DOA MUSTAJABAH UNTUK ANAK NAKAL, SAUDARA NAKAL, PACAR NAKAL, SUAMI-ISTERI NAKAL


===UNTUK ANAK NAKAL/PACAR/SAUDARA/SUAMI-ISTERI YANG  NAKAL AGAR KEMBALI KE JALAN YANG BENAR YAITU  JALAN ALLAH SWT===

Rangkaian doa dimulai dari membaca surat  AL FATIHAH 1  x

Lanjutkan dengan baca rangkaian doa sbb:

LAW ANZALNAA HAADZAA ALQUR-AANA ‘ALAA JABALIN LARA-AYTAHU KHAASYI’AN MUTASHADDI’AN MIN KHASYYATI ALLAAHI WATILKA AL-AMTSAALU NADHRIBUHAA LILNNAASI LA’ALLAHUM YATAFAKKARUUNA 

(artinya Kalau sekiranya Kami turunkan Al-Quraan ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir)

THAA-HAA.

MAA ANZALNAA ‘ALAYKA ALQUR-AANA LITASYQAA. 

(artinya Kami tidak menurunkan Al-Qur’an ini kepadamu agar kamu menjadi susah)

ILLAA TADZKIRATAN LIMAN YAKHSYAA. 

(artinya tetapi sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah)

TANZIILAN MIMMAN KHALAQA AL-ARDHA WAALSSAMAAWAATI AL’ULAA. 

(artinya yaitu diturunkan dari Allah yang menciptakan bumi dan langit yang tinggi)

ALRRAHMAANU ‘ALAA AL’ARSYI ISTAWAA.

(artinya (Yaitu) Tuhan Yang Maha Pemurah. Yang bersemayam di atas ‘Arsy)

INNAMA AMRUHU IDZA ARODA SYAI’AN AYYAQULA LAHU KUN  YA ALLAH LEMBUTKAN HATI  ( sebutkan nama target) SEBAGAIMANA ENGKAU MELEMBUTKAN BESI UNTUK NABI DAUD FAYAKUN

Usai berdoa, Selanjutnya lakukan pilihan cara berikut ini. Pilihlah satu cara yang paling mudah anda lakukan:

Cara 1:

tiupkan ke ubun-ubun target

Cara 2:

baca ke air dan minumkan kepada target

Cara 3:

baca dan tiupkan ke tangan kanan dan letakkan di dada bagian jantung target.

Insya allah hati target akan segera luluh atas ijin Allah SWT. Amin YRA.

@kwa,2015

Iklan

20 pemikiran pada “DOA MUSTAJABAH UNTUK ANAK NAKAL, SAUDARA NAKAL, PACAR NAKAL, SUAMI-ISTERI NAKAL

  1. Assalamualaikum wr wb
    Salam takzim untuk Ki Wong Alus beserta sesepuh dan seluruh Keluarga besar KWA.

    Smoga Allah swt meridhoi kita semua. Amiin allohumma amiin.

  2. Asslamualaikum….
    Hadir…hadir…hadir…
    Salam hormat untk ki wong alus & klrg bsr kwa…
    Smga sukses & berkah….
    Amin…..

  3. Adakalanya kita mencari amalan-amalan tapi tidak mengamalkannya hanya sebatas koleksi dengan asumsi suatu saat mengamalkan, iya kalau sempat lha kalau nggak, kalaupun ngamalin hanya mengamalkannya sebentar terus berpindah amalan entah karena bosan, tidak yaqin, belum berkhasiyat, tertarik amalan wow lainnya dlsb, mengamalkannya dengan serba tanggung, mencari amalan yang pamungkas tanpa menyadari bahwa yang pamungkas itu bukanlah pada suatu amalan, amalan seumpama alat bantu yang mana namanya alat bantu itu kan tergantung sama pengguna alat tersebut, sewow apapun suatu amalan jika pengamalnya tidak wow maka tidak akan wow, kemudian di atas segalanya yang menguasai segala ikhtiar dan hasil adalah Sang Pencipta.
    Bagaimana agar amalan jadi wow, maka wowkanlah amalan itu dengan istiqomah.
    Niatkan istiqomah untuk mencari yang namanya ikhlash.
    Adakalanya kita mewiridkan amalan tertentu selama 7 hari dengan hitungan tertentu dengan iming-iming bisa ditajrib amalannya, ada yang gagal ada yang sukses, yang gagal akhirnya trauma tirakatan yang sukses makin semangat, nasib orang memang beda-beda walaupun ikhtiarnya sama, nah yang gagal ngamalin amalan tertentu selama 7 hari maka harusnya ngerti isyarat lelaku tersebut, yakni amalkan lagi seminggu, nah caranya ya jika amalan ilmu tertentu seminggu dibulan ini gagal maka praktekkan lagi seminggu dibulan depan, bila gagal lakukan lagi bulan depan, atau lanjutin terus setelah masa lelakunya selama seminggu itu selesai selama sebulan maupun sampai ngerasain hasilnya, kadang penghambatnya adalah kita yang nggak yaqin, amalannya sih tergantung kitanya dan kitanya pastinya tergantung sama Allah, Dialah yang mewujudkan semua hasrat kita, kalau kita benar-benar ingin dikabulkan do’a kita maka kita pun seharusnya berdo’a dengan giat, meski awalnya kita berdo’a, amalan, wirid dengan adab seperti pekerja yang pengen digaji, itu wajar, namanya juga latihan menuju ikhlash, mungkin openingnya adalah berperan sebagai hambaNya yang suka nagih-nagih padahal ibadahnya uring-uringan, namun terus nagih dan nagih, kemudian pelan-pelan tapi pasti cara beribadah jadi lebih baik kalau nagih terus dapat mulu dan ibadah makin memburuk, jangan-jangan kena istidraj, apakah bisa berpedoman bahwa insyaf akan ada waktunya, kalau sempat insyaf kalau nggak, apakah yang bisa diharap selain ampunanNya, tapi.. selama masih ngirup oksigen kok lupa insyaf apa karena tahu kalau Tuhan Maha Pengampun terus memasang target bakalan insyaf bulan anu atau tahun anu, tapi siapa yang tahu malah nggak sempat tobat, waktu boleh saja diumpamakan pedang, tapi pemilik mutlaqnya ya Tuhan, kalaulah dikata Stop, maka berhentilah waktu si hamba didunia terus ngelanjutin waktu di alam qubur dlsb sampai hari qiyamat, sebelum ke qubur apakah kita siap sedia meski susah payah dengan beraneka macam campur aduknya perasaan ataukah kita malah salah persiapan, semuanya pasti terjawab tuntas dan kita tidak bisa nolak karena kita sudah berjanji untuk menaati ketentuanNya untuk terjadi demikian maka pasti terjadilah, berarti selagi hidup maka ada kesempatan untuk kembali dengan damai padanya dengan membawa iman, semoga…
    Jadi , ada baiknya sebelum mengamalkan wiridan, amalan, asma, hizib dlsb niatkan diri seniat-niatnya untuk ingin menjadi berkah supaya bisa menggerakkan hati agar lebih baik dan giat dalam beribadah, jadi bila hasil tirakatannya nggak sesuai harapan ya jadi woles gitu, semuanya masih loading, berbaik sangka aja.
    Oke, to the point deh…
    Berikut ini amalan yang berkhasiyat untuk membuka pintu rezeqi lahir bathin menurut karakter pengamalnya, Insya Allah.

    Tata caranya adalah di amalkan setiap selesai sholat wajib,,,, plus wiridan yang menguras waktu, nyali dan tenaga setiap malamnya :
     setiap selesai sholat lima waktu[shubuh, zhuhur, ashar, isya’] dan juga selesai sholat jum’at bacalah dengan penuh cinta pada mukjizat Nabi Muhammad Shollaallohu ‘alayhi wa sallam:
    – Surat Alfatihah 1x
    – Ayat kursi 1x
    – Al ikhlash 1x
    – Alfalaq dan Annas 1x
    – Selesai baca Surat2 tersebut bacalah Ayatnya 11x
    .
    .
    .
    .
    .
     Pada malam hari juga sekitar jam 9 atau jam 10 atau jam 11 ataupun tengah malam jam 12 ataupun dii atasnya, yang mana yang luang deh, pastikan kalau mau wiridan segar bugar dulu, kalau ngantuk ngopi dulu atau tidur dulu ntar bila terbangun dipertengahan malam bisa diwirid, jangan kita pasang gaya super keren kalau mau ngobrol dengan orang lain, maupun super santun pas dialog sama orang2 terhormat, tapi mau berdo’a modenya ngantuk, uring-uringan, kalau kita nggak respect didepan orang tua bisa kena gampar nah untunglah kita nggak langsung dicabut nyawa kita pas lagi do’a ketika ngantuk, uring-uringan, malas-malasan, berdo’a dengan mode cuekbebek, ngelamun, ngekhayal, Yaa arhamarrohimiin alangkah kasih sayangnya pada semua ciptaanNya.
    Lanjut caranya, khusus tiap malam lakukanlah sholat sunat hajat dua raka’at atau kalau semangat silakan sholatnya 4 raka’at bacaan selepas fatihah terserah hafalan masing-masing lalu bacalah dengan tenang, rileks, tentram dan penuh cinta terhadap mukjizat Nabi Muhammad Shollallohu ‘alayhi wa sallam, Surat-surat Alquran berikut ini :
    – Alfatihah 7x
    – Bacalah Ayat kursi dengan konsentrasi sebanyak 99x dengan cara hitungan 18x selesai 18x tsb tiupkan ke telapak tangan kanan yang bertanda angka ١٨/18 dalam huruf arab dan hitungan 81x begitu selesai 81x tiupkan ke telapak tangan kiri yang bertanda angka ٨١/81 dalam huruf arab[ayat kursi dibaca dengan di awali basmalah ke99 bacaannya]
    – Al ikhlash 3x
    – Alfalaq dan Annas masing-masing 3x
    – Kemudian baca Ayatnya, diwirid 1000x kalau nggak sanggup sebanyak itu 900,800,700-100x saja sebenarnya diri kita pasti sanggup tapi nafsu kita yang nggak, dimana ada kemauan disitu ada jalan, diwiridkan dengan tenang jangan buru-buru sampai bacaannya jadi cepat nggak jelas, Ayatnya pendek kok masa sama sesama manusia kita kuat ngobrol berjam-jam tapi bermunajat nggak kuat, jangan membacanya seperti nafas orang berlari kan kita nggak lagi jadi maling, bacalah seolah kita sedang berinteraksi dengan Ilahi melalui munajat dengan AyatNya, jadi berdo’alah dengan adab sejuta kali lebih santun, lebih takut, lebih rindu, daripada berbicara dengan ortu, guru ilmu dunyawi maupun ukhrawi, ulama, umaro dlsb, caranya ya usahakan masing-masing, karena yang tahu sesantun apa diri kita hanyalah diri kita doang, yang nyetelnya attitude kita kan kita masing-masing. Jadi selama mewiridkan tetaplah fokus, wiridkan dengan mata terbuka saja dengan permisalan tatapan seperti sedang sholat akan lebih baik amalannya dihafalin dulu biar mudah fokus, Apabila ada gangguan apa saja, ingatlah kita sedang berinteraksi dengan Ilahi via Ayatnya bukan ingin yang lain, abaikan gangguan lain entah itu nyamuk atau apalah, anggap saja angin lalu.
    Disamping amalan tersebut, akan lebih baik sering bersholawat dan beristighfar, baca surat-surat Alquran seperti Yasin, Waqi’ah dlsb dikala niat dikala sempat.
    Jika tidak ada perubahan dalam seminggu boleh berhenti, nyoba sekali terus stop juga nggak ada yang larang, ngetest sampai sebulan juga sip, karena wirid pasti berbuah warid{karunia} kapan ia berbuah?
    Do’a yang dipanjatkan kinerjanya nggak sama dong sama nanam bibit nunggu jadi pohon terus berbuah. Kinerja do’a itu tidak disangka-sangka, diluar prasangka manusia, laa hawla wa laa quwwata illaa billaah.
    Jika, Ilahi mengabulkan hari itu, maka terjadilah, jika minggu itu maka terjadilah jika pada bulan itu maupun tahun itu maka terjadilah dengan indahnya, tidak ada siapapun yang sanggup merintangi karunia Ilahi pada kita dan tidak ada caranya jika sebentuk hasrat yang tidak ditakdirkan buat kita mampu kita ambil meski berkolaborasi dengan siapapun di alam jagad raya ini.
    Amalkan ikhtiar bathin pendamping ikhtiar lahir ini dengan istiqomah khatam seminggu secara tertib lakukan lagi seminggu demi seminggu sampai tak terasa terlampaui sebulan dst, fasihkan lidah dengan Ayat-AyatNya, sambil perhatikan dengan seksama pengalaman selama mengamalkannya, Insya Allah dalam beberapa bulan akan ada perubahan rezeqi lahir dan bathin yang menakjubkan dimata pengamalnya meski biasa-biasa saja menurut pandangan orang lain, intinya ya sabar, kuatkan kesabaran seperti kuatnya sang bunda mengandung anaknya selama 9 bulanan, maka mari wiridan sampai waridnya[hasilnya] nampak.
    Pengamalnya janganlah berbuat zholim terhadap orang lain baik itu muslim maupun kafir, jangan juga zholim sama hewan maupun merusak alam dengan kedua tangannya, karena ketika berbuat zholim maka terbukalah pintu kebinasaan untuk kita.
    Do’a orang yang terzholimi itu luar binasa super sekali.
    Karena ketika terzholimi pilihannya adalah antara memaafkan si zholim atau meminta pertolongan Tuhan untuk membinasakan orang-orang yang zholim.

    Inilah Ayatnya :

    إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ
    “INNALLOOHA HUWAR ROZZAAQU DZUL QUWWATIL MATIIN”
    [SURAT ADZ-DZARIYAT AYAT 58]

  4. Assalamu’alaikum
    Salam peseduluran..

    Menyimak ulasan @Byakko, sy jd bercermin pd diri sy sendiri, sudahkan hamba yang dhoif ini memiliki sifat “IKHLAS”, Walhasil.. astghfirullahal adziim.., hamba yang faqir ini teramat sangat jauh dr sifat IKHLAS.

    Benarkah ikhlas itu rahasia? Benar, ikhlas itu rahasia antara pelakunya dan Allah SWT. Siapa pun tidak dapat mengetahui dengan pasti apakah seseorang itu ikhlas atau tidak. Orang lain baru akan tahu kalau seseorang itu ikhlas apabila ia mengaku bahwa dirinya ikhlas, atau Allah SWT berkenan memperlihatkan dampak atau akibat dari keikhlasan seseorang tersebut kepada manusia-manusia sekitarnya, sehingga orang-orang akan dengan mudah mengetahui keikhlasan dari seseorang.

    Di bawah ini beberapa hadist yang mudah2an membuat kita semua dapat meraih “IKHLAS” dalam setiap gerak-gerik kita baik dalam hablumminallah ataupun hablumminannas..

    Sulaiman Bin Yasar ra meriwayatkan bahwa sekelompok pemuka penduduk Syam —sekarang bernama Suria— bertanya kepada Abu Hurairah. Mereka berkata, “Wahai tuan guru! Ceritakanlah kepada kami sebuah hadits yang tuan telah dengarkan langsung dari baginda Rasulullah saw.” Abu Hurairah ra menjawab, “Baiklah, Rasulullah saw pernah bersabda, ’Sesungguhnya manusia yang pertama kali kelak akan diadili —pada pengadilan akhirat nanti— adalah seseorang yang mati dalam peperangan (mati syahid). Dihadapkanlah orang tersebut kepada Allah SWT, diajukanlah amal orang tersebut dan Allah pun Maha Mengetahuinya. Kemudian, Allah SWT bertanya, ‘Apa saja yang kamu kerjakan ketika di dunia?’ Orang tersebut menjawab, ‘Saya berperang di jalan-Mu ya Allah, sampai-sampai saya mati terbunuh dan mati syahid.’ Allah berfirman, ‘Kamu bohong, yang benar kamu berperang supaya kamu dapat dikatakan sebagai ‘pahlawan’, dan mereka telah menyebutmu demikian.’ Lalu, Allah memerintahkan malaikat untuk menyingkirkan orang tersebut dari hadapan Allah SWT dan melemparnya ke dalam neraka.

    Ada juga seseorang yang belajar ilmu pengetahuan dan telah bisa mengajarkan ilmu pengetahuan tersebut kepada orang lain. Ia juga telah bisa membaca Al-Qur`an, lalu dihadapkanlah orang tersebut kepada Allah SWT. Diajukanlah amal orang tersebut kepada-Nya dan Dia-pun Maha Mengetahui. Kemudian, Allah SWT bertanya, ‘Apa yang kamu kerjakan ketika di dunia?’ Orang itu menjawab, ‘Saya belajar ilmu pengetahuan dan telah pula mengajarkannya kepada orang lain. Saya juga telah membaca Al-Qur`an demi Engkau, wahai Allah.’ Allah berfirman, ‘Kamu bohong, kamu belajar ilmu pengetahuan supaya dikatakan sebagai orang pandai, ahli ilmu, ulama, atau intelektual. Engkau membaca Al-Qur`an supaya dikatakan sebagai orang yang mampu membaca Al-Qur`an dengan baik, dan itu semua sudah dikatakan oleh mereka.’ Lalu, Allah memerintahkan malaikat untuk menyingkirkan orang tersebut dari hadapan Allah serta melemparkannya ke dalam neraka.

    Setelah itu, ada seseorang yang diberi keluasan harta oleh Allah SWT, lalu dihadapkanlah orang tersebut kepada Allah. Diajukanlah amal orang tersebut kepada-Nya dan Allah pun Maha Mengetahui. Allah SWT bertanya, ‘Apa yang kamu kerjakan ketika di dunia?” Orang tersebut menjawab, “Saya tidak pernah meninggalkan suatu jalan yang Engkau cintai untuk menginfakkan harta pada jalan tersebut, kecuali telah saya infakkan harta yang saya miliki demi Engkau, ya Allah.’ Allah berfirman, ‘Kamu bohong, kamu lakukan semua itu supaya kamu dikatakan orang yang dermawan, dan itu sudah dikatakan oleh mereka.’ Lalu, Allah memerintahkan kepada malaikat untuk menyingkirkan orang tersebut dari hadapan Allah SWT serta melemparkannya ke dalam neraka.” (HR Muslim)

    Bukan untuk menggurui para sesepuh maupun sedulur KWA yang lainnya, sungguh hamba yang dhoif ini juga sedang menata hati dan niat dalam rangka mencari ridho-Nya.

    Wassalam…

  5. Ping balik: DOA MUSTAJABAH UNTUK ANAK NAKAL, SAUDARA NAKAL, PACAR NAKAL, SUAMI-ISTERI NAKAL | KAMPUS ILMU GAIB DAN IZASAH ILMU

  6. Ping balik: AMALAN MELEMBUTKAN DAN MENAKLUKKAN HATI YANG KERAS | KAMPUS ILMU GAIB DAN IZASAH ILMU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s