ILMU UNTUK PIDATO


wongalus

Pidato atau berbicara di depan khalayak publik tentu membutuhkan skill/keterampilan dan pengalaman. Seorang juru kampanye, seorang pejabat publik, pembicara, penceramah, salesman, dll adalah mereka yang umumnya sudah menguasai teknik dan materi pidato yang sudah dipersiapkan secara matang. Oleh karena itu menguasai teknik berpidato tentu merupakan tuntutan bagi mereka yang ingin agar ide-idenya didengar dan diikuti orang lain.

Berikut ada ilmu yang berfungsi sebagai penguat dan stimulus agar kita bisa menjadi ahli pidato. Caranya:

1. Giat berlatih berbicara di hadapan orang banyak, tahap awal ungkapkan ide dan gagasan anda kepada minimal dua orang atau lebih

2. Kuasai diri dan jangan minder. Cara menghindari atau paling tidak mengurangi sifat minder adalah dengan “menganggap” bahwa masing-masing orang itu punya kelebihan, termasuk Anda. Ingatlah anda ini adalah CIPTAAN ALLAH SWT, Dzat yang Maha Mulia sehingga anda juga memiliki kemuliaan yang sama dengan yang lainnya.

3. Bacalah doa berikut sebelum pidato: BISMILLAHIRROHMANIRROHIM.  NUR TAJALLI SIFATULLAH, SIFAT AKU KALAM ALLAH, TERANG HATIKU HAMBA ALLAH, SEPERTI MUHAMMAD RASULULLAH, BERKAT DOA LAILAHA ILALLAH, BERKAT MUHAMMADARRASULULLAH.

4. Selanjutnya mulailah berpidato dengan gaya bahasa yang lancar dan tenang. Sapalah pendengar/hadirin dengan ucapan pembuka, misalnya ASSALAMUALAIKUM WR WB… SELAMAT PAGI, SALAM SEJAHTERA dll dan berikanlah kata pembuka yang baik dan sopan. Sampaikan materi pidato dengan jelas dan gamblang.

5. Akhiri dengan ucapan terima kasih kepada pendengar/hadirin dan tutup dengan kalimat dan doa yang baik, misalnya WASSALAMUALAIKUM WR WB dll.

Demikian sedikit uraian dari saya, semoga ada manfaatnya.

 salam asah asih dan asuh. Rahayu kang sami pinanggih.

@wongalus,2013

Iklan

35 pemikiran pada “ILMU UNTUK PIDATO

  1. Assalamu alaikum,
    Qobiltu. mudah”n bermanfaat untuk saya dan orang lain yg membutuhkan amin. Untuk keluarga besar wong alus al-fatihah sent

  2. assalamualaikum..

    ingin berkongsi juga dulu pernah terbaca ayat ini dari buku arwah datuk saya.. maksud ayatnya sama tetapi sedikit berbeza ayatnya.. begini
    ” Nur tajali Sifatullah, Sifat menjadi kalam Allah, Terangkan hati hambamu Allah, terang seperti Rasulullah”

    semoga sentiasa dalam petunjuk Allah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s