Alhamdulillah puji syukur kita panjatkan kehadiran Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayahnya sehingga salah satu rangkaian acara HUT KWA “Pengaktifan Daya Pusaka” bisa terlaksana dengan baik dan lancar.  Saya mengucapkan terima kasih yang tiada terhingga atas partisipasi sedulur2 semua sehingga acara yang kami gelar tidak ada kendala sama sekali.

Persaudaraan yang terjalin akrab di forum tersebut merefleksikan bagaimana seharusnya kita hidup di masyarakat. Toleransi dan saling menghargai berbagai agama keyakinan dan budaya sesuai dengan semboyan BHINNEKA TUNGGAL IKA. Berbeda-beda tetapi tetap satu prinsip yaitu menjaga kesatuan dan persaudaraan. Yang kuat melindungi yang lemah. Yang kaya membantu yang miskin. Yang berilmu berkenan untuk membagi ilmunya agar kita semua bisa maju dan bertambah wawasannya.

Nah, blog KAMPUS WONG ALUS ini telah berumur 4 (empat tahun). Blog ini hadir pada bilan April 2009 sebelum era facebook dan twitter semarak seperti sekarang ini. Kini meskipun lahir era baru yaitu era jejaring sosial namun era blog belum habis. Sebab blog menawarkan kelebihan yang tidak dimiliki era jejaring sosial yang lain.

Sengaja pada tahun ini, acara ulang tahun kami bagi menjadi dua acara. Acara pertama adalah “pengaktifan Daya bertuah” yang sudah berlangsung sukses dan lancar pada hari Kamis 4 April 2013 kemarin mulai pukul 19.30 s/d Jumat pagi bertempat di pelataran Mushola Balai Diklat Jl Majapahit 5 Sidoarjo.

Acara ulang tahun kedua yaitu Semedi, Ziarah Ruhani ke makam leluhur, dan pengijazahan ilmu yang insya allah akan digelar pada Hari Jumat tanggal  26 April 2013 yang akan datang. Tempat Tanggal dan waktu masih bisa berubah menunggu kepastian dari beberapa pihak yang terkait dan bila sudah fix akan kita umumkan di blog.

PENGAKTIFAN DAYA PUSAKA

foto acara kamisProsesi acara “Pengaktifan Daya Pusaka” tersebut dimulai dengan mengumpulkan pusaka yang dibawa sedulur-sedulur di dalam mushola. Di sisi kanan mushola sudah kami pajang dalam posisi berdiri tujuh pusaka yang masing-masih memiliki “tuah” yang berbeda-beda. Ada tuah kerezekian yaitu keris dengan dhapur gumbeng, ada tuah kekebalan (anti cukur/anti bacok/anti senjata api) yaitu tombak korowelang, ada tuah pengasihan yaitu keris patrem mini, ada tuah keperkasaan yaitu keris Satrio/Karno tanding, ada tuah kebegawanan/keresian/kependetaan/kebangsawanan yaitu cis sajen, ada tuah menjebol kesaktian lawan yaitu tombak baru klinthing, dan tombak cacing kanil dengan tuah untuk kekayaan, naik derajat dan kemakmuran. Foto-foto masing-masing pusaka monggo di buka http://www.pusakakwa.wordpress.com

Para sedulur kami persilahkan untuk meletakkan pusaka-pusakanya di depan tujuh pusaka tersebut. Satu persatu mereka meletakkannya sesuai dengan hati nurani. Sengaja tidak saya sampaikan ‘tuah’ di masing-masing pusaka yang saya bawa dengan harapan agar sedulur juga berkenan untuk belajar menayuh pusaka tersebut. Ada yang menurut saya tepat letaknya. Ada yang tidak. Yang meletakkanya tepat, misalnya ada sedulur yang membawa keris omyang jimbe diletakkan di depan keris dhapur banyu mili.

Selanjutnya saya membaca doa mantra untuk mohon ijin agar sekiranya para goib yang ada di tujuh pusaka itu berkenan untuk membagi dan mengaktifkan daya yang ada di masing-masing pusaka yang dibawa oleh para sedulur. Begitu saya rapal mantra, tampak masing-masing goib keris tersebut memancarkan daya ke pusaka-pusaka (keris/pusaka/benda-benda apapun yang diletakkan di depannya.

Acara selanjutnya adalah ‘pengijazahan’ daya tiga pusaka kepada para sedulur. Tiga goib penunggu pusaka yaitu cis sajen, tombak korowelang dan cis naga segi empat tersebut memancarkan daya kepada sedulur yang mengikuti ‘pengijazahan’. Di sesi ini ada kejadian unik yaitu selesai ‘pengijazahan’ saya mengambil gambar sedulur-sedulur. Ee… tak satupun yang jadi…kecuali satu foto yang tampak luapan energi yang berlimpah dan kabur padahal sebelumnya kamera tidak saya uprek/setting ulang. Tampak dengan mata batin bahwa setiap sedulur yang ikut pengijazahan telah terisi daya yang luar biasa. Alhamdulillah…

foto acara kamis2

Sedulur-sedulur yang berbahagia, demikian sedikit yang bisa saya sampaikan dan selamat ulang tahun blog KAMPUS WONG ALUS.. semoga blog ini semakin mampu menjadi jembatan tali silaturahim antar suku, antar budaya, dan antar generasi. Salam paseduluran.. terima kasih..

wongalus

@wongalus, 2013

Iklan