Daily Archives: 15 Februari 2011

AMALAN DOA KESELAMATAN


Tukang Rombeng
trustwest@yahoo.com

Dengan memohon bimbingan Allah SWT dan dengan memohon ridho-NYA, saya ijazahkan secara benar dan sempurna amalan doa untuk keselamatan.

Bismillahirrohmanirrohim
INNA ANNA AMANNA

Dibaca dengan jumlah seikhlasnya pada saat-saat genting. Dan lebih elok bila ditambah tawassul sebelum membacanya. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 166 Komentar

KITA ADALAH SEDULUR


Kertapati/RSA
rudy_abd@yahoo.com

Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh. Terimakasih Kangmas Rektor atas dimuatnya tulisan ini. Dengan mengucap Bismillahirrohmannirrohim di kesempatan ini saya hanya ingin saling mengingatkan pentingnya rasa perseduluran/persaudaraan. Semoga bermanfaat fii dini wa dunya wal akhiroh. (amiien)

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Alhamdulillaahirabbil ‘aalamiin, Allahumah shalli ‘ala Muhammad wa’ala aalihi washahbihii ajmaiin, “Innamalmu’minuna ikhwatun faashlihu bayna akhowaikum wattaqullooha la’allakum turhamuun” (Sesungguhnya orang-orang Mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat (QS. Al Hujurat (49) ayat 10 ) Sedulur-sedulur, sahabat-sahabat sekalian Innamal mu’minuuna ikhwah, orang yang beriman itu adalah bersaudara bukan musuh jika terjadi sedikit perbedaan seperti perbedaan pendapat, pandangan dan pola pikir hal itu tidak harus menjadi musuh, karena musuh kita adalah kaum dzolimin.

“Yaaayyuhalladzina aamanu laayasskhor qoumun minqaumin aasaa ayyakuunuu khayrom minhum walaanisaaum minnisaain aasaa ayyakunna khoyrom minhunna walaatalmizuu anfusakum walaatanabbazuu billalqob bi’sal ismullfusuqu ba’dall iiman wamallam yatub faaulaaika humudloolimuun”(Hai orang- orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokan) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokan) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok- olokan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim) (QS. Al Hujurat(49) ayat 11)

ayat ini membahas mengenai larangan mengejek satu kaum terhadap kaum yang lain yang sama-sama punya iman walaupun misalnya berbeda pandangan akan tetapi sama-sama beriman kepada Alloh SWT, tidak boleh saling mengejek. Begitu juga jika sama-sama kelompok majelis ta’lim, sesama sedulur saling mengejek ? Naudzubillah. Lalu kenapa disini disorot wanita harus mampu mengendalikan ucapannya. Hal ini kemungkinan disebabkan pekerjaannya kurang banyak sehingga waktu yang ada digunakan untuk mengobrol. Jadi jelas sekali Al Quran melarang wanita atau akhwat jangan suka mengejek yang lain karena bisa jadi wanita yang kita ejek itu lebih mulia dihadapan Alloh daripada yang mengejek, ini harus hati-hati karena Alloh-lah Yang Melarang Mengolok-olok, selain itu tidak boleh kita menghina diri sendiri, karena orang yang mengejek diri sendiri dapat dikatakan kufur nikmat, jangan suka membanding-
bandingkan dengan orang lain, karena semuanya Alloh-lah Yang Menciptakan.

tidak baik mengolok-olok atau dengan panggilan yang buruk misal kafir, bodoh, munafik, monyet atau panggilan yang buruk yang berhubungan dengan Iman atau menghina orang tua orang lain karena dengan begitu berarti sama saja dengan menghina orang tua kita, tetapi panggilan dengan gelaran-gelaran yang baik atau yang disukainya.

“Yaayuhalladzina aamanujtanibuu katsiromminadldlonni inna ba’dodzonni itsmuwwalaa tajassasu walaayagtab ba’dlukum ba’dzoon ayyuhibbu ahadukum ayya’ kula lahma akhihi maytan fakarihtumuuhu wattaqulloha innalloohattawwaburrohim”

(Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati ? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang”) (QS. Al Hujurat(49) ayat 12 )

Prasangka itu ada dua macam ; Husnudzon atau Suudzon , ada baik sangka dan ada buruk sangka , ketahuilah yang sebagian prasangka itu adalah dosa.yang tidak boleh itu adalah Suudzon, misalnya kita mengatakan kepada rekan kita tentang rekan kita yang lain “hei hati-hati si fulan suka buruk sangka kepada kita ? sebenarnya itu sudah termasuk berburuk sangka kepada orang lain. Oleh karena itu kita harus hati-hati dan waspada.

Tapi Husnudzon pun jatuhnya hanya kepada orang yang beriman, misalkan di toko ada orang yang tidak kita kenal membuka laci kita, lalu kita berbaik sangka“ oh mungkin dia akan menghitungkan uang saya…” , itu tentu baik sangka yang konyol karena pasti orang itu adalah pencuri. kepada orang yang beriman jangan sering melakukan “walaa tajassasu” suka mengorek-ngorek aib , suka mencari-cari kesalahan kecuali untuk tindakan keadilan pencegahan kemunkaran, sedulur dengan menceritakan keburukan orang lain berarti kita telah ghibah, ghibah itu batasannya kalau ucapan yang diceritakan membuat orang sakit hati andaikata mendengarnya.

“Yaayyuhannasu innaa kholaqnakum mindzakarin auuntsa wajaalnaakum syu’ubaw waqobaaila lita’arofu inna akromakum ‘inndalloohi attqookum innallooha’ aliimun khobir”

(Hai manusia , sesungguhnya Kami Menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan Menjadikan kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal )
(QS. Al Hujurat(49) ayat 13)

Manusia diciptakan berbagai suku, berbagai bangsa semua itu ditujukan agar saling kenal-mengenal, kita jangan membenci orang Amerika karena orang Amerika tidak pesan untuk dilahirkan di sana, di Amerika yang sholeh ada yang bathil pun ada, persis sekali di kita yang sholehnya hanya sedikit, darimana kita tahu di Indonesia yang sholehnya sedikit ?….. karena kalau di negeri kita orang yang sholehnya banyak maka tentu tidak akan negara kita jadi bangkrut dan banyak koruptornya seperti sekarang ini.

Dalam kehidupan ini tidak boleh saling menghina karena perbedaan Suku, ada yang diciptakan di Jawa, Sumatera, dll. jangan menghina kesukuannya ! yang buruk itu adalah pribadi dari orang tsb, ketidakadilannnya dalam menyelesaikan suatu masalah. Pernikahan tidak boleh terhalang oleh perbedaan suku, karena semuanya sama-sama diciptakan Allah SWT. Ketika zaman Rasulullah Muhammad SAW, Bilal yang hitam legam tetap mulia disisisi Allah, lalu Salman Al Farisi dari Persia tetap saja mulia disisi Allah, sebenarnya perbedaan lintas Negara, suku, bangsa merupakan nilai Ukhuwah inna
akromakum ‘inndalloohi attqookum yang mulia bukan warna, kulit, jabatan, gelar, pangkat, kesaktian akan tetapi yang shleh dan taat pada Alloh SWT itulah yang mulia. Wallahua’lam.

Semoga tulisan sederhana ini yang diambil dari beberapa referensi dapat menjadi bahan renungan sesaat serta melengkapi perpustakaan Blog KWA yang kita cintai ini.

“Salam Perseduluran”

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 107 Komentar

NUR MUHAMMAD DILIHAT OLEH MALAIKAT KETIKA MAU BERSUJUD KEPADA ADAM


Ustadz helmi
helmi.andrian17@gmail.com

Nabi Adam alaihisallam bertanya : “Ya,Allah mengapa para malaikat ini berdiri berbaris bershaf-shaf dibelakangku?”Allah subhana Wata’ala berfirman kepada Nabi Adam: Wahai Adam para malaikat itu berdiri dibelakangmu, karena tengah memperhatikan Nur kekasihku Muhammad

Dijelaskan bahwa Allah Subhana Wata’ala membagi Nur Muhammad menjadi empat bagian.Bagian pertama dari Nur muhammad, dijadikan Lauhih Mahfuz dan bagian kedua dari Nur Muhammad. Allah Subhana wata’ala menjadikan Qolam atau pena. Selanjutnnya, Bagian ketiga dari Nur muhammad, dengan Nur tersebut Allah subhana wata’ala menjadikan Arsyi.Arsyi adalah Mahkluk Allah subhana Wata’ala yang terbesar seperti digambarkan dalam firmannya yaitu “wahuwa Robbul Arsyil”adzhim Dia-lah Allah Subhana Wata’ala pemelihara Arsyi yang besar Makhluk terbesar ini pun berasal Nur Muhammad.

Bagian keempat dari Nur Muhammad tersebut Allah Subhana Wata’ala menjadi empat bagian pula dengan rincian sebagai berikut :

1. Bagian pertama dari Nur Muhammad yang keempat dengan nur itu Allah subhana Wata’ala menjadikan akal bagi manusia.

2. Bagian kedua dari Nur Muhammad yang keempat dengan Nur tersebut Allah Subhana Wata’ala menjadikan Ilmu pengetahuan.

3. Bagian ketiga dari Nur muhammad yang keempat dengan Nur itu, Allah Subhana Wata’ala menjadikan cahaya hati,cahaya siang dan cahaya Arsyi

4. Bagian keempat dari Nur Muhammad yang keempat, bagian Nur inilah yang kelak akan menjadikan fisik nabi kita, Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan lahir lahir ke dunia ini.Nur yang kelak menjadi Fisik nabi kita itu disimpan oleh Allah Subhana Wata’ala dibawah Arsyi selama 2000 tahun sebelum Allah menciptakan Nabi Adam ‘Alaihissalam

Ketika Allah Subhana Wata’ala menciptakan Nabi Adam ‘Alaihissalam, Nur yang tersimpan di bawah Arsyi yang kelak akan lahir menjadi fisik Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dipindahkan oleh Allah subhana Wata’ala ke dalam tulang sulbi Nabi Adam Alaihissalam selesai diciptakan ba’da ashar hari Jumat, langsung ditempatkan di dalam sorga. Allah subhana Wata’ala memerintahkan malaikat untuk sujud menghormat terhadap Nabi Adam ‘Alaihissalam .

Saat para malaikat diperintahkan oleh Allah subhana Wata’ala untuk sujud menghormati Nabi Adam ‘Alaihissalam, Para malaikat pun segera berdiri dibelakang nabi Adam ‘Alaihissalam berbaris bershaf-shaf memnajang ke belakang nabi Adam ‘Alaihissalam. Secara rasio, nampak ada sesuatu yang janggal,yakni menghormati seseorang namun dari arah belakang, karena hal ini tidak pernah terjadi, itulah sebabnya Nabi Adam ‘Alaihissalam akhirnya bertanya kepada Allah subhana Wata’ala. Ya Allah mengapa para malaikat ini berdiri berbaris bershaf-shaf dibelakangku?”Lalu Allah subhana Wata’ala berfirman kepada Nabi Adam: Wahai Adam para malaikat itu berdiri dibelakangmu, karena tengah memperhatikan Nur kekasihku Muhammad, penutup para rasul dan nabi,karena Nur kekasihku akan ku keluarkan dari tulang rusukmu.

Berdasar keterangan ini banyak para ulama yang berpendapat bahwa secara zhohir para malaikat menghormat kepada Nabi Adam ‘Alaihissalam, namun pada hakikatnnya, para malaikat itu menghormat dengan ta’zim kepada nabi muhammad, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Setelah Nabi Adam “Alaihissalam mengetahui para malaikat berdiri di belakang mereka karenamelihat Nur Muhammad yang tersimpan di tulang sulbinya, maka Nabi Adam ‘Alaihissalam pun meminta pada Allah subhana Wata’ala agar Nur muhammad tersebut dipindahkan ke bagian depan dirinya. Maka dipindahkan Nur tersebut dari tulang sulbi ke kening Nabi Adam ‘Alaihissalam, Ketika Nur tersebut pindah, maka serentak malaikat pun pindah menghadap ke kening Nabi Adam “Alaihissalam. Lalu Nabi Adam ‘Alaihissalam meminta lagi kepada Allah subhana Wata’ala agar Nur tersebut dipindah ke bagian tubuhnya yang ia bisa melihat Nur tersebut. Lalu dipindahkan Nur Muhammad tersebut ke telunjuk Nabi Adam ‘Alaihissalam, sesaat kemudian nabi Adam ‘Alaihissalam melihat Nur tersebut sangat indah dan menakjubkan. Nabi Adam “Alaihissalam semakin takjub dengan Nur tersebut mana kala ia mendengar Nur tersebut mengucap tasbih kepada Allah subhana Wata’ala dengan tasbih yang sangat agung dan mulia.

Di kemudian hari setelah Allah subhana Wata’ala hawa, Nur Muhammad tersebut dipindahkan ke wajah hawa. Nabi Adam ‘Alaihissalam melihat Nur tersebut laksana matahari yang tengah memancarkan cahayanya dengan gemerlapan. Inilah makhluk pertama yang menjadi tempat persinggahan Nur Muhammad tersebut. Setelah Nabi Adam “Alaihissalam mempunyai anak, Nur tersebut pindah lagi ke salah satu anak Nabi Adam “Alaihissalam yang bernama Syits. Saat Nur Muhammad berada di tulang rusuk Syits, saat itulah Nabi Adam “Alaihissalam memohon perjajian kepada Allah subhana Wata’ala agar Nur Muhammad selalu berada di tulang rusuk-tulang rusuk laki-laki mulia dan suci bersih serta perempuan-perempuan mulia dan suci bersih. Sejak saat itulah nur muhammad selalu berpindah dari satu tulang sulbi laki-laki mulia dan suci bersih ke tulang sulbi laki-laki lain yg mulia dan suci bersih ke perempuan lain yg mulia dan suci bersih ke perempuan yg mulia dan suci bersih sampai ke tulang sulbi laki-laki mulia bersama Sayyydina Abdullah bin Abdul Tholib dan wanita mulia bernama Sayyidatina Aminah binti Wahab. Beliau lahir menjelang subuh, senin 12 Rabiul Awal sebagai pemimpin Para rasul dan penutup para Nabi, sebagai sumber rahmat bagi seluruh makhluk.***

Sumber kitab :
Madarijussu, Imam Nawawi hal.2-3

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 52 Komentar