MENJADI MURID DARI MAHA GURU


wongalus

Ketika menghadap Allah SWT, kita tidak membutuhkan pengetahuan atau ketinggian ilmu, karena toh ilmu itu milik DIA.

Cukup menghadap DIA dengan kebodohan dan kekotoran jiwa, lalu buka dan pasrahkan hati, niscaya DIA YANG MAHA GURU yang akan mengajarkan ilmu-NYA.

Jadi, hanya satu ilmu yang patut kita bawa untuk menghadap-Nya, yakni kebodohan kita. Kembali ke zero state…

@wongalus,2013

Iklan

48 pemikiran pada “MENJADI MURID DARI MAHA GURU

  1. Selamat menunaikan ibadah puasa buat sedulur kabeh,,,, salam kenal kpda wongalus dan Sesepuh KWA semua

  2. Kemarin saya dapat komisi hanya seratus ribu, komisi ini hanya nyaloin jasa pasang komputer, sambil memegang uang itu saya berpikir, ini 2 lembar lima puluh ribuan. tidak ada tenaga dan keringat keluar dari badan saya tapi dapet seratus ribu rupiah, tiba tiba dapet lagi 7 lembar lagi dari komisi pasang aplikasi. sehingga saya megang 9 lembar limapuluh ribuan. sambil memegang uang itu saya berpikir dan teringat semua orang yg saya kenal, ada yg tukang bikin sumur upahnya 50.000/hari, ada yg buat sumur jetpump sama upahnya 50.000,-, ada yg kuli macul dan kuli panggul beras sama upahnya 50.000,- per hari. belum lagi kenalan yg suka ikut menggali dipinggir jalan baik kabel pln atau saluran pam, dia yg saya kenal pun cuma dibayar 50.000 per hari. saya bertanya ini jadinya uang siapa ? uang saya atau uang Allah SWT, jika alam beserta isinya milik Allah SWT berarti sebenarnya kita semua dalam keadaan berhutang kepada Allah SWT. saya berpikir bahwa banyak sekali hamba Allah SWT yang soleh yang mencari rejeki dengan cara yang halal dengan benar benar mengeluarkan keringatnya, Allah sangat senang dengan orang seperti ini. tiba tiba saya merasakan bahwa akan datang murka Allah SWT yg sangat dahsyat kepada orang orang yg mencari rejeki dengan cara tidak benar, maunya untung besar tanpa keluar keringat. apalagi para koruptor dan manipulator anggaran. akhirya saya putuskan nantinya Insya Allah akan saya salurkan sebagian rejeki saya ini untuk para fakir miskin. Salam hormat buat para guru dan sesepuh juga pembaca setia blog wong alus. cuma numpang komentar saja. Wassalam

  3. Dalam kosong dan ketiadaanlah kita bisa merasakan adanya yg maha ada…salim sungkem kagem Ki Wong Alus rahayu rahayu rahayu.

  4. matur nuwun atas pencerahanya..moga kita lbh mawas diri…slm asah asih asuh utk pengasuh dan anggota kwa…

  5. Assalamualaikum wr.wb buat semua para sesepuh kampus wongalus.
    Saya Aris Setiawan dari medan,
    Saya ingin sekali mengamalkan salah satu amalan dari blog ini,tapi saya ragu,ntah akan berhasil atau tidak. karna saya orangnya jarang melaksanakan sholat.

  6. Bila ada yg berkenan, untuk para anggota KWA,
    Saya minta nomor hp yg bisa dihubungi dong. Karna saya masih awam soal ilmu gaib,dan belajar otodidak.

  7. alhamdulilah sejatinya ilmu itu adlh kekosongan diri…tiada yg lain kecuali milik Allah….
    salam kagem kiWA…
    kangge wa’ kasan….
    kangge mas syamsul….
    kangge sedulur2 sedoyo ingkang smpun makempal ing blog kwa…

  8. Manusia tdk pnya daya apapun,lemah.krn اَللّهُ kita bs makan,minum,bernafas,beraktivitas.maka syukurilah nikmat itu….selamat menjalankn puasa saudaraku seiman.salam hormat kagem ki alus

  9. poro spuh.. kl boleh usul, pengen mengenal tentng MANUNGGALING KAWULA KLAWAN GUSTI. mohon di posting

  10. poro sepuh .. dibln puasa ini ada rasa ingn lbh mngenal TUHAN MOHON DIPOSTING MANUNGGALING KAWULA KLWAN GUSTI

  11. Sebagai seorang non muslim, saya mengagumi ajaran beberapa kyai disini, dan senang bahwasanya jika kita mau belajar lebih jauh, damai itu lebih indah dan menyejukkan. Sebenarnyalah jika kita mau membuka maa bathin, tidak ada batasn, kotak-kota sekat antar manusia hanya berdasar agamamu apa agamamku apa…

    Kita semua hanyalah debu di mata Tuhan YME, abu yang sekali tiup hilang tak berbekas… maka akan sangat berbahaya jika merasa aku lebih baik dari dirimu….

    Salam damai bagi seluruh keluarga besar bangsa Indonesia… damai.

  12. salam rahayu buat sesepuh KWA dan rekan rekan semuanya.saya hanya mau sharing saja monggo di pun renungkan.dalam website KWA banyak pelajaran juga amalan tingkat tinggi yang mestinya sdh diperhitungkan apa imbasnya jikalau mempelajarinya,pertanyaan saya ,,..siapa yang akan bertanggung jawab apabila terjadi sesuatu bagi yang mengamalkan pituah pituah kelas atas yang mestinya tidak semua usia bisa menerimanya,,contoh manunggaling …..,meraga sukma…..mengenal sedulur 4 dan 5 pancer dan masih bnyk lagi.suwun

  13. @Ki Warsito : Yang bertanggungjawab adalah diri sendiri krn toh si pengamal sebelumnya tdk meminta izin secara langsung ke penulis ilmu tsb. Oleh krn itu berhati-hatilah sebelum mengamalkan suatu ilmu dari Blog KWA.

    Dan menurut saya masih dibutuhkan seorang guru untuk membimbimbing pelaku dalam mengamalkan suatu keilmuan Al Hikmah walau keilmuan tsb sdh tertulis scr jelas di dlm Blog. Krn ada hal2 yg tdk ditemui saat membaca suatu keilmuan ttp akan ditemui saat mengamalkan/mempraktekkan ilmu tsb.

  14. Subhanalloh, Ringkas, padat & Mantap, salam sungkem kangge Ki Wongalus & para sesepuh Blog Kampus Wongalus tercinta,…Allohumma shollialaa Muhammad….Saw

  15. LAA HAULAA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAHIL ‘ALIYYIL ADZIIM. Mungkin itu yg dimaksud dari artikel di atas. map kalau salah, maklumm, , , ,
    saya murid baru d kampuzz ini. wassalaaamm

  16. Super pisan eta mah buat KWA.

    Singkat padat dapat dipahami, harusnya mudah dijalankan tapi sepertinya ….. .
    Selain merasa tidak berdaya, kecil (tidak sombong) dan mau bersabar sampai tercapai diterima jadi
    muridnya guru mursida.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s