MAHABBAH RAJA JIN


SUGIK SAWUNGGALING MADHUREH
singarajeh_madura@yahoo.com

MAHABBAH KHODAM RAJA JIN PENJAGA HARI

Salam alaikum buat sudulur semua, salam hormat buat sesepuhnya bolo wong alus, ki wildan wong alus, serta semua sesepuh yang lain.

Ijinkan saya berbagi “sesuatu” yang saya ketahui terkhusus untuk pengasihan/penarik hati/penunduk hati.amalan ini insyaallah sangat cepat efeknya, dan jangan untuk main-main.bayangkan jika suatu saat anda punya anak perempuan, bayangkan jika anak anda diperlakukan seperti itu oleh orang,sama seperti anda memperlakukan orang saat sekarang!

Khodam dari mahabbah ini adalah dari beberapa raja jin (jin ada yang muslim juga lho) yang di utus oleh allah untuk “menguasai” hari.

Yang perlu diketahui,bahwa allah mengutus makhluknya ke bumi dari golongan ruhani (gololongan jin dan malaikat) untuk menguasai/mengurus pada saat hari-hari yang telah ditentukan:

Khodam dari asma dibawah ini:

Raja Jin Ahmar/Abu Mahrizul Ahmar yang menguasai hari Selasa, malaikatnya Samsamaa-il.

Raja Jin Marroh/Abu Harish Marroh yang menguasai hari Senin, malaiktanya Jabroo-il.

Nahusyin dari golongan Ruhani juga.

Raja Jin Maymun/abu Nukh Maymun yang menguasai hari Sabtu, malaikatnya Kasfayaa-il.

Inilah asma yang ditulis dan di baca:

Sayaalin Shoyaalin Hayaalin Mayaalin Ajib Yaa Ahmar Wa Anta Yaa Marroh Wa Anta Ya Nahusyin Wa Anta Yaa Maimun Yutaslithul Jaanisy Syaiyaathiin ‘Ala (fulanah….binti fulanah/fulan….ibnu fulanah) sebut nama target dan ibunya Wa Huwa (jika yang dituju cowok) Hiya (jika yang dituju cewek) Laa Yanaamu Wa Laa Yaf ‘Alu Hatta Yanaama Shorshoorin Fii Kholfihi Wal Jandaali Fith Thorifati Wal Janiin Fil Akhsyaa-I Tawakkal Baadani Wa Yaa Danda-Aani Wa Sab’i Muluukil Jaan Tajliibuu Aw Tuharriquu……(nama target) Fii Mahabbati…..(nama kita).

Caranya:

Asma ditulis di kertas putih, selesai ditulis lalu dilipat, kemudian di asapi dengan bukhur lubban dzakar dan kemenyan jawa sambil membaca asma tersebut 7x,setelah itu kertas yang ditulisi asma dipendam di depan rumah/pintu halaman depan/jalan yang biasa di lewati si target.

Setelah dipendam asma dibaca setiap matahari mau tenggelam dan mau terbit 7x.lalkukan selama 3 hari. insyaallah mujarrab dan sangat cepat efeknya.(jika allah menghendaki di hari ke empat sudah ada tanda-tanda).

Semoga bermanfaat, di lain waktu jika dapat ijin dari Shohibul Blog insyaallah di posting juga, Amalan/asma/qosam/azimah/tholasim (orang Madura menyebutnya kothekah) dari ulama syalaf yang khusus untuk mengunci kemaluan suami/istri agar tidak berzina dengan orang lain.jika perempuan kemaluanya seperti tertutup/tidak bisa dimasuki burung selain burung suaminya (Semacam Vaginismus istilah kedokteran),bahkan insyaallah kedua kemaluannya bisa lengket tidak bisa dilepas saat ber zina dalam waktu yang cukup lama kecuali di operasi,(kasus di sumenep Madura kira2 tahun 90 an, dan kabarnya pernah juga kejadian di Batu Malang,seorang pemuda pemudi saat ber “anu-anu an”),jika Bagi suami nakal burungnya bisa tidak “berdiri” di hadapan kemaluan selain punya istrinya.bisa juga untuk menjaga putri kesayangan kita agar terhindar pemerkosaan dan free sex.

Amalan mengunci hati suami/istri agar tidak menikah lagi.memisahkan hubungan perselingkuhan (ilmu firoq) dll.

Demikian dari saya..salam damai SA TARETANAN…!       –k-

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA 2 | 258 Komentar

ILMU MENGENAL DIRI – 4


Pemimpin Dirisendiri
pemimpindirisendiri@yahoo.com


Assalamualaikum warahmatulahi wabarakatuh

Salam hormat kepada Sesepuh, semua sahabat KWA yang terkasih dan semuanya di tempat masing-masing dan maaf ganti email karena yang lama banyak gangguan.

Kembali ke pembahasan, ilmu mengenal diri mengambil sebuah perumpamaan dan diperbolehkan mengambil perumpamaan dan jangan khawatir / jangan takut karena ada dalilnya :

Sesungguhnya ALLAH tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu.

( QS. Al Baqarah 26 )

ALLAH menganugerahkan Al Hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al-Qur’an dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendakiNYA. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran.

( QS. Al Baqarah 269 )

Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al-Qur’an ini setiap macam perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran.

( QS. Az Zumar 27 )

Dan sesungguhnya Al-Qur’an itu dalam induk Al Kitab (Lauh Mahfuzh) di sisi Kami, adalah benar-benar tinggi (nilainya) dan amat banyak mengandung hikmah.

( QS. Az Zukhruf 3 – 4 )

Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.

( QS. Shaad 29 )

Demikianlah ALLAH mengunci mati hati orang-orang yang tidak (mau) memahami.

( QS. Ar Ruum 59 )

Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia, dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu.

( QS. Al Ankabut 43 )

Dan sesungguhnya Kami telah pernah menimpakan azab kepada mereka, maka mereka tidak tunduk kepada Tuhan mereka, dan (juga) tidak memohon (kepadaNYA) dengan merendahkan diri.

( QS. Al Mu’minuun 76 )

Riwayat dari Abu Bakrah ra. bahwa Rasulullah saw bersabda :

Bisa jadi orang yang tidak turut hadir disini pemahamannya lebih baik daripada orang yang hadir

( HR. Imam Bukhari 67 )

Riwayat dari Abu Musa ra, Nabi saw pernah bersabda :

Perumpamaan petunjuk dan ilmu yang diberikan oleh ALLAH kepadaku
Adalah seperti hujan yang lebat yang turun ke bumi
Lalu ada tanah subur yang menyerap air hujan
Sehingga bisa menumbuhkan rerumputan dengan subur……….
Serta ada pula tanah yang tandus yang tidak bisa menyimpan air
Juga tidak bisa menumbuhkan rerumputan
Itulah perumpamaan orang yang memahami Islam………

( HR. Imam Bukhari 79 )

Imam Ghazali :

- Menempuh jalan ini (Tasawuf) memerlukan tanjakan2 bathin dan hal perlu mengosongkan bathin manusia dan kemudian mengisinya dengan zikir kepada ALLAH (setelah bathin kosong kemudian diisi zikir).

- Penanjakan itu dimulai dari 1 tingkat demi tingkat sampai mencapai tingkat yang lebih tinggi jauh diatas ukuran kata2.

- Ada 4 hal yang harus dikenal dan dipelajari oleh seseorang :

1. Mengenal siapa dirinya.
2. Mengenal siapa TUHANnya.
3. Mengenal dunianya.
4. Mengenal akhiratnya.

Tampilan artikel ini masih membahas yang nomer 1, yaitu mengenal siapa dirinya dan belum membahas yang nomer 2 / 3 / 4.

Dari yang nomer 1 (ilmu mengenal diri), banyak cabangnya, sedangkan yang ditampilkan disini adalah versi hamba yang fakir kepada ALLAH SWT dan masih banyak versi lainnya yang belum ditampilkan.

Syekh Ahmad Rifai :

Ketahuilah saudaraku, kaum Arifun itu bertingkat-tingkat dan beragam.
Dengan tangga yang berjenjang-jenjang.
Serta derajat yang berbeda.
Serta posisi yang bermacam-macam diantara mereka.
Ada yang mengenal ALLAH melalui sifat Maha Mencukupi.
Maka dia sangat fakir kepadaNYA.
Ada yang mengenal ALLAH melalui sifat karuniaNYA.
Maka dia sangat berbaik sangka / husnudzon kepada ALLAH.
Ada yang mengenal ALLAH melalui sifat Qudrat.
Maka dia sangat takut kepada ALLAH.
Ada yang mengenal ALLAH melalui keagunganNYA.
Maka dia meneguhkan rasa takut dan cinta.
Ada yang mengenal ALLAH melalui Muroqobah.
Maka dia mengokohkan kebenaran hatinya.
Ada yang mengenal ALLAH melalui sifat Maha SendiriNYA.
Maka dia meneguhkan kebeningan hatinya.
Ada yang mengenal ALLAH melalui ALLAH.
Maka dia bersambung terus menerus denganNYA.

Contoh # 11 :

Seorang pengemis jalanan tidak akan terus berjalan mencari uang, dia juga akan beristirahat ditempat teduh sambil meminum air kemudian berjalan lagi, kemudian beristirahat lagi, berjalan lagi dan beristirahat lagi.

Begitu juga seorang pengemis ALLAH sejati juga tidak akan berdzikir saja tetapi juga diselingi bersholawat. Tempat beristirahat yang teduh, sejuk dan meminum air ini adalah perumpamaan / gambaran dari bersholawat.

Berkah dari pembacaan sholawat adalah sifatnya yang berhawa dingin dan sejuk, dan sholawat juga paling sering digunakan sebagai peredam dzikir / amalan yang bersifat / berhawa panas.

Pada zaman dahulu ada istilah orang yang tidak kuat ilmu, itu dikarenakan orang tersebut hanya menyerap dzikir yang berhawa panas saja dan tidak / kurang meredamnya dengan dengan dzikir yang berhawa dingin dan sejuk (bersholawat).

Awal mulanya apabila belum selaras suatu dzikir yang dibaca energinya akan bertabrakan dengan energi yang dimiliki oleh seseorang sebelumnya, dan apabila tidak kuat akan menimbulkan rasa yang tidak nyaman.

Bahasa ilmiahnya, jika sebelumnya berenergi negatif maka akan bertabrakan dengan energi positif, karena gesekan / benturan itulah menimbulkan panas dan membutuhkan pendingin.

Seperti barang elektronik, komputer, dll, juga membutuhkan sebuah pendingin karena barang elektro mudah panas dan tujuan lainnya adalah agar barang elektro tersebut tahan lama / awet.

Para Syekh, Wali dan Auliya terdahulu terbiasa menjalankan zikir dalam jangka waktu yang lama karena dzikirnya diselingi bersholawat yang menimbulkan hawa sejuk.

Dan seseorang tentu saja akan merasa betah / nyaman berlama-lama disuatu tempat apabila berada di temapt suasana yang sejuk.

Apabila tidak diikuti / diselingi dengan pembacaan sholawat sebagai pendingin maka akan timbul rasa tidak nyaman dan akhirnya ingin cepat-cepat meninggalkan tempat berzikirnya karena merasa tempatnya sudah tidak nyaman lagi ( rasa tidak nyaman bisa juga gangguan dari syaithonirrojim ).

Cara / Tehnik / metode membaca sholawat secara terpisah-pisah, mengikuti pada awal dan akhir suatu dzikir. tersebut sudah dijalankan oleh para Syekh, Wali dan Auliya sejak dahulu kala.

Contoh berzikir yang diselingi bersholawat adalah seperti Zikir Khususiyah yang diajarkan di tarekat-tarekat, karena kesibukan biasanya zikir khususiyah dijalankan 1x setiap hari.

Misalnya saya ambil dari Tarekat gabungan yaitu Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah saat berdzikir Hauqalah dan Hasbunallah yang diselingi bersholawat pada dzikirnya sebagai berikut :

Sholawat…… 100 x.
Lahaula wala quwata illa billah……..400 x.
Sholawat……100 x.
Hasbunallah wani’mal wakil………1100 x.
Sholawat……..100 x.

Sholawat 100x yang dibaca untuk mengiringi dzikirnya adalah : “Allahumma sholli ‘ala Sayyidina Muhammadin Nabiyil ummiyi wa ala alihi washohbihi wassalim”.

Ada juga contoh dari tarekat lain yaitu dzikir dari Tarekat Naqsyabandiyah seperti dzikir Khatm Khawjakan (sudah pernah di posting oleh Sayyid Kahyail).

Dzikir Khatm Khawjakan termasuk kategori Dzikir Khususiyah dan dalam dzikir tersebut juga ada tehnik diselingi bersholawat (silahkan dibuka postingan dari Sayyid Kahyail yang berjudul Khatm Khawjakan).

Apabila tidak kuat membaca sholawat 100x bisa dibaca sebanyak 33x terlebih dahulu, jangan dipaksa dan jangan bernafsu langsung ke tingkat tinggi, nanti jika sudah haus berzikir akan meningkat dengan sendirinya atas rahmat dan izin ALLAH SWT.

Jadi intinya tidak hanya berdzikir / menghormati ALLAH SWT saja, tetapi ALLAH SWT juga menyuruh umatnya agar menghormati utusanNYA dengan bersholawat karena utusanNYA juga amat sangat mengharap keselamatan umatnya yang diterangkan dalam surat At Taubah ayat 128 – 129.

Sesungguhnya Allah dan Malaikatnya bershalawat untuk Nabi, Hai orang-orang yang beriman bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

( QS. Al Ahzab 56 )

Begitu juga dalam kehidupan sehari-hari, TUHAN dan Nabi Muhammad saw menyuruh agar seorang anak menghormati orang tuanya, maka si orang tua juga harus menyuruh agar anak menghormati TUHANnya dan Nabi Muhammad saw (kewajiban orang tua).

Melalui penjelasan / tuntunan / contoh Beliau kita mengerti / mengetahui cara beribadah, berzikir, membaca Alquran, membedakan hal / akhlak baik dan buruk, dll, yang warisannya dijadikan tuntunan oleh umatnya hingga sekarang dan tidaklah pantas sebagai umatnya jika melupakan jasa-jasa beliau.

Para Syekh, Wali dan Auliya karena besar cintanya kepada Nabi Muhammad saw membaca sholawatnya diatas rata-rata orang pada umumnya, yaitu dalam sehari semalam jumlahnya hingga minimal 10.000 x dan berikut beberapa contoh kisah yang berkaitan dengan memperbanyak membaca sholawat :

Kisah # 1 :

Ada seorang yang selalu membaca sholawat, dan pada saat tidur beliau bermimpi bertemu Nabi Muhammad saw sehingga rumahnya menjadi terang benderang bercahaya.

Nabi Muhammad saw bersabda : “Berikan kepadaku mulut yang banyak membaca sholawat” dan kemudian beliau bangun dari tidur dan rumahnya berbau harum semerbak bagaikan minyak kasturi.

Kisah # 2 :

Ada seorang yang ahli ibadah bermimpi bertemu dengan sahabatnya (Hafs Al Kaghidi) dan bertanya :

Bagaimana keadaanmu sekarang ?

Hafs menjawab : ALLAH SWT mengampuniku serta merahmatiku lalu memasukkanku kedalam surga

Orang sholeh itu bertanya : Amal apakah yang menyebabkan kamu masuk surga ?

Hafs menjawab :

Ketika aku dihadapkan di depan TUHAN dan diperintahkan malaikat untuk menghitung amal perbuatanku.

Tiba-tiba mereka mendapatkan banyak dosaku.

Tetapi bacaan sholawatku cukup banyak.

Maka ALLAH SWT berfirman kepada malaikat :

Cukup, jangan diteruskan dan bawalah ia masuk ke dalam surga.

Jadi intinya agar pada saat berdzikir apa saja juga diselingi dengan bersholawat (berzikir kemudian bersholawat, kemudian berzikir dan bersholawat lagi, dst) sebagai salam penghormatan dan sebagai pendinginnya terutama karena mengikuti sabda Nabi Muhammad saw yaitu : “BERIKAN KEPADAKU MULUT YANG BANYAK MEMBACA SHOLAWAT”.

Membaca sholawat tidak hanya setelah sholat saja tetapi juga memperbanyak membaca sholawat sambil bekerja / sekolah / kuliah / berdagang / berolahraga, dll, dan bukan mulutnya yang komat kamit tetapi lidahnya yang komat kamit karena bisa saja saat berolahraga tiba-tiba nyawanya diambil dan dihati tetap berzikir menyebut asma ALLAH… ALLAH… ALLAH…

Dengan ucapan sholawat apa saja / ucapan sholawat : “ALLAHUMMA SHOLLI ‘ALA SAYYIDINA MUHAMMADIN NABIYIL UMMIYI WA ‘ALA ALIHI WASOHBIHI WASSALIM”.  – k -

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA 2 | 224 Komentar

KAMPUS WONG ALUS AWARDS


Pangeran Sukemilung

0852.6846.8720
rico_endo@yahoo.com

Assalamu’alaikum wr wb….salam ta’dhim saya haturkan kepada semua sesepuh dan pengampuh di  Kampus Wong Alus, salam sayang penuh cinta untuk semua santri Alus dimanapun kalian berada.

Saya ingin mengupas sedikit tentang Ijazah dan keharusan bagi pengamal wirid untuk meng ijazahkan amalan yang mereka terima. Ijazah bagi kalangan Hikmah berbeda pengertiannya dengan ijazah untuk pelajar. Ijazah yang dimaksud adalah perkenan  untuk membaca suatu amalan wirid dengan tata cara yang ditentukan. Ada 3 jenis ijazah :

  1. Ijazah ‘Ammah (umum)
  2. Ijazah Khususiyah (Khususon)
  3. Ijazah Ghoibiyah

I. Ijazah ‘Ammah

Ijazah jenis ini sangat gampang di jumpai. Misalnya dari buku-buku doa yang menyampaikan informasi tentang bentuk suatu amalan wirid. Atau pun dari suatu majelis  yang memberikan Ijazah untuk jamaahnya secara global. Biasanya Ijazah jenis ini tidak menyertakan jumlah hitungan dan sanadnya. Contohnya seorang Kyai memberikan keterangan tentang faedah suatu sholawat, dan menyarankan membacanya agar mendapatkan faedah yang dimaksud. Ijazah ‘ammah juga biasanya tidak melihat siapa yang menjadi pembacanya. Jadi siapapun bisa dan boleh mengamalkan wiridan tersebut.

II. Ijazah Khususiyah (Khususon)

Ijazah jenis ini lebih spesifik. Biasanya dilihat dari karakter sipengamal dan ijazah yang dikeluarkan. Jenis wirid yang dikeluarkan juga lebih khusus. Misalnya Hizib atau Asma. Semua karakter amalan yang mengandung tingkat karakteristik lebih ‘ panas ‘ biasanya di ijazahkan secara hati-hati. Ataupun suatu amalan yang notabene lebih ringan namun mempunyai tata cara khusus  untuk sampai ke tingkat terbukanya Hijab / keterkabulan Hajat si pengamal. Beberapa hal yang menyertai Ijazah ini adalah  adanya :

A. Sanad / mata rantai mujiz

Sanad ini pun terbagi dua :

  • Sanad Sughro

Ijazah ini mempunyai sanad yang tidak terlalu panjang. Mungkin hanya sebatas 3 orang sampai 5 nama menyertakan Mujiz nya.

  • Sanad Kubro

Ijazah ini mempunyai sanad yang lebih lengkap dan panjang juga biasanya disertai dengan beberapa nama khusus yang berkaitan dengan isi amalan wirid tersebut. Misalnya nama dari beberapa penjaga (baca : Khodam ayat) yang menyertai amalan itu. Untuk sanad yang seperti ini biasanya di punyai oleh Jama’ah Thoriqoh. Hanya saja tidak ada nama khodam ayat seperti dalam amalan hikmah.

B. Hitungan / jumlah

Untuk hitungan pun, ijazah jenis ini lebih disiplin. Sang Mujiz biasanya menyertakan sejumlah bentuk hitungan dalam bacaan tersebut. Ada hitungan ringan untuk harian yang terbagi menjadi 3 waktu dan Hitungan accident (darurat.red)

Sebagai contoh pembagiannya seperti dibawah ini  :

@. Hitungan Harian

  • Hitungan ringan.

Wirid yang dibaca dalam satu waktu dalam sehari diwaktu tertentu. Misalnya : Ayat Qursyi yg dibaca 3 kali saat waktu maghrib.

  • Hitungan sedang.

Wirid yang dibaca 2 kali dalam waktu tertentu. Misal : Ayat Qursyi dibaca  3 kali saat waktu maghrib dan shubuh.

  • Hitungan berat.

Wirid yang dibaca setiap ba’da sholat fardhu. Misal : Ayat Qursyi dibaca 3 kali setiap ba’da sholat fardhu.

@. Hitungan accidential

  • Hitungan khusus yang berkaitan dengan saat Riyadhoh.

Hitungan ini biasanya hanya dibaca saat menjalani / melakoni Riyadhoh , selesai riyadhoh maka jumlah itu diturunkan untuk pengamalan harian.

  • Hitungan khusus yang berkaitan dengan Hajat

Hanya dibaca satu kali saja dalam riyadhoh untuk mendapatkan Hajat. Ijazah jenis ini biasanya mempunyai dosis yang lumayan berat. Misalnya saya pernah mendapat Ijazah Sholawat Jibril dari KH. Kholil Bisri, rembang- yang mesti dibaca sebanyak 15.000 kali. Ijazah itu hanya dibaca sekali saja dalam satu majelis (Walopun jika mau dan sanggup tidak ada salahnya di ulang).

III. Ijazah Ghoibiyah

Ijazah jenis ini jarang diterima orang awam. Biasanya hanya diterima kalangan Khowas / mursyid tertentu. Setelah melampaui berbagai syarat maka bisa ditentukan apakah ijazah ini berlaku untuk dirinya sendiri atau bisa dikeluarkan kepada umat. Ijazah jenis ini menjadi bukti akan keramatnya seorang ‘ khowas ‘ dan dekatnya maqom beliau kepada Allah Ta’ala. Namun pada beberapa kasus ada juga orang-orang tertentu mendapatkan ijazah ghoibiyah. Dan yang terbaik adalah dipertanyakan kepada yang mengerti (Mursyid. Red). Biasanya ijazah ini akan membawa kebaikan bagi sipenerima. Baik urusan dunia dan akhiratnya. Terlebih bagi kepribadian yang bersangkutan. Pasti akan mengalami perobahan kearah yang lebih agamis, santun dan terarah. Saya pernah kenal dengan orang yang mengalami ini. Sekarang beliau menjadi santrinya Syeikhina Al-Habib Luthfi bin Yahya, Pekalongan.

Ijazah yang didapat merupakan perkenan bagi seseorang untuk membacanya. Dengan adanya Ijazah ini maka akan terbentuklah kemantapan hati bagi sipengamal. Dengan Ijazah maka hasil yang benar pun akan didapatkan. Pengalaman menunjukkan dengan adanya mujiz yang menunjukkan cara pengamalan yang benar, maka  tingkat keberhasilan seseorang bisa dipastikan lebih cepat dan bagus. Kemudian timbul pertanyaan, “ Apakah orang yang tidak mempunyai guru kemudian mendapatkan informasi tentang sebentuk amalan, maka apakah hasil yang didapat tidak benar atau tidak akan berhasil ?”  

Wiridan hamper sama seperti matematika. Hanya saja matematika adalah ilmu pasti. Jika 2×2 = 4, maka ilmu wirid tidaklah demikian. Ilmu Wirid adalah keyakinan yang berbalut agama. Walopun demikian tetap diperlukan hitungan dan rumus yang tepat. Laboratorium, rumus dan alat dipastikan harus ada. Laboratoriumnya adalah tempat kita kholwat / riyadhoh, rumusnya adalah hitungan dan jumlah yang tepat, sedangkan alat yang kita pakai bisa berupa tasbih , biji-bijian, minyak dan ubo rampe lainya. Dan hasilnya bisa seperti yang kita inginkan, atau berbeda. Malah ga jarang bisa gagal.

Ilmu wirid adalah kombinasi antara imaginasi,logika dan mantra (doa / wirid.red). Contohnya seperti ini, saat saya ribut dengan istri biasanya dia akan mendiamkan saya selama beberapa hari. Nah…yang repot ya saya, ga ada yang kasih sarapan, makan atau setrika baju.Pokoknya di cuekin abis…apa yang saya lakukan agar dia mau saya ajak baikan lagi ?? Biasanya saya akan melaksanakan suatu ‘ riyadhoh kecil ‘. Caranya ?? Malam hari saya akan melaksanakan hajat dengan niat minta dibaikkan urusan saya dengan istri. Saat pembacaan wirid, maka benak saya akan membayangkan (baca : Imajinasi) istri dengan keadaan yang menyenangkan. Wirid tadi sebagai senjata / wasilah saya dalam berhadapan dengan dia. Logikanya…saya bersikap lebih baik dengan dia akan niat saya tadi. Hasilnya ?? Ya bagus sekali…dalam hitungan jam, atau besok paginya sudah bisa dipastikan dia akan menegor saya.

Kembali kepada pertanyaan di atas. Jawaban saya : BISA !! tanpa ijazah dan petunjuk sekalipun, asal dia yakin bisa saja terjadi keajaiban. Orang yang seperti ini biasanya bersandar kepada kemauan hati dan niat yang kuat. Jeleknya…saat menemui kendala dia akan kebingungan. Ibarat orang naik perahu tapi tidak mengerti cara membuka layar. Ijazah mempunyai beberapa point penting. Antara lain :

  • Mengikuti sunah Rasul, bahwa belajar harus dengan bimbingan guru
  • Mentaati perintah Guru, adanya hubungan batiniyah dengan mujiz
  • Kemantapan hati dalam beramal. Karena mengerti tata caranya dengan baik.
  • Mengikuti mata rantai / sanad ilmu yang semestinya.
  • Menghilangkan kebingungan dan kebimbangan hati.

Maka alangkah baiknya, siapapun mereka yang mencintai dunia wirid dengan segala kerumitannya akan mencari guru yang baik. Dengan itu maka apa yang menjadi kendalanya akan terburai. Sang Guru yang bijak akan menjadi tempat bertanya bagi simurid. Maka ilmu akan turun dengan tertib mengikuti perkembangan batiniyah si murid. Pondasi yang ditanamkan akan menghujam kuat kesanubari. Ilmu akan berkembang dengan baik. Walaupun keadaan dilapangan sebagian orang masih mengikuti pakem tradisional secara turun temurun. Hal ini tidak bisa disalahkan. Pada intinya ilmu adalah apa yang kau yakini dengan hatimu. Peran terpenting dari sebentuk ijazah adalah Guru. Yang terbaik bagimu adalah mendapatkan seorang Guru yang bijak dan mempunyai hikmah. Guru yang baik akan mengantarmu ke gerbang Futuh yang sebenarnya. Guru yang hatinya berkarat akan membuatmu tersesat dan hilang dari rahmat Allah SWT.

Maka carilah Sang Guru itu demi kebaikanmu. Mintalah dalam munajatmu kepada Allah SWT seorang guru sejati yang dapat membimbing lahir dan batinmu. Bukan hanya sampai keterkabulan hajat. Karena sesungguhnya setan pun dapat mengabulkan hajatmu. Mursyidmu adalah seseorang yang kelak menolongmu dalam gelombang dahsyat Hari Pembalasan. Pertolongan yang berupa perpanjangan syafaat dari Rasulullah SAW. Dan yang terbaik adalah jika sang Guru bersambung, baik itu SANAD ilmunya atau NASAB nya kepada Beliau SAW. Pilihlah satu diantaranya. Alangkah beruntungnya mereka yang bersama Gurunya kelak. Bergandengan tangan, beriringan menuju keindahan abadi di dalam Jannah. Semoga aku pun termasuk diantara yang beruntung itu.

Semoga risalah ini berguna bagimu. Izinkanlah saya dan semua keluarga serta guru dan mursyid menjadi bagian yang terindah bagimu. Apapun itu bentuknya, sesungguhnya kita mencintai kebaikan. Tugas kitalah untuk menarik para sahabat yang terperosok.Agar kembali bangkit..Doaku selalu untuk para Sahabat.

Terima kasih atas respon yang ada.Barakallah fikum. Jazakumullah bi ahsanil jaza. Wassalam.  –k-

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA 2 | 202 Komentar

WORO-WORO CANGKRUKAN


SALAM PASEDULURAN.
DUMATENG PORO SEDULUR BOLOWONGALUS INGKANG KINURMATAN MONGGO RAWUH WONTEN ING ACARA CANGKRUKAN KWA JOGJA SESARENGAN ADMIN BLOG:

HARI : JUMAT
TANGGAL : 8 JULI 2011
PUKUL : 20.00 WIB
TEMPAT :

PENDOPO POSKO RELAWAN REFERENDUM DI SEBELAH TIMUR ALUN-ALUN UTARA KRATON NGAYOGYAKARTA HADININRAT.

CONTACT PERSON : WAWAN SLEMAN Phone 085.729.994.755

MATUR NUWUN.
SALAM PEPANGGIHAN.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA 2 | 291 Komentar

DOAKU UNTUKMU BUNDA


Pangeran Sukemilung
0852.6846.8720
rico_endo@yahoo.com

Assalamu’alaikum wr wb….salam ta’dhim saya haturkan kepada semua sesepuh dan pengampuh di  Kampus Wong Alus, salam sayang penuh cinta untuk semua santri Alus dimanapun kalian berada.

Sebelumnya saya mohon maaf, Blog KWA ini merupakan tempat sharing untuk para pecinta Hikmah. Namun menurut saya, bukan tidak menutup kemungkinan untuk tulisan dengan tema yang sedikit beda. Seperti kali ini, setelah saya kemaren mengenalkan Majelis tempat saya ta’lim, tidak ada salahnya saya mengajak HIKMATER untuk mengenal lebih jauh tentang saya. Satu orang yang punya arti sangat tinggi untuk seseorang Enrico Burhan.

 Tulisan ini hanyalah sebentuk ucapan terima kasih kepada Sang Bunda. Sengaja aku torehkan disini, aku ingin memintamu untuk menjadi saksi bahwasanya aku sangatlah mencintai ibuku. Kelak jika Allah bertanya, maka tulisan ini menjadi bukti  bagiku. Tulisan ini merupakan lembaran emas bagi sang Bunda.

Ibuku…beliau bernama Nur’aini. Artinya Cahaya Mata. Bagiku beliau benar-benar sebentuk cahaya. Jauh di kedalaman batin, ibuku selalu berpendar terang. Tak sekejab pun aku ingin jauh dari beliau. Tak sekejab pun aku ingin menjauhkan batinku dengan beliau. Sosok ini mempunyai tempat istimewa  didiriku. Beliau lebih dari sekedar piala emas. Bahkan lebih dari semua piala terbaik apapun di dunia ini.

Ibu…jika saja aku bisa mengulang kembali hari-hari yang terlewat. Aku ingin membuat hari yang hilang itu menjadi lebih indah.

Ibu…jika saat itu air matamu jatuh karena marahmu padaku. Saat ini izinkanlah aku mengusapnya dengan cintaku.

Duh bunda…jauh darimu tak pernah terbayangkan. Sakit bagiku bukanlah yang menimpa badanku…sakitku adalah saat aku harus berjauhan denganmu.

Bunda…sahabatku memanggilku dengan nama Sukemilung. Darah mulia warisanmu mengalir indah dari Sang Buyut. Laki-laki gagah bernama Pangeran Sukemilung itu  menurunkan perempuan mulia sepertimu. Kau dan keturunanmu  adalah sejarah terbaik bagiku dan anak-anakku. Kebanggaanmu adalah kebanggaan anak-anakku. Penghinaan bagimu dan keturunanmu adalah genderang perang bagiku dan anak-anakku.

Bunda…bagaimanakah caraku mengucapkan terima kasih untukmu ?

Kau memberikanku hidup, Kau memberikanku kasih sayang

Tulusnya cintamu putihnya kasihmu takkan pernah terbalaskan

Hangat dalam dekapanmu Memberikan aku kedamaian

Eratnya  cintamu nikmatnya belaimu takkan pernah terlupakan

Oh ibu…terima kasih untuk kasih sayang yang takkan pernah usai

Tulus cintamu takkan mampu untuk terbalaskan

Oooh ibuu…semoga tuhan memberikan kedamaian dalam hidupmu

Putih kasihmu kan abadi dalam hidupku. 

Sahabat…apakah kau mau menjadi saksiku ?? Sampaikanlah ucapan kesaksian itu di hadapan Tuhanku kelak. Sampaikanlah bahwasanya sahabatmu yang bernama Enrico Burhan ini adalah benar sangat mencintai ibunya. Bahwasanya sahabatmu ini dengan tulus menyayangi sang bunda.

Bunda…kau selalu mengajarkan bahwa seorang anak adalah bagian terlembut dari seorang ibu. Aku heran jika ada seorang anak yang berlaku kasar dan mencerca ibunya. Seperti keherananku kepada seorang anak yang pintar menghujat dan menghina. Apakah mereka tidak mempunyai ibu sepertiku ?? Apakah mereka tidak pernah di ajarkan seperti Engkau mengajariku…??

Bunda…Demi Allah kau adalah bagian terindah dariku. Semua bagianmu adalah yang terbaik bagiku. Laki-laki terbaik dilahirkan oleh perempuan-perempuan terbaik.

Bunda…alangkah bangganya ibu sang Hujjatul Islam Al-Ghozali melihat anaknya menjadi tokoh besar. Alangkah bangganya ibu Sang Quthub Abdul Qodir Jailani melihat anaknya menjadi Pemimpin para Wali. Alangkah bangganya ibu sang Quthub Uwais Al-Qorni melihat anaknya mendoakan sahabat besar Ali bin abi Thalib dan  Umar  bin Al-khatab….

Bunda…aku mungkin tidak sebesar mereka, tidak se mulia mereka, namun aku menjamin bahwasanya kecintaanku kepadamu tidaklah kalah dengan kecintaan Al-Ghozali terhadap ibunya….cintaku terhadapmu tidaklah kalah dari kecintaan Al-Quthub Jailani terhadap ibunya…cintaku padamu tidaklah kalah dari Al-Quthub Uwais Al-Qorni terhadap ibunya….tidak akan pernah kalah bunda.

Duh Bunda…rasanya aku ingin memberikan semua yang terbaik bagimu. Namun pemberian sebesar semesta tidak akan cukup. Apalah artinya alam raya ini bagimu  ?? Sedangkan Engkau lebih besar dari alam raya itu….

Duh Bunda…Seperti semua warna-warna indah ternyata kau lebih indah dari semua warna. Ucapanmu adalah doa keramat yang membuat malaikat tidak akan mampu menulisnya dengan kalimat yang terbaik sekalipun.

Bundaku…aku ingat bahwa engkau pernah berkata, bahwa aku telah meletakkan sebelah kakiku di surga karena kau tahu…kau merasakan sayang itu mengalir deras dariku. Namun aku tidak ingin surga apa pun…kau adalah surga itu sendiri. Butir-butir air matamu adalah rangkaian doa bagiku. Butir-butir air matamu adalah air keramat penyembuh semua sakit. Air mata itu yang penuh dengan doa terbaik dari semua kumpulan doa. Duh bunda…gemetar badanku takkan bisa aku hentikan kecuali ada dalam dekapanmu. Sakitku takkan terobati kecuali usapan lembut tanganmu.

Bunda…terima kasih atas semua sayang itu

Bunda…ciuman lembut dan hangatnya pelukanmu adalah pakaian terbaik untukku.

Bunda…terima kasihku padamu…terima kasih bunda  !!

Sahabatku…aku memintamu berdiri untuk menjadi saksi kepada Tuhanku.

Terima  kasihku kepadamu sahabat…terima kasih yang takkan pernah usai.

Terima kasih….cukuplah kesaksianmu itu kepadaku.

Footnote  :

Senandung ini aku persembahkan untuk semua Ibu terbaik yang melahirkan sahabat-sahabat terbaik. Khususnya Sahabatku Muhammad69….Ji, jagalah ibu kita dengan kekuatanmu dan kasihmu. Kelak semua itu akan membuatmu berdiri disamping Rasulullah SAW dan Bunda tercinta beliau Sayyidah Aminah Ra…..jagalah ibu kita ji !!

Thank’s 4 Pasha ‘ Ungu ‘…lirik yang indah……

– k –

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA 2 | 96 Komentar

KEBENARAN SEJATI Vs KEBENARAN RELATIVE


Aa Tj
a.judin@yahoo.co.id

Kebenaran sejati adalah kebenaran yang tidak bisa dibantah, disangkal ataupun dicela, karena sekali saja ada yang melakukannya maka runtuhlah kedudukan kebenaran sejati tersebut menjadi kebenaran relative. Masalahnya, adakah di dunia ini yang namanya kebenaran sejati? Tentu akan sangat sulit sekali menjawabnya karena di dunia tidak ada yang sempurna karena kebenaran sejati lahir dari sebuah kesempurnaan, sedangkan pemilik kesempurnaan adalah Yang Maha Sempurna dan sangat sulit sekali untuk bisa mengerti kebenaran sejati dari Yang Maha Sempurna secara langsung.

Sebagai manusia tentu saja tugasnya adalah tidak pasrah total dengan keadaan tersebut namun tetap berusaha untuk menemukan apa yang benar-benar menjadi kebenaran sejati dalam kehidupan dengan tujuan agar dapat menjalani sebuah kehidupan yang sejati. Maka cara untuk mencari kebenaran sejatipun harus benar, tepat dan tidak melenceng dari jalan/rel yang telah diyakininya karena jika tidak yakin akan jalan yang dilalui menjadikan sulit sampai pada kebenaran sejati.

Berikut kami berikan ilustrasi dari hasil refleksi perjalanan hidup tapi kami tidak menganggap berikut ini adalah kebenaran sejati karena tugas kita masing-masing untuk mencarinya serta memahaminya.

Kebenaran sejati seperti rasa manis. Apakah ada yang membantahnya?(maksudnya ketika anda sedang merasakan rasa manis anda mengatakan itu rasa pahit, asam, panas atau lainnya). Manusia, ilmuwan, ulama sekalipun tidak akan membantah rasa manis. Maka rasa manis disebut kebenaran sejati karena bersifat universal dan semua pihak menerimanya, namun jika ada satu yang membantahnya maka rasa manis bukan kebenaran sejati tapi kebenaran relative. Sedangkan benda yang dapat memberikan rasa manis adalah kebenaran relative, karena rasa manis bisa saja dihasilkan dari gula, madu, air tebu, buah kurma, sukrosa, glukosa, ataupun zat kimia lain dsb.

Panas adalah kebenaran sejati, sedangkan benda yang dapat menghasilkan panas adalah kebenaran relative, karena rasa panas bisa saja dihasilkan oleh api, matahari, listrik, lava gunung dsb.

Dingin adalah kebenaran sejati, sedangkan benda yang dapat menghasilkan dingin adalah kebenaran relative, karena rasa dingin bisa saja dihasilkan oleh es, air, udara, Freon, nitrogen cair dsb.

Manis, panas, dingin atau yang semisal hanyalah sebuah rasa namun dapat mewakili dari kebenaran sejati dalam hidup ini yang muncul dari “kepolosan alam semesta”. Sejarah banyak mencatat leluhur nusantara kita senang dengan laku mengolah rasa atau ada yang menyebutnya olah batin, olah hati, bahkan lebih lanjut ada yang mengatakan olah iman, karena iman letaknya juga di hati ataupun dirasakan dengan batin. Wallahua’lam. Apapun namanya itu terserah anda karena tujuan utamanya adalah mencapai kesejatian sebuah rasa untuk menuju kebenaran sejati sehingga akan menjadi sebuah perjalanan kehidupan yang sejati untuk menjadi kholifah yang sejati di hadapan Yang Maha Sejati.

Mengambil istilah dalam islam rasa manis, panas, dingin adalah hakekat dan benda-benda yang menimbulkannya adalah syari’at, thoriqoh adalah cara kita untuk menuju rasa manis, sementara makrifat adalah buah dari semua itu. Contoh dalam kehidupan beragama adalah ibadah. Ibadah menurut orang islam (semisal sholat) menghasilkan rasa ketenangan batin, meskipun ada yang mengatakan ibadah karena kita butuh kepada Allah, ingin surga, ketakwaan dsb, yang pasti rasa/muaranya adalah ketenangan batin (jika dilaksanakan dengan benar) karena dengan jiwa yang tenanglah manusia akan kembali menuju Tuhannya (QS Al Fajr: 27-30).  Apakah hanya dengan ibadah (sholat) versi islam kita menjadi tenang, maka simak dari pengakuan orang yang beragama Nasrani, hindu, Budha, Sinto atapun agama dan kepercayaan lainnya: bahwa kebaktian di gereja atau berdoa kepada Yesus secara khusuk ternyata juga menimbulkan sebuah ketenangan batin bagi orang Nasrani, pun demikian dengan sembahyangnya orang Hindu di Pura atau orang Budha di Wihara semuanya menghasilkan apa yang namanya sebuah ketenangan batin. Pun demikian dengan ibadah-ibadah lainnya dengan tata cara dan versi dari agama maupun keyakinan masing-masing yang tujuan utamanya adalah menyembah kepada Zat Yang Maha yaitu ……. (dengan nama dari agama dan keyakinan masing-masing), sehingga menghasilkan sebuah rasa yang sama dan dapat dirasakan setelah beribadah apapun caranya itu. Apakah ini menjadi patokan kebenaran sejati tentu saja tidak jika anda menyangkalnya.

Kalau begitu apakah agama atau keyakinan kita itu salah? Wallahua’lam, anda sendiri yang bisa menjawabnya. Untuk mencapai rasa manis anda tetap butuh yang namanya gula, madu, sari tebu atau lainnya karena tanpa itu semua anda tidak akan menggapai rasa manis, pun demikan untuk mencapai hakekat anda tetap butuh yang namanya syariat karena tanpa syariat anda tidak akan menggapai hakekat. Apapun cara/syariat/toriqoh/metode yang kita yakini maka selanjutnya adalah menjalankan dan membuktikan kepada diri sendiri akan hasilnya bukannya malah mencela orang lain yang menggunakan cara/syariat/toriqoh/metode yang berbeda. Apakah bijaksana kita mencela orang lain yang minum sari tebu atau madu untuk mendapatkan rasa manis, karena tidak sama dengan kita yang memakai gula dalam menghasilkan rasa manis bahkan memaksakan orang tersebut untuk memakai gula seperti kita?

Sering kali kita terjebak pada kondisi mental yang setelah menemukan sebuah hakekat/rasa dari kebenaran maka kita tidak akan menerima pemikiran orang lain yang tidak sama dengan pemikiran yang kita dapatkan, dengan alasan cara/metode kita lah yang dapat sampai kepada kebenaran tersebut. Bahkan banyak sekali dari kita merasa telah menemukan sebuah kebenaran sejati meskipun belum pernah tahu dan mencari apa yang dinamakan kebenaran sejati. Jika suatu kebenaran yang anda sampaikan kepada orang lain kemudian orang lain menyangkalnya! Mohon maaf dan nuwun sewu kebenaran yang anda sampaikan tersebut masih takaran kebenaran relative.

Sampai sini kami menganggap kebenaran sejati adanya satu yaitu kebenaran yang terlepas dari yang namanya persepsi (katanya). Karena sejak kecil kita telah hidup di dunia persepsi dan tidak lepas dari yang namanya persepsi, menurut kami persepsi hanya masih sampai pada tataran pemikiran seseorang, yang tentu saja hasil pemikiran tersebut telah diambil dari sebuah pemikiran lain ataupun telah melewati proses yang tidak masuk akal (ghaib) meskipun kadang kala mengatas namakan Sabda Tuhan, utusan Tuhan atau yang sejenisnya. Maka dari itu untuk mencapai kebenaran sejati maka harus masuk ke tataran hakekat atau rasa sehingga benar-benar mengetahui secara yakin dan ainul yakin tentang kebenaran sejati dalam kehidupan ini. Tentu saja bukan pekerjaan yang mudah karena akan melibatkan rasa, intuisi, akal, pemahaman, pemikiran, pengalaman, ego, hati, batin bahkan kematian pun kalau diperlukan J jika hal tersbut dapat mencapai pada tahapan kebenaran sejati. Sehingga kita bisa menjadi pribadi yang arif dan bijaksana dalam memandang sebuah perbedaan di dalam kehidupan untuk tidak mudah mencela, menyalahkan, mendebat, bahkan memusuhi orang lain yang menggunakan cara (syariat) yang tidak sama dengan cara (syariat) kita. Bukan hak kita memvonis orang lain salah, sesat, kafir, melenceng dsb biarkan hak itu menjadi hak prerogative Tuhan untuk melaksanakannya dan memberikan balasan atas perbuatan yang dilakukannya.

Mohon maaf kepada para sesepuh  dan semua keluarga wong alus jika ada yang tidak berkenan dan kami mengucapkan terima kasih atas dimuatnya corat coret kami, tulisan ini tidak bermaksud untuk menggurui ataupun merasa unggul, sombong, riya’ dsb ataupun menghina keyakinan lain. naudzubillah, apa yang kami tulis bertujuan untuk sekedar sharing agar kita bisa saling asah asih asuh sehingga kita bisa menemukan kebenaran sejati dalam hidup ini. Kami pun tidak merasa tulisan ini adalah kebenaran sejati, karena pemillik kebenaran sejati adalah adalah Zat Yang Maha Benar. Wallahhua’lam.  — k –

Salam asah asih asuh

Kang TJ

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA 2 | 104 Komentar

MENJADI AKU


(Ode Untuk Angker Ludiarto El-Bodasyah)
Pangeran Sukemilung

0852.6846.8720
rico_endo@yahoo.com

Assalamu’alaikum wr wb….salam ta’dhim saya haturkan kepada semua sesepuh dan pengampuh di  Kampus Wong Alus, salam sayang penuh cinta untuk semua santri Alus dimanapun kalian berada.

Saat ini di Tanah Serunting waktu menunjukkan tepat pukul 01.00 WIB….lewat tengah malam menjelang pagi. Tidak seperti biasanya, ada dorongan didalam diri saya untuk mengingat seorang sahabat. Beliau yang belum pernah saya temui, tetapi selalu rajin menyapa saya dengan kiriman sms singkat dan sederhana. Bahasa yang digunakan pun sangat santun. Seorang sahabat yang setia mengingatkan diri saya akan makna indahnya persahabatan. Dengan caranya yang khas beliau meninggalkan kesan bahwa kita lebih baik “Menjadi Aku“  dan bukan orang lain.

Angker Ludiarto El – Bodasyah…begitulah nama sahabat saya itu. Namanya terkesan seram. Saat pertama kali membaca nama itu, saya seperti masuk kedalam hutan belantara yang sangat gelap atau masuk ke dalam gua panjang tanpa ujung. Saya tidak tahu apa makna nama beliau, hanya saja benak saya menelusuri kemungkinan paling menyenangkan dari sebentuk nama Angker Ludiarto. Jika dia berbentuk hutan belantara, maka suatu hari akan menjadi Hutan Lindung yang akan mengayomi banyak hal disekitarnya. Atau jika dia adalah Lorong panjang sebuah gua, maka kelak akan menjadi tempat wisata para petualang-petualang perkasa.

Dua hari yang lewat kami berbincang via phone…saat itu saya bertanya tentang kebiasaan beliau berucap QOBILTU. Beliau hanya tertawa mendengar pertanyaan saya. Itulah diantara cirri khas beliau yang menurut saya paling menyenangkan. Gaya tertawanya seakan mengajak kita ikut tertawa. Dan tanpa sadar saya pun tertawa. Ha..ha..ha..ha..naluri saya menyimak sesuatu yang tersembunyi dibalik tawa itu. Tawa itu seperti mengendapkan semua kesusahan, kepenatan dan sakit. Semuanya jatuh dan berlari dari diri kami. Tawa itu menjadi penawar saat semua racun “ Keinginan dan egoisme “ mengakar didalam hati.

Sederhana sekali beliau mengartikan kalimat QOBILTU tadi. SAYA TERIMA   !!! begitu katanya. Saya sudah diberi orang ilmu kenapa tidak saya terima ?? Kenapa harus menolak kebaikan hati para dermawan-dermawan ilmu ?? Saya menerimanya dengan hati terbuka dan lapang dada. Saya membuka pikiran saya untuk semua masukan dan pengetahuan. Begitulah saya menerjemahkan bahasa beliau.

Penerimaan akan suatu pemberian dengan tulus akan membuka hikmah yang banyak. Penerimaan yang disertai dengan pembelajaran. Apapun bentuknya suatu pemberian merupakan  kunci dari  segala pertanyaan. Di Blog seperti KWA atau sejenisnya…kita akan menerima banyak hal. Baik itu Ilmu Hikmah, bacaan wirid, asma, atau hanya sekedar sharing. Yang jelas si pemberi hanya ingin mengeluarkan apa yang tersimpan di dalam hati dan pikiran mereka. Jika pola pikir kita lebih banyak dipengaruhi  aura negative, kenyataan yang timbul adalah suatu pencelaan. Alam bawah sadar kita serta merta akan melakukan penolakan. Karena dirasakan tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Benak kita akan di liputi keinginan yang bertolak belakang. Kita selalu cenderung meminta agar orang lain mengikuti jalan pikiran dan kemauan kita. Tanpa sadar memaksa orang lain untuk menguatkan pikiran kita. Semuanya sah saja dan tidak ada salahnya, selama kita mengetahui kebenaran jalan pikiran kita.

Sayangnya tidak semua orang punya kemampuan yang sama. Tidak semua orang punya kekuatan pikiran dan kemampuan analisa yang bagus. Kebanyakan semuanya hanya berjalan mengikuti keinginan saja. Kadangkala lebih banyak di domplengi oleh ketidak tahuan. Praktis semua itu berakibat kedalam jiwa. Pemberian yang terus menerus akan mengakibatkan kebingungan. Basic dasar yang lemah dan banyaknya masukan akan berakibat fatal. Makin banyak khayalan tingkat tinggi bermain-main di pikiran.

Saya bercermin kepada sahabat saya Angker Ludiarto…ucapan QOBILTU nya hanya bermakna sebagai ucapan terima kasih. Karena beliau mempunyai basic dasar yang cukup dan kemampuan untuk menganalisa pemberian tadi. Tidak sedikitpun hal itu menyebabkan kegilaan spiritual baginya. Semua baginya tampak sama, tidak melampaui dosis kekuatan pikiran beliau.

Begitulah seharusnya kita bersikap. Istiqomah Khoirum-min Alfi karomah. Istiqomah lebih baik dari seribu karomah. Satu istiqomah akan mengangkat yang lain. Satu istiqomah akan membuka ribuan gerbang Hijab.Itulah makna sesungguhnya dari ungkapan MENJADI AKU. Kau lebih bernilai menjadi dirimu sendiri, bukan hasil duplicat dari sesuatu.  Orang melihat dirimu dari hasil pembelajaranmu, seberapa banyak pun yang kau simpan jika itu hanyalah berupa barang mentah, kelak akan terbuang. Hidup sudah ada kotaknya masing-masing. Kau tidak akan bisa memasuki kotak orang lain. Milikmu sudah tersedia. Mensyukuri yang ada jauh lebih baik dari pada meminta yang belum pasti. Perbagus saja milikmu. Hiasan terbaik bagi diri kita adalah Taqwa. Semuanya akan bernilai lebih disisi Allah SWT.

Tulisan ini saya buat khusus untuk sahabat kinasih saya Angker Ludiarto El-Bodasyah…semoga persahabatan akan semakin langgeng. Beribu ucapan terima kasih untuk semua nasehat antum. Kesederhanaan dan kebersahajaan yang di contohkan, membuat diri saya semakin mengerti akan makna diri sejati. Saya bukanlah siapa – siapa…hanyalah sosok yang mencari figure untuk suatu bentuk persahabatan. Untuk itulah hadir orang-orang seperti beliau.

Akhirul kalam…semoga Rahmat Allah selalu menaungi kita, dan kelak kita akan bersama dalam Panji Rasulullah dalam syafa’at beliau. Barakalloh fikum wa iyyakum. Alhamdulillahi robbil ‘alamiin. Jazakumullah bi ahsanil jaza. Wassalam.  –mk–

=== Qobiltu mas Angker !! === 

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA 2 | 205 Komentar

MISTERI BUKIT MENJULUK SEDAYU LAWAS


AHMAD FARID
farid_bionet@yahoo.co.id

Kisah ini terjadi pada tahun 2006 pada saat saya masih membujang. Saat itu saya sebagai Pembina komunitas siswa pecinta alam. Memang saya sangat minat pada dunia petualangan dan supranatural. Oleh karena itu saya mengagendakan kegiatan safari camp pada liburan sekolah.  Tujuan kami adalah Bukit Menjuluk di Sedayulawas, Kec. Brondong, Kab. Lamongan.

Pada saat itu memang sedang in tayangan televisi berbau misteri. Untuk itu kami bekerjasama dengan salah satu stasiun televisi swasta di Surabaya. Kami sepakat acara safari camp kami diliput untuk sebuah acara TV itu. Tibalah pada hari yang ditentukan, setelah seremonial di aula, sekolah rombongan kami yang berjumlah 25 orang bergegas berangkat bersama kru tv itu. Setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit, tibalah rombongan di Masjid Besar Sedayulawas. Di sebelah barat masjid itu terdapat makam kuno milik ayahanda Sunan Sendang yang bernama Syeikh Abdul Qohar dari Timur Tengah. Rombongan / Tim kami berziarah sejenak di makam itu, lalu kami lanjutkan perjalanan ke Bukit Menjuluk. Karena sulitnya medan, kru TV memutuskan untuk menyewa pedati (jawa: cikar) untuk mengangkut peralatan shooting.

Sementara itu, tim pecinta alam menyusuri jalan setapak yang sedikit licin karena habis diguyur hujan pada malam harinya. Tibalah rombongan di lereng Bukit Menjuluk yang landai, sangat cocok untuk mendirikan tenda. Jarum jam menunjukkan pukul satu siang, saya bersama tim memutuskan mencari keberadaan makam kuno yang konon milik penyebar islam di Sedayulawas pada masa lampau. Ternyata kami sempat kebingungan mencari keberadaan makam kuno tersebut. Setelah beberapa saat kami menemukan makam kuno tersebut yang hampir tak terlihat karena ditumbuhi semak belukar. Segera kami membabat semak itu. Saat itu terlihat jelas keberadaan makam kuno tersebut. Terdapat tiga makam  berjejer di tempat itu. Senja semakin gelap, kami pun harus kembali ke tenda untuk melakukan persiapan ritual di makam kuno tersebut. Setelah sholat maghrib, kami lanjutkan dengan ritual tahlil. Kemudian kami kembali menuju makam tersebut dengan penerangan senter. Kami berniat menguak misteri makam kuno tersebut. Seorang paranormal dari acara TV tersebut kemudian mendeteksi energi makam kuno itu. Lalu kami menuju tempat yang agak lapang untuk melakukan proses mediumisasi sosok penjaga makam kuno itu. Setelah berkomat-kamit membaca mantra, tubuh paranormal itu kejang dan rubuh di tanah, merayap dan mendesis-desis layaknya ular.

Host acara TV mencoba berdialog dengan sosok arwah yang merasuki tubuh paranormal itu. Sosok itu mengaku bernama Ki Munjayani yang bertugas menjaga makam kuno tersebut. Rupanya Ki Munjayani tidak sendiri, ia ditemani sosok kembarannya yang bernama Ki Munjayana. Setelah sadar, paranormal itu lalu meminta alat tulis kepada kru untuk membuat sketsa dua sosok ular ghaib penjaga makam kuno itu. Ia lalu mulai mengoreskan ujung pensil di selembar kertas, lambat laun sketsa sosok itu semakin jelas menggambarkan ular raksasa dengan mahkota di kepalanya. Kami terpana dengan hasil sketsa itu. Mata kami pun terbuka, bahwa ada makhluk lain di sekitar kita yang harus kita hormati keberadaannya. Tidak saling mengusik satu dengan lainnya. Acara malam itu kami akhiri dengan atraksi api unggun dengan penampilan yang mendebarkan seperti hipnotis, berjalan di atas bara api, mengangkat seseorang dengan dua jari, dan lain-lain. Setelah itu kami beranjak tidur di tenda membawa misteri Bukit Menjuluk ke alam mimpi.(*)

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA 2 | 135 Komentar

AMALAN KEBAL SIHIR TENUNG ATAU GUNA-GUNA


Noer Cholish
satria_lamong77@yahoo.com

By : Gus Nur
08.56.20.20.39.7

Puji Syukur Alhamdulillah, kita mulai dengan Bismillah bagi sedulur yg muslim biar semua yg kita lakukan mengandung berkah, dan bagi sedulur yg berkeyakinan lain sesuai dengan agama dan keyakinannya. Sholawat dan salam untuk Kanjeng Rosul Muhammad S.A.W. Manusia agung ygn penuh cinta dan kasih pada umatnya. Sholollohu ‘ala sayyidina Muhammad.

Yg perlu di ingat bahwa semua apa yg disebut ilmu hikmah, Aji Mantra, azimat, Rajjah, Mustika, batu, minyak, Tasbih atau pegangan apapun itu hanya sebagai sarana/media sababiyah semata, sesungguhnya tetap permohonan dan do’a hanya wajib kita panjatkan kehadirat gusti ALLAH SWT yg maha kuasa atas segalanya, Jadi jangan menjadikan syirik. Sudah menjadi keniscayaan percaya atau tidak kekuatan metafisik lewat laku spiritual semisal : lantunan do’a khusus, amalan-amalan ilmu hikmah, dzikir, istighotsa, riadho/tirakat, shodaqoh, puasa, qiyamullail, do’a ortu, do’a para guru/kyai/ustadz, sahabat dll. Bisa bekerja mendukung apa yang kita harapkan insyaALLAH. Peliharalah rasa yaqin sebagai suatu bumbu penyedap dari semua syariat bersifat multi amal, karena manusia itu makluk yg sangat lemah hanya punya ikhtiar atau sebab dan yang menentukan hanyalah gusti ALLAH SWT semata. Wallhu’alam.

Baiklah sesuai Judul tulisan ini, maka al fakir akan mengabarkan sekaligus memberikan do’a amalan agar kita lebih waspada, lebih PD, lebih yakin dan mantab dalam kehidupan ini. Do’a ini oleh kalangan ahli ilmu hikmah bisa dipakai sebagai benteng diri dan keluarga dari ulah usil orang yang sinis atau memusuhi kita dengan menggunakan Black Magic ya semacam santet, telu, guna-guna dll. Inilah Do’a Amalan tsb :

“Laqodjaa-akum Rosuulum min Anfusikum ‘Aziizun ‘Alaihimaa’anitum Hariisun ‘Alaikum Bil Mukminiinaa Ra Uufurrahiim. Faintawallaw Faqul Hasbiyallaahu Laa ilahaa illallaahu wa’alaihi tawakkaltu wahuwa Robbul ‘Arsyiil ‘Azhiem.”

Tata Laku atau Riadho amalan ini :

  1. Berpuasalah pada hari weton sahabat (1 hari), Seusai berbuka puasa, jangan makan apa-apa lagi dan jangan tidur semalam suntuk (ya kalau di jawa saat ilmu laku atau riadho puasa telasan).

  2. Do’a diatas di bacanya setelah sholat subuh dan terbit fajar, baca sebanyak-banyaknya sampai matahari terbit.

  3. Kemudian untuk hari-hari selanjutnya, bacalah 1x tiap selesai sholat fardlu.

Tambahan biar lebih Makyusss bagi sahabat bisa menggunakan dengan asbab bahan alami yaitu sahabat sediakan 7 Butir isi dari buah asem jawa yg sudah tua dan taruh di sebuah piring kecil dan sholatlah hajad 4 Rokaat setelah itu bacakan Al fatehah 100x dengan niat kuat supaya mejadi benteng yg kuat pada Rumah sahabat lalu tiupkan 3x ke biji isi asem tsb untuk menitipkan kekuatan do’a sahabat. Setelah itu bungkus dengan kain putih dan bungkus terus gantung di pintu depan Rumah sahabat.

Semoga amalan yang saya berikan ini bermanfaat buat dulur semua, salam persaudaraan dan salam kenal bagi semua dulur kwa di seluruh penjuru bumi. Terimakasih pada pengasuh blog ini. Mohon maaf apabila ada kesalahan tulis dari kami, mohon maaf juga kapada semua yang berbeda pemahaman dengan kami, semoga kami terlindung dari prasangka dan sifat syaitoniyah (iri, drengki, hasut, riya’, ujub, merasa benar sendir dll, amien ). Salam kenal dan salam persaudaraan dari Majelis Nur Langit. Wassalam. ø

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA 2 | 184 Komentar

TESTIMONI ASR VERSI MADURA UTARA


Indra Noviansyah
noviansyah.indra@yahoo.com

Ass. Wr. Wb. Saudaraku semua.

Alhamdulillah…

Sungguh tiada kata terindah selain Alhamdulillah saat saya mengalami kejadiannya.  Terima kasih & salam hormat saya ucapkan kepada Saudaraku yang telah berkenan mengijazahkan Asma Sunge Rajeh versi Madura Utara.  Semoga kita senantiasa dalam nikmat syukur atas kasih sayang Allah SWT.

Saya memang khusus berdoa untuk segera diberi Asma Sunge Rajeh tanpa menyebutkan versi manapun karena saya yakin Allah adalah sebaik-baiknya pemberi. Sekitar 3 (tiga) bulanan sejak saya berharap dalam hati & 1 (satu) bulanan sejak saya betul-betul berdoa khusus dengan diawali kalimah ” Subhanaka laillaha illa anta ya dzaljallaali wal ikrom ” lalu memohon agar diberikan Asma Sunge Rajeh….. Alhamdulillah….. tanpa sengaja saat buka-buka Google.com terbukalah link Kampus Wong Alus….. Alhamdulillah….. teramatilah oleh saya semua tentang Asma Sunge Rajeh.

Alhamdulillah, saya pilih lalu saya lakoni kemudian saya amalkan.  Hasilnya mengalami pengalaman sbb :

1. Saat saya dijadwalkan jam 08.00 WIB meeting dengan atasannya atasan saya yang notabene adalah putera mahkota pemilik kerajaan bisnis kosmetik Indonesia, saya tiba di kantor jam 07.30 WIB yang sebenarnya hampir mustahil Depok – Pulo Gadung ditempuh dalam waktu 1 jam saja karena biasanya harus ditempuh 1 jam 30 menit.  Saya berkendara seperti biasanya tanpa seradak-seruduk.  Sebelum berangkat saya membaca Asma Sunge Rajeh versi Madura Utara 3x tanpa napas sambil berdoa agar tidak terlambat dan dimudahkan segala urusannya.

2. Saat saya pulang malam hari dari rumah Adik saya naik motor bersama Istri & 2 (dua) anak saya, tiba-tiba turun hujan.  Mengingat kami bisa basah kuyup kehujanan, maka saya di dalam hati membaca Asma Sunge Rajeh versi Madura Utara tanpa napas lalu saya tiupkan ke langit dengan berdoa agar hujan tertahan sebentar sampai kami tiba di rumah.  Alhamdulillah….. Hujan berhenti….. begitu kami tiba di rumah, maka hujan turun lagi.

3. Saat saya dalam perjalanan ke rumah saudara, motor saya kehabisan bensin.  Saya hapal betul suara mesin motor yang beberapa detik lagi akan mati kehabisan bensin karena saya pernah mengalami kehabisan bensin 2x sebelumnya (penunjuk bensin di motor sudah lama tidak berfungsi).  Langsung saya membaca Asma Sunge Rajeh versi Madura Utara di dalam hati terus menerus sambil berdoa semoga habisnya pas di POM Besin agar tidak cape-cape dorong motor.  Alhamdulillah….. begitu ada POM Bensin saya masuk….. dan….. motor saya mati habis bensin persis beberapa meter dari antrian motor di depan saya….. jadi cuma dorong mungkin sekitar 3 (tiga  meter.

4. Alhamdulillah….. pernah disembuhkan sakit perut, sakit kepala, nyeri otot….. pernah dapat rejeki tanpa diduga…..dimudahkan urusannya….. Alhamdulillah.

Alhamdulillah….. dan terima kasih saya ucapkan kepada Guruku Pengijazah Asma Sunge Rajeh versi Madura Utara….. juga terima kasih saya ucapkan kepada Kampus Wong Alus.  –mk–

Hormat saya,

Abdullah

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA 2 | 214 Komentar

SHOLAT SUNAH 4 DIMENSI


Enrico Burhan
0852.6846.8720
rico_endo@yahoo.com

 

Assalamu’alaikum wr wb….salam ta’dhim saya haturkan kepada semua sesepuh dan pengampuh dii Kampus Wong Alus, salam sayang penuh cinta untuk semua santri Alus dimanapun kalian berada.

 

Kemarin saya sudah bercerita panjang lebar ya…mari kita sharing lagi hari ini. Sebelumnya saya akan bercerita sedikit tentang Majelis tempat saya ta’lim baik sebelum saya mondok di pesantren ataupun setelah saya kembali ke palembang. Majelis kami bernama MAJELIS TA’LIM WA TADZKIR AL-AWWABIEN RATIBUL HADDAD LI AHLIS-SUNNAH WAL JAMAAH. Dahulunya di asuh oleh Sayyidul walid Syeikhina wa mursyidina wa murobbi ruhina wa jasadina Pangeran Muhammad KH Ali Umar Toyyib. Ra. Inilah tempat pertama saya mempelajari ilmu secara tertib. Baik itu ilmu syare’at maupun ilmu thoriqoh.Pelajaran yang ada di majelis ini membawa pehamaman Thoriqoh Alawiyah.Sebagian besar dari Asatidz-bahkan Syekh Ali Umar Toyyib merupakan alumni dari Pesantren Darul Hadist, Malang. Pondok itu didirikan oleh Al-Quthub Al-Haber Al-Habib Abdul Qodir bin Ahmad bil-Faqih. Ra. Selanjutnya oleh anak beliau Al-Quthub Al-Musnid Al-Habib Abdullah bin Abdul Qodir Bil-Faqih.R.a.

 

Guru kami ta’lim di sana pada zaman Al-Habib Abdullah Bil-Faqih. Dari beliaulah guru kami mendapatkan estafet kepemimpinan Thoriqoh Alawiyah. Kecintaan Syekh Ali Umar kepada Al-Habib Abdullah sangat luar biasa. Kami sering mendengar beliau menyebut-nyebut nama Al-Habib Abdullah. Terasa sekali kerinduan di hati beliau terhadap Habibina Al-Habib Abdullah. Ra. Guru kami selalu bercerita tentang beliau. Nafas kerinduan itu seperti terpatri kuat di sanubari Syekh Ali. Bahkan kami yang belum pernah bertemu langsung dengan Habib Abdullah dapat merasakan kerinduan yang sangat. Sampai hari ini pun ingatan akan beliau berdua selalu membuat kami tanpa sadar terkadang menitikkan air mata. Alangkah indahnya masa-masa berkumpul dahulu itu…alangkah senangnya duduk bersama Sang Guru Mulia…alangkah terjaganya batin kami. Demi Allah…tidak ada masa yang paling indah selain saat itu.

 

Saat itulah kami melihat bagaimana Riyadhohnya Aulia. Sangat luar biasa. Apalah artinya riyadhoh kita yang hanya mengharapkan secuil kecil kebanggaan semu. Riyadhoh beliau hanyalah mengharapkan Ridho Allah semata. Beda dengan kita, hanya karena sedikit kesulitan kita melakukan riyadhoh bersyarat, hanya karena sebentuk keinginan kita melakukan riyadhoh bersyarat, hanya karena ingin kebanggaan kita riyadhoh bersyarat. Semua doa kita bersyarat. Kita mendikte Allah untuk keinginan kita. Tidak sekalipun kita meletakkan urusan kita kepada-NYA dengan tulus.Saya dan kalian semua pasti merasakan itu.

 

Demi Allah…kita melupakan perjalanan para Aulia, kita tidak pernah ingin menapak jejak para sholihin. Kebanggaan kita hanyalah sebatas membuat uang balik, berhentinya hujan karena asma tertentu, terawangan kepada ghaib. Cuma itu….!!! Sahabatku terkasih…mari kita memulai kondisi baru dengan niat baru. Kita tidak usah mengupas teori doa yg bakal membuatmu kebingungan. Kita berdoa saja dan biarkan Allah yang menindak lanjuti doa kita. Kita berniat seperti niatnya para Guru dan Mursyid yang akan bersambung dengan niatnya para Aulia terus sampai ke Rasulullah SAW. Maka bertawasullah kepada Beliau SAW akan seluruh hajatmu. Insya Allah…semua kebekuan akan mencair, yang tertutup akan terbuka lebar, apa yang sempit akan menjadi luas dan lapang.

 

Izinkan saya membuka satu amalan yang ada di majelis kami. Amalan itu bernama SHOLAT SUNAH 4 DIMENSI. Kenapa saya membabar tentang sholat ?? Padahal 80% audience adalah pecinta Asma dan wirid ?? Sederhana saja…saya hanya ingin membuat pondasi untuk para sahabat. Kau belumlah tahu apa yang terbaik buatmu sampai kau mengetahui dan Allah bukakan rahasia itu bagimu. Terangkatnya amaliyah karena bagus dan baiknya sholat. Saya tidak akan memberi Syarah / penjelasan untuk amaliyah ini. Bukan kapasitas saya untuk memberi penjelasan yang sempurna tentang amalan thoriqoh.Saya hanya ingin mengajak para sahabat untuk melakukannya. Insya Allah akan ada yang menjelaskan tentang rahasia Sholat 4 Dimensi ini. Saya hanya akan memberi tahukan tata caranya saja. Siapapun yang mendawamkan Sholat 4 Dimensi ini, dia akan diberi pemahaman dan kebijaksanaan, dibukakan semua kesulitannya, dimudahkan dan dirapikan segala urusannya.Batinmu akan menjadi lebih kuat. Insya Allah….

 

SHOLAT SUNAH 4 DIMENSI.

 

Ijazah ‘an Kholifatul Mursyid Thoriqotul Alawiyah Al-Muktabaroh
Syeikhina wa mursyidina Pangeran Muhammad KH.Ali Umar Toyyib Al-Palembani. Ra.
Sholat sunah 4 Dimensi ini hanyalah rangkuman dari 4 macam sholat yang terdiri dari :
1. Sholat Sunah Wudhu’
2. Sholat Sunah Taubat
3. Sholat Sunah Hadiah lil Mayyit
4. Sholat Sunah Hajat Nabi Khidir A.S

Semua dilakukan dan dikerjakan dalam satu majelis. Begini tata caranya :

 

1. Sholat sunah wudhu.

 

Al-fatehah ilaa hadrotin Nabi Sayyidina Muhammadin SAW. Bisirril fatehah…. (maka bacalah fatehah). Setelah itu berdiri bersiap untuk sholat.

Niatnya : Usholli Sunnatal wudhu rak’ataini lillahi ta’alaa.

Rakaat pertama ba’da fatehah membaca : Surah Al-Kafirun.1x

Rakaat kedua ba’da fatehah membaca : Surah Al-Ikhlas.1x …… setelah itu salam. (selesai)

Setelah salam membaca doa Nabiyullah Adam AS :
Bismillahir rahmaanir rahiim.Alhamdulillahi robbil ‘alamin. Allahumma sholli ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala ali Sayyidina Muhammad. Allahumma anta ta’lamu sirri wa ‘ala niyyati faqbal ma’dzirotii wa ta’lamu hajaati…… (sebut hajatmu) …. fa’thinii su’lii wa ta’lamu maafii nafsii faaghfirlii. Allahumma inni as-aluka iimaanan daa-imaan yubaasyiiru qolbii wa yaqiinan shoodiqon hatta a’lama annahu lan yushiibanii illa maa katabtahu ‘alayya wardhonii bimaa qosamtahu lii (Yaa dzaljalaali wal ikrom.7x)

 

2. Sholat Sunah Taubat

 

Al-fatehah ‘ala niyyatit-taubati dhohiron wa bathinan fii shihhatin wa khoirin wa ‘afiyyatin wa ilaa hadrotin Nabi Sayyidina Muhammadin SAW. Bisirril fatehah…. (maka bacalah fatehah). Setelah itu berdiri bersiap untuk sholat.

Niatnya : Usholli Sholatat-taubati rak’ataini lillahi ta’alaa.

Setiap rakaat ba’da fatehah membaca : Ayatul Qursyi.1x dan Suratul Ikhlas. 11x ….. salam

Setelah salam membaca Sayyidul Istighfar. 3x

 

3. Sholat Sunah Hadiah lil Mayyit

 

Niatnya : Usholli Sholatal hadiyyati rak’ataini lillahi ta’alaa
Tiap rakaat ba’da fatehah membaca :
Ayatul Qursyi. 1x
Surah At-takatsur.1x
Surah Al-ikhlas.11x

Disujud akhir sebelum salam membaca :
Allahumma inni sholaitu bihadzihish-sholaati wa anta ta’lamu maa uriidu. Allahummab’ats tsawaabahaa ilaa Qobrii…….bin…… (sebutkan nama yang kita kirim hadiah sholat ini).

 

4. Sholat Sunah Hajat Nabi Khidir A.S

 

Al-fatehah… (niatkan) … ilaa ruuhil Imaami Sayyidil Walid Al-Habib Abdullah bin Abdul Qodir Bil-faqih wa syekh Ahmad Addairobi wa syekh Muhammad Darastawaih wal Imaami Syafeei wa Nabiyullah Khidir AS wa ilaa hadrotin Nabi Sayyidina Muhammadin SAW. Bisirril fatehah…. (maka bacalah fatehah).

Setelah itu berdiri bersiap untuk sholat.
Niatnya : Usholli Sholatal hajaati….. (niat) ….. rak’ataini lillahi ta’alaa
Rakaat pertama ba’da fatehah : Al-Kafiirun. 10x
Rakaat kedua ba’da fatehah : Al-Ikhlas.10x…….salam
Setelah salam sujudlah kembali dengan hati yang khusu’ dan yaqin kepada Allah. Bacalah :

  • Allahumma sholli ‘ala Sayyidina Muhammadin Nabiyyil ummi wa ‘alaa aliihi wa shohbihi wa sallim.10x

  • Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaha ilallah huwallahu akbar wala haula walaa quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adhiim.10x

  • Robbana atinaa fid-dunyaa hasanah wafil akhiroti hasanah wa qiinna ‘adzaaban nar.10x

Maka mintalah hajatmu pada-NYA. Setelah itu selesailah kau dari rangkaian sholat 4 Dimensi. Tahap selanjutnya bacalah apa yang menjadi wiridanmu ( Hajat.Red ). Kita mempunyai kesukaan masing-masing. Apabila saya jatuh kedalam suatu permasalahan maka amaliyah yang saya baca adalah 2 ayat ini.Setelah membaca tawasul seperti biasa, maka bacalah fatehah seperti ini :

Yaa Maulana Yaa Mujiibu Yaa Hadhiron la Yaghib tawasalna ilaika bil Habib, taqdi haajati…….bin….. (sebut nama dan hajat kita) hadzihi khossoh Yaa Qoriibu.Amiin. Al-fatehah…..41x

  • Yaa ‘aalimul Ghoibi wasy-syahaadah. 100x

  • Fakasyafnaa ‘anka ghithoo-aka fabashorukal yauma hadiid. 100x (Arahkan bacaan itu ke mata, dibaca dalam keadaan mata tertutup)

  • Dzikir Lisan : Laa ilaaha ilallah.165x

  • Dzikir Qolbi : Yaa Allah.330x (Arahkan ke Qolbi, 2 jari dibawah susu kiri / Lathifah Qolbi)

  • Dzikir Nafas : Huu – Allah, kurang lebih setengah jam.

Caranya : baca HUU…tarik nafas dari bawah pusat sampai ke ubun-ubun.

Tahan sesaat disitu. Turun nafas dari ubun-ubun ke bawah susu kanan 2 jari (lathifah sirri) sambil mengucapkan : ALLAH

  • Tutup dengan sholawat Nurul Anwar (Sholawat Badawi Sughro). 100x

Kedua ayat di atas fungsinya untuk kepekaan Bathiniyah dalam menangkap isyarah. Kita tidak akan tahu jalan keluar atas masalah yang kita hadapi sebelum Allah membukakan rahasia itu.Penyingkapan Hijab itu seyogyanya mesti dilakukan dengan cara-cara yang baik dan benar. Sebenarnya postingan saya berhubungan antara satu dgn yang lain. Baik itu Postingan yang berjudul : Dzikir untuk menumbuhkan jiwa Tauhid ataupun Dzikir Taubat. Rangkuman dari itu ada dalam amalan Asadullahil Gholib.Saya menganjurkan kepada semua sahabat agar sebaiknya tetap berpikir realistis. Bukan maqom kita berbicara hal yang ghoib. Biarlah semua urusan ghoib, khodam dan sebagainya di urus oleh sesepuh yang lebih mumpuni. Urusan kita adalah bagaimana membuat hari esok jadi lebih baik.Lepas dari semua masalah, urusan yang tadinya berantakan kembali rapi dan mudah. Insya Allah…semoga para sahabat-siapapun itu, akan bisa menentukan keinginannya dan bisa memanfaatkan apa yang telah dikumpulkan dari kampus tercinta ini.Bukankah tujuan kita mengambil Ijazah dan berucap QOBILTU untuk mendaya gunakan pemberian itu ?? Mari berlaku sebagai PEWARIS ILMU yang memang pantas menerimanya.Kita bikin Para Mujiz sepuh tersenyum dan bangga dari atas sana. Semoga…!!

Sebagai penutup risalah ini mari berdoa bersama-sama dengan doa yang dikirimkan sahabat saya semalam.Satu doa yang penuh dengan keberkahan.

Bismillahir rahmaanir rahiim. Allahumma bariklana fii Rajaba wa sya’bana wa ballighna Romadhon.
Yaa Allah berkahilah kami pada Bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan.Amiin Yaa Robbal ‘alamiin.

Semoga risalah ini berguna bagimu. Izinkanlah saya dan semua keluarga serta guru dan mursyid menjadi bagian yang terindah bagimu. Apapun itu bentuknya, sesungguhnya kita mencintai kebaikan. Tugas kitalah untuk menarik para sahabat yang terperosok.Agar kembali bangkit.

Terima kasih atas respon yang ada.Barakallah fikum. Jazakumullah bi ahsanil jaza. Wassalam.

Footnote :
Untuk semua santriku dirumah…tetap belajar ya, abie titip umi sama dedek. Jangan nakal ! Sungguh abie rindu sama kalian. Bantu abie dengan doa.Ya Allah, aku titip anak-anakku dan semua kesayanganku.

My Bro Muhammad69…titip majelis yo ji ! Jangan buang abu rokok sembarangan.

—-mk—-
Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 208 Komentar

IJAZAH MAHABBAH MUJARROB SURAT AL-INSYIROH/ALAM NASYROH


SUGI SAWUNGGALING MADHUREH
singarajeh_madura@yahoo.com

Assalamualaikum wr,wb.

Salam Sataretanan buat semua sedulur Bolo Wong Alus,Tanpa basa-basi dan banyak cerita langsung aja.

Amalan ini  diambil dari salah satu kitab karangan IBNU SINA dan termasuk mahabbah yang sangat manjur, tidak sulit dan reaksinya relative cepat. asal dengan niat baik lillahi ta’ala dan demi menjalankan sunnah rosul.

Amalan ini hanya di ijazahkan bagi sedulur yang benar benar mau nikah (tidak untuk main-main). jika untuk main-main semoga allah menutup karomahya ayat ini.

Puasa sunnah li qodlaa-il hajat 1 hari pada hari senin dan pada malam selasa jam 12 malam setelah solat hajat 2 rokaat tulislah surat al-insyiroh sesusuai petunjuk di bawah ini, pada piring putih,setelah selesai ditulis lalu berilah air yang suci,kemudian sholat hajat lagi lalu tawassul lalu bacalah Surat Al-Insyiroh 70x setelah selesai ditiupkan ke tulisan di piring yang sudah dikasih air kemudian tulisanya digosok/dihapus biar larut bersama airnya.

Setelah itu air tersebut di campur dengan minuman atau makanan yang bisa dimakan oleh sitarget (pria atau wanita). bi idznillah insyaallah si target akan “Nglepek-Nglepek”

TAWASSUL UMUM…DI TAMBAH NAMA SI TARGET DAN NAMA IBUNYA.

Inilah yang di tulis (menggunakan tulisan arab)

BISMILLAHIROHMANIR ROHIM

ALAM NASYROH LAKA SHODROK YA…..(NAMA TARGET) YA BINTA….(IBUNYA TARGET). WA WADHA’NA ‘ANKA WIZROK YA…..YA BINTA…….ALLADZI AN QODHA DHAHROK YA……YA BINTA……….WA ROFA’NA LAKA DZIKROK YA….YA BINTA…..FA INNA MA’AL ‘USRI YUSRO INNA MA’AL ‘USRI YUSRO YA……YA BINTA…….FA IDZA FAROGH TAFANSHOB YA……..YA BINTA……….WA ILAA ROBBIKA FARGHAB YA…..YA BINTA………

Semoga bermanfaat dan bisa membantu saudara/I yang terbelit masalah asmara.pesan saya, amalan ini hanya bisa dilakukan untuk satu orang saja. dan jangan berbuat maksiat apalagi berzina dengan pasangannya,semoga ada karmanya.amin

Keterangan: karena amalan ini bisa di gunakan oleh wanita atau pria,jika yang mengamalkan adalah wanita, maka titik-titik di isi nama cowok yang di target , dan kalimat YA BINTA di ganti YA IBNA….nama ibunya..

NB.yang perlu dipahami bahwa tambahan sebutan nama tersebut bukan bagian dari isi al-quran. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 317 Komentar

AKHLAQ PERSAUDARAAN


kampus wongalus
kwajakarta@gmail.com

Oleh : Abdul  Hamid, Lc, MA

Di  antara  nilai-nilai  sosial  kemanusiaan  yang  ditekankan  oleh  Islam  adalah  persaudaraan (ukhuwah). Bahwa  hendaknya  manusia  hidup  di masyarakat  saling  mencintai  dan  menolong  dan  diikat  oleh  perasaan  layaknya  anak-anak  dalam  satu  keluarga.  Mereka  saling  mencintai , saling  memperkuat,  sehingga  benar-benar  terasa  bahwa  kebahagiaan  saudara  adalah  kebahagiaannya,  dan  persoalan  saudara  adalah  persoalanya.

Al-Qur’an  telah  menjadikan  hidup  bersaudara  itu  suatu  kenikmatan  yang  terbesar.  Allah  SWT  berfirman  yang  Artinya : “Dan  ingatlah  akan  nikmat  Allah  SWT  kepadamu  ketika  kamu  dahulu  (masa  jahiliyah)  bermusuh musuhan,  maka  Allah  SWT  mempersatukan  hatimu,  kemudian  menjadikan  kamu  karena  nikmat  Allah  SWT  orang-orang  yang  bersaudara”.  QS. ALI IMRAN [3] : 103.

Al-Quran  juga  telah  menjadikan  persaudaraan.  Allah  SWT  berfirman  yang  artinya  : “Sesungguhnya  orang-orang  mukmin  itu  bersaudara……. ( QS. Al-HUJARAT [49]:10 )

Nabi  Muhammad SAW mengajarkan pentingnya persatuan dan persaudaraan. Persatuan yang diajarkan tidak meleburkan perbedaan, tetapi tetap menghormati realitas perbedaan karena perbedaan merupakan sunnatullah. Allah SWT berfirman yang artinya: untuk tiap-tiap di antara kamu kami berikan aturan dan jalan terang. Sekiranya Allah SWT menghendaki niscaya kamu di jadikan satu umat saja, tetapi Allah SWT  hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu. Maka berlomba-lombalah untuk menbuat kebaikan.” (QS. Al-Maidah [5]: 49)


Kita juga dituntut berbuat adil terhadap siapa pun. Kedekatan maupun kebencian terhadap seseorang maupun sekelompok orang tidak boleh dijadikan faktor untuk berbuat tidak adil. Allah SWT berfirman artinya: janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum menjadikan tidak berlaku adil.” (Al-Maidah [5]: 8).


Untuk itu, pluralitas positif dan kejemukan yang menbawa keserasian sosial merupakan salah satu hakikat ajaran Nabi Muhammad SAW. Dari ayat-ayat mengenai ukhuwah (persaudaraan) tersebut, dapat di pahami antar sesama umat seharusnya didasarkan pada beberapa prinsip sebagai berikut:

  1. Tasamuh (toleransi). Prinsip tasamuh dimaksudkan untuk mengakomodasi seluas mungkin pluralitas kemanusiaan, baik itu berkenan dengan agama, kepercayaan, kelompok, etnis, pemikiran, dan sebagainya.

  2. Tawasuth (moderat) . Prinsip tawasuth merupakan penjelmaan dari sikap tasamuh.  Dengan nilai ini, umat islam senantiasa berupaya mengembangkan pemikiran dan gerakan dengan mendasarkan diri kepada nilai-nilai yang termasuk jalan tengah (al-wasathiyah), yakni jalan moderat, tidak ekstrim (al-tatharouf) dan tidak pula liberal. Dengan prinsip tawasuth ini, umat islam mampu berinteraksi, berdialog dan terbuka dengan semua pihak.

  3. ta’awun (gotong-royong). prinsip ta’awun menjadi sangat vital dalam mewujudkan ukhuwah di tengah realitas keterkelompokkan umat islam dalam berbagai organisasi dan baju politik yang mempunyai kepentingan yang berbeda-beda. ta’awun yang bersifat positif dan aktif akam melahirkan kompetisi (istibaq) dalam berkarya dan berkreavitas. Perbedaan yang terjadi di masing-masing kelompok masyarakat islam dam ormas akan memperkarya dan saling melengkapi, bukan saling menegasikan dan menafikan.

  4. Musawah (kesetaraan). Prinsip musawah merupakan prasyarat utama dalam menjalin kerjasama, gotong-royong dan dalam rangka melakukan musyawarah. Prinsip ini akan mengikis sifat ‘ananiyah (egoisme) sektoral, kebanggaan atas kelompoknya (kullu hizbin bima ladaihi farihun), sehingga merasa bener sendiri dan melihat kelompok lain sendiri dalam posisi yang salah dan di persalahkan.

  5. Takaful ‘ijtima’i (solidaritas sosial). prinsip ini sebagai manifestasi atas suatu pemikiran dan gerakan kultural yang peduli kepada nasib kaum yang lemah dan di lemahkan (mustadl’afin) yang selama ini kehidupannya tidak diuntungkan oleh pembangunan. Di atas prinsip ini islam menegaskan komitmennya pada advokasi-advokasi terhadap siapa saja yang di perlakukan secara tidak adil dan mengalami penindasan oleh siapa saja.

  6. Mahabbah (cinta kasih). Semangat cinta kasih, saling membagi, melindungi dan saling menaungi merupakan cerminan dari sikap persaudaraan sejati. Mahabbah mempunyai sikap hati yang bersifat esoteris yang dengannya mampu melahirkan rasa empati dan solidaritas sosial.

Selain dari prinsip di atas, tentu keiklasan, keterbukaan dan itikad baik dari semua pihak untuk melakukan komunikasi antar sesama akan menjadi kunci utama dalam memupuk keakraban dan kebersamaan di tangah perbedaan, sehingga semangat pesan Rasulullah SAW: “ikhtilafu ummati rahmah” (perbedaan umatku adalah rahmat) bener-bener menjadi kenyataan.

@@k

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 149 Komentar

ISMUL A’DHOOM (REVISI)


Rico Endo
rico_endo@yahoo.com

Ismul A’dhoom
Sayyidina Ummarah bin Zaid R.a

Sayyidina Ummarah bin Zaid  R.A adalah salah seorang dari perawi-perawi hadist yang mengkhususkan diri mereka untuk memperhatikan hadist-hadist yang bersangkutan dengan masalah Al-Asma Allah Al-Husna. Beliau mengatakan,” telah lama saya berusaha untuk dapat mengetahui mengenai Al-Asma ini. Saya tanyakan kepada ahli-ahli ilmu namun saya tidak dapat menemukan seorang pun yang dapat memberitahukannya kepada saya. Setelah cukup lama akhirnya saya bertemu dengan seorang yang sikapnya penuh semangat dan dia sangat ahli dalam bidang ‘ Istinbathul Ulum ‘ mengeluarkan suatu ma’na dari suatu dalil. Beliau adalah salah seorang dari keturunan Rasul SAW. Seorang yang Alim, banyak beribadah, dan sangat ketat menjaga dirinya dan doanya cepat terkabul.

Maka saya tanyakan kepada beliau mengenai asma yang dinyatakan dalam hadist bahwa barangsiapa yang memelihara keseluruhannya maka dia akan masuk surga. Pada mulanya beliau tampak enggan dan berkeberatan memberitahukannya kepada saya. Namun setelah beberapa saat dia menanggapi saya dan memperhatikan saya. Kemudian beliau berkata kepada saya, kalau bukan karena kepercayaanku padamu  dan aku ketahui bahwa engkau betul-betul bersungguh-sungguh dalam berusaha untuk mendapatkan ilmu , maka dia takkan kuberitahukan kepadamu. Oleh karena itu janganlah engkau mengajarkannya kepada sembarang orang terkecuali yang betul-betul engkau percayai. Karena didalamnya terdapat Ismullah Al-A’dhom yang jika engkau berdoa dengannya maka doamu pasti dikabulkan-NYA.

Kemudian beliau berkata lagi, jika engkau akan berdo’a dengan asma yang dimaksudkan itu, maka engkau berpuasalah terlebih dahulu pada hari kamis dan berdoalah dengan asma itu pada waktu malam jum’atnya setelah lewat tengah malam (waktu sahar), dan ketahuilah DEMI ALLAH yang Tiada Tuhan Kecuali Dia, jika seorang mukmin berdoa dengan doa itu pasti dikabulkan Allah Ta’ala. Seandainya yang dia minta adalah untuk dapat berjalan diatas air atau ditengah udara, maka itupun akan dikabulkan-NYA.

Setelah saya mendengar penjelasan beliau, maka saya berkata,” Jelaskanlah kepada saya Asma-Asma yang dimaksud dan Allah selamanya merahmatimu.” Maka beliau berkata, asma-asma itu terdapat dikitab Allah, yaitu  :

Ini rincian Asma yang berada didalam surah didalam Al-Qur’anul Kariim   :

 

  •  5 Asma di dalam surat Al-Fatehah :

  • Yaa Allah, Yaa Robbu, Yaa Rohman,Yaa Rohiim, Yaa Maliik

 

  • 23 Asma didalam surah Al-BaQorah :

  • Yaa Muhiith, Yaa Qodiir, Yaa ‘Aliim, Yaa Hakiim, Yaa Tawwabu, Yaa Bashiiru, Yaa Wasii’u, Yaa Samii’u, Yaa Badii’u, Yaa Kaafi, Yaa Ro’uufu, Yaa Syaakiru, Yaa Wahiidu, Yaa Ghofuuru, Yaa Haliimu, Yaa Qoobidhu, Yaa Baasithu, Yaa Hayyu, Yaa Qoyyumu, Yaa ‘Aliyyu, Yaa ‘Adhiimu, Yaa Waliiyu, Yaa Ghoniyyu

 

  •  4 Asma di dalam surah Ali Imran :

  •  Yaa Qoo-imu, Yaa Wahaabu, Yaa sarii’u, Yaa Khobiiru

 

  • 6 Asma di dalam surah An-Nisaa  :

  • Yaa RoQiibu, Yaa Hasiibu, Yaa Syahiidu, Yaa ‘Afuwwu, Yaa Muqiitu, Yaa wakiilu

 

  • 5 Asma di dalam surah Al-An’am  :

  • Yaa Faathiru, Yaa QooHiru, Yaa Dhohiiru, Yaa Qodiiru, Yaa Lathiifu

 

  • 2 Asma di dalam Surah Al-A’raf  :

  • Yaa Muhyii, Yaa Mumiitu

 

  • 2 Asma di dalam Surah Al-Anfal  :

  • Yaa Ni’mal maula Yaa Ni’man Nashiiru

 

  • 7 Asma di dalam Surah Al-Hud  :

  • Yaa Hafiizhu, Yaa Qoriibu, Yaa Mujiibu, Yaa Hamiidu, Yaa Majiidu, Yaa Fa’alu limaayuriidu, Yaa Waduudu

 

  • 2 Asma di dalam Surah Ar-Ra’ad  :

  • Yaa Kabiiru, Yaa Muta’aalii

 

  • 1 Asma di dalam Surah Ibrahiim  :

  • Yaa Mannaanu

 

  • 1 Asma di dalam Surah Al-Hijr  :

  • Yaa Kholaaqu


  • 2 Asma di dalam Surah Maryam  :

  • Yaa Shoodiqu, Ya Waaritsu

 

  • 1 Asma di dalam Surah Al-Haj  :

  • Yaa Baa’itsu

 

  • 1 Asma di dalam surah Al-Mu’minun  :

  • Yaa Kariimu

 

  • 3 Asma di dalam surah An-Nuur  :

  • Yaa Haqqu, Yaa Mubiinu, Yaa Nuuru

 

  • 1 Asma di dalam surah Al-FurQon  :

  • Yaa Hadii

 

  • 1 Asma di dalam Surah As-Saba’  :

  • Yaa Fattahu

 

  • 1 Asma di dalam Surah Al-Fathir  :

  • Yaa Syakuuru

 

  • 4 Asma di dalam Surah Al-Mu’miin  :

  • Yaa Ghofaaru, Yaa Qoobiluttaubi, Yaa Syadiidal ‘Iqoobi Yaa Dzath-thouli

 

  • 3 Asma di dalam Surah Az-Zariyat  :

  • Yaa Hayyu, Yaa Rozaqqu, Yaa Dzal Quwwatil matiinu

 

  • 1 Asma di  dalam Surah At-Tuur  :

  • Yaa Barru

 

  • 2 Asma didalam Surah Al-Qomar  :

  • Yaa Maliiku, Yaa Muqtadiru

 

  • 3 Asma di dalam Surah Ar-Rahman  :

  • Yaa Robbal Masyriqoini Yaa Robbal Maghribaini, Yaa Dzal Jalaali Wal Ikroomi

 

  • 4 Asma di dalam Surah Al-Hadid  :

  • Yaa Awwalu, Yaa Akhiiru, Yaa  Dhoohiru, Yaa Baathinu

 

  • 11 Asma di dalam Surah Al-Hasyr  :

  • Yaa Maliku, Yaa Quddus, Yaa Salaamu, Yaa Mu’miinu, Yaa Muhaimiinu, Yaa ‘Aziizu, Yaa Jabbaaru, Yaa Mutakabbiru, Yaa Khooliqu, Yaa Barii’u, Yaa Mushowwiiru

 

  • 2 Asma di dalam Surah Al-Buruj  :

  • Yaa Mubdi-u, Yaa Mu’iidu

 

  • 2 Asma di dalam Surah Al-Ikhlas   :

  • Yaa Ahadu, Yaa Shomadu………

Setelah Ummarah menceritakan pengalamannya itu dan menyebutkan tertib Asma diatas, beliau mengatakan lagi,” Maka saya pun berdo’a dengan Asma tersebut dan tidak hanya sekali saya buktikan bahwa betul sangat cepat terkabulnya apa yang saya minta. Dan ada pula sejumlah jama’ah yang telah menyalinnya dari saya dan semuanya mengatakan betul sangat cepat ijabahnya. ”

Selain dari beliau, juga Al-Qadhi Majduddin As-Syairazi, setelah menyebutkan beberapa sanad yaitu sumber dari mana dia mendapatnya, dia mengatakan “ DEMI ALLAH yang Tiada Yuhan kecuali Dia, saya telah berdoa dengan asma tersebut pada saat saya berada dalam ketakutan terhadap satu bahaya yang akan menimpa diri saya, maka saya diselamatkan Allah dari bahaya itu.”

Kaifiatu ‘amal   :

  • Jika akan membaca Ismul A’dhoom itu berpuasa terlebih dahulu pada hari kamis ( puasa biasa )

  • Asma dibaca setelah lewat tengah malam / sepertiga malam ( waktu sahur )

Tawasul sebelum membaca Ismul A’dhoom   :

Al-fatehah…( niatkan )…nuhdiihaa ilaa hadroti Sayyidina wa habibina Rasulullah Muhammad ‘bni Abdullah wa ajwazihi wa dzurriyaatihi wa ahli baytihi wa saa-iril anbiyaa-i wal mursaliin wa ali kulli minhum wa shohhabati ajma’iin. Tsumma nuhdi tsawabahaa ilaa khoodimil yauumi, tsumma ila arwahil malaikatil muqorrobiin, tsumma ilaa arwahi rijalil ghoib ainamaa kaanuu hallat arwaahahum min masyaariqil ardhi ilaa maghooribihaa barrihaa wa bahrihaa.

Tsumma ilaa ruuhi Sayyidina Muhajjir ilallah Ahmad bin Isaa, wa Sayyidina Al-Faqihul Muqoddam Muhammad bin Ali Ba’alawi, wal Habib Abdurrahman bin Muhammad As-seqaf, wal Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad shohibur rotib, wal Habib Alwi bin Ahmad Bahsin,tsumma ilaa ruuhi Al-Habib Ahmad bin Alwi Bahsin, tsumma ilaa ruuhi Al-Habib Ali bin Hasan Al-Atthas,tsumma ilaa ruuhi shohibul wirid Sayyidina Ummaroh bin Zaid. Ra.

Tsumma ilaa arwaahi amwaatanaa khosh-shoh wa amwaatil muslimiina wal muslimaati ‘ammah.Bi-annallaha yataghosy-syaahum birrohmaati wal maghfirooti wayusak-kinuhumul jannah birohmaatihi.

Asta’iinu min barokatihaa bi-annallaha yubal-lighu maqooshidanaa wa yaqdhii hajaatinaa wa yaktubus-salamata ‘alaina min syarril jinni wal insii waman aroodanaa bisuu-in, wa ilaa hadrotin nabiyyi Muhammadin Sholallahu ‘alaihi wa alihi wassallama. Al-Fatihah…..1x

Ma’na tawasul diatas   :

“ Alfatihah…(niat)…kehadirat sayyidina kekasih kami Rasulullah Muhammad SAW bin Abdillah, dan kepada istri-istri beliau, dan anak keturunanya serta seluruh keluarganya dan kepada para Nabi dan Rasul dan semua keluarga mereka dan semua shahabat-shahabatnya.

Kemudian ditujukan kepada semua Malaikat yang menjaga hari, dan kepada semua Malaikat yang dekat kedudukannya kepada Allah, kemudian kepada semua Rijal Ghoib dimanapun berada baik yang berada disebelah timur bumi sampai sebelah barat, baik dilautan maupun didaratan. Kemudian kehadirat Pemimpin kami Al-Muhajir Ilallah Ahmad bin Isa, juga kepada Sayyidina Al-Faqihil Muqaddam Muhammad bin Ali Ba ‘Alawi, kepada Sayyidina Al-Habib Abdurrahman bin Muhammad Asseqaf, dan Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad shohibur Ratib, juga untuk Habib Alwi bin Ahmad Bahsin. Kemudian kepada kehadirat Al-Ustadz Al-Habib Ahmad bin Alwi Bahsin. Kemudian juga kepada ……………………( sebut nama yang ingin di Fatehai ).

Al-Fatihah khusus kepada semua mereka yang wafat dari orang-orang muslim seluruhnya, Sesungguhnya Allah menolong mereka dengan Rahmat dan Ampunan dan menempatkan mereka di surga dengan rahmatNYA.Aku meminta pertolongan dengan sebab keberkahan Alfatihah dan mereka yang tersebut karena sesungguhnya Allah menyampaikan maksud kami dan mengabulkan hajat kami serta memberikan keselamatan atas kami dari kejelekan jin dan manusia serta orang-orang yang berniat jelek pada kami.Dan kehadirat Nabi Muhammad SAW. AlFatihah……1x

Bismillahir rahmaanir rahiim.

Wa lillahil asmaa-ulhusna faad’uuhu biha……..

Yaa Allah, Yaa Robbu, Yaa Rohman,Yaa Rohiim, Yaa Maliik, Yaa Muhiith, Yaa Qodiir, Yaa ‘Aliim, Yaa Hakiim, Yaa Tawwabu, Yaa Bashiiru, Yaa Wasii’u, Yaa Samii’u, Yaa Badii’u, Yaa Kaafi, Yaa Ro’uufu, Yaa Syaakiru, Yaa Wahiidu, Yaa Ghofuuru, Yaa Haliimu, Yaa Qoobidhu, Yaa Baasithu, Yaa Hayyu, Yaa Qoyyumu, Yaa ‘Aliyyu, Yaa ‘Adhiimu, Yaa Waliiyu, Yaa Ghoniyyu, Yaa Qoo-imu, Yaa Wahaabu, Yaa sarii’u, Yaa Khobiiru, Yaa RoQiibu, Yaa Hasiibu, Yaa Syahiidu, Yaa ‘Afuwwu, Yaa Muqiitu, Yaa wakiilu, Yaa Faathiru, Yaa QooHiru, Yaa Dhohiiru, Yaa Qodiiru, Yaa Lathiifu,   Yaa Muhyii, Yaa Mumiitu,Yaa Ni’mal maula Yaa Ni’man Nashiiru, Yaa Hafiizhu, Yaa Qoriibu, Yaa Mujiibu, Yaa Hamiidu, Yaa Majiidu, Yaa Fa’alu limaayuriidu, Yaa Waduudu, Yaa Kabiiru, Yaa Muta’aalii, Yaa Mannaanu, Yaa Kholaaqu, Yaa Shoodiqu, Ya Waaritsu, Yaa Baa’itsu, Yaa Kariimu, Yaa Haqqu, Yaa Mubiinu, Yaa Nuuru, Yaa Hadii, Yaa Fattahu, Yaa Syakuuru, Yaa Ghofaaru, Yaa Qoobiluttaubi, Yaa Syadiidal ‘Iqoobi Yaa Dzath-thouli, Yaa Hayyu, Yaa Rozaqqu, Yaa Dzal Quwwatil matiinu, Yaa Barru, Yaa Maliiku, Yaa Muqtadiru, Yaa Robbal Masyriqoini Yaa Robbal Maghribaini, Yaa Dzal Jalaali Wal Ikroomi, Yaa Awwalu, Yaa Akhiiru, Yaa  Dhoohiru, Yaa Baathinu, Yaa Maliku, Yaa Quddus, Yaa Salaamu, Yaa Mu’miinu, Yaa Muhaimiinu, Yaa ‘Aziizu, Yaa Jabbaaru, Yaa Mutakabbiru, Yaa Khooliqu, Yaa Barii’u, Yaa Mushowwiiru, Yaa Mubdi-u, Yaa Mu’iidu, Yaa Ahadu, Yaa Shomadu……… Allahumma inni as-aluka Yaa Allah bismikal ‘Adhiimu wa bihaqqi Asmaa-ikal Husna inni taisirlii Haajati wa antaqdhi maqshuudii……( Hajat kita ).

Allahumma inni as-aluka bijamii’i asmaa-ikal husna maa’alimtu minhaa wa maalam a’lam wa as-aluka bismikal ‘adhiimil a’dhoomul Kabiiril akbar.Alladzii man da’aaka bihi ajabtahu wa man sa-alaka bihi a’thoytahu.

===  Sempurna Revisi,Insya Allah  ===

Catatan  : Saat membaca doa Asmaul A’dhom, lengkapilah dengan adab-adab doanya. 

@@K

Categories: ISMUL A’DHOOM (REVISI) | 181 Komentar

MAKNA HURUF HIJAIYAH


Dari Husein bin Ali bin Abi Thalib as. :

Seorang Yahudi mendatangi Nabi Muhammad SAW. Pada saat itu Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib as bersama Nabi.

Yahudi itu berkata kepada Nabi Muhammad SAW : “apa faedah dari huruf hijaiyah ?”

Rasulullah SAW lalu berkata kepada Ali bin Abi Thalib as, Jawablah”.

Lalu Rasulullah SAW mendoakan Ali, “ya Allah, sukseskan Ali dan bungkam orang Yahudi itu”.

Lalu Ali berkata : “Tidak ada satu huruf-pun kecuali semua bersumber pada nama-nama Allah swt”.

Kemudian Ali berkata :

  1. “Adapun alif artinya tidak ada Tuhan selain Dia yang Maha Hidup dan Kokoh.
  2. Adapun ba artinya tetap ada setelah musnah seluruh makhluk-Nya.
  3. Adapun ta, artinya yang maha menerima taubat, menerima taubat dari semua hamba-Nya.
  4. Adapun tsa artinya adalah yang mengokohkan semua makhluk “Dialah yang mengokohkan orang-orang beriman dengan perkataan yang kokoh dalam kehidupan dunia”.
  5. Adapun jim maksudnya adalah keluhuran sebutan dan pujian-Nya serta suci seluruh nama-nama-Nya.
  6. Adapun ha adalah Al Haq, Maha hidup dan penyayang.
  7. Kha maksudnya adalah maha mengetahui akan seluruh perbuatan hamba-hamba-Nya.
  8. Dal artinya pemberi balasan pada hari kiamat.
  9. Dzal artinya pemilik segala keagungan dan kemuliaan.
  10. Ra artinya lemah lembut terhadap hamba-hamba-Nya.
  11. Za’ artinya hiasan penghambaan.
  12. Sin artinya Maha mendengar dan melihat. Syin artinya yang disyukuri oleh hamba-Nya.
  13. Shad maksudnya adalah Maha benar dalam setiap janji-Nya.
  14. Dhad artinya adalah yang memberikan madharat dan manfaat.
  15. Tha artinya Yang suci dan mensucikan.
  16. Dzha artinya Yang maha nampak dan menampakan seluruh tanda-anda.
  17. Ayn artinya Maha mengetahui hamba-hamba-Nya.
  18. Ghayn artinya tempat mengharap para pengharap dari semua ciptaan-Nya.
  19. Fa artinya yang menumbuhkan biji-bijian dan tumbuhan.
  20. Qaf artinya adalah Maha kuasa atas segala makhluk-Nya.
  21. Kaf artinya yang Maha mencukupkan yang tidak ada satupun yang setara dengan-Nya, Dia tidak beranak dan tidak diperanakan.
  22. Adapun lam maksudnya adalah maha lembut terhadap hamba-nya.
  23. Mim artinya pemilik semua kerajaan.
  24. Nun maksudnya adalah cahaya bagi langit yang bersumber pada cahaya arasynya.
  25. Adapun waw artinya adalah, satu, esa, tempat bergantung semua makhluk dan tidak beranak serta diperanakan.
  26. Ha artinya Memberi petunjuk bagi makhluk-Nya.
  27. Lam alif artinya tidak ada tuhan selain Allah, satu-satunya serta tidak ada sekutu bagi-Nya.
  28. Adapun ya artinya tangan Allah yang terbuka bagi seluruh makhluk-Nya”.

Rasulullah lalu berkata “Inilah perkataan dari orang yang telah diridhai Allah dari semua makhluk-Nya”.

Mendengar penjelasan itu maka yahudi itu masuk Islam.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 220 Komentar

UNTUK SEBENTUK KEINGINAN


Enrico Burhan

0852.6846.8720
rico_endo@yahoo.com

Assalamu’alaikum wr wb….salam ta’dhim saya haturkan kepada semua sesepuh dan pengampuh dii Kampus Wong Alus, salam sayang penuh cinta untuk semua santri Alus dimanapun kalian berada.

Saat ini saya hanya ingin ber intermezzo saja dengan kalian. Ada saatnya sejenak kita meletakkan beban dan mencoba untuk rilex dari kesibukan. Terlebih bagi para Hikmater ( Ahli wirid, begitu saya menyebutnya.red ). Mungkin saja,entah dimana dan dalam keadaan bagaimanapun…mereka yang mencintai wirid selalu disibukkan dengan hitungan dan bacaannya. Bukan tanpa sebab, demi sebentuk keinginan maka kebanyakan dari kita mencoba meraihnya dalam waktu secepat mungkin dan sebanyak mungkin. Hajat dan keinginan yang membuncah di dalam dada terkadang mengalahkan pikiran-pikiran rasional.

Saat ini saya tidak berbicara sebagai Pangeran Sukemilungsaya berbicara sebagai pribadi seorang sahabat yang bernama Enrico Burhan. Dengan kebiasaan dan keadaan yang sama dengan kalian. Kenapa saya katakan begitu ?? Sebabnya sederhana…jika para sahabat menghubungi saya sebagai seorang Pangeran Sukemilung sama artinya dengan para sahabat akan mencurahkan isi hati dan masalahnya kepada saya. Sedangkan saya tidaklah beda dengan kalian. Hanyalah sebuah pribadi yang kadang kala juga terjebak kesalahan, ke khilafan dan  kelemahan. Semua itu manusiawi menurut saya. Perbedaan yang nyata adalah bahwa saya pernah duduk bersama guru-guru dan mursyid dalam majelis ilmu. Dan dari beliaulah saya mendapatkan apa yang saya miliki sekarang. Sebagian dari itu sudah saya bagi kepada para sahabat dengan tulus ikhlas. Mungkinkah dari semua pemberian itu, baik dari saya yang dhoif ataupun dari para sesepuh yang lain, sudah bisa memberikan solusi bagi hajat para sahabat ?? Sudahkah semua pemberian itu menghantarkan keinginan para sahabat kepada tempatnya ?? Jika pun kalian menerima semua bentuk bacaan wirid ( Ilmu.red ) apakah para sahabat yaqin bahwa kelak pemberian itu tetap bermanfaat bukan hanya bagi kehidupan dunia tapi juga di akhir kelak saat kita berkumpul dalam penghisaban di Yaumil Akhir ??

Saat ini mungkin waktu yang tepat bagi semua pertanyaan yang ada dalam batin para sahabat untuk saya jawab. Saya tidak akan berbicara tentang tingkatan makrifat dan kedudukan spiritual para sahabat, saya hanya ingin membuka wawasan kalian bahwasanya semua gelisah yang menghantui jiwa kita pasti akan ada JAWABANNYA ??  

Kita mulai dari sebuah pertanyaan   :

BERAPA LAMA DOA YANG KALIAN PANJATKAN SAMPAI KEPADAMU DAN MENGANTARKANMU KEPADA TUJUAN ?

Bagi kalian yang sering mengambil amalan wirid di kampus ini pasti mempunyai stok wirid yang mungkin saja menyamai stok wiridnya para Kyai. Kalian mengumpulkannya berdasarkan keinginan kalian. Dengan melihat faedahnya dan kegunaan wirid tersebut. Dengan nafsu yang menggebu- gebu semua amalan itu di simpan rapi didalam arsip ghaib yang kalian beri judul :

KUMPULAN AMALAN-AMALAN MUSTAJAB.

Dalam pengamalan itu terkadang sahabat menemui pengalaman spiritual yang tidak bisa terjawab. Kembali kebingungan melanda. Jika amalan itu untuk kesaktian maka biasanya ada beberapa Ruhaniyaan yang datang, entah itu khodam ayat, jin iseng, ataupun gangguan syaiton. Bagaimana cara sahabat bisa membedakan sifat dan keadaan Ruhaniyan itu ??  Ada lagi yang bertanya kepada saya tentang kemustajaban antara amalan yang satu dengan amalan yang lain ?? Kemudian minta ijazah amalan yang paling  mustajab, yang spektakuler, tajam dan terpercaya ??? Ada lagi yang kebingungan karena doanya seperti tidak pernah di ijabah, lenyap dan hilang ??? Yang lain bercerita sudah riyadhoh belasan hari tapi ilmu belum tajrib juga ??

PRIHATIN  ??? sudah tentu saya miris melihat keadaan itu. Betapa banyak para sahabat yang lelah dalam amalannya tetapi tidak menemui keberhasilan. Betapa banyak sahabat yang merasa ilmunya tajrib tapi kemudian sadar bahwa dia ada dalam lingkaran tipu daya Jin / syethon. Betapa banyak kelelahan itu menyebabkan hilangnya kepercayaan terhadap semua bentuk wirid ?? Mari kita kaji satu persatu para sahabat….

  1. Hilangkan kebiasaan mengkoleksi bacaan wirid yang tidak  kalian fahami asbabun nuzulnya dengan baik.. Kebiasaan seperti ini hanya menyebabkan kalian berangan-angan saja.Apakah dengan mempunyai koleksi puluhan bacaan akan bisa membuat kalian menjadi seorang spiritualis handal atau seorang prayer yang mumpuni ?

  2. Kembali kepada sunah An-Nabi SAW. Pelajari dan pahami dengan baik setiap  sunah Beliau SAW. Tumbuhkan rasa mahabbah dan tawaduq. Yaqini bahwasanya keutamaan beliau SAW lebih dari Nabi manapun.

  3. Carilah Guru Mursyid dan mengabdilah kepada beliau dengan tulus.Satu Mursyid dapat mengantarmu kepada puluhan guru yang bukan Mursyid.

  4. Duduklah bersama sahabat yang bisa membuat batinmu tenang, orang-orang yang menyimpan kebijaksanaan didalam jiwanya. Ilmu yang baik, benar dan yang berasal dari sumber yang jernih akan membuat pengamalnya menjadi lebih lurus  dalam  berpikir dan bertindak. Mereka akan memadukan Dzikir dan Pikir dengan seimbang. Keseimbangan batiniah mereka jauh lebih baik dan sempurna.

  5. Perbanyaklah bermuhasabah. Koreksi dirimu dan perbaiki jika kalian menemukan cela di dalamnya. Cari tahu apa yang menjadi keiinginanmu sebetulnya.

Kelima point di atas belumlah bisa menjawab keseluruhan pertanyaan para sahabat, tapi minimal bisa mewakili apa yang menjadi sebab tidak / belum berhasilnya sebuah riyadhoh. Tulisan ini tidak akan mengambil contoh orang lain, saya akan menceritakan pengalaman saya sendiri. Secara pribadi saya tipe orang yang logis dengan keinginan selalu memperbaiki kualitas spiritual dari waktu ke waktu. Jungkir balik bahkan tak jarang terperosok. Hanya karena kasih sayang-NYA dan bantuan para mursyidlah saya bisa selalu kembali. Saya di kelilingi para sahabat yang siap setiap waktu membela dan menolong saya. Merekalah yang menjadi saksi perjalanan spiritual. Mereka selalu hadir menolong jika saya kesulitan. Mereka-mereka inilah yang di jadikan ‘ KHODAM ‘ oleh Allah SWT untuk saya. Kehadiran mereka yang nyata dan ada membuat jiwa saya selalu tenang dan terjaga. Saya tidak jatuh dalam khayalan ghoib tentang sebentuk khodam tanpa rupa dan mendebarkan. Mereka datang kapanpun mau…tanpa saya harus bersusah payah membaca ribuan wirid. Mereka dating dengan kerinduan seorang sahabat, bukan dalam kegelapan dan kebingungan. Silaturahmi kami pun  terjaga dengan baik.

Selanjutnya …bagaimana saya menyikapi persoalan yang menimpa saya ??? Bagaimana cara saya mendapatkan semua hajat saya  ??? Berapa record tercepat doa yang saya panjatkan datang dengan sempurna ??? Untuk para sahabat ketahui…saya tidak pernah menjadikan diri sebagai ‘ CHEEKER GUDANG ‘ yang hanya menghapal nama-nama barang / produck. Saya lebih suka menjadi seorang ‘ DOKTER ‘ yang paham takaran dosis serta obat apa yang tepat untuk penyakit saya. Kebanyakan para sahabat hanyalah menjadi CHEEKER GUDANG saja. Menghapal puluhan amalan tanpa tahu obat dan dosis yang tepat  untuk hajat / masalah mereka. Hasilnya  ? ……NOL BESAR

Lihatlah bagaimana cara para Mursyid memberikan Ijazah…beliau tidaklah sama dalam memberikannya. Dua orang yang datang dengan kasus yang sama kemudian minta doa+ijazah, akan diberikan ‘ obat ‘ yang berbeda. Yang satu mungkin hanya disuruh banyak istighfar dan yang lain mungkin saja diminta lebih banyak bershodaqah. Yang tampak di mata seorang mursyid, mereka hanya diminta untuk memperbaiki kekurangan saja. Demikianlah yang biasa kami lakukan !! Saya tidaklah buru-buru memvonis bahwa apa yang terjadi harus segera diselesaikan dengan amalan ini atau itu. Saya mencari terlebih dahulu penyebabnya baru mencari obatnya.

Contoh kasus paling baru   :

  • Awal Januari saya kembali pulang ke palembang setelah sekian lama di tugaskan di medan. Saya kembali sebagai seorang pengangguran. Seorang laki-laki tanpa status dan harga diri. Begitu menurut saya. Awalnya merasa senang karena bebas dari rutinitas kerja. Setelah satu bulan gelisah menghinggapi diri, barulah kemudian saya melaksanakan riyadhoh untuk mencari wiridan yang tepat untuk masalah saya. Saat itu ada tiga hal yg menjadi beban, Utang-Uang-Kerja. Apa wiridan yang tepat yg dapat merangkum semua hajat itu ?? Jawaban sekaligus solusi untuk itu adalah saya mendapatkan Ijazah Asma Ul-Husna dari sahabat saya DENWIEK. Hasilnya bagaimana ?? woow sangat mengagumkan…tuntas dalam tempo tepat 2 minggu. Tentang bagaimana caranya saya mendapatkan Ijazah itu biarlah hanya menjadi rahasia antara saya dan Mbah Denwiek.

  • Kasus ke dua adalah masalah yang menimpa saya dengan abang saya. Permasalahan uang yang menjadi pokok utama. Saya lakukan kembali pencarian Isyaroh itu. Belum ada isyaroh yang dapat di jadikan patokan selama beberapa hari. Tepat hari ke lima, mendadak ba’da dzuhur  Isyaroh itu saya dapatkan. Ba’da dhuhur itu saya membaca Ratib Al-Attos sebanyak 40x.. Belum tau setelah itu akan mendapatkan solusi apa. Malamnya….ba’da maghrib saya di telpon teman dan bilang akan mengembalikan uang saya. Alhamdulillah….berarti kurang lebih 7 jam saja doa itu terjawab.

  • Kasus ke tiga adalah ke inginan saya untuk kerja di tempat lain dengan jabatan yg sama saat terakhir saya bertugas. Kurang lebih 15 hari melakukan riyadhoh, saya teringat akan sebuah Ismul A’dhom ( pernah diposting dengan judul yang sama )…saya  tergerak untuk membacanya. Hasilnya….?? Mendadak saya dapat telpon dari seseorang yang bernama Andri ( kelak akan menjadi Pimpinan saya sekarang ). Beliau bercerita panjang lebar dengan saya. Terjalin ke akraban. Suatu hari saya di undang main ke kantornya, awalnya saya kira beliau adalah pegawai biasa seperti saya. Ternyata sangat mengejutkan…beliau adalah Seorang kepala cabang. Wah…ada apa ini ?? dengan tanpa tedeng aling-aling ( njiplak ucapan Mas Wiro Sableng ! ) beliau menawarkan Jabatan Sub Branch di daerah. Dengan beberapa fasilitas yg membuat saya tertarik. Kalo sudah begini saya ga komentar banyak….Alhamdulillah.

Untuk kasus yang lain sangat banyak. Hal itu yang membuat saya selalu  hati-hati dalam memilih wirid yang tepat untuk suatu hajat. Saya pun menyarankan para sahabat untuk bersikap demikian. Jangan terjebak dalam iklan faedah suatu amalan. Cari tahu dan yaqini bahwa amalan yang kau dapat bisa mengantarmu dengan baik tanpa kehilangan barokah para Nabi dan Aulia Allah. Ucapkanlah QOBILTU…jika memang hatimu berkata bahwa memang itulah obat yang tepat bagimu. Insya Allah saya akan mengajarkan kepada kalian bagaimana caranya mencari Isyaroh yang tepat. Saya bukanlah orang sakti seperti kebanyakan sangka para sahabat. Sama seperti kalian…saya pun menadahkan tangan kepada-NYA saat menemui kesulitan. Saya pun menangis dan mengadu kepada-NYA akan beban batin saya.

Intermezo ini rasanya sudah terlalu panjang. Maafkan saja jika kelemahan artikel ini membuatmu tersinggung atau tersindir. Demi Sebentuk keinginan mari sama-sama memperbaiki kwalitas spiritual kita. Akhirul kalam saya ucapkan kepada semua sahabat, jangan pernah bersedih jika doamu belum di ijabah. Kau tidaklah tahu apa Rahasia dibalik itu sampai kelak Allah akan membukakannya untukmu. Selamat berdoa semoga semua hajat segera terqabulkan…Amiin.

Untuk sedikit intermezzo ini saya hanya meminta kepadamu “ sertakanlah saya dan keluarga juga semua Mursyid dan guru kami didalam doa-doamu…Insya Allah kepada semua sahabat, kita akan berjumpa kelak secara langsung. Rindunya hati seorang sahabat kepada sahabatnya jauh lebih berat dan besar dari sebuah gunung ataupun jauh lebih luas dari sebuah samudera “

Saya Pamit….Jazakumullah bi ahsanil jaza. Barakalloh fiikum…

Footnote :

Salam ta’dhim buat Abangku Sanjaya di Bandung…thx atas nasehatnya. Good Job Brother !

Salam sayang untuk sahabat terbaik Muhammad69…Jangan nganji yo ji !! hehehehehe…

@@K

Categories: UNTUK SEBENTUK KEINGINAN | 301 Komentar

WIRID SABDO DADI


Prayoga Gemilang
gemilang.prayoga@yahoo.co.id

assalamu alaikum  wr wb bolo wongalus semua.

Ilmu ini saya dapatkan pd th.2007 yg lalu dari seorang ustad yg juga teman di pesantren dulu. Kemanfaatannya insya Allah agar ucapan kita bs jadi nyata (sabdo dadi). Dengan tata caranya adalah sbb:

  • Puasa 1 hari.

  • Malamnya baca doa di bawah ini 100x dan tiupkan pd segenggam bunga melati, tapi sebelumnya melaksanakan sholat hajat dulu dan tawassul umum sebisanya.

  • Terakhir bunga melati dimasukkan dalam bak air dan gunakan untuk mandi pada tengah malam itu juga.

  • Setelah semua prosesi selesai,dawamkan amalan tersebut tiap habis sholat subuh dan maghrib masing2 sebanyak 25x bacaan amalannya sbb:

ALLAHUMMA YA ALIYYU MING QOODIRIW WA ALIYYU MIWWAROOQIL JANNATI BIROHMATIKA YA ARHAMAR ROHIMIN.

Demikian amalan yg singkat ini saya bagikan untuk sedulur wongalus semua.Bagi yang mau mengamalkan monggo saja diamalkan. Dan satu pesan saya stlh rutin mengamalkan hrs bs menjaga ucapan.karena ucapan kita akan bs terjadi kapan saja.

Wassalamu alaikum wr wb

salam seduluran.
YINGYANG

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 269 Komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.