DSC02565Assalamu alaikum Warohmatullahu Wabarokatuh.

KWA Jayakarta (dahulu bernama KWA Jakarta) adalah perwakilan KWA Pusat (Sidoarjo, Jawa Timur), yang meliputi area Jakarta, Bogor, Depok dan Tangerang. Dan sebagai bentuk kepedulian kami terhadap permasalahan yang ada di dalam masyarakat yang menyangkut bidang spiritual maupun metafisika, maka kami akan mengadakan acara Pengijasahan Keilmuan dan Bakti Sosial KWA Jayakarta.

Acara ini mengenakan biaya seikhlasnya tanpa adanya ketentuan nominal tertentu untuk semua pelayanan kami, baik itu pengijasahan keilmuan (khusus anggota KWA), pengobatan, terapi ataupun konsultasi, yang mana biaya ini akan kami pergunakan untuk komsumsi panitia dan biaya operasiona lkepanitiaanlainnya.

DSC02548Kegiatan ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti oleh masyarakat umum dan sekitarnya. Adapun kegiatan Pengijasahan Keilmuan dan Bakti Sosial ini akan diadakan pada  :

Hari / Tanggal            :  Sabtu, 23 Januari  2016

Waktu                         :  Pukul  19:00 – 22:00WIB

Tempat           :  Halaman  Museum  Fatahillah

                        Jl. Taman  Fatahillah  No. 1, Kota,  Jakarta  Barat

 AcaraBakti Sosial ini meliputi kegiatan  :

  1. Pengobatan Medis dan non Medis
  2. PengobatanMetodeRuqyah
  3. PengobatanMetodePijat&Totok
  4. PengobatanGurah (Mata, Tubuh)
  5. Pembersihan Aura Tubuh
  6. Pengisian& Booster Tenaga Dalam
  7. Konsultasiberbagaipermasalahanhidup
  8. Pengisian energi ke benda-benda pusaka (keris/tombak, dll)
  9. Konsultasi Supranatural semua masalah (rejeki, pengasihan, keselamatan, dll)
  10. Pengijasahan Keilmuan secara langsung oleh Sesepuh/Senior/AnggotaKWA Jayakarta

 Pengijasahan  Keilmuan  (khusus anggota KWA):

  1. Aji Gineng  Tingkat  I–>Ki  Sabdo  Sejati

Pada masa silam, Bekel Mada yang pada akhirnya dikenal dengan sebutan Mahapatih Gajah Mada dan merupakan murid kinasih Bhgawan Amongraga menerima warah berupa ajian sakti Aji Gineng yang konon juga dikuasai dengan sempurna oleh Satria Panegak Pandawa, Bimasena. — konon, ajian ini diterima langsung dari sang ayah yang begitu mencintainya, Dewa Bayu.

Khasiat dari ajian yang satu ini adalah, tubuh menjadi kuat sentosa serta kebal terhadap serangan senjata tajam. Jadi bukan tidak mungkin, di samping memiliki ajian-ajian yang lain, ajian ini juga merupakan salah satu andalan sang Mahapatih dari kerajaan Majapahit. Kita dapat membayangkan, dengan segala keberanian serta ketegarannya, Mahapatih Gajah Mada di dampingi Empu Nala yang merupakan Panglima Angkatan Laut beserta dengan ribuan prajurit lainnya mengarungi lautan dan menjelajahi daratan untuk menaklukkan negeri-negeri tetangganya. Bahkan sampai ke Madagaskar. Pada saat inilah keampuhan Aji Gineng berhasil dibuktikan oleh Mahapatih Gajah Mada. Ia berhasil mempersatukan nusantara di bawah panji-panji Gula Kelapa yang merupakan kebesaran dari Wilwatikta.

DSC02528Jika diperhatikan dengan saksama, maka khasiat dari ajian ini setara dengan aji Pancasona. Betapa tidak, selagi tubuh yang menguasai ilmu ini masih tersentuh oleh empat unsur, yakni api, air, udara dan tanah, maka ia takkan dapat pralaya. Walau tujuannya baik, tetapi entah kenapa, tak banyak orang yang berminat untuk mengkaji ataupun mendalami Aji Gineng. Mungkin hal ini disebabkan, si penghayat dilarang keras melanggar tatanan keluarga, masyarakat, negara dan agama yang dianutnya — di samping sepanjang hidupnya ia tak boleh berbohong walau sekalipun. Jika dilanggar, maka si penghayat harus memulai ritual (puasa) lagi agar kadar ilmu tersebut tidak berkurang.

Ubo Rampe (syarat) untuk pengijasahan Aji Gineng  :

–  7  macam sayuran merambat (Buncis, Kecipir, Kacang Panjang, Mentimun, Pare, Tomat, Kangkung, Labu Siam)  –>  (dimasak)

–  Taoge(dimasak)

–  Telor ayam kampung  (direbus)

–  Nasi dari ketan hitam, ketan merah dan ketan putih  (dikukus)

–  Ikan asin  (digoreng)

–  Sambal gula jawa kelapa  (terbuat dari parutan kelapa setengah tua, dikasih bumbu gula merah, garam, bawang putih, cabe. Setelah itu diuleg rata dan dikukus).

Dipersilahkan calon peserta penerima pengijasahan Aji Gineng mempersiapkan sendiri-sendiri ubo rampenya.

  1. Attunement Reiki  Tingkat  I–>Ki  Sabdo  Sejati

DSC02583Reiki berasal dari bahasa jepang.Reiki adalah gabungan dari kata “Rei” yang berarti alam semesta dan “Ki” berarti energi. Dengan kata lain Reiki adalah energi alam semesta atau biasa disebut para praktisi Reiki sebagai Energi Ilahi dan mempunyai tingkat getaran yang sangat tinggi juga energinya sangat halus dibanding energi Prana atau energi tenaga dalam lainnya. Orang yang pertama kali menemukan Reiki adalah seorang pendeta Budha yang bernama Dr.Mikao Usui setelah bermeditasi selama 21 hari di gunung Kurama. Ada juga sumber yang mengatakan Reiki sebetulnya sudah dipergunakan para Pendeta Tibet jauh sebelum Master Mikao Usui menemukan Reiki.

  1. Keilmuan dari Ki  Ageng  JJ  Tajir  aka  Ki  Ageng  Banyu  Biru

Untuk Contac Person (CP) bisa menghubungi saya di nomor Handphone 0877 7557 3775 (Telpon/SMS/Whatsapp). Silakan datang, lihat dan beri komentar setelah sedulur sekalian melihat kiprah KWA Jayakarta dengan formasi baru ini dalam mengadakan acara ini. Terima kasih atas perhatian Sedulur sekalian untuk meluangkan waktu membaca tulisan ini.

Wassalamu Alaikum Warohmatullahu Wabarokatuh.

Jakarta,  15 Januari  2016

Ketua  KWA  Jayakarta/Panitia,

(Anyabrea Valentine / Ki Ageng Bayu Penanggungan)

Iklan