KHODAM JIN DAN KHODAM MALAIKAT


Ustadz Helmi andrian
helmi.andrian17@gmail.com
Yang dimaksud khodam dalam uraian ini adalah penjaga yang didatangkan dari dunia ghaib untuk manusia, bukan untuk benda bertuah. Didatangkan dari rahasia urusan Ilahiyah yang terkadang banyak diminati oleh sebagian kalangan ahli mujahadah dan riyadlah tetapi dengan cara yang kurang benar. Para ahli mujahadah itu sengaja berburu khodam dengan bersungguh-sungguh. Mereka melakukan wirid-wirid khusus, bahkan datang ke tempat-tempat yang terpencil. Di kuburan-kuburan tua yang angker, di dalam gua, atau di tengah hutan.
Ternyata keberadaan khodam tersebut memang ada, mereka disebutkan di dalam al-Qur’an al-Karim. Diantara mereka ada yang datang dari golongan Jin dan ada juga dari Malaikat, namun barangkali pengertiannya yang berbeda. Karena khodam yang dinyatakan dalam Al-Qur’an itu bukan berupa kelebihan atau linuwih yang terbit dari basyariah manusia yang disebut “kesaktian”, melainkan berupa sistem penjagaan dan perlindungan yang diperuntukkan bagi orang-orang yang beriman dan beramal shaleh sebagai buah ibadah yang mereka lakukan. Sistem perlindungan tersebut dibangun oleh rahasia urusan Allah s.w.t yang disebut “walayah”, dengan itu supaya fitrah orang beriman tersebut tetap terjaga dalam kondisi sebaik-baik ciptaan. Allah s.w.t menyatakan keberadaan khodam-khodam tersebut dengan firman-Nya:
لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ
“Bagi manusia ada penjaga-penjaga yang selalu mengikutinya, di muka dan di belakangnya, menjaga manusia dari apa yang sudah ditetapkan Allah baginya. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum, sehingga mereka merubahnya sendiri”. (QS. ar-Ra’d; 13/11)
Lebih jelas dan detail adalah sabda Baginda Nabi s.a.w dalam sebuah hadits shahihnya:
حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ عَبْدًا دَعَا جِبْرِيلَ فَقَالَ إِنِّي أُحِبُّ فُلَانًا فَأَحِبَّهُ قَالَ فَيُحِبُّهُ جِبْرِيلُ ثُمَّ يُنَادِي فِي السَّمَاءِ فَيَقُولُ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ فُلَانًا فَأَحِبُّوهُ فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ قَالَ ثُمَّ يُوضَعُ لَهُ الْقَبُولُ فِي الْأَرْضِ رواه البخاري و مسلم *
“Hadits Abi Hurairah r.a berkata: Rasulullah s.a.w bersabda: “Sesungguhnya Allah apabila mencintai seorang hamba, memanggil malaikat Jibril dan berfirman : “Sungguh Aku mencintai seseorang ini maka cintailah ia”. Nabi s.a.w bersabda: “Maka Jibril mencintainya”. Kemudian malaikat Jibril memanggil-manggil di langit dan mengatakan: “Sungguh Allah telah mencintai seseorang ini maka cintailah ia, maka penduduk langit mencintai kepadanya. Kemudian baginda Nabi bersabda: “Maka kemudian seseorang tadi ditempatkan di bumi di dalam kedudukan dapat diterima oleh orang banyak”. (HR Bukhori dan Muslim )
Dan juga sabdanya:
حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ : أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَتَعَاقَبُونَ فِيكُمْ مَلَائِكَةٌ بِاللَّيْلِ وَمَلَائِكَةٌ بِالنَّهَارِ وَيَجْتَمِعُونَ فِي صَلَاةِ الْفَجْرِ وَصَلَاةِ الْعَصْرِ ثُمَّ يَعْرُجُ الَّذِينَ بَاتُوا فِيكُمْ فَيَسْأَلُهُمْ رَبُّهُمْ وَهُوَ أَعْلَمُ بِهِمْ كَيْفَ تَرَكْتُمْ عِبَادِي فَيَقُولُونَ تَرَكْنَاهُمْ وَهُمْ يُصَلُّونَ وَأَتَيْنَاهُمْ وَهُمْ يُصَلُّونَ
“Hadits Abi Hurairah r.a Sesungguhnya Rasulullah s.w.t bersabda: “Mengikuti bersama kalian, malaikat penjaga malam dan malaikat penjaga siang dan mereka berkumpul di waktu shalat fajar dan shalat ashar kemudian mereka yang bermalam dengan kalian naik (ke langit), Tuhannya bertanya kepada mereka padahal sesungguhnya Dia lebih mengetahui keadaan mereka: di dalam keadaan apa hambaku engkau tinggalkan?, mereka menjawab: mereka kami tinggalkan sedang dalam keadaan shalat dan mereka kami datangi sedang dalam keadaan shalat”. (HR Buhori dan Muslim)
Setiap yang mencintai pasti menyayangi. Sang Pecinta, diminta ataupun tidak pasti akan menjaga dan melindungi orang yang disayangi. Manusia, walaupun tanpa susah-susah mencari khodam, ternyata sudah mempunyai khodam-khodam, bahkan sejak dilahirkan ibunya. Khodam-khodam itu ada yang golongan malaikat dan ada yang golongan Jin. Diantara mereka bernama malaikat Hafadhoh (penjaga), yang dijadikan tentara-tentara yang tidak dapat dilihat manusia. Konon menurut sebuah riwayat jumlah mereka 180 malaikat. Mereka menjaga manusia secara bergiliran di waktu ashar dan subuh, hal itu bertujuan untuk menjaga apa yang sudah ditetapkan Allah s.w.t bagi manusia yang dijaganya.
Itulah sistem penjagaan yang diberikan Allah s.w.t kepada manusia yang sejatinya akan diberikan seumur hidup, yaitu selama fitrah manusia belum berubah. Namun karena fitrah itu terlebih dahulu dirubah sendiri oleh manusia, hingga tercemar oleh kehendak hawa nafsu dan kekeruhan akal pikiran, akibat dari itu, matahati yang semula cemerlang menjadi tertutup oleh hijab dosa-dosa dan hijab-hijab karakter tidak terpuji, sehingga sistem penjagaan itu menjadi berubah.
KHODAM JIN DAN KHODAM MALAIKAT
‘Setan’, menurut istilah bahasa Arab berasal dari kata syathona yang berarti ba’uda atau jauh. Jadi yang dimaksud ‘setan’ adalah makhluk yang jauh dari kebaikan. Oleh karena hati terlebih dahulu jauh dari kebaikan, maka selanjutnya cenderung mengajak orang lain menjauhi kebaikan. Apabila setan itu dari golongan Jin, berarti setan Jin, dan apabila dari golongan manusia, berarti setan manusia. Manusia bisa menjadi setan manusia, apabila setan Jin telah menguasai hatinya sehingga perangainya menjelma menjadi perangai setan. Rasulullah s.a.w menggambarkan potensi tersebut dan sekaligus memberikan peringatan kepada manusia melalui sabdanya:
لَوْلاَ أَنَّ الشَّيَاطِيْنَ يَحُوْمُوْنَ عَلَى قُلُوْبِ بَنِى آَدَمَ لَنَظَرُوْا اِلَى مَلَكُوْتِ السَّمَاوَاتِ
“Kalau sekiranya setan tidak meliputi hati anak Adam, pasti dia akan melihat alam kerajaan langit”.
Di dalam hadits lain Rasulullah s.a.w bersabda:
إِنَّ الشَّيْطَانَ لَيَجْرِى مِنِ ابْنِ آَدَمَ مَجْرَى الدَّمِ فَضَيِّقُوْا مَجَاِريَهُ ِبالْجُوْعِ.
“Sesungguhnya setan masuk (mengalir) ke dalam tubuh anak Adam mengikuti aliran darahnya, maka sempitkanlah jalan masuknya dengan puasa”.
Setan jin menguasai manusia dengan cara mengendarai nafsu syahwatnya. Sedangkan urat darah dijadikan jalan untuk masuk dalam hati, hal itu bertujuan supaya dari hati itu setan dapat mengendalikan hidup manusia. Supaya manusia terhindar dari tipu daya setan, maka manusia harus mampu menjaga dan mengendalikan nafsu syahwatnya, padahal manusia dilarang membunuh nafsu syahwat itu, karena dengan nafsu syahwat manusia tumbuh dan hidup sehat, mengembangkan keturunan, bahkan menolong untuk menjalankan ibadah.
Dengan melaksanakan ibadah puasa secara teratur dan istiqomah, di samping dapat menyempitkan jalan masuk setan dalam tubuh manusia, juga manusia dapat menguasai nafsu syahwatnya sendiri, sehingga manusia dapat terjaga dari tipudaya setan. Itulah hakekat mujahadah. Jadi mujahadah adalah perwujudan pelaksanaan pengabdian seorang hamba kepada Tuhannya secara keseluruhan, baik dengan puasa, shalat maupun dzikir. Mujahadah itu merupakan sarana yang sangat efektif bagi manusia untuk mengendalikan nafsu syahwat dan sekaligus untuk menolak setan. Allah s.w.t berfirman:
إِنَّ الَّذِينَ اتَّقَوْا إِذَا مَسَّهُمْ طَائِفٌ مِنَ الشَّيْطَانِ تَذَكَّرُوا فَإِذَا هُمْ مُبْصِرُونَ
“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa, bila mereka ditimpa was-was dari setan, mereka berdzikir kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat”. (QS.al-A’raaf.7/201)
Firman Allah s.w.t di atas, yang dimaksud dengan lafad “Tadzakkaruu” ialah, melaksanakan dzikir dan wirid-wirid yang sudah diistiqamahkan, sedangkan yang dimaksud “Mubshiruun”, adalah melihat. Maka itu berarti, ketika hijab-hijab hati manusia sudah dihapuskan sebagai buah dzikir yang dijalani, maka sorot matahati manusia menjadi tajam dan tembus pandang.
Jadi, berdzikir kepada Allah s.w.t yang dilaksanakan dengan dasar Takwa kepada-Nya, di samping dapat menolak setan, juga bisa menjadikan hati seorang hamba cemerlang, karena hati itu telah dipenuhi Nur ma’rifatullah. Selanjutnya, ketika manusia telah berhasil menolak setan Jin, maka khodamnya yang asalnya setan Jin akan kembali berganti menjadi golongan malaikat.
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ(30)نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِي أَنْفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ
“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan) “Janganlah kamu merasa takut janganlah kamu merasa sedih dan bergembiralah kamu dengan memperoleh surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”(30)Kamilah pelindung-pelindungmu di dalam kehidupan di dunia maupun di akherat”. (QS. Fushilat; 41/30-31)
Firman Allah s.w.t di atas yang artinya: “Kami adalah pelindung-pelindungmu di dalam kehidupan di dunia maupun di akherat”, itu menunjukkan bahwa malaikat-malaikat yang diturunkan Allah s.w.t kepada orang yang istiqamah tersebut adalah untuk dijadikan khodam-khodam baginya.
Walhasil, bagi pengembara-pengembara di jalan Allah, kalau pengembaraan yang dilakukan benar dan pas jalannya, maka mereka akan mendapatkan khodam-khodam malaikat. Seandainya orang yang mempunyai khodam Malaikat itu disebut wali, maka mereka adalah waliyullah. Adapun pengembara yang pas dengan jalan yang kedua, yaitu jalan hawa nafsunya, maka mereka akan mendapatkan khodam Jin. Apabila khodam jin itu ternyata setan maka pengembara itu dinamakan walinya setan. Jadi Wali itu ada dua (1) Auliyaaur-Rohmaan (Wali-walinya Allah), dan (2) Auliyaausy-Syayaathiin (Walinya setan). Allah s.w.t menegaskan dengan firman-Nya:
اللَّهُ وَلِيُّ الَّذِينَ ءَامَنُوا يُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوتُ يُخْرِجُونَهُمْ مِنَ النُّورِ إِلَى الظُّلُمَاتِ أُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
“Dan orang-orang yang tidak percaya, Wali-walinya adalah setan yang mengeluarkan dari Nur kepada kegelapan. Mereka itu adalah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya”. (QS.al-Baqoroh.2/257)
Dan juga firman-Nya:
إِنَّا جَعَلْنَا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاءَ لِلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ
“Sesungguhnya kami telah menjadikan setan-setan sebagai Wali-wali bagi orang yang tidak percaya “. (QS. Al-A’raaf; 7/27)
Seorang pengembara di jalan Allah, baik dengan dzikir maupun wirid, mujahadah maupun riyadlah, kadang-kadang dengan melaksanakan wirid-wirid khusus di tempat yang khusus pula, perbuatan itu mereka lakukan sekaligus dengan tujuan untuk berburu khodam-khodam yang diingini. Khodam-khodam tersebut dicari dari rahasia ayat-ayat yang dibaca. Semisal mereka membaca ayat kursi sebanyak seratus ribu dalam sehari semalam, dengan ritual tersebut mereka berharap mendapat¬kan khodamnya ayat kursi.
Sebagai pemburu khodam, mereka juga kadang-kadang mendatangi tempat-tempat yang terpencil, di kuburan-kuburan yang dikeramatkan, di dalam gua di tengah hutan belantara. Mereka mengira khodam itu bisa diburu di tempat-tempat seperti itu. Kalau dengan itu ternyata mereka mendapatkan khodam yang diingini, maka boleh jadi mereka justru terkena tipudaya setan Jin. Artinya, bukan Jin dan bukan Malaikat yang telah menjadi khodam mereka, akan tetapi sebaliknya, tanpa disadari sesungguhnya mereka sendiri yang menjadi khodam Jin yang sudah didapatkan itu. Akibat dari itu, bukan manusia yang dilayani Jin, tapi merekalah yang akan menjadi pelayan Jin dengan selalu setia memberikan sesaji kepadanya.
Sesaji-sesaji itu diberikan sesuai yang dikehendaki oleh khodam Jin tersebut. Memberi makan kepadanya, dengan kembang telon atau membakar kemenyan serta apa saja sesuai yang diminta oleh khodam- khodam tersebut, bahkan dengan melarungkan sesajen di tengah laut dan memberikan tumbal. Mengapa hal tersebut harus dilakukan, karena apabila itu tidak dilaksanakan, maka khodam Jin itu akan pergi dan tidak mau membantunya lagi. Apabila perbuatan seperti itu dilakukan, berarti saat itu manusia telah berbuat syirik kepada Allah s.w.t. Kita berlindung kepada Allah s.w.t dari godaan setan yang terkutuk.
Memang yang dimaksud khodam adalah “rahasia bacaan” dari wirid-wirid yang didawam¬kan manusia. Namun, apabila dengan wirid-wirid itu kemudian manusia mendapatkan khodam, maka khodam tersebut hanya didatangkan sebagai anugerah Allah s.w.t dengan proses yang diatur oleh-Nya. Khodam itu didatangkan dengan izin-Nya, sebagai buah ibadah yang ikhlas semata-mata karena pengabdian kepada-Nya, bukan dihasilkan karena sengaja diusahakan untuk mendapatkan khodam.
Apabila khodam-khodam itu diburu, kemudian orang mendapatkan, yang pasti khodam itu bukan datang dari sumber yang diridlai Allah s.w.t, walaupun datang dengan izin-Nya pula. Sebab, tanda-tanda sesuatu yang datangnya dari ridho Allah, di samping datang dari arah yang tidak disangka-sangka, bentuk dan kondisi pemberian itu juga tidak seperti yang diperkiraan oleh manusia. Demikian¬lah yang dinyatakan Allah s.w.t:
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا(2)وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
“Dan barangsiapa bertakwa kepada Allah. Allah akan menjadikan jalan keluar baginya (untuk menyelesaikan urusannya) (2) Dan memberikan rizki kepadanya dari arah yang tidak terduga”. (QS. ath-Tholaq; 65/2-3)
Khodam-khodam tersebut didatangkan Allah s.w.t sesuai yang dikehendaki-Nya, dalam bentuk dan keadaan yang dikehendaki-Nya pula, bukan mengikuti kehendak hamba-Nya. Bahkan juga tidak dengan sebab apa-apa, tidak sebab ibadah dan mujahadah yang dijalani seorang hamba, tetapi semata sebab kehendakNya. Hanya saja, ketika Allah sudah menyatakan janji maka Dia tidak akan mengingkari janji-janji-Nya.

About these ads
Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 65 Komentar

Post navigation

65 thoughts on “KHODAM JIN DAN KHODAM MALAIKAT

  1. Rantau kayong

    Hadir

  2. Wagiman wara wiri

    Nyimak ja

  3. noname

    ngikut

  4. Wagiman wara wiri

    Menagih janji tuhan

  5. engyu

    oks bnget

  6. Maspri (dukun komputer)

    Jd bingung kebanyakan pertamax.

  7. Laskar_lung gading

    Absen pagi…

  8. Cungkring Cerbon

    ;-)

  9. Tongkat Bengkok

    “Apakah salah seseorang berdzikir suatu hizib atau amalan untuk mengharapkan sesuatu”

    Mohon maaf sebelumnya bukan maksud hati sombong/ria, ada beberapa hizib yang rutin saya baca, diawal mungikin saya hanya sekedar baca/dzikir biasa tanpa suatu permintaan khusus hanya sekedar meminta perlindungan melalui syari’at saya membaca hizib tsb.

    Tapi hampir dua bulan terakhir,,, saya ada permintaan khusus sama tuhan melalui syari’at saya membaca hizib. Ibu saya sakit kanker payudara stadium 4/5, saya meminta petunjuk untuk bagaimna ibu saya bisa sembuh, saya meminta agar ditunjukkan siapakah orang yang akan menjadi perantara kesembuhan ibu.

    Tp sampai saat ini cobaan belum reda juga,,,

    Pertanyaanya; apakah saya salah dengan keadaan diatas,,, terkadang saya ma tuhan untuk mendatangkan “khodam” yang bisa menyembuhkan ibu saya.

    Mohon bimbingannya….

    Salam hangat, herlan.

  10. ulasan yg sangat bagus sekali..

  11. Kumbang kelana

    Salam salim ,, all melu nyimak,,,

  12. salam pagi sedulur semua..
    sehat selalu..
    amiend..

  13. cipta santosa 321

    Ada postingan bagus kok tamunya dikit ya..

  14. salam damai selalu….
    ijin nyimak……
    postingannya ……..muaantaabs…

  15. Maspri (dukun komputer)

    @ustad helmi : matur nuwun atas pencerahannya.

  16. Nico Syah alam

    Assallam mu’alailkum wr wb..tuk Ustadz Helmi & para sedulur2 semuanya_ Mohon izin tuk menyimak pembelajarannya..

  17. adin nur

    absen pagi…
    Salam-salim,wong alus semua…mantappp…mari kita hayati postingnya…

  18. orang biasa

    Pa’ ustadz helmi : salam hormat untuk Panjenengan………….

    semoga Alloh SWT senantiasa memberikan yang terbaik buat kita…

  19. laskar lembu suro

    aslkm…..waaaah kesiangan,dh ketinggalan kuliah ni!!!!!!

  20. Assalamu alaikum wr wb.
    Ustadz dan sedulur KWA,
    Ngikut nyimak aja, soalnya awam masalah khodam.

  21. khozin A

    absen 21

  22. Salam , izin untuk nyimak, selamat siang

  23. assalamu’alaikum…kuliah pagi yg menyejukkan ustadz,semoga menjadi renungan bagi yg berselisih faham utk mencari kebenaran yg hakiki.
    Salam salim buat pak rektor kita yg anyar selamat3x…smoga menjadi pengemban amanah yg diridhoi-NYA aminnn..
    Maaf pak rektor,klo boleh usul kami(saya dan beberapa teman saya) mohon setiap artikel ataupun materi kuliah ataupun mata kuliah sebaiknya dibatasi terbitnya, misalnya pagi 1,siang 1 dan sore/malam 1.Kenapa?…
    1.Agar materi yg diterbitkan dapat dikupas tuntas oleh kita semua anggota maupun pencinta KWA melalui pertanyaan2 yg dijawab oleh siapapun yg bisa menjawab atau langsung oleh dosen2 yg membabarkan materi kuliahnya
    2.Bagi dosen pembabar seharus menjawab setiap pertanyaan2 yg diajukan agar menjadi lebih jelas,pepatah bilang BERANI BERBUAT BERANI BERTANGGUNG JAWAB!! (Ingat..kemampuan dan pola berfikir manusia berbeda2 ada yg cepat tanggap tapi ada juga yg sebaliknya, lambat)
    Saya rasa itu saja usul-usil dari kami yg serba kekurangan ini,mohon maaf bila ada kesalahan,mohon dipertimbangkan.
    Salam asah asih asuh…wassalam

  24. Arsad (lampung)

    Kpd rekan2 para sepuh blok kita ini sy arsad no anggota 845 MOHON BANTUAN atas masalah yg sy alami. Berawal dr peselisihan keluarga,antara ortu sy dgn tetangga sebelah rumah, dn pd th 2004 orang tua sy dh meninggal,walau dgn sakit yg tdk normal,tp sy selalu berpikir bijak AJAL TELAH TENTUKAN dn sy selalu bersikap baik pd tetangga tsb,namun tidak sampai d st aja,pd bln mart thn ini istriku mengalami kebutaan,hrtku tak seberapa hbs bhkan aku sampai pinjam bank namun tak kunjung sebuh,atas saran dr teman istriku ku bw keorang alim, dn setelah d deteksi ternyata istriku kena guna2 CUCUK SELUANG stlh d obati 3 orang kiyai br istriku di sarankan operasi, dn dokterpun kaget krn semula istriku d ponis buta,tp kenyataanya sdh bs d operasi dan sembuh,puji sukur ku ucapkan pd ALLAH,tp masalah tidah berheti, semejak istriku sembuh pd bln agustus tetanggaku smpai hr ini selalu menghidar dan mempinah aku,hingga pd hr kamis kemarin dia merombak rumahnya,yg membuatku bingung pondasi rumahnya masuk ke tanahku,tp ketika ku tegur jawabanya tidak sopan,mungkin kl kulayani kemarin ada diantara kami hr ini yg sudah mati, PARA SEPUH AKU MOHON BANTUAN atas masalahku ini,aku orang yg lemah tiada orang tua tuk mengadu

  25. Absen mata kuliah siang…. Secara pribadi sy setuju dgn pendapat mas Pencari Allah, jika boleh artikel nya per hari ckp 2 atau 3 sj, agar setiap artikel dpt di bahas n di diskusikan dgn lebih luas dan mendalam. Salam utk pak Rektor, ki Alus, mas Risang, pr dosen/sesepuh, n sedulur semuanya. Sambil liburan kt simak trs artikel2 keren di KWA.

  26. wawan sleman

    maaf cuma sekedar urun rembug

    @ PENCARI_ALLAH, saran memang baik, tapi seperti dulu ada kesepakatan bahwa ilmu yg di share disini adalah monggo di pelajari secara otodidak.
    para dosen belum tentu ada waktu luang mengingat kesibukan yg ada. tapi bagaimanapun kita harus sangat berterima kasih karena sudah mau mem posting amalan yg dimana amalan ini kadang tingkat tinggi yg di luar sana harganya puluhan juta dan disini ngak bakalan ada penipuan seperti yg marak terjadi di luar. ngak bakalan nama asma dirubah2 dibuat nama asma yg elit.

    @ Arsad (lampung), akan lebih baik kalau anda ngamalkan sholawat fatih yg sudah ada di bloq, sehabis sholat seikhlasnya dan akan lebih baik lagi di tambah wirid al fateha se ikhlasnya.

    @ Tongkat Bengkok , mungkin ada baiknya anda sholat istiqoroh, minta petunjuk apa yg harus dilakukan, akan lebih baik lagi kalau sebelumnya sholat taubat.

  27. Laa tansa

    Absen siang……salam menjura kgm sspuh kwa

  28. Agung

    Terima kasih Ustadz, artike yg sangat berarti bg sy yg awam ini…..!

  29. nazarudin lakamaningka

    gud…..gud nemen sungyaqin…..semakin diberi sesaji maka syetan jin akan semakin bertambah kekuatanya…..jadi jangan kasih kembang telon…kasih aja kembang api biar pringas pringis kepanasan….hehehe…

  30. Muhammad Syukri Ali

    Terima Kasih, Ustadz Helmi andrian, atas pencerahannya

    Salam

    Syukri

  31. @mas wawan salam kenal & hangat seperti yg sdh saya katakan ini hanya usul-usil tp tdk asal hehehe…sayang sungguh sayang klo pohon tdk berbuah
    Asah asih asuh mas…

  32. wawan sleman

    @ pencari allah, ya itulah sayang nya mas “pohon tidak berbuah”, emang sayang sih mungkin bakat alam jadi kurang terasah, tapi ya namanya juga lewat internet, lain lagi kalau ketemu langsung tentu akan jadi lebih baik lagi.

  33. Assalamualaikum wr,wb
    Mantaaaaaaaaaaaaaappppppppppppppppppp
    Sebuah paparan tetesan ilmu yg menakjubkan,aku sampai terenyuh membacanya,aku kasih nilai A++

  34. adin nur

    ada yg ingin saya konsultasikan kpd para sesepuh & anggota wong alus.
    Dlm beberapa bulan ini,anggota tubuh saya merasakan ada getaran2x halus yg menjalar di sekujur tubuh.ttpi yg paling aktif getaranya di ke dua tangan.
    Yg jadi pertanyaan di benak saya,fenomena apakah ini? baik/buruk untuk saya? & getaran halus bisa saya besarkan,tapi knp tidak bisa di kecilkan?
    Ki wong alus,mohon pencerahanya…trimakasih.

  35. Sartono jenar

    Ulasan yg sangat mantabbb…….Nderek nyimak…

  36. tsmario

    hebat dan muantap temen rek…!, khodam jin, khodam Malaikat dan ……. (khodam manusia). salam!.

  37. Selamat siang…ijin nyimak,utk para sesepuh dan bolo KWA semua,salam kenal dan salam perseduluran,semoga tetap langgeng…

  38. Assalamu’alaikum sesepuh n sedulur smua,,,pencerahan yg sangat bguss,,,mantap ustadz Helmi…

  39. Sekedar saran utk mas arsad lampung. Mengenai mslh bts tanah yg diserobot, mas bs mengadukan ke perangkat desa setempat, n jk tdk selesai jg br lapor polisi dgn disertai bukti bts tnh seperti SHM atau akte jual beli. Sdg kan mengenai kecurigaan adanya serangan gaib, mas bs cb saran dr mas wawan sleman, atau cb amalkan amalan lain/asma,hizib yg khasiatnya berhubungan dgn mslh yg mas hadapi. Sy doakan semoga Allah sll membantu mas arsad.

  40. @ki/mas wawan…maaf dengan sgt kami (saya dan teman2 saya) hny manusia2 bodoh mas,terutama sy yg sdh berani berusul-usil diterima atau tidak ya monggo….ini hny bentuk kecintaan kami pd KWA.
    Saya pernah punya pengalaman mas, waktu sekolah dulu ada seorg teman sy yg memiliki kemampuan otak(kemampuan berfikir/pola fikir) yg luar biasa(smart/pintar) yg membuat di selalu juara.dlm suatu kesempatan ada teman sy yg memuji-muji kepintaran teman sy tsb tp dengan entengnya teman sy yg pintar itu menjawab “ORG PINTAR DOSANYA BANYAK,ORG BODOH DOSANYA SEDIKIT”.setelah bertahun tahun sy baru bisa menterjemahkan baru2 ini mas (mungkin karena kebodohan sy ini).ternyata perkataan teman sy tsb ada benarnya juga.org bodoh harus bertanya org pintar wajib menjawab agar tidak salah jalan.masalah sarana jika kita ikhlas mbok yo ojo tanggung2…pahala itu seperti ilmu marketing mas…”MULTI LEVEL” hehehe…
    Mohon maaf,salam ASAH ASIH ASUH

  41. triwiyono

    assalamualaiku
    ijin absen..

  42. Ijin nyimak..

  43. Arsad (di lampung)

    Trim’s mas wawan dan mas rumi,saranya akan sy ikuti sy minta doanya,kepada mas wawan asma apa yg patut sy pakai mohon petunjuk.

  44. Masfauzi

    Mantap..matur suwun atas pembabarannya..alfateha..

  45. OJIBUAKU

    asslmkm……… salam takzim sdulur smua……..
    nderek nyimak ustadz helmi……..

  46. jabangun

    izin nyimak…..

  47. angon

    @mad arsyad lampung, saya ikut prihatin terhadap masalah yang menimpa anda. Saran mas wawan bisa dilaksanakan, atau bacalah shalawat ini sehabis shalat dan waktu luang sebanyak-banyaknya
    Allahumma shalli ala sayidina muhammadin tulqi biha ar-ru’ba wal ghaibata fi qulubil kafirin wal musyrikin wal munafiqin wadl-dlalimim wal mufsidin wal hasidin wa ala alihi wasahbihi wasallim…

  48. gusbonex

    mas@adin nur, lagi jalanin amalan apa?
    ….huhuhuhu….
    laa ilaaha illalloh
    ora ono kekarepan sing mulyo kejobo kepangge gusti alloh

  49. adinnur

    @gusbonek,saya baru mengamalkan membuka cakra itu pun ktika mau tidur.
    Zikir nafas kira2 10mnt,trus shalawat,tawasul.trus bca amalan pembuka cakra,kmudian di tutup dg membaca asmaul khusna.& kadang2 tertidur sblm selesai.
    Mohon gusbonek pencerahanya…trimakasih…

  50. SAWUNGGALING MADURA

    SALAM ALAIK SEMUANYA……SEKEDAR BERBAGI SECUIL PENGETAHUAN TENTANG KHODAM/PENJAGA MANUSIA…MEMng SETIAP MANUSIA ALLAH CIPTAKAN PENDAMPING/PENJAGANYA DARI GOLONGAN MALAIKAT DAN JIN SECARA BERSAMAAN……DAN KITA SEBENARNYA BISA MENGETAHUI SIAPA MALAIKAT PENDAMPING KITA DAN SIAPA JIN PENJAGA KITA…..ITU SUDAH DITENTUKA SEJAK ZAMAN AZALI…..SALAH SATU CONTOH….SESEORANG YANG DIJAGA OLEH MALAIKAT KASFIYAA_IL MAKA SUDAH TENTU RAJA JIN YANG MENDAMPNGI ORANG TERSEBUT ADALAH MAIMUN……MOHON MAAF…SAYA DAPAT KETERANGAN DARI SALAH KITAB KARANGA IMAM AL HAKIM ABUL MA’SYAR…ULAMA’ BESAR DARI MESIR.SALAAMMMMMMMMMM

  51. askum poro sedulur,mas sawunggaling gmn kbrnya????

  52. Cakra Bayu

    Ane suka artikelnya…….terimakasih ust Helmi pencerahannya. Top Markotop. Lanjut

  53. gus santri

    Mantaaaaaaaap Ustadz..
    Ikut menyimak dan absen.

    Semuanya, salam penuh hormat takdzim….

  54. Singo luedro

    assalaamu’alaikum.sugeng dalu
    @mas sawunggalina
    @gus santri
    sedoyo sesepuh lan sedulur bolo alus sedoyo.nuwun sewu nderek nyimak

  55. gusbonex

    mas@adin nur, yaaa pantas saja mas, semua yg mas adin lakukan itu ada yg membimbing enggak?

  56. Assalamu alaikum,
    Absen dinihari

  57. gusbonex

    mas@wang, wah ada yg nemenin melek an nich, salam kenal mas
    ….huhuhuhu….
    Laa ilaaha illalloh
    Ora ono kekarepan sing mulyo kejobo kepangge gusti alloh

  58. Salam kenal juga Kang Gus.

  59. adin nur

    waduh.. mas gusbonex,guru pembimbingnya enggak ada tuh mas.soalnya saya masih di rantau orang…jadi gurunya ya para sesepuh & anggota di KWA.jd saya mohon pencerahanya,trimakasih…

  60. Yoan

    Assalamualaikum w. Nice artikel. Untuk mas tongkat bengkok coba lakukan pengaliran tenaga dalam dg pernapasan perut tanpa hentakan atau tembakan. Lakukan rutin +- 3x§/ hari. Mudah2an ada perbaikan. Utk mas arsad coba dg ASR

  61. star night

    Assalammuallaikum sedulur semua ………moga sehat selalu

  62. dian

    ijin nyimak nih

  63. putro segoro

    ijin nyimak juga..

  64. putro segoro

    sugeng siang lan salam paseduluran kagem sedoyo kemawon….

  65. adhe herman wahyudi

    Salam persaudaraan. Semoga kita semua pecinta blog kwa selalu dalam lindungan allah swt. Amin amin ya robbal alamin.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

%d blogger menyukai ini: