AMALAN SEMBUH SAKIT GIGI


Baca surat Al Fatihah 1 X dalam satu tarikan nafas
Suruhlah penderita duduk di dekat Anda dan bacalah kalimat ini:
ABAJADUN HAWAZUN HATHAYA.

Ambil palu dan paku. Pukulkan palu ke paku yang ditancapkan ke tembok/dinding/papan. Bila belum berhasil, ulangi dari awal.

@wongalus,2009

Categories: AMALAN SEMBUH SAKIT GIGI | 155 Komentar

AMALAN AGAR PENIS BISA EREKSI


Kehidupan seks yang normal sangat diperlukan dalam berumah tangga. Ada kalanya suami memiliki problem seksual sehingga harus diatasi. Salah satu problem itu adalah lemah syahwat karena penis tidak bisa ereksi. Untuk mengatasinya sebagai berikut:

Pada hari Selasa Kliwon, carilah dahan pohon yang menjuntai di arus sungai dan dahan itu bergerak-gerak kena arus. Potong dahan kayu pohon itu dan bakarlah. Pada bagian ujung dahan akan keluar air yang berbuih. Oleskan air berbuih itu ke penis dan niatkan agar penis Anda kembali normal seperti sedia kala atas ijin Tuhan Yang Maha Welas dan Maha Asih.

@wongalus,2009

Categories: AMALAN AGAR PENIS EREKSI | 96 Komentar

RAJAH PENANGKAL HAMA


Bila kita memiliki sawah atau ladang, maka waspadai serangan hama. Serangan hama bisa membuat panen kita gagal total. Ini rajah hebat agar sawah ladang kita tidak diserang hama:

Tulis rajah ini 101 X di kertas/kain dan dilipat rapi kemudian tanam di sawah ladang Anda. Insya Allah, sawah ladang kita selamat dari serangan hama.

@wongalus,2009

Categories: RAJAH PENANGKAL HAMA | 6 Komentar

AMALAN MELUNASI HUTANG


Untuk dapat segera melunasi hutang yang menumpuk, kita membiasakan sesudah sholat Isya untuk membaca:

Surat Al fatihan 300 X dilanjutkan dengan membaca LAA HAWLA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAHIL ALIYYIL AZHIIM (41 x).

Dengan ijin Allah SWT, rezeki akan datang dan hutang akan terbayarkan.

@wongalus,2009

Categories: AMALAN MELUNASI HUTANG | 261 Komentar

AMALAN BERTEMU RUH ORANG YANG DIRINDUKAN


Ingin bertemu dengan orang yang dirindukan namun sudah lama tidak bertemu baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, maka ada amalan untuk bertemu dengan ruhnya di alam astral. Caranya tentu saja tidak dalam keadaan sadar, melainkan saat kita dalam keadaan tertidur yaitu saat kesadaran ruh kita terbangun.

Caranya (1). tulis rajah di telapak tangan kanan di bawah ini menggunakan jari kiri tanpa tinta:

(2). Tidur pada posisi miring menghadap ke barat. Kepala di sebelah utara dan letakkan telapak tangan kanan pada pipi. Pada saat menempelkan pipi pada telapak tangan, baca doa ini tujuh kali sambil membayangkan orang yang dimaksud:

INNI WAJJAHTU WAJHIYA LILLADZI FATHARASSAMAAWATATI WAL ARDHA. HANIIFAN MUSLIMAN WAMAA ANA MINAL MISYRIKIN. INNA SHALAATI WANUSUKII WAMAHYAAYA WAMAMAATII. LILLAAHI RABBIL ALAMIN. LA SYARIIKA LAHU WABIDZAALIKA UMIRTU WA ANA MINAL MUSLIMIN.

Selanjutnya hingga tertidur tidak boleh bercakap-cakap dengan siapapun. Insya Allah, ruh Anda akan bertemu dengan ruhnya.

@wongalus,2009

Categories: AMALAN BERTEMU RUH ORANG YANG DIRINDUKAN | 133 Komentar

AMALAN MENYEMBUHKAN ORANG KERASUKAN MAKHLUK HALUS


Sediakan air putih satu gelas atau satu botol air mineral
Baca surat Al Fatihah 1 X
Ayat Kursi 1 X
Surat Al Jin ayat 1 s/d ayat 6 sebanyak 1 X

Tiupkan bacaan itu pada air yang telah Anda sediakan dan minumkan air itu ke orang yang kerasukan tersebut. Bila ingin mengusir makhluk halus dari suatu tempat, cipratkan atau siramkan air pada tempat yang dimaksud. Dengan ijin Allah SWT, maka jin akan pergi dan tidak akan kembali lagi.

@Wongalus,2009

Categories: AMALAN SEMBUHKAN KERASUKAN | 96 Komentar

SETENANG TELAGA MAKRIFAT


Kenapa disebut mata ketiga? Bukankah mata kita hanya ada dua? Jawabannya akan kita telusuri pada malam Jumat Kliwon ini…

Mata ketiga sebenarnya adalah indera keenam manusia. Indera yang letaknya di antara dua mata kita. Persis di tengah kedua mata agak ke atas maju ke depan sekitar 20 sentimeter. Mata ketiga ini bukanlah mata fisik untuk melihat benda fisik. Mata ketiga ini adalah mata ruhani manusia. Siapa yang mampu memfungsikan mata ketiganya dengan baik, maka dia akan memiliki kecerdasan spiritual yang melahirkan kepekaan tinggi untuk merasakan setiap getaran atau vibrasi kegaiban. Itu sebanya kita diminta untuk sujud khusyuk. Kenapa sujud? Sujud adalah cara paling hebat untuk menghidupkan mata ketiga; yaitu menghilangkan “diri yang tidak sejati” di hadapan DIRI YANG MAHA SEJATI.

Fungsi mata ketiga pada diri manusia adalah agar dia mampu mengakses dan mengunduh petunjuk Tuhan Yang Maha Lembut. Secara umum, petunjuk Tuhan datang pada kita melalui tiga macam cara: Bisa disampaikan dalam mimpi, disampaikan oleh malaikat dan disampaikan dalam bentuk simbol-simbol. Ketiganya hal yang supranatural dan religius ini hanya bisa ditangkap bila kita sudah mampu menghidupkan indera keenam atau mata ketiga.

Mata ketiga akan mengantarkan kita pada percaya pada hal-hal gaib. Ini harus dimiliki oleh manusia agar mampu mengangkat dirinya dari derajat binatang. Mata ketiga adalah khas milik manusia, karena di mata ketiga ini tersimpan kebijaksanaan untuk memilih dimensi mana yang bisa dilihat dan mana yang tidak perlu dilihatnya. Suatu ketika, saat saya berada di tengah kuburan saya bisa mendengarkan rintihan dan keluhan para arwah yang disiksa di alam gaib. Itu karena saya berkeinginan untuk mendengarkan suara-suara mereka. Namun, bila kita tidak ingin mendengarkan suara-suara mengerikan itu, maka suara itu pun tidak akan terdengar. Inilah kebijaksanaan mata ketiga. Mata yang bisa secara otomatis untuk terbuka atau tertutup. Bila dirasa sebuah fenomena itu bermanfaat untuk perkembangan ruhani, maka mata ketiga akan terbuka. Sebaliknya, bila sebuah fenomena itu dirasa membahayakan ruhani kita, maka mata ketiga akan tertutup dengan sendirinya.

Mata ketiga adalah pelengkap unsur kemanusiaan sehingga manusia mampu melaksanaan pemujaan Realitas Yang Tertinggi, Yang Maha Sempurna tanpa cacat, tanpa batas, tanpa akhir yaitu Allah Yang Maha Agung. Mata ketiga adalah batin atau rasa sejati kita yang mampu mengantarkan kita pada keyakinan yang kokoh dan tanggul (Haqqul Yakin) karena benar-benar mampu tidak hanya yakin tanpa dasar, tapi bisa menyaksikan Tuhan, dan mengalami kemahadekatan-Nya.

Mata ketiga secara hakiki adalah alat untuk menangkap pengetahuan yang berupa Nur (khasanah Jawa dinamakan ilmu sejati) yang diinstalkan Tuhan kepada manusia yang bersedia untuk mendayagunakan dan mempersiapkan mata ketiganya. Kehebatan manusia tidak diukur dari seberapa baik dia mendayagunakan emosi dan akalnya, melainkan pada bagaimana dia mengolah mata ketiganya untuk mendapatkan ilmu hakikat segala yang ada ini. Kemajuan pengembangan mata ketiga, akan mendorong terciptanya keinginan pada diri kita untuk melakukan hidup berdasarkan atas kehendak Tuhan, mampu menekan ego bahkan menghilangkannya.

Cara bekerjanya Mata Ketiga tidak seperti cara bekerjanya akal. Akal cenderung aktif mengakses informasi padahal tidak selamanya informasi itu diperlukan. Bahkan tidak jarang justeru malah membingungkan dan menyesatkan. Memang informasi diperlukan untuk memecahkan problem jika informasi itu sejalan dengan problem yang dihadapi. Tetapi, jika informasi itu sangat banyak kita akan dibuat bingung untuk memilah dan mencari kesimpulan.

Cara bekerjanya mata ketiga hanyalah pasif menunggu hidayah petunjuk atau Nur Ilahi. Dia hanya pasrah, ikhlas, sumeleh serta bersikap diam. Hasil pencerapan mata ketiga tidak disimpan di otak namun di qalbu atau hati nurani. Sehingga sangat tidak mungkin direkayasa oleh akal. Itu sebabnya, karena hasil pencerapan mata ketiga itu berada di hati nurani maka kebanyakan informasinya tidak mampu diakses oleh akal. Saat akal bertanya apa hasil pencerapan mata ketiga, maka mulut hanya mampu mengucapkan AKU TIDAK TAHU.

Ini sekedar kisah saya pribadi. Yaitu soal keinginan saya untuk bertemu dengan para nabi/rasul yang waskita di alam gaib. Namun, saat akan bertemu dan mewawancarainya pasti ada hambatan dan tantangan. Hati ini terasa belum siap untuk langsung mendapatkan anugerah Tuhan besar: bertemu dan mengungkapkan cinta saya pada mereka.

Hari demi hari, saya menumpuk-numpuk bekal untuk menjalani sebuah perjalanan mencari para kekasih Tuhan ini. Bekal yang paling utama adalah bekal kesiapan mental spiritual. Sebab perjumpaan dengan mereka membutuhkan kesiapan yang besar. Bagaimana tidak? Saya harus siap misalnya, bertemu Ibrahim AS dan diperintahkan untuk mengikuti jejaknya menyembelih anak. Atau bertemu Musa AS dan bisa jadi saya diperintahkan untuk mengingatkan penguasa agar kembali menyembah Tuhan, atau bertemu Isa AS dan saya diperintahkan untuk ‘menebus dosa’ umat manusia se jagad. Apakah saya siap?

Selain bekal kesiapan mental, saya harus pula membekali diri untuk menempuh perjalanan panjang mencari mereka. Jangan bayangkan perjalanan ini seperti kaum muda yang berkelana ke gunung-gunung, keliling dunia pakai mobil off road, mencakar-cakar dinding gua-gua yang penuh tanda, masuk ke pyramid membawa kamera dan bekal baju tahan dingin dan sebagainya.

Namun perjalanan untuk mencari para Utusan Allah terkasih ini sebenarnya bukanlah perjalanan mencari di luar diri. Sebaliknya, ini adalah perjalanan memasuki jagad gaib yang ada di dalam diri. Membuka selubung demi selubung, tabir demi tabir, lapis demi lapis yang menutupi pandangan mata batin agar terang benderang seluruh kasunyatan di jagad makrokosmos ini. Kenapa begitu?

Jawabnya: Para nabi sekarang sudah tidak ada di bumi dan berada di alam gaib, maka perjalanan mencari mereka adalah perjalanan memasuki pintu alam gaib yang sangat berbahaya. Selubung demi selubung itu kegaiban itu sebenarnya adalah sifat-sifat kemanusiaaan kita sendiri. Iri, dengki, sombong, takabur, sok tahu dan diganti dengan sifat sabar, ikhlas, pasrah dan seterusnya.

Saat kita mampu menepis sifat-sifat tersebut dari dalam diri kita, sesungguhnya kita sedang melakukan perjalanan mental menuju jagad gaib di dalam diri. Pada akhirnya, tampak sinar beraneka warna cemlorot bercahaya dari berbagai sudut kemudian menyatu dalam sinar putih yang akan memancar ke luar diri dalam bentuk sinar kebijaksanaan. Pada kesempatan yang sama, pintu kegaiban pun terbuka lebar untuk dimasuki oleh diri sejati kita. Mulai memasuki alam gaib yang paling rendah yang dihuni oleh makhluk halus beraneka rupa, memasuki alam gaib tingkatan para ruh yang suci, hingga alam suwung yang dihuni oleh para malaikat dan seterusnya memasuki alam gaib tersuci yang dihuni para kekasih Allah. Mereka ini adalah para wali, para nabi dan rasul. Termasuk segelintir para kekasih Allah yang sampai ke tingkat tertinggi pencapaian spiritual.

Akhirnya hari yang saya tunggu-tunggu itupun tiba…. Saat niat dan tekad sudah membulat, tak ada yang mampu menghalangi untuk bertemu dengan para kekasih Allah, pujaan hati. Saya pun bermeditasi menghilangkan ruang dan waktu, memasuki wilayah tersunyi di dalam bilik hati yang sepi:

Hening sejenak, saya dilemparkan ke bebatuan terjal. Jari-jari tangan saya mencengkeram bebatuan keras dan tajam itu. Di bawah kaki saya sekitar 20 meter, tampak ombak ganas lautan. Ya, saya berada di sebuah pantai yang tidak saya kenal sebelumnya. Konsentrasi harus sangat tinggi agar kaki tidak terpeleset. Pilihannya, meniti bebatuan terjal atau jatuh ke ombak samudra yang ganas.

Nafas saya tersengal, jari kaki dan tangan sedikit lelah. Namun semangat masih menyala. Saya merangkak perlahan ke atas. Licinnya bebatuan berlumut hijau terasa oleh jari-jari. Beberapa saat lamanya berjuang untuk hidup saya menemukan sebuah lorong gelap kecil. Ukurannya kurang lebih 30 sentimeter. Segera saya selamatkan diri dengan memasuki lorong lembab tersebut. Saat sudah semua bagian tubuh saya masuk ke lorong, saya terjerembab ke sebuah kedung. Celakanya, sebuah ular weling sebesar jempol kaki berada di depan wajah siap mematuk. Habis rasanya saya…

Saya hanya bisa pasrah menerima kematian…. Ternyata weling itu tidak jadi mematuk saya dan kemudian tiba-tiba dia melesat masuk tanah. Dia menjadi sekelebat bayangan putih samar tidak jelas. Saya kejar kelebat bayangan itu namun dia masuk lorong dengan kecepatan tinggi. Saya pun mengejarnya dengan kecepatan yang hampir mampu mendekati dia. TIba-tiba bayangan itu berhenti. Saya mendapat petunjuk inilah sesosok yang saya cari selama ini, Nabi Khidir (NK). Dengan nafas tersengal saya wongalus (WA) mewawancarainya

WA: Anda siapa?
NK: Aku tidak tahu
WA: Kok bisa Anda tidak tahu siapa Anda?
NK: Aku tidak mau bicara
WA: Ketidaktahuanmu dan ketertutupanmu membuatku penasaran. Kamu itu hamba Allah, sama seperti saya
NK: Kamu sok tahu
WA: Aku masih manusia normal jadi tidak boleh menghilangkan jati diriku. Diriku akan hancur bila aku meleburkan diri dalam kesatuan wujud
NK: kau tahu tentang kesatuan wujud?
WA: Sedikit. Tolong ajari aku tentang kesatuan wujud itu?
NK: Dengan apa engkau mengenal Tuhanmu? (NK balik bertanya ke saya. Terus terang awalnya saya tidak mampu untuk menangkap isyaratnya)
WA: Dengan pancaindera, akal dan hatiku
NK: Kamu masih bodoh
WA: Memang begitu keadaanku, ajari aku dengan apa aku mengenal Tuhanku?
NK: ARAFTU RABBII RABBII!!!
WA: Berarti aku mengenal Tuhanku melalui Tuhanku, kalau kamu bagaimana kau mengenal Tuhanmu?
NK: Aku tidak tahu.
WA: Tolong berikan aku petunjuk kalau salah menafsirkan. Bahwa ketidaktahuanmu berarti ketidakmampuanmu menjangkau sesuatu yang memang tidak terjangkau. Itulah kadar keterjangkauan manusia. Begitulah?
NK: Aku tidak tahu
WA: Aku tidak tahu juga terhadap semua jawabanmu…

Tiba-tiba NK yang sejak tadi hanya terlihat bayangan putih itu menghilang dan hanya tercium bau wangi yang saya belum pernah menghirupnya. Saya kemudian bersujud dan berkali kali mengucapkan Allah A’lam (Allah Yang Maha Mengetahui). Ya, setelah saya bertemu dengan NK ini saya benar-benar mendapatkan ilmu tentang tidak mengetahui apa-apa itu.

Saat itulah NK hadir lagi dan mengatakan kepada saya: “Aku mengijinkanmu untuk menyampaikan kisah dariku dengan syarat engkau harus berkata AKU TIDAK TAHU MENYANGKUT APA YANG ENGKAU TIDAK KETAHUI DAN TETAP TEKUN BELAJAR”

NK tadi pun mengakhiri pengajarannya: “Tahukah engkau kenapa aku tidak menjawab pertanyaan-pertanyaanmu dengan tidak tahu? Tahukah kau apa yang sesungguhnya kau kehendaki dari pertanyaanmu itu? Sesungguhnya, kau ingin menjadikan punggungku jembatan api neraka…. “

Kini, di malam Jumat Kliwon ini saya membaca perlahan ayat Al Qur’an: “Allah Maha Mengetahui dan kamu tidak mengetahui” dan “Kamu tidak diberi pengetahuan kecuali sedikit” dan kemudian saya bolak balik hadits berikut ini: Nabi Muhammad sering tidak menjawab pertanyaan yang diajukan kepada beliau sebab beliau menunggu jawaban dari Allah SWT.

Saya memaknai pengajaran terakhir NK itu sebagai peringatan kepada kita semua: bila kita menggunakan akal maka akan berbahaya. Akal yang terus menerus menanyakan suatu rangkaian sebab akibat tidak akan pernah puas dengan satu jawaban. Akhirnya, waktu dan usia habis untuk permainan-permainan akal. Beda bila kita menggunakan MATA KETIGA; ruhani kita akan terpelihara, mulut bersih dari ucapan kotor dan sumpah serapah, bila beruntung maka bersyukur, bila diuji maka akan bersabar, bila berdosa akan beristighfar, bila bersalah akan menyesal dan bila dimaki akan tersenyum. Meski tidak punya harta, dia tetap bangga dengan kesederhanaan. Tubuhnya boleh gemetar menahan lapar tapi jiwanya setenang telaga makrifat.

Kepada NK yang selalu kurindukan, salam sejahtera untukmu!

@wongalus,2009

Categories: MATA KETIGA | 37 Komentar

AJIAN SENGGORO MACAN


Ini adalah ajian pelengkap berbagai ajian kesaktian yang dimiliki oleh kalangan pendekar. Ajian ini tidak akan dikeluarkan bila kita tidak terdesak dan tidak dalam kondisi sangat terpaksa.

Sebab bila ajian ini dikeluarkan, maka dengan sekali gertakan maka nyali lawan akan langsung ciut, bertekuk lutut tidak berdaya. Apapun yang kita perintahkan padanya akan menurut seperti kerbau yang sudah dicocok hidungnya.

Untuk memiliki ajian ini, syaratnya adalah puasa mutih 3 hari 3 malam dan patigeni semalam. Puasa dimulai pada hari Jum’at Pahing. Untuk matek aji caranya mudah: baca mantra di bawah ini diucapkan dalam hati. Mantranya sebagai berikut:

ONO KEDHAWANG MIBER ING TAWANG AWANG AWANG, MACAN SEWU ING MRIPATKU, MACAN PUTIH ING DHADHAKU, GELAP NGAMPAR SUWARAKU, DURGO MENDHAK KOLO MENDHAK TEKO KEDHEP TEKO WEDI, TEKO ASIH MUNGSUHKU, KODHENG MADHEP MANUT SAKAREPKU, SOKO KERSANING ALLAH.

@wongalus,2009

Categories: AJI SENGGORO MACAN | 72 Komentar

AMALAN BERTEMU NABI MUHAMMAD SAW


Tidak ada mimpi terindah bagi kaum muslim selain mimpi bertemu Rasulullah, Muhammad SAW. Sebab mimpi bertemu adalah berarti benar-benar beliau yang bertemu dengan kita. Sebab siapapun termasuk malaikat dan jin tidak akan mampu menjelmakan diri sebagai Rasulullah Muhammad SAW.

Dalam perjumpaan dengan Sang Kekasih Allah ini, kita bisa berdialog dan berdiskusi apa saja. Dia akan memberikan pitutur yang sangat bermanfaat bagi hidup kita. Ini adalah amalan untuk bertemu dalam mimpi:
Pada malam Jum’at usai sholat Maghrib bacalah Surat Al Qadr 1000 X.
Selanjutnya sholat dua rakaat. Pada rakaat pertama dan kedua setelah membaca Surat Al Fatihah, baca surat Al Fatihah lagi 15 X dan Ayat Kursi 15 X.
Setelah sholat, membaca salawat 7 kali: Shallaallaahu alaa Muhammad.
Selanjutnya, tidurlah di atas sajadah dengan menghadap kiblat.

Insya Allah, Nabi Muhammad akan berkenan untuk menemui Anda, umat yang rindu padanya dan akan memberikan petunjuk-Nya bagi keselamatan hidup dunia dan akhirat.

@wongalus,2009

Categories: AMALAN BERTEMU NABI MUHAMMAD | 88 Komentar

AMALAN AGAR DAGANGAN LARIS


Bila Anda seorang pedagang dan ingin agar dagangan Anda laris, maka ada amalannya sebagai berikut: Lakukan puasa pati geni (sehari semalam dan tidak boleh tidur) pada hari Kamis. Buka puasa dilakukan pada Jumat pagi saat matahari terbit. Selama puasa baca mantra di bawah ini sebanyak-banyaknya sekuat Anda. Dan setelah puasa, baca mantra tiga kali dan tiupkan pada barang dagangan Anda setiap hari sekali. Mantranya sebagai berikut:

Bismillaahirrohmaanirrahiim. Ho ya Allah ingsun ngaji rasane wong sak jagad dunya, gede cilik tuwo enom, rut kemerut welas asih tuku barangku iki. Laa ilaaha illallaah Muhammadurrasuulullah. La hawla walaa quwwata illaa billaahil aliyyil azhiim.

Dengan ijin Allah SWT, semoga Anda sukses sebagai pedagang yang banyak beramal dan mendarmabaktikan diri di jalan-Nya.

@wongalus,2009

Categories: AMALAN LARIS DAGANGAN | 82 Komentar

ARWAH ULAR GENTAYANGAN


Suatu hari, seorang lanjut usia datang untuk meminta tolong. Dia mengeluh sakit di pundak.  Saya bertanya: “Sudah berapa lama Bapak mengalami sakit ini?” “10 tahun.,” jawabnya.  Saya berkonsentrasi memohon petunjuk pada-Nya dan beberapa menit kemudian berkata padanya, “Bapak pernah membunuh ular dan sakit ini karena ular itu….”

Pak tua itu mengingat-ingat kejadian sepuluh tahun lalu, “Ya, memang di tahun itu saya menemukan seekor ular weling di dalam rumah. Saya lalu membunuhnya. Apakah sakit pundak saya itu berkaitan dengan ular tersebut?” Saya menjawab, “ ya ”. Pak tua yang usianya sekitar 65 tahun itu bercerita tentang rasa sakit di pundaknya selama ini. Ia telah berusaha ke paranormal, mengoleskan obat-obatan, minum berbagai ramuan, tapi semuanya nihil.

Setiap kali rasa sakit menyerang, ia merasa sangat terganggu, sangat resah, dan sangat tidak nyaman di sekujur tubuh. Saat saya memegang pundaknya dengan telapak tangan, saya melihat semacam bayangan hitam. Ia bergoyang setiap kali saya tepuk, tapi ia tetap berpegangan ketat pada tulang pundak pak tua dan tidak mau pergi. Tiba-tiba dia berteriak, “Aduh, sakit. seperti  dipotong….”

Saya akhirnya mengundang Sri Batara Kresna untuk masuk ke tubuh saya. Saya menjapa mantra dan memvisualisasikan tubuh dan pikiran saya menjelma menjadi dia. Saya membaca mantra berikut ini: “Mataku memancarkan api yang menyala-nyala membakarmu. Akulah Batara Kresna yang penuh kuasa dan wibawa. Aku dapat pergi ke semua dimensi gaib, Membuang segala penyakit dan bencana. Sri Kresna adalah aku yang sakti dan perkasa”

Kemudian, saya pegang bayangan hitam di pundaknya itu dengan tangan, dan melemparnya ke dunia makhluk halus, memberinya kesempatan untuk hidup. Saat itu saya berseru, “Hu Hu Hu…..”. Di hari lain, saya dikabari pak tua itu via telepon: dia sembuh dari sakitnya.

Ia sangat gembira. Namun, ternyata urusan belum selesai sampai disitu. Pada suatu malam, sewaktu saya bermeditasi, saya tiba tiba melihat sebuah bayangan hitam panjang turun dari angkasa. Ia langsung turun ke masuk ke tubuh saya dan sebelum saya dapat mencegahnya, ia telah menyelinap masuk ke dada. Saya sungguh terkejut. “Ular ini telah melilitkan dirinya di tulang pundak si pak tua dan membuatnya sangat menderita selama 10 tahun. Sekarang ia melilit dada. Apakah ini berarti saya harus menderita sakit di dada? Kelihatannya ia tidak bermaksud baik,” demikian saya berpikir. “Celaka, saya lah yang kena kali ini.”

Saya tidak menyangka makhluk itu sungguh keras kepala. Untuk sesaat, saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Pada saat itu, muncul naga di angkasa dan berkata “wongalus… makhluk ini telah sadar. Ia bersedia menjadi pengawalmu. Sungguh sayang kalau ia dilepas dalam alam lelembut. Jadikan saja dirinya sebagai pengawalmu. Ia akan melayanimu dengan baik.

“Tidak!” Saya menolak tawaran naga itu. Tetapi naga itu sudah menghilang. Sewaktu saya memikirkan tentang ular di rongga dada saya, saya merasa sesak napas. Saya tidak takut apapun kecuali ular. Ular menimbulkan rasa takut dan ngeri di diri saya. Sungguh menyusahkan bila saya harus melihat wujud ular setiap hari. Melingkarkan tubuhnya di leher saya, ekornya bergantung sampai ke perut saya, kepala ular itu ada di rongga dada saya. Menjulurkan lidahnya, ia bahkan suka bergelitik.

Saya pun memanggil Sri Batara Kresna dan dia segera muncul. Ia mencengkram ular tersebut dan melilitkannya di dadanya sendiri. Sri Batara Kresna hanya tersenyum melihat saya. Jadi, kali ini, si ular hitam itu telah menemukan guru sejatinya. Arwah ular hitam gentayangan itu kini tenang di dalam lindungan Sang Kresna.

@wongalus,2009

Categories: ARWAH ULAR GENTAYANGAN | 16 Komentar

SANTET KANJENG NYAI LAWU


Di wilayah pegunungan Lawu, Magetan, Jatim ada sebuah danau yang indah yaitu danau sarangan. Danau ini adalah tujuan wisata nomor satu di Magetan. Pengunjungnya luar biasa banyak pada saat hari libur.Tapi tahukah Anda, bahwa danau ini memiliki energi supranatural yang dahsyat?

Itu karena di dasar danau tersebut ada “penunggu” yaitu makhluk halus perempuan murid Kanjeng Ratu Roro Kidul. Kaum dukun aliran hitam menyebutnya Kanjeng Nyai Lawu. Banyak dukun memanfaatkan Kanjeng Nyai Lawu ini untuk mendapatkan kekuatan supranatural.

Pada malam hari, para dukun itu mengadakan ritual pemanggilan Kanjeng Nyai yang bersemayam di istananya di dasar danau. Memberi sesajen beraneka rupa, dan mantra yang isinya sebagai berikut: “Kanjeng Nyai Lawu, kekayaan yang saya kumpulkan ini kekayaanmu. Panjenengan adalah sesembahan saya, ratu saya. Selama Anda memberi saya kekuatan gaib, saya akan terus tunduk dan memberikan sesajen saya”

Dan Kanjeng Nyai pun datang menemui sang dukun dan Kanjeng Nyai mengeluarkan “tai” atau “muntah” kotoran. Oleh sang dukun, tai dan muntahan itu kemudian ditelan. Sang dukun pun mendapatkan kesaktian yang luar biasa dahsyat. Bila dukun itu mengarahkan kekuatannya kepada seorang korban, maka korban akan mengalami bisul-bisul serta penyakit kulit yang sangat sukar disembuhkan. Ini adalah semacam santet berupa penyakit-penyakit kotor manusia. Dukun itu kemudian mengalami sukses luar biasa. Dia akan menjadi kaya raya dan termasyhur di jagad paranormal.

Untuk menyembuhkan penyakit santet hasil kiriman dukun santet seperti ini, caranya adalah Anda perlu memiliki kekuatan batin tingkat tinggi hasil latihan olah batin yang terus menerus. Langkah khusus selanjutnya adalah duduk dalam posisi meditasi.

Letakkan telapak tangan kiri dibawah telapak tangan kanan di depan dada. Posisi kedua telapak tangan mencengkeram seperti belut. Lalu visualisasikan seekor naga hijau terbang di angkasa dan muncul dari balik awan. Naga itu diutus Tuhan Yang Maha Perkasa untuk membantu kita. Kemudian memuntahkan sinar putih dan arahkan ke tubuhkorban untuk mensucikan penyakit kulitnya sebanyak 7 kali. Dan bacalah ayat kursi dan sampai ayat berikut ini: Walaa ya-uuduhu hifdzuhumaa ( baca 108 kali).

Selanjutnya, pasrahkan diri pada Tuhan Yang Maha Perkasa apapun yang terjadi dan lupakan bahwa Anda telah membantu orang lain.

@wongalus,2009

Categories: SANTET KANJENG NYAI LAWU | 8 Komentar

MENYEMBUHKAN SUAMI/ISTERI/PACAR YANG HOBI SELINGKUH


Tukang selingkuh perlu disadarkan. Apabila perbuatan negatif seperti itu diteruskan maka suatu ketika mereka akan mendapatkan balasan sesuai dengan hukum sebab akibat/hukum karma di dunia maupun di akhirat. Bila suatu ketika, suami/isteri Anda selingkuh maka lakukan AMALAN PELEBURAN CINTA agar rasa cintanya kepada orang lain sirna. Amalannya sebagai berikut:

(1). Tulislah rajah ini pada kain milik suami/isteri/pacar Anda yang suka selingkuh. Rajahnya sebagai berikut:

RAJAH SELINGKUH

(2) Tanam rajah ini di atas kuburan seseorang yang tidak diketahui identitasnya. Pada saat AKAN MENAMAM membaca baca ayat ini sekali:

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM, YA AYYUHALLADZIINA AAMANU AWFUU BIL UQUUD, UHILAT LAKUM BAHIIMATUL AN’AAMI ILLA MAA YUTLAA ALAYKUM GHAIRAA MUHILLISH SHAYDI WA ANTUM HURUM (Al Maidah:1)

(3) Selanjutnya baca doa:
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM, ALLAHUMMA BIHAQQI HAADZIHIL AAYATI, UMMU MAHABBATA ….. BIN ….. (nama pria peselingkuh) ILA …. BINTI …… (perempuan yang diselingkuhi) FA INNAKA FA’ALUN LIMAA TASYAA-U WA ANTA ARHAMURRAAHIMIN.

(4). Baru kemudian rajah ditanam sambil membaca: MATIYO SEJO SIRO ….. (nama suami/isteri yang selingkuh) MARING DEMEN KARO ….. BINTI …. (orang yang diselingkuhi) …. KOYO MATINE WONG KANG ING KUBUR IKI.

Insya Allah, cinta suami/isteri/pacar kepada selingkuhannya akan sirna atas ijin Tuhan Yang Maha Kuasa dan kembali mencintai Anda seperti sedia kala.

@wongalus,2009

Categories: AMALAN ANTI SELINGKUH | 89 Komentar

PROSES MENANGKAP TUYUL


Bila di lingkungan rumah Anda resah karena banyak orang merasa kehilangan uang atau barang tanpa diketahui siapa yang mengambilnya, maka boleh dicurigai disekitar Anda ada tuyul. Sehingga ada baiknya dilakukan penangkapan atau menjerat tuyul.

Proses penangkapan hendaknya dilakukan bersama-sama para tetangga disaksikan oleh masyarakat. Selanjutnya dicari orang-orang yang dicurigai sebagai pemilik tuyul. Adapun cara menangap tuyul sebagai berikut: Sediakan seekor yuyu (kepiting darat), dlingu bengle (salah satu bahan jamu tradisional) biasanya tersedia di pasar tradisional/penjual jamu tradisional secukupnya. Bawang putih jantan dan Jahe secukupnya. Bunya mawar atau melati.

Pada malam SELASA KLIWON ATAU JUMAT KLIWON datangi orang yang dicurigai memiliki tuyul. Kepiting dan bunga diikat tali. Sementara jahe, bawang putih dan dlingu bengle dikunyah sampai halus kemudian semprotkan dengan mulut di depan masuk rumah. Pegang pucuk tali yang mengikat kepiting dan bunga, goyangkan perlahan dan mohon bantuan kepada Allah agar proses menangkap tuyul ini berhasil.

Bila orang tersebut memang memelihara tuyul, maka tuyulnya akan datang tunduk dan patuh mengikuti perintah Anda. Tangkaplah tuyul itu untuk dipertunjukkan kepada para warga dan laksanakan musyawarah bersama para tokoh masyarakat untuk memutuskan sanksi sosial bersama-sama. Ini agar pemilik tuyul itu jera dan tidak mengulangi perbuatannya.

CATATAN: Bila Tuyul tersebut disakiti, maka pemelihara tuyul juga akan merasakan kesakitan yang hebat. Untuk mempraktekkan penangkapan tuyul, Anda bisa mencoba kemampuan menangkap tuyul itu. Cari tempat paling mudah tuyul ditemukan, misalnya di pasar tradisional. Kebanyakan pasar tradisional adalah daerah beroperasinya pencurian oleh tuyul. Untuk para pemilik tuyul, segera bertobat dengan melepaskan tuyulnya. Bila tidak, maka hati-hati dengan para siswa paguron jagad maya  KAMPUS WONG ALUS yang siap-siap untuk menelanjangi kejahatan Anda.

@wongalus, 2009

Categories: TUYUL CARA MENANGKAPNYA | 64 Komentar

LIMA TINGKAT PENGELIHATAN BATIN


Pengelihatan dikategorikan menjadi dua berdasarkan pancaindera yang digunakan. Yaitu pengelihatan mata dan pengelihatan batin. Pengelihatan Batin pun dibagi menjadi lima tingkat.

Beberapa saat yang lalu ada sebuah email yang masuk ke inbox si X, yang isinya meminta bantuan karena kehilangan barang berharga. Setelah membaca email tersebut,  X memutuskan untuk membantu dengan doa agar barang tersebut kembali ke pemiliknya. X tidak mengenal dan melihat barang yang hilang itu maupun si pemilik sebelumnya. Ketika X mendoakan agar barang yang hilang itu kembali ke pemiliknya, suatu mujizat terjadi. X dapat menyaksikan terjadinya pencurian itu disamping juga melihat bagaimana pencuri menyembunyikan barang itu kamarnya.

Tiga hari setelah X berdoa pada Tuhan Yang Maha Mengetahui, sang pemilik barang tersebut mengirim X email lagi. Dia menjelaskan bahwa barang yang hilang tersebut sudah ada di depan rumahnya. Rupanya, si pencuri itu merasa diperintahkan agar mengembalikan barang yang telah dicurinya.

Pada umumnya, orang kejadian ini menganggapnya aneh. Bahkan mungkin menganggapnya sebagai kebetulan. Padahal, ini sebagai sebuah bukti dari keberadaan ‘penglihatan batin’. Sebuah kejadian yang sering terjadi pada pendahulu kita dulu yang gemar olah batin sehingga mempunyai kemampuan batiniah.

Bagaimana fenomena ini dijelaskan? Ketika X berdoa untuk barang yang hilang itu, X mengirim sebuah ‘gelombang energi doa’ yang menyebar di angkasa. Berapa kuat gelombang doa tersebut dan berapa luas penyebarannya tergantung kemampuan dari batin masing-masing orang.

Barang itu juga mengirimkan gelombang gelombang. Ketika kedua gelombang bertemu, terjadilah resonansi (komunikasi). Penjelasannya adalah sebagai berikut: X itu seperti sebuah televisi. Pikiran X adalah seperti monitor televisi. Memfokuskan pikiran itu sama seperti memilih saluran televisi tertentu. Sementara barang yang hilang itu seperti menara pemancar yang mengirimkan frekwensi.

Ketika keduanya saling berhubungan, layar pikiran mengulang kembali berbagai kejadian yang telah terjadi sebelum dan sesudah pencurian. Pengulangan (replay) seperti ini merupakan penggambaran yang tepat tentang apa yang sesungguhnya terjadi. Lagipula, barang itu kemungkinan terus mengusik batin pencuri tersebut. Itu sebabnya dalam gambaran batin X, barang yang hilang, termasuk dibawa kemana barang tersebut setelah dicuri dapat terekam dengan jelas.

Gelombang Otak akan memancarkan ke gelombang otak lain. Bila X mengkonsentrasikan pikiran maka yang terjadi adalah mengirim dan juga dapat menerima gelombang otak dari si pencuri. Tingkat kemampuan batin orang bervariasi. ‘Gelombang doa’ sebagian orang dapat menembus dan mencapai tingkat tingkat yang lebih tinggi dan berkomunikasi dengan makhluk-makhluk disana. Sebagian orang kebatinan dapat mengirim gelombang vibrasi yang dapat membungkus seluruh bumi. Sebagian orang kebatinan mempunyai gelombang yang lebih lemah yang menyebabkan hambatan hambatan dalam komunikasi dan ketidaktepatan dalam hasil.

Disamping itu, ada berbagai metode dalam mengembangkan kemampuan batin. Sebagian orang mengandalkan kekuatan dengan mengandalkan metode keagamaan seperti dzikir dan sebagainya. Sebagian mengandalkan upaya ilmu parapsikologi dengan menggunakan hipnosis dan konsentrasi pikiran. Sebagian menggunakan obat-obatan dan ilmu perdukunan. Ada pula yang memang terlahir mempunyai kemampuan ini.

Menurut pendapat X, penglihatan batin itu bisa dikategorikan dalam 5 tingkat. X membagi tingkatan itu menjadi: Mata Syahadat, Mata Sholat, Mata Zakat, Mata Puasa, dan Mata Haji. Mata Syahadat adalah tingkat tertinggi dan juga disebut “Penglihatan Sejati”. Mata Haji adalah tingkat terendah dan juga disebut Penglihatan Ilusi. Orang bisa mencapai tingkatan-tingkatan itu bila sudah menjalani proses masing-masing tingkat dengan penuh kesungguhan dan menyelami hakikatnya dengan sempurna.

Disamping mengandalkan latihan kerohanian, orang juga bisa mendapatkan mata batin dengan cara berkonsentrasi pikiran atau bermeditasi dengan berbagai cara-cara yang sesuai dengan tradisi dimana dia berada. Bahkan ada yang menggunakan hipnosis, gendam dan obat-obatan. Namun, penglihatan batin seperti ini masih berada dalam katagori ‘penglihatan ilusi’. Hal ini bukanlah hal sederhana yang dapat dijelaskan dengan beberapa baris kalimat saja.

Ya, sudah waktunya kini bagi kita semua untuk meyakini bahwa dunia ruh(ani) itu benar benar ada sehingga di dalam hidup yang singkat di dunia ini tidak boleh hanya mengandalkan otak yang cenderung terbiasa memanipulasi fakta dan puas dengan kebohongan-kebohongan.

@wongalus,2009

Categories: PENGELIHATAN BATIN | 55 Komentar

LAKU DAN MANTRA


Mantra dan laku. Laku dan mantra. Dibolak balik tetap sama. Dua unsur pokok itu wajib ada agar sebuah amalan bisa ‘manjing’. Apa sesungguhnya mantra itu? Berikut kutipan paparan dari Christiana Dwi Wardhana dalam Seminar Nasional Naskah Kuno Nusantara, Jakarta 2-3 September 2003.

Mantra adalah perkataan atau ucapan yang mampu untuk mendatangkan daya gaib, menyembuhkan, mendatangkan celaka dan sebagainya. Susunan kata berunsur puisi yang dianggap mengandung kekuatan gaib ini biasanya diucapkan oleh dukun atau pawang untuk menandingi kekuatan gaib yang lain. Mantra juga dapat disamakan dengan doa.

Dalam tradisi Jawa, mantra disebut pula dengan japa, japa mantra, kemad, peled, aji-aji, rajah, donga, sidikara yang semuanya dianggap mempunya daya kekuatan gaib. Mantra jika dibaca dengan bersuara disebut di-mel-kan dan kalau hanya dibaca dalam hati disebut matek mantra atau matek aji.

Wujud mantra ada beberapa macam di antaranya: (1) Mantra dalam wujud kata-kata/puisi lisan yang dibaca dalam batin disebut japa mantra, aji-aji dan rapal. (2). Mantra dalam wujud tulisan misalnya tertulis pada kain, kertas, kulit disebut rajah. (3). Mantra yang ditanam pada benda disebut jimat, aji-aji.

Berdasakan atas fungsinya dan kandungan kekuatan magis mistisnya, mantra dapat digolongan menjadi 4 jenis:

(1) MANTRA JAYA KAWIJAYAN: untuk kekuatan dan kemenangan. MISALNYA SEMAR KUNING: Aku umbulna menyang Suralaya, Jalukna Klambiku si Klonthong Wesi, Sabet nggeng, Lot kelot-kelot, Teguh alot, Ya iki klambiku si Klonthong Wesi. Mantra ini digunakan untuk kekebalan dari tusukan senjata tajam dan pukulan.

(2). MANTRA PANULAKAN, untuk menolak dan kandungan kekuatannya mampu untuk mengembalikan atau merintangi kekuatan lain yang berasal dari lawan baik yang berasal dari manusia maupun kekuatan lain. GUMBALA GENI: Kuci-kuci omahku Gumbala Geni, Lurungku si Alas Agung, Ngarepku segara gunung, Latarku latar bengawan, Joganku jogan segara, Sapa sumedya tumerah ala marang aku, Kena katujawa bingleng, Teka bingleng teka bungleng saking kersane Allah. Mantra ini menolak perbuatan jabat dan membuat bingung pihak lain.

(3) MANTRA PENGASIHAN, untuk menimbulkan cinta dan mempunyai kandungan kekuatan yang mampu mengubah atau menimbulkan rasa cinta kasih seseorang. Contoh MANTRA JARAN GOYANG: Bismillahirrohmanir rohim, Niyat ingsung matek ajiku si Jaran Goyang, Sabete sada lanang, Tak sabetake gunung jugruk, Tak sabetake segara asat, Tak sabetake lemah bongkah, Sira mulya ingsun kongkon, Golekana jabang bayine … (nama dimaksud), Caketna marang jabang bayine …. (nama diri) Yen bocah turu gugahen, Yen wis nglilir lungguhna, Yen wis ngadeg lakokna, Caketna marang jabang bayine … (nama diri), Ora suwe tak enteni, Neng ngarep lawang Medinah, Aku durung pati-pati lunga, Yen durung caket jabang bayine …. (nama dimaksud), Wassalammu alaikum warrohmatullahi wabarokatuh.

Contoh lain: MANTRA MELAYU PENAMBAT KASIH Ini mantra yang dipraktekkan oleh pria Melayu untuk menambatkan wanita sang pujaan hati agar tidak serong karena terpuaskan dalam hubungan intim. Sebelum berhubungan intim, tubuh harus mandi dan memakai parfum yang harum. Mantra ini diucapkan satu kali oleh sang suami menjelang bersetubuh. Bismillahir Rahmanir Rahim, Cang cang setandang besi, Anak harimau setandang malam, Keras kalam menjadi besi, Keras siang hingga ke malam, Keras seperti besi khursaini, Panah batu, batu runtuh, Panah gunung, gunung runtuh, Panah selera dengan aku, Oh nyaman, oh berkat aku pakai, Dengan berkat La ilaha illa llah

4. MANTRA PALEREMAN. Fungsinya untuk meredakan kemarahan orang lain yang marah kepada kita. Kandungan kekuatannya mampu menetralisir emosi negatif agar tenang dan netral. Diucapkan saat ada orang lain marah. Misalnya MANTRA PANGLARUTAN: Sukma rasa sira sun kongkon laruten banyune Si ……. (sebut nama dimaksud), Cucupen banyune lan ilangana karepe, Lemes lemes saking kersane Allah.

Di dalam mantra yang lengkap tercakup unsur judul, unsur pembuka, unsur niat, unsur sugesti, unsur tujuan dan unsur penutup. Unsur sugesti merupakan unsur yang PALING PENTING DAN PALING POKOK dalam struktur mantra. Unsur sugesti memiliki daya atau kekuatan untuk membangkitkan potensi kekuatan magis atau kekuatan gaib. Mengingat mantra memiliki spesifikasi, maka unsur sugesti pada mantra berbeda-beda meskipun fungsinya bisa sama. Misalnya, sama-sama berfungsi untuk pengasihan, namun tiap mantra unsur sugestinya beda. Unsur sugesti berupa ungkapan metafora atau analogi yang bersfta INDIVDUAL UTTERANCE.
Misalnya pada Aji bandung Bandawasa: “Matek ajiku bandung Bandawasa, Ototku kawat, Balungku wesi, Kulitku tembaga, Sabet nggeng, Lot kelot kelot, Teguh alot”

Meskipun UNSUR SUGESTI ini sangat penting namun sama sekali tidak berlaku jika tidak diikuti dengan unsur LAKU. Jadi aspek magis mistis sebuah amalan berpusat pada unsur SUGESTI dan LAKU MISTIK pengamalnya. Jika diperhatikan, unsur sugesti yang dianggap memiliki daya magis dapat dipilah menjadi beberapa macam:

(1). Ungkapan magis yang mendasarkan pada kekuatan alam, binatang, bunga. (2). Ungkapan magis yang mendasarkan pada kekuatan mitos tokoh baik dari dunia perwayangan maupun tokoh mitologi (3) Ungkapan magis yang mendasarkan pada kekuatan Allah, Malaikat, nabi, Dewa, Raja, resi atau Pertapa.

Seberapa jauh Laku Mistik dapat menjamin keberhasilan amalan? Keberhasilannya sifatnya tergantung penghayatan subyektif. Laku mistik berhubungan dengan kepercayaan dan keyakinan seseorang. Semakin sungguh-sungguh dan yakin seyakin-yakinnya saat menjalani laku amalan maka amalan ajian akan bisa berhasil.

Tradisi Jawa mengenal laku mistik yaitu:
(1). PUASA.
PUASA BIASA seperti saat puasa Ramadhan. Ada yang hanya makan sekali saat tengah malam. PUASA MUTIH: hanya makan makan nasi putih, minum air putih. Mutih ada beberapa cara: NGEPEL yaitu banyaknya makan diukur dengan jumlah hari lama berpuasa, Sekali makan tidak tambah, makan hanya diwaktu siang atau malam.
PUASA NGROWOT: makan berasal dari makanan yang berasal dari tanah dan harus tawar. Pelaksanaannya seperti puasa biasa atau puasa mutih.
PUASA NGALONG: yang dimakan hanya makanan jenis buah-buahan dan harus tawar, pelaksanaan seperti biasa.
(2). NGEBLENG: tidak makan-minum, waktu biasanya sehari semalam. Tidak boleh keluar rumah.
(3). NLOWONG: tidak makan minum, waktu sehari semalam, tidak terbatas ruangan.
(4). PATI GENI: tidak menghidupkan api dan berada di dalam ruangan tertutup.
(5). KUNGKUM: berendam di air sungai, menantang arus air dan dipertemuan arus sungai.
(6). MELEK: tidak tidur siang malam, baik di dalam maupun di luar rumah.
(7). MENDEM: mengubur diri di dalam tanah dengan udara secukupnya dengan sikap seperti orang mati
(8). NGEDAN: bertingkah seperti orang gila di tempat umum
(9). BISU: tidak bicara
(10). BERJALAN: tidak boleh duduk. Boleh istirahat, tidur, makan, minum sambil berdiri. Tidak boleh masuk rumah/ruang.
(11). SESIRIK: menjauhi segala kesenangan.
Dan lain-lain.

@wongalus,2009

Categories: RAGAM JENIS MANTRA | 14 Komentar

HAKIKAT RUH PENDAMPING


+ Ibumu meninggal ya?
-Ya. Sudah dua bulan lalu ibu saya meninggal. Kamu kok tahu?

+Apakah ibumu orangnya kecil pendek, suka mengenakan jarik dan masih sehat meski usianya 89 tahun?
-Kamu kok bisa tahu siapa yang memberitahumu? Kau kan nggak pernah ke desaku bertemu ibuku?

+ …….(diam sedang melihat ruh seorang perempuan tua di samping tersebut)

-ya saya anak tertua dan paling dekat dengan ibu saya
+Berarti yang memberi tahu saya tadi adalah ibumu yang sekarang jadi ruh pendampingmu.

-Oh, gitu ya? Saya masih mencintai ibu
+Itulah yang membuat ibumu juga betah untuk mendampingimu

-Setiap ibadah, saya usahakan selalu berdoa agar ibu dan bapak almarhum mendapatkan perlindugan Tuhan.
+Itulah keharusan agar kamu juga selalu diberi petuah dan didoakan olehnya.

-Matur nuwun

Bagi sebagian kalangan yang mendalami kebatinan, kemampuan untuk melihat ruh sudah bukan hal yang aneh. Termasuk juga kemampuan untuk bersahabat akrab dan saling membantu. Pada diri manusia yang paling inti, ada ruh. Dialah diri sejati yang menjadi guru sejati dari akal dan tubuh fisik kita. Kalau kita biasa mengatakan “dengarkan hati nuranimu” itu artinya dengarkanlah suara ruh(ani) mu.

Hakikat keberadaan ruh sebenarnya juga bisa dinalar dengan ilmu pengetahuan. Sejak lama, para ilmuwan mengamati bahwa obyek-obyek makro di angkasa atau disebut bintang adalah satu pusat dengan sekumpulan planet. Planet itu juga dikelilingi lagi satelit-satelit. Sebagaimana sistem tata surya, matahari dikelilingi 9 planet. Begitu pula dengan obyek-obyek ukuran mikro seperti atom. Di satu butir atom, terdapat pula nukleus yang dikelilingi oleh eketron-elektron yang bergerak.

Sudah lama diketahui pula oleh kalangan ahli kebatinan Barat dan Timur termasuk para Yogi, bahwa ruh manusia adalah ruh utama yang dikelilingi oleh ruh-ruh lain yang disebut dengan ruh pendamping (di jawa konsep ruh pendamping itu disebut: sedulur papat, sementara di Arab merujuk pada malaikat.atau mungkin disebut dengan jin pendamping?). Jadi setiap sistem ruh pada satu diri manusia terdiri dari lima ruh.

Dari lima ruh itu, setidaknya ada empat kemungkinan kombinasi yang terjadi. Pertama, ruh utama adalah pria dan keempat ruh pendamping adalah pria. Kedua, ruh utama adalah wanita dan keempat ruh pendamping adalah wanita.Ketiga, ruh utama adalah pria dan ruh pendampingnya adalah 2 pria 2 wanita. Keempat, ruh utama adalah wanita dan ruh pendampingnya adalah 1 wanita dan 3 pria.

Terdapat kemungkinan adanya lebih dari satu atau kurang dari 4 ruh pendamping. Para ruh pendamping ini bisa saja berganti. Misalnya seseorang mungkin tadinya mempunyai ruh pendamping pria tetapi setelah beberapa lama, ruh pendamping pria ini pergi dan digantikan oleh seorang ruh wanita. Perubahan seperti ini akan mengakibatkan perubahan emosi, mental dan kondisi spiritual ruh utama yang bersangkutan.

Ahli-ahli kebatinan percaya bahwa baik ruh utama maupun ruh pendamping memiliki kehidupan yang otonom/mandiri/independen. Ruh sama seperti matahari dan bulan keduanya terpisah secara otonom dalam garis edar hidupnya masing-masing. Perbedaan antara ruh utama dan ruh pendamping adalah bahwa tingkat kemampuannya. Ruh utama akan mempengaruhi ruh-ruh pendampingnya, sedangkan tingkat kemampuan ruh pendamping hanya akan mempengaruhi diri mereka sendiri dan sangat sedikit untuk mampu mempengaruhi ruh utama.

Secara umum ruh pendamping adalah ruh yang mempunyai hubungan pribadi yang sangat erat dengan  ruh utama. Bila bukan anggota keluarganya, juga para leluhurnya, atau bahkan  teman-teman dekatnya. Ruh-ruh pendamping adalah ruh-ruh yang mengawasi ruh utama. Para ahli kebatinan yang melakukan penyelidikan mengenai karakter dan nasib seseorang berdasarkan pengamatan mereka tentang ruh-ruh pendmping orang yang bersangkutan. Semakin tinggi kemampuan ruh pendamping, semakin tinggi pula kemampuan ruh utama. Semakin rendah dan lemah kemampuan ruh pendamping maka semakin lemah pula kemampuan ruh utama untuk mencapai hidup yang lurus dan sukses.

Bila dikatakan bahwa ruh utama sebagai nukleus dari atom dan ruh pendamping sebagai elektron-elektron, maka perubahan jumlah elektron kan mengubah secara dramatis sifat atom itu sendiri. Hukum kegaiban sesungguhnya sama dengan prinsip fisika yaitu bergerak menuruti aturan yang sah dan berlaku sebagai derivat dari hukum Tuhan.

Banyak orang yang tidak menyadari adanya ruh pendamping mereka. Bahkan yangtragis, banyak pula yang menolak keberadaan ruh-ruh pendamping mereka sendiri. Mereka hanya memahami manusia hanyalah materi fisiknya  dan tidak percaya adanya ruh. Padahal di dalam agama apapun, pasti ada konsep tentang ruh ini. Kalau kita mempelajari secara metafisis, berbagai tradisi yang sudah dijalani oleh para nenek moyang dulu sebenarnya sangat memperhatikan keberadaan ruh pendamping ini. Berbagai tradisi slametan, misalnya, selain berdimensi sosial (horizontal) namun juga untuk menghormati dan rasa berterima kasih kepada para ruh pendamping yang demikian setia untuk menemani kita selama hidup.

Namun bila saran ruh pendamping (para leluhur kita dulu) ini diabaikan bahkan cenderung ditolak dan bahkan kepercayaan adanya mereka dituduh sebagai bid’ah/takhayul maka mereka akan pergi dan diganti dengan ruh-ruh pendamping yang lebih kasar bahkan bisa jadi ruh pendamping yang jahat. Nah, sekarang mana yang kita pilih? Berteman dengan ruh pedamping kita dengan cara menghormati dan menyayangi mereka atau sebaliknya, memusuhi dan mengusir mereka dari hidup kita? Semua berpulang pada keyakinan masing-masing.

@wongalus, 2009

Categories: HAKIKAT RUH PENDAMPING | 13 Komentar

Blog di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.