SUMPAH BUDAYA 2011


Situasi mental sosial-budaya bangsa yang cukup memprihatinkan sekarang ini harus segera dicarikan jalan keluarnya dan harus ada langkah raksasa agar ada keperdulian dari semua elemen bangsa untuk memelihara dan menjaga budaya nusantara tidak sekedar parsial namun dalam scope nasional secara komprehensif. Perlu pula dilakukan semacam revitalisasi budaya bangsa dengan visi menjadi bangsa Indonesia yang berkarakter (mempunyai jati diri), bermartabat dan terhormat.

Indonesia kini adalah sebuah bangsa yang telah kehilangan jati dirinya. Bangsa yang tidak lagi mengetahui apa dan bagaimana nilai-nilai interaksi manusia dengan lingkungan alam dan lingkungan sosialnya terbangun sejak ribuan tahun silam. Padahal dari nilai-nilai itu karakter jiwa suatu bangsa terlihat. Setiap celah kesadaran dan aktivitas hidup individu saat ini tidak lagi mencerminkan jati dirinya.

Bangsa kita sudah tidak berbudaya, bobrok moralitas dan etikanya. Budaya kita stagnan bahkan surut mundur ke wilayah masa lalu dimana kita hanya bisa menjadi pasif menerima budaya dari luar tanpa mampu untuk menggeliat, mewarnai dan kreatif menjalin sinergitas dengan budyaa yang dari luar. Masalah ini mutlak segera dibahas dan dipecahkan bersama-sama. Kita perlu menyadari bahwa banyaknya persoalan yang dihadapi bangsa ini sangat kompleks menyangkut kehidupan sosial, ekonomi, politik dan lainnya. Namun harus digarisbawahi kalau bidang-bidang tersebut sangat terkait dengan krisis yang berlaku di lapangan kebudayaan.

Kita mengakui budaya bangsa warisan leluhur kita sangat adiluhung. Namun kenapa perhatian semua pihak terhadap budaya bangsa semakin lama semakin rendah? Bangsa ini seakan menjadi bangsa yang tanpa budaya, dan perlahan dan pasti suatu saat nanti bangsa ini pasti lupa akan budayanya sendiri. Situasi ini menunjukan betapa krisis budaya telah melanda negeri ini. Rendahnya perhatian pemerintah untuk menguri-uri budaya bangsanya, menunjukan minimnya pula kepedulian atas masa depan budaya. Yang semestinya budaya senantiasa dilestarikan dan diberdayakan. Muara dari kondisi di atas adalah bangkrutnya tatanan moralitas bangsa. Kebangkrutan moralitas bangsa karena masyarakat telah kehilangan jati dirinya sebagai bangsa besar nusantara yang sesungguhnya memiliki “software” canggih dan lebih dari sekedar “modern”. Itulah “neraka” kehidupan yang sungguh nyata dihadapi oleh generasi penerus bangsa.

Kebangkrutan moralitas bangsa dapat kita lihat dalam berbagai elemen kehidupan bangsa besar ini. Rusak dan hilangnya jutaan hektar lahan hutan di berbagai belahan negeri ini. Korupsi, kolusi, nepotisme, hukum yang bobrok dan pilih kasih. Pembunuhan, perampokan, pencurian, pemerkosaan, asusial, permesuman, penipuan dan sekian banyaknya tindak kejahatan dan kriminal dilakukan oleh masyarakat maupun para pejabat. Bahkan oleh para penjaga moral bangsa itu sendiri. Duduk persoalannya, orang kurang memahami jika budaya bersentuhan langsung dengan sendi-sendi kehidupan manusia di segala bidang dengan lingkungan alamnya di mana mereka hidup. Sebagai contoh terjadinya kerusakan alam yang kronis menunjukkan dampak tercerabutnya (disembeded) manusia dengan harmoni lingkungan alamnya.

Undang Undang Dasar Negara RI tahun 1945 (UUD 1945) Pasal 32 ayat (1) dinyatakan, “Negara memajukan kebudayaan nasional di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasa masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai–nilai budayanya”. Sudah sangat jelas konstitusi menugaskan kepada penyelenggara negara untuk memajukan kebudayaan nasional Indonesia. Ini berarti negara berkewajiban memberi ruang, waktu, sarana, dan institusi untuk memajukan budaya nasional dari mana pun budaya itu berasal.

Amanah konstitusi itu, tidak direspon secara penuh oleh pemerintah. Bangsa yang sudah merdeka 66 tahun ini masalah budaya kepengurusannya “dititipkan” kepada institusi yang lain. Pada masa yang lampau pengembangan budaya dititipkan kepada Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, kini Budaya berada dalam satu atap dengan Pariwisata, yakni Departemen Pariwisata dan Budaya. Dari titik ini saja telah ada kejelasan, bagaimana penyelenggara negara menyikapi budaya nasional itu. Budaya nasional hanya dijadikan pelengkap penderita saja.

Kita ingat beberapa saat yang lalu kejadian yang menyita perhatian yaitu klaim oleh negara Malaysia terhadap produk budaya bangsa Indonesia yang diklaim sebagai budaya negara Jiran tersebut, antara lain lagu Rasa Sayange, Batik, Reog Ponorogo, Tari Bali, dan masih banyak lainnya. Apakah kejadian seperti ini akan dibiarkan terus berulang?

Seharusnya peristiwa tragis tersebut dapat menjadi martir kesadaran dan tanggungjawab yang ada di atas setiap pundak para generasi bangsa yang masih mengakui kewarganegaraan Indonesia. Negara atau pemerintah Indonesia semestinya berkomitmen untuk mengembangkan kebudayaan nasional sekaligus melindungi aset-aset budaya bangsa, agar budaya Indonesia yang dikenal sebagai budaya adi luhung, tidak tenggelam dalam arus materialistis dan semangat hedonisme yang kini sedang melanda dunia secara global. Sudah saatnya negara mempunyai strategi dan politik kebudayaan yang berorientasi pada penguatan dan pengukuhan budaya nasional sebagai budaya bangsa Indonesia.

Sebagai bangsa yang merasa besar, kita harus meyakini bahwa para leluhur telah mewariskan pusaka kepada bangsa ini dengan keanekaragaman budaya yang bernilai tinggi. Warisan adi luhung itu tidak cukup bila hanya berhenti pada tontonan dan hanya dianggap sebagai warisan yang teronggok dalam musium, dan buku buku sejarah saja. Bangsa ini mestinya mempunyai kemampuan memberikan nilai nilai budaya sebagai aset bangsa yang mesti terjaga kelestarian agar harkat martabat sebagai bangsa yang berbudaya luhur tetap dapat dipertahankan sepanjang masa.

Dalam situasi global, interaksi budaya lintas negara dengan mudah terjadi. Budaya bangsa Indonesia dengan mudah dinikmati, dipelajari, dipertunjukan, dan ditemukan di negara lain. Dengan demikian, maka proses lintas budaya dan silang budaya yang terjadi harus dijaga agar tidak melarutkan nilai nilai luhur bangsa Indonesia. Bangsa ini harus mengakui, selama ini pendidikan formal hanya memberi ruang yang sangat sempit terhadap pengenalan budaya, baik budaya lokal maupun nasional. Budaya sebagai materi pendidikan baru taraf kognitif, peserta didik diajari nama-nama budaya nasional, lokal, bentuk tarian, nyanyian daerah, berbagai adat di berbagai daerah, tanpa memahami makna budaya itu secara utuh. Sudah saatnya, peserta didik, dan masyarakat pada umumnya diberi ruang dan waktu serta sarana untuk berpartisipasi dalam pelestarian, dan pengembangan budaya di daerahnya. Sehingga nilai-nilai budaya tidak hanya dipahami sebagai tontonan dalam berbagai festival budaya, acara seremonial, maupun tontonan dalam media elektronik.

Masyarakat, sesungguhnya adalah pemilik budaya itu. Masyarakatlah yang lebih memahami bagaimana mempertahankan dan melestarikan budayanya. Sehingga budaya akan menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya pemeliharaan budaya oleh masyarakat, maka klaim-klaim oleh negara lain dengan mudah akan terpatahkan. Filter terhadap budaya asing pun juga dengan aman bisa dilakukan. Pada gilirannya krisis moral pun akan terhindarkan. Sudah saatnya, pemerintah pusat dan daerah secara terbuka memfasilitasi partisipasi masyarakat dalam upaya penguatan budaya nasional.

Dengan dasar di atas, kami bagian dari elemen bangsa ini bersumpah:

SUMPAH BUDAYA

1. MENDESAK KEPADA PEMERINTAH UNTUK SERIUS MEMPERHATIKAN PEMBANGUNAN BUDAYA DAN MEMPENETRASIKAN KE DUNIA PENDIDIKAN, EKONOMI, SOSIAL DAN POLITIK.
2. MENGELUARKAN KEBIJAKAN YANG MENDUKUNG LESTARINYA NILAI-NILAI BUDAYA LOKAL DAN NASIONAL YANG POSITIF DAN KONSTRUKTIF SEHINGGA MEMPERKUAT IDENTITAS DAN JATI DIRI BANGSA.
3. MENGGALANG SEMUA POTENSI BUDAYA YANG ADA MELALUI TATA KELOLA KEBUDAYAAN YANG BAIK DAN BENAR.

DITANDATANGANI DI YOGYAKARTA, 2 SEPTEMBER 2011

1. SABDA LANGIT
2. WONG ALUS
3. KI CAMAT
4. MAS KUMITIR
5. SABDO SEJATI
6. TOMY ARJUNANTO
 7. KANEKO GATI WACANA
 8.  KANKTONO
 9. ANTON. S
10. SUPARJO
11. WISNU ARDEA

Bagi saudara sebangsa dan setanah air, silahkan bergabung dengan gerakan ini dan menyebarkan sumpah budaya ini dengan ikut serta menyebarkan Sumpah Budaya ini. Demikian pernyataan kami. Terima kasih. Salam Berbudaya. Asah asih asuh. @@@

Iklan
Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA, SUMPAH BUDAYA 2011 | 99 Komentar

Navigasi pos

99 thoughts on “SUMPAH BUDAYA 2011

  1. MBAH ARIFYANTO

    Pertama saja

  2. kang Dullah

    Hadiiir …….
    Nomer pirO ????

  3. ikut be…dari belakang

  4. nuringz

    keEMPATX

  5. FI_AHSAN

    k5 deh

  6. laa tansa

    Aslkum…….salam salim penuh hormat tuk sespuh,pengampuh KWA.
    Masih di nuansa idul fitri…dalm n klrga mohon maaf lahir n batin.
    smg qt kembli fitrah.amiiin

  7. Bismillahirrohmanirrohiim… ikut Ki Alus juga para sesepuh; banyak yang meremehkan nilai2 budaya yg kita miliki terutama lingkungan terdekat kita sendiri (keluarga) 😦

    semoga kita semua menyadari dan dapat memberi pencerahan kepada lingkungan terdekat kita

    barokallah buat semuanya

  8. Ucup

    Alhamdulillah 10 besar…

  9. badhe kula dherekaken Kangmas… amba arum kula sebar liwat blog kula

  10. 'aNz' Si Bodoh Al Faqir Ilmi

    Assalamualaikum wr.wb
    Salam Pamuji Rahayu kagem sedoyo sedherek mugi2 smuany slalu dlm Lindungan Gusti Allah swt
    Shalawat salam Kpd Nabi Agung Muhammad saw dan sem0ga syafaatnya diberikan kpd Kita.
    Amiin Allahumma
    Saya mendukung adanya Sumpah Budaya. Semakin HANCUR N CARUTMARUT Moral bangsa karena hilangnya Jati Diri, Aturan 2x yg dibuat oleh pendahulu kita dibumi nusantara yg merujuk pd aturan Tuhan digubah demi kepentingan yg bersifat menguntungkan suatu kelompok.
    Budaya n Agama dijadikan Topeng demi Kepuasan Nafsu para pemilik kekuasaan.Hal ini yg harus diluruskan dahulu.
    Saran :
    1. Dimulai dari diri pribadi.
    2. Menampilkan kembali Khasanah Budaya Nusantara dari semua suku di Indonesia ( Perlu modal).
    3. Sekiranya berkenan, sudikah kiranya bg para warga KWA pemilik modal yg ringan tangan memfasilitasi tuk mengadakan acara2 kbudayaan sesuai dgn adat n budaya daerah masing2x…?????
    Demikian dari Saya
    Ni’matullah Rahmatullah
    Wabillahitaufiq wal hidayah Wassalamualaikum wr.wb

  11. Mbah Khozin

    Hadir ke 12,
    Siip and setuju and selalu mendukung mbah mbah ku semuaa,,salam salim slalu..thanks

  12. Bagus Samiaji

    Setuju, tunjukkan jati diri bangsa,,,, kita adalah bangsa yang besar, tunjukkan kebesaran pribadi kita,,,,,,,

  13. dm3n_cah_ayu

    aSS…
    all ssepuh
    all bolo wa
    Ki wong alus
    ijin nyimak….

  14. Setujuuuuuuuuuuuuu….Lanjuttttttttttt

  15. utusan langit

    twing.. Twiiiing
    kawulo hadir

  16. utusan langit

    *) twing.. Twiiiing (*
    kawulo hadir -(* 16

  17. Mbah Khozin

    Segala sesuatu itu ada dalam niat dan tekat yg besar,,!! Dalam diri kt sebenarnya sudah ada kesemuanya itu lo,!dst.!he5
    Mau tauuuu.????qiqiqiqiqi

  18. Mbah Khozin

    Twing2
    Sampean hadir ko bunyinya twing2 sih.?????
    Kayak bola bekel yg jatuh dr langit aja.!?wkwkwkwkk

  19. Mbah Khozin

    Utusan langit \(~_*)/,,qiqiqi

  20. Mbah Khozin

    \(~__*)/

  21. Nderek absen…

  22. zorndyke

    lalu fungsinya untuk apa ini gan?
    bukannya ane gak ngedukung budaya neh… cuman bingung aja nih sumpah arahnya mo dikemanakan?
    ane gak ngerti politik neh

  23. MALELA

    Aslm.wr.wb
    Salam Rahayu…

    Izin menyimak,sangat baik untuk dijadikan bahan renungan…

    “Kami mendukung sepenuhnya…”

  24. Assalammu’alaikum…
    Menurut saya Hukum dan Budaya d negara kita ini memang lah harus d rubah.
    Kita hrs bisa merubah x menjadi lebh baik,qt tdk usah ikut lg menjad negara Demokrasi..andaikan saya bs saya ingin merubah x menjad Negara Islam…
    Bukankh Rosululloh pernah berkata ikutilah Aku dan Al Quran niscaya selamat dunia akhirat..
    Lalu buat apa qt punya Al Quran dan Alhadist..klo kelakuan/budaya/ dan hukum qt masih sama seperti dulu,wakt bumi qt ini mash ikut budaya *maaf* agama lain…
    Andai kan Negara qt Negara bedasarkan Islam,penganut agama lain pun tak akan rugi.Hany saja mreka ikut akan hukum Islam…
    Mohon maaf bila saya banyak menyingung hati saudara-saudara…

  25. MBAH ARIFYANTO

    INNA LILLAHI WAINNAA ILAIHI ROJI’UUN………………………………. TELAH BERPULANG KE ROHMATULLOH SEORANG SESEPUH MURSYID TQN QODIRIYAH WANAQSABANDIYAH
    “SYEIKHUNA AHMAD SHOHIBUL WAFA TAJUL ARIFIN R.A ”
    YANG BERPUSAT DI TASIKMALAYA KAJEMBARAN RAHMANIYAH,DUKA YANG SANGAT
    MENDALAM TERUNTAI SEBUAH DOA SMOGA AMAL BAIK BELIAU
    SELAMA DI DUNIA DITERIMA OLEH ALLOH SWT…….
    AMIIN AMIIN YA ROBBAL ALAMIIN

  26. kang tj

    absen malam, nguri2 budaya ciiiplah

  27. jaya baron kompeni

    turut berduka cita om arifiyanto

  28. saya turut berduka cita mbah,,

  29. al-manfaluti

    Turut berduka dengan pemergian Syeikh Ahmad semoga ruhnya dirahmati Allah, Agaknya berapa umur syeikh Ahmad berapa ya Mbah Arif. Al- Fatihah Khusus untuk Mursyid TQN.

  30. dm3n_cah_ayu

    aSS…aLL
    turut berduka cita,Alfatihah u/almrhm Sheikhuna Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin RA,sent…

  31. MBAH JATI

    asalkan tidak ada alasan SARA yang tersembunyi didalamnya dan tidak menghambat saudara yang berjuang menyebarkan dan menegakkan ajaran ISLAM di bumi INDONESIA ini insya Alloh saya dukung.
    Budaya ada yang baik dan ada pula yang buruk, lestarikan yang luhur hilangkan yang buruk. Diantara budaya yang buruk dan mendarah daging pada bangsa INDONESIA adalah KORUPSI, maukah kita menghilangkannya?

  32. Adem Ayem

    Assalamualaikum…..para sesepuh dan sedulur KWA……Absen malam & izin nyimak…..

  33. Tilik + Absen

  34. MBAH JATI

    saya mencintai negeri INDONESIA ini dengan seni dan budaya yang luhur, jelasnya saya juga pecinta seni budaya yang luhur, termasuk budaya kejawen. Tapi marilah kita untuk tidak mengasut dan tidak mempengaruhi saudara-saudara kita untuk membenci agama lain. Masyarakat jawa yang berbudaya luhur tentu tahu bahwa menghasut bukanlah tindakan seorang Ksatria melainkan tindakan seorang pecundang yang kalah perang.

  35. MBAH JATI

    Salam Damai

  36. MBAH ARIFYANTO

    syeikh ahmad shohibul wafa tajul ‘arifin r.a,adalah seorang sufi wali kutub yang berada di jawa barat tepatnya di tasikmalaya,beliau masih ada keturunan dengan raden paku sunan giri,umur beliau 100 tahun lebih mengenai ketaatan beliau,kesholihan beliau kepada Alloh tidak dapat dilukiskan kata kata,di masa mudanya beliau pernah berziarah dari batu ampar sumenep sampai mekkah hanya berjalan kaki,semata mata mencari keridloan Alloh,selengkapnya bisa dilihat dan di cari di google:profile abah anom tasikmalaya

  37. MBAH JATI

    mbah arifiyanto, kok avatarnya berubah-ubah mbah? Panjenengan semua atau orang lain nggih. Untuk syekh akhmad tajul arifin, alfatihah…

  38. Mas Cetho

    Setujuuuuu

  39. “Teee Sateeee….”

    Membaca Artikel Diatas penuhhhh dg Gelora Amarah, Ego, Keinginan dsb…

    MERDEKA BUNGGG…

    “Teee sateeee !!!! “

  40. MBAH JATI

    salam persaudaraan mas tukang sate, MERDEKA…!

  41. Aku

    Turut berduka cita …

    Semoga …aku bingung mau mendoakan apa untuk seorang Wali Qutub…pribadi yg sempurna di mata penduduk bumi dan di mata penduduk langit…

    Selamat jalan KH SHOHIBUL WAFA TAJUL ‘ARIFIN…

  42. Gus Noer

    Inilah yg kt tunggu gerakan moral skaligus action nyata dlm menyikapi keadaan jaman dan nasib Negeri tercinta indonesia yg menurut bbra sesepuh dan waSkito yg ane datangi sdh mengarah pd ambang kbangkrutan moral, ane yg org awan ini ikut mendukung dgn sgenap kmampuan, maju dan semangat untk mendobrak kebobrokan maral saat ini, trutama soal KORUPSI…sdh kami mulai dgn bbrpa sdulur dan anggta padepokan Nur Langit yg di dukung poro sepuh untk melontarkan energi dan kodam baik dlm melumpuhkn para koruptor, mari sdulur bolo alus yg punya kmampuan untk membatu doa dan power biar smua akan menjdi lbh baik, salam ta’dziem untk sdulur smua

  43. arief

    Rusaknya jati diri bangsa,berasal dari kita sendiri yang tidak mau menghargai dan menghormati orang lain. Antara yang pandai dengan yg bodoh berpaling jauh. Yg pandai merasa pandai dan bangah,yg bodoh merasa kecil diri. Akhirya ngk ada kesepahaman. Kalau dalam diri kita ada rasa menghormati dan menghargai sesuatu dari sekecil sampai hal besar. Hilangkan perbedaan setatus dan lakukan tanggung jawab masing2 yg telah dibebankan pd diri kita. Maka disitulah keharmonisan dan persatuan tuk bangsa.
    Minta maaf banyak2 buat sesepuh semuanya. kalau ada tulisan yg kurang betul,saya bodoh dlm pengetauan.

  44. adim

    SETUJU SANGET MBAH ….. MONGGO

  45. Mbah Arifyanto …ngiringan du’a hususon ila ruhi Syaikhuna Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin RA…..mugi dijanteunkeun hamba Allah sinareung dijanteunkeun umat Rosululloh SAW anu sholeh dihapunteun samudaya keleuleupatana …Alfatehah…

    Budaya nusantara adalah suatu anugerah Allah bagi kita. Allah menciptakan manusia berbangsa-bangsa untuk saling mengenal…dlm UUD 45 pasal 32 pun sudah diakomodir….Jadi tidak salah jika pembangunan budaya itu direalisasikan. kita bantu pemerintah untuk mewujudkan pembangunan budaya nusantara agar real dan sebagai jatidiri saling didukung oleh segenap elemen bangsa…..INDONESIA ADALAH BANGSA BESAR DAN SEMUA KEKAYAAN ALAM ADA…………jangan sampai karena kita semua tidak peduli dengan bangsa kita sendiri menjadikan bangsa konsumtif dan tidak punya jatidiri. Kemerosotan moral semakin menjadi…..Toleransi antar budaya marilah senantiasa kita bangun BHINEKA TUNGGAL IKA…Jayalah Nusantara …………

    Buat Ki Wong Alus, Ki Sabdolangit,Ki Camat,Mas Kumitir, Ki Sabdo Sejati dll ..Saya mendukung sumpah budaya nusantara

    By Dedi KWA 565
    Jogjakarta

  46. yusupd

    Salam
    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H, Minal Aidin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Batin, kepada semua Sesepuh, Pinisepuh dan para santri KWA

    Qobiltu Asmak RDR dari Ki Nurjati, semoga bermanfaat Dunia dan Akherat Al faatehah ……….. Terkirim

  47. MBAH JATI

    lihat baik-baik, baca baik-baik, dengar baik-baik, pahami baik-baik, tidak berburuk sangka tapi waspada, berguru bukan untuk menjadi ekor, belajar untuk menggunakan akal dan hati.
    Salam penuh hormat GUS NOER, saya juga telah lama memulai dari orang-orang dekat saya juga para siswa saya. Mengingatkan dan mengarahkan mereka untuk berperilaku dan berbudaya yang luhur tanpa melenceng dari ajaran agama yang kita anut. Assalamu ‘alaikum.

  48. MBAH ARIFYANTO

    @mbah jati:ya itu memang saya,tapi kagak tau kok sering di ganti avatarnya

  49. syafaat @577

    Inggih kulo setuju sanget…..slam kagem seodoyo bolo kwa,

  50. MBAH JATI

    Blog KWA ini akan sepi jika isinya hanya sesepuh, karena itu hargailah para anggota KWA lain yang setia mengunjungi blog ini meskipun bukan sesepuh. Mohon maaf para sesepuh, jangan marah ya. Hamba ini hanya orang bodoh yang mencoba menyampaikan uneg-uneg saja. Assalamu ‘alaikum sedulur KWA semua. Salam Damai.

  51. andrianto

    ass ad yg bs ngerjain kk sy g, dia suka ngilangin ilmu orang, suka ngerjain orang, sy aj mau d bikn lemes seharian ma dia. wass

  52. Thanmust thepos

    NGATURAKEN SUGENG RIYADIN
    NYUWUN PANGAPUNTEN SEDOYO KALEPATAN,
    KATUR DUMATENG KI WONG ALUS LAN SEDOYO BOLO WONG ALUS.

  53. Ki Mas Danqow

    Assalamu’alaikum…

    @Aku : ucapkanlah ”Alloohummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu ‘anhu…aamiin”.

    @Mbah Arif : Abah Anom berusia 96 Tahun.

    @Sahabatku : Semoga cifta, Rasa, Karsa para leluhur yg terdapat pada budaya Nuswantara ini kita semua memahami makna2nya, karena beda jaman beda juga budayanya (mengikis), beda suku beda juga adat istiadatnya, beda penguasa beda juga tata cara hukumnya, beda orang beda juga pola fikirnya.
    Maka dengan Thoriqot Pancasila semua itu dapat disatukan.

    Dalil kidungnya :
    Ganti Mangsa Ganti Raja
    Tata cara jeung Pangawasa
    Kawula Mani Nalangsa
    Sumur Tujuh jadi Wiwitan
    Kramat Tengah jadi Panutan

    Nuwun,

  54. “Teee Sateeeeea”

    Buah Salak Buah Kedondong
    Makan Sate Siang siang donggg

    “Tee Sateeee !!! “

  55. MBAH ARIFYANTO

    @ARIF:belum masuk mas emailnya

  56. Gus Noer

    Salam salim pnh hrmat jg mbah jati, sy sdh mulai dgn hal mgkin kecil yaitu stiap slesai sholat atau ritual2 do’a untk perang melawan KORUPTOR dgn lontaran do’a…
    jg mgkin dgn ajakan via sms kpd puluhan sdulur yg pernah menghubungi sy, klo tdk skrg kpn lg dulur…kt tdk bs berdiam diri trus dgn melecengnya para pmimpin kt, bbrp hari yg lalu sy menemui tokoh spiritualis yg sgt idealis dlm pndgn brbangsa dan jg sgt geram dgn byk-y korupsi ini. beliau di percaya ratusan sepuh dan spiritualis senusantara adlh bpk rohani satria piningit…wallahu’alam. tp dlm pndgan sy itu mgkin sj, krn pglman beliau malang melintang dlm olah kbtinan kejawen maupun sbg pngnut 2 thorekot …smga harapan yg baek cpt terwujud. salam rahayu

  57. MBAH ARIFYANTO

    @ki mas danqow:iya kang barusan liat di koran jawa pos usia abah anom terakhir 96 th,tiap tahun selalu diadakan milad pada minggu terakhir bulan desember,bagi saya beliau adalah sesosok luar biasa panutan umat khususnya ikhwan TQN,saya dulu pernah sowan ke tempat beliau,masya Alloh auranya luar biasa.aura robbaniyah,dalam doa saya selalu berwasilah kepada beliau untuk hajat hajat dunia dan akherat,buat sedulur di kawasan jawa barat
    apabila ada waktu mampirlah ke makam beliau ketika melakukan ziarah walisongo,karena beliau juga seorang waliyulloh,seorang kutuburrobbaniyah wali penjaga wilayah jawa barat

  58. ikut dari belakang sesepuh..monggo

  59. Gus Noer

    Mhn maaf smpai lupa mari brdo’a brsama untk guru dan ulama’ kt Abah Anom seorg alim insyaAllah slh satu paku bumi indonesia tlah brpulang kehadirat illahi Robbi ALLAH Azza wajallah… smg ditempatkan Di Sisi-Nya…amien. al fatehah sent..

  60. MBAH ARIFYANTO

    menurut saya para sesepuh diatas mengajak kita untuk bersatu padu melawan imperialisme budaya barat,beliau mengajak dari semua kalangan yang ada di blog kwa baik itu dari alhikmah dan kejawen agar merapatkan barisan tetap menjaga ukhuwah,menjaga kelestarian warisan budaya bangsa kita yang telah berbaur antara kebudayaan islam,jawa,melayu sekaligus memperingatkan kepada pemerintah agar berpihak dan memperhatikan kepentingan rakyat dan menangani permasalahan yang ada di negara terutama masalah ekonomi mengenai harga kebutuhan,sekaligus mendesak pemerintah secepatnya memberantas korupsi yang ada di negara kita,apabila ini tidak tercapai maka para sesepuh kwa akan mengambil langkah tepat dan tegas sesuai hasil yang telah disepakati bersama

  61. Gus Noer

    Setuju monggo sesepuh… semangattt siang rawe2 rantas malang2 putung… untk kbaikan dan kmslatan brsama kami makmum mendukung, sbaiknya misi perjuangan ini jg di smpaikan scra khusus langsung pd poro sepuh kwa sluruh nusantara yg msing2 ada korlap atau pengurus biar makin mantabz

  62. bayuchakra

    Dukung sumpah budaya,budaya yg bermoral dan beradap harus d teggakkan,jahiliyah modern harus d berantas

  63. Ki Mas Danqow

    Salam Rahayu,

    @Mbah Arif : njih, Beliau lahir 1 Januari 1915 sedangkan Pesantren Suryalaya didirikan oleh Abah Sepuh tgl 5 September 1905, Abah Anom wafat pada Jam 11:50 Wib disaat akan ke RS Tasik Medical juga bertepatan dgn Milad Pesantren yg ke 106 Tahun dan Beliau dimakamkan dekat dgn Abah Sepuh. Suryalaya berasal dari bahasa sunda yg berarti : Tempat Matahari Terbit.

    Sayyid Al Maliki Al Hasani Mekah Rhm sebelum Wafat sempat berkata, yakni : ”Ketahuilah, Sulton Auliya saat ini ada 2 yakni : Syekh Shohibul Wafa Indonesia dan Syekh … (rahasia krn masih hidup dan keduanya pernah bertemu), padahal Sayyid Al Maliki Rhm belum pernah bertemu secara zhohir (mungkin bertemunya di Alam Rohani dalam hati kecil Saya) maka Saya mengucapkan Hamdalah krn pernah berbaiat kpd Abah Anom dan berziarah ke Abah Sepuh wkt dulu, saya wkt itu diantarkan oleh Sesepuh Ciamis yg pernah berbaiat kpd Abah Anom pada tahun 1958 yg lalu dan Sesepuh Ciamis itu sampai saat ini masih hidup. Disaat Abah Anom Wafat maka penggantinya sudah Alloh Swt tetapkan yakni : di daerah… (rahasia).

    Saya pernah bertemu dgn Salah satu Murid Abah Anom, yakni : Abah Mishbahul Falah Ciseeng yg dirongsen oleh dokter bogor ketika sebelum wafatnya, terlihat dirongsenannya lafadz Asmak Alloh.. Alloh.. (bhs arab) diseluruh tubuh Beliau shg dokter bilang : ”tdk tau penyakit apa ini” akhirnya dibawa pulang kembali, dan Beliau wafat di usia 85 tahun tgl 11-11-2009 kemarin.

    Mudah-mudahan dari sedikit Manaqib ttg Abah Anom ini ada manfaat kebaikannya, amin.

    Nuwun,

  64. salam salim sesepuh semua..izin ndeprok maning..nyeruput kopi ama bakwan wahahahhahah

  65. kang mas demang sudah datang…minta bakwan nya dong…

  66. budoyone wong jowo , bosone wong lio …Pancasila iku gaweane Londo …wong jowo gor manut opo seng dituntut ..wong jowo , ngomongane kok dudu boso jowo ??

  67. sepurone yo kabeh tiyang jowo …mentolo opo orak mentolo nek wong Jowo kangge boso wong lio ? jajal difikirno …isone kulo gor ngoko …liane orak iso …opo budoyo jowo iku bedo …onone didelehne nang poro …seng priyayi seng ngumpetake …ngusur bosone dewe ..

  68. Kita ingat beberapa saat yang lalu kejadian yang menyita perhatian yaitu klaim oleh negara Malaysia terhadap produk budaya bangsa Indonesia yang diklaim sebagai budaya negara Jiran tersebut, antara lain lagu Rasa Sayange, Batik, Reog Ponorogo, Tari Bali, dan masih banyak lainnya. Apakah kejadian seperti ini akan dibiarkan terus berulang?

    komen // aku wong Jowo Malaysia …keberutelan kalian sengaja didokong wajah wajah yang gundah …lupakah kalian bahwa jawa itu ada dimana mana , jesteru Jawa tidak punya negara . bahasa jawa terus digusur tanpa ada yang mampu melestarikan dan kemandirian jawa makin pupus …apakah itu keberuntungan bangsa jawa …katakan sebenarnya , wajah kalian agar senang membedakan pengkhianat yg hanya mewarnakan diri demi kebobrokan jatidiri mengungguli tinggalan penjajah …Apakah yg mahu dibanggakan suku bangsa Jawa ? Ngomongnya aja udah celaru dengan malaysia …apa itu juga mahu dinafikan kebutaan sang priyayi atau sengaja kebodohan sendiri enggan mengakui nya …Nek wong Jowo kudu njawani tohhhhh///

  69. Nderek ndeprok…

  70. abah hikam

    siap majulah budayaku indonesia,

  71. MBAH JATI

    Bakul kopi, bakul bakwan lan bakul-bakul liyane ayo podho ngumpul rene. Ben payu dagangane ditukoni sedulur KWA…tukang bajigur nang ngendi ki?

  72. MBAH JATI

    abah hikam, Gedung Batik Center Pekalongan di wilayah wiradesa ya bah? Keren juga bangunannya, sepertinya bakal makin ramai lingkungan di sekitarnya.

  73. MBAH JATI

    ngopi sejenak

  74. MBAH JATI

    p a m i t o f l i n e s e d u l u r

  75. ingat bakwan juga ciri khas indonesia kalo di daerah bandung bala-bala wahahahahah…ini patut di lestarikan wahahahahah

  76. Gus Noer

    Semangat malam wah kampus sepi ya klo materi kuliah perihal ajakan sosial beda dgn klo ada sodaqoh ilmu tingkat tinggi…hemmm kacian ya…panggilan untk menanam di ladang amal tdk kt krjakan. klo gtu kpn mgkin ijzah ilmu tasik miring atau ilmu beribu angin menghajar lautan baru byk siswa…slm sunyi mbah khozin, mbah selor, mbah jati…dan smua

  77. Yux…di broadcast via message…!!

  78. ki awulawul

    DITANDATANGANI DI YOGYAKARTA, 2 SEPTEMBER 2011

    1. SABDA LANGIT
    2. WONG ALUS
    3. KI CAMAT
    4. MAS KUMITIR
    5. SABDO SEJATI
    6. TOMY ARJUNANTO
    7. KANEKO GATI WACANA
    8. KANKTONO
    9. ANTON. S
    10. SUPARJO
    11. WISNU ARDEA
    12.agus kentus[ ki awul awul]

  79. Dersta

    Assalamu’alaikum
    Sugeng enjing dumateng sedoyo pinisepuh…
    Saya setuju dengan kegelisahan yg para sesepuh rasakan. Sekarang ini seringkali kita justru merasa asing dengan apa yang sebenarnya adalah budaya kita sendiri.
    Sementara bangsa lain merasa tertarik dan mencintai budaya kita, kita justru berlomba” untuk tidak mengakui budaya asli kita hanya karena ‘takut’ dianggap ketinggalan jaman. Kalau bukan kita para penerus yang diwarisi budaya yg adiluhung ini, siapa lagi yg akan melestarikannya.
    Mungkin kita harus memulainya dari sekarang.
    Kalau belum bisa mengembangkannya, mungkin bisa mulai dgn mencintainya.
    Kalau masih sulit untuk mencintainya, mungkin bisa dimulai dengan mengenal kembali budaya kita.
    Setidaknya satu langkah kecil masih lebih baik daripada berdiam diri dan menunggu kita semua melupakan budaya kita sendiri

  80. selamat pagi.ndrek nyimak n ndeprok lagi ngih

  81. Bhineka Tunggal Ika berbeda-beda tapi satu jua….ibarat tubuh kita…tidak semuanya tangan,mata…tapi bentuk dan fungsi tubuh yang berbeda-beda menjadi satu kesatuan….tidak bijak jikalau salah satu merasa lebih bermanfaat/berjasa…semua punya fungsi dan manfaat. Perbedaan bukanlah sumber perpecahan namun awal kebersamaan. Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh…istilh2 klasik namun tidak lekang oleh jaman…..tidak ada keberhasilan yang serta merta ,bim salabim abra kadabra……untuk mewujudkan sumpah budaya nusantara yang faqir ini mau mengusulkan senantiasa konsep Plant , Do, Action and Evaluation dari yang bisa kita lakukan dari yang terkecil dan sekarang juga……monggo dilanjut realisasinya semoga diberikan kemudahan dan kelancaran kepada sesepuh dan pinisepuh KWA semoga bisa mengakomodir kemampuan para bolo wong alus….saya sami’na wa atokna aja nderek dibelakang

  82. Ilusi

    Siap dukung Anti KORUPSI.
    Mga yg korupsi pada tobat. Amin.

  83. ryankadiri

    siap mendukung

  84. tsmario

    ikut berpartisipasi untuk mendukung, jangan dianggap ini sebagai langkah yg berbau sara, karena apapun agamanya apabila didasari dengan budaya nusantara terutama kejawen maka insya Allah tidak akan ada gesekan. nuwun

  85. jusman titik Ba

    setuju .aku ikut

  86. jusman titik Ba

    siap mendukung demi budaya yg luhur 085242244455

  87. saya sudah posting di blog saya…
    Sumpah Budaya 2011

  88. Yang dikeluhkan Sang Guru terhadap kebanyakan aktivis social adalah ini: yang mereka perjuangkan adalah pembaruan, bukan revolusi.

    Katanya, “Suatu ketika ada seorang raja yang sangat bijaksana dan baik hati. Pada suatu ketika ia tahu bahwa ada sejumlah orang yang tak bersalah ternyata dikurung di dalam penjara negaranya. Maka, ia memerintahkan supaya dibangun sebuah penjara lain yang lebih nyaman untuk orang-orang yang tak bersalah itu.”

  89. Ketika Sang Guru mendengar bahwa hutan cedar sebelah telah terbakar, ia mengerahkan seluruh muridnya.

    “Kita harus menanam kembali pohon-pohon cedar,” katanya.

    “Pohon cedar?” teriak murid tidak percaya.

    “Tapi pohon-pohon itu membutuhkan waktu 2.000 tahun untuk tumbuh besar!”

    “Oleh sebab itulah,” kata Sang Guru,

    “tak boleh ada satu menit pun terbuang. Kita harus segera mulai.”

  90. saya tdk ikut tnda tgan. .
    . Tapi saya ikut mperjuangkan
    . .

  91. Assalamualaikum wr wb,..

    Dukung ,…!!!

    wassalam
    salam bolo wong alus

  92. hadiiirrr…

  93. antarsari

    amun semua warga indonesia menyertai ‘sumpah budaya’ ini rasanya tiada perlu lagi berlaku rusuhan spt di ambon,,,

  94. raka mas jambrong

    salam kagem sesepuh,senior,sahabat,kwa .walau sy tdk hadir,tp insya allah sy turut mndukung.sumpah budaya

  95. Ki Mas Danqow

    Assalamu’alaikum…
    Selama Pagi…
    Semarak Pagi semua…

    Thoreqot Pancasila dan nilai-nilainya dapat Mempersatukan NKRI.

    1. Dari sisi Sejarah Bangsa.
    Dalam sejarah AWAL bhw Manusia Indonesia walaupun dikatakan belum memeluk suatu agama, tetapi mereka mengakui adanya Tuhan yg menciptakan dari semua Alam Semesta ini, wlwpun dgn panggilan nama yg berbeda. Begitupun dgn Agama selain Islam (baik agama samawi ataupun agama ardhi) ketika datang, para pemimpinnya mengajarkan jg bhw adanya Tuhan yg Menciptakan semua Alam Semesta ini wlwpun dgn panggilan nama yg berbeda-beda jua. Didalam Islam arti Tuhan (ilaahun) itu Nakiroh (umum), namun bila dicermati lebih dlm lagi dgn menggunakan Energi Positif Thingking bhw Haqiqat pemanggilan kata Tuhan akan mengerucut pada yg Tunggal Maha Pencipta semua Alam semesta ini, yakni : Alloh (ini dalam keyakinan Islam). Maka itu Pancasila Sakti berkata : Ketuhanan yg Maha Esa. (Laa Ilaaha Illalloh).

    Dalam sejarah KEDUA dimana agama samawi dan agama ardhi mulai berdatangan ke Negeri ini banyak para petapa-petapa, resi, pemuka agama yg mengajarkan Tasawuf (olah rasa, kerasa, dirasa, dekat, bersama, berhampiran, manunggal dll) hanya saja kalau dlm ajaran Islam acuannya adalah Qur’an dan Hadits, maka itu Pancasila Sakti berkata : Kemanusiaan yang adil dan beradab. (Berkhlaqul Karimah)

    Dalam sejarah ketiga bhw Putra/i Indonesia bertekad utk mengusir para penjajah dari Negeri ini namun mengalami banyak kesulitan, ini dikarenakan Negeri ini memiliki banyak sekali kerajaan-kerajaan baik yg kecil maupun yg besar shg mudah diadu domba, dimanfaatkan maupun dilumpuhkan oleh para penjajah Negeri ini. Maka para Putra/i Indonesia saat itu bertekad mau mempersatukan visi misi para pemimpin negeri ini melalui Bung Tomo, Sumpah Pemuda dll, maka itu Pancasila Sakti berkata : Persatuan Indonesia. (Innamal Mu’minuuna Ikhwah)

    Dalam sejarah KEEMPAT bhw ada 5 butir yg diusulkan M. Yamin kemudian ditindaklanjuti oleh panitia 9 (piagam jakarta) diusulkan Pancasila oleh Ir. Soekarno kemudian disahkan oleh PPKI sbg Wakil Rakyat dimana Pancasila sebagai Falsafah Bangsa Indonesia atau disebut juga Dasar Negara, maka diperkenalkanlah Pancasila Sakti pada saat itu, dimana Pancasila Sakti ini bersarang didlm jiwa Burung Garuda nan gagah shg yg menjadi perlambang Bangsa yg tercinta ini. Ibarat Gunung yang besar yg ditakuti bukanlah posturnya yg besar akan tetapi apa yg terkandung didalamnya (lava, lahar, magma dll), seperti halnya Manusia yang ditakuti bukanlah badannya yg besar akan tetapi apa yg terkandung didalamnya (bakat potensi, ilmu, iman dll), begitupun dgn Burung Garuda yg ditakuti bukanlah bentuknya yg raksasa akan tetapi apa yg terkandung didalamnya, yakni : Pancasila Sakti. Mulai saat terkenallah Pancasila dinegeri ini melalui proses Musyawarah yg cukup alot tetapi tetap apapun hasilnya bila dilakukan dgn Musyawarah hasilnya pun akan lebih baik, maka era-era Musyawarahpun berlanjut hingga saat ini, maka itu Pancasila Sakti berkata : Kerakyataran yg dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dlm permusyawaratan perwakilan. (Syawirhum Fil Amri).

    Dalam Sejarah KELIMA inilah saat yg dinanti-nanti oleh seluruh Bangsa Negeri ini menuju Indonesia Baru, yakni : Keadilan Sosial bagi seluruh bangsa Indonesia.

    Itulah sepercik arti dari perjalanan Pancasila sbg Falsafah NKRI.
    Nuwun,

  96. Ki Mas Danqow

    Menuju :
    Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

    2. Dari sisi Filosofis Pulau Jawa.
    Pancasila pada haqiqatnya adalah Panca Tunggal krn tidak bisa dipisahkan antara Sila ke-1 dgn sila2 yg lainnya seperti halnya Pandawa Lima dalam Perwayangan atau Rukun yang LIMA dalam Islam.

    NKRI terkenal negeri yg memiliki ribuan pulau-pulau tersebar dari Masyriq sampai Maghrib, namun ada 5 Pulau yg terbesar, yakni : Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Irian Jaya walaupun Irian Jaya ini termasuk terakhir bersatunya dgn Indonesia tetapi itu semua, ibarat 4 Sehat 5 Sempurna bila direnungkan.

    Pulau Jawa dahulu dikenal dgn sebutan Jawadwipa dalam bahasa sansekerta berarti Pulau Padi atau yg sering kita dengar Dewi Srinya Nuswantara. Pulau Jawa ada juga yg menyebutnya Pulau Jiwa, yakni : Jiwanya Pulau-pulau di Nuswantara, ini terbukti dari Para Tokoh2 Presidennya berasal dari Pulau Jawa. Di Pulau Sangiang Ujung Kulon ada beberapa Makam yg dikeramatkan, entah pada saat jaman apa adanya Makam2 itu secara pastinya belum tahu, dimana masing2 Makam itu memiliki nama yg menurut Inkisyaf saya masih ada kaitannya dgn sejarah Negeri ini. Adapun 3 nama Makam tersebut, adalah :

    1. Sanghiang Dampal, Ujung Kulon. Bila dalam sejarah Indonesia lebih cocok jatuh kpd Presiden Ir. Soekarno dan bila diibarat Pulau Jawa saat itu merupakan sejarah Jawa Timur. Dimana Dampal itu memiliki arti kaki, artinya : negara mana yg tidak kenal Soekarno, masyarakat mana yg tidak kenal beliau, baik yg digunung, dihutan, dikota maupun dipelosok2 negeri ini mengenal sosok beliau. Artinya jaman Sangiang Dampal sdh berakhir dan berganti ke jaman berikutnya. (ERA JAWA TIMUR).

    2. Sanghiang Bujel Ujung Kulon. Bila dlm sejarah Indonesia jatuh kpd Presiden Suharto dan bila diibaratkan Pulau Jawa saat itu merupakan era sejarahnya Jawa Tengah. Bujel artinya perut, maka kalau bisa semua yg ada didunia ini masuk keperut ini, rakyat biar tenang maka perutnya yg dikenyangi, rakyat tdk perlu tahu hutang2 negeri berapa sing penting tenang, ekonomi masih murah dll, ibarat seorang ayah yg memberikan ketenangan, kecukupan kpd ahli warisnya namun setelah ayahnya meninggal barulah tahu hutang ditanggung oleh ahli waris (negeri ini) dan inipun terbukti nama Pemimpinnya saat itu bernama Suharta dalam panggilan orang jawa Suharto. (ERA JAWA TENGAH).

    3. Sanghiang Dengdek (tokoro) di Pulosari sejarah Prabu Kian Santang. Setelah Suharto lengser digantikan BJ. Habibie, Gusdur, Megawati lalu akhirnya SBY yg terpilih. Sebenarnya setelah Sangiang Bujel adalah Sangiang Sira Ujung Kulon tetapi pada Presidennya Gus Dur dipulau Jawa muncul propinsi Banten. Maka saat itu Saya kira sudah waktunya Indonesia baru tetapi belum, krn singkatnya pemerintahan jaman BJ. Habibie, Gus Dur dan Megawati shg tdk diakuinya dalam sejarah Sanghiang tadi maka terpilihlah SBY dan juga cocok dlm Jayabaya. Jaman SBY sampai saat ini adalah masih Era Sejarah Jawa Barat yakni Sanghiang Dengdek (tikoro) di Pulosari, Banten. Dengdek artinya berat sebelah, tidak adil dll sedangkan Tikoro artinya tenggorokan maka pada masa SBY ini siapapun pemimpinnya pasti akan didemo, pemerintahannya berat sebelah, bawaannya marah saja (tikoro). (ERA JAWA BARAT).

    4. Sanghiang Sira Ujung Kulon. Bila dalam sejarah Indonesia jatuh pada pemerintahan setelah SBY siapapun dia menuju Indonesia Baru yang mana menurut Pancasila Sakti berkata : Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Sira artinya kepala, yang berarti dalam memimpin maupun yg dipimpinnya nanti agar menggunakan Aqal Sehat menuju Indonesia Baru. Banyak orang yg mengatakan nanti bila pemimpinnya Orang Banten baru Indonesia Makmur. Menurut Inkisyaf Saya ada benernya juga tetapi dgn maksud yg berbeda yakni dahulu pemimpin Banten yg terkenal bernama Sultan Hasanudin. Hasanudin artinya Agamanya baik, berarti bila yg mimpin Negeri ini Agamanya Baik insya Alloh Makmur, krn Negeri ini, dunia ini yg mampu menjaganya hanya yg orag2 yg beragamanya baik (hasanudin). (ERA BANTEN).

    Jawa (Timur, Tengah, Barat, Banten), Sanghiang (Dampal, Bujel, Dengdek, Sira). Semoga tercapai tujuan Sila kelima ini.

    Bangkitlah!!.. Bersatulah!!.. Merdekalah!!.. Makmurlah!!.. Indonesiaku.
    Nuwun,

  97. gus noer

    mantab ki mas MERDEKA DARI KORUPSI ok

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: