ILMU SABIL (AMALAN PERANG)


Hud Romel
hudromel.hr@gmail.com

AKU DI AMANAHKAN UNTUK MENYEBARKAN ILMU SABIL INI KEPADA MANA MANA LELAKI DAN WANITA DENGAN NIAT FISABILLILLAH

SEMUA ILMU MILIK ALLAH ,

Bab 1: Usul Sabil, Kebal Sabil dan Senjata Sabil

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

ALLAH haynu, sijaa laynu!

Insan kami di dalam dakwat NURULLAHU!

Nur Muhammad dalam sifat FAKHULLAHU!

Kebai aku bukanlah aku Kebai diriku yaa Rasul ALLAH!

Aku tahu akan isi aku tetap Teguh!

Tetap Seni Raa senjatakan aku!

Berkat guruku, ‘insya ALLAH!

Berkat dalam kandung kalimat ALLAH!

Nabi Muhammad yaa Rasul ALLAH!

ALLAH yang memberi berkat!

Nabi Muhammad memberi Cahaya!

Cahaya Nur, Cahaya Muhammad!

Cahaya bangkit yaa Rasul ALLAH!

Fa’alamnahu….”laa ilaha illa Allahu, laa ilaha illa Allahu, laa ilaha illa Allahu…
(zikir tahlil laa ilaha illa Allahu ini sebanyak yg boleh, selama yg kuasa, sehingga peluh sejuk, meremang bulu roma dan timbul bintil-bintil pada liang roma).

Kemudian sebut:
Ya ALLAH ya Tuhan aku! Yang aku tuntut ilmu Kebai diri aku! Aku nak lawan musuh Nabi!!!

Nota:
1. Ayat-ayat bertulisan hitam di atas diamalkan bila-bila masa setiap masa sehingga sebati dalam diri.
2. Sila Rujuk Makrifat bagi kalimat-kalimat di atas dalam Al-Qur’aan.

Bab 2: Amalan Zikir Sabil Sewaktu Subuh

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

اللَّهُمَّ صَلِّى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ قَدْطَ قَدْهِلَتِيْ اَدْرِكْنيِ يَا رَسُولُ الله
(Salawat 300 X)

يَا ذَ الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامَ
(Zikir 125 X )

Bab 3: Amalan Sabil, Waktu Hendak Turun Pijak Tanah Pergi Berperang

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

1. Syarat yg pertama – Mesti ada air sembahyang (elok buat sembahyang sunat 2 rakaat dahulu)

2. Syarat yg kedua – Membaca Surat Yaa-siiiiin sekali dan minum airnya.
Caranya:
a. Baca ‘aauzubi-Allahi min assyaithanirrajim…tiup dalam segelas air.
b. Baca Bismi AllahirRahmaanirRahiim..tiup dalam gelas air.
c. Baca Surat Yaa Siiiiin Ayat 1 – 83, tiup setiap kali dalam gelas
d. Minum airnya sambil niat dalam hati mohon ALLAH beri kekuatan dan pertolongan.
e. Jika berjamaah, maka boleh dibacakan Yaa-Siiin cara berjamaah dan hembus ke dalam takungan air yang lebih besar lalu dikongsi minum bersama.

3. Syarat yg ketiga – Jangan tamak harta dunia melainkan senjata sahaja yg boleh dirampas daripada musuh. Harta musuh yang kalah perang di tangan kita (selain senjata) jangan di usik. (Pengajaran dari Perang Uhud yang mana Tentera Islam kalah kerana pecah barisan akibat tamakkan harta dan kaum wanita yang musuh bawa sebagai umpan)

4. Syarat yg keempat – Membaca ayat ini 10X ketika sedang di atas rumah atau sebelum turun pijak ke tanah.

لَّا إِلَـٰهَ إِلَّا أَنتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Lā ‘Ilāha ‘Illā ‘Anta Subĥānaka ‘Innī Kuntu Mina Až-Žālimīn
10 X baca

(Nota: Wirid Berserah oleh Dhā An-Nūn yang di ambil daripada penghujung Ayat 87, Surat Al-Anbiya
Terjemahan: “Tiada lain yang berhak melainkan Engkau! sesungguhnya aku ini telah menjadikan diriku sendiri dari orang yang zalim.)

5. Syarat yg kelima – Membaca ayat ini 33X, waktu turun dari rumah (mula pijak tanah) sehingga sampai kepada musuh. Baca lebih tak mengapa, tetapi baca terkurang tak boleh. Misalnya jika kita berada di Kota Bharu tetapi hendak berperang di Johor, maka di baca sepanjang perjalanan menaiki kenderaan pun tak mengapa. Misalan lain jika musuh amat hampir, misalnya tentera musuh berkumpul di depan rumah, bacalah di depan muka pintu sahaja.

وَاللَّهُ غَالِبٌ عَلَىٰ أَمْرِهِ
Wa Allāhu Ghālibun `Alá ‘Amrihi
33 X baca

(Nota: Zikir Ism-ul-Adhom ini oleh Nabi Yūsuf yang di ambil dari Ayat 21, Surat Yūsuf.
Terjemahan: “Dan ALLAH-Dia, Satu-Satu-Nya Yang Mengatasi di atas segala Perintah-Nya ini”)

6. Syarat keenam – Membaca Zikir ini ketika telah berada di Medan Perang. Dibaca zikir ini sebanyak yang mampu seketika melihat bilangan musuh sedang bertambah ramai. Juga boleh dibaca depan muka pintu kalau musuh terlalu dekat dengan rumah.

يَا ذَ الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامَ
Yaa Dh Al-Jalāli Wa Al-‘Ikrāma
(Sebanyak yang mampu)

(Nota: Zikir Isim ALLAH ini asalnya di ambil dari Ayat 27 dan 78, Surat Ar-Rahmaan. Perkataan “Dhū” dan Dhidiganti dengan “Dh” atas sebab ma’arifah sabdaan Nabi dan bahasa.
Dhū: Pemilik-Itu (jauh)
Dh: Pemilik-Ini (amat dekat)
Terjemahan: “Wahai Pemilik-Ini Segala Kehormatan (Maruah) dan Kemuliaan ini”
Kehormatan (Jalal) berbeza dengan Terhormat (Majid). Bermaksud kemenangan dalam FisabiliLLAH menaikkan maruah Agama ALLAH.
Yaa: Wahai, ditambah supaya menunjukkan seruan kepada ALLAH, bagi menyokong perubahan Dhū kepadaDh. Bahawa kita masih menyeru ALLAH tetapi ALLAH berada amat dekat memerhatikan agar kita menang.

Dari Anas:
Bahawa Rasul ALLAH bersabda: “Zikir dengan kerap: `Yaa Dh al-Jalali waal-Ikram!” [At-Tirmidhi]

7. Syarat Ketujuh – Baca Bismi Allāhi Ar-Raĥmāni Ar-Raĥīmi dan mulai berlawan dengan musuh.
@@@

Iklan

KHASIAT MISTIK BUAH BUAHAN


By: Buya Arman Malin Marajo Talago Batuah

Salam sejahtera buat sesepuh wong alus dan seluruh anggota KWA di mana saja berada.semoga semua dalam lindungan serta di beri Rahmat dari Allah yang naha Kuasa

Amin..

Alam Indonesia sangat kaya dengan beragam flora dan fauna,sehingga di juluki Jamrud khatulistiwa,beribu –ribu jenis tumbuh-tumbuhan yang bisa dimamfaatkan buahnya , yang berkembang biak di negri kita dan sebagai sumber kebutuhan untuk manusia .namun di balik itu tidak semua tahu mamfaat yang tersembunyi di dalam tumbuhan tersebut yang selama ini kita ketahui ada beberap jenis buah-buahan yang di gunakan secara mistik oleh sebagian mayarakat kita adapun jenis2 di antaranya adalah:

1 . LABU TANAH

Labu tanah, siapa yang tidak mengenal buah yang satu ini buah dan bunganya sangat di gemari.buahnya yang sering di jadikan sayur juga buat kebutuhan kosumsi lainnya,selain itu labu tanah banyak mengandung serat yang di butuhkan tubuh.

Khasiat Mistik ; Kalau ada tempat angker atau kuburan yang angker bisa di atasi dengan tumbuhan ini, Caranya ; ambil 3 biji labu tanah, dan tanamlah tepat pada kuburan itu biarkan tumbuh dan menjalar menutupi kuburan tersebut, dengan begitu Jin jahat yang menghuni kubur akan tak berdaya mengganggu orang yang lewat di sekitarnya.

Sebagai obat; di gunakan juga sebagai obat susah buang air besar dan sakit panas dalam atau sariawan,dengan banyak mengkomsusi buah labu tanah sakit sariawan dan susah buang air besar akan teratasi. Untuk obat kanker payudara, Ambil labu tanah yang sebesar bola kasti/tenis. Kemudian di parut dan di lumatkan beri sedikit kemenyan,aduk dengan uap air saat menanak nasi oleskan ke payudara selama seminggu pada pagi hari jam 7.30.mudah-mudahan bisa sembuh.

2 . PEPAYA/KATES

Pepaya atau kates memang sudah tidak asing lagi bagi kita,selain buahnya yang segar daun pepaya juga enak buat urapan.

Khasiat Mistik ; Buah pepaya yang mentah dan masih tergantung di pohonnya di percaya sebagai sarana teluh yang ampuh. Oleh dukun berilmu hitam, dengan cara buah pepaya yang masih mentah dan tergantung di pohonnya di beri mantra dan sebuah paku yang juga di beri mantra dan di tusukkan ke pepaya tersebut. Seiring tertancapnya paku tersebut korban yang jadi sasaran akan mengalami sakit dan selama paku itu tertancap maka korban juga akan menderita kesakitan maka hati-hatilah bila di pekarangan rumah ada papaya yang tertancap paku,siapa tahu ulah dukun yang menjadikan sarana teluh pepaya anda.

3 . JERUK PURUT

Buah yang satu ini sangat populer di kalangan para dukun dan sebagai salah satu sarana obat juga sarana ilmu hitam

Khasiat Mistik ; Sebagai sarana santet,jeruk purut jantan dan betina di tusuk dengan jarum setelah itu di beri mantra kemudian di ikat dengan benang 7 macam warna.setelah itu di masukkan ke dalam sumur,maka siapa yang mandi dengan air sumur tersebut akan sakit – Jeruk purut biasa di gunakan untuk santet jarak dekat ataupun jauh,selain itu berguna juga untuk media pelet setingkat guna2, ilmu ini di namakan ‘’limau puruik’’ dengan cara mengikat limau purut jantan & betina dengan benng 7 warna serta di ganggang di atas liln sambil membaca mantra pelet, ilmu ini sangat terkenal di tanah sumatra khsusnya sumatra barat dan tanah karo

Sebagai pengobatan juga bisa di lakukan dengan jeruk purut, seperti kena santet atau kena gangguan sakit dari jin, caranya Ambilah 1 buah limau purut, di ambil kulitnya sebanyak 6 potong, kemudian 1 genggam beras.1 butir bawang putih dan kemenyan putih sebesar ibu jari . kulit jeruk di bakar dulu sampai layu ,,lunak,kemudian di giling halus dengan semua bahan tadi,setelah halus di gosokkan ke tempat yang sakit,,-,Dan juga sebagai sarana pembersihan warung yang kena serangan kabaji,atau di tutup dengan guna2 agar sepi pembeli Caranya ambilah jeruk purut, Kemudian di potong2 masukkan ke dalam air cucian beras, ke mudian taburkan ke halaman warung yang terkena kabaji, lakukan pada waktu ajan magrib.

4 . BUAH KUNDUA

Buah ini adalah sejenis labu putih, bisa di gunakan sebagai penangkal ilmu hitam. Caranya ; ambilah biji buah kundua 3 biji kemudian di bungkus dengan kain hitam atau putih di buat sebagai azimat,ikatkan di pinggang,semua jenis santet akan luntur dan tak akan mengenai anda.

Sebagai obat santet caranya buah kundua di cincang di dalam baskom dan di beri air kemudian di mantrai dan gunakan untuk mandi ,semua jenis santet akan sembuh dengan khasiat buah ini.lakukan beberapa kali

5 . KELAPA MUDA/DEGAN

Buah kelapa yang memiliki nama latin Cocos nuc Fera Linn, buah kelapa ini memang banyak kegunaan yang tua bisa di ambil santannya dan di jadikan minyak,dan yang muda bisa di jadikan sarana teluh,sarana teluh yang di maksud adalah bila sebuah kelapa muda diambil dan dipotong ujungnya atau di lobangi di bagian tampuk kebudian di masukkan salah satu binatang seperti ,katak,ikan ,lintah atau binatang yang memiliki bisa,setelah itu di mantrai dan di tanam di saluran pembuangan limbah dapur selama 7 hari 7 malam setelah selesai air yang di dalam kelapa di gunakan untuk di oleskan ke sasaran atau di pakaiannya maka orang yang terkena akan mengalami sakit kulit yang parah.

6 . BAWANG PUTIH

Bawang putih yang sudah kita kenal sebagai bumbu masak di dapur dan juga di gunakan untuk campuran obat tradisionil.

Khasiat Mistik ;Sebagai sarana Teluh,caranya; bawang putih di beri mantra di tusuk dengan jarum di sekelilingnya,orang yang di tuju akan menderita demam berkepanjangan bila di obati secara medis tidak akan berhasil ke cuali dengan dukun.

7 . BAWANG MERAH

Khasiat Mistik ; bila ada orang yang terkena sakit perut di karenakan gangguan mahkluk halus,maka ambilah bawang merah satu suing,minyak tanah dan puntung rokok,semua bahan di lumatkan,dan oleskan melingkar di sekeliling pusar.secara merata dan biarkan sampai kering, dengan cara tersebut sakit perut akan hilang.

8. BUAH JARAK

Khasiat buah jarak pagar, untuk mencegah kehamilan dalam satu tahun,telanlah buah jarak/bijinya bulat2.oleh wanita yang habis mentruasi, dengan cara ini dalam setahun perempuan tersebut tidak kan pernah hamil.

9. PINANG/JAMBE

Buah pinang dapat di gunakan sebagai pengusir mahkluk halus yang menghuni rumah,caranya carilah buah pinang yang sudah tua/koplak ( pinang tua yang jika di kuncang berbunyi) sebanyak 9 buah, bungkuslah dengan kain hitam kemudian gantungkan di dalam rumah,dengan cara ini mahkluk halus yang menghuni rumah akan segera pergi.

10’BUAH MENGKUDI/PACE

Jika buah mengkudu yang masak di lempar kan ke anjing maka anjing akan sakit.dan bisa mati.

11, BUAH KEMIRI

Buah kemiri bisa di jadikan sarana pemanggil orang yang minggat, caranya, ambil 7 buah kemiri yang sudah di buka kulitnya, bungkus dengan kain bersam dengan minyak duyung, di tambah dengan 7 kuntum bunga gading putih yang mekar, serta 7 kuntum bunga kenanga,dan di sertakan poto atau pakaian bekas orang yang minggat dan bungkusan itu di masukkan ke adalam kasur di mana pernah orang yang minggat itu tidur biarkan .beberapa hari.tak lama orang yang minggat akan kembali dengan sendirinya,

12. TERUNG UNGU

Selain untuk di buat sebagai sayur terung ungu banyak di gunakan sebagai media mistik,karena bentuknya seperti alat kelamin pria, maka hal serupa juga di gunakan sebagai kiat mistik untuk melemahkan alat vital pria yang suka selingkuh hal ini sering di lakukan wanita yang mencurigai suaminya selingkuh,

Cara yang sering di gunakan adalah.

Terung ungu yang sudah tua di beri mantra dan kemudian di tusuk dengan sebelas lidi arena dari pangkal terung sampai ke ujungnya kemudian terung di ikat dengan kain putih masing2 ujungnya. Kemudian di bacakan mantra dan kuburlah di kuburan tepat tengah hari jangan berbicara ke pada siapapun, dan niatkan sesuai ke inginan.

Demikianlah sekelumit pengetahuan yang tak seberapa mudah2 mnambah wawasan sedulur /dunsanak semua wasslam,,

AMALAN JEMBAR RIZKI LAHIR BATIN DAN PEMBUKA KEKAYAAN


rahmatullah almulia
rihlahmulia@gmail.com

Assalamu’alikum warohmatullahi wabarokatuh
Alhamdulillahir rozzaqil fattaahil a’lim. al qobidhil basithil karim. wassolatu wassalamu ‘ala dzil jahil ‘adhim. sayyidinaa muhammadinir ro’ufir rohim. wa a’ala alihi wa ash habihilladzina fazuu bits tsawaabil ‘adhim. amma ba’du.
Salam ta’dhim dan terima kasih saya haturkan kepada seluruh sedulur KWA di mana pun berada, khususnya kepada Ki Wong Alus n Ki Mas Kumitir, semoga semuanya sehat wal ‘afyat dalam naungan Allah selalu. Ijinkan pada kesempatan ini, al faqir ilallah mengijazahkan amalan kepada kaum muslimin dan muslimat agar dikaruniai rizki lahir bathin nan penuh barokah, hasil maksud, terhindar dari segala marabahaya juga pembuka kekayaan hati dan materi.Semoga amalan ini bermanfaat dunia akhirat dan merupakan amal sholih bagi saya dan bagi yang mengamalkan. Amalannya yaitu sebagai berikut:
Tiap setelah tengah malam sholat taubat 2 roka’at, niatnya: Ushollii sunnatat taubati rok’ataini lillahi ta’ala. Setelah salam langsung sujud lagi sambil menjerit dalam hati: minta maaf dan ampunan Allah, minta dikabulkan hajat dan bersyukur atas setiap nikmat. kemudian sholat tahajjud (2 sampai 12 roka’at). kemudian sholat hajat dua ro’akaat. setelah itu membaca istigfar 1000x, Ya hayyu Ya Qoyyum 1000x dan Laa hawla walaa quwwata illaabillahil ‘aliyyil ‘adhim 300x.
Tiap setelah sholat shubuh mbc srt al waqi’ah 1x, Ya karimu ya wadud 1000x, “wasubba ‘alayyar rizqo subbata rohmatin. fa anta rojaa qolbil kasiiri minal khobat”39x dan “birHatiHin”100x.
Tiap selesai sholat fardu: membaca istigfar 100x, “allahumma solli ‘ala sayyidinaa muhammadiw wa’ala sayyidinaa muhammad”100x dan surat alam nasyroh 9x. Insya Allah maksimal 40 hari, Allah akan memberi jalan kehidupan yang baik nan indah, dan dalam jangka setahun jadi kaya raya. semua fadhilah/karomah itu tak kan tercapai kecuali dengan Yakin dan Istiqomah.
Al Hikmatu bir riyadhoti wal yaqini. Innal karomata ma’al istiqomati. wal istiqomatu khoyrum min alfi karomatin. Ilmu Hikmah itu dengan riyadoh dan Yakin. Sesungguhnya karomah itu menyertai istiqomah. dan Istiqomah itu lebih baik daripada 1000 karomah.

Kamar Sunyi, Sukabumi. 02 Syawal 1432 / 01 Septembar 2011
Al faqir ilallah Rihlah Rahmatullah
Wassalamu’alaykum warohmatullahi wabarokatuh

BASMALAH


Kang Satria Rajeh
(kang.satria.rajeh@gmail.com)

Khasiyat Basmalah dan Cara Penggunaannya

Sebelum saya memaparkan sedikit tentang khasiyat dari bacaan basmalah… terlebih dahulu saya ingin menyampaikan sesuatu…
dimana adalah tentang ILMU MEMASANG SUSUK GAIB AURA YUSUF, yang katanya ada kesalahan dalam kalimatnya… yah mungkin dari para sedulur semua ada yang tau makna sesungguhnya… wallahu’alam.

oleh sebeb itu saya meminta maaf seblumnya kepada ki Sugeng, ki Arya, dll… bahwasanya saya telah mencabut ijazah dari ilmu tersebut…

“saya cabut untuk ijazahnya ilmu MEMASANG SUSUK GAIB AURA YUSUF, dengan sempurna, dan benar, bagi yang hendak dan telah mengamalkan, inna haq”

dan apabila dari sedulur semua yg telah mengamalkannya nuwun maaf krna telah merepotkannya… tetapi saya mendapat sebuah kabar bahwa ayat yang saya bagikan itu juga ada di blognya Ki Umar Jogja ( nuwun maaf ki umar bukan mksud mengikutkan), dan jika ingin mendapat pengasihan yusuf pula, silakan lakukan ritual yang dipaparkan oleh Ki Umar disana… ritualnya mudah saja…. karna disana adalah pengasihan sedang saya susuk… ( tetapi jgn disalahkan Ki Umar) sy sekedar memberi tahu kalau ingin ilmu pengasihan yg maksimal…

jadi, selesai sudah, bahwa ilmunya saya cabut lagi, ijazahnya telah saya ambil lagi… sekali lagi mohon maaf bagi yg mengamalkan, mohon di ikhlaskan.

monggo kalau pengen ilmu pengasihan…. ayat nya juga sama, cuma lelakunya saja berbeda….

silakan pergi ke blognya Ki Umar Jogja…. disana dibabarkan lengkap….http://rasasejati.wordpress.com/, saya juga tdak tahu artikel yg mana tetapi kata seseorang disana ada ilmu pengasihan yang ayatnya sama seperti susuk aura yusuf itu.. silakan cari saja artikel ILMU PENGASIHAN ,, mudah2an dapat membantu…

Dan, baiklah sekarang mulai saja pembahasan Khasiyat BASMALAH-nya…

Tentu sedulur semua sudah tahu yang namanya Basmalah atau “Bissmillahirrohmanirrohim”.. ya, bukan hanya sekedar sebagai untuk mengawali dari segala aktivitas… basmalah juga mempunyai khasiyat berkaromah tersendiri… selain RASUL SAW pernah bilang bahwa setiap perbuatan yg tidak dimulai dengan basmalah terputus dari rahmat Allah.

bukan hanya itu, basmalah juga menjadi sebuah kekuatan dan ilmu bagi seseorang…. tentu dengan versi basmalah yg lain… ilmu-ilmu itu antara lain seperti, Bismillah Pitu, Bismillah Sejagad, dll.

nah, ok, kita menuju khasiyat2 nya…. mungkin saya hanya sedikit menjabarkan khasiyat yang terkandung dalam basmalah ini…

1. Dapat Mendatangkan Segala Macam Hajat.
untuk cara menamalkannya, basmalah ini dibaca sebanyak 13000 X, sesudah shalat hajat 2 raka’at, dan setiap kali mendapat 1000 X baca, bacalah doa shalawat atas Nabi, lalu berdoalah kpada Allah, agar apa-apa hajatnya dikabulkan. dengan begini maka insya Allah hajat kita lekas terkabul.

2. Dapat Melariskan Dagangan
cara pengamalannya, bacalah basmalah sebanyak 900 X pada tiap hari selama 7 hari berturut-turut. ketika akan membacanya harus berniat agar barang dagangannya itu biar larriss manis terjual. dengan demikian setelah masa 7 hari telah usai, barang dagangannya lari terjual.

3. Dapat Mendatangkan Ikan Dari Segala Penjuru
tulislah basmalah pada lempengan timah hitam/timah budheng, lalu taruh lempengan yg ditulisi basmalah tadi pada alat penangkap ikan, kaya pukat atau jala, yg telah dipasang. dengan begitu insya Allah ikan2 akang berdatangan dari segala penjuru, seakan-akan kena gendam. Wah hebat nih, kaya gendam.

4. Menyembuhkan Segala Macam Penyakit
bacalah basmalah 100 X pada bagian yang terasa dimana sakitnya, dengan begitu insya Allah lekas sembuh, dan jgn lupa pula usaha untuk berobat ke RS, atau dokter.

5.Menundukan orang Zalim
basmalah cukup dibaca sebanyak-banyaknya ketika akan pergi menghadap orang zalim yang dimaksud. dengan rahmat Allah, insyaAllah orang zalim yg dimaksud akan berbah menjadi kasihan pada kita, dan berubah, jd tidak menzalimi.

6.Menyuburkan Tanah Yang Tandus
tulis basmalah 90 X pada kertas atau kain putih, lalu dilipat untuk dimasukan kedalam botol, supaya lambat rusak. kemudian dipendam di tanah yang sekiranya jauh dari injakan kaki disekitar tanah atau sawah yangdimaksud. dan hasilnya pun membawa berkah.

7. Membangkitkan Rasa Cinta
bacalah basmalah sebanyak 300 X pada sebuah gelas yang diisi dengan air, lalu airnya diminumkan pada orang yang dimaksud. insya Allah, dari awalnya benci malah jadi cinta.

8. Keselamatan Dalam Peperangan
Tulislah basmalah sebanyak 190 X, pada kain atau kertas putih, lalu bawa saja ke medan tempur, insya allah sebagai mana ajian penolak, peluru api senjata tajam dll, insya allah akan terhindar dari sambaran senjata atau sasaran peluru musuh.

9. Mencerdaskan Akal Pikiran
baca basmalah 900 X pada sebuah gelas yg diisi dgn air, lalu diminumkan pada orang/anak yang bebal. laukukanlah berulang-kali sampai nampak hasilnya.

10. Kewibawaan Besar
tulislah basmalah 700 X pada kertas atau kain putih, lalu lipat dgn rapi, agar bisa dibawa kemana saja, insya allah orang yang membawa basmalah tadi akan mendapat kewibawaan yang besar.

mungkin cukuplah hanya itu saja dulu, macam khasiyat basmalah…. dari saya.. walaupun mungkin masih ada lagi khasiyat lainnya.. tetapi mungkin saja dapat membantu sedikitnya yang punya masalah… jika ada kata yang tidak berkenan dan salah, nuwun dimaafkan..

Wassalam..

ASMA AHIMINAN LI QODHO-IL HAJAT


Enrico Burhan ( Pangeran Sukemilung )

Ini Ismullahil ‘Adhom : Ahimin Saqokin Hala’in Yashin. Yang merupakan Asma untuk membuka pintu-pintu Ghoib. Dan dapat diniatkan untuk apa saja ! Al-Mukarom Al-Ustadz Hasan Saleh ( Beliau Dosen di Fakultas Ushuludin di Yayasan Perguruan Tinggi Kelantan-Nilem Puri ) pernah mengatakan bahwa Asma Ahiminan ini merupakan Anak Kunci Rahasia Hikmah. Diniatkan untuk apa saja maka Asma ini dapat mengantar pengamalnya kepada tujuan. Asma ini di Ijazahkan Syaikhina wa
Mursydina Pangeran Muhammad KH.Ali Umar Toyyib Al-Palembani.

Cara Pertama untuk membuka pintu rezeqi dan dikabulkan hajat :

Alfaatihah ‘alaa niyyat…..( niatkan )….. ilaa hadrotin Nabiyyi Sayyidina Muhammadin Shollallahu ‘Alaihi wassallama,wa Ila ruuhil Imam Sayyidi Al-Habib Abdullah bin Abdul Qodir bin Ahmad Bil-faqih wa man ajazani Sayyidul walid As-Syaikh Pangeran Muhammad KH.Ali Umar Toyyib, Al-Palembani…bisirril fatehah.1x

Bismillahir rahmannirrahiim.Allahumma inni as-aluka bismikal A’dhom :

Ahimin saqokin hala’in yashin.

( 111x ba’da sholat fardhu .Dan 1111x ditengah malam ba’da sholat hajat ).

Setelah selesai mewiridkan Ahiminan, baca doa ini :

Ajib yaa khuddaama hadzihil asmaa-I syariifatil ‘adhiimatil qodhoo-I haajati…..( sebutkan hajatmu )…Al-wahaa Al-wahaa…Al-’ajal Al-’ajal…As-saa’ah as-saa’ah…Al-Ijabah al-ijabah…bi haulillahi wa Quwwatihi innahu ‘alaa kulli syaiin Qodiir.Ya ‘ibadallah A’iinuuni.3x…Barakallahu fiikum wa ‘alaikum walhamdulillahi robbil ‘alamiin.

Cara kedua

Barangsiapa yang mendapatkan kesulitan pada rezeqinyq maka hendaklah melakukan riyadhoh seperti berikut.

Sholat hajat 2 rakaat tengah malam. Setelah salam membaca :
Al-fatehah.11x
Qulhu ( Surah Al-Ikhlas ).11x
Lalu membaca Asma Ahiminan : AHIMIN SAQOKIN HALA’IN YASHIN. 1111x

Dan tutup dengan doa dibawah ini.

Bismillahir rahmannirrahiim…

Allahumma inni as-aluka bi ALIIFI uluhiyatika Yaa Allah, wa bi HAA-IL Hidaayati Yaa Hadii, wa bi MIIM Mulki Yaa Maliik, wa bi SIIN As-Salaamati Yaa Salaam, wa bi QOOFi Al-Qohri Yaa Qohaar,wa bi KAAFI kifayati Yaa Kaafi,wa bi HAA-Il Hilmi Yaa Haliim, wa bi LAAM luthfi Yaa Lathiif, wa bi “AIIN ‘Ilmi Yaa ‘Aliim,wa bi YAA-I Yumni Yaa Dzal-manna, wa bi SHOODis Shomaduu niyyati Yaa Shomaad Yaa Allah Yaa Waahid Yaa Ahad Yaa Kaafii Yaa Kafiilu anta ilaha man fis-samawaati waman fil ardhii wa antal Haadii Yaa Haadii ihdinii ilaa sawaa-Is sabiili Yaa Mukmin Yaa Muhaimiin Yaa Salaam Salimnii min afaatid-dunyaa wal aakhiro.Yaa Qohaar Qohhir ‘Aduwwii waj’alnii Qoohiron Ghoiro maqhuuri wakfinii syarron maa Qodoita Yaa Kariim Yaa Kafiil Yaa Kaafii ikfiniis-suu-a bimaa syi’ta wa kaifa syi’ta innaka
‘alaa maa tasyaa-u Qodiirun. Yaa ‘Aliim Yaa Haliim Yaa Lathiif ulthuf bii fiil umuuri wa ‘alimnii min ladunyaka ‘ilman yanfa’uni bihi fiid-dunyaa wal aakhirooti wa’fu ‘anni Yaa Allah Yaa Hadii Yaa Maliik Yaa Salaam Yaa Qohaar Ya Kaafii Yaa Haaliim Yaa Lathiif Yaa ‘Aliim Yaa Shomaad Walhamdulillahi robbil ‘alamiin. 3x

Setelah selesai maka tiupkan semua bacaan tadi ke dalam minyak ja’faron yang telah disiapkan sebelumnya. Dan dibawa dalam sakunya.Maka insya Allah semua hajat akan berhasil.Juga aman dari sihir dan kejahatan semua makhluk.( Minyak bisa diganti dengan yang disukai ! )

Cara Ketiga

Untuk Kesembuhan dari segala Penyakit Bacalah tiap ba’da sholat fardhu Asma ini.11x

Caranya setelah salam, membaca tawasulnya terlebih dahulu.lalu mulai dengan ucapan :

Allahumma inni as-aluka bismikal A’dhom :

AHIMIN SAQOKIN HALA’IN YASHIN.11x

Doa setelah membaca Asma :

Wa as-aluka Yaa Allah Yaa Hadii Yaa Maliik Yaa Salaam Yaa Qohaar Ya Kaafii Yaa Haaliim Yaa Lathiif Yaa ‘Adhiim Yaa Dzalmanni Yaa Shomaad. Ajib yaa khuddaama hadzihil asmaa-I syariifatil ‘adhiimah.3x..wa Yaa Ruuhaaniyyata lamuqfanjalin anta wa ikhwaanuka.3x…Ajiib Yaa Lamuqfanjaliin.3x…li-shihhati…..( nama yang dimaksud ) wa ajil bihi minal waja’. Al-wahaa Al-wahaa…Al-’ajal Al-’ajal…As-saa’ah as-saa’ah…Al-Ijabah al-ijabah bi haulillahi wa Quwwatihi bi haqqi Muhammadin wa ali Muhammadin.Amiin.3x Birohmatika Yaa Arhamar roohimiin. Walhamdulillahi robbil ‘alamiin.

( Caranya, bacaan tersebut bisa kita tiupkan di air untuk diminumkan dan dimandikan. Atau ditiupkan kedalam minyak gosok untuk obat luar.Bila diperlukan maka tiupkan juga kepada obat yang dikonsumsi bila dalam masa penyembuhan.). @@@

–Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un–


Assalamualaikum wr wb.
Keluarga besar Kampus Wong Alus mengucapkan turut berduka cita –Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un–
Telah meninggal dunia putra dari sahabat kita laskar_lunggading (Teno Putra)
ARDIAN TENO PUTRA dalam usia 2 tahun pada 12 September 2011, di Rumah Sakit Islam Sultan Agung , Semarang
Insya Alloh, ananda diterima disisi Allah SWT dan diberi ketabahan bagi orang tuanya. Al Fatihah Sent.

FIQH NIAT SHOLAT


Assalamu’alaikum..
Menjura dalam kepada Semua Bolowongalus, khususon Shohibul Kampus, Ki Wong Alus..
Hormat takdzim kepada Ki Kumitir, Ki Ageng Jembar Jumantoro dan Semua Sesepuh KWA..

Berangkat dari beberapa komen yang sepertinya, sebagian saja, mempermasalahkan Ijazah Sholat Jibril, yang diijazahkan Ki Wong Alus dan Ki Kumitir. Maka, izinkanlah saya menyampaikan pandangan secara fiqh. Semoga menjadikan terbukanya kemusykilan dan menambah pengetahuan agama kita. Amin.
Sholat jibril tersebut tidak ada masalah, sah 100 persen secara fiqh. Penjelasannya sebagai berikut:
Sholat hajat adalah termasuk sholat sunnah mutlak, waktunya bisa kapan saja, siang atau malam, yang penting di luar waktu2 yang dimakruhkan (agar tdk makruh) dan di luar waktu yang dilarang (agar tidak haram). Sholat hajat ada banyak versi, ada yang diajarkan Nabi Khidhir As, ada sholat hajat khusus 100x al-ikhlas, ada juga ini, yg diajarkan Malaikat Jibril. Semuanya sah2 saja, asal praktek sholat (rukun dan syarat2nya) terpenuhi semua dan tidak melakukan sesuatu yang membatalkan sholat.
Masalah niat sholat itu ada 3 tingkat.
1.Sholat fardhu 5 waktu, syarat niatnya menyebut 3 hal: niat/menyengaja sholat, fardhunya, ta’yinnya (misal: subuh, dzuhur, dst). Jadi, niat sholat subuh, misalnya: ‘ Saya niat sholat fardhu subuh karena Allah, Allahu Akbar’. Cukup itu, sah. Dan tidak harus bahasa arab dalam niat. Letak niat bersamaan dengan takbiratul ihram. Sedang pelafalan niat sebelum takbiratul ihram itu hukumnya sunnah.
2. Sholat sunnah yang mempunyai waktu tertentu, seperti: dluha, rawatib dsb , syarat niatnya menyebut 2 hal: niat/menyengaja sholat dan ta’yinnya (misal: dhuha dst). Jadi, niat sholat dluha, misalnya: ‘ Saya niat sholat dluha karena Allah, Allahu Akbar’. Cukup itu, sah.
3. Sholat sunnah mutlak,seperti: sholat hajat, tahajud, tahiyyatul masjid dll, syarat niatnya menyebut satu hal saja, yaitu niat/menyengaja sholat saja. Jadi, niat sholat hajat, misalnya: ‘ Saya niat sholat karena Allah, Allahu Akbar’. Cukup itu, sah.
Penting diketahui, niat itu tidak harus bahasa arab. Waktu niat dalam sholat adalah bersamaan dengan takbiratul ihram. Sedang pelafalan niat sebelum takbiratul ihram itu hukumnya sunnah, bukan wajib, dan itu, belum disebut niat yang masuk dalam rukun sholat.
Saran saya, dalam niat sholat hajat sesuai ijazah sholat jibril tersebut, hendaknya dilafalkan dengan makna yang jelas dan memenuhi syaratnya niat. Misalnya (pakai indonesia saja agar semua faham dan mengerti, yang pakai bahasa arab biar yang mumpuni saja, insyaallah sudah bisa sendiri): “Saya niat sholat sunnah hajat seperti yang diajarkan Kanjeng sunan kalijaga dari malaikat Jibril, karena Allah Ta’ala, Allahu Akbar.” Kemudian laksanakanlah sholat dua roka’at sesuai yang diijazahkan.
Mudah-mudahan Saudara-saudara muslim KWA banyak mengambil manfaat dan hikmahnya. Matur nembah nuwun..
Wassalamu’alaikum..

Gus Itsna
gus_itsna@yahoo.com

RDR BUMI CAHAYA TUNGGAL


BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM ALLOHUMMA BIHAQQISMIKAL A’ZHOM ANTUNAJIHA MATHTHOLABI LI MULKA BI JABBARIL QOHHAR NUR LIROJISYIN WA QUWWATA JAHARO LA KATABAN HUSAJIN TAPSIN SALMAKSYIN HUSAJANI KUN PAYAKUN HAQQILLAH LAHAULA WALAQUWWATA ILLA BILLAHIL ‘ALIYYIL ‘AZHIM allohumma sholli ala sayyidina muhammada wa ala alihi wa sohbihi wa sallim..TATA CARA .1 LAKUKAN RIYADHOH SELAMA 7H,21H,41H,2 AMALAN DIBACA 1000X TIAP SHOLAT MALAM,3 TIAP SHOLAT FARDHU 113X….SILAHKAN DIAMALKAN SEMOGA BERKAH….,kalo ada yang salah atau kurang tolong dibenarkan silahkan hubungi para sesepuh yang benar2 dapat dipercaya diantaranya ki arya kusuma dewa,habib ali halilintar,ki nur jati,ki sadewa dan sesepuh lainnya.silahkan data anda kirim langsung ke email ini..salam

ramabargawa
ramabargawa48@ovi.com

KHASIAT DAN TUAH HEWAN SECARA MISTIS 2


Buya arman malin marajo talago batuah

Amail; armanpranata@gmail.com

KUCING

Kucing adalah hewan yang dekat dan jinak terhadap manusia,binatang ini di pelihara karena kelucuan sifatnya dan juga digunakan sebagai untuk mengusir tikus di dalam rumah rumah selain untuk di pelihara kucing mempunyai maamfa at secara mistis,bila anda mempunyai kucing berwarna hitam legam maka sering-seringlah menatap matanya, karena di percaya mengandung daya magis untuk menambah kekuatan mistis mata kita Khasiat ke dua untuk pengasihan, ambilah 7 tetes darah telinga kucing ,kemudian di keringkan,..dan berikanlah kepada wanita atau istri yang kita sayangi bila sering di tinggal kerja agak lama,,niscaya wanita atau istri anda tidak akan bisa selingkuh selamanya,

KELELAWAR

Kelelawar adalah hewan malam yang tidurnya bergelantungan seperti kalong,namun kelelawar labih kecil dari kalong,,khasiat dan kegunaanya adalah sebagai pencegah kehamilan, tangkap kelelawar seekor potonglah kepalanya kemudian jemur sampai kering, bungkuslah dengan plastik taruh di bawah bantal .jika mau bersetubuh dengan istri ,maka istri tidak akan hamil ,

BURUNG HANTU

Mata burung hantu bisa di gunakan untuk melihat jin ,caranya tangkaplah burung hantu liar bukan yang di pelihara,kemudian di sembelih,koreklah biji matanya kemudian di peras dan ambil air perasannya teteskan ke mata sambil membaca ‘’ ya alimul ghaibi wasyahadah 3x. Atau dengan cara di telan bulat-bulat maka akan terbuka pandangan kita melihat jin atau mahkluk gaib.tanpa belajar.

BUAYA

Taring buaya yang kanan jika di pakai dan di ikatkan ke pianggang maka ketika bersetubuh akan lama sebelum di lepas sperma tak akan keluar.

KERA

Mata kiri kera di tumbuk sampai halus kemudian di campur dengan minyak misik,di campur sperma sendiri dan ari-ari bayi laki2 yang lahir pada malam anggara kasih yang pertama lahir dari seorang ibu,anak pertama, kemudian di asapi kemenyan putih dan kemudian di tanam di kuburan orang yang baru meninggal hari jum at kliwon, selama 7 hari, setelah tujuh hari di ambil ,kegunaannya untuk bisa lolos badan kita pada lubang yang kecil.

Taring atau giginya bisa di jadikan jimat untuk membuat tubuh kaku atau mati dengan cara di garukkan ke pada orang yang sedang tidur

Tulang kera ampuh untuk mencegah penyakit kulit,dengan cara di haluskan atau di kerik lalu di makan selam 7 hari, satu sendok teh maka tidak akan kena kurap atau gudig selamanya.

Bulunya bila di campur minyak misik atau minyak wangi lainnya dan di bakar di tengah malam bisa mendatangkan segerombolan jin,

GAJAH

Tulang dada gajah di haluskan di campur dengan arak putih diminum selama 40 hari ,maka kalau sudah 40 hari di minum masuklah ke sungai atau kolam di dalam air tersebut tubuh tak akan bisa tenggelam bisa mengapung seperti gabus.

HARIMAU

Kumis harimau memiliki kekuatan gaib sebagai pitunduk istilah dalam suku minang di sebut dengan ‘’piganta’’ kumis harimau ini mesti di pilih ,harimau yang masih liar,dan jika ada harimau mati dengan sendirinya atau di tembak perhatikan sekitar satu meter dari bangkai harimau tersebut,,jika beruntung akan di temukan satu lembar kumis harimau yang mati tersebut lepas dengan sendirinya, warna kumis harimau itupun sedikit berbeda dengan kumpulan kumis lain yang berwarna putih kumis ini berwarna keperakan, jika harimau mati maka kumis berwarna perak ini lepas dengan sendirinya.

LANDAK

Tangkaplah sejenis landak,(hedgehog) ambilah matanya kemudian di campur dengan minyak kenari dan di panaskan dalam wadah tembaga kemudian buatlah untuk celak,maka mata bisa melihat dalam gelap/ malam hari. Jika rambut rontok yang parah,ambilah kulit landak kemudian di bakar lalu di masak dengan minyak zaitun,olesi kepala dengan minyak tersebut selama 8 hari ,maka rambut akan tumbuh subur

KIJANG

Tanduk kijang bermamfaat jika di bakar di dalam rumah dan asapnya memenuhi ruangan bisa mengusir segala binatang berbisa, sedangkan khasiat abunya bisa untuk memutihkan gigi, sedangkan lidahnya bila di jemur atau di keringkan dengan tidak langsung kena matahari dan di berikan pada wanita yang cerewet agar di makannya maka akan menghilangkan sifat cerewetnya,bila cerwet lidahnya akan kelu,empedunya bisa menghilangkan sakit telinga,dengan cara di teteskan ke dalam telinga.

TUPAI

Daging tupai bisa menyembuhkan orang sakit jiwa ringan dengan cara mengkomsumsinya secara rutin,

SAPI

Tanduk sapi di percaya bisa menyembuhkan dan menurunkan dengan cepat seseorang sakit panas. Dan darahnya juga berkhasiat menghentikan tubuh terluka oleh senjata tajam. Jangan sekali-kali mengolesi hidung sapi dengan aroma minyak mawar sapi akan kebingungan,

KAMBING

Hewan kambing siapa yang tak kenal, binatang yang di jadikan ternak oleh manusia sejak dahulu kala,,konon jika kambing yang berwarna putih mulus sepasang tanduknya di tumbuk hingga halus selanjutnya di masukkan dalam bantal maka jika orang yang tidur a bantal yang telah di masukkan bubuk tanduk kambing ini maka tidak akan bangun selama masih belum di ambil bubuk tanduk tersebut

Dan bagi yang mempunyai penyakit sering lupa atau lemah ingatan maka janganlah mengkomsumsi daging kambing karena akan menyebabkan penyakit lupanya bertambah parah

LALAT

Barang siap sakit kepala yang sangat,tangkaplah lalat hidup2 kemudian ikatlah dengan kain hitam di kepala yang sakit sambil membaca solawat nabi 3x,maka sakit kepala akan hilang.

ANJING

Konon menurut sebuah kitab kuno,apa bila ada anjing kawin dan kemudian anjing tersebut lengket maka potonglah ekor yang jantan kemudian tanamlah selama 40 hari,setelah empat puluh hari ambilah setelah di bersihkan kemudian di bungkus dengan kain hitam ,dan di bawa sengganma, dengan mengikatkan di bawah tulang rusuk kiri,maka selama ekor anjing itu belum di lepas maka sperma tak akan keluar.

KURA-KURA

Bila kita tersesat di hutan carilah kura-kura atau bawalah kura-kura kalau mau masuk hutan dan bila kita tak tau arah keluar dari hutan atau tersesat lepaskan kura-kura,,tunggu beberapa saat biarkan kura-kura tersebut berjalan dengan arahnya sendiri maka ikutilah arah yang di tuju kura2 tersebut tersebut pasti akan menemukan jalan keluar, begitulah setiap kali kita akan ke luar dari tersesat di hutan.

KAMBING KIBAS

Kambing jenis ini banyak sekali di jumpai di indonesia, kahsiat dari hewan ini adalah jika biji kemaluannya di panggang dan di makan maka bisa menyembuhkan orang yang biasa mengompol .tanduknya jika di tanam di dekat pohon yang jarang berbuah maka akan berbuah banyak, dan jika bulunya di bawa seorang wanita maka akan menghambat kehamilan, konon jika makan hati kambing jenis ini akan mengurangi kegelisahan atau ke gundahan.

Demikianlah sekilas tentang khasiat dan kegunaan hewn-hewan yang telah kita kenal selama ini.salam dunsanak atau sedulur sekalian, semoga ada mamfaatnya bagi kita,,saran dan kritik yang membangun kami harapkan pada sedulur sekalian..wassalam…
@@@

MERDEKA BUNG!!!


Pada suatu perayaan Agustusan menyambut hari ulang tahun kemerdekaan, kami mendapat tugas untuk menjadi bagian dari tim gerak jalan di kantor. Kami diberi seperangkat seragam training. Kemudian diantar memakai kendaraan menuju tempat tertentu dan dari tempat tersebut masih harus berjalan kaki menuju titik start pemberangkatan. Cukup lama tim kami harus menunggu diberangkatkan oleh Kepala Daerah.

Di depan dan belakang kami, ratusan tim lain dari banyak instansi serta sekolah se-Kabupaten berkumpul di titik yang sama. Titik ini adalah sebuah jalan di perumahan yang agak lebar dan karena saking banyaknya tim yang ikut acara gerak jalan Agustusan tersebut, maka kami menunggu berjam-jam. Tibalah giliran tim kami diberangkatkan.. dengan teriakan kecil dari Kepala Daerah, “Satu… Dua… Tiga…” disertai tepukan tangan dari para pejabat di podium, bendera yang ada di tangan Kepala Daerah diangkat ke atas. Resmilah, kaki tim kami berayun berirama seperti pasukan defile bersenjata.

Di tengah perjalan, saya (wongalus) melihat sosok berambut gimbal tanpa pakaian dan hanya mengenakan celana pendek kumal sedang duduk di pinggir jalan di depan sebuah area makanan cepat saji Amerika. Banyak tas-tas plastik yang tidak lagi bersih yang berada di kanan kirinya. Entah apa isi di dalamnya. Barangkali, benda-benda yang menurutnya berharga. Lalat-lalat hinggap di tubuhnya yang belepotan debu bercampur keringat. Cukup berbau dan dimohon untuk tidak mendekat bila tidak ingin muntah. Yang menarik dari wong edan alias si Gila: ada satu tongkat disandarkan di pagar dan ujungnya diikatkan sebuah bendera merah putih lusuh dan lemas tidak berkibar. Di tengah seriusnya tim gerak jalan kami menyanyi-nyanyi lagu perjuangan, saya pun iseng berteriak begitu melihat “si gila” tersebut. MERDEKA BUNG!!!

Ia tidak bergeming. Ia tidak perduli. Ia tidak merespon teriakan saya. Ia tetap duduk seperti tidak ada apa-apa. Tatap matanya tetap kosong meskipun ragam pesona tim-tim gerak jalan melintas di hadapannya. Seorang teman tersenyum dan berkata… “Eh, ngapain anda berteriak ke dia? Dia itu yang sebenarnya sudah bebas. Kita ini hanya bisa berteriak teriak merdeka tapi kenyataannya tidak mendeka. Kita hanya bisa berteori tentang kemerdekaan dan tentang kebebasan. Berteori tentu hanya sekedar ada di kepala, belum menjalani dan melakoninya.”

Perkataan teman itu tadi memancing perenungan saya. Benar juga.. Kita ini jago kalau ngomong soal merdeka, berandai-andai, berteori namun belum bahkan bisa jadi tidak mau menjalani atau melakoni apa yang kita omongkan tersebut. Apalagi saya, jagonya munafik. Bisa ngomong, terbiasa menasehati orang lain.. tapi kalau menasehati diri sendiri huh minta ampun sulitnya. Dosa kita lakukan tanpa penyesalan. Kita tumpuk-tumpuk kesalahan tanpa merasa bahwa kesalahan itu kemudian menjadi gunungan kesalahan dan setiap saat siap menimbun diri kita. Pantas.. doa kita tidak diijabah lha wong kita termasuk orang orang yang tidak bebas karena tertimbun lemak kemunafikan.

Beda dengan si gila. Ia sudah berada di aras laku dan kesadaran yang berbeda. Mungkin juga berada di alam yang lain. Dan ia memilih diam. Tidak banyak omong dan senantiasa sibuk dengan dirinya sendiri. Ia tidak peduli, apa kata dunia tentang dirinya. Pokoknya ia bergerak ke sana dan kemari, mencari cari sesuatu. Kadang ia memungut sesuatu namun kebanyakan terasa bahwa yang dicarinya tidak pernah ditemukan. Kadang kalau waktunya lapar, ia mencari-cari di tempat sampah sisa-sisa makanan dan disantap tanpa khawatir dirinya akan sakit. Dan memang, atas Kuasa Tuhan si gila jarang kena sakit dan dengan demikian tidak perlu berlama-lama di rumah sakit. Ia berjalan, berjalan dan berjalan lagi menghabiskan hari yang tidak pernah selesai.

Namun di siang terik itu bisa jadi ia merenung tentang kemerdekaan… Kata siapa merdeka itu enak? Bukankah orang merdeka adalah bebas dari belenggu pengkondisian pihak lain serta bebas untuk memilih beberapa atau banyak alternatif yang ada dihadapannya. Dan memilih pilihan adalah tidak enak. Sebab disana tetap ada kemungkinan beresiko yaitu menjatuhkan pilihan yang salah dan keliru yang ujung-ujungnya adalah kesengsaraan diri. Kalau menjatuhkan pilihan yang benar, toh itu benar yang relatif dan tergantung sudut pandang. Benar menurut saya belum tentu benar menurut anda. Jadi pada posisi dan titik di mana kita menilai, itu yang mempengaruhi apakah pandangan kita bisa jadi benar dan bisa jadi keliru. Selain itu, cara memandang juga sangat berpengaruh. Cara pandang ini sangat penting sebab kalau kita punya beragam cara, maka itu akan lebih baik dibandingkan dengan hanya satu macam cara memandang. Itulah sebabnya, juga banyak orang yang ingin dirinya terbelenggu karena dengan belenggu dia merasa nyaman dan tidak perlu bertanggung jawab atas pilihan-pilihan yang diambilnya. Cukup manut dan ikut saja pada mereka yang berani bertanggung jawab dan dia bisa nyaman menikmati hidup.

Sejatinya apakah ada di dunia ini orang yang sungguh-sungguh bebas dari pengkondisian? Lahir kita sudah terkondisi. Jenis kelamin dan dari orang tua siapa dilahirkan kita juga tidak punya pilihan. Pilihan-pilihan alternatif di depan kita juga biasanya sangat amat terbatas kalau boleh dibilang tidak ada. Hanya segelintir orang di negeri ini yang banyak pilihan, tentu saja pilihan berkaitan dengan kemampuan finansial. Semakin banyak uang, semakin banyak pula pilihan. Semakin sedikit uang, semakin segelintir pilihan. Dan yang tidak punya uang, tidak ada pilihan.

Tapi itu semua hanyalah teori, dan itu masalahnya. Orang gila terus merenung: Kebanyakan mikir membuat pilihan hidup terasa sempit. Orang dihantui oleh sesuatu keadaan yang tidak nyaman. Saat keinginan tercapai, ada lagi keinginan lain yang lebih besar. Saat keinginan besar tergapai, lahir kemudian keinginan raksasa lain yang ingin segera dituntaskan. Keinginan demi keinginan susul menyusul, salip menyalip di tikungan. Mana yang lebih dulu dituntaskan, mana yang harus ditinggal di belakang. Ada benarnya meski tidak semuanya dikatakan bahwa keinginan itu elan vital, sumber hidup, namun sekaligus sumber derita. Tinggal pilih yang mana. Kalau pilih sumber hidup mana keinginan harus dikelola sebaik-baiknya, kalau pilih sumber derita mana keinginan harus dipupus dan kalau bisa ditiadakan. Caranya adalah latihan mematikan raga, menganggap bahwa keinginan ragawi itu hal yang hina dan tidak pantas dituruti agar jiwa bisa bersih suci dan ringan melanglang ke langit. Kalau keinginan ragawi dituruti, maka diri akan terbebani dan melekat ke benda-benda. Diri akan terbelenggu dan tidak akan bisa menikmati kebebasan atau kemerdekaan sejati.

Si Gila terus merenung: Apakah kemerdekaan sejati bisa dicapai dengan cara memeluk satu agama tertentu? Iman, ritus dogma mitos yang irasional senantiasa ada disemua agama dan semua keyakinan di dunia. Bahkan tidak punya agama dan mereka yang mengklaim sebagai rasional pun terjebak di dalam irasionalitas. Bukankah percaya pada dewa-dewa rasio juga merupakan satu penghambaan dan ujungnya adalah kecewa karena rasio tidak pernah menuntaskan tujuan akhirnya? Mana yang harus dipilih manusia modern sekarang ini? Pilih beribadah, bertakziah, tahanuts, semedi atau ke mall, cafe, ngerumpi, ngegosip, fesbukan, ngeblog, twitteran..renang, jalan-jalan atau menenggelamkan diri dalam kesibukan kantor serta menghabiskan waktu di dalam kemacetan dan dengan demikian bisa menguras umur dengan cepat. Buat apa mengirit-irit umur.. toh akhirnya umur akan tetap habis bukan? Apa ada manusia di dunia ini yang bisa hidup abadi.. Kalau masih makan nasi atau roti, minum kopi, teh dan es campur rasa-rasanya umur pasti bisa habis.

Si Gila melanjutkan kegilaannya dengan sebuah pertanyaan: kenapa manusia itu sejatinya tidak pernah bisa menggapai kemerdekaan hakiki? Dasar gila, ia menjawab dengan cepat.. Sebab manusia itu diciptakan. Ya, sampai kapanpun kalau manusia itu masih diciptakan oleh Tuhan maka jangan harap manusia bisa merdeka. Manusia bisa mendeka jika dan hanya jika bisa menjadi Tuhan dengan Kekuasaan yang tiada terbatas. Hanya Tuhan yang Maha Merdeka dan Maha Bebas. Tapi apakah manusia bisa menjadi Tuhan yang demikian itu? Oalah..boro boro menjadi Tuhan, menjadi manusia saja sulitnya minta ampun koq. Harus bisa hidup, harus bisa makan, harus punya teman dan harus bersandang, harus punya panggonan alias rumah dan harus punya cita-cita dan harapan. Dan yang tidak boleh dilupakan adalah manusia tidak boleh bunuh diri. Memenuhi kebutuhan itu semua tentu sekarang ini semakin sulit. Jauh lebih mudah menjadi rumput, tikus atau semut karena dimanapun semesta manusia begitu terbuka terhadap kemungkinan.

Akhirnya, tidak banyak informasi yang bisa digali dari perenungan si gila. Tapi minimal dari dia tadi saya belajar tentang ketenangannya diteriaki bahkan diumpat, diolok-olok, dicaci maki, dihina, dijadikan kambing hitam, dijadikan wahana disumpahserapahi orang dengan diam tidak banyak omong menghadapinya. Dari si gila saya dapat belajar bagaimana menjalani kemerdekaan serta harapan meraih kemerdekaan yang sejati… Meskipun itu hanya utopia yang dari hari ke hari semakin kecil kemungkinannya bisa dialami.

Sidoarjo, 7 September 2011

wongalus

SUMPAH BUDAYA 2011


Situasi mental sosial-budaya bangsa yang cukup memprihatinkan sekarang ini harus segera dicarikan jalan keluarnya dan harus ada langkah raksasa agar ada keperdulian dari semua elemen bangsa untuk memelihara dan menjaga budaya nusantara tidak sekedar parsial namun dalam scope nasional secara komprehensif. Perlu pula dilakukan semacam revitalisasi budaya bangsa dengan visi menjadi bangsa Indonesia yang berkarakter (mempunyai jati diri), bermartabat dan terhormat.

Indonesia kini adalah sebuah bangsa yang telah kehilangan jati dirinya. Bangsa yang tidak lagi mengetahui apa dan bagaimana nilai-nilai interaksi manusia dengan lingkungan alam dan lingkungan sosialnya terbangun sejak ribuan tahun silam. Padahal dari nilai-nilai itu karakter jiwa suatu bangsa terlihat. Setiap celah kesadaran dan aktivitas hidup individu saat ini tidak lagi mencerminkan jati dirinya.

Bangsa kita sudah tidak berbudaya, bobrok moralitas dan etikanya. Budaya kita stagnan bahkan surut mundur ke wilayah masa lalu dimana kita hanya bisa menjadi pasif menerima budaya dari luar tanpa mampu untuk menggeliat, mewarnai dan kreatif menjalin sinergitas dengan budyaa yang dari luar. Masalah ini mutlak segera dibahas dan dipecahkan bersama-sama. Kita perlu menyadari bahwa banyaknya persoalan yang dihadapi bangsa ini sangat kompleks menyangkut kehidupan sosial, ekonomi, politik dan lainnya. Namun harus digarisbawahi kalau bidang-bidang tersebut sangat terkait dengan krisis yang berlaku di lapangan kebudayaan.

Kita mengakui budaya bangsa warisan leluhur kita sangat adiluhung. Namun kenapa perhatian semua pihak terhadap budaya bangsa semakin lama semakin rendah? Bangsa ini seakan menjadi bangsa yang tanpa budaya, dan perlahan dan pasti suatu saat nanti bangsa ini pasti lupa akan budayanya sendiri. Situasi ini menunjukan betapa krisis budaya telah melanda negeri ini. Rendahnya perhatian pemerintah untuk menguri-uri budaya bangsanya, menunjukan minimnya pula kepedulian atas masa depan budaya. Yang semestinya budaya senantiasa dilestarikan dan diberdayakan. Muara dari kondisi di atas adalah bangkrutnya tatanan moralitas bangsa. Kebangkrutan moralitas bangsa karena masyarakat telah kehilangan jati dirinya sebagai bangsa besar nusantara yang sesungguhnya memiliki “software” canggih dan lebih dari sekedar “modern”. Itulah “neraka” kehidupan yang sungguh nyata dihadapi oleh generasi penerus bangsa.

Kebangkrutan moralitas bangsa dapat kita lihat dalam berbagai elemen kehidupan bangsa besar ini. Rusak dan hilangnya jutaan hektar lahan hutan di berbagai belahan negeri ini. Korupsi, kolusi, nepotisme, hukum yang bobrok dan pilih kasih. Pembunuhan, perampokan, pencurian, pemerkosaan, asusial, permesuman, penipuan dan sekian banyaknya tindak kejahatan dan kriminal dilakukan oleh masyarakat maupun para pejabat. Bahkan oleh para penjaga moral bangsa itu sendiri. Duduk persoalannya, orang kurang memahami jika budaya bersentuhan langsung dengan sendi-sendi kehidupan manusia di segala bidang dengan lingkungan alamnya di mana mereka hidup. Sebagai contoh terjadinya kerusakan alam yang kronis menunjukkan dampak tercerabutnya (disembeded) manusia dengan harmoni lingkungan alamnya.

Undang Undang Dasar Negara RI tahun 1945 (UUD 1945) Pasal 32 ayat (1) dinyatakan, “Negara memajukan kebudayaan nasional di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasa masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai–nilai budayanya”. Sudah sangat jelas konstitusi menugaskan kepada penyelenggara negara untuk memajukan kebudayaan nasional Indonesia. Ini berarti negara berkewajiban memberi ruang, waktu, sarana, dan institusi untuk memajukan budaya nasional dari mana pun budaya itu berasal.

Amanah konstitusi itu, tidak direspon secara penuh oleh pemerintah. Bangsa yang sudah merdeka 66 tahun ini masalah budaya kepengurusannya “dititipkan” kepada institusi yang lain. Pada masa yang lampau pengembangan budaya dititipkan kepada Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, kini Budaya berada dalam satu atap dengan Pariwisata, yakni Departemen Pariwisata dan Budaya. Dari titik ini saja telah ada kejelasan, bagaimana penyelenggara negara menyikapi budaya nasional itu. Budaya nasional hanya dijadikan pelengkap penderita saja.

Kita ingat beberapa saat yang lalu kejadian yang menyita perhatian yaitu klaim oleh negara Malaysia terhadap produk budaya bangsa Indonesia yang diklaim sebagai budaya negara Jiran tersebut, antara lain lagu Rasa Sayange, Batik, Reog Ponorogo, Tari Bali, dan masih banyak lainnya. Apakah kejadian seperti ini akan dibiarkan terus berulang?

Seharusnya peristiwa tragis tersebut dapat menjadi martir kesadaran dan tanggungjawab yang ada di atas setiap pundak para generasi bangsa yang masih mengakui kewarganegaraan Indonesia. Negara atau pemerintah Indonesia semestinya berkomitmen untuk mengembangkan kebudayaan nasional sekaligus melindungi aset-aset budaya bangsa, agar budaya Indonesia yang dikenal sebagai budaya adi luhung, tidak tenggelam dalam arus materialistis dan semangat hedonisme yang kini sedang melanda dunia secara global. Sudah saatnya negara mempunyai strategi dan politik kebudayaan yang berorientasi pada penguatan dan pengukuhan budaya nasional sebagai budaya bangsa Indonesia.

Sebagai bangsa yang merasa besar, kita harus meyakini bahwa para leluhur telah mewariskan pusaka kepada bangsa ini dengan keanekaragaman budaya yang bernilai tinggi. Warisan adi luhung itu tidak cukup bila hanya berhenti pada tontonan dan hanya dianggap sebagai warisan yang teronggok dalam musium, dan buku buku sejarah saja. Bangsa ini mestinya mempunyai kemampuan memberikan nilai nilai budaya sebagai aset bangsa yang mesti terjaga kelestarian agar harkat martabat sebagai bangsa yang berbudaya luhur tetap dapat dipertahankan sepanjang masa.

Dalam situasi global, interaksi budaya lintas negara dengan mudah terjadi. Budaya bangsa Indonesia dengan mudah dinikmati, dipelajari, dipertunjukan, dan ditemukan di negara lain. Dengan demikian, maka proses lintas budaya dan silang budaya yang terjadi harus dijaga agar tidak melarutkan nilai nilai luhur bangsa Indonesia. Bangsa ini harus mengakui, selama ini pendidikan formal hanya memberi ruang yang sangat sempit terhadap pengenalan budaya, baik budaya lokal maupun nasional. Budaya sebagai materi pendidikan baru taraf kognitif, peserta didik diajari nama-nama budaya nasional, lokal, bentuk tarian, nyanyian daerah, berbagai adat di berbagai daerah, tanpa memahami makna budaya itu secara utuh. Sudah saatnya, peserta didik, dan masyarakat pada umumnya diberi ruang dan waktu serta sarana untuk berpartisipasi dalam pelestarian, dan pengembangan budaya di daerahnya. Sehingga nilai-nilai budaya tidak hanya dipahami sebagai tontonan dalam berbagai festival budaya, acara seremonial, maupun tontonan dalam media elektronik.

Masyarakat, sesungguhnya adalah pemilik budaya itu. Masyarakatlah yang lebih memahami bagaimana mempertahankan dan melestarikan budayanya. Sehingga budaya akan menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya pemeliharaan budaya oleh masyarakat, maka klaim-klaim oleh negara lain dengan mudah akan terpatahkan. Filter terhadap budaya asing pun juga dengan aman bisa dilakukan. Pada gilirannya krisis moral pun akan terhindarkan. Sudah saatnya, pemerintah pusat dan daerah secara terbuka memfasilitasi partisipasi masyarakat dalam upaya penguatan budaya nasional.

Dengan dasar di atas, kami bagian dari elemen bangsa ini bersumpah:

SUMPAH BUDAYA

1. MENDESAK KEPADA PEMERINTAH UNTUK SERIUS MEMPERHATIKAN PEMBANGUNAN BUDAYA DAN MEMPENETRASIKAN KE DUNIA PENDIDIKAN, EKONOMI, SOSIAL DAN POLITIK.
2. MENGELUARKAN KEBIJAKAN YANG MENDUKUNG LESTARINYA NILAI-NILAI BUDAYA LOKAL DAN NASIONAL YANG POSITIF DAN KONSTRUKTIF SEHINGGA MEMPERKUAT IDENTITAS DAN JATI DIRI BANGSA.
3. MENGGALANG SEMUA POTENSI BUDAYA YANG ADA MELALUI TATA KELOLA KEBUDAYAAN YANG BAIK DAN BENAR.

DITANDATANGANI DI YOGYAKARTA, 2 SEPTEMBER 2011

1. SABDA LANGIT
2. WONG ALUS
3. KI CAMAT
4. MAS KUMITIR
5. SABDO SEJATI
6. TOMY ARJUNANTO
 7. KANEKO GATI WACANA
 8.  KANKTONO
 9. ANTON. S
10. SUPARJO
11. WISNU ARDEA

Bagi saudara sebangsa dan setanah air, silahkan bergabung dengan gerakan ini dan menyebarkan sumpah budaya ini dengan ikut serta menyebarkan Sumpah Budaya ini. Demikian pernyataan kami. Terima kasih. Salam Berbudaya. Asah asih asuh. @@@

IJAZAH ASMAK RAJEH DI RAJEH


KI NURJATI –KWA JAKARTA

Aslm Wr Wb Salam Takzim Dan Hormat Buat Sadulur Semua Di Hari Yang Suci Ini Saya Akan Membabarkan Asmak Rajeh Di Rajeh Yang Mana Kita Kembalikan Semua Itu Kepada Alloh Swt Karena Apa Ilmu Adalah Milik Alloh Dan Akan Kepada Alloh Swt Dengan Segala Haknya………Saya Harap Sadulur Semua Mengerti Dan Apabila Ada Kesalahan Dan Kekurangan Dalam Asmak Rajeh Di Rajeh Dalam Kalimatnya Tolong Dibetulkan Dan Dilengkapi Bagi Mereka Yang Paham Dan Ahli Dalam Segala Keilmuan,Apabila Ada Keraguan Dan Kebimbangan Serahkan Semua Itu Kepada Alloh Swt Supaya Kita Yakin Dan Tak Tergelincir,Bagi Yang Yakin Silahkan Diamalkan Dan Dalam Pengamalan Serahkan Semuanya Kepada Alloh Swt Dan Alloh Lah Tumpuan Dari Ilmu Yang Kita Amalkan Sehingga Barokah Dan Bermampaat,

Saya Akan Menjelaskan Tentang Asma’ Tsb Asma Ini Saya Dapatkan Dari Seorang Sahabat Setelah Saya Kaji Dan Telaah Beberapa Bulan Alhamdulillah Banyak Mampaatnya Untuk Menyakinkan Hati Saya Berkunjung Dan Minta Pendapat Dari Guru Saya Yang Seorang Kyai Yang Khowas Dan Waro Disukabumi,Alhamdulillah Dari Wejangan Dan Arahan Beliau Aku Mendapatkan Berbagai Pencerahan Terutama Masalah Ilmu Kuncinya Adalah Keyakinan….Alhamdulillah Dengan Ridho Alloh Aku Mendapatkan Ijazah Langsung Dari Guru Saya Tsb.

Tata Cara Pengamalan .
1 Lakukan Riyadhoh Selama 41 Hari Minimal 7 Hari Dibarengi Dengan Puasa Sunah.
2 Amalan Dibaca 1000x Tiap Malam Dan 100x Atau 11x Dibaca Tiap Sholat Fardhu.
3 Setelah Selesai Riyadhoh Amalan Dibaca 100x Tiap Sholat Fardhu

..asmak yang dibaca
BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM ALLOHUMMA BI HAQQIS MIKAL A’ZHOM ANTUNAJIHA MATH THOLABI LI MULKA WAL MALAKUT BIL JABBARIL QOHHAR NUR LIROJISYIN WA QUWWATA JAHARO LA KATABASARUM HUSAJIN TAPSIN SYALMAKSYIN HUSAJANI KUN FAYAKUN HAQQILLAH ALLOHUMMA SHOLLI ALA SAYYIDINA MUHAMMAD WA ALA ALIHI WA SOHBIHI WA BARIK WAS SALLIM

Tawasul
1 Nabi Muhammad Saw.
2 Para Nabi Dan Rosul Alloh.
3 4 Malaikat.
4 4 Sahabat.
5 Syekh Abdul Qodir Jaelani,
6. 9 Wali Songo.
7 Mbah Kuwu Sangkan,
8 Kyai Haji Ahmad Suja’i.
9 Ki Nur Jati .
10 Para Muslimin Muslimat.
11 Orang Tua.
12 Man Ajazani.
13 Diri Sendiri…,..,.

Inna Lillahi Wa Inna Lillahi Roji’un Bahwa Asmak Rajeh Di Rajeh Ini Adalah Dari Alloh Suatu Saat Nanti Pasti Kembali Kepada Alloh Swt,Jadi Saya Serahkan Semuanya Dan Kembalikan Kepada Alloh Sesuai Apa Yang Saya Dapatkan Dari Guru Saya……..SILAHKAN YANG MAU PENYELARASAN KIRIM DATA YANG LENGKAP NAMA .Nama ORANG TUA,NICKNAME DI KWA,ALAMAT,Usia Dan Pekerjaan…..Kirim Ke 085693295697…..Jadikan Perbedaan Sebagai Anugerah. @@@

SELAMAT IDUL FITRI


MINTA MAAF TIDAK MENJADIKAN KITA HINA
MEMBERI MAAF JUGA TIDAK MEMBUAT KITA BANGGA
TAPI SALING MEMAAFKAN INSYA ALLAH MEMBUAT
KITA DIMULIAKAN-NYA
TAQOBALALLAHU MINNA WAMINKUM
SHIYAMANA WA SHIYAMAKUM
Saya “WONG ALUS”
mengucapkan SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI
1432 H kepada
Anda.. Pembaca,
Sedulur, Sesepuh dan Anggota Blog KWA
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN..

MEMASANG SUSUK GAIB AURA YUSUF


Kang Satria Rajeh
(kang.satria.rajeh@gmail.com)

Memasang Susuk Gaib Aura Yusuf

Assalamu’alaikum wr wb.. salam ta’dhim bagi sedulur kampus wongalus semua…
Nah, saya pengen bagi-bagi ilmu dan pengetahuan nih… walau cuma sedikit.. yah saya inikan orang masih miskin ilmu dan pengetahuan….

Siapkan tempat duduk yang rapi… kopi dan kacang… hehe.. sambil baca2..

Ok, langsung menuju TKP ! (OVJ mode nih.. hihi)

cara yang saya beberkan kali boleh sedulur semua amalkan, dengan ikhlas hati saya berikan cara Pasang Susuk Gaib Aura Yusuf…

Caranya selama 3 hari berturut-turut… lakukan/baca setelah selesai solat subuh dan maghrib amalan ini :

“Allahummaj ‘alnii nuuru Yusufa ‘ala wajhii fa man ro aanii yuhibbunii mahabbatani”

subuh : 77/100 X
Maghrib : 333 X

mulai dari hari selasa ya.. pas hari ketiga malamnya/ malem trakhir.. tetep baca kayak biasa.. cuma pas tengah malem, lakukan ritual ini :

sediakan :

– jarrum jahit
– kotak untuk tempat jarum.. ( yg kecil2 ajja, yg penting muat)
– kain merah..( untuk menutupu kotak..

buka kotaknya… lalu lapisi dengan kain merah tadi.. sampai kotak tertutup kain..(kain nya didalam kotak bukan diluatnya), lalu masukan jaru kedalam kotak yg sudah dilapisi kain merah tadi.. kemudian baca ayat diatas 313 X atau kalau sanggup 400X, (baiknya sih 400X ehe)

setelah dibacakan baca ini :

“ya Allah niatku membuka aura yusuf, pengasih yusuf pengasihku, aura yusuf auraku… maka tundukanlah semua anak cucu Nabi Adam kepadaku, berkat do’a laillahaillalah muhammadurrasulullah”

lalu tiupkan ke jarumnya…

lalu ambil jarum tadi, tusukan ke wajah Anda sampai terasa sakit, kalau mau sampai keluar darah.. tapi kalau takut cukup sekira dirasa “SAKIT” jangan sakit bo.ong-bo’ongan..

tusukan ke :

– Dahi/kening – sambil baca doa yg kita baca saat salat maghrib dan subuh tadi
– Pipi kanan dan kiiri – juga sambil baca doa tadi
– dagu – baca juga doa tadi

“doanya kira-kira dibaca sebanyak 7X”

SEBENARNYA ada cara mudah baca malam jum’at ( tapi harus puasa sunnat biasa) tengah malam baca sebanyak 4444X, lakuakan ritual tadi.. tapi sanggup gk ? saya sih baca 1000X ajja udah ngleber lidah saya..

kalau sudah selesai ucapkan hamdalah… dengan mengharap ridhonya dan keyakinan yang tinggi insya Allah aura pengasih yusufnya telah meresap.. karena media jarum tadi tujuannya memasukan kedalam daging..

besok paginya kamu jalan2 biasa ajja, liat reaksinya..

demikianlah secuil ilmu yang dapat saya bagikan kepada para sedulur semua… saya yang masih sangat miskin ilmu ini hanya bisa mengucapkan dan meminta kepada-Nya, sekian dari saya, kalau ada salah kata saya minta maaf yang sebesarnya.. woialah.. kita semuakan saudara gitu… ehehe..

NB : Jika Ada sedulur semua yang ngamalin… trus ada testimoni yg ga enak kek, kena fitnah dibilang apa-apa… atau misalkan sedulur semua tidak tahan dengan aura ini karena terlalu di incar-incar wanita.. sampe-sampe sedulur sekalian mesti ngumpet / menyembunyikan diri supaya gak dikejar-dikejar… nah, kalau merasa terlalu besar kekuatan aura ini sedulur bisa cabut auranya, nanti saya beri tahu caranya (gk bayar, gratisan) silakan hub ajja ke nomer saya 0853-4835-2038

wassalam..

KHASIAT DAN TUAH HEWAN SECARA MISTIS


Buya Arman malin marajo talago batuah

Email; armanpranata@gmail.com

Saya persembahkan buat para penggemar supra natural di blog kampus wong alus(kwa) tulisan ini bukan bermaksud menggurui namun sekedar melestarikan pengetahuan masa lampau yang telah mengalami kepunahan sedikit demi sedikit, jika ada kesalahan dan kekhilafan di dalam penulisan ini sudilah kiranya para dunsanak/sedulur memaafkan saya,,,tak ada gading yang tak retak. Semua kesempurnaan hanya milik Allah tuhan semesta alam,

Kali ini akan saya tulis khasiat dan mamfa at hewan-hewan dalam konsep mistik atau supra natural,sebagai firman Allah dalam Al qur an, Tidak satupun aku menciptkan sia-sia’’, jadi kita sebaiknya menggali dan menggali apa yang di telah di ciptakan oleh Allah buat manusia. Sehingga kita bisa memetik hikmah yang baik untuk kepentingan bersama, baik dan buruk tergantung manusia dan kwalitas iman seseorang dalam menggunakannya, karena semua itu ada pembelajaran dan pengalaman hidup.kita di bumi ini’

Kehidupan yang di berikan kepada Allah pada kita tentulah telah di tetapkannya,namun bukan berarti kita harus terima beres dari segala apa yang kita inginkan untuk kebutuhan dalam hidup ini, baik itu merupakan sandang pangan atau lainnya.semua yang di anugerahkan kepada kita oleh sang pencipta telah di tentukan dengan kodrat dan iradatnya, namun Allah telah membut sistem yang di namakan sunnatullah, ada hukum sebab dan akibat.disinilah letak keharmonisan alam kehidupan ini,tinggal kita lagi bagaimana dengan ikhtiar dan menggunakan daya pikir kita, untuk kita sandarkan sebagai ibadah kepadaNya,bukankah firmannya ‘’Afala tak qilun,,,, afala tatafakarun. Artinya berfikirlah kamu..pergunakan akalmu..

sedulur yang budiman..dari sebagian kecil yang telah di ciptakan Allah di alam ini saya akan kupas tentang mamfaat hewan yang ada di sekitar kita baik yang liar ataupun yang jinak dan para sedulur boleh mempercayai atau tidak saya serahkan pada sedulur semua..

Musang.

Musang adalah bianatang malam, tubuh hewan ini bulunya berwarna hitam keabu-abuan dan musang atau juga di namakan luak,tak perlu di jelaskan panjang lebar tentang hewan ini mungkin para dulur sudah mengenal hewan ini, Mamfaatnya adalah jika otak musang ini di oleskan di kelopak mata dan di alis seraya mebaca ya ‘’ya basir.100x , maka mata akan menjadi sangat tajam dan lebih awas, dan jika di keringkan dan di campur dengan cuka bisa sebagai obat orang sering pingsan, dengan cara meminumkannya,sedangkan lemak musang jika di jemur di terik matahari sampai menjadi minyak dan di bacakan ilmu Kabaji, (kabaji adalah ilmu dari sumatra barat yang sifatnya merusak) maka minyak dari lemak musang tersebut jika di oleskan di gusi maka bisa menyebabkan gigi akan rontok, daging musang bisa sebagai obat sakit persendian, dan empedu musang jika di makan atau di telan saat orang yang sakit panas bisa menyebabkan kematian dan ada lagi yang sering di pakai oleh duku ilmu hitam bahwa jika darah musang di campur dengan darah tikus dan kemudian di bacakan ilmu kabaji, kemudian di keringkan setelah kering beri makan pada seseorang ,maka orang tersebut akan selalu bertengkar dengan dengan istri dan keluarganya. Kumisnya jika di rendam dengan cuka dan di bacakan ‘’Ya Qohar 100x, maka akan dapat membuat keduanya merasakan nikmat yang tiada tara.

Lemaknya jika di bakar dan asapnya di arahkan ke sarang burung merpati, maka burung tersebut akan pergi dan tak mau kembali lagi.karena asap dari lemak musang tadi.

Biawak

Biawak adalah sejenis hewan sejenis buaya atau kadal berukuran besaryg hidup lebih banyak di darat ,lidah biawak bercabang seperti ular, mamfaat hewan ini adalah, alat vital biawak jantan jika di keringakan dan di bungkus dengan kain hitam kenudian di bacakan ilmu kabaji kemudian alat vital tadi di tanam di depan pintu,maka suami yang sering selingkuh alat vitalnya tak akan berfungsi dengan wanita lain, dan jika alat vital tersebut di ambil di hari jum at kemudian di keringkan, selama di keringkan di terik mata hari asapi dengan kemenyan putih dan malamnya di olesi dengan minyak misik cap kobra dan di bacakan setipa akan mengolesi minyak tersebut dengan ‘’hai anginku angin dangdayu yang tarantak di ateh batu lakeh engaku si bujang hitam yang maminum darah hiduik mamakan dagiang mantah engakau di suruah jo sirayo datang ka tampek aku,,,untuak tingga di aman engkau kadi 50x, kemudian simpanlah di kotak kayu,maka akan datang beberapa jin yang tinggal di alat vital tersebut,dan bisa kita perintah untuk apa saja,

Kotorannya dapat di jadikan obat sakit belang2 pada kulit,

Kelinci

Otak kelinci jika di masak sesuai selera dan di berikan pada istri secara diam-diam dan di makannya maka si wanita akan memperbolehkan poligami suaminya, dan istri tak akan marah .orang jaman dahuku percaya bahwa dengan menggantungkan kaki lelinci di pintu maka akan terhindar dari sakit ayan serta gangguan jin,untuk penyakit gemetaran pada badan maka dengan dengan makan panggang otak kelinci penyakit gemetaran akan sembuh, dan jika di campur dengan susu sapi dan di masak lalu di makan maka tidak kan tumbuh uban pada rambutnya, otak kelinci juga bisa menyuburkan kandungan, serta jika otak kelinci di oleskan pada gusi anak2 yang terlambat tumbuh gigi maka akan mempercepat pertumbuhan giginya. Dan usus kelinci di percaya dapat menentukan jenis kelamin bayi yang di inginkan jika seorang istri mengharapkan bayi yang lahir laki-laki maka sering2 lah memakan usus kelinci jantan dengan cara memasaknya, begitu juga sebaliknya,

Memakan daging kelinci juga bisa menyembuhkan suka mengompol,pada anaka-naka dan juga orang dewasa, dan kotoran kelinci dipercaya sebagai obat orang yang tak bisa kentut dengan cara membakarnya lalu menghirup asapnya.

Ikan pari,

Selain enak , daging ikan di kosumsi atau di jadika ikan asin ,mamfaat mistiknya untuk media ilmu hitam di daerah tertentu ikan pari di gunakan untuk olah mistik atau santet dengan cara mengambil tulang lancip di pangkal ekornya sebagai media , konon pengambilan tulang lancip tersebut dengan tidak membunuh ikan pari tersebut ,setelah di ambil tulang lancipnya maka ikan pari kemudian di lepas lagi kelautan agar hidup dengan cara demikian maka santet akan semakin ampuh, santet ini terkenal dengan nama ‘’Tinggam ikan pari’’ para dukun ilmu hitam tersebut konon akan memakukan tulang ikan pari di pohon yang mengeluarkan getah di batangnya dan selama tulang lancip ikan pari tersebut maka korban santet tersebut akan merasakan sakit yang luar biasa,

Lama kelamaan bagian leher orang yang terkena santet ikan pari tersebut akan berlubang dan mengeluarkan nanah yang berbau sangat busuk. Serta sangat sulit di sembuhkan.

Kodok bangkong

Kodok bangkong adalah sejenis kodok yang hidup di tempat-tempat lembab dan di sela-sela kayu lapuk,kodok ini lumayan besar dari kodok kebanyakan,punggungnya berbintil-bintil kasar, sering kita jumpai pada malam hari ke luar mencari makan dengan menangkap serangga,nah ada khasiat dari kodok bangkong tersebut, jika kita mencurigai istri yang selingkuh, maka carilah kodok bangkong tersebut kemudian potong dengan pisau yang tajam leher kodok tersebut,potongan kepala kodok tersebut letakkan di dada istri yang di curigai tadi ,jangan sampai terbangun,maka tunggulah beberapa saat, maka dalam tidurnya akan menceritakan apa yang kita tanyakan perbuatanya yang di curigai .untuk media santet kulit kodok bangkong di masukkan dalam buah kelapa hijau yang di petik pada hari jum at dan tidak di jatuhkan ke tanah, lubangi kelapa tersebut masukkan kodok bangkong tersebut hidup hidup dan di masukkan juga lintah ,kaki seribu ,lipan, atau binatang berbisa lainnya, pendam di tempat pembuangan limbah dapur selama tujuh hari.

Selama tujuh hari tersebut setiap tengah malam di atas pendaman tadi di sirami dengan bunga 3 macam serta di bacakan ilmu kabaji, tepat tujuh hari maka ambilah kelapa tersebut, dan tuangkan air kelapa yang telah bercampur dengan bangkai binatang yang kita masukkan ke dalam buah kelapa tersebut, tampunglah airnya serta di beri daun jelatang( sejenis daun yang getahnya bila terkena kulit akan terasa sangat gatal,

Ambil air kelapa tersebut masukkan ke wadah yang tertutup rapat, menggunakannya cukup di oleskan sedikit pada kulit atau baju yang di jemur, maka orang yang jadi sasaran akan menderita penyakit kulit yang parah.(ini bukan untuk di praktekkan) ingat dosa !

Ayam.

Jika seseorang nengolesi alat vitalnya dengan empedu ayam betina berwarna hitam dan melakukan hubungan sex, maka si wanita akan sulit berpaling dengan laki-laki lain, darah jengger ayam jago jika di oleskan ke alat vital pria sedikit jika di bawa bersetubuh maka si wanita akan tergila-gila dengan pria tersebut.darah ayam jago di tampung dalam gelas kemudian di jemur di terik matahari sehingga keluar minyaknnya maka bisa mengobati impotensi

Untuk mencegah suami kawin lagi /selingkuh ,tuah mistis ayam jago bisa di mamfaatkan caranya adalah sebagai berikut. Potonglah ayam jantan dewasa berbulu hitam dengan cara islami dan harus sampai putus kepalanya waktu menyembelihnya,hal ini harus di lakukan oleh si istri yang suaminya akan menikah lagi. Kemudian carilah kendi masukkan kepala ayam tadi ke dalam kendi, dan kemudian carilah rambut suami yang ingin poligami tersebut,tetapi harus secara rahasia jangan sampai ketahuan dalam mengambil rambut tadi.

Masukkan juga ke dalam kendi yang telah di sediakan, kemudian tutuplah kendi sebelum menutup kendi bacakan surat yasin 1kali dan setelah selesai membaca ucapkanlah niat sesuai keinginan agar suami menyadari perbuatannya kemudian tanamlah di bawah tempat tidur, semua di lakukan dengan cara rahasia, niscaya suami yang selingkuh akan menyadari dan kembali kepangkuan

Air liur ayam bisa mengobati tersengat binatang berbisa. Dengan cara mengoleskannya di tempat yang di sengat. Untuk media pelet, konon jika ada ayam jantan mematuk-matuk ranting kecil untuk memanggil ayam betina dan beberapa ekor ayam betina mendekati si ayam jago lalu di kawininya ( biasanya di lakukan ayam jago untuk memanggil2 ayam betina )maka ambilah ranting kecil yang di patuk-patuk dengan paruhnya tadi sebagai media pelet,dan jangan di cuci maka jka ada wanita yang di taksir maka gunakanlah media ranting tadi dengan cara di gigit-gigit ranting bekas patukan ayam jago tadi sambil baca ‘’

Kundang kato Allah,ilmu kato Muhammad,amirudin membirahikansi….kapado aku…(bca berulang2) maka tak lama jika si wanita memandang anda dengan senyum..sekarang tinggal anda yang memulai dengan mengajak berkenalan,karena si wanita tadi udah’’ syur’’ kepada anda.

Kadal ekor cabang

Kadal ekor cabang ini mempunyai khasiat untuk mengobati penyakit kulit yang parah atau yang terkena serangan ilmu hitam yang istilah di sumatera di sebut ‘’BIRIANG’’ carannya buatlah minyak kelapa asli,setelah jadi ,dalam keadaan panas masukkan kadal ekor cabang tersebut ke dalamnya bukan di goreng. Minyak itulah yang di gunakan untuk di oleskan ke tempat yang sakit,

Minyak itu juga bisa untuk yang termakan duru ikan yang tersangkut di tenggorokan,cukup di oleskan di bagian leher bagian luar persis di mana possisi yang terkena duri ikan tersebut makan dengan cara itu duri ikan tersebut akan lepas dengan sendirinya khasiat mistis lainnya adalah dengan sarana minyak kadal ekor cabang dengan cara di ritual kan maka bisa untuk berjudi akan selalu menang,

Sekian dulu ya para sedulur nanti akan di sambung lagi bila saya sempat ,,akan saya bahas dengan hewan-hewan lainnya..para sdulur yang suka tulisan saya ini maka saya ucapkan terima kasih dan bagi yang kurang suka maka ndak usah di baca,,,,saya mohon maaf bila ada kata-kata yang tidak berkenan di hati sedulur karena saya bukanlah orang pinter yang masih banyak kekurangan dan masih belajar juga.. saya akan berpantun sedikit.

Bairiang balam jo marabah,

Pucuak cimpago rang patahkan

Bairiang salam jo sambah

salah dan khilaf tolong maafkan

wasalam

ASMAK SINGA RAJEH KUBRO


KI NURJATI

Aswr wb..alhamdulillah segala puji Alloh tuhan semesta alam yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-NYA kepada kita semua tak lupa saya panjatkan salam dan sholawat kepada junjungan kami kanjeng nabi besar muhamad SAW.saya akan membabarkan tata cara dan paedah asma’ singa rajeh kubro.

TATA CARA TAWASUL .1 nabi muhamad saw.2 nabi khidir as wa ala jami’il anbiya-i wal mursalin.3 4 malaikat.4 syekh abdul qodir jaelani.5 para wali songo.6 mbah kuwu sangkan.7 syekh nur jati.8 ki nur jati.9 orang tua.10 ila man ajazani..kalimat pembuka 1 sahadat 3x.2 ayat kursyi 3x.3 al ikhlas 3x.4 sholawat 11x.5 la haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhim 11x.lalu amalan yang dibaca.

INI ASMA SINGA RAJEH KUBRO YANG dibaca”..

BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM ALLOHUMMAJ’ALNI ASADAN NUMURON TSARON ‘AZHIIMI FAJA WA JAMII’A MAKHLUQOTI ‘ALA WAJHAL ARDI WAS SAMA-I WA ‘ALAIKA FII MAUDHUU’ALII MA’A ASMAN QOWIYYU AZLAMUSYIN BAROMUSYIN…

lalu di tutup dengan kalimat pembuka tadi…

TATA CARA PENGAMALAN .
1 lakukan selama 7 hari,21 hari,41 hari dalam mengamalkannya.
2 dianjurkan selama pengamalan dibarengi dengan puasa sunah.
3 dimulai pada hari kelahiran.
4 amalan di baca 1000x tiap malam dan 100x tiap sholat pardhu.
5 setelah selesai asma dibaca 11x tiap sholat pardhu…..untuk mendapatkan pengijazahan silahkan kirim data yang lengkap diantaranya nama,alamat,pekerjaan,nama ortu,foto kirim email saya ( jaelanifernando@yahoo.co.id). atau MMS KE NOHP 085693295697..

Yang mau pengijazahan secara langsung silahkan datang ke alamat ini kp.teriti buniayu desa banjar sari kec.sukatani bekasi…INSYA ALLOH DALAM WAKTU DEKAT SAYA AKAN MEMBABAR RDR BUMI CAHAYA TUNGGAL…WASALLAM

@@@

AJI GULINGGANG JATI


Salam sejahtera buat wong alus dan sekalian anggota kwa dan salam hormat buat pimpinan kwa….

Buya arman malin marajo talago batuah
Email;
armanpranata@gmail.com

Aji Gulinggang jati adalah sebuah Ajian tingkat tinggi yang mengandalkan kekuatan yang luar biasa. Siapa yang berjodoh mewarisinya akan mempunyai kekuatan seprerti Raden Bima Sena,untuk menjadi pewarisnya harus kuat menjalankan lampah atau lelaku yang di tentukan, agar kekuatan ilmu bisa merasuk ke dalam diri….lampahnya adalah dengan menjalankan puasa mutih 7 malam 7 hari di mulai hari sabtu kliwon. Makannya sekali tiap jam 12 malam, kemudian di teruskan dengan pati geni semalam sehari  sebelum melakukan puasa harus mandi keramas 3 kali pada sabtu kliwon petang jam4, jam 5 dan jam 6,

Selama menjalankan  lampah itu haruslah membaca manteranya agar kekauatannya bisa menyatu dalam jiwa raga, istilahnya manunggal jati,

Inilah ajian yang harus di baca:

Hong,,niat ingsun amatak aji, ajiku si gulinggang jatimeluyakake kabeh sedulurku pan hangrekso golang-galing kang atunggal bayu, ya nur cahya ratuning cahya,,nur warih ratuning toya.nur gumbala geni ratuning dahana, nur bayu ratuning angin, wis pada jumeneng manununggal myang batara wisnu sang gulinggang jati, hem..kuat teguh kang sun angkat kaya kapas, bul tan ana kerasa, Lailaha illa Allah Muhammad darasulullah.

Cara menggunakanya denga menarik nafas dalam2 kemudian aian di baca sekali. @@@

PEMBUATAN SARANA UANG BIBIT BESERTA RITUALNYA


Assalamu’alaikum wr.wb
kepada segenap para sesepuh KWA yang saya hormati dan poro sedulur KWA semuanya ,pertama tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Alloh S.W.T tuhan semesta alam hingga sampai saat ini kita dapat berkumpul bersama untuk dapat belajar di kampus KWA yang kita cintai ini,sholawat serta salam smoga tercurahkan kehadirat Rosululloh S.A.W beserta keluarga, sahabat dan waliyulloh baik yang telah wafat atau yang masih hidup, melalui pengalaman hidup yang saya alami serta kejadian nyata yang telah saya buktikan dengan segenap penuh rasa takzim izinkan saya membeberkan sedikit ilmu yang bermanfaat semoga bisa diamalkan dan membantu poro sedulur yang benar-benar membutuhkannya :

Berikut ini tata cara pembuatan Uang Bibit dan ritualnya :

– Siapkan uang kertas asli, tidak cacat fisik dan baru tidak lecek pecahan Rp. 50.000,- dan Rp. 100.000,-
– Siapkan ruangan yang bersih, sunyi dan dilengkapi 4 lilin merah (beli di pasar) mengelilingi kamar bentuk segi empat dinyalakan.
– Siapkan beberapa syarat spt minyak cendana asli 15 ml, ponibasalwa asli 15 ml, misik asli 15 ml, ja’faron asli 15 ml, apel jin emas daun 9, menyan arab, buhur maghribi dan kain mori 1 meter.
– Setelah semua sudah disiapkan dan lengkap lalu solat hajat 4 rokaat pada tengah malam jam 2.
– Kemudian uang ditaruh dihadapan kita bersama syarat-syarat tadi.
– Lalu bacakan wirid :
basmalah 100x, solawat 100x, Yaa Lathiif 100x, Ya Ghoniy Ya Hamiid 100x
– Setelah semua dibaca lalu dilanjutkan dengan mantra :
Allahumma ma’rifatun nujum, allohumma ma’rifatullohi ‘alannuquud, kondil sirulloh, sir muhammad 1x.. Ya hu Alloh 3x
Ya aku tunggu barang kang ku cipto, mantholaba sai’in zidan wazidan wajidahu birohmatika yaa arhamarroohimiin 1x.. Ya hu Alloh 3x
Bondo teko sak ciptoku kersaning Alloh, sak dino teko sak wulan teko saktahun teko. Sak iki kudu teko ya abahi 1x..Ya hu Alloh 3x.
– Setelah selesai oleskan minyak cendana, ponibasalwa, ja’faron pada uang dengan perlahan dan menyeluruh..minyak dioleskan bergantian hanya satu kali saja..
– Yang terakhir uang dibungkus kain mori lalu minyak misik, buhur maghribi, menyan arab dan apel jin emas daun 9 dibakar untuk mengasapi uang tadi..sambil mengasapi bacakan ” HAI BONDO TEKO SOPO SIRO KARO DULUR-DULURMU 3X ” ambil nafas tarik perlahan lalu tiupkan pada uang tsb.
– Uang yang telah dibungkus kain mori taruh dibawah tempat tidur tepat dibawah bantal, wajib bangun jam 2 malam tiap hari selama 3 bulan insya allah uang nyata hadir dan memenuhi kain mori tsb.

Niscaya keajaiban akan terjadi dan bagi yang ingin mengamalkan silahkan diamalkan karena sudah banyak yang berhasil dengan ritual ini dan bisa dibuktikan secara nyata..semoga bermanfaat bagi kita semua.
amin.

Demikian pembeberan dari saya yang benarnya datang dari Alloh S.W.T dan yang salahnya datang dari diri saya pribadi.
Mohon ma’af lahir dan bathin

by : Syamsul ma’arif
syamsul_ma’arif90@yahoo.com

MANTRA PAMUNAH


bagoes33@gmail.com

assalamu a’laikum.wr.wb.

ini adalah salah satu mantera untuk menghilangkan segala gangguan,baik itu dirumah ataupun ditoko tmpt usaha anda.

mantera ini disebut juga”jampe pangasalan”,yang artinya mengembalikan segala gangguan yang mengakibatkan penyakit ataupun yg membuat tmpt usaha anda sepi pengunjung.
sebelumnya anda siapkan:
 1. air rendaman beras putih.
 2.air Laut.
 3.air mulang.
 4.daun sirih 7lmbr.
 5.daun Salam 7lmbr.
 6.daun kelor segenggam.
 7.seikat sapu padi ketan hitam.
masukan semua bahan tersebut dlm satu ember air.
bacakanlah: surat- alfatihah 7x
                          – alfalak 7x
                          – annaas 7x
                          – ayat kursi 21x
kemudian bacalah mantera pangasalan  sbb:

Bismillahirrohmannirrohim

cai mulang – cai maling

Ditunjang Cai tiGirang

pangmulangkeun wisana SiAnu

  Asal tiBumi pulangkeun ka Bumi

  Asal tiLangit pulangkeun ka Langit

  Asal tikaler pulangkeun ka kaler

  Asal tikidul pulangkeun ka kidul

  Asal tikulon pulangkeun ka kulon

  Asal tiwetan pulangkeun ka wetan.

Urip Sum-sum,Waras Balung

Waras ku kersaning Alloh.

manteranya dibaca sebanyak 100x.
kemudian masukan telapak tangan anda kedalam air rendaman tadi, baca SYAHADAT 3x smbil thn nafas .
berdo’alah,mnta kpda alloh. apa yg jd tujuan anda.
 untuk selanjutnya gunakan seikat sapu padi ketan hitam yang ada direndaman tadi,sebagai alat untuk menyiramkan air/menyiramnya dgn cra menyipratkan air dgn seikat sapu padi.ketan hitam tsb.
dimulai menyipatkan airnya dari dalam rumah dulu,baru keluar rumah,hingga kesekeliling pekarangan rumah.
slama menyipratkan airnya,bacalah sholawat nabi smpe selesai.
 demikian saya sampaikan kepada para sesepuh wong alus,untuk disampaikan kpd para bolo wong alus.
agar Bermanfaat dan berguna tanpa Harus mengelurkan bnyk uang untk mahar ,meruwat rumah/tokonya.
cara seperti ini sering saya gunakan utk membantu mereka yg rumahnya atw tmpt usahanya terkena” tanah pamuragan”
yg sngt trknal didaerah saya….pesesir utara subang,jawabarat.
 semoga bermanfaat,wssllm.

SERIBU SATU ASMAK


anginsejuk33@gmail.com

Assalamu’alaikum wr. wb
Saudaraku pengasuh wong alus, ijinkan saya mampir dan mengirim suatu do’a
yang berjudul Seribu Satu Asma ALLAH. Terima kasih.
dengan rendah hati karena belum tahu cara posting di blog KWA
maka saya kirim melalui email.
semoga berguna bagi yang memerlukaknnya.
karena do’a nya yang panjang saya menuliskan dengan huruf latin,
bagi yang berminat teks lengkap huruf arab dan terjemah bebas nya
mohon kirim email ke : anginsejuk33@gmail.com.


JAWSYAN KABIR (1001 ASMA ALLAH)

ALLOOHUMMA INNII AS`ALUKA BISMIKA:

YAA ALLOOHU,    YAA ROHMAANU,             YAA ROHIIMU,

YAA KARIIMU,     YAA MUQIIMU,    YAA ‘AZHIIMU,

YAA QODIIMU,    YAA ‘ALIIMU,      YAA HALIIMU,

YAA HAKIIMU. (1)

YAA SAYYIDAS SAADAAT,              YAA MUJIIBAD DA’AWAAT,                       

YAA ROOFI’AD DAROJAAT,                        YAA WALIYYAL HASANAAT,

YAA GHOOFIROL KHOTHII`AAT,    YAA MU’THIYAL MAS`ALAAT,

YAA QOOBILAT TAWBAAT,            YAA SAAMI’AL ASHWAAT,             

YAA ‘AALIMAL KHOFIYYAAT,          YAA DAAFI’AL BALIYYAAT. (2)

 YAA KHOYROL GHOOFIRIIN,         YAA KHOYROL FAATIHIIN,           

YAA KHOYRON NAASHIRIIN,         YAA KHOYROL HAAKIMIIN,                     

YAA KHOYROR ROOZIQIIN,          YAA KHOYROL WAARITSIIN,

YAA KHOYROL HAAMIDIIN,           YAA KHOYRODZ DZAAKIRIIN,

YAA KHOYROL MUNZILIIN,           YAA KHOYROL MUHSINIIN. (3)

 YAA MAN LAHUL ‘IZZATU WAL JAMAAL,       YAA MAN LAHUL QUDROTU WAL KAMAAL,

YAA MAN LAHUL MULKU WAL JALAAL,         YAA MAN HUWAL KABIIRUL MUTA’AAL,

YAA MUNSYI`AS SAHAABITS TSIQOOL,      YAA MAN HUWA SYADIIDUL MIHAAL,

YAA MAN HUWA SARII’UL HISAAB,                         YAA MAN HUWA SYADIIDUL ‘IQOOB,

YAA MAN ‘INDAHUU HUSNUTS TSAWAAB,    YAA MAN ‘INDAHUU UMMUL KITAAB. (4)

 ALLOOHUMMA INNII AS`ALUKA BISMIKA:

YAA HANNAANU,             YAA MANNAANU,                         YAA DAYYAANU,

YAA BURHAANU,             YAA SULTHOONU,           YAA RIDHWAANU,

YAA GHUFROONU,           YAA SUBHAANU,             YAA MUSTA’AANU,

YAA DZAL MANNI WAL BAYAAN. (5)

 YAA MAN TAWAADHO’A KULLU SYAY`IN LI’AZHOMATIHI,

YAA MANISTASLAMA KULLU SYAY`IN LIQUDROTIHI,

YAA MAN DZALLA KULLU SYAY`IN LI’IZZATIHI,

YAA MAN KHODHO’A KULLU SYAY`IN LIHAYBATIHI,

YAA MANINQOODA KULLU SYAY`IN MIN KHOSY-YATIHI,

YAA MAN TASYAQQOQOTIL JIBAALU MIN MAKHOOFATIHI,

YAA MAN QOOMATIS SAMAAWAATU BI-AMRIHI,

YAA MANISTAQORROTIL ARDHUUNA BI-IDZNIHI,

YAA MAN YUSABBIHUR RO’DU BIHAMDIHI,

YAA MAN LAA YA’TADII ‘ALAA AHLI MAMLAKATIHI. (6)

 YAA GHOOFIROL KHOTHOOYAA,    YAA KAASYIFAL BALAAYAA,           YAA MUNTAHAR ROJAAYAA,

YAA MUJZILAL ‘ATHOOYAA,           YAA WAAHIBAL HADAAYAA,           YAA ROOZIQOL BAROOYAA,

YAA QOODHIYAL MANAAYAA,        YAA SAAMI’ASY SYAKAAYAA,         YAA BAA’ITSAL BAROOYAA,

YAA MUTHLIQOL USAARO. (7)

 YAA DZAL HAMDI WATS TSANAA`I,            YAA DZAL FAKHRI WAL BAHAA`I,

YAA DZAL MAJDI WAS SANAA`I,                YAA DZAL ‘AHDI WAL WAFAA`I,

YAA DZAL ‘AFWI WAR RIDHOO`I,              YAA DZAL MANNI WAL ‘ATHOO`I,

YAA DZAL FADHLI WAL QODHOO`I,           YAA DZAL ‘IZZI WAL BAQOO`I,

YAA DZAL JUUDI WAS SAKHOO`I,                         YAA DZAL AALAA`I WAN NA’MAA`I. (8)

 ALLOOHUMMA INNII AS`ALUKA BISMIKA:

YAA MAANI’U,     YAA DAAFI’U,                  YAA ROOFI’U,

YAA SHOONI’U,   YAA NAAFI’U,                  YAA SAAMI’U,

YAA JAAMI’U,      YAA SYAAFI’U,                YAA WAASI’U,

YAA MUUSI’U. (9)

 YAA SHOONI’A KULLI MASHNUU’IN,           YAA KHOOLIQO KULLI MAKHLUUQIN,

YAA ROOZIQO KULLI MARZUUQIN,                        YAA MAALIKA KULLI MAMLUUKIN,

YAA KAASYIFA KULLI MAKRUUBIN,                         YAA FAARIJA KULLI MAHMUUMIN,

YAA ROOHIMA KULLI MARHUUMIN,            YAA NAASHIRO KULLI MAKHDZUULIN,

YAA SAATIRO KULLI MA’YUUBIN,               YAA MALJA`A KULLI MATHRUUDIN. (10)

 YAA ‘UDDATIY ‘INDA SIDDATII,                 YAA ROJAA`II ‘INDA MUSHIIBATII,

YAA MUU`NISII ‘INDA WAKHSYATII,          YAA SHOOHIBII ‘INDA GHURBATII,

YAA WALIYYII ‘INDA NI’MATII,                  YAA GHIYAATSII ‘INDA KURBATII,

YAA DALIILII ‘INDA HAYROTII,                  YAA GHONAA`II ‘INDAFTIQOORII,

YAA MALJA`II INDADHTHIROORII,                         YAA MU’IINII ‘INDA MAFZA’II. (11)

 YAA ‘ALLAAMAL GHUYUUB,            YAA GHOFFAARODZ DZUNUUB,

YAA SATTAAROL ‘UYUUB,              YAA KAASYIFAL KURUUB,

YAA MUQOLLIBAL QULUUB,          YAA THOBIIBAL QULUUB,

YAA MUNAWWIROL QULUUB,        YAA ANIISAL QULUUB,

YAA MUFARRIJAL HUMUUM,           YAA MUNAFFISAL GHUMUUM. (12)

 ALLOOHUMMA INNII AS`ALUKA BISMIKA:

YAA JALIILU,      YAA JAMIILU,      YAA WAKIILU,    

YAA KAFIILU,      YAA DALIILU,      YAA QOBIILU,

YAA MUDIILU,     YAA MUNIILU,     YAA MUQIILU,

YAA MUHIILU. (13)

 YAA DALIILAL MUTAHAYYIRIIN,                 YAA GHIYAATSAL MUSTAGHIITSIIN,

YAA SHORIIKHOL MUSTASHRIHIIN,           YAA JAAROL MUSTAJIIRIIN,

YAA AMAANAL KHOO`IFIIN,                      YAA ‘AWNAL MU`MINIIN,

YAA ROOHIMAL MASAAKIIN,                     YAA MALJA`AL ‘AASHIIN,

YAA GHOOFIROL MUDZNIBIIN,                  YAA MUJIIBA DA’WATIL MUDHTHORRIIN. (14)

 YAA DZAL JUUDI WAL IHSAANI,                 YAA DZAL FADHLI WAL IMTINAANI,

YAA DZAL AMNI WAL AMAANI,                   YAA DZAL QUDSI WAS SUB-HAANI,

YAA DZAL HIKMATI WAL BAYAANI,                         YAA DZAR ROHMATI WAR RIDHWAANI,

YAA DZAL HUJJATI WAL BURHAANI,           YAA DZAL ‘AZHOMATI WAS SULTHOONI,

YAA DZAR RO`FATI WAL MUSTA’AANI,        YAA DZAL ‘AFWI WAL GHUFROONI. (15)

 YAA MAN HUWA ROBBU KULLI SYAY`IN,                 YAA MAN HUWA ILAAHU KULLI SYAY`IN,

YAA MAN HUWA KHOOLIQU KULLI SYAY`IN,           YAA MAN HUWA SHOONI’U KULLI SYAY`IN,

YAA MAN HUWA QOBLA KULLI SYAY`IN,                 YAA MAN HUWA BA’DA KULLI SYAY`IN,

YAA MAN HUWA FAWQO KULLI SYAY`IN,                YAA MAN HUWA ‘AALIMUN BIKULLI SYAY`IN,

YAA MAN HUWA QOODIRUN ‘ALAA KULLI SYAY`IN,

YAA MAN HUWA YABQOO WA YAFNAA KULLU SYAY`IN. (16)

 ALLOOHUMMA INNII AS`ALUKA BISMIKA:

YAA MU`MINU,               YAA MUHAYMINU,            YAA MUKAWWINU,

YAA MULAQQINU,            YAA MUBAYYINU,            YAA MUHAWWINU,

YAA MUMAKKINU,            YAA MUZAYYINU,            YAA MU’LINU,

YAA MUQOSSIMU. (17)

 YAA MAN HUWA FII MULKIHI MUQIIMUN,               YAA MAN HUWA FII SULTHOONIHI QODIIMUN,

YAA MAN HUWA FII JALAALIHI ‘AZHIIMUN,                         YAA MAN HUWA ‘ALAA ‘IBAADIHI ROHIIMUN,

YAA MAN HUWA BIKULLI SYAY`IN ‘ALIIMUN,           YAA MAN HUWA BIMAN ‘ASHOOHUU HALIIMUN,

YAA MAN HUWA BIMAN ROJAAHUU KARIIMUN,         YAA MAN HUWA FII SHUN’IHI HAKIIMUN,

YAA MAN HUWA FII HIKMATIHI LATHIIFUN,            YAA MAN HUWA FII LUTHFIHI QODIIMUN. (18)

 YAA MAN LAA YURJAA ILLAA FADHLUHU,                 YAA MAN LAA YUS`ALU ILLAA ‘AFWUHU,

YAA MAN LAA YUNZHORU ILLAA BIRRUHU,              YAA MAN LAA YUKHOOFU ILLAA ‘ADLUHU,

YAA MAN LAA YADUUMU ILLAA MULKUHU,               YAA MAN LAA SULTHOONA ILLAA SULTHOONUHU,

YAA MAN WASI’AT KULLA SYAY`IN ROHMATUHU,     YAA MAN SABAQOT ROHMATUHUU GHODHOBAHU,

YAA MAN AHAATHO BIKULLI SYAY`IN ‘ILMUHU,       YAA MAN LAYSA AHADUN MITSLAHU. (19)

 YAA FAARIJAL HAMMI,      YAA KAASYIFAL GHOMMI,             YAA GHOOFIRODZ DZANBI,

YAA QOOBILAT TAWBI,    YAA KHOOLIQOL KHOLQI,            YAA SHOODIQOL WA’DI,

YAA MUUFIYAL ‘AHDI,      YAA ‘AALIMAS SIRRI,                   YAA FAALIQOL HABBI,

YAA ROOZIQOL ANAAMI. (20)

 

OLAH MANAH


Mas Kumitir
(KWA 0000)

Senja menggelayut di ufuk barat. Saya, Wong Alus, Camat, Raden Rahmat, Nugraha dan Fadli ditemani dua orang yang baru kami kenal bergegas untuk berangkat memulai perjalanan. Dua orang baru itu adalah: satu orang pendekar suku Badui Banten dan seorang muridnya yang berusia belia. Kami berkemantapan bila malam ini adalah malam melakukan perjalanan olah rasa.

Perjalanan terasa lamban dan dua jam kemudian kami sampai pada sebuah tempat yang asing. Dada terasa sesak di malam yang gelap gulita itu. Langit di atas bertabur bintang tidak mampu menyinari jalan setapak yang sebenarnya hanyalah semak belukar. Jalan tidaklah mendaki, namun menuruni batu-batu tajam yang licin. Tidak sepertu saudara dari Badui yang berjalan lincah tersebut, tapak kami terpeleset-peleset dan mencoba bertahan agar tidak terjatuh.  Energi goib terasa semakin kuat.

Mata kedua sedulur Badui tersebut menyorot tajam ke segala arah. Bak elang yang siaga terhadap semua kejadian, kami tenang berjalan di belakangnya. Hingga sampai ke sebuah sungai kecil berbatu. Air terasa sangat dingin, begitu kaki kami celupkan di dalamnya. Tak kuasa rasanya berlama-lama di tempat itu. Namun panggilan membawa kami pada kesimpulan bahwa kami tetap harus disitu memenuhi niat kami.

Kami terpaku sesaat di sungai. Sesepuh Badui yang kami panggil Abah itu, tiba-tiba mengeluarkan suara adzan dan qomat. Dilanjutkan dengan bertawassul mengirimkan al fatihah ke para penghulu agama dan leluhur-leluhur terdahulu. Kami tercenung karena suara sederhana itu menghentikan jantung kami sesaat.

Setelah pakaian dilepas dan bertelanjang, kami menceburkan diri ke air yang diperkirakan sekitar sepuluh derajat celcius tersebut. Abah mengambil posisi duduk, meramu bunga tujuh warna dan membakar buhur. Satu persatu kami diminta untuk berada di depannya dalam posisi berjongkok. Kepala kami diminta untuk menyelam sejenak dan kemudian kepala kami diguyur air bunga tersebut. Doa-doa kepada Allah SWT dilantunkan dari mulutnya.

Itu adalah pengiajazahan langsung yang baru saja kami terima malam tadi. Abah tidak memberi tahu apapun terkait dengan doa yang baru dilantunkannya, apa faedahnya, bagaimana menggunakannya. Kami dalam hati hanya mengucapkan; “Qobiltu saya terima doa dari abah atas ijin Tuhan Yang Maha Kuasa”.

Abah adalah sosok yang tawadu, meski ilmu kependekarannya sudah sangat mumpuni, sehari-hari dia berpenampilan sangat bersahaja. Hampir semua tingkat ilmu diajarkannya kepada siapapun yang menginginkan mulai ilmu debus, ilmu kanuragan/kejadukan, ilmu-ilmu asihan, ilmu kerezekian dan lain sebagainya. Ilmu-ilmu diajarkannya tanpa pamrih dan hanya ingin bertujuan agar yang diajarinya mau untuk menebarkan kebaikan dan kemanfaatan, amar makruf nahi munkar.

Usianya memang sudah tergolong tua. Namun di Badui, usia seperti Abah masih terbilang belum terlalu tua. Sebab gurunya abah ini masih hidup dan berusia 130 tahun. Hidup dekat dan menyatu dengan alam, hati damai tenang dan tidak banyak keinginan, membuat usia manusia melenggang santai di sana dan tahu-taru berusia seratus tahun bahkan lebih. Abah masih terlihat berusia empat puluhan. Tiada satu keriput pun di kulitnya, giginya masih utuh dan terlihat gagah.

Diijazahi oleh Abah, badan terasa nyaman, sehat dan hati terasa tenang. Ini adalah satu episode perjalanan spiritual yang kami tidak pernah menduga sebelumnya. PANTA RHEI—semua mengalir gemericik sebagaimana aliran sungai menuju ke muara. Kami semua hanya bisa menunggu dengan berkarya sebaik-baiknya sesuai kemampuan dan kapasitas yang diberikan pada kami. Tidak akan kami sia-siakan sisa waktu untuk tidak memaknai apa yang tergelar ini. Hidup adalah tugas untuk meramu arti dan menemukan hakikat.

Dan dari doa-doa yang terlantun dari hati ikhlasnya Abah, kami terasa mendapatkan kekuatan dan semangat baru untuk menyelami hakikat Rasa. Yang empunya rasa ini ialah jasad/jasmani. Yaitu rasa lelah, lemah dan capai. Kalau Rasa lapar dan haus itu bukan milik jasmani melainkan milik nafsu.

Mengapa jasmani memiliki rasa ini?. Karena sesungguhnya dalam jasmani/jasad ada penguasanya/penunggunya. Orang tentu mengenal nama Qodham atau Alif Lam Alif. Itulah sebabnya maka didalam Al Qur’an, Allah memerintahkan agar kita mau merawat jasad/jasmani. Kalau perlu, kita harus menanyakan kepada orang yang ahli/mengerti. Selain merawatnya agar tidak terkena penyakit jasmani, kita pun harus merawatnya agar tidak menjadi korban karena ulah hawa nafsu maka jasad kedinginan, kepanasan ataupun masuk angin.

Bila soal-soal ini kita perhatikan dengan sungguh-sungguh, niscaya jasad kita juga tahu terima kasih. Kalau dia kita perlakukan dengan baik, maka kebaikan kita pun akan dibalas dengan kebaikan pula. Karena sesungguhnya jasad itu pakaian sementara untuk hidup sementara dialam fana ini. Kalau selama hidup jasad kita rawat dengan sungguh-sungguh kita bersihkan dengan mandi, sebelum puasa keramas, sebelum sholat berwudhu dulu agar tidak menjadi korban hawa nafsu, serta kita lindungi dari pengaruh alam, maka dikala hendak mati jasad yang sudah suci itu pasti akan mau diajak bersama-sama kembali keasal, untuk kembali ke sang pencipta.

Seperti halnya kita bersama-sama pada waktu lahir kealam fana ini. Mati yang demikian dinamakan mati tilem (tidur) atau mati sempurna. Pandangan yang kita lakukan malah sebaliknya. Mati dengan meninggalkan jasad. Kalau jasad sampai dikubur, maka Qodham atau Alif Lam Alif, akan mengalami siksa kubur. Dan kelak dihari kiamat akan dibangkitkan.

Dalam mencari nafkah baik lahir maupun batin, jangan mengabaikan jasad. Jangan melupakan waktu istirahat. Sebab itu Allah ciptakan waktu 24 jam (8 jam untuk mencari nafkah, 8 jam untuk beribadah, dan 8 jam untuk beristirahat). Juga dalam hal berpuasa, jangan sampai mengabaikan jasad. Sebab itu Allah tidak suka yang berlebih-lebihan. Karena yang suka berlebih-lebihan itu adalah Dzad (angan-angan). Karena dzad mempunyai sifat selalu tidak merasa puas.

Dari mana rasa itu? Apapun yang datangnya dari luar tubuh dan menimbulkan adanya rasa, maka rasa itu dinamakan sejatinya rasa. Jadi sejatinya rasa adalah milik panca indera yaitu mata: Senang karena mata dapat melihat sesuatu yang indah atau tidak senang bila mata melihat hal-hal yang tidak pada tenpatnya. Telinga: Senang karena mendengar suara yang merdu atau tidak senang mendengar isu atau fitnahan orang. Hidung: Senang mencium bebauan wangi/harum atau tidak senang mencium bebauan yang busuk. Kulit: Senang kalau bersinggungan dengan orang yang disayang atau tidak senang bersunggungan dengan orang yang nerpenyakitan. Lidah : Senang makan atau minum yang enak-enak atau tidak senang memakan makanan yang busuk.

Rasa sejati akan timbul bila terdapat rangsangan dari luar, dan dari tubuh kita akan mengeluarkan sesuatu. Pada waktu keluarnya sesuatu dari tubuh kita itu, maka timbul Rasa Sejati. Untuk jelasnya lagi Rasa Sejati timbul pada waktu klimaks/pada waktu melakukan hubungan seksual.

Sementara, Rasa Tunggal Jati sering diperoleh oleh mereka yang sudah dapat melakukan Meraga Sukma (keluar dari jasad) dan Solat Dha’im. Beda antara Meraga Sukma dan Sholat Dha’im ialah : Kalau Meraga Sukma jasad masih ada.batin keluar dan dapat pergi kemana saja. Sementara bila Sholat Dha’im jasad dan batin kembali keujud Nur dan lalu dapat pergi kemana saja yang dikehendaki. Juga dapat kembali dan bepergian ke Alam Lauhul Makhfuz.

Bila kita Meraga Sukma maupun sholat Dha’im, mula pertama dari ujung kaki akan terasa seperti ada “aliran“ yang menuju ke atas kekepala. Pada Meraga sukma, bila “aliran“ itu setibanya didada akan menimbulkan rasa ragu-ragu/khawatir atau was-was. Bila kita ikhlas, maka kejadian selanjutnya kita dapat keluar dari jasad, dan yang keluar itu ternyata masih memiliki jasad. Memang sesungguhnyalah, bahwa setiap manusia itu memiliki 3 buah wadah lagi, selain jasad yang tampak oleh mata lahir ini. Pada bagian lain bab ini akan kita kupas.

Kalau sholat Dha’im bertepatan dengan adanya “Aliran“ dari arah ujung kaki, maka dengan cepat bagian tubuh kita akan “Menghilang“ dan kita akan berubah menjadi seberkas Nur sebesar biji ketumbar dibelah menjadi tujuh bagian. Bercahaya bagai sebutir berlian yang berkilauan. Nah, rasa keluar dari jasad atau rasa berubah menjadi setitik Nur. Nur inilah yang disebut sebagai Rasa Tunggal Jati. Selain itu, baik dalam Meraga Sukma maupun Sholat Dha’im. Bila hendak bepergian kemana-mana kita tinggal meniatkan saja maka sudah sampai.

Rasa ini juga dapat disebut Rasa Tunggal Jati. Sebab dalam bepergian itu kita sudah tidak merasakan haus, lapar, kehausan, kedinginan dan lain sebagainya. Bagi mereka yang berkeinginan untuk dapat melakukan Meraga Sukma dianjurkan untuk sering Tirakat puasa. Jadikanlah puasa itu sebagai suatu kegemaran. Maka di momen Ramadhan yang akan kita jalani ini kita memulai berlatih agar nanti kita sampai pada tujuan azali kesemua itu yaitu menjadi orang yang bertakwa, Dan yang penting juga jangan dilupakan melakukan Dzikir gabungan Nafi-Isbat dan QOLBU. Dalam sehari-hari sudah pada tahapan lillahi ta’ala.

Hal ini berlaku baik mereka yang menghendaki untuk dapat melakukan Sholat Dha’im. Kalau Meraga Sukma mempergunakan Nur Allah, tapi bila Sholat Dha’im sudah mempergunakan Nur Illahi. Karena ada Rasa Sejati, maka Rasa merupakan asal usul segala sesuatu yang ada. Oleh sebab itu bila hendak mendalami ilmu Ma’rifat dianjurkan untuk selalu bertindak berdasarkan rasa. Sehari-hari kita berlatih olah manah (orah rasa) dengan cara jangan membenci, jangan menaruh dendam, jangan iri, jangan sirik, jangan bertindak sembrono, jangan bertindak kasar terhadap sesama manusia.

Sebab dihadapan Tuhan Yang Maha Kuasa, kita ini semua sama karena masing-masing memiliki rasa. Rasa merupakan lingkaran penghubung antara etika pergaulan antar manusia, juga sebagai lingkaran penghubung pergaulan umat dengan Penciptanya. Rasa Tunggal jati ini mempunyai arti dan makna yang luas. Karena bagai hidup itu sendiri. Apapun yang hidup mempunyai arti. Dan apapun yang mempunyai arti itu hidup. Sama halnya apapun yang hidup mempunyai Rasa. Dan apapun yang mempunyai Rasa itu Hidup.

Dengan penjelasan ini, maka dapat diambil kesimpilan bahwa yang mendiami Rasa itu adalah Hidup. Dan Hidup itu sendiri ialah berasal dari Sang Pencipta. Padahal kita semua ini umat yang hidup. Jadi sama-sama ada Penciptanya. Oleh sebab itu, umat manusia harus saling menghormati, tidak saling merugikan, dan harus saling tolong menolong karena sesungguhnya kita satu kesatuan dalam keberagaman. Semoga kita mampu untuk menjadi manusia yang wajar seperti ini. Amin. @@@

MEMBUAT SARANA UANG BIBIT


Assalamu’alaikum kepada para sesepuh kwa yang saya hormati dan bolo kwa semuanya ,pertama tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Alloh tuhan semesta alam hingga sampai saat ini kita dapat berkumpul bersama untuk dapat belajar di kampus kwa yang kita cintai ini,sholawat serta salam smoga tercurahkan kehadirat Rosululloh saw beserta kluarga sahabat dan waliyulloh baik yang telah wafat atau yang masih hidup,sederet pengalaman saya menemukan jalan hidup untuk mengatasi problem hidup mudah-mudahan postingan ini berguna buat semua:

Berikut ini akan saya babarkan pembuatan uang bibit ,jadi saya tekankan ini bukan uang balik….uang balik itu tidak pernah ada itu hanya tipuan paranormal yang menggunakan trik mafia perdukunan,kalopun ada itu hanya trik sulap….jadi jangan di bikin sesuatu yang paling fenomenal….. Kecuali yang melakukan waliyulloh….lain itu critanya,

Berikut ini tata caranya:

@ siapkan uang kertas yang baru,atau kliatan masih baru tidak lecek terserah mau klipatan 1000,2000,5000,10.000

@  siapkan minyak melati

– langkah pertama  kerjakan habis isyak

-sholat hajat 2 rekaat,yang pasti sedulur sudah tau pengerjaannya
-kemudian uang siapkan dihadapan kita bersama minyak melatinya

– habis sholat hajat baca wirid penetraliasai hawa negatif:

-astaghfirullohal ‘adziim 100 x

-sholallohu ‘ala muhammad sholallohu’alihi wassalam 100x

– ya lathif  300x

kemudian baca tawasul sesuai yang sedulur baca tiap hari

Baca sholwat barokah:

ALLOHUMMA SHOLLI  WASSALIM ‘ALA SAYYIDINA MUKHAMADIN SHOLATAN YUBARIKUU LII MAALI WAYAS TAQIIMU BIHA KHAALI WA’ALA ALIHI WASHOKH BIHI WASSALIIM 100X

KEMUDIAN MEMBACA AT TOLAQ AYAT 3:

WAMAYYATIQILLOHA YAJ’ALUHU MAKHROJA WAYARZUQHU MIN KHAITSU LAYAKH TASIB,WAMAYYATAWAKAL ‘ALALLOHI

FAHUWA KHASBUH,INNALLOHA BALIGHU AMRI QOD JA’ALLOHI LIKULLI SYAI-IN QODRO…….700x /1000X

 KEMUDIAN BACA:

ALLOHUMMA URIIDU   AN -TU ‘ TIYAANI   MAALAN   KATSIRO……300 x

Selesai pembacaan ambil nafas tahan di perut,kemudian hembuskan ke uang yang ada di depan kita…….  lakukan 3 x  kemudian kasih sedikit minyak melati sedikit saja sak…toletan jari manis, oleskan tepat ditengah-tengah uang kertas tsb, setelah selesai simpan uang di dompet dengan rapi ,dan besoknya siap digunakan dengan cara yang sama,uang  bibit tersebut akan maximal bisa digunakan klo dikerjakan selama awal bulan romadhon sampai bulan romadhon selesai, klo sudah uang tersebut anda lapisi plastik bening ato dilaminating biar gak rusak untuk perawatannya cukup di kasih minyak bibit melati. Manfaat dari amalan ini adalah untuk mengatasi masalah finansial buat mencukupi kebutuhan sehari-hari, apalagi mau menghadapi lebaran tentunya butuh fulus banyak,moga bermanfaat……

DEMIKIAN SEDIKIT PEMBABARAN DARI SAYA SELEBIHNYA SAYA KUASAKAN KEPADA ALLOH SWT,   HAK CIPTA HANYA DARI ALLOH SWT SALAM HORMAT –

MBAH ARIFYANTO
85731493248
zano.street99@yahoo.co.id

============================

CATATAN REDAKSI: UNTUK AMALAN-AMALAN KEREJEKIAN/KEKAYAAN DLL HATI-HATI PENIPUAN OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNGJAWAB .

KISAH PARA PAHLAWAN ACEH MENANG PERANG: CERDAS, ULET DAN TANGGUH


SINGA MARANTEE

Assalamu ‘alaikum wr, wb…..

Melalui artikel ini, saya SINGA MARANTEE ingin menguak sejarah yang hilang, menurut sejarah yang ditulis Belanda, Aceh adalah daerah yang tidak pernah di taklukkan, prajurit Aceh masa itu daya tahannya luar biasa, sebenarnya yang menjadi spiritnya adalah kalimah LAA ILAAHAILLALLAH dan hikayat PRANG SABI ( perang sabil / sabilillah ) yang dikarang oleh ABU KRUENG KALEE, setiap prajurit akan berangkat perang dibacakannlah syair hikayat prang sabi yang membuat darah pejuang Aceh mendidih, karena berperang mengahadapi KAPHE BEULANDA ( kafir belanda )., makanya spiritnya menguat krn jihad yang jaminannya SYURGA FIRDAUS.

 Adalah umum pada masa itu mereka memiliki ilmu panglimunan ( ilmu menghilang ) , ilmu itu sudah umum dimiliki prajurit Aceh masa itu, dan prajurit Aceh mempunyai pedang yang bisa memotong musuh dalam jarak 300- 500 Meter, ini dicatat dalam sejarah belanda, melalui Koran lokal pada masa Gubernur Abdullah Puteh menjabat sebelum tsunami, pemerintah Belanda pernah memulangkan sebilah pedang berkunci rantai ( PEUDEUNG MEUGUNCI ) dan sebilah SIWAH emas ( mirip rencong tapi bergagang lurus dan panjang )yang menurut cerita milik pejuang dari dataran tinggi Gayo ( milik panglima kumis tembaga gelarnya oleh belanda ).., beliau berjuang seorang diri, tidak pernah mau bergabung dengan kaum prajurit Aceh umumnya kala itu, pedang terkunci tersebut dalam pembutannya setelah ditempa dalam keadaan panas membara lalu disapukan pada ketiak sebagai sepuhan, bukan dalam air seperti membuat pisau atau parang apada umumnya, demikian salahsatu cerita dari pak Kaman / kamaruzzaman di tanah merah gayo, kab. Aceh utara, Nanggroe Aceh Darussalam…

 Untuk sekedsar melestarikan budaya kita, saya ingin tau apakah masih ada pedang semikian dan ahlinya saat ini…?? Ini sebagai rasa penasaran saya bagaimana cara bertempur orang tempoe doeloe menghadapi musuh dengan trik dan peralatan yang lebih canggih masa itu.

 

Sultan Iskandar Muda (1593-1636)

1. Riwayat Hidup
Snouck Hurgronje pernah menyatakan bahwa kisah tentang Sultan Iskandar Muda hanya dongeng belaka. Sayangnya, Horgronje hanya mendasari penelitiannya pada karya-karya klasik Melayu, seperti Bustan al-Salatin, Hikayat Aceh, dan Adat Aceh. Sejarah Aceh rupanya dipahami Horgronje secara keliru. Sebagai perbandingan, kita bisa membaca penelitian Denys Lombard, Kerajaan Aceh: Zaman Sultan Iskandar Muda (1607-1636) yang di samping menggunakan sumber-sumber Melayu setempat (Bustan al-Salatin, Hikayat aceh, dan Adat Aceh), juga menggunakan sumber-sumber Eropa dan Tionghoa. Di samping kedua sumber itu, Lombard juga menggunakan kesaksian para musafir Eropa yang sempat tinggal di Aceh pada saat itu, seperti Frederik de Houtman, John Davis, dan terutama Augustin de Beaulieu. Penelitian Lombard bisa dikatakan mampu menyajikan fakta sejarah sesuai aslinya, dan itu berarti ia justru membalikkan tesis Horgronje. Lombard membuktikan bahwa masa kekuasaan Sultan Iskandar Muda merupakan masa kejayaan yang sangat gemilang.

Sultan Iskandar Muda merupakan raja paling berpengaruh pada Kerajaan Aceh. Ia lahir di Aceh pada tahun 1593. Nama kecilnya adalah Perkasa Alamo rang aceh menyebut PO TEUMEURHOM karena menurut orang tua-tua dulu dia adalahseorang pemuda sakti yang jago bela diri yang memenangkan pertarungan melalui sayembara untuk jadi Raja , po = asal kata dari pertanyaan masyarakat waktu itu waktu menyaksikan pertarungan..anak siapa..? atau seupo = siapa..?? TEUMEREUHOM = asal kata dari HOM = entah/ gak tau atau tidak dikenal... karena waktu itu Iskandar muda dating dgn menunggangi gajah putih, Dari pihak ibu, Sultan Iskandar Muda merupakan keturunan dari Raja Darul-Kamal, sedangkan dari pihak ayah ia merupakan keturunan Raja Makota Alam. Ibunya bernama Putri Raja Indra Bangsa, atau nama lainnya Paduka Syah Alam, yang merupakan anak dari Sultan Alauddin Riayat Syah, Sultan Aceh ke-10. Putri Raja Indra Bangsa menikah dengan Sultan Mansyur Syah, putra dari Sultan Abdul Jalil (yang merupakan putra dari Sultan Alauddin Riayat Syah al-Kahhar, Sultan Aceh ke-3). Jadi, sebenarnya ayah dan ibu dari Sultan Iskandar Muda merupakan sama-sama pewaris kerajaan. Sultan Iskandar Muda menikah dengan seorang putri dari Kesultanan Pahang, yang lebih dikenal dengan Putroe Phang. Dari hasil pernikahan ini, Sultan Iskandar Muda dikaruniai dua buah anak, yaitu Meurah Pupok dan Putri Safiah. Perjalanan Sultan Iskandar Muda ke Johor dan Melaka pada 1612 sempat berhenti di sebuah Tajung (pertemuan sungai Asahan dan Silau) untuk bertemu dengan Raja Simargolang. Sultan Iskandar Muda akhirnya menikahi salah seorang puteri Raja Simargolang yang kemudian dikaruniai seorang anak bernama Abdul Jalil (yang dinobatkan sebagai Sultan Asahan 1).

Sultan Iskandar Muda mulai menduduki tahta Kerajaan Aceh pada usia yang terbilang cukup muda (14 tahun). Ia berkuasa di Kerajaan Aceh antara 1607 hingga 1636, atau hanya selama 29 tahun. Kapan ia mulai memangku jabatan raja menjadi perdebatan di kalangan ahli sejarah. Namun, mengacu pada Bustan al-Salatin, ia dinyatakan sebagai sultan pada tanggal 6 Dzulhijah 1015 H atau sekitar awal April 1607. Masa kekuasaan Sultan Iskandar Muda tersebut ini dikenal sebagai masa paling gemilang dalam sejarah Kerajaan Aceh Darussalam. Ia dikenal sangat piawai dalam membangun Kerajaan Aceh menjadi suatu kerajaan yang kuat, besar, dan tidak saja disegani oleh kerajaan-kerajaan lain di nusantara, namun juga oleh dunia luar. Pada masa kekuasaannya, Kerajaan Aceh termasuk dalam lima kerajaan terbesar di dunia.

Langkah utama yang ditempuh Sultan Iskandar Muda untuk memperkuat kerajaan adalah dengan membangun angkatan perang yang umumnya diisi dengan tentara-tentara muda. Sultan Iskandar Muda pernah menaklukan Deli, Johor, Bintan, Pahang, Kedah, dan Nias sejak tahun 1612 hingga 1625. Sultan Iskandar Muda juga sangat memperhatikan tatanan dan peraturan perekonomian kerajaan. Dalam wilayah kerajaan terdapat bandar transito (Kutaraja, kini lebih dikenal Banda Aceh) yang letaknya sangat strategis sehingga dapat menghubungkan roda perdagangan kerajaan dengan dunia luar, terutama negeri Barat. Dengan demikian, tentu perekonomian kerajaan sangat terbantu dan meningkat tajam.

Dalam bidang ekonomi, Sultan Iskandar Muda menerapakan sistem baitulmal. Ia juga pernah melakukan reformasi perdagangan dengan kebijakan menaikkan cukai eksport untuk memperbaiki nasib rakyatnya. Pada masanya, sempat dibangun juga saluran dari sungai menuju laut yang panjangnya mencapai sebelas kilometer. Pembangunan saluran tersebut dimaksudkan untuk pengairan sawah-sawah penduduk, termasuk juga sebagai pasokan air bagi kehidupan masyarakat dalam kerajaan.

Sultan Iskandar Muda dikenal memiliki hubungan yang sangat baik dengan Eropa. Konon, ia pernah menjalin komunikasi yang baik dengan Inggris, Belanda, Perancis, dan Ustmaniyah Turki. Sebagai contoh, pada abad ke-16 Sultan Iskandar Muda pernah menjalin komunikasi yang harmonis dengan Kerajaan Inggris yang pada saat itu dipegang oleh Ratu Elizabeth 1. Melalui utusannya, Sir James Lancester, Ratu Elizabeth 1 memulai isi surat yang disampaikan kepada Sultan Iskandar Muda dengan kalimat: “Kepada Saudara Hamba, Raja Aceh Darussalam”. Sultan kemudian menjawabnya dengan kalimat berikut: “I am the mighty ruler of the religions below the wind, who holds way over the land of Aceh and over the land of Sumatera and over all the lands tributary to Aceh, which stretch from the sunrise to the sunset (Hambalah sang penguasa perkasa negeri-negeri di bawah angin, yang terhimpun di atas tanah Aceh dan atas tanah Sumatera dan atas seluruh wilayah-wilayah yang tunduk kepada Aceh, yang terbentang dari ufuk matahari terbit hingga matahari terbenam)”.

Pada masa pemerintahannya, terdapat sejumlah ulama besar. Di antaranya adalah Syiah Kuala sebagai mufti besar di Kerajaan Aceh pada masa Sultan Iskandar Muda. Hubungan keduanya adalah sebagai penguasa dan ulama yang saling mengisi proses perjalanan roda pemerintahan. Hubungan tersebut diibaratkan: Adat bak Peutu Mereuhum, syarak bak Syiah di Kuala (adat di bawah kekuasaan Sultan Iskandar Muda, kehidupan beragama di bawah keputusan Tuan Syiah Kuala). Sultan Iskandar Muda juga sangat mempercayai ulama lain yang sangat terkenal pada saat itu, yaitu Syeikh Hamzah Fanshuri dan Syeikh Syamsuddin as-Sumatrani. Kedua ulama ini juga banyak mempengaruhi kebijakan Sultan. Kedua merupakan sastrawan terbesar dalam sejarah nusantara.

Sultan Iskandar Muda meninggal di Aceh pada tanggal 27 Desember 1636, dalam usia yang terbilang masih cukup muda, yaitu 43 tahun. Oleh karena sudah tidak ada anak laki-lakinya yang masih hidup, maka tahta kekuasaanya kemudian dipegang oleh menantunya, Sultan Iskandar Tani (1636-1641). Setelah Sultan Iskandar Tani wafat tahta kerajaan kemudian dipegang janda Iskandar Tani, yaitu Sultanah Tajul Alam Syafiatudin Syah atau Puteri Safiah (1641-1675), yang juga merupakan puteri dari Sultan Iskandar Muda.

2. Pemikiran
Sultan Iskandar Muda merupakan pahlawan nasional yang telah banyak berjasa dalam proses pembentukan karakter yang sangat kuat bagi nusantara dan Indonesia. Selama menjadi raja, Sultan Iskandar Muda menunjukkan sikap anti-kolonialismenya. Ia bahkan sangat tegas terhadap kerajaan-kerajaan yang membangun hubungan atau kerjasama dengan Portugis, sebagai salah satu penjajah pada saat itu. Sultan Iskandar Muda mempunyai karakter yang sangat tegas dalam menghalau segala bentuk dominasi kolonialisme. Sebagai contoh, kurun waktu 1573-1627 Sultan Iskandar Muda pernah melancarkan jihad perang melawan Portugis sebanyak 16 kali, maski semuanya gagal karena kuatnya benteng pertahanan musuh. Kekalahan tersebut menyebabkan jumlah penduduk turun drastis, sehingga Sultan Iskandar Muda mengambil kebijakan untuk menarik seluruh pendudukan di daerah-daerah taklukannya, seperti di Sumatera Barat, Kedah, Pahang, Johor dan Melaka, Perak, serta Deli, untuk migrasi ke daerah Aceh inti.

Pada saat berkuasa, Sultan Iskandar Muda membagi aturan hukum dan tata negara ke dalam empat bidang yang kemudian dijabarkan secara praktis sesuai dengan tatanan kebudayaan masyarakat Aceh. Pertama, bidang hukum yang diserahkan kepada syaikhul Islam atau Qadhi Malikul Adil. Hukum merupakan asas tentang jaminan terciptanya keamanan dan perdamaian. Dengan adanya hukum diharapkan bahwa peraturan formal ini dapat menjamin dan melindungi segala kepentingan rakyat. Kedua, bidang adat-istiadat yang diserahkan kepada kebijaksanaan sultan dan penasehat. Bidang ini merupakan perangkat undang-undang yang berperan besar dalam mengatur tata negara tentang martabat hulu balang dan pembesar kerajaan. Ketiga, bidang resam yang merupakan urusan panglima. Resam adalah peraturan yang telah menjadi adat istiadat (kebiasaan) dan diimpelentasikan melalui perangkat hukum dan adat. Artinya, setiap peraturan yang tidak diketahui kemudian ditentukan melalui resam yang dilakukan secara gotong-royong. Keempat, bidang qanun yang merupakan kebijakan Maharani Putro Phang sebagai permaisuri Sultan Iskandar Muda. Aspek ini telah berlaku sejak berdirinya Kerajaan Aceh.

Sultan Iskandar Muda dikenal sebagai raja yang sangat tegas dalam menerapkan syariat Islam. Ia bahkan pernah melakukan rajam terhadap puteranya sendiri, yang bernama Meurah Pupok karena melakukan perzinaan dengan istri seorang perwira. Sultan Iskandar Muda juga pernah mengeluarkan kebijakan tentang pengharaman riba. Tidak aneh jika kini Nagroe Aceh Darussalam menerapkan syariat Islam karena memang jejak penerapannya sudah ada sejak zaman dahulu kala. Sultan Iskandar Muda juga sangat menyukai tasawuf.

Sultan Iskandar Muda pernah berwasiat agar mengamalkan delapan perkara, di antaranya adalah sebagai berikut. Pertama, ia berwasiat kepada para wazir, hulubalang, pegawai, dan rakyat agar selalu ingat kepada Allah dan memenuhi janji yang telah diucapkan. Kedua, jangan sampai para raja menghina alim ulama dan ahli bijaksana. Ketiga, jangan sampai para raja percaya terhadap apa yang datang dari pihak musuh. Keempat, para raja diharapkan membeli banyak senjata. Pembelian senjata dimaksudkan untuk meningkatkan kekuatan dan pertahanan kerajaan dari kemungkinan serangan musuh setiap saat. Kelima, hendaknya para raja mempunyai sifat pemurah (turun tangan). Para raja dituntut untuk dapat memperhatikan nasib rakyatnya. Keenam, hendaknya para raja menjalankan hukum berdasarkan al-Qur‘an dan sunnah Rasul. Di samping kedua sumber tersebut, sumber hukum lain yang harus dipegang adalah qiyas dan ijma‘, baru kemudian berpegangan pada hukum kerajaan, adat, resam, dan qanun. Wasiat-wasiat tersebut mengindikasikan bahwa Sultan Iskandar Muda merupakan pemimpin yang saleh, bijaksana, serta memperhatikan kepentingan agama, rakyat, dan kerajaan.

Hamka melihat kepribadian Sultan Iskandar Muda sebagai pemimpin yang saleh dan berpegangan teguh pada prinsip dan syariat Islam. Tentang kepribadian kepemimpinannya, Antony Reid melihat bahwa Sultan Iskandar Muda sangat berhasil menjalankan kekuasaan yang otoriter, sentralistis, dan selalu bersifat ekspansionis. Karakter Sultan Iskandar tersebut memang banyak dipengaruhi oleh sifat kakeknya. Kejayaan dan kegemilangan Kerajaan Aceh pada saat itu memang tidak luput dari karakter kekuasaan monarkhi karena model kerajaan berbeda dengan konsep kenegaraan modern yang sudah demokratis.

3. Karya
Surat Sultan Iskandar Muda kepada Raja Inggris King James 1 pada tahun 1615 merupakan salah satu karyanya yang sungguh mengagumkan. Surat (manuskrip) tersebut berbahasa Melayu, dipenuhi dengan hiasan yang sangat indah berupa motif-motif kembang, tingginya mencapai satu meter, dan konon katanya surat itu termasuk surat terbesar sepanjang sejarah. Surat tersebut ditulis sebagai bentuk keinginan kuat untuk menunjukkan kepada dunia internasional betapa pentingnya Kerajaan Aceh sebagai kekuatan utama di dunia.

Masa kejayaan Sultan Iskandar Muda, di samping kebijakan reformatifnya, juga ditandai dengan luasnya cakupan kekuasaannya. Pada masanya, wilayah Kerajaan Aceh telah mencapai pesisir barat Minangkabau dan Perak.

Teuku Umar (1854 – 1899)

1. Riwayat Hidup
Aceh merupakan salah satu wilayah yang memiliki peran sangat besar terhadap perjuangan dan kemerdekaan bangsa Indonesia dari tangan penjajah. Di tanah ini, banyak muncul pahlawan-pahlawan nasional yang sangat berjasa, tidak hanya untuk rakyat Aceh saja tapi juga untuk rakyat Indonesia pada umumnya. Salah satu pahlawan tersebut adalah Teuku Umar. Ia dilahirkan pada tahun 1854 (tanggal dan bulannya tidak tercatat) di Meulaboh, Aceh Barat, Indonesia. Ia merupakan salah seorang pahlawan nasional yang pernah memimpin perang gerilya di Aceh sejak tahun 1873 hingga tahun 1899.

Kakek Teuku Umar adalah keturunan Minangkabau, yaitu Datuk Makdum Sati yang pernah berjasa terhadap Sultan Aceh. Datuk Makdum Sati mempunyai dua orang putra, yaitu Nantan Setia dan Achmad Mahmud. Teuku Achmad Mahmud merupakan bapak Teuku Umar.
Ketika perang aceh meletus pada 1873 Teuku Umar ikut serta berjuang bersama pejuang-pejuang Aceh lainnya, padahal umurnya baru menginjak19 tahun. Mulanya ia berjuang di kampungnya sendiri yang kemudian dilanjukan ke Aceh Barat. Pada umur ini, Teuku Umar juga sudah diangkat sebagai keuchik (kepala desa) di daerah Daya Meulaboh.

Kepribadiaan Teuku Umar sejak kecil dikenal sebagai anak yang cerdas, pemberani, dan kadang suka berkelahi dengan teman-teman sebayanya. Ia juga memiliki sifat yang keras dan pantang menyerah dalam menghadapi segala persoalan. Teuku Umar tidak pernah mendapakan pendidikan formal. Meski demikian, ia mampu menjadi seorang pemimpin yang kuat, cerdas, dan pemberani. Pernikahan Teuku Umar tidak sekali dilakukan. Ketika umurnya sudah menginjak usia 20 tahun, Teuku Umar menikah dengan Nyak Sofiah, anak Uleebalang Glumpang. Untuk meningkatkan derajat dirinya, Teuku Umar kemudian menikah lagi dengan Nyak Malighai, puteri dari Panglima Sagi XXV Mukim. Sejak saat itu, ia mulai menggunakan gelar Teuku. Pada tahun 1880, Teuku Umar menikahi janda Cut Nyak Dien, puteri pamannya. Sebenarnya Cut Nyak Dien sudah mempunyai suami (Teuku Ibrahim Lamnga) tapi telah meninggal dunia pada Juni 1978 dalam peperangan melawan Belanda di Gle Tarun. Setelah itu, Cut Nyak Dien bertemu dan jatuh cinta dengan Teuku Umar. Keduanya kemudian berjuang bersama melancarkan serangan terhadap pos-pos Belanda di Krueng. Hasil perkawinan keduanya adalah anak perempuan bernama Cut Gambang yang lahir di tempat pengungsian karena orang tuanya tengah berjuang dalam medan tempur.

Belanda sempat berdamai dengan pasukan Teuku Umar pada tahun 1883. Satu tahun kemudian (tahun 1884) pecah kembali perang di antara keduanya. Pada tahun 1893, Teuku Umar kemudian mencari strategi bagaimana dirinya dapat memperoleh senjata dari pihak musuh (Belanda). Akhirnya, Teuku Umar berpura-pura menjadi antek (kaki tangan) Belanda. Istrinya, Cut Nyak Dien pernah sempat bingung, malu, dan marah atas keputusan suaminya itu. Gubernur Van Teijn pada saat itu juga bermaksud memanfaatkan Teuku Umar sebagai cara untuk merebut hati rakyat Aceh. Teuku Umar kemudian masuk dinas militer. Atas keterlibatan tersebut, pada 1 Januari 1894, Teuku Umar sempat dianugerahi gelar Johan Pahlawan dan diizinkan untuk membentuk legium pasukan sendiri yang berjumlah 250 tentara dengan senjata lengkap.

Saat bergabung dengan Belanda, Teuku Umar sebenarnya pernah menundukkan pos-pos pertahanan Aceh. Peperangan tersebut dilakukan Teuku Umar secara pura-pura. Sebab, sebelumnya Teuku Umar telah memberitahukan terlebih dahulu kepada para pejuang Aceh. Sebagai kompensasi atas keberhasilannya itu, pemintaan Teuku Umar untuk menambah 17 orang panglima dan 120 orang prajurit, termasuk seorang Pangleot sebagai tangan kanannya akhirnya dikabulkan oleh Gubernur Deykerhorf yang menggantikan Gubernur Ban Teijn.
Pada tanggal 30 Maret 1896, Teuku Umar kemudian keluar dari dinas militer Belanda dengan membawa pasukannya beserta 800 pucuk senjata, 25.000 butir peluru, 500 kg amunisi, dan uang 18.000 dollar. Dengan kekuatan yang semakin bertambah, Teuku Umar bersama 15 orang berbalik kembali membela rakyat Aceh. Siasat dan strategi perang yang amat lihai tersebut dimaksudkan untuk mengelabuhi kekuatan Belanda pada saat itu yang amat kuat dan sangat sukar ditaklukkan. Pada saat itu, perjuangan Teuku Umar mendapat dukungan dari Teuku Panglima Polem Muhammad Daud yang bersama 400 orang ikut menghadapi serangan Belanda. Dalam pertempuran tersebut, sebanyak 25 orang tewas dan 190 orang luka-luka di pihak Belanda.

Gubernur Deykerhorf merasa tersakiti dengan siasat yang dilakukan Teuku Umar. Van Heutsz diperintahkan agar mengerahkan pasukan secara besar-besaran untuk menangkap Teuku Umar. Serangan secara mendadak ke daerah Melaboh menyebabkan Teuku Umar tertembak dan gugur dalam medan perang, yaitu di Kampung Mugo, pedalaman Meulaboh pada tanggal10 Februari 1899.

2. Pemikiran
Sejak kecil, Teuku Umar sebenarnya memiliki pemikiran yang kerap sulit dipahami oleh teman-temannya. Ketika beranjak dewasa pun pemikirannya juga masih sulit dipahami. Sebagaimana telah diulas di atas bahwa taktik Teuku Umar yang berpura-pura menjadi antek Belanda adalah sebagai bentuk “kerumitan” pemikiran dalam dirinya. Beragam tafsir muncul dalam memahami pemikiran Teuku Umar tentang taktik kepura-puraan tersebut. Meski demikian, yang pasti bahwa taktik dan strategi tersebut dinilai sangat jitu dalam menghadapi gempuran kolonial Belanda yang memiliki pasukan serta senjata sangat lengkap. Teuku Umar memandang bahwa “cara yang negatif” boleh-boleh saja dilakukan asalkan untuk mencapai “tujuan yang positif”. Jika dirunut pada konteks pemikiran kontemporer, pemikiran seperti itu kedengarannya lebih dekat dengan komunisme yang juga menghalalkan segala cara. Semangat perjuangan Teuku Umar dalam menghadapi kolonialisme Belanda yang pada akhirnya mendorong pemikiran semacam itu.

3. Karya
Karya Teuku Umar dapat berupa keberhasilan dirinya dalam menghadapi musuh. Sebagai contoh, pada tanggal 14 Juni 1886, Teuku Umar pernah menyerang kapal Hok Centon, milik Belanda. Kapal tersebut berhasil dikuasai pasukan Teuku Umar. Nahkoda kapalnya, Hans (asal Denmark) tewas dan kapal diserahkan kepada Belanda dengan meminta tebusan sebesar 25.000 ringgit. Keberanian tersebut sangat dikagumi oleh rakyat Aceh. Karya yang lain adalah berupa keberhasilan Teuku Umar ketika mendapatkan banyak senjata sebagai hasil dari pengkhianatan dirinya terhadap Belanda.

4. Penghargaan
Berdasarkan SK Presiden No. 087/TK/1973 tanggal 6 November 1973, Teuku Umar dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. Nama Teuku Umar juga diabadikan sebagai nama jalan di sejumlah daerah di tanah air, salah satunya yang terkenal adalah terletak di Menteng, Jakarta Pusat. Selain itu, namanya juga diabadikan sebagai nama sebuah lapangan di Meulaboh, Aceh Barat.

Laksamana Keumalahayati (1585-1604)

1. Riwayat Hidup
Laksamana Keumalahayati merupakan wanita pertama di dunia yang pernah menjadi seorang laksamana. Ia lahir pada masa kejayaan Aceh, tepatnya pada akhir abad ke-XV. Berdasarkan bukti sejarah (manuskrip) yang tersimpan di University Kebangsaan Malaysia dan berangka tahun 1254 H atau sekitar tahun 1875 M, Keumalahayati berasal dari keluarga bangsawan Aceh. Belum ditemukan catatan sejarah secara pasti yang menyebutkan kapan tahun kelahiran dan tahun kematiannya. Diperkirakan, masa hidupnya sekitar akhir abad XV dan awal abad XVI.

Laksamana Keumalahayati adalah putri dari Laksamana Mahmud Syah. Kakeknya bernama Laksamana Muhammad Said Syah, putra dari Sultan Salahuddin Syah yang memerintah Kesultanan Aceh Darussalam sekitar tahun 1530-1539 M. Sultan Salahuddin Syah merupakan putra dari Sultan Ibrahim Ali Mughayat Syah (1513-1530 M) yang merupakan pendiri Kesultanan Aceh Darussalam.

Jika dilihat dari silsilah tersebut, maka dapat dikatakan bahwa Laksamana Keumalahayati merupakan keturunan darah biru atau keluarga bangsawan keraton. Ayah dan kakeknya pernah menjadi laksamana angkatan laut. Jiwa bahari yang dimiliki ayah dan kakeknya tersebut kelak berpengaruh besar terhadap kepribadiannya. Meski sebagai seorang wanita, ia tetap ingin menjadi seorang pelaut yang gagah berani seperti ayah dan kakeknya tersebut.

a. Riwayat Pendidikan
Ketika menginjak usia remaja, Laksamana Keumalahayati mendapatkan kebebasan untuk memilih pendidikan yang diinginkannya. Ketika itu Kesultanan Aceh Darussalam memiliki Akademi Militer yang bernama Mahad Baitul Makdis, yang terdiri dari jurusan Angkatan Darat dan Angkatan Laut. Setelah menempuh pendidikan agamanya di Meunasah (surau ), Rangkang ( balai pengajian ), dan Dayah ( zawiyyah / pesantren ), oleh karena ia ingin mengikuti karir ayahnya sebagai laksamana, maka ia mendaftarkan diri dalam penerimaan taruna di Akademi Militer Mahad Baitul Makdis. Ia diterima di akademi ini dan dapat menempuh pendidikan militernya dengan sangat baik. Bahkan, ia berprestasi dengan hasil yang sangat memuaskan.

Sebagai siswa yang berprestasi, Laksamana Keumalahayati berhak memiliki jurusan yang diinginkannya. Ia memilih jurusan Angkatan Laut. Ketika menempuh pendidikan di akademi ini ia pernah berkenalan dengan seorang calon perwira laut yang lebih senior (data tentang namanya belum diketahui). Perkenalan tersebut berlanjut hingga benih-benih kasih sayang terbangun di antara mereka. Mereka berdua akhirnya bersepakat untuk saling memadu kasih dan menyatukan diri ke dalam cinta. Setelah tamat dari Akademi Militer Mahad Baitul Makdis, keduanya melangsungkan pernikahan.

Setelah menamatkan studinya di Akademi Militer Mahad Baitul Makdis, Laksamana Keumalahayati berkonsentrasi pada dunia pergerakan dan perjuangan. Ia diangkat oleh Sultan Alauddin Riayat Syah al-Mukammil (1589-1604 M) sebagai Komandan Protokol Istana Darud-Dunia di Kesultanan Aceh Darussalam. Jabatan tersebut merupakan kepercayaan sultan terhadap dirinya, sehingga ia perlu menguasai banyak pengetahuan tentang etika dan keprotokolan.

b. Riwayat Perjuangan
Kisah perjuangan Laksamana Keumalahayati dimulai dari sebuah perang di perairan Selat Malaka, yaitu antara armada pasukan Portugis dengan Kesultanan Aceh Darussalam yang dipimpin oleh Sultan Alauddin Riayat Syah al-Mukammil dan dibantu oleh dua orang laksamana. Pertempuran sengit terjadi di Teluk Haru dan dimenangkan oleh armada Aceh, meski harus kehilangan dua laksamananya dan ribuan prajuritnya yang tewas di medan perang. Salah satu laksamana yang tewas tersebut adalah suami Laksamana Keumalahayati sendiri yang menjabat sebagai Komandan Protokol Istana Darud-Dunia. Setelah suaminya meninggal dunia dalam peperangan tersebut, ia berjanji akan menuntut balas dan bertekad meneruskan perjuangan suaminya meski secara sendirian.

Untuk memenuhi tujuannya tersebut, Laksamana Keumalahayati meminta kepada Sultan al-Mukammil untuk membentuk armada Aceh yang semua prajuritnya adalah wanita-wanita janda karena suami mereka gugur dalam Perang Teluk Haru. Permintaan Keumalahayati akhirnya dikabulkan. Ia diserahi tugas memimpin Armada Inong Balee dan diangkat sebagai laksamananya. Ia merupakan wanita Aceh pertama yang berpangkat laksamana (admiral) di Kesultanan Aceh Darussalam. Armada ini awalnya hanya berkekuatan 1000 orang, namun kemudian diperkuat lagi menjadi 2000 orang. Teluk Lamreh Krueng Raya dijadikan sebagai pangkalan militernya. Di sekitar teluk ini, ia membangun Benteng Inong Balee yang letaknya di perbukitan.

Setelah memangku jabatan sebagai laksamana, Keumlahayati mengkoordinir pasukannya di laut, mengawasi berbagai pelabuhan-pelabuhan yang berada di bawah penguasaan syahbandar, dan mengawasi kapal-kapal jenis galey milik Kesultanan Aceh Darussalam. Seorang nahkoda kapal Belanda yang berkebangsaan Inggris, John Davis, mengungkapkan fakta bahwa pada masa kepemimpinan militer Laksanana Keumalahayati, Kesultanan Aceh Darussalam memiliki perlengkapan armada laut yang di antaranya terdiri dari 100 buah kapal (galey) dengan kapasitas penumpang 400-500 orang.

Kisah perjuangan Laksamana Keumalahayati tidak berhenti di sini. Ia pernah terlibat dalam pertempuran melawan kolonialisme Belanda. Ceritanya, pada tanggal 22 Juni 1586, Cornelis de Houtman memimpin pelayaran pertamanya bersama empat buah kapal Belanda dan berlabuh di Pelabuhan Banten. Setelah kembali ke Belanda, pada pelayaran yang kedua, ia memimpin armada dagang Belanda yang juga dilengkapi dengan kapal perang. Hal itu dilakukan untuk menghadapi kontak senjata dengan Kesultanan Aceh Darussalam pada tanggal 21 Juni 1599. Dua buah kapal Belanda bernama de Leeuw dan de Leeuwin yang dipimpin oleh dua orang bersaudara, Cornelis de Houtman dan Frederick de Houtman, berlabuh di ibukota Kesultanan Aceh Darussalam. Pada awalnya, kedatangan rombongan tersebut mendapat perlakuan yang baik dari pihak kesultanan karena adanya kepentingan hubungan perdagangan.

Namun, dalam perkembangan selanjutnya Sultan al-Mukammil tidak senang dengan kehadiran rombongan tersebut dan memerintahkan untuk menyerang orang-orang Belanda yang masih ada di kapal-kapalnya. Ada dugaan bahwa sikap Sultan tersebut banyak dipengaruhi oleh hasutan seseorang berkebangsaan Portugis yang kebetulan menjadi penerjemahnya. Serangan tersebut dipimpin sendiri oleh Laksamana Keumalahayati. Alhasil, Cornelis de Houtman dan beberapa anak buahnya terbunuh, sedangkan Frederick de Houtman tertangkap dan dimasukkan ke dalam penjara (selama 2 tahun). Keberhasilan Laksamana Keumalahayati merupakan sebuah prestasi yang sungguh luar biasa.

Keumalahayati ternyata bukan hanya sebagai seorang Laksamana dan Panglima Angkatan Laut Kesultanan Aceh Darussalam, namun ia juga pernah menjabat sebagai Komandan Pasukan Wanita Pengawal Istana. Jabatan ini merupakan tugas kesultanan dalam bidang diplomasi dan ia bertindak sebagai juru runding dalam urusan-urusan luar negeri. Ia sendiri telah menunjukkan bakatnya dan menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya. Ia memiliki sifat dan karakter yang tegas sekaligus berani dalam menghadapi berbagai momen perundingan, baik dengan Belanda maupun Inggris. Meski begitu, sebagai diplomat yang cerdas, ia dapat bersikap ramah dan luwes dalam melakukan berbagai perundingan.

Pada tanggal 21 November 1600, rombongan bangsa Belanda yang dipimpin Paulus van Caerden datang ke Kesultanan Aceh Darussalam. Sebelum memasuki pelabuhan, rombongan ini menenggelamkan sebuah kapal dagang Aceh dengan terlebih dahulu memindahkan segala muatan lada yang ada di dalamnya ke kapal mereka. Setelah itu datang lagi rombongan bangsa Belanda kedua yang dipimpin oleh Laksamana Yacob van Neck. Mereka mendarat di Pelabuhan Aceh pada tanggal 31 Juni 1601. Mereka memperkenalkan diri sebagai bangsa Belanda yang datang ke Aceh untuk membeli lada. Setelah mengetahui bahwa yang datang adalah bangsa Belanda, Laksamana Keumalahayati langsung memerintahkan anak buahnya untuk menahan mereka. Tindakan tersebut mendapat persetujuan Sultan al-Mukammil karena sebagai ganti rugi atas tindakan rombongan Belanda sebelumnya.

Pada tanggal 23 Agustus 1601, tiba rombongan bangsa Belanda ketiga yang dipimpin oleh Komisaris Gerard de Roy dan Laksamana Laurens Bicker dengan empat buah kapal (Zeelandia, Middelborg, Langhe Bracke, dan Sonne) di Pelabuhan Aceh. Kedatangan mereka memang telah disengaja dan atas perintah Pangeran Maurits. Kedua pimpinan rombongan mendapat perintah untuk memberikan sepucuk surat dan beberapa hadiah kepada Sultan al-Mukammil. Sebelum surat diberikan, sebenarnya telah terjadi perundingan antara Laksamana Keumalahayati dengan dua pimpinan rombongan Belanda. Isi perundingan tersebut adalah terwujudnya perdamaian antara Belanda dan Kesultanan Aceh, dibebaskannya Frederick de Houtman, dan sebagai imbalannya Belanda harus membayar segala kerugian atas dibajaknya kapal Aceh oleh Paulus van Caerden (akhirnya Belanda mau membayar kerugian sebesar 50.000 golden).

Setelah itu hubungan antara Belanda dan Kesultanan Aceh berlangsung cukup baik. Kehadiran bangsa Belanda dapat diterima secara baik di istana kesultanan dan mereka diperbolehkan berdagang di Aceh. Sebagai lanjutan dari hubungan baik antara Belanda dan Kesultanan Aceh, maka diutuslah tiga orang untuk menghadap Pangeran Maurits dan Majelis Wakil Rakyat Belanda. Ketiga orang itu adalah Abdoel Hamid, Sri Muhammad (salah seorang perwira armada laut di bawah Laksamana Keumalahayati), dan Mir Hasan (bangsawan kesultanan). Meski sedang dilanda perang melawan kolonialisme Spanyol, pihak Belanda menyambut utusan Aceh tersebut dengan upacara kenegaraan.

Peran diplomatik Laksamana Keumalahayati masih berlanjut. Hal ini bermula dari keinginan Inggris untuk menjalin hubungan dagang dengan Kesultanan Aceh Darussalam. Ratu Elizabeth I (1558-1603 M) mengirim utusan untuk membawa sepucuk suratnya kepada Sultan Aceh al-Mukammil. Rombongan yang dipimpin oleh James Lancaster, seorang perwira dari Angkatan Laut Inggris ini, tiba di Pelabuhan Aceh pada tanggal 6 Juni 1602. Sebelum bertemu dengan Sultan al-Mukammil, Lancaster mengadakan perundingan dengan Laksamana Keumalahayati. Dalam perundingan itu, Lancaster menyampaikan keinginan Inggris untuk menjalin kerjasama dengan Kesultanan Aceh Darussalam. Ia juga berpesan agar Laksamana Keumalahayati memusuhi Portugis dan berbaik hati dengan Inggris. Laksamana Keumalahayati meminta agar keinginan tersebut dibuat secara tertulis dan diatasnamakan Ratu Inggris. Setelah surat tersebut selesai dibuat, Lancaster diperkenankan menghadap Sultan al-Mukammil.

Laksamana Keumalahayati juga berperan besar dalam menyelesaikan intrik kesultanan. Hal ini bermula dari peristiwa penting perihal suksesi kepemimpinan di Kesultanan Aceh Darussalam. Pada tahun 1603 M, Sultan al-Mukammil menempatkan anak lekaki tertuanya sebagai pendamping dirinya. Namun, rupanya putra tersebut berkhianat terhadap ayahnya dan mengangkat dirinya sebagai Sultan Aceh dengan gelar Sultan Ali Riayat Syah (1604-1607 M).

Pada masa awal kepemimpinannya, berbagai macam bencana menimpa Kesultanan Aceh Darussalam, seperti kemarau yang berkepanjangan, pertikaian berdarah antar saudara, dan ancaman dari pihak Portugis. Tidak ada keinginan kuat dari Sultan Ali Riayat Syah untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan serius. Maka banyak timbul rasa kekecewaan dari punggawa kesultanan, salah satu di antaranya adalah Darmawangsa Tun Pangkat, kemenakannya sendiri. Darmawangsa ditangkap dan dipenjara atas perintah Sultan.

Pada bulan Juni 1606, Portugis menyerang Kesultanan Aceh Darussalam yang dipimpin oleh Alfonso de Castro. Ketika itu Darmawangsa masih berada di penjara. Ia memohon kepada Sultan Ali Riayat Syah agar dirinya dapat dibebaskan dan dapat ikut bertempur melawan Portugis. Dengan didukung adanya pemintaan Laksamana Keumalahayati, Darmawangsa akhirnya dapat dibebaskan. Mereka berdua akhirnya berjuang bersama dan dapat menghancurkan pasukan Portugis.

Oleh karena Sultan Ali Riayat Syah dianggap banyak kalangan tidak cakap lagi memimpin kesultanan, maka Laksamana Keumalahayati melakukan manuver dengan cara menurunkan Sultan Ali Riayat Syah dari tahta kekuasaan. Darmawangsa akhirnya terpilih sebagai Sultan Aceh dengan gelar Sultan Iskandar Muda (1607-1636 M). Pada masanya, Kesultanan Aceh Darussalam mencapai zaman keemasan.

2. Karya
Karya Laksamana Keumalahayati memang tidak berupa buku atau berbagai bentuk tulisan. Namun demikian, segala bentuk perjuangannya dalam melawan kolonialisme dapat juga dianggap sebagai karya-karya nyatanya. Di antara karya-karya dimaksud adalah sebagai berikut:
Ia pernah membangun Benteng Inong Balee dengan tinggi 100 meter dari permukaan laut. Tembok benteng menghadap ke laut dengan lebar 3 meter dengan lubang-lubang meriam yang moncongnya mengarah ke pintu teluk.

Ia pernah berhasil membunuh Cornelis de Houtman, salah seorang pemimpin kapal Belanda yang pertama kali tiba di Aceh.

3. Penghargaan
Sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangannya, sebuah serial bertajuk “Laksamana Keumalahayati” telah digarap dengan sutradara Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Adhyaksa Dault. Serial ini berisi 13 episode. Episode perdananya telah diputar di Blitz Megaplex (10 November 2007).

 MENGUAK pertalian Raja-raja Aceh Sejak Kerajaan Perlak Sebuah buku berjudul “Silsilah Raja-Raja Islam di Aceh dan Hubungannya dengan Raja-Raja Islam di Nusantara,” diterbitkan pelita Gading Hidup Jakarta, ditulis Pocut Haslinda Syahrul Muda Dalam, mencoba menguak pertalian raja-raja di Aceh sejak pra Islam.

dalam suatu forum di Balai Kartini, Jakarta, 16 Nopember 2008 silam. Malam harinya, di gedung yang sama dipentaskan “drama musikal” yang memuat informasi silsilah raja-raja Aceh tersebut serta peranan kaum perempuan Aceh sejak abad VIII dampai abad XXI. Pentas itu disutradari Dedi Lutan berdasarkan nasakah yang ditulis Pocut Haslinda Syahrul MD binti Teuku H Abdul Hamid Azwar, waris Tun Sri Lanang ke-8.

Sebetulnya masih ada tiga buku lain yang dihasilkan Pocut Haslinda dalam waktu bersamaan, yaitu “Perempuan Aceh dalam Lintas Sejarah Abad VIII-XXI, Tun Sri Lanang dan Terungkapnya Akar Sejarah Melayu, dan Dua Mata Bola di Balik Tirai Istana Melayu.”

Untuk menggenapi informasi “Silsilah Raja-Raja Aceh” dan ketiga bukunya itu, Pocut Haslinda, pernah menempuh pendidikan fashion dan model di Paris, Jerman, dan London (1965-1970) membaca lebih dari 1000 judul buku ditulis oleh penulis dalam dan luar negeri.

Buku “Silsilah Raja-Raja Aceh” itu secara sederhana mencoba menarik garis pertautan raja-raja Aceh sejak awal abad ke 8 pada masa Kerajaan Perlak, kemudian berkembang menjadi kerajaan-kerajaan lain di Aceh, termasuk persinggungan yang sangat penting dan fundamental dengan Kerajaan Isaq di Gayo, dan pertautan raja-raja Aceh dengan Perak, Johor, Deli-Serdang, Majapahit, Demak, Wali Songo dan sebagainya.

Kisah kedatangan satu delegasi dagang dari Persia di Blang Seupeung, pusat Kerajaan Jeumpa yang ketika itu masih menganut Hindu Purba. Salah seorang anggota rombongan bernama Maharaj Syahriar Salman, Pangeran Kerajaan Persia yang ditaklukkan pada zaman Khalifahtur Rasyidin. Salman adalah turunan dari Dinasti Sassanid Persia yang pernah berjaya antara 224 – 651 Masehi. Setelah penaklukkan, sebahagian keluarga kerjaan Persia ada yang pergi ke Asia Tenggara.

Kerajaan Jeumpa, ketika itu dikuasai Meurah Jeumpa. Maharaj Syahriar Salman kemudian menikah dengan putri istana Jeumpa bernama Mayang Seludang. Akibat dari perkawinan itu, Maharaj Syahriar Salman tidak lagi ikut rombongan niaga Persia melanjutkan pelayaran ke Selat Malaka. Pasangan ini memilih “hijrah” ke Perlak (sekarang Peureulak,red), sebuah kawasan kerajaan yang dipimpin Meurah Perlak.

Meurah Perlak tak punya keturunan dan memperlakukan “pengantin baru” itu sebagai anak. Ketika Meurah Perlak meninggal, kerajaan Perlak diserahkan kepada Maharaj Syahriar Salman, sebagai Meurah Perlak yang baru. Perkawinan Maharaj Syahriar Salman dan Putri Mayang Sekudang dianugerahi empat putra dan seroang putri; Syahir Nuwi, Syahir Dauli, Syahir Pauli, SyahirTanwi, dan Putri Tansyir Dewi.

Syahir Nuwi di kemudian hari menjadi Raja Perlak ( PEUREULAK ) yang baru menggantikan ayahandanya. Dia bergelar Meurah Syahir Nuwi. Syahir Dauli diangkat menjadi Meurah di Negeri Indra Purwa (sekarang Aceh Besar, red). Syahir Pauli menjadi Meurah di Negeri Sama indra (sekarang Pidie), dan si bungsu Syahir Tanwi kembali ke Jeumpa dan menjadi Meurah Jeumpa menggantikan kakeknya. Merekalah yang kelak dikenal sebagai “Kaom Imeum Tuha Peut” (penguasa yang empat). Dengan demikian, kawasan-kawasan sepanjang Selat Malaka dikuasai oleh keturunan Maharaj Syahriar Salman dari Dinasti Sassanid Persia dan Dinasti Meurah Jeumpa (sekarang Bireuen).

Sementara itu, Putri Tansyir Dewi, menikah dengan Sayid Maulana Ali al-Muktabar, anggota rombongan pendakwah yang tiba di Bandar Perlak dengan sebuah kapal di bawah Nakhoda Khalifah. Kapal itu memuat sekitar 100 pendakwah yang menyamar sebagai pedagang. Rombongan ini terdiri dari orang-orang Quraish, Palestina, Persia dan India. Rombongan pendakwah ini tiba pada tahun 173 H (800 M). Sebelum merapat di Perlak, rombongan ini terlebih dahulu singgah di India.

Syahir Nuwi yang menjadi penguasa Perlak menyatakan diri masuk Islam, dan menjadi Raja Perlak pertama yang memeluk Islam.Sejak itu, Islam berkembang di Perlak. Perkawinan Putri Tansyir Dewi dengan Sayid Maulana Ali al-Muktabar membuahkan seorang putra bernama Sayid Maulana Abdul Aziz Syah, yang kelak setelah dewasa dinobatkan sebagai Sultan Alaidin Sayid Maulana Abdul Aziz Syah, sultan pertama Kerajaan Islam Perlak, bertepatan dengan 1 Muharram 225 Hijriah.

Sayid Maulana Ali al-Muktabar berfaham Syiah, merupakan putra dari Sayid Muhammad Diba‘i anak Imam Jakfar Asshadiq (Imam Syiah ke-6) anak dari Imam Muhammad Al Baqir (Imam Syiah ke-5), anak dari Syaidina Ali Muhammad Zainal Abidin, yakni satu-satunya putra Syaidina Husen, putra Syaidina Ali bin Abu Thalib dari perkawinan dengan Siti Fatimah, putri dari Muhammad Rasulullah saw. Lengkapnya silsilah itu adalah: Sultan Alaidin Sayid Maulana Abdul Aziz Syah bin Sayid Maulana Ali-al Muktabar bin Sayid Muhammad Diba‘i bin Imam Ja‘far Asshadiq bin Imam Muhammad Al Baqir bin Syaidina Ali Muhammad Zainal Abidin Sayidina Husin Assyahid bin Sayidina Alin bin Abu Thalib (menikah dengan Siti Fatimah, putri Muhammad Rasulullah saw).

Keikutsertaan Sayid Maulana Ali al-Muktabar dalam rombongan pendakwah merupakan penugasan dari Khalifah Makmun bin Harun Al Rasyid (167-219 H/813-833 M) untuk menyebarkan Islam di Hindi, Asia Tenggara dan kawasan-kawasan lainnya. Khalifah Makmun sebelumnya berhasil meredam “pemberontakan” kaum Syiah di Mekkah yang dipimpin oleh Muhammad bin Ja‘far Ashhadiq.

Raja Isaq Gayo dan Turunannya
Sultan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Syah Johan Berdaulan memiliki tiga putra; Meurah Makhdum Alaiddin Ibrahim Syah, kemudian menjadi Sultan ke-8; Maharaja Mahmud Syah yang kemudian menjadi Raja Salasari Islam I di Tanoh Data (Cot Girek); Meurah Makhdum Malik Isaq (Isak) mendirikan Negeri Isaq I.

Meurah Isaq memiliki putra bernama Meurah Malik Masir yang juga dikenal sebagai Meurah Mersa alias Tok (Tuk) Mersa, diangkat sebagai Raja Isaq II mernggantikan ayahandanya. Tok Mersa memiliki tujuh putra yakni: 1) Meurah Makhdum Ibrahim mendirikan Negeri Singkong. Cucu Meurah Makhdum ini bernama Malikussaleh di kemudian hari mendirikan Kerajaan Samudra Pasai. 2) Meurah Bacang mendirikan Kerajaan Bacang Barus. 3) Meurah Putih mendirikan Kerajaan Beuracan Merdu. 4) Meurah Itam mendirikan Kerajaan Kiran Samalanga. 5) Meurah Pupok mendirikan Kerajaan Daya Aceh Barat. 6) Merah Jernang mendirikan kerajaan Seunagan. 7) Meurah Mege (Meugo) menjadi Raja Isaq III.

Dari turununan Meurah Mege lahir Sultan Abidin Johansyah pendiri Kerajaan Aceh Darussalam (1203-1234) sampai Sultan Daud Sjah (1874-1939). Turunen Meurah Mege lain, Syekh Ali al Qaishar anak dari Hasyim Abdul Jalil hijrah ke Bugis dan menikah dengan putri bangsawan Bugis yang kelak cucu psangan ini bergelar Daeng. Di antara anak-cucunya, ada yang pulang ke Aceh bernama Daeng Mansur atau Tgk Di Reubee dan mempunyai seorang putra bernama Zainal Abidin dan seorang putri bernama Siti Sani yang dinikahi Sultan Iskandar Muda.

Di tanah Jawa, Turunan Tok Mersa bernama Puteri Jempa nikah dengan Raja Majapahit terakhir kemudian lahir Raden Fattah yang menjadi Raja Demak. Turunen Tok Mersa lain, yakni Fatahillah menyusul ke Jawa menikah dengan adik Sultan Demak. Fatahillah mendirikan kerajaan Cirebon dan anaknya mendirikan Kerajaan Banten. Fatahillah dikenal juga Sunan Gunung Jati menikah dengan Ratu Mas anak Raden Fattah, cucu Majapahit, keturunannya turun temurun menjadi raja dan pembangun Demak, Cirebon, Banten dan Walisongo.

Melihat pertautan raja-raja Aceh itu, jelasnya bagi kita bagaimana sebenarnya hubungan erat satu sama lain. Pada awalnya, mereka berangkat dari “indatu” ( NENEK MOYANG ) yang sama dari Perlak.  (budi/ Harian Serambi Indonesia). @@@

(REVISI) ”ILMU AJI BISMILLAH PITU/TUJUH”


Noer Cholish

satria_lamong77@yahoo.com

Amalan khusus ini ijazah langsung dari Kyai Khairul Huda Arya Mandalla Pengasuh Ponpes “AL BARAKAH & Kajian NAHDLATUL JUHALAA’ “ GRESIK-Jatim

(Cucu Eyang Prabu Brawijaya V & Eyang Kanjeng Sunan Giri). Apabila dulur dan sahabat semua mau mengetahui secara lengkap fadhilah dan karomah dari Ilmu Bismillah Pitu atau ajian sapu jagad ini bisa bersilaturohim ke Beliau Ponpen AL BARAKAH, Kedungrukun, Kedungpring –Balongpanggang-Gresik. tapi bagi yang mau mengamalkan silahkan saja beliau melalui saya waktu sowan ke Ponpes Al Barakah tgl 10 Juli 2011 memberikan ijin kepada seluruh kaum Muslimin untuk mengamalkan Aji Bismillah Pitu ini dengan ikhlas, semoga amalan ini bermanfaat dunia sampai akherat, Amien. Bi’idznillah. Bagi yg kirim E-mail mohon maaf tdk bisa membalas ataupun telat membuka karena kesibukan kami.

Amalan Bismillah Pitu ini termasuk ilmu sapu jagad yang multi fungsi dan sangat banyak karomahnya, diantaranya :

  • Pesan pak kyai Huda ARM yg mengijazahkan Ilmu Bismillah 7 ini, hendaknya di amalkan istiqomah, ikhlas dan penuh keyakinan akan Rahmat dan Berkah dari Gusti ALLAH TA’ALA, amin.
  • Amalkan ilmu diatas sebanyak 500x atau kalau mampu 1.000x setiap malam selama 1 tahun penuh maka lihat apa yang terjadi, karomahnya ibarat sinar terangnya seperti sinar Matahari.
  • Amalkan secara istiqomah tiap ba’da sholat fardlu minimal 7x atau setelah sholat sunah hajad atau tahajjud tengah malam 100x. Harus ikhlas, sabar dalam toat dan sabar dalam ujian setelah itu pasrah sepenuh jiwa dan raga pada Tuhan kita Gusti  ALLOH  TA’ALA.
  • untuk pengobatan:

sediakan air hujan yg di tampung dengan bahan kaca, gelas, mangkok dll dari langit langsung atau tidak kena perantara genting/atap

  • baca al fatehah…………………………………………………………………..    70x
  • baca amalan Bismillah Pitu/Tujuh ……………………………………………. 7x
  • setiap mendapat 1 bacaan tiupkan ke air hujan tsb dan kalau sudah selesai bisa di minumkan sebagian dan di pakai campuran mandi pada yg sakit.
  • Untuk kesuksesan, keselamatan, kemudahan dalam setiap usaha, kharisma dan wibawa alam sertai perisai dari gangguan bangsa manusia dan goib yg berniat jahat dan merupakan obat yang ampuh bagi semua penyakit yang secara medis di vonis tidak obatnya dll.
  • Amalkan saja secara ajeg/istikomah tanpa mengarap apapun kecuali Rahmat dan Berkah dari Gusti  ALLAH TA’ALA maka hidup kita akan semakin mulya dunia akherat.
  • Amalan ini adalah amalan para solihin, semoga kita bisa menjaga ibadah kita.
  • Selamat Mengamalkan ilmu warisan para guru yang bijak. Apabila ada salah mohon di maafkan, terutama pada pemilik dan pewaris Amalan yang luar biasa ini. Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat bagi umat. wassalam.

 

oooo

HATI-HATI PENIPUAN!


KAMI MENDAPAT LAPORAN BAHWA SEORANG PEMOSTING AMALAN BERIKUT INI “KAYA DENGAN AYAT KURSI” DIDUGA ADALAH SALAH SEORANG ANGGOTA JARINGAN SINDIKAT PENIPUAN DAN TELAH MELAKUKAN KEJAHATAN PENIPUAN BERKALI-KALI. PENGAKUAN PARA KORBAN, MEREKA TELAH MENYETORKAN UANG HINGGA 20-25 JUTA RUPIAH. KORBAN SEKARANG SEDANG MELAPORKAN KE APARAT PENEGAK HUKUM TERKAIT KASUS PENIPUAN TERSEBUT.

TAK HENTI-HENTINYA KAMI MENGHIMBAU DALAM BERBAGAI KESEMPATAN AGAR SEDULUR SEMUA TIDAK MUDAH PERCAYA DAN TETAP MENGGUNAKAN AKAL SEHAT (BERSIKAP RASIONAL) BILA BERHUBUNGAN DENGAN ORANG LAIN KHUSUSNYA MEREKA YANG MENGAKU-AKU MEMILIKI KEAHLIAN ILMU-ILMU GOIB.

BLOG KAMPUS WONG ALUS (KWA) INI HADIR SEBAGAI PENGHANTAR AGAR SEDULUR SEMUA BISA MEMBANGUN SIKAP KRITIS, RASIONAL DAN CERDAS, TIDAK MUDAH PERCAYA  BEGITU SAJA TANPA DASAR LOGIKA DAN NALAR.  TERUSLAH BELAJAR  AGAR TAHU DAN MEMAHAMI HAKIKAT SESUNGGUHNYA TENTANG GOIB ITU SEPERTI APA.

PERLU DIKETAHUI BAHWA PEMBELAJARAN ILMU-ILMU GOIB YANG SESUNGGUHNYA TIDAKLAH PEMBELAJARAN ILMU TENTANG MIMPI AKAN REZEKI YANG BERLIMPAH,  BAYANGAN, GAMBARAN, IMAJINASI, MUKJIZAT, KAROMAH, ILUSI-ILUSI SEBAGAIMANA YANG SERING DIPERTONTONKAN DI PERTUNJUKAN-PERTUNJUKAN SULAP.

PERLU PULA DIMENGERTI BAHWA PEMBELAJARAN  ILMU-ILMU GOIB SANGAT RAWAN DIJADIKAN ALAT PENIPUAN PARA OKNUM YANG MENGAKU-NGAKU PARANORMAL PADAHAL SESUNGGUHNYA OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNGJAWAB DAN HADIR HANYA UNTUK MENGERUK KEUNTUNGAN PRIBADI SEMATA. TERIMA KASIH.

TTD
PENGURUS KWA

XXXXX

“KAYA DENGAN AYAT KURSI”

082177129323
hedarali53@ymail.com
اَلْسَلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُاللهِ وَبَرَكَاتُهْ

اَللهُ لآإلَهَ إلاٌ هُوَالْحَيُ الْقَيُومُ لاَ تَأ خذهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمُ لَهُ مافىِ الْسَمَوَتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ مَنْ ذَاالٌذِى يَشْفَعُ عَنْدَهُ إلأ بِإِذْنِهِجيَعْلَمُ مَابَيْنَ أيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَيُحِيطُونَ بِشَىءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلآبِمَا شَآءَ وَسِعَ كُرْسِيُهُ السَمَوَتِ وَلْأَرْضَ يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَالْعَلِىُ الْعَظِيْمُ

Ayat Kursi sungguh luar biasa kemukjizatannya sehingga menjadikan ayat ini sebagai ayat pamungkas dari Al-Quran. Mukjizatnya ternyata lebih dari apa yang tidak pernah terbayang oleh benak kita maka dari itu Rasulullah saw tidak pernah lupa menzikirkan Ayat Kursi di dalam setiap keadaan. Ayat ini juga disebut sebagai Ayat Nabi karena seluruh 124.000 Nabi dan 313 Rasul selalu membacanya hingga akhir zaman.

Bila ada saudaraku yang merasa mencari rezeki sangat sulit dan ingin kaya dengan jalan yang diridhoi oleh Allah swt maka amalkanlah thoriqoh ini dengan ikhlas dan khusuk mudah-mudahan Allah membukakan apa yang belum pernah saudara lihat serta mendatangkan bala bantuan tanpa disangka-sangka.Lakukan sholat hajat 4 rakaat 1 salam selama 40 malam dilakukan setelah sholat isya.

Pada rakaat pertama sesudah Al-Fatihah bacalah Surat Al-Baqarah ayat 286 sebanyak 3x
Pada rakaat yang ke 2 sesudah Al-Fatihah membaca kembali Surat Al-Baqarah ayat 286 sebanyak 3x
Pada rakaat ke 3 sesudah Al-Fatihah bacalah Surat Aljazalah 15 x
Pada rakaat ke 4 sesudah Al-Fatihah bacalah Surat Al-Ikhlas 25 x

Sesudah salam bacalah Ayat Kursi 1.100 x dengan hati khusuk dan hening. Insya Allah apa yang saudara inginkan akan terwujud seketika dalam waktu sekejab. Mudah-mudaha bermanfaat bagi saudaraku semua…..

Mohon ma,af apabila tulisan kami salah mohon di koreksi Dan silahkan di amalkan bolo K.W.A @@@

NGELMU KASAMPURNAN


Wongalus

Salam KWA-ngen…
Sedulur-sedulur KWA yang dimuliakan Allah SWT, pada kesempatan kali ini saya ingin sedikit berbagi dengan panjenengan semua. Saya mulai dengan sebuah dialog antara Syech Siti Jenar dengan seorang tamu yang bertandang ke rumahnya.

Tamu: Saya mencari Syech Siti Jenar?
SSJ: Syech Siti Jenar tidak ada yang ada Allah
Tamu: Kalau begitu saya mau mencari Allah
SSJ: Allah tidak ada, yang ada Syech Siti Jenar.

Makna dari dialog yang sarat dengan sufisme di atas adalah Aku mencari diriku dan hanya menemukan Allah, Aku mencari Allah dan hanya menemukan diriku. Man Arofa Nafsahu, Faqod Arofa Rabbuhu. Siapa yang mengenal dirinya maka dia akan mengenal Tuhannya. Siapa yang tahu jati dirinya maka jati diri Tuhan juga diketahuinya. Siapa yang kenal aku maka ke-Akuan Tuhan juga diketahuinya. Manusia adalah bayangan di dalam sebuah kaca, sementara yang berdiri di depan kaca adalah Tuhan.

Sang Syech adalah tokoh kejujuran membuka selubung dan tirai hakikat yang dalam sejarah kemudian ditenggelamkan ajarannya oleh penguasa kerajaan Demak karena ajarannya dianggap membahayakan. Penguasa khawatir bahwa pengikut ajaran Sang Wali yang terkenal dengan wirid Sasahidan tersebut nanti akan memberontak melawan kerajaan dan melangggar hukum yang ditetapkan sehingga merongrong kekuasaan raja. Syech Siti Jenar mengajarkan kepada kita semua bahwa kita semua sejatinya mampu untuk melalui beberapa tahap: perjalanan spiritual yaitu mendekati, mengenal, mencintai dan menjadi. Mendekati Tuhan tentu dengan melaksanakan apa yang diperintahkanNya dan menjauhi apa yang dilarangnya dalam syariat, mengenal Tuhan dengan membaca menafsirkan dan menemukan makna hakiki dari apa yang diciptakan-NYA, mencintai Tuhan yaitu dengan perilaku, asmak dan sifat-sifat yang mengidentifikasinya NYA dan kemudian mengalami kebersatuan batiniah dengan-NYA.

Terhubung dengan tahap-tahap pencapaian Spiritualitas semacam ini, saya ingin lebih memfokuskan diri pada bagaimana sesungguhnya membaca simbol. Artikel disini bukan sebuah metode yang tetap dan baku namun lebih ke arah masukan agar akal budi kita menjadi kritis sehingga kemudian mampu menemukan sendiri metode atau jalan membaca tanda-tanda.

Alam semesta ini sesungguhnya adalah bukti Kemahaan Allah SWT. Alam semesta ini juga sebuah simbol jejak, tanda-tanda, sastra tanpa gending, atau papan tanpa tulis yang mana di dalam simbol tersebut ada maksud dan tujuan yang tersebunyi yang masih berupa rahasia. Rahasia ini menurut saya perlu dibuka sehingga kita mendapatkan petunjuk apa maksud dan tujuan tersebut. Di sinilah letak kemuliaan manusia. Hanya manusia yang mampu menafsirkan simbol dan memaknai hidupnya. Sebab hanya manusia yang memiliki akal (verstand) dan budi (vernunft) yang secara inheren sudah diinstalkan kepada manusia sejak lahir.

Karena dunia ini penuh simbol maka dunia ini bersifat hidup. Tanpa simbol, dunia akan mati. Di sinilah persoalannya, tidak semua simbol-simbol itu bisa ditafsirkan menjadi petunjuk menuju arah yang tepat bagi seseorang. Kepekaan untuk menafsirkan simbol, kemudian menjadi penting. Esensi dari simbol dan kisah akan hadir sebagai pengganti dari sesuatu yang tak dapat hadir. Apa yang tak dapat hadir sehingga mewakilkan dirinya lewat simbol atau kisah? Jawabnya: Makna. Ketika membahas makna, kita perlu waspada. Sudah terlalu sering orang menyampur-adukkan antara makna dan kebenaran. Makna sama sekali berbeda dengan kebenaran. Makna adalah sebuah kebernilaian yang membuat sesuatu, apapun itu, tak menjadi kosong belaka. Tapi, tak pernah ada sebuah kebenaran tunggal untuk makna, setiap makna meski datang dari sebuah simbol yang sama. Tuhan dan makna tentang Tuhan jelas dua hal yang berbeda. Adanya Tuhan pada dirinya sendiri (an sich) tentu saja hanya Tuhan yang tahu, namun makna tentang Tuhan semua orang punya hak untuk memilikinya. Sifat pemaknaan selalu relatif dan dilarang diabsolutkan karena akan menjadi mitos dan ideologi. Padahal pemaknaan hanya ciptaan manusia yang bisa benar maupun bisa salah.

Persoalannya sekarang adalah bagaimana cara untuk menafsirkan simbol, tentu saja kita harus menjadi peka. Sebuah pembelajaran sudah dituntunkan oleh para leluhur dan nenek moyang kita. Leluhur kita ini siapa, ya semua yang sudah meninggal. Mereka adalah para nabi, para wali, para raja, para patih, para pahlawan, bapak dan mbah-mbah biksu, pedanda, petani, nelayan dan semua profesi yang disandang nenek moyang kita dulu. Agar suatu makna sampai pada tujuannya, dibutuhkan penuntun atau guru. Spiritualitas adalah soal menemukan ’guru’, yang bisa memberi pelajaran hidup. Guru ini bisa merujuk pada apa saja, tak harus sosok manusia, bisa peristiwa, gerak alam dan sebagainya. Apa yang penting di sini adalah kedalaman pembacaan atas realita. Dalam kedalaman pembacaan itulah ’Sang Guru’ akan ditemukan. Guru yang justeru tidak mengenal lelah mengajari kita adalah alam semesta. Orang Jawa menyebut alam semesta ini sesungguhnya adalah Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu. Sastra = Pengetahuan/ kawruh, Jendra = Kemuliaan / Keluhuran/ Rahsa, Hayu= Ayu/ Cantik/ Indah, Ning=Wening/Bening/Keheningan, Rat= Semesta Alam Pangruwating= Pembersih/Pengubah, Diyu=Raksasa/ Keburukan/ Kejahatan/ Hal-hal negatif.

Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu adalah pengetahuan yang mampu mengubah ‘raksasa’ menjadi ‘manusia’. Dalam pewayangan, raksasa digambarkan sebagai mahluk yang tidak sesempurna manusia. Misalnya, kisah Prabu Salya yang malu karena memiliki ayah mertua seorang raksasa. Raden Sumantri atau dikenal dengan nama Patih Suwanda, malu memiliki adik raksasa bajang bernama Sukrasana. Dewi Arimbi, istri Werkudara harus dirias sedemikian rupa oleh Dewi Kunti agar Werkudara mau menerima menjadi isterinya. Betari Uma disumpah menjadi raksesi oleh Betara Guru ketika melakukan hubungan pada waktu yang tidak tepat. Anak hasil hubungan Betari Uma dengan Betara Guru lahir sebagai raksasa sakti mandraguna dengan nama “Betara Kala” (‘Kala’ berarti keburukan atau kejahatan). Sedangkan Betari Uma kemudian bergelar Betari Durga menjadi pengayom kejahatan dan kenistaan di muka bumi. Betari Durga memiliki tempat tersendiri yang disebut “Kayangan Setragandamayit”. Wujud Betari Durga adalah raseksi yang memiliki taring dan gemar membantu terwujudnya kejahatan.

Simbolisme raksasa bermakna suatu kekuatan besar namun wujudnya primitif. Kekuatan ini tidak identik dengan pengertian jahat, melainkan lebih pada manifestasi kepantasan yang tak sesuai untuk bisa diterima budaya. Manusia pun, dalam dirinya memiliki ‘raksasa’ atau ‘kekuatan besar’ yang bisa mendorongnya melakukan tindakan tertentu. Kekuatan ini tidak baik, tidak pula jahat, manusia sendirilah yang memutuskan apakah akan menggunakannya untuk hal baik atau jahat.

Sebenarnya, Kisah Begawan Wisrawa dan Dewi Sukesi memiliki beberapa kesamaan dengan Kisah Adam dan Hawa, yang jika kita renungkan memiliki makna mendalam karena kaitannya dengan ‘hasrat’ atau ‘energi’. Sama seperti para dewata yang tidak menginginkan Begawan Wisrawa membagi begitu saja ilmu (baca: kawruh) Sastra Jendra pada Dewi Sukesi, begitu pula dengan Allah yang murka karena Adam dan Hawa memakan buah dari pohon pengetahuan. Kita juga menemukan bagaimana hasrat menjadi sesuatu yang menggelincirkan manusia ke dalam petaka. Begawan Wisrawa tergoda oleh Dewi Sukesi, sama dengan kisah dengan Adam tergoda oleh Hawa.

Mengapa dikisahkan para Tuhan itu tidak menyetujui jika manusia mendapat kawruh atau pengetahuan? Ini terjelaskan dalam ucapan Betara Guru: “Tidak cukup seperti itu untuk mempelajari ilmu tanpa laku, Serat Sastra Jendra dipagari sifat-sifat kemanusiaan, kalau mampu mengatasi sifat-sifat kemanusiaan barulah dapat mencapai derajat para dewa.”. Artinya, sama dengan pengetahuan yang tak bisa begitu saja dimakan dari buah pengetahuan, demikian pula Sastra Jendra, atau mengubah kekuatan besar dari dalam diri, itu juga tak bisa dilakukan begitu saja tanpa lelaku, tanpa menjalani suatu proses.

Bagaimana seseorang akhirnya bisa kembali sadar untuk berani menemukan arah hidup yang benar dan pas sehingga dia mampu memerankan dirinya sesuai dengan yang dikehendaki Allah SWT dan mau menjalani proses ke arah itu?

Kita pasti ingat sosok gendut, lucu dan kocak dalam sosok Semar. Ki Lurah Semar adalah sosok gaib yang merupakan utusan Gusti Kang Murbeng Dumadi yang bertugas mengingatkan manusia agar selalu berada dalam rel sangkan paraning dumadi dan senantiasa awas eling lan waspodo akan petunjuk-petunjuk Tuhan. Sebelum manusia mengenal agama, keberadaan Semar telah ada di muka bumi. Beliau mendapat tugas khusus untuk menjaga dan memelihara jagad raya.

Saya memaknai bahwa sosok Semar yang dipercaya oleh masyarakat Jawa sebagai pamomong itu adalah sosok Nabi Khidir. Setidaknya ada tujuh manusia di bumi ini atas kehendak-NYA dianugerahi umur panjang hingga akhir kisah adanya umat manusia. Salah satunya adalah Nabi Khidir.

Adalah Raja Iskandar Zulkarnain yang disebut The Great Alexander (Iskandar yang agung), seorang kaisar yang mampu menaklukkan dunia barat dan timur namun senantiasa menjalankan amanah-NYA. Dalam sejarah tercatat 322 SM, atas saran penasihat kerajaan yang bernama Rafa’il (sejatinya seorang malaikat) Iskandar Zulkarnain menuju ke tepi bumi mencari air kehidupan. Menurut Rafail, siapa yang meminum air tersebut maka dia akan abadi.

Iskandar Zulkarnain (Z): malaikat Rafa’il ceritakanlah kepadaku tentang ibadah para malaikat di langit.

Rafa’il (R) berkata: ibadah para malaikat di langit di antaranya ada yang berdiri tidak mengangkat kepalanya selama-lamanya. Ada yang sujud tidak mengangkat kepala selama-lamanya, dan ada pula yang rukuk tidak mengangkat kepala selama-lamanya. Iskandar tertegun dan muncul dahal hati ingin meniru ibadah pada malaikat. Niatnya hanya satu agar dapat beribadah kepada Allah.

R: Sesungguhnya Allah telah menciptakan sumber air di bumi, namanya Ainul hayat yang artinya sumber air hidup, maka barang siapa yang meminumnya seteguk, maka tidak akan mati sampai hari kiamat atau sehingga ia memohon kepada Allah agar supaya dimatikan.

Z: apakah kau tahu dimana tempat ainul hayat itu.

R: Ainul hayat itu berada di bumi yang gelap.

Mendengar keterangan malaikat Rafa’il tentang Ainul hayat, maka raja mengumpulkan para alim ulama. Raja bertanya kepada mereka tentang Ainul hayat dan ada seorang yang alim di antara mereka menjawab: sesungguhnya aku pernah membaca di dalam wasiat nabi Adam AS, beliau berkata bahwa sesungguhnya Allah meletakkan Ainul Hayat itu di bumi yang gelap.

Dimanakah tempat bumi yang gelap itu ? Tanya raja dan dijawab, yaitu di tempat keluarnya matahari.

Singkatnya, disertai tentara Iskandar Zulkarnain pun berangkat mencari tempat itu. Raja bertanya kepada abdi dalemnya: kuda apa yang sangat tajam penglihatannya di waktu gelap? Mereka menjawab, kuda betina yang perawan. Raja memerintahkan untuk mengumpulkan 1000 ekor kuda betina yang masih perawan, lalu raja memilih di antara tentaranya yang sebanyak 6000 tentara, di antara mereka terdiri juga para cendekiawan dan yang ahli mencambuk.

Di antara para tentara tersebut, Allah SWT menyisipkan Nabi Khidir AS. Setelah menempuh perjalanan jauh selama 12 tahun, tentara yang berjumlah sekitar enam batalyon itu menemukan sebuah tempat yang ternyata gelapnya seperti asap, bukan seperti gelapnya waktu malam.

Seorang cendekiawan mencegah raja masuk ke tempat gelap itu dan tentara-tentaranya berkata kepada raja. “Wahai raja, sesungguhnya raja-raja yang terdahulu tidak ada yang masuk ke tempat gelap ini karena tempat ini gelap dan berbahaya”.

Raja berkata: “Kita harus memasukinya, apapun yang terjadi”.

Saat raja akan masuk, raja berkata kepada pasukannya : “Diamlah, kalian di tempat ini selama 12 tahun, jika aku bisa datang kepada kalian dalam masa 12 tahun itu maka kita pulang bersama, jika aku tidak datang selama 12 tahun maka pulanglah kembali ke negeri kalian.”

Iskandar Zulkarnain bertanya kepada Malaikat Rafail: “Apabila bila kita melewati tempat yang gelap ini apakah kita dapat melihat kawan-kawan kita? “. Rafail menjawab “Tidak bisa kelihatan. Tetapi aku memberimu sebuah mutiara, jika mutiara itu ke atas bumi maka mutiara tersebut dapat menjerit dengan suara yang keras dengan demikian maka teman-teman kalian yang tersesat jalan dapat kembali kepada kalian” .

Raja Zulkarnain masuk ke tempat tersebut dan didampingi oleh Nabi Khidir. Kejadian ini tentu saja sudah diatur oleh Allah SWT. Saat dalam perjalanan di tempatgelap tersebut, Allah SWT memberikan wahyu kepada Khidir: “Bahwa sesungguhnya Ainul Hayat itu berada di sebelah kanan jurang dan Ainul Hayat itu Aku khususkan untuk kamu “.

Setelah Nabi Khidir menerima wahyu tersebut kemudian beliau berkata kepada sahabat-sahabatnya: “Berhentilah kalian di tempat kalian masing-masing dan janganlah kalian meninggalkan tempat kalian sehingga aku datang kepada kalian “.

Khidir berjalan pasti menuju ke sebelah kanan jurang maka didapatilah oleh beliau sebuah sumber air yang bernama Ainul Hayat yang dicari itu. Khidir turun dari kudanya dan beliau mandi di sumber air hidup tersebut. Khidir merasakan bahwa airnya terasa lebih manis dibanding madu. Setelah mandi dan minum Ainul Hayat, dia menemui Iskandar Zulkarnain yang tidak tahu bahwa Khidir As telah mandi di sana.

PENGAJARAN KHIDIR
Nabi Khidir adalah sosok guru bijaksana yang diberkahi Allah SWT hidup sepanjang usia manusia. Dia adalah tanda dan pembelajaran agar manusia tidak boleh mempertuhankan akal rasionya sebagaimana pengajaran kepada para nabi dan wali selama ini. Diajarkan kepada Nabi Musa As sebuah ilmu futurologis yang susah dijangkai akal, Khidir juga pernah bertemu Rasullullah SAW dan bahkan pernah “menyamar” berguru Ilmu Fiqih kepada Imam Anu Hanifah. Di Jawa, dia pernah memberi pengajaran kepada Sunan Kalijaga (Syech Malaya) di tengah laut saat sang Sunan ingin pergi mencari hidayah iman.

Inilah ajaran Khidir kepada Sunan Kalijaga dalam Suluk Ling Lung: Jika kamu berkehendak naik haji ke Mekah, kamu harus tahu tujuan yang sebenarnya menuju Mekah itu. Ketahuilah, Mekah itu hanyalah tapak tilas saja. Yaitu bekas tempat tinggal Nabi Ibrahim zaman dulu. Beliulah yang membuat bangunan Ka’bah Masjidil Haram, serta yang menghiasai Ka’bah itu dengan benda yang berupa batu hitam (Hajar Aswad) yang bergantung di dinding Ka’bah tanpa digantungkan. Apakah Ka’bah itu hendak kamu sembah? Kalau itu yang menjadi niatmu, berarti kamu sama halnya menyembah berhala / bangunan yang dibuat dari batu”.

Perbuatanmu itu tidak jauh berbeda dengan yang diperbuat oleh orang kafir, karena hanya sekedar menduga-duga saja wujud Allah yang yang disembah, dengan senantiasa menghadap kepada berhalanya. Oleh karena itu, biarpun kamu sudah naik haji, bila belum tahu tujuan yang sebenarnya dari ibadah haji, tentu kamu akan rugi besar. Maka dari itu, ketahuilah bahwa Ka’bah yang sedang kautuju itu, bukannya yang terbuat dari tanah atau kayu apalagi batu, tetapi Ka’bah yang hendak kau kunjungi itu sebenarnya Ka’batullah (Ka’bah Allah). Demikian itu sesungguhnya iman hidayah yang harus kamu yakinkan dalam hati.

Nabi Khidir berpesan, “Yang Tunggal ada pada dirimu sendiri dan di sana sudah tercakup makna di dalamnya. Tidak dapat kamu lihat, tiada berbentuk apalagi berwarna, tidak berwujud garis, tidak dapat ditangkap mata, juga tidak bertempat tinggal, hanya dapat dirasakan oleh orang yang awas mata hatinya, hanya berupa penggambaran-penggmabaran (simbol) memenuhi jagad-raya, dipegang tidak dapat”.

Bila kamu lihat, yang nampak seperti seperti berubah-ubah putih, yang terang-benderang sinarnya, memancarkan sinar yang menyalan-yala, Sang Permana itulah sebutannya, hidupnya ada pada dirimu; Permana itu, menyatu pada dirimu sendiri, tetapi tidak ikut merasakan suka dan duka, tempat tinggalnya pada ragamu, juga tidak ikut sakit dan menderita, dan jika Sang Permana meninggalkan tempatnya, raga menjadi tidak berdaya, dan pasti lemahlah seluruh badanmu, sebab itulah letak kekuatannya. Permana, dihidupi oleh nyawa yang mempunyai kelebihan, menguasai seluruh badan, Permana itu bila mati ikut menanggung, namun bila telah hilang nyawa, kemudian yang hidup hanyalah sukma / nyawa yang ada. Kehilangan itulah yang didapatkan, kehidupan nyawalah yang sesungguhnya, yang sudah berlalu diibaratkan, seperti rasanya pohon yang tidak berbuah, Sang Permana yang mengetahui dengan sabar, sesungguhnya satu asal, perhatikan secara seksama penjelasan tadi.

Setelah diajarkan semua pelajaran sampai selesai, tentang ruh idhofi yang menjadi inti pembahasannya; Adapunwujud sesungguhnya Alip itu, asal dan muasalnya itu, berasal dari johar Alip itu, yang dinamakan kalam karsa. Timbullah hasrat kehendak Allah itu menjadikan terwujudnya dirimu; dengan adanya wujud dirimu menunjukkan akan adanya Allah dengan sesungguhnya; Allah itu tidak mungkin ada dua apalagi tiga. Siapa yang mengetahui asal / muasal kejadian dirinya, maka bahwa orang itu tidak akan membanggakan dirinya sendiri.

Adapun sifat jamal (sifat yang bagus) itu ialah, sifat yang selalu berusaha menyebutkan, bahwa pada dasarnya adanya dirinya itu, karena ada yang mewujudkan adanya. Demikianlah yang difirmankan Allah kepada Nabi Muhammad yang menjadi Kekasih-Nya. “Kalau tidak ada dirimu, saya Allah tidak akan dikenal / disebut; Hanya dengan sebab adanya kamulah yang menyebutkan akan keberadaan-KU; Sehingga kelihatan seolah-olah satu dengan dirimu, Adanya Aku, Allah, menjadikan ada dirimu, Wujudmu menunjukkan adanya wujud Dzat-KU”. Dan untuk memperjelas jati dirimu, tidaklah kau sadari, bahwa hampir ada persamaan Asma-Ku yang baik (Asmaul Husna) dengan sebutan manusia yang baik (misal : Allah Yang Maha Pengasih, dengan: Siti Fatimah mengasihi anaknya). Itu semua kau maksudkan untuk memudahkan penggambaran perwujudan tentang Diri-Ku. Padahal kau tahu, Aku berbeda dengan dirimu, yang tidak mungkin dapat disamakan satu sama lain. Dan kamu pasthi mengalami kesulitan dan tidak mungkin dapat melukiskan atau menyebutkan Asma-Ku dengan setepat-tepatnya.

Namamu yang baik dapat menyerupai nama-Ku Yang Baik (Asmaul Husna); Apakah kamu sudah dapat meraih sebutan nama yang baik itu? Baik di dunia maupun di akhirat? Kamu ini merupakan penerus / pewaris Muhammad Rasulullah, sekaligus Nabi Allah. Ya Illahi, ya Allah Tuhanku… (Bagi pembaca maupun pendengar dianjurkan berdoa pada Allah. Insya Allah berhasil kabul apa yang diinginkan, Amin, amin, amin, ya Rabbal alamin).

Nabi Khidir mengakhiri pembacaan Firman Allah SWT, kemudian melanjutkan memberi penjelasan pada Sunan Kalijaga; “Tanda-tanda adanya Allah itu, ada pada dirimu sendiri harap direnungkan dan diingat betul. Asal muasal Alip itu akan menjadikan dirimu bersusah payah selagi hidup. Bagi orang yang senang membicarakan dan memuji dirinya sendiri, akan dapat melemahkan semangat usahanya, antara tidak dan iya penuh kebimbangan. Alip tercipta karena sudah menjadi suratan ketentuan yang digariskan. Sungguhnya alip itu, tetap kelihatan ada dan adanya tidak dapat berubah. Itulah yang disebut Alip. Adapun bila terjadi perubahan, itulah yang disebut Alip Adi, yang menyesuaikan diri dengan keadaanmu.

“Mengapa kamu wajib shalat, di dalam dunia ini?”. Asal mula diwajibkan menjalankan shalat itu ialah menyesuaikan diri dengan ketentuan di zaman azali, kegaiban yang kau rasakan saat itu; Bukankah kamu juga berdiri tegak, bersedekap menciptakan keheningan hati, bersidekap menyatukan konsentrasi, menyatukan segala gerakmu.

Ucapanmu juga perlu kau satukan, akhirnya kau rukuk tunduk kepada yang menciptakanmu, merasa sedih karena malu sehingga menciptakan timbul, keluar air matamu yang jernih, sehingga tenanglah segala kehidupan ruhmu, rahasia iman dapat kau resapi. Setelah merasakan semua itu, mengapa harus sujud ke bumi? Pangkal mula dikerjakan sujud bermula adanya, cahaya yang memberi pertanda pentingnya sujud, yaitu merasa berhadapan dengan wujud Allah biarpun tidak melihat wujud yang sesungguhnya, dan yakin bahwa Allah melihat segala wujuh gerak kita (pelajaran tentang ihsan).

Dengan adanya Islam dimaksudkan, agar makhluk yang ada di bumi dan di langit, dan termasuk dirimu itu, beribadah sujud kepada Allah dengan hati yang ikhlas sampai kepala diletekkan dimuka bumi, sehingga bumi dengan segala keindahannya tidak tampak di hadapanmu, hatimu hanya ingat Allah semata-mata. Ya demikianlah seharusnya perasaanmu, senantiasa merasa sujud di bumi ini. Mengapa pula menjalankan duduk diam seakan-akan menunggu sesuatu? Melambungkan pengosongan diri dengan harapan ketemu Allah! Padahal sebenarnya itu tidak dapat mempertemukan dengan Allah. Allah yang kau sembah itu betul-betul ada. Dan hanya Allah-lah tempat kamu mengabdikan diri dengan sesungguhnya. Dan janganlah sekali-kali dirimu menggap sebagai Allah. Dan dirimu jangan pula menganggap sebagai Nabi Muhammad.

Untuk menemukan rahasia yang sebenarnya harus jeli. Sebab antara rahasia yang satu berbeda dengan rahasia yang lain. Dari Allahlah Nabi Muhammad mengetahui segala rahasia yang tersembunyi dan Nabi Muhammad sebagai makhluk yang dimuliakan Allah sering menjalankan puasa mengeluarkan shodaqoh naik haji melakukan ibadah shalat.

Hidayah iman (petunjuk iman) yang terasa dalam diri perlu ditangkap dengan kesadaran ruh yang sejati. Tidaklah menggunakan telinga. Cara melatihnya juga tanpa dengan mata. Adapun telinganya, matanya yang diberikan oleh Allah. Ada padamu itu. Secara lahir sukma itu sudah ada padamu. Secara batinnya ada pada sukma itu sendiri. Memang demikanlah penerapannya. Ibarat seperti batang pohon yang dibakar. Pasti ada asapnya api. Menyatu dengan batang pohonnya. Ibarat air dengan alirannya. Seperti minyak dengan susu. Tubuhnya dikuasai oleh gerak dan kata hati dari Yang Maha Batin, Hyang Sukma.

Demikan pun wujudmu, suaramu. Serahkan kembali kepada Yang Empunya suara. Justru kau hanya mengakui saja. Sebagai pemiliknya. Sebenarnya hanya mengatas namai saja. Maka dari itu kau jangan memiliki kebiasaan yang menyimpang. Kecuali hanya kepada Hyang Agung. Dengan demikian maka bersiaplah meraga sukma yaitu kata hatimu sudah bulat menyatu dengan Gusti. Apa yang kau pikir dan kau rasakan akan terwujud dan sudah terkuasai olehmu. Jagad seisinya justru benar-benar untukmu. Sebagai upah atas kesanggupanmu sebagai khalifah di dunia ini.

Ia tidak takut kapan pun maut menjemput. Yang sempurna ialah yang diterima dari Tuhan Yang Tak akan tampak wujudnya. Kesempurnaan mati dihadapi dengan damai dengan tidak meninggalkan hak-Nya dan memasuki alam malakut atau alam para nabi yang baunya harum wewangi dan mulia. Semoga sedulur KWA semua mampu menggapainya. Amin.. @@@

WORO-WORO CANGKRUKAN REBOAN


SALAM PASEDULURAN.
DUMATENG PORO SEDULUR BOLOWONGALUS INGKANG KINURMATAN MONGGO RAWUH WONTEN ING ACARA CANGKRUKAN KWA PADA:
HARI/TANGGAL : RABU, 13 JULI 2011
PUKUL : 20.OO WIB
TEMPAT : MUSHOLA BALAI DIKLAT KAB SIDOARJO JL MAJAPAHIT 5 SIDOARJO
TEMA : MANUNGGALING KAWULO KELAWAN GUSTI DALAM SERAT CENTHINI