TENTANG SEPULUH HARI TERAKHIR BULAN RAMADHAN DAN LAILATUL QADAR


kiagengjembarjumantoro@yahoo.co.id

Assalamu’alaikum Wr. Wb. sedulurku semua… Shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan Allah kepada Nabi kita Muhammad, segenap keluarga dan sahabatnya.

Monggo dulur –dulur kita hayati sebentar marilah kita saling mengingatkan, sebentar lagi puasa kita akan menuju,10 malam terakhir di bulan ramadhan , marilah kita sama-sama mencari malam dari seribu bulan, yang penting ikhlas, pasrah , tawadhu, istiqomal, sampai akhir ramadhan. mudah-mudahan ibadah kita semua di rido’i Allah SWT. amin.

Dalam Shahihain disebutkan, dari Aisyah radhiallahu ‘anha, ia berkata : “Bila masuk sepuluh (hari terakhir bulan Ramadhan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengencangkan kainnya menjauhkan diri dari menggauli istrinya), menghidupkan malamnya dan membangunkan Keluarganya . ” Demikian menurut lafazh Al-Bukhari.

Adapun lafazh Muslim berbunyi : “Menghidupkan malam(nya), membangunkan keluarganya, dan bersungguh-sungguh serta mengencangkan kainnya.

Dalam riwayat lain, Imam Muslim meriwayatkan dari Aisyah radhiallahu lanha : “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersungguh-sungguh dalam sepuluh (hari) akhir (bulan Ramadhan), hal yang tidak beliau lakukan pada bulan lainnya. ”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengkhususkan sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan dengan amalan-amalan yang tidak beliau lakukan pada bulan-bulan yang lain, di antaranya:
Menghidupkan malam: Ini mengandung kemungkinan bahwa beliau menghidupkan seluruh malamnya, dan kemungkinan pula beliau menghidupkan sebagian besar daripadanya. Dalam Shahih Muslim dari Aisyah radhiallahu ‘anha, ia berkata:
“Aku tidak pernah mengetahui Rasulullah shallallahu alaihi wasallam shalat malam hingga pagi. “
Diriwayatkan dalam hadits marfu’ dari Abu Ja’far Muhammad bin Ali :
“Barangsiapa mendapati Ramadhan dalam keadaan sehat dan sebagai orang muslim, lalu puasa pada siang harinya dan melakukan shalat pada sebagian malamnya, juga menundukkan pandangannya, menjaga kemaluan, lisan dan tangannya, serta menjaga shalatnya secara berjamaah dan bersegera berangkat untuk shakat Jum’at; sungguh ia telah puasa sebulan (penuh), menerima pahala yang sempurna, mendapatkan Lailatul Qadar serta beruntung dengan hadiah dari Tuhan Yang Mahasuci dan Maha tinggi. ” Abu Ja ‘far berkata: Hadiah yang tidak serupa dengan hadiah-hadiah para penguasa. (HR. Ibnu Abid-Dunya).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membangunkan keluarganya untuk shalat pada malam-malam sepuluh hari terakhir, sedang pada malam-malam yang lain tidak.
Dalam hadits Abu Dzar radhiallahu ‘anhu disebutkan:
“Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam melakukan shalat bersama mereka (para sahabat) pada malam dua puluh tiga (23), dua puluh lima (25), dan dua puluh tujuh (27) dan disebutkan bahwasanya beliau mengajak (shalat) keluarga dan isteri-isterinya pada malam dua puluh tujuh (27) saja. “
Ini menunjukkan bahwa beliau sangat menekankan dalam membangunkan mereka pada malam-malam yang diharapkan turun Lailatul Qadar di dalamnya.
At-Thabarani meriwayatkan dari Ali radhiallahu ‘anhu :
“Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membangunkan keluarganya pada sepuluh akhir dari bulan Ramadhan, dan setiap anak kecil maupun orang tua yang mampu melakukan shalat. “

Dan dalam hadits shahih diriwayatkan :
“Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengetuk (pintu) Fathimah dan Ali radhiallahu ‘anhuma pada suatu malam seraya berkata:
Tidakkah kalian bangun lalu mendirikan shalat ?” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Beliau juga membangunkan Aisyah radhiallahu ‘anha pada malam hari, bila telah selesai dari tahajudnya dan ingin melakukan (shalat) witir.
Dan diriwayatkan adanya targhib (dorongan) agar salah seorang suami-isteri membangunkan yang lain untuk melakukan shalat, serta memercikkan air di wajahnya bila tidak bangun). (Hadits riwayat Abu Daud dan lainnya, dengan sanad shahih.)
Dalam kitab Al-Muwaththa’ disebutkan dengan sanad shahih, bahwasanya Umar radhiallahu ‘anhu melakukan shalat malam seperti yang dikehendaki Allah, sehingga apabila sampai pada pertengahan malam, ia membangunkan keluarganya untuk shalat dan mengatakan kepada mereka: “Shalat! shalat!” Kemudian membaca ayat ini :
“Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. ” (Thaha: 132).

Bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengencangkan kainnya. Maksudnya beliau menjauhkan diri dari menggauli isteri-isterinya. Diriwayatkan bahwasanya beliau tidak kembali ke tempat tidurnya sehingga bulan Ramadhan berlalu.
Dalam hadits Anas radhiallahu ‘anhu disebutkan :
“Dan beliau melipat tempat tidurnya dan menjauhi isteri-isterinya (tidak menggauli mereka).
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam beri’tikaf pada malam sepuluh terakhir bulan Ramadhan. Orang yang beri’tikaf tidak diperkenankan mendekati (menggauli) isterinya berdasarkan dalil dari nash serta ijma’. Dan “mengencangkan kain” ditafsirkan dengan bersungguh-sungguh dalam beribadah.

Mengakhirkan berbuka hingga waktu sahur.
Diriwayatkan dari Aisyah dan Anas uadhiallahu ‘anhuma, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada malam-malam sepuluh (akhir bulan Ramadhan) menjadikan makan malam (berbuka)nya pada waktu sahur.Dalam hadits marfu’ dari Abu Sa’id radhiallahu ‘anhu, ia berkata :
“Janganlah kalian menyambung (puasa). Jika salah seorang dari kamu ingin menyambung (puasanya) maka hendaknya ia menyambung hingga waktu sahur (saja). ” Mereka bertanya: “Sesungguhnya engkau menyambungnya wahai Rasulullah ?”Beliau menjawab: “Sesungguhnya aku tidak seperti kalian. Sesungguhnya pada malam hari ada yang memberiku makan dan minum. “(HR. Al-Bukhari)
Ini menunjukkan apa yang dibukakan Allah atas beliau dalam puasanya dan kesendiriannya dengan Tuhannya, oleh sebab munajat dan dzikirnya yang lahir dari kelembutan dan kesucian beliau. Karena itulah sehingga hatinya dipenuhi Al-Ma’ariful Ilahiyah (pengetahuan tentang Tuhan) dan Al-Minnatur Rabbaniyah (anugerah dari Tuhan) sehingga mengenyangkannya dan tak lagi memerlukan makan dan minum.

Mandi antara Maghrib dan Isya’.
Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Aisyah radhiallahu ‘anha :
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam jika bulan Ramadhan (seperti biasa) tidur dan bangun. Dan manakala memasuki sepuluh hari terakhir beliau mengencangkan kainnya dan menjauhkan diri dari (menggauli) isteri-isterinya, serta mandi antara Maghrib dan Isya.”
Ibnu Jarir rahimahullah berkata, mereka menyukai mandi pada setiap malam dari malam-malam sepuluh hari terakhir. Di antara mereka ada yang mandi dan menggunakan wewangian pada malam-malam yang paling diharapkan turun Lailatul Qadar.
Karena itu, dianjurkan pada malam-malam yang diharapkan di dalamnya turun Lailatul Qadar untuk membersihkan diri, menggunakan wewangian dan berhias dengan mandi (sebelumnya), dan berpakaian bagus, seperti dianjurkannya hal tersebut pada waktu shalat Jum’at dan hari-hari raya.
Dan tidaklah sempurna berhias secara lahir tanpa dibarengi dengan berhias secara batin. Yakni dengan kembali (kepada Allah), taubat dan mensucikan diri dari dosa-dosa. Sungguh, berhias secara lahir sama sekali tidak berguna, jika ternyata batinnya rusak.
Allah tidak melihat kepada rupa dan tubuhmu, tetapi Dia melihat kepada hati dan amalmu. Karena itu, barangsiapa menghadap kepada Allah, hendaknya ia berhias secara lahiriah dengan pakaian, sedang batinnya dengan taqwa. Allah Ta’ala berfirman :
“Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik. ” (Al-A’raaf: 26).

I’tikaf. Dalam Shahihain disebutkan, dari Aisyah radhiallahu ‘anha :
Bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam senantiasa beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir dari Ramadhan, sehingga Allah mewafatkan beliau. “
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melakukan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir yang di dalamnya dicari Lailatul Qadar untuk menghentikan berbagai kesibukannya, mengosongkan pikirannya dan untuk mengasingkan diri demi bermunajat kepada Tuhannya, berdzikir dan berdo’a kepada-Nya.
Adapun makna dan hakikat i’tikaf adalah:
Memutuskan hubungan dengan segenap makhluk untuk menyambung penghambaan kepada AI-Khaliq. Mengasingkan diri yang disyari’atkan kepada umat ini yaitu dengan i’tikaf di dalam masjid-masjid, khususnya pada bulan Ramadhan, dan lebih khusus lagi pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Sebagaimana yang telah dilakukan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.
Orang yang beri’tikaf telah mengikat dirinya untuk taat kepada Allah, berdzikir dan berdo’a kepada-Nya, serta memutuskan dirinya dari segala hal yang menyibukkan diri dari pada-Nya. Ia beri’tikaf dengan hatinya kepada Tuhannya, dan dengan sesuatu yang mendekatkan dirinya kepada-Nya. Ia tidak memiliki keinginanlain kecuali Allah dan ridha-Nya. Sembga Alllah memberikan taufik dan inayah-Nya kepada kita. (Lihat kitab Larhaa’iful Ma’aarif, oleh Ibnu Rajab, him. 196-203)

LAILATUL QADAR
Allah Ta ‘ala berfirman :
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) saat Lailatul Qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu? Lailatul qadar itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala uuusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. “(Al-Qadr: 1-5),

Allah memberitahukan bahwa Dia menurunkan Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang penuh keberkahan. Allah Ta’ala berfirman : “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi.”(Ad-Dukhaan: 3)

Dan malam itu berada di bulan Ramadhan, sebagaimana firman Allah Ta ‘ala :
“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an. “(Al-Baqarah: 185).

Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu berkata :
“Allah menurunkan Al-Qur’anul Karim keseluruhannya secara sekaligus dari Lauh Mahfudh ke Baitul’Izzah (langit pertama) pada malam Lailatul Qadar. Kemudian diturunkan secara berangsur-angsur kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sesuai dengan konteks berbagai peristiwa selama 23 tahun.”

Malam itu dinamakan Lailatul Qadar karena keagungan nilainya dan keutamaannya di sisi Allah Ta ‘ala. Juga, karena pada saat itu ditentukan ajal, rizki, dan lainnya selama satu tahun, sebagaimana firman Allah : “Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah. ” (Ad-Dukhaan: 4).

Kemudian, Allah berfirman mengagungkan kedudukan Lailatul Qadar yang Dia khususkan untuk menurunkan Al-Qur’anul Karim: “Dan tahukah kama apakah Lailatul Qadar itu?” ( Lihat Tafsir Ibnu Katsir, 4/429.)

Selanjutnya Allah menjelaskan nilai keutamaan Lailatul Qadar dengan firman-Nya:
“Lailatul Qadar itu lebih baik dari pada seribu bulan. ” Maksudnya, beribadah di malam itu dengan ketaatan, shalat, membaca, dzikir dan do’a sama dengan beribadah selama seribu bulan, pada bulan-bulan yang di dalamnya tidak ada Lailatul Qadar.
Dan seribu bulan sama dengan 83 tahun 4 bulan.

Lalu Allah memberitahukan keutamaannya yang lain, juga berkahnya yang melimpah dengan banyaknya malaikat yang turun di malam itu, termasuk Jibril ‘alaihis salam. Mereka turun dengan membawa semua perkara, kebaikan maupun keburukan yang merupakan ketentuan dan takdir Allah. Mereka turun dengan perintah dari Allah. Selanjutnya, Allah menambahkan keutamaan malam tersebut dengan firman-Nya :
“Malam itu (penuh) kesejahteraan hingga terbit fajar” (Al-Qadar: 5)

Maksudnya, malam itu adalah malam keselamatan dan kebaikan seluruhnya, tak sedikit pun ada kejelekan di dalamnya, sampai terbit fajar. Di malam itu, para malaikat -termasuk malaikat Jibril- mengucapkan salam kepada orang-orang beriman.

Dalam hadits shahih Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyebutkan keutamaan melakukan qiyamul lail di malam tersebut. Beliau bersabda : “Barangsiapa melakukan shalat malam pada saat Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. ” (Hadits Muttafaq ‘Alaih)

Tentang waktunya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Carilah Lailatul Qadar pada (bilangan) ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. ” (HR. Al-Bukhari, Muslim dan lainnya).

Yang dimaksud dengan malam-malam ganjil yaitu malam dua puluh satu, dua puluh tiga, dua puluh lima, dua puluh tujuh, dan malam dua puluh sembilan.

Adapun qiyamul lail di dalamnya yaitu menghidupkan malam tersebut dengan tahajud, shalat, membaca Al-Qur’anul Karim, dzikir, do’a, istighfar dan taubat kepada Allah Ta ‘ala.

Aisyah radhiallahu ‘anha berkata, aku bertanya: “Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku mengetahui lailatul Qadar, apa yang harus aku ucapkan di dalamnya?” Beliau menjawab, katakanlah : “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, Engkau mencintai Pengampunan maka ampunilah aku. ” (HR. At-Tirmidzi, ia berkata, hadits hasan shahih).

Pelajaran dari surat Al-Qadr :
Keutamaan Al-Qur’anul Karim serta ketinggian nilainya, dan bahwa ia diturunkan pada saat Lailatul Qadar.
Keutamaan dan keagungan Lailatul Qadar, dan bahwa ia menyamai seribu bulan yang tidak ada Lailatul Qadar di dalamnya.
Anjuran untuk mengisi kesempatan-kesempatan baik seperti malam yang mulia ini dengan berbagai amal shalih.

Jika Anda telah mengetahui keutamaan-keutamaan malam yang agung ini, dan ia terbatas pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan maka seyogyanya Anda bersemangat dan bersungguh-sungguh pada setiap malam dari malam-malam tersebut, dengan shalat, dzikir, do’a, taubat dan istighfar. Mudah-mudahan dengan demikian Anda mendapatkan Lailatul Qadar, sehingga Anda berbahagia dengan kebahagiaan yang kekal yang tiada penderitaan lagi setelahnya Di malam-malam tersebut, hendaknya Anda berdo’a dengan do’a-do’a bagi kebaikan dunia-akhirat, di antaranya :
“Ya Allah, perbaikilah untukku agamaku yang merupakan penjaga urusanku, dan perbaikilah untukku duniaku yang di dalamnya adalah kehidupanku, dan perbaikilah untukku akhiratku yang kepadanya aku kembali, dan jadikanlah kehidupan (ini) menambah untukku dalam setiap kebaikan, dan kematian menghentikanku dari setiap kejahatan. Ya Allah bebaskanlah aku dari (siksa) api Neraka, dan lapangkanlah untukku ritki yang halal, dan palingkanlah daripadaku kefasikan jin dan manusia, wahai Dzat Yang Hidup dan terus menerus mengurus (makhluk-Nya)”

“Wahai Tuhan kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan jagalah kami dari siksa Neraka. Wahai Dzat Yang Hidup lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya), wahai Dzat Yang Memiliki Keagungan dan Kemulyaan. “

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon hal-hal yang menyebabkan (turunnya) rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, keteguhan dalam kebenaran dan mendapatkan segala kebaiikan, selamat dari segala dosa, kemenangan dengan (mendapat) Surga serta selamat dari Neraka. Wahai Dzat Yang Maha Hidup dan terus menerus mengurusi makhluk-Nya, Wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan. “

“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu pintu-pintu kebajikan, kesudahan (hidup) dengannya serta segala yang menghimpunnya, secara lahir-batin, di awal maupun di akhirnya, secara terang- terangan maupun rahasia. YaAllah, kasihilah keterasinganku di dunia dan kasihilah kengerianku di dalam kubur serta kasihilah berdiriku di hadapanmu kelak di akhirat. Wahai Dzat Yang Mahahidup, yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan. “

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, ‘afaaf (pemeliharaan dari segala yang tidak baik) serta kecukupan. “

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, mencintai pengampunan maka ampunilah aku. “

“Ya Allah, aku mengharap rahmat-Mu maka janganlah Engkau pikulkan (bebanku) kepada diriku sendiri meski hanya sekejap mata, dan perbaikilah keadaanku seluruhnya, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. “

“Ya Allah, jadikanlah kebaikan sebagai akhir dari semua urusan kami, dan selamatkanlah kami dari kehinaan dunia dan siksa akhirat. “

“Ya Tuhan kami, terimalah (permohonan) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui, wahai Dzat Yang Maha Hidup, yang memiliki keagungan dan kemuliaan. ”

Demikian Yang Dapat Saya Sampaikan kepada poro dulur-dulur di kampus tercinta ini, Apabila ada yang benar itu datangnya dari Allah SWT. Kalau ada yang salah atau kurang itu karena ke bodohan saya pribadi ,untuk itu Saya Mohon Maaf yang sebesar-besarnya, Karena Manusia Tidak Luput Dari Kesalahan Atau Kekhilafan.

Billahi taufik wal hidayah . Wassalamu alaikum wr. Wb.
==Kiageng Jembar Jumantoro==

About these ads
Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 60 Komentar

Navigasi pos

60 thoughts on “TENTANG SEPULUH HARI TERAKHIR BULAN RAMADHAN DAN LAILATUL QADAR

  1. Ta kwa

    JUALAN .ppeeeerrrrrrrrrrrrrrrttttammmmaaaaaaaxxxxxxx

  2. bismillahirrohmanirrohim…

  3. Ta kwa

    lho kok sepi….
    cendollllll…angsle…..
    kopi…..
    teng…..teng….

  4. alhmdulillah, msh bs duduk dikursi number 2….

  5. saifudin

    lumayan kelima … lanjut ki ageng…. ijin nyimak

  6. Ta kwa

    @ki ageng jembar jumantoro..
    salam damai penuh cinta……

  7. tenang mas, tak temenin ngopi brng…. segerrr…

  8. Murid baru

    nderek nyimak poro dulur..
    Ngopi trus ngko mboten saget tilem lho hahay:-D

  9. belajar smbil ngopi… mantabss… monggo dipun lanjut ki!

  10. dead man

    @ki ageng jembar jumantoro,,,,,mantapz tausiahnya,,smoga dapat memberikan pencerahan kpd kita smua,,,,,,,

  11. @ki ageng jembar jumantoro @takwa
    @pangeran cint@
    @saifudin
    @murid baru
    asalamualaikum salam takdim kahatur panjenengan sedanten tumut nyimak ki.kagem kadang2 K W A salam ukuwah islamiah monggo di lanjut………

  12. RDZ@Darussalam

    ketiga…

    Moga sedulur semua menjumpai lailatul qadar amin2 ya robbal alamin..

  13. RDZ@Darussalam

    la maaf jd 12 malu nye salam salim semua..

  14. Insan awam

    Salam hormat ki Ageng..kiwongalus,sesepuh dn sdulur2 K.W.A smua..mdah2an kta smua bs brtmu dgn mlm Lailatul Qodar..amin.

  15. Podo jualan!
    Miluan ah numpang jualan Tau gejrot!!!

  16. hijrah01

    Ass wrb.
    @ki ageng. salam hormat ki
    @ki Alus. salam takdim ki
    @ semua sesepuh salam hormat semuanya.
    @temen2 KWA salam kompak dan salam peseduluran.
    maaf saya mau tanya.
    1.shalat mlm nya apa aja (urutannya ) apa aja yg hrs dikerjakan pd 10 mlm terakhir itu?
    2.sebaiknya dzikirnya baca apa aja?
    saya minta tolong buat semua sesepuh atau temen KWA bisa menjelaskan karena saya tidak tau apa yg hrs saya lakukan dl. tp saya pingin sekali melakukan amalan2 pada 10 malam terakhir tsb.

    mhn maaf kl saya ada salah. maklum saya msh bodo dan msh belajar dan msh belajar serta mencari jalan dan keridhoan Allah.

    mksh buat semua.semoga Allah melindungi kita semua

  17. amiiin

  18. arjuna hitam

    @Ki Ageng Jembar Jumantoro, Assalamu’alaikum wr wb, terimakaih atas tausiahnya, semoga saya dapat mengamalkan do’a-do’a diatas dengan istiqomah sampai Romadhon berakhir, amin.

    @all, …. Assalamu’alaikum wr wb, salam kenal dan salam paseduluran.

  19. Santri Tidur

    @ki ageng jembar jumantoro,,,Assalamualaikum,wr,wb,,,,,
    @all,,,,,,,warga kampus,,,smga ramadan ini menjadi bulan penuh berkah buat kita smua,,,,amin

  20. dead man

    aslm. monggo sedulur smua silahkan sahur dulu.

  21. Jalasutra

    Mantep ki ageng…mudah2an kt semua warga kwa dpt senantiasa beristiqomah hingga mendapati malam laitul qadar yg penuh berkah.Amin…salam paseduluran buat para pinisepuh dan wargi yg lain

  22. gus santri

    Nderek nyemak Ki Ageng Jembar Jumantoro

  23. mas.rio

    @assalammualaikum.. alhamdulillah hadir…ikkut nyimak…

  24. adim

    @Ki Ageng Jembar Jumantoro, Assalamu’alaikum wr wb, terimakaih atas tausiahnya, semoga saya dapat mengamalkan do’a-do’a diatas dengan istiqomah sampai Romadhon berakhir, amin.

    @all, …. Assalamu’alaikum wr wb, salam kenal dan salam paseduluran.
    monggo dilanjut nuwum.

  25. kangmasjo

    @Ki Ageng Jembar Jumantoro, Assalamu’alaikum Wr.Wb, terimakaih atas tausiahnya, semoga saya dan keluarga besar KWA dapat mengamalkan serta mengaplikasikan do’a-do’a diatas secara istiqomah sampai Romadhon berakhir, amien.
    ~teriring Al-Fatihah~

    @Seluruh Keluarga Besar KWA, …. Assalamu’alaikum Wr.Wb, ..::salam kenal dan salam paseduluran::..
    monggo dipunlanjut.
    ~teriring Al-Fatihah~

  26. murid sesaat

    pencerahan yang cerah di hari yang cerah… semoga kita tercerahkan

    dulu saya pernah dengar seorg berkata : jika telah masuk 10 terakhir ramadhan perbanyaklah
    1. ayat kursi
    2. اللهم انك عفو كريم تحب العفو فاعف عني يا كريم
    artinya : ya allah sesungguhnya Engkau yang maha pemaaf lagi maha mulia. Engkau senang memaafkan, maka maafkanlah aku wahai dzat yang maha mulia
    3. سبحان الله وبحمده عدد خلقه ورضاء نفسه وزنة عرشه ومداد كلماته
    subhaanallaahi wabihambdihii ‘adada kholqihii wa ridhoo-a nafsihi wa zinata arsyihii wa midaada kalimaatihii
    artinnya : maha suci allah sebanyak bilangan makhlukNya dan sebanyak ridho diriNya dan seberat timbangan arsyNya dan sepanjang kata kata Nya

    semoga bermanfaat..

  27. KI AGENG JEMBAR JUMANTORO

    @all semuanya salam pamuji rahayu.

    Marilah kita sama-sama mencari malam dari seribu bulan, yang penting ikhlas, pasrah , tawadhu, istiqomal, sampai akhir ramadhan. mudah-mudahan ibadah kita semua di rido’i Allah SWT. amin.

  28. Pakdhe Gempo

    Maturnuwun atas pencerahannya Ki…
    Dilanjut…

  29. wong kalem

    jADI TAHU NIH

  30. gus santri

    Nderek nyimak Ki Ageng…

  31. Assalamualikum Ki Ageng Jembar Jumantoro
    Alhamdulillah Atas Tausiahnya Mudah-mudahan Allah.SWT memberikan perlindungan sampai akhir zaman untuk ki Ageng beserta keluarga besar Ki Ageng Dan Keluarga Besar Kampus Wong Alus

  32. thanmust thepos

    MATUR NUWUN KI AGENG, ATAS TAUZIAHNYA.
    MONGGO DIPUN LANJUT……..

  33. nyemak kemawon

  34. Angin semilir

    Assalamualaikum saudara2 semua….Ramadhan telah memasuki 10 malam terakhir dimana dlm HR Bukhari diriwayatkan bahwa lailatul Qadr jatuh pada malam ganjil pada 10 malam terakhir.
    QS Al Qadr (97) terdiri atas 5 ayat, bila kita perhatikan malam2 ganjil pd 10 mlam terakhir juga ada 5 mlm yaitu 21,23,25,27,29. Bila anaka2 ganjil itu kita substitusikan dalam nomor surah dalam Al Qur’an maka;
    QS 21 adlh Al Anbiya yg tdr 112 ayat
    QS 23 adl Al Mukminun tdr 118 ayat
    QS 25 adl Al Furqan tdr 77 ayat
    QS 27 adl An Naml tdr 93 ayat
    QS 29 adl Al Ankabut tdr 69 ayat
    Bila dijumlahkan total ayat2nya maka 112+118+77+93+69=469…dan angka 469 ini bila dimampatkan akan menjadi 10 (4+6+9=19=1+9=10)….sesuai bukan ,,bahwa dalam 10 malam tdp 5 malam ganjil.
    Lailatul Qadr adl malam yng Penuh Kemuliaan,Rajanya malam karena lebih baik drpd 1000 bulan….apakah bisa diotak atik scr numerik juga?
    Bila kelima nomor surah tsb dijumlahkan 21+23+25+27+29=125. Bilangan prima ke 125 adl 691 dan angka 691 bila dimampatkan mjd 7 dan bila kita buka QS 7 adl Al A’raaf (Tempat yng tinggi,sesuatu yng mulia…..sesuai dg Lailatul Qadr itu sdr).
    Angka 125 bila dimampatkan mjd 8,dan bila kita cari surah dlm Al Qur’an yg tdr 8 ayat maka akan didapatkan LIMA surah yaitu :
    Al Insyiroh bernomor 94……dimampatkan mjd 4
    At Tin bernomor 95…….dimampatkan mjd 5
    Al Bayyinah nomor 98…….dimampatkan mjd 8
    Al Zalzalah nomor 99…….dimampatkan mjd 9
    At Takatsur nomor 102……dimampatkan mjd 3
    Bila kita susun secara berurutan angka2 yg dimampatkan maka didapatkan urutan 3 4 5 8 9…..terlihat ada angka yg hilang atau sembunyi yaitu angka 6 dan 7, angka 6 dan 7 bila digabung mjd 67,bila dijumlah mjd 13.
    Bila kita buka QS 67 maka ketemu surah Al Mulk (RAJA} dan QS 13 adl Ar Ra’d (Guruh,petir…..sebuah fenomena alam yg dahsyat)….Lailatul Qadr adalah malam yg tersembunyi diantara malam2 ganjil dalam sepuluh malam terakhir….yg merupakan rajanya malam….yang sangat mulia krn lebih baik drpd 1000 bln,…….
    Bil 21 23 25 27 29 bila dimampatkan mjd 3 5 7 9 11,bila kita pisahkan mjd dua buah angka baru maka didapat 357 dan 911 dan keduanya bila dimampatkan dan disandingkan akan mjd angka baru yaitu 62 dan ternyata QS 62 adl Al Jumu’ah …dan kita tahu hari Jum’at adalah juga Rajanya Hari dalm seminggu……Al Qur’an memang indah…..selamat menggapai lalilatul qadr utk sahabatku semua…….
    wassalam

  35. KI AGENG JEMBAR JUMANTORO

    @Angin semilir: terima kasih mas Angin semilir atas tambahanya

  36. Abdul qodir

    @angin sumilir: luar biasa uraianya!!
    @ki ageng jembar jumantoro: salam takdim kawulo

  37. Abdul qodir

    Kpda anggota KWA mhon infonya berhubungan dengan acara silahturohim di jogja,kira2 yang mengkordinir daerah ngawi ada gak ya? Kl ada tolong hub.085735444347,saya minat banget ingin menghadirinya

  38. Trima kasih atas kebaikan Mas Arif setiyawan, smoga kedermawanan Mas dibls Allah SWT…Amiin.

  39. wedang jahe7

    ki jembarjumantoro dan ki angin semilir,,,pencerahan jenengan berdua menambah wawasan dan keilmuan untuk kita semua di 10 hari akhir puasa ini…
    smoga kita mendapat ampunan semua dosa2 kita di bulan yg penuh ampunan dan hikmah ini..amin

  40. Aminn.. mari kita ber-lomba2 mencari kemenangan..

  41. wimans

    Assalamu’alaikum Wr Wb
    Izin nyimak ki Ageng

  42. mas agung

    Ayooo semangat…….

  43. KI AGENG JEMBAR JUMANTORO

    DAFTAR ANGGOTA KWA DAERAH NGAWI

    Silahkan copy paste& di lanjutkan

    @Abdul qodir says : Kpda anggota KWA mhon infonya berhubungan dengan acara silahturohim di jogja,kira2 yang mengkordinir daerah ngawi ada gak ya? Kl ada tolong
    ,saya minat banget ingin menghadirinya

    1. Abdul qodir hub.085735444347
    2.
    3.
    4.
    5.
    6.

  44. Sapa sepuh & sedulur dulu aah…!

    Assalamu’alaikum…
    @Ki Alus
    @ki Mejwara guntur geni
    @ki Ageng jembar jumantoro
    @ki Arya
    @ki Nurjati
    @ki Salawar rabit
    @ki Agung
    @Mas Akik
    @ki Adim
    @ki Angim semilir
    @Uda Ery limhuhu
    @0m Ray
    @0m Deadman
    @0m Gondo_mayyit
    @om Wiman
    @0m Iwan keling
    @0m thanmust
    @Gus santri
    @0m Pangeran cinta
    @0m taKWA
    @Ki Risang
    @Pakde Gempo
    @Mas Murid sesaat
    @ALL sedulurKu sejiwa & sehobi…Met Sore, Smoga amal ibadah kita diterima Allah…AMIIN!

  45. gus santri

    Salam kagem sedoyo, salam hormat takdzim kepada Sang Rektor Ki Wong Alus. Salam hormat takdzim Ki Ageng Jembar Jumantoro dan para pinisepuh lintunipun..
    Lailatul qodar memang rahasia ALLAH, Tetapi banyak jg ulama yg mempunyai isyarah akan kedatangannya. Banyak beberapa versi qoul atau pendapat. Diantaranya, adalah pendapat Syekh Abi Yazid al-Bustomi, bahwa lailatul qodar sering terjadi pada malam 27 romadhon.

    27 itu didapat dr mana? Ternyata itu utak atik dari perkalian 9×3=27. Sembilan adalah jumlah huruf lafad LAILATUL QODAR, lam-ya’-lam-ta’ marbuthoh-alif-lam-qof-dal-ro’.
    Tiga adalah jumlah penyebutan lafadz LAILATUL QODR dalam surat AL QODR yg memang secara khusus berkaitan dg LAILATUL QODAR.
    Syekh Al Busthomi jg berkata: Seumur umur saya yakin mendapatkan LAILATUL QODAR itu hanya dua kali. Dan dua duanya terjadi pada malam 27 romadhon..

  46. @ Angin Semilir : waahhhhh mantabz udah mirip KH. FAHMI BASYA main angkanya heheheheheh

    @ KI AGENG JEMBAR JUMANTORO : salam takdzim selalu……

  47. anak ondel ondel

    assalamualaikum ki koq kampus tampilannya berubah ubah kenapa ki?

  48. Pinggir Pantai

    Mantaap, makasih infonya

  49. Ass.. Smua comennya islam bgt

  50. GUPITO

    Kemaren kemaren saya sholat lailatul qodar kmdian hbs subuh, saya tdur dan mimpi ada yg ngucapin WAHAI, ORG MUKMIN YG SEDANG DIUJI, BERSABARLAH! Kira2 itu lailatul qodar bukan?

  51. KI AGENG JEMBAR JUMANTORO

    @gus santri: terima kasih mas gus santri atas tambahanya

  52. Jika pada 10 malam terakhir di bln ramadhan khususnya malam2 ganjil,bolehkah kita berpuasa 24 jam penuh?,maghrib – maghrib dengan harapan pada waktu malam lailatul qodar kita sedang berpuasa.
    tlg jwban dikirim ke email sy trims

  53. MENGATASI MASALAH TANPA MASALAH TANPA BIAYA.
    As.wr.wb
    perkenalkan nama saya raden rendi diningrat asli cirebon dgn tdk mengurangi hormat saya pada sesepuh sesepuh perkenankanlah saya utk menolong sesuai dgn hasil semedi saya ya mana diperintahkan langsung sama 1. Syek magelung sakti karang kendal 2. Nyai mas gandasari pamuragan 3. Pangeran surya negara lemahtamba 4. Buyut palimanan dan dinaungi mba kuwu cakra buana serta syek nurjati. yg dlm semedi saya diharuskan menolong sesama yg membutuhkan tapi dgn tdk me MAHARI sekecil apapun dan apabila ada yg membutuhkan pertolongan saya silakan tlpn atau sms di no hp : 082127141456 087821229456 saya siap 24 jam. rendiraden@yahoo.co.id.
    Wassalam !
    Salam hormat

    Raden rendi diningrat

  54. derek nyimak kale copas

  55. Budi.j

    Askum.wr.wb
    sesepuh yth.
    Khususnya ki@wongalus,ki ageng jembar jumantoro,ki kumitir.

    Apakah setiap orang dibolehkan untuk menetapkan dalam hatinya bahwa malam ini adalah malam lailatul qadar?

    Matur nuwun.


    Sent on a phone using T9space.com

  56. Assalamu’alikum wr. wb. Sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan adalah merupakan hari-hari penuh makna yang apabila dilewati tanpa makna maka merugilah kita. Sedetikpun yg kita lewati tanpa kebaikan maka kita termasuk orang yg merugi. Kenapa merugi….? Karena tidak ada jaminan untuk kita masih bisa berjumpa lagi dengan Ramadhan tahun berikutnya. Sungguh sangat menyesal lah kita apabila kita belum bertobat kepada Allah di sepuluh hari terakhir dibulan Ramadhan. Untuk meraih Lailatulqodar hendaklah persiapkan diri kita sejak diawal-awal Ramadhan dengan banyak solat lail, tadarusan, I’tikaf dan banyak berzikir kepada Allah setiap malam sehingga kita dapat berjumpa dengan malam yang mulia Lailatulqodar. Insya Allah. Wassalam.

  57. Alkhamdulillah puji syukur mu ya allah engkau tlah mengirim hamba mu mas raden rendi lewat tangan belio hutang ku lunas semua dan dapat modal sekarang saya sdh berwiraswasta lg trimakasih mas raden lewat tangan halus mas raden hutang saya sebesar 475 jt yg begitu besar sdh lunas dan barang kali saudara saudara ku yg slama ini merasa susah menghubungi belio ini nomer nya 085316349822 dan belio juga meminta maaf. Karena belio menjalan tugas ghaib jadi nomer yg dulu sdh tdk aktif. Sekali lg saya dan keluarga mengucapkan banyak banyak trima kasih atas pertolong mas raden

  58. Assalamualaikum mas raden rendi kami sekeluarga haturkan trima kasih banyak hanya dgn waktu 9 hari seluru hutang hutang saya lunas kini saya sdh usaha lg do’akan usaha saya maju pesat dan kami mau ke tempat mas raden

  59. wong goblog ngomong
    Tuk para sesepuh yg hebat2 yg pada ngumbar bisa /mau membantu masalah keuangan dgn cara lewat amalanya atau mahar atau apalah namanya, menurut saya kalau bisa kalau mau nolong ya nolong kalau mau nipu ya nipu aja, tapi kalau mau nolong gratis ya nolong beneran Karena Alloh biar dpt Ridhonya jgn pakai embel2 angin surga, karena saya sendiri dah banyak mencoba tuk menghubungi para Orang yg bilangnya Hebat/Pinter soal membantu Uang Gaib tapi.. eee… malah penipu bilang gratis tanpa mahar ujung2nya tipu2 Coba anda renungkan para sedulur namanya lagi kesusahan nggak bisa bayar hutang malah suruh bayar ganti ongkos ritual yg jumlahnya 27 jutaan bener2 geblegkan jadi hati2 sedulurku jgn sampe kita dah kere malah tambah jadi gembel, dipikir dulu kalau kita baca iklan ada orang mau bantu soal uang ghoib jgn cepat2 terhipnotis oleh iklanya, Istigfar dulu aja deh dipikir dulu aja, karena memang pada nggak masuk akal kalau ada orang pinter narik uang goib kok masih minta uang dari orang lain, dan jumlah nya juga nggak sedikit emangya makhluk goib itu butuh uang apa, Saranku kalau ada Orang yg mau bantu dgn cara 100% kasih amalan doa atau apalah namanya dan kemudian kita disuruh njalaninya sendiri atau Si orang tsb yg bantu njalani ritualnya kemudian begitu berhasil uangnya dibagi dua, itu baru bisa dipercaya dan dunia akherat mari kita doakan si orang itu masuk surga dan mari rame2 kita Iklankan orang itu ke seluruh Dunia biar dunia yg banyak orang susah ini menjadi makmur bukanya malah ngawur

  60. wito

    assalam mualaikum.. salam perkenalan

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

%d blogger menyukai ini: