risang mukti
risang.mukti@gmail.com

Assalamu alaikum kepada wongalus para sesepuh dan seluruh pembaca yang
saya hormati.Mungkin kita pernah mendapat ijazah atau sekedar membaca
tentang khasiat surat alam nasyroh unt didawamkan unt mencapai hajat
atau untuk bekal menghadapi problem kehidupan.Karena dalam surat ini
ada suatu hukum sunatulloh yang pasti terjadi di mikrokosmos(diri
manusia)dan makrokosmos(jagad raya).Maka bila makna dari surat ini
kita jadikan AJI dalam kehidupan kita maka kita lebih menyadari apa
yang terjadi bila menerima anugrah dan kita juga menyadari apa yang
akan terjadi bila kita menerima cobaan yg berwujud kesusahan.SESUNGGUHNYA SESUDAH KESULITAN ITU ADA KEMUDAHAN(ALAM NASYROH AYAT 7).Sebenarnya tidak ada satu orangpun didunia ini menerima kegelapan /kesusahan.

Namun antara gelap dan terang adalah dua sisi yg tidak dapat dipisahkan.Orang tidak pernah akan tahu yang namanya terang sebelum dia mengalami gelap.Baik manusia maupun jagad raya tidak akan mengalami gelap terus maupun terang terus kecuali
dunia akan ditutup.Maka saat negri kita mengalami beberapa bencana yg saya sebut sebagai gelap sesungguhnya ada kalam illahi berbahagialah karena akan segera ada terang.Cuma ukuran waktu kapan datangnya terang manusia tidak tahu kapan waktunya.Namun hukum ketetapan alloh itu pasti.Bagaimana dengan manusia yang selalu mengalami gelap/kesusahan?

Carilah terang dalam kegelapan maksudnya terangilah jiwa anda untuk menerangi kegelapan yang selama ini menutupi jiwa.Sinar yang terang adalah sinarnya matahari dia menyinari seluruh jagad raya dengan tulus dan iklas.Sebagai manusia penerang yang
memberi cahaya terang kepada sesama manusia contohlah matahari.Marilah memperluas pandangan memperluas kesadaran sehingga dapat memetik pelajaran dari berbagai hal.Kalau kita enggan melihat suatu masalah peristiwa dari sudut pandang dan kesadaran yang berbeda maka kita tidak akan tahu apa yg terjadi dibalik semua ini.Mungkin
pendapat kita wawasan kita itu2 saja alias kita tidak punya cakrawala baru dalam kehidupan.Salah satu contoh dalam mensikapi bencana letusan gunung merapi banyak para waskita mengatakan akan datangnya SATRIO PINANDHITO setelah bencana merapi.

Penulispun pernah mendapatkan pemahaman itu 3tahun yang lalu begini ucapan beliau berdasarkan kitab para pujangga nusantara jaman dulu:karakter pemimpi nusantara
berdasarkan kitab pujangga.SATRIO KINUNJORO=BPK SUKARNO krn dia
setelah menjabat presiden dia dipenjara.SATRIO MUKTI WIBOWO KESAMPAR
KESANDHUNG=BPK SUHARTO dia diwaktu menjabat kaya raya dan wibawanya
luar biasa namun setelah lengser ibarat kata dia di injak2 rakyat.RAJANE NGATAS ANGIN=BPK HABIBIE dia berasal dr daerah anginmamiri sulawesi selatan.SATRIO PININGIT=IBU MEGAWATI kebijakan2 dan rencana kerjanya slalau dibatasi dan dijegal oleh rivalnya.SATRIO LELONO=GUS DUR selama jadi presiden suka mengembara ke luar negri.SATRIO BOYONG PAMBUKANING GAPURO=SBY…..Lalu SATRIO PINANDHITO SINISIHAN WAHYU=….?

Mensikapi hal semacam itu kl kita tdk memperluas pandangan dan kesadaran tetunya kita menganggap ah..Syirik mempercayai ramalan.Tapi kalau kita memperluas pandangan melalui makna surat alam nasyroh td tentunya penilaian kita berbeda.Mempercayai ramalan yg dilarang oleh agama tentu beda dengan memperhatikan kata2 bijak dr
orang yg telah bersih jiwanya. Karena jiwa lawamah punya potensi unt lari ke masa depan.Mungkin anda sering mengalaminya tp anda tidak tahu dan menyadari ini fenomena apa?.Hidup tidak selamanya gelap terus dan tidak selamanya terang terus.Gelap terang senang susah silih berganti kalau kita menyadari begitulah keadaan dunia maka perasaan kitapun biasa saja senang sedih gelap terang tak ada bedanya hanya pandangan mata yg membedakan.

Begitulah eksistensi ciptaan serba dua laki2 perempuan, gelap terang, angkara mulia, pintar bodoh dll.Berbeda dg sang pencipta yg eksistensinya serba esa tak terjangkau tidak pria bukan pula wanita bukan gelap bukan pula terang.Semoga bermanfaat@@@

Iklan