Arsip Penulis: wongalus

BENTENG ANTI TEMBUS ENERGI NEGATIF


Wongalus

Berikut ini wirid mendapatkan benteng perlindungan kepada Allah SWT dari semua hal yang negatif (santet, tenung, pelet, perampokan, penipuan, dan lain-lain) yang mencelakakan kita dan menggantinya dengan kedatangan energi positif (rezeki, cinta kasih, aman dll).

Bagus pula untuk pencegahan dan pengobatan energi negatif. Dibaca dengan ikhlas dan istiqomah. Tidak ada bilangan jumlah, yang penting khusyuk, tawadu’ dan dalam perbuatan/pengamalan sehari hari senantiasa berbuat kebajikan…

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM

A’UUDZU BIKALIMATILLAAHITTAMMAATILLATII
LAA YUJAAWIZUHUNNA BIRRUW-
WA LAA FAAJIRUM-MIN SYARRI MA KHOLAQ,
WA DZARO-A WA BARO-A,
WA MIN SYARRI MAA YANZILU MINAS-SAMAA’,
WA MIN SYARRI MAA YA’RUJU FIIHA,
WA MIN SYARRI MA DZARO-A FIL ARDH,
WA MIN SYARRI MA YAKHRUJU MINHAA
WA MIN SYARRI FITANILLAILI WANNAHAAR,
WA MIN SYARRI KULLI THOORIQIN ILLA THOORIQOY-YATHRUQU BIKHOIR
YA ROHMAN

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna yang tidak dapat ditembus oleh orang baik maupun orang jahat
dari kejahatan apa yang Dia Ciptakan, Dia tanamkan dan Dia adakan
dari kejahatan yang turun dari langit
dari kejahatan yang naik ke langit
dari kejahatan yang ditanamkan ke bumi
dari kejahatan yang keluar dari bumi
dari kejahatan fitnah malam dan siang,
dari kejahatan setiap yang datang
kecuali yang datang membawa kebaikan Wahai yang Maha Pemurah”

Selamat mengamalkan. Semoga kita semua senantiasa selamat, bahagia dan sejahtera lahir dan batin. Amin. Nuwun…

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 72 Komentar

TEJAMANTRI


Muhammad Zainur Rakhman
hammadzn@gmail.com

Namaku Tejamantri. Mulai detik ini, aku akan menemanimu, menjadi sahabat setiamu; aku akan ngobrol denganmu. Jangan cari aku kemana-mana, karena aku disini. Di dalam tulisan ini. Aku mewujud ketika kau membacaku. Hidupkan aku di dalam imajensimu sebagai sosok yang kau senangi. Laki-laki? Ya, bolehlah. Tampan? Em, sebut saja kharismatis yang menyejukkan. Kau tersenyum? Hei.. tak apa, senyum menyelesaikan Sembilan puluh Sembilan persen persoalan, satu persen sisanya dengan bertindak mengikuti suara hati. Wuih, suara hati. Sudah sering kau dengar yah? Kau mau kita mengobrol tentang suara hati? Baiklah.. mulai dari mana? Tentu saja, dari suara.

Suara. Aku cenderung membedakan suara dengan bunyi. Kecenderunganku tuh hampir mendekati kepastian. Begini, suara memang pada dasarnya bunyi. Bunyi-bunyian merupakan hasil dari getaran atau benturan sesuatu dengan sesuatu. Contohnya, bunyi gamelan, itu tercipta dari benturan antara perangkat dengan pemukulnya. Aku ga ngerti istilahnya. Yang pasti bunyi tu lebih dekat kepada nada-nada daripada suara yang lebih dekat kepada makna. Kalau aku katakan makna, itu artinya memiliki maksud komunikatif. Tepatnya, bahasa. Ya, suara menawarkan bahasa. Suara menawarkan sesuatu untuk dimengerti, dimaknai, dan dikaji. Meskipun berasal dari getaran sesuatu, suara memiliki getaran yang cukup bisa dikatakan tetap, meskipun berulang-ulang. Jadi, semakin kau mendengarnya, semakin kau memahaminya.

Lalu, hati. Aku bisa katakan perasaan. Tapi sebenarnya lebih luas dari itu. Kalau aku mengatakan hati, itu artinya ya mencakup pikiran, kehendak, perasaan, dan semua kualitas dari sesuatu yang namanya jiwa. Jadi ga cuma perasaan tok sebenarnya. Soal rasa memang kita ga bisa bohong, lho..apa maksudnya. Maksudnya selera. Nah, selera juga merupakan kualitas dari jiwa. Kecenderungan pada sesuatu melebihi sesuatu yang lain. Kalau disertai ketekunan, namanya hobi. Bermacam-macam bukan? Itulah hati. Makanya, suara hati juga bermacam-macam? Secara kenyataan teknis memang demikian. Makanya, kau kadang bingung, kacau, tidak seimbang, dan melakukan sesuatu yang sebenarnya ga pengen kau lakukan. Saking banyaknya suara-suara itu, kayak motor bising. Namun, sebenarnya secara istilah, suara hati hanya satu.

Tadi, kita udah ngobrolin tentang suara. Suara itu berasal dari getaran. Kalau kau lagi kacau, itu bisa diibaratkan banyak terjadi getaran yang gak menentu. Berulang-ulang tapi ga sama. Makanya jadi suaranya macam-macam. Yang aku maksud dengan suara hati itu cuma satu. Berulang dan tetap. Semakin kau mendengarnya, semakin kau memahaminya.

Yang namanya suara hati kadang diidentikkan dengan suara Tuhan. Atau paling ga malaikat. Secara ilmu memang demikian. Ce ile, ilmu. Makanya, pasti satu. Dan pasti benar. Secara fisik, kita ga mungkin bisa ngelihat Tuhan, apalagi berhubungan dengan Nya. Gunung aja sampe hancur. Namun, kita bisa berhubungan dengan Tuhan melalui jiwa kita. Coba aja. Jiwa tuh ga bisa dikira-kira luasnya. Sebut saja, kualitas dari jiwa, misalnya imajenasi. Yang namanya orang bayangin sesuatu, apa aja pasti bisa. Bayangin jadi orang kaya, bayangin punya kekasih cantik, de el el, bisa banget. Ngayal? Iya, mengkhayal bisa apa aja. Khayalan juga merupakan kualitas jiwa. Cuma kalo khayalan tuh ga ada tujuannya. Kalau khayalannya semakin larut namanya melamun. Biasanya menyedihkan.

Kasihan deh kamu. Kau suka melamun? Tingkatkan lamunan menjadi imajenasi kreatif. Paling ga, tulis tuh lamunanmu di buku diary.

Jiwa-jiwa semuanya terhubung jadi satu. Mereka kayak tingkat-tingkat cahaya. Dari yang paling terang sampai yang samar-samar. Semuanya mengelilingi cahaya yang sangat terang. Cahaya di atas cahaya. Tuhan. Kenapa kau menyukai keindahan, kebenaran, kebaikan, tu karena kau memiliki percikan cahaya dari Tuhan. Semakin banyak kualitas-kualitas ketuhanan dalam dirimu, cahaya jiwamu juga semakin terang, dan semakin dekat dengan titik cahaya yang sangat terang. Tuhan.

Suara hati, adalah suara yang membuat hati kita semakin terang. Semakin nyaring suara hati, semakin terang jiwa kita. Akan lebih terang lagi kalau kita bertindak mengikutinya. Keseluruhan suara hati itulah yang aku sebut panggilan jiwa. Yang dalam arti sebenarnya merupakan panggilan Tuhan. Dengan bertindak mengikuti suara hati, dan dengan hidup memenuhi panggilan jiwa, itu berarti kau sedang berlari menuju Tuhan. Sehingga, mau tidak mau, jiwamu secara otomatis akan diliputi oleh keindahan, kebaikan, kebenaran, dan cinta kasih. Maka hidupmu akan dipenuhi dengan cinta dan hanya cinta. Cinta tu gabungan kualitas keindahan, kebenaran, dan kebaikan yang lebur menjadi satu dan bergetar dengan hebat. Semangat ga tuh?

Lantas gimana mengenal suara hati? Tadi kukatakan, suara hati tu cuma satu. Dan suara itu muncul dari getaran. Untuk memunculkan suara hati, kau hanya perlu mengumpulkan getaran pada satu titik. Konsentrasi. Yah, konsentrasi, itulah kuncinya. Bahasa arabnya, khusyuk. Untuk bisa konsentrasi, segalanya harus tenang. Nah ketenangan itu datang dengan memelihara kejernihan jiwa, kelembutannya, dan kepasrahannya, atau kosong. Perlu latihan? Tentu saja. Sangat perlu. Latihannya gampang. Shalat.

Shalat yang diusahakan kekhusyukannya akan mengantarkanmu mengenal suara hati. Tentang shalat, bisa deh kau belajar pada ahlinya; ustadz, kyai, atau ulama disekitar tempat tinggalmu. Aku cuma nunjukin aja. Bisa ga si pake cara lain? Secara teori bisa aja si, tapi secara praktek cuma shalat yang bisa. Kalau kau cuma melatih daya konsentrasi, yah.. banyak yang menyebutnya kekuatan pikiran atau kekuatan mental, sebenarnya beda banget dengan konsentrasi yang aku maksudkan. Konsentrasi yang aku maksudkan adalah konsentrasi jiwa, bukan hanya salah satu bagian dari jiwa. Kalau kau melatih konsentrasi pada salah satu kualitas jiwa (misalnya mental), kau hanya akan membuatnya dominan, dan mengubur kualitas yang lain, pada hakekatnya hal itu bisa merusak jiwa. Jiwa ga akan bercahaya, namun akan semakin samar, dan menuju kegelapan dengan cepat. Tandanya apa? Ga akan ada kedamaian dan ketenangan. Orang yang ngeliat, ga akan merasakan kesejukan, yang ada malahan kesan angkuh dan merasa hebat. Maksudku secara teori, ya mungkin saja dengan kehendak dari Tuhan, tapi itu ga bisa diusahain, itu anugrah yang ga bisa diminta. Jadi cuma shalat yang bisa. Met belajar yah…

Sebelumnya kan aku bilang, kalau bertindak mengikuti suara hati tu satu persen setelah Sembilan puluh Sembilan persennya pake senyum. Senyum itu, sebagai prasyarat, bahwa hatimu siap untuk menjadi jernih, lembut, pasrah dan akhirnya bisa tenang, dan kau akan mudah mengenal suara hatimu yang sejati. Coba deh senyum. Tuh kan, senyum itu artinya kita berdamai dengan diri kita, berdamai dengan keadaan, berdamai dengan hal-hal yang ga bisa kita jangkau. Makanya, kalau mau shalat, harus senyum dulu, ga boleh marah. Nah, itulah kenapa, syarat sahnya shalat dengan wudhu lebih dulu. Membasuh muka, tangan, sebagian kepala, dan kaki dengan air. Biar kita bisa merasakan kesegaran air itu dan nantinya segala macam api yang berkobar, berupa keluh kesah, amarah, sedih, rasa bersalah, kecewa, merasa tersisih, enggan, kelesuan, patah harapan, ga semangat, malas, de es be bisa padam dan mengalir bersama tetesan air wudhu yang jatuh ke tanah. Senyum yah …

O ya, mau ngobrolin senyum? Oke..

Senyum aku katakan hal yang mudah, sekaligus susah kau lakukan. Kalau lagi marah, dipaksa senyum jadinya lucu..hi..hi.. memang seharusnya kau memaknai senyum dulu. Senyum aku katakan adalah berdamai. Berdamai dengan dirimu. Artinya, kau itu bukan manusia super. Diantara semua kelebihanmu, kau pasti punya kekurangan. Ya, kau harus menerima, harus berdamai dengan wajahmu yang mungkin ga terlalu tampan, otakmu yang pas-pasan, tinggi badan, postur tubuh ga semok, de es be… ya berdamai. Berdamailah, baru kau bisa mengubah keadaan. Berdamai dengan dirimu yang misalnya punya masalah kesehatan, cacat fisik, berdamailah. Berdamailah dan lihat, apa yang bisa kau lakukan.

Lalu, berdamai dengan keadaan. Yang namanya suasana, keadaan, kau ga bisa selalu ngontrol. Ada keadaan yang menyenangkan hatimu, ada dan pasti ada keadaan yang membuatmu kalang kabut. Berdamailah, dan lihat, apa yang bisa kau lakukan. Terlalu bangga dengan diri, membuatmu memiliki rasa malu yang berlebihan. Merasa memiliki akan menyebabkan kau banyak mengalami kehilangan. Berdirilah di atas ombak dengan kepala tegak, songsong angin dengan neraca yang seimbang, dan jangan bergantung kepada apapun yang kau tahu mereka sama denganmu. Hilangkan rasa bersalah, meskipun, aku tahu kau selalu ingin memperbaiki kesalahan, tapi yang pertama berdamailah, hilangkan perasan bersalah, dan kau akan mampu mengubah keadaan.

Yang terutama, berdamailah dengan orang lain. Artinya, jangan menuntut terlalu banyak kepada orang lain, yang kau tahu, mereka sama manusianya denganmu. Orang lain, kau tahu, meraka punya wajah yang beda, mereka mungkin berlainan tempat denganmu, berjumpa dengan orang-orang yang berbeda dengan yang kau jumpai, membaca buku yang mungkin tidak sama dengan yang kau baca. Sementara kau menonton serial drama komedi, mereka menonton film kartun. Mereka tentu punya hobi yang macam-macam, yang bisa jadi sama atau berbeda denganmu. Dan yang pasti mereka mewarisi gen dari orang tuanya yang bukan orang tuamu, sehingga berdamailah, berhentilah menuntut. Adakalanya kau bertemu dengan orang yang sangat pas denganmu, mau mengerti dirimu, menurut apa saja kehendakmu, dan slalu mempersembahkan yang terbaik untukmu, tapi tidak selalu bukan? Maka berdamailah, dan lihatlah apa yang bisa kau lakukan.

Dari uraian semua itu, maka senyum menjadi simbol perdamaian. Senyum ku katakan, seperti air yang mendinginkan api. Dengan selalu siap untuk tersenyum, kau akan mudah berdamai dengan apa saja. Sehingga Sembilan puluh Sembilan persen penyelesaian sudah kau kantongi, satu persen sisanya, kau sudah tahu bukan? Shalat yuk…! sudah wudhu kan?

Kau tahu? Aku sangat senang ngobrol denganmu. Sampai jumpa. Salam …

Sembilan Kaidah Keadaan

Bakda Mulud, 1432 H

“Yang dahulunya tiada, kemudian menjadi ada, selanjutnya tidak ada, adalah benar-benar tidak ada.”

“Yang dahulunya ada, kemudian tetap ada, dan selalu ada, adalah benar-benar ada.”

“Yang kemarin sudah pergi, yang esok masih misteri, yang benar-benar ada adalah saat ini.”

“Segala sesuatu ada saatnya, tidak ada yang harus dipercepat ataupun diperlambat.”

“Semakin diusahakan, semakin sulit dijangkau; semakin dibiarkan, semakin ia datang mendekat.”

“Tidak ada masalah; yang ada hanya keinginan kita untuk mengeluh.”

“Segala sesuatu berada dalam jangkauan tangan; akan tetapi kaki kita demikian senang bepergian.”

“Yang terpenting adalah kesadaran; bahwa kita tidak benar-benar ada; sehingga saat kita terjatuh, kita secepatnya paham, bahwa kita tidak benar-benar sakit.”

“Yang tidak ada bergantung sepenuhnya kepada yang ada; suka atau tidak suka.”

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 134 Komentar

ALBUM SILATURAHIM KWA II


Foto-Foto: Ki Ageng JJ

Categories: >DAPUR KWA | 31 Komentar

Sholawat Sayyidina Al-Faqihul Muqaddam Tsani


Al-Habib Abdurrahman As-seqaf

Pangeran Sukemilung

Assalamu’alaikum wr,wb….santri wong alus yang kami muliakan. Saya mendapat nasehat dari sahabat saya Gus Nurcholis Lamongan, Pengampuh Sanggar Nur Langit- untuk kembali menularkan suatu Ijazah yang secara syariat bisa bernilai ibadah. Dalam SMS beliau kepada saya, kembali beliau mengingatkan saya akan suatu bentuk bacaan wirid ( Amalan ) yang sangat luar biasa barokah dan bernilai sangat besar di sisi Allah SWT. Bacaan itu adalah sholawat ‘alan-Nabiyy SAW.

Secara kebetulan sebenarnya sudah terbersit niat untuk itu. Alhamdulillahnya…saya baru mendapatkan Ijazah sholawat miliknya Sayyidina Al-Faqihul Muqaddam Tsani Al-Habib Abdurrahman Asseqaf. Awalnya mendapat ijazah itu karena saya mendapat kesulitan ditempat kerja saya yang baru. Karena itulah suatu pagi sehabis dari kantor saya mampir ke Majelis dan bertemu dengan Ustadz Mgs. Abdul Hamid. Saya ceritakan kesulitan saya kepada beliau. Saat itu beliau hanya menceritakan beberapa faedah sholawat Nabi.Selepas itu beliau memberikan lembaran Ijazah yang berisikan bacaan sholawat. Yang mana sholawat itu adalah Ijazah dari Alm. Al-Habib Muhammad bin Muhsin Asseqaf. Beliau ini adalah salah satu tokoh Habaib di kota Palembang Darussalam. Dan ijazah sholawat itu didapat oleh Ust. Hamid sesaat sebelum Al-Mukarom mangkat.

Malamnya…saya berniat untuk mencoba mengamalkan ijzah itu sehubungan dengan Hajat saya.Selang beberapa hari kemudian….alhamdulillah saya mendapat orderan yang jumlahnya luar biasa.Dan di bulan itu nilai sales saya melampaui target dari perusahaan. Alhamdulillah….

Lucunya…awal bulan saya mendapat ujian dari Allah karena tidak bisa masuk kerja hamper 3 minggu. Kendala itu sudah saya sampaikan dikantor.Untuk sementara kantor bisa memahami kondisi saya.Ternyata sampai 3 minggu masalah saya belum selesai. Dari seorang teman saya mendapat info kalo kantor akan melakukan PHK terhadap saya. Cemas akan kondisi itu, malamnya saya coba kembali Riyadhoh sholawat.Besok paginya saya hubungi kantor…bicara langsung dengan pimpinan saya.Hasilnya….saya yang pegang kendali.Pimpinan yang tadinya keras sekali akhirnya bisa melunak terhadap saya.Bahkan sekarang saya sering sms an dengan bos saya dengan enjoy, kebetulan pimpinan saya adalah perempuan yang masih muda.Umurnya masih dibawah saya. Bahkan istri saya bilang kalo sms saya kesannya mesra sekali…hahahaha.

Apapun itu…hasil yang saya dapat merupakan barokah dari bacaan sholawat yang saya amalkan. Bukan untuk mencari sensasi negative. Dan semoga harapan saya, siapapun para ikhwan Wong Alus yang menyukai sholawat juga akan mendapatkan Makhroj yang memuaskan hati. Insya Allah.

Dan inilah sighot sholawat yang dimaksud :

Kaifiatu ‘Amal :

Laksanakan Sholat Hajat terlebih dahulu. Setelah itu sebelum memulai Riyadhoh…mulailah terlebih dahulu dengan adab-adabnya. Insya Allah akan menambah point bagi anda.

Tertib Fatehah Tawasul :

Al-fatehah….( niat )…Ilaa Hadrotin Nabiy Sayyidina Muhammad SAW wa Ilaa ruuhi Al-Imam Al-Faqihul Muqaddam Tsani Al-Habib Abdurrahman Asseqaf annallahu yataghossahu birrohmah wal maghfiroh wa khususon ilaa Ruhii Shohibul Ijazah Sayyidul Walid Al-Habib Muhammad bin Muhsin Asseqaf – Palembang wa syaikhina mursyidina murobbi ruuhina KH.Ali Umar Toyyib Al-Palembani. Bisirril fatehah…..

Sighot Sholawat :

Allahumma sholli wa sallim wa barik wa karim wa syarif wa adhiim, ‘alaa sayyidina wa maulana Muhammadin sholatan takuunu li kulli ‘usrin yusro wa li kulli hammin farojaan wa li kulli daa-in dawaa-an wa li kulli saqoomin syifaa-an wa ‘alaa alihi wa shohbihi wa barik wa sallim. 10x / 300 x

Begitulah sholawat yang kami maksudkan. Jangan berpatokan kepada jumlah, semakin banyak maka semakin baik. Selain itu jagalah adabmu terhadap Rasulullah SAW, sambungkan hatimu dengan Baginda SAW. Munajat kepada Allah SWT minta syafaat Rasulullah SAW. Insya Allah akan terqabulkan semua doamu.

Ijazah ini saya persembahkan kepada seluruh Bolo wong alus tanpa kecuali khususnya kepada sahabat saya Muhammad 69 dan Gus Nurcholish Lamongan. Semoga persaudaraan ini semakin membuat kita menjadi lebih dekat dengan Allah SWT dan Baginda Rasul Sayyidina Muhammad SAW.

Akhirul kalam…sertakanlah kami didalam doa-doamu. Barakalloh….

=== Tammat Ijazah ===

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 83 Komentar

ALBUM SILATURAHIM KWA II


FOTO-FOTO: KI AGENG JEMBAR JUMANTORO dan GUS RAHMAN
Foto Foto lain menyusul.

Categories: >DAPUR KWA | 65 Komentar

ALBUM SILATURAHIM KWA II


Kami mohon maaf belum semua foto bisa ditampilkan. Bila ada foto yang lain sudilah kiranya mengirimkan ke email rdrkwa@gmail.com. terima kasih. Hormat kami.

ttd admin kwa

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 145 Komentar

SERAT KEKANCINGAN


Assalamualaikum wr wb

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas semua rahmat, kasih dan hidayah-Nya yang tak henti-hentinya kita terima sehingga kita patut bersyukur dengan berbagai kenikmatan yang tidak terhitung ini. Salah satu bentuk rasa syukur tersebut adalah ikhlas untuk menyambung tali silaturahim serta membangun bangsa dan Negara dana berbagai bentuk sesuai kemampuan pribadi masing-masing.

Sehubungan dengan perkembangan terakhir di Kampus Wong Alus yang membutuhkan figur dan sosok simbolis DUTA PERSAHABATAN maka dengan ini kami memutuskan:

 Masa tugas PRESIDEN KWA telah berakhir.
 Menyerahkan amanah berikutnya kepada MBAH GONDRONG X alias TUKANG SAPON sebagai PEMANGKU KWA.
 PEMANGKU KWA memiliki wewenang yang sama dengan REKTOR dan PRESIDEN KWA.
 Masa tugas PEMANGKU KWA selama 2 x 41 hari atau bisa diperpanjang/diperpendek sesuai dengan perubahan alam.

Demikian Serat Kekancingan ini dan kepada sedulur KWA, mari kita doakan semoga kita semua selalu dalam limpahan ridho dan inayah-NYA. Sekian dan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Ttd

KWA


PEMANGKU KWA

Categories: >DAPUR KWA | 197 Komentar

ILMU FALAQ HITUNGAN USAHA


adi.winata@ymail.com

Ass.wr.wb.
Perkenalkan nama saya @AB (Aroeng binang) itu hanya sebutan saja mengingat nama leluhur saya beliau bernama Aroeng Binang I (pertama) singkat saja saya ingin mengungkap sedikit tentang asal-usul ilmu ini konon untuk melihat angka apakah bisa disesuaikan dengan jenis usaha atau tidak :
1.Bismillah. : lumayan
2.Alhamdulilah. :baik sekali
3.Inalillah. : buruk

Sebagai contoh : tempat usaha atau rumah tempat usaha kita angka 8, bila dihitung 8x maka jatuh di Alhamdulilah (baik sekali) begitu pula seterusnya.

Konon ilmu ini diterapkan oleh syeh kholil bangkalan madura.

*Perhitungan rezeki harian atau bulanan :

*Bila ambil rezeki harian :
- angka 23 kita bagi 5=4 maka sisa 3

Artinya :
lebih. 3 : baik sekali
Lebih 2 : cukup
Lebih 1 : lumayan
0. : pas-pas an

*Bila rezeki bulanan :
-angka 23 kita bagi 7=3 maka sisa 2
Artinya lebih atau sisa 2 (cukup)

Ilmu ini saya dapatkan dari seorang yang tinggal didaerah kebon jeruk yakni bpk.Alidin beliau seorang ahli pengobatan patah tulang.

Nah….ketiga cara tersebut bisa anda kombinasikan sendiri sesuai kebutuhan.
Demikianlah semoga ilmu ini dapat bermanfaat bagi poro sedulur KWA.Amien dan terima kasih buat para sesepuh dan wongalus atas supportnya. Wassalam.

@AB

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 252 Komentar

UNGKAPAN HATI


Kami panjatkan rasa syukur kita kepada Tuhan YME karena telah memberikan petunjuk, rahmat, hidayah dan anugrahnya sehingga kami dapat melaksanakan Acara Silaturahmi KWA 2 tanggal 22-23 April 2011 di Candi Mendut

Salam hormat, salam takdzim dan salam pamuji rahayu
@ kami haturkan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya pada sedulur panitia yang telah membantu kami mempersiapkan Acara Silaturahmi KWA 2 tanggal 22-23 April 2011 di Candi Mendut terutama pada sedulur panitia dari magelang yang menjadi garda depan dan tulang punggung acr dan sangat banyak membantu kami dan kami mohon maaf maaf yang sebesar-besarnya karena kami hanya mencantumkan nama saja sebagai Ketua Panitia tapi tidak bisa membantu banyak untuk mengurusi Acara Silaturahmi KWA 2 tanggal 22-23 April 2011 di Candi Mendut

@ kami haturkan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya pada ki Ageng Jembar Jumantoro, ki Abdul Jabar, ki Geger Bumi, ki Camat, Ki Wong Alus, Mas Kumitir, Mbah Jambrong dan Laskar Garuda, Gus Santri, ki Cipto Husodo, Kimas Anton, Ki Sabdo Sejati, Ki Gentar Alam, mas Wawan Blora, Gus Nur, Ki Raja Ryzal Kelayang dan sesepuh yang tidak dapat kami sebutkan satu per-satu ( kasian yg upload kalo disebutkan satu per satu…he…he…he… ) yang telah berperan aktif dan berpartisipasi dan kemurahan hatinya mensukseskan jalannya acara dan kegiatan KWA Nasional II dan kami mohon maaf sebesar-besar karena kami tidak dapat menjamu dengan baik.
@ Presiden KWA ( Mas Wawan Sleman ) : kami haturkan rasa terima kasih karena telah mendukung dan memberi motivasi pada kami

@ Bolowongalus yang hadir : kami haturkan rasa terima kasih kepada Bolowongalus yang hadir acara nasional kwa 2 dan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya karena kami tidak bisa menjamu dengan baik dan banyak hal yang membuat kecewa dihati sesepuh dan bolowongalus yang hadir.

@ Bolowongalus yang tidak bisa hadir : kami haturkan rasa terima kasih karena telah memberi do’a pangestu dan dukungan pada kami

Kami berharap acara Silaturahmi KWA 2 dapat mempererat tali silaturahmi dan paseduluran juga bermanfaat bagi kita dan semua makhluk ciptaan Tuhan YME dan sekali lagi kami haturkan rasa terima kasih kami pada sesepuh dan bolowongalus yang telah memberikan do’a pangestu, bantuan dan dukungan pada kami dan kami juga mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekurangan dan kekhilafan kami dalam menyelenggarakan Acara Silaturahmi KWA 2 di Mendut tanggal 22-23 April 2011 dan dalam penulisan artikel ini … Nuwun

Ttd
Bajul Kesupen dan Bengawan Candu

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 449 Komentar

DOA PENGHALAU TOPAN BADAI ANGIN RIBUT


Menoreh@rocketmail.com

assalamu’alaikum wr.wb

salam paseduluran buat sesepuh dan warga KWA..

akhir2 ini diberbagai daerah sering terjadi angin ribut,angin puting beliung yang sering mengakibatkan kerusakan kerusakan yang cukup parah,.
dalam hal ini saya ingin berbagi dengan saudara2 di KWA tentang do’a untuk menghalau/meredakan badai..

pertama tama kita tawassul kepada
1.nabi Muhammad SAW
2.nabi Ilyas AS
3.malaikat muqorobin
4.syaikh abdul qadir jaelani
5.alfatihah illa hajati
kemudian membaca doa sebagai berikut

BISMILLAHIRROKHMANIRROKHIM<br /ALLOHUMMA INNI AS ALUKAA KHOIRO HAADZIHIRRIYAKHI WA KHOIRO MAA ARSALTA BIHI WA ANGUDZUBIKAA MIN SYARRI HAA WA SYARRI MAA ARSALTA BIHI.
(ya Alloh,aku memohon kepadaMu kebaikan2 dari angin2 ini dan kebaikan segala yang Engkau kirim bersamanya dan aku berlindung kepadaMU dari kejelekan2 serta kejelekan dari segala yang Engkau kirim bersamanya)

dibaca 7x tahan nafas dan minimal diulang 3x.sambil membayangkan/memvisualisasikan angin itu berpindah ke gunung2/laut..

semoga amalan ini bisa bermanfaat bagi saudara2 semua..amiin.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 182 Komentar

***SELAMAT DATANG SEDULUR SEMUA DI PERHELATAN AKBAR SILATURAHIM NASIONAL KAMPUS WONG ALUS KE-2 CANDI MENDUT JAWA TENGAH, JUM’AT & SABTU22-23 APRIL 2011***


Bismillah ku mulai kalam untuk mengunduh berkah

Kuhirup nafas dedalam ku panjatkan hamdallah

Rahmat keagungan dan juga keselamatan

Moga terlimpah curah pada Nabi kecintaan

Dalam kehendak manusia terbagi dua

Yang pertama sungguh menginginkan dunia

Yang kedua gemar merindukan akhiratnya

Kawan duhai kawan pilihlah yang kedua

Dunia dan akhirat bagai debu dan sahara

Terlampau jauh dalam hal perbedaannya

Begitu pula dalam hal keuntungannya

Namun banyak manusia tertipu tak berdaya

Cinta dunia pangkal segala bencana

Cinta akhirat permulaan yang mulia

Dunia tempat singgah yang penuh dengan godaan

Akhirat tempat kembali sungguh penuh kenikmatan

Nikmat akhirat dilimput keabadian

Tak lekang oleh ruang tak lapuk oleh zaman

Sebagai balasan atas semua perbuatan

Kecil ataupun besar semua tak terlewatkan

Godaan dunia sungguh beraneka warna

Membuat manusia lupa asal muasalnya

Mencemar jiwa hilanglah kemurniannya

Mengeruh wajah musnahlah cahayanya

Godaan terbesar pria adalah para wanita

Godaan terbesar wanita yakni cinta akan harta

Perhatikan niatmu kawan teliti setiap keinginan

Adakah Allah disana sebagai maksud dan tujuan

Banyak niat tersembunyi yang tiada kau sadari

Muncul ke permukaan hati saat sesuatu terjadi

Cepat-cepatlah ingat tuluskan semua niat

Jadikan keterjadian agar kau bertambah dekat

Gerak mendekat padaNya sebuah penyucian

Menjauh dariNya bertumbuhnya kekotoran

Hilangkan dirimu, tegaskan Dia adanya

Benamkan dirimu dalam lautan cintaNya

Tiada daya dan tiada kekuatan

Cukuplah Dia kokoh sebagai tambatan

Hati yang rindu akan sebuah perjumpaan

Mengalir air mata betapa ingin menatapNya

@@@

“Allah puji bagiMu puji yang sederhana

Mengalun dari jiwa hamba yang penuh dosa

Tarik hamba genggam hamba jangan Engkau lepaskan

Hancur lebur diri hamba tatkala Kau tinggalkan

Allah puji bagiMu puji dalam rahmatMu

Segala kesempurnaan sungguh hanya milikMu

Hamba fakir, hamba fana, hanyut dalam WujudMu

Baqa hamba, wujud hamba, tergantung kuasaMu

Allah puji bagiMu ku bersyukur padaMu

Atas sgala sempurna yang kau titipkan padaku

Ku rela Kau perlakukan sesuai kehendakMu

Sungguh Engkau Tahu, benarlah aku tak tahu

Apapun yang Kau beri, apapun yang terjadi

Selalu lah yang terbaik, meski meremas hati

Kuatkan aku Allah, untukMu aku bersabar

Dekatkan aku Allah, meski diri ini terbakar

Ku lemah tak berdaya, tatkala tanggung derita

Berkat cintaMu sungguh aku kuat menerima

Berserah sepenuhnya, cukuplah Engkau pelita

Selain Mu duhai Allah, ku tak ingin apa-apa

Akhirnya ku memuji puji Alhamdulillah

Shalawat dan salam pada Rasul syafa’ah

Munajatku hanya munajat yang sungguh tiada pantas

Berharap ku berharap diri lekas terbebas”

Duhai kawan jagalah jiwa slalu berserah

Berlomba-lomba dalam ikhlas beribadah

Yang terutama shalat, jangan sampai terlambat

Daraslah Quran Mulia, sepenuh rasa menghayat

Zikir seiring nafas penghancur nafsu yang keras

Angkat Laa dari pusar hingga kepala teratas

Hantamkan ilaha pada lambung yang kanan

Ke kiri tepat jantung, illallah kuat kau hunjamkan

Segala dalam Islam, hanya empat tujuan

Pertama kesucian, kedua kedermawanan

Ketiga keadilan, keempat kerendahan hati

Islam dalam satu makna, adalah ikhlas mengabdi

Inilah akhir kalam yang penuh keterbatasan

Dari hamba al fakir, Muhammad Zainur Rakhman

Moga jadi amalan, moga mendapat ampunan

Berikut ayah bunda, serta istri kesayangan

(Dua Rajab 1431 Hijriyah)

@@@

–Ki Ageng Mantyasih
hammadzn@gmail.com–

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 857 Komentar

Blog pada WordPress.com. The Adventure Journal Theme.