ROUTE KE TEMPAT SILATURAHIM NASIONAL KWA III


MENYAMBUNG PERSAUDARAAN / TALI SILATURAHIM ITU MEMBUAT PANJANG UMUR AWET MUDA, MENAMBAH REJEKI DAN BANYAK MANFAAT DUNIA AKHIRAT LAINNYA. KARENA ITU JAJARAN PENGURUS KAMPUS WONG ALUS AKAN MENGADAKAN ACARA SILATURAHIM NASIONAL KWA SEKALIGUS “SYAWALAN” PADA:

HARI : SABTU MALAM MINGGU S/D MINGGU SIANG
TANGGAL : 15 – 16 SEPTEMBER 2012
PUKUL : SABTU 19.00 WIB S/D MINGGU PUKUL 14.00 WIB

TEMPAT : BALAI DIKLAT KAB SIDOARJO, JL MAJAPAHIT 5 SIDOARJO, JAWA TIMUR.

ACARA: SANTAI DAN MENGALIR …..

@ ROUTE: BALAI DIKLAT KAB SIDOARJO BERALAMAT DI JL MAJAPAHIT 5 SIDOARJO. SELATAN RSUD –SEBELAH SELATAN KOMPI SENAPAN, KIRI JALAN DARI ARAH SURABAYA MENUJU MALANG.

ALTERNATIF-ALTERNATIF:
1. BUS: TURUN TERMINAL PURABAYA – BUNGURASIH, NAIK KENDARAAN UMUM (COLT WARNA KUNING) JURUSAN SIDOARJO TURUN DI DEPAN BALAI DIKLAT ONGKOS SEKITAR 10 RIBU.
2. PESAWAT TERBANG: TURUN BANDARA JUANDA SURABAYA, NAIK TAKSI BANDARA (SEKITAR 100 RIBU) TURUN DI DEPAN BALAI DIKLAT.
3. KERETA API: DARI ARAH BARAT TURUN DI STASIUN GUBENG ATAU PASAR TURI. NAIK KERETA API KOMUTER JURUSAN STASUIN KA SIDOARJO (TARIF MURAH RP 5000,-) DARI STASIUN KA SIDOARJO NAIK BECAK KE BALAI DIKLAT RP 10 RIBU. ATAU YANG LEBIH MAHAL, NAIK TAKSI RP 150 RIBU TURUN DI BALAI DIKLAT.
4. MOBIL/SEPEDA MOTOR PRIBADI: DARI ARAH SURABAYA MENUJU MALANG TURUN DI JL MAJAPAHIT 5 SIDOARJO. SELATAN RSUD –SEBELAH SELATAN KOMPI SENAPAN, KIRI JALAN.
5. MOBIL/SEPEDA MOTOR PRIBADI: DARI ARAH MALANG, BALAI DIKLAT ADA DI ARAH KANAN JALAN. KENDARAAN PUTAR DI DEPAN KOMPI SENAPAN DAN BALIK MENUJU ARAH SELATAR 25  METER.

@ TERSEDIA MUSHOLA, KAMAR MANDI DAN AULA UNTUK MENYANDARKAN PUNGGUNG BERISTIRAHAT SEDULUR YANG DATANG DARI LUAR KOTA. KITA SEDIAKAN TIKAR APA ADANYA NAMUN MOHON MAAF PANITIA TIDAK MENYEDIAKAN TEMPAT TIDUR.

@BILA MEMBUTUHKAN TEMPAT YANG LEBIH NYAMAN, BANYAK HOTEL TERDEKAT DI KOTA SIDOARJO DENGAN RAGAM TARIF MULAI 150 RIBU SAMPAI BINTANG LIMA.

@PANITIA TIDAK MENYEDIAKAN KONSUMSI (MAKAN DAN MINUM SELAMA SILATURAHIM DITANGGUNG PESERTA MASING-MASING). BANYAK TERSEDIA PKL MAKANAN DAN MINUMAN DI SEKELILING DIKLAT, RESTORAN DAN MAKANAN CEPAT SAJI.

MONGGO PARA SESEPUH, SEDULUR, PEMBACA, SIMPATISAN, KENALAN, HANDAI TAULAN, SOBAT KAMPUS WONG ALUS (SEGALA UMUR, SUKU, AGAMA, PENDIDIKAN, JENIS KELAMIN, DOMISILI MANAPUN) UNTUK HADIR, TIDAK DIPUNGUT BIAYA, KITA SALING MEMAAFKAN, SALING BERTEGUR SAPA MENJALIN KEAKRABAN LAHIR BATIN, DI FORUM YANG MULIA INI. DEMIKIAN PENGUMUMAN INI UNTUK DIKETAHUI. TERIMA KASIH.

===PETA PENUNJUK KE ARAH LOKASI ====

 

 

 

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

PENGIJAZAHAN ASMAK MAGHROBI ****


Bismilahirrohmanirrohim

====ALLAHUMMA SUKMA BALHUM FI SAKKIYAL ABUN, FARTAQIB INNAHUM MURTAQIBUN====

Diwirid dengan hapalan dan tidak boleh ditulis (kecuali utk kepentingan pengijazahan kali ini).  Jumlah bilangan tidak terbatas dan waktu wirid bebas. Lebih elok bila didahului Tawassul ke kanjeng Nabi Muhammad SAW dan ke para pengijazah. Monggo diamalkan bagi yang berminat. Fadhilah biidznillah. Nuwun.

CATATAN:
Suatu ketika saya kelepasan sms ke teman saya yang masih Zuriat Rasulullah Saw. dia di percayai para Ulama sesepuh yang soleh mengijazahi berbagai bentuk ilmu Hikmat berdosis tinggi termasuk di antaranya asma Maghrobi . Saat saya sms lafaz itu tiba-tiba beliau istighfar dan menyayangkan hal ini sampai terjadi bisa kelepasan menulis asma maghrobi itu padahal itu adalah pantangan dalam asma maghrobi.

Beliau juga di ingatkan oleh para Ulama sesepuh jangan sampai menuliskannya dan jika sampai terjadi maka hilang Fadhilahnya dan sudah tidak bisa tuk di amalkan lagi… asma Magrobi jika di amalkan berbagai karomah Allah tampakkan luar biasa bahkan posisi asma Maghrobi itu lebih tinggi dari asma Suryani. saya yang telah terlanjur kebablasan menulis asma maghrobi ini sudah kehilangan Fadhilahnya tidak bisa lagi mengamalkan asma maghrobi untuk seterusnya kalaupun masih dibaca sudah tidak ada Fadhilahnya yang merupakan rahasia dari rahasia Allah yang di tunjukkan kepada hamba hamba pilihan Allah.

Bagi yang telah menerima ijazah asma Maghrobi bersyukurlah istiqomah sajalah dan jangan sesekali menulisnya maka Fadhilah asma Maghrobi tercurah padanya segala bentuk kemuliaan kekeramatan Allah tampakkan padanya..

Asma maghrobi tergolong luar biasa karena sampai kepada pengijazahan pun tidak boleh ada atap di atas yang menghalanginya harus di tempat langit terbuka (Pecinta Rasulullah)

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA, ASMAK MAGHROBI | 254 Komentar

MENITI KARIER MENJADI PARANORMAL


Profesi sebagai paranormal saat ini sudah serata dengan profesi-profesi yang lain seperti dokter, psikolog, guru dll. Paranormal yang dulu identik dengan dukun tradisional kini sudah berubah imej. Masyarakat pun tidak lagi menganggap negatif dan miring profesi paranormal. Bahkan kini banyak paranormal kondang yang menjadi selebriti, punya banyak mobil mewah, kaya raya dengan harta benda dan lain sebagainya. Organisasi tempat menaungi profesi paranormal pun banyak terbentuk di berbagai kota di Indonesia. Organisasi itu menggariskan adanya kode etik tertentu yang perlu ditaati oleh anggotanya yang ingin bergabung menjadi paranormal. Namun hingga kini tidak ada sekolah khusus buat meluluskan paranormal.

Bagaimana prospek profesi paranormal ke depan? Menurut prediksi saya profesi paranormal semakin menjanjikan. Sebab masyarakat semakin membutuhkan solusi yang singkat cepat dan praktis terhadap masalah yang mereka hadapinya sehari-hari. Dengan menjadi paranormal, anda berkesempatan mendapatkan penghasilan yang jumlahnya tidak terbatas. Hal ini beda bila kita menjadi karyawan di sebuah perusahaan atau instansi, dimana besaran penghasilan kita sudah dipatok setiap bulan.

Paranormal juga identik dengan gaya hidup eksentrik, sak karepe dhewe, sak kepenake dhewe namun juga disegani di masyarakat. Meskipun pasti ada saja yang menganggap profesi paranormal sebagai profesi yang negatif, profesi yang penuh tipu muslihat. Namun coba disimak, diam-diam apakah ada pejabat negara yang tidak memiliki backing paranormal? Mulai tingkat Kepala Desa, Camat, Bupati, Gubernur sampai Presiden pun saya yakin punya paranormal. Ini adalah fakta yang ada di masyarakat. Menarik bukan?

Mohon maaf saya berbicara apa adanya. Tidak berbicara masalah-masalah yang idealis karena saya memang seorang sosiolog (juga berprofesi sebagai paranormal) yang menganalisa segala sesuatu dari adanya fakta-fakta kongkret di masyarakat. Masalah pro kontra profesi paranormal, masalah banyaknya dukun cabul atau dukun penggandaan uang yang tertangkap polisi adalah salah satu pelangi salah satu profesi tertua di bumi ini.

Bagi Anda yang ingin menjadi paranormal, maka Anda perlu memiliki minimal satu pembantu ghoib (Jin) yang bisa anda mintai bantuan untuk memuluskan hajat klien anda. Misalnya meminta bantuan agar pelarisan usaha, gendam asmara/pelet, mengembalikan barang yang hilang/dicuri, melakukan praktek tenung/sihir dan lain sebagainya. Bagaimana cara memiliki Jin? Berikut salah satu cara saya tentu saja banyak cara lain mendapatkan Jin yang manut, tunduk patuh dan loyal sehingga klien anda puas karena hajatnya terkabulkan. Silahkan monggo dipraktekkan, saya ijazahkan untuk Anda…

1. Nyepi, kholwat, semedi di satu tempat. Jauhi kerumuman orang. Bawa dupa, wewangian yang menyengat misalnya gaharu basah dan menyan Jawa. Menjaga agar hari khusyuk dengan tidak berpikir soal duniawi; Senantiasa menjaga wudhu; Menghadap kiblat; Posisi duduk sebagaimana wirid usai sholat; Niat dan keyakinan sedang menghadap Allah SWT.
2. Di tempat itu, berpuasa selama 40 hari (jangan berbuka daging, disarankan umbi-umbian)
3. Puasa dimulai pada hari Senin wage
4. Membaca doa ini 17 X usai sholat 5 waktu
5. Membaca doa 1000 X pada hari terakhir berpuasa.

Doanya:

====AQBIL YA ABA YAKUBAL AHMAR ANTA WA JUYUSAKA WAF ‘AL MA AMARTUKA BIHI BIHAQQI SAAMIN SAAMIN QUDDUSUN RO’SIN HAYMALIN WA BIHAQQIL LADZI QOLA LIS SAMAWATI WAL ARDI ITIYA TOUAN WA KARHANQOLATAA ATAINA TO I’IN SAMHARIIN NAMUHIN SYANTORIIN WA BIHAQQI YAHIN YAHIN WA INNAHU LAQOSAMUL LAW TA’LAMUUNA ADZIM ===

Insya allah pada hari terakhir riyadhoh maka akan hadir di hadapan anda, satu Jin yang bernama Yakub. Ia akan membantu anda mengabulkan hajat para klien bila anda panggil. Cara memanggilnya silahkan seperti anda memanggil teman anda dan gunakan bahasa yang anda pakai sehari-hari.

Teguh dan tenang selama riyadhoh. Apapun godaan-godaan dan tantangan selama nyepi harus dihadapi dengan tegar dan jangan sampai lari (berarti riyadhoh gagal). Misalnya hadirnya ular yang besar, harimau, singa, srigala, atau hal-hal goib yang menakutkan dan bertujuan menggagalkan usaha anda. Yakinlah bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa melindungi anda selalu.

Ingatlah cukup dengan 40 hari riyadhoh, maka hidup Anda akan berubah selamanya!!!

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 58 Komentar

AMALAN SEDOT PUSAKA DARI ALAM GOIB


KI WONGALUS

Di alam goib, ada beragam harta pusaka berupa emas berlian batangan maupun berbentuk keris, kujang, sumping, gelang, cincin dan lain sebagainya yang tidak ternilah harganya. Kita bisa memohon ijin Allah SWT untuk mengambil dan memilikinya dengan syarat agar harta pusaka itu dipergunakan untuk kemaslahatan umat kebanyakan. Misalnya untuk mendirikan pondok pesantren, membangun masjid/mushola dan kegiatan umat.

Karena harta pusaka itu tersimpan secara rapi dan dijaga ketat oleh makhluk Allah SWT dari golongan ruhaniah maka diperlukan upaya dan riyadhoh yang khusus untuk mengambilnya. Berikut ini salah satu riyadhoh menyedot/mengambil harta pusaka dengan media Asmak Ashif bin Barkhoya. Tingkat keberhasilan dari upaya ini sangat bergantung pada bersihnya diri kita dari dosa dan kesalahan. Semakin bersih amal ibadah dan kesungguhan hati seseorang maka akan semakin mungkin cepat berhasil.

(MOHON DIBACA HATI-HATI dan PERHATIKAN DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH):

SYARAT UMUM RIYADHOH:

1. Pakaian bersih
2. Makanan dan minuman halal, tidak memakan makanan yang menumbulkan syahwat dan menjauhi makanan yang baunya menusuk hidung seperti jengkol dll.
3. Tempat sepi untuk kholwat
4. Wewangian baik Dupa atau Minyak Wangi
5. Menjaga agar hari khusyuk dengan tidak berpikir soal duniawi
6. Senantiasa menjaga wudhu
7. Menghadap kiblat
8. Posisi duduk sebagaimana sholat
9. Niat dan keyakinan sedang menghadap Allah SWT

Mari kita mulai langkah dengan upaya sholat hajat yang bertujuan untuk bertobat dan bersuci dari kesalahan serta meminta petunjuk/mendeteksi apakah ada harta pusaka di satu tempat atau tidak

====mulai ritual pada RABU MALAM====

1. Sholat hajat dua rokaat. Selesai sholat langsung bersujud dan di dalam sujud membaca do’a LAILAHA ILLA ANTA SUBHANAKA INNI KUNTU MINADZ DZOLIMIN 17 X
2. Duduk di sajadah kemudian wirid Istighfar 77 x
3. Tawassul biasa
5. Baca Surat Yasin, setiap sampai pada kalimat Mubin bacalah Ya Mubinu 77 x ( lafadz mubin di dalam surat Yasin ada 7)
6. Baca Sholawat ini 77 x:

@@@ ALLOHUMMA SOLLI ‘ALA SAYYIDINA MUHAMMADIN SOLATAN TUTLI’UNA BIHA MAQOSIDAL QULUBI WA TUKSYIFUNA BIHA SIRRUL GHUYUB WA ‘ALA ALIHI WA SHOHBIHI ATIBBAIL QULUBI WA BARRIK WASALLIM @@@@

7. Bacalah do’a dibawah ini :

@@@ ALLOHUMMA BI HAQQI HADZIHIS SUROTI IN KANA HADZAL AMRU KHOIRON FA ARINI BAYADON AW HADROTAN WA IN KANA SYARRON FA ARINI SAWADAN AW HAMROTAN @@@

8. Istirahatkan diri (tidur) sampai petunjuk datang (berupa wisik, bisa juga melalui mimpi dan tanda-tanda fisik yang lain) bahwa tempat tertentu ada harta pusaka. Bila tidak ada petunjuk maka tidak perlu melakukan riyadhoh pada hari Kamis. Karena disana tidak ada harta pusaka.

====KAMIS=====

1. Berpuasa sehari.
2. Selama puasa, pada pagi dan siang hari baca asmak ALLOH YA WAJIDU 10.000 x
3. Setelah berbuka puasa Maghrib datangilah tempat yang ada harta pusaka.

Mulailah Ritual sebagai berikut:

1. Bakar Kemenyan Arab atau Dupa Gaharu.
2. Baca YA WAJIDU 10.000 x di tempat tersebut

Setiap baca ya wajidu 1000 x bacalah doa AZIMAH ASMAK ASHIF ini sekali…. Ingat sekali lagi… Setiap baca ya wajidu 1000 x bacalah doa ini sekali.

@@@ ALLOHUMMA YA WAJIDU ANTAL LADZI AWJADTA KULLA DZOHIRIN WA MAKNUNIN FI KHOZAINIL GHOIBI BI KULLI JALILIL QODRI WA AN SIRRIL WUJUDI FI MAKHZUNI SIRRI AWAMIRIKA FI IJADI KULLI SAY IN WA AMRUKA BAYNAL KAFI WAN NUNI AS ALUKA YA MUJIDAL ASYA I MINAL ‘ADAMI ILAL WUJUDI MIN GHOYRI ‘AJ ZIN AN IJADI KULLI SAY IN YA MUJIDU YA MAUJUDU YA HAYYU YA QOYYUMU YA DZAL JALALI WAL IKROMI BI HAQQI AHYAN SYAROHIYAN ADUNAYA ASBAUUTI ALI SADAYA @@@

Sambil wirid, kita lihat di depan kita penampakan apakah yang terjadi. Kalau harta pusaka itu sudah ada di depan kita maka segeralah mengambilnya dengan ucapan BISMILAHIRROHMANIRROHIM.

Agar harta pusaka tidak terlepas dari genggaman dan kembali ke alam gaib, bisa dikunci dengan Ayat Kursi 7 X Tahan nafas.

==========Ritual selesai ===========

KETERANGAN TAMBAHAN:

1. Khodam dari Asmak Al-Wajidu adalah Sayyid Hatyaail
2. Khodam dari Asmak Asif Bin Barkhoya adalah Sayyid Rowmayaail

Dua khodam inilah yang akan mmerintahkan pasukannya untuk menarik pusaka dari alam goib. Wallahu a’lam….

Bila sudah berhasil mendapatkan harta pusaka, ingat tujuan awal: Gunakan harta pusaka itu untuk kemaslahatan umat kebanyakan. Misalnya untuk mendirikan pondok pesantren, membangun masjid/mushola dan kegiatan umat. Bila belum berhasil, ulangi langkah awal di lain waktu. Jangan patah semangat dan dibutuhkan keteguhan hati. Silahkan mencoba, semoga sukses. Amin. Allah SWT bersama kita.

&&&&

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA, ILMU SEDOT PUSAKA | 104 Komentar

TRANSFER LANGSUNG ENERGI PEDANG AL-IKHLAS


celetukan segar
celetukansegar@gmail.com

Mohon ijin Ki Wong Alus dan para sesepuh,  saya akan mengadakan
Transfer Pedang Al-Ikhlas. Atas ijinnya, saya ucapkan terima kasih.

Pada saat transfer keilmuan, konsentrasikan pikiran di antara kedua
alis. Sambil kedua tangan saling ditempelkan kedua telapaknya,
letakkan di depan dada dengan, nafas panjang 1x kemudian baca Surat Al
Ikhlas 3x. Jika dengan mata terbuka sulit konsentrasi, boleh dilakukan
dengan mata terpejam. Tiap peserta cukup melakukannya selama 10 menit
saja. Jangan lupa berwudlu, sebelum melakukannya.

Proses transfer keilmuan ini, pada tanggal 16-17 Agustus 2012, pukul
23.00-24.00 WIB.
Pada saat transfer, mungkin akan mengalami berkeringat, kesemutan,
nyeri atau pegal, dan seperti melayang. Namun yang utama jika saudara
melihat warna keputihan (keperakan) atau kabut putih, berarti proses
transfer berhasil (dan apabila berubah menjadi kuning keemasan, itu
tanda saudara mempunyai kemampuan di atas rata-rata).

Cara pakai baca basmalah 1x, lalu taruh telunjuk jari kanan ke
tengah-tengah kedua alis tadi (seperti memberi hormat) kemudian
gerakkan seperti gerakan pedang (menebas). Bahkan bisa digunakan
sesuai dengan kehendak njenengan. Atau pakai kekuatan pikiran
(mind-power).

Pemanfaatannya terserah asal positif (khususnya untuk menahan atau
menyerang secara gaib). Pantangan tidak boleh maksiat. Setelah
menguasai, dapat diberikan kepada siapa saja. @@@

 

 

 

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 265 Komentar

ASMA’ SAEFI NUR MUHAMMAD


rizky.ustadz@yahoo.co.id

Assalamualaykum wr wb..
saya ijazahkan dengan ikhlas asma’ saefi nur Muhammad.. asma’ ini bukan asma’ biasa,,, di ijazahkan pd saya pada tahun 1994 langsung dr KH.MUKHLIS SIRR MUHAMMAD…. saya ijazahkan secara umum di KWA

ASMA':
“BISMILLAHIRROHMAANIRROHIIM, LA FATA ILLA ALI WA LAA SAIFA ILAA DZULFAQOR , YA ALLOH KHOLIQU NUR MUHAMMAD , NAWWIRNI BI JAAHI ROSUULILLAAH , BI QUWWATILLAAH, BIN NUURILLAAH, MALIQUL HAQ JABBARUL MUTTAKABBIIR”

LAKU/RIADHOH:
1. Puasa sunnah 3 hari di mulai hari kelahirana
2. Pada saat puasa asma’ di wirid sebanyak2nya dan seikhlas mungkin setelah sholad fardhu..
3. Pada saat puasa tengah malam di wirid sebanyak 333x setelah sholad hajat/tahajud
4. Bila selesai tirakat, cukup di baca 7x setelah sholad fardhu (istiqomah)

KAROMAH:
– melancarkan usaha, bisnis dll
– pagar ghaib dg tameng yg tdk bisa di jebol
– menundukan makhluk (malaikat,manusia dan jin)
– kadigdayan, kebal dll
– pukulan maut, pukulan jarak jauh dll
– mengirim jin ke orang dzoliim
– pengasihan umum/khusus
– pengobatan medis dan non medis
– mengisi benda, agar bertuah.. seperti tasbih,batu,dan lain2
– uang balik
– tunggeng mogok
– memindah jin
– meringankan tubuh bagai kapas
– pedang dzulfaqor untuk ghaib
– lembu sekilan
– anti pukul
– dan masih banyak lagi..

FASTABIQUL KHOIROH FII SYAHRI ROMADHOON, WASSALAMUALAAYKUM WR WB.. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 222 Komentar

PENGUMUMAN


SALAM PASEDULURAN

SEHUBUNGAN DENGAN AKHIR PUASA RAMADHAN DAN MENYAMBUT HARI IEDUL FITRI 1 SYAWAL 1433 H, MAKA DENGAN INI DISAMPAIKAN BAHWA AKTIVITAS KAMPUS WONG ALUS DILIBURKAN (MAJELIS WIRID KWA, PELATIHAN MEDITASI, COFFE SHOP KWA) SEJAK KAMIS 9 AGUSTUS 2012.

AKTIVITAS DIMULAI LAGI SETELAH LEBARAN MENUNGGU PENGUMUMAN LEBIH LANJUT VIA BLOG. TERIMA KASIH ATAS KEIKUTSERTAAN DAN PARTISIPASI SEDULUR DALAM AKTIVITAS KWA. SEMOGA ALLAH SWT MERIDHOI USAHA KITA SEMUA. AMIN YRA.

SALAM PASEDULURAN.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

dok.majelis wirid kwa, kamis 9 agustus 2012

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 46 Komentar

AMALAN KEREJEKIAN


Pangeran Pengasih
Dolly Martin s. Dolly
dolly_bae88@yahoo.co.id

Ass,,salam jumpa ,salam kangen untuk para sedulur ku salam hormat untuk ki wongalus beserta jajaran panglima nya,serta salam takzim saya kepada para pendekar tanah air yang bergabung dalam wadah kampus wong alus ,,,saya pangeran pengasih dari majelis ratib alhaddad dibulan ramadhan ini ingin membagi salah satu amalan yang diijazahkan oleh guru kami alhabib muhammad bin ali bin ahmad al-shihab yang saya ambil dari kitab (kira –kira bahasa indonesia nya) membuka gudang harta dan pohon berbuah emas.berikut amalan nya:
Seorang ulama besar mengatakan jika engkau mempunyai suatu hajat maka engkau mulai pada malam rabu setelah sholat maghrib langsung membaca 114 kali surat at-tholaq ayat 2-3(ayat yang dibaca dari wa may yattaqillah sampai likulli syaiin qodroo).kemudian baca surat al-qodr 4x,setia 1x tiup kearah satu penjuru,sampai empat penjuru mulai dari kanan ,kiri,atas,bawah.dan lakukan juga pada kedua malam berikutnya yaitu malam kamis dan malam jum’at maka hajatmu akan terwujud Insya Allah.ini telah saya coba berkali-kali ternyata demikian adanya.Saya ajarkan pada teman-teman saya dan semua nya membenarkan nya.Apabila dalam minggu ini belum berhasil,maka ulangi lagi pada minggu berikutnya sampai samapi 3 x tidak usah engkau ragukan lagi akan terwujud dengan rahmat Allah TA’ala
Ada pula cara lain yang berbeda dengan cara diatas:
As-Syeck As-Sayyid Murtadha ,seorang ulama besar menulis dalam catatannya sebagai berikut:
Di pemakaman Ar-Ridha Alaihissalam Dikota Thusi pada hari selasa tanggal 3 rabiul awwal 1352 h.saya berkata kepada As-Sayyid Al-Jalil Mirza Abdullah As-Sairazi At-Tawasili:ijazahkan kepada saya amalan yang engkau terima dari ayah saya’’kemudian
Dia menjawab’’Dia (ayahmu)diberi ijazah oleh Dadim Akar Muhtaj dan saya ijazah pula untukmu amalan itu begini:dikerjakan malam rabu ,malam kamis,malam jum’at 3 malam berturut turut setelah sholat maghrib sebelum berkata-kata dan melakukan sesuatu pertma membaca surat al-qodr 6 x setiap selesai satu kali tiup kearah satu penjuru sampai enam penjuru dengan tertib sebagai berikut;pertama keatas,bawah,kanan,kiri,depan,belakang,setelah itu membaca surat al tholaq 2-3 sebanyak 114 x bagi yang mengamalkannya rizki datang minggu itu juga sebanyak yang diperlukan .kemudian Syeck mirza Abdullah berkata :Saya amalkan dan ternyata seperti yang dikatakannya.

Terima kasih kepada ki wong alus udah menampilkan secerca tulisan saya..hormat saya,,,@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 125 Komentar

RAGAM MACAM KAROMAH


muhri kaizi/BAJANG LOMBOK
muhammadmuhri@gmail.com

Sayyid Muhyiddin Ibnu ‘Arabi r .a. menjelaskan bahwa terlipatnya bumi (menempuh jarak bumi dalam sekejap) bagi ahlul mujahadah (perang besar melawan nafsu) yang mempunyai kemampuan luar biasa adalah tanda kesungguhan dan kegigihan mereka dalam beribadah dan bekerja, karena Allah Yang Maha Maha Bijaksana, Maha Mengetahui, lagi Maha Waspada, menyimpan hikmah dalam setiap munasabah (kesesuaian), itulah yang menjadi landasan kitab ini (Mawaqi’ al-Nujum). Suatu maqam tidak akan diperoleh, kecuali jika ada kesesuaian
antara maqam itu dan sifat yang kita punya. Seperti halnya mata, jika kita menggunakannya sesuai dengan perintah Allah Swt., baik yang wajib maupun yang sunnah, dan bersegera menggunakan-nya dengan sebaik-baiknya, maka mata akan dapat bermusyahadah.

Apabila kita diberi kemampuan munajat (doa dalam bentuk percakapan intim antara Allah dan manusia), maka jiwa akan merasa bahagia dari segi pendengaran (telinga) bukan penglihatan (mata). Mata tidak bisa merasakan kenikmatan munajat, karena hakikat fungsi mata adalah melihat dan mata tidak mengenal munajat, pembicaraan, dan lain-lain. Pahala yang diberikan Allah Swt. senantiasa sesuai dan cocok dengan yang menerimanya, karena Dia senantiasa meletakkan sesuatu pada tempatnya (Maha Adil). Allah tidak menjadikan musyahadah sebagai pahala bagi telinga dan munajat sebagai pahala bagi mata karena hakikatnya bukan begitu. Meskipun kita menganggap logis bahwa mata bisa mendengar, pada hakikatnya kemampuan mendengar itu bukan dilakukan oleh mata, tetapi dilakukan oleh telinga. Mata berfungsi untuk melihat dan musyahadah. Jika seorang wali hanya memiliki satu sarana pengetahuan sebagaimana dikatakan oleh sebagian wali, maka ia bisa mendengar dengan matanya dan melihat dengan telinganya. Hal tersebut sesuai dengan apa yang telah kami jelaskan.

Ilmu munasabah adalah ilmu yang mulia yang hanya diketahui oleh orang yang mendalam ilmunya (rasikhuna fi al-‘ilmi). Apabila demikian, maka apa manfaatnya mata jika belum pernah merasakan musyahadah. Oleh karena itu, bisa ditetapkan bahwa kemampuan seorang hamba untuk melipat bumi (mengelilingi bumi dalam sekejap) dalam alam kabir merupakan hasil dari kemampuannya melipat unsur tanah dalam dirinya dengan melakukan mujahadah dan macam-macam ibadah serta menjaga kesucian dan menahan lapar selama bermalam-malam. Begitu juga kemampuan berjalan di atas air bagi orang yang memberi makan orang yang membutuhkan, memberi pakaian orang yang telanjang, baik dari hartanya maupun karena gaji atas kerja mereka, mengajar orang yang bodoh, dan memberi petunjuk kepada para pencari ilmu. Kedua kemampuan ini merupakan rahasia dua kehidupan, baik kehidupan panca indra maupun kehidupan ilmiyah. Ada hubungan yang jelas antara dua kehidupan di atas dengan air. Barang siapa mampu menguasai dua kehidupan itu, maka ia bisa menguasai air. Kapan pun ia mau, ia bisa berjalan di atasnya.
Begitu pula kemampuan menghidupkan orang yang mati dalam kehidupan ilmiah. Akan tetapi, Ibnu ‘Arabi tidak begitu yakin dengan
karamah ini. Ibnu ‘Arabi hanya mengatakan bahwa apabila hal itu terjadi, inilah sebab-sebab, asal, dan sumbernya. Apabila hal tidak terjadi, berarti itu bukan bagian orang ‘arif. Bagiannya hanya pada kedudukan dan rahasia-rahasianya saja. Sebagaimana orang yang mampu berjalan di udara. Ia tidak bisa melakukan hal itu, kecuali jika ia meninggalkan nafsunya untuk mengikuti keinginan Allah.
Ibnu ‘Arabi pernah terlihat berjalan di udara, kemudian ia ditanya, “Dengan cara apa kamu memperoleh karamah ini?” Ia menjawab, “Kutinggalkan nafsuku untuk melaksanakan keinginan-Nya, sehingga Allah menundukkan udara untuk-ku.” Dalam pengetahuan tentang munasabah, ilmu dan hikmah merupakan ketetapan logika dan ketetapan ilahiyah yang mengandung hikmah.
Barangsiapa berpendapat bahwa Allah Swt. melakukan perbuatan yang bertentangan dengan hal di atas, berarti ia tidak mempunyai pengetahuan tentang letak-letak hikmah. Allah berfirman. Makan dan minumlah dengan enak disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu (QS Al-Haqqah [69]: 24), yakni hari-hari puasa. Allah tidak berfirman saksikanlah atau dengarlah, karena itulah balasan yang sesuai atas puasa yang telah mereka lakukan.
Allah berfirman, Pada hari kiamat ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini (QS Al-A’raf [7]: 51); Demikianlah telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, tetapi kamu melupakannya, maka pada hari ini kamu pun dilupakan (QS Thaha [20]: 126); Jika kamu mengejek Kami, maka Kami pun akan mengejek kamu sebagaimana kamu mengejek Kami (QS Hud [11]: 38); Sesungguhnya orang-orang yang berdosa adalah mereka yang menertawakan orang-orang yang beriman (QS Al-Muthaffifin [83]: 29). Dalam ayat selanjutnya, Allah berfirman tentang balasan untuk orang-orang kafir, Pada hari ini, orang-orang beriman menertawakan orang-orang kafir (QS Al-Muthaffifin [83]: 34)). Lalu Dia menyempurnakan firman-Nya, Sesungguhnya orang-orang kafir telah diberi balasan atas apa yang dahulu mereka lakukan (QS Al-Muthaffifin [83]: 36). Allah membalas olok-olok orang-orang munafiq kepada orang-orang mukmin sebagaimana dinyatakan dalam firman-Nya, Allah membalas olok-olok mereka (QS Al-Baqarah [2]: 15). Ayat ini jawaban atas ayat sebelumnya, Sesungguhnya kami hanya mengolok-olok. (QS Al-Baqarah [2]: 14) ^ fl i
Sebagian syaikh mimpi bertemu Muhyiddin Ibnu ‘Arabi, lalu mereka bertanya, “Apa yang Allah lakukan kepadamu?” Ibnu ‘Arabi
menjawab, “Dia mengasihiku dan berkata kepadaku, ‘Makanlah hai orang yang tidak makan! Minumlah hai orang yang tidak minum!'”
Mengapa Allah tidak mengatakan, “Makanlah, hai orang yang menghabiskan malam dengan membaca Al-Qurvan! Minumlah, hai orang yang melewati hari-hari melelahkan!” Inilah kesesuaian yang dianugerahkan Allah sebagai hikmah, Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Dia mengurutkan sesuatu sesuai dengan urutannya, dan hanya sedikit pengetahuan tentang keruntutan yang kita peroleh.
Ketika Ibnu ‘Arabi membicarakan tentang astronomi, ia berkata, “Sesungguhnya Allah tidak membuat sesuatu itu sia-sia, seperti dinyatakan dalam firman-Nya, Ya Tuhan kami, Engkau tidak menciptakan semua ini sia-sia, Maha suci Engkau (QS Ah ‘Imran [3]: 191); Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya itu tanpa hikmah. Itu adalah anggapan orang-orang kafir (QS Shad [38]: 27); Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya dengan bermain-main (QS Al-Anbiya’ [21]: 16).”
Setiap wujud pasti mengandung hikmah bagi orang yang mengetahuinya, yang tidak akan diketahui orang bodoh. Dua wujud tidak akan menyatu dan bergabung, kecuali jika ada kesesuaian antara keduanya, baik tampak maupun tidak tampak. Apabila hal tersebut dicari dengan teliti, niscaya akan kelihatan. Seperti hikayat Imam al-Ghazali, salah seorang pemimpin dan penghulu tariqah. Al-Ghazali bisa melihat kesesuaian itu dan mengemukakannya. Pada suatu hari, ia melihat merpati dan gagak di Quds, keduanya saling mengendus, berkasih sayang, dan tidak bermusuhan. Al-Ghazali kemudian berkata, “Keduanya berkumpul karena ada kesesuaian antara keduanya.” Ia menunjuk kedua burung itu dengan jari, lalu kedua burung itu berjalan bersama. Lalu masing-masing terbang.
Begitupula seorang penghulu syaikh di wilayah barat, Abu al-Naja yang terkenal dengan nama Abu Madyan, telah mengalami hal ini. Pada suatu hari, Abu Madyan menemukan suatu ide. Lalu Abu Madyan bertemu seseorang yang seide dengannya, tetapi ia merasa tidak senang dengan orang itu, maka ia menanyainya, dan ternyata orang itu musyrik. Karena Abu Madyan mengerti ilmu munasabah, maka ia meninggalkan orang itu.
Munasabah (kesesuaian) ada dalam hubungan antara segala sesuatu, dan pengetahuan tentangnya merupakan maqam pengikut tariqah yang khawwash (khusus). Munasabah bersifat sangat samar dan ada dalam segala sesuatu, bahkan antara sebuah nama dan yang
mempunyai nama itu. Meskipun Abu Zaid al-Suhaili tampak asing bagi para pengikut tariqah ini, tetapi dalam kitab Al-Ma’arif wa al-I’lam, ia telah menunjukkan munasabah dalam nama Nabi Saw., “Muhammad” dan “Ahmad”. Dia menyatakan bahwa ada munasabah (kesesuaian) antara perbuatan dan akhlak Nabi Saw. dengan nama “Muhammad” atau “Ahmad”. Orang-orang yang berbicara tentang munasabah biasanya adalah para tokoh dari kalangan orang-orang yang dekat dengan Allah, beradab tinggi, serta menyibukkan diri dan hal mereka di jalan Allah.. Demikian penjelasan Ibnu ‘Arabi dalam kitab Mawaai’ al-Nujum.
Dalam bab 184 kitab Al-Futuhat al-Makiyyah, Ibnu ‘Arabi menjelaskan bahwa karamah merupakan kebenaran dari nama Allah, Al-Birru (Yang Maha Baik) dan hanya muncul pada hamba-hamba-Nya yang baik sebagai pahala yang setimpal dengan amal mereka. Sesungguhnya munasabah menuntut adanya karamah meskipun tidak ada tuntutan bagi orang yang mempunyai karamah. Karamah ada dua macam, hissiyah dan ma’nawiyah.
Orang-orang awam hanya bisa mengetahui karamah yang bisa diindra (hissiyah), contohnya berbicara lewat hati, memberitahu hal-hal gaib yang sudah terjadi dan kejadian yang akan terjadi, memperoleh rezeki dari alam, berjalan di atas air, menundukkan udara, melipat bumi, menutup penglihatan, terkabulnya doa seketika, dan lain-lain. Adapun karamah ma’nawiyah hanya diketahui oleh orang-orang khawwas. Hal itu karena orang-orang khaiuwas selalu menjaga etika syariat, berakhlak mulia, menghindari akhlak yang buruk, selalu menunaikan kewajiban secara mutlak dan tepat waktu, segera mengerjakan kebaikan, menghilangkan dengki, iri, dendam, dan buruk sangka terhadap orang lain dari dalam hati, menyucikan hati dari segenap sifat tercela dan menghiasinya dengan selalu memelihara jiwa, menjaga hak-hak Allah dalam dirinya dan dalam segala sesuatu, mencari jejak-jejak Allah dalam hatinya, memelihara jiwa dari masuk dan keluarnya jejak-jejak itu.
Semua itu adalah karamah para wah yang bersifat ma’nawi yang tidak bisa dimasuki makr dan istidraj. Karamah ma’nawi menunjukkan bahwa wah yang memilikinya telah memenuhi janji, mempunyai niat yang baik, ridha dengan ketentuan Allah terhadap apa yang hilang dan sesuatu yang dibencinya. Karamah semacam ini hanya bisa dimiliki oleh para malaikat yang dekat dengan Allah dan manusia-manusia terbaik pilihan-Nya
Karamah yang bisa diketahui oleh orang awam bisa dimasuki makr yang tersembunyi. Karena itu, menurut kami, karamah harus bisa
menghasilkan sikap istiqamah atau istiqamah akan menghasilkan karamah. Jika tidak demikian, tidak bisa disebut karamah. Jika karamah bisa menghasilkan sikap istiqamah, maka mungkin Allah menjadikan karamah itu sebagai pahala dan balasan atas perbuatanmu. Dengan kata lain, Allah memberikan perhitungan kepadamu dengan karamah ma’nawiyah. Karamah ma’nawiyah tidak mungkin dimasuki makr yang tersembunyi Kekuatan dan kemuliaan ilmu memberimu kemampuan untuk menangkal makr sehingga tidak masuk ke dalam karamah ma’nawiyyah.
Hukum-hukum syara’ tidak bisa dimasuki perangkap makr. Karena hukum-hukum syara’ merupakan sarana yang jelas untuk mendapat-kan kebahagiaan, sedang ilmu menjagamu agar tidak sombong dengan perbuatanmu. Salah satu kelebihan ilmu adalah ia menjagamu, dan apabila ia menjagamu, maka kamu akan selamat dari kesombongan, mendekatkanmu kepada Allah, dan memberitahukan kepadamu bahwa pertolongan dan petunjuk-Nya akan muncul dari dirimu. Ilmu akan menjaga hukum-hukum syara’.
Apabila muncul karamah dalam diri seorang wah, ia takut kepada Allah dan memin ta-Nya untuk menyembunyikan hal-hal luar biasa itu dan agar ia tidak dibedakan dari orang kebanyakan dengan karamah yang diberikan kepadanya kecuali ilmu, karena ilmu adalah suatu kebutuhan. Dengan ilmu orang akan bermanfaat meskipun belum sempat mengamalkannya. Sesungguhnya tidak sama orang-orang yang tahu dengan orang orang-orang yang tidak tahu. Para ulama adalah orang-orang yang percaya akan adanya percampuran (antara ilmu dan karamah). Karamah hanya diberikan oleh Allah untuk orang-orang yang taat kepada-Nya karena mereka belum melihat wajah Tuhan dalam dirinya Karamah mereka yang paling tinggi adalah ilmu, karena dunia adalah tempat ilmu, sedangkan kejadian-kejadian luar biasa sesungguhnya tidak bertempat di dunia. Jadi, kejadian luar biasa tidak bisa disebut karamah, kecuali disertai dengan ilmu tentang Allah (ma’rifat), tidak cukup hanya dengan kejadian luar biasa itu saja. Itulah yang disebut ilmu. Jadi, karamah ilahi adalah ilmu tentang Allah (ma’rifat) yang dianugerahkan Allah kepada para wali.
Abu Yazid r.a. pernah ditanya tentang kemampuan melipat (menempuh jarak dalam sekejap) bumi. Ia menjawab, “Itu tidak seberapa, karena iblis juga menempuh jarak dari ujung barat sampai timur hanya dalam sekejap, padahal ia tidak memiliki tempat di sisi Allah.”Selanjutnya Abu Yazid ditanya tentang orang yang mampu
melayang di udara. Ia menjawab, “Burung juga bisa terbang di udara, padahal di sisi Allah seorang mukmin lebih mulia daripada burung. Bagaimana mungkin apa yang bisa dilakukan burung bisa disebut karamah.”
Demikianlah penjelasan Abu Yazid, lalu ia berkata, “Tuhanku, sesungguhnya suatu kaum meminta Engkau memberikan apa yang mereka sebutkan, sehingga dengan itu Engkau membuat mereka sibuk dan ahli. Ya Allah, meskipun Engkau menjadikanku ahli tentang sesuatu, tapi berilah aku kemampuan untuk mengetahui rahasia-Mu.” Abu Yazid hanya meminta ilmu, karena ilmu merupakan hadiah dan karamah yang paling mulia. Meskipun dengan ilmu kamu bisa berhujjah, tetapi ilmu akan menjadikanmu introspektif dan mengetahui apa yang baik dan buruk bagimu serta apa yang menjadi milik-Nya.
Allah tidak pernah memerintahkan Nabinya untuk meminta tambahan sesuatu kecuali minta ditambah ilmu. Karena semua kebaikan terletak di dalam ilmu. Ilmu adalah karamah yang paling besar. Orang berilmu yang malas melaksanakan ibadah sunnah lebih baik daripada orang bodoh yang rajin melaksanakan ibadah sunnah.
Banyak cara mendapatkan ilmu. Ilmu yang dimaksud di sini adalah ilmu tentang Allah, hari akhir, sebab-sebab dan tujuan dunia diaptakan, sehingga manusia bisa memikirkan asal-usulnya dan mengenal diri serta aktivitasnya. Ilmu merupakan sifat segala sesuatu yang bersifat Ilahiyah. Ilmu adalah rahmat Allah yang paling mulia, sebagaimana dinyatakan dalam firman-Nya, Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami dan Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami (QS Al-Kahfi [18]: 65). Ilmu adalah sumber rahmat.
Saya telah menjelaskan makna karamah. Karamah adalah pengetahuan ilahiyah yang diberikan kepadamu sebagai karamah dari-Nya. Dengan karamah itu, Allah tidak mengurangi pahala akhiratmu dan karamah itu juga bukan balasan atas perbuatanmu, tetapi balasan karena kamu mendatangi Allah. Kamu mendatangi Allah karena ketidaktahuanmu, karena kamu tak melihatnya di awal kedatanganmu.
Hal ini pernah terjadi pada Abu Yazid, ketika ia keluar mencari Allah di Bustam untuk pertama kali. Abu Yazid bertemu seseorang dan ia ditanya, “Wahai Abu Yazid, apa yang kau cari?” Abu Yazid menjawab, “Allah.” Orang itu berkata lagi, “Yang kau cari itu kau tinggalkan di Bustam.” Dari jawaban itu, Abu Yazid sadar mengapa ia mencari Allah padahal Dia telah berfirman, Dia bersamamu di mana pun kamu berada. Jadi dalam hal ini, tidak ada ilmu dan tidak ada
iman. Apabila Allah mengharamkanmu untuk mencapai ilmu musyahadah, itu bukan berarti keimananmu kepada-Nya lebih kecil. Oleh karena itu, kami mengatakan bahwa hanya orang yang tidak mengetahui Allah, yang berusaha mencari-Nya. Kelompok orang seperti ini berbuat karena Allah dan untuk mencari-Nya. Mereka adalah orang-orang yang mendatangi Allah, sehingga Dia mendekat kepada mereka sebagai-mana mereka mendekati-Nya, dan Dia memberitahu mereka bahwa kedatangan mereka itu dibolehkan secara khusus, meskipun mereka belum mengetahui hal itu dari-Nya melalui pemberitahuan kepada mereka karena dikhawatirkan ada makr ilahi di dalamnya, atau akan mengurangi pahala akhirat. Mereka mengharapkan akhirat karena mereka belum diberi tatkala di dunia. Allah hanya menyatakan kebenaran dan Dia memberi petunjuk. Demikianlah penjelasan Muhyiddin Ibnu ‘Arabi r.a…

Al-Tajj al-Subki menjelaskan macam-macam karamah dalam kitab Al-Tabaqah al-Kubra sebagai berikut:

1. Menghidupkan yang sudah mati
Kisah Abu ‘Ubaid al-Bisri dalam sebuah peperangan ketika memohon kepada Allah untuk menghidupkan kembali binatang yang dikendarainya, maka hiduplah binatang yang sudah mati itu. Kisah Mifraj al-Dimamini ketika berkata kepada ayam yang dipanggang, “Terbanglah!” Tiba-tiba ayam itu terbang. Kisah Syaikh al-Ahdai ketika memanggil seekor kucing yang sudah mati, lalu kucing itu mendatanginya. Hikayat Syaikh ‘Abdul Qadir ketika berbicara dengan ayam setelah ia menyantap dagingnya, “Bangunlah dengan izin Allah, Zat Yang Menghidupkan tulang-tulang yang remuk,” tiba-tiba ayam itu bangkit kembali. Kisah Syaikh Abu Yusuf al-Dahmani ketika mendatangi sesosok mayat, ia berkata, “Bangkitlah! Dengan izin Allah,” lalu mayat itu berdiri dan hidup kembali dalam waktu yang cukup lama. Kisah Syaikh Zainuddin al-Faruqi al-Syafi’i, guru besar Syam, yang diriwayatkan oleh Al-Subki bahwa di rumah Syaikh Zainuddin, ada anak kecil yang jatuh dari atap lalu meninggal. Syaikh Zainuddin kemudian berdoa kepada Allah, hingga akhirnya anak tersebut hidup kembali. (Riwayat Syaikh Fathuddin Yahya, putra Syaikh Zainuddin) Al-Subki selanjutnya berkata, “Tidak ada cara untuk menghitung cerita-cerita seperti ini karena banyaknya. Tetapi saya atau mungkin juga orang lain belum yakin bahwa seorang wali bisa menghidupkan orang yang sudah lama mati dan telah menjadi tulang belulang
kemudian mayat itu hidup untuk waktu lama. Hal ini belum pernah kami temui dan saya tidak percaya hal itu bisa dilakukan oleh seorang wali, tetapi tidak diragukan bahwa kejadian semacam itu pernah dilakukan oleh nabi-nabi Hal ini bisa terjadi melalui mukjizat bukan dengan karamah. Seorang nabi sebelum tertutupnya pintu kenabian bisa menghidupkan umat yang telah hancur beberapa abad, kemudian mereka hidup kembali untuk waktu lama. Saya tidak percaya bahwa wali bisa menghidupkan Imam Syafi’i atau Imam Abu Hanifah lalu keduanya hidup dalam waktu lama sebelum wali tersebut wafat atau bahkan hanya untuk waktu singkat dan mereka bisa bergaul dengan orang yang hidup sebagaimana mereka bergaul sebelum wafat.’

2. Dapat berbicara dengan orang mati
Karamah ini lebih banyak terjadi dibandingkan karamah sebelumnya. Misalnya kisah tentang Abu Sa’id al-Kharazi r.a., Syaikh ‘Abdul Qadir r.a., dan golongan wali setelah mereka yakni beberapa guru Syaikh Imam al-Walid, ayahanda dari Imam Taqiyuddin al-Subki.

3. Membelah dan mengeringkan laut, serta berjalan di atas air Karamah ini sering terjadi. Syaikhul Islam dan pemimpin kaum
mutaakhirin, Taqiyuddin bin Daqiqil ‘Id juga telah mengalami hal ini

4. Merubah benda-benda
Diceritakan bahwa Syaikh ‘Isa al-Hatar al-Yamani pernah didatangi utusan seseorang yang mengolok-oloknya dengan membawa dua bejana penuh arak. Kemudian Syeikh ‘Isa menuangkan arak dari salah satu bejana ke wadah lainnya dan Syaikh berkata kepada murid-muridnya, “Dengan menyebut nama Allah, makanlah!” Mereka lalu memakannya dan tiba-tiba arak itu berubah menjadi mentega dan tidak terlihat sedikit pun warna maupun aroma arak. Banyak orang menceritakan kisah semacam ini.

5. Melipat jarak bumi
Diceritakan bahwa beberapa wali berkumpul di Masjid Tharsus, mereka ingin sekali mengunjungi Masjidil Haram. Mereka kemudian memasukkan kepala ke dalam saku masing-masing. Ketika kepala mereka dikeluarkan, mereka sudah sampai di Masjidil Haram. Hikayat-hikayat semacam ini sampai kepada kita dengan jalan mutawatir, tidak ada yang mengingkarinya, kecuali para pendusta.
6. Berbicara dengan benda mati dan binatang
Tidak diragukan hal ini sering terjadi Diceritakan bahwa Ibrahim bin Adham memanggil sebatang pohon delima ketika ingin sekali me
makannya. Beliau memakannya, mulanya buahnya kecil, tetapi kemudian memanjang, dan yang mulanya asam, menjadi manis. Peristiwa ini terjadi dua kali dalam setahun.
7. Menyembuhkan berbagai macam penyakit
Al-Sari menceritakan bahwa ia pernah bertemu dengan seorang laki-laki di sebuah gunung yang dapat menyembuhkan cacat sebagian anggota badan, buta, dan penyakit lain. Diceritakan pula kisah Syaikh ‘Abdul Qadir ketika berkata kepada seorang bocah yang lumpuh, buta, dan sakit lepra, “Bangunlah dengan izin Allah.” Akhirnya bocah tersebut bangun tanpa kesulitan.
8. Menundukkan binatang
Seperti hikayat Abu Sa’id bin Abu Khair al-Mihani yang menundukkan singa dan hikayat Ibrahim al-Khawwash. Juga kemampuan menundukkan benda mati seperti hikayat Syaikhul Islam ‘Izzuddin bin ‘Abdussalam yang menundukkan angin dalam peristiwa al-Faranji, “Angin, bawalah mereka!”
9. Melipat waktu
10. Membentangkan waktu
Dua macam karamah di atas sulit dipahami, dan lebih baik kita menyerahkan pemahamannya kepada para ulama. Hikayat-hikayat tentang keduanya cukup banyak.
11. Terkabulnya doa
Karamah macam ini sering terjadi dan kita juga sering menyaksikannya.
12. Mengendalikan lisan ketika berkata dan fasih bicaranya.
13. Memikat hati dalam majelis hingga mempengaruhi akhir keputusan yang diambil
14. Memberitahukan dan menyingkap hal-hal gaib. Karamah ini merupakan tingkatan yang melampaui batas pengetahuan kita
15. Sabar atas ketiadaan makanan dan minuman dalam waktu yang cukup lama
16. Mengendalikan perubahan musim
Banyak orang menceritakan bahwa ada wali yang selalu diikuti hujan, diantaranya Syaikh ‘Abdul’Abbas al-Syathir (dari kelompok ulama mutaakhirin) yang pernah menjual hujan dengan harga beberapa dirham. Banyak hikayat tentang karamah semacam ini, sehingga tidak ada alasan untuk mengingkarinya.
17. Mampu memperoleh banyak makanan
18. Terjaga dari memakan makanan haram
Diceritakan bahwa Al-Harits al-Muhasibi mampu mencium aroma panas makanan yang haram sehingga ia tidak jadi memakannya. Ada yang mengatakan tubuhnya bergerak-gerak jika menemukan makanan haram. Syaikh Abu ‘Abbas al-Mursi juga mempunyai kemampuan serupa.
19. Melihat tempat yang jauh dari belakang h ijab
Sebagaimana diceritakan bahwa Syaikh Abu Ishaq al-Syirazi mampu melihat Ka’bah, padahal ia sedang berada di Baghdad.
20. Ditakuti
Orang yang menyaksikannya secara langsung bisa meninggal seperti sahabat Abu Yazid al-Busthami, atau menjadi tidak berkutik di hadapannya, atau mengaku bahwa ia menyembunyikan sesuatu darinya, dan lain-lain.
21. Allah mencegah kejahatan yang akan menimpa seorang wali dan mengubahnya menjadi kebaikan, seperti yang terjadi antara Imam Syafi’i dan Khalifah Harun al-Rasyid.
22. Menampakkan diri dalam bentuk yang berbeda-beda
Dalam istilah sufi disebut alam mitsal (dunia penyerupaan). Mereka menetapkannya sebagai dunia pertengahan antara dunia fisik dan dunia metafisik sehingga disebut alam mitsal, yakni dunia yang lebih lembut daripada dunia fisik dan lebih kasar daripada dunia metafisik. Ruh bisa mengambil bentuk dan menampakkan diri dalam bentuk yang bermacam-macam di alam mitsal lalu menyerupai manusia, berdasarkan firman Allah, Maka ia (malaikat) menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna (QS Maryam [19]: 17). Diceritakan bahwa Qadhib al-Ban al-Musili, salah seorang Abdal, dituduh meninggalkan shalat oleh seseorang yang belum pernah melihatnya. Ia tiba-tiba mengubah dirinya menjadi beberapa bentuk lalu bertanya, “Dalam bentuk mana engkau melihatku tidak melakukan shalat?”
Banyak kisah mengenai karamah semacam ini. Salah satu kisah yang disepakati oleh para ulama Mutaakhirin adalah kisah tentang seorang sufi besar di Kairo yang berwudhu tidak secara berurutan di madrasah Suyufiyyah. Kemudian ada orang menegurnya, “Wahai Syaikh, wudhumu tidak berurutan.” Syaikh itu lalu menjawab, “Saya selalu berwudhu dengan urut, kamu yang salah lihat.” Ia lalu mengambil tangan orang itu dan memperlihatkan Ka’bah kepadanya.
Orang itu kemudian melewati Mekah dan melihat Syaikh itu ada di Mekah, dan ia tinggal di sana beberapa tahun.

23. Allah memperlihatkan isi bumi kepada mereka Sebagaimana dalam hikayat Abu Turab, ketika kakinya menjejak
bumi, tiba-tiba air memancar. Ibn al-Subki mengatakan, “Karamah ini terjadi sebagai berikut: Allah menciptakan air tidak pada tempatnya, sementara bumi patuh pada kaki yang menginjaknya.” Diceritakan pula bahwa ada seseorang yang dilanda kehausan di tengah perjalanan menunaikan ibadah haji, ia tidak menemukan seorang pun yang memiliki air. Ia hanya menemukan seorang sufi sedang menyandarkan tongkat di suatu tempat, sementara air memancar dari bawah tongkat itu. Selanjutnya ia memenuhi bejana miliknya dengan air itu, kemudian ia menunjukkan sumber air itu kepada jamaah haji rombongannya, akhirnya mereka memenuhi bejana yang mereka bawa dengan air tersebut.
24. Kemudahan para ulama untuk menyusun karya dalam waktu relatif singkat. Mereka mampu menyusun banyak kitab di tengah kesibukan dalam bidang keilmuan sampai mereka wafat, padahal untuk menuliskan kitab-kitab itu pun waktu yang ada tidak mencukupi apalagi untuk mengarangnya. Hal ini termasuk karamah memanjangkan waktu seperti telah kami sebutkan di muka. Para ulama sepakat bahwa umur Imam Syafi’i r.a. tidak cukup untuk menyusun sepuluh kitabnya, padahal ia setiap hari menghatamkan Al-Qur’an sambil merenungkannya. Dan setiap bulan Ramadhan ia khatam dua kali sehari padahal ia sibuk mengajar, memberi fatwa, berpikir dan berzikir serta terkadang tertimpa sakit karena ia terkena satu atau dua penyakit atau lebih, dan mungkin ia terkena tiga puluh macam penyakit. Demikian juga yang terjadi pada Imam Haramain Abu Ma’ali al-Juwani r.a., bila umur, karya-karya yang dihasilkannya, pertemuan-pertemuannya untuk pengajaran, dan waktu zikirnya di majelis zikir yang tidak pernah terlewatkan dibandingkan, niscaya umurnya tidak cukup untuk melakukan semua itu.
Banyak wali yang mampu menghatamkan Al-QurKan 8 kali setiap harinya. Imam Al-Rabani Syaikh Muhyiddin al-Nawawi r.a. telah mengisi hidupnya untuk menyusun berbagai kitab, padahal usia hidupnya tidak cukup untuk menuliskan kitab-kitab itu apalagi untuk mengarangnya, ditambah lagi waktu untuk melakukan berbagai ibadah dan aktivitas lainnya. Demikian juga Syaikh Imam al-Walid, ayahanda
dari Syaikhul Islam Imam Taqiyuddin al-Subki r.a. Jika waktunya untuk menyusun berbagai kitab, ditambah dengan kegiatan ibadahnya, aktivitas-aktivitas lain yang bermanfaat, mengajarkan ilmu, menuliskan fatwa, membaca Al-Qursan, dan kesibukannya dalam urusan hukum dihitung, niscaya umurnya tidak cukup untuk melakukan sepertiga dari aktivitas-aktivitasnya itu. Semua itu terjadi berkat Allah yang Maha Suci yang telah memberikan berkah dan rahmat kepada para wali.
25. Menghilangkan pengaruh racun dan hal yang membahayakan.
Diceritakan bahwa pada sua tu hari seorang syaikh ditantang oleh seorang raja untuk menunjukkan karamahnya, “Kalau Engkau tidak bisa menunjukkan hal yang luar biasa kepadaku, maka aku akan membunuh murid-muridmu ini?” Saat itu, di dekat syaikh ada kotoran unta, lalu syaikh berkata, “Lihatlah!” Tiba-tiba kotoran itu berubah menjadi emas. Di sisi syaikh ada sebuah gayung tanpa air. Lalu ia mengambil gayung itu dan melemparkannya ke udara. Sewaktu ia mengambilnya kembali, gayung itu sudah penuh air, padahal posisi gayung itu terbalik tetapi tidak ada setetes air pun yang tumpah. Sang raja berkomentar, “Ini sihir!” Selanjutnya raja menyalakan api besar, lalu memerintahkan murid-murid syaikh itu memasukinya. Selesai mengelilingi api, masuklah syaikh dan beberapa muridnya ke dalam api. Kemudian syaikh keluar lagi dari api itu dan menyambar putra kecil sang raja. Ia masuk kembali ke dalam api dan menghilang selama satu jam sampai raja menduga anaknya ikut terbakar. Kemudian Syaikh dan anak raja itu keluar sambil memegang apel dan delima. Sang ayah bertanya, “Dari mana saja kamu?” Jawabnya, “Dari taman.” Berkomentarlah para punggawa raja, “Ini dibuat-buat, tidak nyata.” Sang raja berkata kepada Syaikh itu, “Kalau kamu bisa selamat minum segelas racun ini, maka aku akan mempercayaimu.” Syaikh itu meminumnya, maka terkoyak-koyaklah pakaiannya. Hadirin lalu memberinya pakaian yang lain, maka terkoyak-koyaklah kainnya. Demikian hal tersebut dilakukan berulang-ulang hingga hancurlah pakaian syaikh tersebut hingga kelihatan ototnya. Tetapi racun yang mematikan itu tidak berpengaruh apa-apa.
Selanjutnya Al-Subki menjelaskan, “Menurut perkiraan saya, karamah para wali lebih dari seratus macam. Macam-macam karamah yang telah saya kemukakan di atas merupakan bukti bagi orang yang meremehkan dan mengabaikannya. Semua karamah di atas telah banyak diriwayatkan dan diceritakan dan telah tersebar pula khabar-khabar dan riwayat-riwayat tentangnya. Jadi, selain kebenaran adalah
kesesatan, dan kalau bukan berupa penjelasan tentang hidayah berarti sia-sia. Orang yang setuju tidak menyerah begitu saja, tetapi selalu meminta kepada Tuhannya untuk menghubungkannya dengan orang-orang yang saleh. Mereka senantiasa berjalan di atas jalan yang lurus. Kalau saya mencoba membatasi apa yang terjadi pada para wali, berarti saya telah mempersempit jiwa kita dan menghabiskan banyak kertas.’ Imam’ Abdur Rauf al-Munawi menuturkan dalam pendahuluan kitab Thabaqah al-Shugra tentang macam-macam karamah dengan gaya bahasa yang berbeda. Meskipun pendapatnya tidak berbeda dengan pendapat Muhyiddin Ibnu ‘Arabi dalam kitab Mawaqi’ al-Nujum, akan tetapi Al-Munawi memberikan ringkasan, mengemukakan pendapat-nya sendiri, dan menolak pendapat yang sudah ada.
Al-Munawi berkata, “Perlu diketahui bahwa tujuan Allah menampakkan karamah adalah untuk menunjukkan keajaiban-keajaiban-Nya dan memperlihatkan tanda-tanda kekuasaan-Nya kepada wali tersebut yang akan menambah kecintaan wali kepada maqamnya dan memperkuat tujuannya. Sebagaimana firman Allah, Agar kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda kebesaran Kami (QS Al-Isra’ [17]: 1). Maksudnya adalah, apabila seorang wali telah menaati Allah dan Rasul-Nya, maka Allah akan memberikan karamah kepadanya seperti kemampuan untuk mengetahui orang yang akan datang dari jarak jauh atau melalui hijab yang tebal, melihat Ka’bah dari tempat yang jauh, menyaksikan alam gaib, dan hal-hal luar biasa lainnya seperti yang dialami Nabi, sebagai penghormatan bagi orang yang mengikuti dan mencintainya. Ia juga bisa menyaksikan alam malakut seperti malaikat, alam jabarut seperti jin, dan alam ruh seperti Abdal dan Autad. Para malaikat adalah makhluk yang difirmankan Allah sebagai, Mereka bertasbih malam dan siang tiada hentinya (QS Al-Anbiya’ [21]: 20). Apa anggapanmu terhadap orang yang menjadi teman para malaikat yang tidak pernah lalai. Ia pasti orang yang selalu berzikir dan merenungi kekurangan dirinya dengan menjalankan berbagai ketaatan untuk mendapatkan kedudukan yang tinggi dan menyaksikan {musyahadah) Yang Maha Agung dan Mulia, dan teman yang menyelamatkan dari kejahatan. Adapun alam ruhani bisa disaksikan oleh setiap orang yang mempunyai sifat seperti malaikat yang teguh dan sungguh-sungguh menaati perintah Allah serta mempunyai sifat-sifat yang sempurna seperti Nabi Khidir a.s. dan lain-lain. Tidakkah kau lihat Ibrahim al-Khawwas ketika bertemu dengan Khidir, ia menjadikan pertemuan itu sebagai bentuk penghormatan.
Lalu ia bertanya kepada Khidir, ‘Bagaimana aku bisa melihat engkau?’ Khidir menjawab, Itu karena kebaikanmu terhadap ibumu.'”
Masih menurut Al-Munawi, pertemuan dengan makhluk-makhluk Allah yang mulia harus kita yakini sebagai perhatian Allah kepada kita, karena Allah-lah yang telah mempertemukan kita dengan makhluk-Nya yang taat dan khawwash, yaitu makhluk yang Dia cintai dan mereka mencintai-Nya. Tidak akan sengsara orang yang menjadi teman mereka karena mereka adalah orang-orang yang telah terlepas dari unsur-unsur tanah dan keluar dari kejelekan-kejelekan sifat manusia. Cahaya perlindungan Allah telah mematangkan sifat-sifat ketanahan mereka yang baik, terberkati, lurus, dan bercampur dengan sifat-sifat yang lembut, lalu mengeluarkan mereka dari asal mula mereka untuk mencapai alam yang tinggi. Sehingga pada akhirnya kebiasaan-kebiasan mereka menjadi luar biasa. Apabila manusia memiliki sifat-sifat malaikat, maka ia akan keluar dari kebiasaan manusia dan muncul darinya keajaiban seperti yang dimiliki malaikat hasil dari musyahadatnya. Kebanyakan manusia seperti itu tidak bisa dilihat oleh mata sebab terhalang oleh sesuatu, bisa dirasakan tetapi tidak bisa dilihat, mampu berjalan di atas air, terbang di udara, tidak terlihat, dan mampu berubah bentuk seperti alam ruhani, seperti Khidir a.s. yang bisa menjelma menjadi bentuk yang ia inginkan.

Al-Munawi menjelaskan lagi, “Ketahuilah bahwa manusia bisa berpindah dari menyaksikan alam malakut yang ada di luar dirinya untuk melihat keadaan alam khusus tersebut. Melihat di sini artinya terbuka mata batinnya sehingga tersingkaplah baginya rahasia hakikat dan tampaklah cahaya yang suci, yakni tersingkapnya selubung hati sehingga maksud-maksud ilahiah dan rahasia-rahasia hakikat menjadi jelas. Hal itu menjelma dalam cermin imajinasi penglihatan sehingga mata batin bisa melihatnya yang pada akhirnya tampak kepadanya hal-hal gaib dan apa yang tersembunyi dalam hati. Apabila hijab (penghalang) mata hati telah tersingkap dan tutupnya telah terbuka, maka orang akan mampu mengetahui getaran-getaran hati yang baik dan yang buruk. Oleh karena itu, apabila seorang wali mau, niscaya ia bisa menunjukkan kemampuannya itu dan apabila tidak dia akan menutupinya sesuai kondisi, waktu, dan kemaslahatan. Berdasarkan hal ini, ada sebagian wali yang mampu menyingkap hal-hal gaib, dan sebagian lain mampu menandai sifat-sifat orang lain dalam cermin hatinya karena kesuciannya. Hal itu berlaku bagi orang yang melepaskan keinginan-keinginan duniawi. Dan apabila ia menemukan keinginan yang tidak sesuai dengan maqamnya, maka ia tahu bahwa itu adalah keinginan orang-orang yang ada di hadapannya. Sebagian wali tidak mengetahui itu keinginan siapa, maka ia berbicara tentang ciri-ciri orang yang sesuai dengan keinginan tersebut. Dan sebagian lagi mengetahui siapa yang menginginkannya, sehingga langsung menyatakannya kepada orang yang dimaksud. Pangkal pengetahuannya adalah bahwa pada dasarnya antar hati itu ada hubungan. Apabila terlintas dalam hati syaikh atau murid sesuatu yang jelek maka muncullah asap yang membentuk awan gelap dalam hati Syaikh. Apabila syaikh sedang berhadapan dengan orang yang mempunyai keinginan jelek, maka asapnya semakin tebal, dan apabila ia memalingkan wajah darinya maka asap itu menghilang. Apabila terlintas sesuatu yang baik maka asap itu menjadi asap yang lembut dan berbau harum di hidungnya. Keadaan itu terjadi apabila orang yang menginginkannya ada di hadapannya. Apabila tidak ada, maka seperti ahli ma’rifa t yang berdiam diri di sebuah masjid dan pada saat yang sama keluarganya atau orang lain menginginkan makanan tertentu. Tiba-tiba makanan itu ada di hadapannya, padahal ia tidak menginginkannya. Tahulah ia bahwa ia tidak menginginkan makanan itu untuk dirinya, maka ia memberikan dan mengirimkannya kepada orang yang menginginkannya.”

Termasuk kategori mukasyafah yang halus adalah terbersitnya suatu keinginan dalam hati seorang wali, lalu di bajunya muncullah tanda bahwa keinginannya itu diperintahkan atau dilarang oleh Allah. Sebagaimana yang dialami Abu Madyan r.a. ketika ingin menceraikan istrinya, Abu ‘ Abbas al-Khasyab melihat tulisan di baju Syaikh Abu Madyan, “Pertahankan istrimu!” Dan seperti yang dialami Ibnu ‘Arabi r.a. ketika sibuk menyusun sebuah kitab, ada yang berkata kepadanya, “Tulislah bab yang sulit dipahami ini.” Setelah itu, ia tidak tahu apa yang akan dituliskannya dan bingung sesaat. Seteleh kebingungannya hilang, ia melihat papan bertangkai yang bercahaya di hadapannya, di atasnya terdapat tulisan hijau bercahaya, kemudian papan itu hilang. @@@

 

 

 

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 39 Komentar

AYO BERLATIH MEDITASI


Meditasi alias diam alias meneng alias wening alias ngesti adalah jalan pintas untuk mencapai pencerahan dengan cara pemusatan konsentrasi atau perhatian pada objek tertentu, sebagaimana yang mulai kita pelajari di markas KWA yaitu napas.

Ada banyak obyek lagi yang bisa digunakan untuk meditasi. Napas hanya salah satunya. Tujuan dari meditasi ini adalah untuk melatih pikiran sehingga terkendali dan akhirnya diam dan hening. Saat kondisi pikiran benar-benar terpusat sangat kuat, hening, diam, dan tercerap sepenuhnya pada objek meditasi maka pada saat itu kita bisa mencapai pencerahan.

Tujuan lain dari meditasi, kita mampu semakin perhatian penuh, introspeksi, observasi realitas, kewaspadaan objektif, dan belajar dari pengalaman setiap momen. Inti dari meditasi ini adalah mengamati segala proses mental atau fisik yang paling dominan pada saat sekarang Dengan kata lain, menyadari, mencatat, ingat ketika lenyap.

Ada istilah “Meditation is a state of consciousness, a spesific brain-wave pattern, not a technique”. Menurut saya ini bisa disimak dalam pola gelombang otak para master dan guru spiritual.

Ada satu data yang menarik yaitu semua master dan guru meditasi itu punya gelombang otak yang sama. Pola ini disebut dengan pola Awakened Mind (AM) yang terdiri dari beta, alfa, theta, dan delta dengan komposisi yang pas. Beta di sini adalah low beta dan hanya sedikit saja, karena hanya digunakan untuk menyadari, mengetahui, mencatat.

Alfa berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan pikiran sadar dan bawah sadar. Theta adalah pikiran bawah sadar dan delta adalah pikiran nirsadar. Kita tetap membutuhkan beta, walaupun hanya sedikit saja, untuk bisa mengetahui atau menyadari apa yang sedang kita alami. Bila tidak ada beta maka kita sama sekali tidak akan tahu atau ingat yang terjadi atau alami saat meditasi.

Meditasi bila dilihat dari pola gelombang otak, bertujuan untuk meng-OFF-kan gelombang beta. Beta adalah gelombang pikiran sadar dan berkisar pada kisaran frekuensi 12-25 Hz. Gelombang ini aktif bila kita berpikir, memberikan penilaian (judgement) atau memberikan makna pada sesuatu, mengkritik, membuat daftar, menganalisa, atau berbicara pada diri sendiri (self talk).

High Beta, frekuensi di atas 25 Hz berhubungan dengan stress dan kecemasan. Semakin aktif high beta seseorang maka semakin “liar” pikirannya. Pikiran akan lari ke sana ke mari, melompat dari satu hal ke hal lain, tidak bisa diam, sulit atau hampir tidak mungkin untuk dikendalikan. Kesulitan ini yang dialami oleh semua meditator pemula.

Banyak orang menghabiskan begitu banyak waktu hanya untuk belajar mendiamkan pikirannya mereka namun tidak berhasil. Akhirnya mereka memutuskan untuk berhenti bermeditasi karena tidak merasakan manfaat.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat seseorang mahir meng-OFF-kan pikirannya? Ini semua bergantung pada waktu dan teknik yang digunakan. Umumnya, untuk meng-OFF-kan pikiran sadar, orang menggunakan objek napas.

Pikiran dilatih untuk diam dengan cara difokuskan pada napas. Dan pada saat pikiran lari ke objek lain maka pikiran ditarik kembali ke napas dan demikian selanjutnya sampai dicapai kekuatan konsentrasi yang sangat tinggi. Sulitnya mendiamkan pikirannya, selain karena aktifnya high beta, juga disebabkan tubuh yang tegang. Posisi duduk yang tidak tepat, apa lagi kalau sampai melakukan postur full lotus, membuat otot paha dan tubuh menjadi begitu tegang sehingga adalah tidak mungkin untuk bisa mencapai kondisi pikiran yang rileks.

Makanya, dalam latihan Sabtu 4 Agustus 2012 kemarin kita juga melakukan meditasi dengan cara yaitu tidur… rileks dan santai…

Banyak yang berpikir, “Jika tidak ada kesadaran lalu bagaimana mungkin kita bisa mendapatkan pencerahan, insight atau kebijaksanaan?” Jawabnya: Kebijaksanaan yang sesungguhnya justeru berasal dari theta atau pikiran bawah sadar. Kedalamam meditasi ditentukan oleh kedalaman theta yang berhasil kita capai. Theta adalah tempat terjadinya koneksi spiritual paling dalam. Saat seseorang berada dalam deep theta maka ia akan merasakan ketenangan, kedamaian, dan kebahagiaan yang luar biasa.

Dan yang paling penting adalah marilah kita belajar meditasi agar semakin teratih untuk masuk dan mengalami kondisi kesadaran (state of consciousness) yang mencerahkan dan fresh, mampu mendiamkan pikirannya sehingga menjadi tenang dan hening dalam waktu yang relatif singkat………. Salam kwangen …..

=================
BELAJAR MEDITASI KWA: SETIAP SABTU MALAM PUKUL 21.00 WIB.

KELUARGA KAMPUS WONG ALUS MENGUNDANG SEDULUR (SEGALA UMUR, SUKU, AGAMA, PENDIDIKAN, JENIS KELAMIN, DOMISILI MANAPUN) UNTUK BERSAMA-SAMA BELAJAR MEDITASI.

BAGI SEDULUR YANG BERMINAT SILAHKAN  LANGSUNG HADIR DI BALAI DIKLAT KAB SIDOARJO JATIM JL MAJAPAHIT 5 SIDOARJO, SELATAN RSUD SIDOARJO, SETIAP SABTU MALAM PUKUL 21.00 WIB s/d selesai.

TIDAK DIPUNGUT BIAYA DAN INSYA ALLAH BERMANFAAT BAGI SEDULUR UNTUK MENGEMBANGKAN DIRI DI BIDANG APAPUN. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 41 Komentar

RITUAL DAN RIYADHOH ILMU RAHASIA SAYAP LALAT


KI GUNA CIREBON
kigunacerbon@yahoo.com

Bismillahirrohmanirrohim
Assalamu’alaikum Wr Wb
Kepada Yth. Ki Wong alus beserta segenap jajaran sesepuh dan anggotanya
Salam hangat buat semua aktifis2 di blog KWA yang kita cintai ini.
Semoga dengan adanya blog ini
kita bisa mendapat Barokah dan manfaat dunia akhirat . Amin.

Berikut ini perkenankanlah kami memposting sebuah ilmu yang cukup tua dan nyaris punah.
Agar bisa dikenal, dijadikan tambahan wawasan dan juga di amalkan bagi yang sanggup dan siap lahir bathinnya.
Semoga bermanfaat bagi umat dan semesta alam.

CATATAN : UNTUK MENJALIN PERSAHABATAN DENGAN GHAIB BERBEDA BEDA CARA, TEMPAT, MEDIA DAN WAKTUNYA. UNTUK ILMU INI MEMBUTUHKAN WAKTU YANG LAMA, MAKA PELAKU NYA HARUS SABAR HINGGA BATAS AKHIR WAKTUNYA SELESAI BARU AKAN MENDAPATKAN HASILNYA. INSYA ALLAH .

Ilmu ini sebenarnya tidak ada judul atau sebutannya, namum para sesepuh kami telah mengamalkannya selama beratus ratus tahun dalam rangka BERINTERAKSI DENGAN ALAM SEKITAR yang kebetulan berada di lingkungan pantai dan laut.
jaman dulu nya pertama kali nya (JAMAN KERAJAAN ISLAM ) ilmu ini hanya dipakai sebagai PEMBUKA HIJAB GHAIB DI LAUTAN – pada fase berikutnya ( era KEMERDEKAAN )dipergunakan untuk MEMPEROLEH SUMBER DAYA ALAM SEBAGAI KEBUTUHAN SEHARI HARI (konsumsi). Dan pada fase fase sekarang oleh para SANTRI (murid) dan pengikut2 nya banyak dimanfaatkan untuk “MENARIK PUSAKA DI DALAM LAUT “.

maka kami kira untuk judul tepatnya adalah : ” RITUAL DAN RIYADHOH ILMU RAHASIA SAYAP LALAT “

” MOHON JIKA MENTAL BELUM SIAP JANGAN MENGAMALKAN ILMU INI ” ATAU JIKA TIDAK ADA KEPERLUAN APA APA JADIKAN SEBAGAI KOLEKSI PENGETAHUAN SAJA “

ADAPUN RITUAL DAN RIYADHOHNYA SBB :
PUASA TANPA MAKAN MAKANAN BERNYAWA SETIAP HARI KAMIS , BERBUKA PADA WAKTU MAGRIB LALU MALAMNYA TIDAK TIDUR HINGGA WAKTU SUBUH ( MELEK)
(selama 40 Kamis berturut turut )

TENGAH MALAM : BAKARLAH “SAJEN” NYA BERUPA 7 LEMBAR SAYAP LALAT ( SALAH SATU DARI SEPASANG, HARUS YANG SEBELAH KANAN KARENA ITULAH OBAT BAGI MANUSIA DAN MAKANAN (ASAP BAKARANNYA NYA) BAGI JIN LAUT. SEDANGKAN YANG SEBELAH KIRINYA ADALAH PENYAKIT BAGI MANUSIA DAN RACUN BAGI JIN ( ASAPNYA ). maka jangan tertukar.
BAKARLAH SAYAP LALAT TERSEBUT ( BOLEH DI TUSUK ATAU DI PIRING ) ” ingat jangan menggunakan kemenyan ataupun wewangian apapun. LAKUKAN SELAMA 40 X MALAM JUMAT BERTURUT TURUT – TIDAK BOLEH PUTUS !!!

APABILA TELAH SAMPAI PADA MALAM YANG TERAKHIR ( KE 40 NYA )

RITUAL TERSEBUT DISERTAI MANTRA SEBAGAI BERIKUT :

(DISARANKAN TAWASUL TERLEBIH DAHULU KEPADA SBB :
NABI MUHAMMAD S,A,W DAN PARA SAHABAT KHUSUSAN KHALIFAH 4 ( ABU BAKAR, UMAR, USMAN , ‘ALI R.A )
MALAIKAT JIBRIL, MIKAIL, ISRAFIL, IZRAIL,
PARA NABI DAN ROSUL KHUSUSON NABI SULAIMAN A.S DAN NABI KHIDIR A.S
PARA AULIA KHUSUSON : SYEKH ABDUL QADIR JAILANI, MBAH KUWU , SUNAN GUNUNG JATI, MBAH BUYUT MASJID KASEPUHAN, DAN PARA PEWARIS IJAZAH)

” BISMILLAH “
” MONGO KULO ATURI PANJENENGAN INGKANG MBAU REKSO TENG LAUT NIKI – KULO BADE SILATURAHMI LAN WONTEN PRIYOGI DUMATENG PANJENENGAN – ” BILHAQQI SULAIMAN WA KHOTMIL ANBIYA SAYYIDI RASULILLAH MUHAMMAD S.A.W ” ” HADIIR…HADIIR..HADIIR “
( SAMBIL MENUNGGU – BACA LAH : SHOLAWAT APA SAJA )

maka akan ada kabut mula2 tipis datang menhampiri kita perlahan2, lama kelamaan akan semakin tebal JANGAN LAH TAKUT tetap baca lah SHOLAWAT .
SETELAH KABUT TEBAL MAKA TUBUH KITA AKAN TERASA RINGAN TETAPI TEGANG ( KENCANG ) PERTANDA MAHLUK GHAIB TELAH MENYATU DALAM DIRI KITA – usahakan terus mengingat ALLAH dalam hati agar tidak lepas kontrol.
GHAIB DARI LAUT INI SIFATNYA AKAN LANGSUNG MASUK KE DALAM RAGA KITA RTETAPI PIKIRAN DAN BATHIN KITA MASIH TERKONTROL. NAH SETELAH GHAIB TERSEBUT MENYATU, MAKA KITA AKN DAPAT MERASAKAN DAN MENGALAMI HAL HAL YANG DILUAR KEBIASAAN UMUM NYA MANUSIA DI ANTARANYA :
YANG RINGAN : MELIHAT BANYAK PUSAKA DI DALAM LAUT ( KELIHATAN SINARNYA ADA YANG MERAH, KUNING, BIRU DAN PUTIH ), MELIHAT MAHLUK2 GHAIB DI SEKITAR LAUTAN
YANG SEDANG : KULIT JADI KEBAL SENJATA, API DAN TAHAN TERHADAP DINGIN
YANG BERAT : BISA BERNAFAS DI DALAM AIR (DULU DIPAKAI UNTUK MENCARI IKAN ATAU MUTIARA, SEKARANG BISA UNTUK MENCARI DAN MENGAMBIL PUSAKA ATAU HARTA KARUN DI DASAR LAUT )

MANTRA UNTUK MELEPASKAN GHAIB DARI TUNUH KITA SBB :

” INGSUN NIAT LEPAS SEJATINE INGKANG BAUREKSO SAKING BADAN KULO – SALIIM SALIIM YA GHAIB YA RASULULLAH – LAHAWLA WALAQUWWATA ILABILLAAHIL ‘ALIYIN AZHIEM “

UNTUK SELANJUTNYA JIKA INGIN GHOIB TERSEBUT KITA UNDANG, BACA SAJA MANTRA SEPERTI YANG PERTAMA TADI DAN MELEPASNYA SEPERTI MANTRA TADI JUGA TETAP DENGAN MEMBAKAR 7 SAYAP LALAT JUGA NAMUN TANPA MELAKUKAN PUASA LAGI ( RIYADHOH )

DEMIKIAN ILMU WARISAN LELUHUR INI KAMI PAPARKAN AGAR DIJADIKAN UNTUK MENAMBAH WAWASAN, PEBENDAHARAAN KEILMUAN, DAN PERBANDINGAN BUDAYA. SEMOGA BERMANFAAT BAGI SEMUA.

SALAM HORMAT
( dan saya pribadi menghaturkan selamat beribadah puasa ramadhan serta pada Idul Fitri nanti saya mohon maaf lahir bathin kepada Ki Wong Alus, para sesepuh , anggota dan semua yang telah menyimak postingan saya. Mudah mudahan kita akan terus bertemu di blog ini dan saling belajar dan menambah wawasan keilmnuan. Insya Allah. Amin.)
WASSALAMU’ALAIKUM WR WB.@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 47 Komentar

PENGOBATAN LUKA BERDARAH


BAJANG LOMBOK
muhammadmuhri@gmail.com

assalamualaikum wr wb ,salam persahabatan saya ucapkan selalu buat teman -2 semua,karenasaya telah banyak mendapatkan ilmu pengetahuan dari KWA tercinta ini,saya mohon keridoan teman teman sekalian atas semua ilmu pengetahuan yang saya dapat dari kampus tercinta ini,dan sekarang saya akan berbagi,ilmu pengetahuan buat teman -2 semua,tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada sesepuh yang ada di KWA ini, bismillah ini adalah ilmu/mantra untuk mengobati luka yang mengeluarkan darah,supaya lukanya cepat tertutup,sembuh,mantra ini adalah asli dari lombok,saya dulu waktu menerimanya masih berumur kurang lebih 5 tahun,tapi dari dulu saya sudah sering membuktikan khasiatnya,insya alloh manjur,yang penting dengan keyakinan yang tinggi dan mengharap pertolongan tuhan yang maha esa,caranya ialah baca mantranya satu kali lalu ludahi luka yang berdarah itu insya ALLOH lukanya akan berhenti mengeluarkan darah,dengan izin ALLOH,dan lukanya cepat sembuh,ini mantrany
INGKAT ANGKET TALING KAYUK SIMPEMPERDET BESATAOK MENDI BERKAT LAAILAAHAILLALLOH MUHAMMADARRASULULLOH
semoga ber manfaat bagi kita semua dan saya ikhlaskan buat kawan -2 semua anggota KWA dimana saja berada, saLAm persahabatan dariku. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 32 Komentar

RALAT TANGGAL SILATURAHIM


BERSAMA INI DISAMPAIKAN BAHWA ACARA ACARA SILATURAHIM NASIONAL KWA SEKALIGUS “SYAWALAN” YANG SEDIANYA DILAKSANAKAN PADA: HARI : SABTU MALAM MINGGU S/D MINGGU SIANG TANGGAL : 8 – 9 SEPTEMBER 2012
PUKUL : 19.00 WIB S/D SELESAI BER TEMPAT DI : BALAI DIKLAT KAB SIDOARJO, JL MAJAPAHIT 5 SIDOARJO, JAWA TIMUR DIUNDUR MENJADI TANGGAL 15 – 16 SEPTEMBER PUKUL : 19.00 WIB S/D SELESAI BER TEMPAT DI : BALAI DIKLAT KAB SIDOARJO, JL MAJAPAHIT 5 SIDOARJO, JAWA TIMUR. DEMIIAN PEMBERITAHUAN DARI KAMI. TERIMA KASIH DAN HARAP MAKLUM.

TTD

PANITIA

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 11 Komentar

AYO DULUR KITA BERMAAFAN DI SILATURAHIM NASIONAL KWA


MENYAMBUNG PERSAUDARAAN TALI SILATURAHIM ITU MEMBUAT PANJANG UMUR AWET MUDA, MENAMBAH REJEKI DAN BANYAK MANFAAT DUNIA AKHIRAT LAINNYA. KARENA ITU JAJARAN PENGURUS KAMPUS WONG ALUS AKAN MENGADAKAN ACARA SILATURAHIM NASIONAL KWA SEKALIGUS “SYAWALAN” PADA:

HARI : SABTU MALAM MINGGU S/D MINGGU SIANG
TANGGAL : 8 – 9 SEPTEMBER 2012
PUKUL : 19.00 WIB S/D SELESAI
TEMPAT : BALAI DIKLAT KAB SIDOARJO, JL MAJAPAHIT 5 SIDOARJO, JAWA TIMUR.

@ ROUTE: BALAI DIKLAT KAB SIDOARJO BERALAMAT DI JL MAJAPAHIT 5 SIDOARJO. SELATAN RSUD –SEBELAH SELATAN KOMPI SENAPAN, KIRI JALAN DARI ARAH SURABAYA MENUJU MALANG.

ALTERNATIF-ALTERNATIF:
1. BUS: TURUN TERMINAL PURABAYA – BUNGURASIH, NAIK KENDARAAN UMUM (COLT WARNA KUNING) JURUSAN SIDOARJO TURUN DI DEPAN BALAI DIKLAT ONGKOS SEKITAR 10 RIBU.
2. PESAWAT TERBANG: TURUN BANDARA JUANDA SURABAYA, NAIK TAKSI BANDARA (SEKITAR 100 RIBU) TURUN DI DEPAN BALAI DIKLAT.
3. KERETA API: DARI ARAH BARAT TURUN DI STASIUN GUBENG ATAU PASAR TURI. NAIK KERETA API KOMUTER JURUSAN STASUIN KA SIDOARJO (TARIF MURAH RP 5000,-) DARI STASIUN KA SIDOARJO NAIK BECAK KE BALAI DIKLAT RP 10 RIBU. ATAU YANG LEBIH MAHAL, NAIK TAKSI RP 150 RIBU TURUN DI BALAI DIKLAT.
4. MOBIL/SEPEDA MOTOR PRIBADI: DARI ARAH SURABAYA MENUJU MALANG TURUN DI JL MAJAPAHIT 5 SIDOARJO. SELATAN RSUD –SEBELAH SELATAN KOMPI SENAPAN, KIRI JALAN.
5. MOBIL/SEPEDA MOTOR PRIBADI: DARI ARAH MALANG, BALAI DIKLAT ADA DI ARAH KANAN JALAN. KENDARAAN PUTAR DI DEPAN KOMPI SENAPAN DAN BALIK MENUJU ARAH SELATAR 50 METER.

@ TERSEDIA MUSHOLA, KAMAR MANDI DAN AULA UNTUK MENYANDARKAN PUNGGUNG BERISTIRAHAT. KITA SEDIAKAN TIKAR APA ADANYA.

@BILA MEMBUTUHKAN TEMPAT YANG LEBIH NYAMAN, BANYAK HOTEL TERDEKAT DI SIDOARJO DENGAN RAGAM TARIF MULAI 150 RIBU SAMPAI BINTANG LIMA.

@BANYAK TERSEDIA PKL MAKANAN DAN MINUMAN DI SEKELILING DIKLAT, RESTORAN DAN MAKANAN CEPAT SAJI.

MONGGO PARA SESEPUH, SEDULUR, PEMBACA, SIMPATISAN, KENALAN, HANDAI TAULAN, SOBAT KAMPUS WONG ALUS (SEGALA UMUR, SUKU, AGAMA, PENDIDIKAN, JENIS KELAMIN, DOMISILI MANAPUN) UNTUK HADIR, SALING MEMAAFKAN, SALING BERTEGUR SAPA MENJALIN KEAKRABAN LAHIR BATIN, DI FORUM YANG MULIA INI. DEMIKIAN PENGUMUMAN INI UNTUK DIKETAHUI. TERIMA KASIH.

WONGALUS

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 74 Komentar

“KAWAH CANDRADIMUKA” MAJELIS ASR KWA


wongalus

Kunci segala sesuatu adalah tidak ragu-ragu dan yakin bahwa apa yang kita usahakan, apa yang kita upayakan dan apa yang kita doakan itu tidak pernah sia-sia.  Sebab Allah SWT Maha Mendengar dan Melihat doa kita.

Doa banyak macam dan jenisnya. Salah satu doa itu adalah amalan wirid Asmak Sunge Rajeh yang di Kampus Wong Alus ini sudah dibeberkan oleh para pengijazah. Inilah asalan kenapa pada akhirnya ide dan gagasan membentuk Majelis ASR KWA ini dari sedulur-sedulur generasi muda itu perlu untuk disetujui dan diberikan wadah yang selayaknya. Secara pribadi, ketika mendengar ide ini dimunculkan, saya sama sekali tidak keberatan.

Akhirnya, tadi Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB Majelis ASR KWA ini benar-benar dihadiri oleh para sedulur dari berbagai daerah. Mereka berkumpul dengan suka rela untuk sama-sama belajar. Sebagian besar sudah pernah mendengar apa itu ASR, namun ternyata sebagian besar belum pernah riyadhoh ASR tersebut. Hal ini lah yang justeru memberikan motivasi dan semangat kita semua untuk berlatih bersama.

Di Majelis ini kita sampaikan, kita semua adalah Guru dan kita semua adalah Murid. Semua adalah sesepuh dan semua berhak untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang amalan-amalan, khususnya ragam varian Asmak Sunge Rajeh yang melegenda tersebut.

Kita jelaskan pula tentang apa itu ASR, apa itu asmak, wirid, hizib dan hakikat-hakikat doa agar peserta mendapatkan pemahaman yang lebih utuh dan menyeluruh. Kita sampaikan pula bahwa ASR ini adalah riyadhoh doa. ASR bukanlah ibadah yang bersifat kewajiban pokok yang dilaksanakan oleh seorang Muslim. Kewajiban seorang Muslim adalah sudah tertera jelas dalam rukun Islam dan Iman. Sementara ASR ini adalah doa kepada Allah SWT yang memang “bernuansa” Islami karena turun kepada waliyullah.

Meskipun demikian tidak ada alasan untuk menuduh bahwa doa semacam ini dianggap sebagai bid’ah, khurofat dan takhayul karena tidak dilakukan oleh Rasulullah. Banyak kebiasaan tata cara hidup yang tidak dilakukan di masa Rasulullah namun perlu kita lakukan sekarang karena perkembangan jaman menuntut kita untuk melakukannya. Jadi yang bersifat budaya seperti ini, Tuhan telah menyerahkan mandat-Nya kepada manusia untuk berbuat, berperilaku dan mengusahakan yang terbaik bagi hidupnya sendiri-sendiri.

Doa ASR ini adalah lebih ke arah kebiasaan kecil yang dilakukan para ahli hakikat, kaum sufi, kaum yang sedang bersuluk di wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur sehingga merupakan sesuatu doa yang mulia dan insya allah barokah.

Acara dibuka dengan meditasi menerima kiriman booster energi dari seorang sesepuh ASR legendaris dari Jawa Barat. Majelis ASR KWA yang malam tadi dihadiri oleh sekitar 20 an orang tersebut duduk dalam posisi meditasi lotus. Pasrah diam dan menerima energi apapun yang dikirimkan sesepuh yang enggan disebutkan namanya tersebut. Sekitar 3 menit majelis sepi  “tidak melawan atau tidak menolak boosteran energi ASR”  itu.

Sesaat kemudian, peserta kita pandu untuk mengulang kembali pengijazahan umum yang pernah dilakukan di blog KWA. Diikuti oleh peserta, saya bertawasul atau mengirimkan Al Fatihah kepada para pengijazah yang sudah berkenan untuk ikhlas berbagi ilmu. Satu persatu al fatihah terkirim. Kita lanjutkan dengan wirid bersama ASR Madura Utara. Inilah asmak yang menjadi pondasi ragam varian ASR yang akan kita riyadhohi bersama-sama di Majelis ASR ini. Tanpa mengamalkan ASR Madura Utara, rasa-rasanya ragam varian ASR yang lain terasa tidak sreg. Kita mewiridkan doa ASR 313 X.

Malam Kamis ini adalah hari pertama peserta Majelis ASR KWA untuk mengamalkan ASR. Hari ini, besok dan selanjutnya peserta mewiridkan doa ASR di rumah masing-masing hingga hari Kamis mendatang peserta berkumpul kembali untuk mewiridkan bersama-sama. Total kita akan mewiridkan ASR itu selama tujuh hari.

Insya Allah kita rencanakan bersama bila tahap riyadoh ASR Madura Utara selesai maka Majelis ASR ini akan melanjutkan dengan riyadhoh ASR Cirebon, ASR Madura Selatan, Asmak Laut Rajeh, Asmak Nur Rajeh, Asmak Kayu Rajeh, …dst dst.. termasuk Asmak Radjeh Dirajeh, Asmak Nakaban, Aurad, Wirid-wirid, Hizib-Hizib dan lain sebagainya. Jadi meskipun nama majelis ini adalah Majelis ASR, namun kita juga akan melakukan riyadhoh bersama doa-doa legendaris yang tersebar di khasanah blog Kampus Wong Alus.

Banyak peserta mengatakan bahwa energi ASR yang diwiridkan bersama-sama akan terasa lebih cepat masuk ke badan dibanding dengan mewiridkannya secara sendiri-sendiri di rumah. Saya juga merasakannya demikian… Gelegar doa ASR itu begitu menggema di tengah malam purnama yang hening dan damai. Terasa betul betapa Tuhan Yang Maha Kuasa sudah menggelar langit dan bumi yang di dalamnya berisi daya-daya kekuatan yang tersimpan – yang kesemuanya adalah Kitabullah. Kita sekarang sedang mewiridkan doa ASR untuk membuka simpul-simpul kesadaran penuh batin kita sendiri untuk menyadari keagungan-NYA.  ALLAHU AKBAR!!!

Acara wirid bersama diselesaikan oleh Majelis dalam waktu kurang dari satu jam. Dilanjutkan dengan acara ngopi bersama. Di acara santai dan bebas ini muncul berbagai diskusi, pertanyaan dan jawaban. Seperti di dalam sebuah kelas khusus yang membahas hal-hal supranatural dan mistik yang selama ini hanya ada di forum-forum terbatas. Kita diskusikan secara rasional apa yang dialami oleh masing-masing peserta, kita bedah dan beber bersama apa yang selama ini hanya diyakini di dalam hati.

Di Majelis ASR ini kita bersama-sama akan memperkaya dan menambah pengetahuan sekaligus praktek bersama ragam varian ASR untuk tujuan pengobatan dan penyembuhan sakit, kebugaran tubuh, penolakan energi teluh tenung guna-guna, pengasihan atau mahabbah, pelarisan usaha, pemindahan hujan, perlindungan diri (self defensif) maupun perlindungan barang-barang milik pribadi dari kejahatan maling, pengisian energi ASR ke benda-benda, pemindahan makhluk astral dan lain sebagainya.

Seperti kamis malam ini, kita langsung mempraktekkan energi ASR: Kebetulan ada seorang putera dari seorang sedulur yang terkena sakit mental. Kita bacakan namanya dan kita bersama-sama mengirimkan energi ASR kepadanya. Semoga atas ijin Allah SWT doa kita segera terkabul dan lekas sembuh.

Saat kami melakukan riyadhoh, ada beberapa sedulur yang datang terlambat sehingga tidak sempat mengikuti pengijazahan serta booster energi. Bagi sedulur yang terlambat ini, kita sampaikan bahwa mereka bisa menyusul dan memulai riyadhoh ASR Kamis minggu depan. Para kesempatan kali ini, kita juga mohon doa restu dari semua sesepuh dan sedulur anggota KWA agar upaya kita membentuk Majelis ASR barokah dan bermanfaat untuk tujuan amar makruf nahi munkar, menyebarkan kebaikan dan mengurangi kemunkaran.

Demikian sedulur. Salam ASR! Salam paseduluran. Rahayu rahayu rahayu….

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 60 Komentar

PENGALAMAN MENGAMALKAN HIZIB AMAN


Songgojiwo
songgojiwo@gmail.com

Alhamdulillah, doa hizib aman ini adalh pegangan keluarga besar saya sehari-hari dari kira-kira semenjak 10 tahunan yg lalu. Hanya menurut yg sy ketahui bahwa ada tambahan yg dibaca sebelum membaca kalimat-kalimat doa yg disebutkan dalam hizib aman di KWA.

Lengkapnya kami sekeluarga membaca sbb:

Tawassul:
Ilaa hadhoroti sayyidina Muhammadin saw wa ilaa hadhoroti ghousti hadzazaman wa a’wanihi wa saairi auliaillahi rodhiyallahu ta’ala ‘anhum…

al-fatihah 7X .
Ayat kursyi 17X Walaa yauduhu hifdzuhuma wahuwal ‘aliyyul ‘adzim 1000X

ALLOHUMMA INNAKA AAMIN KULLI SYAI IN. WA KULLU SYAI IN KHOOIFUN MINKA. FABIAMNIKA MIN KULLI SYAI IN WA KHOUFU SYAI IN MINKA. AAAMINNA MIMMA NAKHOFU WA NAKHDAR. ( YAA LATIIF 3 X ). ULTUF BINA FII UMURINA KULLIHA KAMA TUHIBBU WA TARDHO WA RODHDHINA FID DUNYA WAL AKHIROTINA ( YAA SATTAAR 1000X). USTURNA BI SATRIKAL LADZI SATARTA BIHI ‘ALAA DZAATIKA FALA ‘AINUN TAROKA WALA YADUN TASHILU ILAIKA BIROHMATIKA YAA ARHAMAR ROHIMIIN.

pada kalimat yaa lathif cukup dibaca 3X saja.

Pada mulanya amalan ini saya terima dari salah satu ustad dari daerah jombang. Beliau mengajak kami sekeluarga utk ikut bareng mengamalkan hizib tsb secara berjamaah selama 40 hari.

Adapun manfaat dan fadhilah banyak sekali, diantaranya seperti yg saya ketahui ialah 1. Ditakuti oleh lawan disegani kawan dan dicintai atasan 2. Diberi kemudahan ketika ada urusan dengan orang lain 3. Diselamatkan dari segala hal yg ditakuti 4. Dan lain sebagainya

Dibawah ini saya tuliskan arti dari doa hizib aman diatas : “Yaa Allah, sungguh Engkau pemberi keamanan kepada semua makhluk dan semua makhluk takut kepada-Mu. Maka dengan keamanan dari-Mu semua makhluk takut kepada-Mu. Berilah kami keamanan terhadap yg kami takutkan dan khawatirkan. (Yaa Allah, Dzat yg Maha Kasih) sayangilah kami dalam segala urusan sesuai yg Engkau sukai dan ridhoi. Berilah kami keridhoan dunia dan akhirat. (Yaa Allah, Dzat yg Maha Menutupi ) Tutupilah kami dengan Tutup-Mu yg menutupi dzat-Mu, sehingga mata tidak dapat melihat dan tangan tidak dapat sampai kepada-Mu. Dengan Rakhmat-Mu yaa Allah dzat yg sgt kasih sayang. Segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam”

Saya diceritakan oleh ustad yg mengijazahkan hizib aman ini bhw pernah ada seorang pemuda dari kampung (pengamal hizib aman ) yg sedang makan disalah satu warung makan di kota jakarta. Pemuda tsb baru kali itu datang kejakarta. didalam warteg ada kira2 ada 5 orang pemuda yg entah bagaimana mulanya shg terjadi cekcok mulut dgn pemuda itu. Karena tdk mau cari masalah, pemuda itupun keluar dari warung yg ternyata diikuti oleh kelima pemuda yg berada diwarteg. kelima orang pemuda tsb seperti hendak mengeroyok si pemuda kampung. Pemuda kampung itu tiba-tiba menendang batu besar (batu kali berukuran besar ) yg berada ditempat itu. wallahu ‘alam, tapi menurut cerita, batu itu retak terbelah menjadi dua. melihat gelagat seperti itu kelima pemuda yg mulanya hendak mengeroyok itupun langsung lari tunggang langgang.

Sedangkan pengalaman ibu saya sendiri (beliau jg mengamalkan hizib aman ini )adalah ketika itu sedang naik angkot dikota pekalongan. tiba-tiba truk besar menyeruduk dari arah belakang. Mobil angkot terjungkal sebanyak 3 kali berguling. Akibat kejadian tsb, sebagian besar penumpang tewas ditempat, ada juga yg tewas setelah beberapa hari dirawat dirumah sakit. Sopirnya sendiri selamat tapi kaki kananya putus terjepit. Sedangkan Ibu saya sendiri terpental keluar dari angkot dan menurut perasaannya waktu itu seperti ada seseorang tua berjubah putih yg menarik dan menggendongnya shg sampai ke tanah. Pd saat itu hny kondidsi ibu saya saja yg selamat. Bahkan lecet sedikitpun tidak. sementara yg lainnya minimal adalah pinsan dgn tubuh yg penuh luka dan darah.

Adik saya ketika itu hendak menyebrang jalan tiba-tiba diseruduk motor roda dua. Adik saya (perempuan) terpental beberapa meter. Pingsan! semua orang datang mengerubung termasuk kakak saya juga pada saat itu langsung ke TKP (kebetulan kejadiannya tidak jauh dari jarak rumah ). Kakak saya (perempuan) langsung memeluk tubuh adik saya tsb sambil menangis dan menjerit. Tapi tdk berapa lama kmdn adik saya tiba-tiba sadar. Alhamdulillah tubuh tidak lecet sedikitpun dan bahkan ketika dibawa kerumah sakit terdekatpun dinyatakn tidak apa-apa dan boleh langsung pulang. Yg unik adalah ketika adik sy pingsan, dia (waktu itu usianya msh sekitar 20 tahunan ) merasa dirinya ada disebuah hutan yg lebat. Diapun kebingungan bagaimana asal mulanya koq tiba-tiba ada ditempat tsb. yg dia ingat waktu itu sdg menyeberang jalan lalu kmdn dia msh sempat melihat ada motor yg menabrak tubuhnya dan sempat mendengar orang-orang berteriak. Dalam kebingungannya tsb dia didatangi seorang kakek tua berjubah putih yg kmdn mengantarnya jalan munuju pulang pada satu cahaya. dan ketika dia merasa masuk kecahaya tsb itulah adik saya siuman dari pingsannya.

Demikian sekelumit yg saya tau mengenai hizib aman yg selama ini msh setia kami sekeluarga amalkan. Terima kasih. @@@

 

 

 

Categories: HIZIB AMAN | 96 Komentar

AYO BELAJAR MEDITASI DAN ASR DI MARKAS KELUARGA KWA!


BELAJAR MEDITASI: SETIAP SABTU MALAM PUKUL 21.00 WIB.

KELUARGA KAMPUS WONG ALUS MENGUNDANG SEDULUR (SEGALA UMUR, SUKU, AGAMA, PENDIDIKAN, JENIS KELAMIN, DOMISILI MANAPUN) UNTUK BERSAMA-SAMA BELAJAR MEDITASI.

BAGI SEDULUR YANG BERMINAT SILAHKAN  LANGSUNG HADIR DI BALAI DIKLAT KAB SIDOARJO JATIM JL MAJAPAHIT 5 SIDOARJO, SELATAN RSUD SIDOARJO, SETIAP SABTU MALAM PUKUL 21.00 WIB s/d selesai.

CATATAN: MEMBAWA ALAS DUDUK/SAJADAH)

TIDAK DIPUNGUT BIAYA DAN INSYA ALLAH BERMANFAAT BAGI SEDULUR UNTUK MENGEMBANGKAN DIRI DI BIDANG APAPUN.

&

BELAJAR ASR: SETIAP KAMIS MALAM PUKUL 21.00 WIB

KELUARGA KAMPUS WONG ALUS MENGUNDANG SEDULUR (SEGALA UMUR, SUKU, AGAMA, PENDIDIKAN, JENIS KELAMIN, DOMISILI MANAPUN) UNTUK BERSAMA-SAMA BELAJAR AMALAN ASMAK SUNGE RAJEH DALAM FORUM MAJELIS ASR KWA.

BAGI SEDULUR YANG BERMINAT SILAHKAN HADIR DI BALAI DIKLAT KAB SIDOARJO  JATIM, SETIAP KAMIS MALAM PUKUL 21.00 WIB s/d selesai.

CATATAN: MEMBAWA TASBIH DAN ALAS DUDUK (SAJADAH).

TIDAK DIPUNGUT BIAYA DAN INSYA ALLAH BERMANFAAT BAGI SEDULUR UNTUK MENGEMBANGKAN DIRI DI BIDANG APAPUN. TERIMA KASIH DAN SALAM PASEDULURAN.

& & &

KELUARGA KWA
Satu Jiwa Satu Semangat Saling Tolong Menolong

SEKRETARIAT KWA: MBAH SAREP (082332333647)

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 85 Komentar

Blog di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.