KONTROVERSI TAWASUL KEPADA ALLAH SWT


Tiang Bungkuk

Tawassul kpd Allah: SALAAMUN ‘ALALLOH SUBKHANAKALLOH ALFATIHAH ILA FI DZATILLAH ALLAH ALLAH ALLAH LAHUMUL FATIHAH (baca Alfatihah 9x buat laki2, 11x buat wanita)

Kata-kata tawasul kepada Allah mengundang kontroversi dan menjadi perdebatan yang menarik di KWA dan memancing beberapa argumen dan membuat saya penasaran untuk terus menggali dan menggali yang mana yang benar:

Salah satu argumen KWA: ajaran sesat nih , mana ada salamuun dari mahluk untuk Khaliq, kebalik atuh, yg ada Salaamun untuk mahluk dari Khaliq, wah wah, hati2 para rekan yg muslim, akidah anda disesatkan dan masya Allah, akibatnya sungguh mengerikan bagi tauhid anda semua.

Atau argumen KWA yang lain: matan dari ayat itu jelas beda, kalau yg mas sebut
itu Allah dan malaikat bershlawat untuk nabi. Allah sebagai khaliq mendoakan keselamatan u nabi nya, doa itu berisi harapan, dalam ini Allah berharap dan pasti harapan itu terwujud karena ada ayat lain. “innama amruhu idza aoda syaiá…… kun fayakun”.Ini idak bertentangan denga tauhid.

Tapi kalau mendoakan Allah agar selamat…. Lain perkara, sungguh sombong , takabur , mahluq mendoakan khaliq, hati2 sombong ini sifat yg dibenci Allah dan inilah yg menjatuhkan iblis kedalam kehinaan dan laknat Allah.

Sesungguhnya dalam kisah sulthon aulia, syech abdul qodir al jilany, saat hendak disesatkan iblis yg mengaku sebagai Allah dan menampakkan diri dalam wujud sinar, apa? ialah karena iya menggunakan akal dan ilmu syariat nya.

kurang apanya beliau dalam hal kasyaf? kurang hal apa beliau dalam hal lmu rasa ?, justru yg emat beliau sadar adalah (dengan izin Allah tentunya) saat iblis (yg menyamar) berkata bahwa semua yg haram sudah menjadi halal. nah kalau beliau tidak menggunakan akal dan ilmu syariat nya maka niscaya sudah jatuh dalam kesesaan.

BOLEH2 SAJA BELAJAR HIKMAH, BOLEH2 SAJA BELAJAR DAN MENEMPUH TOREKOT TAPI JANGAN SAMPAI MEMBUANG BEKAL BERHARGA DARI ALLAH BERUPA AKAL DAN ILMU TAUHID DAN SYARIAT YG TELAH ALLAH WARISKAN KE NABI MUHAMMAD DAN UMAT ISLAM. INI AGAR KITA TETAP SELAMAT DUNIA AKHIRAT LAHIR BATHIN.

——————————————————————-

Menanggapi hal tersebut izinkan saya yang dhoif dan lemah iman serta bodoh ini mengajak urung rembuk dan berdiskusi dan mohon saya diajari yang benar jalan ke surga akhirat untuk bertemu orang yang selalu kudambakan rasulullah SAW. sebagai ilustrasi saya tampilkan kisah berikut yang saya copas dari beberapa situs lain dan sudah dimodifikasi:)):

Alkisah Suatu ketika dalam pelajaran agama disebuah SD ada seorang murid bertanya pada Pak guru agama,

Murid: Pak guru, mengapa Allah menyuruh kita berdoa? Apakah karena Allah tidak tahu kebutuhan kita? Kalau Allah itu tahu kebutuhan kita (hambaNya), harusnya tanpa kita memintapun, Allah akan memberi kan Pak guru? Karena Allah itu Maha Memberi. Jadi untuk apa kita berdoa Pak Guru?”

Jawab pak guru: “Anakku, Allah menyuruh kita berdoa, itu bukan berarti Allah tidak tahu kebutuhan kita. Allah itu Maha Tahu. Bahkan Allah jauh lebih tahu kebutuhan kita dibanding kita sendiri. Coba pikir! Apa pernah kamu berdoa, “Ya Allah berikanlah aku udara”. Tidak pernah kan? Tapi Allah memberikan, karena Allah tahu kita butuh udara.
Begitu juga dengan kebutuhan kita yang lain. Sebenarnya teramat banyak yang tidak kita minta tapi Allah memberikan. Karena apa? Karena Allah tahu bahwa kita butuh. Ini yang pertama.

Yang kedua, Allah menyuruh kita berdoa bukan berarti Allah butuh doa kita, tidak. Sama sekali tidak. Seandainya semua manusia bahkan termasuk semua jin menolak berdoa kepadaNya, kemuliaanNya tidak akan berkurang sedikitpun. Demikian juga sebaliknya. Seandainya semua manusia dan jin berdoa kepadaNya tidak akan menambah kemuliaanNya sedikitpun.

Dari ilustrasi trersebut muncul pertanyaan lagi: “mengapa Allah menyuruh kita berdoa?”

Dari referensi yang saya telusuri lewat mbah google saya peroleh ternyata Allah menyuruh kita berdoa karena :

1.
Untuk senantiasa mengingatkan bahkan kita ini hanyalah seorang hamba. Dengan senantiasa mengingat bahwa kita ini hanyalah hamba, maka kita akan terhindar dari sikap sombong, takabur dan tinggi hati. Nah lho!

2.
Doa itu adalah dzikir. Dengan berdoa berarti telah mengingat Allah Tuhan Pencipta kita. Dengan mengingat Allah maka hati kita akan tenang. Hiduppun juga akan tenteram. Sebagaimana firman Allah dalam QS Ar Ra’d ayat 12 :’ yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenang dengan mengingat Allah. Jadi, hanya dengan senantiasa mengingat ”Allah”lah hati kita maupun hidup kita akan tenang. Ya kan….

3.
Doa itu adalah tujuan, keinginan atau target yang ingin kita capai. Ketika kita berdoa “Ya Allah, limpahkanlah kepadaku rezeki yang melimpah”. Maka rezeki yang melimpah adalah target kita. Tentunya target tidak akan pernah tercapai bila tidak disertai usaha yang optimal. Ibarat orang bercocok tanam, usaha itu adalah benihnya. Sedangkan doa adalah pupuknya. Jadi doa yang tidak disertai usaha sama saja seperti menebarkan pupuk tapi tak pernah menaburkan benih. Ya….kapan akan panen?

4.
Doa itu penyemangat, pemberi harapan. Jadi orang yang berdoa adalah orang yang masih punya harapan. Dengan adanya harapan hidup akan lebih bersemangat, lebih bergairah.

5.
Karena kita merasa bahwa kita adalah orang yang lemah, orang yang butuh pertolongan Allah SWT. Kalau kita merasa kuat, merasa tidak perlu bantuan, merasa sok jago; tidak akan bisa berdoa, kalaupun berdoa maka akan berbeda. Misalnya, ketika kita sedang banyak uang, bagaimana doa kita? Hambar, bahkan sering malas untuk berdoa. Kalau kita merasa lemah, merasa butuh pertolongan, merasa butuh bimbingan dan bantuan; maka kita akan terus berdoa supaya yang tadinya lemah menjadi kuat, tadinya banyak masalah menjadi dibantu, tadinya miskin menjadi dicukupkan oleh Allah SWT. Sedangkan kalau merasa tidak butuh kepada Allah, jarang berdoa. Dengan demikian kalau, misalnya, sekarang doa kita tidak dikabulkan, bisa jadi karena berdoanya hanya
pada waktu susah saja; tetapi kalau kita merasa cukup, merasa kuat, merasa hebat; berdoanya hanya sekedarnya saja. Akhirnya ketika kita butuh, Allah mengatakan, ”Engkau pada saat merasa cukup tidak mau minta, sekarang giliran tidak punya merengek-rengek!”. Oleh karena itu apapun kondisi kita, kita harus yakini bahwa kita ini lemah, sangat bergantung. Doa itu tidak boleh berhenti, hanya sewaktu butuh saja. Allah berfirman dalam surat Faathir : 15: Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah Dia-lah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji. Kata Allah bahwa manusia itu butuh kepada Allah. Butuh apa saja ? Butuh pertolongan, butuh bimbingan, butuh rejeki, butuh sehat, dan sebagainya. Orang yang merasa butuh pasti doanya akan serius, tetapi kalau merasa tidak butuh, maka doanya tidak serius, bahkan malas berdoa.

6.
Yang paling penting, doa itu adalah intinya ibadah. Sebagai hamba Allah tugas utama kita adalah beribadah kepadaNya. Barangsiapa yang baik ibadahnya akan senantiasa mendapatkan ridhoNya. Siapapun yang mendapatkan ridhoNya akan bahagia hidupnya baik didunia yang fana ini maupun nanti diakhirat yang kekal. Siapa yang tidak ingin bahagia hidupnya, hayo…siapa? Jadi hakekatnya kitalah yang butuh berdoa, bukan Allah bukan siapapun. Oleh karena itu selama masih ada waktu marilah kita perbanyak doa, smoga Allah meridhoi kita . Amin.

Doa itu adalah ibadah, yaitu salah satu bentuk ketundukan manusia kepada Allah. Doa itu tidak ada bedanya dengan shalat, zakat, haji, dlsb; karena doa itu adalah ibadah. Nabi bersabda bahwa doa itu adalah intinya ibadah (Ad du’au mukhkhul ’ibadah, doa itu adalah sumsumnya (intinya) ibadah). Orang yang malas berdoa berarti ia adalah malas ibadah. Selama ini orang menganggap bahwa doa itu hanya sebatas permintaan saja, padahal bukan hanya sekedar permintaan, tetapi juga ibadah. Artinya, butuh ataupun tidak butuh, gembira atau susah, apapun kondisinya; kita harus terus beribadah, harus terus berdoa kepada Allah SWT, doa itu harus tetap serius. Kalaupun kita banyak rejeki, tetap harus serius berdoa memohon rejeki. Kebanyakan orang kalau sedang banyak rejeki, doa minta rejekinya tidak serius, tetapi kalau sedang susah baru mintanya sangat serius. Kebanyakan orang kalau sedang sehat, tidak pernah minta diberi kesehatan; tetapi kalau sedang sakit, mintanya terus menerus untuk diberi sehat. Oleh karena itu apapun kondisinya dan di mana pun adanya harus tetap ibadah.

Apa arti ibadah? Doa itu ibadah, artinya: (1) kapan dan di mana saja, butuh atau tidak butuh harus berdoa, (2) dikabulkan atau tidak dikabulkan, doa itu mendapatkan pahala. Kalau kita niat berdoa itu ibadah, maka doa kita itu menjadi ikhlas. Kebanyakan orang berdoa itu sifatnya menuntut untuk dipenuhi, kesannya memaksa. Doa yang baik itu adalah doa manakala kita sedang senang. Salah satu doa yang makbul adalah doa yang dilakukan pada saat sedang senang, sedang banyak duit berdoa minta rejeki. Kalau sedang susah lalu berdoa, maka itu adalah hal yang wajar. Selama ini kita sering kalau berdoa tidak ikhlas, memaksa terus. Apa artinya ikhlas? Jangan diingat-ingat, serahkan saja kepada Allah, dikabulkan atau tidak. Kita seringnya kalau minta kudu, harus, begini-begitu, harus sekarang. Kalau doa itu ikhlas, yang penting sudah memohon, hasilnya itu urusan Allah.

Dalam hadits riwayat Ahmad dan Ibnu Abu Syaibah, Aisya ra., berkata, “Nabi SAW sering berdoa dengan mengatakan, “Wahai Tuhan yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku untuk selalu taat kepada-Mu. Aku pernah bertanya, “Ya Rasulullah, kenapa Anda sering berdoa dengan menggunakan doa seperti itu? Apakah Anda sedang marasa ketakutan? Beliau menjawab, “Tidak ada yang membuatku merasa aman, hai Aisyah. Hati seluruh hamba ini berada di antara dua jari Allah Yang Maha Memaksa. Jika mau membalikkan hati seorang hamba-Nya, Allah tinggal membalikkannya begitu saja. Wah nabi rasululullah yang dah jelas-jelas masuk surga berdoa kepada allah dengan
penuh ketakutan, kononlah kita ini, beruntunglah Allah.SWT masih menutup aib kita.

Saat hati kita sedang semangat, maka mintalah kepada Allah untuk meneguhkan hati kita agar tetap semangat. Semangat akan menghasilkan tindakan luar biasa dan tindakan luar biasa akan menghasilkan sukses luar biasa. Semua berawal dari hati, dan Allah yang membolak-balikkan hati kita, maka berdo’alah.

Jangan terjebak sama orang-orang yang mendewakan tindakan. Mungkin kita pernah atau sering mendengar bahwa do’a harus diiringi dengan tindakan atau usaha. Bukan berdo’a saja. Seolah do’a tidak akan ada hasilnya tanpa tindakan. Bukan seperti itu pengertiannya.

Kata siapa Allah membutuhkan tindakan kita? Tidak, Allah berkuasa untuk mengabulkan do’a kita tanpa tindakan kita. Tindakan kita hanyalah salah satu dari cara Allah mengabulkan do’a kita. Berdo’alah, maka tindakan akan mengikuti jika itu kehendak Allah. Hati kita akan bersemangat mengambil tindakan, bukan sembarang tindakan tetapi tindakan yang akan membawa kita kepada keberhasilan.

Demikianlah pengantar dari saya silahkan sesepuh untuk membahasnya, mari di bulan muharram perbanyak amal. Tiada niat untuk menyinggung seseorang dan menjatuhkan seseorang, hanya untuk saling mengingatkan saja, ajari saya ilmu ridho, ilmu agar aku semakin mengenal Allah, semakin mengenal diriku sendiri. Dan teriring salam dan saya bermohon kepada yang orang bertawasul kepada allah, kalau panjenengan sudah bisa menghitung helaian rambut dikepala atau jumlah bulu-bulu yang ada diseluruh tubuh, maka saya Tiang Bungkuk berharap untuk diajarkan keilmuan..hehehehee. Lebih dan kurang mohon maaf itu semata-mata saya yg dhoif lemah iman bin bodoh bin dzalim ini dan kepada Allah.SWT saya mohon ampun wassalam. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 320 Komentar

AMALAN UNTUK MEMINTA HAJAT


PRAYOGA GEMILANG
gemilang.prayoga@yahoo.co.id

Amalan ini adalah amalan untuk meminta hajat kepada allah agar cepat terkabul.

adpun caranya adalah sebagai berikut : lakukan sholat hajat 4 Rokaat 2 salam dengan tiap rokaat sehabis fatihah membaca surat Al ikhlas 10x dari kelipatan Rokaatnya setelah sholat berdolah pada Allah dengan penuh tawadhuk.mintalah apa yang menjadi hajatnya.
lalu bacalah surah Yaasin ayat 82. INNAMA AMRUHU IDZA AROODA SYAI’AN AYYAKUULA LAHUU KUN FAYAKUN.3000x. demikian amalan dari saya dan mohon maaf bila ada kata-kata saya yang tidak kurang berkenan di hati poro sedulur dan sekaligus ini yang terakhir dari saya.wassalamu alaikum wr.wb. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 54 Komentar

ILMU PELET PANDANGAN MATA


MOHAMMAD NURUL HIDAYAT
nunkyuni@gmail.com

BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM
RUPA MATA TARUH MATA
MATANNA SI (sebut nama target)
LETTE RITA MAMATAKU
NAKADO ANINNA UMANNA
BERKAT LAILAHAILLALLAH
BERKAT MUHAMMADURROSULULLAH

CARANYA :
– baca 3x senafas
– ambil tatapan matanya & kunci dalam diri kita.

KEGUNAAN :
InsyaAlloh dapat menarik simpati/mahabbah dari orang yang dimaksud seketika itu juga.
Bagi yang berminat silahkan diamalkan, dengan ikhlas saya ijazahkan bagi semua warga di KWA ini.

PESAN SAYA :
Janganlah ilmu ini dipergunakan untuk mendholimi orang lain. Bagi yang berkenan untuk dijadikan ISTRI/SUAMI, nanti sy berikan KUNCInya. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 220 Komentar

INNAA LILLAAHI WA INNAA ILAIHI ROOJI’UUN


MEWAKILI KELUARGA BESAR CIVITAS ACADEMICA KAMPUS WONG ALUS, SAYA MENYAMPAIKAN IKUT BERBELASUNGKAWA YANG SEDALAM-DALAMNYA ATAS MENINGGALNYA IBU KASIAH BINTI KASRAN. SEMOGA BELIAU MENDAPAT TEMPAT TERBAIK DI SISI-NYA. AMIN.

TTD
MUHAMMAD WILDAN (KI WONG ALUS)

Kabir rijal
akhunkabir@gmail.com

Telah berpulang ke rahmatulloh, ibu KASIAH BINTI KASRAN pada hari Kamis 16 Desember 2010.Beliau adalah ibunda dari ibu Suryati (yang beberapa waktu yang lalu minta didoakan kesembuhannya). Mohon do’a semoga arwah nenek kami diterima disisi Allah.Amin. Beliau meninggal terkait dengan penyakit ibunda Suryati. Insya Allah saya akan posting riwayat penyakit/musibah beruntun di keluarga kami. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 78 Komentar

NO CONFESS


Ki Sukma Rahayu
sukmarahayu70@yahoo.com

In the Name of God, the Merciful, the Compassionate, Assalaam Alaikum Warahmatullah Wabarakatuhu, Welcome to the Path to Peace,  Sincerely Yours is also friendship.

Sang Maha Meliputi semua materi, semua cahaya, semua energi, semua getaran, semua daya, semua gerak, semua pikiran, semua persepsi, semua kehendak, semua penglihatan, semua pendengaran, semua rasa, semua waktu, semua jarak, semua dimensi, semua ruang, semua dunia, semua akhirat, semua syurga, semua neraka, semua wujud, semua malaikat, semua makhluk, semua sifat, semua baik, semua buruk, semua senang, semua susah, semua bahagia, semua sedih, semua aksara, semua kata, semua kalimat, semua bunyi, semua hidup, semua mati, semua nafas, semua apa saja.., bahkan meliputi semua kesadaran…

RUANGAN yang merupakan realitas dari sebuah kalimat sederhana yang membawa kesadaran kita untuk menafikan segala sesuatu, LAA ILAHA…!. Ruang yang tidak ada apa-apa lagi disitu yang bisa kita nafikan (tiadakan). KOSONG…, HENING…, ABADI…, AL BATHIN…, ALIF LAM MIM…, NUN…

Masalahnya adalah, saat kita ingin menyadari kekosongan ini, kita dihadapkan pada banyak referensi yang tidak mudah untuk dimengerti. Kita digiring kepada pengetahuan-pengetahuan yang rumit. Semakin rumit ilmunya, maka itu dikatakan semakin hebat. Makanya untuk menemukan suasana kekosongan ini saja, kita juga berumit-rumit ria. Haruslah begini, haruslah begitu, haruslah begiti, haruslah begito, haruslah begita. Akhirnya kita jadi pusing sendiri…

Padahal siapapun juga, siapa saja, sebenarnya punya kesempatan yang sama untuk bisa menyadari adanya kekosongan abadi ini. Sesuatu yang tidak perlu dicari-cari dan dibayang-bayangkan. dan kosong kok dicari dan dibayangkan?. Ya tidak bakalan ketemu. Sebenarnya kita tinggal DEKONSENTRASI…, KOSONG…, lalu tunjuk saja INI, selesai sudah…

Kalau ada yang masih bingung juga, maka sebuah teknik Sufi dan Para Sahabat Nabi yang amat sederhana berikut barangkali bisa dijadikan sebagai alternatif cara yang patut dicoba. Yaitu teknik NO CONFESS/TIDAK MENGAKU. Ya…, tidak mengaku…!. Apakah itu sulit. Jadilah tidak mengaku pintar, tidak mengaku hebat, tidak mengaku khusyu, tidak mengaku bisa, tidak mengaku tersiksa, tidak mengaku sedih, tidak mengaku hidup, tidak mengaku ada, tidak mengaku apa saja…

Dan bagaimana mau tidak mengaku kalau selama ini kita diajarkan untuk mengaku-ngaku. Ini milikku, ini tanganku, ini dadaku, ini hartaku, ini pintarku, ini bisaku, ini seribu pengakuanku… Dan semua pengakuan kita itu sudah karatan berada didalam ceruk-ceruk memori otak kita. Anehnya lagi, semakin kita tidak mengaku, malah sebaliknya pengakuan kita itu semakin pekat muncul didalam pikiran kita. Saat kita mengaku tidak hebat, maka yang muncul didalam pikiran kita malah kita yang hebat. Saat kita mengaku tidak sombong dan angkuh, maka yang muncul didalam pikiran kita malah saya sombong dan angkuh. Cobalah kalau tidak percaya.

So Insya Alloh Begitu..Pepatah Para Al-Irsyad,Al-Ghauts,Alh-Ma’qul,Ahl-Haqiqah,Ahl-allah dan Ahl-al Yaqn…

Ya Insya Alloh, kalau kita mencoba untuk tidak mengaku itu dengan pikiran kita. Untuk tidak mengaku itu, kita masuk kedalam alam memori pikiran kita. Bahwa untuk mengaku tidak hebat itu caranya begini dan begitu, untuk mengaku tidak sombong itu kita harus begini dan begitu. Hanya sekedar definisi-definisi saja kesemuanya itu.

Padahal sombong itu adalah rasa. Rasa sombong. Begitu juga dengan rasa-rasa yang lainnya, seperti rasa hebat, rasa angkuh, rasa bisa, rasa hidup, rasa kaya, rasa ada… Dan jadilah kita menjalankan rasa itu dalam setiap langkah kehidupan kita. Saat dada kita dilekati oleh rasa angkuh, maka kita akan menjalankan keseharian kita dengan rasa angkuh itu. Kepada siapa saja kita akan angkuh. Malah semakin lemah dan rendah orang lain yang ada dihadapan kita, maka rasa angkuh itu akan semakin kental dan pekat pula munculnya. Dan kita sangat-sangat terbiasa masuk dan terikat dengan rasa angkuh itu. Kita dililit oleh rasa angkuh itu, seperti lilitan seekor ’ular python’ yang super besar. Kita terengah-engah seperti kesulitan bernafas. Semakin dalam kita masuk kedalam ruangan rasa angkuh itu, semakin sesak pula nafas kita. Malah sesak nafas kita itu akan lebih parah lagi kalau ada orang lain yang ’menggemai’ (menyentuh) rasa angkuh kita itu dengan rasa angkuh miliknya, yang menurut kita rasa angkuh dia jauh dibawah rasa angkuh kita. Sesak dan menyiksa sekali.

Oleh sebab itu untuk memahami rasa itu, Para Al-Hadrah Al-Uns/Maqom Mabahtulloh janganlah gunakan mata, telinga, lidah, dan kulit kita. Untuk itu gunakanlah dada kita. So…, rasa angkuh dan sombong, rasa mengaku itu tadi, ternyata letaknya ada di QOLBU kita.

Ada aku dan ada Di QOLBUKU. Aku menjadi pengamat atas dadaku. Aku menjadi terpisah dengan dadaku. Tuh ada dadaku dibawahku. Aku berada diatas dadaku, diatas semua rasa, ”balil insanu ’ala nafsihi bashirah”,(al Qiyamah 14).

Perjalaan Haqeqat Ruhaniyah TajaliaH Dan Sangat menakjubkan sekali…, begitu kita berhasil menjadi pengamat atas dada kita dengan arif, kita seperti keluar dari dada kita. Kita seperti berada diatas semua rasa kita. Seketika itu pula kita akan terbebas pula dari berbagai rasa pengakuan yang tadinya menyergap kita. Sebab aku ternyata adalah wujud yang tidak pernah mengaku apa-apa, karena aku memang tidak pernah terikat dengan berbagai bentuk pengakuan. Aku adalah wujud yang melampui semua rasa pengakuan. Aku adalah wujud yang semurni-murninya wujud, Ar Ruh.

Aku adalah wujud yang tidak terpengaruh oleh rasa senang maupun sedih. Aku adalah diri yang tidak terikat oleh rasa takut, rasa khawatir ataupun rasa tenang. Aku adalah wujud yang berada dalam ruang kekosongan dari segala pengakuan. Inilah makna Laa ilaha.. yang sebenarnya….quoting from the Quran:
‘And give good tidings to the humble.’ [al-Hajj, 22:34] (Wa-bashshiri-lmukhbitin.)” Akulah Ar Ruh yang sangat dekat dengan Tuhan, Sang Pemilikku. INI…

Kalau sudah begini, kita tinggal selangkah lagi saja untuk menjadi seorang yang bertauhid, seorang mukmin. Kita tinggal MEMANCAR mengarah ke INI. Lalu panggil Sang INI yang menyebut Diri-Nya dengan Nama ALLAH…, sudah mukmin deh kita.

Dan setelah itu kita siapkan saja DADA kita untuk menerima berbagai pemahaman dan pengajaran dari Allah terhadap apa-apa yang tidak kita ketahui. Karena Dia memang adalah Sang Mengajarkan (Rabbi) kepada manusia apa yang tidak diketahuinya, ’allamal insaana maa lam ya’lam…’. Masak sih nggak percaya?. Nantinya, barulah setiap pengajaran yang kita terima itu kita lihat di peta atau referensi yang sudah ada. Kita sudah sampai dimana, ada dimana, hendak dibawa kearah mana, sedang mengalami apa, sedang merasakan apa, dan sebagainya.

Sekarang pintar-pintarnya kita saja untuk mencari referensi yang terbaik diantara referensi-referensi yang ada. Kita mau pakai peta yang bagaimana untuk meningkatkan kesadaran kita dari hidup yang hanya sekedar berkutat dengan wujud yang kosong menjadi hidup yang penuh keheran-heranan melihat pada yang kosong ini ternyata ada keberartian, ada keberadaan. ADA…

Peta terbaik, diantara peta-peta yang ada, menurut saya adalah Al Qur’an. Ya Insya Alloh… Al Qur’an. Peta yang memuat ilmu tentang segala keberadaan dan keberartian, sekaligus juga ilmu tentang semua ketidakberadaan dan ketidakberartian. Nah…, bagi yang mau, ikuti sajalah peta itu dengan telaten.
Setiap membaca sebuah ayat Al Qur’an, misalnya yang menerangkan tentang sebuah kebaikan, selalulah lihat ke dalam DADA kita sendiri. Lalu amatilah apakah suasana dada kita itu sama dengan suasana yang disebutkan oleh ayat Al Qur’an tentang kebaikan tersebut. Karena semua kebaikan pastilah punya suasana yang khas didalam dada kita. Kalau sama, maka kita namanya sudah menjadi orang yang bersaksi (syahid) terhadap kebenaran ayat tentang kebaikan tersebut. Artinya dada kita saat itu adalah Al Qur’an itu sendiri. Al Qur’an yang berjalan dibagian kebaikan.

Begitu juga saat kita membaca sebuah ayat Al Qur’an tentang keburukan, atau paling tidak tentang serba kebingungan kita tentang selendang Allah, misalnya, maka buru-buru pulalah lihat DADA kita. Amatilah suasana dada kita. Apakah dada kita juga tengah penuh dengan suasana keburukan atau serba kebingungan tentang Allah?. Kalau ya, maka namanya dada kita itu juga sedang sama dengan Al Qur’an, tapi dibagian yang tidak baiknya. Kita telah menjadi Al Qur’an yang berjalan tapi pada bagian tentang keburukan.

Jadi seperti apapun suasana DADA kita itu (termasuk suasana isi otak kita), pastilah sama dengan salah satu atau banyak ayat-ayat al Qur’an. Karena Al Qur’an memang adalah gambaran dari segala kemungkinan suasana dada dan otak seluruh umat manusia dari zaman ke zaman. Oleh sebab itu setiap kita membaca ayat Al Qur’an, janganlah menganggap bahwa ayat tersebut adalah untuk orang lain. Jangan…!. Sebab ayat itu adalah untuk diri kita sendiri. Agar supaya kita menjadi saksi atas kebenaran tentang adanya kebaikan dan keburukan berikut dengan segala suasananya yang ada.

Kalau sudah bersaksi, maka barulah kita bisa menceritakan tentang apa-apa yang kita persaksikan itu. Kalau belum bersaksi, tapi kita sudah berani-beraninya bercerita tentang segala sesuatu yang suasananya belum ada didalam dada kita, maka manfaatnya nyaris tidak akan ada bagi orang lain yang mendengarkan atau membacanya. Paling hanya sekedar akan menjadi ilmu semata yang menyesaki otak mereka. Oleh sebab itu Allah memperingatkan kita bahwa:

”Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan (alami)”. (Ash Shaff 61:3)

Al Qur’an menegaskan bahwa ada Allah yang meliputi segala sesuatu. Oleh sebab itu siap-siaplah untuk menerima kenyataan bahwa pada kekosongan ini ternyata ada SANG ADA, yang mengaku dengan sangat tegas: ”innani anallah laa ilaha illa ana fa’budni wa aqimish shalaata lidzikri… Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.”, (Thaha 14).

Begitu SANG ADA menanamkan pengertiannya didalam dada kita: ”innani anallah….”, maka tegaskanlah, isbatkanlah: ILLA ALLAH…, ILLA ANTA…, ILLA ANTA…, ILLA ANTA…, Benar Ya Allah, Hanya Paduka saja yang ada, hanya Paduka saja yang hak, hanya Paduka saja yang ada …”. ADA…, ADH DHAHIRU, DZA LIKAL KITAB…

Kalau Sang Ada sudah bernyata didepan kita, ADH DHAHIRU, ADA…, maka barulah panggil Dia dengan merendah-rendah:”Ya Allah…, Ya Allah…, Ya Allah…”. Artinya, saat kita memanggil Dia, kita tidak lagi mengarahkan kesadaran kita kepada materi apapun juga yang bisa divisualkan, dibayangkan, didengarkan, dirasakan, dan diemosikan. Kita semata-mata menghadapkan seluruh kesadaran kita hanya dan hanya kepada WAJAH ALLAH, Sang Ada…

Ya…, syahadat, sebagai pelajaran pertama saat kita mengaku sebagai seorang yang percaya (beriman kepada Allah), adalah untuk menyadari dengan UTUH dan PENUH tentang: ”laa ilaha illaallah”. ALLAH…, Dialah Al Bathinu, KOSONG, Alif Lam Mim…, dan Dia pulalah Adh Dhahiru, ADA….”. KOSONG Yang ABADI dan sekaligus pula ADA Yang ABADI…

Atau dalam tatanan kalimat yang sangat sederhana adalah: Aku tidak akan pernah mengaku apapun juga, biarlah Allah saja yang mengaku-ngaku tentang apapun juga. Aku tiada, yang ada adalah Allah. Kullu man alaiha faanin, wa yabqa wajhu rabbika (Al Rahman 26-27).

Lalu setiap saat SANG ADA akan selalu menuntun kita untuk segera mengaturkan sembah kepada-Nya. Setiap kita memanggil-Nya: ”ya Allah”, maka Dia akan tuntun kita: ”fa’budni, ya hamba-Ku, sembahlah Aku…, mengabdilah kepada Aku…”.

Begitu kita panggil Dia: ”Ya Allah…”, mata kita ditundukkan-Nya: ”Wahai mata, merunduklah kepada-Ku. Rasakanlah seperti apa yang juga dirasakan oleh hamba-hamba-Ku yang saleh lainnya tentang bagaimana cara seharusnya hamba-Ku menyembah-Ku. Merunduklah…”. Dan matapun melepaskan bebannya berupa butir-butir bening lembut yang mengalir deras tak tertahankan. Semakin kita panggil Dia, mata kitapun semakin didudukkan-Nya dalam posisi persembahan. Lihatlah bagaimana mata kita menyembah Tuhan-Nya dengan caranya sendiri. Menangis. Biarkan sajalah sang mata menyelesaikan prosesi penyembahannya itu sampai tuntas. Diam.
Saat kita panggil Allah, kulit kitapun ditundukkan oleh Allah sendiri dalam posisi persembahan kepada-Nya. ”Wahai kulit…, merunduklah kepada-Ku…, fa’budni…”. Dan setiap inchi kulit kitapun bergetar halus menyampaikan sembah kepada-Nya. Boleh jadi pada awalnya prosesi tersungkurnya kulit kita itu dihadapan Allah dengan getaran yang agak kasar. Akan tetapi biarkan sajalah kulit kita itu menyesesaikan tugasnya sendiri dalam menyembah Allah. Lihatlah betapa kulit kita bergetar, bulu-bulu halus kita bergetar, tangan kita bergetar, tubuh kita bergetar saat mereka didudukkan oleh Allah dalam posisi persembahan.

Tidak hanya itu, atom-atom tubuh kitapun didudukkan Allah dalam posisi persembahan kepada-Nya. Atom-atom tubuh kita itu dibersihkan dan dimandikan oleh Allah dengan Nur dari-Nya: ”fahua ’alaa nuurin mirrabbihi…”, sehingga sang atom itupun seperti berubah menjadi kupu-kupu yang menari riang menyambut fajar yang sedang merekah bagi sebuah kesempurnaan. Atom-atom tubuh kita yang tadinya gelap karena bekas-bekas keangkuhan, dosa-dosa, dan kekotoran kita, dicelup oleh Allah menjadi atom-atom yang penuh oleh liputan cahaya iman, islam, dan ihsan…

Biarkan sajalah proses itu berlangsung untuk beberapa saat. Karena sebenarnya saat itu kulit kita dan atom-atom tubuh kita sedang dituntun sendiri oleh Allah untuk menuju posisi persembahannya yang sebenarnya. Posisi TALINU (rileks, lembut, bergetar halus). Diam.

Ketika kita terus memanggil Allah dengan lembut, tubuh kitapun akan dituntun sendiri oleh Allah untuk menyampaikan sembah dan sujudnya kepada Allah. ”wahai tubuh…, warka’uni…, wasjudni…, waqtarib…, rukuklah kepada-Ku, sujudlah kepada-Ku, marilah mendekat…!”. Dengan cara mulai dari yang agak keras sampai kepada cara-cara yang sangat santun dan halus, tubuh kita akan dituntun oleh Allah untuk rukuk dan sujud kepada Allah Sendiri. Karena memang cara penyembahan tubuh kita kepada Allah adalah dengan cara itu. Rukuk dan sujud. Ikuti sajalah prosesi penyembahan tubuh kita kepada Allah ini sampai selesai. Diam.

Begitulah, mata kita, kulit kita, tubuh kita, dan bahkan hati (dada, sudur) kita secara telaten dituntun sendiri oleh Allah untuk menyembah Allah. Dada kita akan direkahkan sendiri oleh Allah untuk menjadi luas, tenang, damai, dan tentu saja bahagia. Kita hanya menikmati saja kesemuanya itu dengan rasa terheran-heran. Dan kalau sudah begitu, maka kita tinggal ikuti saja perintah Allah berikutnya, yaitu ”wa aqimish shalaata lidzikri…”.

Ya…, dirikan sajalah shalat dalam suasana mata, kulit, tubuh, dan dada kita menyembah Allah dengan caranya sendiri-sendiri. Tidak usah diganggu. Dan kesemuanya itu akan selalu membawa kita untuk ingat dan sadar bahwa benar Allah adalah Tuhan kita yang maha meliputi segala sesuatu. Kita tinggal siap-siap saja lagi untuk menerima pencerahan demi pencerahan yang memang kita butuhkan dalam hidup kita ini, sebagai bekal kita dalam menjalankan tugas kita sebagai wakil Allah, kurir Allah, duta Allah dialam dunia ini. …

Jadi selalu begitu: KOSONG (al bathinu, Alif Lam Mim), DEKONSENTRASI, MEMANCAR KE SINI, lalu siap-siaplah untuk menyadari bahwa pada saat yang sama ada SANG ADA (adh dhahiru, dzaa likal kitab). KOSONG dan ADA, Al Bathinu dan Adh Dhahiru, ya… SATU. INI…!. Masak sih hanya sampai ketemu yang KOSONG saja, ya bingunglah jadinya. Kalau kosong, ya… namanya baru sadar akan Al Bathinu. Sampai ketemu ADA gitu lho…, Adh Dhahiru. INI…

Jika Sang ADA sudah bernyata dalam ketiadaan apapun juga (KOSONG), maka kita tinggal bersiap-siap saja lagi dituntun oleh ALLAH sendiri untuk mengenal, memahami, dan menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan kita sendiri. Karena Sang ADA memang telah meletakkan dalam liputan-Nya paling tidak sembilan puluh sembilan (99) Nama-Nya yang menunjukkan aktifitas-Nya (Af’al-Nya) dalam menata seluruh alam yang diliputi-Nya. Dimana ke 99 nama-Nya yang menunjukkan sifat, selendang, aktifitas, atribut-Nya itu tepat berada dalam liputan-Nya sendiri. Sehingga dengan gagah perkasa Dia berhak bersabda: ”semua sebutan nama itu adalah milik-Ku, oleh sebab itu menghambalah kepada Aku saja…”.

Lalu kita perhambakan saja diri kita kepada Dia. Ya…, kita ikuti saja apapun permintaan-Nya ”seirama” dengan mata kita, telinga kita, kulit kita, dada kita, tubuh kita yang dengan caranya sendiri-sendiri ikut permintaan Allah pula, yaitu dengan DIAM, TENANG, LEMBUT (TALINU). Dan Allah kemudian menyatakan bahwa posisi terbaik untuk menghamba kepada-Nya adalah dengan mendirikan SHALAT.

Karena shalat memang diperuntukkan buat kita agar kita selalu bisa sadar penuh kepada Allah. Dari awal shalat (takbiratul ihram) sampai dengan salam tidak sehirupan nafaspun kita terjauhkan dari Allah. Dalam shalat kita selalu diajak untuk memandang Wajah Allah, memuja Allah, memuji Allah, menyembah Allah, merukui Allah menyujudi Allah, berbicara dengan Allah, berdoa kepada Allah, dan tentu saja untuk setiap aktifitas kita itu pasti ada respon dari Allah, karena Dia memang ADA…

”innani anallah laa ilaha illa ana fa’budni wa aqimish shalaata lidzikri… Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka meghambalah, mengabdilah kepada Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.”, (Thaha 14).

Jadi ”laa ilaha illaallah” itu sebenarnya bukanlah hanya sekedar sebuah bacaan ringan dan berguman dilidah dan dibibir saja. Tetapi itu adalah sebuah proses yang sangat lembut dan mengharukan yang membawa kita mampu untuk menjadi saksi atas diri kita yang kehilangan segala pengakuan kita. Kosong, diam, hening, abadi. Dan dengan seketika itu pula kita akan menjadi saksi bahwa pada Wujud Keabadian itu ada SANG ADA, yang mengaku namanya adalah ALLAH. Karena kita bersaksi kepada-Nya, maka Dia pun akan bersaksi pula kepada kita. Karena Dia memang adalah Sang Maha Bersaksi, Asy Syahiid. Setelah itu kitapun siap-siap dan bersedia untuk dijadikan-Nya sebagai hambanya, pesuruhnya, abdi-Nya, kurir-Nya dalam menyampaikan Sifat-Nya dan Af’al-Nya untuk merahmati manusia dan alam semesta disekitar kita.

Pada waktu-waktu tertentu kita tinggal duduk merendah-rendah, bersimpuh, rukuk, sujud dan DIAM di depan Wujud-Nya dalam ritual SHALAT sebagai sarana kita untuk minta pertolongan, minta petunjuk, minta penilaian kepada-Nya atas apa-apa yang akan dan yang sudah kita kerjakan. Wasta’inu bish shabri wash shalah…, mintalah pertolongan kepada ku dengan SABAR (DIAM) dan SHALAT…( Al Baqarah 45). Dan pastilah dia akan memberikan jawaban dalam bentuh ILHAM (alhamaha), berupa solusi, jalan keluar dari segenap masalah kita, dan rezki dari pintu yang tidak kita sangka-sangka. Akhirnya tidak ada sikap lain yang bisa kita tunjukkan kecuali sikap syukur kita, yang kemudian dibalas berlipat kali oleh Allah dengan Syukur dari-Nya. Karena Dia memang adalah Asy Syakuur, Sang Maha Bersyukur. Sehingga akhirnya yang tersisa pada diri kita hanyalah rasa IMAN yang bertambah dan bertambah kepadanya. Karena setiap rasa iman kita kepada-Nya akan dibalasnya dengan Iman dari-Nya. Sebab Dia memang adalah Sang Maha Beriman, Al Mu’min.

Jadi proses laa ilaha illah itu ternyata puncaknya adalah rasa IMAN kepada Allah. Dengan kata lain, iman inilah puncak ilmu spiritual yang sebenarnya, yang sudah kita lupakan sedemikian lamanya. Ya…, rasa Iman kepada Allah lah ILMU YANG TERTINGGI yang bisa kita dapatkan dalam sebuah proses beragama. Sedangkan hal-hal yang lainnya hanyalah merupakan aktifitas yang menandakan bahwa kita ini hanyalah abdi Allah, hamba Allah, kurir Allah, khalifah Allah yang diturunkan-Nya kemuka bumi ini untuk berkarya dan berperadaban.

Allah – glory be to Him and may He be exalted! – has given inanimate objects awareness and perception by which they glorify their Lord. The stones fall down out of fear of Him. The mountains and trees prostrate. The pebbles, water, and plants glorify Him. All this is going on but we are not aware of it. Allah the Great said, “There is nothing which does not glorify His praise, but you do not understand their glorification”. (Quran 17:44) The companions heard the food that was being eaten glorifying Allah. That was because the companions had a transparency of heart that does not now exist among us. All these things are part of our world and yet we are in complete ignorance of them.

Truly in the heart there is a void that can not be removed except with the company of Allah. And in it there is a sadness that can not be removed except with the happiness of knowing Allah and being true to Him. And in it thereis an emptiness that can not be filled except with love for Him and by turning to Him and always remembering Him And if a person were given all of the world and what is in it, it would not fill this emptiness.

Bila Ada Kata yang Kurang Berkenan Insya alloh Semata-mata Hanya Wujud Kebodohan Diri….dan Ke alpaan Semua Semua Diri, Sajatinya Tiada Ilmu Tanpa Kepintaran, Tiada Bodoh Tanpa Berilmu dan Beramal..
Mudah2n aloh Memberkati Kita semua. amein.

Di Sunting dan Disarikan, Serta dikaji Dari:
[1]Shaykhul Islam al Hujjatul Islam
Abu Hamid al-Ghazzali
(as Sufi al Naqschibandi ra)
geb.1059 in Tus, Ostiran; gest.1111
bedeutendster shafiitischer Rechtsgelehrter und aschariitischer
Theologe des Islams ,Denker ,
lehrte an der Nizamiyya-Hochschule in Bagdad
[2] For a general discussion of the debate on Sufism in the twentieth century, see Carl W. Ernst, Sufism: An Essential Introduction to the Philosophy and Practice of the Mystical Tradition of Islam (Boston: Shambhala, 1997), 199-228; Elizabeth Sirriyeh, Sufis and Anti-Sufis: The Defence, Rethinking and Rejection of Sufism in the Modern World (Richmond, Surrey: Curzon Press, 1999), chs. 4-6.
[3] Linda Schatkowski Schilcher, Families in Politics: Damascene Factions and Estates of the 18th and 19th Centuries (Stuttgart: Steiner Verlag, 1985), 194-196; Zaim Khenchelaoui and Thierry Zarcone, “La Famille Jilânî de Hama – Syrie (Bayt al- Jilânî),” Journal of the History of Sufism, 1-2 (2000), 61-71.
[4] Linda Schatkowski Schilcher, Families in Politics: Damascene Factions and Estates of the 18th and 19th Centuries (Stuttgart: Steiner Verlag, 1985), 194-196; Zaim Khenchelaoui and Thierry Zarcone, “La Famille Jilânî de Hama – Syrie (Bayt al- Jilânî),” Journal of the History of Sufism, 1-2 (2000), 61-71.
[5] Muhammad Abu al-Yusr ‘Abidin, Hakaya al-Sufiyya (Damascus: Dar al-basha’ir, 1993).
[6] ‘Imad ‘Abd al-Latif Naddaf, Al-Shaykh Ahmad Kuftaru yatahaddath (Beirut: Dar al-rashid, 1997), 150-192. Stenberg reports that among Kuftaro’s young adherents the ideas of Hasan al-Banna are well-known and widely discussed. @@@

Categories: ARTIKEL SUFISTIK | 331 Komentar

CARA MEMBUAT BENDA BERTUAH/PENGISIAN BENDA


Prayoga Gemilang
gemilang.prayoga@yahoo.co.id

sebelumnya benda yng akan di isi di letakkan diatas kapas yang sudah di basahi dengan minyak misik. bacalah :NAWAITU TAQWALLOH WA TAQORRUBAN ILALLOH WA GHOROTAM MINALLOH WA TAQDIMAL AMRI BISMILLAHIL LADZI LAA YADZURRU MA’AS MIHII SYAI’UN FIL ARDHI WALA FIS SAMAA’I WAHUWAS SAMI’UL ALIIM.baca 3x tahan nafas

selanjutnya membaca fatihah masing2 satu kali kepada:
1.Nabi Muhammad SAW
2.sahabat Nabi yang 4
3.Syekh Abdul Qodir jailani
4.Wali songo
5.Kyai gede suropati tegal gubuk Cirebon
6.Sultan Hasanudin Banten
7.Mbah Hamim buntet Cirebon

ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLOH WA ASY HADU ANNA MUHAMMADAR ROSUULULLOH
LAA MAUJUDAN ILLALLOH WALA MA’BUDA ILLALLOH ANAFAS ANUFUS ANNAFSIYAH BIL HAKIIM.baca 3x tahan nafas.

QOOLA ROSUULULLOHI SHOLLALLOHU ALAIHI WA SALLAM QUL MAN JAROB.baca 9x tahan nafas,lalu tiupkan ke benda yang akan di isi 1x.(di ulang-ulang sampai 11x)

AN QOBASI HAULIDUNA BABUN NAWAA,LIPAK-LIPUK GAMAN EMPUK KOYO KAPUK.EMPUK-EMPUK SAKING KERSANING ALLAH.LAA ILAAHA ILLALLOH MUHAMMADUR ROSUULULLOH. baca 11x (sebelas kali)

BISMILLAH-BISMILLAH MANDI CIPTANE ALLAH
BISMILLAH-BISMILLAH MANDI SABDANE ALLAH
BISMILLAH-BISMILLAH KANG AMBAGI RASANE ALLAH
BISMILLAH-BISMILLAH DUH GUSTI KANG MOHO KUWOSO,KULO NYUWUN MUGI=MUGI ….(sebut bendanya)…PUNIKO DIPUN ISI KEKUATAN GHOIB,ANTI GAMAN TAJAM,KEKUATAN ANTI PELURU KELAWAN KEKUATNE GUSTI ALLAH.baca 3x.tiupkan ke benda yang di isi.

KETERANGAN:
cara ini dilakukan selama 7 hari dengan di barengi puasa sunah pada siang harinya.
bila ingin lebih kuat bisa di tambah bacaan asma-asma maupun hizib,pada bacaan sebelum bismillah-bismillah.

demikian sedikit pengetahuan dari saya,dan mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan.wassalam. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 90 Komentar

SUSUNAN ACARA LENGKAP SILATURAHIM KWA SEMARANG


Laskar Lung_Gading
Tenoputro@yahoo.co.id

BERSAMA DGN INI KAMI MENGINFORMASIKAN SUSUNAN ACR FINAL RESMI DALAM ACARA DI BANDUNGAN UNGARAN KAB.SEMARANG HARI/TANGGAL SABTU/MINGGU : 18-19 DESEMBER 2010

Direncanakan sebagian panitia sdh standby di sekretariat/pendopo gedong songo mulai jam 11.00 Wib,silahkan yg sdh dtg duluan lgsg melakukan registrasi dan bs istrht ato berjalan2 melihat pemandangan jg candi gedong songo.
DENGAN SUSUNAN ACR SBB :
SABTU 18 DESEMBER 2010 :
13.00-15.00 REGISTRASI PESERTA
15.00-15.30 SHOLAT ASHAR
15.30-17.30 ACARA PEMBUKAAN DAN PERKENALAN
1)KETUA PANITIA LASKAR LUNG_GADING
2)SOHIBUL BAIT KI AGENG UNGARAN
3)SESEPUH RAKA MAS JAMBRONG
4)PERWAKILAN KWA
17.30-18.00 KI CIPTO HUSODO
PENGIJAZAHAN RAJAH KALACAKRA VERSI SYEIKH SUBAKIR
18.00-19.30 ISHOMA
19.30-20.30 KI AGENG UNGARAN
PELATIHAN MEDITASI U/MEMBUKA POTENSI DIRI AGAR MUDAH MENERIMA ILMU DAN HIKMAH DAN PENYELARASAN ENERGI ALAM UNTUK KESELAMATAN LAHIR BATIN,KHARISMA,KEAGUNGAN BERIKUT PENAJAMAN DOANYA. BI’IDZNILLAH.
20.30-21.30 KI AGENG JEMBAR JUMANTORO :
ILMU KEJADUKANE WONG BANTEN,SALAH SATU KEBERKAHAN HIKMAH DARI LELUHUR BUMI BANTEN YANG DIGUNAKAN DLM BER AMAR MA’RUF NAHI MUNKAR. (beliau ada penyesuaian jadwal beliau yg berbenturan dgn tugas dan tanggung jwb beliau di padepokan,kehadiran beliau akan dikonfirmasi ulang klo ada saudara seperguruan laennya yg bs menggantikan posisi beliau dlm tugas)
LAPIS II APBL KI AGENG JEMBAR JUMANTORO BERHALANGAN
20.30-21.30 KI YUSUF SUPRIYADI
PELATIHAN ILMU TOTOK DAN PIJAT ELEKTRIK LISTRIK
21.30-22.30 GUS SHOIM HAMZAH
1. IJAZAHAN AMALAN MAHABBAH SUARA BERGUNA BAGI MEREKA YG BEKERJA SBG ENTERTAINER,ARTIS,PENYANYI,MARKETING,DIPLOMAT,HUMAS HAL2 YG BERKAITAN DGN HUBUNGAN KEMASYARAKATAN ATAU KHALAYAK RAMAI.
2. IJAZAHAN HIZIB ANDARUN INSYA ALLAH BERFUNGSI UNTUK PENGASIHAN , KEWIBAWAAN,MEMPENGARUHI BANYAK ORANG,KESELAMATAN MUTLAK,PAGAR GHOIB DIRI,RUMAH,TOKO INSYA ALLAH DIARAHKAN KE SEGALA HAJAT.
22.30-00.30 RAKA MAS JAMBRONG DAN ALHIDAYAH CREW
1)PENYELARASAN DAN IJAZAHAN TASBIH ASMA YG DISELARASKAN DGN ASMA KUBRO KEWIBAWAAN, ASMAULHUSNA PENGASIHAN AGUNG, ASMA HIKMAH U/KEREZEKIAN, KEDIGJAYAAN DAN ILMU SELAMAT,ILMU TERAWANG.
2)PEMBUKAAN DAN PENYELARASAN MATA BATIN U/PEMBUKA DAN MELIHAT TIRAI KEGHAIBAN BHUMI GEDONG SONGO. (MOHON DOA RESTUNYA SMG KT BERSAMA2 MENDAPAT KEMURAHAN DR SANG MAHA PENCIPTA AKAN TERBUKANYA TABIR BATIN KITA).
00.30-01.00 PERSIAPAN PENYELARASAN RDR RADEN SANCANG UNGU
01.00.01.30 PENYELARASAN RDR OLEH RADEN SANCANG UNGU
01.30-02.00 EVALUASI KEGIATAN
02.00-07.00 ISTIRAHAT
07.00-07.30 PERSIAPAN
07.30-11.00 ADA 3 BUAH ACARA YG AKAN DILAKSANAKAN SCR BERKESINAMBUNGAN
1)KI CIPTO HUSODO DAN REKAN2NYA.
PENGOBATAN HERBAL,REFLEKSI DAN BEKAM.
2)GUS SHOIM HAMZAH
GURAH TENGGOROKAN DENGAN MEDIA MADU,SANGAT BESAR SEKALI FAEDAHNYA DI SAMPING U/KESEHATAN JG MELURUHKAN DAN MEMBERSIHKAN LENDIR KOTOR DI TENGGOROKAN,BIAR CLING.
3)LASKAR LUNG GADING DAN MAS HIJRAH 01 (DGN PANDUAN KI BATHARA KRISHNA)
PENGOBATAN DGN METODE RENDAMAN RAJAH SAEFI JABARUT U/MENETRALISIR ENERGI NEGATIF DLM TUBUH.
NOTE :
1) kepada yg berencana mengikuti pengijazahan RDR dr Raden Sancang Ungu dimohon mempersiapkn diri msg2 dgn membawa minyak zakfaron1cc buat msg2 personal/pribadi,kami persilahkn mempersiapkannya dr rmh masing2dgn hrg yg tdk memberatkn poro sedulur smua.
2)Disarankan dan diingatkan ** membawa pakaian hangat dan tebal secukupnya,krn cuaca ckp dingin dan berembun krn ini di daerah ketinggian dan didaerah pegunungan. **Membawa lilin ato senter buat kepentingan pribadi,siapa tau ada yg mlm2 ingin jajan ato ingin kebelakang. **Membawa obat2an pribadi seperlunya.
3)membawa botol mineral kecil,dua botol sj u/konsumsi msg2,jg botolnya nnt bs dpotong dgunakan buat gelas mnm ramuan dan jamu yg mgkn akan dkonsumsi peserta yg terapis(mhn maaf tdk ada gelas).
4)bagi yg merencanakn u/membuka penginapan ato hotel,bisa dilakukan koordinasi pembayaran mhn mengkonfirmasi kpd saudara hijrah,selaku Koordinator lapangan(korlap) di nmr 081228182273.
Harga kamar berkisar antara50-100rb. Hotel di gedong songo tdk bs kt booking/pesan,jd mhn maklum bagi yg berkenan hadir dan ingin pesan kmr buat mentranfer sj kpd saudara hijrah,kmr yg tarifnya panjenengan kehendaki,biar kt bantu buat pengurusan dan pembayarannya. Trnfr dan pemesanan kamar,plg lambat s.d hari/tanggal jumat/17 desember 2010,dtunggu smp dengan jam10.00 WIB pagi tranferan pemesanan kmr.
5)Bagi segenap sohibul hijazah kami ucapkan beribu2 trmksh yg tak terkira,atas sgenap peran serta dan supportnya. Sekaligus dgn terbitanya pengumuman ini berarti,u/pendaftaran sohibul ijazah “”kami simpan dulu bagi yg menyusul””. Krn bagi sohibul ijazah yg susulan tetap kami trm,klo mmg wkt memungkinkan akan kami persilahkn mengisi jeda acara. Krn acr inti sdh ckp padat. Tapi bila memungkinkan u/pemberian ijazah secara “susulan”mhn u/tetap diinformasikn kpd panitia.
6)bagi yg belum jelas mslh rute,bs membuka postingan kwa semarang sblmnya,ato menghub nmr2 dibawah ini :
1. Pencari guru sejati semarang 088215003820
2. Hijrah semarang 081228182273
3. Laskar lung gading Semarang 085740011189
4. Harsa 081228251908
5).Aguskentus 08813745438
Demikian yg dpt kami sampaikan,agar dpt menjadi perhatian dan kebijaksanaannya. sekali lagi,dgn segenap kerendahan hati,kami mhn doa dan restunya agar smua acr dan wkt dpt kt pergunakan buat sebaik2nya buat menjalin paseduluran dan silaturahminya.
Salam Takzim.
Team LITBANG KWA Semarang.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 63 Komentar

ILMU DZAT BINTANG


DATOK BUJANG
zainul.mirza@gmail.com

liridhoilahi taala.. afatehah ..

*Alhamdulillaahi nasta’iinuhu wa nastaghfiruhu wa na’uudzubillaahi min
syuruuri anfusinaa wa min sayyiaati a’maalinaa may yahdillaahu falaa
mudhillalahu wa may yudh-lil falaa haa diyalah , *
*Asyhadu allaa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalah, wa asyhadu anna
muhammadan ‘abduhu wa rosuuluhu laa nabiyya ba’dah.*
*Allahumma sholli wasallim wa baarik ‘ala muhammadin wa ‘ala aaalihi wa
ash-haabihi ajma’iin, *

teriring salam kepada baginda nabi saw dan para sahabat ,juga kepada datok leluhur kami si pahit lidah dan seluruh kerabat dari barat sampai ke timur dalam semesta .
dengan ridho AllahSWT wa Rosul mengijazahkan cahaya Rabb ini kepada yg
berhasrat di jalan Allah SWT

dzikir kunci Zat bintang sebagai pengamal
SELAMA AMALAN DI LAFADZKAN ADAB NYA MENJAGA WUDHU & MENGHADAP KIBLAT

Allahu wahdahu la syarikalah muhammadan ‘abduhu wa rasulu tawajhah haitsu
syi’ta fa innaka manshur 313 x.
**tiap 100 membaca istighfar 3x dan hailalah 100x
*(HAILALAH =**lailahaillallah** yang terahir di tutup dengan
muhammadarosullalah)*

dibaca di luar rumah menghadap langit selama 7 malam

malam terahir membaca syahadat 100x.

selama melakukan amalan ambilah garam dengan ujung jari manis bertemu ibu
jari dan simpan di ujung lidah dan biarkan sampai habis menyatu dg tubuh.

*DALIL Qur’an, surat 67 Al Mulk ayat 1-5.*

” Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang dekat dengan bintang-bintang
itu dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat pelempar ke syaitan dan Kami
sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala”.

DALIL *Qur’an surat 37 (As Shaafaat) ayat 6-9:*

“Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu
bintang-bintang dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap
syaitan yang sangat durhaka . syaitan itu tidak dapat mendengarkan
(pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru untuk
mengusir mereka dan bagi mereka siksaan yang kekal”.

Dzat bintang yang mengandung keagungan rahmat ALLAH SWT :

1. Dzat Bintang Qomarun /kamer.
Adanya pada jam 18:00 sampai dengan 20:00
Isinya mengandung dzat meta kalsium/kalk
(bagus buat kesehatan tulang)

2.Dzat Bintang Thariq,
Adanya pada jam 20:00 sampai dengan 22:00
Isinya mengandung dzat meta oksigen
bagus buat kesehatan pernapasan dan otak dan kulit.

3. Dzat Bintang Kawakib,
Adanya pada jam 22:00 sampai dengan 24:00
Isinya mengandung dzat meta ferrum/besi dan Uranium, mempunyai daya tarik
dan daya tolak. (memperkuat tenaga dalam: tolak dan tarik)

4. Dzat Bintang Buruj,
Adanya pada jam 00:00 sampai dengan 02:00
Isinya mengandung Dzat meta hidrogen
bagus buat memperkuat fisik

5. Dzat Bintang Zuhal
Adanya pada jam 02:00 sampai dengan 04:00. Isinya mengandung dzat meta
vitamin A yang berguna untuk kesehatan dan ketajaman pandangan mata.

6.Dzat Bintang Dhuha
Adanya pada jam 04:00 sampai dengan 06:00.
Isinya mengandung dzat meta penambah darah.

7.Dzat Bintang Dhuha (pada waktu ini)
Adanya pada jam 06:00 sampai dengan 11:00,

setelah selesai 7 malam tiap sholat bacalah sholawat 3x lalu bacalah dzikir
kunci tadi..

cara penggunaan bacalah sholawat Tahan nafas dan ucapkan maka biiznilahi
taala ke 7 dzat bintang tadi berhidmat ke pada kita
wallahu a’lam bishowab. @@@

Categories: ILMU DZAT BINTANG | 237 Komentar

K A D A L ( KAFFA DALAM LAA ILAAHA ILLALLAAH )


Iwan Kun ( KWA No : 0629 )
iwan.fajarbp@gmail.com

Assalamualikum Wr.Wb. Afdhaludzdzikri Fa’lam Annahuu : “LAA ILAAHA ILLALLAH”

Salam Pamuji Rahayu Kangmas Ki Wongalus, Kang Mas Begawan Chandu beserta Poro Pini Sepuh Lan Sesepuh Kampus Wong Alus Dengan Segenap Jajaran ADMIN, Dewan Penasihat KWA, Dewan Litbang KWA, Rektor KWA yang Senantiasa Selalu dalam Lindungan Allah SWT dengam pengabdian, Pengorbanan baik Materi,Tenaga Maupun Pikiran dengan Didasari Ke-Ikhlasan dalam Membina,Serta Mengayomi Silaturohmi Pada Keluarga Besar Kampus Wong Alus, Tidak Lupa Salam Pamuji Rahayu, Keselamatan Dunia Wal Akhiroh Serta Keberkahan Hidup Dari Dzat Penguasa Alam Allah SWT, Teruntuk Seluruh Bolowong Alus Di Kampus Tercinta Kampus Wong Alus.

Sholawat Serta Salam Kita Panjatkan Kahariba’an Junjungan Nabi Besar, Nabiyulloh, Nabi Muhammad Rasulullah SAW. Sama-sama kita Mengharap Safa’at dari Allah SWT yang telah dilimpahkan Kepada Rasulullah SAW.

Ijinkan Saya yang Dhoif untuk menyampaikan suatu Amanah Tentang KADAL di Kampus Wong Alus yang saya Cintai, Sering Kita Membaca Kalimat KADAL Yang telah disampaikan Oleh Saudara kita Salah Satu dari Bolo Wong Alus Beliau Bernama “ Akhmad Roi “ Biasa menggunakan Nickname “IBLIS”, Sungguh Sesuatu Yang Tidak Biasa dan tidak Lazim kita menyebut nama orang Dengan Iblis, Biasanya Bila kita menyebutkan Nama Iblis wajib menggunakan tambahan “Laknatullah,” Mungkin Nickname Iblis adalah Suatu Pesan Singkat Yang Disampaikan Oleh Mas Akhmad Roi, Atau Sebagai Kepedulian Beliau Untuk Menyampaikan Pesan Bahwa Iblis Laknatullah adalah Musuh Yang Nyata bagi setiap Hamba-Hamba Allah SWT, yang tidak Mau menerima atau tidak mau menjalankan Perintah-Perintah yang sudah menjadi Ketetapan, maupun Mendekati larangan-larangan yang sudah ada didalam Batasan Aqidah, sehingga dapat mempengaruhi dan Meruntuhkan Aqidah-Aqidah yang Selama ini kita Bangun dengan Harapan Kesempurnaan Iman Kepada Allah SWT Sehingga Kita Kembalikan Ruh dalam Jasad Kita dalam Keadaan Ber Iman Kepada Allah SWT.

Sebagai Landasan Aqidah Supaya Kita Tidak Mengikuti Langkah Atau Tipu Daya Iblis atau Syaithan yang Terkandung Di Dalam Surat Al-Baqaroh Ayat 208 “ Hai Orang – Orang Yang Ber Iman, Masuklah Kamu Kedalam Islam Secara Keseluruhan Dan Jangan Kamu Turut Langkah-Langkah Syaithan Sesungguhnya Syaithan itu adalah Musuh Yang Nyata Bagimu “.

Iblis Selalu Menggoda Bagi Setiap Hamba-hamba Allah SWT, dengan , Kesombongan, Keangkuhan, Keserakahan, Ketamakan ,kemunafikan, Kebohongan, Ghibah , Zholim adalah Suatu Sifat yang Diwarikan Iblis Laknatullah Kepada Hamba-Hamba Allah .

Tanpa Memandang Status Sosial atau Golongan dari Sisi manapun, Setiap Saat , Setiap waktu, Setiap Ada Kesempatan Iblis Laknatullah Dengan Mudah dapat Memasuki Tubuh Kita Melalui Pembuluh Darah ( “Sesengguhnya Syetan itu Berjalan Pada Anak adam Pada Pembuluh Darahnya. “ HR : Muslim ).

Syirik Dan Musyrik adalah Senjata Andalan Sang Iblis Laknatullah Dikirim melalui Pembuluh Darah yang akhirnya bersumber dan Bersemayam Merasuk didalam Hati / Qolbu / Bathin pada setiap hamba-hamba Allah, yang Bertujuan Hanya Untuk Meruntuhkan dan Menghancurkan Aqidah Agar Kita Tidak Ber Iman Kepada Allah SWT Dan Rasulullah SAW, Bila Aqidah Sudah Tidak Dapat Dipertahankan Maka Sang Iblispun Mengajak Menuju Neraka Jahanam Singgah Sanah Terakhir Buat Sang Iblis. ( Surat Al-Hijr : 42 – 44 ).

Ini adalah Sekelumit literatur Perjalanan mengenai Bagaimana Sang Iblis Mempengaruhi dan Menjerumuskan Serta Merusak Aqidah Ke Imanan bagi Hamba-hamba Allah.

Satu Keyakinan Kita Yang Harus Ditanamkan Di Dalam Qolbu Yang paling dalam “ Iyyaaka Na’ budu Wa iyyaaka nasta’iin “ Hanya Engkaulah yang kami Sembah dan Hanya Kepada Engkaulah kami Mohon Pertolongan..

Dengan Jalan Mendekatkan Diri Pada Allah SWT, Dzat Maha Menguasai Jagad Alam Semesta, Beribadah yang Khusu, Bedzikir Mengagungkan Asma Allah memohon perlindungan KepadaNYA, Sesuai surat Al-Mu’Minuun 97 -98, “ Dan Katakanlah Ya Tuhanku Aku Berlindung Kepada Engkau dari Bisikan-bisikan Syaitan-syaitan dan Aku Berlindung Kepada Engkau Ya Tuhanku dari kedatangan Mereka Kepadaku “

Sering Kita Di anjurkan untuk Berzikir Dengan Qolbu ( Dzikir Sirr ) ini sangat bermanfa’at untuk membersihkan pengaruh-pengaruh Iblis yang sudah tertanam di dalam Qolbu kita.

Qolbu Adalah Pusat Pengendalian di dalam diri Kita , baik buruknya seseorang dikendalikan dari qolbu , Perintah Qolbu di Teruskan menuju Alam Pikiran, ketika qolbu menuju ke alam pikiran dengan jalan kebaikan maka alam pikiran memerintah anggota tubuh kita menuju kebaikan, dan ketika qolbu memerintahkan pada alam pikiran dengan jalan tidak Baik kepada anggota tubuh kita akibat pengaruh Iblis Laknatullah didalam Qolbu kita maka kemudharotanl dan Kesesatanlah yang kita dapati.

Dengan Kebersihan Qolbu dalam diri kita melalui Dzikir kepada Allah SWT, maka Tidak akan mudah Iblis dapat meruntuhkan Aqidah Kita, Banyak Perintah-perintah Dzikir didalam Ayat suci Al-qur’an, Jadikanlah Berdzikir Ibadah Wajib sesudah Sholat Lima Waktu , dan Ibadah Puasa Romadhon, Serta lebih banyak lagi melatih diri melakukan ibadah Puasa Sunah , karena dengan berpuasa dapat melatih diri dan membersihan diri dari pengaruh-pengaruh Iblis Laknatullah.

Kerjakan Proses Dzikir dengan Ikhlas dan Tawadu , Satukan Bathin Kita kepada Dzat Maha Penguasa Seluruh Jagad Alam Semesta, Penguasa Dari seluruh Mahkluk yang ada di muka Bumi, Dimulai dengan Berdzikir Istigfar, Berdzikir Tahmid , Tasbih Dan Takbir

Dilanjutkan dengan Dzikir Sholawat Nabi Muhammad SAW, lalu Berdzikir dengan Asmaul’Husna mengagungkan Nama-nama Allah SWT, lalu ditutup dengan Berdzikir dengan Kalimat Tauhid “ LAA ILAAHA ILLALLAAH”, Dan Sebagai Penutup sebagai akhir Berdzikir Dengan membaca Al-Fatiha Untuk Kesempurna’an Dzikir.

Kalimat Tauhid “ LAA ILAAHA ILLALLAAH”.inilah sebagai RUHnya Dzikir Afdhaludzdzikri Fa’lam Annahuu : “LAA ILAAHA ILLALLAAH” ( Semulia-mulianya, Sebaik-baiknya Dzikir Yaitu “LAA ILAAHA ILLALLAAH” ), Tidaklah Ber Iman Seseorang Hamba Allah Jikalau Tidak Mengucapkan kalimat Tauhid , Suatu Landasan yang Sangat mendasar Didalam Rukun Islam, sebagi persyaratan Mutlak yang diharuskan mengucapkan Dua Kalimat Syahadat “ LAA ILAAHA ILLALLAAH MUHAMMADUR ROSULULLAH “ ( Tiada Tuhan Selain Allah, Muhammad Adalah Utusan Allah ).

Tidaklah IMAN Bila Tidak ISLAM, Sangat Berkaitan dan berhubungan satu sama lain Tidak Ber Iman Kalau Tidak Islam, Rukun Islam Diharuskan Bersyahadad Sedangkan Rukun Iman Diharuskan Ber Iman Kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Kaffa DAlam LAA ILAAHA ILLALLAAH, Kaffa Dalam Arti Keseluruhan Suatu Bukti Ke Imanan Kita Kapada Dzat Maha Pencipta , Dzat Yang Menguasai Seluruh Mahkluk Dzat Yang Menguasai Langit dan Bumi , dengan Dilandasi Rukun Iman Dan Rukun Islam yang selalu berada di dalam satu Kesatuan Di dalam Dua Kalimat Syahadad

Yang dijadikan suatu persyaratan Mutlak untuk Umat Rasulullah SAW.

Ketika Seseorang Menjelang Sakaratul Maut di akhir penghujung sebelum RUH terlepas dari Jasad kita di wajibkan menuntun kalimat “ LAA ILAAHA ILLALLAAH MUHAMMADUR ROSULULLAH “ maka Si RUHpun Berharap Ketika Dia Mengahadap Kepada Allah SWT masih dalam keadaan Ber Iman Kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW. RUH kita ditiupkan Dalam Keadaan Suci maka kita Kembalikan Kepada yang menguasai RUH, Pemilik RUH dalam Keada’an Suci Serta Selalu Dalam Kedaan Ber Iman Kepada Allah SWT Dan Rasululloh SAW.

Suatu Bukti Kita Harus Kaffa DAlam LAA ILAAHA ILLALLAAH, ketika kita dipertemukan, dan berkumpul di tempat dimana kita memerlukan perjalanan yang sangat Jauh dan panjang yang tidak memiliki dimensi waktu, tempat dimana di kumpulkan seluruh Hamba-Hamba Allah, mulai Nabi Adam AS sampai Umat akhir Zaman Umat Rasulullah SAW, “PADANG MAHSYAR” Tempat akhir kita Berkumpul bersama Kalifah-kalifah Allah, Bersama Nabiyulloh, Bersama Waliyulloh, dan Bersama Para Suhada Serta Mujahid Kita Memasuki Barisan Dibawah Naungan Rasulullah SAW.

Panji-Panji Islam Berkibar, Bendera-bendera Kalimat Tauhid Sebagai Dasar Ke-Imanan Umat Rasululloh SAW dibentangkan Seluas 7 lapis langit dan 7 lapis Bumi, terbuat dari bahan Sutera, bertulisan dengan Tinta Emas dengan Warna Dasar Hijau di situlah Bendera Rasululloh SAW Terbentang dengan bertulisan kalimat

“ LAA ILAAHA ILLALLAAH MUHAMMADUR ROSULULLAH “ Suatu Tanda Yang Terbentang Supaya Kita memasuki ke Dalam Barisan dibawah Barisan Nabiyulloh Nabi akhir Zaman Nabi Muhammad Rasulullah SAW.

Sebagai Sarana kita Untuk KAffa DAlam LAA ILAAHA ILLALLAAH,adalah Dengan Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwa’an kita Secara Ikhlas dengan melalui :

1 – Sholat Wajib Berjama’ah Selalu Harus Tetap Terjaga, Dan Meningkatkan Sholat-Sholat Sunah ,Sholat Taubat, Sholat Tahajud dijadikan Kewajiban Dalam Ibadah Sholat Sunah Wajib , Karena Sholat Sunah Sepertiga Malam adalah Sarana untuk Menyatukan Bathin Kita Untuk Berkomunikasi secara Langsung Kepada Allah SWT.

2 – Tawasulan aktifitas Setelah Sholat Baik setelah Sholat Wajib Maupun Setelah Sholat Sunah, Tawasul ini adalah sebagai Bentuk Sarana Komunikasi Bathin Kita Terhadap Rasululloh SAW, Komunikasi Bathin Kita Terhadap Malaikatulloh, Para Sahabat Arba’atil Khulafaa’ir Roosyidiin, Nabiyulloh, dan Waliyulloh

Guru-guru Kita, Orang Tua Kita, Dan Seterusnya Selagi Kita masih dapat dan mampu mengingat Hamba-hamba Allah yang telah Berjasa Menegakkan Dua Kalimat Syahadad.

3 – Meningkatkan Puasa- Puasa Sunah Setiap Minggu, Setiap Bulan baik itu Puasa Sunah Senin-Kamis, Puasa Weton, maupun Puasa Mutih, karena dengan Berpuasa kita Melatih Diri Kita untuk memusnahkan Amarah Dan Menghancurkan Hawa Nafsu Angkara Murka , Nafsu yang selalu didalam Kendali Iblis Laknatullah..

4 – Berdzikir diawali dengan Istighfar sebagai wujud pembersihan diri Baik untuk Pembersihan Bathin maupun pembersihan Jazad sebelum dilanjutkan dengan Dziki-Dzikir yang lain dan Ditutup dengan Kalimat Tauhid, Niatkan Dzikir dengan Ikhlas Kepada Allah SWT tampa suatu atau dengan Jumlah Bilangan , lakukan semampu diri kita Karena Nikmat Allah SWT yang Telah kita Terima Tidak akan kita mampu untuk mengingat dan menhitung , Allah SWT Tidak Pernah Menghitung Bilangan Nikmat Yang Telah Allah SWT Berikan Terhadap Hamba-hambanya.

5 – Infaq , Shodaqoh, ,Zakat , Tadarus Al-Qur’an, Dan Menjaga Amanah adalah Sebagai Perisai Iman Kita Sebagai perwujudan Ketaqwaan Kita Kepada Allah SWT

6 – Bersilaturohmi Baik secara langsung maupun secara dengan tidak langsung ,Sebagai Contoh untuk silaturahmi secara tidak langsung ini adalah ketika kita berada di Kampus Wong Alus , Bermacam-macam Suku, Agama, dan Budaya menjadi satu Ikatan Peseduluran di Kampus Wong Alus, Dari Materi Al-Qur’an,Hadist,Fiqih, Etika ,Maupun Olah Kanuragan Semua di Sampaikan dan Di Diskusikan Bersama Poro Sedulur Poro Pini Sepuh Dan Poro Sesepuh KWA Semua ini Adalah Azas Kebersamaan untuk Memper-erat Tali Silaturahmi terhadap Sesama Hamba Allah, Walaupun Berbagai Suku, Agama Dan Budaya Yang Berbeda Kita Di Kampus Wong Alus Adalah Satu Saudara, Terima Kasih Ki Wongalus Sebagai Penggagas atau Pemrakarsa Blog Kampus Wong Alus , Ki Rektor Begawan Chandu, dengan Bolo-Bolo Admin KWA, Serta Poro Sedulur Bolo Wong Alus Sebagai Penerus dan Pewaris Budaya Nusantara ,

KADAL Adalah Bukan Amalan Dari Suatu Kanuragan tetapi KADAL adalah dasar Ilmu dari segala Ilmu Menuju Marifatullah, Kadal adalah sebagai landasan IMAN DAN TAQWA. Karena Allh SWT adalah Dzat Yang Maha mengusai Segalanya Dari Suatu ILMU Maupun Terhadap Seluruh Makhluk-mahklukNYA.

Terdapat Suatu Kandungan Energy Yang Begitu Kuat Huruf Demi Huruf, “Lam” Terjaga Oleh Kekuatan 70.000 Malaikatullah yang Melindungi didalam satu Huruf , belum terkandung dari kekuatan “NUR Muhammad” itu Sendiri ditambah dengan Dzat Penguasa Jagad Alam Semesta dengan seisinya “Allah SWT ”.

“ LAA ILAAHA ILLALLAAH MUHAMMADUR ROSULULLAH “

KAffa DAlam Laa Ilaaha Ilallaahu Muhammadur Rasulullah adalah Nur Iman dan Nur Islam Dalam Qolbu Sebagai Tiang dan Pondasi Aqidah Dalam Diri Seorang Hamba Allah untuk Memperkokoh IMAN DAN TAQWA.

Kanjeng Sunan Kali Jaga Menggunakan KALIMOSODO ( Dua Kalimah Syahadad ) Untuk Mempersatukan Kebudaya’an Dan Kepercaya’an serta keyakinan yang Berbeda . dengan KALIMOSODO Kanjeng Sunan Kali Jaga Dapat mempersatukan Kebudayaan dan kepercayaan serta keyakinan yang berbeda menjadi satu Aqidah Islam.

Kalimat Tauhid “Laa Ilaaha Ilallaahu Muhammadur Rasulullah” akan Selalu Menyertai Serta mendampingi , RUH Kita ketika RUH Kita Dihadapkan Kepada Allah SWT Dan Rasululloh SAW, Inilah KAffa DAlam Laa Ilaaha Ilallaahu Muhammadur Rasulullah , Sebagai Perwujudan Iman dan Taqwa kita di dalam Aqidah Islam.

Demikian Amanah yang dapat saya sampaikan KAffa DAlam Laa Ilaaha Illallaahu sebagai Pesan membentuk Aqida-Aqidah Iman Dan Islam Yang Dilandasi Iman Dan Taqwa Iman Kepada Allah SWT, Iman Kepada Rasul-Rasul Allah , Iman Kepada Seluruh Malaikat Allah, Iman Kepada Kitab-kitab Allah,dan Iman Kepada Hari Akhir Akhirull Kalam saya Pribadi Mohon Maaf yang sedalam-dalamnya untuk seluruh Sedulur KWA Poro Pini Sepuh dan Sesepuh KWA karena penyampaian KADAL yang tidak Sempurna ,ini hanyalah suatu kekilaf’an dan suatu kebodohan diri saya pribadi yang faqir dalam ilmu, sedangkan Kesempurna’an Hanyalah Milik Allah SWT, Dzat Penguasa Seluruh Jagad Alam Semesta dan Dzat Penguasa RUH Segala MahklukNYA.

Bismillaahir Rohmaanir Rohiim, “ Qul Huwallaahu Ahad, Allaahush Shomad, Lam Yalid Wa lam Yuulad Wa lam yakul Lahuu Kufuwan Ahad “

Wassalamu’alikum Wr .Wb.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 142 Komentar

ILMU PELET 9 ROSUL


MOHAMMAD NURUL HIDAYAT
nunkyuni@gmail.com

BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM

HAMBA HAMBA HAMBA BALIN ROSULILLAH
MAMPANG MAMPAN 9 ROSULILLAH
KULEPAS 9 ROSULILLAH KEPADA SI (sebut nama target)
MENGIKUT …. (TIKAR)
BERKAT LAILAHAILLALLOH MUHAMMADURROSULULLOH

(baca 3x senafas, tiupkan ke media)

SYARATNYA :
Kata TIKAR bisa diganti dengan tembok, kaca dll dengan SYARAT media harus menyentuh target TIDAK BOLEH ada penghalang. Kalau memungkinkan bisa langsung menyentuh baju/kulit target.

KEGUNAAN :
InsyaAlloh dapat menarik kecintaan seseorang seketika itu juga. Bagi yang berminat silahkan diamalkan, dengan ikhlas saya ijazahkan bagi semua warga di KWA ini.

PESAN SAYA :
Janganlah ilmu ini dipergunakan untuk mendholimi orang lain.

ILMU REDAM AMARAH

BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM

SEK
JUM MARAH JUM MATI
SETAN MARAH SETAN MATI
KERBAU MARAH KERBAU MATI
PUH
INNA TAWAKKALU ANNANA HATI (sebut nama target) KEPADA AKU
KUM WAKU IKUT WAKUM HAI

(baca 3x senafas, bayangkan target & lepas nafas ke arah target)

KEGUNAAN :
InsyaAlloh dapat meredam amarah seseorang.
Bagi yang berminat silahkan diamalkan, dengan ikhlas saya ijazahkan
bagi semua warga di KWA ini.

PESAN SAYA :
Janganlah ilmu ini dipergunakan untuk mendholimi orang lain.

Wassalam…

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 280 Komentar

CARA MEMBUAT MINYAK MAHABBAH DAN PENGOBATAN


PRAYOGA GEMILANG.
gemilang.prayoga@yahoo.co.id

assalamu alaikum ki wongalus,ki rektor bengawan candhu dan dan sedulur semua yg ada di KWA.ijinkan saya membuka keilmuan yg telah lama saya lakoni dan saya buktikan ini,utk menambah artikel keilmuan yang ada disini.

sediakan minyak wangi non alkohol.
sholatlah dulu 2 Rokaat
usai sholat bacalah fatihah kepada:
1.nabi Muhamad saw
2.shohabat nabi.
3.nabi khidir as
4.nabi sulaiman as
5.syekh Abd.Qodir jailani
6.kedua orang tua.
kemudian baca amalan di bawah ini.
a.surat Al fatihah 17x
b.ayat kursy 11x
c.surat Al ikhlas 21x
d.baca tasbih,tahmid,tahlil,takbir,hawqolah,masing2 11x
e.baca lagi Al fatihah 101x

f.baca:YA HAYYU,YA ALIYYU,YA MALIYYU,YA WAFIYYU,YA WAQIYYU,YA QOWIYYU,YA GHONIYYU,YA WALIYYU,YA BAQIYYU.41x

g.SUBHANALLOH WALHAMDULILLAH WALA ILAAHA ILLALLOHU ALLAHU AKBAR LAA HAWLA WALA QUWATA ILLA BILLAHIL ALIYYIL ADZIM.41x.

h.baca surah YAASIN 7x.
i.baca ayat kursy lagi 41x.
j.baca sholawat nabi 11x.
stlh semua selesai amalan diatas berdoalah minta pd Allah agar minyak tersebut mempunyai daya mahabbah/pengobatan,lalu minyak tsb di tiup 7x.

minyak ini utk satu hajat.jika kita niatkan utk pengasihan,maka hanya bs di gunakan utk pengasihan saja.demikian sebaliknya.

cara menggunakan.
utk pengobatan penyakit,minyak ini diambil satu tetes campurkan dg segelas air putih.di minum tiap bangun tidur dan menjelang tidur,masing2 satu gelas. untuk mahabbah:minyak bs dioleskan di kedua alis. alhamdulillah amalan minyak ini telah banyak di buktikan. demikian satu amalan dari saya dan mohon maaf bila ada salah kata.
Wassalam. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 112 Komentar

SAHADAT DAN ILMU KABEGJAN


ki cipto husodo
purboleksonojati@yahoo.co.id

Ass.nyuwun sewu ki kulo tiyang ungaran ajeng dederek nyebar winih kersaning tukul ingkang sae wonten blog kwa kagem sedulur 2 saya ijazahkan ilmu saya semua dengan iklas kepada sedulur 2 yang ada di blog kwa khususnya seluruh alam.setelah yang unggah –ungguhe sowan maring gusti Allah itu adalah untuk membuat wadah ilmu agar ilmu tidak tumpah dan menep baru di isi ilmu karang dll serta sahadat partimah…..dibawah ini

SAHADAT PARTIMAH

Meniko sahadat siti partimah ono dene roh partimah sayidina banyu zamzam iline soko kramatullah ashadu ono dene roh mingkrat mati sahadat Ashadu alailahaillah Muhamadarosullah.

Di gunakan untuk mengobati diri sendiri maupun orang lain sahadat ini sahadatnya orang perempuan jika di amalkan kepada siapa saja baik laki 2 maupun perempuan tañsya diayaomi ibu dewi partimah bibaca habis sholat fardhu habis salam tahiyat akhir.biasanya akan ditemui sosok orang perempuan apabila kita minta menemmui. Dihati mempunyai rasa tenang ( ayem )

SAHADAT CIREBON GIRANG

Ashadu syahadat sahiji

Kado’a kersaning Allah

Raden santri kuncung putih

Wu calik di cerebon girang

Pangeran kudrattullah

Sahadat ini dibaca ketika kita ada masalah apapun masalahnya akan tuntas segera atau akan menghadapi musuh( penjahat )

SAHADAT RASA

Ashadu tibaning rasa ,an laailaah jatining rasa,illah patemuning rasa,ya rasa ya rasullah ,anging Muhamad kang sejati,wujut pangeraningsun ,mangka dadi pancering urip,yahu nur cahaya rasullah,sampurnaning pati eta ,gusti ningali kaula nu ditingali eta para wali para nabi jatuh tan kena owah gingsir.

Sahadat ini dibaca ketika sedang semedi dan rasa kita lebih tajam nyawijikan rasa kita kepada alam semesta

SAHADAT KANCING PUTIH

Niat ingsun ngucapaken sahadat kancing putih kidang kencono keket nabi ,nabi mlebuo gedunge Allah badan turu sukmo tangi roh madep madep ono kersaning Allah. Laillahaillah muhamadarosullah.

Sahadat ini dibaca mau tidur atau ketika menghadapi masalah apa saja hati kita menjadi teguh dan tenang .

SAHADAT PANYUWUNAN

Astafirullahal adhim

Ashadu alailahaillah ingsun iki arep angeweruhi ingsun satuhune tingkah polah wujut ingsun iki angeweruhi ingsun.

Wa ashadu anna Muhamadurosullah,sejatine nabi iku ya hurufe yo wujut ingsun iki.

Salam sungkem dateng ki wong alus rahayu rahayu rahayu.

ILMU KABEGJAN

Ilmu kabekjan ini berguna sama sekali baik yang punya jabatan,atau orang umum kususnya apabila ingin pergi maka selalu dibaca ketika mau berangkat cukup puasa 3 hari bisa dibaca habis sholat mahrib-dan subuh 3x tawasul kepad kanjeng nabi Muhamad,syeh abdul khodir jaelani,kanjeng nabi khidir,malaikat mukhorobin,abu wa umi man ajazaini ilmu ini sya dapat dari temenku jojo tunggul nogo salatiga dia dapat dari abdi dalem keraton yogyakarta

BISMILAHIROHMANNIROHIM. INGSUN YO AKU JAZAT LAN ISI YO KAREPKU AWANG-AWUNG TEBAN PARANKU,DEWOKU DWO BROTO SELAMETO SAKELUWARGAKU OJO GOWO ALO MARANG AKU LAN KELUWARGAKU.

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 37 Komentar

JANGAN LUPA HAKIKAT DIRI


sudadi
sudadijawi@yahoo.com

Kita ini selaku makhluk Allah, apabila tidak diciptakan Allah, maka kita tidak akan muncul dalam alam ini, dan apabila kita tidak senantiasa dikurniakan rahmat dan nikmat oleh Allah, maka kita tidak akan sampai ada hingga sekarang ini. Karena itu maka kita tidak boleh lupa hakikat diri kita seperti yang telah dirumuskan hal keadaan ini oleh yang mulia Ibnuh Athaillah Askandary dalam kalam hikmah sebagai berikut: “Kepapaanmu adalah hakiki buatmu, sedangkan munculnya berbagai sebab mengingatmu sesuatu yang tersembunyi di atasmu tentang hakikat tersebut, dan kepapaan hakiki itu tidak dapat diangkat oleh hal-hal yang sifatnya mendatang.” Kalam Hikmah ini, agak sulit memahaminya. Karena itu marilah kita coba menjelaskannya sebagai berikut:

Pertama, sebagaimana kita ketahui bahwa nikmat Iijaad, yakni kita ini adalah ciptaan Allah, dan nikmat Imdaad, yakni kelangsungan kita, juga dengan nikmat Allah. Hal keadaan nikmat ini tidak terlepas dari kita selaku makhluk, sebab kita tidak akan ada, dan tidak ada kelangsungan hidup kita tanpa nikmat-nikmat itu. Karenanya, kepapaan dalam arti tidak ada adalah hakiki buat kita, dan juga ketergantungan kita kepada Allah, adalah suatu hal yang harus, dan tidak dapat tidak, sampai mati kita. Kita tidak dapat melepaskan diri kita dari Allah. Hal keadaan ini harus dapat disadari, difahami dan dihayati apabila kita benar-benar orang yang beragama dan beriman kepada Allah.

Kedua, umumnya manusia apabila tantangan-tantangan di dalam hidupnya tidak ada sama sekali, atau hampir tidak ada, niscaya hakikat seperti yang di atas terlupakan. Badan kita sehat, uang banyak, segala sesuatu dalam hidup tercapai, maka lupalah manusia pada hakikat di atas itu. Inilah yang membawa Fir’aun mendakwakan dirinya sebagai tuhan, seperti tersebut dalam Al-Qur’an bahwa Fir’aun mengumpulkan rakyatnya lantas ia berseru dan berkata: “Akulah tuhan kamu yang paling tinggi.” (An-Nazi’at: 24)

Kenapa Fir’aun mendakwakan dirinya sebagai tuhan yang paling tinggi? Karena Fir’aun selama 400 tahun dalam usia yang sudah ia lalui tidak pernah sakit sedikit pun, baik kepalanya, maupun perutnya, atau lain-lainnya. Sedangkan orang-orang lain sudah pada mati, sakit-sakitan, akan tetapi tidak demikian dengan fir’aun. Tetapi jikalau Fir’aun dicoba oleh Allah dengan penyakit atau sesuatu kesukaran sebagai cobaan atau lain-lain, pasti Fir’aun tidak akan mendakwakan dirinya selaku tuhan. Oleh karena itu, maka segala macam tantangan dalam hidup ini, baik sifatnya fisik, atau sifatnya mental, merupakan sebab-sebab yang mengingatkan kita kapada Allah dan hakikat hidup bagi manusia di dalam hidupnya sering terlupakan, karena itu manusia sombong dalam hidupnya dan bertambah jauh dari Tuhannya.

Ketiga, segala nikmat yang diberikan oleh Allah seperti kesehatan, kekayaaan dan banyak lainnya, pada kebiasaannya, bahkan pada hakikatnya, tidak dapat mengangkat hakikat tersebut. Misalnya, seorang manusia, semuanya ada pada dia. Apakah dia sudah boleh melepaskan diri dari Allah sehingga dia tidak memerlukan yang Maha Pencipta itu? Tentu tidak! Oleh sebab itu kadangkala Allah sayang kepada hambaNya, maka ditukar oleh Allah nikmat yang ada dengan cobaan-cobaanNya, supaya manusia itu sadar dan insaf terhadap hakikat dirinya. Inilah gambaran yang dapat difahami dari firman Allah dalam Al-Quran:
“Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami memberikan nikmat kepadanya nikmat dari Kami, ia berkata: Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku. Sebenarnya itu adalah ujian, tapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahuinya.” (Az-Zumar: 49)

Empat, berlainan dengan hamba-hamba Allah yang saleh, mereka itu senantiasa menghayati kepapaan mereka. Dan apabila Allah memberikan kepada mereka cobaan-cobaan di dalam hidup, baik yang sifatnya sejalan dengan nafsu manusia , atau tidak, maka cobaan-cobaan itu merupakan pupuk untuk menaikkan derajat mereka di sisi Allah. Sebab mereka senantiasa teringat kepada firman Allah dalam Al-Quran:
“Hai manusia! Kamu adalah orang-orang yang fakir terhadap Allah, dan Allah – Dialah yang Maha Kaya Lagi Maha Terpuji. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia akan memusnahkan kamu, dan mendatangkan makhluk yang baru (untuk menggantikan kamu). Dan yang demikian itu sekali-kali tidak sulit bagi Allah.” (Fathir: 15-17)

Apabila kita menghendaki supaya kita senantiasa dekat dengan Allah, dilimpahi olehNya, dan mendapatkan rahmat serta nikmatNya, maka kita harus senantiasa ingat kepada hakikat kita. Kita ini siapa, dari mana kita, sedang di mana kita, dan ke mana kita selanjutnya. Insyaallah kita tidak akan melupakan hakikat hidup ini…..!!!

Kepada para sesepuh pinisepuh dan para sedulur kwa serta para pembaca yang budiman, apabila ada kata-kata yang tak berkenan saya mohon minta maaf lahir bathin…Wasalamu’alaikum wr.wb. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 151 Komentar

TABANAS GAIB


Ngatimin.
mistik_sejati@yahoo.co.id

Nuwun sewu kepareng Derek latihan dadi wong apik nebaraken winih wonten blog wong alus kagem sedulur sedulur sedoyo kususipun seluruh alam amin.

Bila ingin memiliki tabanas gaib, maka lakukanlah petunjuk di bawah ini :

1.Sediakan lempengan emas 3 gram (tipis saja) dan kantong yang terbuat dari kain putih, bersih dan suci.

2.Tulislah ayat ke-26 dan 27 dari surat Ali Imraan pada lempengan emas tersebut, ditulis dengan paku dan waktu menulis harus dalam keadaan suci.

3.Setelah itu lempengan emas dimasukkan ke dalam kantong lalu disimpan di lemari atau ditempat tersembunyi (primpen).

4.Sebelum disimpan kantong tersebut di isi uang 10 ribu sebanyak 40 lembar, uang tersebut sebagai penanaman modal.

5.Kemudian berpuasa 40 hari dengan cara mutih (yaitu makannya tidak boleh dengan lauk pauk/nasi putih saja), minumannya hanya dengan air biasa (air putih tanpa diberi apa-apa).

6.Selama 40 hari itu pula tiap-tiap selesai shalat Maghrib dan selasai shalat Subuh membaca surat Adh Dhuhaa

7.Setelah selesai menjalankan sarat-sarat yang begitu berat selama 40 hari itu, lalu bila ada kebutuhan ambillah uang yang ada dalam kantong menurut kebutuhan, asal jangan diambil semuanya atau jangan serakah.

Insya Allah, uang itu tidah akan habis-habisnya, menyumber seperti sumur. Wallahu A’lam bish shawab.

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 63 Komentar

TOLONG IBU SAYA


SELAIN SEBAGAI TEMPAT BELAJAR, KWA JUGA MENGEMBAN MISI SOSIAL KEMANUSIAAN. BERIKUT ADA SEDULUR YANG MEMBUTUHKAN PERTOLONGAN DAN MARI KITA BANTU DENGAN SOLUSI PRAKTIS.

Kabir rijal
akhunkabir@gmail.com

Assalamu alaikum para sesepuh, pengunjung dan pembaca blog KWA. Saya sangat memohon agar surat saya ini diposting. Foto ini adalah foto ibu saya. Nama beliau Suryati (8-8-1958). Beliau menderita penyakit di perutnya, hampir tiap menit menjerit-jerit. Bidan sudah gonta-ganti mengobati,namun gak ada perubahan. Sebelum sakit,  pas habis sholat asar, beliau merasa dipanggil seseorang sekuatnya,dan beliaupun menyahut. Namun tak ada orangnya. Mohon discan dan solusinya. Tolong!

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 251 Komentar

RITUAL MENYATUKAN SUAMI ISTRI ATAU DUA HATI


sudadijawi@yahoo.com

Poligami memang masih menjadi kontroversi, meski syareat islam tidak mengharamkannya. Yang terpenting adalah bersikap bijak dan adil bila Anda termasuk yang telah berpoligami. Tetapi bila dengan kebijakan dan keadilan Anda istri-istri Anda masih tetap sulit akur, maka pastikanlah Anda lakukan ritual sederhana berikut ini. Walaupun sederhana, tapi silahkan buktikan sendiri bagaimana hasilnya.
Tata caranya sebagai berikut:
– Setiap habis sholat 5 waktu selalu kirim Al Fatihah khusus buat istri pertama dan kedua
– Baca surat Al Iklas 11x
– Setiap Malam tepat pukul kira-kira 02.00 atau 03.00 dinihari selalu dirikan sholat hajad 2 rakaat. Setelah salam amalkanlah wiridan ini: “WA AL KOITU ALAIKA MAHABBATAM MINNI WALITUSNA’A ‘ALA AINII” (Q.S Thaha:39) > 300x
Artinya: Dan Aku telah melimpahkan kepadamu kasih saying yang dating dari-Ku dan supaya kamu di asuh di bawah pengawasan-Ku
– Lalu berdoa: Ya Allah Yang Maha Kuasa,Berikanlah kerukunan dan cinta kasih antara….(istri pertama) binti…(nama ibunya) dan…(istri kedua) binti…(nama ibunya). YA MALIKIYAUMIDDIN IYYAKANA’BUDU WA IYYAKANASTA’IIN.
– Bisa juga dengan mengamalkan do’a Nur Nubuwwah pada malam hari
– Untuk memperbaiki aura amalkanlah setiap malam YAA ALLAH YAA WADUUDU YAA RAHIIM 1000x atau setiap selesai sholat fardhu 100x.

Amalan diatas hanyalah sebuah syareat saja bersikaplah adil terhadap sesama istri @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 100 Komentar

DOA MALAM 10 SURO


Cungkring Cerbon

(agar dilapangkan rizqiY {insyaAlloh tidak kurang duit} slama staun)

Solat hajat 2-8rokaat + witir pukul 00.00-02.30
tawasul dan zikir semampunya
baca doa
Bismillahi rachmani rachim 113x

Bismillahirahmanirahim Hasbiyallohu ni’mal wakil, Ni’malmaula wani’man nashir, Subchanallohu mil ulmizani wamuntahal ‘ilmi wa mablaghor ridho, wazinatal’arsyi la malja-a wala man ja-a minallohi ilallohu subchanallohi ‘adassyafi’ walwatri wa’adada kalimatillahit tammati kulliha, As alukassalamah, Birohmatika ya arhamar rohimin, Wala chaula wala quwwata illa billahil’aliyyil’adZim, wa hasbiyallohu wani’mal wakil ~~~40x

La ilaha illa anta subchanaka inni kuntu minaldZalimin ~~40x

Ya allohu fastajibli kamas tajabta liyu nusa ‘alaihis salamu wa najjini minalghommi kama anjaitahu fa innaka ‘ala kulli syai-in qodir. Fa innaka la tukhliful mi’ad

Laku:
– Jangan sampai ketinggalan solat subuh paginya
– Klo bisa puasa sehari 10 suro
– Sodaqoh semapunya dan ikhlas.

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 43 Komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.