ZIKIR MAKRIFAT


Bagaimana cara berdzikir kepada Allah SWT sehingga kita siap untuk bertemu dengan-NYA?

Dzikir adalah sebuah aktivitas yang kaya akan aspek esoteris. Ia adalah bagian laku yang harus ada dalam sebuah perjalanan suluk menempuh jalan ruhani untuk mendekatkan diri dengan Tuhan Semesta Alam. Dalam prakteknya, berdzikir harus mengikuti aturan-aturan dan adab tertentu sesuai dengan cara yang dituntunkan oleh para guru spiritual sepanjang masa.

Pada kesempatan kali ini, akan dipaparkan adab berzikir dan tata cara zikir dengan harapan agar kita mendapatkan pengetahuan bagaimana berdzikir yang khusyuk agar kita bisa bertemu Allah SWT.

1. Membaca lafaz LA ILAHA ILLA ALLAH. Artinya: Tiada Tuhan selain Allah. Zikir ini disebut zikir NAFI ISBAT. Paling tidak dibaca 100 kali setiap hari terutama dibaca setelah sholat fardhu. Khususnya setelah Maghrib, Isya dan setelah sholat subuh. Lafaz ILLA ALLAH ini disebut Isbat yang artinya pengecualian atas segala sesembahan kecuali hanya Allah SWT.

2. Membaca lafaz ALLAHU. Zikir ini disebut ISMU AL-ASMA, dibaca sebanyak 33 kali sehabis sholat fardhu, terutama setelah sholat Isya.

3. Membaca lafaz zikir HUWA ALLAH. Zikir inilah yang disebut sebagai zikir GHAIB AL ISMI. Zikir ini dibaca setiap hari sebanyak 33 kali, setelah sholat fardhu, terutama setelah sholat Isya.

4. Membaca zikir HUWA, HUWA. Zikir ini disebut sebagai zikir GHAIB AL GHAIB. Zikir ini dibaca sebanyak 34 kali setelah sholat fardhu, sehingga jumlahnya (total item 2,3,4) sebanyak 100 kali.

Adapun gerakan dalam melafazkan zikir NAFI ISBAT tersebut haruslah mengikuti aturan sebagai berikut:

1. Ketika membaca lafaz LA, maka dengan gerakan kepala, lafaz LA tersebut dimulai dari bahu kiri menuju ke bawah ke arah perut, kemudian diputarkan mengelilingi tali pusat lalu diteruskan ke arah atas menuju bahu kanan;

2. Pada waktu berada di bahu kanan itulah lafaz ILAHA diucapan sambil kepalanya dimiringkan ke arah belikat kanannya;

3. Sambil kepala ditekan ke arah hati sanubarinya, lafaz ILA ALLAH diucapkan dengan penekanan pada sudut kiri bawah dada.

TIGA TAHAP BERDZIKIR

Ada tiga tahap adab berdzikir. Pertama, ada lima perkara sebelum berdzikir. Kedua, dua belas perkara pada saat mengerjakan zikir dan ketiga, ada tiga perkara setelah berdzikir.

Lima perkara yang harus dilakukan sebelum berdzikir adalah sebagai berikut:

1. Bertaubat kepada Allah SWT

2. Mandi atau mengambil air wudhu

3. Diam sambil mengkonsentrasikan diri pada zikir dengan mengikhlaskan hati sebelum berdzikir

4. Hatinya meminta tolong kepada para wali-wali Allah

5. Hatinya meminta tolong kepada Nabi Muhammad SAW

Sedangkan dua belas perkara saat berzikir adalah sebagaoi berikut:

1. Duduk bersila di tempat yang suci

2. Meletakkan kedua tangan di atas kedua paha

3. Membuat bau harum di tempat zikir

4. Memakai pakaian yang halal dan pakai wangi-wangian

5. Pilih tempat yang tenang dan sunyi

6. Pejamkan mata

7. Bayangkan wajah wali Allah di antara kedua mata agak maju ke depan

8. Tetap istiqomah baik dalam keadaan ada orang maupun sepi

9. Tulus ikhlas hatinya saat berdzikir

10. Dzikir utama adalah LA ILAHA ILLA ALLAH

11. Berusaha menghadirkan ALLAH SWT dalam setiap mengucapkan dzikir LA ILAHA ILLA ALLAH

12. Meniadakan wujud lain selain Allah.

Sedangkan tiga macam adab lainnya setelah selesai berdzikir adalah:

1. Diam sejenak sesaat setelah usai melakukan dzikir dan tetap diam di tempat

2. Mengatur dan mengembalikan nafas seperti semula

3. Menahan diri untuk minum air

Sangat dianjurkan untuk melakukan pemutihan diri dari semua amalan negatif sebelum menjalankan ritual dzikir. Caranya adalah menjalankan PUASA selama 7 hari. Usai menjalankan puasa baru kemudian menjalankan amalan zikir rutin. Bagi para pejalan spiritual yang ingin lebih mendalami laku suluknya, maka disarankan untuk melakukan dzikir dengan cara:

1. BERTAPA (Uzlah). Ini adalah syarat agar laku suluk kita semakin bagus. Uzlah adalah mengasingkan diri untuk sementara waktu dari keramaian dan dari pergaulan sehari-hari. Ini biasa dilakukan oleh murid-murid tarekat di masa silam. Bila anda berkesempatan untuk uzlah, silahkan pergi ke gunung atau hutan dan carilah sebuah gua. Siapkan bekal makan dan minum yang cukup untuk sekian lama Anda inginkan. Pedoman selesainya uzlah adalah KEMANTAPAN HATI setelah bertemu dengan apa yang dicari. Namun kini, uzlah dianggap terlalu berat sehingga sebagai penggantinya adalah menjauhkan diri dari segala bentuk perbuatan maksiyat dan terlarang syariat.

2. NGAWULO (Mengabdi). Mengabdi pada “sang guru” selama berbulan-bulan atau mungkin juga hingga bertahun-tahun. Dalam konteks sekarang, cukup kita mengabdi kepada instruksi-instruksi yang diyakini benar dan tawadhu’ (merendahkan diri) untuk tidak mengaku dirinya paling benar dibanding diri yang lain.

3. AMAL SHOLDAQOH. Mengadakan amal shodaqoh dan infaq sesuai dengan kemampuan. Ini sebuah bentuk pengorbanan dan kerelaan melepaskan apa yang dimiliki karena sesungguhnya kita hakekatnya tidak memiliki apa-apa. Hanya DIA yang Maha Memiliki.

Dalam keadaan bersih lahir batin dan untuk sementara mengosongkan diri dari pengaruh duniawi itulah kita menghadap Sang Khalik Yang Maha Suci. Saat bersuluk ini, kita diharapkan untuk selalu menjauhi pikiran kotor dan suci dari batin yang penuh prasangka negatif (suudzon) dan menggantinya dengan prasangka baik (husnudzan) kepada Allah dan kita yakin bahwa hanya DIA-lah sebaik-baiknya tempat bergantung. HASBUNA ALLAH WA NI’MAL WAKIL, NI’MAL MAULA WA NI’MA N-NASIR (Cukuplah Allah sebagai tempat bersandar bagi kami dan Dialah tempat memohon pertolongan manusia).

Apa yang akan terjadi bila kita sudah melengkapi laku suluk mulai Dzikir dan Uzlah secara lengkap? Silahkan ditunggu kejadian-kejadian gaib luar biasa yang akan merubah hidup Anda selamanya. Salam.

@wongalus,2010

About these ads
Categories: ZIKIR MAKRIFAT | 61 Komentar

Post navigation

61 thoughts on “ZIKIR MAKRIFAT

  1. ass.wr.wb
    matur nuwun,ikut nyimak artikelnya.

  2. pada hal,12 perkara dalam dzikir,
    point 7 dan 12 mohon dijelaskan,kok rasanya berseberangan ki,

  3. assalamualaikum………….

    sowan ki……
    LA FATIKAH terkirim buat ki Alus sekekluarga dan alam jagat raya.

    matur sembah nuwun
    wassalamualaikum…

  4. ahmad

    assalammualaikum warahmatullah…
    sugeng siang sedanten sedulur seiman seislam,, terhusus ki wong alus semoga allh memberi limpahan karunia serta hidayahNya..
    Ki ini saya mau cerita sedikit tentang pengalaman pribadi, terlepas dari haq atau tidaknya yang saya alami,,wallahu a’lam..
    berawal dari teraiakn tetangga saya, yang minta tolong karena suaminya terjatuh akibat darah tinggi,,,saya melihat dia masih dalam keadaan bernafas tapi ada suara dengkuran dari almarhum,, yang aneh saya mencium bau yang sangat tidak enak dari sekitar almarhum bahkan raoma itu memenuhi rumah almarhum,,seperti aroma anyir dan bikin perut mual mau muntah..merasa aneh dengan aroma itu, saya bertanya pada teman2 yang pada saat itu juga ikut menolong si almarhum,,,ternyata hanya saya mencium bau itu..
    dan selang satu mingguan paska meninggalnya saya bermimpi diajak si almarhum yang minta tolong untuk membantunnya… entah saya tidak tahu dimana tempatnya,, dalam mimpi itu saya melihat banyak bebatuan kecil, dan bertolak sekitar beberapa meter dari situ saya melihat sperti daratan yang sangat luas, sehingga saya tidak melihat ujungnya,,yang saya lihat hanya putih dan sangat panas, sehingga dengan panasnya saya tidak kuat menahan seperti muka saya terbakar dan langsung tersadar dari mimpi itu..

    dan kejadian itu membuat saya selalu bertanya2 apa makna dari semua itu?? bagi semua sedulur nyuwun pidetah sarto tuntunanipun…

  5. Yuan

    Ass. Ki kaidahnya seperti kaidah ilmu lam jalalah ya, tapi bedanya lam jalalah mulai dari kanan. Trm ksh

  6. Yuan

    Ass.wr.wb ki sy seorang pengamal ilmu hikmah dari lombok.sy mohon penjelasan aki mengenai ilmu kontak otomatis(silat hadiran) versi sasak disebut “ilmu pinta”sy pernah diijazahkan ilmu tsb dan sy amalkn ttp hanya sbntr dan sekarang sy jarang mengamalknnya.pd saat sy butuh kekuatannya tetap bisa sy rasakan dan malah kekuatanya semakin kuat.dan sy sdh memberikan ilmu tsb ke bbrp orang dan semuanya berhasil. apakah ilmu tsb memakai khodam ato tidak ya ki.mohon penjelasannya.trm ksh. wassalam

  7. ass.
    welas asihipun gusti mugi tetep dateng kito sedoyo..
    Ki tolong jelaskan makna robithoh dan sekaligus fungsinya..
    mtur suwun.

  8. Assalam, mas.. aku belum pernah masuk ke tariqat gitu, kira-kira aku berdosa gak ya mas, karena memang pengetahuan ku tentang Allah itu masih minim?

  9. Mursyid syubakir

    jangan terlalu membayangkan wali Allah
    Karena Takutnya nanti ketika kita membayangkan Wajah wali Allah
    ketika itu jga kita dicabut nyawa kita
    Yang ada kita mengingat wajah wali Allah
    bukan ALLah

    segitu saja pendapat saya
    mungkin emang banyak salahnya, karena saya masih orang baru belajar

  10. angga

    anda putus asa karena terbentur hutang banyak?tiap hari di kejar rentenir?
    jgn putus asa,kami datang untuk anda
    kami siap bantu masalah anda sampai selesai
    aman mudah dan tanpa tumbal
    mahar gratisssssssssssssssssss
    sukocorudi@yahoo.co.id

  11. Ahmad

    Maksud membayangkan wajah wali alloh adalah,membyangkan gurunya yg mengijazahkan tarekat wirid itu,utk menambah keseriusan ktika zikir,sugesti diri,org yg kuli bngunan klo ada mandor yg mengawasi biasanya kerjanya srius,

  12. WONG AWAM

    KENAPA DALAM HATI HARUS MINTA TOLONG KE PARA WALI DAN NABI MUHAMMAD??? BUKANKAH YANG BISA MENOLONG HANYALAH ALLAH YANG SERBA MAHA!!!!! KOREKSI LAGI WIRIDANNYA MAS… JANGAN SAMPE MENYESATKAN AQIDAH ORANG LAIN.

  13. WONG AWAM

    INI DZIKIR MA’RIFATULLAH, APA MA’RIFAT WALI MAS??? MAAF SAYA MASIH AWAM. BUKANNYA KELIRU YA… KITA SEBUT NAMA ALLAH DENGAN IKHLAS, TAPI PUSAT KONSENTRASI KITA DITUJUKAN KE WAJAH WALI. PAKE NGEBAYANGIN WAJAH WALI AMPE DI DEPAN MATA, KAN CAPEK MATA KITA DIDUDUKIN BAYANG-BAYANG YANG GAK KARUAN. KALO DZIKIR YA, YANG SUNNATULLAH ATAU SUNNAH ROSUL AJA SICH… LAGIAN SYARAT-SYARATNYA LEBAI AMAT MAS, SEAKAN-AKAN MEMBERATKAN. ISLAM KAN GAK SUSAH DAN ALLAH SERTA RASUL-NYA PUN GAK MEMPERBERAT UMMATNYA. MASA AMPE SEGITUNYA!!! GAK SYIRIK TUH, KENAPA GAK SEKALIAN AJA WAJAH KEDUA ORANG TUA KITA YANG DIBAYANGKAN. YANG KEDUDUKANNYA DIMULIAKAN ALLAH DALAM HAL BERSYUKUR. SEBAGAIMANA FIRMAN ALLAH SURAT LUQMAN AYAT 14.

  14. WONG AWAM

    Maksud membayangkan wajah wali alloh adalah,membyangkan gurunya yg mengijazahkan tarekat wirid itu,utk menambah keseriusan ktika zikir,sugesti diri,org yg kuli bngunan klo ada mandor yg mengawasi biasanya kerjanya srius,

    kenapa gak kita tanamkan aja dalam hati bahwasanya Allah selalu melihat dan mengetahui apa yang diperbuat dan diucapkan kita. ngapain ke orang lain. mangnya Tuhan kita buta ya.. pake ngebayangin selain Allah agar tambah keseriusan kita dalam berdzikir….

  15. WONG AWAM

    wiridannya sangat bagus, HASBUNA ALLAH WA NI’MAL WAKIL, NI’MAL MAULA WA NI’MA N-NASIR (Cukuplah Allah sebagai tempat bersandar bagi kami dan Dialah tempat memohon pertolongan manusia) tapi ntah mengapa mas beri embel-embel agar hati kita memohon pertolongan kepada wali dan nabi, katanya hanya Allah tempat bersandar dan memohon pertolongan, kenapa pada waktu pengamalannya hati kita condong ke makhluk??? revisi tu mas…. jangan ampe segitunya, tar rusak deh aqidah orang. buruan direvisi sebelum banyak orang yang mengamalkannya.
    bisa berabe ampe di akhirat loch!!!

  16. WONG AWAM

    akhi fajar, > mengetahui Allah tu sangat mudah, bisa melalui diri kita maupun seluruh alam beserta isinya yang telah Allah ciptakan. gak sesulit yang dibayangkan atau yang akhi alami. coba kaji lagi sunnah-sunnah atau terjemah al-Qur’an. (hehehehe… maaf bukannnya menggurui, saya juga masih awam akhi…) tapi, mari kita bersama-sama kenali diri kita sehingga kita juga akan mengenali pencipta kita…. wallahu a’lam…

  17. yessssssssssss wong awam……………….

  18. Satrio Ilang

    @untuk mas ahmad, wong awam dan kawan-kawan..
    kita minta tolong pada Alloh itu sudah otomatis karena yang mengabulkan permintaan kita adalah Alloh semata. lalu apa fungsi minta tolong pada Nabi dan wali?? sebenarnya fungsi Nabi dan wali adalah wasilah atau perantara, yang mempermudah hubungan kita menuju Alloh. kalo pake logika dunia, ketika kita mau minta tolong pada presiden, maka yg mengabulkan proposal kita adalah presiden. tetapi kita adalah orang biasa yang jauh dari presiden, apakah semudah itu dikabulkan? oleh karenanya kita membutuhkan perantara orang2 yang dekat dengan presiden sehingga proposal kita disetujui.
    orang2 yang terdkat dg Alloh adalah Nabi dan wali2, maka fungsi keduanya adalah perantara seperti saat kita minum obat, kita minta kesembuhan pada Alloh, tetapi kenapa mesti minum obat? karena obat adalah perantara. obat menjadi perantara kesembuhan fisik dari penyakitnya yg bersifat fisik, sedangkan nabi dan wali menjadi perantara kesembuhan hati dari penyakitnya.
    aqidah kita tidak akan menyimpang sejauh kita bisa membedakan pertolongan HAKIKI dan pertolongan NISBI. penolong HAKIKI adalah Alloh.. sedangkan penolong NISBI bisa banyak, seperti kita minta tolong pada tetangga, minta tolong pada dokter, pada kyai, pada teman, ortu dan sebagainya.
    yang sering disalahgunakan orang yg merasa dirinya satu-satunya yg beraqidah lurus adalah mencampuradukkan hal yg bersifat HAKIKI dan NISBI. lalu dia mengatakan org2 yang menggunakan pertolongan NISBI sebagai MUSYRIK… disitulah ketidakadilannya.
    dunia dan seisinya ini adalah milik Alloh. itu bersifat HAKIKI.
    motor yang di depan rumah anda itu adalah milik anda. itu bersifat NISBI.
    kalau mobil yang baru saja anda beli itu diambil orang, apakah anda rela?? anda pasti tidak rela dan melaporkannya ke polisi, karena anda merasa itu adalah milik anda.
    jika anda sulit membedakan antara yang HAKIKI dan NISBI, lalu mencampuradukkannya dan mengatakan org yang minta tolong pada makhluk itu sebagai MUSYRIK, sebaiknya anda merelakan mobil anda diambil orang, karena harta itu sebenarnya adalah milik Alloh.. kenapa anda harus lapor polisi, toh yang diambil itu bukan milik anda, tp milik Alloh.. kalo anda mengaku itu milik anda, berarti menjadi MUSYRIK karena mengakui kepemilikan lain selain Alloh.
    itulah efeknya jika kita mencampuradukkan yang HAKIKI dan NISBI. kita sebaiknya bisa membedakan keduanya. kalo kita bicara segala sesuatu berujung pada Alloh, maka kita sedang bicara yang bersifat hakiki. sedangkan jika kita terkait dengan makhluk, maka kita sedang bicara hal yang bersifat nisbi. ini adalah pengetahuan yang harus disikapi secara seimbang, agar kita tidak mudah mengkafirkan orang lain atau menganggap orang lain musyrik.. wallohu a’lamu bis showab…
    demikian ulasan dari saya sebagai orang yang terus mencari pengetahuan ttg fakta2 pandangan di masyarakat dan berusaha memahami intinya. mungkin pemahaman ini masih ada kelemahan, mohon aki2 yang lain bisa mengulasnya lebih detail. trima kasih.

  19. Satrio Ilang

    jika pemahaman kita berbeda dengan orang lain, sebaiknya kita tidak buru2 mengatakan orang lain KAFIR atau MUSYRIK.. kendalikan diri kita terlebih dahulu.. selami isinya dan pelajari maknanya serta pelajari juga ilmunya.. kalau orang lain punya pemahaman berbeda, mungkin karena kita belum memperlajari bagian yang dipelajari oleh orang lain. dengan demikian, kita tidak menganggap diri sendiri benar dan orang lain sesat. jika kita terus menganggap diri sebagai satu2nya yang benar, dan semua orang berpikir dengan pola yang sama, maka peperangan tidak bisa dielakkan.. semoga kita bisa saling menghargai perbedaan.. ILMU ITU UNTUK DIPELAJARI, BUKAN UNTUK DI-APRIORI…
    kita sering terbuka dengan ilmu Barat, tp tidak mau terbuka terhadap ilmu Islam dan ilmu Timur.
    kalau kita membaca ilmu yang digunakan untuk melihat alam ghaib, maka orang yang cinta ilmu akan memperlajari ilmu itu. dan orang yang anti ilmu akan menghindari ilmu itu..
    ketika ada orang yang berbicara bahwa dirinya bisa melihat jin, seringkali org2 fundamentalis mengatakan itu akidah yang tidak benar. ketika disuguhi kasus Nabi Sulaiman AS, mereka bilang, itu kan seorang Nabi.
    ketika ada orang bercerita tentang Sunan Bonang yang menyabda (dg kekuasaan Alloh) buah kolang-kaling menjadi emas, mereka bilang itu sihir. ketika disuguhi kasus Nabi Musa AS, mereka bilang itu kan Nabi.
    ketika ada orang bertapa, mereka bilang itu bid’ah. ketika disuguhi kasus Nabi SAW yang bertapa di goa hira’ sebelum menerima wahyu pertama, mereka bilang entah apalagi.
    memangnya para Nabi dan wali itu memperoleh kemampuan semacam itu hanya dengan cara2 beraqidah seperti orang awam, berkeyakinan seperti orang awam? tidak bisa begitu… mereka melakukan riyadloh yang berat. demikian pula yang dilakukan oleh para wali dan para ulama hingga sekarang. tetapi ilmu2 itu tidak ditulis di kitab2 hadis, karena bersifat sirr dan diwariskan lewat para ulama.. anda mau mencari referensi dari kitab hadis?? ya nggak akan dapat. emangnya kitab hadis yang hanya segitu mampu menampung perilaku dan ucapan Nabi SAW yang hidup selama 63 tahun…

  20. Ass.Ki.minta usulan,saya selalu berwasilah kepada tuan syekh abdul qodir jaelani.dalam tafakur saya,kok syekh abdul qodir jaelani masih bisa membantu kita mungkin ya doanya kepada kita. tapi saya yakin dalam pandangan batin saya karohmahnya yang membekas kepada kita. dan menurut saya rabitah itu mendoakan mereka.

  21. Sepertinya memang jalan ke SURGA itu berat ya (menurut mata saya lo)?
    Pantesan banyak ysng memilih ke NERAKA (menurut mata saya juga lo)

    Apa akan terjadi ya sebagaimana nasib sperma calon manusia yang hampir 120juta, yang jadi orang cuma 1 ya?

    Apa juga kita yang awam akan jadi bahan bakar neraka ya? Sperti kata kitab suci? Bahan bakar neraka itu batu dan manusia?

  22. Assalamu’alaikum. Salam persaudaraan.
    Saya yang hina ini ingin berbagi.
    Tentang wasilah dan rabitah itu adalah bagian dari islam,
    coba baca surat al-maidah ayat 35, kita disuruh mencari wasilah, wasilah tentu melalui nabi-nabi, wali dan orang-orang yg takwa. Dan ada hadis yg riwayat saya lupa.. Hendaknya kamu beserta Allah jika tidak mampu, bsertalah kamu dengan orang-orang yang beserta Allah.
    Demikian, maaf kalau ada kesalahan. trims.

  23. nanang

    ASSALAMU”ALAIKUM…salam knal buat ki wong alus dan seluruh sesepuh wrga kwa dr sya..tulisan yg sangat bagus ki sy sangat setuju… sesuai dengan yg di talqinkan oleh guru saya…. bahkan guru sy bilang (yg pernah sy dengar) LAAILAHAAILLALLAH adalah kunci “dadanya”ALLAH
    cuma ada perbedaan pada waktu membaca lafadz LAA.. ILAAHA.. ILLALLAH… pada waktu penekanan gerakan ( yg sy tau dari guru sy itu adalah dzikir jahar/lisan) ada perbedaan gerakan….
    sedangkan pada ALLAHU yg disebut oleh guru adalah dzikir khofi yg hanya di didzikirkan oleh hati….. yg menurut guru sya pada saat apapun kita harus berdzikir ALLAHU ALLAH dalam hati….
    sedangkan HUWA HUWA menurut guru sy adalah dzikir sirr……. atau dzikirnya roh… yg mn apabila kita senantiasa berdzikir jhar LAAILAAHAILLAH dan khofi ALLAHU ALLAH… otomatis ketika kita sudah mencapai maqam tertentu sirr kita akan berdzikir HUWA HUWA… bahkan seluruh anggota tubuh akan berdzikir ALLAH…. maaf ki bukan menyalahkan tulisan ki wong alus… sy hanya ikut berpartisipasi ja…. kurang dan lebihnya sy mohon maaf…

  24. assalammu a’laikum, wr.wb.
    sebagai orang awam terhadap islam sepertinya kita ibarat 4 orang buta pingin tahu gajah…..yng satu pegang ekor gajah sudah berani mengklaim ekor itu gajah…….yng kedua pegang telinga gajah…ngotot telinga ituh adalah gajah……yang ketiga… pegang tulale(idung) gajah keukeuh tulale itu gajah…..dan yang ke empat pegang kaki gajah begitu pula kaki adalah gajah………padahal yang mereka pegang itu hanya sebagian dari tubuh gajah…..,Apalagi agama islam yang dibawa kanjeng rosul muhamad saw. dng muzizat alqur’an yng begitu agung dan besar serta suci dari niatan orang yang sesat.

  25. Ahmad

    Asalam….semua ilmu milik alhak tak sama styap pmahaman jga cra kta mlakukan.bla air yg ada di dunya jdi tinta kyu di dunya jdi pna lembarandi dnia jdi bku gak kn hbis ilmu alhak di tulis ku homati smua pendapat kuterima semua saran dn ilmu aku orang awam gak ad usulan seperti orang pintar mungkn aku blum pernah blajar ilmu itu tpi jngan kburu protes mung kn bkn pnyampai yang salah tapi yg mnerima yg blum prnah blajar bkn guru yng bodoh tpi murit yg gak sopan blum tau brani protes dunia luas bnyak isinya jangan samakan yang kmulihat dngan yang di liht orang lain jngn samakn yng kmu rsakn dngan yg di rsakn orang lain lw lom tau jngn kbru demo blajar liht rasakn bru tau makash wasalam

  26. Suprapto

    ass,salam seduluran utk klga kwa.ki mohon ijin utk ngamalin wiritan y.wsl

  27. aku suka ini

  28. Nyimak juga
    MURID YANG BAIK ADALAH (tidak boleh …) SEPERTI DALAM KISAH NABI KHIDIR DAN NABI MUSA

    kalau manusia entah ngamalkan entah tidak.. manusia bisanya cuma komen
    seperti saya ini..
    murid baru yg akan nyimak semua mata pelajaran

    @KI WONG ALUS
    maturnuwun ki..referensi yg sangat secret dan hanya bisa di entri oleh yang ber hak
    al fatehah sent

  29. irfan

    salam buat selrh klg kwa,.. mohon sedulur yg punya sedikit kelebihan berupa , bersahabat dgn jin islam dan malaikat , mohon kiranya diajarin ,.. pernah ada yg ajarin … hampir sebulan lamanya amalin .. tp hasilnya nol ,… saya ingin membuktikan kekuasaan Allah bhw disamping manuia ada mahluk lain . yg menjadi hambanya . mohon dikirim alamat irfanhamid96@ymail.com

  30. Mohd Shahbudin

    assalamualaikum….mohon ijin untuk ngamalin

  31. abiizrail

    kok cara cara diatas tidak pernah dicontohkan oleh rasullullah?

  32. maksus

    assalammualaikum
    ijinkan kami untuk mengamalkan

  33. EYANG CATUR

    KALAU KITA MELAKUKAN SESUATU HENDAKLAH “”” IKLAS “”, KARNA HIDUP N MATI SEMUANNYA HANYA MILIK ALLAH swt. TIADA KECUALI…….. !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    WASALAM

  34. BISMA

    assalammualaikum, nderek nyimak gan…………!

  35. umar

    Mohon ijin untuk nyimak segala ilmu yang sdh ataupun yang akan diwedar dari kampus wong alus, saking wong alit saking tlatah kediri

  36. mohon izin nyimak lan ngilmu
    maturnuwun

  37. insyaallah ijin mengamalkan dzikir nya ki

  38. gareng pung

    nderek nyimak ki WA.. Rahayu..

  39. ass.kita boleh nanya gk?????LA ILAHA ILLA ALLAH. apa yang terkandung dalamnya?untuk apa?yang di mksu magripat itu apa?

  40. jakapoleng

    qobiltu

  41. wong kawi

    Assalamu ‘alaikum Ki Wong Alus, Alhamdulillah, saya sudah mengamalkan sesuai apa yang Ki sampaikan, dan alhamdulillah memang banyak kejadian kejadian aneh yang menambah kekuatan diri untuk semakin ingin dekat dgn Alloh. Cara dzikir itu saya dapatkan dari temen. Dan Alhamdulillah Ki Wong Alus menambahkan adab2nya secara gamblang. Karena emang saya belum tahu adabnya, tapi cara berdzikirnya sama seperti itu. Dan emang SUBHANALLAH begitu damai dan indahnya saat melakukan dzikir sesuai cara itu. Rasanya sulit dibayangkan, apalagi dituliskan. Saya sampe ketagihan tiap malam saya istiqomahkan. Matur nuwun Ki Wong Alus ilmu adab2 berdzikir. wah saya semakin bersemangat, apalagi mendekati Romadhon, wah… betapa indahnya jika di istiqomahkan tiap malam. Sekali lagi matur nuwun Ki… Qobiltu… (maaf saya belum menjadi anggota, tapi selalu mengiluti perkembangan web ini, maklum masih sungkan, ilmu masih dangkal).

  42. ijin ngamal ki,makasi ki

  43. Adit

    Ijin mengamalkan ki mohon ijazah ya ki..Masih awam dalam al hikmah
    sent alfatihah ki muhammad wildan.

  44. sebelum mengamalkan ini, saran ane lebih baik tanyakan kepada mursyid atau kholifah toriqoh yang muktabar,
    Jika sudah sampai hidayah, maka lebih baik demi kesempurnaan mengambil bai’at pada ahli toriqoh tersebut.
    Maaf jika kurang berkenan.
    Jazakumullah.

  45. cah angon

    ikut blajar

  46. SALAM..IZINKAN ZUL MENYEMAK & MENGAMALKANNYA….

  47. santri kuburan

    mhn ijin nyimak ki dan salam rahayu semuanya

  48. TEXTERR

    Ass…
    izinkan hamba turut menyimak di room yg indah ini, mudhn kita smua mndpt keridhoan’NYA, & membuka femahaman lebih luas atas keaneka ragaman yg Haq. “Lain lubuk lain ilalang, lain rumput maka lain pl belalang”, namun pd hakikatNya adlh sama..
    sholawat & salam

  49. bima

    Ikutilah Al Quran dan sunah
    amalkanlah
    Islam
    Iman
    Ihsan
    bertekadlah berbuat kebajikan/takwa
    Tinggalkanlah kemaksiatan
    Berusahalah menjadi orang yang suci lahir maupun batin
    Lakukanlah semua itu karena mengharap ridho_Nya
    InsyaAllah akan sampai tanpa tersesat.

  50. Assalamualaikum

    KI WONG ALUS

    Mohon izin mengamalkannya semoga diredhoi Allah SWT.

    AL-FATIHAH

  51. dwi js

    Assalamu’alaikum ki, ,
    subhanaAllah…
    Qobiltu… ijin Mengamalkan…
    matursuwun…

  52. cucu abah

    Assalamu’alaikum ki, Insya Allah izin mengamalkan… Qobiltu

  53. Ahmad

    Benarlah, apa yang dikatakan mas satria ilang, bahwa antara hakiki dan nisbi memang perlu dipahami terlebih untuk orang awan yg baru memulai zikir. Tingkatan ilmu, maqom dan drajat seseorang memang berbeda beda sehingga pemahaman substansi adab dlm zikir diartikel ini pun berbeda2. Jangankan untuk memahami makna hakekat, makna lafaz basmalah pun tidak cukup dibahas hanya dlm wacana. Untuk akhi dan ukhti yang baru memulai amalan zikir spt diatas dan amalan2 lainya, ada baiknya bertemu dgn guru zhohir atau syekh atau mursyidnya yang garis keilmuannya terjaga, silahkan tanya sepuasnya kpd beliau2 itu, agar penjelasan spt mas satria bisa didapat lebih banyak lagi sehingga aqidahnya tidak melenceng dari fikirannya sendiri. Hal spt ini tdk cukup dijawab oleh seorang ustad atau mubaligh karena tingkatan spt ini sudah mendekati hakekat. Suwun.

  54. ahmad ridho

    Untuk semua temen2 yg sudah memberi komen dan pencerahannya, bagi saya d ambil baiknya dan tentunya semua juga ada cara dan momentumnya, agar apa yg d sampaikan tepat benar dan indah, sehingga kita terbebas untuk membenarkan atau menyalahkan sepihak, krn semua jg sama2 pejalan( thoriq) melalui tangga2 yg d pilih oleh masing2 berdasarkan pertimbangan keilmuannya untuk memetik buah sejati, dan tdk perlu meributkan tangga2 yg d pilih berbeda satu sama lain, hingga akhirnya mlh lupa ke tujuan memetik buah sejati

  55. afna

    makrifat apa ini..
    kelas rendah !
    mengenal allah ( makrifat) itu tidak perlu dalil, tidak perlu baca dan tidak dengan suara..
    selagi membaca dan bersuara maka itu bukan yg sebenarnya..
    jgn mengajarkan sesuatu yg anda sendiri tidak paham !
    salam dari lampung

  56. sumarno

    afna @ jgn arogan dan egois bgtu bung. jangan merasa paling benar.toh klo andA tAu kesalahan nya dimana di babar aja. jgn kyk gitu….blm tentu apa yg anda anggAp benar Adl kenyataan…blm tentu apa yg anda anggap salah adl kekeliruan…kita umat muslim harus sAling mengingAtkan bukan saling menjatuhkan apalagi sLing hujatt….monggo di lanjut ki

  57. sumarno

    kita yg msh dalam taraf belAjar tentu harus dari kelas RENDAH bung. mungkin anda yg telah MENCAPAI Maqom TERTINGGI hrs nya membimbing kitA2 yg masih KELAS RENDAHAN ini .klo lgsg ke taraf ilmu yg tinggi wah bisa2 KOPLAK bung

  58. Semuanya tidak ada yg salah….cuma karna belum paham aja, itu tingkat tinggi yg gak ada tulisanya…….lanjut ki….

  59. asysyeikh

    @afna…anda mengatakan bahwa ilmu ini rendah klasnya berarti ada yang tinggi klasnya he he he sperti ranking dlm tinju aja.
    orang yg merasa tinggi ilmunya itu berarti terjebak dalam kamar syetan yg selalu menyuruh berbantah-2an, anda tolong jawab pertanyaan saya..1.. Apa itu ma’rifat dan siapa yg di ma’rifati 2.Uraikan apa arti Kata ALLAH …
    Bila anda bisa menguraikan berarti anda memang tinggi ilmunya.tks.

    Salam persaudaraan.

  60. angga7

    izin nyimak
    qobiltu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat website atau blog gratis di WordPress,com. The Adventure Journal Theme.

%d bloggers like this: