KULIAH UNTUK CALON PARANORMAL (4): ETIKA PARANORMAL DAN CARA MERUQYAH


“Barangsiapa di antara kalian yang bisa memberi manfaat kepada saudaranya, maka hendaklah dia melakukannya” (HR Muslim).

Seorang paranormal adalah seseorang yang memberi manfaat kepada para saudara sesama manusia tidak pandang bulu apa agamanya, apa keyakinannya, apakah dia kaya atau miskin, apakah dia bertahta atau tidak, apakah dia perempuan atau laki-laki. Semua yang butuh bantuannya harus ditolong dengan ikhlas dan prinsipnya hanya mengharapkan keridho’an-NYA. Prinsip ini harus dipegang sehingga dia harus menomorsatukan aspek kemanusiaan di atas aspek materi. Paranormal harus sadar bahwa daya linuwih/kesaktiannya tersebut adalah pemberian istimewa dari Allah SWT akibat usahanya untuk mendekatkan diri sedekat dekatnya dengan Gusti Kang Akaryo Jagad ini.

Namun bagaimana bila paranormal menarik bayaran dari para pasiennya? Apakah hal seperti ini diperbolehkan dalam agama? Tentu saja boleh asalkan dalam bertransaksi ada saling pengertian dan sifatnya fair, tidak ada tipu menipu sehingga ada salah satu pihak yang dirugikan.

Hal ini sesuai dengan tuntunan Rasulullah, sebagaimana yang termuat dalam HR Bukhari no 2276 dan HR Muslim no 2201, ada sebuah riwayat sebagai berikut: Dari Abu Said al Khidri, ia berkata “Beberapa orang dari Sahabat Nabi Muhammad SAW pergi dalam sebuah perjalanan, hingga sampai di sebuah kampung. Lalu mereka bertamu ke penduduk kampung namun tidak diterima. Di saat yang sama, ada kabar kepala kampung disengat binatang berbisa dan sudah dicoba untuk diobati oleh penduduk kampung namun tidak sembuh. Seorang penduduk berkata kepada para sahabat: Apakah kalian memiliki sesuatu untuk mengobati kepala kampung kami yang kena sengat? “Ya, demi Allah, kami bisa meruqyah. Tetapi kami telah meminta bertamu kepada kalian tapi kalian tidak menerima kami. Maka kami tidak akan meruqyah kalian hingga kalian tidak memberikan upah” jawab sahabat Nabi.

Akhirnya penduduk kampung memberi kesempatan kepada para Sahabat untuk menyembuhkan sakit kepala kampung dengan upah yang telah disepakati yaitu segerombolan kambing. Para sahabat Nabi pun bersedia dan segera mendatangi rumah kepala kampung. Sabata nabi meludahi tubuh yang disengat binatang berbisa dan membaca ALHAMDULILAHI RABBAL ALAMIN. Singkatnya, kepala kampung itu langsung sembuh atas ijin Allah SWT. Lalu penduduk kampung memberikan kambing sesuai akad perjanjian awal.

Para sahabat pun membawa kambing hasil pemberian orang kampung kepada nabi untuk menanyakan apakah perbuatan mereka meruqyah dan meminta bayaran itu termasuk diperbolehkan atau dilarang? Nabi Muhammad SAW bersabda: WA MA YUDRIIKA ANNAHA RUQYATUN TSUMMA QALA: QAD ASHABTUM IQSIMUU WADZRIBUU LIIMAAKUM SAHMAN FADHAKHIKANNABIYYU (Siapakah yang memberitahukanmu bahwa ia ruqyah? Kemudian beliau bersabda, Kalian benar, bagilah dan berikan untukku bagian bersama kalian, maka Nabi Muhamma tertawa).

Membaca hadits di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa seorang paranormal tetap diperbolehkan untuk menggunakan cara-cara metafisik untuk menyembuhkan seorang yang membutuhkan bantuan asalkan menggunakan cara yang sesuai dengan tuntunan syariat atau hukum agama. Cara pengobatan itu dalam agama Islam disebut dengan dengan Ruqyah.

METODE RUQYAH
Ruqyah adalah cara mengobati semua sakit akibat gangguan mental, sakit fisik maupun sakit akibat sihir atau gangguan berbagai macam makhluk halus atau roh-roh jahat yang masuk ke tubuh manusia. Ada banyak cara mengobati sihir, baik dengan cara ilmu-ilmu kebatinan atau cara-cara perdukunan yang lain. Namun mengobati sihir yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah adalah dengan metode ruqyah, yaitu pengobatan yang mujarab dengan menggunakan pengobatan Ilahiah. Metode ruqyah ini dituntunkan oleh Nabi Muhammad SAW dan tidak bertentangan dengan syariat Islam.

Seorang paranormal perlu menguasai metode penyembuhan untuk pasien yang sakit akibat gangguan makhluk halus. Salah satu yang dianjurkan adalah dengan ruqyah yang syar’i yaitu ruqyah yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana diriwayatkan Aisyah RA: Nabi Muhammad SAW pernah menyuruh meruryah orang yang kena penyakit ain (HR Muslim).

Dalam satu riwayat disebutkan bahwa suatu ketika Nabi pernah bertanya kepada Asma’:
“Kenapa aku melihat badan anak-anak saudaraku (maksudnya anak-anak Ja’far) lemah dan loyo? Apakah mereka kurang makan” — “Tidak, tetapi penyakit ain begitu cepat menjangkiti mereka.” Kata Asma’ — Nabi berkata: “Ruqyahlah mereka,” — Asma berkata lalu saya mengusulkan orang lain kepada beliau, tetapi beliau menyuruh saya yang meruqyah mereka (HR Muslim).

Perlu digarisbawahi bahwa ruqyah pada hakikatnya adalah doa kepada Allah SWT. Ruqyah dapat dilakukan oleh setiap orang dan tidak hanya seorang paranormal atau tukang ruqyah saja. Sehingga teknik ruqyah ini sebenarnya perlu diketahui oleh setiap muslim.

Adab dalam Ruqyah tidak boleh bertentangan dengan TAUHID. Kita harus meyakini bahwa tidak ada kesembuhan kecuali dari Allah SWT dan ruqyah hanyalah salah satu teknik atau cara yang merupakan sebab-sebab kesembuhan sebuah penyakit apakah itu penyakit medis, penyakit mental atau penyakit akibat makhluk halus (kerasukan/sihir/tenung dan lain-lain). Adab lain Ruqyah adalah kondisi jiwa dan mental peruqyah harus ikhlas dan pasrah kepada Allah SWT saja. Diharamkan meruqyah dengan bantuan selain Allah SWT dan mengandung unsur syirik sebagaimana sabda Rasulullah SAW: LA BA’SA BIRRUQYA MA LAM YAKUN FIIHI SYIRK (Tidak apa-apa melakukan ruqyah selama tidak mengandung kesyirikan).

Ruqyah yang sesuai syariat Islam adalah ruqyah yang menggunakan:
1. AYAT-AYAT AL QUR’AN
2. NAMA-NAMA DAN SIFAT-SIFAT ALLAH SWT YANG ADA DI DALAM WIRID ASMA’UL HUSNA
3. DOA-DOA YANG DICONTOHKAN OLEH NABI
4. DOA RUQYAH YANG BERBAHASA ARAB ATAU BAHASA LAIN YANG INTINYA TETAP BERMUARA PADA TAUHID

Diharapkan dengan sangat agar peruqyah memahami makna apa yang dibacanya saat berdoa/meruqyah.

Yang juga perlu dipahami bahwa semua penyakit pada dasarnya dapat diruqyah. Sehingga metode terapi ini cukup efektif digunakan sehari-hari.

A. CARA MERUQYAH UNTUK SEMUA PENYAKIT SEBAGAI BERIKUT:

1. Letakkan tangan pada bagian badan/bagian tubuh yang sakit dan bacalah: BISMILLAH, BISMILLAH,BISMILLAH (dengan nama Allah, dengan nama Allah, dengan nama Allah).
2. Selanjutnya baca: A’UDZU BILLAHI WAQUDRATIHI MIN SYARRI MA AJIDU WA UKHADZIRU (Aku berlindung kepada Allah dan kuasaNYA, dari keburukan apa yang aku rasakan dan aku takutkan) sebanyak 7 kali.

B. CARA MERUQYAH SAAT KITA MENJENGUK ORANG SAKIT SEBAGAI BERIKUT:
Baca doa ini sebanyak 7 kali: AS ALULLAHAL ADZHIIM RABBAL ARSYIL ADZIDM AIYASHFIYAKA (Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, Rabb Arsy yang Agung, agar Dia menyembuhkanmu)

C. CARA MERUQYAH UNTUK SAKIT AKIBAT GIGITAN ULAR/BINATANG BERBISA:
Baca surat Al Fatihah kemudian ludahkan ke tempat yang tersengat/tergigit binatang berbisa itu.

D. CARA MERUQYAH LUKA TUSUKAN/SAYATAN
Ludahi ujung telunjuk lalu letakkan di tanah kemudian usapkan pada tempat luka sambil membaca: BISMILLAH TURBATU ARDHINA BIRIIQATI BAKDZINA YUSYFA SAQIIMUNA BIIDZNIRABBINA (Dengan menyebut Nama Allah; (Ini) adalah tanah bumi kami, (dan) dengan ludah sebagian kami, orang yang sakit di antara kami akan disembuhkan (Allah) dengan izin Rabb kami)

D. CARA MERUQYAH ORANG YANG KEMASUKAN MAKHLUK HALUS, SANTET/SIHIR/TENUNG
1. Tumbuk tujuh daun bidara hijau dan masukkan ke air yang cukup untuk mandi. Sekitar satu ember.
2. Bacakan pada air itu AUDZUBILLAHIMINASYAITONIRROJIIM lanjutkan dengan Ayat Kursi (QS Al Baqarah ayat 255) —lanjutkan dengan membaca Al A’raf ayat 177-122) lanjutkan dengan QS Yunus 79-82 lanjutkan dengan QS Thaha 65-70 lanjutkan dengan QS Al Kafirun –lanjutkan dengan QS Al Ikhlas –lanjutkan dengan QS Al Falaq – lanjutkan dengan QS An Nas.
3. Usai membaca ayat-ayat di atas, minumkan air sebanyak 3 teguk dan sisa air digunakan untuk mandi, sampai penyakitnya hilang total.

@wongalus,2010

Categories: KULIAH CALON PARANORMAL | 15 Komentar

Navigasi pos

15 thoughts on “KULIAH UNTUK CALON PARANORMAL (4): ETIKA PARANORMAL DAN CARA MERUQYAH

  1. Joko Satrio

    Aslm ki..adik saya pny ‘penyakit’ aneh dan prnh diobati ‘orang pintar’,Kt beliau ‘penyakitnya’krn dulu adik saya mempelajari ilmu ghaib dan gagal.Setelah dìobati cuma sebentar aja sembuhnya dan smp skrng msh ‘sakit’,kadang tertawa dan bicara sendiri. Menurut kiwongalus,apkh’penyakit’adik saya ìni? ki apakah bs saya berusaha mengobatinya dgn cara ruqyah dipoin D? Mohon ijìnnya ki. trmksh waslm

  2. wongalus

    @sdr Joko: perlu untuk mendiagnosa perlu pemeriksaan medis dan non medis mas. Jadi tidak berdasarkan terawangan saja. Silahkan mencoba mengamalkan ruqyah point D. nwn.

  3. Wongbyoso

    Salam,Rahmat,dn Berkah Alloh untuk anda Ki…
    sy mw tanya Ki,gmn crany untuk mengambil mustika tertentu dr alam ghaib,klo bs tlg dkirim k email sy Ki wongbyoso@yahoo.co.id
    tp klo tdk bs djwb di blog ini jg tdk apa2 Ki..mturnwun sblmny Ki…

  4. wongalus

    Cara mengambil benda di alam gaib sama dengan mengambil benda di alam nyata. Wiridkan berulang-ulang hingga benda tersebut tampak dengan sendirinya. Wiridnya: YA BAITH (Yang Maha Membangkitkan) sebanyak-banyaknya. salam.

  5. Wongbyoso

    Terimakash Ki atas jawabnnya,tp sy masih bingung bgmn mengetahui adanya mustika ato tidak Ki,klo bisa tlg dijelaskan dari awal proses melihat suatu tempat apakh ada mustikanya ato tidak sampai mustika itu kita dapatkan Ki,dn klo bisa diposting saja Ki biar lebih lengkap dn mungkin teman2 yang lain ada yg ingin tahu caranya jg Ki.Satu lagi Ki,bgmna cranya melihat nasab diri sndiri dn orang lain,dn apakh bnar sy adalah kturunan Syeikh Nawawi al Banteni yg merupkn kturunan dr Sunan Gunung Djati?klo itu bnar apakah garis kturunan dr garis Ibu ato Ayah sy Ki?krna prnah ada org yg mengatakan dmikian tp sy ragu klo itu bnar…wah,maaf jd banyak bgt prmintaanny Ki,maklum masih sgt awam dlm hal supranatural dn sepertiny sy akan sering brkunjung ke blog ini dgn prtnyaan yg ckp bnyak Ki,he…mhon kesabaranny untuk menjawab prtnyaan2 sy y Ki,smoga Dzat Yg Maha Membalas memberi balasan dgn Cinta yg jauh lbh bsr dr yg Sampean lakukan Ki..

  6. abdullah

    ..Amalan itu harus ikhlas dan ada tuntunan dari Rasulullah serta sahabat…
    …Jika ada amalan yang membawa kebaikan, tentu Rasulullah dan para sahabat telah mendahului kita dalam mengamalkannya, tetapi ketika melihat isi website ini, setahu saya kok banyak amalan,ajian dan ilmu ilmu yang ada dalilnya ….saya takutnya ntar malah mengantarkan kita kepada kesesatan,kesyirikan…
    ” Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda : “Barangsiapa yang membuat contoh atau menunjuki yang baik dalam Islam, maka ia mendapatkan pahalanya dan pahala orang yang mengamalkannya setelahnya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Barangsiapa yang mencontohkan contoh jelek dalam Islam, maka ia mendapat dosanya dan dosa orang yang mengamalkan setelahnya, tanpa mengurangi dosa-dosa mereka.” [Hadits Shahih, Riwayat Muslim dalam Ash Shahih (7/103-104 bersama Syarah Nawawi)] ”
    –Tolong dikaji lagi lah amalan amalan yang ada di website ini, apakah ada dalil atau dasar dasar nya yang bisa dijadikan hujjah…
    ..Mohon maaf jika ada kesalahan..

  7. wongalus

    @sdr Abdullah: terima kasih telah diingatkan. Semoga ke depan kita semakin mampu menggelontor amalan-amalan yang kurang bermanfaat dan setia dengan garis lurus tauhid ilallah. salam.

  8. wongalus

    @sdr wongbyoso: mata batin yang terbuka dengan banyak wirid/hizib/doa akan dengan mudah melihat mustika yang anda maksudkan. Tidak usah banyak proses macam-macam kok. Sama seperti kita melihat dengan mata biasa. Sangat mudah dilakukan bagi banyak orang yang sudah terbuka mata batinnya. Pertanyaan lain jawabannya menyusul via posting saja ya mas. trims.

  9. Wongbyoso

    Terimakasih bnyak Ki,sy tggu jwbn atas prtanyaan sy yg blm djwb y Ki,soalny msh pnasaran,he…sekali lagi terimakasih…

  10. abdullah

    maaf,ad a kesalahan dlm pernyataan saya sebelumnya…seharusnya
    …..tetapi ketika melihat isi website ini, setahu saya kok banyak amalan,ajian dan ilmu ilmu yang tidak ada dalilnya ….saya takutnya ntar malah mengantarkan kita kepada kesesatan,kesyirikan……Wallahu A’lam bisshawab.

  11. pahrudin

    assalamua’laikum ki…
    ki ada ga amalan menurut kang jeng
    nabi untuk menjadikan diri kita kaya?
    mohon wejangan nya ki….
    terima kasih ki

  12. ridwan_srng

    Assalamu’alaikum wr.wb… Ki, saya ridwan di kalbar mohon ijin untuk kuliah dan mengamalkan ilmu-ilmu yang ada di kampus wongalus. Mohon do’anya. Wasalam.

  13. salam damai

    Terima kasih kepada Ki Wong Alus atas ilmu ruqyahnya semoga bermanfaat Amiin

  14. salleh bin batan

    Al hamdul lillah, mohon keizinan ilmu yang diturunkan,moga moga allah merestuinya.Amiin.

  15. Hong lie

    mohon ijin mencoba baca dan mengcopi artikel
    diatas ki

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: