WIRID SELAMAT NAIK MOBIL, PESAWAT TERBANG DAN KAPAL LAUT


Peristiwa kecelakaan mobil, jatuhnya pesawat terbang maupun tenggelamnya kapal laut di Indonesia sekarang ini sudah bukan hal yang baru. Kejadian semacam ini tentu memprihatinkan kita semua dan membuat hati was-was bila kita kebetulan sedang bepergian menggunakan moda transportasi tersebut. Agar kita terhindar dari kecelakaan saat menggunakan mobil, naik pesawat dan kapal laut maka kita disarankan agar sebelum bepergian dilaksanakan terlebih dulu sholat dua rokaat, lalu membaca sholawat nabi dilanjutkan dengan wirid di bawah ini.

Diriwayatkan oleh Abu Yasar bahwa Rasulullah Muhammad SAW selalu membaca wirid ini saat akan bepergian:

ALLAHUMMA INNA AUDZUBIKA MINAL HARAMA WATTARODDA WALHADMI WALGHAMMA WAL KHARIIQI WAL GHARAQI WA A’UDZU BIKA AYYATAKHOBBATANII SYAITHONU INDALMAUTI WA ANUQTALA FII SABIILIKA MUDBIRRON WA AUDZUBIKA AN AMUUTALADZIIGHAN

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kepikunan, jatuh dari tempat yang tinggi, kehancuran, kegelisahan, kebakaran dan tenggelam, dan aku berlindung kepada-MU dari kesurupan setan di saat menjelang kematian, dan terbunuh di jalan-MU dalam keadaan mundur ke belakang di saat perang sedang berkecamuk, dan aku berlindung kepada-MU dari kematian karena disengat kalajengking” (HR Nasa’i).

@wongalus,2010

Categories: WIRID SELAMAT NAIK MOBIL PESAWAT TERBANG DAN KAPAL LAUT | 9 Komentar

MUKJIZAT TERKABULNYA DOA


Seorang datang kepada Nabi Isa A.S dan bertanya: Ajarilah kami suatu ilmu yang karenanya Allah mengabulkan doa kami? Isa A.S menjawab: “Bencilah dunia, niscaya Allah SWT mengabulkan doamu”

Membenci dunia? Ternyata ini kunci dikabulkannya doa manusia kepada Tuhan Yang Maha Kudus. Penemu kunci ini tidak sembarangan orang lho. Kita semua tahu, dia adalah Nabi yang punya sebutan Ruh Allah, yang terkenal karena simbol bahasa pancaran kasih sayangNya kepada manusia.

Pada suatu hari, Isa A.S berada di dalam suasana yang muram. Hujan lebat, guntur dan petir menyambar-nyambar sehingga memaksa Isa mencari tempat berlindung. Tiba-tiba pandangan matanya jatuh pada sebuah kemah yang terletak di kejauhan. Ia berlari mendatangi kemah, namun saat akan masuk ternyata ada seorang perempuan di dalamnya. Isa mengurungkan masuk dan pergi lagi mencari tempat lain.

Tiba-tiba, ia menemukan sebuah gua di kaki gunung dan berniat masuk ke dalamnya. Betapa terkejutnya Isa, ternyata di dalam gua terdapat seekor singa. Isa pun kemudian berdoa:… “Tuhanku, Engkau ciptakan bagi setiap sesuatu tempat berlindungnya, tetapi Engkau tidak menjadikan tempat belindung untukku”

Allah langsung merespon doa Isa dan mewahyukan kalam: “Tempat berlindungmu adalah rahmat-KU”

Nabi Isa A.S kemudian berjalan gontai merenungkan kalam Ilahi tersebut sambil memohon ampunan-NYA. Ia kemudian bertemu dengan seorang pengikutnya, Hawariyun dan berdua mneruskan perjalanan menuju suatu tempat. Keduanya melewati sebuah kampung yang sunyi dan sepi. “Kemana penduduknya?…” kata Isa dalam hati.

Tiba-tiba, sebuah pemandangan mengerikan terlihat. Mayat-mayat bergelimpangan di halaman-halaman rumah dan di jalan-jalan. Isa lantas berkata pada Hawariyun: “Wahai Hawariyun, mereka mati karena kemurkaan. Kalau mereka mati bukan karena itu, maka mereka saling menguburkan.”

“Wahai Ruh Allah, kami ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi pada mereka?” tanya Hawariyun. Isa lantas memohon kepada Allah, lalu DIA mewahyukan kalam kepada Isa: “Jika malam tiba, panggilan ruh mereka, maka mereka akan menjawab panggilanmu.”

Malam pun tiba. Suara burung gagak hitam bersahut-sahutan di bukit tempat Isa dan Hawariyun duduk bersila. Di kejauhan, tampak kampung yang penuh mayat tersebut disinari cahaya bulan.

Isa pun naik ke puncak bukit dan memanggil para ruh: “Wahai penghuni kampung” Salah satu ruh penghuni kampung menjawab: “Aku memenuhi seruanmu, wahai Ruh Allah”

“Bagaimana keadaan kalian dan bagaimana kisah kalian kok kampung ini hancur?” tanya Isa A.S. Ruh itu menjawab: “Saat malam tiba, kami semua penghuni kampung masih sehat, tapi menjelang pagi kami semua ditimpa kematian”

Isa bertanya: Bagaimana bisa begitu? “Karena kami mencintai dunia dan menaati ahli maksiat” kata ruh tersebut. “Bagaimana sesungguhnya kecintaan kalian kepada dunia? Tanya Isa. Ruh menjawab: Seperti kecintaan anak kepada ibunya. Jika ia datang, kami senang. Namun jika ia hilang kami sedih dan menangisinya.”

Isa bertanya lagi: “Bagaimana keadaan teman-teman se kampungmu, mengapa mereka tidak menjawab pertanyaanku?” “Mereka sekarang diikat tali dari api oleh para malaikat yang bertangan kekar” kata Ruh itu. Isa melanjutkan pertanyaannya, “Bagaimana engkau bisa menjawab pertanyaan-pertanyaanku?”

Ruh itu menjawab: “Saat azab datang itu, aku sedang berada di tengah-tengah mereka. Tetapi aku bukan bagian dari mereka. Saat azab meluluh lantakkan kampung, kami semua mati dan kemudian dimasukkan ke neraka. Namun aku sempat bergantung pada tepi neraka tanpa tahu apakah selamat atau jatuh ke dalamnya hingga sekarang ini”

Isa kemudian menyelesaikan dialognya dengan ruh itu dan berpesan kepada Hawariyun, pengikutnya yang sejak tadi menungguinya. “Hai Hawariyun, makanlah roti gandung dengan garam tumbuk. Berpakaianlah tenunan kasar dan tidurlah di atas tumpukan sampah, niscaya engkau selamat di dunia dan akhirat” kata Isa.

Dari kisah di atas bisa disimpulkan bahwa kunci terkabulnya doa menurut Nabi Isa A.S adalah MEMBENCI DUNIA. Maksudnya adalah tidak menjadikan dunia sebagai titik orientasi hidup sehingga bisa membuat laku spiritual kita mandeg dan stagnan. Inilah yang harus dihindari oleh pejalan spiritual yang ingin meneruskan perjalanan batinnya menuju makrifat kepada-NYA.

Kunci yang sama disampaikan oleh Nabi Musa A.S. Suatu ketika, Allah SWT mewahyukan kepada Musa sebagai berikut: “Wahai Musa, janganlah sekali-kali kamu cenderung mencintai dunia karena dengan begitu kamu tidak akan mendatangkan kepada-KU pengagungan yang sebenarnya lebih utama daripada mengagungkan dunia”

Masih kepada Musa, Allah mewahyukan kalam: “Wahai Musa, tidaklah bagimu ada tempat bagi orang-orang zalim. Sebab bagimu bukanlah tempat yang darinya keluar cita-citamu dan berpisah darinya akalmu. Dunia adalah sejelek-jeleknya tempat. Kecuali bagi orang-orang yang beramal, maka ia adalah sebaik-baiknya tempat. Wahai Musa, aku mengawasi orang zalim sehingga mengambil darinya kebaikan untuk orang yang dizaliminya”

Begitu pula sikap Nabi Sulaiman. Nabi yang dikenal karena kekuasaan dan kekayaan yang tiada bandingannya di bumi pada suatu ketika berada di tengah arak-arakan. Burung-burung di atasnya, manusia dan jin di kanan-kirinya. Di tengah arak-arakan, seorang dari Bani Israil yang ahli ibadah berkata pada Sulaiman: “Demi Allah, wahai putra Dawud, Allah telah memberikan kepadamu kerajaan yang besar.”

Mendengar kalimat itu, Sulaiman berkata: “TASBIH seorang yang beriman kepada Allah lebih baik daripada yang diberikan kepada putra Dawud (Sulaiman red.). Sebab yang diberikan kepada putra Dawud akan hilang sedangkan tasbih akan kekal selama-lamanya.”

Isa AS pernah berkata: “LAUK PAUKKU ADALAH LAPAR, SUKURKU ADALAH TAKUT, PAKAIANKU ADALAH BULU DOMBA, PELITAKU ADALAH BULAN, TUNGGANGANKU ADALAH KEDUA KAKIKU, MAKANANKU ADALAH APA YANG TUMBUH DI TANAH DAN AKU TIDAK MEMPUNYAI SESUATU APAPUN. AKU MEMASUKI PAGI TANPA SESUATU YANG KUMILIKI. AKAN TETAPI, TIDAK SEORANG PUN DI MUKA BUMI YANG LEBIH KAYA DARIKU”

Diriwayatkan dari kisah nabi pertama, Adam AS bahwa setelah memakan buah khuldi dari pohon, perutnya bergerak-gerak untuk mengeluarkan kotoran. Hal ini tidak terjadi pada makanan surga yang lain sehingga Adam memang dilarang untuk mendekati pohon laknat tersebut. Karena perutnya mulas, ia mulai berputar-putar di surga sehingga Allah SWT memerintahkan malaikat untuk mengajaknya bicara: “Apa yang kamu inginkan?”

“Aku ingin menghilangkan penyakit yang ada di perutku” Jawab Adam. Malaikat itu menjawab: “Tempat apa yang kau inginkan untuk membuangnya, apakah di atas kasur, di atas dipan, di sungai atau di bawah pohon? Takukah kamu tempat yang paling cocok untuk membuang penyakit dan kotoran di dalam perutmu adalah di dunia!”

Maka diturunkanlah Adam ke dunia: tempat terkotor yang sangat berbeda dengan di surga yang penuh kemuliaan.

Nabi Nuh A.S pada suatu ketika didatangi Jibril untuk menyampaikan wahyu: Wahai Nabi yang paling panjang umur, bagaimana Anda mensikapi dunia ini? “Seperti rumah yang memiliki dua pintu, aku masuk dari pintu satu dan keluar dari pintu lainnya”

Nabi penutup, Muhammad Rasulullah SAW– nabi yang juga kenyang dengan kefakiran ini dan bila lapar perutnya diganjal dengan batu — suatu ketika bersabda: BARANGSIAPA MEMASUKI PAGI SEMENTARA KEINGINANNYA ADALAH KEDUNIAAN, IA TIDAK BERNILAI DI SISI ALLAH. ALLAH AKAN MENUMBUHKAN KE DALAM HATINYA EMPAT HAL: (1). KEINGINAN YANG TIDAK TERPUTUS, (2). KESIBUKAN YANG TIADA HENTI, (3). KEFAKIRAN YANG TIDAK MENCAPAI KECUKUPAN, (4). ANGAN-ANGAN YANG TIADA AKHIR.

Jadi ternyata, itulah rahasia yang dipaparkan para nabi sepanjang masa kenapa suatu doa itu dikabulkan oleh Tuhan: yaitu mereka yang berdoa hendaknya TIDAK BERSANDAR PADA KEDUNIAAN KARENA HAKEKATNYA DUNIA ADALAH MAKHLUK YANG PALING DIBENCI TUHAN. Seperti sabda Rasulullah Muhammad SAW: keduniaan itu tergantung di antara langit dan bumi. Sejak Allah menciptakannya, DIA tidak pernah lagi memandangnya.

Pada hari Kiamat dunia berkata: Tuhanku, apakah Engkau menjadikanku untuk menghina wali-MU pada hari ini? Tuhan menjawab: DIAMLAH, HAI SESUATU YANG TIDAK BERNILAI! AKU TIDAK MERIDHOIMU UNTUK MEREKA DI DUNIA, LALU APAKAH AKU AKAN MERIDHOI MANUSIA YANG CINTA DUNIA HARI INI?

@wongalus,2010

Categories: MUKJIZAT TERKABULNYA DOA | 30 Komentar

HAKIKAT ZUHUD


Suatu ketika di pinggir kota Basrah Irak, tersiar kabar ada orang yang meninggal dunia. Dia orang tidak terkenal, tidak berpangkat, kekayaannya tidak seberapa dan secara umum semuanya tampak biasa saja. Yang tidak biasa barangkali karena dia suka mabuk-mabukan. Kebiasaan buruknya ini konon membuat orang-orang kampung begitu membenci perilakunya yang diharamkan agama ini.

Tersiarnya kabar tewasnya sang pemabuk ini disambut dengan suka cita banyak orang. Yang sedih mungkin cuma isteri, anak-anak dan mungkin anjing kesayangannya. Para tetangga dan masyarakat sekitar tempat tinggal bahkan enggan mengurus si mayat karena diyakini dosanya terlalu banyak semasa hidup.

Sambil berlinang air mata, si isteri mengurus jenazah suaminya seorang diri diaksikan anak-anak. Sayang tubuh si isteri ini tidak kuat mengangkat jenazah seorang diri sehingga dia kemudian mengupah orang lain untuk mengangkat dan memidahkan jenazah ke masjid untuk disholatkan.

Sayang, umat muslim tidak mau melakukan sholat jenazah. Para ustadz dan santri di sekitar masjid yang biasanya mengaji pun tidak tampak batang hidung mereka. Akhirnya, dibawalah jenazah ke pekuburan di padang pasir untuk disemayamkan.

Singkatnya, orang yang dibayar untuk menggotong jenazah sang pemabuk ini pun hampir sampai di pekuburan. Saat melewati sebuah rumah yang berasal dari tanah yang reyot di atas bukit kecil, tiba-tiba terdengar teriakan lantang. “Berhentilah, saya akan mensholatkannya…” Para penggotong jenazah pun berhenti dan keluarlah seorang tua renta. Orang tua ini dikenal masyarakat sebagai orang yang zuhud (orang yang sudah meninggalkan urusan dunia untuk selalu menomorsatukan urusan akhirat red.)

Orang-orang kota yang sejak tadi menyaksikan dari jauh kaget penggotongan jenazah heran dengan teriakan si zuhud nyeleneh ini. Masyarakat bertanya pada si zuhud, apa yang mendorongnya untuk bersedia mensholatkan jenazah si pemabuk?

“Saya bermimpi bertemu seseorang. Orang ini berkata, turunlah dari bukit dan engkau akan menemukan jenazah seorang laki-laki yang sedang ditunggui isterinya. Sholatkan dia karena dosa-dosanya sudah diampuni” kata si zuhud.

Orang-orang yang selama ini menganggap si zuhud adalah tokoh yang patut diteladani dalam hal kedalaman ilmu tasawuf, kagum dengan penjelasannya. Mereka kemudian bersama-sama mensholatkan jenazah si pemabuk dan memakamkannya dengan baik sebagaimana saudara-saudara sesama muslim lain yang meninggal dunia.

Orang-orang penasaran namun saat akan bertanya mereka sungkan karena takut menyinggung perasaan si isteri. Hanya si zuhud yang berani bertanya pada si isteri, “apakah yang menyebabkan dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT padahal dia suka mabuk-mabukan dan sering melakukan perbuatan yang melanggar syariat agama? “

Si isteri mengaku tidak tahu. Dia kemudian menjelaskan bahwa almarhum semasa hidup memang suka menghabiskan hari-hari di tempat maksiat dan menenggak minuman keras. “Pasti ada amalan kebaikan lain yang membuat dosa-dosanya diampuni Allah SWT. Coba Anda jelaskan apa amalan yang baik yang dilakukannya?” tanya si zuhud.

Isteri pemabuk mengatakan bahwa ada tiga hal yang selalu dilakukan suaminya saat hidup: “Pertama, jika ia sadar dari mabuknya saat subuh maka ia bersuci dan lekas mengganti pakaiannya dan kemudian sholat berjamaan. Kedua, rumah kami selalu dihuni anak yatim yang kami perlakukan sebagaimana anak kami sendiri. Dan ketiga, kalau sadar dari mabuk tengah malam maka ia selalu mengatakan dalam doanya… Tuhanku, di sudut neraka manakah Engkau tempatkan aku, manusia yang selalu berbuat keburukan ini..”

Setelah mendengar apa yang disampaikan isteri pemabuk ini, masyarakat pun tahu apa yang menyebabkan dosa-dosa si “drunken master” ini diampuni oleh Tuhan.

Kisah yang dipaparkan Imam Al Ghazali dalam buku “Mukasyafah al Qulub, al Muqarrib ila Hadrah Allam al Ghuyub fi Ilm at Tashawwuf” di atas mengingatkan kita akan bagaimana seharusnya menjalani laku hidup. Sebagai manusia kita tidak pernah lepas dari kesalahan dan dosa-dosa. Dosa kadang besar namun kadang dosa kecil. Namun dosa tetaplah dosa. Dosa kecil yang bertumpuk tetap akan menjadi dosa besar sehingga perlu diimbangi dengan upaya untuk selalu mensucikan diri dengan niat untuk bertobat.

Bagi saya yang menarik adalah doa sang pemabuk yaitu… “Tuhanku, di sudut neraka manakah Engkau tempatkan aku, manusia yang selalu berbuat keburukan ini?”

Ini adalah bentuk sikap rendah hati di hadapan Gusti Allah dan sebuah sikap anti kesombongan diri. Ego atau aku kita kita tiadakan tanpa bekas di hadapan-NYA. Kita tidak lagi memiliki “aku” lagi. Yang berhak untuk mengAKU memang hanya DIA, Gusti Allah Yang Maha Perkasa. Sementara kita? Rasa-rasanya menciptakan sebutir nyamuk saja tidak bisa kok mengaku hebat dan sakti…

Sikap rendah hati ini termasuk dalam sikap zuhud yang luar biasa. Zuhud harusnya menjadi laku perjalanan spiritual kita untuk selalu menomorsatukan Allah SWT di atas semua kepentingan yang lain. Allah SWT adalah satu-satunya titik pusat konsentrasi kesadaran jiwa dan ruhani kita. Tidak boleh ada titik konsentrasi kesadaran yang lain melebihi konsentrasi kita kepada Allah SWT.

Diriwayatkan oleh Adh Dhardak, suatu ketika seorang pria datang kepada Nabi Muhammad SAW, “Ya Rasulullah, bagaimanakan orang yang disebut paling zuhud itu?”

Rasulullah menjawab: “Orang yang tidak pernah lupa akan kubur dan bencananya, meninggalkan perhiasan dunia, mengutamakan kehidupan yang kekal (KEHIDUPAN BERSAMA ALLAH SWT red.) daripada kehidupan yang fana dan ia tidak melewati hari-harinya kecuali bersiap-siap menjadi penghuni kubur”

@Wongalus, 2010

Categories: HAKIKAT ZUHUD | 23 Komentar

KULIAH UNTUK CALON PARANORMAL (4): ETIKA PARANORMAL DAN CARA MERUQYAH


“Barangsiapa di antara kalian yang bisa memberi manfaat kepada saudaranya, maka hendaklah dia melakukannya” (HR Muslim).

Seorang paranormal adalah seseorang yang memberi manfaat kepada para saudara sesama manusia tidak pandang bulu apa agamanya, apa keyakinannya, apakah dia kaya atau miskin, apakah dia bertahta atau tidak, apakah dia perempuan atau laki-laki. Semua yang butuh bantuannya harus ditolong dengan ikhlas dan prinsipnya hanya mengharapkan keridho’an-NYA. Prinsip ini harus dipegang sehingga dia harus menomorsatukan aspek kemanusiaan di atas aspek materi. Paranormal harus sadar bahwa daya linuwih/kesaktiannya tersebut adalah pemberian istimewa dari Allah SWT akibat usahanya untuk mendekatkan diri sedekat dekatnya dengan Gusti Kang Akaryo Jagad ini.

Namun bagaimana bila paranormal menarik bayaran dari para pasiennya? Apakah hal seperti ini diperbolehkan dalam agama? Tentu saja boleh asalkan dalam bertransaksi ada saling pengertian dan sifatnya fair, tidak ada tipu menipu sehingga ada salah satu pihak yang dirugikan.

Hal ini sesuai dengan tuntunan Rasulullah, sebagaimana yang termuat dalam HR Bukhari no 2276 dan HR Muslim no 2201, ada sebuah riwayat sebagai berikut: Dari Abu Said al Khidri, ia berkata “Beberapa orang dari Sahabat Nabi Muhammad SAW pergi dalam sebuah perjalanan, hingga sampai di sebuah kampung. Lalu mereka bertamu ke penduduk kampung namun tidak diterima. Di saat yang sama, ada kabar kepala kampung disengat binatang berbisa dan sudah dicoba untuk diobati oleh penduduk kampung namun tidak sembuh. Seorang penduduk berkata kepada para sahabat: Apakah kalian memiliki sesuatu untuk mengobati kepala kampung kami yang kena sengat? “Ya, demi Allah, kami bisa meruqyah. Tetapi kami telah meminta bertamu kepada kalian tapi kalian tidak menerima kami. Maka kami tidak akan meruqyah kalian hingga kalian tidak memberikan upah” jawab sahabat Nabi.

Akhirnya penduduk kampung memberi kesempatan kepada para Sahabat untuk menyembuhkan sakit kepala kampung dengan upah yang telah disepakati yaitu segerombolan kambing. Para sahabat Nabi pun bersedia dan segera mendatangi rumah kepala kampung. Sabata nabi meludahi tubuh yang disengat binatang berbisa dan membaca ALHAMDULILAHI RABBAL ALAMIN. Singkatnya, kepala kampung itu langsung sembuh atas ijin Allah SWT. Lalu penduduk kampung memberikan kambing sesuai akad perjanjian awal.

Para sahabat pun membawa kambing hasil pemberian orang kampung kepada nabi untuk menanyakan apakah perbuatan mereka meruqyah dan meminta bayaran itu termasuk diperbolehkan atau dilarang? Nabi Muhammad SAW bersabda: WA MA YUDRIIKA ANNAHA RUQYATUN TSUMMA QALA: QAD ASHABTUM IQSIMUU WADZRIBUU LIIMAAKUM SAHMAN FADHAKHIKANNABIYYU (Siapakah yang memberitahukanmu bahwa ia ruqyah? Kemudian beliau bersabda, Kalian benar, bagilah dan berikan untukku bagian bersama kalian, maka Nabi Muhamma tertawa).

Membaca hadits di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa seorang paranormal tetap diperbolehkan untuk menggunakan cara-cara metafisik untuk menyembuhkan seorang yang membutuhkan bantuan asalkan menggunakan cara yang sesuai dengan tuntunan syariat atau hukum agama. Cara pengobatan itu dalam agama Islam disebut dengan dengan Ruqyah.

METODE RUQYAH
Ruqyah adalah cara mengobati semua sakit akibat gangguan mental, sakit fisik maupun sakit akibat sihir atau gangguan berbagai macam makhluk halus atau roh-roh jahat yang masuk ke tubuh manusia. Ada banyak cara mengobati sihir, baik dengan cara ilmu-ilmu kebatinan atau cara-cara perdukunan yang lain. Namun mengobati sihir yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah adalah dengan metode ruqyah, yaitu pengobatan yang mujarab dengan menggunakan pengobatan Ilahiah. Metode ruqyah ini dituntunkan oleh Nabi Muhammad SAW dan tidak bertentangan dengan syariat Islam.

Seorang paranormal perlu menguasai metode penyembuhan untuk pasien yang sakit akibat gangguan makhluk halus. Salah satu yang dianjurkan adalah dengan ruqyah yang syar’i yaitu ruqyah yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana diriwayatkan Aisyah RA: Nabi Muhammad SAW pernah menyuruh meruryah orang yang kena penyakit ain (HR Muslim).

Dalam satu riwayat disebutkan bahwa suatu ketika Nabi pernah bertanya kepada Asma’:
“Kenapa aku melihat badan anak-anak saudaraku (maksudnya anak-anak Ja’far) lemah dan loyo? Apakah mereka kurang makan” — “Tidak, tetapi penyakit ain begitu cepat menjangkiti mereka.” Kata Asma’ — Nabi berkata: “Ruqyahlah mereka,” — Asma berkata lalu saya mengusulkan orang lain kepada beliau, tetapi beliau menyuruh saya yang meruqyah mereka (HR Muslim).

Perlu digarisbawahi bahwa ruqyah pada hakikatnya adalah doa kepada Allah SWT. Ruqyah dapat dilakukan oleh setiap orang dan tidak hanya seorang paranormal atau tukang ruqyah saja. Sehingga teknik ruqyah ini sebenarnya perlu diketahui oleh setiap muslim.

Adab dalam Ruqyah tidak boleh bertentangan dengan TAUHID. Kita harus meyakini bahwa tidak ada kesembuhan kecuali dari Allah SWT dan ruqyah hanyalah salah satu teknik atau cara yang merupakan sebab-sebab kesembuhan sebuah penyakit apakah itu penyakit medis, penyakit mental atau penyakit akibat makhluk halus (kerasukan/sihir/tenung dan lain-lain). Adab lain Ruqyah adalah kondisi jiwa dan mental peruqyah harus ikhlas dan pasrah kepada Allah SWT saja. Diharamkan meruqyah dengan bantuan selain Allah SWT dan mengandung unsur syirik sebagaimana sabda Rasulullah SAW: LA BA’SA BIRRUQYA MA LAM YAKUN FIIHI SYIRK (Tidak apa-apa melakukan ruqyah selama tidak mengandung kesyirikan).

Ruqyah yang sesuai syariat Islam adalah ruqyah yang menggunakan:
1. AYAT-AYAT AL QUR’AN
2. NAMA-NAMA DAN SIFAT-SIFAT ALLAH SWT YANG ADA DI DALAM WIRID ASMA’UL HUSNA
3. DOA-DOA YANG DICONTOHKAN OLEH NABI
4. DOA RUQYAH YANG BERBAHASA ARAB ATAU BAHASA LAIN YANG INTINYA TETAP BERMUARA PADA TAUHID

Diharapkan dengan sangat agar peruqyah memahami makna apa yang dibacanya saat berdoa/meruqyah.

Yang juga perlu dipahami bahwa semua penyakit pada dasarnya dapat diruqyah. Sehingga metode terapi ini cukup efektif digunakan sehari-hari.

A. CARA MERUQYAH UNTUK SEMUA PENYAKIT SEBAGAI BERIKUT:

1. Letakkan tangan pada bagian badan/bagian tubuh yang sakit dan bacalah: BISMILLAH, BISMILLAH,BISMILLAH (dengan nama Allah, dengan nama Allah, dengan nama Allah).
2. Selanjutnya baca: A’UDZU BILLAHI WAQUDRATIHI MIN SYARRI MA AJIDU WA UKHADZIRU (Aku berlindung kepada Allah dan kuasaNYA, dari keburukan apa yang aku rasakan dan aku takutkan) sebanyak 7 kali.

B. CARA MERUQYAH SAAT KITA MENJENGUK ORANG SAKIT SEBAGAI BERIKUT:
Baca doa ini sebanyak 7 kali: AS ALULLAHAL ADZHIIM RABBAL ARSYIL ADZIDM AIYASHFIYAKA (Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, Rabb Arsy yang Agung, agar Dia menyembuhkanmu)

C. CARA MERUQYAH UNTUK SAKIT AKIBAT GIGITAN ULAR/BINATANG BERBISA:
Baca surat Al Fatihah kemudian ludahkan ke tempat yang tersengat/tergigit binatang berbisa itu.

D. CARA MERUQYAH LUKA TUSUKAN/SAYATAN
Ludahi ujung telunjuk lalu letakkan di tanah kemudian usapkan pada tempat luka sambil membaca: BISMILLAH TURBATU ARDHINA BIRIIQATI BAKDZINA YUSYFA SAQIIMUNA BIIDZNIRABBINA (Dengan menyebut Nama Allah; (Ini) adalah tanah bumi kami, (dan) dengan ludah sebagian kami, orang yang sakit di antara kami akan disembuhkan (Allah) dengan izin Rabb kami)

D. CARA MERUQYAH ORANG YANG KEMASUKAN MAKHLUK HALUS, SANTET/SIHIR/TENUNG
1. Tumbuk tujuh daun bidara hijau dan masukkan ke air yang cukup untuk mandi. Sekitar satu ember.
2. Bacakan pada air itu AUDZUBILLAHIMINASYAITONIRROJIIM lanjutkan dengan Ayat Kursi (QS Al Baqarah ayat 255) —lanjutkan dengan membaca Al A’raf ayat 177-122) lanjutkan dengan QS Yunus 79-82 lanjutkan dengan QS Thaha 65-70 lanjutkan dengan QS Al Kafirun –lanjutkan dengan QS Al Ikhlas –lanjutkan dengan QS Al Falaq – lanjutkan dengan QS An Nas.
3. Usai membaca ayat-ayat di atas, minumkan air sebanyak 3 teguk dan sisa air digunakan untuk mandi, sampai penyakitnya hilang total.

@wongalus,2010

Categories: KULIAH CALON PARANORMAL | 15 Komentar

KULIAH UNTUK CALON PARANORMAL (3): MEMAHAMI DAYA LINUWIH MANUSIA


Paranormal berasal dari kata: para dan normal. Para artinya berdekatan/berdampingan/ beriringan sehingga paranormal bisa diartikan manusia normal meskipun diakui memiliki sedikit kelebihan dibanding manusia yang lain. Oleh orang lain, dia diakui memiliki daya linuwih yang membuatnya disebut dengan kaum paranormal.

Kata lain paranormal adalah supranatural. Menurut kodrat alamiah/naturalnya manusia yang ditutup matanya tidak bisa melihat apa yang ada di depannya. Namun faktanya ada seseorang yang bisa melihat apa yang ada di depannya. Orang biasanya tidak tahu peristiwa yang akan terjadi namun kenyataannya ada juga orang yang “mengerti sak durunge winarah” atau “tahu apa yang akan terjadi”. Demikian pula, normalnya orang tidak akan bisa mendengar suara orang lain bila telinganya ditutup, namun faktanya ada pula yang bisa mendengar orang lain ngerasani atau bahkan bisa mendengar percakapan orang lain meskipun jaraknya puluhan bahkan ratusan kilometer dari posisi orang tersebut. Ada pula orang yang bisa mendeteksi sumber-sumber air di bawah tanah tanpa menggunakan alat-alat canggih dan hanya menggunakan sebuah ranting kayu yang ujungnya bercabang dan sebagainya.

Kaum paranormal kerap dimintai bantuan orang lain. Orang merasa butuh bantuannya untuk memecahkan berbagai masalah dan problem-problem kehidupan yang memang selalu saja datang. Selagi orang itu hidup, problem memang selalu saja ada. Pantas bila dalam filsafat, manusia itu dikatakan tidak hanya mengandung MISTERE namun juga PROBLEME. Kehidupan manusia itu sendiri adalah sebuah misteri yang perlu dipecahkan, sekaligus bahwa hidup dan kehidupan sebuah problem atau masalah. Hewan/binatang/tumbuhan tidak bermasalah. Hanya manusia yang ribut dengan masalah-masalahnya yang menggunung. Kenapa? Itu karena manusia diberi akal dan kesadaran untuk merenungkan nilai-nilai. Nilai tersebut adalah benar-salah, baik-buruk, indah-jelek. Sebenarnya tidak hanya manusia, namun jin juga diberi kemampuan untuk mempertimbangkan nilai-nilai ini. Dan makhluk yang dikaruniai kemampuan mempertimbangkan nilai-nilai ini nantinya akan diadili di hadapan sang Khalik.

Bila kita renung-renungkan, setiap manusia diberi kemampuan paranormal oleh Tuhan Sang Pencipta. Namun, sayangnya manusia tidak menyadari betapa lengkap kemampuannya untuk melampaui keterbatasannya masing-masing. Kemampuan paranormal ini akan keluar bila kita berada di dalam keadaan yang mendesak. Contohnya, bila kita tiba-tiba dikejar anjing galak maka kita akan mengeluarkan tenaga dalam tersembunyi yang selama ini tidak pernah kita bayangkan sebelumnya sehingga kita mampu melompat sungai yang lebarnya 4 meter. Nah, dari penjelasan sederhana ini bisa kita ambil satu kesimpulan bahwa UNTUK MENGELUARKAN DAYA LINUWIH/DAYA KESAKTIAN DI DALAM DIRI KITA MAKA KITA HARUS BERADA DI DALAM KONDISI YANG MENDESAK, MERASA HARUS DAN TERPAKSA. Sebab dalam kondisi normal dan biasa-biasa saja, maka kita tidak akan mampu mengeluarkan kemampuan cadangan yang manusiawi tersebut.

Dari mana daya kesaktian itu bermula? Daya kesaktian setiap manusia berasal dari TUHAN, SUMBER SEMUA SUMBER DAYA yang kemudian diberikan langsung kepada alam semesta dan dari alam semesta menurun kepada manusia. Daya manusia dibagi menjadi daya normal dan daya linuwih (ekstrasensory). Daya linuwih ini terdiri dari dua yaitu kemampuan persepsi (paragnosis) dan kemampuan motorik (paregi). Paragnosis ini dibadi tiga: Clairvoyance (kesurupan), Telepati dan Rasiestesia. Sementara Ekstrasensory terdiri dari kemampuan dematerialisasi/levitasi, Psikokinesis/telekinesis dan Poltergeist.

Tadi sudah disebutkan bahwa UNTUK MENGELUARKAN DAYA LINUWIH/DAYA KESAKTIAN DI DALAM DIRI KITA MAKA KITA HARUS BERADA DI DALAM KONDISI YANG MENDESAK, MERASA HARUS DAN TERPAKSA. Dalam keterpaksaan itu, kita jalani proses dengan normal dan sabar menempuh tahap-tahap yang semestinya harus dilakukan. Sebagaimana saat kita dikejar anjing maka yang perlu dilakukan untuk mengeluarkan daya kesaktian adalah:

(1). JANGAN BERPIKIR DAN MERENUNG
(2). LANGSUNG BERGERAK BERDASARKAN INTUISI
(3). INTUISI AKAN MENUNTUN KITA MENGELUARKAN KESAKTIAN

Begitulah sebenarnya proses mengeluarkan kesaktian tersebut. Proses mengeluarkan daya linuwih tersebut bisa karena keadaan yang memaksa dan ada pula yang diniatkan untuk menjalani latihan menjalani proses-proses keterpaksaan. Dari penjelasan ini, maka paranormal dibagi menjadi dua: ada yang memang sudah bakat sejak lahir mudah mengeluarkan daya linuwih/kesaktian dari dalam dirinya namun ada pula yang perlu dilatih dan diniatkan secara sadar. Di antara kedua jenis paranormal ini, tidak bisa dikatakan mana yang lebih unggul sebab sebenarnya daya linuwih itu ada pada setiap diri manusia tanpa terkecuali. Bila tubuh manusia ada yang besar-kecil, cerdas-bodoh, kaya miskin, maka Tuhan Yang Maha Kuasa Maha Adil dengan memberi keadilan yaitu kesamaan bahwa setiap manusia memiliki daya linuwih/kesaktian yang sama apakah itu kaya miskin, cerdas bodoh, besar-kecil. Daya linuwih ini adalah wujud kemampuan manusia untuk berkesadaran ruhani sehingga manusia bisa bertakwa. Bukankah istimewa atau tidaknya manusia ukurannya hanya ketakwaannya pada Gusti Allah?

SAAT MENERIMA WANGSIT PARANORMAL
Paranormal bekerja berdasarkan intuisi. Intuisi adalag gerakan refleks yang tanpa dipikir atau direnung-renungkan. Intuisi harus terus menerus dilatih agar tetap tajam. Orang yang kebanyakan mikir dan merenung, susah untuk mengeluarkan daya kesaktian di dalam dirinya. Para profesor dan kaum cerdik cendekia akan sulit mengeluarkan daya linuwihnya karena kebanyakan menggunakan otaknya untuk berpikir. Otak adalah kesadaran fisik, sementara yang dibutuhkan untuk mengakses dan memunculkan daya linuwih adalah kesadaran metafisik. Jadi tidak memakai otak.

Untuk memperjelas bagaimana proses awal mengeluarkan daya linuwih kaum paranormal, berikut dipaparkan pengalaman beberapa kaum paranormal saat mereka menerima “WANGSIT” DAYA LINUWIH/KESAKTIAN:

Agung Yulianto alias Ki Joko Bodo: “Sejak kecil saya punya kebiasaan aneh-aneh. Mendatangi tempat-tempat keramat untuk semedi (bertapa) dan tirakat hingga dapat banyak ilmu gaib”

Mbok Bawok (60), dukun bayi sejak usia 32 tahun: “saya mendapatkan wangsit saat duduk sendiri di tengah malam untuk menjadi dukun bayi”

Wongsorejo (40), paranormal di Ngestiharjo, Jogja: “Saat muda dulu saya sering didatangi bintang, bulan dan orang tua gaib di siang hari, saat dewasa kemampuan itu muncul sendiri”

Robert (48), paranormal khusus pengobatan alternatif menggunakan pisau bedah dari Ambon: “Saya mimpi diberi sebuah pisau. Saat saya bangun di bawah bantal ada pisau dan saya pakai membedah, ternyata setelah daging disayat akan kembali seperti semula”

Mbah Anwar, (65) paranormal di Kongkang, Kotesan, Jl Jogja Klaten: “Saya rajin ikut kungkum di Kali Opak, digembleng Mbah Marhaen. Lalu berguru ke RMP Panji Mloyo, banyak sowan ke tokoh-tokoh spiritual dan rajin mengunjungi tempat-tempat sakral”

Romo Sapto, paranormal: “Sejak kecil digembleng bapak, di gua Jepang di Taman Jurug saya berpuasa 40 hari 40 malam dibimbing bapak. Pernah disuruh berjalan ke timur berbekal 100 biji sawo kecil tanpa uang sangu. Tiap biji sawo kecik ditebar tiap pagi selama 100 hari. Saya tidak boleh meminta-minta tapi hanya jika diberi boleh makan. Sampai hari terakhir, saya sudah boleh mencari uang dengan menyembuhkan orang sakit. Eh orangnya sembuh. Sejak itu saya jadi paranormal”

Romo Hong Djoe, pendeta Budha berkemampuan paranormal: “Sejak kecil saya punya bakat. Saat sembahyang di vihara, mereka yang sering kami sembah banyak memberi pelajaran melalui kontak batin dan komunikasi”

Ki Pugeri Ismoyo, paranormal menguasai Ilmu Sejati Wahyu Ningrat: “Saat usia anak-anak pernah memegang orang sakit dengan tangan. Lima mehit kemudian dia sembuh. Pernah tirakat di Gua Bribin, saat selesai semedi keluar gua ada tiga harimau namun tidak menyerang saya…dan banyak tirakat lain di tempat-tempat wingit”

Dari pengakuan berbagai paranormal itu, ada benang merah yang bisa kita tarik yaitu bahwa mereka menyadari adanya bakat terpendam pada diri kita dan kemudian diteruskan dengan melakukan banyak MESU RAGA. Yaitu menjalani laku tirakat agar RAGA/TUBUH/KESADARAN OTAK ini melemah dan menuruti hati nurani yang bisa untuk mengeluarkan INSTINK SECARA CEPAT sebagai dasar mengeluarkan kekuatan metafisik/daya linuwih tadi.

Kesadaran fisik/Otak harus dikalahkan oleh kesadaran Jiwa yang dituntun oleh kesadaran diri sejati/aku sejati/guru sejati yaitu kesadaran RUH. Bentuk mesu raga itu banyak macamnya: ada puasa mutih, puasa pati geni, puasa dawud, puasa senin kamis, puasa hari lahir, puasa ngrowot, puasa ngalong, dan lain-lain. Diteruskan untuk mencari pengetahuan/kawruh tentang dunia supranatural dari berbagai sumber sebagai informasi pembanding, mencocokkan laku yang telah dijalani dan sebagainya. Yang juga biasa dilakukan paranormal adalah kebiasaan untuk melakukan ritual di banyak tempat yang dianggap keramat. Sebab di tempat-tempat yang dikeramatkan ini, energi purba yang meruap dari dalam tanah dan bangunan-bangunannya mampu membuat daya linuwih seseorang akan semakin meningkat.

@wongalus,2010

Categories: KULIAH CALON PARANORMAL | 17 Komentar

KULIAH UNTUK CALON PARANORMAL (2). MEMBUKA JALUR KEGAIBAN ILAHI


Jangan berharap akan mendapatkan keajaiban bila ego kita masih dominan. Pemaksaan diri dan konsentasi malah membuat jalur komunikasi kita dengan kegaiban tertutup rapat. Kondisi jiwa harus rileks dan santai saat mengamalkan ilmu gaib.

Untuk menjadi seorang paranormal, kita jelas perlu memiliki satu, beberapa atau banyak kelebihan atau kemampuan supranatural. Memang ada yang berpendapat, kita hanya perlu memiliki satu kemampuan saja namun benar-benar ahli dan mumpuni. Namun ada pula yang berpendapat, kita perlu memiliki banyak kemampuan sehingga apapun problem bisa kita pecahkan. Faktanya, sangat sedikit paranormal yang hanya memiliki satu amalan/ajian saja. Kebiasaan kaum paranormal adalah menjalani laku tirakat sehingga mereka memiliki banyak amalan/ajian yang membuat mereka dianggap sakti oleh masyarakat.

Maka, langkah pertama untuk menjadi paranormal adalah memiliki kemampuan supranatural/gaib yaitu dengan cara menguasai ajian. Ini sepertinya syarat yang mutlak dimiliki oleh paranormal. Memang lebih enak bila kita memiliki guru yang bisa mengajari kita secara langsung. Guru tersebut bisa orang lain yang tidak ada hubungan keluarga dengan kita, namun banyak pula guru tersebut adalah kakek, nenek, paman, atau kerabat kita sendiri. Guru yang masih keturunan dengan kita tersebut memang biasanya lebih serius menurunkan ilmu kepada kita karena mereka biasanya lebih ikhlas daripada guru yang tidak ada hubungan keluarga dengan kita.

Bagaimana kita bisa mendapatkan guru yang mengajari kita ilmu-ilmu gaib? Sekarang ini, apalagi di kota-kota besar sudah sangat jarang orang yang dengan sukarela mengajari ilmu-ilmu gaib peninggalan para leluhur. Kalaupun ada, kayaknya kita harus membayar mahar sekian rupiah untuk belajar. Proses belajar mengajarpun lebih banyak “pamrih”nya daripada “sepi ing pamrih”. Sehingga kewaskitaan seorang guru sudah sedemikian pudar dan terkena erosi materialisme dan keikhlasan menularkan kawruh ilmu-ilmu juga perlu dipertanyakan.

Dulu, saya punya pengalaman bertemu banyak guru yang siap mengajari saya ilmu-ilmu gaib. Namun akhirnya, saya memutuskan untuk tidak sungguh-sungguh belajar dan mengamalkan ajaran mereka karena saya menyadari bahwa jalan hidup dan jalan spiritual saya berbeda dari para guru tersebut. Jadi akhirnya saya memutuskan untuk belajar otodidak karena bagi saya lebih memuaskan. Terus terang, hingga sekarang…. usia saya saat ini hampir 40 tahun, tidak pernah sekalipun berniat total untuk belajar serius ilmu-ilmu gaib dari seorang guru. Namun, saya gemar menuntut ilmu apapun termasuk belajar ilmu kebatinan dan olah rasa.

Namun, jangan dikira belajar otodidak itu tidak punya guru. Orang belajar sendiri itu tetap punya guru. Gurunya adalah pengalaman dan ujiannya adalah fakta-fakta yang ada di depan mata. Minat saya belajar ilmu-ilmu gaib bermula saat saya memasuki usia sekolah.

Suatu ketika saat memasuki bangku SMA sekitar tahun 1987, saya ditinggal orang tua merantau ke pulau seberang. Saat itu ayah hanya berpesan: “Nak, jaga rumah ya dan rajin belajar. Masa depan ada di tanganmu sendiri…” Tercatat tiga tahun atau 1000 hari lebih saya “bertapa” di rumah yang ada di blok U nomor 24 tersebut.

Saya pun tinggal sendiri di sebuah rumah kontrakan yang sepi dan sunyi di sebuah perumahan yang masih lengang. Jadi karena keadaan atau orang jawa menyebut “kahanan” yang penuh deritalah yang membuat hidup saya menjadi orang yang awalnya dipaksa menyukai dunia dalam, inner world, dunia kebatinan, dunia rahsa, dunia aku sejati.

Di rumah yang terletak di ujung perumahan tersebut, yang saya lakukan adalah menjalani aktivitas rutin sebagaimana anak sekolah biasa. Belajar, makan-minum, tidur dan lain-lain. Satu televisi dan satu radio yang sudah butut tidak pernah saya nyalakan karena rasa-rasanya hati ini tidak terhibur oleh tayangan-tayangan informasi-informasi yang disediakan. Mulailah saya mencari-cari jawaban untuk apa sebenarnya manusia itu hidup, siapa yang menciptakan manusia, kenapa Sang Pencipta menciptakan saya, dan seterusnya… Pertanyaan-pertanyaan itu begitu mengganggu saya saat itu, sehingga saya pun mencari-cari jawaban tanpa guru.

Hampir setiap malam, saya berjalan kaki sekitar 500 meter ke gapura depan perumahan untuk sekedar menghibur diri, duduk di sebuah taman rumput tanpa agenda apa-apa. Suatu ketika, pada suatu malam minggu, saya berjalan ke tengah pertokoan dan langkah kaki berhenti di sebuah toko buku dan melongok-longok buku-buku agama. Tertariklah saya pada buku kecil yang judulnya TASWAUF karangan Dr Mir Valiudin. Sejak membeli buku itulah, saya semakin intensif mendalami dan mengamalkan tasawuf sebagai bagian spiritualitas sehari-hari termasuk juga hizib, wirid, doa dan sebagainya.

Bila orang yang mendalami tasawuf kebanyakan dengan membaca atau berguru ke guru tarekat, namun saya malah hanya sedikit tentang teorinya namun sungguh-sungguh menjalani dengan keyakinan penuh satu dimensi rasa/kebatinan yang sebenarnya medupakan sendi agama tersebut. Berbagai wirid dan hizib saya amalkan hingga mendarah daging hingga saat ini.

Bila dalam teori disebutkan bahwa untuk menjalani amalan tertentu memerlukan laku tirakat seperti puasa mutih, puasa ngalong, puasa ngrowot, puasa ngebleng maka saya malah sama sekali tidak melakukan tirakat yang seperti itu. Kenapa? Sebab saya menyadari inti dari berbagai macam laku tirakat itu pada hakekatnya adalah mengendalikan ego atau nafsu-nafsu yang ada pada diri manusia. Manusia harus siap menderita, siap lapar, siap lemas, siap miskin, siap tidak menggerutu, siap tidak mengomel, dan siap hidup dan siap pula mati, lahir maupun batin. Pasrah, sumarah, sumeleh pada Iradat/Kehendak Tuhan Maha Pencipta. Itu saja. Sementara tanpa niat puasa pun saya sudah puasa betulan karena memang tidak ada yang bisa dimakan selain daun-daunan ketela di belakang rumah dan air satu dua teguk dari sumur.

Kata orang tua, sejak kecil saya dikatakan telah memiliki bakat supranatural. Misalnya, pada suatu hari orang tua saya mengeluh tidak punya uang untuk makan. Apalagi orang tua punya hutang ke tetangga kanan kiri. Hati saya sedih bukan kepalang merasakan penderitaan tersebut. Dalam hati saya memohon agar Tuhan berkenan menolong keluarga. Eh, saat pulang dari sekolah di jok belakang kendaraan umum saya temukan sebuah kalung yang mirip kalung mainan. Karena tidak ada satupun penumpang selain saya, seketika itu kalung tersebut saya masukkan ke tas dan kalung saya berikan ke orang tua. Betapa kagetnya, orang tua ternyata kalung yang disangka mainan tersebut setelah dibawa ke toko emas ternyata benar-benar kalung emas dengan berat sekitar 22 gram.

Contoh kejadian lain adalah saat rumah kami tiba-tiba dijadikan markas setan. Meskipun masih usia SD, saya berhasil mengusir setan-setan dari rumah dengan cara melakukan wirid surat-surat yang ada dalam kitab suci.

Ya, belajar dari berbagai pengalaman gaib tersebut melakukan tes uji amalan ilmu gaib memang menjadi wajib hukumnya. Tidak masuk akal kita menjalani amalan tapi takut melakukan pengujian. Misalnya, bila Anda mengamalkan ajian ilmu kebal, maka ajian itu harus Anda buktikan dan jangan hanya berangan-angan sudah kebal. Ibarat tentara yang sudah menguasai ilmu menembak, namun tidak pernah memegang senjata dan menarik pelatuk maka kita belum bisa dikatakan memiliki ilmu menembak. Sebab teori sangat berbeda dengan praktek. Membaca buku teknik naik sepeda tidak sama dengan praktek naik sepeda, bukan?

Yang perlu diperhatikan bagi mereka yang ingin menguasai ilmu gaib dan kemudian mengamalkan salah satu ajian. Perlu kita mengetahui apa yang masuk ke tubuh kita? Apakah itu jin? Apakah itu setan? Apakah itu malaikat? Perlu kiranya dijelaskan hal ini agar tidak salah sangka dan keblasuk ke pemahaman yang aneh-aneh.

Yang masuk ke tubuh kita saat mengamalkan ajian sebenanya adalah energi ilmu yang telah kita amalkan tadi. Orang menyebutnya khodam. Jadi tidak benar orang belajar ilmu gaib lalu dalam tubuhnya dimasuki jin, setan, malaikat dan sebagainya. Itu pemahaman yang salah dan menyesatkan. Sepanjang pengamalan saya, saya tidak pernah merasa diintervensi makhluk asing agar masuk ke tubuh saya dan menguasai kesadaran saya kalau saya memang tidak membuka jalur atau membuka pintu gerbang agar kesadaran diri saya dimasuki makhluk gaibYang benar adalah saat kita melakukan tirakat, puasa yang diniatkan untuk menguasai ajian tertentu maka yang terjadi adalah energi batin kita sendirilah yang mengumpul karena amalan kita tadi.

Energi batin kita akan memunculkan kekuatan karena kita menduplikasi energi gaib yang tersimpan di gudang data alam semesta. Jadi misalnya, Anda mengamalkan ajian KULHU SUNGSANG maka itu karena energi batin kita mengcopy kekuatan yang tersimpan di alam semesta yang telah terformulasikan sedemikian rupa dalam bentuk ajian tersebut. Saya lupa, amalan apa pertama kali saya kuasai. Saya sudah tidak ingat lagi karena itu terjadi sekian puluh tahun yang lalu. Yang saya ingat, saat itu saya mengamalkan wirid rutin milik tarekat Naqsabandriyah hingga hapal di luar kepala. Saya selalu melantunkan dalam hati wirid tersebut mulai bangun tidur sampai saat berada di dalam keadaan tertidur dan bermimpi saya juga masih dalam kondisi wirid.

Hijab atau tirai penghalang ruhani akan terbuka secara otomatis bila kita melakukan wirid rutin. Tersingkapnya hijab ini tanpa disangka-sangka dan bagi orang yang mengalaminya, sepertinya hal tersebut wajar-wajar saja. Bagi orang yang menjalani wirid, maka hal yang gaib itu tidak terasa sebagai hal yang gaib dan sepertinya sebuah gejala normal. Sementara bagi orang yang tidak berada pada gelombang ruhani yang sama akan mengatakan ganjil dan gaib. Ini terjadi saat saya hampir setiap malam sunyi melihat bola-bola api beterbangan di angkasa. Bola-bola api itu tidak terlihat oleh mata teman-teman saya. Sementara saya melihat dengan jelas dan tidak merasa melihat hal yang gaib. Bola-bola api itu ternyata adalah bola api yang dilontarkan oleh para dukun santet. Maklum, pada tahun 1980-1990 an, santet sangat marak di Jawa Timur. Termasuk di Sidoarjo, kota tempat saya tinggal, hampir setiap hari ada saja orang terkena santet.

Pada suatu ketika, sebuah bola api berwarna merah menghantam sebuah bangunan yang jaraknya sekitar satu kilometer dari rumah saya. Saya pun berlari mengejar bola api itu, yang ternyata sasarannya adalah sebuah gedung pengadilan di Jalan Jaksa Agung R Suprapto. Saat sudah berada di depan pengadilan, dan dalam keadaan nafas yang ngos-ngosan.. saya melihat sesosok bayangan gelap tinggi besar sedang duduk di atas bangunan yang ternyata sosok itu adalah gendruwo yang memegang bola api santet. Saat saya datang, gendruwo itu juga memandang saya dan tiba-tiba dia melontarkan bola apinya ke arah saya.

Refleks, saya melantunkan wirid pendek dalam hati dan bola api itu pun melesat kembali ke arah gendruwo si pelempar. Dia pun terjatuh dari atas gedung dan bergelimpangan di tanah terkena bola apinya sendiri. Tubuhnya gosong. Ia mengerang kesakitan hingga akhirnya mati mengenaskan. Astaghfirullah….

Sebelum saya menutup artikel ini, saya berpesan pada diri saya sendiri dan juga kepada para sedulur/saudaraku semua yang sempat membaca blog ini: Kuasai dan kendalikanlah ego yang penuh nafsu itu. Jangan biarkan ego mendominasi diri kita dan menuntun langkah kita. Kita tidak perlu ngotot dalam meraih kesaktian karena ngotot adalah tanda kita melakukan pemaksaan diri yang justeru membuat jalur komunikasi kita dengan kegaiban tertutup rapat. Santai dan rileks saat mengamalkan ilmu gaib adalah tanda kita sudah mampu menguasai ego kita. Bila kondisi kejiwaan kita santai dan ego sudah terkendali, ayo kita melakukan wirid ASMA-UL HUSNA atau wirid lain yang tujuannya adalah untuk merasakan cinta dan kasih sayang pada Tuhan, satu-satunya Dzat yang wajib kita sembah. Maka kegaiban akan otomatis datang pada diri kita. Jadi KESAKTIAN tidak perlu dijadikan tujuan. Namun hadiah atau penghargaan dari buah amalan kita untuk manembah dan memperturutkan iradat-NYA.

Jangan pula menyembah nabi, menyembah malaikat, menyembah iblis, menyembah kyai, menyembah orang pintar, menyembah guru spiritual, apalagi menyembah keakuan/ego sendiri, menyembah uang, menyembah isteri atau suami, menyembah keluarga, menyembah pohon, menyembah kecantikan, menyembah kekayaan, menyembah kedudukan tahta dan derajat karena itu semua adalah BERHALA dan itu berarti kita telah SYIRIK/MUSYRIK. Tidak perlu juga mempraktekkan sihir apalagi menjadikannya sebagai tujuan. Sebab belum tentu kekayaan dan kesuksesan yang Anda inginkan dengan sihir itu akan membawa Anda kepada kebaikan dunia dan kebaikan di akhirat.

Sebagaimana junjungan dan suri tauladan kita, Rasulullah Muhammad SAW adalah manusia yang “ummi”, yang tidak bisa baca tulis namun hanya mampu pasrah pada iradat-Nya, kemudian berniat melakukan upaya penyucian batin dengan semedi di Gua Hira. Tanpa diduga dan diniatkan sebelumnya, dia ditemui kegaiban: hadirnya malaikat Jibril dan diminta untuk MEMBACA DENGAN DASAR BAHWA SEMUA YANG ADA INI HARUSLAH MEMILIKI DASAR PIJAKAN YAITU “ATAS NAMA TUHAN”

Untuk yang terkasih.. Muhammad Rasulullah SAW, selamat ulang tahun. Semoga kita mampu memantulkan kembali pancaran kasihmu kepada kita ke seluruh lorong dan sudut di jagad raya.

@wongalus,2010

Categories: KULIAH CALON PARANORMAL

KULIAH UNTUK CALON PARANORMAL: MEMANFAATKAN JEJAK REKAM METAFISIS


Artikel ini saya tujukan khusus untuk mereka yang ingin menjadi paranormal dan menekuni dunia supranatural. Ini pengetahuan dasar tentang ketrampilan teknis/tata cara mengamalkan ilmu gaib. Jadi bagi yang tidak berkepentingan, kami mohon maaf karena bisa jadi mengganggu keyakinan Anda. (wongalus)

Ada sebuah buku yang mengisahkan kebiasaan berbagai bangsa di dunia dalam hubungannya dengan ilmu gaib yaitu THE GOLDEN BOUGHT, A STUDY IN MAGIC AND RELIGION karya penulis Sir James George Frazer. Dalam bukunya itu, Frazer membagi prinsip-prinsip magic (sihir) menjadi dua macam.

Pertama, ilmu gaib diperoleh dengan melakukan kontak atau hubungan dengan benda-benda yang terkait dengan orang yang menjadi sasaran atau sumber ilmu gaib itu. Misalnya, di suatu komunitas masyarakat kalau orang ingin agar seorang wanita jatuh hati padanya alias melakukan pelet pengasihan maka diambillah sesuatu benda yang pernah disentuh oleh wanita itu. Frazer menyebutnya LAW OF CONTACT sedangkan Ilmu Gaibnya disebut dengan CONTAGINUS MAGIC.

Kedua, ilmu gaib yang berdasarkan hukum kesamaan (LAW OF SIMILARITY) dan ilmu gaibnya disebut IMITATIVE MAGIC. Jika kita menginginkan sesuatu dengan kekuatan gaib, maka kita menggunakan sesuatu yang mirip dengan apa yang kita inginkan. Kalau kita ingin menginginkan kekuatan dari angin, maka kita bisa melakukan dengan bersiul. Bersiul itu sama dengan datangnya angin. Kebiasaan ini ternyata dilakukan hampir di seluruh bangsa di dunia.

Tidak hanya tradisi asli suku-suku bangda yang menggunakan dua cara magic sebagaimana yang dipaparkan Frazer, para penganut agama-agama besar di dunia pun juga menggunakan dua hukum itu yang mengakui adanya hubungan antara kekuatan gaib yang kita peroleh dari sentuhan benda dan sumber yang mempunyai kekuatan energi itu. Misalnya, para sahabat dulu mengambil berkah dari apa saja yang pernah disentuh oleh Rasulullah SAW, seakan-akan teori magic itu mendapatkan pembenaran agama.

Kita ingat, bagaimana seorang paranormal dari kalangan Yahudi menyihir Rasulullah SAW. Dia menggunakan sisir rambut Rasulullah (barang yang pernah disentuh Rasulullah) untuk diserap energi gaibnya dan kemudian dilakukan upaya sihir. Secara metafisis, sebuah sentuhan tangan kita ke benda akan meninggalkan jejak gaib yang tidak pernah lagi bisa dihapuskan. Jejak gaib itu adalah laku perbuatan kita yang terus akan terhubung hubungan dengan roh kita. Jadi sangat masuk akal bila nanti di pengadilan akhir saat diri kita diadili oleh Tuhan, maka mulut kita tidak perlu lagi berkata-kata. Sebab tangan, kaki, dan semua tubuh kita lah yang akan menjadi bukti telah meninggalkan jejak di benda-benda.

Jadi laku perbuatan kita sekecil apapun yang ada hubungannya dengan menyentuh benda-benda maka di situlah kita membuat sebuah JEJAK REKAM METAFISIS yang tidak akan pernah bisa dihapus lagi untuk selama-lamanya. Di dalam jejak tersebut akan tercecer catatan baik atau buruk amal perbuatan kita. Di dalam jejak rekam metafisis itu termuat sebuah mikrochip dari roh kita yang tetap hidup.

Seorang paranormal melakukan upaya sihir dengan prinsip LAW OF CONTACT. Dia mengambil benda-benda calon korban karena benda-benda yang telah disentuh korban tersebut sebenarnya sudah ada mikrochip dari roh korban. Paranormal memperlakukan benda-benda milik korban seakan-akan benda-benda itu adalah tubuh si korban. Dia menusuk-nusuk, mengikat, memutar-mutar, menyentuh dengan sentuhan lembut kepada benda-benda milik korban yang tak lain tubuh korban itu sendiri. Paranormal juga melakukan perbuatan yang berdasarkan hukum LAW OF SIMILARITY, yaitu membuat sebuah upacara ritual kecil-kecilan yaitu sebuah pesta pora yang dihadiri oleh roh-roh lainnya. Kemudian bersama-sama roh-roh yang hadir di upacara ritual itu siap untuk menyakiti, membunuh dan membingungkan roh korban.

Seorang yang belajar ilmu-ilmu gaib perlu memahami HUKUM KONTAK DAN HUKUM PERSAMAAN ini. Sedangkan mantra digunakan sebagai media untuk mengumpulkan dan mengakses energi atau kekuatan yang tersembunyi di dalam sebuah ilmu gaib. Untuk memahami hal ini saya mencontohkan AJI PELET PENGASIHAN JARAN GOYANG.

Suatu ketika Anda ingin memiliki ajian Pelet Pengasihan Jaran Goyang dan kemudian benar-benar menjalani laku tirakat seperti puasa mutih, puasa ngalong, puasa ngrowot dan lain-lain. Anda juga sudah membaca mantra sekian ratus kali dengan ritual yang unik dan aneh. Namun bagaimana caranya mengecek ajian tersebut, apakah Anda sudah menguasai ajian ini? Untuk mengecek penguasaan sebuah ajian, tidak bisa tidak Anda perlu mencobanya.

Caranya mencoba Pelet Pengasihan Jaran Goyang sebagai berikut. Pertama, sediakan benda-benda milik seseorang yang akan Anda pelet (tentu saja secara sembunyi-sembunyi). Kedua, pegang benda tersebut dan mulailah matek ajian dengan membaca mantra: “AJIKU SI JARAN GOYANG, CEMETIKU SODO LANANG, TAK SABETAKE SEGARA ASAT, TAK SABETAKE GUNUNG JUGRUG, TAK SABETAKE ATINE SI JABANG BAYI………(nama korban) MATI TAN URIP YEN ORA INGSUN ….. (nama klien yang kita bantu) KANG KARYA JAMPI”

Remas, goyangkan, putar-putar benda tersebut seperti anda meremas, menggoyang dan memutar hatinya korban….

Disini, hukum kontaknya adalah”memegang benda-benda milik korban” karena sebenarnya benda-benda tersebut adalah bagian ROH KORBAN dan hukum persamaannya adalah menyamakan jiwa/sukma korban dengan benda yang sebenarnya bersifat gaib menjadi benda fisik yang bisa disabet dengan lidi.

Ketiga, kekuatan membayangkan (visualisasi) tersebut menentukan berhasil tidaknya ajian Anda. Semakin kuat Anda mampu membayangkan fakta yang seolah-olah tersebut menjadi fakta yang sebenarnya maka disitulah ajian kita semakin kuat. Itu salah satu sebab kenapa disyaratkan agar seseorang melakukan laku prihatin seperti puasa karena sebenarnya dengan laku prihatin itu, kita akan dengan mudah melakukan visualisasi karena panca indera melemah dan diganti dengan indera yang lain yaitu indera keenam.
Keempat, kita menunggu hasil pelet yang telah kita jalankan tersebut. Lamanya menunggu tidak ada jangka waktu yang pasti karena tergantung pada kekuatan energi yang Anda miliki untuk menarik roh korban. Korban akan merasa kangen yang tidak terkendali dan muncul rasa ingin bertemu yang luar biasa pada diri pemelet/klien yang minta dipeletkan. Bila energi supranatural Anda cukup besar maka hasilnya segera tampak namun bila energi Anda masih lemah maka tarikannya juga lemah dan memakan waktu yang lebih lama.

Selain itu, yang menentukan berhasil tidaknya pelet Anda adalah kekuatan spiritual mental korban. Sangat cepat memelet korban yang jarang melaksanakan olah batin namun kita akan mendapatkan kesulitan bila ternyata korban sasaran kita adalah mereka yang gemar olah batin/olah rasa. Mereka akan dengan mudah mendeteksi lontaran pelet pengasihan kita waspadai serangan baliknya. Bila kita tidak waspada dan hati-hati, kita sendiri yang akan dibuat celaka oleh mereka.

Terakhir, saya berpesan kepada saudara-saudara. Belajar ilmu gaib tidak seperti pertunjukan sulap. Ilmu sulap hanya mengelabui mata dan hanya digunakan untuk mengundang decak kagum penonton di panggung. Sementara bekerjanya ilmu gaib itu misterius, pelan dan sembunyi-sembunyi. Anda adalah prajurit bayangan yang duduk diam di kegelapan siap membidikkan senapan menunggu korban untuk lengah.

@wongalus,2010

Categories: KULIAH CALON PARANORMAL | 18 Komentar

DZIKIR ASMA UL-HUSNA


Ini wirid untuk memuji Nama-Nama Tuhan yang Maha Segalanya. Saat kita melantunkan puji-pujian kepada-NYA, sebenarnya itulah saat kita membuka jalur koneksi dengan kekuatan paling mutakhir yang ada di alam semesta ini.

 Misalnya, saat kita berdzikir berulang-ulang menyebut “Ya Bari’!” maka kita membuka jalur koneksi dengan kekuatan energi gaib penyembuhan yang ada di seluruh alam semesta sehingga bisa diniatkan untuk menyebuhkan semua penyakit.

 Atau misalnya, kita berdzikir berulang menyebut  “Ya ‘Aliy!” maka kita membuka jalur koneksi dengan kekuatan energi gaib kecerdasan yang ada di seluruh alam semesta  sehingga bisa diniatkan untuk mencerdaskan otak anak kita.

 Sebelum dipaparkan bagaimana cara meniatkannyasecara lengkap, berikut adalah Nama-Nama Tuhan:

1. Allah
2. Ar-Rahman – Maha Pemurah
3. Ar-Rahim – Maha Penyayang
4. Al-Malik – Maha Merajai/Pemerintah
5. Al-Quddus – Maha Suci
6. As-Salam – Maha Penyelamat
7. Al-Mu’min – Maha Pengaman
8. Al-Muhaymin – Maha Pelindung/Penjaga
9. Al-Aziz – Maha Mulia/Perkasa
10. Al-Jabbar – Maha Pemaksa
11. Al-Mutakabbir – Maha Besar
12. Al-Khaliq – Maha Pencipta
13. Al-Bari’ – Maha Perancang
14. Al-Musawwir – Maha Menjadikan Rupa Bentuk
15. Al-Ghaffar – Maha Pengampun
16. Al-Qahhar – Maha Menundukkan
17. Al-Wahhab – Maha Pemberi
18. Ar-Razzaq – Maha Pemberi Rezeki
19. Al-Fattah – Maha Pembuka
20. Al-Alim – Maha Mengetahui
21. Al-Qabid – Maha Penyempit Hidup
22. Al-Basit – Maha Pelapang Hidup
23. Al-Khafid – Maha Penghina
24. Ar-Rafi – Maha Tinggi
25. Al-Muiz – Maha Pemberi Kemuliaan/Kemenangan
26. Al-Muthil – Maha Merendahkan
27. As-Sami – Maha Mendengar
28. Al-Basir – Maha Melihat
29. Al-Hakam – Maha Menghukum
30. Al-Adl – Maha Adil
31. Al-Latif – Maha Halusi
32. Al-Khabir – Maha Waspada
33. Al-Halim – Maha Penyantun
34. Al-Azim – Maha Agong
35. Al-Ghafur – Maha Pengampun
36. Ash-Shakur – Maha Pengampun
37. Al-Aliyy – Maha Tinggi Martabat-Nya
38. Al-Kabir – Maha Besar
39. Al-Hafiz – Maha Pelindung
40. Al-Muqit – Maha Pemberi Keperluan
41. Al-Hasib – Maha Mencukupi
42. Aj-Jalil – Maha Luhur
43. Al-Karim – Maha Mulia
44. Ar-Raqib – Maha Pengawas
45. Al-Mujib – Maha Mengabulkan
46. Al-Wasi – Maha Luas Pemberian-Nya
47. Al-Hakim – Maha Bijaksana
48. Al-Wadud – Maha Pencinta
49. Al-Majid – Maha Mulia
50. Al-Baith – Maha Membangkitkan
51. Ash-Shahid – Maha Menyaksikan
52. Al-Haqq – Maha Benar
53. Al-Wakil – Maha Berserah
54. Al-Qawiyy – Maha Memiliki Kekuatan
55. Al-Matin – Maha Sempurna Kekuatan-Nya
56. Al-Waliyy – Maha Melinuingi
57. Al-Hamid – Maha Terpuji
58. Al-Muhsi – Maha Menghitung
59. Al-Mubdi’ – Maha Memulai/Pemula
60. Al-Muid – Maha Mengembalikan
61. Al-Muhyi – Maha Menghidupkan
62. Al-Mumit – Maha Mematikan
63. Al-Hayy – Maha Hidup
64. Al-Qayyum – Maha Berdiri Dengan Sendiri-Nya
65. Al-Wajid – Maha Menemukan
66. Al-Majid – Maha Mulia
67. Al-Wahid – Maha Esa
68. As-Samad – Maha Diminta
69. Al-Qadir – Maha Kuasa
70. Al-Muqtadir – Maha Menentukan
71. Al-Muqaddim – Maha Mendahulukan
72. Al-Mu’akhkhir – Maha Melambat-lambatkan
73. Al-‘Awwal – Maha Pemulaan
74. Al-‘Akhir – Maha Penghabisan
75. Az-Zahir – Maha Menyatakan
76. Al-Batin – Maha Tersembunyi
77. Al-Wali – Maha Menguasai Urusan
78. Al-Mutaali – Maha Suci/Tinggi
79. Al-Barr – Maha Bagus (Sumber Segala Kelebihan)
80. At-Tawwab – Maha Penerima Taubat
81. Al-Muntaqim – Maha Penyiksa
82. Al-Afuww – Maha Pemaaf
83. Ar-Ra’uf – Maha Mengasihi
84. Malik Al-Mulk – Maha Pemilik Kekuasaan
85. Thul-Jalali wal-Ikram – Maha Pemilik Keagungan dan Kemuliaan
86. Al-Muqsit – Maha Mengadili
87. Aj-Jami – Maha Mengumpulkan
88. Al-Ghaniyy – Maha Kaya Raya
89. Al-Mughni – Maha Penberi Kekayaan
90. Al-Mani – Maha Membela/Menolak
91. Ad-Darr – Maha Pembuat Bahaya
92. An-Nafi – Maha Pemberi Manfaat
93. An-Nur – Maha Pemberi Cahaya
94. Al-Hadi – Maha Pemberi Petunjuk
95. Al-Badi – Maha Indah/Tiada Bandingan
96. Al-Baqi – Maha Kekal
97. Al-Warith – Maha Membahagi/Mewarisi
98. Ar-Rashid – Maha Pandai/Bijaksana
99. As-Sabur – Maha Penyabar

Cara dzikir berdasarkan manfaatnya menurut buku “Khasiat Asmaul-Husna” karya Abu Nur Husnina sebagai berikut:

1. “Ya Allah!” apabila dizikirkan 500 x setiap malam, lebih-lebih lagi selepas sholat tahajjud atau sholat sunat 2 rakaat mempunyai pengaruh yang besar di dalam mencapai segala yang diusahakan dan dihajati.

2. “Ya Rahman!” apabila dizikirkan sesudah sholat 5 waktu sebanyak 500x, maka hati kita akan menjadi terang, tenang & sifat-sifat pelupa & gugup akan hilang dengan izin Allah.

3. “Ya Rahim!” apabila dizikirkan sebanyak 100 x setiap hari, InsyaAllah kita akan mempunyai daya penarik yang besar sekali hingga manusia merasa cinta & kasih serta sayang terhadap kita.

4. “Ya Malik!” apabila dizikirkan sebanyak 121 x setiap pagi atau setelah tergelincirnya matahari, segala perkerjaan yang dilakukan setiap hari akan mendatangkan berkat & kekayaan yang diridhoi Allah.

5. “Ya Quddus!” apabila dizikirkan sebanyak 100 x setiap pagi setelah tergelincir matahari, maka hati kita akan terjaga dari semua penyakit hati seperti sombong, iri hari, dengki dll.

6. “Ya Salam!” apabila dizikirkan sebanyak 136 x, InsyaAllah jasmani & rohani kita akan terhindar dari segala penyakit sehingga badan menjadi segar sehat & sejahtera.

7. “Ya Mukmin!” apabila dizikirkan sebanyak 236 x, InsyaAllah diri kita, keluarga & segala kekayaan yang dimiliki akan terpelihara & aman dari segala macam gangguan kejahatan.

8. “Ya Muhaimin!” apabila dizikirkan sebanyak 145 x sesudah sholat fardhu Isya, Insyaallah pikiran & hati kita akan menjadi terang & bersih.

9. “Ya ‘Aziz!” apabila dizikirkan sebanyak 40 x sesudah sholat subuh, InsyaAllah, kita akan menjadi orang yang mulia, disegani orang yang penuh kewibawaan.

10.”Ya Jabbar!” apabila dizikirkan sebanyak 226 x pagi & petang, semua musuh akan menjadi tunduk & patuh dengan izin Allah.

11. “Ya Mutakabbir!” apabila dizikirkan sebanyak 662 x, maka dengan kebijaksanaan bertindak, kita akan dapat menundukkan semua musuh, bahkan mereka akan menjadi pembantu yg setia.

12.”Ya Khaliq!” dibaca mengikut kemampuan atau sebanyak 731x, InsyaAllah yang ingin otak cerdas, cepat menerima sesuatu pelajaran , amalan ini akan memberikan otak kita cerdas dan cepat faham.

13.”Ya Baarii’!” sekiranya kita berada didalam kesukaran atau sedang sakit, dibaca sebanyak 100 x selama 7 hari berturut-turut, InsyaAllah kita akan terlepas dari kesukaran & sembuh dari penyakit tersebut.

14.”Ya Musawwir!” sekiranya seorang isteri yang sudah lama belum mempunyai anak, maka ikhtiarnya dengan berpuasa selama 7 hari dari hari Minggu hingga Sabtu. Di waktu akan berbuka puasa, ambil segelas air & dibacakan “Ya Musawwir” sebanyak 21 x, kemudian diminum air tersebut untuk berbuka puasa. Bagi sang suami, hendaklah melakukan amalan yang sama tetapi hanya dengan berpuasa selama 3 hari. Kemudian pada waktu hendak berjima’, bacalah zikir ini sebanyak 10 x, InsyaAllah akan dikurniakan anak yang soleh.

15.”Ya Ghaffaar!” sambil beri’tikaf (diam dalam masjid dalam keadaan suci) bacalah zikir ini sebanyak 100 x sambil menunggu masuknya waktu sholat Jumaat, InsyaAllah akan diampunkan dosa-dosa kita.

16.”Ya Qahhaar!” dizikir menurut kemampuan atau sebanyak 306 x, maka hati kita akan dijaga dari ketamakkan & kemewahan dunia & InsyaAllah orang-orang yang selalu memusuhi kita akan sadar & tunduk akhirnya.

17. “Ya Wahhaab!” dizikir sebanyak 100 x sesudah sholat fardhu, barang siapa yang selalu didalam kesempitan, Insya Allah segala kesulitan atau kesempitan dalam soal apa pun akan hilang.

18. “Ya Razzaq!” dizikir mengikut kemampuan sesudah sholat fardhu khususnya sholat subuh, Insya Allah akan dipermudahkan rezeki yang halal & membawa berkat. Rezeki akan datang tanpa diduga.

19. “Ya Fattah!” dizikir sebanyak 71 x sesudah selesai sholat subuh, InsyAllah hati kita akan dibuka oleh Allah, sehingga mudah menerima kebenaran, pengetahuan dan kebijaksanaan.

20. “Ya ‘Aalim!” dizikir sebanyak 100 x setiap kali selesai sholat Maktubah, Insya Allah akan mendapat kemakrifatan yang sempurna.

21. “Ya Qaabidhu!” dizikirkan 100 x setiap hari, maka dirinya akan semakin dekat dengan Allah & terlepas dari segala bentuk ancaman.

22. “Ya Baasithu!” Bagi mereka yg berniaga atau mempunyai usaha2 lain, kuatkanlah usaha & berniaga itu dengan memperbanyakkan membaca zikir ini setiap hari, InsyaAllah rezeki akan menjadi murah.

23. “Ya Khaa’fidh!” dizikirkan sebanyak 500 x setiap hari, dalam keadaan suci, khusyuk & tawaduk, InsyaAllah segala maksud akan ditunaikan Allah. Juga apabila mempunyai musuh, musuh itu akan jatuh martabatnya.

24. “Ya Raafi!” dizikirkan setiap hari, baik siang atau malam sebanyak 70 x, InsyaAllah keselamatan harta benda di rumah, di kedai atau di tempat-tempat lain akan selamat & terhindar dari kecurian.

25. “Ya Mu’izz!” dizikirkan sebanyak 140 x setiap hari, Insya Allah akan memperolehi kewibawaan yang besar terutama ketua-ketua jabatan atau perniagaan.

26. “Ya Muzill!” Perbanyakkanlah zikir ini setiap hari, sekiranya ada orang berhutang kepada kita & sukar untuk memintanya, InsyaAllah si penghutang akan sadar & membayar hutangnya kembali.

27. “Ya Samii’!” Sekiranya inginkan doa kita makbul & pendengaran telinga kita tajam, biasakanlah zikir ini setiap hari menurut kemampuan, lebih-lebih lagi sesudah sholat Dhuha, InsyaAllah doa kita akan mustajab.

28. “Ya Bashiir!” Dizikirkan sebanyak 100 x sebelum sholat Jumat, InsyaAllah akan menjadikan kita terang hati, cerdas otak & selalu diberikan taufik & hidayah dari Allah.

29. “Ya Hakam!” dizikirkan sebanyak 68 x pada tengah malam dalam keadaan suci, InsyaAllah dapat membuka hati seseorang itu mudah menerima ilmu-ilmu agama & membantu kecepatan mempelajari ilmu-ilmu agama.

30. “Ya Adllu!” dizikirkan sebanyak 104 x setiap hari sesudah selesai sholat 5 waktu, InsyaAllah diri kita selalu dapat berlaku adil.

31. “Ya Lathiif!” Dengan memperbanyakkan zikir ini mengikut kemampuan, InsyaAllah bagi para peniaga, ikhtiar ini akan menjadikan barangan jualannya menjadi laris & maju.

32. “Ya Khabiir!” Dengan memperbanyakkan zikir ini setiap hari, terkandung faedah yang teramat banyak sekali sesuai dengan maksud zikir ini antara lain faedahnya ialah dapat mempertemukan kita dengan siapapun yang kita inginkan, termasuk bertemu dengan teman atau anak yang telah terpisah sekian lama.

33. “Ya Haliim!” Dizikirkan sebanyak 88 x selepas sholat lima waktu, bagi mereka yang mempunyai kedudukan di dalam pemerintahan, organisasi atau kelompok apa saja, InsyaAllah dipastikan kedudukannya tidak akan digoyang atau digugat.

34. “Ya ‘Aziim!” dizikirkan sebanyak 12 x setiap hari untuk orang yang sekian lama menderitaisakit, InsyaAllah akan sembuh. Juga apabila dibaca 12 x kemudian ditiupkan pada tangan lalu diusap-usap pada seluruh badan, maka dengan izin Allah akan terhindar dari gangguan jin, jin syaitan & sebagainya.

35. “Ya Ghafuur!” bagi orang yang bertaubat, hendaklah memperbanyakkan zikir ini dengan mengakui dosa-dosa & beriktikad untuk tidak mengulanginya, InsyaAllah akan diterima taubatnya oleh Allah.

36. “Ya Syakuur!” dizikirkan sebanyak 40 x sehabis sholat hajat, sebagai pengucapan terima kasih kepada Allah, InsyaAllah semua hajat kita akan dimakbulkan Allah. Lakukanlah setiap kali kita mempunyai hajat yang penting & terdesak.

37. “Ya ‘Aliy!” Untuk mencerdaskan otak anak kita yang bebal, tulislah zikir ini sebanyak 110 x (** di dalam bahasa Arab) lalu direndam pada air yang dingin & diberikan si anak meminumnya, InsyaAllah lama kelamaan kecerdasan si anak itu akan berubah cemerlang.

38. “Ya Kabiir!” Bagi seseorang yang kedudukannya telah dirampas atau dilucuti gara-gara sesuatu fitnah, maka bacalah zikir ini sebanyak 1000 x selama 7 hari berturut-turut dalam keadaan suci sebagai pengaduan kepada Allah. Lakukanlah sesudah sholat malam (tahajud atau hajat).

39. “Ya Hafiiz!” dizikir sebanyak 99 x, InsyaAllah diri kita akan terlindung dari gangguan binatang buas terutamanya apabila kita berada di dalam hutan.

40. “Ya Muqiit!” Sekiranya kita berada di dalam kelaparan seperti ketika sesat di dalam hutan atau di mana sahaja sehingga sukar untuk mendapatkan bekalan makanan, maka perbanyakkan zikir ini. InsyaAllah badan kita akan menjadi kuat & segar kerana rasa lapar akan hilang.

41. “Ya Hasiib!” Untuk memperteguhkan kedudukan yang telah kita jawat, amalkan zikir ini sebanyak 777 x sebelum matahari terbit & selepas sholat Maghrib, InsyaAllah akan meneguhkan kedudukan dan terhindar dari gangguan.

42. “Ya Jaliil!” Barangsiapa mengamalkan zikir ini pada sepertiga malam yang terakhir, InsyaAllah kita akan mendapati perubahaan yang mengagumkan – bisnis akan bertambah maju. Andai seorang pegawai, maka kedudukan kita akan ditinggikan dan mendapat tempat yang terhormat izin Allah.

43. “Ya Kariim!” Untuk mencapai darjat yang tinggi & mulia di dunia mahupun di akhirat kelak, maka amalkan zikir ini sebanyak 280 x ketika hendak tidur. Allah akan mengangkat derajat mereka yang mengamalkan zikir ini.

44. “Ya Raqiib!” Untuk penjagaan barang yang dikhawatirkan, maka zikirkan sebanyak 50 x setiap hari dengan niat agar barang-barang yang dikhawatirkan berada di tempat yang jauh & sukar dijaga akan terhindar dari pencurian dan gangguan lainnya.
45. “Ya Mujiib!” Sesungguhnya Allah adalah Zat yang menerima doa hambaNya & agar doa kita mustajab & selalu diterima Allah, hendaklah mengamalkan zikir ini sebanyak 55 x sesudah sholat subuh. Insyaallah Tuhan akan mengabulkan doa kita.

46. “Ya Waasi!” Apabila di dalam kesulitan maka amalkan zikir ini sebanyak 128 x setiap pagi & petang, InsyaAllah segala kesulitan akan hilang berkat pertolongan Allah. Andai zikir ini sentiasa diamalkan, InsyaAllah Tuhan akan menjaga kita dari iri dengki sesama makhluk.

47. “Ya Hakiim!” Bagi pelajar atau sesiapa saja yang memperbanyakkan zikir ini setiap hari, InsyaAllah akalnya akan menjadi cerdas & lancar didalam menghafal & mengikuti pelajaran. Amalkanlah sekurang-kurangnya 300x setiap hari.

48. “Ya Waduud!” Amalkan zikir ini sebanyak 11,000 x pada setiap malam. InsyaAllah kita akan menjadi insan yang sentiasa bernasib baik, disayangi & rumahtangga kita akan sentiasa berada didalam keadaan harmoni.

49. “Ya Majiid!” Untuk ketenteraman keluarga. Setiap anggota keluarga sentiasa menyayangi & menghormati kita sebagai kepala keluarga, maka amalkan zikir ini sebanyak 99 x, sesudah itu hembuskan kedua belah tapak tangan & usap ke seluruh tubuh dan muka. InsyaAllah semua anggota keluarga kita akan menyayangi & menghormati kita.

50. “Ya Baa’its!” Zikirkan sebanyak 100 x dengan meletakkan kedua tangan ke dada, InsyaAllah akan memberi kelapangan dada dengan ilmu & hikmah.

51. “Ya Syahiid!” Apabila ada di kalangan anggota keluarga kita yang suka membangkang dan sebagainya, maka zikirkan sebanyak 319 x secara berterusan setiap malam sehingga si pembangkang akan sedar & berubah perangainya.

52. “Ya Haq”! Perbanyakkan zikir ini, InsyaAllah ianya sangat berfaedah sekali untuk menebalkan iman & taat di dalam menjalankan perintah Allah.

53. “Ya Wakiil” Sekiranya terjadi hujan yang disertai ribut yang kuat, atau terjadi gempa, maka ketika itu perbanyakkan zikir ini, InsyaAllah bencana tersebut akan menjadi reda & kembali seperti sediakala.

54. “Ya Qawiy!” Amalkan zikir ini sebanyak mungkin agar kita tidak gentar apabila berhadapan dengan keadaan apapun termasuk keadaan yang berbahaya.

55. “Ya Matiin!” Amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin untuk mengembangkan kekuatan sehingga musuh apapun merasa gentar dan ketakutan.

56. “Ya Waliy!” mengamalkan zikir ini akan mengukuhkan kedudukan kita dan terhindar dari gangguan oleh orang-orang yang bersifat dengki.

57. “Ya Hamiid!” Perbanyakkan zikir ini sebagai pengakuan bahwa hanya Allah saja yang paling berhak menerima segala pujian.

58. “Ya Muhshiy!” Sekiranya kita inginkan diri kita digolongkan didalam pertolongan yang selalu dekat dengan Allah (muraqabah), maka amalkan zikir ini sebanyak mungkin sesudah sholat 5 waktu.

59. “Ya Mubdiu!” Agar segala apa yang kita rancangkan akan berhasil, maka zikirkan sebanyak 470 x setiap hari.

60. “Ya Mu’id!” Andai ada anggota keluarga yang menghilangkan diri dan sebagainya, amalkan zikir ini sebanyak 124 x setiap hari sesudah sholat.
61. “Ya Muhyiy!” amalkan zikir ini sebanyak 58 x setiap hari, InsyaAllah kita akan diberikan kemuliaan derajat dunia & akhirat kelak.

62. “Ya Mumiit!” Barangsiapa memperbanyakkan zikir ini, InsyaAllah akan dipermudahkan didalam perniagaan, bisnis, politik dan sebagainya.

63. “Ya Hayyu!” Untuk mencapai kekuatan mental/batiniah didalam menjalani kehidupan, perbanyakkanlah zikir ini.

64. “Ya Qayyuum!” Telah berkata Imam Ghazali bahawa barangsiapa yang ingin memperolehi harta yang banyak lagi barokah, ingin dikasihi oleh setiap manusia, ingin berwibawa, ditakuti musuh & ingin menjadi insan yang terhormat, maka berzikirlah dgn “Ya Hayyu Ya Qayyuum…” sebanyak 1,000 x setiap malam atau siang hari. Hendaklah melakukannya secara terus menerus, Insya Allah akan tercapai segala hajat.

65. “Ya Waajid!” Andai berkeinginan keperibadian yang kukuh, tidak mudah terpengaruh & teguh pendirian, maka perbanyakkan zikir ini.

66. “Ya Maajid!” Demi kecerdasan otak dan agar dipermudahkan hati untuk menerima pelajaran, maka hendaklah pelajar tersebut memperbanyakkan zikir ini setiap hari.

67. “Ya Waahid!” Bagi pasangan yang belum dikaruniai anak dan ingin segera untuk menimang bayi, amalkanlah zikir ini sebanyak 190 x setiap kali selesai menunaikan sholat 5 waktu selama satu bulan & selama itu juga hendaklah berpuasa sunat Senin dan kamis.

68. “Ya Somad! Ketika dalam kelaparan akibat tersesat atau kesempitan hidup, maka mohonkan kepada Allah dengan zikir ini sebanyak mungkin. InsyaAllah, diri akan terasa segar & sentiasa merasa longgar hidupnya.

69. “Ya Qaadir!” Apabila kita berhajatkan sesuatu namun selalu gagal, maka amalkan zikir ini sebanyak 305 x setiap hari, Insya Allah segala hajat akan berhasil.

70. “Ya Muqtadir!” Agar tercapai keinginan yang dikehendaki, selain perlu berikhtiar lahirah, maka berzikirlah dengan zikir ini semampunya. Zikir ini mempercepatkan keberhasilan keinginan kita.

71. “Ya Muqaddim!” Menurut Imam Ahmad bin Ali Al-Buuniy, beliau berkata “Barangsiapa yang berzikir dengan zikir ini sebanyak 184 x setiap hari, InsyaAllah, niscaya segala usahanya akan berhasil”.

72. “Ya Muahkhir”! Bagi meninggikan lagi ketaatan kita kepada Allah, perbanyakkanlah zikir ini.

73. “Ya Awwal!!” Barangsiapa yang mengamalkan zikir ini sebanyak 37 x setiap hari, InsyaAllah segala apa yang dihajati akan diperkenankan Allah.

74. “Ya Aakhir!” Amalkan berzikir sebanyak 200 x sesudah sholat 5 waktu selama satu bulan, InsyaAllah Tuhan akan membuka pintu rezeki yang halal.

75. “Ya Dhaahir!” Amalkanlah zikir ini sebanyak 1,106 x selesai sholat waktu di tempat yang sunyi (khalwat), niscaya Allah akan membuka hijab padanya dari segala rahasia yang sukar serta diberi kefahaman ilmu.

76. “Ya Baathinu!” Seperti no. 75 juga, tetapi amalkan sebanyak 30 x sesudah sholat fardhu.

77. “Ya Waaliy!” Memperbanyakkan zikir ini setiap pagi & petang menyebabkan seseorang menjadi ahli ma’rifat dan hatinya dibuka oleh Allah. Para wali Allah juga selalu memperbanyakkan zikir ini

78. “Ya Muta’aAliy!” Sekiranya kita ingin berjumpa dengan mereka yang berkedudukan tinggi atau mereka yang sukar ditemui, maka bacalah zikir ini sebanyak mungkin. InsyaAllah dengan mudah kita akan berjumpa dengannya & segala hajat yang penting akan berhasil.

79. “Ya Barr!” Amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin setiap hari, InsyaAllah segala apa yang kita hajati akan terlaksana dengan mudah.

80. “Ya Tawwaab!” Bagi orang yang selalu membuat dosa & ingin bertaubat maka hendaklah memperbanyakkan zikir ini supaya dengan mudah diberikan petunjuk kembali ke jalan yang lurus.

81. “Ya Muntaqim!” Jika kita berhadapan dengan orang yang zalim, supaya dia tidak melakukan kezalimannya terhadap kita, maka hendaklah kita memperbanyakkan zikir ini setiap kali sesudah sholat fardhu. Insyaallah, kita akan mendapat pertolongan Allah.

82. “Ya ‘Afuww!” Barangsiapa memperbanyakkan zikir ini, niscaya dia akan diampuni segala dosanya oleh Allah.

83. “Ya Rauuf!” Bagi siapa yang ingin dirinya disayangi dan disenango oleh teman atau siapa saja yang memandangnya, amalkan zikir ini waktu siang malam.

84. “Ya Maalikul Mulki!” Seseorang pimpinan/ ketua yang ingin kedudukan yang langgeng dan tanpa diganggu gugat, hendaklah selalu mengamalkan zikir ini sebanyak 212 x sesudah sholat fardhu & 212 pada setiap malam selama sebulan.
85. “Ya Zul Jalaali wal Ikraam!” Amalkanlah zikir ini sebanyak 65 x setiap hari selama sebulan, InsyaAllah segala hajat kita akan tercapai dengan pertolongan Allah.

86. “Ya Muqsith!” Berzikirlah dengan zikir ini mengikut kemampuan, InsyaAllah Tuhan akan menganugerahkan sifat adil kepada mereka yang mengamalkannya.

87. “Ya Jaami’!” Sekiranya ada dikalangan keluarga kita atau isteri kita yang lari dari rumah, maka amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin pada setiap hari dengan niat semoga Allah menyadarkan orang tersebut. Dengan izin Allah orang yang lari itu akan pulang dalam jangka waktu yang singkat.

88. “Ya Ghaniy!” Amalkanlah zikir ini pada setiap hari sebanyak mungkin, InsyaAllah apa yang kita usahakan akan cepat berhasil & kekayaan yang kita perolehi itu akan mendapat berkat.

89. “Ya Mughniy!” Mintalah kekayaan yang bermanfaat untuk kehidupan dunia & akhirat kepada Allah dengan memperbanyakkan zikir ini, InsyaAllah segala hajat kita akan tercapai.

90. “Ya Maani’!” Andai kita selalu mengamalkan zikir ini sebanyak 161 x pada waktu menjelang sholat subuh setiap hari, InsyaAllah kita akan terhindar dari orang-orang yang zalim & suka membuat angkara.

91. “Ya Dhaarr!” Asma ini sangat berguna didalam ikhtiar kita untuk menyembuhkan sesuatu penyakit yang sudah menahun dan lama diobati. Amalkanlah zikir ini sebanyak 1001 x pada setiap hari, InsyaAllah dengan ikhtiar ini penyakitnya cepat sembuh.

92. “Ya Naafi’ “! Menurut Imam Ahmad Al-Buniy, barangsiapa mengamalkan zikir ini setiap hari, maka bagi orang yang sakit, sakitnya akan sembuh, & bagi orang yang susah akan dihilangkan kesusahannya dengan izin Allah.

93. “Ya Nuur!” Menurut Sheikh Ahmad bin Muhammad As Shawi, barangsiapa yang menghendaki kemuliaan yang agung & memperolehi apa terbaik untuk kebaikan di dunia akhirat, maka hendaklah selalu berzikir dengan zikir ini pagi & petang.

94. “Ya Haadiy!” Bagi siapa yang dalam perjalanan ke suatu tempat tertentu, kemudian ia tersesat, hendaklah ia memohon petunjuk Allah dengan memperbanyakkan zikir ini, akan diberikan pertolongan Allah lepas dari kesesatan tersebut.

95. “Ya Baadii!” Andai kita mempunyai rencana/rancangan yang sangat penting & bagi memastikan rencana kita itu berjaya dan berjalan lancar, maka berzikirlah dengan zikir ini sebanyak 500 x selepas sholat fardhu. InsyaAllah Tuhan akan memberikan pertolongan hingga rencana kita  sukses.

96. “Ya Baaqy!” Amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin tanpa batas waktu, InsyaAllah dengan ikhtiar ini semua perkerjaan yang telah dilakukan akan berda pada puncak sukses dan rezeki tidak akan mudah terlepas, bisnis tidak akan rugi atau bangkrut.

97. “Ya Waarits!” berzikir sebanyak 500 x selepas sholat fardhu atau sebagainya, segala urusan kita akan berjalan lancar. Pada setiap malam berzikir dengan zikir ini sebanyak 707 x, Allah akan memberi petunjuk sehingga usaha kita akan berhasil dengan ridho-NYA.

98. “Ya Rasyiid!” biasakanlah zikir ini sebanyak mungkin, niscaya otak kita akan bertambah cerdas.

99. “Ya Shabuur!” Agar kita diberi kesabaran oleh Allah dalam segala hal, maka perbanyakkanlah zikir ini menurut kemampuan. Dengan sifat sabar penuh pengharapan, maka segala usaha akan mencapai kejayaan.

 @wongalus,2010

Categories: DZIKIR ASMA UL-HUSNA | 97 Komentar

WIRID AL-IKHLAS


Rasulullah Muhammad SAW pada suatu ketika bersabda: ”Demi Allah yang jiwaku ditangan-Nya, sesungguhnya QUL HUWALLAHU AHAD itu tertulis di sayap malaikat Jibrail a.s, ALLAHHUS SOMAD itu tertulis disayap malaikat Mikail a.s, LAMYALID WALAM YUULAD tertulis pada, sayap malaikat Izrail a.s, WALAM YAKULLAHU KUFUWAN AHAD tertulis pada sayap malaikat Israfil a.s.”

 Itu adalah salah satu fakta tentang kebesaran surat Al Ikhlas. Surat ini bunyinya cukup pendek yaitu: QULHUWALLAHUAHAD. ALLAHUSSAMAD. LAM YALID WALAM YU-LAD. WALAM YAKUL LAHU KUFUWANAHAD.

Surah Al-Ikhlas “Memurnikan Keesaan Allah” adalah surah ke-112 dalam al-Qur’an. Surah ini tergolong surat Makkiyah, terdiri atas 4 ayat dan pokok isinya adalah menegaskan keesaan Allah sembari menolak segala bentuk penyekutuan terhadap-Nya. Kalimat inti dari surat ini adalah “ALLAHU AHAD, ALLAHUS SHAMAD” (Allah Maha Esa, Allah tempat bergantung). Peristiwa yang mendahului turunnya surat ini (asbabun nuzul) adalah ketika Bani Quraisy di Mekkah menanyakan siapa leluhur Allah SWT. Kemudian peristiwa berikutnya terjadi di Madinah dimana orang Nasrani atau orang Arab lain menanyakan gambaran Allah sehingga Allah SWT kemudian turun surat ini.

Kebesaran surat al Ikhlas yang lain terungkap dalam dua hadits berikut ini:

 Berkata Ibnu Abbas r.a. bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:
Ketika saya(Rasulullah SAW) isra’ ke langit, saya melihat Arasy diatas 360,000 pilar dan jarak jauh antara satu pilar ke satu pilar yang lain ialah 300,000 tahun perjalanan. Pada tiap-tiap pilar itu terdapat padang pasir yang jumlahnya 12,000 dan luasnya setiap satu padang itu seluas dari timur hingga ke barat. Pada setiap padang itu terdapat 80,000 malaikat yang mana kesemuanya membaca surat Al-Ikhlas. Setelah mereka selesai membaca surah tersebut maka berkata mereka: ”Wahai Tuhan kami, sesungguhnya pahala dari bacaan kami ini kami berikan kepada orang yang membaca surah Al-Ikhlas baik lelaki maupun perempuan.”

 Riwayat Anas bin Malik juga merekam kisah berkaitan surat Al-Ikhlas. Suatu ketika 70.000 malaikat diutus kepada seorang sahabat di Madinah yang meninggal hingga meredupkan cahaya matahari. 70.000 malaikat itu diutus hanya karena ia sering membaca surat ini. Dan karena banyaknya malaikat yang diutus, Anas bin Malik yang saat itu bersama Nabi Muhammad SAW di Tabuk merasakan cahaya matahari redup tidak seperti biasanya dan malaikat Jibril datang kepada Nabi untuk memberitakan kejadian yang sedang terjadi di Madinah.

 MANFAAT MEMBACA AL IKHLAS

  1. Bacalah surah Al-Ikhlas sebanyak 3 kali sebelum masuk rumah kemudian langkahkan kaki kanan dan dengan membaca bismillah maka rumah yang akan  dimasuki dipenuhi cahaya surga, aman tentram dan sejahtera atas ijin-NYA
  2. Rasulullah S.A.W bersabda: Barangsiapa membaca surah Al-Ikhlas sewaktu sakit sehingga dia meninggal dunia, maka tubuhnya tidak akan membusuk di dalam kuburnya, akan selamat dia dari kesempitan kuburnya dan para malaikat akan membawanya dengan sayap mereka melintasi titian siratul mustaqim lalu menuju ke syurga.(HR Qurthuby).
  3. Membaca Al Ikhlas tiga kali pahalanya sama dengan membaca seluruh isi Al Qur’an. Sebagaimana Rasulullah SAW pernah bertanya yang mengudang teka-teki kepada umatnya; ”Siapakah antara kamu yang dapat khatam Qur’an dalam jangka waktu sangat singkat?” Tiada seorang dari sahabatnya yang menjawab. Saiyidina Umar RA bahkan mengatakan bahwa mustahil untuk khatam Al Qur’an dalam begitu cepat. Akhirnya Saiyyidina Ali RA mengangkat tangan dan membaca surah Al-Ikhlas tiga kali. Rasulullah SAW mengatakan bahwa Saiyidina Ali betul. Membaca surah Al-Ikhlas satu kali pahalanya sama dengan membaca 10 juz. Lalu dengan membaca surah Al-Ikhlas sebanyak tiga kali sama dengan membaca 30 juz Al-Quran.

 @wongalus,2010

Categories: WIRID AL IKHLAS | 49 Komentar

WIRID AL WAQI’AH: WIRID KEKAYAAN


Surat yang ke -56 di Al-Quran ini terletak pada juz ke 27 dan terdiri dari 96 ayat. Dinamakan Al-Waqi’ah karena diambil dari kata Al-Waqi’ah yang terdapat pada ayat pertama surat ini, yang artinya kiamat. Surah Al-Waqi’ah ini menerangkan tentang hari kiamat, balasan yang diterima oleh orang-orang mukmin dan orang-orang kafir. Diterangkan pula penciptaan manusia, tumbuh-tumbuhan, dan api, sebagai bukti kekuasaan Allah dan adanya hari berbangkit.

Muhammad Rasulullah SAW bersabda: (1). “Siapa membaca surat Al-Waqi’ah setiap hari, ia tidak akan ditimpa kefakiran.” (2) “Siapa membaca surat Al-Waqi’ah setiap malam, dia tidak akan ditimpa kesusahan atau kemiskinan selama-lamanya. (Diriwayatkan oleh Baihaqi dari Ibnu Mas’ud r.a.), (3). “Ajarkanlah surat Al-Waqi’ah kepada isteri-isterimu. Karena sesungguhnya ia adalah surah Kekayaan.” (Hadis riwayat Ibnu Ady), (4). “Barang siapa yang membaca surat Al-Waqi’ah setiap malam maka dia tidak akan tertimpa kefakiran dan kemiskinan selamanya. Surat Al-Waqi’ah adalah surah kekayaan, maka bacalah ia dan ajarkan kepada anak-anakmu semua.”

MANFAAT WIRID AL WAQI’AH:

1. Barangsiapa membaca surat Al-Waqi’ah pada setiap hari dan malam sebanyak 40 kali, selama 40 hari pula, maka Allah rezekinya mengalir terus dari berbagai penjuru.

2.  Berpuasa selama seminggu dimulai pada hari Jumaat. Setiap selesai sholat fardhu bacalah Surat Al-Waqi’ah ini sebanyak 25 kali hingga sampai malam Jumaat berikutnya. Pada malam Jumaat berikutnya, selepas sholat Maghrib bacalah surah ini sebanyak 25 kali, selepas sholat Isya’ bacalah surah ini 125 kali diikuti dengan sholawat Nabi 1000 kali. Setelah selesai amalan, hendaklah memperbanyakkan sedekah. Kemudian jadikan surah ini amalan rutin pada waktu pagi dan petang. Insya’Allah rezeki akan mengalir seperti air bah.

3. Berpuasa selama 7 hari, di mulai pada hari Jumat berakhir pada hari Kamis. Puasanya “tidak memakan sesuatu yang bernyawa / tidak makan ikan, daging, segala heiwan, hanya makan sayur-sayuran saja. Dalam 7 hari itu, sesudah solat fardhu, membaca surat Al-Waqi’ah sebanyak 25 kali. Apabila bacaan tersebut di mulai setelah sholat fardhu Subuh pada hari Jumaat pertama, maka diakhirilah pembacaan Al-Waqi’ah itu pada setelah fardhu Isya’ pada Jumaat berikutnya. Pada malam Jumat terakhir ini hendaklah membaca surah Al-Waqi’ah sebanyak 125 kali kemudian shlawat 1000 kali. Insya’Allah tidak akan mengalami kemiskinan seumur hidup.

4. Bila orang membiasakan membaca surat ini setiap malam satu kali, maka dia dijauhkan dari kemiskinan. Bila di baca 14 kali setiap selesai solat Asar, maka akan memperoleh kekayaan yang berlimpah ruah. Jika di baca surah ini sebanyak 41 kali segala hajat yang berkaitan dengan rezeki akan terkabul.

5. Surat ini jika dibaca di sisi orang yang sedang sekaratul maut, insyaAllah akan mempermudah roh keluar dari jasadnya. Jika dibaca di sisi orang sakit, diringankan sakitnya. Jika di tulis, kemudian dipakaikan kepada orang yang hendak bersalin, InsyaAllah segera melahirkan dengan mudah.

6. Jika membaca surat ini sebanyak 3 kali selepas solat subuh dan 3 kali selepas sholat Isya’. Insya Allah dalam waktu setahun ia akan di jadikan seorang hartawan yang dermawan.

@ wongalus, 2010

Categories: WIRID AL WAQIAH | 94 Komentar

WIRID LENGKAP NURBUWAT


Agenda says: bacaan wirid arahman arahim nya gmn ya… saya baru tahu kalo doa nurbuat bisa ambil barang bertuah sebab yg saya tahu …

Yth Sdr Agenda: Berikut akan dijelaskan wirid lengkap doa tersebut beserta faedahnya untuk kehidupan kita.

Doa dimulai dengan bacaan BISMILLAAHIR RAHMAANIR RAHIIM. Diteruskan dengan ALLAAHUMMA DZIS SULTHAANIL ‘AZHIM, WA DZIL MANNIL QADIIM, WA DZIL WAJHIL KARIIM, WA WALIY YIL KALIMAATI TAAMMAATI WAD DA’AWAATIL MUSTA JAABAH, ‘AAQILIL HASANI WAL HUSAINI MIN ANFUSIL HAQQI ‘AINIL QUDRATI WAN NAAZHIRIINA WA’AINIL INSI WAL JINN, WA IN YAKAADUL LADZIINA KAFARUU LI YUZLIQUUNAKA BI ABSHAARIHIM LAMMAA SAMI’UDZ DZHIKRA, WAYAQUULUUNA INNAHUU LAMAJNUUN, WA MAA HUWA ILLAA DZIKRUL LIL ‘AALAMIIN. WA MUSTAJAABU LUQMAANIL HAKIIM. WA WARITSU SULAIMAANABNI DAAWUDA ‘ALAIHI WAS SALAAM.

AL-WADUUD (tujuh kali AL WADUUD) …………………….(Sebutkan keinginan dalam hati kepada Allah s.w.t.)

Lanjutkan dengan membaca…. DZUL’ARSYIL MAJIID. THAWWIL ‘UMRII WA SHAHHIH AJSAADII WAQDHI HAAJATII WAKTSIR AMWAALII WA AULAADII WAJ ALNI HABBIBAN LIN NAASI AJMA’J IN. WA TABBA’ADIL’ADAAWATA KULLA MIMBANII AADAMA ‘ALAIHIS SALAAM. MAN KAANA HAYYAUW WA YAHIQQAL QAULU ‘ALAL KAAFIRIIN. WA QUL JAA AL HAQQU WA ZAHAQAL BAATHIL, INNA BAATHILA KAANA ZAHUUQAA. WA NUNAZZI LU MINAL QUR’AANI MAA HUWA SYIFAAUW WARAHMATUL LIL MUKMINIIN. WA LAA YAZIIDUZH ZHAALIMIINA ILLAA KHASAARAA. SUBHAANA RABBIKA RABBIL ‘IZZATI ‘AMMAA YASHIFUUN, WA SALAAMUN ‘ALAL MURSALIIN, WAL HAMDU LIL LAAHI RABIIL ‘AALAMIIN”.

“Ya Allah, Zat Yang memiliki kekuasaan yang agung, yang memiliki anugerah yang terdahulu, memiliki wajah yang mulia, menguasai kalimat-kalimat yang sempurna, dan doa-doa yang mustajab, penanggung Hasan dan Husain dari jiwa-jiwa yang haq, dari pandangan mata yang memandang, dari pandangan mata manusia dan jin. Dan sesungguhnya orang-orang kafir benar-benar akan menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, ketika mereka mendengar Al-Quran dan mereka berkata: “Sesungguhnya (Muhammad) benar-benar orang yang gila, dan al-Quran itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat. Dan yang mengijabahi Luqmanul hakim, dan Sulaiman telah mewarisi Daud a.s. Alwadud (Allah adalah Zat Yang Maha Pengasih) (tujuh kali Alwadud)………………(sebutkan hajat di hati kepada Allah) yang memiliki singgasana yang Maha Mulia, panjangkanlah umurku, sihatlah jasad tubuhku , kabulkan hajatku, perbanyakkanlah harta bendaku dan anakku (pengikutku), cintakanlah semua manusia dan jauhkanlah permusuhan dari anak cucu Nabi Adam a.s., orang-orang yang masih hidup (dihatinya) dan semoga tetap ancaman siksa bagi orang-orang kafir. Dan katakanlah : “Yang haq telah datang dan yang batil telah musnah, sesungguhnya perkara yang batil itu pasti musnah”. Dan Kami turunkan dari Al-Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, dan Al-Quran tidak akan menambah kepada orang-orang yang berbuat aniaya melainkan hanya kerugian. Maha Suci Allah Tuhanmu Tuhan Yang Maha Mulia dari sifat-sifat yang di berikan oleh orang-orang kafir. Dan semoga keselamatan bagi para Rasul. Dan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam.”

Doa ini disampaikan kepada Nabi oleh Malaikat Jibril pada suatu pagi ketika Nabi sedang duduk bersama para sahabat selepas solat subuh. Doa Nurbuwat atau disebut juga doa Nurun Nubuwwah ini banyak sekali faedahnya bila dibaca dan diamalkan. Dan apabila tidak dapat membaca atau tidak hafal, maka cukuplah ditulis, kemudian tulisan tersebut disimpan dalam rumah, maka Allah akan senantiasa memberikan perlindungan kepada penghuni rumah itu.

Ini bisa disebut doa multifungsi karena memiliki khasiat yang sangat banyak. Manfaat lainnya adalah:

1. Rasulullah s.a.w. bersabda: “Barangsiapa yang ingin berjumpa dengan para nabi, bacakan 100 kali doa ini, kemudian tidur, insya-Allah akan bermimpi berjumpa dengan para nabi dan siapa yang rajin mengamalkan doa ini, maka orang yang memandangnya akan timbul kasih dan sayang. Jika kamu ingin di muliakan orang lain, bacalah doa ini.”

2. Jika dibaca pada malam hari, seluruh malaikat akan turun dari langit memohonkan ampun untuk orang yang membacanya. Sehingga doa ini akan menjadi penyelamat siksa neraka, selamat dunia akhirat dan terhindar dari godaan syaitan.

3. Doa memohon kekayaan. Kepada orang yang ingin banyak kekayaan, doa ini hendaklah baca 100 kali pada malam Jumat. Tanamkan kunyit dalam tanah di suatu tempat yang tersembunyi dan sepi yang Anda sendiri yang mengetahuinya.

4. Doa untuk memohon kenaikan level atau tingkatan spiritual. Misalnya, seseorang awam yang ingin jadi waskita dalam soal agama bahkan yang ingin menjadi wali Allah. Dengan membaca doa ini insya-Allah mendapatnya. Dan jika ada jin yang ingin menjadi manusia, dengan berkat doa ini insya-Allah jadilah dia manusia.

5. Jika ada binatang piaraan yang liar, dengan dibacakan padanya, insya-Allah binatang itu akan menjadi jinak dan sempurna sifatnya. Jika dibaca pada binatang buas, insya-Allah ia akan tunduk.

6. Siapa membaca sekali ketika matahari hampir terbenam, Allah akan mengampuni segala dosanya dan melindunginya dari tenung dan sihir.

7. Jika anda ada musuh, bacakan doa ini, insya-Allah musuh akan berubah menjadi teman yang menyayangi kita. Jika akan berangkat ke medan perang, bacakan doa ini, insya-Allah tidak di kejar musuh, sebaliknya musuh akan bercerai-berai.

8. Jika ada orang yang diganggu hantu, syaitan, jin, kerasukan makluk halus, pingsan “semaput” atau gila, bacakan doa ini pada minyak dan sapukan pada orang tersebut. Bilamana doa Nurun Nubuwwah ini ditulis pada kertas lalu tulisan tersebut di letakkan pada tanaman, Insya Allah tanaman tersebut akan selamat dari hama, apabila di letakkan pada tempat-tempat yang menakutkan atau pada tempat-tempat yang ditempati syaitan atau iblis, jin atau hantu dan segala macam jenis makhluk halus, maka dalam waktu singkat mereka akan bubar dan minggat tanpa kembali lagi.

9. Bilamana anda ingin mendatangkan raja jin, maka bacalah doa ini sebanyak seratus kali dalam keadaan tidak berhadas (suci), baik suci badan dan tempat, kemudian masuk ditempat yang sepi pada malam Jumaat. Insya’ Allah anda akan dijumpai oleh si raja jin itu.

10. Untuk menyembuhkan orang sakit, baca doa ini pada minyak (minyak kelapa / sawit wijen), kemudian sapukan pada tempat yang sakit, Insya’ Allah akan lekas sembuh. Jika ada wanita yang sukar bersalin, bacakan doa ini pada dalam mangkuk putih, minumkan itu, insya-Allah bayinya akan cepat lahir. Jika ada orang sakit mata, bacakan doa ini dan hembuskan pada matanya, insya- Allah lekas sembuh. Apabila ada orang digigit ular, kena bisa, racun atau penyakit lain, bacakan doa ini pada tempat yang luka atau tempat yang sakit, insya-Allah lekas sembuh.

11. Andainya anda ingin mendekati pembesar negara/orang berkedudukan tinggi baca doa ini, insya-Allah semua keperluan anda akan dikabulkan.

12. Jika ingin kuat berjalan, bacakan pada daun sirih, kemudian usapkan daun itu dari kepala sampai ke ujung kaki, insya-Allah anda akan kuat berjalan.

13. Jika anda dalam perjalanan dan ada tanda akan hujan, bacakan doa ini, insya- Allah tidak jadi hujan.

14. Jika anda hendak melamar seseorang wanita, berpuasalah sehari dan jangan tidur pada malamnya. Bacakan doa ini terus-menerus di tempat sunyi. Insya-Allah lamaran anda diterima.

15. Air asin menjadi tawar. Bilamana pergi belayar naik perahu, kemudian disitu anda kehabisan minum, maka bacalah doa ini pada laut, Insya’Allah laut yang asin itu berubah menjadi tawar dan bisa diminum.

16. Terhindar dari kekufuran. Bilamana anda membaca doa ini pada malam Jumat sebanyak lima puluh kali, Insya’Allah akan terhindar dari kekufuran, bid’ah dan dijauhkan dari perbuatan buruk.

17. Bila dibacakan 100 kali pada malam Sabtu, anda akan diperlihatkan keajaiban. Apabila dibaca pada malam minggu, insya-Allah akan awet muda. Apabila dibaca pada malam Senin, Allah akan memberikan keselamatan. Bila dibaca pada malam Selasa, akan menjadi kuat. Kalau dibaca pada malam Rabu, gigi menjadi teguh. Apabila dibaca pada malam Kamis akan mempercantik wajah.

@wongalus,2010

Categories: WIRID NURBUWAT | 242 Komentar

SHOLAT HAJAT: SHOLAT MEMOHON APA SAJA SESUAI KEINGINAN


Berbeda dengan sholat fardhu yang sifatnya wajib untuk setiap muslim, sholat hajat sifatnya sunnah yang dilaksanakan dengan niat untuk memohon apa yang kita inginkan kepada Allah SWT.

Sholat hajat dilaksanakan paling pas pada saat malam hari. Ini sesuai dengan hadis saat Rasulullah SAW ditanya Abuzar al-Ghiffari R.A:“Sholat malam yang mana yang lebih afdol? Rasulullah menjawab: “Di waktu separuh malam atau tengah malam, tetapi sayang amat sedikit orang yang melakukannya”.

Cara sholat sunat hajat sebagai berikut:

1. NIAT: 

“AKU SHOLAT SUNAT HAJAT DUA RAKAAT KARENA ALLAH TAALA”  

2. TAKBIRATUL IHRAM (BACA ALLAHU AKBAR).

3. MEMBACA AL FATIHAH DAN AYAT KURSI DI RAKAAT PERTAMA. DI RAKAAT KEDUA BACA AL FATIHAH DAN SURAH AL-IKHLAAS.

4. SESUDAH MEMBERI SALAM, SEBELUM BERPINDAH TEMPAT LAKUKAN SUJUD SEKALI SERTA BACA DOA DI BAWAH KEMUDIAN SAMPAIKAN KEINGINAN HAJAT ANDA.

Doa yang di baca sewaktu bersujud di luar sholat yaitu:

“Maha Suci Tuhan yang memakai kemuliaan dan memiliki firman. Maha Suci Tuhan yang memakai kebesaran dan kemurahan. Maha Suci Tuhan yang melipatgandakan bilangan tiap-tiap sesuatu dengan ilmu-Nya. Maha Suci Tuhan yang semua tanpa kecuali bertasbih untukNya. Maha Suci Tuhan yang mempunyai nikmat dan kurnia. Maha Suci Tuhan yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan. Maha suci Tuhan yang mempunyai kekuasaan. Aku bermohon kepada Engkau dengan segala tempat kemuliaan dari Arasymu, dengan rahmat yang setinggi-tingginya dari KitabMu, dengan namaMu Yang Maha Agung, kesungguhanMu Yang Maha Tinggi dan Kalimat-Kalimat yang sempurna, lagi melengkapi, yang tidak dilampaui oleh orang yang berbuat kebajikan dan yang berbuat kejahatan. Bahwa Engkau anugerahkan rahmat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad.”

@wongalus,2010

Categories: MANFAAT SHOLAT HAJAT | 29 Komentar

WIRID SURAH AL-INSYIRAH


“Bukankah Kami telah melapangkan bagimu: dadamu (wahai Muhammad serta mengisinya dengan iman dan hidayah pertunjuk)? Dan Kami telah meringankan bebanmu (menyiarkan Islam)- Yang memberati tanggunganmu, (dengan memberikan berbagai kemudahan dalam melaksanakannya)? Oleh itu, maka (tetapkanlah kepercayaanmu) bahwa sesungguhnya tiap-tiap kesulitan akan disertai kemudahan, bahwa sesungguhnya tiap-tiap kesukaran, disertai kemudahan. Kemudian apabila engkau telah selesai (melaksanakan amal sholeh), maka bersungguh-sungguhlah engkau dalam berusaha (mengerjakan amal sholeh yang lain), Dan kepada Tuhanmu saja hendaklah engkau memohon.”

Surat ke-94 Al-Quran ini diturunkan di Mekah dan terdiri dari 8 ayat. Surat Al-lnsyiraah (Melapangkan Dada)  intinya adalah penegasan Allah SWT bahwa salah satu nikmat- Nya yang dikurniakanNya kepada Nabi Muhammad adalah akan melapangkan hatinya serta mengisi dengan hidayah pertunjuk.

Ada banyak kegunaan dan manfaat Surat Al-Insyiraah bagi kita yang mengamalkannya yaitu:

  1. Siapa pun yang ingin berhajat sesuatu yang besar, misalnya ingin jadi Kepala Desa, Bupati atau ingin meraih jabatan apapun, baca Surah Al-Insyiraah 700 kali atau 1000 kali setiap hari, maka hajatnya akan sukses dan ia akan mendapatkan apa yang diinginkan.
  2. Bila Surah Al-Insyiraah dibaca sebanyak 40 kali pada tiap-tiap lepas sholat fardhu selama tujuh hari berturut-turut, Allah SWT akan membuka pintu rezekinya dengan jalan yang tidak disangka-sangka. Manfaat lain surat ini bila membaca Surah Al-Insyiraah 200 kali pada tiap hari ketika matahari naik (waktu dhuha), Allah SWT akan memperlihatkan kepadanya perkara-perkara yang gaib.
  3. Bila ada orang yang merasa sedih karena kehilangan kekasih atau ditinggal mati orang-orang terdekatnya, maka cara menyembuhkannya sebagai berikut: tulis Surah Al-Insyiraah pada piring masukkan air mawar kemudian minumkan padanya.
  4. Surah Al-Insyiraah juga bisa menjadi benteng pertahanan dari sakit-sakitan dengan cara sebagai berikut: Ambillah seurat benang dari kulit kayu dan bacakan Surah Al-Insyiraah. Tiap-tiap membaca huruf “Kaf”, simpulkan benang itu sekali, hingga tujuh kali simpul saja kemudian hentikan. Ikatkan benang itu ke tangan orang yang sakit-sakitan pada pergelangannya di sebelah kiri.
  5. Menghilangkan dukacita, kesusahan dan putus asa bila diwirid usai sholat fardhu. Selain itu, wirid rutin surat ini akan meluaskan rezeki yang halal dan mendatangkan barokah-NYA. Pikiran kita akan terbuka dan sifat malas akan hilang.
  6. Manfaat lain surat ini, bagi mereka yang selama ini belum mendapat pekerjaan yang sesuai dengan keinginan, bisa diamalkan sebagai berikut: Sembahyang sunat dua rakaat. Pada tiap-tiap rakaat baca Surah Al-Fatihah dan surat (silahkan membaca surat apa saja). Selesai sembahyang, duduk menghadap kiblat dengan tetap bersungguh-sungguh memohon pada-NYA kemudian baca Surah Al-Insyiraah sebanyak bilangan hurufnya. Sesudah membaca Surah Al-Insyiraah, ajukan doa agar apa yang diinginkan terkabul atas ijin Allah SWT.

    @wongalus,2010

Categories: WIRID SURAT INSYIRAH | 53 Komentar

AMALAN MENGOBATI EPILEPSI ATAU AYAN


Dari Yovi says: Assamualaikum,ki…! Ki bagaimana caranya menyembuhkan penyakit ayan/epilepsi, mohon sarannya.

Yth sdr Yovi, waalaikum salam wr wb. Untuk menyembuhkan ayan/epilepsy, dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut: Tulislah surat Al Fatihah dengan spidol dan ditulis dengan cara di putus-putus hurufnya di sebuah piring putih. Tambahkan dengan lafal ALLAH sebanyak 66 kata. Cari daun waru tiga lembar kemudian ditumbuk dan diletakkan di dalam piring yang sudah ditulisi tersebut.  Selanjutnya, tuangkan air dan minumkan pada penderita. Insya Allah, dengan ijin-NYA yang Maha Penyembuh, epilepsi/ayan tersebut bisa sembuh.

@wongalus,2010

Categories: AMALAN MENGOBATI AYAN | 27 Komentar

HAKIKAT SYIRIK


ALLADZIINA AMANU WA LAM YALBISU IMANAHUM BIZULMIN ULAIKA LAHUMUL-AMNU WA HUM MUHTADUN : Orang-Orang yang tidak mencampuradukkan iman mereka dengan syirik, mereka itulah orang-orang yang mendapat rasa aman dan mereka mendapat petunjuk. (QS Al An’am: 82)

Perbuatan syirik adalah perbuatan yang dilaknat Allah SWT karena mempersekutukan kemahakuasaan Tuhan yang arahnya adalah menyembah kepada yang selain Tuhan. Pertanyaannya sekarang adalah apa dan bagaimana sesungguhnya hakikat syirik itu?

Untuk mengetahui hakikat syirik kita mau tidak mau harus TAHU tentang syirik. Tidak mungkin kita ngomong kalau kita tidak mengetahui ikhwal sesuatu. Kalau disebut bahwa perilaku perdukunan itu cenderung ke perilaku syirik, kita perlu tahu apa yang dilakukan seorang dukun itu kok dikatakan cenderung ke perilaku syirik. Kita tidak bisa asal ngomong, asal menuduh, asal mengklaim bila kita sendiri tidak mengetahui secara deskriptif tuduhan-tuduhan kita. Untuk itulah blog ini hadir sehingga kita mendapatkan kawruh tentang dunia supranatural, dunia perdukunan, dunia klenik dengan bebas dan terbuka sehingga kita bisa menyimpulkan apakah sebuah perilaku itu cenderung syirik atau tidak.

Seseorang dikatakan dewasa bila dia mampu untuk mempertanggungjawabkan pendapat, perilaku, sikap, atau keputusan-keputusan yang diambilnya. Sebuah keputusan dan sikap tertentu yang diambil seseorang oleh karena itu harus bisa dipertanggungjawabkan dalam pengadilan rasional dan hati nurani. Tanpa diadili oleh dua pengadilan itu, kita akan menjadi hipokrit dan main tuduh tanpa dasar. Hal inilah yang harus dihindari oleh seseorang yang mengaku memiliki agama dan keyakinan yang luhur. Kedewasaan beragama ditandai oleh bagaimana kita mampu mempertanggungjawabkan pola pikir, sikap dan pilihan yang kita ambil.

Apalagi bila kita mengingat bahwa dunia diciptakan tidak dengan main-main dan sembrono. Dunia ini bukan wahana permainan semata karena nanti setelah pergelaran dunia ini usai, akan digelar pengadilan yang sesungguhnya untuk mengetahui apa dan bagaimana pertunjukan dunia itu. Siapa yang benar dan siapa yang salah, siapa yang mendatangkan manfaat dan siapa yang merugikan, siapa yang hitam dan siapa yang putih dan seterusnya. Maka dunia ini sejatinya sangat serius dan tidak diciptakan dengan main-main.

Marilah kita analisa perilaku-perilaku yang cenderung ke syirik. Kalau pada suatu ketika saya percaya bahwa sakit saya bisa sembuh karena ditangani oleh dokter A, apakah kepercayaan saya ini tergolong syirik? Jawabannya jelas tidak. Karena ketauhidan kita, bahwa HANYA ALLAH SWT YANG MAHA KUASA DAN DIA YANG MAMPU MENYEMBUHKAN SEMUA PENYAKIT tidak akan dicederai oleh kepercayaan saya terhadap tangan-tangan dingin dokter A menyembuhkan penyakit.

Tauhid murni adalah bersyahadat atau berikrar: yaitu percaya TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH DAN MUHAMMAD SAW ADALAH UTUSANNYA. Dan TIDAK ADA DAYA DAN KEKUATAN LAIN KECUALI SUMBERNYA TUHAN SEMESTA ALAM. Namun TUHAN YANG MAHA KUASA telah mendelegasikan atau menitipkan energi-energi-Nya ke semua makhluk (ciptaan-NYA). Apakah itu bumi, matahari, angin, lautan, manusia, jin, api, tanah dan lainnya.

Pendelegasian energi ini ibarat sebuah pemerintahan di sebuah negara. Ikrar kita adalah PRESIDEN INDONESIA ADALAH SBY. Itu artinya kita bertauhid. Namun Presiden SBY telah mendelegasikan kewenangan-kewenangannya kepada para menteri, kepada para gubernur, kepada para bupati, kepada para camat, kepada para kepala desa dan seterusnya. Kalau suatu ketika saya sedang butuh KTP, maka saya tidak perlu ke presiden langsung. Sebab Presiden sudah mendelegasikan kewenangan pengurusan KTP ke kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta Camat. Saya pun harus mendatangi kantor kecamatan dan seterusnya untuk mengurus KTP dan selesai.

Analogi itu cukup tepat untuk menggambarkan perilaku syirik. Perilaku syirik adalah perilaku dimana kita tidak mengakui dan tidak percaya adanya satu-satunya CAUSA PRIMA, sumber energi tertinggi yang mendasari adanya semua yang ada ini. Ibaratnya kita tidak mengakui PRESIDEN SBY SEBAGAI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA. Jadi meskipun kita mengurus KTP di kantor kecamatan dan KTP berhasil kita dapatkan, namun di batin kita mengingkari kenyataan kewenangan tertinggi di negeri ini berada di tangan SBY maka berarti kita suda menunjukkan sikap syirik.

Syirik itu sebenarnya berada di dalam hati. Hati kita dulu awalnya mengakui bahwa hanya ada satu pencipta yang mendasadi adanya semua hal di dunia ini. Namun lama kelamaan, hati kita ini termanipulasi oleh pola pikir dan pandangan-pandangan orang-orang disekitar kita yang mempengaruhi dengan kuat. Apalagi ada kelompok penekan dimana mau tidak mau kita merasa perlu mengidentifikasi diri dengan nilai-nilai yang dianut satu kelompok yang mempengaruhi kita tersebut. Kelompok penekan itu bisa jadi adalah masyarakat tempat dimana kita tinggal sejak kanak-kanak hingga dewasa.

Kalau di suatu komunitas tidak percaya kepada adanya Tuhan dan kita sejak kecil tingal di dalamnya, mau tidak mau kita juga akan melebur dan tidak akan percaya adanya Tuhan. Kenapa begitu? Sebab pendapat orang-orang disekeliling kita akan mempengaruhi pola pikir kita sehingga kita kemudian menyesuaikan diri dengan mereka. Itu sebabnya, saat seseorang sudah dewasa secara mental dan ruhaniah kita disarankan untuk mengadakan uzlah/berkhalwat untuk merenungkan PROSES PENCIPTAAN.

Hal ini dicontohkan oleh para nabi/utusan-NYA sepanjang masa. Mereka adalah individu-individu yang awalnya tidak puas dengan kepercayaan masyarakat di sekelilingnya. Mereka kemudian mencari dengan sungguh-sungguh kesejatian diri dan Tuhannya. Apa yang terjadi kemudian di luar dugaan akal sehat… Saat akal sehat berhenti, maka di situ akan datang malaikat-NYA yang membawa petunjuk. Petunjuk tidak akan datang bila kita masih menggunakan akal yang belum tercerahkan oleh cahaya petunjuk-NYA.

Salah satu petunjuk Allah SWT terbesar yang turun kepada para nabi adalah pengakuan bahwa hanya ada SATU TUHAN dan DIA ADALAH ALLAH SWT YANG MAHA ADA. Lantas apakah yang lain tidak ada? Jelas bahwa yang selain diri-NYA itu hakekatnya tidak ada. Hakekat keberadaan yang selain diri-NYA itu adalah keberadaannya yang hanya pelimpahan ADA-NYA semata. Mereka ini disebut dengan MAKHLUK, atau CIPTAAN. Jadi Makhluk, atau Ciptaan-NYA ini juga harus diakui tetap ada meskipun mereka itu hakikatnya tidak ada. Jadi semua ini sesungguhnya adalah satu, dan inilah yang dinamakan metafisika kesatuan.

Dalam konteks energi, TUHAN YANG MAHA KUASA ADALAH SATU-SATUNYA SUMBER ENERGI DAYA DAN KEKUATAN. DIA kemudian mendelegasikan atau menitipkan energi-energi-Nya ke semua makhluk (ciptaan-NYA). Apakah itu bumi, matahari, angin, lautan, manusia, jin, api, tanah dan lainnya. Jadi bukanlah berperilaku syirik bila kita bersahabat dan menghormati mereka sebagai bagian dari ciptaan Tuhan. Bahkan sebagai manusia yang mengaku beriman, kita harus bersahabat dengan bumi, dengan langit, dengan angin, dengan air, dengan cahaya, dan seterusnya. Jangan musuhi mereka karena mereka adalah ciptaan-NYA. Satukan diri kita dengan semua ciptaan-NYA, dan lanjutkan perjalanan spiritual agar mamp menyatukan diri dengan tetesan Dzat-NYA.

Bagi para sahabat yang masih muda dan ingin mendapatkan kesaktian lahir, silahkan mempersatukan diri dengan salah satu Ciptaan-NYA ini. “Hai angin, kau adalah aku dan aku adalah kau. berikan kekuatanmu kepadaku…” Pejamkan mata sejenak dan arahkan telunjuk Anda kepada musuh, maka musuhmu akan beterbangan… Namun untuk para sahabat yang sudah tua dan ingin kembali jejeg dan jejer dengan garis sangkan paran dan iradat-Nya, sudah tidak pada tempatnya bila kita memiliki musuh. Musuh terbesarmu ada di dalam dirimu, maka kalahkan dirimu sendiri. Kemudian satukan dirimu dengan tetesan Dzat-NYA yang Maha Luhur dan Abadi. “Duh Gusti, kau adalah aku dan aku adalah kau, Tidak ada Tuhan selain AKU, leburkan aku ke dalam Dzat-MU sehingga aku hidup abadi berdiri tegak di dalam pribadi-MU”

@wongalus,2010

Categories: HAKIKAT SYIRIK | 15 Komentar

Diproteksi: SIHIR MERICA


Konten ini diproteksi dengan kata sandi. Untuk melihatnya cukup masukkan kata sandi Anda di bawah ini:

Categories: SIHIR MERICA | Masukkan kata sandi Anda untuk melihat komentar.

LA TANZHUR ILA MAN QAALA WAN ZHUR ILAA MA QAALA


Jangan pandang siapa yang berkata, tapi pandanglah apa kata-katanya

Kalimat ini diucapkan oleh Sayidina Ali, salah satu sahabat dekat Rasulullah SAW untuk mengingatkan agar kita hendaknya tidak cenderung melihat SIAPA YANG BERBICARA. Namun lihatlah SUBSTANSI ATAU ISI yang DIBICARAKANNYA. Di Jaman sekarang ini, semakin menjadi-jadi orang dilihat dan dinilai dari kulit luarnya. Orang menghargai orang karena kekayaannya, jabatannya, pangkatnya, statusnya, kendaraannya, rumahnya, kerjanya dimana, usianya berapa, isterinya siapa, suaminya siapa, anaknya siapa dan seterusnya.

Padahal, kalau kita mau meluangkan waktu sejenak untuk menggali kejernihan perenungan… semua predikat itu hanyalah baju-baju duniawi yang hanya sesaat disandang oleh seseorang. Predikat itu kemudian dijadikan parameter untuk menilai dan melegitimasi kebenaran sehingga aspek isi dinomorduakan.

Bila yang mengatakannya menteri, bila yang menyampaikannya presiden, bila yang berpidato itu ulama atau ustadz yang terkenal, bila yang tampil itu spiritualis kondang maka kita akan dengan mudah PERCAYA terhadap informasi yang disampaikannya. Namun, bila yang mengatakannya itu Mas Bejo, yang menyampaikan Mas Tarno, yang koar-koar itu Anda atau saya maka dianggap angin lalu dan disebut mengada-ada dan TIDAK DIPERCAYA.

Inilah gejala penyakit di masyarakat yaitu LEBIH SUKA KULIT DARI PADA ISI. Kita semua harus mengakui kena penyakit ini. Sebuah penyakit kronis yang sumber asalnya adalah KEDANGKALAN SPIRITUAL KARENA KITA MASIH BELUM MELAKONI TAHAPAN-TAHAPAN PERJALANAN SPIRITUAL LANJUTAN.

Dalam konteks beribadah kita masih sibuk dengan menata syariat, tata cara, hukum, rambu-rambu saja. Kita masih belum menyentuh wilayah tariqat yang lebih dalam lagi, apalagi menuju hakikat yaitu wilayah akal budi yang akan tercerahkan karena mendapatkan kebijaksanaan. Hingga mampu untuk bermakrifat, yaitu mengenal rahasia-rahasia ketuhanan. Rambu-rambu (baca syariat) tetaplah hal yang penting dan harus dijalani karena kalau tidak dijalani, kita bisa kena tilang oleh polisi yang mengawasi jalannya hidup ini yaitu malaikat.

Namun jangan lupakan, bahwa kendaraan kita juga harus tetap melaju di jalan (tariqat) sebaik-baiknya dengan bekal dan persiapan mental yang matang agar kita sampai pada tujuan hidup yaitu mencari kebenaran dan mencintai kebijaksanaan (PHILO–SOPHIA), dan kemudian bisa mengenal bahkan bertemu langsung dengan SANG PEMILIK KENDARAAN yaitu TUHAN YANG MAHA PENCIPTA.

Dunia pendidikan sekarang juga setali tiga uang, yaitu dihinggapi penyakit LEBIH SUKA KULIT DARI PADA ISI. Lebih mementingkan output yang berorientasi jangka pendek, praktis, laku di dunia kerja daripada menghasilkan SDM memahami proses dan metode untuk kemudian menemukan sendiri langkah dan cara yang lebih bijaksana, manusiawi dan menyejahterakan peradaban lahir dan batin.

Syariat dan hakikat itu seperti lahir dan batin, seperti pohon kayu dan kulit kayu. Kayu yang hanya tinggal intinya dan tidak berkulit maka tidak akan lama usianya. Dan kayu yang remuk, dan hanya tinggal kulitnya saja tidak kuat menghadapi angin yang kencang. Pohon itu akan roboh dalam waktu yang singkat. Kita jelas mencela orang-orang yang hanya membaca apa yang tersurat saja. Namun kita juga tidak bisa hanya mengandalkan pengetahuan dan kesadaran yang hakikat semata karena akan menjadikan kita gerombolan orang yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Keduanya akan sama-sama rugi bila tidak saling melengkapi. Jadilah kayu SYAJAROTIN THAYYIBATIN, kayu yang indah murni, berdahan, bercabang, beranting dan berdaun subur.

Itulah ILMU SEJATI yang bisa dijelaskan sebagai “Filsafat sebagai penjelasan hidup, kesusasteraan sebagai nyanyian hidup, kesenian sebagai perhiasan hidup dan tasawuf sebagai intisari hidup dan ibadah sebagai pegangan hidup. Semuanya untuk hidup, karena hidup yang tinggi dan panjang adalah hidup yang bernilai. Bahkan maut sendiri adalah tonggak awal dari hidup yang lebih bernilai.”

Salah satu hakikat yang perlu dipahami oleh masyarakat yang sudah dewasa pola pikirnya sekarang ini adalah hakikat agama. Ini cukup penting untuk disampaikan karena semakin hari terjadi gejala penyempitan nalar publik yang berujung pada radikalisasi gerakan-gerakan umat beragama secara diam-diam. Hakikat agama adalah semuanya menuju Allah SWT. Seorang yang arif bijaksana akan memandang bahwa yang siapa sejatinya yang disembah berbeda dengan simbol penyembahan. Menyembah berhala atau menyembah Ka’bah itu hakikatnya sama kalau itu yang disembah. Semua obyek itu hanya simbol dan lambang, baik api, patung, batu, arca, atau Ka’bah. Kita tidak menyembah simbol namun apa yang ada di balik simbol tersebut, yaitu menghadirkan “Allah SWT” sebagai satu-satunya Pencipta segala yang ada. Beribadah yang sah adalah bila dipandang bahwa segala bentuk, segala rupa, segala yang tampak ini sebagai kenyataan dari HAKIKAT YANG ESA. Inilah METAFISIKA KESATUAN!

Terakhir, ada sebuah syair indah dari Ibnu Arabi terkait keharusan moril untuk menghargai, bertoleransi dan mensyukuri perbedaan keyakinan:

La qad qabla yaumi unkiru sahibi
Iza lam yakun dini ledinihi daani
Fa qad shara qalbi qabilan kulla shuratin
Famar’aa li ghazianin wa dairun li ruhbani
Wa baitun li autsanin wa Ka’batu thaifin
Wa alwahu tauratin wa mash-hafu Qur’ani
Addinu bi dinil hubbi anna tawajjahat
Rakaibuhu fal hubbu dini wa imani

Dahulu saya tak suka pada temanku
Kalau agamaku tidak sama dengan agamanya
Sekarang hatiku telah menerima segala bentuk
Padang penggembalaan kijang, biara tempat rahib bertekun
Rumah berhala, Ka’bah tempat orang thawaf
Luh tempat Taurat tertulis, Mashaf tempat Qur’an terlukis
Aku memeluk CINTA, kemana pun aku menghadapkan tujuanku..
CINTA ADALAH AGAMAKU DAN IMANKU

@wongalus,2010

Categories: PILIH KULIT ATAU ISI | 20 Komentar

Blog pada WordPress.com. The Adventure Journal Theme.