MENGENAL SUARA HATI (Membedakan Suara Pikiran dan Suara Hati)


Patramantra
(tanpamantra@yahoo.co.id)

Assalamu alaikum wr.wb. Selama ini, mungkin kita telah sering mendengar kata “suara hati”, bahkan ketika kita ingin sharing maupun minta pertimbangan dan saran mengenai suatu permasalahan pada teman, seringkali mereka tidak memberi keputusan untuk kita. Mereka hanya mengatakan sebagai saran ikuti SUARA HATIMU, sebab itulah yang terbaik untuk dirimu.

Sewaktu masa sekolah dulu kita sering diajarkan untuk membaca dalam hati agar tidak terjadi saling mengganggu konsentrasi dengan yang lain. Bahkan mungkin sampai sekarang telah menjadi kebiasaan bagi kita untuk membaca dalam hati. Kebiasaan melamun, berkhayal, berpikir, merenung merupakan suatu pengalaman yang bisa memberi kekayaan bagi hati/bathin kita. Suatu pengalaman sebagai akibat aktivitas dari dalam diri manusia dan bukan aktivitas yang bisa dilihat oleh mata orang lain. Kegiatan seperti ini, sering kita lakukan bahkan telah menjadi teman disaat kita sendiri, kesepian, merasa takut, khawatir serta saat kita ingin merubah keadaan dalam kehidupan. Aktivitas tersebut telah membuat kita rancu untuk menandai mana SUARA HATI dan mana suara pikiran.

Dalam ajaran Islam dinyatakan bahwa baik-buruknya perilaku seseorang ditentukan oleh qolbu/hatinya. Jika qolbunya baik maka perilaku orang itu pasti juga baik. Begitu pula sebaliknya. Qolbu disini berarti bukan hati yang sesungguhnya (liver) tapi hati yang dimaksud adalah jantung (heart).

Untuk memahami lebih lanjut mengenai suara hati, mari kita berjalan-jalan ke negeri barat untuk mempertanyakan kepada para sarjana di sana. Ada 2 pendapat mengenai cara manusia menggunakan pikirannya dan sampai sekarang masih menjadi perdebatan bagi mereka. Pendapat PERTAMA menganggap manusia berpikir dengan menggunakan hati/liver. Sementara pendapat KEDUA menganggap manusia berpikir menggunakan jantung/heart. Jika dilihat secara sistem kerja biologis. Jantung memiliki jalur hubungan dengan otak, sementara hati/liver tidak sama sekali. Sedangkan kaum Taoisme di Cina menganggap Shen/roh adalah pikiran dan terletak di jantung, bukan di otak. Pengertian ini mencakup semua aktivitas mental, emosi dan berbagai aspek jiwa.

Berdasarkan sudut pandang dari salah satu keilmuan otak manusia penggunaan otak terdiri dari 2 fungsi besar yaitu :
1. Otak kiri (otak analitis/empiris)
Biasa diidentikkan dengan rapi, perbedaan, angka, urutan, tulisan, bahasa, hitungan, logika, terstruktur, analitis, matematis, sistematis, linear dan tahap demi tahap. Otak kiri berfungsi sebagai pengendali IQ (Intelligence Quotient) berkembang berdasarkan pengalaman yang bersifat empiris.
2. Otak kanan (otak kreatif) diidentikkan dengan kreativitas, persamaan, khayalan, bentuk atau ruang, emosi, musik dan warna, berpikir lateral, tidak terstruktur, dan cenderung tidak memikirkan hal-hal yang terlalu mendetail. Otak kanan berfungsi dalam perkembangan EQ (Emotional Quotient) dimana seseorang dapat mendapatkan inspirasi, ide-ide dan instuisi.

Dengan pemanfatan otak kanan yag terarah dan terorganisir, maka seseorang akan mendapatkan pengetahuan spiritual.
Adapun keberadaan Suara Hati ada pada setiap manusia, tanpa terkecuali. Bahkan seorang pendosa/penjahat sekali pun. Mereka juga bisa memanfaatkan suara hati dengan tepat. Untuk memperlancar urusannya. Hal ini menandakan bahwa Allah tidak membedakan manusia baik dan jahat. Allah maha pengasih dan penyayang. Allah maha adil. Sebab tidak pernah memaksa. Orang baik dan jahat mendapatkan kesempatan yang sama. Untuk memilih dan menentukan jalan hidupnya masing-masing. Dan Allah pun tidak akan pernah menghukum orang yang berbuat jahat, kecuali perbuatannya yang akan menghukum manusia itu sendiri.

Hampir semua tradisi spiritual ke-AGAMA-an maupun KEBATHINAN mengajarkan tentang adanya dan manfaat SUARA HATI. Banyak yang menganggap suara hati identik dengan bisikan malaikat (kebenaran) sedangkan yang lain adalah bisikan setan karena cenderung mengajak pada kerusakan/menyesatkan. Sementara yang lain menganggap suara hati berasal dari pernyataan Roh manusia itu sendiri, sehingga mereka mendapatkan pandangan-pandangan tentang kebenaran. Karena Roh bisa melihat dan mendengar melampaui mata dan telinga tubuh fisik manusia. Agar manusia bisa memilih jalan hidup yang barokah dan diridhoi (suatu kebahagiaan yg hakiki). Sedangkan suara yang lain dianggap berasal dari NAPSU.

Dalam tradisi spiritual KEAGAMAAN maupun olah KEBATHINAN banyak mengajarkan titik fokus perhatian pada cakra jantung atau bahkan pada jantung. Dengan harapan untuk memperkuat KEHENDAK ROH, karena dianggap bahwa Roh bersemayam di JANTUNG. Hal ini dilakukan untuk memberi gambaran pada akal pikiran kita adanya suara hati yang berasal dari ROH.
Banyak yang meyakini bahwa informasi yang didapat dari suara hati lebih tepat dan akurat dibanding penglihatan mata ke-3. Bahkan suara hati sering bekerja secara otomatis tanpa harus melakukan konsentrasi dan sebagainya. Setiap kita akan melakukan suatu pekerjaan, suara hati secara otomatis bekerja untuk kita. Memberi petunjuk, peringatan, pertimbangan atau yang lainnya.

Agar kita bisa mendengarkan bisikan suara hati pun tidak sesulit cara membuka mata ke-3. Kita hanya perlu mencermati dan mengingat bagaimana suara hati bekerja saat kita akan melakukan sesuatu…….
Semoga bermanfaat. Wasalam. @@@

About these ads
Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 74 Komentar

Navigasi pos

74 thoughts on “MENGENAL SUARA HATI (Membedakan Suara Pikiran dan Suara Hati)

  1. tarjo

    hore

  2. iwan sableng

    maning maning,
    hahaha

  3. perunggu..

  4. aiebie

    maning maning trs cuuahhh…! maning apane?

  5. wonganyar

    artikelnya agak kurang lengkap ,mohon dibabar lebih jelas teknik2nya untuk bisa mengenali suara hati, krn di kwa ini msh byk yg awam drpd yg faham, mhn maf sklmnya

  6. khozin A

    lumayaaaan..

  7. edi

    mumet ki bisa dijabarkan lg utk meembedakaaaan nya?

  8. Mrcemeng

    Kurang terfokus gak mengena pada judulnya…

  9. Patramantra

    Assalamu alaikum wr.wb
    salam hormat dan tadzim buat
    @ki wongalus
    @ki tarjo @arif wees@iwan sableng@aiebe@mbah kozin A@wonganyar@edi
    Maaf saudara artikel ini memang sengaja saya tulis dg tidak lengkap harapan saya agar kita bisa saling berdiskusi dan berbagi pengalaman….
    Saya menganggap semua manusia itu sama dan unik memiliki pengalaman yg berbeda-beda dan saling mengisi….

  10. Patramantra

    @wonganyar@mrcemeng jangan dibikin mumet
    SUARA HATI sebenarnya tdk asing bagi kita, bahkan kita sering mendengarkannya tapi kita sering mengabaikan……
    SUARA HATI suatu hal yg bersifat alami dan selalu mengingatkan kita disetiap akan melangkah maupun membuat keputusan……

  11. yuwas wisufi sudurrinnas………….suddurr itulah inti dari……bathin ,,,,,,,,,,,,,,,,

  12. k_angelous

    Assalamualaikum WrWb :

    Salam salim untuk Ki Wong Alus,Ki Patramantra dan poro sedulur.

    Terima kasih sudah mengingatkan saya ,tadi pagi saya berdebat tentang masalah ini dan tulisan Ki Patramantra ini saya anggap sebagai pengingat dari Allah karena saya sudah melecehkan pemikiran seseorang karena dia bilang hati nurani (suara hati) ada di sini (menunjuk liver) trus saya bilang hati nurani (suara Hati) ada disini (menunjuk kepala) padahal dua-duanya (saya dan dia ) sama-sama salah …artikelnya kok bisa pas ya …saya jadi bingung dan merasa bersalah Ki.

    Maturnuwun

    Wasalam

  13. Patramantra

    @k_angelous : jangan terlalu dipikirkan. Diskusi dan diakhiri dg perdebatan tanpa titik akhir itu biasa. Karena sama-sama belum paham dan ego masih juga menguasai kita. Untuk menghindari perdebatan coba pelajari cara sudut pandang lawan bicara (empati). Kadang-kadang pilihan kata yg kurang tepat bisa berpengaruh pada kejelasan informasi yg ingin kita sampaikan.

  14. Patramantra

    @ki hebat ni pa sama dengan ki darno kah…….

  15. Kumbang kelana

    Nyimak maning,,

  16. k_angelous

    @Ki Patramantra : Iya Ki saya akui ego saya memang tinggi, keras kepala dan tidak mau mengalah sehingga seolah-olah alam mengingatkan saya.

    saya sedang belajar untuk melihat dari sudut pandang yang berbeda dan berempati ya tapi itu tadi kadang-kadang sifat egoisnya muncul ,hanya karena yang berbicara hati nurani letaknya di liver hanya anak (maaf) lulusan SD dan bawahan saya sehingga saya seenaknya menyalahkan apa yang dia bicarakan….Astagfirullah….

  17. Patramantra

    @k_angelous biasanya saya kalau abis diskusi dan terjadi perdebatan saya memilih diam dan mendengarkan lawan bicara sambil memahami sudut pandangnya.
    Saya selalu menganggap manusia itu buta akan kebenaran mutlak. Ibarat orang buta yg memegang gajah dan mengatakan gajah spt yg kita pegang……
    Tapi kalau alasannya menyimpang jauh dari topik bahasan yah…. lebih baik kita diam mendengarkan dia bicara tanpa harus mengemukakan argumentasi lagi. Terus intropeksi diri mungkin pilihan kata kita kurang tepat, atau sudut pandang yg kita ambil untuk menyampaikan informasi kurang tepat pula…..

  18. k_angelous

    @ Ki Patramantra : Terima kasih Ki,saya akan lebih sering berintropeksi diri .
    – Apakah suara hati dengan feeling atau perasaan sama? misalnya was-was dan gelisah yang tidak jelas alasannya atau merinding ketika melewati suatu tempat.mohon penjelasannya Ki.

  19. Patramantra

    Suara hati sering diidentikan dengan Feeling/perasaan bahkan firasat sebelum kejadian tertadi. Dan ada yg mengidentikan dg keadaan was-was.
    Merinding ketika melewati suatu tempat merupakan kejadian/peristiwa yang mana bisa menimbulkan suara hati bekerja untuk memberi peringatan kepada kita.

  20. Goem

    Turut menymak . . .

  21. OJIBUAKU

    hadir… nyimak… mojok…

  22. salam hormat salam ta’zim katur kipatramantra dan semua sedulur2 KWA teriring……………..al-fatihah…….sent

    suara hati=hati bersuara, hati bisa bersuara apa sebabnya. apakah hati itu bisa didalam hati nurani.
    seandainya pikiran bersuara, hati bersuara, nurani bersuara,ruh bersuara ,kulit bersuara ,rambut bersuara ,dan semua anggota atau bagian tubuh bersuara,dalam artian bersuara sendiri-sendiri, jadi bagaimana letak/ciri2 untuk mengetahui siapa sebenarnya yang menyuarakan kebenaran/kebaikan itu. apakah benar itu suara hati atau sememangnya semua benar ,mungkin karena semua yang bersuara mungkin ada kebijaksanaan tersendiri sesuai dengan jalurnya.

  23. k_angelous

    @Ki Patramantra : Saya menyimak …

  24. Patramantra

    @goem@ojibuaku : ayo dibagi pengalamannya mengenai suara hati. Biasanya berkenaan dg firasat kejadian sebelum terjadi.
    Contohnya ketika saudara mau ke tempat teman. Ada perasaan ragu. ADA TIDAKNYA DIA DI RUMAH. Saudara tdk menelpon dan sms, sesampainya di sana…. eh ternyata dia tidak di rumah.
    Pernyataan ADA DI RUMAH berarti suara pikiran/napsu sebagai akibat kita berharap bertemu dia.
    Pernyataan TIDAK DI RUMAH merupakan SUARA HATI yg asli.

  25. atok bujang

    @patramantra

    salam .. ijin me nyimak (senyum)

  26. kalau menilik artikel diatas mungkin kalau saya yang memahami seperti ini ;
    adanya alam/ruang pikiran beserta kehidupanya beserta ciri2nya.
    adanya alam/ruang hati beserta kehidupanya besreta ciri2nya
    adanya alam/ruang nurani beserta kehidupanya beserta ciri2nya.
    adanya alam/ruang ruh beserta kehiduoanya besreta ciri2nya.

    dan apa sebabnya pikiran, hati, nurani, ruh tidak bisa kita fahami apakah ada yang menyelimutinya. yang membuat tidak berjalan sesuai jalurnya.

    xixixixixixixixi……….nak salah nyuwun ngapura.

    yauuuuuuuuuk monggo dilanjut.

  27. sombet

    Ikut nyimak kuliah mlm

  28. wawan

    wah bagus ini ,
    monggo dilanjut poro sesepuh , aku nyimak aja.

  29. Patramantra

    @ki bodokeremezken : jangan dibuat banyak suara begitu…… Sebaiknya kita batasi aja suara hati dan suara pikiran/napsu agar kita lebih mudah menandainya…
    SUARA HATI yg dibabarkan oleh ki hebat di qur’an terletak ……….
    yuwas wisufi sudurrinnas………….suddurr itulah inti dari……bathin ,,,,,,,,,,,,,,,,
    Sedangkan cara utk menandai kita harus mencermati dan menghapalkannya spt kejadian pada contoh di atas.

  30. Patramantra

    @ki atok bujang salam takzim dan monggo saya dibantu untuk membabar mengenai suara hati…. mengharap.com
    @ki bodokeremezken : maaf ki. Tlg dalam belajar suatu apapun jangan terlalu membebani diri dg pemahaman-pemahaman yang lain (mencampur-aduk) yg belum tentu sejalur. Dan baru bisa dipahami dg pembelajaran yg berbeda-beda dlm ruang pokok bahasan dan bertahap

  31. sering sekali saya mendengar atau ada banyak sekali pesan-pesan buku2 atau artikel2 atau pora guru2, poro sesepoh sesepoh beliu bilang begini ;SATUKAN HATI DAN PIKIRANMU. lalu timbul pertanyaan dari saya pribadi ,kenapa harus disatukan…? apakah mungkin ya pikiran berkeliaran dan hati berkeliaran, atau mungkin pikiran bersuara sendiri dan hati bersuara sendiri sehingga harus disatukan atau diselaraskan.
    kalau memang benar pikiran bisa bersuara dan hati bisa bersuara beraerti pikiran dan hati bisa berdiskusi. sehingga menghasilkan sesuatu baik buruk ,atau lebih kerenya hasil dari penyatuan pikiran dan hati bisa menciptakan hening sehingga menghasilkan kerilekan/menyegarkan pada tubuh lahir dan batin dan dari sinilah muncul sesuatu yang bermanfaat/atau menyuarakan/mengarahkan kepada kebaikan.

    waduuuh yaaa itu kalau menurut saya ,…………..lha kalau menurut sedulur yang semua saya yakin semua pada tau dan leebih daripada tau…….mohon dijelaskan segamblang-gamblangnya.nuhun.

  32. Patramantra

    @ki bodokeremezken : masalah pikiran, suara hati dan ruh insyallah bisa dipahami…. yg penting kita harus menjalankan hidup dg bersikap SABAR, IKHLAS DAN BERSERAH DIRI.
    Masalah ROH telah sedikit disinggung di artikelnya Ki SUKSMA RAHAYU “NO CONFESS”
    …..Roh tidak dipengaruhi oleh kesedihan dan kesenangan…..

  33. injih ki patramantra maturnuhun dan mohon maaf kalau saya sudah kesana kesini. kalau menurut pembelajaran saya yaaa yang namanya kalau mau menembus atau yang mau kita bicarakan adalah suara hati yaa mau tidak mau harus melewati suara pikiran dan pengaruh2 suara yang mempengaruhi pikiran yang pada mulanya selaras sesuai jalur kenapa berubah hingga akhirnya pikiran dipersalahkan sebaagai tirai/penghalang/diidentikan dengan nafsu yang tidak baik. sehingga kita tidak mampu mendengar kebaikan2 suara pikiran dan selanjutnya masuk dibenarkan oleh suara hati.

    mohon maaf sekali lagi,salah silaf nyuwun agenge pangapunten.nuhun

    monggo dilanjuuuuuut

  34. nyuwun izin nyimak…..

  35. Patramantra

    PIKIRAN identik dg keinginan/angan-angan atau napsu.
    HATI berhubungan dg perasaan/emosi. Sehingga sering terjadi kontra antara pikiran dan hati karena seseorang belum terbiasa bersikap sabar dan ikhlas dalam melihat kenyataan yang terjadi tidak sesuai pikirannya/angan2/keinginan waktu lalu. Sehingga kesedihan muncul bahkan terjadi depresi. Sedangkan kehidupan terus berlanjut….. Akhirnya kita melihat kehidupan terasa hambar/hampa krn sudah tdk sesuai dg keinginan kita.

  36. Patramantra

    Sebenarnya kita tdk boleh menyalahkan kerjanya PIKIRAN.
    Pikiran identik dg EGO (napsu) yaitu sikap bawaan manusia, suatu sikap untuk bertahan hidup bahkan kalau tdk terkontrol bisa menggunakan berbagai cara agar semua keinginannya bisa tercapai.
    HATI memiliki kecenderungan untuk mencari keselarasan dlm menanggapi kenyataan hidup.

  37. Patramantra

    Saya mengharapkan teman-teman disini jangan terlalu serius utk menanggapi disetiap artikel saya…. Terus hanya menyimak aja……
    SAYA BERHARAP
    -Saudara ikut berbagi cerita pengalaman sesuai dg topik bahasan kita
    -Saudara boleh dan harus bertanya jika belum paham
    -Saudara boleh menentang bahkan menyalahkan isi dari materi yg saya sajikan. Asalkan saudara bertanggung jawab….bisa menyatakan kebenarannya. Kalau g bisa juga g papa.
    -Jangan takut kalau saya tersinggung atau marah……he….he….he…….
    -Justru kalau saya marah akan muncul ide-ide maupun argumen-argumen yg bisa dipetik hikmahnya…….yang tdk bisa muncul jika saya tdk dlm keadaan marah……hi….hi….hi….
    -Dan saya suka itu, karena saudara telah membantu saya untuk menggali lebih dalam lagi mengenai pemahaman saya yg berhubungan dg topik pembahasan kita….xi….xi….xi…….

  38. Patramantra

    Anehkan…. Yah memang orang aneh…..
    @ki wongalus menyatakan dalam komen di artikel
    “SIAPA YANG AKAN MENANG INDONESIA ATAU MALAYSIA?”
    menyebut “suara hati” sebagai ILMU SABDA JADI. Hal ini menunjukkan betapa perlunya kita untuk memahami adanya “suara hati” itu. Agar kita bisa dg mudah memahami serta membedakan cara kerja suara hati dan nabsu…… Dan pada akhirnya nanti kita bisa memahami sifat Roh maupun mencapai kesadaran roh, yg sudah tidak dipengaruhi oleh kesedihan, kemarahan, kejengkelan, takut dsb…..

  39. suryarahmani

    Assalamu alaikum dulur2 KWA sedoyo yg sy hormati. ada dzikir dari habib hasan bin sholeh al jufri insyaAllah bisa mempertajam suara hati, dzikirnya sbb: Allahu ma’ii Allahu syahidii Allahu Qoribun minni. InsyaAllah artinya Allah bersamaku Allah menyaksikanku Allah dekat dgnku. dzikirnya sebanyak-banyaknya dan seiklhas ikhlasnya, smoga bermanfaat dunia & akhirat bagi kita semua

  40. Absen dulu sepi bgt…Ntar pagi balik lg ahhh…

  41. k_angelous

    Assalamualaikum WrWb

    Selamat pagi,salam salim untuk Ki Wong Alus ,Ki Patramantra dan poro sedulur.

    @Ki Patramantra berarti intinya untuk bisa jelas melihat /mendengar suara hati kita harus sabar ,berserah diri dan iklas supaya tidak ada prokontra antara pikiran dan hati ya Ki?. melihat “kedalam ” dan mengenal diri seperti sabda kanjeng Rosul apakah juga bisa memperjelas gambaran suara hati ki?mohon penjelasannya

    Wasalam

  42. Patramantra

    @suryarahmani makasih telah bagi-bagi cendolnya di sini smoga manfaat untuk saya dan saudara kita yg lain….

  43. Ilmi crb

    Hadir

  44. Patramantra

    @k_angelous : tidak juga. Suara hati suatu hal yg alami jd tidak perlu persyaratan yg mutlak, yg penting harus mencermati dg teliti dan mengingat mana yg menjadi kenyataan di saat kita terjadi was-was/firasat sebelum kejadian. Yang menjadi kenyataan adalah berasal dari suara hati sedangkan yg lain berasal dari alam pikiran kita.
    Dalam artikel “SIAPA YANG AKAN MENANG INDONESIA ATAU MALAYSIA?” Ki Wongalus mengajarkan bagaimana agar kita bisa mendapatkan informasi dari SUARA HATI mengenai siapa yg akan menang dan siapa yg akan menjadi juara…….
    Prosesnya :
    -tanyakan pada diri sendiri (hati) mengenai suatu apa yg ingin kita ketahui……
    -Kemudian diam sesaat jangan berpikir apa-apa…..
    -biarkan jawaban muncul dg sendirinya….
    -biasanya jawaban yg muncul pertama kali berasal dari suara hati….
    -jawaban yg ke-2 atau ke-3 sudah terkontaminasi oleh pikiran dan keinginan maupun harapan thd sesuatu tersebut.
    SUARA HATI merupakan bagian dari proses mengenal diri sendiri….

  45. triwiyono

    asslamu’alaikum
    semangad pagi poro pini sepuh
    @ki wongalus
    @kangmas patramantra
    @all
    salam takdzim…….
    setia menyimak pembelajaran…..

  46. saya pernah bertanya pada diri sendiri kemudian diam (seperti ki patra jelaskan tadi) kemudian ada jawaban.tapi jawabanya suara dari telinga dg jelas apakah itu suara hati ki . tapi sekarang saya pelajari lagi td bisa. mohon penjelasannya ki.sebelum dan sesudahnya saya uucapkan terimakasih.

  47. Patramantra

    @mas ageng : suara hati itu adanya di dalam HATI/BATHIN bukan dari telinga. Suara hati itu bersifat alami, jadi tiap orang pasti pernah mengalami, bahkan setiap saat kita akan melangkah, membuat keputusan dsb.
    Hal ini berhubungan dg surat An-nas……yuwas wisufi sudurrinnas…………. Dan surat al-fatehah….Ihdinas shirottol mustaqim….(maaf jika ejaannya salah).
    Kalau suara di telinga itu bukan suara hati tapi suara dari makhluk lain…..

  48. Patramantra

    Alhamdulillah…..untung mas ageng mengingatkan saya…. tentang hubungan Ihdinas….. dg suara hati. Coba nanti kita kupas bersama maknanya…..

  49. paing

    klo aku malah lebih sering mendengar suara rintihan…hhh..

  50. melesi.banget@com

    Kalau menurut sepengetahuan saya,suara hati jika sudah jelas,kejelasan suaranya insyaallah akan terdengar tertangkap oleh semua panca indra maupun telinga, caranya cukup diam dan sering komunikasi dengan hati, sehingga kita mengenal siapakah yang bersuara dihati hingga pada umumnya dinamakan suara hati.
    monggo dilanjut kaulo izin nyimak.nuhun

  51. pangeran kodok

    ini cerita teman sya lho.ketika jalan tiba” nginjak tahi(maaf) maka akan ada suara dibathin “yaaah nginjek tahi”,tapi akan ada suara lain yg blng “bukan kali “maka akan reflek kita angkat kaki utk melihat yg sebenarnya,maka akan ada lagi suara “tuuh kan gw blng juga apa,tahi kan “…silahkan direnungkan

  52. Patramantra

    @paing kalau yg om dengar itu cukup mas paing aja yg dengar….xi…xi…xi
    @melesi.banget@com : kalau yg seperti itu, saya belum mengalami…. Walaupun sebenarnya saya sering berdialog dengan diri sendiri tapi tdk komat-kamit lho…… nanti bisa-bisa dianggap gila kalau saya komat-kamit sendiri wkwkwk……
    Sebenarnya apa yg aki utarakan bisa menambah wawasan bagi saya……
    Kalau bisikan terdengar di telinga itu saya menamakan “Pendengaran ghaib” dan bukan suara hati….
    Kalau suara hati terjadi di Bathin….
    Utk memahami lebih lanjut mari kita lihat dan cermati serta kita diskusikan bersama……
    -contoh saya diatas
    -dan berikut dibawah ini
    CERITA:
    Teman saya pernah cerita:
    dia sangat penasaran dg do’a utk mengambil pusaka. Keinginannya itu terus-menerus ia pikirkan…..suatu saat menjelang ia tidur malam dan masih keadaan sadar 100% dia mendengarkan bisikan di telinganya…baca doa………1000x. Setelah ditanyakan ke orang yg berpengalaman dlm pengambilan pusaka….memang benar doa tsb bisa dipakai.

    Ada sesepuh bercerita kepada saya mengenai ilmu khodam/prewangan…. Sewaktu dia melakukan cross-cek dg beberapa temanya yg berilmu khodam….
    -biasanya khodam akan memberikan informasi kepada pemilik khodam tsb dg membisikan lewat telinga kiri.
    -dan akan masuk ke tubuh fisik pemiliknya juga melalui telinga kiri juga…..
    Adapun benar tidaknya saya kurang paham, karena saya tdk pernah belajar ilmu khodam…..

    Dan dari sumber beberapa buku yg membahas wedaran wirid dan buku kejawen lainnya…. Orang bisa mendapatkan informasi maupun petunjuk melalui pendengaran ghaib (bisikan ghaib)….ini menandakan bahwa orang tsb sedikit banyak tlah belajar ilmu ghaib/hikmah.
    @pangeran kodok : yg dikatakan itu termasuk contoh peristiwa terjadinya ada “suara hati dan pikiran” dan memang seperti itu….

  53. melesi.banget@com

    mantaab kipatramantra mungkin begitu ya xixixixi aku juga tidak tahu, dan kalau boleh tau kenapa ya ki..hati bisa bersuara…?
    atau apakah mungkin hati atau suara hati wujud karena ada sesuatu yang hidup dan berdiri sendiri atau masih berkhaitan dg wadhak lahir batin kita…?

    xixixixi aku malah tambah bingung…monggo dilanjut kaulo izin itab intib kalian belajar.nuhun

  54. Patramantra

    Sama dong…….
    Saya juga masih belajar….xi…xi…xi……
    Manusia harus bisa menyelaraskan lahir dan bathin….ini yg tdk mudah bahkan sulit, makanya kita hrs membuat pengakuan dg doa di depan Allah bahwa “tiada kekuatan kecuali dari Allah” karena pada dasarnya manusia bersifat pelupa, lemah, dan tdk sempurna…….jika tdk mengakui dan menyadari kekurangan diri sendiri bisa-bisa kita out dari kehidupan ini…jika terjadi kenyataan yg tdk sesuai dg keinginan kita…..Bisa2 kita menjadi gila, sedih dan depresi atau bahkan bunuh diri…….Dan jika tdk kita akan menganggap hidup ini terasa hambar/hampa…..Ini adl azab yg paling nyata dan mengerikan bagi kita.

    Adapun SUARA HATI menandakan bahwa Allah maha pengasih dan penyayang….yg selalu memperingatkan/memberi petunjuk kepada kita, sekaligus sbg wujud Allah yg maha adil karena tdk memaksakan kehendak-Nya. Kita harus mampu memilih diantara 2 suara/2 pilihan tsb. Di sinilah fungsi “Ihdinas shirottol mustaqim”.
    Setiap manusia ingin membuat keputusan/melangkah Allah akan memperingatkan, menanyakan kembali maupun memberi informasi melalui suara hati……
    Membuat suatu keputusan/langkah baru ibarat KITA BERJALAN MELALUI JEMBATAN SIROTTOL MUSTAQIM……. jika salah langkah……. kita bisa out…… Spt tsb di atas.
    Kalau sudah tau begini jangan pernah menyalahkan Allah kalau kenyataan yg kita inginkan terjadi kebalikannya/tdk spt yg kita harapkan…… toh! Allah dah memperingatkan dan mempertanyakan kembali kepada kita sebelum membuat keputusan……xi…….xi…….xi…………..

    Sekarang saya ingin bertanya pada saudara-saudara di sini…….
    KIRA-KIRA YANG SALAH SIAPA ALLAH APA KITA, JIKA KENYATAAN YANG TERJADI SEKARANG JAUH DARI HARAPAN DAN KEINGINAN KITA SEBELUMNYA …………..?????

  55. melesi.banget@com

    waduh kalau itu saya tidak tau karena salah dan benar belum bisa aku terjemahkan,mungkin pada hakekatnya kita ada diruanglingkup qudroh-NYA.
    waduh xixixixi aku malah tambah ngawor.

    pernah saya baca dlm buku :kenali dg betul2 apa itu hawa,nafsu,setan,malaikat beserta ciri2nya agar kamu bisa membedakan salah dan benar.

  56. Patramantra

    Coba baca dan pahami lagi 1x/sampai 3x dari artikel sampai komen ini…..
    Kalau saya menganggap setan/iblis sbg nama lain dari NAPSU itu sendiri……
    Kecuali saudara menganggap SETAN sbg bentuk makhluk lain yg menyeramkan…………………………..
    ……..iiiiihhh……..ih……..ih……..ih……..ih……..ih……..ih…………….aku blue jeans……..Ee……..eeh salah……..aku pakai jeans……..Ee..eeh salah juga……..aku jean claud van dame….wwaaaahhh salah juga…………….
    Yang penting jangan dikit-dikit jin……..dikit-dikit jin. Itu namanya fitnah……..ya kalau mereka trima, kalau g trima……..bisa bêrabee maasss…………….???

    Do’a kan saya aja mas…….. Semoga dimampukan Allah untuk membahas materi “MENGENAL DIRI SENDIRI” dilain waktu……..
    Semoga kita slalu dalam bimbingan Allah SWT……..amin……..
    Wasalam

  57. bodokeremezken.melesi.banget@com

    kalau tidak salah SUARA HATI nyaian iwan fals juga huwaaaaa aku malah samsoyo ngawur.xixixixi

    salam ta’zim salam hormat katur kipatramantra dan sedulur2 KWA semua teriring…al-fatihah….sent

    sugeng rahayu kerahayon

  58. melesi.banget@com

    betul2 trimasih sekali penjelanya dan pencerahanya. Karna saya betul2 tidak tau ya semampu saya ya tanya terus sampai ada kefahaman. Trimakasih ki patramantra

  59. tak bernama

    numpang nyimak ,..
    karena aku belum ngerti apa-apa (duduk bersila sambil ngopi)

  60. klo sy prnh baca dkoran hrian ibukota mngnai topik ini. initiny org yg sring brdialog dgn htiny lbh mdh mmcahkn mslh. krn hti mampu mliht prmslhn lbh jrnih n mmpunyai ruang lingkup pandangan yg lbh luas bila dibandingkn pikiran logis manusia. hti mmpunyai kmampuan mliht dan mnganalisa lbh dr apa yg mata dan otak kiri lakukan. maka brbhgialh org2 sring mengajak bicara htiny. asal jgn brlbhn aja,bs2 stresss

  61. Patramantra

    @Seni/artistik termasuk salah satu jalan utk mengenal TUHAN….
    @tanpa nama: Merasa belum mengerti…………….itu baik. Berarti jujur dan ada kemauan utk mengerti…………….

    NICKNAME atau nama samaran saran saya jangan menggunakan kata yg menggambarkan emosi/perasaan/keadaan saat ini……………. tapi pilihlah karakter/simbol jujur, senang atau nama tokoh kartun kayak naruto dsb, atau nama dewa, tokoh wayang dsb. Pilihlah karakter dan simbol positif.
    Karena nama maupun nickname adl do’a dan harapan kita juga melambangkan jiwa dan karakter kita. Jangan mengabadikan hal-hal yg bersifat negatif dg nickname kita, bisa-bisa nanti kita akan spt nickname tsb…….
    @geminus : apa yg saudara sampaikan benar adanya……

  62. menarik infonya…

    baca juga : jurnal ekonomi andalas

  63. agus ginting

    assw.suara hati atau suara jiwa…?
    mohqn pembabaranya sahabat…

  64. Kakek

    ass.
    saya cuma ngasih saran ne..
    biar lebih dapat membedakn suara hati dan pikran..

    tkuk lidah anda ke atas..
    dn dzikir menyebut nama Allah..

    Allah,Allah,Allah sebanyak-bnyak’a

    rasakan sampai rasakn dzikir anda msuk k hati anda..
    lkukan stiap hari..
    insyaallah anda bisa membedakn suara hati atau suara pikiran..

    maaf jika kurang sopan dan slah kata yg d tulis
    mohon d maafkan

  65. Bocah Lawu

    Ass…….ki patra bener sedulur kabeh jg bener……….. Yang salah siapa ya…..? Kak…….3x sy setuju petuah dr KAKEK tuh. Kan sesuai firman Allah…… Bismillahirrohmanirrohim Innafiqolkissamawati wal ardi wahtilafillaili la ayati li ulil abab insyaAllah begitu… Arti hai manusia ingatlah pada Tuhanmu saat kamu tidur, berjalan, maupun duduk……….. (maaf tlong dibenarkan klo salah tulis) manusia kan ad lupanya jg soale kitabnya KELING. Monggo dilanjut wss…..

  66. anto

    Ass…ki… mohon ma’af sebelumnya jika ada kekurangannya. aku blm bisa membedakan antara suara hati dengan suara diri kita sendiri. apakah sama suara hati dengan suara diri kita sebagaimana suara yang sering kita ucapkan.. apakah ada ciri-ciri tertentu untuk suara hati, misal, suaranya kecil melengking tapi tidak jelas jendernya, atau suaranya jelas jendernya laki atau perempuan…. terimakasih jawabannya ki…

  67. anto

    Ass… ki. menarik mencermati bahwa jika suara itu dari luar maka itu suara makhluk lain. tapi bagaimana ki jika suara itu muncul sebagaimana yang kita ucapkan (dzikir atau ngaji).. apakah itu suara makhluk lain atau suara kita yang mengema karena alam. dan kenapa ki kita tidak mengucapkannya tetapi suara itu sering muncul dan bila dicermati kadang dekat kadang jauh… terimakasih ki sharingnya…

  68. Suara hati itu tidak melengking keras / lemah dan tidak laki-laki atau perempuan.
    Suara Hati itu hampir sama atau bahkan sama dengan firasat.
    Cara mengetahui/memahami SUARA HATI/pikiran maka kita harus menghapal atau Niteni (red bhs jawa). Maka kita harus sering melatihnya.
    Adapun cara melatihnya seperti koment no. 24 dan 44 di atas.

  69. @ki anto: mendengar suara dzikir atau ngaji di dalam diri atau telinga? Kalau di dalam diri itu suara bathin anda sendiri tapi kalau di telinga, ada kemungkinan dari makhluk lain.
    Dan alangkah baiknya anda konsultasikan dengan kyai atau teman yang lebih berpengalaman tentang ilmu bathin atau ilmu hikmah.

  70. rokib

    buat ki wong alus mas patramantra dan kru sedulur kabeh…bgni saya ini suka baca2 tentang artikel yg berkaitan dg hati dan mengenal diri,dan jika di blog ini mengenal suara hati,bahkan klu gk salah dlm hadist kudsi Allah berfirman barang siapa bisa mengenal dirinya maka akan mengenali aku,yang semakin saya tdk tahu jalan padahal saya ingin sampai pada jalan untuk sampai pada titik kenal tuhan bukan hanya tahu tuhan,itu sampai saat ini blm kesampaiaan,ibadah ya hnya dibibir saja,menjalakan kewajiban,jd ruhnya blm ikut alias pikiran terbang saat saya baca ayat2 allah dn sulit menangkapnya muncul tanpa kompromi…mohon bimbingannya untuk saya ,klu sudi mungkin ada tehnik atau wirid yg gak berat tapi bisa menghantarkan kekhusukn bisa kirim ke mail saya…salam

  71. Agus D

    Silahkan ikut lokakarya membuka hati yang sering diselengggarakan oleh Yayasan Padmajaya, untuk lebih jelasnya silahkan buka http://www.padmajaya.com/

    Mohon maaf ki Patramantra, Salam Kasih (((L))) (})

  72. Agus D

    Iya Ki Ronggo….. he…. 10 x

  73. dipo

    ki….sngt mnarik artkelnya.lo boleh tau ni ki…gmn cara mudah mendngrkan suara hati yg di suarakan oleh ruh yg bersemayam dlm jantung…mohon dptnya diulas.tks ( DIPO )

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

%d blogger menyukai ini: