MISTERI BUKIT MENJULUK SEDAYU LAWAS


AHMAD FARID
farid_bionet@yahoo.co.id

Kisah ini terjadi pada tahun 2006 pada saat saya masih membujang. Saat itu saya sebagai Pembina komunitas siswa pecinta alam. Memang saya sangat minat pada dunia petualangan dan supranatural. Oleh karena itu saya mengagendakan kegiatan safari camp pada liburan sekolah.  Tujuan kami adalah Bukit Menjuluk di Sedayulawas, Kec. Brondong, Kab. Lamongan.

Pada saat itu memang sedang in tayangan televisi berbau misteri. Untuk itu kami bekerjasama dengan salah satu stasiun televisi swasta di Surabaya. Kami sepakat acara safari camp kami diliput untuk sebuah acara TV itu. Tibalah pada hari yang ditentukan, setelah seremonial di aula, sekolah rombongan kami yang berjumlah 25 orang bergegas berangkat bersama kru tv itu. Setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit, tibalah rombongan di Masjid Besar Sedayulawas. Di sebelah barat masjid itu terdapat makam kuno milik ayahanda Sunan Sendang yang bernama Syeikh Abdul Qohar dari Timur Tengah. Rombongan / Tim kami berziarah sejenak di makam itu, lalu kami lanjutkan perjalanan ke Bukit Menjuluk. Karena sulitnya medan, kru TV memutuskan untuk menyewa pedati (jawa: cikar) untuk mengangkut peralatan shooting.

Sementara itu, tim pecinta alam menyusuri jalan setapak yang sedikit licin karena habis diguyur hujan pada malam harinya. Tibalah rombongan di lereng Bukit Menjuluk yang landai, sangat cocok untuk mendirikan tenda. Jarum jam menunjukkan pukul satu siang, saya bersama tim memutuskan mencari keberadaan makam kuno yang konon milik penyebar islam di Sedayulawas pada masa lampau. Ternyata kami sempat kebingungan mencari keberadaan makam kuno tersebut. Setelah beberapa saat kami menemukan makam kuno tersebut yang hampir tak terlihat karena ditumbuhi semak belukar. Segera kami membabat semak itu. Saat itu terlihat jelas keberadaan makam kuno tersebut. Terdapat tiga makam  berjejer di tempat itu. Senja semakin gelap, kami pun harus kembali ke tenda untuk melakukan persiapan ritual di makam kuno tersebut. Setelah sholat maghrib, kami lanjutkan dengan ritual tahlil. Kemudian kami kembali menuju makam tersebut dengan penerangan senter. Kami berniat menguak misteri makam kuno tersebut. Seorang paranormal dari acara TV tersebut kemudian mendeteksi energi makam kuno itu. Lalu kami menuju tempat yang agak lapang untuk melakukan proses mediumisasi sosok penjaga makam kuno itu. Setelah berkomat-kamit membaca mantra, tubuh paranormal itu kejang dan rubuh di tanah, merayap dan mendesis-desis layaknya ular.

Host acara TV mencoba berdialog dengan sosok arwah yang merasuki tubuh paranormal itu. Sosok itu mengaku bernama Ki Munjayani yang bertugas menjaga makam kuno tersebut. Rupanya Ki Munjayani tidak sendiri, ia ditemani sosok kembarannya yang bernama Ki Munjayana. Setelah sadar, paranormal itu lalu meminta alat tulis kepada kru untuk membuat sketsa dua sosok ular ghaib penjaga makam kuno itu. Ia lalu mulai mengoreskan ujung pensil di selembar kertas, lambat laun sketsa sosok itu semakin jelas menggambarkan ular raksasa dengan mahkota di kepalanya. Kami terpana dengan hasil sketsa itu. Mata kami pun terbuka, bahwa ada makhluk lain di sekitar kita yang harus kita hormati keberadaannya. Tidak saling mengusik satu dengan lainnya. Acara malam itu kami akhiri dengan atraksi api unggun dengan penampilan yang mendebarkan seperti hipnotis, berjalan di atas bara api, mengangkat seseorang dengan dua jari, dan lain-lain. Setelah itu kami beranjak tidur di tenda membawa misteri Bukit Menjuluk ke alam mimpi.(*)

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA 2 | 135 Komentar

AMALAN KEBAL SIHIR TENUNG ATAU GUNA-GUNA


Noer Cholish
satria_lamong77@yahoo.com

By : Gus Nur
08.56.20.20.39.7

Puji Syukur Alhamdulillah, kita mulai dengan Bismillah bagi sedulur yg muslim biar semua yg kita lakukan mengandung berkah, dan bagi sedulur yg berkeyakinan lain sesuai dengan agama dan keyakinannya. Sholawat dan salam untuk Kanjeng Rosul Muhammad S.A.W. Manusia agung ygn penuh cinta dan kasih pada umatnya. Sholollohu ‘ala sayyidina Muhammad.

Yg perlu di ingat bahwa semua apa yg disebut ilmu hikmah, Aji Mantra, azimat, Rajjah, Mustika, batu, minyak, Tasbih atau pegangan apapun itu hanya sebagai sarana/media sababiyah semata, sesungguhnya tetap permohonan dan do’a hanya wajib kita panjatkan kehadirat gusti ALLAH SWT yg maha kuasa atas segalanya, Jadi jangan menjadikan syirik. Sudah menjadi keniscayaan percaya atau tidak kekuatan metafisik lewat laku spiritual semisal : lantunan do’a khusus, amalan-amalan ilmu hikmah, dzikir, istighotsa, riadho/tirakat, shodaqoh, puasa, qiyamullail, do’a ortu, do’a para guru/kyai/ustadz, sahabat dll. Bisa bekerja mendukung apa yang kita harapkan insyaALLAH. Peliharalah rasa yaqin sebagai suatu bumbu penyedap dari semua syariat bersifat multi amal, karena manusia itu makluk yg sangat lemah hanya punya ikhtiar atau sebab dan yang menentukan hanyalah gusti ALLAH SWT semata. Wallhu’alam.

Baiklah sesuai Judul tulisan ini, maka al fakir akan mengabarkan sekaligus memberikan do’a amalan agar kita lebih waspada, lebih PD, lebih yakin dan mantab dalam kehidupan ini. Do’a ini oleh kalangan ahli ilmu hikmah bisa dipakai sebagai benteng diri dan keluarga dari ulah usil orang yang sinis atau memusuhi kita dengan menggunakan Black Magic ya semacam santet, telu, guna-guna dll. Inilah Do’a Amalan tsb :

“Laqodjaa-akum Rosuulum min Anfusikum ‘Aziizun ‘Alaihimaa’anitum Hariisun ‘Alaikum Bil Mukminiinaa Ra Uufurrahiim. Faintawallaw Faqul Hasbiyallaahu Laa ilahaa illallaahu wa’alaihi tawakkaltu wahuwa Robbul ‘Arsyiil ‘Azhiem.”

Tata Laku atau Riadho amalan ini :

  1. Berpuasalah pada hari weton sahabat (1 hari), Seusai berbuka puasa, jangan makan apa-apa lagi dan jangan tidur semalam suntuk (ya kalau di jawa saat ilmu laku atau riadho puasa telasan).

  2. Do’a diatas di bacanya setelah sholat subuh dan terbit fajar, baca sebanyak-banyaknya sampai matahari terbit.

  3. Kemudian untuk hari-hari selanjutnya, bacalah 1x tiap selesai sholat fardlu.

Tambahan biar lebih Makyusss bagi sahabat bisa menggunakan dengan asbab bahan alami yaitu sahabat sediakan 7 Butir isi dari buah asem jawa yg sudah tua dan taruh di sebuah piring kecil dan sholatlah hajad 4 Rokaat setelah itu bacakan Al fatehah 100x dengan niat kuat supaya mejadi benteng yg kuat pada Rumah sahabat lalu tiupkan 3x ke biji isi asem tsb untuk menitipkan kekuatan do’a sahabat. Setelah itu bungkus dengan kain putih dan bungkus terus gantung di pintu depan Rumah sahabat.

Semoga amalan yang saya berikan ini bermanfaat buat dulur semua, salam persaudaraan dan salam kenal bagi semua dulur kwa di seluruh penjuru bumi. Terimakasih pada pengasuh blog ini. Mohon maaf apabila ada kesalahan tulis dari kami, mohon maaf juga kapada semua yang berbeda pemahaman dengan kami, semoga kami terlindung dari prasangka dan sifat syaitoniyah (iri, drengki, hasut, riya’, ujub, merasa benar sendir dll, amien ). Salam kenal dan salam persaudaraan dari Majelis Nur Langit. Wassalam. ø

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA 2 | 184 Komentar

TESTIMONI ASR VERSI MADURA UTARA


Indra Noviansyah
noviansyah.indra@yahoo.com

Ass. Wr. Wb. Saudaraku semua.

Alhamdulillah…

Sungguh tiada kata terindah selain Alhamdulillah saat saya mengalami kejadiannya.  Terima kasih & salam hormat saya ucapkan kepada Saudaraku yang telah berkenan mengijazahkan Asma Sunge Rajeh versi Madura Utara.  Semoga kita senantiasa dalam nikmat syukur atas kasih sayang Allah SWT.

Saya memang khusus berdoa untuk segera diberi Asma Sunge Rajeh tanpa menyebutkan versi manapun karena saya yakin Allah adalah sebaik-baiknya pemberi. Sekitar 3 (tiga) bulanan sejak saya berharap dalam hati & 1 (satu) bulanan sejak saya betul-betul berdoa khusus dengan diawali kalimah ” Subhanaka laillaha illa anta ya dzaljallaali wal ikrom ” lalu memohon agar diberikan Asma Sunge Rajeh….. Alhamdulillah….. tanpa sengaja saat buka-buka Google.com terbukalah link Kampus Wong Alus….. Alhamdulillah….. teramatilah oleh saya semua tentang Asma Sunge Rajeh.

Alhamdulillah, saya pilih lalu saya lakoni kemudian saya amalkan.  Hasilnya mengalami pengalaman sbb :

1. Saat saya dijadwalkan jam 08.00 WIB meeting dengan atasannya atasan saya yang notabene adalah putera mahkota pemilik kerajaan bisnis kosmetik Indonesia, saya tiba di kantor jam 07.30 WIB yang sebenarnya hampir mustahil Depok – Pulo Gadung ditempuh dalam waktu 1 jam saja karena biasanya harus ditempuh 1 jam 30 menit.  Saya berkendara seperti biasanya tanpa seradak-seruduk.  Sebelum berangkat saya membaca Asma Sunge Rajeh versi Madura Utara 3x tanpa napas sambil berdoa agar tidak terlambat dan dimudahkan segala urusannya.

2. Saat saya pulang malam hari dari rumah Adik saya naik motor bersama Istri & 2 (dua) anak saya, tiba-tiba turun hujan.  Mengingat kami bisa basah kuyup kehujanan, maka saya di dalam hati membaca Asma Sunge Rajeh versi Madura Utara tanpa napas lalu saya tiupkan ke langit dengan berdoa agar hujan tertahan sebentar sampai kami tiba di rumah.  Alhamdulillah….. Hujan berhenti….. begitu kami tiba di rumah, maka hujan turun lagi.

3. Saat saya dalam perjalanan ke rumah saudara, motor saya kehabisan bensin.  Saya hapal betul suara mesin motor yang beberapa detik lagi akan mati kehabisan bensin karena saya pernah mengalami kehabisan bensin 2x sebelumnya (penunjuk bensin di motor sudah lama tidak berfungsi).  Langsung saya membaca Asma Sunge Rajeh versi Madura Utara di dalam hati terus menerus sambil berdoa semoga habisnya pas di POM Besin agar tidak cape-cape dorong motor.  Alhamdulillah….. begitu ada POM Bensin saya masuk….. dan….. motor saya mati habis bensin persis beberapa meter dari antrian motor di depan saya….. jadi cuma dorong mungkin sekitar 3 (tiga  meter.

4. Alhamdulillah….. pernah disembuhkan sakit perut, sakit kepala, nyeri otot….. pernah dapat rejeki tanpa diduga…..dimudahkan urusannya….. Alhamdulillah.

Alhamdulillah….. dan terima kasih saya ucapkan kepada Guruku Pengijazah Asma Sunge Rajeh versi Madura Utara….. juga terima kasih saya ucapkan kepada Kampus Wong Alus.  –mk–

Hormat saya,

Abdullah

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA 2 | 212 Komentar

SHOLAT SUNAH 4 DIMENSI


Enrico Burhan
0852.6846.8720
rico_endo@yahoo.com

 

Assalamu’alaikum wr wb….salam ta’dhim saya haturkan kepada semua sesepuh dan pengampuh dii Kampus Wong Alus, salam sayang penuh cinta untuk semua santri Alus dimanapun kalian berada.

 

Kemarin saya sudah bercerita panjang lebar ya…mari kita sharing lagi hari ini. Sebelumnya saya akan bercerita sedikit tentang Majelis tempat saya ta’lim baik sebelum saya mondok di pesantren ataupun setelah saya kembali ke palembang. Majelis kami bernama MAJELIS TA’LIM WA TADZKIR AL-AWWABIEN RATIBUL HADDAD LI AHLIS-SUNNAH WAL JAMAAH. Dahulunya di asuh oleh Sayyidul walid Syeikhina wa mursyidina wa murobbi ruhina wa jasadina Pangeran Muhammad KH Ali Umar Toyyib. Ra. Inilah tempat pertama saya mempelajari ilmu secara tertib. Baik itu ilmu syare’at maupun ilmu thoriqoh.Pelajaran yang ada di majelis ini membawa pehamaman Thoriqoh Alawiyah.Sebagian besar dari Asatidz-bahkan Syekh Ali Umar Toyyib merupakan alumni dari Pesantren Darul Hadist, Malang. Pondok itu didirikan oleh Al-Quthub Al-Haber Al-Habib Abdul Qodir bin Ahmad bil-Faqih. Ra. Selanjutnya oleh anak beliau Al-Quthub Al-Musnid Al-Habib Abdullah bin Abdul Qodir Bil-Faqih.R.a.

 

Guru kami ta’lim di sana pada zaman Al-Habib Abdullah Bil-Faqih. Dari beliaulah guru kami mendapatkan estafet kepemimpinan Thoriqoh Alawiyah. Kecintaan Syekh Ali Umar kepada Al-Habib Abdullah sangat luar biasa. Kami sering mendengar beliau menyebut-nyebut nama Al-Habib Abdullah. Terasa sekali kerinduan di hati beliau terhadap Habibina Al-Habib Abdullah. Ra. Guru kami selalu bercerita tentang beliau. Nafas kerinduan itu seperti terpatri kuat di sanubari Syekh Ali. Bahkan kami yang belum pernah bertemu langsung dengan Habib Abdullah dapat merasakan kerinduan yang sangat. Sampai hari ini pun ingatan akan beliau berdua selalu membuat kami tanpa sadar terkadang menitikkan air mata. Alangkah indahnya masa-masa berkumpul dahulu itu…alangkah senangnya duduk bersama Sang Guru Mulia…alangkah terjaganya batin kami. Demi Allah…tidak ada masa yang paling indah selain saat itu.

 

Saat itulah kami melihat bagaimana Riyadhohnya Aulia. Sangat luar biasa. Apalah artinya riyadhoh kita yang hanya mengharapkan secuil kecil kebanggaan semu. Riyadhoh beliau hanyalah mengharapkan Ridho Allah semata. Beda dengan kita, hanya karena sedikit kesulitan kita melakukan riyadhoh bersyarat, hanya karena sebentuk keinginan kita melakukan riyadhoh bersyarat, hanya karena ingin kebanggaan kita riyadhoh bersyarat. Semua doa kita bersyarat. Kita mendikte Allah untuk keinginan kita. Tidak sekalipun kita meletakkan urusan kita kepada-NYA dengan tulus.Saya dan kalian semua pasti merasakan itu.

 

Demi Allah…kita melupakan perjalanan para Aulia, kita tidak pernah ingin menapak jejak para sholihin. Kebanggaan kita hanyalah sebatas membuat uang balik, berhentinya hujan karena asma tertentu, terawangan kepada ghaib. Cuma itu….!!! Sahabatku terkasih…mari kita memulai kondisi baru dengan niat baru. Kita tidak usah mengupas teori doa yg bakal membuatmu kebingungan. Kita berdoa saja dan biarkan Allah yang menindak lanjuti doa kita. Kita berniat seperti niatnya para Guru dan Mursyid yang akan bersambung dengan niatnya para Aulia terus sampai ke Rasulullah SAW. Maka bertawasullah kepada Beliau SAW akan seluruh hajatmu. Insya Allah…semua kebekuan akan mencair, yang tertutup akan terbuka lebar, apa yang sempit akan menjadi luas dan lapang.

 

Izinkan saya membuka satu amalan yang ada di majelis kami. Amalan itu bernama SHOLAT SUNAH 4 DIMENSI. Kenapa saya membabar tentang sholat ?? Padahal 80% audience adalah pecinta Asma dan wirid ?? Sederhana saja…saya hanya ingin membuat pondasi untuk para sahabat. Kau belumlah tahu apa yang terbaik buatmu sampai kau mengetahui dan Allah bukakan rahasia itu bagimu. Terangkatnya amaliyah karena bagus dan baiknya sholat. Saya tidak akan memberi Syarah / penjelasan untuk amaliyah ini. Bukan kapasitas saya untuk memberi penjelasan yang sempurna tentang amalan thoriqoh.Saya hanya ingin mengajak para sahabat untuk melakukannya. Insya Allah akan ada yang menjelaskan tentang rahasia Sholat 4 Dimensi ini. Saya hanya akan memberi tahukan tata caranya saja. Siapapun yang mendawamkan Sholat 4 Dimensi ini, dia akan diberi pemahaman dan kebijaksanaan, dibukakan semua kesulitannya, dimudahkan dan dirapikan segala urusannya.Batinmu akan menjadi lebih kuat. Insya Allah….

 

SHOLAT SUNAH 4 DIMENSI.

 

Ijazah ‘an Kholifatul Mursyid Thoriqotul Alawiyah Al-Muktabaroh
Syeikhina wa mursyidina Pangeran Muhammad KH.Ali Umar Toyyib Al-Palembani. Ra.
Sholat sunah 4 Dimensi ini hanyalah rangkuman dari 4 macam sholat yang terdiri dari :
1. Sholat Sunah Wudhu’
2. Sholat Sunah Taubat
3. Sholat Sunah Hadiah lil Mayyit
4. Sholat Sunah Hajat Nabi Khidir A.S

Semua dilakukan dan dikerjakan dalam satu majelis. Begini tata caranya :

 

1. Sholat sunah wudhu.

 

Al-fatehah ilaa hadrotin Nabi Sayyidina Muhammadin SAW. Bisirril fatehah…. (maka bacalah fatehah). Setelah itu berdiri bersiap untuk sholat.

Niatnya : Usholli Sunnatal wudhu rak’ataini lillahi ta’alaa.

Rakaat pertama ba’da fatehah membaca : Surah Al-Kafirun.1x

Rakaat kedua ba’da fatehah membaca : Surah Al-Ikhlas.1x …… setelah itu salam. (selesai)

Setelah salam membaca doa Nabiyullah Adam AS :
Bismillahir rahmaanir rahiim.Alhamdulillahi robbil ‘alamin. Allahumma sholli ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala ali Sayyidina Muhammad. Allahumma anta ta’lamu sirri wa ‘ala niyyati faqbal ma’dzirotii wa ta’lamu hajaati…… (sebut hajatmu) …. fa’thinii su’lii wa ta’lamu maafii nafsii faaghfirlii. Allahumma inni as-aluka iimaanan daa-imaan yubaasyiiru qolbii wa yaqiinan shoodiqon hatta a’lama annahu lan yushiibanii illa maa katabtahu ‘alayya wardhonii bimaa qosamtahu lii (Yaa dzaljalaali wal ikrom.7x)

 

2. Sholat Sunah Taubat

 

Al-fatehah ‘ala niyyatit-taubati dhohiron wa bathinan fii shihhatin wa khoirin wa ‘afiyyatin wa ilaa hadrotin Nabi Sayyidina Muhammadin SAW. Bisirril fatehah…. (maka bacalah fatehah). Setelah itu berdiri bersiap untuk sholat.

Niatnya : Usholli Sholatat-taubati rak’ataini lillahi ta’alaa.

Setiap rakaat ba’da fatehah membaca : Ayatul Qursyi.1x dan Suratul Ikhlas. 11x ….. salam

Setelah salam membaca Sayyidul Istighfar. 3x

 

3. Sholat Sunah Hadiah lil Mayyit

 

Niatnya : Usholli Sholatal hadiyyati rak’ataini lillahi ta’alaa
Tiap rakaat ba’da fatehah membaca :
Ayatul Qursyi. 1x
Surah At-takatsur.1x
Surah Al-ikhlas.11x

Disujud akhir sebelum salam membaca :
Allahumma inni sholaitu bihadzihish-sholaati wa anta ta’lamu maa uriidu. Allahummab’ats tsawaabahaa ilaa Qobrii…….bin…… (sebutkan nama yang kita kirim hadiah sholat ini).

 

4. Sholat Sunah Hajat Nabi Khidir A.S

 

Al-fatehah… (niatkan) … ilaa ruuhil Imaami Sayyidil Walid Al-Habib Abdullah bin Abdul Qodir Bil-faqih wa syekh Ahmad Addairobi wa syekh Muhammad Darastawaih wal Imaami Syafeei wa Nabiyullah Khidir AS wa ilaa hadrotin Nabi Sayyidina Muhammadin SAW. Bisirril fatehah…. (maka bacalah fatehah).

Setelah itu berdiri bersiap untuk sholat.
Niatnya : Usholli Sholatal hajaati….. (niat) ….. rak’ataini lillahi ta’alaa
Rakaat pertama ba’da fatehah : Al-Kafiirun. 10x
Rakaat kedua ba’da fatehah : Al-Ikhlas.10x…….salam
Setelah salam sujudlah kembali dengan hati yang khusu’ dan yaqin kepada Allah. Bacalah :

  • Allahumma sholli ‘ala Sayyidina Muhammadin Nabiyyil ummi wa ‘alaa aliihi wa shohbihi wa sallim.10x

  • Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaha ilallah huwallahu akbar wala haula walaa quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adhiim.10x

  • Robbana atinaa fid-dunyaa hasanah wafil akhiroti hasanah wa qiinna ‘adzaaban nar.10x

Maka mintalah hajatmu pada-NYA. Setelah itu selesailah kau dari rangkaian sholat 4 Dimensi. Tahap selanjutnya bacalah apa yang menjadi wiridanmu ( Hajat.Red ). Kita mempunyai kesukaan masing-masing. Apabila saya jatuh kedalam suatu permasalahan maka amaliyah yang saya baca adalah 2 ayat ini.Setelah membaca tawasul seperti biasa, maka bacalah fatehah seperti ini :

Yaa Maulana Yaa Mujiibu Yaa Hadhiron la Yaghib tawasalna ilaika bil Habib, taqdi haajati…….bin….. (sebut nama dan hajat kita) hadzihi khossoh Yaa Qoriibu.Amiin. Al-fatehah…..41x

  • Yaa ‘aalimul Ghoibi wasy-syahaadah. 100x

  • Fakasyafnaa ‘anka ghithoo-aka fabashorukal yauma hadiid. 100x (Arahkan bacaan itu ke mata, dibaca dalam keadaan mata tertutup)

  • Dzikir Lisan : Laa ilaaha ilallah.165x

  • Dzikir Qolbi : Yaa Allah.330x (Arahkan ke Qolbi, 2 jari dibawah susu kiri / Lathifah Qolbi)

  • Dzikir Nafas : Huu – Allah, kurang lebih setengah jam.

Caranya : baca HUU…tarik nafas dari bawah pusat sampai ke ubun-ubun.

Tahan sesaat disitu. Turun nafas dari ubun-ubun ke bawah susu kanan 2 jari (lathifah sirri) sambil mengucapkan : ALLAH

  • Tutup dengan sholawat Nurul Anwar (Sholawat Badawi Sughro). 100x

Kedua ayat di atas fungsinya untuk kepekaan Bathiniyah dalam menangkap isyarah. Kita tidak akan tahu jalan keluar atas masalah yang kita hadapi sebelum Allah membukakan rahasia itu.Penyingkapan Hijab itu seyogyanya mesti dilakukan dengan cara-cara yang baik dan benar. Sebenarnya postingan saya berhubungan antara satu dgn yang lain. Baik itu Postingan yang berjudul : Dzikir untuk menumbuhkan jiwa Tauhid ataupun Dzikir Taubat. Rangkuman dari itu ada dalam amalan Asadullahil Gholib.Saya menganjurkan kepada semua sahabat agar sebaiknya tetap berpikir realistis. Bukan maqom kita berbicara hal yang ghoib. Biarlah semua urusan ghoib, khodam dan sebagainya di urus oleh sesepuh yang lebih mumpuni. Urusan kita adalah bagaimana membuat hari esok jadi lebih baik.Lepas dari semua masalah, urusan yang tadinya berantakan kembali rapi dan mudah. Insya Allah…semoga para sahabat-siapapun itu, akan bisa menentukan keinginannya dan bisa memanfaatkan apa yang telah dikumpulkan dari kampus tercinta ini.Bukankah tujuan kita mengambil Ijazah dan berucap QOBILTU untuk mendaya gunakan pemberian itu ?? Mari berlaku sebagai PEWARIS ILMU yang memang pantas menerimanya.Kita bikin Para Mujiz sepuh tersenyum dan bangga dari atas sana. Semoga…!!

Sebagai penutup risalah ini mari berdoa bersama-sama dengan doa yang dikirimkan sahabat saya semalam.Satu doa yang penuh dengan keberkahan.

Bismillahir rahmaanir rahiim. Allahumma bariklana fii Rajaba wa sya’bana wa ballighna Romadhon.
Yaa Allah berkahilah kami pada Bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan.Amiin Yaa Robbal ‘alamiin.

Semoga risalah ini berguna bagimu. Izinkanlah saya dan semua keluarga serta guru dan mursyid menjadi bagian yang terindah bagimu. Apapun itu bentuknya, sesungguhnya kita mencintai kebaikan. Tugas kitalah untuk menarik para sahabat yang terperosok.Agar kembali bangkit.

Terima kasih atas respon yang ada.Barakallah fikum. Jazakumullah bi ahsanil jaza. Wassalam.

Footnote :
Untuk semua santriku dirumah…tetap belajar ya, abie titip umi sama dedek. Jangan nakal ! Sungguh abie rindu sama kalian. Bantu abie dengan doa.Ya Allah, aku titip anak-anakku dan semua kesayanganku.

My Bro Muhammad69…titip majelis yo ji ! Jangan buang abu rokok sembarangan.

—-mk—-
Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 208 Komentar

IJAZAH MAHABBAH MUJARROB SURAT AL-INSYIROH/ALAM NASYROH


SUGI SAWUNGGALING MADHUREH
singarajeh_madura@yahoo.com

Assalamualaikum wr,wb.

Salam Sataretanan buat semua sedulur Bolo Wong Alus,Tanpa basa-basi dan banyak cerita langsung aja.

Amalan ini  diambil dari salah satu kitab karangan IBNU SINA dan termasuk mahabbah yang sangat manjur, tidak sulit dan reaksinya relative cepat. asal dengan niat baik lillahi ta’ala dan demi menjalankan sunnah rosul.

Amalan ini hanya di ijazahkan bagi sedulur yang benar benar mau nikah (tidak untuk main-main). jika untuk main-main semoga allah menutup karomahya ayat ini.

Puasa sunnah li qodlaa-il hajat 1 hari pada hari senin dan pada malam selasa jam 12 malam setelah solat hajat 2 rokaat tulislah surat al-insyiroh sesusuai petunjuk di bawah ini, pada piring putih,setelah selesai ditulis lalu berilah air yang suci,kemudian sholat hajat lagi lalu tawassul lalu bacalah Surat Al-Insyiroh 70x setelah selesai ditiupkan ke tulisan di piring yang sudah dikasih air kemudian tulisanya digosok/dihapus biar larut bersama airnya.

Setelah itu air tersebut di campur dengan minuman atau makanan yang bisa dimakan oleh sitarget (pria atau wanita). bi idznillah insyaallah si target akan “Nglepek-Nglepek”

TAWASSUL UMUM…DI TAMBAH NAMA SI TARGET DAN NAMA IBUNYA.

Inilah yang di tulis (menggunakan tulisan arab)

BISMILLAHIROHMANIR ROHIM

ALAM NASYROH LAKA SHODROK YA…..(NAMA TARGET) YA BINTA….(IBUNYA TARGET). WA WADHA’NA ‘ANKA WIZROK YA…..YA BINTA…….ALLADZI AN QODHA DHAHROK YA……YA BINTA……….WA ROFA’NA LAKA DZIKROK YA….YA BINTA…..FA INNA MA’AL ‘USRI YUSRO INNA MA’AL ‘USRI YUSRO YA……YA BINTA…….FA IDZA FAROGH TAFANSHOB YA……..YA BINTA……….WA ILAA ROBBIKA FARGHAB YA…..YA BINTA………

Semoga bermanfaat dan bisa membantu saudara/I yang terbelit masalah asmara.pesan saya, amalan ini hanya bisa dilakukan untuk satu orang saja. dan jangan berbuat maksiat apalagi berzina dengan pasangannya,semoga ada karmanya.amin

Keterangan: karena amalan ini bisa di gunakan oleh wanita atau pria,jika yang mengamalkan adalah wanita, maka titik-titik di isi nama cowok yang di target , dan kalimat YA BINTA di ganti YA IBNA….nama ibunya..

NB.yang perlu dipahami bahwa tambahan sebutan nama tersebut bukan bagian dari isi al-quran. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 317 Komentar

AKHLAQ PERSAUDARAAN


kampus wongalus
kwajakarta@gmail.com

Oleh : Abdul  Hamid, Lc, MA

Di  antara  nilai-nilai  sosial  kemanusiaan  yang  ditekankan  oleh  Islam  adalah  persaudaraan (ukhuwah). Bahwa  hendaknya  manusia  hidup  di masyarakat  saling  mencintai  dan  menolong  dan  diikat  oleh  perasaan  layaknya  anak-anak  dalam  satu  keluarga.  Mereka  saling  mencintai , saling  memperkuat,  sehingga  benar-benar  terasa  bahwa  kebahagiaan  saudara  adalah  kebahagiaannya,  dan  persoalan  saudara  adalah  persoalanya.

Al-Qur’an  telah  menjadikan  hidup  bersaudara  itu  suatu  kenikmatan  yang  terbesar.  Allah  SWT  berfirman  yang  Artinya : “Dan  ingatlah  akan  nikmat  Allah  SWT  kepadamu  ketika  kamu  dahulu  (masa  jahiliyah)  bermusuh musuhan,  maka  Allah  SWT  mempersatukan  hatimu,  kemudian  menjadikan  kamu  karena  nikmat  Allah  SWT  orang-orang  yang  bersaudara”.  QS. ALI IMRAN [3] : 103.

Al-Quran  juga  telah  menjadikan  persaudaraan.  Allah  SWT  berfirman  yang  artinya  : “Sesungguhnya  orang-orang  mukmin  itu  bersaudara……. ( QS. Al-HUJARAT [49]:10 )

Nabi  Muhammad SAW mengajarkan pentingnya persatuan dan persaudaraan. Persatuan yang diajarkan tidak meleburkan perbedaan, tetapi tetap menghormati realitas perbedaan karena perbedaan merupakan sunnatullah. Allah SWT berfirman yang artinya: untuk tiap-tiap di antara kamu kami berikan aturan dan jalan terang. Sekiranya Allah SWT menghendaki niscaya kamu di jadikan satu umat saja, tetapi Allah SWT  hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu. Maka berlomba-lombalah untuk menbuat kebaikan.” (QS. Al-Maidah [5]: 49)


Kita juga dituntut berbuat adil terhadap siapa pun. Kedekatan maupun kebencian terhadap seseorang maupun sekelompok orang tidak boleh dijadikan faktor untuk berbuat tidak adil. Allah SWT berfirman artinya: janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum menjadikan tidak berlaku adil.” (Al-Maidah [5]: 8).


Untuk itu, pluralitas positif dan kejemukan yang menbawa keserasian sosial merupakan salah satu hakikat ajaran Nabi Muhammad SAW. Dari ayat-ayat mengenai ukhuwah (persaudaraan) tersebut, dapat di pahami antar sesama umat seharusnya didasarkan pada beberapa prinsip sebagai berikut:

  1. Tasamuh (toleransi). Prinsip tasamuh dimaksudkan untuk mengakomodasi seluas mungkin pluralitas kemanusiaan, baik itu berkenan dengan agama, kepercayaan, kelompok, etnis, pemikiran, dan sebagainya.

  2. Tawasuth (moderat) . Prinsip tawasuth merupakan penjelmaan dari sikap tasamuh.  Dengan nilai ini, umat islam senantiasa berupaya mengembangkan pemikiran dan gerakan dengan mendasarkan diri kepada nilai-nilai yang termasuk jalan tengah (al-wasathiyah), yakni jalan moderat, tidak ekstrim (al-tatharouf) dan tidak pula liberal. Dengan prinsip tawasuth ini, umat islam mampu berinteraksi, berdialog dan terbuka dengan semua pihak.

  3. ta’awun (gotong-royong). prinsip ta’awun menjadi sangat vital dalam mewujudkan ukhuwah di tengah realitas keterkelompokkan umat islam dalam berbagai organisasi dan baju politik yang mempunyai kepentingan yang berbeda-beda. ta’awun yang bersifat positif dan aktif akam melahirkan kompetisi (istibaq) dalam berkarya dan berkreavitas. Perbedaan yang terjadi di masing-masing kelompok masyarakat islam dam ormas akan memperkarya dan saling melengkapi, bukan saling menegasikan dan menafikan.

  4. Musawah (kesetaraan). Prinsip musawah merupakan prasyarat utama dalam menjalin kerjasama, gotong-royong dan dalam rangka melakukan musyawarah. Prinsip ini akan mengikis sifat ‘ananiyah (egoisme) sektoral, kebanggaan atas kelompoknya (kullu hizbin bima ladaihi farihun), sehingga merasa bener sendiri dan melihat kelompok lain sendiri dalam posisi yang salah dan di persalahkan.

  5. Takaful ‘ijtima’i (solidaritas sosial). prinsip ini sebagai manifestasi atas suatu pemikiran dan gerakan kultural yang peduli kepada nasib kaum yang lemah dan di lemahkan (mustadl’afin) yang selama ini kehidupannya tidak diuntungkan oleh pembangunan. Di atas prinsip ini islam menegaskan komitmennya pada advokasi-advokasi terhadap siapa saja yang di perlakukan secara tidak adil dan mengalami penindasan oleh siapa saja.

  6. Mahabbah (cinta kasih). Semangat cinta kasih, saling membagi, melindungi dan saling menaungi merupakan cerminan dari sikap persaudaraan sejati. Mahabbah mempunyai sikap hati yang bersifat esoteris yang dengannya mampu melahirkan rasa empati dan solidaritas sosial.

Selain dari prinsip di atas, tentu keiklasan, keterbukaan dan itikad baik dari semua pihak untuk melakukan komunikasi antar sesama akan menjadi kunci utama dalam memupuk keakraban dan kebersamaan di tangah perbedaan, sehingga semangat pesan Rasulullah SAW: “ikhtilafu ummati rahmah” (perbedaan umatku adalah rahmat) bener-bener menjadi kenyataan.

@@k

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 149 Komentar

ISMUL A’DHOOM (REVISI)


Rico Endo
rico_endo@yahoo.com

Ismul A’dhoom
Sayyidina Ummarah bin Zaid R.a

Sayyidina Ummarah bin Zaid  R.A adalah salah seorang dari perawi-perawi hadist yang mengkhususkan diri mereka untuk memperhatikan hadist-hadist yang bersangkutan dengan masalah Al-Asma Allah Al-Husna. Beliau mengatakan,” telah lama saya berusaha untuk dapat mengetahui mengenai Al-Asma ini. Saya tanyakan kepada ahli-ahli ilmu namun saya tidak dapat menemukan seorang pun yang dapat memberitahukannya kepada saya. Setelah cukup lama akhirnya saya bertemu dengan seorang yang sikapnya penuh semangat dan dia sangat ahli dalam bidang ‘ Istinbathul Ulum ‘ mengeluarkan suatu ma’na dari suatu dalil. Beliau adalah salah seorang dari keturunan Rasul SAW. Seorang yang Alim, banyak beribadah, dan sangat ketat menjaga dirinya dan doanya cepat terkabul.

Maka saya tanyakan kepada beliau mengenai asma yang dinyatakan dalam hadist bahwa barangsiapa yang memelihara keseluruhannya maka dia akan masuk surga. Pada mulanya beliau tampak enggan dan berkeberatan memberitahukannya kepada saya. Namun setelah beberapa saat dia menanggapi saya dan memperhatikan saya. Kemudian beliau berkata kepada saya, kalau bukan karena kepercayaanku padamu  dan aku ketahui bahwa engkau betul-betul bersungguh-sungguh dalam berusaha untuk mendapatkan ilmu , maka dia takkan kuberitahukan kepadamu. Oleh karena itu janganlah engkau mengajarkannya kepada sembarang orang terkecuali yang betul-betul engkau percayai. Karena didalamnya terdapat Ismullah Al-A’dhom yang jika engkau berdoa dengannya maka doamu pasti dikabulkan-NYA.

Kemudian beliau berkata lagi, jika engkau akan berdo’a dengan asma yang dimaksudkan itu, maka engkau berpuasalah terlebih dahulu pada hari kamis dan berdoalah dengan asma itu pada waktu malam jum’atnya setelah lewat tengah malam (waktu sahar), dan ketahuilah DEMI ALLAH yang Tiada Tuhan Kecuali Dia, jika seorang mukmin berdoa dengan doa itu pasti dikabulkan Allah Ta’ala. Seandainya yang dia minta adalah untuk dapat berjalan diatas air atau ditengah udara, maka itupun akan dikabulkan-NYA.

Setelah saya mendengar penjelasan beliau, maka saya berkata,” Jelaskanlah kepada saya Asma-Asma yang dimaksud dan Allah selamanya merahmatimu.” Maka beliau berkata, asma-asma itu terdapat dikitab Allah, yaitu  :

Ini rincian Asma yang berada didalam surah didalam Al-Qur’anul Kariim   :

 

  •  5 Asma di dalam surat Al-Fatehah :

  • Yaa Allah, Yaa Robbu, Yaa Rohman,Yaa Rohiim, Yaa Maliik

 

  • 23 Asma didalam surah Al-BaQorah :

  • Yaa Muhiith, Yaa Qodiir, Yaa ‘Aliim, Yaa Hakiim, Yaa Tawwabu, Yaa Bashiiru, Yaa Wasii’u, Yaa Samii’u, Yaa Badii’u, Yaa Kaafi, Yaa Ro’uufu, Yaa Syaakiru, Yaa Wahiidu, Yaa Ghofuuru, Yaa Haliimu, Yaa Qoobidhu, Yaa Baasithu, Yaa Hayyu, Yaa Qoyyumu, Yaa ‘Aliyyu, Yaa ‘Adhiimu, Yaa Waliiyu, Yaa Ghoniyyu

 

  •  4 Asma di dalam surah Ali Imran :

  •  Yaa Qoo-imu, Yaa Wahaabu, Yaa sarii’u, Yaa Khobiiru

 

  • 6 Asma di dalam surah An-Nisaa  :

  • Yaa RoQiibu, Yaa Hasiibu, Yaa Syahiidu, Yaa ‘Afuwwu, Yaa Muqiitu, Yaa wakiilu

 

  • 5 Asma di dalam surah Al-An’am  :

  • Yaa Faathiru, Yaa QooHiru, Yaa Dhohiiru, Yaa Qodiiru, Yaa Lathiifu

 

  • 2 Asma di dalam Surah Al-A’raf  :

  • Yaa Muhyii, Yaa Mumiitu

 

  • 2 Asma di dalam Surah Al-Anfal  :

  • Yaa Ni’mal maula Yaa Ni’man Nashiiru

 

  • 7 Asma di dalam Surah Al-Hud  :

  • Yaa Hafiizhu, Yaa Qoriibu, Yaa Mujiibu, Yaa Hamiidu, Yaa Majiidu, Yaa Fa’alu limaayuriidu, Yaa Waduudu

 

  • 2 Asma di dalam Surah Ar-Ra’ad  :

  • Yaa Kabiiru, Yaa Muta’aalii

 

  • 1 Asma di dalam Surah Ibrahiim  :

  • Yaa Mannaanu

 

  • 1 Asma di dalam Surah Al-Hijr  :

  • Yaa Kholaaqu


  • 2 Asma di dalam Surah Maryam  :

  • Yaa Shoodiqu, Ya Waaritsu

 

  • 1 Asma di dalam Surah Al-Haj  :

  • Yaa Baa’itsu

 

  • 1 Asma di dalam surah Al-Mu’minun  :

  • Yaa Kariimu

 

  • 3 Asma di dalam surah An-Nuur  :

  • Yaa Haqqu, Yaa Mubiinu, Yaa Nuuru

 

  • 1 Asma di dalam surah Al-FurQon  :

  • Yaa Hadii

 

  • 1 Asma di dalam Surah As-Saba’  :

  • Yaa Fattahu

 

  • 1 Asma di dalam Surah Al-Fathir  :

  • Yaa Syakuuru

 

  • 4 Asma di dalam Surah Al-Mu’miin  :

  • Yaa Ghofaaru, Yaa Qoobiluttaubi, Yaa Syadiidal ‘Iqoobi Yaa Dzath-thouli

 

  • 3 Asma di dalam Surah Az-Zariyat  :

  • Yaa Hayyu, Yaa Rozaqqu, Yaa Dzal Quwwatil matiinu

 

  • 1 Asma di  dalam Surah At-Tuur  :

  • Yaa Barru

 

  • 2 Asma didalam Surah Al-Qomar  :

  • Yaa Maliiku, Yaa Muqtadiru

 

  • 3 Asma di dalam Surah Ar-Rahman  :

  • Yaa Robbal Masyriqoini Yaa Robbal Maghribaini, Yaa Dzal Jalaali Wal Ikroomi

 

  • 4 Asma di dalam Surah Al-Hadid  :

  • Yaa Awwalu, Yaa Akhiiru, Yaa  Dhoohiru, Yaa Baathinu

 

  • 11 Asma di dalam Surah Al-Hasyr  :

  • Yaa Maliku, Yaa Quddus, Yaa Salaamu, Yaa Mu’miinu, Yaa Muhaimiinu, Yaa ‘Aziizu, Yaa Jabbaaru, Yaa Mutakabbiru, Yaa Khooliqu, Yaa Barii’u, Yaa Mushowwiiru

 

  • 2 Asma di dalam Surah Al-Buruj  :

  • Yaa Mubdi-u, Yaa Mu’iidu

 

  • 2 Asma di dalam Surah Al-Ikhlas   :

  • Yaa Ahadu, Yaa Shomadu………

Setelah Ummarah menceritakan pengalamannya itu dan menyebutkan tertib Asma diatas, beliau mengatakan lagi,” Maka saya pun berdo’a dengan Asma tersebut dan tidak hanya sekali saya buktikan bahwa betul sangat cepat terkabulnya apa yang saya minta. Dan ada pula sejumlah jama’ah yang telah menyalinnya dari saya dan semuanya mengatakan betul sangat cepat ijabahnya. ”

Selain dari beliau, juga Al-Qadhi Majduddin As-Syairazi, setelah menyebutkan beberapa sanad yaitu sumber dari mana dia mendapatnya, dia mengatakan “ DEMI ALLAH yang Tiada Yuhan kecuali Dia, saya telah berdoa dengan asma tersebut pada saat saya berada dalam ketakutan terhadap satu bahaya yang akan menimpa diri saya, maka saya diselamatkan Allah dari bahaya itu.”

Kaifiatu ‘amal   :

  • Jika akan membaca Ismul A’dhoom itu berpuasa terlebih dahulu pada hari kamis ( puasa biasa )

  • Asma dibaca setelah lewat tengah malam / sepertiga malam ( waktu sahur )

Tawasul sebelum membaca Ismul A’dhoom   :

Al-fatehah…( niatkan )…nuhdiihaa ilaa hadroti Sayyidina wa habibina Rasulullah Muhammad ‘bni Abdullah wa ajwazihi wa dzurriyaatihi wa ahli baytihi wa saa-iril anbiyaa-i wal mursaliin wa ali kulli minhum wa shohhabati ajma’iin. Tsumma nuhdi tsawabahaa ilaa khoodimil yauumi, tsumma ila arwahil malaikatil muqorrobiin, tsumma ilaa arwahi rijalil ghoib ainamaa kaanuu hallat arwaahahum min masyaariqil ardhi ilaa maghooribihaa barrihaa wa bahrihaa.

Tsumma ilaa ruuhi Sayyidina Muhajjir ilallah Ahmad bin Isaa, wa Sayyidina Al-Faqihul Muqoddam Muhammad bin Ali Ba’alawi, wal Habib Abdurrahman bin Muhammad As-seqaf, wal Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad shohibur rotib, wal Habib Alwi bin Ahmad Bahsin,tsumma ilaa ruuhi Al-Habib Ahmad bin Alwi Bahsin, tsumma ilaa ruuhi Al-Habib Ali bin Hasan Al-Atthas,tsumma ilaa ruuhi shohibul wirid Sayyidina Ummaroh bin Zaid. Ra.

Tsumma ilaa arwaahi amwaatanaa khosh-shoh wa amwaatil muslimiina wal muslimaati ‘ammah.Bi-annallaha yataghosy-syaahum birrohmaati wal maghfirooti wayusak-kinuhumul jannah birohmaatihi.

Asta’iinu min barokatihaa bi-annallaha yubal-lighu maqooshidanaa wa yaqdhii hajaatinaa wa yaktubus-salamata ‘alaina min syarril jinni wal insii waman aroodanaa bisuu-in, wa ilaa hadrotin nabiyyi Muhammadin Sholallahu ‘alaihi wa alihi wassallama. Al-Fatihah…..1x

Ma’na tawasul diatas   :

“ Alfatihah…(niat)…kehadirat sayyidina kekasih kami Rasulullah Muhammad SAW bin Abdillah, dan kepada istri-istri beliau, dan anak keturunanya serta seluruh keluarganya dan kepada para Nabi dan Rasul dan semua keluarga mereka dan semua shahabat-shahabatnya.

Kemudian ditujukan kepada semua Malaikat yang menjaga hari, dan kepada semua Malaikat yang dekat kedudukannya kepada Allah, kemudian kepada semua Rijal Ghoib dimanapun berada baik yang berada disebelah timur bumi sampai sebelah barat, baik dilautan maupun didaratan. Kemudian kehadirat Pemimpin kami Al-Muhajir Ilallah Ahmad bin Isa, juga kepada Sayyidina Al-Faqihil Muqaddam Muhammad bin Ali Ba ‘Alawi, kepada Sayyidina Al-Habib Abdurrahman bin Muhammad Asseqaf, dan Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad shohibur Ratib, juga untuk Habib Alwi bin Ahmad Bahsin. Kemudian kepada kehadirat Al-Ustadz Al-Habib Ahmad bin Alwi Bahsin. Kemudian juga kepada ……………………( sebut nama yang ingin di Fatehai ).

Al-Fatihah khusus kepada semua mereka yang wafat dari orang-orang muslim seluruhnya, Sesungguhnya Allah menolong mereka dengan Rahmat dan Ampunan dan menempatkan mereka di surga dengan rahmatNYA.Aku meminta pertolongan dengan sebab keberkahan Alfatihah dan mereka yang tersebut karena sesungguhnya Allah menyampaikan maksud kami dan mengabulkan hajat kami serta memberikan keselamatan atas kami dari kejelekan jin dan manusia serta orang-orang yang berniat jelek pada kami.Dan kehadirat Nabi Muhammad SAW. AlFatihah……1x

Bismillahir rahmaanir rahiim.

Wa lillahil asmaa-ulhusna faad’uuhu biha……..

Yaa Allah, Yaa Robbu, Yaa Rohman,Yaa Rohiim, Yaa Maliik, Yaa Muhiith, Yaa Qodiir, Yaa ‘Aliim, Yaa Hakiim, Yaa Tawwabu, Yaa Bashiiru, Yaa Wasii’u, Yaa Samii’u, Yaa Badii’u, Yaa Kaafi, Yaa Ro’uufu, Yaa Syaakiru, Yaa Wahiidu, Yaa Ghofuuru, Yaa Haliimu, Yaa Qoobidhu, Yaa Baasithu, Yaa Hayyu, Yaa Qoyyumu, Yaa ‘Aliyyu, Yaa ‘Adhiimu, Yaa Waliiyu, Yaa Ghoniyyu, Yaa Qoo-imu, Yaa Wahaabu, Yaa sarii’u, Yaa Khobiiru, Yaa RoQiibu, Yaa Hasiibu, Yaa Syahiidu, Yaa ‘Afuwwu, Yaa Muqiitu, Yaa wakiilu, Yaa Faathiru, Yaa QooHiru, Yaa Dhohiiru, Yaa Qodiiru, Yaa Lathiifu,   Yaa Muhyii, Yaa Mumiitu,Yaa Ni’mal maula Yaa Ni’man Nashiiru, Yaa Hafiizhu, Yaa Qoriibu, Yaa Mujiibu, Yaa Hamiidu, Yaa Majiidu, Yaa Fa’alu limaayuriidu, Yaa Waduudu, Yaa Kabiiru, Yaa Muta’aalii, Yaa Mannaanu, Yaa Kholaaqu, Yaa Shoodiqu, Ya Waaritsu, Yaa Baa’itsu, Yaa Kariimu, Yaa Haqqu, Yaa Mubiinu, Yaa Nuuru, Yaa Hadii, Yaa Fattahu, Yaa Syakuuru, Yaa Ghofaaru, Yaa Qoobiluttaubi, Yaa Syadiidal ‘Iqoobi Yaa Dzath-thouli, Yaa Hayyu, Yaa Rozaqqu, Yaa Dzal Quwwatil matiinu, Yaa Barru, Yaa Maliiku, Yaa Muqtadiru, Yaa Robbal Masyriqoini Yaa Robbal Maghribaini, Yaa Dzal Jalaali Wal Ikroomi, Yaa Awwalu, Yaa Akhiiru, Yaa  Dhoohiru, Yaa Baathinu, Yaa Maliku, Yaa Quddus, Yaa Salaamu, Yaa Mu’miinu, Yaa Muhaimiinu, Yaa ‘Aziizu, Yaa Jabbaaru, Yaa Mutakabbiru, Yaa Khooliqu, Yaa Barii’u, Yaa Mushowwiiru, Yaa Mubdi-u, Yaa Mu’iidu, Yaa Ahadu, Yaa Shomadu……… Allahumma inni as-aluka Yaa Allah bismikal ‘Adhiimu wa bihaqqi Asmaa-ikal Husna inni taisirlii Haajati wa antaqdhi maqshuudii……( Hajat kita ).

Allahumma inni as-aluka bijamii’i asmaa-ikal husna maa’alimtu minhaa wa maalam a’lam wa as-aluka bismikal ‘adhiimil a’dhoomul Kabiiril akbar.Alladzii man da’aaka bihi ajabtahu wa man sa-alaka bihi a’thoytahu.

===  Sempurna Revisi,Insya Allah  ===

Catatan  : Saat membaca doa Asmaul A’dhom, lengkapilah dengan adab-adab doanya. 

@@K

Categories: ISMUL A’DHOOM (REVISI) | 181 Komentar

MAKNA HURUF HIJAIYAH


Dari Husein bin Ali bin Abi Thalib as. :

Seorang Yahudi mendatangi Nabi Muhammad SAW. Pada saat itu Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib as bersama Nabi.

Yahudi itu berkata kepada Nabi Muhammad SAW : “apa faedah dari huruf hijaiyah ?”

Rasulullah SAW lalu berkata kepada Ali bin Abi Thalib as, Jawablah”.

Lalu Rasulullah SAW mendoakan Ali, “ya Allah, sukseskan Ali dan bungkam orang Yahudi itu”.

Lalu Ali berkata : “Tidak ada satu huruf-pun kecuali semua bersumber pada nama-nama Allah swt”.

Kemudian Ali berkata :

  1. “Adapun alif artinya tidak ada Tuhan selain Dia yang Maha Hidup dan Kokoh.
  2. Adapun ba artinya tetap ada setelah musnah seluruh makhluk-Nya.
  3. Adapun ta, artinya yang maha menerima taubat, menerima taubat dari semua hamba-Nya.
  4. Adapun tsa artinya adalah yang mengokohkan semua makhluk “Dialah yang mengokohkan orang-orang beriman dengan perkataan yang kokoh dalam kehidupan dunia”.
  5. Adapun jim maksudnya adalah keluhuran sebutan dan pujian-Nya serta suci seluruh nama-nama-Nya.
  6. Adapun ha adalah Al Haq, Maha hidup dan penyayang.
  7. Kha maksudnya adalah maha mengetahui akan seluruh perbuatan hamba-hamba-Nya.
  8. Dal artinya pemberi balasan pada hari kiamat.
  9. Dzal artinya pemilik segala keagungan dan kemuliaan.
  10. Ra artinya lemah lembut terhadap hamba-hamba-Nya.
  11. Za’ artinya hiasan penghambaan.
  12. Sin artinya Maha mendengar dan melihat. Syin artinya yang disyukuri oleh hamba-Nya.
  13. Shad maksudnya adalah Maha benar dalam setiap janji-Nya.
  14. Dhad artinya adalah yang memberikan madharat dan manfaat.
  15. Tha artinya Yang suci dan mensucikan.
  16. Dzha artinya Yang maha nampak dan menampakan seluruh tanda-anda.
  17. Ayn artinya Maha mengetahui hamba-hamba-Nya.
  18. Ghayn artinya tempat mengharap para pengharap dari semua ciptaan-Nya.
  19. Fa artinya yang menumbuhkan biji-bijian dan tumbuhan.
  20. Qaf artinya adalah Maha kuasa atas segala makhluk-Nya.
  21. Kaf artinya yang Maha mencukupkan yang tidak ada satupun yang setara dengan-Nya, Dia tidak beranak dan tidak diperanakan.
  22. Adapun lam maksudnya adalah maha lembut terhadap hamba-nya.
  23. Mim artinya pemilik semua kerajaan.
  24. Nun maksudnya adalah cahaya bagi langit yang bersumber pada cahaya arasynya.
  25. Adapun waw artinya adalah, satu, esa, tempat bergantung semua makhluk dan tidak beranak serta diperanakan.
  26. Ha artinya Memberi petunjuk bagi makhluk-Nya.
  27. Lam alif artinya tidak ada tuhan selain Allah, satu-satunya serta tidak ada sekutu bagi-Nya.
  28. Adapun ya artinya tangan Allah yang terbuka bagi seluruh makhluk-Nya”.

Rasulullah lalu berkata “Inilah perkataan dari orang yang telah diridhai Allah dari semua makhluk-Nya”.

Mendengar penjelasan itu maka yahudi itu masuk Islam.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 220 Komentar

UNTUK SEBENTUK KEINGINAN


Enrico Burhan

0852.6846.8720
rico_endo@yahoo.com

Assalamu’alaikum wr wb….salam ta’dhim saya haturkan kepada semua sesepuh dan pengampuh dii Kampus Wong Alus, salam sayang penuh cinta untuk semua santri Alus dimanapun kalian berada.

Saat ini saya hanya ingin ber intermezzo saja dengan kalian. Ada saatnya sejenak kita meletakkan beban dan mencoba untuk rilex dari kesibukan. Terlebih bagi para Hikmater ( Ahli wirid, begitu saya menyebutnya.red ). Mungkin saja,entah dimana dan dalam keadaan bagaimanapun…mereka yang mencintai wirid selalu disibukkan dengan hitungan dan bacaannya. Bukan tanpa sebab, demi sebentuk keinginan maka kebanyakan dari kita mencoba meraihnya dalam waktu secepat mungkin dan sebanyak mungkin. Hajat dan keinginan yang membuncah di dalam dada terkadang mengalahkan pikiran-pikiran rasional.

Saat ini saya tidak berbicara sebagai Pangeran Sukemilungsaya berbicara sebagai pribadi seorang sahabat yang bernama Enrico Burhan. Dengan kebiasaan dan keadaan yang sama dengan kalian. Kenapa saya katakan begitu ?? Sebabnya sederhana…jika para sahabat menghubungi saya sebagai seorang Pangeran Sukemilung sama artinya dengan para sahabat akan mencurahkan isi hati dan masalahnya kepada saya. Sedangkan saya tidaklah beda dengan kalian. Hanyalah sebuah pribadi yang kadang kala juga terjebak kesalahan, ke khilafan dan  kelemahan. Semua itu manusiawi menurut saya. Perbedaan yang nyata adalah bahwa saya pernah duduk bersama guru-guru dan mursyid dalam majelis ilmu. Dan dari beliaulah saya mendapatkan apa yang saya miliki sekarang. Sebagian dari itu sudah saya bagi kepada para sahabat dengan tulus ikhlas. Mungkinkah dari semua pemberian itu, baik dari saya yang dhoif ataupun dari para sesepuh yang lain, sudah bisa memberikan solusi bagi hajat para sahabat ?? Sudahkah semua pemberian itu menghantarkan keinginan para sahabat kepada tempatnya ?? Jika pun kalian menerima semua bentuk bacaan wirid ( Ilmu.red ) apakah para sahabat yaqin bahwa kelak pemberian itu tetap bermanfaat bukan hanya bagi kehidupan dunia tapi juga di akhir kelak saat kita berkumpul dalam penghisaban di Yaumil Akhir ??

Saat ini mungkin waktu yang tepat bagi semua pertanyaan yang ada dalam batin para sahabat untuk saya jawab. Saya tidak akan berbicara tentang tingkatan makrifat dan kedudukan spiritual para sahabat, saya hanya ingin membuka wawasan kalian bahwasanya semua gelisah yang menghantui jiwa kita pasti akan ada JAWABANNYA ??  

Kita mulai dari sebuah pertanyaan   :

BERAPA LAMA DOA YANG KALIAN PANJATKAN SAMPAI KEPADAMU DAN MENGANTARKANMU KEPADA TUJUAN ?

Bagi kalian yang sering mengambil amalan wirid di kampus ini pasti mempunyai stok wirid yang mungkin saja menyamai stok wiridnya para Kyai. Kalian mengumpulkannya berdasarkan keinginan kalian. Dengan melihat faedahnya dan kegunaan wirid tersebut. Dengan nafsu yang menggebu- gebu semua amalan itu di simpan rapi didalam arsip ghaib yang kalian beri judul :

KUMPULAN AMALAN-AMALAN MUSTAJAB.

Dalam pengamalan itu terkadang sahabat menemui pengalaman spiritual yang tidak bisa terjawab. Kembali kebingungan melanda. Jika amalan itu untuk kesaktian maka biasanya ada beberapa Ruhaniyaan yang datang, entah itu khodam ayat, jin iseng, ataupun gangguan syaiton. Bagaimana cara sahabat bisa membedakan sifat dan keadaan Ruhaniyan itu ??  Ada lagi yang bertanya kepada saya tentang kemustajaban antara amalan yang satu dengan amalan yang lain ?? Kemudian minta ijazah amalan yang paling  mustajab, yang spektakuler, tajam dan terpercaya ??? Ada lagi yang kebingungan karena doanya seperti tidak pernah di ijabah, lenyap dan hilang ??? Yang lain bercerita sudah riyadhoh belasan hari tapi ilmu belum tajrib juga ??

PRIHATIN  ??? sudah tentu saya miris melihat keadaan itu. Betapa banyak para sahabat yang lelah dalam amalannya tetapi tidak menemui keberhasilan. Betapa banyak sahabat yang merasa ilmunya tajrib tapi kemudian sadar bahwa dia ada dalam lingkaran tipu daya Jin / syethon. Betapa banyak kelelahan itu menyebabkan hilangnya kepercayaan terhadap semua bentuk wirid ?? Mari kita kaji satu persatu para sahabat….

  1. Hilangkan kebiasaan mengkoleksi bacaan wirid yang tidak  kalian fahami asbabun nuzulnya dengan baik.. Kebiasaan seperti ini hanya menyebabkan kalian berangan-angan saja.Apakah dengan mempunyai koleksi puluhan bacaan akan bisa membuat kalian menjadi seorang spiritualis handal atau seorang prayer yang mumpuni ?

  2. Kembali kepada sunah An-Nabi SAW. Pelajari dan pahami dengan baik setiap  sunah Beliau SAW. Tumbuhkan rasa mahabbah dan tawaduq. Yaqini bahwasanya keutamaan beliau SAW lebih dari Nabi manapun.

  3. Carilah Guru Mursyid dan mengabdilah kepada beliau dengan tulus.Satu Mursyid dapat mengantarmu kepada puluhan guru yang bukan Mursyid.

  4. Duduklah bersama sahabat yang bisa membuat batinmu tenang, orang-orang yang menyimpan kebijaksanaan didalam jiwanya. Ilmu yang baik, benar dan yang berasal dari sumber yang jernih akan membuat pengamalnya menjadi lebih lurus  dalam  berpikir dan bertindak. Mereka akan memadukan Dzikir dan Pikir dengan seimbang. Keseimbangan batiniah mereka jauh lebih baik dan sempurna.

  5. Perbanyaklah bermuhasabah. Koreksi dirimu dan perbaiki jika kalian menemukan cela di dalamnya. Cari tahu apa yang menjadi keiinginanmu sebetulnya.

Kelima point di atas belumlah bisa menjawab keseluruhan pertanyaan para sahabat, tapi minimal bisa mewakili apa yang menjadi sebab tidak / belum berhasilnya sebuah riyadhoh. Tulisan ini tidak akan mengambil contoh orang lain, saya akan menceritakan pengalaman saya sendiri. Secara pribadi saya tipe orang yang logis dengan keinginan selalu memperbaiki kualitas spiritual dari waktu ke waktu. Jungkir balik bahkan tak jarang terperosok. Hanya karena kasih sayang-NYA dan bantuan para mursyidlah saya bisa selalu kembali. Saya di kelilingi para sahabat yang siap setiap waktu membela dan menolong saya. Merekalah yang menjadi saksi perjalanan spiritual. Mereka selalu hadir menolong jika saya kesulitan. Mereka-mereka inilah yang di jadikan ‘ KHODAM ‘ oleh Allah SWT untuk saya. Kehadiran mereka yang nyata dan ada membuat jiwa saya selalu tenang dan terjaga. Saya tidak jatuh dalam khayalan ghoib tentang sebentuk khodam tanpa rupa dan mendebarkan. Mereka datang kapanpun mau…tanpa saya harus bersusah payah membaca ribuan wirid. Mereka dating dengan kerinduan seorang sahabat, bukan dalam kegelapan dan kebingungan. Silaturahmi kami pun  terjaga dengan baik.

Selanjutnya …bagaimana saya menyikapi persoalan yang menimpa saya ??? Bagaimana cara saya mendapatkan semua hajat saya  ??? Berapa record tercepat doa yang saya panjatkan datang dengan sempurna ??? Untuk para sahabat ketahui…saya tidak pernah menjadikan diri sebagai ‘ CHEEKER GUDANG ‘ yang hanya menghapal nama-nama barang / produck. Saya lebih suka menjadi seorang ‘ DOKTER ‘ yang paham takaran dosis serta obat apa yang tepat untuk penyakit saya. Kebanyakan para sahabat hanyalah menjadi CHEEKER GUDANG saja. Menghapal puluhan amalan tanpa tahu obat dan dosis yang tepat  untuk hajat / masalah mereka. Hasilnya  ? ……NOL BESAR

Lihatlah bagaimana cara para Mursyid memberikan Ijazah…beliau tidaklah sama dalam memberikannya. Dua orang yang datang dengan kasus yang sama kemudian minta doa+ijazah, akan diberikan ‘ obat ‘ yang berbeda. Yang satu mungkin hanya disuruh banyak istighfar dan yang lain mungkin saja diminta lebih banyak bershodaqah. Yang tampak di mata seorang mursyid, mereka hanya diminta untuk memperbaiki kekurangan saja. Demikianlah yang biasa kami lakukan !! Saya tidaklah buru-buru memvonis bahwa apa yang terjadi harus segera diselesaikan dengan amalan ini atau itu. Saya mencari terlebih dahulu penyebabnya baru mencari obatnya.

Contoh kasus paling baru   :

  • Awal Januari saya kembali pulang ke palembang setelah sekian lama di tugaskan di medan. Saya kembali sebagai seorang pengangguran. Seorang laki-laki tanpa status dan harga diri. Begitu menurut saya. Awalnya merasa senang karena bebas dari rutinitas kerja. Setelah satu bulan gelisah menghinggapi diri, barulah kemudian saya melaksanakan riyadhoh untuk mencari wiridan yang tepat untuk masalah saya. Saat itu ada tiga hal yg menjadi beban, Utang-Uang-Kerja. Apa wiridan yang tepat yg dapat merangkum semua hajat itu ?? Jawaban sekaligus solusi untuk itu adalah saya mendapatkan Ijazah Asma Ul-Husna dari sahabat saya DENWIEK. Hasilnya bagaimana ?? woow sangat mengagumkan…tuntas dalam tempo tepat 2 minggu. Tentang bagaimana caranya saya mendapatkan Ijazah itu biarlah hanya menjadi rahasia antara saya dan Mbah Denwiek.

  • Kasus ke dua adalah masalah yang menimpa saya dengan abang saya. Permasalahan uang yang menjadi pokok utama. Saya lakukan kembali pencarian Isyaroh itu. Belum ada isyaroh yang dapat di jadikan patokan selama beberapa hari. Tepat hari ke lima, mendadak ba’da dzuhur  Isyaroh itu saya dapatkan. Ba’da dhuhur itu saya membaca Ratib Al-Attos sebanyak 40x.. Belum tau setelah itu akan mendapatkan solusi apa. Malamnya….ba’da maghrib saya di telpon teman dan bilang akan mengembalikan uang saya. Alhamdulillah….berarti kurang lebih 7 jam saja doa itu terjawab.

  • Kasus ke tiga adalah ke inginan saya untuk kerja di tempat lain dengan jabatan yg sama saat terakhir saya bertugas. Kurang lebih 15 hari melakukan riyadhoh, saya teringat akan sebuah Ismul A’dhom ( pernah diposting dengan judul yang sama )…saya  tergerak untuk membacanya. Hasilnya….?? Mendadak saya dapat telpon dari seseorang yang bernama Andri ( kelak akan menjadi Pimpinan saya sekarang ). Beliau bercerita panjang lebar dengan saya. Terjalin ke akraban. Suatu hari saya di undang main ke kantornya, awalnya saya kira beliau adalah pegawai biasa seperti saya. Ternyata sangat mengejutkan…beliau adalah Seorang kepala cabang. Wah…ada apa ini ?? dengan tanpa tedeng aling-aling ( njiplak ucapan Mas Wiro Sableng ! ) beliau menawarkan Jabatan Sub Branch di daerah. Dengan beberapa fasilitas yg membuat saya tertarik. Kalo sudah begini saya ga komentar banyak….Alhamdulillah.

Untuk kasus yang lain sangat banyak. Hal itu yang membuat saya selalu  hati-hati dalam memilih wirid yang tepat untuk suatu hajat. Saya pun menyarankan para sahabat untuk bersikap demikian. Jangan terjebak dalam iklan faedah suatu amalan. Cari tahu dan yaqini bahwa amalan yang kau dapat bisa mengantarmu dengan baik tanpa kehilangan barokah para Nabi dan Aulia Allah. Ucapkanlah QOBILTU…jika memang hatimu berkata bahwa memang itulah obat yang tepat bagimu. Insya Allah saya akan mengajarkan kepada kalian bagaimana caranya mencari Isyaroh yang tepat. Saya bukanlah orang sakti seperti kebanyakan sangka para sahabat. Sama seperti kalian…saya pun menadahkan tangan kepada-NYA saat menemui kesulitan. Saya pun menangis dan mengadu kepada-NYA akan beban batin saya.

Intermezo ini rasanya sudah terlalu panjang. Maafkan saja jika kelemahan artikel ini membuatmu tersinggung atau tersindir. Demi Sebentuk keinginan mari sama-sama memperbaiki kwalitas spiritual kita. Akhirul kalam saya ucapkan kepada semua sahabat, jangan pernah bersedih jika doamu belum di ijabah. Kau tidaklah tahu apa Rahasia dibalik itu sampai kelak Allah akan membukakannya untukmu. Selamat berdoa semoga semua hajat segera terqabulkan…Amiin.

Untuk sedikit intermezzo ini saya hanya meminta kepadamu “ sertakanlah saya dan keluarga juga semua Mursyid dan guru kami didalam doa-doamu…Insya Allah kepada semua sahabat, kita akan berjumpa kelak secara langsung. Rindunya hati seorang sahabat kepada sahabatnya jauh lebih berat dan besar dari sebuah gunung ataupun jauh lebih luas dari sebuah samudera “

Saya Pamit….Jazakumullah bi ahsanil jaza. Barakalloh fiikum…

Footnote :

Salam ta’dhim buat Abangku Sanjaya di Bandung…thx atas nasehatnya. Good Job Brother !

Salam sayang untuk sahabat terbaik Muhammad69…Jangan nganji yo ji !! hehehehehe…

@@K

Categories: UNTUK SEBENTUK KEINGINAN | 301 Komentar

WIRID SABDO DADI


Prayoga Gemilang
gemilang.prayoga@yahoo.co.id

assalamu alaikum  wr wb bolo wongalus semua.

Ilmu ini saya dapatkan pd th.2007 yg lalu dari seorang ustad yg juga teman di pesantren dulu. Kemanfaatannya insya Allah agar ucapan kita bs jadi nyata (sabdo dadi). Dengan tata caranya adalah sbb:

  • Puasa 1 hari.

  • Malamnya baca doa di bawah ini 100x dan tiupkan pd segenggam bunga melati, tapi sebelumnya melaksanakan sholat hajat dulu dan tawassul umum sebisanya.

  • Terakhir bunga melati dimasukkan dalam bak air dan gunakan untuk mandi pada tengah malam itu juga.

  • Setelah semua prosesi selesai,dawamkan amalan tersebut tiap habis sholat subuh dan maghrib masing2 sebanyak 25x bacaan amalannya sbb:

ALLAHUMMA YA ALIYYU MING QOODIRIW WA ALIYYU MIWWAROOQIL JANNATI BIROHMATIKA YA ARHAMAR ROHIMIN.

Demikian amalan yg singkat ini saya bagikan untuk sedulur wongalus semua.Bagi yang mau mengamalkan monggo saja diamalkan. Dan satu pesan saya stlh rutin mengamalkan hrs bs menjaga ucapan.karena ucapan kita akan bs terjadi kapan saja.

Wassalamu alaikum wr wb

salam seduluran.
YINGYANG

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 268 Komentar

PENGUMUMAN UNTUK SEDULUR KWA


SEHUBUNGAN DENGAN ADANYA KESIBUKAN YANG TIDAK BISA DITUNDA, MAKA KAMI MENGUMUMKAN BAHWA ACARA CANGKRUKAN RABU MALAM BESOK TANGGAL 15 JUNI 2011 TERPAKSA DITIADAKAN.
ACARA AKAN DISELENGGARAKAN LAGI PADA HARI RABU MALAM PUKUL 20.00 WIB TANGGAL 29 JUNI 2011 DENGAN TEMA “MENGKAJI PERJALANAN SPIRITUAL SUNAN KALIJAGA MENEMUKAN HIDAYAH IMAN” BERTEMPAT DI MUSHOLA BALAI DIKLAT KAB SIDOARJO, JL MAJAPAHIT 5 SIDOARJO (100 METER SELATAN RSUD)
DEMIKIAN PENGUMUMAN INI. TERIMA KASIH.
TTD WONGALUS.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 254 Komentar

KATA SAPANJADI ( SEMULA JADI ) VERSI BANJAR


Dewa Pelet dewapelet@ymail.com

Assalamu’alaikum wr wb
Bismillahirrahmanirrahiim

Salam hormat buat Ki Alus dan jajaran sepuh serta sedulur KWA,ijinkanlah saya untuk berbagi sedikit amalan dr daerah Banjar,untuk melestarikan keilmuan dan budaya Nusantara.Dan tentu saja tanpa bermaksud untuk menggurui sedulur semua,smg bs digunakan untuk kebaikan dan membantu sesama.

ILMU PANDANG
“KUNTA ‘ALAYYA SA BIRRIHI
BIROBBIKUM YA ADAM
SAFIYA WA HAWA”

caranya :
pandangi wanita yg disukai sambil baca kata tsb,sambil tarik nafas ( HU ) sambil bayangkan wajahnya masuk kedalam tulang rusuk kiri kita,lalu telan ludah ( pengunci ),kemudian hembuskan nafas ( ALLAH ).

ket :
tulang rusuk kiri namanya “BIRRIHI” yg kemudian dijadikan Siti Hawa.

PILUNGSUR BERANAK ( AGAR MUDAH MELAHIRKAN )

“NUN-NUN-NUN
WAL KOLAMI WAMA YASTURUN
HAI MALAIKAT MUSIBAH
PENUNGGU PINTU FATIMAH
BUKAKAN PINTU FATIMAH
MUHAMMAD HANDAK LALU”

caranya :
baca 3x dan hembuskan nafas kedalam segelas air,lalu minumkan sedikit pd wanita yg akan melahirkan,sisanya buat cuci muka dan sedikit tuangkan ketelapak tangan kanan lalu usapkan kelehernya turun sampai keperut.

Yang harus diingat adalah apapun Kata/bacaan/amalan jika tanpa ijin dan ridha-Nya maka tidak akan terkabul dan tidak akan terjadi.Oleh krn itu kuatkanlah keyakinan dlm hati bahwa Allah akan mengabulkan hajat kita,tentu saja diiringi dgn meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita pada-Nya.

Mohon maaf atas segala kekurangan dan kelancangan saya,akhirul kalam
Wassalamu’alaikum wr wb

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 296 Komentar

KISAH HIKMAH


Semoga para sedulur di kwa bisa memperoleh manfaat atas kisah berikut ini ;

pemuda bermata biru, rambutnya merah, pundaknya lapang panjang,
berpenampilan cukup tampan, kulitnya kemerah-merahan, dagunya menempel
di dada selalu melihat pada tempat sujudnya, tangan kanannya menumpang
pada tangan kirinya, ahli membaca Al Qur’an dan menangis, pakaiannya
hanya 2 helai sdh kusut yg satu utk penutup badan dan yang satunya utk
selendangan, tiada orang yang menghiraukan, tak dikenal oleh penduduk
bumi akan tetapi sangat terkenal di langit. Dia.., jika bersumpah demi
Allah pasti terkabul. Pada hari kiamat nanti ketika semua ahli ibadah
dipanggil masuk surga, dia justru dipanggil agar berhenti dahulu &
disuruh memberi syafa’at, ternyata Allah memberi izin dia utk memberi
syafa’at sejumlah qobilah Robi’ah dan qobilah Mudhor, semua dimasukkan
surga tak ada yang ketinggalan karenanya.
Dia adalah “Uwais al-Qarni”. Ia tak dikenal banyak orang dan juga
miskin, banyak orang suka menertawakan, mengolok-olok, dan menuduhnya
sebagai tukang membujuk, tukang mencuri serta berbagai macam umpatan
dan penghinaan lainnya… Ada seorang fuqoha’ negeri Kuffah, karena
ingin duduk dengannya, memberinya hadiah dua helai pakaian, tapi tak
berhasil dengan baik, karena hadiah pakaian tadi diterima lalu
dikembalikan lagi olehnya seraya berkata : “Aku khawatir, nanti
sebagian orang menuduh aku, dari mana kamu dapatkan pakaian itu, kalau
tidak dari membujuk pasti dari mencuri”.
Pemuda dari Yaman ini telah lama menjadi yatim, tak punya sanak famili
kecuali hanya ibunya yang telah tua renta serta lumpuh. Hanya
penglihatan kabur yang masih tersisa. Untuk mencukupi kehidupannya
sehari-hari, Uwais bekerja sebagai penggembala kambing. Upah yang
diterimanya hanya cukup untuk sekedar menopang kesehariannya bersama
Sang ibu, bila ada kelebihan, ia pergunakan utk membantu tetangganya
yang hidup miskin dan serba kekurangan seperti keadaannya.
Kesibukannya sbg penggembala domba dan merawat ibunya yang lumpuh dan
buta, tidak mempengaruhi kegigihan ibadahnya, ia tetap melakukan puasa
di siang hari dan bermunajat di malam harinya.. Uwais al-Qarni telah
memeluk Islam pada masa negeri Yaman mendengar seruan Nabi Muhammad
SAW. yang telah mengetuk pintu hati mereka untuk menyembah Allah,
Tuhan Yang Maha Esa, yang tak ada sekutu bagi-Nya.
Islam mendidik setiap pemeluknya agar berakhlak luhur.
Peraturan-peraturan yang terdapat di dalamnya sangat menarik hati
Uwais, sehingga setelah seruan Islam datang di negeri Yaman, ia segera
memeluknya, karena selama ini hati Uwais selalu merindukan datangnya
kebenaran…Banyak tetangganya yang telah memeluk Islam, pergi ke
Madinah untuk mendengarkan ajaran Nabi Muhammad SAW secara langsung.
Sekembalinya di Yaman, mereka memperbarui rumah tangga mereka dengan
cara kehidupan Islam.
Alangkah sedihnya hati Uwais setiap melihat tetangganya yang baru
datang dari Madinah.Mereka itu telah “bertamu dan bertemu” dengan
kekasih Allah penghulu para Nabi, sedang ia sendiri belum.
Kecintaannya kepada Rasulullah menumbuhkan kerinduan yang kuat untuk
bertemu dengan sang kekasih, tapi apalah daya ia tak punya bekal yang
cukup untuk ke Madinah, dan yang lebih ia beratkan adalah sang ibu
yang jika ia pergi, tak ada yang merawatnya. Hari berganti dan musim
berlalu, dan kerinduan yang tak terbendung membuat hasrat untuk
bertemu tak dapat dipendam lagi. Uwais merenungkan diri dan bertanya
dalam hati, kapankah ia dapat bertemu Nabinya dan memandang wajah
beliau dari dekat ? Tapi, bukankah ia mempunyai ibu yang sangat
membutuhkan perawatannya dan tak tega ditingalkan sendiri, hatinya
selalu gelisah siang dan malam menahan kerinduan untuk berjumpa.
Akhirnya, pada suatu hari Uwais mendekati ibunya, mengeluarkan isi
hatinya dan memohon izin kepada ibunya agar diperkenankan pergi
menemui Nabi SAW di Madinah. Sang ibu, walaupun telah uzur, merasa
terharu ketika mendengar permohonan anaknya. Beliau memaklumi perasaan
Uwais, dan berkata : “Pergilah wahai anakku ! temuilah Nabi di
rumahnya. Dan bila telah berjumpa, segeralah engkau kembali pulang”.
Dengan rasa gembira ia berkemas untuk berangkat dan tak lupa
menyiapkan keperluan ibunya yang akan ditinggalkan serta berpesan
kepada tetangganya agar dapat menemani ibunya selama ia pergi.
Sesudah berpamitan sambil menciumi sang ibu, berangkatlah Uwais menuju
Madinah yang berjarak kurang lebih empat ratus kilometer dari Yaman.
Medan yang begitu ganas dilaluinya, tak peduli penyamun gurun pasir,
bukit yang curam, gurun pasir yang luas yang dapat menyesatkan dan
begitu panas di siang hari, serta begitu dingin di malam hari,
semuanya dilalui demi bertemu dan dapat memandang sepuas-puasnya paras
baginda Nabi SAW yang selama ini dirindukannya.
Tibalah Uwais al-Qarni di kota Madinah. Segera ia menuju ke rumah Nabi
SAW, diketuknya pintu rumah itu sambil mengucapkan salam. Keluarlah
sayyidatina ‘Aisyah r.a., sambil menjawab salam Uwais. Segera saja
Uwais menanyakan Nabi yang ingin dijumpainya. Namun ternyata beliau
SAW tidak berada di rumah melainkan berada di medan perang. Betapa
kecewa hati sang perindu, dari jauh ingin berjumpa tetapi yang
dirindukannya tak berada di rumah. Dalam hatinya bergolak perasaan
ingin menunggu kedatangan Nabi SAW dari medan perang. Tapi, kapankah
beliau pulang ? Sedangkan masih terngiang di telinga pesan ibunya yang
sudah tua dan sakit-sakitan itu, agar ia cepat pulang ke Yaman,”
Engkau harus lekas pulang”.
Karena ketaatan kepada ibunya,pesan ibunya tersebut telah mengalahkan
suara hati dan kemauannya untuk menunggu dan berjumpa dengan Nabi SAW.
Ia akhirnya dengan terpaksa mohon pamit kepada sayyidatina ‘Aisyah
r.a. untuk segera pulang ke negerinya. Dia hanya menitipkan salamnya
untuk Nabi SAW dan melangkah pulang dengan perasaan haru.
Sepulangnya dari perang, Nabi SAW langsung menanyakan tentang
kedatangan orang yang mencarinya. Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa
Uwais al-Qarni adalah anak yang taat kepada ibunya. Ia adalah penghuni
langit (sangat terkenal di langit).
Mendengar perkataan baginda Rosulullah SAW, sayyidatina ‘Aisyah r.a.
dan para sahabatnya tertegun. Menurut informasi sayyidatina ‘Aisyah
r.a., memang benar ada yang mencari Nabi SAW dan segera pulang kembali
ke Yaman, karena ibunya sudah tua dan sakit-sakitan sehingga ia tidak
dapat meninggalkan ibunya terlalu lama.
Rosulullah SAW bersabda : “Kalau kalian ingin berjumpa dengan dia
(Uwais al-Qarni), perhatikanlah, ia mempunyai tanda putih di
tengah-tengah telapak tangannya.” Sesudah itu beliau SAW, memandang
kepada sayyidina Ali k.w (karomallahu wajhah) dan sayyidina Umar r.a.
dan bersabda : “Suatu ketika, apabila kalian bertemu dengan dia,
mintalah do’a dan istighfarnya, dia adalah penghuni langit dan bukan
penghuni bumi”..
Tahun terus berjalan, dan tak lama kemudian Nabi SAW wafat, hingga
kekhalifahan sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq r.a. telah di estafetkan
ke Khalifah Umar r.a. Suatu ketika, khalifah Umar teringat akan sabda
Nabi SAW. tentang Uwais al-Qarni, sang penghuni langit. Beliau segera
mengingatkan kepada sayyidina Ali k.w. untuk mencarinya bersama. Sejak
itu, setiap ada kafilah yang datang dari Yaman, beliau berdua selalu
menanyakan tentang Uwais al-Qorni, apakah ia turut bersama mereka.
Diantara kafilah-kafilah itu ada yang merasa heran, apakah sebenarnya
yang terjadi sampai-sampai ia dicari oleh beliau berdua. Rombongan
kafilah dari Yaman menuju Syam silih berganti, membawa barang dagangan
mereka.
Suatu ketika, Uwais al-Qorni turut bersama rombongan kafilah menuju
kota Madinah. Melihat ada rombongan kafilah yang datang dari Yaman,
segera khalifah Umar r.a. dan sayyidina Ali k.w. mendatangi mereka dan
menanyakan apakah Uwais turut bersama mereka. Rombongan itu mengatakan
bahwa ia ada bersama mereka dan sedang menjaga unta-unta mereka di
perbatasan kota.
Mendengar jawaban itu, beliau berdua bergegas pergi menemui Uwais
al-Qorni. Sesampainya di kemah tempat Uwais berada, Khalifah Umar r.a.
dan sayyidina Ali k.w. memberi salam. Namun rupanya Uwais sedang
melaksanakan sholat. Setelah mengakhiri shalatnya, Uwais menjawab
salam kedua tamu agung tersebut sambil bersalaman. Sewaktu berjabatan,
Khalifah Umar segera membalikkan tangan Uwais, untuk membuktikan
kebenaran tanda putih yang berada ditelapak tangan Uwais, sebagaimana
pernah disabdakan oleh baginda Nabi SAW. Memang benar ..! Dia penghuni
langit.
Dan ditanya Uwais oleh kedua tamu tersebut, siapakah nama saudara ?
“Abdullah”, jawab Uwais. Mendengar jawaban itu, kedua sahabatpun
tertawa dan mengatakan : “Kami juga Abdullah, yakni hamba Allah. Tapi
siapakah namamu yang sebenarnya ?” Uwais kemudian berkata: “Nama saya
Uwais al-Qorni”. Dalam pembicaraan mereka, diketahuilah bahwa ibu
Uwais telah meninggal dunia. Itulah sebabnya, ia baru dapat turut
bersama rombongan kafilah dagang saat itu.
Akhirnya, Khalifah Umar dan Ali k.w. memohon agar Uwais berkenan
mendo’akan untuk mereka. Uwais enggan dan dia berkata kepada khalifah:
“Sayalah yang harus meminta do’a kepada kalian”. Mendengar perkataan
Uwais, Khalifah berkata: “Kami datang ke sini untuk mohon do’a (minta
di doakan) dan istighfar dari anda”.
Karena desakan kedua sahabat ini, Uwais al-Qorni akhirnya mengangkat
kedua tangannya, berdo’a dan membacakan istighfar. Setelah itu
Khalifah Umar r.a. berjanji untuk menyumbangkan uang negara dari
Baitul Mal kepada Uwais, untuk jaminan hidupnya. Segera saja Uwais
menolak dengan halus dengan berkata : “Hamba mohon supaya hari ini
saja hamba diketahui orang. Untuk hari-hari selanjutnya, biarlah hamba
yang fakir ini tidak diketahui orang lagi.
Setelah kejadian itu, nama Uwais kembali tenggelam tak terdengar
beritanya. Tapi ada seorang lelaki pernah bertemu dan di tolong oleh
Uwais , waktu itu kami sedang berada di atas kapal menuju tanah Arab
bersama para pedagang, tanpa disangka-sangka angin topan berhembus
dengan kencang. Akibatnya hempasan ombak menghantam kapal kami
sehingga air laut masuk ke dalam kapal dan menyebabkan kapal semakin
berat.
Pada saat itu, kami melihat seorang laki-laki yang mengenakan selimut
berbulu dipojok kapal yang kami tumpangi, lalu kami memanggilnya.
Lelaki itu keluar dari kapal dan melakukan sholat di atas air. Betapa
terkejutnya kami melihat kejadian itu.
“Wahai waliyullah,” Tolonglah kami !” tetapi lelaki itu tidak menoleh.
Lalu kami berseru lagi,” Demi Zat yang telah memberimu kekuatan
beribadah, tolonglah kami!”Lelaki itu menoleh kepada kami dan berkata:
“Apa yang terjadi ?” “Tidakkah engkau melihat bahwa kapal dihembus
angin dan dihantam ombak ?”tanya kami. “Dekatkanlah diri kalian pada
Allah ! ”katanya. “Kami telah melakukannya.” “Keluarlah kalian dari
kapal dengan membaca bismillahirrohmaanirrohiim!”
Kami pun keluar dari kapal satu persatu dan berkumpul di dekat itu.
Pada saat itu jumlah kami lima ratus jiwa lebih. Sungguh ajaib, kami
semua tidak tenggelam, sedangkan perahu kami berikut isinya tenggelam
ke dasar laut. Lalu orang itu berkata pada kami,”Tak apalah harta
kalian menjadi korban asalkan kalian semua selamat”. “Demi Allah, kami
ingin tahu, siapakah namaTuan ? ”Tanya kami. “Uwais al-Qorni”.
Jawabnya dengan singkat.
Kemudian kami berkata lagi kepadanya, ”Sesungguhnya harta yang ada di
kapal tersebut adalah milik orang-orang fakir di Madinah yang dikirim
oleh orang Mesir.” “Jika Allah mengembalikan harta kalian. Apakah
kalian akan membagi-bagikannya kepada orang-orang fakir di Madinah?”
tanyanya.“Ya,”jawab kami. Orang itu pun melaksanakan sholat dua rakaat
di atas air, lalu berdo’a. Setelah Uwais al-Qorni mengucap salam,
tiba-tiba kapal itu muncul ke permukaan air, lalu kami menumpanginya
dan meneruskan perjalanan. Setibanya di Madinah, kami membagi-bagikan
seluruh harta kepada orang-orang fakir di Madinah, tidak satupun yang
tertinggal.
Beberapa waktu kemudian, tersiar kabar kalau Uwais al-Qorni telah
pulang ke rahmatullah. Anehnya, pada saat dia akan dimandikan
tiba-tiba sudah banyak orang yang berebutan untuk memandikannya. Dan
ketika dibawa ke tempat pembaringan untuk dikafani, disana sudah ada
orang-orang yang menunggu untuk mengkafaninya. Demikian pula ketika
orang pergi hendak menggali kuburnya. Di sana ternyata sudah ada
orang-orang yang menggali kuburnya hingga selesai. Ketika usungan
dibawa menuju ke pekuburan, luar biasa banyaknya orang yang berebutan
untuk mengusungnya.
Dan Syeikh Abdullah bin Salamah menjelaskan, “ketika aku ikut
mengurusi jenazahnya hingga aku pulang dari mengantarkan jenazahnya,
lalu aku bermaksud untuk kembali ke tempat penguburannya guna memberi
tanda pada kuburannya,..(patok/batu nisan) akan tetapi sudah tak
terlihat ada bekas kuburannya. (Syeikh Abdullah bin Salamah adalah
orang yang pernah ikut berperang bersama Uwais al-Qorni pada masa
pemerintahan sayyidina Umar r.a.)
Meninggalnya Uwais al-Qorni telah menggemparkan masyarakat kota Yaman.
Banyak terjadi hal-hal yang amat mengherankan. Sedemikian banyaknya
orang yang tak dikenal berdatangan untuk mengurus jenazah dan
pemakamannya, padahal Uwais adalah seorang fakir yang tak dihiraukan
orang. Sejak ia dimandikan sampai ketika jenazahnya hendak diturunkan
ke dalam kubur, di situ selalu ada orang-orang yang telah siap
melaksanakannya terlebih dahulu.
Penduduk kota Yaman tercengang. Mereka saling bertanya-tanya :
“Siapakah sebenarnya engkau wahai Uwais al-Qorni ? Bukankah Uwais yang
kita kenal, hanyalah seorang fakir yang tak memiliki apa-apa, yang
kerjanya hanyalah sebagai penggembala domba dan unta ?
Tapi, ketika hari wafatmu, engkau telah menggemparkan penduduk Yaman
dengan hadirnya manusia-manusia asing yang tidak pernah kami kenal.
Mereka datang dalam jumlah sedemikian banyaknya. Agaknya mereka adalah
para malaikat yang di turunkan ke bumi, hanya untuk mengurus jenazah
dan pemakamannya. Baru saat itulah penduduk Yaman mengetahuinya siapa
“Uwais al-Qorni” ternyata ia tak terkenal di bumi tapi menjadi
terkenal di langit….dikalangan para malaikat dan hamba2 allah yg mulia..

Arif Rahman <ariflesmono@gmail.com

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 76 Komentar

ASMAK KUN FAYAKUN


wahyu utomo
r_wahyu_utomo@yahoo.co.id
Bismilahirohmanirohim.
Dgn rahmat&ridho Allah saya iklaskn Asma Kunfayakun untuk mencari ridho Allah&brfungsi segala hajat.
Tawasul umum, ditambah nabi Khidir Balya bin Malkan a.s, wali sanga, kyai Kholil, kyai Damanhuri, Kyai Mahali, ruh&jasad ortu ma diri sendiri, man ajazani.

Tata cara:
a. Puasa 1 hari, hari Kamis jgn brbuka dgn makann yg brnyawa.
b. Baca 100* ba’da Shalat Fardu.
c. Bismilah… 3*, Shahadat 3*, Istigfar 3*, shalawat 3*, hawqolah 3*. Masing-masing tahan napas.
d. Malam Jumat shalat Taubah, shalat Tasbih, shalat Tahajud, shalat Hajat khusus (pakai Qulhu 100). Selesai berdoa dgn bahasa sendiri minta ridho Allah untuk memiliki Asma Kunfayakun secara sempurna lilahitaala.
Baca asma sekuatnya seiklasnya sampai ada perasaan kuat dihati.
Jika tdk berhasil 1* Kamis bisa diulangi sampai 7*, klu gagal gak jodoh, diterima aja. Bila mengamalkan perbanyak istiqfar.
Asma nya :

Huwawohu ladzi Kun fayakun.
Huwawohu ladzi Qul huwawohu ahad.
Huwawohu ladzi lailaha ilallah muhammad darosulullah.

Sebelum mengamalkan minta doa restu ortu (klu dah mninggal, sbaikny d ziarahi) dan guru spiritual saudara.
Salamun qoulam mirrobirohim. Terima kasih KWA.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 404 Komentar

PENGIJAZAHAN ASMAK ASHIF BIN BARKHOYA


Sugik Sawunggaling
Saya ijazahkan buat bolowongalus asmak ashif bin barkhoya
ALLAHUMMA YAA HAYYU YA QOYYUUM YAA DZAL JALALI WAL IKROM BIHAQQI AHIYAN SYAROOHIYAN ADUNAAYA ASHBAUTI ALI SYADAYA. 717 x tiap malam. 7 X tiap habis sholat.
Dalam kitab Al Aufaq karya Imam Al Ghozali diterangkan konon ashif memindahkan istana ratu Balqis ke hadapan Nabi Sulaiman menggunakan asmak ini sebelum nabi Sulaiman mengedipkan matanya, mengalahkan kemampuan Ifrit. Ashif adalah salah satu Menteri Nabi SUlaiman. Di dalam asmak ini ada Ismul A’dhom (Ya Hayyu Ya Qoyyum) merupakan salah satu asmak Allah yang tertulis di tongkat Nabi Musa yang mana ia sebagai sarana menyembuhkan orang sakit, menghidupkan orang mati. selain fungsi itu, asmak di atas berfungsi mewujudkan yang goib/samar atas ijin Allah SWT. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 721 Komentar

Asmak Bismillah


wahyu utomo
r_wahyu_utomo@yahoo.co.id

Bismilahirohmanirohim.
Dgn rahmat&ridho Allah saya iklaskn Asma Bismillah untuk mencari ridho Allah&brfungsi keselamatan, multi fungsi, insya Allah.
Tawasul umum, ditambah nabi Khidir Balya bin Malkan a.s, wali sanga, syaikh Siti Jenar, Syaikh Djangkung, syaikh Subakir, ruh(arwah bg yg sudah meninggal) & jasad ortu ma diri sendiri, man ajazani.

Tata cara:
a. Puasa 3 hari, mulai hari lahir / hari Rabu, sekedar saran sebaiknya bilaruhin (mutih).
b. Baca 313* ba’da shalat Subuh&Magrib (agar lebih terasa, baca sambil tahan nafas sekuatnya, nafas segitiga).
c. Bismilah… 3*, Shahadat 3*, Istigfar 3*, shalawat 3*, hawqolah 3*. Masing-masing tahan napas.
d. Tiap malam shalat Taubah, shalat Tasbih, shalat Tahajud, shalat Hajat khusus (pakai Qulhu 100). Selesai berdoa dgn bahasa sendiri minta ridho Allah untuk memiliki Asma Bismillah secara sempurna lilahitaala.
Baca asma sekuatnya seiklasnya sampai ada perasaan kuat dihati.
Malam terakhir tdk tidur,baca Asma sampai subuh.

Bila mengamalkan perbanyak istiqfar, tiap hari baca basmalah 786* sekali duduk selesai tiupkan pada air putih,diminum.

Asma nya :

Bismilahirahman nirrahim.

Bismillahi ladzi lailaha ila huwal hayul qoyumu.
Bismillahi ladzi lailaha ila huwa dzul jalali wal ikrom.
Bismillahi ladzi layadhuru ma asmihi saiun fil ardhi wala fisamai wahuwa samiul alim.

Sebelum mengamalkan minta doa restu ortu (klu dah mninggal, sbaikny d ziarahi) dan guru spiritual saudara.
Salamun qoulam mirrobirohim. Terima kasih KWA.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 63 Komentar

AMALAN TERCEPAT MENCARI KERJA


Assalamu’alaikum

alhamdulillah segala puja dan puji syukur marilah kita panjatkan kepada Alloh swt yang senantiasa memberikan limpahan rahmat,maunah serta hidayah kepada kita semua hingga sampai saat ini alhamdulillah dapat berkumpul bersama untuk memperdalam ilmu-ilmu yang ada di kwa,sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada nabi muhammad saw beserta keluarga dan para sahabat dan para penerusnya salam hormat kepadai pini sepuh kwa, agar tidak bosan-bosan untuk membimbing kita semua agar apa yang telah di ijazahkan baik amalan atau nasehat kepada kita semua dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari,amiin

sklumit amalan yang akan saya saya sampaikan ini mudah mudahan dapat membantu sedulur sekalian yang lama belum dapat kerjaan atau yang lagi mencari kerja,mudah-mudahan dapat berguna buat sedulur semua,amiin:

amaln ini saya dapat ketika lagi frustasi mencari kerja ketika habis lulus sekolah waktu itu umur saya masih 20 tahun ,awalmula ketika dirumah saya sering cekcok sama ibu saya…ibu saya nuntut agar jangan sering pulang malam,karena waktu itu saya sering begadang jadi pulang malam2 trus karena banyak faktor masalah pribadi yang harus lewatkan untuk melupakan dengan pelarian lewat begadang malam2 tapi alhamdulillah tidak sampai minum-minum alkohol segala,karena banyak masalah yang harus saya hadapi sendiri,tanpa pake curhat sama orang lain,masalah itu antara lain di putus sama pacar dan hutang yang menumpuk buat kebutuhan pribadi,alhasil
karena terlalu pulang malam bikin ibu saya berang lantas memarahi saya yang tidak pernah pulang ke rumah, pulang-pulang cuma makan trus pergi lagi tanpa membantu di kerjaan rumah,karena keadaan saya sulit terkontrol pada waktu itu karena maklum darah muda,saya ganti memarahin ibu walhasil ibu saya ngumpat /malati saya yang intinya kehidupan saya akan susah besok, yang namanya surga di bawah telapak kaki ibu….akhirnya terjadi….selama 1 tahun saya nganggur,uang tidak ada,saya minggat dari rumah……saya luntang lantung,kadang tidak makan sehari tidur di emperan mesjid,akhirnya…saya ikut orang pintar yang ada di surabaya…..saya tinggal sama beliau selama 3 bulan dengan alasan sudah izin sama ortu buat mengabdikan ke beliau sebagai cantrik,selain dapat makan saya juga dapat ilmunya,dan selama itu pula beliau adalah guru spritual saya,walaupun ikut sama guru spritual yang namanya uang tetap tidak ada di kantong……suatu saat pada malam harinya saya brerpikir bagaimana besoknya/masa depan saya……akhirnya saya izin ke guru spritual saya untuk ziarah ke makam sunan ampel surabaya,seperti lazimnya orang berziarah diringi doa dan tawasul,akhirnya dalam kondisi stengah sadar saya ada yang menepuk bahu sebelah kanan,”pulanglah nak ibumu dirumah menunggumu”saya langsung terperanjat,tak begitu lama saya pulang ke rumah guru spritual malamnya saya pulang tapi tidak langsung tidur….kemudian sholat malam,habis sholat malam….baca2 alqur’an berdzikir sampai tertidur didalam tidur saya bermimpi di temuin oleh kakek berjenggot panjang berjubah putih…..dengan tanpa banyak kata-kata
beliau memberikan saya buah apel yang warnanya hijau merah begitu segar……entah apa yang terjadi tiba-tiba saya berdzikir sendirii yang dzikir itu saya langsung hafal……besoknya saya konsultasi sama guru saya…..en bliau nyaranin supaya di amalin saja.saya langsung amalin selama seminggu.alhamdulillah…….sedikit-sedikit perubahan hidup mulai terbuka,kemudian saya bilang ke guru spritual saya apa yang terjadi sebenarnya,kemudian saya minta maaf dan pamit buat kembali kerumah…..
dirumah saya disambut isak tangis ke2 orang tua……..karena sudah lama gak pulang-pulang untung saja ortu gak jadi laporan ke polisi,dirumah saya langsung sujud minta maaf sama ibu ,diwaktu minta maaf itu ada proses fase dimana aura gelap menjadi terang seakan-akan lebih fresh dari sebelumya……..memang benar saya telah salah membuat diri sendiri mnjadi gelap karena melawan ortu,selang tiga hari ada perubahan yang drastis sama ortu saya langsung dibelikan motor walau scond sambil melamr kerja dua harinya saya di panggil buat interview besoknya kerja di perusahaan expedisi,1 bulannya lagi saya ikut proyek di kalimantan timur,selama 3 tahun ikut orang uang saya tabung , begitu ada modal saya buka usaha sendiri sampai sekarang…..alhamdulillah walau kecil buat kehidupan sehari-hari tercukupi,namun karena pengetahuan saya kurang dalam mengembangkan usaha saya harus kerja ikut orang lagi buat mencari pengetahuan yang baru,dan usaha yang masih tetap berjalan saya suruh pegang sama saudara saya, saya tinggal ngawasin saja dan ambil hasilnya,sampai tidak terhitung banyaknya perusahaan yang telah saya ikuti yang tujuannya buat nambah modal,wawasan dan relasi……sesuai prinsip: tujuan+doa+usaha=sukses

berikut ini doanya:
-baca surat yasin 1x
-tawasul dulu sesuai sedulur kwa ketahui
-sahadat 7x
-alfateha 7x
-laqod ja-akum rosulum min anfusikum azizun alaihima anitum kharisun alaikum bilmukminiina roufurrokhim ,fain tawwalaw faqul khasbiyallohu laailahailla huwa ‘alihi tawakaltu wahuwal ‘arsyil ‘adziim 21x
-astaghfirullohal’adziim 300x
-allohumma sholli ‘ala sayyidina muhammad wa’ala ali muhammad 300x
-ya lathif 1000x
kemudian berdoa niatkan dalam hati supaya dapat kerja,tiup 3x ke dalam air 1 gelas,embunkan jngan
diminum dulu paginya selesai sholat shubuh langsung diminum….jangan tidur lagi kalau pagi usahakan beraktifitas walau ringan….jangan lupa membuat surat lamaran kerja buat syrat melamar kerja buat ikhtiar
kerjakan sampai dapat pekerjaan,amalan dikerjakan habis isyak sampai habis imsyak

buat pengasuh kwa terima kasih telah memberikan kesempatan memposting amalan ini,bagi sedulur yang mau tanya-tanya
kirim email: zano.street@yahoo.co.id

arifyanto

surabaya

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 120 Komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.