Monthly Archives: September 2012

HAKEKAT KEKUATAN: BELAJAR NABI DAUD BIN YUSYA A.S.


Semua terjadi atas ijin Allah SWT. Bila Allah mengijinkan, sekuat apapun seorang raja yang terlatih berperang dan berkelahi dengan beragam senjata akan tewas di tangan seorang bekas penggembala kambing. Hanya dengan sebuah ketapel sederhana ia menewaskan raja tersebut. Inilah kisah sang bekas penggembala kambing, Nabi Dawud A.S.

 Kita pasti pernah dengar amalan puasa Daud. Ya, dia adalah salah seorang Nabi Allah yang amalan puasanya sangat disukai Allah, sehingga karena kehebatannya inilah Nabi Muhammad memberitahukannya kepada para sahabat.

Abdullah bin Amr meriwayatkan, “Rasulullah bertanya kepadaku, “saya mendengar kabar bahwa anda selalu berjaga di waktu malam (beribadah) dan berpuasa di siang hari.” “Benar, ya Rasulullah,” jawab saya. Nabi bersabda, berpuasalah dan berbukalah, salatlah dan tidurlah! Karena tubuhmu mempunyai hak terhadapmu, dan tamumu juga mempunyai hak terhadapmu. Cukuplah bagimu berpuasa sebanyak tiga hari pada tiap bulan.”

Abdullah berkomentar, ”Saya bertahan.” Nabi pun bersikeras pula. “Akhirnya saya memberikan alasan: Ya Rasulullah, saya kuat melakukannya. “Kalau begitu, berpuasalah tiga hari setiap minggu,” ujar Nabi. Abdullah berkomentar lagi, “Saya tetap bertahan.” Tapi Nabi bersikeras pula.  Saya berdalih, “Ya Rasulullah, saya masih sanggup.” “Kalau begitu, berpuasalah seperti puasa Nabi Daud, dan jangan melebihi lagi!” sabda Rasulullah memperingatkan dengan keras. “Ya Rasulullah, bagaimana puasa Nabi Daud itu,” tanya saya. “Beliau sehari berpuasa, sehari tidak,” sabda Nabi.” (HR Ahmad dan lain-lain).

Abdullah bin Amr meriwayatkan, “Rasulullah bersabda, “Puasa yang lebih di sukai oleh Allah ialah puasa Daud, dan salat yang paling disukai Allah, ialah salat Daud. Beliau tidur seperdua malam, bangun sepertiganya, lalu tidur seperenamnya. Beliau berpuasa satu hari, lalu berbuka satu hari.” (HR Bukhari Muslim).

Kemampuan Nabi Daud berpuasa, ternyata menurun kepada anaknya, Nabi Sulaiman. menurut Ibn Abbas, Nabi Sulaiman berpuasa tiga hari pada awal bulan, tiga hari pada pertengahan bulan dan tiga hari pada akhir bulan. jadi beliau mengawali bulan dengan puasa, menjalani pertengahannya dengan puasa, dan menutupnya dengan puasa pula.

Sebetulnya hampir setiap Nabi memiliki tradisi berpuasa, seperti disebutkan di dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 183, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu (umat Muhammad) berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar bertakwa.”

Nabi Daud sangat terkenal sebagai Nabi yang memiliki suara yang sangat merdu dan tidak ada yang bisa menandinginya. Inilah karunia dan rahmat Allah atasnya. Apabila Nabi Daud bernyanyi melagukan kitab Zabur yang berisikan petunjuk dan tuntunan dari Allah SWT, maka orang-orang yang sakit menjadi sembuh. Jin dan Manusia serta burung-burung berkumpul di dekatnya untuk mendengarkan nyanyian itu, serta angin pun menjadi tenang, gunung, burung-burung ikut bertasbih memuji kebesaran Allah. Ketika ia memegang besi, maka besi itu menjadi lunak, seperti kertas, dan dapat dijadikan bermacam-macam keperluan hidup tanpa harus dibakar terlebih dahulu dengan api dan tidak perlu di tempa seperti kebiasaan orang pande besi (As-Saba: 10-11).

Nabi Daud AS adalah Rasul yang kuat agamanya dan luas kerajaannya. Ia dapat mempergunakan gunung-gunung untuk mempertahankan negaranya dari serangan musuh. Burung-burung berkumpul di dekat istananya, berbunyi, bertasbih memuji Allah. Diantaranya ada yang dipergunakan untuk mengantar surat-surat ke daerah yang jauh. Dia seorang ahli hukum, menghukumi manusia dengan seadil-adilnya.

Tatkala Daud bertasbih, memuji kepada Allah SWT pada waktu pagi dan petang, atas perintah Allah gunung-gunung dan burung-burung pun ikut bertasbih bersamanya. Segala burung pada waktu-waktu tertentu datang berkumpul menghadap Nabi Daud.

Allah SWT menurunkan kepadanya Kitab Zabur. Kitab suci ini berisi tasbih dan pujaan kepada Allah SWT serta kisah manusia dan Nabi-nabi terdahulu dan yang akan datang.

Saat Nabi Daud melagukan puji-pujian kepada Allah dengan suaranya yang merdu. Semesta alam pun mendengarnya dengan syahdu. Suaranya yang merdu, indah tak terlukiskan, maka gunung, pohon dan burung-burung pun ikut bertasbih memuja kebesaran Allah SWT bersama Daud (QS. As- Shad; 17-20).

Nabi Daud berpuasa sehari dan berbuka sehari. Sehubungan dengan itu, Rasulullah bersabda, “Sebaik-baiknya berpuasa (Sunah) adalah puasa Daud. Beliau berpuasa satu hari dan berbuka satu hari. Beliau membaca Zabur dengan 70 suara, beliau melakukan salat di tengah malam dan menangis di dalamnya, dan karena tangisnya, segala sesuatu pun ikut menangis, dan suaranya dapat menyembuhkan orang yang sakit dan orang yang menderita.”

****

Daud memang orang yang dipilih Allah SWT sehingga dia bisa beriman kepada Dzat Yang Maha Segalanya. Ia mengetahui keimanan kepada Allah SWT adalah hakekat kekuatan di alam semesta ini. Dalam perang, kemenangan baginya bukan semata-mata ditentukan canggihnya sistem persenjataan dan banyaknya jumlah pasukan.

Nabi Daud AS adalah keturunan yang ke 13 dari Nabi Ibrahim AS dari garis keturunan anaknya yang kedua yaitu Nabi Ishak. Beliau menjadi Raja menggantikan Thalut. Sedangkan di masa itu ada raja kafir yang bernama “Jalut.”

Sepeninggal Nabi Musa dan Nabi Harun, berlalulah tahun-tahun yang cukup panjang tanpa ada peristiwa mengejutkan. Bani Israel telah terusir dari negerinya disebabkan mereka ingkar terhadap kitab suci Taurat. Ketika itu mereka tidak lagi mengindahkan ajaran-ajaran kitab Taurat yang merupakan warisan ajaran Nabi Musa AS. Kitab Taurat telah hilang dan tercerabut dari dalam dada mereka.

Keadaan mereka sungguh tragis. Yang tersisa dari mereka hanyalah seorang wanita hamil yang hari-harinya dilalui dengan berdoa memohon kepada Allah SWT agar Dia memberinya seorang anak laki-laki dan menamainya Asymu’il, yang dalam bahasa Ibrani berarti “Allah SWT mendengar Doaku”.

Lalu anak laki-laki itu tumbuh menjadi dewasa. Ibunya mengirimkan dan menyerahkan kepada seorang lelaki saleh agar belajar kebaikan dan ibadah darinya. Anak lelaki itu pun berada dalam asuhan lelaki saleh itu. Pada suatu malam, ketika ia telah menjadi dewasa, dalam tidurnya ia mendengar suara datang dari sisi masjid. Ia bangun dalam keadaan ketakutan dan mengira bahwa gurunya memanggilnya. Lalu ia pergi menghadap gurunya dan bertanya. “Apakah Guru memanggilku?” sambil keheranan gurunya menjawab. “Ya, ya,” pasalnya ia tidak ingin anak asuhnya merasa ketakutan. Lalu ia pun tidur lagi.

Tak lama kemudian, suara itu pun datang lagi. Memanggil untuk kedua kalinya dan ketiga kalinya hingga ia pun terbangun. Betapa terkejutnya. Saat ia melihat ternyata sumber suara tersebut mengaku sebagai Malaikat Jibril seraya berkata, “Tuhanmu telah mengutusmu kepada kaummu.”

Pada suatu hari, Bani Israel menemui Nabi yang mulia ini (Nabi Samuel, yang nama Aslinya, Asymu’il). Mereka bertanya. “Tidakkah kami orang-orang yang teraniaya?” dia menjawab, “Benar.” Mereka pun berkata, “Tidakkah kami orang-orang yang terusir?” lalu Nabi tersebut membenarkan. Kaumnya berkata lagi. “Kirimkanlah untuk kami seorang Raja yang dapat mengumpulkan kami di bawah satu bendera agar kami dapat berperang di jalan Allah SWT untuk mengembalikan tanah kami dan kemuliaan kami.”

Nabi Samuel berkata kepada mereka. “Apakah kalian yakin akan menjalankan peperangan jika diwajibkan berperang kepada kalian?” mereka menjawab, “Mengapa kami tidak berperang di jalan Allah SWT sedangkan kami telah terusir dari negeri kami. ”Nabi Samuel berkata, “Sesungguhnya Allah SWT telah mengutus Thalut sebagai penguasa kalian.” Mereka berkata, “Bagaimana ia menjadi penguasa atas kami, sedangkan kami lebih berhak mendapatkan kekuasaan. Lagi pula ia bukan seorang yang kaya, sedangkan diantara kami ada orang yang lebih kaya daripadanya.”

Mendengar keberatan dari kaumnya, Nabi mulia itu pun berkata, “Sesungguhnya Allah SWT telah memilihnya atas kalian karena ia memiliki keutamaan dari sisi ilmu dan fisik. Dan Allah memberikan kekuasaan-Nya kepada siapapun yang Dia kehendaki.”

Mereka bertanya, “Apa tanda-tanda kekuasaan-Nya? Jika itu pilihan Allah, kami tidak dapat berbuat apa-apa. Tapi agar kami yakin, tunjukkanlah kepada kami suatu tanda?” Nabi mulia itu menjawab, “Baik, sesungguhnya Allah telah mengenal watak kalian yang keras kepala, Imanmu tidak di hati, tetapi di kelopak mata. Pergilah kalian ke padang sana. Kitab Taurat yang dirampas musuh kalian akan kembali kepada kalian. Kitab itu akan dibawa oleh para Malaikat dan diserahkan kepada kalian. Itulah tanda-tanda kekuasaan-Nya.”

Para pemuka Israel pun pergi ke padang yang ditunjuk Nabi mereka. Benar saja, di sana Mukjizat tersebut benar-benar terjadi. Di sana mereka melihat peti perjanjian kitab Taurat. Tak ada alasan lagi, mereka pun akhirnya menerima penunjukan Thalut sebagai Raja mereka.

****

Tanpa menunggu lama, Thalut segera mempersiapkan diri, setelah pengangkatannya sebagai Raja, ia lalu memanggil putra-putra Israel yang cinta kemerdekaan untuk menjadi tentara. Ia membentuk sebuah pasukan tentara yang kuat untuk memerangi Jalut, yakni seorang penguasa yang gagah perkasa dan tak seorang pun yang dapat mengalahkannya.

Salah seorang dari tentara itu adalah Daud. Usianya masih belasan tahun. “Negara membutuhkan tenaga kalian, anak-anakku. Pergilah kalian berjuang membantu Raja Thalut. Tetapi kamu berdualah yang bertempur. Adapun adikmu, Daud, biarlah ikut untuk melayani keperluan kalian berdua. Ia akan membawa persediaan makanan untuk kalian, serta mengirim berita kepadaku!” kata Yusha, ayah Daud, berpesan kepada tiga orang putranya.

Maka pergilah ketiga bersaudara itu bergabung dengan tentara Raja Thalut. Sesuai dengan pesan ayahnya, Daud hanya berada di garis belakang. Tentara Thalut sudah tersusun rapi, mereka terdiri dari para pemuda dan orang-orang pilihan yang kuat. Mereka adalah orang-orang yang tidak mempunyai tanggungan, sebab hanya orang-orang seperti itulah yang dapat memusatkan diri pada pertempuran.

Berangkatlah pasukan itu ke medan perang. Mereka membawa segala macam senjata yang dapat dipergunakan untuk berperang. Tentara itu sangat sederhana jika dibandingkan dengan tentara Jalut yang jauh lebih maju. Sekalipun sudah menjadi tentara pilihan, Thalut ingin menguji ketaatan tentaranya pada perintahnya. Sebab masih ada orang-orang yang belum mau menerimanya sebagai Raja.

Tatkala hendak menyebrangi sungai, setelah berjalan dalam waktu yang cukup jauh dan melewati gurun dan Gunung sehingga mereka merasa kehausan, Thalut berkata, “Kita akan menyebrangi sungai itu. Ingatlah, tidak boleh minum air sungai itu lebih dari dua teguk, sekedar untuk membasahi kerongkongan. Barang siapa yang meminum air sungai itu sampai dahaga terobati, dia bukanlah tentaraku yang kupercaya. Kita memang sudah berjalan jauh, kita haus, sementara matahari sangat terik. Tetapi ingat, pertempuran yang akan kita hadapi lebih berat lagi daripada sekedar menahan haus. Kalau menahan haus saja kalian tidak sanggup, apalagi untuk memenangkan peperangan!”

Alangkah kecewanya Thalut, ketika tentaranya menyebrangi sungai, sebagian besar tidak mengindahkan larangannya, hanya sebagian kecil yang patuh. Sadarlah Thalut, kekuatannya tidak seperti yang dibayangkannya. Namun jalan mundur sudah tidak ada, apapun yang terjadi, ia harus menjalankan kewajibannya. Biarpun tentaranya tinggal beberapa orang ia tetap bertekad untuk meneruskan peperangan. Thalut ingat akan kata-kata Nabi mereka, Allah akan selalu melindunginya, mengkaruniai kemujuran dan kemenangan.

Akhirnya tentara Thalut bertemu dengan tentara Jalut yang gagah perkasa. Jumlah mereka jauh lebih banyak, senjata mereka juga lebih lengkap, semua di lindungi oleh baju besi. Pimpinan mereka bernama Jalut, seorang yang gagah perkasa. Badannya tegap, tingginya mencapai kurang lebih tiga meter. Sudah sangat terkenal, dalam setiap peperangan Jalut selalu mengamuk dengan ganasnya, tak seorang pun dibiarkan lolos dari sergapannya.

Kedua pasukan tentara yang saling berhadapan itu segera membuat pertahanan masing-masing. Melihat kekuatan tentara Jalut, tentara Thalut mulai berkecil hati. “Kami tidak sanggup menghadapi tentara Jalut. Mereka lebih banyak dan lebih lengkap peralatanya.”

Tetapi sekelompok kecil tentara Thalut tetap pada pendirianya. Mereka ini adalah pasukan yang tidak melanggar perintah Thalut tatkala mereka menyebrangi sungai itu. Mereka berkata, “Sudah sering terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak, dengan izin Allah, dan Allah beserta orang-orang yang sabar (Al-Baqarah: 249).

Sementara itu, Jalut si pemimpin pasukan yang perkasa itu terdengar berteriak-teriak. Suaranya menggelagar jauh melintasi gurun, menggema dari lembah ke lembah, membuat takut burung-burung. Jalut berteriak menantang, siapa jagoan dari tentara Thalut untuk berduel satu lawan satu.

Suara Jalut terdengar jelas, sekalipun cukup jauh. Tetapi tidak ada seorang pun tentara Thalut itu yang berani maju menantang Jalut. Meskipun ejekan dan hinaan datang bertubi-tubi dari Jalut, tentara Tahlut diam ketakutan.

“Siapakah orang yang berani menjawab tantangan Jalut ini? Sesungguhnya ini adalah kesempatan baik untuk memenangkan peperangan ini. Sebab jika Jalut kalah, tentara musuh itu pasti mudah dikalahkan. Mereka akan lari ketakutan. Sedangkan kalau peperangan melawan mereka semuanya, belum tentu akan menang!” pikir Thalut di dalam kemahnya.

Timbul keinginan ia sendiri yang akan menghadapi Jalut. Tetapi kalau ia gugur, tentaranya akan lari tunggang-langgang karena tidak ada yang memimipin.

****

Ketika Thalut sedang resah, masuklah menghadap seorang anak, badannya tegap, matanya bercahaya, wajahnya tampan, suaranya pun merdu, dialah Daud bin Yusya. “Saya ingin menutup mulut Jalut yang sombong itu!” kata Daud kepada Thalut.

“Di seluruh tentara yang banyak ini, hanya kau yang berani, tetapi kau masih anak-anak,” kata Thalut sambil menatap mata Daud dalam-dalam. Hatinya mengatakan, anak yang berdiri dihadapannya ini bukanlah manusia biasa. “Mungkinkah Allah telah mengirimkan anak ini kepadaku untuk memenangkan peperangan ini?” Pikir Thalut sambil membandingkan dirinya yang tadinya juga hanya seorang gembala, sama dengan Daud. Tetapi karena Allah SWT menghedaki, saat ini ia menjadi Raja.

“Beberapa hari yang lalu saya telah menangkap seekor singa karena ia hendak menerkam dombaku. Sebelum itu saya juga pernah membunuh seekor beruang ganas!” kata Daud meyakinkan.

Mendengar kata-kata Daud itu, Thalut tidak bimbang lagi, Daud di izinkan maju ke gelanggang. Maka di berikanlah Daud baju Zirah, pedang dan perisai. Namun ia menolak mengenakan baju besi, topi baja dan senjata yang diberikan kepadanya. “Saya tidak bisa menggunakan itu semua,” kata Daud.

Tetapi Jalut mengenakan baju perang dan bersenjata lengkap. “Kau memakai senjata apa?” tanya Thalut. “Saya pakai ini saja!” sahut Daud. Ia memperlihatkan sebuah tongkat, sebuah ketapel, dan beberapa batu kerikil. “Kau yakin akan menang dengan senjata itu saja,” tanya Thalut keheranan.

“Allah telah menyelamatkan diriku dari terkaman singa dan beruang ganas, kenapa Ia tidak menolongku dari pedang Jalut yang durhaka itu? Bukankah ia telah menghina Tuhan, Allah SWT?” kata Daud bersemangat.

Daud lalu berangkat, di iringi doa oleh Thalut, kemudian diarak keluar barisan tentara. Daud maju ke gelanggang dengan senjata apa adanya. Di sana Jalut sudah menanti seraya berkoar petentang-petenteng.

“Hai, bocah cilik! Apakah engkau sudah bosan hidup? Mana pedangmu, hah? Tongkatmu itu? Untuk memukul anjingkah itu? Atau untuk bermain dengan teman sebayamu? Sayang betul, engkau masih muda akan mati dulu. Kalau kau tetap menentangku juga, dagingmu akan menjadi makanan burung dan binatang buas!” kata Jalut berteriak-teriak menyombongkan diri.

Tetapi Daud tidak gentar, ia terus maju mendekat. Melihat Daud maju terus, Jalut mulai waspada. Ia mendekati tombak panjangnya yang dipancangkan beberapa buah tak jauh darinya.

“Jalut engkau boleh menyombongkan diri dengan tombak dan pedangmu. Boleh merasa aman dilindungi baju zirah dan topi bajamu. Tetapi percayalah, semuanya itu takkan mampu melindungimu. Ketahuilah, aku datang ini atas nama Tuhan, Allah SWT, yang menciptakan langit dan bumi serta seisinya, yang telah kau hina dan kau ejek selama ini. Sebentar lagi akan kita buktikan, pedang atau tombakmu yang menghabisi nyawaku, atau kehendak Tuhan yang berlaku atas dirimu!” sahut Daud menjawab tantangan Jalut.

Mendengar kata-kata Daud itu, Jalut amat marah sekali. Disambarnya tombaknya, lalu dilemparkannya ke arah Daud, tapi Daud menghindar dengan gerakan yang sangat tangkas. Berkali-kali Jalut melemparkan tombaknya, tapi tak satupun yang mengenai Daud, sebab ia selalau bisa menghindar.

“Sekarang giliranku!” teriak Daud. Daud mengambil ketapelnya, dengan batu kerikil sebagai pelurunya. Dengan gerakan yang sangat cepat, ketapel itu di tembakkan ke muka Jalut. Batu kerikil itu menancap diantara kedua alisnya. Darah mengalir membasahi matanya. Jalut tidak dapat melihat dengan jelas. Ia berteriak-teriak, meraung-raung kesakitan seperti seekor singa yang terluka.

Daud tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, batu kedua dan ketiga dilepaskannya, keduanya mengenai kepala Jalut. Penglihatan Jalut berkunang-kunang. Dunia terasa berputar. Akhirnya, Jalut yang bersenjatakan lengkap dan selalu di agung-agungkan itu tersungkur jatuh mencium tanah. Tak lama kemudian, dia pun mati, dengan cara yang sangat sederhana, dengan senjata ketapel.

Lalu Daud mengambil pedang Jalut. Sementara hampir seluruh pasukan lawan lari tunggang langgang karena ketakutan. Namun masih ada sisa-sisa tentara Jalut yang terpaksa bertahan, dan peperangan pun terjadi antara kedua pasukan itu.

Tentara Thalut di bawah pimpinan Daud bersorak sorai, kemenangan di pihak mereka. “Mereka mengalahkan tentara Jalut dengan izin Allah dan Daud membunuh Jalut. Kemudian Allah memberikan kepadanya (Daud) apa yang dikehendaki-Nya.” (Al-Baqarah: 251).

Bangsa Israel pun kembali memasuki kampung halamannya. Nama pahlawan Daud harum semerbak. Setiap orang membicarakannya, setiap orang mengisahkan keberaniannya, kegagahannya, kepintarannya. Namun tak kurang pula yang membicarakan ketampanan wajahnya.

Seluruh rakyat menghormati Daud, tidak hanya karena kepahlawanannya, tetapi juga budi pekertinya yang mulia, sifat-sifatnya yang terpuji, serta suaranya yang amat merdu. Segalanya menjadi bahan pujian yang tak habis-habisnya. Raja Thalut pun tak luput memujinya. Ia mencintai dan menghormati Daud. Ia lalu diangkat menjadi penasehatnya. Selain itu, Daud juga diserahi tugas untuk memimpin tentara sekaligus dijadikan menantu Raja, menjadi suami putri Raja yang paling cantik.

Namun Daud tidak begitu senang dengan semua itu. Ia pergi ke gurun dan gunung. Ia merasakan kedamaian di tengah-tengah makhluk yang lain. Di saat mengasingkan diri, Daud bertobat kepada Allah SWT dan memuliakan-Nya. Allah mengangkat Daud sebagai seorang Nabi dan memberinya Kitab Zabur. “Dan kami berikan Kitab Zabur kepada Daud.” (QS. Al-Isra: 55).

 

****

Ketika Allah mencintai seorang hamba, dia jadikan manusia juga mencintai mereka. Begitu pula yang terjadi pada Daud. Manusia mencintai Nabi Daud sebagaimana burung-burung, hewan-hewan dan gunung-gunung pun mencintainya.

Sungguh nama Daud menjadi pujaan seluruh negeri, ia tetap rendah hati, ia tidak pernah menyombongkan diri, bahkan tidak pernah menceritakan kepahlawanannya. Meski begitu, melihat hal demikian, timbul rasa cemburu dalam hati Raja Thalut, ia khawatir suatu saat, tak lama lagi, menantunya Daud akan mengambil tahta darinya. Padahal Daud tidak pernah berpikir untuk menjadi Raja. Bahkan ia tidak ingin di puja-puja, rakyatnya sendirilah yang memperlakukan demikian.

Maka, tatkala melihat perubahan sikap ayah mertuanya, ia sangat heran. Daud mencoba mawas diri, apa sesungguhnya kesalahan yang telah diperbuatnya. Mengapa Thalut sering bermuka masam terhadapnya? Daud tidak menemukan jawabannya. Ia merasa tidak melakukan kesalahan kepada Rajanya, tetapi tingkah laku Thalut semakin menjadi-jadi. Maka di tanyakanlah hal itu kepada istrinya.

Menurut sang istri, ayahnya merasa iri kepada Daud. Kecintaan kepada Daud yang semakin meluas dikalangan rakyat sudah melebihi kecintaan mereka kepada Rajanya. Hal itu sangat mencemaskan Thalut.

“Ayahku khawatir, karena semakin tinggi wibawamu, semakin merosot pula wibawa ayahku. Sungguh, semula ayahku seorang petani miskin, tetapi sekarang ia sudah merasakan nikmat menjadi orang yang berkuasa. Beliau tidak rela tahta yang di dudukinya diambil alih orang. Ayahku sudah lupa, ia menjadi Raja atas kehendak Allah SWT. Sebaiknya kita menyingkir saja dari sini.” Kata istri Daud seraya menangis.

Malam sudah larut, Daud tidak bisa memejamkan matanya. Akhirnya Daud menyerahkan semua persoalan itu kepada Allah SWT. “Jika Allah menghendaki, apapun bisa terjadi!” bisik Daud dalam hati, dengan pasrah dan tawakkal, Daud pun tertidur.

Keesokan harinya, tanpa di duga, seorang utusan datang memberi tahukan, ia dipanggil menghadap Raja, “Baik saya segera datang!” sahut Daud tanpa ragu. Tidak lama, Daud sudah berdiri di hadapan sang Raja.

****

“Daud!” kata Raja dengan muka manis yang dibuat-buat, “Belakangan ini hatiku selalu dibuat risau, soalnya musuh kita bangsa Kan’an, telah mempersiapkan tentaranya yang sangat kuat, mereka akan menyerbu kita. Mula-mula saya ragu untuk menugasimu. Kau tahu aku sangat menyayangimu, lagipula kau adalah menantuku. Tapi sekarang tidak ada pilihan lagi, tugas negara jauh lebih penting. Pimpinlah tentara kita ke luar kota, hadapi musuh di luar daerah kita. Hancurkan mereka, saya hanya ingin mendengar berita kemenangan!”

“Perintah Raja saya laksnakan! Jika Allah mengizinan, saya pasti kembali dengan bendera kemenangan!” sahut Daud dengan keyakinan penuh. Daud merasa ada tipu muslihat di dalam perintah itu, namun ia tidak ragu menjalankan perintah itu.

Memang sesungguhnya Thalut sedang mengatur rencana jahat. Ia mengharapkan Daud gugur dalam pertempuran itu. Ia tahu tentara musuh sangat kuat, sedangkan tentara yang dibawa Daud hanya sedikit jumlahnya. Thalut ingin memperoleh dua keuntungan sekaligus, Daud gugur, sedangkan musuh ikut binasa.

Tetapi apa yang terjadi? Daud memimpin tentaranya menyerbu ke tengah-tengah musuh yang sangat banyak jumlahnya. Seperti ada tentara malaikat yang membantunya turun dari langit. Tentara musuh di halaunya. Tentara musuh di hancurkan, sisanya lari tunggang langgang. Maka kembalilah Daud dengan bendera kemenangan. Sepanjang jalan Daud di elu-elukan rakyat. Kegagahannya di medan perang makin kesohor. Keharumanya sebagai pahlawan tiada tandingannya.

Thalut sangat kecewa ketika Daud kembali dengan kemenangan yang gilang gemilang. Maka timbullah rencana paling keji di hati Raja itu. Ia akan membunuh Daud dengan tangannya sendiri. Raja Thalut yang dulu alim itu, sekarang benar-benar dikuasai iblis. Namun rencana itu di ketahui oleh istri Daud yang telah memasang mata-mata di segenap sudut istana. “Sekarang kita harus menyingkir, ayah sudah mengatur rencana serapi-rapinya. Kau akan di bunuh, tidak akan bisa lolos jika kita tidak menyingkir terlebih dahulu!” kata istri Daud.

Pagi harinya, saat Thalut sudah tahu bahwa Daud telah lari, ia sangat marah, kesal dan kecewa bercampur rasa malu, karena rencana jahatnya telah bocor. Sekarang perselisihan dengan Daud sudah semakin terbuka dan hal itu diketahui oleh rakyatnya.

****

Tentara dan rakyat tahu bahwa Daud keluar dari Istana, desas-desus tersiar luas, Raja Thalut hendak membunuh panglima perang dan menantunya itu, Daud. Raja iri hati, dengki, takut kalau-kalau Daud semakin dicintai rakyatnya.

Mendengar hal itu, rakyat dan tentara bukannya menjauhi Daud, mereka tahu bahwa Daud adalah panglima perang gagah perkasa yang telah mengangkat derajat mereka. Ia telah menyelamatkan mereka dari ancaman musuh. Rakyat dan tentara pun berbondong-bondong pergi keluar kota. Mereka mencari Daud, saat menemukannya, mereka menyatakan kesetiaannya kepada Daud.

Raja Thalut semakin geram melihat pengaruh Daud. Sekarang sudah jelas Daud mempunyai tentara dan rakyat sendiri. Tentara dan rakyat hanya taat kepada Daud. Mereka tidak lagi mengakui kekuasaan Thalut. Tentu saja hal ini semakin membuat Thalut marah dan kalap. Ia ingin membinasakan Daud. “Apapun resikonya Daud harus dilenyapkan!”

Pada suatu hari Thalut memimpin  pasukannya langsung untuk menghancurkan Daud. “Saya tidak ingin berperang kalau tidak karena terpaksa. Karena itu, sebaiknya kita mencari tempat bersembunyi,” kata Daud kepada para pengikutnya saat di laporkan kepadanya bahwa Thalut sedang bergerak maju.

Dipimpin oleh Daud sendiri, akhirnya mereka menemukan sebuah tempat perlindungan dalam gua batu-batu. Sangat sulit menemukan tempat yang aman itu. Sementara Daud memerintahkan tentaranya untuk menyusun siasat, tujuannya agar dapat mengelabui Raja Thalut dan tentaranya.

Benar saja, setelah berhari-hari Thalut dan tentaranya tidak berhasil menemukan persembunyian Daud, akhirnya Thalut memerintahkan agar semua tentaranya beristirahat karena kecapaian. Mereka pun terlelap tidur dengan cepat.

Para pengintai melaporkan kepada Daud, bahwa Raja Thalut dan semua prajuritnya sedang tidur kecapaian, tak jauh dari tempat persembunyian mereka. “Sekarang saatnya kita menghancurkan Thalut,” kata para pengikut Daud mendesak. Tetapi diluar dugaan, Daud menolak desakan para pengikutnya. “Belum waktunya kita menghancurkan mereka, saya yang akan memberikan pelajaran kepada Thalut”. Kata Daud.

Diiringi beberapa orang tentaranya, Daud mendatangi tempat Thalut dan pasukannya tidur, Daud mengambil sendiri Lembing Thalut yang diletakkan dekat kepalanya. Suatu perbuatan yang hanya dapat dilakukan oleh orang yang tidak mengenal rasa takut.

Bukan main terkejutnya Thalut saat terbangun dari tidurnya, dimana ia kehilangan senjata andalannya semua prajurit dan pengawal yang ditanyai tidak ada yang tahu. Keadaan gempar. Tiba-tiba muncul seorang utusan Daud.

“Lembing tuan tidak hilang, tetapi diambil oleh Daud selagi tuan tertidur lelap. Saya disuruh mengembalikannya. Daud tentu dapat membunuh tuan jika mau, namun beliau hanya ingin menyadarkan tuan, agar kembali insyaf. Hendaklah tuan segera bertobat kepada Allah SWT serta menjauhkan diri dari sifat-sifat buruk, dengki serta berburuk sangka,” kata utusan itu menyampaikan pesan Daud seraya menyerahkan lembing kepada Thalut.

Gemetar sekujur tubuh Thalut. Mukanya pucat. “Katakan kepada Daud, aku mengakui bahwa ia lebih adil dan lebih baik dari aku. Ia telah menunjukkan jiwa besarnya serta keluhuran budi yang luar biasa,” kata Thalut.

Di puncak bukit Daud dan beberapa pengikutnya tampak berdiri. Thalut memandangnya dengan terharu, marah, kesal bercampur malu. Berbagai perasaan bercampur baur dalam hatinya. Pikiran dan perasaannya benar-benar tidak menentu. Thalut pulang dengan perasaan kecewa.

Tetapi Thalut bukannya bertobat, malah semakain sakit hatinya. Ia ingin membuktikan bahwa ia mampu menghajar Daud. Lagipula kedudukannya tidak akan aman selagi Daud masih hidup. Lebih-lebih tentaranya sudah lebih dari dua pertiga bergabung dengan Daud.

Pada suatu hari Thalut kembali memimpin tentaranya, jumlahnya lebih besar, dengan peralatan yang jauh lebih hebat dan lengkap. Para pengintai melaporkan kedatangan Thalut kepada Daud, segera setelah itu, Daud memerintahkan tentaranya untuk bersembunyi demi menghindari perang saudara.

Maka dibagilah tentara Daud menjadi beberapa kelompok untuk mengelabui Raja Thalut dan tentaranya. Strategi Daud berhasil, mereka tidak menemukan persembunyiannya. Di lain pihak, Thalut dan tentaranya kelelahan dan istirahat hingga tertidur kelelahan. “Mereka semuanya telah tidur, kalau kita menyerang mereka, niscaya binasalah mereka, termasuk Thalut,” kata seorang prajurit pengintai melaporkan.

Daud dan beberapa pengikutnya yang paling setia lalu mendatangi Thalut dan tentaranya yang sedang tertidur lelap. Daud melangkahi beberapa prajurit musuh. Setelah sampai di dekat Thalut, ia mengambil senjata dan kendi berisi air yang di letakkan di dekat kepala Thalut. Kemudian dari atas bukit, tidak jauh dari tempat itu, Daud berseru sekuat suaranya.

“Lihatlah ini panah dan kendi Raja Thalut yang telah saya ambil sendiri dari dekat lehernya. Silahkan ambil kesini. Saya tidak bermaksud membunuh Raja Thalut, tetapi untuk memberikan peringatan yang kedua kali, agar tidak menuruti kata-kata iblis yang telah menguasai dirinya. Jika saya mau, tentulah saya dapat membunuhnya. Thalut, sadarlah…!”

Teriakan Daud itu terdengar sangat agung, seperti bukan suara manusia biasa. Kata-kata Daud itu amat berkesan di hati Thalut. Sekarang ia sadar, iblislah yang mendorongnya untuk merencanakan pembunuhan terhadap  Daud. Thalut sekarang benar-benar insyaf, ia menyesal dan menangis, mencucurkan air mata, minta pengampunan Allah SWT.

Dengan langkah tertegun-tegun ia pulang ke Istananya. Setibanya disana, ditanggalkannya semua baju kebesarannya. Sekarang pikiran dan tujuan hidup satu-satunya hanyalah minta pengampunan Allah SWT. Ia ingin bertobat, menebus dosa-dosanya.

Tengah malam ia keluar dari Istananya, tidak seorang pun yang mengetahui kemana ia pergi. Ia pergi dan tak pernah kembali. Ia mengembara melepaskan rindu di hati. Rindu kepada pengampunan Allah SWT. Tak lama setelah kepergian Thalut itu, Daud dinobatkan sebagai Raja. Itulah yang menjadi kehendak Allah SWT.

Allah SWT memperkuat kerajaan Daud, dan selalu menjadikannya menang ketika melawan musuh-musuhnya. Allah menjadikan kerajaannya sangat besar, sehingga diakui oleh musuh-musuhnya meskipun tidak dalam peperangan.

Allah menambahkan nikmat-Nya kepada Daud dalam bentuk hikmah dan kemampuan untuk membedakan kebenaran dari kebatilan. Maka sempurnalah kenabian yang Allah berikan kepada Daud.

****

          Bagaimanapun juga meskipun Daud seorang nabi namun dia hanyalah manusia biasa. Suatu ketika dia berdoa kepada Allah SWT agar diuji dengan ujian berat sebagaimana para nabi yang lain sehingga maqomnya bisa mendaki ke tingkat tertinggi pendakian spiritual. Dan Allah pun mengabulkan permohonan Daud.

Pada suatu hari, datanglah Iblis dalam bentuk burung yang sangat indah memasuki istananya yang bertingkat. Daud tertarik dan berusaha menangkapnya. Burung itu terbang dan hinggap di jendela. Saat mendekati jendela itulah, Daud melihat seorang perempuan sangat cantik molek yang sedang telanjang mandi di sebuah kamar mandi di rumah di bawah gedungnya.

Timbullah nafsu dan Daud kepada wanita itu. Disuruhnya para perwira kerajaan kepercayaannya untuk mencari informasi siapa wanita yang sedemikian menggairahkan tersebut. Ternyata diketahui, dia adalah isteri dari seorang seradadu tentaranya yang sedang maju ke medan perang.

Padahal saat itu daud sudah mempunyai istri berjumlah 99 orang. Nafsunya membuat keinginannya muncul untuk memperisteri wanita itu. “Ada baiknya menggenapkan jumlah isteriku menjadi menjadi 100 orang,” ujarnya dalam hati. Namun hatinya gundah, betapa tidak..si wanita menggairahkan tersebut sudah punya suami.

Daud memutar otak dan mencari cara agar suami wanita tersebut mati. Ketemu caranya: Suami wanita tersebut dipanggil dan diutus maju perang. Akhirnya dia pun tewas di tangan musuh. Wanita cantik molek menggairahkan tersebut kemudian dinikahinya.

Dosa tetaplah sebuah dosa. Kesalahan tetaplah sebuah kesalahan. Daud pun terkena hukum alam tersebut dan Allah SWT tidak akan menyalahi janjinya. Tuhan pun mengutus dua Malaikat ke Istana Daud. Pada suatu hari Nabi Daud berada di Mihrabnya melaksanakan salat dan beribadah.

Ketika memasuki kamarnya, ia memerintahkan para pengawalnya untuk tidak mengizinkan seseorang pun masuk menemuinya atau mengganggunya saat ia salat. Tiba-tiba dua orang laki-laki tak dikenal masuk ke kamarnya. Kedua tamu tak undang itu mengatakan bahwa mereka akan minta hukum yang adil dari Raja. Raja Daud heran, bagaimana kedua laki-laki itu masuk. Bukankah pintu gerbang dijaga ketat oleh para pengawal istana?

Daud pun bertanya, “Apa masalahnya?” laki-laki yang pertama berkata, “Saudaraku ini mempunyai 99 kambing betina, sadangkan aku hanya mempunyai seekor, ia telah mengambilnya dariku untuk menggenapkan miliknya menjadi 100 ekor. Ia mengajukan beribu macam alasan, sehingga sulit bagiku untuk menolaknya, lagipula ia memang lebih pintar berdebat denganku,” kata salah seorang laki-laki itu.

“Benarkah apa yang dikatakan oleh saudaramu itu? Tanya Nabi Daud kepada laki-laki yang seorang lagi. “Benar,” kata orang itu. “Kalau benar demikian, sesungguhnya dia telah berbuat zalim kepadamu dengan meminta kambingmu untuk ditambahkan kepada kambingnya.

Daud terkejut ketika tiba-tiba dua orang itu menghilang dari hadapannya. Akhirnya, tahulah Daud bahwa kedua lelaki itu adalah Malaikat yang diutus oleh Allah SWT kepadanya untuk memberikan pelajaran dengan cara menyindir perlakuan Daud yang telah membunuh suami dari wanita cantik molek tadi. Padahal harusnya seorang raja justeru harus mengambil keputusan hukum yang adil dan melindungi nyawa rakyatnya.

Peristiwa memalukan itu membuat Daud merasa bersalah seumur hidup. Ia tunduk jatuh tersungkur kepada Allah SWT dan minta ampun kepada-Nya (QS. As-Shad: 25). Allah SWT mengirimkan Jibril untuk memberi perintah kepada Daud agar mendatangi arwah suami wanita tadi di kuburan dan memintanya untuk memaafkan dosa yang telah diperbuatnya. “Astaghfirullahaladzim, arwah tersebut tidak mau memaafkan saya dan dia hanya diam saja tidak mau mengikhlaskan kesalahanku” ujar Daud sambil menangis menjadi jadi.

 Sejak mendapat teguran itu, Daud sangat malu kepada Allah SWT. Ia merasa kesombongannya sebagai raja sudah sangat melampaui batas dan harus dipupuskan dengan bertaubat nasuha.

“Hai Daud, sesungguhnya kami menjadikan kamu khalifah di muka bumi, maka berilah keputusan diantara manusia dengan adil, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat di jalan Allah, akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.

Dan kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada diantara keduanya tanpa hikmah, yang demikian adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir itu, karena mereka akan masuk neraka.

Pantaskah kami menganggap orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh sama dengan orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi? Patutkah kami menganggap orang-orang yang bertakwa sama dengan orang-orang yang berbuat maksiat?” (QS Shad: 17-28).

Ibnu Abbas dan Mujahid mengatakan, kata “Al-Ayad” berarti kekuatan dalam ketaatan, maksudnya adalah kekuatan dalam beribadah dan beramal salih. Sedang Qatadah mengemukakan, Nabi Daud diberi kekuatan beribadah dan diberi taufik dalam memegang keyakinannya, sebagaimana telah disebutkan, Daud senantiasa melakukan “Qiyamul Lail” (salat Tahajud) dan mengerjakan puasa Dahr (puasa sepanjang tahun, sehari puasa, sehari tidak).

Sulaiman anaknya

Tuhan Maha berkehendak. Dia mengangkat derajat siapa saja yang dikehendakinya. Nah, dari isteri sang wanita cantik molek tadi, Nabi Daud beroleh seorang anak yaitu Nabi Sulaiman. Ia adalah anak yang cerdas, dan kecerdasannya itu tampak sejak masih kecil. Seperti biasa Daud duduk dan memberikan keputusan hukum kepada rakyatnya dan menyelesaikan persoalan mereka. Seorang lelaki pemilik kebun datang kepadanya disertai lelaki lain. Pemilik kebun itu berkata kepadanya,

“Tuanku wahai Nabi, sesungguhnya kambing laki-laki ini masuk ke kebonku dan memakan semua anggur yang ada di dalamnya. Aku datang kepadamu agar engkau menjadi hakim bagi kami. Aku menuntut ganti rugi.”

Daud berkata kepada pemilik kambing. “Apakah benar bahwa kambingmu telah memakan kebun lelaki ini? Pemilik kambing itu berkata, “Benar wahai tuanku.” Daud berkata, “Aku telah memutuskan untuk memberikan kambingmu sebagai ganti dari apa yang telah di rusak oleh kambingmu.”

Lalu Sulaiman yang saat itu baru berusia 11 tahun, berkata, “Aku memiliki hukum yang lain, wahai ayahku.” Daud berkata, “Katakanlah wahai Sulaiman.”

Sulaiman berkata, “Aku memutuskan agar pemilik kambing mengambil kebun laki-laki ini yang buahnya telah dimakan oleh kambingnya. Lalu hendaklah ia memperbaikinya dan menanam disitu sehingga tumbuhlah pohon-pohon anggur yang baru. Dan aku memutuskan agar pemilik kebun itu mengambil kambingnya sehingga ia dapat mengambil manfaat dari bulunya dan susunya serta makan darinya. Jika pohon anggur telah besar dan kebun tidak rusak atau kembali seperti semula, pemilik kebun itu dapat mengambil kembali kebunnya, dan begitu juga pemilik kambing pun dapat mengambil kambingnya.”

Daud berkata, “ini adalah keputusan yang hebat, wahai Sulaiman. Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberimu hikmah ini. Engkau adalah Sulaiman yang benar-benar bijaksana.” (Al-Anbiya: 78-79).

Daud memerintah selama 40 tahun. Pemerintahannya mendatangkan kemakmuran, keadilan serta kesentosaan bagi rakyatnya. Ia meninggal dalam usia lanjut. Dalam kemuliaan dan kebesaran, putranya Sulaiman telah dipersiapkan sebagai penggantinya. Sulaiman pun kemudian mewarisi sang ayahanda: menjadi Raja dan juga sebagai Nabi yang termasyhur karena ketaatan,  kekuatan, kekayaan dan kekuasaannya.

 @@@ SUMBER: Majalah Alkisah nomor 21 / 10-23 Okt 2005 dan beberapa sumber lain di internet.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 25 Komentar

ILMU RAJAH KALACAKRA BATARA KALA


Keterangan Foto: Nenek moyang kita dulu mengabadikan Batara Kala dalam wujud arca/patung.

***
Rajah kalacakra sangat terkenal di kalangan para pemerhati dunia mistik dan supranatural. Juga banyak versi cara mengamalkan dan mempraktekkannya. Khodam pemilik Ilmu ini konon adalah Batara Kala yang berwujud raksasa tinggi sekitar 3 meter dan benar-benar hadir dan masuk ke tubuh dalang ruwat ketika diadakan upacara Ruwatan. Kehadiran Batara Kala ini biasanya tidak bisa lama, hanya sekitar 2 sampai 3 menit dan dalam waktu sesingkat itu membuat para makhluk halus yang biasanya mengikuti tubuh seseorang yang akan diruwat menjadi takluk dan menyingkir.

Menurut kepercayaan Jawa, rajah kalacakra ini tergores di dada Batara Kala yang kemudian dapat dibaca oleh Batara Wisnu yang menyamar sebagai dalang Kandhabuwana. Rajah Kalacakra biasanya dipraktekkan pada upacara ruwatan dengan cerita Murwakala. Karena hal itu, Batara Kala kemudian mengikuti kehendak Batara Wisnu.

Untuk memanggil Batara Kala secara fisik juga tidak sembarangan. Hanya segelintir orang atau dalang ruwat (yang sekarang jumlahnya bisa dihitung dengan jari) yang sudah ”ditakdirkan” dari sononya bisa memiliki penunduk Batara Kala dan menghadirkannya saat acara ruwatan. Meskipun begitu, kita juga bisa memiliki Ilmu ini dengan niat dan upaya batin yang teguh dan kuat.

Pernah ada pengalaman, seorang yang memiliki Ilmu ini hanya dengan membuka bajunya dan diiringi membaca mantra penutup maka para makhluk halus yang kebetulan merasuki puluhan murid sekolah menengah tersadarkan.

Kekuatan/power ilmu ini juga bisa untuk beragam fungsi diantaranya untuk pengobatan fisik maupun metafisik, ruwat sengkolo, pengusiran mahluk halus yang mengganggu sebuah tempat, penolak beragam santet teluh dan tenung, penakluk dendam iri hati dan kesombongan lainnya dan menjadi welas asih, pagar goib rumah gedung dan sebuah tempat.

Ada satu versi di antara banyak versi laku pengamalan Ilmu ini yang merupakan gabungan (akulturasi) Jawa – Islam. Berikut versi itu:

Puasa 3 hari dan hari terakhir pati geni 1 hari 1 malam, artinya tidak tidur dan tidak makan minum.
Saat tengah malam puasa lakukan sebagai berikut

Usap dengan tangan kanan:
1. Mata 3 X,
2. Kening 5 X,
3. Ubun-Ubun 1x
4. Pulung Ati 1x
5. Pusar 1x
6. Jempol Kaki kanan kiri 1x

Membaca sabda tunggal:
INGSUN TOHJALINING DZAT KANG MAHA SUCI, KANG AMURBA KANG AMISESA KANG KUWASA ANGANDIKA KUN FAYAKUN DADIYA SAKCIPTANINGSUN ANA SEKDYANINGSUN TEKA SAK SEKRSANINGSUN, METU SAKKODRATINGSUN.

Membaca niat:
INGSUN NIYAT NGLAKONI RAJAH KALACAKRA LEKSANA MANJING SIGRA, NIYAT ANGLAKONI AKSARA JAWA WALIKAN

Membaca syahadat:
SOLALLAHUALAIHIWASALLAM, BISMILLAHIRROHMANIRROHIM WASYHADU SYAHADAT AGUNG DZAT MULYO KAWULO BAKTIKAH PANGERAN

KHASBIYALLAH (3 X) WANIKMAL WAKIL NIKMAL MAULA WANIKMAN NASIR

LAA HAWLA WALA QUWWATA ILLA BILLAHIL ALIYIL ADZIM 7 x

HA NA CA RA KA DA TA SA WA LA PA DHA JA YA NYA MA GA BA TA NGA 1 x

NGA THA BA GA MA NYA YA JA DHA PA LA WA SA TA DA KA RA CA NA HA
60 x

NGA THA BA GA MA NYA YA JA PHA PA LA WA SA TA DA KA RA CA NA HA 4 x di dalam hati dengan lidah ditekuk ke atas

NGA THA BA GA 999 x

MA NYA YA JA 999 x

DHA PA LA WA 999 x

SA TA DA KA 999 x

RA CA NA HA 999 x

===Baca MANTRA KUNCI penutup===

YAMAROJA JAROMAYA

YAMARANI NIRAMAYA

YASILAPA PALASIYA

YAMIRODA RADOMIYA

YAMIDOSA SADOMIYA

YADAYUDA DAYUDANA

YASIYACA CAYASIYA

YASIHAMA MAHASIYA

(mantra kunci ini perlu dihapalkan karena merupakan kunci)

Cara penggunaan:
Selesai puasa 3 hari maka Anda sudah memiliki Ilmu ini. Cara menggunakan, mantra kunci dibaca 1 x dan tiupkan ke air putih. Untuk pengobatan fisik maupun metafisik baca mantra tiupkan ke air dan diminum setengah gelas setengahnya lagi diusapkan ke tubuh orang yang bersangkutan. Untuk ruwat sengkolo pengusiran mahluk halus yang mengganggu sebuah tempat pagar goib rumah gedung dan sebuah tempat mantra dibaca dan dibakar menyan jawa ditempat dimaksud. Untuk penolak beragam santet teluh dan tenung air putih diusapkan ke tubuh. Untuk penakluk dendam iri hati dan kesombongan lainnya dan menjadi welas asih mantra cukup dibaca dan diarahkan ke foto orang tersebut. Untuk mengusir ilmu pesugihan yang dimiliki seseorang, dekati rumahnya baca mantra kunci setelah itu bersiul. Ulangi langkah yang sama 3 x. Semoga bermanfaat.

@ Wongalus,2012

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA, ILMU RAJAH KALACAKRA | 90 Komentar

AZIMAH PEMANGGIL KHODAM SAYYID KANDIYAAS


Ini adalah azimah pemanggil khodam Ayat Kursi (bahasa Arab:آية الكرسى ayatul kursi) atau Ayat Singgasana adalah ayat ke-255 dari Surah Al Baqarah. Yang maknanya dalam Tafsir sbb:

==ALLAH, TIDAK ADA TUHAN (YANG BERHAK DISEMBAH) MELAINKAN DIA YANG HIDUP KEKAL LAGI TERUS MENERUS MENGURUS (MAKHLUK-NYA); TIDAK MENGANTUK DAN TIDAK TIDUR. KEPUNYAAN-NYA APA YANG DI LANGIT DAN DI BUMI. TIADA YANG DAPAT MEMBERI SYAFA’AT DI SISI ALLAH TANPA IZIN-NYA? ALLAH MENGETAHUI APA-APA YANG DI HADAPAN MEREKA DAN DI BELAKANG MEREKA, DAN MEREKA TIDAK MENGETAHUI APA-APA DARI ILMU ALLAH MELAINKAN APA YANG DIKEHENDAKI-NYA. KURSI ALLAH MELIPUTI LANGIT DAN BUMI. DAN ALLAH TIDAK MERASA BERAT MEMELIHARA KEDUANYA, DAN ALLAH MAHA TINGGI LAGI MAHA BESAR==

Tafsir dari Abdullah Yusuf Ali maknanya sebagai berikut: ==Allah! Tiada tuhan selain Dia yang Hidup, Yang berdiri Sendiri, Abadi, tak pernah terlena. Tak pernah tidur. Milik-Nyalah segala yang di langit, segala yang di bumi. SIAPAKAH YANG DAPAT MEMBERI PERANTARAAN DI HADAPAN-NYA TANPA IZIN-NYA? Ia mengetahui segala yang di depan mereka dan segala yang di belakang mereka; mereka takkan mampu sedikit pun menguasai ilmu-Nya kecuali yang dikehendaki-Nya. Singgasana-Nya meliputi langit dan bumi, dan tiada merasa berat Ia menjaga dan memelihara keduanya. Ia Mahatinggi, Mahabesar==

Tafsir dari Ibnu Katsir maknanya sebagai berikut: ==Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya);tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. TIADA YANG DAPAT MEMBERI SYAFA’AT DI SISI ALLAH TANPA IZIN-NYA. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya dan Allah Maha tinggi lagi Maha besar.==

Ayat inilah yang disebut Ayatul-Kursi atau Ayat Singgasana. Tiada yang mampu menerjemahkan keagungan makna ini, atau meniru irama kata-katanya yang begitu padat dan terpilih. Sifat-sifat Allah yang begitu berbeda dari segala yang kita ketahui dalam dunia kita ini, sehingga kita harus puas dengan pengertian bahwa satu-satunya kata yang tepat, yang dapat kita pakai menyebut-Nya ialah “Dia” – kata ganti yang mengandung arti nama-Nya. Nama-Nya – Allah – yang kadang salah pakai dan digunakan pada makhluk-makhluk dan benda-benda lain; dan kita harus tegas-tegas menolak setiap gagasan atau kesan bahwa ada sesuatu sebagai sekutu Allah, Tuhan Tunggal Yang Hidup. Ia hidup, tetapi hidup-Nya berdiri sendiri dan abadi, tidak tergantung kepada apa pun dan tidak terbatas oleh gagasan apapun, juga tidak akan mampu dibatasi dimensi ruang dan waktu (karena ruang dan waktu ini justeru ciptaan NYA). Sifat al-Qayyum barangkali tidak sekedar berarti “Berdiri Sendiri” tetapi juga mengandung arti “Menjaga dan memelihara hidup”, hidup-Nya merupakan sumber dan penopang yang terus-menerus terhadap segala asal bentuk kehidupan.

Ayat kursi mengandung suatu hal yang sangat agung. Dan terdapat sebuah hadits shahih dari Rasulullah, yang menyebutkan bahwa ayat tersebut adalah ayat yang paling utama di dalam kitab Allah (al-Qur’an). Imam Ahmad meriwayatkan dari Ubay bin Ka’ab, bahwa Nabi pernah bertanya kepadanya: “Apakah ayat yang paling agung di dalam kitab Allah?” “Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui,” sahut Ubay bin Ka’ab. Maka Nabi mengulang-ulang pertanyaan tersebut, dan kemudian Ubay bin Ka’ab menjawab: “Ayat Kursi.” Lalu beliau mengatakan: “Engkau akan dilelahkan oleh ilmu, hai Abu Mundzir. Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya ayat kursi itu mempunyai satu lidah dan dua bibir yang senantiasa menyucikan al-Malik (Allah) di sisi tiang Arsy.

Hidup yang sempurna adalah hidup yang penuh dengan kegiatan yang sempurna pula, kebalikannya daripada hidup yang tidak sempurna, yang dapat kita lihat di sekeliling kita, yang bukan hanya menjadi sasaran maut, tetapi juga sudah tak berdaya atau kegiatan yang berangsur surut. Singgasana, kursi, kekuatan, ilmu, simbol kekuasaan Allah tiada akan pernah terbatas, maka hiduplah dengan cahaya asmak NYA maka kita akan mendeka dalam rengkuhan NYA……

**DOA PEMANGGIL KHODAM**
Setelah membaca ayat kursi kita bisa memohon barokah kemuliaan ayat ini. Yaitu menambahkan dengan doa permohonan ijin kepada Allah SWT agar khodam Ayat Kursi yang bernama Sayyid Kandiyaas membantu segala hajat/keinginan kita. Kalau Allah SWT berkenan maka Sayyid Kandiyas akan mendatangi kita dalam beragam macam bentuk dan wujud. Tidak hanya berwujud ruhany yang bersifat metafisik. Sayyid Kandiyas bisa jadi akan menampakkan diri dalam bentuk yang tidak akan kita sangka sebelumnya.

Pengalaman pribadi (yang tentunya setiap orang tidak sama): datang dalam masuk ke tubuh seorang pria berbadan tinggi tegap usia sekitar 60-70 tahun, berambut gondrong penuh uban berkaos oblong memakai jelana jeans dan berbicara banyak hal. Sempat juga memberikan ‘oleh-oleh’ berupa sebuah bendera dan berpesan agar selalu berbuat kebaikan, hidup tanpa pamrih, bebas merdeka dari tekanan, tidak takut pada kuasa apapun senantiasa tawaduk, menghindari ujub riya sombong takabur. Hanya pasrah pada Allah SWT. Tidak ke kuasa kuasa yang lain. Subhanallah…wallahu a’lam…..

TATA CARA:
Umum
Sebagaimana riyadhoh-riyadhoh yang lain, kita perlu bertaubat dan membersihkan diri dari semua kesalahan yang telah kita kerjakan semasa hidup. Berjanji dalam hati untuk tidak mengulanginya dan memperbanyak ibadah sunnah. Mulai membuka lembaran hidup baru dengan memperbanyak amal sholeh dan shodakoh dalam berbagai bentuk sesuai tuntunan agama.

Khusus
1. Baca ayat kursi 313 x selama 3 atau 7 hari diwaktu yang sama. Misalnya usai sholat tahajud dini hari.
2. Baca doa ini 7 x.

==== BISMILLAHIRROHMAANIRR0HIIM. AS ALUKA ALLOHUMMA ANTUSAKHIROLIY RUUHAANIYYATI HAADZIHIL AYATI SYARIIFAH. TU IINUNIY ALAA QODLOOI HAWAAIJIY. AS ALUKA ALLOHUMMA AN TUSAKH KHIROLIY KHUDDAAMA HAADZIHIL AAYATIL AZHIIMAH WAD DAWATIL MUNIIFAH. YAKUUNUNA LIY AUNAN ALAA QODLOOI HAWAAIJIY. HAILAN JAULAN MALKAN. SAKKHIRLIY ABDAKA KANDIYAAS HATTA YUKALLIMANIY FII HAALI YAQZHATI WAYUIINUNIY FIY JAMII’I HAWAIJIY. KUNLIY AUNAN ALA QODLOOI HAWAIJIY. AQSAMTU ALAIKA AYYUHAS SAYYID AL KANDIYAAS AJIBNII ANTA WA KHUDAAMUKA WA AIINUNIY FII JAMII UMUURIY. BIHAQQI MAA TATAQIDUUNAHUU MINAL AZHOMATI WAL KIBRIYAAI. WA BI SAYYIDINAA MUHAMMADIN ALAIHISHSHOLAATU WASSALAAM ===

Artinya (mohon maaf karena keterbatasan saya bila ada yang kurang mohon ditambah):
Dengan menyebut asma Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang. Aku memohon kepada Mu ya Allah, tundukkanlah bagiku ruhaniyyah ayat yang mulia ini agar dia membantuku untuk menunaikan setiap hajatku. Aku mohon kepada.Mu ya Allah, tundukkanlah bagiku khodam ayat yang agung ini dan doa yang baik ini. Jadikanlah mereka pembantu dan penolongku dalam menunaikan segala hajatku. Hailan Jaulan Malkan…. Tundukkanlah bagiku hamba-Mu Kandiyas, sehingga ia dapat berbicara denganku dalam keadaan terjaga dan membantu serta menolongku dalam tercapainya segala hajatku. Jadikanlah bagiku bantuan atas tertunaikannya segala hajat-hajatku. Aku perintahkan engkau wahai Sayyid Kandiyas jawablah aku beserta seluruh pembantumu bantulah aku dalam segala urusan-urusan dan hajatku. Dengan Haq apa yang diyakinkan dengan keagungannya dan dengan berkah ayat yang agung. Dan dengan berkah junjungan kami Sayyidina Muhammad SAW).

Setelah mengamalkan selama 3/7 hari baca doa ini 20 x usai sholat fardhu.

Semoga bermanfaat bagi sedulur yang akan mengamalkannya dengan yakin seyakin yakinnya bahwa doa kita akan diijabah, didengar dan tunggu hasilnya dengan istiqomah dan tawakkal. Salam paseduluran.

@wongalus,2012

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 109 Komentar

AJI PANULAKAN WARISAN KANJENG WALI


Dengan ijin Tuhan Yang Maha Kuasa, pengamal ajian ini akan terlindungi dari semua macam bahaya jahat dari orang lain. Santet kelas berat seperti aji pring sedapur, aji-aji yang bersifat guna-guna/teluh-teluh akan luluh bahkan akan balik ke mereka. Tubuhnya gosong menghitam terkena tuah sinar panas ajian ini.

Monggo diamalkan bagi sedulur yang membutuhkannya. Saya ikhlaskan dunia akhirat untuk membela kebenaran dan mencegah kesesatan. Saya tidak ikhlaskan untuk kejahatan dan kesesatan.

Untuk memiliki aji ini lakunya puasa 40 hari. Sholat fardhu tidak boleh bolong-bolong dan setiap tahajud sholat malam. Usai tahajud membaca doa ini:

Bismillah ana serabat putih saka wetan,
Aku menyebut nama Tuhan, ada serabat putih dari timur,
Sapa sing nyegat tuwan Nabi Muhammad,
Yang menghalangi tuwan Nabi Muhammad,
Sapa sing nulak Malaikat Jabarail,
yang menolak Malaikat Jibril.

Bismillah ana serabat kuning saka kidul,
Aku menyebut nama Tuhan ada serabat kuning dari selatan,
Sapa sing nyegat tuwan Nabi Ibrahim,
Yang menghalangi tuwan Nabi Ibrahim,
Sapa sing nulak Malaikat Ngijrail.
Yang menolak Malaikat Izrail.

Bismillah ana serabat abang saka kulon,
Aku menyebut nama Tuhan ada serabat merah dari barat,
Sapa sing nyegat tuwan Nabi Adam,
Yang menghalangi tuwan Nabi Adam,
Sapa sing nulak Malaikat Isrofil.
Yang menolak Malaikat Isrofil

Bismillah ana serabat ijo saka lor,
Aku menyebut nama Tuhan ada serabat hijau dari utara,
Sapa sing nyegat tuwan Nabi Dawud,
Yang menghalangi tuwan Nabi Dawud
Sapa sing nulak Malaikat Mikail.
Yang menolak Malaikat Mikail

Bismillah ana serabat putih saka ndhuwur,
Aku menyebut nama Tuhan ada serabat putih dari atas,
Sapa sing nyegat sing nulak Malaikat Samsu.
Yang menghalangi Malaikat Samsu/malaikat penjaga matahari.

Bismillah ana serabat saka ngisor,
Aku menyebut nama Tuhan ada serabat dari bawah,
Sapa sing nyegat sing nulak Malaikat Wanakirun.
Yang menghalangi dan menolak Malaikat Munkar dan Nakir.

@Wongalus,2012

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 30 Komentar

AJI GUMBALA GENI


Aji Gumbala Geni memiliki fungsi untuk menolak guna-guna, sihir, santet yang dikirimkan seseorang atau lawan yang ditujukan kepada kita. Kandungan kekuatannya mampu membuat linglung atau bingung lawan. Aji ini akan membuat pihak lawan mengalami perubahan mental psikis yaitu kegilaan.

Untuk memiliki ajian Gumbala Geni ini lakunya “nyirik wohing dami kinukus”. Menjauhi makan-makanan yang dimasak. Hanya boleh memakan buah-buahan dan sayur sayuran alami selama 40 hari 40 malam.

Inilah mantranya yang dibaca setiap tengah malam:

KUCI-KUCI OMAHKU GUMBALA GENI
LURUNGKU SI ALAS AGUNG
NGAREPKU SEGARA GUNUNG
LATARKU LATAR BENGAWAN
JOGANKU JOGAN SEGARA
SAPA SUMEDYA TUMERAH ALA MARANG AKU
KENA KATUJUWA BINGLENG
TEKA BINGLENG TEKA BINGLENG
SAKING KERSANE ALLAH

Artinya:

Kuci-kuci rumahku Gumbala Geni
Lorongku hutan lebat
Depanku samudera gunung
Halamanku sungai besar
Lantaiku samudera
Siapa yang akan bebuat jahat kepadaku
Akan menjadi gila
Jadilah gila atas kuasa Allah.

Dengan ijin Tuhan Yang Maha Kuasa, pengamal ajian ini akan terlindungi dari semua macam santet, teluh, guna-guna. Monggo diamalkan bagi sedulur yang membutuhkannya. Saya ikhlaskan dunia akhirat untuk membela kebenaran dan mencegah kesesatan. Saya tidak ikhlaskan untuk kejahatan dan kesesatan.

@Wongalus,2012

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 18 Komentar

AJI KADIGDAYAN KASENAPATEN MATARAM


Aji ini kini sudah langka. Ini aji warisan dan wasiat Kangjeng Panembahan Senopati Ing alaga Mataram tentang ilmu kekebalan terhadap segala macam senjata, khususnya senjata api pistol, bedil dan senapan. Menjadikan tubuh anda sangat kuat karena terlapisi oleh daya metafisis yang tidak terkalahkan.
Untuk mencapai tataran kebal harus disertai laku “nyirik wohing dami kinukus”. Menjauhi makan-makanan yang dimasak. Hanya boleh memakan buah-buahan dan sayur sayuran alami selama 40 hari 40 malam. Akan lebih mantap bila sebelumnya nyekar ke Makam Panembahan Senapati di Kotagede Yogyakarta dan memohon ijin langsung ke beliau.
Mantra dihapalkan. Dibaca dan ditipakan ke semua bagian tubuh. Tiupkan ke tangan usapkan ke semua bagian tubuh. Mantra juga ditiupkan ke air putih alami (tidak dimasak) dan diminum serta dibuat mandi. Mantra dibaca saat akan dipraktekkan. Inilah mantranya.
BISMILAHIRROHMANIRROHIM.
SALLALLAHU ‘ALAIHI WASSALAM
BIS AYAR-AYAR, AKAS MIMIS KANDUT,
KITA TOBAT RAMBUT,
KITA PASUMBON TALINGAN KITA,
GISIG SUH, BRAJA AMPUH,
SIRA NEMBAHA MARANG INGSUN,
HINING NA’IYAT SAGEDINING,
HINING MA’IYAT SAGEDINING,
HINING MA’IYAT SAGEDINING
Dengan ijin Tuhan Yang Maha Kuasa, pengamal ajian ini akan terlindungi dari semua macam senjata. Monggo diamalkan bagi sedulur yang membutuhkannya. Saya ikhlaskan dunia akhirat bagi pembaca/anggota KWA khususnya anggota kepolisian, TNI dan aparat keamanan untuk membela kebenaran dan mencegah kesesatan. Saya tidak ikhlaskan untuk kejahatan dan kesesatan.
@Wongalus,2012

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 23 Komentar

ASMA’ ISMU ADZOM ROSUL


Mas Satria /ust.rokhim
ustadz.rochim@yahoo.com

Assalamu’alaykum wr wb..
Salam ta’zim buat semua sdulur yg ada disini, saya sangat senang sekali bila saya bisa berbagi ilmu di blog ini,, saya mau ijazahkan ismu ini agar orang yg kesusahan dan ingin mempunyai ilmu ghaib bisa mencapai keinginanya..ismu ini sering sekali di gunakan rosulullah untuk Hajatan, mendatangkan hujan, membantu orang yg melahirkan , pengobatan, serta penderas rizki dan pelancar usaha..dll
Ismu ini juga dimiliki oleh syech abdul qodir untuk membantu menghilangkan penyakit apapun, intinya bisa untuk multi fungsi. Dan bisa di gunakan untuk apa saja. Selain perbuatan yg tercela. Ismu ini saya dapat langsung dari almarhum habib choirul anwar..

Berikut ismu yg sangat dahsyat energinya:

“ ALLOHUMMA INNI AS’ALUKA BISMIKA A’DZHOM WA RIDWANIKAL AKBAR. ALLOHUMMA INNI AS’ALUKA BISMIKAT THOHRIT THOYYIBIL MUBAROKIL AHABBI ILAIKAL LADZI IDZA DU’IITA BIHI AJABTA WA IDZA SU-ILTA BIHI A’THOITA , WA IDZAS TURHIMTA BIHI ROHIMTA WA IDZAS TUFRIJTA BIHI FARROJTA.”

Riyadhoh:
– – Puasa 3 hari sunnah
– – Pada saat puasa do’a di baca tengah malam 99x
– – Pada saat puasa do’a di baca 3x setelah sholad subuh dan magrib
– – Ismu ini multi fungsi, yaitu paling utama untuk PENGOBATAN… masal dan pribadi serta orang lain.
– – Dan jika yg mau langsung mengamalkan , silahkan diamalkan,, tapi harus butuh keihlasan, sabar dan ketekunan.. serta butuh waktu yg lama untuk menguasai ismu ini jika tanpa penyelarasan.

Wassalamu’alaykum wr wb..

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 66 Komentar

MANTRA MANTRA LANGSUNG JADI


MANTRA atau MANTERA adalah barisan kalimat yang digunakan untuk berdoa dan memohon kepada sesuatu dengan maksud agar hajat dan keinginan kita terpenuhi. Ada banyak jenis mantra. Misalnya mantra untuk menjaga diri sering juga disebut penangkal, tangkal atau azimat yang biasanya dibacakan pada benda tertentu.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, Mantra diartikan sebagai susunan kata yang berunsur puisi (seperti rima dan irama) yang dianggap mengandung kekuatan gaib, biasanya diucapkan oleh dukun atau pawang untuk menandingi kekuatan gaib yang lain. Khanna (2003: hal. 21) menyatakan hubungan mantra dan yantra dengan manifestasi mental energi sebagai berikut:
Mantra-mantra, suku kata Sanskerta yang tertulis pada yantra, sejatinya merupakan ‘perwujudan pikiran’ yang merepresentasikan keilahian atau kekuatan kosmik, yang menggunakan pengaruh mereka dengan getaran suara.
Mantra juga dikenal masyarakat indonesia sebagai rapalan untuk maksud dan tujuan tertentu (maksud baik maupun maksud kurang baik). Dalam dunia sastra, mantra adalah jenis puisi lama yang mengandung daya magis. Setiap daerah di Indonesia umumnya memiliki mantra, biasanya mantra di daerah menggunakan bahasa daerah masing-masing.
Mantra di dalam bahasa Minangkabau disebut juga sebagai manto, jampi-jampi, sapo-sapo, kato pusako, kato, katubah,atau capak baruak. Sampai saat ini mantera masih bertahan di tengah-tengah masyarakat di Minangkabau. Isi mantra di Minangkabau saat ini berupa campuran antara bahasa Minangkabau lama (kepercayaan animisme dan dinamisme) Melayu, bahasa Arab (pengaruh Islam) dan bahasa Sanskerta (pengaruh Hindu Budha).
Setelah pembacaan mantera, benda atau pembaca mantra diyakini akan memiliki kekuatan gaib yang mampu melindungi pemakainya. Jadi bisa disimpulkan bahwa, pembacaan mantera pada benda tertentu yang akan dijadikan tangkal merupakan bagian dari cara untuk mentransformasikan energi atau kekuatan ke dalam benda tersebut.

Selanjutnya, kekuatan yang terkandung dalam diri maupun di dalam benda yang sudah dimantrai akan melindungi pemakainya. Berikut disajikan ragam macam matra yang dikenal luas di masyarakat dan monggo dipelajari maknanya sehingga kita bisa mendapatkan pembelajaran tentang olah batin/spirit yang kita jalani.

Pelet Lado Putar

Mantera dari Asahan Sumatera dengan merica sebagai sarana pelet. Paranormal menggunakan cara mengasapi merica dengan asap setanggi timur, merica selama diasapi diletakkan didalam uncang kecil berwarna kuning yg diikat benang 3 warna, kuning, hitam, putih. jumlah merica sebanyak 7 buah. selama diasapi dibacakan mantera berkali-kali.

Setelah diasapi keluarkan mantera dari dalam uncang, lalu letakkan di telapak tangan kiri. Plintir-plintir merica yang ada di telapak tangan kiri tadi dengan tangan kanan dan bacakan mantera. Si dia akan terus mimpi basah bersama anda selama belum anda miliki. Manteranya:

BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..ladoku lado baturai, tetancap gelago dek bonang sambau, kasih engkau tautan hati, tetancap ragoku dlm bonak kocik engkau. mari si…poluk birahiku, mari si…besebadan dek aku, tekonang engkau saban hari dek aku, elok rupoku sodap harumku dek engkau, tepancut engkau saban malam tekonangkan aku. makbul doa pengajar guruku, mustajab kepado si…. kabul allah, kabul muhammad, kabul bagindi rasulullah, berkat laa ila haillallah.

Mantera Pengasihan Buluh Perindu

BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Merindu si buluh perindu betandak dlm dulang
waktu cinta merindu disitu aku datang
buluh mendesak berahi sudah tetegak
rindu menyesak aku nan diagak

usah beleha hai engkau buluh perindu
aku dah kempuhunan becinta,
becinta kepada si…….

lesapkan isi hati si…..
lesapkan isi benak si…..
beganti isi hati si….. merinduku
beganti isi benak si….mengenangku

jangan engkau durhaka hai bulu perindu
kalau engkau durhaka
durkaka engkau akan Allah
durhaka engkau akan Muhammad
durhaka engkau akan baginda rasulullah
durhaka engkau akan aku

makbul doa pengajar guruku
mustajab akan si ……
berkat lailahaillallah”.

Pakai buluh perindu, bacakan mantera 7 kali di malam 13,14, 15 purnama, masukkan dlm uncang kecil seukuran buluh perindu. sebelumnya uncang sdh di beri minyak seibu bunga yg jg dibacain mantera melayu diatas.

Mantra pelet lainnya:

BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Bulu perindu bulu berendam,
Tanah selasih di lubuk batu,
Kus…..mangat (siapa yg dipelet)
Tunduk dan kasih sayang kepadaku…[permohonan yang lain-lain lagi],
Berkat doa Laillaha illallah,muhammad Rasulullah.

disemburkan pada makanan atau minuman untuk di makan atau di minum si…
moko poji:

Tentu sangat banyak. Di Melayu ada salah satunya;
“ BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Limauku silimau manis
sait diatas talam
pekerjaanku semata manis
seperti asam dek garam
sebimbar dua mimbar
setentang dua tentang
siapa menentang siapa manis
siapa menentang siapa gila
elok tuah badanku
mersing seri mukaku
limpah rizki dek aku
tiada kemungkin tanggal
tiada kemungkin bekecai
kuuur semangat diaku

makbul doa pengajar guruku
mustajab akan aku
kabul Allah
Kabul muhammad
Kabul Baginda rasulullah
Berkat laailaha illallah
muhammadarosulullah”

Mantra diatas namanya “Kedangsa Sitinggi Naik”.
dilaksanakan pada 15 hari bulan purnama.

Bahannya:
7 buah limau kedangsa (dipetik langsung dari pohon)
Sirih temu urat
Pinang sundari melurus
gambir
kapur
air perigi di tengah ladang.

INTI BESI KURSANI
Ilmu inti Besi Kursani untuk mengaktifkan daya kebal tubuh, untuk membungkam musuh, untuk pemagaran benda berharga dari kejahatan atau pencurian, untuk meningkatkan daya pukulan, untuk meradar bahaya dan racun-bisa-ipoh dalam tempat dan makanan, dan untuk menembus kekebalan orang lain.

Ada beberapa versi mantera inti besi kursani.

BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
1. “Bosi Pasak, Bosi Kursani
Togak toguh selero dalam badanku
Berokat Laailahaillallah
huallah”.

BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
2. “Hai Bosi Putih Bosi Kursani
Bosi Palilit di pinggangku
Kuat aku baki Saidina Ali
Gagah aku bak Saidina Hamzah
Alhamdu, Alhamdu, Alhamdu
Usah dikau makan hati yang putih
Engkau makan darah dek daging
Jikalau engkau makan hati yang putih
Durhako engkau kepada Allah,
Hai Kaddam Kuddim
Keluarlah engkau daripado tompat yang jahat
Ke tujuh petalo langit dan ke tujuh petalo bumi
Keluarlah engkau daripado tompatnyo
Berokat doa Lailaha Illallah Muhammad rasulullah”

BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
3. “Terdirilah bosi kursani
Didalam batang tubuhku,
Dek aku mengetahui
Laahaula wa laa quataillabillahi ‘aliyul ‘adzim,
Yahun kanda dek aku mengetahui
Laahaula wa laa quataillabillahi ‘aliyul ‘adzim,
Fillah amri saina nan bangkit
Dek aku mengetahui
Laahaula wa laa quataillabillahi ‘aliyul ‘adzim,
Sandalmanzud Rasulullahi salallahu alaihi wassalam
Qullahu ‘adzim. Alfatihah”.

MANTRA BERKELAHI

BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
“Ya dara bulah romuk ramanina.
Hu Allah”.

Dibaca sebelum meninju. Hembuskan pada kepalan tangan.
BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
“Allah lah masuk ke Muhammad.
Muhammadlah masuk kepadaku.
Nur ada Muhammad berdiri.
Illallah hu”
untuk tumbuk.

BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
“Menyia Muhammad Allah lalu”.
Tinju dikepalkan, kemudian bacakan mantera pideras diatas, lalu hembuskan.

“Diam Muhammad. Allah lalu”.

Cuca ini digunakan sebelum menampar.

JEMPUN SEMANGAT

BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Wali wadhi betungkat Batang geledek
Waktu setan menggamit si…. Disitu juga semangat si….pulang.
Jangan engkau lalai di tengah rimba
Jangan engkau lalai di pinggir sungai
Jangan engkau lalai di tepi pantai
Jangan engkau lalai di tengah balai
Jangan engkau lalai di tengah laman
Jangan engkau lalai di tengah rumah
Pulanglah engkau ke tempat engkau sendiri
Di anjung yang tinggi
Dibalai yang besar.

Bahan Semburan:
Merica, Kencur selayang, Pinang melurus.

TAWAR RACUN BISA

BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Aku tahu asal mulamu
Bisa darah haid Siti Hawa
Surga akan tempatmu
Cabut bisamu
Naikkan bisa tawarku
Kabul doa pengajar guruku
Mustajab kepada aku
Menawari bisa …(lipan/ular/kala)…
Di kulit jangan si…
Tawar Allah
Tawar Muhammad
Tawar Baginda Rasulullah
Berkat laa ilahaillallah.

MENENGOKKAN
BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Astaghfirullahal’azim 3x
Gamit si gelamit sangkut di gulang-gulang
Betulkah si….
Disitulah semangat si… pulang
Satu telentang satu telungkup
Jangan engkau berdusta hai kunyit
Jikalau engkau berdusta
Durhaka engkau kepada Allah
Durhaka engkau kepada Muhammad
Durhaka engkau kepada Aku
Berkat Laa ilaha illallah.

KETEGORAN
BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Astaghfirullahal’azim 3x
Gamit si gelamit sangkut di gulang-gulang
Waktu setan menggamit disitu juga semangat si…pulang
Jangan engkau berdusta hai kunyit
Durhaka engkau kepada Allah
Durhaka engkau kepada Nabi
Durhaka engkau kepada aku
Asal engkau dari tanah
Kembali engkau kepada tanah
Kabul doa pengajar guruku
Mustajab kepada si….
Berkat laa ilahaillallah

Tawarnya:
Betanak disesak
Betungkat batang jerami
Setan menyesak
Aku menawari
Kabul doa pengajar guruku
Mustajab kepada si…
Kabul Allah
Kabul Muhammad
Kabul Baginda Rasulullah
Berkat laailaha illallah.

Mantra tanam padi
BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..

Nur cahaya munallah
Nur cahaya mun putih
Name semangat tapak kebun
Berkat lailaha illallah
Muhamadarrasulullah

Bulat batu kubula bulat
Bulat batang padi
Aku tahu asal kau ulat
Mate beras mate kau menjadi
Berkat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah

Hai dayang hijau
Lemah lembut asal kau menjadi yang ikut
Panjang kuku
Panjang kaki
Panjang tangan
Sah aku menawar
Buah padi menghijau
Berkat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah

Aku tahu asal berau
Belaki benih berau mah berau
Menih mah benih
Berau hitam berau putih
Berau-berau laki bini
Sah aku menawar belaki benih
Berkat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah

Mantra tanaman Jagung

Bismillahirrahmanirrahim
Hacutalla hicu hicu
Kuserah pada Adam
Bawa antala boa
Jauhkan jagungku dari berau
Berkat kalimat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah

Mantra Menanam Benih

BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Assalamualaikum nabi Tab
Yang memegang bumi
Aku menumpangkan anakku
Seri Gading Gemala Gading
Di dalam enam bulan angka ketujuh
Aku datang mengambil balik
Dengan lailaha illallahu
Kur semangat
Kuur semangat

Mantra Pengusir Hama Tikus
Bismillahirrahmanirrahim
Aku tau asal engkau tikus tuk sitimuna
Itulah asal tuk nek kau
Kau jangan padiku
Kutawar pada pisang tujuh biji
Ambillah di tunggul ini
Berkat kalimat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah

Mantra Pengusir Babi
BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Batu berita batu berani
Ketiga batu belubang
Butak mata tanggal gigi
Babi itu tiada akan melawan
Nabi babi itu nabi Yusuf
Asal jadi dari bumi
Jihin yang menguatkannya jihin buhok
Yang berkuda padanya Saih Idris

Mantra Puseng Angin
Nelayan atau pelaut menghadapi angin yang datang dari depan, sering disebut dengan angin sakal. Untuk membalikkan angin tersebut, maka dibaca mantra ini:

Bismillahirrahmanirrahim
Watul ijabah kurawana
Berkat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah

Mantra Penahan Gelombang
BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Assalamualaikum nabi Khidir
Aku tau pegangan engkau
Air laut air darat
Aku sedekah hati quran
Berhentilah topan badai taung ribut gelimut
Berkat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah.

Mantra Pengeras Badan
BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Ya man, ya ras, ya Malik
Ya kuserahkan kepada kamu

Mantra Penahan Kulit
BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Kejang aku kejang rungkup
Kejang tunjang tengah laman
Kebal aku kebal tutup
Terkucap kulit tak berjalan
Terkunci terkancing tak mara

Mantra Kuat Tenaga
BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Hai besi bangunlah engkau si raja besi
Yang bernama si ganda bisa
Engkau duduk di kepala jantungku
Bersandar di tiang arasy
Kuminta tinggalkan insanku
Kuminta rendah insan sekalian
Berkat aku memakai wujud kodrat sayyidina ali
Bujur lalu melintang patah
Lalu juga kehendak Allah
Berkat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah

Mantra Olahraga
Bismillahirrahmanirrohim
Assalamualaikum…mualaikum salam
Harimau datang mayat semua menanti
Mayat datang harimau semua menanti
Berkat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah

Mantra Pengeras Tendangan
Bismillahirrahmanirrohim
Auzubilla minannar arrim
Mufaiza hatal ya rasulullah iza kital maut
Mim kepalaku, bahuku nun
Pusatku dal
Kakiku alam-tubuhku
Aku kasih Allah

Mantra Panglimunan/Halimun/Pelimun
Bismillahirrahmanirrahim
Perabun pelias peliseh
Perabun pelias peliseh
Perabun pelias peliseh
Sekalian jin dan syetan seteru lawanku
Berkat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah

Mantra Disegani Orang
Bismillahirrahmanirrahim
Batu bertitik batu berdenting
Tiga batu dacing
Mulut terpempan gigi terkancing
Kau..(sebut nama orangnya)..tak boleh berlebih kata padaku
Durhaka engkau lebih-lebih kepada Allah
Berkat kalimat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah

Mantra Jaga Rumah
Bismillahirrahmanirrahim
Imat-imat katemu itu
Mitu melion kate Allah
To badanda berkata-kata
Tak hendak kau datang memijak halaman rumahku
Karene telah ade penjaga pintu
Berdurhake kau kepade Allah
Bila hendak membinase rumahku
Berkat kalimat laihaillallah
Muhammadarrasulullah

Mantra Tangkal Bajang
Bismillahirrahmanirrahim
Anak gang anggu bukan kau punya anak
Aku punya anak
Aku tau anak
Kau bujang nas beranak
Batu ampar tengah air
Aku tau asal kau bajang
Sah aku menawar bajang sianu itu
Berkat kalimat lailahaillallah
Muhammadarrasulullah

Mantra Pelemah Asal
Bismillahirrahmanirahim
Assalamualaikum
Badan engkau bernama tanah
Tanah mekhayal darah
Engkau bernama darah muharrap
Urat engkau bernama mahdini
Tatkala bapak engkau mengandung darah putih
Tatkala ibu engkau mengandung darah merah
Cih menguceh
Mani asal engkau menjadi
Berkat lailaha illallah
Muhammadarrasulullah

Mantra Pelemah
Bismillahirrahmanirrahim
Rebah ramu engkau berdiri ramu aku
Rebah syarak engkau berdiri syarak aku
Aku mengambil baja sejengkal dalam diri engkau
Berkat lailaha illallah
Muhammadurrasulullah

Mantra Penunduk
BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Gempa ali gempa gempita
Dang sari gajah berlenggang
Sah aku anak harimau yang garang
Batu congkol hatiku
Nibung kering tulangku
Berkat doa baginda Ali
Gentar bumi gentar langit

Mantra Penunduk Hantu Laut
BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Hai hai, anak datuk laut
Nyalah engkau, pergilah
Jikalau engkau tidak pergi
Aku pukul dengan ijuk tunggal
Dengan ijuk pusaka
Aku sekal kepalamu dengan sengkalan
Aku tau asalmu jadi
Dari kun fayakun
Berkat kalimat laihaillallah
Muhammadarrasulullah
Pua-pua adanya

Mantra Penunduk Buaya
BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Hai si jambu rakai
Sambutlah
Pekiriman putri
Runduk di gunung
Ledang
Embacang masak sebiji bulat
Penyikat tujuh penyikat
Pengarang tujuh pengarang
Diorak dikembang jangan
Kalau kau sambut
Dua hari jalan ketiga
Ke darat kau dapat makan
Ke laut kau dapat aku
Aku tau asal kau jadi
Tanah liat asal kau jadi
Tulang buku tebu asal kau jadi
Darah kau gila, dada kau upih

Mantra Penghalau Setan
Bismillahirrahmanirahim
Hantu raya jembalang raya
Datang engkau dari hutan raya
Kembalilah engkau ke hutan raya
Engkau jangan bertemu anak sidang manusia
Jika bertemu anak sidang manusia
Tunduk engkau tujuh kali kepada aku
Umat Muhammadlah yang sebenarnya
Berkat kata laihaillallah Muhammadarrasulullah

Mantra Agar Menang
BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Allah kata salah
Muhammad kata silih
Jibrail kata fana

Mantra Penunduk Anjing
BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
patah ranting ditendang kuda
mulut terkancing mata buta
puh!

Mantra Pemanis Minyak
BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Tuang minyak kutuang
Kutuang di tapak tangan
Bukan aku minyak seorang
Aku minyak bulan bintang
Matahari dan cahaya
Cahaya bulan dan cahaya aku
Cahaya bintang cahaya aku
Cahaya matahari cahaya aku
Cahaya Allah cahaya Muhammad
Berkait la ilahaillallah
Muhammadarrasulullah

Mantra Pelembut Hati
BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Yatim aku mati tasauf kata Allah (3x)
Roh kalam kawah kali-kali
Aku buang darah gemuruh
Aku naik darah berani

Mantra Pengasih Bini
BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Salatu salamu alisa isa wamumni
Aku ambil hidup engkau
Sampai mati akulah tuhan engkau
Akulah nabi engkau di dunia ini

Mantra Bedak Pemanis
BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Bedak olak olek
Mari pakai ujung gunting
Kupakai bedak di luar kulit
Mesra dalam daging
Dengan berkat doa lailaha illallah
Muhammadarrasulullah

Mantra Peseri Muka
BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Sirih senggang kuning
Naik belukar muda
Muka aku bagai anak mambang kuning
Berkat aku memakai doa setandang muda
Matahari tidak berseri
Seri naik ke tubuhku
Bulan tidak bercahaya
Cahaya naik ke mukaku
Cahya Allah caha Muhammad
Cahya baginda Rasulullah

Mantra Pengobatan Patah Tulang

Bismillahi Rahmanir Rahim
Jong sengkang kemudi sengkang
Tarik layar kembang sena
Urat yang kendur sudah kutegang
Urat yang putus sudah kusambung
Teguh Allah, tegang Muhammad
Sendi anggota baginda Ali
Tulang gajah, tulang mina
Ketiga dengan tulang angsa
Patah tulang berganti sendi
Badan jangan rusak binasa
Berkat sidi kepada guru
Sidi menjadi kepada aku
La ilaha illallah, Muhammadar Rasulullah

Mantra Meramu obat

Bismillahirrahmanirrahin
Bilang-bilang topi ayiar
Den lantiang jo tana buku
Solang tulang lai cayiar
Kok kunun dagiang nan sabuku
Kobual Allah kobual Muhammad kobual bagindo Rasulullah
Barokat guru aku dan doaku barokat lailahaillallah
Artinya:
Bismillahirrahmanirrahim
Bilang-bilang tepi air
Aku lempar dengan tanah baku
Sedangkan tulang dapat cair
Apalagi daging yang sebuku
Makbul Allah makbul Muhammad makbul baginda Rasulullah
Berkat guru aku dan doaku, berkat Lailahaillallah

MANTERA PENUTUP LUKA

Bismillahirrahmanirrahim
Poli terpoli
Besi meluka
Besi menangkal
Coba besi merusakkan
Engkau durhaka kepada Allah
Coba engkau membinasakan daging
Engkau durhaka kepada Allah
Tertutup terkunci
Tertanggal terpakai
Berkat doa la haula wala quwwata
Illa billahil aliyyil azhim

MANTERA TAWAR BISA

Bismillahirrahmanirrahim
Bismillah aku menawar racun
Aku tau asal racun
Anak lidah asam racun
Seri manik yang menawar
Jin semlut yang punya tawar
Berkat lailahaillallah

MANTERA SAKIT PERUT

BISMILLAHIRAMANIRAHIM……..
Lotong kekah ijuk tali
Aku menawar kembung segah
Kentut jandi
Malam senak mudik ke limbung
Si maru rumah mak encik
Lantas turun ke kaki
Turun bisa
Naik tawar
Aku menawar bisa perut
Lotong kekah ijuk tali
Aku menawar kembung segah
Keeentut… jadi!

Bismillahirrahmanirrahim
Meghinju megheijun megheceu
Meghiceu suruh lari
Meghiceu nakal
Meghinju meghinju suruh lari
Pergilah ke tempat kau suke
Jangan lagi di sini
Berkat la ilaha illallah
Muhammadarrasulullah

Sebagian masyarakat nusantara menggunakan mantra untuk banyak tujuan. Hal tersebut sebenarnya bisa sangat efektif bagi para penggunanya, Selain merupakan salah satu sarana komunikasi dan permohonan kepada Tuhan, mantra dengan kata yang ber \rima memungkinkan orang semakin rileks dan masuk pada keadaan trance. Dalam kalimat mantra yang kaya metafora dengan gaya bahasa yang hiperbola tersebut membantu perapal melakukan visualisasi terhadap keadaan yang diinginkan dalam tujuan mantra. Kalimat mantra yang diulang-ulang menjadi Afirmasi, Pembelajaran di level unconscious dan membangun apa yang para psikolog dan motivator menyebutnya sebagai sugesti diri. Semoga bermanfaat untuk menambah khasanah pengetahuan kita semua.

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 113 Komentar

AJI RAWE RONTEK, AJI PANCASONA, AJI JENANG DODOL


Tiga ajian ini tergolong ajian yang tidak akan membuat pemiliknya “mati” di tangan orang lain. Yaitu Aji Rawa Rontek, Aji Pancasona, Aji Jenang Dodol (Banten). Tiga ajian dahsyat yang melegenda di tanah air….
Rawe Rontek dalam arti bahasa ialah kepala putus. Ajian ini dimaksudkan agar mereka yang menguasai ajian rawe rontek tidak akan mati dengan cara dibunuh baik dengan senjata tajam, senjata api, racun,santet/sihir tetapi akan mati dengan cara sakit. Ajian rawe rontek jarang yang menguasai bahkan mantranya saja sedikit sekali yang mengetahuinya. Memang ajian rawe rontek hampir sama dengan ajian panca sona{artinya lima tempat}yaitu ajian yang memiliki unsur kekuatan lima tempat. Untuk melengkapi khasanah pengetahuan di KWA maka kali ini dibeber tentang ajian tersebut.
Posting dari Bayu Brojomusti (bayubrojomusti@yahoo.co.id) mantra ilmu rawa rontek sebagai berikut: ”BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM,ALLOHUMMA SIRNING MANJING SALIRANE LIMPUT LIWUNG,INGSUN URIT TAN KENO PATI,LANGGENG TAN KENO RUSAK,KAKANG KAWAH ADI ARI-ARI,KUNIR WELET REWANGONO AKU,BOPO KOSO IBU PERTIWI”
Cara mengamalkan puasa selama 40 hari, buka dan sahurnya hanya makan umbi-umbian dan air putih, selama puasa diperbanyak membaca mantranya, setelah puasa setiap hari mantranya harus dibaca minimal 1 kali.
Rawa rontek adalah ilmu kesaktian yang legendaris dan populer karena dimiliki Si Pitung. Dengan menguasai ilmu ini Pitung dapat menyerap energi lawan-lawannya. Seolah-olah lawan-lawannya itu tidak melihat keberadaan Pitung. Karena itu dia digambarkan seolah-olah dapat menghilang. Menurut cerita rakyat, dengan ilmu kesaktian rawa rontek-nya itu, Pitung tidak menikah. Karena sampai hayatnya ketika ia tewas dalam menjelang usia 40 tahun Pitung masih tetap bujangan.
Konon ajian rawa rontek mirip dengan ajian pancasona, hanya saja, pemilik ajian rawa rontek lebih gampang emosi, selalu berbuat kejahatan dan anarkis. Hal tersebut tentu terjadi, karena di dalam sel-sel tubuh pemilik ilmu rawa rontek telah dipengaruhi jin jahat yang bersemayam.

Ilmu ini sangat langka. Dan jika ada yang menguasai ilmu rawa rontek, bisa dihitung dengan jari,ujar pria bersorban sembari mengatakan, untuk memperoleh ilmu ini bukan hal yang gampang. Harus melewati ritual yang berat. Untuk menguasai ajian ini, harus pula dibarengi dengan keyakinan yang penuh.

Pemilik ajian rawa rontek harus melewati tahap-tahap penyempurnaan ilmunya. Rawa rontek sendiri memiliki tingkatan-tingkatan, rendah, menengah dan tinggi.Pada tingkatan rendah, jin jahat bersemayam di aura pemiliknya, tujuannya untuk ilmu kebal, tahan pukul, bacokan dan tusukan senjata tajam. Pada tingkatan menengah, khodam mulai mendekat ke kulit pemiliknya.Biasanya tahapan ilmu kebal tingkat menengah lebih kuat dari tingkat rendah. Kulit akan jadi sekeras batu karang bila ilmu kebal tingkat menengah sudah dikuasai, dan badan bukan hanya tahan pukulan dan senjata tajam, tapi senjata api pun sudah bisa ditahan dengan kekuatan ilmu hitam tingkat menengah ini.

Sementara pada tahapan tingkat tinggi, disinilah khodam memasuki sel-sel tubuh, sehingga mampu membangkitkan energi tenaga dalam, dan mampu merekayasa percepatan regenerasi sel.Ini yg bahaya sekali. Biasanya umur orang yg memiliki ilmu hitam begini sangat panjang, karena kerusakan pada sel tubuhnya akan terus beregenerasi dengan cepat sebab kematian itu akan terjadi bila tubuh fisik tidak lagi layak bagi ruh karena rusak, makanya orang2 yg mati itu pasti ada kerusakan pada tubuhnya. Pada dasarnya jin tidak bisa masuk ke dalam sel tubuh, karena ruh akan tetap kuat, kecuali manusianya yang membuka akses bagi makhluk metafisik itu.

Ajian rawa rontek merupakan ilmu langka dan memiliki kelebihan yaitu bagian tubuh yang sudah terpotong bisa tersambung kembali. Tentu siapa saja yang melihat aksi pemilik ilmu ini, akan naik kadar adrenalinnya. Dan segudang pertanyaan lahir, karena ilmu hitam ini sungguh-sungguh diluar akal manusia. Mengapa bisa menyatu kembali ? Bagaimana dengan urat dan syaraf bagian tubuh yang dipotong ?

Penangkal bagi pemilik ajian rawa rontek, yakni dengan membakar atau menyangkutkan tubuhnya di atas pohon, sehingga kakinya tidak menyentuh tanah (bumi). Kelangkaan ilmu ini juga disebabkan, karena tidak bisa diturunkan kepada orang lain. Jadi, siapa yang ingin memiliki ilmu langka ini, harus melakukan rintangan yang tidak gampang.

Ritual rawa rontek jauh berbeda dengan ritual yang dilakukan kesenian tradisional Banten, debus. Karena debus hanya atraksi dan lebih menekankan pada tusukan, tahan panas, tahan pukul dan tahan sayatan. Bukan dilakukan dengan cara membelah yang menjadikan tulang terpotong dan lepas dari kesatuan tulang itu sendiri.

Sejenis dengan rawarontek adalah Aji Pancasona yang melindungi badan dari terluka. Bila kena senjata nya akan hilang tanpa bekas, apabila terputus salah satu anggota badan nya akan tersambung kembali tanpa bekas. Boleh disebut ajian ini adalah ajian rawa rontek yang sudah di putihkan aliran nya.

Mantranya Bismillahirrohmanirrohim, niyat ingsun amatek ajiku aji pancasona, ana wiyat jroning bumi, surya murub ing bantala, bumi sap pitu, anelahi sabuwana, rahina tan kena wengi, urip tan kenaning pati, ingsung pangawak jagad, mati ora mati,
Tlinceng geni tanpa kukus, ceng cleneng, ceng cleneng, kasangga ibu pertiwi, tangi dewe,urip dewe aning jagad, mustika lananging jaya, hem, aku si pancasona, ratune myawa sakalir.

Dari berbagai informasi yang terkumpul syarat untuk memiliki aji pancasona adalah Puasa sunnah senin dan kamis selama 7 bulan,setelah selesai 3 hari berikutnya dilanjutkan dengan puasa sunnah 40 hari (rutin selama 40 hari berturut-turut). Malam terakhir (hari ke-41 nya) tidak tidur selama 24 jam dalam keadaan suci dari hadast besar dan kecil. Selama puasa setiap selesai sholat fardhu membaca rapal ajian tsb 21 X. Selama puasa juga di wajibkan melaksanakan sholat hajat khusus dngn membaca ajian tsb 75 x selesai sholat nya. Dan sebelum melaksanakan sholat hajat ini juga di wajibkan untuk mandi keramas(mandi besar) yang air nya sdh diberi rapal tsb sebanyak 21 x. Setelah selesai mengerjakan puasa dari keseluhuhan nya di atas,untuk rutinitasnya amalan di atas harus dibaca 3x setiap selesai sholat fardhu. Wallahu alam.

@ Diolah dari sumber-sumber yang sudah ada di jejaring dunia maya.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 78 Komentar

ASMA’ SULTHON SAMMAWAT (PENGHULU LANGIT)


https://www.facebook.com/tasbih.c.hati

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM..ALLAHUL HAQ KHOLIQUL HAQ ASMAUL HAQ SYIFAUL HAQ QUWWATUL HAQ JABBARUL HAQ WA NABIYYUNA MUHAMMADIN SAW KALIMATUL HAQ BIIDZNILLAHIL HAQ ALLAHU AKBAR.

Untuk mendekatkan diri pada Allah SWT. Fadhilah, karomah, manfaat, kegunaan Biidznillah.

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 122 Komentar

NAMA-NAMA PORO RATU DHEMIT YANG BISA DIPANGGIL UNTUK BERBAGAI KEPERLUAN


wongalus

MADURA BUTA GARIGIS, MATESIH JARANPANOLIH, SI GOBER PECANGAKAN DANAPI JATISARI, ABAR-ABIR JATIMALANG. ARYA TIRON LODAYA, SARPABANGSA PENING, PARANGTANDANG KESANGA, ING KUWU SI ONDAR-ANDIR, SETAN TELAGA PASIR, SI JALILUNG, KALA NGADANG TUNTANG, BANCURI KALA BANCURING ARDI BAITA. RARA DUNGIK RANDU LAWANG, SENDANG RETNA PANGASIH.

BUTA KEPALA PRAMBANAN, BOK SAMPUR NENG ARDI WILIS, RADEN GALANGGANG JATI, ANENG ARDI GAJAH MUNGKUR, SI GENDRUK ING TALPEGAT, ING NGEMBEL RAHADEN PANJI, PAGER WAJA RAHADEN KUSUMAYUDA. SI PENTUL ANENG KACANGAN, NGREMA TAMBAKSULI, YUDAPEKSA DELANGGU, SI KLUNTUNG ING JEPARA, GAMBIR ANOM PTI, SI KECEBUNG KADILANGU, RARA DULEG MANCINGAN, GUWA LANGSE RAJA PUTRI, PARANG WEDANG RADEN ARYA JAYENGWESTI.

DURGANELUH MAOSPAHIT, RAJA BAUREKSA RATUNING DHEMIT, BALABATU BLAMBANGAN, BUTA LOCAYA KEDIRI, PRABU YEKSA GIRIPURA. SIDAKARE PACITAN, KEDUWANG KLENTINGMUNGIL, HENDRJEKSA MAGETAN, JENGGAL TUNJUNGPURI, PRANGMUKA SURABANGGI, PUNGGUNG SI ABUR-ABUR, SAPUJAGAD JIPANG, MADIYUN KALASEKTI, SI KOREG PANARAGA, SINGABARONG JAGARAGA, MAJENANG TRENGGILING WESI, MACAN GUGUH GROBOGAN.

KALJOHAR SINGOSARI, SRENGAT BARUKUPING, BALITAR KALAKATUNG, BUTA KRODA RAWA, KALANGBRET SEKARGAMBIR, CARUB AWOR LAMONGAN. GURNITA PUSPALAYA, SI LENGKUR TILAMPUTIH, SI LANCUK BALORA, GAMBIRAN KALADURGI, KEDUNGGEDE NI JENGGI, BATANG SI KLEWR, NGLASEM KALAPRAHARA, SIDAYU SI DANDANGMURTI, WIDALANGKAH CANDI KAYANGANIRA. SEMARANG BARATKATIGA, PEKALONGAN GUNTURGENI, PEMALANG KI SEMBUNGYUDA, SUWARDA SOKAWATI, TANDES NYAI RAGIL, JAYALELANA SURUH, BUTA TRINGGILING TANGGAL, KENDAL SI GUNTING GENI, KALIWUNGU GUTUK-API.

MAGELANG KI SAMAITA, DADUNG AWUK BREBES NENGGIH, PAJANG BUTA SALEWAH, MANDA-MANDA MATAWIS, PALERET RAJEG-WESI, KUTAGEDE NYAI PANGGUNG, PRAGOTA KARTASURA, CAREBON SETAN KABERI, JURUTAMAN TEGALLAJANG. GENAWATI SILUMAN, KEMANDANG WARINGIN-PUTIH, KARETEG PAJAJARAN, SAPUREGOL BATAWI, WARU SULI WARINGIN, GUNUNG AGUNG, KALEKAH NGAWANG-AWANG, PARLAPA ARDI MERAPI, NI TALUKI TUNJUNGBANG. SETAN KARETEK SENDANG, PAMASUHAN SAPU ANGIN, KRES APADA RANGKUTAN, WANDANSARI TARISIG, WANAPETI MALANGKARSA SAWAHAN KI SANDUNGAN, PELABUHAN DUDUKWARIH, BUTA TUKANG PELAJANGAN. RARA AMIS TAWANG, TIDAR SI KALASEKTI.

MADURETNA SUNDARA, JELELA ARDI SUMBING, NGUNGRUNGAN SIDAMURTI, TERAPA ARDI MERBABU, LIRBANGSAN KOMBANG, PRABU JAKA ARDI KELIR, AJI DIPA KENDENG. PASISIR BUTA KALA, TELACAP KI KALA SEKTI, KALA NADAH TOJAMAS, SEGALUH ARAN SI RENDIL, BANJARAN KI WESASI, SI KOROK LOWANGE, GUNUNG DUK GENIYARA, BOK BERENG PARANGTARITIS, DREMBAMOA PURBALINGGA. SI KRETA KARANGBOLONGAN, KEDUNG WINONG ANDONGSARI, JENU SI KARUNGKALA, PENGGING BANJARANSARI, PAGELAN KYAI CANDRALATU KENDALI SADA, KETEK PUTIH BUTA GLEMBOH KAJANG. RARA DENOK DEMAK, SI BATITIT TUBIN, JUWAL-PAJAL TALSINGA, TREMAS KUYANG.

TRENGGALEK NI DARUNI, SI KUNCUNG CEMARASEWU, KALA-DADUNG BENTONGAN, ASMARA ANENG TAJI, BAGUS-ANOM KUDUS. MAGIRI SI MANGLAR MUNGA, ING GADING SI PUSPAKATI, CUCUK DANDANG ING KARTIKA, KULAWARGA TASIKWEDI, KALI OPAK WINARNI, SANGGA BUWANA RANIPUN, PAK KECEK PEJARAKAN, CING-CING GOLING KALIBENING, DAHRAMA KARAWELANG. WARULANDEYAN, KI DARUNA NI DARUNI, BAGUS KARANG ANENG ROBAN, PASUJAYAN UDAN RIRIS, WIDANANGGA DALEPIH, SI GADUNG KEDUNG GARUNGGUNG KABAREYAN, CITRANAYA KANG NEGGANI, GANEPURA MAJARAGA. LOGENJANG JUWANA, REMBANG SI BAJULBALI, SI LONDIR WIRASABA.
—————

Cara panggil:
1. Cari tempat yang jauh dari perumahan penduduk,
2. Bakar menyan dan beri sesajen (terserah anda)
3. Baca nama-nama di atas dan tunggu kedatangannya.
4. Bila sudah datang sampaikan salam paseduluran dan ngobrol apa saja terserah anda.
5. Harus tatag/ tidak takut. Tetap tenang.
6. Golongan makhluk halus sama dengan manusia. Bila kita tenang mereka juga tenang. Bila kita mengusik, mereka juga mengusik. Sebaliknya bila kita usir, mereka juga akan melakukan perlawanan.
7. Berteman dan Meminta bantuan pada mereka itu boleh. Nabi Sulaiman juga memerintah dan meminta bantuan pada para Jin. (bantu membantu yang positif yaaa…Yang negatif tetap dilarang)  Sama dengan meminta bantuan pada pak Sholeh, Cak Wadi, Mbah Salamun untuk memperbaiki genteng yang bocor, menguras jeding dll tentu saja anda juga perlu membalas jasa mereka. Dilarang melanggar janji sumpah dan saling menyakiti/mendzolimi. Tetap gunakan sopan santun adab dan etika sesama makhluk.  YANG DILARANG/TIDAK BOLEH ADALAH MENYEMBAH DAN SYIRIK/MEMPERSEKUTUKAN MEREKA DENGAN ALLAH SWT.

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 128 Komentar

GEBYAR SILATURAHIM NASIONAL KWA III: MEMANCARKAN CINTA DAN KASIH SAYANG PADA ALAM SEMESTA


MENYAMBUNG PERSAUDARAAN / TALI SILATURAHIM ITU WAJIB HUKUMNYA. BANYAK MANFAAT YANG KITA PEROLEH KETIKA KITA BERSILATURAHIM DIANTARANYA MEMBUAT PANJANG UMUR AWET MUDA, MENAMBAH REJEKI DAN LAINNYA. KARENA ITU KAMPUS WONG ALUS AKAN MENGADAKAN ACARA SILATURAHIM NASIONAL KWA SEKALIGUS “SYAWALAN” DENGAN TEMA: “KWA MEMANCARKAN  CINTA DAN KASIH SAYANG PADA ALAM SEMESTA”  PADA:

HARI : SABTU MALAM MINGGU S/D MINGGU PAGI

TANGGAL : 15 – 16 SEPTEMBER 2012

PUKUL : SABTU 19.00 WIB S/D MINGGU PUKUL 14.00 WIB

TEMPAT : BALAI DIKLAT KAB SIDOARJO, JL MAJAPAHIT 5 SIDOARJO, JAWA TIMUR.

ACARA:  RESMINYA SYAWALAN,  TIDAK RESMINYA: CANGKRUK NGOPI, DISKUSI-DISKUSI INFORMAL, PLUS PEMATERI YANG INGIN MENGIJAZAHKAN SEKALIGUS WEDAR ILMU-ILMUNYA  DAN LAIN-LAIN…  

(STTTT… ADA DOORPRIZENYA  DARI SESEPUH KWA !!!!! YANG NGGAK HADIR PASTI MENYESAL SEUMUR HIDUP HEHE….)

SYARAT: NGGAK PAKE SYARAT APAPUN DAN UNTUK SEGALA UMUR

ROUTE PERJALANAN KE TKP BALAI DIKLAT KAB SIDOARJO BERALAMAT DI JL MAJAPAHIT 5 SIDOARJO. SELATAN RSUD –SEBELAH SELATAN KOMPI SENAPAN, KIRI JALAN DARI ARAH SURABAYA MENUJU MALANG BISA DITEMPUH DGN ALTERNATIF-ALTERNATIF:

1. BUS: TURUN TERMINAL PURABAYA – BUNGURASIH, NAIK KENDARAAN UMUM (COLT WARNA KUNING) JURUSAN SIDOARJO TURUN DI DEPAN BALAI DIKLAT ONGKOS SEKITAR 10 RIBU.

2. PESAWAT TERBANG: TURUN BANDARA JUANDA SURABAYA, NAIK TAKSI BANDARA (SEKITAR 100 RIBU) TURUN DI DEPAN BALAI DIKLAT.

3. KERETA API BISNIS/EKSEKUTIF: DARI ARAH BARAT TURUN DI STASIUN GUBENG ATAU PASAR TURI SURABAYA. NAIK KERETA API KOMUTER JURUSAN STASUIN KA SIDOARJO (TARIF MURAH RP 5000,-) DARI STASIUN KA SIDOARJO NAIK BECAK KE BALAI DIKLAT RP 10 RIBU. ATAU YANG LEBIH MAHAL, DARI STASIUN GUBENG SURABAYA NAIK TAKSI RP 150 RIBU TURUN DI BALAI DIKLAT.

4. KERETA API EKONOMI (LOGAWA/SRI TANJUNG) DARI ARAH PURWOKERTO, JOGJA, ATAU DARI BANYUWANGI JEMBER TURUN LANGSUNG DI SIASUN SIDOARJO DENGAN ONGKOS JAUH DEKAT 36 RIBU. DARI STASIUN KA SIDOARJO NAIK BECAK KE BALAI DIKLAT RP 10 RIBU

4. MOBIL/SEPEDA MOTOR PRIBADI: DARI ARAH SURABAYA MENUJU MALANG TURUN DI JL MAJAPAHIT 5 SIDOARJO. SELATAN RSUD –SEBELAH SELATAN KOMPI SENAPAN, KIRI JALAN.

5. MOBIL/SEPEDA MOTOR PRIBADI: DARI ARAH MALANG, BALAI DIKLAT ADA DI ARAH KANAN JALAN. KENDARAAN PUTAR DI DEPAN KOMPI SENAPAN DAN BALIK MENUJU ARAH SELATAR 25  METER.

TERSEDIA MUSHOLA, KAMAR MANDI DAN AULA UNTUK MENYANDARKAN PUNGGUNG BERISTIRAHAT SEDULUR YANG DATANG DARI LUAR KOTA. KITA SEDIAKAN TIKAR APA ADANYA NAMUN MOHON MAAF PANITIA TIDAK MENYEDIAKAN TEMPAT TIDUR.

BILA MEMBUTUHKAN TEMPAT YANG LEBIH NYAMAN, BANYAK HOTEL TERDEKAT DI KOTA SIDOARJO DENGAN RAGAM TARIF MULAI 150 RIBU SAMPAI BINTANG LIMA.

MOHON MAAF PANITIA TIDAK MENYEDIAKAN KONSUMSI (MAKAN DAN MINUM SELAMA SILATURAHIM DITANGGUNG PESERTA MASING-MASING). BANYAK TERSEDIA PKL MAKANAN DAN MINUMAN DI SEKITAR DIKLAT, ADA JUGA RESTORAN DAN MAKANAN CEPAT SAJI.

MONGGO PARA SESEPUH, SEDULUR, PEMBACA, SIMPATISAN, KENALAN, HANDAI TAULAN, SOBAT KAMPUS WONG ALUS (SEGALA UMUR, SUKU, AGAMA, PENDIDIKAN, JENIS KELAMIN, DOMISILI MANAPUN) UNTUK HADIR, TIDAK DIPUNGUT BIAYA, KITA SALING MEMAAFKAN, SALING BERTEGUR SAPA MENJALIN KEAKRABAN LAHIR BATIN, DI FORUM INFORMAL YANG MULIA INI. DEMIKIAN PENGUMUMAN INI UNTUK DIKETAHUI. TERIMA KASIH.

===PETA PENUNJUK KE ARAH LOKASI ====

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

MELAYANGKAN RUH KE ARASY PALING SUCI DI JAGAD RAYA


wongalus

Dalam Majelis Wirid KWA yang kita gelar di Jl Majapahit 5, Balai Diklat Kab Sidoarjo setiap Kamis Malam pukul 19.00 kita melakukan dzikir bersama-sama. Apa maksud dan tujuan hakikinya?

==Burung terbang dengan dua sayap, Ruh melayang dengan dua dzikir== begitu salah satu semboyan dari salah satu tarikat. Ini tidak hanya semboyan tapi benar-benar terjadi ketika kita melakukan dzikir atau wirid. Kemana ruh melayang? Kemana lagi kalau bukan menuju ke alam-alam ruhany, alam malakut hingga sampai ke arasy Ilahiyah.

Dzikir berasal dari kata dzakara, artinya ingat. Dzikrullah yaitu ingat kepada Allah SWT yang dilakukan dengan menyebut atau mengingat, mengenang, merasakan, menghayati. Biasanya dilakukan setelah melaksanakan shalat. Dasarnya adalah sbb: Maka apabila kamu selesai mengerjakan shalat maka berdzikirlah kamu kepada Allah di waktu berdiri, duduk dan di waktu berbaring.(QS. An Nisaa’ : 103)

Dzikir yang bersifat khusus ini banyak macamnya, diantaranya: Tasbih (Subhanallâh), Tahmid (Alhamdulillâh), Tahlil (Lâ Ilâha Illallâh), Takbir (Allâhu akbar), Tilawatil Qur’an, dan sebagainya.

Dzikir secara sederhana bisa dikategorikan menjadi dua yaitu dzikir Jahri (nyata) dan Dzikir Sirri (rahasia) Dan rahasiakanlah (sirri) perkataanmu atau nyatakanlah (jahri); sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang bergejolak di dalam dada. (Al Mulk : 13)

Dzikir Jahri atau Dzikir Jahar adalah dzikir yang diucapkan. Dzikir yang dilaksanakan setelah mengerjakan shalat, untuk memohon perlindungan Allah. Sedangkan bacaan dzikir yang kita ucapkan terbatas pada ruang dan waktu, artinya terbatas pada tempat tertentu saja karena apabila sudah di dalam wc bacaan dzikir tidak mungkin diucapkan, dan terbatas pada waktu artinya hanya dalam jumlah bilangan tertentu saja, karena tidak mungkin kita ucapkan bacaan dzikir tersebut terus menerus selama 24 jam penuh.

Dzikir yang diucapkan setelah shalat fardhu dengan suara dan gema kuat dimaksudkan menghasilkan nur dzikir di dalam rongga bathin sehingga hati hidup dengan nur Ilahi. Sebab hati itu keras seperti batu bisa dipecahkan dengan kekuatan yang besar pula.

Dzikir Sirri atau dzikir khafi adalah dzikir yang tersembunyi karena ia diingatkan di dalam hati, tidak menggunakan mulut, melainkan dzawq (perasaan) dan syu`ûr (kesadaran) yang ada di dalam qalbu. Karenanya dzikir ini menjadi tersamar (khafiy) dan hanya pelaku serta Allah SWT saja yang dapat mengetahuinya.

Dengan Dzikir Sirri kita berusaha menghadirkan Allah di dalam hati terus menerus, 24 jam penuh, tanpa terbatas ruang dan waktu. Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai. (Al A’raaf : 205)

Dalam Dzikir Sirri orang mengingat Allah, merasakan kehadiran Allah, menyadari keberadaan Allah. Di dalam qalbunya tumbuh rasa cinta, rasa rindu kepada Allah, rasa dekat, bersahabat, seakan melihat Allah. Ihsan akan muncul ketika dalam ibadah kita merasa melihat Allah, atau setidaknya merasa sedang dilihat oleh Allah SWT. Inilah dzikir yang hakiki, sebab hubungan manusia dengan Allah SWT tidak terjadi dengan tubuh jasmaninya melainkan dengan qalbunya.

…Dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah berhubungan dengan manusia melalui qalbunya…(Al Anfaal : 24)

Maka dengan berdzikir mulut dilanjut dengan dzikir qalbu maka akan muncul rasa rindu dan dekat kepada Allah sekaligus manfaat lain yaitu sel-sel kelenjar hormon bisa aktif yang akan menimbulkan kehangatan dan daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit.

Senantiasalah kita berdzikir sebanyak-banyaknya dan dilakukan secara terus menerus, jikalau lupa, ingat kembali, lupa, lalu ingatkan lagi, dan seterusnya. “Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya. (Al Ahzab : 41) ” …Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa…” (Al Kahfi : 24)

Dzikir Sirri atau dzikir Khofi atau dzikir ismu Dzat dengan bacaan “ALLAH”, silsilahnya sampai kepada Rasulullah SAW. melalui Sayidina Abu Bakar Ash Shidiq RA . Sedang dzikir dengan bacaan “LA ILAAHA ILLALLAH”, biasanya dilakukan dzikir jahri atau Dzikir Nafi Itsbat, yang silsilahnya sampai kepada Rasulullah SAW melalui Sayidina Ali bin Abi Tholib karramallahu wajhah. Kedua jenis dzikir dari kedua sahabat inilah yang menjadi sumber utama pengamalan thoriqoh, yang terus menerus bersambung sampai dengan sekarang kepada kita semua.

Selain dzikir di atas, di Majelis Wirid KWA juga dipraktekkan bersama beragam jenis doa yang sangat bermanfaat untuk mendekatkan diri dan menghadapkan diri (Tawajuh) kepada Allah. Berikut contoh salah satu amalan doa dalam Majelis Wirid KWA:

ILA SAYYIDINA MUHAMMAD WA ‘ALA ALIHI WA ASHABIHI WA JAMI’I IHWANIHI MINAL ANBIYAI WAL-MURSALIN KHUSUSON ILA NABI IDRIS WA NABI ILYAS WA NABI KHIDIR WA ILA JAMI’I MALAIKAH WA AULIYAI KHUSUSON ILA SYEIKH ABDUL QODIR JAILANI, WA ILA JAMI’I AULIYAI FI DAIROTI HADZA, ILA JIDDINA WA JADDATINA, ILA ABAINA WA UMMAHATINA,,WA JAMI’I MUSLIMIN WAL MUSLIMAT JAMI’AHUM AL FATIHAH…..

====YA GHIYATSAL MUSTAGHITSIN AGHITSNA YA ALLAH YA LATHIFAN BIKHOLQIH YA ‘ALIMAN BIKHOLQIH YA KHOBIRON BIKHOLQIH ULTHUF BINA YA LATHIF YA ‘ALIM YA KHOBIR YA ALLAH ROBBI INNI DHO’IFUN FAQOWWINI WA INNI DZALILUN FA A’IZZUNI WA INNI FAQIRUN FA AGHNINI WA INNI MARIDHUN FA ASYFINI. ROBBANAA AATINAA FIDDUN YAA HASNA WAFIL AAKHIROTI HASANAH WQINA ‘AA-DZAA BANNAR===

(Wahai dzat yang menolong bagi orang-orang yang memohon pertolongan, tolonglah kami. Wahai dzat yang Maha Penyantun kepada makhluk-Nya, wahai dzat yang Maha Mengetahui dan Waspada, santunilah kami. Wahai Allah, wahai dzat yang Maha Santun, Maha Mengetahui dan Waspada. Wahai Tuhanku hamba dalam keadaan lemah kuatkanlah hamba, hamba dalam keadaan hina mulyakanlah hamba, hamba dalam kedaan faqir maka kayakanlah hamba (berilah hamba keluasan rizqi), hamba dalam keadaan sakit sembuhkanlah hamba. Wahai Tuhanku berilah kami kebaikan di dunia dan di akhirat dan jagalah kami dari api neraka).

Demikian apa yang bisa saya sampaikan dalam kesempatan kali ini. Salam paseduluran.

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 39 Komentar

AURA MAGIS TAWANGHARJO


Wongalus

Salam salim… apa kabar sedulurku semua? Baik bukan? Alhamdulillah kalau baik, kalau belum begitu baik ya tetap bersyukurlah karena hakekat hidup adalah untuk menyukuri semua yang ada, semua yang melekat dan semua yang kita “anggap dan klaim” milik-milik kita.

Tulisan ini kugoreskan ketika lapar.. Jadi harap maklum deh, kalau nanti ada kekacauan alur berpikir, kekacauan logika, kekacauan dalam memahami kasunyatan yang ada. Anggap saja ini tulisan yang sekedar ingin mengisi hari-hari kita semua. Kalau ada manfaatnya ya monggo diambil, kalau tidak ada ya monggo dilupakan saja.

Begitu, saya ingin menceriterakan satu fragmen kecil dalam hidup saya ketika kedatangan SMS dari seorang yang tidak terkenal bila tidak saya tuliskan. Ia bersepeda motor trail, berkaos oblong, tidak berkacamata, usianya sekitar 40 tahun, sehat jiwa raga dan penuh senyum ceria.

Betapa kagetnya saya! Sudah beberapa bulan ini saya traumatik terhadap setiap tamu: begitu ada SMS mengucapkan salam langsung saya merasa akan ditodong, dirampok, diperas. Tetapi kedatangan SMS sahabat ini terasa sebagai embun yang menetesi ubun-ubun saya.

”Ayo ngopi om,” katanya via SMS. Kami pun akhirnya sepakat ngopi di sebuah kafe dekat rumah tempat saya tinggal.

Sahabat saya ini berasal dari sebuah desa di kecamatan Tawangharjo Grobogan, Jawa Tengah. Kawasan yang menurut kebanyakan kacamata para santri dikatakan wilayah yang tidak religius dan agamis.

”Desaku memang gersang, namun disanalah lahir para leluhur yang kemudian melahirkan tokoh-tokoh besar di nusantara dan dituliskan dalam tinta emas sejarah” katanya.

Di samping silaturahim, beliau bermaksud mengobrolkan bagian-bagian tertentu dari budaya nusantara. Tapi, sebagaimana lazimnya model keramahan bangsa kita, kami bicara dulu tentang asal-usul.

Beliau gembira saya berasal dari campuran Yogyakarta, Jawa Timur dan Kalimantan. Aku pun kemudian bernafas panjang. Mencoba merunutkan dimana para tokoh spiritual Jawa lahir dan kemudian memangku jagad kuasa para raja Mataram.

Namun apa kelebihan Grobogan? Secara geografis, Grobogan merupakan lembah yang diapit oleh dua pegunungan kapur, yaitu Pegunungan Kendeng di bagian selatan dan Pegunungan Kapur Utara di bagian utara. Bagian tengah wilayahnya adalah dataran rendah. Dua sungai besar yang mengalir adalah Kali Serang dan Kali Lusi.

Dua pegunungan tersebut merupakan hutan jati, mahoni dan campuran yang memiliki fungsi sebagai resapan air hujan disamping juga sebagai lahan pertanian meskipun dengan daya dukung tanah yang rendah. Tidak ada yang istimewa disana.

“Kamu ingat, disana ada makam leluhur Jawa…” desisnya.

Hmm, saya tersentak dari lamunan. Betapa lupa nya diri ini. Benarlah mereka yang kini dimakamkan di Grobogan khususnya Kecamatan Tawangharjo yang tandus dan gersang ini adalah para tokoh pendiri dinasti Mataram Islam.

Babad Tanah Jawi menyebutkan, Ki Ageng Selo adalah keturunan Raja Majapahit, Brawijaya V. Pernikahan Brawijaya V dengan Putri Wandan Kuning melahirkan Bondan Kejawen atau Lembu Peteng. Lembu Peteng yang menikah dengan Dewi Nawangsih, putri Ki Ageng Tarub, menurunkan Ki Ageng Getas Pendawa. Dari Ki Ageng Getas Pendawa lahirlah Bogus Sogom alias Syekh Abdurrahman alias Ki Ageng Selo.

Lantas, bagaimana juntrungnya Ki Ageng Selo bisa disebut penurun raja-raja Mataram? “Ki Ageng Selo menurunkan Ki Ageng Ngenis. Ki Ageng Ngenis menurunkan Ki Ageng Pemanahan. Ki Ageng Pemanahan menurunkan Panembahan Senapati. Dari Panembahan Senapati inilah diturunkan para raja Mataram sampai sekarang,” jelas sedulur “sufi” ini.

Ki Ageng selo terkenal karena Ilmu Halilintar-nya. Persis seperti tokoh Gundala, penangkap petir. Namun saya tidak begitu tertarik membahas tentang petirnya. Yang lebih penting barangkali adalah karya Ki Ageng Selo yaitu Serat Pepali. Serat ini adalah puncak pandangan Ki Ageng Selo tentang kefilsafatan, kesusilaan, dan ketuhanan. Menghayati dan mengamalkan Serat Pepali sama artinya dengan meneguhkan iman.

Di antara pepali (peringatan) itu adalah: Aja agawe angkuh, Aja ladak lan aja jail, Aja ati serakah, Lan aja celimut, Lan aja mburu aleman, Aja lada wong ladak pan gelis mati, Lan aja ati ngiwa … jangan bertindak angkuh, jangan bengis dan jahil, jangan berhati serakah, dan jangan panjang tangan, jangan memburu pujian, jangan memangku orang angkuh bisa lekas mati, dan jangan cenderung ke kiri.

Ki Ageng Selo serta keteladanan-keteladanannya menjiwai masyarakat setempat hingga saat ini. Ajarannya terjaga di wilayah yang tandus dan gersang itu. Justeru di wilayah yang secara geografis ternilai tidak agamis itulah terjaga sebuah aura magis untuk menjaga ajaran dari lemak-lemak kepalsuan dunia. Dan yang jelas, barangkali tidak banyak yang tahu bahwa Surakarta dan Yogyakarta memiliki ikatan sejarah dan emosional yang erat dengan Selo.

“Siapakah kita? Wajah tak menentu jenisnya tiap saat berganti nama, berganti baju, berganti hati, berganti pikiran, berganti-berganti dan berganti dengan topeng-topeng diri yang tidak sejati,” ujar teman saya sufi tersebut mencoba meresapi ajaran Ki Ageng Selo.

Kami pun ngobrol tentang kebohongan-kebohongan dan kepalsuan-kepalsuan isi dunia. Termasuk harapan-harapan, keinginan-keinginan dan cita-cita diri. Menumpuk dan menumpuk jati diri palsu akibat iklan dan pengetahuan-pengetahuan yang palsu. Yang tidak ada hubungannya bahkan jauh sekali dari kawruh “sangkan paraning dumadi”….

Anehnya, sahabat saya ini merasa bersyukur ketika kemarin di facebook, ada seseorang yang komentar di statusnya. “Maaf, saya jauhi anda karena tidak berilmu” katanya. Oalah sahabat muda itu sudah kuwalat dan tidak tahu, bahwa sesungguhnya yang dihadapinya adalah seorang sufi penghujung jaman yang masih berkenan untuk menampakkan dirinya.

“Apa komentarmu?” tanya saya.

“Benar sekali dia. Saya memang tidak punya ilmu apapun” katanya tegas.

Seandainya orang yang berkomentar itu tahu sejatinya teman ini, dia pasti akan mencium kakinya. Ilmu apa yang kau maksud hai komentator? Kalau yang kamu anggap ilmu-ilmu adalah kepalsuan-kepalsuan yang berkilau dari karomah-karomah palsu tentu saja engkau benar. Namun kalau yang kau sangka adalah Ngelmu Kasunyatan, harap kamu revisi pernyataanmu sebelum malaikat penilai baik-buruk menimbangmu berat sebelah.

Kusarankan agar kau memulai bangkit dari kehancuran di kubangan pemahamanmu, dengarkanlah kembali suara ruh-ruh dari gundukan-gundukan tanah di kuburan bahwa jika seseorang tak bisa menghentikan dusta sampai di usia senjanya, ia akan kaget karena dibohongi oleh nasibnya sendiri, dan kau akan terbohongi oleh siapa yang kau sangka dirimu yang sejati.

Sedulurku, berapa jumlah dusta alias kebohongan yang kita tumpuk setiap hari, setiap jam, setiap menit dalam hidup kita? Mungkin sudah hampir tak terhingga, sampai tak tertampung kapasitas komputer pada diri kita dengan mega-harddisk berukuran semilyar giga.

Sahabat sufiku yang dalam dirinya beraura Magis Tawangharjo, tlatah asal leluhurnya ini mengakhiri diskusi. Ia pamit dan sejenak kemudian menjejakan pedal gas trail… Brrrrrr…wuzzzz sejenak kemudian ia menghilang dari pandangan…. saya pun pulang dengan hati was-was.

Di kelam malam, jam menunjukkan pukul 03.00 WIB. Saya bangun. Menggelar sajadah dan tergelarlah kalimat-kalimat berikut ini:

Ya Allah, kau tunjukkan kepadaku sebuah kesaksian bahwa yang sejati itu tidak jauh diluar diri kita. Kita tidak perlu mencarinya di gunung-gunung, berguru ke orang-orang yang mengaku pintar, ke sesepuh-sesepuh yang bersorban dengan jenggot menyentuh tanah. Kesejatian itu ada pada dirimu. Bergurulah pada alam semesta, guru paling jujur karena tidak pernah bohong pada dirimu.

Menjadilah debu yang sederhana. Dan alhamdulillah kau pertemukan aku dengan orang-orang kecil seperti sahabatku itu. Aku tidak perlu susah payah mencari Ilmu kesederhanaan yang telah langsung Engkau anugerahi kesederhanaan sejati. Kau anugerahi diri ini kesadaran bahwa kita tidak perlu lagi melanjutkan untuk memperlombakan kemewahan, kekuasaan, kursi, dengan bayaran kebohongan janji.

Kupilih menempuh jalan hakikat dengan cara selalu memastikan setiap urusan agar berpihak, memasuki dan bergabung di dalam kesejatian. Cara yang dialektis untuk memahami kesejatian tiada lain adalah mencari perbedaannya, sekaligua jarak antara kesejatian dengan kepalsuan.

Kini, yang kita butuhkan sekarang hanyalah tunduk patuh untuk senantiasa berakrab-akrab dengan diri sendiri yang tiada lain adalah limpahan Dzat-NYA, sambil sesekali belajar dari imajinasi untuk membayangkan baik buruk benar dan salah.

Monggo kita bersama mendekatkan diri dengan kekasih. Bila masih kita letakkan jauh di atas arasy ketujuh di sana sehingga kita sebut Dia. Dan bila kekasih kita itu ada di hadapan kita sehingga kita panggil Engkau serta jika kekasih kita itu tak berbatas dan menyatu dengan diri kita sendiri sehingga seakan-akan Ia adalah Aku sendiri, dan Aku adalah Ia sendiri.

Al-Quran, Surah Al-Hajj di ayat ke-15 ….. menggelisahkan sujudku…..

Barangsiapa yang menyangka bahwa Allah tidak akan menolongnya (Muhammad SAW) di dunia dan akhirat, maka hendaklah ia merentangkan tali ke langit dan hendaklah ia melaluinya, kemudian hendaklah ia pikirkan apakah tipu dayanya dapat melenyapkan apa yang menyakitkan hatinya . . .”

Astaghfirullah, kami memang sudah mengaku orang Islam. Namun kenapa tidak seratus persen percaya bahwa Engkau sudah, sedang, dan akan menolong kami? Engkau seolah abstrak bagi kami. Yang riil dan ada di depan kami sekarang adalah jajaran kepalsuan yang semakin lama semakin membusuk karena hasrat ego kami terhadap dunia yang tiada akan habisnya.

Beruntunglah kita semua, Engkau Tuhan masih memperkenankan dan menghormati kami untuk berbohong dan palsu. Kau hormati kebohongan-kebohongan dan kepalsuanku, hingga kami masih hidup dan menikmati yang namanya kebahagiaan ini.

”Kumalu padamu, Duh Gusti…..”

@@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 44 Komentar

Blog di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.