Arsip Bulanan: Desember 2009

HIZIB CAHAYA (Hizb An-Nur)


HIZIB MENDAPATKAN PETUNJUK, KESELAMATAN, KECUKUPAN REZEKI, KEBAL SENJATA, MENUNDUKKAN SEMUA MAKHLUK TERMASUK JIN DAN MANUSIA

Berdoa bisa disampaikan dengan bahasa apapun dan dengan cara apapun. Tidak harus menggunakan bahasa Arab bagi mereka yang belum bisa bahasa Arab. Tidak harus menggunakan bahasa Inggris, Tionghoa, India bagi yang belum bisa bahasa Inggris, Tionghoa maupun India. Orang bisu dan tuli yang tidak mengenal bahasa-bahasa itu, bisa menggunakan bahasa tubuh dan bahasa batin. Tuhan Maha Mengetahui apa yang tersimpan di batin kita.

Pada kesempatan kali ini, akan dipaparkan kutipan Hizib An-Nur atau Hizib Cahaya dari Imam Syadzili. Hizib ini aslinya berbahasa Arab dan cukup panjang, dan akan kami ambilkan sedikit terjemahan kutipannya dengan harapan bisa diamalkan dengan khusyuk dan dijadikan doa wirid yang bisa dibaca kapanpun dan dimanapun. Hizib ini menggunakan bahasa yang mudah kita mengerti. Hizib ini sangat banyak faedahnya, di antaranya membuka hati agar mampu melihat cahaya-Nya, agar senantiasa mengingat-Nya, agar senantiasa berserah diri pada-Nya, agar senantiasa mendapatkan kecukupan rezeki, termasuk juga agar kita mendapatkan keselamatan dan kebal senjata apapun. Semua makhluk pun akan tunduk pada diri kita. Berikut kutipannya:

“MAHA SUCI DZAT YANG MAHA RAJA DAN MAHA PENCIPTA. MAHA SUCI DZAT YANG MAHA RAJA DNA MAHA PEMBERI REZEKI. MAHA SUCI ALLAH DARI SEGALA SIFAT YANG MEREKA LEKATKAN, YANG MAHA MENGETAHUI SEMUA YANG GAIB MAUPUN YANG TAMPAK. MAHA LUHUR ALLAH DARI SEGALA YANG MEREKA SEKUTUKAN. MAHA SUCI DZAT YANG MAHA MEMILIKI KEPERKASAAN DAN KEBESARAN. MAHA SUCI DZAT YANG MAHA MEMILIKI KEPERKASAAN DAN KERAJAAN. MAHA SUCI DZAT YANG MAHA MENGHIDUPKAN DAN MEMATIKAN. MAHA SUCI DZAT YANG MAHA HIDUP DAN TIDAK PERNAH AKAN MATI. MAHA SUCI DZAT YANG BERDIRI LAGI MAHA KUASA. MAHA SUCI DZAT YANG MAHA KUASA LAGI MAHA PERKASA. DIALAH YANG MAHA PERKASA DI ATAS HAMBA-HAMBANYA DAN DIALAH YANG MAHA BIJAKSANA LAGI MAHA MENGETAHUI. MAHASUCI DZAT YANG MAHA BERDIRI LAGI MAHA ABADI.

KATAKANLAH, ALLAH ADALAH PENCUKUPKU DAN KEPADA-NYA ORANG-ORANG BERSERAH DIRI. AKU BERLINDUNG KEPADA ALLAH DARI LETIH COBAAN, DARI KEPUTUSAN BURUK, DARI JURANG KEMALANGAN, DARI SORAK SORAI MUSUH ATAS MUSIBAH YANG MENIMPA DIRI, AKU BERLINDUNG KEPADA TUHANKU DAN TUHANMU DARI SETIAP DURJANA PONGAH YANG TIDAK MENGIMANI HARI PERHITUNGAN.

WAHAI DZAT YANG MENGGENGGAM SEGALA SESUATU DI TANGAN KEKUASAAN-NYA, YANG MEMBERI PERLINDUNGAN DAN TIDAK DILINDUNGI, TOLONGLAH HAMBA DENGAN TAKUT DAN BERSERAH DIRI KEPADAMU AGAR HAMBA TIDAK TAKUT SELAIN KEPADA-MU, TIDAK MENGHARAP SELAIN KEPADA-MU, TIDAK MENGHAMBA PADA SESUATU SELAIN-MU. HAMBA BERSAKSI BAHWA ENGKAU MAHA KUASA ATAS SEGALA SESUATU, DAN ENGKAU MAHA MELINGKUPI SEGALA SESUATU DENGAN PENGETAHUAN-MU. KAMI MOHON KEPADA-MU DENGAN PERINTAH YANG MERUPAKAN SATUAN WUJUD, UJUNG KEMBALI SEGALA YANG AWAL DAN AKHIR DAN MUARA TUJUAN SEGALA TUJUAN, SUDILAH ENGKAU TUNDUKKAN BAGI KAMI LAUTAN INI BESERTA SEGALA BENDA MATI DAN MAHLUK HIDUP YANG ADA DI DALAMNYA, SEBAGAIMANA ENGKAU TUNDUKKAN API BAGI IBRAHIM, SEBAGAIMANA ENGKAU TUNDUKKAN GUNUNG DAN BESI BAGI DAUD, SEBAGAIMANA ENGKAU TUNDUKKAN ANGIN, SETAN, DAN JIN BAGI SULAIMAN. TUNDUKKAN SEMUA LAUTAN DAN DARATAN BAGI HAMBA. TUNDUKKAN SEMUA GUNUNG BAGI HAMBA. TUNDUKKAN SEMUA BESI BAGI HAMBA. TUNDUKKAN SEMUA SETAN DARI MANUSIA DAN JIN BAGI HAMBA. TUNDUKKAN NAFSU DIRI HAMBA. TUNDUKKAN SEGALA SESUATU BAGI HAMBA.

WAHAI DZAT YANG MENGGENGGAM KUASA SEGALA SESUATU DI TANGAN-NYA, SOKONGLAH HAMBA DENGAN KEYAKINAN DAN DUKUNGLAH HAMBA DENGAN JIBRIL DAN ENGKAU MAHA MENDENGAR LAGI MAHA MENGETAHUI.”

@wongalus,2010

Categories: HIZIB CAHAYA | 36 Komentar

2010: SELAMAT JALAN GUS DUR


Pergantian tahun tampaknya tidak bisa dihindari dan kita semua harus mengalaminya, dikehendaki atau tidak. Waktu akan terus berkejaran melintasi tahun, windu, abad, millenium, dan seterusnya… di dalamnya, manusia seperti daun. Tumbuh hijau, menguning dan selanjutnya gugur bersenyawa dengan tanah. Mungkin yang tersisa pada diri manusia hanya nama. Dan yang mengenangnya pun hanya keluarga atau handai tolan dan saatnya pun sangat terbatas: saat berziarah. Selanjutnya, yang tersisa dari manusia biasanya hanya warisan sepetak tanah dan seonggok bangunan untuk anaknya. Sisa selanjutnya dari manusia barangkali persoalan seperti utang piutang yang harus ditanggung oleh generasi penerusnya. Jarang yang meninggalkan amal kebaikan yang bisa langgeng dinikmati orang banyak. Amal yang demikian, dalam agama didefinisikan sebagai amal sholeh: ilmu yang manfaat, anak yang taat pada agama dan harta yang diberikan di jalan-Nya.

Dalam sejarah dunia, orang yang hidupnya “biasa-biasa” saja tidak akan tercatat dalam buku dan dikenang banyak orang. Hanya orang “luar biasa” yang menghiasi sejarah dunia, apakah itu karena karya emasnya dengan temuan-temuan baru (seperti Thomas Alfa Edison, Wright Bersaudara, Louis Pasteur), dengan perbuatan nyatanya yang menjadikannya tokoh pejuang kemanusiaan (seperti Bunda Theresa), karena dia ditunjuk sebagai Utusan-Nya (seperti Muhammad SAW, Yesus, maupun Budha) karena dia memegang kekuasaan yang besar di sebuah wilayah yang berpengaruh (seperti Napoleon, Raja Firaun, Raja Brawijaya, atau Gus Dur yang baru saja dipanggil-Nya). Bahkan ada pula yang dikenang karena perbuatannya yang antagonis, jahat dan menjadi musuh kemanusiaan (seperti Hitler, Westerling maupun Idi Amin).

Bagi orang biasa seperti kita kebanyakan, tidak mungkin akan tercatat dalam tinta emas sejarah, ditulis dalam wikipedia (insiklopedia elektronik) pun terasa tidak mungkin. Kita barangkali hanya bisa mencatatkan diri di MURI dan itu pun jika dilakukan secara masal dan momennya tepat. Barangkali, hanya Limbad yang akan dikenang banyak orang karena aksi-aksi gilanya yang terus menerus dijadikan diliput oleh televisi. Bagi orang-orang yang tidak tertulis dan dikenang sejarah, kita tidak perlu berkecil hati. Untunglah kita punya tempat bersandar yang kuat dan ada jaminan yang pasti bahwa bila kita berperilaku benar dan baik maka selanjutnya kita akan diganjar dengan kebaikan pula di alam lain pasca kita meninggalkan tubuh kita. Kita bisa menghibur diri, bahwa terkenal atau tidak terkenal memang bukan orientasi hidup kita.

Apa artinya terkenal dan tercatat dalam sejarah apabila tidak mendatangkan keberkahan hidup sejati kita. Masih mending jadi orang tidak dikenal namun mampu mengaliri kebaikan, kemanfaatan dan kebenaran di setiap tempat yang kita singgahi. Bukankah dalam sebuah panggung sandiwara ada banyak peran yang tidak diketahui publik namun sangat menentukan hidup dan tidaknya pergelaran sandiwara. Yang terkenal biasanya cuma para artis dan aktor. Sementara pemodal, produser, penulis skenario, sutradara yang mana pertunjukan bisa digelar justeru tidak dikenal publik. Masing-masing memang harus menyadari fungsi dan perannya masing-masing agar pergelaran alam semesta ini terus hidup berkelanjutan dan lestari. Sukur-sukur bisa membuat pergelaran menjadi lebih menarik, kreatif dan hidup.

Selamat tahun baru 2010 dan Buat Gus Dur, mohon maaf mungkin kami tidak bisa menjadi seperti Anda yang telah berkarya begitu luar biasa dalam hidup di bumi yang sesaat ini. Namun yakinlah, titik-titik api semangat kami tidak akan kalah dengan semangatmu membangun bangsa ini agar menjadi bangsa yang bermartabat, luhur dan sejahtera. Untuk para pembaca, tetap semangat untuk menggapai keridhoan-Nya.  Rahayu!

 @Wongalus,2010

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 6 Komentar

Diproteksi: ILMU SIHIR MENCERAIKAN PASANGAN


Konten ini diproteksi dengan kata sandi. Untuk melihatnya cukup masukkan kata sandi Anda di bawah ini:

Categories: ILMU SIHIR MENCERAIKAN PASANGAN | Masukkan kata sandi Anda untuk melihat komentar.

Diproteksi: ILMU SIHIR PENGHANCUR MUSUH


Konten ini diproteksi dengan kata sandi. Untuk melihatnya cukup masukkan kata sandi Anda di bawah ini:

Categories: ILMU SIHIR PENGHANCUR MUSUH | Masukkan kata sandi Anda untuk melihat komentar.

DOA IMAM SYADZILII TERBUKA PINTU KEMULIAAN HIDUP


Imam Syadzili, pendiri tarekat Syadziliah mengatakan jika ingin doamu dikabulkan dalam waktu lebih cepat dari kejapan mata, lakukan lima hal berikut ini: (1). Laksanakan perintah-Nya (2). Jauhi larangan-Nya (3). Konsentrasi pikiran (4). Sucikan mata batin (5). Doa dalam kondisi mendesak penuh harap.

Berikut doa untuk terbuka pintu kemuliaan hidup:

YAA ALLAHU YAANUURU YAA MUBIINU IFTAKH QOLBII BINUURIKA WA ALLAMNII MIN ILMIKA WAKHFADZNII BIKHIFDZIKA WASMIKNII MINKA WAFAHAAMNII ANKA WABISSARNII BIKA WASABABLI SABABAN MIN FADLIKA TUKHNII BIHI MINAL FAQRII WATUIZZUUNII BIHI MINAA DZUULI WATUSLIUULII BIHI DDUNYA WAL AKHIIROTA WATUUSIILUNII BIHI ILAA NNADZARI ILA WAJHIKAL KARIIMI FII JANNATIL FIRDAUSI INNAKA ALAA KULLI SYAIIN QADIIR, YAA NIKMAL MAULA WANIKMAL NASHIIR

Ya Allah, wahai Cahaya, wahai Yang Maha Benar, wahai Yang Maha Pemberi Penjelasan, buka hatiku dengan cahaya-Mu, ajarkan kepadaku dari ilmu-Mu, jagalah aku dengan pemeliharaan-Mu, berilah aku kemampuan untuk mendengar-Mu, berilah aku kemampuan untuk memahami-Mu, berilah aku kemampuan untuk memandang dengan Mu, berilah aku sarana peraih anugerah keutamaan-Mu yang membuat aku kaya dari kefakiran, yang membuat aku mulia dari kehinaan, yang membuat aku saleh di dunia dan di akhirat, yang mengantarkan aku untuk memandang Wajah-Mu yang mulia di surga firdaus. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu, Wahai Dzat Sebaik-Baiknya Pelindung dan Sebaik-Baiknya Penolong.

@Wongalus,2009

Categories: DOA KEMULIAAN HIDUP | 20 Komentar

DOA IMAM SYADZILI MERAIH KELAPANGAN HIDUP


Berikut doa untuk meraih kelapangan hidup:

YA WAASIU YA ALIIMU YA DZALFADLIL ADZIIMI ANTA RABBII WAILMUKA KHASBI IN TAMSISNII BIDZURRON FALAA KASYIIFA LAHU ILLA ANTA WAIN TARUDDUNII BIKHAIRIN FALA RADDA LIFADLIKA TUSHIIBU BIROKHMATIKA MAN TASYAA U MIN IBAADIKA WA ANTAL GHAFUURUR ROHIM

Ya Allah, wahai Dzat Yang Maha Melapangkan, wahai Dzat Yang Maha Mengetahui, wahai Dzat Yang Maha Memiliki Anugerah Keutamaan Yang Agung, Engkau adalah Tuhanku dan cukuplah bagiku ilmu-Mu. Jika aku ditimpa penyakit, maka tiada yang bisa mengobati selain Engkau. Jika Engkau memulihkan kondisiku, maka tiada seorangpun yang bisa mengambil alih anugerah-Mu. Engkau curahkan rahmat kasih-Mu pada orang yang Engkau kehendaki dari hamba-hamba-Mu dan Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

@Wongalus,2009

Categories: DOA KELAPANGAN HIDUP | 16 Komentar

KESAKTIAN YANG SELARAS DENGAN KODRAT ALAM


Untuk mendapatkan ilmu kesaktian yang dahsyat sebenarnya kita tidak harus melakukan beragam puasa (membatasi makan minum tidur), menghindari mo-limo, berbuat dan berprasangka baik pada semua kejadian dan selalu ingat sangkan paraning dumadi. Namun kenapa orang yang ingin sakti disyaratkan untuk melakukan pengekangan diri?

Kenapa harus melakukan pengekangan diri? Sebab energi batin yang terkumpul dari hasil olah batin harus seimbang. Kita melakukan aktivitas pengekangan diri ini agar sesuai dengan kodrat alam. Ya, pengekangan diri merupakan hal yang selaras dengan kodrat alam. Lihatlah bagaimana rayap harus menjadi laron dan kemudian mati menggelepar dalam waktu beberapa menit? Rayap yang tidak ingin menjadi laron, berarti rayap tersebut tidak ingin mati. Padahal, bila rayap tidak ingin mati maka populasi rayap di alam semesta ini akan menggila dan ini tidak mungkin terjadi. Alam semesta sudah bekerja secara selaras, serasi dan seimbang.

Untuk mendapatkan kesaktian, sebenarnya sangat sederhana dan mudah bila kita menginginkannya. Yaitu:
(1). YAKIN SEYAKIN YAKINNYA TERHADAP KEAKUAN KITA , keyakinan adalah dasar semua kekuatan. Kekuatan keyakinan akan memusatkan energi apapun di alam semesta  untuk mengumpul pada AKU kita.
(2). MELAWAN HUKUM ALAM.  Contohnya:  bila sinar matahari itu panas, maka sakiti diri Anda dengan ‘mepe’ atau berjemur sekuat Anda.  Bila air itu dingin, maka lakukan mandi di air itu selama mungkin.
(3). MENYEMBAH SETAN. Tanamkan di dalam hati bahwa setan adalah Tuhan yang harus disembah. Laksanakan mo limo: judi, berzina, mabuk-mabukan, menghisap ganja….

Banyak para tokoh spiritual beraliran hitam mempraktekkan bagaimana cara mendapatkan kesaktian dengan cara ekstrem. Misalnya: Makan darah binatang tertentu, memperkosa perempuan yang masih perawan, membunuh bayi, dan lain-lain. Ritual mereka adalah ritual pemujaan terhadap Setan. Setan dijadikan Satu-Satunya Tuhan. Kekuatan-kekuatan para ilmuwan spiritual aliran hitam ini sangat mengerikan karena setan memang sangat sakti. Setan akan memberikan apa yang diminta manusia asalkan mau menjadi murid dan penganutnya.

SANGAT BERDOSA

Namun, melawan hukum alam ini sangat berdosa karena nanti akan mendapatkan balasan dari Tuhan Yang Maha Menciptakan Alam. Ilmu-ilmu kesaktian yang didapat dari hasil karangan manusia (ilmu karang) memang sangat menakjubkan. Manusia yang memiliki ilmu karang ini bahkan tidak bisa mati, badan tidak tembus karena terkena peluru atau sabetan senjata tajam. Uang akan berlimpah dengan segera karena memelihara tuyul atau buto ijo. Hidup di dunia bisa bahagia (sesaat) karena apa yang kita inginkan akan terlaksana. Mau isteri cantik seperti Nabila Syakieb? atau suami ganteng seperti para presenter di televisi? Anda tidak perlu ikut acara TAKE HIM OUT. Para gadis akan mengerumuni Anda saat Anda mengendarai mobil Cadillac, Porsche, Rolls Royce dan mengantongi kredit card miliaran rupiah. Pelet paling manjur dan dahsyat di muka bumi.

Ada seorang Jepang yang karena kepintarannya di bidang bioteknologi merancang sebuah cara budidaya tomat dan berhasil. Satu pohon tomat bisa berbuah 12 ribu buah. Sebuah jumlah fantastis yang belum pernah ada di dunia manapun. Pohon ini pernah dipamerkan di Pameran Sains dan Teknologi Tsukuba tahun 1985 silam. Ternyata, pohon sakti itu dikembangkan dengan cara sangat sederhana: akarnya dimasukkan air dan tidak ditanam di tanah. Air diberi nutrisi yang banyak dan pohon tetap diletakkan di tempat yang sinar mataharinya cukup. Shigeo Nozawa, sang ahli tumbuhan ini, mengatakan bahwa tanah membatasi gerak akar untuk mencari nutrisi.

Dari sudut pandang manusia, penemuan ini sukses luar biasa. Tapi kenapa Tuhan Yang Maha Esa mentakdirkan tomat tumbuh di tanah??? Ini adalah pertanyaan para ahli kebatinan. Jawabannya: Tuhan telah memerintahkan tomat untuk melakukan PENGEKANGAN DIRI. Sebab tidak mungkin tomat dibiarkan tumbuh dengan bebas dan mematikan tumbuhan lainnya. Pengekangan diri inilah yang menjadi keharusan agar alam semesta ini tetap lestari dan berjalan dengan teratur, tertib dan berkesinambungan. Maka hidup di dalam keselarasan dengan alam adalah hal yang bijaksana dan wujud ketinggian pencapaian spiritualitas dan ruhani manusia. Pertanyaan selanjutnya bagaimana hidup yang selaras dengan alam?

Hidup selaras dengan alam berarti tidak melanggar hukum-hukum dan kehendak hakikat penciptaan alam. (Baca artikel sebelumnya: J’RETORNOUS A LA NATURE!). Untuk itu setidaknya ada tiga hal yang perlu dilakukan agar hidup kita lurus yaitu:

1. NIAT YANG TULUS UNTUK MENGABDI PADA SATU KUASA TUNGGAL DENGAN MEMBERIKAN PUJIAN PADA TUHAN DAN MENSUCIKAN NAMA-NYA. (Tasbih)

2. RASA SYUKUR DAN RASA TERIMA KASIH (Tahmid)

3. BERPRASANGKA BAIK (BERPIKIR POSITIF) DALAM SEMUA SITUASI DAN KONDISI KARENA SEMUA KEJADIAN YANG MENIMPA KITA ADALAH BUKTI KEMAHABESARAN TUHAN (Takbir).

Inilah kunci-kunci olah batin yang harus terus menerus diasah….

Setiap manusia bebas memiliki keyakinan apapun. Jika ilmu pengetahuan menjadi pilihan hidup yang menjadi dasar pijakan eksistensinya sebagaimana manusia modern sekarang ini, ya terserah. Jika agama menjadi pilihan, ya monggo saja. Namun, bagaimana pun kita harus akui bahwa Ilmu pengetahuan dan agama memang harus saling melengkapi satu sama lain. Bila agama menyediakan kitab garing, pernyataan Tuhan, doktrin dan mitos yang bersifat DEDUKTIF, ilmu pengetahuan menyediakan analisa atas kitab teles. Analisa atas fenomena dengan pembuktian yang eksak dan kuantitatif atas satu gejala. Jadi sifatnya INDUKTIF. Bila KITAB TELES dan KITAB GARING itu bisa kita baca, kita cerna, kita hayati dan kita resapi untuk berperilaku, berbuat, beramal maka yakinlah bahwa kita akan memasuki PINTU GERBANG KEBENARAN ABADI, PINTU GERBANG SURGA SEJATI.

Akhirnya, kita tahu kenapa mendapatkan ilmu kesaktian kita harus melakukan beragam puasa (membatasi makan minum tidur), menghindari mo limo, berbuat dan berprasangka baik pada semua kejadian dan selalu ingat sangkan paraning dumadi untuk melakukan pengekangan diri? Yaitu agar selaras dengan KODRAT ALAM. Inilah ilmu putih, ilmu kebatinan, ilmu sejati.

@wongalus,2009

Categories: KESAKTIAN YANG SELARAS | 23 Komentar

TEKNIK BERDOA


DOA ADALAH SAPAAN MESRA. DOA JUGA PERMOHONAN. DOA JUGA DIALOG. BERDOA ADALAH INTI IBADAH. BAGAIMANA CARA BERDOA YANG MUSTAJAB DAN MANJUR?

Marilah kita kupas anatomi doa. Apa yang terjadi bila seseorang tidak pernah berdoa? Tidak pernah terjadi, karena setiap manusia pasti pernah berdoa meskipun tidak disadarinya. Sebab doa tidak hanya diucapkan di mulut dengan menengadahkan tangan ke atas. Doa juga tidak hanya disampaikan di masjid, gereja, pura, kapel, wihara, sinagoga atau rumah ibadah yang lain. Doa juga tidak hanya dilakukan saat sholat, saat iktikaf, saat meditasi, saat makan, saat minum. Doa dilakukan disetiap gerakan dan aktivitas manusia dimanapun dia berada. Doa adalah gerakan rasa, hati dan jiwa setiap manusia.

Kepada siapa kita berdoa? Ini juga harus jelas. Sebab ada banyak doa yang disampaikan kepada banyak hal. Ada doa yang disampaikan kepada batu, ada doa yang disampaikan kepada jin, ada doa yang disampaikan kepada Iblis, ada doa yang disampaikan kepada malaikat, ada doa yang disampaikan kepada mertua, ada doa yang disampaikan kepada uang, ada pula doa yang disampaikan kepada janda cantik tetangga kita. Ini semua doa yang keliru dan sesat. Doa yang benar adalah doa yang disampaikan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Bagaimana berdoa yang benar dan syariat (aturan) yang bagaimana agar doa kita mustajab atau dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa? Doa yang dikabulkan tentunya doa yang sesuai dengan iradat/kehendak-Nya. Jangan berdoa sesuai dengan kehendak kita saja. Kalaupun suatu ketika Dia mengabulkan kehendak kita, itu artinya kita tidak tahu diri. Sama dengan mendikte Tuhan. Lha Tuhan kok didikte, apa ini nggak namanya keteraluan? Tuhan juga bukan pelayan toko, yang mengabulkan permintaan kita sesuai kehendak kita.

Maka doa yang benar adalah memahami apa kehendak/iradat Tuhan kepada diri kita. Untuk memahami kehendak Tuhan maka kita perlu menyelami apa hakikat penciptaan diri kita. Untuk apa kita diciptakan? Jawabannya sangat sederhana dan sangat mudah: Untuk menyembah-Nya, sebagaimana ayat suci: Tidak kuciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk menyembah kepada-KU (Tuhan). Sehingga doa yang kita sampaikan akan nyambung dan lurus dan bulat dengan kehendak-Nya. Tidak bengkok, sesat dan lonjong. Jadi janganlah berdoa untuk merusak tatanan alam semesta. Jangan berdoa agar orang lain celaka. Jangan berdoa agar kita diberi kekayaan berlebihan. Sebab Tuhan Maha Tahu-Maha Mengerti dan dia sudah memberikan semuanya untuk kita dan pemberian-Nya pasti yang terbaik.

Dalam berdoa, ajak Tuhan untuk berkomunikasi. ajak Tuhan untuk berdiskusi, berdialog dan ngobrol. Tuhan tidak pernah menutup “mulut”-Nya untuk kita. Setiap saat Tuhan berkenan untuk hadir di hadapan kita, di belakang kita, di atas kita, di bawah kita, di ruang kita, di dekat kita, di luar ruang kita, di luar diri dan di dalam diri kita. Kehadiran-Nya untuk menyapa kita, untuk berdialog dengan kita, untuk ngobrol dengan kita sekarang, besok, kemarin, lusa, minggu kemarin, minggu depan, tahun depan tahun kemarin dan seterusnya. Dia memang tidak pernah membatasi di ruangan mana kita berada, di saat kapan kita berada. Dia siap saja kita temui karena Dia tidak pernah kemana-mana, tidak pula dimana-mana. Dia adalah Yang Maha Hadir, Yang Tidak Pernah Jauh dan senantiasa dekat.

Doa juga harus disampaikan dengan sungguh-sungguh. Ini yang biasanya kurang dimengerti. Sungguh-sungguh artinya tidak iseng. Ibarat bila kita ingin berkunjung ke rumah orang lain, maka berangkatnya jangan mampir-mampir kecuali untuk membeli oleh-oleh dan mengisi bensin agar kendaraan kita tidak berhenti di tengah jalan. Jangan pula berkunjung ke “rumah Tuhan” hanya sekedar mampir. Ini tidak sopan. Berdoalah dengan tekad dan satu tujuan: mengetuk Pintu Hati Tuhan. Menangislah dalam hati, memohonlah dengan sepenuh jiwa dan raga.

Berdoa yang paling mulia adalah sapaan kepada Tuhan dengan penuh Cinta dan penuh Syukur. Meminta sesuatu yang kita kehendaki (meskipun diperbolehkan sesuai syariat) namun kadarnya jauh di bawah doa tadi. Doa penuh Cinta kepada-Nya dan penuh Syukur akan membuat Tuhan sangat bahagia dan bangga. Bahagiakan Tuhan dengan Cintamu yang meluap-luap. Lepaskan gairah asmaramu hingga kamu mabuk ekstase oleh rasa menyatu dengan Tuhan. Tidak ada pencapaian derajat manusia tertinggi selain menyatakan Cinta yang membara kepada-Nya. Ketahuilah bahwa tanpa kita minta pun Dia sudah membalas cinta kita, membalas perlakuan dendam, perlakuan kotor, perlakuan busuk kita setiap sepersekian detik dengan Sifat Pemberi dan Sifat Penyayang-Nya yang tidak bisa kita hitung. Ucapkan rasa terima kasih tidak hanya saat kita ingat. Ucapkan terima kasih dan bersyukurlah setiap saat. Jangan hanya saat ingat di memori akal kita yang terbatas, namun besyukur dan ucapkan terima kasih yang setulusnya dari dasar kesadaran ruhani kita yang melampaui ruang dan waktu.

@wongalus, 2009

Categories: TEKNIK BERDOA | 18 Komentar

KUNCI-KUNCI KEGAIBAN


DENGAN MEMAHAMI KUNCI-KUNCI KEGAIBAN, MANUSIA MENJADI MAHLUK YANG BISA BERKOMUNIKASI DENGAN SELURUH MAKHLUK DI ALAM, BAIK MAKHLUK NYATA MAUPUN MAKHLUK GAIB.

Manusia adalah makhluk satu-satunya yang diciptakan Allah SWT dengan dibekali oleh alat epistemologis untuk mendapatkan pengetahuan dan kebijaksanaan secara lengkap. Ia dibekali dengan panca indera, akal budi, rasa batin dan wahyu (petunjuk-Nya), sedemikian hingga manusia bisa melihat dan merasakan kehadiran yang nyata dan yang gaib. Semua yang gaib di alam semesta ini (makhluk halus, jin, malaikat) juga bisa diajak berkomunikasi dengan manusia. Bahkan manusia bisa berkomunikasi dengan Sumber dari Segala Sumber Yang Gaib yaitu Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Bukankah di dalam sholat kita sedang berkomunikasi dengan Allah SWT? Maka manusia adalah mahluk yang sangat luar biasa dan harusnya dengan kemampuannya ini dia mampu untuk berendah hati, mampu untuk mengendalikan dirinya, sekaligus bersyukur karena rasa syukur adalah kunci agar chanelling atau terhubung dengan semua kegaiban di alam semesta. Maka tanamkan pada diri Anda untuk selalu merasakan syukur. Rasa syukur adalah gelombang gaib yang ada di samudra energi. Apa tanggung jawab semua yang ada di alam semesta ini? Pertama, bertasbih mensucikan Asma-Nya dan yang Kedua, mensyukuri penciptaan dirinya.

Banyak dari kita yang belum mengerti keunggulan manusia ini. Dianggapnya manusia ini adalah mahluk yang hanya tahu dari apa yang dilihatnya dan apa yang dipikirkannya. Tidak banyak yang tahu, apa yang dirasakannya. RASA pun hanya direduksi dari rasa panas dingin, rasa cinta, rasa sedih, rasa takut, rasa bahagia. Jarang dari kita tahu, bagaimana mengintensifkan rasa MENYATU. Apa itu rasa menyatu? Rasa menyatu adalah rasa tidak ada lagi aku dan engkau, rasa tidak ada lagi dia dan mereka. Yang ada hanyalah ada-KU. Inilah yang harus disyukuri karena semua yang ada di alam semesta ini sejatinya adalah SATU. Satu dzat yang diciptakan oleh Tuhan dari satu sabda: KUN FAYAKUN (Jadilah!!)

Satu sabda itu akhirnya beranak pinak menjadi banyak benda, banyak hal, banyak akal, banyak warna. Ada kerikil, ada batu, ada Susilo, ada Obama, ada Susi, ada gunung, ada buku, ada kucing, ada bahasa, ada pengertian, ada konsep dan ada-ada yang lain. Namun sesungguhnya satu sabda itu mengandung satu rasa di dalam satu ruh yang sama. Tidak banyak orang yang bisa mengalami hal ini kecuali segelintir orang waskita yang telah mendapatkan percikan bunga api petunjuk-Nya.

Jadi, tidak ada yang hebat pada diri Nabi Sulaiman AS ketika dia bisa berkomunikasi dengan binatang. Tidak ada yang hebat pada diri Nabi Isa AS ketika dia menghidupkan orang mati, tidak ada yang hebat pada diri Muhammad SAW ketika dia diberi Kitab Suci Al Qur’an. Yang hebat adalah Allah SWT yang memberikan mereka kelebihan di atas manusia lain. Manusia lain yang mana? Yaitu manusia yang belum sampai “menjadi” Tuhan. Bagi manusia yang sudah menyatu dengan Tuhan, maka Tuhan akan menjadi “mata”, “telinga” “kaki” “tangan” dan “mulut”nya. Manusia yang sudah menyatu/manunggal dengan Tuhan, maka dia setara dan sederajat dengan para Nabi sepanjang masa. Para nabi adalah utusan-Nya sebagai contoh atau teladan yang kita. Namun kesucian para Nabi ini boleh diungguli oleh umat manusia siapapun juga. Tidak perduli apa profesinya, tidak perduli apa dia dilahirkan di tengah keluarga yang kaya atau miskin, berkulit putih atau gelap, bernama Suyadi atau Lao Tse, berjenis kelamin perempuan atau laki-laki. Semua orang ini berhak untuk menyalip kesucian para nabi!!!

Benar para nabi diberi kemuliaan sifat-sifat, benar para nabi dicuci hatinya. Namun tidakkah kita tahu bahwa sifat-sifat kita semua juga mulia dan hati kita juga dicuci oleh Tuhan setiap detik? Tidakkah kita sadar bahwa setiap kedipan mata kita untuk melihat sesuatu adalah petunjuk dari-Nya sehingga tidak perlu kita menunggu datangnya pencerahan apapun karena sesungguhnya pencerahan jiwa itu sudah sedemikian jelas diberikan Tuhan kepada kita. Tidakkah kita sadari bahwa setiap rasa yang muncul dan tenggelam di batin kita sesungguhnya adalah petunjuk ke arah jalan Tuhan?

Tuhan memang tidak sembarangan menunjuk manusia untuk mampu mengemban amanah-Nya. Namun jangan dilupakan bahwa setelah para nabi wafat dan tidak dilahirkan lagi, maka saat ini, kita semualah utusan-Nya. Kita semua adalah wakil-NYA. Kita semua inilah yang meneruskan  tongkat estafet  kenabian hingga akhir jaman. Tuhan tidak lagi menunjuk ke satu orang utusan karena sekarang semua orang itulah sesungguhnya utusan-Nya. Bila dulu kepemimpinan dipegang satu orang, kini kepemimpinan dipegang banyak orang.

Maka, apa yang tidak bisa dilakukan oleh manusia sekarang? Kita bisa “menjadi” Tuhan (menjadi sebagaimana yang Tuhan kehendaki), namun hati-hati, kita juga sangat gampang tergelincir “menjadi” Iblis, tergantung pada bagaimana kita mengobyektivasikan subyektivitas kita. Ingat utusan Tuhan pun juga bisa tergelincir ke dalam kesalahan dan hanya Tuhan juga yang mampu untuk membersihkan kesalahannya. Ya Tuhanku, ya Tuhanmu, ya Tuhan kita semua… kau ada demi aku dan aku ada demi kamu. Kita ada demi cinta. Hanya itu tujuan hidup sejati kita..

@wongalus,2009

Categories: KUNCI-KUNCI KEGAIBAN | 21 Komentar

DZIKIR YANG INTENSIF


Dzikir biasanya diartikan sebagai menyebut Asma-Asma Allah, nama-nama Tuhan berulangkali hingga menancap ke dalam hati sanubari. Namun hakikat dzikir sesungguhnya lebih dari itu. Mengupas kedalaman dzikir, sama dengan mengupas apa hakikat hidup.

Saya tinggal di sebuah perumahan. Tetangga saya dari beragam etnis dan agama. Masing-masing memiliki cara ibadah sesuai dengan keyakinan yang dianutnya. Namun, ada agama tertentu yang mayoritas dianut oleh para warga. Di dalam mayoritas agama ini, ada juga yang merupakan penganut tarekat (jalan ruhani). Pada malam-malam tertentu, penganut tarekat ini menghadirkan guru spiritual untuk memimpin dzikir. Dzikir dikumandangkan menggunakan pengeras suara. Volumenya memekakkan telinga.

Kebetulan, saya tinggal sekitar tiga rumah dari tempat dzikir tersebut biasanya digelar sehingga benar-benar tahu apa dan bagaimana acara dzikir bersama tersebut. Mulanya dzikir menyebut nama-nama Tuhan. Dilanjutkan dengan tidak hanya menyebut nama, namun beberapa kalimat yang merdu dilantunkan. Saya sungguh menikmati, bagaimana mereka berdzikir. Sambil duduk di temaram dekat kolam ikan, saya meresapi ghirrah atau semangat para pedzikir tersebut. Mulai pelan-pelan hingga akhirnya mereka berteriak-teriak seperti orang sekarat….. ekstase…. fana ….. kosong….

Sayangnya, tempat dzkir itu di tengah perumahan. Tidak setiap orang paham dan satu gelombang rasa dengan mereka. Ada tetangga yang beragama lain, ada tetangga yang anaknya ujian. Ada juga yang memiliki bayi. Bahkan ada juga yang memiliki burung merpati yang hampir menetas. Mereka ini sangat terganggu dengan dzikir tarekat tersebut. Ya, dzikir itu bagus tapi kalau dikerjakan tanpa mempertimbangkan aspek kesantunan akan berakibat citra agama perzikir itu jadi buruk. Harusnya, para pedzikir itu sadar bahwa tempat untuk berteriak-teriak itu tidak di perumahan. Kalau di tengah hutan atau di atas gunung ya silahkan saja. Saya tidak akan protes.

Inti dari dzikir sesungguhnya bukan terletak pada bagaimana teriakan keras saat kondisi jiwa sedang trans. Kedahsyatan dzikir tidak berada di wilayah ramainya kata dan kalimat-kalimat disampaikan, tapi terletak pada kefakuman rasa hingga Rasa-Nya bisa menyatu dan manunggal pada semesta diri. Ini butuh keheningan dan kesenyapan yang paling maksimum. Benar-benar hening tiada tara…

Nabi kita mengajarkan bagaimana caranya menafikan diri secara intensif di gua Hira selama dua tahun sejak usia beliau yang ke-38, sampai usia 40. Beliau mencapai penegasian diri (penghilangan diri) total. LA ILAHA, sehingga hasilnya mendapatkan AFIRMASI TOTAL yaitu ILAL-LAH. Terbukalah semua hijab atau penghalang melihat kasunyatan ini seperti menatap 1000 cayaya bulan.

Untuk bisa dzikir yang intensif, kita perlu lebih dulu memiliki kemapanan TAFAKKUR (berpikir), TADZAKKUR (olah rasa) dan TADABBUR (pencerahan). TAFAKKUR berarti berpikir tentang obyek-obyek, fenomena alam, sastra jendra hayuningrat pangruwating diyu hingga kita mendapatkan pencerahan bahwa SEGALA PUJI KEPUNYAAN ALLAH, PENCIPTA ALAM SEMESTA. Sedangkan TADZAKKUR adalah tafakkur/berpikir tanpa obyek-obyek, tafakkur intransitive, berpegang pada rahman dan rahim-Nya, sehingga hati akan terjaga. Sementara TADABBUR adalah kelanjutan dari tafakkur dan tadzakkur sedemikian rupa sehingga mendapatkan pencerahan. Menembus awal akhir, lahir batin mencapai jalan lurus yang berarti metode yang ditegakkan secara langsung. Yaitu benar secara obyektif (tidak sesat) dan benar dalam memerankan subyek (tidak dimurkai).

Jadi, marilah kita berdzikir pelan hening mengikuti gerakan nafas saja….

@Wongalus,2009

Categories: DZIKIR YANG INTENSIF | 8 Komentar

TERATAI KEDAMAIAN SAMADHI


Tanpa memahami hakikat cinta, kita mungkin tidak bertanggung jawab dan hanya sekedar memperturutkan emosi tanpa kebijaksanaan. Cinta yang demikian akan jadi merugikan dan sia-sia

Namun membedah makna cinta juga tidak mudah. Sulit untuk dirumuskan dengan kalimat-kalimat sederhana, sebab urusan cinta menembus berbagai lapisan terdalam kenyataan. Sifatnya yang meta-fisik, mendasari keberadaan segala sesuatu. Mendasari juga “adanya” sesuatu yang tampak ini.

Setiap orang mempunyai interpretasi sendiri tentang cinta. Memang, arti definitifnya bisa kita ambil dari kamus. Misalnya Kamus Besar Bahasa lndonesia mendefinisikan cinta sebagai rasa sangat suka (kepada) atau rasa sayang (kepada) atau rasa sangat tertarik hatinya. Tapi faktanya berkata lain. Mengapa kadang karena cinta orang bisa menyakiti, membenci memperkosa bahkan membunuh?

Cinta memang abstrak dan aneh. Tidak ada tolok ukurnya secara pasti bagaimana mengukur dalamnya perasaan cinta. Siapa yang dapat mengukur? Dapatkah kita mengatakan cinta seorang pengusaha yang memberi permata kepada kekasihnya lebih dalam daripada cinta seorang gembel yang memberi sepotong kue kepada kekasihnya? Cinta juga sulit diterima akal. Pantas Blaise Pascal mengatakan, ”hati mempunyai alasan-alasan yang sama sekali tidak diketahui oleh akal, yang menyebabkan orang mengambil keputusan yang irrasional”.

Cinta adalah “the never ending story”, cerita yang tidak pernah selesai…. Orang tidak pernah berhenti mencintai dan dicintai. Selalu ada yang baru tentang cinta. Tidak terhitung banyaknya kreativitas yang lahir karena cinta. Sumber inspirasi yang tidak pernah habis…. cinta adalah melodi sepanjang zaman.

Pelet cinta memang sangat dahsyat. Dengan cinta orang rela memberi dan berkorban apa saja, tapi dengan kekuatan cinta pula orang dapat membenci bahkan membunuh. Kekuatan cinta juga dapat mengelabui. Coba lihat kisah cinta Romeo and Juliet. Dunia menjadikannya legenda kisah cinta sejati. Orang hampir tidak percaya bahwa kisah itu sebenarnya tidak pernah terjadi. ltu hanya imajinasi, buah pena sastrawan Inggris William Shakespeare. Tapi hal ini juga sekaligus membuktikan betapa universalnya pemahaman tentang cinta.

Karena cinta pula sesuatu itu ada. Taj Mahal, sebuah bangunan di kota Agta, lndia, sangat populer didunia karena kemegahan dan keindahannya. Seluruh bangunan terbuat dan marmer berkualitas tinggi, bahkan bagian-bagian dari dindingnya bertahtakan berlian. Bangunan ini merupakan bukti cinta dari seorang Kaisar Moghul bernama Shah Jehan kepada istrinya Mumtaz. la ingin mempersembahkan monumen cinta abadi bagi sang istri yang lebih dulu meninggalkannya. Betapa dalam cintanya kepada sang istri yang setia mendampingi sampai akhir hayatnya.

Hitler sang pembantai bengis ribuan orang Yahudi ini siapa menyangka kalau ia tidak sanggup menerima kenyataan meninggalnya wanita yang dicintainya. Dua menit setelah kematian istrinya yang bunuh diri, Hitler menyusul dengan cara yang sama. Mayat mereka dikremasikan bersama sesuai dengan pesan Hitler.

Kisah raja Edward VIII dari Inggris yang rela kehilangan tahta demi untuk menikah dengan wanita yang dicintainya juga menjadi legenda dunia. Edward mengumumkan pengunduran dirinya sebagai raja untuk menikah dengan Wallis Simpson seorang janda yang telah dua kali menikah. Hat ini tentu saja tidak mendapat restu dari kerajaan.Tapi begitulah cinta, Edward bahkan berkata, ”Aku tidak mungkin memikul tanggungjawab yang begitu besar sebagai raja, tanpa dukungan wanita yang aku cintai”.

Perkawinan Pangeran Charles dengan Lady Di berakhir dengan tragis. Itu karena Charles ternyata tidak dapat melupakan teman kencan lamanya Camila Parker, seorang wanita yang sudah mempunyai suami. Perselingkuhan ini membuat Lady Di kecewa dan tertekan. Lady Di yang sangat dicintai rakyat Inggris karena keanggunan dan kepribadiannya, ternyata harus menderita menghadapi hubungan gelap suaminya dengan wanita tua yang tidak berparas cantik bahkan disebut nenek sihir oleh rakyat Inggris.

Abraham H Maslow tokoh psikologi humanistik memunculkan teori Teori Hirarki Kebutuhan. Teorinya mengatakan salah satu kebutuhan manusia dari lima kebutuhan dasar adalah kebutuhan untuk dimiliki dan dicintai (belongingness and love needs), ingin merasakan kehangatan dan kemesraan.

Kita sepakat bahwa cinta adalah kebutuhan manusia. Bila manusia hidup tanpa cinta, ada sesuatu yang tidak terpenuhi dalam kebutuhannya. Bahkan penelitian mengatakan, orang yang kebutuhan cintanya terpenuhi berumur lebih panjang dari orang yang tidak punya cinta.

Sigmund Freud tokoh psikoanalisa, dalam Teori Kepribadiannya mengatakan bahwa jiwa terdiri dari 3 sistem yaitu: id, ego dan super ego. ld terletak dalam alam bawah sadar yaitu dorongan-dorongan primitif atau instink dasar. Instink dasar manusia ada dua yaitu, dorongan untuk hidup dan dorongan untuk mati. Dorongan hidup adalah dorongan seksual/libido dan dorongan mati/dorongan agresi. Cinta adalah dorongan hidup. Dengan dorongan cinta orang ingin mempunyai keturunan untuk melanjutkan kehidupan.

Carl Gustaf Jung tokoh NeoPsikoanalisa agak berbeda dengan Freud dalam menerangkan konsep kepribadian. la juga menggunakan konsep libido seperti Freud namun tidak melihat libido sebagai dorongan seksual, tetapi libido adalah dorongan energi. Dorongan energi mendorong berbagai proses mental seperti, berpikir, merasa, berhasrat dan sebagainya.

Bila kita melihat cinta Shah Jehan kepada istrinya, tentu bukan dorongan seksual lagi yang mendorongnya untuk membangun Taj Mahal, tetapi dorongan energi sesuai dengan prinsip pelepasan energi. Tetapi mengapa Shah Jehan membuktikan cintanya setelah istrinya tiada? Arthur Schopenhauer mengatakan bahwa, “kita baru merasa betapa terkasih seorang bila ia telah hilang dari hidup kita”.

Alfred Alder juga seorang tokoh Neo Psikoanalisa yang tidak sependapat dengan Freud. la menulis kertas kerja berjudul “Organ Inferiority”. Menurut Alferd setiap manusia mempunyai kelemahan organis. lni mendorong manusia untuk mengadakan kompensasi. la mengatakan bahwa “Organ Inferiority” pada masing-masing orang tidak sama, melainkan khas bagi orang itu sendiri. Karena itu cara mengkompensasinya juga tidak sama tergantung dari tujuan yang hendak dicapai. ”Organ Inferiority” ini yang menyebabkan adanya perasaan rendah diri pada manusia (inferiority feeling).

Bila kita melihat pada kisah Raja Edward Vlll,maka perasaan rendah diri ini yang ada pada dirinya. Sebab, walaupun ia seorang raja, tetapi sebenarnya ia adalah seorang yang kolokan, cengeng dan tidak bisa mengambil keputusan sendiri .Tidak heran bila sampai usia 41 tahun dia tidak bisa memilih calon istri. Tidak heran pula kalau kemudian ia memilih Wallis Simpson, wanita yang telah dua kali menikah asal Amerika Serikat. Baginya Simpson adalah wanita kuat yang dapat menopang dirinya. Maka tahta kerajaanpun rela diserahkan demi cinta.

Kompensasi juga salah satu dari sembilan mekanisme pertahanan diri yang dikemukakan Freud dalam Teori Kepribadian. Banyak cinta yang lahir karena kompensasi. Manusia mencari pasangan untuk saling melengkapi. Seperti pendapat Arthur Schopenhauer bahwa setiap orang paling mencintai unsur-unsur yang ia sendiri tidak akan milikinya.

CINTA DIMENSI SPIRITUAL
Di atas kita sudah membahas sedikit tentang hakikat cinta dalam konteks hubungan cinta antar manusia yang berseluk beluk, bikin pusing dan stress. Sekarang mari kita terbang menuju langit hakikat yang lebih tinggi lagi, yaitu hakikat cinta Ilahi di mana kita akan menemukan kedamaian dalam hening “NING” yang abadi. Pernahkah kita merasakan bahwa kita sekarang ini ada dan bereksistensi karena cinta kasih Tuhan kepada kita? Saking cintanya Tuhan kepada kita, harusnya kita juga membalas cinta-Nya. Bagaimana mencintai-Nya?

Melalui syair-syairnya, para mistikus membahas tentang cinta. Antara lain:
• Cinta adalah senantiasa condong kepada sang kekasih dengan hati bimbang. Cinta berarti mengutamakan sang kekasih di atas semua yang dikasihi. Cinta adalah kesesuaian diri dengan Sang Kekasih di alam nyata maupun gaib.
• Cinta adalah peleburan sifat-sifat si pecinta dan peneguhan Sang Kekasih dengan Dzat-Nya. Cinta adalah kesesuaian hati dengan kehendak Tuhan. Cinta berarti ketaatan. Cinta berarti penyerahan diri secara total kepada-Nya sehingga kau tidak memiliki apa-apa lagi. Cinta berarti melenyapkan segala sesuatu di hati selain kehadiran Sang Kekasih. Cinta adalah mengabaikan hasrat tanpa harap. Cinta adalah kerinduan untuk mengada bersama sang kekasih.
• Cinta adalah kecenderungan kepada segala sesuatu dengan sepenuhnya kemudian engkau mengutamakan yang kau cintai dibanding apapun juga termasuk dirimu, jiwamu, harta bendamu kemudian berada di dalam keserasian dengan-Nya baik lahir maupun batin. Kemudiaan engkau mengakui kekuranganmu dalam mencintai-Nya. Engkau juga tidak berkeluh kesah kepada apapun juga selain kepada kekasihmu.
• Cinta tidak bisa dikatakan cinta bila dua pihak tidak bisa mengatakan kepada masing-masing dengan ungkapan WAHAI DIRIKU. Ketika seseorang mengaku cinta, maka pengakuannya harus dibuktikan. Tiada cinta melainkan harus melekat di dalam hati terdalam dan tulang penegak hidup. Bila tidak ada kekasih hati, engkau akan layu tanpa sisa dan akhirnya engkau mati dalam hasrat cinta. Bibirmu tidak mampu berkata apa-apa selain diam kelu dengan mata menangis dalam penuhnya hati untuk bermunajat.
• Semua cinta pasti ada tujuannya. Cinta yang tanpa tujuan bukan cinta namanya. Tujuan cinta sejati adalah peleburan. Bila tujuan itu hilang, maka cinta pun akan sirna.

Cinta yang berdimensi spiritual yang biasa diungkap oleh kaum mistikus dalam bentuk puisi dan syair terlalu panjang untuk disingkap tabirnya. Kita akan kehilangan kedalaman cinta bila mengungkap hakikat cinta Ilahi. Begitu panjang dan jauh wilayah-wilayah cinta Tuhan kepada kita dan cinta kita kepada Tuhan. Karena cinta adalah kerinduan akan pertemuan, maka “Barangsiapa yang mengharapkan pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu yang dijanjikan itu akan datang. Dia Maha Mendengar dan Maha Mengetahui”

Ada sebuah doa yang sangat dahsyat. Bila kita sampaikan dengan hati yang benar-benar bersih, bening dan tulus maka kita akan mendapatkan secara total kasih sayang-Nya:

“Ya Allah, dengan ilmu-Mu yang gaib dan dengan kekuasaan-Mu atas semua makhluk, hidupkanlah aku jika Engkau tahu bahwa hidup itu membawa kebaikan untukku, dan matikan aku jika Engkau tahu bahwa mati itu membawa kebaikan untukku. Ya Allah, aku meminta kepada-Mu agar aku takut kepada-Mu dalam semua perkara, baik yang nyata maupun yang gaib. Aku memohon kepada-Mu ungkapan yang benar ketika aku senang maupun ketika aku marah. Aku memohon kepadamu kesederhanaan dalam kekayaan maupun kemiskinan. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kesenangan yang abadi dan kesejukan jiwa yang tak terputus. Aku memohon kepada-Mu keridhaan dengan apa yang telah ditentukan. Dan aku memohon kepada-Mu kehidupan yang sejuk sesudah mati. Aku memohon agar bisa melihat wajah-Mu yang Mulia, dan kerinduan untuk bertemu dengan-Mu tanpa bahaya yang mengancam atau menjadi korban fitnah yang menyesatkan. Ya, Allah, hiasilah kami dengan keindahan iman. Ya Allah, jadikanlah kami sebagai pemberi petunjuk maupun penerima petunjuk”

Demikian sedikit uraian tentang cinta. Awas sekali lagi, jangan ceburkan diri dalam cinta palsu. Cintailah yang sungguh-sungguh Pecinta. Cintailah DIA yang sejati dan abadi, maka kelopak cintamu akan indah bermekaran, yaitu cinta yang bersemayam di bunga teratai kedamaian samadhi.

@wongalus,2009

Categories: HAKIKAT CINTA | 11 Komentar

Blog pada WordPress.com. The Adventure Journal Theme.