BELAJAR DARI NAFAS


Enrico Burhan ( Sukemilung )
0852.6846.8720
Rico_endo@yahoo.com

Assalamu’alaikum wr wb…. Salam KWA-ngen dari negeri nan permai, bayt para Aulia dan syuhada, tempat para santri mengaji dan benteng para Muhibbin. Negeri kami yang bernama Palembang Darussalam. Salam rindu kepada para Hikmater dan semua Bolo Alus.Salam Ta’dhim dengan dua tangan menjura kepada para sesepuh dan pengampuh di kampus Wong Alus ini.

Sebagai seseorang yang suka bikin artikel di blog KWA ini, saya banyak menemui kejadian menggelikan.Karena tulisan saya yang terkadang ‘kental’ muatan hikmahnya, banyak dari sahabat yang menghubungi dan curhat kepada saya. Saking seringnya ada beberapa diantara mereka menjadi dekat dan sering sekali sms-an.Dari beberapa kasus yang saya temui kebanyakan masalah ekonomi, rumah tangga / asmara dan karir. Anehnya…dari awal pertama menulis di KWA ini, tidak pernah terbersit untuk ‘ pasang iklan ‘ bahwa saya bisa dan mampu menggarap Hajat orang banyak. Tapi ada saja yang mencoba minta digarap dan dibantu permasalahannya. Sedapat mungkin saya memberikan solusi dengan bahasa yang bisa dimengerti para sahabat. Timbul rasa prihatin dalam hati saya manakala Ilmu Hikmah terlalu sering dihubungkan dengan khodam.Jika tidak berkhodam maka menurut mereka itu bukan ilmu Hikmah.

Jika saya menasehati dengan bahasa ‘ agama ‘ kebanyakan dari mereka menyambutnya dengan rasa ogah-ogahan.Tapi jika saya pancing dengan cerita khodam dan alam ghaib…weeeeh antusiasnya bukan main.Perjalananan dan liku hidup bertahun-tahun mengajarkan kepada saya untuk bijak meniti langkah. Kesalahan dan kekhilafan bukan harga mati untuk maju dikemudian hari. Semua ijazah dan doa yang diwariskan hanyalah bekal dakwah.Tugas yang diemban di pundak dan menjadi ladang amal buat saya. Dari beberapa sahabat, saya sering sekali diminta untuk mendeteksi ( baca : scan,red ), padahal saya selalu bilang tidak punya kemampuan itu.Bahkan karena seringnya diminta seperti itu, keluar jawaban ‘ gila ‘ dari mulut saya. Jawaban itu begini,” maaf mas…untuk sementara mesin scan saya lagi error, jadi ga bisa dipakai selama waktu yang saya tidak ketahui !”

Yang menurut saya paling gila adalah saat saya di’paksa’ untuk memberikan jawaban “ KAPAN DOA-DOA MEREKA DI IJABAH ?” Nada miris dan prihatin semakin menyesaki batin saya. Separah inikah masalah yang mereka hadapi ? Sesulit inikah kehidupan yang mereka jalani ? Menyikapi pertanyaan-pertanyaan seperti itu saya punya jurus jitu. Agar tidak terjebak dalam terawangan semu dan dibuat-buat, sekaligus dapat mengerem pikiran mereka…saya hanya berkata begini,” Mas…jika saya bisa menjawab pertanyaan itu samalah artinya saya sebagai wakil Tuhan.Karena saya berdomisili di Palembang bisa jadi saya kelak dianggap wakil Tuhan cabang Palembang !”

Sama seperti sahabat, saya pun pernah mengalami kesulitan, sedih, terhina, ditipu dan merasakan sendirian. Tapi tidak membuat saya gelap mata dan putus asa. Saya tetap menjalani hidup ini apa adanya. Belajar tegar walau tak jarang menangis. Kesulitan hidup bukan alasan bagi saya untuk membuat ‘ Allah marah.’ Saya menyakini cepat atau lambat, jalan keluar yang indah akan dihamparkan.Saya tetap mencari wasilah terbaik.

Saya menemukan kesenangan yang melegakan saat saya bisa melalui proses kesulitan itu. Saya merasakan bahwa kesulitan yang saya alami seperti menimbulkan jejak didalam batin. Sama seperti jejak kaki di pasir pantai, gambaran yang serupa membekas jelas dalam hati. Saya menyebutnya sebagai JEJAK DOA. Terkadang terasa saat saya di uji kesenangan seolah-olah, Allah sangat dekat.Apa yang saya mau dan inginkan selalu bisa didapat. Namun rasa itu sempat menghilang saat timbul kesulitan dan kepayahan hidup. Sendiri dan merasa sendirian saat meniti persoalan. Terseok-seok mencari solusi.Terjerembab dalam ketika jatuh tertipu. Bahkan terasa bahwa air mata yang jatuh jauh lebih kental dan berwarna. Air mata tidak lagi bening, tapi merah dan amis. Hati yang menjadi tempat keyakinan dan rahasia ketuhanan, terasa tidak lagi utuh.

Berangkat dari pengalaman itulah saya sering mengisahkan cerita itu kepada sahabat-sahabat saya. Harapan saya sederhana, sama sederhananya seperti sebuah nasehat guru saya dahulu.Pesan indah itu Cuma berupa beberapa kalimat pendek yang berbunyi seperti ini,” jangan menjadikan dirimu BERHALA dengan berlagak bisa menggarap kesulitan orang lain, kecuali Allah menghendaki pertolongan itu sampai melalui dirimu !”

TERKADANG saya ingin seperti sesepuh yang lain, punya kemampuan diatas normal. Jadi bisa berbuat lebih banyak untuk orang lain. Bukankah Allah lebih menyukai muslim yang kuat dan tidak merepotkan saudaranya ?? Cuma kita mesti menyadari realita, bahwa hidup sudah ada kotaknya. Kita punya bagian masing-masing. Kotak-kotak yang berjejer itu akan menjadi satu kesatuan. Ibarat puzzle satu sama lain saling melengkapi. Saya sangat berterima kasih kepada Kang Mas Ageng Mantyasih, beliau sering mengirimkan sms yang memotivasi dan mengajarkan kebersahajaan. Saya mungkin tidak bisa seperti beliau. Santun, rendah hati, ilmu yang luar biasa dan keyakinan atas apa yang akan disampaikan. Saya sempat menangis saat menerima sms dari Kang Mas Ageng Mantyasih.

Isinya seperti ini “ Hamba – hamba yang didekatkan selalu di remuk hingga hancur lebur, takkan pernah di biarkan setitikpun kehendak terhadap dunia. Usaha lahirnya selalu di gagalkan, doa-doanya seolah menggantung dan cobaan pun selalu datang silih berganti diiringi caci maki dari sekeliling. Semua itu sehingga ke-AKU-anya meleleh sempurna, ke-DIRI-anya hilang tanpa jejak, berganti kepasrahan total kepada AL-HAQ. Maka emas telah selesai di sepuh, fase fana berganti Baqa, emas berkilat memancar cahaya, meruwat apa saja yang dilewatinya, manusia mengerumuninnya bagai lebah, hukum alam dan sebab akibat tak berlaku padanya. Sentuhannya adalah obat,kata-katanya adalah lautan hikmah. Kini dunia berebut melayaninya. Seisi alam tunduk dalam kendalinya. Namun…bukankah itu harga yang mahal bagi kita yang begitu girang melihat tumpukan uang, rindu di puja,dan hati berdegub melihat paha terbuka ? Wassabiquunas-sabiquun, ulaaikal muqorrobun fii jannatin-na’iim….

Berhari-hari saya gelisah oleh sms itu.Kadang tanpa sadar, air mata jatuh menetes. Saya mengerti maksud isinya, namun terkadang nafsu membawa diri ini ke bibir neraka. Menjauhi Ar-Rahman. Saya pun masih belum bisa membedakan antara Karunia dan masalah. Selama ini saya selalu menganggap bahwa karunia adalah sebentuk kesenangan yang indah, yang berbentuk rupiah, kemewahan, kekuasaan. Dan masalah adalah keruwetan ekonomi, tangisan sedih karena sakit, tertipu, dan semua ketidak nyamanan.Padahal masalah yang sesungguhnya adalah saat kita tidak mengingat Allah dan tidak menjalankan perintah-NYA. Dan Karunia yang sebenarnya adalah saat kita mengingat Allah dan menjalankan perintah-NYA baik saat lapang ataupun saat berada dalam kesulitan.

Saya mencoba belajar menggali hikmah kehidupan. Belajar dan duduk bersama orang shaleh adalah pilihan saya. Belajar memahami Nafas dan Nafs. Saya belajar untuk memahami hakekat sebenarnya dari sebentuk penciptaan diri. Mencoba memberi ruang kepada Ar-Rahman untuk sejenak mengajarkanku sebentuk makna pemberian-NYA. Damai yang ku cari ternyata adalah bersama-NYA.

Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kangmas Ageng Mantyasih. Izinkanlah saya menjadi bagian terindah dalam perjalanan mencari jati diri, dan sertakanlah kami selalu berada dalam doa-doa antum !!

Yaa Allah…aku titipkan semua sahabatku dan semua kekasih-kekasih yang menjadikan hatiku indah kepada-MU.Kelak kumpulkanlah kami didalam jannah-MU..Lidahku tidaklah fasih mengucapkan doa-doa permintaan, namun aku meyakini tanpa aku sebutpun Engkau Maha Tahu.Yaa Robbi…astajib du’ana….

Mas Ageng Mantyasih…terima kasih !!
Jazakumullah bi ahsanil jaza. Barakallohu ‘alaikum…Wassalamu’alaikum wr.wb.

Iklan
Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 68 Komentar

Navigasi pos

68 thoughts on “BELAJAR DARI NAFAS

  1. Ki Mas Danqow

    Pertaminaxxxx kayanya ya…

  2. Ki Mas Danqow

    Terus habis itu keduaxxx ya… Heheee.. :).
    Mantep Belajar dari Nafasnya.

  3. Jampang Kilat

    Mantaaaaf…

  4. Jampang Kilat

    Salam tadzim Pangeran Sukemilung…sejahatera abadi.

  5. mantab

  6. eko

    guru besarnya siapa

  7. Kang Rus

    Alhamdulillah,,, Terimakasih Ki…
    salam kenal dan salam salim paseduluran,, 😉

  8. purnomo

    tulisan yg sangat menyentuh hati..membuat jantung.berdetak kencang..

  9. hhee,,qobiltu

  10. beuleunyit

    mari sama sama kita amalkan dan di peraktekkan dalam kehidupan sehari hari, mari mengakui kelemahan dri pada bangga dengan kelebihan……………..

  11. Yoan

    Mas enrico apa salah kl saya berprinsip bahwa bila Tuhan sayang dg kita Dia akan menyayangi kita lebih dari cinta makhluknya? Apakah tidak sebaliknya bila Tuhan sdh membenci kita, kita akan terkucil dari hidup dan kehidupan? Bila setiap cobaan yg mungkin datang bertubi2 pada diri kita merupakan tanda dari terkucilnya kita dari sang pencipta? Bila setiap cobaan adalah jalan untuk menghilangkan aku dan keakuan menuju aku yg sebenar2nya. Aku yg satu yaitu Allah Tuhan semesta alam apakah kita akan mampu? Karena aku atau ego adalah bagian dari kita manusia yg tidak dipunyai oleh malaikat sekalipun. Mohon maaf atas salah kata tiada maksud yg lain selain tukar pikiran dan pengalaman.

  12. Yoan

    Salam buat mas enrico ki mas danqow mas jampang kilat ki ageng jj mas ekot kang rus mas purnomo mas wong edan mas bel3unyit dan yg lainnya

  13. thanmust thepos

    @Pangeran Sukemiling : Mantaps mas Enrico, Salam takzim dan Qobiltu

  14. mockwin

    sungguh indah…

  15. Belma

    Bang Rico, Mantab………..Salam Takdzim Bang…….
    Semoga Abang Sekeluarga selalu dicurahkan rahmat Oleh Allah setiap saat.

  16. Gus Noer

    Assalammu’alaikum… mantabz tenan. al fatehah sent… wassalam

  17. yayan iyar atmaja

    assalamualaikum wr wb alfatihah 3x

  18. Muhajirin

    Sebuah pelajaran yang sgt berharga…mas enrico…terima kasih

  19. mantap ki..sering2 ki ngasih artikel spt ini,seperti oase di padang pasir yg tandus..

  20. yusup (An@k KeCIL)

    Indah…

  21. alhamdulillah……ya allah berikan kami semua rahmat ya allah……..,salam buat dulur KWA smua, buat mas enrico…makasih bnyk mas…….

  22. WONG GENDENG

    hm………..begitu ya..[manggut manggut]
    artikel yang bagus…….bisa beri harapan beri petunjuk episode2 perjalanan hidup dan beri semangat saat perjalanan semakin berat dan kaki susah melangkah manakala terlihat jalan seperti tiada ujung…
    TERIMA KASIH…

  23. kabayan

    assalamualaikum wr wb.bang kalau cerita itu kejadian nyata menimpa abang’. abang masih beruntung
    punya bekal pondasi yg kokoh, yaitu pendidikan AGAMA .
    tidak seperti saya ancur .Saya sangat terenyuh sekali tapi cambuk dalam kehidupan untuk selalu dekat denganNYA.saya minta bimbingan abang.
    kalau saya SMS BALAS YA BANG.
    WASALAM

  24. Hr panca

    Salam salim kang mas Enriko,sungguh pembelajaran yg pas mantab,,sering2lah buat artikel yg seperti ini,,

  25. wah waah ..!ngikut nyimak..

  26. rel kereta

    Tapi kl tertidur dlm keputus asaan truz,,di rmh mkn sm tidur doank..mlh anak istri bs meninggalkan kt..ga ada duit bwt beli sembako..menurut pendapat sy,doa cukup sekali,namun usaha utk mencari nafkah hrs setiap hari rutin jejakan kaki tuk melangkah,siapa th Allah SWT mengutus Malaikatnya,memberikan harapan rezeki melalui perantara org lain yg kt temui.

  27. kabayan

    kang Amud kemana aja komen dong.
    dan makasih atas informasinya salam buat keluarga.
    salam buat mas zenky makasih SMSnya.
    SALAM SADULUR KABEH
    KANG WAHYU kenapa SMSnya engga dibalas????

  28. abdul ghofur

    wah bergetar tubuh ku……..

  29. bonekSARKUB

    Kita telah memasuki Tahun Baru
    Muharram 1433 H.Pergantian yang
    hampir berbarengan dengan Tahun
    Masehi.Tidak terlalu berlebihan,
    bahkan penting untuk membuka
    kembali album lama kita setahun silam, demi album baru setahun
    kedepan. Coba kita buka lembaran setahun
    yang lalu, berapa nilai syukur kita
    kepada Allah SWT, berapa skor
    Tawakkal kita, sabar dan Ridho kita
    atas takdir Allah.Bahkan berapa strata
    nilai Taubat, Zuhud, perlawanan kita pada nafsu, kedermawanan hati kita,
    dzikir dan keikhlasan kita, cinta kita
    kepada Allah dan RasulNya?
    Apakah tahun depan akan lebih kita
    tingkatkan, atau kita mengalir begitu
    saja, entah kemana? Ataukah saat ini kita punya tekad kuat tahun depan
    mau Istiqomah, Taqwa kita lebih
    kuat, Taubat kita lebih bergemuruh?
    Bahkan dzikir kita tak lagi bolong-
    bolong? Atau malah sebaliknya,
    segalanya kita biarkan turun disertai penuh keputusasaan dan kehilangan
    harapan pada RahmatNya? Lebih penting lagi, apakah tahun
    kemarin kita sudah meminimalisir sifat-
    sifat buruk yang menjadi sumber
    akhlaq tercela kita?
    Coba kita buka lagi, jangan-jangan
    rating iri dengki kita tinggi.Emosi kita membumbung.Syahwat kita
    memuncak.Takabur kita naik.Takjub
    pada diri sendiri meroket.Ego dan
    merasa hebat kita -atas nama harga
    diri- melonjak.
    Kealpaan kita,rasa jenuh kita, rasa putus asa kita ketidak acuhan kita
    pada kebaikan malah melangit. Nah, pertanyaan besarnya,
    dimanakah rasa yaqin kita kepada
    Allah SWT, jika memang mengaku
    beriman kepadaNya?

  30. thanmust thepos

    nyimak lagi
    met pagi

  31. WONG LUGU

    Ass.. ternyata sifat lugu dan klemar klemer berakibat fatal buat hdup saya. Saya sulit dpt jodoh dan rejeki. saya kalau krja sering dimutasi dan dipecat krn dianggap tdk becus bekerja.. shg saya nganggur 10thn. saya kalau nyari jodoh, sering ditolak dan diremehkan cewek.. shg seumur hdup saya blm prnh pacaran sama sekali. Saya juga sering ditipu, dimanfaatkan dan dikhianati org2 yg sdh saya percaya. Org2 berani jahat kpd saya krn mrk tdk ada yg takut kpd saya krn saya keliatan bodoh dan lemah. Solusi nya bgmna?

  32. Rahmat

    Bagus dan memang bagus dan pantas acungan jempol..

  33. barokallah sedulur semua…

    gak brani comment apa2…

    smakin berusaha ikhlas smakin dihajar harus ikhlas ….

    Bismilah aja menjalani hidup ini dan berusaha untuk tidak keluar pager lagi…

    TOBAT…TOBAT 9999999999x
    SEMOGA GUSTI ALLAH MARINGI PANGAPURO

  34. Ya Allah, aku berlindung
    kepadamu dari ilmu yang tidak
    bermanfaat, dari hati yang tidak
    khusyu’, dari hawa nafsu yang tidak pernah merasa kenyang, dan dari
    doa yang tidak dikabulkan.” (HR.
    Muslim [2722])

  35. Jampang Kilat

    Mengenali siapa saya,aku dan TuhanKu…

    *Ki Yoan :
    Salam kembali,salam silahturahim…

    Rahayu sedaya-daya…

  36. .Assalamualaikumm..
    .Apa kabar sedulur Q Semua…

  37. mbokimz

    mantyab bener kata2nya, Mas Ageng Mantyasih,,
    izin untuk mencopasnya kang mas, smuga bermanfa’at

  38. Kangmas Enrico Burhan dulu nick name Pangeran Sukemilung, suatu pembabaran yg sangat bagus, tidak heran kalau banyak sedulur yg masih mengharapkan keajaiban (miracle) sehingga masih berharap adanya kekuatan luar biasa dari ilmu hikmah. Sehingga mereka terlalu menggantungkan kepada KHODAM ilmu daripada kepada Allah ta’ala sebagai yg sesungguhnya pemilik segala kekuatan. Hal ini terjadi karena terlalu seringnya kegagalan-kegagalan yg dialami, sehingga masih mengharapkan mukjizat akan terjadi padanya dengan tanpa susah payah.

    Seharusnya kita selalu melakukan kontemplasi, sedikitnya sebulan sekali dan berdoa dengan ucapan SYUKUR, meskipun kita belum merasakan hajat kita diijabah oleh Allah ta’ala, karena Allah tidak akan membebani umat-Nya diluar kemampuan umat tsb. Jadi kalau Anda ingin sukses, Anda sudah harus bisa berpikir dan berbuat sebagaimana perbuatan orang sukses. Jika Anda ingin kaya, Anda harus bisa berbuat bagaimana perbuatan orang kaya sesuai fitrah, yaitu gemar menolong sesama dan memberikan kasih sayang kepada seluruh mahkluk. Kalau sudah demikian, Alam semesta akan menilai Anda sebagai orang yg AMANAH, sehingga Anda akan memiliki daya MAGNETISME yg memiliki daya tarik kasih sayang seluruh mahkluk dan uang secara otomatis akan mencari Anda, bukan Anda yg mencari uang.

    Bang Rico, tunggu kedatanganku di Palembang lagi, saya akan ke Politeknik Sriwijaya.

  39. aNz

    TOP BGT
    nech ru artikel.
    Salam Asah Asih Asuh kagem sesepuh Ki Alus, Ki Ageng JJ, Mbah Abdul Jabar/Dalang Cipto Kawedar, Maz Danqow, Tuan Raja Rizal Kelayang, Enrico B., n Sesepuh yg ga disebut jgn Marah jg smua boloALUS.
    Allah Allah Allah, sebanyak-banyakny (Seumur Hidup)

  40. Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya (QS. An Nahl 16:18)

  41. wong cilacap

    NYimak….lams perseduluran semuanya.

  42. salam kenal kang..

  43. Dhoif

    Assalamu alaikum…
    Doa khazanah ahl bait :
    Untuk sakit gigi bacalah surat alqadr 7x al fatihah 7x pada air lalu dikumur-kumur insya allah mujarab (Tuhfatur Radhuwiyyah:66)

  44. Kabayan

    Assalamualaikum wr wb khususe sesepuh ki dalang ck
    yg saya hormati salm kenal .dan sadur smua d kwa.utk wong lugu solosinya harus ganti nama itu kewalat dari nama cb ganti pake nama kabayan walaupun lugu istrinya cantik nyi iteung kaya lagi hi hi kabayan atuh da.jngn marah ya
    Nanti d kash pelet c leugeut teureup palng ampuh sa jawa barat mau.

  45. Kabayan

    Mohon nyimak

  46. Asalamualaikum Wr. Wb
    Bismillahirrahmanirrahim
    Ana pendatang baru, salam buat semuanya. Buat enrico burhan, Subhanallah, tulisan antum menjawab dan memotivasi batin ana yang sedang kekeringan, semoga Allah SWT selalu menunjukkan jalan yg lurus kepada antum dan menaikkan derajat antum.
    Kalau berkenan ana ingin berkonsultasi dengan antum.
    Mungkin ana nanti kirim e-mail atau sms ke antum.
    Wasalam

  47. J@ti R@g@

    …… Aku cm wongdeso dudu wong sakti…hiks, gelar tiker….

  48. Ente benar tapi juga salah….sesungguhnya, ada dua jalan raya bertemu Tuhan…

    1. Jalan menuju Tuhan : yaitu kita berjalan meninggalkan seluruh dunia kita, melepas semua yang menjadi keakuan kita, dan menggapai fana menuju baqa. Ini jalan penuh onak duri, dan linangan air mata persis seperti yang di sebut di SMS teman ente, dan saya sebut jalan ini mi’raj, kita bertamu ke rumahNya.

    2. Jalan di kunjungi Tuhan : yaitu jalan dimana kita beribadah sesuai kemampuan kita, dan kewajiban dunawi kita. Tidak kita tinggalkan dunia fana ini sedikitpun, namun kita penuhi semua kewajiban kita dengan tetap sadar bahwa ini semua adalah persiapan mengundang /mengirimkan undangan agar Dia sudi turun bertamu ke rumah kita. Selayaknya mengundang Tamu Istimewa, tentunya banyak persiapan yang harus dilakukan, itulah jalan Isra, Tuhan bertamu kerumah kita.

    Mana saja diantara kedua jalanNya ini bisa dilakukan hambaNya, tetapi manakala sang hamba bisa menggapai kedua jalanNya, maka dia akan menjadi yang terpilih dari yang terpilih, menjadi seorang kekasihNya yang namanya harum dunia akhirat. karena sesungguhnya nabi Muhammad memberi contoh menggapai kedua jalanNya, dan diikuti oleh ribuan wali-wali sesudahnya. Salam kenal . masBuddy.

  49. slalu nyimak

  50. cah angon

    terimakasih Ki…ilmu yang luarbiasa…mohon ijin copy paste ke hati dan qolbu…

  51. Tem Hatano

    Barang siapa yang menginginkan akhirat maka capailah dunia
    Barang siapa yang menginginkan akhirat maka tinggalkanlah dunia
    Sesungguhnya sentuhan dunia itu lembut seperti ular namun bisa-nya teramat mematikan
    Janganlah engkau diperbudak oleh harta,jabatan,istri dan anak-anakmu
    Kefakiran lebih dekat dengan kekafiran sementara kekayaan lebih dekat dengan kekufuran
    Wawlahu’alam bissawab

  52. ” jangan menjadikan dirimu BERHALA dengan berlagak bisa menggarap kesulitan orang lain, kecuali Allah menghendaki pertolongan itu sampai melalui dirimu !”….cuma kalimat itu yang masih berkesan sampai sekarang….ternyata di KWA ini Allah menunjukkan pertolongannya melalui tangan para sahabat….Barakalloh !!

  53. Enrico@Trimaksih atas segala sarannya dan salam hormat juga buat semuanya.dengan jujur bertemu anda dan sahabat2 umumnya sebab kalian telah menambah ilmu saya serta dari sejuta pengalaman dari hidup anda.buat saya sulit membedakan mana temen yang buruk dan mana temen yang baik karena bagi saya semuanya sama2 punya kekurangan dan kelebihan.oleh karenanya jika saya lagi berkumpul dengan wong edan-edanan kata orang tapi bagi saya ia adalah seorang guru dalam hidup saya sebab tiap saya berkumpul dengannya maka seketika diri saya menjadi ingat kepada tuhan karena ulah perbuatannya itu,seolah2 saya lagi berkumpul dengan hewan berbisa sehingga dengan seketika hati ini yang jika sebelumnya lagi alfa menjadi ingat seketika dan jika waktu itu saya lagi ingat kepadanya maka semakin mawasdiri hati saya,makanya mereka saya anggap bagian dari guru saya miskipun pada hakekatnya hati ini sangat mengingkari prilakunya bukan pada orangnya,kenapa?karena seburuk apapun perbuatannya maka tetaplah ia sebagai makhluk tuhan yang harus juga di sayangi,di samping itu pula saya merasa khowatir pada orang semacam itu jangan2 nanti ia bertobat atas segala dosa2nya dan kemudian ia mati dalam khusnul khotimah,dan tidak menutup kemungkinan pula diri saya di suatu saat berubah pada kekufuran dan mati su’ul khotimah,naudzubillah.. Nah,itulah alasan saya tentang mereka.Begitu pula apabila diri saya berhadapan atau berkumpul dengan orang2 saleh apalagi orang alim wah.. Saya betul2 merasakan nikmati yang luar biasa,kemarah?,ya.. Karena kebaikannya itulah yang membuat hati saya kian lebur bersama tuhan dan saya bisa memetik hikmah dari kalam2 mereka beserta dari keayuan wajah2nya yang jika di tatapnya kian mengadimkan hati sya bahkan masih banyak alasan lain yang tidak sanggup saya jelaskan semuanya di sini.nah,dari semua inilah makanya saya ucapkan salam kasih sayang buat semuanya lebih2 buat Enrico burhan yang rajin memitik hikmah serta berbaik hati.
    Jazaakumullah khoirol jaza’.

  54. perapatan ke2

    trimakasi…smoga masih ada harapan buat saya…. and semuanya.
    sekali lagi Trimakasi khusus Enrico burhan

  55. Rafi Zar

    MANTAB banget…! Salam kagem poro sesepuh lan sedulur semua!

  56. alhamdulilah,,,,,

  57. widodo

    saya penghuni baru salam kenal buat semuanya, semoga yang diinginkan terkabul

  58. mbahronggo11

    salam paseduluran buat warga kwa semuanya, artikel-2 sangat menarik dan cocok untuk saya, lanjut salam kagem wong alus

  59. arpiadi

    minta izin ngamalin ilmunya ki…

  60. JAMA’AH KALIMAH RAHASIA KAYA MENDADAK

  61. rudii

    kangmas enrico,apa yg anda muat ini jd pelajaran bagi kami semua…kita kadang lupa dgn yg kuasa,kita kadang ego dgn ilmu kita,setitis air dalam lautan ilmu allah…kt lupa bersyukur dgn nikmatnya.yg selalu kita rasakan tiap hari,

  62. cah angon

    salam salim buat para sesepuh KWA…
    pembabaran yang manis oleh Kangmas Enrico…
    Jazakallahu khairan katsiran…mudah mudah Allah SWT…mengijinkan saya bisa bertemu dengan panjenengan di suatu kesempatan…
    cah angon…

  63. Cakra Buana

    Betapa Tersentuh Hati Sy Membaca Ulasan Anda Mas..

    Kalau Boleh Sy Menambahkan Sedikit Kata2 Bijak Yg Sy Kutip Dari Kata2 ALLAHumma Yarham Abah Sy.
    ” Fahami Arti & Makna Cinta Agar Dirimu Bisa Menjadi Pemuja Yg Menghamba”.

    Menurut Pemahaman Beliau Arti Cinta : Memberi & Selalu Memberi Tanpa Pernah Meminta Balasan Karena Cinta Adalah Nama Lain Dari Nama2 ALLAH Yg Indah..
    Kita Kenal Dgn ARRAHMAN Wa ARRAHIM..

    Makna Dari Cinta: Berkorban Demi Sebuah Tujuan Yg Bahagia..

    Membantu Sesama Itu Membahagiakan Orang Lain & Diri Kita..

    Maaf Bila Kata2 Sy Terkesan Menggurui Saudaraku Sekalian Namun Jujur, Dari Lubuk Hati Yg Paling Dalam Sy Hanya Ingin Share Dgn Saudaraku Sekalian Di KWA..

    Salam Santun Dari Sy (Cakra Buana) Dari Ujung Timur Indonesia..

    🙂

    .

  64. Allahhu Akbar

  65. salut dengan sedulur semua, artikel yang menyentuh bagi saya.

  66. Muntaharul Iman

    maaf numpang koment..
    sy bukan anggota dari KWA.
    tapi saya mau baca artikel2 yg ada di halaman ini,
    kalau diizinin.?

  67. Ronggo Sentot

    salam pagi

  68. alhamdulillah……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: