SAHADAT SERBAGUNA

SAHADAT SERBAGUNA


Oleh: Ki Cagak Alam

Ini kiriman amalan dzikir dari saudara yang punya nick name “Ki Cagak Alam”. Sangat layak untuk dijadikan referensi sekaligus diamalkan. Silahkan menyimak apa yang dipaparkan beliau. (Salam, wongalus).

Di ultah Blog Kita ini sy cagak alam ingin bagi-bagi buat sedulur sedulur yaitu amalan dzikir “Sahadat Serbaguna” (SS). Amalan ini merupakan ilmu dasar dan pamungkas sebuah ajaran. Kenapa disebut serba gunam sebab ilmu ini memiliki banyak manfaat dan kekuatan yang sejuk dan lembut. Dan kenapa disebut sebagai dasar dan pamungkas ilmu, karena sangat tergantung pada zikir dan kekhusyukannya. Semakin banyak zikir semakin besar kekuatannya.

Ilmu ini merupakan ilmu yang dulu dikembangkan leluhur Cirebon yang di sebarkan keluarga besar BUMI SEGANDU INDRAMAYU. Pada kesempatan kali ini juga, saya minta ijin kepada sedulur yang sama memegang SS untuk mengupload di blog ini.

Bunyi lafal Sahadat Serbaguna adalah:

BISMILLAHIRROHMANIROHIM ASHADUALLA ILAHAILALLAH WA ASHADU ANA MUHAMMADAR RASULULOH, ALLAH MUHAMMAD RASULULLAH SAYA MINTA PADAMU ALLAH ……(ucap permintaan) LAILLAHAILALLAH MUHAMADAR ROSULULLOH.

Selanjutnya zikirkan ALLAH terus dengan menahan nafas. Amalan lengkapnya sebagai berikut: tulis lafal dengan huruf arab, kecuali yang latin ditulis dengan latin. Baca Lafal diatas tiap hela nafas sampai zikir ALLAH 1000 x  dalam waktu 3 hari lalu kertas tadi dibakar lalu abu di campur dengan air kopi lalu minum.

Di dalam zikir kita akan menemui beberapa kejadian seperti tubuh bergetar, seperti banyak cahaya masuk pada tubuh kita, dan kita seperti berada di alam yang indah. Bila seperti itu, berarti kita cocok atau “hak” menggunakan ilmu ini. Jika terasa panas, seperti dilempar dan kita ketakutan maka jangan dilanjutkan karena itu berarti tidak cocok. Ilmu ini berfungsi seperti apa yang empunya inginkan.

Di dalam tradisi Dayak Dermayu, dzikir semacam ini disebut “emboke elmu” dimana SS ini bisa memanggil ilmu lain dengan cara sebutkan ilmu sesuai permintaan kita.  Terakhir, untuk menguatkan amalan dzikir tersebut maka hendaknya kita selalu berdzikir ALLAH sebanyak-banyaknya dimanapun, kapanpun dan bagaimana pun kondisi kita. ***

Categories: SAHADAT SERBAGUNA | 134 Komentar

Blog pada WordPress.com. The Adventure Journal Theme.