Daily Archives: 6 November 2010

BIKIN IKON KHUSUS JATI DIRI ANDA


BLOG INI TIDAK ADA PENYARING ATAU PENYELEKSINYA. SEMUA KOMENTAR BISA MASUK KE BLOG INI. MOHON TIDAK CEPAT MEMPERCAYAI KOMENTAR DARI SESEORANG YANG BIASA ANDA KENAL. BISA JADI DIA TERNYATA ORANG LAIN.

UNTUK MENGURANGI ADANYA KOMENTAR DARI ID PALSU SEMACAM ITU, ANDA BISA BIKIN FOTO ATAU IKON TERTENTU YANG MENANDAKAN ITU ANDA YANG ASLI ATAU YANG PALSU.

YANG BARU SAJA MENGALAMI PEMALSUAN JATI DIRI DI BLOG INI MENIMPA KI NUR JATI. PEMALSU INI MENGISIKAN EMAIL kurakura_a@yahoo.co.id dan IP ADRESS 114.127.246.108. SEMENTARA KI NURJATI ASLI MENGGUNAKAN EMAIL jalanifernando@yahoo.co.id DENGAN IP ADRESS 110.137.200.73. DENGAN MENGGUNAKAN ID NAME “KI NURJATI” (PALSU) INI, DIA MEMAKI MAKI SEDULUR YANG LAIN DENGAN KATA KATA KASAR DAN MEMANCING KERIBUTAN.

KAMI MOHON AGAR SEDULUR SEMUA BERHATI-HATI TERHADAP FITNAH YANG SEMACAM INI KARENA BISA MERUSAK SILATURAHIM. DAN KEPADA PEMALSU ID NAME ORANG LAIN SEGERALAH MINTA MAAF KARENA ITU PERBUATAN YANG TERKUTUK, DILAKNAT TUHAN DAN RESIKO ENERGI BURUK PERILAKU ANDA ITU PASTI BERBALIK MENGENAI DIRI ANDA SENDIRI. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 284 Komentar

SUMSUM SURAT YASSIN


KHASIAT:DISENANGI MAKHLUK GHOIB GOLONGAN PUTIH,DITAKUTI JIN,MELAMAR KERJA CEPAT DAPAT,DUKUN TUNDUK,NAIK PESAWAT INSYA ALLOH TERHINDAR DARI JATUH PESAWAT

CARANYA DIBACA TIAP MALAM JUM’AT TIAP BARIS DIBACA 10X KECUALI ALLOHU ALLOH 1000X

YASSIN YADULLOOHI AYATULLOHI SULTHOONULLOOHI ‘ALAN NAFSI, 10X
YASSIN YADULLOOHI AYATULLOHI SULTHOONULLOOHI ‘ALAN NAFASI,10X
YASSIN YADULLOOHI AYATULLOHI SULTHOONULLOOHI ‘ALAT TANAFFUSI,10X
YASSIN YADULLOOHI AYATULLOHI SULTHOONULLOOHI ‘ALAL ANFUSI,10X
YASSIN YADULLOOHI AYATULLOHI SULTHOONULLOOHI ‘ALAN NUFUUSI,
YASSIN YADULLOOHI AYATULLOHI SULTHOONULLOOHI ‘ALAL MUTANAFASI,10X
YASSIN WAL QUR’ANULHAKIIM INNAKA LAMINAL MURSALIIN, ‘ALA SHIROOTHIM MUSTAQIIM, TANZIILAL ‘AZIIZIR ROHIIM, 10X
SHODAQOLLAHU WASHODAQO ROSULULLOH 10X
LAA ILAAHA ILALLOOH MUHAMMAD ROSULULLOH 10X
LAA ILAAHA ILALLOOH 10X
ALLOHU ALLOH 1000X
ALLOHU AMIRUN HAKIIMUN, 10X
ALLOHU IMAAMUM MUBIINUN 10X
ALLOHU ROBBUR ROHIIMUN 10X
ALLOHU ROHMANUR ROHIIM 10X
ALLOHU AZIIZUN ROHIIMUN 10X
ALLOHU AZIIZUN ‘ALIIMUN 10X
ALLOHU QOLAAQUN ‘ALIIMUN 10X
ALLOHU MUNSYI’UM MUHYIIN 10X
ALLOHU MUBDIUM MU’IIDUN 10X
ALLOHU QODIIRUN MURIIDUN 10X
ALLOHU AKBAR 10X
ALHAMDULILLAH 10X
SUBHANALLOH 10X
TABARAKALLOH 10X
TA’ALALLOOH 10X
AMANNAA BILLAAHI WA RUSULIHII 10X
ROBBUNALLOH 10X
ROBBIYALLOH 10X
ROBBIYALLADZII YUHYIL MAWTAA 10X
SHOLALLOOHU ‘ALAA NABBIYYI MUHAMMADUR ROSUULIN AMININ WA ALIHII WASALAM 10X
SALAMUN QOWLAM MIRROBBIRROOHIIM 10X
WASALAMUN ‘ALAL MURSALIN WALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIIN 10X. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 124 Komentar

KEUTAMAAN 10 HARI BULAN DZULHIJJAH


Ustd. Roikhan
ustd.roikhan@ymail.com
ass, salam hormat dateng sesepuh KWA. saya yang dhoif ini mencoba menulis artikel sbg renungan kita bersama terutama diri saya sendiri, dmana beberapa hari lg kita akan menapaki Bulan Dzulhijjah, maka ada amalan2 yg disyariatkan yaitu:

1]. Melaksanakan Ibadah Haji Dan Umrah. sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Artinya : Dari umrah ke umrah adalah tebusan (dosa-dosa yang dikerjakan) di antara keduanya, dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah Surga”. Tentu saja ini bagi orang yang mempunyai kesanggupan/kemampuan baik lahir maupun batin.

[2]. Berpuasa Selama Hari-Hari Tersebut, Atau Pada Sebagiannya, Terutama Pada Hari Arafah. Tidak disangsikan lagi bahwa puasa adalah jenis amalan yang paling utama, dan yang dipilih Allah untuk diri-Nya. Disebutkan dalam hadist Qudsi : “Artinya : Puasa ini adalah untuk-Ku, dan Aku lah yang akan membalasnya. Sungguh dia telah meninggalkan syahwat, makanan dan minumannya semata-mata karena Aku”.
Diriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri, Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Artinya : Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah melainkan Allah pasti menjauhkan dirinya dengan puasanya itu dari api neraka selama tujuh puluh tahun”. [Hadits Muttafaq ‘Alaih].
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Qatadah Rahimahullah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
صَوْمُ يَوْمِ عَرَفَةَ يُكَفِّرُ سَنَتَيْنِ مَاضِيَةً وَمُسْتَقْبَلَةً وَصَوْمُ عَاشُوْرَاَء يُكَفِّرُ سَنَةً مَاضِيَةً
“Artinya : Berpuasa pada hari Arafah karena mengharap pahala dari Allah melebur dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya”.
memang pada hari-hari pada sepersepuluh bulan Dzulhijjah adalah hari-hari yang istimewa untuk menjalankan ibadah seperti puasa. Abnu Abbas RA meriwayatkan Rasulullah SAW bersabda: مَا مِنْ أيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيْهَا أَحَبَّ إِلَى اللهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ يَعْنِيْ أَياَّمُ اْلعُشْرِ قَالُوْا: يَا رَسُوْلَ اللهِ! وَلَا الْجِهَادُ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ؟ قَالَ: وَلَا الْجِهَادُ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ إلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهُ فَلَمْ يَرْجِعُ مِنْ ذَلِكَ شَيْءٌ
Diriwayatkan Rasulullah SAW bersabda: Tidak ada perbuatan yang lebih disukai oleh Allah SWT, dari pada perbuatan baik yang dilakukan pada sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Para sahabat bertanya: Ya Rasulallah, walaupun jihad di jalan Allah? Rasulullah bersabda: Walau jihad pada jalan Allah kecuali seorang lelaki yang keluar dengan dirinya dan harta bendanya, kemudian tidak kembali selama-lamanya atau menjadi syahid. (HR Bukhari)

[3]. Takbir Dan Dzikir Pada Hari-Hari Tersebut. Sebagaimana firman Allah Ta’ala. “Artinya : …. dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan …”. [Al-Hajj : 28].
Para ahli tafsir menafsirkannya dengan sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah. Karena itu, para ulama menganjurkan untuk memperbanyak dzikir pada hari-hari tersebut, berdasarkan hadits dari Ibnu Umar Radhiyallahu ‘Anhuma. “Artinya : Maka perbanyaklah pada hari-hari itu tahlil, takbir dan tahmid”. [Hadits Riwayat Ahmad].
Imam Bukhari Rahimahullah menuturkan bahwa Ibnu Umar dan Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhuma keluar ke pasar pada sepuluh hari tersebut seraya mengumandangkan takbir lalu orang-orangpun mengikuti takbirnya. “Artinya : Dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu …”. [Al-Baqarah : 185].

[4]. Taubat Serta Meninggalkan Segala Maksiat Dan Dosa.
Sehingga akan mendapatkan ampunan dan rahmat. Maksiat adalah penyebab terjauhkan dan terusirnya hamba dari Allah, dan keta’atan adalah penyebab dekat dan cinta kasih Allah kepadanya. Disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. “Artinya : Sesungguhnya Allah itu cemburu, dan kecemburuan Allah itu manakala seorang hamba melakukan apa yang diharamkan Allah terhadapnya” [Hadits Muttafaq ‘Alaihi].

[5]. Banyak Beramal Shalih.
Berupa ibadah sunat seperti : shalat, sedekah, jihad, membaca Al-Qur’an, amar ma’ruf nahi munkar dan lain sebagainya. Sebab amalan-amalan tersebut pada hari itu dilipat gandakan pahalanya. Bahkan amal ibadah yang tidak utama bila dilakukan pada hari itu akan menjadi lebih utama dan dicintai Allah daripada amal ibadah pada hari lainnya meskipun merupakan amal ibadah yang utama, sekalipun jihad yang merupakan amal ibadah yang amat utama, kecuali jihad orang yang tidak kembali dengan harta dan jiwanya.

[6]. Disyariatkan Pada Hari-Hari Itu Takbir Muthlaq. Yaitu pada setiap saat, siang ataupun malam sampai shalat Ied. Dan disyariatkan pula takbir muqayyad, yaitu yang dilakukan setiap selesai shalat fardhu yang dilaksanakan dengan berjama’ah ; bagi selain jama’ah haji dimulai dari sejak Fajar Hari Arafah dan bagi Jama’ah Haji dimulai sejak Dzhuhur hari raya Qurban terus berlangsung hingga shalat Ashar pada hari Tasyriq.

[7]. Berkurban Pada Hari Raya Qurban Dan Hari-hari Tasyriq.
Hal ini adalah sunnah Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam, yakni ketika Allah Ta’ala menebus putranya dengan sembelihan yang agung. Diriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. “Artinya : Berkurban dengan menyembelih dua ekor domba jantan berwarna putih dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelihnya dengan menyebut nama Allah dan bertakbir, serta meletakkan kaki beliau di sisi tubuh domba itu”. [Muttafaq ‘Alaihi].

[8]. Dilarang Mencabut Atau Memotong Rambut Dan Kuku Bagi Orang Yang Hendak Berkurban. Diriwayatkan oleh Muslim dan lainnya, dari Ummu Salamah Radhiyallhu ‘Anha bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. “Artinya : Jika kamu melihat hilal bulan Dzul Hijjah dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia menahan diri dari (memotong) rambut dan kukunya”.
Firman Allah. Artinya : ….. dan jangan kamu mencukur (rambut) kepalamu, sebelum kurban sampai di tempat penyembelihan…”. [Al-Baqarah : 196].
Larangan ini, menurut zhahirnya, hanya dikhususkan bagi orang yang berkurban saja, tidak termasuk istri dan anak-anaknya, kecuali jika masing-masing dari mereka berkurban. Dan diperbolehkan membasahi rambut serta menggosoknya, meskipun terdapat beberapa rambutnya yang rontok.

[9]. Melaksanakan Shalat Iedul Adha Dan Mendengarkan Khutbahnya. Setiap muslim hendaknya memahami hikmah disyariatkannya hari raya ini. Hari ini adalah hari bersyukur dan beramal kebajikan. Maka janganlah dijadikan sebagai hari keangkuhan dan kesombongan

[10]. Selain Hal-Hal Yang Telah Disebutkan Diatas. Hendaknya setiap muslim dan muslimah mengisi hari-hari ini dengan melakukan ketaatan, dzikir dan syukur kepada Allah, melaksanakan segala kewajiban dan menjauhi segala larangan ; memanfaatkan kesempatan ini dan berusaha memperoleh kemurahan Allah agar mendapat ridha-Nya.
Semoga Allah melimpahkan taufik-Nya dan menunjuki kita kepada jalan yang lurus. Dan shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada Nabi Muhammad, kepada keluarga dan para sahabatnya. demikian semoga dapat meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah. Mohon maaf untuk segala kekurangan… Assalamualaikum wr.wb

Roikhan

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 30 Komentar

HIKMAH HURUF ALLOH


Iblis
Iblis8880@yahoo.com

HIKMAH HURUF ALLOH. Menurut pengertian aku iblis dan termaktub dalam kitab para iblis, adalah sbb : Huruf Alloh sebelum diciptakan manusia adalah tanpa Huruf Alif Di Depannya. Setelah manusia tercipta diberilah Huruf Alif untuk pengingat bahwa manusia terhubung langsung dengan sang kholik. Huruf Alloh yang asli adalah LAM, LAM,LAM, HA’. Dengan pengertian sebagai berikut :
Lam pertama adalah otak manusia/akal , dimana nafsu lebih banyak bersemayam didalamnya. Lam kedua adalah hati, dimana nur/cahaya ilahi bersemayam didalamnya.
Lam ketiga adalah pusar, dimana ruh/arwah/sukma ilahi bersemayam di dalamnya.
Ha’ adalah jasad/badan/tubuh, dimana fungsinya tali pengikat, penghubung ketiga lam tersebut. Manusia yang telah menyatukan dan memberi makan energi kepada ketiga lam, maka Ha’ akan menjadi senjata pamungkas/penghubung saluran pelepasan ataupun pengikatan energi. Mengapa empat huruf Alloh ini terkait?, ini ada hubungannya dengan ilmu manunggaling kawulo gusti. Dan sangat panjang bahasannya. Kalimah Alloh pada huruf empat yang terkait adalah kunci dari HIKMAH DALAM BER-PUASA. Sesakti apapun manusia apabila huruf Ha’ belum bersinar maka pasti akan ada kelemahan dalam ilmu dan tubuhnya. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 85 Komentar

HAKIKAT MANUSIA DALAM MENUJU ILLAHI


Ki Ageng JJ

“Ya Allah, Ajari Kami Ingat Kepada-Mu, Bersyukur & Khusyu’ Beribadah.” Assalamu’ alaikum Wr. Wb. Salam pamuji rahayu katur dulur-dulur semuanya Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, yang maha mengetahui seluruh rahasia tersembunyi dan dimana hati mukminin bergetar tatkala mendengar asma-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurah pada penghulu sekalian Rasul, penyempurna risalah Ilahi beserta keluarganya.

Saya ucapkan banyak terima kasih atas partisipasi dulur-dulur aktivis Kampus Wong Alus di seluruh nusantara dalam kontribusinya pada syiar Islam di bidangnya masing-masing. Dan saya menghaturkan terima kepada para pini sesepuh atas wejangannya yang bermanfaat dalam menuju kehadirat Ilahy.

A. Kesadaran Diri.
Didalam filsafat kontemporer secara hakiki terpusat pada pribadi manusia. Boleh jadi, tanpa situasi historis kita tidak bisa memahami apa dan esensi diri yang sebenarnya. Alqur’an membuka pintu dunia baru, tentang kesadaran diri secara berurutan sampai kepada kesadaran yang universal. Ungkapan ini tidak terikat oleh suatu aliran tertentu. Saat dimana muncul ketikan dihadapkan persoalan manusia terdorong untuk memikirkan eksistensi. Dimana keberada- annya bagaikan terlempar begitu saja. “Aku” yang kehi-langan arah, berpaling dari dirinya sendiri, ia mawas diri dan menyelidiki dirinya. Demikianlah suatu motif yang mula-mula bersifat historis dan psikologis berubah menjadi suatu pertanyaan filosofis yang mendesak: “Siapakah aku ini? Dengan kegembiraan dan harapanku? Apakah tujuan hidup ini? Apakah artinya? Mengapa aku bereksistensi? Dan bukannya tidak bereksistensi?”

Mengemukakan masalah mengenai pribadi dalam ungkapan-ungkapan tersebut, berarti mengemukakan masalah kebebasan, masalah tanggung jawab. Hal ini membawa kita kepada penelitian mengenai dasar dari asal usul. Baik dari sisi kebebasan maupun dari sisi tanggung jawab. Hal tersebut akhirnya memunculkan masalah ketuhanan. Apakah Allah itu masuk dalam definisi manusia atau tidak? Apakah eksistensi manusia itu bersifat teosentris ataupun antroposentris? Partisipasi ataupun cukup dalam dirinya sendiri? Ada apakah dengan pernyataan ulama populer “man arafa nafsahu faqad arafa rabbahu?” (barang siapa tahu akan dirinya, maka ia tahu akan Tuhannya).

Dalam arti yang sebenarnya, kata “eksistensi” berarti data kosmis, sejauh manusia yang terlibat secara aktif di dalamnya. Hubungan erat antara masalah manusia dan masalah ketuhanan, terlihat baik pada mereka yang mengingkari Allah maupun pada mereka yang mengikuti-Nya. Kecenderungan tersebut pada dasarnya merupakan naluri manusia yang tidak bisa dipungkiri dan merupakan fitrah manusia.

Mengatakan bahwa setiap pribadi memiliki naluri religiusitas dalam pengertian apapun, baik yang sejati maupun yang palsu. Sebenarnya adalah sama dengan menga-takan bahwa setiap pribadi memiliki naluri untuk berkepercayaan. Dalam tinjauan antropologi budaya, naluri itu muncul berbarengan dengan hasrat memperoleh kejelasan tentang hidup ini sendiri dan alam sekitar yang menjadi lingkungan hidup itu. Karena itu setiap orang dan masyarakat pasti mempunyai keinsafan tertentu tentang apa yang dianggap “pusat” atau “sentral” dalam hidup seperti dikatakan oleh Mircea Elidae : “Setiap orang cenderung, meskipun tanpa disadari mengarah kepusat dan menuju pusat sendiri, dimana ia akan menemukan hakekat yang utuh yaitu rasa kesucian. Keinginan yang begitu mendalam berakar dalam diri manusia untuk menemukan dirinya pada inti wujud hakiki itu di pusat alam, tempat komunikasi dengan langit -menjelaskan penggunaan dimana akan ungkapan pusat alam semesta”

Disini kita akan mencoba menelusuri secara beruntun dari dasar sekali. Alqur’an menyebutkan dalam Surat Adz dzariat 21: “Dan juga pada dirimu, maka apakah kamu tiada memperhatikan”
Juga dalam surat Al hijir 28-29 : “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat : sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya dan telah meniupkan ke dalamnya Ruh (cipataan)Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud”. (QS Al hijir 28-29).

Dalam kerangka ini kita mengambil garis yang jelas dari peristiwa kejadian manusia, dimana para makhluk baik itu setan maupun malaikat mempertanyakan kebijakan Allah yang akan menciptakan manusia, yang menurut pandangan malaikat “manusia” adalah makhluk yang selalu membuat keonaran dan pertumbahan darah (QS Al baqarah 30). Tidak kalah sengitnya setan memprotes keberadaan manusia yang dipandang rendah, yang hanya diciptakan dari unsur tanah, sambil membanggakan dirinya yang dibuat dari api.

Dalam keadaan ini para malaikat gigit jari dan begitu terheran-heran : rahasia macam apa ini? Bumi yang hina-dina dipanggil kehadirat Zat yang maha tak terjangkau dengan segenap kehormatan dan kemuliaan ini.

Kelembutan illahi dan kebijakan Tuhan berbisik lembut ke dalam relung rahasia dan misteri malaikat, “Aku tahu apa yang tidak kalian ketahui” (QS :2:30).

“Ya Allah, Ajari Kami Ingat Kepada-Mu, Bersyukur & Khusyu’ Beribadah” Semoga Allah melimpahkan taufik-Nya (kepada kita semua).Demikian Yang Dapat Saya Sampaikan kepada poro dulur-dulur di kampus tercinta ini, Apabila ada yang benar itu datangnya dari Allah SWT. Kalau ada yang salah atau kurang itu karena ke bodohan saya pribadi ,untuk itu Saya Mohon Maaf yang sebesar-besarnya, Karena Manusia Tidak Luput Dari Kesalahan Atau Kekhilafan.

Billahi taufik wal hidayah. Wassalamu alaikum wr. Wb.
Ki Ageng JJ

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 25 Komentar