Author Archives: wongalus

AMALAN INGIN BERTEMU


Nasrudin
dinghani@yahoo.com

BISMILLAHHIRRAHMANIRRAHIM,
INI SATU PETUA KPD YG MAHU MENCUBA NYA, ANDAINYA KITA INGIN BERTEMU DGN SESE0RANG, SEBELUM KITA TURUN TANGGA ATAU KELUAR PINTU RUMAH KITA
BACA

INNAL BAQ0R0 TASYA BAHA ‘ALAINA,

NIAT BERTEMU DGN YG DIHAJATI, C0NT0H UNTUK PERGI MEMINANGKE, MERISEK KE DAN SEBAGAI NYA, INSYA ALLAH AKAN BERTEMU, TERIMA KASIH @@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 20 Komentar

HASBUNALLOH WA NI’MAL WAKIIL


gus santri
muhammadmubarok17@gmail.com

Saya ijazahkan kepada semua anggota KWA…..

HASBUNALLOH WA NI’MAL WAKIIL
(450 KALI 1X SEHARI ATAU 2X SIANG&MALAM).

Hasbunalloh wa ni’mal wakiil secara njlentreh diwedar dalam kitab Sirrul Jalil (alhamdulillah, saya sdh dizinkan Kyai saya mengijazahkan semua isi kitab tsb). Dan memang dalam kitab tsb kebanyakan menggunakan wirid lafadz tadi 450. Barang siapa istiqomah 450(kalau bisa 1 majlis) kali setiap hari, maka akan dicukupi semua kebutuhannya, disenangi masyarakat, mulia dunia akhirat, dan cepat berhasil cita2nya..@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 48 Komentar

QIYAM RAMADHAN


Saya akan menambahkan sedikit yang berhubungan dengan Qiyam Ramadhan (shalat malam Ramadhan)

1.Dalilnya :

Pertama ari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
“Barangsiapa mendirikan shalat malam di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala (dari Allah~ niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. ” (Hadits Muttafaq ‘Alaih)

Kedua ari Abdurrahman bin Auf radhiallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyebut bulan Ramadhan seraya bersabda :”Sungguh, Ramadhan adalah bulan yang diwajibkan Allah puasanya dan kusunatkan shalat malamnya. Maka barangsiapa menjalankan puasa dan shalat malam pada bulan itu karena iman dan mengharap pahala, niscaya bebas dari dosaiiosa seperti saat ketika dilahirkan ibunya.” (HR. An-Nasa’i, katanya: yang benar adalah dari Abu Hurairah),” Menurut Al Arna’uth dalam “Jaami’ul Ushuul”, juz 6, hlm. 441, hadits ini hasan dengan adanya nash-nash lain yang memperkuatnya.

2. Hukumnya:
Qiyam Ramadhan (shalat malam Ramadhan) hukumnya sunnah mu ‘akkadah (ditekankan), dituntunkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan beliau anjurkan serta sarankan kepada kaum Muslimin. Juga diamalkan oleh Khulafa’ Rasyidin dan para sahabat dan tabi’in. Karena itu, seyogianya seorang muslim senantiasa mengerjakan shalat tarawih pada bulan Ramadhan dan shalat malam pada sepuluh malam terakhir, untuk mendapatkan Lailatul Qadar

3, Keutamaannya:
Qiyamul lail (shalat malam) disyariatkan pada setiap malam sepanjang tahun. Keutamaannya besar dan pahalanya banyak.
Firman Allah Ta’ala :”Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya ”( Maksudnya mereka tidak tidur di waktu biasanya orang tidur, untuk mengejakan shalat malam) , sedang mereka berdo’a kepada Tuhannya dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebahagian dari rizki yang Kami berikan kepada mereka. “(AsSajdah: 16).
Ini merupakan sanjungan dan pujian dari Allah bagi orang-orang yang mendirikan shalat tahajjud di malam hari. Dan sanjungan Allah kepada kaum lainnya dengan firman-Nya :”Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam; dan di akhir-akhir malam mereka momohon ampun (kepada Allah) . ” (Adz-Dzaariyaat: 17-18).
“Dan orang-orangyang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.” (Al-FuYqaan: 64).
Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi(dengan mengatakan: Hadits ini hasan shahih dan hadist ini dinyatakan shahiholeh Al-Hakim) dari Abdullah bin Salam, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
Wahai sekalian manusia, sebarkan salam, berilah orang miskin makan, sambungkan tali keReluargaan dan shalatlah pada waktu malam ketika semua manusia tidur, niscaya kalian masuk Surga dengan selamat. ”
Juga diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dari Bilal, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:”Hendaklah kama mendirikan shalat malam karena itu tradisi orang-orang shalih sebelummu. Sungguh, shalat malam mendekatkan dirimu kepada Tuhanmu, menghapuskan kesalahan, menjaga diri dari dosa dan mengusirpenyakit dari tubuh” (Hadits ini dinyatakan shahih oleh Al-Hakim dan Adz-Dzahabi menyetujuinya, 1/308),
Dalam hadits kaffarah dan derajat, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:”Dan termasuk derajat: memberi makan, berkata baik, dan mendirikan shalat malam ketika orang-orang tidur’: dinyatakan shahih oleh Al-Bukhari dan At-Tirmidzi)” Lihat kitab Wazhaa’ifu Ramadhan, oleh Ibnu Qaasim, hlm. 42, 43.
Dan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasalllam :”Sebaik-baik shalat setelah fardhu adalah shalat malam. ” (HR. Muslim).

4, Bilangannya :
Termasuk shalat malam: witir, paling sedikit satu raka’at dan paling banyak 11 raka’at. Boleh melakukan witir dengan satu raka’at saja, berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam :
“Barangsiapa yang ingin melakukan witir dengan satu raka’at maka lakukanlah. ” HR. Abu Dawud dan An-Nasa’i.
Atau witir dengan tiga raka’at, berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam :”Barangsiapa yang ingin melakukan witir dengan tiga raka ‘at maka lakukanlah. ” (HR. Abu Dawud dan An-Nasa’i)•
Hal ini boleh dilakukan dengan sekali salam, atau shalat dua raka’at dan salam kemudian shalat raka’at ketiga.
Atau witir dengan lima raka’at, diiakukan tanpa duduk dan tidak salam kecuali pada akhir raka’at.
Berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:
“Barangsiapa ingin melakukan witiu dengan lima raka’at maka lakukanlah. “(HR. Abu Dawud dan An-Nasa’i).
Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, beliav mengatakan:
“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam biasanya shalat malam tiga belas raka’at, termasuk di dalamnya witir dengan lima raka ‘at tanpa duduk di salah satu raka ‘atpun kecuali pada raka’at terakhir. ” (Hadits Muttafaq ‘Alaih).
‘Ketiga hadits tersebut dinyatakan shahih oleh Ibnu Hibban.
Atau witir dengan tujuh raka’at; dilakukan sebagaimana lima raka’at. Berdasarkan penuturan Ummu Salamah radhiallahu ‘anha :
“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam biasanya melakukan witir dengan tujuh dan lima raka ‘at tanpa diselingi dengan salam dan ucapan. “(HR, Ahmad, An-Nasa’i dan Ibnu Majah).
Boleh juga melakukan witir dengan sembilan, sebelas, atau tiga belas raka’at. Dan yang afdhal adalah salam setiap dua rakaat kemudian witir dengan satu raka’at.
Shalat malam pada bulan Ramadhan memiliki keutamaan dan keistimewaan atas shalat malam lainnya.

5. Waktunya :
Shalat malam Ramnahaan mencakup shalat pada permulaan malam dan pada akhir malam.

6. ShalatTarawih:
Shalat tarawih terrnasuk qiyam Ramadhan. Karena itu, hendaklah bersungguh-sungguh dan memperhatikannya serta mengharapkan pahala dan balasannya dari Allah. Malam Ramadhan adalah kesempatan yang terbatas bilangannya dan orang mu’min yang berakal akan memanfaatkannya dengan baik tanpa terlewatkan.
Jangan sampai ditinggalkan shalat tarawih, agar memperoleh pahala dan ganjarannya. Dan jangan pulang dari shalat tarawih sebelum imam selesai darinya dan dari shalat witir, agar mendapatkan pahala shalat semalam suntuk. Hal ini didasarkan pada sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam :”Barangsiapa mendirikan shalat malam bersama imam sehingga selesai, dicatat baginya shalat semalam suntuk. ” (HR. Para penulis kitab Sunan,dengan sanad shahih) Lihat kitab Majalisu Syahri Ramndhan, oleh Syaikh Ibnu Utsaimin, him. 26-30.
Shalat tarawih adalah sunat, dilakukan dengan berjama’ah lebih utama. Demikian yang masyhur dilakukan para sahabat, dan diwarisi oleh umat ini dari mereka generasi demi generasi. Shalat ini tidak ada batasannya. Boleh melakukan shalat 20 raka’at, 36 raka’at, 11 raka’at, atau 13 raka’at; semuanya baik. Banyak atau sedikitnya raka’at tergantung pada panjang atau pendeknya bacaan ayat. Dalam shalat diminta supaya khusyu’, bertuma’ninah, dihayati dan membaca dengan pelan; dan itu tidak bisa dengan cepat dan
tergesa-gesa. Dan sepertinya lebih balk apabila shalat tersebut hanya dilakukan 11 raka’at.(Yaitu berdasarkan hadits Aisyah radiallahu’anha yang artinya : ” Tiadalah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam menambah (rakaat), baik di bulan Ramadhan atau (di bulan) lainya lebih dari sebelas rakaat”. (HR. Al-Bukhari dan An-Nasa’i)

Hanya itu saja yang bisa saya sampaikan, Apabila Ada Yang Kurang Berkenan Saya Mohon Maaf, Karena Manusia Tidak Luput Dari Kesalahan Atau kekhilafan.Semoga apa yang sedikit saya sampaikan ini ada manfaatnya.
Amin…

Wassalamu’alaikum Wr.Wb

KI AGENG JEMBAR JUMANTORO

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 28 Komentar

DO’A SHOLAT DHUHA


mas akik
totok_pands@yahoo.com

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM..
ALLAHUMAMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA,WAL BAHAA-A BAHAA-UKA,WAL JAMAALA JAMAALUKA,WAL QUWWATA QUWWATUKA,WAL QUDRATA QUDRATUKA,WAL ISHMATA ISHMATUKA.
ALLAHUMMA INKAANA RIZQI FISSAMA-I FA ANZILHU,WA INKAANA FIL AEDHI FA-AKHRIJHU,WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU,WAINKAANA HARAAMAN FATHOHIRHU,WAINKAANA BA’IDAN FA QARIBHU,BIHAQQIDHUHAA-IKA WABAHAAIKA,WA JAMAALIKA WAQUWWATIKA WAQUDROTIKA,AATINI MAA ATAITA ‘IBAADAKASH SHALIHIIN

semoga bermanfaat. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 10 Komentar

ASMA SUNGE RAJEH (versi lain)


WongJowo
kuntul@yahoo.com

Bismillahirrohmanirrohim, dengan memohon ridho-NYA, kami ijazahkan ASR….

INNA QUWWATIN KATABAN QUWWATA KITABAN QUWWATI BI QALAMULLAH BI QUWWATULLAH 1000x 7 hari.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 285 Komentar

KEUTAMAAN SHALAT TARAWIH MALAM KE-1 SAMPAI MALAM KE-30


ki ahmad

Dari Ali bin Abi Thalib ra bahwa dia berkata: Nabi SAW ditanya tentang keutamaan-keutamaan tarawih di bulan Ramadhan. Kemudian beliau bersabda:
1. Orang mukmin keluar dari dosanya pada malam pertama, seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.
2. Dan pada malam kedua, ia diampuni, dan juga kedua orang tuanya, jika keduanya mukmin.
3. Dan pada malam ketiga, seorang malaikat berseru dibawah ‘Arsy: “Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat.”
4. Pada malam keempat, dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqan (Al-Quran).
5. Pada malam kelima, Allah Ta’ala memeberikan pahala seperti pahala orang yang shalat di Masjidil Haram, masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.
6. Pada malam keenam, Allah Ta’ala memberikan pahala orang yang berthawaf di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.
7. Pada malam ketujuh, seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa a.s. dan kemenangannya atas Fir’aun dan Haman.
8. Pada malam kedelapan, Allah Ta’ala memberinya apa yang pernah Dia berikan kepada Nabi Ibrahin as
9. Pada malam kesembilan, seolah-olah ia beribadat kepada Allah Ta’ala sebagaimana ibadatnya Nabi saw.
10. Pada Malam kesepuluh, Allah Ta’ala mengaruniai dia kebaikan dunia dan akhirat.
11. Pada malam kesebelas, ia keluar dari dunia seperti saat ia dilahirkan dari perut ibunya.
12. Pada malam keduabelas, ia datang pada hari kiamat sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama.
13. Pada malam ketigabelas, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan.
14. Pada malam keempat belas, para malaikat datang seraya memberi kesaksian untuknya, bahwa ia telah melakukan shalat tarawih, maka Allah tidak menghisabnya pada hari kiamat.
15. Pada malam kelima belas, ia didoakan oleh para malaikat dan para penanggung (pemikul) Arsy dan Kursi.
16. Pada malam keenam belas, Allah menerapkan baginya kebebasan untuk selamat dari neraka dan kebebasan masuk ke dalam surga.
17. Pada malam ketujuh belas, ia diberi pahala seperti pahala para nabi.
18. Pada malam kedelapan belas, seorang malaikat berseru, “Hai hamba Allah, sesungguhnya Allah ridha kepadamu dan kepada ibu bapakmu.”
19. Pada malam kesembilan belas, Allah mengangkat derajat-derajatnya dalam surga Firdaus.
20. Pada malam kedua puluh, Allah memberi pahala para Syuhada (orang-orang yang mati syahid) dan shalihin (orang-orang yang saleh).
21. Pada malam kedua puluh satu, Allah membangun untuknya sebuah gedung dari cahaya.
22. Pada malam kedua puluh dua, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan dan kesusahan.
23. Pada malam kedua puluh tiga, Allah membangun untuknya sebuah kota di dalam surga.
24. Pada malam kedua puluh empat, ia memperoleh duapuluh empat doa yang dikabulkan.
25. Pada malam kedua puluh lima , Allah Ta’ala menghapuskan darinya azab kubur.
26. Pada malam keduapuluh enam, Allah mengangkat pahalanya selama empat puluh tahun.
27. Pada malam keduapuluh tujuh, ia dapat melewati shirath pada hari kiamat, bagaikan kilat yang menyambar.
28. Pada malam keduapuluh delapan, Allah mengangkat baginya seribu derajat dalam surga.
29. Pada malam kedua puluh sembilan, Allah memberinya pahala seribu haji yang diterima.
30. Dan pada malam ketiga puluh, Allah ber firman : “Hai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari air Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku.”
Akhirnya, semoga amal ibadah kita diterima dan kita mendapatkan pangkat dan derajat dari Allah sebagai seorang yang bertakwa.

Sumber Hadist dari Kitab Duratun Nasihin, Bab Keistimewaan Bulan Ramadhan.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 69 Komentar

AMALAN MEMOHON REZEKI


Gentar alam
.gentaralam@yahoo.com

Sedulur semua agar permohon rejeki kita di kabulkan oleh ALLAH SWT.lakukan lah sholat duha 4 rokaat,
rokaat 1 bc.al fatiha 11x ayat qursyi 11x..
Rokaat ke 2.bc al fatiha 11x.al kafirun 11x,salam.
Rokaat ke 3.bc al fatiha 11x al falaq 11x an nas 11x..
Rokaat ke 4 bc al fatiha 11x al ikhlas 11x… Salam.bc istigfar.111x.subhanallah walhamdulillah walailahaillallahu allahu akbar wala haula wala quwata illa billahil aliyil adzim.111x doa sholat duha 41x.insya allah akan allah kabukan segala permohonan kita dengan cepat baik urusan dunya maupun urusan ahirat dan allah jamin tidak akan ada yg dapat mencelakan kita baik yg di bumi ataupun yg di langit….semoga ada manfaatnya klo ada salahnya sy mohon maaf wassalam. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 72 Komentar

PESAN LELUHUR UNTUK KEJAYAAN NUSANTARA


Ini adalah pesan yang baru saja saya terima malam ini dari leluhur. Bukan apa, ini hanya sebuah informasi berupa “wisik” sehingga para sedulur pejalan spiritual mengenali leluhurnya sendiri yang bukan dari jenis jin. Berikut kurang lebih dialog antara saya (WA) dengan seorang Leluhur Nusantara, seorang Raja Mataram (LR). Mohon maaf bila saya salah menafsirkan pesan-pesannya. Semata-mata ini karena kekurangan dan buramnya hati nurani saya.

WA: Banyak anggapan bahwa leluhur adalah golongan makhluk dari jenis jin. Ini mungkin pengaruh kitab suci yang hanya menjelaskan ada dua mahluk di bumi yang wajib beribadan yaitu Jin dan Manusia. Sebenarnya, bagaimana cara membedakan antara leluhur dengan jin?

LR: Sebenarnya mudah mengenali antara leluhur dan jin. Alat untuk membedakan keduanya adalah BATIN atau RAHSA. Kedatangan leluhur akan menentramkan sementara jin akan menggelisahkan. Sesunggunhnya, seseorang tidak harus tirakat wiridan, mengamalkan amalan tertentu dan sebagainya untuk bertemu leluhur. Kehadiran leluhur membuat kita tenang tentram. Sementara kedatangan jin saynag lain. Hawanya panas, emosi dan lainnya. Tiba-tiba angin semilir dan nyaman, baunya wangi dan sebagainya. Setiap orang bisa merasakan kehadiran leluhur asal hatinya tenang dan tentram. Nafsu dan emosi tertata dengan baik. Anggapan bahwa leluhur sama dengan jin itu karena hanya sebatas kemampuan dalam menafsirkan kitab. Kitab ada dua, kitab basah dan kitab kering. Kitab kering adalah kitab yang tertulis. Sementara kitab basah adalah kitab yang anda alami dan apa yang anda lihat dan rasakan yaitu alam semesta ini.

WA:Dimana sebenarnya leluhur itu berada?
LR: Para leluhur adalah orang-orang yang suci. Mereka itu sedang semedi dan menunggu salah satu keturunan yang mampu mengemban amanah di suatu tempat yang sepi dan terpencil. Leluhur menunggu sesuatu yang akan disampaikan dan menunggu kemuliaaan anak turun yang bisa menerima. Leluhur ini belum meninggal. Leluhur tersebut masih hidup dan menyepi, dan masih beraga. Pengelihatan orang biasa tidak akan mampu melihatnya. Leluhur tidaklah moksa seperti bayangan orang biasa pada umumnya. Mereka belum meninggal dan masuk ke alam barzakh. Namun mereka masih hidup di bumi sekarang ini.

WA: Jadi tugas mereka secara spesifik apa?
LR: Tugas mereka adalah menunggu datangnya keturunan yang mampu mengemban amanah tadi, menyampaikan ilmu atau kawruh, termasuk menyampaikan harta peninggalan dan lainnya.

WA: Bagaimana caranya menyampaikan ilmu atau kawruh?
LR: Sarana leluhur untuk menyampaikan pesan atau wejangan, bisa beragam caranya. Bisa disesuaikan dengan sarana, misalnya telepon, keris, mimpi atau yang lain. Ini berhubungan dengan masa meditasinya yang panjang. Untuk bangkit dari meditasinya dia kesusahan sehingga dia menggunakan kemampuannya batin dan diejawantahkan dalam beragam sarana yang ada dan disesuaikan dengan kemampuan anak cucu.

WA: Hanya itu?
LR: Bila masa yang ditunggu itu sudah datang maka dia akan menemui secara langsung dalam wujud aslinya dan setelah selesai maka dia akan kembali ke alam kelanggengan.

WA: Apa saja yang dilakukan para leluhur, apakah hanya meditasi?
LR: Tidak. Mereka senantiasan memohonkan keselamatan, keringanan dosa, kesejahteraan dan kemakmuran bagi anak cucunya. Mereka juga datang setiap tahun sekali, biasanya pada bulan Suro untuk berkumpul untuk membahas apa yang akan dihadapi oleh anak turunnya satu tahun mendatang.

WA: Apakah nanti bisa merubah takdir Tuhan?
LR: Tidak. Ketentuan Tuhan atau KUN FAYAYAKUNNYA tetap terjadi, Namun karena kesungguhan leluhur untuk mewiradati atau mengusahakan sehingga beban-beban anak cucunya akan berkurang. Disinilah fungsi para leluhur yaitu memberikan petuah dan wejangan sehingga anak keturunanya bisa mengambil langkah yang terbaik.
Misalnya saja ada peristiwa badai topan pada hari yang ditentukan. Para leluhur ini dengan kemampuan batinnya memintakan agar Tuhan berkenan memecah kekuatan badai topan agar tidak terjadi dalam satu wilayah saja dan membagi kekuatan angin sehingga tidak terjadi badai. Badai tetap badai namun kekuatannya berkurang karena terbagi dalam beberapa wilayah. Para leluhur ini akan menunjuk satu dua orang yang dipercaya dan dipandang memiliki kekuatan batin untuk mengusahakan agar badai bisa dipecah.

WA: Apa saran anda?
LR: Generasi penerus harus menghormati dan menghargai jasa-jasanya. Meski secara wadag mereka tidak ada namun mereka masih ada. Anak cucu jangan sombong bahwa apa yang diperoleh selama ini hanya upayanya saja, sebab para leluhur ini juga memiliki sumbangan yang besar terhadap kesuksesan anak cucunya.

WA: Bagaimana cara menghormati leluhur?
LR: Sebagai orang beragama, dia minimal sadar untuk saling mendoakan, menjaga adab, perilaku dan sopan santun kepada para leluhurnya. Jangan lupakan peran ibu bapak, kakek nenek dan seterusnya. Jangan lupakan budaya nenek moyang. Jadi misalnya kita tinggal di Jawa, Sumatra, atau Kalimantan maka juga harus menjaga budaya setempat.

Bila di Jawa, jangan lupa untuk menggelar ruwat desa dan lainnya. Ini adalah sarana untuk menghormati bumi dan alam sekitarnya. Para leluhur adalah menjaga harmoni alam.

WA: Bagaimana rasanya ditunjuk jadi manusia pilihan leluhur?
LR: Mungkin mereka akan kebingungan dan menganggap wejangan dari leluhur ini tidak masuk akal. Namun setelah diberi pengajaran, semua hijab-hijab ruhaninya dibuka maka dia akan mampu menangkap isyarat leluhur itu dengan bening. Perpaduan antara akal dan batin mereka lama kelamaan akan seimbang berjalan beriringan. Leluhur kadang memberikan pembelajaran secara keras. Misalnya menyuruh menguras isi dompetnya untuk membantu sesame, dikasihkan ke orang yang yang tidak dikenalnya, membatu orang yang kesusahan, dan sebagainya. Tapi leluhur akan menggantinya secara cepat bahkan berlipat-lipat. Kuncinya pada kepasrahan dan hati yang ikhlas.

WA: Apa yang harus dilakukan oleh rakyat Indonesia sekarang sehingga negeri ini sejahtera lahir batin, jauh dari derita dan nestapa, dijauhkan dari krisis?
LR: Kuncinya ada pada pemimpinnya. Pemimpin itu harus: Satu,didukung rakyat. Dua, dukungan dari bumi tempat dia dilahirkan. Ketiga, harus ada dukungan leluhurnya. Rakyat dan bumi ini sejatinya kan Tuhan yang sudah manunggal dengan isinya. Sementara leluhur yang memberi petuah dan saran serta mendudukan perkara-perkara pada tempatnya.

WA: Apakah negeri ini akan gemar ripah loh jinawi dan makmur sesuai dengan cita-cita bangsa kita?
LP: Setelah era kebangkitan banga Cina, maka bangsa kitalah yang akan jaya. Negara akan dipimpin oleh orang yang benar-benar adil dan mampu mengemban amanah dari rakyat. Mari kita tunggu bersama kedatangan pemimpin yang seperti itu. Semoga anda masih diperkenankan Tuhan untuk menyaksikan datangnya kejayaan negeri kita.

WA: Baiklah, terima kasih dan matur nuwun atas kedatangan panjenengan, leluhur kami. Semoga Anda senantiasa dalam lindungan Ilahi.
LR: Yo ngger, rahayu rahayu…

@wongalus,2010

Categories: PESAN LELUHUR UNTUK KEJAYAAN NUSANTARA | 182 Komentar

PENGIJAZAHAN ASMAK WALISONGO VERSI LENGKAP


Didik Mulyono
mr_sengkreng242@yahoo.com

Assalamualaikum kiwongalus lan poro sesepuh lan pini sepuh yang berada di kampus wong alus. Dengan ini saya mohon ijin untuk menularkan ilmu yang pernah saya miliki,sekaligus untuk melengkapi asmak walisongo yang sudah ada di blog ini.Asmak ini saya dapatkan dari guru ngaji saya,saat ikut perkumpulan sholawatan di daerah saya.Gresik. Saat saya membaca artikel ASMAK WALISONGO yang sudah ada saya merasa terketuk untuk ikut menularkan wirid saya dulu.Saya merasa asmak yang ada belum lengkap atau memang begitu adanya dari kang DIVIDI. Jika saya salah mohon di maafkan dan untuk para sesepuh mohon petunjuknya jika ada salah tulis dalam menshare asmak walisongo milik saya ini.

ASMAK WALISONGO VERSI LENGKAP
BISSMILLAHIRROHMAANIRROHIIM
ILA KHADROTIN NABIYYIL MUSTOFA MUHAMMADIN SHOLLALLOHU ‘ALAIHI WASSALAM WA ‘ALA AALIHI WASHOKHBIHI WAJAMII’IL AMBIYAAI WAL MURSALIIN WA AULIYAAISSHOOLIKHIINA WAL MALAAIKATIL MUQORROBIIN.WA KHUSUSON ILAA ABAINA ‘ADAM WA UMMIYA HAWA WAKHUSUSON ILAA KHADROTI SYAIDINA MAUKHAB. WAKHUSUSON ILAA KHADROTI SHULTHOONIL AULIYAAIL ‘AARIFIINA SYAYIDINAA SYECH ABDUL QODIR JAILANY RODHIALLOHU ANHU, WA AHLI BAITIHI WA FURUU IHI WA SYAIKHIHI WA MASYAABIKHIHI. WA KHUSUSON ILA KHADROTI AULIYAA ILLAAHIL GHOOIBIR RUQOBAA I NUQOBAA I NUJABAA I ‘ABDAL AUTAD LAMUSUL KHUTUB. WAKHUSUSON ILAA KHADROTIL AULIYAA I FII SYAIKHI AWWALUHA:

WA KHUSUSON ILAA KHADROTI SUNAN ROHMATULLOH (NGAMPEL).
WAKHUSUSON ILA KHADROTI SUNAN MAULANA IBROHOM ASMORO QONDI
WA KHUSUSON ILAA KHADROTI SUNAN MAULANA MAKDUM IBROHIM
WA KHUSUSON ILAA KHADROTI SUNAN PAKU ‘AINUL YAQIIN
WA KHUSUSON ILA KHADROTI SUNAN DERAJAT RADEN QOSIM
WA KHUSUSON ILAA KHADROTI SUNAN JA’FAR SODIK (KUDUS)
WA KHUSUSON ILA KHADROTI SUNAN SA’ID (MURIA)
WA ILA KHADROTI SUNAN GUNUNG DJATI (CIREBON)
WA KHUSUSON ILA KHADROTI SUNAN KALI JOGO(KADILANGU JAWA TENGAH)
QODHOO SHOLLALLOHU SIRROKUM WAKHUSUSON ILAA KHADROTI MAN AJAAZANII WA SYAIKHI WA MASYAA IKHI WAKHUSUSON ILAA KHADROTI WA LIDAINII, WA KHUSUSON ILAA KHADROTI JAAMI IL MUSLIMIINA WAL MUSLIMAAT MU’MINIINA WAL MU’MINAATIAL AKHYAA I MIN HUM WAL AMWAATH.(AL FATEHA 7X).

BISSMILLAHIRROHMAANIRROHIIM. IQRO BISMIRROBBIKALLADHII KHOLAQ.KHOLAQOL INSAANAMIN ‘ALAQ.IQRO WAROBBUKAL AKROM……sampai dengan………KALLA LA TUTI’HU WASJUD WAKTARIB. 1X

LAQOD JAA AKUM ROSUULUM MIN ANFUSIKUM ‘AZIIZUN ‘ALAIHIMA ANITTUM KHARIISUN ‘ALAIKUM BIL MU’MINIINA RO UFURROHIIM.FAINTAWALLAU FAQUL KHASBIYYALLOHU LAAILAAHAILLAAHUWA ‘ALAIHI TAWAKKALTU WAHUWA ROBBUL ‘ARSYIL ‘ADHIIM. 7X.

BISSMILLAA…..WA ANZALNAA KHADIIDA FIIHI BA’TSU SADIIDUN WAMANAA FI’U LINNASI WALIYA’LAMALLOHU MAYYANSUROHU WAROSUULAHU BILGHOIBI INNALLOOHA QOWWIYUNG ‘AZIIZU. 7X

BISSMILLAAH……WALAQOD AATAINA DAAWUUDA MINNA FADHLAA YAA JIBAALU AWWIBII MA’AHU WATTHOIRO WA A LANNAA LAHUL KHADIIDA.7X

BISSMILLAH…..BISSMILLAAHILLADHII LAA YADHURRU MA’ASMIHI SYAI UN FIL ARDHI WALAA FISSAMAA I WAHUWASSAMII’UL ‘ALIIM.7X

BISMILLAH…BISSMILLAAHI KHOOLIQIL AKBARI KHRRIS MIMMAA AKHOOFU WA AKHDHAR LAA QUDROTA LIL MAKHLUUQI KAAF HAA YAA ‘AIN SHOOD KHAA MIIM ‘AIN SIIN QOOF WA ‘ANNATIL WUJUUHU LIL KHAYYIL QOYYUUMI WAQODKHOOBA MAN KHAMALA DHULMAN WAKHASBIYYALLOOHU WANI’MAL WAKIIL NI’MAL MAULAA WANI’MAN NASIIR WALAA KHAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAAHIL ‘ALIYYIL ‘AHIIM. 7X

BISSMILLAH….ROBBII NAJJINII MINAL QOUMIDHOOLOMIIN.7X

BISSMILLAH….WA ALFI LAA YAMUUTU SAAILUN ILLA BI IDHNILLAAHI.7X

BISSMILLAAH…..ASYHADUANLAA ILAAHA ILLALLOH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADURROSULULLOH.ALLOHUMMA SHOLLI ‘ALAA SYAIDINA MUHAMMADIN WA ‘ALAA ‘AALI SYAIDINA MUHAMMAD.1X

BISSMILLAAH….NJOBO ALLOH,NJERO ALLOH,WA GHOIRUL KHAQ,GEDUNG ALLOH TUTUP NABI,KANCING ALLOH,ALLOH WUJUD,MUHAMMAD LAGI WUJUD,OPO MANEH LIYA-LIYANE HIYO DURUNG WUJUD

BISSMILLAAH…ANEKADAKE URIP MELBU ALLOH METU ALLOH,ANEKADAKE URIP UTEG DUNUNGNO,KODRAT HAK ADAM SUMINGKIRO,ALLOH ONO ING KENE.

BISSMILLAH…ASYHADU ALLA ILAA HA ILLALLOH WA ASYHADU ORA ONO OPO-OPO,SANGSORO SUMINGKIRO ALLOH MAREKO SHOLLALLOHU ‘ALAIHI WASSALAM,SUT GUMOLONG KENDANG GUMOLONG,TEGUH KIKAT KIKUT KEMRUKUT KARANG KARUT,AKU NGRESOYO KARO KOWE,SAKEHING LANCIP,SAKEHING LANDEP,SAKEHING PAMOR,KUWI KANG DARBENI,INGGIH KAWULONGERUMEKSANI MBOK DEWI PERTIWI INGKANG MANGGEN WONTEN PUSERING BUMI DALEM YEN LEPAT PANJENENGAN EMUTAKEN SOPO BAPAKE SEMAR TOGOG ARANE PETENG DEDET TAN KATINGAL YAA ALLOH YAA ROSULULLOH KEMUL ALLOH.SANGBANGKU ROSO SOPO KANG SEJO OLO MARING AKU KELUARGAKU LAN ROJO DARBEKU SIKILE TANPO TINDAK TANGANE TANPO NYEKEL IRUNGE TANPO NGAMBU KUPINGE TANPO NGRUNGU MATANE TANPO NDELENG CANGKEME TANPO NGUCAP UTEGE TANPO ANGEN2 TANPO KULIT TANPO DAGING TANPO GETIH TANPO BALONG MATIYO SISAN WONG KANG SEJO OLO MARING KELUARGAKU LAN ROJO DARBEKU ORA WARAS ORA MARI YEN ORA AKU SING NAMBANI LAA ILAAHA ILLALLOH MUHAMMADARROSULULLOH.SANGBANGKU ROSO SOPO KANG SEJO OLO MARING AKU KELUARGAKULAN ROJO DARBEKU CELATU TANPO BANYU NGUCAPE TANPO ILAT WADUKMU BENGKAH TIBAKNO ING BUMI SALEMBO OJO SIRI OBAH YEN DURUNG ONO JAGAT OBAH PREK KELIMPREK KEL KETRINGKEL SOKO AWAKMU DEWE.AKU GAGAH KOWE TUNGGAK AKU ANGGAK KOWE TUNGGAK KOWE KEDADEAN KOMO WURUNG AKU KEDADEYAN WORO SEMBODRO TALIPAK TALIPUK NGELEMPRUK KOYO KAPUK.BOPO ADAM IBU HAWA TIS PUTIH SONGKO BOPO TIS ABANG SONGKO BIYANG,MBOTEN WONTEN TIYANG KIYAT INGGIH KAWULO TIYANG KIYAT.LUPUT LORO KENO PATI,YAA ALLOH KANG MOHO AGUNG,SHOLALLOHU ‘ALAIHI WA SALAM,INGGIH KAWULO UTUSANE GUSTI ALLOH,SU KHURMAT ALLOH,LAN SEDEREK KULO GANGSAL INGKANG WONTEN KILEN JOYO BASUKI,INGKANG WONTEN LER JOYO LENGGONO,INGKANG WONTEN WETAN JOYO WINOTO,INGKANG WONTEN KIDUL JOYO BRONTO,INGKANG WONTEN TENGAH JOYO PANOTO WALI WOLU,SONGO TINARE,MALAIKAT SATUS SEKAWAN DOSO INGKANG GREKSO BADAN KULO,KELUARGA KULO,LAN ROJO DARBEK KULO.BOPO ADAM IBU HAWA,MENAWI LEPAT KULO NYUWUN NGAPURO,MENAWI LERES KULO NYUWUN PANDONGO(SELAMET 3X).SELAMET AWAK KULO KELUARGA KULO ROJO DARBEK KULO LAN SEDOYO FAMILI UGO KONCO2 KULO(ALLOHU KAFI,ALLOHU GHONI 3X)LAA ILAA HA ILLALLOH MUHAMMADDARROSULULLOH SHOLALLOHU ‘ALAIHI WASSALAM.

BISSMILLAH….MOTA MATINING PANGUCAPKU SIDO DADI DERIJIKU WESI,PULASANE ING EPEK-EPEKKU,TAK TIBAKNO GUNUNG JUGRUK,TAK TIBAKNOSEGORO ASAT,TAK TIBAKNO BUMI LAMBANG,TAK TIBAKNO WESI PECAH,TAK TIBAKNO WATU BELAH,TAK TIBAKNO KAYU REMUK,TAK TIBAKNO WONG IKU LEBUR DADI BANYU.SEDULURKU PAPAT LIMO NYOWOKU,ENEM BADANKU, PITU PANGERANKU, WOLUAWAKKU, SONGO AYANGKU, SOPO KANG KATIBAN PANGUCAPKU, KATIBAN TANGANKU,LEBUR DADI BANYU.EH YO AKU PALU BUMI, SIDO DADI, KULLU SYAI’IN JAH LAH BU TANGIO.

BISSMILLAH….LAA TUDRI KUHUL ABSORO WAHUWA YUDRI KUL ABSORO WAHUWAL LATHIIFUL KHOBIR.WA ‘ALALLOOHI FAL YATAWAKKALIL MU,MINIINA WA FIISSAMAA I RIZQOKUM WA MAA TUU ADUUN.7X

==KUNCI PENGGUNAAN==
BISSMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM,ASMAK KAROMAH WALISONGO SIRO METUO ONO GAWE “TULUNGONO AKU AREP….(diisi sesuai niat)…….BISSMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM, ALLOHU LATHIIFUN BI’IBAADIHI YARZUQU MAYYASYAAU WAHUWAL QOWWIYYUL’AZIIZUN.ALLOHUMMA INNII AS ALUKA ANTAR ZUQOONII RIZQON KHALAALAN WA SIQOO THOYYIBAA MIN GHOIRI TAGHOBIN WA LAA MASYAQQOTIN WA DHOIRI WA LAA TASHOBIN INNAKA ‘ALAA KULLI SYAI IN QODIR.

Demikian asmak walisongo semoga bermanfaat bagi sedulurku semua yang berada di blog kampus wong alus.silahkan diamalkan bagi yang membutuhkan.Untuk para sesepuh kampus nyuwun agungepun pangapunten ingkang katah jika ada kata2 yang tidak berkenan di hati panjenengan sedoyo.wassalam…….@@@

Categories: ASMAK WALISONGO VERSI LENGKAP | 209 Komentar

WIHDATUL AL-WUJUD DAN WIHDATUL MAUJUD


Oleh Ki Salik

DITERJEMAHKAN DARI TULISAN SYEIKH ABDUL HALIM MAHMUD, MANTAN REKTOR AL-AZHAR, MESIR.
1. Kami ingin memulai secara langsung dengan menguraikan sejenak tentang batasan diskusi dalam tema tersebut, yakni kami ingin membicarakan tentang wihdah al-wujud (kesatuan wujud) dan bukan tentang wihdah al-maujud (kesatuan maujud). Hal yang maujud itu banyak sekali, seperti langit, bumi, gunung, laut, pepohonan, spesies manusia dan lain-lain. Semua yang maujud tersebut memiliki perbedaan bentuk, rupa, warna, rasa , makanan, ukuran beratnya dan lain-lain. Tak ada seorang pun dari kalangan sufi yang sejati – seperti Ibn ‘Arabi dan al-Hallaj – yang mengatakan tentang wihdah al-maujud. Kalau orang mu’min yang biasa saja tidak pernah mengatakan tentang wihdah al-maujud, apalagi orang-orang sufi – yang merupakan mutiara orang-orang beriman. Mereka sangat takut untuk mengatakan yang demikian.
2. Pembelokan makna wihdah al-wujud menjadi wihdah al-maujud, ternyata banyak pendukungnya dalam setiap periode waktu.
Pertama, pada saat ulama sufi mengatakan tentang al-wujud al-wahid (wujud yang satu), para musuh mereka justeru menjelaskan konsep al-wujud al-wahid tersebut dengan pendekatan filosofis, sehingga wihdah al-wujud difahami dengan wihdah al-maujud, padahal di antara keduanya terdapat perbedaan yang sangat besar. Namun demikian, kebanyakan musuh kaum sufi menggunakan segala cara yang penuh dengan kebohongan dan keduastaan demi mematahkan argumentasi kaum sufi. Dalam pandangan mereka, “tujuan bisa menghalalkan segala cara”.
Kedua, satu hal yang berpengaruh terhadap kesalahfahaman tentang konsep sufi mengenai al-wujud al-wahid adalah pendapat Imam al-Asy’ari yang melihatnya dari kacamata filsafat kalam, bahwa “wujud adalah maujud itu sendiri”. Pendapat yang bercorak filosofis ini tentu tidak disepakati oleh orang-orang sufi dan juga oleh kebanyakan para pemikir Islam dan para filosofnya. Dalam pendapatnya yang bercorak filosofis ini, Abu al-Hasan al-Asy’ari bisa saja salah dan bisa saja benar. Begitu juga pendapat dan pemikiran filosofis beliau yang lain, bisa jadi salah dan bisa saja benar.
Sedangkan mereka yang tidak sepakat dengan pendapat al-Asy’ari di atas, memandang bahwa wujud tidak sama dengan maujud. Dengan wujud ini, jadilah wujud al-maujud. Ketika orang-orang sufi mengatakan tentang al-wujud al-wahid, para musuh mereka – apapun madzhab mereka – menjelakan konsep tersebut dengan mendasarkan diri pada pendapat al-Asy’ari di atas, sehingga mereka mengatakan bahwa al-wujud al-wahid sama dengan al-maujud al-wahid. Penjelasan dengan cara seperti ini – yakni dengan mendasarkan diri pada pendapat al-Asy’ari – membuat pendapat mereka lebih bisa dipercaya di mata musuh-musuhnya.
Persoalan ketiga, yang juga perlu diperhatikan adalah bahwa pendapat tentang wihdah al-maujud – dalam kacamata logika pembahasan – kurang bisa dibenarkan. Lagi pula gagasan tentang wihdah al-maujud yang tersebar di sana sini, merupakan sesuatu yang kacau dan menyesatkan, baik ditinjau dari segi maknanya maupun dari segi nilai filosofisnya, apa lagi konsep tersebut tidak dikenal dalam ajaran islam. Singkat kata, konsep tersebut – baik bentuk maupun maknanya – merupakan konsep yang menyesatkan.
Tambahan lagi, bahwa ungkapan wihdah al-maujud – yang sering dinisbatkan kepada al-Hallaj maupun kepada tokoh sufi yang lain – ternyata tidak pernah ditemukan dalam buku-buku mereka. Mereka tidak pernah menulis tentang konsep tersebut. Oleh karena itu, sangat jelas bahwa musuh-musuh mereka sengaja menisbatkan konsep tersebut kepada al-Halaj dan tokoh sufi yang lain, sehingga mereka memiliki alasan untuk menghukumi al-Hallaj dan kawan-kawan sebagai orang-orang yang kafir dan sesat.
3. Al-Wujud al-Wahid (wujud atau eksistensi yang satu)
Apakah ada hal yang meragukan dalam konsep al-wujud al-wahid tersebut? Sesungguhnya, itulah wujud Allah Swt yang ada dengan sendirinya tanpa membutuhkan sesuatu yang lain. Itulah wujud yang sebenarnya yang telah memberikan wujud kepada setiap yang ada. Tanpa wujud itu, maka sesuatu tidak mungkin ada. Wujud itulah Yang Maha Menciptakan, Yang Maha Meng-ada-kan dan Yang Maha Membentuk Rupa.
“Dialah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana yang dikehendaki-Nya. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (Qs. Ali Imran; 6).
Dengan demikian, hubungan Allah Swt dengan manusia adalah bahwa Allah Swt memberikan wujud kepada manusia yang dikehendaki-Nya, dalam setiap saat dan tersus menerus, sehingga manusia bisa hidup dalam “bentuk atau rupa” yang sesesuai dengan kehendak-Nya. Sedangkan hubungan Allah Swt dengan makhluk yang lain atau segala yang ada, juga sama polanya dengan hubungan antara Allah Swt dengan manusia. Misalnya, “Allah Swt menahan langit dan bumi supaya jangan lenyap; dan sungguh jika keduanya akan lenyap tidak ada seorangpun yang dapat menahan keduanya selain Allah” (Qs. Fathir; 41).
Yakni, Allah Swt mempertahankan wujud langit dan bumi, tetap mengatur keduanya dan tetap membuat keduanya berjalan seiring. Allah Swt mempertahankan langit dan bumi agar keduanya tetap ada dan berfungsi masing-masing. Jika Allah Swt tidak lagi “menahan” atau mempertahankan keduanya, maka keduanya akan binasa dan hancur berantakan.
Sesungguhnya Allah Swt senantiasa mengatur alam semesta ini. dia mengatur langit dan bumi, mengetahui apa yang dilakukan oleh setiap yang bernyawa, mengetahui semua butir atom, bahkan yang lebih kecil dari itu pun Allah Swt mengetahui dan mengaturnya, begitu juga dengan makhluk-makhluk lain yang besar-besar. Semuanya – baik yang di langit maupun yang di bumi – tidak bisa lepas dari ke-Maha Tahu-an Allah Swt.
Tentang ke-Maha Pengaturan Allah Swt ini, al-Qur’an dan Sunnah telah menjelaskannya dengan sangat gamblang, agar manusia tidak terlena; agar manusia menyadari bahwa keberadaan mereka tidak bersifat abadi; agar mereka tidak mengikuti hawa nafsunya; agar mereka “melepaskan pandangannya” ke atas dan menyaksikan cakrawala Tuhan; agar mereka mentauhidkan Allah Swt dalam bentuk beribadah kepada-Nya dengan seikhlas-ikhlasnya. Suatu keikhlasan yang tidak bercampur dengan syirik yang berupa hawa nafsu, harta, meteri maupun naluri kehewanannya.
Kami ingin menggambarkan bagaimana pendapat al-Qur’an tentang hal ini. Sesungguhnya Allah Swt telah menghadapkan kita dalam surat al-Waqi’ah dengan berbagai pertanyaan yang biasanya kita lupakan;
o “Jelaskanlah (kepada-Ku) tentang air mani yang kamu pancarkan. Apakah kamu yang menciptakannya, atau Kami yang menciptakannya?”(Qs. al-Waqi’ah; 58-59).
o “Jelaskanlah (kepada-Ku) tentang apa yang kamu tanam? Apakah kamu yang menumbuhkannya ataukah Kami yang menumbuhkannya?” (Qs. al-Waqi’ah; 63-64).
o “Jelaskanlah (kepada-Ku) tentang air yang kamu minum? Apakah kamu yang menurunkannya dari awan ataukah Kami yang menurunkannya?” (Qs. al-Waqi’ah; 68-69).
o “Jelaskanlah (kepada-Ku) tentang api yang kamu nyalakan (dari gosokan-gosokan kayu)? Apakah kamu yang menjadikan kayu itu atau Kamikah yang menjadikannya?’ (Qs. al-Waqi’ah; 71-72).
Dari beberapa ayat di atas, dapat diambil logika kebalikannya, yakni jika Allah Swt menghendaki, bisa saja Dia tidak menciptakan apapun, Dia tidak menjadikan suatu buah menjadi masak, Dia tidak menurunkan air dari awan, Dia tidak menumbuhkan kayu bakar, dan lain-lain. Sesungguhnya, di tangan Allah Swt lah segala urusan, baik yang positif maupun yang negatif. Di tangan Allah Swt lah urusan makhluk-Nya, apakah Dia mau menciptakan ataukah tidak.
Tidakkah kamu berfikir tentang “lemparan” yang kamu lempar? Sesungguhnya “bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar…” (Qs. al-Anfal; 17). Tidakkah kamu berfikir tentang kemenangan dalam jihad(mu)? Sesungguhnya Allah Swt lah yang membuat kamu menang dalam berjihad. Sedangkan mereka yang terbunuh sesungguhnya “bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allah lah yang membunuh mereka” (Qs. al-Anfal; 17).
Begitu juga, Allah Swt lah yang telah memberikan rizki dan makanan bagi manusia.
“Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit), kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya, lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu, anggur dan sayur-sayuran, zaitun dan pohon kurma, kebun-kebun (yang) lebat, dan buah-buahan serta rumput-rumputan, untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu” (Qs. ‘Abasa; 24-32).
4. Ke-Maha Tahu-an dan ke-Maha Kuasa-an Allah Swt sebenarnya telah dirasakan dan dialami oleh manusia, tetapi mereka tidak pernah memperhatikannya. Mereka seperti hewan yang tidak pernah berfikir dan merenungkan semua itu. Allah Swt tidak pernah “disemayamkan” dalam hati dan keinginan mereka. Keinginan dan cita-cita mereka hanya berurusan dengan bagaimana caranya mereka bisa mengisi perut mereka, menimbun emas dan permata, meraih jabatan dan bagaimana mereka mempertahankan kekuasaannya. Mereka mendengar ayat-ayat Allah Swt, tetapi tidak pernah merenungkannya. Ayat-ayat tersebut tidak pernah berpengaruh dalam diri mereka. Mereka tenggelam dalam ni’mat Allah Swt yang teramat banyak, tetapi semua ni’mat itu tidak membuat mereka berterima kasih dan bersyukur kepada Allah Swt. Allah Swt tidak “berada” dalam hati, pikiran, lingkungan dan kehidupan mereka.
Namun demikian, ada sebagian manusia yang tidak memiliki sifat-sifat di atas. Mereka itulah orang-orang yang tenggelam dan menyaksikan kebenaran dan cakrawala Ilahiyah, berenang dalam samudera-Nya dan menemukan mutiaranya. Mereka selalu bersyukur dan berterima kasih atas segala ni’mat dan karunia-Nya yang selalu mereka rasakan dalam setiap sendi kehidupan mereka, sehingga Allah Swt pun menambahkan ni’matnya kepada mereka. “Jika kalian bersyukur, maka Aku tambahkan (ni’mat-Ku) kepada kalian…” (Qs. Ibrahim; 7).
Mereka bertaqwa kepada Allah Swt dengan sebenar-benar taqwa, sehingga Allah Swt memberikan ilmu kepada mereka. Mereka menjadikan Allah Swt sebagai Petunjuk dan Penolongnya, sehingga Allah Swt pun memberi petunjuk kepada mereka menuju jalan-Nya yang lurus dan menolong mereka terhadap diri mereka sendiri dan musuh-musuh mereka. Mereka secara terus menerus berusaha untuk merealisasikan makna tauhid, baik dalam ucapan, aqidah, perasaan maupun perbuatannya. Mereka betul-betul menghayati bahwa pernyataan Asyhadu an lailaha illallah mengandung makna yang sangat dalam yang tidak mungkin bisa dihayati oleh selain mereka.
Bagi mereka, makna syirik sangat jelas dalam bentuk yang tidak mungkin bisa difahami oleh orang-orang yang masih disibukkan oleh urusan duniai dan keluarga. Mereka hancurkan syirik dan berhala-berhalanya yang berupa hawa nafsu, syaitan, egoisme dan lain-lain. Singkat kata, mereka tutup semua pintu yang berpotensi menimbulkan syirik, agar syirik tidak bersemayam dalam hati mereka, baik syirik yang nyata maupun syirik yang tersembunyi. Dengan demikian, makna la ilaha illallah menjadi mantap dan kokoh dalam perasaan, tingkah laku dan maqam mereka. “… maka ke manapun kamu menghadap di situlah wajah Allah” (Qs. al-Baqarah; 115).
Di manapun mereka berada, Allah Swt senantiasa bersamanya. Allah Swt lebih dekat kepada mereka daripada urat leher mereka sendiri. Allah Swt lebih dekat kepada mereka daripada teman dan keluarga mereka. Allah Swt meliputi mereka, sehingga mereka tidak melihat selain Allah Swt yang bisa mengokohkan langit dan bumi. Mereka tidak melihat selain Allah Swt yang bisa memudahkan urusan. Dalam pandangan mereka, tidak ada yang bisa memiliki kekusaan selain Allah Swt. Dia-lah yang memberikan kekuasaan kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya. Dia juga yang melengserkan kekuasaan dari tangan siapa saja yang dikehendaki-Nya. Dia-lah yang memuliakan dan menghinakan siapa saja yang dikehendaki-Nya.
Mereka telah menjadi rabbaniyun. Allah Swt “ada” dalam penglihatan, pendengaran, anggota tubuh dan hati mereka. Tidak ada yang luput dari pengawasan Allah Swt.
5. Para sufi membantu mereka yang ingin menempuh jalan menuju Allah Swt dan melakukan jihad secara terus menerus agar manusia bisa melepaskan diri dari belenggu materi dan melepaskan pandangannya ke langit.
Para sufi berusaha untuk menghadapkan wajah manusia kepada Allah Swt melalui ni’mat-Nya yang telah mereka rasakan dan juga melalui ciptaan-Nya. Sungguh, Allah Swt telah menyempurnakan setiap ciptaan-Nya. Mereka menghadapkan wajah manusia kepada Allah Swt melalui bunga yang sedang berkembang; melalui pepohonan yang sedang tumbuh; melalui matahari yang bersinar cerah; melalui bulan yang bersinar lembut; dan melalui bintang-bintang yang bertebaran dan berada dalam orbitnya. Singkat kata, melalui semua cipatan-Nya yang ada di alam semesta ini, para sufi mencoba menjelaskan makna ayat di bawah ini;
“Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu, Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis, kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu melihat sesuatu yang tidak seimbang? Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu yang cacat dan penglihatanmu itupun dalam keadaan payah”(QS. al-Mulk; 1-4).
Bahasa kaum sufi adalah bahasa penghayatan, bukan seperti ungkapan “berbusa” para ulama kalam dan filsafat. Dalam bahasanya sendiri, kaum sufi memaparkan bahwa Allah Swt memberikan wujud kepada semua yang maujud; menjadikan yang berdiri bisa berdiri; membuat yang berjalan bisa berjalan; dan menyebabkan yang bergerak menjadi bergerak.
Allah Swt – dalam bahasa Ahli Sunah, khususnya penganut Asy’ariyah – adalah yang memotong, tetapi Dia bukan pisau yang memotong. Dia-lah yang membakar, tetapi Dia bukan api yang membakar. Dia-lah – ketika Dia menghendaki – yang berfirman kepada api: “Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim” (Qs.al-Anbiya; 69), sehingga api pun menjadi dingin dan tidak membahayakan.
Setiap kali para sufi mengungkapkan tentang al-wujud al-wahid ini dan mengumandangkannya, orang-orang menganggap para sufi sudah melewati batas dan keterlaluan. Padahal, para sufi tidak akan melampaui apa yang telah digariskan oleh ayat al-Qur’an yang memberikan penggambaran tentang keagungan Allah Swt dan pengawasan-Nya, yang tidak berarti bahwa “yang satu” itu bersifat “menyatu” dan bukan pula “keterpaduan” antara Sang Khaliq dengan makhluknya atau antara Yang Disembah dengan yang menyembahnya. Ayat itu adalah:
“Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zhahir dan Yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu”(Qs. al-Hadid; 3).
Ayat tersebut dan juga ayat-ayat lain yang telah kami sebutkan pada dasarnya bertujuan untuk mendorong kita menuju pengakuan atas ke-Maha Kuasa-an Allah, dan Maha Pengawasan-Nya, sedangkan pengawasan Allah meliputi semua hal. Ayat itu juga mendorong agar kita menghayati bahwa Allah swt mengarahkan manusia untuk “kembali berlari” menuju Allah dalam setiap urusannya, dan juga agar manusia mengagungkan diri-Nya sehingga terealisirlah pernyataan la illa ha illallah.
Lebih dari itu, semua yang dilakukan oleh para sufi senantiasa di bawah bimbingan al-Qur’an dan sunnah. Mereka menginginkan agar manusia menjadi rabbani. Namun jika masih banyak orang yang terlena di bumi ini dan hanya memandang ke arah “bawah”, maka itu bukanlah dosa atau kesalahan orang-orang sufi, karena mereka telah memenuhi kewajibannya yakni mengarahkan manusia kepada Allah swt.
Begitu juga, jika masih ada orang-orang yang tidak hanya terlena di bumi dan hanya memendang ke arah bawah saja, tetapi juga memusuhi orang-orang yang mengajaknya memandang ke arah langit dan mengarahkannya menuju Allah, maka mereka berarti telah memusuhi Allah dan rasul-Nya. Balasan bagi mereka sangat jelas yakni sebagaimana yang diaparkan dalam surat al-Ma’idah ayat 32.
6. Mungkin anda akan bertanya: “Kalau demikian, bagaimana dengan kasus yang menimpa al-Hallaj? Dan mengapa ia dihukum mati?”
Sesungguhnya kasus yang menimpa al-Hallaj yang sebelumnya menjadi rahasia kini rahasia itu telah terbongkar. Al-Hallaj adalah seorang pribadi yang teguh, beliau merupakan simbol bagi orang-orang jadzab. Di manapun beliau tinggal, banyak orang yang mengunjunginya dan ke manapun beliau pergi, banyak orang yang menyertainya.
Sebagaimana dengan para sufi yang lain, al-Hallaj juga mencintai keluarga (keturunan) Nabi sebagai konsekuensi cintanya beliau kepada Nabi Muhammad Saw. Pada saat itu, ahl al-bait (mereka yang merupakan keturunan Rasulullah Saw) memiliki ambisi untuk memerintah atau memegang tampuk kekuasaan. Oleh karena itu, Bani Abbas (yang sedang berkuasa pada saat itu) tidak menyenangi seorang pribadi seperti al-Hallaj yang mencintai ahl al-bait. Al-Hallaj tetap pada sikapnya, bahkan pengikutnya semakin banyak dan kuat yang tersebar dalam setiap tempat. Oleh karena itu, demi mempertahankan stabilitas pemerintahan, al-Hallaj harus dihukum.
Dengan demikian, hukuman mati yang ditujukan pada al-Hallaj jelas bermotif urusan duniawi, dalam hal ini adalah motif politik. Merupakan hal yang sangat mudah bagi penguasa untuk menjungkirbalikan hukum, mendatangkan saksi-saksi palsu, menyuap para hakim dengan harta dan kedudukan serta menuruti hawa nafsunya. Demikianlah, al-Hallaj dihukum mati dengan mengatasnamakan kepentingan agama. Bahkan beliau dituduh telah menyebarkan suatu pendapat yang sebelumnya tidak pernah beliau kemukakan dalam buku-bukunya. Itulah kasus yang menimpa al-Hallaj, dan tuduhan itu “tetap” menjadi misteri.
Menurut logika yang benar, “seorang arsitek tidak boleh memberikan “fatwa” tentang persoalan kedokteran, begitu juga seorang sasterawan tidak bisa memberikan keputusan tentang persoalan-persoalan yang dihadapi oleh para arsitek”. Dengan demikian, tokoh-tokoh besar seperti Ibn ‘Arabi, al-Hallaj dan Ibn Faridl tidak bisa dihukum oleh orang-orang yang belum sampai maqam mereka, atau setidaknya mendekati maqam mereka.
Salah seorang guru kami pernah ditanya: “Sesungguhnya si-Fulan telah mengkritik Ibn ‘Arabi dalam beberapa masalah”. Jawab guru kami: “Apakah seekor kumbang berhak untuk menghakimi perbuatan singa? Seekor kumbang tidak berhak untuk menghakimi perbuatan binatang buas, juga tidak berhak untuk membicarakan apa yang dilakukan oleh binatang buas, karena bisa jadi logika yang dipakai tetap logika seekor kumbang”.
Imam Syafi’i pernah berkata berkaitan dengan orang-orang yang mengkritik Imam Muhyidin Ibn ‘Arabi: “Sesungguhnya mereka itu seperti nyamuk yang meniup sebuah gunung dan menginginkan agar gunung itu bisa berpindah dari tempatnya karena tertiup angin yang dihembuskan nyamuk itu. Ini tentu tidak mungkin, karena gunung itu masih tetap kokoh menjulang tinggi. Dengan gunung itu, bumi menjadi menjadi kokoh dan dunia menjadi tetap seimbang”.
Imam al-Sya’rani juga pernah mengomentari orang-orang sufi secara umum dan Sayyidina Muhyidin secara khusus: “Dalam pandanganku, para penyembah berhala saja tidak berani untuk mengatakan terus terang bahwa berhala yang mereka sembah itu sebagai tuhan mereka, bahkan mereka hanya berkata: ‘Kami tidak menyembah mereka (berhala-berhala itu), melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya” (Qs. al-Zumar; 3).Maka bagaimana mungkin mereka yang menjadi auliya Allah berani mengaku ‘telah bersatu’ dengan Allah swt. Ini adalah sangat mustahil bagi mereka, semoga Allah meridlai mereka”.
Oleh sebab itu, agar seseorang bisa memahami, maka ia harus sampai pada posisi yang setara, atau mendekati dengan posisi/maqam Imam Muhyidin, Ibn Arabi, al-Hallaj dan Ibn Faridl, semoga Allah meridhoi mereka dan memberikan kepada kami manfaat dari karya-karya mereka. Wa billah al-taufiq. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 64 Komentar

Diproteksi: DAFTAR ANGGOTA KELUARGA BESAR KAMPUS WONG ALUS (4)


Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

Categories: >DAFTAR ANGGOTA K.W.A | Masukkan password Anda untuk melihat komentar.

LIMA UNSUR PEMBENTUK MANUSIA


rey031277@yahoo.co.id

– RUH : dalam al-qur’an, allah menegaskan ruh adalah urusan allah tidak ada manusia yang mampu memahami kecuali hanya sedikit. maksudnya adalah ruh itu identik dengan allah sendiri.

– NAFSU : dalam al-qur’an, allah menurunkan wahyu berupa al-qur’an dimana intinya adalah menceritakan mengenai makhluk yang namanya nafsu. bahkan diceritakan malaikat harut dan marut pun tersungkur dalam kenistaan ketika allah memberikan nafsu pada kedua malaikat tersebut.

– AKAL : dalam al-qur’an, akal merupakan makhluk allah yang paling sempurna karena sifatnya sanggup menetralisir ke empat hal ini, allah menyebutkan akal berkali-kali dalam al-qur’an meskipun dalam tafsir yang berbeda-beda.

– NUR : dalam al-qur’an, nur merupakan makhluk allah yang memiliki derajat paling tinggi diantara keempat makhluk allah yang lainnya. dengan nur inilah ilmu-ilmu manusia berkembang baik yang buruk maupun yang baik. energi nur mampu mengubah keadaan dan keseimbangan manusia, seperti seorang jadab, orang jadab mengutamakan nur, mematikan akal dan jasadnya, sehingga hanya 3 hal yang berjalan, meskipun orang bilang sakti tapi orang jadab bukanlah manusia yang berilmu karena dalam tubuhnya tidak selaras 5 hal, konsekunsinya keseimbangan alam berubah semakin gak karuan.

– JASAD : dalam al=qur’an, jasad adalah makhluk allah yang paling rendah derajadnya sehingga jasad akan tertinggal dalam alam allah, kecuali nabiyullah isa alaihissalam yang mampu meningkatkan derajad jasadnya sehingga mampu membawa jasadnya ke akhirat.
seseorang apabila telah mencapai maqom tertinggi pastilah mampu menyelaraskan ke 5 hal tersebut artinya tidak berat sebelah dalam memilih perlakuan atas 5 makhluk allah.

Untuk memahami 5 hal ini tidaklah diperlukan ilmu yang setinggi langit, hanya kepasrahan dan kesabaranlah yang akan membimbing menuju pengertian 5 hal tersebut.
mohon ma’af, bukan maksud untuk menggurui, maksud hati hanya memberikan pemahaman akan allah, manusia dan alam semesta. apabila ada kata-kata yang kurang berkenan mohon ma’af yang sebesar-besarnya. salam paseduluran ki wong alus. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 26 Komentar

ILMU WALI 10


Nasrudin
dinoghani@yahoo.com

Assalamulaikum semua ini hanya pengalaman saya dan kalau ada Para Sesepuh yg ingin bagi pencerahanya dengan besar hati saya terima; Tidak berapa lama dulu saya sangat berminat dgn hal2 misteri, ghaib dan yg seumpama nya; Sejak tahun tahun 70an saya suka berdamping dgn orang2 tua dan orang2 lama, tidak semua apa yg diterima itu diterima pakai, mungkin tidak layak dgn saya, atau pun tak sesuai dan sebagai nya.
Dalam pencarian saya, didatangi yg mengaku DiRi nya WALI 10, dia membahagi amalan nya begini.

BISMILLAHHIRRAHMAANIRRAHIM 50 X
ALHAMDULILLAH HIROB BIL ‘ALAMIN 50X
SURAH AL IKHLAS (QULHUWALLAH HU AHAD HINGGA AKHIS) 50X
YA ALLAH YA RAHMAN YA RAHIM 100 X
YA ALLAH YA SOMAD YA JABBAR 100 X
YA ILLAHI, YA ROBBI, YA ZALJALALIWAL IKRAM 500 X,

AMALKAN SELEPAS SOLAT ISYA’ TIAP SECARA ISTOQOMAH TIAP2 MALAM JADIKAN AMALAN …

.Kalau dizin kan Alloh kata nya kalau keadaan terpaksa Boleh berjalan diatas wire eletrik dan bersilat diatas nya, saya amal juga hanya sedikit2 , dan terus terang saya tak boleh buat mcm itu. Saya mahu tanya, berdaskan bacaan yg di beri tidak ada salah nya (rasa sayalah), dan betul ke yg dtg itu WALI 10 ? Bagi yg nak amalkan terserah, silakan, tapi kalau boleh Para SesePuh yg berpengalaman bagi pendapat dan pencerahan semoga bermenafaat untuk kita, sekian, mohon ampun maaf@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 73 Komentar

DO’A UNTUK MENDAPATKAN REZEKI SECEPAT KILAT


Mr.Di2c
DIDIKSUGIHARTO30@YAHOO.CO.ID

Sekedar Share dan berbagi Do’a untuk poro sedulur semua..

Do’a untuk mendapatkan rezeki secepat kilat, disaat kita lagi kepepet
Amalanya:
1. ALFATIHA
2.BERMUNAJAT KEPADA ALLOH
*.MOHON AMPUN
*.NIAT DENGAN SUNGGUH SUNGGUH UNTUK BERTAUBAT
*.MOHON DILAPANGKAN RIZKI DARI NYA
3.ALFATEHA UNTUK PARA MALAIKAT SELURUHNYA.
4.ALFATEHA UNTUK BAGINDA KANDJENG NABI MUHAMMAD S.A.W.
5.BACA HAMDALAH SEBANYAKNYA (YANG PENTING ADALAH IHKLAS)
6.BACA SHOLAWAT
7.BACA DO’A NURBUAT
8.BACA AL – QURAN SURAT AL-WAQIAH (KIAMAT) SAMPAI SELESAI
9.SELALU INGAT ALLOH DAN BANYAK-BANYAKLAH BERDZIKIR DENGAN PENUH KEIHKLASAN. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 42 Komentar

BASMALAH 24


Nasrudin

ASSALAMULAIKUM , INGIN RASA NYA SAYA YG AWAM INI BERKONGSI AMALAN UNTUK PENCINTA KAMPUS W0NGALUS;

HIKMAT MEMBACA BASMALLAH.
SEBELUM MEMULAKAN AMALAN , BACA FATIHAH HADIAHKAN PADA
1. NABI MUHAMMAD DAN KELUARGA
2. SAHABAT2 NABI YG EMPAT
3. GURU2 DAN AHLI KUBUR MUSLIMIN DAN MUSLIMAT, DAN MINTA LAH IJAZAHNYA DARI GURU2 YG BERKENAAN, BERAMALAH DGN KHUSYU’ MUDAH2AN DIKABULKAN KEHENDAK KITA;
1. BACA 100X SEHARI SEMALAM TERJAUH DARI SEGALA BALA’ YG BESAR
2. BACA 40X KETIKA HENDAK TIDUR TERLEPAS DARI DENGKI DAN KHIANAT SEGALA MANUSIA
3. BACA 21X WAKTU HENDAK TIDUR TERPELIHARA DARI DITIKAM CURI
4. BACA 45X TIAP2 LEPAS SEMBAHYANG FARDHU, KEMUDIAN DISAPU KEBADAN DAN DIUPKAN KEKANAN, KEKIRI ATAS DAN BAWAH ANGGTA KITA MUDAH2AN TAHAN LAH TUBUH KITA
5. BACA 50X JADI GAGAH BERANI
6. BACA 70X, TIUPKAN KESEKELILING TUBUH AKAN DISEGANI LEH MAHKLUK
7. BACA 70X DAN BAYANGKAN DIMUKA, DIDAHI DAN DADA KITA SEERTI CAHAYA EMAS DITAKUTI 0LEH SEGALA MAKHLUK
8. BACA 1000X TIAP MALAM HINGGA HINGGA 40 MALAM INSYA’ ALLAH AKAN DAPAT MENAKLUK DAERAH MUSUH
9.JIKA HENDAK MASUK KEMEDAN PERANG, SEMBAHYANG SUNAT 2 REKAAT MINTA MENANG PERANG ITU, SETELAH SELESAI BACA DAN IKTIQADKAN BISMI -MEMELIHARA NYAWA KITA, ARRAHMAN – MEMELIHARA HATI SERTA BERANI, ARRAHIM- MEMELIHARA SEGALA ANGG0TA DARI MARABAHAYA PELURU DAN SEGALA SENJATA, AMALKAN SETIAP WAKTU JGN PUTUS KETIKA MENENTANG MUSUH, BACALAH TERUS SAMBIL MELAWAN NYA INSYA’ ALLAH AKAN SELAMAT KITA.

BASMALLAH 24, INI HENDAKLAH DIBACA TIAP2 HABIS SARI MENGAMALKAN SALAH SATU AMALAN YG KITA WIRIDKAN TADI

BISMILLAH HIRRAHMANIRRAHIM.
BISMILLAH WALHAMDULILLAH
BISMILLAH WASYUKRULILLAH
BISMILLAH WAL Q0DRATUL LILLAH
BISMILLAH WALAZH0MATULILLAH
BISMILLAH WALHAIBATULILLAH
BISMILLAH WAL SHULT0NULI LLAH
BISMILLAH WAL FAHQRU LILLAH
BISMILLAH WAL I’ZZATUL LILLAH
BISMILLAH WAL MAJDULIL LLAH
BISMILLAH WAS THANAA ULILLAH
BISMILLAH WAL HUJJA TUL LILLAH
BISMILLAH WAL BAHA’ ULILLAH
BISMILLAH WAL MIN NATUL LILLAH
BISMILLAH WAL ‘ATH0 ULIL LLAH
BISMILLAH WAL MULKIL LILLAH
BISMILLAH WAL KIBRIYAA ULILLAH
BISMILLAH WAN NIE’MATUL LILLAH
BISMILLAH WAL BAQ0 ULILLAH
BISMILLAH WARRAH MATUL LILLAH
BISMILLAH WAL MUHIB BATUL LILLAH
BISMILLAH WAR R0′ FATUL LILLAH
BISMILLAH WAR RIYYASATUL LILLAH
BISMILLAH WAL Q0HRULIL LLAH
BISMILLAH WALHAMDULILLAH HI RAB BIL ‘AALAMIN
AAMIN, WAS0LLALL0H HU ‘ALA KHAIRI KHALQIHI SAYYIDINA WAMAULAANA MUHAMMADIN WA’A LIHI WABARIK WASAL LLIM

Terlebih baik rujuk kpd Ustaz atau guru agama untuk membetulkan sebutan, kerana saya tulis rumi, bimbang ada kekeliruan dalam sebutan nya, dan m0hn kpd semua sesepuh betulkan tulisan jika ada kesilapan, juga m0hn pda Sesepuh bagi tambahan pencerahan,,,,, Wassala mulaikum… @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 39 Komentar

SHALAWAT NURUL FAHMI


AMPEL

BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM.ALLAAHUMMA SHALLI WASALLIM ‘ALAA SAYYIDINA MUHAMMADIN SHALAATAN TUKHRIJNI BIHAA MINZHULUMAATIL WAHMI WATUK RIMUNII BINUURIL FAHMI WATUWADHDHIHU LIIMAAUSYKILA HATTA YAFHAMUINNAKA TA’LAMU WALAA A’LAMU WA ANTA ‘ALLAMUL GHUYUUBI.

khasiat.1.untk dìbuka segala macam pintu ilmu pengetahuan oleh ALLAH SWT.
2.untk menghlngkan was2
3.agar dberi kefahaman,cerda yng luar biasa.
untk no.1 dbc 41x stiap selesaì shlt magrb dan subuh
no.2.dbc 100x slsaì shlt magrb dan subuh
3.dbc 100 atau 500 seusai shlt fardhu.sblum mmbc hadiah fatehah untk;1.nabi muhammad saw.2.nabi sulaiman as. dan nabi khidir as.
3.nabi musa as.dan nabì harun as.4.nabi isa as.5.nabi yusuf as.6.syekh abdul qodir jailani 7.kedua orng tua dan ahli kubur..
semoga bermanfaat. @@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 28 Komentar

SHOLAWAT JAWHAROTUL KAMAL


salawar rabit

“AULOOHUMMA SHOLLI WASALLIM ‘ALAA ‘AYNIRROHMATIR ROBBAANIYYATI WALYAQUUTATIL MUTAHAQQIQOTIL HAA-ITHOTI BIMARKAZIL FUHUUMI WALMA ‘AANII
WA NUUR” (12X)

Diakhiri dengan:
“SUBHAANA ROBBIKA ROBBIL ‘IZZATITI ‘AMMAA YASHIFUUN WASALAAMUN ‘ALALMURSALIIN WALHAMDULILLAAHI ROBBIL ‘AALAMIIN”

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 68 Komentar

AMALAN MILIKI REJEKI MENDADAK


abahraffi
abah.raffi@yahoo.com

BACA AL-MAIDAH AYAT 114 DARI KALIMAT ALLOOHUMMA ROBBANA SAMPAI DENGAN ROZIQIN DITAMBAH
ALLOOHUMMA ANTI JULAIKHO INGKANG YUSUF
YA MALAIKAT ROKIB
YA MALAIKAT ATID
KULA NYUWUN BERKAH MULYA MILIK REJEKI KANG SIFATE MENDADAK
SEUCAP INGKANG NYATA
YA ADAM BAROKAH
YA HAWA BAROKAH
YA YUSUF BAROKAH
LA ILAHA ILLALLAH MUHAMMADUROSULULOH
INNAHU MIN SULAIMANA WA INNAHU BISMILLAHIRROHMANIRROHIM.ALA TA’LU ‘ALAYYA WA’TUNI MUSLIMIN.
KAF HA YA ‘AIN SHOD
HA MIM ‘AIN SIN QOF
@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 127 Komentar

SEDULURKU SEMUA: SAYA SALAH DAN MOHON MAAF


Assalamualaikum wr wb.

Sedulurku semua…Agar jelas apa yang sebenarnya terjadi terkait prosesi pemindahan kerajaan jin di Jembatan Balong Adem desa wanguk Kec. Anjatan, Indramayu JABAR sebagaimana permintaan bantuan mas Cagak Alam .maka akan saya jelaskan sebagai berikut.

Sekitar jam 2.30 WIB: saya di-sms ki torabika yang isinya adalah ada sedulur yang membutuhkan bantuan. Saat itu saya sedang santai setelah sepulang bekerja, dan begitu membaca sms, saya langsung membuka internet sekaligus mengupload permintaan bantuan Ki Cagak Alam di komentar blog ini.

Saya dan ki Torabika akhirnya sepakat untuk menyelesaikan pemindahan kerajaan jin dengan langkah solusi:
1. Bernegosiasi dengan jin yang menguasai wilayah itu untuk memindah kerajaan jin tersebut agar tidak mengganggu warga masyarakat
2. Kalau tidak mau pindah, maka langkah tegas akan kita ambil yaitu memaksa dan memerangi mereka secara frontal. Kita juga sepakati akan menggunakan ajian Asma Radja Dirajeh yang sudah kita miliki. Saya sebagai eksekutor dan Ki Torabika akan memback up saya.
3. Kita ketahui kemudian melalui penerawangan bahwa ternyata itu kerajaan jin yang kecil dengan ukuran kekuatan yang tidak seberapa, sehingga estimasi kita dengan satu kali serangan maka kerajaan tersebut langsung kocar kacir. Pukul 05.45 menit saya melakukan proses meraga sukma dan mengintip lokasi jembatan balong adem dan entah kenapa saya merasa tidak punya banyak waktu untuk bernegosiasi. Ya memang pada akhirnya negosiasi dengan raja jin tersebut memang benar-benar tidak saya lakukan. Inilah point pertama kesalahan saya.

Di rumah saya pada menit itu, di Sidoarjo, saya melakukan ritual pertama dengan tujuan melakukan serangan awal kepada mereka. Saya bertawassul mengirimkan alfatihah untuk sohibul ijazah ilmu RDR sekaligus untuk memohon perlindungan Allah SWT agar saya dan semua pasukan yang ikut penyerangan gaib selamat.

Selesai tawassul, saya mencopoti onderdil sepeda motor agar terlihat lebih butut dengan niat untuk melakukan ritual menerapkan RDR di pingir sungai. Untuk itu, yang paling aman adalah menyamar sebagai pemancing ikan. Nah saat akan berangkat dari rumah itulah tiba-tiba muncul ego dan nafsu ingin langsung menyerang kerajaan jin muncul. Di depan pintu rumah, saya berdiri sejenak langsung membaca Asma RDR dua kali sambil tahan nafas dan saat itu saya melihat kerajaan jin langsung kocar kacir…

Tepat pada pukul 06.00 saya berangkat naik motor menuju sungai yang jaraknya sekitar satu kilo meter dari rumah. Di dekat jembatan, saya turun dari motor dan di sisi kiri samping jembatan itulah saya kemudian membombardir lagi dengan serangan. Tercatat lima kali saya membaca asma RDR.

Apa yang terjadi dengan kerajaan jin di Jembatan balong adem desa wanguk Kec. Anjatan, Indramayu JABAR? Yang terjadi, setelah mereka kocar kacir dengan serangan pembuka, maka energi serangan kali ini adalah langsung mengumpulkan secara paksa para jin yang menurut perkiraan saya jumlahnya tidak lebih dari 100 jin itu dan mendorongnya ke laut jawa. Di sana tonggak-tonggak asma berbentuk api melingkar langsung saya tancapkan sehingga para jin itu tidak ada satupun yang berani untuk keluar. Kalau berani keluar, maka akan langsung terbakar oleh dahsyatnya asma ini. Inilah kesalahan saya yang kedua, kenapa saya melakukan kejahatan dengan memenjarakan mereka dan tidak memberikan ruang hidup sebagaimana layaknya kehidupan mereka?

Usai melakukan prosesi ritual tersebut, saya naik sepeda motor menuju kantor saya. Tiba di kantor sekitar pukul 18.45. Suasana sepi hanya ada seorang penjaga bernama Slamet. Setelah ngobrol sesaat, saya berbaring lemas di sebuah sofa untuk tasyakuran batin. Alhamdulillah, saya bersama sedulur Keluarga Kampus Wong Alus sudah sukses melakukan prosesi pemindahan kerajaan jin tersebut. Begitu pikir saya saat itu.

Sekitar satu jam kemudian, mendadak saya didatangi sosok Leluhur Penguasa Tanah Jawa tersebut. Leluhur ini bukan berjenis jin, namun manusia seperti kita yang sudah meninggal. Leluhur ini mengemban tugas dari Tuhan Semesta Alam untuk memberikan petuah/petunjuk kepada manusia di Jawa.

Leluhur ini “manjing” atau masuk ke raga seorang sahabat saya yang memang lakunya ngelmunya insya allah sudah sangat bagus. Sahabat saya ini datang dari Petirtaan Jolotundo, Gunung Penanggungan setelah selesai melakukan maneges.

Berikut diskusi antara saya (WA) dengan Leluhur Penguasa Tanah Jawa (LP) yang masih saya ingat. Dialog ini pasti tidak sama persis karena sudah mengalami pembahasaan saya, namun dengan memohon petunjuk_NYA akan kami sampaikan apa adanya.

WA: Assalamualaikum
LP: Waalaikum salam

WA: Mohon petunjuk apakah langkah saya untuk melakukan pemindahan paksa adalah sebuah tindakan yang bijaksana?
LP: Kamu sangat ceroboh dan gegabah. Sebuah tindakan yang sangat tidak bijaksana

WA: Kenapa begitu?
LP: Mereka hidup sudah ribuan bahkan jutaan tahun lalu di bumi kita, mereka hidup lebih lama dari manusia. Jadi kenapa mereka engkau usir?

WA: Karena mereka mengganggu dan meminta tumbal nyawa sehingga kami harus mengusir mereka
LP: Apakah engkau tahu, apa arti kebijaksanaan? Di dunia ini semua diciptakan dalam keadaan seimbang dan ada perjanjian antara satu dengan yang lainnya untuk hidup saling bekerjasama dan membutuhkan. Dimanapun tempatnya, antara leluhur manusia dan jin sudah ada kesepakatan untuk tidak saling mengganggu jalur hidupnya masih-masing. Manusia hidup di alam fisik, jin hidup di alam gaib. Meskipun begitu, keduanya sama-sama hidup di bumi yang sama. Kesepakatan itu ada resikonya bila dilanggar. Adanya “tumbal atau korban” menurut istilah manusia, itu sebenarnya bukan “tumbal atau korban” tetapi resiko pelanggaran dari perjanjian yang sudah dibuat. Tumbal itu jangan dimaknai secara negatif karena sebenarnya siapa yang dijadikan tumbal sebenarnya adalah sosok manusia pilihan yang sudah saatnya untuk dicabut nyawanya karena tugasnya di dunia sudah selesai dan secara keseluruhan dosa-dosanya sudah diampuni Allah SWT.

WA: Siapa yang memiliki kecenderungan untuk melanggar perjanjian ini?
LP: Dimana-mana, kebanyakan manusia. Jarang ada pelanggaran dari bangsa jin. Kalau pun ada pelanggaran bangsa jin maka yang terjadi biasanya manusia tidak tahu kecuali sedikit manusia yang dianugerahi Allah SWT karomah khusus. Bangsa jin memiliki kecenderungan taat pada aturan antar dimensi gaib yang telah disepakati.

WA: Kalau demikian, berarti dalam kasus Jembatan balong adem desa wanguk Kec. Anjatan, Indramayu JABAR telah terjadi pelanggaran perjanjian?
LP: Benar, telah terjadi pelanggaran perjanjian sehingga mengakibatkan terganggunya bangsa jin karena ulah manusia di sana.

WA: Tadi saya mengamalkan asma untuk melakukan penyerbuan paksa ke kerajaan mereka. Sebenarnya apa yang terjadi?

LP: Kamu melakukan kesalahan besar yang seharusnya tidak boleh terjadi. Lihatlah dengan mata hatimu sebelum bertindak. Jangan mengandalkan nafsumu. Kamu boleh membantu dan menolong saudaramu sesama manusia, tapi kamu tidak bijaksana. BIjaksana artinya kamu pertimbangkan dari berbagai aspek, bagaimana sejarahnya kenapa jin meminta tumbal dan bagaimana mengatasi agar tumbal tidak terjadi dan seterusnya. Manusia tidak berhak mengadili kesalahan dari bangsa jin. Begitu sebaliknya, jin tidak berhak mengadili kesalahan manusia.Yang berhak mengadili perjanjian antar dua mahluk ini adalah Tuhan Semesta Alam. Kalau manusia atau jin menuntut keadilan, maka mintalah keadilan kepada Tuhan yang Maha Adil. Jangan pernah sok tahu dan sok mengerti hakekat keadilan dengan mengadili sesame makhluk TUhan. Kalau perlu ikhlaslah disakiti pihak lain karena dibalik sakitmu, akan muncul hikmah yaitu naiknya derajatmu di mata Tuhan. Tuhan menguji hambanya dengan penderitaan dan kebahagiaan agar dia lulus dan mendapatkan kenaikan derajat.

Pengusiran bangsa jin ke laut utara Indramayu oleh karenanya sebuah tindakan bengis dan jahat. Mereka punya hak untuk hidup dengan merdeka dan sejahtera di alamnya. Apakah engkau tidak melihat apa yang terjadi dengan Anak-anak, ibu-ibu, kakek kakek dan nenek nenek bangsa jin akibat ulah penyerbuanmu tadi? Mereka terusir, menangisi tindakan jahat manusia. Mereka akhirnya melapor ke atasan kerajaan mereka, dan seterusnya hingga melapor ke Raja Jin tertinggi di Laut Utara pulau Jawa. Meskipun para jin itu sekarang sudah terbelenggu dengan asma-mu, tapi mereka bersiap-siap untuk menyerang balik saat engkau dan saudara-saudaramu yang tadi ikut menyerang itu terlena.

WA: Kami insya Allah sudah siap dengan amalan untuk membentengi diri dari serangan mereka…
LP: Kamu dan para sahabatmu barangkali selalu waspada, tapi bagaimana dengan anak-anakmu? Cucu-cucumu? Dan anak keturunanmu beberapa generasi ke bawahmu? Apakah mereka juga tahu dan siap? Ingat hukum sebab akibat akan diterima oleh anak cucu kita kelak. Kita ini mengemban sebuah hukum dimana bila engkau salah, maka anak cucumu yang juga ikut menanggung akibatnya. Jin hidupnya lebih lama dari manusia, mereka akan balas dendam dengan cara apa saja kepada anak keturunanmu. Inilah yang harusnya kami waspadai.

WA: Astaghfirullah, saya mohon ampun kepada Allah SWT terhadap tindakan saya yang ceroboh dan gegabah. Saya sungguh-sungguh menyesal apa yang telah saya lakukan. Sekarang saya mohon petunjuk agar masalah penyerangan bangsa jin ini tidak berlarut-larut.

LP: Cabut lagi pagar dan benteng asma yang telah kau buat itu. Lalu lepaskan lagi mereka agar bisa hidup tenang sebagaimana biasanya. Biarkan keadilan Tuhan yang berlaku. Manusia tidak berhak untuk berperan sebagai Tuhan. Kebodohanmu adalah pelajaran yang berharga untuk hidupmu kelak.

WA: Hanya itu langkah yang harus saya lakukan?
LP: Kembalikan semua asma dan Raja Dirajeh yang sudah diijazahkan kepadamu. Engkau belum layak memilikinya. Kembalikan lagi ke pengijazahmu dan hiduplah tanpa amalan apa-apa. Kau harus ikhlas dengan kelemahan-kelemahan dan kebodohanmu. Selanjutnya jangan pernah lagi berhubungan dan berkomunikasi dengan teman-temanmu yang sudah bersekongkol melakukan penyerangan.

WA: Cukup?
LP: Belum.. memohonlah ampunan kepada Tuhan Yang Maha Adil dan Maha Kuasa. Semoga Allah SWT mengampunimu dan sahabat-sahabatmu.

Demikian kutipan dialog antara saya dengan Leluhur Penguasa Tanah Jawa tersebut. Sebenarnya masih banyak pitutur dan petuah-petuah bijaksana yang beliau sampaikan kepada saya. Termasuk hakikat Nabi Khidir dan sebagainya.

Namun karena keterbatasan energi, saya mohon maaf tidak bisa meneruskan penjelasan ini. Terus terang saya menyesal telah melakukan tindakan gegabah tersebut dan saya memohon ampun kepada Tuhan Yang Maha Esa agar berkenan mengampuni kesalahan-kesalahan saya. Saya juga mohon maaf kepada para sedulurku semua atas kebodohan saya, atas kotornya hati nurani saya sehingga kotor dan tidak bisa bening untuk membaca sasmitaning Gusti Allah.

Dengan hormat, Saya mohon saran dan masukan dari para sedulur semua apa yang seharusnya saya lakukan mengingat saya sampai detik ini masih diliputi kesedihan dan kegamangan yang teramat sangat untuk melangkah…

Demikian terima kasih.

FOTO LOKASI JEMBATAN. SUMBER Fb. MAS CAGAK ALAM

WONG ALUS

@@@

Categories: MEMINDAHKAN MAKHLUK HALUS | 388 Komentar

Risalah Ramadhan


Assalamualaikum Wr. Wb. Salam pamuji rahayu untuk sesepuh dan sedulur di kampus wongalus. Sebentar lagi bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah. Untu itu saya akan memberikan sedikit tentang Risalah Ramadhan. Monggo kita simak bersama-sama apa itu devinisi puasa, kapan dilaksanakan, syaratnya apa, dan lainya, saya yakin di kampus wong alus ini sudah pada tahu semuanya, hanya untuk mengingatkan saja, barang kali ada yang lupa, saatnya tutup kitab ilmu sementara waktu untuk focus persiapan bulan Ramadhan. Dan Selanjutnya nanti di awal bulan syawal kita mulai lembaran baru lagi.
KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN
1. Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu:
Adalah Rasulullah SAW memberi khabar gembira kepada para sahabatnya dengan bersabda, “Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu puasa didalamnya; pada bulan ini pintu-pintu Surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan diikat; juga terdapat pada bulan ini malm yang lebih baik daripada seribu bulan, barangsiapa tidak memperoleh kebaikannya maka dia tidak memperoleh apa-apa’.” (HR. Ahmad dan An-Nasa’i)
2. Dari Ubadah bin AshShamit, bahwa Rasulullah bersabda:
“Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan keberkahan, AIlah mengunjungimu pada bulan ini dengan menurunkan rahmat, menghapus dosa-dosa dan mengabulkan do’a. Allah melihat berlomba-lombanya kama pada bulan ini dan membanggakanmu kepada para malaikat-Nya, maka tunjukkanlah kepada Allah hal-hal yang baik dari dirimu. Karena orang yang sengsara ialah yang tidak mendapatkan rahmatAllah di bulan ini. ” (HR.Ath-Thabrani, dan para periwayatnya terpercaya). , Al-Mundziri berkata: “Diriwayatkan olehAn-Nasa’i dan Al-Baihaqi, keduanya ari Abu Qilabah, dari Abu Hurairah, tetapi setahuku dia tidak pemah mendengar darinya.”
3. Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam bersabda:
“Umatku pada bulan Ramadhan diberi lima keutamaan yang tidak diberikan kepada umat sebelumnya, yaitu: bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma kesturi, para malaikat memohonkan ampunan bagi mereka sampai mereka berbuka, Allah Azza Wa Jalla setiap hari menghiasi Surga-Nya lalu berfirman (kepada Surga),’Hampir tiba saatnya para hamba-Ku yang shalih dibebaskan dari beban dan derita serta mereka menuju kepadamu, ‘pada bulan ini para jin yang jahat diikat sehingga mereka tidak bebas bergerak seperti pada bulan lainnya, dan diberikan kepada ummatku ampunan pada akhir malam. “Beliau ditanya, ‘Wahai Rasulullah apakah malam itu Lailatul Qadar’ Jawab beliau, ‘Tidak. Namun ovang yang beramal tentu dibevi balasannya jika menyelesaikan amalnya.’ ” (HR. Ahmad)'” Isnad hadits tersebut dha’if, dan di antara bagiannya ada nash-Nash lain yang memperkuatnya.

KEUTAMAAN PUASA
1. Dalil :
Diriwayatkan dalam Shahih Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah uadhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi bersabda:
“Setiap amal yang dilakukan anak adam adalah untuknya, dan satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipatnya bahkan sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman, ‘Kecuali puasa, itu untuk-Ku dan Aku yang langsung memba[asnya. la telah meninggalkan syahwat, makan dan minumnya karena-Ku.’ Orangyang berpuasa mendapatkan dua kesenangan, yaitu kesenangan
ketika berbuka puasa dan kesenangan ketika berjumpa dengan Tuhannya. Sungguh, bau mulut orang berpuasa lebih harum daripada aroma kesturi.”
2. Bagaimana ber-taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah?
Perlu diketahui, bahwa ber-taqarrub kepada Allah tidak dapat dicapai dengan meninggalkan syahwat ini -yang selain dalam keadaan berpuasa adalah mubah- kecuali setelah ber-taqarrub kepada-Nya dengan meninggalkan apa yang diharamkan Allah dalam segala hal, seperti: dusta, kezhaliman dan pelanggaran terhadap orang lain dalam masalah darah, harta dan kehormatannya. Untuk itu, Nabi bersabda : “Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh dengan puasanya dari makan dan minum.” (HR. Al-Bukhari) .
Inti pernyataan ini, bahwa tidak sempurna ber-taqawub kepada Allah Ta’ala dengan meninggalkan hal-hal yang mubah kecuali setelah ber-taqarrub kepada-Nya dengan meninggalkan hal-hal yang haram. Dengan demikian, orang yang melakukan hal-hal yang haram kemudian ber-taqarrub kepada Allah dengan meninggalkan hal-hal yang mubah, ibaratnya orang yang meninggalkan hal-hal yang wajib dan ber-taqarrub dengan hal-hal yang sunat.
Jika seseorang dengan makan dan minum berniat agar kuat badannya dalam shalat malam dan puasa maka ia mendapat pahala karenanya. Juga jika dengan tidurnya pada malam dan siang hari berniat agar kuat beramal (bekerja) maka tidurnya itu merupakan ibadah.
Jadi orang yang berpuasa senantiasa dalam keadaan ibadah pada siang dan malam harinya.Dikabulkan do’anya ketika berpuasa dan berbuka. Pada siang harinya ia adalah orang yang berpuasa dan sabar, sedang pada malam harinya ia adalah orang yang memberi makan dan bersyukur.
3. Syarat mendapat pahala puasa :
Di antara syaratnya, agar berbuka puasa dengan yang halal. Jika berbuka puasa dengan yang haram maka ia termasuk orang yang menahan diri dari yang dihalalkan Allah dan memakan apa yang diharamkan Allah, dan tidak dikabulkan do’anya.
Orang berpuasa yang berjihad :
Perlu diketahui bahwa orang mukmin pada bulan Ramadhan melakukan dua jihad, yaitu :
1. Jihad untuk dirinya pada siang hari dengan puasa.
2. Jihad pada malam hari dengan shalat malam.
Barangsiapa yang memadukan kedua jihad ini, memenuhi segala hak-haknya dan bersabar terhadapnya, niscaya diberikan kepadanya pahala yang tak terhitung.Lihat Lathaa’iful Ma ‘arif, oleh Ibnu Rajab, him. 163,165 dan 183.

KEKHUSUSAN DAN KEISTIMEWAAN BULAN RAMADHAN
1. Puasa Ramadhan adalah rukun keempat dalam Islam. Firman Allah Ta’ala :
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan asas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. “(Al-Baqarahl 183).
Sabda Nabi .Islam didirikan di atas lima sendi, yaitu: syahadat tiada sembahan yang haq selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi hajike Baitul Haram. ” (Hadits Muttafaq ‘Alaih).
Ibadah puasa merupakan salah satu sarana penting untuk mencapai takwa, dan salah satu sebab untuk mendapatkan ampunan dosa-dosa, pelipatgandaan kebaikan, dan pengangkatan derajat. Allah telah menjadikan ibadah puasa khusus untuk diri-Nya dari amal-amal ibadah lainnya. Firman Allah dalam hadits yang disampaikan oleh Nabi :
“Puasa itu untuk-Ku dan Aku langsung membalasnya. Orang yang berpuasa mendapatkan dua kesenangan, yaitu kesenangan ketika berbuka puasa dan kesenangan ketika berjumpa dengan Tuhannya. Sungguh, bau mulut orang berpuasa lebih harum dari pada aroma kesturi.” (Hadits Muttafaq ‘Alaih).
Dan sabda Nabi : “Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. ” (Hadits Muttafaq ‘Alaih).
Maka untuk memperoleh ampunan dengan puasa Ramadhan, harus ada dua syarat berikut ini:
a. Mengimani dengan benar akan kewajiban ini.
b. Mengharap pahala karenanya di sisi Allah Ta ‘ala.
2. Pada bulan Ramadhan diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia dan berisi keterangan-keterangan tentang petunjuk dan pembeda antara yang haq dan yang bathil.
3. Pada bulan ini disunatkan shalat tarawih, yakni shalat malam pada bulan Ramadhan, untuk mengikuti jejak Nabi , para sahabat dan Khulafaur Rasyidin. Sabda Nabi
“Barangsiapa mendirikan shalat malam Ramadhan karena iman dan mengharap pahala (dari Allah) niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. ” (Hadits Muttafaq ‘Alaih).
4. Pada bulan ini terdapat Lailatul Qadar (malam mulia), yaitu malam yang lebih baik daripada seribu bulan, atau sama dengan 83 tahun 4 bulan. Malam di mana pintu-pintu langit dibukakan, do’a dikabulkan, dan segala takdir yang terjadi pada tahun itu ditentukan. Sabda Nabi :
“Barangsiapa mendiuikan shalatpada Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala, dari Allah niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. ” (Hadits Muttafaq ‘Alaih).
Malam ini terdapat pada sepuluh malam terakhir, dan diharapkan pada malam-malam ganjil lebih kuat daripada di malam-malam lainnya. Karena itu, seyogianya seorang muslim yang senantiasa mengharap rahmat Allah dan takut dari siksa-Nya, memanfaatkan kesempatan pada malam-malam itu dengan bersungguh-sungguh pada setiap malam dari kesepuluh malam tersebut dengan shalat, membaca Al-Qur’anul Karim, dzikir, do’a, istighfar dan taubat yang sebenar-benamya. Semoga Allah menerima amal ibadah kita, mengampuni, merahmati, dan mengabulkan do’a kita.
5. Pada bulan ini terjadi peristiwa besar yaitu Perang Badar, yang pada keesokan harinya Allah membedakan antara yang haq dan yang bathil, sehingga menanglah Islam dan kaum muslimin serta hancurlah syirik dan kaum musyrikin.
6. Pada bulan suci ini terjadi pembebasan kota Makkah Al-Mukarramah, dan Allah memenangkan Rasul-Nya, sehingga masuklah manusia ke dalam agama Allah dengan berbondong-bondong dan Rasulullah menghancurkan syirik dan paganisme (keberhalaan) yang terdapat di kota Makkah, dan Makkah pun menjadi negeri Islam.
7. Pada bulan ini pintu-pintu Surga dibuka, pintu-pintu Neraka ditutup dan para setan diikat.
Betapa banyak berkah dan kebaikan yang terdapat dalam bulan Ramadhan. Maka kita wajib memanfaatkan kesempatan ini untuk bertaubat kepada Allah dengan sebenar-benarnya dan beramal shalih, semoga kita termasuk orang-orang yang diterima amalnya dan beruntung.
Perlu diingat, bahwa ada sebagian orang –semoga Allah menunjukinya- mungkin berpuasa tetapi tidak shalat, atau hanya shalat pada bulan Ramadhan saja. Orang seperti ini tidak berguna baginya puasa, haji, maupun zakat. Karena shalat adalah sendi agama Islam yang ia tidak dapat tegak kecuali dengannya. Sabda Nabi :
“Jibril datang kepadaku dan berkata, ‘Wahai Muhammad, siapa yang menjumpai bulan Ramadhan, namun setelah bulan itu habis dan ia tidak mendapat ampunan, maka jika mati ia masuk Neraka. Semoga Allah menjauhkannya. Katakan: Amin!. Aku pun mengatakan: Amin. ” (HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban dalam Shahihnya) “‘ Lihat kitab An Nasha i’hud Diniyyah, him. 37-39.
Maka seyogianya waktu-waktu pada bulan Ramadhan dipergunakan untuk berbagai amal kebaikan, seperti shalat, sedekah, membaca Al-Qur’an, dzikir, do’a dan istighfar. Ramadhan adalah kesempatan untuk menanam bagi para hamba Ailah, untuk membersihkan hati mereka dari kerusakan.
Juga wajib menjaga anggota badan dari segala dosa, seperti berkata yang haram, melihat yang haram, mendengar yang haram, minum dan makan yang haram agar puasanya menjadi bersih dan diterima serta orang yang berpuasa memperoleh ampunan dan pembebasan dari api Neraka.
Tentang keutamaan Ramadhan, bersabda:
‘”Aku melihat seorang laki-laki dari umatku terengah-engah kehausan, maka datanglah kepadanya puasa bulan Ramadhan lalu memberinya minum sampai kenyang ” (HR. At-Tirmidzi, Ad-Dailami dan Ath-Thabarani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir dan hadits ini hasan).
“Shalat lima waktu, shalat Jum’at ke shalat Jum ‘at lainnya, dan Ramadhan ke Ramadhan berikutnya menghapuskan dosa-dosa yang dilakukan di antaranya jika dosa-dosa besar ditinggalkan. ” (HR.Muslim).
Jadi hal-hal yang fardhu ini dapat menghapuskan dosa-dosa kecil, dengan syarat dosa-dosa besar ditinggalkan. Dosa-dosa besar, yaitu perbuatan yang diancam dengan hukuman di dunia dan siksaan di akhirat. Misalnya: zina, mencuri, minum arak, mencaci kedua orang tua, memutuskan hubungan kekeluargaan, transaksi dengan riba, mengambil risywah (uang suap), bersaksi palsu, memutuskan perkara dengan selain hukum Allah.
Seandainya tidak terdapat dalam bulan Ramadhan keutamaan-keutamaan selain keberadaannya sebagai salah satu fardhu dalam Islam, dan waktu diturunkannya Al-Qur’anul Karim, serta adanya Lailatul Qadar -yang merupakan malam yang lebih balk daripada seribu bulan- di dalamnya, niscaya itu sudah cukup, Semoga Allah melimpahkan taufik-Nya. Lihat kitab Kalimaat Mukhtaarah, hlm. 74 – 76.
HUKUM-HUKUM YANG BERKAITAN DENGAN PUASA RAMADHAN
1. Definisi :
Puasa ialah menahan diri dari makan, minum dan bersenggama mulai dari terbit fajar yang kedua sampai terbenamnya matahari. Firman Allah Ta ‘ala:
” …….dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam … “(Al-Baqarah: 187),
2. Kapan dan bagaimana puasa Ramadhan diwajibkan ?
Puasa Ramadhan wajib dikerjakan setelah terlihatnya hilal, atau setelah bulan Sya’ban genap 30 hari. Puasa Ramadhan wajib dilakukan apabila hilal awal bulan Ramadhan disaksikan seorang yang dipercaya, sedangkan awal bulan-bulan lainnya ditentukan dengan kesaksian dua orang yang dipercaya.
3. Siapa yang wajib berpuasa Ramadhan ?
Puasa Ramadhan diwajibkan atas setiap muslim yang baligh (dewasa), aqil (berakal), dan mampu untuk berpuasa.
4. Syarat wajibnya puasa Ramadhan ?
Adapun syarat-syarat wajibnya puasa Ramadhan ada empat, yaitu Islam, berakal, dewasa dan mampu.
5. Kapan anak kecil diperintahkan puasa ?
Para ulama mengatakan Anak kecil disuruh berpuasa jika kuat, hal ini untuk melatihnya, sebagaimana disuruh shalat pada umur 7 tahun dan dipukul pada umur 10 tahun agar terlatih dan membiasakan diri.
6 Syarat sahnya puasa.
Syarat-syarat sahnya puasa ada enam :
a. Islam : tidak sah puasa orang kafir sebelum masuk Islam.
b. Akal : tidak sah puasa orang gila sampai kembali berakal.
c. Tamyiz : tidak sah puasa anak kecil sebelum dapat membedakan (yang balk dengan yang buruk).
d. Tidak haid : tidak sah puasa wanita haid, sebelum berhenti haidnya.
e. Tidak nifas : tidak sah puasa wanita nifas, sebelum suci dari nifas.
f. Niat : dari malam hari untuk setiap hari dalam puasa wajib. Hal ini didasarkan pada sabda Nabi : “Barangsiapa yang tidak berniat puasa pada malam hari sebelum fajar, maka tidak sah puasanya. ” (HR.Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, An-Nasa’i dan At-Tirmidzi. Ia adalah hadits mauquf menurut At-Tirmidzi.
Dan hadits ini menunjukkan tidak sahnya puasa kecuali diiringi dengan niat sejak malam hari, yaitu dengan meniatkan puasa di salah satu bagian malam.
7. SunahPuasa.
Sunah puasa ada enam :
a. Mengakhirkan sahur sampai akhir waktu malam, selama tidak dikhawatirkan terbit fajar.
b. Segera berbuka puasa bila benar-benar matahari terbenam.
c. Memperbanyak amal kebaikan, terutama menjaga shalat lima waktu pada waktunya dengan berjamaah, menunaikan zakat harta benda kepada orang-orang yang berhak, memperbanyak shalat sunat, sedekah, membaca Al-Qur’an dan amal kebajikan lainnya.
d. Jika dicaci maki, supaya mengatakan: “Saya berpuasa,” dan jangan membalas mengejek orang yang mengejeknya, memaki orang yang memakinya, membalas kejahatan orang yang berbuat jahat kepadanya; tetapi membalas itu semua dengan kebaikan agar mendapatkan pahala dan terhindar dari dosa.
e. Berdo’a ketika berbuka sesuai dengan yang diinginkan. Seperti membaca do’a :
“Ya Allah hanya untuk-Mu aku beupuasa, dengan rizki anugerah-Mu aku berbuka. Mahasuci Engkau dan segala puji bagi-Mu. Ya Allah, terimalah amalku, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui ”
f. Berbuka dengan kurma segar, jika tidak punya maka dengan kurma kering, dan jika tidak punya cukup dengan air.
8. Hukum orang yang tidak berpuasa Ramadhan :
Diperbolehkan tidak puasa pada bulan Ramadhan bagi empat golongan :
a. Orang sakit yang berbahaya baginya jika berpuasa dan orang bepergian yang boleh baginya mengqashar shalat. Tidak puasa bagi mereka berdua adalah afdhal, tapi wajib menggadhanya. Namun jika mereka berpuasa maka puasa mereka sah (mendapat pahala). Firman Allah Ta’ala:
” …..Maka barangsiapa di antaua kama ada yang sakit atau dalam perjalanan lalu ia berbuka), maka wajiblah banginya bevpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain… ” (Al-Baqarah:184).
Maksudnya, jika orang sakit dan orang yang bepergian tidak berpuasa maka wajib mengqadha (menggantinya) sejumlah hari yang ditinggalkan itu pada hari lain setelah bulan Ramadhan.
b. Wanita haid dan wanita nifas: mereka tidak berpuasa dan wajib mengqadha. Jika berpuasa tidak sah puasanya. Aisyah radhiallahu ‘anha berkata :
“Jika kami mengalami haid, maka diperintahkan untuk mengqadha puasa dan tidak diperintahkan menggadha shalat. ” (Hadits Muttafaq ‘Alaih).
c. Wanita hamil dan wanita menyusui, jika khawatir atas kesehatan anaknya boleh bagi mereka tidak berpuasa dan harus meng-qadha serta memberi makan seorang miskin untuk setiap hari yang ditinggalkan. Jika mereka berpuasa maka sah puasanya. Adapun jika khawatir atas kesehatan diri mereka sendiri, maka mereka boleh tidak puasa dan harus meng-gadha saja. Demikian dikatakan Ibnu Abbas sebagaimana diriwayatkan o!eh Abu Dawud. ‘7, Lihat kitab Ar Raudhul Murbi’, 1/124.
d. Orang yang tidak kuat berpuasa karena tua atau sakit yang tidak ada harapan sembuh. Boleh baginya tidak berpuasa dan memberi makan seorang miskin untuk setiap hari yang ditinggalkannya. Demikian kata Ibnu Abbas menurut riwayat Al-Bukhari. Lihat kitab Tafsir Ibnu Kalsir, 1/215.
Sedangkan jumlah makanan yang diberikan yaitu satu mud (genggam tangan) gandum, atau satu sha’ (+ 3 kg) dari bahan makanan lainnya. Lihat kitab ‘Lrmdatul Fiqh, oleh Ibnu Qudamah, him. 28.
9. Hukum jima’pada siang hari bulan Ramadhan.
Diharamkan melakukanjima’ (bersenggama) pada siang hari bulan Ramadhan. Dan siapa yang melanggarnya harus meng-gadha dan membayar kaffarah mughallazhah (denda berat) yaitu membebaskan hamba sahaya. Jika tidak mendapatkan, maka berpuasa selama dua bulan berturut-turut; jika tidak mampu maka memberi makan 60 orang miskin; dan jika tidak punya maka bebaslah ia dari kafarah itu. Firman Allah Ta’ala.
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya…” (Al-Baqarah: 285). Lihat kitab Majalisu Syahri Ramadhan, him. 102 – 108.
10. Hal-hal yang membatalkan puasa.
a. Makan dan minum dengan sengaja. Jika dilakukan karena lupa maka tidak batal puasanya.
b. Jima’ (bersenggama).
c. Memasukkan makanan ke dalam perut. Termasuk dalam hal ini adalah suntikan yang mengenyangkan dan transfusi darah bagi orang yang berpuasa.
d. Mengeluarkan mani dalam keadaan terjaga karena onani, bersentuhan, ciuman atau sebab lainnya dengan sengaja. Adapun keluar mani karena mimpi tidak membatalkan puasa karena keluamya tanpa sengaja.
e. Keluamya darah haid dan nifas. Manakala seorang wanita mendapati darah haid, atau nifas batallah puasanya, baik pada pagi hari atau sore hari sebelum terbenam matahari.
f. Sengaja muntah, dengan mengeluarkan makanan atau minuman dari perut melalui mulut. Hal ini didasarkan pada sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam .
Barangsiapa yang muntah tanpa sengaja maka tidak wajib qadha, sedang barangsiapa yang muntah dengan sengaja maka wajib qadha. ” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah dan At-Tirmidzi).
Dalam lafazh lain disebutkan : “Barangsiapa muntah tanpa disengaja, maka ia tidak (wajib) mengganti puasanya).” DiriwayatRan oleh Al-Harbi dalamGharibul Hadits (5/55/1) dari Abu Hurairah secara maudu’ dan dishahihRan oleh AI-Albani dalam silsilatul Alhadits Ash-Shahihah No. 923.
g. Murtad dari Islam -semoga Allah melindungi kita darinya. Perbuatan ini menghapuskan segala amal kebaikan. Firman Allah Ta’ala: Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan. “(Al-An’aam: 88).
Tidak batal puasa orang yang melakukan sesuatu yang membatalkan puasa karena tidak tahu, lupa atau dipaksa. Demikian pula jika tenggorokannya kemasukan debu, lalat, atau air tanpa disengaja.
Jika wanita nifas telah suci sebelum sempurna empat puluh hari, maka hendaknya ia mandi, shalat dan berpuasa.
11. Kewajiban orang yang berpuasa :
Orang yang berpuasa, juga lainnya, wajib menjauhkan diri dari perbuatan dusta, ghibah (menyebutkan kejelekan orang lain), namimah (mengadu domba), laknat mendo’akan orang dijauhkan dari rahmat Allah) dan mencaci-maki. Hendaklah ia menjaga telinga, mata, lidah dan perutnya dari perkataan yang haram, penglihatan yang haram, pendengaran yang haram, makan dan minum yang haram.
12. Puasa yang disunatkan :
Disunatkan puasa 6 hari pada bulan Syawwal, 3 hari pada setiap bulan (yang afdhal yaitu tanggal 13, 14 dan 15; disebut shaumul biidh), hari Senin dan Kamis, 9 hari pertama bulan Dzul Hijjah (lebih ditekankan tanggal 9, yaitu hari Arafah), hari ‘Asyuva (tanggal 10 Muharram) ditambah sehari sebelum atau sesudahnya untuk mengikuti jejak Nabi dan para sahabatnya yang mulia serta menyelisihi kaum Yahudi.
13. Pesan dan nasihat :
Manfaatkan dan pergunakan masa hidup dulur-dulur, kesehatan dan masa muda dulur-dulur dengan amal kebaikan sebelum maut datang menjemput. Bertaubatlah kepada Allah dengan sebenar-benar taubat dalam setiap waktu dari segala dosa dan perbuatan terlarang. Jagalah fardhu-fardhu Allah dan perintah-perintah-Nya serta jauhilah apa-apa yang diharamkan dan dilarang-Nya, baik pada bulan Ramadhan maupun pada bulan lainnya.
Jangan sampai dulur-dulur menunda-nunda taubat,sayang seribu sayang kalau dulur-dulur meninggalkan dunia ini dalam keadaan maksiat sebelum sempat bertaubat, karena dulur-dulur tidak tahu apakah dulur-dulur dapat menjumpai lagi bulan Ramadhan mendatang atau tidak?
Bersungguh-sungguhlah dalam mengurus keluarga, anak-anak dan siapa saja yang menjadi tanggung jawab dulur-dulur agar mereka taat kepada Allah dan menjauhkan diri dari maksiat kepada-Nya. Jadilah suri tauladan yang baik bagi mereka dalam segala bidang, karena dulur-dulur lah pemimpin mereka dan bertanggung jawab atas mereka di hadapan Allah Ta’ala. Bersihkan rumah dulur-dulur dari segala bentuk kemungkaran yang menjadi penghalang untuk berdzikir dan shalat kepada Allah.
Sibukkan diri dan keluarga dulur-dulur dalam hal yang bermanfaat bagi dulur-dulur dan mereka. Dan ingatkan mereka agar menjauhkan diri dari hal yang membahayakan mereka dalam agama, dunia dan akhirat mereka.
Semoga Allah melimpahkan taufik-Nya kepada kita semua untuk amal yang dicintai dan diridhai-Nya. Shalawat dan salam semoga juga dilimpahkan Allah kepada Nabi kita Muhammad, segenap keluarga dan para sahabatnya. Amin

Demikian yang bisa kaulo sampaikan, kurang lebihnya mohon di maafkan
Wassalamualaikum wr wb.


(Ki Ageng Jembar Jumantoro)

Categories: Risalah Ramadhan | 37 Komentar

PERBENDAHARAAN ILMU-ILMU GHAIB


Radja ngglibet
radja_ngglibet@yahoo.co.id

sy ingin berbi keilmuan yg sy miliki kepada para sedulur semua, semoga keilmuan yg akan sy paparkan ini bisa bermanfaat…Amien

ILMU KESELAMATAN

bila suatu hari anda melewati kuburan atau tempat2 yg dianggap angker maka bacalah mantra di bawah ini 1x isya Allah anda akan selamat dari marabahaya.

Mantranya:

LELEMBUT BUMI MINGGIRO GARANGAN PUTEH LIWAT.

ILMU SEPAK BOLA

bila anda suka bermain sepak bola tentunya harus memiliki kelincahan,kekuatan,kemahiran dalam mengolah bola…Dll, maka dari itu sy memaparkan suatu keilmuan yg mungkin bermanfaat untuk sedulur semua.

Mantranya:

ILA KATA ADAM
RO’AINA KATA MUHAMMAD
LAHAULAWALAQUWATAILLABILAH KATA JIBRIL

cara menggunakan:
untuk pembukaan lakukanlah sholat hajat khusus selesai sholat baca mantranya 7x, bila ingin menggunakan baca 3x(tanpa napas) sebelum masuk lapangan atau sebelum pertandingan dimulai.

ILMU KECERDASAN

bila anda masih pelajar,dan punya otak yg tidak terlalu pintar(maaf),jgn khawatir sy punya keilmuan yg bisa membuat anda lebih pintar dan mudah mengingat pelajar yg sudah diberikan oleh guru anda.

Mantranya:
AKU IKI SI ADIPATI KALANG NANDANG SIKEP,SIKEPE HYANG WENANG,WONG SUSAH DADI SENENG,PIKIRAN JUDEG DADI ILANG,UTEK BODO DADI PINTER,KATON TRENGGINAS KOYO’ SAWER.

Baca 3x sebelum belajar.

ILMU LEMBU SAKILAN

mantra:
ASSALAMUALLA MANITABBA BILLA IMLAA, ASSALAMUALLA MANITABBA BILLA IMDAD, ASSALAMMUALAIKUM YA MIFTAHU BILLA IMDADIH.

Kegunaan:
anda akan kebal terhadap benda tumpul maupun benda tajam, bacalah mantra diatas 3x setiap keluar rumah.

ILMU PUKULAN PIDOROS

ilmu ini berguna agar pukulan anda menjadi berbobot dan beton pun bisa hancur dgn ilmu ini,hati2 menggunakannya karna sgt berbahaya bila tidak sedang dalam bahaya ilmu ini tdk akan berfungsi.

Mantranya:

QUN KATA ALLAH
ROBUKUM KATA MUHAMMAD
KUNTUM KATA JIBRIL
AKU BESERTA ALIF ALLAH
AKU DIMENANGKAN ALLAH
AKU INILAH HARIMAN ALLAH.

Demikian keilmuan dari sy semoga bermanfaat & selamat mencoba@@@

Categories: PERBENDAHARAAN ILMU-ILMU GHAIB | 117 Komentar

Obat Sakit Flu Menahun


Supardi Suparlan
<al-hikmah001@hotmail.com>

Asalamkm ki wongalus dan sesepuh serta sodaraku semua,semoga semua msh dalam lindungan yg maha kuasa,dilimpahi rahmat dan nikmat jasmani dan rohani..
ki wongalus dan sesepuh..ijinkan saya berbagi sedikit pengalaman tentang pengobtan penyakit flu menahun,gejala penyakit polip.

Bagi sedulur2 yg mengidap penyakit ini dan mau berobat tdk ada dananya(sama dg saya,hehe)gak usah risau,ini penglaman saya pribadi yg hanya tukang ngrit kena penyakit flu menahun,hidung mampet trus priksa kdokter ktanya gejala polip, karna hanya tkng ngrit jd gk ada dana buat brobt selanjtnya,ya bisane cuma nrimo ingpandum..

Hingga suatu ketika,dtang om ku brsilaturahmi,dan tau keadaanku,akhre oleh beliau dikasih resep dan suruh diamalkan slama 7-15 hr,alhmdllah pas hari ke 8 dari hdungku ada rasa gatal yg sangat2,karna gk bisa dgruk yo bisae cuma bersin2,pas bersinya kuat ada cairan yg seperti ingus tpi kenyal bercmpur geteh mateng(bhs jawa),alhmdllah besoknya sembuh sampe skarang,nah untuk itu saya mau berbagi dg sodaraku yg mungkin punya mslah yg sama,

inilah ramuanya..
1.carilah pohon jeruk nipis yg ditumbuhi benalu (kemladean=bhs jawa)
2.potong pokok/ranting yg ada benalunya
3.stlah dptng bershkan lalu direbus semua dlm 1 panci sampai airnya jd 1/2 panci
4.stelah dingin silahkan dibuat minum tpi stiap mau minum dlm gelas airnya dicmpur dg kapur sirih (enjet=bhs jawa)
5.lakukan pagi dan sore slama 7-15 hr..
Skdar info,rasa airnya sepet2 pahit,ya pahitnya seperti pil kita(obt malaria)dan jangn trkjut bila airnya td stlah ditambah kapur sirih berubah warna,selamat mencoba. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 19 Komentar

DOA SUMBER ASR & RDR


Surya Tunggal Jaya Wisesa
manahrasa@yahoo.co.id

Assalamualaikum Ki Alus dan Para Pinisepuh semua berikut saya kirimkan untuk dipostingkan ke rekan-rekan di blog Wong Alus sebagai referensi untuk menambah pengetahuan bagi para pengamal ASR dan RDR tentang dasar dan asal muasal dari RDR dan Asma2 Rajeh pada umunya yaitu Raja Dirajeh tingkat pamungkas/terakhir dari semua RDR di muka bumi dan ada juga yang menyebutnya dengan nama doa Saefi Milik ALLAH untuk para sufi dan ulama-ulama dari timur tengah khususnya Mesir dan Irak maupun Iran dan pada zaman dahulu.

doa tersebut sangat mustajab sekali untuk segala macam hajat dan merupakan sumber kekuatan dari semua Asma, RDR, maupun Saefi ( yang berasal dari kitab2 kuno seperti Asrorul Aulya maupun Siroj Jalil ) dan merupakan sumber mujizat dan karomah maupun kekuatan para Nabi dan Rosul Allah salah satunya senantiasa diamalkan oleh Nabiyulloh Khidir Balya Bin Malkan AS dan Nabi2 setelahnya selain itu para Malaikat2 Allah seperti salah satunya oleh Malaikat Ruhyail, dan para Malaikat Muqorobin dan Karabiyun.

Isi dan doa ini salah satunya menerangkan mengenai hijab langit dan bumi, surga dan neraka, arashy dan induk Asma Alloh yang tersembunyi demikian pula nama dzatNya yang Agung.

Sumber referensi dari Kitab Harut Marut, Kitab Ajaibul Daniel, Kitab Sis, Kitab Malaikat Ruhyail wa ajaibul mahluq. Kitab2 tersebut merupakan kitab2 yang sangat langka untuk ditemukan ( tetapi kalau mau nyari dan berjodoh dengan anda InsyaAllah ketemu ).
Dan Kitab2 tersebut juga keilmuan didalamnya termasuk RDR ini telah di ijazahkan secara langsung kepada saya dan 9 orang lainnya dari berbagai negara seperti Irak, Iran, Turki, Spanyol, Inggris dan negara lainnnya oleh Syeikh Aulya Ahmad Jaffar dari Saudi Arabia dan Habib Sayyid Ali Izroil juga disaksikan oleh sesepuh Ki Hongmankim dan Ki Agung Notonegoro. Semoga bermanfaat dan menambah khasanah keilmuan yang ada. 

Wassalam untuk semuanya. @@@

Categories: ASMA' RAJA DIRAJEH (RDR) BAGHDAD | 408 Komentar

MOHON BANTUAN MEMINDAHKAN KERAJAAN JIN


Sedulur kita, KI Cagak Alam (erwantowali@yahoo.com) membutuhkan bantuan. Ini komentarnya diblog ini:

“Salam sedulur semua. Mohon di UP LOAD Kidung BATARA ALAP. Saya mohon sama sedulur semua suasana darurat !!!!! Saya kedatangan info dari nenek yang tiba tiba datang saat murid saya kerasukan dia sudah kasih tanda hari ini limit waktunya, untuk mengambil korban karena tempat itu tahun kemaren sudah ada yang meninggal. Saya dapat wisik suruh penangkalnya adalah KIDUNG BATARA ALAP

Saya sudah hubungi beberapa sedulur di kampus memang target bukan murid saya tapi orang lain. Semalam saya kunjungi tempat tersebut tapi tetap wisik yang saya dapat ya tetap meski pake kidung itu, konon dapat menghentikan permintaan rutin dia tiap tahun Monggo para pini sepuh yang memang mumpuni mohon bantu saya, jujur saya tidak mampu untuk memindahkan kerajaan mereka.”

Mari kita bantu Ki Cagak Alam.  LOKASI YANG DIMAKSUD SBG KERAJAAN JIN TERSEBUT adalah Jembatan balong adem desa wanguk Kec. Anjatan,  Indramayu JABAR.

@@@

Categories: MEMINDAHKAN MAKHLUK HALUS | 310 Komentar

SALAWAT TARHIM


rae-yan
rakeyanjr@yahoo.com

Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat (memuji dan berdoa) ke atas Nabi (Muhammad s.a.w). Wahai orang-orang yang beriman bersalawatlah kamu ke atasnya serta ucapkanlah salam dengan penghormatan. [Al-Ahzab: 56]

Sabda Nabi Muhammad s.a.w. : “Barangsiapa yang berselawat kepadaku pada waktu pagi sepuluh kali dan pada waktu petang sepuluh kali, dia akan memperolehi syafaatku pada hari kiamat. ”

Riwayat Ad-Dailami: Sabda Nabi Muhammad s.a.w. : Barangsiapa berselawat kepadaku pada hari Jumaat dua ratus selawat, maka diampuni baginya dosa dua ratus tahun.

SALAWAT TARHIM

ASH-SHALAATU WAS-SALAAMU ‘ALAAIK
YAA IMAAMAL MUJAAHIDIIN YAA RASUULALLAAH
ASH-SHALAATU WAS-SALAAMU ‘ALAAIK
YAA NAASHIRAL HUDAA YAA KHAYRA KHALQILLAAH
ASH-SHALAATU WAS-SALAAMU ‘ALAAYK
YAA NAASHIRAL HAQQI YAA RASUULALLAAH
ASH-SHALAATU WAS-SALAAMU ‘ALAAIK
YAA MAN ASRAA BIKAL MUHAIMINU LAILAN NILTA MAA NILTA WAL-ANAAMU NIYAAMU
WA TAQADDAMTA LISH-SHALAATI FASHALLAA KULU MAN FIS-SAMAAI WA ANTAL IMAAMU
WA ILAL MUNTAHAA RUFI’TA KARIIMAN
WA ILAL MUNTAHAA RUFI’TA KARIIMAN WA SAI’TAN NIDAA ‘ALAYKAS SALAAM
YAA KARIIMAL AKHLAAQ YAA RASUULALLAAH
SHALLALLAAHU ‘ALAYKA WA ‘ALAA AALIKA WA ASHHAABIKA AJMA’IIN

Salawat Dan Salam Semoga Tercurahkan Untukmu Wahai Pemimpin Para Pejuang
Yaa Rasulullah
Salawat Dan Salam Semoga Tercurahkan Untukmu Wahai Penuntun Petunjuk Ilahi, Duhai Makhluk Yang Terbaik
Salawat Dan Salam Semoga Tercurahkan Atasmu Wahai Penolong Kebenaran, Yaa Rasulullah
Salawat Dan Salam Semoga Tercurahkan Untukmu Wahai Yang Memperjalankanmu Di Malam Hari Dialah Yang Maha Melindungi
Engkau Memperoleh Apa Yang Kau Peroleh Sementara Semua Manusia Tidur
Semua Penghuni Langit Melakukan Shalat Di Belakangmu Dan Engkau Menjadi Imam

Engkau Diberangkatkan Ke Sitratul Muntaha Karena Kemulianmu
Dan Engkau Mendengar Suara Ucapan Salam Atasmu
Duhai Yang Paling Mulia Akhlaknya, Ya Rasulullah
Semoga Untukmu Selalu Tercurahkan Padamu, Pada Keluargamu Dan Sahabatmu. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 44 Komentar

ISMU ADHOM VERSI NABI ADAM


Syar kowi
syarkowi@gmail.com

Asallamuallaikum warrohmatullahi wa barokatuh. Dalam kesempatan kali ini saya akan coba membahas mengenai Artikel Ismu Adhom Versi Nabi Adam yang dalam hal ini bahasanya masih dalam Bahasa Suryani atau Bahasa Ibroniya. Untuk menambah perbendaharaan bagi perpustakaan Kampus wong alus dan berbagi serta bertukar pengetahuan dengan pembaca lainnya. dan bagi sesepuh yang lain yang lebih mengetahui tentang Ismu Adhom ini mohon koreksinya apabila terdapat kesalahan.

Asal mula diturunkannya Ismu Adhom ini dari Allah SWt kepada Nabi Pertama kali dan manusia pertama kali yaitu Nabi Adam AS. Isim inilah yang diturunkan pertama kali oleh Allah SWT kepada Nabi Adam AS, pada saat itu ketika Nabi adam diturunkan ke Bumi yang fana ini, beliau sangat asing dengan suasana Bumi ini, bingung dan gunda bercampur dalam hatinya. Hingga Allah berasa Belas Kasihan melihat Hambanya tersebut, maka dari itu turunlah Isim ini kepada Nabi Adam melalui Malaikat.

Setelah nabi adam mengamalkan isim ini maka atas izin Allah SWT Nabi Adam As dapat memetik beberapa Mujizat dari Allah SWT, Beliau dapat mengetahui sesuatu yang tidak diketahui olehnya sebelumnya. Segala Tanaman/Tumbuhan, Hewan2 yang ada dibumi benda2 lainnya beliau dapat mengetahui manfaat atau kegunaan dari benda2 tersebut, mana yang baik untuk dimakan dan mana yang tidak baik untuk dimakan. Dll semunya.

Seiring dengan berjalannya waktu isim ini secara turun temurun diturunkan oleh Nabi Adam AS kepada keturunannya. Hingga sampai saat ini izim Ismu Adhom ini insyallah tidak akan punah hingga akhir zaman. Sesuai dengan pengalaman dan penelitian pada Aulia, Waliillah dan ahli Tariqot sehingga digalilah menfaat atau khasiat dari isim ini, dan ternyata terdapat banyak sekali faedah yang terdapat didalamnya terutama bagi yang mengamalkannya. Biizdnillah…

Adapun isim tersebut adalah :

YAA HAMROYIILA WA YAA HAMROKIILA BI HAQQI SYATKHIISAA.

Diantara manfaat dari isim ini sesuai yang dituliskan dalam kitab Jawahir Al – Khomsi. Sebagian diantaranya adalah :

1. Untuk mencapai tujuan dan hajat2 yang besar, Laksanakan Puasa seperti biasanya selama 7 hari dan selama puasa tersebut amalkan Isim tersebut sebanyak 3041 kali. maka setelah pengamalan tersebut apapun hajat kita insyallah direalisasikan dengan cepat oleh Allah SWT. Pembacaan pada siang hari setelah matahari terbit.
2. Untuk Kemuliaan hidup di dunia. Amalkan sama dengan nomor 1 diatas tapi pembacaannya pada malam hari setelah shalat tahajut. dan setelah shalat fardlu sebanyak 21 kali. Insyallah akan dianugerahi kemuliaan hidup dinaikan Pangkat, Derajat, Martabat dan dihormati segenap kalangan baik masyarakat ataupun kalangan elit.
3. Untuk mempertajam mata Bathin ( Mengetahui segala sesuatu yang tidak diketahui oleh panca indera biasa. Juga bisa mengetahui khodam yang tersembunyi didalam suatu benda pusaka, asma, isim, rajah dan lain-lain. Dengan cara yang sama dengan point nmr 1 dan 2 tapi pembacaanya sebanyak hitungan 34100 kali.
4. Dan masih banyak faedah lain terdapat didalamnya.

Itulah sedikit mengenai Ismu adhom dalam bahasa Suryani, mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua. Mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan artikel ini.

Wasallam….@@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 71 Komentar

PENGIJAZAHAN ASMAUL HAQ


by SUPARLAN BIN SADIMO al-hikmah001@hotmail.com

Asalamualaikum ki alus dan para sesepuh serta sodaraku di KWA yg sya hormati.. maaf ki wong alus dan para sesepuh semua,karna saya hanya tukang ngarit dah brani menulis dsini,tapi karna didorong oleh rasa memiliki dan jadi bagian dari KWA serta niat berbagi maka saya brani meng shere ilmu yg tdk sberapa ini,mungkin ada poro sedulur yg membutuhkan,ilmu ini saya dpt melalui seorang kyai dibandar jaya,lampung, bila nanti ada tulisan yg kurang tepat mohon dg hormat poro sesepuh sudi untuk membenarkanya,maklum saja saya cuma tukang ngarit yg krjanx keluar masuk hutan..

SAYA MULAI DG UCAPAN BASMALAH DAN NIAT YG TULUS SAYA IJAZAHKAN AMALAN ASMAUL HAQ DG SEMPURNA KEPADA ANGGOTA KELUARGA BESAR KAMPUS WONG ALUS…

BERIKUT TATA CARANYA tawasulan kepada junjungan kita nabi muhamad saw,sultonil aulixai sheh abdul kodir zaelaini,sohibul karomah syeh imam rifa’i banten, nabi yulloh nabi khidir as,empat penghulu malaikat,man ajazani..

ILAIHI ANTA MAGSUDI WARIDOKA MATZLUBI A’TINI MAHABATAKA WAMA’RIPATAKA. ALLOH 1000X ALLOH KEDUWE URIP ORA KEDUWE PATI 7X ALLOH MUHAMAD YA RASULULLOH URIP NAPAS JANTUNG KEDUWE ALLOH YA ALLOH SAYA MOHON…. BISMILAHIROHMANIROHIM HASBUNOLLOHU WANI’MALWAKIL WAUFAWIDU AMRI ILAULLOH. #NARUDU BIKALAKDA AMINKULIWIJHATIN WABIL ISMI NARMIHIM MINAL BU’DI BISYATAT 7X# WAUSMIM WA ABKIM SUMA A’MI A’DUWANA WA AHRIS HUMU YADZAL JALALI BI HAWIS SAMAD KAF HA YA AIN SHOD KIFAYATUNA FASAYAKFIKA HUMULLOHU WA HUWAS SAMIUL ALIM

Puasa 7 hari,yg malam trakhir lepas/ngebleng.(bhs jawa),selama puasa diwirid stiap selesai sholat fardu,dan malam nya solat hajat,demikianlah semoga bermanfaat,mohon maaf segala kekurangan,dan ribuan trimakash kepada sesepuh yg telah membimbing kami,trimakasih juga kepada ki wong alus atas dimuatnya tulisan ini,wassalam. @@

Categories: ASMAUL HAQ | 206 Komentar

SUDAH LAYAKKAH AKU MENERIMA IJAZAH RDR DAN NAKABAN?


KOPI TORABIKA DUO SUSU

(SEBUAH PESAN BATIN SANG PEWARIS ASMA RAJEH)

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Salam pamuji rahayu untuk sesepuh dan sedulur di kampus wongalus, akhir – akhir ini banyak sekali ijazah tentang keilmuan asma rajeh yang di wedar di blog wongalus mulai dari yang terendah sampai kepada asma rajeh yang berada pada tataran tinggi atau high level seperti asma rajeh kubro, nur rajeh, laut rajeh sampai pada yang terakhir kita mengetahui tentang wacana pengijazahan RDR dan NAKABAN.

Semakin menjamur nya asma rajeh di blog ini tentu semakin menambah wawasan pengetahuan kita tentang ilmu rajeh dan tentu semakin antusias pula kita menerima ijazah dan mengamalkannya. Akan tetapi sudahkah kita berfikir tentang 1 hal yang membuat kita bertanya tanya. SUDAHKAH DIRI KITA LAYAK DAN PANTAS MENGAMALKAN ASMA RAJEH DENGAN SEGALA EGO DAN NAFSU YANG MASIH BERTAHTA DI HATI KITA? Pada kesempatan ini ijinkan saya bertanya kepada sedulur
semua:

1. Kenapa Nabiyullah Khidir A.s hanya menurunkan ijazah asma rajeh secara lengkap dan sempurna hanya kepada 2 orang auliya pemegang amanah yaitu Mbah Kuwu Sangkan dan Kyai Bujuk Tumpeng? Padahal masa itu banyak Auliya Allah yang lain, walaupun kita tau ada ASR versi Sunan Kalijogo dan Sunan Gunung Jati,tapi kenapa tidak ke semua auliya dan seluruh umat muslim di turunkan? Padahal kita tau asma rajeh memiliki manfaat yang cukup banyak.
2. Sudahkah kita siap mengemban amanah ilmu asma rajeh sebagaimana ketika mbah kuwu dan mbah bujuk menerima ijazah asma rajeh dari Nabi Khidir A.s?
3. Sudahkah kita sanggup ber AMAR MA`RUF NAHI MUNKAR dengan ilmu rajeh yang sudah kita miliki? Sebagaimana yang dilakukan mbah kuwu dan mbah bujuk dalam rangka syiar islam, sudah kah kita sanggup?

Mohon maaf sedulurku semua bukan maksud hati ini menghalangi para sedulur untuk memiliki keilmuan asma rajeh , apalah hak seorang dhoif ini melarang sedulurku semua. Karena ilafat dan petunjuk secara hawatif yang kami terima sungguh di luar dugaan, banyak diantara sedulur kita yang mengamalkan asma rajeh dengan tujuan lain dan bukan untuk amar ma`ruf nahi mungkar. Berapa banyak sedulur kita yang mengamalkan asma rajeh agar sakti dan hebat? Agar bisa memindah hujan? Agar bisa membakar jin jin fasik? Agar kebal senjata dan lain lain.

Pada kesempatan ini al dhoif hanya ingin mengingatkan “INNAMAL A`MALU BINNIYATI” (sesungguh nya segala sesuatu tergantung pada niat kita). Ada sebuah pepatah barat yang mengatakan “GREAT POWER COMES GREAT RESPONSIBILITY” (seiring kekuatan besar maka datang pula tanggung jawab yang besar). Janganlah kita mengamalkan asma rajeh dengan tujuan mengharap karomah di balik asma tersebut.

Pada kesempatan ini saya ingin berbagi pengalaman ketika menerima dan mengamalkan asma rajeh. Ijazah asma rajeh saya dapat dari seorang mursyid di daerah lebak banten dari seorang kyai / ajengan yang sangat kami hormati, beliau memiliki 7 orang murid salah satu di antaranya al dhoif ini, awal pertama kali saya nyantri kepada beliau tujuan saya adalah mempelajari ilmu hikmah tingkat tinggi seperti ketika saya berguru kepada guru guru yang lain. Selama 1 bulan saya diperintah beliau untuk membersihkan langgar atau mushola tempat beliau biasa shalat dan mengaji.

Rutinitas itulah yang sehari hari saya jalani, tanpa pernah di turunkan amalan ilmu hikmah oleh beliau. Suatu ketika bakda Ashar saya memberanikan diri bertanya kepada beliau “abah iraha abdi belajar ilmu?” menanggapi pertanyaan saya beliau cuma tersenyum lalu berkata “jang kadieu, calik di dieu” (nak kesini, duduk di dekat abah) segera saya mendekat ke beliau dan duduk di samping nya, dengan tangan kanan yang masih berkalung tasbih beliau mengusap kepala saya seraya berkata “aya waktuna, sabar heula. Lamun ngggeus waktuna Insya Allah di bere ku abah” (segala sesuatu ada waktu nya, pada saat yang tepat insya Allah di berikan sama abah)

mulai saat itu saya tidak pernah menanyakan kapan saya di berikan amalan ilmu. Hari berikut nya abah hanya memberikan amalan istigfar yang harus saya baca minimal 100x setelah shalat, kira kira 1 minggu kemudian bakda shalat isya abah memerintah saya untuk melakukan shalat hajat dan taubat masing masing 50 rakaat. Saya segera melaksanakan perintah abah, setelah selesai melaksanakan shalat sekitar pukul 01.00 WIB abah mengajak saya ke sebuah sungai, sesampai nya di sana beliau menyuruh saya duduk di pinggir sungai dan memerintahkan saya membaca 2 kalimah syahadat setelah itu beliau mengirimkan tawasul kepada Nabi dll (tawasul ASR) setelah itu beliau menjabat tangan saya dan menyuruh saya mengikuti ucapan beliau. Yang pada akhir nya saya tau itu adalah ASR Cirebon, tetapi beliau tidak menyebut hitungan angka 1000x, beliau Cuma bilang “BACA SAMPAI HATIMU MERASA IKHLAS”

Itulah yang selalu saya ingat, jadi hakikat wirid ASR atau apapun menurut saya tidak selalu terfokus pada hitungan wirid tetapi pada keikhlasan hati dalam mengamalkan nya. Dalam hal ini mungkin para sesepuh dan sedulur punya pendapat yang berbeda, silahkan saja Karena secara pribadi saya tidak pernah menyatakan pendapat saya sebagai sebuah pembenaran publik.

Selama 3 hari saya mengamalkan wirid tersebut tanpa hitungan, pada saat malam ke 3 saat mengamalkan ASR entah pada hitungan ke berapa terdengar bunyi keciprak air, seketika saya membuka mata dan tidak jauh dari tempat saya duduk ada seorang tua berpakaian agak lusuh memakai caping (topi nelayan / petani) sedang asyik memancing menggunakan kail kayu yang terbuat dari bambu, sekilas beliau memandang saya dan tersenyum. Terpancar gurat kharisma kewibawaan yang teramat besar dari wajah sendu nya. Terpana diri ini memandang beliau, lalu beliau berdiri dan menghampiri dan tepat berdiri di hadapan saya. Sejenak memegang bahu kiri dengan tangan kanan beliau dan berlalu. Antara sadar dan tidak reflek saya menoleh ke belakang, ternyata tidak ada siapapun di sana. Pagi hari nya bakda shubuh saya tanyakan ke abah “saha eta bah?” beliau tersenyum lalu menjawab “Insya Allah eta abah kuwu”

Lain pula hal nya saat pengijazahan “asma raja dari segala raja” suatu hari abah mengajak kami berjalan jalan, saya dan 6 orang murid abah lainnya. Sebelum berangkat abah berpesan “jika melihat atau mendengar sesuatu yang ganjil diam saja” beliau mengenakan jubah putih dan surban hijau berjalan di depan kami.


Sepanjang perjalanan kami banyak mendengar suara “salam” baik ketika kami memasuki hutan atau sekedar istirahat di bawah pohon. ,menginjak setengah perjalanan kami dihadapkan pada sebuah sungai, abah hanya berkata agar kami menyebrang lebih dulu melalui titian kayu yang ada.

Serentak kami menyebrang, sampai di tengah jembatan saya menoleh kebelakang ternyata abah tidak ada dan alangkah terkejut nya ketika menoleh ke samping ternyata abah dengan santai nya berjalan diatas aliran sungai sampai ke tepi. Ketika sampai ke tepi sungai kami semua diam tanpa kata, seolah yang baru kami lihat seakan mimpi. Kami baru sadar ketika abah menepuk pundak kami masing masing sambil berkata “nggeus waktu na shalat” dan kami pun shalat zuhur di tepi sungai. Selesai shalat abah menyuruh kami pulang lebih dulu, dan yang membuat kami tambah tidak habis fikir ketika sampai kami di kejutkan dengan beliau yang sudah duduk berdzikir di dalam langgar. “aneh tapi nyata” gumam saya.

Malam hari nya abah menjelaskan bahwa “tidak ada yang tidak mungkin jikalau Allah berkehendak” dan malam itulah kami mendapat ijazah asma raja dari segala raja, abah memerintahkan saya untuk melafalkan wirid tersebut di bibir pantai, dan tempat yang dipilih adalah pantai carita di daerah anyer banten. Selama 3 hari bibir ini tiada henti melafalkan “INNA JAHARA….. dst” tanpa hitungan, sesuai pesan abah agar membaca asma tersebut sampai hati kita merasa ikhlas, sesaat setelah pengijazahan abah hanya berpesan agar jika nanti melihat sesuatu (sesosok makhluk) agar meminta sosok tersebut mengucapkan dua kalimah syahadat lebih dulu, hari pertama dan kedua saat pengamalan berlangsung biasa, menjelang hari ke 3 pengamalannya lamat lamat telinga ini mendengar suara salam, 1x dan 2x suara itu saya acuhkan sampai ke hitungan ke 3 barulah saya menjawab suara itu.

Tepat di hadapan saya berdiri sesosok tubuh tinggi besar berjubah memakai tongkat dengan sorot mata menusuk tetapi sendu. Teringat ucapan abah saya meminta kepada beliau untuk mengucapkan 2 kalimah syahadat. setelah itu sosok tersebut memperkenalkan diri yang tidak lain Nabiyullah Khidir A.s, spontan dalam hati ini timbul keraguan apakah benar beliau nabi khidir yang asli atau hanya jin yang menyerupai, abah pun pernah berkata “jika di hadapan mu ada sosok yang mengaku ngaku seseorang maka bacakan lah ayat ini 7x, setelah membaca ayat tersebut 7x dan ternyata sosok tersebut masih berada di depan kita maka insya allah beliau adalah yang asli, tetapi jika setelah di baca ayat tersebut hilang maka itu adalah penjelmaan jin” ayat yang di baca adalah

“ROBBI A’UDZUBIKA MIN HAMAZATISSAYATHIN WA’AUDZUBIKA ROBBI AY YAHDHLURUN” (ya allah sesungguh nya aku berlindung kepada Mu dari godaan syaithan dan dari kehadiran nya).

Ternyata setelah dibacakan ayat itu sosok tersebut tetap berada di depan saya, secepat kilat saya merasa beliau memegang tangan saya, dan dalam hitungan detik sukma ini melesat jauh menembus batas garis antar dimensi, sukma ini di bawa ke suatu tempat berkubah seperti masjid, di tempat itu saya di wejang hakikat lafdz Allah (alif lam lam ha) banyak manusia mencari Allah tetapi tidak kunjung di temui, kenapa manusia harus mencari padahal Allah itu dekat dan lebih dekat dari urat leher nya, jangan mencari Allah dengan nafsu “ingin” karena hanya kekosongan dan kehampaan yang kau lihat, Carilah Allah dengan tawadhu niscaya Ridho-Nya akan kau dapat. Dan di tempat itu pulalah saya mendapatkan sebuah amalan yang di namakan “BENTENG SAMUDERA”

TIPS KILAT PERASUKAN ASMA RAJEH

1. Sebaik baik tempat pengamalan ASR adalah di tepi sungai, karena aura sungai cenderung selaras dengan asma rajeh, apalagi bila kita mengamalkan ASR yang cenderung keras dan panas seperti rajeh kubro dan singa rajeh, aura sungai secara otomatis akan meredam hawa panas ASR.
2. Jangan pernah mengejar hitungan wirid, karena keikhlasan hati dalam mengamalkan jauh lebih di sukai Allah, Allah cenderung melihat keikhlasan hati kita ketika berdzikir dan bukan hitungan wirid.
3. Jangan pernah berdzikir dengan mengaharap karomah di balik asma, karena jika seperti itu maka yang hadir adalah khodam dari golongan jin, karena di hati kita sudah “menyimpang” dari tujuan awal mengamalkan asma rajeh yaitu mengharap ridho Allah semata.

MANFAAT ASR DAN RDR

Asma sunge rajeh memiliki khasiat yang tidak terbatas, terlebih lagi Asma RDR tetapi disini saya hanya akan menceritakan sedikit pengalaman ASR dan RDR
1. Melunturkan khodam amalan ilmu kebal seseorang (tetapi jangan di niatkan
mengganggu mereka yang sedang mencari nafkah seperti grup debus atau yang lain).
2. Menundukan 1000 khodam harimau putih hutan pasir sancang.
3. Menarik dan menghanguskan jin jarak jauh yang mengganggu tubuh seseorang dengan media foto.
4. Di hormati pedanyangan di manapun (pengalaman pribadi ketika berkunjung ke tempat yang baru di kunjungi Insya Allah pedanyangan setempat yang lebih dulu menyambut ke hadiran kita).
5. Menundukan ulama dari bangsa jin dan memiliki murid dari bangsa jin.
6. Memindah kerajaan jin dengan RDR (pengalaman ini saat ada seorang kawan yang memiliki pondok salafi, beberapa minggu banyak kejadian santri dan santriwati yang kerasukan dan aura sekitar pondok terasa panas, setelah di deteksi ternyata tidak jauh dari pondok tersebut ada sungai, dan di sungai itulah terdapat kerajaan jin kafir. Yang secara tidak langsung aura panas nya berimbas ke alam nyata).
7. Menghanguskan jin kafir sampai radius 10 km dengan gabungan RDR dan Asma Kalimat Tammat.
8. Memecah awan dengan mendatangkan angin dan memindahkan ke tengah laut.
9. Pukulan pemecah gelombang (memecah gelombang laut sebelum menghantam karang).
10. Menaklukan 2 raja ifrit dan gendruwo (Soca Lucoyo dan Kolo Gandarwo)
11. Menawarkan pemilik ilmu kebal AJI BATARA KARANG
12. Menarik sukma seseorang jarak jauh dan memprogram fikiran jarak jauh agar mengikuti kehendak kita.

Demikian lah sedikit sharing tentang ASR dan RDR, semoga dengan ini bisa mengembalikan khittah awal niat kita untuk mengamalkan ASR dengan tujuan mengharap Ridho Allah semata. Untuk ijazah RDR saya mengaharap agar para sedulur melakukan shalat istikharah lebih dulu, apakah kita sudah siap ber amar makruf nahi mungkar dan menegakkan syiar islam dengan RDR ini? Atau hanya mengharap ijazah untuk kesaktian semata? Jawaban nya ada pada hati sedulur semua, karena hati tidak bisa di bohongi.

Saya memang bukan lah habib ali yang mampu menembus langit saf ke 7 atau ki hongmankim yang mampu shalat di tengah laut, saya hanya orang biasa hamba Allah yang banyak dosa, yang selalu bersimpuh mengharap Ridho Nya. Wassalamaulaikum Warahmatullahi Wabarakatuh….. @@@

Categories: RDR | 285 Komentar

ILMU PENGASIHAN


Mr.Di2c
DIDIKSUGIHARTO30@YAHOO.CO.ID

sekedar Share..& silahkan diamalkan bagi yang ingin / merasa memerlukan
Ilmu Pengasihan
1.Baca sholawat 11x
2.Baca Do’a Nurbuat/Nurun Nubuwwah (3x)
3.Baca Amalan ini:(baca 1x saja)
Muhammad Njobo,Muhammad Njero,Rasul Njobo Rasul njero,Panyuwun Njobo panyuwun njero,Rahmad njobo Rahmad Njero,Kun Fayakun Allah Njobo Njero,Yahuu Allah – Yahu Allah,Kun Wadae Ilmu Fayakun Tutupe Ilmu Sir,Dzat,Sifat,Asma,Allah Allah yo Pangeran-Pangeran yo Allah, Allah yo Gusti- Gusti yo Allah Nur Muhammad kang manjing Guwargabaku Siro metuo Aku njalok teguh rahayu slame Nyuwun si jabang bayine…..binti…..pasti kelingan Ingsun,lunggih eleng ingsun,ngadek eling ingsun,mlaku eling ingsun,turon lan turu yo tetep eleng engson saktingkah polae tetep eling ingsun. yen durung kepetuk ingsun mesti ……nangis mular nangis saking tresnane marang ingsun,mesti melok Ingsun.

tata cara lakunya cukup dibaca tengah malam,antara jam 12-01 malam sambil visualisasikan orang yang anda maksud

Pengasihan di atas harap digunakan untuk keseriusan, agar tidak membawa kemudratan/kerugian bagi anda

 

=====================

 

ALARM…SPIRITUAL

1.baca Alfateha
2.baca Alfateha hadiahkan untuk Kandjeng Nabi Muhammad S.A.W.
3.Khususan Kakangkawa adi ari-ari sedulurku papat kalimo pancere eng
awaku(Alfateha) Ojo ganggu Ingsun Tapi Gugaen Ingsun teko turu Ingsun
supoyo tangi ngelilir (bangun tidur) jam……

Kalo kita senantiasa membersihkan diri dan hati Niscaya Alarm ini sangat bisa diandalkan agar bangun tepat waktu.

NB. Rahasia ampuh tidaknya Doa,Amalan,dan Ilmu-ilmu spiritual ada pada diri kita, semakin kita mau membersihkan diri dan hati kita dari segala kotoran dan dosa,selalu berusaha untuk berbuat baik, maka segala macam Ilmu akan Ampuh Mustajab Atas Izinipun Gusti Alloh. @@@

Categories: ILMU PENGASIHAN TINGKAT AMPUH | 792 Komentar

PANTASKAH MEMILIKI ASMA SUNGE RAJEH?


taofik mtofik82@yahoo.com

jujur sj sy mengenal kt asma sunge rajeh adalah diblog ini yaitu ktika iseng2 mencari thread ilmu ghaib&himah,wktu itu ada ijazah ilmu dr sedulurku jatiragattg asr cirebon saat bc asma nya sy kaget knp sm dngn yg selama ini sy amalkan wlwpun asma yg diberikan lbh pnjang kata2nya dan jg sy tdk ngrti dng bahsnya krna asr n variannya sdkt bda dng bahs arab .sy br thu kl itu adalah versi cirebon,mmng amalan2 yg sy amalkan slm ini sebagian besar kt awalnya adalah kt inna quwatih/n/ta atau innaka hmpir ada 55 kt spt itu dlm amalan yg slm ni d wiridkan,perlu wkt 4jam stiap mlm bg sy untuk mnjg amanat agar trs didawamkan wlwpun sy g ngertp bwt p.

KALAU l sy jujur pula sy lbh senang dngn amalan hizib,selain mengagumi sosok pencipta hizibnya tp jg kpd unataian kata2 dan kalimat yg mmbntuk suatu bait indah,hizib faporitku adlh hzb akbar dan latif wlwpun hmpir semua hzb sy amalkan.pini sepuh guru pun tdk bnyk memeparkan apa karomah dr setiap amalan yg dibrikan yg beliau hanya bilang “tetaplah berjalan sesuai dgn alquran &apa yg telah rasul ajarkan krna itu adalah jln mnj kbahgiaan”swktu sy tnya amalan bwt p beliau selalu bilang amalan untuk keselamatan dan kbhgiaan mu yg tlh dititpkan guruku untuk mu selama ini.jngn menuntut p2 dr amalan yg kau wiridkan tp minta lah kpd zat hakiki yg memiliki mu dan yg telah menggerakan indra dan hatimu selamA INI.agan2,kl slm ini asr identik dngn krmhnya meredakan hjn,kekebalan,dan karomah lainnya.mk sy sebuttkan pl kl amalan yg selam ini agan2 amalkan pun bs,yg trpnting kyakinan,ikhlas dan istiqomah krn allah.asr iberikan Nabi balya ibnu malkan kp para waliyullah karna takaran zuhud dan maqam nya jauh mlbihi manusia pd umumnya,ddlm diri mereka sdh tdk ada sifat duniawi dan nafsu yg ada hanyalah dr allah,oleh allah dan untuk allah.

Bgmn dgn kita ?sdh pntaskah miliki ilmu /hzib/asma yg dteima oleh pr waliyullah,seandainya guru2ku mengijinkan kpd sy untuk berbagi ilmu2tersbt mk akan ku berikan semuanya ,smpai saat ini guru2ku ntah dimana..wafatkah belia atau masih hidupkah beliau hanya doa,doa dan doa yg slm ini sy kirimkan kpd beliau atas amanat yg tlh diberikan selama ini.jd maaf bkn mksd sy tdk bs mengijazahkan tp etika dab adab seorang murid trhdp guru yaitu taat dan patuh terhadap pljrn dan nasihat beliau.smg bmanfaat. @@

Categories: ASMA SUNGE RAJEH MADURA SELATAN | 58 Komentar

ILMU PENGASIHAN


Nasrudin
dinoghani@yahoo.com

Salam para Sesepuh, ingin berbagi Amalan untuk Kampus Wongalus

BISMI AKU AMBIL ROH MU…….(Nama) SE ROH DENGAN AKU, ARRAHMAN AKU AMBIL HATI MU……..SEHATI DENGAN AKU
ARRAHIM AKU AMBIL BADAN MU…… SEBADAN DENGAN AKU, 41 KALI DITUTUP DENGAN BACA BISMILLAH 24, SEBAIK2 NYA SELEPAS SOLAT tHAJJUD DIIKUTI SOLAT HAJAT,

ditengah malam Samasa beramal bayang kpd yg dihajati,sebanyak 41 kali selama tiga mlm atau 7 mlm, Digunakan untuk kebaikan , misal nya untuk dinikah. Kaau dizinkan Tuhan yg dituju datang menemui nya kerana tak senang selagi tak jumpa kpd yg mengamalkan ini, terima kasih. @@@

UNTUK TAHAN GIGI, MANTRA NYA,” TOK ASA TOK ASI, PATAH TANGGA IKAT BESI, TEGUH TEGANG AKAN GIGI. DGN BERKAT LAAILAHAILALLAH, MUHAMMAD RASULULLOH,”
Caranya :Kain yg dipakai untuk mandi (kain basahan) selepas mandi kita perah airnya, kemudian untuk perahan yg terakhir kita gigit dengan gigi semesa kita perah kain tu, selepas baca mantra diatas, mudah2 an, terima kasih. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 60 Komentar

ASIHAN KERBAU JALANG


suparlan bn sadimo
al-hikmah001@hotmail.com

BISMILAHIROHMANIROHIN KUCUR ALLOH KUCUR MUHAMAD,KUCUR BAGINDA RASUL,YA ALLOH YA AKU,KALAU TEMAKAN NGAN KUCURKU,BAK ANAK MENCARI IBU BAK SUNBING MENCARI BAPAK BEGITULAH DIA….MENCARI AKU

ini pengashan instan,caranya dibca 7X lalu ditiupkan ke makanan,buat pengetesan,silahkan sodaraku yg punya binatang piaraan sprt kucing/anjing yg buas dksh makan dan dbcakan mantra diatas insyalloh akan jinak..moga ada manfaatnya..suwon maaf tlsan diatas kurang bacaan basmalah,maklum agak grogi buat pertama kali nulis,harap maklum,trimakash. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 43 Komentar

ILMU PELET MRICA


AMPEL
Web
imoovet@yahoo.com

BÌSMILLAH AROHMA NIROHIM
Caranya ambil merica dan baca mantra tadi 3 X. Masukkan merica ke mulut bra kna ludahnya mricanya ditempelin ketarget, syarat mrica harus kena kulit jika tdk kena tdk bereaksi, jika sdh kena simpan mrica trsbut jangan sampe hilang jika hilang biasanya efeknya gak lama. Silahkan dicoba buat jomblowan jomblo wait. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 64 Komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. Tema Adventure Journal.