TUJUH CAKRA UTAMA KUNDALINI

SYNDROM KUNDALINI


Categories: TUJUH CAKRA UTAMA KUNDALINI

PENGUMUMAN


PENYELARASAN ENERGI DENGAN CARA ATTUNEMENT ATAU SHAKTIPAT JARAK JAUH DENGAN MEMANFAATKAN 5 UNSUR INTI ALAM SEMESTA SECTION KE-2

Assalamualaikum wr wb.
Salam pamuji rahayu katur ki wong alus ugi poro sedulur semua

@Poro kadang sedulur: karena banyak permintaan penyelarasan dari para pembaca blog kampus wongalus yang di alamatkan baik lewat email atau sms ke alamat kami maka kulo nyuwun kalean wong alus untuk di informasikan pengumuman ini ke pada pembaca di blog ini, bahwa nanti

Pada hari Kamis depan malam Jum’at tangal 27 Mei 2010 padepokan Jumantoro akan melakukan “Penyelarasan energi dengan cara attunement atau shaktipat jarak jauh dengan memanfaatkan 5 unsur inti alam semesta section ke-2 : angin,air,api,tanah dan emas ” pukul 12 malam selama lebih kurang 30 menit dengan kami sebagai transmitter dan anda (pembaca) sebagai receiver. Silahkan bagi Poro kadang sedulur yang berminat menerima penyelarasan energi dari kami agar melakukan langkah langkah berikut:

1. Pada Jam 00.00 Duduk bersila di atas tanah atau ubin kemudian meditasi dan tenangkan fikiran kalau ada tempat di luar rumah atau lapangan.

2. Tarik napas dari hidung kanan keluarkan dari hidung kiri ,Keluar masuknya nafas benar-benar dirasakan adanya energi hidup (atma/chayu/kayu/kayun) sembari mengucap mantra dalam hati/batin saja. Mengucap “hu”/ Allah pada saat nafas ditarik dari puser ke arah ubun-ubun. Lalu mengucap “ya”/hu pada saat keluarnya nafas yakni turunnya nafas dari ubun-ubun ke arah pusar, dengan sugestikan memasukkan Zat Allah/Zat Tuhan.

3. Apapun kata dan bahasa yang digunakan dalam mantra toh tidak ada pengaruh dalam keberhasilan Penyelarasan energy. Letak keberhasilan Penyelarasan energy bukan pada ucapan, namun bagaimana kita harus memahami dan menghayati makna hakekat dari hu – ya, allah – hu, maupun lailah – hailallah. Jangan terjebak oleh rangkaian kata-katanya namun konsentrasi harus di fokuskan kepada getaran Zat Mahamulia. Hu atau ha atau a atau the berarti “sesuatu”, yakni menggambarkan sesuatu yang paling dan maha, tidak lain adalah eksistensi Zat tertinggi yang tanpa nama sebagai tingkat pemahaman akan tataran hakekat Zat.

4. Lalu berdoa agar anda di perkenankan untuk mengakses penyelarasan energi dengan cara attunement atau shaktipat jarak jauh yang kami pancarkan.

5. Sediakan angin,air,api,tanah dan emas ,air putih 1 gelas dan minum setelah penyelarasan energi dengan cara attunement atau shaktipat jarak jauh selesai. (angin alam di luar rumah/lapangan/udara yang kita hirupa apa bila dalam ruangan, api dengan nyalakan 5 lilin boleh merah / putih /di campur, segumpal tanah di bentuk bulat seperti bola tenes/kasti di taruh di atas mankok , emas cincin /gelang taruh di atas mankok )

6. Selama proses penyelarasan energi apabila anda merasakan getaran yang menjalar di sekujur tubuh ikuti saja dan jangan di lawan, karena termasuk proses penyelarasan energy.

Penyelarasan energy ini bisa diikuti oleh siapapun yang berminat, adapun kegunaan nya antara lain:

1. Menambah energi batin
2. Membantu membuka 7 cakra utama kundalini mulai dari cakra dasar sampai ke cakra mahkota dengan memanfaatkan 5 unsur inti alam semesta: angin,air,api,tanah dan emas ”

Demikian pemberitahuan dari kami dan bagi yang belum jelas silahkan menghubungi 0813811391 35 dengan KIAGENG JEMBAR JUMANTORO pada pukul 21.00 wib s/d 22.00 wib.

Note: @: Untuk para pinisepuh mohon bantuan Do’a .Semoga Allah SWT meridhoi Penyelarasan energi dengan cara attunement atau shaktipat jarak jauh dengan memanfaatkan 5 unsur inti alam semesta section ke-2

Bagi poro kadang sedulur yang belum mengikuti penyelarasan silahkan mengikuti penyelarasan daftarkan terlebih dahulu lewat email nama, nama ibu , nama bapak, umur ,alamat .
Silahkan kirim ke alamt email ini : kiagengjembarjumantoro@yahoo.co.id

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum wr wb..

KIAGENG JEMBAR JUMANTORO
(PADEPOKAN JUMANTORO)

Categories: TUJUH CAKRA UTAMA KUNDALINI | 33 Komentar

PENGANTAR “PEMBANGKITAN 7 CAKRA UTAMA KUNDALINI MULAI DARI CAKRA DASAR SAMPAI KE CAKRA MAHKOTA”


Assalamualaikum wr wb.

Syukur Alhamdulillah kami panjatkan kehadirat-Nya dan dengan nama Allah tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Segala puji bagi Allah, Rahmat dan salam untuk Nabi Muhammad SAW, Nabi pilihan. Dengan ini kami ingin bebagi pengalaman dan kami akan sangat bersyukur dan ikut bergembira apabila ritual – ritual yang kami jabarkan juga membuahkan hasil seperti yang di harapkan.

Sebenarnya setiap orang atau setiap manusia memiliki Energi ini yang tersembunyi dalam tubuh kita karena setiap manusia lahir Tuhan menyertainya. Energi Kundalini merupakan energi yang sangat besar seperti energi Nuklir yang berada dalam tubuh. Dapat dibayangkan betapa besarnya energi yang ada dalam tubuh kita, bila energi ini mampu kita bangkitkan. Untuk membangkitkan energi Kundalini perlu pengetahuan yang cukup terutama mengenai 7 Cakra Utama. Selain pengetahuan tersebut sangat dibutuhkan pula seorang penuntun/pembimbing yang benar-benar mengetahui tentang kebangkitan Kundalini atau seorang Guru spiritual.

”Demikian sedikit pengantar ini dan  bagi para sahabat/sedulur di semua penjuru tanah air yang membutuhkan “Pembangkitan 7 cakra utama kundalini mulai dari cakra dasar sampai ke cakra mahkota” silahkan menghubungi kami via telpon 0813811391 35 dengan KIAGENG JEMBAR JUMANTORO pada pukul 19.00 wib s/d 22.00 wib, kami ingin menyeleksi agar para pengamalnya memiliki kesiapan mental spiritual dan menghindari hal-hal negatif  yang tidak kita inginkan karena Energi Kundalini ini merupakan energi yang sangat besar seperti energi Nuklir jadi tidak sebarangan kita berikan kepada seseorang yang belum siap mental spiritualnya  dan selanjutnya, bila pengamal siap maka nanti akan dilakukan PEMBERIAN PASSWORD untuk membuka artikel yang akan dipaparkan di blog KAMPUS WONG ALUS sekaligus pengijazahan secara gratis untuk membuka artikel yang berisi “Pembangkitan 7 cakra utama kundalini mulai dari cakra dasar sampai ke cakra mahkota” di bawah ini. Terima kasih.

Wassalamualaikum wr wb..

“KIAGENG JEMBAR JUMANTORO”
PADEPOKAN  JUMANTORO

Categories: TUJUH CAKRA UTAMA KUNDALINI | 41 Komentar

PEMBANGKITAN 7 CAKRA UTAMA KUNDALINI MULAI DARI CAKRA DASAR SAMPAI KE CAKRA MAHKOTA


Assalamualaikum wr wb.

Syukur Alhamdulillah kami panjatkan kehadirat-Nya dan dengan nama Allah tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Segala puji bagi Allah, Rahmat dan salam untuk Nabi Muhammad SAW, Nabi pilihan. Dengan ini kami ingin bebagi pengalaman dan kami akan sangat bersyukur dan ikut bergembira apabila ritual – ritual yang kami jabarkan juga membuahkan hasil seperti yang di harapkan.

Sebelumnya Pembangkitan 7 cakra utama kundalini mulai dari cakra dasar sampai ke cakra mahkota, saya akan menjelaskan dulu bahwa Ilmu ini saya dapat dari Surabaya & Solo Tiga diantara Guru saya “Eyang Robby Kusumo & Eyang  Haji Suroso Hadi Sanyoto & Eyang Tukimin Wisanggeni ” Juga banyak dukungan dan masukan dari Ki Arya Kusuma Dewa.

Sebenarnya setiap orang atau setiap manusia memiliki Energi ini yang tersembunyi dalam tubuh kita karena setiap manusia lahir Tuhan menyertainya. Energi Kundalini merupakan energi yang sangat besar seperti energi Nuklir yang berada dalam tubuh. Dapat dibayangkan betapa besarnya energi yang ada dalam tubuh kita, bila energi ini mampu kita bangkitkan.

Untuk membangkitkan energi Kundalini perlu pengetahuan yang cukup terutama mengenai 7 Cakra Utama. Selain pengetahuan tersebut sangat dibutuhkan pula seorang penuntun/pembimbing yang benar-benar mengetahui tentang kebangkitan Kundalini atau seorang Guru spiritual.

Pembangkitan 7 cakra utama kundalini mulai dari cakra dasar sampai ke cakra mahkota bisa menghasilkan  frekuensi-frekuensi tertentu yang akan menghasilkan suatu daya tertentu,

Misalnya :

Melalui tangan untuk diteruskan jadi energi pemukulan atau pengobatan terhadap sasaran.
-Di bagian tertentu tubuh untuk ketahanan menerima pukulan/kekebalan.
-Di bagian tubuh yang sakit sebagai pengobatan diri sendiri.
-Ke mulut sebagai getaran kekuatan suara.
-Ke jiwa sebagai kekuatan mental.
-Ke otak sebagai kekuatan berpikir.
-Untuk penarikan benda bertuah yang tidak tampak oleh penglihatan mata biasa.
-Dan sebagainya … sesuai kebutuhan dan kehendak kita.

Dalam menyalurkan energi kundalini harus kondisi rileks baik otot-otot maupun pikiran dan juga perasaan, jika tegang akan buntu, energi tersebut tidak mengalir ke sasaran / tujuan.

Dimana orang yang telah mencapai tataran kundalini yang sempurna akan MENJADI BIJAKSANA, DAPAT MELIHAT DAN MENYADARI KENYATAAN HIDUP YANG SEJATI, dimana semuanya telah terbuka, sehingga TIDAK ADA LAGI RAHASIA dalam hidup ini.

Pada umumnya, manusia tak akan merasa puas, bila belum
mencapai tataran kundalini yang sempurna, dimana dia telah
dapat merasakan adanya HUBUNGAN HARMONIS ANTARA

KAWULO DAN GUSTI / “JUMBUHING KAWULO GUASTI”.

Yang sudah ikut “Penyelarasan energi dengan cara attunement atau shaktipat jarak  jauh dengan memanfaatkan 5 unsur inti alam semesta: angin,air,api,tanah dan emas ” Insya Allah akan di mudahkan dalam mempelajari  Pembangkitan 7 cakra utama kundalini ini. Bagi yang belum nunggu section berikutnya.

METHODE PERNAPASAN DASAR

(PENGISIAN)

Berbagai  macam,  methode  /  tehnik  pernapasan  yang  berkembang  di masyarakat. Masing-masing methode memanfaatkan chakra-chakra di tubuh,  akan  menghasilkan  macam  energi  masing-masing  pula,  sejalan  dengan  methode yang digunakan.  Ada yang memfokuskan hanya pada satu chakra saja.  Banyak juga yang mengkombinasikan lebih dari satu chakra.

Alam  semesta  merupakan  suatu  kesatuan  system  energi,  dengan  kondisi yang sangat seimbang dan stabil sekaligus dinamis.  Alam  sebagai  ciptaan-Nya,  diberi  daya  kekuatan sebagai  mandat  oleh-Nya  untuk mengatur isinya.

Semua bagian alam akan tunduk pada hukum tersebut.  Baiknya  kita  (mikroskosmis)  dalam  memanage  energi  diri,  sejalan  /  selaras  dengan system energi alam (makroskosmis).

Menurut  para  ahlinya  jaman  dulu,  energi  harus  bersirkulasi  /  mengalir didalam tubuh (mikroskosmis) melalui chakra-chakra yang ada. Dari  chakra  dasar  (ditulang  ekor  ketiga)  naik  ke  chakra  mahkota  melalui tulang belakang.

Lantas turun ke chakra kening – chakra tenggorok – chakra dada – chakra ulu hati – chakra bawah pusar – kembali ke chakra dasar. Naik lagi dst.

Lidah menempel di langit-langit mulut. Nafas biasa, tanpa ditahan-tahan. Energi tersebut merupakan energi vital dalam kehidupan, termasuk memberi energi bagi organ-organ tubuh.

Jika energi hanya dimampatkan disalah satu chakra, maka aliran energi akan menjadi stagnan / pembekuan / berhenti / terhambat. Kebutuhan energi organ-organ yang ada kurang tersuplay.

Akibatnya akan banyak timbul gangguan. Apalagi  kalau  energi  tersebut  hanya  dimampatkan  disalah  satu  titik  chakra ditambah  di  padat-padatkan.  Hingga  pada  suatu  kondisi  tertentu  ada rangsangan  dari  luar,  apalagi  mendadak. Yang  secara otomatis energi  yang di  padat-padatkan  tersebut  (energi  sangat  besar/kuat)  dengan  tiba-tiba  naik ke  atas  ….  Sedang  sistem  saluran  yang  ada  tidak  terbiasa  /  terlatih  dilalui energi  yang  besar,  maka  akan  pecah  /  jebol.  Terjadi  pendarahan  dalam. (diantaranya stroke?).

Pernapasan  mikroskosmis  yang  mengalir  dalam  tubuh  akan  bergantian melalui  dua  kutub  (positif  dan  negatif),  kutub  chakra  dasar  dan  chakra mahkota.

Demikian  juga  dengan  sistem  aliran  energi  makroskosmis  akan  bergantian melalui kutub positif dan negatif (kutub langit / angkasa dan kutub bumi).

Naik melalui telapak kaki, mengalir ke betis – paha bagian belakang – ketemu chakra dasar – terus naik melalui tulang belakang ke chakra mahkota. Terus naik ke langit / angkasa antara kurang lebih sepuluh meter. Kemudian turun lagi  melalui  chakra  mahkota  turun  lewat  depan  tubuh  ke  chakra  kening  – chakra  tenggorok  –  chakra  dada  –  chakra  ulu  hati  –  chakra  bawah  pusar  – chakra  dasar  – terus  melalui  paha  depan  –  tulang  kering  –  telapak  kaki  – lanjut  ke  dalam bumi  kurang  lebih  antara  sepuluh  meter. Kembali  naik  dst, .

Lidah menempel langit-langit, nafas biasa / natural alamiah.  Semua  itu  dilakukan  dan  dihayati  dengan  Cipto  =  pikiran  –  Roso  =  rasa  / perasaan / jiwa – Karso = kehendak / lahiriah.

Sebelum Pembangkitan Kundalini Bersihkanlah  Cakra Utama Dahulu.

Membangkitkan Kundalini Sakti dengan cara membersihkan terlebih dahulu seluruh cakra-cakra Utama . Proses yang dilakukan disini secara bertahap dan pelan-pelan sehingga tidak membahayakan bagi tubuh fisik.

Meditasi lebih bertujuan untuk mendapatkan Ketenangan bathin, Kesadaran diri, Kesehatan dan menambah Intelektual. Disamping itu bermeditasi akan mampu meningkatkan Tali Spiritual anda dan bahkan mencapai kebebasan spirit secara spiritual. Atau bagi yang melaksanakan Meditasi ini secara tekun, niscaya hasil awalnya dapat diketahui dengan merasakan perubahan–perubahan pada kehidupan sehari-harinya dari hal-hal negatif menuju kearah positif terutama pada sikap, cara berpikir, rasa keakuan ( ego ) dan hal lainnya.

Tempat Untuk Meditasi

Dalam melakukan meditasi pilihlah tempat yang suci seperti di Musollah, Masjid, atau Kamar yang bersih. Bila hal ini tidak memungkinkan sediakan kamar suci (sebuah ruangan khusus di rumah anda), yang sebelumnya disucikan terlebih dahulu sesuai kepercayaan dan keyakinan atau tempat-tempat yang suasananya tenang dan memungkinkan untuk melakukan meditasi lebih nyaman bila disertai dengan wewangian. Pada kamar suci tersebut buatlah tempat khusus untuk kita melatih meditasi atau semedi atau manekung dalam istilah lebih islaminya zikir.

Waktu Untuk Meditasi

Waktu untuk melakukan meditasi yang baik yaitu saat dimana suasana terasa tenang dan memungkinkan untuk melatih dalam Pemusatan pikiran. Seperti sebelum fajar antara pukul 00.00 – 04.00 pagi, dimana pada waktu itu udara mulai terasa segar, suasana lingkungan yang tenang, dan di samping itu energi prana yang bersifat kasar semakin menipis sedangkan energi prana yang bersifat halus masih stabil.

Jika anda tidak terbiasa bangun pagi, anda dapat bermeditasi pada waktu Sore hari, antara pukul 19.30 – 22.00 Habis isya’, dimana pada saat itu paling tidak suasana akan terasa lebih tenang mungkin akibat ketegangan pikiran dari pengaruh rutinitas pekerjaan atau hal lainnya. Waktu diatas bukanlah suatu keharusan, andapun dapat tentukan sendiri waktu yang baik untuk melaksanakan meditasi dengan mempertimbangan kondisi sendiri dan lingkungan disekitar anda.

Sikap Saat Meditasi

Pada Meditasi , sikap duduk merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan terutama keadaan tulang pungung supaya tegak lurus. Ini dimaksudkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, terutama bangkitnya energi kundalini yang tidak disadari. Karena kebangkitan energi Kundalini Sakti, prosesnya melalui Nadi Susumna yang merupakan nadi utama yang terletak di tulang punggung. Bila anda belum terbiasa dengan menegakkan tulang punggung dapat dilatih dengan bersandar pada dinding.

Pengaturan Nafas  Meditasi

Setelah anda menentukan tempat bermeditasi, dan mengambil sikap yang baik seperti yang telah diuraikan diatas, stabilkan dan tenangkan pikiran anda dari hal-hal negatif, seperti berbagai masalah yang telah anda alami, rasa marah, benci, ataupun kesedihan, jangan biarkan mengganggu usaha meditasi yang akan anda latih. Hal ini dapat diatasi dengan melakukan tekhnik pernafasan .

Tekhnik ini dilakukan dengan cara menghirup atau Tarik napas dari hidung kanan keluarkan dari hidung kiri ,Keluar masuknya nafas benar-benar dirasakan adanya energi hidup (atma/chayu/kayu/kayun)  sembari mengucap mantra dalam hati/batin saja. Mengucap “hu”/ Allah pada saat nafas ditarik dari puser ke arah ubun-ubun. Lalu mengucap “ya”/hu pada saat keluarnya nafas yakni turunnya nafas dari ubun-ubun ke arah pusar, dengan sugestikan memasukkan Zat Allah/Zat Tuhan.

Apapun kata dan bahasa yang digunakan dalam mantra toh tidak ada pengaruh dalam keberhasilan semedi. Letak keberhasilan semedi bukan pada ucapan,  namun bagaimana kita harus memahami dan menghayati makna hakekat dari hu – ya, allah –  hu, maupun lailah – hailallah. Jangan terjebak oleh rangkaian kata-katanya namun konsentrasi harus di fokuskan kepada getaran Zat Mahamulia. Hu atau ha atau a atau the berarti “sesuatu”, yakni menggambarkan sesuatu yang paling dan maha, tidak lain adalah eksistensi Zat tertinggi yang tanpa nama sebagai tingkat pemahaman akan tataran hakekat Zat.

Dengan dalam-dalam kemudian menyimpannya dan mengeluarkan secara berirama. Bagi pemula dapat melatih tekhnik pernapasan mulai dari tahapan yang paling ringan dan secara bertahap kemudian ditingkatkan. Bila anda ingin lebih mengenal teknik pernapasan yang lebih baik anda dapat membaca buku–buku tentang tekhnik pernapasan . Tekhnik pernafasan merupakan dasar disiplin yang paling utama untuk menuju ketingkatan yang lebih tinggi.

Pembersihan  Chakra  Utama

Lakukan Meditasi Pembersihan tersebut minimal 13 malam berturut-turut, lebih lama lebih baik.

Pembersihan ini sangat bermanfaat,  dimana  chakra  berfungsi  sebagai  pintu  keluar  masuknya energi  eterik  dari  berbagai  lapis  tubuh.  Apabila  sebuah  chakra  tidak berfungsi dengan baik, maka energi kotor tidak dapat dipompa keluar dan energi bersih tidak dapat  ditarik masuk. Dengan demikian organ-organ tubuh di sekitarnya akan endapat gangguan. Walaupun pada tubuh terdapat banyak chakra-chakra, tetapi perhatian harus ditujukan kepada ke 7 chakra utama, chakra lain akan membuka dengan sendirinya.

Pembersihan  chakra  utama  langkah-langkahnya  sebagai berikut :

Tariklah  nafas melalui  hidung kanan secara  perlahan-lahan  dan  dalam, tarik nafas hingga memenuhi paru-paru tanpa memaksakan diri. Hembuskanlah  nafas  melalui  hidung kiri, dimana  saat  mengeluarkan  nafas  bayangkanlah  seluruh  ketegangan  dihembuskan  keluar  dari  tubuh  sehingga seluruh tubuh menjadi santai dan tenang (metode relaksasi). Lakukanlah langkah  di  atas  tiga  kali,  setelah  itu  tidak  perlu

memikirkan apapun mengenai nafas.

Chakra Dasar terletak di ujung tulang ekor ke 3, dimana chakra ini  adalah pusat vitalitas, keinginan untuk hidup dan tubuh fisik. Bayangkanlah  “cahaya  berwarna  merah”  memasuki  chakra dasar,  memenuhi  anggota  tubuh  di  sekitarnya  dan  turun  kepaha memenuhi  kedua  paha,  memasuki dan  memenuhi  lutut,  turun  ke kaki  dimana  sambil  turun  “cahaya  merah”  membawa  seluruh energi  negatif  yang  ada  pada  bagian  tubuh  dan  membuangnya melalui telapak kaki.

Tariklah  lebih  banyak  cahaya  merah  sehingga  seluruh  jalur  tadi menjadi  terang  dan  mendorong  seluruh  energi  negatif  keluar melalui telapak kaki sampai tuntas.

Jangan melakukan apapun selama 5 detik.

Chakra Sex yang dikenal juga sebagai pusat tubuh emosi, dimana semua perasaan diproses. Bayangkan lah “cahaya berwarna oranye” cahaya terus menerus memasuki  chakra  sex  yang  terletak  di  alat  kelamin,  memenuhi seluruh alat kelamin dan alat reproduksi, cahaya bergerak ke arah atas ke paru-paru dan jantung.

Bayangkan  seluruh  bagian  tubuh  yang  dipenuhi  oleh  cahaya  ini bersinar  cahaya  oranye,  sekarang  cahaya  tersebut  keluar  dari chakra  jantung  dengan  membawa  seluruh  energi  dan  perasaan negatif yang ada.

Janganlah melakukan apapun selama 5 detik.

Chakra  Pusat diasosiasikan  dengan  “tubuh  mental”,  yang mengontrol seluruh pikiran pendapat dan penilaian. Bayangkanlah  “cahaya  berwarna  kuning”  memasuki  pusar memenuhi seluruh organ-organ di perut dan rongga perut. Cahaya kuning  membuat  seluruh  organ  dan  sel  menjadi  lebih  sehat  lalu bawa cahaya kuning ke bagian atas tubuh ke arah “chakra jantung” dengan  mengeluarkan  seluruh  energi  dan  emosi  negatif  dari bagian perut.

Janganlah melakukan apapun selama 5 detik.

Chakra  Jantung sebagai  chakra  keempat  dikenal  sebagai  pusat tubuh  intuisi,  dimana  chakra  jantung  ini  adalah  pusat  dari  cinta kasih,  kasih  sayang  seluruh  perasaan  yang  positif  dan  halus. Bayangkanlah  cahaya  warna  hijau  muda  atau  merah  muda.  Hijau muda  berfungsi  untuk pengobatan,  merah  muda  untuk  cinta kasih dapat digunakan secara bergantian.

Bayangkanlah cahaya  berwarna hijau muda yang menyembuhkan memasuki  chakra  jantung,  cahaya  penyembuhan  ini  memenuhi seluruh rongga dada memasuki paru-paru dan jantung. Cahaya  hijau  muda ini  terus  menerus  memenuhi  bahu,  tangan, sampai  ke  jari-jari,  cahaya  turun  ke  bawah  memenuhi  seluruh sampai ke jari kaki dan ke atas tenggorokan memenuhi leher dan ke  kepala  memenuhi  seluruh  rongga  kepala  dan  otak.  Pastikan bahwa  cahaya  ini  memasuki  seluruh  bagian  kepala  seperti  gusi atas,  bawah,  gigi,  telinga,  sisi  kiri  kanan  kepala  dan  sebagainya. Sambil  mendorong  seluruh  energi  negatif  keluar  dari  pori-pori tubuh. Cahaya hijau muda ini menyembuhkan seluruh organ dan sel yang ada pada tubuh dan lapisan-lapisan tubuh lainnya.

Janganlah melakukan apapun selama 5 detik.

Chakra  Tenggorokan sebagai  chakra  ke-lima,  merupakan  pusat “tubuh  atma”  yang  terletak  di  tenggorokan  di  lokasi  pita  suara, cahaya  yang  dipergunakan  berwarna  “biru  laut”.  Cahaya memasuki  dan  memenuhi  tenggorokan,  turun  ke  dada  dan memenuhi  dada  dan  jantung.  Jantung  dan  tenggorokan  sekarang terhubung  langsung  dengan  cahaya  berwarna  biru  laut,  dengan adanya  hubungan  ini,  seluruh  hambatan  antara  tenggorokan  dan jantung  dihilangkan  dan  seluruh  perasaan  yang  ada  akan  dapat diekspresikan melalui kata-kata.

Janganlah melakukan apapun selama 5 detik.

Chakra mata Ketiga (Chakra Ajna) sebagai chakra ke-enam yang  biasa  juga  disebut  “chakra  antara  kening”,  dimana  merupakan pusat  “tubuh  cahaya  atau  tubuh  monad”.  Bayangkan  cahaya berwarna  “Lembayung  Muda”  memasuki  chakra  ajna,  terus  ke dalam  kepala,  cahaya  ini  memenuhi  kepala  dan  otak,  menerangi pikiran  dan  roh.  Cahaya  ini  turun  ke  tenggorokan  dan  memenuhi dada sambil membawa energi spiritual ke Chakra Jantung.

Jangan lah melakukan apapun selama 5 detik.

Chakra Mahkota sebagai chakra utama ke-tujuh terletak di puncak kepala,  pada  tahun  sebelum  tahun  1970  jarang  disebut  karena sukar  sekali  dibuka.  Dengan  terbukanya  “Chakra  Mahkota  Alam Semesta”  antara  tahun  1970  maka  imbasnya  “chakra  mahkota” dapat dibuka dengan sama mudahnya dengan chakra utama yang

lain. Bayangkan “Cahaya Putih” yang terang benderang turun ke dalam kepala  melalui  Chakra  Mahkota,  memenuhi  otak,  pikiran  dan  roh dengan  energi  spiritual  dari  Allah  Pribadi.  Cahaya  ini  juga  turun memenuhi  tenggorokan  sampai  ke  dada,  memenuhi  dada  dan chakra jantung dengan energi spiritual yang tidak terbatas.

Cahaya  yang  masuk  terus  menerus  dalam  jumlah besar  akan mendorong  keluar  kotoran-kotoran  dan  hambatan-hambatan  dari kepala, dimana perjalanan astral dapat dilakukan secara sadar dan lebih mudah.

Grounding

Satu  teknik  lagi  yang  amat  penting,  yang  dianjurkan  sering dilatih  sebelum  melaksanakan  latihan-latihan  pembersihan  yang  lain yaitu  “Grounding”  (terhubung  ke  langit  dan  bumi).  Grounding  akan memastikan  seseorang  menerima  cukup  energi  dari  langit  dan  bumi secara  seimbang  dan  memberikan  perlindungan  dimana  sebagian besar energi negatif akan secara otomatis disalurkan ke bumi.

Tehnik untuk melakukan “grounding”  adalah sebagai berikut: Bayangkanlah  “cahaya  putih”  atau  “kuning  emas”  yang  terang benderang  dari  atas  turun  memasuki  chakra  mahkota,  cahaya tersebut menghangatkan dan membuat chakra mahkota membuka dengan besar seperti sebuah bunga teratai yang bercahaya terang benderang. Cahaya tersebut menembus chakra mahkota dibagian tengah, dan mulai memasuki kepala.

Semakin  banyak  cahaya  yang  memasuki  kepala,  memenuhi seluruh  kepala  dan  mulai  mendorong  chakra  mata  ketiga  dari dalam,  mengakibatkan  chakra  mata  ketiga  juga  ikut  mekar sepenuhnya. Cahaya  memenuhi  seluruh  kepala  dan  turun  memenuhi tenggorokan,  mendorong  chakra  tenggorokan  untuk  mekar sepenuhnya.

Cahaya  yang  telah  memenuhi  kepala  dan  tenggorokan  turun  ke rongga  dada,  memenuhi  seluruh  rongga  dada  dan  mendorong chakra  pusat,  chakra  seks  dan  terakhir  chakra  dasar  menjadi mekar sepenuhnya.

Cahaya turun melalui kaki, bagi yang melaksanakan tehnik dengan berdiri  bayangkan  cahaya  turun  dari  kedua  chakra  telapak  kaki, sedangkan  bagi  yang  melakukan tehnik sambil duduk, bayangkan cahaya turun dari chakra dasar.

Cahaya yang telah turun keluar dari tubuh dari chakra telapak kaki ataupun  chakra  dasar  memasuki  bumi  hingga  sampai  ke  pusat bumi dengan cinta kasih.

Menerima  cahaya  dan  cinta  kasih  bumi  akan  membalasnya dengan cahaya berwarna hijau yang naik dari pusat bumi ke tubuh. Perintahkan pikiran bawah sadar untuk menjaga agar tubuh selalu terhubung  dengan  cahaya  dari  langit  dan  bumi  ini,  dan  menarik kedua sinar tersebut terus menerus.

Biasanya dibutuhkan waktu sekitar 10 – 15 menit untuk latihan “grounding”,  pada  mulanya  setiap  kali  dilatih,  tehnik  ini  akan  dapat bertahan  selama  kurang  lebih  2  jam.  Oleh  karena  itu  untuk mendapatkan hasil yang baik tehnik ini harus dilatih setiap 2 jam sekali yang  berarti  8  kali  dalam  seharinya,  selama  3  hari  yang  pertama. Mulai hari yang ke-4 latihan dapat hanya dilaksanakan 4 – 5 kali saja sehari,  setelah  minggu  ke-2  latihan  dapat  dilaksanakan  2  –  3  kali sehari.  Apabila  latihan  ini  dapat  dilakukan  secara  teratur  selama  30 hari  terus  menerus,  tubuh  akan  terhubung  dengan  kedua  sumber energi  secara  permanen  dan  setelah  latihan  yang  terus  menerus selama 30 hari, latihan hanya perlu dilakukan sekali sehari.

Pembangkitan Kundalini

1. Pernapasan  , dengan  hitungan  tidak  memakai  detak  jantung, namun memakai detak jam. Alasannya, detak jantung tidak stabil saat hitungan  semakin  meninggi.  Sambil  diiringi  zikir  Allah  (mengingat Tuhan). Dari pengalaman   pada hitungan ke 8 terasa ada aliran listrik halus dari tulang ekor ke 3 (chakra dasar / Hu  yin / Pirenium) naik melalui tulang punggung (jalur Sushumna) ke chakra mahkota (ubun-ubun).

2. Untuk  Melatih Kebangkitan  Kundalini,  ada  dua  tehnik  pernapasan yang  sering  digunakan  mengawali  latihan  meditasi  dengan  cara memadukan kekuatan “prana” dan “apana”.

Prana adalah  tenaga  eterik  yang  diasosiasikan  dengan  inspirasi  dan perasaan yang berpusat di jantung, sedangkan  Apana adalah tenaga penciptaan  yang  lebih  rendah  yang  berpusat  di  alat  reproduksi. Dengan  memadukan  kedua  jenis  yang  berbeda  ini  akan  timbul percikan  yang  menimbulkan  kebangkitan  Kundalini  dari  tempatnya. Dua tehnik pernapasan itu adalah :

Pernapasan  Jambangan yang  disebut  juga  “kumbhaka”  dalam  bahasa sansekerta, atau “rlung bumpacan” dalam bahasa Tibet adalah tehnik dimana “apana” yang berada dalam alat reproduksi ditarik ke atas ke dalam “tan-tien” yang berada dua jari dibawah pusat. Penarikan dilakukan dengan cara : Menarik  napas  dalam-dalam  dan  menekannya  ke  bawah, sementara  seluruh  otot  di  sekitar  alat  kelamin  dan  anus  ditarik dengan kuat ke atas. Tehnik penarikan “apana” ke atas ini biasa disebut  “tehnik  mula-bandha”  yang  berarti  “penguncian  akar”, sambil  menahan  napas,  prana  ditarik  ke  bawah  dari  jantung  ke dalam “tan-tien”.

Dengan  menelan  ludah  berikan  tambahan  tekanan  ke bawah, penyatuan kedua tenaga ini dapat dilakukan dengan lebih mudah  dan  tenaga  prana  dan apana  yang  telah  bercampur  tadi ditekan lebih ke bawah lagi dimana Kundalini masih tertidur, yaitu diantara  reproduksi  dan  anus.  Proses  pernapasan  ini  dilakukan hanya  dengan  sekali  menarik  dan  menahan  napas,  setelah  itu otot-otot dikendurkan kembali secara perlahan-lahan.

Tehnik  itu  biasa  dilakukan  sambil  duduk  bersila  dengan kedua  tangan  disisi,  sehingga  postur  tubuh  terlihat  seperti jambangan.  Oleh  sebab  itu  disebut  tehnik  pernapasan jambangan.

Pernapasan  Bandha  Traya adalah  tehnik  pernapasan  kedua  yang kegunaannya  untuk  menyatukan  prana  dan  apana,  biasanya  disebut  juga tehnik pernapasan “tiga kunci” karena menggunakan tiga tahap penguncian.

Penguncian  pertama  disebut  juga  “mula  bandha”  atau penguncian  awal  yang  dipergunakan  untuk  menarik  apana  ke atas.  Dengan  tehnik  ini,  otot  di  sekitar  alat  kelamin  dan  anus ditarik  ke  atas  dan  ditahan  bersamaan  dengan  ditariknya  apana ke atas.

Penguncian  kedua  disebut  “uddiyana”  yang  berarti melayang  ke  atas,  dimana  napas  dihembuskan  ke  luar  sambil menekan  perut  ke  arah  belakang,  sehingga  membuat  “apana” yang berada di perut bagian bawah tertarik ke atas ke dalam “tan-tien”.

Penguncian  ketiga  adalah  “jalandhara  bandha”  dimana kepala  ditarik  ke  belakang  sedikit,  lalu  ditekuk  ke  depan  sampai dagu  menyentuh  dada,  dengan  demikian  kepala  berlaku  seperti sebuah  pompa  memompakan  prana  yang  berada  dalam  jantung ke bawah ke dalam tan-tien. Setelah prana masuk ke dalam tan- tien  dan  menyatu  dengan  apana,  maka  campuran  ini  langsung ditekan  ke  bawah  ke  tempat  Kundalini  diantara  alat  reproduksi dan anus untuk membangkitkan Kundalini.

Walaupun kedua tehnik sama-sama bertujuan menyatukan prana  dan  apana  untuk  membangkitkan  Kundalini  yang  tertidur,tehnik “tiga kunci” mempergunakan lebih banyak tekanan otot dari pada tehnik pernapasan “jambangan”.

Latihan pernafasan ini berguna untuk menghimpun energi, dengan latihan pernafasan maka kita akan memiliki Tenaga dalam yang luar biasa. Hampir setiap Perguruan Tenaga Dalam di Indonesia semuanya melatih murid-muridnya dengan penafasan.

Lakukan latihan pernafasan ini setiap, setelah 1 bulan anda melakukan latihan ini anda akan merasakan manfaatnya. Latihan ini boleh kapan saja, tetapi bila latihan mediatasi zikir harus dilakukan dimalam hari.

Semoga apa yang saya sampaikan ini bisa bermanfaat bagi kita semua dan seluruh alam supaya semakin bertambah iman serta makin yakin dekat diri kepada Allah.dan semoga semua makhluk hidup damai dan sejahtera. Amin.

Salam Rahayu

“KI AGENG JEMBAR JUMANTORO “

Categories: TUJUH CAKRA UTAMA KUNDALINI | 47 Komentar

PENGUMUMAN


PENYELARASAN ENERGI DENGAN CARA ATTUNEMENT ATAU SHAKTIPAT JARAK JAUH DENGAN MEMANFAATKAN 5 UNSUR INTI ALAM SEMESTA

Pada hari Kamis Legi tangal 13 Mei 2010  padepokan Jumantoro akan melakukan “Penyelarasan energi dengan cara attunement atau shaktipat jarak jauh dengan memanfaatkan 5 unsur inti alam semesta: angin,air,api,tanah dan emas ” pukul 12 malam selama lebih kurang 30 menit dengan kami sebagai transmitter dan anda (pembaca) sebagai receiver. Silahkan bagi mereka yang berminat menerima penyelarasan energi dari kami agar melakukan langkah langkah berikut:

1. Pada Jam 00.00 Duduk bersila di atas tanah atau ubin kemudian meditasi dan tenangkan fikiran kalau ada tempat di luar rumah atau lapangan.

2. Tarik napas dari hidung kanan keluarkan dari hidung kiri ,Keluar masuknya nafas benar-benar dirasakan adanya energi hidup (atma/chayu/kayu/kayun) sembari mengucap mantra dalam hati/batin saja. Mengucap “hu”/ Allah pada saat nafas ditarik dari puser ke arah ubun-ubun. Lalu mengucap “ya”/hu pada saat keluarnya nafas yakni turunnya nafas dari ubun-ubun ke arah pusar, dengan sugestikan memasukkan Zat Allah/Zat Tuhan.

3. Apapun kata dan bahasa yang digunakan dalam mantra toh tidak ada pengaruh dalam keberhasilan Penyelarasan energy. Letak keberhasilan Penyelarasan energy bukan pada ucapan, namun bagaimana kita harus memahami dan menghayati makna hakekat dari hu – ya, allah – hu, maupun lailah – hailallah. Jangan terjebak oleh rangkaian kata-katanya namun konsentrasi harus di fokuskan kepada getaran Zat Mahamulia. Hu atau ha atau a atau the berarti “sesuatu”, yakni menggambarkan sesuatu yang paling dan maha, tidak lain adalah eksistensi Zat tertinggi yang tanpa nama sebagai tingkat pemahaman akan tataran hakekat Zat.

4. Lalu berdoa agar anda di perkenankan untuk mengakses penyelarasan energi dengan cara attunement atau shaktipat jarak jauh yang kami pancarkan.

5. Sediakan angin,air,api,tanah dan emas ,air putih 1 gelas dan minum setelah penyelarasan energi dengan cara attunement atau shaktipat jarak jauh selesai. (angin alam di luar rumah/lapangan/udara yang kita hirupa apa bila dalam ruangan, api dengan nyalakan 5 lilin boleh merah / putih /di campur, segumpal tanah di bentuk bulat seperti bola tenes/kasti di taruh di atas mankok , emas cincin /gelang taruh di atas mankok )

6. Selama proses penyelarasan energi apabila anda merasakan getaran yang menjalar di sekujur tubuh ikuti saja dan jangan di lawan, karena termasuk proses penyelarasan energy.

Penyelarasan energy ini bisa diikuti oleh siapapun yang berminat, adapun kegunaan nya antara lain:

1. Menambah energi batin

2. Membantu membuka 7 cakra utama kundalini mulai dari cakra dasar sampai ke cakra mahkota dengan memanfaatkan 5 unsur inti alam semesta: angin,air,api,tanah dan emas ”

Demikian pemberitahuan dari kami dan bagi yang belum jelas silahkan menghubungi 0813811391 35 dengan KIAGENG JEMBAR JUMANTORO pada pukul 19.00 wib s/d 22.00 wib.

Wassalamualaikum wr wb..

KIAGENG JEMBAR JUMANTORO (PADEPOKAN JUMANTORO)

Categories: TUJUH CAKRA UTAMA KUNDALINI | 78 Komentar

MENGENAL 7 CAKRA UTAMA KUNDALINI


Oleh KI AGENG JEMBAR JUMANTORO

Mungkin ada yang bertanya atau belum mengerti apa itu
7 cakra utama kundalini mulai dari cakra dasar sampai ke cakra mahkota
Untuk itu saya minta ijin untuk menjelaskannya sebatas kemampuan saya , nanti kalau ada yang kurang monggo di pun tambahi.

Chakra berfungsi sebagai pintu keluar masuknya energi
eterik dari berbagai lapis tubuh. Apabila sebuah chakra tidak
berfungsi dengan baik, maka energi kotor tidak dapat dipompa keluar
dan energi bersih tidak dapat ditarik masuk. Dengan demikian organ-
organ tubuh di sekitarnya akan mendapat gangguan. Walaupun pada
tubuh terdapat banyak chakra-chakra, tetapi perhatian harus ditujukan
kepada ke 7 chakra utama, chakra lain akan membuka dengan sendirinya.

Ke 7 chakra utama sebagai berikut :

• Chakra Dasar terletak di ujung tulang ekor ke 3, dimana chakra ini
adalah pusat vitalitas, keinginan untuk hidup dan tubuh fisik.
Warna “cahaya berwarna merah”

• Chakra Sex yang dikenal juga sebagai pusat tubuh emosi, dimana
semua perasaan diproses.
Warna “cahaya berwarna oranye”

• Chakra Pusat diasosiasikan dengan “tubuh mental”, yang
mengontrol seluruh pikiran pendapat dan penilaian.
Warna “cahaya berwarna kuning”
.
• Chakra Jantung sebagai chakra keempat dikenal sebagai pusat
tubuh intuisi, dimana chakra jantung ini adalah pusat dari cinta
kasih, kasih sayang seluruh perasaan yang positif dan halus.
Warna “Cahaya hijau muda atau merah muda. Hijau
muda berfungsi untuk pengobatan, merah muda untuk cinta kasih
dapat digunakan secara bergantian.

• Chakra Tenggorokan sebagai chakra ke-lima,
merupakan pusat
“tubuh atma” yang terletak di tenggorokan di lokasi pita suara,
cahaya yang dipergunakan berwarna “biru laut

• Chakra mata Ketiga (Chakra Ajna) sebagai chakra ke-enam
yang biasa juga disebut “chakra antara kening”, dimana
merupakan pusat “tubuh cahaya atau tubuh monad”.
cahaya berwarna “Lembayung Muda”

• Chakra Mahkota sebagai chakra utama ke-tujuh terletak di puncak
kepala, pada tahun sebelum tahun 1970 jarang disebut karena
sukar sekali dibuka. Dengan terbukanya “Chakra Mahkota Alam
Semesta” antara tahun 1970 maka imbasnya “chakra mahkota”
dapat dibuka dengan sama mudahnya dengan chakra utama yang
lain. Warna “Cahaya Putih” yang terang

Itu yang bisa saya sampaikan mudah-mudahan bisa bermanfaat
Amin

@@@

Categories: TUJUH CAKRA UTAMA KUNDALINI | 42 Komentar

Buat website atau blog gratis di WordPress,com. The Adventure Journal Theme.