Daily Archives: 12 November 2009

TUYUL: CARA MENDAPATKANNYA


Ada banyak tempat yang banyak tuyulnya. Tempat yang banyak tuyul saya contohkan yaitu di sepanjang pantai selatan pulau Jawa. Memiliki tuyul akan membuat Anda kaya raya. Sebab setiap hari uang akan mengalir ke lemari pakaian tanpa harus bersusah payah untuk bekerja keras banting tulang. Ada banyak cara memanggil tuyul. Pada kesempatan kali ini, akan dipaparkan cara sebagai berikut:

Caranya pertama: Kita cari tanggal kematian dari seorang bayi yang meninggal dalam kandungan/ belum sempat lahir ke dunia dan kemudian ikuti langkah berikut ini.

Bahan: satu gentong air dan nyalakan lilin di atasnya. Masukkan yuyu/kepiting kali dan masukkan di dalam gentong. Sediakan pula air pancuran, janur kuning (3 helai) dan rambut (9 helai).

Selanjutnya Anda telanjang duduk bersila di depan gentong berisi air yang sudah ada yuyu dan air dari pancuran terus mengucur. Panggil dia dengan mantra berikut ini:

“Tak cepakke dolananmu
Tak sogati pekaremanmu,
Mreneyo dadi anakku (
ini bila ingin memelihara. Kalau sekedar ingin ketemu, ucapannya: mreneyo dadi kancaku)
Ojo nesu, ojo mlayu yen ora podo karo kekarepanmu lan pekaremanmu
Iki aku ….. (
sebutkan nama Anda) sing arep dadi Bapa mu!
(
ini bila ingin memelihara. Kalau sekedar ingin ketemu, ucapannya: sing arep dadi kancamu)”

Mantra ini adalah cara Anda paling mudah melakukan kontak batin dengan tuyul.

Cara kedua, Anda tidak perlu mendapatkan tanggal kematian dari seorang anak kecil yang belum sempat lahir ke dunia dan langsung menyediakan bahan dan mengikuti langkah sebagaimana di atas.

Dua langkah di atas ada bedanya. Langkah pertama, kita akan mendapatkan jenis tuyul yang lebih hebat, lebih gesit dan susah ditangkap dari tuyul yang kita dapatkan dari langkah kedua.

Tuyul akan datang menerima Anda dan Anda perlu mempersiapkan diri untuk memeliharanya. Mohon persiapkan diri agar tidak kaget saat berdatangan makhluk-makhluk kecil setinggi botol. Bila Anda ingin memiliki tuyul, segera pilih salah satu yang Anda anggap paling bagus.

Sediakan kamar kosong dan beri sesajen setiap hari seperti Anda memiliki anak kecil dan letakkan tuyul itu di sana. Selain untuk mencuri uang, Tuyul juga bisa membisikkan apa yang ia tahu dan apa yang anda ingin tahu sehingga ramalan Anda menjadi sangat tepat. Banyak dukun mahir mempraktekkan ilmu ini. Meskipun tuyul tidak mempunyai kesaktian besar, bantuannya bisa membuat Anda menjadi kaya dan ramalan Anda akan jitu.

CATATAN:
Ini hanya sekedar pengetahuan saja. Silahkan dipraktekkan namun tuyul yang sudah datang tidak usah dipegang dan dipelihara karena resikonya tinggi (baca: artikel “ memelihara tuyul” di blog ini). Bagi para penjual tuyul mohon maaf karena saya telah membuka “rahasia” mendapatkan tuyul.

@wongalus, 2009

Categories: TUYUL CARA MENDAPATKANNYA | 37 Komentar

AGAR RUMAH BEBAS PENCURIAN PERAMPOKAN


Saya pernah jagongan dengan seorang pedanda (tokoh masyarakat Hindu Bali). Rumah-rumah di Bali, kata pedanda itu, sebagian besar ada “penunggu” yaitu makhluk-makhluk gaib yang bertempat di patung di depan halaman untuk penjaga rumah. “Kalau saat ke Jawa, di rumah-rumah penduduk saya tidak melihat ada penunggunya. “Orang Jawa memang polos” kata pedanda tersebut.

Memang, rumah-rumah yang dibangun orang sekarang ini jarang yang mengedepankan aspek metafisis. Pertimbangan membeli atau menempati rumah biasanya hanya dari aspek keindahan arsitektur dan kekuatan bangunannya. Untuk aspek keamanan biasanya hanya jadi pertimbangan terakhir. Padahal, kita tahu kini kian banyak perampokan dan pencurian.

Dulu, para leluhur kita orang Jawa bila akan membangun rumah banyak yang dipikir dan jadi pertimbangan. Misalnya, waktu yang tepat memulai membangun, arah rumah dan sebagainya. Aspek sosial jadi pertimbangan. Di depan rumah diletakkan paga dan kendi sehingga bila orang lain lewat dan kecapekan bisa mampir untuk leyeh-leyeh sambil minum air dari kendi.

Di China ada pula ilmu tentang rumah yaitu hong shui dan feng shui. Kini, untuk perumahan di perkotaan, pertimbangan yang didahulukan biasanya hong shui dan feng shuinya saja dengan harapan agar rejeki pemilik rumah itu nanti lancar. Sementara aspek metafisis dan kosmologisnya kurang diperhatikan. Padahal, ini sangat penting agar kita bisa hidup di lingkungan rumah yang aman dan tentram.

Filsafat Jawa mengatakan bahwa rumah adalah “dalem”. Dalem artinya selain rumah juga “aku”. Maka “Aku” adalah rumah bagi tubuhku. Tubuhku lebih kecil dari “Aku” sehingga tubuh-ku lah yang harusnya menempati “aku”. Bukan sebaliknya. Maka, harusnya tubuh ini mengikuti aturan-aturan yang ada di “Aku”. Akulah yang harusnya membuat aturan agar dituruti oleh tubuhku. “Aku” adalah yang memerintah dan jadi pengendali hawa nafsu dan keinginan sehingga tubuh harus menurutinya.

Secara metafisis, untuk membangun rumah yang aman haruslah dipikirkan juga. Salah satu aspek keamanan rumah adalah bebas dari pencurian dan niat jahat orang lain. Agar rumah kita aman dan bebas dari pencurian maka amalan untuk menumbal rumah sebagai berikut:

Pertama, sediakan sebuah batu dan sebuah wungkal (batu pengasah atau penajam pisau).
Kedua, baca surat Al Fill 40 kali setiap sepuluh kali tiupkan pada dua batu tadi.
Ketiga, baca surat Alam Nasyrah 40 kali setiap sepuluh kali tiupkan pada dua batu itu.
Keempat, setelah selesai, dua batu itu ditanam di lantai di dalam rumah dengan memohon keselamatan dan keamanan dari Allah SWT.

Dengan ijin Tuhan Yang Maha Melindungi, rumah kita tidak akan pernah dimasuki pencuri dan perampok, serta aman dari gangguan orang lain yang berniat jahat.

@ Wongalus, 2009

Categories: AMALAN ANTI PENCURIAN | 9 Komentar

ILMU PEDANG SETAN


Ini ilmu pedang tingkat tinggi untuk melawan serangan senjata terbang. Untuk menghadapi serangan senjata gaib yang diterbangkan musuh, kita tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan batin sebagai perisai pertahanan sebab tidak bisa menyerang balik.

Salah satu andalan para pendekar kita di jaman dulu adalah beragam senjata. Kehebatan senjata para pendekar ini tidak hanya dari segi bentuk dan bahannya yang terpilih tapi karena ada “isi”nya. Berbagai jenis senjata yang ada di nusantara itu di antaranya keris, pedang, mandau, rencong dan lainnya.

Tahukah Anda kenapa senjata memiliki kekuatan suprnatural? Sebab senjata itu telah diisi dengan memasukkan energi-energi gaib yang tersebar di alam semesta sehingga terkumpul di sebilah senjata. Pengumpulan energi itu banyak caranya. Misalnya, ditusukkan ke binatang babi hingga berdarah dan mati. Ruh babi itu kemudian masuk ke senjata. Nantinya, semakin banyak digunakan untuk membunuh maka kekuatannya semakin berlipat-lipat.

Bahkan, ada yang lebih sadis lagi. Ada yang mengisi senjata dengan nyawa manusia. Ini berarti harus ada pembunuhan agar senjata itu menjadi sakti. Ada empu pembuat senjata yang nglakoni atau menjalani cara mistik dengan berpuasa, mandi dengan kembang setaman, menggunting kuku, memotong rambut kemudian meminta agar senjata itu ditusukkan ke orang sampai mati. Maka keampuhan senjata-senjata itu akan berlipat-lipat yang bisa digunakan dengan cara  manual: dipegang maupun diterbangkan energi “isi” senjata tersebut saat peperangan.

Sebagai kaum yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Perkasa, maka kita harus mengutuk dan meninggalkan cara-cara jahat memiliki senjata. Ini agar pikiran, batin, dan jiwa kita tidak terkontaminasi oleh pengaruh negatif pancaran energi senjata yang menebarkan permusuhan dan kejahatan. Namun, kita juga tidak boleh mundur bila suatu ketika harus menghadapi serangan mendadak senjata gaib terbang itu.

Tidak salah kita belajar dari para pendekar Tibet untuk menghadapi serangan senjata gaib terbang. Bukankah kita juga diminta untuk belajar apapun kepada siapapun bahkan kita dianjurkan belajar kepada peradaban spiritual yang lebih tinggi. Seperti perumpamaan agar kita belajar sampai ke “China”. Anjuran ini agar kita tidak seperti “katak di dalam tempurung”

Para Pertapa Tibet mengajarkan agar kita memiliki ilmu pedang ‘pembunuh’ setan untuk menghadapi senjata yang diluncurkan pihak musuh. Caranya memiliki senjata ilmu pedang setan sebagai berikut:

POSISI : Duduk bersila, tangan kanan diletakkan di depan dada. Tangan kiri diperut menghadap tanah. Tangan kanan kemudian diputar tiga kali dengan arah berlawanan jarum jam.

VISUALISASI: Kekuatan pedang meningkat dan memancarkan cahaya untuk melindungi diri. Satu pedang berubah menjadi banyak pedang dan dengan kekuatan penuh menusuk ke tubuh khodam energi bentukan pedang lawan.

MANTRA: “Om Chie Chen, Sa Sua Cha, Sapo Lanweiha Suaha”

Dengan melatih diri menggunakan ilmu pedang setan ini maka kita akan memiliki senjata yang luar biasa yang mampu merontokkan senjata-senjata gaib jahat dalam perang adu kesaktian.

@wongalus, 2009

Categories: ILMU PEDANG SETAN | 13 Komentar

MANTRA PENAWAR JIMAT


“OM AH HUM” mantra yang hanya tiga kata ini sangat hebat untuk memurnikan pengaruh energi negatif yang melekat pada benda. Ini adalah mantra para guru spiritual Yogi Tibet yang maknanya adalah memohon pada Tuhan agar dilindungi dari pengaruh negatif.

Komunikasi dengan Tuhan Yang Maha Kuasa bisa dilakukan dengan semua bahasa. Doa adalah bahasa komunikasi manusia untuk memohon dan menyapa Tuhan. Tuhan mempersilahkan manusia untuk berdoa dengan cara dan bahasa apapun juga. Tidak mesti bahasa Arab, Ibrani, Suryani dan lain-lain.

Doa bisa dilaksanakan dengan bahasa apapun karena Tuhan Maha Mengetahui. Doa dinilai oleh Tuhan bukan karena bahasanya (an sich), namun kandungan isi yang ingin disampaikan oleh manusia. Idealnya berdoa dilakukan dengan bahasa yang paling mudah mengerti dan benar-benar bisa meresap dalam hati kita.

Menurut pemahaman orang India, kata lain dari doa adalah mantra. Yaitu kata-kata rahasia yang mengandung kekuatan gaib dan esoteris. Pada kesempatan kali ini, akan dipaparkan salah satu mantra para Yogi India untuk menawarkan benda dari energi gaib di sebuah benda.

Bila suatu ketika Anda disuguh minuman dan makanan yang mana Anda merasa khawatir di dalam makanan itu sudah diisi dengan japa mantra maka ucapkan Mantra penetralisir “Om Ah Hum” dalam hati. Dengan ijin Allah SWT, mantra ini akan membersihkan energi spiritual yang ditempelkan atau diletakkan orang lain di sebuah benda.

Banyak orang menggunakan ilmu hitam, misalnya santet, yaitu menaruh energi negatif yang kotor ke barang-barang yang dihadiahkan ke pada orang lain dengan tujuan entah itu mencelakai atau memelet dan sebagainya. Maka, sebelum memegang atau menerima hadiah ini sebaiknya barang pemberian itu dimurnikan dengan mantra “Om Ah Hum”.

Bila Anda ingin menyumbang barang/benda kepada masjid, gereja, pura, wihara, tempat peribadatan maka ada baiknya sebelum diberikan maka benda tersebut dinetralisir dengan mantra ini. Sebab memberi sumbangan yang tujuannya untuk mencari keridhoan Tuhan haruslah benda/barang yang suci.

Caranya baca mantra “Om Ah Hum” ditambah dengan memercikkan sedikit beras dan garam ke barang tersebut. Elemen kotor (bisa karena diikuti makhluk halus) yang melekat pada barang tersebut akan pergi.

Begitu juga bila kita akan membeli benda-benda bertuah (jimat, tosan aji, patung dll). Pasti dulunya dia dimiliki oleh seorang yang sangat menyukainya. Sewaktu pemilik meninggal dunia, ‘khodam’ (energi bentukan) ruh pendampingnya mungkin melekat pada benda tersebut. Itu sebabnya, kadang kita bermimpi buruk atau membawa pengaruh negatif setelah memiliki benda bertuah. Oleh sebab itu, sebelum memiliki benda tersebut maka kita membaca “Om Ah Hum”. Ini berbeda bila pemiliki itu sudah ikhlas untuk melepaskan benda tersebut dengan transaksi jual beli/“mahar” atau “ijab kabul” maka biasanya barang tersebut sudah netral dengan sendirinya.

@wongalus,2009

Categories: MANTRA PENAWAR JIMAT | 6 Komentar