AJI KADIGDAYAN KASENAPATEN MATARAM


Aji ini kini sudah langka. Ini aji warisan dan wasiat Kangjeng Panembahan Senopati Ing alaga Mataram tentang ilmu kekebalan terhadap segala macam senjata, khususnya senjata api pistol, bedil dan senapan. Menjadikan tubuh anda sangat kuat karena terlapisi oleh daya metafisis yang tidak terkalahkan.
Untuk mencapai tataran kebal harus disertai laku “nyirik wohing dami kinukus”. Menjauhi makan-makanan yang dimasak. Hanya boleh memakan buah-buahan dan sayur sayuran alami selama 40 hari 40 malam. Akan lebih mantap bila sebelumnya nyekar ke Makam Panembahan Senapati di Kotagede Yogyakarta dan memohon ijin langsung ke beliau.
Mantra dihapalkan. Dibaca dan ditipakan ke semua bagian tubuh. Tiupkan ke tangan usapkan ke semua bagian tubuh. Mantra juga ditiupkan ke air putih alami (tidak dimasak) dan diminum serta dibuat mandi. Mantra dibaca saat akan dipraktekkan. Inilah mantranya.
BISMILAHIRROHMANIRROHIM.
SALLALLAHU ‘ALAIHI WASSALAM
BIS AYAR-AYAR, AKAS MIMIS KANDUT,
KITA TOBAT RAMBUT,
KITA PASUMBON TALINGAN KITA,
GISIG SUH, BRAJA AMPUH,
SIRA NEMBAHA MARANG INGSUN,
HINING NA’IYAT SAGEDINING,
HINING MA’IYAT SAGEDINING,
HINING MA’IYAT SAGEDINING
Dengan ijin Tuhan Yang Maha Kuasa, pengamal ajian ini akan terlindungi dari semua macam senjata. Monggo diamalkan bagi sedulur yang membutuhkannya. Saya ikhlaskan dunia akhirat bagi pembaca/anggota KWA khususnya anggota kepolisian, TNI dan aparat keamanan untuk membela kebenaran dan mencegah kesesatan. Saya tidak ikhlaskan untuk kejahatan dan kesesatan.
@Wongalus,2012

Iklan

23 pemikiran pada “AJI KADIGDAYAN KASENAPATEN MATARAM

  1. waaah diborong juragan minyak rek….
    ijin nyimak aja aaah,tuh para keamanan negara indonesia harusnya blajar sperti ini nih, khususnx para densus 88 biar gk terkena bom dlm penanganannya,skarang marak adanya teroris sih….
    hihihihiii
    813.86 pak
    hehehehee
    sy lingkar badai dlu ke kampus yg lainnya ya sdulur…
    salam salim rahayu wilujeng…

  2. hining na’iyat segedining. hining ma’iyat segedining. hining ma’iyat segedining.. mohon maaf mas alus apakah lafal “na’iyat” itu leres atau salah tulis, kok berbeda dengan lafal sesudahnya. terima kasih

  3. wah keren ya, udah ada yg pernah nyoba dibedil setelah ngamalin ilmu ini ga? cuma biar yakin aja sih hehehe

  4. Untk ki wong alus, sy mau tanya.. Apakah tatacaranya boleh dinganti dngan di baca saat mau mandi atau mandi di sugai ki..??
    Dan kenapa ya saat mantranya sy baca muka sy seperti tebal dan telinga sy seperti k’semutan..??
    Sy tunggu jwabanya ki..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s