FENOMENA MAHAR DALAM KE ABSAHAN JUAL BELI ILMU


Pangeran Sukemilung
+6282178332307
Rico_endo@yahoo.com

Ada fenomena yang menarik dalam proses turunnya suatu ilmu dari seorang Guru ke murid, yaitu adanya imbala n.Beberapa sebutan untuk kalimat keabsahan jual beli ilmu itu antara lain : Mahar, hadiah, uang ijab qobul dan / uang penyelaras keilmuan. Dalam tradisi pesantren (baca : Santri, red) tradisi ini pun sebetulnya jamak dijumpai. Hal ini sebetulnya menunjukkan rasa terima kasih si murid kepada sang Guru. Tetapi ‘ mahar ‘ disini bukanlah berbentuk rupiah. Diluar dari kewajiban membayar uang pondok (yang tidak seberapa !!), para santri menunjukkan pengabdian yang sangat tinggi kepada Kyai-nya.Pengalaman saya selama ‘ mengabdi ‘ di pesantren dahulu…proses turunnya ijazah ini kadang begitu unik.Di antara teman-teman di pondok, saya terkenal sebagai ‘tukang pijat kyai ‘ ! Maksud saya, karena kedekatan saya dengan guru, tidak jarang ijazah itu turun saat saya sedang ‘ mijitin kyai ‘. Bahkan sering saya memanfaatkan ‘ kedekatan ‘ saya dengan sang Guru untuk meminta beberapa ijazah khusus. Entah karena memang bagian saya atau karena Pak Kyai-nya memang lagi lapang hati…ijazah khususon tadi dengan gampangnya saya dapat.Nah…mungkin karena dapatnya ‘ resmi ‘ ditambah barokah doanya pak kyai, tidak jarang ijazah yang semestinya didawamkan…hanya saya pakai saat kepepet, malah membuahkan hasil.

Ada satu kebiasaan di pesantren yang cukup menarik…dibulan-bulan tertentu (biasanya bulan Rajab dan Muharam) biasanya kami mengadakan gemblengan Hikmah. Dimana hal ini merupakan suatu bentuk ‘ promosi ‘ dan mencari pemasukan buat pondok. Tentu saja santri yang datang untuk riyadhoh ditarik bayaran. Besar biaya gemblengan itu  biasanya Rp 300.000 – Rp 500.000, itu tergantung berapa lama mereka tinggal untuk riyadhoh. Paling sebentar biasanya 41 hari. Biaya itu untuk bekal mereka nginap dan makan selama dipondok.Setelah selesai riyadhoh, para santri tadi baru diperbolehkan untuk pulang.Pesantren mengambil keuntungan dari selisih biaya makan tadi. Contoh begini : Jika untuk riyadhoh selama 41 hari mereka di tarik bayaran sebanyak Rp.300.000, maka rinciannya adalah 1 santri biaya makannya Rp 5.000/hari x 41 hari = Rp.205.000. Jadi sisa biaya adalah : Rp 95.000.Biaya ini pun masih dipotong untuk penggantian cetak kitab antara Rp 15.000 – Rp 25.000 per kitab. Sisa itulah yang menjadi keuntungan untuk pondok.

Kembali ke bahasan kita….biasanya yang paling dipersoalkan ‘ pasien ‘ adalah tingginya Mahar untuk sebuah ijazah yang mereka inginkan.Apalagi ditambah dengan keadaan mereka yang lagi kepepet kondisi keuangan. Saya tidak akan menyertakan dalil dalam masalah ini (baca : soalnya semua pihak punya dalil). Cukup ‘ membaca ‘ situasi dari pembicaraan antara saya dan si pasien atau dengan sang spiritualis itu sendiri. Beberapa hal yang menjadi catatan saya adalah :

Kondisi penghidupan si spiritualis (baca : Paranormal, red)

Beberapa spiritualis yang saya temukan dalam survey adalah kebanyakan dari mereka murni berprofesi sebagai konsultan hikmah.Dengan jam praktek yang tetap dan menggunakan media sebagai sarana promosi. Untuk menutupi besar biaya tadilah maka hal ini dibebankan kepada pasien.Kita tidak bisa menyalahkan si paranormal ini.Karena jika mereka tidak mempromosikan keberadaan dan ilmunya, mustahil kita akan tahu dan mengerti dengan cara apa masalah kita bisa diselesaikan.Untuk jasa inilah mereka berhak untuk menetapkan tariff dalam prakteknya.

Alat-alat yang dipakai untuk ritual

Saat saya hunting ke toko yang menyediakan sarana untuk ritual, mata saya membelalak melihat harga yang ditawarkan.Untuk 1ml  minyak ja’faron asli saja berharga di kisaran ratusan ribu. Yang paling murah ( baca : yang ga bakal di sukai khodam, red ) hanya berharga Rp. 3.000 – 8.000 per mili liter nya.Belum lagi sarana yang lain, seperti apel jin, buhur dll yang saya ga hapal namanya…bisa berharga sampai jutaan rupiah.Salah satu kitab hikmah yang paling fenomenal adalah Kitab Al-Aufaq, Imam Ghozali. Kitab ini hamper 90% menggunakan media sebagai sarana ritualnya. Kitab ini belum pernah saya khatamkan. Karena besarnya Budget dalam sarana ritualnya.Dulu saya berolok-olok dengan sahabat saya…saya bilang begini “ Ji, yang bisa mengkhatamin ini kitab kayaknye Cuma santri-santri kaya + nekat. Selain mahal, sarana ritual juga sulit cari bahannye !”….sambil ketawa sahabat saya nyeletuk,” iye..soalnya walopun kita bisa bikin wafaq atawa jimat, ga bakalan ada khodam yang mau masuk. Kecuali khodam yang murah meriah.” Ha..ha..ha…walhasil gugurlah kami dalam gemblengan karena kurang modal.

Kondisi psikologis / latar belakang si spiritualis

Saya pernah complain sama paranormal kenalan saya waktu tahu dia meminta tariff yang sangat tinggi kepada pasiennya. Sambil menatap saya, dia bercerita kalo dulu pernah “ sakit hati “ kepada seseorang saat dia meminta ilmu itu dan dikenakan biaya yang sangat tinggi.Padahal dia, niat awalnya mau membantu keluarga yang terkena masalah. Karena itulah dikemudian hari dia menetapkan hal yang sama kepada pasien yang datang.

Dari ketiga kondisi tadi saya menemukan kesenjangan.Tapi bukan tidak bisa di ajak negosiasi.Selalu ada kemungkinan.Dengan pendekatan yang baik,sabar dan bijaksana menyikapi kondisi mereka…bukan tidak mungkin malah berbuah manis.Contohnya saya…terkadang main kerumah seorang paranormal yang saya ketahui pribadi dan amaliyahnya, Cuma bermodalkan rokok + gorengan saja saya bisa mendapatkan ijazah ‘dadakan.’

Yang jadi catatan saya selanjutnya adalah sikap orang dalam menilai Mahar tadi.Ada beberapa penilaian mereka dalam hal ini :

Kelompok pertama menilai :

Haram dan tidak ada barokahnya, karena dianggap jual beli ilmu Tuhan. Mereka menjadi sinis dan antipati. Tidak ada ruang dalih untuk paranormal bagi mereka.Bahkan tidak jarang semua disama ratakan. Pesantren yang notabene dianggap tempat paling sacral sekalipun akan dianggap sebelah mata jika diketahui meminta mahar.

Kelompok kedua menilai :

Tidak menjadi masalah, selama yang diajarkan memang betul dan problem mereka bisa dibereskan.kelompok ini jauh lebih flexible dalam menyikapi fenomena mahar tadi.Berapapun tariff yang dikenakan bagi mereka bukan menjadi beban.

Kelompok ke tiga menilai :

Yang ini jauh lebih simple.Mereka akan mencari spiritualis sesuai dengan “ kantong “. Kalau sesuai dengan kondisinya dan ilmu yang diinginkan memang ada, kelompok ini akan memburu ijazah tadi.

Setelah itu kita kembali akan dihadapkan kepada persoalan lain, yaitu bagaimana menilai ke absahan seorang spiritualis. Yang memang diakui benar ilmunya, mustajab dan bisa menuntaskan hajat.Karena semakin maraknya Paranormal Gadungan yang berkeliaran mencari mangsa. Bahkan tidak jarang ini merupakan sindikat. Beberapa tips berikut ini mungkin bisa menjadi acuan bagi kita dalam menghindarkan terjadinya penipuan.

1. Tanya terlebih dahulu kepada tetangga sekitar sebelum menemui si paranormal.Biasanya tetangga lebih paham keseharian si paranormal.Sebaiknya saat bertanya usahakan dalam keadaan yang tidak mencurigakan. Buatlah seolah-olah kita mencari bahan referensi untuk sebuah tulisan / berita.

2. Saat masuk ke tempat si paranormal biasanya ada beberapa orang yang menunggu.Jangan bercerita apapun saat anda di ajak bicara. Di takutkan mereka adalah ‘ orangnya ‘ si paranormal.Jika pun terpaksa harus bicara, usahakan untuk ‘ berbohong ‘ soal kasus yang sebenarnya.Hal ini untuk menghindarkan anda dari ‘ terawangan palsu‘ si oknum paranormal tadi.Kejadian seperti ini sudah banyak menimpa beberapa pasien.Seolah-olah bisa berlagak terawangan, padahal sudah di info sama ‘ pasien gadungan ‘ yang masuk mendahului kita.Pasien gadungan ini biasanya saat bicara akan melebih-lebihkan kehebatan paranormal itu.Otomatis kita akan masuk kedalam khayalan tentang betapa mustajabnya ilmu yang di punya paranormal tadi.

3. Setelah berhadapan dengan si paranormal, tetap jangan langsung menceritakan masalah kita. Usahakan dulu membuat cerita ‘ bohong ‘. Misalnya rumah anda baru saja di bobol maling.Kemudian tanyakan posisi maling dan cirri-ciri maling tersebut. Kita akan mengetahui ‘ kehebatan ‘ si paranormal dari jawabannya.JIka dia tahu kita berbohong, itu tandanya ilmu si paranormal memang benar.

4. Jangan lupa untuk selalu berdzikir didalam hati, hal ini untuk menghindarkan terjadinya pengaruh hipnotis atau gendam. Jika kita masuk dalam pengaruh ini, berarti kondisi bahaya akan kita temui.

5. Untuk menyikapi iklan paranormal yang bertebaran di Blog supranatural, kita pun dituntut bersikap kritis dan waspada.Pelajari trik-trik dan tipuan mereka dengan baik.Jangan terpengaruh dengan testimoni.Bisa saja itu pun palsu dan penuh muslihat.Tetaplah mencari informasi dari berbagai sumber.Sebaik apapun tekhnik yang digunakan, kita tetap bisa menemukan kejanggalan.

Pesan moral artikel ini adalah :

  1. Kembali kepada jalur yang baik yaitu Ilmunya para Ulama.Banyak hadist yang menginformasikan keutamaan bertemu dengan ulama.

  2. Belajar menggarap potensi diri dan tekun mengikuti majelis ta’lim.

  3. Mencari guru yang baik. Acuannya adalah sanad ilmu dan sumber ilmu.

  4. Tidak silau dengan iklan paranormal.

  5. Selalu berpikir logis dan tidak mengedepankan klenik.

Demikianlah sedikit informasi bagi para Hikmater.Belajar bijaksana dalam menyikapi perbedaan pandangan.Diri kita terbentuk dari pikiran dan pengalaman.Selamat belajar dan tetap semangat. Wassalam.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA 2 | 104 Komentar

Navigasi tulisan

104 thoughts on “FENOMENA MAHAR DALAM KE ABSAHAN JUAL BELI ILMU

  1. pertamax 😎

  2. ***_nurcahyo_***

    AMIIIIIIIIIIIIN SEMANGAAAAAAAT.___________________________

  3. wah….wah…

  4. Mantaaaaaaaaap

  5. Asalamualaikum,gimana kabarnya mas sukemilung..

  6. Jampangkilat

    Masukan yang sangat baik…

    Terima kasih Pangeran Sukemilung…

    Salam Tadzim & Rahayu…

    Al-Fatiha…send.

  7. Lumayan…

  8. jibrut

    betul yg mas rico tulis. saya pernah iseng ngerjai paranormal yg ada di majalah liberty..coba aja anda test dgn masalah palsu..rata2 bohong dan maruk hehe jd ktawa liat penipu kt tipu

  9. kangmase77

    assalamualaikum
    Terima kasih artikelnya
    Smg bisa menjadi pelajaran dan diambil hikmahnya

  10. PECINTA HABIB

    salim dulu ke para muhibin….
    pesen bang napi cuma satu : Waspadalah…waspadalah

  11. Ramlansakti

    salam….ke11

  12. Akhirnya 12 besar !!!..selamat bertugas kepada Rektor Baru KWA,mas Zero Mind..semoga KWA terus berkibar..

  13. haryo penangsang

    msih bingung ni, kampusnya pindah gedung.
    @ki mas kwan lama, syawalannya gmna . . . . . .

  14. siapa ya guru yg mumpuni utk belajar?..ALQUR’AN&HADIST..

  15. tak bernama

    hikz hikz hikz isik rumongso kelangan

  16. haryo penangsang

    keliling kampus ah,
    jg keamanan biar ga da penyusup0. .0

  17. Wah mantap ..
    gw butuh guru ne, tp yg gk matre ..
    Ada gk ?
    susah ya…
    hheee..

  18. Uangku sdh hbs bnyk pesan2 ilmu di liberty.dn hasilx nihil.tp akirx dpt jg ilmu yg jos di librty jg.gak semuax paranormal di liberty penipu?

  19. bayuchakra

    hadir absen

  20. Hr Panca

    Ikut nyimak, waspadalah dgn iklan paranormal, gadungan..

  21. TukangOjeg

    .
    ,
    ;
    ?
    !
    salam
    salam damai
    Salam damai sejuk sejahtera
    .
    .

  22. Jampangkilat

    Semoga di KWA tidak ada cikal bakal paranormal gadungan…

    ○Ki Kwan lama
    ○Ki Haryo Penangsang
    ○Ki Tukang Ojeg
    ○Ki Madani
    ○Ki Jibrut
    ○Ki Nurcahyo
    ○Ki Ramlansakti
    ○Ki Tak bernama
    ○Ki Hr Panca
    ○All boloalus…
    Salam Rahayu penuh persaudaraan…

  23. haryo penangsang

    ass,
    nyimax di pagi hari nan cerah ini.
    Salam rahayu untuk sedulurku semua.
    Slmt beraktifitas, smg dirahmati Alloh ta’ala amiin . . . . . . . .

  24. Ki Mas Danqow

    Salam Persahabatan yg Kokoh kepada semua Sesepuh dan Bolo Alus, Selamat kpd Admin yg baru Zero Mind semoga tetap semangat.

    Yth. P. Sukemilung : Pembahasan yg bernilai utk semua kalangan, semoga dgn postingan ini Mindset kita tidak Negatif lagi tetapi diselaraskan dahulu menjadi Zero Mind.

    Ditunggu postingan selanjutnya, Mantabb.
    Nuwun,

  25. adam

    Ass Wr Wb …
    Terima kasih atas pencerahannya.
    Sebetulnya untuk mendapatkan ilmu itu jarang ada yg benar-benar gratis. Ada yg gak membutuhkan uang, tapi membutuhkan waktu untuk mendapatkannya.
    Selama semuanya itu masih dalam taraf yg wajar dan masih terjangkau oleh orang yg berniat untuk belajar, sah-sah aja menurut saya. Karena yg terpenting bagi org yg akan mengamalkannya adalah dia melakukan hal tersebut dengan ikhlas.
    Karena niat yg ikhlas adalah kunci awal untuk bisa masuknya suatu amalan.
    Saya punya pengalaman pribadi ketika kuliah. Ketika kuliah saya, alhamdulillah rajin dzikir dan wirid. Ditulis oleh penulisnya bahwa dari dzikir dan wirid tersebut akan banyak fadhilah / manfaat di dalamnya. Saya gak terlalu memusingkan fadhilah – fadhilah tersebut karena semua itu adalah asma’Allah, jadi yg saya
    harapkan cuma pahalanya aja. Tapi setiap saya bertemu dengan kyai ataupun ahli hikmah, mereka ada yg bertanya saya mmengamalkan apa berguru ke mana ? Mereka melihat selalu ada sebuah cahaya yang mendampingi saya ke mana saja saya pergi. Ketika saya tanya itu apa ? mereka gak bisa melihat karena cuma terlihat cahaya saja. Suatu waktu saya ketemu dengan seorg ahli hikmah dan dia bicara yg sama, dan saya minta apa itu ? Ketika beliau dekati, ternyata bikin kaget beliau dan saya sendiri, karena ternyata cahaya itu adalah seorg malaikat dengan cambuk cahaya di tangannya. Ketika diminta menjelaskan dari mana asal usulnya dlsb, malaikat tersebut tidak mau menjelaskan. Itu lah mungkin salah satu contoh keikhlasan yg pernah saya alami.
    Mohon maaf saya sama sekali tidak bermaksud pamer.

  26. haryo penangsang

    ki mas adam, mantab pengalamanya . . .
    Ki mas danqow, salam salim
    salam paseduluran . . .
    Ki mas kwan lama, gmn acara syawalannya . . .

  27. Zizah33

    Ahh selama masih minta tarif…bagiku pribadi ..buang ke laut ajalah…hampir dapat dipastikan ga manjur….lbh tepatnya ya si pasien yg memberi se ihlasnya dg tetap menghargai…kalo si dukun ato paranormal yg minta biasanya ilmunya masih tingkatan tertentu..

  28. Gus Noer

    Mantabz bib,..salam salim semua bolo alus

  29. ass. wr. wb,,
    salam cinta damai untuk semua se2puh N sedulur KWA,,

    pemba2ran’y mantap,,
    monggo di lanjut,,
    kawulo bade kliling rumiyin,,

  30. zero mind

    tes

  31. Semut Ireng

    mantaaappppp……pencerahan yang sangat berguna..

  32. Jampangkilat

    ○Ki Adam :
    Pengalaman yg menarik..
    bila berkenan silahkan dibabar mas amalannya disini ?? semoga dapat memberikan maanfaat bagi sedulur yg lainnya..

    Antara Pemberi & Penerima salam,pahalanya lebih besar yg menerima,oleh karena dia diwajibkan untuk menjawabnya.

    ○Gus Noer
    ○Ki Kawulo Alit
    Salam
    ○Ki Mas Danqow
    ○Zizah33
    Salam sejahtera & salam persaudaraan…

    Damai…………………

  33. Belma

    paranormal yang beriklan biasanya sudah money oriented.tp yang mumpuni biasanya terkenalnya dari mulut kemulut. Mas Zero Mind Met Tugas….. kalo ada yang bisa kami bantu & kami mampu kami siap membatu sampean……

  34. ikut menyimak…
    absen pagi niih…salam buat sedulur kwa…

  35. Jampangkilat

    ○Zero Mind
    ○Semut Ireng
    Salam Kenal & salam persaudaraan…

  36. Jampangkilat

    ○Ki Belma
    ○Ki Tukang Angon
    Salam rahayu & salam sejahtera…

  37. Zizah37

    Asalamulaikum wr wb

    @ Zero Mind
    How may address you? Mbah? Ki?
    Selamat bertugas 🙂

    @ Zizah33
    Maaf ya disana… saudara atau saudari?
    Sekali lagi saya mohon carilah nick yang lain wlaupun dipenghujung nbrnya 33. Saya udah gunakan nick/nama saya sendiri ini sejak active/daftar diKWA dari tahun 2009 demi untuk mengelakkan kekeliruan dari segi komentar kita.

    @ Saudara Adam
    Salam kenal – kita punya pengalaman yang sama.

    @ Semua diKWA
    Salam rahayu.

    Wasalamuaalaikum wr wb

  38. DALANG GENDENG

    Assalamualaikum……….dalam pewayangan dikisahkan bahwa raden ARJUNA adalah murid pandhito DHRONA yg paling dicintai disayangi gurunya maka ARJUNA menjadi murid yg paling sakti>>>disaat yg lain ada PALGUNA seorang ksatria yg mencari guru utk menuntut ilmu dan pandhito DHRONA adalah seorang guru yang sangat terkenal mumpuni,maka raden PALGUNA dtg ke tkp meminta resi DHRONA utk menjadi gurunya, berhubung sang resi dah teken kontrak utk hanya menjadi guru KURAWA dan PANDAWA maka ditolaklah keinginan rdn PALGUNA utk menjadi murid …utk menghormati keinginan rdn PALGUNA resi DHRONA hanya memberi petunjuk ttg keilmuan tanpa ikatan guru dan murid[tanpa baiat tanpa mahar jg kalee…] karena kesungguhan kesabaran dan ketekunan dalam mempelajari ilmu wal hasil dalam suatu pertandingan adu kesaktian
    ARJUNA yg notabene murid kinasih resi DHRONA keteter kuwalahan menghadapi rdr eith… rdn PALGUNA.
    KESIMPULANNYA: GURU YANG TERBAIK ADA DALAM DIRI KITA MASING2 DAN MUSUH YANG PALING BERAT JUGA ADA DALAM DIRI SENDIRI..[betul kan Mas Wildan…?xixixixiii..]
    DAN KLO GAK PUNYA MODAL BUAT BAYAR MAHAR KEILMUAN GAK PERLU MEROGO KOCEK DULU UTK BLJR ROGO SUKMO
    ATAU ILMU YANG LAIN2NYA ADA K.W.A. YANG KEILMUANNYA GRATIS TIS TIS…. cukup mensyukurinya dgn menghadiri acara yg diselenggarakan itu jg utk kepentingan kita bersama….
    WHOOOei…..!!!
    DISANA GUNUNG DISINI GUNUNG DITENGAH2 MELINTAS BURUNG DARA..
    DALANGNYA BINGUNG PENONTONNYA MANYUN YANG PENTING KITA BERSAUDARA..XI XI XI XIII…….
    WASSALAM……

  39. Belma

    wa’alikum salam warohmatullahi wabarokatuh wamaghpiratuh…ki jampang,,,,smoga smua bolo KWA selalu bertambah keimanannya
    disiang yang puuuanasnya minta ampun…..saya gak bisa membayang kan ketika saya berada dipdang mahsyar ntar….matahari sekarang jutaan kilometer jaraknya puuuuanasnya seperti ini….bagaiman ntar kalo matahai sdh didekatkan diatas kepala sibodoh&sibengall inii…Ya robb ampunilah sibodoh ini dan saudara-saudara ku pecinta KWA…..kabulkan do’a Hamba karena cinta hamba kepada kanjeng rasul Muhammad S.A.W aamiin……

  40. adam

    @haryo penangsang & jampangkilat : mohon jgn panggil saya dgn “KI” …karena saya sama sekali bukan ahli hikmah. Saya hanya mencoba menjadi hamba Allah SWT yg berdizikir dan wirid.

    Saya sendiri gak tauk itu amalan apa, gimana caranya, karena saya merasa sama sekali gak melakukan kegiatan apapun yg khusus untuk penguasaan suatu ilmu / amalan.

  41. wong lamo

    qobiltu…nyimak sambil ngudut-ngudut..pluss…

  42. Jampangkilat

    ○Ki Belma :
    Hal itu jangan terlalu dipikirkan karena otak kita tidak akan pernah mampu untuk memikirkannya,Jadikan saja itu sebagai cermin/bahan renungan kita agar dapat memicu semangat kita untuk selalu istiqomah kepada-Nya…

    ○Adam :
    Mungkin itu buah hasil amal ibadah yg tanpa sampean sadari telah ada dengan sendirinya…bersyukur.

    ○Ki Zizah37
    ○Ki Dalang Gendeng
    Salam Rahayu & Sejahtera…

  43. Jampangkilat

    ○Ki Wong Lamo
    Salam Tadzim penuh persaudaraan…

  44. wong lamo

    @jampangkilat :sama2 om jampang,salam persaudaraan,salam takzim selalu.
    posisi dimana om..?

  45. Rahayu untuk semuanya
    Alhamdulillah kwa tetap jaya
    dan Mantabb.
    Nuwun,

  46. Assalaamu’alaykum..warohmatullahi wabarokatuh…
    salam pamuji rahayu tuk semuanya..semoga sedulur semuanya sehat wal’afyat selalu..
    mantapp pembabaran tentang mahar ini…antara ikhlas dan mahar…hmmm kaitannya gimana ya??? jika seorang Dokter meminta sejumlah uang tertentu setelah memmeriksa pasiennya, apakah itu tidak ikhlas?? naahhh klo saya sering meminta mahar dengan meminta mengirimkan surat alqur’an/ do’a kpd almarhuma kdua ortu saya,,,apakah itu baik?? Mohon para sesepuh n sedulur minta masukkannya…bila perlu sertakan dalilnya, baik aqli maupun naqli…
    tapi jujur, saya belum pernah memaksa. biasanya sudah ditegaskan dari awal, yang tergerak hati dan sanggup mengirimkan mahar dengan mengirimkan surat alqur’an silahkan. jika pun tidak sanggup n tidak setuju ya gk apa2….saya mohon maaf jika hal ni merupakan suatu dosa…jujur, saya masih belajar tuk mnjadi ikhlas…belum bisa ikhlas…sungguh mudah bagiku mengucapkannya, namun sulit mempraktekkannya..hanya kepada Allah ku berserah diri dan memohon kekuatan n keikhlasan dalam beribadah n mnjalani kehidupan ini….

  47. adam

    @Ki Jampangkilat : bener bgt, KI … alhamdulillah saya sangat men
    syukuri hal tersebut. Padahal wkt msh
    komunikasi dgn malaikat tsb, saya minta tolong
    sampaikan lewat ahli hikmah tsb agar beliau
    kembali ke alamnya, dan cukup Allah SWT saja
    pelindungku, malaikat itu cuma tersenyum.
    @zizah37 : salam persaudaraan.

  48. Jampangkilat

    Hadir Sore………….

    ○Ki Wong lamo :
    Di jakarta…sampean dmna mas ?

    ○Adam :
    Selagi dia masih membawa kebaikan secara islami biarkan saja dia bersahabat dengan kita,karena mrka juga sama2 ciptaan Allah dengan firmannya :”Tidak kuciptakan jin & manusia kecuali untuk beribadah kepadaKU..”.

    ○Ki Ageng JJ
    ○Ki Rihlah Rahmatullah
    Salam Tadzim & sejahtera…

  49. ass.wr.wb,,

    =>ki jampang kilat,, salam balik, salam rahayu N paseduluran,,
    heheehe,, Q jd geli di panggil ki,,
    Q sma sekali ga pantas di panggil ki,,
    Q cma org biasa N ga punya amalan 1pun,,
    yg suka’y tengok sana tengok sini,,
    memang Q pernah ucap qobiltu di blog ne,,
    solat saja lalai pa lg amalan,,
    =>ust rihlah N seluruh sesepuh KWA serta seluruh sedulur KWA salam rahayu N paseduluran,,
    =>zero mind,, salam knal N paseduluran,,
    =>¤piss¤<=

  50. Jampangkilat

    ○Kawulo alit :

    Hehe..saya juga sama dengan panjenengan,shalat aja masih tambal sulam,amalan cuma Laa illaha ilallah aja bisanya,kalau panjenengan merasa geli dipanggil Ki,saya panggil Kanjeng aja deh…Peace ah !!! Hehe.

  51. sambung doanya oom

  52. Mang Hasan

    Hadir

  53. Selamat buat mas Zero mind?met malam semua buat dulur2 KWA.

  54. aslkm met malam

  55. Zizah37

    Asalamualaikum wr wb
    @ Ki Ageng JJ
    Salam hormat Ki
    @ Jampang Kilat
    Salam rahayu dan sejahtera
    @ Adam
    Salam persaudaraan juga

  56. Cah ANgon

    slm knal semuanya…
    menurutku sih mhr itu tergantung keikhlasan kita, ga perlu ditentuin emangnya taaarrif angkoot???kt org tua dlu…. klo ngasihnya ikhlas, ataupun tidak ada mhar sma skli, asal kedua2nya ikhlas Insya Allah barokah …

    maaf skdr ngasih pendapat ….Piss!

  57. BUKAN sendal jepitttt

    Maaf, ada beberapa rekan bertanya kenapa akhir akhir ini hampir semuaaaaaa artikellllllll di isi oleh pangerang sekemilung…. Mbok ya artikel puisi mbah alus dipasang lagi atw ajaran serat nya maskumintir dipasang lagi…..

    Maturnuwun.

  58. Kecoa

    Mahar suatu keabsahan suatu ilmu…..dan syarat2 yang diperlukan dan keperluan lainnya….dahulu ilmu itu susah untuk didapatkan dan tidak mudah begitu saja guru mengijazahkan ilmunya.., perlu waktu lama untuk mendapatkannya bertahun tahun harus mengabdi dan takzimnya kepada guru setelah ada sinyal barulah guru memberitahukan syarat2 dan ketentuan yang harus dipenuhi misalnya ilmu panca sona murid diwajibkan memotong sapi atau kerbau sebagai syaratnya….barulah setelah syarat dipenuhi murid langsung melakukan ritual ilmu dgn puasa yg ditentukan atau dgn tanda2 tertentu barulah ritual itu selesai…jadi sebuah ilmu itu ada pengorbanan yang tidak seberapa…..yang utama sadulur harus menghargai orang yang telah mengijazahkan ilmu disini dengan bersulaturahmi dgn berkunjung ke rumahnya sebagai tanda terima kasih dan syukur…..a

  59. Kecoa

    Yang mengijazahkan mengikhlaskan ilmunya untuk diamalkan seperti di kwa ini apakah kita tak berpikir apakah ada mudaratnya apa bila mengamalkan ilmu hanya keikhlasan dari pengijazahnya tampa ada keridhoannya.ilmu itu bermampaat apabila guru atau pengijazahnya ridho secara lahir dan bathin…guru/pengijazah akan tersentuh hatinya bila muridnya menghargai,menghormati,dan mengunjunginya….apakah pantas seorang murid meminta ijazah ilmu dengan modal sms dan email..ini tidak pantas dan tak beradab dan tak berakhlak…bagaimana mau berkah ilmunya bila kita tidak punya akhlak terhadap guru…itulah penomena di kwa walau ilmu gratis tapi kita disini HARUS MENJUNJUNG AKHLAK KITA TERHADAP ORANG YANG AKAN MENJADI GURU KITA…MINTALAH ILMU DENGAN BERKUNJUNG DAN BERSULATURAHMI KEPADA ORANG TERSEBUT YANG TELAH MEMBABARKAN ILMUNYA DI KWA supaya mendapatkan ijazah langsung dengan keridhoan dari guru tsb….

  60. Jampangkilat

    Hadir Pagi………..

    Setuju dengan apa disampaikan saudara Kecoa,itu merupakan adab yg lebih santun dalam menerima pengijazahan dari seorang Guru karena disitu akan terbukanya sirr sebuah keilmuan dengan jelas…namun mengingat jarak,situasi & perkembangan budaya maka sangat mempengaruhi para digma yang ada,dengan kata lain sekalipun ilmu itu diijazakan melalui cara lain (dunia maya,dsb) yang terpenting adalah adanya KEIKHLASAN dari sang Guru kepada muridnya dengan pertimbang2an yg ada,karena tanpa itu hasilnya akan NOL..secara bathiniah ini sudah cukup memenuhi syarat tapi secara lahiriah memang terasa kurang lengkap… Komputer,Handphone dsb itu hanya sebuah perangkat/sarana,bukan penentu yang menentukan syah/tidaknya pengijazahan sebuah ilmu…

    Mohon maaf saudaraku,ini hanya sekedar pendapat saja dari seorang yg alfakir seperti saya ini…hehe.

    kebenaran tidak akan pernah tercapai tanpa melalui kesalahan.

    Salam Tadzim & Rahayu Ki Kecoa….nuhun.

  61. al kautsar

    klo saya sich soal mahar kagak ada masalah….memang klo niatan supaya dapat ilmu harus menggunakan mahar,baik buat penyelarasan,ritual dsb terserah sang mujiz,toh akhirnya kita juga yang diutungkan dari ilmu yang kita dapat,saya saja habis jutaan
    buat cari ilmu,sering ketipu juga,tapi saya ambil positifnya saja karena alloh maha melihat,alhamdulillah akibat sering ketipu,akhirnya alloh mengembalikan dua kali lipat dari uang yang hilang akibat kena tipu

  62. Ki Sabar

    Alhamdu lillah, sabar … sabar … sabar … he .. he .. he… aman, damai, tentrem ayeuna mah heu …. heu … heu ….

  63. WONG GENDENG

    ITU DULU…[kya iklan qiqiqiqi..] JAMAN DAH BERUBAH BUNG!…
    sekarang dah merebak penyakit bid’ahphobia ma syirikphobia yg ditularkan paham WAHABI,berapa persen manusia yg tertarik ma hal ghoib (silahka disensus qiqiqiqii..) yang penting melestarikan/mewariskan keilmuan agar tidak punah masuk liang kubur.
    beruntung guru2 yang mendapat murid mcm antum….
    N..A..R..U..T..O.2….QI QI QI QII……

  64. mohamad soleh

    Bagus,mantap……..tp masalah mahar memang tidak masalah….yg penting sanad dan mujiz nya jelas….

  65. semua paranormal di majalah m***e**,t**i*,L***r*i semuanya palsu…sudah banyak uang saya yang hilang percuma,hanya untuk mendapat kan sebuah ijazah palsu…

  66. Saya masih ingat ketika dulu orang tua pertama menitipkan saya ke seorang guru ngaji beliau membawakan guru tersebut beras dan ayam,kata beliau ini agar ilmu yg didapatkan menjadi berkah..,selama mahar ini dilandasi rasa ikhlas dr kedua belah fihak maka Insya Allah justru mahar tersebut menjadi sarana tercapainya sebuah ke ilmuan..mhn maaf bila pendapat saya salah..salam pamuji rahayu tuk semua sesepuh di KWA..Al- Fatihah sent…

  67. sangga buana

    yang bener mas rico

  68. WONG GENDENG

    @Madani itu bukan mahar keilmuan tapi semacam hadiah lagian bukan ilmu instan..
    Mahar ditentukan pemilik ilmu/paranormal ratusan ribu pe berjujut qiqiqiqii…utk mendapatkan/mentransfer keilmuan yg belum tentu berhasil.klo gagal bs bikin senewen(sudah jatuh nyosor tai kebo qiqiqiqii…)
    bukannya gak setuju ma mahar tapi lebih baik mahar dibayar belakangan jadi memberi bukti bukan janji,berapa banyak rakyat yg kecewa ma janji2 saat PILKADA..(lho kok pilkada? #*%*+*#_.”>>>>..)

  69. cong kenik

    Absen siang ………….. syukur marang Gusti Allah KWA masih eksis………. kagen Kang Mas Wildan dan para sesepuh serta All sedulur KWA salam Bhatin ….

  70. WONG GENDENG

    MARA CONG ENTAR KA JOMBANG SARENG KAULE…
    DEK REMA CONG KENIK NOROK A ??

  71. al kautsar

    @kepala plontos berkcamata hitam…..ahihihik kagak muncul knapa brew……
    sebagai ulasan tentang mahar,maka istilah tersebut ada karena adanya
    2 hubungan yang saling menguntungkan(symbiolis mutualisme)
    dimana ke 2nya terikat perjanjian yang sebelumnya telah di sepakati bersama,dengan adanya mahar maka ke 2 belah pihak akan saling diuntungkan dan tidak adanya suatu tuntutan di kemudian hari,maka dalam fenomena ini seorang guru memiliki standart yang khusus untuk diajukan kepada seorang murid dalam mengijazahkan ke ilmuannya,tentunya tidak adanya paksaan antara ke 2 belah pihak
    kalau si murid tidak menyetujuinya maka hukumnya batal,atau sign off
    begitu pula dengan paranormal yang ada di majalah liberty,misteri
    harusnya kita teliti sebelum membeli caranya kita sowan tanya tanya dahulu ke paranormalnya,kalo paranormalnya bisa di ajak ngomong enak tentunya kita akan meneruskan sejauh mana paranormal tersebut bertanggung jawab atas ke ilmuan yang di ajarkannya sampai suatu titik dimana paranormal tersebut kita yakini dengan iklan yang di muatnya maka selanjutnya terserah kita mau ambil ijazahnya apa kagak,namun jika kita datang tidak ditanggapi…..sepatutnya kita kagak usah ke situ lagi forever
    adapun soal telpon dengan pura pura kita ada masalah dengan tujuan untuk ngetes ilmu paranormal tersebut ,mending tolong jangan dilakukan karena itu nanti menyangkut karma kita sendiri…..karena kita akan diperlakukan orang kayak itu juga dan mungkin lebih jahat lagi,karena kita tidak akan tahu kapan balasan itu tiba
    klo kita punya tenaga dalam yang cukup kita bisa scan tenaga dalamnya paranormal tersebut,selanjutnya terserah saudara bagaimana menyikapinya……

  72. al kautsar

    @wong gendeng:medureh kama hedeh?tak lako hede? ngocak bein hede tang dinak? a sapo angen nyaman hede

  73. @ Assalamu’alaikum wr wb kepada para Hikmater….artikel di atas hanyalah mengajak kita untuk membuka wawasan saja, sejauh mana kita menyikapi MAHAR tadi. Semua kembali kepada pribadi masing-masing. Namun yang tidak boleh kita lupakan adalah HUBUNGAN BATINIYAH antara murid dan guru.

    Ada pengalaman saya saat sering diminta ijazah oleh para sedulur…sebagian dari mereka hanya via sms dan telpon kantor.Saat saya menyarankan agar mereka mau berkorban dgn berusaha untuk lebih ” BAIK ” dalam minta ijazah,..jawaban mereka bikin saya ga nyaman.Antara lain alasanya ga punya pulsa / ga punya uang buat isi pulsa dan lebih nyaman pake telepon kantor karna murah dan ga bayar…

    Lantas dimana nilai lebih yang mereka dapatkan ??? dari awal saja sudah ga mau berkorban. Kalo pun sudah dikasih ilmu, sebagai bentuk ucapan terima kasih saja ga ada.Maunya gratis, manjur, mujarab dan mudah.

    Dalam hati saya selalu berkata…” alangkah mulianya kita yang bisa memberi tanpa meminta !”…saya jadi ingat kata-kata Mbah Abdul Jabbar, bahwa hidup adalah memberi bukan meminta. Di beberapa pengalaman yang lalu saya ada ” memberi ” sedulur ijazah dari majelis.Beberapa dari mereka saya minta untuk mengganti uang cetak kitab yang saya ambil dari majelis dan beberapa dari mereka malah saya kirim gratis. GRATIS dalam artian ONGKIR dan uang kitab murni dari kantong saya.

    Ada juga yang hanya saya ladeni via sms…minta ijazah via sms, hayooo….ga masalah. Lha…selama TELKOMSEL masih bisa TM apa salahnya.Mungkin mereka mendapatkan ilmu itu…tapi apakah pengorbanan mereka yang nyaris tidak ada bisa berbuah barokah ??? Wallahu a’alam bisshowab.

    KWA sudah menyediakan ilmu secara gratis…tinggal kitanya untuk berusaha menjalin hubungan batin dengan si pemosting. Insya Allah barokah. Toh…saya yakin, yang tulis artikel disini Insya Allah ikhlas dengan ilmunya.

  74. Gus Noer

    Wiuuh pembabaran yg mantabz, Mahar kalau guyonan sy ama seorang spiritualis dan salah satu sesepuh di daerah Tuban beliau jawab gini, emang antum mau di nikahkan dengan siapa?..hehehe
    aya’-aya’ wae jawabannya…. trus ana hrs bilang apa, beliau bilang lebih baik kalau ada rizeki ya infak aj untuk kepentingan Majelis dan ongkos sebagai pengganti dari tenaga yg di keluarkan oleh beliau pas riadlo, tirakat dan begadang malam. hemmm yo po wae lah gimana enaknya yg penting sama2 ikhlas dan yang paling penting tdk ada unsur penipuan.
    inilah pentingnya kesadaran dan perenungan bagi kita semua sebelum melangkah untuk niat memiliki ilmu-ilmu tertentu dan mejadi ahli hikmah. wah dulur ilmu tdk turun sketika dari langit trus kita bisa mempraktekkan nya. ya kalau Dgn Ijin dan Ridho Gusti ALLAH SWT pasti tidak ada yg tidak mungkin semua akan muda. tapi tetap ikhtiar secara dlohoriyah dan alaminya harus dengan berguru. ya syarat berguru dan menuntut ilmu tdk sekedar ada kemauan trus sambil sedikit memaksa dengan kirim SMS atau telp minta ijazah ini dan itu, kalau kita tdk sempat balas trus ngersulo, ngambek dan marah2…wah…wah…uenaakk banget ya…hehe
    beberapa kali kejadian semacam itu, sedulur yg sms kadang tidak tahu waktu meminta ilmu ini, itu dan minta di terawang dll atau minta solusi ini itu…wah kasihan yg dpt perlakuan begitu. hemm hayu dulur saling menghormati dan saling memahami. butuh pengorbanan untuk bisa memiliki apapun.apalagi sebuah ilmu atau solusi khusus. maaf jangan sekedar menuntut tanpa mau mengerti. biar semua yg kita miliki bisa mengandung berkah.

  75. Gaguk

    Biar mantaff n tambah persaudaraan,monggo sareng2 nyangkruk ten Jombang tgl 30 september mbenjeng……

  76. ojibua

    absen… pengin ikut tapi……..

  77. mantabbbb…penomena ini akhirnya di kuak duluan..ndrek nyma enggih

  78. gretongan

    no comment ,judule kulo setuju,kalian panjnngan sdoyo,ngge..h,yo wajar toh,mahar,, maharkan trimaksh,, roso rumongso,iyo toh?hheee

  79. yusup

    Mantabs…

    Lanjuttt….

  80. Jampangkilat

    Hadir Malam……..

    Benar apa yg disampaikan oleh saudara Pangeran Sukemilung & Gus Noer…

    Dalam hidup ini ada hukum alam/ketetapan yg harus kita jalani,dimana ada yg memberi pasti ada yg menerima,jadi terasa lucu kalau ada orang yg hanya mau menerima tapi tidak mau memberi…hehe.

    ○Pangeran Sukemilung :
    Salam Tadzim & Sejahtera…berapa hari yg lalu saya kirim email tapi apakah sudah terbaca…?? Terima kasih.

    Salam damai saudaraku sekalian……..

  81. Ki Mas Danqow

    KUNCI BELAJAR MENGAJAR melalui DUNIA MAYA
    ——————————————————

    1. Sejelek-jeleknya Guru adalah Guru yang meminta-minta sesuatu kepada Muridnya (Faqir Qolb). Seharusnya sbg Guru hrs lebih banyak membagi dan berkoban, ini dalam rangka bersyukur diberikan kelebihan oleh Alloh Swt.
    2. Sejelek-jeleknya Murid adalah Murid yang dipinta oleh Gurunya. Bila ini terjadi mungkin Muridnya ini terlalu Bakhil alias pelit, apalagi sampai ditagih oleh Gurunya.
    3. Jangan langsung menganggap Murid/ Guru hanya dgn berbagi sebuah Keilmuan krn bila tahu arti Murid dan arti Guru kita semua akan malu, maka Saya setuju dgn prinsif KWA ini yakni : tidak ada Guru dan tdk ada Murid, disini hanya saling berbagi antara sesama sedulur KWA.
    4. Coba pelajari dgn Benar, apakah Tanggung Jawab seorang Murid kpd Gurunya dan apa saja yg harus dikorbankan agar Gurunya meridhoinya sampai di Akhirat nanti?.. (Sungguh Beraaat jadi Murid).
    5. Coba Pelajari dgn Benar, apakah Tanggung Jawab dan kewajiban seorang Guru kpd Muridnya dan apa saja Haq-haq Muridnya yg akan didapat diakhirat nanti?.. (sungguh Beraaat jadi Guru).
    6. Saya bila share Keilmuan/ pun memberikan Ijazah-ijazah keilmuan dgn sedulur KWA ataupun dari Blog yg lain Saya bilang kita sama-sama sedulur tugas kita adalah harus saling berbagi agar maju bersama, disini tidak ada murid dan tidak ada Guru, biarlah hanya Alloh Swt yg mengangkat Gelar Guru dan Murid sesungguhnya baik secara Zhohir maupun secara Bathin, baik didunia maupun diakhirat nanti.
    7. Agar Para sesepuh ketahui (mhn ma’aaf sekali) bahwa kita memberikan sesuatu Ilmu memakai Dunia Maya ini, mungkin kita tidaklah mengetahui bahwa yg kita anggap Murid itu justru lebih hebat, justru lebih Tawadhu, justru lebih baik ibadah dan Akhlaqnya daripada kita, itu petunjuk yg Saya dapati maka berhati-hatilah dihadapan Alloh Swt nanti, kita haqiqatnya bisa disebut Belum Berilmu. Bila ini disadari apapun yg terjadi misalnya : yg meminta Ijazah tdk sesuai dgn harapan hati kita, maka kita tetap Legowo menerimanya memang inilah kenyataannya didunia maya yg banyak penuh jebakan.
    8. Ada 3 cara pengajaran kepada Umat disekitar kita, yakni :
    1). Tingkat Awal : pakailah pengajaran Nasi Bubur
    2). Tingkat Menengah : pakailah pengajaran Nasi Beneran
    3). Tingkat Tinggi : pakailah pengajaran Nasi Aking.

    @Yth. Mas Haryo maupun Sdulur KWA yg lain : ya Salaam kembali dari Saya, Biasa saja tdk perlu cium-cium tangan segala, krn khawatir org yg cium tangan itu lebih Mulia Taqwanya dihadapan Alloh Swt dibandingkan dgn org yg dicium tangannya.. Hehee malu.com aku.

    Mohon maaf bila kurang berkenan, ini hanya sekedar [wa Tawaashowbil Haq]. Monggo dilanjuut…
    Nuwun,

  82. Gus Noer

    Hehe monggo di lanjut sing podo hafal dalil dan lain2 biar ana mengamati dan bljr krn byk yg pinter…

  83. Ramlansakti

    salam…
    seingat saya waktu kanak2 dulu dihantar belajar silat ada maharnya dalam bentuk uwang disertakan juga beras dan ayam. dulu senang dapat beras kerna padi ditanam sendiri, ayam banyak berkeliaran dilaman rumah dan uwang itu saya lihat pak guru itu gunakan buat beli gula, kopi dan tepung buat kuih….kalo dimandi kan guru banyak bunga dihalaman rumah…sudah tidak ingat apa ilmu yg diijazah in guru itu pantang2 nya semua dilanggar hihihihi masih kanak2 yg penting seronok aja ikut2an nuntut ilmu…

    sekarang ini kalo dihantar anak ikut tekwando/karatedo waduhhh bajunya aja mahal…yurannya aja ada deposit lepas itu ada bayaran bulanan…nah kalo untuk anak bisa dibayar juga sangup saja kan…tapi kalo untuk diri sendiri belajar ilmu hikmah sudah engak sanggup semuanya enak mahu yg gratiss…tapi memangnya zaman sekarang ini hidup mesti ada uwang utk kelangsungan hidup, cuba disimpan uwang sedikit demi sedikit utuk tujuan keilmuan dan yg penting sabar…mudahan dapat guru yang benar…

    pernah tu saya tdk diterima belajar ilmu dari seorang guru kerna kesibukannya dan bukan kerna disebab kan mahal mahar tapi sarana minyak yg asli itu yg sukar dicari dan sememangnya tiada di tempat saya ini…so kalo memang guru itu hebat maka sememangnya dia memilih murid yg senang dihatinya bukannya menerima murid sebarangan…. jadi ilmu2 paranormal yg banyak diinternet ini sememangnya merisaukan dan membinggungkan kerna maharnya mahal2 dan senang aja dapat ijazah ilmu hingga tahap tertinggi lagi…
    mohon maaf jika terlebih kata ya …wasalam .

  84. Klo ijazah amalan pakai mahar,kwa ttp aja,sbb forum ini bs di jdkn tempt ngiklan dukun gadungan!!!

  85. aku

    punya uang ku bayar mahar…

    Gak punya uang ku cari yg gratisan…

    Biarin di kata-in ilmu pasaran atau tingkat rendah…

    Udah miskin harta, miskin ilmu lagi…

    Ternyata ada juga orang yg KIKIR ilmu…

    Ntar ilmu-nya gak barokah lho…

    Kira2 ada gak zakat ilmu ???

    Bila seseorang memiliki 10 ilmu tingkat tinggi, tapi tak satupun di kasih orang dgn ikhlas, semuanya harus dgn mahar, mungkin semua ilmu-nya kan mengotori jalan spiritualnya kepada Alloh…?

    RUGI karena ILMU,
    UNTUNG karena ILMU ???

  86. Ki Mas Danqow

    Aku biasa saja ya. Bagaimana sehat..?

  87. Jampang Kilat

    Hadir…………………..

    Penjabaran Ki Mas Danqow & sedulur lainnya sangat bagus untuk dijadikan sebagai bahan renungan bagi saya yg alfakir ilmu ini…

    Terima kasih saudaraku sekalian….dilanjut.

    Damai………………….

  88. terompah

    Rasulullah SAW bersabda,
    Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain

    (HR. Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily ra.)

  89. assalaamu’alaykum..intinya mahar itu bukan berarti harga sebuah keilmuan..mungkin hanya tanda cangreud kadeudeuh tilang kamelang ti murid ka guru..hooor punten ahhhh jadi basa sunda kieu…klo tidak salah syarat menuntut ilmu itu ada 6..diantaranya biaya…

  90. intinya kita semua harus belajar keikhlasan, belajar saling menghargai dan menghormati…tergerak hati silahkan, jika ragu ya tinggalkan…mungkin ini mengenai mahar…

  91. Assalamu’alaikum wr wb

    salam kangen buat semua sesepuh KWA n sahabat2 KWA..,dah lam ini ane gak ol…,apa kabar kalian semua?

    Kyai Ageng Mas Sahid
    Pimp; KWA DELI SERDANG-MEDAN

  92. BERBAGI = MENGIKHLASKAN..

  93. muhammad69

    numpang duduk,izin menyimak….,penjelasan mengenai fenomena “mahar dalam mempelajari keilmuan”,dari para sesepuh2 KWA

  94. Nur Yasin

    Assalamualaikum wr wb

    Salam rahayu dumateng ki ageng Jembar Jumantoro

    Insya allah kulo. Malaem jumat mudah2an sUd4H bsa aktif dipadepokan. Panjenegan…

    Terimakasih telah mengijasahkan ilmu dengan ikhlas tanpa biaya sedikitpun zEm094 barokah fiddini wadduya wal akhirah…

    Kita saling mendoakan ya Ki, n salam rahayu dumateng sedulur KWA lan poro sesepuh…

    Wassalamualaikum wr wb

  95. joko tole

    nyimak

  96. Inti adanya mahar untuk menghargai satu sama lain, agar ke dua belah pihak ( guru n murid ) sama-sama berkorban dan sama-sama menghargai. Dengan adanya mahar tidak menimbulkan rasa hutang budi antara guru dan murid. Jadi hasil karya/ olah batinnya si penghayat / pengijazah/ pengamal, bisa di tukar or di hargai dengan sejumlah uang, tidak lebih utk menghargai jerih payah sang guru, tetapi sebaliknya apabila mahar itu di patok rata dengan harga selangit di zaman krisis n super prihatin seperti ini, namanya bukan menyelesaikan masalah tapi menambah masalah / beban utk pasien yg ingin berobat / berkonsultasi 🙂 sebaik-baik mahar ya di sesuaikan dengan status sosial aja 🙂 ini hanya pendapat pribadi loo monggo klo sesepuh di bawah sy ingin mendetail/ memperjelas lagi soal fungsi mahar 🙂 semoga sedulur kwa sukses selalu 🙂

  97. ass.sedulur Kwa mau minta infonya bagaimana cara gabung mendaftar jadi anggota kwa

  98. Kriswanto

    Ssssssssstttttt……parkir dulu di sini habis jln2.asswrwb.slm peseduluran….maturnuwun wejangannya Ki.baru belajar ini…dari putra pemalang.

  99. trimakasih atas pelajaran yang telah di berikan, smg bermanfaat

  100. Sinang agus widodo

    Sebenarnya asal guru dan murid saling jujur terbuka,saling mengerti dan saling ikhlas tidak masalah.sy pernah menerima ilmu yang instant,tinggal pakai tanpa harus riadho dan wirid,buktix masih tajrib walau sdh belasan tahun.jd buat sedulur yang tidak sanggup tuk tirakat,ngelakoni atau riadho suatu keilmuan,atau sdh melakukan itu semua tg ilmunya masih belum jadi,jangan malu dan ragu tuk bertanya pd pemilik ilmu,bgimana jika pemilik ilmu sj yang riadho,tirakat,ngelakoni dan wirid,?sdang kita tinggal terima bersih?yg penting harga cocok,ihklas dan saling ridho,ya tdk masalah.mungkin pemilik ilmu akan berkata” bisa,bisa itu bisa di atur,tp wani piro?”. He he he, maaf ya sedoelor semua,org baru sudah coment,tp ini jujur lho,sesuai pengalaman hidup saya.

  101. Tringat kata Ayahquw.
    Jgn cri Ilmu yg biasa! Kalo bs carilah Ibu Ilmu! Karena cakupannya lebih luas. ^^

  102. Sinang agus widodo

    Saya sambung,hbs pakai hp.terima kasih pada pangeran sukemilung atas ulasannya di atas.ini pengalaman yang sy alami,saat saya menerima ilmu dari guru,sy wirid tidak sanggup,puasa tidak kuat,riadho tidak mampu,ngelakoni tidak mau,karena itu sy hanya mampu memberikan mahar.tanpa perlu lg susah payah.tinggal terima bersih.tp masih tajrib sampai hari ini,walaupun guru saya sdh wafat belasan thn lalu,tp ilmu yang di tranfernya ke saya tetap ada.dan satu hikmah yang sy dapat,sebesar apapun mahar yang sy berikan pd guru sy,tidak sebanding dgn ilmu yang guru berikan pd saya,mahar yg hanya beberapa ratus ribu atau beberapa jt,akan habis dalam hitungan waktu,tapi ilmu akan tetap ada dan berguna bg saya,klrg dan orang lain,hingga akhir hayat. Mudah2an bisa jd masukan dan saran buat orang sprti sy.1. Tapa dan meditasi tdk th.2.puasa tdk kuat.3.wirid tidak sanggup.4. Riadho tidak mau.5.ngelakoni rasa berat.tp kepingin punya ilmu.ya hrs kasih mahar dong.guru,sxeikh,kyayi kan juga manusia,yg punya kebutuhan hidup.maharlah solusinya.

  103. Sinang agus widodo

    @agateszjovi.benar kata bapak anda,carilah ibunya ilmu,maka anaknxpun akan ikut,jangan cari ilmunya sulaiman,ilmunya musa,ilmunya daud atau ilmunya apapun,tp carilah sulaiman,carilah musa atau daudnya,sbg pemilik ilmu itu,jika sdh di dapat jangankan cm ilmunya,cincinya,akiknya,tongkatnya,sorbanx,dan semuanx yg mereka miliki akan ikut.dgn kata lain,carilah ilmu beserta kuncinya dan rahasia ilmu yang di tuntut.memang ada anggapan bahwa ilmu yg di dapat dgn instant hasilnya kurang maximal,tp menurut sy,itu tergantung jg dari si pemberi,jika power si pemberi 100 persen,maka bisa jadi yg menerima jg akan 100 persen.sbb itu harus ada saling jujur,terbuka dan ikhlas antara guru dan murid,antara pengijazah dengan penerima,jika pengijazah sdh sepakat dgn mahar yg di tentukan,maka sdh kewajiban tuk memberikan ilmu lengkap beserta kunci dan rahasianya.biasanya ada serah terima atau ijab kabul,karena itu di anjurkan untuk tatap muka langsung.barang kali ini yg di maksut dgn ulasan p.sukemilung.

  104. WonG_CirebonTimuR

    Ngapunten dulur.wong Cetek Agama,ilmu,wawasan hanya menilik TEMA,tp liat dr skian banyk comnt Ga ada yang masuk di TEMA crita yg di share..inget j TEMA awal mengAMALkan ilmu,sibak aja kt dasar AMAL itu apa?? Ne mau brAMAL apa hrus ngarep balasan?? Sgitu ajaLah. Wassalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: