Monthly Archives: April 2012

PENGASIHAN ASMORO CIPTO


Begawan Kissowo Sidhi
kejawensepuh@gmail.com

Kuijazahkan Ajian Asmoro Cipto agar sedulur mendapatkan manfaat untuk mencari pasangan yang dirasa paling cocok dan disayangi.

LAKU:
Menghindari bersenggama, melihat/berbuat yang mendatangkan hawa nafsu mengurangi makan minum saat laku selama 7 hari 7 malam, atau 40 hari 40 malam..

PRAKTEK:
Untuk mempraktekkan ajian ini caranya sebagai berikut laki-laki/perempuan bersuci mulai sore hingga tengah malam dan jangan sampai tidur. Di tengah malam duduk, kepala disandarkan atau posisi seperti duduk bersemedi, batin ditata, mengheningkan cipta kemudian bayangkan hadirnya sosok yang akan dijadikan target pengasihan, hingga terasa benar-benar hadir di depan anda kemudian “setubuhilah” bayangannya sambil membaca mantra ini:

“HONG HYANG-HYANG KAMAJAYA DUMARENG KARASIKAN SURAP SARENG ASMARA, SOTENG ULUN LUMARAPA, MAKECEP RING WANITA IKA, SING DAYENG AJI ASMARA CIPTA, MYANG WISESENG PADUKA”.

Lakukan persetubuhan dengan bayangan target itu hingga anda puas dan tunggu hasilnya. Keyakinan perlu 100 persen bila ajian anda sudah merasuk dan semakin yakin maka hasilnya semakin bagus. Tunggu beberapa waktu agar goib bekerja hingga target akan mendatangi anda dengan asmara yang meluap luap…

Catatan:

#Tidak untuk main-main dan hanya digunakan untuk keperluan yang mendesak#
#Kalau targetnya pria, bacaan mantra ‘MAKECEP RING WANITA IKA diganti dengan “MAKECEP RING PRIYA IKA”
#Ajian ini tidak akan bekerja sempurna dan malah tawar bila target orang yang istiqomah taat menjalankan perintah agama, memiliki batin yang kuat dan dekat kepada Tuhan Yang Maha Esa#

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 235 Komentar

PENGALAMAN HIDUP MEMILIKI PENDAMPING GOIB HARIMAU LORENG BERWARNA PUTIH


BERIKUT ADA SEBUAH EMAIL DARI PEMBACA TERKAIT PENGALAMAN UNIKNYA SETELAH MASUK AGAMA ISLAM. KISAH APA YANG SESUNGGUHNYA DIALAMI SAUDARA KITA INI?

Assalamualaikum wwb,Mas Wong Alus, Saya XXXX, kerja di Jakarta tapi tinggal di bandung Saya menyukai blog KWA, Semoga ridho membimbing spiritual saya.

Ingin sedikit bercerita mengenaii diri saya:
Saya seorang mualaf bulan Oktober tahun 2003, sewaktu kecil/SMP (masih Kriten), saya sering bermimpi bertemu dengan harimau loreng putih besar sebesar kerbau/sapi, dan itu hingga saya dewasa.
Yang saya amati dlm perjalanan hdp sy, kl pas menghadapi masalah yg berat, harimau tsb dtg dlm mimpi, dan setelah harimau tsb dtg, sepertinya masalah tsb mudah sekali jalan klrnya.
Ada sedikit pengalaman soal ini:
Wkt itu saya kehilangan handycam dirumah (dicuri), saya merasa kesal sekali wkt itu, kemudian sy berucap kl sdh saatnya hrs hilang saya ridho, tp kl blm saatnya sy tdk ridho, sy ingin handycam tsb kembali ke saya.
Eh, mlmnya sy mimpi, harimau tsb dtg bersama pasukannya ratusan harimau dan mengaum seperti memberi perintah, 2 hari kemudian handycam tsb dikembalikan ke rumah walau bukan oleh org yg mencurinya, ktnya aneh handycam ini dijual brppun g laku (pdhal handycam tsb sony keluaran terbaru saat itu)

Dan ketika saya berumur 38th saya bemimpi bertemu dgn harimau tsb sedang bermain kejar2an. Tapi aneh ketika saya berlari semula lari seperti biasa, tp kemudian lari saya jadi seperti harimau dan saya lihat tangan sy sdh berubah berbulu seperti harimau tsb. Dan ketika sedang berlari saya terhalang oleh tembok, kemudian saya tembus tembuk tsb, saya kaget kok saya bs tembus tembok?

Ketika saya pulang kerja dari Jakarta ke Bandung, Istri saya menyambut saya dgn tatapan yg bengong dan takjub, karena dia melihat pakaian saya pakaian harimau, trs berubah lg seperti biasa.
Selanjutnya ketika sholat malam, istri saya bangun dan melihat saya memakai baju harimau, kemudian berubah seperti biasa.

Saya sering ketika tengah malam dibangunkan oleh suara yang tanpa wujud dan mengajak dialog.

Saya masuk Islam dibimbing melalui mimpi, dari mimpi saya sholat disuatu alam yg baru saya lihat (cerah/tidak panas tp tidak terlihat matahari) dan sejauh mata memandang tanah yg saya pijak putih seperti awan, disitu saya sholat (saat itu blm tau sm sekali tentang sholat)
Mimpi selanjutnya saya diajak sholat di Masjidil Aqsa trs jalan2 di Majidil Haram. Dari perjalanan batin itulah saya merasa dapat Hidayah dan mantap masuk Islam.

Sejak saya masuk Islam, banyak fenomena goib yg saya alami:
- Saya mendapatkan tasbih awalnya goib (mimpi plg sholat dimasjid kemudian lihat dilangit ada tasbih berputar2 turun kpd saya dan hinggap melingkar dibadan sy seperti kalung dan msk kedalam badan) selanjutnya tasbih tsb diberikan oleh seorang kakek langsung secara zohir.

- Mimpi diberi kitab kuno tulisannya arab gundul dan dimasukkan ke dlm dada saya, kemudian saya sempat berkenalan dgn org tua di cianjur yg katanya bs menarik kitab tsb, sekarang kitab tsb ada disaya (tp sy msh ragu karena bentuknya tdk seperti di mimpi)

- Mimpi didatangi oleh Kanjeng Ratu Kidul dan diberi batu yg dimasukkan melalui jidat saya. Kemudian menurut org tsb, itu batu merah delima, lalu beliau tarik, sekarang juga ada disaya (sy tdk tau itu asli/tdk)

- Mimpi bertemu seekor Singga yg sangat besar (kira2 sebesar kerbau) dan ingin ikut dgn saya

- Mimpi bersama Kanjeng Sunan Kalijaga dan saya ditugaskan membebaskan seorang cucu (putri) sahabat Kanjeng Sunan Kalijaga yg disandra Raja Jin karena menginginkan Keris Naga Ningrum, kemudian saya bebas putri tsb dan saya diwarisi keris tsb.

- Mimpi bertemu dan diajak Prabu Siliwangi ke dalam hutan belantara.

Saya juga mempunyai anak laki2 yg meninggal dikandungan saat 5 bln.
Selama ini juga saya sering ngaji secara goib, belajar tentang keislaman. Apa yg beliau ajarkan semua ketika saya baca di Alquran (saya punya yg ada terjemahannya) itu semua ada disana.

Untuk itu Ki Wong Alus ridho berbagi membedar dan membimbing mengenai cerita saya diatas  Saya ingin melihat & bertemu dgn pembimbing saya dan juga anak saya. Semoga Bapak ridho. Terima kasih sebelumnya Wassalamualaikum wwb. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 103 Komentar

PENGALAMANKU SAAT MNGAMALKAN KALIMAH TAUHID


Dead Man
kampussamudrailmuhikmah@yahoo.com

ba’da tu bi bismillahi ruuhi bihih tadad ilaa kasyfi asroori bi bathinihin thowat. wash shollaitu fits tsani ‘alaa khoiri kholqihi ala muhammadin man zaahadh dholaalata wal gholat. naruddu bikal a’daa’a min kulli wijhatin wabil ismi tarmihim minal bu’di bisy syatat. fa anta rojai ya ilaihi wa sayyidi fafarriq lamimal jaisyi ingroma bilgholat. sa’altuka bil ismil mu’azhomi qodruhu bi aajin ahuujin jalla jaliyyutu jaljalat.

astaghfirullah 3x.
sholallohu ala muhammad 3x.
laa ila hailallah 3x.

aslm. se2puh dan sdulur smua yg sy tidak bisa sy sebutkan satu persatu. alhamdulillah kita smua msih diberikan nikmat iman dan islam serta sehat. dan sy msih diberikan kesempatan untuk saling berbagi dsni. tak lupa sholawat serta salam kepada junjungan nabi besar muhammad saw. alhamdulillah stelah sekian lama tidak muncul untuk saling berbagi karena kesibukan sy slama ini. mngkin ada yg bertanya2 kmna sj sy slama ini..??? sy sdang sibuk dalam pekerjaan bisnis. bisnis yg sy geluti macam2, mulai dari jual hp, baju, aksesoris, dll yg penting halal. pokonya apa elu cari gue ada. dan skarang sdang sibuk mngembangkan majelis dzikir riyadlatul qolby yg mnjadi basis serta fondasi majelis dzikir sdulur2 kwa jakarta. kali ini sy akan mnceritakan sdikit pengalam spiritual yg sy alami. Slamat membaca…..!!!!
sblum mmbaca tulisan ini hendaknya pnjenngan mmpersiapkan kopi manis kopi pahit (tergantung selera), sajen (cemilan/mknan ringan), buhur (rokok), serta uborampe yg lainnya biar santai gak tegang. kalau sdh oke kita lanjutkan…..!!!
pengalaman ini sy alami skitar awal thn 2010 yaitu skitar dua thn yg lalu. pada waktu itu sy yg sering dan rajin2nya online dan slalu update didunia maya. namun disamping itu sy juga punya kegemaran lain yaitu wirid dan lelaku/ritual. entah amalan apa saja yg sy amalkan mulai dari kejawen, keilmuan leluhur, n keilmuan hikmah serta ilmu supranatural yg lainnya.
Saat itu sy sering mngamalkan kalimah tauhid yaitu laa ilahailallah. Niat awal kuamalkan amalan ini hanya untuk berzikir mmbersihkan jiwa ragaku yg kotor ini. Tiap hari dan tiap waktu kuamalkan. Sy mngamalkan dngan memasukan kalimah tersebut pada titik chakra jantung atau pusat batin. Entah berapa bulan kuamalkan, entah berapa minggu, entah berapa hari, entah berapa jumlah hitungan yg kuamalkan sy tak pernah mnghitunganya. Entah kenapa tiap2 amalan yg kuamalkan slalu berbalik dan kembali kepada kalimah tauhid ini. Mngkin ada rahasia yg besar yg tak bisa sy fahami dngan akal logika akan keajaiban dan rahasia yg terkandung didalamnya. Karena sjak sy mngamalkan kalimah tauhid ini sy merasakan perubahn yg sngat besar skali terhadap diri ini baik dari mental dan spiritual juga jiwa dan raga. alhamdulillah Batin mnjadi damai dan tentram, tubuh jadi kuat slalu sehat dan tak pernah sakit2an. Namun yg palinjg signifikan yg sy rasakan adlah perubahan batin sy…!!! Sy slalu mrasa terharu dan hati mudah tergetar melihat ketakjuban dngan apa yg sy alami sehari2 dikehiudpan. Sy bertanya2 dalam hati kenapa bisa mental sy
Mnjadi cngeng sperti ini….?? Tiap lihat atau merasakan suatu yg bahagia sampai yg sedih hati ini mudah skali mnjadi terharu…?? Batinku mnjadi lebih peka terhadap apa yg mnjadi perjalanan hidupku. Apakh gerangan yg sy rasakan ini…??
Stelah sekian lama mngamalkan dzikir ini ada kejadian yg aneh yg sy alami. Pada saat itu siang spulang dari luar karena capek sy mncoba untuk berbaring dikamarku dan kumatikan lampu. Dalam posisi baring dan tangan kanan kuletakkan diatas dada kiri bagian bawah. Lalu sy mmbaca terus menerus laa ilahailallah seiring dengan detakan jantung dan hembusan nafas sampai2 terlelap namun yg aneh dalam kondisi stengah sadar sy msih bisa terus berizikir. Tak lama kemudian skitar 4 jam sy berzikir lalu sy mncoba buka mata lalu bangun (posisi selonjoran) sy merasakan sesuatu yg aneh. Badanku mnjadi lebih enteng dan pandanganku mnjadi aneh. Ruang kamar tidurku kulihat tampak sperti warna hitam putih padahal lampu kamar kumatikan. tampak Sperti gambar televisi jaman doeloe. anehnya kmar tidurku itu sangat gelap tapi mngapa sy bisa melihat seisi ruangan tampak jelas sperti ada cahaya lampu namun terlihat sperti lensa negatif. Macam malam hari tapi nampak sangat jelas skali. Kuperhatikan seisi ruangan dngan jelas. Dlm batinku berkata “ya ini kamarku,,,, apa sy lagi mimpi ya?? Tapi sy sadar 100%….?? kok terang ya..??” lalu kuperhatikan dan kulayangkan pandangku ke arah ruang luar mlalui kaca jendela yg memang masih terlhat tampak sama. Namun ada satu sinar berwarna kuning didalam kamarku yg tampak didekatku. Sinar itu berwarna kuning emas yg aku tak tau itu apa. ketika sy balik badan hendak tidur kmbali yg anehnya sy melihat spotong badan sy terlihat kaku masih tampak tidur. Dalam batinku berkata “woallah aku mimpi ini…!!!”. Lalu aku coba pejamkan mata dan mniatkan diri yg seratus persen sadar itu untuk bangun. Tak lama selang bbrapa detik akhirnya sy coba untuk buka mata dan sy mlihat ruangan kamarku yg gelap itu. Masih dalam keadaan kepala pusing dan badan sempoyongan aku mncoba untuk mnyalakan lampu. Stelah aku mnyalakan lampu lalu aku duduk kembali diatas tempat tidur dan mmperhatikan sluruh isi ruangan yg masih sama sperti yg kulihat tadi. Pakain yg kukenakan, barang2 yg ada dikamarku smua tampak sama terkecuali satu sinar kuning emas tadi yg tidak ada hilang entah kemana…??
Masih dalm perasaan yg penasaran dan heran sy mncoba mencari petunjuk. Dalam hati bertanya “apa yg sy alami barusan?? Mimpi yg sangat nyata skali!!”. Keesokan harinya sy mncoba mncari informasi dan mngkin ada arti dari kejadian yg sy alami. Stelah sy buka2 blog kwa dan blog2 lain sy mnemukan informasi dan cerita yg hampir sama dngan yg sy alami. Kejadian itu dinamakan dngan astral proyeksi atau raga sukma…!!??!!??
Antara percaya dan tidak sy coba untuk mnanyakan bbrapa sspuh dan guru yg sdh ahli dlm hal ini antara lain bbrapa sspuh kwa jkt yg sangat mumpuni dan mmpunyai sgudang ilmu kesaktian. Sebut saja sepuhy yg satu ini sepuh x. Beliau bertanya “apa yg kamu amalkan??”, lalu sy mnjawab “hanya kalimah tauhid yg saya amalkan..!!”. Sepuh x ini mngatakan apa yg sy alami bsa saja mnjadi suatu pengalaman apa yg dinamakan orang raga sukma. lalu beliau mnjelaskan,,, memang bsa dngan amalan itu untuk raga sukma. Kamu itu beruntung karena mngkin ayunan dzikir dan nafas seirama serta ditempatkan dititik yg tepat. Perasaanku yg senang dan aneh ini kulanjutkan hingga aku ingin mmpelajari dan mncari tau tentang raga sukma ini. Dalam batinku berkata “wah mantapz nih ilmu raga sukma”. Keesokan harinya sy mngumpulkan amalan, tata cara, serta minta ijazahan ilmu dari sepuh x ini untuk dipraktekkan dirumah.
Malam harinya aku mncoba dan meniatkan untuk raga sukma atau astral proyeksi dari tubuh kasarku ini. Kubaca kalimah tauhid hingga jumlah hitungan yg tak terhingga. Tapi apa yg terjadi ternyata sy bablas tidur dan tidak bermimpi apa2 sampai paginya. Lha gagal ini gumamku. Keesokan harinya aku mncoba kmbali namun tak kunjung berhasil. Lalu aku mncoba amlan raga sukma dan tata cara yg telah kudapat namun hasilnya tetap nihil. Hingga berhari2 kupelajari dan kucoba hasilnya tetap nol dan blum bisa.
Kembali aku intospeksi diri ini…!!! Apa yg salah…?? Aku mncoba mencari petunjuk kepada guru batinku dan guru spiritualku. Lalu diberikan jawaban serta pesan “niat awal kamu itu apa?? Jangan lalaikan allah dari hatimu!!!”. Stelah mndapat jawaban sy mncoba untuk introspeksi diri dan memang sy sdh lari dari niat awal yg hanya hendak dzikir kok malah ngelmu..?? yg tadinya niat awalnya mencari ridho allah kok malah mngharapkan yg lain..?? memang benar jika kita mau introspeksi diri sendiri maka akan mnemukan ksalahan2 yg ada dalam diri.
Stelah kuperbaiki niat dan kubersihkan batinku kembali makin nikmat rasanya sy mngmalkan kalimah tauhid ini. Berkali2 kucoba untuk raga sukma namun tetap tak bisa. Namun terkadang sy mnglami kejadian yg sama yg tak pernah diniatkan atau dicoba. Kejadian dimana sy keluar dari tubuh kasarku dan melihat tubuhku itu terbujur masih dalam keadaan tidur.
Pada saat itu kejadiannya terjadi dikantor lama temanku yaitu mas angker yg ada diwilayah priuk. Ketika sempat keluar dari tubuhku itu sy mncoba untuk mmberanikan diri untuk berjalan2 keluar ruangan dan memang ruangan itu sama dngan wujud nyatanya dialam dunia/dimensi manusia. Diruangan depan sy berjumpa sesosok wanita cantik wajah blesteran. Hidung mancung rambut panjang dan tubuh seksi. Sy mncoba mmberanikan diri untuk mnyapa berkomunikasi dan bertanya2 dngannya. Terjadi perbincangan antara sy denga dia. Bgini pmbicaraan singkatnya:
Sy: kamu siapa?
Pc: ….. (diam dengan wajah senyum).
Sy: nma km siapa??
Pc: noni.
Sy: kamu asalanya dari mna??
Pc: sy dari belanda.
Sy: dalam hatiku berkata “wah pantas sj cantik…. Hehehe”. Bertanya kmbali, “km ngapain dsni..??”.
Pc: …. (diam dan tak mnjawab hanya dibalas senyum sj)
Tak lama kemudian teman gaibku datang langsung berada disampingku dan si perempuan cantik yg bernama noni itu pun langsung hilang bagai angin berhmbus kencang. Stelah si noni kabur aku lanjutkn perbincangan brsama temanku itu sbentar dan aku niatkan untuk bangun dan kmbali ketubuh kasarku. Sketika langsung kubuka mata dan hari sudah pagi. Saat itu mas angker sdh bangun yg dia tidur diruangan sbelah (kamar khususny). Mas sy mimpi ketemu perempuan cantik dsni!!! Mas angker mnjawab dngan tawanya yg khas “hahahaha cwe belanda ya??”, sy mnjawab “kok tau??”, mas angker hanya mnjawab dngan tawanya. Dalam batinku “dasar mbah yai ini kelakuan aneh2 sj”. Siangnya sy kmbali kerumah dan melanjutkan aktifitas.
Mngkin apa yg saya alami adalah dimana suatu kejadian keajaiban yg sy rasakan dari manfaat serta bonus mngamalkan kalimah tauhid ini. Apa yg sy alami hanya satu dari tak terhingga keajabian serta rahasia yg ada didalamnya. Wawlaualam bishawab.
Ada dimana bbrapa kejadian sy yg mngkin sdang dalam kondisi astral diganggu makluk halus lainny. Tapi cerita2 sy yg lainnya insya allah akan sy ceritakan dilain kesempatan. Pngalaman sy ini hanya ada diblog kita yg tercinta ini. Jngan pindah chanel dan tetap stay tune….!!! Oke…!!!
Silahkan bagi sipapun yg mngatakan sy berhalusinasi, berkhayal, berimajinasi, dll. Tapi saran sy alangkah lebih baik diambil hikmah dan pelajaran yg baik dari sdikit pengalaman spiritual nyata yg sy alami ini. Smoga mnjadi khasanah pngethuan bagi kita smua. Lebih dan kurang mohon maaf. Wslm.
PESAN: INGAT DAN KEMBALI KEPADA NIAT AWALMU SERTA LAKUKAN SMUANYA HANYA MENCARI RIDHO ALLAH SEMATA……!!!!!!
laa ila hailallah…
laa ila hailallah…
laa ila hailallah…

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 58 Komentar

“CEMETI HALILINTAR” MALAIKAT JIBRIL


Doa perlindungan ini diajarkan oleh Malaikat Jibril kepada Rasulullah, Muhammad SAW ketika malam Isra Mikraj. Ketika dalam perjalanan menembus langit, Nabi SAW dihadang oleh Jin Ifrit yang diutus Iblis yang membawa obor untuk membakar Rasulullah. Rasulullah kemudian membaca doa perlindungan tersebut sehingga ifrit kalah. (H.R Iman Al-Bukhari).

Bismillahirrohmanirrohim…


ARTINYA:

Aku berlindung dengan wajah Allah yang Maha Mulia dan dengan Kalimat-Kalimat Allah yang Sempurna yang tidak ada “melampauinya” segala kebaikan maupun keburukan dari kejahatan apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar darinya dan dari kejahatan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan dari kejahatan fitnah di malam dan siang hari dan dari kejahatan jalan-jalan di malam dan siang hari, kecuali suatu jalan yang dilalui dengan kebaikan, wahai yang Maha Penyayang.

@@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 158 Komentar

HATI IKHLAS ADALAH KEKUATAN TAK TERKALAHKAN


Ki Ageng Mantyasih
hammadzn@gmail.com

Bebukaning Atur

Sudah sejak lama, sebelum posting “Padepokan Mantyasih”  terpublikasi di situs Kampus Wong Alus, saya mengunjungi diam-diam, menelaah artikel demi artikel, amalan demi amalan, dan setiap ada yang baru dari site ini, senantiasa menjadi prioritas tersendiri untuk saya lihat tatkala saya berselancar di dunia maya. Seingat saya, pertemuan saya dengan KWA, terjadi secara tidak sengaja, tatkala saya sedang senang-senangnya membaca situsnya Alang-alang Kumitir, yang ternyata setali (mungkin sedarah) dengan site KWA. Agak kaget juga, ketika ternyata, nama Ki Kumitir adalah anggota zero (0000) sebelum nama Ki Wongalus. Tidak pernah terpikir sebelumnya, bahwa kiriman tulisan saya, “Padepokan Mantyasih” akan langsung dimuat oleh Ki Mas Muhammad Wildan. Jujur saja, saya merasa minder, KWA bagi saya adalah tempat para romo Begawan, para resi, dan spiritualis yang mumpuni, yang pasti dengan mudah akan mengenali saya secara batin (terawang). Sungguh tergetar, membaca genealogi KWA, betapa agung untaian nasab yang Allah tetapkan dan Allah karuniakan kepada Ki Mas Muhammad Wildan—saya membatin, pastinya beliau adalah manusia pilihan yang Allah siapkan untuk sebuah maksud yang saya sendiri belum berani menerkanya lebih jauh.

Allah menggerakkan hati saya untuk mengirim tulisan tersebut, dan secara tak sungguh-sungguh menyematkan sebutan Ki Ageng Mantyasih, disamping nama saya sebenarnya, Muhammad Zainur Rakhman; yang ternyata dicantumkan oleh Ki Wongalus. Saya menganggap hal itu sebagai pertanda „pangestu. dari beliau. Akhirnya menyusullah tulisan-tulisan saya berikutnya, Oase Waqi.ah, Dhuha Waqi.ah, Ashlu Syajarah dan Syarh Nadham Zainiyah. Yang membuat saya merasa sangat terhormat, adalah ketika Nadham Zainiyah, disematkan menjadi tajuk Pertemuan Tahunan KWA, kalau tidak salah, di Candi Mendut. Saya membatin, bahwa ini jelas undangan secara tidak langsung. Akan tetapi, kelemahan diri saya lah, selain memang saat itu, istri kurang berkenan, untuk saya berangkat ke pertemuan tersebut, sehingga saya pun urungkan hadir, sembari membatin, ah siapalah saya ini.

Melalui bebukaning atur ini, saya ingin menegaskan, bahwa saya, yang orang sering sebut Ki Ageng Mantyasih, hanyalah manusia biasa, tidak memiliki ilmu hikmah apapun, apalagi kesaktian dan sebagainya. Saya hanya bisa nulis. Kalau pun ada bimbingan dan tulisan saya yang bermanfaat, itu semua semata karunia dari Allah, lebih karena kualitas pribadi Njenengan semua, dari pada diri saya yang sejatinya penuh kekotoran hawa. Saya malu, isin, grogi, dan bergetar tatkala Njenengan sering telepon saya, mengadukan masalah-masalah Njenengan. Mudah-mudahan itu kabar baik dari Allah yang dipercepat, dan biarlah Allah yang mengetahui kedudukan saya disisiNya.

Ada banyak manfaat dari situs KWA ini, dan dengan terwadahinya para spiritualis dan penggerak budaya dalam sebuah komunitas, saya yakin dan saya berdoa, mudah-mudahan menjadi sesuatu yang positif bagi kebangkitan nusantara dalam abad-abad berikutnya. Akhirnya, saya berpesan kepada setiap pecinta KWA, dan para pencari kesejatian pada umumnya, bahwa untuk belajar kepada siapa pun dan dalam hal apapun, syarat utamanya adalah, „prasangka yang baik.. Hanya itu. Seseorang itu hanya akan ngunduh wohing pakarti, mendapatkan buah dari perilakunya, kalau Njenengan berkehendak baik, berprasangka baik, tidak akan ada balasan selain kebaikan pula. Kalau kebetulan tersandung atau tertipu, ya mesti bersabar, karena itu pun pasti balasan dari perbuatan kita yang terdahulu. Tidak usah menyalahkan siapa-siapa. Nah, marilah kita petik buah-buahan dari kebun KWA ini, dengan penuh suka cita; dan salam sepenuh kehangatan kasih, dari Padepokan Mantyasih, semoga peseduluran kita mendapat berkah dari Allah ar Rahman, fid diini, fid dunya wal akhirat. Rahayu!

Catatan Misteri Nabi Khidlir AS

 “Ilaa Hadlrati kiram, Balyan Ibn Malkan, Nabiyullah Khidlir Alaihi Salam, al Fatihah …”

 Adalah beliau, termasuk hamba-hamba Allah yang ditangguhkan. Allah memilihnya untuk mandi di telaga kehidupan, dan meminum airnya. Melalui beliau, konon, seseorang secara resmi dilantik menjadi seorang wali. Seperti kisah Imam Abul Hasan Qs, yang ditemui oleh beliau pada saat sholat jum’at, dan tiba-tiba beliau menceritakan pengalaman ruhani yang baru saja dialami Imam Asy Syadzily Qs, yang mendapat uang dari alam ghaib dan membagi-bagikannya kepada faqir miskin.

Saat saya kecil, saya gemar sekali bersalaman di masjid, dan meraba ibu jari tangan setiap orang, yang kalau jempol itu tidak memiliki tulang, maka katanya itulah Nabi Khidlir, AS. Kebetulan ada. Dan saya hanya membatin, tersenyum, beliau pun membalas tersenyum, dan tidak ada yang beliau sampaikan. Belakangan eh, ternyata, orang itu salah satu dari penduduk desa saya yang memang kebetulan ibu jarinya tidak memiliki tulang.

Kerinduan saya untuk bertemu Khidlir AS, belum bisa terpuaskan. Barangkali takkan pernah. Pernah saya mengunjungi sebuah makam berkuncup yang menyendiri di tepi sungai Logawa. Disana tertulis, Makam Ki Ageng Mbilung. Ada seseorang pelaku rialat di makam tersebut mengatakan, bahwa sebenarnya Ki Ageng Mbilung itu nama jawa, yang sebenarnya adalah Nabi Khidlir. Saya hanya mengangguk, tanpa membenarkan maupun menyalahkan. Akhirnya, dalam hati saya hanya bisa berpasrah kepada Allah, biarlah Allah yang menentukkan. Jika memang saya pantas dipertemukan dengan beliau, pasti lah tidak aka nada yang bisa menghalangi karunia tersebut. Namun, meski saya sudah berusaha dengan segala macam laku, jika saya memang belum pantas, maka takkan pernah ada yang menemui saya.

Yang jelas, ditemui maupun tidak, tidak ada kerugian bagi saya. Allah tidak menyuruh kita untuk berusaha mencarinya. Allah hanya memberikan kita tugas pengabdian yang penuh ketekunan, memperdalam keikhlasan, dan memurnikan tauhid kita dari segala macam belenggu. Jika memang ada tugas setelah itu, pastinya itu akan diberikan pada saat kita siap menerimanya. Entah itu melalui perantara Nabi Khidlir AS, atau hamba Allah yang lain, pastinya setelah kita dipandang sanggup untuk melaksanakan suatu maksud. Tidak ada pertemuan yang tanpa maksud, tidak ada maksud tanpa tuntutan sebuah tanggung jawab.

Jika kita hanya ingin ‘keren’, dengan pertemuan semacam itu, takutnya hal itu malah akan semakin menguatkan keakuan kita, dan memperkeruh kemurnian tauhid kita. Bukan kedekatan kepada Allah yang didapatkan, malah kita akan semakin jauh dari Nya.

Ada kisah yang menarik berkaitan dengan Nabi Khidlir AS, diriwayatkan bahwa beliau pernah selama empat puluh hari belajar fiqh kepada Imam Abu Hanifah R.A. Setiap ba’da Shubuh. Dalam renungan saya, ini sungguh sesuatu yang perlu mendapat perhatian. Bahwa seorang yang makrifat dan hakikatnya telah sempurna pun, tetap membutuhkan belajar syariat kepada ulama ahli fiqh. Pengertian ini kemudian saya talikan dengan sabda Nabi SAW, bahwa, andai Musa AS, hidup di zamanku (Nabi SAW), maka pasti ia mengikuti syariat Nabi SAW. Kemudian, sabda Nabi SAW, bahwa ulama’ lah yang menjadi pewaris para Nabi, bukan para wali atau orang-orang yang ahli ‘irfan. Bahkan kedudukan ulama-ulama dalam Islam disetarakan dengan kedudukan Nabi-Nabi bani Israel. Jika demikian, masihkah kita memandang sebelah mata kepada ilmu fiqh? Kepada ulama ahli fiqh? Dimana Khidlir AS (yang kita begitu rindu bertemu dengannya) pun masih membutuhkan ilmu dari Imam Abu Hanifah? Apakah kita akan menganggap sepele kitab-kitab seperti safinah, sulam taufiq, yang tidak menjanjikan keajaiban apapun, kecuali sekedar sah dan tidak sah, dan kita begitu tergetar memegang Mambaul Ushulil Hikmah, dan Khazinatul Asrar? Saya teringat dengan kisah teman saya yang mondok di Ploso, disana katanya tidak boleh mengamalkan amalan hikmah, santri harus fokus mengaji kitab dan menghafal bayt-bayt nadhom. Istiqomah dalam sebuah amalan lebih baik dari seribu karomah, maka istiqomah yang dimaksud adalah istiqomah dalam ngaji. Saya pun terngiang-ngiang ungkapan Abuya Dimyati Banten, yang dengan kerendahan hati mengatakan, “Thariqah saya mah, Ngaji”, (jalan thariqat beliau hanyalah ngaji dan ngaji). Saya juga pernah mendapat kisah tentang seseorang yang memiliki ilmu hikmah tenaga dalam tinggi, ternyata tidak kuat (terpental) menghadapi seorang penghafal matan alfiyah.

Bagi saya, ada kekuatan maha dahsyat yang tidak bisa dilawan dengan kekuatan hikmah apapun, baik itu dari khodam atau apapun. Kekuatan itu adalah hati yang dipenuhi keikhlasan. Karena dalam hati seperti itulah, Allah ‘Azza Wa Jalla, pemilik semua kekuatan, bertahta dengan kokohnya. Siapa berani melawan Allah? Siapa yang berani melawan orang yang hatinya hanya ada Allah? Semoga kita tidak tertipu dengan mengejar sesuatu yang bukan kewajiban kita, sementara kewajiban kita sendiri kita lupakan. Wallahul Musta’an.

 Catatan Memburu Khodam Sakti

 Membahas khodam bagi saya seperti meraba di kegelapan. Saya sendiri tidak pernah tahu seperti apa wujudnya, dan bagaimana mereka berinteraksi dengan manusia. Ya, karena memang kebetulan saya bukan orang sakti. Hanya dari beberapa bacaan, yang saya tahu bahwa setiap manusia memiliki khodam nya masing-masing. Memang istilah khodam, menjadi demikian angker kedengarannya. Terbayang bahwa, yang namanya khodam itu makhluk yang melayani manusia dengan syarat atau imbalan tertentu, yang jika tidak dipenuhi syaratnya, maka bisa ngamuk dan mencelakakan si empunya. Terbayang juga, bahwa nantinya, si empunya khodam akan mengalami kesulitan tatkala sakaratul maut, untuk lepasnya ruh, gara-gara si khodam itu. Jika seperti itu, ngeri rasanya memiliki khodam. Apalagi jika kita berpikir secara gengsi-gengsian, agaknya kesaktian yang dimiliki seseorang karena punya khodam, seperti kesaktian pinjaman, tipu muslihat, artinya yang sebenarnya sakti itu khodamnya, bukan kita. Nah, berpikir seperti itu, lantas timbul keinginan mencari kesaktian yang sejati, yang tanpa khodam, dan tidak berefek bencana, tuntutan ini itu, maupun kesulitan menghadapi sakaratul maut. Jika kita renungkan, sebenarnya manusia itu ya ingin apa-apanya serba mudah, dengan hasil spektakuler, dan tidak ada efek samping.

Saya teringat, dulu saat kecil, di mushola saya, teman-teman pernah lagi hobi-hobinya janturan. Yakni memasukkan indang tertentu, entah macan, kera, kijang, dan sebagainya, lalu ada yang bertugas menyembuhkan. Semakin sulit disembuhkan, semakin asyik permainan itu. Saya sendiri menjauh dari teman-teman, karena merasa itu tidak pas dengan keyaqinan saya. Entah dari mana mereka mendapatkan cara-cara semacam itu, bahkan katanya pake tawasul segala. Mereka berlomba mencari dan mendapatkan indang yang kuat, yang menangan. Ada yang cerita ke makam ini, ke tepi sungai itu, dan lain-lain. Trend semacam itu ternyata meluas, bahkan sampai teman-teman SMP saya, dulu juga hobi pamer indang di sekolah. Saya yang sering disebut kyai oleh teman-teman, juga menjadi referensi, meski sebenarnya saya tidak tahu apa-apa. Ada yang katanya indang miliknya kepengin ikut saya, karena saya rajin sholat. Saya, pokoke wis mbuh, ngga urusan, yang penting saya ngga minta diikuti indang. Mereka merasa keren, jika memiliki indang.

Belakangan, murid-murid halaqoh saya juga cerita, katanya di pondok diajari semacam itu. Gara-gara nya ada seorang santri yang diganggu oleh dukun atau apa gitu, dan tidak bisa ngatasi, maka sama Abah Kyai, disuruhlah seorang ustadz yang jago khodam, untuk membangkitkan khodam masing-masing santri dan melatih cara untuk mengendalikannya. Saya hanya tertegun dan ketika ditanya, apa saya bisa mengajari mereka, saya pun menggeleng.

Manusia selalu berikhtiar untuk mengatasi segala macam problema hidup, dan mencari jalan aman agar kehidupannya bisa terhormat dan sentosa. Kesaktian, barangkali merupakan salah satu yang paling banyak dicari manusia, untuk mewujudkan kehormatan dirinya. Eksistensi selalu menarik untuk dibahas. Dalam kasus apapun, latar belakang untuk menjadi seorang yang eksis selalu ada. Seperti saya ini, memakai nama Ki Ageng, biar kelihatan eksis, to? Orang menulis pun pada dasarnya untuk memberitahu keberadaan dirinya, bahwa ‘aku ada’, dan aku memiliki sesuatu untuk diberikan. Problem eksistensial merupakan problem akut yang menjalari kehidupan manusia dari sejak zaman pra sejarah, bercocok tanam, hingga industri, kemudian yang terbaru adalah zaman media telekomunikasi. Soal perang dan penjajahan, apalagi kalau bukan problem eksistensial? Kapitalisme global, hegemoni, wah apa pula itu, dan seabreg isu-isu internasional, tak pernah lepas dari problem eksistensi. Hal ini, karena manusia menyadari bahwa hidupnya berada di tepi jurang ketiadaan (kematian), maka ia harus memutuskan, bahwa dalam pentas yang singkat itu, ia harus menjadi lakon tanpa tanding, terhormat, dan unggul.

Inilah kenapa, perlunya Allah menekankan iman kepada kehidupan akherat. Dengan meyakini bahwa ada kehidupan setelah kematian, dan mempercayai bahwa dalam kehidupan itu keadilan akan ditegakkan seadil-adilnya, maka manusia diharapkan tidak terlalu ‘bertingkah’, mempertontonkan kecemasan yang mewujud dalam segala macam tindakan ingin mengungguli yang lainnya. Betapa seseorang yang mencari kesaktian itu sebenarnya adalah orang yang cemas bahwa hidupnya banyak terancam. Saya harus sakti, agar jika ada yang mengganggu saya, akan saya kalahkan dengan mudah. Klausa, “agar jika ada yang mengganggu” bukankah bentuk ungkapan kecemasan? Klausa itu bisa diganti yang lain, apa misalnya, “agar bisa menegakkan keadilan, agar bisa menolong yang teraniaya, agar bisa membela kebenaran”, kebenaran kok dibela? Coba ditelisik. Bayangan bahwa dunia dipenuhi ketidakadilan, dipenuhi penganiayaan, dipenuhi keburukan, sedemikian parah menghantui kita. Itulah yang tanpa kita sadari, merupakan kecemasan-kecemasan yang ujungnya bisa menjadi depresi. Ada memang, orang-orang yang selalu melihat sisi gelap dunia, namun saya lebih yaqin, bahwa masih banyak manusia yang mampu melihat terangnya sang surya.

Kecemasan, jika kita memandangnya lebih jauh, pangkalnya adalah ketakutan terhadap kematian. Dan itu tidak disadari. Ketidaksadaran itu setali dengan semakin bertumbuhnya kecintaan kita terhadap dunia. Jika sudah demikian, hendaknya kita melihat lebih dalam tentang makna dan arti menjadi manusia, makna dan arti menjadi hamba. Hamba pasti punya majikan, dan majikan pasti akan selalu melindungi si hamba, selama si hamba patuh dan salalu ta’dhim kepada sang majikan.

Saya kembali teringat, kaidah emas dalam suluk, “tidak ada jalan tercepat menuju Allah selain jalan khidmat”. Khidmat atau melayani dengan penuh ketulusan adalah suluk jalan terabas, yang bisa diterapkan di dalam apapun. Mencuci mobil, menyapu halaman, membalik sandal Abah Kyai, hal-hal kecil itulah yang seharusnya menjadi sumber kesaktian kita. Mari, rame-rame, daripada susah-susah memburu khodam, lebih baik jadikan diri kita khodam bagi keluarga, khodam bagi masyarakat, dan khodam bagi sebanyak-banyak manusia. Ini ceritaku, apa ceritamu, Dam?

 Catatan Tentang Ilmu Pelet Paling Mujarab

 Pelet, pengasihan, dan semacamnya, sampai sekarang masih saya anggap sebuah kekejian, paling tidak semacam tindakan pengecut yang jauh dari terhormat. Apapun cara dan medianya. Ini lebih kepada pertimbangan perasaan daripada pertimbangan hukum syara’. Soal hukum, saya tidak ingin berdebat lebih jauh, apalagi lebih dalam. Namun, rasa-rasanya, pelet, pengasihan, dan semacamnya, bagi saya adalah penghinaan terhadap keagungan cinta. Jujur, saya seorang pemuja cinta. Ah, tidak ada yang lebih indah dari penyatuan sepasang insan yang saling jatuh cinta. Getaran-getaran cinta bagi saya merupakan zikir yang sungguh asyik.

Saat hati begitu terliput oleh cinta, semuanya menjadi baik, rasa sakit berganti nikmat, rasa susah berganti senang. Semua orang tidak ada yang jahat, semuanya dimaafkan, ketika hati begitu terliput oleh cinta. Pernikahan sepasang kekasih yang saling mencintai adalah peristiwa agung nan bersejarah. Allah menyebutnya dengan “perjanjian yang berat”. Karena bukan aku yang dicintai dan kau yang mencintai, melainkan Dia yang mencintai DiriNya sendiri, lewat aku dan kau.

Kok, tiba-tiba dirusak oleh pelet, pengasihan, dan semacamnya, sungguh tidak beradab, dan sangat tidak sopan.

Kenapa tidak kita biarkan seseorang mencintai kita apa adanya, dan kita mencintainya dengan tulus. Oh, ini pasti soal kedewasaan dalam memahami cinta. Pelet, pengasihan, dan semacamnya, berasal dari kaidah bahwa cinta harus berbalas, baik suka rela maupun terpaksa. Ini kaidah cinta yang usang dan kekanak-kanakan. Orang-orang yang menggunakan kaidah ini, mereka pasti tidak memiliki cinta sebagaimana ‘cinta’, tidak ada ketulusan cinta, dan mereka tak mengerti apa itu cinta dan bagaimana caranya mencintai. Telak bukan?

Mencintai adalah proses yang seutuhnya keluar, terus menerus, tanpa ada proses pengembalian. Karena cinta adalah cahaya, maka tugasnya hanya memancar, bukan mengumpulkan. Cinta hanyalah memberi, tak pernah mengharap kembali, apalagi memiliki. Engkau mencintai karena engkau berharap orang yang kau cintai memberimu cinta, betapa itu penuh syarat? Betapa itu mirip jual beli, bukan cinta! Kenalilah cara Allah mencintai hamba-hambaNya, belajarlah untuk mencintai sebagaimana caraNya mencintai kita.

Jika sudah seperti itu, masih butuhkah pelet, pengasihan, dan semacamnya? Pengasihan terampuh, adalah cinta yang ikhlas. Justru, tatkala engkau membiarkan, ia akan mendekat, dan semakin dekat. Inilah asal mula kaidah, “semakin dikejar, semakin jauh ia berlari, semakin keras usahamu, semakin kuat daya tolaknya, namun ketika hatimu ikhlas dan melepasnya, ia tiba-tiba lengket ke peraduan.” Saya sudah membuktikan, dan saya tantang Njenengan untuk membuktikan kaidah itu. Rahayu!

Khatimah

 Demikian, barangkali semua itu merupakan celotehan saya yang tidak berilmu. Tidak ada maksud apapun, melainkan sekedar berbagi unek-unek, mengajak untuk melihat ke kedalaman jagad batin kita, untuk kesejatian yang benar-benar sejati. Lepas dari itu semua, lakukanlah apa yang merasa harus Njenengan lakukan, tidak perlu merisaukan kata-kata saya jika Njenengan tidak yaqin akan kebenarannya, akan tetapi sedikit saya hanya berpesan, “Jangan pernah menghindar atau melawan dari bisikan nurani dan akal sehat, karena dari situlah titik awal pemberangkatan kamanungsan kita melintasi kasunyatan dalam nggayuh kasampurnan.”

Untuk siapapun yang Allah persiapkan memimpin bangsa Indonesia yang Spiritual, Jaya, dan Sejahtera, ataupun bagi mereka yang hanya sekedar ingin memimpin dirinya sendiri, saya persembahkan rapal aji kasatrian berikut ini:

 “Ingsun amatek ajiku, si aji kasatrian, aji sejati, sejatining aji. Aji jati satria, hamengku buwana, satria rahsa, satria budhi, satria mijil, yun prakerti. Yo satria mukti, yo satria wahyu, ya iku ingsun, satria kang mandhita, jati-jatining satria.”

 @@@@@@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 71 Komentar

DAFTAR NAMA EMPU DI JAMAN PURWO, SEPUH DAN KAMARDIKAN


Mpu Bengawan Candhu
nagakalabuana@yahoo.co.id

Asalamualaikum wrwb. Dalam khasanah dunia perkerisan ataupun krisologi tdk akan lepas dr yang namanya pembuat keris itu sendiri yang kita kenal dgn sebutan/gelar EMPU,berpijak dr gelar tsbt kami bermaksud membabar dan mengabadikan nama2 para empu seluruh nusantara dr berbagai jaman dan generasi bhkn empu2 jaman sekarang yang karyanya mendunia dan ikut diakui karyanya oleh dunia juga bhkn oleh UNESCO,yaitu badan dunia yg mengurusi sosial,budaya dan pendidikan dunia.

Dari hal tsbt kiranya bisa mjd kajian kita bersama dlm mengenal nama2 empu. dan mgkn bagi yg sdh sering membuka2 blog ataupun penggemar tosan aji sdh terlalu sering membaca tulisan nama2 empu nusantara krn mmg mudah ditemui dan didapatkan di berbagai blog,bhkn dr blog dr sesepuh kita yang muda ganteng dan murah senyum,dgn nama ghaibnya yg msh berbau muslim kenthal yaitu blog alang alang kumitir,tp yang membedakan tulisan kami ini sdh kami lengkapi mskpn msh ada kekurangan disana sini tp sdh berusaha kami lengkapi referensi empu di indonesia termasuk generasi yang sekarang yg meliputi empu dr yogya,solo dan jatim. tp mhn maaf empu2 yg berasal dr luar jawa blm bs kami tampilkn krn keterbatasan kami.

Mgkn ada yg menanyakan kenapa masalah keris kami tampilkan di blog wongalus tercinta ini,ini sebetulnya ada kaitannya dgn ilmu tayuh/kebatinan krn berdasar bincang2 kami dgn Ki Risang Mukti pengampu blog songgo bumi yang sangat kami cintai dan hormati,beliau menyampaikn prnh ada rekan beliau yg dlm menanyuh atau memberdirikan pusaka tnp warangka tinggal ditayuh atau disebutkan nama empu pembuatnya,krn jika bnr panggilan/sebutan nama empu keris,dr pengalaman rekan beliau,keris tsbt yg apbl kita bnr dan sesuai dgn sebutan nama empunya akan langsung berdiri scr otomatis spt memberi hormat atau rasa takdzim pada nama empu tsbt. sdg mslh ada tata laku dan ritualnya kami belum mendapat penjelasan dr rekan beliau tsbt. Kami berharap ada rekan2 dr sedulur blog wongalus ada yg berkenan berbagi dan membedar amalan tsbt bila mmg ada dan berkenan.

Dan, apbl ada sesepuh ataupun guru yg berkenan membabar dan bisa memperkuat yoni dan mengembalikan power,aura,sabda doa keris spt asal mulanya dibuat yg biasanya dilakukan dibawah sinar bulan purnama yg penuh kami persilahkan. Itung2 biar besok pas ada pertemuan KWA III IV dst ada acr penyepuhan gaman,yg mgkn mslh tekhnis dsb bisa dirembug bareng2. Monggo silahkn dikaji dan dipelajari bareng2 smg berkenan.

I.tangguh BUDHO

1.kerajaan purwacarita

mpu hyang ramadi,mpu iskadi,mpu sugati,mpu mayang,mpu sarpadewa

2.kerajaan tulis

mpu sukmahadi

3.kerajaan medang kamulan

mpu bramakedali

4.kerajaan giling wesi

mpu saptagati ,mpu janggita

5.kerajaan wirotho

mpu dewayasa I

6.kerajaan mamenang

mpu ramayadi

7.kerajaan pengging wiraradya

mpu gandawisesa,mpu wareng,mpu gandawijaya

8.kerajaan kauripan

mpu kandangdewa

9.kerajaan jenggala

mpu windusarpa , mpu windudibya

II..tangguh MADYA KUNO

1.kerajaan pajajaran makukuhan

mpu srikanekaputra,mpu welang,mpu cindeamoh,mpu handayasangkala,mpu dewayani,mpu anjani,mpu

marcu kunda, mpu gobang ,mpu kuwung , mpu bayuaji, mpu damarjati,mpu sombro,mpu anjani

III.tangguh SEPUH TENGAHAN

1.kerajaan jenggala

mpu sutapasana

2.kerajaan kediri

3.kerajaan majapahit

mpu kuwung,mpu salahito,mpu putugaluh,mpu demangan,mpu dewarasajati,mpu bekeljati,mpu supagati mpu supadriya,mpu jaka supa, mpu jigja, mpu angga cuwiri, mpu singkir, mpu jebat,ki gede gn tawang,mpu modin

4.kerajaan majapahit/madura

mpu sriloka, mpu kaloka, mpu kisa, mpu kasa, mpu lunglungan,mpu kebolungan,mpu macan,mpu kacang, mpu lujuguna I

5.kerajaan majapahit/blambangan

mpu bromokedali,mpu luwuk,mpu kekep,mpu pitrang,mpu mendung,mpu tembarok,mpu surawisesa

IV.tangguh TENGAHAN

1.kerajaan demak

mpu jaka supa

2.kerajaan pajang

mpu omyang,mpu loo bang,mpu loo ning, mpu cantoka, mpu japan, Ki Umyang,Ki Tundhung Kudus,Empu Cublak. Empu Cublak, Empu Wonogati, Empu Surawangan, Empu Joko Puthut dan Empu Pengasih.

3.kerajaan mataram

mpu tundung,mpu setrobanyu,mpu loo ning, mpu tunggulmaya, mpu teposono, mpu kithing, mpu warihanom, mpu madrim, mpu guling,mpu nom,mpu legi,mpu umayi,mpu gede,mpu mayang,mpu tepas,mpu kali anjir.

V.tangguh NOM

1.kerajaan kartasuro

mpu lujuguna I,mpu kasub,mpu lujugunaII,mpu hastronoyo,mpu sendang warih,mpu taruwongso,mpu luluguno,mpu brojoguno I,mpu brojoguno II, Empu yang terkemuka di jaman itu adalah Empu Brojo (Brojoguno I) yang mengabdi di kraton. Hasil karyanya terkesan sangat keras, bisa menembus uang logam, bahkan konon bisa menembus baju besi (kere waja). Empu lainnya adalah Empu Sentranaya III, Empu Sendhang Warih, Empu Japan

2.kerajaan surakarta

mpu brojosentiko, mpu mangunmalelo, mpu r.ng.karyosukadgo, mpu brojokaryo, mpu brojoguno III, mpu tirtodongso, mpu sutowongso, mpu japanI, mpu japanII, mpu singowijoyo,mpu jopomontro,mpu joyosukadgo,mpu montrowijoyo, mpu karyosukadgo I,mpu wirosukadgo,mpu karyosukadgo II,mpu karyosukadgo III,mpu mangunmalela,mpu resowijoyo,mpu carang mustapa.

VI. Tangguh Kamardikan

a)Empu didaerah Yogya

Empu Jeno harum brojo

Empu Pauzan Pusposukadgo

Empu Sungkowo Harum Brojo

Empu Djiwo Suhardjo Sumurup bantul

Empu Karyo diwongso

Empu Ngadeni di Dusun Grogol II, Rtt 05/ Rw 02, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul

b)Empu Daerah Solo

Empu sukamdi Jetis Banyu agung nusukan solo

Empu Yohanes Yantono Palur Solo

Empu Basuki Gondangrejo karang anyar

Empu KRT Subandi Suponingrat Desa Banaran Ngringo Jaten Karangannyar

Empu R Ng Suyanto

Empu KRT Rudi Hartono Diningrat

Empu Daliman

c)Empu Jawa Timur

Empu Imam Panani(alm) Magetan Jatim

Empu Sumodadi (alm) wlingi Blitar

Empu Pakurodji Dusun Brangkal, Desa Kedungpanji, Lembeyan, Magetan, Jawa Timur.

Empu Guno Sasmito Magetan Jatim

d)Wonogiri
Empu Djiwo Diharjo Banyu Sumurup Wonogiri.

Kemudian dibawah ini adalah para seniman keris yg sdh cukup terkenal dinusantara dalam event2 keris nusantara krn sering ikut dlm pameran maupun perlombaan karya cipta keris Nusantara diantaranya adalah Gunarwan (Solo), Fanani (Malang), Anggono (Solo), Prapto (Madiun), Rudi (Surabaya), Ahmad Lutfi (Malang), Saifudin (Malang), Heru Kalawisan (Magelang), Sarju (Yogyakarta), Happy (Surabaya), Jamil (Malang), Mujiono (Malang), dan Kohin (Jakarta),H Duraphi.

Buat kami keris adlh semacam simbol pria/lelaki indonesia khususnya dijawa dan daerah2 lain di indonesia,tnp kami bermaksud menepis keragaman pusaka dan kekayaan tosan aji dr nusantara yg sangat kaya ini,insya allah ini adlh pemacu dan pengingat bhw sbg org indonesia kita memiliki pusaka adlh selain sebagai pelestarian budaya jg sbg simbol WONG INDONESIA. Smntr ini yg kami fokus adlh keragaman pusaka khususnya keris,krn buat pusaka badik,rencong,kujang dll kami msh sangat kurang pemahaman kami,smg bagi yg ada pengalaman dgn pusaka2 dgn jenis tsbt berkenan buat share dan berbagi.

Keris-keris dari luar Jawa juga memiliki gaya masing-masing. Keterbatasan rujukan membuat khazanah variasi keris Nusantara luar Jawa belum dapat dipaparkan secara layak.

Di Sumatera dikenal berbagai gaya pembuatan keris. Beberapa sentra keris yang ada di Sumatera yang memiliki kekhasan adalah sebagai berikut.

Aceh/Gayo
Minang
Riau/Bangkinang
Palembang
Bangka Belitung
Lampung

Keris Semenanjung Malaya dan Brunei juga memiliki langgam tersendiri.

Di Sulawesi keris umumnya berasal dari kawasan barat daya pulau, yang terkenal adalah keris gaya Bugis. Dari Nusa Tenggara dikenal keris gaya Bali dan Sumbawa.

Yang paling berbeda adalah keris Moro/Filipina. Wujudnya sangat mudah dibedakan dari keris Nusantara lainnya.

Beliau2 adalah pribadi2 yg memiliki cita rasa dan keinginan u/melestarikan budaya nisantara,kalau tdk kita…bangsa kita…siapa lagi?….

dari hal tsbt diatas ada 3 point yg ingin kami smpkn :

1)daftar nama empu dr berbagai generasi dan jaman.

2)ditunggu tausyiah ilmu tayuh dgn KUNCI menyebutkan nama empu

3)ditunggu sesepuh yg punya pengalaman buat menyepuhkan dan menyelaraskan pusaka dibulan purnama.

4)memperkenalkan empu2 dan seniman keris jaman kamardikan.

Semoga mjd silaturahmi yang berkesinambungan,silahkan dilengkapi,ditambahkn,smg manfaat.

Kami kutip dan ambil dr berbagai sumber.
1. Buku Ensiklopedi Keris.
2. Buku Keris antara Mistik dan Nalar.
3. Majalah PAMOR.
4. Majalah Keris.
5. Berbagai Blog.

@@@@@@@@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 132 Komentar

KEKOSONGAN DIRI DI DALAM SHOLAT


Sejak usia kanak-kanak kita melaksanakan sholat. Sekarang ketika juga melaksanakan sholat baik wajib maupun sunnah. Namun, tentunya pemahaman kita terhadap sholat terus menerus dikembangkan sehingga sholat menjadi aktivitas yang menyenangkan, menjadi hobi dan sekaligus menjadi satu-satunya jalan paling mudah, murah dan efektif menghadap Tuhan Yang Maha Kuasa.

Stress, gelisah, gundah gulana karena banyaknya masalah dalam hidup yang menekan kejiwaan manusia juga harusnya bisa dikikis dengan sholat. Kita jadikan sholat sebagai sarana untuk menyerahkan diri dari segala masalah hidup yang datang silih berganti setiap saat. Sholat pada titik ini adalah solusi paling mujarab karena sholat adalah tiang dari tegak runtuhnya jalan hidup (agama) yang kita anut, yaitu Islam.

Belajar sholat di sini maksudnya bukanlah seperti seorang anak yang belum mengenal tata cara/ syariat sholat. Disini kita tidak membahas tata cara syariat dan gerakan fisik secara khusus, melainkan bagaimana suasana batin/rasa kita saat sholat sehingga kita bisa meraih sholat secara khusyuk. Yang pada akhirnya kita akan memperoleh manfaat yang luar biasa besar dalam hidup kita sehari-hari. Baik kemanfaatan buat tubuh/badan kasar yang berupa kesehatan tubuh sekaligus hidupnya mata hati, rasa, batin dan nurani atau badan halus/badan astral kita semua.

Baiklah pertama kita akan membahas tentang NIAT. Apa niat kita sesunguhnya ketika sholat? Tiada yang lain selain berserah diri kepada Allah. Selanjutnya kita mengangkat kedua tangan dalam takbirotul ikhram yaitu ALLAHU AKBAR. Kita merasakan Allah adalah semua yang ada ini berada ”di dalam” Allah, lafal Hu adalah tempat dimana kita menjatuhkan penunjukan kemudian melafalkan Akbar sebagai kenyataan yang paling sejati, bahwa tiada apapun di alam semesta ini kecuali Allah Yang Maha Besar. Semuanya kecil dan kerdil, tiada apapun melebihi kebesaran NYA. Ketika kita membaca Allahu Akbar ini, kita resapi di dalam hati dan kita mewaspadailah konsentrasi hingga selesai.

Apa yang perlu dipikirkan atau dijadikan konsentrasi ketika sholat? Yang pertama, konsentasinya adalah kepada makna dan arti bacaan sholat. Namun ketika makna dan arti bacaan sholat itu sudah tuntas kita pahami, kita ulang-ulang dan kita hayati serta resapi maknanya maka taraf lanjutannya adalah lenyapnya diri (mengosongkan, menghilangkan diri) di dalam shalat. Dalam referensi beragam kitab tentang olah rasa, mengosongkan diri ini terdiri dari ada empat hal. Yaitu munajat, kedua disebut ihram, ketiga tubadil dan kempat mikraj.

Apa arti dari munajat? Yaitu ketika kita membaca bacaan dalam shalat, maka kita hayati bahwa yang mengucapkan itu tidak hanya ucapan anda melainkan itu juga ucapan Tuhan. Kita heningkan cipta di dalam kalbu sementara Tuhan yang mengucapkan juga DIA yang Maha Mendengar. Tuhan ada dimana-mana, sehingga ketika membaca bacaan maka Tuhan ada di depan, di belakang, disamping kiri dan kanan di atas di bawah, di luar diri kita bahkan ada di “dalam” diri kita sendiri. Merasa manunggal dengan Allah Yang Maha Pengasih, Pemurah dan Penyayang, di dunia dan sampai akhir kelak ini berlanjut hingga akhir sholat bahwa hakikat dari sholat adalah menghadapkan diri secara total dan final kepada Tuhan Semesta Alam.

Mengosongkan diri Ihram itu artinya kita berkonsentrasi bahwa di dalam diri kita ini juga terliputi segala sifat Tuhan, mulai dari sifat Wujud NYA yaitu tetap bagi zat Allah Ta’ala yang tiada disebabkan dengan sesuatu sebab. Sehingga kita percaya bahwa wujud itu satu satunya zat yang ada di dunia. Sifat selanjutnya adalah Qidam yaitu yang paling awal ada dan paling akhir bahkan hanya wujud NYA lah yang satu-satunya ada. Bila sementara sekarang kita hidup di dunia ini ada banyak wujud, seperti wujud benda-benda dan alam semesta ini semua karena diadakan oleh Allah SWT. Dia lah satu-satunya menjadikan tiap-tiap suatu yang ada. Jika sekiranya Allah Ta’ala tidak mendahului dan menciptakan semua ini berarti sesuatu itu tidak akan pernah ada.

Kekosongan selanjutnya adalah tubadil. Artinya menyadari segala gerakan dan tingkah dalam sholat adalah gerakan dari Tuhan Yang Maha Agung. Jadi gerakan kita dan gerakan NYA pada titik ini seperti lampu dan cahaya, menjadi satu. Ruh itu adalah percikan Dzat-NYA, sehingga kita bisa mencapai mikraj. Bahwa kita tidak lagi merasa kita telah menggerakkan badan dan tubuh kita. Jadi makna dari Mikraj itu artinya menyadari bahwa diri kita tidak berkuasa sama sekali, lemah dan mati. Seluruh gerak itu berasal dari Allah, semua dari Allah, kita ini ibarat hanyalah sebuah butir kayu yang ikut dalam perjalanan air.

Adanya manusia itu ada yang fana. Tidak abadi. Seperti bayangan tubuh kita di lantai saat terkena sinar matahari. Sementara Tuhan Yang Maha Kuasa lah yang sesungguhnya memiliki ada yang abadi. Manusia sesungguhnya adalah nafi, namun ketika kita hidup di dunia kita sering mengakui bahwa kita benar-benar ada. Apalagi kita merasa memiliki kedudukan, pangkat, jabatan, harta benda maka kita seakan-akan berkuasa dan bangga akan ada kita. Padahal semua itu hanyalah bayangan dari kuasa NYA.

Maka ketika kita sholat, kita dianjurkan untuk senantiasa menyadari ada kita yang fana ini. Saat mengucapkan Allahu Akbar, lenyaplah diri kita ini. Kita pahami denga budi pekerti dan hati nurani bahwa wujud kita yang sejati, yaitu tiada berwujud apapun juga. Sehingga ketika kita memahami bahwa hanya ada satu wujud maka Gusti dan Kawula itu lenyap. Namun jika masih merasa ada jarak kawula gusti ketika shalat maka disarankan untuk tetap meneruskan sholatnya karena sholat adalah wajib. Semingga akhirnya kita bisa melaksanakan sholat secara sempurna yaitu dua menjadi satu, satu menjadi dua, hilanglah kawula di dalam Gustinya.

Diri kita ini di dalam sholat perlu senantiasa menyadari rasa manunggal dengan Tuhan. Saat menyebut kata Allah, maka sesungguhnya Tuhan sendirilah yang memuji diri NYA dan diri kita ini adalah sarana perwujudan yang nyata dari keberadaan Tuhan yang sesungguhnya.

….Sampurnane shalat iku, nora ningali kekalih, nora ningali Pangeran, kawula nora kaeksi, ilang kawula Gusti, tan ana dulu dinulu, ananging idhepira, kang anembah kang amuji, pan kagenten sih nugrahaning Pangeran…

Sempurnanya shalat itu, tidak melihat dua, tidak melihat Tuhan, hamba tidak diperlihatkan, hilang kawula gusti, tak ada kuasa atau menguasai, yang menyembah dan memuji itu diganti oleh kasih anugrah Allah SWT.

Pada akhirnya kita akan sampai pada pemahaman bahwa ini atau esensi dari sholat adalah pengosongan diri, peniadaan diri, peleburan diri LA ILAHA ILALLAH. Tiada ilah atau persembahan, titik pandang atau apapun juga kecuali Allah. Ini adalah shalat daim yaitu memahami menghayati ada NYA dan tak pernah putus dalam hati “melihat” Tuhan Yang Maha Luhur yang dinamakan makrifat. Yaitu tak adalagi aku (ingsun) dan Allah, yang ada hanyalah Allah Yang Maha Esa atau Tunggal.

Esa Allah berada pada zat, pada sifat dan pada perbuatan-NYA. Esa pada Dzat artinya tiada dzat lain di alam semesta ini karena pada esensinya semuanya adalah SATU DZAT. Satu Dzat-NYA itu bukan bermakna bahwa dzat Allah itu terdiri dari banyak Dzat yang lan seperti tersusun daripada darah , daging , tulang ,urat dan lain-lain. Makna Esa Allah SWT pada sifat artinya tidak sekali-kali bagi Allah Ta’ala memiliki beberapa sifat dalam satu sifat. Misalnya tidak mungkin Tuhan itu punya sifat Qiyamuhu Binafsihi (Berdiri Allah dengan sendirinya) namun pada sisi lain punya sifat tergantung pada makhluk-NYA. Sifat dari Allah itu sepenuhnya Maha Sempurna.

Sementara makna esa dalam perbuatan yaitu bukanlah bercerai berai pada perbuatan. Yaitu tidak ada perbuatan yang lain menyamai perbuatan Allah bahkan segala apa yang berlaku di dalam alam semuanya perbuatan Allah SWT. Perbuatan Allah adalah perbuatan yang hakikatnya tidak sama dengan perbuatan manusia. Bila kita menamai ada perbuatan baik dan jahat, mulia dan keji maka di dalam perbuatan NYA sama sekali tidak ada kontradiksi dan dualitas.

WUSANA KATA

Artkel ini hanyalah sekelumit makna yang mampu dibeberkan dari hamba al fakir dan bodoh ilmu seperti saya. Pasti tidak sempurna ilmu dan pemahaman karena sebanyak apapun makna yang mampu dibeberkan oleh manusia untuk memaknai sholat ibarat hanyalah setetes maka di dalam samudra makna-NYA yang Maha Sempurna.

Kita akhiri kajian sholat dengan satu saran yaitu kita perlu meneruskan proses kesadaran di dalam sholat agar kita jangan menduakan Tuhan, dari awal hingga akhir. Hanya Dzat-Nya Yang Sejati. Kita jadikan sholat kita menjadi Sholat Ismu Alam, yaitu sholatnya roh dan jasad kita, kita sebut pahami dan laksanakan dalam perilaku yang mencerminkan asma Allah SWT tak pernah henti. Dimana pun kita berada hanya melihat Tuhan yang abadi tiada henti.

Kita perhatikan pergerakan alam, kita hayati terjadinya bumi dan langit dan kita lihat dengar sejuta kejadian yang ada di depan mata hati kita sebagai wujud anugrah kehendak Allah yang kekal abadi dan hidup. DIA tidak pernah tidur dan mati…..

@@@@@@@@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 242 Komentar

GAMBAR MANUSIA DAN GAJAH DI PERMUKAAN MARS


Artikel selingan biar nggak jenuh. Yaitu keajaiban alam berupa penampakan gajah di permukaan Mars. Bagi kaum yang beriman, fenomena alam apapun adalah tanda-tanda Kuasa dari yang Maha Berkehendak.

Pesawat Mars Reconnaissance Orbiter yang bertugas mengelilingi Planet Merah sejak 2006, diluncurkan dari Bumi pada 2005. Seperti disebutkan sebelumnya, gajah bukan fenomena ‘pareidolia’ pertama. Penampakan itu ditemukan pengguna Google Mars asal Italia, Matteo Ianneo. Dalam beberapa hari setelah penemuan, para penikmat astronomi ramai berspekulasi bahwa struktur tersebut merupakan struktur yang dibuat dengan tangan dan dibangun oleh makhluk purba planet itu.

Ilusi Planet Merah yang lain adalah penampakan wajah dalam foto yang diambil satelit Viking 1 milik Amerika Serikat pada 25 Juli 1976. Penampakan itu memicu ribuan teori konspirasi.

Foto itu mengejutkan, karena menampakkan sebuah tonjolan mirip wajah manusia di permukaan planet merah — lengkap dengan bentuk mata, hidung, dan mulut. Pasca penemuan itu, spekulasi berkembang. Banyak yang menganggap struktur wajah manusia itu adalah buatan mahluk cerdas penghuni Mars di masa lalu.

Menghebohkan yaitu penampakan mata banteng di Mars, yang dijumpai dalam foto yang dihasilkan instrumen High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE) yang dipasang pada satelit Mars Reconnaissance Orbiter.

Selain itu, Planet Mars kembali menawarkan ilusi yang memikat mata manusia. Instrumen High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE) yang ada di pesawat luar angkasa Mars Reconnaissance Orbiter milik Badan Antariksa Ameriksa Serikat (NASA) menangkap penampakan gajah di permukaan “planet merah”.

Terlihat jelas dahi, mata, juga belalai gajah. Tapi, tentu saja tak ada hewan yang hidup di sana. Seperti dimuat situs sains, SPACE.com, penampakan tersebut terjadi akibat banjir lava yang mengering di permukaan Mars.

“Ini adalah contoh terbaik dari fenomena ‘pareidolia’, di mana kita melihat sesuatu penampakan, misalnya binatang, yang sesungguhnya tak ada,” kata ahli geologi planet dari University of Arizona, Alfred McEwen dalam situs HiRISE sebagaimana yang disampaikan Elin Yunita Kristant dan pernah dimuat di VIVAnews.

Seperti nampak di foto, ilusi “gajah Mars” terjadi di kawasan yang disebut Elysium Planitia, di mana banjir lava termuda terjadi di planet tetangga Bumi itu. Namun, para ilmuwan belum bisa memastikan, apakah aliran lava di Mars mengendap dengan cepat atau membutuhkan waktu lebih lama, seperti halnya di Bumi, di mana lava membutuhkan waktu tahunan, bahkan sampai puluhan tahun untuk mengendap.

“Itu mungkin yang terjadi pada lava di Mars,” kata McEwen berspekulasi. Aliran lava bisa bergerak perlahan, tetapi sebaliknya, ada bukti yang menyatakan lava ini dapat mengalir dengan cepat.

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 63 Komentar

WIRID ASR PLUS


Galau inside
ASSALAAMU ‘ALAIKUM. Asr plus ayat-ayat. Untuk wiridan, gan Di era saat ini kegalauan menjadi trending topik. Padahal kata galau sudah sejak lama nyisip dikamus bahasa indonesia Kegalauan adakalanya mempersuram malam dan siangpun bawaannya juga nggak semangat. Nah daripada menggalau malam-malam. Mari wiridan.
Semoga kegalauan dapat berganti menjadi kekilauan Mari stop galau malam-malam.
Selamat wiridan. Dan mudahan paginya penuh semangat. Tiap malam nggak galau.
Tiap hari penuh semangat menjalani hidup. Dan makbul do’a-do’a yang kita panjatkan pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Insya Allah, galau berganti kilau.. Nggak suram melulu. Kata mutiaranya, man jadda wa jadda. Man shabara zhafira. Siapa giat dapat.
Siapa sabar beruntung. Aamiin Yaa Robbal ‘Aalamiin.
To the point :

~ LAKUKANLAH SHOLAT SUNNAH HAJAT 2 RAKA’AT PADA MALAM HARI.
USAI SHOLAT BACALAH ;
* ASYHADU AL LAA ILAAHA ILLALLOOH WA ASYHADU ANNAA MUHAMMADAR ROSUULULLOOH 7X
* ASTAGHFIRULLOOHAL ‘AZHIIM 100X
* LAA ILAAHA ILLAA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAZH ZHOOLIMIIN 100X
* ASH-SHOLAATU WASSALAAMU ‘ALAIKA YAA SAYYIDII YAA ROSUULULLOOH KHUDZ BIYADII QOLLAT HIILATII ADRIKNII 333X
{ Shalawat adrikiah }
___________________________________________________________________________
BERTAWASSUL SEBAGAIMANA BERIKUT:
___________________________________________________________________________
ILAA HADHROTIN NABIYYIL MUSHTHOFAA MUHAMMADIN SHOLLALLOOHU ‘ALAIHI WA SALLAM
WA ILAA JAMII ‘I AZWAAJIHII WA DZURRIYYAATIHI WA AHLI BAITIH
WA ILAA JAMII’ I ASH-HAABIHII WA ILAA JAMII ‘IL AMBIYAA-I WAL MURSALIIN WAL ‘ULAMAA-I WASH-SHOOLIHIIN MIM MASYAARIQIL ARDHI WA MAGHOORIBIHAA BARRIHAA WA BAHRIHAA
WA ILAA JAMII ‘IL ARWAHI AULIYA-ILLAAHI MIM MASYAARIQIL ARDHI WA MAGHOORIBIHAA BARRIHAA WA BAHRIHAA
WA KHUSHUUSHON ILAA RUUHI WALIYYILLAAHI ASY-SYAIKH ‘ABDIL QODIIR AL JAILAANII QODDASALLOOHU SIRROHU WA NAWWARO DHORIIHAH
WA ILAA JAMII ‘I ARWAAHI AHLIL QUBUURI MINAL MUSLIMIINA WAL MUSLIMAAT WAL MU’MINIINA WAL MU’MINAAT
WA KHUSHUUSHON ILAA RUUHI ABII WA UMMII ALFAATIHAH
| BACA SURAH ALFATIHAH 21X| ________________________________________________________________________
¤ MEMBACA :
¤
¤
# AYAT KURSI 7X
# AL IKHLASH 7X
# ALFALAQ ANNAS 7X
________________________________________________________________________
MEMBACA ASR PLUS AYAT-AYAT:
¤
¤
INNA QUWWATIH NAKABAN NATAH KITABAN NATAH.
KATABALLOOHU LAA AGHLIBANNA ANAA WA RUSULII INNALLOOHA QOWIYYUN ‘AZIIZ.
INNAA FATAHNA LAKA FAT-HAM MUBIINAA.
NASHRUM MINALLOOHI WAFAT-HUN QORIIB.
SALAAMUN QOULAM MIR ROBBIR ROHIIM.
WALHAMDULILLAAHI ROBBIL ‘AALAMIIN.
DIBACA 333X
| WIRIDAN INI DILAKUKAN SETIAP MALAM…
GA JADI 1.000X KELAMAAN,,, KAN PERLU ISTIRAHAT JUGA… |
________________________________________________________________________
DAN
SETIAP SELESAI SHOLAT WAJIB ASR PLUS AYAT-AYAT DIBACA 7X ATAU SELEBIH YANG DI SUKA.
___________________________________________________________________________
Semangat tengah malam selamat bekerja bagi warga KWA yang mengerjakan pekerjaannya di malam hari, semoga nyaman dan aman. Selamat beristirahat bagi warga KWA yang lelah dan menikmati lelap, semoga nyaman dan aman. Dan selamat begadang bagi warga KWA yang lagi galau, semoga nyaman dan aman juga.
Mohon maaf lahir batin ya agan2, atas kata-kata khilaf saia. Sayonara, jumpa lagi dilain kesempatan Insya Allah.
|||||| Wassalamu ‘alaikum ||||||

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 166 Komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.