KH ABBAS DJAMIL BUNTET CIREBON, SANG PENDEKAR SEJATI YANG TAK PERNAH MATI


KH KWABISMILLAHIRROHMANIRROHIIM. ‘ALA HADZIHINNIYYATI WALIKULLI NIYYATIN SHOLIHAH BIBAROKATI UMMUL QUR’AN,AL-FATIHAH …….

ALLOHUMMA INNI AS ALUKAS SALAMATA WAL ‘AFIATA FIL IJAAZATI WAL KAROMATI WAL ISTIQOMATI, WAASALUKAL LOHUMMAR ROHMATA WAL BAROKATA WAL’INAYATA WALQUWWATA WASSAJAA’ATA FIDDIINI WADDUNYA WAL AKHIROH,TABAARUKAL LIASMAAILLAHI TA’ALA, AL-FATIHAH…….

  Alaa Biidznillahi Ta’ala Wabiridhoillahi Wabi Barokatihi Wabi Syafaa’atihi Rosulillahi SAW.Ila Hadrotinnabiyyil Mustofa Sayyidina Muhammadin SAW,Wa ‘ala Aalihi Wa Ashhabihi Wa Azwajihi Wadzurriyyatihi Wa Ahlibaitihil Kirom Syaiun Lillahi Lahumul Fatihah…….

Khususon Ila Ruuh Abiina Adam AS Wa ummina Hawa Wama Tanaasalu Bainahuma Ila Yaumil Qiyaamati,Syaiun Lilahi lahumal fatihah…….

Waila Hadroti Jamii’il Anbiyaai Walmursaliin,Sholawatullohi Wasalaamuhu ‘alaihi Wa’alaihim Ajma’in.Wajami’il Malaaikatil Muqorrobina Warruhaaniyyin Khususon Ila Ruhil Amiin Sayyidina Jibril AS, Wa Sayyidina Mikail AS,Wasayyidina Isrofil AS,Wa Sayyidina Izroil AS,Wa Sayyidina Naubatil Kiroom AS Syaiun Lillahilahumul fatihah …….

Tsumma Ila Hadroti Jamii’is Shohabati Rosulillahi SAW Minal Muhajiriina Wal Anshoriyyiina,Khususon Ila Ruhi Saadzatina Abi Bakrin,Wa ‘Umar,Wa ‘Usman,Wa ‘Ali Rodiyallohu ‘anhum Syaiun Lillahi Lahumul Fatihah …….

Khususon Ila Ruh Nabiyulloh Khidir Balya Bin Malkan AS , Wa Nabiyulloh Ilyas AS Al-fatihah …….

Tsumma Ila Arwahil Arba’atil Aimmatil Mujtahidiina Wamuqollidihim Fiddiin Wal ‘Ulamail ‘Amiliina Wal Fuqohai Wal Muhadditsiin Wal Qurrooi Wal Mufassiriina Wassaadzaati Shufuufiyyatil Muhaqqiqiin Wataabi’ihim Ila Yaumiddiin, Al-fatihah …….

Khususon Ila Hadroti Sulthonil Aulia Sayyidina Syekh Abdul Qodir Jailani RA,Shohibil Karomati Wal ‘Ajiibaah,Wal Ma’unati Wassalaamati Wal Barokah. Wausulihi Wafuruu’ihi Wa Talaamidzihi Innalloha Yu’li Darojaatihi Fil Jannati Waayyu’ida ‘alaina Min Barokatihil Fatihah …….

Wa ila Hadroti Jami’il Aulia Akthob,Wal Anjaab,Wal Autaad,Wal Akhyar Min Masyaariqil Ard Ila Maghoribiha Fi Barriha Wabahriha, Min Yaminiha Ila Simaliha,Khususon Ila Ruh :

ØSYEKH ABU HASAN AS-SADZILI RA,SHOHIBUL KAROMAH WAT THORIIQOH

ØSYEKH IMAM GHOZALI

ØSYEKH IMAM NAWAWI TANARA

ØSYEKH MUHAMMAD HAQQIN NAAZILI

ØSYEKH ABI ABDILLAH MUHAMMAD BIN MUHAMMAD AS SANUSI

ØSYEKH ABU QOSIM JUNAIDI AL BAGHDADI

ØSYEKH AHMAD BAIDOWI

ØSYEKH AHMAD RIFA’I

ØSYEKH AHMAD NABHANI

ØSYEKH AHMAD DAIROBI

ØSYEKH ABU YAZID AL BUSTOMI

ØSYEKH IMAM AHMAD BIN ALI AL BUNI

ØSYEKH IMAM SYAMSUDIN MUHAMMAD BIN ABU BAKAR BIN AYUB AD DAMSUKI

ØSYEKH ALI ABU HAYILLAH AL MARZUQI

ØSYEKH ABU HAMID AL GHOZALI

ØSYEKH ABU ABDULLAH MUHAMMAD BIN YUSUF

Rodiyallohu ‘anhum,Annalloha Yaghfirolahum Wayarhamuhum Wayataghosahum Birrohmati Wal Maghfiroti Wayu’li Darojatihim Fil Jannah,Wayanfa’una Bibarokatihim Waasroorihim Wa Anwarihim Wa’Uluumihim Fiddini Waddunya Walakhiroh,Syaiun Lillahi Lahumul Fatihah…….

Wa ila Arwahi Jami’il Auliya Wal Ulama Indonesi & Pulau Jawa, Khususon Ila Hadroti

ØSYEKH JAMBU KARANG

ØSYEKH MAULANA MALIK IBROHIM SUNAN GRESIK

ØSYEKH MAULANA RADEN ROHMAT SUNAN AMPEL

ØSYEKH MAULANA RADEN AINUL YAQIN SUNAN GIRI

ØSYEKH MAULANA RADEN QOSIM SYARIFUDIN SUNAN DRAJAT

ØSYEKH MAULANA MAKDUM IBROHIM SUNAN BONANG

ØSYEKH MAULANA JAFAR SHIDIQ SUNAN KUDUS

ØSYEKH MAULANA RADEN SA’ID SUNAN MURIA

ØSYEKH MAULANA RADEN SYAHID SUNAN KALIJOGO

ØSYEKH MAULANA SYARIF HIDAYATULLOH SUNAN GUNUNG JATI CIREBON

ØSYEKH MAULANA RADEN FATAH DEMAK

ØSYEKH MAULANA HASANUDIN BANTEN

ØSYEKH MAULANA MANSYURUDIN BANTEN

ØSYEKH IMAM NAWAWI BANTEN

ØSYEKH AHMAD SALIM BANTEN

ØSYEKH ABDUSSALAM BANTEN

ØSYEKH ALI MANDAYA BANTEN

ØSYEKH MUHAMMAD SYAMSUDIN BANTEN

ØSYEKH ABUYA DIMYATI BANTEN

ØAL HABIB HUSEN AL IDRUS KAROMAH LUAR BATANG JAKARTA

ØRADEN PRABU KIAN SANTANG SUNAN ROHMAT GARUT

ØSYEKH ABDUL MUHYI PAMIJAHAN TASIKMALAYA

ØKI AGENG ANGGAWANA KALISOKA TEGAL

ØRADEN PURBAYA KALISOKA TEGAL

ØSYEKH SARIDIN PATI

ØSYEKH SUBAKIR

ØSYEKH ABDURRAHMAN SAMBU REMBANG

ØSYEKH ASY’ARI TUBAN

ØSYEKH TUNDUNG MUSUH TUBAN

ØSYEKH MAULANA IBROHIM SAMARQONDI TUBAN

ØSYEKH SULAIMAN MOJOKERTO

ØSYEKH ABDUL HAMID PASURUAN

ØSYEH MUHAMMAD KHOLIL BANGKALAN

ØSYEKH AHMAD KHOTIB BIN ABDUL GOFAR SAMBAS

ØSYEKH FATHULLOH HARUN AL MURTADLO

ØSYEKH GIRI WASIAT

ØSYEKH NGADIROSO

ØEYANG SHOLEH AL HAJJ

ØKIYAI SABUK ALU PINAYUNGAN

ØKIYAI SUKMA AJI SEGARA

ØKIYAI GUNTUR HIDAYATULLOH

ØMUHAMMAD FATWA AL FATIH

ØEYANG PRABU SILIWANGI

ØEYANG PRABU GALUH

ØEYANG NAGARAPAGEUH CIAMIS

ØEYANG JAGADITA SAKTI CIAMIS

Rodiyallohu ‘anhum, Annalloha Yaghfirolahum Wayarhamuhum Wayataghosahum Birrohmati Wal Maghfiroti Wayu’li Darojatihim Fil Jannah,Wayanfa’una Bibarokatihim Waasroorihim Wa Anwarihim Wa’Uluumihim Fiddini Waddunya Walakhiroh,Syaiun Lillahi Lahumul Fatihah…….

Wa Khususon Ila Arwahi :

ØHADROTUS SYEKH KH.HASIM ASY’ARI JOMBANG

ØKH.ABDURRAHMAN WAHID JOMBANG

ØGUS MA’SUM LIRBOYO

ØKH.ABDUL HAMID PASURUAN

ØKH.RADEN KHOLIL (AYAH BANJAR) CIAMIS

ØKH.MUHAMMAD ILYAS RUHYAT TASIKMALAYA

ØKH. ABBAS ABDUL JAMIL BUNTET CIREBON

Rodiyallohu ‘anhum ,Annalloha Yaghfirolahum Wayarhamuhum Wayataghosahum Birrohmati Wal Maghfiroti Wayu’li Darojatihim Fil Jannah,Wayanfa’una Bibarokatihim Waasroorihim Wa Anwarihim Wa’Uluumihim Fiddini Waddunya Walakhiroh,Syaiun Lillahi Lahumul Fatihah…….

KHUSUSON ILA ABI WA UMMI LAHUMAL FATIHAH…….

TSUMA ILAA JAMII’IL AHLIL KUBUUR MINAL MUSLIMIINA WAL MUSLIMAATI, WALMUMINIINA WAL MUMINAATI MIN MASYAARIQIL ARDI ILA MAGHORIBIHAA, BARRIHAA WA BAHRIHAA KHUSUUSHON ILAA AABAAINA WA UMMAHAATINA WAAJDADINAA WAJADDATINAA WAMASYAAYIKHINA WAMASYAAYIKHI MASYAAYIKHINAA WALIMAN AHSANA ILAINA WALIMAN AHABBA ILAINA WALIMANIJTAMA’NA HAA HUNAA BISABABIHI,LAHUMUL FAATIHAH…………

###

SURABAYA TAHUN 1945.

Syahdan, ia berdiri di atas tempat yang agak tinggi. Mengenakan bakiak yang dibawanya dari Cirebon, ia membaca doa sambil menengadahkan tangannya ke langit. Saat itulah kekuatan karamahnya keluar. Ribuan alu (penumbuk padi) dan lesung melesat dari rumah-rumah penduduk dan menerjang para serdadu musuh, memukul mundur pasukan penjajah. Pihak sekutu kemudian mengirimkan pesawat pengebom Hercules untuk meluluhlantakkan Surabaya. Namun pesawat itu, berkat kekuatan karamah Kyai Abbas, meledak di udara. ALLAHU AKBAR….

masjid buntetSetiap usai salat zuhur atau Asar, tahun 1920-an, sebuah langgar di langgar Buntet, Cirebon, selalu penuh sesak oleh para tamu. Ada yang datang dari daerah sekitar Jawa Barat, Jawa Tengah, bahkan ada yang dari Jawa Timur. Mereka bukan santri yang hendak menuntut ilmu agama, melainkan masyarakat yang hendak belajar ilmu kesaktian kepada sang guru.

Walaupun namanya sudah sangat terkenal di seantero pulau jawa, baik karena kesaktian maupun kealimannya. Kala itu Kiai Abbas (1879-1946) tetap saja hidup sederhana. Dilanggar beratap genteng itu, ada dua kamar dan ruang terbuka cukup lebar dengan hamparan tikar yang terbuat dari pandan. Di ruang terbuka inilah, sejak tahun 1920 hingga 1945 kiai Abbas menerima tamu tak henti-hentinya

Kiai Abbas Djamil Buntet adalah putra sulung Kiai Abdul Djamil, yang dilahirkan pada hari Jumat 24 Zulhijah 1300 H atau 1879 M di desa Pekalangan, Cirebon. Sedangkan KH. Abdul Djamil adalah putra KH. Muta’ad, menantu pendiri Pesantren Buntet, yakni mbah Muqayyim, salah seorang Mufti pada masa pemerintahan Sultan Khairuddin I, kesultanan Cirebon.

Masa kecilnya banyak dihabiskan dengan belajar pada ayahnya sendiri, KH Abdul Djamil. Setelah menguasai dasar-dasar ilmu agama, ia baru pindah ke Pesantren Sukanasari, Pleret, Cirebon, di bawah asuhan Kiai Nasuha. Kemudian pindah lagi ke Pesantren salaf di daerah Jatisari, Pimpinan Kiai Hasan, masih di jawa Barat, lalu ia melanjutkan ke sebuah Pesantren yang diasuh oleh Kiai Ubaidah di Tegal, Jawa Tengah.

Setelah berbagai ilmu keagamaan dikuasai, ia pindah ke Pesantren yang sangat kondang di Jawa Timur, Tebuireng, Jombang, di bawah asuhan Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari, tokoh kharismatik yang kemudian menjadi pendiri NU. Di Pesantren Tebuireng, kematangan dan kepribadian Kiai Abbas mulai terbentuk. Di Pesantren itu ia mulai bertemu dengan para santri lain dan Kiai yang terpandang, seperti KH. Wahab Chasbullah (Tokoh dan sekaligus salah seorang arsitek berdirinya NU), KH Abdul Manaf (pendiri pesantren Lirboyo, Kediri).

Abbas Djamil dikenal juga sebagai santri yang gigih dan giat belajar, walaupun ilmunya sudah sangat dalam, ia tetap berniat memperdalam ilmunya dengan belajar ke Makkah Al-Mukarramah. Beruntunglah ia bisa belajar ke sana. Saat itu di Tanah Mekah itu masih ada ulama Jawa terkenal sebagai guru utamanya, yaitu KH Mahfudz Termas, asal Pacitan Jawa Timur.

Sedangkan rekan santri yang lain adalah KH. Bakir (Yogjakarta), KH Abdillah (Surabaya) dan KH. Wahab Chasbullah (Jombang). Di waktu senggang, Kiai Abbas ditugasi mengajar para Mukimin (orang-orang Indonesia yang tinggal di Mekah). Santrinya antara lain, KH Cholil Balerante (Palimanan), KH Sulaiman Babakan (Ciwaringin).

Sepulang dari Makkah, Kiai Abbas Langsung memimpin Pesantren Buntet dengan penuh kesungguhan. Kiai muda ini, sangat energik, mengajarkan berbagai khasanah kitab kuning. Namun ia juga tidak lupa memperkaya dengan ilmu keislaman modern yang mulai berkembang saat itu. Kitab karya ulama Mesir, seperti Tafsir Tontowi jauhari dan Fahrurrazi, juga diajarkan di Pesantrennya.

Dengan sikapnya itu, nama Kiai Abbas dikenal di seluruh Jawa, sebagai seorang ulama yang alim dan berpikiran progresif. Namun demikian ia tetap saja rendah hati kepada para santrinya.

Walaupun usianya ketika itu sudah 60 tahun, tubuhnya masih kelihatan gagah dan tegap. Rambutnya yang lurus, dan sebagian sudah mulai memutih, selalu di tutupi peci putih yang dilengkapi serban, seperti lazimnya para Kiai. Pada saat itu, tahun 1939, perjuangan kemerdekaan sedang menuju puncaknya. Pengajaran ilmu kenuragan dirasa lebih mendesak untuk mendukung kemerdekaan. Maka Kiai Abbas pun mulai merintis perlawanan, dengan mengajarkan berbagai ilmu kanuragan pada masyarakat luas.

Sudah barang tentu orang-orang yang berguru kepada Kiai Abbas bukan sembarangan atau pesilat pemula, melainkan para pendekar yang ingin meningkatkan ilmunya. Biasanya tamu yang datang langsung di bawa masuk ke dalam kamar pribadinya. Dalam kamar itulah mereka langsung dicoba kemampuannya dengan melakukan duel, sehingga membuat suasana gaduh. Baru setelah diuji kemampuannya, sang Kiai mengijazahkan wirid tertentu sebagai amalan yang diperlukan, sehingga kesaktian dan kekebalan mereka bertambah.

Dengan gerakan itu, Pesantren Buntet dijadikan markas pergerakan kaum Republik, untuk melawan penjajahan. Mulai saat itu, pesantren Buntet menjadi basis perjuangan umat Islam melawan penjajah yang tergabung dalam barisan Hisbullah. Di Pesantren Buntet, organisasi ini di ketuai oleh Abbas dan adiknya, KH Anas, serta dibantu ulama lain, seperti KH. Murtadlo, KH. Sholeh, dan KH. Mujahid. Karena itu muncul tokoh Hisbullah di zaman pergerakan Nasional yang berasal dari Cirebon, seperti KH Hasyim Anwar, dan KH Abdullah Abbas, putra Kiai Abbas.

Ketika melakukan perang gerilya, tentara Hisbullah memusatkan perhatiannya di daerah Legok, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, dengan front di perbukitan Cimaneungteung, yang terletak di daerah Walet selatan membentang  ke bukit Cihirup, Kecamatan Ciipancur, Kuningan. Daerah tersebut terus dipertahankan sampai terjadinya perundingan Renville tahun 1947, ketika kemudian pemerintah RI beserta semua tentaranya hijrah ke Yogjakarta pada tahun yang sama.

Semasa perang kemerdekaan, banyak warga pesantren Buntet yang gugur dalam pertempuran. Diantaranya, KH. Mujahid, Kiai Akib, Mawardi, Abdul Jalil, Nawawi, dan lain-lain.

Basis-basis kekuatan laskar yang dibangun oleh Kiai Abbas itu kemudian menjadi pilar penting bagi tercetusnya Revolusi Nofember di Surabaya tahun 1945. Peristiwa itu terbukti setelah KH Hasyim Asy’ari mengeluarkan Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945. Bung Tomo segera datang berkonsultasi kepada KH. Hasyim Asy’ari guna minta restu dimulainya perlawanan terhadap tentara Inggris. Tetapi KH Hasyim menyarankan agar perlawanan rakyat itu tidak dimulai terlebih dahulu sebelum Kiai Abbas dan laskar andalannya datang ke Surabaya.

Memang setelah dipimpin oleh Kiai Abbas dan adiknya KH. Anas, laskar Pesantren Buntet mempunyai peranan besar dalam perjuangan menentang tentara Inggris yang kemudian dikenal dengan peristiwa 10 November 1945, atas restu KH. Hasyim Asy’ari. Ia terlibat langsung dalam pertempuran di Surabaya tersebut. Selanjutnya juga Kiai Abbas mengirimkan para pemuda yang tergabung dalam tentara Hisbullah ke berbagai daerah pertahanan, untuk melawan penjajah yang hendak menguasai kembali Republik ini, seperti ke Jakarta, Bekasi, Cianjur dan lain-lain.

Di mata KH Hasyim Asy’ari, KH. Abbas memang bukan sekedar santri biasa. Dialah santri yang mempunyai beberapa kelebihan, baik dalam bidang ilmu beladiri maupun ilmu kedigdayaan. Tidak jarang kiai Abbas diminta bantuan khusus yang berkaitan dengan keahliannya itu. Hubungan KH. Hasyim dengan Kiai Abbas memang sudah lama terjalin, terlihat ketika pertama kali KH Hasyim mendirikan Pesantren Tebuireng, Kiai sakti dari Cirebon itu banyak memberikan perlindungan, terutama dari gangguan para penjahat setempat, yang merasa terusik oleh kehadiran Pesantren Tebuireng sekitar tahun 1900.

Walaupun revolusi November 1945 di Surabaya dimenangkan oleh laskar-laskar pesantren dengan gemilang, hal itu tidak membuat mereka terlena. Belanda dengan segala kelicikannya akan selalu mencari celah menikam Republiki ini. Karena itu kiai Abbas selalu mengikuti perkembangan politik, baik di lapangan maupun di meja perundingan.

Di tengah gigihnya perlawanan rakyat terhadap penjajah, misi diplomasi juga dijalankan. Semua tidak terlepas dari perhatian para ulama. Maka betapa kecewanya para pejuang, termasuk para ulama yang memimpin perang itu, ketika sikap para diplomat kita sangat lemah, banyak mengalah pada keinginan Belanda dalam perjanjian Linggarjati pada tahun 1946, yang hasilnya banyak mengecewakan tentara RI.

Mendengar isi perjanjian seperti itu, Kiai Abbas sangat terpukul, merasa perjuangannya dikhianati. Ia jatuh sakit, dan akhirnya kiai yang sangat disegani sebagai pemimpin gerilya itu wafat pada Hari Ahad, Subuh, 1 Rabiulawal 1365 atau tahun 1946 M. Beliau dimakamkan di komplek Pesantren Buntet. Mutiara dari Pesantren Buntet itu telah menyumbangkan sesuatu yang sangat berarti bagi nusa dan bangsa. Meskipun dia sudah tiada, namun semangat kepahlawanannya tidak pernah luntur dan menjadi inspirasi para pejuang muslim di seluruh nusantara@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | Tags: , , , | 11 Komentar

DIALOG SYEKH ABDUL QADIR AL JAELANI DENGAN ALLAH SWT


INI ADALAH DIALOG BATINIAH ANTARA ALLAH SWT DAN SULTHANUL AULIA SYEKH ABDUL QADIR AL JAILANI, YANG DITERIMA MELALUI ILHAM QALBI DAN PENYINGKAPAN RUHANI [KASYF MA’NAWI] DIMUAT DALAM RISALAH AL GHAUTSIYYAH. BERIKUT DIALOG TERSEBUT…

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Sang Penghapus Duka. Shalawat atas manusia terbaik, Muhammad. Berkatalah sang penolong agung, yang terasing dari selain Allah dan amat intim dengan Allah.

Allah SWT Berkata : “Wahai penolong agung! (nama panggilan kepada SYEKH ABDUL QADIR AL JAELANI RED.) ”
Aku menjawab : “Aku mendengar panggilan-Mu, Wahai Tuhannya si penolong.”

Dia Berkata : “Setiap tahapan antara alam Naasut dan alam Malakut adalah syariat; setiap tahapan antara alam Malakut dan Jabarut adalah tarekat; dan setiap tahapan antara alam Jabarut dan alam Lahut adalah hakikat.” 1

Lalu Dia berkata kepadaku : “Wahai penolong agung ! Aku tidak pernah mewujudkan Diri-Ku dalam sesuatu sebagaimana perwujudanKu dalam diri manusia.”

Lalu aku bertanya : “Wahai Tuhanku, apakah Engkau memiliki tempat ?”, Maka Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, Akulah Pencipta tempat, dan Aku tidak memiliki tempat.”

Lalu aku bertanya : “Wahai Tuhanku, apakah Engkau makan dan minum ?”, Maka Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, makanan dan minuman kaum fakir adalah makanan dan minuman-Ku.”2

Lalu aku berkata : “Wahai Tuhanku, dari apa Engkau ciptakan malaikat ?”. Dia Berkata kepadaku : “Aku Ciptakan malaikat dari cahaya manusia, dan Aku Ciptakan manusia dari cahaya-Ku.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, Aku Jadikan manusia sebagai kendaraan-Ku, dan Aku jadikan seluruh isi alam sebagai kendaraan baginya.”3

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, betapa indahnya Aku sebagai Pencari ! Betapa indahnya manusia sebagai yang dicari ! Betapa indahnya manusia sebagai pengendara, dan betapa indahnya alam sebagai kendaraan baginya.”4

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, manusia adalah rahasia-Ku dan Aku adalah Rahasianya. Jika manusia menyadari kedudukannya di sisi-Ku, maka ia akan berucap pada setiap hembusan nafasnya, ‘milik siapakah kekuasaan pada hari ini ?’.”5

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, tidaklah manusia makan sesuatu, atau minum sesuatu, dan tidaklah ia berdiri atau duduk, berbicara atau diam, tidak pula ia melakukan suatu perbuatan, menuju sesuatu atau menjauhi sesuatu, kecuali Aku Ada [Berperan] di situ, Bersemayam dalam dirinya dan Menggerakkannya.”6

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, tubuh manusia, jiwanya, hatinya, ruhnya, pendengarannya, penglihatannya, tangannya, kakinya, dan lidahnya, semua itu Aku Persembahkan kepadanya oleh Diri-Ku, untuk Diri-Ku. Dia tak lain adalah Aku, dan Aku Bukanlah selain dia.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, jika engkau melihat seseorang terbakai oleh api kefakiran dan hancur karena banyaknya kebutuhan, maka dekatilah ia, karena tidak ada penghalang antara Diri-Ku dan dirinya.”7

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, janganlah engkau makan sesuatu atau minum sesuatu dan janganlah engkau tidur, kecuali dengan kehadiran hati yang sadar dan mata yang awas.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, barangsiapa terhalang dari perjalanan-Ku di dalam batin, maka ia akan diuji dengan perjalanan lahir, dan ia tidak akan semakin dekat dari-Ku melainkan justru semakin menjauh dalam perjalanan batin.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, kemanunggalan ruhani merupakan keadaan yang tak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Siapa yang percaya dengannya sebelum mengalaminya sendiri, maka ia telah kafir. Dan barang siapa menginginkan ibadah setelah mencapai keadaan wushul, maka ia telah menyekutukan Allah SWT.”8

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, barangsiapa memperoleh kebahagiaan azali, maka selamat atasnya, dia tidak akan terhina selamanya. Dan barang siapa memperoleh kesengsaraan azali, maka celaka baginya, dia tidak akan diterima sama sekali setelah itu.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, Aku Jadikan kefakiran dan kebutuhan sebagai kendaraan manusia. Barangsiapa menaikinya, maka ia telah sampai di tempatnya sebelum menyeberangi gurun dan lembah.”9

Lalu Dia Berkatak kepadaku : “Wahai penolong agung, bila manusia mengetahui apa yang terjadi setelah kematian, tentu ia tidak menginginkan hidup di dunia ini. Dan ia akan berkata di setiap saat dan kesempatan, ‘Tuhan, matikan aku !’.”10

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, semua makhluk pada hari kiamat akan dihadapkan kepadaKu dalam keadaan tuli, bisu dan buta, lalu merasa rugi dan menangis. Demikian pula di dalam kubur.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, cinta merupakan tirai yang membatasi antara sang pencinta dan yang dicintai. Bila sang pencinta telah padam dari cintanya, berarti ia telah sampai kepada Sang Kekasih.”11

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, Aku Melihat Ruh-ruh menunggu di dalam jasad-jasad mereka setelah ucapanNya, ‘Bukankah Aku ini Tuhanmu ?’ sampai hari kiamat.”

Lalu sang penolong berkata : “Aku melihat Tuhan Yang Maha Agung dan Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, barangsiapa bertanya kepadaKu tentang melihat setelah mengetahui, berrti ia terhalang dari pengetahuan tentang melihat. Barangsiapa mengira bahwa melihat tidak sama dengan mengetahui, maka berarti ia telah terperdaya oleh melihat Allah SWT.’”12

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, orang fakir dalam pandangan-Ku bukanlah orang yang tidak memiliki apa-apa, melainkan orang fakir adalah ia yang memegang kendali atas segala sesuatu. Bila ia berkata kepada sesuatu, ‘jadilah !’ maka terjadilah ia.”13

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Tak ada persahabatan dan kenikmatan di dalam surga setelah kemunculan-Ku di sana, dan tak ada kesendirian dan kebakaran di dalam neraka setelah sapaan-Ku kepada para penghuninya.”14

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, Aku Yang Paling Mulia di antara semua yang mulia, dan Aku Yang Paling Penyayang di antara semua penyayang.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, tidurlah di sisi-Ku tidak seperti tidurnya orang-orang awam, maka engkau akan melihatKu.” Terhadap hal ini aku bertanya : “Wahai Tuhanku, bagaimana aku tidur disisi-Mu ?”. Dia Berkata : “Dengan menjauhkan jasmani dari kesenangan, menjauhkan nafsu dari syahwat, menjauhkan hati dari pikiran dan perasaan buruk, dan menjauhkan ruh dari pandangan yang melalaikan, lalu meleburkan dzatmu di dalam Dzat.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, katakan kepada sahabatmu dan pencintamu, siapa di antara kalian yang menginginkan kedekatan dengan-Ku, maka hendaklah ia memilih kefakiran, lalu kefakiran dari kefakiran. Bila kefakiran itu telah sempurna, maka tak ada lagi apapun selain Aku.”15

Lalu Dia Berkata : “Wahai penolong agung, berbahagialah jika engkau mengasihi makhluk-makhluk-Ku, dan beruntunglah jika engkau memaaafkan makhluk-makhluk-Ku.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, katakan kepada pencintamu dan sahabatmu, ambillah manfaat dari do’a kaum fakir, karena mereka bersama-Ku dan Aku Bersama mereka.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, Aku Bersama segala sesuatu, Tempat Tinggalnya, Pengawasnya, dan kepada-Ku tempat kembalinya.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, jangan peduli pada surga dan apa yang ada di sana, maka engkau akan melihat Aku tanpa perantara. Dan jangan peduli pada neraka serta apa yang ada di sana, maka engkau akan melihat Aku tanpa perantara.”16

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, para penghuni surga disibukkan oleh surga, dan para penghuni neraka disibukkan oleh-Ku.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, sebagian penghuni surga berlindung dari kenikmatan, sebagaimana penghuni neraka berlindung dari jilatan api.”17

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, barangsiapa disibukkan dengan selain Aku, maka temannya adalah sabuk [tanda kekafiran] pada hari kiamat.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, orang-orang yang dekat mencari pertolongan dari kedekatan, sebagaimana orang-orang yang jauh mencari pertolongan dari kejauhan.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, sesungguhnya Aku Memiliki hamba-hamba yang bukan nabi maupun rasul, yang kedudukan mereka tidak diketahui oleh siapapun dari penghuni dunia maupun penghuni akhirat, dari penghuni surga ataupun neraka, tidak juga malaikat Malik ataupun Ridwan, dan Aku Tidak Menjadikan mereka untuk surga maupun untuk neraka, tidak untuk pahala ataupun siksa, tidak untuk bidadari, istana maupun pelayan-pelayan mudanya. Maka beruntunglah orang yang mempercayai mereka meski belum mengenal mereka.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, engkau adalah salah satu dari mereka. Dan di antara tanda-tanda mereka di dunia adalah tubuh-tubuh mereka terbakar karena sedikitnya makan dan minum; nafsu mereka telah hangus dari syahwat, hati mereka telah hangus dari pikiran dan perasaan buruk, ruh-ruh mereka juga telah hangus dari pandangan yang melalaikan. Mereka adalah pemilik keabadian yang terbakar oleh cahaya perjumpaan [dengan Tuhan].”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, bila seseorang yang haus datang kepadamu di hari yang amat panas, sedangkan engkau memiliki air dingin dan engkau sedang tidak membutuhkan air, jika engkau menahan air itu baginya, maka engkau adalah orang yang paling kikir. Bagaimana Aku Menolak mereka dari rahmat-Ku padahal Aku Telah Menetapkan atas Diri-Ku, bahwa Aku Paling Pengasih di antara yang mengasihi.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, tak seorang pun dari ahli maksiat yang jauh dari-Ku, dan tak seorangpun dari ahli ketaatan yang dekat dari-Ku.”18

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, bila seseorang dekat kepada-Ku, maka ia adalah dari kalangan maksiat, karena ia merasa memiliki kekurangan dan penyesalan.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, merasa memiliki kekurangan merupakan sumber cahaya, dan mengagumi cahaya diri sendiri merupakan sumber kegelapan.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, ahli maksiat akan tertutupi oleh kemaksiatannya, dan ahli taat akan tertutupi oleh ketaatannya. Dan Aku Memiliki hamba-hamba selain mereka, yang tidak ditimpa kesedihan maksiat dan keresahan ketaatan.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, sampaikan kabar gembira kepada para pendosa tentang adanya keutamaan dan kemurahan, dan sampaikan berita kepada para pengagum diri sendiri tentang adanya keadilan dan pembalasan.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, ahli ketaatan selalu mengingat kenikmatan, dan ahli maksiat selalu mengingat Yang Maha Pengasih.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, Aku Dekat dengan pelaku maksiat setelah ia berhenti dari kemaksiatannya, dan Aku Jauh dari orang yang taat setelah ia berhenti dari ketaatannya.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, Aku Menciptakan orang awam namun mereka tidak mampu memandang cahaya kebesaran-Ku, maka Aku Meletakkan tirai kegelapan di antara Diri-Ku dan mereka. Dan Aku Menciptakan orang-orang khusus namun mereka tidak mampu mendekati-Ku dan mereka sebagai tirai penghalang.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, katakan kepada para sahabatmu, siapa di antara mereka yang ingin sampai kepada-Ku, maka ia harus keluar dari segala sesuatu selain Aku.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, keluarlah dari batas dunia, maka engkau akan sampai ke akhirat. Dan keluarlah dari batas akhirat, maka engkau akan sampai kepada-Ku.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, keluarlah engkau dari raga dan jiwamu, lalu keluarlah dari hati dan ruhmu, lalu keluarlah dari hukum dan perintah, maka engkau akan sampai kepada-Ku.”

Maka aku bertanya : “Wahai Tuhanku, shalat sepert apa yang paling dekat dengan-Mu ?.” Dia Berkata : “Shalat yang di dalamnya tiada apapun kecuali Aku, dan orang yang melakukannya lenyap dari shalatnya dan tenggelam karenanya.”19

Lalu aku berkata : “Wahai Tuhanku, puasa seperti apa yang paling utama di sisi-Mu ?.” Dia Berkata : “Puasa yang di dalamnya tiada apa pun selain Aku, dan orang yang melakukannya lenyap darinya.”

Lalu aku berkata : “Wahai Tuhanku, amal apa yang paling utama di sisi-Mu ?.” Dia Berkata : “Amal yang di dalamnya tiada apa pun selain Aku, baik itu [harapan] surga ataupun [ketakutan] neraka, dan pelakunya lenyap darinya.”

Lalu aku berkata : “Wahai Tuhanku, tangisan seperti apa yang paling utama di sisi-Mu ?.” Dia Berkata : “Tangisan orang-orang yang tertawa.” Lalu aku berkata : “Wahai Tuhanku, tertawa seperti apa yang paling utama di sisi-Mu ?.” Dia Berkata : “Tertawanya orang-orang yang menangis karena bertobat.” Lalu aku berkata : “Wahai Tuhanku, tobat seperti apa yang paling utama di sisi-Mu ?.” Dia Menjawab : “Tobatnya orang-orang yang suci.” Lalu aku bertanya : “Wahai Tuhanku, kesucian seperti apa yang paling utama di sisi-Mu ?.” Dia Menjawab : “Kesucian orang-orang yang bertobat.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, pencari ilmu di mata-Ku tidak mempunyai jalan kecuali setelah ia mengakui kebodohannya, karena jika ia tidak melepaskan ilmu yang ada padanya, ia akan menjadi setan.”20

Berkatalah sang penolong agung : “Aku bertemu Tuhanku SWT dan aku bertanya kepada-Nya, ‘Wahai Tuhan, apa makna kerinduan [‘isyq] ?’, Dia Menjawab : ‘Wahai penolong agung, [artinya] engkau mesti merindukan-Ku dan mengosongkan hatimu dari selain Aku.’” Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, jika engkau mengerti bentuk kerinduan maka engkau harus lenyap dari kerinduan, karena ia merupakan penghalang antara si perindu dan yang dirindukan.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, bila engkau berniat melakukan tobat, maka pertama kali engkau harus bertobat dari nafsu, lalu mengeluarkan pikiran dan perasaan buruk dari hati dengan mengusir kegelisahan dosa, maka engkau akan sampai kepada-Ku. Dan hendaknya engkau bersabar, karena bila tidak bersabar berarti engkau hanya bermain-main belaka.”

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, bila engkau ingin memasuki wilayah-Ku, maka hendaknya engkau tidak berpaling kepada alam mulk, alam malakut, maupun alam jabarut. Karena alam mulk adalah setannya orang berilmu, dan malakut adalah setannya ahli makrifat, dan jabarut adalah setannya orang yang sadar. Siapa yang puas dengan salah satu dari ketiganya, maka ia akan terusir dari sisi-Ku.”

Dan Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, perjuangan spiritual [mujahadah] adalah salah satu lautan di samudera penyaksian [musyahadah] dan tela dipilih oleh orang-orang yang sadar. Barangsiapa hendak masuk ke samudera musyahadah, maka ia harus memilih mujahadah, karena mujahadah merupakan benih dari musyahadah dan musyahadah tanpa mujahadah adalah mustahil. Barangsiapa telah memilih mujahadah, maka ia akan mengalami musyahadah, dikehendaki atau tidak dikehendaki.”21

Dan Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, para pencari jalan spiritual tidak dapat berjalan tanpa mujahadah, sebagaimana mereka tak dapat melakukannya tanpa Aku.”

Dan Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, sesungguhnya hamba yang paling Ku Cintai adalah hamba yang mempunyai ayah dan anak tetapi hatinya kosong dari keduanya. Jika ayahnya meninggal, ia tidak sedih karenanya, dan jika anaknya pun meninggal, ia pun tidak gundah karenanya. Jika seorang hamba telah mencapai tingkat seperti ini, maka di sisi-Ku tanpa ayah dan tanpa anak, dan tak ada bandingan baginya.”22

Dan Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, siapa yang tidak merasakan lenyapnya seorang ayah karena kecintaan kepada-Ku dan lenyapnya seorang anak karena kecintaan kepada-Ku, maka ia tak akan merasakan lezatnya Kesendirian dan Ketunggalan.”

Dia juga Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, bila engkau ingin memandang-Ku di setiap tempat, maka engkau harus memilih hati resah yang kosong dari selain Aku.” Lalu aku bertanya : “Tuhanku, apa ilmunya ilmu itu ?.” Dia Menjawab : “Ilmunya ilmu adalah ketidaktahuan akan ilmu.”

Dan Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, berbahagialah seorang hamba yang hatinya condong kepada mujahadah, dan celakalah bagi hamba yang hatinya condong kepada syahwat.”

Lalu aku bertanya kepada Tuhanku SWT tentang mi’raj. Dia Berkata : “Mi’raj adalah naik meninggalkan segala sesuatu kecuali Aku, dan kesempurnaan mi’raj adalah pandangan tidak berpaling dan tidak pula melampauinya [ QS 53 : 17].” Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, tidak ada shalat bagi orang yang tidak melakukan mi’raj kepada-Ku.”23

Lalu Dia Berkata kepadaku : “Wahai penolong agung, orang yang kehilangan shalatnya adalah orang yang tidak mi’raj kepada-Ku.”

KETERANGAN :
1. Alam Naasut adalah alam manusia, di dalamnya yang tampak adalah urusan-urusan kemanusiaan yang lembut dan bersifat ruhaniah. Alam Malakut adalah alam dimana para malaikat berkiprah melaksanakan tugas-tugas yang diberikan oleh Allah SWT. Alam Jabarut adalah alam gaib tempat urusan-urusan ilahiah yang menunjukkan hakikat daya paksa, kekerasan, kecepatan tindak pembalasan, dan ketidakbutuhan kepada segala sesuatu. Alam Lahut adalah alam gaib yang di dalamnya hanya tampak urusan-urusan ilahiah murni.

2. Yang dimaksud fakir disini bukanlah orang yang membutuhkan harta benda, melainkan orang yang merasa butuh kepada Allah SWT.

3. Kendaraan di sini berarti sarana untuk menyampaikan seseorang kepada tujuan. Untuk tujuan tertentu, Allah SWT memanfaatkan manusia sebagai saranaNya, sementara manusia memanfaatkan alam sebagai sarana untuk mencapai tujuannya.

4. Allah SWT sebagai pencari sarana, memilih manusia – makhluk yang paling mulia – sebagai kendaraanNya. Betapa Agungnya Dia dan betapa terhormatnya manusia yang telah dipilihNya. Dan merupakan keagungan pula bagi alam karena telah dijadikan oleh manusia sebagai kendaraan yang membawanya kepada tujuannya.

5. Jika manusia mengetahui secara hakiki betapa tinggi kedudukannya dan betapa dekat ia dengan Allah SWT, maka ia akan merasa bahwa suatu saat nanti – karena kedekatan itu – Allah akan memberikan kekuasaanNya kepadanya. Karena itulah ia akan senantiasa menanti, kapan saat penyerahan itu tiba, dengan kalimat : “Milik siapakah kekuasaan pada hari ini ?.”

6. Allah SWT selalu berperan dalam setiap gerak dan diamnya manusia.

7. Orang yang telah menyadari kefakiran dan kebutuhannya di hadapan Allah SWT, berarti ia telah memahami posisi dirinya terhadap Tuhannya. Sehingga tiada lagi penghalang antara dirinya dan Allah SWT.

8. Penyatuan ruhani antara makhluk dan Khaliq tidak akan dapat diungkapkan dengan kata-kata. Jika seseorang belum mengalaminya sendiri, maka ia akan cenderung mengingkarinya. Dan orang yang mengaku telah mengalaminya padahal belum, maka ia telah kafir. Orang yang telah mencapai keadaan ini, tiada yang ia inginkan selain perjumpaan dengan Allah. Jika ia menginginkan hal lain, meski itu berupa ibadah sekalipun, dalam maqam ini, ia dianggap telah menyekutukan Allah dengan keinginannya yang lain.

9. Kefakiran dan kebutuhan merupakan sarana yang membawa manusia kepada kesadaran akan jati dirinya dan kebesaran Allah SWT. Orang yang telah sampai pada kesadaran semacam ini berarti telah sampai pada posisinya yang tepat tanpa harus menempuh perjalanan yang berliku-liku.

10. Kematian merupakan saat disingkapkannya hakikat segala sesuatu, dan perjumpaan dengan Tuhan adalah saat yang paling dinantikan oleh orang yang merindukanNya.

11. Cinta tiada lain kecuali keinginan sang pencinta untuk berjumpa dan bersatu dengan yang dicintai. Bila keduanya telah bertemu, maka cinta itu sendiri akan lenyap, dan keberadaan cinta itu justru akan menjadi penghalang antara keduanya.

12. Yang dimaksud mengetahui adalah melihat dengan mata hati. Jadi, di sini melihat sama dengan mengetahui.

13. Fakir dalam pandangan Allah SWT bukanlah orang yang tidak memiliki harta benda, melainkan orang yang merasa butuh kepada Allah SWT, dan tidak memiliki perhatian kepada apapun selain Allah SWT. Orang seperti ini, kehendaknya sama dengan kehendak Allah SWT, sehingga apa yang ia inginkan untuk terwujud akan terwujud.

14. Keinginan dan kenikmatan terbesar manusia di alam akhirat itu hanyalah perjumpaan dengan Allah SWT. Maka kenikmatan di dalam surga dan kesengsaraan di dalam neraka tidak akan terasa jika dihadapkan pada kenikmatan perjumpaan dengan Allah SWT, meski itu hanya dalam bentuk sapaan belaka.

15. Kefakiran adalah suatu keadaan butuh. Jika seseorang tidak membutuhkan apa pun selain Allah, maka kefakirannya telah sempurna. Baginya, Yang Wujud hanyalah Allah SWT, tak ada selainNya.

16. Ini seperti ungkapan Rabi’ah Al Andawiyah : “Aku menyembah Allah bukan karena mengharap surga atau takut akan neraka, melainkan karena Dia memang layak untuk disembah dan karena aku mencintai-Nya.”

17. Penghuni surga berlindung dari kenikmatan agar mereka tidak terlena sehingga lupa akan kenikmatan yang paling besar, yakni perjumpaan dengan Allah SWT.

18. Maksudnya, walaupun seseorang termasuk ahli maksiat, Allah tetap dekat dengannya sehingga jika ia mau bertobat, Allah pasti menerimanya. Dan janganlah seorang yang taat menyombongkan diri atas ketaatannya, karena dengan begitu ia justru akan semakin jauh dari Allah. Memiliki perasaan kekurangan dan penyesalan itulah yang menyebabkan seseorang dekat kepada Allah.

19. Lenyap dari shalat bermakna bahwa niat dan perhatian si pelaku shalat hanya tertuju kepada Allah SWT. Fokusnya bukan lagi penampilan fisik maupun gerakan-gerakan, melainkan kepada makna batiniah shalat itu.
20. Ilmu yang sesungguhnya adalah yang ada di sisi Allah SWT, sementara ilmu yang kita miliki hanyalah semu dan palsu. Selama manusia tidak melepas kepalsuan itu, ia tidak akan menemukan ilmu sejati. Ilmu sejati tidak akan berlawanan dengan perbuatan. Setan adalah contoh pemilik ilmu yang perbuatannya berlawanan dengan ilmu yang dimilikinya.

21. Mujahadah adalah perjuangan spiritual dengan cara menekan keinginan-keinginan jasmani, nafsu, dan jiwa, agar tunduk di bawah kendali ruh kita. Musyahadah adalah penyaksian akan kebesaran dan keagungan Allah SWT melalui tanda-tanda keagungan-Nya di alam ini.

22. Kecintaan seseorang kepada anak atau orang tua semestinya tidak melebihi kecintaannya kepada Allah SWT. Ia harus menyadari bahwa orang tua maupun anak adalah anugerah Allah SWT yang bersifat sementara, dan cepat atau lambat ia akan berpisah dengan mereka. Maka seharusnya perpisahan itu tidak membuatnya gundah dan gelisah mengingat hal itu terjadi karena kehendak Allah SWT [ QS 80 : 34-37]

23. Dalam sebuah hadist, Nabi SAW berkata : “Shalat adalah mi’raj kaum mukmin.” Mi’raj berarti naiknya ruh menghadap Allah SWT meski jasad kita tetap berada di alam ini. Jika shalat seseorang belum membawanya kepada keadaan seperti ini, berarti ia belum melakukan shalat dengan sempurna.

@@@

 

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 34 Komentar

KUATNYA RIYADHOH SUFI BESAR SYBLI


Ia pernah menjadi gubernur. Demi mencari kebenaran Ilahiah, ia rela meninggalkan jabatan, lalu jadi pengemis, dan kelaparan menjadi jalan hidupnya….

Nama Abu Bakar Asy-Syibli banyak menghiasi berbagai kitab tentang sufi. Sufi besar ini tidak hanya dikenal dengan konsepnya tentang bagaimana menempuh jalan kerohanian, tapi juga terkenal karena kehidupannya yang unik. Harta berlimpah dan jabatan tinggi ditinggalkannya, demi memburu hakikat hidup dalam sufisme yang mendalam. Tak pelak kehidupannya yang unik memberikan inspirasi para peminat tasawuf bagi generasi-generasi berikutnya.

Nama aslinya adalah Abu Bakar bin Dulaf ibnu Juhdar Asy-Syibly. Nama Asy-Syibli dinisbatkan kepadanya karena ia dibesarkan di Kota Syibli di wilayah Khurasan, Persia. Ia dilahirkan pada 247 H di Baghdad atau Samarra dari keluarga yang cukup terhormat. Mendapat pendidikan di lingkungan yang taat beragama dan berkecukupan harta, ia berkembang menjadi seorang yang cerdas.

Di Baghdad ia bergabung dengan kelompok Junaid. Ia menjadi sosok terkemuka dalam sejarah Al-Hallaj yang menghebohkan. Ia dikenal karena perilakunya yang eksentrik, yang menyebabkan akhirnya menyeret dia ke rumah sakit jiwa. Ia meninggal dunia pada 334 H / 846 M dalam usia 87 tahun.

Mula-mula ia menempuh pendidikan agama dengan belajar fikih Mazhab Maliki dan ilmu hadits selama hampir 12 tahun. Kecerdasan dan keluasannya dalam ilmu agama membawanya masuk dalam lingkungan kekuasaan, sehingga sempat menyandang berbagai jabatan. Karirnya melesat, ia menduduki beberapa jabatan penting selama bertahun-tahun. Ia, antara lain, menjabat sebagai Gubernur di Provinsi Dermavend.

Dalam buku ajaran dan teladan para sufi, Dr. HM. Laili Mansur menulis:

“Bersama dengan seorang pejabat baru, Abu Bakar Asy-Syibli dilantik oleh Khalifah dan secara resmi dikenakan seperangkat jubah pada dirinya. Setelah pulang, di tengah jalan pejabat baru itu bersin dan batuk-batuk seraya mengusapkan jubah baru itu ke hidung dan mulutnya. Perbuatan pejabat tersebut dilaporkan kepada Khalifah. Dan Khalifah pun memecat serta menghukumnya.”

Asy-Syibli pun terheran-heran, mengapa hanya karena jubah seseorang bisa diberhentikan dari jabatannya dan dihukum. Tak ayal, peristiwa ini membuatnya merenung selama berhari-hari. Ia kemudian menghadap Khalifah dan berkata:

“Wahai Khalifah, engkau sebagai manusia tidak suka bila jubah jabatan diperlakukan secara tidak wajar. Semua orang mengetahui betapa tinggi nilai jubah itu. Sang Maharaja alam semesta telah menganugerahkan jubah kepadaku di samping cinta dan pengetahuan. Bagaimana dia akan suka kepadaku jika aku menggunakannya sebagai sapu tangan dalam pengabdianku pada manusia?”

Sejak itu ia meninggalkan karir dan jabatanya, dan ingin bertobat. Kisah pertobatannya menyentuh kalbu. Asy-Syibli mulai mengarungi dunia tasawuf. Ia berguru kepada sejumlah ulama sebagai pembimbing spritualnya. Antara lain ia juga masuk ke dalam kelompok spritual Khairal Nassaj. Belakangan ia juga berguru kepada beberapa sufi terkenal, seperti Junaid Al-Baghdadi – yang sangat mempengaruhi perkembangan kerohaniannya. Sufi masyhur yang cemerlang dalam berbagai gagasan tasawuf ini memang punya banyak pengikut.

Pertemuannya dengan Junaid Al-Baghdadi digambarkan oleh Fariduddin Aththar dalam kitab Tadzkirul Awliya. “Engkau dikatakan sebagai penjual mutiara, maka berilah aku satu atau juallah kepadaku sebutir,” kata Asy-Syibli kepada Junaid.

Maka Junaid pun menjawab:

“Jika kujual kepadamu, engkau tidak sanggup membelinya, jika kuberikan kepadamu secara cuma-cuma, karena begitu mudah mendapatkannya engkau tidak akan menyadari betapa tinggi nilainya. Lakukanlah apa yang aku lakukan, benamkanlah dulu kepalamu di lautan, apabila engkau dapat dapat menunggu dengan sabar, niscaya engkau akan mendapatkan mutiaramu sendiri.”

Lalu kata Asy-Syibli, ”Jadi apakah yang harus kulakukan sekarang?”

Jawab Junaid, “Hendaklah engkau berjualan belerang selama setahun.”

Maka Asy-Syibli berjualan belerang selama setahun. Lorong-lorong Kota Baghdad dilaluinya tanpa seorangpun yang mengenalnya. Setelah setahun lewat, ia kembali kepada Junaid. Maka ujar Junaid:

“Sekarang sadarilah nilaimu! Kamu tidak ada artinya dalam pandangan orang lain. Janganlah engkau membenci mereka dan janganlah engkau segan. Untuk beberapa lamanya engkau pernah menjadi bendahara, dan untuk beberapa lamanya engkau pernah menjadi Gubernur. Sekarang kembalilah ke tempat asalmu dan berilah imbalan kepada orang-orang yang pernah engkau rugikan.”

Maka ia pun kembali ke Kota Demavend. Rumah demi rumah disinggahinya untuk menyampaikan imbalan kepada orang-orang yang pernah dirugikannya. Akhirnya masih tersisa satu orang, tapi ia tidak tahu kemana dia pergi. Ia lalu berkata, “Aku telah membagi-bagikan 1000 dirham, tapi batinku tetap tidak menemukan kedamaian.” Setelah empat tahun berlalu, ia pun kembali menemui Junaid. Perintah Junaid, “Masih ada sisa-sisa keangkuhan dalam dirimu. Mengemislah selama setahun!”

Tanpa banyak bicara, ia pun segera melaksanakan perintah sang guru. “Setiap kali aku mengemis, semua yang kuperoleh kuserahkan kepada Junaid. Dan Junaid membagi-bagikan kepada orang-orang miskin, sementara pada malam hari aku dibiarkan kelaparan,” kenang Asy-Syibli.

Setahun kemudian Junaid berkata, “Kini kuterima engkau sebagai sahabatku, tapi dengan satu syarat, engkau terus jadi pelayan sahabat-sahabatku.”

Setelah ia melaksanakan perintah sang guru, Junaid berkata lagi, “Hai Abu Bakar, bagaimanakah pandanganmu sekarang terhadap dirimu sendiri?” Jawab Asy-Syibli, “Aku memandang diriku sendiri sebagai orang yang terhina di antara semua makhluk Allah.”

Junaid menimpali, “Sekarang sadarilah nilai dirimu, engkau tidak ada nilainya di mata sesamamu. Jangan pautkan hatimu pada mereka, dan janganlah sibuk dengan mereka.” Junaid pun tersenyum, sembari berkata, “Kini sempurnalah keyakinanmu.”

Banyak hikmah dan karomah di sekitar sufi besar ini. Dalam kitab Tadzkirul Awliya diceritakan, selama beberapa hari Syibli menari-nari di bawah sebatang pohon sambil berteriak-teriak, “Hu, Hu, Hu!”

Para sahabatnya bertanya-tanya, “Apakah arti semua ini?” beberapa hari kemudian Syibli menjawab, “Merpati hutan di pohon itu meneriakkan “Ku, Ku”, maka aku pun mengirinya dengan “Hu, Hu”, burung itu tidak berhenti bernyanyi sebelum aku berhenti meneriakkan Hu, Hu,” begitulah!”
Membakar Surga

Di lain hari orang menyaksikan Syibli berlari-lari sambil membawa obor. “Hendak kemanakah engkau?” tanya orang-orang itu. “Aku hendak membakar Ka’bah, sehingga orang-orang hanya mengabdi kepada yang memiliki Ka’bah,” jawab Syibli.

Di lain waktu, tampak Syibli membawa sepotong kayu yang terbakar di kedua ujungnya, “Aku hendak membakar neraka dengan api di satu ujung kayu ini dan membakar surga dengan api di ujung lainnya, sehingga manusia hanya mengabdi karena Allah.

Setelah mengalami kemajuan spiritual sampai pada suatu titik di mana ia dapat memenuhi sakunya dengan gula-gula, dan pada setiap bocah yang ia temui, ia akan berkata, “Katakanlah, Allah!” lalu ia akan memberikan gula-gula. Setelah itu ia akan memenuhi saku bajunya dengan uang dirham dan dinar. Ika berkata, “Siapa saja yang berkata Allah sekali saja, aku akan penuhi mulutnya dengan emas.”

Setelah itu semangat kecemburuan berkobar dalam dirinya, dengan menghunus pedang, sambil berkata, “Siapa saja yang menyebut nama Allah, akan ku tebas kepalanya dengan pedang ini,” pekiknya.

Orang-orang berkata, “Sebelumnya engkau biasa memberikan gula-gula dan emas, namun mengapa sekarang engkau mengancam mereka dengan pedang?”

Ia menjelaskan, “Sebelum ini aku kira mereka menyebut nama-Nya berdasarkan pengalaman dan pengetahuan hakiki. Kini aku sadar bahwa mereka melakukannya tanpa perhatian dan hanya sekedar kebiasaan. Aku tidak dapat membiarkan lidah-lidah kotor menyebut nama-Nya.”

Setelah itu di setiap tempat yang ia temui, ia menuliskan nama Allah. Tiba-tiba sebuah suara berkata padanya: “Sampai kapan engkau akan terus berkutat dengan nama itu? Jika engkau merupakan seorang pencari sejati, carilah pemiliknya!”

Kata-kata ini begitu menyentak As-Syibli. Tak ada lagi ketenangan dan kedamaian yang ia rasakan. Betapa kuatnya cinta menguasainya, begitu sempurnanya ia diliputi oleh gonjang-ganjing mistis, sampai-sampai ia menceburkan diri ke Sungai Tigris.

Gelombang sungai membawanya kembali ke tepi. Kemudian ia menghempaskan dirinya ke dalam kobaran api, namun api itu kehilangan daya untuk membakarnya. Ia mencari tempat di mana sekelompok singa berkumpul lalu berdiam diri di sana, namun singa-singa itu malah melarikan diri menghindarinya. Ia terjun bebas dari puncak gunung, namun angin mencengkram dan menurunkannya ke tanah dengan selamat. Kegelisahannya semakin memuncak beribu-ribu kali lipat.

Ia memekik, “Terkutuklah ia, yang tidak diterima oleh air maupun api, yang ditolak oleh binatang buas dan pengunungan!” Lalu terdengarlah sebuah suara, “Ia yang diterima oleh Allah, tidak diterima oleh yang lain.”

Kemudian orang-orang membelenggunya dan membawanya ke rumah sakit jiwa. Mereka berkata, “Orang ini sudah gila.”

Ia menjawab, “Di mata kalian aku ini gila dan kalian waras. Semoga Allah menambah kegilaanku dan kewarasan kalian. Kalian dihempaskan semakin jauh dan jauh lagi!”

Khalifah lalu menyuruh seseorang untuk merawatnya. Orang itu datang dan menjejalkan obat secara paksa ke mulut As-Syibli.

“Jangan persulit dirimu,” pekik As-Syibli. “Penyakit ini bukanlah jenis penyakit yang dapat disembuhkan dengan obat-obatan seperti itu.”

Saat As-Syibli tengah dikurung dan di belenggu di rumah sakit jiwa, beberapa orang sahabatnya datang menjenguk.

“Siapa kalian?” pekiknya.

“Sahabat-sahabatmu,” jawab mereka.

Tiba-tiba ia mulai melempari mereka dengan batu, dan mereka lari menghindar.

Ia berteriak, “Dasar pembohong! Apakah seorang sahabat lari dari sahabatnya hanya karena beberapa bongkah batu? Ini membuktikan bahwa kalian sebenarnya adalah sahabat bagi diri kalian sendiri, bukan sahabatku!”

***

DIRIWAYATKAN bahwa ketika As-Syibli mulai mempraktikkan penyangkalan diri, selama bertahun-tahun ia biasa mengurapi matanya dengan garam agar ia tetap terjaga. Ia telah menghabiskan 260 kilogram untuk itu.

Ia kerap berujar, “Allah Yang Maha Kuasa selalu memperhatikanku.”

“Orang yang tidur itu lalai, dan orang lalai itu terhijabi,” tambahnya.

Suatu hari Junaid mengunjungi As-Syibli dan melihat sedang menahan kelopak matanya dengan jepitan.

“Mengapa engkau melakukan ini?” tanya Junaid.

“Kebenaran telah menjadi nyata, namun aku tak tahan melihatnya,” jawab As-Syibli. “Aku menjepit kelopak mataku karena siapa tahu Dia berkenan menganugerahkanku satu pandangan saja.”

As-Syibli biasa pergi ke sebuah gua dengan membawa seikat tongkat kayu. Kapan saja hatinya lalai, ia akan memukul dirinya sendiri dengan tongkat-tongkat itu.

Akhirnya ia kehabisan tongkat, semuanya telah patah. Maka ia pun membentur-benturkan kedua tangan dan kakinya ke dinding gua.

As-Syibli selalu mengatakan kalimat: “Allah…, Allah…,” salah seorang muridnya yang setia bertanya kepadanya, “Mengapa Guru tidak berkata, “Tiada Tuhan selain Allah.”

As-Syibli menghela nafas dan menjelaskan, “Aku takut ketika aku mengucapkan “Tiada Tuhan” nafasku terhenti sebelum sempat mengatakan “Selain Allah.” Jika begitu, aku akan benar-benar hancur.

Kata-kata ini benar-benar menggetarkan dan menghancurkan hati sang murid, hingga ia tersungkur dan akhirnya meninggal dunia.

Teman-teman si murid itu datang dan menyeret As-Syibli ke hadapan Khalifah. As-Syibli, tetap dalam gejolak ekstasinya, berjalan seperti orang mabuk. Mereka menuduh As-Syibli telah melakukan pembunuhan.

“As-Syibli, apa pembelaanmu?” tanya Khalifah.

As-Syibli menjawab, “Jiwanya, yang terbakar sempurna oleh kobaran api cinta, tak sabar menghadap keagungan Allah. Jiwanya, yang keras disiplinnya, telah terbebas dari keburukan badaniah. Jiwanya, yang telah sampai pada batas kesabarannya sehingga tak mampu menahan lebih lama lagi, dikunjungi secara berturut-turut oleh para utusan Tuhannya yang mendesak. Kilatan cahaya keindahan dari kunjungan ini menembus inti jiwanya. Jiwanya, seperti burung, terbang keluar sangkarnya, keluar tubuhnya. Apa salah As-Syibli dalam hal ini?

“Segera kembalikan As-Syibli ke rumahnya,” perintah Khalifah. “Kata-katanya telah membuat batinku terguncang sedemikian rupa hingga aku bisa terjatuh dari singgasanaku ini!”

Ketika ajalnya hampir tiba, pandangan matanya tampak murung. Ia minta segenggam abu, kemudian ditaburkannya di kepalanya. Ia gelisah.

“Mengapa engkau gelisah?” tanya salah seorang sahabatnya. Maka jawab Syibli:

“Aku iri kepada Iblis. Di sini aku duduk dalam dahaga, tapi dia memberi nikmat kepada yang lain. Allah telah berfirman: “Sesungguhnya laknat-Ku kepadamu hingga hari kiamat (QS, 38:78). Aku iri karena Iblislah yang mendapatkan kutukan Allah itu. Meskipun berupa kutukan, bukanlah kutukan itu dari Dia dan dari kekuasaan-Nya?”

Apakah yang diketahui oleh si laknat mengenai nilai kutukan itu? Mengapa Allah tidak mengutuk pemimpin-pemimpin kaum muslimin dengan membuat mereka menginjak mahkota di singgasana-Nya? Hanya ahli permatalah yang mengetahui nilai permata. Jika seorang Raja mengenakan gelang manik dari kristal, itu akan tampak seperti permata. Tapi jika pedagang sayur mengenakan cincin setempel dari permata, cincin itu akan tampak sebagai manik dari kaca.”

Setelah beberapa saat tenang, Syibli kembali gelisah. “Mengapa engkau gelisah lagi?” tanya sahabatnya.

Maka jawabnya, “Angin sedang berembus dari dua arah. Yang satu angin kasih sayang, yang lain angin kemurkaan. Siapa saja yang ingin terhembus oleh angin kasih sayang, tercapailah harapannya. Dan siapa yang terembus angin kemurkaan, tertutuplah penglihatannya. Kepada siapakah angin bertiup? Bila angin kasih sayang berembus ke arahku karena akan tercapai harapan itu, aku dapat menanggung segala penderitaan dan jerih payah. Jika angin kemurkaan berembus ke arahku, penderitaan ini tidak ada artinya dibanding bencana yang akan menimpaku. Tidak ada yang lebih berat dalam batinku daripada uang satu dirham yang kuambil dari seseorang secara aniaya. Walaupun untuk itu aku telah menyedekahkan 1000 dirham, batinku tidak memperoleh ketenangan. Berikan air kepadaku untuk bersuci!”

Maka para sahabatnya pun mengambil air untuknya. Usai bersuci, Asy-Syibli pun wafat dengan tenang. @@@

Sumber: Majalah Alkisah Nomor 09 / 25 April – 8 Mei 2005

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 11 Komentar

IJASAH DARI KITAB SIRRUL ASROR SYEKH ABDUL QADIR AL JILANI


DOA DAN ZIKIR BERHUBUNG DENGAN JALAN SULUK

Siapa yang memilih untuk memisahkan dirinya daripada dunia supaya dia dapat menghampiri Allah hendaklah tahu ibadat-ibadat seperti doa dan zikir yang sesuai untuk tujuan tersebut. Melakukan ibadat tersebut memerlukan suasana yang suci dan sebaik-baiknya berada di dalam keadaan berpuasa. Bilik khalwat biasanya berhampiran dengan masjid kerana syarat bagi salik perlu meninggalkan bilik khalwatnya lima kali sehari bagi mengerjakan sembahyang berjemaah dan pada ketika tersebut hendaklah menjaga dirinya agar tidak menonjol, menyembunyikan diri dan tidak berkata-kata walau sepatah perkataan pun. Sesiapa yang di dalam suluk hendaklah mengambil langkah tegas untuk lebih menghayati dan mematuhi prinsip-prinsip, dasar-dasar dan syarat-syarat sembahyang berjemaah.

Setiap malam, ketika tengah malam, salik mestilah bangun untuk mengerjakan sembahyang tahajjud, yang bermaksud suasana jaga sepenuhnya di tengah-tengah tidur. Sembahyang tahajjud membawa symbol kebangkitan setelah mati. Bila seseorang berjaya bangun untuk melakukan sembahyang tahajjud dia adalah Pemilik hatinya dan pemikirannya bersih. Agar suasana jaga ini tidak rosak dia tidak seharusnya melibatkan diri dengan kegiatan harian seperti makan dan minum.

Bangun dengan menyedari dibangkitkan daripada kelalaian kepada kesedaran, ucapkan:
“Alhamduli-Llahi ahyani ba’da ma amatani wa-ilaihin-nusyur- Segala puji bagi Allah yang membangkitkan daku setelah mengambil hidupku. Selepas mati semua akan dibangkitkan dan kembali kepada-Nya”.

Kemudian bacakan sepuluh ayat terakhir surah al-‘Imraan, ayat 190 – 200. Selepas itu mengambil wuduk dan berdoa:
“Kemenangan untuk Allah! Segala puji untuk-Mu. Tidak ada yang lain daripada-Mu yang layak menerima ibadat. Daku bertaubat dari dosaku. Ampuni dosaku, maafkan kehadiranku, terimalah taubatku. Engkau Maha Pengampun, Engkau suka memaafkan. Wahai Tuhanku! Masukkan daku ke dalam golongan mereka yang menyedari kesalahan mereka  dan masukkan daku ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang salih yang memiliki kesabaran, yang bersyukur, yang mengingati Engkau dan yang memuji Engkau malam dan siang”.

Kemudian dongakkan pandangan ke langit dan buat pengakuan:
“Aku naik saksi tiada Tuhan melainkan Allah, Esa, tiada sekutu, dan aku naik saksi Muhamamd adalah hamba Allah dan Rasul-Nya. Daku berlindung dengan keampunan-Mu daripada azab-Mu. Daku berlindung dengan keredaan-Mu daripada murka-Mu. Daku berlindung dengan-Mu daripada-Mu. Aku tidak mampu mengenali-Mu sebagaimana Engkau kenali Diri-Mu. Aku tidak mampu memuji-Mu selayaknya. Daku adalah hamba-Mu, daku adalah anak kepada hamba-Mu. Dahiku yang di atasnya Engkau tuliskan takdir adalah dalam tangan-Mu. Perintah-Mu berlari menerusi daku. Apa yang Engkau tentukan untukku adalah baik bagiku. Daku serahkan kepada-Mu tanganku dan kekuatan yang Engkau letakkan padanya. Daku buka diriku di hadapan-Mu, mendedahkan semua dosaku. Tiada Tuhan kecuali Engkau, dan Engkau Maha Pengampun, aku yang zalim, aku yang berbuat kejahatan, daku menzalimi diriku. Untukku kerana daku adalah hamba-Mu ampunkan dosa-dosaku. Engkau jualah Tuhan, hanya Engkau yang boleh mengampunkan”.

Kemudian menghadap ke arah kiblat dan ucapkan:
“Allah Maha Besar! Segala puji untuk-Nya. Aku ingat dan membesarkan-Nya”.

Kemudian ucapkan sepuluh kali:
“Segala kemenangan buat Allah”.

Kemudian ucapkan sepuluh kali:
“Segala puji dan syukur untuk Allah”.

Kemudian ucapkan sepuluh kali:
“Tiada Tuhan melainkan Allah”.

Kemudian lakukan sembahyang sepuluh rakaat, dua rakaat satu salam. Nabi s.a.w bersabda, “Sembahyang malam dua, dua”. Allah memuji orang yang bersembahyang malam.

“Dan di sebahagian malam hendaklah engkau sembahyang tahajjud sebagai sembahyang sunat untukmu, supaya Tuhanmu bangkitkan kamu di satu tempat yang terpuji”. (Surah Bani Israil, ayat 79).

“Renggang rusuk-rusuk mereka dari tempat tidur, dalam keadaan menyeru Tuhan mereka dengan takut dan penuh harapan, dan sebahagian daripada apa yang Kami kurniakan itu mereka belanjakan”. (Surah as-Sajadah, ayat 16 & 17).

Kemudian pada akhir malam bangun semula untuk mengerjakan sembahyang witir tiga rakaat, sembahyang yang menutup semua sembahyang-sembahyang pada hari itu. Pada rakaat ketiga selepas al-Faatihah bacakan satu surah dari Quran, kemudian angkatkan tangan seperti pada permulaan sembahyang sambil ucapkan “Allahu Akbar!” dan bacakan doa qunut. Kemudian selesaikan sembahyang seperti biasa.

Setelah matahari terbit orang yang di dalam suluk perlu melakukan sembahyang isyraq, sembahyang yang menerangi, dua rakaat. Selepas itu melakukan sembahyang istihadha’ dua rakaat, mencari perlindungan dan keselamatan daripada syaitan. Pada rakaat pertama selepas al-Faatihah bacakan surah al-Falaq. Dalam rakaat kedua selepas al-Faatihah bacakan surah an-Nas.

Bagi mempersiapkan diri untuk hari itu lakukan sembahyang sunat istikharah, sembahyang meminta petunjuk Allah untuk keputusan yang benar pada hari itu. Pada tiap rakaat selepas al-Faatihah bacakan ayat al-Kursi. Kemudian tujuh kali surah al-Ikhlas. Kemudian pagi itu lakukan sembahyang dhuha, sembahyang kesalihan dan kedamaian hati. Lakukan enam rakaat. Bacakan surah asy-Syams dan surah ad-Dhuha. Sembahyang dhuha diikuti oleh dua rakaat kaffarat, sembahyang penebusan terhadap kekotoran yang mengenai seseorang tanpa boleh dielakkan atau disedari. Tersentuh dengan kekotoran walaupun secara tidak sengaja masih berdosa, boleh dihukum. Ini boleh berlaku walaupun di dalam suluk, misalnya melalui keperluan tubuh badan. Nabi s.a.w bersabda, “Jaga-jaga dari najis – walaupun ketika kamu kencing, satu titik tidak mengenai kamu – kerana ia adalah keseksaan di dalam kubur”. Setiap rakaat, selepas membaca al-Faatihah bacakan surah al-Kausar tujuh kali.

Satu lagi sembahyang – panjang, walaupun empat rakaat – harus dilakukan dalam satu hari semasa khalwat atau suluk. Ini adalah sembahyang tasbih – sembahyang penyucian atau pemujaan. Jika seseorang itu mengikuti mazhab Hanafi dia melakukannya empat rakaat satu salam. Jika dia berfahaman Syafi’e dilakukannya dua rakaat satu salam, dua kali. Ini jika dilakukan di siang hari. Jika dilakukan malam hari Hanafi dan Syafi’e sependapat, dua rakaat satu salam, dua kali.

Nabi s.a.w memberitahu mengenai sembahyang ini kepada bapa saudara baginda, Ibnu Abbas, “Wahai bapa saudaraku yang ku kasihi. Ingatlah aku akan berikan kepada kamu satu pemberian. Perhatikanlah aku akan Sampaikan kepada kamu satu yang sangat baik. Ingatlah aku akan berikan kepada kamu kehidupan dan harapan baharu. Ingatlah aku akan berikan kepada kamu sesuatu yang bernilai sepuluh daripada perbuatan-perbuatan yang baik. Jika kamu kerjakan apa yang aku beritahu dan ajarkan kepada kamu Allah akan ampunkan dosa-dosa kamu yang lalu dan yang akan datang, yang lama dan yang baharu, yang kecil dan yang besar. Lakukan secara diketahui atau tidak diketahui, secara tersembunyi atau terbuka”.

“Engkau kerjakan sembahyang empat rakaat. Pada tiap-tiap rakaat selepas al-Faatihah kamu bacakan satu surah dari Quran. Ketika kamu berdiri bacakan lima belas kali:

Subhana Llahi il-hamdu li-Llahi la ilaha illa llahu wa-llahu akbar, wa-la hawla wa-la quwwata illa billahil l-‘Ali I-‘Azim.

Bila kamu rukuk, tangan di atas lutut, bacakan sepuluh kali. Ketika berdiri ulanginya sepuluh kali lagi. Ketika kamu sujud bacakan sepuluh kali. Bila kamu bangun dari sujud bacakan sepuluh kali. Ketika duduk bacakan sepuluh kali. Sujud semula bacakan sepuluh kali. Duduk semula bacakan sepuluh kali. Kemudian bangun untuk rakaat kedua. Lakukan serupa untuk rakaat yang lain sehingga empat rakaat”.
“Jika kamu mampu lakukan sembahyang ini setiap hari. Jika tidak lakukan sekali sebulan. Jika tidak mampu juga lakukan sekali setahun. Jika masih tidak mampu lakukan sekali seumur hidup”.

Jadi, empat rakaat itu tasbih diucapkan sebanyak tiga ratus kali. Sebagaimana Nabi s.a.w ajarkan kepada bapa saudara baginda Ibnu Abbas, dianjurkan juga kepada orang yang bersuluk melakukan sembahyang tersebut.

Selain daripada tugas tersebut orang yang di dalam suluk juga dianjurkan membaca Quran sekurang-kurangnya sebanyak 200 ayat sehari. Dia juga hendaklah mengingati Allah secara terus menerus dan menurut suasana rohani, samada menyebut nama-nama-Nya yang indah secara kuat atau senyap di dalam hati. Ingatan di dalam hati secara senyap hanya bermula bila hati kembali jaga dan hidup. Bahasa zikir ini adalah perkataan rahsia yang tersembunyi.

Setiap orang mengingati Allah menurut keupayaan masing-masing. Allah berfirman:
“Hendaklah kamu sebut Dia sebagaimana Dia pimpin kamu”. (Surah al-Baqarah, ayat 198).

Ingatlah kepada-Nya menurut kemampuan kamu. Pada setiap tahap kerohanian ingatan itu berbeza-beza. Ia mempunyai satu nama lagi, ia mempunyai satu sifat lagi, satu cara lagi. Hanya orang yang ditahap itu tahu zikir yang sesuai.

Orang yang di dalam suluk juga dianjurkan membaca surah al-Ikhlas seratus kali sehari. Perlu juga membaca Selawat seratus kali sehari. Dia juga perlu membaca doa ini sebanyak seratus kali:

“Astaghfirullah al-‘Azim, la ilaha illa huwal – Hayyul-Qayyum – mimma qaddamtu wa-ma akhkhartu wa-ma ‘alantu wa-ma asrartu wa-ma anta a’lamu bihi minni. Anta l-Muqaddimu wa-antal Muakhkhiru wa-anta ‘ala kulli syai in Qadir”.

Masa yang selebihnya setelah dilakukan ibadat-ibadat yang telah dinyatakan, gunakan untuk membaca Quran dan lain-lain pekerjaan ibadat. @@@

Categories: IJASAH KITAB SIRRUL ASROR SYEKH ABDUL QADIR AL JAELANI | 14 Komentar

IJASAH-IJASAH KH ABDUL HAMID PASURUAN


kh abdul hamid kwaSuatu ketika ada seseorang meminta nomer togel ke Kyai Hamid. Oleh Kyai Hamid diberi dengan syarat jika dapat togel maka uangnya harus dibawa kehadapan Kyai Hamid. Maka orang tersebut benar-benar memasang nomer pemberian Kyai Hamid dan menang. Saran ditaati uang dibawa kehadapan Kyai Hamid. Oleh kyai uang tersebut dimasukan ke dalam bejana dan disuruh melihat apa isinya. Terlihat isinya darah dan belatung. Kyai Hamid berkata “tegakah saudara memberi makan anak istri saudara dengan darah dan belatung?” Orang tersebut menangis dan bertobat.

Setiap pergi ke manapun Kyai Hamid selalu didatangi oleh umat, yang berduyun duyun meminta doa padanya. Bahkan ketika naik haji ke mekkah pun banyak orang tak dikenal dari berbagai bangsa yang datang dan berebut mencium tangannya. darimana orang tau tentang derajat Kyai Hamid? Mengapa orang selalu datang memuliakannya? Konon inilah keistimewaan beliau, beliau derajatnya ditinggikan oleh Allah SWT.

Pada suatu saat orde baru ingin mengajak Kyai Hamid masuk partai pemerintah. Kyai Hamid menyambut ajakan itu dengan ramah dan menjamu tamunya dari kalangan birokrat. Ketika surat persetujuan masuk partai pemerintah itu disodorkan bersama pulpennya, Kyai Hamid menerimanya dan menandatanganinya. Anehnya pulpen tak bisa keluar tinta, diganti polpen lain tetap tak mau keluar tinta. Akhirnya Kyai Hamid berkata: “Bukan saya yang gak mau tanda tangan, tapi bolpointnya gak mau”. Itulah Kyai Hamid dia menolak dengan cara yang halus dan tetap menghormati siapa saja yang bertamu kerumahnya.

Inilah beberapa dari banyak karomah Kyai Hamid. Kyai Hamid adalah realita nyata tentang munculnya seorang hamba Allah yang mempunyai kekuatan ma’rifat billah yang mumpuni dan kekuatan musyahadah atas nur tajalli dengan maqam wilayah yang amat tinggi. Dan kekuatan tersebut tentu tidak mungkin beliau dapatkan dengan serta merta tanpa melalui tahapan-tahapan amaliyah dan maqamat tarekat yang beliau jalani dan beliau istiqamahkan. Setidaknya -dari sirah Kyai Hamid yang dapat kita baca-, kualitas amaliyah dan maqamat itulah yang selalu beliau pancarkan dalam setiap gerak langkah beliau. Kewara’an, kezuhudan, ketawadlu’an, kesabaran, keistiqamahan, dan riyadlah.

Dan yang jelas, kekuatan ma’rifat dan wilayah tersebut hingga saat ini telah menjadi hamparan hikmah yang maha luas dan menebarkan harum pada sanubari tiap orang yang mengenalnya. Hingga siapapun tak akan pernah kehabisan untuk mengais suri tauladan atas keagungan akhlaknya dan menempa keberkahan yang telah beliau sebarkan dalam setiap relung hati dan palung hidup kita.

Sebelum menjadi kyai, semasa beliau mondok di Termas, Abdul Hamid (nama asli Kyai Hamid) banyak melakukan suluk tarekat secara sirri. Seperti sering pergi ke gunung dekat pondok Termas untuk melakukan khalwat dan dzikir. Tapi kalau ada orang datang, ia pura-pura mantheg (mengetapel) agar orang tidak tahu bahwa dia sedang berkhalwat. Amalan wirid juga sering beliau baca disela-sela aktifitasnya sebagai seorang santri. Bahkan, ketika sering diajak begadang untuk mencari jangkrik, Kyai Hamid segera membaca wirid ketika teman-temannya tidak melihatnya.

Lambat laun, aktifitas suluk Kyai Hamid dengan dzikir sirri (qalbi) dan membaca awrad semakin intens dilakukan di kamar Pondok. Bahkan diceritakan, semakin hari, Kyai Hamid semakin jarang keluar dari kamar untuk melakukan dzikir dan wirid tarekat tersebut. Sampai-sampai, kawan-kawannya menggodanya dengan mengunci pintu kamar dari luar.

Beliau bersikap hormat pada siapapun. Dari yang miskin sampai yang kaya, dari yang jelata sampai yang berpangkat, semua dilayaninya, semua dihargainya. Misalnya, bila sedang menghadapi banyak tamu, beliau memberikan perhatian pada mereka semua. Mereka ditanyai satu per satu sehingga tak ada yang merasa disepelekan. “Yang paling berkesan dari Kiai Hamid adalah akhlaknya: penghargaannya pada orang, pada ilmu, pada orang alim, pada ulama. Juga tindak tanduknya,” kata Mantan Menteri Agama, Prof. Dr. Mukti Ali, yang pernah menjadi junior sekaligus anak didiknya di Pesantren Tremas.

Beliau sangat menghormat pada ulama dan habaib. Di depan mereka, sikap beliau layaknya sikap seorang santri kepada kiainya. Bila mereka bertandang ke rumahnya, beliau sibuk melayani. Misalnya, ketika Sayid Muhammad ibn Alwi Al-Maliki, seorang ulama kondang Mekah (yang baru saja wafat), bertamu, beliau sendiri yang mengambilkan suguhan, lalu mengajaknya bercakap sambil memijatinya. Padahal tamunya itu lebih muda usia.

Sikap tawadhu’ itulah, antara lain, rahasia “keberhasilan” beliau. Karena sikap ini beliau bisa diterima oleh berbagai kalangan, dari orang biasa sampai tokoh. Para kiai tidak merasa tersaingi, bahkan menaruh hormat ketika melihat sikap tawadhu’ beliau yang tulus, yang tidak dibuat-buat. Derajat beliau pun meningkat, baik di mata Allah maupun di mata manusia. Ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW., “Barangsiapa bersikap tawadhu’, Allah akan mengangkatnya.”

Beliau sangat penyabar, sementara pembawaan beliau halus sekali. Sebenarnya, di balik kehalusan itu tersimpan sikap keras dan temperamental. Hanya berkat riyadhah (latihan) yang panjang, beliau berhasil meredam sifat cepat marah itu dan menggantinya dengan sifat sabar luar biasa. Riyadhah telah memberi beliau kekuatan nan hebat untuk mengendalikan amarah.

Beliau, misalnya, dapat menahan amarah ketika disorongkan oleh seorang santri hingga hampir terjatuh. Padahal, santri itu telah melanggar aturan pondok, yaitu tidak tidur hingga lewat pukul 9 malam. Waktu itu hari sudah larut malam. Beliau disorongkan karena dikira seorang santri. “Sudah malam, ayo tidur, jangan sampai ketinggalan salat subuh berjamaah,” kata beliau dengan suara halus sekali.

Beliau juga tidak marah mendapati buah-buahan di kebun beliau habis dicuri para santri dan ayam-ayam ternak beliau ludes dipotong mereka. “Pokoknya, barang-barang di sini kalau ada yang mengambil (makan), berarti bukan rezeki kita,” kata beliau.

Pada saat-saat awal beliau memimpin Pondok Salafiyah, seorang tetangga sering melempari rumah beliau. Ketika tetangga itu punya hajat, beliau menyuruh seorang santri membawa beras dan daging ke rumah orang tersebut. Tentu saja orang itu kaget, dan sejak itu kapok, tidak mau mengulangi perbuatan usilnya tadi. Beliau juga tidak marah ketika seorang yang hasud mencuri daun pintu yang sudah dipasang pada bangunan baru di pondok.

Melalui riyadhah dan mujahadah (memerangi hawa nafsu) yang panjang, beliau telah berhasil membersihkan hati beliau dari berbagai penyakit. Tidak hanya penyakit takabur dan amarah, tapi juga penyakit lainnya. Beliau sudah berhasil menghalau rasa iri dan dengki. Beliau sering mengarahkan orang untuk bertanya kepada kiai lain mengenai masalah tertentu. “Sampeyan tanya saja kepada Kiai Ghofur, beliau ahlinya,” kata beliau kepada seorang yang bertanya masalah fiqih. Beliau pernah marah kepada rombongan tamu yang telah jauh-jauh datang ke tempat beliau, dan mengabaikan kiai di kampung mereka. Beliau tak segan “memberikan” sejumlah santrinya kepada KH. Abdur Rahman, yang tinggal di sebelah rumahnya, dan kepada Ustaz Sholeh, keponakannya yang mengasuh Pondok Pesantren Hidayatus Salafiyah.

Menghilangkan rasa takabur memang sangat sulit. Terutama bagi orang yang memiliki kelebihan ilmu dan pengaruh. Ada yang tak kalah sulitnya untuk dihapus, yaitu kebiasaan menggunjing orang lain. Bahkan para kiai yang memiliki derajat tinggi pun umumnya tak lepas dari penyakit ini. Apakah menggunjing kiai saingannya atau orang lain. Kiai Hamid, menurut pengakuan banyak pihak, tak pernah melakukan hal ini. Kalau ada orang yang hendak bergunjing di depan beliau, beliau menyingkir. Sampai KH. Ali Ma’shum berkata, “Wali itu ya Kiai Hamid itulah. Beliau tidak mau menggunjing (ngrasani) orang lain.”

Kiai Hamid, seperti para wali lainnya, adalah tiang penyangga masyarakatnya. Tidak hanya di Pasuruan tapi juga di tempat-tempat lain. Beliau adalah sokoguru moralitas masyarakatnya. Beliau adalah cermin (untuk melihat borok-borok diri), beliau adalah teladan, beliau adalah panutan. Beliau dipuja, di mana-mana dirubung orang, ke mana-mana dikejar orang (walaupun beliau sendiri tidak suka, bahkan marah kalau ada yang mengkultuskan beliau).

Tanggal 9 rabiul awal 1403 H beliau berpulang ke rahmatulloh. Umat menangis, gerak kehidupan di Pasuruan seakan terhenti. Ratusan ribu orang membanjiri  Pasuruan, memenuhi relung Masjid Agung Al Anwar dan alun alun serta memadati gang dan ruas jalan. Beliau dimakamkan di belakang masjid agung Pasuruan. Ribuan umat menziarahinya setiap waktu mengenang jasa dan cinta beliau kepada umat.

Seperti kebanyakan para kiai, Kiai Hamid banyak memberi ijazah wirid kepada siapa saja. Biasanya ijazah diberikan secaara langsung tapi juga pernah memberi ijazah melalui orang lain. Diantara ijazah beliau adalah:

1. Membaca SURAT AL-FATIHAH 100 kali tiap hari. Menurutnya, orang yang membaca ini bakal mendapatkan keajaiban-keajaiban yang tak terduga. Bacaan ini bisa dicicil setelah sholat Shubuh 30 kali, selepas shalat Dhuhur 25 kali, setelah Ashar 20 kali, setelah Maghrib 15 kali dan setelah Isya’ 10 kali.

2. Membaca HASBUNALLAH WA NI’MAL WAKIL sebanyak 450 kali sehari semalam.

3. Membaca sholawat 1000 kali. Tetapi yang sering diamalkan Kiai Hamid adalah shalawat Nariyah dan Munjiyat.

4. Membaca kitab DALA’ILUL KHAIRAT. Kitab yang berisi kumpulan shalawat.

5.  Wirid rutin AL-WIRD AL-LATHIF dan RATIB AL-HADDAD. Dua wirid yang diajarkan oleh Kyai Hamid dan diwariskan hingga sekarang kepada para santri dan keluarganya.

Terakhir, berikut Syiir doa beliau yang pernah dimuat di KWA

بسم الله الرّحمن الرّحيم

 

يَا رَبَّنا اعْتَرَفْنا * بِأَنَّنَا اقْتَرَفْنَا

Wahai Tuhan kami! kami mengakui telah berbuat dosa

 

وَاَنَّنَا اَسْرَفْنَا * عَلَى لَظَى اَشْرَفْنَا

Sungguh kami telah melampaui batas dan kami hampir masuk neraka ladho

 

فَتُبْ عَلَيْنَا تَوْبَةْ * تَغْسِلْ لِكُلِّ حَوْبَةْ

Maka berilah kami taubat, sucikanlah kami dari segala dosa

 

وَاسْتُرْ لَنَا الْعَوْرَاتِ * وَاَمِنِ الرَّوْعَاتِ

Tutuplah segala keburukan kami, amankanlah dari segala ketakutan

 

وَاغْفِرْ لِوَالِدِيْنَا * رَبِّ وَمَوْلُوْدِيْنَا

Wahai Tuhan ampunilah orang tua kami dan anak-anak kami

 

وَالْاَلِ وَالْاِخْوَانِ * وَسَائِرِالْخِلَّانِ

Ampunilah keluarga, teman-teman dan semua saudara

 

وَكُلِّ ذِيْ مَحَبَّةَ * أَوْ جِيْرَةٍ أَوْ صُحْبَحْ

Ampunilah kekasih, tetangga dan semua sahabat

 

وَالْمُسْلِمِيْنَ اَجْمَعْ * اَمِيْنَ رَبِّ اِسْمَعْ

serta semua muslim, Wahai Tuhan semoga Kau dengar kau kabulkan

 

فَضْلًا وَجُوْدًا مَّنَّا * لَا بِاكْتِسَابٍ مِنَّا
Dengan anugrah, kemurahan, dan kemuliaanMu, bukanlah sebab usaha kami

 

بِاالْمُصْطَفَى الرَّسُوْلِ * نَحْظَى بِكُلِّ سُوْلِ

Dengan wasilah Rasul Terpilih, kami peroleh segala permintaan

 

صَلَّى وَسَلَّمْ رَبِّ * عَلَيْهِ عَدَّ الْحَبِّ

Semoga Allah memberi rahmat dan keselamatan kepada Rasul sebanyak bijian (sebanyak-banyaknya).

 

وَاَلِهِ وَالصَّحْبِ * عَدَدَ طَشِّ السُّحْبِ

Kepada dan keluarganya sebanyak rintikan hujan yang turun

 

وَالْحَمْدُ لِلْاِلَهِ * فِيْ الْبَدْءِ وَالتَّنَاهِى

Segala puji bagi Allah dari permulaan dan penghabisan

 

@@@

WALLAHU A’LAM BISHAWAB.

@@@

Categories: IJASAH DZIKIR KH ABDUL HAMID PASURUAN | 19 Komentar

ANGGOTA KELUARGA KAMPUS WONG ALUS SEDUNIA (23 FEBRUARI 2014): MENCAPAI 6800 ORANG ANGGOTA LEBIH!!!


DISUSUN OLEH:
KI SELOR SELAWE

selor.KWA0025@gmail.com
KWA BANDUNG

Ass. Wr. Wb. Kepada Semua Sedulur KWA Bersama ini kami sampaikan Rekapitulasi Daftar Anggota KWA terbaru.

Daftar lama dapat di download di : http://www.ziddu.com/download/22658330/DaftarAnggotaSampaiTanggal30Juli2013.rar.html

dan ada juga di http://wongalus.wordpress.com/2013/07/31/15824/

BAGI SEDULUR YG INGIN DAFTAR MENJADI ANGGOTA KWA BARU, SILAHKAN TULIS di KOTAK KOMMENTAR DI ARTIKEL INI, IDENTITAS LENGKAP…

=============================================

6799 . R. Nuryadin / IDN – Kalsel – Banjarmasin – Jl. Kelayan A Gg. Taruna No.25 / 081952854123 / nrusmin28@gmail.com

6800 . Hariyanto / IDN – Jatim – Lamongan – / 081217628997 / soelaby@gmail.com

6801 . Dimasyqi Nur Shihab – Dimas / IDN – Jateng – Semarang – Tengaran / 085640422395 / dimasyqioke@yahoo.com

6802 . Rudi / IDN – Babel – Belitung – Tanjungpandan / 081929767887 / rudyforlan@yahoo.com

6803 . Sukamat Nur Handoyo / IDN – Jatim – Jember – Ambulu / +60176280016 / ahmaddani@446gmail.com

6804 . Annas Firdaus / IDN – Jateng – Demak – Kalikondang 03/III / 088806515424 / sammy.fear@gmail.com

6805 . M. Sholeh / IDN – Jabar – Bogor – Kp. Paski, Ds. Suka Maju, Kec. Mega Mendung / 085773175750 / m.sholehalpaskie@gmail.com

6806 . Muhammad Hasby / IDN – Kepri – Karimun – Jl. Batin Talib, Belat / 085374078694 / muhammadhasby33@gmail.com

6807 . Rifqi Maulana / IDN – Jateng – Batang – / 08563126356 – 085311777419 / achmad.maulana3@gmail.com

6808 . Iin Asikin / IDN – Jabar – Bekasi – Jl. Virus Raya RT.002/05 No.109, Bojong Rawa Lumbu, Kec. Rawa Lumbu / 089617956570 / sikin12345@gmail.com

6809 . Mochamad Afandi / IDN – Jatim – Surabaya – Kedung Baruk 106 / 082244487642 / fandialvin@gmail.com

6810 . Robes / IDN – Sumut – Labuhan Batu Selatan – Cikampak Pekan / 083197654455 / hyaqjuzs666@gmail.com

6811 . Tugimin / IDN – Jateng – Sukoharjo – Tepisari RT.1 RW.8, Polokarto / 081804537188 / tugimin@gmail.com

6812 . Faisal Hanafi / IDN – Jatim – Mojokerto – Ds. Suru, Dsn. Suru, Kec. Dawar / 085655589281 /

6813 . Agusur Budi Syahputra / IDN – Bali – Denpasar – Grogol Indah I B / 082144434171 / agusbudi704@ymail.com

6814 . Jokothole / IDN – Jateng – Pekalongan – / 087830942666 / dua.pusaka@gmail.com

6815 . Agung Wahyudianto / IDN – Jambi – Sarolangun – Ds. Meranti Jaya, Kec. Mandiangin / 082376763032 / wahyudiantoa@gmail.com

6816 . Danyang Blambangan / MAS – Malaysia – Johor Baharu – / +60177612314 – +60127399236 / danyang.dany@facebook.com

6817 . Ardhika / IDN – Sumut – Medan – / 085362221344 / ardhika.hendrawijaya@gmail.com

6818 . Wihlatul Aqso / IDN – Jateng – Pekalongan – Jl. Tunas Raya No.6, Bendan / 02858191903 / kenziearsy@gmail.com

6819 . Mohamad Riyan / IDN – Jateng – Brebes – Jatibarang / Telp ?? / sardidiplong@rocketmail.com

6820 . Budi Harjo Karto – Bhaka / IDN – Jabar – Indramayu – Karangmalang Gg.33 / 083824311112 / bhaka@mail.com

6821 . Muhamad Ady Soyann / IDN – Banten – Pandeglang – Kp. Saruni / 087773814466 / adysofyan16@gmail.com

6822 . Medy Wibowo / IDN – Jateng – Magelang – / 08175410337 / medywibowo@gmail.com

6823 . Endik Salam / IDN – Jatim – Sidoarjo – Perum Grand Indraprasta Prambon Blok B3/04 / 081240014229 / endik_salam@yahoo.com

6824 . Lukman Hakim – Elhak / IDN – Jabar – Bogor – / 081283839038 / lukmamhakim9@gmail.com

6825 . Indro W.S. / IDN – Jatim – Ponorogo – Ds. Galak, Kec. Slahung / 085785779999 / indru_gm@yahoo.co.id

6826 . Salachudin / IDN – Jateng – Temanggung – / 081328288204 / udin_asary@yahoo.com

6827 . Yupi Ansori / IDN – Jabar – Karawang – Dsn. 1, Wanajaya RT.05/02, Ds..Sarijaya, Kec. Majalaya / Telp ?? /

6828 . Ganjar Nurawan / IDN – Jabar – Bandung – Ds. Sukamanah / Telp ?? / ganjarnurawan@gmail.com

6829 . Heru Karyanto / IDN – Maluku Utara – Ternate – Jl. Pelabuhan Udaha, Rumah Dinas Bandar Udara, Kel. Tafure, Kec. Kota Ternate Utara / 082195055899 / karyantoheru@gmail.com

6830 . Aldi Nur Ardiansyah / IDN – Jateng – Brebes – Jl. Demang Sapingi, Ds. Dumeling, Kec. Wanasari / 085727212073 / aldynur6@gmail.com

6831 . Amirullah Hidayat / IDN – Jatim – Situbondo – Kp. Krajan RT.02 RW.03, Ds. Klatakan, Kec. Kendit / 082330617037 / amirullahssi@gmail.com

6832 . R. Hasan Karnain / IDN – Jatim – Sumenep – Perum. Graha H.R. Soemar’oem Blok I No.14, Kel. Pajagalan, Kec. Kota / 087850003773 / kanjengsupo73@gmail.com

6833 . Murdiyanto / IDN – Jatim – Lamongan – Ds. Sekaran, Kec. Sekaran / 081252386888 / murdiyanto40@gmail.com

6834 . Muhammad Al Azhari / IDN – NAD – – / 085361286782 / azhariaan92@yahoo.com

6835 . Iwan Gunawan / IDN – Jabar – Depok – / 085695967236 / iwangunawan277@gmail.com

6836 . Muhammad Akhir Ariffin / MAS – Malaysia – Selangor – Sg. Buloh / Telp ?? / pendita_gila007@yahoo.com

6837 . Cecep Sumantri / IDN – DKI – Jakbar – Kalideres / Telp ?? / cecep.sbtw@gmail.com

6838 . Rha.Zain Alim Elbadary / IDN – – – Alamat?? / 087855070666 / zaenalhalim@yahoo.com

6839 . Slamet Prihartanto / IDN – DKI – Jakbar – Kp. Banjir Kanal No.8, Grogol / 087880014940 / slamet.prihartanto@gmail.com

6840 . Yanto / IDN – Jateng – Sragen – Ngepungsari RT.16/06, Kwangen, Gemolong / 082323270471 / y141403@gmail.com

SALAM PASEDULURAN
=============

SEDANGKAN SEDULUR YANG DAFTAR ULANG, MENGUBAH, MENAMBAH DAN MEMPERBARUI DATA ATAU INGIN MENGETAHUI NOMOR KEANGGOTAAN :

6482 . Herman Suwandi / IDN – Jabar – Depok – Perum Nuansa Asri, Sawangan / 081311010115 / herman suwandi70@yaho.com

6450 . Stefan R. Amidarmo / IDN – DKI – Jaksel – Jl. Kangkung No.50, Kebayoran Lama / 0818345633 / stefan.rinaldi@gmail.com

5157 . Karimullah Bin Mohd / MAS – Malaysia – Kelantan – 93 Kampung Rahmat, Rantau Panjang / +60199100144 / karimullahmohd@gmail.com

6223 . Mahmudi / IDN – Riau – Rokan Hilir – Rantau Panjang Kiri, Kec. Kubu Babussalam / 085265300531 / mudywangsalee@yahoo.com

6466 . Nanang Kristianto / IDN – Sumut – Medan – Jl. Prasaja Timur No. K-528, Ds. Tanjung Rejo, Kec. Medan Sunggal / 081264644623 / nkris2009@yahoo.co.id

6497 . Roni – Karan / IDN – Lampung – Bandar Lampung – Jl. Teluk Ambon, Panjang / 089604518616 / kakaku132@gmail.comkaka12421@gmail.com

6491 . Dede Alfriandi / IDN – Kepri – Batam – Air Raja RT.03 RW.09, Kel. Tg. Sengkuang, Kec. Batu Ampar / 081536966636 / siliwangisangkan@yahoo.com

6490 . Siti Rohani / IDN – Jabar – Bekasi – Jl. Sasak RT.01 RW.05, Pondok Gede / 08987041008 / siti.molindo@gmail.com

2403 . Suhut Pramana / IDN – Riau – Siak – Lubuk Dalam / 085271316464 / ramarespect@yahoo.com

5368 . Imam Munandar / IDN – DKI – Jaksel – Jl. Setia Budi Karbela / 08778000271 / puputmunandar@gmail.com

6493 . Syaeful Hudha / IDN – Jateng – Semarang – Jl. Klipang – Asal: Ds. Winong, Kec. Kemiri, Kab. Purworejo, Jawa Tengah / 085642048309 / winongcity@gmail.comgusyudha65@gmail.com

6492 . M. Nurzen – Zen Bagoes / IDN – Jateng – Brebes – / 085715611159 / zenbagoes@yahoo.co.id

5601 . Asep Suja’a / IDN – Lampung – Way Kanan – Lk.II Pasar Banjit, Kec. Banjit / 085269004111 / asujaa82@gmail.com

6500 . Agus Irawan / IDN – Kalut – Tanjung Selor – Ds. Kelubir, Kec. Tanjung Palas Utara / 085246055205 / poetrakelubir@yahoo.com

4929 . Florian – Deno Yaun – RajaBayang / MAS – Malaysia – Sabah – Keningau / +60148354426 / king_shadow990@yahoo.com

6455 . Dani Bagas Indrawan / IDN – Jabar – Bogor – Jl. Ciawi RT.06/01, Kp.Wangun Atas / 087770610831 / ratukuncungputih@yahoo.com

6498 . Suparno / KSA – Arab Saudi – Riyadh – Asal: Ds. Karangrejo Lor RT.05 RW.02, Kec. Jakenan, Kab. Pati, Jawa Tengah / +966532617172 / suparnosuparno999@yahoo.com

1182 . Zainal Said / SIN – Singapura – Woodlands – / +6591190217 / zaisaid@hotmail.comzainalsaid@live.com.sg

6501 . Sukirdjo / IDN – DIY – Sleman – Dabag. RT.04 RW.27 No.33, Cc. Depok / 085643355535 / sukirdjodilo@yahoo.com

6502 . Ahwat Munardi – Nardi / IDN – DIY – Sleman – Karanggede, Sumberharjo, Prambanan / 087838808180 / ahwatm@gmail.com

0737 . Nazirwan Effendi / IDN – Kepri – Tanjung Pinang – Jl. Engku Putri Blok C No.3, Perum Bintan Mas, Depan Jamsostek / 085264083334 – 081277817473 – 081270056785 / waonebluess@gmail.comtayamunmun@yahoo.com

6308 . GMA. Ahmad Jaenuri / IDN – Jatim – Tuban – Cepokorejo, Palang / 087835231884 / zenafaura@gmail.com

6215 . Erwin Aditya / IDN – Sulsel – Makassar – Jl. Baji Dakka Raya No.36 / 082271232113 / erwinaditya318@yahoo.co.id

5903 . Lukman Jaelani / IDN – Jabar – Karawang – Klari / 08561081751 / lukman1948@gmail.comlukman9891@gmail.com

6493 . Syaeful Hudha / IDN – Jateng – Semarang – Jl. Klipang – Asal: Ds. Winong, Kec. Kemiri, Kab. Purworejo, Jawa Tengah / 085642048309 / winongcity@gmail.comgusyudha65@gmail.com

5195 . Iwan Hari R. – Julipat / IDN – Banten – Tangerang – Sepatan / 081808410022 / iwan_2@paramedis.org

6511 . Maya Hariyanti / IDN – Jatim – Sidoarjo – Perum Bumi Cabean Asri Blok L-2 No.32, Candi / 08113491607 / mayayanti001@gmail.com

5625 . I Faizal Tamami / IDN – Jateng – Rembang – Jl. Rembang – Blora Km.12, Ds. Sulang / 085643656580 / faizal_tama@rocketmail.com

6467 . Achmad Jamhari / IDN – Jatim – Jember – Jl. Perum Bumi Tegal Besar Blok BT39, Kec. Kaliwates / 081249081800 / raja_raung@yahoo.com

4168 . M. Jauharuddin Muthohar – Eyang Puser Bumi – Guru Besar dan Pendiri Perguruan Cahaya Kusuma / IDN – Jateng – Kendal – Dsn. Welang RT.01 RW.08, Ds. Tunggulsari, Kec. Brangsong / 085642807677 / jauharuddin@ymail.com

5038 . Tajul Arifin / IDN – Banten – Tangerang – Serpong / 081383032355 / ariefinn@yahoo.com

6724 . Irfan Yusuf / IDN – Jateng – Batang – / 085643984948 / iyusuf21@gmail.com

6725 . Kang Cecep Suryana / IDN – Jabar – Ciamis – / 087728255269 / cecep.suryana93@gmail.com

6726 . Ikwanto / IDN – Jateng – Pekalongan – / 089652971085 / revanikhwan@yahoo.com

6727 . Sudirman / IDN – Sulsel – Parepare – Jl. Lanumang 28 / 085242449201 / namridoex@hotmail.com

6728 . Moh. Jalal Ludin Assuyuti / IDN – Banten – Tangerang – Sukadiri / 089643831773 / djaloel@gmail.com

6729 . Taufik Nurtofan / IDN – Papua Barat – Kaimana – Kasuarina, Kroy / 085330937083 /

6730 . Kamto Handoko / IDN – Maluku – Maluku Tengah – Kobisonta, Masohi / 082238610895 / kamtohandoko@yahoo.com

6731 . Muhlasin / IDN – Jabar – Bekasi – Cikarang / 085224850334 / muhlasinhidayat@yahoo.co.id

6732 . Ulis Setiawan / IDN – Jateng – Boyolali – Simo / 08121518682 / ady.st82@yahoo.com

6733 . Mahesa / IDN – Banten – Serang – Serang Hijau Blok E-6 No.14 / 087771647551 / mahesa_jenar88@yahoo.co.id

6734 . Suci Rachmawati / IDN – Jatim – Mojokerto – Wonokusumo Gang II No.28, Mojosari / 085730132202 / su-ci@hotmail.com

6735 . Ajibayu Bawono / IDN – Banten – Tangerang – Jl. M. Soleh, Tk. Mutiara, RT.03/04 No.21, Kreo Cipadu, Ciledug / 087880841465 / ajibayub@yahoo.co.idajib001@kominfo.go.id

6736 . Rosmawati / MAS – Malaysia – Selangor – Klang / +60192043100 / wrazly@gmail.com

6737 . Eka Mardiyanto / IDN – Jatim – Sumenep – / 085736006321 / ekajettu@gmail.com

6738 . Sumber Winarko / IDN – Sulsel – Soppeng – / 085756918888 / wen.alinsky@gmail.com

6739 . Muhammad Ardi Mubarok / IDN – Jateng – Tegal – Adiwerna / 081902566190 / m.ardi885@gmail.com

6740 . Erwin Aja / IDN – – – Alamat?? / 085655494186 / erwinardianto85@yahoo.co.id

6741 . Wawa / IDN – Jabar – Bandung – / 085794712422 / wawa.prabu@yahoo.co.id

6742 . Wahyu / IDN – Jatim – Surabaya – / 085731880505 / mynetbisnis@gmail.com

6743 . Andriansyah – Aan / IDN – Sumsel – Palembang – Jl. PSI Lautan Lr. KB 2 No.603 35 Ilir / 085267075566 / aan@andriansyah.16mb.com

6744 . Mohd Shahrin Bin Idris / MAS – Malaysia – Johor – No.6 Jalan Pauh Dilayang, Taman Mina, Batu Anam, 85100 Segamat / +60127565631 / pppshahrin@gmail.com

6745 . Muh.As’ad / IDN – Sulbar – – / Telp ?? / fakultasteknik32@gmail.com

6746 . Effendi / IDN – Jatim – Mojokerto – / Telp ?? / cakpendik@gmail.com

6747 . Nugroho / IDN – Jabar – Bogor – Cileungsi / 087821096555 / jana.nugroho@gmail.com

6748 . Ifan Jaya / IDN – Sumsel – Palembang – / 081279882266 / ifanjaya14@gmail.comifanjaya41@gmail.com

6749 . Dadi / IDN – Jabar – Bandung – / Telp ?? / thedads123@gmail.com

6750 . Aang Hermawan / IDN – Jabar – Bekasi – Bekasi Regency 2 / 081317638000 / hermawancoke@gmail.com

6751 . Ali / KSA – Arab Saudi – Riyadh – / +966530069989 – +966533662904 / ali_laksan@yahoo.com

6752 . Muhammad Buna / KSA – Arab Saudi – Riyadh – / +966537219521 / muhammad.buna@yahoo.com

6753 . Feri Abdi / IDN – Jatim – Sumenep – Pakandangan Sangra Bluto / 087702044442 /

6754 . Jasmar / IDN – Jabar – Bekasi – Harapan Indah / 083897956610 / rynsyaputra@gmail.com

6755 . Hermansyah – Mancanegara / IDN – Sumsel – Prabumulih – Jl. Gunung Kemala RT.5 RW.2, Kel. Anak Petai, Prabumulih Utara / 085269716343 / nmanca@rocketmail.comancha699@gmail.com

6756 . Aga / IDN – Jatim – Sampang – Jl Suhada / 08988538490 / arispd123@gmail.com

6757 . Ariyanto / IDN – DKI – Jakbar – Kp. Belakang RT.05 RW.03, Kel. Kamal, Kec. Kalideres / 02194045570 / ariyant.desta@gmail.com

6758 . Ipin Saripin / IDN – Jateng – Boyolali – Perum Ngaru-Aru Indah Blok E.10, Ds. Ngaru-Aru, Banyudono / 081326525249 / ipinsaripin24@gmail.com

6759 . Suto Wihayat / IDN – Jabar – Bekasi – / 081585774187 / stoner.wihayat7@gmail.com

6760 . Kamal Abdul Rochman / IDN – Jatim – Tuban Dan Madura – / 087725335177 / rochman_kamaru@yahoo.co.id

6761 . Asmadi Faizal / MAS – Malaysia – Selangor – Shah Alam / +60176372279 / eeezal@yahoo.com

6762 . Usmai Efendi / IDN – Sumbar – Padang – Jl. Pasar Lalang, Kuranji / Telp ?? / rudi.ema@gmail.com

6763 . Sarjio / IDN – Jateng – Tegal – / Telp ?? /

6764 . Annuar Ismail / MAS – Malaysia – Melaka – Serkam / +60166311625 / nuaryl@yahoo.com.sg

6765 . Andre Leonidha / IDN – Jabar – Bandung Barat – Cicarita No.86, RT 04/18, Ciwaruga / 082127062002 / group.leonidha@gmail.com

6766 . Nunung Riyanto / IDN – Papua Barat – Manokwari – / 081344078247 / nunungriyantoko@gmail.com

6767 . Munif / IDN – Jateng – Kudus – Kauman, Jekulo / 08122761528 / radensutowungu@ymail.comabdie.catania@yahoo.com

6768 . M. Lukman Hakim / IDN – Kalsel – Banjarbaru – / 085228071056 / gushakim@gmail.com

6769 . Heru / IDN – DIY – Yogyakarta – / 08112555797 / boombox.designs4you@gmail.com

6770 . Slamet Wilujeng / IDN – Jatim – Blitar – / 087756350155 /

6771 . Riento / IDN – Jateng – Cilacap – / 087780971838 /

6772 . Hari Yadi / IDN – Kalbar – Pontianak – / 081345700356 / hyadi170@gmail.com

6773 . Widiro Windaryudha Pratama / IDN – Jateng – Semarang – Asrama Polisi Sendangmulyo Blok i No.4 RT.05 RW.10, Kel. Sendangmulyo, Kec. Tembalang / 083838915791 / yudha_pratama1990@yahoo.com

6774 . Sutrisno / IDN – Banten – Tangerang – Kp. Tipar Raya RT.02/05, Kec. Jambe / 08989615263 / tjisunk.lee@gmail.com

6775 . Hendra Diansyah / IDN – Jatim – Situbondo – Panarukan Pesisir Utara / 085330201321 /

6776 . Azzhian Bimasakti / IDN – Lampung – – / 08975481322 / ibenk.dgc@gmail.com

6777 . Joko Kitir / IDN – Lampung – – / 085366775539 / abadikurniawan@ymail.com

6778 . Suparjo / IDN – Jateng – Semarang – / 081215454596 / supar69@gmail.com

6779 . Sigit Primayoga / IDN – Jabar – Bekasi – Perum. Margahayu, Bekasi Timur / 081511374902 / sigitprimayoga@yahoo.com

6780 . Rahmat Rumanta Nasution / IDN – Sumbar – Padangsidimpuan – Jl. Soedirman Ex: Merdeka No.424 / 082167521334 / samantha_origane@ymail.com

6781 . Hardiman Ade Syafei / IDN – DIY – Sleman – Kaliurang KM.14 , Perum. Pamungkas Samping Masjid Al-Muhajirin / 082134313791 – BB: 75857DD3 /

6782 . Hengky Dwy Prayetno / IDN – Jatim – Tuban – Jl. Kaswari G-61, Perum. Tuban Akbar / 081217596789 / pribumikayangan@ymail.com

6783 . Eko Haryanto / IDN – Jateng – Surakarta – Jl. Suryo 86. Jagalan, Jebres / 081990999910 / haryantoeko17@yahoo.com

6784 . Muhamad Fery Ardian / IDN – DIY – Sleman – Perum Pandeansari Blok L-ll No.Ll, Condongcatur, Depok / 082137218812 / mochferyardian@gmail.com

6785 . Martan Basir / IDN – Maluku – Ambon – Bt. Merah / 082397412280 / martenbravo@gmail.com

6786 . Yudi Apriansyah / IDN – Lampung – Lampung Tengah – Lingk. I, Bandarjaya Barat / 085978015775 / yudiapriansyah21@yahoo.com

6787 . Agung Wawan Zulfian / IDN – Jatim – Malang – Candi Mendut Selatan, Lowokwaru / 085954405030 / agungzulfian@gmail.com

6788 . Kurniawan Sumarna / IDN – Jabar – Cirebon – / 081909848286 / kusumarna@gmail.com

6790 . Sagita Permana / IDN – Jabar – Bandung – Dago / 082317111259 / sagitapermana14@yahoo.com

6791 . Peter / IDN – Jatim – Surabaya – Banyu Urip Kidul / 082231047108 / tokekw1@gmail.com

6792 . Didk S. / IDN – Jateng – Boyolali – Tegalrejo, Winong / 087838144315 / japemethedd@yahoo.co.id

6793 . Dwi Kus Hananto / IDN – Banten – Tangerang – Jl.Raya Serang Km.12½, Pasir Gadung, Cikupa / 085727090666 / dwikushananto.88@gmail.com

6794 . Rudianto Tambunan / IDN – Jabar – Bekasi – Perumahan Cikarang Baru, Jl. Rusa V Blok I RT. 04/09 No.107, Cikarang Jababeka / 081211677006 / ruditambunan74@yahoo.com

6795 . Pebri Suriawan / IDN – Sulsel – Makassar – Jl. Andalas No.08 Lrg.126 G / 04112631915 / psuriawan@yahoo.com

6796 . Fajar Khusaeni / IDN – DIY – Kulon Progo – Karang, Gerbosari, Samigaluh / 081804258248 / khusaenifajar@gmail.com

6797 . Lukman Gaib / IDN – Sulteng – Tolitoli – / 085341105446 / lukman.gaib2014@yahoo.com

6798 . Winalfi / IDN – Kalteng – Sampit – / 085252951565 / win.alfi@nokiamail.com
Bersambung……………………………………………………………

SALAM PASEDULURAN
================
※Comment Powered by KwaBerry® SmartBlog™

Categories: >DAFTAR ANGGOTA K.W.A, ANGGOTA KWA, ANGGOTA KWA PER 24 FEBRUARI 2014 | 351 Komentar

UPDATE TERBARU


MASTER – GURU KAMPUS WONG ALUS/KWA

 

Alamat Markas KWA: Mushola Balai Diklat Jl Majapahit 5 (sebelah Kompi Senapan 516) Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia. Buka setiap Kamis malam mulai pukul 20.00 WIB s/d selesai. Acara rutin: Dzikir/Wirid dan bakti sosial beragam hajat (gratis).

ANGKATAN XI

1. KI NAWAWI SUROPATI, Pasuruan, Phone 082334079399

2. KI IRVAN SUROPATI, Belitung Timur, Phone  081949200806

3. KI SIGIT SUROPATI, Sidoarjo, Phone 082245301000

4. KI ZAKI SUROPATI, Malaysia. Phone +60167762132

==================================================

ANGKATAN X

1. KI RAINAN  SOERJO MENTARAM, Blitar – Jatim, rainan44@gmail.com

2.  KI SUJONO SOERJO MENTARAM, Sidoarjo – Jatim.
Phone 087752903466

=================================================

ANGKATAN IX

1. KI KUSUMO ASHARI MONGROGO, Sumatera

2. KI KUSUMO EKO  MONGROGO, Jakarta

3. KI KUSUMO S.S MONGROGO, Sumatra

=================================================

ANGKATAN  VIII

1.  KI LU KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Timur

2.  KI SU KUSUMO YUDHO NEGORO, Bali

3.  KI YU KUSUMO YUDHO NEGORO, Yogyakarta

4.  KI YA KUSUMO YUDHO NEGORO, Jakarta 0812 9676 6923

5.  KI BU KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Timur

6.  KI DO KUSUMO YUDHO NEGORO, Bekasi

7.  KI RO KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Barat

================================================

ANGKATAN VII

1.  KI ANOM ‘INDRIAWAN’ PENANGGUNGAN, Pacitan 0823 3156 0636

2.  KI ANOM ‘TAHIR’ PENANGGUNGAN, Mimika – Papua 0815 4776 614

3.  KI ANOM ‘MURSALIM PENANGGUNGAN’, Tanah Merah – Papua 0812 8999 8118

4.  KI BIMO “S.A” PENANGGUNGAN, Surabaya

=================================================

ANGKATAN  VI

1.  KI ONTOREJO MUHAMMAD PENANGGUNGAN, Jambi 0896 9642 6286

2.  KI ONTOREJO SONI PENANGGUNGAN, Sidoarjo 0856 4848 4545

3.  KI ONTOREJO ADI PENANGGUNGAN, Tangerang 0813 8172 4964

4.  KI  ONTOREJO GATOT PENANGGUNGAN, Magelang 0856 4330 1388

 ============================================

ANGKATAN  V

1.  KI CAHYANTO PASOPATI TROWULAN, Kalimantan Selatan 0858 1414 7433

=================================================

ANGKATAN  IV

1.  KI NENGGALA DEDY PENANGGUNGAN, Jakarta 021 7169 4925

2.  KI NENGGALA CAHYA PENANGGUNGAN, Palembang 0812 7482 7071

================================================

ANGKATAN  III

1.  KI CAKRA RASYID PENANGGUNGAN, Jakarta 0977 8008 0019

2.  KI CAKRA SARYANTO PENANGGUNGAN, Purworejo 0857 4315 4447

3.  KI CAKRA MELSANOFRI PENANGGUNGAN, Palembang 0812 7854 474

4.  KI CAKRA WASLAN PENANGGUNGAN, Mimika Papua 0852 4490 0456

5.  KI CAKRA SAMSUL PENANGGUNGAN, Lampung Timur 0812 6601 4575

6.  KI CAKRA WIDODO PENANGGUNGAN, Pati Jateng 0856 4085 9477

7.  KI CAKRA AKBAR PENANGGUNGAN, Enrekang Sulsel 0819 4426 0882

================================================

ANGKATAN  II

1.  KI AGENG WAN MUHAMMAD PENANGGUNGAN, Malaysia tokkutan@gmail.com

================================================

ANGKATAN  I

1.  KI AGENG BAYU PENANGGUNGAN,  Jakarta  0877 7557 3775

2.  KI AGENG AGUNG PENANGGUNGAN, Kediri    0854 9183 905

3.  KI AGENG ISLANUDIN PENANGGUNGAN, Indramayu

4.  KI AGENG AGUS PENANGGUNGAN, Bekasi

5.  KI AGENG YOHAN PENANGGUNGAN, Cirebon

Categories: GURU KWA

NDILAT GENI SEMBUR GENI TAHAP AWAL NGELMU JAMASAN


Wongalus

Mendengar Istilah “jamasan”, pikiran kita langsung merujuk pada satu tradisi di Keraton yaitu memandikan pusaka-pusaka pada bulan Suro. Memandikan pusaka? Kenapa pusaka harus dimandikan? Nah, ritual jamasan seperti ini sebenarnya adalah simbolisasi dari membersihkan jasad dengan menggunakan salah satu anasir alam yaitu air.  

Ada banyak anasir alam selain air misalnya air, angin, tanah, kayu, api dan sebagainya.

Kita membersihkan jasad dengan kungkum atau mandi sehingga memerlukan air.  Pusaka kita tahu berisikan doa. Pusaka dibuat dengan riyadhoh puasa dan wirid sambil menempa besi yang dipanaskan. Oleh sebab itu pusaka perlu dijamasi agar kita senantiasa mensucikan pusaka yang berisi doa agar doa kita tetap berkaromah sebagai jembatan/sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba membahas tentang teknik menarik power api dengan jamasan. Jamasan menggunakan media api ini bertujuan untuk membersihkan seluruh tubuh eterik mulai rambut atau bulu, kulit, daging, darah, urat syaraf dan juga tulang sungsum dengan NIAT yaitu memunculkan daya kesaktian/daya kekuatan kepada diri sendiri maupun orang lain, mengobati orang sakit atau niat-niat lain yang baik.  Jadi energi api dalam jamasan digunakan untuk menumbuhkan daya keberanian, membakar penyakit dan juga menghilangkan rasa sakit.

Dalam sejarah, nenek moyang kita dulu sudah menggunakan ritual jamasan sejak jaman kuno mulai era Singosari – Kediri, Majapahit, Mataram,  dan seterusnya. Jamasan merupakan salah jenis bertapa yaitu “topo geni”. Selain topo geni, ada beberapa jenis bertapa misalnya topo air/topo kungkum, topo angin/berdzikir/wirid daim dalam hati, tarakbroto/berpuasa, tahan ngantuk tidak tidur. Kesemuanya itu dimaksudkan agar manusia bisa mendapatkan daya kesaktian/karomah dari Allah SWT yang Maha Kuat dan Maha Perkasa.

Setidaknya ada tujuh tataran/tingkatan/patrap yang harus dijalani untuk mendapatkan ilmu jamasan paling dasar adalah MENGHILANGKAN RASA TAKUT TERHADAP API MESKIPUN KITA TAHU API ITU PANAS. Setelah kita tidak memiliki rasa takut maka yang dilakukan adalah:

1. Tataran pertama membangunkan sedulur papat kelimo pancer

2. Tataran kedua mengamalkan  Carokowalik, mulai aksara Jawa HO sampai NGO kemudian naik dari NGO sampai HO

3. Tataran ketiga Ilmu Rajah Kolo Cokro sebagai pertanda hadirnya cahaya Guru Pribadi/Guru Sejati

4. Tataran keempat disebut mendudukkan raja di dalam diri alias “Nglungguhke Ratu”. Siapa ratu yang dimaksud? Siapa lagi kalau bukan Tuhan Yang Maha Kuasa di dalam diri kita?

5. Tataran kelima yaitu ilmu Caroko Kawedar, yaitu mewedar agar kita memahami hakekat aksara HO sampai NGO.

6. Tataran keenam disebut mendirikan guru sejati di alam kesejatian/alam kajaten

7. Tataran  ketujuh disebut ILMU PANGRACUTAN untuk mengetahui hidup sejati.

kwa9Terkait dengan tahapan paling dasar untuk membangkitkan keberanian dan kepasrahan kepada Allah SWT maka salah satu teknik untuk menjilat BESI membara sebagai berikut:

Siapkan sebuah angko/kompor arang atau apa saja yang bisa sebagai tempat pembakaran. Isilah dengan arang kayu lalu dibakar. Siapkan sebilah pisau; yang stainless steel (tahan karat) lebih baik, lalu pangganglah dalam tungku api tersebut. Tunggu hingga pisau berubah warna, hingga merah membara.

Untuk menambah keberanian dan kepercayaan diri baca doa atau mantra berikut ini (tidak wajib dibaca. Dibaca boleh/tidak dibaca tidak apa-apa yang penting yakin bahwa yang memberikan kekuatan kepada diri kita adalah Allah SWT ). Salah satu mantra yang sudah dimuat di blog KWA misalnya anda baca:

=ONO DZAT DAIM ONO PANGERAN IMAN ADEM ASREP KETIBAN IDUKU PUTIH LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAAH=

Tahan nafas lalu jilatlah pisau itu sebentar. Tahap awal pisau cukup disentuhkan ke lidah sebentar saja, jangan lama-lama. Jika sudah mulai terbiasa bisa dilakukan berkali-kali, 3 sampai 7 kali jilatan. Tidak akan terasa panas, jika anda pernah tanpa sengaja meminum segelas air panas, lidah jadi terasa kasar-pahit, nah seperti itulah rasanya.

Beberapa atraksi ilmu kanuragan biasanya melakukan pertunjukan jilat pisau/keris/tombak pusaka yang dibakar hingga membara. Atraksi seperti ini tak perlu memakai ilmu-ilmu gaib. Ini adalah hal yang logis bahwa lidah kita memiliki daya tahan terhadap logam yang panas yang dijilatkan dengan kecepatan tertentu.

Teknik lain untuk membangkitkan keberanian kedua adalah FIRE WALKING atau BERJALAN DI ATAS KOBARAN API.
Atraksi ini sering digunakan oleh para motivator dalam acara seminar-seminar motivasi diri dan tidak ada unsur gaib sama sekali. Kita pun bisa mencobanya.

Caranya: Siapkan arang kayu sepanjang 2 meter dengan lebar 30cm. Siramlah dengan minyak tanah sampai merata dan bakarlah. Untuk menambah keberanian dan kepercayaan diri berdoa membaca: Yaa Naaru kuuni bardan wasalaaman ( “wahai api, jadilah kamu dingin dan selamat”).

Nyalakan api dibagian ujung dan bagian tengah secara bersamaan. Berjalanlah dengan cepat, jangan menunggu hingga arang menjadi bara. Dalam beberapa atraksi ada juga yang menggunakan lem storlak yang dioles dikaki, agar tidak terasa terlalu panas. Dalam acara traning motivasi biasanya didahului dengan mencelupkan kaki ke dalam air.

Bila anda telah menguasai dan memiliki NGELMU JAMASAN ini, maka Insya Allah akan mendapatkan daya kesaktian dari Allah SWT yang banyak manfaatnya untuk masyarakat. Anda bisa  mengobati orang sakit dengan teknik menjilat bara api lalu menyemburkannya ke orang yang sakit dan dalam waktu singkat sembuh atas ijin Allah SWT.

@wongalus,2014

Categories: NGELMU JAMASAN | 25 Komentar

RAJAH BENTUK SANDAL RASULULLAH


KETIGA RAJAH DIBAWAH INI BERBENTUK SANDAL DARI RASULULLAH SAW YANG MENGANDUNG MAKNA KITA PERLU MENCINTAI RASULULLAH SAW.  SANDAL DI TELAPAK KAKI RASULULLAH LEBIH MULIA DAN LEBIH BERTUAH DARIPADA APAPUN ATAS IJIN ALLAH SWT. ORANG YANG MENGENAL CINTA AKAN MENGALAMI FANA-UR-RASUL SEBAGAI MAQOM MENUJU FANA FI ILLAH .

BENTUK SANDAL  MENJADI SIMBOL KEPADA PARA PENCINTA RASULULLAH SAW SEHINGGA SEGALA TINDAK-TANDUK, AMAL-PERBUATAN, BAHKAN APA SAJA HENDAKLAH SENTIASA ATAS JALAN DAN DI BAWAH PETUNJUK MUHAMMAD S.A.W. AGAR HIDUP KITA TIDAK MENYIMPANG MENUJU RIDHO ALLAH. SEHEBAT-HEBAT MAHKOTA PARA RAJA/PENGUASA TIDAK BISA DIBANDINGKAN DENGAN SANDAL  RASULULLAH S.A.W.

RAJAH SATU

jimat kwa 5Rupa bentuk rajahan ini tercatat dalam kitab Jawahirul Bihar karangan Syaikh Yusuf bin Ismail an Nabhani.

Apabila rajahan ini disimpan dalam rumah, maka rumah tersebut selalu mendapat perlindungan Allah dari berbagai marabahaya seperti kebakaran, kecurian dan sebagainya, serta penghuni-penghuni rumah tersebut akan memperolehi rahmat, barakah, keamanan, selama di rumah tersebut tiada suatu apapun yang menjadi pantangan masuk malaikat rahmat ke dalamnya.

Apabila rajah ini dibawa berpergian, maka perjalanannya diberkati dengan keamanan dan selamat serta berhasil. Apabila ditaruh di badan orang sakit, maka insya-Allah cepat disembuhkan Allah dengan keberkatan Sayyidina Empunya Rajah.

RAJAH DUA

jimat kwa6Bermuatan kecintaan kepada Junjungan Muhammad SAW. Demi kecintaan kepada Rasulullah, rajah ini dibuat mengandungi keberkatan rahasia dan keistimewaan di kalangan ulama sehingga dijadikan simbol bagi Thoriqot Ahmadiyyah Rasyidiyyah Dandarawiyyah di Mesir.

Kelebihannya ditulis Imam al Qasthaalani dalam kitabnya al Mawaahibul Laduniyah: disampaikan Syaikh Abu Ja’far Ahmad bin Abdul Majid: “Aku telah membuat rajah ini untuk seorang muridku, maka dia telah berjumpa denganku pada suatu hari dan dia mengatakan telah melihat tuah rajah ajaib ini. Isteriku telah ditimpa sakit yang berat hingga hampir meninggal, maka aku letakkan rajah pada tempat sakitnya dan berdoa “ALLOHUMMA ARINIY BAROKATA SHOHIBI HADZAN-NA’LI” ( Ya Allah, tunjukkanlah aku keberkatan Junjungan Nabi SAW), lalu dia disembuhkan Allah pada waktu itu juga.

Abu Ishaq  menulis telah berkata Abul Qaasim bin Muhammad : siapa yang membawa rajah ini dengan niat untuk mengambil berkat jadilah dia selamat daripada kejahatan penjahat, memperoleh kemenangan atas musuh dan mendapat penjagaan dari setan serta dipelihara dari kedengkian orang-orang yang hasud. Jika dibawa oleh orang perempuan hamil yang sakit karena akan bersalin maka akan segera melahirkan dengan pertolongan dan kekuatan Allah SWT.

RAJAH TIGA

jimat kwa7Rajahan ini berisi sanjungan kepada Rasulullah SAW. Syaikhul Hadits Maulana Zakaria al Kandahlawi dalam catatannya untuk kitab Syamail atTirmidzi menyatakan: Gambar rajah ini khasiatnya sangat banyak. Dengan menyimpan rajah ini, insya allah akan bertemu Rasulullah SAW, lepas dari ancaman orang zalim, mencapai kemasyhuran dan sukses cita-citanya.

SILAHKAN DIPRINT. SEMOGA BERMANFAAT

@wongalus,2014

Categories: RAJAH SANDAL RASULULLAH | 46 Komentar

CIPTAKAN KIAMAT SEKARANG === MENGENANG PROF. DR. DAMARDJATI SUPADJAR


KWA DAMARDJATI SUPADJAR

INI ADALAH ARTIKEL WAWANCARA SEBUAH MAJALAH KEPADA PAK DAMAR YANG SEDIKIT BANYAK MENGGAMBARKAN BAGAIMANA PEMIKIRAN PAK DAMAR YANG LINCAH, BERNAS, ORISINIL DAN BERBEDA DENGAN PENCERAMAH PADA UMUMNYA YANG  BIASANYA MEMBOSANKAN. 

Banyak isu yang menyuarakan bahwa kiamat akan datang pada 21 desember 2012. Dengan prediksi kalender bangsa Maya, beberapa gejolak alam akan muncul seperti bertabraknya benda-benda langit di luar angkasa yang berakibat buruk bagi dunia. Saat ini para ilmuwan sudah memantau aktifitasnya. Berawal dari itu, maka akan datang kisah bencana terbesar sepanjang sejarah dunia ini.

Manusia sudah berparadigma bahwa kiamat adalah akhir segala masa, akhir cerita kehidupan di dunia dan kehancurannya yang harus diyakini kebenarannya. Pada saat itu bumi tergoncang dan porak poranda. Langit berjatuhan dan makhluk keluar berlarian ketakutan. Sebuah pemandangan yang mengerikan.

Di dalam literatur umat islam sendiri, meyakini bahwa Kiamat adalah rahasia Tuhan yang tak satu orang pun tahu (buka surat luqman ayat 34, Fushilat 47, al-A’raf 187, dan lain-lain). Beberapa hadis pun tak mampu memprediksi, hanya sebatas memberi tanda-tanda.

Terlepas dari itu semua, seorang ahli filsafat jawa, Bapak Damardjati Supadjar mempunyai perspektif yang berbeda tentang Kiamat. Ia menerobos ruang pemikiran mendalam. Demikian wawancara crew IDEA yang berhasil berdialog dengan beliau pada tahun 2012.

Apakah bapak sepakat dengan pengertian kiamat sebagai hari akhir (yaumul akhir)?

Ya saya setuju. Karena saya masih beriman. Seperti halnya percaya dan yakin adanya Surga dan Neraka. Kiamat itu adalah Qiyamu Binafsihi nya Allah. Pada hari itu, kita akan berjumpa denganNya melalui mata Nya yang ada pada kita. Tapi bukan berarti Tuhan punya hobi hancur-menghancurkan. Karena Qiyam itu Jumeneng yang artinya bebas dari kacau balau orang.

Lantas, apa sebenarnya kiamat itu (dalam perspektif jawa)?

Kiamat itu adalah Revolusi Spiritual. Proses merubah diri kita kepada kesadaran bahwa semua yang dimiliki adalah milikNya. Atau boleh dikatakan meng-nol-kan diri. Maka segala aturan dari pemilik raga ini ya.. harus dipatuhi. Maksudnya adalah kembalinya segala urusan ke tangan Tuhan seperti rukun Ihsan. Kita melihat seperti Allah mirsani. Karena Allah menjadi mata untuk melihat, menjadi telinga untuk mendengar, menjadi kaki untuk melangkah. Itulah yang dimaksud dengan proses yang tidak sampai dan digantikannya menjadi yaumudin.

Hari Kiamat harus dipahami sebagai acuan revolusi spiritual tanpa huru hara tanpa berdarah-darah yaitu wudhu existensial (ora ono opo-opo kejobo sing kondo)/ tidak punya rasa punya. Inna Lillahi wa Inna Ilaihi rajiun

Apa rumus revolusi?

Revolusi bukan evolusi. Evolusi itu proses, seolah-olah menunggu hingga sampai kepadaNya. Proses perjumlahan, bulan ke tahun ke abad ke millenium dan lain sebagainya. Kalau revolusi itu menuju Ilahiyah. Harus syariat, tarekat, hakikat, dan makrifat. Syariat itu informatif, makanya harus diulang-ulangi. Kemuadian tarekat itu transformatif. Ketika sudah mencapai derajat itu harus ada kemampuan atau skill mengubah diri dari diri yang bermasalah namanya nafsu amarah menjadi diri yang diridhoi Gusti Allah. Di pewayangan jawa itu nafsu ada 4, ireng (lawamah), abang (amarah), kuning (sufiyah), putih (muthmainnah). Nafsu itu terminal kedirian

Konsep tentang kiamat seperti apa pak?

Konsep kiamat itu semestinya mengantarkan kita pada jumenengane kebenaran atas kebatilan. Kita merubah diri kita menjadi manusia yang lurus/ benar dan berusaha meninggalkan hal-hal yang tidak baik.

Bagaimana aplikasi kesuksesan revolusi itu?

Harus melahirkan temuan-temuan ilmiyah yang baru. Karena kita punya potensi yang dititipkan Tuhan, maka kita wajib mengolahnya.

Rumus kecerdasan untuk kiamat?

Kalau makrifat itu mental age. Kiamat: Cronological age. Pada saat itu kamu akan menjadi pembaca terhandal atas amalmu.pada hari itu kita menjadi hakim sendiri atas amal kita. Maka sebelum itu, harus mempersiapkan diri dengan cara bermuhasabah yang ditempuh dengan Makrifat kepadaNya. Dengan kesungguhan 100%, kita akan mencapai pada timbangan kanan lebih berat.

MA (mental age) x 100%

CA (Cronological age)

Kapan kiamat itu datang?

Kiamat itu bukan satuan waktu yang ditunggu, ini adalah perspektif sebagian orang yaitu menunggu kedatangan kiamat. Mereka tidak melakukan perubahan apa-apa, hanya menanti bahwa kiamat akan datang di akhir zaman. Orang yang masih terkurung oleh satuan waktu menganggap kiamat itu belum datang alias “nanti”. Orang yang sudah istiqamah, memilih jalan langsung ke shiratal mustaqim, maka kiamat itu sekarang juga bahwa segala urusan di tangan Tuhan. Itulah revolusi spiritual.

Kesimpulannya?

Kiamat itu menyadarkan untuk tahu diri. Ketika orang itu tahu kiamat berarti ia tahu ia harus menyadari diri. Maka mulai sekarang kita harus melakukan revolusi spiritual yaitu meng-nol kan diri kita menuju jumenengane ati, hati menjadi jernih untuk kembali pada Gusti Allah. Maka segera mungkin kita ciptakan kiamat sekarang.

Sumber: MAJALAH IDEA, 2012

LINK PIDATO PAK DAMAR DI YOUTUBE SAAT ACARA RENAISSANCE BUDAYA NUSANTARA YANG LUCU, SEGAR DAN MENGGUGAH:

@@@

Categories: DAMARDJATI SUPADJAR, DAMARDJATI SUPADJAR 2, DAMARDJATI SUPADJAR 3, DAMARDJATI SUPADJAR 4, PROF DAMARDJATI SUPADJAR BERPULANG | 7 Komentar

==INNALILLAHI WAINNA ILAIHI ROJIUN==


PROF DR DAMARDJATI SUPADJAR KWA

PROF DR DAMARDJATI SUPADJAR KWA2DUNIA SPIRITUAL BERDUKA…. Telah pulang ke Rahmat Allah SWT, Waliyullah, Sufi dan Filsuf PROF DR DAMARDJATI SUPADJAR. Beliau Guru Spiritual Tercinta Kami, Panutan dan Bapak Kami, Ulama yang sangat sering mengisi pengajian di masjid-masjid Jogjakarta, pengisi radio dan media massa,  penceramah di berbagai forum ilmiah, Penulis Buku-buku, Peletak dasar Filsafat Jawa spesialis Filsafat Ketuhanan, Penasehat Spiritual Kraton Ngayogyakarto Hadiningrat, Wali Kesepuluh di Jawa (Meminjam Istilah Cak Nun, Emha Ainun Nadjib), Guru Besar Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) menghembuskan napas terakhir di rumahnya di Saren, Gentan Sariharjo Ngaglik, Sleman, Jogjakarta, pukul 17.00 WIB, Senin (17/2).

Pagi ini akan disemayamkan di Balairung UGM Jogjakarta sebelum dikebumikan di tanah kelahirannya  Losari, Grabag, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (18/2). Persemayaman ini merupakan bentuk penghormatan terakhir seluruh civitas akademika UGM kepada jasa Prof DR Damardjati.

SUGENG TINDAK… SELAMAT JALAN… PAK DAMAR, INSYA ALLAH KITA SEMUA NANTI BERTEMU DI ALAM KESEJATIAN.

ttd

KI WONGALUS

berikut link di blog KWA terkait artikel-artikel yang pernah saya tulis tentang sosok pribadi Pak Damar yang INSPIRATIF, SEDERHANA, BANYAK SEDEKAH, DAN “ORA DUWE RASA DUWE”  itu…

ARTIKEL TANGGAL 17 MEI 2009

http://wongalus.wordpress.com/2009/05/17/gerimis-kenangan-dari-pencari-yang-terlupakan/?relatedposts_exclude=17163

ARTIKEL TANGGAL 18 MEI 2009

http://wongalus.wordpress.com/2009/05/18/memahami-damardjati-supadjar-bag-2/?relatedposts_exclude=17163

ARTIKEL TANGGAL 20 MEI 2009
http://wongalus.wordpress.com/category/damardjati-supadjar-3/

ARTIKEL TANGGAL 22 MEI 2009

http://wongalus.wordpress.com/category/damardjati-supadjar-4/

ARTIKEL TANGGAL 21 DESEMBER 2012

http://wongalus.wordpress.com/2012/12/21/ketuhanan-yang-maha-esa-dan-rukun-ihsan/

FOTO-FOTO PAK DAMAR KETIKA MENGISI PENGAJIAN DI MASJID-MASJID YOGYAKARTA DALAM KENANGAN…

prof-dr-damardjati-supadjar

damardjati supadjar

damardjati supadjar kwa ok

damardjati supadjar kwa

Categories: PROF DAMARDJATI SUPADJAR BERPULANG | 23 Komentar

DOA DAHSYAT MEMINTA PERTOLONGAN ALLAH; “BAHKAN LAUT PUN TERBELAH….”


Syeikh Nawawi Al Bantani

TIDAK ADA HAL YANG MUSTAHIL APABILA MENDAPAT IJIN DARI ALLAH SWT. HAL ITU DALAM SEJARAH PARA NABI DIALAMI OLEH NABI MUSA A.S.

Sewaktu nabiyullah Musa AS di kejar kejar oleh Fir’aun dan bala tentaranya,sampai di tepi pantai pun Nabi Musa kebingungan dan memohon kepada Allah SWT agar di selamatkan dari kejaran Fir’aun.

Allah berfirman kepada Musa AS untuk memukul tongkatnya ke air laut. Namun setelah tiga kali, Nabi Musa memukulkan tongkatnya ke laut ternyata tidak ada reaksi sama sekali. Nabi Musa pun berseru “Maha suci Engkau ya Allah….sesungguhnya fir’aun telah dekat untuk membunuh kami” Dan tiba tiba Malaikat Jibril datang dan berkata : ‘Wahai Musa sebelum engkau memukulkan tongkat itu ke laut, maka berdo’a lah engkau dengan kalimat :

”ALLAHUMMA LAKAL HAMDU WA ILAIKAL MUSYTAKAA WA ANTAL MUSTA’AN WA LAA HAULA WA LAA QUWATA ILLA BILLAHIL ALIYIL ADHIIM”

ALLAHUMMA LAKALHAMDU …. “Ya Allah, segala puji bagi-Mu”.

WA ILAIKAL MUSYTAKA …. “Hanya kepadamu, Ya Allah, kami berkeluh kesah”.

WA ANTAL MUSTA’AAN…. “Engkaulah tempat meminta pertolongan”

WA LAA HAWLA WALAA QUWWATA ‘ILLAA BILLAHIL’ALIYYIL’ADZHIM ……. “Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah yang Maha tinggi dan Maha Agung”

Nabi Musapun mengucapkan do’a itu dan memukulkan tongkatnya kembali ke laut merah, dan tiba tiba dasar laut meninggi menjadi dangkal dari air laut dan angin bertiup kencang sehingga membelah lautan merah.

Riwatar lain disampaikan Abdullah bin Mas’ud, beliau berkata: ”Rasulullah saw bersabda: ”maukah kalian aku ajarkan beberapa kalimat yang telah diucapkan oleh Nabi Musa as ketika beliau mengarungi lautan bersama Bani Isroil?”

 Lalu kami berkata: ”tentu ya Rasulullah”

 Nabi bersabda: ”ucapkanlah oleh kalian, ”ALLAHUMMA LAKAL HAMDU WA ILAIKAL MUSYTAKAA WA ANTAL MUSTA’AN WA LAA HAULA WA LAA QUWATA ILLA BILLAHIL ALIYIL ADHIIM”

 Syekh Al-A’masy berkata: ” maka aku tidak pernah meninggalkan kalimat do’a itu semenjak aku mendengarnya dari saudara kandungku, yaitu Al-Asadiy Al-kufiy, dan beliau menerima dari Sayyidina Abdullah ra.”

 Syekh Al-A’masy berkata: ”telah datang kepadaku AAt —sebangsa malaikat— beliau berkata: ”wahai sulaiman tambahkan pada do’a tersebut dengan kalimat ini: WA NASTA’INUKA ‘ALA FASAADI FIINA WA NAS’ALUKA SOLAAHA AMRINAA KULLIHI”

 (dan kami memohon pertolongan-Mu atas kerusakan yang ada pada kami, dan kami memohon kepada-Mu kebaikan urusan kami seluruhnya).

@@@

Categories: DOA DAHSYAT MEMBELAH LAUT | 77 Komentar

IJASAH JIMAT RAJAHAN LANGSUNG PAKAI UNTUK KELUARGA KAMPUS WONG ALUS


KI WONGALUS

BERIKUT INI SAYA IJASAHKAN JIMAT LANGSUNG BISA DIPAKAI DAN DIGUNAKAN.

CARANYA:

1. SILAHKAN DI PRINT DAN DISIMPAN UNTUK DIBAWA KEMANA-MANA/UNTUK PEGANGAN DISIMPAN DI DOMPET, DI SAKU, DLL. BISA JUGA DITEMPEL DI DINDING RUMAH ANDA.

2.BERWUDHU SEBELUM MENYIMPAN SETIAP JIMAT

3. BACA BISMILAHIRROHMANIRROHIM 17 X LETAKKAN/ SIMPAN SEBAIK-BAIKNYA.

4. ANDA BISA MENYIMPAN SATU, DUA ATAU KETIGA-TIGANYA

5. JANGAN DILETAKKAN DI RUANGAN YANG NAJIS, MISALNYA KAMAR MANDI/WC

JIMAT KWA TINGKAT PERTAMA:

RAJAHAN INI ADALAH TULISAN TANGAN RIYADHOH DARI SYEKH ABDUL AL FAIZ DAGHESTANI UNTUK PERLINDUNGAN SEMUA BAHAYA, INSYA ALLAH. KWA tulisan tangan syekh Abdullah al-Fa'iz Daghestani untuk perlindungan copy

JIMAT KWA TINGKAT KEDUA:

RAJAHAN BERISI NAMA-NAMA PESAN ALLAH SWT, YANG DITULIS TANGAN OLEH  AULIA MAULANA SYEKH NAZIM ADIL AL HAQONI UNTUK PERLINDUNGAN/PROTEKSI SEGALA BENCANA DAN HIDUP BAROKAH, INSYA ALLAH.

JIMAT KWA YANG BERISI NAMA-NAMA PESAN ALLAH SWT, YANG DITULIS TANGAN OLEH Sultan aULIA MAILANA SYEKH NAZIM ADIL AL HAQANI UNTUK PERLINDUNGAN DAN BAROKAH copy

JIMAT KWA TINGKAT KETIGA:

RAJAHAN YANG DITULIS  AULIA MAULANA SYEKH NAZIM ADIL AL HAQONI BERISI NAMA 7 PEMUDA ASHABUL KAHFI DAN NAMA ANJING MEREKA. BERFUNGSI UNTUK PERLINDUNGAN DARI PENGEJARAN ORANG DHOLIM, PEPERANGAN/TAWURAN, KEBAKARAN, TENGGELAM, BENCANA-BENCANA ALAM, INSYA ALLAH — ADA HUBUNGANNYA DGN IBNU ABAS RA.

Secara tradisional jimat ini juga digunakan untuk perlindungan  selama perjalanan, atau untuk menemukan sesuatu barang hilang, memadamkan api (jimat lemparkan ke dalam api ), untuk menenangkan bayi yang rewel (diletakkan di bawah bantal), untuk mengatasi sakit maka jimat dibawa, untuk bisa menemui pembesar (nego berhasil), untuk melancarkan persalinan, untuk keringanan rezeki, perlindungan terhadap harta dan lainnya.

Ashabul Kahfi adalah kisah tujuh (7) pemuda yang tertidur lelap di dalam gua. Nama gua itu ialah Washid dan mereka ditidurkan oleh Allah SWT selama 309 tahun hijriah atau 300 tahun masehi, untuk melarikan diri dari kekejaman raja Dikyanus yang hidup sekitar tahun 250 M. Kisah ini bersumber dari Al Qur’an dalam Surah Al Kahfi. Menurut beberapa sejarahwan Islam, ketujuh pemuda tersebut bernama: Maxalmena, Martinus, Kastunus, Bairunus, Danimus, Yathbunus dan Thamlika. Serta seekor anjing bernama Kithmir, yang dipercaya sebagai satu-satunya anjing yang masuk Surga. (versi Arab nama-nama mereka sbb:  

يمليخاومكشلينياومشلينياومرنوسودبرنوشوشادنوشوكفشططوش . واسمكلبهمقطمير

Banyak yang berpendapat sejarah ini terjadi di Suriah, tetapi ada beberapa ahli Al Qur’an dan Injil berpendapat mereka berasal dari Yordania, dan ada pula yang menafsirkan kejadiannya di Turki.

INILAH JIMATNYA:

KWA NAMA 7 ASHABUL KAHFI DAN KEDELAPAN ADALAH ANJING MEREKA UNTUK PERLINDUNGAN DARI PENGEJARAN, PERANG, KEBAKARAN, TENGGELAM YANG ADA HUBUNGANNYA DGN IBNU ABAS RA copy

TERIMA KASIH. SALAM ASAH ASIH DAN ASUH

@WONGALUS,2014

Categories: JIMAT RAJAHAN LANGSUNG PAKAI KWA | 113 Komentar

BERGURU LANGSUNG KEPADA NABI KHIDIR


KWANabi Musa AS adalah sosok yang rasional, logis dan sangat-sangat mengandalkan akal. Pada suatu ketika dia menyombongkan diri. Saya ini orang paling suci dan paling cerdas di dunia ini. Allah SWt menegurnya dengan mengirimkan Hamba Allah yaitu nabi Khidir AS, sosok yang kecerdasannya melampaui Nabi Musa atas ijin Allah.

Ilmu Khidir adalah ilmu futurologis… tahu sebelum terjadi. Nah bila anda berguru kepada Nabi Khidir, bersiapkan menerima pengajaran-pengajaran tidak terduga dalam hidup kita di dunia yang sangat-sangat singkat ini.

 Berikut ini adalah amalan untuk bertemu Sayidina Khidir Alahi Salam. Bila Allah SWT menghendaki maka Anda akan dipertemukan dengan Sayidina Khidir. Bisa melalui mimpidan bisa pula dipertemukan secara fisik di sebuah tempat yang tidak anda sangka sebelumnya. Ingat, Nabi Khidir ahli melakukan penyamaran. Jadi setelah mengamalkan amalan ini waspadalah, siapa tahu dia berwujud sosok pengemis, sosok tukang semir sepatu, sosok tukang pencari ikan dan sebagainya, wallahu a’lam.

Amalannya sebagai berikut:

 ·        Usahakan berwudhu terlebih dulu dan setelah itu jangan berbicara kepada siapapun sebelum tidur.

 ·        Berbaringlah/tidurke sisi kanan tubuh anda.

 ·        Baca LAILAHA ILALLAH setelah anda berbaring 11 x

 ·        Kemudian baca doa berikut 15 kali.

 BISMILLAHHIROHMANIRROHIM BISMILLAHI AL AMAAN AL AMAAN YA HANAAN AL AMAAN AL AMAAN YA MANAAN AL AMAAN AL AMAAN YA DA YAAN AL AMAAN AL AMAAN YA SUBHAN AL AMAAN AL AMAAN YA BURHAAN AL AMAAN AL AMAAN MIN FITNATIZ ZAMAANI WAJAFAA IL IKHWANI WA SHARRISH SHAITON WA DZULMIS SULTON BIFADHLIKA  YA RAHIIM YA RAHMAN YA DZULJALAALI WAL IKROM WASALLALLOHUALA KHOIRI KHALIQIHI MUHAMMADIN WA ALIHI WAASHAABIHI AJMAIIN BI ROHMATIKA YA ARHAM AR ROHIMIIN WASALLALLAHU ALA KHOIRI KHOLIQIHI MUHAMMADIN WA ALIHI WA ASHAABIHI AJMAIIN BI ROHMATIKA YA ARHAM AR ROHIMIIN (15 X)

 ·        Kemudian baca lagi LAA ILAHA ILALLAH 11 kali.

 ·        Akhiri dengan doa untuk bertemu nabi khidir dengan bahasa anda masing-masing. Misalnya: ‘YA ALLAH, BILA PERTEMUAN DENGAN NABI KHIDIR ITU BAIK BAGIKU MAKA PERTEMUKAN AKU DENGAN DIA AGAR AKU BISA BERGURU LANGSUNG ILMU-ILMU MU”

Selanjutnya tidurlah.

 ULANGI AMALAN ITU DALAM TUJUH MALAM. SELAMA TUJUH  HARI BERSIHKAN HATI NIAT DAN PERILAKU DARI HAL-HAL YANG TIDAK TERPUJI. AKAN LEBIH BAIK TENTU SAJA TIDAK HANYA TUJUH HARI TAPI SELAMANYA.

 Insya Allah, Jika Allah menghendaki maka Anda akan dipertemukan dengan Nabi Sayyidina Khidir AS. Bisa saat tertidur selama mengamalkan, bisa jadi setelah kita mengamalkan selama beberapa waktu.

@WONGALUS,2014

Categories: BERGURU LANGSUNG KE NABI KHIDIR AS | 44 Komentar

MENCARI HARTA KARUN


Hampir sudah tiga bulan dimulai penggalian harta karun namun tidak juga mendapatkan apa yang mereka cari. Saya kira, di tempat itu Insya Allah memang tidak ada harta karun sebagaimana yang mereka harapkan…

Aneh manusia itu. Kadang hati nurani mereka mengatakan bahwa di tempat tertentu tidak ada harta karunnya namun tetap saja melakukan penggalian. Sebaliknya, kadang petunjuk hadir melalui mimpi namun kita tidak percaya padahal harta pusaka itu benar-benar ada.

Hidup memang misterius.. Tuhan kadang memberi rejeki dari jalan yang tidak disangka-sangka. Kadang melalui doa-doa dan mengaji. Nah, saya ingin menjelaskan bagaimana satu surat Yasin memiliki fadhilah sebagai penarik atau penyedot benda-benda pusaka/harta karun.

Surah Yasin adalah surah yang menempati urutan ke 36 dalam mushaf Al-Qur’an.Surah ini dalam hadits disebut Jantung Al-Qur’an, sebab dengan surah ini Al-Qur’an menjadi hidup dengan memancarkan cahaya ruhani yang terang benderang untuk membimbing umat manusia berjalan di jalan yang benar.  

Keutamaan surah yasin ini dapat kita ketahui dari salah satu hadist Rasulullah SAW:  “Segala sesuatu mempunyai jantung (hati), sedang jantung Al-Qur’an adalah surah Yasin, dan siapa saja yang membaca surah Yasin Allah swt. mencatat bacaannya seperti bacaan Al-Qur’an sepuluh kali” (Ad-Darimiy, At-Turmudzi dan Anas ra. dan Kanzul-Umal, Juz 112624)  Dengan memperhatikan hadist Rasulullah SAW di atas, maka kita dapat mengambil beberapa pelajaran tentang keutamaan surah Yasin.

Sebagai jantung Al-Qur’an, surah Yasin mampu menggerakkan seluruh ayat Al-Qur’an menjadi hidup menyala memancarkan cahayanya yang amat terang bagi ruhani manusia. Inti surah Yasin adalah wujud Yang Mulia Rasulullahyang telah menerangi hati umat dengan cahaya kitabullah dan di akhir zaman beliau akan bangkit kembali karena itu kebenaran dan keindahan Islam di akhir zaman akan tampak cemerlang kembali.

 Apabila orang membaca surah Yasin setiap malam akan mengerti dan menyadari kedudukannya sebagai hamba Allah SWT dan senantiasa bertobat. Salah satu bukti yang telah diberikan Umat Islam dari generasi ke generasi adalah jika ada orang sakit keras menuju kematiannya jika di sisinya dibacakan surah Yasin Allah swt. akan memudahkan proses kematiannya. Oleh karena itu, dianjurkan membaca surah Yasin pada malam Jum’at mengandung makna agar manusia senantiasa ingat tentang kesuksesan dan kebahagian orang yang ruhaninya sempurna.

 Surah Yasin dan hari Jum’at mempunyai kaitan yang sangat erat sehingga Rasulullah saw. mengajarkan secara istimewa kepada Sahabat Ali bin Abi Thalib agar di malam Jum’at bangun sepértiga malam untuk shalat dan membaca surah Yasin.

Saya mendapatkan informasi dari beberapa sedulur yang mampu menemukan sesuatu benda yang berharga mahal, berupa temuan-temuan emas, perak, perunggu, benda-genda pusaka, harta karun dll tanpa direncanakan sebelumnya melalui salah satu surat yang ada di Surat Yasin. Ada yang menceritakan ke saya pernah mendapatkan mimpi menemukan pusaka, namun sampai sekarang masih belum mencarinya. Padahal, mimpi itu bisa jadi petunjuk yang jelas dan tepat.

Sebagaimana beberapa orang yang menemukan arca patung, koin-koin emas perak, dan benda-benda purbakala. Rata-rata mereka mendapatkan petunjuk melalui mimpi. Mungkin, Goib paling mudah memang memberikan informasi melalui mimpi. Tidak melalui handphone, tidak melalui internet, atau tidak melalui panggilan langsung.

Tapi tentu saja, tidak semua mimpi adalah informasi yang tepat dan akurat. Bisa jadi kita sering GR, mimpi kita berasal dari bisikan-bisikan goib. Nah disinilah “kata hati/batin” sangat diutamakan.

Apabila dalam bathin mengatakan bahwa harta karun, harta pusaka dalam perut bumi itu tidak ada maka janganlah dilanjutkan penggaliannya. Karena kalau dipaksakan maka benda atau harta yang ditemukan akan berubah jadi batu dan tanah yang tidak berharga.

Namaun, tentu saja tidak akan pernah sia-sia anda mencoba. Sebab bukankah Tuhan memberikan rejeki dengan caranya sendiri? Ada cara yang biasa dilakukan untuk mengetahui dimana harta karun harta pusaka itu didapatkan yaitu dengan cara biasa: menggali atau  atau mencangkulnya.

Caranya  wiridkan Surat Yasin ayat 48 sebanyak 7777 x : WAYAQUULUUNA MATAA HAAZAL WA’DU INKUNTUM SODIQIIN

Selesai wirid berpuasalah seperti puasa Romadhan. Insya allah.. Insya Allah..Insya Allah…. anda akan mendapat petunjuk berupa jawaban keinginan mengetahui dimana harta karun berada. Bila sudah ada petunjuk maka dipersilahkan untuk melakukan penggalian.

Sebelum memulai penggalian maka berdoalah dengan DAHSYAT ini sehingga tidak ada gangguan. Ini adalah doa  SULAIMAN AS didalam Al Qur-an An naml 29-30:

INNAHU MIN SULAIMANA WA INNAHU BIS­MILLAHIR­ROH­MAANIR­­ROHIIM (ucapkan hajat anda dalam hati dan lanjutkan baca) ALA TA’ALU ALIYYA WA’TUNI MUSLIMIN.

BEGITULAH DAHSYATNYA BISMILAHIRROHMANIRROHIM. Konon, Nabiyulloh yang dituruni ayat BISMILLAHIR­ROH­MAANIR­­ROHIIM cuma ada dua, yaitu: Nabiyulloh Sulaiman AS dan Nabiyulloh Muhammad SAW.

DOA INI PENTING SIFATNYA KARENA BIASANYA GOIB BANYAK YANG TIDAK SUKA BILA MANUSIA MELAKUKAN PENGGALIAN HARTA KARUN, ATAU BENDA-BENDA YANG MEMANG BUKAN HAK MEREKA.

Bila sudah dibaca maka anda sudah melakukan penjagaan atas ijin Allah SWT. Mahkluk goib tidak boleh mengganggu anak cucu nabi Sulaiman karena kita adalah kholifah Allah.

Akhirnya, semuanya berserah diri kepada Allah, tempat kembali segala sesuatu. Bila ada benda pusaka maka gunakan untuk sesuatu yang membawa banyak manfaat. Dan bila tidak ada petunjuk, ya jangan kecewa karena memang ditempat tersebut biasanya memang tidak ada barang yang anda harapkan.

Wallahu a’lam…

@Wongalus,2014

Categories: MENCARI HARTA KARUN | 30 Komentar

DOA MUJARAB AGAR KEJANTANAN ANDA SEHAT PERKASA


PENIS YANG SEHAT SANGAT DIPERLUKAN UNTUK MELAKSANAKAN KEWAJIBAN SUAMI ISTERI (BERSETUBUH ). NAMUN ADA KALANYA PENIS LEMBEK SEHINGGA MENIMBULKAN MASALAH. BILA TIDAK DIATASI MAKA AKAN MENGAKIBATKAN HUBUNGAN SUAMI ISTERI MENJADI TERGANGGU. BAGAIMANA MENGATASI PENIS YANG LEMBEK SEHINGGA KUAT DAN SEHAT SERTA BISA MELAKSANAKAN TUGAS KEWAJIBAN SUAMI ISTERI? BERIKUT DOA-DOA PENGUAT PENIS YANG BISA DICOBA. INSYA ALLAH MUJARAB DULUR…

 ***AMALAN PERTAMA—- UNTUK SUAMI DENGAN SATU ISTERI***

CARA baca doa ini sebanyak 7 kali tiupkan ke air hangat di sebuah baskom kemudian mandikanlah penis anda. Ambil kain dan celupkan baskom tersebut dan bungkus penis anda hingga air terasa dingin. Ulangi hingga 7 hari. Insya-Allah penis akan kuat untuk bersetubuh. Ini doanya:

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM

YAA QAHAR, LA ILLAHA ILLALLAH WAHIDUL QAHAR.

****AMALAN KEDUA —UNTUK SUAMI DENGAN SATU ISTERI****

Bacalah doa ini 3 kali dan tipkan ke penisnya sebelum bersetubuh sehingga penis akan kuat melaksanakan kewajiban Insya Allah.  Inilah Doanya.

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM. ALLAHUMMA INNAA NA’UD ZUBIKA TAMMAH. WARRUHI, WADDAMI, WALHMI, WASAHMI, WAL HURUBI WALJULUBI WATAKDZI  FAIZA KODZOITA AMRON FAINNAMAA YAKULU LAHU KUN FAYAKUN. ( 3 X)

***AMALAN KETIGA — SPESIAL TEGANGAN TINGGI—YANG PUNYA ISTERI LEBIH DARI SATU/POLIGAMI***

Baca 7 kali ketika hendak bersetubuh. Isya-Allah dapat Penis anda keras kuat dan tahan lama. Inilah doa penguat penis bagi saudara yang memiliki isteri lebih dari satu (berpoligami) .  Doanya.

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM

ALHAMDULILLA HILLADZI KHOLAKO MINAL MAA’I BASHARO

***AMALAN KEEMPAT— SPESIAL TEGANGAN TINGGI—YANG PUNYA ISTERI LEBIH DARI SATU/POLIGAMI***

Sebelum tidur ambil sedikit minyak urut yang tidak berbahaya bagi penis dan gosokkan dengan tapak tangan. Urut mulai selangkangan antara dubur ke telur penis sambil berdoa sebanyak 7 kali .

YA QODIM  YA DAIM  YA AHAD  YA WAHID YA SAMAD YA ALLAH (3x) YA QOHAR (3x) LAILAHA ILALLAHU WAHIDUL QOHAR

Amalan ini banyak yang membuktikan keberhasilannya. Penis akan tegang mulai malam hingga pagi dan Bisa dilakukan setiap malam sebelum tidur agar urat syaraf yang berada pada penis menjadi hidup kembali.

Terima kasih dan bagi yang belum menikah silahkan disimpan saja. Bagi yang sudah berkeluarga silahkan mempraktekkan. Kita tunaikan kewajiban suami isteri sambil mengingat kebesaran ALLAH SWT.

Oh ya pesan saya terakhir, bacalah BISMILAHIRROHMANIRROHIM sebelum memulai berhubungan suami isteri dan akhiri dengan ALHAMDULILLAHIROBBIL ALAMIN. Salam asah asih dan asuh.

@wongalus, 2014

Categories: PENIS SEHAT PERKASA | 111 Komentar

WACANA MISTIK: MEMBACA ULANG NABI SULAIMAN AS


BAHASA INGGRISNYA KING SOLOMON, BAHASA INDONESIANYA RAJA SULAIMAN A.S.  DIA ADALAH SALAH SEORANG NABIYULLAH YANG JUGA SEORANG RAJA YANG SANGAT BERKUASA.

Allah SWT memberinya kerajaan yang besar. Allah menundukan manusia, jin, burung dan angin untuknya. Barangsiapa membaca Al Quran tentang hidupnya, maka akan mengetahui bahwa nabi Sulaiman gemar berjihad fi sabilillah, memperhatikan bala tentaranya, cermat meneliti mereka dan perlengkapan mereka.

Kegemaran nabi Sulaiman akan jihad fi sabilillah, ditujukan oleh firman Allah,” Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia, dan burung. Lalu mereka itu diatur dengan tertib dalam barisan”, QS. An-Naml : 17.

Lihatlah bagaimana nabi Sulaiman hendak meminta tanggung jawab salah satu bala tentaranya manakala nabi Sulaiman melihat burung Hud-hud tidak hadir, dan dia memeriksa burung-burung lalu berkata “mengapa aku tidak melihat hud-hud? Apakah dia termasuk yang tidak hadir? Sungguh, aku benar2 akan mengadzabnya dengan adzab yang keras, atau benar-benar menyembelihnya kecuali jika benar-benar dia datang kepadaku dengan alasan yang terang”, QS An-Naml: 20-21.

Nabi Sulaiman menumbuhkan generasi yang gemar amar makruf nahi munkar. Dipaparkan oleh Rasulullah SAW kepada kita, bahwa pada suatu ketika Nabi Sulaiman “bersumpah” untuk menggauli dalam satu malamnya 99 isterinya,dengan harapan satu orang isteri melahirkan seorang prajurit yang akan berperang di jalan Allah.

Dalam syariat nabi Musa, seorang laki-laki diperbolehkan menikah tanpa dibatasi. Taurat menyebutkan bahwa isteri nabi Sulaiman mencapai 700 (tujuh ratus) orang, dan Allah memberikan kemampuan yang besar kepada nabi Sulaiman dalam urusan isteri.  Akan tetapi harapannya kandas. Nabi Sulaiman tidak bisa mewujudkan sumpahnya. Nabi Sulaiman hanya diberi bayi dari salah seorang isterinya.

Rasulullah SAW  menjelaskan sebabnya: Nabi Sulaiman lupa mengucapkan INSYA ALLAH, walaupun  Malaikat telah mengingatkan hal itu kepadanya. Dan sepertinya nabi Sulaiman sedang sibuk dengan urusan-urusannya sehingga membuatnya lalai mengucapkan itu agar takdir Allah terlaksana kepadanya. Seandainya nabi Sulaiman mengucapkan kalimat itu, niscaya sumpahnya terpenuhi dan keinginannya terwujud, sebagaimana dikatakan oleh Rasulullah SAW

Bagaimana mungkin nabi Sulaiman bersumpah terhadap sesuatu yang akan terjadi pada masa yang akan datang?. Padahal itu termasuk perkara yg semestinya tidak bias dipastikan oleh hamba Allah ? Inilah rahasia Ilahi: ada sebagian hamba Allah jika mereka bersumpah, maka Allah mewujudkan sumpahnya dan memenuhi permintaannya. Sebagaimana dalam hadist …. “sesungguhnya diantara hamba Allah terdapat orang-orang yang jika bersumpah atas nama Allah, niscaya Allah memenuhinya”.

Tentu saja nabi Sulaiman memiliki kedudukan mulia di sisi NYA…“Dan Kami karuniakan kepada Dawud (seorang anak) yaitu Sulaiman dan dia adalah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya)”, QS Shad:30.

“Dan sesungguhnya Kami telah memberi ilmu kepada Dawud dan Sulaiman, dan keduanya mengucapkan “segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari kebanyakan hamba-hambaNya yang beriman”, QS An-Naml : 15.

Beberapa amalan yang dikaitkan dengan nama Nabi Sulaiman AS.

AYAT KHATIM SULAIMAN:

إِنَّهُ مِنْ سُلَيْمَانَ وَإِنَّهُ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ (٣٠) سورة النمل

Sesungguhnya surat itu dari Nabi Sulaiman dan kandungannya (seperti berikut): Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

DOA KHOTIM SULAIMAN:

وخاتم سليمان على لساني فمن تكلمت إليه قضى حاجتي

Cap Sulaiman atas lidahku maka siapa yang aku berbicara dengannya dia akan menuruti kata-kataku.

RAJAH KHATIM SULAIMAN: khatIm sulaiman KWA

Yang berbintang dipanggil Bintang Daud atau disebut Star David. Rajah Khatim Sulaiman ini juga disebut Bintang Tujuh dan sering digunakan sebagai jimat dengan cara ditulis pada kertas atau diukir pada cincin, tongkat dan sebagainya. Kadang juga dirajah dengan tangan mengikuti sanad ilmu masing-masing.

lambang itu juga dipakai oleh beberapa tarikat untuk lambang mereka.. misalnya rifai. Lambangnya sbb:

Rifai_kwa

Kajian terkini oleh pakar sejarah Arab menemukan bahwa ini adalah lambang kebesaran kerajaan Nabi Daud dan Nabi Sulaiman dan bukan lambang memanggil jin dan sebagainya.

SALAM NABI SULAIMAN:

سلام على سليمان في العالمين

DOA NABI SULAIMAN

اَللَّهُمَّ أَدْخِلْناَ فِي سُوْرِ سُلَيْماَنَ….

DOA NABI SULAIMAN DALAM QURAN:

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ (١٩) سورة النمل

Wahai Tuhanku, ilhamkanlah padaku supaya tetap bersyukur akan nikmat-Mu yang Engkau kurniakan kepadaku dan kepada ibu bapaku dan supaya aku tetap mengerjakan amal soleh yang Engkau ridhoi dan masukkanlah daku dengan limpah rahmat-Mu dalam kumpulan hamba-hamba-Mu yang soleh.

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لا يَنْبَغِي لأحَدٍ مِنْ بَعْدِي إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ (٣٥) سورة ص

Wahai Tuhanku! Ampunkanlah kesalahanku dan kurniakanlah kepadaku sebuah kerajaan (yang tidak ada taranya dan) yang tidak akan ada pada siapapun setelah aku; sesungguhnya Engkaulah sentiasa melimpahkan kurnia-Nya.

Teluk Sulaiman yaitu suatu istilah digunakan ahli makrifat berupa rajahan yang banyak terdapat dalam ilmu hikmah. Caranya ditulis pada kertas atau diisyarat dengan tangan atau pada pasir.

Ayat al-Quran yang ada menyebut nama Nabi Sulaiman ASW sebanyak 17 kali.

SUMPAH NABI SULAIMAN A.S.

(1) Ketika ular masuk rumah kita disarankan menghalaunya sebelum membunuh. Salah satu kata sumpah Sulaiman ialah:

إِنَّا نَسْأَلُكَ بِعَهْدِ نُوْحٍ وَبِعَهْدِ سُلَيْمَانَ بْنَ دَاوُدَ أَلَّا تُؤْذِيْنَا

Sesungguhnya kami minta padamu dengan perjanjian Nuh dan perjanjian Sulaiman bin Daud yang engkau tidak menyakiti kami.

(2) Jika kita akan menghalau jin atau agar jin tidak masuk pagar rumah/perkarangan atau ingin mengusir jin dari suatu kawasan maka berdirilah di kawasan tersebut dan bacalah doa:

أُنَاشِدُكُمْ بِالْعَهْدِ الَّذِي أَخَذَهُ عَلَيْكُمْ سُلَيْمَانُ أَنْ تَخْرُجُوْا وَتَرْحَلُوْا مِنْ بَيْنِنَا.

أُنَاشِدُكُمُ اللهَ أَنْ تَخْرُجُوْا وَلَا تُؤْذُوْا أَحَدًا.

Aku perintahkan kamu dengan sumpah yang pernah diucapkan oleh Nabi Sulaiman kepada kamu agar keluar dan pergi dari rumah kami. Aku sumpah kamu dengan nama Allah; keluarlah dan jangan menyakiti siapa pun.

(3) Dalam Perjanjian Lama atau juga disebut Sumpah Nabi Sulaiman a.s kalimatnya sebagian sebagai berikut:

بسم الله الحي القيوم الرحمن الرحيم رب جبريل وميكائيل أه أه أه أه أهيا شراهيا هاهيا نماهيا أدوناي أصباؤت آل شداي …

Diriwayatkan, Nabi Sulaiman bin Daud AS suatu ketika melihat seorang perempuan tua yang sudah beruban rambutnya. Dua matanya berwarna biru, kedua keningnya bertanduk, pahanya kecil, rambutnya kusut, mulutnya ternganga dan keluar api dari mulutnya. Ia  bisa membelah bumi dengan menggunakan kukunya yang tajam dan memecahkan batu-batuan yang besar dengan pekikan suaranya.

Nabi Allah Sulaiman bertanya kepadanya, siapakah kamu? Apakah kamu dari jenis manusia atau jin? Aku tidak pernah melihat orang yang paling bodoh selain daripada engkau.

Perempuan itu menjawab: “Akulah Ummu Sibyan (Ibu penyakit sawan) yang dapat menguasai anak Adam lelaki dan perempuan, aku bisa masuk ke rumah-rumah, bisa berkokok seperti ayam, menyalak seperti anjing, bersuara seperti lembu, keledai dan kura-kura dan bersiul seperti ular. Aku juga bisa ganti wajah dengan aneka rupa wajah, aku bisa mengikat rahim perempuan, bisa membunuh anak-anak di dalam kandungan dan mereka semua tidak akan mengetahui bahwa itu adalah perbuatanku. Aku memasuki rahim perempuan dan aku ikat serta sumbat lalu dia tidak bisa mengandung dan jadilah rahimnya kosong, aku masuk ke dalam perut perempuan yang hamil di waktu janin di dalam kandungannya sedang membesar aku tendang, maka dia keguguran dan jadilah rahimnya kosong semua”.

Dia melanjutkan… “Aku menyusup masuk kepada anak-anak perempuan ataupun orang-orang perempuan yang telah diberikan tanda kepadanya, lalu aku kasih penyakit dengan ekorku, aku tukarkan kegembiraan orang-orang yang sudah bertunangan dengan kecelakaan, aku menyusup masuk ke dalam badan laki-laki dan aku hisap spermanya yang putih pekat dan aku tinggal di dalamnya mani yang cair lagi jernih, maka jadilah dia mandul dan tidak mampu punya anak.

Aku juga pergi kepada para pedagang dan aku palingkan jualannya. Dengan itu, dia tidak akan mendapatkan keuntungan, aku meresap masuk ke dalam bumi yang kering, lalu aku sapu bumi sehingga tandus. Dengan itu, bumi tidak lagi subur dan segala tanaman tidak akan menghasilkan buah. Aku juga datangi anak-anak dan aku campakkan kepadanya panas yang sangat panas dan dia akan kesakitan yang mengerikan. Maka, dengan itu mengigillah badan mereka dan wajah mereka kurusak supaya dibenci orang”.

Dengan kekuasaan Allah, Nabi Allah Sulaiman AS menangkapnya sambil berkata: “Wahai perempuan yang celaka! Kamu tidak boleh lari dari genggamanku dan berikan satu perjanjian dan sumpah setia kepada anak-anak Adam, lelaki dan perempuan”.

Lalu jin itu pun berkata: “Wahai Nabi allah! Aku akan berikan kepada engkau perjanjian dan sumpah setia bahwa aku tidak akan mendekati dan tidak akan menyakiti lelaki, perempuan atau anak-anak, gedung-gedung perniagaan, tanah-tanah untuk bercocok tanam ataupun binatang-binatang ternak dan sebagainya mereka menulis dan menggantungkan perjanjian ini”

Inilah doa perjanjian/SUMPAH PERJANJIAN/QOSAM tersebut…

1) بسم الله الرحمن الرحيم. أقسم بالله الذي لا إله إلا هو الملك القدوس مالك الملك مالك الدنيا والآخرة محيي العظام الناخرة هادي من عصاه ومبغض من اتبع هواه القاهر القابض الذي لا يغلبه غالب ولا يفر من قضائه هارب ولا تدركه الأبصار وهو يدرك الأبصار إنك لا تقرب على من تكون عليه هذه المواثيق لا في ليل ولا في نهار ولا في سفر ولا في حضر ولا في بر ولا في بحر ولا في يقظة ولا في منام والله على ما أقول وكيل.

2) بسم الله الرحمن الرحيم. أقسم بالله الذي لا إله إلا هو عالم الغيب والشهادة القوي العزيز الحميد المجيد والبطش الشديد والسلطان القوي والحكم النافذ المطلع على العباد قامع أهل الزيغ والفساد إنك لا تقرب على من يقرأ عليه هذه العهود ولا في لحمه ولا في عظمه ولا في شعره ولا في بشره ولا في دمه ولا في شيء من سائر جسده ما دامت السماوات مرتفعة والأرض منبسطة والله ما أقول وكيل.

3) بسم الله الرحمن الرحيم. أقسم بالله الذي لا إله إلا هو الحي القيوم ذو الجلال والإكرام، خالق جميع الآنام بقدرته ولا ينجو منه هارب ولا يخيب من فضله راج إنك لا تقرب على من يقرأ عليه هذه العهود لا في ماله ولا في عياله ولا في سفره ولا في إقامته ولا في خلاء ولا في ملاء، والله ما أقول وكيل.

4) بسم الله الرحمن الرحيم. أقسم بالله الذي لا إله إلا هو مرسل الرسل عالم البعض والكل، هو الأول والآخر والظاهر والباطن الولي المتعال رب الآخر والأولى والبداية والمنتهى وله الأسماء الحسنى حرز الفلك مالك الملك إنك لا تقرب على ما يقرأ عليه هذه العهود لا في أكل ولا في شرب ولا مشي ولا في جلوس ما دامت الأفلاك دائرة، والله ما أقول وكيل.

5) بسم الله الرحمن الرحيم. أقسم بالله الذي لا إله إلا هو الرحمن الرحيم مالك الدنيا والآخرة رب الأرباب ومسبب الأسباب ومعتق الدواب إنك لا تقرب على من يقرأ عليه هذه العهود لا في فرحه ولا في حزنه ولا في حديثه ولا في سكونه، والله ما أقول وكيل.

6) بسم الله الرحمن الرحيم. أقسم بالله الذي لا إله إلا هو رافع السماء بلا عمد وباسط الأرض على ما جمد مشرق الصباح وباعث الأرواح، إنك لا تقرب على من يقرأ عليه العهود لا في ضحك ولا في لعب ولا في حركة ولا في سكون، والله ما أقول وكيل.

7) بسم الله الرحمن الرحيم. أقسم بالله الذي لا إله إلا هو خالق الخلق وباسط الرزق ومرسل القطر ومنبت الشجر ومقدر القدر وبكلمات الله الطيبات التي لا يجاوزهن بار ولا فاجر، إنك لا تقرب على من يقرأ عليه هذه العهود بحال من جميع الأحوال، والله ما أقول وكيل.

Berikut ini merupakan contoh wafaq yang didalamnya terdapat khatim sulaiman sebagai salah satu bagian terpenting dalam rajah. Rajah ini disebut juga dengan “Rajah Ratu Saba”. pola aslinya sudah dikenal sejak zaman Nabi Sulaiman, kemudian direkontruksi menjadi rajah seperti ini. Fungsinya adalah untuk melunturkan segala macam sihir. membuatnya adalah dengan tinta za’faran, misik dan air mawar pada kamis malam, kemudian dibangkitkan pola energynya dengan membaca sumpah di atas sebanyak 81 kali, kemudian dibasuh dengan air sumur yang tidak terkena cahaya matahari dan bulan, air basuhannya diminum sebagian di usapkan keseluruh tubuh.

KWA-R

WALLAHU A’LAM. SEMOGA BERMANFAAT.

@wongalus,2014

Categories: MEMBACA ULANG SULAIMAN | 35 Komentar

Blog pada WordPress.com. The Adventure Journal Theme.