ILMU MENGENAL DIRI


semogajayajaya@yahoo.com

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dan terima kasih atas kemurahan hatinya kepada Ki wong alus / kepada siapa saja yang telah menampilkan kiriman artikel saya ini, hanya ALLAH SWT yang bisa membalasnya dan melipat gandakannya

Ada istilah siapa yang mengenal dirinya maka akan mengenal Tuhannya, mengenai ilmu mengenal diri penjabarannya adalah panjang lebar

Bila ingin mengetahui penjabarannya yang panjang lebar maka silahkan ke Syaikh Tarekatnya masing-masing, walaupun masing-masing tarekat mempunyai resep yang berbeda2 tetapi tujuannya sama

Posisi saya disini bukan menggurui tetapi hanya sharing saja, karena posisi saya sendiri masih seorang pemburu ilmu yang harus terus belajar dan menyerap ilmu

Penjelasan saya disini masih pada level dasar saja / level terendahnya saja dari apa itu ilmu mengenal diri bahkan belum menjelaskan tentang ilmu mengenal TUHAN

Walau penjelasannya panjang lebar tetapi berusaha saya ringkas seringkas-ringkasnya dan dengan kalimat semudah-mudahnya

Yang menjadi kata kunci dari diri sendiri adalah sama dengan hamba pengemis
Memandang rendah seorang pengemis ternyata diri ini juga pengemis
Melihat hina seorang pengemis ternyata diri ini juga pengemis
Namun pengemis yang selalu berharap kepada TUHAN, bukan kepada sesama manusia
( Tidak menyarankan jadi pengemis sungguhan dengan alasan agar bisa mempraktekan ilmu mengenal diri sendiri, karena nanti bisa-bisa diangkut oleh Satpol PP )

Ilmu mengenal diri ada pada ayat Surat AlFatihah :
Iyyaaka na’budu wa-iyyaaka nasta’iin
Arti : Hanya kepada ENGKAU kami menyembah dan hanya kepada ENGKAU kami memohon pertolongan

Contoh # 1 :
Adab berdoa dijelaskan pada Surat Al Araf ayat ke 55-56 :
“Berdo’alah kepada TUHANmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya ALLAH tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas
Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (ALLAH) memperbaikinya dan berdo’alah kepadaNYA dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat ALLAH amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik”.

Seorang pengemis jalanan sejati apabila meminta uang kepada orang lain maka dia akan menerapkan adab yaitu : amat sangat sopan sekali, lembut saat berbicara, dll

Apabila saat berdoa kepada TUHAN tidak bersikap seperti seorang pengemis yang menjaga adab, sopan, lembut saat berbicara / meminta, maka dia tidak akan bisa mengamalkan / mempraktekan ayat diatas yaitu :
1. Berdo’alah kepada TUHANmu dengan berendah diri dan suara yang lembut
2. Berdo’alah kepadaNYA dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan).

Apabila tidak mempraktekan ayat dengan memposisikan diri sebagai hamba pengemis maka hasilnya akan berdoa dengan tergesa-gesa, terburu-buru seperti dikejar waktu ( padahal waktunya amat sangat luang ), bahkan apa yang diucapkan tidak tahu arti maknanya apalagi menghayati doa tersebut

Intinya berusaha benar-benar memposisikan bahwa dirinya adalah hamba yang sedang membutuhkan / meminta, bukan hanya hamba yang memenuhi kewajiban berdoa saja + ala kadarnya saja / seenaknya saja, dan itulah tidak mengenal dirinya / tidak memposisikan dirinya

Contoh # 2 :
Seorang pengemis jalanan sejati apabila meminta uang kepada orang lain maka dia akan mengerti bahwa ucapannya harus benar-benar minta uang dan fokus ke uang, tidak mengucapkan minta air / roti / yang laiinya

Begitu juga pada waktu sholat saat membaca surat AlFatihah, Doa rukuk, Doa Sujud, dll maka harus tahu artinya, biar fokus, tumakninah, tidak tergesa-gesa dan fikiran tidak melayang kemana-mana

Ketika dimulut membaca surat Al Fatihah maka di otak mengartikannya ke bahasa Indonesia, jadi barusaha antara mulut dan otak selaras

Apabila otak dibiarkan kosong maka yang terjadi, di mulut membaca Surat AlFatihah namun di otak melayang entah kemana karena tidak fokus / istilahnya tidak konsentrasi

Intinya berusaha benar-benar memposisikan dirinya bahwa dirinya adalah hamba yang sedang memuji / bersyukur, bukan hanya hamba yang sedang memenuhi kewajiban bersyukur + ala kadarnya / seenaknya saja, dan itulah tidak mengenal dirinya / tidak memposisikan dirinya

Contoh # 3 :
Seorang pengemis jalanan sejati yang ada di dalam hatinya adalah uang dan uang ( karena dihatinya hanya fokus ke satu arah yaitu uang dan uang )

Maka seorang hamba pengemis ALLAH dihatinya juga harus satu fokus yaitu ALLAH, masalah duniawi boleh di semua alat indera tetapi hati milik ALLAH

Perintahnya terdapat pada firman ALLAH Surat Al Araf ayat ke 205 :
“Dan sebutlah (nama) TUHANmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut”

Jadi intinya dimulut membaca surat apa saja / berdzikir / bersholawat dimanapun berada, namun dihati tetap mengucapkan ALLAH…. ALLAH…. ALLAH….

Intinya berusaha benar-benar memposisikan dirinya bahwa dirinya adalah hamba yang sedang mengingat, bukan hanya hamba yang memenuhi kewajiban ingat + ala kadarnya / seenaknya saja, dan itulah tidak mengenal dirinya / tidak memposisikan dirinya

Mengetahui istilah hamba namun tidak bisa mempraktekan / mengamalkannya
Mengetahui istilah hina dan fakir namun tidak tahu hina dan fakir seperti apa
Yaitu Hamba yang hina dan fakir seperti seorang pengemis

Apabila tidak menjalankan seperti hamba pengemis yang hina, fakir dan butuh ALLAH SWT maka dalam menjalankan ibadah tanpa terasa bisa-bisa muncul rasa bangga, besar hati, dll ( tanpa terasa karena sifatnya begitu lembut / halus )

Firman ALLAH Surat Al Hadid ayat ke 23 :
“Dan ALLAH tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri”

Contoh # 4 :
Syekh Zarruq : Banyak orang mengaku sebagai hamba ALLAH, tetapi praktiknya malah menandingi ALLAH. Banyak orang menghadap ALLAH, tetapi menghadap dengan gengsi dan egonya

Dialog Dzun Nun Al Mishri saat bertanya kepada Tokoh yang ada di Marokko
Dzun Nun : Kapan mengenal dirinya ?
Tokoh Marokko : Jika telah tenggelam di dalam lautan anugerah dan keluar dari tempat ke egoan dan berpijak pada langkah keluhuran

Tokoh Marokko tersebut menjawab : “Keluar dari tempat ke eogoan”

Jika masih tidak melaksanakan adab kesopanan dan kelembutan, terburu-buru, tergesa-gesa, tidak tahu arti yang diucapkan, dll saat beribadah maka itulah sama dengan menuruti ego diri / seenaknya saja dan tidak menuruti / mengenal / mengetahui apa yang menjadi kehendak TUHAN saat beribadah

Cukup sekian dari saya yang sudah terlalu banyak omong dan jika diteruskan penjelasannya bisa bertambah menjadi hamba yang lain lagi selain menjadi hamba pengemis, karena orang yang sibuk duniawi akan mempunyai double / triple / bahkan lebih pekerjaan sampingan yang lain lagi begitu pula dengan pekerjaan menuju akhirat

Dan kembali lagi ke kalimat yang diatas bahwa penjelasan saya disini masih level dasar / level terendah saja dan apabila ingin mengetahui penjabarannya yang panjang lebar maka silahkan ke Syaikh Tarekatnya masing-masing

Mengenai masalah hal lain, mohon maaf bagi yang belum dibalas emailnya satu persatu ( karena saya jarang mainan via email ) mengenai kiriman artikel saya yang berjudul MENCARI PENGGANTI RDR dan rata2 pertanyaan yang masuk adalah sama

1. Ada yang bertanya mengenai maksudnya ?
Maksudnya dapat disimpulkan bahwa penggantinya adalah Ismul Adhom

2. Dengan cara apa bertemu ?
Saya menggunakan perantara dengan membaca Sholawat Husainiyah
Bertemu karena Izin ALLAH SWT dan Beliau berkenan dan bukan karena saya
Sholawat Husainiyah adalah sholawat yang panjang dari Syekh Abdul Qadir Al Jailani
Sholawat Husainiyah saya peroleh dari Ponpes AlFitrah, Kedinding, Surabaya ( Syeikh Ahmad Asrori Al Ishaqi )
Ditempat lain ada yang menyebutnya sebagai Sholawat Basyairul Khairat
Ditempat lain ada juga yang menyebutnya sebagai Sholawat Quran ( karena selain bersholawat juga ada pembacaan ayat2 Al Quran )

Jika masih ada yang kurang jelas lagi jangan via email tetapi via fb : Semoga Jaya Jaya, pic : gambar peta Indonesia warna hijau ( saya juga mohon maaf apabila tidak langsung menjawab karena tidak setiap hari mainan fb, email serta fb juga berganti-ganti seperti bergantinya musim )

Sekali lagi terima kasih atas kemurahan hatinya kepada Ki wong alus / kepada siapa saja yang telah menampilkan kiriman artikel saya, hanya ALLAH SWT yang bisa membalasnya dan melipat gandakannya
Aamiin
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

60 thoughts on “ILMU MENGENAL DIRI

  1. ecko datoek 15 Mei 2011 / 20:32

    ASS…

  2. Rengganis 15 Mei 2011 / 20:33

    Assalam.,.ndèrèk sinau kang alus

  3. cong kenik 15 Mei 2011 / 20:36

    Absen malam sambil dlosor di bawah wit blimbing monggo dilanjut

  4. Didi 15 Mei 2011 / 20:45

    4

  5. MBAH JATI 15 Mei 2011 / 20:46

    5 ya

  6. MBAH JATI 15 Mei 2011 / 20:46

    6 dech

  7. Bajul Kesupen 15 Mei 2011 / 20:50

    tengok-tengok dulu

  8. mas haryo 15 Mei 2011 / 20:51

    ketujuhhhhhhh

  9. Bocah lawu 15 Mei 2011 / 20:58

    Artikel bagus…
    Ibadah Sholat memang berat apalagi utk benar2 bs kusyuk dalam sholat…

  10. mas haryo 15 Mei 2011 / 21:03

    @ecko datoek
    @rengganis
    @cong kenik
    @mbah jati
    @bajul kesupen
    @bocah lawu.,.,
    @all.,.,.,bolo wong alus.,.,.,sugeng dalu selamat malam.,.,

  11. Mandor 15 Mei 2011 / 21:04

    Ke 10

  12. mas haryo 15 Mei 2011 / 21:05

    pamit rumiyen.,.,.,off dulu,.,.,monggo dilanjut,.,

  13. merkujo 15 Mei 2011 / 21:07

    tiga belas angka bagus

  14. MBAH SINGO DONGSO 15 Mei 2011 / 21:14

    alhamdulillah msh 20 besar….

  15. Patramantra 15 Mei 2011 / 21:15

    Ngisi absen aja

  16. udengudeng 15 Mei 2011 / 21:24

    absen malam

  17. wong_ndeso 15 Mei 2011 / 21:34

    nyimak

  18. Penguasa timur 15 Mei 2011 / 21:53

    Nyimak

  19. AZMI ROBBANI 15 Mei 2011 / 21:58

    السلام عليكم ورحمةالله وبركته

    ABSEN

  20. ki ageng ustad ifrit 15 Mei 2011 / 22:04

    Absen mlm lg pd ngapain nh sedulur?walah sepi yo ndak ada gorengan n kopi

  21. Fatur Aranza 15 Mei 2011 / 22:11

    Assalam wr.wb
    hadir malam euy…
    dgn semangat paseduluran…

  22. laskar lembu suro 15 Mei 2011 / 22:22

    aslkm…….ikut nyimak ae

  23. Bajul Kesupen 15 Mei 2011 / 22:31

    mbah ustadz ifrit : yg jual gorengan lg cuti kok

  24. Sai 15 Mei 2011 / 23:39

    Semangat malam smua,,,
    melu ngisi absen aj+nyimak,,,,

  25. Santri Plonga Plongo dari 7 Langit 7 Bumi 7 Samudera 16 Mei 2011 / 00:28

    absen tengah wengi, kebagian nomer piro wae tak tompo….

  26. tak bernama 16 Mei 2011 / 00:29

    milu sinau

  27. Faisal wae 16 Mei 2011 / 00:48

    nyimak tengah malam…

  28. Faisal wae 16 Mei 2011 / 01:14

    pencerahan ilmu yg sangat Fakta dan nyata…
    Jelas memang terkadang saya pribadi diwaktu sholat isya misalnya,msh terlintas aktivitas siangnya,apa lg kalo lg ada kejadian yg tdk mengenakan. Dgn pencerahan ilmu diatas,akan bisa lebih mengalihkan sholat,do,a lebih terfokus,lebih sadar posisi diri ini di mata ALLAH SWT.
    Maturnuwun
    Ki wongalus.
    Sangat bermanfaat sekali khususnya bagi saya.
    Dan jg sedulur semua di KWA hendaknya.

  29. Rahman a'r 16 Mei 2011 / 01:24

    Inna lillahi wa ina ilaihi rojiun..sy dpt berita sedulur AGUNG KS meninggal di RSUD tngrg krn serangan jantung.

  30. Rihlah Rahmatullah 16 Mei 2011 / 06:59

    Assalamualaikum…

  31. Rihlah Rahmatullah 16 Mei 2011 / 07:05

    Alhamdulillah saya bisa koment n menyapa sesepuh jg shbt pcinta kwa semu…jk bolo wong alus ada yg jln2 k sukabumi, silahkan mampir k gubuk saya..

  32. laskar lembu suro 16 Mei 2011 / 07:35

    absen

  33. Cah Pinggir Kali 16 Mei 2011 / 09:31

    hmmmm

  34. amal 16 Mei 2011 / 10:51

    ass.makasih ki ats pelajaranya.

  35. aryo 16 Mei 2011 / 10:58

    Nyuwun agunging samudro pangaksami.. Kagem ki wong alu lan bolo alus sdoyo.. Lare enggal nderek nyimak..

  36. ki vienzchen anak wong alus majalengka99 16 Mei 2011 / 11:14

    absen siang ah…….sembari menikmati wejangan dari dosen kwa,di temani secangkir teh dengan gula….suuuruuupuuut mantabbbbb…..monggo di babar ilmunya …….

  37. Nawiazky 16 Mei 2011 / 12:25

    Assalamualaikum…
    @ki Gus Rahman ysh,
    Beberapa menit lalu saya baru tlp2 dg Mas Agung (agung KS)
    Bahkan semalam masih sempat chat… Jadi dipastikan bukan Agung KS
    Pertanyaannya apabila ada dulur kita yg meninggal dan kebetulan bernama Agung juga, agung siapakah… Krn ada bbrp saudara yg bernama agung misal Agung pengembara muda (yg tubuhnya gemuk rumah di daerah serpong) dll.
    Agung siapakah…. (Berharap beritanya salah)
    Wassalam

  38. Rahman a'r 16 Mei 2011 / 13:33

    Wa’alaikum salam@nawiazki sy dpt kbr di fb dr mas gardelang sulthon,sy pun berharap slh info,,mhn m’f salam rahayu

  39. Cah Pinggir Kali 16 Mei 2011 / 13:36

    ……….absen siang

  40. lemots 16 Mei 2011 / 13:42

    Alhamdulillah Pencerahan lagi,.Nyimaak

  41. Cakji 16 Mei 2011 / 15:01

    Absen siang dan nyimak
    cling…

  42. reza 16 Mei 2011 / 15:19

    absen siankk..

  43. faisal arsawirja 16 Mei 2011 / 15:31

    hadirrrrrrrrrrrrrrrrr………….

  44. Erick 16 Mei 2011 / 18:32

    ono

  45. Rengganis 16 Mei 2011 / 19:16

    Slm sedoyo kadang KWa @q a ustadz ifrit lamongané pundi nggé? kulo nggé lmg kalitengah slm kenal bélé kerso niki no 085645061108

  46. balik KWAmpung 16 Mei 2011 / 20:08

    Terkadang aku binun jg…apa sebabnya berdoa harus dg suara yg lembut ? Bagaimana dg org yg (maaf) bisu…apa tertolax ? …dan org yg membaca surat alfatihah dan faham terjemahnya apakah berarti benar2 khusus …kalo begitu sdh bisa dipastikan org2 arab sholatnya khusuk semua…dan bagaimana dg org 2 jawa kuna yg kadang membaca tulisan arab saja pelat (kikuk) apalagi sampe paham artinya ..apk org2 jawa tsb tdk akan bisa khusuk sholatnya…saya pernah menjalani sendiri menghafal ayat2 qur’an beserta terjemahannya …kalo saya teruskan ga sampe 5 bulan insya allah saya hafal betul alqur’an plus terjemahannya….tapi karena ada suatu “kejadian” yg membuat saya mengurungkan niat menghafalkan 30 juz …kejadian bermula ketika saya menghafal surah2 panjang plus terjemahannya spt surat yaasin..alwaqiah…almulk….dll yg panjangnya sejenis…tidak tanggung tanggung pada waktu itu sehabis sholat fardhu 5 waktu aku tdk pernah absen membaca ayat2 tsb (yasin,alwaqiah,almulk dll) skaligus meski hy dalam hati….karena memang salah satu tujuanku menghafal adl supaya tdk bergantung pada tulisan fisik dikertas serta masih bisa membaca alquran kalo seandainya tdk ada penerangan dan bisa dlm berbagai situasi dan kondisi…sampe pada suatu ketika org2 disekitarku terutama anak2 dg radius yg lumayan jauh …mereka pada sakit bersamaan…stelah aku tanyakan pada seseorg yg aku anggap bijak…ternyata dia bertanya pada saya ..”apa yg sy lakukan sehabis sholat fardhu ?! Ternyata apa yg aku baca menimbulkan energi yg menjadi penyebab para tetangga dan anak2 jatuh sakit…..

  47. udengudeng 16 Mei 2011 / 21:09

    absen malam. @ki balik kwampung: injih ki sprtny tiap2 ayat d al qur’an mempunyai efek tertentu klo d dadawamkan, mgk itulah slh satu sirx Allah. Mkx sy lbh brhti2 klo mw dawamkn atopun memwiridkny baik itu ayat maupun surat kecuali ada dalil ato keterangan yg jelas ttgx. Monggo d lanjut, nuwun

  48. normaliah 16 Mei 2011 / 22:01

    Salam Tuan,
    Saya agak sukar mendalami maksud mungkin kerana bahasa berbeza. Apa yang dapat saya rumuskan disini solat harus fokus pada Allah semata-mata namun tidak mudah kerana setiap hari sibuk dengan kerja dan berbagai-bagai masalah. Walaupun ingin fokus tapi otak masih mau fikir tentang permasalahan dunia ketika solat. Kerana itu kadang terasa dekat kadang terasa jauh. Ada tips? Terima kasih

  49. hatiku 17 Mei 2011 / 17:16

    hati yang berbicara, anda dekat atau anda jauh memang benar adanya. Anda terlena duniawi atau bisa terlepas duniawi pun hati anda yang akan merasakannya terlebih dahulu ketimbang pikiran anda.

    Olah raga dalam ilmu kebatinan atau ilmu agama salah satunya adalah puasa. Puasa ini akan mengolah raga / jasad manusia tersebut hingga membentuk hati yang bisa membentengi diri dari sifat duniawi.

    Ketika tarekat yang sudah biasa dilakukan, maka tarekat dibarengi dengan zikir khafi, lathifatul qolbi dan lainnya. Maka konsentrasi dan fokus pada diri manusia itu sudah menjadi total dalam berzikir. Totalitas ini memberikan arti kesungguhan diri dalam mengagungkan asma-Nya. Sehingga terciptalah hubungan harmonis antara jiwa dan raga. Karena semuanya saling bekerja bersama-sama menyebut asma-Nya.

  50. potter 19 Mei 2011 / 23:00

    kenalilah dirimu rata-rata maka kamu akan mengenal tuhan mu(Allah) dalam bentuk rasa..lihatlah dirimu rata-rata maka kamu akan melihat Tuhanmu dalam rasa..hubungan antara yang dilihat yaitu kita dan yang melihat yaitu Allah..lihat diri kita maka kita dilihat Allah kenali diri kita maka Allah mengenal kita..aplikasinya atau caranya terlalu panjang utk dibabar ringkasnya datangi kyai yang benar2 menguasi ilmu makrifat…salam persaudaraan.

  51. Pengemis 21 Mei 2011 / 05:50

    ,,,
    permisiii
    :-)

  52. Mang Hasan 21 Mei 2011 / 14:04

    Kalau ada yg bilang orang sakit karena ada orang yg baca qur’an atau yg sdg menghafal qur’an itu adalah dusta dan sebenar2nya dusta…naudzubillahi min dzalik

  53. rio 21 Mei 2011 / 21:34

    kulanuwun..

    Asah… Asih… Asuh…

    Belajar dan terus belajar…

  54. wong gentur 25 Mei 2011 / 03:52

    Assalamua’alaiku….Met pagi SEDULUR-ku smua… Absen dini hari sambil menunggu adzan shubuh…

  55. cah kentir sangad 31 Mei 2011 / 02:17

    asslmkum wr wb………
    kulo nuwun ijin nyimak……………
    trima kseh……………..

    ^^

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s