana membantu org lain. Sy juga selalu mencari tau ttg kesalahan-kesalahan sy dlm hidup & berusaha memperbaiki serta tdk mengulanginya lagi. Tuhan Allah bagi sy di atas segala-galanya. Nabi, kitab suci, agama & apapun yg ada di dunia ini tercipta krn Tuhan Allah. Bahasa hanyalah alat media komunikasi utk menyampaikan sesuatu ataupun mengekspresikan sesuatu. Terimakasih Ki Wongalus & saudaraku semuanya.

  33. Assalammulaikum semua..sy dr malaysia..sy mohon jasabaik sesiapa sja dsini untuk membantu sy..menunjukajar dan mengijazahkan kpd sy ilmu perawatan diri..untuk sy membuang sgala aura2 negatif pd dri sy..tlg emailkan pd sy….atantaiko@yahoo.com

  34. Assalmualikum..ki tolong terawng di tubuh sy msh ada khodm nya,ga?hatr nuhun.

  35. ki saya mau tanya. apasih dampak negativnya mempelajari ilmu gaib ?
    apa bener bisa bikin orang jadi gila ?
    semisal orang pertama kali belajar ilmu gaib sendirian tiba-tiba liat jin gitu ? apa yang musti kita lakuin ? panik ?

  36. saya pribadi memang blum pernah belajar dan mengamalkan ilmu kanuragan dll, walaupun saya jg pernah diajak oleh salah satu organisasi. cuma setau saya dalam akidah Ahlussunah waljamaah ilmu semacam ini tidak masalah selama tauqid kita tetap lurus kepada Allah. dan saran kami jangan sampai kita sombong dan riya’ karna ilmu tersebut dan jangan lupa bahwa itu murni pemberian Allah. salam persaudaraan

  37. Assalaamu’alaikum Ki, salam sejahtra, izinkan sy ikut bergabung, dengan Biodata Sbb: Nama. : ASEP NANANG (Mantri Anang). Alamat Asal : CIAMIS JAWA BARAT. Kerja. : Puskesmas di Tasikmalaya
    No HP. : 081322677759
    PIN BB. : 29EBB9F7
    Demikian sekilas Biodata saya Ki, barangkali berguna utk dokumen Keanggotaan. Hatur Terima kasih sy ucapkan, jika sy diterima bergabung di Campus Supranatural ini, salam bakti &hornat sy haturkan kpd pinpinan Campus, Ki Wong Alus jg para sesepuh semua, yg ga bisa sy sebutin.
    Wassalaam…

  38. Hal ghaib adalah perkara yang tidak terdeteksi oleh indera manusia. Hal ghaib bisa berupa masa lalu, masa depan atau hal-hal yang lain. Sebuah kaedah dasar yang harus diketahui setiap muslim bahwa ilmu ghaib adalah ilmu yang diketahui oleh Allah saja. Allah berfirman : Katakanlah: “Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah”, (an-Naml:65)
    Tentang beberapa ilmu yang ditanyakan, seperti kebal dan hipnotis menurut kami hal itu termasuk ke dalam sihir. Sihir itu terjadi sebagai hasil dari kerja sama atau persekutuan antara manusia dengan syetan (jin). Maka untuk mendapatkan ilmu itu harus melakukan ritual tertentu. Biasanya ada ritual seperti melakukan puasa. Maka jika ada orang yang melakukan puasa untuk mendapatkan ilmu tersebut, maka sesungguhnya puasanya dilakukan bukan karena Allah disamping puasanya itu tidak ada tuntunannya. Artinya bukan untuk mendapatkan ridla Allah, tetapi untuk mendapatkan ilmu. Dengan niat seperti itu, hakekatnya seseorang telah mendekatkan diri kepada selain Allah (syirik). Sebab dia melakukan suatu amal yang diperintahkan oleh syetan sebagai syarat ia akan membantunya. Dan tindakan ini termasuk syirik besar, syirik yang membatalkan keislaman seseorang, sebab ia melakukan ibadah bukan kepada Allah. Puasa sebagai syarat mendapatkan ilmu itu sebagai puasa sunnah adalah keliru. Puasa sunnah itu harus sesuai dengan syari’at Allah, dan dilaksanakan semata-mata untuk mendapatkan ridla Allah. Sementara puasa di sini, aturannya seperti diminta oleh perguruan atau tempat belajar, dengan mengabaikan aturan syari’at.
    Mempelajari ilmu sihir hukumnya haram, sebab sihir itu hanya akan terwujud dengan adanya bantuan syetan dan ruh-ruh jahat. Karena itulah pelaku sihir termasuk sebagai pelaku kekufuran, sebagaimana firman Allah :
    Hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). mereka mengajarkan sihir kepada manusia (al-Baqarah:102)
    Hukum haram mempelajari ilmu sihir ini mutlak, baik untuk kebaikan atau untuk kejahatan. Sebab sihir hanya bisa diraih dengan melakukan kesyirikan atau kekufuran. Maka kebaikan yang dilakukan dengan menggunakan sihir tidak bermanfaat sedikit pun bagi pelakunya, sehingga Allah membantah anggapan orang yang mengatakan bolehnya mempelajari sihir untuk kebaikan di dalam firmanNya:
    Dan mereka itu (ahli sihir) mempelajari sesuatu yang memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. (al-baqarah:102)
    Ayat ini memberi isyarat bahwa sihir hanya akan membawa madharat (bahaya) dan tidak memberi manfaat. Sebab bahaya yang ditimbulkan jauh lebih besar dari manfaat yang diberikan. Memang kadang-kadang sihir bisa digunakan untuk menyembuhkan penyakit seseorang, bisa untuk membantu keberhasilan usaha seseorang. Namun harus diingat bahwa ahli sihir, yang minta diobatinya dan yang mempelajarinya termasuk haram. Allohu A’lam

  39. Seorang muslim hendaknya mengembalikan setiap permasalahan dan problematika kehidupannya kepada Allah dan Rasul-Nya shallallaahu ‘alaihi wasallam, yakni dengan mengembalikannya kepada hukum-hukum Islam yang berasaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah yang shahih. Sehingga jelas hukum dan jawaban dari permasalahan tersebut. Termasuk juga mengembalikan permasalahan ilmu kebal ini kepada Islam itu sendiri.

    Berbagai ritual diadakan untuk mendapatkan ilmu kebal tersebut. Pada kisah yang pertama, disebutkan bahwa untuk mendapatkan ilmu kebal tersebut, mereka diwajibkan menjalankan ritual puasa selama 30-40 hari. Secara sekilas, nampaknya ritual yang dilakukan adalah ritual yang syar’i, yakni berpuasa. Tapi betulkah seperti itu? Ternyata tidak. Cobalah periksa lebih lanjut, maka akan timbul beberapa pertanyaan berkenaan ritual yang dilakukan untuk mendapatkan ilmu kebal ini, yakni:

    Adakah puasa yang lebih banyak dilakukan oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam yang diajarkan oleh beliau kepada umatnya melebihi banyaknya puasa di bulan Ramadhan, yakni selama 29 atau 30 hari (satu bulan penuh)? Setelah kita menilik hadits-hadits Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam, tidak kita jumpai beliau berpuasa lebih banyak dari bilangan di bulan Ramadhan. Akan tetapi coba perhatikan bilangan puasa yang ditentukan oleh manusia-manusia sakti ini! Untuk mendapatkan ilmu kebal, mereka diwajibkan berpuasa selama 30-40 hari! Allaahulmusta’an.

    Kemudian, hal lain yang perlu kita cermati adalah para manusia sakti tersebut diwajibkan berpuasa selama 30-40 hari untuk memperoleh kesaktian berupa ilmu kebal ini. Apakah mereka memiliki Tuhan selain Allah ta’ala yang mewajibkan puasa untuk mendapatkan ilmu kebal? Atau apakah mereka memiliki Nabi dan Rasul yang lain selain Rasulullah Muhammad shallallaahu ‘alaihi wasallam yang mensyari’atkan puasa untuk memperoleh ilmu kebal? Jika mereka jawab tidak, lalu siapa yang mewajibkan dan mensyari’atkan mereka untuk berpuasa selama 30-40 hari untuk memperoleh ilmu kebal?

    Puasa yang diwajibkan oleh Allah dan Rasul-Nya shallallaahu ‘alaihi wasallam hanya ada tiga, yakni puasa wajib di bulan Ramadhan, puasa nadzar dan puasa qadha` untuk membayar hutang puasa. Selain dari tiga puasa itu tidaklah wajib hukumnya. Maka, dari mana mereka bisa mewajibkan sesuatu yang tidak diwajibkan oleh Allah dan Rasul-Nya?

    Allah ta’ala memperingatkan kita agar tidak mengikuti selain apa yang Dia turunkan. Allah ta’ala berfirman,

    اتَّبِعُواْ مَا أُنزِلَ إِلَيْكُمْ مِّن رَّبِّكُمْ وَلاَ تَتَّبِعُواْ مِن دُونِهِ أَوْلِيَاءَ قَلِيلاً مَّا تَذَكَّرُونَ

    “Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti selain itu.” (QS. Al-A’raf: 3)

    Allah ta’ala memerintahkan kepada kita untuk mengikuti apa yang datang dari Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam. Allah ta’ala berfirman,

    وَمَا ءَاتٰكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهٰكُمْ عَنْهُ فَانتَهُواْ

    “Apa yang diberikan Rasul kepada kalian, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah.” (QS. Al-Hasyr: 7)

    Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam pun telah memberitahukan kepada kita bilangan bulan dalam Islam, yakni terkadang 29 hari, terkadang 30 hari. Termasuk juga bilangan hari di bulan Ramadhan adalah 29 atau 30 hari. Dan bilangan inilah bilangan puasa di bulan Ramadhan yang mana pada bulan tersebut kita diperintahkan untuk berpuasa selama satu bulan penuh, yakni 29 atau 30 hari. Lalu bagaimana mungkin para pendekar sakti itu diwajibkan berpuasa 30 bahkan sampai 40 hari untuk memperoleh ilmu kebal?

    Dari sini kita bisa mengetahui bahwa puasa untuk mendapatkan ilmu kebal seperti itu bukanlah ajaran Islam. Dahulu, ketika saya masih berada di lingkungan Nahdhiyin, saya pernah mengikuti sebuah perguruan bela diri “Pagar Nusa”. Saat itu sampailah saya mempelajari tenaga dalam. Sebelum latihan tenaga dalam itu, ada beberapa bacaan yang saya dan teman-teman saya harus baca. Di antara bacaan itu adalah ayat-ayat mu’awidzatain (Al-Falaq dan An-Naas) dan beberapa bacaan lainnya yang juga berasal dari Al-Qur’an. Maka, bacaan-bacaan itulah yang harus dibaca setiap kali mengeluarkan jurus tenaga dalam tersebut. Setelah membaca bacaan-bacaan itu, kami pun melakukan gerakan-gerakan bela diri dengan mengolah pernapasan. Terkadang kami disuruh untuk menarik napas panjang-panjang, menahannya dan mengeluarkannya. Maka, ketika kami menghentakkan tangan kanan ke depan sebagai tanda memukul, maka lawan yang berada di depan kami terhempas ke belakang tanpa harus menyentuh lawan tersebut.

    Saya tidak ragu lagi bahwa kekuatan-kekuatan tersebut didapatkan dengan melibatkan bantuan jin. Meskipun mendapatkan kekuatan itu dengan mengamalkan amalan-amalan yang diklaim sebagai amalan yang Islami. Akan tetapi setelah kita telisik lebih jauh, ternyata amalan-amalan tersebut tidak diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Sementara, kita dilarang meminta tolong kepada jin untuk mendatangkan manfaat atau menolak mudharat. Allah ta’ala berfirman,

    وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِّنَ الْإِنسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِّنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقًا

    “Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, Maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.” (QS. Al-Jin: 6)

  40. Intinya apapun yg terjadi pada diri manusia adalah pasrah KEPADANYA….walaupun orang jahat mengganggu kita dengan kesaktiannya,jika ALLAH SWT melindungi kita,kita akan tetap selamat.Tidak perlu ilmu kesaktian…yg paling sakti adalah “Kepasrahan KEPADANYA”

  41. To : Anisa Gratia

    ya itulah Kehidupan apakah anda tidak perna tau tenaga dalam tai chi ?
    apa anda tdk perna belajar tai chi ?
    mohon di telusuri tai chi itu.
    apa beda,nya dengan tenaga dalam yang indonesia miliki secara umum ini
    salam buat sesepuh KWA mohon maaf jika ada salah dan kom yg berlebihan
    mau tau gimana cara nya biar bisa masuk Group KWA secarah keseluruhan trimah kasih Blok nya

  42. Sudah lah kawan, bedakan antara seni beladiri (termasuk tenaga dalam) dengan keyakinan agama. Ya ibarat kita punya pisau, gunanya banyak, tapi kalau untuk membela diri nusuk balik orang jahat apa itu juga baik? Kalo dikaitkan dengan Tuhan, kira kira Tuhan lebih suka yang mana, untuk numis kangkung ato melindungi diri akhirnya nusuk orang jahat?

    Khodam itu dimana mana sama, kalau bukan jin ya malaikat, yang saya heran kenapa kok ada malaikat ikutan melindungi manusia seolah kita mampu mengeluarkan tenaga dalam, lah wog cara kerja malaikat berbeda dengan jin, makanya malaikat tidak ikut campur urusan manusia, campur tangan nya cuma pada pengaturan yang sudah ditetapkan Alloh ta’ala. Para wali zaman dulu hingga zaman sekarang yang bisa melihat dimensi jin pada setiap detik masa hidupnya mengakui hal semacam itu ada bantuan dari jin, termasuk taichi.

    Tapi hal semacam ini jangan sampai hilang, karna ini adalah budaya indonesia, yang sudah fokus ke agama ya jangan terjun kesitu lah. Yang masih terjun ya silahkan, toh semuanya kembali pada diri kita sendiri to, asal jangan sampai lepas dari iman kita. Wong para wali sendiri menyebut tenagadalam itu ibrat “dulinan” (bhasajawa: cuma main main) sperti anak kecil yang masih suka maenan mobl mobilan.

    Makanya kadang yang pake ilmu tenaga dalam sering mengalami hal aneh, bahkan kesialan, ini wajar, lah wong punya partner ya harus memahami partner nya to, udah diberi syarat ya di ikuti dong. Makanya didalam islam kalau dibacakan ayat tertentu dalam Al Qur’an, ilmu tenagadalam seringkali gak mempan ato gada efeknya. Lah kalo masih mempan? Kembali lagi ke takdir Tuhan, jangankan ilmu tenagadalam, wong Ratu Pantai Selatan sendiri mengakui, dia tidak akan merenggut nyawa seseorang kalau Alloh ta’ala tidak memberi tanda berupa isyarat kepada aura seseorang manusia. Maka dari itu saya setuju dengan adanya ungkapan pasrah dan berlindung kepada Alloh azza wa jalla melalio do’a.

    Pada dasarnya semua jangan disama ratakan, Agama ya Agama, jangan dicampur aduk, jangankan ilmu tenaga dalam, sopan santun hidup kehidupan yang baik saja didasari oleh tatanan agama kok, apalagi ilmu kebatinan. itu sebab nya saya bilang kita harus bisa membedakan antara ajaran agama dengan nuansa agama.

    Kembali pada tenaga dalam, itu semua adalah budaya indonesia yang harus kita lestarikan, maka semoga ilmu kesaktian tenaga dalam itu bermanfa’at untuk nama baik indonesia. Kita bangga akan budaya kita, tidak ada negara yang se hebat indonesia! Kita unik, kita tangguh, dan kita punya semuanya. :-)

  43. ada tmn yg bs sharing tentang ilmu supranatural gag ?
    klo bs yg murni tanpa “bantuan” apa pun.
    makasih :D

  44. Assalamualaikum,Meraga sukma iku pas arep nglepas ruh nopo awake dadi sakit,?koyo ditusuki jarum,,

    Matur nuwun.wassalamualaikum

  45. mau belaar ilmu itu tapi gak ada yg ngajarin , katanya gw udah ada bakat , ada yg mau ngjaarin gak

  46. Saya pernah mendalami keilmuan sampai tingkat tasauf tapi saya belum bisa melihat khodam yg mendampingi saya selama ini! Dari itu saya mulai meninggalkan keilmuan2 itu apa tidak masalah buat diri saya yg pernah menjalaninya?

  47. Aq wis ngingatin hati2 dlm belajar ilmu gaib..jangan trlalu sbuk mncari dunia yg hnya sesaat ini..pokoke sdulur2kabeh ……hati2 yo..
    Aq dulune nguasai asma rajeh dngan smpurna..skrang sudah tidak.

  48. asalamualaikum warahhmattulah hiwabarakatu saya ingin menmbah ilmu iman saya mohon bantuan allah dan yang mebuat acara ini terima kasih asalamualaikum

  49. Asww. Para sesepuh mohon bantuannya. Saya sudah melatih ilmu terawangan insya allah saya puas tapi saya ingin mendalami ilmu untuk melihat makluk gaib secara kasat mata. Tapi dengan cara yang sudah pernah di pelajari belum membuah kan hasil. Mungkinkah ada tirakat kusus untuk meningkatkan indra ke enam untuk dapat melihat makluk gaib secara langsung . Terima kasih mhn bantuanya

  50. Saya berniat mau belajar Ilmu Terawang semoga Allah mengizinkan, sehingga mudah untuk menerima ilmu nya dan maslahat fi dunia dan fi akherat…….sapa yang bersedia jadi guru kami..???

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s