>>PERPUSTAKAAN UTAMA

ILMU PANCUNG MATA SUKU KUBU ORANG RIMBA JAMBI (EKSKLUSIF KWA)


rajaryzal kelayang
rajaryzalkelayang@gmail.com

Bismillahhirrahmannirrahim,..assallammualaikum salamun qaulam mirrabbirr rahim kepada seluruh anggota kampus wong alus di seluruh nusantara,salam takzhim sekaligus nuwun ijin kepada pemilik blog semoga selalu dalam rahmat dan lindungan tuhan seru sekalian alam,jika di perkenan kan terniat di hati ini untuk menulis sebait dua bait pengetahuan warisan suku kubu orang rimba pedalaman jambi sumatra mungkin saja pengetahuan secuil ini ada juga gunanya teruntuk kawan kawan saudara saudara sebangsa dan setanah air indonesia,dan suku melayu asia pada umumnya nusantara kita ini luas dan tercecer cecer rupanya, sebagai sedikit acuan ternyata masih ada saudara sebangsa dan setanah air dengan kita yang tidak kita kenal keberadaannya bahkan mungkin kita lupakan begitu saja padahal mereka adalah pagar betis benteng nyata dari berdirinya bangsa ini dengan segala keberagamannya,mereka menyimpan piandel piandel natural yang sangat ampuh untuk dapat kita pinjam dan gunakan dalam berusaha menggerak kan berbagai bidang economi sebagai media supranatural yang sudah terbukti ribuan tahun sebelum kita yang konon katanya ber adat dan ber agama ini lahir,salah satu dari saudara kita yang tercecer itu termasuk orang rimba suku KUBU pedalaman jambi sumatra indonesia.

Saya mengenal suku kubu ini sama dengan saya mengenal sosok besar seperti seorang BUNG KARNO,selain karna saya memang suku pedalaman talang mamak,adik darah dari suku KUBU yang memang harus ewuh pakewuh kepada induk kepala suku nya,suku kubu juga adalah suku yang terlihat garang,penuh mysteri namun ia sangatlah ramah dan mencintai bangsa nya,ia memanggil indonesia dengan sebutan TUAN RAJO INDONESIA,bukankah bung karno juga memiliki karakter seperti itu…..saya cukup lama rasanya keluar masuk hutan untuk mencari sedikit pituah hidup dari suku KUBU jambi sumatra ini,dengan niat yang jelas yaitu sebagai penajam hidup agar sedikit hidup lebih mudah dalam menapak pijar pijar hidup yang dulu memanglah keras,tiada niat lain hanya untuk kebaikan saja dan atas dasar niat baik itu juga lah saya dengan redho ikhlas hati berencana menularkan sedikit pengetahuan supranatural warisan saudara sebagsa dengan kita ini kepada kawan kawan dan handai taulan,jika saya tersilaf kata terselip lidah sehingga menyinggung rasa keberagaman sesepuh sesepuh,tokoh tokoh pemuda yang ada di blog ini maka saya membungkuk memohon maafkan lah saya yang dhoif ini….
ilmu PANCUNG MATA ini berawal saya dapat kan dari sebuah konsep kitab kuno yang di simpan oleh datuk saya,konsep kuno itu bertuliskan sebuah pesan yang sangat menggelitik saya,begini bunyi konsep itu”jika engkau seorang pemuda tangguh maka tak patut jika tak tau apa itu pancung mata,berguru ilmu wanita kepada wanita,berguru mata kepada mata berguru nyawa kepada nyawa,terpancung mata terpancung jiwa maka terpancunglah nyawa” begitu bunyi kalimat dalam konsep tua tersebut.
lalu dengan terus menerus saya meminta kepada datuk saya,apa makna dari kalimat konsep tua tersebut,hampir 3 tahun lebih baru beliau mau membabarkan apa makna serta translate dari konsep itu, PANCUNG MATA adalah satu satu nya ilmu ghaib yang pertama sekali di kuasai oleh suku melayu tuo yang tiba di bumi sumatra,pertama sekali ilmu tersebut di bunyikan saat 777 orang pertama suku hindie sekarang bernama melayu menginjak kan kaki di tanah sulawesi/bugis dan menyebrang ke tanah sumatra,ilmu pancung mata adalah sejenis ilmu ghaib yang ber pungsi mengkaji dan membangkitkan segala hal mistis yang berhubungan dengan pandangan,ia tergolong kaji diri batang tubuh,seperti kita ketahui hidup dan mati kita itu bermula dari pandangan mata,dengan sepasang mata yang telah di isi kekuatan ghaib maka perang suku pun yang sudah di hadapan mata dapat ia buat berhenti dan saling perpelukan dalam damai,dengan mata yang telah di penuhi aura kasih mampu menyembuhkan orang yang tengah bersedih seakan mau mati besok,bukan kah mata adalah jendela jiwa,bekerja lah kamu sekuat apapun,sekolah lah tinggi tinggi setinggi apapun namun jika mata mu mengandung luka,mengandung dendam,mengandung loro maka sampai tua lah engkau akan tetap menjadi bawahan,mata ini lah sumber dari segala kesuccessan dan kegagalan bahkan tertipu pun itu adalah pekerjaan mata kata orang dulu sulap mata,mata yang telah terisi oleh kekuatan ghaib maka ia mampu menyulap uang seratus ribu menjadi satu juta terlihat,karna ulah mata lah maka NINIK SITI HAWA takluk kepada MOYANG ADAM,jika sempurna maka pancung matalah yang mampu membelah seonggok kayu dengan hanya memandangnya ( tangan besi nama ilmu nya)bahkan sudah kita ketahui bahwa sesungguhnya cara kerja santet atau tuju (bahasa orng kubu santet itu tuju) sangatlah sederhana yaitu memandang satu bilah badik atau pisau lalu ia bayangkan menjadi dua,nah badik/pisau yang telah bathin tadi karena di pandang dua itulah yang ia gerak kan ke tubuh lawan,bukan pisau yang zahir nya tapi pisau yang bathin di pandang tadi,maka tidak heranlah jika banyak anak rimba suku KUBU mampu berjalan di tengah hutan saat malam hari,mereka mampu memantalkan apa saja hewan yang menyerang hanya dengan memandangnya…begitu bahaya nya pekerjaan pandangan mata!!!!.
selanjutnya ILMU PANCUNG MATA ini erat hubungannya dengan ilmu pukau yang pernah saya posting namun ia lebih tertuju kepada pukau pekasih bukan pukau penghiba,ia hanya di gunakan oleh raja raja dan kepala suku orang rimba/suku KUBU sebagai media untuk membuat istri nya yang berjumlah banyak menjadi akur damai tentram dalam satu rumah,maka oleh itu ilmu PANCUNG MATA ini yang paling ampuh berguru nya pada seorang wanita,karena wanita lah yang mengetahui rahasia titik lumpuhnya wanita,ini sesuai dengan tulisan konsep dari datuk saya tadi,karena konsep tulisan tadi juga ada bertuliskan hutang piutang,bayar membayar maka datuk saya juga mengatakan ilmu PANCUNG MATA sangat ampuh jika di gunakan untuk perdagangan,berbisnis dan aktifitas economi lain,kalau untuk hal ini datuk saya telah membuktikannya,dan ada beberapa kawan kawan lain yang berjodoh dengan ilmu ini pun membawa ilmu jenis ini dalam perniagaan karena akan jauh lebih terasa manfaatnya,cara nya bagai mana saya rasa setiap pengamal memiliki cara bisnis masing masing tinggal ia lambarai saja mata nya dengan ilmu pancung mata saat melakukan transaksi…………
maka bermula lah saya memulai perjalanan mengembara ke pedalam jambi untuk berguru jenis ilmu ini,ada 7 kepala suku serta komunitas orang kubu yang saya temui dan saya mintai pendapat namun tak satu pun jua yang mengetahui keberadaan ilmu paling tua tersebut,mereka hanya berucap terkejut saja saat saya mengatakan hendak mencari guru yang masih menyimpan ilmu pancung mata,mereka katakan bahwa ilmu itu tidak lagi di kuasai oleh manusia biasa,ilmu itu hanya mampu di kuasai oleh seorang guru wanita muda,biasanya anak kepala suku idam,yang berat nya adalah wanita yg mengusai itu bukanlah wanita biasa ia adalah wanita yang telah maujud nyata menjadi seperti siamang ( siamang itu sejenis sinpanse/orang utan) namun ia tetap wanita muda yang cantik bukan seperti kera,……nah untuk kali ini saya yang terkejut bukan kepalang karena mana ada lagi pada jaman sekarang walaupun kami orang suku pedalaman talang mamak,atau orang kubu yang wanita nya berbulu seperti siamang dahulu 60 tahun lalu memang masih ada di sebabkan sangat akrab dan menyatunya dengan alam seorang pertapa wanita mampu merubah tubuhnya seperti siamang hingga ia lebih hebat dari siamang jika berjalan di tengah hutan rimba,jaman 10 tahun lalu orang rimba sudah memakai hand phone,berpakaian layaknya model dari rimba bollywood,kulitnya pun jauh lebih halus mulus putih bersih dari artis jakarta..hehehe,saya mulai berpatah arang mungkin tidak lagi berjodoh saya dengan ilmu ini padahal niat saya lurus lurus saja bukan untuk kejahatan hanya sebagai pelestari ilmu yang hampir punah,3 minggu lebih rasanya saya berjalan di hutan jambi untuk pulang ke riau namun karena pikiran galau dan hati hampa saya tersesat sehingga tidak tau jalan pulang saat keluar dari hutan dan menemui jalan raya/jalan aspal mobil,ternyata saya telah sampai di perbatasan palembang,saat saya akan naik menumpangi sebuah bus kalau tidak salah mobil handoyo,tiba tiba saya melihat seekor siamang/sinpanse 2 ekor tengah asyik di ranting pohon memandangi saya,saya cancelle naik bus handoyo dan meneliti pada 2 ekor hewan sinpanse yang tengah duduk di atas ranting pohon tersebut,semakin saya lihat semakin saya jelas bahwa itu bukanlah hewan tetapi wanita yang berbulu kuning seperti sinpanse karena bibirnya seperti menggunakan lipstic,saya dekati dan dia pun terlihat ramah,lalu terjadilah komunikasi dengan menggunakan bahasa jambi campur bahasa palembang dan alhamdulillah saya ikuti kedua sahabat wanita itu ke rumahnya dan di kenalkan kepada bapaknya yang memang kepala suku orang kubu jambi,singkat cerita saya ceritakan semua niat dan tujuan saya masuk berkelana ke hutan rimba ini beserta petunjuk dan nama datuk saya,alhamdulillah beliau kebetulan orang yang masih menyimpan ilmu PANCUNG MATA tersebut dan salah satu wanita yang menguasainya adalah kedua putri beliau tadi yang telah membawa saya ke pondok beliau,2 malam saya di pondok sang kepala suku orang KUBU tersebut dan pada malam ke 3 nya saya di ijazahkan kalimat ilmu PANCUNG MATA beserta tata caranya yang juga akan saya ijazahkan sepenuh penuhnya kepada pembaca blog kampus wong alus tercinta ini,berikut kalimatnya serta tata cara penajamnya:

ALLAH ngang

ngang tampi limpa gung ALLAH
pancung mate si mate ngang
bedengung tampi,bedengung khobur
ALLAH nian ku pandang
HU si pandang dongung
barokhat si khodam pancung

NB: tulisan ngang di baca berbunyi ngung
si guru wanita memulai dengan ALLAH ngang namun saya memulai dengan bismillahhirrahmannirrahim,beliau juga menyetujui

TATA CARA PEMASUKAN ILMU INI KE MATA:

-duduklah di luar rumah harus sekitar pertengahan malam,kalau kita moderen sekitar jam 3 subuh hingga jam 4 subuh,
-setelah duduk di tanah tampungkanlah kedua telapak tangan ke arah atas seperti kita berdoa
-biarkan telapak tangan tersebut terkena embun subuh hari tersebut,semakin dingin telapak tangan semakin tajam pancung mata nya
-sambil menyerap daya embun yang terserap saat telapak tangan terbuka,maka bacalah kalimat pancung mata di atas selama 1 jam saja (jgn di hitung)
-setelah satu jam maka gosok kan kedua telapak tangan terlebih dahulu hingga terasa hangat/panas kedua telapak tangan tersebut
-setelah terasa panas maka usapkan lah/tempelkanlah kedua telapak tangan tersebut pada kedua mata,ingat mata tetap terbuka jangan di tutup sambil membaca kalimat di atas selama kira kira 15 menit.
-setelah selesai maka silahkan istirahat atau kembali tidur
lakukan cara ini selama 3 malam,dengan jeda malam 3 hari ( malam pertama,setelah itu jeda 3 malam baru malam kedua,jeda lagi 3 malam baru malam ke 3)
setelah selesai maka ilmu pancung mata telah siap di gunakan….dengan cara :

setiap akan menggunakannya,bacalah kalimat ilmu pancung mata sambil menggosok kan kedua telapak tangan,hingga terasa panas setelah terasa panas barulah tempelkan pada kedua mata dengan posisi mata tetap terbuka,insyaALLAH jika senyawa kalimat tersebut dengan mata maka khasiatnya instant dapat di lihat langsung.

PENAJAMNYA/UNTU MENG AWET KAN ILMU INI DI MATA:
sebulan satu kali lakukan saja cara seperti pemasukan ilmu di atas selama 3 hari juga,semakin setiap bulan rutin mengamalkannya walaupun satu bulan sekali insyaALLAH sekitar 6 bulan maka kekuatan pancung mata nya akan sangat melekat di batang tubuhnya,semoga sedikit bermanfaat….amin. @@@

Iklan
Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA, ILMU PANCUNG MATA SUKU KUBU ORANG RIMBA JAMBI | 238 Komentar

AMALAN DATANGKAN JIN MUSLIM


pmzsu84@gmail.com

Asskum.wr.wb ki wong alus
Saya pramono arif kuncoro dari yogyakarta, Dengan ini saya ijazahkan kepada anggota KWA yang sudah mendaftar menjadi anggota di blog tercinta ini.

Ciri-Ciri JIN: tubuh kurus berjenggot panjang dan di awang-awang

Caranya : Tanam nasi putih sedikit dan bunga talon di dalam rumah sambil baca doa ini : “AL-HA. .. AL-HA. .. YA-KURNAIN. .. SYABH… SYABH… NUN. .. NUN”

Keterangan : Tanpa puasa dan larangan makan

Keahlian jin ini : Memberikan bocoran ulangan tertulis atau memberi jawaban jalan keluar setiap peetanyaan.

NB. Pada saat membaca mantra harus pada kamar yang gelap dan jauh dari keramaian, apabila jin yang dipanggil datang jangan lupa ucapkan salam dan begitu sebaliknya. Siapkan mental anda karena anda akan mengeahui hal-hal yang menakutkan. Pertama-tama bisa datang dalam mimpi.

SILAHKAN DIAMALKAN BAGI SEDULUR YANG MEMBUTUHKAN.
SALAM RAHAYU.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 73 Komentar

DAFTAR ANGGOTA KWA SAMPAI DENGAN TANGGAL 20 MARET 2012


Team Admin KWA,

Bersama ini kami sampaikan Daftar Anggota KWA Sedunia sampai dengan tanggal 20 Maret 2012.

Daftar dalam file xls dapat didownload di :

http://www.ziddu.com/download/18924354/DaftarAnggotaKWAs-d20Maret2012.zip.html

Semoga bermanfaat.

Salam Paseduluran,

selor (KWA0025)
selor selawe

Bandung, Jabar, Indonesia

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

PENGIJAZAHAN ASMAK KELAP (EKSKLUSIF KWA)


Buyut Jangkrik Ronggeng

Salam Rahayu @ki WA dan @ALL Dewan Guru…
Semata mata hanya utk mencari Ridho Alloh SWT dan menyebarkan wanginya kasanah supranatural budaya Bangsa Indonesia. ijinkan saya mengijazahkan sebuah Asmak yg sederhana dg didasar niat yg ikhlas…
Yaitu Asmak KELAP, tingkat 1 insya Alloh asmak ini bagus utk keperluan Pageran Goib, Netralisir badan/rumah, wibawa dsb.
Tatalakunya dan Tawasulnya sama dengan pengamalan ASR utara,

”Bismillahirohmanirrohim,
SA ONGGUNAH KA KOATAN BEDHEN KAULEH PADHENAH KELAP SE PALENG RAJEH. ”

Bagi Dewan guru atw ahli supra sumonggo di scan power asmk tsb.
insya Alloh stlh diamalkan powernya akan seperti loncatan listrik / kelap di telapak tangan…
MOHON diamalkan hanya utk yg berusia diatas 17 th saja …
Bagi SEDULUR yg mau mengamalkan silahkan…
Bagi SEDULUR yg mau Koleksi silahkan…
Matur nuwun….
Semoga Jadi Barokah Bagi Kita Semua… Aminnn

Nb: ARTINYA: “Sesungguhnya badanku sama seperti kekuatan kilat yang menggelegar”

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA, ASMAK KELAP | 196 Komentar

PENGIJAZAHAN ASMA KAYU RAJEH KI SUGIK SAWUNGGALING (pengulangan)


Asma ini merupakan Asma rajeh dari varian kayu atau di Madura di sebut Asma Kajuan Rajeh, khasiat dan kegunaan dari karomah asma ini sama dengan ASR Utara tetapi lebih pada menangkal bahaya yang bisa mengancam diri pengamal dari berbagai hal yang mengandung elemin/anasir kayu.
Pengalaman saya saat mengikuti proses penyelarasan dan pengisian untuk Asma ini dilakukan di bawah pohon yang lumayan besar atau minimal sambil memegang kayu/pohon apa aja.tapi sebagian muujizh/pengijazah hanya dilaksanakan ditempat terbuka diluar tempat yang tidak beratap.
Sekedar “Pamator”
Asma ini sekalipun Varian dari Asma Rajeh tapi yang saya terima dari pengijazah tidak menggunakan kata awal “Inna Quwwatih/tah/tin/ti”sebagaimana Asma Rajeh dan Asma Kayu Rajeh yang pernah diposting di KWA sebagai pembendaharaan referensi kita warga KWA, bahkan saya mendapatkan Asma Kayu Rajeh ini dengan dua macam bacaan….tapi setelah saya konsultasikan pada beberapa kyai…. katanya,memang ada sebagian kyai yang mengijazahkan Asma kuncinya saja,dan ada yang secara lengkap….tapi soal karomah insyaallah sama saja…(Amiiiiin)
Karena Asma Rajeh dan semua variannya ini bukanlah karangan manusia,melainkan simbolisasi Sabda Tuhan melalui rangkaian huruf menjadi “kata-kata”yang di sampaikan melalui Nabi Khidir kepada kekasih Allah Sang Wali pilihan yang di sesuaikan dengan bahasa verbal yang berkesatuan dengan Qolbu manusia. rangkaian “kata-kata” itu hanya sebagai garis besarnya saja atau konsep abstrak. namun tentunya menyimpan berbagai rahasia di baliknya sebagai bukti kuasanya-Nya. karena kekuatan karomah dari Asma Rajeh tersebut insya Allah sudah terletak dibalik susunan “kata-kata” itu….entah itu kata Inna Quwwatih…..,Inna Jahara……ataupun…..Lauthun…..bahkan……Jaljalat sekalipun, dan selain dari kekuatan rahasia dibalik rangkaian “Kata-Kata” tersebut, tentunya kekuatan karomah dari Sang Wali pewaris Asma tersebut yang langsung dari Nabi Khidir sudah tidak berhijab dengan Allah….insya-Allah bisa membantu kita sebagai Washilah/penyambung hajat kita pada Allah dengan ASR, itulah perlunya kita Tawassul……dan tidak perlu Puasa!
Namun bagi kita yang bukan Wali….bahkan bergelimang dengan dosa….untuk mendapatkan rahasia dahsyat dari karomah Sabda Tuhan itu dan kita mampu menggerakkan energi yang tersembunyi di baliknya, kita harus telaten,sabar,ikhlas dan istiqomah menggalinya dengan cara banyak Ibadah, Istighfar dan Munajat pada Allah dengan ber-Riyadlah….
Kalau sudah begitu…..insya-Allah kita akan mendapatkan pahala di dunia, dengan kita bisa merasakan langsung dari rahasianya/karomahnya entah kulit kebal,mindah hujan atau ngobatin orang sakit dll, dan yang terpenting pahala di akhirat nanti, sehingga kita insya-Allah akan dikelilingi dan dikipasi oleh 7 bidadari nan elok dan bening di surga Royyan,dan kitapun cukup berleha-leha di sana tanpa harus ngamalkan asma ini asma itu bahkan ASR sekalipun….di sana gak ada musuh yang akan membacok kita,menembak kita,menyantet kita atau hujan yang perlu dihentikan ….!dan tentunya untuk mendapatkan bidadari disana,kita sudah tidak perlu lagi membaca ajian ini ajian itu….gak ada semar mesem,gak ada semar tangis, gak ada kawin sukma atau pengasihan apapun …. semua sudah di siapkah oleh ALLAH tanpa kita bersusah payah….!
Insya-Allah begitulah sejatinya rahasia mengamalkan ASR ….Wallahu A’lam Bish Showab….Innallaaha Ya’lamu Malaa Ta’ Lamuun
Dan saya sadar jiwa aya masih kontor dan belum mumpuni, tapi dengan niat ibadah, saya ikhlash ijazahkan Asma Kajuh Rajeh ini pada warga KWA yang sudah mendaftar…selamat ber munajat…..! bagi yang belum mendaftar Sorry Sorry Jack…! asma ini bukan untuk yang hanya berkunjung atau salah masuk kamar! (Maaf Meminjam penggalan kalimat dari ajian Keong Racun)
Inilah amalan Asma Kajuh Rajeh….
Tawassul Fatihah:
Nabi Muhammad Wa Alaa Alihi Wa Ashabihi Wa Ahli Baitihi Ajma’in
Malaikat Muqorrobin wal Qoribin
Nabiyullahi Khidlir AS
Syekh Abdul Qodir Jailani
Para Wali Songo
Syekh Bujuk Tompeng Pamekasan
Syekh Syamsuddin Pamekasan
Syekh Muhammad Kholil Bangkalan dan semua waliyullah.
Kyai Muqit Marzuki
Ustadz ‘Asyim Abdullah Sumenep
Abina Wa Ummina Wa Jaddina Wa Jadditina
Man Ajazani Wa Jami’il Mu-Jizih Hadzal Asma’
Diri Sendiri…….bin…..(nama kita dan bapak kita) Wa Alaa Niati Wal Hajati Fiddiin Wad Dun-Ya Wal Akhiroh.
BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM
RII-AN HANII-AN GHAIROH MANA-AN ‘ABDAN.1000x.
Cara mengamalkan: Di amalkan 1000x tiap malam selama 3 malam diluar rumah,jika mampu baca 4000x tiap malam.
Shalat Hajat Khusus 4 Rokaat setelah salam yang terahir, bersujud kembali sambil memohon pada Allah hajat kita.
Kemudian (kalau sholat hajat dilakukan dirumah) setelah sholat hajat lalu bersujud dimaksud di atas,berangkat keluar rumah lalu duduk di tempat yang dianggap nyaman dan bisa menjadikan khusuk selama wirid…..
Lalu duduk bersila…. diam sebentar dan tafakkur….sambil membaca pelan-pelan dan santun dalam hati “Tawakkaltu yaa khuddama hadzal asma’ 13x”
Lalu Baca Tawassulnya dan lanjutkan membaca Asma’nya.
Setelah selesai wirid jangan langsung bergegas pulang, tapi diam sejenak selama ½ jam sambil membaca dalam hati ‘Laa Haula Wa Laa Quwwata Illaa Billaahil ‘Aliyyil ‘Adlim’ seikhlasnya.
Rasakan insya-Allah tubuh kita akan merasakan hawa hangat menyebar dalam tubuh kita….
semoga bermanfaat…….Wassalam. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 48 Komentar

* PENGIJAZAHAN ASMAK KHIDIR (RADEN SANCANG UNGU) * (PREVIEW)


Saya ijazahkan utk Ki Wong alus, ASMAK KHIDIR DARI RADEN SANCANG UNGU/ KI ARYA KUSUMA DEWA dan menyambut Ultah KWA ketiga pada 2012 ini saya ijazahkan lagi kepada Sedulur Kampus Wong Alus (KWA) secara sempurna yang berminat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

AQSAMTU ALAIKA YA NABBIYA KHIDIR A.S. WA ALAIKA ASMA’UL KHUDDAM ALUUHA (2 X) ASSAAH (2X) BIIDZNILAH BI LAHAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAH

ASMAK KHIDIR….

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM

BALYAKHAN BALYAKHIN BARNABAL BARNABIL QUWWAH, YAA MAN LAA YUSYGHILUHU SAM’UN AN SAM’IN, YAA MAN LAA TUGHLITHUL MASAA’IL, YAA MAN YATABARROMUBI ILHAAHIL MALHIIN ADZIQNII BURDA ‘AFWIKA WA HALAAWATA ROHMATIKA.

BALYAKHAN BALYAKHIN MALKHAN MALKHIN QUWWAH BIIDDZNILLAH BI LAA HAWLA WALAAQUWWATA ILLA BILLAH.

313 x 3-7 hari.

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 155 Komentar

PENGIJAZAHAN ASMAK LAUT RAJEH (PREVIEW)


BISMILLAHIRROHMANIRROHIM, DENGAN INI KAMI IJAZAHKAN ASMAK LAUT RAJEH UNTUK PEMBACA BLOG KAMPUS WONG ALUS YANG BERMINAT…

Cara mengamalkan baca tawasul ALFATIHAH disampaikan kepada:

Nabi Muhammad SAW dan keluarga, Sahabat, Malaikat Muqorrobin dan Qoribin, Nabi Khidir A.S balyhabin Malkan, Syekh Abdul Qodir Jailani, Syekh Buju Tumpeng Pamekasan Madura, Kyai Damanhuri Pamekasan Madura, Syekh Syarif Hidayatullah, Sunan Gunung Jati, Pangeran Cakrabuana, Man Ajazani.

Selanjutnya baca:

BISMILAHIROHMANIRROHIM
Selanjutnya membaca…
INNA QUWWATIH NAKABAN NATAH KITABAN NATAH (Madura Utara)

Selanjutnya membaca…
1.INNAKA QUWWATAH KATABAL QUWWATAH KITABAL QUWWATIH.
2.INNAKA QUWWATAH KATABAN NATAH KITABAN NATAH.
3.INNAKI QUWWATIH KATABUN NATAH KITABUN NATAH.
4.INNAKA SHOHABATIKA SHOHIBIKA. (Madura Selatan 4 tingkat)

Selanjutnya baca ASMAK LAUT RAJEH….
LAUTHUN SAMARIK ABNA KITABUN JAUZUL JAHAR

1000 x dibaca selama 7 hari.

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 80 Komentar

PENGIJAZAHAN ASR MADURA SELATAN (PREVIEW)


Menyambut Ultah KWA ketiga pada 2012 ini saya ijazahkan lagi kepada Sedulur Kampus Wong Alus (KWA) secara sempurna yang berminat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT ASR MADURA SELATAN.
TAWASUL “Nabi Muhammad SAW dan keluarga, Sahabat,
Malaikat Muqorrobin dan Qoribin,
Nabi Khidir A.S balyhabin Malkan,
Syekh Abdul Qodir Jailani,
Syekh Buju Tumpeng Pamekasan Madura,
Kyai Damanhuri Pamekasan Madura,
Orang tua dan leluhur kita
Diri sendiri
Man Ajazani
ASR MADURA SELATAN:
INNAKA QUWWATAH KATABAL QUWWATAH KITABAL QUWWATIH. 1000 x 7 hari.
INNAKA QUWWATAH KATABAN NATAH KITABAN NATAH. 1000 x 7 hari.
INNAKI QUWWATIH KATABUN NATAH KITABUN NATAH. 1000 x 7 hari.
INNAKA SHOHABATIKA SHOHIBIKA. 1000 x 7 hari.
@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 97 Komentar

KOPDAR PEMBACA KWA


ASSALAMUALAIKUM WR WB. DEMI MEMERIAHKAN ULANG TAHUN KETIGA BLOG KWA, AKAN DIADAKAN COPY DARAT (KOPDAR) PADA:

HARI/TANGGAL: JUMAT, 23 MARET 2012

PUKUL 19.00 WIB SAMPAI SELESAI.

TEMPAT: CEPURI, PANTAI PARANGKUSUMO YOGYAKARTA. 100 METER SEBELAH BARAT PINTU UTAMA PANTAI PARANGTRITIS YOGYAKARTA.

MERUPAKAN KEMULIAAN BAGI KAMI BILA SEDULUR BERKENAN HADIR UNTUK SALING MENYAPA DAN MENYAMBUNG TALI SILATURAHIM.

WASSALAMUALAIKUM WR WB.

ADMIN BLOG KWA

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA, ***** KWA KEMBALI KE KHITTAH***** | 80 Komentar

MENJELANG ULANG TAHUN BLOG KWA APRIL MENDATANG, KAMI MENGULANG PENGIJAZAHAN DOA-DOA SELEKSI DARI REDAKSI. KENAPA MENGULANG PENGIJAZAHAN? TAK LAIN AGAR KITA SEMUA SENANTIASA MENYUKAI BERZIKIR.


BERIKUT PETIKAN PUISI EMHA AINUN NADJIB DALAM PENGAJIAN PADHANG BULAN YANG MERUPAKAN PUISI SINDIRAN BAHWA BERDZIKIR HARUS DISERTAI DENGAN LAKU PERBUATAN YANG NYATA DALAM KEHIDUPAN KITA SEHARI-HARI.

BERDZIKIR HAMBA-KU, BERDZIKIR!

Kalian berdzikir “Subhanallah”
Maha Suci Allah, Maha Suci Allah
Apa benar kalian mensucikan Aku?
Apa benar kehidupan kalian mensucikan Aku?
Apa benar watak dan perilaku kalian, kebudayaan dan kemajuan bangsa kalian – mensucikan Aku?

Kalian berdzikir “Alhamdulillah”
Segala puji bagi Allah, Segala puji bagi Allah
Apa benar perekonomian kalian memuji Aku?
Apa benar gedung-gedung kalian, kantor-kantor kalian, pertimbangan dan keputusan kalian, kasih dan sepak terjang kalian – memuji Aku?

Kalian berdzikir “Wa lailaha illallah”,
Tiada tuhan selain Allah
Hai hamba-Ku, apa benar Akulah yang kalian tuhankan?
Apa benar Aku faktor primer dalam bagan strategi sejarah kalian?
Apa benar Aku yang nomor satu di dalam kerangka akal dan susunan pikiran kalian
Apa benar cinta kalian mendasar kepadaKu?
Apa benar Aku sedang menarik hati kalian, dibanding uang, keuntungan dan kekuasaan dunia?

Kalau Aku ikut Kontes Idola, apakah kalian kirim sms untuk memenangkan Aku?
Kalian berdzikir “Allahu Akbar”
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
Wahai hamba-Ku, apa tanda kebesaranKu di negeri penyembah berhala yang kalian bangga-banggakan ini?
Di bagian mana dari kebudayaanmu,
Di sebelah mana dari langkah politikmu
Di sudut mana dari gedung-gedung megah industrimu
Yang mencerminkan keunggulanKu?

Kau lakukan kedhaliman di sana-sini
Merata di seantero negeri
Kedhaliman yang samar sampai yang transparan
Kedhaliman struktural, sistemik
Bahkan kedhaliman yang telanjang dan kasat mata
Kedhaliman bahkan kepada dzatKu
Kepada hakekat dan syariat eksistensiKu
Kemudian kalian ucapkan “Allahu Akbar”
Tanpa sedikitpun rasa malu

Bahkan masjid-masjidmu, yakni rumah-rumah suciKu
Kalian pakai untuk menendangku
Sebagian dari kalian membangun rumahKu dengan sisa-sisa uang perampokan struktural
Sebagian dari kalian menegakkan rumahKu dengan biaya hasil mengemis-ngemis di tengah jalan

Kalian mengemis atas namaKu,
Kalian melantikku sebagai Sang Maha Pengemis
Di masjid-masjid kalian tertulis : Allah yang Maha Fakir Miskin.
Oleh karena itu setiap orang perlu menaruh rasa belas kasihan kepadaKu
Dan jika datang seorang koruptor membereskan semua pembiayaan masjid itu, dialah yang kau puji-puji dan kau sanjung-sanjung.

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 38 Komentar

ASMAK RADJEH DIRAJEH (RDR) PENGIJAZAHAN DARI RADEN SANCANG UNGU KEPADA KAMPUS WONG ALUS (preview)


MENJELANG ULANG TAHUN BLOG KWA APRIL MENDATANG, KAMI AKAN MENGULANG PENGIJAZAHAN SELEKSI DARI REDAKSI. BERIKUT PENGIJAZAHAN RADEN SANCANG UNGU ALIAS KI ARYA KUSUMA DEWA SEBAGAI SOHIBUL IJAZAH YANG MENGIJAZAHKAN ASMAK RDR UNTUK ANDA PEMBACA KAMPUS WONG ALUS. IJAZAH INI HANYA UNTUK DIRI ANDA SENDIRI. TIDAK BOLEH DIIJAZAHKAN DAN DIPERJUALBELIKAN KEPADA ORANG LAIN. GUNAKAN SECARA BIJAKSANA SEMATA-MATA UNTUK MENCARI KERIDHOAN ALLAH SWT DAN SEMOGA AMAL IBADAH KITA DITERIMA DI SISI-NYA. AMIN.
ASMAK RADJEH DIRAJEH INI LEBIH BAGUS DIAMALKAN DI MUARA ATAU DI PINGGIR SUNGAI DAN DIMOHON TIDAK DIAMALKAN DI DALAM RUMAH KARENA DIKHAWATIRKAN ADA TABRAKAN ENERGI.

Tawasul kirim alfatihah RADJEH DI RAJEH di sampaikan SECARA UMUM saja seperti biasanya, misalnya…
• NABI MUHAMMAD SAW DAN KELUARGA
• KHULAFAURRASYIDIN,
• MALAIKAT MUQORROBIN DAN QARIBIN,
• NABI KHIDIR A.S BALYA BIN MALKAN,
• SYEIKH ABDUL QADIR AL JAELANI,
• SYEIKH BUJUK TUMPENG PAMEKASAN MADURA,
• KYAI DAMANHURI PAMEKASAN MADURA,
• SYEIKH SYARIF HIDAYATAULLAH SUNAN GUNUNG JATI,
• PANGERAN CAKRA BUANA
• MBAH KUWU SANGKAN
BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
1. INNA JAHARA HUJAHUNA LIKATABASSARUM LAKATABAN HUSSAJIN HUSAJANI.
2. INNA JAHARA HUJAHUNA LIRAJSYIN LAKATABAN HUSSAJIN
HUSAJANI
+
Tambahkan ASMAK QUWATAMBILLAHI……………..
BISMILLAHI URQIKA MIN KULLI SYAY’IN YAHZUKA BI QUWATAMBILLAHI KATABUN BILLAHI
DIBACA 313 X SELAMA 3-7 HARI.

TATA CARA PENGGUNAAN:
Untuk melontarkan energi dibaca satu kali yang nomor satu
Untuk menyerap kembali energi yang terlontar dibaca satu kali yang nomor dua
Silahkan Mengamalkan. Jadikan ASMAK RADJEH DIRAJEH ini sarana untuk mendekatkan diri kepada ALLAH SWT. Semoga Allah Swt Senantiasa Memberi Limpahan Ridho Dan Rahmat-Nya Kepada Kita Semua. Asmak RDR adalah ilmu hikmah TINGKAT TINGGI NAMUN TIDAK YANG TERTINGGI. Sedulur pengamal RDR diharapkan tidak jumawa, sombong, tinggi hati dan senantiasa tawadu’ atau rendah hati. Amin Ya Robbal Alamin.
@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 266 Komentar

PENGIJAZAHAN ASMAK NAKABAN (preview)


Dari berbagai sumber dikatakan bahwa Asmak Nakaban adalah suatu ilmu yang serumpun/sama dengan Asmak Sunge Raje, cuma namanya saja yang berbeda. Arti nama Nakaban adalah salah satu kata dalam bacaan asmak ini yang diambil dari Bahasa Suryani, yaitu bahasa yang dipergunakan oleh nabi-nabi pada jaman dahulu kala. Asmak Nakaban ini diijazahkan secara langsung oleh Nabi Khidir A.S. kepada salah seorang Kyai Besar/Alim Ulama di Pamekasan Madura. Kehebatan dan Kedahsyatan asmak ini dengan seijin Allah SWT tidak perlu diragukan lagi, multifungsi sesuai niat baik dari pemilik asma ini.
Jika sudah menguasai dengan benar dan sempurna. Maka Spesialiasi/Fungsi utama daripada asmak ini pertama adalah untuk : Penyembuhan, Kedua adalah untuk Keselamatan atas Izin dan Ridhonya Allah S.W.T. Dalam hal ancaman kejahatan, kehebatan dan kedahsyatan asmak ini adalah mengikuti kekuatan/kesaktian lawan sehingga sehebat apapun lawan kita , atas ijin Allah kekuatan kita pun akan berlipat ganda mengikuti lawan yg dihadapinya.

BERIKUT PENGIJAZAHAN KI SADEWA KEPADA KAMPUS WONG ALUS:

ass sodaraku semua.. asmak nakaban yg sy punya silahkan diamalkan bagi yg berminat….

BASMALLAH…
INNA QUWWATIH NAKABAN NATAH KITABAN NATAH.
WALLOHU MIN WAROO IHIM MUHIITH BALHUWA QUR’ANUM MAJIID FII LAUHIN MAHFUUDZ.
INNAMA AMRUHU IDZA ARODA SYAIAN AY YAQULA LAHU KUN FAYAKUN.

selama 3 hari 3 malam.
tiap pardu 400x
tiap hajat 1000x
total 3 hari 3 malam 9000x.

keterangan lanjut asmak nakaban sy:
1.untuk malam pertama siapkanlah syarat-syarat diatas seperti garam,misik dan air.
2.setelah selesai wirid diatas maka campurkanlah garam 3 butir,misik putih 3 tetes kedalam gelas air putih tadi lalu berdoalah.
“ya alloh ya muhammad ya sayyidina syekh abdul qodir jaelani, hamba mohon berkah dan karomahmu, bangkitkanlah daya metafisik dalam diri hamba dan berikanlah kekuatan, karomah asmak nakaban secara sempurna yg telah diijazahkan oleh alif sadewa semoga bermanfaat didunia dan akhirat.amin”
3.setelah berdoa silahkan air tadi diminum lalu tariklah nafas panjang dan simpan dipuser lalu kejangkan seluruh tubuh jika nafas gak kuat lepaskan lalu tarik lagi dan diulang 3x.
4.setelah penahanan nafas lalu meditasi dan rasakan getaran energi yg masuk (sensasi tiap org berbeda-beda) selama mungkin (biasa tersadar sendiri).
5.poin 1/4 itu buat malam pertama saja malam selanjutnya gak usah cukup sholat,tawasul,wirid dan doa saja, untuk tiap pardunya cukup wirid dan doa tanpa tawasul.
6.misik selalu dipakai setiap wiridnya dan oleskan ketasbih kita agar energi asmak bisa menyatu juga pada tasbih.
7.asmak ini gak berpengaruh mau diamalkan dimana saja yg penting niatnya ibadah bukan mau bentrok sama gaib.
8.setelah usai 3 hari 3 malam asmak cukup dibaca 3/7/11x jika ada hajat dgn keyakinan penuh bahwa hajat kita dikabulkan alloh swt.
9.masalah hawa energi panas,hangat,dingin itu hanya masalah niat pengamal saja kalo bisa niatkan saja ibadah maka insya alloh adem-adem wae.
Demikianlah keterangan dari sy yg awam ini, sebelum dan sesudahnya sy yg dhoif memohon maaf yg gak terhingga kpd para sesepuh dan sedulurku semua sekiranya share sy ini terlalu sombong,pamer dll karna gak ada niat sy untuk demikian karna niat sy hanya ingin berbagi saja.
Salam Takjim sy pada ki alus dan sesepuh sekalian.
wassalam.
Langkah-Langkah yang harus dilakukan.
1. Lakukan sholat taubat dan hajat.
2. Istighfar dan sholawat nabi masing-masing 71x.
3. Siapkan garam 3 butir, misik putih dan air putih 1 gelas.
4. Tawassul.
A. Ila hadrotin nabiyil mustafa muhammadin saw
B. Wa ila hadroti khulafatur rosyidin
sayidina abi bakrin wa umaro wa usman wa ali radyallahu anhu.
C. Summa ila hadroti jamiil malaikati muqorrobin wa qoribiyun sayidina jibril, mikail, isrofil, izroil as.
D. Wa ila hadroti nabi khidlir as.
E. Wa ila hadroti sultonil aulyai sayidina syeh abdul qodir jailani ra.
F. Wa ila arwahi kyai bujug tumpeng
G. Wa ila arwahi mbah kuwu sangkan
cirebon girang.
H. wa ila arwahi syekh syamsuddin batu ampar.
I. wa ila arwahi/ruuhi (masih ada ruuhi/sudah wafat arwahi) abi wa ummi.
J. wa ila hadroti man ajazani wa syehihi wa masyayihihi.
K. Wa ila ruuhi abi wa ummi.
5. Lalu baca ASMAK NAKBAN
6.untuk malam pertama siapkanlah syarat-syarat diatas seperti garam,misik dan air.
7.setelah selesai wirid diatas maka campurkanlah garam 3 butir,misik putih 3 tetes kedalam gelas air putih tadi lalu berdoalah. “ya alloh ya muhammad ya sayyidina syekh abdul qodir jaelani, hamba mohon berkah dan karomahmu, bangkitkanlah daya metafisik dalam diri hamba dan berikanlah kekuatan, karomah asmak nakaban secara sempurna yg telah diijazahkan oleh alif sadewa semoga bermanfaat didunia dan akhirat.amin”
@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 178 Komentar

DIALOG DENGAN KI LURAH SEMAR: “MENUNGSO SING SUWUNG BAKAL SEKTI SAK KABEHE”


Berkomunikasi dengan jagad lelembut itu ibarat menyetel radio. Saat gelombangnya pas dengan satu stasiun radio, apalagi cuaca cerah tidak ada gangguan listik maka suara yang ditangkap pun jernih dan jelas. Malam minggu ini, usai sholat isya’ saya mencoba untuk menghubungkan diri dengan gelombang jagad lelembut. Yang tertangkap adalah sosok Ki Lurah Semar, dahnyang tanah Jawa.

Ki Semar duduk di sebuah batu, berpakaian Jawa, berblangkon dan berada di bawah sebuah pohon Sawo di sebuah keraton yang ada di atas puncak Gunung Tidar, Magelang, Jawa Tengah. Matanya sayu dan raut mukanya terlihat sedih. Ki Lurah Semar memang tidak seperti biasanya yang tenang dan bersahaja. Kali ini dia bermuka misterius seakan ingin meluapkan isi hatinya. Dengan tutur wicaranya yang khas dia melantunkan sebuah kalimat sebelum saya sempat menyapanya. Dialog berikut ini sudah saya sederhanakan bahasanya karena diskusi saya dengan Ki Lurah Semar cukup panjang dan kadang menggunakan bahasa yang tidak saya pahami sepenuhnya. Campur aduk bahasa Jawa, Indonesia dan kadang bahasa aneh yang tidak saya ketahui. Tiba-tiba terdengar suara keras Ki Semar yang berteriak mengagetkan saya….

eko bumi dwi sawah tri gunung catur segoro ponco taru sad panggonan sapto pandito hasto tawang nowo dewo doso ratu”

Wong alus: Rahayu ki. Sugeng dalu.. apa artinya?

Semar: Wee lhadalah, malam ini datang kamu le..

Wong alus: Betul ki, saya hadir untuk menghadap, memohon saran dan masukan terkait kondisi bangsa masa depan

Semar: Wis tak jelaske mau..

Wong alus: Apa artinya ki? Saya kurang paham.

Semar: Eko artine kaping pisan, pertama. Yoiku daratan sing dikelilingi karo samudro. Dwi artine loro, yoiku sawahe poro tani. Tri artine telu, gunung paku bumi. Catur iku papat, samudro. Ponco iku limo yoiku godhong lan wit-witan. Sad artine enem, suket kanggo mangan poro kewan. Sapto artine pitu, menungso sing sampurno ilmu lan amale. Hasto iku wolu, yo langit sak isine. Nowo artine songo, dewo sing iso kanggo tulodho manungso, doso artine sepuluh, rojo kang adil ambeg paramarato

Wong alus: maknanya apa ki?

Semar: kabeh saiki wis peteng, jagad menungso lan poro dewo sarto poro lelembut kabeh yo peteng, isine ngamuk lan ngumbar angkoro.. ngene iki le, tondo-tondo arep ono goro-goro gede..

Wong alus: Buktinya apa ki?

Semar: Bala bencana datang bertubi-tubi, angin lesus, tanah bengkah, kabeh penduduk dunia was-was

Wong Alus: Bagaimana prediksi ke depan, apa semakin gawat?

Semar: Tambah ngrekoso le..wingit angker isi dunyo iki, bledeg tat tit, kusut-kusut menghasut, huru hara, malapetaka, ribut tunggang langgang kabeh jalmo menungso golek slamet nanging marani beboyo

Wong Alus: Subhanallah, apakah sedemikian mengerikannya ki.. dan kenapa semua ini jadi penuh bencana seperti ini?

Semar: Jejeg jejere, ngadeg ambruke tatanan nyoto lan goib iki asale soko dedungone poro pandito, ulama, kyai, santri, kabeh menungso sing ngaku hambane Gusti Kang Akaryo Jagad.. nanging saiki dungo iku mau ora ono lakune

Wong Alus: Apakah itu karena doanya tidak lengkap dan sempurna bacaannya?

Semar: Ora le, dungo mau ora ono laku prihatine, isine mung kanggo kepentingane dewe-dewe sing roto-roto mung golek bondo dunyo, mas picis rojo brono. Ojo koyo ngono le, kui kabeh mung centelan.. ora langgeng tan owah gingsir. Ujug-ujug poro pandhito (spiritualis red.) golek slamet dewe-dewe malah moro nyang poro panguoso lan rojo

Wong Alus: Oh jadi karena kurang laku prihatin dan laku hidupnya sudah melenceng dari arah yang benar, begitu ki?

Semar: yo ngono kui le, nanging sakjane sing paling akeh salahe yo sirahe kabeh titah iki, sopo kui? Rojo utowo panguoso…

Wong alus: Kenapa raja atau pemimpin yang menjadikan bencana ini? Bukankah ini kesalahan dari perilaku semua manusia ki?

Semar: maqom lan derajate panguoso lan rojo iku dhuwur nanging abot le…Nek rojo wis kelangan kawicaksanan, sing digoleki mung jeneng lan jenang, entenono goro-goro musibah bala bencana… Dongane panguoso lan rojo wis ora ketrimo le…

Wong Alus: Astaghfirullohal adzim… sebegitu kah akibatnya ki? akhirnya kemudian terjadi musibah bencana alam dan kemanusiaan?

Semar: Iyo le… Sak jane poro dewo kahyangan, nek kowe kabeh arani malaikat lan sak panunggalane sejatine yo sedih nanging ora iso nulungi manungso kabeh le.. amargo ati lan perasaanmu kabeh sing wis ketutup pedhut laku sing olo…

Wong Alus: Bagaimana cara agar kita semua terhindar dari bencana ki?

Semar: Bali menyang asal… asalmu soko kahyangan suroloyo (surga red) nanging saiki neng dunyo mancopodo (bumi) kanggo nggolek kawicaksanan lan nandur kabecikan, manfaat kanggo sapodo-podho. Elingo kowe kabeh kui sopo.. awasono atimu dewe-dewe karo lan waspodo tondo-tondo sing digelar Gusti Murbeng Jagad

Wong Alus: artinya kita harus banyak beribadah dan beramal sosial, banyak menuntut ilmu agar derajat kita semakin naik ya ki?

Semar: kasunyatan jatining sir, gaibe tan keno winoring tulis, tan arah nggon tanpo dunung, tan pesti akir awal manembahing manuksmeng roso pendulu rajem lir hudoyo retno trusno wening datanpo tepi…

Wong Alus: apa bisa kita manusia biasa yang seperti ini menjelajah hakikat sampai “suwung” kosong dari ego sejauh itu ki?

Semar: Iso wae le

Wong Alus: Apa ciri-ciri orang yang bisa sampai pada tahap makrifat ki?

Semar: telenging paningal, surosone kang sastro kalih desi lan mirit sipat rong puluhe sipat kahananing dat ponang akan durung ono ananipun kababarin gending akal… kui jenenge bali murbo miseso ing jero njobo.. menungso suwung bakal sekti sak kabehe.

Wong Alus: terima kasih ki, mohon ijin untuk menuliskan pesan-pesan Ki Lurah Semar ini untuk saya bagikan pada para sedulur saya.

Semar: Yo ora popo le..mugo ono manfaate kanggo awakmu kabeh

Wong Alus: Rahayu ki…

Demikian sedikit apa yang bisa saya sampaikan saat bertemu dengan Ki Lurah Semar malam ini. Kalau dalam dialog ada kesalahan pencerapan, pendengaran dan kalimat sehingga menyesatkan, itu semata-mata dari saya pribadi. Bila ada benarnya, itu semata-mata berasal dari Allah SWT melalui banyak tangan, banyak cara dan banyak hal yang tidak kita ketahui sepenuhnya. Terima kasih.

@Wongalus,2012

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA, KI LURAH SEMAR | 133 Komentar

AYO NGAMEN…. JRENNGGG JRENGGG JRENGGGG….


Ya hayyu hiina laa hayya, yaa hayyu muhyil mautaa. ya hayyu laa illaaha illaa anta, allaahumma maddidnaa waj’alnaa min kulli hammin makhrajan wa farajan

Semesta ini bersifat aktif. Bukan pasif. Ia senantiasa dinamis berdasarkan atas hukum internal yang sudah dicangkokkan ke dalam masing-masing hal. Ketika seseorang meniadakan prinsip aktifnya diri ini, dan kemudian melepaskan kewajiban tersebut yang terjadi adalah kemalasan. Malas bekerja, malas membanting tulang, suka berkhayal, melamun dan akhirnya lamunan ini menjurus ke hal-hal yang bertentangan dengan aku sejatinya. Aku sejati bisa dikenali dengan cara menggerakkan akal nurani dan tangan serta kaki untuk bekerja.

 Sejak tahun 1999 saya berprofesi sebagai jurnalis. Saya mencari penghasilan dari bertualang, berpikir, merenung dan kemudian menumpahkan hasil renungan tersebut pada komputer. Saya memandang kehidupan ini sedemikian sederhana dan meskipun kadang menurut beberapa orang pikiran saya ini dianggap bercabang-cabang, njlimet dan ruwet.

 Sebelum menjadi jurnalis, saya merintis menjadi penulis lepas di Yogya untuk sebuah harian yang terbit di Jakarta. Saat itu saya berusaha untuk profesional. Tidak ada yang memerintah dan tidak ada atasan tidak membuat saya lantas ‘nglokro’ atau malas bekerja.  Justeru sebaliknya, energi hidup terasa sedemikian tinggi hingga tiada kata lain selain harus menulis. Dan ini artinya saya bekerja.

 Bekerja tidak harus punya kantor. Tidak harus punya atasan. Tidak harus berada di satu perusahaan. Tidak harus menerima slip gaji setiap bulan. Buktinya, banyak orang yang bekerja secara mandiri dengan kemampuannya, ia mendapatkan banyak penghasilan. Dan karena dulu saya tidak punya modal uang, maka saya hanya bisa memanfaatkan satu modal bawaan dari Tuhan yaitu Sumber Daya Manusia. Inilah modal pengamen…..

 Saya merasakan bekerja sebagai penulis itu sangat gampang. Cukup seonggok mesin ketik butut, lalu menggerakkan jari dan menulis, lantas dimuat di majalah. Modal mesin ketik itu pun saya dapatkan secara gratis hasil pemberian seorang teman. Tetapi harus diingat punya mesin ketik belum tentu merupakan jalan keluar bagi sukses menjadi seorang penulis. Menjadi penulis membutuhkan olah laku penghayatan kehidupan merenungi masalah-masalah, peka terhadap nilai-nilai, kerja keras dengan otak, akal budi, perasaan dan hati nurani.

Terkait dengan hal-hal teknis, misalnya harus punya komputer, punya laptop, punya mesin ketik, maka sebenarnya itu hal yang sekunder.  Saya tidak pernah berpikir serius soal-soal teknis karena itu soal paling gampang. Bisa nunut di kantor, di tetangga, di rumah pacar kalau punya pacar. Yang lebih esensial adalah berjuang agar bisa tekun dan menghargai proses mulai dari satu kata. Ini adalah soal-soal yang kualitatif sifatnya.

 Penulis itu seperti pengamen. Meski ada perbedaannya, Namur kesamaannya terletak pada kalau menjadi pengamen profesional maka dia akan menyanyi lagu yang indah diiringi dengan musik yang indah agar pendengarnya suka. Penulis juga begitu, tulislah dengan sebaik-baiknya agar pembacamu menyukainya.

 Pesan pribadi saya kepada patriot pemburu masa depan: berapa jam kerjamu dalam sehari-hari? Saya kini berusia 40 tahun lebih, dan justru karena itu saya tidur setelah subuh, kemudian pukul 07.00 pagi sudah siap ngamen: perang lagi dengan konsep, kalimat dan kata-kata.

Kalau direnung-renungkan secara lebih mendalam lagi modal saya menjadi penulis dan mencari nafkah sebenarnya  hanyalah sebagai berikut: saya ada karena anugerah Allah. Menyukai belajar dan bekerja keras. Dan keikhlasan Ibu saya dan Anda semua. Dengan tiga hal ini maka diri ini berkembang menyesuaikan dengan irama alam semesta.

Ada apa dengan alam semesta? Kita ketahui, semesta ini adalah medan energi yang sangat besar, medan energi inilah yang membuat alam terus bergerak, planet dan bulan melakukan rotasi dan revolusi, begitu juga dengan komet dan asteroid. Terjadi gravitasi antar partikel sehingga alam semesta ini terus menerus berkembang pesat.

Hidup adalah alam semesta itu sendiri. Hidup adalah berkembang, berubah dan terus berubah menyesuaikan dengan luapan energi yang hadir dari mana mana. Ia harus menampung semua yang ada di langit, planet, bintang, satelit, komet yang tersusun dalam galaksi-galaksi yang terus mengembang dalam satu tempat atau wadah yang jauh lebih besar dari pada langit yang mampu menampung langit itu sendiri.

Hidup memang tidak terdefinisikan sampai kapanpun. Sebagaimana kita yang tiada akan mampu memaknai diri dan hidup kita sendiri secara holistik dan sempurna. Imajinasi dan angan-angan kita tidak akan pernah berhenti. Seperti langit yang demikian luasnya yang tidak terhitung berapa banyak bintang di alam semesta ini dan banyak galaksi-galaksi yang belum ditemukan dan diberi nama?

Ahaiii.. apa ini artinya? Untuk hidup kita perlu bekerja. Bekerja bisa apa saja. Kebetulan saya memilih menjadi penulis. Menjadi penulis, mungkin juga menjadi apapun memerlukan etos kerja. Yaitu kesediaan untuk bekerja keras dan kejam kepada diri sendiri. Kreatif dengan sanggup bekerja maksimal dalam kondisi dan fasilitas yang minimal.

 Maka, ijinkan saya akan terus ngamen ngamen dan ngamen. Saya tidak perduli apa kata anda apakah lagu saya serak atau fals. Yang penting saya akan terus melangkahkan kaki untuk bekerja keras dan yang terbaik untuk hidup. Saya akan memanfaatkan semua yang saya miliki untuk mencari penghasilan. Bukankah Rasulullah secara simbolis mengajurkan kita untuk bekerja keras? ”Pergilah ke hutan, carilah kayu bakar. Itu lebih mulia daripada menjadi peminta-minta….”

 Karena Rasulullah sudah mengajurkan agar kita perlu masuk hutan ini maka kita tidak perlu ragu mencari rezeki yang halal yang diberikan Allah SWT kepada kita. Jadilah pejuang bagi dirinya sendiri dan lingkungan kita, sebab tidak ada perjuangan yang titik tujuan atau hasilnya bisa dipastikan.

Kalau Rasulullah yang menyuruh masuk hutan, kita tidak perlu memastikan dulu apakah di dalamnya ada buah yang dicari, ada harimau atau ular yang rnengancam atau tidak. Tidak perlu riset dulu berapa luas hutan, jenis tanahnya, atau ada warung atau tidak, ada pentas dangdut dan metal atau tidak. Kalau sudah jelas semuanya, baru melangkahkan kaki masuk hutan. Jangan seperti itu. Cukup ucapkan BISMILLAHIRROHMANIRROHIM dan langkahkan kaki untuk mencari rezeki yang halal. Insya alloh kita akan selamat!

Saya percaya Tuhan Maha Pelindung. DIA pun tidak sedang bermain dadu dalam penciptaan alam semesta termasuk mencipta diri saya. Semua sudah diletakkan pas dengan ukurannya.

Apakah kita akan takut mati gara-gara di hutan ada harimau? Apakah saya khawatir beriklan di blog milik sendiri nanti lantas dianggap komersialisasi idealisme sebagai manusia yang berjiwa sosial? Siapakah dirimu yang menakar dengan berani dan menilai dengan separuh mata itu? Bukankah itu sebentuk iri dengan proses yang sedang berjalan ini? Oh, manusia….setitik partikel yang tidak berarti di alam semesta karena dalam dadamu menyembul ujub riya iri dengki dan sombong.. Kemudian merasa mampu menilai Kebesaran Tuhan dan mengadili manusia …..Subhanallah….

 Sudah ah, mohon undur diri dulu sedulur… pengamen mau bekerja…..kulangkahkah kakiku yang rapuh… tinggalkan kota asalku…. jrennggg jrenggg jrengggg….

 @Wongalus, 2012

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA, WONGALUS PENGAMEN | 139 Komentar

DUKA DI BUMI LANGITAN


 INNALILLAHI WAINNA ILAIHI ROJIUN. telah berpulang ke Rahmat ALLAH SWT, KYAI HAJI ABDULLAH FAQIH, Ketua Majlis Masayikh Pondok Langitan Widang Tuban Jatim, Selasa 28 Februari 2012, Petang JAM 19.OO WIB. 

================================

“GERAKKAN TANGANMU, MAKA AKAN AKU TURUNKAN REJEKI KEPADAMU,”

Di meja saya, terpampang potret beliau. Foto itu saya dapatkan ketika tahun 1999 saya ditugasi kantor redaksi yang berlokasi di Graha Pena Surabaya untuk meliput satu kasus yang terjadi di Tuban. Tak urung saat itu saya mampir untuk sowan ke Pondok Pesantren yang namanya sudah melegenda di seantero tanah air itu. Di situlah saya mendapatkan foto KH Abdullah Faqih, sosok yang disebut publik sebagai salah satu “kyai khos” dari sekian banyak Kyai Khos tanah Jawa.

Meski tidak sempat bertemu dengan Kyai Abdullah Faqih, namun saya sempat ditemui oleh seorang putra beliau di rumahnya. Ia sempat menceritakan sosok dan figur sang ayah kelahiran tahun 1932 yang pada hari Selasa petang 28 Februari 2012 ini dipanggil kehadirat Allah SWT tersebut. Menurut sang putra, tradisi kesederhanaan ulama sangat meresap ke dalam diri Kyai Abdullah Faqih. Ia tak segan mengurusi sawah dan kebunnya. Terkadang pula terlihat dirinya ngurusi toko dan urusan lainnya. “Setiap orang harus bekerja, sekaligus buat contoh santri dan masyarakat sekitar. Kalau seluruh waktunya hanya dihabiskan untuk mengajar dan mengajar saja, nanti dikira masyarakat seorang kyai itu sudah tak mengurusi urusan-urusan duniawiyah lagi. Gerakkan tanganmu maka aku (Allah SWT) akan turunkan rezeki kepadamu” kata KH Abdullah Faqih menyitir hadits Qudsi pada suatu ketika.

Terkait dengan kondisi bangsa saat ini, melalui putranya itu, Kyai Abdullah Faqih terbiasa mewasiatkan agar setiap orang di negeri ini segera melakukan taubat nasuha baik secara pribadi maupun secara berjamaah. “Tidak perlu ribut dan beramai-ramai. Lakukanlah berzikir sendiri-sendiri dengan memperbanyak bacaan istighfar,” ujar KH Abdullah Faqih sebagaimana yang dijelaskan sang putra. Menurut KH Abdullah Faqih, jika setiap orang mau mengakui dosa-dosanya dengan memperbanyak beristighfar, insya Allah negeri ini akan aman sentosa. Seperti yang tertera dalam al-Qur’an, bahwa Allah tidak akan menimpakan azab bagi suatu kaum, selama kaum tersebut mau melakukan istigfar,” ujar sang putra mengingat pesan-pesan almarhum.

Setiap bencana, dalam pemahaman Kyai Faqih ada dua maksud; sebagai peringatan atau untuk peningkatan derajat. Sementara musibah beruntun yang menimpa bangsa ini, kita perlu merenungkan apakah untuk meningkatkan kualitas bangsa ataukah karena banyaknya dosa-dosa yang dilakukan. “Kalau melihat lahiriahnya, bangsa Indonesia itu sudah terlalu kebanyakan maksiat,” kata sang putra. Kesederhanaan kyai Abdullah Faqih sangat lekat hingga akhir hayatnya. Meskipun tak sedikit tokoh penting di negeri ini sowan kepadanya, namun dirinya merasa cukup. Ia tinggal di sebuah rumah berdinding papan, serta lantai rumah dari tegel biasa dan meja kursi yang seadanya yang berada di tengah Ponpes Langitan.

Dikisahkan putra tersebut, sejak kecil Ketua Majlis Masayikh Pondok Langitan ini dihabiskan di lingkungan Pondok Langitan bersama saudara-saudaranya untuk belajar ke ayahandanya Kyai Abdul Hadi. “Kamu cukup mengaji saja. Sebab kalau sekolah, kamu mesti akan pula meninggalkan pondok. Padahal jika pesantren itu sudah ditumbuhi ilalang, akan sulit sekali merawatnya. Ia akan menjadi sepi santri dan ditumbuhi semak belukar,” kisahnya menirukan ucapan Kyai Abdul Hadi sang kakek. Simbah buyut yang tak lain pendiri Ponpes Langitan memiliki kewaskitaan bahwa yang bisa untuk meneruskan tongkat estafet mengasuh pondok adalah kyai Abdullah Faqih. Oleh karenanya, kyai Abdullah faqih diberi amanah agar belajar mengaji dan tidak perlu sekolah.

Di usianya yang relatif muda, 15 tahun ia sudah bisa menguasai kitab kuning. Di saat itulah Kyai Faqih mulai mengajar para santri. Saat itu sebenarnya masih ingin nyantri di pondok lain, tetapi sang ayah Kyai Abdul Hadi tetap melarang lantaran ilmunya dirasa belum cukup. Pada tahun 1950-an, Kyai Abdullah Faqih nyantri ke pondok pesantren Lasem Jawa Tengah pada Mbah Kyai Maksum yang tak lain ayaha Kyai Ali maksum Krapyak Yogyakarta. Ia juga berguru kepada Syeckh Masduqi yang lama tinggal di Mekkah, Kyai Baidlowi ayah dari kyai Hamid Baidlowi dan juga ngaji kepada Kyai Mansur. Selama dua tahun setengah Kyai Faqih menjalani kehidupan di Pondok Lasem. Setelah pulang ke rumah halaman, dirinya justru merasa tak kerasan. Itulah yang mendorongnya untuk berangkat nyantri ke Pondok Senori Tuban. Di sini dirinya diasuh langsung oleh Kyai Abu Fadhol yang telah banyak mengarang kitab kuning.

Selepas dari Tuban, Kyai Abdullah Faqih pulang dan mendirikan madrasah formal bersama pamannya Kyai Ahmad Marzuki. Bagi santri yang tamat madrasah enam tahun ini, mereka harus menguasai kitab kuning dan hafal Alfiyah. Melihat lulusannya yang cukup menggembirakan, lalu didirikanlah lanjutannya berupa sekolah Mu’allimin 3 tahun. Meskipun publik masyarakat menilai Kyai Abdullah Faqih termasuk kyai khos yang ilmu agamanya sangat mumpuni, namun dirinya masih merasa haus ilmu dan masih ingin nyantri kembali ke pondok lain. Namun lantaran kesibukan di pondok terpaksa harus mengurungkan niatan tersebut. Lebih-lebih setelah Kyai Marzuki pergi ke tanah suci di tahun tahun 1953, sehingga Kyai Faqih menggantikan sepenuhnya tugas-tugas beliau. Untuk menuruti keinginannya itu, setiap tahunnya dirinya selalu pergi ngaji bulanan dengan cara sowan ke beberapa Kyai Sepuh lain. Dalam mengelola pondok pesantren, Kyai Faqih senantiasa berpegang pada wejangan kyai-kyai sepuh yang telah turut membimbingnya. Seperti wejangan dari Mbah Kyai Maksum agar orang itu jangan sampai nggak mengajar. Sementara dari kakeknya Kyai Khozin, selalu menekankan agar dalam mengajar suatu kitab itu jangan sampai tidak selesai.

Jumlah yang ngaji anak berapa pun harus tetap diajarnya secara sungguh-sungguh. Ayahandanya sendiri pernah mencontohkan bagaimana memegang amanat tersebut. Pada zaman agresi Belanda, santri pondok Langitan pernah bubar sama sekali. Tak satupun santri yang berani tetap tinggal di sana. Dalam kondisi semacam itu, Kyai Abdul Hadi tetap melanjutkan ngajinya. Tak pernah sama sekali meliburkan pengajian yang ada. Padahal waktu itu yang ngaji cuma Kyai Abdullah Faqih bersama dengan sepupunya. Dan kalau malam terpaksa memakai lampu oblek, karena situasi peperangan yang mencekam. Itulah tekad Abdullah Faqih untuk memperjuangkan agama. Untuk menghidupkan agama itu, nggak ada lain kecuali ilmu agama. Tidak bisa agama itu dikembangkan melalui jalan selain ilmu.

“Motor nggak bisa jalan kalau tak diisi bensin terlebih dahulu. Nah, jika ada motor yang bisa jalan padahal nggak ada bensinnya, berarti motor tersebut didorong,” ujar KH Abdullah Faqih sebagaimana yang dituturkan sang putra. AL FATIHAH TERKIRIMKAN UNTUK MU, GURU KITA SEMUA…..

@Wongalus, 2012

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 144 Komentar

MAHABAH SURAT YUSUP


radenwangsaprana@yahoo.co.id

Asalamualaiku ki wong alus,ijin saya nitip setetes ilmu pengasihan ..mga brmanfaat bgi para sedulur

Puasa 3 Hari
Ilahadrotin Nabiyil Mustopa Syaidina Muhamadin Saw Alfatiha 1x
Wa Khususon Ila Hadrotin Sulthonil Auliyai Syeh Abdul Qadir Jaelani Wa Silsilathim Raden Wangsa Prana Wa Ila Bpa Hermanto Wa Ila Ustad Tubagus Cilik Trah Kesepuhan Pandeglang Banten Alfatiha 3x
Idzhola Yusufi Li Abihi Ya Abati Ahadan Asyaro Kaukabau Wa Samsa Wal Qomaro Roaituhum Li Sajidin 41x

RASISINARA RASA AING RASA SINARA JABANG BAYI JABANG BAYU MANGKA WELAS MANGKA ASIH KA BADAN RAGA AWAKING
LAILAHAILLAH MUHAMAD ROSULLULAH 1X

walaikum salam w w
mhon d bnarkan bla tulisan y salah.

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 79 Komentar

KWA KEMBALI KE KHITTAH 2009


Assalamualaikum wr wb, selamat pagi siang dan malam, salam sejahtera…

Sehubungan dengan adanya anggapan bahwa KAMPUS WONG ALUS disingkat KWA ini adalah sebuah organisasi, yayasan, perkumpulan, dan lain sebagainya, maka dengan ini disampaikan sebagai berikut:

1. KAMPUS WONG ALUS (KWA) adalah nama sebuah blog yang kami daftarkan sejak April 2009 di perusahaan provider wordpress. Blog KAMPUS WONG ALUS tidak memiliki ikatan dengan organisasi manapun sehingga independen dan bebas melakukan apapun sesuai dengan hak asasi kami yang sepenuhnya dilindungi oleh perusahaan wordpress.com.

2. Blog KAMPUS WONG ALUS adalah personal blog/blog pribadi. Bukan blog milik umum sehingga keputusan apapun yang menyangkut eksistensi blog ini tidak perlu bermusyawarah dengan pihak yang lain.

3. Misi kami adalah menyambung tali silaturahim atau menjalin persaudaraan dan Visi kami adalah terwujudnya manusia yang sepenuhnya sadar akan jati dirinya. Ideologi kemasyarakan kami adalah Pancasila dan aturan yang kami taati adalah aturan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

4. Karena blog ini adalah blog pribadi, maka kami berhak untuk mengendalikan arus informasi dan manajemen blog  ini sepenuhnya ada dalam kendali kami. Siapapun pengunjung dan pembaca blog perlu mentaati peraturan yang telah ditetapkan oleh kami sebagai admin.

5. Kami bukanlah pemimpin dari organisasi yang bernama KAMPUS WONG ALUS. Kami tidak memiliki ikatan serta pertanggungjawaban apapun bila di suatu wilayah berdiri organisasi berbadan hukum dengan nama depan KWA. Hidup dan matinya organisasi dengan nama depan KWA merupakan tanggungjawab pendiri serta pengurusnya masing-masing dan kami tidak memiliki hak dan wewenang apapun untuk membubarkannya.

6. Istilah KWA pusat dan KWA cabang dengan demikian tidak ada dalam khasanah berdirinya blog ini. Kalau pun selama ini publik menganggap KWA pusat dan KWA Cabang itu ada, maka dengan ini istilah tersebut kami tiadakan dan kami hapus.

7. Blog KAMPUS WONG ALUS tetap sebagaimana yang sudah berjalan akan senantiasa berkomitmen tetap membuka jalur persudaraan dan persahabatan dengan mempersilahkan pengunjung dan pembaca untuk mengirimkan artikel di blog kami dan kami akan memuatnya sepanjang kami nilai layak untuk ditampilkan. Kami memiliki hak sepenuhnya untuk memuat atau tidak artikel anda.

Demikian pemberitahuan kami. Wassalamu’aalaikum wr wb. Rahayu rahayu rahayu….

Admin Blog KWA

ttd

wongalus
rdrkwa@gmail.com

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA, ===KWA KEMBALI KE KHITTAH 2009===

SPIRITUAL ODYSSEY DI MATA SAYA: SEBUAH KESAKSIAN


Oleh: Ki Juru Suling

Assalamualaikum, wr wb. Begitulah, sahaya yang hina dan hanya juru suling ini dihubungi oleh sedulur tua, Ki Wong Alus. Intinya meminta sahaya untuk membantu Pelatihan Spiritual yang akan diselenggarakannya. Membantu, katanya. Dan bagi sahaya kata “membantu” ini melahirkan multi tafsir yang lumayan bobotnya. Apalah arti seorang juru suling dalam pelatihan dengan tema, yang menurut sahaya, sangat misterius ini. Ditambah lagi kehidupan spiritual sahaya yang compang-camping dari muda “akibat pergaulan bebas” dengan filsafat-filsafat barat. Dan Ki Wong Alus sudah tahu itu tetapi masih juga mengajak yang akhirnya sahaya menyanggupi untuk membantu. Apalagi sahaya sudah kenal lama dengan Wong Alus, sejak persamaan nasib sebagai anak debu jalanan yang membuat kami berdua harus mengaduk-aduk jalanan demi eksistensi.

17 Februari 2012, pukul 17.30 wib, akhirnya dengan modal celana hitam, baju hitam untuk Ngaben dan Destar hitam sahaya ikut dalam rombongan peserta pelatihan ini. Bersama sahaya juga turut membantu sedulur Mas Nazuddin dan Mbah Sarip. Bus akhirnya meluncur meninggalkan Balai Diklat Sidoarjo setelah beberapa penjelasan dari Wong Alus dan jeprat-jepret para peserta dengan spanduk. Kursi penumpang yang 54 orang itu dikepras separoh, membuat bagian belakang bus lebih longgar dan lega. Bagian itu digelari tikar untuk istirahat dan diskusi. Waktu berangkat dibagian belakang duduk bersila Ki Wong Alus, Mas Tajudin, Mbah Sarip dan sahaya sendiri. Tak lama kemudian sedulur Ariyanto dari Bekasi bergabung dengan kami. Percakapan tambah gayeng. Hanya sayang tidak ada singkong rebus dan kopi tubruk.

Adzan Maghrib terdengar dan bus kami masih bergeleng-geleng di jalanan Mojokerto. Arloji menunjukkan 18.30 ketika bus berhenti disebuah mini market untuk peserta belanja.

Akhirnya bus memasuki gerbang menuju situs Trowulan untuk menuju Candi Tikus. Sayangnya kami tidak bisa menjemput sedulur Henry dari Magelang yang dari sore sudah berada di Pendopo Agung. Akhirnya sedulur itu menyusul kami dengan ojek. Mohon maaf sedulur Henry.

 Menyerap Energi Purba Batu Candi Tikus

Candi Tikus dalam selimut kelam. Bias lampu jalan yang merkuri itu belum mampu membuat rongga-rongga menembus aura misterius Candi Tikus. Situs ini adalah sebuah kolam pemandian dalam komplek kraton Majapahit yang baru diketemukan tahun 1914 kala Mojokerto diserang wabah pes. Tikus-tikus itu bersarang disebuah gundukan tanah, dan ketika dibongkar menyembulkan bata yang tertata sebagai candi.

Pukul 18.45 para peserta memasuki area candi yang kedalamanya kurang lebih 2 meter dari permukaan tanah. Sunyi saja perjalanan ini, hanya bisik satu dua peserta yang terdengar. Karena ini adalah perjalanan spiritual purba bukan bertujuan untuk melancong. Beberapa peserta membawa senter, panitia sendiri menggunakan 5 batang lilin yang ditaruh dalam 5 biji kendil (baskom kecil dari tanah liat). Kendil-kendil itu juga yang menerangi peserta yang melakukan meditasi menyerap energi batu candi ditingkahi denting kuningan dan suling yang sayup-sayup. Selanjutnya ditempat yang sama (kolam kecil dengan makara Mahameru) peserta melakukan meditasi gerak Amertha yang bertujuan mengeksplorasi gerak sejati manusia.

Acara di Candi Tikus selesai. Beberapa peserta mengambil momentum dengan saling foto.

Pendopo Agung Trowulan

Bus  meluncur menuju Pendopo Agung Trowulan yang dulunya adalah kraton Majapahit. Dihalaman pendopo Beberapa anak muda setempat yang sedang kongkow sambil menggeber motornya. Mereka sedikit terkejut melihat kami yang turun dari bus. Dan anak-anak itu bubar.

Pukul 19.45, Pendopo Agung Trowulan tampak temaram. Berhelai-helai kabut mengerubuti lampu-lampunya. Pintu gerbang berbentuk Candi Bentar menyambut kami dan dibaliknya tertancap sebuah payung emas susun tiga yang menaungi sosok tinggi besar hitam membawa gada diatas batu. Sosok itu hanya kelihatan siluetnya. Sedulur Bumi Awang-awung dari Bojonegoro tiba-tiba berseru “Sosok ini..sosok ini yang tadi saya lihat di Candi Tikus, beliau siapa, mas?” sambil memandang sosok tersebut. Setelah diberitahu bahwa itu adalah patung Raden Wijaya Pendiri Majapahit, sedulur dari Bojonegoro itu mangut-mangut tanpa melepas pandang dari patung tersebut.

Para peserta melakukan sholat yang dilanjutkan makan malam digelaran tikar dalam Pendopo Agung Trowulan. Panitia menyiapkan peralatan untuk acara materi dan prolog. Setelah persiapan itu selesai sahaya dan Mbah Sarip berjalan ke belakang Pendopo Agung Trowulan, dimana terdapat Batu Gajah (Tiang pengikat kekang gajah), makam penduduk sekitar dan petilasan tempat Raden Wijaya bertapa serta pengucapan Sumpah Amukti Palapa oleh Mahapatih Gajahmada. Kami kembali ke Pendopo Agung setelah melihat kondisi sekitar dan Mbah Sarip melakukan meditasi singkat di petilasan tersebut.

Acara telah dimulai, aroma dupa membumbung berayun-ayun, sahaya mendapat kehormatan memberikan prolog tentang hubungan pelatihan dengan situs-situs kerajaan tua serta beberapa fragmen singkat sejarah Majapahit. Materi inti dimulai. Ki Wong Alus menjabarkan tentang pengertian energi, pemusatan energi, pembangkitan energi sampai dengan hubungan energi dengan cipta, rasa dan karsa. Acara diakhiri dengan dengan meditasi gerak Amertha diiringi suara Sujiwo Tejo dan Kidung Rumekso Ing Wengi. Selanjutnya Ki Wong Alus berbicara tentang hakekat doa, jenis doa, dan bagaimana sikap agar doa diterima. Dalam sesi ini peserta menuliskan harapan-harapannya masing-masing yang dibacakan dan dibahas oleh Ki Wong Alus diakhir acara. Malam menunjukkan pukul 23.15 wib.

 Aura Magis Di Petilasan Raden Wijaya dan Gajah Mada

Acara di Pendopo Agung Trowulan usai. Peserta berjalan ke belakang menuju petilasan. Setelah melewati gerbang belakang pendopo kami disergap suasana yang sunyi. Udara malam sangat mengigit. Jalan paving itu hanya diterangi sebuah lampu neon berjarak 50 langkah. Untuk sampai dipetilasan itu kami melalui Batu Gajah yang berdekatan dengan gerbang makam penduduk sekitar. Ya, petilasan itu terletak di tengah makam umum. Terkepung oleh puluhan batu nisan yang menyembul diantara remang-remang lampu. Jarak petilasan dengan gerbang makam hanya 30 langkah. Aura magis langsung menyeruak.

Petilasan itu sendiri berupa bangunan utama yang pintunya terkunci, pendopo kecil , pintu gerbang  dan taman kecil. Aroma dupa yang dibakar pengunjung sebelum kami masih mengambang di udara. Beberapa peserta mengheningkan cipta dengan sikap berdiri mengapurancang. Sedulur dari Kediri, Ibu Dessy melakukan meditasi diam bersila di depan pintu petilasan. Ki Wong Alus berdiri agak jauh disebelahnya.

Suara binatang malam bersahutan. Sesekali angin semilir mengusap-usap. Jam menunjukkan 23.40 wib, peserta mulai meninggalkan petilasan menuju bus ke. Tambak Segaran.

Kabut Berpusar Di Tambak Segaran

Kami tiba di Tambak Segaran, sebuah situs tua berbentuk kolam bujur sangkar dengan batu bata kuno yang berfungsi sebagai lantai sekaligus plengsengan (dinding penguat). Pada jam segini terlihat belasan pemancing di areal kolam. Bandul fosfor mereka memantulkan cahaya di air. Dari beberapa ponsel mereka terdengar musik house remix. Sama dengan anak-anak muda di Pendopo Agung, mereka juga terkejut melihat rombongan kami, gerombolan anak-anak tua yang membawa kendil dan dupa.

Acara pun dimulai. Kendil dikumpulkan disatu tempat bersama dengan bunga dan dupa. Peserta tenggelam dalam meditasi setelah Wong Alus mendentingkan kuningan. Mereka bersila menghadap kolam. Tidak ada musik. Sesekali angin menderu di telinga. Satu dua kecipak ikan dalam air. Bayangan lampu jalan terpantul dari air kolam. Dan peserta makin terhisap dalam sunyi. Beberapa saat satu-persatu peserta melempar segengam bunga pada kolam. Wong Alus melengkingan suara kuningan, tanda bagi peserta untuk mengakhiri meditasi.

Semua peserta membuka mata. Semua mata menyaksikan sebuah garis hitam diair yang melingkar + 5 meter didepan peserta. Kabut diatas kolam juga membentuk pusaran serupa. Fenomena itu kami nikmati beberapa lama hingga Wong Alus mengajak rombongan untuk menziarahi makam Putri Campa dan Prabu Brawijaya V yang letaknya tak jauh dari makam. Namun fenomena itu membuat sedulur Bumi Awang-awung enggan bangkit dari meditasi sampai Wong Alus membangunkannya.

 Kelebat Bayangan Di Makam Putri Campa

Kami memasuki gapura yang mengandung arsitektur China. Dibaliknya terdapat meja penjaga dengan buku tamu diatasnya. Namun waktu kami tidak ada penjaga duduk disana. Dibelakang meja terdapat bangunan musollah yang juga berfungsi sebagai pesanggrahan, tampak beberapa peziarah menginap disana. Disebelah bangunan itu terdapat toilet untuk umum. Kedua bangunan tersebut dinaungi pohon beringin besar.

Untuk sampai ke makam kami memasuki sebuah lorong sempit berlantai paving dan memasuki gerbang kedua. Dibalik gerbang ini terdapat sebuah kumpulan makam tua dengan beberapa nisan ditutupi kain mori. Memasuki gerbang ketiga baru kami sampai pada makam Putri Campa dan Prabu Brawijaya V yang bernaung dibawah joglo. Makam kedua tokoh itu berjejer dan nisannya tertutup kain putih. Diareal itu tampak seorang peziarah laki-laki.

Kami duduk bersimpuh mengelilingi makam yang penuh tumpukan bunga itu. Aroma bunga membumbung diudara. Beberapa peserta meditasi sambil menyentuh dinding makam. Sebagian peserta berdoa, sebagian lagi menekur mengheningkan cipta. Sementara Ki Wong Alus meditasi berdiri mengapurancang di ujung makam.

Arloji menunjuk angka 00.45. cahaya remang-remang makam dan suara binatang malam melebur menjadi teaterikal sunyi. Tidak ada suara dari peserta. Suasana makin terhisap dalam keheningan. Total. Juga ketika satu persatu peserta meninggalkan makam. Tidak ada suara selain langkah kaki yang melangkah hati-hati.

Beberapa sedulur menundukkan kepala berpamitan pada penghuni makam dan menyusul teman-teman yang lain. Tinggallah sahaya dengan sedulur kita Pak Tansya. Ah..rupanya sedulur kita ini minta diabadikan momen ini. Sedulur ini bersimpuh di sisi makam dan sahaya potret dengan handycamnya. Namun karena suasana yang kurang cahaya akibatnya sesi pemotretan itu kami ulangi beberapa kali.

Kami berdua keluar makam dan mendapati Ki Wong Alus berdiri Mendampingi beberapa orang bermeditasi dan menyentuh sebuah makam. Dan pak Tansya berlari kecil kearah mereka, kembali memimnta momen itu diabadikan. Yaa..ya..ya..sedulur dari Buton ini sangat bersemangat dalam segala hal. Bahkan menurut saya hanya sedikit peristiwa dalam hidup yang mampu membuat beliau sedih. Semoga tuhan selalu memberkatinya sedulur yang selalu ceria itu.

Kami keluar melalui gerbang kedua, menyusuri lorong dan menjumpai Andri Kurniawan (pemilik travel yang kami gunakan) bercengkrama dengan juru kunci makam ini, seorang ibu separoh baya yang terkantuk-kantuk. Satu dua orang peserta menuju toilet. Ki Wong Alus berdiri berbicara dengan sedulur dari Kebumen dibawah pohon beringin tua. Bumi Awang-Awung berkali-kali menoleh, merasa melihat kelebat bayangan yang berlari diantara pohon dan sela-sela nisan. Pak Jaffar, Sedulur dari Lampung berkata bahwa tubuhnya merasa berat,” seperti ada mahluk yang mau ikut” katanya. Dan masalah ini diselesaikan oleh Ki Wong Alus. Bumi Majapahit, 18 Pebruari 2012, pukul 01.15 dini hari. (BERSAMBUNG).

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA, =SPIRITUAL ODYSSEY= | 96 Komentar

AJI PENGASIHAN SUKSMONINGRAT SEJATI


wongalus

Lakunya menjalani kholwat di tempat-tempat yang sepi selama 3 atau 7 hari, mengusahakan untuk tidak tidur dan apabila tertidur maka diupayakan untuk segera bangun kembali. Diupayakan untuk senantiasa terjaga dan mengingat sebanyak-banyaknya kuasa Tuhan Yang Maha Kuasa. Tetap melakukan sholat fardhu dan mengurangi makan dan minum air putih hanya ketika sangat haus. Mantra ini dibaca usai sholat fardhu…..

SUKMONINGRAT SEJATI IMAN SUCI SUKMO SEJATI SEJATI SIRO TANGIYO REKSANEN AKU ISIKU ILAT KUMOLO, PARINGONO ASMORO NABI YUSUF LAN ASMORONE PORO NABI KABEH, SUKSMO CAHYO KANG LUNGGUH ING ATI LAN SANG ADI CAHYO KANG LUNGGUH ING MAKRIFAT DADEKNO AKU AKU LANANG SEJATI

Mantera diatas dibaca usai sholat sebanyak 3 X

Usai melakukan riyadhoh tirakat tersebut maka insya alloh ilmu sudah anda miliki.
Apabila ingin mempraktekkannya, maka baca mantra dibawah ini sambil memegang foto target.

SUKMONINGRAT SEJATI, IMAN SUCI SUKMO SEJATI, SEJATI SIRO TANGIYO REKSANEN AKU, ALING ALINGONO AKU, ASMORO WULAN RAH IKU, ISI ILAT KUMOLO, YEN SIRO WERUHO KAPILENG KEP ASIKEP ASMORO MIWAH NABI YUSUF CAHYOKU SEDYA SEDYANE NABI KABEH, IDEP KEDEP SI ……………(NAMA TARGET)………MARING AKU, SUKSMO CAHYO KANG LUNGGUH ING ATI KENAKNO KANG MARI KANGEN, SANG ADI CAHYO KANG LUNGGUH ING MAKRIFAT, KENAKNO KANG NGARUNGU PAIMAMAN YO AKU LANANG SEJATI.

Lihat reaksi target dalam satu atau dua minggu, target akan menyayangi anda dengan sepenuh hati. Mohon tidak untuk main-main dan kedewasaan mental spiritual diperlukan agar tidak ada penyalahgunaan ilmu.

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 156 Komentar

DAUN AKAN TERLIHAT SEPERTI UANG?


Beberapa saat yang lalu saya mendapat SMS dari seorang sedulur yang mengaku menjadi korban penipuan oknum sebut saja Mbah X dengan dalih mengajari amalan daun menjadi uang. Hati-hati….

Banyak amalan yang aneh-aneh dan menggiurkan yang ditulis oleh sedulur-sedulur para penghobi dunia supranatural di blog blog. Tulisan yang berisi tentang kerejekian juga tidak pernah sepi dari komentar dan tanggapan. Kami mohon sedulur BERHATI HATI TERHADAP PENIPUAN OKNUM YANG MENGAKU BISA MERUBAH DAUN JADI UANG DAN MENAWARKAN JASA PENGGANDAAN UANG. TIDAK ADA YANG INSTAN DI DUNIA INI DAN SEMUA BUTUH PROSES YAITU KERJA MEMERAS KERINGAT DAN MEMUTAR OTAK UNTUK MENDAPATKAN PENGHASILAN.

Berikut salah satu contoh amalan yang biasanya digunakan sebagai jalan awal penipuan. Kemudian karena amalan itu terbukti tidak mendatangkan hasil maka, seorang pengamal jelas merasa perlu untuk berkonsultasi kepada Mbah X. Dan Mbah X kemudian meminta pengamal untuk mentransfer sejumlah uang sebagai dalih beli ini dan itu.

Untuk memiliki amalannya unik ini Mbah X menganjurkan memulai Riyadhoh sebagai berikut:
1. Berpuasa mutih 7 hari mulai Selasa
2. Saat berpuasa selesai sholat fardu membaca:

YA SYAMKHITSA 3X, YA TAMLIKHO 3X, YA BARIIU YUBAWWISA 3X, TSUMMA INQOLABATIL AHJARU WA IN QOLABATIL ASYJARU WA IN QOLABATIL ARDUUNA WA IN QOLABATI AS SAMAWATU WA IN QOLABATI AL-LAUHU, WA IN QOLABATI AL KURSIYYU, WA IN QOLABATI AL ‘ARSYU, WA IN QOLABAT ASY-SYAMSU WA INNAHUM ILA ROBBIHIM LA MUNQOLIBUUNA, YA TOLASTUUSYIN YA TOLATSUSYIN IDZHABUUBI QOLBI AD DINARI KAMA INQOLABA AL LAILU WA AN NAHARU YA KHOTIFAL ABSORI IKHTIFAL ABSORO BI HAQQI JIBROILA WA MIKAILA KABIRIKUM WA ISROFILA YASUQUKUM, WA ‘IZROILA YAJMA’UKUM AN TASHARUU A’YANA AN NADZIRINA (7x).

Usai puasa X kemudian menganjurkan agar mempraktikkan amalannya dengan cara ambil daun dan baca 7 X dan tambahi dengan doa ini: KUN DAROHIMA MUSAKKAKA FI ‘AINI AN NAASI (1 x) kemudian ditiupkan lembar demi lembar daun.  

Lalu daun digunakan untuk membeli barang atau benda. Penjual mengira daun tersebut sudah jadi uang.

CATATAN:
INI HANYA SEKEDAR CONTOH AMALAN YANG BELUM DIUJI DAN TIDAK ADA JAMINAN DAUN AKAN TERLIHAT SEPERTI UANG. TULISAN INI BUKAN PENGUJAZAHAN DAN HANYA SEKEDAR INFORMASI AGAR KITA SEMUA HATI-HATI. LEBIH BAIK MEMAHAMI DAN TAHU DARIPADA TIDAK TAHU KEMUDIAN JADI KORBAN PENIPUAN. NAMUN KALAU ANDA KEBETULAN JADI KORBAN SEGERA LAPOR KE POLISI.@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 270 Komentar

JATI DIRI KWA INDONESIA


wongalus

Media blog seperti KWA ini sebenarnya sangat efektif untuk merangkai persaudaraan dan berbagi pengetahuan dan ilmu-ilmu dan marilah kita lanjutkan hal ini….

Sedulur-sedulur yang tergabung dalam KWA ini berasal dari beragam suku, agama, ras, golongan, organisasi apapun juga. Namun ketika kita mendaftarkan diri di KWA, maka di forum ini kita melepaskan atribut suku, agama, ras, golongan, organisasi tersebut dalam satu media bersama. Berdiri dan duduk di bangku yang sama. Baju sementara ditanggalkan dan kita bersepakat untuk berbicara dengan rendah hati dan saling mendengar dan berbagi.

Sejak di masuk SD kita diajari oleh guru-guru yang mulia bahwa cita-cita yang terbaik adalah membela bangsa dan negara. Sesudah kita dewasa, sekarang.kita selalu menyadari bahwa tugas mulia kita adalah bagaimana senantiasa nenyumbangkan tenaga dan pikiran kita untuk menyejahterakan rakyat, membela bangsa, membahagiakan masyarakat, rnenciptakan ketenteraman sosial. Apa saja yang mengancam ketenteraman sosial, akan kita perangi bersama-sama.

Keyakinan itulah yang saya patrikan dalam hati ketika dulu membangun blog KWA dengan susah payah. Bayangkan, setiap hari saya harus melekan untuk menulis artikel, memposting kiriman-kiriman dari pembaca. Tidak saya gubris betapa setiap hari anak dan isteri saya protes karena ayah atau suaminya sibuk seorang diri di meja kamar memelototi laptop. Saya terang-terangan mencuri waktu untuk keluarga, dan saya curahkan waktu untuk membangun blog ini. Protes, kritik adalah makanan sehari-hari saya. Namun kerja keras itu akhirnya terbayarkan ketika saya mendapatkan teman dan ketika saya bertatap muka langsung dalam berbagai forum, langsung menemui saya di rumah kontrakan atau dalam forum-forum lesehan KWA.

Saya amati, rata-rata kebanyakan sedulur yang menemui saya adalah berwajah kuyu, sinar mata mereka layu meskipun penuh semangat, dan pakaian mereka tentu saja—tidak trendy. Tentulah mereka tak punya kapasitas ekonomi untuk mengejar mode yang larinya selalu sangat lebih cepat dibanding ‘langkah’ gaji kita semua.

Terus terang, kalau bersentuhan dengan strata sedulur KWA, otak saya langsung curiga. Ini ada urusannya dengan bejana berhubungan. Saya akan memberi dan menyumbangkan seluruh jiwa raga untuk sedulur semua namun terus terang saya juga tidak bisa terus-terusan untuk memberi karena saya juga butuh sumber untuk memberi. Makanya, ada yang bilang menjadi orang kaya itu lebih enak karena bisa memberikan apa yang dia punya untuk yang lain. Maka, berlakulah adil.. kalau kita menuntut yang lain untuk memberikan yang terbaik maka yang perlu kita pikirkan adalah kita harus juga memberikan yang terbaik untuk yang lain.

Hidup adalah menikmati kebebasan. Kenapa manusia cenderung untuk mengikatkan diri pada belenggu ketidakbebasan? Biarlah KWA ini sebuah kumpulan individu yang tidak terikat satu sama lain yang bebas lepas merdeka dari pengaruh apapun. Itu sebabnya sejak awal saya menolak untuk menjadikan KWA ini organisasi yang resmi, berbadan hukum, dan lain-lain. Buat apa? Itu karena saya bebaskan diri dari membentuk sesuatu yang bebas kepentingan.

Maka alangkah idealnya KWA tidak menginduk ke organisasi massa, apalagi organisasi politik manapun. Saya akan menolaknya karena saya tidak butuh organisasi massa untuk bereksistensi. Untuk hidup, saya sudah cukup diikat oleh negara menjadi Warga Negara Indonesia. Buktinya? Saya punya KTP dan menjadi warga negara di sebuah organisasi besar seperti Indonesia ini sudah sangat mengikatkan mata batin dan pikiran sehari-hari.

Biarlah KWA menjadi kumpulan atau gerombolan yang tidak terkenal dan dikenal yang berada di pinggir hutan peradaban. Namun di dalamnya kita semua bisa berteduh dan ngiyup dengan santai. Leyeh leyeh untuk sekedar minum kopi, menghisap rokok dan bercengkrama dengan sedulur yang lain.

Terakhir…. pada titik tertentu marilah kita belajar pada segala sesuatu di alam semesta ini. Termasuk kepada Iblis. Kenapa? Sak nemen-nemene alias sejahat-jahatnya Iblis, dia tidak pernah merasa dirinya benar, dirinya baik, dirinya suci. Sementara kita memiliki kecenderungan yang sangat besar untuk merasa benar, merasa baik dan merasa suci sehingga orang lain yang kita tuduh harus bertobat, itupun kita larang ia bertobat. Padahal kita ketakutan setengah mati kalau ia tidak bertobat sehingga mengamuk. Nah, dalam hal melarang manusia bertobat, kita sama dengan iblis. Tapi dalam hal memahami konsep tobat, iblis unggul dari kita.

Kita tidak tahu bahwa pertobatan kepada Allah dipersyarati oleh keberesan masalah dengan sesama manusia. Artinya kalau punya hutang, harus bayar dulu; kalau bersalah, dihukum dulu oleh manusia, baru Allah membuka pintu ampunannya. Kita tidak tahu itu, sedang iblis tahu persis.

Iblis, sesudah menggoda manusia dan menjerumuskannya agar dibakar oleh kobaran api dari dalam napsunya sendiri, berkata kepada Tuhan: “Wahai Tuhan, sesungguhnya aku sendiri takut kepadaMu…”. Sementara pada kita sangat sedikit indikator bahwa kita takut kepada Tuhan. Kita berani mengabaikan pembelaan Tuhan atas rakyat kecil, orang-orang teraniaya, orang-orang kalah dan tersingkir, anak-anak yatim peradaban. Kita bisa bahkan mendustai keberadaan mereka berpuluh tahun.

Manusia dijadikan mandataris kehidupan alam semesta dengan argumentasi bahwa manusia itu dholuman jahula. Lalim dan bodoh. Artinya, manusia sanggup menjadi pemimpin karena modal utamanya adalah rasa bersalah telah berbuat lalim, belum bisa menolong orang lain, sehingga ia senantiasa mendorong diri untuk berbuat sebaik-baiknya. Modal utamanya adalah sanggup merasa bodoh, tidak pinter, tidak unggul dari siapapun — sehingga ia selalu berendah hati untuk belajar.

Last but not least, tidak ada ceritanya masyarakat iblis dan setan bertengkar satu sama lain, sebagaimana kita manusia selalu dan terus menerus bertengkar memperebutkan khayal masing-masing, golek benere dhewe, mempertahankan benernya sendiri, mempertahankan organisasi kita, kepentingan kita dengan merasa yang lain lebih rendah dan hina, menggurui yang lain, memerlukan kehinaan saudaranya sendiri untuk mendapatkan kejayaan, membutuhkan kehancuran sesama manusia untuk memperoleh yang ia sangka kehormatan.

Itu menurut saya… bagaimana dengan anda?

@wongalus,2012

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 311 Komentar

HASIL RAPAT ONLINE KWA


KI PAMUKTI SAG

Berdasarkan hasil keputusan RAPAT ONLINE tadi malam yg dimulai pada hari Selasa Tanggal 31 Januari 2012 Jam 21.00 wib s/d Jam 24.30, adalah sebagai berikut :

JADUAL ACARA :
HARI : Jum’at s/d Minggu
TANGGAL : 6 s/d 8 April 2012
TEMPAT : Bumi Perkemahan Ragunan Jakarta Selatan
Jl. Harsono Ragunan Jakarta Selatan.

JADUAL GLADERESIK :
HARI : Kamis
TANGGAL : 5 April 2012
TEMPAT : Bumi Perkemahan Ragunan Jakarta Selatan
Jl. Harsono Ragunan Jakarta Selatan.
ACARA : 1. Persiapan Acara (Panitia & Anggota KWA)
2. Pendaftaran Anggota dan keluarga
3. Laporan-laporan tiap Seksi.

SUSUNAN PANITIA ULANG TAHUN KE – III KAMPUS WONG ALUS

PENASEHAT
: 1. Ki Wongalus
2. Ki Sabdo Langit
3. Ibu Endang Soeroto

KETUA PANITIA : Ki Sabdo Sejati
WAKIL KETUA 1 : Ki Abdul Jabar
WAKIL KETUA 2 : Ki Ageng Jembar Jumantoro
BENDAHARA 1 : Sonny (Tiyang Alit)
BENDAHARA 2 : Nawiazky
SEKRETARIS 1 : Sutopo Eko (ThanMust Thepos)
SEKRETARIS 2 : Sri Mulyono (Kancil SP)

SEKSI UMUM : 1. Hasibuan RJ
2. Okki Dewanto
3. Belma
KESEKRETARIATAN : 1. Angker Ludiarto
2. Dead Man
SEKSI PENDANAAN : 1. Maspri
2. Maskumambang
3. Ki Lutfi
SEKSI ACARA : 1. Bayu Agni
2.
SEKSI KOMUNIKASI : 1. Bp. Drs.MM .H Muhammad Djafar JZ10LBH.
2.
SEKSI PERLENGKAPAN : 1. wenny Setyawati.
2.
SEKSI AKOMODASI : 1.
2.
SEKSI KONSUMSI : 1.
2.
SEKSI P3K : 1. Dr. Anto Kusdijanto.
: 2. Lordman Al-Zuhri
SEKSI KEAMANAN : 1. Kombes Pol Agus Halimudin .SH.
2. Dibantu Anggota KWA
SEKSI DOKUMENTASI : 1.
2.

TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
PENASEHAT :
1. Memberi Saran / Masukan / Hadir apabila diperlukan dalam mengatasi masalah yang timbul baik kedalam dan keluar KWA.
2. Mendampingi undan dan tamu VVIP

KETUA PANITIA :
Membuat surat permohonan kesediaan rekan-rekan yang akan membantu pelaksanaan kegiatan, dan menerima surat jawaban yang telah dilampirkan bersama surat permohonan dan ditandatangani oleh yang bersangkutan sebagai penanggung Jawab, Bertanggung Jawab penuh keluar dan kedalam KWA, Menanda tangani semua surat yang keluar, Menerima laporan dari Wakil Ketua I dan II, Sekretaris dan Bendahara.

WAKIL KETUA I :
1. Membawahi seksi Kesekretariatan, Seksi Pendanaan, Seksi Perlengkapan, Seksi Akomodasi, Seksi P3K, Seksi Komunikasi.
2. Menanda tangani semua surat yang terkait dengan kesekretariatan.
3. Menerima laporan dan bertanggung jawab penuh atas keputusan yang diambil/dibuat/ dilaksanakan .
4. Melaporkan semua kegiatan yang diambil/dibuat/dilaksanakan ke pada KETUA PANITIA.

WAKIL KETUA II :
1. Membawahi Seksi Acara, Seksi Konsumsi, Seksi Keamanan dan Seksi Dokumentasi.
2. Menanda tangani semua surat yang terkait dengan kesekretariatan.
3. Menerima laporan dan bertanggung jawab penuh atas keputusan yang diambil/dibuat/ dilaksanakan .
4. Melaporkan semua kegiatan yang diambil/dibuat/dilaksanakan ke pada ketua pelaksana .

SEKRETARIS :
1. Menghadiri setiap pertemuan bersama Ketua Panitia
2. Mendata, dan membuat notulen setiap isi pertemuan dan keputusan yang diambil saat itu.
3. Membuat no surat dan menandatangani surat keluar, membuat arsip bersama Ketua Panitia .
4. Bertanggung jawab kepada Ketua Panitia.

BENDAHARA :
1. Bertanggung jawab keuangan masuk dan keluar.
2. Membuat pembukuan , neraca keuangan .
3. Bertanggung jawab kepada ketua pelaksana untuk laporan harian dan bulanan sampai pelasaknaan selesai.

SEKSI UMUM :
Membantu semua panitia yang membutuhkan bantuan .

SEKSI – SEKSI:
Kesekretariatan:
Sejak mulai keputusan kepanitiaan terbentuk sudah harus ada notulen/setiap
pertemuan yang terkait dengan acara tersebut diatas.
Menyiapkan segala keperluan kesekretariatan , sebelum pelaksanan bekerja sama
dengan Sekretaris, dan semua seksi yang membutuhkan surat-surat dll , sesuai
dengan bidang kesekretariatan.
Melaporkan pertanggung jawaban kepada wakil kertua I.
Setiap surat yang dibuat/ keluar /diterima /harus menyimpan 1 lembar untuk Arsip.

SEKSI DANA :
Mempersiapkan Proposal . isi proposal harus atas persetujuan ketua Pelaksana .
Cara mendapatkan dana dengan sumbangan tidak terikat/ menjual produksi/ iklan /dan lain sebagainya.
Pendanaan awal untuk pelaksanaan pembuat proposal dll , diajukan ke wakil ketua I.Agar ditindak lanjuti , mengingat waktu pelaksanaan pengajuan keperusahaan minimal 3 bulan sebelum acara ( persyaratan darei beberarpa perusahaan yang pernah diketahui ). @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 130 Komentar

AMALAN BATIN KUNO MELAYU – AMALAN 7 HARI


Assalamualaikum wbt. .

Saya banyak mendapat email dari saudara-saudara semua yang meminta ilmu melayu yang kononnya menyaingi segala keilmuan di tanah melayu ini yang bernama Amalan 7 Hari. .Entah dari mana mereka mendapatkan sumber ini, tiadalah saya ketahui. .Walaupun keilmuan tersebut pernah saya amalkan suatu waktu dahulu, namun tiadalah saya mengetahui yang ia adalah sehebat yang digambarkan mereka melainkan yang diberitahu oleh guru saya sahaja itulah yang menjadi pegangan saya selama ini. .Dengan berpegang pada kalimat Melestarikan Warisan Budaya, maka di sini akan saya terangkan secara ringkas berkenaan ilmu tersebut agar tidak menjadi suatu misteri pula bagi penggemar dan pemburu keilmuan melayu. .

Nasab keilmuan ini tiadalah saya ketahui secara jelas, melainkan diceritakan oleh guru saya, keilmuan ini didapati oleh seorang pendekar yang pergi bertapa ke sebuah gunung ( Datuk Panglima Gelam namanya kalau tidak silap saya dan gunung itu bernama gunung Angsi, di kawasan Kuala Pilah, Negeri Sembilan ). .Pemergian pendekar ini untuk bertapa adalah semata-mata ingin melengkapkan amalannya yang digelar orang Amalan 7 Hari. .Dan kemudian, keilmuan ini diajarkan pula kepada anak-anak muridnya yang kemudian mengembangkannya pula kepada perguruan yang diasaskan oleh mereka di kampung halaman mereka selepas pada kematian Datuk Panglima Gelam ini. .Dan kemudian tumbuh dan subur di tanah melayu ini sebagai salah satu keilmuan tingkat tinggi yang kebiasaannya dirahsiakan dan dijadikan keilmuan khusus sesuatu perguruan. .

Kelebihan ilmu ini, menurut pada penerangan guru saya adalah berfungsi sebagai pendinding, pagar diri, anti senjata tajam dan tumpul, kekuatan ghaib yang besar, meningkatkan kekuatan batin dan tenaga dalam, kewibawaan, penggerun bagi musuh-musuhnya, penangkal ilmu hitam dan santet yang kononnya diceritakan, pernah ada dukun yang cuba menyihir pengamalnya akhirnya tewas dan musnah sendiri hingga mengakibatkan kematian pula kepada dukunnya walaupun si pengamal tidak langsung melakukan apa-apa. .Ini juga bermaksud, ilmu ini berfungsi sebagai pertahanan semulajadi dan berfungsi secara automatik pabila ada anasir-anasir yang cuba mengancam keselamatan pengamalnya atau pabila pengamalnya berasa terancam, dan ia pula bertindak balas secara automatiknya pula menghancur leburkan ancaman tersebut sehingga pengamalnya berada dalam keadaan aman dan tenteram. .

Nah, disinilah kekuatan ilmu tersebut yang dicari-cari oleh mereka di alam melayu ini yang berminat melanjutkan pembelajaran kebatinan mereka ke peringkat yang lebih tinggi. .Namun keilmuan ini dirahsiakan oleh kebanyakan guru-guru di tanah melayu ini dan hanya murid-murid mereka yang terpilih sahaja yang akan diperturunkan keilmuan ini oleh kerana ketinggian keilmuan ini sendiri. .Saya diperturunkan keilmuan ini oleh guru saya, Pendekar Tua Rembau, Haji Syukor (Almarhum) genap sebulan sebelum pemergiannya. .Dan saya juga, mengikut pengetahuan saya, adalah muridnya yang terakhir yang diperturunkan keilmuan ini selain dua saudara seperguruan saya yang telah terlebih dahulu diperturunkannya, iaitu Abang Mat Isa yang kini bertugas sebagai anggota tentera di Sarawak, dan Abang Yusop yang kini mengasaskan Perguruan Seni Silat Gerak Persaudaraan di Negeri Sembilan. .Hanyalah kami bertiga sahaja yang diamanahkan dengan amanah yang begini besar, untuk mendidik pendekar-pendekar muda dan dilatih untuk mempertahankan tanah air dan agama. .

Namun, sehingga kini, saya hanya pernah memperturunkan keilmuan ini kepada salah seorang murid saya, Edy Triswanto dari Brunei tanpa memberitahunya bahawa keilmuan ini mempunyai khasiat yang sangat besar, melebihi apa yang telah saya terangkan padanya kerana saya bimbang, segala penat lelah saya membimbingnya, meletakkan beliau di bawah pengawasan saya dalam penurunan ilmu, mencurahkan keilmuan saya supaya satu harinya beliau akan menggantikan tempat saya, akan hilang apabila niat beliau akan terpesong dalam mengejar kesaktian semata-mata tanpa mengambil kira lagi tawakal dan istiqamah serta menyerahkan segala ketentuan pada Yang Maha Esa. .

Tetapi, dengan khasiat ilmu ini yang begitu besar, tidaklah elok saya menyimpannya sendiri. .Mana tahu ia mungkin berguna pada saudara-saudara pula. .Atas semangat Melayu Raya, maka dengan lafaz Bismillah, saya perturunkan keilmuan ini kepada saudara semua sebagai salam persaudaraan dari saya. .

Tata Lakunya :

Amalan ini harus dimulai pada hari petang ahad ( selepas Maghrib ), dan harus dihabiskan pada petang ahad juga. .Iaitu seminggu selepas permulaannya. .Amalan ini haruslah dilakukan setiap hari selama 7 hari berturut-turut tidak boleh putus. .Jika telah terputus amalannya, hendaklah dimulai semula hinggalah lengkap tatacara dan pengamalannya. .

Cara Lakunya :

Pada hari Ahad, selepas maghrib, hadiahkan surah Al-Fatihah sebanyak 1 kali kepada guru yang memberi ilmu ini ( Boleh ditujukan pada saya, atau boleh juga pada guru saya, Pendekar Tua Haji Syukor ) dan bacalah Ya Hayyu Ya Qayyum sebanyak 500 kali. .
Khasiatnya : Anda akan dipelihara oleh 5000 malaikat. .
Pantangnya : Jangan dimakan sirih pinang dan ramuannya seperti gambir, kapur, jintan dan sebagainya. .

Pada hari Isnin, selepas Maghrib, bacalah Ya Rahman Ya Rahim sebanyak 400 kali. .
Khasiatnya : Anda akan dipelihara oleh 4000 malaikat. .
Pantangnya : Jangan makan benda bernyawa termasuk ikan, sotong, udang dan telur selama sehari semalam. .

Pada hari Selasa, selepas Maghrib, bacalah Ya Malik Ya Quddus sebanyak 500 kali. .
Khasiatnya : Anda akan dipelihara oleh 5000 malaikat. .
Amalannya : Berpuasa selama sehari semalam. .Tidak boleh makan dan minum. .

Pada hari Rabu, selepas Maghrib, bacalah Ya Rabb Ya Mannan sebanyak 700 kali. .
Khasiatnya : Anda akan dipelihara oleh 7000 malaikat. .
Pantangnya : Jangan memakan makanan bergaram selama sehari semalam. .

Pada hari Khamis, selepas Maghrib, bacalah Ya Alim Ya Azim sebanyak 800 kali. .
Khasiatnya : Anda akan dipelihara oleh 8000 malaikat. .
Pantangnya : Tidak boleh meminum air untuk tempoh sehari semalam. .
Kegunaannya : Ditakuti dan digeruni oleh sekalian haiwan buas dan mendapat limpah kurnia Saidina Ali r.a

Pada Hari Jumaat, selepas Maghrib, bacalah Ya Syaafi Ya Mugni sebanyak 600 kali. .
Khasiatnya : Anda akan dipelihara oleh 6000 malaikat. .
Pantangnya : Jangan makan makanan yang dimasak dengan api selama sehari semalam. .
Kegunaannya : Dilepaskan dari sebarang bahaya dan diterangkan hati dan mendapat syafaat Nabi Muhammad S.A.W.

Pada hari Sabtu, selepas Maghrib, bacalah Ya Fattahu Ya Razzak sebanyak 400 kali. .
Khasiatnya : Anda akan dipelihara oleh 4000 malaikat. .
Pantangnya : Tidak boleh tidur selama sehari semalam. .
Kegunaannya : Ditakuti dan digeruni oleh sekalian makhluk bernyawa yang boleh memudaratkan dan dilimpahi kurnia Nabi Nuh A.S. .

Pantangan amalan ini hanyalah pada waktu pengamalannya sahaja, dan pada minggu depannya, iaitu hari Ahad selepas Maghrib, sudah bolehlah makan dan minum seperti biasa. .Jika ingin mempertajamkan keilmuan ini, boleh juga dilakukan sebulan sekali. .Jika tiada upaya, memadai dilakukan tiga bulan sekali dan jika masih tiada upaya, memadailah dilakukan enam bulan sekali. .Dan jika dianggap masih tidak berupaya melakukannya, bolehlah diamalkan setahun sekali. .Ilmu ini bagi mereka yang sudah mempunyai asas tenaga batin atau tenaga dalam dan sudah agak kuat tenaga batinnya. .Manakala bagi pemula, biarlah sekadar dijadikan koleksi dahulu dan diamalkan pabila sudah terasa bersedia. .

Zul Kapan.
Pelabuhan Klang.
Malaysia.
6:21 a.m.

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

AMALAN DARI ASMA’UL HUSNA


Prasetya Wibawa
prasetya_pt@yahoo.com

ASSALAMUALAIKUM WR.WB

kepada seluruh anggota kwa pada kesempatan hari ini pada saya
akan ijazahkan amalan amalan tertentu.ijazah ijazah ini saya dapatkan dari guru saya pada saya masih
ikut perguruan pencak silat dan tenaga dalam ASMA UL-HUSNA.
dengan ini saya ijazahkan dengan iklas untuk sedulur kwa

1.DOA IBNU ALWAN

TAWASUL :1NABI MUHAMMAD SAW
:2SYEKH ABDUL QODIR AL-JAELANI
:3MAN AJAZANI

ALLAHUMA IBNU ALWAN YAA SAYYIDIY ASSYAIKHI MUHYIDIDIN ABDUL QODIR JAELANI
KHAADHIR KHAADHIR KHAADHIR LAA YAMUUT LAA YAMUUT LAA YAMUUT ILLA
BII’DILLAHI LAA KHAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAHIL ALIYYIL ADZIM

MULAI PUASA PADA HARI SELASA

-PUASA MUTIH 3 HARI UNTUK YANG SATU HARINYA UNTUK PUASA PATI GENI
TIDAK BOLEH TIDUR HARUS MEMBACA AMALAN IBNU ALWAN SAMPAI TERBIT FAJAR
ATAU SEKITAR JAM 05.00
-SETELAH SHOLAT HAJAD DI BACA 313 KALI
-UNTUK SETELAH ITU SETELAH SHOLAT 5 WAKTU CUKUP DI BACA 3 KALI

KEGUNAAN
-UNTUK KEKUATAN
-UNTUK GERAK REFLEK
-UNTUKKAROMAH
-UNTUK MENGAMBIL BATU AKIK

KHUSUS UNTUK MENGAMBIL BATU AKIK DIBACA 1000 KALI

2.AMALAN AGAR HATI TERBUKA

YAA FATTAKU YAA ALIM

KHASIAT
1.AGAR HATI TERBUKA
2.MUDAH MENYERAP ILMU

DIBACA :121 KALI

PUASA 3 HARI MUTIH/7HARI BIASA

3.YAA QOWIYYU YAA MATIN

KHASIAT
1.MENGOBATI LELAH
2.KAROMAHAN

DIBACA SEIKLASNYA TIDAK PERLU PUASA

UNTUK TAMBAHAN SAYA IJAZAHKAN

4.YAA FATTAHKU YAA ROZAQ
YAA LATTIFU YAA KHABIR
YAA ROHMANU YAA RAHHIM

DEMIKIAN YANG BISA SAYA IJAZAHKAN DAN TERIMAKASIH
SEMOGA BERMANFAAT BAGI DUNIA DAN AKHIRAT( AMIN)

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 88 Komentar

MENJARING OPINI TENTANG SILATURAHIM NASIONAL KWA-3


ASSALAMU’ALAIKUM WR WB.
SALAM KARAHARJAN
SALAM PASEDULURAN
SALAM RAHAYU
SALAM TAKZIM

MENANGGAPI BEBERAPA PERTANYAAN DARI BEBERAPA REKAN ANGGOTA KWA TENTANG PEMBENTUKAN PANITIA ULANG TAHUN KWA YANG KE 3, MAKA KAMI SEBAGAI KETUA KWA JAKARTA YANG KEBETULAN “KETIBAN SAMPUR” UNTUK MENJADI PELAKSANA KEGIATAN TERSEBUT.MAKA PERLU KAMI SAMPAIKAN BEBERAPA HAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN HAL DIATAS.

1. ULTAH KAMPUS WONG ALUS ADALAH GAWE DARI SELURUH KWA YANG ADA DI SEMUA PENJURU DUNIA, MAKA DARI ITU KAMI MINTA PARTISIPASI DAN SUMBANG SARAN DARI SELURUH KWA YANG ADA UNTUK MENJADI PANITIA PELAKSANA SEPERTI PADA GAWE KWA TERDAHULU.

2. PENGISI ACARA ADALAH DARI KWA – KWA YANG ADA , ARTINYA PELAKSANA ACARA DIBERIKAN OLEH KWA KWA YANG AKAN HADIR,

3. KEMUDIAN PEMBENTUKAN PANITIA PELAKSANA KAMI TAWARKAN KEMBALI UNTUK DI KOCOK ULANG DAN DIBERIKAN KEPADA SEMUA KWA KWA YANG ADA, JADI DITIAP KWA ADA PERWAKILAN YANG BERTANGGUNG JAWAB ATAS SUKSESNYA PELAKSANAAN KEGIATAN TERSEBUT.

4. ISI ACARA UNTUK DISESUAIKAN DENGAN KEMAMPUAN KEUANGAN YANG DIHARAPKAN DAPAT DIRAIH OLEH PANITIA.

5. TEMPAT ACARA HARAP DISESUAIKAN DENGAN KEMAMPUAN KEUANGAN PANITIA PELAKSANA KEGIATAN TERSEBUT.

6. TIAP KWA HARAP MENGUSULKAN ACARA YANG AKAN DI BERIKAN KEPADA PANITIA PELAKSANA AGAR SUSUNAN ACARA ATAU ISI ACARA TIDAK TUMPANG TINDIH.

7. PARA SESEPUH KWA ATAU KETUA KWA WILAYAH AGAR SEGERA BERKOORDINASI ATAU SALING KONTAK UNTUK BERSAMA – SAMA MEMBENTUK KEPANITIAAN YANG BARU, JADI KEPANITIAAN INI DIBENTUK DARI KITA UNTUK KITA.

DEMIKIAN YANG DAPAT KAMI SAMPAIKAN , AGAR PORO SEDULUR SEMUA MAKLUM DAN DAPAT MEMAHAMINYA. ATAS PERHATIANNYA KAMI UCAPKAN TERIMA KASIH.

WASSALAMMU’ALAIKUM WR WB.
SALAM TAKDZIM
THANMUST THEPOS

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 390 Komentar