HAKIKAT CINTA

TERATAI KEDAMAIAN SAMADHI


Tanpa memahami hakikat cinta, kita mungkin tidak bertanggung jawab dan hanya sekedar memperturutkan emosi tanpa kebijaksanaan. Cinta yang demikian akan jadi merugikan dan sia-sia

Namun membedah makna cinta juga tidak mudah. Sulit untuk dirumuskan dengan kalimat-kalimat sederhana, sebab urusan cinta menembus berbagai lapisan terdalam kenyataan. Sifatnya yang meta-fisik, mendasari keberadaan segala sesuatu. Mendasari juga “adanya” sesuatu yang tampak ini.

Setiap orang mempunyai interpretasi sendiri tentang cinta. Memang, arti definitifnya bisa kita ambil dari kamus. Misalnya Kamus Besar Bahasa lndonesia mendefinisikan cinta sebagai rasa sangat suka (kepada) atau rasa sayang (kepada) atau rasa sangat tertarik hatinya. Tapi faktanya berkata lain. Mengapa kadang karena cinta orang bisa menyakiti, membenci memperkosa bahkan membunuh?

Cinta memang abstrak dan aneh. Tidak ada tolok ukurnya secara pasti bagaimana mengukur dalamnya perasaan cinta. Siapa yang dapat mengukur? Dapatkah kita mengatakan cinta seorang pengusaha yang memberi permata kepada kekasihnya lebih dalam daripada cinta seorang gembel yang memberi sepotong kue kepada kekasihnya? Cinta juga sulit diterima akal. Pantas Blaise Pascal mengatakan, ”hati mempunyai alasan-alasan yang sama sekali tidak diketahui oleh akal, yang menyebabkan orang mengambil keputusan yang irrasional”.

Cinta adalah “the never ending story”, cerita yang tidak pernah selesai…. Orang tidak pernah berhenti mencintai dan dicintai. Selalu ada yang baru tentang cinta. Tidak terhitung banyaknya kreativitas yang lahir karena cinta. Sumber inspirasi yang tidak pernah habis…. cinta adalah melodi sepanjang zaman.

Pelet cinta memang sangat dahsyat. Dengan cinta orang rela memberi dan berkorban apa saja, tapi dengan kekuatan cinta pula orang dapat membenci bahkan membunuh. Kekuatan cinta juga dapat mengelabui. Coba lihat kisah cinta Romeo and Juliet. Dunia menjadikannya legenda kisah cinta sejati. Orang hampir tidak percaya bahwa kisah itu sebenarnya tidak pernah terjadi. ltu hanya imajinasi, buah pena sastrawan Inggris William Shakespeare. Tapi hal ini juga sekaligus membuktikan betapa universalnya pemahaman tentang cinta.

Karena cinta pula sesuatu itu ada. Taj Mahal, sebuah bangunan di kota Agta, lndia, sangat populer didunia karena kemegahan dan keindahannya. Seluruh bangunan terbuat dan marmer berkualitas tinggi, bahkan bagian-bagian dari dindingnya bertahtakan berlian. Bangunan ini merupakan bukti cinta dari seorang Kaisar Moghul bernama Shah Jehan kepada istrinya Mumtaz. la ingin mempersembahkan monumen cinta abadi bagi sang istri yang lebih dulu meninggalkannya. Betapa dalam cintanya kepada sang istri yang setia mendampingi sampai akhir hayatnya.

Hitler sang pembantai bengis ribuan orang Yahudi ini siapa menyangka kalau ia tidak sanggup menerima kenyataan meninggalnya wanita yang dicintainya. Dua menit setelah kematian istrinya yang bunuh diri, Hitler menyusul dengan cara yang sama. Mayat mereka dikremasikan bersama sesuai dengan pesan Hitler.

Kisah raja Edward VIII dari Inggris yang rela kehilangan tahta demi untuk menikah dengan wanita yang dicintainya juga menjadi legenda dunia. Edward mengumumkan pengunduran dirinya sebagai raja untuk menikah dengan Wallis Simpson seorang janda yang telah dua kali menikah. Hat ini tentu saja tidak mendapat restu dari kerajaan.Tapi begitulah cinta, Edward bahkan berkata, ”Aku tidak mungkin memikul tanggungjawab yang begitu besar sebagai raja, tanpa dukungan wanita yang aku cintai”.

Perkawinan Pangeran Charles dengan Lady Di berakhir dengan tragis. Itu karena Charles ternyata tidak dapat melupakan teman kencan lamanya Camila Parker, seorang wanita yang sudah mempunyai suami. Perselingkuhan ini membuat Lady Di kecewa dan tertekan. Lady Di yang sangat dicintai rakyat Inggris karena keanggunan dan kepribadiannya, ternyata harus menderita menghadapi hubungan gelap suaminya dengan wanita tua yang tidak berparas cantik bahkan disebut nenek sihir oleh rakyat Inggris.

Abraham H Maslow tokoh psikologi humanistik memunculkan teori Teori Hirarki Kebutuhan. Teorinya mengatakan salah satu kebutuhan manusia dari lima kebutuhan dasar adalah kebutuhan untuk dimiliki dan dicintai (belongingness and love needs), ingin merasakan kehangatan dan kemesraan.

Kita sepakat bahwa cinta adalah kebutuhan manusia. Bila manusia hidup tanpa cinta, ada sesuatu yang tidak terpenuhi dalam kebutuhannya. Bahkan penelitian mengatakan, orang yang kebutuhan cintanya terpenuhi berumur lebih panjang dari orang yang tidak punya cinta.

Sigmund Freud tokoh psikoanalisa, dalam Teori Kepribadiannya mengatakan bahwa jiwa terdiri dari 3 sistem yaitu: id, ego dan super ego. ld terletak dalam alam bawah sadar yaitu dorongan-dorongan primitif atau instink dasar. Instink dasar manusia ada dua yaitu, dorongan untuk hidup dan dorongan untuk mati. Dorongan hidup adalah dorongan seksual/libido dan dorongan mati/dorongan agresi. Cinta adalah dorongan hidup. Dengan dorongan cinta orang ingin mempunyai keturunan untuk melanjutkan kehidupan.

Carl Gustaf Jung tokoh NeoPsikoanalisa agak berbeda dengan Freud dalam menerangkan konsep kepribadian. la juga menggunakan konsep libido seperti Freud namun tidak melihat libido sebagai dorongan seksual, tetapi libido adalah dorongan energi. Dorongan energi mendorong berbagai proses mental seperti, berpikir, merasa, berhasrat dan sebagainya.

Bila kita melihat cinta Shah Jehan kepada istrinya, tentu bukan dorongan seksual lagi yang mendorongnya untuk membangun Taj Mahal, tetapi dorongan energi sesuai dengan prinsip pelepasan energi. Tetapi mengapa Shah Jehan membuktikan cintanya setelah istrinya tiada? Arthur Schopenhauer mengatakan bahwa, “kita baru merasa betapa terkasih seorang bila ia telah hilang dari hidup kita”.

Alfred Alder juga seorang tokoh Neo Psikoanalisa yang tidak sependapat dengan Freud. la menulis kertas kerja berjudul “Organ Inferiority”. Menurut Alferd setiap manusia mempunyai kelemahan organis. lni mendorong manusia untuk mengadakan kompensasi. la mengatakan bahwa “Organ Inferiority” pada masing-masing orang tidak sama, melainkan khas bagi orang itu sendiri. Karena itu cara mengkompensasinya juga tidak sama tergantung dari tujuan yang hendak dicapai. ”Organ Inferiority” ini yang menyebabkan adanya perasaan rendah diri pada manusia (inferiority feeling).

Bila kita melihat pada kisah Raja Edward Vlll,maka perasaan rendah diri ini yang ada pada dirinya. Sebab, walaupun ia seorang raja, tetapi sebenarnya ia adalah seorang yang kolokan, cengeng dan tidak bisa mengambil keputusan sendiri .Tidak heran bila sampai usia 41 tahun dia tidak bisa memilih calon istri. Tidak heran pula kalau kemudian ia memilih Wallis Simpson, wanita yang telah dua kali menikah asal Amerika Serikat. Baginya Simpson adalah wanita kuat yang dapat menopang dirinya. Maka tahta kerajaanpun rela diserahkan demi cinta.

Kompensasi juga salah satu dari sembilan mekanisme pertahanan diri yang dikemukakan Freud dalam Teori Kepribadian. Banyak cinta yang lahir karena kompensasi. Manusia mencari pasangan untuk saling melengkapi. Seperti pendapat Arthur Schopenhauer bahwa setiap orang paling mencintai unsur-unsur yang ia sendiri tidak akan milikinya.

CINTA DIMENSI SPIRITUAL
Di atas kita sudah membahas sedikit tentang hakikat cinta dalam konteks hubungan cinta antar manusia yang berseluk beluk, bikin pusing dan stress. Sekarang mari kita terbang menuju langit hakikat yang lebih tinggi lagi, yaitu hakikat cinta Ilahi di mana kita akan menemukan kedamaian dalam hening “NING” yang abadi. Pernahkah kita merasakan bahwa kita sekarang ini ada dan bereksistensi karena cinta kasih Tuhan kepada kita? Saking cintanya Tuhan kepada kita, harusnya kita juga membalas cinta-Nya. Bagaimana mencintai-Nya?

Melalui syair-syairnya, para mistikus membahas tentang cinta. Antara lain:
• Cinta adalah senantiasa condong kepada sang kekasih dengan hati bimbang. Cinta berarti mengutamakan sang kekasih di atas semua yang dikasihi. Cinta adalah kesesuaian diri dengan Sang Kekasih di alam nyata maupun gaib.
• Cinta adalah peleburan sifat-sifat si pecinta dan peneguhan Sang Kekasih dengan Dzat-Nya. Cinta adalah kesesuaian hati dengan kehendak Tuhan. Cinta berarti ketaatan. Cinta berarti penyerahan diri secara total kepada-Nya sehingga kau tidak memiliki apa-apa lagi. Cinta berarti melenyapkan segala sesuatu di hati selain kehadiran Sang Kekasih. Cinta adalah mengabaikan hasrat tanpa harap. Cinta adalah kerinduan untuk mengada bersama sang kekasih.
• Cinta adalah kecenderungan kepada segala sesuatu dengan sepenuhnya kemudian engkau mengutamakan yang kau cintai dibanding apapun juga termasuk dirimu, jiwamu, harta bendamu kemudian berada di dalam keserasian dengan-Nya baik lahir maupun batin. Kemudiaan engkau mengakui kekuranganmu dalam mencintai-Nya. Engkau juga tidak berkeluh kesah kepada apapun juga selain kepada kekasihmu.
• Cinta tidak bisa dikatakan cinta bila dua pihak tidak bisa mengatakan kepada masing-masing dengan ungkapan WAHAI DIRIKU. Ketika seseorang mengaku cinta, maka pengakuannya harus dibuktikan. Tiada cinta melainkan harus melekat di dalam hati terdalam dan tulang penegak hidup. Bila tidak ada kekasih hati, engkau akan layu tanpa sisa dan akhirnya engkau mati dalam hasrat cinta. Bibirmu tidak mampu berkata apa-apa selain diam kelu dengan mata menangis dalam penuhnya hati untuk bermunajat.
• Semua cinta pasti ada tujuannya. Cinta yang tanpa tujuan bukan cinta namanya. Tujuan cinta sejati adalah peleburan. Bila tujuan itu hilang, maka cinta pun akan sirna.

Cinta yang berdimensi spiritual yang biasa diungkap oleh kaum mistikus dalam bentuk puisi dan syair terlalu panjang untuk disingkap tabirnya. Kita akan kehilangan kedalaman cinta bila mengungkap hakikat cinta Ilahi. Begitu panjang dan jauh wilayah-wilayah cinta Tuhan kepada kita dan cinta kita kepada Tuhan. Karena cinta adalah kerinduan akan pertemuan, maka “Barangsiapa yang mengharapkan pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu yang dijanjikan itu akan datang. Dia Maha Mendengar dan Maha Mengetahui”

Ada sebuah doa yang sangat dahsyat. Bila kita sampaikan dengan hati yang benar-benar bersih, bening dan tulus maka kita akan mendapatkan secara total kasih sayang-Nya:

“Ya Allah, dengan ilmu-Mu yang gaib dan dengan kekuasaan-Mu atas semua makhluk, hidupkanlah aku jika Engkau tahu bahwa hidup itu membawa kebaikan untukku, dan matikan aku jika Engkau tahu bahwa mati itu membawa kebaikan untukku. Ya Allah, aku meminta kepada-Mu agar aku takut kepada-Mu dalam semua perkara, baik yang nyata maupun yang gaib. Aku memohon kepada-Mu ungkapan yang benar ketika aku senang maupun ketika aku marah. Aku memohon kepadamu kesederhanaan dalam kekayaan maupun kemiskinan. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kesenangan yang abadi dan kesejukan jiwa yang tak terputus. Aku memohon kepada-Mu keridhaan dengan apa yang telah ditentukan. Dan aku memohon kepada-Mu kehidupan yang sejuk sesudah mati. Aku memohon agar bisa melihat wajah-Mu yang Mulia, dan kerinduan untuk bertemu dengan-Mu tanpa bahaya yang mengancam atau menjadi korban fitnah yang menyesatkan. Ya, Allah, hiasilah kami dengan keindahan iman. Ya Allah, jadikanlah kami sebagai pemberi petunjuk maupun penerima petunjuk”

Demikian sedikit uraian tentang cinta. Awas sekali lagi, jangan ceburkan diri dalam cinta palsu. Cintailah yang sungguh-sungguh Pecinta. Cintailah DIA yang sejati dan abadi, maka kelopak cintamu akan indah bermekaran, yaitu cinta yang bersemayam di bunga teratai kedamaian samadhi.

@wongalus,2009

Categories: HAKIKAT CINTA | 11 Komentar

Blog pada WordPress.com. The Adventure Journal Theme.