BILA HARAPAN DAN DOA TIDAK TERKABUL….


PILIH MANA HARAPAN DAN KEINGINANMU TERKABUL TAPI SESUNGGUHNYA ALLAH SWT SEDANG MENGUJIMU DENGAN SIFAT RAKUSMU, ATAU KEINGINAMU TIDAK TERKABUL TAPI KAMU NAIK DERAJAT DI SISI ALLAH SWT KARENA IA RIDHO PADAMU?

بسم الله الرحمن الرحيم
رَبِّ إِنِّي مَغْلُوْبٌ فاَنْتَصِرْ،
Wahai Allah aku sudah kalah —kalah oleh tubuh dan nafsuku hingga tak mampu terus menerus berdzikir dan mendekat pada Mu—, maka berilah pertolongan,
وَجْبُرْ قَلْبِي الْمُنْكَسِرْ،
Maka hiburlah hatiku yang telah hancur ini
واَجْمَعْ شَمْلِي الْمُنْدَثِرْ،
Maka padukanlah kemuliaan dan kesempurnaan yang telah terselubung
إِنَّكَ أَنْتَ الرَّحْمَنُ الْمُقْتَدِرْ،
Sungguh Engkau Yang Maha Pengasih dan Maha Menentukan
إِكْفِنِي ياَ كاَفِي، وَأَناَ الْعَبْدُ الْمُفْتَقِرْ.
Cukupkanlah bagiku dan aku adalah hamba yang sangat memerlukan bantuan Mu.

Manusia sering salah paham terhadap harapan dan doa-doanya yang tertolak. Ia bahkan sangat sadar bahwa diterimanya doa bisa berarti penolakan. Pejalan spiritual harusnya lebih takut bila daftar panjang doa-doanya dikabulkan justru akan melahirkan kemudharatan, karena perhatian tidak lagi tertuju pada Tuhan, tetapi habis waktu mengonsumsi hasil-hasil doanya. Ia bersyukur jika doa-doanya ditolak karena yakin pasti itu akan membahayakan kelanggengan hubungan mesra dengan Tuhannya.

Akhirnya, doa baginya sudah semakin pendek karena ditenggelamkan oleh munajatnya. Ia lebih sibuk naik ke atas ketimbang memohon rahmat lebih banyak turun ke bawah. Untuk apa rahmat lebih banyak turun, jika ia sendiri tidak bisa naik karena rahmat itu. Ia lebih memilih untuk naik ke atas ketimbang rahmat-Nya turun ke bawah. Lambat laun, yang bersangkutan tidak lagi ridha dengan surga dan tidak juga takut dengan neraka. Masihkah seseorang butuh surga atau takut neraka jika seseorang sudah menyatu dengan Pencipta surga dan neraka itu? Seseorang yang berada di maqam kasyaf akan berteriak ambillah surga itu, aku cukup bermesraan dengan Tuhanku.

Syeikh Abdul Qadir al Jilani rahimahullah, seorang Wali al-Ghauts al A’zham dalam kitabnya ”Futuhal Ghaib” menjelaskan bahwa seseorang akan mampu mengalami kemesraan dengan Tuhan apabila seseorang itu berupaya keras untuk memisahkan antara kebutuhan dan keinginan dirinya dengan ”keinginan” atau kehendak/iradat Tuhan.

”Hindarkanlah dirimu dari orang ramai dengan perintah Allah, dari nafsumu dengan perintah-Nya dan dari kehendakmu dengan perbuatan-Nya agar kamu pantas untuk menerima ilmu Allah. Tanda bahwa kamu telah menghindarkan diri dari orang ramai adalah secara keseluruhannya kamu telah memutuskan segala hubungan kamu dengan orang ramai dan telah membebaskan seluruh pikiranmu dengan segala hal yang bersangkutan dengan mereka.”

Tanda bahwa seseorang pejalan spiritual itu telah putus dari nafsu, kata Syeikh Abdul Qadir Jilani, adalah apabila dia telah membuang segala usaha dan upaya untuk mencapai kepentingan keduniaan dan segala hubungan dengan cara-cara duniawi untuk mendapatkan sesuatu keuntungan dan menghindarkan bahaya.

”Janganlah kamu bergerak untuk kepentinganmu sendiri. Janganlah kamu bergantung kepada dirimu sendiri didalam hal-hal yang bersangkutan dengan dirimu sendiri. Serahkanlah segalanya kepada Allah, karena Dia-lah yang memelihara dan menjaga segalanya, sejak dari awalnya hingga kekal selamanya. Dia-lah yang menjaga dirimu di dalam rahim ibumu sebelum kamu dilahirkan dan Dia pulalah yang memelihara kamu semasa kamu masih bayi.” ujarnya.

Menurut Syeikh Abdul Qadir Jilani, tanda-tanda bahwa seseorang itu telah mampu menghindarkan diri dari kehendaknya dengan perbuatan Allah adalah apabila ia tidak lagi melayani kebutuhan-kebutuhannya, tidak lagi mempunyai tujuan apa-apa dan tidak lagi mempunyai kebutuhan atau maksud lain, karena ia tidak mempunyai tujuan atau kebutuhan selain kepada Allah semata-mata.

”Perbuatan Allah tampak pada kamu dan pada masa kehendak dan perbuatan Allah itu bergerak. Badanmu pasif, hatimu tenang, pikiranmu luas, mukamu berseri dan jiwamu bertambah subur. Dengan demikian kamu akan terlepas dari kebutuhan terhadap kebendaan, karena kamu telah berhubungan dengan Al-Khaliq. Tangan Yang Maha Kuasa akan menggerakkanmu. Lidah Yang Maha Abadi akan memanggilmu. Tuhan Semesta alam akan mengajar kamu dan memberimu pakaian cahaya-Nya dan pakaian kerohanian serta akan mendudukkan kamu pada peringkat orangorang alim terdahulu.”

Syeikh Abdul Qadir Jilani menjelaskan setelah mengalami semua ini, hati seseorang itu akan bertambah lebur, sehingga nafsu dan kehendak akan hancur bagaikan sebuah tempayan yang pecah dan yang tidak lagi berisikan air walau setetespun. Diri akan Kosong dari seluruh perilaku kemanusiaan dan dari keadaan tidak menerima suatu kehendak selain kehendak Allah. Pada peringkat ini, seseorang akan dikarunia keramat-keramat dan perkara-perkara yang luar biasa. Pada zhahirnya, perkara-perkara itu datang darinya, tapi yang sebenarnya adalah perbuatan dan kehendak Allah semata.

Oleh karena itu, kata Syeikh Abdul Qadir Jilani, masuklah kamu ke dalam golongan orang-orang yang telah luluh hatinya dan telah hilang nafsu-nafsu kebinatangannya. Setelah itu kamu akan menerima sifat-sifat ke-Tuhan-an yang maha tinggi. Berkenaan dengan hal inilah maka Nabi besar Muhammad saw. bersabda, “Aku menyukai tiga perkara dari dunia ini: bau-bauan yang harum, wanita dan shalat yang apabila aku melakukannya, maka mataku akan merasa sejuk di dalamnya”. Semua ini diberikan kepadanya setelah seluruh kehendak dan nafsu sebagamana disebutkan di atas terlepas dari dirinya.

Allah berfirman, “Sesungguhnya Aku bersama mereka yang telah luluh hatinya karena Aku.” Allah Ta’ala tidak akan menyertai kamu, sekiranya semua nafsu dan kehendakmu itu tidak diluluhkan. Apabila semua itu telah hancur dan luluh dan tidak ada lagi yang tersisa pada dirimu, maka telah pantaslah kamu untuk ‘diisi’ oleh Allah dan Allah akan menjadikan kamu sebagai orang baru yang dilengkapi dengan tenaga dan kehendak yang baru pula.

Jika ego tampil kembali, walaupun hanya sedikit, maka Allah akan menghancurkannya lagi, sehingga kosong kembali seperti semula, dan untuk selamanya akan tetap luluh hati. Allah akan menjadikan kehendak-kehendak baru di dalam diri seseorang dan jika dalam pada itu masih juga terdapat diri (ego), maka Allah-pun akan terus menghancurkannya. Demikianlah terus terjadi sehingga ia menemui Tuhan di akhir hayat nanti. Inilah maksud firman Tuhan, “Sesungguhnya Aku bersama mereka yang telah luluh hatinya karena Aku.” Ia akan mendapatkan diri yang ‘kosong’, yang sebenarnya ada hanyalah Alah.

Di dalam hadits Qudsi, Allah berfirman, “Hamba-Ku yang ta’at senantiasa memohon untuk dekat dengan-Ku melalui shalat-shalat sunatnya. Sehingga aku menjadikannya sebagai rekan-Ku, dan apabila aku menjadikan dia sebagai rekan-Ku, maka aku menjadi telinganya yang dengan itu ia mendengar, menjadi matanya yang dengannya ia melihat, menjadi tangannya yang dengannya ia memegang dan menjadi kakinya yang dengannya ia berjalan, yakni mendengar melalui Aku, memegang melalui Aku dan mengetahui melalui Aku.”

Sebenarnya, ini adalah keadaan ‘fana’ atau terhapusnya diri. Syeikh Abdul Qadir Jilani menjelaskan apabila seseorang mampu memfanakan diri dan telah melepaskan diri dari makhluk —oleh karena makhluk itu bisa baik dan bisa juga jahat dan oleh karena diri itu bisa baik dan bisa juga jahat— maka menurut pandangannya tidak ada suatu kebaikan yang datang dari diri atau dari makhluk itu dan ia tidak akan merasa takut kepada datangnya kejahatan dari makhluk. Semua itu terletak di tangan Allah semata. Karenanya, datangnya buruk dan baik itu, Dia-lah yang menentukannya semenjak awalya.

Dengan demikian, kata Syeikh Abdul Qadir Jilani, Dia akan menyelamatkan kamu dari segala kejahatan makhluk-Nya dan menenggelamkanmu di dalam lautan kebaikan-Nya. Sehingga kamu menjadi titik tumpuan segala kebaikan, sumber keberkatan, kebahagiaan, kesentosaan, nur (cahaya) keselamatan dan keamanan. Oleh karena itu, ‘Fana’ adalah tujuan, sasaran, ujung dan dasar perjalanan Wali Allah.

SEMUA WALI ALLAH, DENGAN TINGKAT KEMAJUAN MEREKA TELAH MEMOHON DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH KEPADA ALLAH UNTUK MENGGANTIKAN KEHENDAK ATAU KEMAUAN MEREKA DENGAN KEHENDAK ATAU KEMAUAN ALLAH. MEREKA SEMUANYA MENGGANTIKAN KEMAUAN ATAU KEHENDAK MEREKA DENGAN KEMAUAN ATAU KEHENDAK ALLAH. PENDEK KATA, MEREKA MEMFANA-KAN DIRI MEREKA DAN ME-WUJUDKAN ALLAH.

Karena itu, mereka dijuluki ‘Abdal’ (perkataan yang diambil dari kata ‘Badal’ yang berarti ‘pertukaran’). Menurut para waliyullah menyekutukan kehendak mereka dengan kehendak Allah adalah suatu perbuatan dosa. Sekiranya mereka lupa, sehingga mereka dikuasai oleh emosi dan rasa takut, maka Allah Yang Maha Kuasa akan menolong dan menyadarkan mereka. Dengan demikian mereka akan kembali sadar dan memohon perlindungan kepada Allah. Tidak ada manusia yang benar-benar bebas dari pengaruh kehendak egonya (dirinya) sendiri, kecuali malaikat.

Para malaikat dipelihara oleh Allah dalam kesucian kehendak mereka. Sedangkan jin dan manusia telah diberi tanggung jawab untuk berakhlak baik, tapi mereka tidak terpelihara dari dipengaruhi oleh dosa dan maksiat. Para wali dipelihara dari nafsu-nafsu badaniah dan ‘abdal’ dipelihara dari kekotoran kehendak atau niat. Walaupun demikian, mereka tidak bebas mutlak, karena merekapun mungkin mempunyai kelemahan untuk melakukan dosa. Tapi, dengan kasih sayang-Nya, Alah akan menolong dan menyadarkan mereka.

Sekarang, marilah kita memperbaiki keimanan kita masing-masing. Kita memang manusia biasa yang banyak dosa dan kesalahan. Namun kita juga menyadari bahwa kita diciptakan Allah SWT ini mengemban misi yang mulia untuk membersikan diri masing-masing dan mengajak kepada jalan yang benar dan lurus sesuai dengan kemampuan. Kita perlu memperbarui keimanan dengan bersahadat ulang.

Allah menjamin pengampunan dosa secara total –fagfir al dzunuuba jami’an— bagi orang yang telah menjalani pertobatan khusus —taubatan nashuha. Sebesar apa pun dosa sebelumnya, ia merasa plong dengan tekad bulat dalam hati yang baru dilakukannya dengan penuh haru. Teteskan air mata di sajadah untuk melunturkan diri di hadapan Ilahi. Kita optimistis dengan menatap ke depan akan menjadi lebih baik karena hadis nabi, ”Air mata tobat menghapuskan api neraka” dan ”JERITAN TOBAT-NYA PARA PENDOSA LEBIH DISUKAI TUHAN KETIMBANG GEMURUH TASBIHNYA PARA ULAMA”

===SUBHANAKA YA HAYYU SUBHANAKA YA QOYYUMU SUBHANAKA YA AMADU SUBHANAKA YA MAN LAM YALIDU WALAM YULADU WALAM YAKUN LAHU KUFUWAN AHADU LAILAHA ILLA ANTA WALA QODIRA GHAIRUKA WALA MA’BUUDA SIWAAKA===

@wongalus,2012

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 45 Komentar

Navigasi pos

45 thoughts on “BILA HARAPAN DAN DOA TIDAK TERKABUL….

  1. BP

    HE.EM
    WAALAIKUM SALAM.

  2. baya

    dahsyat

  3. mung bleduk

    aslmkm, salam ta’dzim kagem KWA lan poro sedulur kemawon, sungguh sebuah pencerahan bagaikan setetes embun pemuas dahaga

  4. budy

    Hadiiiiiieeerrrrr doloooooorrrrrrrr…. N slamat pgi…..ijin nyimak………..

  5. Absen nyimak…

  6. man_tiet

    ass,
    ijin nyimak untuk bljar diri saya yang awam. . . .
    maaf mau nanya. . .kalau ingn mendftar jdi murid dkmpus ini bagaimana caranya?maaf pendatang baru . . . .

  7. absen…..nyimak

  8. R. Wijaya

    Materi the best, rupanya request saya sudah beberapa waktu ini telah terjawab. Sama dengan yang saya rasakan, ketika berdoa terkadang malu karena hanya selalu meminta, tetapi Allah SWT Ya Samad tempat bergantung segala sesuatu. Selama bertasbih saya selalu banyak mendapat godaan, kadang pikiran dan hati saya berbolak balik, merasakan banyak sekali tawaran dari kekuatan gaib, tetapi saya selalu istiqomah dengan misi saya yaitu hanya meminta semua dosa saya diampuni, ditambahkan rezeki saya agar cukup dan lebihnya agar bisa sedekah, dilindungi dan dirahmati semua anggota keluarga saya.

    Bagi saya karomah atau kemampuan gaib bukan tujuan tetapi bertasbih karena saya sangat mencintai-Nya, jika harus memilih Allah SWT akan memberikan saya kemampuan gaib seperti jin atau dosa saya diampuni, maka saya akan memilih dosa saya diampuni. Tak ada yang lebih hebat dialam semesta ini bagi manusia selain mendapat ampunan-Nya.

  9. putrabantarangin

    absen siang ki
    pencerahan yang sangat mantab
    monggo dilanjut

  10. sun gokong

    SING ENAK ITU HAJAT TERKABUL DAN DIRIDHOI ALLAH JUGA SELAMAT DUNIA AKHIRAT

  11. garengpung

    Hadir Nyimak…
    Salam Salim KiWA.. n All…
    nuwun..

  12. alyyjenggot

    YAA…ALLAH…YAA..TUHANKU…
    Ampuni dosa-dosaku yang terkadang aku tidak tahu kalau itu dosa…
    Tuntun dan bimbinglah aku ke jalanMU yang lurus ini,
    Bimbinglah diri yang lemah ini agar tetap lurus dalam BERGURU
    Serta tuntun juga orang-orang yang selalu besertaku dalam membesarkan namaMU
    Terima kasih atas semua karunia yang ENGKAU berikan hingga usiaku yang ke 384 bulan

    YAA…ALLAH…YAA..TUHAN…
    Jangan ENGKAU berikan kekayaan yang membuat aku sombong
    Jangan ENGKAU berikan kemulyaan yang membuat aku lalai
    Jangan ENGKAU berikan kekuatan yang membuat aku angkuh
    Jangan ENGKAU berikan kesenangan yang membuat aku lupa
    Jangan ENGKAU berikan kenikmatan yang membuat aku kufur
    Jangan ENGKAU berikan tahta yang membuat aku terpedaya
    Jangan ENGKAU berikan pahala yang membuat aku tidak ihklas.

    YAA…ALLAH…YAA..TUHAN…
    Andai ENGKAU berkenan…
    Berikan aku semua dengan kasih dan sayang MU
    Hingga aku semakin tahu diri dan mensyukuri segala yang ENGKAU berikan…

    YAA…ALLAH…YAA..TUHAN…
    Berikan daku sahabat-sahabat yang selalu setia dalam menggapaiMU
    Yang tangguh dan tabah dalam segala kesulitan
    Yang tidak menjauh bila diberi kesenangan, tidak mengeluh bila diberi cobaan
    Berilah saudara-saudaraku karunia yang membuat mereka selalu bersyukur kepadaMu,
    Janganlah kami ENGKAU pecah belah
    Janganlah kepada kami ENGKAU titipkan dendam kesumat, iri dengki dan sifat-sifat tercela,
    Tapi titipkanlah di hati kami sifat saling menyayangi dan mencintai sesama…
    Hari ini dan untuk selamanya……………….

  13. cong Kenik

    subhanallaaaah……..

  14. mantaaaaaaap

  15. CHEVST

    ijin nyimak para sesepuh

  16. santri kuburan

    nyuwun ijin nyimak ki

  17. toha

    saya suka dengan ki joko bodo dengan petuah petuahnya

  18. sudinwak

    Assalamualaikum WrWb.
    Yth Ki Wong Alus.
    Benar-benar terbuka dan terharu hati saya membaca artikel ini, sesungguhnya banyak kesalahan yang telah saya lakukan. Memang dikatakan: MANUSIA ITU TIDAK SEMPURNA, dan tidak mustahil untuk kita menyempurnakan diri kita dengan izin NYA.
    Terima kasih Yth Ki Wong Alus. Wasallam.

  19. wong suwong(Tovic Alkaffi)

    Bismillahi tawakkaltu ‘alallah…Laa khaula wala quwwata illa billah….sugeng dalu sdyo dulur2 kwa..monggo kto tansah emot lan ngemotaken…

  20. Pemabuk

    Artikel mantap…
    Saya langsung Vote : Excellent..

    Artikel ini dimulai dengan pertanyaan :

    Pilih mana harapan dan keinginanmu terkabul tapi sesungguhnya Allah sedang mengujimu dg sifat rakusmu, atau keinginanmu tidak terkabul tapi kamu naik derajat di sisi Allah karena Ia ridho padamu..?

    Setiap kita pasti sudah punya jawabannya masing-masing…

    Sekedar sharing..

    Saya jadi teringat dg salah satu talkshow di salah satu stasiun tv berkaitan dg “keinginan dan harapan” ini…
    Salah satu frase yg saya kutip adalah ==> Keinginan dan harapan kita – seringkali “bertentangan” dg keinginan dan harapan Sang Pencipta.

    Kita maunya ‘begini’ – eh.. Tuhan ngasihnya ‘begitu’…
    Kita maunya ‘begitu’, eh.. Gusti Allah maunya ‘begini’…

    Para Kekasih Allah itu pintar-pintar…
    Mereka tahu bahwa keinginan seorang makhluk – pasti nyaris berbeda – dengan keinginan Sang Pencipta…
    Untuk itu, para kekasih Allah (dalam rangka perjalanan spiritualnya) menghindari ‘konflik’ antar keinginan ini. Mereka sadar, bahwa keinginan mereka pasti – akan sering – bertabrakan dengan keingin Allah…
    Jika sudah bertabrakan, (maka percayalah) keinginan kita pasti hancur dan kalah…

    Gunakan akal sehat – mainkan logika…
    Jika keinginan kita pasti kalah dengan keinginan Allah, lalu untuk apa kita menghabiskan sisa hidup kita yg sudah singkat ini untuk mengikuti keinginan kita…???
    Padahal maunya Gusti Allah sangat sederhana lho… dan saya yakin, tidak akan terbersit dalam keinginan Allah untuk menzalimi kita..

    Keinginan kita pasti untuk kita – tapi belum tentu untuk Allah…
    Tapi kalau keinginan Allah pasti 100% untuk kita…
    Jadi… mana yang kita pilih, keinginan kita..? atau keinginan Allah..??

  21. guyon-guyon aja…..
    disini mungkin banyak yang dilelahkan oleh ilmu…karena banyaknya ngelmu2 yang diamalkan……
    tetapi tidak apa-apa karena Allah berkehendak begitu…apa kita bisa menolak?

    Bagus juga tulisan di atas diguru-kan….karena kalau cuma dibaca lengkap sebuku (Adab Suluk, contributor: Syaikh Abdul Qodir Al Jilany)….orang akan penasaran yok opo toto coro lakune….

    karena kalau dekat2 “fana” / suwung…sedikiit kasyaf terbuka…hati sudah kemana-mana, tetapi akal fikiran masih buntu..jadinya kayak santri jadzab (jadab)…dikiro kenthir/gendheng…..tetapi gak apa-apa karena kehendak Allah begitu..apa kita bisa menolak kehendak Allah..?

    dari tipi9 mungkin tipsnya slamet setelah shalat baca ayat kursi 11, ta 9 ,kali…sambil plencing yo gak popo

    matur nuwun,

  22. bregud

    Maunye sih , harapan cepat terkabul dan….naik derajat pula dgn ridho Allah….. Hehehehehe…..hehehehe

  23. thorique

    TERKADANG HIDUP INI TERASA BEGITU MELELAHKAN, LELAH DENGAN KEINGINAN HAWA NAFSU KITA SENDIRI, TAPI,……..NGELAWANYA KOK SUSAAAAAAAH SEKALI, HABIS MELAWANYA DGN HAWA NAFSU JUGA,
    YA ALLAH SELAMATKAN LAHIR BATIN DUNIA AKHERATKU YA ALLAH

  24. absennnnnnnn
    soreeeeeeeeeeeeeeee
    hadirrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr…..

  25. santri kuburan

    yg paling enak jd orang itu MANUT sama perintah2NYA, krn dng MANUT itulah insyaallah kita akan di kasihi & di sayangi Allah.

  26. Dolly cahkemit

    pgen.

  27. Dalam&penuh makna
    Kalimat yg plng sy suka di atas adalah JERITAN TOBAT-NYA PARA PENDOSA LEBIH DISUKAI TUHAN KETIMBANG GEMURUH TASBIHNYA PARA ULAMA
    top markotop daah…qeqeqe
    Jd Kangen nih sm kopi buatan yuut khozin&senyuman biyung zizah 37…pada kemana ya…

  28. Kempongpengelana

    As salamuallaikum nderek nyimak kalean belajar matur sembah nuwun. Wasalamuallaikum

  29. gimantolo

    Assalamualaikum Ki salam kenal ,mhn dilanjut ulasan do’anya sampai selsai biar tambah adem hati ini,salam tuk sedulur semua

  30. Mbah Partok

    Sungguh Sebuah Jalan Sufi

  31. Alim

    subhanallah………………
    luar biasa….!!!
    Ki Alus telah mendapatkan karomah dari HIZIB JAILANI…………
    NDEREK NGALAP BAROKAHNYA NGGIH Ki……..

  32. embun pagi

    salam sejahtera semuanya,salam kenal
    ijin nyimak.m’kasih

  33. agus

    terimakasih pencerahannya ki,mudah mudahan Alloh swt ,memberikan perlindungan dan kekuatan kepada kita semua sehingga kita dapat menjalankan perintahnya dan menjauhi apa yang menjadi larangan Nya. Amiiiin yaa Robb

  34. mohon untuk mengcopy taks ini

  35. Putro bintoro

    Subhanalloh

  36. joko degul

    hati ini menjadi terhenyuh membaca artikel aki,smoga kita tdk d jadikan budak nafsu oleh dr kita sendiri… ya allah bimbinglah kami ke jln yg kau ridhoi…amiiin

  37. wapabcd

    klik disni

  38. Ada amalah shalawat:

    Allahumma shalli ‘ala sayyidina muhammadin…

    dibaca 124.000 kali

    dibaca 1000x kira2 lamanya 10 menit
    20 jam 120.000 kali
    diselingi makan shalat dll…jadi tidak tidur dari magrib sampai magrib hari berikutnya….

    mau mencoba…..???? hasilnya paling tidak : kelelahan ngelmu akan terobati, dada lapang, sedih melayang…

    amalan ini dari penuturan habib umar bin ahmad bin ali bafaqih, majlis shalawat darul muhibbin seyegan

  39. Artikelnya sangat memberikan wawasan dan membangun hati,jiwa dan pikiran serta kesadaran.

  40. Allah Azza Wa Jalla Maha Adil dan Bijaksana, walaupun doa Kita belum di Izabah tetapi Allah Azza Wa Jalla memberikan kenikmatan yang lain untuk kita bahkan lebih Berkah dengan apa yang Kita inginkan. Yang terpenting adalah bisa mensyukuri dengan apa yang telah diberikan-Nya kepada Kita.

  41. soekirman

    Assalamu’alaikum. mohon ijn bergabung untuk belajar dan mengamalkannya

  42. adong

    Itulah cara mndekatkan diri pada Allah namun jgn lupa semua itu hrs berimbas kpda sesama dan alam semesta,,,sungguh indah pribadi2 yg ingin mensucikan diri dan lebih indah lg mengajak dan membantu sesama untk berbuat dan bertindak lebih baik lg.krna rasul hidup d tengah2 umat,,baik kpda Allah dan baik kpda sesama.itulah khidupan yg sebenarnya

  43. Andri.h

    Alhamdulillahhirrobbil a’lamin

  44. tq…, info

  45. ass..
    sak derenge kula njaluk pangampunten,
    gimna ki cara tobat yg sesungguhnya krna dlu sya prnah wat doza bsar di mata allah..
    mhon pncerahannya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: