RAPAL2

18. BERSAHABAT DENGAN KESUKSESAN
Kesuksesan tidak serta merta datang menghampiri kita. Dibutuhkan perjuangan yang keras dan ikhlas serta doa kepada yang Maha Kuasa. Sukses dunia akhirat itulah keinginan kita bersama dalam mengarungi bahtera hidup yang panjang dan berliku. Agar kita selalu bersahabat dengan kesuksesan maka ucapkan rapal berikut ini:

SUKSES
MOHON DATANG PADAKU
ATAS IJIN TUHAN, JADILAH TEMAN SETIAKU SELALU

Rapal ini dibaca setiap saat kita akan tidur, saat gelombang otak kita memasuki fase alfa. Ini juga merupakan pemrograman bahasa otak dan menjadi sigesti yang kuat agar kita selalu berpikir positif.

19. BERSAHABAT DENGAN TUYUL
Tuyul tidak boleh dimusuhi. Ia adalah jenis makhluk Tuhan juga yang perlu kita hormati, sama seperti kita menghormati semua makhluk di alam semesta. Disarankan untuk bersahabat secara bijak dengan tuyul karena persahabatan dengannya akan membuat pengetahuan kita tentang hal-hal yang gaib akan bertambah. Dengan demikian, kita akan semakin tunduk patuh pada Dzat yang menciptakan semua makhluk baik yang gaib maupun yang nyata. Untuk bersahabat dengan tuyul ucapkan rapal berikut ini:

TUYUL
AKU DATANG MEMBAWA MAINAN KESUKAANMU
TERIMALAH AKU MENJADI TEMANMU
ATAS IJIN TUHAN

Rapal ini dibaca saat berbagai alat yang telah disiapkan dan tempat yang telah dipilih. Tempat itu biasanya di pinggir sungai, dengan yuyu (sejenis kepiting sungai yang telah diikat dengan tali ke sebuah kayu yang ditancapkan di tanah.

20. BERSAHABAT DENGAN DANYANG
Danyang adalah makhluk halus penunggu suatu wilayah misalnya desa/kampung. Danyang dengan mudah kita jumpai di pohon-pohon tua, rumah-rumah tua atau pendopo desa. Danyang tidak mengganggu bila penduduk desa bersahabat dengan karib. Namun bila penduduk tidak menunjukkan persahabatan, maka dia akan mencari gara-gara yang misterius. Misalnya desa tersebut jadi pagebluk atau kekurangan makanan dan air. Untuk bersahabat dengan danyang, maka ucapkan rapal:

DANYANG
AKU DATANG MEMBAWA KESUKAANMU
TERIMALAH AKU MENJADI TEMANMU
ATAS IJIN TUHAN

Rapal ini dibaca saat diadakan upacara berih desa/merti desa atau slametan yang dibuat dengan berbagai tata cara yang berlaku di masyarakat setempat.

21. BERSAHABAT DENGAN RUMPUT
Rumput adalah makhluk tuhan yang memiliki ketahanan hidup yang luar biasa. Dia bisa tumbuh di mana saja, apakah itu di padang pasir yang tandus, di atas batu cadas maupun di bawah samudra. Rumput hidup di berbagai situasi yang keras dna menyakitkan. Kita bisa memanfaatkan energi rumput untuk ketahanan diri di dalam segala situasi. Caranya ucapkan rapal di bawah ini saat memegang rumput.

RUMPUT
AKU DATANG
TERIMALAH AKU MENJADI BAGIAN DIRIMU
AKU ADALAH KAU
KAU ADALAH AKU
ATAS IJIN TUHAN, MOHON KETAHANANMU UNTUKKU

22. BERSAHABAT DENGAN KEPEMIMPINAN
Setiap diri kita adalah pemimpin baik itu di rumah maupun untuk diri sendiri. Ada kalanya kita diberi kesempatan oleh Tuhan untuk memegang amanah memimpin, apakah itu di masyarakat, di perusahaan, atau di dunia birokrasi mulai unit terkecil hingga jadi big bos. Untuk memperkuat kepemimpinan Anda, rapalnya sebagai berikut:
PEMIMPIN
AKU DATANG
TERIMALAH AKU MENJADI BAGIAN DIRIMU
AKU ADALAH KAU
KAU ADALAH AKU
ATAS IJIN TUHAN, MOHON KEKUATANMU UNTUKKU
23. BERSAHABAT DENGAN TERATAI
Salah satu tumbuhan yang istimewa karena memiliki energi untuk mencapai keheningan meditasi adalah teratai. Kita bisa memanfaatkan teratai untuk membantu meditasi untuk mencapai pencerahan. Caranya letakkan tangan dengan jarak yang cukup di atas tumbuhan teratai dan ucapkan rapal:
TERATAI
AKU DATANG
TERIMALAH AKU MENJADI BAGIAN DIRIMU
AKU ADALAH KAU
KAU ADALAH AKU
ATAS IJIN TUHAN, MOHON KEDAMAIANMU UNTUKKU

24. BERSAHABAT DENGAN KENDARAAN
Kita membutuhkan kendaraan untuk mobilitas sehari-hari, apakah itu mobil, sepeda motor, kereta api, atau pesawat terbang. Bila kita ingin agar kendaraan tersebut tidak macet, aman dan lancar maka ucapkan rapal ini saat akan menaikinya.
…….. (nama kendaraan)
AKU DATANG
TERIMALAH AKU MENJADI BAGIAN DIRIMU
AKU ADALAH KAU
KAU ADALAH AKU
ATAS IJIN TUHAN, MOHON AMANLAH UNTUKKU

*****

KESIMPULAN:
Segala sesuatu berasal dari Yang Satu dan di akhir pergelaran alam semesta ini nantinya juga akan menjadi Yang Satu lagi. Semua yang ada ini hidup saling terkait membentuk satu ekosistem biologis dan metafisik. Kita bisa memanfaatkan apa yang ada disekitar kita dengan cara mengembalikan kesadaran kita akan KESATUAN ALAM SEMESTA ini. Ini adalah kepercayaan manusia yang paling esensial dan paling purba. Jauh sebelum adanya agama-agama yang menyerukan agar kita mencintai segala sesuatu (tumbuhan/pohon/binatang/manusia dll), kepercayaan purba meyakini bahwa kita dan alam semesta adalah satu. Kita bisa menyerap energi alam semesta karena alam semesta juga menyerap energi kita. Semuanya adalah satu di dalam semua.

***

Iklan

29 thoughts on “RAPAL2

  1. SUPRIYONO

    Ass.Wr. Wb
    Sembah sungkem kagem wong alus , masalah saya yg saya hadapi problem kehidupan yang belum kunjung selesai dan belum ada jalan keluar yang berarti yaitu membayar hutang hutang , adik saya sudah menjanjijikan untuk membantu ternyata rencana yang sudah direncakan ada masalah, mohon doanya semoga ada jalan keluar, dan kemarin sore pada waktu saya latihan walet putih nasional ( olah raga pernapasan ) tas beserta isinnya dicuri orang di dalam jok sepeda motor jadinya tambah habis semua. mohon doanya , kalau berkenan mohon kontak hpnya Bapak. Trism. Wassalam maaf yang tadi emailnya keliru

  2. abu amili

    Yth.Mas Wongalus
    Ki… rapal ini bukan bagian dari ilmu kun dalam khasanah Marifat
    mohon ijin ki….artikel ini saya save, salam alus dan sejati

  3. Terimakasih Ki, atas share ilmunya. Tentu demikian, apabila manusia mau menjaga sinergisme dan harmonisasi dengan alam, manusia tidak boleh sombong, takabur, dan harus mau menghargai sesama makhluk Tuhan. Baik yg bisa kita lihat maupun belum kita lihat. Berarti pula, hal ini mensyukuri berkah Ilahi yang tergelar di jagad raya meliputi seluruh penghuninya, di dalam bumi maupun di muka bumi. Mari kita sll berusaha utk lebih arif dn bijak, dengan menghargai sesama makhluk ciptaan Tuhan dengan dasar welas asih. Pastilah, berkahing Gusti selalu mudah kita raih.Tansah rahayu, wilujeng, kalis ing rubeda nir ing sambekala.

    salam karaharjan

  4. wongalus

    Yth KI Sabda, nuninjih leres meniko ki. Justeru kemuliaan manusia terletak pada dimilikinya rasa pangrasa agar mampu menghargai apa saja yang ada. Manusia yang mampu menghormati dan membaca setiap BAHASA yang dibentangkan oleh setiap milimeter sel di alam lahir maupun alam batin. Namun, sebaliknya. Manusia yang tidak mampu sinergi dan bekerjasama dengan baik dengan irama alam semesta maka energi penolakannya pun juga luar biasa. Energi ini akan mampu melontarkan dan mengasingkan diri pribadi manusia ke tempat yang paling jauh dan hina. Nuwun ki.

  5. dwi

    Mas Wongalus.. terima kasih banyak atas sharingnya… saya bisa belajar banyak..

    tp saya jadi penasaran Mas, mengenai hakekat ilmu pengetahuan.. adakah caranya supaya dapat ‘menyerap’ suatu ilmu pengetahuan dari orang lain atau buku misalnya… selain dengan cara2 normal spt membaca atau mendengar…

    yg ada dipikiran saya.. misalkan menggunakan rapal2an diatas ke sebuah buku.. membuat kita jadi mudah mengerti isinya.. bisa kah?

    trims

  6. Yth sdr Dwi, manusia dibekali oleh alat untuk mendapatkan pengetahuan yang bisa digolongkan menjadi tiga besar: VISUAL, AUDITORI dan KINESTETIK (VAK). Visual= pengelihatan mata untuk membaca/melihat. Auditori= telinga untuk mendengar suara orang lain.
    Kinestetik= indera rasa pangrasa (perasaan) mulai kulit/lidah dan juga hati nurani. Kalau alat Visual dan Auditori ini tidak ada, manusia masih tetap mampu mendapatkan pengetahuan. Contohnya, orang buta dan tuli tetap mampu untuk berkomunikasi dengan orang lain dengan bahasa tubuh dan memiliki perasaan. Kenapa? Sebab sesungguhnya dia juga “MEMBACA” segala hal dengan hatinya. Mengumpulkan fakta, menganalisa dan menyimpulkan sehingga dia juga berhak memiliki PENGETAHUAN YANG SISTEMATIS. Seiring dengan perkembangan usia mental seseorang, maka mata dan telinga akan menurun kemampuannya. Namun indera hati nurani/rasanya semakin peka menangkap HAKIKAT segala sesuatu. Bahkan mampu untuk tergetar oleh vibrasi alam halus disekelilingnya. Termasuk juga merasakan perasaan tertinggi yaitu mengalami KEBERSATUAN DENGAN SEMUA YANG ADA TERMASUK BERSATUNYA DIRI KITA DENGAN TUHAN YANG MAHA SATU. Salam.

  7. zyran

    ass,, ki terimakasih atas sharingnya.. semoga banyak bermanfaat khususnya bagi saya dan umumnya bagi semua mahkhluk.. moga mendapat ridho dari allah swt

  8. mbah jadab

    wong alus koe pancen gauuul

  9. ira

    salam kenal buat wong alus memang hebat

  10. joko bingung

    sembah sungkem kanggo wong alus.ki kulo njalok tulungane sampean.wonten rapal kangge njalok nomer togel mboten ki.kulo teng malaysia ajeng wangsol susah mboten gadah yotro………wator suwon sak derenge………

  11. wongalus

    @ Ira: salam kenal juga. Banyak beramal ya…Sukses buat Anda.

  12. ass.Dewan Rektor wong alus saya berminat untuk mengikuti reuni akbar di pantai parang kusumo .gimana cara daftarnya.kiariapasma .Medan Sumut

  13. Ass.kiwongalus saya tertarik untuk mengikui acara diparangtritis.tapi sampai hari ini kok belum ada kepanitiaanya.karna pengalaman saya mengadakan kegiatan disuatu tempat kita harus mempunyai izin keramaian .maaf ini hanya uneg 2 hamba yang fakir KIARIA PASMA.MEDAN.

  14. kiwongalus.sebenarnya kita koordinasikan dulu dengan kawan2 yang dijogya sekitarnya.buat panitia kecil .setelah itu dilaporkan keakademi wongalus.ini karna jarak kita yang berjauhan.gimana kiwongalus.KI Aria Pasma .Medan.

  15. terimakasih kiwongalus.sekalian mau daftar jadi peserta(bi.iznillah)sekalian mau berpartisipasi pendadaran pengetahuan dari Medan.berupa. pengijazahan ilmu Besi Kursani. pelet Tonung tunjuk,Senam sex (Khusus pria), Rajah huruf Hijaiyah ditubuh. KI ARIA PASMA MEDAN HP 081370537899

  16. galih kangkung

    ijin ijazahnya ki.

  17. Pak Ngasif

    Ass.W.W.
    Salam Kenal untuk Wongalus. Saya sangat terkejut dan surprise menemukan web ini. Akan saya jadikan pengetahuan baru. Apakah panjenengan tinggal di wilayah DIY ? Nuwun.

    Wassalam,
    Pak Ngasif

    NB: Kalau bisa jawabannya dilewatkan juga ke email saya(-__-)

  18. Pak Ngasif

    Ki, Kalau sebagai penggembira di Parangkusumo 17 September 2010 , pake ikat kepala warnanya apa he he….Nuwun.

  19. KAPAL API

    @pak ngasif, benar pak… Alhamdulillah @ki wongalus juga punya istana/rumah di yogyakarta… Supaya lbh lengkap alamatnya pak ngasif bisa hub hape beliau…. Matur nuwun.

    Ps. Pak ngasif.. Ki wongalus itu orangnya ramah jadi klu main jangan sungkan2 pengen hidangan apa insya allah diijabah 🙂 🙂 🙂

  20. budi.n

    Ass….ki salam kenal………sy ingin gabung di blog ini……ingin jadi anggota / sedulur….matur suwun….wass…

  21. nderek nyimak

  22. Askum tumut tholabul ilmi

  23. Ferry

    Yth, ternyata ilmu yg mumpuni dalam hal jual-menjual rumah itu tdk ada dikampus ini..yaa..apakah ada saran kemana sy hrus bertanya..karena menurut sy hnya sedikit sekali yg menguasai dan mumpuni dalam hal ilmu langka ini…mtrsuwun-salam.

  24. asep saepulloh

    ass wr wb, saudaraku mohon ijin mengamalkannya moga manfaat dunia dan akhirat,,amin,,wassalamass wr wb, saudaraku mohon ijin mengamalkannya moga manfaat dunia dan akhirat,,amin,,wassalam

  25. ryan

    Ass.ki wong alus, rapal tsb sangat perlu disaat saya ke bentur problema nyuwun ijijn ijasah nya ki..ya ki..

  26. Pagi Ki, mohon izin utk mengamalkan rapal2 yg ada di blog ini. Tks

  27. ass nuwun sewu badhe nderek tanglet ki wong alus dalem gadhah susuk niku tpi mboten saget ngamalne, amargi amalanipun niku kulo mboten ngertoz.nyuwun pencerahan saking panjenengan

  28. Budi Setiawan

    Rahayu . . . . . .
    nderek ngangsu kawruh

  29. Septian17

    Ki nyuwun izin ijasahnya ki… maturnuwun…

%d blogger menyukai ini: