TAHU TEMPE ENAK RASANE


bodokeremezken,
bodokeremezken@hotmail.com

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh. salam hormat, salam ta’zim, salam sungkem katur poro kanjeng guru mbah kyai KWA, izinkanlah muridmu yang bodokeremezken ini, membuka kembali tulisan dari buku yang saya jiplak dan sedikit saya ubah…..waduh lupa bukunya apa….xixixixixi lalen.com

dan mohon maaf berhubung saya lupa maka tulisan ini saya kasih judul ; TAHU TEMPE ENAK RASANE

Pandang kedepan tetapkan langkah telusuri alam semasta ini, apakah kita mengira alam semesta ini terjadi wujud semula jadi, apakah pandangan mata, pendengaran telinga kita, benar-benar sudah mengerti arti wujud sebenar. sedang tauhid ikhlas belum didapat, tapi kita sudah mengaku khusuk sungguh bodoh, sakit tapi tak tau kalau sakit, tauhid belum benar mana mungkin tau benar salah, dengan mata kepala, dengan pendengaran telinga dengan mudahnya kita mengklaim seseorang dengan sebutan kafir, zholim, kufur sedangkan dirikita tidak tau sudah tenggelam didalamnya,

Tauhid adalah kunci semua dan segala-galanya, sedang ikhlas adalah kunci diterima segala-gala amal perbuatan itu, bisakah kita berdiam diri selamanya ditipu diri sendiri, kita tidak mau tau, tidak mau belajar, apalagi mengerti arti wujud itu, kita tidak mau keluar dari kehinaan kita, kita tetep menjadi pengikut hawa, nafsu, keinginan kita, ingat janji gusti allah azzawajalla itu pasti, ingat siksa-NYA amat pedih, seharusnya kita yang menguasai hawa nafsu keinginan kita dan bukan sebaliknya.

Jadi semua larangan-NYA dan semua perintah-NYA pasti mengandungi keistimewaan dan hikmah yang sangat bermanfaat bagi yang mau mengidahkanya.

Akal berubah menjadi hati, hati berubah menjadi sirri, sirri berubah menjadi fana dan fana berubah menjadi wujud. mari kita imani rukun iman yang enam, kalau sekedar kita baca, kita tidak faham, mengerti dan mengamalkanya, maka tidak ada sembarang manfaat yang kita peroleh.

SUBHANALLAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH DIALAH GUSTI KANG MOHO SUCI. ngapunten, salah silaf mohon maaf. salam salim salam salam hormat salam ta’zim salam sungkem katur sedanten pembaca dan keluarga besar KWA.

Sugeng rahayu kerahayon. Nuhun. Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 45 Komentar

HAKIKAT MANUSIA DALAM MENUJU ILLAHI BAB-3


“Ya Allah, Ajari Kami Ingat Kepada-Mu, Bersyukur & Khusyu’ Beribadah”

Assalamu’ alaikum Wr. Wb. Salam pamuji rahayu katur dulur-dulur semuanya. Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, yang maha mengetahui seluruh rahasia tersembunyi dan dimana hati mukminin bergetar tatkala mendengar asma-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurah pada penghulu sekalian Rasul, penyempurna risalah Ilahi beserta keluarganya.

Saya ucapkan banyak terima kasih atas partisipasi dulur-dulur aktivis Kampus Wong Alus di seluruh nusantara dalam kontribusinya pada syiar Islam di bidangnya masing-masing. Dan saya menghaturkan terima kepada para pini sesepuh atas wejangannya yang bermanfaat dalam menuju kehadirat Ilahy.

Monggo kita lanjutkan belajarnya tentang Hakikat Manusia Dalam Menuju Illahi Bab-3

B. Kesadaran Universal.

Menghayati mulai dari kesadaran fisik sampai kepada kesadaran transendental dimana sejatinya manusia adalah sesuatu yang bukan fisik. Dengan sejatinya inilah manusia menunaikan kebaktiannya kepada Allah sebagaimana fitrahnya (QS Arrum : 30).

Al qur’an telah banyak mengungkapkan tentang apa dan siapa manusia sebenarnya. Namun ungkapan ini tidak akan menjadi suatu kesadaran apabila fikiran dan perasaan jiwa kita tidak pernah dibawa ke alamnya secara nyata, bukan teori tasawuf yang sulit dimengerti. Kesadaran dimulai yang sangat sederhana.

Adalah seorang bayi yang tiba-tiba lahir dengan proses alami. Ia lahir bukan karena permintaan dan kehendaknya. Ia tidak mengerti untuk apa dilahirkan. Ia tidak punya apa-apa bahkan telanjang serta malupun tidak punya. Kemudian sekelilingnya memberikan kesadaran secara bertahap. Mulai dari pemberian nama dan identitas kelamin, dan batasan kesadaran yang sangat sempit. Ia dikenalkan dengan dirinya bahwa namanya si Anu dan jenis kelaminnya laki-laki. Diajarkannya pula nama-nama anggota tubuhnya, ini telinga, ini kepala, ini tangan, dan seterusnya.

Kesadaran ini membuat terikat kepada sebatas apa yang ia terima (ketahui). Sehingga sang diri terbelenggu dan tersesat dalam ketidaktahuan siapa yang sebenarnya diri ini. Ada ungkapan rasullullah “barang siapa mencintai sesuatu maka ia akan menjadi hambanya”.

Pakaian atau dodot dalam tembang ilir-ilir sunan Ampel adalah sesuatu yang menimbulkan ikatan pada jiwa seseorang. Dalam filsafat perenial, pakaian adalah sesuatu yang binding (mengikat) dalam jiwa manusia. Jika manusia melakukan sikap yang binding dengan dunia sekelilingnya, jiwanya akan terkungkung dan kebebasannya (kesadarannya) terbelenggu. Oleh karena itu manusia dalam hidupnya harus selalu berusaha melakukan unbinding terhadap dunia sekitarnya.

Maksudnya manusia harus mulai menyadari keterbatasan dirinya yang selama ini kita dijerumuskan oleh pengetahuan yang kita dapat, bahwa diri ini hanya terbatas pada mata, telinga, kaki serta anggauta tubuh yang kelihatan. Namun hal ini mustahil kalau saya ungkap secara detail dalam tulisan ini, sebab kesadaran ini harus dilakukan dengan latihan dan pengisian ilmu pengetahuan tentang diri secara imanen transendental (pengalaman langsung).

Mari kita perhatikan tentang apa sebenarnya tubuh ini. Hirupan nafas masuk ke tubuh, lalu sekaligus mengeluarkan zat residu berupa asam arang. Sekadar bayangan kesadaran tentang diri agaknya hal-hal di bawah ini akan menolong kita. Ibaratnya keadaan itu bisa diserupakan dengan penerangan sebuah kota, yang dialirkan oleh sentral listriknya.

Perbandingan ini menjadi semakin tajam apabila disadari dengan ilmu bahwa apa yang ada dalam kehidupan sehari-hari kita pandang (sadari) bentuk tubuh manusia adalah terbatas pada garis nyata. Sehingga kenyataan ini membuat orang tertipu oleh pengetahuan yang ia miliki.

Padahal lebih dari yang ia bayangkan, bahwa manusia baik logam, tumbuhan dan gunung adalah sebetulnya terdiri dari suatu untaian kejadian-kejadian atau proses. Dimana segala alam lahir ini tersusun oleh senyawa-senyawa kimiawi yang dinamai zarrah (atom).

Dan atom-atom ini dalam analisa terakhir adalah satu unit tenaga listrik, yang energi positifnya (proton) berjumlah sebanyak energi negatifnya (elektron). Di dalam atom ini, terus-menerus setiap detik terjadi loncatan dan pancaran (charge and park). Itulah semburan-semburan yang tidak ada hentinya dari daya listrik. Maka semburan atau loncatan yang tidak putus-putus dengan kecepatan yang sangat luar biasa ini manusia tidak mampu melihat dengan kasat mata biasa, kecuali dengan kesadaran ilmu yang cukup.

Sebagaimana Al qur’an mengungkap-kan tentang gunung yang dianggap oleh orang awam seperti diam tak bergerak: “Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap ditempatnya, padahal ia berjalan sebagaimana jalannya awan” (An naml : 88).

Bagi orang awam sebuah gunung atau pegunungan memang tampaknya kokoh berdiri di tempatnya masing-masing. Jadi kalau benda-benda termasuk manusia yang dalam surat Al hijir 28-29 diciptakan dari esensi alam.

Maka benarlah apa yang kita namai benda adalah sebuah bongkahan besar “runtutan peristiwa” loncatan listrik. Maka disini tidak sama sekali dijumpai lagi suatu yang padat atau baku (tetap). Bahan yang dipakai untuk pembentukan alam dan manusia bukanlah benda atau zat-zat akan tetapi ialah “aksi” yaitu aliran berangkai dari peristiwa-peristiwa.

Tidaklah mengherankan bahwa dari bahan-bahan yang sangat labil ini terbentuklah alam yang selalu berubah-ubah, menjelma dari bentuk ke bentuk mengikuti suatu proses evolusi.

Sampai disini kesadaran kita sampai kepada tahapan yang agak abstrak, dimana penglihatan kita malah seakan-akan kehilangan penglihatan dimana bentuk tubuh yang selama ini kita sadari. Jelas hal ini membigungkan kesadaran yang telah lama terpatri.

“Ya Allah, Ajari Kami Ingat Kepada-Mu, Bersyukur & Khusyu’ Beribadah”

Semoga Allah melimpahkan taufik-Nya (kepada kita semua). Demikian Yang Dapat Saya Sampaikan kepada poro dulur-dulur di kampus tercinta ini, Apabila ada yang benar itu datangnya dari Allah SWT. Kalau ada yang salah atau kurang itu karena ke bodohan saya pribadi ,untuk itu Saya Mohon Maaf yang sebesar-besarnya, Karena Manusia Tidak Luput Dari Kesalahan Atau Kekhilafan.

Billahi taufik wal hidayah . Wassalamu alaikum wr. Wb.

Ki Ageng JJ

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 24 Komentar

TATA CARA TAWASUL DAN MENGAMALKAN ILMU HIKMAH TANPA PUASA


Assalamu’alaikum Wr.Wb. Salam takzim kepada ki wongalus, para sesepuh dan pinisepuh serta para sedulur semuanya, semoga Allah SWT melimpahkan barokah, rahmat dan hidayahNya kepada kita semuanya diforum KWA ini, Amiin.

Sebelum membaca amalan ilmu hikmah yang kalian inginkan baik amalan setelah selesai sholat fardhu dan sholat hajad/tahajud, kalian terlebih dahulu harus melakukan tawasul dengan urutan yang diijazahkan dari guru kalian. Contoh sebagai berikut:

1. Nabi Muhammad SAW

2. Nabi Sulaiman AS

3. Nabi Khidir AS

4. Malaikat Muqorrobin

5. Khulafaurrosidin Abu Bakar, Umar, Ustman, Ali

6. Syekh Abdul Qodir Al Jailani, Syekh Abil Hasan Asy-Syadziliy, Syekh Ahmad Ali Al Buni

7. Habib Abu Bakar As Sakran, Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad

8. Sunan Kalijogo

9. Man Ajazani

10. Kunci utama do’a hajat ilmu hikmah yang akan kita dikuasai.

Kemudian mulailah membaca amalan ilmu hikmah yang diniatkan sesuai dengan jumlah yang telah ditetapkan.

 

Cara mengamalkan setiap ilmu hikmah tanpa puasa

Jika kalian ingin mengamalkan ilmu hikmah tanpa harus menjalani puasa sunah sedikit pun. Dan cukup dengan hanya mengamalkan amalan ilmu hikmahnya setiap selesai saholat fardhu dan sholat hajad/tahajud saja, maka perpanjanglah hari pengamalan ilmu hikmah tsb dengan aturan sebagai berikut:

· Puasa sunah 3 hari = Diganti pengamalan tanpa puasa selama 9 hari

· Puasa sunah 5 hari = Diganti pengamalan tanpa puasa selama 17 hari

· Puasa sunah 7 hari = Diganti pengamalan tanpa puasa selama 21 hari

· Puasa sunah 9 hari = Diganti pengamalan tanpa puasa selama 33 hari

· Puasa sunah 11 hari = Diganti pengamalan tanpa puasa selama 41 hari

· Puasa sunah 17 hari = Diganti pengamalan tanpa puasa selama 57 hari

· Puasa sunah 21 hari = Diganti pengamalan tanpa puasa selama 69 hari

· Puasa sunah 33 hari = Diganti pengamalan tanpa puasa selama 87 hari

· Puasa sunah 41 hari = Diganti pengamalan tanpa puasa selama 100 hari

Selama pengamalan ilmu hikmah, baik sholat fardhu atau pun sholat hajad/tahajud tidak boleh tertinggal sekali pun. Jika tertinggal, maka pengamalan harus diulang kembali dari awal.

Agar kemampuan ilmu hikmah tetap terawat dan mudah digunakan, setelah selesai puasa sunah amalannya dibaca setiap selesai sholat fardhu sebanyak 3/7/21 kali.

By sudadi

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 74 Komentar

RENUNGAN WALIYULLAH (BAGIAN KEDUA)


Assalamu’ alaikum Wr. Wb. Warga Kampus Wong Alus yang berbahagia. Dalam posting sebelumnya, Ibn Arabi menceritakan tentang seorang waliyullah yang sedang bertafakkur dan bermunajat kepada Rabb-nya. Dia mengadukan berbagai persoalan dan kebingungan yang melilit perjalanan hidupnya, sampai kemudian Allah Swt memberikan petunjuk kepadanya melalui ilham. Sebagian isi ilham sudah dipaparkan pada postingan yang lalu. Postingan kali ini adalah kelanjutan dari ilham Allah Swt yang diterima oleh waliyullah tersebut. Silahkan menyimak, semoga bermanfaat. Wassalamu ‘ala man ittaba’al huda. Nuwun

Juru Angon

===ooo===

Hai hamba-Ku! Jika kamu merasa berat melaksanakan apa yang Aku perintahkan kepadamu, ucapkanlah:

Tidak ada daya upaya dan kekuatan kecuali atas pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung.
Sebagaimana hal itu diucapkan oleh para malaikat-Ku yang memikul ‘Arasy, karena meresa merasa sangat berat menanggunya.

Jika kamu ditimpa musibah atau cobaan, ucapkanlah:

Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan sesungguhnya kepada-Nya lah kami kembali.
Sebagaimana hal itu diucapkan oleh para kekasih-Ku.

Jika kamu tergelincir berbuat maksiyat atau dosa kepada-Ku, berdoalah sebagaimana kekasihku Adam dan isterinya memohon kepada-Ku:

Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.

Jika kamu kamu mengahadapi masalah, bingung dan ingin memperoleh petunjuk untuk menyelesaikannya, maka berdo’alah seperti do’a yang diucapkan oleh kekasihku Ibrahim ‘alaihi salam:

(yaitu Tuhan) Yang telah menciptakan aku, dan Dia-lah yang memberi petunjuk kepadaku (78) Dia-lah yang memberi makan dan minum kepadaku (79) Jika aku sakit, Dia-lah yang menyembuhkanku (80) Dia-lah yang dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali) (81) Dia-lah Yang amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat (82) (Ibrahim berdo`a): “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh, (83) dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, (84) dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan, (85) dan ampunilah bapakku, karena sesungguhnya ia adalah termasuk golongan orang-orang yang sesat, (86) dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan, (87) (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, (88) kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih”(89) (Qs Al-Syu’ara; 78-89)
Jika kamu ditimpa musibah yang menyedihkan, ucapkanlah seperti yang diucapkan oleh Nabi Ya’qub ‘alaihi salam:

Ya`qub menjawab: “Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tidak mengetahuinya.”(Qs Yusuf; 86)
Jika kamu melakukan kesalahan, ucapkanlah seperti yang diucapkan oleh Nabi Musa ‘alaihi salam:

“Ini adalah perbuatan syaitan sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang menyesatkan lagi nyata (permusuhannya)” (Qs Al-Qashash; 15)
Jika terbersit dalam hatimu untuk berbuat maksiyat kepaaku, maka ucapkanlah seperti yang dikatakan oleh Nabi Yusuf ‘alaihi salam:

“Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Qs Yusuf; 53)
Jika kamu ditimpa suatu fitnah atau ujian, maka lakukanlah seperti yang dilaksanakan oleh kekesih-Ku Daud ‘alaihi salam, yakni meminta ampun, bersujud dan bertaubat (sebagaimana tersurat dalam al-Qur’an surat Shad ayat 24).

“Dan Daud mengetahui bahwa Kami mengujinya; maka ia meminta ampun kepada Tuhannya lalu menyungkur sujud dan bertaubat” (Qs Shad; 24).
Jika kamu melihat hamba-hamba-Ku yang bermaksiyat dan berbuat kesalahan,dan kamu tidak tahu bagaimana aku akan menghukum mereka, maka ucapkanlah seperti ucapan Nabi Isa ‘alaihi salam:

“Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.(Qs Al-Maidah;118)
Jika kamu hendak meminta ampun kepada-Ku, maka berdo’alah seperti do’a yang diucapkan oleh Nabi Muhammad Saw dan sahabat-sahabatnya:

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma`aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”(Qs Al-Baqarah; 286).
Jika kamu khawatir akan akibat dari suatu perkara dan kamu tidak tahu bagaimana akhir dari proses perjalanan hidupmu, maka berdo’alah seperti yang diucapkan oleh para kekasih-Ku:

(Mereka berdo`a): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia). “Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya”. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.” (Qs Ali Imran; 8-9).

Selesai…

Categories: ARTIKEL KI JURU ANGON | 321 Komentar

ISIM MANDAL


Mukti Ali
pamukt1@yahoo.com

Bismillaahir Rohmaanir Rohiim
Saya Ijazahkan Ilmu Izim Mandal Kepada Pembaca Blog Kampus Wong Alus

Tawasul :
1. Ridhoillahi wabi syafa’ati Rosulillah Sholullohu ‘Alaihi Wassalam, Alfateha
2. Kpd Nabi Muhammad Saw
3. Malaikat 4
4. Sahabat 4
5. Syekh Abdul Qodir Jaelani
6. Man Azajani

Bismillaahir Rohmaanir Rohiim
AQSAMTU ‘ALAYKUM WA ‘AZAMTU ‘ALAYKUM YAA AYYUHAL ARWAHU RUHANIYYU JISMANIYYUSH SHUGHLIYAT BIHAQQI WA MUNTASIRLI ‘ARIQIN

1. Puasa 3 hari Bilaruhin hari terakhir tidak boleh tidur
2. Amalan dibaca : 3x/21x/41x atau sekuatnya tiap ba’da sholat fardhu & sholat hajat.

Gunanya :
Untuk melihat pencuri dari kuku, ambil minyak klapa dan arang yg dihancurkan sampai jadi bubuk, kemudian aduk dgn minyak klapa lalu tempelkan pada kuku anak kecil yg belum aqil baliq, bacakan amalan diatas 3x/7x/11x tanpa napas pada kukunya, Insya Allah akan terlihat pencurinya.

Pantangan Ilmu :
Menjaga lisan dari perkataan yang kotor seperti : menghujat, menghina, merendahkan orang lain. Menajamkan Ilmu perbanyaklah bersodaqoh.

Smoga Ilmu ini bermanfaat bagi yang mengamalkan nya. @@@

Categories: ISIM MANDAL | 100 Komentar

KONSENTRASI DAN DZIKIR HATI


By Sudadi

Konsentrasi dapat difahami sebagai penyatuan semua komponen tubuh fisik dan ruhani yang berimbas pada penyatuan energi fisik dan energi ruhani. Adapun cara berkonsentrasi adalah sebagai berikut:

Duduk bersila menghadap kiblat. Pejamkan mata dan kosongkan pikiran. Letakkan jari-jari tangan kanan Anda di bawah (maaf) susu/dada kiri. Ini merupakan salah satu titik lathifa dari tujuh titik lathifa yang ada di tubuh manusia. Pada tempat ini Anda dapat merasakan “detak” yang teratur. Dengarkan “detak” itu lebih kurang 10 menit. Kemudian lepaskan jari-jari tangan Anda dan dengarkan “detak” tanpa menyentuhnya selama 10 menit. Selanjutnya gantilah “detak” itu dengan kalimat “Allah Allah Allah” berulang-ulang sampai tidak ada yang Anda dengar kecuali kalimat Allah. Ini adalah Dzikir Hati sebagai salah satu cara termudah untuk mencapai konsentrasi tertinggi. Usahakan, kapan dan dimanapun Anda berada masukkanlah kalimat Allah seperti di atas semampu Anda. Insya Allah, Anda akan dekat dengan pertolongan dan perlindungan Allah. Mudah-mudahan cara ini dapat mempersempit jalan masuknya syetan melalui aliran darah kita.

Setiap membaca atau mengamalkan do’a apapun, masukkanlah setiap kalimat pada titik lathifa tersebut seperti Anda memasukkan kalimat Allah di atas. Hanya dengan cara inilah kekuatan Allah yang ada pada do’a atau ayat dapat bersatu dengan badan fisik dan ruhani Anda Insya Allah.

Ada beberapa syarat yang mutlak harus dimiliki seorang pengamal yaitu niat, yakin, khusu’. Tanpa syarat ini energi akan terpecah. Selain itu kebanyakan pengamal enggan atau kurang sabar dalam mempraktekkan sebuah keilmuan. Misalnya seseorang memiliki keinginan yang besar untuk dapat menembus alam jin namun keinginan ini tidak disertai usaha maksimal misalnya mendatangi tempat sepi pada tengah malam dsb. Mereka berharap dengan duduk manis dapat menembus alam gaib atau mencapai sebuah tujuan. Tentu saja tetap harus ada perjuangan dan hasil sangat tergantung kepada sejauh mana usaha yang kita lakukan.

Semua yang terjadi di langit dan di bumi termasuk yang berkaitan dengan ilmu tidak akan bisa terlaksana tanpa ijin Allah SWT. Oleh karena itu marilah sama-sama kita membersihkan hati agar jiwa kita yang terbatas dapat dekat-dekatnya dengan Allah SWT yang tidak berbatas agar kita senantiasa mendapat ijin dan ridho dari Allah Azawajalla.

 

Setiap amalan dzikir, do’a dan keyakinan akan membentuk medan energi gaib pada diri sang pengamal yang ketebalannya mulai dari beberapa centi sampai tak terbatas. Semakin tinggi amalan seseorang, maka medan energi gaib yang terbentuk juga akan semakin besar, demikian sebaliknya. Medan energi gaib inilah yang disebut dengan “Payung Rosul” yang dapat dilihat dengan mata bathin. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 226 Komentar

PENYALURAN BANTUAN KE PARA KORBAN BENCANA


Assalamualaikum wr wb
Perubahan lingkungan hidup, politik, ekonomi, sosial, budaya, teknologi, dan lainnya yang begitu cepatnya di sekitar kita memaksa agar kita semakin peka. Kampus Wong Alus (KWA) sebagai wadah informal untuk merangkai persaudaraan antar generasi lintas wilayah di nusantara juga harus terus belajar untuk beradaptasi pada perubahan-perubahan tersebut.

Selain adanya interaksi pembelajaran, yang juga menjadi tujuan KWA adalah langsung memberikan kemanfaatan dan faedah langsung ke masyarakat yang membutuhkan. Jadi KWA selain sebagai tempat belajar sekaligus sebagai tempat menyalurkan kreativitas dan inovasi yang bermanfaat langsung di masyarakat. Kita semua mengharapkan melalui manajemen organisasi yang baik maka diharapkan KWA bisa memberikan nilai tambah yang bisa langsung dirasakan kemanfaatannya untuk masyarakat. Dalam konteks inilah segenap keluarga KWA harus memiliki sifat dan perilaku yang baik berupa sifat amanah, jujur, integritas, dedikasi, kedisiplinan yang berpegang pada etika sopan santun ketimuran. Sehingga kepercayaan masyarakat kepada KWA akan muncul secara otomatis bila kita semua memelihara dan mengembangkan sifat-sifat ini.

Sifat-sifat yang baik bisa dikembangkan bila kita mau dan mampu untuk menghargai hidupnya sebagai anugerah yang tidak ternilai dari Sang Pencipta sehingga kita tergerak untuk  senantiasa mengasah dan memanfaatkan kemampuan yang sudah dimilikinya.

Sedulur keluarga besar KWA yang saya cintai, kini saat bencana alam datang silih berganti menerpa negeri kita sikap mental kita sebisa mungkin kita pasrah, ikhlas, berdoa dan tetap harus berusaha. Sebab tanpa usaha dan doa apalah arti kita sebagai makhluk lemah? Tuhan Maha Pengasih dan Maha Melindungi segala sesuatu sehingga sebelum bencana alam pasti ada peringatan (warning) terlebih dahulu yang nyata dan jelas. Memang tidak mudah membaca bahasa alam namun bukan berarti manusia tidak mampu membaca bahasa alam. Begitu juga dengan pasca bencana, pasti ada hikmah di balik itu.

Jika kita memahami sejak dulu bumi kita sudah banyak terjadi gejala alam seperti tanah longsor, banjir, gempa bumi, tsunami dan lainnya. Banyak makhluk hidup seperti pithecantropus erectus, dinosaurus dll yang akhirnya punah karena tidak mampu beradaptasi dengan perubahan situasi dan kondisi bumi. Maka dengan adanya gempa bumi sekarang ini, kita perlu belajar bagaimana cara survival  yang terbaik dan menghindari bahaya sebisa mungkin. Sebab apa yang biasa disebutkan sebagai bencana alam sebenarnya adalah mekanisme agar terjadi proses penyeimbangan. Namun sayangnya kini keseimbangan alam itu dengan mudahnya dipercepat kerusakannya oleh nafsu ego, materialisme dan pragmatisme serta gaya hidup yang cenderung instan dari para oknum yang tidak bertanggungjawab.

Pada momen terjadinya rentetan bencana kali ini, seluruh civitas academica KWA tergerak bersama-sama untuk memberikan kemanfaatan bagi sesama yang membutuhkan. Muncullah ide untuk membuka kesempatan sedulur yang ingin berbagi dengan ikhlas untuk meringankan penderitaan para korban dengan cara mengumpulkan dana serta barang-barang yang dibutuhkan mereka di pengungsian.

Niat awalnya adalah menyalurkan bantuan ke dua bencana yaitu di Tsunami Mentawai dan di Meletusnya Gunung Merapi. Namun setelah dipertimbangkan berdasarkan besaran dana yang ada, maka diputuskan bantuan disalurkan ke satu tempat saja yaitu untuk korban Merapi. Dana yang terkumpul dicukupkan dalam satu manajemen penyaluran sebanyak Rp 11 juta (Jawa Sewelas: sebelas/ agar kita semua mendapat kawelasan/daya penyasih dan penyayang-NYA), dan beraneka rupa barang yang sangat dibutuhkan oleh para pengungsi. Seperti pakaian dalam, makanan kecil anak-anak, obat-obatan, dan lain sebagainya yang disalurkan secara langsung ke beberapa titik pengungsian oleh tim KWA yang dipimpin langsung oleh Ki Sabda Langit dan Bengawan Candhu CS.

Kami mengucapkan rasa hormat dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: (1). Sedulur yang telah ikhlas memberikan sumbangan untuk korban Merapi yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu. (2). Ketua dan Anggota Panitia Penyalur Bantuan untuk Bencana Merapi. (3). Sedulur pembaca Kampus Wong Alus. (3). Semua pihak yang tidak bisa kami sebutkan pada kesempatan kali ini sehingga acara ini bisa terselenggara dengan sukses.

Kami berharap, semoga kegiatan ini bisa dilanjutkan lagi di masa-masa yang akan datang dan kegiatan ini semakin meneguhkan niat dan tekad kita keluarga besar KWA untuk memberikan yang terbaik untuk agama, keyakinan, bangsa, negara dan masyarakat. Kegiatan ini adalah wahana membangun kembali kesadaran akal dan kesadaran ruhani kita.  Termasuk memperbaiki pola perilaku yang menyimpang dari koridor harmonisasi dan sinergi dengan alam semesta. Harmonisasi dan sinergi antara manusia dengan alam semesta akan menentukan kemampuan seseorang dalam membaca bahasa alam atau memahami kehendak Tuhan.

Sedulur keluarga besar KWA yang saya muliakan, demikian apa yang bisa kami sampaikan dengan mengucapkan “ALHAMDULILLAHIROBBIL ALAMIN ” acara penyaluran bantuan untuk para korban bencana ini secara resmi ditutup. Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

WONG ALUS

Categories: KWA PEDULI SESAMA

MEMBENTUK CABANG KWA


Laskar_Lung Gading

menanggapi setitik tanya dr sedulur diatas. tanpa bermaksud mrasa berkelebihan, ini semata2 buat nambah semangat paseduluran dan silaturahmi sj. ini sy menanggapi dr banyaknya sedulur yg menanyakan bgmn awal membentuk KWA tingkat cabang. maka dr sy hanya ingin berbagi dan share smg manfaat.
1). kmplkan melalui pengumuman resmi via blog u/dketahui seluruh cabang pd hari dan tgl yg tlh dtentukan u/berkumpul menjalin paseduluran dan silaturahmi,yang penting kmpl dulu.
2). setelah kumpul dan berbincang,usahakn dbentuk pengurus tingkat cabang mulai dr ketua,seksi dan sesepuh yg dketahui dan dsepakati oleh sgenap kwa cabang tsbt.
3) setelah dbentuk pengurus saat itu jg buat program kerja awal,ini penting krn
a)scr intern pengurus u/mensolidkan,mengakrabkan,memperkuat visi misi jg semangat silaturahmi dan pasedulurannya dr segenap pengurus yg sdh terbentuk.
b)bentuk karya dan pengabdian nyata dr sgenap pengurus yg ada dan berkesinambungan. blh dbilang sbg salah satu bentuk rasa kebersamaan dalam tanggung jawab sbg pengurus cabang.
c)secara ekstern,buat poro sedulur ini mrpkn suatu kabar gembira dan secercah harapan buat menambah paseduluran dan hikmah.
KETIGA HAL DIATAS BLH DBILANG SBG POINT DASAR PEMBENTUKAN KEPENGURUSAN TINGKAT DASAR U/MENUJU TINGKAT LBH LANJUT.

4). Buat program kerja yg simple,mudah diikuti dan tentunya menarik minat para sedulur,usahakn dsharingkan kira2 kebutuhan apa ato ijazahan yg dminati oleh poro sedulur di daerah kwa cabang. misal kerejekian….ato hikmah…ato gemblengan…dsb.
5). Rumuskan program yg mjd “ciri khas” kwa cabang tsbt….msl contoh kwa medan dgn reiki,kundalininya. kwa jkt dgn ruwatan dan ilmu hikmahnya. kwa semarang dgn penyelarasan benda ghaib ke alam mns dan terapi totok herbal dan bekamnya. shg msg2 pnya icon dan ciri khas masing2. jg nuwun sewu mhn maaf,bkn brarti dr daerah laen tdk blh menggunakan,yg sy maksudkan adlh mrpkn program unggulan dmasing2 cabang kwa. shg bs slg melengkapi dan slg support saling mendukung.
6).Buat program kerja selama 1 tahun mskpn berupa point2. program krj gak usah setiap bln. setahun ckp3-4 x saja. ini mgkn bagi para peserta ada jeda wkt buat leha2 dan tarik nafas. tp bagi pengurus…asli ini sdh spt kerjaaaa trs tdk berhenti,krn otomatis rapat dan survey,persiapan materi,perlengkapan buat acr dsb. susunan program krj tdk hrs sdh dtentukan hari,tangal dan bulannya. bs brupa point2. sdg hari dan tanggal menyesuaikan dgn sikon.
7)kedepankan niat MENJALIN SILATURAHMI NAMBAH SEDULUR dlm misi dan visi blog,biar bs saling kenal dan temu kangen bin copy darat.
8).U/pengurus kwa cabang yg bersangkutan,cintailah sedulur2 yg akan kt kumpulkan dgn hati welas asih kt,dgn penuh rasa hormat,sayang kt.
9)u/para sesepuhnya selain niat diatas biasanya mrk berniat u/menciptakan generasi merah putih “PAKU BUMI” diharapkan sbg penyeimbang dan penyelaras dgn doa ikhlas dibumi ini. jg mrk biasanya berniat memberkahkan ilmunya dan meluaskan hikmah manfaat ilmunya dgn silaturahmi dan paseduluran kmdn beliau2 jg berniat menciptakan kader2 yg mumpuni dan bertanggung jwb thdp ilmu yg sdh di ijazahkn dan dselaraskn.
10)u/pesertanya sbg suatu bentuk nyambung silaturahmi,kenal lgsg dgn sgenap sesepuh maupun pengurus scr lgsg. tetap menghormati dan mengikuti jalannya kegiatan dgn tertib dan slg support. dgn niat namabah sedulur dgn kerangka silaturahmi yg tulus dan ikhlas.
11)u/mengawali hal smua diatas…trmasuk point1-3 ckp kt kumpul kecil2an,sbg team mobilisator ato team sukses istilahnya. sblm melangkah lbh lanjut. tdk usah menunggu banyak buat kumpul2.
12)tdk usah ragu mikir buat cara ngumpul,trs bagaimana nntnya. yg penting kumpul dulu!klo sdh kumpul nnt ide,pemikiran,share,acr dan sbgnya akan timbul dgn sndrnya. krn hakekatnya kt kmpl u/share,slg melengkapi dan saling support.
Demikian share dr kami,smg ini bs mjd manfaat dan hikmah bagi poro sedulur smua yg sng bersilaturahmi dan paseduluran. smg manfaat. salam takzim……

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 82 Komentar

MEMASUKI ALAM RASA 2


risang mukti
risang.mukti@gmail.com

Assalamu alaikum kepada wongalus para sesepuh dan pembaca yang saya hormati.Memasuki alam rasa adalah identik dengan meditasi,semedhi,wuquf qolbi dll.Ilmu olah rasa sendiri setingkat lebih tinggi dari ilmu kanuragan dan ilmu kadigdayaan karena ilmu olah rasa sudah mulai mempelajari cara menuju dan mengingat kepada sang pencipta.Banya berbagai aliran mengajarkan tehnik2 yang bermacam2 tentu sesuai pengalaman pribadi pimpinan perkumpulan tersebut.Namun
keberhasilan untuk memasuki alam rasa atau hening bukanlah terletak pada tehnik lahiriyahnya tapi keberhasilanya terletak pada kesadaran dan penghayatan pelaku baik waktu melakukan komplementasi maupun dlm kehidupan sehari2nya.Saya akan sedikit sharing ilmu olah rasa dari segi agama islam walaupun dulu juga pernah belajar dibeberapa paguyuban non islam.

Saya berusaha memilah milah mana yg baik saya pahami dan kerjakan dan mana yang tidak harus saya kerjakan ketika masuk kedalam paguyuban bebas keyakinan.Coba mari kita mulai olah rasa di dalam sholat.Dulu sebelum kecanggihan tehnologi informasi secanggih sekarang untuk mencari sebuah informasi kesana kemari.Berawal dari pertanyaan ganjalan hati saya tentang bagaimana cara sholat khusuk kepada beberapa orang mereka memberikan jawaban yang berbeda2. Ada yang menjawab kamu harus menghayati makna dan artinya bacaan sholat.Lalu metode tersebut aku coba amalkan dalam sholat. Namun setelah saya rasakan ternyata bukan khusuk dalam sholat tp malah mikir bacaan ini artinya bagaimana ya?.Kesimpulanku kalau metode ini kalau diterapkan kita bukan khusuk kpd alloh tapi malah khusuk pada bacaan. Lalu saya bertanya kepada orang yg lain tp jawabanya sungguh tidak
menyenangkan.Dia menjawab kita manusia biasa tidak mungkin bisa khusuk
karena yang bisa khusuk itu para nabi dan para wali.

Ada pula yg menyarankan agar merasakan seolah2 alloh ada didepan kita. Namun
setelah saya praktekan malah pikiran merekayasa wujud alloh dan dikening terasa tegang dan berat. Hingga suatu saat menemukan jawaban yang menurut saya enak unt dipraktekan.Begini jawabnya sholat itu adalah hidayah dan khusuk itu juga hidayah.Apabila kamu dalam ketaatan bersyurlah karena yg membuat taat dan menjadikan kamu sholat itu bukanlah dirimu tapi allohlah yang menggerakanmu. Apabila kamu tdk dalam ketaatan segeralah minta petunjuk pada alloh.Saat kamu sholat sadarilah kamu sedang disholatkan dan bersyukurlah terus kerjakan menyadari dan bersyukur saling silih berganti begitulah nasehat beliau.Maka saat kita sholat kita harus menyadari bahwa sebenarnya saat itu kita sedang disholatkan dan kare na kita sedang disholatkan maka bersyukurlah.Terus sadari hal itu antara disholatkan dan
bersyukur diwaktu sholat.Jangan pernah berfikir bagaimana caranya alloh menggerakan.Juga jangan pernah berfikir bagaimana wujud alloh.

Walaupun saat ini sekarang kita sudah paham bahwa alloh tidak menyerupai apapun namun gambaran masa kecil kita yg mungkin dulu pernah membayangkan wujud alloh seperti seorang raja atau sebuah cahaya yg terang maka gambaran tsb telah melekat kuat dalam bawah sadar kita.Maka untuk menghapusnya untuk sementara kata alloh kita ganti dg kata sang penguasa alam.Walaupun kalau kita balik sama
saja.Sang penguasa alam=alloh.Hal ini hanya untuk memudahkan menghilangkan gambaran2 wujud alloh yg telah masuk dalam benak kita.Setelah kita mengakui yang mensholatkan kita adalah sang penguasa alam dan kita bersyukur dg melenyapkan segala gambaran wujud alloh maka saat sholat tubuh terasa hangat.Dan bagi yang punya keluhan sakit kepala entah darah tinggi atau rendah dan keluhan sakit kepala lainya maka kurang dari 3hr keluhan tersebu lenyap seketika dg diawali rasa
hanyat dikepala dan leher belakang.

Dengan catatan sholatnya tdk model kilat dan terus menghayati kita sedang disholatkan dan bersyukur.Untuk sakit sekitar bagian tubuh bagian belakang misal pinggang atau skitar tulang belakang bisa sembuh juga namun waktunya tdk 3hari.Setelah kita mempraktekan dalam sholat selanjutnya kita praktekan dalam dzikir atau tehnik olah rasa lainya.Saya tidak akan membahas tehnik gerakan atau
cara mengatur nafas dll.Tapi yg kita bahas adalah penghayatan dan kesadaran kita.Tenangkan diri kita bs dg duduk nyaman ditempat yang enak.Usahakan jng terlalu banyak menggerakan badan dalam melakukan ini dan memusatkan perhatian ke titik tertentu misal memusatkan perhatian ke salah satu titik badan atau memusatkan keluar badan.

Satu2nya yg harus dijadikan pusat perhatian adalah sang penguasa alam. misal tahab awal latihan diam tidak menggerakan badan 10menit besok menjadi 20menit dst.Saat duduk diam ini ingatlah sang penguasa alam dan bersyukur secara terus menerus. Sebaiknya tanpa ucapan baik lesan maupun ucapan batin.Sebenarnya alloh telah memberikan gambaran segala sesuatunya dengan jelas kl kita mau berfikir.Dzikir tanpa ucapan ini memang untuk meningkatkan kwalitas dzikir dari dzikir lesan ke dzikir hati lalu dzikir kesadaran.Sebagai gambaranya begini:ada cowok jatuh cinta kepada cewek bernama ani.Siang malam stiap saat si cowok slalu ingat ani.Kadang dlm kesendirianya si cowok merasa berbincang2 batin dg ani.Tapi si cowok walaupun slalu ingat ani dia dlm batinya tdk menyebut ani..Ani..Ani selama shari smalam.Sama juga dzikir tanpa menyebut ini.Setelah kita mampu duduk tanpa gerak mengingat sang
penguasa alam dan bersyukur skitar satu jam dalam tahab awal maka yg pertama2 kita alami adalah sensasi dan fenomena gaib misalnya merasa berjalan menyusuri dalam bumi atau langit.Melihat kilatan2 cahaya dlm mata tertutup.Melihat simbol2 dg jelas.

Diperlihatkan keadaan yang akan dialami oleh seseorang.Abaikan saja semua itu karena tujuan kita bukan untuk itu semua.Semakin lama dilatih akan semakin mengakui tanpa teori ternyata yg melihat bukan mata yg mendengar bukan telingan yang sholat bukan kita yang bersyukurpun bukan kita.Semua hanyalah alat yang
digerakan. Maka tak ayal para alim mengungkapkan BAGAIMANA SAYA HARUS
BERSYUKUR?sedangkan gerakan syukurpun bukan dari dia. Selanjutnya tidak tahu dan tidak tahu.Setelah kita mempraktekan dalam sholat dan dzikir praktekan dalam segala gerak gerik sehari2.Waktu makan kita digerakan untuk makan bersyukurlah.Waktu berjalan kita mengakui digerakan untuk berjalan bersyukurlah dll.Manfaat dari prakek ini banyak sekali diantaranya mencerdaskan spiritual bukan mencerdaskan otak. Mampu melakukan penyembuhan jarak jauh dg cara yang sederhana dan tidak rumit.Anti hipnotis mengetahui karakter orang orang lewat wajah maupun foto.Dan kemampuan2 psikis lainya.Tapi semua itu hanyalah bonus.Semoga
bisa menambah wawasan. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 166 Komentar

RENCANA PEMBENTUKAN KWA BOGOR


ustadz_komarudin@yahoo.co.id

Assalamu’alaikum.wr.wb. Sesuai dengan amanat yg di sampaikan oleh para sesepuh dan juga dengan banyaknya permintaan dari rekan-rekan KWA,khususnya yg berdomisili di wilayah bogor dan sekitarnya.agar di adakan pertemuan ataupun silaturrohim dan sekaligus pembentukan pengurus KWA wilayah bogor.yg mana di harapkan dari rencana kegiatan ini,akan lebih terkoordinir dan terjalin tali persaudaraan yg erat di antara kita.serta sebagai wadah atau forum komunikasi dan aspirasi.dan ke depannya kita wujudkan bersama KWA dan insan-insan KWA wilayah bogor yg siap mengabdi,berbakti dan bermanfaat bagi sesama.maka dari itu,dengan ini kami mengajak dan mohon konfirmasinya dari semua rekan-rekan KWA khususnya bagi yg tinggal di wilayah bogor dan sekitarnya.untuk turut serta dan ambil bagian demi terlaksananya kegiatan ini.

selanjutnya untuk pendataan, kami mohon di isi data-data di bawah ini :
nama :
no telpon :

atau bisa juga mengirimkan data diri anda ke no : 085692244000. demikian informasi ini kami sampaikan.mohon dukungan dan kerja samanya.serta atas segala perhatiannya kami haturkan beribu-ribu terima kasih.
Wassalam…..
@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 102 Komentar

ACARA DESEMBER KWA SEMARANG


Harsa
harsa_126@yahoo.com

SESUAI DENGAN HASIL RAPAT I DAN II, KAMI BERMAKSUD MENGINFORMASIKAN SUSUNAN ACR RESMI DAlam ACARA DIBANDUNGAN UNGARAN KAB.SEMARANG HARI/TANGGAL SABTU/MINGGU : 18-19 DESEMBER 2010

SABTU :
15.00-16.00 REGISTRASI PESERTA
16.00-17.30 ACARA PERKENALAN
17.30-19.30 ISHOMA
19.30-20.00 PERSIAPAN
20.00-21.00 PELATIHAN MEDITASI PENYELARASAN ALAM ENERGI KESELAMATAN OLEH KI AGENG UNGARAN
21.00-21.30 DOOR PRICE
21.30-23.00
1)PENYELARASAN DAN IJAZAHAN TASBIH ASMA YG DISELARASKAN DGN ASMA KUBRO KEWIBAWAAN, ASMAULHUSNA PENGASIHAN AGUNG, ASMA HIKMAH U/KEREZEKIAN, KEDIGJAYAAN DAN MELIHAT ALAM GHAIB.
2)PENYELARASAN DAN MEWUJUDKAN BENDA GHAIB KE ALAM MANUSIA

23.00-00.00 PERSIAPAN PENYELARASAN ASMA XXX DR RADEN SANCANG UNGU
00.00-00.30 PENYELARASAN ASMA XXX OLEH RADEN SANCANG UNGU
00.30-01.00 EVALUASI PENYELARASAN
01.00-07.00 ISTIRAHAT

07.00-07.30 PERSIAPAN
07.30-11.00 PENGOBATAN HERBAL,REFLEKSI DAN BEKAM OLEH KI CIPTO HUSODO DAN REKAN2NYA.
11.00-12.00 PEMBAGIAN DOORPRICE,PENUTUP,ACR BEBAS……

KEPADA PARA SEDULUR2 YG BERKENAN HADIR KAMI PERSILAHKAN,KEGIATAN INI MURNI KEGIATAN SOSIAL DAN GRATIS TNP DPUNGUT BIAYA.

SALAM HORMAT
TEAM LITBANG KWA SEMARANG

DAFTAR PESERTA ACARA KWA SEMARANG BULAN 18-19 DESEMBER 2010 DI CANDI GEDONG SONGO – BANDUNGAN BAGI YG BERKENAN HADIR, SILAHKAN DI COPAS KEBAWAH

1. Pencari guru sejati semarang  088215003820
2. Hijrah semarang  081228182273
3. Laskar lung gading 085740011189
4. Harsa 02470031795
5. Bengawan.candhu 085216123458
6. Prabowo Magelang 08562560237
7. Khaerul umam (iroel casteller) Pati 081344811993
8. Sabar Subur 08187886088356
9. Ferry Wardana kwa mataram 081916031463
10. Bhasudewo
11. Puji wiyanto grobogan 08886503995
12. Yoto wong kudus 085310408282
13. Tirtha meganthara salatiga 085865037139
14. Viki
15. adipatiunus 085641703978
16. abah hikam
17. Mbah Jambrong/Bangkrisna 08157736941
18. aguskentus 08813745438
19. Ki cipto roso 081575071646
20. anton (cipto husodo) 085876213806
21. ki ageng ungaran

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 156 Komentar

DO’A PENUTUP HUTANG


 

eriwahyudin@yahoo.com

Salam para pinisepuh semua, buat ki wongalus saya haturkan salam sejahtera semoga Alloh SWT selalu memberikan rahmat kepada seluruh sedulur KWA. Dalam kesempatan kali ini izinkanlah saya berbagi pengalaman pribadi, saya pernah mengalami masa tersulit dlm hdp,waktu itu saya pernah meninggalkan hutang kepada kolega, pihak trading dll sebesar 350jt, bagi saya saat itu sdh tdk mungkin bisa membayar itu semua dlm wktu dekat,dengan niat akan membayar semua hutang tsb kelak jika saya sudah punya rezeki,saya mencoba mengamalkan wirid ini, alhamdulillah berkat izin Alloh blm pernah sdktpn saya disentuh atau mendapatkan intimidasi dari pihak pengutang, berikut tata lakunya:

1. lakukan sholat sunnat hajat. 12 rakaat, dengan 6 salam. A. Rakaat pertama:stlh membaca Q.S. Al-fatihah lalu baca ayat Qursy. B. Rakaat kedua :stlh membaca Q.S Al-fatihah lalu baca Al-ikhlas.

2. stlh shlt hajat lalu baca ayat kursy 313x.

3. Setelah itu lalu baca amalan berikut,dengan terlbih dahulu mengirim kan hadiah kepada Nabi, para sahabat, malaikat, para auliya, para sholihin, muslimin wal muslimat,syekh abd.qodir jailani,khususon illa K.H elang pesantren cikalama.

berikut amalan intinya

BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM,SALAAMUN QOULAMIRROBBIROHIIM,NYA AING DER PARARANG,NYA INGSUN DER PARARANG,NU NGALENGGANG DI PAKUWON,HAH MUKAHA,HAH MUKAHA,HAH TEU AYA KAJADIANNANA,KURING KUDU DITAGIH KUNU BOGA DUIT..(SEBUT NAMA PENGUTANG) SALAWASNA 1479 x.

@@@

 

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 88 Komentar

ASMA PAMUNGKAS SURAH YASSIN


Banyulumut/Aji S Manungso

Assalamualaikum..wrwbkt. Salam hormat, takzim dan salam komando kwa… bwt ki alus, poro sesepuh dan sedulur KWA, seblumnya kami mohon maaf, kami ingin berbagi sedikit pengetahuan tentang asma pamungkas surah yassin yg selama ini kami amalkan.

Adapun bacaan nya sbb “ SALAMUN QAWLAN MIN ROBIIN ROHIIMIN”
(surah yassin ayat 58),

Laku :
1. Niat dg ikhlas
2. Shalat hajat
Tawasul kepada :
– Nabi Muhammad SAW
– Malaikat 4
– Sahabat nabi 4
– Nabi Khidir as
– Sech muhiddin Abdul qadir aljailani
– Mbah kuwu sangkan/pangeran cakrabuana
– Sech bujug tumpeng
– Kanjeng Sunan gunung jati
– Kanjeng Sunan kalijaga
– Orang tua
– Diri sendiri
– Man ajazani

3. Dawamkan ayat diatas sbnyak 1000 x slama 7/21/41 hari

PERINGATAN :
– Jangan dibaca diatas kendaraan (bs menyebabkan kecelakaan)

Manfaat/kegunaan insya allah seperti ASR-ASR yg sudah ada di kWA. Untuk testimoni dr ayat ini insya allah akan kami babarkan pd kesempatan berikutnya, demikian sedikit pengetahuan yg kami miliki mohon maaf kpd poro dulur smua atas kekurang/ ketidaktahuan kami. matur nuwun…

Salam Rahayu

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 262 Komentar

DOMPET AMAL SEDULUR KWA UNTUK MENTAWAI MERAPI


Data s/d 10 Nopember 2010

Berikut nama sedulur yang telah ikhlas karena Allah SWT menyisihkan rezekinya untuk membantu sedulur kita yang ditimpa bencana di Mentawai dan Merapi. Tanpa berniat pamer, riya, ujub kami menampilkan data di bawah ini agar transparan dan akuntabel. KAMI MOHON MAAF BILA ADA BANTUAN YANG  BELUM  TERCATAT:

Ki Sabdalangit  1.500.000
Mas …  Pulsa 175.000
Mas ….   Pakaian Pantas Pakai
Mas Agung dan Team Kantor 1.500.000
Sapto 234.567 ribu
No hpXXX48444 50 ribu
Dedy Darmawan Jayapura 200 ribu
Hiro Jambi 100 ribu
Waatan Singapore 1.011.400
Djoko Bleduk 200 ribu
Wahyu Pulogadung Pakaian layak pakai
Sirat Agustin Surabaya pulsa 150 ribu
Mas Pri Rp 750.000
Firdaus Rp 200.000
Henny Setia, Tangerang, kirim Pakaian
Jenang Abang Rp 300.000
M. Chozin Rp 111.111
Seblonk Rp 199.000
HAMBA ALLAH, Rp 500.000 (Rabu, 3-11-2010)
No hp XXX 348: Rp 100.000
Suwandi Bontang: Rp 250.000
Kacung Wantono Sidoarjo: Rp 200.000
Bambang: Rp 222.222
No hp XXX 87070: 50.000
Kertapati: Rp 100.000
Nawiazky: Rp 313.000
Putro Mojopahit: Rp 50.000
Bodokeremezken: Rp 3.200.000
Rasyid Samba: Rp 250.250
Risang Mukti —Anting anting emas

@@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

SURAT AN-NAAS SEGALA HAJAT


eriwahyudin@yahoo.com

Salam buat sedulur KWA semua,terutama para pinisepuh di kampus yang InsyaAlloh banyak menolong sesama dengan niat syi’ar murni karena Alloh semata,dalam kesempatan ini izinkanlah saya berbagi pengalaman,mengenai amalan dari surat An-Naas ini sebagai kenangan ketika saya mengalami masa2 suliitt kurang lebih 2tahun yang lalu,alhamdulillah dengan kerja keras,berdo’a,saya telah berhasil melewati masa2 suram itu,meskipun penuh dengan perjuangan.berikut amalannya :

ISTIGHFAR 77X, SYAHADAT 3X, SHOLAWAT 3X, LALU BACA : QUL A’UUDZU BIROBBINNAS,MALIKINNAAS,………..(SEBUT PERMOHONAN KITA DENGAN KATA MALIK,MISALKAN:MALIK SAYANG,MALIK NGASIH UANG,ATAU APAPUN),ALLOHUMMA INNI AS’ALUKA ILMAN NAAFI’AN WARIZQON WAASI’AN,WASYIFAAN MINGKULLI DZAA’IN,WABILKHOIRI YAAA FATAHU FATAH,WABIL HUDAA,WALILRIZQI YAAA ROZAK KULLI MUSYAHILAH,AMIN YAAA ROBBAL ‘ALAMIN.40X. YAAA WAHHAB 40X. YAAA FATAHU YAAA ROZAQ 40X. YAAA MUZIB YAAA ARHAMARROOHIMIN 41X. SYAYAZ’ALULLOH BA’DA YUSRI YUSRON 41X.

Amalan tersebut tidak perlu melalui puasa,yang penting yakinkan diri bahwasanya Alloh SWT,maha pemurah,maha penolong hambanya.sya sendiri sudah berpuluh-puluh kali membuktikan kehebatan amalan ini,misalnya waktu itu saya sangat terdesak mesti mengangsur pinjaman bank sebesar 17jt,sementara tak sepeserpun saat itu saya memegang uang,mlm harinya sblm jatuh tempo pmbyaran,saya mencoba mengamalkan wiridan tsb,dan tanpa diduga teman saya sekonyong-konyong memberikan pinjaman senilai 17jt pas.begitulah sedikit kisah yang saya alami,semoga bemanfaat bagi sedulur semua,salam hangat kiwongalus.

kilat bajra

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 495 Komentar

MAKNA KEHIDUPAN MENURUT SURAT ALAM NASYROH


risang mukti
risang.mukti@gmail.com

Assalamu alaikum kepada wongalus para sesepuh dan seluruh pembaca yang
saya hormati.Mungkin kita pernah mendapat ijazah atau sekedar membaca
tentang khasiat surat alam nasyroh unt didawamkan unt mencapai hajat
atau untuk bekal menghadapi problem kehidupan.Karena dalam surat ini
ada suatu hukum sunatulloh yang pasti terjadi di mikrokosmos(diri
manusia)dan makrokosmos(jagad raya).Maka bila makna dari surat ini
kita jadikan AJI dalam kehidupan kita maka kita lebih menyadari apa
yang terjadi bila menerima anugrah dan kita juga menyadari apa yang
akan terjadi bila kita menerima cobaan yg berwujud kesusahan.SESUNGGUHNYA SESUDAH KESULITAN ITU ADA KEMUDAHAN(ALAM NASYROH AYAT 7).Sebenarnya tidak ada satu orangpun didunia ini menerima kegelapan /kesusahan.

Namun antara gelap dan terang adalah dua sisi yg tidak dapat dipisahkan.Orang tidak pernah akan tahu yang namanya terang sebelum dia mengalami gelap.Baik manusia maupun jagad raya tidak akan mengalami gelap terus maupun terang terus kecuali
dunia akan ditutup.Maka saat negri kita mengalami beberapa bencana yg saya sebut sebagai gelap sesungguhnya ada kalam illahi berbahagialah karena akan segera ada terang.Cuma ukuran waktu kapan datangnya terang manusia tidak tahu kapan waktunya.Namun hukum ketetapan alloh itu pasti.Bagaimana dengan manusia yang selalu mengalami gelap/kesusahan?

Carilah terang dalam kegelapan maksudnya terangilah jiwa anda untuk menerangi kegelapan yang selama ini menutupi jiwa.Sinar yang terang adalah sinarnya matahari dia menyinari seluruh jagad raya dengan tulus dan iklas.Sebagai manusia penerang yang
memberi cahaya terang kepada sesama manusia contohlah matahari.Marilah memperluas pandangan memperluas kesadaran sehingga dapat memetik pelajaran dari berbagai hal.Kalau kita enggan melihat suatu masalah peristiwa dari sudut pandang dan kesadaran yang berbeda maka kita tidak akan tahu apa yg terjadi dibalik semua ini.Mungkin
pendapat kita wawasan kita itu2 saja alias kita tidak punya cakrawala baru dalam kehidupan.Salah satu contoh dalam mensikapi bencana letusan gunung merapi banyak para waskita mengatakan akan datangnya SATRIO PINANDHITO setelah bencana merapi.

Penulispun pernah mendapatkan pemahaman itu 3tahun yang lalu begini ucapan beliau berdasarkan kitab para pujangga nusantara jaman dulu:karakter pemimpi nusantara
berdasarkan kitab pujangga.SATRIO KINUNJORO=BPK SUKARNO krn dia
setelah menjabat presiden dia dipenjara.SATRIO MUKTI WIBOWO KESAMPAR
KESANDHUNG=BPK SUHARTO dia diwaktu menjabat kaya raya dan wibawanya
luar biasa namun setelah lengser ibarat kata dia di injak2 rakyat.RAJANE NGATAS ANGIN=BPK HABIBIE dia berasal dr daerah anginmamiri sulawesi selatan.SATRIO PININGIT=IBU MEGAWATI kebijakan2 dan rencana kerjanya slalau dibatasi dan dijegal oleh rivalnya.SATRIO LELONO=GUS DUR selama jadi presiden suka mengembara ke luar negri.SATRIO BOYONG PAMBUKANING GAPURO=SBY…..Lalu SATRIO PINANDHITO SINISIHAN WAHYU=….?

Mensikapi hal semacam itu kl kita tdk memperluas pandangan dan kesadaran tetunya kita menganggap ah..Syirik mempercayai ramalan.Tapi kalau kita memperluas pandangan melalui makna surat alam nasyroh td tentunya penilaian kita berbeda.Mempercayai ramalan yg dilarang oleh agama tentu beda dengan memperhatikan kata2 bijak dr
orang yg telah bersih jiwanya. Karena jiwa lawamah punya potensi unt lari ke masa depan.Mungkin anda sering mengalaminya tp anda tidak tahu dan menyadari ini fenomena apa?.Hidup tidak selamanya gelap terus dan tidak selamanya terang terus.Gelap terang senang susah silih berganti kalau kita menyadari begitulah keadaan dunia maka perasaan kitapun biasa saja senang sedih gelap terang tak ada bedanya hanya pandangan mata yg membedakan.

Begitulah eksistensi ciptaan serba dua laki2 perempuan, gelap terang, angkara mulia, pintar bodoh dll.Berbeda dg sang pencipta yg eksistensinya serba esa tak terjangkau tidak pria bukan pula wanita bukan gelap bukan pula terang.Semoga bermanfaat@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 109 Komentar

HAKIKAT MANUSIA DALAM MENUJU ILLAHI BAB-2


“Ya Allah, Ajari Kami Ingat Kepada-Mu, Bersyukur & Khusyu’ Beribadah”

Assalamu’ alaikum Wr. Wb.
Salam pamuji rahayu katur dulur-dulur semuanya
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, yang maha mengetahui seluruh rahasia tersembunyi dan dimana hati mukminin bergetar tatkala mendengar asma-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurah pada penghulu sekalian Rasul, penyempurna risalah Ilahi beserta keluarganya.

Saya ucapkan banyak terima kasih atas partisipasi dulur-dulur aktivis Kampus Wong Alus di seluruh nusantara dalam kontribusinya pada syiar Islam di bidangnya masing-masing. Dan saya menghaturkan terima kepada para pini sesepuh atas wejangannya yang bermanfaat dalam menuju kehadirat Ilahy.

Monggo kita lanjutkan belajarnya tentang Hakikat Manusia Dalam Menuju Illahi Bab-2

Raga manusia termasuk kedalam derajat terendah, sementara ruh manusia termasuk ke dalam derajat tertinggi. Hikmah yang terkandung dalam hal ini ialah bahwa manusia mesti mengemban beban amanat pengetahuan tentang Allah. Karena itu mereka harus mempunyai kekuatan dalam kedua dunia ini untuk mencapai kesempurnaan. Sebab tidak sesuatupun di dunia ini yang memiliki kekuatan yang mampu mengemban beban amanat. Mereka mempunyai kekuatan ini melalui esensi sifat-sifatnya (sifat-sifat ruhnya), bukan melalui raganya.

Karena ruh manusia berkaitan dengan derajat tertinggi dari yang tinggi, tidak satupun di dunia ruh yang menyamai kekuatannya, entah itu malaikat maupun setan sekalipun atau segala sesuatu lainnya. Demikian pula, jiwa manusia berkaitan dengan derajat yang paling rendah, sehingga tidak sesuatupun di dunia jiwa bisa mempunyai kekuatannya, entah itu hewan dan binatang buas atau yang lainnya. Ketika mengaduk dan mengolah tanah, semua sifat hewan dan binatang buas, semua sifat setan, tumbuh-tumbuhan dan benda-benda mati diaktualisasikan. Hanya saja, tanah itu dipilih untuk mengejawantahkan sifat “dua tangan-Ku”. Karena masing-masing sifat tercela ini hanyalah sekedar kulit luarnya saja, di dalam setiap sifat itu ada mutiara dan permata berupa sifat illahi.

Penjelasan diatas merupakan urutan ungkapan mengenai hakekat diri yang sebenarnya, dimana manusia sebagai makhluk yang sangat lemah dan hina disisi lain dinobatkan sebagai “khalifah” (wakil Allah). Bertugas mengatur alam semesta dan merupakan wakil Allah untuk menjadi saksi-Nya serta mengungkapkan rahasia-rahasia firman-Nya. Para mahkluk yang lain tidak melihat ada dimensi yang tidak bisa dijangkau olehnya, ia hanya mampu melihat pada tingkat yang paling rendah dalam diri manusia. Sementara ia terhijab oleh ketinggian derajat manusia yang berasal dari tiupan illahi (QS Al Hijir 28-29).

Ungkapan hakikat manusia mengacu kepada kecenderungan tertentu secara berurutan dalam memahami manusia. Hakikat mengandung makna sesuatu yang tetap, tidak berubah-ubah. Yaitu identitas esensial yang menyebabkan sesuatu menjadi dirinya sendiri.
Al Ghazaly yang hidup pada abad pertengahan tidak terlepas dari kecenderungan umum pada zamannya dalam memandang manusia. Didalam buku buku filsafatnya ia mengatakan bahwa manusia mempunyai identitas esensial yang tetap, tidak berubah-ubah yaitu An nafs (jiwanya). Yang dimaksud an nafs adalah substansi yang berdiri sendiri, tidak bertempat dan merupakan tempat pengetahuan intelektual (al makulat) yang berasal dari alam malakut atau alam amr. Ini menunjukkkan esensi manusia bukan fisiknya dan bukan fungsi fisik. Sebab fisik adalah sesuatu yang mempunyai tempat. Dan fungsi fisik adalah sesuatu yang tidak berdiri sendiri. Keberadaannya tergantung kepada fisik. Alam al amr atau alam malakut adalah realitas diluar jangkauan indra dan imaginasi, tanpa tempat, arah dan ruang. Sebagai lawan dari alam al khalq atau alam mulk yaitu dunia tubuh dan aksiden-aksidennya esensi manusia, dengan demikian an nafs adalah substansi immaterial yang berdiri sendiri dan merupakan subyek yang mengetahui (Bashirah).

Untuk membuktikan adanya substansi immaterial yang disebut an nafs, Al Ghazaly mengemukakan beberapa argumen. Persoalan kenabian, ganjaran perbuatan manusia dan seluruh berita tentang akhirat tidak ada artinya apabila an nafs tidak ada, sebab seluruh ajaran agama hanya ditujukan kepada yang ada (al maujud) yang dapat memahaminya. Yang mempunyai kemampuan bukanlah fisik manusia sebab apabila fisik manusia mempunyai kemampuan memahami, objek-obyek fisik lainnya juga mesti mempunyai kemampuan memahami. Kenyataan tidak demikian. Argumen bersifat keagamaan ini , bagaimanapun tidak dapat meyakinkan orang yang ragu terhadap kenabian dan hari akhirat. Karena untuk mempercayai argumen ini orang terlebih dahulu harus percaya akan kenabian dan hari akhirat.

Selain itu Al Ghazaly juga mengemukakan pembuktian dengan kenyataan faktual dan kesederhanaan langsung, yang kelihatannya tidak berbeda dengan argumen-argumen yang dibuat oleh Ibnu Sina (wafat 1037) untuk tujuan yang sama, melalui pembuktian dengan kenyataan faktual. Al Ghazaly memperlihatkan bahwa; diantara makhluk-makhluk hidup terdapat perbedaan-perbedaan yang menunjukkan tingkat kemampuan masing-masing.

Keistimewaan makhluk hidup dari benda mati adalah sifat geraknya. Benda mati mempunyai gerak monoton dan didasari oleh prinsip alam. Sedangkan tumbuhan makhluk hidup yang paling rendah tingkatannya, selain mempunyai gerak yang monoton, juga mempunyai kemampuan bergerak secara bervariasi. Prinsip tersebut disebut jiwa vegetatif. Jenis hewan mempunyai prinsip yang lebih tinggi dari pada tumbuh-tumbuhan, yang menyebabkan hewan, selain kemampuan bisa bergerak bervariasi juga mempunyai rasa. Prinsip ini disebut jiwa sensitif. Dalam kenyataan manusia juga mempunyai kelebihan dari hewan.

Manusia selain mempunyai kelebihan dari hewan. Manusia juga mempunyai semua yang dimiliki jenis-jenis makhluk tersebut, disamping mampu berpikir dan serta mempunyai pilihan untuk berbuat dan untuk tidak berbuat. Ini berarti manusia mempunyai prinsip yang memungkinkan berpikir dan memilih. Prinsip ini disebut an nafs al insaniyyat. Prinsip inilah yang betul-betul membedakan manusia dari segala makhluk lainnya.

Argumen kesadaran langsung yang dikemukakan seorang manusia menghentikan segala aktivitas fisiknya1, sehingga ia berada dalam keadaan tenang dan hampa aktivitas. Ketika ia menghilangkan segala aktivitasnya, menurut Al Ghazaly, ada sesuatu yang tidak hilang di dalam dirinya yaitu “kesadaran” yakni kesadaran akan dirinya. Ia sadar bahwa ia ada. Bahkan ia sadar bahwa ia sadar. Pusat kesadaran itulah yang disebut an nafs al insaniyyat (diri sejati). Dikatakan dalam suatu tafsir shafwatu at tafasir karangan prof. As Shabuny dalam surat Al qiyamah ayat 14: “akan tetapi di dalam diri manusia ada bashirah (yang tahu).”

Kata bashirah ini disebut sebagai yang tahu atas segala gerak manusia yang sekalipun sangat rahasia. Ia biasa menyebut diri (wujud)-nya adalah “Aku”.

Wujud “Aku” yang memiliki sifat tahu yang memperhatikan dirinya atas perilaku hati, kegundahan, kebohongan, kecurangan, serta kebaikan. Ia tidak pernah bersekongkol dengan perasaan dan pikiran, ia jujur dan suci, sehingga manusia, setan dan jin tidak bisa menembus alam ini karena ia sangat dekat dengan Allah sekalipun manusia itu jahat dan kafir. Adalah pernyataan Allah atas pengangkatan sebagai wakil Allah, sehingga Allah menyebut tentang “Aku” ini sebagai ruh-Ku. Yang oleh As Shabuny sebagai penghormatan yang maha tinggi seperti penghormatan Allah terhadap Baitullah (rumah Allah).

Ketika itu yang disadari bukan fisik dan yang sadarpun bukan fisik. Kesadaran disini tidak melalui alat, tetapi bersifat langsung. Oleh karena itu subyek yang sadar itu jelas bukan fisik dan bukan fungsi fisik melainkan sesuatu substansi yang berbeda dengan fisik.

Mungkin juga dikatakan disini tidak bersifat langsung, tetapi melalui perantara, yaitu melalui perbuatanku. Dalam perbuatanku ada yang mendahului, yaitu kesadaran akan aku yang menjadi subyek perbuatan itu. Kesadaran disini bagaimanapun bersifat langsung dan terlepas dari aktivitas fisik. Dengan demikian subyek yang sadar, yang menjadi esensi manusia itu nyata ada dan merupakan substansi yang berbeda dengan fisik.

Hal ini terbukti ketika manusia kehilangan aktivitas pada moment menjelang tidur. Sang “Aku” (kesadaran) mengetahui dengan sadar peristiwa yang dialami pada saat bermimpi. Begitupun Kehidupan keruhanian dalam mendasari kesadaran ihsan dengan menghentikan aktivitas fisik sebagai kendali sahwati, maka yang timbul adalah kesadaran diri yang mampu menembus alam malakut dan uluhiah. Dimana manusia mencapai puncak eksistensi yang sejati. Kesejatian inilah yang di tuntut oleh Allah dalam hal melakukan peribadatan, apakah puasa, zakat, dan shalat. Dengan konteks “ihklaskanlah peribadatanmu dengan tidak melakukan kesyirikan sedikitpun” (QS. Az Zumar 11 & 14).

Aktivitas ruhani yang diajarkan oleh Allah adalah peribadatan saum yang mana manusia dalam sementara waktu diwajibkan mengendalikan emosinya dan aktivitas keinginan hawa nafsu selama satu bulan di bulan ramadhan. Selama satu bulan penuh menahan rasa dan keinginan ragawi, samar-samar akan terjadi proses transformasi kejiwaan yang tadinya emosional berubah menjadi ketenangan, dan fisik seolah tidak lagi menuruti keinginannya, sehingga sang fisik mengikuti kehendak-kehendak diri yang sejati. Maka oleh Allah dikatakan mereka itu telah mendapatkan karunia lailatul qadar, dimana ia mampu menembus seluruh semesta ruhani dan kembali sebagai manusia sejati dan fitrah.

Keadaan Fitrah ini diungkap Al qur’an, bahwa apabila telah terjadi fitrah pada diri manusia maka sesungguhnya fitrah itu sama dengan kehendak Allah (QS. 30:30): “Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada Agama (Allah); (tetaplah)fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.”

Dalam hal ini manusia tersebut mendapat karunia kepatuhan dan ketaqwaan seperti patuhnya alam semesta serta patuhnya tubuh manusia, dimana dimengerti bahwa tidak pernah dirinya merencanakan ada, kemudian kenapa aku ini laki-laki? Atau nafas ini mengalir keluar masuk tanpa aku kehendaki dan bisakah aku menangguhkan jangan keburu tua dulu. Hal ini merupakan renungan hakiki, kenapa pikiran ini tidak sepatuh alam dan tubuh yang diselimuti kekuasaan Allah. Ia begitu tampak jelas dalam gerakan dan keberadaan alam dan diri ini.

Dengan argumen di atas bahwa an nafs berdiri sendiri dipertegas bahwa ia tidak bertempat, baik didalam badan maupun diluar badan. Karena an nafs bukan materi maka dengan sendirinya tidak mengambil ruang dan tidak mempunyai tempat. Sifat dasar an nafs tidak mengandung kemungkinan bertempat. Artinya pernyataan tempat tidak sesuai dihubungkan kepada an nafs, sebagaimana tidak sesuai sifat mengetahui atau tidak mengetahui diletakkan pada benda mati.

Al Ghazaly tidak menerima pandangan bahwa an nafs berada di luar badan. Sebab an nafs dalam keadaan demikian, menurutnya tidak mungkin mengatur badan, tetapi kalau an nafs berada di dalam badan keberatan lain akan timbul. An nafs bertempat di dalam badan tidak terlepas dua kemungkinan, yaitu bertempat pada seluruh badan atau pada sebagiannya saja. Kalau ber-tempat pada seluruh badan, an nafs semestinya menyusut atau berpindah, jika sebagian anggauta tubuh manusia terpotong dan ini tidak mungkin.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa esensi atau hakikat manusia adalah substansi immaterial yang berdiri sendiri, bersifat illahi (berasal dari alam amr), tidak bertempat di dalam badan, bersifat sederhana, mempunyai kemampuan mengetahui dan menggerakkan badan, diciptakan (tidak kadim) dan bersifat kekal pada dirinya. Ia ber-usaha menunjukkan bahwa kesadaran jiwa dan sifat-sifat dasarnya tidak dapat diperoleh melalui akalnya saja, tetapi dengan akal dan sara’ . Untuk itu selain kutipan ayat 29 surat Al Hijir di atas juga ayat-ayat yang lain yang menerangkan esensi manusia seperti surat Ali Imron 169 : “Jangan engkau sangka orang-orang yang terbunuh pada jalan Allah itu mati, mereka itu hidup dan diberi rezeki disisi Tuhan.”

“Katakan jiwa itu dari amr Tuhanku.” (QS. Al Isra 85).

Ayat yang pertama menunjukkan kekekalan jiwa dan ayat yang kedua untuk menunjukkan bahwa ia berasal dari dunia yang sangat dekat dengan Allah, alam amr.

Pembangkitan kesadaran akan diri, dikatakan para ulama kerohanian sebagai ajang mujahadah untuk menemukan kesejatian, dan dengan kesejatian itu pula manusia akan mencapai hakikat “diri” serta terbukanya kebenaran adanya Allah secara hakiki, yakni makrifatullah.

Periode pertengahan kejayaaan islam di jawa, berlangsung semaraknya hidup berkerohanian yang dipelopori para dai (wali songo) masa itu.

Namun kita melihat kelebihan dan kekurangan metode yang diajarkan, masih banyak menyesuaikan budaya masyarakat kerohanian hindu. Sehingga peribadatan yang masih tersisa sekarang kelihatan asimilasi peninggalan hindu dan budha. Akan tetapi kita melihat dengan jernih ajaran yang disampaikan oleh beliau dengan tetap memurnikan ketauhidan kita kepada Allah. Misalnya dalam mantra ber-bahasa jawa, tentang perenungan hakiki manusia serta penyadaran dan pencarian kesejatian yang dikatakan dalam Al qur’an sebagai “bashirah” (Aku yang mengetahui).

Bismillahirrahmanirrahim (dengan nama Allah yang maha pengasih dan penyayang). Melebu Allah..metu Allah (masuknya nafas karena Allah…keluarnya nafas karena Allah). Anekadaken urip iku Allah (yang mengadakan hidup itu Allah). Utek dunungno kodrate Allah (otak letakkan atas kodrat Allah). Ya Hu … Allah Ya Hu … Allah Ya Hu … Allah (ya hu … Allah ya hu … Allah ya hu … Allah). Nabi Muhammad iku utusane Allah (nabi Muhammad itu rasullullah).

Artinya : (perlu diketahui dalam membaca kalimat mantra ini diperlukan penghayatan dan pendalaman makna yang hakiki).

Masuk dan keluarnya nafas ini adalah kodrat Allah yang tidak bisa dicegah. Manusia hanya menerima dengan pasrah atas kekuasaan Allah yang meliputi nafas. Sehingga fikiran ini diajak patuh dan pasrah bersamaan dengan patuhnya nafas tanpa reserve (totalitas).

Yang mengadakan hidup pada manusia (semesta) itu adalah Allah. Dimana seluruh makhluk, apakah itu binatang, manusia, tumbuhan serta bumi, matahari semuanya bergerak dinamis atas sifat hidup Allah (Al hayyu).

Otak adalah merupakan bentuk kekuasaan Allah atas manusia, yang mana manusia diwajibkan berfikir dan berkontemplasi untuk menyatakan sebagai wakil Allah (khalifah) maka dengan itu otak harus sesuai dengan kehendak-kehendak Allah (perintah Allah). Wahai zat yang tidak sama dengan makhluknya. Aku bersaksi bahwa nabi Muhammad itu rasulullah.

Disini kita melihat sejarah manusia ketika mensikapi atas dirinya dalam pencarian diri sejati secara universal. Al qur’an telah memaparkan sebelum para pemikir barat memulai.
Bersambung… Hakikat Manusia Dalam Menuju Illahi Bab-3

“Ya Allah, Ajari Kami Ingat Kepada-Mu, Bersyukur & Khusyu’ Beribadah”
Semoga Allah melimpahkan taufik-Nya (kepada kita semua).
Demikian Yang Dapat Saya Sampaikan kepada poro dulur-dulur di kampus tercinta ini, Apabila ada yang benar itu datangnya dari Allah SWT. Kalau ada yang salah atau kurang itu karena ke bodohan saya pribadi ,untuk itu Saya Mohon Maaf yang sebesar-besarnya, Karena Manusia Tidak Luput Dari Kesalahan Atau Kekhilafan.

Billahi taufik wal hidayah .

Wassalamu alaikum wr. Wb.
Ki Ageng JJ

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 33 Komentar

Blog di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.