TAREKAT IMAM AL-GHAZALI


Disarikan dari Kitab Ihya Ulumiddin
Oleh Juru Angon

Imam al-Ghazali mengatakan bahwa: “Jalan tasawuf bisa ditempuh dengan cara; melakukan mujahadah atau menghilangkan sifat-sifat tercela, memutuskan semua keterkaitan dengan sifat-sifat tercela tersebut dan menggantungkan harapannya dengan sepenuh hati kepada Allah Swt. Jika ia berhasil melakukan semua itu, maka Allah Swt akan “menguasai” hatinya dan menyinarinya dengan cahaya ilmu-Nya. Jika Allah Swt yang menjadi “penguasa” hati seorang hamba, maka ia akan selalu diliputi oleh rahmat-Nya. Allah Swt akan menerbitkan cahaya dalam hatinya, melapangkan dadanya dan membukakan kepadanya rahasia malakut, cakrawala Tuhan.
Allah Swt akan menghilangkan hijab yang menutupi hatinya dengan kelembutan rahmat-Nya, sehingga dalam hatinya bersinar hakikat Ilahiyah. Manusia hanya diharuskan untuk mempersiapkan diri saja dengan mensucikan hati dan mengencangkan cita-citanya disertai keinginan yang benar, tekad yang bulat dan penuh harap menanti Allah Swt membukakan rahmat-Nya kepadanya. Para nabi dan wali-Nya telah mengalami semua itu. Hati mereka dipenuhi dengan cahaya ilmu, bukan lantaran mereka belajar atau menulis buku, tetapi karena ke-zuhud-an mereka terhadap dunia. Mereka mampu membebaskan diri dari segala hal yang berhubungan dengan keduniawian dan mengosongkan hatinya dari hiruk pikuk dunia serta mampu mengantungkan harapannya semata-mata kepada Allah Swt. Barang siapa yang (menyerahkan dirinya) untuk Allah Swt, maka Allah Swt akan bersamanya.
Banyak orang yang berpendapat bahwa jalan (tarekat) tasawuf yang dimaksud adalah; Pertama, dengan memutuskan segala sesuatu yang berhubungan dengan keduniawian, mengosongkan hati dari hiruk pikuk duniawi dan memutuskan pikirannya dari isteri, anak, harta, kampung halaman, ilmu, kedudukan dan pangakt. Ia harus berusaha agar hatinya mampu menganggap keberadaan semua itu sama dengan ketiadaannya. Kemudian, ia menyepikan diri dalam sebuah zawiyah (tempat yang bisa digunakan kaum sufi untuk ber-khalwat). Di tempat itu, ia cukup melakukan shalat wajib dan sunah rawatib saja. Kemudian, ia duduk dengan hati dan pikiran penuh konsentrasi. Konsentrasi pikiran dan hatinya jangan dipecahkan dengan membaca al-Qur’an, merenungkan makna atau tafsirnya, atau dengan sesuatu apapun yang membuat konsentrasinya buyar. Usahakan agar jangan ada yang terbersit dalam hatinya kecuali Allah Swt.
Di saat duduk – dalam khalwat-nya – bibirnya tidak henti-hentinya mengucapkan lafal “Allah, Allah, Allah” disertai dengan ke-hudlur-an hati. Hal itu terus dilakukan sampai bibirnya tidak perlu digerakkan lagi karena seolah-olah lafal “Allah” telah mengalir begitu saja dalam bibirnya. Teruslah bertahan, sampai akhirnya hanya hatinya saja yang terus disibukkan dengan dzikir. Setelah itu, upayakan agar hatinya mampu menghilangkan gambaran dan huruf-huruf pembentuk lafal “Allah”.
Yang ada dalam hatinya sekarang adalah makna substantif dari lafal “Allah” tersebut, seolah-olah telah melekat dan menyatu dalam hatinya. Ia harus berusaha untuk mencapai keadaan (tahap) ini dan mempertahankannya terus menerus dengan menghilangkan segala was-was yang ada. Ia tidak perlu berusaha “mamaksa” rahmat Allah Swt datang kepadanya, bahkan, jika ia telah mampu mencapai tahap ini, dengan sendirinya ia telah siap menerima “hembusan” rahmat-Nya. Ia hanya perlu menunggu saatnya rahmat Allah Swt dilimpahkan kepadanya sebagaimana Allah Swt telah berikan kepada para nabi dan wali-Nya, karena mereka juga menempuh jalan (tarekat) seperti ini.
Oleh karena itu, jika ia telah memurnikan dan meluruskan keinginannya, melaksanakan semua yang dipaparkan di atas dengan baik, tidak terpengaruh lagi oleh keinginan syhawatnya, serta tidak lagi tergoda untuk memikirkan semua yang ada kaitannya dengan urusan duniawi, maka cahaya Allah Swt akan bersinar dalam hatinya.
Pada awalnya, cahaya itu datang hanya sekejap bagaikan kilat yang menyambar, kemudian lenyap, lalu kembali lagi dan kadang juga berakhir. Jika cahaya tadi datang kembali, maka kadang menetap dan kadang juga berkelebat saja. Jika cahaya atau sinar tadi menetap, kadang bertahan lama dan kadang hanya sebentar. Seringkali juga diikuti berturut-turut dengan cahaya-cahaya yang lain dan kadang juga hanya satu jenis cahaya saja. Kedudukan para wali Allah Swt dalam hal ini berbeda-beda dan tidak terbatas sebagaimana halnya dengan perbedaan tingkatan akhlaq mereka. Secara ringkas dapat disimpulkan bahwa jalan (tarekat) di atas tidak lain adalah penyucian diri dan hati dari segala yang ada di sekitarnya dan bersiap diri serta menunggu apa yang akan diberikan Allah Swt kepadanya. Itu saja.
Mereka yang berpandangan luas dan berpikiran jernih, tidak akan mengingkari adanya jalan atau metode ini dan kemungkinan tercapainya tujuan yang dikehendaki, karena semua itu adalah metode yang ditempuh oleh para nabi dan auliya. Namun demikian, ada di antara mereka yang menganggap jalan ini terlalu sukar untuk ditempuh, karena bagi mereka, menghilangkan semua rintangan yang menghalagi jalan ini sangat sulit untuk dilakukan. @@@

About these ads
Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 44 Komentar

Navigasi pos

44 thoughts on “TAREKAT IMAM AL-GHAZALI

  1. noname

    ikutan nyimak jg,,,

  2. anak ondel ondel

    absen sore

  3. OJIBUAKU

    siiip……

  4. nderek nyimak……

  5. Ki Satya jendra

    Wah wah wah.. Absen sonten mas..

  6. zenzen masih mencari berkas

    YA TELAT

  7. SamuderaKehendak666

    Toppppppp…

  8. Cungkring Cerbon

    nutup yg 10 Bsar……..

  9. mohon izin d copy ki..

  10. kiudeng_kulo nderek hamemayu hayuning bawono

    Iku nyimak

  11. Radja ngglibet

    Asslkm wr wb
    sy mw nanya sama sesepuh K.W.A kalau niat mandi untuk puasa mutih sperti ini boleh gak?
    “niat ingsun mutih mutihaken awak kang reged putih kaya bocah mentas lahirdipun ijabahi gusti Allah”
    wsslkm wr wb

  12. Gunung

    Nderek ndeprok

  13. Anton@wahyuilahi

    Ijin nyimak biar nambah wawasan

  14. irwan

    assalamualaikum
    ndrek nyimak ki…..

  15. cah bontot

    @angker ludiarto… selamat malam
    @ki ageng jj… monggo ki dipun tambahi menawi wonten ingkang kirang..
    @ivan… monggo mas..
    @zenzen, cungkring crb, samudera, irwan dan sedulur2 yg lain… selamat mlm

  16. Ampe bingung kayaknya

  17. Kelabang ireng

    PENGUMUMAN BUAT SADULUR JAKARTA DIHARAPKAN KEHADIRANNYA PADA TGL 24 OKTOBER 2010.PADA TEMPAT:- KAMPUNG JATI RT 01 RW 01 NO:26 KELURAHAN JATINEGARA KAUM JAKARTA TIMUR.UNTUK MEMBAHAS ACARA sulaturahmi korwil jakarta.Oleh karena itu ditunggu kehadirannya untuk menyukseskan acara gathering korwil jakarta.diharapkan sumbangsihnya berupa pikiran.ide.tenaga dan lain2nya.yang akan hadir @ki sabdo sejati.ki nur jati.thanmus thepos.angker ludiarto.deadman.mikokimo.hasibuan.nico syah alam.wongabangan……..Ditunggu kehadirannxa

  18. arif setiyawan 406

    assalamu’alaikum poro sesepuh
    _wahhh
    kaya’nya susah banget tuh,,,apa lagi dg diriku ini yg masih reged njobo njero,,,,hmmh(gedeg2 sirae dw)

  19. العهد الأول(Perjanjian I)
    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ وَحَقِّ اللهِ الَّذِى لاَالهَ إلاَّ هُوَ كُلُّ شَيْءٍ هَالِكٌ إلاَّ وَجْهَهُ لَهُ الْحُكْمُ وَإلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ إنِّيْ لاَ أقْرَبُ وَلاَ أدنُو مَنْ عَلَّقَ عَلَيْهِ هَذَا الْحِجَابَ ولا أضُرُّه في أهْلِهِ وَلاَ ولَدِهِ وَلاَمَالِهِ وَلاَ أضُرُّهُ فِى لَحْمِهِ وَلاَ دَمِهِ وَلاَ شَعْرِهِ وَلاَ بَشَرِهِ وكُلِّ مَا يُحيطُ شِفْقَتَهُ واللهُ عَلَى مَاأقُوْلُ وَكِيْلٌ شَهِيْدٌ.

    العهد الثاني (Perjanjian II)
    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ وحَقَّ اللهِ الَّذِى لاَالَهَ إلاَّ هُوَ عاَلِمُ اْلغَيْبِِ وَالشَّهَادَةِ هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيْمُ رَافِعُ السَّمّاءِ بِغَيرِ عَمَدٍ وبَسَطَ اْلأَرْضَ عَلَى مَاءٍ مَحْبُوْسٍ وِبِحَقِّ نُوْرِ النُّوْرِ وَمُدَبِّرِ اْلأُمُوْرِ وَحَقِّ الرَّبِّ الَّذِى خَلَقَ آدَمَ وَحَوَّاءَ ونَفَخَ فيهِ مِنْ رُوحِهِ وسَجَدَتْ لَهُ الْمِلاَئِكَةُ إنِّيْ لاَ أقْرَبُ مَنْ عَلَّقَ عَلَيْهِِ هَذَا الْحِِجَابَ صَغيراً كَانَ أَوْ كبيراً ذَكَراً أَوْ أُنْثَى فَطِيْماً كَانَ أوْرَضِيْعاً وَاللهُ عَلَى مَاأقُوْلُ وَكِيْلٌ.

    العهد الثالث (Perjanjian III)
    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ وَحَقِّ اللهِ الَّذِى لاَإلَهَ إلاَّ هُوَ اْلعَزيزُ اْلجبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ سُبْحَانَ اللهِ عَمَّا يُشرِكُوْنَ إنِّيْ لاَ أقْرَبُ وَلاَ أَدنُوْ مَنْ عَلَّقَ عَلَيهِ هَذَا الْحِجَابَ وَلاَ أَدْخُلُ لَهُ بَيْتاً لاَهُوَ وَلاَ أوْلاَدُهُ مَادَامَتِ اْلأَرْضُ وَالسَّمَوَاتُ وَحَقِّ اللهِ اْلقَاهِرِ فَوْقَ عِبَادِهِ وَهُوَ الْحَيُّ الَّذِى لاَ يَمُوْتُ وَباِلإِسْمِ الَّذِى خَرَجَ بِهِ يُونُسَ مِنْ بَطْنِ الْحُوْتِ إنِّيْ لاَ أقْرَبُ مَنْ عَلَّقَ عَلَيْهِ هَذَا اْلحِجَابَ وَاللهُ عَلَى مَا أقُوْلُ وَكِيْلٌ.

    العهد الرابع (Perjanjian IV)
    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ وحَقِّ اللهِ الَّذِى لاَإلَهَ إلاَّ هُوَ الْخَالِقُ اْلبَارِئُ الْمُصَوِّرُ لَهُ اْلأَسْمَآءُ الْحُسْنىَ يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَهُوَ اْلعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ شَدِيْدُ اْلعِقَابِ إنِّي لاَ أقْرَبُ مَنْ عَلَّقَ عَلَيْهِ هَذَا الْحِجَابَ وَلاَ أَتَعَرَّضُ لَهُ إنْ كانَ صَغِيْراً أوْ كَبِيْراً ذَكَراً أو أُنثَى وَلاَ أَقْرَبُ حَيَوَانَهُ وَاللهُ عَلَى مَاأقُوْلُ وَكِيْلٌ.

    العهد الخامس (Perjanjian V)
    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ وحَقِّ اللهِ الَّذِى لاَإلَهَ إلاَّهُوَ الْكَبِيْرُ الْمُتَعَالِ ذُوالْجَلاَلِ وَاْلإكْرَامِ لاَتُدْرِكُهُ اْلأَبْصَارُ وَهُوَ يُدْرِكُ اْلأَبْصَارُ وَهُوَ اللَّطِيْفُ الْخَبِيْرُ إنِّيْ لاَ أَقْرَبُ كُلَّ مَنْ عَلَّقَ عَلَيهِ هَذَا الْحِجَابَ وَلاَ أَدْخُلُ لَهُ بَيْتاً مَادَامَ مَعَهُ هَذَا اْلكِتَابُ وَاللهُ عَلَى مَاأقُوْلُ وَكِيْلٌ.

    العهد السادس (Perjanjian VI)
    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ وحَقِّ اللهِ الَّذِى لاَإلَهَ إلاَّ هُوَ اْلعَزِيْزُ اْلعَظِيْمُ اْلأَعْظَمُ الْكَبِيْرُ اْلأَكْبَرُ الَّذِى خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضَ هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيْمُ إنِّيْ لاَأقرَبُ كُلَّ مَنْ عَلَّقَ عَلَيْهِ هَذَا الْحِجَابَ صَغِيْراً أَوْ كَبِيْراً ذَكَراً أَوْ أُنْثَى وَاللهُ عَلَى مَاأقُوْلُ وَكِيْلٌ شَهِيْدٌ.

    العهد السابع (Perjanjian VII)
    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ وحَقِّ اللهِ الَّذِى لاَإلَهَ إلاَّ هُوَ اْلأَوَّلُ وَاْلآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَاْلبَاطِنُ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ إنِّيْ لاَ أقْرَبُ كُلَّ مَنْ عَلَّقَ عَلَيْهِ هَذَا الْحِجَابَ وَهَذِهِ اْلأَسْمَاءَ وَعَهْدٌ عَليَّ كُلَّ عَهْدٍ أعْطَيْتُهُ لَكَ وَشَهِيْدٌ بَيْنَنَا اللهُ وَاللهُ عَلَى مَاأَقُوْلُ وَكِيْلٌ وَشَهِيْدٌ وَكَفِيْلٌ

    mohon tarjemahannnya donk

  20. m khozin A

    QOBILTU..NDERE’ NYIIMAK KI,SUWUN

  21. Angon

    @angker ludiarto, wah saya pake hp jadi gak bisa baca teks arabnya, tolong kirim aja ke email agilfatih@yahoo.co.id dlm bentuk lampiran.
    @sedulur semua… sugeng ndalu

  22. HeruKalimosodo

    Aslm. Salam takzim tuk smua sesepuh pinisepuh anggota KWA. InsyaAlloh kalau tidak ada acara mau ikut nimbrung di pertemuan KWA JKT. @Ki Nurjati slmt malam, sedang tugas ato ngopi nih…

  23. Banyak yg kayak ginian dimedia malah buat orang bingung bagiku muhammad dan semua ajarannya sudah cukup bahkan lebih,banyak orang tersesat gara gara salah jalan.ada ada aja orang jaman sekarang..

  24. Angon

    @setan tobat… terima kasih atas kritiknya. Kami juga bagian dari ummat Nabi Muhammad saw yang mencoba memahami nilai-nilai ajarannya dalam kehidupan. Implementasi ajaran Rasulullah saw seringkali berbeda antar individu, madzhab, aliran, tetapi semuanya berhak untuk dihormati dan dihargai….
    Salam ukhuwah

  25. mas..manyoel

    nderek nyimak….

  26. sugi sawunggaling

    BAGI DULUR DULUR KWA YG WILAYAH JAWA TIMUR, RENCANA AKAN DI BENTUK KORWIL WILAYAH JAWA TIMUR, MELENGKAPI KORWIL JAWA TENGAH DAN JAWA BARAT YANG AKAN TERBENTUK, SILAKAN ISI DAFTAR DI BAWAH :
    1. MBAH SYAREB – SIDOARJO – 08883426447
    2. ZEUS – MALANG – 08125214512
    3. ADIM – PASURUAN – 03436226692
    4. RONI WIJAYA. —– SUROBOYO. —– 081331903455 / 081216647577
    5. EKO PURWANTORO — GRESIK —– 085781636708 / 03191283258
    6. BUKAN GHAIB —– SIDOARJO —– 083857781009
    7. M. ARIFIANTO —– GRESIK —– 08385982691
    8. OYOT MIMANG —– MOJOKERTO JATIM —– 08813550005
    9. GUSBONEX / MUKTARIAWAN —– SURABAYA —– 085649289282
    10. ERBEDE232 – SIDOARJO – 081357964142
    11. JOKO UMBARAN – PASURUAN – 085732231158
    12. AGUS128 – SURABAYA – 03171325667
    13. YOYOK SUPRIYADI – SIDOARJO – 085231830068
    14. WONGSABAR SENTOSA-NGANJUK-
    085235666510=SUPRAPTO24@YAHOO.COM
    15. SURYO NGALAM-MOJOKERTO-085852757550
    16. ANDI IRAWAN – RUJAKSENTE SUKOREJO POHJENTREK PASURUAN –
    ANDI34567@OVI.COM – 081938415426
    17. NURCAHYO – PONOROGO – 085233932931
    18. BAYU PRAKASA – SUROBOYO – 085243290700
    19. (Mr.DI2C)–DIDIK SUGIHARTO. 085733359299———LAMONGAN
    20. WONG MBOHOL.085732451559 LAMONGAN
    21. SATRYO CILIK————-WAGE-SIDOARJO–085732009554
    22. DIAH WIDURI————–WAGE-SIDOARJO–085733484047
    23. HARRY LELONO—————-SURABAYA——085730134920
    24. ARYO SAMBER AJI——–SURABAYA——-03175155527
    25. DEMITS – SURABAYA – 085732361860
    26. CAKJI – SURABAYA – 085732234068 – :CAKJI_COOLEDTOP@OVI.COM
    27. AGUS SETIO NO1226 – BLITAR – 085246798278
    28. JAKA LAMPUNG 08983421928 MAGETAN AL-HIKMAH001@HOTMAIL.COM
    29. sigit(arek ilank) – lamongan – 082187552788 datox66@yahoo.com
    30. dwi surya – madiun – 081259844892
    31. Didik mulyono abi rowo – sidayu – gresik – (085731532410).- Mr_Sengkreng242@yahoo.Co.Id
    32. SANG PETUALANG,- bangkalan – madura.- 081949663900
    33. novi – malang – 08180511842 – noyku25@gmail.com
    34. Masfauzi-Surabaya(no.174) – 03181900106 – mohafa@mail.com
    35. hendrik – jember – 085649210270
    36.wongnarimo.wongnarimo@gmail.comwongnarimo@yahoo.com 085853528191,085755727191,03412945191 MALANG
    37. Ivan Fahrezzy – sidoarjo – 081329946219.
    38. iswanto driyorejo – (Ho. hp) ….. – oyek.nyus@gmail.com
    39. ahmad zamroni – nganjuk – 085654533956 – bima_sakti1220@yahoo.com
    40. heri setiawan (ki macan putih) – blitar – 085749635477
    41. Gunung – Madiun – (no. hp) ….- Nesacfe_clasik2@yahoo.co.id
    42. ki rhiesa lodaya – malang – 08813348882.
    43. abdul halik – Probolinggo. – 081236312879
    45. NOYOMENGGOLO – 08123392005 – (kota) … – dony_dll@yahoo.com
    46. sekar_4yu – surabaya – 081333004188….
    47. Pecinta Imu – Sumenep – 087850171905
    48. rohmat – madiun – 081556508664
    49. Achmad – surabaya – 081327739049
    50. Gugus – Surabaya – 081216223535
    51. Syarif – gresik – Hp 085733101293
    52. Prasetyo – Ngawi – 085743118999 – zl4tanis@gmail.com
    53.genibiru-sidoarjo-08885060395
    54. KI AJI SATRIA — TULUNGAGUNG — 08816274917
    55. Sulisman Yusuf – Sidoarjo – 081703124116
    56. eddy sutikno – (kota) … – 085223303372
    57. ENDIK – BOJONEGORO – 081 331 890 285
    58. choirul – Surabaya – 081553169299
    59. SUGI SAWUNGGALING-SUMENEP-081331096937.Email:singarajeh_madura@yahoo.com

  27. Ciik

    Setan tobat: saya juga pernah ikuti aliran saudara, tapi tidak dapat menjawab kenyataan hidup, hanya jalan hakekatlah yang mampu menjawab hal nyata dan ghoib

  28. Cungkring Cerbon

    @Ki Setan Tobat_betul sX Qt hrs berpegang teguh Qur’an dan Hadits…sdg yg bru itu bid’ah tp klo Qt tdk dibarengi dg mgkaji pemahamn Para Ulama Qt g bs menjawantahkn dua dalil itu dlm kehidupn shari2,krn Qt khususY sy pemahamn pribadi msi tllu dangkal tar bs2 bener saenak udele dewe…. pa lgi Qt tau penegasan klo Qt bljr tnp guru adl brguru sm setan…..@dulur KWA kabeh_wilujeng dalu

  29. Cungkring Cerbon

    nB: Pemahaman Bid’ah bgi sy adl hy brlaku mengada-adakan perkara dlm urusan ibadah wajib…sahadat solat Puasa Jakat Haji…selain itu slama tdk mengandung kemusyrikan dan masih sesuai akidah serta ketauhidan insyaAlloh akn menambah kedekatn Qt pd sang pencipta…sX lgi ini hy pmahamn sy & utk dri sy pribadi….nuwun

  30. @setan tobat…maaf klo anda bingung tapi saya insyaAlloh nggak tuh dan ditempat saya klo bingung resepnya cuma jongkok

  31. hehehehehehehe…..
    Maju terus pantang munduuuuurrr…….

    Salim sungkem kagem ki angon mangke nggih ki kulo kirim via email insya Allah…..

  32. Angon

    @radja ngglibet… saya tdk tahu banyak ttg ritual mandi sblm pelaksanaan puasa mutih. Setahu saya, aktifitas spt puasa mutih, puasa bila ruhin, dan beberapa pantangan dalam “laku prihatin” untuk mengamalkan amalan tertentu pada dasarnya dimaknai sebagai upaya untuk mempersiapkan batin kita agar selaras dengan amalannya.
    Semua itu sekaligus sbg latihan pengendalian diri yang bisa membawa pelakunya untuk bersikap bijak pasca pengamalan. Lebih dari itu, ucapan “niyat ingsun…” dan seterusnya merupakan afirmasi diri yang bisa berdampak positif bagi pelaku, minimal dia sadar apa yang dia lakukan. Jika semua upaya tersebut kita maknai dan kita tempatkan sebagai proses untuk mengendalikan nafsu (syahwat, amarah, dll) maka kegiatan tersebut sebenarnya bisa diterima sbg bagian dari pendidikan akhlaq, yang juga merupakan misi dari kenabian. Bukankah Rasulullah saw diutus untuk menyempurnakan ahkak umatnya.
    Diskusi sering macet, jika semua kegiatan positif yg belum pernah dilakukan Rasulullah selalu dianggap bid’ah. Pada dasarnya, bid’ah itu bisa dikenakan pada penyimpangan, perubahan, dan penambahan pada aspek-aspek mendasar ajaran Islam. Manusia telah dibekali akal oleh Allah sebagai pemnadu hidupnya bersanding dengan WahyuNya. Salah satu manifestasi potensi akal adalah kreatifitas untuk mencipta, berkarya, dan berskpresi. Salahkah jika sebagian ummat Islam mencoba mengekspresikan potensi akal dalam bentuk kreatifitas positif yang masih selaras dg nilai-nilai universal islam?

  33. Ki nur jati

    mas@herukalimosodo saya tunggu sumbangsihny.lagi tugas malam mas.

  34. Ki nur jati

    Ki@angon salam takzim,salam paseduluran mugi2 Alloh limpahkan rahmat dan ampunan-NYA kepada njenengan

  35. Ki nur jati

    Puasa mutih versi alhikmah.puasa sunah bukanya hanya memakan nasi putih dan air putih tidak boleh memakan yang lain selama puasa.waktu buka sampe waktu sahur yang dimakan nasi putih dan yang diminum air putih tidak boleh memakan selain itu

  36. Angon

    @ki nur jati…. salam hormat juga untuk anda… terima kasih telah mampir dan ikut nambah wawasan tentang puasa mutih…
    selamat beraktifitas..semoga sukses..

  37. BANDAR DJALIL RIAU

    DEMI ERATNYA TALI SILATURAHMI SESAMA MAHASISWA KAMPUS WONGALUS. DIHARAPKAN KEPADA SELURUH ANGGOTA KWA YG BERDOMISILI DI RIAU KHUSUSNYA PEKANBARU DAPAT HADIR MALAM INI DIKEDIAMAN BANDAR JALIL RIAU, DIJALAN : H. IMAM MUNANDAR, Gang Balam no 113. TANGKERANG TIMUR, ATAU DAPAT MENGHUBUNGI DI 081276028857 / 081268837500.
    KARENA ADA UNDANGAN DARI KI SABDO SEJATI KWA YANG KINI KEBETULAN SEDANG BERADA DI PEKANBARU.

    Nuwun ki Alus & poro sesepuh.

  38. BANDAR DJALIL RIAU

    Mas Arif, kalimatnya saya copas…

  39. Radja ngglibet

    Asslkm wr wb
    @angon:
    trima kasih atas infonya.

    @ki nur jati:
    tp ki bukanya sy ngeyel puasa mutih yg akan sy jalani(insyaALLAH) itu tdk mkn & tdk mnum dr sbh smpai magrib, jd sama sperti puasa bln ramadhan, tp buka & sahurnya cuma dg nasi putih aja. & sy d minta milih antara khodam wanara seta(kera putih) & singo barong. Kalau sy pilih singo barong brarti adik sy yg umurnya 14thn dpt yg wanara seta, kira2 kalau @ki nur jati pilih wanara seta atau singo barong?
    Wsslkm wr wb

  40. gundholo s

    KWA terima kasih pencerahannya, sangat bermanfaat sekali bagi saya yang masih tahap belajar dari 0

  41. m khozin A

    ki wongalus…kulo numpang lewat sambil nyopo2…hai mas pendekar..he3,lg nyantai toh….mending smssan yo’.?ojo neng kene.! nengkono ae sambil ngopi2 kan mantap ok,swn

  42. Sabdo Sejati

    ugeng ndalu,
    Ki WA, Ki Ageng JJ, Ki Nurjati, Ki Abdul jabbar, Ki Abie, Ki Thepos, Ki Dead Man, Ki Candhu, Ki Wisanggeni, Ki Sri dan poro sepuh sadoyo,

    Dengan restu dari poro leluhur , dan atas ijin saking Ingkang Murbeng Dumadi , monggo lenggah kanti ikhlasing manah.

    ” INI SEMUA UNTUK APA DAN UNTUK SIAPA?”

    Saya percaya poro sepuh sangatlah wicaksono, ” yen ono goro-goro, iku awale rejo”
    Dan saya percaya, poro sepuh bisa melihat hari yang sangat baik untuk pertemuan kita, hari ke enam ditanggal enam malem ke tujuh.
    Enam itu sama dengan Genap, Tujuh itu Pitu ( Pitutur ). Hari itulah di genapkan pitutur. Hari itulah saatnya diberikan pelajaran Yang terlengkap( geneping pitutur).

    Marilah kita saling Rendah Hati, bersama berkumpul dan mencari tempat yang terbaik, mungkin di Pantai Karang Bolong, mungkin di petilasan Banten lama.
    Kita tinggalkan angka tigapuluh, kita tinggalkan angka tigapuluhsatu, walau kita tahu itu tanggal” MAYA” tertinggi, kita ganti hari “PADA”, tetapi membawa “cahaya”.
    Kita tinggalkan Taman Mini, Kita tinggalkan Padepokan Ki Ageng Jembar Jumantoro. Kita mencari “Jumantoro yang lebih luas lagi”, kita mencari “Taman yang lebih Maxi lagi”, yaitu Ketulusan dan Keikhlasan hati. Ini lebih luas dari segala yang ada.
    Sekian sekedar roso pangroso dari saya, yang oleh para leluhur baru boleh di tulis setelah pk.24.00. Seperti nama sayapun, poro leluhur mengijinkan menjadi Ki Sabdo Sejati, setelah umur saya 65 thn. Masih 10 tahun lagi.
    Nuwun.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

%d blogger menyukai ini: