RAHASIA DAHSYAT KEKUATAN SURAT AN NAAS

RAHASIA DAHSYAT KEKUATAN SURAT AN NAAS


QUL A’UUDZU BIRABBI ALNNAASI

Katakanlah: “Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.

 MALIKI ALNNAASI

Raja manusia.

 ILAAHI ALNNAASI

Sembahan manusia.

MIN SYARRI ALWASWAASI ALKHANNAASI

Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,

ALLADZII YUWASWISU FII SHUDUURI ALNNAASI

yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,

MINA ALJINNATI WAALNNAASI

dari jin dan manusia.

***

Kandungannya apa?

Demikian bunyi Surat An Naas yang terdiri dari enam (6) ayat pendek tersebut.  Secara umum dipahami bahwa kandungan surat ini bermuatan kewajiban manusia untuk  memuja dan mengagungkan Allah sebagai tanda pengakuan sebagai hamba kepada Sang Khalik.

Manusia sungguh belepotan dengan lumpur kesalahan dan dosa. Baik yang berasal dari dalam diri sendiri  maupun dari luar dirinya.

Diingatkan pada ayat keempat, bahwa manusia juga rentaan mendapatkan dorongan jahat dari luar berupa godaan gangguan bisikan  dari lingkungan sekitar kita yang disebut sifat-sifat jahat ‘setan’.  Yang perlu diwaspadai benar-benar adalah bagian dari dalam diri yang rentang diserang kejahatan yaitu HAWA NAFSU.  Pada hakikatnya  nafsu diciptakan bukan untuk melawan Kehendak Tuhan, sebagaimana hewan yang memiliki nafsu namun tidak melawan perintah Allah SWT.

Hawa nafsu bisa menjadi dorongan kuat untuk berbuat dan bersifat  jahat (setan) yang pada akhirnya menyebabkan kerugian pada diri sendiri dan menyakiti orang lain, mahluk lain bahkan menentang Tuhan Yang maha Kuasa.

Untuk mencegah kejahatan, keburukan dan sifat-sifat negafif cara yang paling ampuh adalah meminta perlindungan Allah SWT Bila dada terasa sesak akibat keadaan sekitar atau masalah yang sedang dihadapi, kita yakini bahwa  Tuhan akan selalu bersedia menjadi  Pelindung dan Pemelihara kehidupan manusia.  sebab Dia  adalah Raja Diraja yang hakiki. Penguasa sejati yang tidak tergantikan dan tiada bandingannya dengan apapun juga.  Maka Allah SWT pula sesungguhnya yang memberi ujian dan memberi pertolongan kepada  siapa yang dikehendakinya.

Surah ini adalah Surah terakhir dalam urutan mushaf Al-Qur’an yang menunjukkan bahwa kepentingan An-Naas atau umat manusia adalah tujuan akhir dari keberadaan Al-Qur’an.

Rahasia karomah yang dahsyat…

Pengalaman saya, ketika mewiridkan Surat An Naas dalam hitungan semampu saya dan saya berusaha untuk ikhlas saat melantunkannya dalam hati… eh tiba-tiba dalam waktu yang tidak begitu lama, rezeki datang tidak terduga dan banyaknya tidak terkira. Allahu Akbar…. Berada di bawah lindungan kakbah sangat menentramkan,  di ujung kepasrahan sebagai manusia yang lemah dan dalam usaha belajar  firman-firman Allah ternyata sangat mengasyikkan sampai akhir hayat. Monggo dicoba dulur…

@kwa,2017

Categories: RAHASIA DAHSYAT KEKUATAN SURAT AN NAAS | 18 Komentar