ILMU PELET PENGASIHAN (AJIAN WIJAYA KUSUMA)


Ilmu pelet pengasihan warisan para leluhur Jawa ini  sangat kuat dan meyakinkan. Nama ilmu pelet ini adalah Ajian Wijaya Kusuma. Berikut amalannya:

Puasa Mutih 7 hari – 7 malam
Tapa pati Geni selama 2 malam
Tapa Ngebleng selama 2 hari – 2 malam
Rapalan Ajian Wijaya Kusumo (dibaca 3x sambil menahan nafas) dan langsung lihat mata dan beradu pandangan mata dengan perempuan/laki-laki yang diinginkan.
Rapalnya yang diucapkan di dalam sebagai berikut:

Bismillahirrohmanirrohiim,
Shalalahu ‘alaihi Wassalam,
Ajiku Aji Wijaya Kusuma
Sajodho manggon Ing mripat
Mripat Kiwo lan Mripat Tengen
Soko kersaning Allah

@wongalus,2009

Categories: ILMU PELET PENGASIHAN | 47 Komentar

ILMU PENGLARISAN


Ilmu Penglarisan biasanya diamalkan para pedagang, atau pebisnis sektor informal. (Pedagang kakilima, pemilik warung, bengkel, salon, rental, laundry, warung makan, restoran, mini market, dll) agar apa yang digelar diminati oleh masyarakat. Amalan lelaku untuk dapat menguasai Ilmu Penglarisan tersebut adalah:

Puasa Mutih 7 hari
Tapa pati geni 2 malam
Rapalan Ilmu Penglarisan (dibaca sebanyak 3x sambil menahan nafas), saat membuka dan mengawali tempat usaha. Bila sudah ada tempat usaha atau usaha sudah berjalan, maka amalan ini juga bisa dilakukan dengan niat melakukan usaha baru yang lebih barokah atas ijin Tuhan Yang Maha Esa.

Rapalnya sebagai berikut:
Bismillahirrohmanirrohiim,
Dzat Sir Jasmani, Sami Jasmani
Ingsun Rohilapi, Tut Kathut Kumalikut Dening Aku Kabeh
Wong Sabuwono Kabeh
Lanang lan Wadhon, Gedhe lan Cilik
Soko Kersaning Allah

Amat bagus bila ditambah dengan wirid yang namanya wirid Antarobbi sebagai berikut:
Bismillahirrohmanirrohim, Allohuma antarobbi, Lailahaila antaqolagtani – Wa anna abduha, wa anna ahlika, Wa wadika mastathohna – Audzubika min syariima shonatu, Abi ’ulaika, Binikmatika Wayya Abduhu bighombi, Waisfirli Fainnahu, Layaghfirudzunuba illa anta.

Wirid ini dibaca sekali usai menunaikan sholat lima waktu.

@wongalus,2009

Categories: ILMU PENGLARISAN | 18 Komentar

AMALAN MERUKUNKAN DUA ISTERI


Komentar Mas Ratno di rubrik Doa Bersama (28 November 2009 at 05:30 ): Ass Wr Wb. Wongalus mohon masukanya bila mau kawin lagi istri dan calon istri agar bisa akur dan menerimanya. Mohon pencerahannya.

Terima kasih saya ucapkan kepada Mas Ratno yang telah memberikan komentar sekaligus ide penulisan artikel ini yaitu bagaimana agar rumah tangga tetap harmonis bila suami ingin nikah lagi. Suami memiliki isteri lebih dari satu adalah sesuatu yang biasa dilakukan di Indonesia.

Sejak dulu, para nenek moyang kita dulu, para mbah-mbah, para buyut. Para canggah kita, sepertinya “wajib” memiliki isteri lebih dari satu. Kondisi sosiologis dan psikologis saat itu memungkinkan agar pria berpoligami. Di dalam agama pun, poligami itu diperbolehkan dengan syarat suami bisa adil.

Dan ukuran adil itu sangat subyektif tergantung sudut pandang masing-masing orang. Adil menurut saya belum tentu adil menurut Mbah Wakijan, Lik Paidi, maupun Mbah Marmo. Setiap orang berhak menakar keadilan sesuai dengan hati nuraninya.

Konsep keadilan yang terlalu abstrak di dalam filsafat hukum juga terlalu ribet untuk menjawab soal apa dan bagaimana keadilan tersebut. Konsep filosofis semata biasanya tidak bisa dijadikan pegangan melangkah karena biasanya benar hanya pada tataran akal budi. Tidak sampai merasuk ke pemahaman dan kesadaran jiwa. Apalagi kesadaran ruh.

Contohnya: lembaga penegak hukum di negeri kita (KPK< Kepolisian, Kejaksaan) cekcok karena memahami hukum sesuai dengan perspektif dan kehendaknya sendiri-sendiri dan sifatnya yang subyektif.

Apabila dirasakan bahwa berpoligami adalah sesuatu yang wajib dan merupakan panggilan jiwa, maka laksanakan poligami dengan syarat Anda mampu untuk adil lahir dan batin. Kondisi jiwa masing-masing individu, dalam hal ini isteri pertama haruslah dimenej dengan baik sehingga suasana rumah tetap damai dan sejahtera.

Percekcokan hendaknya dijauni sebab bisa menurup rahmat dan hidayah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Berikan hak kepada isteri pertama untuk menyuarakan hati nuraninya. Jangan tindas dan kuasai hak isteri pertama karena sesungguhnya pilar rumah tangga Anda ada di dalam kuasa ruhaninya. Yang perlu dilakukan adalah bagaimana agar isteri pertama bisa ikhlas meneriman kehadiran isteri kedua dan bisa hidup rukun berdampingan di dalam satu biduk rumah tangga.

Untuk merukunkan isteri pertama dan isteri kedua, amalannya sebagai berikut: Sediakan air putih secukupnya. Dengan menghadap air itu bacalah wirid: SHADAQALLAHU SHADAQALLAHUL ALIYYUL AZHIIM seribu kali (1000 x). Sesudah membaca wirid tersebut, tiupkan air yang sudah disediakan dan usahakan agar bisa diminum oleh semua isteri Anda. Dengan ijin Allah SWT, amalan ini semoga mampu merukunkan isteri pertama dan isteri kedua.

@wongalus,2009

Categories: AMALAN MERUKUNKAN DUA ISTERI | 62 Komentar

JIN: “SURGA ITU DICIPTAKAN UNTUK MEREKA YANG TIDAK IKHLAS”


Nikmatnya kalau hidup ini banyak sahabat dan teman. Dari teman kita bisa mendapatkan saran, masukan, curhat dan sekaligus hati kita terhibur di kala sepi. Keberadaan teman dan sahabat oleh sebab itu bisa menjadi sarana kita untuk beraktualisasi diri sebagai pemenuhan eksistensi kita sebagai salah satu makhluk Tuhan di antara makhluk lainnya. Dan siapa tahu, dari para sahabat ini Tuhan memberikan petunjuk pada kita.

Salah satu teman yang baru saja menemui saya pagi ini adalah seorang jin yang baik. Tiba-tiba dia keluar dari dinding kamar dan berpakaian seragam coklat. Tubuhnya tinggi besar ganteng, dia datang dan sejenak kemudian mengajak saya bepergian ke alamnya. Awalnya dia menggunakan semacam papan nama di dada, namun saat saya baca papan nama itu. Dia kemudian menutupinya dan menghapus tulisan di papan nama itu. Dia berpesan agar tidak perlu menyebutkan namanya untuk ditulis diblog.

Saya pun kemudian menuruti ajakannya masuk ke alam jin. Alam jin adalah alam yang mirip dengan alam sebagaimana alam manusia. Persis dengan apa yang pernah kita lihat di alam manusia. Saya manut saja ketika saya diajaknya menonton konser musik di sebuah gedung pertunjukan. Gedung itu sebenarnya adalah seperti stadion yang terbuka. Tempat duduknya terbuat dari cor semen yang keras. Di sana sudah penuh dengan jin-jin dan saya dan dia duduk di baris paling depan menunggu mulainya konser.

Di sinilah saya wongalus (W) terlibat sebuah diskusi dengan Jin (J) sahabat yang baik hati.

J: Tahukah kamu, untuk apa surga itu diciptakan Tuhan?
W: Tidak tahu

J: Surga diciptakan untuk mereka yang tidak ikhlas
W: Kok bisa begitu, bukankah surga sebagai balasan mereka yang berbuat baik di dunia?

J: Manusia serba menuntut. Inginnya pasti balasan. Apa manusia tidak ingat dia dilahirkan tanpa membawa apapun. Dia dilahirkan gratis, tidak modal apapun juga kan?. Kenapa kok menuntut macam-macam atas tindakannya. Ini berarti manusia tidak ikhlas dan bersyukur.

W: Logikamu dan jalan pikiranmu menarik

J: Manusia sebagaimana yang saya ketahui kebanyakan dholim, melampaui batas. Tidak mau ikhlas. Padahal ikhlas ini sesungguhnya tingkatan awal untuk hidup di jalan Allah. Bukankah kita memang sudah seharusnya bersyukur tanpa mengharap imbalan apapun?? Itu sebabnya Tuhan Maha Tahu sifat manusia yang suka menuntut ini, maka dia menciptakan surga. Sebagai upaya agar manusia mau untuk beribadah dan ikut di jalan Tuhan maka diadakankah surga untuk iming-iming agar dia mengutamakan negeri akhirat.

W: Saya akui kebanyakan manusia seperti saya lupa untuk bersyukur

J: Harusnya setiap saat manusia bersyukur. LIhatlah aku, hidup di alam bayangan, alam gaib yang hanya bisa menikmati alam tanpa materi. Kamu, manusia, memiliki unsur jasad fisik di alam materi namun batin dan hatimu ada di alam gaib. Maka kamu sesungguhnya hidup di dua alam. Seperti kodok maupun buaya. Sementara aku dan alamnya malaikat alamnya cuma satu, alam gaib saja. Kamu bisa lebih bahagia dan memang makhluk yang paling unggul dan mulia. Allahu Akbar, bersyukurlah.. bersyukurlah bersyukurlah… (sambil menangis seakan mengajak saya untuk segera bersimpuh sujud mensyukuri karunia dan anugerah Allah SWT).

W: Baiklah jin sahabatku, terima kasih kamu telah mengingatkan saya. Untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Lembut, tidak perlu saya tunjuk-tunjukkan di hadapanmu. Hati saya setiap saat bersyukur dan memuji Asma-Nya. Ibadah itu urusan saya pribadi dengan Allah. Manusia dan kamu tidak perlu melihat saat saya bersyukur dan sujud pada-Nya. Itu nanti membuat saya riya dan ujub, menyombongkan diri termasuk beribadah hanya karena ingin dilihat olehmu dan oleh manusia. Melakukan ibadahpun harus diteliti dengan hati dan batin. Apakah saat beribadah itu nanti mengandung unsur riya, sombong atau tidak. Percuma ibadah bila dalam hati masih belepotan nafsu. Celakanya nafsu itu lagi-lagi demi motif dunia. Payah kan?? Makanya mohon maaf aku tidak ingin menuruti ajakanmu sekarang. Biarlah saya tulis dan camkan saja di ingatan ajakanmu. Saya juga berjanji padamu, percakapan ini akan saya tulis diblog agar lebih banyak orang membaca pesanmu.

J: Terima kasih. Saya percaya padamu. Tolong darmakan hidupmu hanya untuk melayani Tuhan Yang Satu. Jalan selamat adalah menjadikan hidup tetap berada di garis Tuhan. Terserah agamamu apa, yang penting kamu harus selalu ingat bahwa semua yang ada, termasuk semua keyakinan dan agama itu sumbernya satu, Yang Satu, Yang Maha Satu, Yang Hanya Satu dan tidak boleh diduakan. Bila ini diketahui oleh semua mahluk maka mereka akan selamat dunia akhirat. Semua mahluk kebanyakan sudah mengetahui dan mereka berikrar untuk menghabiskan rentang usianya untuk berbakti pada Tuhan. Termasuk makhluk halus seperti saya. Hanya manusia yang memiliki pilihan bebas yang bisa ingkar. Manusia bila memilih apakah dia ikhlas atau tidak ikhlas untuk menjalani hidupnya. Karena itu Tuhan menciptakan surga bagi yang ikhlas dan neraka bagi yang tidak ikhlas. Surga adalah tempat yang mulia. Saya belum pernah melihatnya. Itu tempat khusus buat manusia. Kami semua tidak akan bisa masuk ke surga. Namun kami juga tidak masuk neraka sebab kami tidak punya pilihan lain selain menjalani kodrat kami sebagai teman manusia.

W: Hai jin sahabatku, kamu salah. Kodrat jin sepertimu juga bebas. Kebebasan itu juga milikmu. Kamu juga bisa masuk surga dan masuk neraka. Buktinya di duniamu ada jin yang ingkar dan baik namun ada yang buruk. Nanti kita sama-sama diadili dan dihisab oleh Tuhan. Lantas kita dimaukkan surga dan neraka. Itu artinya alam kita dan kehendak serta kodrat kita ini hakikatnya sama. Maka marilah kita saling mengingatkan bila di antara kita ada yang salah. Agar nanti kita sampai pada akhir yang baik (khusnul khotimah).

J: Begitu ya? Alhamdulillah, hari ini dan saat ini saya mendapat petunjuk dari Allah melalui mulutmu. Bahwa kelak saya juga bisa masuk surga bila saya ikhlas dan masuk neraka bila saya tidak ikhlas. Saya pasti memilih masuk surga. Saya berterima kasih dan ternyata ini kesimpulannya, kenapa Tuhan memerintahkan saya untuk menemuimu. Yaitu untuk belajar dan sekali lagi terima kasih.

Setelah berada di gedung pertunjukan yang penuh dan ternyata artisnya belum datang saya memilih untuk keluar gedung dan dia mengetahui saya sudah malas di dalam gedung maka dia mengajak saya jalan-jalan ke sebuah pertokoan yang berlantai sebelas. Pertokoan ini sudah usang dan kurang menarik. Tiba di lantai sebelas pertokoan, dia melirik saya namun melihat saya tetap kurang bersemangat diajak jalan-jalan.

“Saya pengen pulang” kata saya. Sedetik kemudian, dia mengantar saya kembali ke alam nyata. Namun sebelumnya, saya bertanya padanya: Apa yang harus saya lakukan bila saya ingin bertemu dengannya lagi? “(1). Gesekkan tanganmu ke dinding kamar tidur seperti kamu membikin lingkaran. Lalu (2) cabut atau potong bulu hidungmu di depan cermin. Maka aku akan menemuimu lagi, hai sahabatku,” katanya. “Baiklah terima kasih, selamat jalan Jin sahabatku…” kata saya.

SEMOGA ALLAH SWT SELALU MEMBERI KITA SEMUA KESIAPAN AGAR MAMPU MEMBACA PETUNJUKNYA YANG SETIAP SAAT ADA DI DEPAN MATA FISIK DAN MATA BATIN KITA MASING-MASING.

Jum’at pagi ba’da sholat Idul Adha 1430H.

@wongalus,2009

Categories: JIN DAN SURGA | 12 Komentar

REFLEKSI IDUL ADHA 1430 H


MENGINTEGRASIKAN “AKU SEJATI “DALAM HIDUP SEHARI-HARI

Kesadaran adalah tingkat persepsi kita tentang diri kita dan dunia di sekitar kita. Semakin tinggi persepsi, semakin besar kesadaran. Mereka yang telah memiliki pengalaman spiritual yang tinggi mencatat bahwa keadaan kesadaran mereka telah meningkat melampaui norma, memungkinkan orang untuk mengalami keberadaan dari perspektif yang sama sekali baru. Apa saja perspektif baru itu?

Salah satu pengalaman yang paling umum dari kesadaran spiritual adalah perasaan “kesatuan.” Kesatuan sering dialami sebagai perasaan bahwa segala sesuatu adalah bagian dari keseluruhan, atau bahwa kita semua berasal dari satu sumber yang sama dan berbagi semangat kegairahan spiritual yang sama.

Persepsi umum biasanya menganggap bahwa  dunia adalah suatu massa dari bentuk-bentuk kehidupan individu yang masing-masing memiliki nasibnya sendiri. Padahal di balik penampilan dunia yang beraneka rupa ini ada sifat hakiki keberadaan yaitu  Satu Kesadaran Ilahi. Kesadaran ini mengungkapkan dirinya dalam alam semesta dalam berbagai bentuk yang masing-masing dengan kemauan untuk “menjadi”. Namun pada kenyataannya setiap bentuk adalah ekspresi dari Yang Satu. Semua realisasi ruhani yang sejati dimulai dengan persepsi baru yaitu Keesaan Esensial dari semua makhluk dan  semua hal.

Pengalaman spiritual akan kesatuan sering diungkapkan dengan perasaan atau pengertian bahwa kita adalah semua sejatinya adalah satu esensi atau ruh. Kita mengalami bahwa kekuatan jiwa yang ada di dalam diri kita jugaada di setiap orang yang kita jumpai. Persepsi mendalam memiliki efek mengurangi hambatan-hambatan yang kita rasakan antara diri kita dan orang-orang di sekitar kita. Pada gilirannya mengarah pada kesadaran bahwa kepentingan orang lain sama pentingnya dengan kita sendiri. Jika kita membawa pengalaman ini ke dalam kehidupan sehari-hari kita, maka kita akan memiliki rasa hormat yang mendalam dan abadi pada setiap orang yang kita temui sepanjang jalan. Hidup kita pasti akan mengarah pada peningkatan energi, kebahagiaan, dan nasib baik bagi diri kita sendiri dan orang-orang di sekitar kita.

Banyak nilai-nilai pribadi umum dapat dikatakan berasal dari pengalaman batin akan kesatuan. Contoh dari nilai-nilai pribadi ini misalnya kepedulian terhadap orang lain, kepercayaan, toleransi, keterbukaan, penghormatan terhadap individu, dan kerja sama tim. Kita mengatakan bahwa fondasi terbesar untuk hidupnya bermasyarakat dan peradaban kolektif secara keseluruhan salah satunya berakar pada pengalaman ini dan kenyataan bahwa semangat dalam “diriku” berada dalam setiap orang lain di dalam komunitas itu. Kesatuan spiritual ini diharapkan akan terbentuk di masa depan.

Dengan kesadaran ini, maka ada baiknya melakukan langkah sebagai berikut: Jika Anda bertemu dengan orang lain ingatkan pada diri sendiri bahwa semangat yang ada di dalam diri sendiri ada juga di dalam diri mereka. Dengan kata lain, mereka, adalah Anda juga. Selain itu, setiap kali Anda berbicara dengan orang lain fokuskan sepenuhnya pada minat, kebutuhan, pendapat dan terimalah mereka seperti Anda sendiri.

Pengalaman spiritual kedua saat mengalami kesatuan dengan orang lain adalah persepsi bahwa ada suatu tingkat kesadaran yang melampaui pengalaman normal terhadap apa yang baik dan yang buruk. Orang biasanya menerima hal-hal baik yang terjadi dalam hidup sebagai “baik” dan hal-hal buruk yang terjadi sebagai “buruk.”

Bila pengalaman kesatuan ruhani kita naik ke tingkat yang lebih tinggi maka pengetahuan dan wawasan baru akan datang. Yaitu pengetahuan untuk mengerti bahwa sebenarnya tidak ada perbedaan antara keduanya. Bahwa yang “buruk” sebenarnya memiliki tujuan yang sangat penting yaitu membantu proses dunia untuk berevolusi. Dalam pengertian itu sama baiknya dengan yang “baik.” Sebaliknya melalui pengalaman kesadaran spiritual kita mulai melihat bahwa banyak hal yang kita lihat sebagai “baik” mungkin tidak benar-benar baik.

Berapa banyak dari kita telah melihat kembali selama hidup dan telah melihat bahwa pengalaman yang sulit kita telah kita lalui (bahwa pada saat kita dianggap sebagai “buruk”) sering merupakan pintu memasuki sebuah awal baru atau peluang baru. Jika kita dapat membawa ke dalam kehidupan sehari-hari yaitu kesadaran melampaui baik dan buruk, maka kita akan tenang dan pikiran lebih terpusat. Ini  memungkinkan kita untuk membuat keputusan yang lebih baik karena kita melihat dunia dengan kedalaman yang lebih besar dan kebenaran yang lebih absolut, kesuksesan yang lebih besar dan kebahagiaan dalam hidup.

Mengatasi Keterbatasan Pikiran
Memiliki pengalaman spiritual akan kesatuan membantu kita mengenali bahwa proses berpikir kita, pikiran kita, adalah instrumen yang sangat terbatas. Sebelumnya akan terasa bahwa kesadaran spiritual kita tampak lemah dan terbatas, penuh dengan prasangka dan pembenaran; perspektif dan pengetahuan yang kita miliki bersifat situasional dan tergantung keadaan. Kita kemudian akan menemukan bahwa pikiran cenderung untuk memilih satu kebenaran dari kebenaran yang lebih besar, satu bagian dari teka-teki dan membuang sisanya. Atau hal-hal ini terbagi menjadi potongan-potongan atau bagian, tidak bisa memegang kebenaran yang lebih luas untuk mengetahui gambaran besar.

Dari penemuan ini keterbatasan pikiran kita dapat membuat kita berupaya untuk memecahkan kebekuan sikap kita, pendapat, dan kebiasaan. Upaya ini dapat membantu kita agar menjadi lebih toleran, bersemangat, dan terbuka terhadap kemungkinan mendapatkan kebenaran yang penuh, bukan kebenaran yang terbatas oleh pikiran kita sendiri.

Pengalaman spiritual sering mengarah pada suatu kesadaran bahwa hal-hal yang terjadi di luar diri kita dan hal-hal dalam diri kita memiliki korelasi dan hubungan langsung. Pikiran mengatakan bahwa ada hal yaitu obyek dan subyek, ada dua fakta yang berbeda, dan tidak mungkin mempunyai hubungan langsung. Sebagai contoh, bagaimana bisa mengubah sikap mungkin berhubungan dengan keadaan yang positif terjadi pada Anda beberapa saat setelah berhubungan dengan apapun. Pikiran kita kemudian menunjukkan bahwa ada hubungan yang berada di luar batas-batas normal kausalitas, ruang dan waktu..

Kesimpulannya kemudian bahwa segala sesuatu yang terjadi di sekitar Anda adalah refleksi dari pikiran terdalam, keyakinan, dan sikap. Jika ada sesuatu yang salah di luar, Anda biasanya menemukan yang sesuai persepsi batin yang negatif kemudian ingin mengubahnya. Hal ini pada gilirannya membawa kita pada pemahaman bahwa kita dapat dan harus bertanggung jawab untuk segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita, dan dapat membuat perubahan dalam dunia di sekitar kita.

Jika sikap dan pendapat Anda akan dipantulkan oleh keadaan di sekitar Anda, maka kita dapat membuat usaha untuk mengubah dunia di luar dengan membuat perubahan di bagian dalamnya. Yaitu dengan mengubah sikap kita, pendapat, dan kebiasaan, atau mengambil tindakan tertentu. Dalam keadaan tertentu kehidupan di luar dapat segera menanggapi upaya batin Anda. Jika Anda bisa melihat sisi positif dan negatif suatu keadaan dan mencocokkannya dengan sikap yang sesuai, nilai, atau kebiasaan di dalam diri Anda, Anda akan memahami karakter kehidupan, dan memperoleh kemampuan untuk menguasai hidup. Tidak ada cara yang lebih cepat untuk mengubah dunia di sekitar kita daripada bertindak dari ketenangan batin yang positif.

Maka setiap kali kita merasa terganggu oleh sesuatu di luar, cobalah untuk melihat terbatas sesuai kebiasaan, pendapat, atau sikap. Lalu berusaha untuk mengubahnya pada saat itu. Lebih baik lagi mengembangkan sebuah rencana aksi untuk mengubahnya dalam semua aspek kehidupan kita.

Keterbukaan Alam
Ketika kita melihat dengan kesadaran ruh, kita akan melihat bahwa segala sesuatu mempunyai tujuan sendiri dan pembenaran. Biasanya kita menginginkan hal ini terjadi dan bukn hal itu. Atau mengharapkan satu hal terjadi lebih dari yang lain. Namun, ketika kita mengalami kesadaran spiritual kita merasakan bahwa setiap hal itu sejatinya memiliki tujuan, bahwa ada yang berlangsung alami di luar keinginan dan persepsi kita yang terbatas. Kesadaran ini memungkinkan kita untuk berinteraksi dengan kehidupan yang lebih bahagia dan jauh lebih berhasil ketika kita mengikuti benang kehidupan berlangsung, bukan karena ego kita. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan energi, mengurangi stres, yang semakin positif, dan kemungkinan peningkatan prestasi besar, kesuksesan, dan kebahagiaan dalam hidup.

Semua kesatuan persepsi ini dapat membawa kita untuk memahami bahwa semua eksistensi sedang bergerak menuju derajat yang lebih besar yaitu terjadinya rekonsiliasi, kesatuan, dan harmoni.  Perjalanan spiritual akan membawa ke dunia persepsi batin bahwa semua kehidupan adalah bergerak menuju tingkat yang lebih tinggi yaitu rekonsiliasi; antara batinnya dan keadaan luar, antara pikiran terbatas dan kebenaran sejati, antara “baik” dan ” buruk “, bahkan antara nasibnya sendiri dan nasib dunia di sekelilingnya, termasuk takdir spiritualnya.

Harmoni adalah nilai spiritual terbesar yang dapat mengarah pada rekonsiliasi tak terbatas, kesatuan, dan kebenaran, yang dapat digunakan untuk membuka kita untuk kemungkinan yang paling tinggi untuk prestasi dan kebahagiaan dalam hidup. Bahkan, semua masalah kehidupan pada dasarnya adalah masalah harmoni. Pada haakikatnya kita semua adalah satu, tetapi karena kita hidup dalam kesadaran yang terbatas, kita biasanya tidak melihat dan memahami harmoni yang mendasari segala sesuatu; antara kita dengan orang lain, diri kita sendiri dengan lingkungan, diri kita dengan Ilahi.

Namun, keselarasan tidak berarti harus berkompromi. Ini berarti kita diharapkan untuk menggunakan pemahaman yang lebih tinggi untuk menemukan rekonsiliasi sejati antara hal yang berlawanan kita hadapi. Semua pertentangan bagian dari sebuah kesatuan yang mencari ekspresi melalui berbagai permainan oposisi. Terus-menerus berusahalah untuk menemukan harmoni dalam semua yang Anda lakukan.

Fenomena lain yang telah dirasakan oleh orang-orang yang telah memiliki pengalaman spiritual adalah merasa memiliki semacam energi atau kekuatan spiritual, bahkan mungkin semacam kenikmatan atau kebahagiaan. Ini disebabkan spiritualitas itu ibarat sebuah arus, atau energi yang memancar dari satu substansi. Banyak orang telah belajar untuk mengumpulkan kekuatan untuk mempengaruhi hasil peristiwa dan keadaan.

Cara lain gaya bekerja adalah sebagai Perdamaian. Damai adalah suatu keadaan yang penuh ketenangan dan keheningan dari mana semua hasil yang sukses dalam hidup harus dimulai. Salah satu langkah pertama dalam perjalanan adalah untuk membangun perdamaian di alam fisik kita. Kita harus menenangkan tubuh dan saraf untuk mencari apa yang berada di luar permukaan yang kita. Kedamaian ruhani datang disiplin diri dan memanggil ke getaran yang lebih tinggi ke dalam tubuh. Ini adalah langkah penting dalam setiap jalan spiritual. Setelah perdamaian fisik kita harus belajar untuk membebaskan diri dari pengaruh pikiran yang sifatnya rendah

Berikut salah satu teknik Memanggil Perdamaian: Ambil setiap situasi di mana ada kekacauan, kebingungan, atau keadaan negatif lainnya. Cobalah untuk menemukan titik dalam diri Anda sendiri di mana ada tenang dan damai. Jika Anda tidak dapat menemukan titik itu panggilan ke dalam situasi damai. Ketika Anda merasa Anda berada pada titik tenang dan damai maka melanjutkan kegiatan Anda. Penelitian menunjukkan bahwa dengan “menelepon” perdamaian maka Anda dapat menenangkan pikiran Anda, mengurangi rasa sakit, dan menarik situasi yang positif di sekitar kita bahkan dapat membantu menghentikan kejadian negatif di sekitar, seperti kerusuhan.

Memanggil kedamaian dalam diri sendiri juga merupakan cara untuk mengurangi rasa sakit fisik. Ketika rasa sakit muncul, tenangkan pikiran, dan jangan biarkan rasa sakit berkuasa. Kemudian panggil Perdamaian ke diri sendiri untuk beberapa saat. Tenang. Rasa sakit akan hilang dengan mudah. Ini juga merupakan teknik yang besar untuk mengurangi stres. Teknik: Setiap kali Anda tidak seimbang, mental atau emosional, jangan mencoba untuk memecahkan masalah. Pertama tenangkan diri dalam damai. Salah satu teknik adalah memanggil Perdamaian masuk ke diri kita selama beberapa saat.  Setiap kali merasa sakit fisik, coba untuk tidak bereaksi terhadap sensasi dengan mental atau perasaan emosional. Tetap tenang, dan kemudian mulai mengabaikan rasa sakit. Jangan mengatakannya kepada orang lain, terutama dokter. Sebelum tidur bercita-cita untuk tenang, tenang tidur. Serukan Perdamaian ke dalam diri kita sebelum hanyut tertidur.

Cara terakhir dapat merasakan semangat sebagai kekuatan adalah menjalani hidup dengan kegembiraan dan kesenangan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita mengalami masa-masa senang dan susah. Dunia tampak penuh dengan penderitaan dan rasa sakit. Tetapi jika kita melihat di balik permukaan, kita menemukan bahwa semua itu adalah digerakkan oleh iradat Ilahi. Ini adalah proses yang sama bila kita mencari “diri sejati” di dalam diri kita. Melalui doa, meditasi, kontemplasi, atau mengabdi pada-Nya maka seseorang dapat belajar untuk masuk ke dalam kesadaran bahwa itu semua adalah bagian dalam rencana Tuhan, cara kerja-Nya yang terungkap. Ketika kita memahami hal ini dalam kehidupan kita akan muncul perasaan ruhani yang mendalam dan kebahagiaan bereksistensi.

Rahasia Terbesar
Menghormati Sumber Segala Sumber Tertinggi akan membuat keadaan menjadi positif. Dalam lintasan sejarah, orang yang telah mengalami kesadaran spiritual akan merasakan kekuatan atau arus yang mengangkat ruh  yang dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki kehidupan kita sehari-hari.  Biasanya kita menciptakan hasil yang positif dalam kehidupan kita dengan memiliki keterampilan yang tepat dan jika kita mengoptimalkan kapasitas kita. Namun untuk pindah ke tingkat kesempurnaan dalam segala situasi atau keadaan, kita perlu satu hal lagi; kerjasama dengan ruh.

Dalam hidup, kita biasanya tidak memiliki kendali yang nyata atas situasi eksternal yang mengelilingi peristiwa. Lalu bagaimana kita dapat benar-benar menjadi tuan dari setiap tindakan, proyek, keadaan, atau situasi dimana kita mengambil bagian didalamnya? Bagaimana kita mengatasi rintangan yang muncul di luar kendali kita?

Pengalaman spiritual kaum winasis terpilih sepanjang masa menunjukkan bahwa kita dapat memperoleh kontrol ini dengan mengembangkan disiplin sederhana. Yaitu dengan menerobos ke kesadaran yang lebih tinggi yaitu kesadaran Ilahi. Jika kita mau kita pada hakikatnya memiliki koneksi yang terbuka hingga tak terbatas, melampaui keterampilan, pengetahuan, sikap, dan kemampuan lainnya.

Kekuatan untuk bekerjasama dengan Ilahi ini akan mampu memecahkan masalah, menyelesaikan konflik, melarutkan kebiasaan yang beku dan sifat-sifat yang tidak diinginkan. Sekaligus akan membuka peluang-peluang baru, menghasilkan kesegaran dan kenikmatan dalam segala sesuatu yang kita lakukan, memperlebar kepribadian, memperdalam kesadaran kita, dan mengungkapkan batin yang sejati.

Teknik untuk bekerjasama dengan Daya Ilahi sebagai berikut: Sebelum Anda memulai setiap kegiatan yang penting, biasakan untuk membuka diri terhadap kekuatan yang lebih tinggi untuk beberapa saat. Kemudian baru mengambil tindakan. Lihat apakah aksi berakhir dengan hasil positif. Banyak dari kita telah menggunakan doa atau meditasi sebagai cara untuk memecahkan masalah yang serius dalam kehidupan kita. Teknik tersebut terbukti dapat membawa keberuntungan besar dan kebahagiaan dalam hidup kita. Salah satu teknik yang kuat adalah sesuatu yang erat kaitannya dengan doa. Pengalaman membuktikan jika kita memanggil kekuatan spiritual yang lebih tinggi cepat atau lambat maka Yang Dipanggil akan merespon dalam cara yang sangat positif.

KESIMPULAN
Keterampilan tertinggi dari ruh adalah pengakuan bahwa ada sesuatu yang melampaui segala keterampilan, di luar pengetahuan kita, bahkan melampaui emosi ruhani kita. Itu adalah iman. Iman adalah intuisi pikiran yang mengakui ketinggian kebenaran ruhani. Iman adalah pengetahuan tentang kebenaran jiwa dalam diri kita yang selama ini belum ditemukan.  Kita biasakan untuk selalu memiliki iman pada setip kesempatan. Berkelanjutan iman kepada Yang Ilahi merupakan indikasi bahwa kesadaran ruh telah menjadi dasar hidup kita. Ini membuka kita ke kemungkinan yang tak terbatas dalam hidup, dan membawa kita ke dalam sebuah hubungan yang lebih dekat dengan sangkan paraning dumadi.

Ketika kita pertama kali berhubungan dengan ruh, kita akan memiliki keinginan untuk tetap dekat dengannya dalam kehidupan kita. Namun, aspirasi biasanya memudar surut dari waktu ke waktu. Untuk menghidupkan kembali hubungan kita dengan ruh dan manfaatnya untuk perdamaian, kebahagiaan, cahaya, kebenaran, dan kemungkinan tak terbatas, maka kita perlu melakukan upaya terus menerus untuk membawa kembali ke kehidupan kita. Upaya ini harus tanpa henti, dan harus merangkul semua bagian dari kodrat kita sampai membakar api di dalam diri kita sebagai aspirasi konstan untuk bersatu dengan Ilahi. Dengan memiliki aspirasi manunggal dengan Ilahi dalam hidup kita, kita menjadikanNya sebagai bagian di tengah kancah hidup dan keberadaan kita. Dia akan menjadi cahaya diri sejati kita.

Akhirnya, di luar upaya kita untuk berhubungan dengan diri sejati atau ruh kita, ada kita yakin ada tindakan langsung dari Tuhan. Tuhan akan masuk ke dalam kehidupan kita, mengatur dan melakukan segala sesuatu untuk kita dan dunia kita. Kita haruskan diri kita untuk disiplin melakukan doa, meditasi, kontemplasi, atau memperoleh pengetahuan untuk mengalami dan merasakan kesadaran spiritual. Selanjutnya adalah membuat koneksi ke ruh melalui doa, dan memanggil ruh kita sendiri (Niat ingsun…) dan membiasakannya menjadi bagian dari kehidupan kita. Integrasikan ruh ke rutinitas sehari-hari dan inilah perjuangan dan pengorbanan terbesar hidup kita. Selamat Hari Raya Idul Adha 1430 H.

@wongalus,2009

Categories: REFLEKSI IDUL ADHA | 8 Komentar

TERAPI ALTERNATIF DENGAN BUNGA


Jauh sebelum peradaban modern, terapi bunga adalah bagian dari banyak tradisi ritual.  Kita akrab dengan ritual tradisi mandi bunga –atau siraman –dalam budaya Jawa. Ritual ini konon mampu untuk menghapus nasib buruk dan mengembalikan energi positif. Sementara mandi bunga biasanya menjadi bagian dari upacara pernikahan atau digunakan untuk membantu menyembuhkan orang yang sakit.

Namun, kini bunga telah menjadi bagaian dari penyembuhan holistik di seluruh dunia. Dunia mengakui bunga dapat memiliki efek terapeutik, tetapi yang kita ketahui mungkin hanya didasarkan pada bagaimana warna mereka dapat menyegarkan suasana hati atau aroma bersantai.

Padahal keajaiban bunga, lebih dari itu. Teorinya adalah bahwa bunga sama seperti makhluk hidup lainnya yang memiliki energi alami – atau chi. Energi alami bunga adalah positif – menggembirakan, penuh cinta dan penyembuhan; ini yang ditawarkan terapi esensi/sari bunga.

Esensi/sari bunga bekerja di tingkat getaran. Mereka memiliki kekuatan untuk meningkatkan getaran fisik kita, membawa tubuh dan jiwa kita ke dalam harmoni. Tidak seperti aromaterapi, yang bekerja di tingkat fisik dan emosional, terapi sari bunga dapat masuk lebih dalam dan beroperasi pada tingkat mental dan spiritual.

Oleh karena itu, terapi ini adalah sebuah alternatif untuk pengobatan psikotropika dalam perawatan sehari-hari misalnya  stres, depresi, suasana keprihatinan, ketakutan, kecemasan dan masalah-masalah emosional lainnya.  Masalah emosional yang tidak sehat adalah “inti penyakit”, maka dengan penyembuhan “inti batin” diyakini dapat membantu mengatasi penyakit fisik. Sakit kepala dan insomnia, misalnya, bisa menjadi akibat dari stres, dan dapat diperlakukan dengan menggunakan energi atau esensi dari bunga camelia dan bunga teratai.

Bagaimana untuk “membuka” energi bunga? Ada beberapa langkah sederhana. Pertama, Kita harus mempersiapkan bunga-bunga segar yang kita inginkan ketika mereka mekar penuh. Waktu terbaik untuk memetik bunga adalah setelah matahari terbit, atau sekitar pukul 6:30, ketika bunga-bunga itu mengeluarkan energi terbaiknya. Langkah kedua adalah meletakkan bunga ke dalam vas kristal atau kaca dan mengekspos mereka ke matahari di tengah hari selama sekitar tiga jam. Sinar matahari akan melepaskan energi bunga ke dalam air. Air itu kemudian diminum atau digunakan untuk berendam di dalam bak mandi.

Bahkan kini esensi bunga telah diproduksi dalam bentuk tablet.  Konon, gula sukrosa yang terkonsentrasi ke tablet disinyalir bebas dan aman dari bahan kimia.  Hal ini penting, karena esensi bunga memiliki reputasi yang efektif dan aman untuk digunakan. Banyak orang mencari esensi bunga karena bersifat alami, nontoxic dan tanpa efek samping berbahaya. Terapi dapat juga dilakukan untuk bayi, wanita hamil atau menyusui dan orang tua. Sejauh ini belum ditemukan gejala-gejala alergi karena menggunakan terapi bunga ini.

Esensi bunga terapi dalam bentuk yang sekarang, konon telah digunakan di seluruh dunia selama lebih dari 70 tahun. Terapi menjadi populer dari Bach Flower remedies, bernama Dr Edward Bach, yang mengembangkan pengobatan di tahun 1930-an. Bach adalah salah seorang bakteriologi Inggris dan ahli homoeopati kini berpaling untuk mengembangkan kekuatan penyembuhan bunga karena ketidakpuasan pengobatan dengan obat-obatan modern.

Bach percaya bagian yang sangat penting dari teka-teki yang hilang dari obat modern  adalah hubungan antara emosi dan kesehatan atau penyakit. Dia kemudian menemukan 38 bunga dengan kemampuan penyembuhan, untuk mengobati “perasaan negatif” seperti marah, takut, rasa bersalah, rendah diri, rasa percaya diri yang rendah dan cemburu.  Sekarang ini, diperkirakan jumlah bunga yang dapat digunakan untuk terapi ini sekitar 400 jenis. Tapi pada hakikatnya semua bunga dapat membantu. Semua jenis bunga dapat dimanfaatkan energinya.

Sebagai pedoman kita mengkategorikan warna bunga disesuaikan dengan kekuatan penyembuhan mereka.  Bunga werwarna Biru dapat digunakan untuk menyembuhkan masalah tenggorokan, sedangkan yang hijau membantu menyembuhkan permasalahan yang terkait dengan hati. Bunga kuning dapat digunakan untuk pankreas dan masalah hati. Bunga ungu membantu menangani masalah-masalah yang berkaitan dengan kepala dan bunga-bunga merah dapat digunakan untuk masalah usus dan darah.

Sedangkan bunga berwarna putih dapat bekerja untuk menyembuhkan seluruh tubuh yang dirasa ada gangguan. Mawar putih, misalnya, dapat digunakan untuk anti penuaan dan pelepasan emosional. Bunga putih seperti teratai, yang melambangkan spiritualitas, bekerja sebagai penyelamat obat yang menyembuhkan trauma dan shock mendalam.

Untuk memilih esensi bunga yang tepat untuk pengobatan dan penyembuhan tertentu kini telah tersedia sebuah alat yang disebut “aura kit”. Alat kecil ini berisi puluhan botol, masing-masing berisi energi bunga tertentu bubuk atau pil. Pasien diminta memasukkan jari ke masing-masing botol. Bila jari terasa kesemutan seperti ditarik magnet itu berarti pasien membutuhkan esensi bunga tertentu.

Sebagai contoh, jika jari pasien merasa ditarik oleh magnet  pada botol No 7, orang itu kemungkinan besar memerlukan esensi anggrek formula.  Selain itu, pasien bisa memeriksakan keadaan mereka dengan menggunakan foto dan video aura. Ini hanya untuk cross-cek dan untuk mendapatkan kesehatan rinci garis besar.

Pasien dikenai biaya sekitar Rp 250.000 hingga Rp 350.000 untuk pengecekan ini. Sedangkan bila pasien yang benar-benar perlu mengambil esensi bunga pil sebagai obat mereka bisa membelinya untuk sekitar Rp 175.000 per botol.

Berapa lama terapi pengobatan ini dilakukan? Lamanya tergantung pada penyakit yang diderita. Begitu gangguan emosi telah pergi, perawatan harus dihentikan, karena esensi bunga terapi tidak bertindak untuk mencegah penyakit, vitamin atau suplemen. Sebaliknya, kekuatan bunga bekerja seperti melepas simpul: Setelah simpul dilepas, maka pasien tidak perlu melanjutkannya lagi.

Dengan pikiran tenang dari berbagai keadaan emosional yang mengganggu kita, esensi bunga memberikan kontribusi berupa terapi penyembuhan roh, pikiran dan tubuh.  Bunga terapi esensi bekerja untuk melepaskan simpul dan dan keseimbangan tubuh astral.

Siapa yang sudah biasa menggunakan terapi bunga ini? Beberapa artis terkenal luar negeri sudah merasakan manfaat terapi bunga ini. Contohnya Jennifer Aniston. Dia  mengatakan terapi bunga membuat dia tenang di bawah tekanan. Juga Cate Blanchett dan Salma Hayek telah menjadi penggemar terapi bunga ini selama bertahun-tahun.

Nah, kenapa kita sekarang tidak mencoba menanam sendiri tumbuhan yang berbunga ini di pekarangan rumah kita? Selain rumah kita semakin indah, sari bunganya juga bermanfaat bagi kesehatan.

@Wongalus,2009

Categories: TERAPI BUNGA | 5 Komentar

HIZBUL BAHR: HIZIB GAIB PENYERANG MUSUH


Ini hizib (ajian) yang dikarang oleh Syekh Abul Hasan Asy Syadzili pendiri Tarekat Syadziliyah. Kegunaannya sangat banyak, di antaranya adalah disegani kawan maupun lawan, kebal senjata dan serangan gaib, menundukkan musuh bahkan mampu menewaskan musuh.

Hizib ini cocok diamalkan saat keadaan genting dan kekuatan musuh tidak sebanding dengan kekuatan kita. Misalnya saat perjuangan melawan penjajah dan kita harus menghadapi lawan yang jumlahnya berlipat ganda dan persenjataannya lebih hebat.

Dalam riwayatnya, hizib ini banyak dimiliki oleh para kyai dan pejuang kemerdekaan kita dulu. Mereka kebal senjata tajam dan peluru tidak mampu menebus tubuhnya. Karena sangat mematikan, hizib ini dilarang keras diamalkan oleh mereka yang belum cukup dewasa, sebab kalau salah niat bisa berakibat fatal dan tidak mendatangkan manfaat bagi kedamaian hidup di dunia dan akhirat.

CARA MENGAMALKANNYA SEBAGAI BERIKUT: Puasa sunah biasa 7 hari dimulai pada hari Jumat. Saat puasa malam hari tidak tidur, tidak boleh bicara dan kumpul orang lain. Selama puasa setiap selesai sholat lima waktu membaca hizib tiga kali. Setelah selesai puasa, hizib hanya dibaca setiap usai sholat Ashar satu kali dan setelah sholat subuh satu kali. Sebelum membaca hizib, baca surat Al Fatihah untuk: Nabi Muhammad, Syekh Abul Hasan Asy Syadzili, dan Syekh Mahfuzh Sya’Rani (orang yang memberi ijazah hizib ini.

Bila punya musuh tertentu dengan hizib ini dia dapat tunduk, minta maaf bahkan hingga bisa membunuhnya. Cara mengetrapkannya adalah membaca hizib ini 3 kali pada hari Senin atau malam Senin menghadap ke arah musuh berada dalam keadaan duduk meluruskan kaki (selonjor) dan tanpa penutup kepala. Saat akan maju perang, amalan hijib ini bekerja secara otomatis melindungi pengamalnya dari bahaya.

Hizib Bahr ini sebagai berikut:
BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM. ALLAHUMMA YAA ALIYYU YAA AZHIIMY YAA HALIIMU YAA ALIIMU ANTA RABBI WA ILMUKA HASBII FANI MARRABBU RABBI WANI’MAL HASBU HASBII TANSHURU MAN TASYAA U WA ANTAL AZIIZURRAHIIM. NAS ALUKAL ISMATA FIL HARAKAATI WAS SAKANAATI WAL KALIMAATI WAL IRADAATI WAL KHAIRAATI MINASY SYUKUUKI WAZH ZHUNUUNI WAL AWHAMIS SAATIRATI LILQULUUBI AN MUTHAALA’ATIL GHUYUUBI FAQADIBTULIYAL MU’MINUUNA WAZULZILUU ZILZAALAN SYADIIDA. WA IDZ YAQUULUL MUNAAFIQUUNA WALLADZIINA FII QULUUBIHIM MARADZ. MAA WA’ADANALLAAHU WARASUULUHUU ILLA GHURUURAA, FATSABBITNAA WANSHURNAA WASAKHKHIR LANAA HAADZAL BAHRA KAMAA SAKHKHARTAL BAHRA LIMUUSAA WASAKHKARTAN NAARA LIL IBRAAHIIMA WASAKHKHARTAL JIBAALA WALHADIIDA LIDAAWUUDA WASAKHKHARTAR RIIHA WASYSYAYATHIINA WALJINNA LISULAYMAANA WASAKHKHIR LANAA KULLA BAHRIN HUWA LAKA FIL ARDHI WASSAMA’I WALMULKI WAL MALAKUUTI WABAHRAD DUNYAA WABAHRAL AKHIRAATI WASAKHKHIR LANAA KULLA SYAY’IN YAA MAN BIYADIHII MALAKUUTU KULLI SYAY’IN KAAF HAA YAA AIN SHAD (3x).

UNSHURNAA FA INNAKA KHAYRUN NAASHIRIINA WAFTAH LANAA FA INNAKA KHAYRUL FAATIHIIN WAGHFIR LANAA FA INNAKA KHAYRUL GHAAFIRIIN WARHAMNAA FA INNAKA KHAYRUR RAAHIMIIN WARZUQNAA FA INNAKA KHAYRUR RAAZIQIIN WAHDINA WANAHHINAA MINALQAWMIZH ZHAALIMIIN WAHAB LANAA RIIHAN THAYYIBATAN KAMAA HIYA FII ILMIKA WANSYURHAA ALAYNAA MIN KHAZAA INI RAHMATIKA WA AHMILNAA BIHAA HAMLALKARAAMAATI MA’AS SALAAMATI WAL AAFIYATI DID DIINI WADDUNYAA WAL AAKHIRATI, INNAKA ALAA KULLI SYAYIN QADIIR. ALLAHUMMA YASSIR LANAA UMUURANA MA’AR RAAHATI LIQULUUBINAA WA ABDAANINAA WASSALAAMATI MAL AAFIYATI FIDIININA WA DUNYAANA WAKUN LANAA SHAAHIBAN FII SAFARINAA WA KHALIIFATAN FII AHLINAA WATHMIS ALAA WUJUUHI A’DAA INAA WAMSAKH HUM ALAA MAKANAATIHIM FALAA YASTATHII UUNAL MUDHIYYA WAL MAJIIA ILAYNAA WALAWNASYAA’U LATHAMASNAA ALAA AYUNIHIM FASTABAQUSHIRAATA FA ANNA YUBSHIRUUNA WALAW NASYAA U LAMASAKHNAAHUM ALA MAKAANATIHIM FAMASTHATHAA’UU MUDHIYYAN WALAA YARJI’UN, YAA SIIN (7 x)

WAL QURAANIL HAKIIM INNAKA LAMINALMURSALIIN ALAA SHIRAATTHIM MUSTAQIIM TANDZIILAL AZIIZIRRAHIM LITUNDDZIRA QAWMAM MAA UNDZIRA ABAAUHUM FAHUM GHAAFILUUN LAQAD HAQQAL QAWLU ALAA AKTSARIHIM FAHUM LAA YU’MINUN, INAA JA’ALNAA FII A’NAAQIHIM AGHLAALAN FAHIYA ILAL ADZQAANI FAHUM MUQMAHUUN WAJA’ALNA MIM BAYNI AYDIIHIM SADDAN FA AGHSYAYNAAHUM FAHUM LAA YUBSHIRUUN, SYAAHATIL WUJUUHU (3 x)

WA’ANATIL WUJUUUHU LILHAYYILQAYYUMI WAQAD KHAABA MAN HAMALA ZHULMAN THAA SIIN, HAA MIIM, HAA MIIM, AIN SIIN QAF, MARAJAL BAHRAYNI YALTAQIYAANI BAYNAHUMAA BARZAKHUN LAA YABGHIYAANI, HAA MIIM (7 x)

HUMMAL AMRU WAJAA AN NASHRU FA’ALAYNAA LA YUNSHARUUN, HAA MIIM TANDZIILUL KITAABI MINALLAAHIL AZIIZIL ALIIM GHAARIRINDZANBI WAQAABILITTAWBI SYADIIDIL IQAABI DZITH THAWLI LAA ILAAHA ILLA HUWA ILAYHIL MASHIIR. BISMILLAAHI BAABUNAA TABAARAKA HIITHAANUNAA, YAA SIIN SAQFUNAA, KAAF HAA YAA AIN SHAAD KIFAYATUNAA, HAA MIIM. AIN SIIN QAAF HIMAYAATUNAA FASYAKFIIKAHUMULLAAHU WAHUWAS SAMIIUL ALIIM (3 x).

SITRUL ARSYI MASBULUN ALAYNAA WA’AYNULLAAHI NAAZHIRATUN ILAYNAA BIHHAWLILLAAHI LAA YUQDARU ALAYNAA WALLAAHU MIN WARAA IHIM MUHIITH BAL HUWA QUR’AANUM MAJIID, FII LAWHIM MAHFUZH FALLAAHU KHAYRUN HAAFIZHAA, WAHUWA ARHAMURRAAHIMIN, INNA WALIYYILYALLAHULLADZII NAZZALAL KITAABA WAHUWA YATAWALLASH SHAALIHIN FAIN TAWALLAW FAQUL HASHBIYALLAAHU LAA ILAAHA ILAA HUWA ALAYHI TAWAKALTU WAHUWA RABBUL ARSYIL AZHIIM (3 x)

BISMILLAAHILLADZII LA YADHURRU MA’ASMIHII SYAY’UN FIL ARDHI WALAA FI SAMAA’I WAHUSSAMII’UL ALIIM (3 x) WALAA HAWLA WALAA QUWWATA ILAA BILLAAHIL ALIYYIL AZHIIM.

NB: Tulisan yang dihitamkan dibaca berulang kali.

@wongalus,2009

Categories: HIZIB BAHR | 59 Komentar

SANG PENARI YANG DITEMBAK MATI


Ini sekelumit kisah seorang pahlawan seni tari Jawa. Ia ditembak mati dan dituduh sebagai mata-mata.

Memaknai perjalanan hidup adalah kewajiban siapa saja. Tidak peduli presiden hingga rakyat jelata. Setiap individu berhak untuk tahu sangkan paraning dumadinya, berhak untuk memaknai jalan hidupnya yang terbaik sesuai dengan kodrat dan iradat yang telah digariskan Tuhan. Saat seseorang telah menemukan siapa “aku sejati”nya, maka tidak ada keraguan untuk menghadapi segala mara bahaya termasuk maut sekalipun. Inilah kisahnya:

Vincennes, Perancis, di pagi yang berkabut tanggal 15 Oktober 1917. Sekelompok regu tembak siap menghamburkan peluru. Targetnya cuma satu dan perempuan pula: seorang penari tarian Jawa, Mata Hari namanya.

Dorrr…..berondongan senapan berbunyi. Asap keluar dari masing-masing senapan.  Perlahan-lahan, dia berlutut, kepalanya tetap tegak tanpa ekspresi. Kemudian dia jatuh ke belakang, terlipat di pinggang, dengan kaki berada di bawah tubuhnya. Akhirnya dia terbaring diam tak bergerak, dengan wajah menghadap langit. Sebuah kematian yang sangat tenang..

Sebelum tubuhnya diberondong pelor tajam, ia bahkan sempat menebarkan uluk cinta. Dia meniupkan ciuman jauh kepada para eksekutor dan semua yang hadir di sana. Yang unik, dia tidak menunjukkan rasa takut sedikitpun. Bahkan sempat mengacaukan konsentrasi para eksekutor dengan membuka pakaian. Mata Hari juga menolak ditutup matanya. Sebuah keberanian dan kepasrahan menghadapi maut yang tidak sembarang orang mampu menjalaninya.

Kenapa Mata Hari dihukum mati? Perempuan bernama asli Margaretha Geertuida Zelle, warga Belanda ini dituduh Perancis menjadi mata-mata Jerman . Situasi Perang Dunia memaksa dia untuk bekerja membanting tulang sebagai penari dan dituduh menjadi agen intelijen.

Margaretha Geertuida Zelle menggunakan nama Mata Hari sejak ikut suaminya, perwira kolonial Hindia Belanda bejat yang bertugas di Jawa dan Sumatera antara tahun 1897-1900. Selama di Jawa, dia belajar bahasa dan budaya Jawa, termasuk tari-tariannya. Karena jatuh cinta dengan budaya Indonesia, diapun mengganti namanya dengan Mata Hari dan tidak mau lagi dipanggil Margaretha. Sejak kembali ke Eropa dia menghidupi dirinya dengan menjadi penari. Dia menjadi terkenal tidak saja karena totalitasnya menggeluti seni: melestarikan tarian Jawa.

Pada saat Perang Dunia pertama, Belanda menjadi pihak yang netral. Sebagai warga negara Belanda, Mata Hari leluasa bepergian ke negara-negara Eropa untuk menari. Sayangnya, Mata Hari malah dituduh telah direkrut Jerman dan Inggris untuk menjadi mata-mata di Perancis.

Margaretha si “Mata Hari” lahir pada 7 Agustus 1876 di Leeuwarden Belanda. Sebagai anak kedua dari Adam Zelle dan istrinya Antje van der Meulen (keturunan Indonesia-Belanda) dan putri semata wayang dari empat anaknya Zelle yang semuanya laki-laki. Ayahnya seeorang pedagang. Semasa anak-anak dia biasa dilayani pembantu dan hidup berkecukupan.

Yang pasti, Margaretha menikmati masa kanak-kanaknya seperti anak kebanyakan. Namun ketika ia berusia 13 tahun, bisnis ayahnya bangkrut dan mulailah drama kesedihan demi kesedihan. Dua tahun kemudian, ibunya meninggal. Ia dititipkan tinggal dengan kerabat keluarganya, dan ia mulai mengikuti pendidikan guru namun gagal. Pada usia 18 tahun ia mencoba merubah nasibnya dengan mengirim surat ke sebuah iklan yang di pasang di sebuah surat kabar. Iklan itu menyebutkan ada seorang tentara yang sedang mencari jodoh. Tentara yang mencari jodoh itu berusia 38 tahun namanya Kapten Rudolph MacLeod. Seorang Belanda keturunan Skotlan.

Pada 11 Juli 1895 mereka menikah dan lahir dua anak, seorang laki-laki yang lahir pada 30 Januari 1897di Netherland diberi nama Norman. Sayangnya, Mac Leods ini seorang yang gemar main perempuan. Bahkan saat Margaretha tengah melahirkan, John malah tega berhubungan intim dengan perempuan lain di rumah mereka. Lima bulan setelah kelahiran bayinya, akhirnya mereka memutuskan pindah ke Jawa Timur. Margaretha menginjak usia 20 tahun sementara Mac Leods memasuki usia 41 tahun. Setelah pindah ke Jawa Timur, lahirlah putrinya Jeanne-Louise pada 2 Mei  1898.

Kehadiran dua anak tak membuat perilaku Mac Leods berubah. Dia semakin gemar main perempuan sehingga rumah tangga itu dilalui dengan banyak percekcokan dan pertikaian. MacLeods juga suka cemburu yang tanpa alasan pada isterinya yang memang cantik dan lembut. Bahkan tega menuduh Margaretha berselingkuh dengan lelaki lain. Padahal ia sendirilah yang playboy dan perilaku buruk itu tak berubah banyak meski telah menikah. Bahkan tak jarang memukul isterinya di forum yang dihadiri banyak orang.

Suatu ketika Mac Leods ditugaskan di kota Medan. Margaretha diminta untuk menyusul kemudian. Di Medan Margaretha menempati rumah Van Rheedes seorang akuntan untuk pemerintah kolonial. Inilah masa-masa Margaretha mulai menceburkan diri dengan belajar dunia seni tari. Perhatiannya yang sungguh-sungguh membawanya ikut suatu pergelaran sendratari Jawa, dan itu terus berlanjut hari demi hari. Ia juga tertarik mendalami sejarah, bahasa dan budaya Indonesia, belajar bahasa Melayu.

Berbagai kesempatan pun terbuka untuk unjuk kebolehan menari. Margaretha ikut pula menari sambil menghibur diri karena suami yang hobi selingkuh. Pada tahun 1897, Margaretha pulang ke Jawa Timur karena ada tawaran manggung dari pemerintah kolonial Belanda di Surabaya. Di sini dia mulai menggunakan nama ‘Mata Hari.’

Dari sisi spiritualitas, Margaretha tertarik mendalami kepercayaan Hindu. Sering di kamarnya, ia mempraktikkan tarian tantra diiringi oleh suara musik orkestra yang berasal dari imaginasinya. Seluruh jiwa raganya terpaut kepada tarian. “Saya seringkali merasa seperti seorang ‘Apsara’, atau seorang wanita Penari dari Kayangan, yang akan memperoleh kebahagiaannya hanya ketika ia menari bagi para Dewa….” ujarnya.

Kebiasaan buruk Mac Leods terus berlanjut. Ia juga tidak lagi menafkahi istri dan anaknya. Namun, ia balik menuduh Margaretha tak memiliki perhatian pada keluarga dan tidak keibuan. “Seharusnya kamu bisa bersih-bersih sendiri dan merapikan rumah, jangan hanya menari,” kata Mac leods yang tidak memahami bagaimana repotnya jadi ibu dengan dua.

Sebulan Margaretha tinggal di Medan datang kejadian tragis pada 25 Juni 1899. Norman anaknya yang berusia dua setengah tahun meninggal karena diracun tapi anak perempuannya berhasil diselamatkan. Hasil investigasi membuktikan penyebabnya adalah John menganiaya tentara pribumi. Kebetulan tentara ini memiliki hubungan cinta dengan wanita pengasuh anak-anaknya. Si pengasuh balas dendam kekasihnya dipukuli dengan meracun anaknya. Kejadian itu membuat Mac Leods gusar dan menyalahkan Margaretha yang dituduh kurang memperhatikan anak-anak.

Margaretha kembali ke Holland ditemani Mac Leods pada Maret 1902 dan sang putri mereka. Suatu hari ketika Margaretha pulang ke rumah, ia terguncang menyaksikan apartemennya kosong dan John telah minggat bersama puteri mereka yang berusia empat tahun. Margaretha berusaha mencari namun sia-sia. Inilah puncak pertengkaran dan penganiayaan batin yang dialami Margaretha.

Mac Leods malah memfitnah dengan memasang iklan di surat kabar Amsterdam: “Saya minta pembaca koran semua, siapa saja tidak membantu atau memberi apapun kepada Margaretha MacLeod-Zelle sebab isteri saya telah meninggalkan keluarga dan anaknya sendiri”.

Margaretha kini benar-benar sendiri terasing sepi. Tidak memiliki kemampuan untuk bekerja padahal usianya sudah menginjak 27 tahun ini. Suatu hari saat dia membaca koran Belanda ada tawaran kehidupan yang mudah di Paris bagi seniman seperti dirinya. Akhirnya ia memutuskan pergi ke Paris dan singkatnya dia bekerja sebagai pemain sirkus, menjadi model pelukis potret Antonio de La Gandara, dan lama kelamaan dia dikenal sebagai seniman.

Itu karena dia mulai rajin manggung sebagai penari bergaya Oriental. Ia yang menggunakan nama panggung Mata Hari dan mengaku sebagai puteri dari tanah Jawa, anak pendeta Hindu. Saking cintanya kepada Indonesia ia juga mengaku hidupnya telah diabdikan untuk seni tari. Tariannya terbukti bisa mengangkat statusnya bahkan dia populer di kalangan para negarawan dan pejabat militer di berbagai negara, termasuk Perancis dan Jerman.

Dunia berkecamuk Perang Dunia Pertama. Dunia seni budaya mengalami masa sulit. Sementara hidup terus berlanjut. Situasi sulit ini memaksa Mata Hari untuk tetap bisa bertahan hidup. Pada suatu ketika, ia didatangi para agen intelijen Jerman dan ditawari menjadi agennya. Awalnya Mata Hari menolak. Namun ia diancam untuk dibunuh sehingga tidak ada cara lain selain hanya diam dan sesekali memberi informasi.

Pada January 1917, atase militer Jerman di Madrid mengirimkan pesan radio ke Berlin menjelaskan tentang agen mata-mata Jerman yang dapat membantu, yang memiliki kode-panggilan H-21. Agen intelijen Perancis menyadap pesan itu mengenali bahwa H-21 adalah Mata Hari. Dia ditangkap pada 13 February 1917di Paris.

Para sejarahwan menganalisa, penangkapan wanita penggiat seni tari Jawa yang populer itu adalah kambing hitam atas kekalahan Perancis dalam peperangan. Meskipun tak ada bukti nyata bahwa Mata Hari bersalah menjadi agen intelijen ia tetap dianggap bersalah dan dieksekusi di hadapan regu tembak pada usia 41.

Kisah Mata Hari adalah sebuah ironi. Kelembutan dan kecantikan perempuan bisa menjadi kambing hitam kecemburuan kaum lelaki. Namun di balik itu semua, sejatinya hidup adalah sebuah pilihan. Dan saat seseorang telah memilih, maka di situ dia telah menetapkan takdirnya. Seseorang harus menanggung resiko baik dan buruk. Termasuk dengan cara apa dan bagaimana dia memilih kematian. Semuanya harus diterima dengan pasrah dan lapang dada sebagai bentuk dharma bakti pada kehidupan dan kepada Tuhan Yang Maha Suci.

Kepada bunda Mata Hari yang kini telah berada di sisi-Nya, kau adalah pelajaran yang berharga bagi kehidupan kami; yang kini masih menjadi aktor di panggung sandiwara….

@wongalus,2009

Categories: TRAGEDI SANG PENARI | 11 Komentar

AMALAN SEMBUH SAKIT GIGI


Baca surat Al Fatihah 1 X dalam satu tarikan nafas
Suruhlah penderita duduk di dekat Anda dan bacalah kalimat ini:
ABAJADUN HAWAZUN HATHAYA.

Ambil palu dan paku. Pukulkan palu ke paku yang ditancapkan ke tembok/dinding/papan. Bila belum berhasil, ulangi dari awal.

@wongalus,2009

Categories: AMALAN SEMBUH SAKIT GIGI | 156 Komentar

AMALAN AGAR PENIS BISA EREKSI


Kehidupan seks yang normal sangat diperlukan dalam berumah tangga. Ada kalanya suami memiliki problem seksual sehingga harus diatasi. Salah satu problem itu adalah lemah syahwat karena penis tidak bisa ereksi. Untuk mengatasinya sebagai berikut:

Pada hari Selasa Kliwon, carilah dahan pohon yang menjuntai di arus sungai dan dahan itu bergerak-gerak kena arus. Potong dahan kayu pohon itu dan bakarlah. Pada bagian ujung dahan akan keluar air yang berbuih. Oleskan air berbuih itu ke penis dan niatkan agar penis Anda kembali normal seperti sedia kala atas ijin Tuhan Yang Maha Welas dan Maha Asih.

@wongalus,2009

Categories: AMALAN AGAR PENIS EREKSI | 97 Komentar

RAJAH PENANGKAL HAMA


Bila kita memiliki sawah atau ladang, maka waspadai serangan hama. Serangan hama bisa membuat panen kita gagal total. Ini rajah hebat agar sawah ladang kita tidak diserang hama:

Tulis rajah ini 101 X di kertas/kain dan dilipat rapi kemudian tanam di sawah ladang Anda. Insya Allah, sawah ladang kita selamat dari serangan hama.

@wongalus,2009

Categories: RAJAH PENANGKAL HAMA | 7 Komentar

AMALAN MELUNASI HUTANG


Untuk dapat segera melunasi hutang yang menumpuk, kita membiasakan sesudah sholat Isya untuk membaca:

Surat Al fatihan 300 X dilanjutkan dengan membaca LAA HAWLA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAHIL ALIYYIL AZHIIM (41 x).

Dengan ijin Allah SWT, rezeki akan datang dan hutang akan terbayarkan.

@wongalus,2009

Categories: AMALAN MELUNASI HUTANG | 261 Komentar

AMALAN BERTEMU RUH ORANG YANG DIRINDUKAN


Ingin bertemu dengan orang yang dirindukan namun sudah lama tidak bertemu baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, maka ada amalan untuk bertemu dengan ruhnya di alam astral. Caranya tentu saja tidak dalam keadaan sadar, melainkan saat kita dalam keadaan tertidur yaitu saat kesadaran ruh kita terbangun.

Caranya (1). tulis rajah di telapak tangan kanan di bawah ini menggunakan jari kiri tanpa tinta:

(2). Tidur pada posisi miring menghadap ke barat. Kepala di sebelah utara dan letakkan telapak tangan kanan pada pipi. Pada saat menempelkan pipi pada telapak tangan, baca doa ini tujuh kali sambil membayangkan orang yang dimaksud:

INNI WAJJAHTU WAJHIYA LILLADZI FATHARASSAMAAWATATI WAL ARDHA. HANIIFAN MUSLIMAN WAMAA ANA MINAL MISYRIKIN. INNA SHALAATI WANUSUKII WAMAHYAAYA WAMAMAATII. LILLAAHI RABBIL ALAMIN. LA SYARIIKA LAHU WABIDZAALIKA UMIRTU WA ANA MINAL MUSLIMIN.

Selanjutnya hingga tertidur tidak boleh bercakap-cakap dengan siapapun. Insya Allah, ruh Anda akan bertemu dengan ruhnya.

@wongalus,2009

Categories: AMALAN BERTEMU RUH ORANG YANG DIRINDUKAN | 134 Komentar

AMALAN MENYEMBUHKAN ORANG KERASUKAN MAKHLUK HALUS


Sediakan air putih satu gelas atau satu botol air mineral
Baca surat Al Fatihah 1 X
Ayat Kursi 1 X
Surat Al Jin ayat 1 s/d ayat 6 sebanyak 1 X

Tiupkan bacaan itu pada air yang telah Anda sediakan dan minumkan air itu ke orang yang kerasukan tersebut. Bila ingin mengusir makhluk halus dari suatu tempat, cipratkan atau siramkan air pada tempat yang dimaksud. Dengan ijin Allah SWT, maka jin akan pergi dan tidak akan kembali lagi.

@Wongalus,2009

Categories: AMALAN SEMBUHKAN KERASUKAN | 97 Komentar

SETENANG TELAGA MAKRIFAT


Kenapa disebut mata ketiga? Bukankah mata kita hanya ada dua? Jawabannya akan kita telusuri pada malam Jumat Kliwon ini…

Mata ketiga sebenarnya adalah indera keenam manusia. Indera yang letaknya di antara dua mata kita. Persis di tengah kedua mata agak ke atas maju ke depan sekitar 20 sentimeter. Mata ketiga ini bukanlah mata fisik untuk melihat benda fisik. Mata ketiga ini adalah mata ruhani manusia. Siapa yang mampu memfungsikan mata ketiganya dengan baik, maka dia akan memiliki kecerdasan spiritual yang melahirkan kepekaan tinggi untuk merasakan setiap getaran atau vibrasi kegaiban. Itu sebanya kita diminta untuk sujud khusyuk. Kenapa sujud? Sujud adalah cara paling hebat untuk menghidupkan mata ketiga; yaitu menghilangkan “diri yang tidak sejati” di hadapan DIRI YANG MAHA SEJATI.

Fungsi mata ketiga pada diri manusia adalah agar dia mampu mengakses dan mengunduh petunjuk Tuhan Yang Maha Lembut. Secara umum, petunjuk Tuhan datang pada kita melalui tiga macam cara: Bisa disampaikan dalam mimpi, disampaikan oleh malaikat dan disampaikan dalam bentuk simbol-simbol. Ketiganya hal yang supranatural dan religius ini hanya bisa ditangkap bila kita sudah mampu menghidupkan indera keenam atau mata ketiga.

Mata ketiga akan mengantarkan kita pada percaya pada hal-hal gaib. Ini harus dimiliki oleh manusia agar mampu mengangkat dirinya dari derajat binatang. Mata ketiga adalah khas milik manusia, karena di mata ketiga ini tersimpan kebijaksanaan untuk memilih dimensi mana yang bisa dilihat dan mana yang tidak perlu dilihatnya. Suatu ketika, saat saya berada di tengah kuburan saya bisa mendengarkan rintihan dan keluhan para arwah yang disiksa di alam gaib. Itu karena saya berkeinginan untuk mendengarkan suara-suara mereka. Namun, bila kita tidak ingin mendengarkan suara-suara mengerikan itu, maka suara itu pun tidak akan terdengar. Inilah kebijaksanaan mata ketiga. Mata yang bisa secara otomatis untuk terbuka atau tertutup. Bila dirasa sebuah fenomena itu bermanfaat untuk perkembangan ruhani, maka mata ketiga akan terbuka. Sebaliknya, bila sebuah fenomena itu dirasa membahayakan ruhani kita, maka mata ketiga akan tertutup dengan sendirinya.

Mata ketiga adalah pelengkap unsur kemanusiaan sehingga manusia mampu melaksanaan pemujaan Realitas Yang Tertinggi, Yang Maha Sempurna tanpa cacat, tanpa batas, tanpa akhir yaitu Allah Yang Maha Agung. Mata ketiga adalah batin atau rasa sejati kita yang mampu mengantarkan kita pada keyakinan yang kokoh dan tanggul (Haqqul Yakin) karena benar-benar mampu tidak hanya yakin tanpa dasar, tapi bisa menyaksikan Tuhan, dan mengalami kemahadekatan-Nya.

Mata ketiga secara hakiki adalah alat untuk menangkap pengetahuan yang berupa Nur (khasanah Jawa dinamakan ilmu sejati) yang diinstalkan Tuhan kepada manusia yang bersedia untuk mendayagunakan dan mempersiapkan mata ketiganya. Kehebatan manusia tidak diukur dari seberapa baik dia mendayagunakan emosi dan akalnya, melainkan pada bagaimana dia mengolah mata ketiganya untuk mendapatkan ilmu hakikat segala yang ada ini. Kemajuan pengembangan mata ketiga, akan mendorong terciptanya keinginan pada diri kita untuk melakukan hidup berdasarkan atas kehendak Tuhan, mampu menekan ego bahkan menghilangkannya.

Cara bekerjanya Mata Ketiga tidak seperti cara bekerjanya akal. Akal cenderung aktif mengakses informasi padahal tidak selamanya informasi itu diperlukan. Bahkan tidak jarang justeru malah membingungkan dan menyesatkan. Memang informasi diperlukan untuk memecahkan problem jika informasi itu sejalan dengan problem yang dihadapi. Tetapi, jika informasi itu sangat banyak kita akan dibuat bingung untuk memilah dan mencari kesimpulan.

Cara bekerjanya mata ketiga hanyalah pasif menunggu hidayah petunjuk atau Nur Ilahi. Dia hanya pasrah, ikhlas, sumeleh serta bersikap diam. Hasil pencerapan mata ketiga tidak disimpan di otak namun di qalbu atau hati nurani. Sehingga sangat tidak mungkin direkayasa oleh akal. Itu sebabnya, karena hasil pencerapan mata ketiga itu berada di hati nurani maka kebanyakan informasinya tidak mampu diakses oleh akal. Saat akal bertanya apa hasil pencerapan mata ketiga, maka mulut hanya mampu mengucapkan AKU TIDAK TAHU.

Ini sekedar kisah saya pribadi. Yaitu soal keinginan saya untuk bertemu dengan para nabi/rasul yang waskita di alam gaib. Namun, saat akan bertemu dan mewawancarainya pasti ada hambatan dan tantangan. Hati ini terasa belum siap untuk langsung mendapatkan anugerah Tuhan besar: bertemu dan mengungkapkan cinta saya pada mereka.

Hari demi hari, saya menumpuk-numpuk bekal untuk menjalani sebuah perjalanan mencari para kekasih Tuhan ini. Bekal yang paling utama adalah bekal kesiapan mental spiritual. Sebab perjumpaan dengan mereka membutuhkan kesiapan yang besar. Bagaimana tidak? Saya harus siap misalnya, bertemu Ibrahim AS dan diperintahkan untuk mengikuti jejaknya menyembelih anak. Atau bertemu Musa AS dan bisa jadi saya diperintahkan untuk mengingatkan penguasa agar kembali menyembah Tuhan, atau bertemu Isa AS dan saya diperintahkan untuk ‘menebus dosa’ umat manusia se jagad. Apakah saya siap?

Selain bekal kesiapan mental, saya harus pula membekali diri untuk menempuh perjalanan panjang mencari mereka. Jangan bayangkan perjalanan ini seperti kaum muda yang berkelana ke gunung-gunung, keliling dunia pakai mobil off road, mencakar-cakar dinding gua-gua yang penuh tanda, masuk ke pyramid membawa kamera dan bekal baju tahan dingin dan sebagainya.

Namun perjalanan untuk mencari para Utusan Allah terkasih ini sebenarnya bukanlah perjalanan mencari di luar diri. Sebaliknya, ini adalah perjalanan memasuki jagad gaib yang ada di dalam diri. Membuka selubung demi selubung, tabir demi tabir, lapis demi lapis yang menutupi pandangan mata batin agar terang benderang seluruh kasunyatan di jagad makrokosmos ini. Kenapa begitu?

Jawabnya: Para nabi sekarang sudah tidak ada di bumi dan berada di alam gaib, maka perjalanan mencari mereka adalah perjalanan memasuki pintu alam gaib yang sangat berbahaya. Selubung demi selubung itu kegaiban itu sebenarnya adalah sifat-sifat kemanusiaaan kita sendiri. Iri, dengki, sombong, takabur, sok tahu dan diganti dengan sifat sabar, ikhlas, pasrah dan seterusnya.

Saat kita mampu menepis sifat-sifat tersebut dari dalam diri kita, sesungguhnya kita sedang melakukan perjalanan mental menuju jagad gaib di dalam diri. Pada akhirnya, tampak sinar beraneka warna cemlorot bercahaya dari berbagai sudut kemudian menyatu dalam sinar putih yang akan memancar ke luar diri dalam bentuk sinar kebijaksanaan. Pada kesempatan yang sama, pintu kegaiban pun terbuka lebar untuk dimasuki oleh diri sejati kita. Mulai memasuki alam gaib yang paling rendah yang dihuni oleh makhluk halus beraneka rupa, memasuki alam gaib tingkatan para ruh yang suci, hingga alam suwung yang dihuni oleh para malaikat dan seterusnya memasuki alam gaib tersuci yang dihuni para kekasih Allah. Mereka ini adalah para wali, para nabi dan rasul. Termasuk segelintir para kekasih Allah yang sampai ke tingkat tertinggi pencapaian spiritual.

Akhirnya hari yang saya tunggu-tunggu itupun tiba…. Saat niat dan tekad sudah membulat, tak ada yang mampu menghalangi untuk bertemu dengan para kekasih Allah, pujaan hati. Saya pun bermeditasi menghilangkan ruang dan waktu, memasuki wilayah tersunyi di dalam bilik hati yang sepi:

Hening sejenak, saya dilemparkan ke bebatuan terjal. Jari-jari tangan saya mencengkeram bebatuan keras dan tajam itu. Di bawah kaki saya sekitar 20 meter, tampak ombak ganas lautan. Ya, saya berada di sebuah pantai yang tidak saya kenal sebelumnya. Konsentrasi harus sangat tinggi agar kaki tidak terpeleset. Pilihannya, meniti bebatuan terjal atau jatuh ke ombak samudra yang ganas.

Nafas saya tersengal, jari kaki dan tangan sedikit lelah. Namun semangat masih menyala. Saya merangkak perlahan ke atas. Licinnya bebatuan berlumut hijau terasa oleh jari-jari. Beberapa saat lamanya berjuang untuk hidup saya menemukan sebuah lorong gelap kecil. Ukurannya kurang lebih 30 sentimeter. Segera saya selamatkan diri dengan memasuki lorong lembab tersebut. Saat sudah semua bagian tubuh saya masuk ke lorong, saya terjerembab ke sebuah kedung. Celakanya, sebuah ular weling sebesar jempol kaki berada di depan wajah siap mematuk. Habis rasanya saya…

Saya hanya bisa pasrah menerima kematian…. Ternyata weling itu tidak jadi mematuk saya dan kemudian tiba-tiba dia melesat masuk tanah. Dia menjadi sekelebat bayangan putih samar tidak jelas. Saya kejar kelebat bayangan itu namun dia masuk lorong dengan kecepatan tinggi. Saya pun mengejarnya dengan kecepatan yang hampir mampu mendekati dia. TIba-tiba bayangan itu berhenti. Saya mendapat petunjuk inilah sesosok yang saya cari selama ini, Nabi Khidir (NK). Dengan nafas tersengal saya wongalus (WA) mewawancarainya

WA: Anda siapa?
NK: Aku tidak tahu
WA: Kok bisa Anda tidak tahu siapa Anda?
NK: Aku tidak mau bicara
WA: Ketidaktahuanmu dan ketertutupanmu membuatku penasaran. Kamu itu hamba Allah, sama seperti saya
NK: Kamu sok tahu
WA: Aku masih manusia normal jadi tidak boleh menghilangkan jati diriku. Diriku akan hancur bila aku meleburkan diri dalam kesatuan wujud
NK: kau tahu tentang kesatuan wujud?
WA: Sedikit. Tolong ajari aku tentang kesatuan wujud itu?
NK: Dengan apa engkau mengenal Tuhanmu? (NK balik bertanya ke saya. Terus terang awalnya saya tidak mampu untuk menangkap isyaratnya)
WA: Dengan pancaindera, akal dan hatiku
NK: Kamu masih bodoh
WA: Memang begitu keadaanku, ajari aku dengan apa aku mengenal Tuhanku?
NK: ARAFTU RABBII RABBII!!!
WA: Berarti aku mengenal Tuhanku melalui Tuhanku, kalau kamu bagaimana kau mengenal Tuhanmu?
NK: Aku tidak tahu.
WA: Tolong berikan aku petunjuk kalau salah menafsirkan. Bahwa ketidaktahuanmu berarti ketidakmampuanmu menjangkau sesuatu yang memang tidak terjangkau. Itulah kadar keterjangkauan manusia. Begitulah?
NK: Aku tidak tahu
WA: Aku tidak tahu juga terhadap semua jawabanmu…

Tiba-tiba NK yang sejak tadi hanya terlihat bayangan putih itu menghilang dan hanya tercium bau wangi yang saya belum pernah menghirupnya. Saya kemudian bersujud dan berkali kali mengucapkan Allah A’lam (Allah Yang Maha Mengetahui). Ya, setelah saya bertemu dengan NK ini saya benar-benar mendapatkan ilmu tentang tidak mengetahui apa-apa itu.

Saat itulah NK hadir lagi dan mengatakan kepada saya: “Aku mengijinkanmu untuk menyampaikan kisah dariku dengan syarat engkau harus berkata AKU TIDAK TAHU MENYANGKUT APA YANG ENGKAU TIDAK KETAHUI DAN TETAP TEKUN BELAJAR”

NK tadi pun mengakhiri pengajarannya: “Tahukah engkau kenapa aku tidak menjawab pertanyaan-pertanyaanmu dengan tidak tahu? Tahukah kau apa yang sesungguhnya kau kehendaki dari pertanyaanmu itu? Sesungguhnya, kau ingin menjadikan punggungku jembatan api neraka…. “

Kini, di malam Jumat Kliwon ini saya membaca perlahan ayat Al Qur’an: “Allah Maha Mengetahui dan kamu tidak mengetahui” dan “Kamu tidak diberi pengetahuan kecuali sedikit” dan kemudian saya bolak balik hadits berikut ini: Nabi Muhammad sering tidak menjawab pertanyaan yang diajukan kepada beliau sebab beliau menunggu jawaban dari Allah SWT.

Saya memaknai pengajaran terakhir NK itu sebagai peringatan kepada kita semua: bila kita menggunakan akal maka akan berbahaya. Akal yang terus menerus menanyakan suatu rangkaian sebab akibat tidak akan pernah puas dengan satu jawaban. Akhirnya, waktu dan usia habis untuk permainan-permainan akal. Beda bila kita menggunakan MATA KETIGA; ruhani kita akan terpelihara, mulut bersih dari ucapan kotor dan sumpah serapah, bila beruntung maka bersyukur, bila diuji maka akan bersabar, bila berdosa akan beristighfar, bila bersalah akan menyesal dan bila dimaki akan tersenyum. Meski tidak punya harta, dia tetap bangga dengan kesederhanaan. Tubuhnya boleh gemetar menahan lapar tapi jiwanya setenang telaga makrifat.

Kepada NK yang selalu kurindukan, salam sejahtera untukmu!

@wongalus,2009

Categories: MATA KETIGA | 37 Komentar

AJIAN SENGGORO MACAN


Ini adalah ajian pelengkap berbagai ajian kesaktian yang dimiliki oleh kalangan pendekar. Ajian ini tidak akan dikeluarkan bila kita tidak terdesak dan tidak dalam kondisi sangat terpaksa.

Sebab bila ajian ini dikeluarkan, maka dengan sekali gertakan maka nyali lawan akan langsung ciut, bertekuk lutut tidak berdaya. Apapun yang kita perintahkan padanya akan menurut seperti kerbau yang sudah dicocok hidungnya.

Untuk memiliki ajian ini, syaratnya adalah puasa mutih 3 hari 3 malam dan patigeni semalam. Puasa dimulai pada hari Jum’at Pahing. Untuk matek aji caranya mudah: baca mantra di bawah ini diucapkan dalam hati. Mantranya sebagai berikut:

ONO KEDHAWANG MIBER ING TAWANG AWANG AWANG, MACAN SEWU ING MRIPATKU, MACAN PUTIH ING DHADHAKU, GELAP NGAMPAR SUWARAKU, DURGO MENDHAK KOLO MENDHAK TEKO KEDHEP TEKO WEDI, TEKO ASIH MUNGSUHKU, KODHENG MADHEP MANUT SAKAREPKU, SOKO KERSANING ALLAH.

@wongalus,2009

Categories: AJI SENGGORO MACAN | 73 Komentar

AMALAN BERTEMU NABI MUHAMMAD SAW


Tidak ada mimpi terindah bagi kaum muslim selain mimpi bertemu Rasulullah, Muhammad SAW. Sebab mimpi bertemu adalah berarti benar-benar beliau yang bertemu dengan kita. Sebab siapapun termasuk malaikat dan jin tidak akan mampu menjelmakan diri sebagai Rasulullah Muhammad SAW.

Dalam perjumpaan dengan Sang Kekasih Allah ini, kita bisa berdialog dan berdiskusi apa saja. Dia akan memberikan pitutur yang sangat bermanfaat bagi hidup kita. Ini adalah amalan untuk bertemu dalam mimpi:
Pada malam Jum’at usai sholat Maghrib bacalah Surat Al Qadr 1000 X.
Selanjutnya sholat dua rakaat. Pada rakaat pertama dan kedua setelah membaca Surat Al Fatihah, baca surat Al Fatihah lagi 15 X dan Ayat Kursi 15 X.
Setelah sholat, membaca salawat 7 kali: Shallaallaahu alaa Muhammad.
Selanjutnya, tidurlah di atas sajadah dengan menghadap kiblat.

Insya Allah, Nabi Muhammad akan berkenan untuk menemui Anda, umat yang rindu padanya dan akan memberikan petunjuk-Nya bagi keselamatan hidup dunia dan akhirat.

@wongalus,2009

Categories: AMALAN BERTEMU NABI MUHAMMAD | 89 Komentar

Blog di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.