>>PERPUSTAKAAN UTAMA

IJASAH AMALAN TUNTAS SEGALA MASALAH MENYAMBUT MILAD KWA DI GEDONGSONGO UNGARAN JAWA TENGAH


Assalamualaikum wr wb. Semoga sedulur semua dalam limpahan kasih sayang Allah SWT. Sehat sejahtera, senantiasa bersyukur apapun yang diberikan NYA dan tidak kekurangan suatu apapun. Amin. Sebelum menjelaskan amalannya, berikut ada sebuah riwayat yang dituturkan ulama Abu Abdullah Al-Makanisi.
Abdullah menuturkan, “Saya pernah berada di sisi Al-Junaid (Sufi besar dari jaman kuno), lalu datanglah seorang wanita dan minta doa kepadanya, “Doakanlah saya kepada Allah. Putera saya telah hilang.” “Pulang dan bersabarlah,” saran Al-Junaid. Wanita itu kembali pulang kemudian datang lagi kepadanya dengan mengatakan seperti sebelumnya berkali-kali. “Bersabarlah!” “Kesabaran saya sudah habis. Tidak tersisa sedikitpun,” kata wanita itu. “Jika begitu, pulanglah. Puteramu sudah kembali.” Wanita itu akhirnya pulang dan segera kembali menemui Al-Junaid untuk mengucapkan terima kasih atas doanya yang terkabul. “Bagaimana Tuan bisa tahu hal itu?” tanyanya heran. Jawab Al-Junaid.”Allah telah berfirman: ‘Atau siapakah yang telah memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan jika berdoa kepada-Nya dan yang menghilangkan kesusahan’”.
Doa adalah ibadah sebagaimana yang disabdakan Rasulullah SAW., “Doa itu otak ibadah.” Karena itu, melaksanakan ibadah lebih utama daripada meninggalkannya. Berdoa adalah hak Allah yang harus dipenuhi. Jika doa itu belum dikabulkan dan belum tercapai apa yang diinginkannya, maka dia telah melaksanakan hak Allah karena hakikat doa adalah ungkapan kebutuhan ibadah. Abu Hazim Al-A’raj mengatakan, “Melarang berdoa lebih berat bagi saya daripada tidak dikabulkan-Nya suatu doa.”
Terkait dengan risalah yang termuat dalam Risalah Qusyairiyah di atas, kita mendapatkan petunjuk bila ayat yang dibaca Al Junaid tersebut mengandung berkah yang luar biasa untuk menuntaskan masalah-masalah hidup yang menyusahkan. Doa tersebut termuat dalam QS An Naml ayat 62. Berikut doa tersebut:
AMMAN YUJIIBU ALMUDTHARRA IDZAA DA’AAHU WAYAKSYIFU ALSSUU- AWAYAJ’ALUKUM KHULAFAA-A AL-ARDHI A-ILAAHUN MA’A ALLAAHI QALIILAN MAA TADZAKKARUUN
(1000 x) selama 7 hari.
Silahkan dibaca usai sholat lail/sholat malam sebanyak 1000 x selama 7 hari. Insya allah akan terkabul doa kita atas ijin Allah SWT, KUN FAYAKUN. Salam takzim. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 16 Komentar

MOHON DOA RESTU


Assalamualaikum wr wb. Kampus Wong Alus telah selesai melaksanakan pelatihan Private Master Guru KWA dan para alumni angkatan 29 mohon doa restu untuk mendarmabaktikan diri ke masyarakat.

1. KI SAMPANG SUGITO

2. KI ALFAN JENGGALA

 

Terima kasih dan salam paseduluran. Wasalamualaikum wb wb.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

PRO KONTRA PEMBANGUNAN MONUMEN PATUNG JAYANDHARU DI ALUN-ALUN SIDOARJO


img_20150216_212318187Monumen Jayandaru di Alun-alun Kabupaten Sidoarjo diprotes sejumlah ormas Islam. Beberapa ormas Islam menilai, monumen berupa patung tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam. Mereka pun mendesak patung tersebut dibongkar. “Jika tidak, kami akan segel patung tersebut hari ini juga karena sudah sebulan lebih pembangun patung berjanji akan mengubah bentuk patung Jayandaru tersebut,” kata Sekretaris Gerakan Pemuda Ansor Sidoarjo, Rizza Ali Faizin, Jumat (20/2/2015). Menurut Rizza, pembahasan patung tersebut sudah tuntas di kalangan MUI Sidoarjo dan kalangan pesantren, yang tegas menolak replika sembilan patung berbentuk manusia sempurna setinggi 25 meter itu. Monumen itu menggambarkan aktivitas masyarakat Sidoarjo yang mayoritas petani dan petambak. “Patung-patung tersebut menurut ajaran Islam diharamkan dan dianggap berhala karena bentuknya menyerupai manusia sempurna. Ini yang kami tidak sepakat karena Sidoarjo adalah kota santri,” kata Rizza. Patung Jayandaru, karya seniman rupa Wayan Winten, itu dibangun dengan dana corporate social responsibility (CSR) perusahaan pakan ternak PT Sekar Laut Sidoarjo.

OPINI MASYARAKAT

antarafoto-tuntut-pembongkaran-patung-dipercepat-20022015-syt-05Achmad Room Fitranto (Staf pengajar IAIN Sunan Ampel Surabaya): Akhir akhir ini terjadi fenomena aneh di masyarakat yaitu terdapat sekolompok masyarakat yang menolak pembangunan monumen patung jayandharu di alun-alun Kabupaten Sidoarjo. Alasan penolakannya beragam, yang inti utama adalah ingin melindungi umat dari perbuatan yang memberhalakan patung yang dibangun, ataupun ada yang merujuk ke salah satu hadist yang menyatakan pembuatan patung dan atau segala bentuk yang menyerupai makhluk hidup hukumnya haram.
Sehingga orang yang membuat patung atau yang memberi kontribusi perijinannya nanti ada tuntutan di akhirat yakni memberi nyawa sehingga dari situ munculnya penolakan terhadap patung itu. Jelas disini maksud dari penolakan dari monumen patung Jayandharu adalah untuk melindungi aqidah dan ajaran Islam yang dianut oleh warga agar tidak bercampur pada kepercayaan sinkritisme dan dinamisme.
Namun demikian bila kita melihat fenomena pertama dimana masif masyarakat baik dari kalangan akademisi, agamawan dan kelompok masyarakat yang mengandrungi jenis bebatuan yang dipercaya akan akan memiliki kekuatan dan bisa memberikan sugesti kepada pemiliknya menjadikan satu anomali tersendiri. Mungkin ada justifikasi, batu akik kan hanya untuk perhiasan, karena bentuknya Indah dan menarik, sesungguhnya Allah menyukai kepada keindahan, bila alasan ini yang digunakan, lha monumen yang dibangun itu kan juga untuk bentuk keindahan taman, apa bedanya?
patungMungkin dijawab, karena patung itu dalam sejarahnya bisa menyesatkan manusia dan bisa dijadikan persembahan dan persekutuan kepada Dzat yang maha Kuasa, bila ini alasan yang digunakan maka bagaimana fenomen Akik yang dipercaya bisa memberi kekuatan dan manfaat kepada pemakaiannya, terlebih pada beberapa batu juga dipercaya bisa diisi oleh Khodam atau mahkluk menunggu, apakah ini bukan bukti nyata akan mempersekutukan Dzat yang maha kuasa?
Secara pribadi, saya memiliki beberapa koleksi batu, di rumah juga ada patung, gambar, foto tokoh terkenal ataupun foto manusia yang mana sangat menyerupai bentuk dan wujud manusia, namun kedua benda tersebut bukan dijadikan alat utama pemujaan atau tempat untuk mendapatkan kekuatan, namun semua hanya perhiasan yang setiap saat bisa hilang, berubah atau menjadi jelek. Semua tindak tanduk manusia dikembalikan kepda niat awal manusia, sebagaimana hadist yang berbunyi” “Innamal a’malu binniyati wa innama likul-limriyin ma nawa faman kanat hijratuhu ilallahi wa rasulihi fahijratuhu ilal-lahi wa rasulihi, wa man kanat hijratuhu lidunya yusibuha au-imra-a ti’n yunkihuha fahijratuhu ila ma hajara ilaihi”
Jadi apa salahnya di negeri kita berdiri patung monument Jayandaru di Kabupaten Sidoarjo?

KOMENTAR-KOMENTAR
bahrul• Enggar Saputro: Ormas islam di Indonesia layak dibubarkan karena telah berani menyebar fitnah & kebencian !!! siapa setuju . . ?
• Serda Toni: Monumen Jalesveva Jayamahe pun berbentuk patung pelaut di Lantamal ujung surabaya… tuh kalau berani robohkan sana! Akan ditembak tuh engkau punya otak dungu. Aneh-aneh aja.. apa salahnya seniman berekspresi?
• Ahmadi: lucu.. emang ada orang Islam sekarang menyembah patung? bangun hoiii…bagunn dari tidur panjang kalian…kalau kalian konsisten menegakkan Islam, demo tuh kafe-kafe dank lab-klab malam, atau rumah-rumah bordil penuh pelacur di Sidoarjo? Kenapa patung benda mati kalian demo? Apakah kalian para ormas Islam tidak sadar dijadikan kepentingan politik bupati/wakil bupati Sidoarjo menjelang Pilkada 2015?
• Keni Affendi: logika aja pak, kalo gk di sembah itu bkn berhala?emng bapak” udh liat kalo itu monumen ad yg sembah?
• Cinta Damai: Daripada membongkar patung yang tak bernyawa itu, lebih baik bongkarlah kebusukan dan kekejian dalam hati kalian karena dalam hati kalian ada sumber penyakit
• Novi Dwi: Saya warga sidoarjo. Saya tertawa ada yang bilang sidoarjo kota santri…wkwkwk kehidupan di sidoarjo faktanya tidak layaknya di daerah santri..di sidoarjo kulturnya sama seperti surabaya,basis moderat dan bebas..ini mah akal akalan gerakan radikalisasi …hahaha..
• Pakuban Net: ormas islam kalau nggak bisa menerima budaya indonesia…silahkan pergi ke arab
• Abdur Rohimsigagahaja: Patung itu adlah ptung pninggalan nnek moyang zamn dulu, msih zaman hindu budha. Bukan brarti hrus dhancurkan tpi dilestrikan. bukan untuk dismbah tpi dkenang
• M Bagus Pamuji :Inilah yg merusak tatanan masyarakat Indonesia..jangan biarkan ormas seperti ini berkembang karena akan merusak keutuhan NKRI
dewandarud• Sudarno: Saja Manusia egois ,munafik selalu cari masalah dan tidak pernah menghargai kebudayaan nenek moyang.
• Jo Ni Numpang tertawa: hahahahaha… Lama2 gunung di Indonesia juga minta di bongkar semua karena menyerupai payudara…
• Dwi Wardiyanto Uang adalah berhala baru zaman ini!
• Aji Bagus Panuntun coba mereka diajak ke eropa, pasti mereka selfie didepan patung2
lagian cuma patung doang ribet banget
• Saut Raja Martohonan Pangaribuan Pendidikan ajaran agama mesti ditingkatkan kayaknya.
Demikian juga dengan seleksi jadi ustad. Soalnya sekarang banyak ustad abal abal yg mengajarkan ajaran yg salah .org awam kadang percaya saja karna itu kata ustad katanya…
Demikian juga dengan guru yg dulu dgn sekarang..dulu mereka mengajar tanpa pamri kalau sekarang mengajar untuk kejar gaji 13
• Gus Warma Inilah kaum onta…tidak tahu karya seni…tdk dpt membedakan mana berhala dan mana karya seni…
• Mujianto Bejo Medan Otak dodol giliran alQURAN raksasa yng ada di sidoharjo,hingah heboh hingga mengagung”kan,katanya turun dari langin, rupanya perbuatan orang.aku islam tapi aku heran sama umat islam jaman sekarang, sikit” haram, sikit” kafir hadeee.
• Armando Cantona Htg Klo monumen itu dianggap berhala,,, monas,,,, patung pancoran,,,, patung gajah mada sma aja kyk yg di sidoarjo ,,,, gk ada masalah koq,,,,
jaya• Anjar Rafa Supeno Mulai deh lebaynya…islam yg abal2 ,kalo di sembah itu baru berhala,kalo di anggap tuhan baru berhala.. Aneh ah
• Galih Kadaryono Mencium batu hitam kok ndak dilarang
• Benny Tjundawan agamalah yg jadi berhala, patung yg disalahin
• Octa Dork Apa apa kok di bongkar
• Misterr Jhon Ormas islam yg mana lagi tuh,kurang kerjaan banget.bikin malu Islam aja.
• Albertus Evan Dimas Prasetyo Tolong ada yg bisa jlaskan perbadaan patung JAYANDARU dengan patung SUDIRMAN, SOEKARNO-HATTA, JALESVEVA JAYAMAHE, RA KARTINI, AHMAD YANI, DIPONEGORO, dll??? bukankah itu mlambangkan identitas bangsa dimana kita ngara agraris dan negara patriot kmerdekaan?
• Yunida Sari Lampung Jangan kasih berita yg ga masuk akal, sblum kalian lahir patung itu sudah berdiri
• Farhan Gustama Hartono Berhala udh kagak zaman lg
• Al Ghibran Itu tergantung masing2 manusianya aja,itu hanya seni bukan untuk sembah,islam juga mencintai seni dan budaya,
• Coco Mie ormas kurang duit masuk itu
• Van Odix Essa Aneh dasar budaya Arab yang rendah ga kenal seni tingkat tinggi dikit-dikit berhala,haram pantesan disana gersang.
• Harry Say Hellow; emang ini jaman batu.. Apa apa kq di bilang berhala
• Rian Satria Satria Lalu bagaimana dengan garuda pancasila itu jg berbentuk patung jg kan
• Sutarno Tarnok Tape deh
• Abadi Balker; Ormas itu pantas pindah hidup ke Saudi Arabia dgn syariat islam&hukum islam,klo hidup di Indonesia cuma jadi pengacau bumi pertiwi saja.
• Gatot Irawan; parah nih ormas…..
• Rio; Pernah Berkata Hadeh..apa apa kok haram…klo ini gmn?
• Zy Suzy; Aduh2….mkn gk bnr aja pola pikirnya..
• Kl di sembah baru berhala..kl cm nangkring aja.namanya patung…hehehe…
• Heddy Marpaung; datang mas Bro ke Medan sumut atau ke pematang siantar,ada Monumen Tugu Raja batak SISINGAMANGARAJA XII,masyarakatnya santai aja….
• Juna Reydi; Ayo temen2 berlibur ke Bali, bnyak patung bernilai seni tinggi dan tak ada pengharaman tentunya. Wkwk
• Idham Fajar ;G patung gede ga disembah minta dibongkar, makam sunan ada yang dibuat nyari penglaris, pesugihan g dibongkar?
• Dex Indra; Miris nasib indonesia..ngaku asli indo pdhal agama pendatang..coba cri makna indonesia dan pancasila.adakah ajaran dari arab..itu semua dari sansekerta…kalo bikin negara sendiri silakan…jngan mengislamkan indonesia…
• Herdy Prasetyo; BUBARKAN yg namanya ORMAS, apalagi yg berbau agama KARENA cuma MERUSAK dan brdampak MENJELEKAN SUATU AGAMA TERTENTU cntohnya islam yg akan banyak dinilai jdi agama yg ngawur dan jelek dimata orang-orang…saya pribadi malah tidak nyaman akan keberadaan
• Edi Kustanto; Budaya timur-tengah yg suka kekerasan & tidak toleran thd perbedaan apapun mulai masuk & menggeser budaya2 setempat di Indonesia..!
• Sukriston Kriston; kenapa semakin mundur kemampuan berfikir nya,..yang berhala itu Korupsi dana haji, korupsi dana kitab suci, berebut kursi kekuasaan. Patung tidak ada yg menyembah masak dibilang berhala..Ormas Sinting.
• Bronto Yudho; PMIi dan MUI lebih prbanyak iman kalian ..patung tidak disembah low ributkan….bongkar tu korupsi PPP.dan PKS
• John Koeman; Saya sendiri mu’allaf dari Belanda yang kenal timur tengah. Betapa besar rasa sayang terhadap islam, saya pesan agar islam politik jangan diberi jalan karena itu akan membatasi demokrasi dan kebebasan anda Pribadi. Pegang erat pada prinsip pancasila karena Islam membawa damai tetapi islam politik membawa maut. Maaf jika kurang berkenan, mungkin juga saya salah tetapi pada saat ini, itulah pendapat saya. Wassalam

• AY Teguh Pranoto; Berhala yang se nyata nyata nya ada di depan mata diantaranya… Uang, Kuasa, Kesombongan, Riyaa, dan masih banyak lagi
• NUrdewo Topo; itulah klu punya otak gak d pakai punya hati tapi mati. d indonesia hanya sbg simbol aja di hancurkan klu d arab batu bulat aja berebut di ciummi. bangunan kotak di sembah2 alangkah tololnya
• Janlin Thobing; Apa ngak ada lagi yg bs di lakukan ormas islam selain merusak yg telah di bangun,,,?
• Dyah Mahasasi Swastantika; itu krn mereka kurang terdidik sehingga gampang dihasut dan dibohongi.maka mulai sekarang kita jaga anggota keluarga baik2 dan membagikan pengetahuan yg baik2 supaya anak2,sepupu,keponakan,sodara2 dll kita bisa melindungi diri mereka sendiri dari hasutan paham2 yg bertentangan dengan kebenaran
• Naka Tomi Sempit; sekali berfikirnya…urusin yg lain aja …brani gak lawan isis braninya nysahin bangsanya sendiri aja…
• Bunda Nourma; Emang apa salah nya itu patung wah enek enek.wae
• Yatmo Bantani: coba desainnya dirubah jadi patung Testis KUDA dan Vagina GAJAH, mungkin ormas tersebut bisa menerima Patung tersebut, karna patung menyerupai manusia sempurna dianggap berhala.

=====================================================

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 30 Komentar

MILAD KAMPUS WONGALUS (KWA) VI


========================================================================
AJANG TERBESAR TAHUNAN PARA PENDEKAR YANG TERGABUNG DALAM KELUARGA BESAR KAMPUS WONG ALUS DAN JUGA PARA GURU MASTER KWA UNTUK ‘TURUN GUNUNG’ MENDARMABAKTIKAN DIRI KE MASYARAKAT.
========================================================================

Assalamu alaikum Warohmatullahu Wabarokatuh.
Dengan Hormat,
Kepada Pendiri KAMPUS WONGALUS ki Wongalus/ mas Muhammad Wildan,
para Pinisepuh, Sesepuh, Senior dan  anggota KWA yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Tidak terasa kita sudah berkumpul bersama dalam sebuah paguyuban dihati masing masing,ibarat jauh dimata namun selalu dekat dihati. Seiring dengan hal tersebut,salam hormat dan takdzim kami kepada segenap bolowongalus dimanapun berada,baik yang berada di nusantara maupun berada diberbagai benua bumi ini. Terimakasih atas kepercayaan dan kebersamaannya selama ini. Menindak lanjuti kekangenan sedulur sedulur yang ingin mengadakan pertemuan temu kangen silaturahmi kembali,pada kesempatan yang bagus dan berbahagia ini,kami kembali mengadakan acara silaturahmi berifat nasional. Kampus Wong Alus (KWA) sebagai blog supranatural terbesar di Indonesia dan telah dikunjungi oleh 55.378.984 orang (data per tgl 18Februari 2015 pukul 14:19 WIB) dengan jumlah kunjungan 40.000 – 50.000 orang perhari. Dengan jumlah kunjungan itu sudah bisa dipastikan KWA memiliki banyak pembaca setia blog. Untuk menjalin tali silaturahmi dan saling mengenal diantara para pembaca blog KWA ini maka akan diadakan Milad KWA VI. Dalam Milad ini akan diadakan kegiatan Bakti Sosial dari seluruh civitas akademika KWA. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti oleh masyarakat umum dan sekitarnya. dan tentunya yang tidak kalah pentingnya adalah wisata keluarga,dalam arti bila kita membawa keluargapun tdk ada masalah,karena selain wisata spiritual disini juga wisata keluarga,malah nantinya bagi yang berkeluarga bisa menyesal nggak mengabadikan moment indah ini,ditempat yang indah,suasana yang istimewa dan sejuk bersama keluarga. Masalah penginapan/tempat istirahat di Candi gedong songo bagi yang membawa keluarga sangat banyak sekali dan sangat murah mulai dr yang harga50rb perkamar s.d 300rb perkamar tersedia. Masalah makanan tersedia24jam non stop. Jadi bagi yang membawa keluarga tidak perlu khawatir karena semua tetap nyaman,hanya saja pesan kami silahkan diatur dengan keluarga secara tersendiri waktu wisatanya agar tidak berbenturan dgn ke khusuan panjenengan dlm acara nntnya. Adapun kegiatan Temu Kangen silaturahmi dan Bakti Sosial ini akan diadakan pada :

Hari / Tanggal : Sabtu – Minggu/ 4 – 5 April 2015
Waktu : Pukul 13:00 WIB – selesai
Tempat : Candi Gedong Songo
Ungaran, Jawa Tengah

SEKILAS CANDHI GEDONG SONGO

Candhi gedong songo adalah candhi hindhu yang secara kasat mata ada 8 buah. Kenapa dikatakan candhi gedong songo padahal yang kasat mata cumancandi ke 1-8, karena candi yang ke songo atau yang kesembilannya adalah kasat mata atau bahkan mungkin hanya berupa tumpukan batu yang tidak utuh lagi. Bagi penggemar ilmu meraga sukma atau penggemar ilmu terawangan mungkin menjadi sesuatu hal yang menggugah rasa ingin tahunya.
Candi gedong songo merupakan candi peninggalan dinasti syailendra pada abad ke VII-IX masehi. Candi ini memiliki kesamaan dgn candi dieng di wonosobo. Disamping itu hal-hal yang bisa dinikmati di candi gedong songo adalah :

1. Hutan pinus yang hijau dan pemandangan alam yang cukup segar dan hijau
2. Mata air panas belerang yang menurut legenda dijaga oleh Dewi Gayatri seorang dayang Raja Sima dr bali
3. Pemandangan alam yang bisa meilhat ke gunung merbabu dan gunung ungaran
4. Wisata berkuda dengan tarif sekitar Rp 40rb untuk mengelilingi bangunan candhi seluas lapangan golf professional
5. Wisata kuliner sate kelinci,gethuk ketela anget,sayur mayurnya yang masih segar (maaf, sedikit kearah wisata,info ini kami tujukan bagi yang mengajak keluarganya sambil sekalian berjalan-jalan dan refreshing di liburan akhir pekan)
6. Bagi penggemar “dunia lain”disini termasuk tempat dan lokasi yang bisa menjadi referensi, termasuk bagi penggemar penarikan pusaka ghaib.

Bagi yang sudah pernah mengunjungi candi dieng kurang lebihnya lokasi dan letak candi gedong songo adalah sama,dengan lokasi yang terpisah pisah.
Di candi gedong songo ada patung Ciwa Mahadewa, Ciwa Mahaguru, Dewi Durga, Ganesha, Nandi Swara, Mahakala, Yoni, Agastya(seorang pendeta yang memiliki kemampuan setingkat dewa).

PANITIA

Koordinator : Bengawan.Candhu
Bendahara :   I  Nyai Sekar Kahuripan
II  Suhu Bobby Kinasih
Sekretaris :
MC : Ki Suling, Bengawan.Candhu
Seksi Penggalangan dana dan Humas : Ki ageng Bayu Penanggungan,Gus Duro,Ki Suling
Seksi Keamanan : Ki Ageng Donald Jolotundo dan Mbah Deadman
Dokumentasi : Wa Kasan Mbelink

Koordinator Jabotabekser
1)Ki Daeng Andi Baso (0812 9339 7668)
2)Ki Bagus (0899 7777 717)
3)Ki Angker Ludiarto 08569346894
4)Ki Thanmust Thepoust 08128671411
5)Ki Ageng Bayu Penanggungan 087775573775

Wilayah Jatim
1)Wa kasan Mbelink 089672117505
2)Gus Duro 08885009569

Wilayah Diy dan Magelang
1)Garuda 99 081802764393
2)Ki Taskiyan 085729029789
3)Tjah Moemet 085326178351

Wilayah Semarang,Salatiga,Soloraya
1)Mas Jalak Jiwo (pantura) 08995905071
2)Pencari Gusti (semarang,ungaran) 082133526671

Kesekretariatan :
1)Bajul Kesupen 0816406534
2)Ki Cipto Husodo 081575071646

Dan Berikut kami sampaikan daftar sementara para sohibul ijazah yang berkenan mendarma baktikan ilmu dan kasepuhannya buat disampaikan dan diberikan kepada para bolowongalus nusantara.
Pengijasahan Keilmuan :
1. Ki Agus Aleq Kurniawan aka Abine Roro Afrizal (Jepara) –> Ilmu Kinasihan Kumitir yaitu ilmu pengasihan yang bersifat umum (untuk yang khusus akan dikenakan mahar tertentu)
2. Bapak Budi (Sidoarjo) –> Ilmu Asmaul Haq
3. Suhu Bobby (Tangerang) –> Ilmu Kasepuhan, yaitu ilmu untuk membuka kepekaan batin, terawangan, interaksi dengan makhluk astral/khadam pusaka, mediumisasi, tarik pusaka, pengobatan medis & non medis, kerejekian, membuka jalan sukses, pengasihan, dll sesuai hajat
4. Bapak Dunal (Salatiga) dan Bapak Wawan (kalimantan) –> Ilmu Pemagaran
5. Bapak Imam (Trenggalek) –> Ilmu Pengobatan
6. Gus Santri (Lamongan) –> Amalan dunia & akhirat (wirdus sa’adah) yang insya allah bermanfaat hajat dunia akhiratnya,
7. Nyai Sekar –> Ilmu ayat Kursi yang berfadilah perlindungan dan penjagaan dr hal yang nyata maupun gaib,membuka potensi diri,ketentraman lahir dan batin krn panjenengan lbh merasa dekat dgn Allah Swt,penyembuhan diri dan klrg,dibukakannya hijab kerejekian dan kebaikan.
8. Sang Jalak Jiwo –> Pengijazahan ilmu penarikan benda mustika.
9. Ki Abdul Jabar — > Pengijazahan Ilmu penarikan benda pusaka.
10. Ki Angker Ludiarto — > Pengijazahan kitab yang didalamnya tercantum ilmu agung terjemahan dr beliau sendiri yg sdh dicetak menjadi buku yaitu Hizbul Bahr dan Hizbul Nasher. Kmdn sebuah Kitab sholawat dari beliau juga.

Pelatihan Singkat :
1. Ki Bayu (Jakarta) –> Pelatihan kepekaan diri akan getaran tenaga dalam atau getaran gaib
2. Ki Saraswanto Abduljabbar (Bekasi) –> Pelatihan Tehnik Pemetaan Pikiran (Mind Mapping)
3. Ibu Widhy (Salatiga) dan Bapak Wahyu (Jakarta) –> Pelatihan beladiri praktis (singkat, mudah dan cepat)
4. AA Dedy– > Pelatihan Dasar Yoga,semoga ini ada manfaatnya agar kita lbh mengenal berbagai tekhnik dasar yoga.

Lapak Konsultasi :
1. Mbah Bagus, Mbah Lik dan Ibu Vany –> Praktek Terapi Telur,yang digunakan buat mengambil energy negatif ataupun hal2 yg sekiranya membuat diri kita sakit/kurang nyaman.
2. Gus Santri (Lamongan) –> beliau berencana menggunakan ilmu para ulama berupa ilmu falaqnya dalam hal perjodohan, solusi karir, tuntas hutang, keharmonisan rumah tangga, kerejekian agung, dll
3. Mas Yandi (kipaspalm@kaskus)(Yogyakarta) –> Membuka dan membersihkan aura serta lapak melukis sketsa khadam diri/pusaka di kertas A3. Hasil lukisan boleh dibawa pulang buat beberapa peserta gratis bisa dipilih atau diundi oleh panitia,sedang yang ingin dilukis secara pribadi (dikenakan tarif Rp 25 rb/lukisan)

Doorprice :
Suhu Bobby Kinasih,ki jati raga,nyai sekar,mbah Marco

Rute ke Lokasi Milad VI :
1. Kereta Api
Jakarta-Semarang (ekonomi) –> turun di stasiun Poncol +- jaya baya rb poncol
Jakarta-Semarang (bisnis) –> turun di stasiun Tawang

Surabaya -Semarang (ekonomi) –> turun di stasiun Poncol
Surabaya -Semarang (bisnis) –> turun di stasiun Tawang

Dari depan stasiun Poncol ada bis mini ISMA yang berwarna merah putih bertuliskan rute “Semarang – Bandungan – Sumowono”, turunlangsung di pom bensin Candi Gedong Songo (tarif Rp 15 rb). Kemudian darisitu naik ojeg (tarif Rp 15 rb) ke arah candi atau berjalan kaki dengan jalan menanjak ke arah lokasi sekitar ½ jam.
2. Bis ekonomi maupun AC
Jakarta- Semarang AC/Non AC –>turundi terminal Terboyo
Surabaya – Semarang AC/Non AC –>turundi terminal Terboyo

Dari terminal Terboyo naik bis ISMA jurusan “Semarang- Bandungan- Sumowono”. Bila bis yang bertuliskan “Sumowono” tidak ada, bisa cari bis yang bertuliskan “Bandungan”,nanti sampai pasar Bandungan bisa berganti angkutan umum (tarif Rp 5 rb) sampai pom bensin candi gedong songo. Dilanjutkan dengan naik ojeg (tarif Rp 15 rb).
3. Untuk rute dariRembang, Pati, Kudus, Demak dapat menyesuaikan dengan rute bis Surabaya-semarang.
4. Untuk rute dariPekalongan, Tegal, Pemalang, Cirebon dapat menyesuaikan dengan menggunakan jadwal Kereta Api ataupun bis.
5. Kendal dan sekitarnya, dapat naik bis Semarang turun di Terminal Mangkang. Dari sini caribis jurusan Plamongan atau angkot yang jurusan Terminal Penggaron. Kemudian turun di perempatan Milo atau dr. Cipto Smg Dari sini naik angkot smp Mall ADA Banyumanik/halte sukun lbh kurang5rb. kemudian naik bis ISMA rute “Semarang -Bandungan- Sumowono”.turun langsung di pom bensin Candi Gedong Songo (tarif Rp 15 rb). Kemudian dari situ naik ojeg (tarif Rp 15 rb) ke arah candi atau berjalan kaki dengan jalan menanjak ke arah lokasi sekitar ½ jam.
6. Untuk rute dari Blora,Purwodadi,Grobogan,Gubug,Tegowanu, dapat naik bis jurusan “Blora- Semarang” atau“Purwodadi – Semarang”(tarif Rp 20-30rb) sampai Terminal Penggaron. Dari sini naik angkutan umum (tarif Rp 5 rb) turun di perempatan Milo. Dari sini naik angkot smp Mall ADA Banyumanik/halte sukun lbh kurang5rb,kmdn naik bis ISMA rute “Semarang – Bandungan – Sumowono”. turun langsung di pom bensin Candi Gedong Songo (tarif Rp 15 rb). Kemudian dari situ naik ojeg (tarif Rp 15 rb) ke arah candi atau berjalan kaki dengan jalan menanjak ke arah lokasi sekitar ½ jam.
Begitu sudah sampaidi Candi Gedong Songo,ada biaya restribusi :
a. Orang –>Rp 7.500/orang
b. Motor –> Rp5.000/malam
c. Mobil –>Rp 7.000/malam

Bagi yg berkenan merencanakan u/sewa tempat menginap :
1. Double Bed –> Rp 50.000/malam
2. Villa 1 kamar –> Rp 300.000/malam
3. Villa 2 kamar –> Rp 600.000/malam

Atau bagi yang ingin menginap ekonomis, bisa lesehan dan tidur bersama di pendopo yang telah disewa oleh panitia milad.
Perlu kami sampaikan disinibahwaudara diarea Candi Gedong Songo cukup dingin, bahkan bisa berembun. Suhu udara 16-19 derajat Celsius (tdk kalah denganAC yg ada di kantor). Kami menyarankan perlu membawa pakaian hangat,jaket,sarung tangan, kupluk, perlengkapan shalat, obat-obatan pribadi.Saat ini sdg musim hujan,bagi yang membawa obat batuk/pilek usahakan jangan yang menyebabkan kantuk (amphetamin), agar dapat tetap mengikuti acara KWA.
Panitia Milad KWA VI menerima semua bentuk sumbangan baik itu atas nama perorangan, institusi ataupun perusahaan. Sumbangan dapat berbentuk materi, uang, tenaga maupun pikiran. Silahkan bias disampaikan kepada seksi humas
Info jadwal Kereta Api ke ke Lokasi Milad (Jakarta – Semarang PP) :
1. Pasar Senen – Semarang Poncol (Nama Kereta – Berangkat – Tiba – Tarif)
a) Tawang Jaya 06.10 12.29 45.000
b) Kertajaya 14.10 20.11 50.000
c) Matarmaja 15.15 21.35 65.000
d) Brantas 16.00 22.28 55.000
2. Semarang Poncol – Pasar Senen (Nama Kereta – Berangkat – Tiba – Tarif)
a) Kertajaya 01.10 07.11 50.000
b) Matarmaja 02.56 09.21 65.000
c) Tawang Jaya 18.45 01.10 45.000
d) Brantas 19.15 01.37 55.000
3. Kereta Ekonomi Surabaya-semarang ekonomi(sta.poncol) (Nama Kereta – Berangkat – Tiba – Tarif)
a) Maharani 06.00 10.21 60.000,70.000,80.000,90.000
b) Kertajaya 20.45 00.55 50.000
c) Cepu Expres 09.15 15.44 70.000
PERHATIAN JADWAL KA DAN TARIF DIATAS ADALAH MASIH VALID S.D 31 MARET 2015,SEDANG PER 1 APRIL 2015 PIHAK PT.KAI BELUM BISA MEMASTIKAN JADWAL DAN TARIF DIATAS. KARENA DIPERKIRAKAN AKAN ADA PERUBAHAN JAM DAN JADWAL DIBULAN APRIL 2015 PERTANGGAL 1. YANG KAMI INFORMASIKAN DIATAS ADALAH PADA SAAT JAM DAN KONDISI NORMAL.
DIHARAPKAN NANTI KOORDINATOR MENGECEK KEMBALI JADWAL PERJALANAN KERETA APINYA PADA TGL 1 APRIL 2015.
Bagi para Sedulur yang berdomisili di Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Serang dan Banten (Jabodetabek) yang ingin berangkat ke acara Milad KWA VI secara bersama-sama menggunakan kendaraan Kereta Api Ekonomi, dapat berangkat bersama saya pada hari Jum’at tanggal 3 April 2015 menggunakan kereta api Tawang Jaya.
Bagi paraSedulur yang berdomisili di Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Serang dan Banten (Jabodetabekserban) yang ingin berangkat ke acara Milad KWA VI secara bersama-sama menggunakan kendaraan carteran (minibus), dapat mendaftar ke:
1. Ki Daeng Andi Baso (0812 9339 7668)
2. Ki Bagus (0899 7777 717)
3. Ki Angker Ludiarto 08569346894
4. Ki Ageng Bayu Penanggungan 087775573775
Dengan menyebutkan nama, alamat dan no HP yg dapat dihubungi.
Ada 2 titik penjemputan kendaraan carteran :
a. Cawang
b. Pintu tol Cikarang
Sedang yang di Jatim Bisa berkoordinasi dengan koordinator daerah masing2.
Silahkan datang karena acara ini acara social yg blh dibilang 100% tanpa mahar. Dan pengumunan diatas silahkan dibaca dengan teliti dan lengkap,demi keamanan kenyaman dan kejelasan perjalanan panjenengan semuanya. Dan sekali lagi kami ucapkan selamat dating dan siapkan planning dan ajukan cuti mulai dari sekarang bila memang diperlukan buat cuti.

Salam Takdzim dan Salam Pamuji Rahayu

Hormat Kami,
PANITIA MILAD BLOG KAMPUS WONGALUS VI 2015

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 71 Komentar

IJASAH MENYAMBUT MILAD KWA 2015


Ki wongalus
Assalamualaikum wr wb.
Inginkah saudaraku semua berubah? Dari gelapnya maksiat menuju cahaya ketaatan, dari gelapnya hijab (penutup hati) menuju kenyataan sejati dimana cahaya ilahi mampu menerangi jalan hidup kita. Para Auliya’ banyak yang telah wushul kepada Allah bertemu dengan Nabi Muhammad Saw, lalu Nabi lah yang mendidik dengan tarbiyah khoss (baca: didikan yang khusus). Maka, tiada cara lain selain menjaga perilaku dan etika sesuai dengan yang dituntunkan oleh Rasulullah.
FADHILAH & MANFAAT AMALAN INI : SIRR (dirahasiakan oleh ALLAH SWT)
Berikut ini saya ijasahkan untuk anda yang memiliki niat kuat untuk mengamalkannya.
Pertama: kirim alfatihah (tawassul) biasanya, yang utama kepada Nabi Muhammad Rasulullah SAW, dst.. sampai ke para guru pengijasah ilmu-ilmu.
Kedua: mulai membaca berikut ini….
AUDZUBILLAHIMINASYAITONIRROJIM 3 X
ALFATIHAH 3 X
ALLAHUMMA SHOLLI ALA SAYYIDINA MUHAMMADDINIL FATIHI LIMA UGHLIQO WAL KHOTIMI LIMA SABAQO, NASHIRIL HAQQI BIL HAQQI WAL HADI ILA SHIROTIKAL MUSTAQIM WA ALA ALIHI HAQQO QODRIHI WA MIQ DARIHIL. 3 X ( SHOLAWAT FATIH)
LAA ILAHA ILALLAH 100 X
HUWALLADZI YUSHOLLI ‘ALAIKUM WAMALAIKATAHU LIYUKHRIJAKUM MINA DZULUMAT ILALNUR 1000 X (AL AHZAB 43)
SUBHANA ROBBAKA ROBBAL IZZATI AMMA YASHIFUUN WASALLAMU ALAALMURSALIIN WALHAMDULILLAHI ROBBAL ALAMIIN. 1 X (AYAT TERAKHIR AS SHAFAT).
================SELURUH RANGKAIAN AMALAN INI DIAMALKAN SELAMA 10 HARI DI MASJID/MUSHOLA WAKTU MALAM USAI SHOLAT ISYA’==========
Ijasah selesai. Silahkan diamalkan bagi yang berminat. Wassalamualaikum wr wb.
@KWA,2015

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 34 Komentar

SELAMAT MENGABDI KE MASYARAKAT


SALAM.

KELUARGA BESAR KAMPUS WONG ALUS MENGUCAPKAN SELAMAT BERGABUNG KEPADA SAUDARA:

KI AGENG WAHYU JENGGALA — (JAKARTA)

KI AGENG FANNY JENGGALA –(TANGERANG)

KI AGENG RIZA JENGGALA — (BANJARMASIN, KALSEL)

SEBAGAI ALUMNI PROGRAM PRIVATE ANGKATAN 28 GURU/MASTER KWA DAN SEMOGA LANGKAH KITA DALAM MENDARMABAKTIKAN HIDUP UNTUK MEMBERIKAN MANFAAT KEPADA MASYAKARAT MELALUI UPAYA-UPAYA ALTERNATIF INI DIRIDHOI OLEH ALLAH SWT. AMIN.

TTD

KI WONGALUS

====================================================================

UPDATE DAFTAR LENGKAP MASTER / GURU KAMPUS WONG ALUS ALUMNI PROGRAM PRIVATE PARANORMAL PROFESIONAL TINGKAT GURU (Pertanggal 16  FEBRUARI 2015).

ANGKATAN  I

  1. KI AGENG BAYU PENANGGUNGAN, Jakarta  0877 7557 3775
  2.  KI AGENG AGUNG PENANGGUNGAN, Kediri    0854 9183 905
  3.  KI AGENG ISLANUDIN PENANGGUNGAN, Indramayu
  4.  KI AGENG AGUS PENANGGUNGAN, Bekasi
  5.  KI AGENG YOHAN PENANGGUNGAN, Cirebon

=============================================


ANGKATAN  II

  1.  KI AGENG WAN MUHAMMAD PENANGGUNGAN, Malaysia tokkutan@gmail.com

===============================================


Angkatan  III

  1. KI CAKRA RASYID PENANGGUNGAN, Jakarta 0977 8008 0019
  2. KI CAKRA SARYANTO PENANGGUNGAN, Purworejo 0857 4315 4447
  3. KI CAKRA MELSANOFRI PENANGGUNGAN, Palembang 0812 7854 474
  4. KI CAKRA WASLAN PENANGGUNGAN, Mimika Papua 0852 4490 0456
  5.  KI CAKRA SAMSUL PENANGGUNGAN, Lampung Timur 0812 6601 4575
  6.  KI CAKRA WIDODO PENANGGUNGAN, Pati Jateng 0856 4085 9477
  7. KI CAKRA AKBAR PENANGGUNGAN, Enrekang Sulsel 0819 4426 0882

======================================


ANGKATAN  IV

  1. KI NENGGALA DEDY PENANGGUNGAN, Jakarta 021 7169 4925
  2. KI NENGGALA CAHYA PENANGGUNGAN, Palembang 0812 7482 7071

===========================================


ANGKATAN  V

  1. KI CAHYANTO PASOPATI TROWULAN, Kalimantan Selatan 0858 1414 7433

ANGKATAN  VI

  1.  KI ONTOREJO MUHAMMAD PENANGGUNGAN, Jambi 0896 9642 6286
  2.  KI ONTOREJO SONI PENANGGUNGAN, Sidoarjo 0856 4848 4545
  3.  KI ONTOREJO ADI PENANGGUNGAN, Tangerang 0813 8172 4964
  4.  KI  ONTOREJO GATOT PENANGGUNGAN, Magelang 0856 4330 1388

=======================================

 

ANGKATAN VII

  1.  KI ANOM ‘INDRIAWAN’ PENANGGUNGAN, Pacitan 0823 3156 0636
  2.  KI ANOM ‘TAHIR’ PENANGGUNGAN, Mimika – Papua
  3.  KI ANOM ‘MURSALIM PENANGGUNGAN’, Tanah Merah – Papua 0812 8999 8118
  4.  KI BIMO “S.A” PENANGGUNGAN, Surabaya

=============================================


ANGKATAN  VIII

  1. KI “LU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Timur
  2. KI “SU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Bali
  3. KI “YU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Yogyakarta
  4. KI “YA” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jakarta 0812 9676 6923
  5. KI “BU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Timur
  6. KI “DODI” KUSUMO YUDHO NEGORO, Bekasi
  7. KI “RO” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Barat

============================================


ANGKATAN IX

  1. KI KUSUMO ASHARI MONGROGO, Sumatera
  2. KI KUSUMO EKO  MONGROGO, Jakarta
  3. KI KUSUMO S.S MONGROGO, Sumatra

===============================================


ANGKATAN X

  1. KI RAINAN  SOERJO MENTARAM, Blitar – Jatim, rainan44@gmail.com
  2. KI SUJONO SOERJO MENTARAM, Sidoarjo – Jatim. Phone 087752903466

=================================


ANGKATAN XI

  1. KI NAWAWI SUROPATI, Pasuruan, Phone 082334079399
  2. KI IRVAN SUROPATI, Belitung Timur, Phone  081949200806
  3. KI SIGIT SUROPATI, Sidoarjo, Phone 082245301000
  4. KI ZAKI SUROPATI, Malaysia. Phone +60167762132.

======================================


ANGKATAN XII

  1. KI GEDE PANEMBAHAN SUNTIKA PENANGGUNGAN – TANGERANG – 085780472021

    2. KI GEDE PANEMBAHAN GANDA PENANGGUNGAN – BEKASI – 081297055737


    3. KI GEDE PANEMBAHAN USEP PENANGGUNGAN – GARUT – 087724957546


    4. KI GEDE PANEMBAHAN ISWANTO “SULING” PENANGGUNGAN – SIDOARJO – 085334991908

=======================================


ANGKATAN XIV 

  1. KI AGENG SUWIIN TROWULAN– PASURUAN– 082302103075
  2. KI AGENG DONO TROWULAN– PEKALONGAN– 087733416495
  3. KI  AGENG GUNAWAN TROWULAN– JOGJA
  4. KI AGENG PRASETYA TROWULAN –JAKARTA– 087878600863
  5. KI AGENG SARIJAN TROWULAN — PONOROGO — 081332688199
  6. KI AGENG IRAWAN TROWULAN –TEGAL– 085642620113
  7. KI AGENG RISTIAWAN TROWULAN– SEMARANG– 087876102440
  8. KI AGENG ARGO TROWULAN — SEMARANG — 081372675850

==========================================


ANGKATAN XIII

  1. HAMBA ALLAH
  2. HAMBA ALLAH
  3. HAMBA ALLAH
  4. HAMBA ALLAH
  5. HAMBA ALLAH
  6. HAMBA ALLAH
  7. HAMBA ALLAH


===========================================


ANGKATAN XV

  1. KI BACHTARUDIN PENANGGUNGAN, PADANG SUMBAR, 081-1666083
  2. KI SISWANTO PENANGGUNGAN, BANDUNG.

=============================================

ANGKATAN 16

  1. KI SURATNO PENANGGUNGAN, LUAR NEGERI (LAOS), 0852054408017 dan CILACAP (081392697466/082242014149)
  2. KI PUJI PENANGGUNGAN, SRAGEN (081226198670).

================================

ANGKATAN 17

  1. KI AGENG GIMAN PENANGGUNGAN, Pekanbaru Riau (085272942597)
  2. KI AGENG ANDI PENANGGUNGAN, Jakarta (08111288280)
  3. KI AGENG SUPRIYADI PENANGGUNGAN, Tangerang (0811952698)
  4. KI AGENG HERY PENANGGUNGAN, Sidoarjo (081230008898).

=========================================

ANGKATAN 18

  1. KI AGENG DUNAL JOLOTUNDO, Salatiga (085713339086)
  2. HAMBA ALLAH, Sidoarjo (0816530039)

===========================================

ANGKATAN 19

  1. KI AGENG NYOMAN ALIT PENANGGUNGAN, Surabaya (081332332777)
  2. HAMBA ALLAH

============================================

ANGKATAN 20 —9 AGUSTUS 2014

  1. KI ADI PANATAGAMA JOLOTUNDO, Jombang – Jatim
  2. KI TEDDY PANATAGAMA JOLOTUNDO, Berau – Kaltim
  3. KI ROHMAN PANATAGAMA JOLOTUNDO, Makassar, Sulsel

=====================================================

ANGKATAN 21

  1. KI ANDRI PANATAGAMA PENANGGUNGAN

=====================================================

ANGKATAN 22

  1. KI PUNTODEWO BAGUS PENANGGUNGAN, JAKARTA
  2. KI PUNTODEWO  S PENANGGUNGAN, Lampung
  3. KI PUNTODEWO KARYANI PENANGGUNGAN, PAPUA, 082197564321

======================================================

ANGKATAN 23

KI SADEWA NURZAKI PENANGGUNGAN, TEGAL 

=====================================================

ANGKATAN 24

KI AGENG IMAM PENANGGUNGAN, PONOROGO, PHONE 082230107210

================================================

ANGKATAN 25

  1. KI SASTRO HARTONO PENANGGUNGAN –SOLO
  2. KI SASTRO WIRAWAN PENANGGUNGAN — KALIMANTAN
  3. KI SASTRO SUNARKO PENANGGUNGAN– TULUNGAGUNG

==============================================

ANGKATAN 26

KI SUNAN ANWAR PENANGGUNGAN (KALIMANTAN TIMUR)

==============================================

ANGKATAN 27

KI SUNAN IRZAN TROWULAN — (SINGAPORE)

PHONE  +  6582181612

==============================================

ANGKATAN 28

KI AGENG WAHYU JENGGALA — (JAKARTA)

KI AGENG FANNY JENGGALA –(TANGERANG)

KI AGENG RIZA JENGGALA — (BANJARMASIN, KALSEL)

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

KAPITA SELEKTA RATIB


RATIB AL-KUBRA
Susunan : Al-Imam al-Ghauts al-Habib Thaha bin Hasan bin Yahya Ba’Alawy

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Al-Fatihah…

Huwallaahul-ladzii laa ilaaha illaa huwa `alimul ghaybi wasy-syahadati huwar rahmaanur rahiim.
Huwallaahul-ladzii laa ilaaha illaa huwal malikul qudduusus salaamul mu’minul muhayminul `aziizul jabbarul mutakabbir, subhaanalaahi `amma yusyrikuun.
Huwallahul khaliqu bari-ul mushawwiru lahul-asmaul-husna, yu sabbihuu lahu maa fis samaawaati wal ardhi wa huwal `azizul hakiim.

Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum La ta’khudzuhu sinatun walaa nawm. Lahu maa fis-samawati wama fil-ardh. Man dzalladzii yasyfa’u `indahu illaa bi-idznih. Ya’lamu maa bayna aydihim wama khalfahum wala yu hiithuuna bisyay-in min ‘ilmihi illaa bima syaa-a. Wasi`a kursiyyuhus samaawaati wal ardha walaa yauuduhu hifzhuhumaa wahuwal –‘aliyyul `azhiim.

Sabbahaa lillaahi maa fis-samaawaati wamaa fil ardhi wahuwal `aziizul hakiim.

Lahu mulkus samaawaati wal ardhi, yuhyii wa yumiitu wa huwa `ala kulli syay-in qadiir.

Huwal awwalu wal aakhiru wazh-zhaahiru wal baathinu wahuwa bikulli syay-in ‘aliim.

Huwalladzii khalaqas samaawaati wal ardha fii sittati ayyaamin tsummastawaa ‘alal `arsy. Ya `lamu maa yaliju fil ardhi wamaa yakhruju minhaa wamaa yanzilu minas samaa’i wamaa ya`ruju fihaa wa huwa ma`akum aynamaa kuntum wallaahu bima ta’maluuna bashiir.

Lahu mulkus samaawaati wal ardhi wa ilallaahi wa turja`ul umuur.

Yuulijul layla fin-nahaari wa yuulijun nahaara fil layli wa huwa `aliimun bidzaatish-shuduur.

Bismillahirrahmanirrahim.
Alhamdulillaahilladzii khalaqas samaawaati wal ardha wa ja’alazh-zhulumaati wan nuur. Tsummal-ladziina kafaruu birabbihim ya`diluun. Huwalladzii khalaqakum min thiinin tsumma qadlaa ajalan, wa ajalun musamma `indahu tsumma antum tamtaruun.

Wa huwallaahu fis samaawaati wa fiil ardhi ya’lamu sirrakum wa jahrakum wa ya’lamu maa taksibuun.

Laqad jaa-akum rasuulun min anfusikum ‘aziizun `alaihi maa `anittum hariishun `alaykum bil mu’miniina rauufun rahiim.

Fa’in tawallaw faqul hasbiyallaahu laa ilaaha illaa huwa ‘alayhi tawakkaltu wahuwa rabbul `arsyil ‘azhiim.

Allahumma innii ash-bahtu wa amsaytu usyhiduka wa usyhidu hamalata ‘arsyika wa malaaikatika wa jami`i khalqika annaka antallahu laa ilaaha illaa anta wahdaka laa syariikalaka wa anna sayyidanaa Muhammadan shallallaahu `alayhi wa sallama `abduka wa rasuuluka.

Allahu nuurus samaawaati wal ardhi matsalu nuurihi kamisykaatin fihaa mishbaah, al-mishbahu fii zujaajah, azzujaajatu ka-annahaa kawkabun durriyyun yuuqadu min syajaratin mubaarakatin zaytuunatin laa syarqiyyatin walaa gharbiyyah. Yakaadu zaytuhaa yudhi-‘u walaw lam tamsas-hu naar. Nuurun ‘alaa nuur, yandillaahu li nuurihi man yasyaa-u, wa yadhribullaahul amtsaala linnaasi wallaahu bikulli syay-in ‘aliim.

Subhanallaahi wal hamdulillaahi walaa ilaaha illallaahu wallahu akbar. (3 x)

Subhanallaahi wa bihamdihi subhanallaahil `azhiim. (3 x)

Bismillahirrahmanirrahim.
Alam nasyrah laka shadrak. Wawadha`naa `anka wizrak.
Alladzii anqadha zhahraka.
Wa rafa`naa laka dzikrak.
Fainna ma’al `usri yusran inna ma’al `usri yusra.
Fa idzaa faraghta fanshab wa ilaa rabbika farghab.

Radhiina billaahi rabban wabil islaami dinaa wabi sayyidinaa Muhammadin shallalaahu ‘alaihi wasallama nabiyyan wa rasuula..(3 x)

Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aali sayyidina Muhammad. Kamaa shalayta ‘alaa sayyidina Ibraahim wa sayyidina Ibraahim, wabárik ’alaa sayyidinaa
Muhammad wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad kamaa barakta ‘alaa sayyidinaa Ibraahim wa sayyidinaa Ibraahim fil `aalamina innaka hamidun majid.

Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin `abdika wa nabiyyika wa rasuulikan nabiyyil ummiyyi wa `alaa alihi wa shahbihi wa sallim. (3 x)

Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin, Allahumma shalli `alayhi wa sallim. (3 x)

Allahumma shalli ‘alaa sayyidina Muhammadin `abdika wa nabiyyika wa rasulikan nabiyyil ummiyyi wa alihi wa shahbihi wa baarik wa sallim ‘adada maa `alimta wa zinata maa `alimta wa mil-a maa `alimta. (3 x)

Allahumma innii as-aluka bika an tu
shalliya ‘alaa sayyidina Muhammadin wa ‘alaa saaril anbiyaai wal mursalin wa ‘alaa alihim wa shahbihim ajma’in wa an taghfira li fiimaa madhaa wa tahfazhani fimaa baqiy. (3 x)

Laailaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minazh-zhaalimiin.

Fastajabnaa lahu wanajjaynaahu minal ghammi, wa kadzaalika nunjil mu’miniin.

Walaw annahum idz zhalamuu anfusahum ja-uuka fastaghfarullaaha wastaghfara lahumur rasuulu lawajadullaaha tawwaaban rahiima.

Rabbaana laa tuzigh qulubanaa ba’da idz hadaytanaa wahab lanaa min ladunka rahmatan innaka antal wahhaab.

Rabbanaghfirlii wa liwaalidayya walil mu’miniina yawma yaquumul hisaab.

Rabbanaghfir lanaa wa li ikhwaani nalladziina sabaquuna bil iimaani walaa taj’al fii quluubinaa ghillan lilladziina aamanu rabbanaa innaka ra’uufur rahiim.

Ghufraanaka rabbanaa wa ilaykal mashiir. Laa yukallifullaahu nafsan illaa wus`aha lahaa maa kasabat wa ‘alayhaa maktasabat rabbanaa laa tuaakhidznaa in nasiinaa aw akhtha’naa rabbanaa walaa tahmil `alaynaa ishran kamaa hamaltahu `alalladziina min qablinaa rabbanaa walaa tuhammilnaa maa laa thaaqata lanaa bihi wa`fu `annaa waghfir lanaa warhamnaa anta mawlaanaa fanshurnaa `alal qawmil kaafiriin.

Allahummaghfirlii wa liwaalidayya wa lil mu’miniina wal mu’minaat wal muslimiina wal muslimaat al-ahyaai minhum wal amwaat. (3 x)

Allaahummaghfir ummata sayyidinaa Muhammad shallallaahu `alayhi wa aalihi wa sallam.
Allaahummarham ummata sayyidinaa Muhammad shallallahu `alayhi wa aalihi wa sallam
Allaahuma ashlih ummata sayyidinaa Muhammad shallallahu `alayhi wa aalihi wa sallam.
Allaahumastur ummata sayyidinaa Muhammad shallallahu `alayhi wa aalihi wa sallam,
Allaahummajbur ummata sayyidinaa Muhammad shallallahu ‘alayhi wa aalihi wa sallam. (3 x)

Fain tawalaw faqul hasbiyallaahu la ilaha illaa huwa `alayhi tawakkaltu wa huwa rabbul ‘arsyil `azhiim. (7 x)

Hasbunallaah wa ni`mal wakil. (7 x)

Laa hawla walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil `azhiim. (3 x)

Yaa hayyu yaa qayyuum bika astaghitsu laa ilaaha illaa anta. (3 x)

Yaa lathiif. (129 x)

Yaa ‘alliyyu yaa kabiiru yaa ‘aliimu yaa qadiiru yaa samii`u yaa bashiir ya lathiifu ya khabiir…(3 x)

Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa aali sayyidinaa Muhammadin wa bihaqqi sayyidinaa Muhammadin wa aali sayyidinaa Muhammadin an takfiyanaa syarra maa nakhaafu wa nahdzar. (3 x)

Yaa hafiizhu yaa nashiiru yaa wakiilu yaa Allaah. (3 x)

A’uuduzu bikalimaatillaahit tammaati min syarri maa khalaq. (3 x)

Bismillaahilladzii laa yadhurru ma’asmihi syay-un fil ardhi walaa fis samaai wahuwas sami`ul ‘aliim. (3 x)

Hasbiyallaahu lidiinii, hasbiyallaahu limaa ahammanii, hasbiyallaahu liman baghaa `alayya, hasbiyallaahu liman hasadanii, hasbiyallaahu liman kaadanii bisuuin hasbiyallaahu `indal mawt, hasbiyallaahu `indal mas-alati fil qabri, hasbiyallaahu `indal mas-alati fil mizaan, hasbiyallaahu `indal hisaab, hasbiyallaahu Indash-shiraath, hasbiyallaahu laa ilaha illaa anta huwa ‘alayhi tawakkaltu wa ilayhi uniib.

Yaa dzal jalaali wal ikraam amitnaa ‘alaa diinil Islam. (7 x)

Allaahumma laa tukhzinii yawma yub`atsuun yawma laa yanfa`u maalun wala banuun illaa man atallaaha biqalbin saliim. (3 x)

Allaahumma innaa nas-aluka ridhaaka wal jannah wa na’uudzu bika min sakhathika wan naar. (3 x)

Yaa ‘alimas-sirri minnaa laa tahtikis sitra aannaa wa ‘aafina wa `fu ‘annaa wa kun lanaa haytsu kunnaa. (3 x)

Yaa Allaah bihaa yaa Allaah bihaa yaa Allaahu bihusnil khaatimah. (3 x)

Allaahummaf’al bii wa bihim ‘aajilan wa aajilan fid dini wad dunyaa wal aakhirah, maa antalahu ahlun walaa taf’al binaa yaa mawlaanaa maa nahnu lahu ahlun innaka ghafuurun haliimun jawwaadun kariimun rauufun rahiim. (3 x)

Yaa lathiifan bikhalqihi yaa ‘aaliiman bikhalqihi yaa khabiiran bikhalqihi ulthuf binaa yaa lathiif yaa ‘aliim yaa khabiir. (3 x)

Laa ilaaha illallaah almalikul haqqul mubiin. (10 x, 25 x, 50 x, atau 100 x)
Muhammadur Rasuulullah shadiqul wa’dil aamiin.

Shallallaahu ‘alayhi wa sallama fii kulli lamhatin wa nafasin ‘adada maa wasi’a ‘ilmullaah.

Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Mu
hammadin alladzii mala-at qalbuhu min jalaalika wa ‘aynuhu min jamaalika fa-ashbaha farhan wa suruuran muayyadan manshuuran wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallim tasliiman katsiiran. Walhamdulillaahi ‘alaa dzaalik.

Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin bahri anwaarika wa ma’dini asraarika wa lisaani hujjatika wa ‘uruusyi mamlakatika wa imaama hadhratika wa thiraazi mulkika wa khazaa-ini rahmatika wa thariiqi syarrii’atika al-mutaladzdzi-dzi bitawhiidika insaani `aynil wujuud was-sababi fi kulli mawjuud, ayni a’yaani khalqika al-mutaqaddimi min nuuri dhiyaa-ika shalaatan taduumu bidawaamika wa tabqaa bibaqaaika, la muntahaa lahaa duuna ‘ilmika shalatan turdhiika wa turdhiihi wa tardhaa bihaa ‘annaa yaa rabbal ‘aalamiin.

Allaahumma shalli `alaa sayyidinaa Muhammadin shalaatan takuunu laka bihaa ridhan walihaqqihi adaa-a. (3 x)

Allaahumma shalli ’alaa sayyidina Muhammadin shalaatan tahabu lanaa minhu akmalal imdaadi wa fawqal muraad fii darid dunyaa wafii daaril ma’aad wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallim wa baarik biqadri azhamati dzaatika ‘adada maa ‘alimta wa zinata maa ‘alimta wa mil-a maa `alimta. (1 x, 3 x, atau 10 x)

Allahumma shalli `alaa sayyidinaa Muhammadin annabiyyil ummiyyil habiibil ‘aalil qadril ‘azhiimil jaah wa `alaa aalihi wa shahbihi wa barik wasallim. (10 x atau 100 x)

Allaahumma shalli ‘alaa man sammaytahu dzaakiran habiiban wa mudzakiran sayyidinaa Muhammadin rasuulillaah.

Allaahumma shalli `alaa man sammaytahu ahmad wa Muhammadan wa sayyidan sayyidinaa Muhammadin rasuulillaah.

Allaahumma shalli ‘alaa man sammaytahu shaabiran nabiyyan wa murakkiban sayyidinaa Muhammadin rasuulillaah.

Allaahumma shalli `alaa man sammaytahu ghaaliban wa rahiiman wa haliiman sayyidinaa Muhammadin rasuulillaah.

Allaahumma shalli ‘alaa man sammaytahu `aaqiban kariiman wa hakiiman sayyidinaa Muhammadin rasuulillaah.

Allaahumma shalli `alaa man sammaytahu `adlan jawwaadan wa muzzammilan sayyidina Muhammadin rasuulillaah.

Allaahumma shalli ‘alaa man sammaytahu qaasiman mahdiyyan wa haadiyan sayyidinaa Muhammadin rasuulillaah.

Allaahumma shalli `alaa man sammaytahu syakuuran wa hariishan wa muddats-tsiran sayyidinaa Muhammadin rasuulillaah.

Allaahumma shalli ‘alaa man sammaytahu qaaiman hafiyyan wa `abdallaah sayyidinaa Muhammadin rasuulillaah.

Allaahumma shalli ‘alaa man sammaytahu syaahidan wa bashiiran wa mahdiyan sayyidinaa Muhammadin rasuulillaah.

Allaahumma shalli `alaa man sammaytahu baahiyan nuuran wa makkiyyan sayyidinaa Muhammadin rasuulillaah.

Allaahumma shalli `alaa man sammaytahu syaakiran wa waliyyan wa nadiiran sayyidinaa Muhammadin rasuulillaah.

Allaahumma shalli ‘alaa man sammaytahu thaahiran shafiyyan wa mukhtaaran sayyidinaa Muhammadin rasuulillaah.

Allaahumma shalli `alaa man sammaytahu burhaanan shahiihan wa syariifan sayyidinaa Muhammadin rasuulillaah.

Allaahumma shalli ‘alaa man sammaytahu musliman rauufan wa rahiiman sayyidinaa Muhammadin rasuulillaah.

Allaahumma shalli ‘alaa man sammaytahu mu’minan ‘aliiman wa madaaniyyan sayyidinaa Muhammadin rasuulillaah.

Allahumma shalli ‘alaa man sammaytahu qayyiman mahmudan wa haamidan sayyidinaa Muhammadin rasuulillaah.

Allaahumma shalli ‘alaa man sammaytahu mish-baahan aamiran wa naahiyan sayyidinaa Muhammadin rasuulillaah.

Wa shallallaahu ‘alayhi wa aalihi wa shahbihi wa azwaajihi wa dzurriyyaatihi wa ahli baytihi wa radhiyallaahu ‘an kulli shahaabati ajma’iin.

Bismillahirrahmanirrahim
Qul Huwallaahu ahad. Allaahush shamad. Lam yalid walam yuulad walam yakun lahu kufuwan ahad.(3x)

Bismillahirrahmanirrahim
Qul a’uudzu birabbil falaq. Min syarri maa khalaq. Wamin syarri ghaassiqin idzaa waqab. Wamin syarrin naffaatsaati fil ‘uqad. Wamin syarri haasidin idzaa hasad.

Bismillahirrahmanirrahim
Qul a’uudzu birabbinnaas, malikin naas, ilaahinnaas, min syarril waswaasil khannaas. Alladzii yuwaswisu fii shuduurrinnaas minal jinnati wannaas.

Al-faatihah ilaa ruuhi habiibinaa wa syafi’ina rasuulillah Muhammadibni Abdillaah shallallaahu ‘alayhi wa sallama wa aalihi wa ash-haabihi wa dzurriyyaatihi annallaaha yu’li darajaatihim fil jannati wa yanfa’unaa bi asraarihim wa anwaarihim wa ‘uluumihi fid dini wad dunyaa wal aakhirah. Wayaj’alunaa min hizbihim wa yarzuqanaa mahabatahum wayatawaffaanaa ‘alaa millatihim wa yahsyurunaa fii zumratihim Al-faatihah.

Al-faatihah ilaa ruuhi sayyidina al-faqih al-muqaddami muhammad ibni Ali Baa Alawii, wa ushuulihi wa furuu`ihim wadzawil huquuqi ‘alayhim ajmaa’in. Annallaaha yaghfiru lahum wayarhamuhum wa yu’li darajaatihim fil jannati wa yan fa’unaa bi asraarihim wa anwaarihim wa ‘uluumihim fid diini wad dunyaa wal aakhirah Al-faatihah.

Al-faatihah ilaa sayyidinal habiib shaahibir raatib sulthaanil awliyaa Al-Habib Thaha bin Hasan bin Yahyaa wa ushuulihi wa furuu’ihim wa dzawil huquuqi ‘alayhim ajma’iin. Annallaaha yaghfiru lahum wayarhamuhum wa yu’li darajaatihim fil jannati wa yanfa’unaa bi asraarihim wa anwarihim wa ‘uluumihim fid diini wad dunyaa wal aakhirah. Al-faatihah.

Tsumma ilaa arwaahil awliyaa wash-shaalihin wal aimmati war raasyidiin tsumma ilaa arwaahi waalidiina wa masyaayikhina wa mu’allimiina wadzawil huquuqi `alayhim ajma’iin. Annallaaha yaghfiru lahum wayarhamuhum wa yu’li darajaatihim fil jannati wa yanfa’unaa bi asraarihim wa anwaarihim wa ‘uluumiim fid diini wad dunyaa wal aakhirah. Al-faatihah.

Al-faatihah biniyyatil qabuul wal wushuul wa hushuuli tamaami kulli suul wa ma’muul washalahisy sya’ni zhaahiran wa baathinan fid dini wad dunyaa wal aakhirati daafi’atan likulli syarrin jaalibatan likulli khayrin lanaa waliwaalidinaa wa li awladinaa wa li ahbaabinaa wa masyaayikhina fid dini ma’al luthfi wal ‘aafiyati wa niyyati annallaaha yunawwiru quluubanaa wa qawaalibanaa ma’at tuqa wal hudaa wal ‘afaafa wal mawta ‘alaa diinil Islaami bilaa mihnatin walamtihaanin bijaahi sayyidi waladi Adnaan, jaami’atan likulli niyyatin shaalihatin wa ziyaadatin wa mahabbatin fii syarafil habiibi Muhammadin shallallaahu ‘alayhiwa sallama wa‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallam. Al-faatihah.

Doa
Bismillahirrahmanirrahim.
Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin. Hamdan yu-waafii ni’amahu wa yukaafii maziidahu. Yaa rabbanaa lakal hamdu kamaa yanbaghii lijalaali wajhika wa azhiimi sulthaanik, subhaanaka laa nuhshii tsanaan ‘alayka kamaa atsnayta ‘alaa nafsika falakal hamdu hattaa tardhaa walakal hamdu idzaa radhiiyta walakal hamdu ba’dar ridhaa.

Subhaanaka laa nuhsii tsanaa-an ‘alaika anta kama atsnaita’alaa nafsika falakal hamdu hatta tardlaa wa lakal hamdu idzaa radliita wa lakal hamdu ba’dar ridlaa.

Allahuma shalli ‘alaa sayidina Muhammadin fil awaalin

Allahuma shalli ‘alaa sayidina Muhammadin fil aakhirin

Allahuma shalli ‘alaa sayidina Muhammadin fin-nabiyyin

Allahuma shalli ‘alaa sayidina Muhammadin fil mursaliin

Allahuma shalli ‘alaa sayidina Muhammadin fil mala illa yaumid-diin

Allahuma shalli ‘alaa sayidina Muhammadin fii kulli waqtin wahiin

Allahuma shalli ‘alaa sayidina Muhammadin hatta taritsal ardla waman ‘alaihaa wa anta khairul waaritsiina.

Allaahumma innaa nastahfizhuka wa nastawdi’uka adyaananaa wa abdaananaa wa anfusanaa wa ahlanaa wa awlaadanaa wa amwaalanaa wa kulla syay-in a`thaytanaa.

Allaahummaj’alnaa wa iyyaahum fii kanafika wa amaanika wa jiwaarika wa iyaadzika min kulli syaythaanin mariid, wa jabbaarin ‘aniid wa dzii `aynin wa dzii baghyin wa min syarri kulli dzii syarrin, innaka ‘alaa kulli syay-in qadiir.

Allaahumma aj’alnaa bil ‘aafiyati was salaamah wa haqqiqnaa bit taqwaa wal istiqaamah wa a’idznaa min muujibaatin nadaamah fil haali wal ma-aal, innaka samii’ud duaa.

Allaahummaghfir lanaa wa liwaalidiinaa wa awladiinaa walimasyaayikhina fid diini wa limu`allimiinaa wa ash-haabinaa waman ahabbanaa fika wali jami’il muslimiina wal muslimaat wal mu’miniinan wal mu’minaat.

Washallillaahumma bijamaalika wa jalaalika ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi ajma’iin.

Warzuqnaa kamaalal mutaaba’ati lahu zhaahiran wa baathinan yaa arhamar raahimiin bifadhli subhaana rabbika rabbil ‘izzati ‘ammaa yashifuun, wasalaamun ‘alal mursaliin wal hamdulillaahi rabbil ‘aalamiin.
Terjemahan ;
“ Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang ”.
Dialah Allah, yang tiada Ilah (yang berhak disembah) selain Dia, yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dialah yang Maha Pe¬murah lagi Maha Penyayang (QS 59: 22).
Dialah Allah, yang tiada Ilah (yang berhak disembah) selain Dia, Raja, yang Mahasuci, yang Mahasejahtera, yang Mengaruniakan ke¬amanan, yang Maha Memelihara, yang Maha¬perkasa, yang Mahakuasa, yang Memiliki Segala Keagungan, Mahasuci Allah dari apa yang me¬reka persekutukan (QS 59: 23).
Dialah Allah, yang Menciptakan, yang Mengadakan, yang Membentuk Rupa, yang Mempunyai Nama-nama yang paling baik. Ber¬tasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Dan Dialah yang Mahaperkasa lagi Maha¬bijaksana (QS 59: 24).
Allah, tidak ada Ilah melainkan Dia, yang Hi¬dup kekal lagi Terus-menerus mengurus (makh¬luk-Nya), Tidak mengantuk dan Tidak tidur. Ke¬punyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang me¬reka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dan ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Mahatinggi lagi Mahabesar (OS 2: 255).
Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah (menyatakan kebesaran-Nya). Dan Dialah yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana (QS 57: 1).
Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu (QS 57: 2).
Dialah yang Awal dan yang Akhir, yang Lahir dan yang Batin, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu (QS 57: 3).
Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa; kemudian Dia berse¬mayam di atas arsy, Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar darinya, serta apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya. Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan (QS 57: 4).
Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan (QS 57: 5).
Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati (QS 57: 6).
Dengan nama Allah, yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Segala puji bagi Allah, yang telah men¬ciptakan langit dan bumi, mengadakan gelap dan terang, namun orang-orang yang kafir mem¬persekutukan (sesuatu) dengan Tuhan mereka (QS 6: 1).
Dialah yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukan ajalmu, dan ada lagi suatu ajal yang ditentukan (untuk berbangkit) yang ada pada sisi-Nya (Dia sendirilah yang menge¬tahuinya), kemudian kamu masih ragu-ragu (tentang berbangkit itu) (QS 6: 2).
Dan Dialah Allah (yang disembah), baik di langit maupun di bumi; Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan, dan mengetahui pula apa yang kamu usahakan (QS 6: 3).
Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan keimanan dan keselamatan bagimu, amat belas kasih lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin (QS 9: 128).
Jika mereka berpaling dari keimanan, kata¬kanlah, “Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Ilah selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan, yang memiliki arsy yang agung.” (QS 9: 129).
Ya Allah, pada pagi dan sore ini aku menyaksikan diri-Mu dan menyaksikan para pemanggul arasy-Mu serta malaikat-Mu dan semua makhluk-Mu bahwa sesungguhnya Engkau adalah Allah, yang tiada Tuhan selain Engkau, yang Sendiri yang Tiada sekutu bagi¬Mu, dan sesungguhnya junjungan kami Nabi Muhammad SAW adalah hamba dan rasul¬Mu.
Allah Pemberi cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di da¬lamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca, dan kaca itu seakan-akan bintang (yang ber¬cahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membim¬bing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehen¬daki, dan Allah memperbuat perumpamaan-per¬umpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu (QS 24: 35).
Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Mahabesar (3 x).
Mahasuci Allah dengan memuji-Nya, dan Mahasuci yang Mahaagung (3 x).

Dengan nama Allah, yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu? (OS 94: 1).
Dan (bukankah) Kami telah menghilangkan darimu bebanmu (QS 94: 2), yang memberatkan punggungmu? (QS 94: 3).
Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)¬mu (QS 94:4).
Karena sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan (QS 94: 5).
Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada ke¬mudahan (QS 94: 6).
Maka, apabila kamu telah selesai (dari se¬suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh¬sungguh (urusan) yang lain (QS 94: 7).
Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap (QS 94: 8).
Aku rela menjadikan Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama, dan Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul (3 x).
Ya Allah, berikanlah berkat rahmat-Mu ke¬pada Nabi Muhammad dan keluarganya seperti Kau berikan kepada Ibrahim dan keluarganya.. Berkahilah Nabi Muhammad serta keluarganya seperti Kau berkahi Nabi Ibrahim dan keluar¬ganya di alam ini, karena sesungguhnya Eng¬kau adalah Dzat yang Maha Terpuji dan Maha¬agung (3 x).
Berilah shalawat dan salam untuk Nabi Muhammad, hamba-Mu, nabi-Mu, dan rasul-Mu, yang buta huruf (ummi) serta keluarga dan sahabatnya (3 x).
Berilah shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad. Berilah shalawat dan salam untuknya (3 x).
Berilah shalawat, salam, dan berkah-Mu untuk Nabi Muhammad, hamba-Mu, nabi-Mu, dan rasul¬Mu, seorang nabi yang buta huruf, serta untuk keluarga dan sahabatnya, sebanyak, sebaik, dan sepenuh yang Engkau ketahui (3 x).
Ya Allah, aku meminta kepada-Mu agar memberi shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, juga seluruh nabi dan rasul serta keluarga dan sahabat mereka. Ampunilah aku atas dosaku yang lampau, dan jagalah aku pada masa yang akan datang (3 x).
Tiada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang yang zhalim.
“Maka Kami memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang ber¬iman (QS 21: 88).
Dan Kami tidak mengutus seseorang rasul melainkan untuk ditaati dengan seizin Allah. Sesungguhnya jikalau mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima Taubat, lagi Maha Penyayang.” (QS 4: 64).
(Mereka berdoa), “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada ke¬sesatan sesudah Engkau ben petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau, karena sesungguhnya Engkau¬lah Maha Pemberi (karunia).” (QS 3: 8).
“Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan ke¬dua ibu-bapakku dan sekalian orang-orang
mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).” (QS 14: 41).
Dan orang-orang yang datang sesudah me¬reka (Muhajirin dan Ansar) berdoa, “Ya Tuhan kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dan kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengki¬an dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.” (QS 59:10).
Kami berharap ampunan-Mu, wahai Tuhan kami, dan kepada-Mu kami akan kembali.
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. la mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerja¬kannya. (Mereka berdoa), “Ya Tuhan kami, jangan¬lah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau be¬bankan kepada kami beban yang berat sebagai¬mana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami.YaTuhan kami, janganlah Eng¬kau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Ampunilah kami, dan rahmati¬lah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolong¬lah kami terhadap kaum yang kafir”. (QS 2: 286).
Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang¬tuaku serta kaum beriman laki-laki dan perem¬pugh, juga kaum muslimin dan muslimat. (3 x).
Ya Allah, ampunilah umat Nabi Muhammad SAW. Ya Allah, sayangilah umat Nabi Muhammad SAW. Ya Allah, perbaikilah umat Nabi Muhammad SAW. Ya Allah, tutuplah aib umat Nabi Muhammad SAW. Ya Allah, leburlah dosa umat Nabi Muham¬mad SAW. Ya Allah, berilah kelapangan kepada umat Nabi Muhammad SAW. (3x)
Jika mereka berpaling (dari keimanan), katakanlah, “Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Ilah selain Dia. Hanya kepada-Nya aku ber¬tawakal, dan Dia adalah Tuhan, yang memiliki arsy yang agung (QS 9: 129) (7 x).
Cukuplah Allah menjadi Penolong kami, dan Allah adalah sebaik-baiknya Pelindung.” (QS 3: 173) (7 x).
Tiada kekuatan dan daya selain dari Allah, yang Mahatinggi dan Mahaagung (3 x).
Wahai Tuhan, yang Mahahidup dan Maha Berdiri, kepada-Mu aku meminta tolong, tiada Tuhan selain Engkau (3 x).
Wahai Tuhan, yang Mahalembut (129 x).
Wahai Tuhan, yang Mahatinggi; wahai Tuhan, yang Mahabesar; wahai Tuhan, yang Maha Me¬ngetahui; wahai Tuhan, yang Mahakuasa; wahai Tuhan, yang Maha Mendengar; wahai Tuhan, yang Maha Melihat; wahai Tuhan, yang Mahalembut; wahai Tuhan, yang Maha Memperhatikan (3 x).
Ya Allah, berilah shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW dan keluarganya, dan de¬ngan kebenaran Nabi Muhammad serta keluar¬ganya, agar kami dipelihara dari kejahatan yang kami takuti dan kami khawatirkan (3 x).
Wahai Tuhan, yang Maha Memelihara; wahai Tuhan, yang Maha Menolong; wahai Tuhan, yang Maha Penanggung; ya Allah (3 x).
Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempuma dan keburukan yang diciptakan Allah (3 x).
Dengan nama Allah, yang dengan nama-Nya tidak akan ada sesuatu pun yang bisa memberi bahaya, baik yang ada di atas langit maupun bumi, dan Dia Maha Mendengar dan Maha Melihat (3 x).
Allah mencukupi agamaku. Allah men¬cukupi atas semua harapanku. Allah men¬cukupiku terhadap orang yang melawanku. Allah mencukupiku dari orang yang hasud kepadaku. Allah mencukupiku atas orang yang ingin mencelakakanku. Allah mencukupi¬ku saat kematianku. Allah mencukupiku saat pertanyaan di kubur. Allah mencukupiku saat pertanyaan di timbangan akhirat. Allah men¬cukupiku ketika perhitungan di akhirat. Allah mencukupiku saat di atas jembatan di akhirat.
Allah mencukupiku bahwa tiada Tuhan selain Dia, kepada-Nya aku bertawakal dan kepada¬Nya aku kembali.
Wahai Tuhan, yang Mahaagung dan Mulia, matikan kami dalam agama Islam (7 x).
Ya Allah, jangan sedihkan aku pada saat semua makhluk dibangunkan pada hari kiamat, pada saat anak dan harta tak berguna lagi kecuali mereka yang datang dengan hati yang selamat (3 x).
Ya Allah, kami memohon ridha-Mu dan surga, dan aku berlindung kepada-Mu dari amarah-Mu dan neraka (3 x).
Wahai Tuhan, yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi dari kami, jangan ko¬yakkan tirai kami, sejahterakan kami, ampuni¬lah kami, senantiasalah Engkau ada di mana kami berada (3 x).
Ya Allah, berkat Asmaul Husna; Ya Allah, berkat Asmaul Husna; Ya Allah, berkat Asmaul Husna, berilah kami husnul khatimah (3 x).
Ya Allah, berilah kami kemampuan yang kami miliki di dunia dan akhirat. Dan janganlah kami Engkau beri sesuatu yang tak kami kuasai. Se¬sungguhnya Engkau Maha Pengampun, Maha Pemurah, Maha Pemberi, Maha Penderma, Mahabaik, dan Maha Penyayang (3 x).
Wahai Dzat yang Mahalembut kepada hamba-Nya, wahai Dzat yang Maha Melihat terhadap hamba-Nya, wahai Dzat yang Maha Memperhatikan hamba-Nya, lembutkanlah kami, wahai Dzat yang Mahalembut, yang Maha Melihat, dan yang Maha Memper¬hatikan. (3 x)
Tiada Tuhan selain Allah, yang Maha Merajai, yang Mahabenar dan Mahanyata (10 x, 25 x, 50 x, atau 100 x). Muhammad utusan Allah, yang selalu memenuhi janjinya dan orang yang terpercaya.
Semoga Allah memberi shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad pada setiap detak dan tarikan napas seluas pengetahuan Allah.
Ya Allah, berilah shalawat dan salam ke¬pada Nabi Muhammad, yang hatinya dipenuhi keagungan-Mu, dan matanya dipenuhi ke¬indahan-Mu, sehingga senantiasa gembira, senang, dikuatkan, dan ditolong, serta untuk keluarga dan sahabatnya. Dan segala puji bagi Allah atas semua itu.
Ya Allah, berikan shalawat dan salam-Mu kepada Nabi Muhammad, samudera cahaya-Mu, simpanan rahasia-Mu, juru bicara hujjah-Mu, pengantin kerajaan-Mu, imam kebesaran-Mu, mahkota kerajaan-Mu, simpanan rahmat-Mu, jalan syariat-Mu yang dipenuhi dengan tauhid kepada-Mu, manusia yang senyatanya hidup dan penyebab segala yang ada, mutiara hamba¬Mu yang terdepan dengan cahaya-Mu, shalawat yang abadi dengan keabadian-Mu dan kekal dengan kekekalan-Mu, yang tiada puncak selain pengetahuan-Mu, shalawat yang menjadikan¬Mu ridha dan membuatnya ridha kepada-Mu, dan membuat-Mu ridha kepada kami semua, wahai Tuhan seru sekalian alam.
Ya Allah, berilah shalawat dan salam atas junjungan kami, Nabi Muhammad, dengan sha¬lawat yang membuat-Mu ridha kepadanya dan memenuhi hak-haknya (3 x).
Ya Allah, berilah shalawat, salam, dan berkah Mu kepada Nabi Muhammad SAW dengan shalawat yang bisa memberi kami kesempurnaan anugerah dan harapan puncak di dunia dan akhirat, serta untuk keluarga dan sahabatnya, setara dengan keagungan-Mu, setara dengan bilangan yang Engkau ketahui, sebaik dan sepenuh yang Engkau ketahui (1 x, 3 x, atau10 x).
Ya Allah, berilah salam dan rahmat-Mukepada Nabi Muhammad SAW, nabi yang
ummi (tak dapat membaca dan menulis, sehingga semua yang dimilikinya langsung
diberikan oleh Allah), yang terkasih, yang tinggi dan agung martabatnya, serta untuk
keluarga dan sahabatnya (10 x atau 100 x).
Ya Allah, berikan shalawat-Mu kepada orang yang Engkau sebut dzakir (yang selalu berdzikir), habib (kekasih), dan mudzakkir (yang mengingatkan), yaitu junjungan kami, Muhammad Rasulullah.
Ya Allah, berikan shalawat-Mu kepada orang yang Engkau sebut Ahmad, Muham¬mad, dan Sayyid, yaitu junjungan kami, Mu¬hammad Rasulullah.
Ya Allah, berikan shalawat-Mu kepada orang yang Engkau sebut orang yang sabar, seorang nabi, dan yang menyusun, yaitu jun¬jungan kami, Muhammad Rasulullah.
Ya Allah, berikan shalawat-Mu kepada orang yang Engkau sebut ghalib (peme¬nang), rahim (pengasih), dan halim (penya¬yang), yaitu junjungan kami, Muhammad Rasulullah.
Ya Allah, berikan shalawat-Mu kepada orang yang Engkau sebut nabi terakhir, mulia, dan bijaksana, yaitu junjungan kami, Mu¬hammad Rasulullah.
Ya Allah, berikan shalawat-Mu kepada orang yang Engkau sebut seorang yang adil, dermawan, dan mudah bergaul, yaitu junjungan kami, Muhammad Rasulullah.
Ya Allah, berikan shalawat-Mu kepada orang yang Engkau sebut seorang yang se
lalu memberi, mendapat petunjuk, dan mem¬berikan petunjuk, yaitu junjungan kami, Mu¬hammad Rasulullah.
Ya Allah, berikan shalawat-Mu kepada orang yang Engkau sebut banyak bersyukur, bersemangat tinggi, dan berselimut, yaitu junjungan kami, Muhammad Rasulullah.
Ya Allah, berikan shalawat-Mu kepada orang yang Engkau sebut seorang yang selalu beribadah dan hamba Allah, junjungan kami, Muhammad Rasulullah.
Ya Allah, berikan shalawat-Mu kepada orang yang Engkau sebut seorang yang bersaksi, melihat, dan mendapat petunjuk, yaitu junjungan kami, Muhammad Rasulullah.
Ya Allah, berikan shalawat-Mu kepada orang yang Engkau sebut seorang yang mulia, cahaya, dan orang Makkah, yaitu junjungan kami, Muhammad Rasulullah.
Ya Allah, berikan shalawat-Mu kepada orang yang Engkau sebut orang yang bersyukur, kekasih, dan pemberi peringatan, yaitu junjungan kami, Muhammad Rasulullah.
Ya Allah, berikan shalawat-Mu kepada orang yang Engkau sebut orang yang suci, bersih, dan terpilih, yaitu junjungan kami, Muhammad Rasulullah.
Ya Allah, berikan shalawat-Mu kepada orang yang Engkau sebut orang yang menjadi tanda kebesaran Allah, shahih, dan mulia, yaitu jun¬jungan kami, Muhammad Rasulullah.
Ya Allah, berikan shalawat-Mu kepada orang yang Engkau sebut orang yang muslim, pe¬nyantun, dan penyayang, yaitu junjungan kami, Muhammad Rasulullah.
Ya Allah, berikan shalawat-Mu kepada orang yang Engkau sebut orang yang mukmin, memiliki pengetahuan, dan warga Madinah, yaitu jun¬jungan kami, Muhammad Rasulullah.
Ya Allah, berikan shalawat-Mu kepada orang yang Engkau sebut orang yang kukuh, terpuji dan memuji, yaitu junjungan kami, Muhammad Rasulullah.
Ya Allah, berikan shalawat-Mu kepada orang yang Engkau sebut orang yang menjadi penerang, pemberi perintah, dan yang mencegah, yaitu junjungan kami, Muhammad Rasulullah.
Semoga rahmat Allah senantiasa diberikan kepada Nabi Muhammad serta keluarga, sahabat, para istri, keturunan, dan ahlul bayt-nya. Dan semoga Allah meridhai semua sahabat Rasulullah.
Dengan nama Allah, yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Katakanlah, “Dialah Allah, yang Maha Esa. Allah adalah Ilah, yang bergantung kepada-Nya segala urusan. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya”. (QS 112: 1-4).
Dengan nama Allah, yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan, yang menguasai waktu subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan-kejahatan perempuan tukang sihir yang mengembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki” (QS 113: 1-5).
Dengan nama Allah, yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan manusia, Raja manusia, Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa ber¬sembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari jin dan manusia”. (QS 114: 1-6).
Marilah kita baca surah Al-Fatihah yang di¬persembahkan kepada ruh kekasih kita dan pem¬beri syafaat kepada kita, Rasulullah Muhammad SAW, serta untuk keluarga, sahabat, dan ke¬turunannya. Semoga Allah meninggikan derajat semuanya di surga, memberi manfaat dengan asrar (rahasia-rahasia), cahaya, dan ilmu mereka dalam urusan agama, dunia, dan akhirat. Dan semoga Allah menjadikan kita dalam kelompok mereka dan memberi kita kemampuan mencintai mereka serta mematikan kita dalam agama mereka dan mengumpulkan kita di lingkungan mereka di akhirat kelak. Al-Fatihah.
Marilah kita baca surah Al-Fatihah untuk ruh Al-Faqih Al-Muqaddam Muhammad. bin Ali Ba Alawi untuk nenek moyangnya serta keturunan mereka semua, dan orang-orang yang memiliki hak terhadap mereka. Semoga Allah mengam¬puni mereka dan mengasihi mereka, mengang¬kat derajat mereka di surga, dan memberi man¬faat dengan asrar, cahaya, dan ilmu mereka di dalam urusan agama, dunia, dan akhirat. Al¬-Fatihah.
Kemudian marilah kita baca surah Al-Fatihah untuk ruh penyusun ratib ini, Habib Thaha bin Hasan bin Yahya, nenek moyangnya serta keturunan mereka, dan orang-orang yang memiliki hak terhadap mereka. Semoga Allah mengampuni mereka dan mengasihi mereka, mengangkat derajat mereka di surga, dan memberimanfaat dengan asrar, cahaya, dan ilmu mereka di dalam urusan agama, dunia, dan akhirat. Al¬-Fatihah.
Selanjutnya mari kita baca surah Al-Fatihah untuk ruh para wali, orang-orang shalih, para imam, para pemberi petunjuk kebenaran, ke¬mudian untuk para orangtua kita, guru-guru kita, para pengajar kita, dan orang-orang yang me¬miliki hak terhadap mereka. Semoga Allah mengampuni mereka dan mengasihi mereka, mengangkat derajat mereka di surga, dan mem¬beri manfaat dengan asrar, cahaya, dan ilmu me¬reka di dalam urusan agama, dunia, dan akhirat. Al-Fatihah.
Mari kita baca surah Al-Fatihah dengan ber¬harap dikabulkan semua harapan dan mendapatkan kebaikan lahir-batin dalam agama, dunia, dan akhirat, serta dapat mencegah semua keburukan dan bisa menarik semua kebaikan, bagi kami, orangtua-orangtua kami, anak-anak kami, dengan kelembutan dan kesejahteraan, dan dengan niat agar Allah menerangi hati dan tubuh kita disertai ketaqwaan, petunjuk, me¬nerima apa adanya, dan mati dalam keadaan Islam, tanpa beban dan cobaan, berkah Nabi Muhammad, pemimpin keturunan Adnan, yang menghimpunkan semua niat balk dan ma¬habbah dalam kemuliaan Nabi Muhammad SAW serta para keluarga dan sahabatnya. Al-Fatihah.
Dengan nama Allah, yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam, pujian yang sesuai dengan nikmat-nikmat yang diberikan-Nya serta setara dengan tambahan nikmat-Nya. Ya Allah, milik-Mu pujian yang layak bagi keagungan diri-Mu, keagungan kerajaan¬-Mu. Mahasuci Engkau, yang tak bisa dihitung pujian atas-Mu, seperti Engkau pujikan diri-Mu sendiri. Bagi-Mu pujian hingga Engkau ridha dan bagi-Mu pujian jika Engkau meridhainya. Dan bagi-Mu pujian setelah ridha.
Ya Allah, berikan shalawat dan salam-Mu kepada Nabi Muhammad SAW dalam keduduk¬annya yang tinggi hingga hari kiamat nanti. Beri¬kan shalawat dan salam-Mu kepada Nabi Mu¬hammad hingga Engkau wariskan bumi dan orang-orang di atas bumi, dan Engkau adalah sebaik-baiknya Pemberi waris.
Ya Allah, kami memohon perlindungan dan memasrahkan din kepada-Mu agar tejaga aga¬ma, badan, keluarga, anak-anak, harta, serta segala hal yang Engkau berikan kepada kami.
Ya Allah, jadikan kami dan mereka dalam lindungan-Mu, keamanan-Mu, lingkungan-Mu, perlindungan-Mu, dari setan dan orang-orang yang suka memaksa dan durhaka, dan dari mereka yang memiliki pandangan yang jahat, zhalim, dan dari kejahatan orang-orang jahat.
Sesungguhnya Engkau sangat berkuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, jadikan kami sejahtera, selamat, dan suka menyesali dalam kaitan peri¬laku dan harta, karena sesungguhnya Engkau Maha Mendengar semua doa.
Ya Allah, ampunilah kami, kedua orangtua kami, anak-anak kami, guru-guru kami dalam agama, pengajar kami, teman-teman kami, serta orang-orang yang mencintai kami karena Eng¬kau, serta semua kaum muslimin, muslimat, muk-minin, dan mukminat.
Berikan shalawat-Mu, ya Allah, dengan ke¬indahan dan kemuliaan-Mu, kepada Nabi Mu¬hammad SAW serta keluarga dan sahabatnya semua.
Ya Allah, berilah kami kemampuan untuk mengikutinya lahir dan batin, wahai Allah, yang Paling Pengasih di antara semua yang pengasih, dengan keutamaan kalimat Subhana rabbika rabbil-‘izzati ‘amma yashifun wa salamun ‘alalmursalina wal-hamdu lillahi rabbil-‘alamin (“Maha Suci Tuhanmu, pemilik kemuliaan dari segala hal yang disifatkan kepada-Nya”. Semoga salam Allah diberikan kepada para rasul. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam. Amin).”

@@@
RATIB AL-MUKHDOR
Al-Imam Al-Quthb Al-Habib Ahmad bin Muhammad Al-Muchdor
• Laa ilaaha illa allaahu (50x tarikan nafas, dibaca setiap 4x satu nafas)
• Astaghfirullah (50x)
• Allahumma Shalli alaa nabiyyil ummiyi Muhammadin wa aalihi wa saliim (50x)
• Yaa Allah (50x, dibaca setiap 4x satu nafas)
• Yaa Rahmaan Yaa Rahiiim Yaa Allah (11x)
• Yaa Jawwad Yaa Kariimu Yaa Allah (11x)
• Yaa Sattaru Yaa Haliimu Yaa Allah (11x)
• Yaa Fattah Yaa ‘Aliimu Yaa Allah (11x)
• Yaa Muhaimin Yaa Sallam Yaa Qayyuumu Laa Yanam (11x)
• Yaa Salamu Sallimna wal muslimiin bin-Nabii Khairil Anam wa bil ummal mu’miniin (11x)
• Yaa Lathifu Yaa Syafii Yaa Hafiizhu Yaa Kaafii (7x)
• Anta-Allaahu 1x

Al-Fatihah illa hadhrati ruuhi Sayyidina Rasulullaah Muhammad bin Abdullah SAW wa aliihi wa shahbihi wa azwajihi wa dzuriyatihi wa Sayyidatina Khadijah Al-Kubro wa Fatimah Al-Zahro wa Aisyah Al-Ridho wa illa ruuhi Sayidina Al-Faqih Al-Muqaddam Muhammad bin Ali Ba ’Alawy wa illaa ruuhi Sayidina Syekh Abu Bakar bin Salim wa jamii’i sadatina ‘Ali Abi Alawy a’inama kaanuu wa illaa ruuhi Sayidina wa barakatina wa habiibina Al-Habib Ahmad bin Muhammad Al-Mukhdor Shohibil-ratib wa ushulihim wa furu’ihim wa dzawil-huquqi ‘alayhim wa amwaati hadzihil baldati min muslimiina wal muslimat wal mu’miniina wal mu’minaat Annallaaha yu’lii darajatihim fil jannah wa yaj’aluna fii hizbihim wa yarzuquna mahabatihim wa yahsyurunaa fii zumraatihim Al-Fatihah….

RATIB AL-ATHTHAS
Bismillahir-rohmaanir-rahiim. Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiina hamdan yuwafii ni’mahu wayukaafii mazidahu, yaa rabbana lakal hamdu kamaa yanbaghi lijalaali wajhika wali’azhiimi sulthaanik, Al-Faatihah ilaa hadhrati Habiibina wa Sayyidina Muhammad SAW. Wa man walahu, ilaa ruuhi sayidina Al-Habib Umar bin Abdurrahman Al-Aththas shaahibu ratib, wa syaikh Ali bin Abdullah Al-Baros wa ushulihim wa furu’ihim, inna Allaha yataghasysyahum bir-rahmati wal maghfirati Al-Faatihah…..

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, pujian yang dapat memenuhi tuntutan syukur atas nikmat-nikmat-Nya, Ya Robbana, bagi Mu lah segala pujian sebagaimana layaknya dengan kemuliaan wajah Mu dan kebesaran kekuasaan Mu. Al-Fatihah untuk kehadirat Tuanku, kekasih kami, dan pemberi syafa’at kami, pemimpin kami, Baginda Nabi Muhammad SAW dan keluarga, sahabat orang yang mengikutinya, dan ruhnya sayidina Al-Habib Umar bin Abdurrahman Al-Aththas penyusun ratib ini , dan syaikh Ali bin Abdullah Al-Baros serta asal usul dan keturunan mereka, sesungguhnya Allah akan menolong mereka dengan rahmat dan ampunan, Al-Fatihah……

Lau anzalnaa haadzal qur’aana ‘alaa jabalin laraitahu khaasyi’an mutashaddi’an min khasy-yatillaahi watilkal amtsaalu nadhribuhaa linnaasi la’allahum yatakkafaruun. Huwallahul ladzii laa ilaaha illaa huwa ‘aalimul ghaibi wasy-syahaadati huwar rahmaanur rahiimu. Huwallaahul ladzii laa ilaaha illaa huwal malikul qudduusus salaamul mu’minul muhaiminul ‘aziizul jabbarul mukabbiru subhaanallaahi ‘ammaa yusyrikuuna. Huwallaahul khaaliqul baari-ul mushawwiru lahul asmaa-ul husna yusabbihu lahuu maa fis samaawaati wal ardhi wa huwal ‘aziizul hakiim.

A’uudzu billahis samii’il ‘aliimi minasyaithaanir rajiim (3x)
“Aku berlindung pada Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui dari godaan syetan yang terkutuk” (3x)

A’uudzu bikalimaatillahit taammaati min syarri maa khalaq (3x)
“Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna, dari kejahatan apa-apa yang diciptakan-Nya” 3x

Bismillaahil ladziy laa yadhurru ma’asmihii syai-un fil ardhi walaa fis samaa’ii wahuwas samii’ul ‘aliim. (3x)
“Dengan nama Allah yang tidak ada sesuatu pun dapat memberi mudharat, baik di bumi maupun di langit dan Dia- lah Tuhan yang maha mendengar lagi maha mengetahui” 3x

Bismillaahirrahmaanirrahiim wa lahawlaa wa laquwwata illaa billaahi ‘aaliyyil ‘azhiim. (10x)
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Tiada daya dan tiada kekuatan dari Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung”(10x)

Bismillaahirrahmaanirrahiim (3x)
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”(3x)

Bismillaahi tahashshannaa billahi bismillaahi tawakkalna ‘alaallah (3x)
“Dengan nama Allah aku berlindung dengan Allah. Dengan nama Allah aku berserah diri pada Allah”(3x)

Bismillahi aamannaabillaahi wa man yu’min billaahi lakhaufun ‘alayhi (3x)
“Dengan nama Allah aku beriman kepada Allah. Barangsiapa beriman kepada Allah maka tiada takut baginya”(3x)

Subhanallahi ‘azallahu Subhanallahi jallallaahu
“Maha suci Allah, Maha Mulia Allah, Maha suci Allah Maha Agung Allah”(3x)

Subhaanallaahi wa bihamdihii subhaanallaahil ‘azhiim (3x)
“Maha Suci Allah dengan segala puji kepada-Nya dan Maha Suci Allah Yang Maha Agung.” (3x)

Subhananallaahi walhamdulillaahi walaa ilaaha illallaaha wallaahu akbar (4x)
“Maha Suci Allah, dan segala puji hanya khusus bagi Allah, dan tiada Tuhan yang berhak diibadahi kecuali hanyalah Allah dan Allah Tuhan Yang Maha Besar.” (4x)

Yaa Lathiifan bi khalqih, Yaa ‘Aaliman bi khalqih, Yaa Khabiiran bi khalqih, ulthuf bina ya Lathiifu, ya ‘Aliimu, ya Khabiir 3x
“Yang Maha Lembut terhadap makhluk-NYA, Yang Maha Mengetahui terhadap makhluk-NYA, Yang Maha Mengamati terhadap makhlukNYA, berlemah lembutlah kepada kami Yang Maha Lembut, Yang Maha Mengetahui, Yang Maha Mengamati” 3x

Laa ilaha illaallahu (40/70/100x) Muhammadur rasulullaah
“Tiada yang wajib disembah selain Allah (40/70/100x) Muhammad adalah rasul Allah”

Hasbunallaahu wa ni’mal wakiil (7x)
Bagi kami cukup Allah sebagai pelindung kami dan Dia adalah sebaik-baiknya Penolong

Allahumm shalli ‘alaa Muhammadin, Allaahumma shalli ‘alaihi wassallim (11x)
“Wahai Tuhan kami, berilah shalawat/rahmat-Mu kepada Nabi Muhammad, Ya Tuhan Kami berilah shalawat/rahmat-Mu kepadanya dan kesejahteraan-Mu.” 11x

Astaghfirullahi (11x)
“Aku mohon ampunan Allah” (11x)

Ta’ibu ‘ilaallaahu (3x)
Semoga aku termasuk golongan orang yang taubat kepad Allah

Ya Allah biha, Ya Allah biha, Ya Allahu bi husnil khatimah 3x
“Ya Allah dengan kalimahMU, Ya Allah dengan kalimahMU, Ya Allah karuniailah kami husnul khatimah (akhir hayat yang baik)” 3x
ghufraanaka rabbanaa wa ilaikal mashiir.
Laa yukallifullaahu nafsan illa wus’ahaa lahaa maa kasabat wa’alaihaa maktasabat, rabbana laa tu-aakhidznaa in nasiinaa au akhtha’naa rabbanaa walaa tahmil ‘alainaa ishran kamaa hamaltahuu ‘alal ladziina min qablinaa rabbanaa walaa tuhammilnaa maa laa thaaqata lanaa bih, wa’fu’anna waghfirlanaa warhamnaa anta maulaanaa fanshurnaa ‘alal qaumil kaafiriin.
“ampunilah kami Ya Tuhan kami dan kepadaMu-lah kami kembali.
Allah tidak membebani seseorang melainkan lebih dari kemampuannya. Ia mendapat pahala dari kebajikan yang diusahakannya dan ia mendapat siksa dari kejahatan yang dikerjakannya (mereka berdo’a) Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada oramg-orang sebelum kami, Ya Tuhan kami janganlah pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami dan rahmatilah kami.”

Al-Fatihah ilaa hadhrati ruuhi Sayyidina wa Habiibina wa Syafi”ina wa Maulana Musthafa Muhammad bin Abdullah SAW wa aalihi wa ashaabihi wa dzurriyaatihi wa ahli baitihiim ajmaa’in. Innallaaha yuklii darajaatihim fil jannaah wa yan fa’unaa biasraarihim wa anwaarihim wa ‘uluumihim wa syafa’atihim wa bihurmatihim fid diin wa dunyaa wal akhiraati wayaj ’aluunaa min hizbihim wa yarzuquuna mahabbatahum wa yatawaffanaa ‘alaa millatihim wa yahsyarnaa fii zumratihim. Syaili-llaahi lahum Al-Fatihah…..

“Kami membaca Al Fatihah dengan niat semoga pahalanya disampaikan Allah kepada hadirat penghulu kami, kecintaan kami dan pemberi syafaat kami, Rasullullah Muhammad bin Abdillah SAW, juga kepada keluarganya, sahabat – sahabatnya, istri – istri nya dan anak cucu nya, dengan harapan semoga Allah meninggikan derajat mereka di dalam surga, dan semoga Allah memberi manfaat kepada kami dengan Rahasia mereka, cahaya mereka dan ilmu mereka dalam urusan agama dan dunia, dan semoga Allah menjadikan kami termasuk golongan mereka, dan mengaruniai kami kecintaan terhadap mereka, serta mewafatkan kami atas agama mereka dan membangkitkan kami dalam barisan mereka. Al Fatihah semoga Allah memberikan pahala kepada kamu sekalian.”

Al-Fatihah ilaa hadhrati ruuhi Sayyidina Ahmad bin Isa Al-Muhajir wa Sayidina Al-Faqih Al-Muqaddam Muhammad bin Ali Ba’Alawy wa Sayiidil Al-Habib Abdurrahman bin Muhammad As-Seqaff, wa ushuulihim wa furuu’ihim wa ahli silsilaatihim wal akhidziina minhum wal Jami’i sadatina Alii Ba’alawy wa dzawiil huquuqi ‘alayhim ‘ajma’iin. Innallaaha yaghfirullahum wa yarhamhum wa yuklii darajaatihim fil jannaah wa yan fa’unaa bi barakatihim wa asraarihim wa anwaarihim wa ‘uluumihim wa syafa’atihim wa bihurmatihim fid diin wa dunyaa wal akhiraati. Syaili-llaahi lahum Al-Fatihah…..

“Kami membaca Al Fatihah dengan niat semoga pahalanya disampaikan kepada ruh Sayyidinal Imam al Mujahir Ilallah, Ahmad bin Isa, dan kepada ruh Al Fagihil Muqaddam bin Ali Ba Alawy juga kepada nenek moyang dan anak cucu keduanya, semua dengan harapan semoga Allah mengampuni mereka, menyayangi mereka serta meninggikan derajat mereka di dalam surga, dan semoga Allah memberi manfaat kepada kami dengan Asror mereka, cahaya mereka, dan ilmu mereka di dalam agama, dunia, dan akhirat, Al Fatihah”

Khushushan Al-Fatihah ilaa hadhrati ruuhi Sayyidina wa habibina wa barakatina shahibi ratib Quthbi Anfas Al-Habib Umar bin Abdurrahman Al-Aththas tsumma ilaa ruuhi Syaikh Ali bin Abdullah Al-Baros, wa ushuulihim wa furuu’ihim wa ahli silsilaatihim wal akhidziina minhum, Innallaha yaghfirullahum wa yarhamhum wa yuklii daraajatihim fil jannaah wa yan fa’uunaa bi barakaatihim, wa asraarihim, wa anwaarihim, wa ‘ulumihim, wa nafakhatihim fii diin wa dun-yaa wal akhiraat, syai-un lillaahi lahum. Al-Fatihah…..

“Kami membaca Al-Fatihah dengan niat semoga pahalanya disampaikan Allah kepada ruh penyusun ratib ini, sayyidina wa habiibina wali penolong, wali qutub yang utama, al-Habib Umar bin Abdurrahman Al-Aththas juga kepada ruh Syaikh Ali bin Abdullah Al-Baros, juga kepada nenek moyangnya, anak cucu mereka dan orang – orang yang mempunyai hak atas mereka semuanya, dengan harapan semoga Allah mengampuni mereka, menyayangi mereka dan meninggikan derajat mereka di surga, dan semoga Allah memberikan manfaat kepada kami dengan berkah mereka,Rahasia mereka, cahaya mereka, dan ilmu mereka juga semangat mereka di dalam agama, dunia dan akhirat, Al Fatihah.”

Al-Fatihah illaa hadhrati jami’il Auliya ta’ala wa shalihiina wal Immatir-rasyidiina wal Ulama’i amiiliin, wa illaa hadhrati walidiina wa masyaikhina wa mu’allimiina wa dzawiil huquuqi ‘alainaa ajma’in. tsumma illaa hadhrati jamii’il mukminiina wal mukminat wal muslimina wal muslimat al-ahyaa’i wal amwaat. Innallaha yaghfirullahum wa yarhamhum wa yuklii daraajatihim fil jannaah wa yan fa’uunaa wa barakaatihim, wa anwaarihim, wa asraarihim, wa ‘uluumihim fid diin wa dunyaa wal akhiraati. Syaili-llaahi lahum Al-Fatihah…..

“Kami membaca Al Fatihah dengan niat semoga Allah menyampaikan pahalanya kepada arwah para aulia, orang – orang yang saleh dan pemimpin yang adil. Kemudian kepada arwah orang tua kami, guru – guru kami, mereka yang telah mengajar kepada kami, serta mereka yang mempunyai atas kami semuanya. Kemudian kepada arwah mukminin, mukminat, dan muslimin, muslimat, penduduk negeri ini, dengan harapan semoga Allah mengampuni mereka, menyayangi mereka dan meninggikan derajat mereka di dalam surga, dan semoga Allah memberikan manfaat kepada kami dari Rahasia mereka, cahaya mereka, dan ilmu mereka di dalam agama, dunia, dan akhirat, Al Fatihah.”

Al-Fatihah biniyyatil qabuuli wa wushuuli wa hushuli tamami kulli su’lin wa ma’muul wa shalahisy-syaani zhahiraan wa bathinan fi diin wa dunya wal akhirat dafi’atan likulli syarrin jalibatan likulli khairin lana walidiina wali’awladina wa ‘ahbaabinaa wa masyaikhinaa fid-diini ma’al luthfi wal ‘aafiah wa’alaa niyyatin yunawwiru quluubana wa quwwalibanaa ma’at tuqaa wal hudaa wal’afaafa wal mauti ‘alaa diinil Islam wal iiman bilaa mihnatin wa laa imtihaanin bi haqqi sayyidinaa waladi ‘Adnaan wa likulli niyyatin shaalihatin wa illa hadhratil habiib Musthafa Maulana Sayidina Muhammad shallallaahu alaihi wa aalihii wa shahbihi wa sallama. Al-Fatihah……
“Kami membaca Al Fatihah dengan niat semoga bacaan kami diterima dan sampai kepada Allah serta dapat mencapai semua yang dicita – citakan, mendapat perbaikan keadaan lahir dan batin dalam urusan agama, dunia dan akhirat, serta menolak semua kejahatan dan mendatangkan semua kebaikan, bagi kami, orang tua kami, orang – orang yang kami cintai, guru – guru kami dalam agama, disertai kelembutan dan kesejahteraan. Dan dengan niat semoga Allah menerangi kalbu dan sanubari kami dengan cahaya takwa, petunjuk dan penjauhan diri dari keinginan – keinginan hina, dan meninggal dunia dalam keadaan memeluk Islam dan iman, tanpa disertai bencana dan cobaan, berkat kemuliaan putra Adnan (Rasullullah) , mengumpulkan semua niat yang baik dan bertambah – tambah cinta kepada sayyidina Nabi Muhammad SAW wa shohbihi wa sallam, Al Fatihah.”

Doa.
Bismillahir-rohmaanir-rahiim.Alhamdulillahir-rabbil-‘alaamin.
Ar-rahmaanir-rahiim (3x)
Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiina hamdan yuwafii ni’mahu wayukaafii mazidahu, yaa rabbana lakal hamdu kamaa yanbaghi lijalaali wajhika wali’azhiimi sulthaanik
Subhaanaka laa nuhsii tsanaa-an ‘alaika anta kama atsnaita’alaa nafsika falakal hamdu hatta tardlaa wa lakal hamdu idzaa radliita wa lakal hamdu ba’dar ridlaa.
Allahuma shalli ‘alaa sayidina Muhammadin fil awaalin
Allahuma shalli ‘alaa sayidina Muhammadin fil aakhirin
Allahuma shalli ‘alaa sayidina Muhammadin fin-nabiyyin
Allahuma shalli ‘alaa sayidina Muhammadin fil mursaliin
Allahuma shalli ‘alaa sayidina Muhammadin fil mala illa yaumid-diin
Allahuma shalli ‘alaa sayidina Muhammadin fii kulli waqtin wahiin
Allahuma shalli ‘alaa sayidina Muhammadin hatta taritsal ardla waman ‘alaihaa wa anta khairul waaritsiina.
Allaahumma innaa nastahfidhuka wa nastaudi’uka diinanaa wa anfusanaa wa ahlanaa wa aulaadana wa masyaikhina wa amwalaana wa kulla syai’in a’thaitanaa.
Allahummaj’alnaa fii kanafika wa amaanika wa jiwaarika wa ‘iyaadzika min kulli syaithaanin mariidin wa jabbarin ‘aniidin wa dzii’ainin wa dzii baghyin wa min syarri kulli dzii syarrin innaka ‘alaa kulli syai’in qodiir.
Allahumma jammilnaa bil’aafiyati was salaamaati wa haqiqnaa bit taqwaa wal istiqamaati wa a’idznaa min muujibaati nadamati fil-hali wal maali innaka samii’ud du’aai.
allahumaghfirlana wa liwalidiina wa li awladiina wa masyaikhina wa lii ikhwaninaa fid diini wa li ashabiina wa ‘ahbaabinaa wa liman ahabbanaa fiika waliman ahsana ilaina wa mu’alimiina fid-diin wa dzawiil huquuqi ‘alainaa ajma’in wa lil jamii’il mukminiina wal mukminat wal muslimina wal muslimat al-ahyaa’i wal amwaat innaka alla kulli syai’in qadiir yaa rabbal ‘alaamiin.
Wa shalli Allahumma bijamalika wa jalalika ‘alaa sayidina Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi ajma’in.
Allahummar-zuqnaa kamaa lal mutaba’ati lahu zhahiran wa bathinan bil ‘afiyaata wal salamah yaa arhamar-rahiimiin
Subhaanaka rabbika rabbil ‘izzati ‘amma yashifuuna wasalamun ‘alal mursaliina wal hamdulillahi rabbil’aalamiin.

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, pujian yang dapat memenuhi tuntutan syukur atas nikmat – nikmat Nya.
Ya Robbana, bagi Mu lah segala pujian sebagaimana layaknya dengan kemuliaan wajah Mu dan kebesaran kekuasaan Mu. Maha Suci Engkau kami tidak mampu menghinggakan sanjungan kepada Mu, sebagaimana Engkau telah menyanjung diri Mu sendiri.Bagi Mu lah segala pujian hingga Engkau Ridho, bagi Mu lah segala pujian jika Engkau Ridha, dan bagi Mu lah segala pujian sesudah Engkau ridha.
Ya Allah limpahkanlah segala shalawat dan salam kepada penghulu kami Muhammad, di kalangan orang – orang permulaan; limpahkanlah shalawat dan salam kepada penghulu kami Muhammad dikalangan orang – orang kemudian ; limpahkanlah shalawat dan salam kepada penghulu kami Muhammad di setiap waktu dan saat ; limpahkanlah shalawat dan salam kepada penghulu kami Muhammad di kalangan malaikat hingga hari kiamat ; dan limpahkanlah shalawat dan salam kepada penghulu kami Muhammad hingga Engkau warisi bumi dan siapa – siapa yang ada di atasnya, sedang Engkau adalah sebaik – baik pemberi warisan.
Ya Allah, sesungguhnya kami memohon perlindungan-MU dan kami titipkan kepadaMU agama, diri, keluarga, anak-anak, harta, dan segala sesuatu yang telah Kau berikan kepada kami.
Ya Allah jadikanlah kami selalu di bawah pengawasan, keamanan dan perlindungan-Mu dari godaan setan yang terkutuk, pengusa-pengusa yang keji, dari orang-orang yang berbuat aniaya dan dzalim dan dari segala sesuatu yang bersifat jahat. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas penentu segala sesuatu.
Ya Allah, tetapkanlah diri kami dengan kesehatan dan keselamatan, yakinlah diri kami dengan takwa dan istiqomah dan hindarkanlah kami dari penyebab-penyebab penyesalan, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar Segala doa.
Ya Allah ampunilah segala dosa kami semua, anak cucu keturunan kami, guru-guru kami, kedua orang tua kami, istri/suami kami kakek-nenek kami, keluarga kami, saudara-saudara kami, sanak kerabat kami, orang-orang dirumah kami, sahabat kami, orang-orang yang mencintai kami dan kecintaan kami karena Allah, orang-orang yang berbuat baik kepada kami, orang-orang yang mengajarkan agama kepada kami, orang-orang yang mempunyai hak atas kami, serta seluruh kaum muslimin muslimat wal mukminin mukminat.
Limpahkanlah shalawat ya Allah dengan keindahan dan keagunganMu atas junjungan kami Muhammad dan atas keluarganya dan semua sahabat-sahabatnya.
Ya Allah limpahkanlah/anugrahkan selalu kesempurnaan rezeki kepada kami untuk menjadi pengikutnya yang baik; lahir dan batin, dalam keadaan sejahtera dan selamat atas rahmat-Mu Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Dengan keutamaan ayat : Maha Suci Tuhanmu Tuhan Yang Maha Mulia dari apa yang disifatkan oleh orang orang kafir, dan sejahtera atas sekalian Rasul dan segala puji bagi Allah yang mempunyai alam semesta ini.”
RATIB AL-AYDRUS
1. Al-Faatihah ilaa hadhrati shaahibi raatib, wa ilaa hadhrati ruuhi Sayyidina wa Habiibina wa Syafi’ina wa Maulana Musthafa Muhammad SAW. Al-Faatihah…..

2. Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Alif-laam-miim.
Dzalikal kitaabu laa raiba fiihi hudallil muttaqiin.
Alladziina yu’minuuna bilghaibi wayuqimunash shalaata wa mimmaa razaqnaahum yunfiquuna.
Wal-laziina yu’minuuna bimaa unzila ilaika wa maa unzila min qablika wa bil aakhirati hum yuqiinuun.
Ulaa-ika ‘alaa hudam mirrabihim wa ulaa-ika humul muflihuun.
Wa ilaa hukum ilaahuw waahid laa ilaaha illaa huwar-rahmaanur-rahiim.
Allaahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum, lahuu maa fis samaawaati wamaa fil ardhi, man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa bi ‘idznihi, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa khalfahum walaa yuhiithuuna bisyai-im min ‘ilmihi illaa bi maa syaa-a, wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardho, wa laa ya-uduhu hif-zhuhumaa wa huwal ‘alliyyil ‘azhiim.
Lillaahi maa fissamaawaati wa maa fil ardhli, wa in tubduu maa anfusikum au takhfuuhu yuhasibkum bihillaahu,fayaghfiru liman yasyaa-u wa yu’adzdzibu man yasyaa-u wallaahu ‘alaa kulli syai’in qadiirun.
Aamanar rasuulu bimaa unzila ilaihi mirrabbihii wal mu’minuuna kullun aamana billaahi wa malaaikatihii wakutubihii warusulihii laa nufarriqu baina ahadin mir rusulihii wa qaaluu sami’naa wa atha’naa ghufraanaka rabbanaa wa ilaikal mashiir.
Laa yukallifullaahu nafsan illa wus’ahaa lahaa maa kasabat wa’alaihaa maktasabat, rabbana laa tu-aakhidznaa in nasiinaa au akhtha’naa rabbanaa walaa tahmil ‘alainaa ishran kamaa hamaltahuu ‘alal ladziina min qablinaa rabbanaa walaa tuhammilnaa maa laa thaaqata lanaa bih, wa’fu’anna waghfirlanaa warhamnaa anta maulaanaa fanshurnaa ‘alal qaumil kaafiriin.

3. Laa ilaaha ilallaahu, Laa ilaaha ilallaahu, Laa ilaaha ilallaahu Muhammadur Rasulullaahu (3x)

4. Subhaanallaahi wa bihamdihii subhaanallaahil ‘azhiim (3x)

5. Subhaanallaahi wa bihamdihii (9x)

6. Subhananallaahi walhamdulillaahi walaa ilaaha illallaaha wallaahu akbar (3x)

7. Alhamdulillaah, Alhamdulillaah, Alhamdulillaah Asy-syukrulillaah (3x)

8. Astaghfirullaah, Astaghfirullaah, Astaghfirullaah atuubu illaallaahu (3x)

9. Asyhadu allaa illaha illallaahu astaghfirullah as’aluka jannata a’udzuu bika minannar (3x)

10. Yaa Lathiifan bi khalqih, Yaa ‘Aaliman bi khalqih, Yaa Khabiiran bi khalqih, ulthuf bina ya Lathiifu, ya ‘Aliimu, ya Khabiir (3x)

11. Allaa Yaa Allahu binazhrah minal ‘aini rahiimah tudawii kulla ma bii min imradhin saqimah.

12. Allahuma Shalli ‘Alaa Muhammad Allahuma Shalla ‘Alaihi wa Salam
Allahuma Shalli ‘Alaa Muhammad Yaa rabbi shalli ‘alaihi wasallim
Allahuma Shalli ‘Alaa Muhammad Yaa rabbi shalli ‘alaihi wa aalih
Allahuma Shalli ‘Alaa Muhammad Yaa rabbi shalli ‘alan nabiyyiina
Allahuma Shalli ‘Alaa Muhammad Yaa rabbi wardla ‘anish shahaabah
Allahuma Shalli ‘Alaa Muhammad Yaa rabbi wardla ‘anis-sulaalah
Allahuma Shalli ‘Alaa Muhammad Yaa rabbi wardla ‘anil masyaayikh
Allahuma Shalli ‘Alaa Muhammad Yaa rabbi wardla ‘anil a-immah
Allahuma Shalli ‘Alaa Muhammad Yaa rabbi warham waalidiinaa
Allahuma Shalli ‘Alaa Muhammad Yaa rabbi warham kulla muslim
Allahuma Shalli ‘Alaa Muhammad Yaa rabbi warham kulla mudzib
Allahuma Shalli ‘Alaa Muhammad Yaa rabbi waghfir lii dzunuubii
Allahuma Shalli ‘Alaa Muhammad Yaa rabbi wastur lii ‘uyuubii
Allahuma Shalli ‘Alaa Muhammad Yaa rabbi waksyif lii kurubii
Allahuma Shalli ‘Alaa Muhammad Yaa rabbi wakfi kulla mu’dzii
Allahuma Shalli ‘Alaa Muhammad Yaa rabbi washlih kulla muslih
Allahuma Shalli ‘Alaa Muhammad Yaa rabbi warhamnaa jamii’an
Allahuma Shalli ‘Alaa Muhammad Yaa rabbi warhamnaa bi rahmatika
Allahuma Shalli ‘Alaa habiibika sayyidina Muhammadin wa aalihi wa shahbihi wa sallama.
13. Al-Fatihah illaa ruuhil musthafaa sayyidinaa wahabiibinaa wasyafi’iinaa waqurrati a’yuninaa Muhammadin Shallallaahu ‘Alaihi Wasallama. Tsumma ilaa arwaahi aaba-ihi wa ikhwanihi minal anbiyaa-I wal mursaliina wa aali kullin minhum washshaabati ajma’iina. Khushuushan alkhulafaur rasyidiina saadatinaa Abu Bakar wa Umar wa Utsman wa Ali wa’an baqiyyatish shahaabati wattabi’iina wa taabi’it tabi’ina lahum bi ihsaanin ilaa yaumid diini tsumma ilaa arwaahi sayyidatinaa Khadijati Al-Kubra wa ‘Aisyah ar-Ridha wa Khushuushan sayyidatinaa Fathimah Az-Zahra wawaladaihaa Al-Imam Hasan wal Husaini wa dzuriyyatihimaa aljami’i. tsumma ilaa ruuhi sayyidina Al-Faqih Al-Muqaddam Muhammad bin Ali Ba’Alawy wa ushuulihi wa furuu’ihi, tsumma khushuushan ilaa ruuhi shaahibil haadza raatib sulthaanil mala-I wa Imamil auliyaa-i wa ghautsii akaabir syamsusy syamuus wa muhyin nufuusi Al-Habib Abdullah bin Abu Bakar Al-Aydrus wa aulaadihis saadaatil aqhtaab Husain wa Alwy wa Syekh wa Abu Bakar wa dzurriyyatihim aljami’I minhum Al-Habib Ismail bin Ahmad Al-Aydrus wal Habib Salim bin Abdullah Al-Aydrus wal Habibana shahibul maqam Quthbil Aqhtaab Al-Habib Husein bin Abu Bakar Al-Aydrus wa syekh Abdul Qadir shaahib Luar Batang Jakarta, wa Al-Habib Husein bin Abdullah Al-Aydrus Purwakarta, wa jamii’is silsilati Al-Aydrusiyyati wa jamii’I saadaatinaal ‘Alawiyyina wal a-Immatil mujtahidiina wal ulamaa-il ‘aamiliina wash shufiyyatil muhaqqiqiina wal jamii’i ‘Auliyaa-ika min ahli ardhi was samaawaati Al-ahyaai wal amwaati wa ahlidz dzikri wat tauhid wa masyakhihi haadzihii baldaati ajma’iina bi annallaahal yaghfirullaahum wa yarhamhum wayu’lii daraajatihim fil jannati wa yu’iidu ‘alainaa min barakatihim wa asraarihiim wa anwaariihim wa ‘uluumihim wa syafa’atihim wa karaamaatihim fii diin wa dun-yaa wal akhiirati. tsumma ilaa hadhraati waliwalidiina wamintasaba ilaina wali’awladina wa azwajiina wa dzuriyaatina wa ahli baitina wa ikhwaninaa wa ashhaabina wa ‘liman ahabbanaa fiika waliman ahsana ilaina wa mu’alimiina fid-diin wa dzawiil huquuqi ‘alainaa ajma’in wa masyaikhinaa fid-diini khaashshatan wa amwaatil muslimiina ‘ammaatan khushushan man laa zaa-ira lahu walaa dzakira lahu bi annallaaha yataghasysyaahum bi rahmati wal maghfiraati wa yuskinuhumul jannata wa annallaaha yarhamul muslimiina wa yughiitsuhum wayushlihul imaama wal ummata war raa’iya war ra’iyyata wa yu-allifu baina quluubihim fii khairin wayarfa’ul qahtha wal ghalaa-a wal juura wal fitana wal wabaa-a wa jami’il anwaa’il balaa-i min baladinaa khashshatan wamin saa-iri buldaanil muslimiina ‘ammatan wayarzuqunaa ziyaadatan fil ’ilmi wabaraakatan fii umri wabaraakatan fir rizqii wa baraakatan fii’ilmi wabaraakatan fii dzuriyyatihi wabaraakatan fii ahli baitiihii washihhatan fil jismi wasa’aatan fir rizqii wataubatan qablal mauti wa syahaadatan ‘indal mauti wa haunan fii sakaaratil mauti wamaghfiraatan ba’dal mauti wa’afwan ‘indal hisaabi wa amaanan minal ‘adzaabi wan nadhra ilaa wajhikal kariimi yaa Allahu yaa Rahiim wabitamaami kulli su’lin wa ma’muulin. Wa ilaa hadhratir rasuul sayyidina wahabibina wasyafi’ina waqurrati a’yuninaa Musthafa Maulana Muhammad shallallaahu alaihi wa aalihii wa shahbihi wa sallama. Al-Fatihah…..
RATIB AL-HADAD
Bismillaahir Rahmaani Rahiim.
Alhamdulillaahi rabbil’aalaamiin.
Allahummaa shalli wa sallim ‘alaa sayyidinaa Muhammad wa’alaa aali sayyidinaa Muhammad.
Subhaana rabbika rabbil ‘izzati ‘amma yashifuun wasalaamun’alal mursaliin wal hamdulillaahi rabbil’aalamiin.
Innallaaha wamalaa-ikatahuu yushalluuna ‘alan nabiyyi, yaa ayyuhalladzziina aamanuu, Shalluu ‘alaihi wasallimuu tasliimaa.
Ash shalatu wassalaamu ‘alaika yaa sayyidil mursaliin.
Ash shalatu wassalaamu ‘alaika yaa khaataman nabiyyiin.
Ash shalatu wassalaamu ‘alaika yaa man arsalakallaahu rahmatan lil ‘aalamiin wassalim waradhiallaahu ta’aala ‘an ash haabii rasuulillaah ajma’iin. (Aamiin 3x)

Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Segala Puji Syukur bagi Allah, Tuhan semesta alam.
Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Baginda Nabi Muhammad beserta seluruh keluarga Baginda Nabi Muhammad
Maha Suci Tuhanmu Tuhan Yang Maha Mulia dari apa yang disifatkan oleh orang orang kafir, dan sejahtera atas sekalian Rasul dan segala puji bagi Allah yang mempunyai alam semesta ini.
Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi SAW, Hai orang-orang yang beriman bershalawatlah dan beri salamlah yang terbaik kepada Nabi SAW.
Shalawat dan salam atasmu wahai pemimpin para utusan/rasul
Shalawat dan salam atasmu wahai Nabi penutup para Nabi
Shalawat dan salam semoga atasmu wahai orang yang diutus Allah karena rahmat bagi seluruh alam dan semoga pula salam kepada para sahabat Rasulullah yang diridhoi oleh Allah semuanya. Aamiin , Aamiin, Aamiin
Al-Faatihah ilaa hadhrati shaahibi raatib, wa ilaa hadhrati ruuhi Sayyidina wa Habiibina wa Syafi’ina wa Maulana Musthafa Muhammad SAW. Al-Faatihah…..
Al-Fatihah untuk kehadirat penyusun ratib ini, dan kehadirat ruhnya Tuanku, kekasih kami, dan pemberi syafa’at kami, pemimpin kami, Baginda Nabi Muhammad SAW
Bismillaahirrahmaanirrahiim. Alif-laam-miim. Dzalikal kitaabu laa raiba fiihi hudallil muttaqiin. Alladziina yu’minuuna bilghaibi wayuqimunash shalaata wa mimmaa razaqnaahum yunfiquuna. Wal-laziina yu’minuuna bimaa unzila ilaika wa maa unzila min qablika wa bil aakhirati hum yuqiinuun. Ulaa-ika ‘alaa hudam mirrabihim wa ulaa-ika humul muflihuun.
“Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”.
“(1).Alif laam miim (2).Kitab(Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya petunjuk bagi mereka yang bertakwa (3).(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian rizki yang Kami anugrahkan kepada mereka (4).dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al-Qur’an) yang telah diturunkan kepadamu dan kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat (5). Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhannya dan merekalah orang-orang yang beruntung.”
Wa ilaa hukum ilaahuw waahid laa ilaaha illaa huwar-rahmaanur-rahiim.
“(163). Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang“
Allaahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum, lahuu maa fis samaawaati wamaa fil ardhi, man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa bi ‘idznihi, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa khalfahum walaa yuhiithuuna bisyai-im min ‘ilmihi illaa bi maa syaa-a, wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardho, wa laa ya-uduhu hif-zhuhumaa wa huwal ‘alliyyil ‘azhiim
“(255). Allah, tiada Tuhan melainkan Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus, tidak pernah mengantuk dan tidak pernah tidur.KepunyaanNya segala apa yg ada di langit dan di bumi.siapakah yg dapat memberi syafaat disisi Allah tanpa izinNya? Allah mengetahui apa-apa yg ada di hadapan mereka dan yg di belakang mereka. Sedang mereka tidak dapat meliputi sesuatu pun dari ilmu Allah melainkan apa yg Allah kehendaki, Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”
Lillaahi maa fissamaawaati wa maa fil ardhli, wa in tubduu maa anfusikum au takhfuuhu yuhasibkum bihillaahu,fayaghfiru liman yasyaa-u wa yu’adzdzibu man yasyaa-u wallaahu ‘alaa kulli syai’in qadiirun.
Aamanar rasuulu bimaa unzila ilaihi mirrabbihii wal mu’minuuna kullun aamana billaahi wa malaaikatihii wakutubihii warusulihii laa nufarriqu baina ahadin mir rusulihii wa qaaluu sami’naa wa atha’naa ghufraanaka rabbanaa wa ilaikal mashiir.
Laa yukallifullaahu nafsan illa wus’ahaa lahaa maa kasabat wa’alaihaa maktasabat, rabbana laa tu-aakhidznaa in nasiinaa au akhtha’naa rabbanaa walaa tahmil ‘alainaa ishran kamaa hamaltahuu ‘alal ladziina min qablinaa rabbanaa walaa tuhammilnaa maa laa thaaqata lanaa bih, wa’fu’anna waghfirlanaa warhamnaa anta maulaanaa fanshurnaa ‘alal qaumil kaafiriin.
“(284).Kepunyaan Allah segala apa yang ada di langit dan di bumi. Dan Jika kamu melahirkan apa yang ada di hati kamu atau kamu menyembunyikannya niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan lamu tentang perbuatan itu. Maka Allah mengampuni siapa saja yang dikehendaki-NYA dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
(285) Rasul (SAW) telah beriman kepada Al Qur’an yg telah diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman, semuanya beriman kepada Allah, malaikat2Nya, kitab2Nya, rasul2Nya, (mereka mengatakan) kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun dari rasul-rasulNya, dan mereka mengatakan “ kami dengar dan kami taat” (mereka berdo’a) ampunilah kami Ya Tuhan kami dan kepadaMu-lah kami kembali.”
“(286).Allah tidak membebani seseorang melainkan lebih dari kemampuannya. Ia mendapat pahala dari kebajikan yang diusahakannya dan ia mendapat siksa dari kejahatan yang dikerjakannya (mereka berdo’a) Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada oramg-orang sebelum kami, Ya Tuhan kami janganlah pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami dan rahmatilah kami.Engkau penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”
Laa ilaaha ilallahu wahdahu laa syarikallaahu lahul mulku walahul hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qadiir (3x)
“Tiada Tuhan yang sebenarnya berhak dsembah, kecuali hanya Allah Yang Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya, Dialah yang memiliki kerajaan ini dan memiliki segala puji. Dialah yang menghidupkan dan yang mematikan, dan Dialah yang sangat berkuasa atas segala sesuatu.” 3x
Subhananallaahi walhamdulillaahi walaa ilaaha illallaaha wallaahu akbar (3x)
“Maha Suci Allah, dan segala puji hanya khusus bagi Allah, dan tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali hanyalah Allah dan Allah Tuhan Yang Maha Besar.” 3x
Subhaanallaahi wa bihamdihii subhaanallaahil ‘azhiim (3x)
“Maha Suci Allah dengan segala puji kepada-Nya dan Maha Suci Allah Yang Maha Agung.” 3x
Rabbanaghfirlanaa watub’alainaa innaka antat tawwaabur rahiim (3x)
“Ya Allah ampunilah dosaku dan berikan aku tobat, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Penyayang.” 3x
Allahumm shalli ‘alaa Muhammadin, Allaahumma shalli ‘alaihi wassallim (3x)
“Wahai Tuhan kami, berilah shalawat/rahmat-Mu kepada Nabi Muhammad, Ya Tuhan Kami berilah shalawat/rahmat-Mu kepadanya dan kesejahteraan-Mu.” 3x
A’uudzu bikalimaatillahit taammaati min syarri maa khalaq (3x)
“Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna, dari kejahatan apa-apa yang diciptakan-Nya” 3x
Bismillaahil ladziy laa yadhurru ma’asmihii syai-un fil ardhi walaa fis samaa’ii wahuwas samii’ul ‘aliim. (3x)
“(Aku menjalani hidup pada siang atau malam ini) Dengan nama Allah yang tidak ada sesuatu pun dapat memberi mudharat, baik di bumi maupun di langit dan Dia- lah Tuhan yang maha mendengar lagi maha mengetahui” 3x
Radhiitu billaahi rabba wa bil islaami diina wa bi Sayyidina Muhammadin Shalallaahu ‘Alaihi Wasalaam nabiyyan wa rasuula (3x)
“Kami rela Allah sebagai Tuhan kami, Islam sebagai agama kami, dan Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan RasulMU” 3x
Bismillaahi walhamdulillaahi wal khairu wasy-syarru bimasyii-atillaah (3x)
“Dengan nama Allah dan segala puji hanya tertentu bagi Allah dan segala kebajikan dan kejahatan, dengan segala ketentuan Allah” 3x
Aamannaa billaahi wal yaumil aakhiri tubnaa ilallaah baathinaw wa zhaahiran (3x)
“Kami (menyatakan) beriman kepada Allah dan hari akhir, dan kami bertobat kepada Allah lahir maupun batin” 3x
Yaa rabbanaa wa’fu ‘annaa wamhul ladziy kaana minnaa (3x)
“Ya Tuhan kami, berilah kami maaf dan hapuskanlah apa – apa yang ada pada kami (dosa – dosa)”
Yaa dzal jalaali wal ikraam, amitnaa ‘alaa diinil Islaam (7x)
“Wahai Tuhan yang mempunyai sifat Keagungan dan sifat Pemurah, matikanlah kami dalam lingkungan agama Islam” 3x
Yaa qawiyyu yaa matiinu ikfi syarrazh zhaalimiin (3x)
“Ya Tuhan yang Maha Kuat lagi Maha Gagah, hindarkanlah kami dari kejahatan orang – orang zhalim” 3x
Ash lahalllaahu umuuralmuslimiin sharafallaahu syarral mu’dziin (3x)
“Semoga Allah memperbaiki semua urusan kaum muslimin dan menghindarkan mereka dari kejahatan orang – orang yang suka mengganggu” 3x
Yaa ‘aliyyu yaa kabiiru yaa ‘aliimu yaa qadiiru yaa samii’u yaa bashiiru yaa lathiifu yaa khabiir (3x)
“Ya Tuhan yang Maha Tinggi lagi Maha Besar, Maha Mendengar lagi Melihat, Maha Lemah Lembut lagi Maha Mengamati” 3x
Yaa faarijal ham, yaa kaasyifal gham yaa mal li’abdihii yaghfir wa yarham (3x)
“Wahai Tuhan yang melegakan dari duka cita, lagi melapangkan dada dari duka cita, lagi melapangkan dada dari rasa sempit. Wahai Tuhan yang suka mengampuni dan menyayangi hamba – hambaNya.” 3x
Astaghfirullaaha rabbal baraayaa, astaghfirullaaha minal khathaaya (4x)
“Aku mohon ampunan Allah Tuhan pencipta sekalian makhluk, aku mohon ampunan Allah dari segala kesalahan” 4x

Laa ilaaha illallaah (25/50/100 x)
“Tiada yang wajib disembah selain Allah”
Muhammad rasulullaah SAW wa syaraffa wa karamaa wa majjada wa azhzhama wa radhiyallaahu ta’alaa ‘an ashhaabi Rasuulillaahi ‘ajma’in wat tabi’iina lahum bi ihsanin ilaa yaumiddiin wa ‘alayna ma’ahum birahmatika yaa arhamar-raahimiin.
“Muhammad adalah utusan Allah, semoga Allah melimpahkan shalawat dan kesejahteraan kepada beliau dan kepada keluarganya kemuliaan, keramahan, kedermawanan dan ketinggian derajat dengan keridhoan Allah Ta’ala dan juga kepada para sahabatnya dan pengikut-pengikutnya yang setia semuanya,semoga kami dikumpulkan bersama mereka, Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Surat Al Ikhlas (3x) :
Bimillahir rahmaanir raahim.Qulhu allahu ahad. Allahu shamad. Lam yalid wa lam yulad. Wa lam yakun lahu kufuan ahad.
“Katakanlah Dia – lah Allah, Yang Maha Esa, Allah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan. Dan tiada sesuatu pun yang sama dengan-Nya.” 3x
Surat Al Falaq :
Bismillahir rahmaanir raahim.Qul a’uudzu birobbil falaq, Min syarri maa kholaq, Wa min syarri ghoosiqin idzaa waqob, Wa min syarri naffaatsaati fil ‘uqod, Wa min syarri haasidin idzaa hasad.
“Katakanlah : Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasa waktu subuh, dari kejahatan apa yang diciptakannya, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. Dari kejahatan wanita – wanita tukang sihir yang menghembuskan buhul – buhul. Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila mendengki.”
Surat An Nas :
Bimillahir rahmaanir raahim.Qul a’uudzu birobbin naas, Maalikin naas, Ilaahin naas, Min syarril waswasil khon-naas, Alladzi yuwaswisu fii shuduurin naas, Minal jinnati wan naas.
“Katakanlah : Aku berlindung kepada Tuhan Manusia, Raja Manusia, Tuhan Manusia, dari kejahatan (bisikan) syetan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan ) ke dalam dada menusia, dari golongan jin dan golongan manusia.”
Al-Fatihah ilaa hadhrati ruuhi Sayyidina wa Habiibina wa Syafi”ina Rasulullaah Muhammad bin Abdullah SAW wa aalihi wa ashaabihi wa dzurriyaatihi wa ahli baitihiim ajmaa’in. Innallaaha yu’lii darajaatihim fil jannaah wa yan fa’unaa biasraarihim wa anwaarihim wa ‘uluumihim fiid diin wa dunyaa wal akhiraati wayaj ’aluunaa min hizbihim wa yarzuquuna mahabbatahum wa yatawaffanaa ‘alaa millatihim wa yahsyarnaa fii zumratihim. Syaili-llaahi lahum Al-Fatihah…..
“Kami membaca Al Fatihah dengan niat semoga pahalanya disampaikan Allah kepada hadirat penghulu kami, kecintaan kami dan pemberi syafaat kami, Rasullullah Muhammad bin Abdillah SAW, juga kepada keluarganya, sahabat – sahabatnya, istri – istri nya dan anak cucu nya, dengan harapan semoga Allah meninggikan derajat mereka di dalam surga, dan semoga Allah memberi manfaat kepada kami dengan Rahasia mereka, cahaya mereka dan ilmu mereka dalam urusan agama dan dunia, dan semoga Allah menjadikan kami termasuk golongan mereka, dan mengaruniai kami kecintaan terhadap mereka, serta mewafatkan kami atas agama mereka dan membangkitkan kami dalam barisan mereka. Al Fatihah semoga Allah memberikan pahala kepada kamu sekalian.”
Al-Fatihah ilaa hadhrati ruuhi Sayyidina Al-Muhajir ilaallaahu Ahmad bin Isa tsumma ilaa ruuhi Sayidina Al-Faqih Al-Muqaddam Muhammad bin Ali Ba’Alawy wa Sayiidil Al-Habib Abdurrahman bin Muhammad As-Seqaff, wa ushuulihim wa furuu’ihim wa ahli silsilaatihim wal akhidziina minhum wal Jami’i sadatina Alii Ba’alawy wa dzawiil huquuqi ‘alayhim ‘ajma’iin. Innallaaha yaghfirullahum wa yarhamhum wa yuklii darajaatihim fil jannaah wa yan fa’unaa bi barakatihim wa asraarihim wa anwaarihim wa ‘uluumihim wa syafa’atihim wa bihurmatihim fid diin wa dunyaa wal akhiraati. Syaili-llaahi lahum Al-Fatihah…..
“Kami membaca Al Fatihah dengan niat semoga pahalanya disampaikan kepada ruh Sayyidinal Imam al Mujahir Ilallah, Ahmad bin Isa, dan kepada ruh Al Fagihil Muqaddam bin Ali Ba Alawy juga kepada nenek moyang dan anak cucu keduanya, semua dengan harapan semoga Allah mengampuni mereka, menyayangi mereka serta meninggikan derajat mereka di dalam surga, dan semoga Allah memberi manfaat kepada kami dengan Asror mereka, cahaya mereka, dan ilmu mereka di dalam agama, dunia, dan akhirat, Al Fatihah”
Khushushan Al-Fatihah ilaa hadhrati ruuhi Sayyidina Quthbi Irsyad wal Gha’uts wal bilad Al-Habib Abdullah bin Alwy Al-Hadad shaahibi raatib, wa ushuulihim wa furuu’ihim, Innallaha yaghfirullahum wa yarhamhum wa yuklii daraajatihim fil jannaah wa an yu’iidu ‘alayna min barakaatihim, wa anwaarihim, wa asraarihim, fii diin wa dun-yaa wal akhiraat, syai-un lillaahi lahum. Al-Fatihah…..
“Kami membaca Al-Fatihah dengan niat semoga pahalanya disampaikan Allah kepada ruh penyusun ratib ini, sayyidina wa habiibina wali penolong, wali qutub, al habib Abdullah bin Alwi al Haddad, juga kepada nenek moyangnya, anak cucunya dan orang – orang yang mempunyai hak atas mereka semuanya, dengan harapan semoga Allah mengampuni mereka, menyayangi mereka dan meninggikan derajat mereka di surga, dan semoga Allah memberikan manfaat kepada kami dengan Rahasia mereka, cahaya mereka, dan ilmu mereka di dalam surga, dunia dan akhirat, Al Fatihah.”
Al-Fatihah tsumma illaa arwaahi Auliya ta’ala wa shalihiina wal Immatir-rasyidiina wal Ulama’i amiiliin, wa illaa hadhrati walidiina wa masyaikhina wa mu’allimiina wa dzawiil huquuqi ‘alainaa ajma’in. tsumma illaa hadhrati jamii’il mukminiina wal mukminat wal muslimina wal muslimat. Innallaha yaghfirullahum wa yarhamhum wa yuklii daraajatihim fil jannaah wa yan fa’uunaa wa barakaatihim, wa anwaarihim, wa asraarihim, wa ‘uluumihim fid diin wa dunyaa wal akhiraati. Syaili-llaahi lahum Al-Fatihah…..
“Kami membaca Al Fatihah dengan niat semoga Allah menyampaikan pahalanya kepada arwah awliya (para Wali Allah), orang – orang yang saleh dan pemimpin yang adil. Kemudian kepada arwah orang tua kami, guru – guru kami, mereka yang telah mengajar kepada kami, serta mereka yang mempunyai atas kami semuanya. Kemudian kepada arwah mukminin, mukminat, dan muslimin, muslimat, penduduk negeri ini, dengan harapan semoga Allah mengampuni mereka, menyayangi mereka dan meninggikan derajat mereka di dalam surga, dan semoga Allah memberikan manfaat kepada kami dari Rahasia mereka, cahaya mereka, dan ilmu mereka di dalam agama, dunia, dan akhirat, Al Fatihah.”
Al-Fatihah biniyyatil qabuuli wa wushuuli wa hushuli tamami kulli su’lin wa ma’muul wa shalahisy-syaani zhahiraan wa bathinan fi diin wa dunya wal akhirat dafi’atan likulli syarrin jalibatan likulli khairin lana walidiina wali’awladina wa ‘ahbaabinaa wa masyaikhinaa fid-diini ma’al luthfi wal ‘aafiah wa’alaa niyyatin yunawwiru quluubana wa quwwalibanaa ma’at tuqaa wal hudaa wal’afaafa wal mauti ‘alaa diinil Islam wal iiman bilaa mihnatin wa laa imtihaanin bi haqqi sayyidinaa waladi ‘Adnaan wa likulli niyyatin shaalihatin wa illa hadhratil habiib Musthafa Maulana Sayidina Muhammad shallallaahu alaihi wa aalihii wa shahbihi wa sallama. Al-Fatihah……
“Kami membaca Al Fatihah dengan niat semoga bacaan kami diterima dan sampai kepada Allah serta dapat mencapai semua yang dicita – citakan, mendapat perbaikan keadaan lahir dan batin dalam urusan agama, dunia dan akhirat, serta menolak semua kejahatan dan mendatangkan semua kebaikan, bagi kami, orang tua kami, orang – orang yang kami cintai, guru – guru kami dalam agama, disertai kelembutan dan kesejahteraan. Dan dengan niat semoga Allah menerangi kalbu dan sanubari kami dengan cahaya takwa, petunjuk dan penjauhan diri dari keinginan – keinginan hina, dan meninggal dunia dalam keadaan memeluk Islam dan iman, tanpa disertai bencana dan cobaan, berkat kemuliaan putra Adnan (Rasullullah) , mengumpulkan semua niat yang baik dan bertambah – tambah cinta kepada sayyidina Nabi Muhammad SAW wa shohbihi wa sallam, Al Fatihah.”
Doa.
Bismillahir-rohmaanir-rahiim.Alhamdulillahir-rabbil-‘alaamin.
Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiina hamdan yuwafii ni’mahu wayukaafii mazidahu, yaa rabbana lakal hamdu kamaa yanbaghi lijalaali wajhika wali’azhiimi sulthaanik
Subhaanaka laa nuhsii tsanaa-an ‘alaika anta kama atsnaita’alaa nafsika falakal hamdu hatta tardlaa wa lakal hamdu idzaa radliita walakal hamdu ba’dar ridlaa.
Allahuma shalli ‘alaa sayidina Muhammadin fil awaalin
Allahuma shalli ‘alaa sayidina Muhammadin fil aakhirin
Allahuma shalli ‘alaa sayidina Muhammadin fin-nabiyyin
Allahuma shalli ‘alaa sayidina Muhammadin fil mursaliin
Allahuma shalli ‘alaa sayidina Muhammadin fil mala illa yaumid-diin
Allahuma shalli ‘alaa sayidina Muhammadin fii kulli waqtin wahiin
Allahuma shalli ‘alaa sayidina Muhammadin hatta taritsal ardla waman ‘alaihaa wa anta khairul waaritsiina.
Allaahumma innaa nastahfidhuka wa nastaudi’uka diinanaa wa anfusanaa wa ahlanaa wa aulaadana wa masyaikhina wa amwalaana wa kulla syai’in a’thaitanaa.
Allahummaj’alnaa fii kanafika wa amaanika wa jiwaarika wa ‘iyaadzika min kulli syaithaanin mariidin wa jabbarin ‘aniidin wa dzii’ainin wa dzii baghyin wa min syarri kulli dzii syarrin innaka ‘alaa kulli syai’in qodiir.
Allahumma jammilnaa bil’aafiyati was salaamaati wa haqiqnaa bit taqwaa wal istiqamaati wa a’idznaa min muujibaati nadamati fil-hali wal maali innaka samii’ud du’aai.
allahumaghfirlana wa liwalidiina wa li awladiina wa masyaikhina wa lii ikhwaninaa fid diini wa li ashabiina wa ‘ahbaabinaa wa liman ahabbanaa fiika waliman ahsana ilaina wa mu’alimiina fid-diin wa dzawiil huquuqi ‘alainaa ajma’in wa lil jamii’il mukminiina wal mukminat wal muslimina wal muslimat al-ahyaa’i wal amwaat innaka alla kulli syai’in qadiir yaa rabbal ‘alaamiin.
Wa shalli Allahumma bijamalika wa jalalika ‘alaa sayidina Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi ajma’in.
Allahummar-zuqnaa kamaa lal mutaba’ati lahu zhahiran wa bathinan bil ‘afiyaata wal salamah yaa arhamar-rahiimiin
Subhaanaka rabbika rabbil ‘izzati ‘amma yashifuuna wasalamun ‘alal mursaliina wal hamdulillahi rabbil’aalamiin.
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, pujian yang dapat memenuhi tuntutan syukur atas nikmat – nikmat Nya.
Ya Robbana, bagi-Mu lah segala pujian sebagaimana layaknya dengan kemuliaan wajah Mu dan kebesaran kekuasaan Mu. Maha Suci Engkau kami tidak mampu menghinggakan sanjungan kepada Mu, sebagaimana Engkau telah menyanjung diri-Mu sendiri.Bagi-Mu lah segala pujian hingga Engkau Ridho, bagi-Mu lah segala pujian jika Engkau Ridha, dan bagi-Mu lah segala pujian sesudah Engkau ridha.
Ya Allah limpahkanlah segala shalawat dan salam kepada penghulu kami Muhammad, di kalangan orang – orang permulaan; limpahkanlah shalawat dan salam kepada penghulu kami Muhammad dikalangan orang – orang kemudian ; limpahkanlah shalawat dan salam kepada penghulu kami Muhammad di setiap waktu dan saat ; limpahkanlah shalawat dan salam kepada penghulu kami Muhammad di kalangan malaikat hingga hari kiamat ; dan limpahkanlah shalawat dan salam kepada penghulu kami Muhammad hingga Engkau warisi bumi dan siapa – siapa yang ada di atasnya, sedang Engkau adalah sebaik – baik pemberi warisan.
Ya Allah, sesungguhnya kami memohon perlindungan-MU dan kami titipkan kepadaMU agama, diri, keluarga, anak-anak, harta, dan segala sesuatu yang telah Kau berikan kepada kami.
Ya Allah jadikanlah kami selalu di bawah pengawasan, keamanan dan perlindungan-Mu dari godaan setan yang terkutuk, pengusa-pengusa yang keji, dari orang-orang yang berbuat aniaya dan dzalim dan dari segala sesuatu yang bersifat jahat. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas penentu segala sesuatu.
Ya Allah, tetapkanlah diri kami dengan kesehatan dan keselamatan, yakinlah diri kami dengan takwa dan istiqomah dan hindarkanlah kami dari penyebab-penyebab penyesalan, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar Segala doa.
Ya Allah ampunilah segala dosa kami semua, anak cucu keturunan kami, guru-guru kami, kedua orang tua kami, istri/suami kami kakek-nenek kami, keluarga kami, saudara-saudara kami, sanak kerabat kami, orang-orang dirumah kami, sahabat kami, orang-orang yang mencintai kami dan kecintaan kami karena Allah, orang-orang yang berbuat baik kepada kami, orang-orang yang mengajarkan agama kepada kami, orang-orang yang mempunyai hak atas kami, serta seluruh kaum muslimin muslimat wal mukminin mukminat.
Limpahkanlah shalawat ya Allah dengan keindahan dan keagunganMu atas junjungan kami Muhammad dan atas keluarganya dan semua sahabat-sahabatnya.
Ya Allah limpahkanlah/anugrahkan selalu kesempurnaan rezeki kepada kami untuk menjadi pengikutnya yang baik; lahir dan batin, dalam keadaan sejahtera dan selamat atas rahmat-Mu Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Dengan keutamaan ayat : Maha Suci Tuhanmu Tuhan Yang Maha Mulia dari apa yang disifatkan oleh orang orang kafir, dan sejahtera atas sekalian Rasul dan segala puji bagi Allah yang mempunyai alam semesta ini.”
Allahumma inna nas ‘aluka ridhaka wal jannah, wa na’uudzubika min sakhatika wan naar 3x
“Wahai Tuhan kami, sesungguhnya kami mohon keridhoan dan syurgaMu dan berlindung dari api neraka” 3x
Yaa ‘alimas sirri minna, la tahtika sitra’annaa, wa ‘afinaa wa’fu ‘anna, wa kun lanaa haitsu kunna 3x
“Ya Tuhan Yang Maha Mengetahui segala rahasia kami, janganlah kiranya Engkau bongkar tirai rahasia kami (aib), berilah kami ‘afiat (kesejahteraan) dan maafkanlah kami dan lindungilah-tolonglah kami dimanapun kami berada” 3x
Ya Allah biha, Ya Allah biha, Ya Allahu bi husnil khatimah 3x
“Ya Allah dengan kalimahMU, Ya Allah dengan kalimahMU, Ya Allah karuniailah kami husnul khatimah (akhir hayat yang baik)” 3x
Yaa Lathiifu 129x
“Yang Maha Lembut” 129x
Yaa Lathifan lam yazal, ulthul bina fiimaa nazal, innaka lathiifun lam tazal ulthuf binaa wal muslimiin 3x
“Wahai Yang Maha Lembut, janganlah Engkau menurunkan (bencana) kepada kami berlemah lembutlah kepada kami dengan apa yang Engkau turunkan itu (bencana), karena sesungguhnya Engkau senantiasa Maha Lemah Lembut (untuk tidak menurunkan bencana itu), Berlemah lembutlah kepada kami dan juga kaum muslimin” 3x
Yaa Lathiifan bi khalqih, Yaa ‘Aaliman bi khalqih, Yaa Khabiiran bi khalqih, ulthuf bina ya Lathiifu, ya ‘Aliimu, ya Khabiir 3x
“Yang Maha Lembut terhadap makhluk-NYA, Yang Maha Mengetahui terhadap makhluk-NYA, Yang Maha Mengamati terhadap makhlukNYA, berlemah lembutlah kepada kami Yang Maha Lembut, Yang Maha Mengetahui, Yang Maha Mengamati” 3x

“Yaa amanal khaifin, aminnaa mimma nakhaf
Yaa amanal khaifin, sallimnaa mimma nakhaf
Yaa amanal khaifin, najjinaa mimma nakhaf “ 3x
“Yang mengamankan orang yang takut, karunialah kami rasa aman dari rasa takut
Yang mengamankan orang yang takut, selamatkanlah kami dari segala yang kami takuti
Yang mengamankan orang yang takut, hindarkanlah kami dari segala yang kami takuti”
Al-Fatihah bil Qabuuli , wa illa hadhrati Nabiyyir Rasul, Muhammad SAW, AL-FATIHAH………
“Kami membaca Al-Fatihah semoga terkabul dan sampai serta terpenuhi (apa-apa yang kami mohonkan dan dzikir kami) serta sampaikanlah pahalanya kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. AL-FATIHAH”
RATIB ISTIGHATSAH
Disusun al-Arifbillah al-Habib Luthfi bin Ali bin Yahya

Tawasul istighatsah (dibaca sebelum ratib)

Bismillaahir-rohmaanir-rohiim.
Al-Faatihah kami haturkan kepada junjungan Nabi Besar Sayyidina Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam serta keluarganya, shohabatnya, para istri anak cucunya, para penganutnya dan para pecintanya, dengan niat semoga apa yang di cita-citakan dalam menuju baldatun thoyyibatun warobbun ghofuur dikabulkan oleh Alloh, serta negara dan bangsa ini dijaga oleh Alloh keutuhannya, kesatuan, persatuan dan semakin kuat kokoh stabilitas nasional dan ditumbuhkan hati kami semakin kuat dalam merasa memiliki handarbeni Republik ini, serta kasih sayang diantara satu sama lain dan saling asah asih asuh serta memperkokoh tali persaudaraan, al-faatihah ……

Bismillaahir-rohmaanir-rohiim.

Al-Faatihah kami haturkan kepada Nabi Besar Sayyidina Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam serta para Nabi, para Rosul, para Malaikat, para Wali, para ‘Ulama, para Sholihin, dengan niat semoga Alloh ta’ala memberi berkah kepada bangsa kita, berkah dalam ekonomi dan perekonomiannya, perdagangannya, pertaniannya, panennya, dijauhkan dari bentuk segala kerugian dan penyebab kerusakan moral, akhlaq, ekonomi dan dijauhkan dari segala kefakiran yang menyebabkan tipisnya iman, ideologi, serta nasionalisme cinta bangsa dan tanah air, al-faatihah …………

Bismillaahir-rohmaanir-rohiim.

Al-Faatihah kami haturkan kepada Nabi Besar Sayyidina Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam serta para Syuhada’, para Wali, para ‘Ulama, yang ada di negara ini semoga Alloh ta’ala menjauhkan dari segala bentuk perpecahan dari skup yang kecil sampai yang besar yang menjauhkan turunnya rohmah, barokah dan pertolongan, al-faatihah …

Bismillaahir-rohmaanir-rohiim.

Al-Faatihah kami haturkan kepada Baginda Nabi Besar Sayyidina Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam serta kepada orang tua kami, guru kami, keluarga kami, dan para mu’minin mu’minat, muslimin muslimat, dan para leluhur bangsa kami, semoga Alloh ta’ala menyelamatkan bangsa kami dari segala penyakit lahiriyyah bathiniyyah, bala’ yang keluar dari bumi dan turun dari langit, dan dari segala cobaan, fitnah, pengadu domba, provokasi, dan segala sebab yang merugikan di dunianya dan akhiratnya, dan dari murka yang maha kuasa. Ya Alloh jadikanlah bangsaku ini menjadi hambamu yang sholeh-sholeh serta pada akhirnya kami menjadi hambamu yang berakhlaq, beradab, serta selalu dijaga oleh taufiq dan hidayah-Mu yang sehingga tidak menjadi hambamu yang memalukan para sesepuhnya dihadapanmu dan berilah para pemimpin kami dari ‘Ulama ‘Umaro’ diberi kekuatan lahiriyyah maupun bathiniyyah dalam memimpin bangsa kami sehingga menjadi baldatun thoyyibatun warobbun ghofuur, al-faatihah
Al-Fatihah ilaa hadhrati ruuhi Rasulullaah SAW wa aalihi wa ashaabihi wa dzurriyaatihi wa ahli baitihiim ajmaa’in, Wa ilaa hadhrati arwaahi jamii’il anbiyaa wal mursaliin wa arwaahi khulafair rasyidiin Sayidina Abu Bakar, wa Umar, wa Utsman, wa Ali radhiallaahu anhum. Wa ilaa hadhrati arwaahi jami’il Syuhada wa shalihiina wa wa sidiqqina wa ashaabina Rasulullah SAW wa tabi’iina wa tabii’in tabii’ina ila yaumid-diin ajma’in. Wa ilaa arwaahi wali jami’il Auliyaa’ta’alla wa Auliyaa’il muqarabiin wa ulama’il amiliin wa ulama’il rasyiidiin wa tho’ifati sufiiyah muhaqqiiqin wa jami’il ibadikash shaalihin wa fuqoro’in wa mufasiriin wa muhadistin wa ahli shalawat ilaa hadhrati nabiyyil karim SAW wa ahli dzikrii taqaruban illaallah wa ahli tauhid wa jami’il Imamil mujtahid wa illaa hadhrati jami’il Auliyaika min ahli ardhi wa ahli samaa’wati al-ahyaa’ wal ma-maati khusushan ahli sadaah fii masyariqil ardhi ilaa maghaaribiha wamin yamiiniha ilaa syimaaliha wa ardhi wa sama’waat. Wa ilaa hadhrati jami’il malaikatil muqarabiin, wa malaikatil ruuhaniyun, khusushan Syaikhina Sayyidi Syekh Mawlana al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, wa ilaa hadhratii jami’il mu’miniina wal mu’minaati wal musliimiina wal musliimati al-ahyaa’i wal mamaati. Syai’ulillahi lahum Al-Fatihah……..

Selesai membaca tawasul Fatihah maka membaca Ratib Istighatsah sbb:

1. Al – Fatihah bi niyyati ridho illah, al-Fatihah…

2. QS. Al-Baqarah 1-5
Bismillaahirrahmaanirrahiim. Alif-laam-miim. Dzalikal kitaabu laa raiba fiihi hudallil muttaqiin. Alladziina yu’minuuna bil-ghaibi wayuqimunash shalaata wa mimmaa razaqnaahum yunfiquuna. Wal-laziina yu’minuuna bimaa unzila ilaika wa maa unzila min qablika wa bil aakhirati hum yuqiinuun. Ulaa-ika ‘alaa hudam mirrabihim wa ulaa-ika humul muflihuun.

“Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”.
“(1).Alif laam miim (2).Kitab(Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya petunjuk bagi mereka yang bertakwa (3).(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian rizki yang Kami anugrahkan kepada mereka (4).dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al-Qur’an) yang telah diturunkan kepadamu dan kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat (5). Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhannya dan merekalah orang-orang yang beruntung.”

3. QS. Al-Baqarah 163
Wa ilaa hukum ilaahuw waahid laa ilaaha illaa huwar-rahmaanur-rahiim.

“(163). Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang“
4. QS.al-Baqarah 255 (ayat Kursi)
Allaahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum, lahuu maa fis samaawaati wamaa fil ardhi, man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa bi ‘idznihi, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa khalfahum walaa yuhiithuuna bisyai-im min ‘ilmihi illaa bi maa syaa-a, wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardho, wa laa ya-uduhu hif-zhuhumaa wa huwal ‘alliyyil ‘azhiim

“(255). Allah, tiada Tuhan melainkan Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus, tidak pernah mengantuk dan tidak pernah tidur.KepunyaanNya segala apa yg ada di langit dan di bumi.siapakah yg dapat memberi syafaat disisi Allah tanpa izinNya? Allah mengetahui apa-apa yg ada di hadapan mereka dan yg di belakang mereka. Sedang mereka tidak dapat meliputi sesuatu pun dari ilmu Allah melainkan apa yg Allah kehendaki, Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”
5. QS.al-Baqarah 284-286
Lillaahi maa fissamaawaati wa maa fil ardhli, wa in tubduu maa anfusikum au takhfuuhu yuhasibkum bihillaahu, fayaghfiru liman yasyaa-u wa yu’adzdzibu man yasyaa-u wallaahu ‘alaa kulli syai’in qadiirun.

Aamanar rasuulu bimaa unzila ilaihi mirrabbihii wal mu’minuuna kullun aamana billaahi wa malaaikatihii wakutubihii warusulihii laa nufarriqu baina ahadin mir rusulihii wa qaaluu sami’naa wa atha’naa ghufraanaka rabbanaa wa ilaikal mashiir.

Laa yukallifullaahu nafsan illa wus’ahaa lahaa maa kasabat wa’alaihaa maktasabat, rabbana laa tu-aakhidznaa in nasiinaa au akhtha’naa rabbanaa walaa tahmil ‘alainaa ishran kamaa hamaltahuu ‘alal ladziina min qablinaa rabbanaa walaa tuhammilnaa maa laa thaaqata lanaa bih, wa’fu’anna waghfirlanaa warhamnaa anta maulaanaa fanshurnaa ‘alal qaumil kaafiriin.

“(284).Kepunyaan Allah segala apa yang ada di langit dan di bumi. Dan Jika kamu melahirkan apa yang ada di hati kamu atau kamu menyembunyikannya niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan lamu tentang perbuatan itu. Maka Allah mengampuni siapa saja yang dikehendaki-NYA dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (285) Rasul (SAW) telah beriman kepada Al Qur’an yg telah diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman, semuanya beriman kepada Allah, malaikat2Nya, kitab2Nya, rasul2Nya, (mereka mengatakan) kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun dari rasul-rasulNya, dan mereka mengatakan “ kami dengar dan kami taat” (mereka berdo’a) ampunilah kami Ya Tuhan kami dan kepadaMu-lah kami kembali.”. “(286).Allah tidak membebani seseorang melainkan lebih dari kemampuannya. Ia mendapat pahala dari kebajikan yang diusahakannya dan ia mendapat siksa dari kejahatan yang dikerjakannya (mereka berdo’a) Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada oramg-orang sebelum kami, Ya Tuhan kami janganlah pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami dan rahmatilah kami.Engkau penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”

6. Laa ilaaha ilallahu wahdahu laa syarikallaahu lahul mulku walahul hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qadiir (3x)

“Tiada Tuhan yang sebenarnya berhak disembah, kecuali hanya Allah Yang Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya, Dialah yang memiliki kerajaan ini dan memiliki segala puji. Dialah yang menghidupkan dan yang mematikan, dan Dialah yang sangat berkuasa atas segala sesuatu.” 3x

7. Subhananallaahi walhamdulillaahi wa laa ilaaha illallaaha wallaahu akbar (3x)
“Maha Suci Allah, dan segala puji hanya khusus bagi Allah, dan tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali hanyalah Allah dan Allah Tuhan Yang Maha Besar.” 3x

8. Subhaanallaahi wa bihamdihii subhaanallaahil ‘azhiim (3x)
“Maha Suci Allah dengan segala puji kepada-Nya dan Maha Suci Allah Yang Maha Agung.” 3x

9. Laa hawla wala quwwata ilaa billaahil ‘aliyil’adzhiim (3x)
“Tiada daya kekuatan tanpa daya upaya dari Allah”

10. Allahumaghfir ummati Sayidina Muhammadin Shalallahu ‘Alaihi was Salam
Allahumarham ummati Sayidina Muhammadin Shalallahu ‘Alaihi was Salam
Allahumashlih ummati Sayidina Muhammadin Shalallahu ‘Alaihi was Salam
Allahumastur ummati Sayidina Muhammadin Shalallahu ‘Alaihi was Salam
Allahumajbur ummati Sayidina Muhammadin Shalallahu ‘Alaihi was Salam (3x)

Yaa Allah! Ampunilah seluruh umat Baginda Nabi Muhammad SAW
Yaa Allah! Rahmatilah seluruh umat Baginda Nabi Muhammad SAW
Yaa Allah! Rukunkanlah seluruh umat Baginda Nabi Muhammad SAW
Yaa Allah! Sembunyikanlah kekurangan ‘aib seluruh umat Baginda Nabi Muhammad SAW
Yaa Allah! Peliharalah seluruh umat Baginda Nabi Muhammad SAW
11. Allahumaghfirlii waliwalidayyaa wal mukminina wal mukminat wal muslimina wal muslimat al-ahya’i wal amwaat (3x)
“Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami, dosa orang tua kami, dosa orang-orang yang beragama Islam, laki-laki dan perempuan, dan orang mukmin, laki-laki dan perempuan yang masih hidup maupun yang telah mati .”

12. Allahumma bariklanaa wa iyyahum fii umrinaa waa fii rizqinaa wa awladinaa wa fii tijaaratinaa wa fii ma’isyatinaa wa fii mazra’atinaa wa hasadinaa (3x)
“Yaa Allah berkahilah kami semuanya dalam umur kami, rezeki kami, anak keturunan kami, perdagangan, usaha pekerjaan kami, urusan kami dan kebajikan kami”

13. Allahumma salimnaa wal muslimiina wal muslimat wal mukminiina wal mukminaat min kulli fitnatin wa maakrin fii ‘ayiijihaat min bilad al-Muslimin ‘aammat wa ahlahaa wa man fiihaa aynamaa kaanuu min masyaariqil ‘ardhi wa maghaaribihaa min yamiinihaa ilaa syimalihaa wa najjinaa wa iyyahum min syarril hayaati wa syarril wafaati yaa waliiyyal hasanaati wa yaa qaadhiiyal haajaati (3x)
“Yaa Allah selamatkanlah kami, dan seluruh kaum muslimin dan mukmin, baik laki-laki maupun perempuan, dari maka-tipu muslihat, di dalam negara kami dan seluruh negari muslimin, beserta para warga penduduknya, semuanya tanpa terkecuali, baik yang berada di ujung timur maupun barat, yang di laut maupun di udara, limpahkanlah keselamatan perlindungan kepada semuanya dari seluruh keburukan-kejahatan di dalam hidup, maupun keburukan/kejahatan dalam wafat kami, Wahai Dzat Pemilik Kebaikan dan Maha Pengabul Pemenuhan kebutuhan hamba-Nya.

14. Allahumma tukhzinii yauma yub’atsuuna yaumala yanfuu maalun wa laa banuuna illa min ‘ataallahu biqalbin saliim (3x)
“Yaa Allah, jangan sedihkan aku pada saat semua makhluk dibangunkan pada hari kiamat, pada saat anak dan harta tak berguna lagi kecuali mereka yang datang dengan hati yang selamat

15. Allahumma shalli wa sallim ‘alaa sayidinaa Muhammadin wa ‘alaa aali sayidinaa muhammadin qad-dhaqat hiilatii ‘adriknii (3x)
“Yaa Allah limpahkanlah shalawat dan salam kepada junjungan kami Muhammad dan para keluarganya serta keturunan junjungan kami Muhammad, sedikit sekali upayaku (kemampuanku) maka engkau adalah perantara kami, peganglah dan tolonglah kami. (Yaa Rasulullah SAW)

16. Yaa Lathiif (129x)
“Wahai Yang Maha Lembut “

17. Yaa Hafiizh yaa Nashiir yaa Wakiil ya Allah (3x)
“Wahai Yang Maha Pemelihara, Wahai Yang Maha Penolong, Wahai Yang Maha Penanggung , Wahai Allah”

18. Yaa haadii yaa ‘Aliim yaa Khabiir yaa Mubiin (3x)
“Wahai Yang Maha Pemberi Petunjuk, Wahai Yang Maha Mengetahui, Wahai Yang Maha Mengamati, Wahai Yang Maha Menerangkan.”

19. A’udzu bikalimaatillaahiit-taamaati min syari maa khalaq (3x)
“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk-Nya.”

20. Bismillaahil ladziy laa yadhurru ma’asmihii syai-un fil ardhi walaa fis samaa’ii wahuwas samii’ul ‘aliim. (3x)
“(Aku menjalani hidup pada siang atau malam ini) Dengan nama Allah yang tidak ada sesuatu pun dapat memberi mudharat/bencana, baik di bumi maupun di langit dan Dia- lah Tuhan yang maha mendengar lagi maha mengetahui” 3x

21. Yaa Lathiifan bi khalqih, Yaa ‘Aaliman bi khalqih, Yaa Khabiiran bi khalqih, ulthuf bina ya Lathiifu, ya ‘Aliimu, ya Khabiir 3x
“Yang Maha Lembut terhadap makhluk-NYA, Yang Maha Mengetahui terhadap makhluk-NYA, Yang Maha Mengamati terhadap makhlukNYA, berlemah lembutlah kepada kami Yang Maha Lembut, Yang Maha Mengetahui, Yang Maha Mengamati” 3x

22. Yaa Lathifan lam yazal, ulthul bina fiimaa nazal, innaka lathiifun lam tazal ulthuf binaa wal muslimiin 3x
“Wahai Yang Maha Lembut, janganlah Engkau menurunkan (bencana) kepada kami berlemah lembutlah kepada kami dengan apa yang Engkau turunkan itu (bencana), karena sesungguhnya Engkau senantiasa Maha Lemah Lembut (untuk tidak menurunkan bencana itu), Berlemah lembutlah kepada kami dan juga kaum muslimin” 3x

23. Ya muhaimin ya salam salimni wal muslimin binnabii khoiril anam wa bi umil mukminin3x

24. “Yaa amaanal khaifin, aminnaa mimmaa nakhaaf
Yaa amaanal khaifin, sallimnaa mimmaa nakhaf
Yaa amaanal khaifin, najjinaa mimmaa nakhaf “ 3x
“Yang mengamankan orang yang takut, karunialah kami rasa aman dari rasa takut
Yang mengamankan orang yang takut, selamatkanlah kami dari segala yang kami takuti
Yang mengamankan orang yang takut, hindarkanlah kami dari segala yang kami takuti”

25. –Doa-
Allahumma shalli wa sallim alaa Sayidina Muhammadin Nabiyiil Ummiy wa alaa alihi wa shahbihi wasalim bi adadi shalawatullah wa anbiya’ihi wa rasulihi wa malaikatihi wa awliya’ihi, wa yanfa’una bihaa min barakatihim wa anwarihim wa asrarihim wa nafakhatihim wa ‘alaa awladina wa abnaa’ina wa banatinaa wa ahli baitina wa ahbabina wa liman ahabuhum wa liman ahsana ilayna fiika fii dunya wal akhirah birahmatika yaa arhamar rahimin

Yaa Allah limpahkanlah shalawat dan salam kepada Baginda Sayidina Muhammad Nabi yang Ummi dan kepada seluruh keluarga dan sahabatnya, dengan shalawatnya Allah dan shalawatnya para Nabi, shalawatnya para Rasul dan Shalawatnya para malaikat serta shalawatnya para Awliya-Nya, yang memberikan kepada kita barakahnya, cahayanya, rahasianya, manfaatnya kepada kita, anak cucu keturunan kita, keluarga kita, ahli bait kita, kecintaan kita dan yang mencintai kita, dan orang-orang yang berbuat baik kepada kita karena Allah di dunia dan akhirat, dengan rahmat dari Mu, Wahai Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Di-Ijazahkan oleh Abah al-Arfibillah Mawlana al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya Ba’Alawy, Selasa 13 juli 2010, Jakarta. Duren Sawit jalan Madrasah II no.11, dan di-ijazahkan kembali di Gambir Rabu 14 Juli 2010 untuk di ijazahkan kembali.

RATIB WIRDHUS SAGHIR
SYAIKH ABU BAKAR BIN SALIM

Shalawat Tajiyyah

Bismillahirrahmanirrahim. Innallaha wa malaikatahu yushalluna `alan nabiy, ya ayyuhal ladzina amanu shallu `alayhi wasallimu taslima. Allahumma shalli wa sallim `alaa Sayyidina

(Sesungguhnya Allah dan para ma¬Iaikat-Nya berselawat atas Nabi, wahai orang-orang yang beriman berselawat dan bersalamlah kepada Nabi Mu¬hammad SAW. Ya Allah, limpahkanlah selawat dan salam kepada junjungan kami,

Muhammadan Shahibit Taaji wal Mi’raji wal Buraqi wal `alam, wa dafi’il bala-i wal waba-i wal maradhi

Nabi Muhammad, pemilik mahkota kemu¬liaan, yang melakukan mikraj, yang menunggangi Burak, dan yang meme¬gang bendera, menjadi penolak bala dan penyakit yang menular serta segala macam penyakit yang ada.

wal alam, jismuhu thahirun muthahharun mu’adh¬dhamun munawwarun. Man ismuhu maktubun marfu’un maudlu’un
Tubuhnya suci dan juga disucikan, agung dan bercahaya. Dialah yang namanya tertulis, tertuang dan terangkat pada

lawhi wal qalam, syamsudl-dluha badrud duja nurul huda mishbahudh-dhulami sayyi¬dul kawnayn
Lauh Mahfuz dan catatan-catatan kebaikan. Dia adalah mentari pada waktu duha yang indah, bulan yang bersinar, cahaya petunjuk ke jalan kebenaran, pelita dalam kegelapan, pemimpin dunia dan akhirat

wa syafi’uts tsaqalayn Abul Qasim Sayyiduna Muhammadun ibnu Abdillah ibni ‘Abdul Mutthallibi, ibni Hasyim
, serta pemberi syafaat bagi kedua alam, ayah Qasim, yang menjadi pemimpin kami semua, Muhammad bin Abdullah bin Abdul Mutthalib bin Hasyim,

Sayyidul ‘Arabi wal Warn, Nabiyyul Haramayn mahbubun `inda rabbil masyriqayni wal maghribayn.
pemimpin kaum Arab dan ajam (non-Arab), nabi bagi kedua Tanah Haram (Mekah dan Medinah), yang dicintai di sisi Tuhan, penguasa Masyriq (Timur) dan Maghrib (Barat).

Faya ayyuhal musytaquna linuri ja¬malihi shallu `alayhi wa saffimu taslima. Allahumma shalli wa sallim wa barik alayh wa `alaa alih.
Wahai orang-orang yang merindukan cahaya keindahannya berselawat, berse¬lawat dan bersalamlah atas Rasulullah. Ya Allah, limpahkan selawat, salam, dan berkah-Mu kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, serta keluarganya.)
Al-Wirdush Shaghir
Imam Syekh Abubakar bin Salim

Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma ya `azhimas shulthan, ya qadimal ihsan, ya daiman ni’am, ya katsiral judi, ya wasi’al `atha, ya khafiyyal luthfi ya jamilas shun’i, ya haliman la ya’jal Shalli ya Rabbi `ala Sayyidina Muhammadan wa alihi wasallim, wardla ‘anis shahabati ajma’in.

(Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.Ya Allah, yang mempunyai kekuasaan yang ma¬habesar, yang senantiasa berbuat kebaikan, yang selalu memberikan nikmat¬nikmat, yang banyak kedermawanan¬Nya, yang luas pemberian-Nya, yang maha tersembunyi kelemahiembutan-Nya, yang sangat indah segala ciptaan¬Nya, Yang Mahasabar dengan tiada menyegerakan kemarahannya. Semo¬ga selawat dan salam Engkau limpah¬kan atas penghulu kami, Nabi Muham¬mad, beserta keluarganya, dan berilah ridha atas para sahabatnya.

Allahumma lakal hamdu syukran wa lakal mannu fadlan wa anta rabbuna haqqan wa nahnu `abiduka riqqan wa anta lam tazal lidzalika ahla. Allahumma ya muyassira kulli ‘asir wa ya jabira kulli kasir wa ya shahiba kulli faridin wa ya mughniya kulli faqir wa ya muqawwiya kulli dha’if wa ya makmana kulli makhif, yassir `alayna kulla `asir fataysirul ‘ask’ `alayka yasir. Allahumma ya man layahtaju ilal bayani wat tafsiri, hajatuna katsir wa anta `alimun biha wa khabir.

Ya Allah, segala puji bagi-Mu. Dan dari¬Mu-lah segala karunia. Benar, Engkau adalah Tuhan kami. Dan kami adalah budak-Mu. Dan Engkau selalu pantas menyandang hal itu. Ya Allah, yang memudahkan segala yang sulit, yang menghibur mereka yang patah hati, yang menemani mereka yang kesepian, yang memenuhi kebutuhan mereka yang fakir, yang memberi kekuatan mereka yang lemah, yang memberikan perasaan amankepada mereka yang takut, mudahkanlah segala kesulitan kami, karena memu¬dahkan hal-hal yang sulit bagi-Mu tidaklah sulit. Ya Allah, yang tidak membutuhkan penerangan dan penjelasan, kebutuhan kami pada-Mu sangatlah banyak, dan Engkau maha mengetahui dan maha menyadari.

Allahumma inni akhafu minka, wa akhafu mimman yakhafu minka, wa akhafu mimman la yakhafu minka. Allahumma bihaqqi man yakhafu minka najjana mimman la yakhafu minka. Allahumma bihaqqi sayyidina Muham¬madan ahrasna bi’aynikal-lati la tanam, waknufna bikanafikal-ladzi la yaramu, warhamna biqudratika `alayna fala nahlaku wa anta tsiqatuna wa raja-‘una.

Ya Allah, aku takut kepada-Mu, dan takut kepada orang yang takut kepada¬Mu, dan takut kepada orang yang tidak takut kepada-Mu. Ya Allah, dengan hak orang yang takut kepada-Mu, selamat¬kanlah kami dari orang yang tidak takut kepada-Mu, dengan berkat kemuliaan Nabi Muhammad SAW jagalah kami dengan kedua mata-Mu yang tak pernah tidur, lindungilah kami dengan perlindungan-Mu yang tak terkalahkan, kasihanilah kami dengan kekuasaan¬Mu atas kami, jangan Engkau hancur¬kan kami, Engkau adalah harapan kami dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan, Yang Paling Pengasih dari yang pengasili.

Washallallahu `ala Sayyidina Mu¬hammadan wa alihi wa shahbihi wa sallam walhamdu lillahi rabbil `alamin. Adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata `arsyihi wa midada kalimatihi.

Limpahkanlah selawat dan salam kepada Nabi Muhammad serta kepada keluarga dan para sahabatnya. Dan segala puji syukur hanyalah untuk Allah, Tuhan alam semesta. Sebanyak cip¬taan-Nya, sebanyak keridaan diri-Nya, sebanyak para penjaga arsy-Nya, dan sebanyak tinta ayat-ayat suci-Nya.)
Doa Imam Husain
bin Syekh Abubakar bin Salim

Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma inna nas-aluka ziyadatan fid dini wa barakatan fil `umri wa shihhatan fil jasadi wa si’atan fiir

(Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kelebihan dalam agamaku, keberkahan di dalam umur, kesehatan jasmani, kelapangan

rizqi wa tawbatan qablal mawti wa syahadatan mawti wa maghfiratan ba’dal mawti wa ‘afwan hisabi wa amanan minal ‘adzabi wa nashiban minal

rezeki, bertobat sebelum menemui kematian, mengucapkan syahadat ketika akan mati, mendapatkan pengampunan setelah mati, mendapatkan kemudahan ketika ditegakkannya hisab dan kese¬lamatan dari azab, serta mendapatkan

jannati war zuqnan nadhara ila wajhikal karim. Wa shallallahu sayyidina Mu¬hammadan wa alihi wa shahbihi wa sallam. Subhana rabbika rabbi’ Izzati

kehidupan surga, dan berikanlah kepada kami kemampuan melihat zat-Mu, Yang Mahamulia. Semoga selawat dan salam Engkau lirn¬pahkan kepada pemimpin kami, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya. Mahasuci Tuhanmu, Tuhan yang mulia

`amma yashifuna wa salamun mursalina wal hamdu lillahi rabbil. `Adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi.

dari apa-apa yang mereka sifati, dan salam atas sekalian utusan Allah dan segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam. Sebanyak ciptaan¬Nya, sebanyak keridaan atas diri-Nya, sebanyak para penjaga arsy-Nya, dan sebanyak tinta ayat-ayat suci-Nya.)

Shalawat Akhirah
Imam Syekh Abubakar bin Salim

Bismillahirrahmanirrahim. Allahum¬ma shalli wa sallim insanil kamilil jami’i lilmahamidil ladzi `utiya jawami’ul
(Ya Allah, limpahkanlah selawat dan salam kepada manusia yang sempurna, yang terkumpul padanya segala pujian, juga yang diberikan

kalimu shallallahu `alayhi wasallam al¬ladzi `anat li khushushiyyatihi masyarafatul jabah, wa sajadat lahul
padanya ucapan yang penuh makna, semoga selawat dan salam akan selalu tercurah pa¬danya, yang condong atas kekhususan¬nya semua kemuliaan dahi-dahi yang sujud, dan yang sujud baginya

jibal, shalatan daimatan qa-imatan bi madh¬haril alsuni wataharrakati bisshalati `alayhis syifahu wa sallim
gunung¬-gunung, semoga selawat dan salam senantiasa didirikan oleh lidah-Iidah yang berucap, dan pada bibir-bibir yangbergerak untuk berselawat padanya.

tasliman ‘alayhi wa ladzinasthafa min kulli awwah. Allahummasyrah shudurana wa nawwir

Juga atas orang-orang yang telah dipilih dari semua manusia yang memohon atas kemurahannya. Ya Allah, lapang¬kanlah hati-hati kami dan berikanlah cahaya pada

qulubana binuril faydli min hadlratikal qudsiyyah, wamnahna wamdadna bittawfiqi wal hidayah ila shirathikal mustaqim.

hati-hati kami dengan cahaya yang Engkau berikan dari sisi¬Mu yang suci. Limpahkanlah dan berilah pada kami taufik dan hidayah menuju ke jalan-Mu yang lurus.)
DOA FATIHAH IMAM AL-HADAD
Allaahumma innaa nasaluka bihaqqil faatihatil mu’azhomah wassab’ill matsaanii an-taftaha lanaa bikulli khoir. Wa an-taj’alanaa min ahlil khoir, wa an-tu’aa milanaa yaa maulaanaa mu’aamalataka liahlil khoir, wa an-tahfazhonaa fii adyaa ninaa wa an-fusanaa wa ahlinaa wa ash-haa binaa wa ahbaabinaa wal muslimiina fii kulli mihnatiw wafitnatiw wa bu’siw wa dhoir, innaka wa liyyun kulli khoir, wa mutafadhdhilum bikulli khoir wa mu’thii kulli khoir, birohmatika yaa arhamarroohimiin.
Artinya :

Ya Allah, Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dgn haq surat al-Fatihah yg agung, dan tujuh ayat yg diulang-ulang, bukakanlah kepada kami segala kebaikan, jadikanlah kami golongan orang yg berbuat kebaikan, wahai Tuhan kami, kiranya kami dapat melakukan kebaikan, Engkau pelihara agama kami, jiwa raga kami, para keluarga kami, sahabat-sahabat kami, para kekasih kami, dan orang-orang muslim dari segala malapetaka, fitnah, keburukan dan kemudaratan. Sesungguhnya Engkau penolong segala kebaikan, yg mengkaruniakan segala kebaikan, yg memberikan segala kebaikan. Dengan Rahmat-Mu, Wahai Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.

DOA NABAWI UNTUK PELUNASAN HUTANG
A’uudzu billaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillahir rahmaanir rahiim.Alhamdulillahi robbil ‘alaamin
Allaahumma shalli wa sallim wa barik ‘alaa Sayidina Muhammadin wa ‘alaa aali Sayidina Muhammadin wa ashaabihi wa azwajihi wa dzuriyyatihi wa ahli baitihi ajma’in.
Yaa Mawlana Yaa Sayyidi Madad al-Haqq.
suatu hari Rasulullah SAW memergoki Abu Umamah.ra yang tengah dalam kesulitan. Rasulullah SAW bertanya kepadanya, “Apa yang terjadi denganmu?” Abu Umamah.ra menjawab, “Aku sedang menghadapi kesulitan dan sejumlah hutang.” Lalu Beliau.SAW bersabda, “Maukah kau aku ajarkan kepadamu kata-kata bila kau ucapkan, niscaya Allah SWT akan menghilangkan kesusahan pada dirimu dan melunasi hutang-hutangmu. Ucapkanlah di pagi dan sore hari :
Allahumma inni a’udzubika minal hammi wal hazan, wa a’udzubika minal ‘ajzi wal kasali, wa a’udzubika minal jubni wal bukhli, wa a’udzubika min ghlabatid dayni wa qahrir rijaal
[Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesusahan dan kedukaan, aku berlindung kepada-Mu dari lemah dan malas, aku berlindung kepada-Mu dari takut (miskin) dan kikir, aku berlindung kepada-Mu dari banyaknya hutang dan paksaan orang-orang.]
Abu Umamah berkata, “Lantas aku pun mengamalkan doa itu dengan tekun. Benar, ternyata Allah menghilangkan kesusahanku dan melunasi hutangku.”
(HR. Abu Dawud dan al-Baihaqi, dari Abu Sa’id.)
kami mendapatkan ijazah doa tersebut dari Abah (al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya-Pekalongan) dan Abuya (Sayid Muhammad bin Alwy al-Maliki – Mekkah), agar doa tersebut lebih baik dibaca setiap sehabis sholat 5 waktu, sebanyak tiga kali agar lebih segera terkabul.
Abah juga menambahkan, agar dimudahkannya rezeki dari Allah SWT secara tekun membaca bacaan ini setiap sholat sunnah fajr/qabliyah subuh (2 rakaat sebelum sholat fardhu subuh) ;
Subhanallah wa bihamdi, Subhanallah al-azhim, Astagfirullah 100x
[Maha Suci Allah dengan segala puji-Nya, Maha Suci Allah Yang Maha Agung, aku memohon ampunan-Mu]
lalu tangan kanan memegang dada sebelah kiri (jantung), dengan membaca
Yaa Fattah Yaa Razzaq 70x
[Yang Maha Pembuka, Yang Maha Pemberi Rezeki]
Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Wa min Allah at taufiq hidayah wal inayah, wa bi hurmati Habib wa bi hurmati fatihah!!
DOA BASMALAH DAN FATIHAH
SYAIKH ABDUL QADIR AL-JAILANI

WIRID BASMALAH

Amalan berikut ini adalah wirid basmalah susunan Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani yang disebutkan dalam itab Ash-Shalawat wa al-Awrad :

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Allaahumma inii as-aluka bihaqqi bismillaahirrahmaanir-rahiim,
wabihurmati bismillaahirrahmaanir-rahiim
wabifadhli bismillaahirrahmaanir-rahiim
wabi’azhamati bismillaahirrahmaanir-rahiim
wabijalaali bismillaahirrahmaanir-rahiim
wabijamaali bismillaahirrahmaanir-rahiim
wabikamaali bismillaahirrahmaanir-rahiim
wabihaybati bismillaahirrahmaanir-rahiim
wabimanzilati bismillaahirrahmaanir-rahiim
wabimalakuti bismillaahirrahmaanir-rahiim
wabijabaruti bismillaahirrahmaanir-rahiim
wabikibriyaa-i bismillaahirrahmaanir-rahiim
wabitsanaa-i bismillaahirrahmaanir-rahiim
wabibahaa-i bismillaahirrahmaanir-rahiim
wabikaramati bismillaahirrahmaanir-rahiim
wabisulthaani bismillaahirrahmaanir-rahiim
wabibarakati bismillaahirrahmaanir-rahiim
wabi’izzati bismillaahirrahmaanir-rahiim
wabiquwwati bismillaahirrahmaanir-rahiim
wabiqudrati bismillaahirrahmaanir-rahiim
irfa’ qadrii wasyrah shadrii wa yassir amrii warzuqnii min haytsu laa yahtasib bifadhlika wa karamika, ya man huwa kaaf haa yaa ‘ain shad haa mim ‘ain sin qaaf, wa as-aluka bijalaalil-‘izzati wa jalalil-haybati wa jabaruutil ‘azhamati an taj’alanii min ‘ibaadikash-shaalihiinal-ladziina (laa khawfun ‘alayhim walaa hum yahzanuun) birahmatika yaa arhamar-raahimin wa an tushalliya ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘ala aali sayyidinaa Muhammad.

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan haq bismillaahirrahmaanir-rahiim, dan dengan kemuliaan bismillaahirrahmaanir-rahiim, dan dengan keutamaan bismillaahirrahmaanir-rahiim, dan dengan keagungan bismillaahirrahmaanir-rahiim, dan dengan kebesaran bismillaahirrahmaanir-rahiim, dan dengan keindahan bismillaahirrahmaanir-rahiim, dan dengan kesempurnaan bismillaahirrahmaanir-rahiim, dan dengan kewibawaan bismillaahirrahmaanir-rahiim, dan dengan kedudukan bismillaahirrahmaanir-rahiim, dan dengan kekuasaan bismillaahirrahmaanir-rahiim, dan dengan keperkasaan bismillaahirrahmaanir-rahiim, dan dengan kebesaran bismillaahirrahmaanir-rahiim, dan dengan pujian bismillaahirrahmaanir-rahiim, dan dengan cahaya bismillaahirrahmaanir-rahiim, dan dengan kemuliaan bismillaahirrahmaanir-rahiim, dan dengan kekuasaan bismillaahirrahmaanir-rahiim dan dengan keberkahan bismillaahirrahmaanir-rahiim, dan dengan kemuliaan bismillaahirrahmaanir-rahiim, dan dengan kekuatan, dan dengan kekuasaan bismillaahirrahmaanir-rahiim, angkatlah kemuliaanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan berikanlah aku rizqi yang tak disangka-sangka datangnya dengan keutamaan-Mu dan kemuliaan-Mu, wahai DZat Yang Dia kaf ha ya ‘ain shad ha mim ‘ain sin qaf (hanya Allah yang tahu arti sesungguhnya kalimat-kalimat itu) dan aku memohon dengan kebesaran kemuliaan-Mu, dengan kebesaran kewibawaan-Mu, dengan keperkasaan keangungan-Mu, agar Engkau menjadikanku tergolong hamba-hamba-Mu yang shalih (yang tidak ada perasaan bersedih hati), dengan rahmat-Mu, wahai Yang Paling Pengasih di antara yang pengasih. Dan aku memohon agar Engkau senantiasa melimpahkan rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad dan kepada keluarga junjungan kami, Nabi Muhammad.

DOA PEMELIHARAAN DIRI
Doa Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani berikut ini sangat baik dibaca sesudah membaca dzikir Allah (yakni membaca Allah, Allah, Allah….) setiap selesai shalat fardhu sebanyak 66 kali, untuk mendapatkan pemeliharaan diri dari Allah SWT dari segala yang tidak dikendaki. Doanya adalah sebagai berikut :

Bismillaahirrahmaanir-rahiim

Allaahumma inni as-aluka bisirridz-dzaati wabidzaatis-sirri huwa anta huwa, ihtajabtu binuurillaahi wabinuuri ‘aduwwillaahi, bimi-ati alfi laa hawla walaa quwwata illaa billaah, khatamtu ‘alaa nafsii wa ‘alaa ahlii wa ‘alaa kulli syay-in a’thaaniihi rabbi bikhaatamillaahil manii’il-ladzii khatama bihi aqthaaras-samaawaati, wal ardh. Wa hasbunallaahu wa ni’mal wakiil, ni’mal mawlaa wa ni’man-nashiir, walaa hawla walaa quwwata illaa billaahil-‘aliyyil-‘azhiim, wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa ‘alihi wa shahbihi ajma’in, wa sallama tasliiman katsiiran wal hamdulillaahi rabbil ‘aalamiin.
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan rahasia Dzat-Mu dan Dzat rahasia-Mu, yang Dia itu adalah Engkau dan Engkau adalah Dia. Aku melindungi diriku dengan cahaya Allah, dengan cahaya arasy Allah, dengan semua nama milik Allah, dari musuhku dan musuh Allah, dengan seratus ribu ucapan Laa hawla walaa quwwata illaa billaah. Aku melindungi diriku, keluargaku, dan segala sesuatu yang Tuhanku berikan kepadaku dengan perlindungan Allah yang kokoh, yang dengannya Dia lindungi seluruh penjuru langit dan bumi. Dan cukuplah Allah bagi kami, Dia sebaik-baik yang mengurus, sebaik-baik pemimpin dan sebaik-baik penolong. Dan tidak ada daya dan upaya melainkan dengan izin Allah, Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung . Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, dan kepada keluarga dan para sahabatnya, dan semoga pula Dia memberikan kesejahteraan yang banyak, dan segala puji adalah milik Allah, Tuhan sekalian alam.
DOA SETELAH MEMBACA AMALAN SURAT AL-FATIHAH
Berikut adalah doa yang dibaca setelah setiap selesai shalat fardhu. Surah Al-Fatihah itu dalam sehari-semalam dibaca seratus kali. Perinciannya sebagai berikut : Setelah shalat Subuh membaca Al-Fatihah 30 kali, setelah shalat Zhuhur 25 kali, setelah shalat Ashar 20 kali, setelah maghrib 15 kali, dan setelah shalat Isya 10 kali. Di setiap waktu itu setelah selesai membaca Al- Fatihah membaca doa ini tiga kali.
Barang siapa mengamalkannya secara rutin insya Allah akan mendapatkan manfaat-manfaat yang luar biasa dan tidak disangka-sangka. Inilah doanya :

Bismillaahirrahmaanir-rahiim

(Alhamdulillaahi rabbil-‘aalamiin) munawwiri abshaaril-‘aarifina binuuril-ma’rifati yaqiini, jaadzibi azimmati asraaril-muhaqqiqiina bijadzabaatil-qurbi wat-tamkiin, faatihi aqfaali qulubil-muwahhidiin bifaatihatit-tawhiidi wal-fathil-mubiin, alladzii ahsana kulla syay-in khalaqahu wabada-a khalqal-insaani min thiinin tsumma ja’ala naslahu min sulaalatin min maa’in mahiin.
(Arrahmaanir-rahiim) al-‘aziizil-hakiimil-‘aliyyil-‘azhiimil-awwalil-qadiim, khaathaba muusaal-kalima bikhithaabit-takriimi wa syarrafa nabiyyahul-kariima binnashshisy-syariif, walaqad aataynaaka sab’an minal-matsaanii wal-quraanal ‘azhiim.
(Maaliki yawmid-diin) qaahiril-jabaabirati wal-mutamarridiina wa mubiidith-thughaatil jaahidiina dza likumullaahu rabbukum fatabaarakallaahu ahsanul-khaaliqiin, fayaaman laa syariika lahu walaa mu’in.
(iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin) mu’tarifiina bil-ajzi ‘anil-qiyaami wa hiya ramiim.
(ihdinash-shiraathal-mustaqiim) shiraatha ahlil-ikhlaashi wat-tasliim
(Shiraathal-ladziina an’amta ‘alayhim) shiraathal-ladziina tasallaw bil-hudaa wafarihuu bimaa ladayhim.
(Ghayril maghdhuubi ‘alayhim) habnallaahumma minka mawajibash-shiddiiqiin. Wa asyhidnaa masyaahidasy-syuhadaa’i walaa taj’alnaa dhalliina walaa mudhilliina walaa tahsyurnaa fii zumratizh-zhaalimiina (Waladh-dhaalliin) (Aamiin)
Allaahumma bihaqqi haadzihil-faatihati, iftah lanaa fathan qariiba, allaahumma bihaqqi haadzihisysyaafiyati isyfinaa min kulli aafatin wa ‘aahatin fiddunyaa wal aakhirah. Allaahumma bihaqqi haadzihil-kaafiyati, ikfinaa maa ahammanaa min amrid-dunyaa wal aakhirati wa ajri ta’alluqaatii wa ta’alluqaati ‘ibaadikal-mu’miniina ‘alaa ajalli ‘awaa’idika wasyfa’lanaa binafsika ‘inda nafsika fid-dunyaa wal-akhirah, idz laa arhama binaa wabihim minka yaa arhamar-raahimiin.
Wa shallallaahu ‘ala sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallama tasliiman katsiiran ilaa yawmid-diin wal hamdu lillaahi rabbil-‘aalamiin.

“ Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
(Segala Puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam) Yang menyinari pandangan orang-orang arif dengan cahaya ma’rifah dan keyakinan, Yang menarik kendali rahasia-rahasia para muhaqqiq (orang yang tahu detail-detail sesuatu) dengan tarikan-tarikan kedekatan dan kekokohan, pembuka kunci-kunci hati orang-orang yang bertauhid dengan pembuka tauhid dan kemenangan yang nyata, yang membaguskan segala sesuatu yang diciptakan-Nya, dan memulai penciptaan manusia (yakni penciptaan Adam) dari tanah kemudian menjadikan keturunannya dari suatu saripati air yang hina.
(Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang) Yang Maha Mulia, Maha Bijaksana, Maha Tinggi, Yang Maha Agung, Maha Awal, Maha Terdahulu. Dia berbicara kepada Nabi Musa, Kalamullah, dengan pembicaraan yang memuliakan. Dan Dia memuliakan Nabi-Nya yang mulia (Nabi Muhammad) dengan nash yang mulia, Wa laqad aataynaaka sab’an minal matsaani wal-qur’anal-‘azhiim (Dan sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Al-Qur’an yang agung).
(Yang menguasai hari kemudian) Yang mengalahkan orang-orang yang zhalim dan mereka yang sewenang-wenang, Yang membinasakan para thaghut yang ingkar. Itulah Allah, Tuhan kalian. Maha Suci Allah, sebaik-baik yang menciptakan. Wahai Dzat Yang tidak ada sekutu bagi-Nya dan tidak pula ada penolong.
(Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan) Dengan mengakui kelemahan dalam melaksanakan hak-Mu di setiap waktu dan saat. Wahai Dzat Yang Membangkitkan angin yang diam, wahai Dzat Yang menghidupkan tulang-belulang yang dalam keadaan hancur.
(Tunjukilah kami jalan yang lurus) Jalan orang-orang yang memiliki keikhlasan dan penyerahan diri.
(Yakni jalan orang-orang yang Engkau berikan nikmat kepada mereka) Jalan orang-orang yang terhibur dengan petunjuk dan merasa gembira dengan apa yang ada pada mereka.
(Bukan jalan orang-orang yang dimurkai) Berikanlah kepada kami, Ya Allah, dorongan-dorongan kaum shiddiqin, dan perlihatkanlah kepada kami pemandangan-pemandangan para syuhada, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang sesat dan jangan pula tergolong orang-orang yang menyesatkan, dan janganlah Engkau kumpulkan kami dalam golongan orang-orang yang zhalim.
(Dan bukan pula orang-orang yang sesat) (Aamiin).
Ya Allah, dengan kemuliaan Al-Fatihah (pembuka) ini, bukakanlah bagi kami keterbukaan (kemenangan) yang dekat. Ya Allah, dengan kemuliaan penyembuh ini, sembuhkanlah kami dari segala penyakit dan gangguan kesehatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, dengan kemuliaan surah yang mencukupi ini, cukupilah kami dalam segala yang penting bagi kami dari urusan dunia dan akhirat. Dan jadikanlah kecintaan kami dan kecintaan hamba-hamba-Mu yang mukmin adalah pada manfaat dari-Mu yang terbesar. Berilah kami pertolongan dengan diri-Mu pada diri-Mu di dunia dan akhirat, karena tidak ada yang lebih penyayang terhadap kami dan terhadap mereka daripada Engkau, wahai Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang.
Semoga Allah melimpahkan rahmat dan kesejahteraan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, serta keluarga dan para sahabatnya sebanyak-banyaknya sampai hari akhir kelak, dan segala puji milik Allah, Tuhan sekalian alam.”

DOA ORANG YANG TERTIMPA MUSIBAH

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ، اَللَّهُمَّ أُجُرْنِيْ فِيْ مُصِيْبَتِيْ وَأَخْلِفْ لِيْ خَيْرًا مِنْهَا.
inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Allahuma jurnii fi musibatii wakhluf liya khairan minhaa

“Sesungguhnya kami milik Allah dan kepadaNya kami akan kembali (di hari Kiamat). Ya Allah! Berilah pahala kepadaku dan gantilah untukku dengan yang lebih baik (dari musibahku).”

Ummu Salamah radhiallahu anha mengatakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda :
“Seseorang yang tertimpa musibah lalu ia berkata : inna lillahi wa inna ilaihi raji’un dan berdoa : Allahuma jurnii fi musibatii wakhluf liya khairan minhaa (Ya Allah berilah aku pahala dalam musibah ini dan gantikanlah untukku dengan yang lebih baik daripadanya). Niscaya Allah akan memberinya pahala karena musibah itu dan menggantikan untuknya dengan yang lebih baik.” (HR. Muslim 3/37-38).

Tatkala Abu Salamah (suaminya) meninggal, dia mengucapkan apa yang dikatakan Nabi Shalallahu ‘alaihi wa salam. Tak lama kemudian ia menjadi isteri Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam, suami baru yang lebih baik dari pada Abu Salamah. Siapa mengira ia mendapatkan suami Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam sementara ia sendiri pernah mengatakan :”Lelaki mana yang lebih baik daripada suamiku”? (Mukhtashar Syarah Shahih Muslim, hadith no. 918)

DOA SAYIDAH FATHIMAH AZ-ZAHRA
DOA YANG DIAJARKAN NABI KEPADA SAYYIDAH FATHIMAH

Ya hayyu ya qayyuum, bika astaghiitsu fa ashlih lii sya’nii kullahu walaa taklinii ila nafsii tharfata ‘ayn

“Wahai Yang Maha Hidup, wahai Yang Senantiasa Mengurus hamba-Nya, kepada-Mu aku memohon perlindungan. Maka perbaikilah semua urusan dan janganlah Engkau serahkan aku kepada diriku sendiri sekejap mata pun.”

DOA MEMOHON AKHLAQ MULIA DAN PERBUATAN YANG DIRIDHAI

Allaahumma bi’ilmikal-ghaybi wa qudratika ‘alal-khalq, ahyinii maa ‘alimtal-hayaata khayran lii wa tawaffanii idzaa kaanatil-wafaatu khayran lii. Allaahumma innii as-aluka kalimatal-ikhlaashi wa khasyyataka fir-ridha wal-ghadhab, wal-qashda fil-ghina wal-faqr. Wa as-aluka na’iiman laa yanfad, wa as-aluka qurrata ‘aynin laa tanqathii, wa as-alukar-mawti, wa as-alukan-nazhara ilaa wajhika wasy-syawqi ilaa liqaa-ika min ghayri dharraa-in mudhirratin walaa fitnatin muzhlimah. Allaahumma zayyinnaa biziinatil-iimaan waj’alnaa hudaatan mahdiyyin, ya rabbal-‘aalamiin.

“Ya Allah, dengan ilmu-Mu atas segala yang ghaib dan kekuasaan-Mu atas segala makhluk, hidupkanlah aku jika menurut pengetahuan-Mu kehidupan itu lebih baik bagiku, dan matikanlah aku jika kematian itu lebih baik bagiku. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kalimat ikhlas, rasa takut kepada-Mu dalam keadaan suka dan marah, dan kesederhanaan ketika kaya dan miskin. Aku memohon kepada-Mu kenikmatan yang tidak pernah habis, aku mohon kepada-Mu kebahagiaan yang idak pernah terhenti, aku mohon kepada-Mu keridhaan untuk menerima ketentuan, aku mohon kepada-Mu kesejukan kehidupan setelah kematian, aku memohon kepada-Mu untuk dapat memandang wajah-Mu, merindukan pertemuan dengan-Mu tanpa derita yang menyengsarakan dan tanpa cobaan yang menggelapkan. Ya Allah, hiasilah kami dengan hiasan iman Jadikanlah kami pemberi petunjuk dan diberi petunjuk, wahai Tuhan Pemelihara Alam Semesta.”
DOA AGAR DITUNAIKAN HAJAT

Yaa rabbal-awwaliina wal-aakhiriin, wa yaa khayral awwaliin wal-aakhiriin, yaa dzal-quwwatil-matiin, yaa raahimal-masaakiin, wa yaa arhamar-raahimiin.

“Wahai Tuhan mereka yang awal dan yang akhir, wahai sebaik-baik Yang Awal dan Yang Akhir, wahai Dzat Yang Memiliki Kekuatan Yang Kokoh, wahai Dzat Yang Mengasihi orang-orang miskin, wahai Yang Paling Penyayang di antara Yang Penyayang.”
Yaa awwalal-awwaliina way a aakhiral-aakhiriin, wa yaa zal-quwwatil-matiin, wa yaa arhamar-raahimiin, aghninaa waqdhi haajatanaa.
“Wahai Yang Awal di antara yang awal dan Yang Akhir di antara yang akhir, wahai Dzat Yang Memiliki Kekuatan Yang Kokoh, wahai Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang, kayakanlah kami dan penuhilah kebutuhan kami.
Alhamdulillaahil-ladzii laa yansaa man dzakarahu walaa yukhayyibu man da’aahu walaa yaqtha’u raja- a man rajaahu
“Segala puji bagi Allah, Yang Tidak Lupa Kepada Yang Berdzikir kepada-Nya (yang mengingat-Nya), tidak mengecewakan yang berdoa kepada-Nya, dan tidak memutuskan harapan orang yang berharap kepada-Nya.”

DOA UNTUK SEGALA KEPERLUAN

Bismillaahir-rahmaanirrahiim. Allaahumma shalli ‘ala Sayyidinaa Muhammad wa ‘aali Sayyidinaa Muhammad. Allaahumma innii as-aluka bihaqqi kullismin huwa laka yahiqqu ‘alayka fiihi ijaabatud-du’aa-i idzaa du’iita bihi, wa as-aluka bihaqqi kulli dzii haqqin ‘alayka, wa as-aluka bihaqqika ‘ala jamii’i ma huwa duunaka an taf’ala… (sebut permohonan Anda)

“ Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas junjungan kami, Nabi Muhammad, dan keluarga junjungan kami, Nabi Muhammad. Ya Allah, aku bermohon kepada-Mu dengan hak setiap nama yang Kau miliki, yang memastikan-Mu untuk mengabulkan doa ketika dengan nama itu Engkau diseru. Aku bermohon kepada-Mu dengan kedudukan segala yang mempunyai hak di sisi-Mu. Aku bermohon kepada-Mu dengan hak-Mu di atas semua itu selain Engkau, agar Engkau lakukan kepadaku… (begini dan begini, sebut permohonan Anda).”
DOA SETELAH SHALAT
Saudaraku yang kumuliakan berikut kami susun bacaan dzikir setlah sholat;

Astaghfirullah (3x)

Allahumma antas salaam waminkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikroomi’

(Subhaanallahi) 33 kali,
(Alhamdulillahi) 33 kali dan
(Allahu Akbar) 33 kali
‘Laa ilaha illallahu wahdahu laa syariikalahu lahul mulku walahul hamdu wahuwa ala kulli sya’in qodiir’

Doa ;

A’uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillaahir rahmaanir rahiim. Alhamdulillahhi rabbil ‘alamiin.
Allaahumma shalli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadiw wa ‘alaa aalihi wa Shahbihi ajma’iin
Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatika’. (dibaca 1 atau 3 kali)
Rabbighfirlii waliwalidayya warhamhumma kamma rabbayani saghira.
Rabbana hablana min azwajina wa dzuriyyatina qurrota’ayunin waj’al lil muttaqiina imamma.
Rabbana aatina fii dunyaa hasanah wa fil akhirati hasanah, wa qinaa adzaban naar.
Washalallahu alaa sayidina Muhammad wa alaa alihi wa shahbihi ajmaa’in.
Wal hamdulillahi rabbil ‘alaamin.

ditutup membaca surat al-Fatihah
DOA SHALAT ISTIKHARAH
Orang yang memperhatikan urusan akhirat hendaknya sholat sunah 2 rakaat setelah matahari naik setinggi tombak. Sholat itu diniatkan sebagai sholat sunah isyroq, taubah, isthikoroh, hajat dan perlindungan (hifdz) dari semua persoalan dan keburukan dunia akhirat. Diriwayatkan juga bahwa Rasulullah biasa melakukan shalat istikharah ini diwaktu malam sebelum tidur. Setelah salam hendaknya ia membaca doa istikhoroh berikut :
setelah Basmalah, Hamdalah dan shalawat kemudian membaca ;

Allahumma innaa astakhiruuka bi’ilmika wa astaqdiruka biqudrotika wa asaluka min fadhlikal ‘adziimi fainnaka taqdiru wa laa aqdiru wa ta’lamu wa laa a’lamu wa anta ‘allaamul ghuyuubi

Ya Allah, aku memohon petunjuk dengan ilmu-MU, dan memohon kekuatan dari-MU dengan kekuatan-MU, dan meminta kemurahan-MU yang agung. Karena sesungguhnya Engkau Maha Kuasa dan aku tidak mampu berbuat apa-apa, Engkau Maha Mengetahui dan aku tidak mengetahui apa-apa, dan Engkau Maha Mengetahui yang gaib.

Allahumma innkunta ta’lamu anna jamii’a maa ataharroku fiihi fii haqqoo wa haqqo ghoirii wa jamii’a maa yataharroku fiihi ghoirii fii haqqoo wa haqqo ahlii wawaladii wa maa malakat yamiinii khoirullii fii diinii wa dunyaaya wa ukhrooya wama’aasyii wama’aadii wa ‘aaqibati amrii ‘aajalihi wa aajalihi faaqdurhulii wa yassarhulii tsumma baariklii fiihi

Ya Allah, jika Engkau mengetahui semua yang kuperbuat sehubungan dengan hakku dan hak orang lain, dan semua yang diperbuat orang lain sehubungan dengan hakku, hak keluargaku, hak anak-anakku dan hak semua orang yang menjadi tanggunganku adalah baik untukku, baik dalam urusan duniaku, akhiratku, penghidupanku, hari akhirku, maupun akhir urusanku di dunia dan akhirat, maka takdirkanlah terjadi, mudahkanlah dan berkatilah.

Wa innkunta ta’lamu anna jamii’a maa ataharroku fiihi fii haqqoo wa haqqo ghoirii wa jamii’i maa yataharroku fiihi ghoirii fii haqqoo wa haqqo ahlii wawaladii wa maa malakat yamiinii syarrullii fii diinii wa dunyaaya wa ukhrooya wama’aasyii wama’aadii wa’aaqibati amrii ‘aajalihi wa aajilihi faashrifhu ‘anna washrifnii ‘anhu waaqdur liyallkhoiro haitsu kaana tsuma rodhdhonii bihi wa shollaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa aalihi washohbihi wa sallama walhamdulillahirobbill ‘alamin

Namun, bila Engkau mengetahui bahwa semua yang kuperbuat sehubungan dengan hakku dan hak orang lain, dan semua yang diperbuat orang lain sehubungan dengan hakku, hak keluargaku, hak anakku dan hak semua orang yang menjadi tanggunganku adalah buruk untukku, baik dalam urusan agamaku, duniaku, akhiratku, penghidupanku, hari akhirku, maupun akhir semua urusanku di dunia dan akhirat, maka jauhkanlah ia dariku dan jauhkanlah aku darinya, lalu takdirkanlah bagiku suatu kebaikan, ridhoilah aku dengannya. Akhirnya, limpahkan sholawat dan salam kepada Sayidina Muhammad SAW, keluarga dan para sahabatnya. Dan segala puji syukur bagi Allah Tuhan alam semesta.

ditutup membaca surat al-Fatihah.
DOA UNTUK ANAK

Bismillahir rohmanir-rahiim. Alhamdulillahi rabbil ‘alamiin. Allahumma shalli wa salim ‘alaa sayidina Muhammad miftahul baabi rahmatillah
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji dan syukur hanya untuk Allah Tuhan akam semesta.Ya Allah limpahkanlah sholawat dan salam kepada Sayidina Muhammad, pembuka pintu rahmat Allah.

‘adada maa fii ‘ilmillaahi, shalaatan wa salaaman daimayni bidawaami mulkillaah, wa ‘alaa aalihi wa shahbihi
Sebanyak pengetahuan Allah, sholawat dan salam yang selalu tercurah sekekal kerajaan Allah dan juga kepada keluarga dan para sahabatnya
.
Rabbaaj’alnii muqiimash shalaawati wa min dzurriyyatii rabbanaa wa taqabbal du’aa-i
Ya Allah jadikanlah aku dan keturunanku orang-orang yang selalu mendirikan sholat. Ya Allah, kabulkanlah doaku.

Rabbanaa hablanaa min ‘azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata’ayunin waj’alnaa lilmuttaqiina ìmaamaa
Ya Allah jadikanlah istri/suami (pasangan) dan keturunan kami sebagai buah hati kami dan jadikanlah kami pemimpin orang-orang yang bertakwa.

Rabbi āwzi’nii ān asykura ni’matakal latii ān’amta ‘alayyaa wa ‘alaa waalidayya, wa-ān ā’mala shalihaan tardhaahu wa āshlih lii fii dzurriyyatii, innii tubtu ìlayka wa ìnnii minal muslimiin
Ya Allah berilah aku ilham untuk mensyukuri nikmat yang telah Engkau karuniakan kepadaku dan kepada kedua orangtuaku, dan agar aku dapat beramal sholeh yang Engkau ridhoi, jadikanlah keturunanku orang-orang yang soleh, sesungguhnya aku bertaubat kepada-Mu dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.

ù‘iidzu āwladii bikalimaatillaahit-taammaati, min syarra kulla syaythaani wa haammatin, wa min kulla ‘aynin lammatin
Yaa Allah kuserahkan anak-anakku di bawah naungan perlindungan kalimat Allah yang sempurna dari gangguan setan, marabahaya, dan dari pandangan yang penuh kedengkian

Allahumma baarik fii āwladii, wa la tadhurrahum, wa arzuqnii birrahum, waaj’alhum qurrata’aynin lin-nabiyyi shallaallahu ‘alayhi wa sallam waliwalidayhim
Yaa Allah berkahilah anak-anakku, janganlah Engkau celakakan mereka, karunialah aku ketaatan mereka, jadikanlah mereka buah hati Nabi Muhammad SAW dan kedua orang tua mereka.

Allahummaftah ‘alayhim futuuhal ‘arifiin, wa faqqah-hum fii ad-diin, wa ‘allamhumul ta’wiil, wahdihim ilaa sawaa-ìs sabiili, waaj’alhum minal ‘ulama-a ìl ‘aamiliin, wa ‘abadikash-shalihiin
Yaa Allah berilah mereka ilmu para ‘arifin, jadikanlah mereka faqih (alim) dalam agama, ajarkan mereka pengetahuan takwil, dan tuntunlah mereka ke jalan yang lurus dan benar, dan jadikanlah mereka ulama yang mengamalkan ilmunya, dan masukkanlah mereka ke dalam golongan hamba-Mu yang saleh.

Allahumma ānbithum nabaatan hasanan, waaj’alhum hadiina muhtadiin
Yaa Allah tumbuhkan mereka dengan sebaik-baik pertumbuhan, dan jadikanlah mereka orang-orang yang memberi petunjuk dan mendapat petunjuk.

Allahumma waf-faqhum limahaabbaka wa thaa’atika wa mardhatika, wa ‘allamhum maa yanfa’uhum, wan fa’hum bimaa ‘allamtahum
Yaa Allah berilah mereka taufik untuk mencintai-Mu, mentaati-Mu, dan mencari keridhoan-Mu. Ajarkanlah kepada mereka semua yang bermanfaat dan berilah mereka manfaat dari semua yang Engkau ajarkan

Allaahummah fazh-hum minal fitan, maazhahara minhaa wa maa bathan, wa min kulla suù‘in
Yaa Allah lindungilah mereka dari segala fitnah, baik yang nyata maupun tersembunyi, dan juga dari segala macam kejahatan

Allahumma sah-hal ùmuurahum, wa āshlih āhwaalahum wa ā’malahum wa niyyaatihim
Yaa Allah mudahkanlah urusan mereka, dan perbaikilah keadaan, perbuatan dan niat mereka.

Allahumma ā’hyihim hayaatan thayyabatan fii dunyaa wal akhirah
Yaa Allah berilah mereka kehidupan yang baik di dunia dan akhirat

Allahumma ā’nhuma alaa dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatika
Yaa Allah bantulah mereka agar dapat mengingat-Mu, mensyukuri nikmat-Mu, dan beribadah kepada-Mu dengan sebaik-baiknya amal ibadah

Allahumma ā’hsin ‘aaqibatahum fiil umuuri kullahaa, wa ā’jirhum min khizyiid dunyaa wal akhirah
Yaa Allah, akhirilah semua urusan mereka dengan keberhasilan dan selamatkanlah mereka dari kehinaan dunia dan akhirat

Allahumma mata’hum bi-asmaa’ihim wa abshaarihim wa quwwatihim fii sabiilika, waaj’al hawaahum taba’aan limaa jaa-ā bihi habiibuka Muhammad sholaallahu ‘alayhi wasallam
Yaa Allah jadikanlah pendengaran, penglihatan dan kekuatan mereka menyenangi jalan petunjuk-Mu, dan jadikanlah hawa nafsu (keinginan) mereka patuh pada ajaran yang dibawa oleh kekasih-Mu Muhammad SAW

Allahumma sallamhum, wa ‘aafihim wa’fu’anhum, wa ā thil ā’marahum fii tha’atika wa mardhaatika, wa taqabbal minhum innaka ‘alaa kulla syai-in qadiir, wa biil ijaabati jadiir
Yaa Allah selamatkanlah mereka, berilah kesehatan dan maafkan mereka, panjangkan umur mereka dalam ketaatan dan keridhoan-Mu, terimalah amal mereka, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu dan Engkau-lah yang patut mengabulkan doa.

Wa shallalláhu `alaá sayyidiná Muhammad wa `alaa aalihi wa shahbihi wa sallam. Walhamdulilláhi rabbil `álamin.
dan limpahkanlah sholawat dan salam kepada sayidina Muhammad SAW serta kepada keluarga dan para sahabatnya. Dan segala puji dan syukur hanya untuk Allah Tuhan alam semesta.

WIRD AQIDAH SAKRAN

Al-Arif Billah Habib Ali bin Abubakar As-Sakran

Bismillahirrahmanirrahim
Asy-hadu an-la ilaha illallahu wandahu la syarika lahu, wa asyhadu anna sayyidana
Dengan nama Allah, yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Aku bersaksi, tidak ada Tuhan selain Allah, yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi, junjungan kami

Muhammadan `abduhu warasuluh. Amantu billahi wa malaikatihi wa kutubihi wa rusulihi wa bil yawmil akhiri wabil qadari khayrihi wa syarrihi, shadaqallahu wa shadaqa rasuluh, shadaqallahuwashadaqa rusuluh.
Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Aku beriman kepada Allah dan malaikat-Nya; kitab-kitab-Nya; utusan-utusan Nya; hari kiamat; dan adanya takdir,baik ataupun jelek.Mahabenar Allah, dan benar pula rasul-Nya.

Amantu bisy-syari’ati wa shaddaq tu bisy-syafi’ah. Wa in qultu syay-an khi lafal ijma’i raja’tu fanhu watabarra’tu min kulli dinin yukhalifu dinal Islam.
Aku beriman pada syariat dan aku membenarkan syariat. Apabila aku berkata tentang sesuatu berbeda dengan kesepakatan (ijrnak) ulama, aku segera mencabutnya. Dan aku lepaskan dari setiap agama yang tidak cocok dengan agama Islam.

Allahumma inni uminu bima ta’lamu annahul haqqu Indaka wa abra-u ilayka mimma talamu annahul haqqu ‘indaka wa abra-u ilayka mimma talamu annahul bathilu Indaka fakhudz minni jumalan wala tuthalibni fit-taf-shili.
Ya Allah, sesungguhnya aku beriman kepada sesuatu yang Engkau ketahui bahwa ia adalah benar dari-Mu, dan aku lepas dari-Mu sesuatu yang Engkau ketahui bahwa ia adalah batal menurut-Mu. Maka ambillah dariku keseluruhannya dan janganlah siksa aku dalam keadaan terpisah-pisah.

(Astagh-firullahal `adhim wa atubu ilayhi – 3 x).
Aku mohon ampun kepada Allah, Zat yang Mahaagung, dan aku bertobat kepada-Nya – 3 x

Nadamtu min kulli syarrin. Asy-hadu an la ilaha illallahu wandahu la syarika lahu wa asyhadu anna sayyidana Muhammadan `abduhu warasuluhu, wa anna Abdullahi warasuluhu wabnu amatihi.
Aku menyesal dari setiap perbuatan buruk. Aku bersaksi, tiada Tuhan kecuali Allah, yang Maha Esa,yang tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi, junjungan kami Muhammad adalah hamba dan rasul Nya

Wakalimatuhu alqaha ila Maryama wa Rauhun minhu. Wa annal jannata haqqun wa annan nara haqqun wa anna
. Dan sesungguhnya Nabi lsa adalah hamba dan rasul-Nya, dan putra hamba-Nya, dan kalimah-Nya, yang Dia berikan kepada Maryam,dan roh yang berasal dari-Nya. Dan sesungguhnya surga adalah benar adanya, neraka adalah benar adanya, dan

kulla ma akh-bara bihi Rasulullahi shallallahu `alayhi wasallama haqqun. Wa anna khayrad dun-ya
setiap yang dikabarkan Rasulullah SAW adalah benar adanya. Dan sesungguhnya kebaikan dunia

wal akhirati fii taqwallahi wa tha’atihi, wa annasy-syarrad dun-ya wal akhirati fi ma’shiyatillahi
dan akhirat itu terletak pada takwa kepada Allah, dan taat kepada-Nya. Dan sesungguhnya kejelekan dunia dan akhirat terletak pada maksiat kepada Allah

wamukhalafatihi. Wa annas sa’ata atiyatun la rayba fiha wa annallaha yab’atsu man fil qubur.
dan menentang-Nya, Dan hari kiamat itu pasti datang, tidak diragukan lagi, dan Allah akan membangkitkan mayat di dalarn kubur, juga tidak diragukan lagi.

Asy-hadu an la-ilaha illallahu wandahu la syarika lahu, wa asy hadu anna sayyidana Muhammadan rabduhu wa rasuluhu.
Aku bersaksi, sesungguhnyatidak ada Tuhan kecuali Allah, yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi, junjungan kami Muhammad adalah harnba dan rasul-Nya.

La ilaha illallahu afna biha ‘umri.
La ilaha illallahu ad-khulu biha qabri.
Tiada Tuhan selain Allah, aku habiskan umurku dengan kalimat tayibah ini.
TiadaTuhan selain Allah, aku masuk ke dalam kuburku bersama kalimat tayibah ini.

La ilaha illallahu akhlu biha wahdi.
La ilaha illallahu alqa biha rabbi.
Tiada Tuhan selain Allah, aku menyendiri bersama kalimat tayibah ini.
Tiada Tuhan selain Allah, aku bertemu dengan Tuhanku bersama kalimat tayibah ini.

La ilaha illallahu qabla kulli syay-in.
La ilaha illallahu ba’da kulli syay-in.
TiadaTuhan selain Allah, sebelum berwujud segala sesuatu.
Tiada Tuhan selain Allah, setelah berwujud segala sesuatu.

La ilaha illallahu yabqa rabbuna wa yafna kulla syay-in.
La ilaha illallahu astaghfirullah,
Tiada Tuhan selain Allah, tuhan yang meliputi wujud segala sesuatu.
Tiada Tuhan selain Allah, aku mohon ampun kepada Allah.

La ilaha illallahu astaghfirullah,
La ilaha illallahu astghfirullah, wa atubu ilayh.
Tiada Tuhan selain Allah, aku mohon ampun kepada Allah.
Tiada Tuhan selain Allah, aku mohon ampun kepada Allah. dan aku bertobat kepada-Nya.

AI-fatihah ila ruhi sayyidina Al-Habib ‘Ali bin Abi Bakri As-Sakran wa ushulihi wafuru’ihi, annallaha yu’li darajatihim fii jannah, wa an yu’ida ‘alayna mim barakatihim wa asrarihim wa anwarihim wa’ulumihin wanafahatihim fid-dini wad dun-ya wal akhirah. Wa ila hadh-ratan nabiyyi sayyidina Muhammadan shallallahu `alayhi wa alihi wa sallama. Al-Fatihah.
Al-Fatihah dipersembahkan untuk ruh Al-Habib Ali bin Abi Bakar As Sakran, dan nenek moyangnya serta keturunannya. Semoga Allah akan mengangkat derajat mereka di dalam surga, dan akan mengembalikan berkah-berkah mereka kepada kita semua segenap rahasia, cahaya, ilmu, dan bau harumnya di dalam agama, dunia, dan akhirat.Dan juga diperuntukkan kepada junjungan kami Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alayhi wa Alihi wa Sallam. Al-Fatihah

WIRD AS-SAKRAN
Doa dan Ratib
Al-Arifbillah al-Habib Ali bin Abubakar As-Sakran

Bismillahirrahmanirrahim.
Allahumma inni ah-tath-tu bidarbillahi masya-Allahu quf luhu la ilaha illallahu babuhu Muhammadun Rasulullahi shallallahu ‘alayhi wa alihi wasallama
Ya Allah, sesungguhnya aku berpagar diri dengan pagar Allah yang panjangnya sekehendak Allah, kuncinya adalah kalimah La ilaha illallah dan pintunya adalah kalimah Muhammadur rasulullah, shallallahu wa alihi wa salama.

Ahatha bina min bismillahir rahmanir rahim. Alhamdu lillahi rabbi) ‘alamin. Ar Rahmanir rahim. Maliki yawmid

Allah memagari kita semua dengan kalimat Bismillahirrahmanirrahim, dengan nama Allah, yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Raja

din. iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in. Ihdinash shirathal mustaqim. Shirathal-ladzina an’amta `alayhim ghayril magh-dlubi ‘alayhim waladl dllallin. Amin.

di hari kiamat. Tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat bagi mereka, yang tidak dimurkai atas mereka dan tidak pula sesat. Amin.

Allahu la ilaha ilia huwal hayyul qayyumu la tak-khudzuhu sinatun wala nawm. Lahu ma fis-samawati wama fil ardl. Man dzal ladzi yasyfa’u `indahu ilia bi-idz-nihi, ya’lamu ma bayna aydihim wama khalfahum wala yuhithuna bisyay-in min illa bima sya-a. Wasi’a kursiyyuhus samawati wal ardla wala ya-uduhu hif-dhuhuma wahuwal ‘alliyyul ‘adhim.

Allah, tiada Tuhan selain Dia, yang hidup kekal lagi selalu mengurus makhluk-Nya, tidak mengantuk dan tidak pula tidur. Kepada-Nya apa yang di langit dan apa yang di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafaat di langit di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang diharapkan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki Allah. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa keberatan menjaga keduanya. Dia adalah Mahatinggi dan Mahaagung.

(Binastadarat kamastadaratil mala-ikatu bimadinatir rasuli bila khandaqin wala surin min kulli qadarin maqdurin wahadzarin mah dzurin wamin jami’isy syururi ta tarrasna billahi – 3 x).

Bersama kita terbentuklah lingkaran sebagaimana lingkaran malaikat di kota Madinatur rasul, tanpa parit perlindungan dan tanpa pagar penjagaan dari semua ketentuan yang ditentukan, dan kekhawatiran yang dikhawatirkan, dan dari semua kejelekan aku berbenteng diri kepada Allah (3x).

Min raduwwina wa ‘aduwwillahi min saqi ila qa’i ardlillahi. Shun’atuhu la tanqathi’u bi alfi alfi la hawla wala quwwata ilia billahil `adhimi.

Berbenteng diri dari musuhku dan musuh Allah dari tiang Arasy Allah sampai pada dasar bumi Allah ciptaan-Nya yang tidak akan putus dengan satu miliar kalimat La hawla wala quwwata illa billahil ‘adhim (Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dari Allah, yang Mahatinggi dan Maha agung).

Allahumma in ahadun aradani bisu-in urinal jinni wal insi wal wuhusyi min basyarin aw syaythanin aw was wasin fardud-hum fintikasin waqulu buhum fi waswasin wa aydihim fi ifla sin wa awbiq-hum minar rijli filar-raksi la sahla yajda’u wala jabala yugtha’u bi alfi la hawla wala quwwata illa billahil `adhim.

Ya Allah, apabila seseorang menghendaki keburukan terhadapku, dari kalangan jin atau manusia, ataupun penghuni bumi yang liar dan membinasakan, baik dari kalangan manusia maupun setan, atau kebimbangan dan keragu raguan, kembalikanlah kepada mereka dalam keadaan terbalik, dan justru hati mereka dalam kebimbangan dan keraguan, dan tangan mereka dalam kehampaan. Hancurkan mereka dari kaki sampai kepala. Tidak ada kemudahan yang mengekang dan tiada gunung yang terputus dengan satu miliar kata-kata La hawla wala quwwata illa billahil `adhim (Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dari Allah, yang Mahatinggi dan Maha agung).

Wa shallallahu `ala sayyidina Muhammaddin wa alihi wa shahbihi wa sallam.
Semoga rahmat Allah terlimpah selalu kepada penghulu kami Nabi Muhammad SAW serta keluarga dan sahabatnya. Juga, salam sejahtera baginya.

WIRID IMAM NAWAWI

بِسْـمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ . بِسْـمِ اللهِ اَللهُ اَكْبَرُ، أقُوْلُ عَلَى نَفْسِيْ وَعَلَى دِيْنِيْ وَعَلَى اَهْـلِيْ وَعَلَى اَوْلاَدِيْ وَعَلَى مَالِيْ وَعَلَى أَصْحَـابِيْ وَعَـلَى اَدْيَانِهِمْ وَعَلَى اَمْوَالِهِمْ اَلْفَ لاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَةَ اِلاَّ بِـاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ .
بِسْـمِ الله اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَقُوْلُ عَلَى نَفْسِيْ وَعَلَى دِيْنِيْ وَعَلَى اَهْـلِيْ وعَلَى اَوْلاَدِيْ وَعَلَى مَالِيْ وَعَلَى أَصْحَـابِيْ وَعَـلَى اَدْيَانِهِمْ وَعَلَى اَمْوَالِهِمْ . اَلْفَ اَلْفِ لاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَّةَ اِلاَّ بِـاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ .
بِسْـمِ اللهِ اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَقُوْلُ عَلَى نَفْسِيْ وَعَلَى دِيْنِيْ وَعَلَى اَهْـلِيْ وَعَلَى اَوْلاَدِيْ وَعَلَى مَالِيْ وَعَلَى أَصْحَـابِيْ وَعَـلَى اَدْيَانِهِمْ وَعَلَى اَمْوَالِهِمْ . اَلْفَ اَلْفِ اَلْفِ لاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَّةَ اِلاَّ بِـاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ .
بِسْـمِ اللهِ وَبِاللهِ، وَمِنَ اللهِ، وَاِلىَاللهِ، وَعَلىَاللهِ، وفِىاللهِ ، وَلاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَّةَ اِلاَّ بِـاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ .
بِسْـمِ اللهِ عَلَى دِيْنِيْ وَعَلَى نَفْسِيْ ، بِسْـمِ اللهِ عَلَى مَالِيْ وَعَلَى أَهْـلِيْ وَعَلَى اَوْلاَدِيْ وَعَلَىاَ صْحَـابِيْ، بِسْـمِ اللهِ عَلَىكُلِّ شَيْءٍ اَعْطَانِيْهِ رَبِّيْ، بِسْـمِ اللهِ رَبِّ السَّمَوَتِ السَّبْعِ، وَرَبِّ اْلاَرَضِيْنَ السَّبْعِ، وَرَبِّ اْلعَرْ شِ اْلعَظِيْمِ .
بِسْـمِ اللهِ الَّذِيْ لاَيَضُـرُّ مَعَ اسْمِـهِ سَيْءُ فِىاْلاَرْضِ وَلا َفِى السَّمَآءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ ( نَلاَنا ً)
بِسْـمِ اللهِ خَيْرُاْلاَاسْمَآءِ، فِىاْلاَرْضِ وَفِىالسَّمَآءِ
بِسْـمِ اللهِ اَفْتَتِحُ ، وَبِهِ اَخْتَتِمُ، اَللهُ، الله،ُ اللهُ، رَبِّيْ لاَ اُشْرِكُ بِهِ اَحَداً ، اَللهُ، اللهُ، اللهُ، َلآاِلَـهَ اِلاَّ هُوَ، اَللهُ، اللهُ، اللهُ، أَعَزُّ وَاَجَلُّ وَاَكْبَرُ مِمَّا اَخَافُ وَاَحْذَرُ ( نَلاَنا ً)
اَللَّهُمَّ اِنِّيْ اَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ وَمِنْ شَـِّر غَيْرِيْ وَمِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ رَبِّيْ ، بِكَ اللَّهُمَّ اَحْـتَرِزُ مِنْهُمْ، وَبِكَ اللَّهُمَّ اّدْرَأُ فِى نُحُوْرِهِمْ، ، وَبِكَ اللَّهُمَّ اَعُوْذُ مِنْ شُرُوْرِهِم، ْوَأَسْتَكْفِيْكَ إِيَّاهُمْ، وَاُقَدِّمُ بَيْنَ يَدَيَّ وَاَيْدِيْهِمْ، وَاَيْدِيْ مَنْ اَحَاطَتْهُ عِنَايَتِيْ وَشَمِلَتْهُ أحَاطَتِيْ . بِسْـمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ ( قُلْ هُوَاللهُ اَحَدُ.اَللهُ الصَّمَدُ) أَلْإخْلاَصْ ( ثلاَثا ً) وَمِثْـلُ ذَلِكَ عَنْ يَمِيْنِيْ وَأَيْمَانِهِمْ، وَمِثْلُ ذَلِكَ عَنْ شِمَالِيْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ ، وَمِثْلُ ذَلِكَ اَمَامِيْ وَاَمَامَهُمْ ، وَمِثْلُ ذَلِكَ مِنْ خِلْفِيْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ ، وَمِثْلُ ذَلِكَ مِنْ فَوْقِيْ وَمِنْ فَوْقِهِمْ ، وَمِثْلُ ذَلِكَ مِنْ تَحْتِيْ وَمِنْ تَحْتِهِمْ وَمِثْلُ ذَلِكَ مَحِيْطٌ بِيْ وَبِهِمْ وَبِمَا اَحَطْنَا بِِهِ.
اَللَّهُمَّ اِنِّيْ اَسْأَلُكَ لِيْ وَلَهُمْ مِنْ خَيْرِكَ بِخَيْرِكَ اَلَّذِيْ لاَ يَمْلِكُهُ غَيْرُكَ. اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ وَاِيَّاهُمْ فِى حِفْظِكَ، وَعِيَاذِكَ، وَعِبَادِكَ، وَعِيَالِكَ، وَجِوَارِكَ، وَاَمَنِكَ، وَاَمَانَتِكَ، وَحِزْبِكَ، وَحِرْزِكَ، وَكَنَفِكَ، وَسَتْرِكَ، وَلُطْفِكَ، مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَسُلْطَانٍ، وَإنْسٍ وَجَـآنٍّ، َوبَاغٍ وَحَاسِدٍ، وَسَبُعٍ وَحَيَةٍ وَعَقْرَبٍ. وَمِنْ شَرِّ كُلِّ دَآبَّةٍ اَنْتَ اَخِذُ بِنَاصِيَتَهِا اِنَّ رَبِّيْ عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ
حَسْبِيَ الرَّبُّ مِنَ الْمَرْبُوْبِيْنَ، حَسْبِيَ الخَالِقُ مِنَ اْلمَخْلُوْقِيْنَ، حَسْبِيَ الرَّازِقُ مِنَ اْلمَرْزُوْقِيْنَ، حَسْبِيَ السَّاتِرُ مِنَ اْلمَسْتُوْرِيْنَ، حَسْبِيَ النَّاصِـرُ مِنَ اْلمَنْصُوْرِيْنَ، حَسْبِيَ اْلقَاهِرُمِنَ اْلمَقْهُوْرِيْنَ، حَسْبِيَ الَّذِيْ هُوَ حَسْبِيْ، حَسْبِيْ مَنْ لَمْ يَزَلْ حَسْبِيْ، حَسْبِيَ الله ُوَنِعْمَ اْلوَكِيْلُ، حَسْبِيَ الله ُمِنْ جَمِيْعِ خَلْقِهِ. ( اِنَّ وَلِِيِّيَ اللهُ الَّذِيْ نَزَّلَ الْكِتَابَ وَهُوَ يَتَوَلَّى الصَّا لِحِيْنَ ) وَاِذَ اقَرَأْتَ اْلقُرْآنَ جَعَلْنَا بَيْنَكَ وَبَيْنَ الَّذِيْنَ لاَيُؤْمِنُوْنَ بِاْلأَخِرَةِ حَجِابًا مًسْتُوْرًا، وَجَعَلْنَا عَلَى قُلُوْبِهِمْ أَكِنَّةً اَنْ يَفْقَهُوْهُ وَفِى اَذَانِهِمْ وَقْرًا، وَاِذَا ذَكَرْتَ رَبْكَ فِى الْقُرْآنِ وَحْدَهُ وَلَّوْا عَلَى اَدْبَارِهِمْ نُفُوْرًا )( فَاِنْ تَوَلَوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللهُ لآاِلَهَ اِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَرَبُّ اْلعَرْشِ اْلعَظِيْمِ ) (x 7) وَلاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ .) وَصَلَّىاللهُ عَلَى سَيِّدنَا مُحَّمَدْ اِلنَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ .

Kemudian meniup ke kanan, ke kiri, ke depan dan ke belakang masing – masing 3x

خَبَأْتُ نَفْسِيْ فِى خَزَاِئنِ بِسْـمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ، اَقْفَالُهَا ثِقَتِى بِـاللهِ، مَفَاتِيْحُهَا لاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَةَ إِلاَّ بِـاللهِ ، اُدَافِعُ بِكَ اللَّهُمَّ عَنْ نَفْسِيْ مَـا اُطِيْقُ وَمَا لاَ اُطِيْقُ ، لاَ طَاقَةَ لِمَخْلُوْقٍ مَعَ قُدْرَةِ الْخَالِقِ، حَسْبِيَ اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ ، بِخَفِيِّ لُطْفِــاللهِ، بِلَطِيْفِ صُنْعِ اللهِ بِجَمِيْلِ سِتْرِاللهِ، دَخَلْتُ فِى كَنَفِ اللهِ ، تَشَفَعْتُ بِسَيِّدِنَا رَسُوْلِ اللهِ، تَحَصَّنْتَ بِأَسْمَـآءِ اللهِ ، اَمَنْتُ بِاللهِ ، تَوَكَّلْتُ عَلَىاللهِ اِدَّخَرْتُ اللهَ لِكُلِّ شِدَّةٍ . اَللَّهُمَ يَا مَنْ إِسْمُهُ مَحْبُوْبُ، وَوَجْهُهُ مَطْلُوْبُ، اِكْفِنِيْ مَا قَلْبِيْ مِنْهُ مَرْهُوْبُ، اَنْتَ غَالِبٌ غَيْرُ مَغْلُوْبٍ ، وَصَلَّىاللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِـهِ وَصَحْبِهِ وَسَــلَّمَ ، حَسْبِيَ اللهُ وَنِعْمَ اْلوَ كِيْلُ .

Kemudian membaca :

حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ اْلوَ كِيْلُ ( 70x )
وَاُفَوِّضُ اَمْرِيْ اِلَىاللهِ ، اِنَّ اللهَ نَصِيْرٌ بِاْلعِبَـادِ ( 11x )

Jangan lupa untuk melakukan shalat Dhuha karena memiliki keutamaan yang sangat besar.
WIRID MEMBERSIHKAN HATI
A’uudzu billaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillahir rahmaanir rahiim. Alhamdulillahi robbil ‘alaamin
Allaahumma shalli wa sallim wa barik ‘alaa Sayidina Muhammadin wa ‘alaa aali Sayidina Muhammadin wa ashaabihi wa azwajihi wa dzuriyyatihi wa ahli baitihi ajma’in.
Yaa Mawlana Yaa Sayyidi Madad al-Haqq.
Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh
amma ba’du,
Berikut di antara amalan ikhtiar/upaya kita di dalam membersihkan hati serta mengendalikan hawa nafs (emosi), yang kami peroleh dari guru-guru kami dan juga merupakan pegangan kami diantaranya, Insya Allah :
1. Memperbanyak Shalawat Nabi SAW, bebas shalawat apa saja, yang biasa kami baca dari guru kami, “Shalallahu ‘alaa Muhammad”. (minimal 300 kali setiap hari)
2. Membaca surat Alam Nasyrah, sebanyak 3/7 kali setiap selesai sholat 5 waktu. Jika yang sedang haid, dapat di baca didalam hati.

3. Setelah Sholat Sunnah Fajr (terbaik/afdhol) atau setelah sholat Subuh, atau
di Pagi hari
; membaca wirid sebagai berikut :
Membaca Al-Fatihah dihadiahkan kepada Rasulullah SAW
Membaca Yaa Haliim (Maha Penyantun) 100 x (untuk menghilangkan sifat Marah)
Membaca Yaa Hafizh (Maha Penjaga-Pemelihara) 100 x (untuk menghilangkan penderitaan)
Membaca Yaa Shommad (Maha bergantung kepada-Nya segala sesuatu) 500 x (dengan niat menghilangkan akhlak dan sifat yang buruk)
Membaca “Shallallaahu ‘alaa Muhammad, Shalallahu alaihi was salam” 70x
Ditutup membaca al-Fatihah.

Wa min Allah at taufiq hidayah wal inayah, wa bi hurmati Habib wa bi hurmati fatihah!!
WIRID SYEKH ABU BAKAR BIN SALIM

Bismillahirrahmanirrahim,
Allahumma yaa ‘adziimassulthoon, yaa qodimal ihsaani yaa daaimanni’ami yaa katsiroljuud yaa waasi’al ‘athoo’ yaa khofiyyalluthfi yaa jamiilashshun’i yaa haliimaan laa ya’jal sholli yaa rabbi ‘ala sayyidinaa Muhammadin wa aalihi wasallim wardho ‘anish shohaabati ajma’iin. Allahumma lakalhamdu syukroo walakal mannu fadhlaan waanta robbunaa haqqoon wa nahnu ‘abriduka riqqoon wa anta lam tazal lidzalika ahlaan yaa muyassiro kulli fariidin wa yaa mughniya kulli faqiirin wa yaa muqowwiya kulli dho’iifin wayaa ma’mana kulli mukhiifin yassir ‘alainaa kulla ‘asiirin fataisiirul ‘asiiri ‘alika yasir. Allahumma yaa man laa yahtaaju ilal bayaani wattfsiir haajaatunaa katsirun waanta ‘aalimun bihaa wakhobiir.
Allahumma innii akhoofu minka waakhoofu mimman yakhoofu minka wa akhoofu mimman laa yakhoofu minka. Allahumma bihaqqi man yakhoofu minka najjinaa mimman laa yaa khoofu minka. Allahumma bihaqqi sayyidinaa muhammadin uhrusnaa bi’ainikallatii laa tanaamu waaknufnaa bikanafikalladzii laa yuroom waarhamnaa biqudrotika ‘alainaa falaa nahliku waanta tsiqotunaa warojaaunaa washallallahu ‘ala sayyidinaa muhammadin wa aalihi washohbihi wassallam. Walhamdulillahi rabbil ‘aalamiin.
‘adada kholqihi waridho nafsihi wazinata ‘arsyihi wamidaada kalimaatihi.
Allahumma innaa nas aluka ziyaadatan fiiddiini wabarokatan fil’umuri wa shihhatan fiil jasadi wa si’atan fiirrizqi wa taubatan qablal mauti wasyahaadatan ‘indal mauti wa maghfirotan ba’dal mauti wa’afwaan ‘indal hisaabi wa amanaan minal ‘adzaab wanashiibaan minal jannati waarzuqnaannadzoro ilaa wajhikal kariimi washallahu ‘ala sayyidinaa muhammadin wa aalihi washohbihi wasallam . Subhaana rabbika rabbil ‘izzati ‘ammaa yashiifuun. Wasalaamun ‘alal mursaliina walhamdulillahi rabbil ‘aalamiina ‘adada kholqihi waridho nafsihi wazinatan ‘arshihi wamidaada kalimaatihi.

Wahai Yang Maha Agung Kerajaan Nya, Wahai Yang Maha Terdahulu Kebaikan Nya, Wahai Yang Tak Henti hentinya Melimpahi Nikmat, Wahai Yang Maha Banyak Limpahan Kemurahan Nya,
Wahai Yang Maha Luas Pemberian Nya, Wahai Yang Maha Tersembunyi Kasih Sayang Nya, Wahai Yang Maha Lembut Perbuatan Nya, Wahai Yang Maha Berkasih Sayang tanpa Tergesa gesa menurunkan siksa,
Limpahkanlah Shalawat Wahai Tuhanku pada Sayyidina Muhammad dan pada Keluarga serta Salam Sejahtera dan Ridhoilah atas semua para sahabatnya sekalian,
Wahai Allah Bagi Mu segala Pujian dan Syukur, Dan Bagi Mu (kami sangat) Berhutang Budi atas Segala Anugerah, Dan Engkaulah Pemilik Kami Yang Sebenar benarnya, Dan Kamilah Hamba Mu yang Kau Miliki, Dan Engkau Tetap Abadi memiliki kami, Wahai Yang Maha Memudahkan semua Hamba Mu yg Kesulitan, Wahai Yang Maha Menghibur semua Hamba Mu yg tenggelam dalam Kecewa dan Kesedihan, Wahai Yang Maha Menemani semua Hamba Mu yang dalam Kesendirian,
Wahai Yang Maha Mencukupi semua Hamba Mu yg Faqir, Wahai Yang Maha Menguatkan semua Hamba Mu yang Lemah, Wahai Yang Maha Mengamankan semua yang dalam Ketakutan,
Mudahkanlah bagi kami segala kesulitan kami, Engkaulah satu satunya yang Maha Memudahkan segala yg Sulit, Dan Milik Mu segala Kemudahan,
Wahai Allah Yang Tak Membutuhkan penjelasan dan penafsiran (atas kesulitan kami),
Hajat Kami sangatlah banyak, dan Engkau Maha Mengetahuinya dan Maha Memahami Kejadiannya,
Wahai Allah kami takut pada Kewibawaan Mu, dan kami takut pada orang yg takut pada Kewibawaan Mu (para Wali Allah, takut bila berbuat salah pd mereka, kami akan mendpt kemurkaan Mu.), dan kami takut pula pada orang yg tidak takut pada Kewibawaan Mu (para Musuh Allah, takut bila perbuatan mereka pd kami menjauhkan kami dari Mu.)
Wahai Allah Demi Orang orang Yang Takut akan Kewibawaan Mu, Selamatkan Kami dari orang orang yg tak takut pada Kewibawaan Mu, Wahai Allah demi Sayyidina Muhammad..,
Jagalah Kami dengan Pandangan Mu Yang Tak Pernah Terlelap, dan Ayomilah Kami dengan Pemeliharaan Mu yang Tak terbayangkan, Kasihanilah kami, Dengan Ketentuan Mu yg akan menimpa kami, maka kami tak akan celaka bila Engkau Harapan Kami dan Pegangan Kami. Maka shalawat serta salam atas pemimpin kami sayidina Muhammad dan atas keluarga dan sahabatnya, dan segala puji bagi Tuhan sekalian Alam, sebanyak ciptaan Nya, dan keridhoan diri Nya, dan perhiasan Arsy Nya, dan tinta kalimat Nya,
Wahai Allah kami memohon kepada Mu bertambahnya keiamanan dalam beragama, keberkahan dalam usia, kesehatan tubuh, keluasan dalam rizki, dan taubat sebelum kematian, dan syahadat saat kematian, dan pengampunan setelah kematian, dan pengampunan di hari hisab, dan aman dari siksa, dan bagian dari sorga, dan berilah kami kesempatan memandang kepada Dzat Mu yg Maha Agung dan Mulia,
Maka shalawat Allah dan salam semoga selalu atas sayyidina Muhammad dan atas keluarga dan sahabatnya, walhamdulillahirabbil’alamin

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 16 Komentar

SILATURAHIM NASIONAL KAMPUS WONG ALUS 2015


Terbuka untuk Umum

Hajatan Akbar Silaturahim Nasional

KAMPUS WONG ALUS

4-5 April 2015

di Candi Gedong Songo Ungaran Jawa Tengah.

Acara:

Pengijasahan Ilmu,

Gemblengan-Gemblengan,

Pengetahuan Pengembangan Spiritual dan Mental

(MEDITASI DAN BERBAGAI TRADISI ESOTERIK LAINNYA)

WISATA ALAM GAIB

========================================================================

AJANG TERBESAR TAHUNAN PARA PENDEKAR YANG TERGABUNG DALAM KELUARGA BESAR KAMPUS WONG ALUS DAN PARA GURU MASTER KWA UNTUK ‘TURUN GUNUNG’ MENDARMABAKTIKAN DIRI KE MASYARAKAT. 

========================================================================

 SEKILAS CANDHI GEDONG SONGO
Candhi gedong songo adlh candhi hindhu yg scr kasat mata ada 8 buah. knp dkatakan candhi gedong songo pdhl yg kasat mata cumancandi ke 1-8,krn candi yg ke songo ato yg kesembilannya adlh kasat mata ato bhkn mgkn hanya brupa tumpukan batu yg tdk utuh lg. Bagi penggemar ilmu ngraga sukma ato penggemar ilmu terawang mgkn mjd sessuatu hal yg menggugah rasa ingin tahunya.

Candi gedong songo merupakan candi peninggalan dinasti syailendra pd abad ke VII-IX masehi. candi ini memiliki kesamaan dgn candi dieng di wonosobo. Disamping itu hal2 yg bs dinikmati di candi gedong songo adlh :
1)hutan pinus yg hijau dan pemandangan alam yg ckp segar dan hijau
2)mata air panas belerang yg mnrt legenda di jaga oleh dewi gayatri seorang dayang raja sima dr bali
3)pemandangan alam view yg bs meilhat ke gunung merbabu,gunung ungaran
4)wisata berkuda krg lbh40rb buat mengelilingi bangunan candhi seluas lapangan golf professional
5)wisata kuliner sate kelinci,gethuk ketela anget,sayur mayurnya yg msh segar. (maaf sedikit agak kearah wisata,yg kami mksdkan info ini bagi yg mengajak klrgnya bisa smbl sekalian jln2 dan refreshing bin liburan akhir pekan).
6)bagi penggemar “dunia lain”dsini jg trmsk tmpt dan lokasi yg bs mjd referensi,trmsk bagi penggemar penarikan pusaka ghaib.
Bagi yg sdh prnh ke candi dieng krg lbhnya lokasi dan letak candi gedong songo adlh sama,dgn lokasi yg terpisah pisah.
Di candi gedong songo ada patung ciwa mahadewa,ciwa mahaguru,dewi durga,ganesha,nandi swara,mahakala,yoni, agastya(seorang pendeta yg memiliki kemapuan setingkat dewa). Akhirul kata,slmt menikamti suasana jg acr di gedong songo. Smp ktm dsana,kami team kwa smg siap menunggu kehadiran panjenengan smua.
Demikian informasi yg dpt kami smpkn. trmksh.
Salam takzim.

TEAM LITBANG KWA

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 46 Komentar

SELAMAT MENGABDI KE MASYARAKAT


SALAM.

KELUARGA BESAR KAMPUS WONG ALUS MENGUCAPKAN SELAMAT BERGABUNG KEPADA SAUDARA KI SUNAN IRZAN TROWULAN — (SINGAPORE) SEBAGAI ALUMNI PROGRAM PRIVATE ANGKATAN 27 GURU/MASTER KWA DAN SEMOGA LANGKAH KITA DALAM MENDARMABAKTIKAN HIDUP UNTUK MEMBERIKAN MANFAAT KEPADA MASYAKARAT MELALUI UPAYA-UPAYA ALTERNATIF INI DIRIDHOI OLEH ALLAH SWT. AMIN.

TTD

KI WONGALUS

——————————————————————————————

UPDATE DAFTAR LENGKAP MASTER / GURU KAMPUS WONG ALUS ALUMNI PROGRAM PRIVATE PARANORMAL PROFESIONAL TINGKAT GURU (Pertanggal 3 FEBRUARI 2015).

ANGKATAN  I

  1. KI AGENG BAYU PENANGGUNGAN, Jakarta  0877 7557 3775
  2.  KI AGENG AGUNG PENANGGUNGAN, Kediri    0854 9183 905
  3.  KI AGENG ISLANUDIN PENANGGUNGAN, Indramayu
  4.  KI AGENG AGUS PENANGGUNGAN, Bekasi
  5.  KI AGENG YOHAN PENANGGUNGAN, Cirebon

=============================================


ANGKATAN  II

  1.  KI AGENG WAN MUHAMMAD PENANGGUNGAN, Malaysia tokkutan@gmail.com

===============================================


Angkatan  III

  1. KI CAKRA RASYID PENANGGUNGAN, Jakarta 0977 8008 0019
  2. KI CAKRA SARYANTO PENANGGUNGAN, Purworejo 0857 4315 4447
  3. KI CAKRA MELSANOFRI PENANGGUNGAN, Palembang 0812 7854 474
  4. KI CAKRA WASLAN PENANGGUNGAN, Mimika Papua 0852 4490 0456
  5.  KI CAKRA SAMSUL PENANGGUNGAN, Lampung Timur 0812 6601 4575
  6.  KI CAKRA WIDODO PENANGGUNGAN, Pati Jateng 0856 4085 9477
  7. KI CAKRA AKBAR PENANGGUNGAN, Enrekang Sulsel 0819 4426 0882

======================================


ANGKATAN  IV

  1. KI NENGGALA DEDY PENANGGUNGAN, Jakarta 021 7169 4925
  2. KI NENGGALA CAHYA PENANGGUNGAN, Palembang 0812 7482 7071

===========================================


ANGKATAN  V

  1. KI CAHYANTO PASOPATI TROWULAN, Kalimantan Selatan 0858 1414 7433

ANGKATAN  VI

  1.  KI ONTOREJO MUHAMMAD PENANGGUNGAN, Jambi 0896 9642 6286
  2.  KI ONTOREJO SONI PENANGGUNGAN, Sidoarjo 0856 4848 4545
  3.  KI ONTOREJO ADI PENANGGUNGAN, Tangerang 0813 8172 4964
  4.  KI  ONTOREJO GATOT PENANGGUNGAN, Magelang 0856 4330 1388

=======================================

 

ANGKATAN VII

  1.  KI ANOM ‘INDRIAWAN’ PENANGGUNGAN, Pacitan 0823 3156 0636
  2.  KI ANOM ‘TAHIR’ PENANGGUNGAN, Mimika – Papua
  3.  KI ANOM ‘MURSALIM PENANGGUNGAN’, Tanah Merah – Papua 0812 8999 8118
  4.  KI BIMO “S.A” PENANGGUNGAN, Surabaya

=============================================


ANGKATAN  VIII

  1. KI “LU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Timur
  2. KI “SU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Bali
  3. KI “YU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Yogyakarta
  4. KI “YA” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jakarta 0812 9676 6923
  5. KI “BU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Timur
  6. KI “DODI” KUSUMO YUDHO NEGORO, Bekasi
  7. KI “RO” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Barat

============================================


ANGKATAN IX

  1. KI KUSUMO ASHARI MONGROGO, Sumatera
  2. KI KUSUMO EKO  MONGROGO, Jakarta
  3. KI KUSUMO S.S MONGROGO, Sumatra

===============================================


ANGKATAN X

  1. KI RAINAN  SOERJO MENTARAM, Blitar – Jatim, rainan44@gmail.com
  2. KI SUJONO SOERJO MENTARAM, Sidoarjo – Jatim. Phone 087752903466

=================================


ANGKATAN XI

  1. KI NAWAWI SUROPATI, Pasuruan, Phone 082334079399
  2. KI IRVAN SUROPATI, Belitung Timur, Phone  081949200806
  3. KI SIGIT SUROPATI, Sidoarjo, Phone 082245301000
  4. KI ZAKI SUROPATI, Malaysia. Phone +60167762132.

======================================


ANGKATAN XII

  1. KI GEDE PANEMBAHAN SUNTIKA PENANGGUNGAN – TANGERANG – 085780472021

    2. KI GEDE PANEMBAHAN GANDA PENANGGUNGAN – BEKASI – 081297055737


    3. KI GEDE PANEMBAHAN USEP PENANGGUNGAN – GARUT – 087724957546


    4. KI GEDE PANEMBAHAN ISWANTO “SULING” PENANGGUNGAN – SIDOARJO – 085334991908

=======================================


ANGKATAN XIV 

  1. KI AGENG SUWIIN TROWULAN– PASURUAN– 082302103075
  2. KI AGENG DONO TROWULAN– PEKALONGAN– 087733416495
  3. KI  AGENG GUNAWAN TROWULAN– JOGJA
  4. KI AGENG PRASETYA TROWULAN –JAKARTA– 087878600863
  5. KI AGENG SARIJAN TROWULAN — PONOROGO — 081332688199
  6. KI AGENG IRAWAN TROWULAN –TEGAL– 085642620113
  7. KI AGENG RISTIAWAN TROWULAN– SEMARANG– 087876102440
  8. KI AGENG ARGO TROWULAN — SEMARANG — 081372675850

==========================================


ANGKATAN XIII

  1. HAMBA ALLAH
  2. HAMBA ALLAH
  3. HAMBA ALLAH
  4. HAMBA ALLAH
  5. HAMBA ALLAH
  6. HAMBA ALLAH
  7. HAMBA ALLAH


===========================================


ANGKATAN XV

  1. KI BACHTARUDIN PENANGGUNGAN, PADANG SUMBAR, 081-1666083
  2. KI SISWANTO PENANGGUNGAN, BANDUNG.

=============================================

ANGKATAN 16

  1. KI SURATNO PENANGGUNGAN, LUAR NEGERI (LAOS), 0852054408017 dan CILACAP (081392697466/082242014149)
  2. KI PUJI PENANGGUNGAN, SRAGEN (081226198670).

================================

ANGKATAN 17

  1. KI AGENG GIMAN PENANGGUNGAN, Pekanbaru Riau (085272942597)
  2. KI AGENG ANDI PENANGGUNGAN, Jakarta (08111288280)
  3. KI AGENG SUPRIYADI PENANGGUNGAN, Tangerang (0811952698)
  4. KI AGENG HERY PENANGGUNGAN, Sidoarjo (081230008898).

=========================================

ANGKATAN 18

  1. KI AGENG DUNAL JOLOTUNDO, Salatiga (085713339086)
  2. HAMBA ALLAH, Sidoarjo (0816530039)

===========================================

ANGKATAN 19

  1. KI AGENG NYOMAN ALIT PENANGGUNGAN, Surabaya (081332332777)
  2. HAMBA ALLAH

============================================

ANGKATAN 20 —9 AGUSTUS 2014

  1. KI ADI PANATAGAMA JOLOTUNDO, Jombang – Jatim
  2. KI TEDDY PANATAGAMA JOLOTUNDO, Berau – Kaltim
  3. KI ROHMAN PANATAGAMA JOLOTUNDO, Makassar, Sulsel

=====================================================

ANGKATAN 21

  1. KI ANDRI PANATAGAMA PENANGGUNGAN

=====================================================

ANGKATAN 22

  1. KI PUNTODEWO BAGUS PENANGGUNGAN, JAKARTA
  2. KI PUNTODEWO  S PENANGGUNGAN, Lampung
  3. KI PUNTODEWO KARYANI PENANGGUNGAN, PAPUA, 082197564321

======================================================

ANGKATAN 23

KI SADEWA NURZAKI PENANGGUNGAN, TEGAL 

=====================================================

ANGKATAN 24

KI AGENG IMAM PENANGGUNGAN, PONOROGO, PHONE 082230107210

================================================

ANGKATAN 25

  1. KI SASTRO HARTONO PENANGGUNGAN –SOLO
  2. KI SASTRO WIRAWAN PENANGGUNGAN — KALIMANTAN
  3. KI SASTRO SUNARKO PENANGGUNGAN– TULUNGAGUNG

==============================================

ANGKATAN 26

KI SUNAN ANWAR PENANGGUNGAN (KALIMANTAN TIMUR)

==============================================

ANGKATAN 27

KI SUNAN IRZAN TROWULAN — (SINGAPORE)

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

PENGUMUMAN PENUNDAAN PROGRAM KAJOE POETI


SALAM

SEHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN YANG TIDAK KAMI DUGA SEBELUMNYA YAITU BALAI DIKLAT KAB SIDOARJO DI JL MAJAPAHIT 5 SIDOARJO —SELAMA INI DIGUNAKAN SEBAGAI MARKAS KWA—- MULAI BULAN FEBRUARI 2015 INI AKAN DILAKSANAKAN PEMBANGUNAN OLEH PEMERINTAH, MAKA BERSAMA INI KAMI PENGURUS KAMPUS WONG ALUS MENGHENTIKAN UNTUK SEMENTARA BERBAGAI AKTIVITAS KEGIATAN SOSIAL (LATIHAN TENAGA DALAM, WIRID, DZIKIR RUTIN, PENGIJASAHAN, KONSULTASI-KONSULTASI SETIAP KAMIS) TERHITUNG SEJAK FEBRUARI 2015.

AKTIVITAS KEGIATAN SOSIAL LANGSUNG BERTEMU MUKA AKAN DILANJUTKAN KEMBALI SETELAH ADA PENGUMUMAN DARI PENGURUS KAMPUS WONG ALUS. ADAPUN AKTIVITAS BLOG KWA SECARA ONLINE / MELALUI INTERNET TETAP BERLANJUT SEBAGAIMANA SEDIA KALA.

TERKAIT DENGAN PEMBANGUNAN GEDUNG DIKLAT TERSEBUT, PROGRAM KAJOE POETI JUGA AKAN KAMI TUNDA PELAKSANAANNYA SAMPAI MARKAS KWA BISA DIGUNAKAN LAGI.

BAGI PESERTA RIYADHOH KAJOE POETI YANG SUDAH TERLANJUR MENDAFTARKAN DIRI DAN (MENTRANSFER) DANA, MAKA DANA SECEPATNYA KAMI KEMBALIKAN (TRANSFER) KE REKENING ANDA PALING LAMA EMPAT HARI SETELAH PENGUMUMAN INI DIBUAT.

KAMI MOHON BANTUAN SAUDARA CALON PESERTA PROGRAM KAJOE POETI YANG TELAH MENTRANSFER DANA KEPADA KAMI UNTUK MENGINFORMASIKAN KE REKENING MANA DANA AKAN KAMI TRANSFER BALIK DAN ATAS NAMA SIAPA ANDA MENDAFTAR. SMS KE ADMINISTRATOR PROGRAM RIYADOH KAJOE POETI DENGAN NOMOR SMS: 081217102777.

KAMI MOHON SAUDARA MEMAKLUMI TERKAIT SITUASI DAN KONDISI YANG MENDESAK INI. KAMI MOHON MAAF ATAS KETIDAKNYAMANAN INI DAN TERIMA KASIH. SALAM PASEDULURAN.

TTD

KI WONGALUS.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

SELAMAT BERGABUNG DI MASTER GURU KWA


SALAM.

KELUARGA BESAR KAMPUS WONG ALUS MENGUCAPKAN SELAMAT BERGABUNG KEPADA SAUDARA  KI SUNAN ANWAR PENANGGUNGAN — (KALIMANTAN) SEBAGAI ALUMNI PROGRAM PRIVATE ANGKATAN 26GURU/MASTER KWA DAN SEMOGA LANGKAH KITA DALAM MENDARMABAKTIKAN HIDUP UNTUK MEMBERIKAN MANFAAT KEPADA MASYAKARAT MELALUI UPACA-UPAYA ALTERNATIF INI DIRIDHOI OLEH ALLAH SWT. AMIN.

UPDATE DAFTAR LENGKAP MASTER / GURU KAMPUS WONG ALUS ALUMNI PROGRAM PRIVATE PARANORMAL PROFESIONAL TINGKAT GURU (Pertanggal 20 Januari 2015).

ANGKATAN  I

  1. KI AGENG BAYU PENANGGUNGAN, Jakarta  0877 7557 3775
  2.  KI AGENG AGUNG PENANGGUNGAN, Kediri    0854 9183 905
  3.  KI AGENG ISLANUDIN PENANGGUNGAN, Indramayu
  4.  KI AGENG AGUS PENANGGUNGAN, Bekasi
  5.  KI AGENG YOHAN PENANGGUNGAN, Cirebon

=============================================


ANGKATAN  II

  1.  KI AGENG WAN MUHAMMAD PENANGGUNGAN, Malaysia tokkutan@gmail.com

===============================================


Angkatan  III

  1. KI CAKRA RASYID PENANGGUNGAN, Jakarta 0977 8008 0019
  2. KI CAKRA SARYANTO PENANGGUNGAN, Purworejo 0857 4315 4447
  3. KI CAKRA MELSANOFRI PENANGGUNGAN, Palembang 0812 7854 474
  4. KI CAKRA WASLAN PENANGGUNGAN, Mimika Papua 0852 4490 0456
  5.  KI CAKRA SAMSUL PENANGGUNGAN, Lampung Timur 0812 6601 4575
  6.  KI CAKRA WIDODO PENANGGUNGAN, Pati Jateng 0856 4085 9477
  7. KI CAKRA AKBAR PENANGGUNGAN, Enrekang Sulsel 0819 4426 0882

======================================


ANGKATAN  IV

  1. KI NENGGALA DEDY PENANGGUNGAN, Jakarta 021 7169 4925
  2. KI NENGGALA CAHYA PENANGGUNGAN, Palembang 0812 7482 7071

===========================================


ANGKATAN  V

  1. KI CAHYANTO PASOPATI TROWULAN, Kalimantan Selatan 0858 1414 7433

ANGKATAN  VI

  1.  KI ONTOREJO MUHAMMAD PENANGGUNGAN, Jambi 0896 9642 6286
  2.  KI ONTOREJO SONI PENANGGUNGAN, Sidoarjo 0856 4848 4545
  3.  KI ONTOREJO ADI PENANGGUNGAN, Tangerang 0813 8172 4964
  4.  KI  ONTOREJO GATOT PENANGGUNGAN, Magelang 0856 4330 1388

=======================================

 

ANGKATAN VII

  1.  KI ANOM ‘INDRIAWAN’ PENANGGUNGAN, Pacitan 0823 3156 0636
  2.  KI ANOM ‘TAHIR’ PENANGGUNGAN, Mimika – Papua
  3.  KI ANOM ‘MURSALIM PENANGGUNGAN’, Tanah Merah – Papua 0812 8999 8118
  4.  KI BIMO “S.A” PENANGGUNGAN, Surabaya

=============================================


ANGKATAN  VIII

  1. KI “LU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Timur
  2. KI “SU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Bali
  3. KI “YU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Yogyakarta
  4. KI “YA” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jakarta 0812 9676 6923
  5. KI “BU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Timur
  6. KI “DODI” KUSUMO YUDHO NEGORO, Bekasi
  7. KI “RO” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Barat

============================================


ANGKATAN IX

  1. KI KUSUMO ASHARI MONGROGO, Sumatera
  2. KI KUSUMO EKO  MONGROGO, Jakarta
  3. KI KUSUMO S.S MONGROGO, Sumatra

===============================================


ANGKATAN X

  1. KI RAINAN  SOERJO MENTARAM, Blitar – Jatim, rainan44@gmail.com
  2. KI SUJONO SOERJO MENTARAM, Sidoarjo – Jatim. Phone 087752903466

=================================


ANGKATAN XI

  1. KI NAWAWI SUROPATI, Pasuruan, Phone 082334079399
  2. KI IRVAN SUROPATI, Belitung Timur, Phone  081949200806
  3. KI SIGIT SUROPATI, Sidoarjo, Phone 082245301000
  4. KI ZAKI SUROPATI, Malaysia. Phone +60167762132.

======================================


ANGKATAN XII

  1. KI GEDE PANEMBAHAN SUNTIKA PENANGGUNGAN – TANGERANG – 085780472021

    2. KI GEDE PANEMBAHAN GANDA PENANGGUNGAN – BEKASI – 081297055737


    3. KI GEDE PANEMBAHAN USEP PENANGGUNGAN – GARUT – 087724957546


    4. KI GEDE PANEMBAHAN ISWANTO “SULING” PENANGGUNGAN – SIDOARJO – 085334991908

=======================================


ANGKATAN XIV 

  1. KI AGENG SUWIIN TROWULAN– PASURUAN– 082302103075
  2. KI AGENG DONO TROWULAN– PEKALONGAN– 087733416495
  3. KI  AGENG GUNAWAN TROWULAN– JOGJA
  4. KI AGENG PRASETYA TROWULAN –JAKARTA– 087878600863
  5. KI AGENG SARIJAN TROWULAN — PONOROGO — 081332688199
  6. KI AGENG IRAWAN TROWULAN –TEGAL– 085642620113
  7. KI AGENG RISTIAWAN TROWULAN– SEMARANG– 087876102440
  8. KI AGENG ARGO TROWULAN — SEMARANG — 081372675850

==========================================


ANGKATAN XIII

  1. HAMBA ALLAH
  2. HAMBA ALLAH
  3. HAMBA ALLAH
  4. HAMBA ALLAH
  5. HAMBA ALLAH
  6. HAMBA ALLAH
  7. HAMBA ALLAH


===========================================


ANGKATAN XV

  1. KI BACHTARUDIN PENANGGUNGAN, PADANG SUMBAR, 081-1666083
  2. KI SISWANTO PENANGGUNGAN, BANDUNG.

=============================================

ANGKATAN 16

  1. KI SURATNO PENANGGUNGAN, LUAR NEGERI (LAOS), 0852054408017 dan CILACAP (081392697466/082242014149)
  2. KI PUJI PENANGGUNGAN, SRAGEN (081226198670).

================================

ANGKATAN 17

  1. KI AGENG GIMAN PENANGGUNGAN, Pekanbaru Riau (085272942597)
  2. KI AGENG ANDI PENANGGUNGAN, Jakarta (08111288280)
  3. KI AGENG SUPRIYADI PENANGGUNGAN, Tangerang (0811952698)
  4. KI AGENG HERY PENANGGUNGAN, Sidoarjo (081230008898).

=========================================

ANGKATAN 18

  1. KI AGENG DUNAL JOLOTUNDO, Salatiga (085713339086)
  2. HAMBA ALLAH, Sidoarjo (0816530039)

===========================================

ANGKATAN 19

  1. KI AGENG NYOMAN ALIT PENANGGUNGAN, Surabaya (081332332777)
  2. HAMBA ALLAH

============================================

ANGKATAN 20 —9 AGUSTUS 2014

  1. KI ADI PANATAGAMA JOLOTUNDO, Jombang – Jatim
  2. KI TEDDY PANATAGAMA JOLOTUNDO, Berau – Kaltim
  3. KI ROHMAN PANATAGAMA JOLOTUNDO, Makassar, Sulsel

=====================================================

ANGKATAN 21

  1. KI ANDRI PANATAGAMA PENANGGUNGAN

=====================================================

ANGKATAN 22

  1. KI PUNTODEWO BAGUS PENANGGUNGAN, JAKARTA
  2. KI PUNTODEWO  S PENANGGUNGAN, Lampung
  3. KI PUNTODEWO KARYANI PENANGGUNGAN, PAPUA, 082197564321

======================================================

ANGKATAN 23

KI SADEWA NURZAKI PENANGGUNGAN, TEGAL 

=====================================================

ANGKATAN 24

KI AGENG IMAM PENANGGUNGAN, PONOROGO, PHONE 082230107210

================================================

ANGKATAN 25

  1. KI SASTRO HARTONO PENANGGUNGAN –SOLO
  2. KI SASTRO WIRAWAN PENANGGUNGAN — KALIMANTAN
  3. KI SASTRO SUNARKO PENANGGUNGAN– TULUNGAGUNG

==============================================

ANGKATAN 26

KI SUNAN ANWAR PENANGGUNGAN


Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

PREDIKSI ASTROLOGI 2015


Namanya saja PREDIKSI ASTROLOGI (peramalan berdasarkan perbintangan) maka bisa jadi benar bisa jadi salah. Kalau prediksinya kurang bagus anggap saja sebuah perhatian agar kita bisa lebih waspada dan lebih berhati-hati. Namun bila prediksinya bagus, anggap itu sebagai penyemangat hidup saja. Intinya Allah SWT tidak akan mengubah nasib suatu kaum (nasib diri sendiri) kalau kaum itu (diri sendiri juga) tidak mengubahnya. Kita sudah memiliki semua alat untuk hidup (pikiran, kesadaran, tenaga, tangan kaki dan semuanya.. jadi jangan pernah berpangku tangan dan menganggur. Jadilah pekerja keras maka nasibmu akan berubah. Insya allah begitu. Setelah bekerja keras, kita pasrahkan hasilnya kepada Allah SWT. Bila hidup adalah proses perjalanan untuk mencapai kesempurnaan maka pasti semua ada manfaatnya.

ARIES

Anda akan sukses hingga 70%. Prediksi astrologi ‘mengatakan bahwa di antara empat planet yaitu Jupiter, Rahu, Ketu, dan Saturnus; Ketiganya akan mendukung Anda, yang tidak buruk sama sekali. Tapi, jika Saturnus juga mulai mendukung Anda, maka anda harus melengkapi persyaratan.

Anda akan mendapatkan beberapa hasil yang khusus. Meskipun, Saturnus mengemukakan di rumah kedelapan dapat menghasilkan beberapa masalah kesehatan, namun aspek pada rumah kesepuluh akan sangat menguntungkan. Musuh Anda akan mengalahkan dan Anda akan berhasil membayar pinjaman tertunda dan utang pada 2015.

Semester pertama tahun ini anda akan sangat senang dan bahagia dan Anda juga akan menikmati kehidupan suami-istri secara maksimal. Anda akan mendapatkan pertumbuhan keuangan & sosial, kemenangan atas musuh, peluang ziarah, dan kebahagiaan dari anak-anak. Paruh kedua 2015 dapat memberikan beberapa masalah kesehatan, tetapi itu adalah waktu yang baik untuk kekayaan dan kehidupan pernikahan.

Aspek yang tidak menguntungkan: Kesehatan
Aspek menguntungkan: Takdir dan keyakinan
Nomor Keberuntungan: 5 dan 9
Perhatian: Ketika bulan datang dalam tanda zodiak Scorpio, berhati-hati kesehatan Anda dan hati-hati
Pantang: jangan gunakan warna Biru, Hitam, Hijau
Arah perjalanan: Selatan
Makanan: Kembang kol
Asmara: Sangat Menyenangkan

TAURUS

Takdir sukses Anda 40%, sehingga Anda harus bekerja lebih keras dari sebelumnya. Di antara empat planet yang paling efektif – Jupiter, Saturnus, Rahu dan Ketu; hanya Jupiter mendukung Anda dan itu juga hanya dalam hal-hal yang berkaitan dengan pendapatan. Anda harus melangkah lebih jauh dalam hidup untuk meminimalkan masalah.
Saturnus di rumah ketujuh, Rahu di rumah kelima, dan Ketu di rumah kesebelas; kehidupan suami-istri, bisnis, kemitraan, pendapatan, semuanya akan terpengaruh. Kemampuan berpikir mungkin akan dipengaruhi hal negatif.
Wanita hamil perlu berhati-hati dari diri mereka sendiri. Jaga kesehatan anak Anda dan pasangan hidup. Anda mungkin menemukan diri Anda dikelilingi oleh perasaan kesepian.
2015 tidak cocok untuk investasi besar. Anda harus mengikuti tindakan pencegahan untuk membantu dalam meminimalkan efek buruk dari planet.

Aspek yang tidak menguntungkan: Keinginan untuk menghasilkan lebih banyak dan lebih banyak uang dan logika yang tidak perlu
Menguntungkan Aspek: Kemampuan masalah pengukuran dan bantuan dari ayah
Nomor Keberuntungan: 6 dan 10
Perhatian: Tetap waspada dari badan air yang dalam, kebakaran dan peralatan listrik
Pantang: Warna: Merah dan Kuning;
Perjalanan menguntungkan ke arah Utara;
Makanan Produk: Beras
Asmara: Sangat Membahagiakan

GEMINI
2015 membawa kabar baik bagi Anda yang tahun ini adalah milikmu. Takdir mendukung Anda hingga 80%. Bagan kelahiran Anda, planet Ketu tidak mengemukakan di dalam rumah keempat dan Rahu tidak mengemukakan di rumah kesepuluh, waktu akan menghasilkan hasil yang bagus. Hampir semua empat planet utama – Jupiter, Rahu, Ketu, dan Saturnus berada dalam mendukung Anda karena Jupiter mengemukakan di posisi kedelapan dari rumah ketujuh.

Sekarang, bagaimana mengkonversi ini 80% menjadi 100%?
Kecuali Januari, Mei, Juni, dan September; sisa bulan berada dalam dukungan besar Anda. Anda akan mendapatkan keuntungan finansial yang sangat besar di tahun 2015. Anda akan mendapatkan kesuksesan dalam hampir segala bidang, baik itu terkait dengan ketenaran-reputasi Anda, menghormati masalah, promosi , bisnis baru, musuh, atau apa pun. Hati-hati diperlukan untuk masalah kesehatan ibu dan ayah. Setelah Juli 2015, nasib Anda mungkin tidak sepenuhnya mendukung, tetapi juga tidak akan mempengaruhi Anda banyak. Kami menyarankan Anda untuk menghindari banyak argumen dengan kerabat atau orang-orang dekat.

Aspek yang tidak menguntungkan: Bangga dan lebih kegembiraan
Menguntungkan Aspek: Kemampuan keputusan pengambilan
Nomor Keberuntungan: 7 dan 11
Perhatian: Setiap kali Bulan datang di rumah keempat
Ramuan: Lakukan sumbangan yang berkaitan dengan planet Saturnus dan ibadah Pantang: Warna: Merah dan Kuning;
Perjalanan sebaiknya ke arah Timur-Selatan;
Makanan: sayur
Asmara: Sangat membahagiakan

CANCER
Kesuksesan anda 60% dan ini akan sangat membantu selama babak pertama, tetapi dapat menyebabkan beberapa masalah pada paruh kedua tahun 2015. Di antara empat planet yang paling efektif, di mana di satu sisi – Jupiter dan Rahu yang siap untuk memberikan banyak hal; pada saat yang sama, di sisi lain – Ketu dan Saturnus mungkin juga membawa beberapa masalah bagi Anda pada tahun 2015.

Bagaimana mendapatkan keberuntungan dari planet yang tidak mendukung? Bagaimana untuk meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan dampak positif? Bagaimana untuk tetap seimbang?

Awal tahun 2015 akan menghasilkan banyak hasil yang positif, dan pikiran positif akan menang dalam pikiran. Keputusan Anda akan membuat dampak yang tepat dan Anda juga akan mendapatkan dukungan dari saudara kandung. Tapi ada kemungkinan terjadi perselisihan, terutama dengan kakak. Orang yang terkait dengan politik dan pelayanan sosial akan mendapatkan banyak kesempatan untuk tumbuh. Musuh tidak akan dapat berdiri di depan Anda. Ada kemungkinan kuat keuntungan dari luar negeri dan bepergian ke luar negeri. Waktu dapat membuktikan sedikit penting bagi anak-anak dan wanita hamil di 2015. Berziarahlah atau lakukan tugas spiritual Anda. Cobalah untuk menjauh dari kegembiraan yang berlebihan dan hindari arogansi/kesombongan.

Aspek yang tidak menguntungkan: Emosi dan kegembiraan berlebihan
Menguntungkan Aspek: Berpikir positif
Nomor Keberuntungan: 8 dan 12
Perhatian: Hindari berpenghuni dan tempat di dekat air yang mendalam khususnya pada hari Sabtu
Ramuan: Lakukan shodakok/ sumbangan rutin
Pantang: Warna: Hitam dan Biru;
Perjalanan menguntungkan arah Barat-Selatan;
Makanan yg baik: yang dingin;
Asmara: Perbanyak tersenyum pada si dia

LEO
2015 ini anda harus banyak bersabar karena sangat tidak menguntungkan membangun usaha baru. Kesuskesan anda 30% dari takdir, di antara empat planet utama – Jupiter, Saturnus, Rahu dan Ketu; tidak ditempatkan pada posisi yang menguntungkan. Ketu di dalam rumah kedelapan dan ditinggikan Rahu di rumah kedua dapat memberikan keuntungan finansial jangka pendek tiba-tiba dan, tapi ini mungkin tidak menghasilkan hasil yang menguntungkan dalam jangka panjang.

Tahun 2015 menuntut kesabaran. Hal ini diperlukan untuk menghindari kerugian pada keuangan Anda dan kesehatan. Hindari argumen yang tidak perlu dan hindari perselisihan. Berpikirlah sebelum berbicara. Berhati-hati saat mengemudi. Ada baiknya untuk tetap waspada dalam hal bisnis dari orang-orang dekat dan sayang, jika tidak, anda mungkin menjadi korban kecurangan. Hindari perjalanan jauh panjang dan investasi besar pada tahun 2015.

Aspek yang tidak menguntungkan: Pidato, logika dan arogansi
Menguntungkan: Tanpa Takut dan kemauan yang kuat
Nomor Keberuntungan: 1 dan 9
Asmara: Ketika matahari datang dalam tanda zodiak Pisces pada 2015
Ramuan: Lakukan sumbangan untuk menambah keimanan
Pantang: Warna: Hitam; hijau & Biru;
Perjalanan ke arah Selatan-Barat;
Makanan cocok : Produk makanan yang rasanya asam;
Asmara: Akan hadir seseorang dimana engkau bisa bersandar padanya

VIRGO
Takdir mendukung Anda 50%, yang berarti beragam peristiwa anda lalui- beberapa manis & beberapa asin sepanjang tahun 2015. Selama setengah tahun, Jupiter akan menghasilkan hasil terbaik, Saturnus dan Rahu akan menghasilkan hasil yang menengah, dan Ketu akan menghasilkan hasil yang merugikan . Jika planet tidak menguntungkan dan kita tahu bahwa di muka, adalah mungkin bagi kita untuk mencegah efek-efek buruk.

Untuk Virgo anda wajib telaten dan bersabar karena segala sesuatu memiliki dua sisi. Satu memberikan keuntungan satu memberikan kerugian. Keuangan akan datang dari beberapa sumber tersembunyi dan pengeluaran Anda akan meningkat melebihi batas. Kesehatan orang tua Anda akan menuntut waktu dan uang pada tahun 2015. Hindari tertarik terhadap setiap laki-laki atau perempuan di sekitar anda, selain itu dapat menimbulkan masalah dalam kehidupan perkawinan Anda. Tetap waspada dari mitra bisnis Anda, kemungkinan kecurangan pada Anda sangat tinggi. Tidak perlu mengambil keputusan bisnis yang berhubungan impulsif, karena ini akan membantu dalam menghindari kerugian. Cobalah untuk menjaga hubungan baik dengan ayah, senior dan mitra pada tahun 2015. Hal ini sangat diperlukan bahwa Anda tetap waspada dari musuh. Beberapa diketahui dapat membahayakan Anda dalam waktu dekat, jadi cobalah untuk tidak mengungkapkan rencana dan kelemahan kepada siapa pun. Jaga keuangan seteliti mungkin pada tahun 2015.

Aspek yang tidak menguntungkan: Keraguan dalam keputusan pengambilan
Menguntungkan Aspek: Keyakinan
Nomor Keberuntungan: 2 dan 10
Perhatian: Dalam konteks hubungan dengan pasangan hidup
Ramuan: Lakukan sumbangan
Pantang: Warna: Merah;
Perjalanan ke arah Timur;
Makanan: Hindari mengkonsumsi produk berminyak dan asam;
Asmara: Dia membuat hati anda terpuaskan

LIBRA

Anda akan menghasilkan hasil yang beragam. Keempat planet utama – Rahu, Ketu, Saturnus, dan Jupiter akan memberikan hasil baik baik dan buruk yang berarti Anda akan mendapatkan kesuksesan 50%. Anda akan masuk dalam fase terakhir. Jadi, itu pasti akan memberikan beberapa bantuan dalam hal keuangan, tetapi bantuan ini tidak akan sampai 100%. Di satu sisi, Anda akan mendapatkan beberapa bantuan utang dan pinjaman. Tapi, di sisi lain, Anda juga bisa menolak beberapa pengeluaran yang tidak perlu. Musuh Anda akan mendapatkan kekalahan, tapi kesehatan dapat memberikan beberapa stres pada 2015. Ada kemungkinan kuat keuntungan dari ayah atau atasan. Anda akan tersesat dari ketenaran dan kembali ke posisi awal. Keputusan Anda akan membuat dampak yang tepat. Sukses terjamin dalam hal yang berkaitan dengan properti.

Keinginan Anda akan bnisa membeli rumah baru dan kendaraan juga akan mendapatkan terpenuhi.

Aspek yang tidak menguntungkan: Kesehatan
Menguntungkan Aspek: Keberanian dan pengambilan keputusan kemampuan
Nomor Keberuntungan: 3 dan 11
Perhatian: Dalam konteks tempat tinggi dan area di bawah pinggang
Ramuan: Lakukan sumbangan yang berkaitan dengan planet Saturnus
Pantang: Warna Merah dan Kuning;
Perjalanan baik ke arah Utara-Timur;
Makanan Produk: Hindari mengkonsumsi produk manis & asam.
Asmara: Bahagia dimanapun anda berada

SCORPIO

40% dari takdir akan menguntungkan Anda, sesuai dengan astrologi 2015. Jika periode utama atau sub-periode Jupiter ada, maka akan menghasilkan hasil yang bagus – jika masalah mungkin timbul karena tidak menguntungkan Saturnus, Ketu, & hasil yang beragam dari Rahu. Jadi, ada kebutuhan untuk melakukan pekerjaan Anda dengan kesabaran. Apa yang harus dilakukan dalam situasi yang tidak menguntungkan ini? Kehadiran Saturnus adalah tanda musuh. Ketegangan akan tiba karena masalah kesehatan, musuh, dan pasangan hidup.

Kehidupan suami-istri Anda akan penuh dengan ketegangan pada 2015. Jaga saat mengemudi. Jangan bereksperimen di tempat kerja Anda atau tidak mengambil risiko keuangan. Cobalah untuk menghindari argumen dan konflik sejauh mungkin.
Aspek yang tidak menguntungkan: Kemarahan, pidato, kebingungan, dan kesehatan
Menguntungkan Aspek: Kemampuan untuk berhasil menang atas lawan situasi
Nomor Keberuntungan: 4
Perhatian: Tetap berhati-hati saat mengemudi
Pantang: Warna: Biru dan Hitam;
Perjalanan ke arah Barat-Selatan;
Makanan Produk: Hindari mengkonsumsi produk pedas dan asam
Asmara: Dia butuh perhatian lebih dari biasanya

SAGITARIUS
Hampir setengah dari tahun 2015 akan memberikan hasil yang kurang baik. Setelah itu saja, Jupiter akan mengubah posisinya dan masuk ke rumah kesembilan, yang akan membantu dalam perbaikan situasi sedikit. Akan hadir orang dengan bintang Sagitarius, yang akan mempengaruhi Anda untuk 7,5 tahun ke depan. Sesuai dengan astrologi 2015 pengeluaran Anda akan meningkat. Perjalanan Boros yang mungkin dan kemungkinan relokasi juga ada pada tahun 2015. Ada kebutuhan untuk berhati-hati terhadap kesehatan Anda. Cobalah untuk menjauhi masalah hukum. Perselisihan yang mungkin dengan kakak atau ayah, sehingga tetap memeriksa perilaku Anda. Jika Anda memiliki diabetes, berhati-hati kesehatan Anda

Aspek yang tidak menguntungkan: Ketidaksabaran dan iman buta pada orang lain
Aspek menguntungkan: Kesetiaan dan keberlanjutan
Nomor Keberuntungan: 1 dan 5
Perhatian: Tetap berhati-hati dari musuh dan air
Pantang: Warna: Putih dan Hitam;
Perjalanan ke arah Tenggara;
Makanan Produk: Hindari mengkonsumsi produk berwarna manis dan kuning;
Asmara: Kehadirannya membuat arti dan makna baru bagi hidup anda

CAPRICORN
Di antara empat planet utama, Ketu, Jupiter dan Saturnus akan bertindak sebagai pendukung upto batas tertentu. Tapi, Rahu akan tetap di rumah kesembilan sepanjang tahun. Akibatnya, hal keberuntungan atau menguntungkan tiba-tiba akan terjadi dalam hidup. Setelah selesai setengah tahun, Jupiter akan datang di rumah kedelapan, yang juga merupakan tuan tanda Anda, sehingga masalah kesehatan terkait mungkin timbul.

Jangan bergantung pada nasib saja, Anda harus berani. Minat Anda terhadap agama akan meningkat secara substansial, sehingga tugas yang berhubungan dengan itu akan mendapatkan dicapai. Ini adalah periode emas untuk mencintai dan dicintai, sangat mungkin bahwa Anda melangsungkan pernikahan. Menurut horoskop Anda akan mendapatkan kesuksesan dalam hal yang berkaitan dengan perumahan/properti. Kemungkinan yang timbul membeli rumah atau kendaraan baru. Setelah melewati setengah tahun, waktu mungkin menjadi sedikit tidak menguntungkan. Gairah Anda akan meningkat banyak. Minat Anda dalam pekerjaan bermoral akan meningkat, yang mungkin menempatkan Anda dalam situasi penghinaan, jadi cobalah untuk mengendalikan pikiran Anda. Beberapa masalah mungkin timbul yaitu di mata dan perut. Berhati-hatilah dari diri sendiri.

Aspek yang tidak menguntungkan: Nafsu and sensualitas
Menguntungkan Aspek: Ketekunan
Nomor Keberuntungan: 6
Perhatian: Dari kecanduan
Pantang: Warna Kuning dan Merah;
Perjalanan baik ke arah Utara-Timur;
Makanan Produk: Hindari mengkonsumsi yang manis
Asmara: Cinta Lama Bersemi Kembali

AQUARIUS
Prediksi 2015 horoskop menunjukkan bahwa ini tahun akan penuh kesulitan. Bagaimana mengelola tahun ini. Untuk Aquarius, prediksi meramalkan bahwa kondisi Ketu, Rahu, dan Jupiter bisa timbul situasi kecelakaan tiba-tiba, kerugian finansial, masalah kesehatan, dan masalah dari musuh. Yang anda perlukan adalah menjaga ketenangan emosi dan perbanyak ibadah sehingga hal-hal yang celaka bisa dihindari. Rawatlah kesehatan Anda dan Anda mungkin ditipu dari orang terdekat. Waspadalah dari siapa pun secara membabi buta. Jangan mengambil keputusan dalam kemarahan atau terburu-buru. Asing atau perjalanan panjang yang mungkin. Orang yang terkait dengan bisnis di negeri asing cenderung untuk mendapatkan keuntungan yang baik. Anda akan mendapatkan dukungan dari ayah dan senior. Beberapa musuh tersembunyi akan mencoba untuk menyakiti Anda jadi tetap waspada.

Aspek yang tidak menguntungkan: Kepercayaan diri
Menguntungkan Aspek: Keberanian
Nomor Keberuntungan: 3
Perhatian: Tetap waspada setiap kali di awal bulan
Pantang: Warna: Merah, Maroon, dan Pink;
Perjalanan Menuju arah Utara;
Makanan Produk: Hindari mengkonsumsi yang manis, produk berat, dan susu
Asmara: Si dia seperti matahari pagi yang tersenyum penuh arti dan hangat

PISCES
Untuk Pisces, Ketu akan tetap di rumah pertama, Rahu di rumah ketujuh, dan Saturnus di rumah kesembilan untuk seluruh tahun 2015. Jika periode sub-utama dan Anda juga melawan Anda, periode ini akan terbukti sangat melelahkan secara fisik dan mental. Kesabaran dan tenang akan membantu dalam mendapatkan keluar dari situasi buruk. Dalam astrologi, solusi dari setiap masalah yang tersedia, tetapi dengan syarat bahwa Anda akan melakukan dengan penuh keyakinan dan pengabdian. Jika kita berbicara tentang seluruh tahun, disarankan bagi Anda untuk tetap waspada mengenai kehidupan perkawinan Anda. Dalam bisnis, Anda mungkin akan ditipu dari mitra bisnis Anda. Anda akan melakukan perjalanan usaha yang panjang tapi itu tidak akan menghasilkan hasil yang diinginkan. 2015 tidak cocok untuk memulai pekerjaan baru dan mengambil risiko. Meskipun semua situasi yang berlawanan, ada kemungkinan bahwa kadang-kadang Anda akan mendapatkan keuntungan dalam jumlah besar. Cobalah untuk menghindari musuh dan cara ilegal untuk mendapatkan uang, selain itu dapat menghasilkan hasil yang tidak menguntungkan di masa depan.
Aspek yang tidak menguntungkan: pidato menyenangkan dan emosi
Menguntungkan Aspek: keyakinan
Nomor Keberuntungan: 4
Perhatian: Tetap waspada dari hubungan Anda dengan pasangan hidup
Pantang: Warna: Coklat dan Hitam;
Perjalanan; Menuju Selatan-Barat; Makanan Produk: Hindari mengkonsumsi produk manis dan kuning;
Asmara: Hindari membuat hubungan baru dengan pria atau wanita dan perbaiki hubungan asmara yang sudah ada

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 11 Komentar

ANGKATAN 25 MOHON DOA RESTU


Assalamualaikum wr wb. Kampus Wong Alus telah selesai melaksanakan pelatihan Private Master Guru KWA dan para alumni angkatan 25 mohon doa restu untuk mendarmabaktikan diri ke masyarakat.

1. KI SASTRO HARTONO PENANGGUNGAN –SOLO

2. KI SASTRO WIRAWAN PENANGGUNGAN — KALIMANTAN

3. KI SASTRO SUNARKO PENANGGUNGAN– TULUNGAGUNG

Terima kasih dan salam paseduluran. Wasalamualaikum wb wb.

angk25angkatan25

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

MONGGO MENDOAKAN PENCARIAN PESAWAT YANG HILANG


KELUARGA KAMPUS WONG ALUS IKUT BERBELASUNGKAWA ATAS HILANGNYA PESAWAT AIR ASIA nomor penerbangan QZ8501 yang hilang dalam perjalanan ke Surabaya menuju Singapura. KWA akan terus mendoakan agar upaya pencarian membuahkan hasil. Semoga 162 penumpang di dalam pesawat dan sebagian besar adalah warga Indonesia itu tetap selamat dan mendapatkan perlindungan dari Allah SWT. Amin. Al fatihah terkirim buatmu para saudaraku semua…

TTD

KI WONGALUS

Sejauh ini, berikut beberapa fakta penting:

  • Pesawat AirAsia penerbangan QZ8501 hilang kontak di sekitar Teluk Kumai pukul 06.17 WIB dalam penerbangan dari Surabaya menuju Singapura, kata Basarnas.
  • Airbus A320-200 membawa 162 orang ketika hilang di laut.
  • Pesawat sempat diminta untuk mengubah rute terbang karena cuaca buruk, kata AirAsia.
  • Penumpang AirAsia: Indonesia 155 orang, 1 Singapura, 3 Korea Selatan, 1 Prancis, 1 Malaysia dan 1 dipastikan warga negara Inggris
  • Telepon darurat untuk kerabat dan keluarga penumpang adalah +622129270811
  • Berikut 155 nama penumpang pesawat yang hilang kontak tersebut, seperti dirilis dari manifes pesawat, Minggu (28/12):

    1. Abraham, Viona Florensa
    2. Alain Oktavianus, Siauw
    3. Andriani, Ratri Sri
    4. Andrijany, Vicencia Sri
    5. Ang, Sharon Michelle
    6. Ang, Steven Michael
    7. Angelina, Ong
    8. Anggara, Lindawati
    9. Anggraini, Monica
    10. Anggreni, Linda
    11. Ann Santiago, Jasmine Rose
    12. Ardhi, Jayden Cruz
    13. Ardhi, Reggy
    14. Astutik, Yuni
    15. Aurelia, Thirza
    16. Biantoro, Djarot
    17. Biantoro, Kevin
    18. Chandra, Gani
    19. Choi, Chi Man
    20. Choi, Zoe Man Suen
    21. Claudia Ardhi, Marianne
    22. Clemency Ardhi, Michelle
    23. Darmaji, The
    24. Diani, Inda
    25. Djomi, Kaylee C
    26. Djomi, Marianus
    27. Emmanuel, Angeline Esther
    28. Ernawati, Ernawati
    29. Evientri Wahab, Musaba
    30. Febriantus, Edward
    31. Fei, Joe Jeng
    32. Fernando, Adrian
    33. Gani, Susilo
    34. Giovanni, Justin
    35. Giovani, Nico
    36. Go, Feilensia Sularmo
    37. Gunawan, David
    38. Gunawan, Jie Charly
    39, Gunawan, Jie Stephanie
    40. Gunawan, Jie Steven
    41. Gunawan, Jie Stevie
    42. Gunawan, Kayla Audrey
    43. Gunawan, Kenneth Matthew
    44. Gunawan Syawal, Hendra
    45. Halim, Hindarto
    46. Hamid, Hayati Lutfiah
    47. Handayani, Finna
    48. Handoyo, Roni
    49. Haripin, Sukiatna
    50. Harja Subagio, Prawira
    51. Hartono, David
    52. Harwon, Lice, Caroline
    53. Ho, Juliana
    54. Hutama, Christanto Leoma
    55. Indri, Jo
    56. Jauw, Monita Wahyuni
    57. Jessica, Jessica
    58. Jong, Ang Mie
    59. Josal, Shiane
    60. Kho, Kosuma Chandra
    61. Kho, Vera Chandra
    62. Krisputra, Sesha Aldi
    63. Krisputri, Felicia Sabrina
    64. Kristiyono, Kristiyono
    65. Kusuma, Nelson
    66. Kusumo, Wirantono
    67. Lee, Kyung Hwa
    68. Liangsih, Indahju
    69. Liem, Fransisca Lanny Winat
    70. Ligo, Ekawati
    71. Lim, Yan Koen
    72. Liman, Susandhini
    73. Limantara, Juanita
    74. Linaksita, Grayson Herbert
    75. Linaksita, Kathleen Fulvia
    76. Linaksita, Tony
    77. Linggarwati, Sri
    78. Megawati, Megawati
    79. Merry, Merry
    80. Muttaqin, Abdullah
    81. Noventus, Andrian
    82. Nurwatie, Donna Indah
    83. Octavani, Lanny
    84. Oci, Jinny Sentosa Winata
    85. Oktavianus, Denny
    86. Ong, Sherlly
    87. Pai, Soemamik Saeran
    88. Park, Seongbeom
    89. Permata, Gusti Atu Putriyan
    90. Poo, Andri Wijaya
    91. Pornomo, Christien Aulia
    92. Pornomo, Ferni Yufina
    93. Puspitasari, Ruth Natalia M
    94. Putri, Gusti Ayu Made Keish
    95. Ranuwidjojo, Mulyahadikusum
    96. Ratna Sari, Ria
    97. Romlah, Siti
    98. Santoso, Fandi
    99. Santoso, Karina
    100. Santoso, Nikolas Theo
    101. Sari, Lia
    102. Sebastian, Yonatan
    103. Sentoso, Samuel Joyo
    104. Sholeh, Marwin
    105. Sia, Soetikno
    106. Sidartha, Gusti Made Bobi
    107. Sii, Chung Huei
    108. Soesilo, Elbert
    109. Soetanto, Aris
    110. Soetanto, Lima
    111. Soetjipto, Cindy Clarissa
    112. Soetjipto, Kevin Alexander
    113. Soetjipto, Rudy
    114. Soewono, Yenni
    115. Su, Bundi
    116. Sukianto, Kartika Dewi
    117. Sulastri, Sulastri
    118. Suryaatmadja, Hanny
    119. Suseno, Djoko
    120. Suseno, Naura Kanita Rosada
    121. Susiyah, Susiyah
    122. Tanus, Herumanto
    123. Thejakusuma, The Meiji
    124. Theodoros, Hendra
    125. Theodoros, Raynaldi
    126. Theodoros, Winoya
    127. Usin, Suriani
    128. Utomo, Soesilo
    129. Wahyuni, Eny
    130. Wen, Oktaria
    131, Wicaksana, Bima Ali
    132. Widjaja, Andreas
    133. Widjaja, Djoko Satryo Tanoe
    134. Widjaja, Eko
    135. Widodo, Florentina Maria
    136. Widodo, Nanang Priyo
    137. Widyawati, Anna
    138. Wijaya, Alfred
    139. Wijaya, Bob Hartanto
    140. Wijaya, Marilyn
    141. Wijaya, William
    142. Wijaya, Kwee Indar Prasetyo
    143. Winata, Boby Hartanto
    144. Winata, Inggrid Jessica
    145. Wuntarjo, Natalina
    146. Yani, Indri
    147. Yongki, Jou
    148. Youvita, Elisabeth
    149. Youvito, Brian
    150. Yuanita, Jou Christine
    151. Yulianto, Albertus Eka Sury
    152. Yulianto, Indra
    153. Yulianto. Stephanie
    154. Yuni, Indah
    155. Infant: Park, Yuna

    No.Shows
    1. Ferdiningsih, Inge Goreti
    2. Incha Prasetya, Christopher
    3. Incha Prasetya, Felix Xavia

  • air asia kwa2air asia kwaair asia3

 

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 14 Komentar

ILMU PENANGKAL TELUH –TENUNG — SANTET DARI KALIMANTAN


artikel kiriman firmandana312@ymail.com

Assalamu alaikum Wr.Wb
Alhamdulillah pada kesempatan di pagi hari ini sy akan mau mengijazahkan ilmu Anti teluh atau penangkal santet yg sy andalkan saat ini dn menjadi amalan sy dan sy mau memperkenalkan dri nama sy Firman dr Kalteng tempat tinggal sy di kota KUMAI KABUPATEN KOBAR,sy mndpatkan ilmu ini dri guru sy Almarhum Saibah dn pengalamn guru sy yaitu suatu tengah mlm ktika guru sy sdng tidur ada org yg mengirim ilmu santet kpda beliau dn alhamdulillah ktka beliau bangun dr tidur mlmnya beliau mlhat sinar wrna merah yg trpental ingin menyerang ke tubuh beliau dan sinar merah trsebut trkena pohon dn pohon trsbt hangus terbakar dn inilah amalan yg beliau ijazahkan kpd sy dn skligus sy mau mngijazahkan kepada sedulur Kampus Wong Alus…
ini Amalannya:
KUN FAYAKUN WAKTUN SIKTUN
BELIDI DI BELAKANG KU
TAMBUNI PECAH DI DEPAN KU
JIBROIL JAGA DI MUKA KU
MIKAIL JAGA DI KANAN KU
ISROFIL JAGA DI BELAKANG KU
IZROIL JAGA DI KIRI KU
ROSULULLAH JAGA DI TUBUH BADAN ROH JASADKU
JIKA ADA ORANG YG BERSIFAT DURHAKA KPDKU
JIN ATAU SETAN ( YA ALLAH 3X) MUDAH-MUDAHAN DIA DI BINASAKAN OLEH ALLAH DAHULU DARI PAD AAKU BERKAT DOA LAILAHAILLALLAH MUHAMADARRASULULLAH
cara mengamlaknnya di baca hbis sholat subuh dan asar di baca 1x atau 3x,klo bca hbz sholat 5 wktu juga tdk apa2…ilmu ini sy ijazahkan ikhlas utk cpa saja yg mau mngmalkannya dn sblm mngamlkan sy mnta krmkan Al-fatiah kpda guru sy Saibah dn smg ilmunya ini bsa brmanfaat bgi kita semua amin……
@@@
KWA, 2014
Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 50 Komentar

IKUT BELASUNGKAWA


kwa longsor

KELUARGA BESAR KAMPUS WONG ALUS (KWA) turut berduka cita atas musibah tanah longsor yang menimpa Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara, Jawa Tengah yang menewaskan 100 orang lebih dan memaksa 577 warga mengungsi ke 10 lokasi pengungsian.

KWA BANJARNEGARAMusibah ini semoga menjadi pelajaran bagi seluruh rakyat Indonesia agar menjaga kelestarian dan keseimbangan lingkungan hidup, agar terhindar dari bencana serupa. Amin.

Untuk semua korban longsor dan keluarga yang ditinggalkan,  al fatihah ….

KWA,2014 AKHIR

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 15 Komentar

TRADISI SAPARAN: YAQOWIYU


KWA APEM YAJatinom adalah nama suatu kecamatan di Klaten Jateng sekaligus kota pusat pemerintahannya. Jatinom terletak pada jalur utama yang menghubungkan antara Klaten dan Boyolali. Di Jatinom setiap bulan Sapar diadakan “SEBARAN APEM” atau Yaqowiyyu. Tradisi ini dilaksanakan pada hari Jumat di bulan Sapar yang berada di dekat masjid besar Jatinom. Orang Jatinom biasa menjadikan momen ini sebagai ajang bersilahturahmi ke sanak saudara, sehingga dapat dikatakan sebagai belaran orang Jatinom. Pada saat itu, setiap rumah membuat kue apem, yang nantinya disajikan kepada tamu yang datang. Tradisi ini konon bermula dari cerita tentang Ki Ageng Gribig yang ingin memberikan kue apem kepada muridnya, tetapi jumlahnya hanya sedikit sehingga agar adil maka kue apem tersebut dilemparkan ke muridnya untuk dibagi.

Dari Jatinom anda dapat melihat pemandangan Merapi dan Merbabu yang sejajar. Di kecamatan Jatinom terdapat sumber mata air bawah tanah yang dingin dan jernih yang dapat digunakan untuk mandi. Selain itu Anda dapat melihat deretan gua yang letaknya di dekat sungai. Gua di sana tidak ada stalaktitnya. Biasanya gua tersebut ramai dikunjungi pada bulan Sapar.

SEJARAH
Kyai Ageng Gribig ke Mekkah untuk menunaikan Ibadah Haji. Sewaktu berada di Mekkah mendapat apem 3 buah yang masih hangat, kemudian dibawa pulang untuk anak cucunya, ternyata sampai di Jatinom apem tersebut masih hangat. Dengan bersabda “APEM YAQOWIYU” artinya kata yaa qowiyyu itu ialah Tuhan Mohon Kekuatan. Berhubung apem buah tangan itu tidak mencukupi untuk anak cucunya, maka Nyai Ageng Gribig diminta membuatkan lagi agar dapat merata.

Kyai Ageng Gribig juga meminta kepada orang-orang Jatinom; di bulan Sapar, agar merelakan harta bendanya sekedar untuk zakat kepada tamu. Oleh karena orang-orang semua tahu bahwa Nyai Ageng Gribig sedekah apem, maka kini penduduk Jatinom ikut-ikutan sama membawa apem untuk selamatan. Sekarang ini orang-orang Jatinom membawa apem untuk diserahkan ke Panitia Penyebaran Apem, dan sesudah sholat Jumat disebarkan di lapangan.

Menurut kepercayaan warga, apem tersebut sebagai syarat untuk bermacam-macam maksud. Bagi petani dapat untuk sawahnya, agar tanamannya selamat dari hama. Ada yang percaya bahwa apem tersebut akan membawa rezeki, membawa jodoh, dan lain-lain. Bahkan, ada yang percaya siapa yang mendapat banyak apem pada perebutan itu sebagai tanda akan memperoleh rezeki melimpah. Saking percaya hal itu ada yang kaul (nadar) menggelar wayang kulit, atau pertunjukan tradisional yang lain.

Jumat siang, ribuan orang memadati lapangan di dekat Masjid Ageng Jatinom Kecamatan Jatinom Kabupaten Klaten untuk berebut kue apem yang disebar, yaa qowiyyu yang dirayakan pada setiap hari Jumat bakda sholat Jumat pada pertengahan bulan Sapar ini telah ada sejak jaman sejarah Kyai Ageng Gribig.
Maka, tak heran jika pada puncak acara peringatan yaaqowiyuu ini pengunjung melimpah yang datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Acara tradisi budaya tersebut digelar untuk mengenang jasa Ki Ageng Gribig, tokoh ulama penyebar agama Islam di Jawa, yang menetap dan meninggal di Jatinom.

Pada Kamis siang sebelum apem disebar pada hari jumat, apem disusun dalam dua gunungan yaitu gunungan lanang dan gunungan wadon. Gunungan apem ini lalu akan diarak dari Kantor Kecamatan Jatinom menuju Masjid Ageng Jatinom yang sebelumnya telah mampir terlebih dahulu ke Masjid Alit Jatinom. Arak-arakan ini diikuti oleh pejabat-pejabat kecamatan, kabupaten, Pemerintah Daerah Kabupaten, Bupati (atau yang mewakili), Disbudparpora (Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga) dari Klaten. Arak-arakan jalan kaki ini juga dimeriahkan oleh marching band, reog, seni bela diri dan Mas Mbak Klaten yang terpilih.
Setelah kedua gunungan apem sampai di Masjid Ageng Jatinom maka gunungan apem tersebut dimalamkan di dalam Masjid untuk diberi doa-doa. Pada hari Jumat setelah sholat Jumat, apem tersebut disebar oleh Panitia bersama dengan ribuan apem sumbangan dari warga setempat.

Banyak orang berpendapat bahwa apem yang ada di gunungan dan telah dimalamkan di Masjid Ageng itulah apem yang paling “berkhasiat” atau manjur. Menurut banyak warga sebenarnya dari ribuan apem yang disebar apem yang telah dimalamkan di Masjid tersebut adalah apem yang benar-benar punya berkah. Tapi meskipun demikian tidak berarti ribuan apem lain yang disebar tidak membawa berkah, masyarakat percaya bahwa apem-apem yang disebar itu punya berkah. Menurut para sesepuh Jatinom, gunungan apem itu mulai diadakan sejak 1974, bersamaan dengan dipindahnya lokasi sebaran apem dari halaman Masjid Gedhe ke tempat sekarang. Sebelumnya, acara sebaran apem tidak menggunakan gunungan.

Penyusunan gunungan itu juga ada artinya, apem disusun menurun seperti sate 4-2-4-4-3 maksudnya jumlah rakaat dalam shalat Isa, Subuh, Zuhur, Asar, dan Magrib. Di antara susunan itu terdapat kacang panjang, tomat, dan wortel yang melambangkan masyarakat sekitarnya hidup dari pertanian. Di puncak gunungan terdapat mustaka (seperti mustaka masjid) yang di dalamnya berisi ratusan apem.

Ada perbedaan antara gunungan lanang dan wadon. Gunungan wadon lebih pendek dan berbentuk lebih bulat. Gunungan lanang lebih tinggi dan di bawahnya terdapat kepala macan putih dan ular. Kedua hewan itu adalah kelangenan Ki Ageng Gribig. Macan diibaratkan Kiai Kopek yakni macan putih kesayangan Ki Ageng Gribig, sedangkan ular adalah Nyai Kasur milik Ki Ageng Gribig.
Kota Jatinom penuh sesak adanya beribu-ribu orang yang ada disitu meminta berkah kepada Kyai Ageng Gribig yang dimakamkan di Jatinom itu. Tetapi hendaknya kita selalu sadar bahwa: Mintalah sesuatu itu hanya kepada Allah semata.

Perayaan Yaaqowiyuu di Jatinom, Klaten, banyak dikunjungi puluhan ribu wisatawan lokal dan mancanegara. Mereka berkumpul di lapangan dekat Masjid Besar Jatinom, menunggu acara sebar kue apem yang dilakukan setelah selesai salat Jumat. Sekarang ini, sebanyak 5 ton kue apem yang diperebutkan para pengunjung.
Di lokasi ini terdapat juga peninggalan Kyai Ageng Gribig berupa: Gua Belan, Sendang Suran, Sendang Plampeyan dan Oro oro Tarwiyah. Disamping itu masih ada satu peninggalan yaitu Masjid Alit atau Masjid Tiban. Perlu kiranya ditambahkan disini bahwa sepulangnya Kyai Ageng Gribig dari Mekah tidak hanya membawa apem saja tetapi juga membawa segenggam tanah dari Oro-Oro Arofah dan tanah ini ditanamkan di Oro-Oro Tarwiyah.

Adapun Oro-Oro ini disebut Tarwiyah karena tanah dari Mekah yang ditanam Kyai Ageng Gribig yang berasal dari Padang Arofah ketika beliau sedang mengumpulkan air untuk bekal untuk bekal wukuf di Arofah pada tanggal 8 bulan Dzulhijah. Dari tanggal 8 Dzulhijah ini dinamakan Yaumul Tarwiyah yang artinya pada tanggal itu para jamaah Haji mengumpulkan air sebanyak banyaknya untuk bekal wukuf di Arofah.

CATATAN
Apem yaaqowiyuu artinya DOA kepada Tuhan untuk mohon kekuatan itu bisa untuk tumbal, tolak bala, atau syarat untuk berbagai tujuan. Yaqowiyu diambil dari doa Kyai Ageng Gribig sebagai penutup pengajian yang berbunyi : Ya qowiyu Yaa Assis qowina wal muslimin, Ya qowiyyu warsuqna wal muslimin, yang artinya : Ya Tuhan berikanlah kekuatan kepada kita segenap kaum muslimin, doa tamu itu dihormati dengan hidangan kue roti. Sekarang pada malam Jumat dan menjelang sholat Jumat pada pertengahan bulan Sapar, Doa Kyai Ageng Gribig itu dibacakan dihadapan hadirin, para pengunjung kemudian menyebutkan Majelis Pengajian itu dengan sebutan nama : ONGKOWIYU yang dimaksudkan JONGKO WAHYU atau mencari wahyu. Kemudian oleh anak turunnya istilah ini dikembalikan pada aslinya yaitu YAQOWIYU.
#Sumber Suara Merdeka/Merawati Sunantri.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 15 Komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.