>>PERPUSTAKAAN UTAMA

ILMU MENGENAL DIRI – 2


Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarakatuh

Penjelasan mengenai ilmu mengenal diri juga ada pada firman ALLAH SWT pada Surat Al An’am ayat ke 42 – 43 :
Kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri.
Maka mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri ketika datang siksaan Kami kepada mereka, bahkan hati mereka telah menjadi keras, dan syaitanpun menampakkan kepada mereka kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan.
Ayat diatas sekaligus adalah jawaban mengapa banyak sekali terjadi bencana di Nusantara ini dan berbagai bencana yang datang bertujuan agar lebih merendahkan diri dalam beribadah

Semoga setelah benar-benar mau mempraktekkan ilmu mengenal diri ( merendahkan diri ) oleh seluruh masyarakat yang ada di Nusantara ini, akan membuka berbagai benang kusut yang menimpa Negeri ini. Aamiin
Kata “merendahkan diri” yang ada pada firmanNYA, seperti yang bagaimana ? dalam wujud kehidupan nyata adalah bagaikan seorang pengemis yang sedang meminta

Dan apabila tidak merendahkan diri seperti yang diperintahkan oleh ALLAH SWT maka “syaitanpun menampakkan kepada mereka kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan”
Seolah-olah apa yang dilakukannya sudah bagus, sudah cukup berilmu, tanpa perlu perbaikan dan peningkatan lagi, padahal selama ini dilakukan dengan menuruti ego / kesenangan / kehendaknya sendiri dan bukan menuruti apa yang menjadi kehendak ALLAH SWT

Sekali lagi kata-kata pengemis hanyalah sebuah gambaran saja dalam beribadah menuju ALLAH SWT dan bukan untuk diwujudkan benar-benar berprofesi sebagai seorang pengemis jalanan

Contoh # 5 :
Seorang pengemis jalanan sejati akan tetap mengemis dengan cara bertingkah laku yang baik, sabar, tidak berteriak-teriak, tidak memeras, merampok, mencuri bahkan membunuh sekalipun

Begitu juga dengan pengemis ALLAH sejati juga akan bertingkah laku yang baik karena seorang pengemis ALLAH sejati akan bertindak tetap dijalur ALLAH SWT

Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas
Karena dia melihat dirinya serba cukup.
(QS. Al Alaq 6-7)

Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
( QS. An Nisa’ 148 )

Dan mereka diberi petunjuk kepada ucapan-ucapan yang baik dan ditunjuki (pula) kepada jalan (Allah) yang terpuji.
( Al Hajj 24 )

Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.
Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula
( QS. Al Zalzalah 7 – 8 )

Contoh # 6 :
Seorang pengemis jalanan sejati akan selalu senang dan gembira berapapun nominal yang diberikan oleh orang lain

Begitu juga seorang pengemis ALLAH sejati yang tetap dijalan ALLAH juga selalu senang, gembira dan menerima berapapun / apapun ( baik itu nikmat atau cobaan ) yang diberikan oleh ALLAH SWT karena ada hikmah dibalik itu semua dan agar jadi pintar semua

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.
(QS. Al-Baqarah 155)

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang padamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, “Kapankah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.
(QS. Al-Baqarah 214)

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?
( QS. Al Ankabut 2 )

Contoh # 7 :
Seorang pengemis jalanan sejati dalam mengemis dan akan selalu berlomba-lomba mengucapkan kata-kata yang sopan

Terlebih apabila mengemis secara berkelompok, maka dia akan semangat berlomba-lomba untuk berbuat lebih sopan dari pengemis yang lainnya

Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu.
( QS. An Nisa’ 86 )

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.
( QS. Al Hujurat 13 )

Contoh # 8 :
Pengemis jalanan sejati akan mengingatkan pengemis yang lain apabila ada yang keluar dari jalur

Begitu juga dengan pengemis ALLAH sejati akan mengingatkan pengemis ALLAH yang lainnya apabila ada yang keluar dari jalur

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung.
( QS. Al imran 104 )

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.
( QS. Al imran 159 )

Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka ta’at pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
( QS. At taubah 71 )

Contoh # 9 :
Seorang pengemis jalanan sejati tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada yang memberi berapapun itu nominalnya dan tidak mengatur-atur / mendikte orang lain agar diberi sekian dan sekian

Begitu juga pengemis ALLAH sejati juga akan berterima kasih ( bersyukur ) kepada ALLAH SWT dan tidak mengatur-atur / mendikte ALLAH SWT agar diberikan sekian dan sekian

Karena nikmat ALLAH SWT datang lebih dahulu daripada keinginan kita, maka perlu kita syukuri terlebih dahulu nikmat-nikmat yang dahulu-dahulu yang telah kita nikmati

Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya,
dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya,
dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta
( QS. Al Adiyat 6 )

Kemudian DIA menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh) nya roh (ciptaannya) NYA dan DIA menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur
( QS. As Sajdah 9 )

Cukup sekian dulu kelanjutan dari penjelasan saya yang sudah terlalu panjang lebar dan banyak omong
Sekali lagi tidak ada niatan dari saya untuk menggurui yang lainnya dan hanya sharing saja, karena saya berusaha keras menghindari dan menjauh dari niatan yang hina seperti itu

Jika ada kesempatan INSYA ALLAH akan saya tampilkan lagi kelanjutannya dan terima kasih sedalam-dalamnya kepada siapa saja yang telah menampilkan artikel ini, hanya ALLAH SWT yang bisa membalas dan melipatgandakannya. Wassalamualaikum warohmatulahi wabarokatuh.

semogajayajaya@yahoo.com

Iklan
Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 27 Komentar

KEBEBASAN


“Keadaan bebas sendiri tidak akan pernah ada; karena ontologi bebas pada dasarnya selalu diiringi ketidakbebasan.”

Kebebasan kerap menjadi alasan setiap orang untuk melakukan apa diinginkannya. Kebebasan disebut-sebut sebagai hak asasi manusia yang harus dihormati dan dijunjung tinggi. Dalam tata normatifnya, disebutkan pula bahwa kebebasan yang dimiliki seseorang dibatasi oleh kebebasan orang lain. Artinya, kebebasan yang bukan seenaknya, melainkan kebebasan yang bertanggungjawab. Norma tersebut bisa dikatakan sangat bijak, namun pada hakikatnya memiliki kelemahan fatal dalam maksud yang dikandungnya. Secara kasar, bisa dikatakan ungkapan semacam itu merupakan ungkapan retoris kaum sofis yang tidak lepas dari kepentingan. Anda bisa saja mengatakan misal tentang kebebasan seseorang yang sangat menyukai musik keras, dibatasi oleh hak kebebasan tetangganya yang ingin beristirahat. Lalu terciptalah earphone, dimana Anda bisa menyetel sekeras apapun volume yang Anda inginkan, sementara tetangga Anda juga bisa beristirahat dengan tenang. Jalan tengah semacam ini sungguh pun bisa menggambarkan kebebasan yang bertanggungjawab, namun belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan. Apa ukuran yang mendasari pengorbanan seseorang dengan mengurangi sedikit haknya, sementara orang lain tidak melakukan secuil pun pengorbanan? Kenapa bukan tetangga itu yang menggunakan penutup telinga agar suara musik tidak sampai mengganggu istirahatnya? Atau sama-sama, yang satu menggunakan earphone, yang tetangga menggunakan sumbat telinga? Terasa menggelikan bukan? Apa artinya? Kita tidak bisa menggunakan dalih kebebasan untuk sesuatu yang kita inginkan. Setiap hak kebebasan kita, pasti menimbulkan potensi pelanggaran hak kebebasan orang lain. Pada akhirnya kita menggunakan norma umum yang membatasi kebebasan, yang disebut norma kepantasan. Dalam hal ini, sesuatu yang disebut penguasaan mayoritas atas minoritas tak dapat dielakkan. Disinilah wilayah kerja kaum sofis untuk menentukan apa-apa yang pantas, dan apa-apa yang tidak pantas. Kaum sofis itu bisa berwujud ormas besar, agama, adat istiadat, bahkan pemerintah. Tentu saja, hal tersebut berarti pendangkalan besar-besaran terhadap kebenaran sejati. Kenapa demikian? Tidak ada klaim, bahwa pendapat terbanyak selalu lebih mengandung kebenaran dari pendapat yang minoritas. Seseorang yang berpendidikan barat, bisa disebut tidak sopan tatkala kentut ditengah-tengah keluarganya yang sangat njawani. Padahal hal itu tidak melanggar apapun dari norma yang ia yakini selama ini. Oke lah, kita bisa menyebut kaidah tentang hal itu, yakni empan papan, pandai menempatkan posisi. Seseorang hendaknya empan papan, harus pandai menyesuaikan diri dengan lingkungan. Meskipun terbiasa dengan norma barat, kalau berada di dalam masyarakat ketimuran, ya jangan berani-berani menggunakan norma barat. Tetapi kalau dibalik, apakah orang timur boleh melepas identitas ketimurannya ketika bergaul dengan masyarakat yang menggunakan norma barat? Jawabannya pasti: tidak. Tidak ada kaidah empan papan, kaidah yang digunakan adalah mikul dhuwur mendem jero, seseorang tidak boleh melepaskan adat-istiadat yang diwariskan oleh para leluhur, norma-norma yang adiluhung tidak boleh ditinggalkan hanya karena takut dikatakan kuno. Disini kemudian terjadi kastanisasi norma. Ada norma rendah, ada norma yang tinggi. Pada intinya kita tidak bisa menggunakan dalih mayoritas untuk menentukan kebenaran suatu hal. Sehingga, dasar kepantasan tersebut juga tidak absah untuk membatasi kebebasan. Dengan demikian, menjadi tidak tepat jika kebebasan digunakan sebagai alasan kita untuk melakukan sesuatu yang kita inginkan. Kaidah bahwa manusia memiliki kebebasan, telah mati. Bahkan kematian manusia sendiri, telah mengajarkan betapa kita telah tidak bebas, karena mati bukanlah pilihan dimana seseorang bisa mengatakan ‘ya’ atau ‘tidak’. Kematian adalah keniscayaan.

Selanjutnya, jika dikatakan bahwa kebebasan tidak ada, maka tidak ada yang bisa disebut hak asasi manusia. Kenapa bisa begitu? Hak asasi manusia pada dasarnya adalah kata lain untuk kebebasan. Manusia merasa memiliki hak yang ditentukan oleh dirinya sendiri, bahwa dirinya punya hak. Jelas, ini tidak sahih. Jika manusia dikatakan memiliki hak untuk hidup, maka dia berhak pula untuk mati, namun, mati sekali lagi bukan hak, mati adalah sesuatu yang tidak bisa dipilih dan ditentukan oleh manusia. Seseorang yang ingin bunuh diri, lalu dia memutuskan untuk terjun dari sebuah jembatan, namun tiba-tiba sebelum mencapai jembatan, sebuah mobil menabraknya hingga tewas, apakah bisa dikatakan dia mati dengan cara yang dipilihnya? Tentu saja tidak. Bahkan bisa saja, setelah seseorang memutuskan mati dengan cara terjun dari sebuh jembatan, tetap hidup karena ada seseorang yang menolongnya. Hal ini berarti, mati bukanlah hak manusia. Demikian pula, apakah ada manusia yang memutuskan sendiri bahwa ia akan lahir ke dunia? Tentu tidak. Hal ini berarti, hidup bukanlah merupakan haknya. Dan bahkan, hak sendiri tidak dapat disematkan pada manusia. Manusia tidak memiliki hak apapun, kecuali kesombongannya selama ini yang kemudian menentukan sendiri bahwa dirinya punya hak.

Satu-satunya yang dimiliki manusia adalah kewajiban, bahwa ia harus tunduk kepada sesuatu yang telah membuatnya lahir ke dunia, sesuatu yang membuatnya bisa berbicara, sesuatu yang menyediakan segala macam kebutuhannya, dan sesuatu yang pada saatnya nanti, memutuskan bahwa ia harus mati. Sesuatu itu pula lah yang memutuskan kapan dunia ini akan berakhir. Jika manusia merasa memiliki kehendak, sadarlah bahwa kehendaknya dibatasi oleh sesuatu tersebut. Ada yang mengatur semua permainan di alam jagad ini. Klaim bahwa seseorang bisa melakukan apapun yang ia kehendaki adalah klaim penuh gegabah dan sarat kedunguan. Manusia harus menerima sesuatu itu, suka atau tidak suka. Manusia harus menerima Tuhan; sesuatu yang pasti disebut ketika seseorang berada dipuncak penderitaan.

Bagaimana menerimanya? Sesungguhnya ia lebih dekat dari urat leher Anda. Kita tidak perlu mencarinya kemana-mana, kita hanya perlu melihat ke kedalaman diri yang disebut nurani. Hati kita sama-sama mengangguk, memuliakan kejujuran, kerendahan hati, kesucian, kedermawanan, dan ketulusan. Kendati pun kita seringkali tidak jujur, berlaku sombong dan semena-mena, hidup dalam kubangan kehinaan, kikir dan serakah, serta pamrih dalam setiap perkataan dan perbuatan kita. Apapun agama dengan kitab suci yang berbeda-beda, pada dasarnya menuju kepada penemuan kita akan Tuhan. Pada saat kita menemukan Nya, saat itulah kita akan mendapatkan kebebasan yang sejati. Jangan melandaskan perbuatan kepada kebebasan apalagi hak asasi, namun landaskan lah kepada nurani. Ketika nurani Anda mengatakan ‘Ya’, maka perbuatan tersebut akan ditemani dan dibantu oleh Tuhan. Tandanya adalah ketenangan dan kedamaian, serta meningkatnya rasa cinta kasih kepada setiap hal. Pertanyaan besar yang kemudian menguak adalah, apakah Anda masih memiliki nurani? Atau Anda hanya memperturutkan naluri?

Sungguh, ketika seseorang memutuskan untuk tidak bebas (bersama Tuhan), ia akan mendapatkan kebebasan. Sebaliknya, jika ia memilih kebebasan dengan meninggalkan Tuhan, maka kebebasan itu sendiri yang menjeratnya sehingga ia tidak bebas. Bukankah Budha mengatakan, ” kosong adalah berisi, berisi adalah kosong”, barangsiapa merasa kosong, maka Tuhan akan mengisinya, barangsiapa merasa isi, maka sebenarnya ia kosong. Bebaskan dirimu dengan tidak menjadi bebas!

Berbuatlah karena kita memang harus berbuat.

Muhammad Zainur Rakhman
hammadzn@gmail.com
0856 2424 47 99

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 33 Komentar

PENGOBATAN BUAT PENYAKIT KELAINAN HOMO/LESBI AGAR KEMBALI NORMAL


zano.street@yahoo.co.id

assalamu’alaikum sedulur alhamdulilllah wasyukurillah,segala puji dan terucap sangat syukur kepada Alloh sholawat serta salam smoga tetap tercurahkan kepada Rosululloh muhammad saw hingga alhamdulillah sampai saat ini kita semua dalm keadaan sehat slalu, mudah2an maunah -hidayah Alloh smoga tetap ada pada kita smua amiiin ,saya sangat berterimah kasih kepada pengasuh/sesepuh kwa yang memberi kesempatan saya untuk memposting sebuah amalan yang ditujukan kepada saudara kita supaya kembali kejalan yang benar yang diridhoi oleh Alloh swt,sekedar share aja amalan ini adalah sarana pengobatan spritual buat saudara kita yang mengalami gangguan/kelainan homo /lesbi yang kebetulan membaca artikel ini,amalan ini adalah sebuah doa permohonan yang ditujukan kepada Alloh agar penyakit kelainan tersebut dapat sembuh,amalan ini saya dapatkan dari seorang kyai dari banten guru spritual saya kebetulan banyak membabarkan masalah pengobatan………tentunya mudah-mudahan amalan ini berguna buat semua.amiin yarobbal ‘alamin.

berikut ini tata caranya dan amalan bacaannya:

-langkah pertama tutup semua nomor telepon pasangan homo/lesbi yang menurut saya dapat menggagalkan proses pengobatan
-anda harus meniatkan diri sendiri agar bertobat sepenuhnya agar tidak lagi mengulangi perbuatan tersebut
-tinggalkan zimat-zimat pengasihan,atau sarana perkasaan yang intinya buat pengasihan sejenis
-anda harus dalam keadaan 0, yang artinya rasa sok,sombong mau menang sendiri harus anda hilangkan sifat tersebut
-selama tahap penyembuhan mulai foto2,kenang-kenangan dari sesama jenis harus anda singkirkan,apalagi video porno homo/lesbi harus enyah dari penglihatan anda
-selama proses penyembuhan isi kegiatan dengan hal-hal positif terutama mengisi dengan kegiatan olah raga,kemudian sering dengerin/nonton pengajian ceramah agama

berikut ini tata caranya:
-pada tengah malam mandi lengkap atau mandi + kramas
– sholat taubat 2 rekaat klo tidak tahu beli buku tuntunan sholat
– shloat hajat 2 rekaat
-habis sholat baca:

-alfatehah 7x

– al ikhlash 3x

-” Allohumma affuwwun karimun tukhibun afwa wa’ fu ‘anna 41 x

– astaghfirullohal’adziim …… 300x

– alhamdulillah 300x
– Allohumma sholli ‘ala sayyidina muhammad wa ‘ala ali muhammad 100 x
– sholalloh ‘ala muhammad sholallohu ‘alaihi wassalam 1000 x
– surat yasin 1 / 3 x

amalan diatas bagi yang tidak kuat melek bisa dikerjakan habis sholat isyak dengan tata cara yang sama yaitu mandi lengkap dahulu

lakukan selama 30-90 hari

habis sholat 5 waktu diwajibkan membaca:

-alfatehah 7 x
-al ikhlash 3 x
– astaghfirullohal ‘adziim 100 x

amalan ini selain penyembuhan kelainan diatas bisa juga buat orang yang mengalami gangguan stress,banyak menghayal,phobia,tujuan hidup gak jelas pontang-panting,suka rasan-rasan,malas mengerjakan sholat 5 waktu,suka berkata bohong,latah jika di beri kejutan,suka pamer,suka di puji,koruptor,pencuri,pemabuk,mengumbar nafsu,suka marah2,mudah tersinggung, imsonia, judi:togel mania,toto gelap, suka doping narkoba:nyabu,putaw,inex ,tidak ikhlas dalam beramal,selalu menang sendiri,rumah tangga tidak karuan/tidak tentram,anak/istri tidak nurut,nasib selalu sial,suka iri hati,migrain,durhaka sama ortu,suka dugem,hambur-hamburin duit,suka selingkuh,kurang konsentrasi dll

bagi yang pengen amalan ini buat nolong orang lain/jadi juru sembuh penyakit diatas amalkah hal berikut:
-puasa sunnah 7 / 14 /21/41 hari pilih yang mantab banyaknya hari klo tidak kuat cukup 7 hari saja………..,klo pengen joss…..pilih hari yang banyak
klo kuat puasa mutih…..yah tambah top cerrrrr……..terserah pilih puasa yang mana buat nambah wadah tubuh untuk memasukkan ilmu tersebut apalagi terakhir ditambah pati geni……..wow muantab ……
-jangan lupa tata cara diatas diamalin
-hitungan berapa lama amalan ini selesai dilakukan,sesuaikan dengan banyaknya puasa,atau selama anda jadi juru terapish dan seterusnya untuk mengamalkan amalan ini……….
-sarana yang dipake adalah air dan hawa murni………..habis baca amalan diatas tiup diair (air 1 gelas)3 x kemudian kasihkan ke pasien
-gunakan hawa murni
untuk pembersihan aura dengan cara :telapak ke2 telapak tangan diarahkahkan ke atas kepala/cakra mahkota,sambil ambil napas,tahan napas,buang napas……selama 8 hitungan dari atas kepala sampe cakra dasar,usahakan pasien posisi sikap duduk teratai sambil kosentrrasi….menyebut nama tuhan sesuai agama
-setelah selesai semua,pasien yang akan pulang kasih obat jalan yaitu kasih air mineral 1 lt/botol aqua kemudian kasih 30 kapsul 3x sehari buat 10 hari yang didalamnya ada habatussaudah dan gabah beras yang telah dilembutkan dan dimasukkan didalam kapsul dan itu semua sudah dibacain doa yang sesuai bacaan amalan doa diatas……amaln ini cocok buat sedulur buat nambah wawasan yang akan buka praktek pengobatan.

alhamdulillah selesai merangkum satu bab

buat yang tanya-tanya emailkan ke : zano.street@yahoo.co.id

buat pengasuh kwa trims ya…telah memposting artikel ini
salam takzim

arifyanto
surabaya-jawa timur

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 167 Komentar

RUQYAH


Ustad Syarifullah Akbar
Fb:ustadz_kecil50@yahoo.co.id
tiger.green@rocketmail.com

As.wr.wb.Para sedulur yang saya hormati.Pada kesempatan ini saya mau membeberkan amalan meroqyah.Semoga bermamfaat bagi semua sedulur,langsung saja saya beberkan:

bismillahir rahmanirrahim.idzhaab idzhaab yaa atasy syaafii la syifa’a syifa uka syifaun laa yughadiru sawqaman laa syifa’a illaa syifauka laa yughadiru saqaman wa laa alaman bismillahisy syaafi bismillahil ma’aanii bismillahi ladzi laa yadhurru ma a,asmihi syaiun fil ardhi wa laa samaai wahuwas samii’ul ‘aliim.rabthan rubuuthu wa rabathnaa iyyaaka na’budu waiyyaaka nasta’iin.rabbii innii magluubun fantashir.birahmatika ya arhama rahimin.

atau yang ini.
Dalam musnad hambali juz 12 hal 511-hadis ke 16227 seorang perawi mengatakan,nabi muhammad saw kedatangan seorang dalam keadaan sakit,maka nabi berkata/ menyarankan,usapkan tangan kananmu 7 kali sambil membaca kalimat atau istiazah:

A’uudzu bi’izzatillaahi wa qudratihi min syarri maa ajid.

Perlu di garis bawahi sebelum meruqyah bersuci dan diolesi tangan dengan minyak misk putih lalu baca fatihah 4 dan ayat qorsi 7 kali dan al falaq 7 an nas 7 kali.pada pas membacakan ayat qorsi jika si pasyen terasa tidak tenang berarti non medis kalo terasa tenang sebaliknya,dan ingat harus di hapal.dan satu lagi jika yang diruqyha sakit non medis biasanya dia akan ngamuk bahkan bisa menggigit,menendang,teriak teriak bahkan melawan dalam hal ini saya gak tanggung jawab.gunakan sebisa dan serapi rapi mungkin. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 87 Komentar

Kehidupan Berbangsa Yang Cerdas


“Menjadi cerdas artinya menghemat ribuan tindakan yang tidak perlu, menyedikitkan kesalahan; oleh karena itu mempercepat tercapainya keberhasilan.”

Keberhasilan yang sering disebut dengan istilah kesuksesan (penyerapan dari bahasa Inggris), merupakan tujuan setiap manusia. Padanan untuk istilah ini ialah kemantapan hidup yang terlihat dari terpenuhinya tujuan pribadi (baca: impian) dan dibarengi dengan kemapanan material. Orang yang sukses adalah mereka yang tidak lagi berurusan dengan: kesulitan mencari finansial, ketidakjelasan posisi dan peran di masyarakat, dan kebingungan mencari arah hidup. Dalam kesuksesan, selalu terdapat kisah-kisah perjuangan yang seringkali memilukan. Memang ada, satu dua manusia yang jalan menuju kesuksesannya seolah terbentang dengan sangat mulus. Tanpa perjuangan yang berdarah-darah. Namun, ini tentu tidak menarik. Kita lebih tertarik kepada, betapa kisah perjuangan menuju sukses diwarnai dengan luka demi luka; fisik maupun psikis.

Sebagai bangsa, Indonesia juga memiliki kisah yang monumental dalam pencapaian ke arah kesuksesan, bahkan kisah itu barangkali masih berjalan. Artinya, bangsa ini belum mencapai tujuannya. Dari kriteria standar kesuksesan, bangsa kita belum mantap secara finansial: masih banyak hutang, kemiskinan, pengangguran, dan sebagainya. Posisi dan perannya sebagai anggota masyarakat dunia juga agak kabur. Satu lagi yang teramat penting, yakni pertanyaan, mau kemana bangsa ini, itu belum terjawab.

Kehidupan Berbangsa Yang Cerdas

Dalam mencapai kesuksesan, kecerdasan adalah sesuatu yang teramat penting. Menjadi cerdas artinya menghemat ribuan tindakan yang tidak perlu, menyedikitkan kesalahan; oleh karena itu mempercepat tercapainya keberhasilan.

Kehidupan berbangsa yang cerdas adalah amanat konstitusi. Artinya sejak awal berdirinya, bangsa ini sudah meletakkan kecerdasan sebagai salah satu agenda yang penting dalam pencapaian kearah tujuan. Boleh jadi kehidupan yang cerdas adalah tujuan itu sendiri, akan tetapi, sesungguhnya hal itu bisa menjadi sarana ke arah tujuan yang lebih subtil: kesejahteraan.

Kesejahteraan sebagai bangsa ditandai dengan jati diri yang kokoh, kemakmuran material yang merata, dan kebahagian akan terpenuhinya makna dalam setiap gerak masyarakat.

Untuk mencapai kesejahteraan itulah, kecerdasan kehidupan berbangsa harus terus menerus diupayakan. Selanjutnya, apa yang menjadi parameter bangsa yang cerdas?

Kecerdasan ala Indonesia

Dalam susunan redaksional pembukaan UUD 1945, ada sebuah klausa, “… dengan berdasar kepada… “. Hal itu menunjukkan bahwa semua kalimat sebelumnya dibingkai dan berpijak pada kalimat sesudahnya (sebelum dan sesudah, “dengan berdasar kepada”). Sehingga, mencerdaskan kehidupan bangsa harus dibingkai dan berpijak kepada lima hal; yang kita sebut sebagai pancasila. Kriteria kecerdasan harus merujuk kepada lima sila yang menjadi pandangan hidup bangsa.

Adakah isyarat mengenai parameter kecerdasan dalam pancasila? Ada, yakni hikmat kebijaksanaan.

Hikmat Kebijaksanaan

Hikmat kebijaksanaan disebut sebagai pemimpin dalam kerakyatan, pengarah untuk memecahkan segala macam problem rakyat. Inilah kecerdasan yang dimaksud. Kriteria sekaligus parameter kehidupan berbangsa yang cerdas adalah terpenuhinya hikmat kebijaksanaan.

Hikmat kebijaksanaan adalah sebuah kemampuan sekaligus potensi dalam diri manusia untuk mengatasi beragam persoalan yang menghadang hidupnya dengan sempurna. Sempurna dalam arti ketepatan dalam segala sesuatunya. Hasil dari hikmat kebijaksanaan adalah solusi yang melebihi jenius. Terkadang aneh dan bersifat paralogis. Namun, ia seperti anak panah yang menancap tepat ke titik sasaran tanpa menyisakan secuil pun simpangan. Hikmat kebijaksanaan menancap tepat ke inti permasalahan, tanpa sedikitpun menyisakan ruang kegagalan apalagi menimbulkan masalah yang baru. Sehingga, mengupayakan kecerdasan, hanya berarti mengusahakan terwujudnya hikmat kebijaksanaan.

Pendidikan dalam Bingkai Hikmat Kebijaksanaan

Salah satu usaha yang cukup signifikan untuk mewujudkan hikmat kebijaksanaan adalah melalui pendidikan. Paradigma pendidikan harus diupayakan untuk membentuk pribadi-pribadi yang bijaksana yang dipenuhi kearifan. Pendidikan bukan dimaksudkan untuk melahirkan pribadi-pribadi yang pintar memanipulasi, materialistik, dan mengabaikan spiritualitas.

Dalam kurikulum pendidikan nasional, aspek yang amat dipentingkan ternyata kognisi (contoh paling nyata adalah UN). Berikutnya adalah aspek afeksi yang diterjemahkan menjadi moral normatif tanpa karakter. Kemudian, aspek psikomotor yang dimaknai sangat sempit hanya kepada kemampuan teknis yang sifatnya menjiplak tanpa kreatifitas. Tak ada kata-kata hikmat kebijaksanaan.

Siswa dibentuk untuk menjadi pribadi-pribadi normatif, dengan kedisiplinan khas kompeni. Sementara mereka dijejali dengan latihan-latihan memanipulasi lewat rumus-rumus matematika, ditanamkan menjadi manusia materialistik melalui fisika, kimia, dan biologi. Mereka juga diajarkan agama yang bersifat ritual tanpa sedikitpun menyentuh spiritualitas.

Dalam pembinaan ketrampilannya, siswa hanya dilatih untuk menjiplak teknik-teknik yang sudah ada dan pakem. Kreatifitas hanya sebatas apa yang ada di dalam bingkai teori-teori tertulis. Bahkan percobaan yang dilakukan berada dalam bentuk simulasi. Tidak satu pun dari pengajaran itu yang menyentuh realitas. Tidak ada satu pun yang mengajarkan kebersamaan dengan alam secara langsung. Hal itu berlaku dari TK sampai perguruan tinggi, bahkan sampai jenjang setelahnya. Pelajaran yang paling penting yakni membaca hanya dimaknai sebatas membaca huruf-huruf tertulis, tanpa sedikitpun mengajarkan bahwa alam, kehidupan, peristiwa, adalah lembar-lembar tulisan kebesaran Tuhan; yang juga penting untuk dibaca. Bahkan, mengukur dan menghitung hanya diajarkan sebatas bilangan satu-dua yang kuantitatif, tanpa sedikitpun melirik bahwa kehidupan dan terutama rasa jiwa memiliki ukuran dan hitungan yang tidak terbatas pada bilangan.

Persoalan bukan hanya sampai disitu. Siswa telah diajarkan tentang norma paling rendah sejak pertama kali masuk sekolah, yakni: ilmu harus dibayar dengan uang. Bahwa mereka harus membayar sekian puluh juta pada saat masuk, membayar hingga jutaan untuk membeli selembar kertas bernama ijazah. Kalau ditanyakan kepada mereka, tentang motivasi sekolah, mereka akan menjawab dengan enteng, bahwa mereka harus mendapatkan ijazah agar bisa melamar kerja, bekerja dengan gaji bulanan, hidup lebih baik yang diterjemahkan dengan kecukupan materi, singkatnya mereka telah belajar satu norma rendah yakni, uang adalah segalanya. Sangat pragmatis.

Ini semua harus dihentikan. Sebelum generasi muda kita terkubur dalam kubangan hidup yang hina dan rendah, kita sebagai orang tua harus secepatnya memegang erat tangan mereka. Paradigma pendidikan harus secepatnya kita rubah dalam bingkai hikmat kebijaksanaan. Melahirkan generasi yang tertanamkan dan memancarkan kearifan, itulah tujuannya.

Prinsip-prinsip Kearifan

Kearifan sebenarnya dekat dengan kehidupan bangsa Indonesia sejak masa Nusantara. Kearifan itu kini tersisa dalam tradisi-tradisi yang ada disetiap daerah. Dari mulai pola hidup, ritual kepercayaan, kuliner, sistem kekeluargaan dan gotong royong, pandangan dan falsafah yang terukir pada setiap bangunan, pakaian, dan asesoris, bahkan alat-alat rumah tangga, semuanya memancarkan kearifan. Jika dirumuskan, maka kita akan menemukan prinsip-prinsip kearifan seperti kesederhanaan, dialog yang intim dengan alam, spiritualitas, dan kebersamaan yang jauh dari keserakahan.

Sebenarnya masih banyak yang bisa kita gali dari kearifan yang tercermin dalam kepurbaan Nusantara. Tulisan ini ibarat pemantik, semoga bisa dikembangkan menjadi sebuah diskusi yang hangat, dan tentunya bisa sebagai permulaan sebuah gerakan kebudayaan. Yang jelas, prinsip-prinsip kearifan tersebut, jika diterjemahkan dalam sebuah konsep pendidikan, akan menjadi permulaan dalam mengubah iklim kedangkalan yang selama ini begitu menggurita. Pada akhirnya, mencerdaskan kehidupan bangsa–maknanya adalah membuat kearifan tumbuh subur di dalam dada setiap anak bangsa–yang merupakan sarana menuju kesejahteraan, hanya akan terlaksana jika kita tidak melupakan sejarah, asal-usul kita yang adiluhung.

Masa itu, masa kejayaan yang sungguh-sungguh dekat …

Muhammad Zainur Rakhman
hammadzn@gmail.com

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 51 Komentar

DIMANA ALLOH SWT?


Herjuno Boudhitama boudhitamah@yahoo.com

Assalamu wr.wb.
Alloh SWT menciptakan akal untuk membedakan manusia-jin dengan hewan-tumbuhan. Hakikat akal diciptakan oleh Alloh SWT adalah untuk membedakan mana yang benar dan salah dan memahami kebenaran itu sendiri. Hal ini terkait pula dengan Keadilan Ilahi. Ada kalangan menganggap sesuatu yang buruk bagi manusia belum tentu buruk menurut Alloh adalah sesuatu yang salah. Karena baik buruk menurut akal manusia sesuai dengan baik – buruk menurut Alloh SWT.Karena tidak mungkin Alloh Yang Maha Suci tidak akan menciptakan sesuatu yang bertentangan dengan perintahNya/AturanNya. Misal ada orang berkata :”Saya sudah ditakdirkan Alloh menjadi penzina seumur hidup.” Padahal Alloh melarang berzina. Jadi tidak mungkin Alloh Yang Maha suci disisi lain menghendaki manusia yang satu ini menjadi penzina dan disisi lain melarang berzina bagi seluruh manusia. Yang Maha Suci tidak mungkin melakukan pertentangan.Untuk pembahasan awal kali ini adalah mengenai Ketuhanan?ilmu tauhid.Sebenarnya sangat luas untuk membahas ilmu tauhid bisa berkitab – kitab banyaknya. Tapi saya berusaha untuk meringkasnya dan berusaha dengan bahasa mudah dipahami terutama oleh akal manusia/jin.
Imam Ali As dari Rosululloh SAWW bersabda:” Awaluddin Makrifatun(Awal agama mengenalNya).” adalah ungkapan yang masuk akal. Karena tanpa mengenal Tuhan yang kita sembah bisa- bisa kita salah menyembah walaupun kita beryakinan Alloh itu satu.Apakah Alloh yang kita sembah adalah Alloh yang sebenarnya?Jika kita sudah mengenal Tuhan yang kita sembah maka kita harus mengetahui ajaran mana yang membawa kaidah ilmu tauhid tersebut diera banyaknya mazhab – mazhab.Kita sebagai kaum muslimin tidak boleh menerima begitu saja agama yang kita terima dari orang tua kita atau mayoritas lingkungan kita dan menganggap benar agama yang dianutnya..kita harus mengkajinya dengan baik terutama dari segi akidah. Jika tidak,maka bila kita lahir di India yang mayoritas beragama Hindhu maka akan menganggap agama Hindhu benar . Maka Alloh menciptakan akal untuk manusia mencari kebenaran dalam beragama. Ilmu tauhid pun memiliki tema yang banyak seperti bukti Alloh itu Esa secara akal, pembahasan soal takdir,keadilan Ilahi dsb. pada tulisan kali ini saya mengambil tema:”DIMANA ALLOH?”
Pertanyaan tersebut masih banyak dipertanyakan oleh kaum muslimin dengan jawaban yang berbeda.diantaranya:
1.Alloh itu ada dilangit
Pernyataan ini sering didengar sebagian kalangan ulama – ulama. Mereka yang berpendapat seperti ini mengharamkan akal berperan dalam pengkajian agama. padahal di Alqur’an banyak ayat -ayat dimana manusia harus berpikir terhadap ayat tersebut. Bukankah berpikir dengan akal.(QS:2:164 dsb)
Hadis:”Agama Islam adalah agama akal”(Hadis Syarif).
Semua kaum muslimin pasti setuju bahwa langit adalah ciptaan Alloh SWT dan ada sesudah Alloh menciptakannya dan tiada sebelum Alloh belum menciptakannya. Sebelum Alloh menciptakan langit dimana Alloh berada?Adakah yang bisa menjawab?
Bumi kita bulat sisi timur akan berlawanan dengan sisi barat sisi Utara akan berlawanan dengan sisi selatan. bila bumi bulat berarti ada empat langit diatasnya. langit yang mana Alloh berada?memang ada hadis dari Abu Hurairoh yang menyatakan Alloh turun dari langit bumi pada sepertiga malam…dst. Perlu diingat di bumi ini tiap hari pasti ada sisi malamnya. kalau Alloh tiap sepertiga malam turun dari langit bumi kapan Alloh naik ke langit tempat Dia tinggal?Hadis ini sudah dikaji para ulama di timur tengah bahwa hadis ini palsu karena bertentangan dengan akal dan ayat Alqur’an.

2.Alloh diatas Arsy
Ungkapan ini juga dilontarkan para ulama – ulama anti akal terutama dari kalangan khowarij dan wahabi. pernyataan ini berdasarkan ayat Alqur’an:QS:25:59 dsb. padahal dikatakan bahwa ayat -ayat alqur’an perlu ada penafsiran yang lebih dalam lagi. Arsy ada sebelum Alloh atau ada sesudah Alloh?. Kalau jawabnya Arsy ada sebelum Alloh ada berarti Dia itu bukan Alloh karena Alloh adalah Yang Awal dan Yang Akhir.Kalau ada seusudah Alloh berarti Arsy itu diciptakan. lalu dimana Alloh sebelum Arsy diciptakan.?
Alloh bersemayam diatas arsy atau langit adalah akidah yang sudah tepengaruhi oleh akidah agama nasrani sekarang yang berpendapat Alloh tinggal di surga. Namun kita tidak sadar akan hal itu. kadang kita berdoa sambil mata atau kepala mengenadah ke langit seolah-olah Alloh tinggal dilangit. Masya Alloh berarti dia bukan berdoa kepada Alloh yang Hakiki. Siapakah yang dia sembah atau panjatkan doanya?

3. Alloh ada pada zamanNya.
Beberapa tahun lalu majelis kami berdiskusi dengan para mahasiswa di UI dadri mereka ada yang megotot bahwa Alloh SWT berada di zamannYa. Lalu ditanya zamannYa itu ada sebelum Alloh atau ada sesudah Alloh?Dia menjawab Alloh Yang Maha Awal dan zamaNya ada karena Alloh mencipta. Lalu kami tanya lagi Dimana Alloh ketika zamanYa belum dicipta?

4.Alloh bersemayam di hati para auliya.
Berapa banyak auliya dimuka bumi ini,hitung saja misal ada dua orang.berarti ada dua hati dan berarti pula ada dua tuhan yang bersemayam.Maha suci Alloh karena Qul hu Allohu Ahad.

5.Alloh dapat dilhat disyurga
pernyataan ini berdasarkan QS:75:22,23 dan hadis. padahal syurga itu adalah tempat dan tidak mungkin Alloh bergantung pada makhlukNya seperti yang dkatakan QS:35:15. QS:75:22-23 harus ditakwil lahi dan menurut sebuah penafsiran dari ahlul bait bahwa kata aalaa harus ditakwil dan menjadi melihat nikmat- nikmat Alloh. Jika tidak maka QS:75:22,23 akan bertentangan dengan QS:75:15 dan QS:6:103:”(Alloh tidak dapat dicapai dengan pandangan mata(pernyataan ini adalah untuk selamanya bila dikaji dengan beberapa ilmu ahlul bait)

Dari pernyataan – pernyataan diatas menganggap bahwa Alloh itu bertempat. Tempat adalah ciptaanNya dan ada sesudah Alloh menciptaNYa. Padahal Alloh tidak bergantung pada ciptaanNya. seperti yang dikatakan dalam QS:35:15: “kalianlah yang memerlukan Alloh.Sesungguhnya Alloh Maha kaya.”.
Imam Ali As pernah ditanya oleh salah seorang sahabat:”Dimana Alloh?” Imam Ali As menjawab:”Tidak ada kata dimana dengan Alloh.Dimana menunjukkan tempat dan tempat adalah ciptaanNya.”
Hati -hati pula juga dalam sholat dan doa jangan sampat kita membayangkan Alloh bisa-bisa bukan Alloh yang sebenarnya yang kita sembah.membayangkan Alloh berarti membatasi Alloh padahal Alloh tidak terbatas.Karena jika terbatas ada awal dan akhir.Hal yang tidak mungkin. dan juga memberi tempat pada Alloh SWT hal inisama saja menghinakanNya sebagai Alloh Yang Maha Kaya.mohon maaf bila ada kekurangan dalam tulisan ini.saya rangkum dari hasil diskusi majelis kami dengan majelis -majelis lain.semoga dengan tulisan ini saya harap minimal kita harus mengkaji sesuatu yang didapatkan dalam agama terutam masalah akidah. Wss.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 159 Komentar

AMALAN CEPAT NIKAH


zano.street@yahoo.co.id

assalamu’alaikum poro sedulur kwa dimanapun anda berada
sepertinya mungkin usaha saya yang kemarin belum diposting sama pengasuh kwa
mengenai amalan cepat menikah,karena ada hal yang lain yang mungkin sangat penting dibahas di kwa
okelah dengan niat yang ikhlash saya mau share kepada semua sedulur kwa,mungkin ini adalah amalan yang remeh tidak berguna atau lihat primbon atau terserah tanggpan para sedulur semua………..amaln ini adalah amaln yang dirasa cocok buat sedulur smua yang mengalami gangguan berat dalam masalah perjodohan,apalagi telah lama berpacaran
tetapi sampai saat ini belum dilamar-lamar, atau yang sering putus nyambung dalam masalah percintaan,bujang lapuk,perawan tua,janda atau duda yang mau pengen menikah lagi………atau alasan yang lain karena karma atau dikunci sama orang,entah knapa pnggilan hati saja saya disuruh untung memposting amalan cepat menikah di kwa,awal muasal dapat amalan ini adalah karena sudah krisis kepercayaan terhadap diri sendiri rasa putus asa yang tidak ada habisnya tiap usaha selalu gagal,berbagai amalan pengasihan-pelet yang kampiun telah saya amalkan dan saya praktekan,bnyak paranormal-kyai sudah saya datangi dengan berbagai sikep yang sudah saya gunakan
untuk menggaet seorang gadis buat saya jadikan istri,mulai jaran goyang-mahabbah alhikmah,pencarian saya sampai 3 tahun belum menuai hasil.putus nyambung sampai berulang kali sampai sakit hati yang aku dapat…..dari keadaan itu membuat aku trauma menjalin percintaan dengan seorang gadis.akhirnya aku berdoa setengah mengancam kepada gusti Alloh,”ya Alloh jika dalam tiga bulan ini engkau tidak memberikan calon istri yang terbaik buat aku,slamanya aku tidak akan mnenikah”entah knapa setelah saya berdoa tiba -tiba mata ini pengen tidur berat sekali ,akhirnya saya tidur .di dalm tidur saya seperti berjaln ditengah jalan yang luas gelap tanpa penerangan….kemdian saya lihat diatas kok ada kilatan cahaya putih seperti sinarnya matahari kemudian diatas saya seperti ada yang melempar sebuah kitab dari atas kepala saya trus saya buka kitab yang berwarna ke emasan setelah itu saya buka ternyata kitab itu berisikan sholawat nariyah terus dalam mimpi itu ada orang yang bersayap putih sekitar ada 40 ditengahnya ada orang yang mengamini,tanpa sengaja saya dengar doa yang dibaca oleh mereka doa itu adalah doa buat minta jodoh…..kemudian saya bangun.karena masih jam 3 pagi saya teruskan buat sholat tahajut,habis sholat tahajut saya berdzikir ilmu rasa kemudian saya smedi sebentar,dari dalm semedi akhhirnya saya di beri petunjuk supaya mengamalkan amaln tersebut……..alhamdulillah selama 1 bulan saya amalkan banyak para gadis yang sering mengajak saya untuk dijadikan pacarnya baik di kalangan orang kaya atau orang biasa-biasa sampai saya agak kesulitan mengatur jadwal pertemuan sama mereka,kalo di hitung ada 20 orang malh orangtua 4 diantara mereka mengajak jangan lama-lama berpacaran menikah aja,saya malah bingung disuruh melamar secepatnya,akhirnya saya istikharoh sambil puasa sunnah 3 hari…….dan alhamdulillah saya pilih diantara 3 orang yang sesuai karakter saya,yang lainnya saya jadikan pertemanan saja malah diantara mereka ada yang ngajak selingkuh……namun saya tolak karena saya takut akibatnya nanti yaitu azab ALLOH,saya nggak mau berkhianat kepada yang memberi amalan ini yaitu gusti Alloh .2 bulan kemudian saya melamar calon istri saya 1 bulannnya lagi saya menikah,dan sampai saat ini alhamdulillah saya sudah berkeluarga dan di beri putra pertama alhamdulillah sudah 3 tahun mawadah warohmah…….amalan ini juga saya berikan kepada teman-teman saya lain yang belum ketemu jodoh…baik laki perempuan tua muda alhamdulillah smuanya sudah banyak yang menikah,amalan ini resikonya cepat menikah bukan buat pelet-memelet atau buat main-main,kalo buat main-main gak kan bisa……sampai kapanpun,malah anda sendiri sama orang tuanya akan di suruh melamar.untuk itu bagi sedulur yang sudah siap untuk menikah amalkan amalan ini.jangan ditunda-tunda………..ingat menikah adalah sunnah rosul…..hindari zina.dengan amaln ini anda akan terproteksi dari segala perbuatan zina,apabila sudah berkeluarga ada saja rezekinya apalagi ditambah amalan dari kwa saya yakin pasti topcer.
sebagai ulasan berikut ini amalannya ;

habis sholat 5 waktu baca sholawat nariyah 41 x klo yang lagi sibuk karena kerjaan baca 11 x aja

kemudian baca doa:
Allohumma hablana min azwajina waqurota akyunin waj’alna lil muttaqinna imama 11x

dibacadengan sepenuh hati
.
ini adalah doa yang di baca oleh orang yang bersayap ketika dalam mimpi
amalan ini harus di baca habis sholat 5 waktu,klo pengen hasil yang optimal lakukan dengan istiqomah,seperti beberapa waktu yang lalu pada tahun 2010 kmaren ada teman istri saya perempuan yang kbetulan belum menikah,terus saya kasih amalan 2 bulan berikutnya kemudian dia dilamar seorang anak laki dari pemilik pondok pesantren di daerah jombang jawa timur kemudian satu minggu kemudian teman istri saya ini menikah,sampai saat ini teman istri saya tnggal bersama suaminya di pondok pesantren kabar terakhir yang saya dapat dia sudah hamil,kepada sedulur kwa yang mau ngamalin amaln ini harus istiqomah apabila diamalkan dengan waktu yang lama dan rasa ke ikhlasan insya Alloh jodoh yang anda dambakan engan karakter yang anda inginkan akan datangkan dengan sendirinya.dan apabila sudah berkeluaraga amalkan sholawat nariyahnya saja buat memperlancar ekonomi.

berikutnya saya akan memposting tentang amalan mengembalikan homo/lesbi ke jalan yang benar atau menjadi
kembali normal untuk itu mohon izinnya kepada ketua pengasuh kwa,karena ini adalah sumbang asih rasa persaudaraan saya kepada kwa.
trima kasih banyak buat kwa
assalamu alaikum

salam persaudaraan

arifyanto

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 400 Komentar

ILMU MENGENAL DIRI


semogajayajaya@yahoo.com

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dan terima kasih atas kemurahan hatinya kepada Ki wong alus / kepada siapa saja yang telah menampilkan kiriman artikel saya ini, hanya ALLAH SWT yang bisa membalasnya dan melipat gandakannya

Ada istilah siapa yang mengenal dirinya maka akan mengenal Tuhannya, mengenai ilmu mengenal diri penjabarannya adalah panjang lebar

Bila ingin mengetahui penjabarannya yang panjang lebar maka silahkan ke Syaikh Tarekatnya masing-masing, walaupun masing-masing tarekat mempunyai resep yang berbeda2 tetapi tujuannya sama

Posisi saya disini bukan menggurui tetapi hanya sharing saja, karena posisi saya sendiri masih seorang pemburu ilmu yang harus terus belajar dan menyerap ilmu

Penjelasan saya disini masih pada level dasar saja / level terendahnya saja dari apa itu ilmu mengenal diri bahkan belum menjelaskan tentang ilmu mengenal TUHAN

Walau penjelasannya panjang lebar tetapi berusaha saya ringkas seringkas-ringkasnya dan dengan kalimat semudah-mudahnya

Yang menjadi kata kunci dari diri sendiri adalah sama dengan hamba pengemis
Memandang rendah seorang pengemis ternyata diri ini juga pengemis
Melihat hina seorang pengemis ternyata diri ini juga pengemis
Namun pengemis yang selalu berharap kepada TUHAN, bukan kepada sesama manusia
( Tidak menyarankan jadi pengemis sungguhan dengan alasan agar bisa mempraktekan ilmu mengenal diri sendiri, karena nanti bisa-bisa diangkut oleh Satpol PP )

Ilmu mengenal diri ada pada ayat Surat AlFatihah :
Iyyaaka na’budu wa-iyyaaka nasta’iin
Arti : Hanya kepada ENGKAU kami menyembah dan hanya kepada ENGKAU kami memohon pertolongan

Contoh # 1 :
Adab berdoa dijelaskan pada Surat Al Araf ayat ke 55-56 :
“Berdo’alah kepada TUHANmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya ALLAH tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas
Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (ALLAH) memperbaikinya dan berdo’alah kepadaNYA dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat ALLAH amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik”.

Seorang pengemis jalanan sejati apabila meminta uang kepada orang lain maka dia akan menerapkan adab yaitu : amat sangat sopan sekali, lembut saat berbicara, dll

Apabila saat berdoa kepada TUHAN tidak bersikap seperti seorang pengemis yang menjaga adab, sopan, lembut saat berbicara / meminta, maka dia tidak akan bisa mengamalkan / mempraktekan ayat diatas yaitu :
1. Berdo’alah kepada TUHANmu dengan berendah diri dan suara yang lembut
2. Berdo’alah kepadaNYA dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan).

Apabila tidak mempraktekan ayat dengan memposisikan diri sebagai hamba pengemis maka hasilnya akan berdoa dengan tergesa-gesa, terburu-buru seperti dikejar waktu ( padahal waktunya amat sangat luang ), bahkan apa yang diucapkan tidak tahu arti maknanya apalagi menghayati doa tersebut

Intinya berusaha benar-benar memposisikan bahwa dirinya adalah hamba yang sedang membutuhkan / meminta, bukan hanya hamba yang memenuhi kewajiban berdoa saja + ala kadarnya saja / seenaknya saja, dan itulah tidak mengenal dirinya / tidak memposisikan dirinya

Contoh # 2 :
Seorang pengemis jalanan sejati apabila meminta uang kepada orang lain maka dia akan mengerti bahwa ucapannya harus benar-benar minta uang dan fokus ke uang, tidak mengucapkan minta air / roti / yang laiinya

Begitu juga pada waktu sholat saat membaca surat AlFatihah, Doa rukuk, Doa Sujud, dll maka harus tahu artinya, biar fokus, tumakninah, tidak tergesa-gesa dan fikiran tidak melayang kemana-mana

Ketika dimulut membaca surat Al Fatihah maka di otak mengartikannya ke bahasa Indonesia, jadi barusaha antara mulut dan otak selaras

Apabila otak dibiarkan kosong maka yang terjadi, di mulut membaca Surat AlFatihah namun di otak melayang entah kemana karena tidak fokus / istilahnya tidak konsentrasi

Intinya berusaha benar-benar memposisikan dirinya bahwa dirinya adalah hamba yang sedang memuji / bersyukur, bukan hanya hamba yang sedang memenuhi kewajiban bersyukur + ala kadarnya / seenaknya saja, dan itulah tidak mengenal dirinya / tidak memposisikan dirinya

Contoh # 3 :
Seorang pengemis jalanan sejati yang ada di dalam hatinya adalah uang dan uang ( karena dihatinya hanya fokus ke satu arah yaitu uang dan uang )

Maka seorang hamba pengemis ALLAH dihatinya juga harus satu fokus yaitu ALLAH, masalah duniawi boleh di semua alat indera tetapi hati milik ALLAH

Perintahnya terdapat pada firman ALLAH Surat Al Araf ayat ke 205 :
“Dan sebutlah (nama) TUHANmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut”

Jadi intinya dimulut membaca surat apa saja / berdzikir / bersholawat dimanapun berada, namun dihati tetap mengucapkan ALLAH…. ALLAH…. ALLAH….

Intinya berusaha benar-benar memposisikan dirinya bahwa dirinya adalah hamba yang sedang mengingat, bukan hanya hamba yang memenuhi kewajiban ingat + ala kadarnya / seenaknya saja, dan itulah tidak mengenal dirinya / tidak memposisikan dirinya

Mengetahui istilah hamba namun tidak bisa mempraktekan / mengamalkannya
Mengetahui istilah hina dan fakir namun tidak tahu hina dan fakir seperti apa
Yaitu Hamba yang hina dan fakir seperti seorang pengemis

Apabila tidak menjalankan seperti hamba pengemis yang hina, fakir dan butuh ALLAH SWT maka dalam menjalankan ibadah tanpa terasa bisa-bisa muncul rasa bangga, besar hati, dll ( tanpa terasa karena sifatnya begitu lembut / halus )

Firman ALLAH Surat Al Hadid ayat ke 23 :
“Dan ALLAH tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri”

Contoh # 4 :
Syekh Zarruq : Banyak orang mengaku sebagai hamba ALLAH, tetapi praktiknya malah menandingi ALLAH. Banyak orang menghadap ALLAH, tetapi menghadap dengan gengsi dan egonya

Dialog Dzun Nun Al Mishri saat bertanya kepada Tokoh yang ada di Marokko
Dzun Nun : Kapan mengenal dirinya ?
Tokoh Marokko : Jika telah tenggelam di dalam lautan anugerah dan keluar dari tempat ke egoan dan berpijak pada langkah keluhuran

Tokoh Marokko tersebut menjawab : “Keluar dari tempat ke eogoan”

Jika masih tidak melaksanakan adab kesopanan dan kelembutan, terburu-buru, tergesa-gesa, tidak tahu arti yang diucapkan, dll saat beribadah maka itulah sama dengan menuruti ego diri / seenaknya saja dan tidak menuruti / mengenal / mengetahui apa yang menjadi kehendak TUHAN saat beribadah

Cukup sekian dari saya yang sudah terlalu banyak omong dan jika diteruskan penjelasannya bisa bertambah menjadi hamba yang lain lagi selain menjadi hamba pengemis, karena orang yang sibuk duniawi akan mempunyai double / triple / bahkan lebih pekerjaan sampingan yang lain lagi begitu pula dengan pekerjaan menuju akhirat

Dan kembali lagi ke kalimat yang diatas bahwa penjelasan saya disini masih level dasar / level terendah saja dan apabila ingin mengetahui penjabarannya yang panjang lebar maka silahkan ke Syaikh Tarekatnya masing-masing

Mengenai masalah hal lain, mohon maaf bagi yang belum dibalas emailnya satu persatu ( karena saya jarang mainan via email ) mengenai kiriman artikel saya yang berjudul MENCARI PENGGANTI RDR dan rata2 pertanyaan yang masuk adalah sama

1. Ada yang bertanya mengenai maksudnya ?
Maksudnya dapat disimpulkan bahwa penggantinya adalah Ismul Adhom

2. Dengan cara apa bertemu ?
Saya menggunakan perantara dengan membaca Sholawat Husainiyah
Bertemu karena Izin ALLAH SWT dan Beliau berkenan dan bukan karena saya
Sholawat Husainiyah adalah sholawat yang panjang dari Syekh Abdul Qadir Al Jailani
Sholawat Husainiyah saya peroleh dari Ponpes AlFitrah, Kedinding, Surabaya ( Syeikh Ahmad Asrori Al Ishaqi )
Ditempat lain ada yang menyebutnya sebagai Sholawat Basyairul Khairat
Ditempat lain ada juga yang menyebutnya sebagai Sholawat Quran ( karena selain bersholawat juga ada pembacaan ayat2 Al Quran )

Jika masih ada yang kurang jelas lagi jangan via email tetapi via fb : Semoga Jaya Jaya, pic : gambar peta Indonesia warna hijau ( saya juga mohon maaf apabila tidak langsung menjawab karena tidak setiap hari mainan fb, email serta fb juga berganti-ganti seperti bergantinya musim )

Sekali lagi terima kasih atas kemurahan hatinya kepada Ki wong alus / kepada siapa saja yang telah menampilkan kiriman artikel saya, hanya ALLAH SWT yang bisa membalasnya dan melipat gandakannya
Aamiin
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 60 Komentar

YANG MAHA PEMALU


Tidak selamanya sifat malu itu negatif. Sebaliknya, sifat malu malah banyak mendatangkan manfaat yang tidak kecil. Bangsa Indonesia bisa maju bila punya rasa malu. Wahai para pemimpin baik yang ada di lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif.. milikilah rasa malu!

Sifat pemalu kadang dianggap negatif khususnya di jaman modern saat ini. Kadang di berbagai forum disampaikan bahwa sifat pemalu ini menghambat kemajuan dan pemalu merupakan bagian sifat yang perlu dijauhi. Di sekolah, anak-anak dididik untuk menjadi anak yang pemberani dan disuruh untuk menjauhi sifat pemalu. Tentu saja hal ini kurang benar, mendidik anak menjadi pemberani tentu saja sangat bagus namun mendidik anak menjauhi sifat pemalu tentu saja kurang tepat. Mendidik anak yang betul adalah BERANI UNTUK MEMPERJUANGAN KEBENARAN DAN MALU UNTUK BERBUAT KEJAHATAN/KEBURUKAN.

Hampir tiap hari di televisi, koran bahkan sangat mudah kita jumpai di lingkungan sekitar kita tinggal, ada anak bayi hasil hubungan laki-laki dan perempuan dibuang begitu saja di tempat sampah. Ini adalah hasil dari hubungan seks pria wanita yang hanya memperturutkan kesenangan sesaat tanpa berani untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka sudah kehilangan rasa malu untuk berbuat yang keji dan munkar. Dianggapnya membuang bayi dan menjalani aktivitas seksual di luar nikah merupakan perbuatan yang biasa dilakukan saat ini. Mereka tidak takut lagi akan ‘dosa’ dan larangan syariat agama.

Banyak kasus negatif lain, seperti pencurian, pemerasan, korupsi, perusakan hutan, selingkuh, membunuh, mabuk-mabukan, pamer syahwat dan lainnya dilakukan secara terang-terangan. Pelaku tidak malu lagi berbuat seperti itu. Jangankan malu, mereka malah bangga mengakui perbuatan jahat tersebut. Padahal rasa malu dalam konteks yang benar tentu saja sangat dianjurkan oleh agama kita.

Mari kita berguru kepada ALLAH yang memiliki nama yang agung/Ismul A’dhom yaitu AL KHAYYAYU, MAHA PEMALU. Malu adalah sifat Allah SWT yang sesuai dengan keagungan dan kesempurnaan-NYA. Sebagaimana tertuang dalam hadits: “Sesungguhnya Allah Maha Malu lagi Maha Mulia, Dia malu dari hamba-NYA apabila si hamba berdoa kepada-NYA dan mengangkat tangannya lalu Dia tidak membalasnya.” Dengan rasa malu ini pula, Allah SWT pasti mendengar dan membalas doa hamba-NYA dengan cara-NYA sendiri.

Allah SWT yang Maha Pemalu mencintai orang-orang yang menjaga sifat malunya. Sifat malu berbuat jahat, malu berbuat buruk, malu berbuat nista, malu bila punya rasa terima kasih dan malu bila tidak punya rasa memaafkan. Kebalikannya, Allah SWT sangat membenci makhluk yang sombong, congkak, agung, berkuasa dan melampaui batas.

Di hadits lain disebutkan: Iman ada tujuh puluh sekian cabang, yang paling tinggi adalah syahadat La Ilaha Ilallah dan yang paling rendah adalah menyingkirkan duri (gangguan dari jalan umum. Adapun malu adalah salah satu cabang iman juga.

Sifat malu yang paling mulia dan paling utama adalah malu kepada Allah SWT dengan menjaga hawa nafsu, menjaga perut dan apa yang dimakannya, dengan cara senantiasa mengingat kematian dan ujian serta kehidupan dunia yang fana. Mereka yang senantiasa menjaga rasa malunya dari tarikan keduniawian dan nafsu, maka Allah SWT juga malu bila dia berdoa dan Allah tidak mengabulkannya.

Ada satu contoh seorang sufi perempuan Rabiah Al Adawiyah juga tersiksa dengan RASA MALU sehingga hari-harinya dia lewati dengan menangis. Dia malu bila dalam hidupnya yang begitu singkat diisi dengan keduniawian semata. Waktu-waktunya dia isi cinta yang begitu dahsyat kepada Sang Kekasih Hati.

Rasa malu kalau dikembangkan memang bisa menjadi sangat besar faedahnya. Malu untuk menyembah selain Allah SWT, mendorong seseorang untuk senantiasa melayani Allah SWT dengan pelayanan yang sebaik-baiknya. Kalau Allah SWT sudah memberi perintah, maka seseorang harus melaksanakannya dengan total. Faedah rasa malu yang lain, misalnya dialami bangsa Jepang.

Bangsa Jepang adalah bangsa yang punya rasa malu yang tinggi, Mereka punya harga diri dan martabat. Bahkan bila sudah pada titik tertentu, harakiri (bunuh diri) menjadi pilihan. Bangsa Jepang yang dalam sejarah akhirnya kalah dalam perang dunia II itu pun kemudian menebus rasa malunya dengan bekerja giat membanting tulang di berbagai sektor dan pada suatu ketika, bangsa ini berhasil memiliki cadangan devisa yang besar dan tergolong bangsa yang sangat modern. Maka, sudah menjadi budaya di sama kalau seorang pimpinan terbukti melakukan kesalahan pengambilan kebijakan, maka pemimpin tersebut tanpa didemo dan digugat masyarakat langsung mengundurkan diri. Dia malu sudah mencederai amanah yang diberikan kepadanya. Bandingkan dengan para pemimpin kita sekarang. Apakah mereka masih menjaga rasa malunya?

Sungguh ujian yang berat bagi seorang pemalu karena rasa malu ada di dalam rasa. Dimana di dalam rasa itu bercampur untuk membanggakan dirinya, mencintai anaknya, memberanikan dirinya, melindungi istrinya, keluarganya. Instrumen itu disebut RASA/HATI/BATIN.

Adakalanya instrumen itu terperangkap dengan rasa cinta kepada ciptaan atau kebendaan, tapi akibatnya dia sudah sangat tersiksa. Banyak contohnya bagaimana orang bisa tersiksa karena malu dianggap miskin, malu ditolak lamaran kekasihnya, malu karena kalah bersaing di kantor. Dia kemudian juga bisa menangis, terharu, sedih, benci.

Atau ada juga yang terperangkap dengan rasa malu kepada orang lain kemudian melampiaskan atau balas dendam kepada kebendaan dan dia merasa mendapat kepuasan. Misalnya gara-gara malu dianggap miskin, maka dia melakukan pencurian diam-diam dan kemudian membeli barang-barang mewah. Kemudian dia merasa bangga telah terperangkap dengan ekstasis rasa bangganya.

Yang perlu diteliti lebih jauh adalah bagaimana hati yang sudah sedemikian tidak punya rasa malu tersebut, kemudian berubah memiliki RASA MALU kepada DZAT YANG MAHA PEMALU tersebut. Sedangkan rasa yang dipakai malu berbuat jahat saja instrumen rasa itu sudah membuat kita demikian tersiksa baik oleh rasa senang, cinta, suka cita, atau sedih, benci, nelangsa. Merubah hati menjadi pemalu kepada-NYA memang membutuhkan PERJUANGAN YANG SANGAT BERAT.

Bila mau coba silahkan saja. Karena akibatnya juga sebuah siksa yang sangat dahsyat, tapi anehnya tanpa kita sadari bahwa itulah siksa. Penghentian aliran tahu di kesadaran RASA ini biasanya memperdaya orang-orang yang menjalani dunia spiritual, tapi tingkatannya masih pada taraf spiritual semu (pseudo sufi). Karena spiritualitas asli dan sempurna itu adalah seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad, Nabi Musa, Nabi Isa, dan Nabi-nabi lainnya.

Kalau begitu kesadaran macam apa yang harus dimiliki seorang manusia yang hakiki dalam menyikapi ‘celupan Allah’ itu agar kita menjadi orang yang tidak tersiksa, agar kita tergetar dan memiliki rasa malu namun pemberani memperjuangkan yang benar?

Ya Allah, Ya Syakur… berikanlah kami kesempatan dan kemampuan untuk merasakannya menjadi hambamu yang pemalu meskipun itu hanya sesaat saja. Dan marilah kita renungkan bersama. Sudahkan kita budayakan rasa malu dalam keseharian kita? Jalan apapun yang kita lakukan, silahkan saja dicoba. Kalau pada diri anda sudah terbangun rasa malu maka bersyukurlah, berbahagialah, karena itu artinya sudah bisa menjadi seorang hamba. Hanya seorang hamba, tidak lebih. Dan kabarkan itu kepada saya dan orang lain, walau satu ayat sekalipun. Kalau belum bisa, marilah kita mohon hidayah, bimbingan dan pembelajaran langsung dari Sang Maha Guru Sejati yang Maha Pemalu.

=wongalus=

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 47 Komentar

PENGLARIS DAGANGAN


zano.street@yahoo.co.id

Assalamu’alaikum poro sedulur dizaman yg serba sulit ini izinkan sy memberikan setetes amalan buat penglaris dagangan agar laku ,amalan ini sy peroleh dari seorang kyai di lamongan alhamdulillah hasilnya bisa saya rasakan sendiri,bila dirasa gak cocok jangan diamalkan cukup buat pengetahuan saja,berikut ini amalannya:

BARHA-THI-HIN..3X,
THO-HA-THIL…3X
IDZQOOLA YUUSUFU LI ABIHI YA ABATII INNII ROAITU AKHADA ‘ASARO KAU KABAW WASYAMSA WALQOMARO ROAITUHUM LII SAJIDIIN..300X

baca tiap hari habis sholat shubuh. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 86 Komentar

MEMBERSIHKAN AURA GELAP,DGN CARA PRIBADI SEBELUM MENGAMALKAN ILMU2 LAIN NYA.


Andik Prasetyo
pandik72@yahoo.co.id
Ki Demang kembang sempol

Assallamu alaikum wr.wb
Salam hormat semua untuk poro sesepuh yg sy hormati,dn poro sedulur2 KWA yg sy cintai,salam persaudaraan.
Di sni sy akn brbagi amalan sedikit yg sy peroleh dri perguruan silat dahulu wktu msh aktif aktifnya,sesuai judul di atas.
semoga sangat berguna.
Amalan ini sgt cocok untuk poro sederek yg sering gagal mengamalkan keilmuanya,setelah praktek amalan tp kok blm ad reaksinya,lalu menyalahkan kpd pengijasah.
Ada baiknya,sblum mengamalkan keilmuan tertentu,hrus di bersihkan dahulu aura pribadinya yg kotor/gelap.agr enak masuk ilmu2 lainya,ibarat sepeda motor,di ganti oil nya sebelum prjalanan jauh dahulu,agr di tengah2 prjalanan tdk tersendat sendat dn lancar.ada 2 cara,tuk membersihkan aura yakni;
1)dibersihkan olh gurunya masing2,jrk dkt or jrk jauh.
klw jrk jauh antr pulau,ckup tlpn dn sling berhadap hdap pan dgn wjh sang guru,lalu slh stu tangan di hadapkan ke depan dn sang guru smbil tlpn bca doa2x[mantranya] dn menarik aura kotor si murid,dn akn terasa aliran kesemutan di aliran tangan.jk sang murid emg keturunan org pintar dri leluhur2 nya,mka besoknya sdh bsa menerawang jrk jauh tnp bljr ilmu2 terawangan atw yg di sebut ILMU TIBAN dn sdh bsa berkomunikasi dgn khodam2 pusaka dn bsa mlht ilmux org lain dn pendamping2 nya dgn mta telanjang.
dan kemampuan ini,akn semakin tajam bila si murid trus mngasah nya..jk tidak mka akn tumpul jg,sprti tmnku dekat yg stelh di buka ijabnya atw di bersihkan auranya lsung bsa memiliki kemampuan sprti yg sy sebutkan di ats.
2)yg kedua ini adlh sprti yg sy sbutkan di judul di ats.
baiklah sy akn mulai membeberkan nya.
PERTAMA….
bsa bersila atw berbaring dengan keadaaan rileks.tarik nafas halus panjang lwt hidung,smbil pejamkan mata.pda saat menarik nafas,bayangkan ada sinar putih sebesar bola volliy,dri ats langit masuk ke ubun2,lalu bawalah sinar itu untuk membersihkan telinga,mta,hidung,dn turn ke bwah,ke tangan.ke jari2 kuku,ke tubuhke alat kemaluan,lalu turun ke smp ke jari kaki kanan bwah lalu pindah ke kaki jari bawah setelah selesai semua angkat ke ats dn buang melalui pintu masuk tdi yakni lwt ubun2.pokoknya bersihkan semua anggota tubuh.dan keluarnya jg lwt hidung jg nafas nya.
lakukan ini smp dua atw 3 kali.pokoknya sprti org mandi,membersihkan dri ats smp bwah.lakukan dgn than nafas setiap atw sekali nafas sewaktu melakukan penarikan sinar putih.
lbh baik di lakukan setiap hri,agr aura di dlm tubuh benar2 bersih.
lalu setelah itu.baru mengamalkan atw wirid ilmu yg anda pelajari.
NB;;;
Reaksi setelah melakukan amalan di ats bgi tubh kita adlh;
1)aura hitam dtubuh akn hilang,krn di bersihkan trus.sprti org donor darah,jd prgantian darah baru
2)badan terasa nyaman setelah melakukan amalan itu,terasa ringan dn bathin jd cerah dan tenang
3]nyaman dn konsentrasi bsa fokus ke dzikir ilmu yg akn di terapkan saat itu.
4]pada saat pembersihan akn kelihatan aura2 hitam nya di mata bathin kita.
5]aura wajah akn otomatis mnjdi bersinar terang,krn cakra2 mahkota sdh mulai terbuka secara pelan2.
6)mta bathin or indera ke 6 akn tajam,apalgi bgi yg leluhur2 nya dahulu adlh org2 pintar di jamannya,secara otomatis akn lbh cepat efeknya dlm mempelajari sebuah keilmuan
Nah,kiranya sampei di sni dulu pembabaran di atas.smg ada manfaaat nya untuk saudara2 ku semua.jika ad kekurangan2 kiranya para sesepuh bisa melengkapinya.
Salam persaudaraan untuk kita semua.
Wassalam

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 104 Komentar

SEKELUMIT CERITA DARI SILATURAHMI CANGKRUKAN KWA BANTEN 10 MEI 2011 DI PADEPOKAN JUMANTORO BANTEN


“OJO NGANTI DADI WONG SING DIWEDENI TAPI AYO DADI WONG INGKANG DIKANGENI”

Oleh Ki Ageng Jembar Jumantoro

Bismillahirrahmanirrahiim.
Assalamu’alaikum wr wb

Yth Ki Abdul Jabar, Ki Ageng Jembar Bathuke Kinclong sekaleeeeee ,Ki Norosumo Iro Ndaru , Ki Anang Masrudin , Abah Haji Gondrong, Kyai Azmi, Kepada segenap bolowongalus yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu dan pecinta blogwongalus dimanapun panjenengan semua berada….
Salam dan salim takzim dan hormat Kami buat semuanya….. yang telah berkenan hadir dan mensupport,mendukung dan menyelesaikannya jalannya acr CANGKRUKAN KWA BANTEN tsbt dgn baik,tertib dan lancar,shg tujuan dasar dr Acara yaitu kita menambah sedulur, semakin mengenal dan smkn slg menghormati antara yg satu dgn yg lainnya,dgn segala kelebihan dan kekurangannnya. Sehingga “OJO NGANTI DADI WONG SING DIWEDENI TAPI AYO DADI WONG INGKANG DIKANGENI”

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, atas semua rahmat, kasih dan hidayah-Nya yang tak henti-hentinya kita terima sehingga kita patut bersyukur dengan berbagai kenikmatan yang tidak terhitung ini. Salah satu bentuk rasa syukur tersebut adalah ikhlas untuk menyambung tali silaturahmi CANGKRUKAN KWA BANTEN serta membangun bangsa dan Negara dengan berbagai bentuk sesuai kemampuan pribadi masing-masing.

Baiklah saya akan menceritakan silaturahmi CANGKRUKAN KWA BANTEN dengan Motto “OJO NGANTI DADI WONG SING DIWEDENI TAPI AYO DADI WONG INGKANG DIKANGENI”

Awalnya Ki Anang dr jember menelpon saya niat ingin silaturohmi ke Banten setelah turun dari laut, biasanya turun gunung , tapi yang satu ini turun dari laut, dan Beliau ingin memberikan kepada yang mau hadir di Banten beberapa souvenir berupa Kul buntet atau keong buntet yang di dapat dari tepi pantai bersama Adiknya waktu uluk salam sama yang gaib tiba-tiba muncul beberapa kul bunten di depanya dan jumlahnya puluhan, karena berat membawabya maka di ambilah beberapa dan sisanya di kembalikan di alamya. Karena Ki Anang bisa hadir ke Bantennya hari selasa malam Rabu tgl 10 Mei 2011, saya musawarah by pon sama Ki Ageng Jembar Bathuke Kinclong sekaleeeeee , sama mas Agung Tangerang dan Ki Geger Bumi, Beliau siap dan bersedia, kemudian saya hubungi Ki Anang lagi bay Facebook karena di tengah laut tidak bisa menggunakan telpon. Dan saya mohon ijin supaya acara tersebut saya posting di KWA, sehingga dulur-dulur yang lain bisa hadir, Cuma amanahnya untuk kul buntetnya jangan di posting di pengumuman.

Sehari sebelum hari Hnya Ki Ageng Jembar Bathuke Kinclong sekaleeeeee silaturohmi ke rumah dan menanyakan gimana Ki ageng JJ persiapan acara besok, Alhamdulillah semuanya sudah siap Monggo kita berdo’a semoga acara cakrukan Banten berjalan lancer dan sukses.

Akhirnya tiba Hari Hnya. Saya tiba di tempat jam 18.15 ,karena seperti biasa aktifitas kerja mencari sesuap nasi. Setelah solat magrib saya persiapkan tempatnya dengan menggelar tikar dan karpet ala kadarnya.

Tidak berapa lama setelah sholat isya’ datang mas Joko dan rombongan dari Ciruas Serang yang ingin konsultasi pengobatan untuk saudaranya yang sakit kemudia di susul Kyai Azmi dari Lampung, rombongan Pakdhe Maspri ( dukun computer ) yang sekarang bergelar dengan nama Ki Ageng Jembar Bathuke Kinclong sekaleeeeee . Pak Agus , Pak M .Sholeh, Mas yusuf dan di susul kedatangan Ki Geger Bumi, terus memnyusul Ki Abdul jabar , dan dulur-dulur yang lain yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu yang langsung bergabung memperkenalkan diri. Kami yang tadinya cuma bisa bertegur sapa di dunia maya, pada malam itu bebas berinteraksi, meleburkan diri dalam keakraban, Subhanallah. Berikutnya, Abah Haji Gondrong yang memiliki rambut sepanjeng sampai pinggang datang bersama rombongan dan tidak berapa lama Ki Norosumo Iro Ndaru dan rombongan datang untuk melengkapi formasi undangan.

Setelah semuanya saling memperkenalkan diri ( maklum, kami yang pion-pion ini belum pernah bertemu sebelumnya dengan bapak-bapak yang sudah kami anggap sesepuh di KWA ),

Jam menunjukan 21.30 WIBS Acara pertama dimulai dengan pembukaan dengan Do’a yang di pimpin Oleh Ki Ageng Jembar Jumantoro sebagai sohibul ba’it. Diiringi tiupan angin sehingga bulu kudu sampai merinding sepertinya banyak rombongan dari kalangan yang goib ikut hadir dan langsung berputar-putar mengambil tempat supaya tidak ketinggalan acara sarasehan.

Didalam Do’a tersebut.

Intinya pertama bersama-sama konsentrasi menundukkan pandangan dan memasrahkan diri total kepada-Nya untuk bermunajah agar apa yang kita kehendaki diijabah oleh Allah SWT ,bersimpuh dan bersujud mempersembahkan puji syukur kehadirat Allah SWT

Yang Kedua mendo’akan Bangsa Indonesia supaya diberikanlah kemudahan dalam proses pemulihan ekonomi nasional, agar tercipta bangsa yang bersatu , aman, adil dan sejahtera.

Yang ke tiga memohon supaya acara tsb bisa untuk merekatkan rasa persaudaraan, persatuan dan kesatuan bangsa .

Yang ke Empat mendo’akan kepada ibu bapak dan guru , para pemimpin dan para leluhur pendahulu yang sudah menghadap sang pencipta.

Yang ke Lima memohon supaya dijadikan kebaikan sebagai akhir dari semua urusan dan selamat dari kehinaan dunia dan siksa akhirat. “

Acara dilanjutkan Sambutan Ketua CAKRUKAN KWA BANTEN oleh Mas Pri atau dengan nama Ki Ageng Jembar Bathuke Kinclong sekaleeeeee. Yang intinya Apabila Ada penyambutan atau dalam penyediaan tempat Kurang Berkenan.di hati Para dulur . Atas nama ketua panitia Mohon Maaf yang sebesar besarnya.

Acara dilanjutkan Ki Gegeger Bumi Tausyiah Makrifatullah & Pindah Demensi / wisata gaib tentang Satrio Piningit. Masuk dan mencari di mana keberadaan Satrio Piningit pangguyangan sienoa rasa. Alhamdulillah ada yang bisa masuk menenbus alam missal dan alam astra dan menemukan Satio Piningit yang masih bertapa di gunung yang di bawahnya ada telaga dan sungai tempur.

Acara dilanjutkan Ki Abdul Jabar Cracking The Milionaire Code, merupakan meditasi yg membuat hal-hal yg keberadaannya terjadi pada angan-anagan (immaterial) merubah keberadaannya akan menjadi kenyataan. Jika Anda menempatkan keinginan Anda atau berharap itu akan terwujud di dunia (nyata) material, visualisasi setiap aspek secara detail. Bisa berupa rejeki,harta dan hajat.&Pembangkitan energi sedulur batin. Dalam pemaparan beliau sudah menggunakan alat canggih proyektor jadi tidak usah buka-buka hannya dengan menekan tombol lembaran-lembaran tulisan bisa tampil di tembok putih seperti anak kuliahan. Maklum belum pernah makan kuliahan. Tapi Punya Gelar S3.yaitu SD, SMP, STM.

Dalam pemberian pelajaran dari Ki Abdul Jabar di kejutkan suara telpon bordering ternyata Ki Wong Aluas menelpon .Dalam Komunikasi dengan Ki Wong Alus , Beliau minta agar persaudaraan diantara warga bolo wong alus terus dijaga dan ditingkatkan. Itu diantara harapan – harapan dari Ki Wong Alus. Beliau mengucapkan selamat dan Salam takzim dan hormat kepada poro pini sepuh pengijazah dan yang hadir diacara silaturohmi cankrukan KWA Banten. Dan di susul kehadiran Ki Anang Masrudin dari Jember,meskipun masih muda tapi ilmu tuanya Mantab.

Acara dilanjutkan pemberian Sovenir dr Ki Anang Jember yaitu Kul Buntet dan pengaktifanya dan beberapa Batu cincin Batu Giok untuk pengobatan dan Batu cincin Jamrut untuk asian , batu Merah Siem untuk kawibawaan dan asian Batu mustika kalimaya Banyu untuk asian dan jaga diri dan 2 keris mini untuk usaha dan kejadukan, dr Ki Ageng JJ untuk yg hadir pada acara cakrukan kwa Banten.

Acara dilanjutkan Abah Haji Gondrong memedar benda Gaib. Beliau minta maaf tidak bisa memedar benda Gaib dan hanya memberikan sambutan hanya sebentar karena keterbatasan waktu dan punya gawe di lain tempat lain . Atas kemurahan hati panjenengan u/hadir di acr tsbt dan panjenengan atas kehendak Allah karena ada gawe di tempat lain .Pada akhirnya Atas kehendak Allah SWT Abah Haji Gondrong , berpamitan dan bersalaman kepada seluruh yang hadir.

Acara dilanjutkan Ki Norosumo Iro Ndaru memedar Tower Gaib. Beliau menjelaskan gimana cara membuat tower Gaib yang bisa memancar ke seluruh nusantara dan bisa di terima ke seluruh nusantara sampai antar benua. Poro bolo wong Alus yg hadir di jelaskan untuk membuat pondasinya dulu baru kemudian bahan towernya , dan selanjutnya pemasangan towernya. Dan inti dari pondasi Tower Gaib adalah ikhlas. Dan selanjutnya pembuktian dengan mengambil kertas dan alat tulis untuk melihat keadaan yang hadir ,waktu itu pembuktian mengambil lokasi yg paling jauh dan menyebrang laut yaitu melihat tempatnya pak Kyai Azmi di Bandar Lampung. Setelah di lihat dengan menggambar di atas kertas dan menjelaskan dari gambar tersebut dan di cocokkan dengan yang tinggal di Bandar Lampung Alhamdulillah dengan kekuasaan Allah cocok dan pas. Setelah itu pendektesian penyakit dengan alat tulis kepada salah satu yang hadir dan pas juga penyakitnya dan pengobatan penyakit tsb tanpa menyentuh badan yang sakit, hanya dengan media alat tulis. Luar biasa Kekuasaan Allah.

Acara dilanjutkan Ki Anang Masrudin Jember Wisata Gaib dan pengalaman di dunia Gaib. Ki anang menjelaskan bagai mana pengalaman di dunia Gaib bertemu dengan Kanjeng Ratu pantai selatan. Bahwa mau menemui Kanjeng Ratu itu ada 16 portal yg harus di lalui, dan Ki Anang menyampaikan pesan dari Kanjeng Ratu yaitu wong urip iku kudu wani milih.Milih ireng opo putih, artinya orang hidup itu harus berani memilih. Hitam atau Putih. Selanjutnya pembuktian menghadirkan Prabu siliwangi. Untuk di hadirkan dan setelah hadir di gambar oleh Ki Norosumo Iro Ndaru .Pokoknya Mantab.

Foto di bawah ini merupakan gambaran penghadiran Prabu siliwangi dan pengawalnya. Yang di terjemahkan dalam bahasa gambar lukisan oleh Ki Norosumo Iro Ndaru.

Tak terasa ternyata jam telah menunjukkan pukul 01. 15. Kini giliran Ki Ageng Jembar Jumantoro untuk mengijasahkan salah satu ilmunya yaitu Asmak Sir Langit. Untuk pelaksanan Penyelarasan Asmak Sir Langit, peserta di persilahkan bagi sedulur2 yg ikut penyelarasan u/menyiapkan air mineral 1 gelas dan daun sirih temu rose 3 lembar yg memetiknya disertai dgn pang daunnya jd bkn hanya daunnya sj,tp pang ato gagang ato dahan kclnya hrs disertakan jg..

Sebelum pelaksanaan sirih – sirih diperiksa lebih dulu oleh Ki Ageng. Pengijasahan berlangsung cukup singkat, tetapi harus melalui beberapa ritual yang harus dilakukan oleh peserta. Asmak Sir Langit ini merupakan asmak yang serba guna, dalam segala hajat, tergantung dari niat kita sebagai pengamal. Demikian salah satu apa yang disampaikan Ki Ageng Jembar Jumantoro kepada para peserta yang beruntung mendapat pengijasahan semoga bermanfaat untuk keluarga lingkungan dan masyarakat pada umumnya. Jadi tidak hanya kejadukan saja.

Acara dilanjutkan Penutup Do’a oleh Pak Kyai Azmi dari lampung dan di teruskan acara bebas wulang kaweruh sampai menjelas subuh.

Sekali lagi kami atas panitia kegiatan mohon maaf atas kekurangan dan kebersahajaan acr di Cakrukan KWA Banten ,tp itu adalh usaha yg paling optimal dr kami selaku panitia. Mari kt satukan hati kita dlm wahana blog KWA ini secara lebih bijak dan ikhlas .Atas segenap perhatian,kebijaksanaan dan Cintanya,kami ucapkan terimakasih. Semoga bermanfaat bagi Kita semua dan menjadi ladang amal ibadah bagi kita. Semoga sholawat dan salam tetap melimpah kepada junjungan kita Rosulullah SWA berserta keluarganya.

Atas nama panitia kegiatan CANGKRUKAN KWA BANTEN 10 MEI 2011

Terima kasih

Wassalamualaikum wr wb..

KIAGENG JEMBAR JUMANTORO
(PADEPOKAN JUMANTORO BANTEN)

kiagengjembarjumantoro@yahoo.co.id

HP: 081381139135

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 48 Komentar

TUJUH BUTIR AIR MATA


Hidup penuh karomah dan keajaiban. Saat belum ada atau belum terlahir ke dunia pada hari ke-7 dan Jam 07.17, aku sudah direncanakan keberadaanku kelak. Siapa yang merencanakannya pastilah Sang Maha Perencana. Kemudian, saat aku telah hadir ke dunia maka aku mengolah hidupku untuk menyesuaikan diri dengan buku pedoman hidup. Inipun sebuah keajaiban. Kalau tanpa hidayah tuntunan, bisa jadi aku akan terlempar ke hidup yang tak berpedoman.

Aku menari-nari bersama pelangi dunia. Nafsu dan hasrat aku turuti. Hingga kemudian kumerasa capek, lelah dan lungkrah. Yang tidak bisa kuingkari, aku sadar bahwa aku senantiasa ada di dalam pengawasan-NYA. Sedetik pun DIA tidak pernah tidur dan terlena terhadap semua perbuatanku. Jangankan perbuatanku yang nyata-nyata terlihat. Getaran batin, pikiranku seliar apapun ternyata DIA juga Maha Tahu. Dan nanti setelah mungkin aku ditiadakan, jasadku dikubur di tanah basah dan dimakan cacing maka ruhku akan kembali ke dzat-NYA. Ini jelas sebuah keajaiban.

Bagiku, semua peristiwa yang menimpaku itu penuh arti dan makna. Sekecil apapun yang terjadi pada diriku, pasti itu semua sudah ada di dalam gambaran-NYA. Maka kusadari atau tidak, kuketahui atau tidak, nyambung atau tidak dengan logikaku, maka semua itu pasti ada faedahnya bagi hidupku. Kuyakini sesuatu meskipun tidak atau belum semuanya terbuktikan. Aku tahu, hidup itu sebuah laboratorium dimana aku boleh mencoba meragukan segala hal, kemudian menyelidikinya dan kemudian mendapatkan kepastian yang tidak terbantahkan lagi. Kepastian itu kemudian menjadi sebuah kata kunci dimana segala sesuatu bisa kuurai darinya. Hidup dengan hanya mengandalkan logika, membuat batinku terasa sumpeg dan sesak. Mata terasa kabur dan telinga terasa tuli.

Pada suatu ketika, akal sehat perlu kulengkapi dengan mata batin. Kurasakan segala hal dengan penghayatan. Kutulis puisi, syair, kupetik gitar, kubernyanyi di ujung senja sebuah pantai. Kubercinta dengan kata-kata. Kubertemu dengan seorang gadis yang lahir pada tanggal 7, kulabuhkan bahteraku padanya. Hidup terasa semakin hidup saat anak laki-laki ku hadir pada tanggal 27. Kuberi nama dia Hasan yang artinya “yang bagus dan tampan”. Dia menghibur hari-hariku, capek dan lelah bekerja sebagai lelaki tidak kurasakan sebagai beban yang berat.

Kata orang, mungkin aku hidup di alam imajiner. Pikiranku tidak waras.. Betapa sesungguhnya antara imaji dan hal yang nyata itu bagiku begitu sulit untuk dibedakan. Suatu ketika, saat aku duduk diam di sebuah pagi di rerumputan. Tiba-tiba datang seekor ular dan ular itu mendesis. Aku justeru melihat ular itu sedang menyapaku dengan sapaan hangat seorang teman berjenis makhluk lain. Aneh, kenapa ular itu tidak kuanggap sebagai ancaman? Justeru sebaliknya, ketika aku disapanya maka kubalas sapaan mesranya dengan salam dan dia pun kemudian pergi dengan gembiranya.

Aku jelas bergembira bila aku mampu memaknai semua ini sebagai wujud penghambaan dan rasa sukur telah di-ada-kan dengan satu misi khusus tertentu sebagaimana misi-misi khusus yang dirancang pada setiap manusia. Hidup memang ajaib dan penuh dengan hal-hal yang ajaib bagiku. Namun barangkali tidak bagi Tuhan Semesta Alam. Kenapa kukatakan “barangkali?” sebab aku tidak tahu betul apa kehendak-NYA kecuali diri-NYA sendiri.

Kerap terlintas di benak ini kenapa ku ada dan apa misiku… Tak selalu kutemukan jawaban yang jelas, namun kuyakin semua makhluk telah mengikuti kehendak dan perintah Ilahi dengan terpaksa ataupun suka cita. DIA membuat hukum yang pasti diikuti semua makhluk, hal ini bisa aku rasakan dalam renungan yang hening. Kuperhatikan keluar masuknya nafas kedipan mata dan degup jantung yang bergerak mengalirkan darah sambil mengirimkan nutrisi menggantikan sel-sel yang hilang indahnya penglihatan memandang alam suara debur ombak menggema menembus telinga dan lidah merasakan lezatnya buah-buahan dan biji-bijian. Oh .. alangkah indahnya semuanya ini, manusia hanya bisa merasakan dan menyaksikan. Tidak sedikitpun ikut andil dalam membuat rasa semua ini. Bagaimana rasa itu muncul? Bagaimana bentuk rasa itu? Pernahkah bisa terpegang bentuk rasa itu?

Rasa itu memang sesuatu yang sungguh gaib, Allahu Akbar…dengan penuh penghayatan aku memahami; bahwa aku sebenarnya hanya diam terpaku dalam kesibukan af’al Allah. Hanya DIA lah yang Maha Menggerakkan semua ini, termasuk bumi, bintang, galaksi dan DIA juga yang mengatur senyawa-senyawa bereaksi serta butiran atom bergerak pada porosnya. Maka, kuharus bersyukur atas semua ini. Kesadaranku ini tidak setiap saat hadir dalam hidupku. Dulu saat kulahir dari perut ibu kupasti belum mengetahui apa-apa, kemudian DIA memberi kepadaku pendengaran dan penglihatan serta pikiran dan perasaan agar bersyukur.

Guru sejati manakah yang bisa mengalahkan Allah SWT? Dia adalah Sang Maha Guru yang mengajarkan apa-apa yang belum diketahuinya. Allah-lah yang menuntunku, memberikan inspirasi, ilham dan wahyu. Tubuh patuh mengikuti hukum-NYA, tidak terkecuali aku yang setiap saat menjadi orang yang kufur nikmat ini. Sunnah-sunnah Allah berlaku kepada alam semesta baik yang mikro maupun yang makro. DIA sumber segala hakikat dan sumber segala pengilhaman.

Maka, kuterus belajar sedikit demi sedikit tentang semua hal. Baik itu apa yang kulihat, kudengar, dan kuhayati, juga yang sudah diturunkan kepada para manusia bijaksana sepanjang masa dimana mereka telah sampai pada pemahaman yang lebih tinggi karena sudah mendapatkan wahyu ilham. Sesungguhnya tidak hanya aku dan dirimu yang sudah mendapatkan ilham tersebut. Bahkan DIA mewahyukan kepada lebah dan mewahyukan kepada tiap-tiap langit itu urusan masing-masing.

Jadi aku dan engkau diberi roh dan roh adalah limpahan Dzat-NYA sehingga muncullah kesadaran serta kemampuan abstraksi dan berkomunikasi secara lisan maupun simbolik, kemampuan analisis dan sintesis, berakal dan berpikiran. Kesemuanya itu merupakan intrumen yang disediakan dalam rangka untuk menjalankan tugas kekhalifahan. DIA mengilhamkan kepada jiwa manusia. Dia yang mengajarkan jiwa manusia melalui kalam baik tentang semua jalan baik itu jalan kebajikan maupun jalan kejahatan… Jalan hitam atau jalan putih, jalan susah atau jalan senang, jalan derita atau bahagia…..

–Wahai orang-orang beriman jika kamu bertaqwa kepada Allah SWT niscaya Dia akan memberikan kemampuan bagimu untuk membedakan yang benar dan yang salah dan barang siapa bertaqwa niscaya Dia akan mengadakan bagimu jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tidak disangka-sangka–

Dengan demikian semakin kupaham bahwa cara untuk mendapatkan cahaya atau hidayah yaitu mengamalkan hal yang diwajibkan dan disunnahkan. Memberi manfaat ke semua orang, membantu yang kesusahan, bersedekah sosial, serta melakukan dzikrullah baik berdiri, duduk, maupun berbaring untuk mengingat NYA. Dan kuyakin, kalau kuingat pada-NYA maka DIA akan menyambut ingatanku, dengan sambutan kasih sayang serta memberinya cahaya penerang bagi hatiku.

Ya Allah Ya Majid, berilah semangat kepada debu kotor ini bersujud, menangis dan menitikkan tujuh butir air mata di Kaki-Mu Yang Maha Mulia.. Yang Mahanya Semua yang Serba Maha.

=wongalus=

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 164 Komentar

CANGKRUKAN KWA BANTEN 10 MEI 2011


CANGKRUKAN KWA BANTEN 10 MEI 2011

oleh ki ageng jembar jumantoro

————-

————–

————–

————–

————–

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 57 Komentar

SYARH NADHAM ZAINIYAH


Muhammad Zainur Rakhman
(Ki Ageng Mantyasih)

Nadham ini terdiri dari 40 bait yang terbagi atas beberapa bagian. Nadham ini disusun dengan sedemikian rupa untuk dilagukan dengan nada khas tertentu. Lantunan nada yang digunakan dalam Nadham ini merupakan nada jiwa yang terilhamkan ke dalam rasa jiwa penyusun. Penyebutan Nadham Zainiyah dimaksudkan dalam makna yang lebih luas yakni, “bait-bait syair pengikut kebagusan”. Nadham Zainiyah dibagi menjadi beberapa bagian yakni:

Pembukaan

Pembagian Kehendak

Perbandingan Keuntungan

Rumusan Masalah

Rumusan Penyelesaian

Asas

Munajat

Thariqah

Fikroh

Penutup

Berikut Penjelasannya:

Pembukaan

Bismillah ku mulai kalam untuk mengunduh berkah/ Kuhirup nafas dedalam ku panjatkan hamdallah/ Rahmat keagungan dan juga keselamatan/ Moga terlimpah curah pada Nabi kecintaan

Bagian pembukan terdiri tiga hal yang digunakan sebagai kunci sebuah amalan ataupun doa, yakni: Basmallah, Tahmid, dan Sholawat serta Salam. Basmallah digunakan sebagai pengundang keberkahan, yakni bertambahnya kebaikan dengan kebaikan, atau berlipat-lipatnya kebaikan. Di dalam basmallah terhadap rahasia dan kunci alam semesta. Basmallah bagaikan tombol yang berfungsi sebagai copy sekaligus paste yang bekerja secara otomatis. Di dalamnya, ada ismul a’dhom, dan dua asmaul husna yang paling utama. Segala macam kekuatan merusak akan menjadi tawar dengannya, segala sesuatu yang menjadi penghalang akan hilang, semua jenis tutup akan terbuka.

Berikutnya adalah tahmid. Tahmid merupakan ungkapan rasa syukur sekaligus legalitas atas suatu amalan. Pembacaan yang diiringi dengan hirupan nafas, akan menyatukan seluruh jiwa, dan merefresh jiwa semesta, sehingga segala goncangan akan diseimbangkan, dan energi kebaikan akan melimpah sempurna beriringnya prasangka baik dari sang pemuji. Setiap nafas yang diiringi pujian kepada Pemelihara Alam, akan meredam setiap gejolak keburukan, penyimpangan, dan munculnya benda-benda yang menghalangi cahaya sehingga timbul bayang-bayang. Semakin kuatnya penghayatan dalam pujian, maka semakin kuat pula gelombang yang akan dipancarkan untuk menetralkan setiap energi negatif yang muncul dari hawa nafsu, dan memberikan nuansa kedamaian yang bisa dirasakan dalam jiwa maupun nuansa yang bisa dirasakan pada alam dan kehidupan. Aroma kedamaian akan merasuk, orgasme spiritual akan mencapai puncaknya. Nah, saat itulah, kekuatan sholawat dan salam, sebagai wasilah adanya pelimpahan Nur Muhammad, akan berguna sebagai pengekalan energi-energi kebaikan yang telah ada, dan melipatgandakan menjadi berkali-kali lipat.

Allahumma Shalli ‘ala Nuril Anwar, wa Sirril Asror, wa Tiryaqil Aghyar, wa Miftahiba bil Yasar, Sayyidina wa Maulana Muhammadinil Mukhtar, wa Aalihil Athhar, wa Ashhabihil Ahyar, ‘adada ni’amillahhi wa ifdhalih. Jika Njenengan berkehendak memiliki putra sembilan anak laki-laki, dua yang terakhir kembar, maka berilah mereka nama:

Anak pertama : Muhammad Nuril Anwar (Nuril)

Anak kedua : Muhammad Sirrul Asrar (Asrar)

Anak ketiga : Muhammad Tiryaqil Aghyar (Tiryaq)

Anak keempat : Muhammad Miftahul Yasar (Yasar)

Anak kelima : Maulana Muhammad Mukhtar (Mukhtar)

Anak keenam : Muhammad Aali Athhar (Athhar)

Anak ketujuh : Muhammad Shohibul Ahyar (Ahyar)

Anak kedelapan (kembar) : Muhammad Ni’am (Ni’am)

Anak kesembilan (kembar) : Muhammad Fadhil (Fadhil)

Tentunya, kesembilan anak tersebut akan sangat membuat Anda sibuk. Hm…

Pembagian Kehendak

Dalam kehendak manusia terbagi dua/ Yang pertama sungguh menginginkan dunia/ Yang kedua gemar merindukan akhiratnya/ Kawan duhai kawan pilihlah yang kedua

Segala yang manusia lakukan berangkat dari dua kecenderungan tersebut, duniawi atau ukhrawi. Meskipun pada bentuk lahiriahnya, tidak bisa ditentukan mana-mana aktifitas yang bernilai dunia, dan mana-mana yang bernilai akherat. Amalan dunia yang diniati untuk meraih keridhaan Allah, bernilai akherat. Sebaliknya, sholat yang merupakan amalan akherat, bisa menjadi bernilai dunia, jika niatnya adalah untuk selain Allah. Riya dan tidaknya suatu amalan, ikhlas dan tidaknya sebuah ibadah, tergantung fokusnya kepada siapa, Allah atau selain Allah. Jika Njenengan kepengin dianggap rendah hati oleh orang-orang, berarti Njenengan sombong. Jika Njenangan mengakui bahwa Njenengan sombong, tidak terluka jika ada orang yang mengatakan Njenengan orangnya sombong suka pamer, berarti Njenengan rendah hati.

Perbandingan Keuntungan

Dunia dan akhirat bagai debu dan sahara/ Terlampau jauh dalam hal perbedaannya/ Begitu pula dalam hal keuntungannya/ Namun banyak manusia tertipu tak berdaya/ Cinta dunia pangkal segala bencana/ Cinta akhirat permulaan yang mulia/ Dunia tempat singgah yang penuh dengan godaan/ Akhirat tempat kembali sungguh penuh kenikmatan/ Nikmat akhirat dilimput keabadian/Tak lekang oleh ruang tak lapuk oleh zaman/ Sebagai balasan atas semua perbuatan/ Kecil ataupun besar semua tak terlewatkan

Dunia itu debu, sedangkan akherat padang pasirnya, bisa dibayangkan betapa jauh perbandingan antara debu dan padang pasir. Setiap niatan kecenderungan yang bernilai dunia, akan membebani seseorang sehingga meluncur menuju kehinaan, jauh dari Allah. Sebaliknya, niatan yang bernilai dan berorientasi akherat, adalah sebuah permulaan untuk menuju sebuah kemuliaan. Dunia dan akherat yang dimaksud disini adalah niat kecenderungannya, bukan bentuk lahiriah amalannya. Kita sering tertipu dengan kesan akherat, padahal sebenarnya dunia, juga kesan dunia sebenarnya akherat. Bukan mengejar kesan, siapapun yang mengejar kesan, pandangannya masih diliputi makhluq, tidak akan pernah mencapai hakikat kesejatian. Untuk itulah diperlukan asma dan ajian. Yakni, Asma’ Ndableg Rajeh, dan Ajian Ndablong Saketi. Asma’ Ndableg Rajeh, bisa Njenengan kuasai ketika Njenengan tidak lagi sakit hati terhadap celaan dan penghinaan dari manusia, tidak mengharap dihargai, tidak mengharap dipuji, tidak mengharap apa-apa, hati Njenengan begitu diliput oleh Allah, sehingga apapun yang diperbuat makhluq terhadap Njenengan, baik itu yang berupa keadilan atau kezaliman, Njenengan terima dengan ikhlas. Ikhlas menerima pujian itu lebih susah dari ikhlas menerima celaan lho. Kemudian untuk Ajian Ndablong Saketi, akan Njenengan kuasai ketika Njenengan bisa berbuat dengan penuh kebebasan, tanpa tendensi, tanpa melihat makhluq, pokoknya nggak takut malu, dipermalukan, bebas, tidak terbelenggu pekewuh, ngga mikir sopan atau tidak, soalnya setiap saat berhadapan dengan sang khaliq, bergerak atas dasar kata hati.

Rumusan Masalah

Godaan dunia sungguh beraneka warna/ Membuat manusia lupa asal muasalnya/ Mencemar jiwa hilanglah kemurniannya/ Mengeruh wajah musnahlah cahayanya/ Godaan terbesar pria adalah para wanita/ Godaan terbesar wanita yakni cinta akan harta

Yang dimaksdud godaan digambarkan sebagai berikut: saat Njenengan sibuk memandang Allah, nah tiba-tiba Njenengan melirik atau memalingkan pandangan kepada selain Allah, itu namanya Njenengan tergoda. Secara umum, godaan laki-laki itu wanita, dan godaan wanita itu harta. Kalau ada laki-laki yang tergoda dengan harta melebihi ketergodaan terhadap wanita, itu berarti memiliki sisi feminin. Kalau wanita tergoda dengan kegantengan laki-laki melebihi ketergodaan terhadap harta, itu berarti memiliki sisi maskulin. Setiap bentuk palingan akan mengurangi kejernihan wajah dan terhalangnya cahaya ilahi. Setiap bentuk godaan yang dituruti akan menimbun kemurnian, sehingga kepalsuan-kepalsuan akan mendominasi, dan hidup tak lebih dari kepura-puraan, jauh dari ‘sejatining urip’.

Rumusan Penyelesaian

Perhatikan niatmu kawan teliti setiap keinginan/ Adakah Allah disana sebagai maksud dan tujuan/ Banyak niat tersembunyi yang tiada kau sadari/ Muncul ke permukaan hati saat sesuatu terjadi/ Cepat-cepatlah ingat tuluskan semua niat/ Jadikan keterjadian agar kau bertambah dekat

Setiap saat, godaan akan datang, ujian bertambah berat seiring bertambahnya tingkatan, oleh karena itu, yang paling penting adalah kedekatan dengan Allah, itu yang harus menjadi orientasi dan bingkai segalanya. ‘Dalam rangka mendekat’ adalah kaidah untuk setiap aktifitas dan gerak kita. Jatuh bangun tak masalah, jika terus berlari mendekat kepada Nya.

Asas

Gerak mendekat padaNya sebuah penyucian/ Menjauh dariNya bertumbuhnya kekotoran/ Hilangkan dirimu, tegaskan Dia adanya/ Benamkan dirimu dalam lautan cintaNya/ Tiada daya dan tiada kekuatan/ Cukuplah Dia kokoh sebagai tambatan/ Hati yang rindu akan sebuah perjumpaan/ Mengalir air mata betapa ingin menatapNya

Inilah asas atau pondasi dalam setiap aktifitas. Pokoke sing penting iku, Allah. Kita berharap sebuah perjumpaan agung, nanti pada saatnya. Maka, barangsiapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya, hendaklah ia melakukan amal shaleh, dan tidak menyekutukan Tuhan dengan sesuatupun (al Kahfi, ayat terakhir).

Munajat

“Allah puji bagiMu puji yang sederhana/ Mengalun dari jiwa hamba yang penuh dosa/ Tarik hamba genggam hamba jangan Engkau lepaskan/ Hancur lebur diri hamba tatkala Kau tinggalkan// Allah puji bagiMu puji dalam rahmatMu/ Segala kesempurnaan sungguh hanya milikMu/ Hamba fakir, hamba fana, hanyut dalam WujudMu/ Baqa hamba, wujud hamba, tergantung kuasaMu// Allah puji bagiMu ku bersyukur padaMu/ Atas sgala sempurna yang kau titipkan padaku/ Ku rela Kau perlakukan sesuai kehendakMu/ Sungguh Engkau Tahu, benarlah aku tak tahu// Apapun yang Kau beri, apapun yang terjadi/ Selalu lah yang terbaik, meski meremas hati/ Kuatkan aku Allah, untukMu aku bersabar/ Dekatkan aku Allah, meski diri ini terbakar// Ku lemah tak berdaya, tatkala tanggung derita/ Berkat cintaMu sungguh aku kuat menerima/ Berserah sepenuhnya, cukuplah Engkau pelita/ Selain Mu duhai Allah, ku tak ingin apa-apa// Akhirnya ku memuji puji Alhamdulillah/ Shalawat dan salam pada Rasul syafa’ah/ Munajatku hanya munajat yang sungguh tiada pantas/ Berharap ku berharap diri lekas terbebas”

Munajat ini dibaca pada pagi dan sore. Isi munajat ini akan dipahami dengan sendirinya oleh yang mendawamkan. Dan secara bertahap, seseorang akan dipandu menuju Allah.

Thariqah

Duhai kawan jagalah jiwa slalu berserah/ Berlomba-lomba dalam ikhlas beribadah/ Yang terutama shalat, jangan sampai terlambat/ Daraslah Quran Mulia, sepenuh rasa menghayat/ Zikir seiring nafas penghancur nafsu yang keras/ Angkat Laa dari pusar hingga kepala teratas/ Hantamkan ilaha pada lambung yang kanan/ Ke kiri tepat jantung, illallah kuat kau hunjamkan

Dalam berjalan menuju Allah, caranya adalah dengan berpasrah, dan berusaha dalam keikhlasan. Ada tiga amalan utama sebagai kendaraan dalam jalan menuju Allah, yakni: Sholat wajib di awal waktu dan shalat tahajud serta dhuha yang didawamkan, lalu mendaras al Qur’an dengan penuh kekhusyukkan dalam rangka dialog dengan Allah, meskipun tidak tahu maknanya. Terakhir, adalah zikir dengan metode nafas, yakni bertujuan untuk memberikan kekuatan kepada Akal sehat, agar bisa mengalahkan nafsu lawwamah yang letaknya di lambung kanan, dan juga nafsu amarah yang letaknya pada jantung. Dengan tiga komponen amalan tersebut, diharapkan bisa menjadi kendaraan yang canggih dan tahan banting menuju Allah.

Ketiganya, yang dipentingkan adalah penghayatan, bukan seberapa banyaknya. Saat sholat di awal waktu, pemahamannya adalah untuk memposisikan diri dalam siklus ilahi, sehingga segala sesuatu yang ada diantara satu sholat dengan sholat yang lain, akan berada dalam pengurusan dan penjagaan terbaik dari Allah. Selain itu, adalah sebagai penghargaan dan bukti kuatnya rasa cinta, untuk terus menerus cari perhatian (caper) sama Allah, menunjukkan kesungguhan dan rasa kangen, dalam setiap mikraj pertemuan dengan Allah, salik selalu sudah berada ditempat sebelum dipanggil melalui adzan. Ini menunjukkan sebuah totalitas penyembahan, totalitas pengabdian, dan dengan ini segala pintu-pintu syirik akan ditutup, semua pintu kemunafikan, akan dikunci. Kemudian, untuk tahajud dan dhuha, adalah sebagai ibadah tambahan, yang dalam hal ini, sekali lagi adalah sebagai bukti, bahwa dalam waktu-waktu yang tak diwajibkan pun, salik ingin selalu menghadap, ingin bertemu, ingin melepas rindu, ingin mikraj, apapun imbalan yang diberikan, itu tak jadi soal, karena yang terpenting adalah Allah sendiri, bukan yang lain. Dalam hal mendaras KalamNya pun, bukan berapa lembar yang menjadi perhitungan, akan tetapi seberapa trenyuh hati tatkala membaca kata-kata dari Allah, seberapa hangat hati tatkala membunyikan satu per satu ayat, hingga air mata pun tak bisa dibendung. Terakhir untuk zikir, maka ketepatan nafas dan konsentrasi alir-alur agar diperhatikan, mulai dari pusar ke atas pucuk kepala, untuk menutup segala bisikan dari syetan, kemudian dihantamkan secara mental konsentratif ke lambung kanan, dan dengan kekuatan total ke arah jantung. Maka pada saat ke atas, adalah saat penarikan nafas, saat ke kanan adalah penahanan nafas, dan pada saat ke kiri adalah penghembusan nafas.

Fikroh

Segala dalam Islam, hanya empat tujuan/ Pertama kesucian, kedua kedermawanan/ Ketiga keadilan, keempat kerendahan hati/ Islam dalam satu makna, adalah ikhlas mengabdi

Penyusun memahami Islam dalam kerangka tujuan empat hal tersebut. Wujud Islam yang penyusun yakini, adalah memuat empat hal tersebut. Maka mewujudkan empat hal tersebut dalam diri, dalam keluarga, dalam masyarakat, komunitas, dan kehidupan berbangsa dan bernegara, itulah yang disebut dakwah. Dan jika ditanya, apa itu Islam, maka jawaban yang memuat segala tentang Islam, adalah keikhlasan (al Bayyinah). Karena hanya ‘mukhlisin’ yang tidak bisa disesatkan oleh iblis. Inilah fikrah penyusun, tentang Islam. Wallahu a’lam.

Kesucian : Hati menampung Allah semata.

Kedermawanan : Hati memancarkan cinta kasih yang diwujudkan dalam amal perbuatan.

Keadilan : Hati memandang segala sesuatu sesuai dengan proporsinya, apa adanya.

Kerendahan hati : Hati mengetahui betul posisi diri yang bukan siapa-siapa.

Penutup

Inilah akhir kalam yang penuh keterbatasan/ Dari hamba al fakir, Muhammad Zainur Rakhman/ Moga jadi amalan, moga mendapat ampunan/ Berikut ayah bunda, serta istri kesayangan

Bagaimanapun juga, empat puluh bait ini sungguh-sungguh terbatas. Ditulis oleh seorang abdi yang sangat membutuhkan Tuhannya, bernama Muhammad Zainur Rakhman, lahir malam Sabtu Kliwon, pada tanggal 9 Oktober. Harapannya adalah agar empatpuluh bait sederhana ini bisa menjadi amal shaleh, jariyah, sekaligus ilmu yang bermanfaat bagi para pembaca. Dan mudah-mudahan segala pahalanya mengalir untuk kedua orang tua dan sang istri tersayang.

Bagi pembaca yang menginginkan nada khas Nadham ini, silahkan untuk menelpon langsung ke no 0856 2424 47 99. Bagi yang menginginkan ijazah khusus Nadham ini, silahkan sms saja, tidak ada biaya mahar atau apapun, saya berikan gratis. Bagi yang mendapat ijazah khusus, insyaAllah, akan saya doakan secara khusus pula, siapa tahu, ada manfaatnya. Mohon maaf, saya tidak bisa menjanjikan fadhilah dan manfaat apa-apa, jika hati Njenengan tergerak, silahkan saja, mudah-mudahan Allah akan melimpahkan kebaikan yang banyak kepada Njenengan sekeluarga.
Salam Pamuji Rahayu.
@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 62 Komentar

LOLOS BARAKAT TANAH ALLAH


Nama:Eyang Garuda
Email:eyang.garuda@gmail.com

As.Wr.Wb.Yang saya hormati Sesepuh da anggota Blog KWA,pada kesempatan ini,saya mau membagikan amalan untuk anggota KWA dan yag mau membacanya,amala ini gunanya untuk membebaskan diri dari tawanan,sebelumnya,saya teringat pada para ABK Dan Kapten Kapal Sinar kudus yang di tanah di somalia oleh perompak,saya berfikir mungkin di antara anggota kwa ada yang membutuhaknnnya.Langsung saja.Apabila di antara kalian ada yang mengalami di tawan oleh musuh,maka untuk melepaskan diri,pergunakan cara ini.
Ambillah segenggam tanah yang bersih kemudian bacakan ayat di ayat ini sebanyak 11 kali,lalu hembuskan pada tanah tersebut,selanjutnya lemparkan ke pos pos penjaga atau anggota musuh lainnya,dengan demikian mereka akan berubah saling berselisih faham,sehingga bertengkar,dan saling membunuh,dengan kejadian tersebut maka anda akan bisa meloloskan diri dari tawanan,semua ini terjadi atas ijin dan kuasa Gusti Allah.
Ini Ayatnya:
Bismmilahirrahmanirrahim

Wa maa rohmatika idz romaita wa ;aakinnalaaha romaa wa liyubliyal mu’minina minhu bala’an hasanan innallaaha sami’un ‘alimun (Al Anfaa ayat 17)

lalu bacakan lagi doa ini.

Idza zulzil ardlu zalzaalahaa.wa akhrojatil ardu atsqoolahaa.wa qoolal insaanu maa lahaa.yauma ‘idzin tuhadditsu akhbaarohaa.bi anna robbaka auhaa lahaa yauma i’dzin yasdhruun Naasu asytaatan.

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 134 Komentar

ASMAK ASSYAFI


setetes air
setetesair007@yahoo.com

Asmak ini sangat bagus diamalkan untuk meminta ridho Ilahi agar segala jenis penyakit disembuhkan.

Tata caranya:

Tawasul umum…..

lanjutkan dgn

Baca: Al Fatihah 7 x

Baca: YA ALLAH YA SYAFI 442 X

Tiupkan ke air putih segelas dan minumkan ke si sakit. Kalau si sakit sudah tidak bisa minum, cukup usapkan air ke tubuhnya.

Semoga lekas sembuh mereka yang sakit sehingga bisa kembali bersyukur atas hidup dan kesehatan ini. Amin amin amin ya Rohimal-mustaaqiin. Terjadilah terwujudlah terkabullah atas perkenan Maha Penyayang hamba-hamba yang berpengharapan.

kwa@2011

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 191 Komentar

DHUHA WAQI’AH


Salam.

Shalat dhuha merupakan shalat sunnah yang menjadi kebiasaan para Nabi. Shalat ini menjadi tiket istimewa bagi mereka yang istiqamah dalam mengamalkannya. Yakni, tiket memasuki surga melewati pintu yang disebut Pintu Dhuha. Seperti yang sudah maklum para spiritualis ketahui, bahwa setiap gerakan dan bacaan fisik yang diulang secara rutin akan berpengaruh terhadap batin, begitupun dengan gerakan shalat dan segala bacaannya. Apalagi sesuatu yang memang sudah dilisensi oleh Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Tentu akan lebih besar lagi pengaruhnya. Pengaruh juga datang dari faktor waktu. Maka waktu sepenggalah atau waktu dhuha ini merupakan waktu tepat dalam penyelarasan batin dalam hal kerezekian. Kenapa begitu? Begitulah kenapa, ketika kita mendapat rezeki, wajah kita secerah mentari di waktu pagi, sumringah, menyenangkan, dan jauh dari terik kegarangan. Tidak heran, jika shalat dhuha, masyhur dikenal sebagai shalat untuk memohon rezeki.

Berikutnya, mengenai surah waqi’ah. Sudah maklum diketahui pula, bahwa setiap getaran kata-kata pada dasarnya menggerakkan batin dunia. Apalagi kalam Allah, gerakannya sebagaimana Kun, tanpa tanding, tiada terkungkung ruang dan waktu. Maka setiap bacaan al Qur’an yang digemakan, akan menyusun jagad hidup pembacanya, bahkan bagi yang hanya mendengarkannya. Batin kehidupannya akan mekar dengan Indah, terberkahi sesuai dengan kandungan Kalam Allah yang ia baca atau ia dengarkan. Berita gembiranya, berkah itu meliput hingga akhirat, tak hanya dunia.

Bagian Pertama

1. Apabila terjadi hari kiamat,

Saat seseorang dipaksa menyadari siapa dirinya.

2. Tidak seorangpun dapat berdusta tentang kejadiannya.

Tidak ada lagi kepalsuan yang biasa membelenggunya.

3. (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain),

Menjadi jelas, kedudukan masing-masing manusia, dengan kedudukan yang sebenar-benarnya(tanpa dibuat-buat) .

4. Apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya,

Saat semua keakuan masing-masing manusia di remuk paksa.

5. Dan gunung-gunung dihancur luluhkan seluluh-luluhnya,

Dan keangkuhannya di robek-robek.

6. Maka jadilah ia debu yang beterbangan,

Sadarlah manusia bahwa ia bukan siapa-siapa.

7. Dan kamu menjadi tiga golongan.

Seseorang dihadapkan kepada tiga pilihan.

8. Yaitu golongan kanan. alangkah mulianya golongan kanan itu.

Pilihan pertama, memilih duniawi dengan tanpa melupakan akherat.

9. Dan golongan kiri. alangkah sengsaranya golongan kiri itu.

Pilihan kedua, memilih dunia semata.

10. Dan orang-orang yang beriman paling dahulu,

Pilihan ketiga, memilih akherat semata.

11. Mereka Itulah yang didekatkan kepada Allah.

Sehingga yang tampak hanya Allah, selain Nya hilang, termasuk dirinya. Saking dekatnya.

12. Berada dalam jannah kenikmatan.

Akheratnya akherat.

13. Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,

Yang tak mungkin dikejar.

14. Dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian

Yang tak mengikuti arus kebanyakan.

Bagian Kedua

15. Mereka berada di atas dipan yang bertahta emas dan permata,

Kekayaan dan kemewahan tanpa batas.

16. Seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan.

Pergaulan yang menyenangkan.

17. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,

Orang-orang terbaik berebut melayaninya.

18. Dengan membawa gelas, cerek dan minuman yang diambil dari air yang mengalir,

Menawarkan sarana, fasilitas, dan pelayanan yang terus menerus.

19. Mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk,

Jiwa mereka kokoh, karakter mereka benar-benar teruji.

20. Dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih,

Kebebasan dalam menentukan hasil.

21. Dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.

Cita-cita tak terhalang, apapun mewujud sesuai keinginan.

22. Dan ada bidadari-bidadari bermata jeli,

Kepuasan seksual tanpa ampun.

23. Laksana mutiara yang tersimpan baik.

Privatif, dengan kesetiaan penuh.

24. Sebagai balasan bagi apa yang Telah mereka kerjakan.

Sebuah pengembalian yang berlipat sempurna.

25. Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa,

Segala sesuatunya memiliki makna, segalanya diliputi keberkahan.

26. Akan tetapi mereka mendengar Ucapan salam.

Dan, nuansa yang penuh penghargaan sebagai pemenang.

Bagian Ketiga

27. Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu.

Jalur keselamatan umum yang dilalui mukmin.

28. Berada di antara pohon bidara yang tak berduri,

Kehidupan yang selamat dari segala macam marabahaya lahir.

29. Dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya),

Kenikmatan yang bertingkat-tingkat.

30. Dan naungan yang terbentang luas,

Perlindungan dan solusi yang tak disangka-sangka dari segala penjuru arah.

31. Dan air yang tercurah,

Rizki lahir yang begitu melimpah,

32. Dan buah-buahan yang banyak,

Kebaikan berbuah kebaikan

33. Yang tidak berhenti (berbuah) dan tidak terlarang mengambilnya.

Terus menerus, dan tanpa jeda,

34. Dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk.

Kenyamanan yang menentramkan.

35. Sesungguhnya kami menciptakan mereka (Bidadari-bidadari) dengan langsung

Kenikmatan seksual setiap saat.

36. Dan kami jadikan mereka gadis-gadis perawan.

Kepuasan yang paling berkualitas, tak pernah habis.

37. Penuh cinta lagi sebaya umurnya.

Memahami letak-letak kepuasan, melayani dengan sempurna.

38. (Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan,

Yang seimbang dalam segala sesuatunya.

39. (yaitu) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu.

Yang mudah dijadikan contoh.

40. Dan segolongan besar pula dari orang-orang yang kemudian.

Yang mudah diikuti.

Bagian Keempat

41. Dan golongan kiri, siapakah golongan kiri itu?

Golongan pecinta duniawi.

42. Dalam (siksaan) angin yang amat panas, dan air panas yang mendidih,

Kehendak yang membabi buta, nafsu yang penuh gejolak

43. Dan dalam naungan asap yang hitam.

Pikirannya gelap.

44. Tidak sejuk dan tidak menyenangkan.

Tidak ada ketenangan dan kedamaian.

45. Sesungguhnya mereka sebelum itu hidup bermewahan.

Meletakkan dunia di tahta hatinya.

46. Dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa besar.

Terus-menerus menumpuk beban, hingga tak mungkin lagi untuk terbang.

47. Dan mereka selalu mengatakan: “Apakah bila kami mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, apakah Sesungguhnya kami akan benar-benar dibangkitkan kembali?

Putus asa untuk terbang.

48. Apakah bapak-bapak kami yang terdahulu (juga)?”

Membohongi diri.

49. Katakanlah: “Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang terkemudian,

Setiap manusia.

50. Benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal.

Masyhur diketahui oleh semua manusia, yakni kiamat.

Bagian Kelima

51. Kemudian Sesungguhnya kamu Hai orang-orang yang sesat lagi mendustakan,

Yang tidak paham orientasi, yang paham tapi membangkang.

52. Benar-benar akan memakan pohon zaqqum,

Memakan penyesalan.

53. Dan akan memenuhi perutmu dengannya.

Berkubang dalam rasa sesal yang hebat.

54. Sesudah itu kamu akan meminum air yang sangat panas.

Tangis kesedihan yang melelehkan diri.

55. Maka kamu minum seperti unta yang sangat haus minum.

Kehinaan dan kehinaan.

56. Itulah hidangan untuk mereka pada hari pembalasan”.

Setiap hal memiliki balasannya.

Bagian Keenam

57. Kami Telah menciptakan kamu, Maka Mengapa kamu tidak membenarkan?

Tiada menyadari, sibuk menutup-nutupi, dan selalu memalingkan muka.

58. Maka Terangkanlah kepadaku tentang nutfah yang kamu pancarkan.

Kenikmatan seksual sebagai puncak kenikmatan,yang manusia rasakan.

59. Kamukah yang menciptakannya, atau kamikah yang menciptakannya?

Siapakah yang sebenarnya merasakan, dan apakah sebenarnya rasa tersebut?

60. Kami Telah menentukan kematian di antara kamu dan kami sekali-sekali tidak akan dapat dikalahkan,

Tercabutnya segala macam rasa dan kenikmatan dari setiap orang.

61. Untuk menggantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kamu (dalam dunia) dan menciptakan kamu kelak (di akhirat) dalam keadaan yang tidak kamu ketahui.

Digantikan dengan kenikmatan yang tidak bisa dibayangkan.

62. Dan Sesungguhnya kamu Telah mengetahui penciptaan yang pertama, Maka mengapakah kamu tidak mengambil pelajaran (untuk penciptaan yang kedua)?

Kenikmatan puncak yang tidak dimaknai.

Bagian Ketujuh

63. Maka Terangkanlah kepadaku tentang yang kamu tanam.

Jabarkan tentang amal perbuatanmu.

64. Kamukah yang menumbuhkannya atau kamikah yang menumbuhkannya?

Siapa yang menggerakkanmu beramal, siapa yang memberi kekuatan untuk berbuat?

65. Kalau kami kehendaki, benar-benar kami jadikan dia hancur dan kering, Maka jadilah kamu heran dan tercengang.

Amal perbuatan yang sia-sia.

66. (sambil berkata): “Sesungguhnya kami benar-benar menderita kerugian”,

Tidak ada nilainya.

67. Bahkan kami menjadi orang-orang yang tidak mendapat hasil apa-apa.

Tidak ada manfaatnya.

68. Maka Terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum.

Jabarkan tentang penngetahuan yang engkau dapatkan.

69. Kamukah yang menurunkannya atau kamikah yang menurunkannya?

Siapa yang meletakkannya di dalam hati?

70. Kalau kami kehendaki, niscaya kami jadikan dia asin, Maka mengapakah kamu tidak bersyukur?

Pengetahuan yang tidak mencerahkan.

Bagian Kedelapan

71. Maka Terangkanlah kepadaku tentang api yang kamu nyalakan (dengan menggosok-gosokkan kayu).

Jabarkan tentang gairah yang berasal dari saripati hidup.

72. Kamukah yang menjadikan kayu itu atau kamikah yang menjadikannya?

Siapa yang membuatmu penuh semangat untuk beraktifitas?

73. Kami jadikan api itu untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir di padang pasir.

Sebagai petunjuk bagi para pejalan.

74. Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu yang Maha besar.

Dan murnikanlah dirimu, Tinggikan NamaNya di atas segalanya.

Bagian Kesembilan

75. Maka Aku bersumpah dengan masa Turunnya bagian-bagian Al-Quran.

Fase-fase kehidupan setiap manusia.

76. Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu Mengetahui.

Ketetapan yang tidak bisa ditinjau ulang.

77. Sesungguhnya Al-Quran Ini adalah bacaan yang sangat mulia,

Memuliakan setiap pembacanya.

78. Pada Kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh),

Pada hati yang bersih, yang merindukan pertemuan dengan Tuhannya.

79. Tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan.

Tidak bermanfaat, kecuali bagi manusia yang percaya kepada kebaikan, menggunakan akal sehat dan setia mengikuti nurani.

80. Diturunkan dari Rabbil ‘alamiin.

Sebagai kerja pemeliharaan alam semesta.

Bagian Kesepuluh

81. Maka apakah kamu menganggap remeh saja Al-Quran ini?

Menurunkan derajatnya sebagai sarana memperoleh hajat dunia semata.

82. Kamu mengganti rezki (yang Allah berikan) dengan mendustakan Allah.

Sibuk memperhatikan yang kecil-kecil, melupakan sesuatu yang besar.

83. Maka Mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan,

Ketika pintu untuk perbaikan telah tertutup.

84. Padahal kamu ketika itu melihat,

Padahal pintu itu selalu dapat dimasuki sewaktu-waktu.

85. Dan kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu. tetapi kamu tidak melihat,

Tanda-tanda selalu disebar, tapi mata hati tak bisa melihat, tak dapat membaca.

Bagian Kesebelas

86. Maka Mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah)?

Dikuasai hawa nafsunya

87. Kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar?

Hawa nafsu tidak memiliki kuasa sedikitpun.

88. Adapun jika dia (orang yang mati) termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),

Yang dikehendaki baik oleh Allah, karena kualitas ketulusannya.

89. Maka dia memperoleh ketenteraman dan rezki serta jannah kenikmatan.

Hadiah terbaik. Kelas terbaik. Posisi terbaik.

Bagian Keduabelas

90. Dan adapun jika dia termasuk golongan kanan,

Keduniaan tidak membuatnya lupa akherat.

91. Maka keselamatanlah bagimu Karena kamu dari golongan kanan.

Mendapat dunianya akherat, dunia dalam akherat.

92. Dan adapun jika dia termasuk golongan yang mendustakan lagi sesat,

Tahu namun tak mau tahu, tak tahu berlagak tahu.

93. Maka dia mendapat hidangan air yang mendidih,

Pengetahuan yang menghancurkan.

94. Dan dibakar di dalam jahannam.

Kerusakan dan kerusakan.

95. Sesungguhnya (yang disebutkan ini) adalah suatu keyakinan yang benar.

Yang ditulis dalam papan cahaya di setiap hati mukmin.

96. Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu yang Maha besar.

Dan murnikanlah dirimu, wujudkan kebesaranNya dimana-mana.

Dalam Melaksanakan Dhuha Waqi’ah ini, yang dimaksud dengan bagian tersebut adalah raka’at. Seluruhnya berjumlah dua belas raka’at dengan pembagian empat-empat (empat raka’at salam, tanpa tasyahud awal), masing-masing raka’at membaca masing-masing bagian tersebut. Sebaiknya memang dihafalkan surah waqi’ahnya, namun dibaca pun tidak mengapa (sambil memegang mushaf kecil), asalkan tidak mengganggu ketenangan gerakan shalat.

Sekali lagi, mohon maaf, saya tidak bisa menjanjikan fadhilah dan manfaat apa-apa, jika hati Njenengan tergerak, silahkan saja, mudah-mudahan Allah akan melimpahkan kebaikan yang banyak kepada Njenengan sekeluarga.

Salam Pamuji Rahayu,

Muhammad Zainur Rakhman

(Ki Ageng Mantyasih)

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 65 Komentar

MENYEMBAH DAN MEMPERSEKUTUKAN ALLAH SWT: SEBUAH TAWARAN SKEMA PEMAHAMAN


Menarik juga mengikuti diskusi tentang syirik dan mempersekutukan-NYA di postingan-postingan di KWA ini, dan pada kesempatan ini ijinkan saya untuk urun rembug agar semakin jelas arahnya dan malah tidak membuat ruwet. Marilah kita mulai dengan skema pemahaman syariat, tarikat, hakekat. Kalau belum lengkap, silahkan dilanjutkan agar ada hikmah dan pembelajaran untuk kita semua…

Hakekat : Kepada Allah saja, kita Menyembah dan Memohon Pertolongan, Memohon rezeki

Tarikat: Cara dan jalannya harus benar dan sesuai dengan prinsip-prinsip Islami (kejujuran, dilarang berbohong, boleh mencari keuntungan namun harus realistik dan rasional dan tidak mendholimi atau mengandung tipu daya dll).

Syariat: Usaha donk. Carilah ke hutan kayu bakar, juallah ke pasar.. itu lebih baik daripada kamu jadi pengemis (usaha yang maksimal dengan memaksimalkan potensi diri yang ada, harus pandai menjalin jejaring kerja atau relasi bisnis dll)… Kita tidak hidup sendirian, kita hidup sebagai makhluk sosial…

“Bang saya minta tolong ya….” .. Pak dokter, saya minta tolong diperiksa”….Ini tidak termasuk syirik namun syariat mencari rejeki yang halal, syariat untuk meminta bantuan agar dokter memeriksa kita dan meminta obat agar sakit kita sembuh

KHUSUS BERDOA

Bagaimana bila berdoa? Berdoa: wajib hanya kepada Allah SWT

Siapa yang kita mintai pertolongan? Hanya Allah SWT

Bagaimana kata-kata/kalimat doa: Hanya boleh meminta kepada Allah SWT

Bagaimana bila kita meminta kepada yang selain Allah SWT? Itu syirik alias mempersekutukan Allah SWT.

Penjelasannya? Berdoa urusan yang sangat pribadi. Berdoa ada di dalam batin kita. Diri kita berhadap-hadapan dengan Allah SWT disetiap kesempatan. Sholat itu berkomunikasi dengan Allah SWT. Arti berdoa secara khusyuk adalah berdoalah setenang-tenangnya karena yakinlah engkau sedang dilihat Allah SWT. Tidak perlu kita meminta kepada sesuatu yang goib (angan-angan, trawangan, imajinasi akan hadirnya khodam, jin, siluman) saat kita berdoa.

Tidak perlu juga dalam berdoa yang sifatnya sangat pribadi itu, kita meminta kepada dokter agar kita sehat.. tidak perlu kita meminta kepada tukang bakso agar kita kenyang…. Tidak perlu dalam berdoa kita meminta kepada khodam asmak, kepada jin, kepada iblis, kepada orang yang sudah meninggal, tidak perlu meminta kepada para nabi, itu artinya kita tidak mempercayai Allah sebagai pengatur tunggal, karena DIA memberi yang kita butuhkan.. tidak hanya memberi yang kita minta. Allah SWT bukan pelayan kita. Justeru kitalah yang harus melayani Allah SWT… Maka, apakah engkau tidak malu saat engkau meminta ternyata engkau dikasih yang lain dan kemudian engkau malah protes???

Maka, susunan redaksi doa harus ditata agar kita tidak syirik…. Kita hanya berdoa kepada Allah SWT itu prinsip utama tauhid LA ILAHA ILALLAH.

Ya Allah SWT yang Maha Menciptakan semua mahlukmu di bawah ini…
(aku memohon dan meminta hanya padamu) selanjutnya…

Ya Muhammad Rasulullah SAW
Ya Nabiya Adam AS
Ya Nabiya Nuh AS
Ya Nabiya Ibrahim AS
Ya Nabiya Musa AS
Ya Nabiya Isa AS
Ya seluruh Nabi dan Rasul-NYA……
Ya Syekh Abdul Qodir Jailani
Ya Syekh Jumadil Qubro
Ya Sunan Giri
Ya Syekh Bujuk Tumpeng
Ya Ayah dan Ibuku
Ya seluruh manusia di dunia baik yang sudah meninggal maupun yang masih hidup
Ya ruh diriku sendiri
Ya Bumi
Ya Langit
Ya seluruh alam semesta dalam genggaman-NYA….(kukirimkan al fatihah kepadamu semua sebagai bentuk penghormatanku padamu. Aku tidak menyembah kalian.. aku menghormati kalian karena kalian adalah ciptaan-NYA.. bukan ciptaanku yang mana aku memang tidak bisa mencipta apa-apa)

Tapi kok setelah ada Allah ada nabi Muhammad dst.. apakah ini tidak syirik/mempersekutukan-NYA? Tidak. Justeru ini adalah wujud penghormatan kepada Allah SWT yang telah menciptakan Rasulullah SWT, para nabi dan rasul yang lain serta kepada ayah dan ibu kita dan semua makhluk-NYA. Prinsipnya tetap berdoa hanya kepada Allah SWT.

Sangat sepakat bahwa Allah SWT melingkupi kehidupan semua yang ada ini. Namun makhluk tetap makhluk dan Pencipta tetap Pencipta. Semua ini ada di dalam genggaman-NYA. Allah SWT bisa melebur ke dalam adanya makhluk, bisa juga tidak melebur.. terserah DIA yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kita tidak bisa sepenuhnya menjangkau LOGIKA-NYA…. Maka bersujudlah…

Benar dan salah itu memang beda. Ada jalan kebaikan yaitu jalan “surga” yang diridhoi Allah SWT dan ada jalan kejahatan/keburukan yaitu jalan “neraka” yang tidak diridhoi-NYA, yaitu jalan Iblis. Meskipun iblis itu ciptaan-NYA, namun sumbernya ya Allah SWT juga. Tetaplah semua ini ujian agar kita bisa memilih jalan yang diridhoi-NYA.
Karena semua jalan itu tidak akan sia-sia….

Salah satu aspek dalam berdoa adalah berdzikir. Berdoa ada tingkatannya: (1). Memuja Allah SWT (berdzikir), (2). Menyapa Allah SWT dengan mesra (3). Meminta dan memohon pada-NYA (4).. dst…

Khusus untuk berdzikir kepada Allah bukan hanya sekedar menyebut nama Allah di dalam lisan atau didalam pikiran dan hati. Akan tetapi dzikir kepada Allah ialah ingat kepada Asma, Dzat, Sifat, dan Af”al-Nya. Kemudian memasrahkan kepada-Nya hidup dan mati kita, sehingga tidak akan ada lagi rasa khawatir dan takut maupun gentar dalam menghadapi segala macam mara bahaya dan cobaan.

Sebab kematian baginya merupakan pertemuan dan kembalinya ruh kepada raja diraja Yang Maha Kuasa. Mustahil orang dikatakan berdzikir kepada Allah yang sangat dekat, ternyata hatinya masih resah dan takut, berbohong, tidak patuh terhadap perintah-Nya dll. Konkritnya berdzikir kepada Allah adalah merasakan keberadaan Allah itu sangat dekat, sehingga mustahil kita berlaku tidak senonoh dihadapan-Nya, berbuat curang, dan tidak mengindahkan perintah-Nya.

Eh..jangan sombong bila sudah makrifat…. Iblis pun berma’rifat kepada Allah, bertauhid kepada Allah, dan berdo’a kepada-Nya, memuja-Nya, namun ia enggan mengikuti perintah-Nya. Orang berdzikir seperti ini sama kedudukannya dengan kedudukan syetan yang terkutuk.

Allah berfirman : “Hai iblis , apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri atau kamu merasa termasuk orang yang lebih tinggi ?”

Iblis berkata : Aku lebih baik dari padanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah.

Allah berfirman: “Maka keluarlah kamu dari surga, sesungguhnya kamu adalah yang terkutuk, sesungguhnya kutukan-Ku tetap atas kamu sampai hari pembalasan.”

Iblis berkata: “Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan.”

Allah berfirman: “Sesungguhnya kamu termasuk orang yang diberi tangguh. Sampai hari yang telah ditentukan waktunya ( hari kiamat).”

Iblis menjawab: “Demi kekuasaan Engkau, aku akan menyesatkan mereka kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis diantara mereka….

Kalau kita perhatikan dialog Iblis dengan Allah di atas, kelihatan sekali bekas keakraban antara Khaliq dan makhluq-Nya. Dia sangat percaya kepada Allah, dia bertauhid, dan mengetahui bahwa tidak ada tuhan kecuali Allah, dia juga memuja Allah dengan menyebut “faizzatika” (demi kekuasaan Engkau). Dia selalu memanggil Allah dengan sebutan “Ya Rabbi” (Ya tuhanku), dan yang terakkhir dia dikabulkan doanya agar dipanjangkan usianya sampai hari kiamat.

Hampir saja sempurna sang iblis sebagai hamba yang sangat dekat, memohon kepada Allah (berdo’a), bertauhid dan berma’rifat kepada-Nya. Hanya satu kesalahan sang iblis ini, yaitu tidak mau mengindahkan perintah-Nya untuk bersujud (menghormati) kepada Adam. Berarti ia tidak mengakui atau tidak menerima keputusan Allah yang Maha Bijaksana, disebabkan kesombongan merasa paling baik dari dirinya, ana khairu minhu , aku lebih baik dari Adam.

Ada sebagian ahli dzikir yang tidak mau melaksanakan ibadah shalat, dengan dalil sudah sampai kepada tingkat ma’rifat atau fana. Dengan alasan wa aqimish shalata lidzikri (dirikanlah shalat untuk mengingat Aku …karena tujuan shalat adalah ingat. Namun ia tidak sadar, bahwa ingat disini … tidak hanya kepada nama-Nya atau kepada dzat-Nya, akan tetapi konsekwensinya harus menerima apa kemauan yang diingat, yaitu kemauan Allah SWT seperti apa yang telah diperintahkan didalam syariat-Nya .

Bandingkan dengan sikap syetan yang tidak mengikuti kemauan Ilahi. Perbuatan khariqul `adah –meninggalkan kebiasaan syariat– dianggap perbuatan seorang waliyullah. Padahal Rasulullah Muhammad dan para sahabat menegakkan syariat shalat, dan mu’amalah. Sedang kedudukan beliau berada diatas para wali manapun di dunia. Dengan alasan yang seakan masuk akal, serta dengan ditandai/ditambahi kelebihan-kelebihan spiritual yang menakjubkan.

Janganlah anda heran.. bila Iblis lebih sakti dari manusia… Jin yang berwatak setan pun juga… mereka mereka ini mampu menembus alam ghaib dan mampu menyelami pikiran dan hati manusia, … bahkan ia mampu berjalan melalui aliran darah karena memang ia dikabulkan permintaannya. Namun, jangan ikuti mereka… Ikutilah petunjuk-NYA untuk menjadi wali-NYA… kekasih Allah dan merupakan wakil Allah didalam melaksanakan tugas-tugas menegakkan syariat Alqur’an dan As sunnah….

Aku hadapkan wajahku kepada wajah yang menciptakan langit dan bumi, dengan lurus. Aku bukanlah orang yang berbuat syirik, sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku kuserahkan (berserah diri) kepada Tuhan sekalian Alam ….

@Wongalus,2011

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 274 Komentar

GAMBUH LAMBANG KEANGKUHAN MANUSIA


Sudadi Jawi
sudadijawi@yahoo.com

Menjadi diri sendiri tanpa peduli orang lain, itulah sikap keangkuhan manusia. Besar ego, sombong, dan angkuh itulah yang banyak dikisahkan oleh Tembang Gambuh. Kata Gambuh yang dimaknakan acuh tak acuh, tetapi sebenarnya mengandung ajaran dan pitutur sekaligus sindiran kepada manusia agar tidak terjebak dalam sikap negatif.

Sikap dan perilaku acuh serta seenaknya atau sekarang dinamakan sikap cuek, pada tembang macapat terangkum di dalam tembang gambuh. Lelakon ini berkisah soal sikap dan perilaku manusia yang tak lagi mau peduli terhadap lingkungan sekitar. Orang bersangkutan benar-benar ingin menjadi diri sendiri. Tak peduli kepada orang lain. Termasuk sumbang saran soal kebaikan yang ditujukan terhadapnya. Sikap acuh tak acuh ini disyairkan pada tembang gambuh yang berbunyi: “Banyu bening ora weruh, jejogetan turut dalan ewuh”

Jika diartikan sikapnya seperti air jernih yang tidak terlihat oleh mata. Bahkan sampai menari di sepanjang jalan pun, dirinya tidak merasa malu. Keberadaannya bagaikan air jernih, tetapi tidak terlihat oleh mata. Meski melakukan yang menurut nalar (pemikiran) orang normal tidak wajar, seperti terus berjoget di sepanjang jalan yang dilewati, tetapi lantaran sikapnya yang cuek itu, membuatnya tidak merasa malu. Mereka beranggapan apa yang dilakukannya adalah benar adanya, oleh sebab itu tidak perlu untuk disesali. Sikap cuek telah menjadi pilihan hidupnya. Meski tanpa risiko. Seperti tidak dianggap oleh lingkungan tempat dirinya berada, sampai musibah yang bakal menimpanya lantaran sikapnya itu. Sikap untuk menjadi diri sendiri selama ini memang lagi digandrungi oleh kalangan orang muda. Kendati apa yang dilakaukan lantaran terbawa oleh sikapnya itu. Sejatinya tidaklah cocok dengan dirinya, juga lingkungan tempat ia tinggal.

Gambuh bisa berisikan sebuah tamsil bahwa seseorang yang mempunyai sikap cuek bebek adalah tidak baik. Sebab siapa pun orangnya yang selalu acuk tak acuh, senantiasa mengabaikan nasehat orang tua. Perilaku seperti ini pastinya tidak hanya didominasi oleh mereka orang-orang muda. Namun ada juga dari mereka yang sudah dewasa dan jumlahnya ternyata juga tidak sedikit. Mereka orang-orang yang cuek atau gampang nambuh biasanya sangat sulit jujur. Sikap ketidakjujuran ini lebih parah karena dilakukannya tidak hanya pada orang lain, bahkan kepada orang tua pun mereka berani berbohong.

Tembang gambuh juga menguraikan siapa pun orangnya yang memiliki empati rendah terhadap lingkungan dan lebih-lebih pada orang tua lantaran sikapnya yang selalu cuek, dalam hidupnyan senantiasa bakal selalu menemui musibah. Dan sikap yang seperti ini sangat susah untuk diubah. Tambang Gambuh mensyairkan: angel ngaku gampang nambuh, yen to loro wis wus tekan abuh (dirinya sangat sulit untuk berkata jujur, lantaran sikapnya yang acuh tak acuh. Jika itu sakit, sudah bengkak dan kronis sehingga sangat susah untuk sembuh).

Tidak cukup sampai disitu ungkapan yang terurai pada tembang gambuh ini. Gending ini juga berkisah orang yang cuek, bisa diartikan sebagai pemalas. Ungkapan ini tertulis pada syair: Jika tidur, bangunnya selalu siang, tidak mendengar azan subuh. Nah, apa jadinya jika kita selalu bangun siang, tidak pernah menjalankan salat subuh karena saat berkumandangnya azan, masih pulas tidur. Ini mengabarkan soal kemalasan.

Pada baris terakhir berbunyi: kang tinandur ra ono kang diunduh bopo biyung njelh, sora,…..aduh. Orang yang cuek apa yang dikerjakan atau perbuatannya banyak yang tidak berguna. Baik untuk dirinya maupun orang lain.

Menyikapi perilaku yang tidak sewajarnya ini orang tua selalu prihatin, tanpa bisa berpikir harus berbuat apa untuk mengubah sikap putranya. Keduanya hanya bisa berteriak ….aduh. Yang artinya kaget melihat sikap si anak yang jauh dari harapannya.

Demikianlah uraian dari tembang gambuh dalam arti keangkuhan manusia untuk wacana saya pribadi. Apabila ada kata-kata yang tak berkenan saya mohon maaf lahir bathin.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 34 Komentar

FAEDAH AQIQ YAMANI HITAM


Herjuno Boudhitama boudhitamah@yahoo.com

Bahasa Arabnya adalah al-jaza’ al-Yamani, artinya adalah : Aqiq Yamani Hitam. Aqiq jenis ini berwarna hitam pekat, hanya ada satu warna saja. Aqiq hitam ini terdapat di beberapa tempat seperti India, Cina dan Yaman. Tetapi yang paling dikenal adalah aqiq hitam yang dari Yaman yang kemudian dikenal dengan Aqiq Yamani Hitam dan orang Arab menyebutnya dengan al-Jaza’ al-Yamani.

Apa Faedah Menggunakan Aqiq Yamani Hitam ini?

Faedahnya adalah :

1. Melipat gandakan pahala sampai tujuh puluh kali lipat, jika dipakai untuk beribadah, seperti shalat.

2. Aqiq Yamani Hitam ini senantiasa bertasbih dan beristighfar dan pahalanya dihadiahkan kepada orang yang memakai dan menjaganya.

3. Menolak bisikan dan gangguan setan.

4. Dan terdapat faedah-faedah lainnya, seperti untuk keselamatan, dll.

Mana Bukti adan Faedah tersebut?

Bukti atas hal itu adalah dua buah hadis atau riwayat yang datangnya dari Rasulullah Saw dan Imam Ali As. Riwayat pertama berbunyi:

نقل الإمام الرضا (عليه السلام) عن جده أمير المؤمنين علي (عليه السلام) إنه قال : خرج علينا رسول الله (صلى الله عليه و آله و سلم) وفى يده خاتم فصه من جزع يماني, فصلى بنا, فلما قضى صلاته دفعه إليّ وقال لي: يا علي ! تختم به في يمينك و صلّ فيه, أوما علمت أن الصلاة في الجزع سبعون صلاة و أنه يسبّح و يستغفر و أجره لصاحبه.

Artinya:

Imam Ali al-Ridha As menukil senbuah hadis dari kakeknya Amirul mukminin Ali As, bahwa beliau berkata: “Pada suatu hari Rasulullah Saw keluar dari rumahnya dan beliau memakai cincin di tangan (kanannya) yang batunya adalah “Jaza’ Yamani”. Kemudian beliau Saw melakukan shalat berjamaah bersama kami. Seusai shalat beliau memberikan cincin tersebut kepadaku dan berkata : “Wahai Ali, pakailah cincin ini di tangan kananmu dan lakukanlah shalat dengannya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya shalat satu kali dengan menggunakan Aqiq Yamani Hitam ini sama dengan tujuh puluh kali shalat. Dan sesungguhnya batu ini senantiasa bertasbih dan beristighfar dan pahalanya dihadiahkan untuk orang yang memakainya”. (Lihat kitab: ‘Uyun Akhbari al-Ridha, jilid 1, hal. 140, Wasa’ilu al-Syi’ah, jilid 5, hal. 96 dan Biharu al- Anwar, jilid 80, hal. 188).

Dan riwayat yang kedua berbunyi:

قال أمير المؤمنين عليّ (عليه السلام):

تختّموا بالجزع اليماني فإنه يردّ كيد مردة الشياطين !.

Artinya:

Imam Amirul mukminin Ali As bersabda: “ (Wahai Syi’ahku !), pakailah cincin al-Jaza’ al-Yamani (Aqiq Yamani Hitam), karena sesungguhnya aqiq ini dapat menolak tipu daya dan gangguan setan-setan.”. (Lihat kitab: Al-Kafi, jilid 6, hal. 472, Wasa’ilu al-Syi’ah, jilid 5, hal. 96, Tsawabul A’mal, hal. 176, Makarimul Akhlak, hal. 89, ‘Iddaru al-Da’i, hal. 119 dan A’lamu al-Din, hal. 393).[1]

Kami kira dua buah riwayat di atas sudah cukup sebagai bukti adanya manfaat batu mulia tersebut. Dari riwayat di atas dapat kita pahami bahwa sesungguhnya Rasulullah Saw dan Imam Ali As menggunakan Aqiq Yamani Hitam ketika beribadah (seperti shalat). Dan tentunya kedua manusia suci dan tauladan umat itupun memiliki dan menggunakan cincin jenis lainnya pada kondisi lainnya pula, sebagaimana dapat kita lihat pada riwayat-riwayat yang lainnya. Imamul ummah; Imam Khomeini Ra pun –kita perhatikan- mengenakan cincin Aqiq Yamani Hitam di bagian jari kelingking tangan kanannya. Karena memang salah satu tanda dan ciri seorang mukmin adalah mengenakan cincin Aqiq di tangan kanan (di jari manis atau jari kelingking).

Dan tentu saja faedah atau manfaat yang terdapat padanya bersifat illat juz’iyyah (sebab parsial) dan bukan illat tammah (sebab sempurna). Karena “sebab sempurna” atau illatul ‘ilal hanyalah Allah Swt. Hal ini sebagaimana illat-illat yang lainnya, seperti manfaat obat, makanan, minuman, dan berbagai kekuatan takwini yang Allah titipkan pada manusia dan alam semesta ini.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 53 Komentar

CAKRUKAN KWA BANTEN


“OJO NGANTI DADI WONG SING DIWEDENI TAPI AYO DADI WONG INGKANG DIKANGENI”

HARI TANGGAL SELASA 10 MEI 2011.

TEMPAT : PADEPOKAN JUMANTORO BANTEN

ALAMAT: KI AGENG/AKRAB DI PANGIL MASJUIK.
KP RANCA PALUPUH RT.01/RW017.
DS.DRANGONG KEC. TAKTAKAN.
KOTA SERANG. 081381139135

ACARA :
1) SILATURAHIM
2) PENGIJAZAHAN KEILMUAN,
3) MEMEDAR BENDA GAIB.
4) MEMEDAR MAKRIFATULLAH &PINDAH DI MENSI BESERTA WISATA GAIB

Acara murni sosial gratis/ tidak dipungut biaya apapun.
Syarat: Hadir dengan niat menyambung tali paseduluran (silaturahmi) dan sama-sama belajar.
Informasi selanjutnya: Ki Ageng JJ, Banten (081381139135)

Berikut kami smpkn susunan acr CAKRUKAN KWA BANTEN SELASA 10 MEI 2011.

20.00 s.d 20.30 Pengisian daftar kehadiran poro sedulur bolowongalus

20.30 s.d 21.00 Doa pembukaan yg dipimpin oleh Ki Ageng Jembar Jumantoro

21.00 s.d 21.30 Perkenalan segenap sesepuh,sohibul ijazah dan perkenalan via absensi kpd poro sedulur.

21.30 s.d 22.00 Ki Gegeger Bumi Tausyiah Makrifatullah & Pindah Demensi

22.00 s.d 23.00 Ki Abdul Jabar Cracking The Milionaire Code, merupakan meditasi yg membuat hal-hal yg keberadaannya terjadi pada angan-anagan (immaterial) merubah keberadaannya akan menjadi kenyataan. Jika Anda menempatkan keinginan Anda atau berharap itu akan terwujud di dunia (nyata) material, visualisasi setiap aspek secara detail. Bisa berupa rejeki,harta dan hajat.&Pembangkitan energi sedulur batin.

23.00 s.d 20.30 Ki Anang Masrudin Jember Wisata Gaib dan pengalaman di dunia Gaib.

00.00 s.d 01.00 Ki Ageng Jembar Jumantoro Penyelarasan Asmak Sir Langit,silahkan bagi sedulur2 yg rncn ikut penyelarasan u/menyiapkan air mineral 1 gelas dan daun sirih temu rose 3 lembar yg memetiknya disertai dgn pang daunnya jd bkn hanya daunnya sj,tp pang ato gagang ato dahan kclnya hrs dsertakan jg. Bagi yg krg jls mslh daun temu rose bs menghubungi ke beliau.

01.00 s.d 01.30 Abah Gondrong memedar benda Gaib.

01.30 s.d 02.00 Ki Norosumo Iro Ndaru memedar Tower Gaib.

02.00 Penutup dan acara bebas wulang kaweruh.
NOTE :

ALAMAT: KI AGENG/AKRAB DI PANGIL MASJUIK. KP RANCA PALUPUH RT.01/RW017. DS.DRANGONG KEC. TAKTAKAN. KOTA SERANG. 081381139135.

RUTE: NAIK UMUM DARI SUKABUMI AMBIL RAMBUTAN/ PULO GADUNG AMBIL JURUSAN MERAK KELUAR TOL SERANG TIMUR
TURUN KAMPUS UNTIRTA (TIDAK USAHKE TERMINAL LAMA NUNGGU MOBILNYA)
MENYEBRANG NAIK ANGKOT JURUSAN KEPANDAIAN
TURUN LAMPU MERAH PANDIAN/INDOMART NGOJEK KE MASJID RANCAPALUPUH

RUTE: KALAU NAIK MOBIL
PRIBADI DARI JAKARTA KELUAR TOL SERANG BARAT

AMBIL JALUR KIRI +- 2.5 KM ADA LAPAK DUREN DAN INDOMART ADA PRAPATAN AMBIL KANAN

LURUS SAMPAI KETEMU MASJIT TANPA PINTU MASJID AL- IKHLAS
RANCA PALUPUH

SAYA TINGGAL TIDAK JAUH DARI MASJID ITU

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 81 Komentar

CARA ISTIKHOROH LANGSUNG DAPAT PETUNJUK


Herjuno Boudhitama
boudhitamah@yahoo.com

Assalamu alaikum wr.wb.
Dari salah satu kitab Ahlul Bait didapat macam – macam istikhoroh (memohon petunjuk dari Alloh SWT)yang langsung bisa diketahui petunjuknya. Untuk itu saya memposting cara istikhoroh tersebut. Dan semoga berguna bagi rekan – rekan yang ingin beristikhoroh untuk sesuatu hajat..
I. ISTIKHARAH DENGAN AL-QUR’AN:
>>1. Baca surat al-Ikhlash tiga kali.
>>2. Baca Shalawat tiga kali.
>>3. Baca do’a sbb :
>>اللهمّ إنّي تفألت بكتابك و توكّلت عليك فأرني من كتابك ما هو مكتوم من سرّك المكنون في غيبك
>>(Allahumma inni tafaáltu bikitabika wa tawakkaltu álaika fa arini min kitabika ma huwa maktumun min sirrikal maknuni fi ghaibika).
>>Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku bertafaúl (semacam mohon petunjuk) dengan kitab-Mu dan aku bertawakkal kepda-Mu. Karena itu perlihatkanlah kepadaku dari kitab-Mu apa-apa yang tersembunyi dari rahasia-Mu yang ghaib”.
>>4. Bukalah Al-Qurán dan lihatlah ayatnya yang terdapat pada halaman sebelah kanan atas.
>>5. Pahamilah makna dan maksudnya, itulah hasil istikharahnya.Apabila ayat tersebut menceritakan hal yang baik seperti tentang syurga,rahmat Alloh,doa kebaikan dsb maka hajat tersebut dapat dilaksanakan. Tetapi bila menceritakan tentang hal yang sifatnyakebalikannya seperti menceritakan tentang neraka,kekafiran,kezholiman maka sebaiknya hajat tersebut tidak dilaksanakan atau ditunda.
>>6. Lebih baik dalam kondisi berwudhu dan bertaubat/istighfar telebih dahulu.

II.SHALAT ISTIKHARAH DENGAN KARTU:

>>1. Sediakanlah enam lembar kertas yang agak tebal sebesar kira-kira 5×10 cm.
>>2. Tulislah pada tiga lembar kertas tersebut:
>>بسم الله الرحمن الرحیم خیرة من الله العزيز الحكيم
>>ل …………………….. ابن/بنت ………………………: إفعل !
>>3. Tulislah pada tiga lembar lainnya :
>>بسم الله الرحمن الرحیم خیرة من الله العزيز الحكيم
>>ل …………………….. ابن/بنت ………………………: لا تفعل !
>>4. Letakkanlah semua lembaran kertas tersebut di bawah sajadah Anda
>>5. Lakukanlah shalat istikharah dua rakaat dan bacaan suratnya bebas
>>6. Setelah salam, lakukanlah sujud dan bacalah dalam sujud doa berikut ini sebanyak seratus kali:
>>أستخير الله برحمته خيرة في عافية 100 x
>>(Astakhirullaha birahmatihi khiratan fi áfiyah)
>>7. Setelah itu duduklah dan bacalah doa berikut ini:
>>اللهم خر لي واختر لي في جميع أموري في يسر منك و عافية
>>(Allahumma khir li wakhtar li fi jamií umuri fi yusrin minka wa áfiyah)
>>8. Kemudian pukullah/tepuklah dengan tanganmu lembaran kertas yang terdapat di bawah sejadah tersebut dan setelah itu ambillah dan aduk-aduklah/dikocok .
>>9. Selanjutnya keluarkanlah satu persatu untuk melihat yang mana yang lebih banyak.
>>10. Jika yang keluar kalimat “ifál” (إفعل ! ) berturut-turut tiga kali, maka lakukanlah apa yang telah Anda niatkan. Dan jika yang keluar kalimat “la tafál” ( لا تفعل !) berturut-turut tiga kali, maka janganlah lakukan.
>>11. Dan jika keluarnya berselang-seling, maka lihatlah kartu yang kelima, lalu lihatlah kalimat mana yang lebih banyak, jika kalmat “ifál” yang lebih banyak (tiga lembar) dan kalimat “la tafál” lebih sedikit (dua lembar), maka lakukanlah! Dan jika sebaliknya, maka janganlah lakukan.
>>12. Hendaklah senantiasa menjaga wudhu dan penuh tawakkal kepada-Nya.
>>13.Untuk yang titik diisi hajat kita.
III.ISTIKHOROH DENGAN TASBIH:
>>1.Ambil tasbih.pegang dengan kedua tangan asal saja pada bijinya . Niatkan hajat yang akan dilaksanakan.
>>2.Lalu baca Sholawat:”Allahumma sholli Alaa Muhammad wa Aali Muhammad.” sambil jalankan tasbih dengan kedua tangan biji perbiji kea rah pertemuan biji. Bila biji tasbih tidak sia maka hajat bisa dilaksanakan tapi kalau tasbih sisa satu maka hajat bisa ditunda atau tidak dilaksanakan.
Semoga berguna bagi rekan – rekan di KWA. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 65 Komentar

MANTRA SANGKAL PUTUNG


Herman Wawan
hermanwawan1@gmail.com

assalamu’alaikum wr,wb.
puji skur khadirat ALLAH swt. yg msih mbberikn nikmat ksehtn,,, hingga kita msih bsa sling berbagi disni..
dsni sya akan mencoba brbagi sedkit penglaman sya.. swktu riyadoh..sya di beri amlan oleh seseorang teman
yg kbetulan juga sedang riyadoh..beliau mnamkn amln ini MNTRA SANGKAL PUTUNG,,,
jujur sya blum bsa mlksanakn syarat dri memiliki ilmu ini,, kerna tergolong berat bgi sya,, kndala wktu,,
nah mungkin di antara po sedulur ngin mencoba mendalaminya sya al fakir yg bodoh ini,, berkenn agar di antara poro sdulur dpt mnjdi bekal hidup untuk mmbntu sesama tnpa pamrih..

adapun bca’anya sbgai brikut;;;;

bismillaahirrohmaanirroohim..
kun fayakun tuntum balung podo balung..
tuntum otot podo otot…
tuntum daging podo daging..
tuntum bayu podo bayu..tuntum sumsum podo sum-sum..
tum tinuntum ketiban iduku putih
sambung kersane Allah…
panas mawah mawah..
ketiban iduku putih adem asrep saking kersane allah
laailahaillallaah muhammad rosulullah..
cipto mati ,roso mati, roso ( ilang 3x,, than nafas)
lebur kang ajur laailaha illallah
sing sopo ganggu jahil karo aku..
hiyo iku satrune ALLAH ( hu allah 3x. than nafas)

tata laku;;; puasa 40 hari mutih.. trakhir tdk mkan mnum.tidak tidur shari smlam…
,twssul spti biasa,,sesuai pengetahuan msing2,,, di tambah,, pak saifudin pacet, mas hermawan..
cara pengguna’an;; bca tiga kali ato tujuh kali ,, than nafas.. di tiukan pda air.. lalu di minumkn.. sisanya di balurkan…
ilmu ini tidak boleh di mharkan.. sya gk akan iklas… mhon dgunkn untuk mmbntu sesama…
dan bagi yg mngetahui minyak sngkal puntungnya mhon dshare di koment,,,
krna sya lom sempat dberi tau cra pembuatan minyaknya oleh beliau…
mhon ma’af jika ada kata yg kurang berkenan di hati poro sedulur,,
sya yg bodo ini hnya bisa berbagi amlan pnglmn skaligus mlestarikan budaya indonesia yg kian punah…
slam hormat kpda ki alus,, dan sedlur kwa di mnpun brda,,,,
wssalamualaikum,wr,wb… @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 79 Komentar

BACA KWA, JADI RAJIN WIRID DAN SHOLAT, JUALAN BAKSO DAPAT BERKAH


Faisal wae
faisalrandy2000@yahoo.co.id

Ass.Wr.Wb. Salam perseduluran KWA. Saya ingin menjadi anggota diKWA,Dan ijinkan saya Bercerita sedikit.kepada sedulur smua.seblm nya saya mohon maaf,kalau kata-kata saya ada yg tidak.sopan. 3 Bulan yg lalu saya tidak sengaja menemukan Blog KWA yg tercinta ini melalui ponsel botot saya.saya seorang pedagang bakso diKaki 5,didaerah medan.sudah 5tahun saya dagang, sudah 3kali pindah tempat.ga pernah ada yg langgeng,slalu ada yg sirik.dagangan ga laku,malas,ngantuk.itu terjadi slama saya dagang.seorang teman memberitahukan saya ketempat paranormal,tapi gada perubahan.begitu seterusnya.mati segan hidup ga mau,begitulah ibarat dagangan saya. Biasanya saya lg nunggui dagangan,klo lg gada yg beli suka mencet-mencet ponsel,ga sengaja dari google nyasar KWA,.

SUBHANALLAH… begitu banyaknya ilmu-ilmu allah di blog ini. Slama ini saya ringan sekali ninggalkan sholat,tidak tau apa arti dzikir, Saya tersadar karna baca artikel dan comentar. Diblog ‘KAMPUS WONGALUS’saya lgsg berubah, skrg saya rajin sholat, rajin dzikir sambil dagang,dan semenjak saya mulai ber dzikir setiap hari,setiap jam,setiap menit dan detik.,Alhamdullillah… Dagangan saya skrg mulai berubah. pembelinya mulai rame,dan kembali lg mbeli.Subhanallah…. Terimakasi ya allah, smoga keluarga besar dan pendiri kampus WONGALUS dan smua pengurusnya,Diberikan Allah Swt, Pahala yg berlimpah berkah dunia akhirat..Amiin amin yaa rabbal’alamiin…. Mohon bimbingannya kepada saya yg bodoh ini,.

======
Terima kasih, atas komentar Mas Faisal di blog ini. Tujuan utama kami membuat blog KWA tak lain sekedar menambah saudara. Bila ada manfaatnya, itu semata-mata karena kemurahan hati para sedulur yang ikhlas berbagi. Semoga para sedulur semua bisa mengambil hikmah dari pengalaman mas Faisal ini. Salam paseduluran. (wongalus)

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 162 Komentar

PENGALAMAN MEMPELAJARI ILMU DARI KWA


yudie
yudi_andrianto@ymail.com

Assalamualaikum wr.wb. salam hormat saya kepada ki wong alus sang pemilik blog. buat para sesepuh n’ buat para sedulur KWA. marilah kita bersama2 bersyukur ataas kehadirat alloh sang maha segalanya. tak lupa pula kita junjung tinggi atas kehadiran rasullaloh. solawat serta salam tetap tercurah untuknya.

Trimakasih saya ucapkan pada para sesepuh yg sudah rela berbagi keilmuannya dan izinkan saya untuk membagi pengalaman saya yang saya pelajari dari blog tercinta ini. sebelum saya menemukam blog ini mungkin saya masih setengah-setengah dalam mempercayai ilmu ghoib. tapi setelah saya sering mampir ke blog ini dan saya pun semakin tertarik untuk mempelajarinya,ahirnya saya coba buat mempelajari (dg hati sedikit ragu). waktu itu saya mempelajari pelet pengasihan sinduka dan di lanjut do’a mahabah (do’a yusuf) ahirnya saya pun semakin mempercayai setelah saya rasakan perubahan besar. ternyata do’a yusuf sangat manjur untuk mahabah. hingga saya selalu rutin membacanya setiap selesai solat fardu 3X di tambah yaa rohim 100X. Bahkan sudah jadi do’a rutin setiap selesai sholat fardu.

Mungkin kalau saya menceritakan semua pengalaman saya yang saya dapat dari blog ini sangat lah panjang. tapi inti dari mempelajari keilmuan adalah keuletan, kemauan, kesabaran.. dan yang jelas pasrah kpda ALLOH SWT karna tanpa izin -NYA semua gak bakal terjadi. buat para sedulur yg masih belum berhasil mempelajari ilmu dari BLOG ini BERSABARLAH, karna saya yakin semua pasti bisa.

Saya mohon dengan sangat. junjunglah tinggi agama ISLAM ini,jadilah tiang penyangga untuk agama kita ini. sayangilah ALLOH,sayangilah nabi kita MUHAMMAD YAA ROSULALLOH. sesungguhnya semua yg kita miliki adalah milik-nya. ALLOH adalah segalanya,curahkanlah semua masalah padanya melalui do’a dan tetes air mata, saya yakin semua akan lebih baik.

Sekian dulu, bila ada salah atas ucapan saya.saya mohon maaf sebesar2nya sesungguhnya saya ini adalah orang yang bodoh.

Wassalamualaikum wr.wb. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 37 Komentar

MANTRA PENGUNDANG IBU RATU


Arya Allagan pengembara_bodoh@yahoo.com

Assalamu’alaikum wr wb.

Segala bagi Allah Yang Maha Agung. Sholawat dan salam semoga terlimpah kepada Junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW bersama keluarga beliau.

Salam hormat takdzim kepada Ki Wong Alus…

Menjabat erat penuh persaudaraan dan hormat takdzim kepada para Sedulurku KWA dan para sesepuh..

Sebelumnya, saya mohon maaf sebesar-besarnya dan meminta izin kepada para sesepuh di blog KWA, untuk sedikit sharing setitik ilmu yang Allah titipkan kepada saya yang bodoh ini dan tidak mempunyai apa-apa, insya Allah bisa sebagai pengetahuan untuk menambah khasanah pembandaharaan ilmu di blog KWA dan agar ilmu ini tidak punah dimakan zaman..

Mungkin di antara sesepuh dan para sedulur KWA pernah mendengar atau ada yang memiliki mantera pengundang Ibu Ratu Hj, Nyai Dewi Roro Kidul. Sebelum dan sesudahnya saya kembali memohon maaf sebesar-besarnya jika telah atau dianggap lancang atau tidak sopan jika dianggap berani-beraninya mensharing ilmu pengundang Ibu Ratu ini, padahal saya yang bodoh ini, bukan siapa-siapa dan tidak berilmu seperti para beliau-beliau yang mungkin ada di KWA.
Sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya…

Inilah mantera pengundang Ibu Ratu…

Bismillahirrohmanirrohim….

Asyhadu alla ilaha ilallah wa asyhadu anna Muhammaddarrosulullah…

Bismidat Dalima Putih, Gumilang Cahaya ning Suci ing Wisesa…
Matih Sang Rama Wulung, Ya Ibu Ratu Agung, Sangiang Dangiang Hajah Nyai Dewi Roro Kidul….
Rawung Ka’anjeng Gusti Wali Tunggal…
Laluhur Saka Wayana si Nareng Ka’anjeng Syech Haji Wali Sakti Kudratullah…
Sumerep ing Genuruwah Sang Kremi Pelabuhan Ratu…
Dupe Ciri Wali Purwa tanpa Wekasan…
Tusta Usmaningani Tugtupku Kersaning Allah…

Ini dibaca sebanyak-banyaknya, seikhlasnya… (Puasa 3 hari… Lebih bagus, dimulai di hari kelahiran)

Ket : Dibaca selama puasa 3 hari dan berbukanya tidak makan, makanan yang bernyawa dan selama berpuasa, diharuskan mandi kembang 7 rupa, sebelum sholat hajat.Saat membacanya, diharuskan membakar kemenyan atau hio dan kamar harus dalam keadaan bersih.
Insya Allah, di hari ketiga, Beliau akan mendatangi kita baik secara langsung atau dalam mimpi. (Demi Allah, sejujurnya saya didatangi beliau dalam mimpi
ketika dulu menjalani ritual ini, tetapi saat saya membaca mantera pengundang beliau di hitungan puluhan pada hari terakhir sebelum saya tidur, saya
mendengar riuh suara gamelan terdengar dari kejauhan, seakan-akan seperti penyambutan kedatangan seorang pembesar, tapi sangat jelas terdengar di
telinga saya selama kurang lebih dari 2-3 menit’n…)

Insya Allah, kegunaannya bisa bertanya persoalan pelik terhadap beliau dan jika beliau berkenan, kita bisa berguru kepada beliau. Tetapi jika boleh saya yang bodoh ini mengingatkan, bahwa bagaimana pun juga, beliau adalah makhluk Allah dan hadirnya beliau juga tentunya semata-mata atas izin Allah. Kita sebagai manusia hanya boleh menyembah Dia dan hanya Dia yang berhak disembah, yaitu Allah SWT. Amin.

Mohon maaf saya belum berhak mengijazahkan Ilmu pengundang Ibu Ratu, terkecuali… Terkecuali, Insya Allah, jika adanya isyaroh dari beliau pemilik ilmu ini kepada saya untuk diberikan kepada siapa yang berhak mendapatkan ijazahnya.
Mungkin juga, sekiranya ada sesepuh di sini yang bisa mengijazahkannya kepada para sedulur yang berminat akan keilmuan ini.

Sekali lagi saya yang bodoh ini, mohon maaf jika adanya penulisan yang salah, sebab saya selama ini menghafalnya di luar kepala, bukan menulisnya. Jadi jika banyak kesalahan dalam penulisan, harap para sesepuh dan sedulur mengoreksinya dan memaklumi.

Wassalam…

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 178 Komentar

AJI BAYU BAJRA VERSI ARAB


Saya ijazahkan untuk keluarga besar Kampus Wong Alus sebuah ajian peninggalan leluhur Aji Bayu Bajra versi Arab. Tata laku: baca doa ini setiap selesai sholat lail (malam/tahajud) 7 x dan tiupkan ke telapak tangan kemudian usapkan ke seluruh tubuh. Tidak ada batas jumlah hari dan batas berapa kali harus melaksanakan sholat lail. Ada kalanya 40 malam ada kalanya lebih, tergantung pada Allah SWT. Bila anda ikhlas dan istiqomah, ajian ini menjadi milik anda atas ijin dan ridho-NYA.

بسم الله الرمن الرحيــــــم

وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ بِسْـمِ اللهِ وَبِاللهِ وَمِنَ اللهِ وَإِلَى اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلا الله وَاللهُ أَكْبَرُ وَاَعَـزُّ وَاَجَلُّ مِمَّا اَخَافُ وَأَحْذَرُ . اَللهُ أَكْبِرْ كَبِيْرًا ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا ، وَسُـبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِـيْلا . بِسْـمِِ الله الْشَّافِى بِسْـمِ اللهِ الْكَافِى بِسْـمِ اللهِ الَّذِى لا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَئُُُ فِى الاَرْضِ وَلا فِى الْسَّمَاءِ وَهُوَ الْسَّمِيْعٌ الْعَلِـْيم . وَنُنَزِّلَ مِنَ الْقُرْْءَانِ مَاهُوَ شِفَاءٌ وَرَِحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِيْنَ. اَللَّهُمَّ أناََ الرَّاقِى وَاَنْتَ الشَّافِىأَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّمَا قَضَيْتَ. اللهُ أَكْبَرْ اللهُ أَكْبَرْ اللهُ أَكْبَرْ أَيُّهَا الْمَلَكَانَ الأَكْبَرَانَ أَعُوْذُ بِاللهِ رَبِّى وَرَبُّكُمَا وَخَالِقِى وَخَالِقِكُمَا وَمُصَوِّرِى وَمُصَوِرَكُمَا خَالِقِ الْصُّوَرِ وَرَازِقِ الْبَشَـرِ.أَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ جَمِيْعِ الآفَاتِ وَالْعَاهَاتِ وَالْبَلاَءِ وَالأمْرَاضِ وَالأسْقَامِ وَالْكَسَلِ وَالْخُمُوْدِ وَالْخَبَالِ. اَعِذْ حَامِلْ كِتَابِى لِهَاذَا بِاسْـمِكَ الْعِظَامِ وَآلآئِكَ التَّمَامِ يَا ذَا الْجَلالِ وَالإكْرَامِ يَا مَنْ لَهُ الْمُلْكُ وَالْمَلَكُوْتُ يَامَنْ لَهُ الْجَلالُ وَالْجَبَرُوْتُ. سُبْحَانَكَ مَا أَعْظَمَ شَأنُكَ يَا فَاطِرِ السَّمَوَاتِ وَالأرْضِ، يَامَلْجَاءَ الْمَلْهُوْفِيْنَ يَاَرْاحَمَ الْمَسَاكِيْنَ يَاذَا الْعَظَمَةِ وَالْسُّـلْطَانَ ، يَاذَا الْرَأْفَةِ وَالإِحْسَانِ. يَا حَنَّانُ يَا مَنَّانُ يَا قََاهِرُ لايُقْهَرُ يَاجَائِرُ لايُجَارُ عَلَيْهِ . أَعُوْذُبِكَ مِنْ عَذَابِ الْبَدَنِ وَالْمِحَنِ وَأَعُوذُبِكَ مِنَ الرِّيْخِ الأحْمَرِ وَمِنَ الدَّاءِ الأكْبَرِفِىْ النَّفْسِ وَالرُّوْحِِ وَالدَّمِ وَاللَّحَمِ وَالْعِظَمِ وَالْجِلْدِ وَالْعَرُوْقِ وَالْعَصْبِ ، سُبْحَانَكَ إِذَا قَضَيْتَ أَمْرًا فَإِنَّمَا تَقُوْلُ لَهُ كُنْ فَيَكُوُْن. اَللهُ أَكْبَرْ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ . يَا بَارِىءُ يَابَرُّ يَامُغِيْثُ يَاجَبَّارُ يَاقَهَّارُ يَاقَاسِطُ يَامُقسِطُ يَاقََائِمًا بِالْقِسْطِ يَاصَرِيْخَ الْمُسْتَصْرِخِيْنَ يَامُبْدِىءُ يَامُعِيْدُ يَادَافِعُ يَاكَافِى يَاشَافِى يَامُعَافِى يَاغَيَاثَ الْمُسْتَغِيْثِيْنَ . يَاشَاكِرُ يَاشَكُوْرُ يَاعَطُوْفُ يَارَؤُوْفُ ياَنَاصِرُ يَانَصِيْرُ يَاقَادِرُ يَامُقْتَدِرُ يَااَهْيَا يَاشَرَاهِيَا اَدْوَنَاىَ اَصْبَاؤُتَ آلَ شَدَّاىْ اَلْوَهَيْمَ. يَابُيُوْنَاشَمْخِيَّا يَا شَمْخِيْثَا يَاعَظِيْمُ يَامُقَدِّمُ يَامُؤَخِّرُ يَاحَىُّيَاقَيُّوْمُ يَاقََائِمًا عَلَى كُلِّ نَفْسٍ بِمَا كَسَبَتْ يَا سَيِّدَاهْ يَامَوْلاهُ يَامَالِكَاه يَاغَايَه يَارَغَبَاه يَامَنْ يَعْلَمُ مَا نُخْفِى وَمَا نُعْلِنُ ، يَا أَحْكَمَ الْحَاكِمِيْنَ. يَا وَلِىُّالْمُؤْمِنِيْنَ يَا عَوْنَ الْضُّعَفَاءِ وَالْمَسَاكِيْنَ يَاكَافِى الْمُتَوَكِّلِيْنَ يَا مُكَرِّرَالْلَّيْلَ عَلَى الْنَّهَارِ وَالْنَّهَارِ عَلَى الْلَّيْلَ يَاقََاهِرَ كُلِّ شَيْطَانٍ مَرِيْدٍ يَاقَاهِرَكُلَّ جَبَّارٍ عَنِيْدٍ . يَانِعْمَ الْمَوْلىَ وَيَانِعْمَ الْنَّصِيْر،يَارَازِقَ الطِّفْلِ الصَّغِيْرِ، يَاَرَاحِمَ الشَّيْخِ الْكَبِيْر، يَا وَلِىَّ الْمُؤْمِنِيْنَ، يَاإِلَهَ الاؤَّلِيْنَ وَالْلآخِرِيْنَ يَا حَبِيْبَ التَّوَابِيْنَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. يَاخَيْرَ الْغَافِرِيْنَ يَاخَيْرَ الْوَارِثِيْنَ يَا خَيْرَ الْفَاصِلِيْنَ يَامَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنَ . اَللَّهُمَّ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنَ وَعَلَيْكَ نَتَوَكَّلُ وَفِيْكَ نَرْغَبُ وَفِيْمَا لَدَيْكَ نَرْجُوْ وَمِنْكَ نَخَافُ . اَللَّهُمَّ اكْفِنِىْ جَمِيْعَ اَلآلآمِ وَالأسْقَامَ وَجَمِيْعَ الأمْرَاضِ وَالْعِلَلِ وَالدَّمِ اْلأَسْوَدِ. اَللَّهُمَّ اكْفِنِى الدَّاءَ اَلأكْبَرْ وَالرِّيْحَ اْلأحْمَرَ وَالدَّمَ اْلأصْفَرَ وَجَمِيْعَ اْلآفَاتِ وَالْعَاهَاتِ وَالسَّكِْتَةَ وَالْهَمَّ وَالْغَمَّ وَالْخُزْنَ وَالسَّجْنَ . اَللَّهُمَّ اكْفِنِى شَرَّ الْحُوْشِ وَالْهَوَامِ وَمُشَاحَنَةَ الْعَوَامِ وَاْلإنْهِزَامِ وَشَرَّ الْشَّيْطَانِ وَالسُّلْطَانِ وَالْقَحْطِ وَالْغَلاءِ وَالزِّلْزَالِ وَالْبَلاءِ وَهَدَمَ الْبِنَاءِ وَشَمَاتَةِ اْلأعْدَاءِ. اَللَّهُمَّ اكْفِنِىْ شَرَّاْلأشْرَارِ وَكَيْدِ الْفُجَّارِ وَمَا اخْتَلَفَ عَلَيْهِ الْلَّيْلُ وَالْنَّهَِارُ إلا طَارِقًا يَطْرُقُ بِحَيْرً يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ . أَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّكُلِّ دَابَةٍ اَنْتَ آخِذُ بِنَاصِيَتِهَا إِنَّ رَبِّىْ عَلَىْ صِرَاطٍ مُسْتَقِيْم . اَنْتَ رَبِّىْ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاَنْتَ حَسْبِىْ وَنِعْمَ الْوَكِيْل، نِعْمَ الْمَوْلَىْ وَنِعْمَ الْنَّصِيْر . وَلاحَوْلَ وَلاقُوَّةَ إِلا بِاللهِ الْعَلِىِّ الْعَظِيْمِ وَحَسْبُنَا الله وَنِعْمَ الْوَكِيْل نِعْمَ الْمَوْلَىْ وَنِعْمَ الْنَّصِيْر . اَللهُ الْكَافِى اَللهُ الْشَّافِىْ اَللهُ الْحَافِىْ . وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَـيِّدِنـَا مُحَمـَّد وَعَلَى آلـِهِ وَصَــحْبِهِ وَسَــلَمْ وَالْحَـمْدُ لِلَّــهِ رَبِّ الْعَــالَمِيْنَ .

@wongalus,2011

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 213 Komentar

JENGKLOT


BY; BODOKEREMEZKEN
yudykucir@yahoo.com

JENGKLOT ‘’MAAFKAN AKU YAA ROBB, KASIHANILAH AKU, SEMPURNAKANLAH AKU’’ QUDROH ALIF KAULO MANUNGGAL KELAWAN ING GUSTI

Sugeng rahayu kerahayon.

Salam hormat ,salam sungkem ,salam salim salaman saking kaulo wong bodokeremezken katur guru kauloKi wong alus, bopo guru mbah gondrong ,sesepuh semua dan sedulur-sedulur keluarga besar kampus wongalus.

Sering kali kita berhadapan pada situasi yang membuat kita harus memilih………………………..

BK ‘’betara karang’’ ilmu tingkat tinggi yang jarang ditemui dan mendapat kebenaran keasilan dari ilmu tersebut, disini penulis ingin berbagi……………..

Penulis mengenali ilmu betara karang dari saudara saya yang gondrong tapi ganteng, dan beliau insyaallah asli pewaris dari garis keturunan pemilik BK yang dimiliki secara turun temurun.

Tata cara untuk mendapatkan BK….

Sebelum mau mendapatkan ilmu BK ini pelaku perlu berpuasa mutih selama 40 hari dengan menyendiri (bertapa nafsu) focus.

Setelah selesai puasa 40hari, terus dilanjutkan mandi ditujuh muara yang dilakukan selama semalam dengan setiap habis mandi membakar jerami ketan hitam.

Dan dilanjutkan naik kegunung gurangrang dan bersemedi dimakam ki braja musti.

Pada waktu bersemedi kalau kita bertuah maka makam tersebut akan terbuka, karena makam tersebut tertutup batu sebesar kepala, disaat itu pelaku akan diperlihatkan sosok dan akan terjadi komunikasi, antara pelaku dengan sosok tersebut, yang intinya diperbolehkan atau nggak pelaku memiliki ilmu betara karang.

Dalam semedi pelaku akan ditemui sosok sesuai imajinasinya, dari situ diakan diberi sesuatu biasa bentuk makan, selanjutnya benda tersebut harus dimakan langsung ditelan.

Jika pelaku mengunyah makanan tersebut, maka batal dan harus mengulanginya dari awal lagi…………xixixixixi kasian deh wkakakaka.

Ilmu betara karang akan lebih sempurna, jika ditambah dengan batu wulung, keduanya adalah pasanganya.

Fungsi ilmu betara karang

Semua barang yang mentah seperti pisang, apel, papaya, timaun dll jika tersentuh, maka tidak akan dapat busuk.

Semua keilmuan, seperti anti cukur, anti bacok, susuk, kebal dll akan tertarik oleh ilmu ini.

Jika pemilik ilmu betara karang asli, dapat mengangkat harta karun yang masih goib.

Dan masih banyak lagi keuggulan ilmu betara karang, sebuah keilmuan yang jarang dimiliki dan dah tersohor didunia kependekaran.

Kelebihan ilmu betara karang yang dianggap ilmu tingkat tinggi, ternyata disebalinya menyimpan misteri bagi pemiliknya, setiap pemilik ilmu betara karang harus segera membuang ilmu tersebut sebelum ajal menjemputnya. Jika pengamal ilmu betara karang lupa membuang ilmu ini, maka jika ajal telah menjemputnya tubuhnya atau jasadnya tidak akan diterima oleh alam hingga sampai hari penghabisan hari kiamat, terkecuali jika ada belas kasihan dari Tuhan Penguasa Semesta Alam, dengan dikirimkanya makhluk yang mau menyempurnakanya, maka ia akan mati dan jasadnya akan hancur lebur dan menyatu dengan alam kembali dan selanjutnya kembali kepada-NYA.

Itulah sedikit kisah ‘’JENGKLOT’’ yang disebabkan karena pemilik ilmu betara karang yang enggan membuangnya hingga ilmu tersebut menjadi petaka bagi pemiliknya.

Dari uraian diatas marilah kita segera kembali kejalan yang lurus, jalan yang diridhoi, dan jalan yang menuju kepada-NYA, Allah Azza Wajalla, Tuhan Penguasa Jagad Seisinya.

Dan terakhir saudara saya berpesan sekiranya ada dari saudara-saudaraku yang bertemu dengan jengklot, biasanya jengklot tersebut sengaja menampakan dirinya dan minta supaya segera disempurnakan……………dan jangan karena keduniawian lalu memanfaatkan jengklot tersebut untuk kekayaan, kesaktian, kejayaan dll.

Jika ada uraian kata dari saya yang bodo yang kere yang mezken ini, dan telah menyinggung semua makhluknya dari saya memohon maaf yang sebesar-besarnya.

Duh gusti Zhat kang Moho Kuoso kaulo nyuwun welas asihipun panjenengan, kaulo nyuwun ngapunten…………..kaulo nyuwun ngapunten……….kaulo nyuwun ngapunten……

Sugeng rahayu kerahayon.

nuhun

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 66 Komentar

AMALAN MENOLAK PASANGAN


yudie
yudi_andriant@ymail.com

asalamualaikum wr.wb

salam hormat saya buat ki wong alus,para sesepuh,dan para sedulur wong alus.

memang nenek moyang kita paada zaman dahulu dalam menerima ajaran islam kurang begitu sempurna sehingga apa yang didengarnya langsung diterimanya,tanpa memikirkan apakah benar ajaran islam itu demikian? jadi agama islam waktu itu masih belum murni alias banyak campuran-campuran dengan agama lain,yakni agama hindu,budha & beberapa kepercayaan animisme. Tapi sekarang tirai islam yang ada di negri kita (INDONESIA) sudah terbuka lebar-lebar,sehingga yang khurofat dengan yg tidak sudah bisa kita sisihkan.

Berikut ini do’a untuk menolak pasangan,baik itu kena bobok,jaran goyang,puter giling,atau kena lentrek,maka bacalah do’a ini sebanyak 3X pada air dalam sebuah pinggan/mangkok putih kemudian air tsb diminumkan.

inilah do’anya:

-BISMILLAAHI ALLAAHUMMA YAA FATTAAHU YAA MUHIITU YAA MUHIITU YAA MUHIITU YAAA LAAILAAHA ILLALLAAHU MUHAMMADUN RASUULULLAAHI.

setelah itu membaca:
-TULAK TUNGGAL,TULAK TUNGGAL,TULAK TUNGGAL NUJU LUPPUT KANG TINUJU KENO KANG NUJU IYO BALIYO, IYO BALIYO LAA ILAAHA ILLALLAAHU MUHAMMADUR RASUULULLAAHI YAA LAA ILAAHA ILLALLAAHU MUHAMMADUR RASUULLULLAAHI.

demikian s’klumit kata dari saya yang fakir dan bodoh ini.
mohon maaf apabila ada kesalahan.

wasalamualaikum wr.wb

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 33 Komentar

KANG SOLEH NAIK BECAK MENUJU SYURGA


Pada hari penghisaban (penghitunngan atas amal perbuatan manusia) sedang mengantri empat orang manusia dengan berlainan profesi sewaktu masih hidup di dunia. Manusia pertama bernama Alim, yang konon sewaktu masih hidup di dunia adalah seorang kyai yang sangat terkenal keluasan ilmunya dan kesalehan ibadahnya serta mempunyai ribuan santri. Manusia kedua bernama Somad, yang mana sewaktu masih hidup di dunia berprofesi sebagai Kepala Desa yang sangat disayangi oleh warganya karena kejujuran dan keadilannya. Manusia ketiga bernama Badri, dimana sewaktu hidupnya merupaka seorang juragan yang sangat kaya raya serta terkenal pula kedermawanannya dan kemurahan hatinya dalam menolong dan membantu orang-orang yang kesusahan. Manusia keempat bernama Soleh, yaitu ketika hidupnya adalah merupakan seorang tukang becak yang biasa mangkal di terminal. Keempatnya orang tersebut sewaktu didunia tinggal di desa yang sama, meskipun bukan tetangga yang saling berdekatan rumahnya. Dan kebetulan pula kematian merekapun hampir bersamaan waktunya, meskipun dari sebab yang berbeda-beda. Kyai Alim, meninggal dunia karena sakit sepuh (tua) karena beliau memang ditakdirkan Allah SWT berusia lanjut, hingga kira-kira 95 tahun. Lurah Somad, meninggal karena terbunuh oleh seorang pesaing politiknya yang iri dengki melihat pengaruh Lurah Somad yang demikian kuat pada semua warganya. Pesaingnya ini merasa dendam akibat dikalahkan sewaktu PILKADES, padahal dia sudah mengelurakan uang demikian banyak untuk menyuap dan membayar penduduk supaya memilihnya. Haji Badri (demikian biasanya orang menyebutnya), meninggal akibat sakit komplikasi yang membuatnya harus menginap selama sebulan di sebuah rumah sakit ternama di sebuah kota besar ibukota provinsi. Kang Soleh, meninggal dunia disebabkan karena kecelakaan di jalan raya, dimana sewaktu kang Soleh pulang dari mangkalnya di terminal, ditengah perjalanan sebuah truk tronton dengan kecepatan tinggi menabraknya dari belakang yang mengakibatkan dia tewas seketika di jalan itu.

Ketika empat orang tersebut mengantri kesurga paling depan adalah Kyai Alim. Maka berkatalah Malaikat penghitung kepadanya: He fulan, melihat kitab catatan amalmu kamu harus masuk neraka ! demikian Malaikat berkata sambil membentak. Perkenalkan, nama saya Alim, selama hidup saya adalah seorang kyai yang wara, zuhud dan alim serta selalu mengamalkan dan mengajarkan ilmu saya kepada banyak sekali murid di pesantren saya, seumur hidup saya selalu membaktikan diri saya untuk agama dan umat, kenapa saya mesti masuk neraka ? Kyai Alim berupaya memprotes. Iya betul, tetapi dalam setiap amaliyahmu selalu terselip perasaan ujub, kau selalu merasa paling alim, paling wara, paling zuhud, paling khusyuk, maka kau tak pantas masuk syurga, karena sifat ujub adalah bagian dari kesombongan, tempatmu adalah neraka, maka pergilah kau kesana…! Malaikat membentak, lalu melemparkannya ke neraka. Pengantri yang kedua adalah Lurah Somad, yang kemudian dipanggil pula untuk menghadap. He fulan, melihat kitab catatan amalmu kamu harus masuk neraka…! Malaikat berkata kepada Lurah Somad. Lho kok bisa begitu Malaikat ? Protes Lurah Somad. Padahal selama hidup saya tidak pernah maksiat kepada Allah, saya selalu menjalankan perintah agama dengan sungguh-sungguh, dan juga sewaktu menjadi Kepala Desa saya selalu bersikap adil, jujur, amanah, mengayomi seluruh rakyat saya, mensejahterakan kehidupan mereka serta menjadikan desa saya adil, makmur dan sejahtera, jelas Lurah Somad membela diri. Benar Lurah Somad, tetapi perlu kau ketahui bahwa dibalik sikap adilmu dan pengayomanmu kepada rakyatmu karena engkau kepingin terkenal, kepingin masyhur, dan kepingin dipuja-puja oleh rakyatmu, agar melanggengkan kekuasaanmu, sifat seperti ini adalah bagian dari kesombongan, dan kau harus masuk neraka!, dengan bengis Malaikat berkata, kemudian menyeretnya menuju neraka.

Berikutnya yang datang menghadap adalah Haji Badri. He fulan, melihat kitab catatan amalmu kamu harus masuk neraka…! bentak Malaikat kepada Haji Badri. Mohon maaf Malaikat yang terhormat, mengapa saya harus masuk neraka, dahulu sewaktu masih hidup didunia, saya seorang yang dermawan, hampir seluruh harta saya belanjakan di jalan Allah, untuk berzakat, infaq dan sedekah, pendeknya setiap orang yang membutuhkan uluran tangan saya selalu saya bantu, hutang piutang mereka saya lunaskan, kesulitan mereka saya mudahkan, Haji Badri mencoba menerangkan. Ketahuilah wahai Haji Badri, semua kedermawananmu itu sia-sia belaka, karena kau menyembunyikan perasaan riya, pamer dan mengharapkan pujian dari manusia lain, dengan demikian kau telah berbuat kesombongan, maka dari itu tempatmu adalah neraka !, sambil berkata demikian Malaikat membuang Haji Badri kedalam neraka. Kemudian datanglah kang Soleh dengan mengendarai becaknya mengantri dihadapan Malaikat. He fulan, melihat kitab catatan amalmu kamu pantas masuk syurga ! Malaikat berkata dengan lembut kepada kang Soleh. Karena dibalik kemiskinannmu kamu tidak berputus asa dari rahmat Allah, kamu selalu bersyukur dan tidak pernah mengeluh, serta semua ibadah yang kamu lakukan dilandasi rasa ikhlas semata-mata kepada Allah, maka dari itu Allah mengganjarmu dengan syurga-Nya, Malaikat melanjutkan penjelasannya. Terima kasih wahai Malaikat, tetapi saya tidak mau masuk syurga kalau Kyai Alim juga tidak masuk syurga…! kata kang Sholeh. Lho kenapa ? tanya Malaikat. Sebab, saya bisa tahu cara beribadah, saya belajar teori keikhlasan adalah karena saya berguru dan mengaji kepada Kyai Alim, maka saya tidak mau masuk syurga jika guru saya Kyai Alim tidak dimasukkkan ke syurga !, harap kang Sholeh. Baik, baik, atas kemurahanmu, Kyai Alim boleh masuk syurga bersamamu kata Malaikat. Iya tetapi saya tetap tidak mau masuk syurga, jika Lurah Somad tidak masuk syurga, kang Sholeh menyanggah lagi. Lho ada apa ini ?, heran Malaikat. Karena berkat keadilan Lurah Somad serta perlindungannya kepada kaum miskin seperti saya, maka saya merasa hidup tentram dan nyaman di desa itu, maka saya mohon agar Lurah Somad bisa masuk syurga bersama saya, kang Soleh memohon. Boleh, boleh, berkat kemurahanmu pula, Lurah Somad bisa masuk syurga bersamamu, kata Malaikat. Malaikat boleh tidak aku minta satu permintaan lagi ?, tanya kang Soleh. Apa permintaanmu selanjutnya ?, balik tanya Malaikat. Aku minta Haji Badri, dimasukkan syurga pula bersamaku, jawab kang Soleh. Apa alasan yang kamu ajukan, mengajak Haji Badri ke syurga bersamamu ?, kembali Malaikat bertanya. Karena Haji Badri sering kali membantuku jika aku kesulitan dan harap diketahui wahai Malaikat, bahwa becak yang merupakan saranaku mencari rejeki dengan halal di jalan Allah ini merupakan pemberian dari Haji Badri, demikian harap kiranya Haji Badri dimasukkan syurga bersama saya, harap kang Soleh. Baik, baik, sebab kemurahanmu kalian berempat boleh masuk syurga bersama-sama, demikian Malaikat menutup persidangan empat orang tersebut. Lalu mereka berempatpun bersama-sama naik syurga dengan membonceng becak kang Soleh, yang kecepatannya melebihi kecepatan cahaya.

Demikian coretan tulisan ini saya sampaikan apabila ada kata-kata yang salah serta tak berkenan saya mohon maaf lahir bathin.

Sudadi Jawi
sudadijawi@yahoo.com

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 43 Komentar