ISTINJA (KUNCI KE DUA TARIKAT/MENDEKATKAN DIRI PADA ALLAH)


Santosoiman Wahyu <santosoimanwahyu@yahoo.com

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Salam hormat untuk para sedulur dan sesepuh KWA yang berbahagia Semoga Allah merahmati kita semua. Insya Allah akan saya coba lanjutkan bahasan kunci tarikat / mendekatkan diri pada Allah SWT. Saya dengan keterbatasan ilmu tiada maksud lain hanya ingin sekedar share. Tiada maksud untuk lainnya.

Ya Allah ampuni hamba dan berkahi kita semua. Bismillahir Rahmanir Rahim.

Istinja / Bersuci Adalah suatu perbuatan yang harus dilakukan setiap mahluk Allah untuk dapat suci dan bersih selain untuk kesehatan juga untuk menghadap Ilahi Robbi..Allah SWT. Bersuci ada banyak cara yg biasa kita lakukan dan seluruh manusia lakukan di muka bumi ini, bergantung kebudayaan dan kepercayaan yang dianut.

Untuk kaum Muslim diseluruh dunia ada contoh contoh dan petunjuk bersuci yang ditinggalkan dalam wasiat Rasulullah “ Al Quran dan Hadist”. Hanya kita tinggal memahami lebih dalam dan mencermati apa yang disuratkan dan disiratkan dalam bersuci tersebut.

Arti dari Istinja : Mensucikan diri dari hal yang keluar dari dubur maupun kubul. Ada 2 cara instinja : 1. Dengan Air, 2. dengan Batu /benda kesat 3 buah. Adapun beristinja dengan batu dan benda kesat jika sudah bertemu air maka sebaiknya di bersihkan kembali..

Dalil : “Dari Ibnu ‘Abbas r.a. Bahwasanya Nabi Saw. pernah bertanya kepada penduduk Quba’. Seraya Bersabda : “Sesungguhnya Allah pernah memuji kamu sekalian”. Mereka menjawab : “Sebab kami setelah ber-istinja’ dengan Batu, lantas kami bersihkan dengan Air“. (H.R. Bazaar dengan Sanad lemah asalnya dari Abu Daud)

Hal yg tidak diperbolehkan dalam beristinja : memakai kotoran binatang kering, memakai tulang, memberi salam dan menjawab salam, membuang kotoran pada air yg tergenang dan buat mandi .

Dalam beristinja di wajibkan untuk : menghilangkan warna,bau dan rasa dan disunahkan untuk berdehem 3 kali /istibra agar keluar sisa kotoran. Membersihkan dan membasuh tempat keluarnya kotoran , hendaklah dengan Tangan sebelah Kiri. Dan disiram dengan Air hingga bersih betul. Kemudian membaca Do’a :

الـلّـــــهُمَّ طَــهَِّـرْ قَــلْـبِـيْ مِـنَ الـنِّــفَاقِ وَحَـصِّـنْ فَـرْجِيْ مِـنَ الْــفَــوَ ا حِـشْ
“Ya Allah. Bersihkanlah Hatiku dari (perbuatan) Nifaq. Dan peliharakanlah Farajku dari segala kekejian”.

Telah Ber-Ijma’ para ‘Ulama atas kebolehan Berdo’a dalam Hati bagi orang-orang yang sedang Berhadats atau Berjunub maupun didalam keadaan Nifas dan Wiladah.

Istinja bukan hal yg sepele . Dalilnya : “Dari Ibnu ‘Abbas r.a. katanya sewaktu Nabi Saw. melewati Kuburan yang masih baru. Beliau berkata : “Bahwasanya ada dua orang sedang disiksa, oleh karena kesalahan yang biasa dianggap sepele (enteng). Salah satu dari keduanya, adalah Tukang Fitnah. Dan yang lainnya. Tidak beristinja’ dari Kencingnya” Kata Ibnu ‘Abbas r.a. selanjutnya : “Kemudian Nabi Saw. meminta Pelepah Kurma, lalu dibelah menjadi dua. Kemudian Beliau pancangkan diatas Kuburan masing-masing. Sambil Beliau berkata : “Mudah-mudahan keduanya dapat ketenangan selama Pelepah Kurma ini belum kering”. (H.R. Shohih Muslim Juz I hal 202)

Rahasia Istinja untuk kesempurnaan mendekatkan diri Allah SWT. Haruslah istinja dengan suci dan ikhlas jangan terburu-buru. Jika memakai batu atau benda kesat segera mencuci kembali dengan air jika sudah ketemu. Cara melakukannya : basuhlah kotoran yg keluar dari dubur minimal 3 kali dengan air dan setelah bersih “PERGUNAKAN JARI MANIS TANGAN KIRI SAPUKAN MEMUTAR PADA LOBANG DUBUR SAMBIL MENGGUNAKAN AIR, BASUHKAN DAN PUTAR JARI MANIS ANDA SAMPAI LINGKARAN TERDALAM, ANUS DISANTAIKAN BERSIHKAN DENGAN SEBERSIH-BERSIHNYA” SETELAH SELESAI BASUH TANGAN ANDA JANGAN ADA KOTORAN DISELA-SELA JARI KUKU.

Terdapat rahasia dari Allah pada jari manis tangan kiri yang diberikan pada Manusia. Riset membuktikan bahwa pada tangan kiri manusia terdapat enzim pembunuh bakteri yg luar biasa dan pada tangan kanan terdapat enzim untuk pencernaan. Subhanallah..

Jika sudah dilaksanakan istinja dengan cara tadi insya Allah akan anda rasakan perbedaan yg dapat anda rasakan. Sewaktu saya mencoba pertama kali ada hal yg luar biasa maaf , pada anus kita terasa benar-benar bersih karena adanya enzim pembersih yg terasa melebihi sabun anti septik.

Itulah mengapa Rasulullah menyarankan mengapa memakai air. Dan lebih utama memakai air. Jika memakai batu lebih utama dibasuh kembali dengan air. Bukankan disana negri yg sulit air. Mengapa pada negara yg berlimpah air malah memakai Tisu..

Demikianlah tulisan saya dengan keterbatasan saya, jika salah tentu dari saya jika benar maka Hanya Allah saja. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. @@@

About these ads
Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 28 Komentar

Navigasi pos

28 thoughts on “ISTINJA (KUNCI KE DUA TARIKAT/MENDEKATKAN DIRI PADA ALLAH)

  1. Bintang Parikesit

    number une

  2. Bintang Parikesit

    number kalih

  3. keduaxxxxx

  4. weleh gpp mengalah untuk menang :)

  5. Pertamax kagak dapat kelimaxxxxx ajaaaa…

  6. Bintang Parikesit

    @oom jenang kudus….pamit sik yo….
    @ki angker ludiarto…sy newbie,mhn ijin memperkenalkan diri,salam takzim…

  7. enderek nyimak

    monggo di pun lanjut

  8. beni

    nyimak ki

  9. 009 he-he-he

    Powered by Telkomsel masHu9 Berry®

  10. 10.
    @ Ki SantosoImanWahyu
    ternyata ada ilmu komplit istinja,untuk mencapai derajat kesucian diri kita untuk melaksanakan ibadah dan keseharian kita terima kasih atas tambahan ilmunya ki…(biasane ming waton cepet je)

  11. Air…..

    Simbolmu adalah Ha Ha O….

    Sebenarnya, engkau adalah sebuah ketiadaan… Mengapa?

    Karena kehadiranmu di alam dunia ini adalah mutlak merupakan

    kehendak-Nya, Dia Yang Maha Berkehendak.

    Diciptakan Allah Yang Maha Kuasa untuk menyimpan energi alam.

    Diperintahkan oleh Dia Yang Maha Kuasa, mensucikan para hamba.

    Ternyata engkau diberi kekuatan olehNya, untuk memadamkan

    energi inti yang tak terkendali.

    Sungguh Maha Bijaksana Sang Pencipta dalam memuliakanmu.

    Powered by Telkomsel masHu9 Berry®

  12. Sword Zulfaqor

    wuaah… benar-benar informasi yang bagus dan bermanfaat…. thanks mas santoso atas infonya…

  13. OJIBUAKU

    absen petang…

  14. Mr.Zm

    ki SantosoImanWahyu qobiltu ilmu istinja secra lengkap dn sempurna salam pasaduluran sent al fatihah bwt ki SantosoImanWahyu.. dn Slalu ane tunggu pencerahan slanjtnya ki..

  15. laskar_lunggading

    UNDANGAN TERBUKA
    Kepada Yth :
    Sesepuh pini sepuh KWA
    Generasi biru KWA
    poro sedulur penggemar dan pemerhati ilmu dan hikmah

    Di wilayah Salatiga, Ambarawa, Semarang, Kendal, Kaliwungu, Pekalongan, Pati, Kudus Demak.

    Hal : undangan terbuka pertemuan perdana dan rencana kegiatan bulan Des 2010.

    Dengan hormat, Salam takzim…salam sih karahayon…..Sebelumnya dgn penuh kerendahan hati kami dan dgn sepenuh hati kami dan menjura yg sedalam2nya kepada para sesepuh dan pinisepuh jg sgenap para pendekar dan spiritualis di kota2 tsbtkan di atas. tnp bermksd jumawa dan berbangga diri dan jg berbesar diri…..
    Sehubungan dgn permintaan diadakannya pertuaman KWA Semarang dan berdasar pertemuan hr snin 4 okt 2010 oleh sebagian bolowongalus di smg. Kami bermaksud u/mengajak dan mengundang poro sedulur sesepuh pini sepuh smua u/berkumpul di sekretariat kwa smg.

    Jam/Hari/Tanggal : 21.00 WIB/Sabtu/16 Okt 2010
    Tempat : jln.Anjasmoro tengah no 9A Karang ayu SMG
    Acara :
    1)Pembentukan pengurus KWA cabang semarang
    2)membahas acara perdana KWA bulan des 2010.

    Dimohon kpd segenap sedulur yg ingin menjalin silaturahmi dan ingin menambah pasedulurannya kami persilahkan ambil bagian dlm acr tsbt. Tiada mksd lebih bagi kami yg masih generasi biru/generasi muda ini u/mendahului poro sesepuh pini sepuh bahkan smp melangkahi panjenengan smua. Insya Allah dlm hati kami murni u/lbh knl dgn poro sedulur dan sgenap sesepuh dan pini sepuh smuanya. Ingin menjalin paseduluran yg lbh akrab dan lbh dekat lg. u/itu bagi yg berkenan hadir dgn segala hormat kiranya berkenan mengisi daftar dibawah ini u/copas:

    1)mbah jambrong semarang 08157736941
    2)pencari guru sejati semarang 088215003820
    3)hijrah semarang 081228182273
    4)mas haris semarang 081325224129
    5)laskar lung gading 085740011189
    6)bengawan.candhu Salatiga 085216123458
    7) SANG PENG HAYAL(AHMAD DANY) SEMARANG
    8) PENDEKAR BODO SEMARANG
    9)
    10)

    Kami tgg kehadirannya dan partisipasinya. dsini adlh murni persaudaraan,siapapun blh tampil,siapapun blh bcr sejajar,siapapun blh menyumbangkan ide,kemampuan dan “membagi titipan2 dari-Nya”. ini forum terbuka yg saya harapkan akan lbh byk berinetraksi dgn diantara poro sedulur. mari k t samakan persepsi u/menyatukan sgenap ide,pemikiran,kemampuan dan ilmu serta hikmah yg kt miliki bagi sesama dan mrk yg membutuhkan. saling bahu membahu dan saling mengenal scr lillahi ta’alaa. semoga berkenan. salam takzim…salam sih katresnan.

    Tambahan u/acr pertemuan tgl 16 okt 2010:
    u/contact person bs menghubungi mas hijrah dan pencari guru sejati. krn acr malam hr dsediakan tmpt menginap berupa gelaran dtempat mbah jambrong. trmksh.

    KOORDINATOR KWA SMG

  16. santosoimanwahyu

    Assalamualaikum wr Wb
    salam hormat utk sedulur smua
    suatu kehormatan apabila bisa hadir dlm undangan KWA wilayah semarang akan ttp karena jarak terbentang dan hal lain maka hanya doa dan salam utk sdulur smua.smg Allah merahmati kt smua.
    wassalammualaikum wr wb

  17. nderek nyimak mawon monggo dipon lanjut………

  18. SamuderaKehendak666

    Alhamdulillah, dari hal sepele ternyata penuh makna…
    Monggo dilanjut kang santoso
    Mailnya sdh sy trima…

  19. Assalamu’alaikum wr. wb.,

    Salam ta’zim dan silaturahim kpd @ ki Master Wongalus, para sedulur dan sesepuh KWA juga kpd semua yg ada dan aktif mengikuti.

    Tanpa mengurangi rasa hormatnya saya kpd @ @ Ki SantosoImanWahyu mohon izin ikut berbagi.

    Kifaratul Bauli adalah sholat sunat untuk kifarat bagi najis kencing. Sebahagian dpd azab kubur adalah berpunca dpd kencing seseorg itu tdk dibersihkan dgn baik. Dalam sebuah hadis Rasulullah s.a.w. bersabda, mengingatkan kita bahawa seksa kubur itu dikenakan ke atas seseorg hingga selisih tulang dadanya kerana ia tdk menyucikan kencingnya dgn sempurna.

    Sesiapa yg mengharapkan pengampunan dpd Allah Ta’aala dpd dosa yg disebabkan najis kencing yg terkena badannya atau pakaiannya secara disedari ataupun tdk maka perlu sekalilah mrk mengerjakan sholat sunat Kifaratul Bauli.

    Semoga bermanfaat.

    Sekian,wassalam

  20. santosoimanwahyu

    Alhamdulillah Mas Fredo telah menambahi dan membagi pengetahuannya. terimakasih Mas Fredo smg Allah menambahkan rahmat Nya utk kita smua. ditunggu info2 slanjutnya saudaraku.

  21. adim

    derek nyimak smga bermanfaat amin …

  22. Laa tansa

    Sepele…istinja sepele?o..o..TIDAK!!jgn anggap sepele mslh istinja.krn setap hr qt menglmi n itu adlh ibdh.org sholat,wirid..ato yg lain bth suci kan?klo istinjanya krg bnr,bisa2 bdn qt blm suci.jadi…monggo sareng2 ngudi kawruh fiqh selain ilmu hikmah.menawi…,menawi mekaten.WONTEN LEPATIPUN NYWN PANGAKSAMI.salam kagem pinisepuh n kasepuhan kwa.ki…sering2 nulis fiqh ya!!!men wudluku rada pener.wslm

  23. dewapelet

    Assalamu’alaikum
    mhn maaf sblumnya,hanya ingin menambahkan apa yg sy ketahui,Jari manis tangan kiri untuk mmbersihkan lubang dubur,jari tengah tgn kiri untuk mmbersihkan tulang ekor/sulbi,jari telunjuk untuk mmbersihkan kemaluan,dan jari kelingking untuk mmbersihkan lubang pusat..
    wassalam

  24. santosoimanwahyu

    Assalamualaikum wr wb
    salam tuk sdulur kwa smg Allah merahmati kt smua.
    Mas Latansa trimakasih atas infonya..oleh sebab itu saya mendudukan istinja adl kunci ibadah paling penting ssdh syahadat. kenapa krn jika kt tdk suci maka alangkah sia2 ibadah kt. spt sholat dll. hingga nabi mendengar siksa dr org yg istinjanya kurang bersih..
    Mas dewapelet. bagus skali tambahannya..trimakasih banyak mas
    wassalamualaikum wr wb

  25. Assalamu’alaikum wr. wb.,

    Salam takzim dan silaturahim kpd @ ki master Wongalus, para sdulur dan sesepuh KWA juga kpd semua yg ada dan aktif mengikuti.

    Kpd @ SantosoImanWahyu mohon izin ikut berbagi.

    Islam mementingkan kebersihan iaitu bersih lahir dan batin. Di dalam Al-Qur’an dan Hadis banyak memperkatakan tentang kebersihan atau bersuci ini.

    Allah S.W.T. berfirman :

    “Sesunguhnya Allah mengasihi orang-orang yang bertaubat, dan mengasihi orang-orang yang sentiasa mensucikan diri “.
    (Surah Al-Baqarah : 222)

    “Sesungguhnya berjayalah orang yang menjadikan dirinya – yang sedia bersih – bertambah-tambah bersih (dengan iman dan amal kebajikan), Dan sesungguhnya hampalah orang yang menjadikan dirinya- yang sedia bersih – itu susut dan terbenam kebersihannya (dengan sebab kekotoran ma’siat)“.
    (Surah As-Syams : 9 -10)

    “Di dalam masjid itu ada orang2 lelaki yang suka (mengambil berat) menbersihkan (mensucikan) dirinya; dan Allah Mengasihani orang2 yg membersihkan diri mereka (zahir dan batin) “.
    (Suarah At-Taubah : 108)

    “ Allah tidak mahu menjadikan kamu menanggung sesuatu kesusahan (kepayahan), tetapi Ia berkehendak membersihkan (mensucikan) kamu dan hendak menyempurnakan ni’matNya kpd kamu, supaya kamu bersyukur “.
    (Surah Al-Maa’idah : 6)

    Bersabda Nabi s.a.w. :

    “ Kesucian itu setengah Iman “

    Diriwayatkan dari Malik Al-Asy’ari beliau berkata, Rasulullah s.a.w. bersabda :

    “ Kebersihan adalah sebahagian dari iman dan bacaan hamdalah dapat memenuhi mizan (timbangan) dan bacaan subhanallahi walhamdulillah memenuhi ruang antara langit dan bumi, dan sholat adalah cahaya dan shadaqah adalah pelita, dan sabar adalah sinar dan Al-Qur’an adalah pedoman bagimu ”. (HR. Muslim)

    Bersuci atau At-Thaharah ialah suatu pekerjaan yang dilakukan bagi menghilangkan hadas atau najis yang ada di badan, pakaian atau tempat tinggal kita. Ia mesti dibersihkan supaya kita boleh melakukan ibadah.

    Ertinya Pada Bahasa
    Membersihkan diri atau sesuatu daripada sebarang kekotoran. Sama ada benda itu najis ataupun tidak. Benda-benda yang najis seperti darah, bangkai, tahi dan sebagainya. Benda-benda yang kotor tetapi tidak najis seperti air ludah, hingus dan lain-Iain.

    Ertinya Pada Syarak
    Menghilangkan halangan beribadat kerana ada hadas atau najis atau menghilangkan halangan memakan sesuatu benda dengan sebab terkena najis.

    Bersuci para nabi a.s. dan para shiddiq itu ada empat tingkat :

    Tingkat Pertama : mensucikan zahir dari segala kotoran dan benda yang menjijikkan.

    Tingkat Kedua : mensucikan anggota badan dari segala perbuatan jahat dan dosa.

    Tingkat Ketiga : mensuci hati dari segala pekerti yang tercela dan sifat2 rendah yg terkutuk.

    Tingkat Keempat : mensucikan sirr (rahasia atau bathin) dari sesuatu selain sari Alah Ta’aala.

    Jenis-jenis bersuci

    1) Bersuci dari hadas kecil
    Apabila kita berada dalam keadaan begini kita dilarang dari mengerjakan sembahyang dan menyentuh Al-Qur’an. Cara untuk menyucikan ialah dengan mengambil wudhu’ ataupun bertayammum.

    2) Bersuci dari hadas besar
    Mereka yang berjima’, haid dan nifas adalah termasuk di dalam golongan ini. Cara bersuci daripadanya ialah dengan mandi junub. Perkara yang ditegah dari melakukannya seperti sholat, puasa, menunaikan haji, iktikaf di masjid dan menyentuh atau membaca Al-Qur’an.

    3) Beristinjak
    Ia bertujuan bagi menghilangkan najis yang keluar dari dua saluran iaitu qubul dan dubur.

    Oleh kerana artikel ini hanya menyentuh mengenai istinja’ maka skop penghuraian ini hanya akan berfokus kepada kita input2 yang diketengahkan. huraikan satu-persatu supaya kita dapat beramal dengan tepat dan hayati sungguh-sungguh dalam hidup kita.

    Dalam sebuah Hadis Rasulullah s.a.w. ada disebutkan:

    Nabi Muhammad s.a.w. telah melalui dua buah kubur, ketika itu baginda berkata: “Kedua orang yang ada di dalam kubur ini diseksa. Yang seorang diseksa kerana mengadu domba, yang seorang lagi kerana tidak beristinja’ kencingnya.” (Sepakat ahli Hadis)

    Apabila keluar kotoran daripada jalan depan mahupun belakang, wajib istinja’ dengan air atau tiga ketul batu. Yang paling baik ialah mula-mula dengan batu atau sebagainya, kemudian diikuti dengan air.

    Bertanya Rasulullah s.a.w. kepada penduduk Quba’. “ Bersuci yg manakah yg dipuji Allah akan kamu dgn sebab bersuci itu?”. Maka mrk itu menjawab, “ Kami kumpulkan di antara air dan batu “.
    (Dirawikan Ibnu Hibban dan Al-Hakim dari Abi Ayyub dan Jabir dan dishahihkannya)

    Sabda Rasulullah s.a.w. :

    “ Barangsiapa beristinja’ dengan batu, maka hendaklah mengganjilkan batu itu “. (Riwayat Al-Bukhari dan Muslim dari Hudzaifah)

    Syarat beristinja’ dengan batu dan sebagainya hendaklah sebelum kotoran itu kering dan tidak mengenai tempat lain selain dari tempat keluarnya. Jika mengenai tempat lain maka tidak sah lagi istinja’ dengan batu tetapi wajib istinja’ dengan air.

    Hukum istinja’

    Adalah wajib apabila seseorang itu membuang air besar atau kecil. Istinjak boleh dilakukan dengan air, atau batu atau benda-benda kesat. Menggunakan kedua-duanya (air dan batu atau benda-benda kesat) dalam satu masa sebagai alat istinjak adalah lebih afdal (baik).

    Sabda Rasulullah s.a.w. :

    “ Bila salah seorang antara kamu pergi buang air hendaklah beristinja’ dengan tiga biji batu kerana demikian itu cukuplah untuknya “.
    (Riwayat An-Nasai dan Abu Daud)

    Alat-alat yang boleh digunakan untuk beristinja’ termasuklah:

    a) Air mutlak;
    b) Benda-benda yang kesat, keras dan kering seperti batu, kayu, daun kering, kertas dan sebagainya.

    Alat-alat yang diharamkan untuk beristinja’ termasuklah :

    a) Bahan-bahan makanan seperti roti;
    b) Tulang-tulang binatang;
    c) Kertas yang tertulis nama Allah S.W.T., ayat¬-ayat Al-Quran dan Al-Hadis.

    Rukun istinja’

    Rukun istinjak ada 3 iaitu :

    1) Islam
    2) Menggunakan air, batu, kertas, daun dan benda keras yang suci
    3) Najis itu mestilah keluar dari qubul dan dubur

    Sunat-sunat istinja’
    1) Haruslah dilakukan dengan bilangan yang ganjil seperti 3x, 5x atau
    7x dan seterusnya.
    2) Menggunakan tangan kiri

    Beristinja’ dengan batu

    Syarat-syarat menggunakan batu atau lain-lain benda yang keras ialah :

    1) Pastikan benda tersebut tidak mengalir
    2) Pastikan najis belum kering
    3) Pastikan tempat keluar najis tersebut tidak terhalang oleh benda-
    benda lain

    Beristinja’ dengan air

    Perlakuannya ialah lebih kurang sama dengan batu. Terlebih dahulu mestilah dibersihkan sehingga hilang 3 perkara iaitu bau, warna dan rasa. Apabila selesai disunatkan membaca doa.

    Benda-benda bernajis

    Antara benda-benda najis menurut Islam adalah seperti berikut :

    1) Semua jenis bangkai binatang darat dan laut yang berdarah
    melainkan mayat manusia. Binatang darat dan laut yang tidak
    berdarah dianggap suci.
    2) Darah kecuali hati dan limpa
    3) Semua jenis benda yang keluar dari qubur dan dubur
    4) Nanah kerana ia terhasil dari darah yang kotor
    5) Arak dan semua jenis minuman yang memabukkan
    6) Bahagian binatang yang diambil dari badannya semasa ia masih hidup

    Jenis-jenis najis

    Terdapat 2 jenis najis yang boleh diklasifikasikan dalam Islam iaitu:

    1) NAJIS MUGHALLAZAH
    Iaitu anjing dan babi serta segala anggota tubuh badannya. Cara menyucikannya ialah dengan menyiram sekali air tanah atau lumpur dan 6 kali dengan air yang bersih.

    2) NAJIS MUKHAFFAFAH
    Iaitu najis ringan seperti air kencing kanak-kanak lelaki yang berumur 2 tahun kebawah dan hanya memakan susu ibunya sahaja. Cara menyucikannya ialah memadai dengan memercikkan air ke atas benda yang terkena najis itu kemudian lapkannya.

    3) NAJIS MUTAWASSITAH
    Iaitu najis pertengahan. Najis ini terbahagi kepada dua bahagian :

    (a) Hikmiah adalah najis yang kita yakini adanya tetapi tidak nyata zatnya seperti air kencing yang sudah lama kering hinggakan sifatnya sudah hilang. Najis ini disucikan dengan mengalirkan air keatasnya.

    (b)’Ainah adalah najis yang dicuci dengan menghilangkan dan membersihkan semua zatnya.

    Jenis-jenis air

    Terdapat 5 jenis air iaitu :

    1) AIR MUTLAK
    Sifatnya adalah suci lagi menyucikan. Air ini boleh digunakan bagi menyucikan benda lain. Contohnya air hujan, laut, perigi, air mata air, salji, sungai dan air embun

    2) AIR MUQAYYAT
    Sifatnya adalah suci tetapi tidak boleh menyucikan. Air ini tidak sah digunakan untuk menyucikan benda lain seperti air kopi, teh, air buah-buahan dan sebagainya.

    3) AIR MUTANNAJJIS
    Air ini terbahagi kepada 2 bahagian iaitu:

    (a) Telah berubah salah satu sifatnya iaitu warna , bau dan rasa dengan najis. Air ini tidak boleh digunakan lagi sama ada banyak ataupun sedikit.

    (b) Air bernajis tetapi tidak berubah sifatnya. Air ini jika kurang dari 2 kolah (lebih kurang 13 tin minyak tanah) tidak boleh digunakan lagi tetapi jika 2 kolah atau lebih maka hukumnya suci lagi menyucikan.

    4) AIR MUSYAMMAS

    Ialah air yang terjemur di tengah pancaran matahari dalam bekas selain dari bekas emas dan perak. Ianya makruh digunakan untuk badan tetapi tidak untuk pakaian

    5) AIR MUSTAGHMAL
    Ialah air yang telah digunakan untuk menyucikan benda-benda lain dan sukatannya adalah kurang dari 2 kolah. Air ini tidak sah digunakan untuk bersuci walaupun tidak berubah sifatnya.

    Pentingnya Istinja

    Kekadang kita tidak sedar, kita bertungkus-lumus beramal banyak, contohnya banyak berpuasa, banyak sholat sunat, banyak wirid zikir, banyak mengaji dan macam-macam amalan sunat lagi tetapi perkara yang wajib tentang bersuci, kita tidak tahu atau tidak arif. Akhirnya seluruh amalan kita tertolak. Sampai ke langit, Allah suruh malaikat campakkan amalan itu turun ke bawah. Tidak dapat pahala walau sebesar habuk, ataupun bagaikan habuk- habuk berterbangan. Letih saja kita berbuat tetapi tidak dapat apa-apa pahala ganjaran daripada Allah. Bahkan Allah murka.

    Cara Beristinja’ :

    Ketika masuk tandas, baca do’a spt di bawah dan langkah kaki kiri :

    “Dengan nama Allah, aku berlindung dgn Allah dari najis yang kotor, lagi keji yang dikejikan syaithon yang terkutuk “.

    Istinja’ ini dilakukan dengan menggunakan air yg bersih atau air mutlak.

    Setelah selesai buang hajat, bersihkan tempat keluar najis pada permukaannya dengan air menggunakan tangan kiri. Selanjutnya, bersihkan pula bahagian lubang dubur dengan menggunakan jejari di tangan kiri. Jejari dari kanan ke kiri ini iaitu jari manis, jari tengah dan jari telunjuk. Maka mulailah dari jari manis kemudian jari tengah dan diikuti dengan jari telunjuk untuk menghilangkan yang pertama : rupa, kedua : bau dan ketiga: rasa.

    Dibaca setelah selesai dpd istinja’ :

    Yaa Allah Tuhanku! Sucikanlah hatiku dpd nifaq dan peliharalah kemaluanku dari kekejian “.

    Apabila keluar dari tandas, baca do’a spt di bawah dan langkah kaki kanan:

    Segala pujian bagi Allah yang telah menghilangkan daripadaku apa yang menyakitkan aku dan mengekalkan bagiku apa yang bermanfaat kepadak “.

    Semoga bermanfaat. Maaf jika ada yang kurang dan salah. Mohon ditambah dan diperbetulkan.

    Sekian,wassalam.

  26. santosoimanwahyu

    Assalamualaikum wrwb.
    terimakasih skali lagi mas Freedo atas tambahan infonya shg makin lengkap.
    wassalamualaikum wrwb

  27. Arif

    Trima kasih Mas Santosoimanwahyu & Mas Freedo.

  28. ancha

    bersih itu indah

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

%d blogger menyukai ini: