>>PERPUSTAKAAN UTAMA

MOHON DOA RESTU


Alhamdulillahirobbilalamin.

IMG-20160813-WA0037Atas ijin Allah SWT dan syafaat Rasulullah SAW, Program pelatihan MASTER KWA yang diselenggarakan mulai Sabtu pagi 13 Agustus sd Minggu pagi 14 Agustus 2016 telah selesai dilaksanakan dengan lancar dan sukses.

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini dan mewakili para Master KWA yang baru selesai mengikuti pelatihan, kami:

ALUMNI PELATIHAN MASTER KWA
ANGKATAN L / 50

============================================

KI SULTAN AGUNG PENANGGUNGAN  (KEDIRI)

KI SULTAN DWI PENANGGUNGAN (SOLO)

KI SULTAN ADRILA PENANGGUNGAN (JAKARTA)

KI SULTAN UDIN PENANGGUNGAN (MAGELANG)

KI SULTAN AGUS PENANGGUNGAN (SIDOARJO)

========================================= 

20160813_210645Mohon doa restu dari pembaca KWA, simpatisan KWA dan semua alumni KWA agar pelatihan Master KWA yang telah kami ikuti mendapatkan ridho dari Allah SWT dan bisa mendatangkan manfaat yang besar bagi masyarakat luas, bagi bangsa negara, bagi agama dan bagi keluarga kita. Amin YRA.

Terima kasih dan salam paseduluran.
Wassalamualaikum wr wb. Rahayu kang sami pinanggih.

20160811_171944

ttd

Ki Wongalus

======================================

link daftar para alumni program master:
https://wongalus.wordpress.com/alumni-kwa/

link terkait program Master KWA
https://wongalus.wordpress.com/cs/

======================================

cropped-20160507_120545.jpg

=Ubahlah hidupmu,
Ahli Berkasih Mesra dengan Sang Kekasih,
jadilah AHLI DZIKIR sepanjang usia,
Bergabunglah dengan MASTER KWA=

 

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

CARA MENDAPATKAN IJAZAH ILMU MEMBUKA PINTU REJEKI YANG TERTUTUP


Saudara sedulur KWA yang berminat untuk mendapatkan ijazah:

Diproteksi: IJAZAH ILMU MEMBUKA PINTU REJEKI YANG TERTUTUP

Silahkan mengirimkan biodata:

Nama:

Alamat tinggal sekarang:

Tempat tanggal lahir:

sertakan Foto Anda

ke email kami rdrkwa@gmail.com.

Insya alloh bagi yang kami anggap cocok untuk mengamalkan ilmu ini, maka kami akan mengirimkan password sehingga anda bisa membuka artikel sekaligus bisa juga mengamalkannya. Terima kasih dan salam paseduluran.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

PROGRAM PELATIHAN MASTER KWA 13 AGUSTUS 2016


4SEHUBUNGAN DENGAN PERMINTAAN SEDULUR PEMBACA KWA, MAKA BERSAMA INI KAMI AKAN MENYELENGGARAKAN PROGRAM PELATIHAN MASTER KWA.

Program pelatihan akan dilaksanakan pada:

TANGGAL 13 AGUSTUS 2016 (semula kami tulis tanggal 6 namun karena di tanggal 6 kami ada kegiatan mendadak maka acara diundur jadi tanggal 13)

HARI SABTU PAGI MULAI PUKUL 09.00 WIB dan selesai  MINGGU PAGI PUKUL 09.00 WIB. ==

Pelatihan akan dimulai bila anda telah datang.

TEMPAT BERKUMPUL:  Markas KWA, Mushola Balai Diklat, Jl Majapahit 5 Sidoarjo Jawa Timur. Sebelah Kompi Senapan 516 — 100 meter arah selatan UNMUH  Sidoarjo.

INVESTASI:  Pembiayaan program pelatihan ini dilakukan secara otonom dan mandiri. Tidak ada donatur dari lembaga apapun sehingga peserta dikenakan biaya total sebesar Rp 5.700.000,- (lima juta tujuh ratus ribu rupiah).

Peserta akan mendapatkan bonus-bonus menarik yaitu berbagai jimat terbaik yang kami miliki.

CARA PENDAFTARAN:  Pendaftaran dibuka  dengan cara SMS kan niat anda mengikuti program ini ke 081-234588111 (kiwongalus).

Sebutkan nama dan alamat anda. Apabila anda sudah mendapatkan jawaban dari kami silahkan  lanjutkan dengan TRANSFER sebesar 5,7 juta (lima juta tujuh ratus ribu rupiah) ke:  BANK BNI (kode transfer 009) nomor rekening: 0339523244  atas Nama Muhammad Wildan (KI WONG ALUS).

Selanjutnya silahkan datang ke tempat berkumpul di tanggal yang telah disepakati.

BATAS AKHIR KONFIRMASI PENDAFTARAN 3 HARI SEBELUM PELATIHAN.

Demikian pengumuman ini dan terima kasih. Salam paseduluran.

=Ubahlah hidupmu,
Ahli Berkasih Mesra dengan Sang Kekasih ,
jadilah AHLI DZIKIR sepanjang usia,
Bergabunglah dengan MASTER KWA=

@kwa,2016

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

KAWAN YANG TERLUPAKAN


Ia yang berada di sudut sana
Tertutup debu dan terjepit diantara barang lapuk nan usang
Terlupakan seiring nikmatnya gemerlap duniamu

Ia yang hanya tertutup bisu
Tatkala engkau lebih memilih mereka
yang menawarkan mimpi  dan khayalan untuk duniamu

Ia yang engkau pandang remeh
Seolah ia adalah hiasan tak berharga
Engkau perlakukan Ia seolah ajimat pembungkus
kemunafikanmu dimata manusia

Ia yang sering engkau dengar akan keutamaanya dari orang sholeh
Tapi justru Ia pula yang engkau pertama kali tinggalkan
Bahkan Ia pula yang engkau sering kali segan melihatnya

Ia yang tak sehingar bingar syahwat duniamu
Engkau lebih terkantuk-kantuk tatkala Ia diperdengarkan
Tatkala Ia engkau baca dengan acara ritual nan membosankan

Wahai hamba Allah !
Tidakkah engkau menyadari
Ia sejatinya adalah pedoman hidupmu
Ia sejatinya adalah penolongmu
Ia sejatinya adalah petunjukmu

Wahai hamba Allah
Tidakkah engkau mengetahui
Ia sejatinya limpahan keberuntunganmu
Ia sejatinya yang menjadi harta kekayaanmu kelak

Wahai hamba Allah
Tidakkah engkau merasa khawatir
Kelak Ia yang justru menjadi sebab tersungkurnya dirimu
Kelak Ia yang justru akan menjadi penyesalanmu

Wahai hamba Allah
Kenapa Begitu mudahnya air matamu tertumpah ?!
Kenapa Begitu mudahnya kalbumu tersentuh ?!
Tatkala dendangan seruling syaithan yang kau dengarkan !

Wahai hamba Allah
Tidakkah engkau merasa tersentuh ?

Wahai hamba Allah
Tidakkah engkau menangis ?
Tatkala Ia yang menerangkan ancaman dan siksaan ?
Tatkala Ia yang menggambarkan kesengsaraan di akhirat …

Wahai hamba yang telah tertutup kalbunya
Wahai hamba yang terlena gemerlap  kepalsuan dunia
Wahai hamba yang takabur oleh kemegahan mayapada
Khawatirlah ketika engkau melupakannya

Datangi dan sayangi kawan yang kini terkucil sepi di ujung dunia:
 Al Qur’anul Karim 

============================================

oleh : irvan mulya

(Karawang , 5 jan 2013)

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 4 Komentar

SELAMAT BERPUASA RAMADHAN 1437 H


KELUARGA BESAR KWA MENGUCAPKAN SELAMAT BERPUASA RAMADHAN 1437 H – 2016. SEMOGA IBADAH DAN AMAL PERBUATAN KITA DIRIDHOI ALLAH SWT. AMIN

TTD

KI WONGALUS

 

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 11 Komentar

ILMU PENGOBATAN MENGGUNAKAN TELAPAK TANGAN: TAPAK SYIFA


Pengobatan alternatif semua penyakit  ada banyak cara dan bentuknya. Salah satu caranya adalah: Menggunakan kekuatan telapak tangan kanan kita. Selanjutnya Pasien diminta minum air putih matang yang sudah didoakan

Berikut caranya.

Baca dalam hati/ boleh juga bersyuara pelan dan dengan KEYAKINAN SEPENUHNYA terhadap KEKUATAN ALLAH SWT!!! (ini kunci semua ILMU)

Bukalah telapak tangan kanan anda dan visualisasikan/bayangkan tangan anda mendapatkan obat langsung dari Allah SWT.

berikut doanya:

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM. BISMILLAHIS SYAFI’, BISMILLAHIL  KHAFI’, BISMILLAHI MU’AFI, BISMILLAHI ROBBUSSAMAWATI WAL ARDHI, BISMILLAHILLADZI LAA YADURU MA’AS MIHI SYAI-UN FIL ARDHI WALA FISSAMA-I WAA HUWASSAMI’UL ‘ALIM.

Selanjutnya tempelkan telapak tangan ke pasien. Tepatnya di bagian fokus kepada sumber sakit. Dan lanlutkan dengan meniup ke air putih dan di minumkan ke pasien. Maka pasien sembuh atas IJIN ALLAH SWT. Amin YRA.

@kwa,2016

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA, TAPAK SYIFA | 42 Komentar

UPDATE NAMA MASTER KWA – ALUMNI PROGRAM PRIVATE MASTER KWA s/d 22 MEI 2016


ANGKATAN  I/ 1

  1. KI AGENG BAYU PENANGGUNGAN, Jakarta  0877 7557 3775
  2.  KI AGENG AGUNG PENANGGUNGAN, Kediri    0854 9183 905
  3.  KI AGENG ISLANUDIN PENANGGUNGAN, Indramayu
  4.  KI AGENG AGUS PENANGGUNGAN, Bekasi
  5.  KI AGENG YOHAN PENANGGUNGAN, Cirebon

=============================================

ANGKATAN  II/ 2

  1.  KI AGENG WAN MUHAMMAD PENANGGUNGAN, Malaysia tokkutan@gmail.com

==============================================


ANGKATAN   III/ 3

  1. KI CAKRA RASYID PENANGGUNGAN, Jakarta 0977 8008 0019
  2. KI CAKRA SARYANTO PENANGGUNGAN, Purworejo 0857 4315 4447
  3. KI CAKRA MELSANOFRI PENANGGUNGAN, Palembang 0812 7854 474
  4. KI CAKRA WASLAN PENANGGUNGAN, Mimika Papua 0852 4490 0456
  5.  KI CAKRA SAMSUL PENANGGUNGAN, Lampung Timur 0812 6601 4575
  6.  KI CAKRA WIDODO PENANGGUNGAN, Pati Jateng 0856 4085 9477
  7. KI CAKRA AKBAR PENANGGUNGAN, Enrekang Sulsel 0819 4426 0882

======================================


ANGKATAN  IV/ 4

  1. KI NENGGALA DEDY PENANGGUNGAN, Jakarta 021 7169 4925
  2. KI NENGGALA CAHYA PENANGGUNGAN, Palembang 0812 7482 7071

===========================================


ANGKATAN  V/ 5 

  1. KI CAHYANTO PASOPATI TROWULAN, Kalimantan Selatan 0858 1414 7433

ANGKATAN  VI/ 6

  1.  KI ONTOREJO MUHAMMAD PENANGGUNGAN, Jambi 0896 9642 6286
  2.  KI ONTOREJO SONI PENANGGUNGAN, Sidoarjo 0856 4848 4545
  3.  KI ONTOREJO ADI PENANGGUNGAN, Tangerang 0813 8172 4964
  4.  KI  ONTOREJO GATOT PENANGGUNGAN, Magelang 0856 4330 1388

=======================================

 

ANGKATAN VII/ 7 

  1.  KI ANOM ‘INDRIAWAN’ PENANGGUNGAN, Pacitan 0823 3156 0636
  2.  KI ANOM ‘TAHIR’ PENANGGUNGAN, Mimika – Papua 0815 4776 614
  3.  KI ANOM ‘MURSALIM PENANGGUNGAN’, Tanah Merah – Papua 0812 8999 8118
  4.  KI BIMO  SABDA  PENANGGUNGAN, Surabaya

=============================================

ANGKATAN  VIII/ 8 

  1. KI “LU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Timur
  2. KI “SU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Bali
  3. KI “YU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Yogyakarta
  4. KI “YA” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jakarta 0812 9676 6923
  5. KI “BU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Timur
  6. KI “DODI” KUSUMO YUDHO NEGORO, Bekasi
  7. KI “RO” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Barat

============================================

ANGKATAN IX/ 9 

  1. KI KUSUMO ASHARI MONGROGO, Sumatera
  2. KI KUSUMO EKO  MONGROGO, Jakarta
  3. KI KUSUMO S.S MONGROGO, Sumatra

==============================================

ANGKATAN X/ 10

  1. KI RAINAN  SOERJO MENTARAM, Blitar – Jatim, rainan44@gmail.com
  2. KI SUJONO SOERJO MENTARAM, Sidoarjo – Jatim.

Phone 087702853596

=================================

ANGKATAN XI/ 11

  1. KI NAWAWI SUROPATI, Pasuruan, Phone 082334079399
  2. KI IRVAN SUROPATI, Belitung Timur, Phone  081949200806
  3. KI SIGIT SUROPATI, Sidoarjo, Phone 082245301000
  4. KI ZAKI SUROPATI, Malaysia. Phone +60167762132.

======================================

ANGKATAN XII/ 12

  1. KI GEDE PANEMBAHAN SUNTIKA PENANGGUNGAN – TANGERANG – 085780472021

    2. KI GEDE PANEMBAHAN GANDA PENANGGUNGAN – BEKASI – 081297055737


    3. KI GEDE PANEMBAHAN USEP PENANGGUNGAN – GARUT – 087724957546


    4. KI GEDE PANEMBAHAN ISWANTO “SULING” PENANGGUNGAN – SIDOARJO – 085334991908

=======================================

ANGKATAN XIII /13 

  1. HAMBA ALLAH
  2. HAMBA ALLAH
  3. HAMBA ALLAH
  4. HAMBA ALLAH
  5. HAMBA ALLAH
  6. HAMBA ALLAH
  7. HAMBA ALLAH

====================================


ANGKATAN XIV/ 14

  1. KI AGENG SUWIIN TROWULAN– PASURUAN– 082302103075
  2. KI AGENG DONO TROWULAN– PEKALONGAN– 087733416495
  3. KI  AGENG GUNAWAN TROWULAN– JOGJA
  4. KI AGENG PRASETYA TROWULAN –JAKARTA– 087878600863
  5. KI AGENG SARIJAN TROWULAN — PONOROGO — 081332688199
  6. KI AGENG IRAWAN TROWULAN –TEGAL– 085642620113
  7. KI AGENG RISTIAWAN TROWULAN– SEMARANG– 087876102440
  8. KI AGENG ARGO TROWULAN — SEMARANG — 081372675850

==========================================

ANGKATAN XV / 15

 

  1. KI BACHTARUDIN PENANGGUNGAN, PADANG SUMBAR, 081-1666083
  2. KI SISWANTO PENANGGUNGAN, BANDUNG.

==========================================

ANGKATAN XVI/ 16

  1. KI SURATNO PENANGGUNGAN, LUAR NEGERI (LAOS), 0852054408017 dan CILACAP (081392697466/082242014149)
  2. KI PUJI PENANGGUNGAN, SRAGEN (081226198670).

================================

ANGKATAN XVII/ 17

  1. KI AGENG GIMAN PENANGGUNGAN, Pekanbaru Riau (085272942597)
  2. KI AGENG ANDI PENANGGUNGAN, Jakarta (08111288280)
  3. KI AGENG SUPRIYADI PENANGGUNGAN, Tangerang (0811952698)
  4. KI AGENG HERY PENANGGUNGAN, Sidoarjo (081230008898).

=========================================

ANGKATAN XVIII/ 18

  1. KI AGENG DUNAL JOLOTUNDO, Salatiga (085713339086)
  2. HAMBA ALLAH, Sidoarjo (0816530039)

===========================================

ANGKATAN XIX/ 19

  1. KI AGENG NYOMAN ALIT PENANGGUNGAN, Surabaya (081332332777)
  2. NYAI HAMBA ALLAH

============================================

ANGKATAN XX  / 20    ——    9 AGUSTUS 2014

  1. KI ADI PANATAGAMA JOLOTUNDO, Jombang – Jatim
  2. KI TEDDY PANATAGAMA JOLOTUNDO, Berau – Kaltim
  3. KI ROHMAN PANATAGAMA JOLOTUNDO, Makassar, Sulsel

==============================================

ANGKATAN XXI / 21

  1. KI ANDRI PANATAGAMA PENANGGUNGAN

==============================================

ANGKATAN XXII / 22

  1. KI PUNTODEWO BAGUS PENANGGUNGAN, JAKARTA  08997777717
  2. KI PUNTODEWO  S PENANGGUNGAN, Lampung
  3. KI PUNTODEWO KARYANI PENANGGUNGAN, PAPUA, 082197564321

==============================================

ANGKATAN XXIII/ 23

KI SADEWA NURZAKI PENANGGUNGAN, TEGAL 

==============================================

ANGKATAN XXIV/ 24

KI AGENG IMAM PENANGGUNGAN, PONOROGO, PHONE 082230107210

==============================================

ANGKATAN XXV/ 25

  1. KI SASTRO HARTONO PENANGGUNGAN –SOLO
  2. KI SASTRO WIRAWAN PENANGGUNGAN — KALIMANTAN
  3. KI SASTRO SUNARKO PENANGGUNGAN– TULUNGAGUNG

==============================================

ANGKATAN XXVI/  26

KI SUNAN ANWAR PENANGGUNGAN –KALIMANTAN

==============================================

ANGKATAN XXVII/ 27

KI SUNAN IRZAN TROWULAN —– SINGAPORE, Phone +6582181612

==============================================

ANGKATAN XXVIII/ 28

  1. KI AGENG WAHYU JENGGALA — (JAKARTA), 08128600892
  2. NYAI AGENG FANNY JENGGALA –(TANGERANG)
  3. KI AGENG RIZA JENGGALA — (BANJARMASIN, KALSEL), 08565184403

=============================================

ANGKATAN XXIX/ 29

  1. KI SAMPANG SUGITO, Purwokerto
  2. KI ALFAN JENGGALA, Makassar

==============================================

ANGKATAN XXX/ 30

KI JAKFAR JENGGALA, LAMPUNG

==============================================

ANGKATAN XXXI/ 31

  1. KI AGENG JOHAN PADJADJARAN — SUKABUMI, PHONE 085759332006
  2. KI AGENG BAMBANG BETAWI — JAKARTA, PHONE 087880632722

==========================================

ANGKATAN XXXII/ 32

  1. KI PANEMBAHAN YUS MATARAM (YOGYAKARTA) 
  2. KI PANEMBAHAN RAMLAN MATARAM (KUALA LUMPUR, MALAYSIA) 
  3. KI PANEMBAHAN SHYGIT MATARAM (BANJARNEGARA)

==========================================

ANGKATAN XXXIII/ 33

  1. KI WICAKSONO DONI PENANGGUNGAN — BALIKPAPAN— (08115442754)
  2. KI WICAKSONO JAROT PENANGGUNGAN –LAMPUNG (081279951110)
  3. KI WICAKSONO RUDIANTO PENANGGUNGAN –SULAWESI

==========================================

ANGKATAN XXXIV/  34

NYAI SRIKANDI NUSANTARA PENANGGUNGAN —–D.I.Y

==============================================

ANGKATAN XXXV/  35

KI  DAENG ASRUL PENANGGUNGAN ——-MAKASSAR

==============================================

ANGKATAN XXXVI/ 36

KI  SUNAN BAEHAQI PENANGGUNGAN ——- ABU DHABI (UNI EMIRAT ARAB)

=============================================

ANGKATAN XXXVII / 37

KI SULTAN HADI PENANGGUNGAN ———- SINTANG (KALBAR)

=============================================

ANGKATAN XXXVIII / 38

  1. KI JATI AZHAR PENANGGUNGAN — YOGYAKARTA
  2. KI JATI DIMAS PENANGGUNGAN — SIDOARJO
  3. KI JATI WIDIO PENANGGUNGAN — BEKASI
  4. KI JATI ADEN PENANGGUNGAN — BEKASI

=============================================

ANGKATAN XXXIX

RADEN PANGERAN YULIANTO — DEPOK  JABAR (081318005690)

================================

ANGKATAN XXXX / 40

KI WERKUDORO PENANGGUNGAN, DKI JAKARTA

================================

ANGKATAN XXXXI/ 41

KI  EKO SENOPATI BANG WETAN, SURABAYA

=================================

ANGKATAN XXXXII/ 42

KI SUNAN ANOM ABDURRAHMAN,  KUWAIT 

==================================

ANGKATAN XXXXIII/ 43

  1. KI GUSTI NYAWIJI FIAN PENANGGUNGAN – MAKASSAR
  2. KI GUSTI NYAWIJI WAHYU PENANGGUNGAN – BOYOLALI

==================================

ANGKATAN XXXX IV/ 44

KI AGENG SATRIA HAYUNINGRAT, — SUMEDANG  — 089679121237

===================================

ANGKATAN XLV / 45

  1. KI SEPTIAN SAWONGGALING  — Sidoarjo 
  2. KI ANDRI SAWONGGALING — Surabaya

====================================

ANGKATAN XLVI / 46

  1. KI AZIZ SAKTI PENANGGUNGAN  –  SAMARINDA
  2. KI TRUNAJAYA SAKTI PENANGGUNGAN  – RIAU

====================================

ANGKATAN  XLVII / 47 

  1. KI JOKO KHOIRUL PENANGGUNGAN (MALANG)
  2. KI JOKO SUTEGO PENANGGUNGAN (KENDAL)
  3. KI JOKO EVAN PENANGGUNGAN (BEKASI)
  4. KI JOKO WACHID PENANGGUNGAN (LUMAJANG)

=====================================

ANGKATAN XLVIII / 48

KI  NURHALIM  WINDU SAKTI  (CIANJUR)  –  085624193655

=========================================

ANGKATAN XLIX / 49

KI BAMBANG  HERJUNO ( JAMBI)

=======================================

SUSUNAN PENGURUS IKATAN ALUMNI MASTER KWA

 

KETUA ALUMNI: KI AGENG IMAM PENANGGUNGAN (PONOROGO) :  PHONE 082230107210

WAKIL KETUA: KI YASIN DAENG PENANGGUNGAN (BEKASI)

SEKJEN: KI AGENG SATRIA HAYUNINGRAT, (SUMEDANG). pHONE : 089679121237

Alamat Sekretariat Alumni:
MARKAS BESAR KAMPUS WONG ALUS.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

PROGRAM PELATIHAN MASTER KWA ANGKATAN XLVII/ 47


PROGRAM PELATIHAN MASTER KWA ANGKATAN  XLVII / 47 telah dilaksanakan PADA HARI SABTU sd MINGGU, 7 MEI 2016 dan Alhamdulillah berjalan sukses dan lancar. Dengan selesainya Peserta Pelatihan  mengikuti program, maka kami berikan gelar:

  1. KI JOKO KHOIRUL PENANGGUNGAN (MALANG)
  2. KI JOKO SUTEGO PENANGGUNGAN (KENDAL)
  3. KI JOKO EVAN PENANGGUNGAN (BEKASI)
  4. KI JOKO WACHID PENANGGUNGAN (LUMAJANG)

Semoga dengan pelatihan tersebut, kita bisa berkarya di masyarakat dengan sebaik-baiknya. Amn YRA.

20160507_120545

IMG-20160508-WA0020IMG-20160507-WA0034 (1)IMG-20160507-WA0060 (1)IMG-20160508-WA0030IMG-20160507-WA0029 (1)20160507_113647

 

 

 

 

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 5 Komentar

UPDATE NAMA MASTER KWA – ALUMNI PROGRAM PRIVATE SD 17 APRIL 2016


ANGKATAN  I/ 1

  1. KI AGENG BAYU PENANGGUNGAN, Jakarta  0877 7557 3775
  2.  KI AGENG AGUNG PENANGGUNGAN, Kediri    0854 9183 905
  3.  KI AGENG ISLANUDIN PENANGGUNGAN, Indramayu
  4.  KI AGENG AGUS PENANGGUNGAN, Bekasi
  5.  KI AGENG YOHAN PENANGGUNGAN, Cirebon

=============================================

ANGKATAN  II/ 2

  1.  KI AGENG WAN MUHAMMAD PENANGGUNGAN, Malaysia tokkutan@gmail.com

==============================================


ANGKATAN   III/ 3

  1. KI CAKRA RASYID PENANGGUNGAN, Jakarta 0977 8008 0019
  2. KI CAKRA SARYANTO PENANGGUNGAN, Purworejo 0857 4315 4447
  3. KI CAKRA MELSANOFRI PENANGGUNGAN, Palembang 0812 7854 474
  4. KI CAKRA WASLAN PENANGGUNGAN, Mimika Papua 0852 4490 0456
  5.  KI CAKRA SAMSUL PENANGGUNGAN, Lampung Timur 0812 6601 4575
  6.  KI CAKRA WIDODO PENANGGUNGAN, Pati Jateng 0856 4085 9477
  7. KI CAKRA AKBAR PENANGGUNGAN, Enrekang Sulsel 0819 4426 0882

======================================


ANGKATAN  IV/ 4

  1. KI NENGGALA DEDY PENANGGUNGAN, Jakarta 021 7169 4925
  2. KI NENGGALA CAHYA PENANGGUNGAN, Palembang 0812 7482 7071

===========================================


ANGKATAN  V/ 5 

  1. KI CAHYANTO PASOPATI TROWULAN, Kalimantan Selatan 0858 1414 7433

ANGKATAN  VI/ 6

  1.  KI ONTOREJO MUHAMMAD PENANGGUNGAN, Jambi 0896 9642 6286
  2.  KI ONTOREJO SONI PENANGGUNGAN, Sidoarjo 0856 4848 4545
  3.  KI ONTOREJO ADI PENANGGUNGAN, Tangerang 0813 8172 4964
  4.  KI  ONTOREJO GATOT PENANGGUNGAN, Magelang 0856 4330 1388

=======================================

 

ANGKATAN VII/ 7 

  1.  KI ANOM ‘INDRIAWAN’ PENANGGUNGAN, Pacitan 0823 3156 0636
  2.  KI ANOM ‘TAHIR’ PENANGGUNGAN, Mimika – Papua 0815 4776 614
  3.  KI ANOM ‘MURSALIM PENANGGUNGAN’, Tanah Merah – Papua 0812 8999 8118
  4.  KI BIMO  SABDA  PENANGGUNGAN, Surabaya

=============================================

ANGKATAN  VIII/ 8 

  1. KI “LU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Timur
  2. KI “SU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Bali
  3. KI “YU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Yogyakarta
  4. KI “YA” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jakarta 0812 9676 6923
  5. KI “BU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Timur
  6. KI “DODI” KUSUMO YUDHO NEGORO, Bekasi
  7. KI “RO” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Barat

============================================

ANGKATAN IX/ 9 

  1. KI KUSUMO ASHARI MONGROGO, Sumatera
  2. KI KUSUMO EKO  MONGROGO, Jakarta
  3. KI KUSUMO S.S MONGROGO, Sumatra

==============================================

ANGKATAN X/ 10

  1. KI RAINAN  SOERJO MENTARAM, Blitar – Jatim, rainan44@gmail.com
  2. KI SUJONO SOERJO MENTARAM, Sidoarjo – Jatim.

Phone 087702853596

=================================

ANGKATAN XI/ 11

  1. KI NAWAWI SUROPATI, Pasuruan, Phone 082334079399
  2. KI IRVAN SUROPATI, Belitung Timur, Phone  081949200806
  3. KI SIGIT SUROPATI, Sidoarjo, Phone 082245301000
  4. KI ZAKI SUROPATI, Malaysia. Phone +60167762132.

======================================

ANGKATAN XII/ 12

  1. KI GEDE PANEMBAHAN SUNTIKA PENANGGUNGAN – TANGERANG – 085780472021

    2. KI GEDE PANEMBAHAN GANDA PENANGGUNGAN – BEKASI – 081297055737


    3. KI GEDE PANEMBAHAN USEP PENANGGUNGAN – GARUT – 087724957546


    4. KI GEDE PANEMBAHAN ISWANTO “SULING” PENANGGUNGAN – SIDOARJO – 085334991908

=======================================

ANGKATAN XIII /13 

  1. HAMBA ALLAH
  2. HAMBA ALLAH
  3. HAMBA ALLAH
  4. HAMBA ALLAH
  5. HAMBA ALLAH
  6. HAMBA ALLAH
  7. HAMBA ALLAH

====================================


ANGKATAN XIV/ 14

  1. KI AGENG SUWIIN TROWULAN– PASURUAN– 082302103075
  2. KI AGENG DONO TROWULAN– PEKALONGAN– 087733416495
  3. KI  AGENG GUNAWAN TROWULAN– JOGJA
  4. KI AGENG PRASETYA TROWULAN –JAKARTA– 087878600863
  5. KI AGENG SARIJAN TROWULAN — PONOROGO — 081332688199
  6. KI AGENG IRAWAN TROWULAN –TEGAL– 085642620113
  7. KI AGENG RISTIAWAN TROWULAN– SEMARANG– 087876102440
  8. KI AGENG ARGO TROWULAN — SEMARANG — 081372675850

==========================================

ANGKATAN XV / 15

  1. KI BACHTARUDIN PENANGGUNGAN, PADANG SUMBAR, 081-1666083
  2. KI SISWANTO PENANGGUNGAN, BANDUNG.

==========================================

ANGKATAN XVI/ 16

  1. KI SURATNO PENANGGUNGAN, LUAR NEGERI (LAOS), 0852054408017 dan CILACAP (081392697466/082242014149)
  2. KI PUJI PENANGGUNGAN, SRAGEN (081226198670).

================================

ANGKATAN XVII/ 17

  1. KI AGENG GIMAN PENANGGUNGAN, Pekanbaru Riau (085272942597)
  2. KI AGENG ANDI PENANGGUNGAN, Jakarta (08111288280)
  3. KI AGENG SUPRIYADI PENANGGUNGAN, Tangerang (0811952698)
  4. KI AGENG HERY PENANGGUNGAN, Sidoarjo (081230008898).

=========================================

ANGKATAN XVIII/ 18

  1. KI AGENG DUNAL JOLOTUNDO, Salatiga (085713339086)
  2. HAMBA ALLAH, Sidoarjo (0816530039)

===========================================

ANGKATAN XIX/ 19

  1. KI AGENG NYOMAN ALIT PENANGGUNGAN, Surabaya (081332332777)
  2. HAMBA ALLAH

============================================

ANGKATAN XX  / 20    ——    9 AGUSTUS 2014

  1. KI ADI PANATAGAMA JOLOTUNDO, Jombang – Jatim
  2. KI TEDDY PANATAGAMA JOLOTUNDO, Berau – Kaltim
  3. KI ROHMAN PANATAGAMA JOLOTUNDO, Makassar, Sulsel

==============================================

ANGKATAN XXI / 21

  1. KI ANDRI PANATAGAMA PENANGGUNGAN

==============================================

ANGKATAN XXII / 22

  1. KI PUNTODEWO BAGUS PENANGGUNGAN, JAKARTA  08997777717
  2. KI PUNTODEWO  S PENANGGUNGAN, Lampung
  3. KI PUNTODEWO KARYANI PENANGGUNGAN, PAPUA, 082197564321

==============================================

ANGKATAN XXIII/ 23

KI SADEWA NURZAKI PENANGGUNGAN, TEGAL 

==============================================

ANGKATAN XXIV/ 24

KI AGENG IMAM PENANGGUNGAN, PONOROGO, PHONE 082230107210

==============================================

ANGKATAN XXV/ 25

  1. KI SASTRO HARTONO PENANGGUNGAN –SOLO
  2. KI SASTRO WIRAWAN PENANGGUNGAN — KALIMANTAN
  3. KI SASTRO SUNARKO PENANGGUNGAN– TULUNGAGUNG

==============================================

ANGKATAN XXVI/  26

KI SUNAN ANWAR PENANGGUNGAN –KALIMANTAN

==============================================

ANGKATAN XXVII/ 27

KI SUNAN IRZAN TROWULAN —– SINGAPORE, Phone +6582181612

==============================================

ANGKATAN XXVIII/ 28

KI AGENG WAHYU JENGGALA — (JAKARTA), 081286008922

KI AGENG FANNY JENGGALA –(TANGERANG)

KI AGENG RIZA JENGGALA — (BANJARMASIN, KALSEL), 08565184403

=============================================

ANGKATAN XXIX/ 29

  1. KI SAMPANG SUGITO, Purwokerto
  2. KI ALFAN JENGGALA, Makassar

==============================================

ANGKATAN XXX/ 30

KI JAKFAR JENGGALA, LAMPUNG

==============================================

ANGKATAN XXXI/ 31

  1. KI AGENG JOHAN PADJADJARAN — SUKABUMI, PHONE 085759332006
  2. KI AGENG BAMBANG BETAWI — JAKARTA, PHONE 087880632722

==========================================

ANGKATAN XXXII/ 32

  1. KI PANEMBAHAN YUS MATARAM (YOGYAKARTA) 
  2. KI PANEMBAHAN RAMLAN MATARAM (KUALA LUMPUR, MALAYSIA) 
  3. KI PANEMBAHAN SHYGIT MATARAM (BANJARNEGARA)

==========================================

ANGKATAN XXXIII/ 33

  1. KI WICAKSONO DONI PENANGGUNGAN — BALIKPAPAN— (08115442754)
  2. KI WICAKSONO JAROT PENANGGUNGAN –LAMPUNG (081279951110)
  3. KI WICAKSONO RUDIANTO PENANGGUNGAN –SULAWESI

==========================================

ANGKATAN XXXIV/  34

SRIKANDI NUSANTARA PENANGGUNGAN —–D.I.Y

==============================================

ANGKATAN XXXV/  35

KI  DAENG ASRUL PENANGGUNGAN ——-MAKASSAR

==============================================

ANGKATAN XXXVI/ 36

KI  SUNAN BAEHAQI PENANGGUNGAN ——- ABU DHABI (UNI EMIRAT ARAB)

=============================================

ANGKATAN XXXVII / 37

KI SULTAN HADI PENANGGUNGAN ———- SINTANG (KALBAR)

=============================================

ANGKATAN XXXVIII / 38

KI JATI AZHAR PENANGGUNGAN — YOGYAKARTA

KI JATI DIMAS PENANGGUNGAN — SIDOARJO

KI JATI WIDIO PENANGGUNGAN — BEKASI

KI JATI ADEN PENANGGUNGAN — BEKASI

=============================================

ANGKATAN XXXIX

RADEN PANGERAN YULIANTO — DEPOK  JABAR (081318005690)

================================

ANGKATAN XXXX / 40

KI WERKUDORO PENANGGUNGAN, DKI JAKARTA

================================

ANGKATAN XXXXI/ 41

KI  EKO SENOPATI BANG WETAN, SURABAYA

=================================

ANGKATAN XXXXII/ 42

KI SUNAN ANOM ABDURRAHMAN,  KUWAIT 

==================================

ANGKATAN XXXXIII/ 43

KI GUSTI NYAWIJI FIAN PENANGGUNGAN – MAKASSAR

KI GUSTI NYAWIJI WAHYU PENANGGUNGAN – BOYOLALI

==================================

ANGKATAN XXXX IV/ 44

KI AGENG SATRIA HAYUNINGRAT, — SUMEDANG  — 089679121237

===================================

ANGKATAN XLV / 45

KI SEPTIAN SAWONGGALING  — Sidoarjo 

KI ANDRI SAWONGGALING — Surabaya

====================================

ANGKATAN XLVI / 46

KI AZIZ SAKTI PENANGGUNGAN  –  SAMARINDA

KI TRUNAJAYA SAKTI PENANGGUNGAN  – RIAU

Terima kasih dan salam paseduluran.

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

HADIRI MILAD KWA KE-7


Kegiatan Milad VII ini akan diadakan pada :

Hari / Tanggal : Sabtu – Minggu, 9 – 10 April 2016
Waktu : Hari Sabtu Pukul 08:00 – Hari Minggu Pukul 14:00 WIB
Tempat : Puri Maerokoco
PRPP (Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan)
Jl. Puri Anjosmoro, Semarang, Jawa Tengah.

SILAHKAN HADIR SEDULUR SEMUA….. UNTUK MENYAMBUNG TALI SILATURAHIM….. UNTUK MENDAPATKAN ILMU DAN BERKAH. SALAM PASEDULURAN.

=========================================

Milad Pertama yg memberikan Kaos Cotton Combed gratis kepada 100 orang pendaftar pertama
Milad Pertama yang diliput oleh Majalah Posmo
Milad Pertama yang memberikan Doorprize berupa Pelatihan Program Guru KWA
========================================================================

Assalamu alaikum Warohmatullahu Wabarokatuh.
Dengan Hormat,
Kepada Pendiri KAMPUS WONGALUS, Muhammad Wildan, para Pinisepuh, Sesepuh, yang yang kami hormati dan anggota KWA lainnya yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu.
Kampus Wong Alus (KWA) adalah blog supranatural terbesar di Indonesia dan telah dikunjungi oleh 63.886.205 orang (data per tanggal 2 April 2016 pukul 00:50 WIB) dengan jumlah kunjungan 20 RIBU orang perhari. Dengan jumlah kunjungan itu KWA memiliki banyak pembaca setia blog yang tersebar di seluruh penjuru nusantara ini. Untuk menjalin tali silaturahmi dan saling mengenal diantara para pembaca blog KWA ini maka akan diadakan Milad KWA VI. Dalam Milad ini akan diadakan kegiatan Bakti Sosial dari seluruh civitas akademika KWA. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti oleh masyarakat umum dan sekitarnya.
Selain sebagai ajang silaturahmi sesama anggota KWA, bagi yang membawa anggota keluarganya dapat menikmati rekreasi di dalam area Puri Maerokoco yang memiliki luas 23,84 Ha dengan anjungan dari 35 daerah kabupaten/ kotamadya Dati II se-Jateng. Selain itu hanya berjarak 15 menit berjalan kaki dari Pantai Marina. Bagi yang membawa keluarga, tersedia tempat penginapan yang murah mulai dari yang bertarif Rp 50 – 300 rb/kamar/hari. Makanan tersedia 24 jam non stop di luar area Puri Maerokoco. Jadi bagi yang membawa keluarga tidak perlu khawatir karena semua tetap nyaman bagi anggota keluarga yang tidak mengikuti acara Milad Nasional KWA ini.
Kegiatan Milad VII ini akan diadakan pada :
Hari / Tanggal : Sabtu – Minggu, 9 – 10 April 2016
Waktu : Hari Sabtu Pukul 08:00 – Hari Minggu Pukul 14:00 WIB
Tempat : Puri Maerokoco
PRPP (Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan)
Jl. Puri Anjosmoro, Semarang, Jawa Tengah

Taman Wisata Puri Maerokoco
Nama Puri Maerokoco diambil dari salah satu bagian epos Mahabarata yang menceritakan tentang keinginan salah seorang dewi memiliki seribu bangunan hanya dalam waktu satu malam. “Taman Mini” Maerokoco diresmikan pada tahun 1980an oleh Gubernur Ismail. Puri mareokoco merupakan perwujudan dari miniature propinsi jateng yang terletak di sebelah barat PRPP-Tawang Mas, Semarang, 3 km dari Bandara Achmad Yani ke timur atau di jalan lingkar utara kota semarang. Taman ini dibangun pada tahun 1993. Miniatur ini menempati areal seluas 23,84 ha. Yang terdiri dari anjungan-anjungan dari 35 daerah kabupaten/ kotamadya Dati II se-Jateng, dengan desain bercirikan arsitektur khas Jateng. Taman ini diwujudkan dengan pulau yang merupakan gambaran miniatur Jawa Tengah dibatasi oleh laut Jawa dan Samudra Indonesia dan lahan Jawa Barat serta Jawa Timur. Di luar miniatur ini terdapat jalan keliling lebar 6 m yang bisa dipakai untuk kereta mini dan sebagainya.
Puri Maerokoco atau sering disebut Taman Mini Jawa Tengah Indah adalah sebuah objek wisata yang berada di Jalan Yos Sudarso, Semarang, kurang lebih 5 Km dari Tugu Muda, adalah salah satu bagian taman dari kawasan PRPP (Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan) Jawa Tengah. Sebagai Taman Mini Jawa Tengah yang merangkum semua rumah adat yang disebut dengan anjungan dari 35 kabupaten dan kota yang ada di Jawa Tengah. Di dalam rumah-rumah tersebut digelar hasil–hasil industri dan kerajinan yang diproduksi oleh masing-masing daerah. Selain menampilkan rumah-rumah adat, objek wisata ini dilengkapi dengan fasilitas rekreasi air seperti : sepeda air, perahu, juga kereta bagi pengunjung. Dibuka untuk umum dari jam 08.00 sampai 18.00. Dapat dijangkau dengan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi.

Acara Bakti Sosial ini meliputi kegiatan :
1. Donor Darah
2. Street Magic Show
3. Pengobatan Non Medis
4. Pengobatan Metode Ruqyah
5. Pengobatan Metode Pijat & Totok
6. Pengobatan Gurah (Mata, Tubuh)
7. Pembersihan Aura Tubuh
8. Pengisian & Booster Tenaga Dalam
9. Konsultasi berbagai permasalahan hidup
10. Pengisian energi ke benda-benda pusaka (keris/tombak, dll)
11. Konsultasi Supranatural semua masalah (rejeki, pengasihan, keselamatan, dll)
12. Pengijasahan Keilmuan secara langsung oleh Sesepuh/Senior/Anggota KWA

Susunan Panitia Milad KWA VII :

Sohibul Bait :

RAKAMAS JAMBRONG DAN MAJELIS DZIKIR AL HIDAYAH

=====================================
Ketua Panitia : Ki Ageng Bayu Penanggungan
MC : Bengawan Candhu
Seksi Penggalangan Dana : Ki Ageng Bayu Penanggungan, Ki Trisaptono
Seksi Perijinan & Humas : Bengawan Candhu, A.A. Kurniawan
Seksi Pendaftaran Peserta Milad : Ki Trisaptono, Ki DragonShen
Seksi Pendaftaran Anggota KWA : Ki Adi, Ki Imam
Seksi Pendaftaran Panitia : Teguh Parjiyanto, Torro
Seksi Pendaftaran P B : Ki Sunan, Ki Riza
Seksi Pendaftaran Alumni KWA : Ki Riza
Seksi Pendaftaran Lapak Tarot : Ki DragonShen
Seksi Pendaftaran Lapak Lukis : Takiyan
Seksi Lapak Bersama : Teguh Parjiyanto
Seksi Donor Darah : Ki Adi
Seksi Dokumentasi : Ki Sunan
Seksi Komsumsi : A.A. Kurniawan, Ki Imam
Seksi Perlengkapan : Wa Kasan, Torro
Seksi Pengarah Peserta : Ki Trisaptono, Takiyan, Ki DragonShen, Ki Riza, Torro
Seksi Penjagaan Pendopo Banyumas : Ki Adi
Seksi Penjagaan Pendopo Cilacap : Wa Kasan
Seksi Wara-Wiri : Torro, Laskar Surodadu
Seksi Keamanan : Laskar Surodadu

Tim Pengijasah & Team Leader :
1) Ki Agus Aleq Kurniawan
2) Ki Ageng Bayu Penanggungan
3) Ki Daeng Pangrukti Wisesa
4) Suhu Bobby
5) Lintang Kusumo

Koordinator Jabotabekser :
1) Anyabrea Valentine/Ki Ageng Bayu Penanggungan (0877 7557 3775)

Wilayah Bandung :
1) Ki Selor (0813 3220 4258)

Wilayah Semarang, Salatiga, Solo Raya :
1) Shang Jalak Jiwo (0899 5905 071)

Wilayah Jepara, Kudus :
1) Agus Aleq Kurniawan aka Abine Roro Afrizal (0852 2587 2432)

Wilayah DIY dan Magelang :
1) Garuda 99 (0818 0276 4393)
2) Ki Taskiyan (0857 2902 9789)

Wilayah Jatim :
1) Wa Kasan Mbelink (0896 7211 7505)
2) Gus Duro (0888 5009 569)

Dan Berikut kami sampaikan daftar sementara para sohibul ijazah yang berkenan mendarma baktikan ilmu dan kasepuhannya buat disampaikan dan diberikan kepada para bolowongalus nusantara.

Pengijasahan Keilmuan (Gratis) :
1) Ki Agus Aleq Kurniawan aka Abine Roro Afrizal (Jepara) –> Asma Klelap
Asma Klelap berfungsi sebagai perlindungan dan dijaga oleh khadam macan, disamping bisa untuk menggetarkan amarah atasan/lawan menjadi lunak berbalik menjadi diam/lulut.

2) Ki Ageng Bayu Penanggungan (Jakarta) –> Amalan Gurah Mata
Bila anda rutin melakukan nya Insya Allah lekas sembuh dari sakit mata khususnya dan akan menambah tajam pandangan.

3) Ki Gede Panembahan Suntika Penanggungan (Tangerang) –> Ilmu mendayagunakan sedulur papat versi kasepuhan, yg Insha Allah utk membantu segala hajat dan niat dlm kehidupan sehari-hari.

4) Ki Daeng Pangrukti Purbawisesa (Bekasi) –> Aji Kulhu Dergo Balik
Merupakan keilmuan yang sangat terkenal sejak dahulu, hingga sekarang. Aji ini memang sangat baik untuk keselamatan dan perlindungan diri dari segala bahaya dan serangan ghaib, mereka yang berniat buruk dan menyerang seperti dengan santet, sihir atau energi negatif lainnya maka akan berbalik dan terkena sendiri dengan amalannya.
Aji ini juga dapat digunakan sebagai pagaran/pelapis tubuh dan mengobati orang yang terkena serangan santet atau energi negatif lainnya.

5) Ki Lie Marco (Lampung) –> Hizib Hikmah
Merupakan salah satu rahasia kunci hikmah, insya Allah, membuka wadah batin terutama bagi yang awam, mampu membantu orang dengan berbagai cara entah tiupan ke media, sentuhan maupun jarak jauh memancarkan karisma dan mencerahkan aura, yang memandang timbul rasa kasih dan hormat, membuka pintu rezeki, mempercepat segala hajat, cocok untuk yang sering di dilecehkan, dihina, difitnah dan akan semakin mendekatkan diri kepada Allah.

6) Ki Nenggala Cahya Penanggungan (Palembang) –> Syahadat Putih
Fadillahnya sangat banyak, diantaranya anti silet dan anti cukur.

7) Ki Wong Alus (Sidoarjo) –> Ilmu Rezeki 4 Tingkat Sempurna
Semoga dengan doa-doa ini, Allah SWT memberikan kemudahan rejeki yang terus mengalir dan barokah kepada kita.

8) Gus Itsna Hambali (Blitar) –> Keilmuan yang masih dirahasiakan

9) Raka Mas Jambrong (Semarang) –> Asmaul Kubro
Doa membangkitkan potensi diri yang terpendam, mengaktifkan tenaga gaib dari para leluhur. Bila diasah membangkitkan energi keselamatan/kebal, bisa dipergunakan untuk mempengaruhi orang lain/hipnotis, beladiri gaib.

10) RM Haryo Lintang Kusumo (Yogyakarta) –> Asma Pamungkas Tk I
Keilmuan ini asli di ciptakan oleh Guru besar Padepokan Haryo Kusumo, RM Haryo lintang Kusumo dimana keilmuan ini berfungsi untuk :
– Membersihkan energi negatif yang menutupi gerbang gerbang gaib di tubuh seseorang sehingga dalam mempelajari suatu keilmuan menjadi lebih mudah/enteng.
– Membuat mata batin dan energi batin kembali bersih dari energi negatif yang tercipta dari pikiran jelek, demit/khodam negatif yang ikut menempel di badan (tanpa sepengetahuan kita).

11) …

Pengijasahan Keilmuan (Berbayar) :
1) Ki Agus Aleq Kurniawan aka Abine Roro Afrizal (Jepara) –> Aji Idhu Putih
Aji Idhu Putih adalah salah satu ilmu kebal. Kita dapat menahan panasnya logam dengan jilatan ludah saja. Hebat kan, tapi tingkat keberhasilan dari ritual ini mayoritas tergantung pada keikhlasan dan keyakinan dari sang pelaku yang mengamalkannya. Apabila ilmu ini berhasil Anda kuasai, Insya Allah logam panas jenis apapun itu akan bisa Anda jilat dangan leluasa tanpa merasakan rasa panas sedikitpun. Mahar Rp 150.000.

2) Ki Ageng Bayu Penanggungan (Jakarta) –> Hizib Maghnatis
Ilmu Hizib Maghnatis adalah jenis ilmu hikmah yang sangat jarang dimiliki pendekar. Karena ilmu ini sejenis ilmu goib “Lampah Lumpuh” dimana dalam keadaan mendesak musuh yang terkena akan mengalami kelumpuhan. Mahar Rp 150.000.

3) Gus Itsna Hambali (Blitar) –> Doa Maghnatis (Fadillah untuk Pengasihan)
Setiap yang mengikuti pengijasahan Doa Maghnatis akan mendapatkan Rajah “Hizib Andarun” yang sangat legendaris. Mahar Rp 150.000

4) Ki Daeng Pangrukti Purbawisesa (Bekasi) –> Asmak Maghrobi
Merupakan asma multifungsi untuk setiap hajat, asma ini amat sangat mujarob terasa saat kita mendzikirkannya, tubuh akan merasakan energi getaran dan kekuatan dari asma.
Faedah kegunaan asma ini dapat sebagai pengasihan, kewibawaan tingkat tinggi, puter giling, pengobatan, pagar badan/pekarangan rumah, menyerang kedzholiman, penglarisan, kerezekian, dan masih banyak lagi sesuai hajat kita.
Dan barang siapa yang sering mengamalkan asma maghrobi ini tiap malam jumat maka cahaya ilahi akan menggelilingi seluruh tubuhnya hingga orang yang memandangnya akan bersimpatik menaruh hati padanya.

Asma ini ada 2 tingkatan dengan mahar :
Tingkat I Rp 125.000
Tingkat I dan II Rp 200.000

5) Ki Gede Panembahan Suntika Penanggungan/Suhu Bobby (Tangerang) –> Ilmu Lembu Sekilan
Ilmu Lembu Sekilan versi lima unsur utk kekuatan dan kejadukan. Dlm tahap lanjut energi ilmu ini bisa dipergunakan untuk segala hajat seperti pengobatan, pelet, pengasihan, dll.
Setelah diijazahkan dan diselaraskan maka setelah dibaca akan memainkan jurus-jurus silat ghaibnya lembu sekilan versi lima unsur dengan sendirinya full power atau slow motion tergantung niat pembacanya. Mahar Rp 200.000.

6) RM Haryo Lintang Kusumo (Yogyakarta) –> Asma Surya Pamungkas Tk I
Keilmuan ini asli di ciptakan oleh Guru besar Padepokan Haryo Kusumo,RM Haryo lintang Kusumo dengan fungsi :
– Full pengobatan fisik ( penyakit tubuh)
– Full pengobatan non fisik seperti, kiriman santet, teluh, demit/khodam
– Dapat melancarkan jalur jalur energi yang tersumbat dikarenakan energi negatif yang ada di badan
Mahar Rp 150.000.

7) …

Talk Show :
1) Ki Abdul Jabbar (Cikarang) –> Makdum Sarpin dan tata cara menariknya
Ketika Ruh ditiupkan masuk kedalam jasad, bayangannya menjadi 7 warna, 3 warna tsb adalah manefestasi dari Makdum Sarpin yg berkilau putih seperti sinar rembulan, Mar dan Marti yg berwarna putih kemilau dan merah, sedangkan 4 warna yg lain adalah merah, hitam, kuning dan putih perwujudan dari darah, tali pusar, ari-ari dan air ketuban. Mereka berbentuk Roh yang menjaga agar bayi tumbuh sehat dan selamat. Kekuatan Roh dari mereka itulah yg menjagi pamomong kita, yang jika diberdayakan akan memiliki kekuatan adi kodrati yg bisa menjaga dan membantu kemudahan kehidupan dari pancernya.

2) Sesepuh KWA –> Ilmu Hikmah

3) …..

Lapak Konsultasi :
1. Gus Itsna Hambali (Blitar) –> Perjodohan dan Karir dengan Ilmu Falak Nama
2. Ki Ageng Prasetya Trowulan (Jakarta) –> Pengobatan Non Medis
3. Nyai Sekar Kahuripan (Sidoarjo) –> Tarot Reading
Setiap yang berkonsultasi di lapak tarot akan mendapatkan minyak Mahabbah & Pengasihan 3 ml. Mahar Rp 50.000/org.
4. Ki Risyandi (Yogyakarta) –> Melukis Khadam Diri/Benda Pusaka
Mahar Rp 50.000/org.

Lapak Dagang :
1. Ki Agus Aleq Kurniawan (Jepara) –> Minyak Pelet/Gendam, Hajar Hentak
2. Ki Ageng Bayu Penanggungan (Jakarta) –> Jaket, Kaos, Topi KWA
3. RM Haryo Lintang Kusumo (Yogyakarta) –> Minyak Pengasihan, Gelang Tasbih
4. ….. –> …..

Doorprize :
a) Ki Agus Aleq Kurniawan (Jepara) –> 3 Botol Minyak Pelet Rintihan Putri Duyung
b) Ki Imam (Ponorogo) –> 11 Batu Alam berbagai jenis dan ukuran
c) Mas Yandi (Yogyakarta) –> 7 botol Minyak Takluk Tresno
d) Teguh Parjiyanto (Jakarta) –> 1 Batu Alam dan 1 Cincin Batu Akik
e) Raka Mas Jambrong (Semarang) –> 10 Batu Mustika Pengasihan
f) Saraswanto Abdul Jabar (Bekasi) –> 7 CD, Makalah dan Aktifasi Sedulur Papat 5 Pancer
g) Ki Wong Alus (Sidoarjo) –> 1 Beasiswa Pelatihan Program Guru KWA

Penghargaan kepada 4 (empat) besar Donatur Milad VII :
1. Ki Sunan Irzan Trowulan, Singapore Alumni KWA XXVII
2. Ki Panembahan Ramlan Mataram, Malaysia Alumni KWA XXXII
3. Ki Nenggala Cahya Penanggungan, Palembang Alumni KWA IV
4. Ki Ageng Riza Jenggala, Banjarmasin, Kal Sel Alumni KWA XXVIII

Susunan Acara Milad KWA VI
1. Jam 08:00 – 09:00 WIB
Acara :
Menerima kedatangan peserta milad, absensi peserta, pendaftaran anggota baru KWA, absensi panitia milad dan informasi tentang kegiatan Milad KWA VI. Peserta diberikan atribut milad, Panitia diberikan atribut panitia dan kupon makan siang.
Perlengkapan:
Alat tulis menulis, formulir absensi peserta/panitia, formulir pendaftaran anggota baru KWA, atribut peserta/panitia dan jadwal acara.
Pos Absensi : Panitia Pendaftaran Panitia/Peserta/Anggota KWA

2. Jam 09:00 – 10:00 WIB
Acara :
Pembukaan acara Milad KWA VI yang akan diisi oleh sambutan Ketua Panitia Ki Ageng Bayu Penanggungan dan Pemilik sekaligus guru besar KWA, Ki Wong Alus. Dalam acara ini juga akan diperkenalkan panitia dan para alumni KWA.
Perlengkapan : Sound System
Pos Pembukaan Acara : MC, Kiwa dan Ki Ageng Bayu

3. Jam 10:00 – 12:00 WIB
Acara : Talk Show “Makdum Sarpin dan tata cara menariknya”
Pos Seminar : Ki Abdul Jabbar (Cikarang)

4. Jam 10:00 – 14:00 WIB
Acara : Donor Darah
Pos Donor Darah : Panitia Donor Darah

5. Jam 12:00 – 13:00 WIB
ISHOMA (Istirahat, Shalat, Makan)
Panitia langsung datang ke warung Al Hidayah untuk mengambil makan siangnya dengan menunjukkan ID Card Panitia/Peserta ke panitia bagian komsumsi yang ada di warung Al Hidayah.
Pos Komsumsi : Panitia Komsumsi

6. Jam 13:00 -18:00 WIB
Acara : Pengijasahan Keilmuan Berbayar (PB)
Pos Pengijasahan : Tim Pengijasah, Panitia PB, Panitia Pengarah Acara

7. Jam 13:00 – 18:00 WIB
Acara : Pembukaan Lapak Pengobatan, Tarot, Melukis Khadam dan Lapak Dagang
Pos Lapak : Panitia Pendaftaran Lapak, Panitia Pengarah Acara, Panitia Lapak Bersama

8. Jam 18:00 – 19:00 WIB
ISHOMA (Istirahat, Shalat, Makan)
Panitia langsung datang ke warung Al Hidayah untuk mengambil makan siangnya dengan menunjukkan ID Card Panitia/Peserta ke panitia bagian komsumsi yang ada di warung Al Hidayah.
Pos Komsumsi : Panitia Komsumsi

9. Jam 19:00 – 19:30 WIB
Acara : Street Magic Show
Pos Magic Show : KelvinD Magic

10. Jam 19:30 – 21:00 WIB
Acara : Talk Show “Ilmu Hikmah”
Pos Talk Show : Sesepuh KWA

11. Jam 21:00 – 22:30 WIB
Acara : Lelang Benda Pusaka
Pos Lelang : MC

12. Jam 22:30 – 00:00 WIB
Acara : Kelompok Bersama Team Leader (TL) masing-masing
Pos Pelatihan : Semua Team Leader bersama kelompoknya. Panitia Pengarah Acara

13. Jam 00:00 – 02:00 WIB
Acara : Cangkrukan Panitia Milad
Pos Intern : Semua Panitia Milad

14. Jam 07:00 – 08:00 WIB
Acara : Daftar Ulang Peserta Milad dan pembagian kaos KWA untuk 100 Orang pendaftar
pertama di hari sabtu
Pos Pendaftaran : Panitia Pendaftaran Peserta Milad

15. Jam 08:00 – 10:00 WIB
Acara : Pengijasahan Keilmuan Gratis (PG)
Pos Pengijasahan : Tim Pengijasah dan Sohibul Ijasah lainnya, Panitia Pengarah Acara

16. Jam 10:00 – 12:00 WIB
Acara : Demontrasi Keilmuan
Pos Demontrasi : Semua Pengijasah dan Sukarelawan lainnya

17. Jam 12:00 – 13:00 WIB
Acara :
1) Pembagian Doorprize Milad VII
2) Diskusi/tanya jawab antara peserta milad dengan Sohibul Ijasah dan Sesepuh KWA
Pos Diskusi : Semua Panitia dan Peserta Milad

18. Jam 13:00 – 13:30 WIB
Acara : Penutupan dan Doa
Panitia, Alumni KWA, Sesepuh KWA dan Sohibul Ijasah lainnya bersalaman dengan Peserta Milad.
Pos Penutupan : Kiwa, Sesepuh KWA dan Sohibul Ijasah

19. Jam 13:30 – 14:30 WIB
Acara : Intern Alumni Program Guru KWA
Pos Intern : Kiwa dan seluruh Alumni KWA

Rute ke Lokasi Milad VII :
1. Bandara Achmad Yani (Semarang)
Naik taxi ke lokasi Rp 30 rb.

2. Kereta Api
Jakarta-Semarang (ekonomi) –> turun di stasiun Poncol
Jakarta-Semarang (bisnis) –> turun di stasiun Tawang

Surabaya -Semarang (ekonomi) –> turun di stasiun Poncol
Surabaya -Semarang (bisnis) –> turun di stasiun Tawang

3. Bis ekonomi maupun AC
Jakarta- Semarang AC/Non AC –> turun di terminal Terboyo
Surabaya – Semarang AC/Non AC –> turun di terminal Terboyo

Naik bus jurusan Karangayu Rp 3.500 atau, turun di gerbang PRPP, sambung naik ojek (kalau mau).
Naik bus jurusan Boja Rp 5 rb, turun di gerbang PRPP, sambung naik ojek (kalau mau).

3. Untuk rute dari Rembang, Pati, Kudus, Demak dapat menyesuaikan dengan rute bis Surabaya-Semarang.

4. Untuk rute dari Pekalongan, Tegal, Pemalang, Cirebon dapat menyesuaikan dengan menggunakan jadwal Kereta Api ataupun bis.

5. Kendal dan sekitarnya, dapat naik bis Semarang turun di Terminal Mangkang. Naik bus jurusan Karangayu Rp 3.500, turun di gerbang PRPP, sambung naik ojek (kalau mau).

6. Untuk rute dari Blora, Purwodadi, Grobogan, Gubug, Tegowanu, dapat naik bis jurusan “Blora- Semarang” atau“Purwodadi – Semarang”(tarif Rp 20-30 rb) sampai Terminal Penggaron.

7. Ojek
Dari Poncol Rp 30 rb
Pasar Karangayu Rp 10 rb

8. Ojek Al Hidayah (Panitia Milad KWA VII)
Dari gerbang PRPP Rp 5 rb
Pasar Karangayu Rp 10 rb

Begitu sudah sampai di Puri Maerokoco, ada biaya restribusi :
a. Orang –> Rp 7.000/orang (Sabtu)
Orang –> Rp 8.000/orang (Minggu)
a. Motor –> sukarela
b. Mobil –> sukarela

Tarif sewa penginapan :
1. Memakai kamar di dalam area Puri Maerokoco :
– Kamar AC (Kamar mandi dalam, TV) = Rp 350 rb/hr –> Habis
– Kamar Non AC (Kamar mandi dalam, TV, Kipas Angin) = Rp 250 rb/hr
– Kamar Non AC (Kamar mandi luar, TV, Kipas Angin) = Rp 200 rb/hr

2. Penginapan di luar area Puri Maerokoco
– Sekitaran 10 menit dr lokasi acara : Hotel Siliwangi (Rp 200 rb/hr), dll
– Sekitaran Stasiun Poncol : Hotel Arjuna (Rp 50 rb/hr), dll
Atau bagi yang ingin menginap ekonomis, bisa lesehan dan tidur bersama di pendopo yang telah disewa oleh panitia milad.
Perlu kami sampaikan disini bahwa udara di area Puri Maerokoco cukup panas mengingat kota semarang adalah kota yg memiliki pantai. Kami menyarankan untuk membawa pakaian lotion anti nyamuk (tidak jauh dari lokasi ada areal tambak), perlengkapan shalat dan obat-obatan pribadi.

Bagi yang tinggal di dalam wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) yang akan berangkat ke lokasi Milad Kampus Wong Alus (KWA) VII di Puri Maerokoco, Semarang, Jawa Tengah pada tanggal 9 – 10 April 2016, dapat memilih alternatif perjalanan sebagai berikut :

Pemberangkatan Kolektif (bersama-sama) :
i) Bersama saya menggunakan kendaraan carteran Toyota Kijang dengan kapasitas tempat duduk 8
orang. Saweran sudah termasuk tiket masuk Taman Maerokoco.
Titik penjemputan : di halte bus Sekolah (depan sekolah militer, sblm terowongan flyover cawang)
Saweran : Rp 350 rb/orang
Kursi tersisa : 2 kursi

Dalam rangka memeriahkan pelaksanaan Milad Kampus Wong Alus (KWA) VII (2016), maka Panitia Milad KWA VII akan menjual merchandise :
– 1 Jaket Harajuku, dipakai oleh Tim Pengijasahan Jarak Jauh (PJJ) Milad VII
– 1 Jaket Harakiri
– 2 Jaket Naruto (semasa kecil)
– 2 Jaket Naruto Shippudden
– 11 T-shirt (Kaos Berkerah)
– 5 Kaos Raglan, dipakai oleh Panitia dari Tim Pengijasah
– 16 Topi Snapback Jaring, dipakai oleh Panitia dari Tim Pengijasah

Untuk lebih lengkapnya penjelasan menegani merchandise Milad KWA VII ini dapat dilihat di
https://www.facebook.com/anyabrea

Silahkan datang ke acara gathering nasional dan bakti sosial ini. Pengumunan diatas silahkan dibaca dengan teliti dan lengkap, demi keamanan kenyaman dan kejelasan perjalanan Panjenengan semuanya. Dan sekali lagi kami ucapkan selamat datang dan siapkan rencana dan ajukan cuti mulai dari sekarang bila memang diperlukan.
Panitia Milad KWA VII menerima semua bentuk sumbangan baik itu atas nama perorangan, institusi ataupun perusahaan. Sumbangan dapat berbentuk materi, uang, tenaga maupun pikiran.
Panitia juga menerima hibahan berupa benda untuk acara door prize dan menerima siapapun yang berkenan untuk menjadi Sohibul Ijasah yang akan mengijasahkan keilmuannya.

Wassalamu Alaikum Warohmatullahu Wabarokatuh.

 

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 17 Komentar

MASTER KWA ANGKATAN 45 MOHON DOA RESTU


Assalamualaikum wr wb. Alhamdulillahirobiilalamin puji syukur kita panjatkan kehadirat Alah SWT dan syafaat Rasululah SAW, bahwa Kampus Wong Alus selesai melaksanakan Program Pelatihan Master KWA Angkatan 45 (XLV) yang diselenggarakan mulai hari Sabtu 5 Februari sd 6 Februari 2016, selama 24 jam. Kami mohon doa restu agar Dua Alumni Pelatihan / MASTER KWA ANGKATAN 45 bisa memberikan sumbangsih dan manfaat bagi masyarakat luas yang membutuhkan bantuan. Sebagai rasa kasih sayang dari Keluarga Besar KWA maka alumni pelatihan diberikan gelar:

KI SEPTIAN SAWONGGALING  — Sidoarjo 

KI ANDRI SAWONGGALING — Surabaya

Demikian terima kasih kepada semua pihak yangtelah membantu terlaksananya pelatihan private ini.

ttd

KWA

IMG-20160306-WA0008

 @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

“MATA AIR DARI KAMPUNG DANAU RUNDA”


WASIAT-WASIAT SHAIKH ABDUL WAHAB ROKAN AL-KHOLIDI NAQSYABANDI

Sheykh Abdul Wahab RokanSelalu saja rahmat Allah mengalir ke setiap kaum, agar suatu kaum itu terselamatkan dari kesesatan. Cara Allah SWT member rahmat, salah satunya adalah meng-ada-kan orang-orang yang bisa memberikan pencerahan di suatu kaum.

Salah satu yang bisa memberikan pencerahan dan meluruskan kaum di Propinsi Riau itu adalah Shaikh Abdul Wahab Rokan Al-Kholidi Naqsyabandi, yang lebih dikenal dengan sebutan Tuan Guru Besilam (Babussalam).

Beliau lahir pada tanggal 19 Rabiul Akhir 1230 H bertepatan dengan tanggal 28 September 1811 M. Tempat kelahiran beliau bernama Kampung Danau Runda, Rantau Binuang Sakti, Negeri Tinggi, Rokan Tengah, Kabupaten Kampar, Propinsi Riau. Ayahandanya bernama Abdul Manap bin M.Yasin bin H.Abdullah bin Edek, suku Tembusai. Ibundanya bernama Arbaiyah binti Datuk Dagi binti Tengku Perdana Menteri bin Sultan Ibrahim, kepenuhan (Riau). Beliau wafat pada tanggal 21 jumadil Awal 1345 H bertepatan dengan tanggal 27 Desember 1926 M.

Abdul Wahab dilahirkan dan dibesarkan dikalangan keluarga bangsawan yang taat beragama, berpendidikan dan dihormati. Masa remajanya dipenuhi dengan mencari dan menambah ilmu pengetahuan. Pada awalnya ia belajar dengan Tuan Baqi di tanah kelahirannya Kampung Danau Runda, Kampar, Riau. Kemudian ia menamatkan pelajaran Alquran pada H.M. Sholeh, seorang ulama besar yang berasal dari Minangkabau.

Setelah menamatkan pelajarannya dalam bidang al-Quran, Abdul Wahab melanjutkan studinya ke daerah Tambusei dan belajar pada Maulana Syekh Abdullah Halim serta Syekh Muhammad Shaleh Tembusei. Dari kedua Syekh inilah, ia mempelajari berbagai ilmu seperti tauhid, tafsir dan fiqh. Disamping itu ia juga mempelajari “ilmu alat” seperti nahwu, sharaf, balaghah, manthiq dan ‘arudh.

Diantara Kitab yang menjadi rujukan adalah Fathul Qorib, Minhaj al–Thalibin dan Iqna’. Karena kepiawaiannya dalam menyerap serta penguasaannya dalam ilmu-ilmu yang disampaikan oleh guru-gurunya, ia kemudian diberi gelar “Faqih Muhammad”, orang yang ahli dalam bidang ilmu fiqh.

Syekh Abdul Wahab kemudian melanjutkan pelajarannya ke Semenanjung Melayu dan berguru pada Syekh Muhammad Yusuf Minangkabau. Ia menyerap ilmu pengetahuan dari Syekh Muhammad Yusuf selama kira-kita dua tahun, sambil tetap berdagang di Malaka.

Hasrat belajarnya yang tinggi, membuat ia tidak puas hanya belajar sampai di Malaka. Ia seterusnya menempuh perjalanan panjang ke Mekah dan menimba ilmu  pengetahuan selama enam tahun pada guru-guru ternama pada saat itu. Di sini pulalah ia memperdalam ilmu tasawuf dan tarekat pada Syekh Sulaiman Zuhdi sampai akhirnya ia memperoleh ijazah sebagai “Khalifah Besar Thariqat Naqsyabandiyah al-Khalidiyah”.

Syekh Abdul Wahab juga memperdalam Tarekat Syaziliyah. Hal ini terbukti dari pencantuman namanya sendiri ketika ia menulis buku 44 Wasiat yakni “Wasiat Syekh Abdul Wahab Rokan al-Khalidi Naqsyabandi as-Syazali…”. Selain itu, pada butir kedua dari 44 Wasiat, ia mengatakan “apabila kamu sudah baligh berakal hendaklah menerima Thariqat Syazaliyah atau Thariqat Naqsyabandiyah supaya sejalan kamu dengan aku”.

Alkisah, saat belajar di Mekah, Syekh Abdul Wahab dan murid-murid yang lain pernah diminta untuk membersihkan wc dan kamar mandi guru mereka. Saat itu, kebanyakan dari kawan-kawan seperguruannya melakukan tugas ini dengan ketidakseriusan bahkan ada yang enggan. Lain halnya dengan Syekh Abdul Wahab. Ia melaksanakan perintah gurunya dengan sepenuh hati. Setelah semua rampung, Sang Guru lalu mengumpulkan semua murid-muridnya dan memberikan pujian kepada Syekh Abdul Wahab sambil mendoakan, mudah-mudahan tangan yang telah membersihkan kotoran ini akan dicium dan dihormati oleh termasuk para raja.

Salah satu kekhasan Syekh Abdul Wahab dibanding dengan sufi lainnya adalah bahwa ia telah meninggalkan lokasi perkampungan bagi anak cucu dan murid-muridnya. Daerah yang bernama “Babussalam” ini di bangun pada 12 Syawal 1300 H (1883 M) yang merupakan wakaf muridnya sendiri Sultan Musa al-Muazzamsyah, Raja Langkat pada masa itu. Disinilah ia menetap, mengajarkan Tarekat Naqsyabandiyah sampai akhir hayatnya.

Di sela-sela kesibukannya sebagai pimpinan Tarekat Naqsyabandiyah, Syekh Abdul Wahab masih menyempatkan diri untuk menuliskan pemikiran sufistiknya, baik dalam bentuk khutbah-khutbah, wasiat, maupun syair-syair yang ditulis dalam aksara Arab Melayu. Tercatat ada dua belas khutbah yang ia tulis dan masih terus diajarkan pada jamaah di Babussalam. Sebagian khutbah-khutbah tersebut -enam buah diantaranya- diberi judul dengan nama-nama bulan dalam tahun Hijriyah yakni Khutbah Muharram, Khutbah Rajab, Khutbah Sya’ban, Khutbah Ramadhan, Khutbah Syawal, dan Khutbah Dzulqa’dah. Dua khutbah lain tentang dua hari raya yakni Khutbah Idul Fitri dan Khutbah Idul Adha. Sedangkan empat khutbah lagi masing-masing berjudul Khutbah Kelebihan Jumat, Khutbah Nabi Sulaiman, Khutbah Ular Hitam, dan Khutbah Dosa Sosial.

Wasiat atau yang lebih dikenal dengan nama “44 Wasiat Tuan Guru” adalah kumpulan pesan-pesan Syekh Abdul Wahab kepada seluruh jamaah tarekat, khususnya kepada anak cucu / dzuriyat-nya. Wasiat ini ditulisnya pada hari Jumat tanggal 13 Muharram 1300 H pukul 02.00 WIB  kira-kira sepuluh bulan sebelum dibangunnya Kampung Babussalam.

Karya tulis Syekh Abdul Wahab dalam bentuk syair, terbagi pada tiga bagian yakni Munajat, Syair Burung Garuda  dan Syair Sindiran. Syair Munajat yang berisi pujian dan doa kepada Allah, sampai hari ini masih terus dilantunkan di Madrasah Besar Babussalam oleh setiap muazzin sebelum azan dikumandangkan. Dalam Munajat ini, terlihat bagaimana keindahan syair Syekh Abdul Wahab dalam menyusun secara lengkap silsilah Tarekat Naqsyabandiyah yang diterimanya secara turun temurun yang terus  bersambung  kepada  Rasulullah Saw.  Sedangkan  Syair Burung Garuda berisi kumpulan petuah dan nasehat yang diperuntukkan khusus bagi anak dan remaja. Sayangnya, sampai saat ini Syair Burung Garuda tidak diperoleh naskahnya lagi. Sementara itu, naskah asli Syair Sindiran telah diedit dan dicetak ulang dalam Aksara Melayu (Indonesia) oleh Syekh Haji Tajudin bin Syekh Muhammad Daud al-Wahab Rokan pada tahun 1986.

Selain khutbah-khutbah, wasiat maupun syair-syair, Syekh Abdul Wahab juga meninggalkan berbait-bait pantun nasehat. Pantun-pantun ini memang tidak satu baitpun tertulis namun sebagian diantaranya masih dihafal oleh sebagian kecil anak cucunya secara turun temurun. Menurut Mualim Said, -salah seorang cucu Syekh Abdul Wahab yang menetap di Babussalam saat ini- ia sendiri masih hafal beberapa bait pantun tersebut, seperti halnya dengan Syekh H. Hasyim el-Syarwani, Tuan Guru Babussalam sekarang. Dalam karya-karya tulisnya inilah, akan terlihat pemikiran-pemikiran sufistik Syekh Abdul Wahab seperti yang akan dijelaskan lebih lanjut.

Martin van Bruinessen  menggambarkan sosok  Syekh Abdul Wahab sebagai khalifahnya Sulaiman Zuhdi yang paling menonjol di Sumatera, seorang Melayu dari Pantai Timur… Ia mengangkat seratus dua puluh khalifah di Sumatera dan delapan orang di Semenanjung Malaya. Syekh Melayu ini memiliki pengaruh yang demikian luas di kawasan Sumatera dan Malaya sebanding dengan apa yang dicapai para Syekh Minangkabau seluruhnya…”

Bahkan menurut Zikmal Fuad, mengutip pernyataan Nur A.Fadhil Lubis dalam sebuah seminar “Perbandingan Pendidikan Indonesia Amerika” di Aula 17 Agustus, Pesantren Darul Arafah Medan, tahun 1992 nama Syekh Abdul Wahab sangat dikenal dan diperhitungkan dikalangan Misionaris dan Orientalis di Amerika.

44 wasiat

ulama 1Sebelum meninggal dunia Syekh Abdul Wahab sempat menulis wasiat yang terdiri dari 44 pasal. Wasiat ini ditujukan kepada anak cucunya, baik anak kandung maupun anak murid. Beliau berpesan kepada anak cucunya untuk menyimpan buku wasiat ini dan sering-sering membacanya, seminggu sekali, atau sebulan sekali dan sekurang-kurangnya setahun sekali, serta diamalkan segala apa yang tersebut didalamnya.

Menurut wasiatnya itu kalau sering-sering dibaca dan kemudian diamalkan segala yang termaktub didalamnya, mudah-mudahan beroleh martabat yang tinggi, kemuliaan yang besar dan kekayaan dunia dan akhirat. Naskah asli dari wasiat itu berbunyi sebagai berikut :

Alhamdulillah Al-Lazi Afdholana ‘Ala Katsiri ‘Ubbadihi Tafdhila. Washsholatu Wassalamu ‘Ala Sayyidina Muhammadin Nabiyyan Warosula, Wa alihi Wa Ashabihi Hadiyan Wa Nashiran. Amin, Mutalazimaini daiman Abada. Amma Ba’du, maka masa hijrah Nabi kita Muhammad saw 1300 dan kepada 13 hari bulan Muharram makbul dan kepada hari jum’at jam 2.00, masa itulah saya Haji Abdul Wahab Rokan Al-Khalidi Naqsyabandi Asy-Syazili bin Abd.Manaf, Tanah Putih bin Yasin bin Al-Haj Abdullah Tambusai, membuat surat wasiat ini kepada anak dan cucu saya laki-laki atau perempuan, sama ada anak kandung atau anak murid.

Maka hendaklah taruh surat wasiat ini satu surat satu orang dan baca se jum’at sekali, atau sebulan sekali. Dan sekurang-kurangnya setahun sekali. Dan serta amalkan seperti yang tersebut di dalam wasiat ini, supaya dapat martabat yang tinggi dan kemuliaan yang besar dan kaya dunia akhirat.

Dan adalah wasiatku ini 44 wasiat. Dan lagi hai sekalian anak cucuku, sekali-kali jangan kamu permudah -mudah dan jangan kamu peringan-ringan wasiatku ini, karena wasiatku ini datang daripada Allah dan Rasul dan guru-guru yang pilihan. Dan lagi telah kuterima kebajikan wasiat ini sedikit-dikit dan tetapi belum habis aku terima kebajikannya, sebab taqshir daripada aku, karena tiada habis aku kerjakan seperti yang tersebut didalam wasiat ini. Dan barangsiapa mengerjakan sekalian wasiat ini tak dapat tiada dapat kebajikan sekaliannya dunia akhirat.

Wasiat yang pertama, hendaklah kamu sekalian masygul dengan menuntut ilmu Quran dan kitab kepada guru-guru yang mursyid dan rendahkan dirimu kepada guru-guru kamu. Dan perbuat apa-apa yang disuruhkan, jangan bertangguh-tangguh. Dan banyak-banyak bersedekah kepadanya. Dan i’tikadkan diri kamu itu hambanya. Dan jika sudah dapat ilmu itu, maka hendaklah kamu ajarkan kepada anak cucuku. Kemudian maka orang yang lain. Dan kasih sayang kamu akan muridmu seperti kasih sayang akan anak cucu kamu. Dan jangan kamu minta upah dan makan gaji sebab mengajar itu. Tetapi pinta upah dan gaji itu kepada Tuhan Yang Esa lagi kaya serta murah, yaitu Allah Ta’ala.

Wasiat kedua, apabila sudah kamu baligh, berakal, hendaklah menerima thariqat Syaziliyah atau thariqat Naqsyabandiah, supaya sejalan kamu dengan aku.

Wasiat yang ketiga, jangan kamu berniaga sendiri, tetapi hendaklah berserikat. Dan jika hendak mencari nafkah, hendaklah dengan jalan tulang gega (dengan tenaga sendiri), seperti berhuma dana berladang dan menjadi amil. Dan didalam mencari nafkah itu maka hendaklah bersedekah pada tiap-tiap hari supaya segera dapat nafkah. Dan jika dapat ringgit sepuluh maka hendaklah sedekahkan satu dan taruh sembilan. Dan jika dapat dua puluh, sedekahkan dua. Dan jika dapat seratus sedekahkan sepuluh, dan taruh sembilan puluh. Dan apabila cukup nafkah kira-kira setahun maka hendaklah berhenti mencari itu dan duduk beramal ibadat hingga tinggal nafkah kira-kira 40 hari, maka barulah mencari.

Wasiat yang keempat, maka hendaklah kamu berbanyak sedekah sebilang sehari, istimewa pada malam jum’at dan harinya. Dan sekurang-kurangnya sedekah itu 40 duit pada tiap-tiap hari. Dan lagi hendaklah bersedekah ke Mekah pada tiap-tiap tahun.

Wasiat yang kelima, jangan kamu bersahabat dengan orang yang jahil dan orang pasik. Dan jangan bersahabat dengan orang kaya yang bakhil. Tetapi bersahabatlah kamu dengan orang-orang ‘alim dan ulama dan shalih-shalih.

Wasiat keenam, jangan kamu hendak kemegahan dunia dan kebesarannya, seperti hendak menjadi kadhi dan imam dan lainnya, istimewa pula hendak menjadi penghulu-penghulu. Dan lagi jangan hendak menuntut harta benda banyak-banyak. Dan jangan dibanyakkan memakai pakaian yang harus.

Wasiat yang ketujuh, jangan kamu menuntut ilmu sihir seperti kuat dan kebal dan pemanis dan lainnya, karena sekalian ilmu ada di dalam Al-Quran dan kitab.

Wasiat kedelapan, hendaklah kamu kuat merendahkan diri kepada orang Islam. Dan jangan dengki khianat kepada mereka itu. Dan jangan diambil harta mereka itu melainkan dengan izin syara’.

Wasiat kesembilan, jangan kamu menghinakan diri kepada kafir laknatullah serta makan gaji serta mereka itu. Dan jangan bersahabat dengan mereka itu, melainkan sebab uzur syara’.

Wasiat kesepuluh, hendaklah kamu kuat menolong orang yang kesempitan sehabis-habis ikhtiar sama ada tolong itu dengan harta benda atau tulang gega, atau bicara atau do’a. Dan lagi apa-apa hajat orang yang dikabarkannya kepada kamu serta dia minta tolong, maka hendaklah sampaikan seboleh-bolehnya.

Wasiat yang kesebelas, kekalkan air sembahyang dan puasa tiga hari pada tiap-tiap bulan.

Wasiat yang kedua belas, jika ada orang berbuat kebajikan kepada kamu barang apa kebajikan, maka hendaklah kamu balas akan kebajikan itu.

Wasiat yang ketiga belas, jika orang dengki khianat kepada kamu, telah dipeliharakan Allah kamu dari padanya, maka hendaklah kamu sabar dan jangan dibalas dan beri nasihat akan dia dengan perkataaan lemah lembut, karena mereka itu orang yang bebal.

Wasiat yang keempat belas, jika kamu hendak beristeri, jangan dipinang orang tinggi bangsa seperti anak datuk-datuk. Dan jangan dipinang anak orang kaya-kaya. Tetapi hendaklah pinang anak orang fakir-fakir dan miskin.

Wasiat yang kelima belas, jika memakai kamu akan pakaian yang lengkap, maka hendaklah ada didalamnya pakaian yang buruk. Dan yang aulanya yang buruk itu sebelah atas.

Wasiat yang keenam belas, jangan disebut kecelaan orang, tetapi hendaklah sembunyikan sehabis-habis sembunyi.

Wasiat yang ketujuh belas, hendaklah sebut-sebut kebajikan orang dan kemuliaannya.

Wasiat yang kedelapan belas, jika datang orang ‘alim dan guru-guru kedalam negeri yang tempat kamu itu, istimewa pula khalifah thariqat Naqsyabandiah, maka hendaklah kamu dahulu datang ziarah kepadanya dari pada orang lain serta beri sedekah kepadanya.

Wasiat yang kesembilan belas, jika pergi kamu kepada suatu negeri atau dusun dan ada didalam negeri itu orang alim dan guru-guru khususnya khalifah thariqat Naqsyabandiah, maka hendaklah kamu ziarah kepadanya kemudian hendaklah membawa sedekah kepadanya.

Wasiat yang kedua puluh, jika hendak pergi orang alim itu daripada tempat kamu itu atau engkau hendak pergi dari pada tempat itu, maka hendaklah kamu ziarah pula serta memberi sedekah supaya dapat kamu rahmat yang besar.

Wasiat yang kedua puluh satu, sekali-kali jangan kamu kawin dengan janda guru kamu, khususnya guru thariqat. Dan tiada mengapa kawin dengan anak guru, tetapi hendaklah bersungguh-sungguh membawa adab kepadanya serta jangan engkau wathi akan dia, melainkan kemudian daripada meminta izin. Dan lebihkan olehmu akan dia daripada isterimu yang lain, karena dia anak guru, hal yang boleh dilebihkan.

Wasiat yang kedua puluh dua, hendaklah segala kamu yang laki-laki beristeri berbilang-bilang. Dan sekurang-kurangnya dua, dan yang baiknya empat. Dan jika isterimu tiada mengikut hukum, ceraikan, cari yang lain

Wasiat yang kedua puluh tiga, hendaklah kamu yang perempuan banyak sabar, jika suami kamu beristeri berbilang-bilang. Janganlah mengikut seperti kelakuan perempuan yang jahil, jika suaminya beristeri berbilang, sangat marahnya, dan jika suaminya berzina tiada marah.

Wasiat yang kedua puluh empat, jika ada sanak saudara kamu berhutang atau miskin dan sempit nafkahnya dan kamu lapang nafkah, maka hendaklah kamu beri sedekah sedikit-sedikit seorang supaya sama kamu. Inilah makna kata orang tua-tua, jika kamu kaya maka hendaklah bawa sanak saudara kamu kaya pula, dan jika kamu senang, maka hendaklah berikan senang kamu itu kepada sanak saudara kamu.

Wasiat yang kedua puluh lima, mana-mana sanak saudara kamu yang beroleh martabat dan kesenangan, maka hendaklah kamu kuat-kuat mendo’akannya supaya boleh kamu bernaung dibawah martabatnya.

Wasiat yang kedua puluh enam, hendaklah kasih akan anak-anak dan sayang akan fakir miskin dan hormat akan orang tua-tua.

Wasiat kedua puluh tujuh, apabila kamu tidur, hendaklah padamkan pelita, jangan dibiarkan terpasang, karena sangat makruh, sebab demikian itu kelakuan kafir Yahudi.

Wasiat yang kedua puluh delapan, jika kiamu hendak bepergian, maka hendaklah ziarah kepada ibu bapa dan kepada guru-guru dan orang saleh-saleh. Minta izin kepada mereka itu serta minta tolong do’akan,dan lagi hendaklah mengeluarkan sedekah supaya dapat lapang.

Wasiat yang kedua puluh sembilan, jangan berasah gigi laki-laki dan perempuan. Dan jangan bertindik telinga jika perempuan, karena yang demikian itu pekerjaan jahiliah.

Wasiat yang ketiga puluh, jangan kuat kasih akan dunia, hanya sekedar hajat. Siapa kuat kasih akan dunia banyak susah badannya dan percintaan hatinya dan sempit dadanya. Siapa benci akan dunia, sentosa badannya dan senang hatinya dan lapang dadanya.

Wasiat yang ketiga puluh satu, hendaklah kasih sayang akan ibu bapa seperti diikut apa kata-katanya dan membuat kebajikan kepada keduanya sehabis-habis ikhtiar. Dan jangan durhaka pada keduanya, seperti tiada mengikut perintah keduanya dan kasar perkataan kepada keduanya dan tiada terbawa adabnya.

Wasiat yang ketiga puluh dua, jika mati kedua ibu bapa kamu atau salah seorang, maka hendaklah kamu kuat-kuat mendoa’akannya pada tiap-tiap sembahyang dan \ziarah pada kuburnya pada tiap-tiap hari jum’at.

Wasiat yang ketiga puluh tiga, hendaklah kuat membuat kebajikan serta dengan yakin kepada guru-guru dan jangan durhaka kepadanya.

Wasiat yang ketiga puluh empat, hendaklah berkasih-kasihan dengan orang sekampung dan jika kafir sekalipun dan jangan berbantah-bantah dan berkelahi de ngan mereka itu.

Wasiat yang ketiga puluh lima, jangan diberi hati kamu mencintai akan maksiat, artinya membuat kejahatan, karena yang demikian itu percintaan hati. Dan jika banyak percintaan hati, membawa kepada kurus badan.

Wasiat yang ketiga puluh enam, jangan kamu jabatkan tangan kamu kepada apa-apa yang haram, karena yang demikian itu mendatangkan bala.

Wasiat yang ketiga puluh tujuh, jika datang bala dan cobaan, maka hendaklah mandi tobat mengambil air sembahyang, dan meminta do’a kepada Allah Ta’ala. Dan banyak-banyak bersedekah kepada fakir dan miskin dan minta tolong do’akan kepada guru-guru dan shalih-shalih karena mereka itu kekasih Allah Ta’ala.

Wasiat yang ketiga puluh delapan, apabila hampir bulan Ramadhan, maka hendaklah selesaikan pekerjaan dunia supaya senang beramal ibadat didalam bulan Ramadhan dan jangan berusaha dan berniaga didalam bulan Ramadhan, tetapi hendaklah bersungguh-sungguh beramal dan ibadat dan membuat kebajikan siang dan malam, khususnya bertadarus Quran dan bersuluk.

Wasiat yang ketiga puluh sembilan, hendaklah kuat bangun pada waktu sahur, beramal ibadat dan meminta do’a , karena waktu itu tempat do’a yang makbul, khususnya waktu sahur malam jum’at.

Wasiat yang ke empat puluh, hendaklah kuat mendo’akan orang Islam, sama ada hidup atau mati.

Wasiat yang keempat puluh satu, apabila bertambah-tambah harta benda kamu dan bertambah-tambah pangkat derjat kamu, tetapi amal ibadat kamu kurang, maka jangan sekali-kali kamu suka akan yang demikian itu, karena demikian itu kehendak setan dan iblis dan lagi apa faedah harta bertambah-tambah dan umur berkurang-kurang.

Wasiat yang keempat puluh dua, maka hendaklah kamu i’tikadkan dengan hati kamu, bahwasanya Allah Ta’ala ada hampir kamu dengan tiada bercerai-cerai siang dan malam. Maka Ia melihat apa-apa pekerjaan kamu lahir dan batin. Maka janganlah kamu berbuat durhaka kepada-Nya sedikit jua, karena Ia senantiasa melihat juga tetapi hendaklah senantiasa kamu memohonkan keridhaan-Nya lahir dan batin. Dan lazimkan olehmu i’tikad ini supaya dapat jannatul ‘ajilah artinya sorga yang diatas dunia ini.

Wasiat yang keempat puluh tiga, maka hendaklah kamu ingat bahwa malikal maut datang kepada setiap seorang lima kali dalam sehari semalam, mengabarkan akan kamu bahwa aku akan mengambil nyawa kamu, maka hendaklah kamu ingat apabila sudah sembahyang tiada sampai nyawa kamu kepada sembahyang kedua, demikian selama-lamanya.

Wasiat yang keempat puluh empat, hendaklah kamu kuat mendo’akan hamba yang dha’if ini dan sekurang-kurangnya kamu hadiahkan kepada hamba pada tiap-tiap malam jum’at dibaca fatihah sekali dan Qul Huwallahu Ahad sebelas kali, atau Yasin sekali pada tiap-tiap malam jum’at atau ayatul Kursi 7 kali dan aku mendo’akan pula kepada kamu sekalian.

Inilah wasiat hamba yang empat puluh empat atas jalan ikhtisar dan hamba harap akan anak cucu hamba akan membuat syarahnya masing-masing dengan kadarnya yang munasabah, supaya tahu dha’ifut thullab wa qashirul fahmi. Wallahu Khairul Hakimin, wa Maqbulus Sailin. Amin.

Demikianlah bunyi wasiat beliau, dengan tidak merobah redaksinya. Apabila kita perhatikan dengan seksama, maka akan kita dapati, bahwa isi wasiat itu sesuai benar dengan firman Allah dan sabda Rasulullah saw. Kita yakin dan percaya apabila wasiat itu kita amalkan, niscaya kita memperoleh keberuntungan dan kebahagiaan hidup dunia dan akhirat.

(sumber: dari artikel  dari H.M.Fahmi El Fuad, cicit Syekh Abdul Wahab Rokan Al-Khalidi Naqsyabandi, Tuan Guru Babussalam. Artikel ini pernah dimuat di media online).

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 5 Komentar

WIRID KYAI ABDULAH


Doa wirid untuk perbendaharaan kita bersama, yaitu wirid rotib dari Al-Habib Abdullah bin Abubakar Alaydrus (1391-1445) adalah leluhur para pemilik marga Alaydrus di seluruh dunia. Abdullah adalah putra dari Abubakar As-Sakran bin Imam Abdurrahman Assegaf (datuknya marga Assegaf).

Al-Imam Al-Habib Abdullah Alaydrus adalah keturunan ke-24 dari Nabi Muhammad SAW.

Silsilah Abdullah Alaydrus adalah sebagai berikut: Abdullah bin Abubakar As-Sakran bin  Abdurrahman Assegaf bin Muhammad  Mauladawillah bin Ali bin Alwi bin Muhammad Al-Faqih Muqadam bin Ali bin Muhammad Shahib Mirbath  bin Ali Khali’ Qasam bin Alwi bin Muhammad bin Alwi bin Ubaidillah bin Ahmad Al-Muhajir bin Isa An-Naqib Ar-Rumi bin Muhammad An-Naqib bin Ali Al-Uraidli bin Ja’far Shodiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Husein (cucu Nabi Muhammad SAW, anak dari pasangan Fatimah Az-Zahra-Ali Bin Abi Thalib).

Berikut wiridnya:

WIRID KYAI ABDULLAH

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 6 Komentar

PENGIJASAHAN HIZIB MAGHNATIS TATAP MUKA bagi SEDULUR YANG BERDOMISILI DI JAKARTA DAN SEKITARNYA


Setelah pengijasahan tatap muka di Markas KWA di Sidoarjo  pada hari Jumat  5 Januari 2016, dan dalam alam rangka menyemarakkan  acara Milad Kampus Wong Alus (KWA) VII, KWA Jayakarta akan mengadakan PENGIJASAHAN ILMU HIZIB MAGHNATIS DENGAN MAHAR SEIKHLASNYA. Pengijasahan ini dilaksanakan di Ibukota Jakarta agar sedulur yang berdomisili di Jakarta, Jawa Barat dan sekitarnya bisa menikmati pengijasahan ilmu ini.

Hizib ini bersifat ekslusif karena belum pernah ada di internet dan di perguruan manapun, kecuali di Blog KWA. Fadillahnya untuk pengobatan, keselamatan, pageran, penyerangan goib jarak jauh.

ILMU HIZIB MAGHNATIS ADALAH JENIS ILMU HIKMAH YANG SANGAT JARANG DIMILIKI PENDEKAR. KARENA INI ADALAH SEJENIS ILMU GOIB “LAMPAH LUMPUH”. DIMANA DALAM KEADAAN MENDESAK MUSUH YANG TERKENA AKAN MENGALAMI KELUMPUHAN.

KARENA BERBAHAYA, MESKI SIAPA SAJA BISA MENDAPATKAN PENGIJASAHAN DARI KAMI, NAMUN PESERTA WAJIB DIBAI’AT DAN BERTEMU LANGSUNG DENGAN KAMI SEBELUMNYA.

Dan bagi yang berminat, silakan bawa air aqua gelas dan garam secukupnya untuk diminum setelah proses pembaiatan selesai dilakukan.

Pengijasahan dan Penyelarasan Hizib Maghnatis akan dilaksanakan pada  :

Hari, Tanggal     :  Minggu, 14 Februari  2016

Waktu                  :  Pukul 16:00-  18:00  WIB

Tempat              :  Gelanggang Olah Raga (GOR) Senam Buaran

                                   Jl. Radin Inten, Buaran, Jakarta Timur

                                   (200 meter dari Mall Buaran)
Mahar                :   Seiklhasnya  yang kami gunakan untuk sewa tempat.

PEMBAIATAN:

Sohibul Ijasah dengan posisi saling berjabat tangan, mengucapkan  :

“Saya baiat sumpah ke anda agar menggunakan Hizib Magnatis ini di jalan Allah dengan melaksanakan shalat minta petunjuk/istikharoh kepada Allah SWT dan berdasarkan syariat Islam terlebih dahulu.”

Selanjutnya penerima Ijasah mengucapkan  :

“Saya berbaiat untuk melaksanakan Hizib Maghnatis dijalan Allah sesuai syariat islam”.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Hizib Maghnatis ini dapat menghubungi  (Telpon/SMS/Whatsapp) Ki Ageng Bayu Penanggungan aka Anyabrea Valentine  (0877 7557 3775).

Silakan datang untuk bersilaturahmi dengan sedulur lainnya.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 9 Komentar

PENGIJASAHAN HIZIB MAGHNATIS MENYAMBUT MILAD DI MABES KWA


MERAMAIKAN MILAD KWA APRIL MENDATANG MAKA MARKAS KWA AKAN MENGADAKAN PENGIJASAHAN GRATIS ILMU HIZIB MIGHNATIS DENGAN PENGIJASAH KI WONGALUS UTK KESELAMATAN, KEKUATAN, MENYERANG MUSUH JARAK JAUH.

ILMU HIZIB MIGHNATIS ADALAH JENIS ILMU HIKMAH YANG SANGAT JARANG DIMILIKI PENDEKAR. KARENA INI ADALAH SEJENIS ILMU GOIB “LAMPAH LUMPUH” DIMANA DALAM KEADAAN MENDESAK MUSUH YANG TERKENA AKAN MENGALAMI KELUMPUHAN

KARENA BERBAHAYA, MESKI SIAPA SAJA BISA MENDAPATKAN PENGIJASAHAN DARI KAMI MAKA PESERTA WAJIB DIBAI’AT DAN BERTEMU LANGSUNG DENGAN KAMI SEBELUMNYA.

IJASAHAN DAN PENYELARASAN AKAN DILAKSANAKAN PADA:

HARI JUMAT 5 FEBRUARI 2016

PUKUL 20.00 WIB (MALAM)

TEMPAT MARKAS KWA, MUSHOLA BALAI DIKLAT JL MAJAPAHIT 5 SIDOARJO

SILAHKAN HADIR UNTUK BERSILATURAHIM DULUR… GRATIS TANPA BIAYA. SUWUN.

=KWA=

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 12 Komentar

UPDATE NAMA-NAMA MASTER KWA FEBRUARI 2016


Assalamualaikum wr wb.

Jajaran pengurus blog KWA telah selesai melaksanakan pelatihan Private MASTER KWA dan peserta mendapatkan gelar penghormatan MASTER KWA 

ANGKATAN XXXX IV/ 44

KI AGENG SATRIA HAYUNINGRAT, — SUMEDANG  — 089679121237

IMG-20160130-WA0016

Mohon doa restu agar beliau bisa berkarya untuk masyarakat dan dengan demikian maka KWA telah memiliki MASTER KWA – ALUMNI PELATIHAN PROGRAM MASTER  KWA sebanyak 44  ANGKATAN.

==============================================

DAFTAR NAMA MASTER KWA

ANGKATAN  I/ 1

  1. KI AGENG BAYU PENANGGUNGAN , Jakarta  0877 7557 3775
  2.  KI AGENG AGUNG PENANGGUNGAN, Kediri    0854 9183 905
  3.  KI AGENG ISLANUDIN PENANGGUNGAN, Indramayu
  4.  KI AGENG AGUS PENANGGUNGAN, Bekasi
  5.  KI AGENG YOHAN PENANGGUNGAN, Cirebon

=============================================

ANGKATAN  II/ 2

  1.  KI AGENG WAN MUHAMMAD PENANGGUNGAN, Malaysia tokkutan@gmail.com

==============================================


Angkatan  III/ 3

  1. KI CAKRA RASYID PENANGGUNGAN, Jakarta 0977 8008 0019
  2. KI CAKRA SARYANTO PENANGGUNGAN, Purworejo 0857 4315 4447
  3. KI CAKRA MELSANOFRI PENANGGUNGAN, Palembang 0812 7854 474
  4. KI CAKRA WASLAN PENANGGUNGAN, Mimika Papua 0852 4490 0456
  5.  KI CAKRA SAMSUL PENANGGUNGAN, Lampung Timur 0812 6601 4575
  6.  KI CAKRA WIDODO PENANGGUNGAN, Pati Jateng 0856 4085 9477
  7. KI CAKRA AKBAR PENANGGUNGAN, Enrekang Sulsel 0819 4426 0882

======================================


ANGKATAN  IV/ 4

  1. KI NENGGALA DEDY PENANGGUNGAN, Jakarta 021 7169 4925
  2. KI NENGGALA CAHYA PENANGGUNGAN, Palembang 0812 7482 7071

===========================================


ANGKATAN  V/ 5 

  1. KI CAHYANTO PASOPATI TROWULAN, Kalimantan Selatan 0858 1414 7433

ANGKATAN  VI/ 6

  1.  KI ONTOREJO MUHAMMAD PENANGGUNGAN, Jambi 0896 9642 6286
  2.  KI ONTOREJO SONI PENANGGUNGAN, Sidoarjo 0856 4848 4545
  3.  KI ONTOREJO ADI PENANGGUNGAN, Tangerang 0813 8172 4964
  4.  KI  ONTOREJO GATOT PENANGGUNGAN, Magelang 0856 4330 1388

=======================================

 

ANGKATAN VII/ 7 

  1.  KI ANOM ‘INDRIAWAN’ PENANGGUNGAN, Pacitan 0823 3156 0636
  2.  KI ANOM ‘TAHIR’ PENANGGUNGAN, Mimika – Papua 0815 4776 614
  3.  KI ANOM ‘MURSALIM PENANGGUNGAN’, Tanah Merah – Papua 0812 8999 8118
  4.  KI BIMO “S.A” PENANGGUNGAN, Surabaya

=============================================

ANGKATAN  VIII/ 8 

  1. KI “LU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Timur
  2. KI “SU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Bali
  3. KI “YU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Yogyakarta
  4. KI “YA” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jakarta 0812 9676 6923
  5. KI “BU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Timur
  6. KI “DODI” KUSUMO YUDHO NEGORO, Bekasi
  7. KI “RO” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Barat

============================================

ANGKATAN IX/ 9 

  1. KI KUSUMO ASHARI MONGROGO, Sumatera
  2. KI KUSUMO EKO  MONGROGO, Jakarta
  3. KI KUSUMO S.S MONGROGO, Sumatra

==============================================

ANGKATAN X/ 10

  1. KI RAINAN  SOERJO MENTARAM, Blitar – Jatim, rainan44@gmail.com
  2. KI SUJONO SOERJO MENTARAM, Sidoarjo – Jatim.

Phone 087702853596

=================================

ANGKATAN XI/ 11

  1. KI NAWAWI SUROPATI, Pasuruan, Phone 082334079399
  2. KI IRVAN SUROPATI, Belitung Timur, Phone  081949200806
  3. KI SIGIT SUROPATI, Sidoarjo, Phone 082245301000
  4. KI ZAKI SUROPATI, Malaysia. Phone +60167762132.

======================================

ANGKATAN XII/ 12

  1. KI GEDE PANEMBAHAN SUNTIKA PENANGGUNGAN – TANGERANG – 085780472021

    2. KI GEDE PANEMBAHAN GANDA PENANGGUNGAN – BEKASI – 081297055737


    3. KI GEDE PANEMBAHAN USEP PENANGGUNGAN – GARUT – 087724957546


    4. KI GEDE PANEMBAHAN ISWANTO “SULING” PENANGGUNGAN – SIDOARJO – 085334991908

=======================================

ANGKATAN XIII /13 

  1. HAMBA ALLAH
  2. HAMBA ALLAH
  3. HAMBA ALLAH
  4. HAMBA ALLAH
  5. HAMBA ALLAH
  6. HAMBA ALLAH
  7. HAMBA ALLAH

====================================


ANGKATAN XIV/ 14

  1. KI AGENG SUWIIN TROWULAN– PASURUAN– 082302103075
  2. KI AGENG DONO TROWULAN– PEKALONGAN– 087733416495
  3. KI  AGENG GUNAWAN TROWULAN– JOGJA
  4. KI AGENG PRASETYA TROWULAN –JAKARTA– 087878600863
  5. KI AGENG SARIJAN TROWULAN — PONOROGO — 081332688199
  6. KI AGENG IRAWAN TROWULAN –TEGAL– 085642620113
  7. KI AGENG RISTIAWAN TROWULAN– SEMARANG– 087876102440
  8. KI AGENG ARGO TROWULAN — SEMARANG — 081372675850

==========================================

ANGKATAN XV / 15

  1. KI BACHTARUDIN PENANGGUNGAN, PADANG SUMBAR, 081-1666083
  2. KI SISWANTO PENANGGUNGAN, BANDUNG.

==========================================

ANGKATAN XVI/ 16

  1. KI SURATNO PENANGGUNGAN, LUAR NEGERI (LAOS), 0852054408017 dan CILACAP (081392697466/082242014149)
  2. KI PUJI PENANGGUNGAN, SRAGEN (081226198670).

================================

ANGKATAN XVII/ 17

  1. KI AGENG GIMAN PENANGGUNGAN, Pekanbaru Riau (085272942597)
  2. KI AGENG ANDI PENANGGUNGAN, Jakarta (08111288280)
  3. KI AGENG SUPRIYADI PENANGGUNGAN, Tangerang (0811952698)
  4. KI AGENG HERY PENANGGUNGAN, Sidoarjo (081230008898).

=========================================

ANGKATAN XVIII/ 18

  1. KI AGENG DUNAL JOLOTUNDO, Salatiga (085713339086)
  2. HAMBA ALLAH, Sidoarjo (0816530039)

===========================================

ANGKATAN XIX/ 19

  1. KI AGENG NYOMAN ALIT PENANGGUNGAN, Surabaya (081332332777)
  2. HAMBA ALLAH

============================================

ANGKATAN XX  / 20    ——    9 AGUSTUS 2014

  1. KI ADI PANATAGAMA JOLOTUNDO, Jombang – Jatim
  2. KI TEDDY PANATAGAMA JOLOTUNDO, Berau – Kaltim
  3. KI ROHMAN PANATAGAMA JOLOTUNDO, Makassar, Sulsel

==============================================

ANGKATAN XXI / 21

  1. KI ANDRI PANATAGAMA PENANGGUNGAN

==============================================

ANGKATAN XXII / 22

  1. KI PUNTODEWO BAGUS PENANGGUNGAN, JAKARTA  08997777717
  2. KI PUNTODEWO  S PENANGGUNGAN, Lampung
  3. KI PUNTODEWO KARYANI PENANGGUNGAN, PAPUA, 082197564321

==============================================

ANGKATAN XXIII/ 23

KI SADEWA NURZAKI PENANGGUNGAN, TEGAL 

==============================================

ANGKATAN XXIV/ 24

KI AGENG IMAM PENANGGUNGAN, PONOROGO, PHONE 082230107210

==============================================

ANGKATAN XXV/ 25

  1. KI SASTRO HARTONO PENANGGUNGAN –SOLO
  2. KI SASTRO WIRAWAN PENANGGUNGAN — KALIMANTAN
  3. KI SASTRO SUNARKO PENANGGUNGAN– TULUNGAGUNG

==============================================

ANGKATAN XXVI/  26

KI SUNAN ANWAR PENANGGUNGAN –KALIMANTAN

==============================================

ANGKATAN XXVII/ 27

KI SUNAN IRZAN TROWULAN —– SINGAPORE, Phone +6582181612

==============================================

ANGKATAN XXVIII/ 28

KI AGENG WAHYU JENGGALA — (JAKARTA), 081286008922

KI AGENG FANNY JENGGALA –(TANGERANG)

KI AGENG RIZA JENGGALA — (BANJARMASIN, KALSEL), 08565184403

=============================================

ANGKATAN XXIX/ 29

  1. KI SAMPANG SUGITO, Purwokerto
  2. KI ALFAN JENGGALA, Makassar

==============================================

ANGKATAN XXX/ 30

KI JAKFAR JENGGALA, LAMPUNG

==============================================

ANGKATAN XXXI/ 31

  1. KI AGENG JOHAN PADJADJARAN — SUKABUMI, PHONE 085759332006
  2. KI AGENG BAMBANG BETAWI — JAKARTA, PHONE 087880632722

==========================================

ANGKATAN XXXII/ 32

  1. KI PANEMBAHAN YUS MATARAM (YOGYAKARTA) 
  2. KI PANEMBAHAN RAMLAN MATARAM (KUALA LUMPUR, MALAYSIA) 
  3. KI PANEMBAHAN SHYGIT MATARAM (BANJARNEGARA)

==========================================

ANGKATAN XXXIII/ 33

  1. KI WICAKSONO DONI PENANGGUNGAN — BALIKPAPAN— (08115442754)
  2. KI WICAKSONO JAROT PENANGGUNGAN –LAMPUNG (081279951110)
  3. KI WICAKSONO RUDIANTO PENANGGUNGAN –SULAWESI

==========================================

ANGKATAN XXXIV/  34

SRIKANDI NUSANTARA PENANGGUNGAN —–D.I.Y

==============================================

ANGKATAN XXXV/  35

KI  DAENG ASRUL PENANGGUNGAN ——-MAKASSAR

==============================================

ANGKATAN XXXVI/ 36

KI  SUNAN BAEHAQI PENANGGUNGAN ——- ABU DHABI (UNI EMIRAT ARAB)

=============================================

ANGKATAN XXXVII / 37

KI SULTAN HADI PENANGGUNGAN ———- SINTANG (KALBAR)

=============================================

ANGKATAN XXXVIII / 38

KI JATI AZHAR PENANGGUNGAN — YOGYAKARTA

KI JATI DIMAS PENANGGUNGAN — SIDOARJO

KI JATI WIDIO PENANGGUNGAN — BEKASI

KI JATI ADEN PENANGGUNGAN — BEKASI

=============================================

ANGKATAN XXXIX

RADEN PANGERAN YULIANTO — DEPOK  JABAR (081318005690)

================================

ANGKATAN XXXX / 40

KI WERKUDORO PENANGGUNGAN, DKI JAKARTA

================================

ANGKATAN XXXXI/ 41

KI  EKO SENOPATI BANG WETAN, SURABAYA

=================================

ANGKATAN XXXXII/ 42

KI SUNAN ANOM ABDURRAHMAN,  KUWAIT 

==================================

ANGKATAN XXXXIII/ 43

KI GUSTI NYAWIJI FIAN PENANGGUNGAN – MAKASSAR

KI GUSTI NYAWIJI WAHYU PENANGGUNGAN – BOYOLALI

==================================

ANGKATAN XXXX IV/ 44

KI AGENG SATRIA HAYUNINGRAT, — SUMEDANG  — 089679121237

=======================================

KETUA ALUMNI PROGRAM MASTER KWA 

KI AGENG BAYU PENANGGUNGAN , Jakarta  0877 7557 3775

Terima kasih dan salam paseduluran. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 2 Komentar


Assalamualaikum wr wb.

Jajaran pengurus blog KWA telah selesai melaksanakan pelatihan Private MASTER KWA dan peserta mendapatkan gelar penghormatan MASTER KWA  ANGKATAN XXXXIII/ 43

KI GUSTI NYAWIJI FIAN PENANGGUNGAN – MAKASSAR

KI GUSTI NYAWIJI WAHYU PENANGGUNGAN – BOYOLALI

Mohon doa restu agar beliau bisa berkarya untuk masyarakat. 

Terima kasih dan salam paseduluran. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

BAKTI SOSIAL KWA JAYAKARTA: PENGIJASAHAN AJI GINENG — AJIAN SETARA AJI PANCASONA


DSC02565Assalamu alaikum Warohmatullahu Wabarokatuh.

KWA Jayakarta (dahulu bernama KWA Jakarta) adalah perwakilan KWA Pusat (Sidoarjo, Jawa Timur), yang meliputi area Jakarta, Bogor, Depok dan Tangerang. Dan sebagai bentuk kepedulian kami terhadap permasalahan yang ada di dalam masyarakat yang menyangkut bidang spiritual maupun metafisika, maka kami akan mengadakan acara Pengijasahan Keilmuan dan Bakti Sosial KWA Jayakarta.

Acara ini mengenakan biaya seikhlasnya tanpa adanya ketentuan nominal tertentu untuk semua pelayanan kami, baik itu pengijasahan keilmuan (khusus anggota KWA), pengobatan, terapi ataupun konsultasi, yang mana biaya ini akan kami pergunakan untuk komsumsi panitia dan biaya operasiona lkepanitiaanlainnya.

DSC02548Kegiatan ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti oleh masyarakat umum dan sekitarnya. Adapun kegiatan Pengijasahan Keilmuan dan Bakti Sosial ini akan diadakan pada  :

Hari / Tanggal            :  Sabtu, 23 Januari  2016

Waktu                         :  Pukul  19:00 – 22:00WIB

Tempat           :  Halaman  Museum  Fatahillah

                        Jl. Taman  Fatahillah  No. 1, Kota,  Jakarta  Barat

 AcaraBakti Sosial ini meliputi kegiatan  :

  1. Pengobatan Medis dan non Medis
  2. PengobatanMetodeRuqyah
  3. PengobatanMetodePijat&Totok
  4. PengobatanGurah (Mata, Tubuh)
  5. Pembersihan Aura Tubuh
  6. Pengisian& Booster Tenaga Dalam
  7. Konsultasiberbagaipermasalahanhidup
  8. Pengisian energi ke benda-benda pusaka (keris/tombak, dll)
  9. Konsultasi Supranatural semua masalah (rejeki, pengasihan, keselamatan, dll)
  10. Pengijasahan Keilmuan secara langsung oleh Sesepuh/Senior/AnggotaKWA Jayakarta

 Pengijasahan  Keilmuan  (khusus anggota KWA):

  1. Aji Gineng  Tingkat  I–>Ki  Sabdo  Sejati

Pada masa silam, Bekel Mada yang pada akhirnya dikenal dengan sebutan Mahapatih Gajah Mada dan merupakan murid kinasih Bhgawan Amongraga menerima warah berupa ajian sakti Aji Gineng yang konon juga dikuasai dengan sempurna oleh Satria Panegak Pandawa, Bimasena. — konon, ajian ini diterima langsung dari sang ayah yang begitu mencintainya, Dewa Bayu.

Khasiat dari ajian yang satu ini adalah, tubuh menjadi kuat sentosa serta kebal terhadap serangan senjata tajam. Jadi bukan tidak mungkin, di samping memiliki ajian-ajian yang lain, ajian ini juga merupakan salah satu andalan sang Mahapatih dari kerajaan Majapahit. Kita dapat membayangkan, dengan segala keberanian serta ketegarannya, Mahapatih Gajah Mada di dampingi Empu Nala yang merupakan Panglima Angkatan Laut beserta dengan ribuan prajurit lainnya mengarungi lautan dan menjelajahi daratan untuk menaklukkan negeri-negeri tetangganya. Bahkan sampai ke Madagaskar. Pada saat inilah keampuhan Aji Gineng berhasil dibuktikan oleh Mahapatih Gajah Mada. Ia berhasil mempersatukan nusantara di bawah panji-panji Gula Kelapa yang merupakan kebesaran dari Wilwatikta.

DSC02528Jika diperhatikan dengan saksama, maka khasiat dari ajian ini setara dengan aji Pancasona. Betapa tidak, selagi tubuh yang menguasai ilmu ini masih tersentuh oleh empat unsur, yakni api, air, udara dan tanah, maka ia takkan dapat pralaya. Walau tujuannya baik, tetapi entah kenapa, tak banyak orang yang berminat untuk mengkaji ataupun mendalami Aji Gineng. Mungkin hal ini disebabkan, si penghayat dilarang keras melanggar tatanan keluarga, masyarakat, negara dan agama yang dianutnya — di samping sepanjang hidupnya ia tak boleh berbohong walau sekalipun. Jika dilanggar, maka si penghayat harus memulai ritual (puasa) lagi agar kadar ilmu tersebut tidak berkurang.

Ubo Rampe (syarat) untuk pengijasahan Aji Gineng  :

–  7  macam sayuran merambat (Buncis, Kecipir, Kacang Panjang, Mentimun, Pare, Tomat, Kangkung, Labu Siam)  –>  (dimasak)

–  Taoge(dimasak)

–  Telor ayam kampung  (direbus)

–  Nasi dari ketan hitam, ketan merah dan ketan putih  (dikukus)

–  Ikan asin  (digoreng)

–  Sambal gula jawa kelapa  (terbuat dari parutan kelapa setengah tua, dikasih bumbu gula merah, garam, bawang putih, cabe. Setelah itu diuleg rata dan dikukus).

Dipersilahkan calon peserta penerima pengijasahan Aji Gineng mempersiapkan sendiri-sendiri ubo rampenya.

  1. Attunement Reiki  Tingkat  I–>Ki  Sabdo  Sejati

DSC02583Reiki berasal dari bahasa jepang.Reiki adalah gabungan dari kata “Rei” yang berarti alam semesta dan “Ki” berarti energi. Dengan kata lain Reiki adalah energi alam semesta atau biasa disebut para praktisi Reiki sebagai Energi Ilahi dan mempunyai tingkat getaran yang sangat tinggi juga energinya sangat halus dibanding energi Prana atau energi tenaga dalam lainnya. Orang yang pertama kali menemukan Reiki adalah seorang pendeta Budha yang bernama Dr.Mikao Usui setelah bermeditasi selama 21 hari di gunung Kurama. Ada juga sumber yang mengatakan Reiki sebetulnya sudah dipergunakan para Pendeta Tibet jauh sebelum Master Mikao Usui menemukan Reiki.

  1. Keilmuan dari Ki  Ageng  JJ  Tajir  aka  Ki  Ageng  Banyu  Biru

Untuk Contac Person (CP) bisa menghubungi saya di nomor Handphone 0877 7557 3775 (Telpon/SMS/Whatsapp). Silakan datang, lihat dan beri komentar setelah sedulur sekalian melihat kiprah KWA Jayakarta dengan formasi baru ini dalam mengadakan acara ini. Terima kasih atas perhatian Sedulur sekalian untuk meluangkan waktu membaca tulisan ini.

Wassalamu Alaikum Warohmatullahu Wabarokatuh.

Jakarta,  15 Januari  2016

Ketua  KWA  Jayakarta/Panitia,

(Anyabrea Valentine / Ki Ageng Bayu Penanggungan)

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 19 Komentar

K.H. MUHAMMAD SYARWANI ABDAN BANGIL AL BANJARI : Sang Ahli Hikmah yang Rendah Hati


buru bangil kwaK.H Muhammad Syarwani Abdan Al-Banjari atau biasa dikenal Tuan Guru Bangil (lahir di Martapura, Kalimantan Selatan tahun 1915 – meninggal di Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, 11 September 1989 pada umur 74 tahun) adalah seorang ulama yang dikenal di Kalimantan Selatan hingga Jawa Timur khususnya Bangil tempatnya mendirikan Pondok Pesantren Datu Kalampayan. Ia merupakan keturunan ke-6 Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari.

@ sumber:  alkisah no 03/9-22 Feb 2009

Setiap ahad ketiga bulan shafar terlihat pemandangan istimewa dikota Bangil,saat itu ribuan umat islam dari pulau Kalimantan,khususnya suku Banjar berbondong bondong menyeberangi lautan luas dan membanjiri kota kecil di Jawa Timur. Bukan hanya masyarakat biasa,bahkan para pembesarnya pun baik kalangan ulama maupun kalangan pejabat ada diantara mereka,tidak tanggung tanggung ketika hari itu tiba,dari mulai para Bupati di sejumlah daerah di Kalsel hingga orang nomor satu dipemda provinsi tersebut yaitu Gubernur Kalimantan selatan setiap tahunnya selalu menyempatkan diri turut mengunjungi Bangil kota Bordir

Tidak ketinggalan kaum muslimin pecinta ulama dan aulia diseluruh Indonesia bahkan banyak yang datang dari luar negeri turut larut pada hari itu meskipun mereka bukan dari etnis Banjar.barangkali fenomena kecintaan yang begitu besar hingga membuat ribuan orang dari satu pulau menyeberang lautan untuk ikut menghadiri haul tokoh putra daerahnya dipulau lain,hanya ada terhadap sosok Tuan Guru Bangil julukan bagi alm K.H M.Syarwani Abdan bin Haji Muhammad Abdan bin Haji Muhammad Yusuf bin Haji Muhammad Shalih Siam bin Haji Ahmad bin Haji Muhammad Thahir bin Haji Syamsuddin bin saidah binti Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari,

Beliau dilahirkan pada tahun 1334 H/1915 M dikampung Melayu Ilir Martapura. Sejak kecil ia memiliki semangat yang tinggi untuk belajar ilmu agama dan tekun belajar sehingga disayangi oleh para gurunya.  Ketika masih berdomisili di Martapura guru beliau adalah pamannya sendiri yaitu  KH.M.Kasyful Anwar ,Qadhi haji Muhammad Thaha, KH Ismail Khatib Dalam Pagar dan banyak lagi yang lainnya.

Pada usia masih muda beliau meninggalkan kampung halamannya Martapura menuju pulau Jawa dan bermukim di Bangil dengan maksud memperdalam ilmu agama kepada beberapa ulama dikota Bangil dan Pasuruan.  Di antara guru beliau adalah KH.Muhdhar (gondang Bangil), KH.Abu Hasan (Wetan Alun Bangil), KH.Bajuri (Bangil) dan KH.Ahmad Jufri (Pasuruan) orang tua beliau sendiri pada saat itu memang sudah lama berdiam di kota Bangil untuk berniaga.

Saat beliau berumur 16 tahun pamannya Syekh Muhammad Kasyful Anwar seorang alimul Allamah (seorang yang sangat luas dan mendalam ilmu agamanya)  hingga Tuan Guru Syekh Muhammad Zaini bin H.Abdul Ghani Al Banjari  (Abah Guru Sekumpul)  pernah menyebutnya sebagai seorang Mujaddid (pembaharu). Oleh pamannya, beliau di bawa pergi ke Tanah Suci Mekkah bersama saudara sepupunya yaitu Syekh Muhammad Sya’rani arif yang dikemudian hari juga dikenal sebagai seorang ulama besar di Martapura.

Ia dan sepupunya tersebut melanjutkan pelajaran ilmu agamanya dibawah bimbingan dan pengawasan langsung pamannya ini. Selama berada di Tanah Suci kedua pemuda ini dikenal sangat tekun mengisi waktu dengan menuntut ilmu ilmu agama. Keduanya benar benar mmanfaatkan waktunya dengan mendatangi majelis majelis ilmu para ulama besar Mekkah pada waktu itu,diantara guru guru beliau Sayyid Amin Kutby ,Sayyid Alwi Al-Maliki, Syeikh Umar Hamdan, Syeikh Muhammad al-araby,Sayyid Hasan Al-Masysyath,Syeikh Abdullah Al-Bukhari,Syeikh Saifullah Daghestani, Syeikh syafi’i asal Kedah,Syeikh Sulaiman asal Ambon,dan Syekh Ahyad asal Bogor.

Rupanya ketekunan belajar dua keponakan Syeikh Muhammad Kasyful Anwar ini diperhatikan oleh para guru-gurunya. Diceritakan, para gurunya itu sangat menyayangi keduanya, ketekunan dan kecerdasan mereka sangat menonjol hingga dalam beberapa tahun saja keduanya sudah dikenal di kota Mekkah hingga keduanya di juluki “dua Mutiara dari Banjar.” Tak mengherankan jika keduanya dibawah bimbingan Sayyid Muhammad Amin Kutby bahkan sempat mendapatkan kepercayaan mengajar selama beberapa tahun di Mesjidil Haram.

Selain mempelajari ilmu-ilmu syariat ia juga mengambil bai’at tarekat dari para masyayikh (guru) di sana, di antaranya bai’at Tarekat Naqsyabandiyah dari syekh umar Hamdan dan Tarekat Samaniyah dari Syeikh Ali bin Abdullah Al-Banjari. Setelah kurang lebih sepuluh tahun menuntut ilmu-ilmu agama di Makkah pada tahun 1939 bersama sepupunya iapun kembali pulang ke Indonesia dan langsung menuju tanah kelahirannya Martapura.

Beliau dikenal sebagai seorang yang hafal Al-qur’an dan di dalam dirinya terkumpul ilmu syariat tarekat hakikat dan ma’rifat namun demikian hal tersebut justru menjadikannya sebagai seorang alim yang semakin tawadhu’, Sepulang kepulangan beliau dari Mekkah ia menyelenggarakan mejelis ilmu di rumahnya. Beliau sempat juga mengajar di Madrasah Darussalam.

Suatu saat, ia diminta untuk menjadi seorang qadhi namun hal tersebut ditolak karena beliau lebih senang dakwah tanpa terikat dengan lembaga apapun. Tahun 1943 ia pergi ke kota Bangil dan membuka majelis untuk lingkungan sendiri hingga tahun 1944 dan sempat berguru pula dengan Syeikh Muhammad Mursydi Mesir.

Setahun di Bangil beliau lalu kembali lagi ke Martapura, kemudian pada tahun 1950 ia sekeluarga memutuskan untuk hijrah kekota Bangil, sewaktu menetap di Bangil kali inipun beliau tidak membuka majelis secara terbuka kecuali kalangan sendiri. Ia cendrung mempelajari dahulu keadaan lingkungan penduduk dikota tersebut,dikemudian hari sikapnya ini menjadikan dirinya sebagai sosok yang disegani oleh para ulama di Jawa Timur,

Namun demikian ia selalu berusaha menyembunyikan keunggulan yang dimilikinya pada akhirnya para ulama Bangil pun mengetahui keistemewaan pribadi ulama yang satu ini. Guru Bangil demikian Alm Abah Guru Sekumpul memanggil beliau dimanapun beliau tinggal senantiasa berada dalam keseharian yang sangat sederhana. Tak banyak yang tahu bahwa sekalipun telah menjadi tokoh besar,selain pakaiannya yang sederhana di kamar tidurnya pun ia tidak menggunakan ranjang ia juga tidak mempunyai lemari khusus untuk pakaiannya. Pakaian miliknya diletakkan menumpang pada bagian lemari kitabnya,

Ia mengambil jalan Khumul (menjauh dari keramaian) dan tak berharap akan kemasyuran, hingga kyai hamid pasuruan (seorang wali ditanah jawa) pernah mengatakan “saya ingin sekali seperti kyai syarwani. Dia itu alim tapi Mastur tidak Masyhur kalau saya ini sudah terlanjur Masyhur,jadi saya sering kerepotan karena harus menemui banyak orang.

Menjadi orang masyhur itu tidak mudah, bebannya berat, kalau Kyai Syarwani itu enak,jadinya tidak banyak didatangi orang. Suatu ketika sejumlah kiai berkumpul dan berinisiatif untuk mendalami ilmu agama dalam halaqah khusus kepada Kyai Hamid Pasuruan. Namun setelah hal tersebut disampaikan kepada kyai Hamid beliau menolak permintaan itu seraya menyarankan supaya mereka hendaknya mendatangi KH Syarwani Abdan.

Berdasarkan arahan Kyai Hamid merekapun mendatangi KH.Syarwani Abdan dan menyiapkan beberapa pertanyaan untuk sekdar mengetahui seberapa dalam ilmu dari KH Syarwani Abdan,ketika mereka datang. Guru Bangil sedang duduk sambil membaca sebuah kitab, diawal pembicaraan sebelum mereka sempat membuka pertanyaan yang telah mereka persiapkan,Guru Bangil mendahului bertanya kepada mereka.

“Antum ke sini ingin bertanya masalah ini dan itu ,kan?..ia menanyakan hal itu sambil menunjuk kitab yang masih terbuka tadi. Kontan hal ini membuat mereka takjub sekaligus kagum kepadanya tak cukup sampai disitu, Ternyata semua pertanyaan yang telah mereka persiapkan dengan tepat terjawab dalam halaman kitab yang masih terbuka di tangan beliau.

Setelah mengalami kejadian tersebut merekapun meyakini keluasan ilmu serta ketajaman batin Guru Bangil pada akhirnya mengertilah mereka mengapa Kyai Hamid pasuruan menganjurkan mereka agar mendatangi KH Syarwani Abdan,setelah yakin akan hal itu mereka akhirnya meminta kepada Guru Bangil untuk membuka majelis untuk mereka, Saat itu beliau tidak serta merta mengabulkan permintaan mereka tetapi terlebih dahulu menanyakan hal tersebut kepada KH Hamid.

Setelah KH Hamid memberi isyarat persetujuan barulah ia bersedia membuka majelis untuk para Kiai ini. Subhanallah kedua kiai besar yang tawadhu’ ini memang saling mencintai dan menghormati satu sama lain.

Kiai Hamid adalah ulama besar yang kharismatis dan menjadi tujuan kedatangan banyak orang karenanya tak jarang orang yang datang kesulitan menemui beliau. Tapi anehnya berdasarkan pengalaman orang orang yang pernah bertemu beliau, mereka akan mudah menemui Kiai Hamid bila sebelumnya orang tersebut menemui KH Syarwani Abdan. Tak jarang baru sampai di depan pintu, Kiai hamid sendiri yang membukakan pintu kepada para tamu. Entah Sirr (rahasia) apa yang didapat oleh para tamu Kiai  Syarwani Abdan, hingga kiai hamid selalu menyambut mereka dengan penuh suka cita padahal pada saat itu belum ada alat komunikasi seperti sekarang.

Akhirnya mulai banyak yang menimba ilmu kepadanya, Dan atas dasar dorongan para ulama serta rasa tanggung jawabnya untuk menyiarkan ilmu ilmu agama sebagai amanah Allah dan Rasulullah maka pada tahun 1970 ia memutuskan mendirikan pesantren yang ia beri nama PP Datuk Kalampayan nama yang diambil untuk mengambil berkah julukan datuknya yaitu Syekh Muhammad arsyad Al-Banjari, para santrinya banyak berasal dari Banjar hingga Pondok Pesantren itu sendiri sering disebut orang Pondok Banjar.

Di antara salah satu karangan beliau adalah risalah yang sangat terkenal yaitu Adz-Dzakhiratuts Tsaminah li-Ahlil Istiqamah (simpanan berharga) risalah yang berisi masalah Talqin, tahlil dan tawasul, Di samping tulisan tulisan itu beliau juga meninggalkan karya hidup yaitu murid murid beliau diantaranya adalah yang mulia Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al-Banjari dan melalui lisan beliaulah maka Syekh Muhammad Syarwani Abdan sering disebut Guru Bangil.

Kiai Abdurrahim,Kiai Abdul Mu’thi,Kiai Khairan(daerah Jawa), KH.Prof.Dr.Ahmad Syarwani Zuhri (Pimpinan PP.Syeikh Muhammad Arsyad al-Banjari Balikpapan), KH.Muhammad Syukri Unus (Pimpinan MT sabilal Anwar al-Mubarak Martapura), KH.Zaini Tarsyid (Pengasuh MT Salafus Shaleh Tunggul Irang seberang Martapura) yang juga menantu beliau, KH.Ibrahim bin KH.Muhammad Aini (Guru Ayan) Rantau, KH.AhmadBakeri (Pengasuh PP al-Mursyidul Amin Gambut), KH.Syafii Luqman Tulung Agung, KH.Abrar Dahlan (Pimpinan PP di Sampit Kalimantan Tengah). Safwan zuhri (Pimpinan PP sabilut Taqwa Handil 6 Muara Jawa Kutai Kertanegara) dan banyak lagi tokoh tokoh lainnya yang tersebar dipenjuru indonesia, Guru Sekumpul sendiri datang ke Bangil bersama paman beliau seorang ulama tersohor Syeikh Saman Mulia.

Lantaran menghormati sosok Guru Bangil bahkan Syeikh Saman Mulia menganggap Guru Bangil adalah Gurunya. Padahal Guru Bangil sendiri mengakui ketinggian maqam Syeikh Saman Mulia,dalam suatu kesempatan. Guru Bangil mengatakan  bahwa maqam Syeikh Saman Mulia sangat tinggi hingga nasi pun berdzikir di hadapan syeikh Saman.

Namun kebersahajaan hidup Guru Bangil membuat keluarga beliau sendiri tidak banyak mengetahui keistemewaan di balik kebesaran namanya, Mengomentari hal tersebut Guru Saman Mulia mengatakan kepada salah satu putra guru Bangil : kalau kita berdiri di dekat sebuah pohon, kadang kala kita tidak mengetahui tingginya pohon tersebut,tapi kita akan tahu tingginya pohon tersebut ketika kita memandangnya dari jauh.

Di usia senja, ketika berumur 76 tahun malam selasa jam 20.00 bertepatan 12 syafar 1410 H/11-12 september 1989 M di kediaman beliau di jalan Kauman bangil Jawa Timur roh nya yang suci kembali ke rahmatullah. Sementara tubuhnya dimakamkan di pemakaman keluarga dan para habaib berbangsa Al-Haddad di dekat makam habib Muhammad bin Ja’far Al-Haddad di Dawur Bangil kurang lebih 1 km dari kediaman beliau.

Berdasarkan wasiat tertulisnya putra tertuanya yang ia beri nama dengan nama gurunya Kasyful Anwar saat ini meneruskan kiprahnya dalam mengasuh Pondok Pesantren Datuk Kalampayan Bangil. Mudah mudahan rahmat Allah selalu tercurah buat beliau dan seluruh keluarganya.

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 8 Komentar

WIRID KWA MINGGU INI


WIRID KWA MINGGU INI

 

ALFATIHAH

 Bismillahirrohmanirrohim

 Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

 Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

 Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

 Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

 Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

 Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

 Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

 Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

 Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

 Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

 Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

 Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

 Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

 Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

 Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

 Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

 Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

 Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

 Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

 Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

 Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

 Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar

==============

MAKNA DAN MANFAAT.

Ada kisah asmak Ya Jabbar Ya Qahhar terkait pembentukan NU. Syahdan, sejak Kiai Cholil menyerahkan “tongkat simbolik dukungan”  untuk mendirikan NU kepada kyai Hasyim Asyari, rupanya dirasa berjalan cukup lama. Setahun waktu berlalu sejak Kiai Cholil menyerahkan tongkat itu, jamiyyah yang diidam-idamkan tak kunjung lahir juga.

Tongkat “Musa” yang diberikan Kiai Cholil, masih tetap dipegang erat-erat oleh Kiai Hasyim. Tongkat itu tak kunjung dilemparkannya sehingga berwujud “sesuatu” yang nantinya bakal berguna bagi ummat Islam.

Sampai pada suatu hari, Kyai As’ad muncul lagi di kediaman Kiai Hasyim dengan membawa titipan khusus dari Kiai Cholil Bangkalan. “Kiai, saya diutus oleh Kiai Cholil untuk menyerahkan tasbih ini,” kata Kyai As’ad sambil menyerahkan tasbih. “Kiai juga diminta untuk mengamalkan bacaan Ya Jabbar Ya Qahhar setiap waktu,” tambah Kyai As’ad.

Di balik pemberian tasbih dan amalan bacaan dua Asmak Allah dari Kiai Cholil itu merupakan isyarat agar Kiai Hasyim lebih memantapkan hatinya untuk melaksanakan niatnya mendirikan jamiyyah. Sedangkan bacaan Asma Allah itu adalah doa agar niat mendirikan jamiyyah tidak terhalang oleh upaya orang-orang dzalim yang hendak menggagalkannya.

Qahhar dan Jabbar adalah dua Asma Allah yang memiliki arti hampir sama. Qahhar berarti Maha Memaksa (kehendaknya pasti terjadi, tidak bisa dihalangi oleh siapapun) dan Jabbar kurang lebih memiliki arti yang sama, tetapi adapula yang mengartikan Jabbar dengan Maha Perkasa (tidak bisa dihalangi/dikalahkan oleh siapapun). Dikalangan pesantren, dua Asma Allah ini biasanya dijadikan amalan agar memenangkan segala urusan/perkara, menjatuhkan wibawa, keberanian, dan kekuatan musuh yang bertindak sewenang-wenang.

Setelah menerima tasbih dan amalan itu, tekad Kiai Hasyim untuk mendirikan jamiyyah semakin mantap. Meski demikian, sampai Kiai Cholil meninggal pada 29 Ramadhan 1343 H (1925 M),jamiyyah yang diidamkan masih belum berdiri. Barulah setahun kemudian, pada 16 Rajab 1344 H, organisasi yang ditunggu-tunggu itu lahir dan diberi nama Nahdlatul Ulama (NU).

maka, KITA BUTUH KEMENANGAN-KEMENANGAN DALAM HIDUP KITA, KITA TERIAKKAN ALLAHU Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar Ya Jabbar Ya Qahhar!

@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 4 Komentar

KEKUATAN ITU ADA DI HATI DAN PIKIRANMU


SUATU MALAM NAN SUNYI DAN JAUH, SAAT LARUT DALAM DZIKIR “YA QOWIYYU YA MATIN” AKU BERTEMU MAKHLUK ALLAH DI SUATU TEMPAT.  TAK MENYIA-NYIAKAN KESEMPATAN YANG LANGKA ITU, AKU BERTANYA KEPADA PRIA YANG USIANYA LEBIH DARI 6000 TAHUN ITU.

(………..YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN………….)

HAMBA ALLAH SWT, JELASKAN KEPADAKU ARTI DARI ASMAK ALLAH YA QOWIYYU YA MATIN.

Pelajarilah sifat-sifat Allah khususnya sifat Qowi karena ini adalah salah satu sifat Ilahi yang artinya kuatnya intensitas kodrat dan kekuasaan. Mengingat bahwa seluruh hal tercipta dalam hubungannya dengan kodrat Ilahi, jelas bahwa tiada kekuataan yang menggungguli kekuatan dan Kekuasaan Allah SWT. Karena itu, segala sesuatu selain Allah adalah lemah. Silsilah kekuataan Tuhan tidak punya ujung pada satu titikdan tidak ada titik lemah pada diri-Nya.

Ketika seseorang mengalunkan dzikir dengan asmak YA QOWIYYU, maka itu artinya menghidupkan daya quwwah Allah dalam dirinya. Sifat Qawi yaitu inti dari quwwah artinya dahsyatnya sifat kekuatan-NYA sebagaimana yang bisa kau baca dalam  Al Quran: “Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi amat keras siksaan-Nya.”   “Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.”  “Sesungguhnya Allah, Dia-lah Maha Pemberi Rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kukuh.”  Dzu al-quwwah merupakan salah satu nama Allah Swt dan juga bermakna qawi..

(………..YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN………….)

BIASANYA DZIKIR ASMAK YA QOWIYYU DIGABUNG DENGAN YA MATIN. APAKAH ARTI YA MATIN?

Matin juga merupakan salah satu nama Allah Swt yang bermakna kokoh yang tiada satu pun yang tidak dapat dilakukannya.  Ungkapan ini menujukkan pemberi rezeki hanyalah Allah dan Dia memberikan pemahaman bahwa dalam menyampaikan rezeki kepada para pemakan rezeki – berapa pun banyaknya –Allah Sang Pemberi Rezeki tidak akan pernah lemah.

Lafaz Quwwah terkadang digunakan bermakna kodrat sebagaimana disebutkan dalam al-Quran: “Peganglah teguh  apa yang telah Kami berikan kepadamu.”  Maka dapat disimpulkan bahwa  Quwwah adalah tingkatan paling dahsyat dari kekuataan dan kekokohan, entah itu kekuatan badan sebagaimana yang disebutkan dalam al-Quran, “Siapakah yang lebih besar kekuatannya daripada kami?” atau kekuatan mental sebagaimana pada ayat lainnya, “Hai Yahya, ambillah al-Kitab itu dengan kuat dan sungguh-sungguh.”  atau maksudnya adalah kekuatan-kekuatan penolong sebagiamana yang diharapkan oleh Nabi Luth yang berkata, “sekiranya ada kekuatan sehingga dapat mencegah perbuatan-perbuatan tercela pada pelaku kejahatan.“ Luth berkata, ‘Seandainya aku mempunyai kekuatan untuk menolakmu’ dan seperti ucapan para menteri Ratu Saba yang mendeskripsikan diri mereka “Kita adalah orang-orang yang memiliki kekuatan dan memiliki keberanian yang sangat dalam peperangan.”

(………..YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN………….)

Tuhan kita yang Mahabesar nan Maha Agung disebut Qowi karena ciptaan-Nya agung dan kukuh yang telah menciptakan bumi dan segala apa yang ada di dalamnya, gunung-gunung, laut-laut, pasir-pasir dan pepohonan serta apa yang diciptakan yaitu segala yang bergerak di dalamnya dari kalangan manusia dan hewan, Dialah yang menggerakkan angin, menahan awan-awan yang mengandung hujan yang berat dari air, matahari, bulan, dan kebesaran keduanya serta kebesaran cahayanya yang tidak dapat dilihat oleh mata biasa manusia dan tidak terbatas, dan bintang gemintang, planet-planet  berputaran dan langit yang mahaluas menggantung di atas kita dan bumi yang menjuntai dan segala yang dikandungnya dan segala yang diciptakan dengan demikian Dia disebut qowi, bukan dari apa yang kita kenal dari ciptaan-ciptaan, yang digenggam dan dicengkram kuat dan apabila kekuatan-Nya mirip dengan kekuatan ciptaan maka akan ada yang mirip dengan-Nya dan dan kemungkinan Tuhan itu banyak dan apabila banyak maka hal itu menunjukkan kekurangan dan apa yang kurang itu  tidak sempurna dan apa yang tidak sempurna itu tidak mampu dan tidak berdaya sementara Allah tidak ada yang serupa dengan-Nya dan sesungguhnya kita wajib berkata “Dia kuat bagi ciptaan yang kukuh dan demikian kita berkata, agung dan besar”.

(………..YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN………….)

 APAKAH CIRI KHAS  KEKUATAN DARI ALLAH SWT?

Kujelaskan ciri-ciri Kuat-Nya: Segala puji bagi Allah yang menguasai segala sesuatu dan kekuasaannya pada segala sesuatu dan berasal dari-Nya. “Ya Tuhanku! Engkau hidup tidak akan mati. engkau kuat dan tidak akan lemah, engkau tabah dan tidak tergesa-gesa.”

Tuhanku! Aku bermohon kepadamu.. dengan kekuatan-Mu yang dengannya Engkau taklukkan segala sesuatu dan segala sesuatu tunduk pada-Nya dan segala sesuatu tunduk di hadapan-Nya. Maka kuucapkan Allahu Akbar dalam adzan, artinya bahwa Allah Swt berkuasa atas segala sesuatu dan berkehendak atas segala sesuatu. Kekuasaan-Nya disebabkan oleh kekuatan-Nya dan sangat berkuasa atas ciptaan-ciptaan-Nya, berkuasa pada dzat-Nya. Kekuasaannya kokoh di atas segala sesuatu. Tatkala Engkau menginginkan sesuatu hanya berkata, KUN FAYAKUN.

SAYA ADA PERTANYAAN LAGI BUATMU, MOHON JAWABLAH: ALLAH MAHA PENCIPTA SEGALANYA,TAPI ADA SATU HAL YANG TIDAK INGIN ALLAH CIPTAKAN. APAKAH ITU?

Tuhan bersifat permanen dan sekali-kali tidak akan pernah terputus. Allah adalah dzat yang murni dan kesempurnaan. Dzat-Nya muncul karena cinta untuk dapat ber-tajalli. Maka Allah adalah identik dengan cinta dan mahabbah. Sesuatu yang paling dicintai di sisi Allah adalah memandang zat-Nya melalui hakekat-Nya. Dan kesempurnaannya tidak akan pernah tercapai kecuali Dia telah tampak pada setiap hal.

Karena itu, Allah Swt adalah Maha kuasa atas segala sesuatu, Maha pemurah, Maha penyayang dan sekali-kali tidak pernah bakhil terhadap  segala sesuatu yang memiliki potensi untuk berwujud, yaitu tidak mustahil secara akal. Makhuk yang memiliki potensi mewujud dan proses pewujudannya tidak mustahil secara esensial, maka dia akan menjadi sasaran kemurahan dan kemuliaan Tuhan dan pada gilirannya akan diciptakan oleh Allah melalui kasih sayangnya.

(………..YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN………….)

KENAPA ALLAH SWT MENCIPTAKAN WAKTU DAN APA HAKEKAT WAKTU ITU?

 Zaman atau waktu adalah jumlah yang bersambung yang berdiam pada satu benda melalui perantara gerak. Artinya zaman atau waktu itu adalah satuan gerak dan ruang lingkup geraknya pada alam materi. Karena itu apa yang Anda tanyakan apakah ada suatu waktu dimana hanya ada Allah di situ dan tiada satu pun yang ada? Sejatinya, Anda berasumsi tentang waktu sebelum adanya waktu; karena waktu itu merupakan sebuah ekstensi yang melintas yang terdapat pada setiap benda dan materi. Di samping itu, awal dan akhir waktu itu merupakan urusan waktu dan tiada satu pun halyang berada di atas ufuk waktu. Hubungan waktu, kini, dulu dan akan datang itu adalah sama bagi-Nya. Hal-hal lainnya yang sifatnya menyebar dalam satuan waktu akan berkumpul di hadapannya.

Sifat Allah Swt adalah identik dengan zat-Nya dan segala kesempurnaan perbuatan-Nya yang menjadi sumber perbuatan-perbuatan-Nya seperti kodrat, ilmu, hayat dan lain sebagainya tidak berbeda dengan zat-Nya. Demikian juga tujuan dan motif dalam memberikan limpahan dan sifat pemurah-Nya adalah ilmu-Nya sendiri pada sistem lebih sempurna yang identik dengan zat-Nya. Ilmu terhadap sistem yang lebih sempurna, mencakup sistem alam penciptaan; karena itu limpahan Tuhan senantiasa bersifat permanen.

Limpahan Tuhan itu bersifat permanen, abadi dan mutlak namun kemutlakan dan keabadian-Nya tidak bersifat esensial melainkan sebuah bayangan; artinya sebagaimana pada zat-Nya memerlukan Allah dalam sifat-Nya, dalam keabadian juga membutuhkan Allah. Pada kenyataannya kebutuhan terhadap-Nya bersifat mutlak dan abadi. Karena itu hal ini tidak berseberangan dengan keesaan Tuhan  bahkan penegas dan penyokong tauhid LA ILAHA ILALLAH.

(………..YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN………….)

HAMBA ALLAH YANG MULIA, JELASKAN KEPADAKU CARA MENGINDARI BENCANA?

Gempa bumi dan semisalnya merupakan bencana alam yang menyisakan banyak pengaruh dimana keseluruhannya sebenarnya mengandung kebaikan bagi umat manusia. Supaya masyarakat tidak lalai dan menjadi mengerti akan kelemahan dan ketidakberdayaannya serta supaya ia menjadi takut dan (dengan merasakan kelemahannya dan kekuatan Sang Pencipta) tidak lagi berbuat dosa dan kerusakan. Seluruh bencana dan penderitaan yang menimpa badan dan harta manusia adalah untuk urusan ini. Sejatinya bencana itu adalah demi kepentingan, kemaslahatan dan ketegaran manusia menghadapi semua ini. Sebagai ganti dari kehilangan yang ditimbulkan, di akhirat sedemikian cadangan disediakan untuknya sehingga tidak dapat dibandingkan dengan nikmat apa pun di dunia. Karena itu terkadang kebaikan dan kemaslahatan umum dan khusus yang terpendam di dalamnya sehingga turunnya bencana-bencana di dunia harus disegerakan.

Inti peristiwa di dunia merupakan hal yang pasti; satu dalil nyatanya adalah ayat-ayat al-Quran yang pada satu tempat menyebutkan:“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar “Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi. Tetapi, mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.”

Menentukan secara akurat alasan terjadinya bencana secara akurat tidak mungkin dapat dilakukan oleh orang-orang biasa; melainkan hanya para wali Allah yang dapat menjelaskan kenapa sebab peristiwa itu terjadi. Sebab itu misteri Allah SWT. Yang jelas inti kejadian gempa bumi diperlukan bagi kelangsungan hidup planet bumi.

Manusia bisa menjauhi maksiat agar tidak terjadi bencana. Jauhi zina karena menyebarnya zina merupakan salah satu faktor terjadinya gempa bumi.  Ingatlah setelah menyebarnya empat hal akan muncul empat hal lainnya: Kapan saja zina menyebar maka gempa bumi juga akan terjadi. Kapan saja hukum tidak berdasarkan kebenaran dikeluarkan maka hujan tidak akan turun. Kapan saja perjanjian dengan orang-orang kafir yang hidup dalam tanggungan Islam dilanggar maka pemerintahan akan jatuh di tangan orang-orang musyrik dan memerintah atas kaum Muslim.  Kapan saja zakat tidak dikeluarkan maka kemiskinan akan merajalela.

(………..YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN………….)

Pada suatu ketika, masyarakat mengeluhkan banyaknya terjadi gempa bumi. Saya katakan “Janganlah pindah dari tempat itu. Berpuasalah pada hari Rabu, Kamis dan Jumat. Kemudian mandilah dan kenakan pakaian-pakaian bersih lalu keluarlah dari rumah kalian pada hari Jumat  dan berdoalah kepada Allah Swt maka pasti Allah akan menyelesaikan masalah itu. Alhamdulillah, gempa bumi tidak terjadi lagi. Barang siapa dari kalian yang melakukan dosa maka segeralah bertaubat dan memohonlah kebaikan.

Maka apakah gempa bumi itu maka jawabnya adalah ayat dan sebuah tanda. Ketika Allah ingin menguncangkan bumi maka Dia mewahyukan kepada malaikat itu untuk menggerakan pilar-pilar bumi (gunung-gunung). Kemudian malaikat berdasarkan perintah Allah menggerakannya kemudian bumi dan penduduknya pun terguncang.

Apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana?  Saranku, kerjakanlah sholat Kusuf dan tatkala engkau telah selesai mengerjakan salat, sujudlah dan dalam sujudmu bacalah doa: “Wahai yang menahan langit dan bumi supaya tidak menyimpang dan sungguh jika keduanya menyimpang, tidak ada seorang pun yang dapat menahan keduanya selain Allah. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. Jauhkanlah dari kami keburukan dan kejahatan sesunggurhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu”

(………..YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN YA QOWIYYU YA MATIN………….)

***TERAKHIR***
INI ADA IJASAH RANGKAIAN DOA UNTUKMU, SEDULURKU.. KALAU ENGKAU MAU…. :

ALFATIHAH 1000  X

INNA QUWWATIH NAKABAN NATAH KITABAN NATAH 1 X – ASR Madura utara

YA QOWIYYU IRHAM DA’FI   1 x — Wahai Yang Mahakuasa kasihilah kelemahanku.

INNAMA AMRUHU IDZA ARODA SYAI’AN AYYAQULA LAHU KUN ….. (sebutkan hajat anda apa) FAYAKUN  1  x

ALHAMDULILLAHIROBBILALAMIN 1 x

Demikian apa yang bisa saya tuliskan dan  IJASAH SEMPURNA karena ALLAH Taala.

@KWA,2-0-1-6

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 55 Komentar

LAPORAN TAHUNAN BLOG KWA 2015


Berikut ini Asisten statistik WordPress.com menyiapkan laporan tahunan 2015 untuk blog KAMPUS WONG ALUS KWA ini.

Berikut ini kutipannya:

Sekitar 2.500.000 orang mengunjungi MoMA di New York setiap tahun. Blog KWA telah dilihat sekitar 7.700.000 kali di 2015. Jika itu adalah pameran MoMA, dibutuhkan sekitar 3 tahun bagi orang sebanyak itu untuk melihatnya.

Klik di sini untuk melihat laporan lengkap.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 6 Komentar

WIRID KWA AWAL TAHUN BARU 2016


YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII

YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII

YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII

YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII

YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII

YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII

YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII

YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII

YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII

YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII YAA FATTAH YAA MUTAKABBIR YAA QAHHAAR YAA SYAAFII

@KWA,2016

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 6 Komentar

WIRID KWA 23 DESEMBER 2015


ALLAH SWT ITU PUNYA SEKIAN TRILYUN CARA UNTUK MERUBAH DIRI SESEORANG SESUAI DENGAN KEHENDAK-NYA. SALAH SATU CARA ITU ADALAH WIRID/DZIKIR. KULANTUNKAN DZIKIR SIANG MALAM PAGI SORE, MEMIKIRKAN DAN MERESAPI KANDUNGAN-NYA DI DALAM DIRIKU MAUPUN DI ALAM SEMESTA…

JANGAN KAU TANYAKAN APA FADHILAH, APA MANFAAT, APA FUNGSI WIRID INI UNTUK DIRIKU KARENA BAGIKU PERTANYAAN ITU TIDAK PANTAS DISAMPAIKAN. ADANYA ASMAK ALLAH SWT  TIDAK MUNGKIN TIDAK PUNYA MAKSUD DAN TUJUAN…. KUYAKIN SEMUA ASMAK ITU PENTING, DAN ALLAH SWT SENDIRI YANG AKAN MEMBERIKU ARTI, MEMBERIKU MANFAAT, MEMBERIKU HIDAYAH. BUKAN DARI AKALKU ATAU PIKIRANKU.

INILAH WIRIDKU MINGGU INI SAUDARAKU: YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YANG KALAU DI BAHASA INDONESIAKAN YANG PASTI MENGURANGI KEKAYAAN HAKIKAT ASMAK, ARTINYA MENJADI MAHA KAYA MAHA TERPUJI MAHA PERKASA MAHA MENGETAHUI.

===========================================

ALFATIHAH 1 X

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM YA GHONI YA HAMID YA AZIZ YA ALIM

@KWA,2015

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 6 Komentar

REBORN!!!! UNDANGAN TERBUKA RIYADHOH SAPU JAGAD AKHIR TAHUN 2015 BERSAMA KWA


Bakti sosial gratis terbuka untuk umum

DSCN0636Dunia kita adalah dunia yang dibangun dan dibingkai oleh kekuatan otak kiri (logika) yang berakibat pada kecenderungan orang dalam setiap gerak hidupnya lebih mengandalkan logika dan perhitungan rasional. Padahal kenyataan hidup yang dihadapi, begitu banyak fenomena kehidupan tidak mampu dicerna ataupun dikendalikan oleh logika.

Akibat lebih jauh seringnya terjadi MASALAH HIDUP YANG BERANEKA RAGAM akibat konflik internal individu maupun konflik eksternal antar individu karena hanya mengandalkan suatu argumentasi yang diperoleh dari pemberdayaan logika belaka. Tidak banyak di antara kita yang menyadari bahwa fenomena hidup adalah adanya daya tarik menarik antara kekuatan rasional (AKAL) dan irasional (EMOSI) untuk MEMECAHKAN MASALAH / PROBLEM SOLVING.

cropped-cropped-markas-kwa.jpgAcara RIYADHOH SAPU JAGAD AKHIR TAHUN 2915 BERSAMA KWA ini mengarahkan, mengingatkan, menyadarkan adanya kekuatan OTAK KANAN sebagai penyeimbang kekuatan otak kiri sehingga hidup kita akan lebih berkualitas.

Materi:

  1. Ruwatan dengan metode aktivasi simpul-simpul energy
  2. Konsultasi-konsultasi semua masalah hidup (rejeki, mahabbah/pengasihan, pembuka aura/keselamatan-keamanan, kekuatan)
  3. Pengobatan alternatif bagi sedulur yang sakit medis dan non medis menggunakan ENERGI DOA dan bekam/hijamah
  4. Pengisian POWER benda-benda menggunakan ENERGI DOA
  5. BONUS ACARA: IJASAHAN ILMU

cropped-cropped-panitia1.jpgPengisi acara: KI WONGALUS dan Para Alumni pelatihan yang tergabung dalam GURU-GRAND MASTER KWA (pengumuman ini juga sebagai undangan terbuka untuk para alumni program Guru KWA)

Tempat:  Cepuri – Pantai Parangkusumo, Yogyakarta

Jam: pagi 09.00 wib sd selesai

Hari/tanggal: Sabtu  26 Desember 2015

Sifat: Terbuka untuk umum dan gratis/tanpa mahar

Penanda titik kumpul adalah SPANDUK KAMPUS WONG ALUS.

Silahkan hadir untuk menikmati perjumpaan penuh akrab dan insya allah pertemuan kita kali ini adalah REBORN!!! KELAHIRAN KEMBALI DIRI kita masing-masing yang penuh rahmat dan barokah. Amin.

Salam takzim sedulur semua,

@wongalus,2015

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 6 Komentar

BAKTI SOSIAL KWA UNTUK MASYARAKAT UMUM


Assalamualaikum wr wb. KWA kembali menggelar acara BAKTI SOSIAL, berupa:

  1. Pengobatan gratis untuk MASYARAKAT UMUM penyakit medis/non medis dengan metode pengobatan BEKAM.
  2. Buka AURA MAHABBAH/pengasihan. Syarat peserta membawa sendiri-sendiri bunga setaman secukupnya.
  3. Hypnoterapi untuk pengobatan penyakit MENTAL/STRESS/ Galau dll.
  4. Pengisian benda-benda pusaka (keris, sabuk, akik dll) dengan ENERGI AL HIKMAH . Silahkan membawa benda-benda pusaka pribadi anda masing-masing.
  5. DOA BERSAMA UNTUK SEGALA HAJAT.

BAKSOS akan diadakan pada hari KAMIS 12 NOVEMBER 2015, mulai pukul 19.30 WIB sd 23.00 WIB bertempat di MARKAS KWA, Mushola Balai Diklat Sidoarjo, Jl Majapahit 5 Sidoarjo.

Baksos TIDAK DIPUNGUT BIAYA / GRATIS. Peserta hanya cukup mengisi daftar hadir saja.

@PANITIA MENYEDIAKAN BENDA-BENDA BERMAHAR (Sabuk merah KWA, AZHIMAH LELANANGING JAGAD, UANG MAGNET KWA)

Demikian pengumuman dari kami. Terima kasih. Wassalamualaikum wb wb.

PANITIA.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 3 Komentar

MENYATU DAN MANUNGGAL DENGAN ALLAH


Ini artikel yang menarik yang aslinya berjudul “Wahdatul wujud: berawal dari maksud Allah untuk dikenal” yang ditulis Majelis zikir al Jabbar Ternate. Monggo dijadikan bahan renungan.

Allah telah menciptakan mahlukNya dengan beberapa tingkatan niat. Mula-mula Allah menciptakan makhluk dengan niat sebagaimana tertuang dalam hadits qudsi: “Aku adalah Perbendaharaan Yang Tersembunyi, Aku ingin dikenal, maka Kuciptakan makhluk dan denganKu mereka mengenalKu.” Allah merupakan Al-Awwal yang tidak diawali, Dia bersifat Ada Sedia (Wujud). Kehendak Allah adalah untuk dikenali (untuk dima’rifati).

“Kesendirian” Allah merupakan kebenaran mutlak yang tak bisa ditolak, karena jika ada sesuatu selain Allah, maka Allah bukanlah Yang Awal. Dalam kitab Daqaaiqul Akhbar disebutkan bahwa sebelum Allah menciptakan para malaikat yang bertugas untuk menyebut dan memuji diriNya, Allah memuji diriNya sendiri yang Maha Indah dan Elok. Allah ingin dikenal, sebagai Yang Maha Esa dan itulah yang menjadi misi setiap nabi yang turun dimuka bumi, yaitumemperkenalkan Allah Yang Maha Esa, misalnya surat Hud ayat 84.

Dengan demikian, mengenal Allah merupakan tugas utama makhluk, terutama manusia. Mengenal Allah lebih signifikan dari pada mengenal hukumhukumNya. Hal ini saya sebutkan karena dengan mengenal Allah maka kitapun segera mengetahui apa yang diinginkanNya dan apa yang tidak diinginkanNya. Mengenal Allah haruslah secara kaffah, secara totalitas. Syeh Siti Jenar mengutamakan hal ini dalam persoalan ibadah, dimana dia menyatakan bahwa ibadah tanpa ma’rifat adalah syirik. Bagaimana bisa anda beribadah kepada Allah dengan niatlillahi ta’ala, sementara anda belum mengenal siapa Allah?

Bahkan jika ditanyakan apakah “Allah” adalah namaNya, bagaimana anda menjelaskannya? Jika anda mengatakan “Ya” maka bagaimana mungkin andamemanggil-manggil namaNya dengan namaNya, sedangkan anda begitu menghormati dosen anda dang memanggilnya dengan “pak” atau “prof.” Ini adalah tanda bahwa anda melakukan ibadah tanpa ma’rifat.

Jika anda bersaksi “Saya bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah” apakah benar anda menyaksikannya? Atau anda hanya menyebutnya sebagai formalitas masuk Islam saja? Apa benar anda menyaksikan bahwa Allah adalah Esa? Jangan-jangan selama ini kita hanya melakukan persaksian palsu semata. Syeh Siti Jenar  menekankan bahwa bisa jadi kita selama ini menyembah akal budi saja, artinya, pengenalan Tuhan itu tidak bersumber dari kesadaran ruhaniah tetapi karena spekulasi akal budi saja. Ini sangat berbahaya, karena ini sudah termasuk syirik. Yang bisa membawa makhluk (manusia) pada ma’rifatullah secara kaffah adalah dengan melalui pengalaman ruhani, karena Allah tidak akan pernah bisa dikenal dengan logika saja.

Wahdatul Wujud, jangan hanya dipandang dari segi terminologinya saja, menyatunya hamba dengan Tuhan. Lihat makna lebih dalam, hanya dengan “menghilangkan diri” dan segala sesuatu selain Allah barulah kita bisa menggapai ma’rifat. Setelah itu, Allah akan senantiasa berada dalam hati, dan ibadah akan menjadi lebih sejuk. Arti hakiki dari ma’rifat juga bukan sematamata mengenal Allah, tetapi Allah memperkenalkan DiriNya kepada kita, sebagai rahmat, buah dari upaya keras kita melakukan perjalanan menuju dia.

Upaya para sufi adalah untuk bisa mengenal diriNya secara hakiki, bukan hanya hasil pemikiran dan logika saja. Karena secara logika, Allah hanya bisa dikenali perbuatanNya saja, tetapi untuk mengenali secara hakiki, maka kita harus mengenaliNya dari nama, sifat, perbuatan, hingga dzat. Ini memang hanya bisa ditemukan dalam tasawuf, dan ini merupakan hasil perjalanan spiritual dan bukan semata-mata spekulasi filsafat saja.

Untuk bisa ma’rifatullah secara kaffah, seperti yang telah disebutkan, manusia harus mampu “menolak” segala sesuatu selain Allah. Ini hanya bisa dilakukan dengan zuhud, dan kemudian melakukan perjalanan spiritual dengan cara bertarikat. Tarikat maksudnya jalan, dan ibadah merupakan tarikat. Jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Suatu ketika Sayidina Ali bertanya kepada Rasul tentang jalan dekat menuju Allah dan Rasul bersabda “Dzikir.” Ini merupakan landasan sufi untuk bertarikat, yakni dengan melakukan ritual dzikrullah. Mengingat Allah dengan cara khusus, sebagaimana yang Rasulullah lakukan selama berada di Gua Hira atau di kamar khusus yang disebut dengan kamar khalwat; kemudian perjalanan tarikat ini disebut dengan berkhalwat, yakni bersunyi diri untuk berdzikir kepada Allah.

Bagi anda yang suka menafsirkan kalimat sepotong-potong untuk mencari kesalahan orang lain, saya ingatkan, khalwat disini bukan hanya duduk dengan tasbih di tangan, tetapi disertai dengan zuhud, saya sudah menyebutnya di depan. Bersunyi diri agar tidak terganggu, dan para sufi kebanyakan menjauhi keramaian sosial bukan untuk mengisolasi dirim tetapi mengisolasi hati dari segala sesuatu selain Allah. Pada tingkatan tertentu, bahkan diri yang mengingat pun sudah dilupakan, sehingga yang ada hanya yang diingat saja,yakni Allah semata. Mendekat, mendekat, lebih dekat, hingga hakikat melebur; inilah fana’. Apakah selamanya seperti itu? Tidak, pengenalan dan penyatuan itu begitu singkat.

Bagaimana bisa kita tahu bahwa itu Allah? Ini tidak mungkin dijelaskan, karena hanya yang mengalaminya saja yang memahaminya; bisa jadi iblis yang datang? Hakikat iblis tidak setara dengan Allah dan hanya Allah tujuan kita. Dengan demikian, iblis tidak mungkin mampu menembus hijab dzikrullah. Mengapa para sufi tidak dapat menjelaskan hal tersebut secara rinci sehingga dituduh mengada-ngada? Itu karena fana’ diawali dengan lumpuhnya ilmu bahkan diri sendiri. Hanya Nurullah semata yang dapat menjelaskannya kepada anda.

Jika semua yang dipaparkan benar (dan memang benar), maka sungguh celaka tangan-tangan yang menuduh para sufi (waliyullah) sesat, bahkan membunuh mereka, karena yang mereka tuduh dan bunuh adalah para kekasih Allah, para pemegang rahasia ketuhanan terbesar dan terpenting bagi ummat manusia. Alhasil, korupsi kiri-kanan, prostitusi kiri-kanan, intimidasi dan peperangan sana-sini, karena kebenaran sudah diputarbalikkan menjadi kesesatan; manusia tidak lagi menggenggam kebenaran, karena pemegang kebenaran sudah dibunuh, dari karakter hingga jiwa. Mungkin kelak saya juga akan dibunuh karena menganut faham Wihdatul Wujud, Alhamdulillah karena saya juga termasuk daftar orang-orang yang menyampaikan kebenaran tersebut. Wallahu ‘alam bisshawab. Wassalamualaikum wr. wb. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 29 Komentar

SELAMAT MENGABDI KE MASYARAKAT


Assalamualaikum wr wb.

Jajaran pengurus blog KWA telah selesai melaksanakan pelatihan Private Paranormal Profesional Tingkat Guru KWA dan sebagai wujud rasa kasih sayang kepada peserta maka digelar penghormatan kepada:

GURU KWA ANGKATAN XXXIX /39

RADEN PANGERAN YULIANTO — DEPOK  JABAR (081318005690)

dan

GURU KWA ANGKATAN XXXX / 40

KI WERKUDORO PENANGGUNGAN, DKI JAKARTA

Mohon doa restu agar beliau bisa maksimal dalam mendarmabaktikan ilmu-ilmu alternatifnya untuk masyarakat. 

Terima kasih dan salam paseduluran. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

KWA JAWA TENGAH: DUA ACARA SUROAN


Alhamdulillah,pada bulan muharram/suro bagi umat muslim dunia,dan bagi para penggemar dunia hikmah adlh sesuatu bulan yg dianggap memiliki nilai tersendiri scr spiritual. Sehingga tdk jarang pd bulan ini segenap para penggemar hikmah akan melakukan segenap tatacara dan budaya kasepuhan u/meningkatkan nilai keheningan dan kecerahan batin masing2 dalam menapaki hidup dan kehidupan ini.

Kepada Sohibul Bait Ki Wongalus kangmas Muhammad Wildan,selaku owner BLOG KAMPUS WONGALUS senantiasa kami mengucapkan  trmksh krn smp saat ini masih berkenan andum tresno,andum karahayon dan momong semua tmn2 di nusantara dalam wadah blog kampus wongalus,yang smp saat ini masih tetap exist dan tetap berjalan dengan berbagai inovasi dan kegiatan yang tetap terselanggara dengan baik,tertib dan lancar. Semoga kedepannya semakin tumbuh dan berkembang dalam menjalin silaturahmi dan menjalin paseduluran dgn semua rekan2 di nusantara.

Teriring rasa hormat dan khidmat kami kepada sohibul bait dan segenap para sesepuh dan guru dimanapun berada,yg sempat bergabung dan bersilaturahmi di dunia maya blog kampus wongalus ini,kami bermaksud menginformasikan kegiatan2 pd bln ini,khususnya di jateng diy.

Dan pada kesempatan ini ada dua acara di jateng diy yang satunya di semarang dan satunya lagi di yogyakarta,dimana yg sekiranya sesuai atau longgar silahkan bergabung atau mau di estafet ya kami persilahkan.

A)Yang pertama adalah acaranya  Rakamas Jambrong (Abah Krishna Agung) yg berkenan mengadakan mujahadah,pengijazahan dan program asma :

1) Pengisian dan pengijazahan Asma Akbar,suatu pengisian yg pada dasarnya ditujukan u/menjadi dasar/pondasi dari ilmu2 yg nantinya akan di ijazahkan / diturunkan di majelis alhidayah,kmdn ilmu ini bila di amalkan scr rutin akan membangkitkan juga potensi2 dlm diri kita yg pernah mendalami ilmu tertentu isnya allah akan terbangkitkan kembali. Kalau ingin melihat testimoni dr pengisian asma akbar kami persilahkan bergabung di Grup FB “Pendekar Alhidayah Nusantara”,yg ternyata berfungsi dgn baik dalam kondisi tertentu bagi pengamalnya,msl kekebalannya yg muncul,atau pukulannya menjadi berbahaya,atau bahkan spt ada energi yg menebal dan memperkuat tubuh kita apabila kita mengamalkan dgn baik dan ikhlas,krn ini kami mengalami sndr,smg harapan kami ini berlimpah dan bermanfaat bagi rekan2 yg lainnya. Asma akbar mrpkn pondasi penguat dr pengisian dan pengijazahan ilmu2 kedepannya,diantaranya ilmu terawangan,jaljalut,asmaul husnah,saefi angin/lari cepat,tarik
pusaka/emas. Pengijazahan asma akbar bisa diikuti jarak jauh dengan menyalakan FB di link grup alhidayah selama acara tsbt berlangsung.

2) Bagi yg ingin kenang2an dr tempat acr silahkan membawa tasbih atau batu cincin dimajelis nnt insya allah akan diselaraskan dengan asma energi dan doa keselamatan, keberkahan rizki juga kharisma wibawa.

3) Insya Allah kalau mmg nnt tdk ada sesuatu hal,maka akan dibuka juga pengijazahan asma kurung dan asma jaljalut.

Dan alhamdulillah sbg komitmen beliau sbg mujiz u/stp acara beliau dan termasuk acr ini,sebagaimana sesepuh dan guru yang lain beliau mengadakan persiapan pribadi khususnya bertirakat dan berpuasa,sbg bentuk profesionalismme dan keseriusan beliau dalam mendarma baktikan ilmunya kepada rekan2 dimanapun berada.

Hari/Tanggal    :  Sabtu,17 Okt 2015
Jam                     :  19.30 WIB
Alamat          :  Majelis Alhidayah Jl.Anjasmara Tengah Gang 1 No 9A Pasar Karang Ayu/Gerbang Kawasan PRPP Semarang Barat

SEMUA KEGIATAN ADALAH GRATIS TANPA BIAYA.
Demikian sekilas acara atau info buat teritorial sekitar semarang.

apabila ada yg kurang jelas bisa ditanyakan lbh lanjut ustadz abah krishna agung di nmr 08157736941,klo berencana telp janjian saja jamnya,krn beliau adlh karyawan yg bekerja shift di tempat beliau,agar telp atau sms bs terbalas ataupun informasi dengan program2 yang diluar yg kami sampaikan diatas.

B) Kemudian kegiatan yang kedua tmn2 dr berbagai paseduluran dan tmn di KWA akan mengadakan kegiatan Pengijasahan gratis dengan syarat harus datang sendiri:

Lokasi          :  Parang Kusumo Jogja
Tanggal         :  24 oktober jam 19.00 sampe selesai

Materi pengijazahan
– Aji gineng TK.1 bagi yang sudah TK.2 bs melanjutkan ke tingkat selanjutnya,Karena Aji Gineng Ada 7 Tingkatan
– Reiki kundalini
– Ruwatan/rukyah masal ( bawa air mineral sendiri )
– Mengembalikan khodam yg pergi
– Pembukaan 17 cupu kursaini
– pengijazahan Asma’ Sunge Rajeh Madura ( yg tidak boleh dtulis )

Bagi yang mw ikut aji gineng mohon konfirmasinya,karena ada ubo rampe bs yang perlu dipersiapkan oleh panitia.

Bagi yang berencana hadir di jogja bisa menghub :

Shang Jalak Jiwo Hp 089503777508 / 08995905071
Asfar 085784841784

Hormat Kami

BENGAWAN CANDHU
nagakalabuana@yahoo.com

(Team LITBANG KWA)

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 16 Komentar

Selamat Hari Raya Idul Adha 1436 H


Ya Allah …
Jadikanlah tiap helaan napas kami sebagai bukti cinta kepada-Mu
Jadikanlah kurban kami sebagai jalan panjang mendekati-Mu.
Untuk semua sedulur pembaca KWA
Selamat Hari Raya Idul Adha 1436 H….

=KWA=

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 8 Komentar

UCAPAN TERIMA KASIH BAKSOS KWA


unnamed (12)unnamed (13)unnamed (14)unnamed (15)Alhamdulillah acara baksos kwa pada hari sabtu 5 September 2015 kemarin berjalan lancar. Terima kasih kepada tim KWA dari Sidoarjo, Madura, Surabaya dan sekitarnya serta semua pihak yang turut serta berpartisipasi mendukung acara ini. Semoga baksos ke depan semakin membawa manfaat bagi sesama yang membutuhkan pertolongan dan bantuan.  Wassalamualaikum wr wb.

tim KWA

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 6 Komentar

WISUDA GURU KWA ANGKATAN 37 DAN 38


Assalamualaikum wr wb, Kampus Wong Alus kembali mewisuda 5 Guru KWA. Mereka adalah…

ANGKATAN XXXVII / 37

KI SULTAN HADI PENANGGUNGAN ———- SINTANG (KALBAR)

=============================================

ANGKATAN XXXVIII / 38

KI JATI AZHAR PENANGGUNGAN — YOGYAKARTA

KI JATI DIMAS PENANGGUNGAN — SIDOARJO

KI JATI WIDIO PENANGGUNGAN — BEKASI

KI JATI ADEN PENANGGUNGAN — BEKASI

=============================================AHLI KEBATINAN 20150811_132538

IMG-20150802-WA0007

 

 

 

 

Beliau telah selesai melaksanakan pelatihan private GURU KWA dan mohon doa restu untuk mengabdi ke masyarakat sesuai dengan profesinya masing-masing.

Sekaligus kami sampaikan bahwa sampai saat ini, KAMPUS WONG ALUS telah memiliki GURU sebagai berikut….

==============================================

ANGKATAN  I/ 1

  1. KI AGENG BAYU PENANGGUNGAN, Jakarta  0877 7557 3775
  2.  KI AGENG AGUNG PENANGGUNGAN, Kediri    0854 9183 905
  3.  KI AGENG ISLANUDIN PENANGGUNGAN, Indramayu
  4.  KI AGENG AGUS PENANGGUNGAN, Bekasi
  5.  KI AGENG YOHAN PENANGGUNGAN, Cirebon

=============================================


ANGKATAN  II/ 2

  1.  KI AGENG WAN MUHAMMAD PENANGGUNGAN, Malaysia tokkutan@gmail.com

===============================================


Angkatan  III/ 3

  1. KI CAKRA RASYID PENANGGUNGAN, Jakarta 0977 8008 0019
  2. KI CAKRA SARYANTO PENANGGUNGAN, Purworejo 0857 4315 4447
  3. KI CAKRA MELSANOFRI PENANGGUNGAN, Palembang 0812 7854 474
  4. KI CAKRA WASLAN PENANGGUNGAN, Mimika Papua 0852 4490 0456
  5.  KI CAKRA SAMSUL PENANGGUNGAN, Lampung Timur 0812 6601 4575
  6.  KI CAKRA WIDODO PENANGGUNGAN, Pati Jateng 0856 4085 9477
  7. KI CAKRA AKBAR PENANGGUNGAN, Enrekang Sulsel 0819 4426 0882

======================================


ANGKATAN  IV/ 4

  1. KI NENGGALA DEDY PENANGGUNGAN, Jakarta 021 7169 4925
  2. KI NENGGALA CAHYA PENANGGUNGAN, Palembang 0812 7482 7071

===========================================


ANGKATAN  V/ 5 

  1. KI CAHYANTO PASOPATI TROWULAN, Kalimantan Selatan 0858 1414 7433

ANGKATAN  VI/ 6

  1.  KI ONTOREJO MUHAMMAD PENANGGUNGAN, Jambi 0896 9642 6286
  2.  KI ONTOREJO SONI PENANGGUNGAN, Sidoarjo 0856 4848 4545
  3.  KI ONTOREJO ADI PENANGGUNGAN, Tangerang 0813 8172 4964
  4.  KI  ONTOREJO GATOT PENANGGUNGAN, Magelang 0856 4330 1388

=======================================

 

ANGKATAN VII/ 7 

  1.  KI ANOM ‘INDRIAWAN’ PENANGGUNGAN, Pacitan 0823 3156 0636
  2.  KI ANOM ‘TAHIR’ PENANGGUNGAN, Mimika – Papua 0815 4776 614
  3.  KI ANOM ‘MURSALIM PENANGGUNGAN’, Tanah Merah – Papua 0812 8999 8118
  4.  KI BIMO “S.A” PENANGGUNGAN, Surabaya

=============================================


ANGKATAN  VIII/ 8 

  1. KI “LU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Timur
  2. KI “SU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Bali
  3. KI “YU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Yogyakarta
  4. KI “YA” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jakarta 0812 9676 6923
  5. KI “BU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Timur
  6. KI “DODI” KUSUMO YUDHO NEGORO, Bekasi
  7. KI “RO” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Barat

============================================


ANGKATAN IX/ 9 

  1. KI KUSUMO ASHARI MONGROGO, Sumatera
  2. KI KUSUMO EKO  MONGROGO, Jakarta
  3. KI KUSUMO S.S MONGROGO, Sumatra

===============================================


ANGKATAN X/ 10

  1. KI RAINAN  SOERJO MENTARAM, Blitar – Jatim, rainan44@gmail.com
  2. KI SUJONO SOERJO MENTARAM, Sidoarjo – Jatim.

Phone 087752903466

=================================


ANGKATAN XI/ 11

  1. KI NAWAWI SUROPATI, Pasuruan, Phone 082334079399
  2. KI IRVAN SUROPATI, Belitung Timur, Phone  081949200806
  3. KI SIGIT SUROPATI, Sidoarjo, Phone 082245301000
  4. KI ZAKI SUROPATI, Malaysia. Phone +60167762132.

======================================


ANGKATAN XII/ 12

  1. KI GEDE PANEMBAHAN SUNTIKA PENANGGUNGAN – TANGERANG – 085780472021

    2. KI GEDE PANEMBAHAN GANDA PENANGGUNGAN – BEKASI – 081297055737


    3. KI GEDE PANEMBAHAN USEP PENANGGUNGAN – GARUT – 087724957546


    4. KI GEDE PANEMBAHAN ISWANTO “SULING” PENANGGUNGAN – SIDOARJO – 085334991908

=======================================


ANGKATAN XIV/ 14

  1. KI AGENG SUWIIN TROWULAN– PASURUAN– 082302103075
  2. KI AGENG DONO TROWULAN– PEKALONGAN– 087733416495
  3. KI  AGENG GUNAWAN TROWULAN– JOGJA
  4. KI AGENG PRASETYA TROWULAN –JAKARTA– 087878600863
  5. KI AGENG SARIJAN TROWULAN — PONOROGO — 081332688199
  6. KI AGENG IRAWAN TROWULAN –TEGAL– 085642620113
  7. KI AGENG RISTIAWAN TROWULAN– SEMARANG– 087876102440
  8. KI AGENG ARGO TROWULAN — SEMARANG — 081372675850

==========================================


ANGKATAN XIII /13 

  1. HAMBA ALLAH
  2. HAMBA ALLAH
  3. HAMBA ALLAH
  4. HAMBA ALLAH
  5. HAMBA ALLAH
  6. HAMBA ALLAH
  7. HAMBA ALLAH


==========================================


ANGKATAN XV / 15

  1. KI BACHTARUDIN PENANGGUNGAN, PADANG SUMBAR, 081-1666083
  2. KI SISWANTO PENANGGUNGAN, BANDUNG.

=============================================

ANGKATAN XVI/ 16

  1. KI SURATNO PENANGGUNGAN, LUAR NEGERI (LAOS), 0852054408017 dan CILACAP (081392697466/082242014149)
  2. KI PUJI PENANGGUNGAN, SRAGEN (081226198670).

================================

ANGKATAN XVII/ 17

  1. KI AGENG GIMAN PENANGGUNGAN, Pekanbaru Riau (085272942597)
  2. KI AGENG ANDI PENANGGUNGAN, Jakarta (08111288280)
  3. KI AGENG SUPRIYADI PENANGGUNGAN, Tangerang (0811952698)
  4. KI AGENG HERY PENANGGUNGAN, Sidoarjo (081230008898).

=========================================

ANGKATAN XVIII/ 18

  1. KI AGENG DUNAL JOLOTUNDO, Salatiga (085713339086)
  2. HAMBA ALLAH, Sidoarjo (0816530039)

===========================================

ANGKATAN XIX/ 19

  1. KI AGENG NYOMAN ALIT PENANGGUNGAN, Surabaya (081332332777)
  2. HAMBA ALLAH

============================================

ANGKATAN XX  / 20    ——    9 AGUSTUS 2014

  1. KI ADI PANATAGAMA JOLOTUNDO, Jombang – Jatim
  2. KI TEDDY PANATAGAMA JOLOTUNDO, Berau – Kaltim
  3. KI ROHMAN PANATAGAMA JOLOTUNDO, Makassar, Sulsel

=====================================================

ANGKATAN XXI / 21

  1. KI ANDRI PANATAGAMA PENANGGUNGAN

=====================================================

ANGKATAN XXII / 22

  1. KI PUNTODEWO BAGUS PENANGGUNGAN, JAKARTA  08997777717
  2. KI PUNTODEWO  S PENANGGUNGAN, Lampung
  3. KI PUNTODEWO KARYANI PENANGGUNGAN, PAPUA, 082197564321

======================================================

ANGKATAN XXIII/ 23

KI SADEWA NURZAKI PENANGGUNGAN, TEGAL 

=====================================================

ANGKATAN XXIV/ 24

KI AGENG IMAM PENANGGUNGAN, PONOROGO, PHONE 082230107210

================================================

ANGKATAN XXV/ 25

  1. KI SASTRO HARTONO PENANGGUNGAN –SOLO
  2. KI SASTRO WIRAWAN PENANGGUNGAN — KALIMANTAN
  3. KI SASTRO SUNARKO PENANGGUNGAN– TULUNGAGUNG

==============================================

ANGKATAN XXVI/  26

KI SUNAN ANWAR PENANGGUNGAN –KALIMANTAN

==============================================

ANGKATAN XXVII/ 27

KI SUNAN IRZAN TROWULAN —– SINGAPORE, Phone +6582181612

================================================

ANGKATAN XXVIII/ 28

KI AGENG WAHYU JENGGALA — (JAKARTA), 081286008922

KI AGENG FANNY JENGGALA –(TANGERANG)

KI AGENG RIZA JENGGALA — (BANJARMASIN, KALSEL), 08565184403

=============================================

ANGKATAN XXIX/ 29

  1. KI SAMPANG SUGITO, Purwokerto
  2. KI ALFAN JENGGALA, Makassar

==============================================

ANGKATAN XXX/ 30

KI JAKFAR JENGGALA, LAMPUNG

==============================================

ANGKATAN XXXI/ 31

  1. KI AGENG JOHAN PADJADJARAN — SUKABUMI, PHONE 085759332006
  2. KI AGENG BAMBANG BETAWI — JAKARTA, PHONE 087880632722

==========================================

ANGKATAN XXXII/ 32

  1. KI PANEMBAHAN YUS MATARAM (YOGYAKARTA) 
  2. KI PANEMBAHAN RAMLAN MATARAM (KUALA LUMPUR, MALAYSIA) 
  3. KI PANEMBAHAN SHYGIT MATARAM (BANJARNEGARA)

==========================================

ANGKATAN XXXIII/ 33

  1. KI WICAKSONO DONI PENANGGUNGAN — BALIKPAPAN— (08115442754)
  2. KI WICAKSONO JAROT PENANGGUNGAN –LAMPUNG (081279951110)
  3. KI WICAKSONO RUDIANTO PENANGGUNGAN –SULAWESI

==========================================

ANGKATAN XXXIV/  34

SRIKANDI NUSANTARA PENANGGUNGAN —–D.I.Y

==============================================

ANGKATAN XXXV/  35

KI  DAENG ASRUL PENANGGUNGAN ——-MAKASSAR

==============================================

ANGKATAN XXXVI/ 36

KI  SUNAN BAEHAQI PENANGGUNGAN ——- ABU DHABI (UNI EMIRAT ARAB)

=============================================

ANGKATAN XXXVII / 37

KI SULTAN HADI PENANGGUNGAN ———- SINTANG (KALBAR)

=============================================

ANGKATAN XXXVIII / 38

KI JATI AZHAR PENANGGUNGAN — YOGYAKARTA

KI JATI DIMAS PENANGGUNGAN — SIDOARJO

KI JATI WIDIO PENANGGUNGAN — BEKASI

KI JATI ADEN PENANGGUNGAN — BEKASI

=============================================

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

SELAMAT IEDUL FITRI 1436 HIJRIYAH


KEPADA SEDULUR-SEDULUR SESEPUH, KELUARGA, SANTRI-SANTRI, ALUMNI, ANGGOTA DAN SEMUA PEMBACA KWA…

KELUARGA BESAR KAMPUS WONG ALUS (KWA) MENGUCAPKAN SELAMAT MERAYAKAN HARI RAYA IEDUL FITRI 1436 

MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN.

MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Taqabbalallahu minna waminkum wa ahalahullahu ‘alaik

SEMOGA SEMUA DOSA KITA DIHAPUS OLEH ALLAH SWT

DAN

HIDUP KITA MENJADI HIDUP YANG DIRIDHOI SERTA MEMBAWA MANFAAT UNTUK SEMUA — BERKAH BUAT KITA SEMUA—-.

AMIN YRA.  

hormat saya

ki wongalus

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 22 Komentar

MEMBACA PIKIRAN MANUSIA ANALISIS SISI NEGATIF PIKIRAN MANUSIA KAITANNYA DENGAN PENYAKIT TUBUH


Penulis: Mulyana dosen UIN Bandung pakar tasawuf psikoterapi

  1. Pendahuluan

Dalam tubuh manusia terdapat tiga kom-ponen yang sangat vital: Kepala, dada, dan perut. Jika tidak memiliki salah satu dari ketiga komponen ini, manusia tidak akan pernah hidup. Oleh karena itu, manusia tidak boleh mengabaikannya.

Tulisan ini akan meneliti komponen vital manusia berupa kepala. Dalam kepala terdapat otak manusia, yaitu otak kanan dan otak kiri. Kedua otak ini merupakan anugerah Tuhan bagi manusia untuk dipergunakan sebagai alat berpikir.

Orang Islam beruntung karena selama satu hari satu malam memiliki kewajiban melaku-kan shalat lima waktu. Setiap shalat diwajibkan membaca surat al-Fâtihah. Salah satu ayatnya berbunyi, “Berilah kepada kami hidayah yang lurus.” Ibn Qayyim (1292-1350), membagi hidayah tersebut kedalam tiga bagian: Hidayah akal, hidayah ilmu pengetahuan, dan hidayah agama. Oleh karena itu, untuk menjawab pertanyaan, “benarkah penyakit tubuh manusia ditimbulkan oleh pikiran manusia”,  kita harus membaca pikiran manusia atau akal manusia.

Tuhan memberi akal kepada manusia untuk membedakan dunia nyata yang saling berbenturan antara benar dan salah yang dihadapi manusia. Berdasarkan tinjauan filsafat, manusia berhadapan dengan dua hal: sehat dan sakit; hidup dan mati; senang dan sengsara. Seperti dua sisi mata uang yang berbeda, semuanya tidak akan terlepas dari kehidupan manusia.

Descartes (1596–1650), salah seorang pelopor Rasionalisme, berusaha menemukan suatu kebenaran yang tidak dapat diragukan lagi. Kebenaran itu, menurutnya, adalah dia tidak ragu bahwa dia ragu. Pernyataan tersebut terkenal dengan semboyannya cogito ergo sum (penulis ragu maka penulis ada). Ia yakin, kebenaran-kebenaran semacam itu  ada dan dikenal dengan cahaya yang terang dari akal budi.

Pernyataan Descartes di atas sebetulnya berkaitan dengan pencarian kebenaran dalam kajian filsafat ilmu. Menurut teori ini, ilmu dibangun atas dasar akal pikiran manusia. Lalu, bagaimana dengan kesehatan manusia? Jawabannya tidak jauh berbeda. Pikiran manusia sebagai sumber awal bagi kesehatan manusia, demikian juga sakitnya tubuh manusia berawal dari pikiran manusia sendiri. Pikiran yang mana? Tentu pikiran yang sehat yang dalam bentuk positive thinking atau husn al-zhannakan memancarkan kesehatan ke seluruh tubuh manusia. Sebaliknya, pikiran negatif akan memancarkan pula penyakit ke seluruh tubuh manusia.

Akal yang memiliki kemampuan berpikir dan alatnya, yaitu ‘otak insani’, adalah sesuatu yang diberi tugas kepemimpinan oleh Allah, yang harus mendominasi ‘otak hewani’ di dalam dirinya, serta yang dengannya jiwa dapat merealisasikan berbagai keinginan dan dorong-annya.

Di dalam otak manusia ada beberapa pusat yang dinamakan ’otak baru’ atau ’otak berpikir’, serta beberapa pusat yang dinamakan ’otak hewani’ yang menjadi sumber segala emosi serta berbagai gejala psikis dan fisik seperti perasaan marah, gembira, lezat, nikmat, tenang, dan sebagainya. Jadi, ada semacam daya kekuatan dalam pikiran kita sendiri dalam rangka membangun tubuh manusia sehat atau sakit.

Dalam pembahasan ini, peneliti ajukan rumusan masalah sebagai berikut; pertama, benarkah penyakit tubuh manusia dapat ditimbulkan akibat dari pikiran manusia itu sendiri? Apa saja gangguan pikiran yang mendorong manusia menjadi sakit pikiran, sakit jiwa. dan bahkan sakit fisik?

  1. Pembahasan
  2. Pikiran Negatif Sumber Penyakit Manusia

Sumber penyakit pertama disebabkan oleh pikiran negatif. Oleh karena itu, jangan coba-coba berpikir negatif terhadap segala sesuatu. Berpikir negatif mengarahkan manusia kepada ucapan, prilaku, dan perbuatan negatif pula. Pada akhirnya, manusia bermuara dalam kesengsaraan dengan bermacam-macam mas-alah yang dipikulnya. Semakin banyak beban yang dipikul, semakin bertambah pula penyakit dalam tubuh manusia. Di sini Anda akan merasakan bahwa pikiran benar-benar pencipta penyakit yang sangat luar biasa dalam diri manusia. Demikian juga sebaliknya, pikiran juga benar-benar pencipta kesehatan tubuh manusia yang utama.

Mulai sekarang konsentrasikan pikiran Anda terhadap hal-hal yang positif dan jauhkan dari hal-hal yang negatif. Kemudian, dalam pikiran Anda tersimpan hanya ada Allah sajalah yang memberikan segala kekuatan, kesehatan, dan kebahagiaan. Kesam-pingkan alat kebahagian semuyang dapat menipu dan menjerumuskan Anda.

Untuk membuat orang jatuh sakit, tidak mesti dengan memakai golok atau senjata tajam, atau senjata api, atau senjata lainnya. Sekarang, hanya cukup  memakai pikiran saja. Anda lakukan, misalnya, setiap hari ketika berjumpa dengan sahabat di kantor atau di tempat kerja, Anda katakan kepada sahabat Anda, cukup dengan kata-kata yang menye-nangkan, “Anda nampak, pagi ini kelihatan lebih ceria dari hari-hari kemarin”. Sahabat Anda akan menyahut dengan kata-kata, “oh…ya…”, dan akan mengucapkan, ”terima kasih atas perhatian Anda.”

Sahabat Anda tadi  akan berpikir bahwa “penulis dalam pandangan teman-teman dipandang memiliki kesehatan yang prima.” Nah, pikiran ini akan direspon oleh jiwanya dan akan terus merasakan bahwa ia adalah sehat. Pikiran ini tidak akan pernah berpikir bahwa dirinya adalah sakit, sekalipun ia salah seorang yang terkena suatu penyakit. Penga-laman seperti ini banyak dilakukan oleh orang-orang di alam semesta ini, yaitu mereka yang kaya akan pikiran positif, optimis dalam menghadapi kehidupan dan mereka yang banyak mendekatkan diri pada Allah Swt.

Banyak orang- yang memiliki pikiran positif terhadap segala hal, termasuk ketika meng-hadapi penyakit. Orang seperti ini hanya memiliki konsentrasi tingkat tinggi, bahwa dirinya adalah sehat, dan segalanya  diserahkan kepada Yang Maha Kuasa. Orang seperti ini  tidak banyak mengeluh, tidak sering memanja-kan penyakitnya, dan juga tidak diumbar kepada orang lain, supaya yang lain mengeta-hui bahwa dirinya sedang sakit dan ingin diperhatikan.

Demikian juga, Anda dapat lakukan hal seperti ini kepada orang tua Anda, kepada kekasih Anda, yaitu istri Anda. Cukup Anda katakan pada malam hari  atau setiap bangun pagi, dengan kata-kata yang dapat membuat pikiran istri Anda lebih nyaman, senang dan bahagia. Katakan, misalnya, “waduh nampak-nya istriku pagi hari ini ceria sekali dan cantik sekali.” Secara spontan, istri Anda akan menjawab, “Terimaksih, suamiku atas per-hatiannya.” Tidak lama kemudian, hampir dipastikan istri Anda akan segera ke kamar dan langsung bercermin, istri Anda akan berkata dalam hatinya, “Apa benar aku ini ceria dan nampak cantik seperti ungkapan suamiku?”

Pikiran akan membangun sebuah surgawi kebahagian dan kesenangan. Pikiran positif akan mampu membangun jiwa dan tubuh akan lebih sehat dan atau sebaliknya. Oleh karena itu, para resi memiliki pendapat sederhana dalam debat pikiran-tubuh. Mereka berkata, semuanya berasal dari pikiran. Pikiran akan memproyeksikan dunia, persis seperti yang dilakukan proyektor film. Tubuh merupakan bagian dari sebuah film, begitu pula segala sesuatu yang terjadi pada tubuh kita. Lalu, Apa yang Anda pikirkan, itulah Anda. Jika Anda ingin sehat jasmani dan rohani, berpikirlah secara positif.[6] Berusahalah menghindari pikiran-pikiran negatif.

Gangguan Pikiran

Ganguan pikiran disebut juga dengan ganguan mental. Mental masuk ke dalam kategori kesiapan pikiran seseorang atau ketidak-siapan dalam menghadapi sesuatu hal di luar dirinya yang pernah diindera. Gangguan terhadap kesehatan mental dapat pula dipengaruhi pikiran, misalnya anak-anak menjadi bodoh di sekolah, pemalas, pelupa, suka membolos, tidak dapat berkonsentrasi, dan sebagainya. Adapun pada orang dewasa merasa bahwa kecerdasannya telah merosot, kurang mampu melanjutkan sesuatu yang telah direncanakannya baik-baik, mudah dipenga-ruhi orang lain, menjadi pemalas, dan apatis.[7]

Mental berhubungan dengan pikiran, akal, dan ingatan atau proses yang berasosiasi dengan pikiran, akal, dan ingatan seperti mudah lupa, malas berpikir, tidak mampu berkonsentrasi, picik, tidak dapat mengambil suatu keputusan dengan baik dan benar, bahkan tidak memiliki kemampuan membeda-kan antara yang halal dan haram, bermanfaat dan mudharat, serta hak dan batil.[8]

Berikut ini beberapa gejala gangguan pikiran yang dialami manusia, mulai tingkatan anak kecil sampai tingkatan dewasa, bahkan manusia lanjut usia.

2.1. Pikiran Kosong

Pikiran kosong dapat menciptakan suatu penyakit yang sangat luar biasa. Pikiran kosong yang terjadi secara terus menerus akan menjadi sebuah lamunan dan  khayalan. Ini akan membangun suasana tubuh atau kondisi badan manusia secara fisik menjadi labil. Kelabilan ini dapat menciptakan kelemahan badan manusia secara fisik dan juga non fisik. Berikut dikemukakan beberapa kasus.

Kesurupan, menurut kepercayaan masya-rakat, diakibatkan oleh kerasukan Jin. Padahal, penyakit semacam ini merupakan salah satu bentuk pikiran kosong. Peneliti pernah mengadakan diagnosis kepada seorang ibu yang mengamuk kesurupan dan juga seseorang yang kasurupan. Setelah didiagnosis ternyata, pikir-anlah yang menjadikan mereka seperti itu.

Dalam keadaan pikiran kosong ini, pikiran positif seseorang terkalahkan oleh pikiran negatif,sehingga ia melamun dan akhirnya terjadi sesuatu yang benar-benar menakutkan.

Kasus lain, seorang remaja putri tergeletak di tengah-tengah suasana hura-hura yang diiringi dengan suara gemuruh petir. Ia meraung-raung seperti kemasukan setan dan berkata ngawur. Ia menjerit-jerit. Matanya melotot seperti orang marah, bahkan seperti orang yang sedang sakaratul maut. Menurut kepercayaan orang, gejala ini adalah apa yang disebut dengan kesurupan. Kasus  ini tidak berhenti pada seorang remaja putri saja, bahkan menjadi kesurupan masal.

Kenapa hal ini terjadi? Lagi-lagi, pikiran kosong  sangat efektif menciptakan kesurupan tadi. Temannya berpikir rasa kekhawtiran akan menimpa dirinya, yang lainnya pun demikian. Pikiran  ini membawa seseorang ke alam pikiran lain, sehingga terjadi kekosongan dalam pikiran masing. Di sini, sugesti sangat dominan dalam pikiran sehingga cepat tertular kepada yang lainnya, seperti terdapat aliran listrik yang dapat menyetrum kepada aliran lainnya. Begitu hebatnya, sugesti ini dapat menerpa kepada  orang-orang yang pikirannya kosong.

Ketakutan dan Kecemasan

Pikiran takut[10] atau ketakutan merupakan suatu fenomena yang biasa dialami manusia ketika menghadapi sesuatu yang sangat menakutkan. Ketakutan ini biasanya diciptakan oleh pikiran kita sendiri. Apalagi dalam hidup dan kehidupan ini manusia dihadapkan kedalam dua hal: Ketidak-berdayaan dan ketidak-pastian. Kedua hal ini cukup bagi manusia untuk menciptakan bagi dirinya berbagai macam ketakutan dan kecemasan.

Sumardi Suryabrata mengatakan bahwa dinamika kepribadian untuk sebagian besar dikuasai oleh keharusan untuk memuaskan kebutuhan dengan cara berhubungan dengan obyek-obyek di dunia luar. Lingkungan menyediakan makanan bagi orang yang lapar dan minuman bagi orang yang haus. Di samping itu, lingkungan juga berisikan daerah-daerah yang berbahaya dan tidak aman. Jadi, lingkungan dapat memberikan kepuasan maupun mengancam; atau dengan kata lain, lingkungan mempunyai kekuatan untuk mem-berikan kepuasan dan mereduksi tegangan maupun menimbulkan sakit dan meningkat-kan tegangan, dapat menyenangkan maupun menggangu.

Biasanya reaksi individu terhadap ancaman ketidaksenangan dan pengrusakan yang belum dihadapinya ialah menjadi cemas atau takut. Orang yang merasa terancam umumnya adalah orang penakut. Ketakutan yang berlebihan akan meningkat menjadi suatu kecemasan. Biasanya, kekhawatiran meningkat menjadi rasa takut, dan kemudian seseorang menjadi cemas. Kecemasan ini muncul ketika dihadap-kan ke dalam kondisi yang tidak terkendalikan, yaitu dua hal tadi, ketidak-berdayaan dan ketidak-pastian.

Kecemasan adalah fenomena yang paling banyak menyebar dan menggelisahkan. Sejak puluhan tahun, para ilmuwan sistem syaraf menemukan bahwa pikiran, perasaan, dan prilaku merupakan aktivitas kehidupan yang digerakan oleh aktivitas fisiologis sistem syaraf dan unsur-unsur kimiawi. Pada beberapa makhluk hidup yang dibekali sistem syaraf ditemukan pula beberapa pusat syaraf yang berpengaruh terhadap munculnya penyakit, ketakutan, kenikmatan, marah, gerak, dan bentuk-bentuk emosi lainnya. Pusat-pusat syaraf ini disebut dengan kumpulan otak hewani atau otak nabati. Dalam hal ini, penulis memiliki informasi dari orang-orang yang mengalami ketakutan dan kecemasan yang berujung kepada berbagai masalah penyakit.

Fenomena ketakutan ini akan segera hadir dalam pikiran ketika terjadi penggabungan masa lalu dengan kenyataan pikiran yang kacau

Di sini penulis tegaskan bahwa rasa takut timbul akibat merasa akan terjadi sesuatu yang buruk atau bahaya. Padahal, ”merasa akan terjadi” (antisipasi) berkaitan dengan kejadian-kejadian di masa mendatang yang mungkin atau tidak mungkin terjadi. Untuk kejadian yang yang sifatnya mungkin terjadi, kita sendiri atau orang lainlah yang menjadi penyebabnya. Seseorang yang mempunyai akal sehat tidak perlu takut pada kejadian-kejadian yang disebutkan tadi.

Beberapa Fenomena Ketakutan

3.1. Takut Miskin

Takut miskin biasanya dimiliki sebahagian orang kaya, tetapi kikir lantaran cinta dunia yang berlebihan. Oleh karena itu, ia  takut miskin. Secara psikologis, ia disebut manusia ekonomi.

Sumardi Suryabrata mengatakan bahwa orang yang termasuk kelompok ekonomi ini selalu kaya akan gagasan yang praktis, tetapi kurang memperhatikan bentuk tindakan yang dilakukannya. Sebab, perhatiannya tertuju pada hasil, bukan tindakannya itu. Manusia semacam ini akan menilai segala sesuatu hanya dari segi kegunaan dan nilai ekonominya. Dia bersikap egosentris. Kepentingan sendirilah yang diutamakan. Orang lain menarik perhatiannya selama berguna baginya. Penilai-annya terhadap orang lain didasarkan kepada kemampuan kerja dan prestasinya. Sikap jiwanya yang praktis itu memungkinkannya dapat mencapai banyak hal di dalam hidup-nya. Dia mengejar kekayaan. Dengannya dia akan mencapai apa yang diinginkannya.

Manusia ekonomi ini selalu merasakan ketakutan yang berlebihan, terhadap ketidak berdayaaan dan ketidak-pastian, lantaran harta kekayaannya takut hilang dari genggamannya. Oleh karena itu, tidak sedikit manusia ekonomi rentan terkena penyakit, penyakit pikiran dan terus berlanjut terhadap penyakit bathin dan penyakit tubuh. Misalkan seseorang yang kaya raya, siang dan malam selalu berpikir ketakutan hartanya takut di curi oleh orang lain, sehingga ia pada malam hari selalu berjaga dan kurang tidur. Ini adalah awal bencana bagi dirinya akibat berlebihan sayang terhadap harta dan takut kehilangan kekayaannya. Biasanya, orang seperti ini bersifat kikir dan tidak mau mengorbankan hartanya untuk agama dan kesejahteraan orang lain. Orang seperti ini, tidak mau mengeluar-kan zakat harta dan shodaqah, karena dalam pikirannya terdapat ketakutan dan kecemasan akan menimpa kemiskinan di kemudian hari.

Allah Swt. menginformasikan:

Mereka bakhil terhadapmu apabila datang ketakutan (bahaya). Kamu lihat mereka memandang kepadamu dengan mata yang terbalik- balik seperti orang yang pingsan karena akan mati; Dan apabila ketakutan telah hilang, mereka mencaci kamu dengan lidah yang tajam, sedang mereka bakhil untuk berbuat kebaikan. Mereka tidak beriman, maka Allah menghapus-kan (pahala) amalnya. Yang demikian itu mudah bagi Allah.

Orang kaya takut miskin. Mereka biasanya kurang memiliki rasa solidaritas dan kurang memiliki rasa sosial terhadap sesama. Orang kaya seperti ini dikategorikan orang yang mendustakan terhadap agama.

”Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Yaitu orang yang menghardik anak yatim dan tiada menganjurkan memberi makan orang miskin.”

Orang kaya yang takut miskin enggan memberi sesuatu kepada yatim dan miskin karena tidak terdapat sesuatu yang diharapkan-nya dari mereka. Anda dapat menjumpai sekian banyak orang yang memberi kepada mereka (orang kaya berderma kepada orang kaya) yang pada dasarnya tidak membutuhkan bantuan itu. Namun, pada saat yang sama, ia mengabaikan banyak lainnya yang justru sangat membutuhkannya dan akan sangat bergembira bila memperoleh bantuan walaupun sekecil apa pun. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 9 Komentar

MAHALNYA MALAM ITU, SAYANG BILA TERLEWATKAN…..


kwaSesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam qadr (kemuliaan) (1) Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? (2) Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan (3) Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan (4) Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar (5). —QS. Al-Qadr 1 – 5.

Tidak terasa, sampailah kita di sepuluh hari terakhir Romadhon dulur… meski bersusah payah untuk menahan lapar dan haus di siang hari, tapi insya Allah puasa kita tidak sia-sia. Kita yakini hal itu. nah, ada satu hadits yang mengungkapkan keistimewaan sepuluh hari terakhir Romadhon salah satunya adalah: “Lailatul qadar itu pada malam 27 atau 29, sungguh malaikat yang turun pada saat itu ke bumi lebih banyak dari jumlah batu kerikil”.

Apa yang perlu kita lakukan di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan? Nah, tidak ada tuntunannya di akhir romadhon ini kita malah mengendurkan semangat puasa dan malah ada yang tidak berpuasa. Justeru kita repot sibuk persiapan ini itu menyambut hari raya. Tentu saja hal ini memprihatinkan.

Rasulullah SAW, sang nabi panutan kita, memiliki kebiasaan rutin saat Romadhon dan dia memberikan saran dan nasehat pada umat muslim yaitu: Pertama, menghidupkan malam di sini mengandung kemungkinan bahwa beliau menghidupkan seluruh malamnya atau kemungkinan pula beliau menghidupkan sebagian besar darinya. Aisyah ra berkata: “Tidak pernah aku melihat beliau (Nabi SAW) melakukan ibadah pada malam hari hingga pagi harinya dan berpuasa selama satu bulan penuh kecuali di bulan Ramadhan.” (HR. Muslim).

Amalan kedua ini menjelaskan bahwa Rasulullah SAW membangunkan keluarganya untuk mengerjakan shalat sunnah pada malam-malam sepuluh hari yang terakhir. Padahal, hal demikian tidak beliau lakukan di malam-malam yang lain.

Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib: ia berkata: “Rasulullah SAW membangunkan keluarganya di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Turmudzi).

Ketiga, menjauhkan diri dari menggauli istri-istrinya. Diriwayatkan bahwa beliau tidak kembali ke tempat tidurnya sampai rampungnya bulan Ramadhan. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Anas disebutkan bahwa beliau melipat ranjangnya dan menjauhkan diri dari menggauli istri.

Keempat, mandi antara maghrib dan isyak. Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Aisyah, ia berkata: “Di bulan Ramadhan, Rasulullah biasanya tidur dan bangun malam, namun jika telah masuk sepuluh hari terakhir, beliau mengencangkan ikat pinggang, menjauhi istri-istrinya, dan mandi di waktu antara Magrib dan Isya.”

Kelima, I’tikaf. Aisyah berkata: “Nabi SAW melakukan i’tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sampai beliau meninggal. Kemudian, istri-istrinya yang melakukan i’tikaf sepeninggal beliau.” (HR. Bukhari-Muslim).
Tujuan nabi melakukan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir ialah untuk menghentikan berbagai rutinitas kesibukannya, mengosongkan pikiran, mengasingkan diri demi bermunajat kepada Allah, berdzikir dan berdoa kepada-Nya.

Jika kita teliti perilaku hidup Rasul Saw. dan para Sahabat di bulan Ramadhan, kita menemukan berbagai keajaiban. Di antaranya ialah, saat memasuki 10 hari terakhir Ramadhan mereka habiskan waktunya di Masjid untuk melakukan I’tikaf. Apa yang mereka lakukan sangat kontras dengan apa yang terjadi pada umat Islam saat ini. 10 hari terakhir Ramadhan mereka habiskan di pasar, tempat kerja, di pabrik, kunjungan ke daerah dan sebagainya.

Perilaku masyarakat saat ini, 10 hari terakhir Ramadhan itu adalah kesempatan berbelanja untuk mempersiapkan keperluan lebaran dan pulang kampung, kendati mengakibatkan harga-harga semua barang naik dan melambung. Anehnya, mereka tetap semangat berbelanja. Sebab itu, mereka meninggalkan masjid-masjid di malam hari dan tumpah ruah ke tempat-tempat perbelanjaan sejak dari yang tradisional sampai ke mall-mall moderen.

Berbagakwa2i syahwat cinta dunia tidak berhasil dikendalikan, dan bahkan cenderung dimanjakan di bulan yang seharusnya dikendalikan. Pada waktu yang sama, semangat beramal ibadahpun tidak terbangun dengan baik sehingga kehilangan banyak momentum dan keistimewaan yang dijanjikan Allah dan Rasulnya.

Mari kita renungkan janji Allah yang bernama Lailatul Qadr yang nilainya lebih baik dari 1.000 bulan. Kalau masih belum tertarik juga, janji siapa lagi yang kita yakini? Jika kita tertarik kepada janji Allah mari kita kejar sekuat tenaga dan upaya di masjid pada 10 hari terakhir Ramadhan dengan cara beri’tikaf di dalamnya secara penuh seperti yang dicontohkan Rasul Saw.

Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : Sesungguhnya Nabi Saw. I’tikaf pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan. (HR. Imam Bukhari). Imam Muslim meriwayatkan : Siapa yang shaum (melakukan puasa / manajemen syahwat) di bulan Ramadhan didasari iman (keyakinan penuh pada Allah) dan ihtisab (tujuannya hanya mencari ridha Allah), maka diampunkan dosanya yang lalu. Siapa yang Qiyam (beribadah) di malam lailatul qadr didasari iman (keyakinan penuh pada Allah) dan ihtisab (tujuannya hanya mencari ridha Allah), maka diampunkan dosanya yang lalu.

Jadi, tidak ada alasan kita untuk tidak bisa I’tikaf 10 hari terakhir Ramadhan, karena 10 hari itulah umur kita yang paling mahal nilainya. Ampunan semua dosa yang kita lakukan dan bernilai lebih baik dari 1.000 bulan atau sekitar 83 tahun.

Dalam sebuah hadits Rasulullah Muhammad beri’tikaf 10 hari terakhir Ramadhan. Pada tahun terakhir berjumpa Ramadhan, Beliau i’tikaf selama 20 hari.  Itulah jalan yang harus ditempuh sebagai bagian dari sistem Allah  untuk mendapatkan tingkat taqwa, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah yang berusaha dan berhasil meraih kebahagian dan kemenangan di dunia dan akhirat.

kwa5selamat berjuang, dulur….

selamat mendapatkan kemenangan….

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 10 Komentar

WISUDA ANGKATAN XXXIV DAN ANGKATAN XXXV GURU KWA


Assalamualaikum wr wb, di bulan Ramadhan yang mulia ini, Kampus Wong Alus kembali mewisuda 2 Guru KWA. Mereka adalah…

ANGKATAN XXXIV/ 34

SRIKANDI NUSANTARA PENANGGUNGAN —–D.I.Y

dan 

ANGKATAN XXXV/ 35

KI  DAENG ASRUL PENANGGUNGAN ——-MAKASSAR

Beliau telah selesai melaksanakan pelatihan private GURU KWA dan mohon doa restu untuk mengabdi ke masyarakat sesuai dengan profesinya masing-masing.

Sekaligus kami sampaikan bahwa sampai saat ini, KAMPUS WONG ALUS telah memiliki GURU sebagai berikut….

ANGKATAN  I/ 1

  1. KI AGENG BAYU PENANGGUNGAN, Jakarta  0877 7557 3775
  2.  KI AGENG AGUNG PENANGGUNGAN, Kediri    0854 9183 905
  3.  KI AGENG ISLANUDIN PENANGGUNGAN, Indramayu
  4.  KI AGENG AGUS PENANGGUNGAN, Bekasi
  5.  KI AGENG YOHAN PENANGGUNGAN, Cirebon

=============================================


ANGKATAN  II/ 2

  1.  KI AGENG WAN MUHAMMAD PENANGGUNGAN, Malaysia tokkutan@gmail.com

===============================================


Angkatan  III/ 3

  1. KI CAKRA RASYID PENANGGUNGAN, Jakarta 0977 8008 0019
  2. KI CAKRA SARYANTO PENANGGUNGAN, Purworejo 0857 4315 4447
  3. KI CAKRA MELSANOFRI PENANGGUNGAN, Palembang 0812 7854 474
  4. KI CAKRA WASLAN PENANGGUNGAN, Mimika Papua 0852 4490 0456
  5.  KI CAKRA SAMSUL PENANGGUNGAN, Lampung Timur 0812 6601 4575
  6.  KI CAKRA WIDODO PENANGGUNGAN, Pati Jateng 0856 4085 9477
  7. KI CAKRA AKBAR PENANGGUNGAN, Enrekang Sulsel 0819 4426 0882

======================================


ANGKATAN  IV/ 4

  1. KI NENGGALA DEDY PENANGGUNGAN, Jakarta 021 7169 4925
  2. KI NENGGALA CAHYA PENANGGUNGAN, Palembang 0812 7482 7071

===========================================


ANGKATAN  V/ 5 

  1. KI CAHYANTO PASOPATI TROWULAN, Kalimantan Selatan 0858 1414 7433

ANGKATAN  VI/ 6

  1.  KI ONTOREJO MUHAMMAD PENANGGUNGAN, Jambi 0896 9642 6286
  2.  KI ONTOREJO SONI PENANGGUNGAN, Sidoarjo 0856 4848 4545
  3.  KI ONTOREJO ADI PENANGGUNGAN, Tangerang 0813 8172 4964
  4.  KI  ONTOREJO GATOT PENANGGUNGAN, Magelang 0856 4330 1388

=======================================

 

ANGKATAN VII/ 7 

  1.  KI ANOM ‘INDRIAWAN’ PENANGGUNGAN, Pacitan 0823 3156 0636
  2.  KI ANOM ‘TAHIR’ PENANGGUNGAN, Mimika – Papua 0815 4776 614
  3.  KI ANOM ‘MURSALIM PENANGGUNGAN’, Tanah Merah – Papua 0812 8999 8118
  4.  KI BIMO “S.A” PENANGGUNGAN, Surabaya

=============================================


ANGKATAN  VIII/ 8 

  1. KI “LU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Timur
  2. KI “SU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Bali
  3. KI “YU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Yogyakarta
  4. KI “YA” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jakarta 0812 9676 6923
  5. KI “BU” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Timur
  6. KI “DODI” KUSUMO YUDHO NEGORO, Bekasi
  7. KI “RO” KUSUMO YUDHO NEGORO, Jawa Barat

============================================


ANGKATAN IX/ 9 

  1. KI KUSUMO ASHARI MONGROGO, Sumatera
  2. KI KUSUMO EKO  MONGROGO, Jakarta
  3. KI KUSUMO S.S MONGROGO, Sumatra

===============================================


ANGKATAN X/ 10

  1. KI RAINAN  SOERJO MENTARAM, Blitar – Jatim, rainan44@gmail.com
  2. KI SUJONO SOERJO MENTARAM, Sidoarjo – Jatim.

Phone 087752903466

=================================


ANGKATAN XI/ 11

  1. KI NAWAWI SUROPATI, Pasuruan, Phone 082334079399
  2. KI IRVAN SUROPATI, Belitung Timur, Phone  081949200806
  3. KI SIGIT SUROPATI, Sidoarjo, Phone 082245301000
  4. KI ZAKI SUROPATI, Malaysia. Phone +60167762132.

======================================


ANGKATAN XII/ 12

  1. KI GEDE PANEMBAHAN SUNTIKA PENANGGUNGAN – TANGERANG – 085780472021

    2. KI GEDE PANEMBAHAN GANDA PENANGGUNGAN – BEKASI – 081297055737


    3. KI GEDE PANEMBAHAN USEP PENANGGUNGAN – GARUT – 087724957546


    4. KI GEDE PANEMBAHAN ISWANTO “SULING” PENANGGUNGAN – SIDOARJO – 085334991908

=======================================


ANGKATAN XIV/ 14

  1. KI AGENG SUWIIN TROWULAN– PASURUAN– 082302103075
  2. KI AGENG DONO TROWULAN– PEKALONGAN– 087733416495
  3. KI  AGENG GUNAWAN TROWULAN– JOGJA
  4. KI AGENG PRASETYA TROWULAN –JAKARTA– 087878600863
  5. KI AGENG SARIJAN TROWULAN — PONOROGO — 081332688199
  6. KI AGENG IRAWAN TROWULAN –TEGAL– 085642620113
  7. KI AGENG RISTIAWAN TROWULAN– SEMARANG– 087876102440
  8. KI AGENG ARGO TROWULAN — SEMARANG — 081372675850

==========================================


ANGKATAN XIII /13 

  1. HAMBA ALLAH
  2. HAMBA ALLAH
  3. HAMBA ALLAH
  4. HAMBA ALLAH
  5. HAMBA ALLAH
  6. HAMBA ALLAH
  7. HAMBA ALLAH


==========================================


ANGKATAN XV / 15

  1. KI BACHTARUDIN PENANGGUNGAN, PADANG SUMBAR, 081-1666083
  2. KI SISWANTO PENANGGUNGAN, BANDUNG.

=============================================

ANGKATAN XVI/ 16

  1. KI SURATNO PENANGGUNGAN, LUAR NEGERI (LAOS), 0852054408017 dan CILACAP (081392697466/082242014149)
  2. KI PUJI PENANGGUNGAN, SRAGEN (081226198670).

================================

ANGKATAN XVII/ 17

  1. KI AGENG GIMAN PENANGGUNGAN, Pekanbaru Riau (085272942597)
  2. KI AGENG ANDI PENANGGUNGAN, Jakarta (08111288280)
  3. KI AGENG SUPRIYADI PENANGGUNGAN, Tangerang (0811952698)
  4. KI AGENG HERY PENANGGUNGAN, Sidoarjo (081230008898).

=========================================

ANGKATAN XVIII/ 18

  1. KI AGENG DUNAL JOLOTUNDO, Salatiga (085713339086)
  2. HAMBA ALLAH, Sidoarjo (0816530039)

===========================================

ANGKATAN XIX/ 19

  1. KI AGENG NYOMAN ALIT PENANGGUNGAN, Surabaya (081332332777)
  2. HAMBA ALLAH

============================================

ANGKATAN XX  / 20    ——    9 AGUSTUS 2014

  1. KI ADI PANATAGAMA JOLOTUNDO, Jombang – Jatim
  2. KI TEDDY PANATAGAMA JOLOTUNDO, Berau – Kaltim
  3. KI ROHMAN PANATAGAMA JOLOTUNDO, Makassar, Sulsel

=====================================================

ANGKATAN XXI / 21

  1. KI ANDRI PANATAGAMA PENANGGUNGAN

=====================================================

ANGKATAN XXII / 22

  1. KI PUNTODEWO BAGUS PENANGGUNGAN, JAKARTA  08997777717
  2. KI PUNTODEWO  S PENANGGUNGAN, Lampung
  3. KI PUNTODEWO KARYANI PENANGGUNGAN, PAPUA, 082197564321

======================================================

ANGKATAN XXIII/ 23

KI SADEWA NURZAKI PENANGGUNGAN, TEGAL 

=====================================================

ANGKATAN XXIV/ 24

KI AGENG IMAM PENANGGUNGAN, PONOROGO, PHONE 082230107210

================================================

ANGKATAN XXV/ 25

  1. KI SASTRO HARTONO PENANGGUNGAN –SOLO
  2. KI SASTRO WIRAWAN PENANGGUNGAN — KALIMANTAN
  3. KI SASTRO SUNARKO PENANGGUNGAN– TULUNGAGUNG

==============================================

ANGKATAN XXVI/  26

KI SUNAN ANWAR PENANGGUNGAN –KALIMANTAN

==============================================

ANGKATAN XXVII/ 27

KI SUNAN IRZAN TROWULAN —– SINGAPORE, Phone +6582181612

================================================

ANGKATAN XXVIII/ 28

KI AGENG WAHYU JENGGALA — (JAKARTA), 081286008922

KI AGENG FANNY JENGGALA –(TANGERANG)

KI AGENG RIZA JENGGALA — (BANJARMASIN, KALSEL), 08565184403

=============================================

ANGKATAN XXIX/ 29

  1. KI SAMPANG SUGITO, Purwokerto
  2. KI ALFAN JENGGALA, Makassar

==============================================

ANGKATAN XXX/ 30

KI JAKFAR JENGGALA, LAMPUNG

==============================================

ANGKATAN XXXI/ 31

  1. KI AGENG JOHAN PADJADJARAN — SUKABUMI, PHONE 085759332006
  2. KI AGENG BAMBANG BETAWI — JAKARTA, PHONE 087880632722

==========================================

ANGKATAN XXXII/ 32

  1. KI PANEMBAHAN YUS MATARAM (YOGYAKARTA) 
  2. KI PANEMBAHAN RAMLAN MATARAM (KUALA LUMPUR, MALAYSIA) 
  3. KI PANEMBAHAN SHYGIT MATARAM (BANJARNEGARA)

==========================================

ANGKATAN XXXIII/ 33

  1. KI WICAKSONO DONI PENANGGUNGAN — BALIKPAPAN— (08115442754)
  2. KI WICAKSONO JAROT PENANGGUNGAN –LAMPUNG (081279951110)
  3. KI WICAKSONO RUDIANTO PENANGGUNGAN –SULAWESI

==========================================

ANGKATAN XXXIV/  34

SRIKANDI NUSANTARA PENANGGUNGAN —–D.I.Y

==============================================

ANGKATAN XXXV/  35

KI  DAENG ASRUL PENANGGUNGAN ——-MAKASSAR

==============================================

Terima kasih dan salam paseduluran. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

HIDUPNYA RUH RAMADHAN


Assalamualaikum wr wb. Apa kabar dulur? Semoga kita masih semangat untuk beribadah menggapai ridho Ilahi dan inilah saat yang tepat karena ada bulan Ramadan yang mulia ini, untuk menyandarkan diri dengan banyak melakukan kontemplasi zikir sehingga unsur-unsur “listrik” yang ada dalam diri manusia yang terkadang bertegangan tinggi tidak lagi membuatnya konslet dan terjatuh pada situasi ekstrem.

Amalan puasa /thariqah yang dilakukan dengan tenang dan tulus, pelan-pelan akan menumbuhkan kualitas-kualitas kemanusiaan (al-insaniyyah al-amaliyyah as-shaihat) yang menuju ke arah insan kamil, pribadi yang sempurna. Melalui kualitas-kualitas inilah manusia dapat menormalkan ketegangan urat syarafnya untuk membimbing dirinya ke dalam keseimbangan mental. Rohani dan nalar sehingga ia mampu dengan tenang dan akal sehat mencari penyelesaian dan memecahkan problem besar yang selalu mengitarinya.

Inilah yang dimaksud dengan hadis Nabi, “Bahwa ibadah puasa benteng bagi semua orang yang beriman”. Mudah-mudahan dengan ibadah puasa ini akan terbentuk kualitas kemanusiaan yang terbimbing mental, nalar dan rohaniahnya. Dengan demikian, suasana apapun tidak mengarah pada kekerasan.

Sikap-sikap seperti barbarisme ashabiahisme, powerisme, syndromisme, tokohisme, dan golonganisme harus segera disingkirkan dari dalam diri kita juga di dalam negeri yang berakar budaya religius ini. Seiring dengan itu, kita memiliki harapan sebagai bangsa bahwa semua pemimpin yang ada saat ini insya allah kita doakan bisa amanah, berkualitas, profesional, dan berwatak saleh menjadi kenyataan.

Ramadhan ini adalah saat yang bagus untuk “memarkir kendaraan” ego pribadi untuk kemudian mensublimasikan diri ke dalam jiwa jantung dan denyut nadi kehidupan masyarakat. Setiap manusia, apalagi pemimpin yang hakiki itu sejatinya memiliki posisi mulia, karena kekuasaan yang digenggamnya sesungguhnya bukan untuk kepentingannya sendiri melainkan bertugas untuk menjalankan amanah rakyat.

Oleh karenanya, kita semua adalah pemimpin yang wajib menjadikan dirinya diterima oleh seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya diterima di golongannya, di dapilnya, di partainya melainkan diterima seluruh partai, diterima seluruh jenis kelamin, seluruh usia, seluruh manusia karena ia adalah pribadi yang berkualitas “bapak” bagi semua anaknya.

Ramadhan juga mengajarkan kepada kita agar memiliki rem yang pakem. Dalam tugas sehari-hari, kita pasti akan menghadapi perbedaan pendapat dengan pihak lain. Jika itu benar-benar muncul didasarkan hasil reasoning (penalaran/ijtihad) atas norma-norma hukum, tanpa didasari oleh sentimen kepentingan yang saling jatuh menjatuhkan masih dipandang wajar, karena dalam wacana hukum islam perbedaan pendapat adalah sebuah dinamika yang harus ditumbuh kembangkan. Sebaliknya, bila konflik itu mengarah pada situasi yang meresahkan masyarakat dan anarkis, islam dengan tegas mengharamkan.

Setiap manusia adalah zoon politicon. Sang pencari solusi pemecahan masalah yang secara politis wajiblah memiliki etika secara bijaksana dan memenuhi rasa keadilan. Begitu pentingnya pemecahan masalah secara bijaksana dan berkeadilan sehingga dalam konteks historis hal itu bisa dicontohkan manakala Rasulullah wafat dan umat Islam menentukan siapa penggantinya secepatnya maka terjadilah diskusi panjang, pemecahan masalah secara bijaksana dan para sahabat menunda pemakaman Nabi dengan mendahulukan pemilihan Iman.

Betapapun mendesaknya mencari solusi pemecahan masalah namun proses harus tetap mengacu pada prinsip nalar yang sehat dan musyawarah yang berorientasi pada kemaslahatan umat. Nah, di dalam lingkungan kita hidup bermasyarakat saat ini kita perlu membentuk satu lembaga yang ahlialhilli wa al-aqdi, yang menghimpun para tokoh/ahli dari berbagai bidang yang berpengetahuan luas (mujtahid), konsisten, jujur dan tidak memihak kepada suatu golongan. (iala thabi’at al-ashabiyyat).

Praktik perpolitikan Islam melalui lembaga ahlu al-Hilli wa al-Aqdi dengan sistem musyawarah yang baik dan lancar, tanpa radikalisme politik telah berlangsung di era sahabat al-Khulafa ar-Rasyidin. Baru setelah era sahabat, proses pengangkatan kepemimpinan, berjalan dalam sistem dinasti yang dilakukan secara turun-temurun. Sistem pemerintahan kemudian dipegang oleh raja yang berwatak otoriter dan absolut (ila’ tahabi’at al-mulk) yang berakhir dengan kehancuran pemerintahan-pemerintahan di dunia Islam.

Kini, saat puasa ramadhan kita lanjutkan hidup bermasyarakat dengan usaha-usaha musyawarah. Dialog-dialog dengan menggunakan nalar sehat dengan semua elemen masyarakat harus terus dilakukan. Kita juga tunggu tanggapan dan kritik dari berbagai pihak dengan sabar sambil terus memikirkan solusi terbaik yang akan lahir dari akal dan hati nurani yang tercerahkan buah puasa Ramadhan. Amin.

@KWA,2015 (*)

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 3 Komentar

Blog di WordPress.com.