Arsip Blog

IJAZAH ILMU SABORAT BHUMI (ijazahan ulang)


pernah diijasahkan pada 10 November 2013 by wongalus

Di tanah borneo, kita mengenal ilmu ini dengan nama ilmu saborat bhumi. Tahap sempurna pengamalan, semua kehendak Allah SWT akan menyatu dalam hidup perilaku kita.

Fadhilah: semua kebutuhan

TATA CARA:

TAWASSUL kirim al fatihah untuk Rasulullah SAW dst hingga pengijazah ilmu.

Wiridkan sebagai berikut

=============================================

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM

KUP TANGAN KANAN KUP TANGAN KIRI

ALLAH MENGGERAKKAN BUMI DAN LANGIT

BOLEH BERGERAK BARULAH ENGKAU

LEPAS DARI TANGANKU

BERKAT DOA LAA ILAHA ILALLAH

BERKAT MUHAMMADARRASULULLAH

==================

SELAMA 1000 X selama 7 hari

Setiap selesai wirid 1000 x buka telapak tangan kanan dan kiri anda, lalu ludahi dengan ludah anda mulai tangan kanan terlebih dulu dan jangan dibersihkan hingga mengering sendiri.

=cara pengamalan=

baca doa di atas lalu ludahi kedua telapak tangan anda dan arahkan kepada obyek apapun yang anda hajatkan. Misalnya anda ingin banyak rejeki maka arahkan tangan anda ke selembar uang dan tunggu sehari dua hari. Bila butuh pengobatan maka arahkan tangan ke obyek yang sakit dan seterusnya.

@wongalus,2013

Categories: IJAZAH ILMU SABORAT BHUMI (ijazahan ulang) | 18 Komentar

DOA PENYEMPURNA RIYADHOH ILMU DAN AMALAN AGAR ‘MANJING’/MERASUK KE BADAN


Doa ini biasa saya gunakan usai melakukan riyadhoh/tirakat agar ilmu apapun yang saya riyadhohi bermanfaat dan berkah. Saya yakin bahwa Allah pasti mendengar doa yang saya panjatkan dan saya yakin semua ilmu yang saya riyadhohi manjing/merasuk ke badan.

Baca  doa tersebut sambil jari telunjuk dimasukkan ke segelas air putih. Setelah selesai membaca maka saya tiup segelas air itu dan selanjutnya saya minum separuh dan separuhnya dibuat mandi.

berikut doanya:

Allohulladzii kholaqa sab’a samaawaatin waminaal ardhi mitslahunna yatanazzalul amru baynahunna lita’lamuu annallooha ‘alaa kulli syay-in q0diiruw wa annallooha qod ahatho bikulli syay-in ‘ilmaan.

Artinya adalah: Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu.

Demikian ritual yang saya biasa lakukan, semoga bermanfaat. Terima kasih dan salam paseduluran.

@wongalus,2016

 

Categories: DOA PENYEMPURNA RIYADHOH ILMU DAN AMALAN AGAR 'MANJING'/MERASUK KE BADAN | 54 Komentar

IJAZAH ULANG WIRID SURAT AL INSYIRAH — atau DISEBUT JUGA SURAT ALAM NASYRAH


Ini kisah nyata yg pernah saya alami sendiri… Waktu itu saya terlilit hutang yg sangat berat membuat sya tidak ingin hidup lg karna malu..salah seorang sahabat menyarankan agar saya membaca al insyiroh 40x tiap slesai sholat fardhu.. Dan ternyta benar setelah 3 hari.. Saya mendapat pinjaman dr salah seorang saudara… Dan bahkan saya bisa melunasinya dgn waktu yg sangat singkat…  (sweet.norma@yahoo.com)

BERIKUT BACAANNYA SURAT AL INSYIRAAH atau disebut JUGA SURAT ALAM NASYRAH yang pernah diijasahkan di blog KWA tahun 2010 yang lalu:

alam nasyrah laka shadraka

wawadha’naa ‘anka wizraka

alladzii anqadha zhahraka

warafa’naa laka dzikraka

fa-inna ma’a al’usri yusraan

inna ma’a al’usri yusraan

fa-idzaa faraghta fainshab

wa-ilaa rabbika fairghab

====“Bukankah Kami telah melapangkan bagimu: dadamu (wahai Muhammad serta mengisinya dengan iman dan hidayah pertunjuk)? Dan Kami telah meringankan bebanmu (menyiarkan Islam)- Yang memberati tanggunganmu, (dengan memberikan berbagai kemudahan dalam melaksanakannya)? Oleh itu, maka (tetapkanlah kepercayaanmu) bahwa sesungguhnya tiap-tiap kesulitan akan disertai kemudahan, bahwa sesungguhnya tiap-tiap kesukaran, disertai kemudahan. Kemudian apabila engkau telah selesai (melaksanakan amal sholeh), maka bersungguh-sungguhlah engkau dalam berusaha (mengerjakan amal sholeh yang lain), Dan kepada Tuhanmu saja hendaklah engkau memohon.”=====

Surat ke-94 Al-Quran ini diturunkan di Mekah dan terdiri dari 8 ayat. Surat Al-lnsyiraah (Melapangkan Dada)  intinya adalah penegasan Allah SWT bahwa salah satu nikmat- Nya yang dikurniakanNya kepada Nabi Muhammad adalah akan melapangkan hatinya serta mengisi dengan hidayah pertunjuk.

Ada banyak kegunaan dan manfaat Surat Al-Insyiraah bagi kita yang mengamalkannya.

TATA CARANYA:

  1. Siapa pun yang ingin berhajat sesuatu yang besar, misalnya ingin jadi Kepala Desa, Bupati atau ingin meraih jabatan apapun, baca Surah Al-Insyiraah 700 kali atau 1000 kali setiap hari, maka hajatnya akan sukses dan ia akan mendapatkan apa yang diinginkan.
  2. Bila Surah Al-Insyiraah dibaca sebanyak 40 kali pada tiap-tiap lepas sholat fardhu selama tujuh hari berturut-turut, Allah SWT akan membuka pintu rezekinya dengan jalan yang tidak disangka-sangka. Manfaat lain surat ini bila membaca Surah Al-Insyiraah 200 kali pada tiap hari ketika matahari naik (waktu dhuha), Allah SWT akan memperlihatkan kepadanya perkara-perkara yang gaib.
  3. Bila ada orang yang merasa sedih karena kehilangan kekasih atau ditinggal mati orang-orang terdekatnya, maka cara menyembuhkannya sebagai berikut: tulis Surah Al-Insyiraah pada piring masukkan air mawar kemudian minumkan padanya.
  4. Surah Al-Insyiraah juga bisa menjadi benteng pertahanan dari sakit-sakitan dengan cara sebagai berikut: Ambillah seurat benang dari kulit kayu dan bacakan Surah Al-Insyiraah. Tiap-tiap membaca huruf “Kaf”, simpulkan benang itu sekali, hingga tujuh kali simpul saja kemudian hentikan. Ikatkan benang itu ke tangan orang yang sakit-sakitan pada pergelangannya di sebelah kiri.
  5. Menghilangkan dukacita, kesusahan dan putus asa bila diwirid usai sholat fardhu. Selain itu, wirid rutin surat ini akan meluaskan rezeki yang halal dan mendatangkan barokah-NYA. Pikiran kita akan terbuka dan sifat malas akan hilang.
  6. Manfaat lain surat ini, bagi mereka yang selama ini belum mendapat pekerjaan yang sesuai dengan keinginan, bisa diamalkan sebagai berikut: Sembahyang sunat dua rakaat. Pada tiap-tiap rakaat baca Surah Al-Fatihah dan surat (silahkan membaca surat apa saja). Selesai sembahyang, duduk menghadap kiblat dengan tetap bersungguh-sungguh memohon pada-NYA kemudian baca Surah Al-Insyiraah sebanyak bilangan hurufnya. Sesudah membaca Surah Al-Insyiraah, ajukan doa agar apa yang diinginkan terkabul atas ijin Allah SWT.
  7. SEMOGA ADA MANFAATNYA BUAT KITA SEMUA. AMIN YRA @wongalus,2016
Categories: IJAZAH ULANG WIRID SURAT AL INSYIRAAH | 68 Komentar

AMALAN AGAR ORANG TUA SETUJU DENGAN PILIHAN JODOH ANAK


Ada kalanya seorang anak (perempuan atau laki-laki) yang sudah dewasa memiliki kekasih hati/pacar dan siap melamar/meminangnya. Namun orang tua tidak setuju dengan pilihan jodoh anak. Bahkan kadangkala orang tua memiliki pilihan lain yang belum tentu dicintai anak.

Nah, berikut ada amalan agar orang tua menyetujui dan merelakan agar anak menikah dengan pilihan hatinya.

wiridkan doa ini:

YAA ABATI ISTA’JIRHU INNA KHAYRA MANI ISTA’JARTA AL QAWIYYU AL- AMIINU

“Ya bapakku ambillah ia sebagai orang yang bekerja (pada kita), karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya”.

Al Qashash 26.

Ayat  ini bila diwiridkan 1000 x selama 7 hari dan di hari terakhir setelah selesai wirid maka tiuplah ke air dan diam-diam campurkan air tersebut ke minuman orang tua, maka dengan ijin Alah SWT hati orang orang tua akan luluh dan setuju dengan pilihan jodoh anak.

Demikian terima kasih.

@wongalus,2016

Categories: AMALAN AGAR ORANG TUA SETUJU DENGAN PILIHAN JODOH ANAK | 16 Komentar

IJAZAH ILMU PUTER GILING: MENGEMBALIKAN CINTA, ORANG PERGI TANPA PAMIT, BARANG HILANG DAN LAIN-LAIN


Mengenang wafatnya Al Maghfurlah KH Abdul Wahid Aziz Bisri (Gus Wahid), yang lahir di Jombang Mei 1953 dan Wafat di Jakarta 28 Agustus 2011 dan dimakamkan di Pemakaman Keluarga KH M.Bisri Syansuri, Denanyar, Jombang.

=Fadhilah: mengembalikan orang hilang atau barang hilang, Isteri/suami/kekasih yang dulu cinta sekarang benci agar kembali jadi cinta, mengembalikan rejeki yang dulu lancar kini seret agar lancar kembali, dan lainnya=

TATA CARA MERASUKNYA ILMU KE ANDA

Amalkan dengan berpuasa mulai hari senin, dan pada saat berpuasa setiap selesai sholat fardhu selama 7 hari.

YA HAFIDZ  (119 X)

YA BUNAYYA INNAHA IN TAKU MITHQOLA HABBATIN MIN KHARDALIN FATAKUN FII SAKHRATIN AUFII AL SSAMAWATI AUFII AL-ARDI YA’TI BIHA ALLAHU INNA ALLOHA LATIIFUN KHABIIR  (100 X )

SELAMA 7 HARI.

Setelah selesai mengamalkannya maka insya allah anda sudah memiliki ilmu puter giling.

UNTUK PRAKTEK BACA YA HAFIDZ 3X DAN YA BUNAYYA 1X

Atas ijin Allah yang hilang akan kembali lagi.

Saya ijasahkan kepada anda yang membaca ijasahan saya ini. Terima kasih. Salam.

@wongalus,2016

Categories: ILMU PUTER GILING | 121 Komentar

REBORN!!!! UNDANGAN TERBUKA RIYADHOH SAPU JAGAD AKHIR TAHUN 2015 BERSAMA KWA


Bakti sosial gratis terbuka untuk umum

DSCN0636Dunia kita adalah dunia yang dibangun dan dibingkai oleh kekuatan otak kiri (logika) yang berakibat pada kecenderungan orang dalam setiap gerak hidupnya lebih mengandalkan logika dan perhitungan rasional. Padahal kenyataan hidup yang dihadapi, begitu banyak fenomena kehidupan tidak mampu dicerna ataupun dikendalikan oleh logika.

Akibat lebih jauh seringnya terjadi MASALAH HIDUP YANG BERANEKA RAGAM akibat konflik internal individu maupun konflik eksternal antar individu karena hanya mengandalkan suatu argumentasi yang diperoleh dari pemberdayaan logika belaka. Tidak banyak di antara kita yang menyadari bahwa fenomena hidup adalah adanya daya tarik menarik antara kekuatan rasional (AKAL) dan irasional (EMOSI) untuk MEMECAHKAN MASALAH / PROBLEM SOLVING.

cropped-cropped-markas-kwa.jpgAcara RIYADHOH SAPU JAGAD AKHIR TAHUN 2915 BERSAMA KWA ini mengarahkan, mengingatkan, menyadarkan adanya kekuatan OTAK KANAN sebagai penyeimbang kekuatan otak kiri sehingga hidup kita akan lebih berkualitas.

Materi:

  1. Ruwatan dengan metode aktivasi simpul-simpul energy
  2. Konsultasi-konsultasi semua masalah hidup (rejeki, mahabbah/pengasihan, pembuka aura/keselamatan-keamanan, kekuatan)
  3. Pengobatan alternatif bagi sedulur yang sakit medis dan non medis menggunakan ENERGI DOA dan bekam/hijamah
  4. Pengisian POWER benda-benda menggunakan ENERGI DOA
  5. BONUS ACARA: IJASAHAN ILMU

cropped-cropped-panitia1.jpgPengisi acara: KI WONGALUS dan Para Alumni pelatihan yang tergabung dalam GURU-GRAND MASTER KWA (pengumuman ini juga sebagai undangan terbuka untuk para alumni program Guru KWA)

Tempat:  Cepuri – Pantai Parangkusumo, Yogyakarta

Jam: pagi 09.00 wib sd selesai

Hari/tanggal: Sabtu  26 Desember 2015

Sifat: Terbuka untuk umum dan gratis/tanpa mahar

Penanda titik kumpul adalah SPANDUK KAMPUS WONG ALUS.

Silahkan hadir untuk menikmati perjumpaan penuh akrab dan insya allah pertemuan kita kali ini adalah REBORN!!! KELAHIRAN KEMBALI DIRI kita masing-masing yang penuh rahmat dan barokah. Amin.

Salam takzim sedulur semua,

@wongalus,2015

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 6 Komentar

TANGAN YANG TIDAK TERSENTUH API NERAKA


Alkisah, suatu ketika Nabi Muhammad berjumpa dengan Sa’ad bin Mu’adz Al-Anshari. Ketika itu Nabi Muhammad melihat tangan Sa’ad melepuh, kulitnya gosong kehitam-hitaman seperti terpanggang matahari. “Kenapa tanganmu?,” tanya Nabi kepada Sa’ad.

pekerja-keras“Wahai Rasulullah,” jawab Sa’ad, “Tanganku seperti ini karena aku mengolah tanah dengan cangkul itu untuk mencari nafkah keluarga yang menjadi tanggunganku”. Seketika itu Nabi mengambil tangan Sa’ad dan menciumnya seraya berkata, “Inilah tangan yang tidak akan pernah disentuh api neraka”.

Dalam kisah lain disebutkan bahwa ada seseorang yang berjalan melalui tempat Nabi Muhammad. Orang tersebut sedang bekerja dengan sangat giat dan tangkas. Para sahabat kemudian bertanya, “Wahai Rasulullah, andaikata bekerja semacam orang itu dapat digolongkan jihad fi sabilillah, maka alangkah baiknya.” Mendengar itu Nabi pun menjawab, “Kalau ia bekerja untuk menghidupi anak-anaknya yang masih kecil, itu adalah fi sabilillah; kalau ia bekerja untuk menghidupi kedua orangtuanya yang sudah lanjut usia, itu adalah fi sabilillah; kalau ia bekerja untuk kepentingan dirinya sendiri agar tidak meminta-minta, itu juga fi sabilillah.” (HR. Ath-Thabrani).

Kerja adalah perintah suci Allah kepada manusia. Meskipun akhirat lebih kekal daripada dunia, namun Allah tidak memerintahkan hambanya meninggalkan kerja untuk kebutuhan duniawi. Kerja adalah melakukan sesuatu untuk mencari nafkah yang hakekatnya adalah manifestasi dari amal kebajikan.

thumb_kerja_kerasSebagai sebuah amal, maka NIAT dalam menjalankannya akan menentukan penilaian. Dalam sebuah hadits, Nabi Muhammad bersabda, “Sesungguhnya nilai amal itu ditentukan oleh niatnya.” Amal seseorang akan dinilai berdasar apa yang diniatkannya.

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (untuk kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi, dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu. Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi.” (QS. Al-Qashash: 77).

Jadi  budaya kerja  yaitu nilai-nilai sosial atau suatu keseluruhan pola perilaku yang berkaitan dengan akal dan budi manusia dalam melakukan suatu pekerjaan. Jadi setiap individu yang bekerja harus memiliki budaya kerja yang baik. Budaya yang kerja yang baik sangat diperluukan agar menjadi pekerja yang berbudi pekerti dan mengerti nilai-nilai yang dijalaninya dan tidak membawa individu kepada penyimpangan. Jadi itulah perlunya kita memahami budaya kerja yang baik.

Budaya kerja masing-masing individu akan menentukan terbentuknya budaya dimana dia bekerja. Tentu saja hal ini juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti kepemimpinan  yang mengandung nilai-nilai agama karena selalu mendahulukan pembinaan terhadap akhlakul karimah, sejak tahap awal perlu dimantapkan sebagai manifestasi utama yang akan terekspresi dalam seremoni dan ritual yang substansinya adalah substansi agamawi  melalui budaya jujur, sabar, tidak mudah iri dan terpancing untuk melakukan hal-hal yang dimurkai agama.

Para pemimpin akan menentukan bahwa bila tahap pertama upaya menyesuaikan diri agar menghasilkan sukses dalam kerjasama yang harmonis.

 Dalam agama Islam, manusia ditentukan untuk : Berusaha   dengan  sebaik-baiknya agar tercapai suatu tujuan  yang halal. Kita mencoba berusaha untuk  menghasilkan prestasi terbaiknya, apalagi bila penerimaan hasil  dilakukan dengan adil dan objektif. Melakukan pekerjaan dengan ikhlas adalah ajaran utama dalam Islam. Usaha yang diupayakan hanya karena Allah semata. Bekerja  dengan  dilandasi keikhlasan, dapat mencegah dari stres atau jenis emosi lain yang merugikan.

Umat dituntut untuk minta tolong pada Allah dan mengakui keterbatasan dirinya. Allah lebih mencintai orang-orang yang selalu meminta daripada yang enggan meminta, karena seolah-olah manusia itu berkecukupan. Dan Allah  berfirman : “Berdoalah kepadaKu, niscaya akan keperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka jahanan dalam keadaan hina dina” (QS. 40:60). Rasullah SAW bersabda : “Sesungguhnya siapa saja yang tidak meminta kepada Allah, maka Allah akan marah kepadanya” (HR. At-Tarmizi dan Abu Hurairoh).

imagesApabila manusia rajin bekerja dan berupaya, ia akan menciptakan budaya kerja yang disiplin, berkemauan keras dan tidak cepat putus asa. Selanjutnya diimbangi dengan  terus menerus berdoa dan meminta tolong kepada Allah, agar usahanya membuahkan hasil. Sifat ini akan membawa manusia ke perilaku rendah hati, tidak takabur dan senantiasa menyadari baik kelemahan maupun kekuatannya.

Demikian saudaraku semua, Agama Islam mengajarkan manusia untuk giat dalam bekerja yang sesuai  syariat yaitu mengedepankan kejujuran, kedisiplinan dan keihklasan. Oleh sebab itu, marilah kita semua bekerja dengan giat  ikhlas serta kerja yang CERDAS (Smart Working) agar kita sukses dunia dan akhirat. Amin yra.

@Wongalus,2015

Categories: KERJA CERDAS | 9 Komentar

APAKAH MASALAH HIDUPMU SUDAH ADA SOLUSINYA?


RIYADHOH SAPU JAGAD AKHIR TAHUN 2015 BERSAMA KWA: Bakti sosial gratis terbuka untuk umum

DSCN0636Dunia kita adalah dunia yang dibangun dan dibingkai oleh kekuatan otak kiri (logika) yang berakibat pada kecenderungan orang dalam setiap gerak hidupnya lebih mengandalkan logika dan perhitungan rasional. Padahal kenyataan hidup yang dihadapi, begitu banyak fenomena kehidupan tidak mampu dicerna ataupun dikendalikan oleh logika.

Akibat lebih jauh seringnya terjadi MASALAH HIDUP YANG BERANEKA RAGAM akibat konflik internal individu maupun konflik eksternal antar individu karena hanya mengandalkan suatu argumentasi yang diperoleh dari pemberdayaan logika belaka. Tidak banyak di antara kita yang menyadari bahwa fenomena hidup adalah adanya daya tarik menarik antara kekuatan rasional (AKAL) dan irasional (EMOSI) untuk MEMECAHKAN MASALAH / PROBLEM SOLVING.

Acara RIYADHOH SAPU JAGAD AKHIR TAHUN 2915 BERSAMA KWA ini mengarahkan, mengingatkan, menyadarkan adanya kekuatan OTAK KANAN sebagai penyeimbang kekuatan otak kiri sehingga hidup kita akan lebih berkualitas.

Materi:

  1. Ruwatan dengan metode aktivasi simpul-simpul energy
  2. Konsultasi-konsultasi semua masalah hidup (rejeki, mahabbah/pengasihan, pembuka aura/keselamatan-keamanan, kekuatan)
  3. Pengobatan alternatif bagi sedulur yang sakit medis dan non medis menggunakan ENERGI DOA dan bekam/hijamah
  4. Pengisian POWER benda-benda menggunakan ENERGI DOA

cropped-cropped-panitia1.jpgPengisi acara: KI WONGALUS dan Para Alumni pelatihan yang tergabung dalam GURU-GRAND MASTER KWA (pengumuman ini juga sebagai undangan terbuka untuk para alumni program Guru KWA)

Tempat:  Cepuri – Pantai Parangkusumo, Yogyakarta

Jam: pagi 09.00 wib sd selesai

Hari/tanggal: Sabtu  26 Desember 2015

Sifat: Terbuka untuk umum dan gratis/tanpa mahar

Penanda titik kumpul adalah SPANDUK KAMPUS WONG ALUS.

Silahkan hadir untuk menikmati perjumpaan penuh akrab dan insya allah pertemuan kita kali ini adalah KELAHIRAN KEMBALI DIRI kita masing-masing yang penuh rahmat dan barokah. Amin.

Salam takzim sedulur semua,

@wongalus,2015

Categories: RIYADHOH SAPU JAGAD AKHIR TAHUN 2015 | 21 Komentar

ASMAK SAMBER NYOWO


MIN KAHLIN IHNADIN WAKADAHA KALAKIN

Amalkan tiap malam dimulai pada hari jumat. Selama 40 minggu dengan menggunakan tangan kanan usai berdoa tepuklah kepala sampai pinggang 7 x.

@wongalus,2015

Categories: ASMAK SAMBER NYOWO | 26 Komentar

ILMU BESI TERSANI


Amalkan rutin setiap akan tidur doa mantra berikut ini. Faedah/manfaat/khaifiatnya seperti yang ada di artinya. Berikut doanya:

BISMILAH BAKA BILLAH
BISMILLAH KUASA ALLAH
BULUKU ASAL DARI KAWAT BOSI TERSANI
KULITKU ASAL DARI KALIN
LA ILAHA ILLA ALLAH
DARAHKU TIMAH
TULANGKU BOSI
DAGINGKU BOSI TERSANI
URATKU SEPERTI KAWAT
TULANGKU SEPERTI BOSI
ISIKKU PIDAL SEPERTI BUMI
KULITKU TEBAL SEPERTI BELULANG
KEKUATANKU SEPERTI SAYIDINA ALI

Demikian semoga bisa menambah khasanah dan pengetahuan anda.

@wongalus,2015

Categories: ILMU BESI TERSANI | 27 Komentar

TIGA JENIS ILMU KEBAL


Posting berikut ini bukan pengijasahan melainkan sekedar menambah perbendaharaan tentang kekayaan ilmu-ilmu mistik di nusantara yaitu tentang ilmu kebal. Ada tiga ilmu kebal dengan tata caranya sebagai berikut:

1.ILMU KEBAL MANTUL UNTUK KEBAL TEMBAKAN PELURU MAUPUN PUKULAN DAN TENDANGAN. baca ketika akan berkelahi mantra doa ini…

KANTAL KANTUL MANTAL MANTUL AHMAD TUL — BUKAN KUASAKU KUASA ALLAH — BERKAT DOA LA ILAHA ILLALLAH BERKAT MUHAMMADUR RASULULLAH 

2. ILMU KEBAL TAHAN NAPAS,  waktu kita baca mantra di bawah ini tahan napas dan kebal akan terjadi ketika tahan napas. mantranya adalah:

TUP KUNCI NUR KUNCI — KUNCI ALLAH KUNCI BAGINDA RASULULLAH — BERKAT DOA LA ILAHA ILLALLAH BERKAT MUHAMMADUR RASULULLAH

3. ILMU KEBAL NURJELANI

Amalkan doa ini setelah bangun tidur doa ini:

AKU TAU ASAL ENGKAU — NURLELA ENGKAU NURJELANI PUTIH — NAMAMU BOSI.

demikian terima kasih. wassalam.

@wongalus,2015

 

Categories: TIGA JENIS ILMU KEBAL | 21 Komentar

INTROSPEKSI DIRI


JANGAN PERCAYA DENGAN UANG GHAIB, semuanya BOHONG! saya orang beragama dan bisa terbilang taat, tapi terjebak dengan penarikan uang ghaib, karna terlibat hutang 1,5M. pegawai saya meyakinkan saya untuk datang ke abah UJUG. Rupiah demi rupiah saya keluarkan, saya ikuti dengan sabar dan dengan hati bersih. saya coba ikuti semua prosesnya. sampai berbulan – bulan dan menghabiskan dana hampir 100 juta! Orang yang saya datangi yaitu abah UJUG adalah orang tua, yang penampilannya polos dan lugu. sehingga saya selalu berpositif thinking padanya. Sekarang saya sedang urus hitung-hitungannya sama dia. semoga Allah mengampuni dosa saya dan keluarga saya, karna kebodohan saya. Dan semoga Allah mempermudah jalan saya mencari rizki yang barokah, amiin. Saya sempatkan memberi komentar di blog ini, untuk SEMUA saudaraku… Ikhtiar dengan dunia kita, lebih jelas barang nya dan insyaallah di ridhai Allah SWT.

Tulisan diatas ini adalah komentar salah seorang pembaca blog KWA, yang menguraikan apa yang pernah dialaminya terkait dengan upayanya membebaskan diri dari hutang dengan cara pencarian uang goib.  Dibantu oleh seseorang yang awalnya diyakini bisa membantu menarik uang goib menjadi nyata, akhirnya jelas: uang tidak kunjung diperoleh dan mengalami kerugian yang cukup besar.

Penarikan uang goib memang ada dan bisa dilakukan oleh seorang yang ahli. Beberapa orang yang saya kenal bisa melakukannya dengan mudah. Namun, semua itu memerlukan keahlian yang tidak semua orang bisa melakukannya. Ada yang sudah bertirakat sekian waktu, usaha keras untuk memiliki ilmu uang goib disertai dengan riyadhoh yang berat, namun semua akhirnya harus tunduk pada hukum Ilahi. Allah SWT belum mengijinkannya.

Seorang yang tidak memiliki pengetahuan tentang uang goib, bisa dengan mudah tertipu. Mungkin awalnya mencoba-coba karena tidak memiliki pengalaman terkait hal ini. Sekedar dari mulut ke mulut informasi tentang seorang yang (diduga) memiliki keahlian untuk melakukan penarikan uang goib dan karena dia terpaksa/kepepet akhirnya membuat keputusan untuk menyerahkan uang kepada seseorang yang awalnya dianggap bisa menarik uang goib. Sekali penyerahan mahar, dua kali kurang, tiga kali, empat kali dan seterusnya dengan dalin untuk ubo rampe dan lain sebagainya. Ujung-ujungnya baru sadar bahwa uang yang diserahkan ke seseorang yang konon untuk biaya proses penarikan uang goib itu  sudah menggunung.

Manusia memang cenderung keliru mengambil keputusan. Juga terbiasa terlambat untuk menyadari bahwa jalan yang ditempuh kakinya melenceng dari arah yang semestinya. Mari kita “Introspeksi/berkaca diri/merenungkan” kejadian-kejadian yang dialami karena hal itu menjadi pengalaman berharga buat kita semua.  Yang namanya ilmu rezeki dalam koridor ilmu hikmah itu bukanlah ilmu penarikan uang goib. Juga bukan ilmu uang balik –dimana uang yang kita belanjakan akan kembali utuh seperti sedia kala. Bukan itu!

Ilmu rezeki yang sejati adalah sebagaimana yang disabdakan Rasulullah: “Pergilah ke hutan, carilah kayu bakar dan juallah ke pasar. Itu lebih mulia daripada kamu jadi pengemis” 

Hamparan hikmah kita dapatkan ketika merenungkan hal ini. Kerja keras dengan menggunakan akal sehat serta doa dan kepasrahan adalah jawaban yang paling baik ketika seseorang dirundung masalah rezeki seret. Meskipun Rasulullah saat itu bisa mendoakan siapapun agar rezekinya lancar, namun ajaran sosial yang harus ditanamkan kepada setiap muslim adalah: bekerjalah secara wajar. Insya allah, rejeki kita juga akan senantiasa datang.

Nah, sayangnya.. manusia cenderung untuk pengen cepat memperoleh hasil dengan proses yang (kalau bisa) paling mudah. Hal ini wajar dan manusiawi. Apalagi kalau keadaan pikiran ruwet dan emosi sedang kalut.

PUASA ADALAH JAWABAN UNTUK MENGEMBALIKAN KONDISI PIKIRAN EMOSI AGAR KEMBALI NORMAL, AKAL BUDI KEMBALI SEHAT ATAS BIMBINGAN ALLAH SWT.  SEHINGGA KITA TERBIMBING SECARA LANGSUNG PADA SANG PEMILIK KEBENARAN ABSOLUT/KEBENARAN SEJATI.

terima kasih dan salam.

@wongalus,2015

Categories: INTROSPEKSI DIRI | 8 Komentar

IJASAHAN ULANG ILMU KALIMAH TIGA 2015


TANDA SEORANG PENDEKAR ILMU HIKMAH YANG MUMPUNI: SEMAKIN TINGGI ILMU MAKA DIA AKAN SEMAKIN MERUNDUK, BISA ‘NGEMONG’ ATAU MEMBIMBING ORANG LAIN DAN BANYAK MENGALAH. MAKA SEDULUR… JADIKANLAH ILMU INI SEBAGAI SARANA UNTUK MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLAH SWT. BUKAN UNTUK PAMER KEKEBALAN, BUKAN UNTUK PAMER KEKUATAN, PAMER KESAKTIAN DAN KESOMBONGAN.

DI AWAL JUNI 2015 INI SAYA  MENGADAKAN IJASAHAN ULANG ILMU KALIMAH TIGA  KEPADA PARA SEDULUR YANG MEMBUTUHKANNYA DENGAN HAK DAN SEMPURNA ATAS IJIN ALLAH SWT….

BERIKUT TATA CARANYA:

TAWASSUL SEMPURNA (KIRIM AL FATIHAH KE RASULULLAH, SEMUA NABI SEMUA WALI SEMUA MUSLIMIN DAN MUSLIMAT BAIK YANG SUDAH MENINGGAL MAUPUN YANG MASIH HIDUP), PARA PENGIJASAH, AYAH IBU DAN LELUHUR ANDA SERTA DIRI ANDA SENDIRI…..

###TINGKAT PERTAMA UNTUK KEKEBALAN – KEKUATAN SEMPURNA SEBAGAI SARANA IBADAH, KEKUATAN KONSENTRASI PIKIRAN.

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM.

LA BULU DAN KULIT, ILAHA DARAH DAN DAGING, ILA URAT DAN TULANG, ALLAH OTAK DAN SUMSUM BERKAT KALIMAH LA ILAHA ILALLAH  1000 X selama 10 hari

=================================================

#####TINGKAT KEDUA UNTUK KESELAMATAN LAHIR BATIN SEMPURNA, REJEKI TAK TERBATAS, MAHABBAH/PENGASIHAN/JODOH IDEAL KARENA ALLAH BUKAN KARENA NAFSU, KEKUATAN SANDARAN HIDUP HANYA PADA ALLAH, MEMBUKA JALUR KHUSUS HUBUNGAN DENGAN ILAHI, PELENYAPAN DIRI EGO DAN ADANYA ALLAH DALAM HIDUP KITA

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM.

ZIKIRKU DI KANDUNG ALLAH, BADANKU DI KANDANG RASULULLAH, PINTU QALBI HIDAYATULLAH, TERANGKANLAH JALANKU WARAHMATULLAH, AKU TIDUR DI DALAM BAITULLAH, BANTAL AKU LAM JALALLAH, LENYAPKAN AKU DALAM KALIMAH LA ILAHA ILALLAH 1000 x selama 10 hari

==================================================

####### TINGKAT KETIGA UNTUK MENDAPATKAN PEMBIMBING GOIB DAN NYATA/ LAHIR DAN BATIN AGAR SUKSES HIDUP KITA DI AKHIRAT DAN DUNIA

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM.

YAA ALLAH YAA RASULULLAH  YAA KHIDIR YAA QODIR YAA SYADZILI  YAA  ANA  1000 x selama 10 hari

===============================================================

TATA CARA DAN SYARIAT:

Hayatilah dan hapalkan tingkatan ilmu ini dan resapilah sesempurna-sempurnanya. Jauhi dosa dan maksiat. Sukailah puasa dan riyadhoh-riyadhoh lain sebagaimana yang dituntunkan agama. Laksanakan amar makruf dan nahi munkar dan bertindaklah dewasa. Semakin anda mampu menyempurnakan hidup sesuai dengan amal perbuatan maka Insya allah Anda akan mampu menguasai ilmu hikmah ini dengan sempurna atas ijin Allah SWT.

==========================================================================

@PENYELARASAN@

Bagi sedulur yang membutuhkan penyelarasan ILMU KALIMAH TIGA, kami sampaikan bahwa kami akan mengadakan penyelarasan jarak jauh SEBELUM ATAU SETELAH ANDA MENJALANI LAKU ILMU INI pada:

HARI: KAMIS
TANGGAL: 4 JUNI 2015
PUKUL: 21.00 WIB S/D 21.15 WIB
TEMPAT: RUMAH ATAU LOKASI MASING MASING. BOLEH DI LUAR RUMAH/ALAM TERBUKA INSYA ALLAH AKAN LEBIH TERASA POWERNYA…

Kami mohon saudara pada jam itu untuk:

1. duduk diam (POSISI MEDITASI / POSISI WIRID.

2. membaca ISTIGHFAR selama kurang lebih 5 menit

3. LANJUTKAN DENGAN NIAT DALAM HATI sbb: SAYA TERIMA PANCARAN TENAGA KALIMAH TIGA JARAK JAUH DENGAN HAK DAN SEMPURNA DARI KI WONGALUS ATAS IJIN ALLAH SWT.

4. Selanjutnya  lanjutkan dengan WIRID ILMU KALIMAH TIGA tingkat pertama dan seterusnya (terserah sesuai kemampuan). Kalau belum hapal, boleh dengan membaca wirid di kertas.

Demikian terima kasih.

@WONGALUS@

Categories: IJASAHAN ULANG ILMU KALIMAH TIGA 2015 | 65 Komentar

KEMBALI KE ALAM


KEMBALI KE ALAM ADALAH MENYATU DENGAN ALAM, YAITU PERSATUAN KEHENDAK, KEINGINAN DAN HARAPAN ANTARA MANUSIA DAN ALAM.

(Sebagai dasar metafisis memahami ilmu sangkan paraning dumadi, ilmu sejati, ilmu putih, ilmu kebatinan,  dan semua ilmu gaib yang diciptakan dan dikarang oleh manusia).

Kita sering mendengar istilah BACK TO NATURE atau kembali ke alam. Apa hakikat sebenarnya “kembali ke alam” tersebut? Sejak jaman romantik yaitu sekitar tahun 1750 sebagai reaksi terhadap semua tekanan penggunaan rasio (akal) dan empiri (indera pengamatan), muncul kecenderungan di peradaban barat peranan penggunaan perasaan, feeling, intuisi untuk mengetahui hakikat manusia, dunia dan seisinya serta Tuhan. Penggunaan akal dan indera pengamatan yang berlebihan dianggap menumpulkan naluri kemanusiaan dan melahirkan kemandegan kemajuan peradaban manusia. Maka jaman romantic adalah jaman di mana lahir sebuah gerakan di dalam agama, seni, puisi rakyat, sastra (Rousseau, Victor Hugo, Walter Scott, Keats, Shelley, Herder, Holderlin) dan musik (Beethoven, Mozart, Schubert, Chopin, Bahms), termasuk menyentuh ke wilayah teologi dan filsafat.

Peradaban yang melulu dibangun dengan akal dan empiri memang pada akhirnya akan membawa pada kehancuran. Kita terasa hidup dalam sebuah wilayah yang penuh fasade-fasade beton, akal-akalan, kucing-kucingan dimana di sana yang ada hanya manusia yang sebenarnya srigala yang siap memakan manusia yang lain. Manusia yang begitu luhur karena memiliki kekayaan budi pekerti, susila dan spiritualitas berketuhanan yang begitu tinggi akan terperosok derajatnya menjadi binatang. Binatang yang hanya mengandalkan naluri untuk membunuh (tanpa akal) bila dilepas berkeliaran akan berbahaya. Apalagi kalau manusia yang memiliki akal? Sangat berbahaya….

Maka, kemunculan jaman romantik ini mengisi ruang-ruang kosong manusia barat yang haus kedamaian dan keheningan. Manusia barat sedemikian rindu karena lama ditinggal perasaan, feeling dan intuisinya sendiri. Terlalu lama mereka hidup dalam kalkulasi otak dan pencapaian tujuan hidup yang hanya diisi dan dipenuhi oleh materi, benda dan wadag-wadag. Manusia kangen kesejatian dirinya yang asli. Terlalu lama dia diperbudak untuk menuruti akal dan matanya. Mata batin dan perasaannya kosong melompong. Hidupnya terasa hampa dan ciut. Keluasan manusia untuk mencari-cari sisi luas dari hati nurani hilanglah sudah. Dia terasa terasing tumpul di sebuah dunia akal yang dibuatnya sendiri.

Maka, RETORNOUS A LA NATURE! (marilah kita kembali ke alam) begitu disuarakan secara lantang oleh Jean Jacques Rousseau yang lahir di Swiss tahun 1712. Kembali ke alam… apa maksud istilah ini? Apa maksudnya adalah kita kembali menjadi monyet-monyet yang bergelantungan di hutan-hutan tanpa mengenakan selembar pakaian pun seperti kaum hippies atau para penganut paham nudis/naturist? Apa kita kembali menjadi manusia yang hidup pada jaman batu seperti film flintstone yang lucu itu, tanpa mobil, tanpa alat-alat dan teknologi canggih?

Tentu saja tidak demikian. Kembali ke alam adalah menghayati alam sebagaimana adanya. Alam semesta adalah makhluk Tuhan Yang Maha Hidup yang diperintahkan oleh Tuhan untuk bekerjasama dengan manusia sebagai KHALIFAH DI BUMI ini untuk menyelesaikan AGENDA PENCIPTAANNYA yang belum sempurna dan belum selesai. Manusia tidak bisa hidup tanpa alam semesta dan alam semesta tidak berarti dan bermakna apa-apa tanpa ada manusia yang ada di dalamnya. Kenapa bila alam semesta ini tidak ada manusia menjadi tidak berarti? Jelas tidak berarti sebab manusialah yang diberi kuasa untuk menafsirkan arti dan makna atas segala sesuatu. Bukankah manusia pertama yaitu Nabi Adam AS diberi kuasa Tuhan untuk hidup dengan bekal “NAMA-NAMA SEGALA BENDA”, yaitu manusia yang merupakan satu makhluk mulia karena manusia adalah penafsir dan pemberi makna segala hal. Manusia dikatakan animal symbolicum karena dia adalah penafsir simbol dan kemampuan ini khas manusia. Kucing dan cindil tidak perlu untuk menafsirkan apa arti rambu-rambu lalu lintas. Yang bisa menafsirkan hanya manusia karena dia diberi alat untuk menafsirkan/menginterpretasi simbol, kata, bahasa, pengertian, statistik dan sebagainya.

Karena alam semesta ini adalah MAKHLUK HIDUP, maka dia punya kehendak dan punya tekad, niat dan keinginan. Apa keinginan Alam Semesta? Tiada lain untuk melaksanakan perintah Tuhan yaitu BERTASBIH: MENSUCIKAN NAMA TUHAN SEMESTA ALAM, SUMBER DARI SEMUA SUMBER ENERGI DAN PENCIPTA SEGALA YANG ADA. Tuhan adalah rentetan terakhir dari semua sebab yang menjadikan akibat-akibat ada di alam semesta. Sebab yang tidak disebabkan lagi, CAUSA PRIMA, yang tidak bisa digambarkan ada-Nya, dimana dan kapan-Nya, Dia yang tidak terjangkau oleh semesta pengetahuan manusia.

Kenapa kehendak alam semesta ini hanya mensucikan nama Tuhan? Kok tidak ada tugas lainnya? Jawabannya terletak pada kebersatuan kehendak antara manusia dengan alam semesta. Meskipun sejatinya manusia dan alam semesta ini dua hal, sebenarnya intinya adalah SATU KESATUAN METAFISIS, Bahwa RUH MANUSIA adalah RUH ALAM SEMESTA dan juga percikan atau bagian dari RUH TUHAN. Sehingga Tugas Manusia pula adalah mensucikan NAMA-NAMA TUHAN. Yaitu sebuah tugas dalam rangka mengemban sistem keselamatan universal, dimana “nama-nama” segala benda di alam semesta dan juga dalam tataran konseptual harus konform dengan NAMA-NAMA-NYA. Sebagai suatu subyek, khalifatullah harus OBYEKTIF PLUS: bahwa subyektivitasnya harus subordinatif terhadap SUBYEKTIVITAS-NYA. Subyek yang seperti inilah yang atas perkenaan-Nya mendukung amanat untuk mewakili-Nya, mendapatkan pantulan dari wajah-Nya.

Maka bolehlah kita anggap bahwa alam semesta inilah SAUDARA TUA MANUSIA. Bahkan dari alam semesta inilah Tuhan menciptakan manusia dari berbagai unsur yang ada di dalamnya, yaitu TANAH, AIR, API, UDARA. Semua unsur itu kini tetap ada di tubuh manusia dan kini bila kita teliti kode-kode DNA manusia, maka kita akan menemukan unsur-unsur tanah, air, api, dan udara ini dalam jumlah yang pada setiap tubuh manusia tidak sama satu dengan yang lainnya. Tanah, air, api dan udara adalah sedulur papatnya manusia: sementara limo pancernya adalah unsur PERCIKAN BUNGA API ILAHI YANG DIPANCARKAN KE DALAM RUH MANUSIA. Ruh manusia adalah ruh Tuhan juga. Ruh adalah bagian dari diri Tuhan yang ada di dalam diri kita. Ruh adalah AKU SEJATI, DIRI SEJATI, INGSUNG SEJATI di dalam diri manusia. Maka, hormatilah diri sendiri maka dirimu juga berarti menghormati Tuhan. Sehingga kita akan paham bahwa MENGHORMATI AKU SEJATI ADALAH IBADAH, MANEMBAH, SHOLAT, SEMBAHYANG, MAKRIFAT TERTINGGI dari MANUSIA.

Kita tidak mungkin mampu menjangkau DZAT TUHAN karena jangan anggap kata Dzat ini seperti dzat dalam pengertian ilmu kimia atau fisika. Dzat Tuhan meskipun tidak terpahami oleh akal pikiran manusia, namun dzat Tuhan benar-benar bila kita hayati dan nikmati dalam kesekaranganku ini!! Bukankah Tuhan sangat dekat dengan diri kita, lebih dekat dari urat merih di leher, lebih dekat dari rasa dekat, Tuhan juga tidak pernah menyembunyikan dirinya dari manusia?? Manusia sendirilah yang menyembunyikan diri Tuhan di dalam pengetahuannya. Di dalam kebodohan dirinya sendiri? Di dalam ego atau keakuannya? Di dalam pantai-pantai dan membatasi lingkup pengetahuannya? Kita memang terbiasa menghilangkan berjuta-juta kilometer pengetahuan tentang Tuhan dengan dalih kita tidak mengetahui Tuhan. Duh manusia, betapa engkau bodoh dan hina justeru karena engkau menyukai dalam mandi lumpur keakuanmu yang kau ciptakan sendiri!!!!! Dengan kebodohan pula engkau mengaku bahagia, dengan keabsurdanmu sendiri kau mengaku menemukan jati dirimu dan membungkusnya dengan kepalsuan dan kesementaraan…..

Maka, jangan pernah menentang dan bertolak belakang dari hukum-hukum, prinsip-prinsip bekerjanya alam semesta. Apa prinsip bekerjanya Alam semesta ini? PRINSIPNYA ADALAH KEIKHLASAN. IKHLAS UNTUK MEMBERI TANPA BERHARAP UNTUK MENERIMA, SEPERTI MATAHARI, SEPERTI BUMI, SEPERTI UDARA YANG KITA HIRUP DAN NIKMATI SEHARI-HARI. Hukum dagang timbal balik antar unsur-unsur di alam semesta pasti semuanya berlangsung dengan adil dan berimbang. Tata cara kerja alam semesta sangat bermutu tinggi sedemikian hingga tidak pernah ada RESIDU atau SAMPAH lahir maupun batin.

Ini juga merupakan prinsip dasar yang menjadi basis untuk memahami apa dan bagaimana alam semesta bekerja. Kita perlu mengetahui prinsip-prinsip bekerjanya alam ini sebab ini menjadi INTI DAN SUBSTANSI SEMUA ILMU YANG ADA DI SEMESTA PENGETAHUAN MANUSIA BAIK ILMU PENGETAHUAN YANG KITA KENAL MAUPUN ILMU-ILMU GAIB.

SUBYEKTIF YANG TIDAK OBYEKTIF
Manusia yang sadar akan hakikat dirinya, berarti manusia yang juga menghayati keberadaan alam semesta, menghayati semua hal yang ada di pikiran-pikirannya, yang menghayati Tuhan adalah manusia yang selaras, serasi, harmonis, dan singkron dengan alam semesta . Inilah hakikat dari RETORNOUS A LA NATURE! (marilah kita kembali ke alam), TAO yang SEJATI…. Yaitu gerakan mengembalikan manusia pada titik orientasi yang sangat handal dimana penampilan subyektivitasnya yang benar-benar mendukung amanah mewakili-Nya.

Di sisi yang lain, kita juga melihat penampilan subyektif yang tidak obyektif sebagaimana disimbolkan oleh adanya IBLIS. Subyektivitas IBLIS adalah kebanggaan atas kelebihannya terhadap asal mula manusia. Iblis berasal dari api, sementara manusia dari tanah. Pemahaman IBLIS ini sungguh teramat dangkal karena tidak patut menjadi makhluk yang paling mulia. IBLIS LUPA, BAHWA YANG DIKEHENDAKI TUHAN UNTUK MENJADI WAKIL-NYA BUKAN HANYA KENYATAAN OBYEKTIF MANUSIA YANG BERASAL DARI TANAH TADI. Melainkan KENYATAAN OBYEKTIF PLUS: Bahwa TANAH itu sudah ditambah dengan ILMU (nama-nama segala benda) dan RUH dari SISI-NYA.

MAKRIFAT MATAHARI
Dari penjelasan ini, kita bisa menyimpulkan secara sederhana: bahwa bila Anda menginginkan sesuatu, berniat sesuatu, berkehendak sesuatu, mengupayakan sesuatu, maka hendaknya SELARASKAN dan HARMONIKAN dengan KEHENDAK ALAM SEMESTA. Bila pemahaman kita sudah berada di taraf tinggi, maka tanda-tanda kehendak yang selaras dengan alam adalah tidak adanya amalan atau akibat-akibat yang kembali pada diri kita. Sebab prinsip kerja alam semesta adalah keikhlasan: sebuah mekanisme yang alamiah yaitu peleburan antara aku dan alam, peleburan antara kawulo dan gusti, antara aku dengan AKU, tidak ada lagi wacana surga atau neraka… tapi cinta yang hanya ikhlas memberi tanpa keinginan menerima kembali…inilah MAKRIFAT MATAHARI. Inilah yang harusnya menjadi dasar ilmu sangkan paraning dumadi, ilmu sejati, ilmu putih, ilmu kebatinan, ilmu putih, dan semua ilmu gaib yang diciptakan dan dikarang oleh manusia.

Namun, bila pemahaman kita masih sederhana: bolehlah kita berpendapat bahwa kehendak akan memantulkan diri dalam wujud lain yang akan kita terima. Bisa cepat atau bisa juga lambat. Semua tergantung mekanisme alam yang berlaku. Bila kita memancarkan permusuhan, maka permusuhan pula yang akan kita terima. Bila kita memancarkan niat jahat, maka kejahatan pula yang akan kita terima. Bila kita menarik sesuatu (pelet) dengan energi yang kuat, maka tarikan kuat yang membalik pula yang akan kita dapatkan. Bila kita memberi kebahagiaan dan kedamaian pada orang lain maka kedamaian dan kebahagiaan pula yang akan kita terima. Seperti seutas karet, kita menarik dengan keras maka kita akan mendapatkan daya pantul akibat tarikan keras kita tersebut. Adanya surga atau neraka adalah mekanisme pembalasan hukum sebab akibat terakhir setelah penggulungan alam semesta.

Sekarang tinggal pilih, kita akan menjadi manusia macam apa. Pada mulanya adalah NIAT namun kemudian dilanjutkan dengan PERBUATAN yang yang akan membentuk kita untuk “menjadi” dan kita tunggu bersama “kejadian-kejadian” berikutnya…

 

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 4 Komentar

SETETES SENYAP


Biar nggak tegang dengan amalan-amalan yang berat di KWA, ada baiknya kita refreshings batiniah sesaat. Sukur-sukur ada hikmahnya. Selama ini, saya penasaran kenapa sesepuh Kimas Kumitir menamakan blognya dengan ALANG ALANG KUMITIR, EEE….malam senyap ini saya diberi informasi. Berikut emailnya:

Pramila winastan Kahywangan Alang-alang Kumitir karana dumunung munggwing telenging cipta, manthenging pangèsthi, wekasaning suwung, tan ana rasa pribadi, anané hamung ayem kang sarta tentrem.

Maka disebut Kahyangan Alang-alang Kumitir karena terletak di pusat keheningan cipta, di inti pemusatan hasrat, di batas-akhir kekosongan, (di sana) tiada rasa pribadi, yang hanya hening-damai serta tenteram.

Ana padhang dudu padhanging rahina, ana peteng dudu petenging wengi, kang ana amung alam tumlawung, ngalangut tanpa tepi, yèku tapaking Hywang Suksma, sinuk maya winahya ing asepi. sinimpen telenging kalbu, pambukaning warana, tarlen amung layap liyeping aluyup, pindha pesating supena, sumusuping rahsa jati, jatining manggih bagya mulya, tan ana sangsaya sinangsaya.

Ada cahaya bukan cahaya siang, ada gelap bukan gelapnya malam, yang ada hanya alam kebas-lepas, larut-hanyut tiada batas, itulah jejak Hyang Suksma, menembus yang semu diwahyukan dalam keheningan, tersimpan rapat di kedalaman kalbu, tempat terbukanya tabir, tiada beda dengan suasana antara lelap dan jaga, bagaikan kilasan mimpi, begitulah selinap-sadar dari rasa sejati, kesejatian menemu mulia-bahagia, tiada derita tiada saling aniaya.

@wongalus,2010

Categories: SPIRITUALITAS MAS KUMITIR | 306 Komentar

DOMPET AMAL SEDULUR KWA UNTUK MENTAWAI MERAPI


Data Selasa 2/11/10

Berikut nama sedulur yang telah ikhlas karena Allah SWT menyisihkan rezekinya untuk membantu sedulur kita yang ditimpa bencana di Mentawai dan Merapi. Tanpa berniat pamer, riya, ujub  kami menampilkan data di bawah ini agar  transparan dan akuntabel :

HAMBA ALLAH, Rp 500.000 (Rabu, 3-11-2010)

No hp xxx 348: Rp  100.000

Suwandi Bontang: Rp  250.000

Kacung Wantono Sidoarjo: Rp  200.000

Bambang: Rp  222.222

No hp xxx 87070:   50.000

Kertapati: Rp  100.000

Nawiazky: Rp  313.000

Putro Mojopahit: Rp  50.000

Bodokeremezken: Rp  3.200.000

Rasyid Samba: Rp 250.250

Risang Mukti —Anting anting emas

@@@@
KAMPUS WONG ALUS MEMBANTU ANDA UNTUK BERAMAL/ BERSEDEKAH/ BERSHODAKOH MERINGANKAN BEBAN SEDULUR-SEDULUR KITA YANG KINI DITIMPA MUSIBAH BENCANA ALAM GEMPA BUMI DAN TSUNAMI DI MENTAWAI SERTA MELETUSNYA GUNUNG MERAPI DI DIY.

SEDEKAH BERUPA UANG DAN BARANG BISA DIKIRIM/DISTRANSFERKAN KE POSKO PEDULI BENCANA K.W.A. YANG AKAN MENGKOORDINIR SELURUH BANTUAN DARI SEDULUR SEMUA. POSKO PEDULI BENCANA KWA AKAN MENYALURKAN SECARA LANGSUNG KE PARA KORBAN BENCANA.

PROSEDUR PENGIRIMAN BANTUAN
1. KIRIM SMS KE KI BENGAWAN CANDHU 085216123458. ISI SMS BAHWA ANDA AKAN MENTRANSFER BANTUAN DAN TUNGGU JAWABAN. BILA DISETUJUI, MAKA SILAHKAN MENTRANSFER DAN SELESAI MENTRANSFER KIRIM SMS KE NOMOR INI. SERTAKAN NAMA DAN ALAMAT AGAR KAMI BISA UMUMKAN DI BLOG KWA SERTA JUMLAH BESARNYA BANTUAN. TRANSFER BANTUAN BERUPA UANG KE an MUHAMMAD WILDAN, BRI KANTOR CABANG SIDOARJO UNIT CANDI dengan NOMOR REKENING 3156-01-000870-50-6.

2. SUMBANGAN BERUPA BARANG BISA LANGSUNG DIKIRIM/DIPAKETKAN KE POSKO KWA JOGJA (KI SABDA LANGIT) DI JL KENEKAN NO 2 PANEMBAHAN KRATON YOGYAKARTA.

3. UNTUK TUGAS PENYALURAN BANTUAN KE PARA KORBAN BENCANA, POSKO PEDULI BENCANA KWA AKAN DIPIMPIN KI SABDALANGIT, KI JURU ANGON, KI BENGAWAN CANDHU DAN SILAHKAN UNTUK SEDULUR KWA YANG BERKENAN GABUNG MENJADI SUKARELAWAN. NANTINYA KITA AKAN BERSAMA-SAMA LANGSUNG MENYERAHKAN BANTUAN KE PARA KORBAN BENCANA.

3. UNTUK TANGGAP DARURAT SAAT INI, YANG DIBUTUHKAN OLEH PARA PENGUNGSI ANTARA LAIN: (1) PAKAIAN DALAM LAKI DAN PEREMPUAN, (2) SUSU BAYI DAN ANAK2, (3) PAKAIAN PANTAS PAKAI. KAMI MOHON UTK MASING2 PERWAKILAN KWA BISA MENGUMPULKAN PAKAIAN PANTAS PAKAI (BEKAS) DAN BISA DIKIRIMKAN VIA BIS ANTAR KOTA YG MENUJU KE JOGJA, NANTI PIHAK JOGJA AKAN MENGAMBIL PAKET DI PULL BIS TSB ATAU DITERMINAL. NAMUN SEBELUMNYA PERLU KOORDINASI DG KWA JOGJA AGAR BISA DIMONITOR DAN ADA NO HP KONDEKTUR BIS TSB.

MENGENAI RELAWAN, SILAKAN BAGI SIAPA SAJA YANG MAU MENYUMBANGKAN TENAGANYA BISA LANGSUNG DATANG KE JOGJA PADA TANGGAL 11 NOPEMBER, MENGINGAT SEBELUM TANGGAL ITU, DIKHAWATIRKAN ADA LETUSAN SUSULAN. DIIFORMASSIKAN, MASIH ADA SEKITAR 75 % LAHAR MERAPI YG BELUM KELUAR. RELAWAN BERKUMPUL DI RUMAH KEDIAMAN KI SABDA LANGIT DAN NANTI AKAN DITERJUNKAN KE LOKASI-LOKASI PENGUNGSIAN DENGAN SYARAT MEMBAWA BEKAL SENDIRI (UANG/PAKAIAN/OBAT-OBATAN PRIBADI) SEHINGGA TIDAK MEREPOTKAN YANG LAIN. SEDULUR YANG SIAP JADI RELAWAN DAN MEMILIKI KEMAMPUAN PENGOBATAN MEDIS DAN NON MEDIS TENTU MERUPAKAN KEAHLIAN YANG DIBUTUHKAN DI SANA. SILAHKAN SMS DULU KE KI BC / SEDULUR KWA JOGJA NANTI AKAN DIARAHKAN. TRIMS.

Categories: KWA PEDULI SESAMA | 16 Komentar

KUNCI HIZIB NASHOR


themastersrimudjiati@yahoo.co.id

SHOLAT HAJAT 4 RAKAAT DENGAN 2 SALAM
PUASA SUNAT 11 HARI
TAWASUL : ROSULLULLOH,SYEKH ABDUL QADIR JAELANI,SYEKH ABDUS SALAM BIN MASYIS,SYEKH ABUL HASAN ASY-SYADZILI,KYAI ZAENALMUSTOFA TASIKMALAYA, SYEKH DIMYATI PENDEGLANG BANTEN,SYEKH ABDUL JALIL MUSTAQIM TULUNG AGUNG,MAN AZAZANI.

SELAMA 11 MALAM BACA:
1. HIZIB NASHOR 7X,21X,41X PILIH YANG BISA AJEG
2. KUNCINYA, BACA:
YA QODAM 1111X
LA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAHIL ALITIL ADZIM 313X

BILA AKAN MENGGUNAKAN UNTUK KEPENTINGAN MENDADAK BACA:
BI KAROMATI,BI MU’ZIZATI,BI SYAFAATI HIZIB NASHOR YA MUGHIS AGHISNA ….SEBUTKAN HAJATNYA.. LA HAWLA WALA QUWWATA ILLA BILAHIL ALIYIL ADZIM. (7X TAHAN NAPAS)

KHASIAT : UNTUK PUKULAN JARAK JAUH SEDIAKAN DG SARANA PHOTO,KESELAMATAN,MINTA DIKELUARKAN DARI PENJARA, JALBUR RIZKI,BENTENG RUMAH DLL.

SILAHKAN MENGAMALKANNYA,TERIMA KASIH ATAS IJIN KI SUKMA RAHAYU DALAM MEMBEBERKANNYA.

BY: DEWI SRI & KI SUKMA RAHAYU. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 120 Komentar

MERUMUSKAN UPAYA PENCEGAHAN KESURUPAN MASSAL


Semakin sering saja saat ini terjadi kesurupan massal. Beberapa hari yang lalu, kesurupan massal menimpa siswa SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo, Jawa Timur. Awalnya beberapa siswa saja yang tiba-tiba berteriak histeris tidak sadarkan diri. Para guru dan kebingungan untuk menyadarkan mereka. Saat siswa berkerumun menonton temannya, tiba-tiba mereka juga mengalami kesurupan. Para guru dibikin sibuk menenangkan korban kesurupan. Dari kata-kata yang keluar dari mulut para siswa, tampak bahwa ada “sesuatu” yang memasuki kesadaran di luar kesadaran sehari-hari mereka.

Aksi kesurupan massal mengakibatkan aktivitas belajar mengajar terganggu. Untungnya, setelah didatangkan kyai setempat maka para siswa yang kesurupan kemudian berangsur pulih kesadarannya. Atas saran pak kyai, sekolah dianjurkan untuk mengadakan Istighosah atau doa bersama agar sekolah memiliki “pagar gaib”. Namun, yang terjadi sungguh di luar dugaan.

Saat istighosah digelar di halaman sekolah, sejumlah siswa kembali mengalami kesurupan, Kamis (7/10) kemarin. Tak ayal sekolah yang terletak di Jalan Siwalan Candi Kecamatan Buduran, Sidoarjo itu kembali menggegerkan masyarakat. Pak kyai yang punya ide menggelar istighosah kembali dibikin kalang kabut meski pada akhirnya bisa teratasi dengan bantuan masyarakat sekitar sekolah.

Ini jelas tragis. Konon istighosah digelar agar suasana belajar mengajar kembali normal. Tidak ada lagi ketakutan dan kekhawatiran dari para siswa karena kesurupan sudah terjadi tiga hari berturut-turut. Tapi kenapa justeru yang terjadi sebaliknya?

Parahnya, para guru justeru menghalangi wartawan mengambil foto dan meliput kegiatan tersebut. Padahal, dengan diberitakannya berita kesurupan ini dan kemudian diketahui oleh masyarakat luas kemungkinan akan muncul solusi membangun dari semua pihak yang perduli pada dunia pendidikan. Sekolah tampaknya khawatir, pemberitaan itu akan mengakibatkan citra sekolah di mata masyarakat akan turun.

Kepala SMK Sepuluh Nopember, Imam Zawahir menilai kesurupan terjadi karena para siswa tengang saat mengikuti pelajaran di sekolah. Akibatnya, sejumlah siswa mudah mengalami kesurupan. Padahal, setiap hari saat dimulai pelajaran dan pulang sekolah diwajibkan membaca salawat nariyah. “Musala juga aktif digunakan belajar mengaji,” ujarnya.

Kesurupan semacam ini sudah bukan hal yang asing terjadi di negeri kita. Tidak terhitung sudah berapa puluh, mungkin ratusan atau ribuan orang mengalami fenomena kesurupan ini. Tidak hanya di lingkungan lembaga pendidikan, namun juga di lingkungan para pekerja-pekerja pabrik dan kantoran.

KENAPA FENOMENA KESURUPAN TERJADI? BAGAIMANA CARA MENGOBATI BILA ADA ORANG KESURUPAN? BAGAIMANA MELAKUKAN PENCEGAHAN YANG PRAKTIS DAN EFISIEN?

Monggo kita ngobrol ringan sekaligus kita diskusikan. Siapa tahu nanti tersusun rumusan solusi sekaligus panduan praktis. Ini semata-mata agar keluarga besar Kampus Wong Alus sebagai elemen masyarakat yang perduli pendidikan memiliki kontribusi yang nyata untuk memecahkan problem-problem sosial kemasyarakatan. Kalau perlu, akan kita susun lengkap panduan mengatasi kesurupan di sekolah-sekolah dan kita kirimkan ke PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA. Namun sebelumnya, draft konsepnya kita uji publikkan di Kampus kita ini sebagaimana biasanya agar muncul debat yang konstruktif. Matur nuwun. Salam paseduluran.

@wongalus,2010

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 297 Komentar

MOHON NASEHAT dan PENCERAHAN


SAYA MENDAPATKAN EMAIL MEMELAS DARI SEDULUR BERINISIAL D. MONGGO KITA PECAHKAN MASALAH SEDULUR KITA INI BERSAMA-SAMA.

SEDULUR D: Assalamu’alaikum.. Ki Wongalus. Perkenalkan nama saya DS Saat ini saya benar2 sedang frustasi ki. Saya br saja brhenti dr tmpt krja saya krna bos saya tidak pernah menghargai kerja keras saya, selalu menyalahkan dan memojokkan saya. Krna itu sy memutuskan utk brhnti. Tapi ibu sy jd sedih dan mnyalahkan sy krna menganggap betapa susahnya jaman sekarang mencari pekerjaan. Apalgi dulu ibu sering dengar orang mengejek saya krna dianggap miskin dan pengangguran. Apalagi saya blm mnikah di umur sy yg 27 thn ini.

Sy prnah brpacaran slma 6 tahun dan pacar sy meninggalkan saya, mungkin jg krna sy dianggap pengangguran. Padahal selama ini sy tdk prnah pilih2 dlm bkrja. Pekerjaan apa saja sy lakukan asal menghasilkan uang dan halal. Tapi itu semua spertinya tdk cukup dimata orang lain. Mungkin mereka beranggapan seseorang baru dikatakan pantas jika sudah punya pekerjaan tetap (kantoran atau karyawan). Tapi setelah saya coba bekerja di sebuah perusahaan malah yg trjadi sperti yg sy ceritakan di awal tadi.

Mau berwirausaha sy tdk punya modal, dan tidak tau usaha apa yang cocok saya kerjakan (sy tinggal di daerah transmigrasi di pelosok sumatra selatan). Saya benar2 bingung dan frustasi ki. Sy cuma ingin membahagiakan ibu saya, dan supaya saya pantas mendekati wanita untuk menjadi istri saya. Saya benar2 mohon bantuan dan nasehat dari ki Wongalus, dan berharap ki Wongalus dapat memberikan solusi untuk masalah saya.

Jujur ki, hati sy sakit sekali setiap melihat ibu saya sedih mendengar omongan orang tentang saya, tapi semua usaha sudah sy lakukan dan hasilnya masih sprti ini. Semoga ki Wongalus berkenan membantu saya. Demikian ki, mohon maaf jika ada kata2 sy yg kurang berkenan. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih. Wassalamu’alaikum..@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 172 Komentar

PERJALANAN MENUJU ILLAHI


“Ya Allah, Ajari Kami Ingat Kepada-Mu, Bersyukur & Khusyu’ Beribadah”
Assalamu’ alaikum Wr. Wb. Salam pamuji rahayu katur dulur-dulur semuanya
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, yang maha mengetahui seluruh rahasia tersembunyi dan dimana hati mukminin bergetar tatkala mendengar asma-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurah pada penghulu sekalian Rasul, penyempurna risalah Ilahi beserta keluarganya.

Saya ucapkan banyak terima kasih atas partisipasi dulur-dulur aktivis Kampus Wong Alus di seluruh nusantara dalam kontribusinya pada syiar Islam di bidangnya masing-masing. Dan saya menghaturkan terima kepada para pini sesepuh atas wejangannya yang bermanfaat dalam menuju kehadirat Ilahy.

Dalam kesempatan ini, saya tidak membahas keilmuan/kadikjayaan tetapi saya sekedar sharing perjalanan pengalaman keruhanian saya serta apa dan bagaimana wejangan dari guru spiritual saya. Sebelum saya bertemu dengan guru spiritual, saya tinggal di sebuah padepokan di Banten. Sebuah padepokan yang menekankan nilai-nilai ajaran tasawufnya Imam Algazaly. Kami dikondisikan dengan suasana nizham tasawuf yang cukup ketat.

Namun anehnya, semakin dalam saya menekuni dunia tasawuf akhlakiah ini (bukan tarikah seperti Naqshabandiyah, atau yang lain) justru saya mengalami rasa jenuh yang luar biasa. Saya merasakan lelah yang sangat hebat. Dalam beribadah dan bersyariat pun terasa banyak yang masih terlewatkan. Belum lagi tuntutan kualitas dalam melakukannya.

Saya merasa tidak mungkin melaksanakan ajaran Islam secara total yakni melaksanakan ayat per ayat yang jumlahnya 6666 itu, ditambah lagi dengan hadist yang jumlahnya mencapai ratusan ribu.

Saya pernah berpikir betapa ajaran Islam ini susah sekali untuk diamalkan, padahal kita terlanjur tahu tentang segala kewajiban harus dilakukan .Baik yang berupa larangan maupun perintah.

Dan didalam Alquran sendiri dalam surat Al-Baqarah 208 menyatakan : Wahai orang yang beriman masuklah kalian dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syetan. Sesungguhnya syetan itu musuh yang nyata bagimu.

Tiba-tiba saya menjadi sangat ngeri membaca peringatan ayat ini. Sebab kata “Kaafah” dalam ayat tersebut berarti keseluruhan ajaran Islam, dimana dalam pemahaman saya, kita harus melaksanakan ajaran Islam ini dengan total tanpa pilih-pilih lagi. Namun, terasa sekali betapa berat dalam merealisasikan tuntutan Al Qur’an tersebut, padahal saya sudah berupaya dengan sungguh-sungguh.

Mulai dari menjaga pandangan dari perbuatan maksiat serta shalat-shalat sunnah dengan diiringi puasa nabi dawud dan mendawamkan wudhu’, sampai-sampai di tengah banyak orang tidur lelap, saya tidak ketinggalan tahajjud. Keadaan ini saya lakukan selama bertahun-tahun, namun begitu melihat bahwa ajaran Islam tidak hanya itu, saya pun mengalami kebingungan. Karena terasa bahwa saya masih jauh dari kata ‘kaffah’.

Terus apanya yang salah?
Mulailah saya bertanya dalam diri, apakah ada yang salah dalam ibadah saya? Saya berpikir bahwa hanya diri saya yang mengalami kegelisahan tersebut namun ternyata banyak keluhan serupa terlontar dari ikhwan-ikhwan yang juga ketat dalam menjaga syariat.

Kalaulah saya tidak takut dosa mungkin saya akan mencari jalan lain untuk mendapatkan kedamaian dan ketentraman. Saya juga mengintip apa yang dilakukan orang lain dalam mencari kedamaian dan ketentraman. Dari sekian banyak yang saya temui melihat perilaku orang lain dalam mencari solusi.

Tidak salah lagi kebathinan dan dunia klenik mistis perdukunan jadi pelabuhan jiwanya. Sementara sebagian lagi terjebak oleh retorika ilmiah yang disajikan dengan memisahkan tidak ada hubungannya dengan agama sama sekali., apalagi dengan dunia mantra-mantra.

Dalam hal ini saya tidak akan membahas mengenai bagaimana dan tidak akan membuka perdebatan masalah apa yang dilakukan orang lain. Dari pergolakan jiwa saya yang menggelegak itulah saya bertemu dengan guru spiritual saya.

Lewat butiran mutiara nesehatnya itulah, saya mengambil kesimpulan bahwa tidak akan pernah ada dan mampu manusia di kolong semesta ini untuk berIslam dengan ‘kaffah’, kecuali mendapatkan karunia dan bimbingan Allah secara langsung.

Didalam renungan saya yang sangat mengherankan. Betapa tidak, sedikitpun saya tidak pernah merencanakan benci atau marah terhadap seseorang yang menyinggung hati. Tapi kenapa benci dan marah itu datang tanpa bisa saya cegah. Namun sebaliknya kenapa untuk berbuat baik dan ikhlash harus memerlukan tenaga dan upaya yang sangat luar biasa.

Kenapa kebaikan tidak menjadi terasa ringan dan mudah sehingga tak terasa beban dalam fikiran maupun perasaan. Rasa marah berganti senyum, rasa benci menjadi kasih sayang, dari tidak khusyu’ menjadi khusyu’ dan seterusnya. Dan seharusnyalah sifat-sifat baik ini mengalir seperti ilham yang menuntun perilaku kita.

Suatu malam, saya keluhkan hal ini kepada Allah tentang keletihan hati dan ketidak mampuan untuk berbuat lebih banyak menjalankan syariat Islam. Saya pasrah dan mohon bimbingan agar ditunjukkan kejalan yang diridhoi.

Selama ini kita dipaksa untuk percaya terhadap suatu keyakinan tanpa pernah memahami mengapa kita harus meyakininya. Keadaan inilah yang menyebabkan keyakinan seseorang akan mudah lepas dan selalu dalam keraguan.

Misalnya begini, si Dulamin memberitahu Suliman bahwa gula itu rasanya manis. Berita dari Dulamin ini adalah bentuk informasi yang memaksa Suliman untuk percaya (wajibul yakin) kemudian dilanjutkan untuk melakukan memakan gula tersebut dan apa yang dikatakan oleh Dulamin ternyata benar bahwa gula yang baru saja dimakannya rasanya benar-benar manis.

Pada tingkat ini pengetahuan Suliman bertambah dari wajibul yakin menjadi ainul yakin (merasakan sendiri) kemudian menjadi haqqul yakin, karena ia betul-betul mengalami secara langsung bukan sekedar katanya si Ahmad. Akan tetapi bahkan Suliman sudah sekaligus mengisbathkan (keyakinan yang tidak bisa diubahkan) kebenaran informasi tersebut.

Sampai di sini, keyakinan Dulamin dan Suliman tidak akan mampu lagi orang lain mengubahnya walaupun dipenggal leher sekalipun. Nah…keyakinan seperti inilah yang kita harapkan dalam beribadah kepada Allah serta mempercayai ayat-ayat sampai kepada keadaan yang sebenarnya (hakikinya).

Dari hasil perbincangan dengan rekan-rekan yang tergabung dalam Kampus Wong Alus ini, banyak pengalaman yang telah mereka lalui. Apa yang mereka katakan hampir sama dengan apa yang telah saya lakukan. Dan ternyata mereka juga mengalami hal yang sama atas perubahan-perubahan dalam manisnya ibadah, sehingga berkembang memasuki keadaan hakikat yang sebenarnya dari bentuk syariat yang dilakukan.

Anda tidak usah khawatir untuk memasuki dunia iman lantas takut sesat, tidak! Saya justru hanya mengajak melakukan apa yang telah kita dapatkan, kalau sekiranya ada amalan yang keluar dari dasar Islam maka anda mempunyai hak untuk menentukan keluar dari Kampus Wong Alus ini.

Banyak orang terjebak dalam menilai sesuatu. Kita digiring kepada persoalan yang sempit. Kerohanian tidak banyak dikenal orang Islam lantaran takut sesat seperti Syekh Al Hallaj atau Syekh Siti Jennar yang terkenal dengan ajaran wihdatul wujud atau manunggaling kawula gusti. Dua orang yang dianggap sesat, menghalangi kita untuk belajar lebih dalam ilmu hakikat.

Padahal berapa ribu ulama yang tidak sesat dalam belajar menghayati ruhiyah Islamiyah seperti Hujjatul Islam Imam Alghazaly, Imam Annafiri, Imam Syafi’i, Imam Hambali, Imam Hanafi, para shahabat rasul, serta Sunan Bonang, Sunan Maulana Malik Ibrahim, Sunan Kali Jaga yang merupakan guru Syekh Siti Jennar, dan seterusnya yang hidup dengan ruhiyah Islamiyah.

Tapi mengapa kita hanya mempersoalkan kesesatan dua tokoh tersebut. Kenapa kita tidak melihat ulama yang tidak sesat seperti yang disebutkan tadi. Ada sentimen apa sehingga begitu gencarnya mengekspos sesat dan bid’ah terhadap yang sungguh-sungguh dalam bermujahadah kepada Allah yang Maha Ghaib dan mengatakan belajar ilmu hakikat ini divonis haram.

Dan yang perlu kita catat, kesesatan itu tidak hanya pada ilmu kerohanian saja. ilmu fiqih, ilmu ekonomi, ilmu akunting dan ilmu komputer, atau ilmu apa saja dapat dibawa menuju kesesatan. Kenapa anda tidak pernah takut untuk belajar ilmu akunting, padahal dengan ilmu ini orang bisa menggunakannya untuk korupsi (maling) juga ilmu yang lainnya.

Semoga kita tidak terpengaruh oleh pendapat sempit yang ia tidak pernah memasuki atau menghayati kedalaman Islam secara menghujam hingga ke lubuk hati.

Akibatnya kita menjadi korban atas pemberitaan yang tidak seimbang. Islam yang kita lakukan sekarang menjadi setengah hati, tidak sampai menghunjam ke dalam akar iman yang sebenarnya. Kita tidak pernah lagi mendengar suara hati kita terharu ketika berhadapan dengan Allah.

Apakah hati kita berguncang keras tatkala asma Allah disebutkan berkali kali? Ketakutan kita terhadap pemahaman tasawuf, yang menurut prasangkaan kita akan tersesat seperti Syekh Al Hallaj atau Syekh Siti Jennar, telah membuat asma Allah tidak lagi mampu menyejukkan dan menggetarkan jiwa. Padahal keadaan itu merupakan tanda-tanda keimanan seseorang.

Untuk itulah, agar kita tidak terjebak dalam pemahaman sesat seperti di atas, agaknya kita perlu menengok perjalanan sejarah pengalaman para nabi dan rasul dalam merentas jalan keruhanian menuju lautan cinta dan kasih sayang Allah SWT.

“Ya Allah, Ajari Kami Ingat Kepada-Mu, Bersyukur & Khusyu’ Beribadah”
Semoga Allah melimpahkan taufik-Nya (kepada kita semua).
Demikian Yang Dapat Saya Sampaikan kepada poro dulur-dulur di kampus tercinta ini, Apabila ada yang benar itu datangnya dari Allah SWT. Kalau ada yang salah atau kurang itu karena ke bodohan saya pribadi ,untuk itu Saya Mohon Maaf yang sebesar-besarnya, Karena Manusia Tidak Luput Dari Kesalahan Atau Kekhilafan.

Billahi taufik wal hidayah .

Wassalamu alaikum wr. Wb.

==Kiageng Jembar Jumantoro==

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 53 Komentar

PEREWANGAN


wongalus

“Mohon saya diterawang apakah amalan saya sudah merasuk ke badan?” diilhami secuil pertanyaan sedulur ini ijinkan saya berbagi…

Pertama tentang khodam amalan. Khodam dalam bahasa Jawanya sinonim dengan perewangan. Rewang asal katanya dari “rewang” atau “pembantu” dari jenis sesuatu yang “halus” dan tidak terlihat oleh mata. Tanpa bersikap sok tahu, sesungguhnya terlalu susah untuk membuktikan secara obyektif dan ilmiah dari jenis apa khodam itu. Yang jelas, khodam/perewangan itu fungsinya untuk membantu apa yang kita hajatkan untuk kepentingan hidup sehari-hari.

Kebanyakan ahli mistik tradisional maupun modern memanfaatkan khodam/perewangan. Kalau ada seorang “pasien” datang meminta bantuan, maka dia kemudian mencari tempat khusus. Ritual amalan khusus dijalankan, yaitu meminta bantuan khodam/perewangan untuk membantu melaksanakan hajat sesuai permintaan. Khodam dengan cara-cara misterius –yang hampir pasti sang juru sembuh juga tidak bisa melihat bagaimana pola dan cara kerja khodam itu– kemudian bergerak. Kalau misalnya dia diminta menyantet seseorang, maka dia pun kemudian menjalankan perintah. Khodam manut perintah karena dirinya telah dikuasai sang juru sembuh.

Cara mendapatkan khodam ada banyak variasinya, yaitu: (1). Mengamalkan sendiri beragam amalan yang diniatkan untuk mendapatkan khodam misalnya niat kita mengamalkan sebuah amalan itu untuk kesaktian, pesugihan, pemagaran, pengasihan dan lain sebagainya. Kemudian kita bertapa sendiri dll… (2). Khodam yang didapatkan dari warisan ilmu turun temurun dari kakek nenek, ayah ibu, paman maupun dari orang lain yang ikhlas memberikan khodam kepada kita. Cara lain mendapatkan khodam adalah dengan PENGIJAZAHAN dari orang lain kepada kita. (3). Membeli khodam dari seseorang yang ingin berjualan khodam. Cara terakhir ini marak terjadi di saat sekarang ini dan beragam cara lainnya.

Diukur dari sisi kacamata kebenaran pragmatis (bukan kebenaran koherensi, korespondensi dan kebenaran spiritual), anda mungkin “dibenarkan” memiliki banyak khodam karena bisa jadi membuat kaya-sejahtera dan bahkan bisa jadi bermanfaat untuk sesama….

Kesaktian seseorang yang memiliki khodam ini tergantung banyak hal. Salah satunya adalah konsistensi (bahasa agamanya istiqomah) kita untuk memelihara hubungan baik dengan khodam tersebut dengan berbagai sarana. Mewiridkan amalan pada saat-saat khusus, misalnya usai sholat lima waktu dll diyakini sebagai bentuk memelihara hubungan baik dengan khodam. Menjaga kekuatan batin dengan senantiasa berpuasa, bertapa, ngesti, dan sebagainya.

Khodam ini bertahan lama dan jadi teman abadi hidup di bumi asal perjanjiannya tetap terpelihara. Pelanggaran perjanjian adalah dengan melanggar pantangan. Jadi setelah khodam dipertemukan maka ada perjanjian pertemanan. Kita tidak boleh melanggar pantangan. Kalau pantangan dilanggar, maka khodam akan pergi. Ini berarti hubungan pertemanan telah terputus.

Saat kita menjelang ajal (yang datangnya tidak kita tahu), khodam ini akan berusaha untuk melawan kematian yang datang. Khodam membela nyawa kita dari campur tangan gaib pihak-pihak asing. Akibatnya, bisa jadi kita sulit untuk meninggal dunia. Dikeroyok orang satu peleton, menurut logika, kita akan kalah dan tewas. Namun kalau kita punya khodam, bisa jadi pukulan tendangan, tembakan, tusukan dan serangan bertubi-tubi musuh sama sekali tidak mendatangkan luka apapun di tubuh kita. Malah musuh-musuh itu sendiri yang bisa jadi kesakitan saat menganiaya diri kita. Kaki dan tangan mereka pegal-pegal dan bisa jadi lumpuh. Kita menang. Musuh kalah telak. Kita bangga sementara musuh ketakutan dan ngeri melihat diri KITA YANG TIBA-TIBA JADI SINGA..

Amalan adalah cara kita untuk sampai pada tujuan dan cara bisa bermacam-macam. Maka tetapkan dulu apakah tujuan anda mengamalkan sesuatu? Apa tujuan kita mengamalkan HIZIB/ASR/RDR/ AJIAN-AJIAN tersebut? Apakah anda ingin kesaktian, pesugihan, pemagaran, pengasihan secara sempurna sesuai keinginan??? Jika anda ingin itu semua, maka pastikan bahwa amalan anda benar-benar memiliki KHODAM dan berfungsi sempurna setelah anda mengamalkannya. Tanda-tanda ASR/RDR anda sempurna dan berkhodam adalah saat ASR/RDR anda tembakkan ke langit untuk memecah awan maka awan itu benar-benar pecah. Kalau anda gunakan ASR/RDR untuk kekebalan, maka kulit anda benar-benar kebal sayatan silet dan sebagainya. Untuk melakukan pengetesan tentu perlu didampingi ahlinya yaitu PENGIJAZAH ASLI yang BENAR BENAR MUMPUNI.

Kalau tujuan anda mengamalkan amalan untuk mencari RIDHO ALLAH, tentu lain lagi ceritanya. Bisa jadi anda mengamalkan HIZIB/ASR/RDR/AJIAN-AJIAN dll namun anda cukup memposisikan amalan anda itu hanya sekedar SARANA BERDOA. Anda tidak perlu bertanya apakah amalan anda sudah didatangi khodam atau tidak. Dan bila amalan diposisikan sebagai sarana BERDOA, maka ANDA TIDAK PERLU MEMAKSAKAN KEINGINAN AGAR SELALU TERPENUHI PERSIS SAMA DENGAN KEINGINAN ANDA.

Bila HIZIB/ASR/RDR/AJIAN-AJIAN Anda posisikan sebagai DOA, maka logikanya KITA PASRAH SAJA PADA-NYA, APAKAH doa kita diijabah/dikabulkan langsung Tuhan Yang Maha Kuasa atau DITUNDA maka anda harus ikhlas. Pada titik ini, kunci dikabulkannya wirid/doa bukan terletak pada pengulangan kata-katanya. Namun pada aspek implementasi wiridnya. Tidak perlu mengulang seribu kali doa untuk agar energi wiridnya muncul. Kita langsung saja praktek dengan mengimplementasi isi doa tersebut. Kalau kita ingin memakan buah mangga, kita tidak perlu mewiridkan sejuta kali kata “mangga”… pasti seperti ini tindakan naif. Cukup kita teriakkan satu kata MANGGGAAAA…… pada tukang jual mangga yang lewat di depan rumah lalu kita keluarkan isi dompet untuk membeli buah mangga. Mudah bukan? Sebagai manusia, kita dilengkapi tidak hanya mulut untuk wirid, tapi juga tangan dan kaki untuk bergerak dan memobilisasi diri sesuai dengan keinginan.

Memang, akan lebih sempurna bila kita kenal dan bersahabat akrab dengan KHODAM dan seluruh isi dunia ini. Upayakan agar tidak perlu kita memanfaatkan dirinya untuk mengubah kodrat dan iradat-NYA. Cukup kita jadikan teman baik dan pengetahuan agar kita semakin mensyukuri kebesaran-NYA.

Tapi hidup memang pilihan. Dan itu sepertinya betul….

APAKAH KITA BERHAK MENDIKTE DAN MENGATUR ALAM SEMESTA? APAKAH KITA BIARKAN SAJA ALAM SEMESTA BERJALAN DENGAN HUKUM-HUKUMNYA? ATAU KITA KENDALIKAN ALAM SEMESTA SESUAI DENGAN KEHENDAK KITA?

Anda juga bisa berpikiran positif bahwa Tuhan bukan pelayan toko dimana permintaan anda langsung dikabulkan-NYA. TUHAN MAHA TAHU kebutuhan kita untuk hidup lebih baik dan mulia dan TUHAN tidak selalu mengabulkan langsung permintaan kita. Saat kita dalam kondisi jatuh miskin dan berdoa agar hutang kita lunas, eee… malah ada tamu yang datang ke kita untuk meminta bantuan kita. Kita kemudian protes, TUHAN TIDAK MENDENGAR DAN MENGABULKAN PERMINTAAN KITA. Kita kemudian menyimpulkan bahwa amalan kita tidak berfungsi. Apakah demikian?

Secara tidak kita sadari, selama ini Tuhan telah kita posisikan sebagai “tempat” meminta, Tuhan kita jadikan “obyek” keluh kesah, Tuhan kita jadikan tempat negosiasi kepentingan-kepentingan hidup kita. Kita jarang memposisikan Tuhan sebagai Tuhan. Tuhan kita pahami, kita pikirkan, kita hayati dengan keterbatasan dan ketumpulan pengetahuan akal budi kita. Tuhan kita ukur dengan tolok ukur logika kita yang begitu sederhana. Padahal…. katanya ALLAHU AKBAR…. ALLAH LEBIH BESAR dari penilaian-penilaian kita terhadapnya…..

Paradigma kita soal dzat, afal dan asma’Nya tidak pernah benar-benar kita telaah secara serius. Akibatnya, bangunan akidah kita tambal sulam dan robek-robek. Maqom ruhani kita tidak pernah meningkat dari tingkat primordial menuju mondial…semesta yang benar-benar terbuka. Pemahaman kita terhadap soal-soal ketuhanan belum menunjukkan perkembangan yang berarti. Benar-benar dibutuhkan keseriusan olah diri agar hidup kita semakin halus dan terbuka. KEEP OUR MIND WIDELY OPEN TO NEW IDEAS AND EVIDENCE….

Belajar dari sejarah kebenaran risalah yang disampaikan para Rasul Allah SWT sepanjang masa…. mereka adalah anugerah berkualitas plus dari hasil pengolahan diri yang sedemikian rupa sehingga terlekat kualitas Rahmatan Lil Alamin yang berbeda-beda tugasnya… Adam, Nuh,… Ibrahim, … Musa yang Kalamullah— Isa yang Ruh-ul-Lah dan Muhammad Rasul-ul-Lah…. Mari kita ikuti dengan ikhlas jejak langkahnya pada jalan yang lurus, dengan sekuat tenaga mencontohnya dan meneruskan ajarannya untuk senantiasa mencerap syahadat tauhid La Ilaha Ilal-Lah, sambil setiap saat berharap ridho-NYA.

@wongalus,2010

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 126 Komentar

SURAT TERBUKA UNTUK RADEN SANCANG UNGU


@WONGALUS: JANGAN PERBESAR EGO IBLIS YANG ADA DI HATIMU. JANGAN HANYA KARNA INGIN BLOG MU RAMAI SEGALA AMALAN KAU POSTING. JIKA ADA SEDULUR MU YANG MENGAMAL KAN AMALAN TIDAK JELAS DI BLOG INI LALU TERKENA IMBAS NEGATIVE AMALAN ITU SIAPKAH KAU MENANGGUNG DOSA NYA? WALLAHI WARROSUL SEMUA RDR YANG PERNAH DI POSTING DISINI NGAWUR DAN TIDAK JELAS KARENA BERSUMBER DARI HAWATIF. (Raden Sancang Ungu Says:
5 October 2010 at 07:29)

Raden Sancang Ungu, sedulur saya… terima kasih telah diingatkan. Anda memang sahabat dan itu kewajiban sahabat, yaitu saling mengingatkan. Kalau saya salah, anda wajib menegur saya. Begitu juga sebaliknya, semoga anda juga berkenan untuk membaca artikel ini. Dalam konteks saling menjaga sebuah “kebenaran” yang ukurannya intersubyektif seperti ini, maka saling asah asih dan asuh adalah sebuah keharusan. Begitu saya kira.

Bagi saya komentar anda ini adalah ledakan energi emosional anda melihat sikap saya yang selama ini terasa melakukan pembiaran-pembiaran atau mengikuti arus sedulur semua yang mengirimkan beragam amalan tanpa saya “scanning” sebelumnya. Itu sebabnya anda segera mengatakan bahwa saya hanya ingin blog ini ramai dikunjungi poro sedulur. Bisa saya jelaskan soal klaim anda ini agar terjadi sinkronisasi energi antara kita maupun antara sedulur semua.

Terus terang, saya TIDAK MAMPU MENSCANNING AMALAN APALAGI ASR/RDR. Jadi saya memang orang yang tidak tahu soal ilmu-ilmu hikmah atau ilmu-ilmu kesaktian. Sehingga saya mengharapkan adanya tukar kawruh/tukar pengetahuan dan tukar pengalaman di antara kita sehingga kita bisa sama-sama saling mengkoresi bila ada amalan yang diposting oleh sedulur.

Tuduhan anda tidak salah, saya begitu senang bila blog ini menjadi wahana persaudaraan antar sedulur semua. Saya ingin bersaudara dengan seratus, seribu, sejuta bahkan semilyar makhluk-makhluk Tuhan yang mulia ini. Kita semua bisa saling memberikan bantuan dan kemanfaatan karena persaudaraaan yang erat ini. Yang miskin ilmu bisa mendapatkan bantuan pada yang kaya ilmu, yang kaya ilmu bisa menyantuni dan bersedekah kepada yang miskin ilmu dan seterusnya. Terjadinya interaksi saling memanfaatkan itu saya rasa sangat wajar dan manusiawi. Manusia tidak bisa melepaskan diri dari hubungan dengan komunitasnya karena itu adalah watak sosial dasar manusia. Soal berapa jumlah sedulur yang berkenan hadir di blog ini dan kemudian blog ini menjadi ramai, tentu saja diluar kuasa saya. Siapa saya yang hanya manusia lemah dan tidak berdaya ini, kok bisa-bisanya menarik para sedulur untuk bergabung dan bercengkrama di wadah blog ini? Tentu saja semua ini sudah ada yang mengaturnya. Saya tentu tidak kuasa untuk itu…

Raden Sancang Ungu, sedulur saya… Saya kira keinginan untuk nyedulur dengan banyak sahabat bukanlah ego iblis. Ego iblis bersifat mencelakai, merusak dan mengajak pada pembinasaan. Ego iblis itu tertutup dan subyektif padahal kebenaran itu sifatnya diskursif. Energi Iblis adalah enegi yang menutup dialog, saran dan kritik dari yang lainnya. Iblis suka memecah cermin dan tidak ingin subyektivitasnya terusik oleh saran, masukan dan input dari subyek lain. Pola hubungan Iblisisme (isme Iblis) adalah hubungan dimana subyek ingin menjadikan subyek lain sebagai obyek. Sementara di KWA ini, sebisa mungkin subyek kita hargai kemanusiaannya secara utuh sebagaimana diri kita sendiri. Kalau ada satu sedulur yang sakit, maka semua merasa sakit. Saling menjaga, saling asah asih dan asuh menjadi prinsip nilai-nilai paseduluran yang kita jaga. Silaturahim Keluarga KWA kemarin menjadi bukti, betapa guyub dan rukunnya kita untuk saling mengisi dan berbagi tanpa ada yang dibeda-bedakan. Sesepuh/guru dan sedulur/murid sejatinya sama. Tidak ada yang istimewa karena pada hakikatnya kita sama-sama belajar memproses diri menjadi manusia yang haus kebijaksanaan dan kebenaran.

Kita sadar, kebenaran tidak pernah bermuka satu. Dogmatisme kepada satu prinsip, sudah tidak berlaku lagi pasca Rasulullah SAW junjungan kita yang telah tiada sekian ratus tahun silam. Pasca Rasulullah tidak ada Rasul baru. Kita semua, sekarang sama-sama menggenggam satu prinsip kebenaran dan semua itu harus dikumpulkan dan ditata agar mosaik kebenaran absolut kenabian/kerasulan bisa kita gapai.

Ragam amalan yang diposting sedulur di KWA analoginya. Mereka punya satu genggam kebenaran yang diyakini, dan dengan tertatih-tatih mereka mempostingnya untuk berbagi manfaat dengan sedulur yang lain. Upaya susah payah sedulur pengirim artikel ini insya allah tanpa mengharapkan apa-apa kecuali keridhoan-NYA semata. Kita perlu apresiasi mereka dengan hormat dan santun. Bukan malah sebaliknya, kita caci maki—kita salahkan karena tidak jelas sanadnya—kita minta dia menarik ijazahnya, dan sebagainya. Kalau pun memang kita merasa ada yang kurang atau kurang jelas sanad/asal muasal keilmuannya, ya mohon kepada para sedulur lain yang tahu untuk saling melengkapi. Itulah kunci agar hidup kita bermanfaat juga kunci agar ilmu yang masih kita simpan erat-erat sebagai “aji-aji” atau “jimat” (siji dan dirumat/dipelihara) itu bisa barokah.

Soal kekhawatiran anda dalam pernyataan “JIKA ADA SEDULUR MU YANG MENGAMAL KAN AMALAN TIDAK JELAS DI BLOG INI LALU TERKENA IMBAS NEGATIVE AMALAN ITU SIAPKAH KAU MENANGGUNG DOSA NYA?” saya akan menanggapinya demikian. Bahwa semua amalan di dunia manapun pada hakikatnya tetaplah amalan. Amalan adalah cara untuk mencapai tujuan dan cara/jalan bisa banyak dan bervariasi. Kecuali amalan yang sifatnya wajib dan sunnah yang sudah tertera di dalam kitab suci dan as sunah, orang berhak memvariasi amalan sesuai dengan keyakinannya dan menyesuaikan diri dengan konteks jamannya sesuai dengan prinsip-prinsip permufakatan bersama (ij’tihad) untuk menjangka dan menafsirkan kebenaran yang dianggap paling pas. Bentuk Negara, falsafah negara, bentuk pemerintahan, siapa presidennya, bentuk pakaian adat, nyanyian kenegaraan, semua adalah amalan yang tidak ada dalam kitab suci dan as sunah, namun tetap benar karena ada prinsip-prinsip yang tetap bisa diterima oleh akal sehat bersama yang kontekstual di masyarakat yang terus berkembang. Kita sesuaikan amalan hidup di dunia ini dengan budaya dan adat istiadat masyarakat setempat dan kita maknai budaya dalam arti sebuah proses kreatif menuju peradaban yang lebih baik. Jadi bukan produk masa lalu saja, yang akan aus dan usang dimakan jaman.

Amalan adalah salah satu budaya spiritual masyakarat. Dan kita tahu, budaya berbeda dengan agama. Keduanya berada pada aras dan domain yang berbeda meskipun nanti ujung-ujungnya ada titik temu. Manusia yang alamiah akan senantiasa hidup dalam lingkungan sosial kultural tertentu, dan kemudian akan memasuki dalam dimensi kultural religius dan akhirnya religius total. Budaya adalah sedulur papat, serta kiblat papat. Sementara agama adalah lima pancernya. Hubungan vertikal langsung batin kita yang berada di tengah-tengah orientasi (pusat) dengan Yang Maha Dekat.

Fenomena sekarang ini, kita memang masih berada pada logika kausalitas Musa, Kalimullah A.S dimana obyektivitas menjadi pemandu bagi ukuran kebenaran. Kita berhenti di tataran ini dan bahkan larut dalam korban permainan akal dan ego kita. Cermin ego-ego Iblis, laknatullah yang senantiasa ingin pamer kesaktian, adu kekuasaan dan kesombongan.

SIAPKAH SAYA MENANGGUNG DOSA?
Saya akan menjawab pertanyaan saudara dengan terlebih dulu bertanya, apakah hakikat dosa itu? Dosa adalah sebuah kesalahan meletakkan diri dalam koordinat eksistensi diri. Yaitu diri yang tertutup. Monggo kita telusuri bersama. Pada awal agenda perwakilan Tuhan, Tuhan berkenan memaklumkan rencana-NYA dan mendengarkan pendapat malaikat-malaikat sehingga ketentuan bahwa semuanya harus sujud kepada wakil Tuhan adalah hasil suatu hal yang bersifat terbuka. Itulah sistem yang dikehendaki-NYA. Semua taat kepada ketentuan itu kecuali yang ingkar yaitu Iblis. Agenda perwakilan itu adalah suatu amanat dari Tuhan seru sekalian alam, yaitu pengakuan atas kemahaesaan-NYA. Artinya ke-aku-an kita itu demi ke-maha-Esaan-NYA. Maka ketika aku kita telah kita tegakkan semua “sujud” kepadaku, kecuali “aku”

Forum diskusi dengan malaikat itu begitu terbuka sehingga Tuhan berkenan menanyakan alasan pengingkaran Iblis. Jawaban Iblis ternyata memperlihatkan ketertutupannya. Yaitu bahwa Iblis tidak bersedia sujud karena adam terbuat dari tanah. Iblis tertutup kesombongan keakuannya yang terdiri dari unsur api. Padahal, ke-ADAM-an itu justeru terletak pada KETERBUKAANNYA terhadap unsur yang tidak dimiliki oleh para malaikat, yaitu NAMA-NAMA BENDA disamping tiupan RUH dari sisi-NYA. DENGAN DEMIKIAN MAKA KONSTRUKSI KEMANUSIAAN YANG MEMILIKI POTENSI DUKUNGAN BAGI AMANAT KEESAAN-NYA ADALAH KETERBUKAAN TERHADAP ILMU-ILMU (NAMA-NAMA) DALAM BINGKAI PERKENAAN-NYA (Asmaul Husna).

Jadi, dosa adalah menutup diri, klaim kita sendiri, menganggap keyakinan dan prinsip kita sendiri sebagai Tuhan. Keyakinan kita kepada Tuhan jelas beda dengan Tuhan (an sich) pada diri-NYA sendiri. Kita mengaku Tuhan Maha Benar namun keyakinan kita bisa jadi salah. Maka, saat kita mengaku ikrar syahadat TIADA ILAH LAIN SELAIN ALLAH, maka rasakanlah pada saat itu juga bahwa semesta kita terbuka… Tidak ada yang kita yakini lagi selain Kemutlakan ALLAH, sementara keyakinan kita sendiri adalah relatif…. ALLAHU AKBAR…..

Maka, insya allah saya akan ingin dan berusaha untuk selalu terbuka agar tidak berdosa. Semua amalan saya alirkan tanpa saya takut berdosa karena tolok ukur kebenarannya adalah keterbukaan amalan itu: apakah amalan itu bisa diteliti kebenarannya (verifikasi) dan diteliti kesalahannya (falsifikasi).

DAN KALAUPUN PADA AKHIRNYA TERNYATA AMALAN YANG DIPOSTING DI BLOG INI TERNYATA AMALAN YANG BERIMBAS NEGATIF, SAYA SIAP MENANGGUNG SEMUA DOSA SEDULURKU SEMUA. BIARLAH SAYA PENUHI NERAKA DENGAN TUBUH SAYA AGAR SEDULUR SEMUA BISA MERASAKAN NIKMATNYA SURGA.

Raden Sancang Ungu, sedulur saya… dan pada akhirnya, di dalam pelajaran logika kita mengenal cara berpikir pra konseptual yaitu perumusan A=A, A tidak sama dengan Non A dst. Tingkat selanjutnya adalah arah hidup yang semakin terbuka dari yang semula kategorial menjadi potensial…sesuatu yang mengandung potensi tertentu menjadi aktual setelah aktualisasi potensi.

Bahwa RDR itu RDR itu sudah jelas, tetapi yang lebih penting lagi adalah mengamalkan RDR agar pada suatu saat kita dapat memetik buah amalan kita yaitu amar makruf nahi munkar demi MENCARI RIDHO ALLAH SWT… lantas kenapa bila ada sedulur yang ingin mencari Ridho Allah saja dipersulit dan ditutupi? Maka sebagai sohibul ijazah dan pewaris ijazah resmi, saya mohon kiranya bagi anda atau siapapun.. monggo ikhlas mengijazahkan kepada sedulur semua yang membutuhkannya.

Terima kasih dan salam asah asih dan asuh.

@Wongalus,2010

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 392 Komentar

PENGUMUMAN PERANG GAIB III


PENDAHULUAN

Seorang pendeta pemimpin gereja di Florida MENGADAKAN upacara pembakaran Al-Qur’an dalam rangka memperingati serangan 11 September 2010. Nama Gereja itu The Dove World Outreach Center di Gainesville, Florida, USA mengumumkan agenda tersebut pada situs web mereka dan situs jejaring sosial lainnya. Dalam pengumumannya mereka dengan lantang mengajak masyarakat berpartisipasi dalam agenda pembakaran Al-Quran dalam rangka memperingati tragedii 9/11 dan berdiri melawan “Islam”.

Gereja tersebut memang banyak membuat provokasi seperti tahun lalu yang menyebarkan kaos yang berbunyi “Islam adalah setan.” Pemimpin Gereja, Dr Terry Jones yang pernah menerbitkan buku dengan judul provokatif tentang Islam juga sengaja menempatkan poster di luar gerejanya untuk menyampaikan pesan yang sama mengenai kampanye pembakaran Al-Quran.

“Tujuan ini dan protes lainnya untuk memberikan Muslim sebuah kesempatan untuk mengubah kitab itu dan kami benar-benar mencoba untuk mengirim pesan bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya jalan,” Kata  Terry Jones, pemimpin gereja yang didirikannya pada tahun 1981 itu dan memang sudah sangat sering mengutuk, menghina dan mencaci Islam tersebut.

RENCANA AKSI:

MARILAH KITA SAMA-SAMA MENGUTUK RENCANA KEJI TERSEBUT DAN BERSAMA-SAMA MENGADAKAN UPAYA KONGKRET DAN BERSIKAP SECARA TEGAS AGAR ALQUR’AN SEBAGAI MAKHLUK-NYA TERBEBASKAN DARI TANGAN-TANGAN KOTOR OKNUM Pendeta Dr Terry Jones dan Umat Gerejanya.

BENTUKNYA ADALAH PERANG GAIB DENGAN MELAKUKAN SERANGAN KE PENDETA TERKUTUK ITU DAN JAMAAHNYA SEBAGAI TINDAKAN BALASAN KEPADA MEREKA YANG TELAH  MEMBAKAR AL QUR’AN.

SERANGAN GAIB AKAN DILAKSANAKAN SECARA SERENTAK PADA HARI SELASA  14 SEPTEMBER 2010 PUKUL 24.00 WIB DI TEMPAT MASING-MASING DENGAN DOA DAN AMALAN APAPUN YANG ANDA MILIKI.

SEDULUKU SEMUA, AL QURAN ADALAH PEDOMAN HIDUP KITA. KARENA KITAB YANG KITA SUCIKAN DAN KITA JUNJUNG TINGGI ITU SUDAH SENGAJA DIBAKAR, APA BOLEH BUAT… SIAPKAN SELURUH KEMAMPUAN ANDA UNTUK MENGHADAPI MUSUH ISLAM ITU ….JANGAN GENTAR SEDIKITPUN KARENA ALLAH SWT BERSAMA KITA. ALLAHU AKBAR!!!!!!!!


SENOPATI PERANG

@@@

GERAKAN PEMBAKARAN AL QUR’AN  INTERNASIONAL :


Terry Jones dan bukunya Islam The Devil

pembakaran Al Qur’an di USA

pembakaran Al Qur’an di USA

pembakaran Al Qur’an di USA


Kampanye penghinaan Al Qur’an, bacaan sambil berak

pembakaran Al Qur’an di Korea.

Sumber Foto dan video Pembakaran Al Qur’an :

http://www.prijava.com/burning-koran-prime-java-20100909/burning-koran-i8-koreans-burn-koran/

Categories: PERANG GAIB III | 390 Komentar

MOHON BANTUAN MENDETEKSI ASMA INI


Beberapa saat yang lalu, saya mendapat sms dari sesepuh untuk mendeteksi asma ini…

“INNA QUWWATIN SYAHADATAN SYAHADATAIN NAKHTUHTUM JAUZUL BI HUSSAJANI”

Silahkan para sedulur semua untuk mendeteksinya. Soalnya karena kebodohan saya sehingga saya tidak mampu mengenali ini asma apa, apalagi mendeteksi energinya. Terima kasih…

–wongalus–

Categories: ASMA ALLAH LAHULJALALAH | 210 Komentar

KAPITA SELEKTA HIZIB


KI BAYU DIGDOYO
bayumalmsteen@gmail.com

10. HIZIB BAHRI

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ اَللّهُمَّ يَاعَلِىُّ يَاعَظِيْمُ َياحَلِيْمُ يَاعَلِيْمُ اَنْتَ َربِّىْ وَعِلْمُكَ حَسْبِيْ َفنِعْمَ الرَّبُّ َربِّىْ وَنِعْمَ اْلحَسْبُ حَسْبِيْ تَـنْصُرُ مَنْ تَشَآءُ وَاَنْتَ اْلعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ نَسْأَلُكَ اْلِعصْمَةَ فِى اْلحَرَكَاتِ وَالسَّكَنَاتِ وَاْلكَلِمَاتِ وَاْلإِرَادَةِ وَالْخَطَرَاتِ ِمنَ الشُّكُوْكِ وَالظُّنُوْنِ وَاْلاَوْهَامِ السَّاتِرَةِ ِلْلقُلُوْبِ عَنْ مَطَالِعَةِ اْلغُيُوْبِ َفقَدِ اْبتُلِىَ اْلمُؤْمِنُوْنَ وَزُلْزِلُوْا ِزلْزَالاً شَدِيْدًا وَاِذْ َيقُوْلُ اْلمُنَافِقُوْنَ وَالَّذِيْنَ فِىْ قُلُوْبِهِمْ مَرَضٌ مَا َوعَدَنَا اللهُ َورَسُوْلُهُ اِلاَّ غُرُوْرًا َفثَبِتْـنَا وَانْصُرْنَا وَسَخِّرْ لَناَ هَذَا اْلبَحْرَ كَمَا سَخَّرْتَ الْبحْرَ لِمُوْسَى َوسَخَّرْتَ النَّارَ ِلإِبْرَاهِيْمَ وَسَخَّرْتَ اْلجِبَالَ وَاْلحَدِ ِيْدَا ِلدَاوُدَ وَسَخَّرْتَ الرِّيْحَ وَالشَّيَاطِيْنَ وَاْلجِنَّ لِسُلَيْماَنَ وَسَخَّرْ لَنَا كُلَّ بَحْرٍ هُوَلَكَ فِى اْلأَرْضِ وَالسَّماَءِ وَاْلمُلْكِ وَاْلمَلَكُوْتِ وَبَحْرَالدُّ نْيَا َوبَحْرَ اْلاََخِرَةَ وَسَخَّرْ لَنَا كُلَّ شَيْئٍ يَامَنْ ِبيَدِهِ مَلَكُوْتُ كُلِّ شَيْئٍ ( كهيعـص ×3 ُانْصُرْنَا َفإِنَّكَ خَيْرُ النَّاصِرِيْنَ وَاْفتَحْ لَناَ فَإِنَّكَ خَيْرُ اْلفَاتِحِيْنَ وَاْغِفْر لَنَا فَإِنَّكَ خَيْرُ اْلغَافِرِيْن وَارْحَمْناَ فَإِنَّكَ خَيْرُ الرَّاحِمِيْنَ َواْرُزقْنَا َفإِنَّكَ خَيْرُ الرَّازِقِينْ وَاهْدِنَا َونَجِّنَا مِنَ اْلقَوْمِ الظَّالِمِيْن َوهَبْ لَنَا ِريْحًا طَيِّّبَةً كَمَا هِيَ فِىْ عِلْمِكَ وَانْشُرْهَا َعلَيْنَا مِنْ خَزَائِنِ رَحْمَتِكْ وَاحْمِلْنَا ِبهَا حَمْلَ اْلكَرَامَةَ مَعَ السَّلاَمَةَ وَالْعَاِفيَةَ فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا َواْلاَخِرَةِ اِنَّكَ عَلىَ كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ. اَللّهُمَّ يَسِّرْلَنَا اُمُوْرَنَا َمعَ الرَّاحَةِ لِقُلُوْبِنَا َواَبْدَانِنَا َوالسَّلاَمَةَ وَْالعَافِيَةَ فِىْ ِدْيِننَا وَدُنْيَانَا وَكُنْ لَنَا صَاحِبًا ِفى َسفَرِنَا وَخَلِيْفَةً فِىْ اَهْلِناَ وَاطْمِسْ عَلَى وُجُوْهِ اَعْدَائِنَا وَامْسَخْهُمْ عَلَى مَكَانَتِهِمْ فَلاَ يَسْتَطِيْعُوْنَ اْلمُضِيِ وَاْلَمِجيْئَ ِالَيْنَا وَلَوْ َنشَاءُ َلمَسَخْناَهُمْ عَلىَ مَكاَنَتِهِمْ فَمَا اْستَطاَعُوْا ُمضِيًّا وَلاَ يَرْجِعُوْنَ. يس ×7 وَاْلقُرْآنِ اْلحَكِيمْ. اِنَّكَ َلمِنَ اْلمُرْسَلِيْنَ. عَلىَ صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمَ. َتـْنزِيْلَ اْلعَزِيْزِ الرَّحِيْمِ. ِلتُـْنذِرَ قَوْمًا مَا اُنْذِرَ اَبَآئُهُمْ َفهُمْ غَافِلُوْنَ. َلقَدْ حَقَّ اْلقَوْلُ عَلىَ اَكْثَرِهِمْ فَهُمْ لاَ يُؤْمِنُوْنَ. ِانَّا جَعَلْناَ فِىْ اَعْنَاقِهِمْ اَغْلاَلاً فَهِىَ اِلىَ اْلأَذْقَانِ فَهُمْ ُمقْمَحُوْنَ. وَجَعَلْنَا ِمنْ َبيْنِ اَيْدِيْهِمْ سَدًّا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا َفأَغْشَيْنَاهُمْ فَهُمْ لاَ ُيبْصِِرُوْنَ. شَاهَتِ اْلوُجُوهْ ×3. شَاهَتِ اْلوُجُوهْ ×3 َوعَنَتِ اْلوُجُوْهُ لِلْحَىِّ اْلقَيُّوْمِ َوقَدْ خَابَ مَنْ حَمَلَ ظُلْمًا طس حم حم عسق مَرَجَ اْلبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيَانِ َبْينَهُمَا َبرْزَخٌ لاَيَبْغِيَانِ حم حم حم حم حم حم حم حُمَّ اْلأَمْرُ وَجَاءَ النَّصْرُ فَعَلَيْنَا لاَيُنْصَرُوْنَ. حم تَـْنزِيْلُ اْلِكتَابِ مِنَ اللهِ اْلعَزِيْزِ اْلعَلِيْمِ غَافِرِ الذَّنْبِ َوقَابِلِ التَّوْبَةِ شَدِيْدِ اْلعِقاَبِ ذِى الطَّوْلِ لاَاِلهَ اِلاَّ هُوَ اِلَيْهِ اْلمَصِيرْ { بِسْمِ اللهِ بَابُناَ تَبَارَكَ ِحيْطَانُنَا يس َسقْـِفنَا كهيعـص كِفَايَتُناَ حم عسـق حِمَايَتُنَا فَسَيَكْفِيْكَهُمُ اللهُ وَهُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيمْ. ×3} سِتْرُ ْالعَرْشِ مَسْبُوْلٌ عَلَيْنَا َوعَيْنُ اللهِ نَاظِرَةً اِلَيْنَا ِبحَوْلِ اللهِ لاَيَقْدِرُ عَلَيْنَا َواللهُ مِنْ وَرَائِهِمْ مُحِيْطٌ بَلْ هُوَ قُرْأَنٌ مَجِيْدٌ فِىْ لَوْحِ اْلمَحْفُوظٍ َفاللهُ خَيْرٌ حَافِظًا َوهُوَ اَرْحَمُ الرَّاحِمِيْنَ. اِنّ َولِىَّ اللهِ نَزَّلَ اْلكِتاَبَ وَهُوَ يَتَوَلَّى الصَّالِحِيْنَ. { فَإِنْ تَولَّوْ َفقُلْ حَسْبِيَ اللهُ لاَاِلَهَ اِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوكـَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ اْلعَرْشِ اْلعَظِيْمِ. ×3 . بِسْمِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اْسمِهِ شَيْئٌ فِى اْلأَرْضِ وَلاَ فِى السَّماَءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْم ×3. َولاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ.

BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM ALLOHUMMA YAA ‘ALIYYU YAA ‘ADHIIMU YAA HALIIMU YA ‘ALIIMU. ANTA ROBBII WA ‘ILMUKA HASBII FANI’MAR ROBBU ROBBII WANI’MAL HASBU HASBII TANSHURU MAN TASYAA-U WA ANTAL ‘AZIIZUR ROHIIMU NAS-ALUKAL ‘ISHMATA FIL HAROKAATI WASSAKANAATI WAL KALIMAATI WAL IROODATI WAL KHOTHOROOTI MINASY- SYUKUUKI WAZH-ZHUNUUNI WAL AUHAAMIS-SAATIROTI LILQULUUBI ‘AN MATHOOLI’ATIL GHUYUUBI FAQODIB TULIYAL MU-MINUUNA WAZULZILUU ZILZAALAN SYADIIDAN WAIDZ YAQUULUL MUNAAFIQUUNA WAL LADZIINA FII QULUUBIHIM MARODHUN MAA WA’ADANALLAAHU WA ROSULUHU ILLAA GHURUURON FASYABITNAA WANSHURNAA WASAKHIR LANAA HADZAL BAHRO KAMAA SAKHORTAL BAHRO LIMUSA. WASAKHORTAO NNAAORO LI IBROHIMA WASAKHORTAL JIBAALA WAL HADIIDA LIDAWUDA WA SAKHORTARRIIHA WASY-SYAYAATAIINA WAL JINNA LI SULAIMAANA WASAKHIRLANAA KULLA BAHRIN HUWALAKA FIL ARDHI WASSAMAA-I WALMULKI WAL MALAKUUTI WA BAHROD-DUNYAA WA BAHROL AAKHIROTI WASAKHIR LANAA KULLA SYAIIN YAMAN BIYADIHI MALAKUUTU KULLI SYAIIN KAAF HAA YAA ‘AIIN SHOD 3 X. UNSHURNAA FAINAKA KHOIRUN NAASHIRIINA WAFTAH LANAA FAINNAKA KHOIRUL FATIHIINA WAGHFIRLANAA FAINNAKA KHORUL GHOOFIRIINA WARHAMNAA FAINNAKA KHOIRUR-ROOHIMIINA WARZUQNAA FAINNAKA KHOIRUR-ROOZIQIINA WAHDINAA WANAJJINAA MINAL QAUMIDH- DHOLIMIINA. WAHAB LANAA RIHAAN THOYYIBATAN KAMAA HIYA FII ‘ILMIKA WANSYURHAA ‘ALAINA MIN KHOZAA-INI ROHMATIKA WAHMILNAA BIHAA HAMLAL KAROOMATI MA‘A-SSALAAMATI WAL’AAFIYATI FIDDIINI WADDUNYAA WAL AAKHIROTI INNAKA ‘ALAA KULLI SYAIIN QODIIR. ALLOHUMMA YASIRLANAA UMUURONAA MA’ARROOHATI LIQULUUBINAA WAABDAANINAA WASSALAAMATI WAL AAFIYATI FII DIININAA WADUNYAANAA WAKUNLANAA SHOOHIBAN. FII SAFARINAA WA KHOLIIFATAN FII AHLINAA WATHMIS ‘ALAA WUJUUHI ‘ADA-INAA WAMSAKH HUM ‘ALAA MAKAANATIHIM FALAA YASTATHII-UUNAAL MUDHIYYI WAL MAJI-A ILAINAA WALAU NASYAA-U LAMASAKHNAAHUM ‘ALAA MAKAANATIHIM FAMASTATHOOUU MUDHIYYAN WALAA YARJIUUNA. YASIIN 7 X WALQUR’ANIL HAKIIMI INNAKA LAMINAL MURSALIINA ‘ALAA SHIROOTHIM MUSTAQIIMIN TAN ZIILAL ‘AZIIZIR ROHIIMI LITUNDZIRO QAUMAM MAAUN DZIRO ABAA-UHUM. FAHUM GHOPILUUNA. LAQOD HAQQOL QAULU ‘ALAA AKTSARIHIM FAHUM LAAYU-MINUUNA INNAA JA’ALNAA FII ‘ANAAQIHIM ‘AGHLAALAN FAHIYA ILAL ‘ADZQOONI FAHUM MUQMAHUUNA WAJA’ALNAA MIN BAINI AIDIIHIM SADDAN WAMIN KHOLFIHIM SADDAN FA’AGHSYAINAAHUM FAHUM LAAYUBSHIRUUNA .SYAHATIL WUJUUH 3 X WA’ANATIL WUJUUHU LILHAYYIL QOYUUMI WAQOD KHOOBAMAN HAMALA DZULMAN THOOSIIN HAAMIN HAAMIM AIN SIIN QOOF MAROJAL BAHROINI YALTAQIYAANI BAINAHUMAA BARZAKHUN LAAYABGHIYAANI ( HAAMIM 7 X ) AL AMRU WAJAA-AN NASHRU FA’ALAINAA LAAYUNSHORUUNA. HAAMIM TANZIILUL KITAABI MINALLAAHIL ‘AZIIZIL ‘ALIIMI GHOFIRIDZ-DZANBI WAQOOBILIT TAUBATI SYADIIDIL ‘IQOOBI DZITH- THAULI LAAILAAHA ILLAA HUWA ILAIHIL MASHIIRU BISMILLAAHI BAABUNAA TABAAROKA HITHOONUNAA YAASIIN SAQFINAA KHAAF HAA YAA ’AIIN SHOOD KIFAAYATUNAA HAAMIM AIN SIN QOOF HIMAYATUNAA FASAYAKFIIKA HUMUULLAAHU WAHUWAS SAMII’UL ‘ALIIMU 3 X. SITRUL ‘ARSYI MASBUULUN ‘ALAINAA WA’AINULLAAHI NAAZHIROTA ILAINAA BIHAULILLAAHI LAAYAQDIRU ‘ALAINAA WALLAAHU MIN WAROO-IHIM MUHIITHUM BAL HUWA QURANUM MAJIIDUN FII LAUHIN MAHFUUZHIN FALLAAHU KHOIRUN HAAFIZHON WAHUWA ARHAMUR ROOHIMIINA INNA WALIYYALLAHI NAZZALAL KITAABA WAHUWA YATAWALLASH-SHOOLIHIINA ( FAIN TAWALLAU FAQUL HASBIYALLAHU LAAILAAHA ILLA HUWA ‘ALAIHI TAWAKKALTU WAHUWA ROBBUL ‘ARSYIL ‘ADZIIM 3 X ) BISMILLAAHIL LADZII LAAYADHUURRU MA’ASMIHI SYAIUN FIL ARDHII WALAA FISSAMAA-I WAHUWAS SAMIUL ‘ALIIM 3 X WALA HAULA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAHIL ‘ALIYYIL ‘ADZHIIM

Artinya :

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Yaa Allah Hai Dzat yang Maha Tinggi, Hai Dzat yang Maha Agung. Hai Dzat yang Maha bijaksana. Hai Dzat yang Maha Mengetahui. Engkau adalah Tuhan Saya. Dan dengan sifat ilmu Engkau semoga Engkau mencukupi semua kebutuhan Saya. Maha Indah Engkau. Engkau adalah Tuhanku yang Maha Indah. Cukup bagi Saya Engkau yang mencukupi semua kebutuhan Saya. Dan yang menolong orang-orang yang Engkau kehendaki. Engkau adalah Dzat yang Maha Mulia dan Maha Kasih Sayang. Saya minta kepada Engkau dengan penjagaan Engkau. Di dalam gerak Saya dan di dalam diam Saya. Dalam ucapan Saya dalam kehendak Saya. Juga didalam niat Saya dari tiap tiap rasa ragu. Dan dari rasa buruk sangka. Dan dari tindakan yang salah yang menutupi hati Saya dari melihat barang yang samar. Sesungguhnya telah diwahyukan kepada orang-orang yang pada beriman. Dan sudah digoncangkan dengan goncangan yang hebat. Dan ketika orang-orang munafik berkata dan orang-orang yang hatinya kotor bahwa Allah dan Rosulnya tidak berjanji kepada kita kecuali hanya kebohongan. Semoga Engkau yaa Allah menetapkan ketabahan kepada Saya dan juga menolong Saya. Dan semoga Engkau menundukkan lautan kepada Saya seperti Engkau menundukkan lautan kepada Nabi Musa as. Dan seperti Engkau menundukkan api kepada Nabi Ibrahim as. Dan seperti Engkau menundukkan gunung dan besi kepada Nabi Daud as. Dan seperti Engkau menundukkan jin dan syaitan kepada Nabi Sulaiman as. Dan semoga Engkau menundukkan kepada Saya tiap-tiap lautan. Sesungguhnya kebesaran Engkau meliputi bumi dan meliputi langit yang ada di alam kekuasaan dan yang ada di alam malakut dan yang ada di lautan dunia dan yang ada di lautan akhirat. Semoga Engkau menunddukan tiap-tiap sesuatu kepada diri Saya.Hai Dzat yang ditangan engkau segala kekuasaan. Kaaf Haa Yaa Ain Shood 3 x. Semoga Engkau menolong Saya karena sesungguhnya Engkau sebaik-baiknya penolong dan semoga Engkau membuka tabir yang menutupi Saya. Dan semoga Engkau mengampuni dosa-dosa Saya. Karena sesungguhnya Engkau sebaik-baiknya Dzat yang Maha Pengampun. Dan semoga Engkau menyayangi Saya karena sesungguhnya Engkau sebaik-baiknya Dzat yang Maha Penyang. Dan semoga Engkau mencurahkan rizki kepada Saya karena sesungguhnya Engkau sebaik-baiknya Dzat yang memberi rizki. Dan semoga Engkau memberitahukan kepada Saya dan menyelamatkan Saya dari orang-orang yang berbuat dholim ( aniaya ). Dan semoga Engkau memberi memberikan bau yang harum kepada Saya dalam pandangan Engkau yaa Allah. Dan semoga Engkau membuka gudang rahmat Engkau kepada Saya. Dan semoga Engkau membekali Saya dengan karomah ( keistimewaan ) serta kesehatan di dalam agama dan didalam dunia juga di dalam akhirat. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa kepada setiap-tiap sesuatu yang dikehendaki. Yaa Allah semoga Engkau memudahkan segala urusan Saya serta memperbaiki hati Saya dan diri Saya dan kesehatan di dalam agama dan di dunia. Dan semoga Engkau berkenan bersama-sama di dalam kepergian Saya. Dan semoga Engkau menjaga keluarga Saya. Dan semoga Engkau mencoreng muka musuh Saya dan merusak tempat musuh Saya, sehingga mereka tidak kuat lagi untuk meneruskan aksinya dan tidak sanggup lagi melawan Saya. Dan jika kami menghendaki menghapus penglihatan mereka ( musuh ) maka mereka gagap mencari-cari jalan. Maka bagaimana mereka dapat melihat. Dan jika kami menghendaki merusak tempat mereka ( musuh ) berada. Maka bagaimana mereka dapat berjalan dan bagimana mereka dapat kembali. Yaasiiin demi Al qur’an yang penuh hikmat. Sesungguhnya kamu ( Muhammad ) adalah seorang Rasul yang berada di jalan yang lurus yang diturunkan oleh Tuhan yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang supaya kamu ( Muhammad ) memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan sebab mereka lalai. Sesungguhnya telah pasti ketentuan Allah kepada mereka karena mereka tidak beriman. Sesungguhnya kami ( Allah ) telah memasang belenggu di leher mereka. Lalu tangan mereka diangkat ke dagu oleh karena itu mereka itu tertengadah. Dan kami ( Allah ) buat dihadapan mereka ( musuh ) dinding dan di belakang mereka dinding pula. Dan kami tutup mata mereka sehingga mereka tidak dapat melihat. Dan jadi rusak wajah mereka dan jadi jelek wajah mereka ( musuh ) dihadapan Dzat yang Maha Hidup dan Maha Berdiri dan sesungguhnya buta orang yang berbuat dholim ( aniaya ).Thoo Siin Khaa Miim Aiin Siin Qoof. Semoga Allah memisahkan kedua lautan itu sehingga tidak campur. Khaa Miim 8 x Telah dipastikan masalah yang akan datang ada pertolongan. Khaa Miim. Sesungguhnya turunnya kitab Al qur’an itu dari Allah yang Maha Mulia lagi Maha Mengetahui dan Maha Pengampun tiap-tiap dosa dan Maha menerima taubat. Juga yang berat siksanya. Tidak ada Tuhan selain Dia ( Allah ) tempat kembalinya semua mahluk. Asma Allah adalah pintu Saya. Kalimat tabaruk adalah pagar diri Saya. Yaasiin adalah payung Saya. Huruf Kaaf Haa Yaa Aiiin Shood adalah yang mencukupi diri Saya. Huruf Khaa Miim Aiin Shood adalah yang menjaga Saya. Maka Allah yang menyelamatkan kamu dari musuh-musuh kamu. Dan Dia ( Allah ) Dzat yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui 3 x. Sesungguhnya tutupnya Arsy itu dibukakan kepada Saya. Dan penjagaan Allah itu dicurahkan kepada Saya dengan kekuasaan Allah Saya tidak akan bisa diperdaya ( dikalahkan ) oleh mereka ( musuh ). Sesungguhnya Allah telah telah mengepung mereka ( musuh ) dan sesungguhnya Muhammad itu yang membawa kitab Al qur’an yang luhur dari Lauhul Mahfudz. Dan sesungguhnay Allah sebaikn-bainya penjaga dan Dia ( Allah ) Maha Kasih Sayang 3 x . yang telah menurunkan kitab Al qur’an. Dan Dia ( Allah ) yang menolong orang-orang yang sholeh 3 x dan sesungguhnya Allah yang menyelamatkan Saya. Tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada Allah Saya bertawakal. Dan sesungguhnya Dia ( Allah ) Dzat yang menguasai Arsy yang tinggi 3 x Dengan menyebut nama Allah tidak ada yang membahayakan baik yang ada di bumi maupun yang ada di langit sesunguhnya Dia ( Allah ) Mendengar lagi Maha Melihat. Tidak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah amiin 3 x.

Kegunaannya :

– Di hormati dan disegani oleh manusia.

– Berwibawa dihadapan musuh.

– Kebal dari segala macam senjata tajam.

– Kebal dari terjangan senjata api.

– Menundukan musuh.

– Menundukkan jin, setan, silam, silum dan sileman.

– Menundukkan laut, gunung dan api.

– Selamat dari serangan ilmu hitam.

– Mudah datangnya rizqi.

– Selamat dari bala dan bencana apa saja.

– Untuk hajat besar.

Cara mengamalkannya :

– Puasa biasa selama 7 hari dimulai pada hari Jum’at, dan pada hari terakhir puasa patigeni, tidak boleh bercampur dengan manusia dan tidak boleh berbicara dengan manusia ( mengasingkan diri ) dan sebelumnya mandi keramas terlebih dahulu pada hari pertama puasa.

– Selama puasa pada tengah malam Anda shalat Taubat, shalat Hajat Khusus, dilanjutkan silsilah kepada :

اِلىَ حَضْرَةِ النَّبِىِّ اْلمُصْطَفَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍَِِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ اَلْفَاتِحَةْ…….

– ILAA HADROTIN NABIYYIL MUSHTHOFAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN SHOLALLAAHU ‘ALAIHI WASSALAM AL FATIHAH…….

وَاِلىَ حَضْرَةِ الشـَّيخْ ابَِى حَسَنْ شَذَلِى قَدَّسَ اللهُ سِرَّهُ اْلعَزِيزْ اَلْفَاتِحَةْ…….

– WA ILAA HADROTI SYAIKHI ABI HASAN SYADZALI QODDASALLAAHI SIRROHUL AZIIZU AL FATIHAH…….

َواِلَى ُروْحِ مَنْ اَجَازَنِىْ َاْلفَاتِحَةْ…….

– WA ILAA RUUHI MAN AJAAZANI AL FATIHAH……..

dan membaca amalannya sebanyak 9 x.

– Selama puasa setelah selesai shalat lima waktu amalannya dibaca sebanyak 3 x. Dan setelah selesai puasanya setelah selesai shalat Ashar dan shalat Subuh amalannya cukup dibaca 1 x saja secara istiqomah.

9. HIZIB NASHOR

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمْ اَللَّهُمَّ ِبسَطْوَةِ جَبَرُوْتِ قـَهْرِكَ وَبِسُرْعَةِ ِاغَاثَةِ نَصْرِكَ وَبِغَيْرَتِكَ ِلاِنْتِهَاكِ حَرَمَاتِكَ وَبِحَمَايَتِكَ لِمَنْ ِاحْتَمَى بِاَيَتِكَ نَسْأَََلُكَ يَااَللهُ يَاسَمِيعْ يَاقـَرِيبْ يَامُجِيبْ ياَسَرِيعْ يَامُنْتـَقِمْ يَاشَدِيْدَ اْلبَطْشِِ يَاجَبَّارُ يَاقهَّارُ يَامَنْ لاَيُعْجِزُهُ قَـَهْرُ الْجَبَابِرَةِ وَلاَ يَعْظُمُ عَلَيْهِ هَلاَكُ اْلمُتـَمَرِدَةِ مِنَ اْلمُلـُوْكِ وَاْلأكَاسِرَةِ اَنْ تَجْعَلَ كَيْدَ مَنْ كَادَنِى فِي نَحْرِهِ وَمَكَرَمَنْ مَكَرَنِى عَائِدًاً عَلَيْهِ وَحَفَرَةَ مَنْ حَفَرَ لِى َواقِعًا فِيْهاَ وَمَنْ نَصَبَ لِى شَبَكَة َ الْخِدَاعِ ِاجْعَلْهُ يَا سَيِّدِىْ مُسَاقاً اِلَيْهَا وَمُصاَداً فِيْهَا وَاََسِيْرًا لَدَيْهَا اَللهُمَّ بِحَقِّ كهيعص اِكْفِنَا هَمَّ اْلعِدَا وَلَقِّهِمُ الرَّدَا وَاجْعَلْهُمْ لِكُلِّ حَبِيْبٍ ِفدَا وَسَلِّطْ عَلَيْهِمْ عَاجِلَ النِّقـْمَةِ فِى اْليَوْمِ وَالْغَدَا، اَللهُمَّ َبدِّدْ شَمْلَهُمْ الَلهُمَّ فَرِّقْ جَمْعَهُمْ اَللهُمَّ اَقْلِلْ عَدَدَهُمْ اَللهُمَّ اجْعَلِ الدَّائِرَةَ عَلَيْهِمْ اَللهُمَّ اَوْصِلِ اْلعَذاَبَ ِالَيْهِمْ اَللهُمَّ اَخْرِجْهُمْ عنْ دَائِرَةِ اْلحِلْمِ وَاسْلـُبْهُمْ مَدَدَ الإمْهَالِ وَغُلَّ اَيْدِيْهِمْ وَارْبُطْ عَلىَ قُلُوْبِهِمْ وَلاَ تُبَلِّغْهُمُ اْلأمَالَ اَللهُمَّ مَزِّقْهُمْ كُلَّ مُمَزَّقِ مَزَّقْتَهُ مِنْ اَعْدَائِكَ اِنْتِصَارًا ِلأَنْبِيَائِكَ وَرُسُلِكَ وَاَوْلِيَآئِكَ، {اَللهُمَّ اِنْتَصِرْ اِنْتِصَارِكَ ِلأحْبَابِكَ عَلىَ اَعْدَائِكَ} ×3 {اَللهُمَّ لاَتُمَكِّنِ اْلأعْدَاءَ فِيْنَا وَلاَ تُسَلِّطْهُمْ عَلَيْنَا بِذُنُوْبِنَا}×3 حم حم حم حم حم حم حم حُمَّ اْلأمْرُ وَجَآءَ النَّصْرُ فَعَلَيْنَا لاَ يُنْصَرُوْنَ. حمعسق حِمَايَتـُنَا ِممَّا نَخَافُ َاللهُمَّ قِنَا شَرَّ اْلأسْوَاءِ وَلاَ تَجْعَلْنَا مَحَلاً ِللْبَلْوَى اَللهُمَّ اَعْطِنَا اَمَلَ الرَّجَاءِ وَفَوْقَ اْلأمَلِِ يَاهُوْ يَاهُوْ ياَهُوْ يَامَنْ بِفَضْلِهِ لِفَضْلِهِ نَسْألـُكَ اْلَعَجَلَ َالْعَجَلَ اِلَهِى ْالإجَابَةَ اَْلإجَابَةَ يَا مَنْ اَجَابَ نُوْحاً فِى قَوْمِهِ وَيَامَنْ نَصَرَ اِبْرَاهِيْمَ عَلىَ اَعْدَائِهِ َويَامَنْ رَدَّ يُوْسُفَ عَلىَ يَعْقُوْبَ يَا مَنْ كَسَفَ ضُرَّ اَيُّوْبَ يَا مَنْ اَجَابَ دَعْوَةَ زَكَرِيَّا يَامَنْ قـَبِلَ تَسْبِيْحَ يُوْنُسْ ِبِنْ مَتـَى نَسْألـُكَ بِأسْرَارِ هَذِهِ الدَّعَوَاتِ اَنْ تـَقـَبَّلَ مَابِهِ دَعَوْنَاكَ وَاَنْ تُعْطِيْنَاَ مَاسَألْنَاكَ اَنْجِزْ لَنَا وَعْدَكَ الَّّذِى وَعَدْتَهْ لِعِبَادِكَ اْلمُؤْمِنِينْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ سُبْحَاَنكَ اِنِّى كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينْ اِنْقَطَعَتْ اَمَالُنَا وَعِزَّتِكَ اِلاَّ مِنْكَ وَخَابَ رَجَاؤُنَا وَحَقِّكَ اِلاَّ فِيكْ ” اِنْ اَبْطَاَتْ غَرَّةُ اْلأرْحَامِ وَابْتَعَدَتْ  فَأقْرَبُ الشََّيْئِ مِنَّا غَارَةُ اللهْ، يَاغَارَةَ اللهِ جِدِّى السَّْيْرَ مُسْرِعَة ً  فِى حَلِّ عُقْدَتِنَا يَا غَارَةَ اللهْ. عَدَتِ اْلعَادُوْنَ وَجَارُوْا وَرَجَوْنَا اللهَ مُجِيْرًا وَكَفَى بِاللهِ وَلِيـًّّا وَكَفَى بِاللهِ نَصِيْرًا وَحَسْبُنَا اللهَ وَنِعْمَ الْوَكِيلْ وَلاَ حَوْلَََ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيمْ، سَلاَمٌ عَلَى نُوْحٍ فِى اْلعَالَمِينْ {اِسْتَجِرْ لَنَا آمِينْ}× 3 فَقـُطِعَ دَابِرَ ْالقـَوْمِ الَّذِيْنِ ظَلَمُوْا وَاْلحَمْدُ للهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ.

BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM. ALLOHUMMA BISATHWATI JABARUUTI QOHRIKA BISUR’ATI IGHOOTSATI NASHRIKA WABIGHOIROTIKA INTIHAAKI HAROMAATIKA WABIHIMAAYATIKA LIMAN IHTAMA BIAAYATIKA NAS-ALUKA YAA ALLAH YAA SAMII’ YAA QORIIB YAA MUJIIB YAA SARII’ YAA MUNTAQIM YAA SYADIIDAL BATHSYI YAA JABBAARU YAA QOHHARU YAAMAN LAA YU’JIZUHU QOHRUL JABAABIROTI WALAA YA’DHUMU ‘ALAIHI HALAKUL MUTAMARIDATI MINAL MULUUKI WAL AKAASIROTI AN TAJ’ALA KAIDAMAN KAADANII FII NAHRIHI WAMAKAROMAN MAKARONII ‘AA-IDAN ‘ALAIHI WAHAFAROTA MAN HAFAROLII WAAQI’AAN FIIHA WAMAN NASHOBALII SYABAKATAL KHIDAA’I IJ’ALHU YAA SAYYIDII MUSAAQON ILAIHAA WAMUSHOODAN FIIHAA WAASIIRON LADAIHAA. ALLOHUMMA BIHAQQI KAAF HAA YAA ‘AIIN SHOOD IKFINAA HAMMAL ‘IDAA WALAQ QIHIMURRODAA WAJ’ALHUM LIKULLI HABIBIN FIDAA WASALLITH ‘ALAIHIM ‘AAJILAN NIQMATI FIL YAUMI WAL GHODAA. ALLOHUMMA BADDIL SYAMLAHUM ALLOHUMMA FARRIQ JAM’AHUM ALLOHUMMA AQLIL ‘ADADAHUM ALLOHUMMAJ’AL LIDA-IROTA ‘ALAIHIM ALLOHUMMA AUSHIL ‘ADZAABA ILAHIM ALLOHUMMA AKHRIJHUM ‘AN DAA’IROTIL HILMI WASLUBHUM MADADAL IMHAALI WAGHULLA AIDIIHIM WARBUTH ‘ALA QULUUBIHIM WALAA TUBALLIGHHUMUL AMALA ALLOHUMMA MAZ-ZIQHUM KULLA MUMAZ-ZAKI MAZZAQTAHU MIN ‘ADAA-IKAN TISHOORON LI AMBIYAA-IKA WARUSULIKA WA AULIYAA-IKA ALLOHUMMAN TASHIR INTISHOOROKA LI-AHBAABIKA ‘ALA A’DAA-IKA 3 X ALLOHUMMA LAATUMAKKINIL ‘ADAA-A FIINAA WALAA TUSALLITHHUM ‘ALAINAA BIDZUNUUBINA 3 X HAA MIIM 7 X HUMMAL AMRU WAJAA-ANNASHRU FA’ALAINAA LAAYUNSHORUUNA HAA MIIM ‘AIIN SIIN QOOF HIMAAYATUNAA MIMMAA NAKHOOFU ALLOHUMMA QINAA SYARROL- ASWAA-I WALAA TAJ’ALNAA MAHALAN LILBALWAA ALLOHUMMA ‘ATHINAA AMALAR ROJAA-I WAFAUQOL AMALI ( YAHU 3 X ) YAA MAN BIFADHLIHI LIFADHLIHI NAS-ALUKA ( AL’AJALA 2 X ) ILAAHII AL IJAABATA AL IJAABATA YAA MAN AJAABA NUUHAN FII QAUMIHI WAYAA MAN NASHORO IBROHIMA ‘ALA ‘ADAA-IHI WAYAAMAN RODDA YUSUFA ‘ALA YAQUB YAAMAN KASYAFA DHURROO AYUBA YAAMAN AJAABA DA’WATA ZAKARIA YAMAN QOBILA TASBIHA YUNUS BIN MATA NAS-ALUKA BIASROORI HADZIHID DA’AWAATI AN TAQOBBALA MAA BIHI DA’AUNAAKA WAAN TU’THIYANAA MAASA-ALUNAAKA ANJIZLANAA WA’DAKAL LADZII WA’ADATAH LI’IBAADIKAL MU’MININA LAA ILAAHA ILLAA ANTA SUBHANAKA INNI KUNTU MINADH-DHOLIMIINA INQOTHO’AT AMAALUNAA WA’IZZATIKA ILLAA MINKA WAKHOOBA ROJAA-UNAA WAHAQQIKA ILLAA FIIKA INABTHOOAT GHORROTUL ARHAAMI WABTA’ADAT FA,AQROBUSY-SYAIN MINNAA GHOOROTULLAAHI YAA GHOOROTALLAAHI JIDDIS SAIRO MUSRI’ATAN FII HALLI ‘UQDATINAA YAA GHOOROTALLAAHI ‘ADATIL ‘AADUUNA WAJAARUU WAROJAUNAALLAAHA MUJIIRON WAKAFAA BILLAAHI WALIYYAN WAKAFAA BILLAAHI NASHIIRON WAHASBUNALLAH WANI’MAL WAKIILU WALAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAAHIL ‘ALIYYIL ‘ADZIIM SALAMUN ‘ALA NUUHIN FIL ‘AALAMIINA ( ISTAJIBLANAA AMIIN 3 X ) FAQUTHI’A DAABIRUL QAUMIL LADZIINA ZHOOLAMUU WALHAMDULILLAAHI ROBBIL ‘AALAMIINA WASHOLALLAAHU ‘ALA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA ‘ALA AALIHI WASHOKHBIHI WASALLAAM.

Artinya :

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.Yaa Allah dengan cambuk penjagaan Engkau. Dan dengan sifat keperkasaann Engkau. Dan dengan sifat nasor ( pertolongan ) Engkau karena kehormatan Engkau supaya Engkau menjaga orang-orang yang minta dijaga dengan ayat-ayat Engkau Saya minta kepada Engkau yaa Allah. Hai Dzat yang Maha Mendengar. Hai Dzat yang Maha Dekat. Hai Dzat yang Maha Mengabulkan do’a. Hai Dzat yang menjalankan nasib. Hai Dzat yang berat siksanya. Hai Dzat yang Perkasa. Hai Dzat yang tidak akan mengalahkan orang-orang yang dijaga oleh Engkau dari orang-orang yang berbuat aniaya dan tidak akan memuliakan orang-orang yang berbuat kerusakan. Dan dari orang-orang yang berbuat keji dari tiap-tiap raja dan penguasa. Dan Engkau menjadikan tipuan kepada orang-orang yang akan menipu diri Saya dan orang yang mengadu domba diri Saya. Dan orang yang memasang perangkap kepada Saya. Semoga Engkau menjadikan mereka yaa Gusti orang yang terperangkap sendiri sehingga mereka menjerit dalam tawanan. Yaa Allah dengan haknya Kaaf Haa Yaa ‘Aiin Shood selamatkanlah Saya dari niat jahatnya musuh-musuh dan temukanlah musuh itu dalam kesusahan. Atau jadikanlah musuh-musuh Saya menjadi kekasihku. Atau jadikanlah musuh-musuh Saya supaya disiksa dikemudian hari.Yaa Allah porak porandakanlah kumpulan musuh-musuh Saya. Yaa Allah bubarkanlah kumpulan musuh-musuh Saya. Yaa Allah sudahilah ( sedikitkanlah ) bilangan musuh-musuh Saya. Yaa Allah jadikanlah lingkaran siksa kepada musuh-musuh Saya. Yaa Allah datangkanlah siksa kepada musuh-musuh Saya. Yaa Allah keluarkanlah musuh-musuh Saya dengan sifat dermawan Engkau dan bebanilah tangan musuh- musuh Saya. Dan resahkanlah hatinya dan janganlah Engkau mendatangkan cita citanya musuh-musuh saya. Yaa Allah pecah belahkanlah tiap musuh-musuh Saya seperti Engkau memecah belahkan musuh-musuh Engkau dalam menolong para nabi Engkau dan para utusan Engkau dan para wali Engkau. Yaa Allah tolonglah Saya seperti Engkau menolong kepada para kekasih Engkau dari tiap-tiap musuh-musuh Engkau 3 x. Yaa Allah janganlah Engkau membolehkan musuh-musuh Saya datang dan janganlah Engkau membinasakan Saya sebab dosa-dosa Saya 3 x. Haa Miim 7 x. Sudah dipastikan jika pertolongan sudah datang kepada Saya. Haa Miim ‘Aiin Siin Qoof maka musuh pasti kalah.Yaa Allah jagalah diri Saya dari tiap-tiap perkara yang menyusahkan. Dan janganlah Engkau menempatkan Saya ketempat yang membahayakan. Yaa Allah semoga Engkau memberikan kepada Saya perkara yang aku harapkan Yaa Huu 3 x Hai Dzat yang Maha Memberi anugerah Saya mohon kepada Engkau pemberian cepat cepat. Yaa Tuhan Saya semoga Engkau mengabulkan permohonan Saya. Hai Dzat yang mengabulkan do’anya Nabi Nuh kepada kaumnya. Hai Dzat yang menolong Nabi Ibarahim kepada musuhnya. Hai Dzat yang mengembalikan Nabi Yusuf kepada Nabi Yaqub. Hai Dzat yang melepaskan kesusahan Nabi Ayub. Hai Dzat yang mengabulkan do’anya Nabi Zakaria. Hai Dzat yang menerima bacaan tasbihnya Nabi Yunus bin Mata. Saya mohon kepada Engkau dengan rahasianya do’a ini semoga Engkau menerima perkara yang aku mohonkan kepada Engkau. Dan memberikan apa yang aku mohonkan kepada Engkau. Semoga Engkau melestarikan kepada Saya dengan janji Engkau seperti Engkau telah menjanjikan kepada orang-orang mu’min. Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau sesungguhnya Saya tergolong orang-orang yang susah maka janganlah Engkau memutuskan apa yang Saya harapkan. Demi Dzat keagungan Engkau kecuali kepada Engkau tidak akan kalah apa yang Saya harapkan. Demi haknya Engkau jika terlambat bantuan dari saudara Saya maka jauhkanlah mereka dari Saya. Dan dekatkanlah kepada Saya bantuan dari Allah. Hai para bantuan Allah cepat cepatlah tindakan Mu dalam melepaskan kesusahan Saya. Hai para bantuan Allah mereka sudah melewati batas dan sudah berbuat semena-mena dan hanya kepada Allah aku berharap. Dan cukup hanya Allah yang menolong Saya juga cukup bagi Saya hanya Allah sebaik baiknya penolong. Tidak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah yang Maha Tinggi dan Agung. Keselamatan terlimpah kepada Nabi Nuh dari Tuhan seluruh alam. Kabulkanlah do’a Saya aamiin 3 x. Dan putuskanlah barisan kaum yang dholim. Dan segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam. Semoga shawat dan salam selalu Allah limpahkan kepada pemimpin kami Nabi Muhammad, beserta keluarga dan sahabat sahabatnya.

Kegunaannya :

– Lafad : ALLOHUMMA BISATHWATI JABARUUTI QOHRIKA sampai lafad : YAA SARII YAA MUNTAQIIM itu dibaca sebanyak 7 x dengan menghadapi gelas yang berisi air putih kemudian diminumkan pada orang yang sedang sakit gila, ayan ( epilepsi ) dll.

– Lafad : YAA SYADIIDA BATHSII sampai lafad : WAKHAFAROTA MAN KHAFAROLII WAQIIAN FIIHA dan ditambahi lafad : YAA ALLAH sebanyak 3 x bila lafad tersebut di baca 1 x kemudian ditiupkan di kedua telapak tangan, lalu diusap usapkan ke badan Insya Allah tidak mempan segala macam senjata tajam ( kebal ).

– Lafad : WAMAN NASHORO LII SYABAKATA KHIDAA’I sampai lafad : FII YAUMI WAGHODA dibaca 3 x itu untuk menangkis pukulan musuh.

– Lafad : ALLOHUMMA BADIL SAMLAHUM sampai lafad : ALLOHUMMAN TASHIR LANANTISHOOROKA AKHBABIKA ‘ALA ‘ADAIKA bila dibaca sebanyak 3 x bila dikeroyok orang banyak Insya Allah tidak sampai dengan catatan kita dalam pihak yang benar.

– Untuk meminta rizki yang banyak.

– Untuk mengeluarkan orang yang ditawan.

Cara mengamalkannya :

– Dipuasai puasa bila ruh selama 7 hari dimulai pada tanggal 1 atau 15 Qomariyah dan pada akhir puasa patigeni ( tidak boleh tidur selama sehari semalam ) tapi pada malam harinya Anda boleh makan dan minum. Kemudian pada pagi harinya Anda selamatan nasi disertai telur ayam paling sedikitnya 7 butir. Dan sebelum Anda memulai puasa, sebaiknya Anda mandi keramas terlebih dahulu pada hari pertama puasa.

– Selama puasa pada tengah malam Anda shalat Taubat, shalat Hajat Khusus, dilanjutkan silsilah kepada :

اِلىَ حَضَرَةِ النَّبِىِّ اْلمُصْطَفَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ َاْلفَاتِحَةْ…….

– ILAA HADROTIN NABIYYIL MUSHTHOFAA MUHAMMAD SHOLALLAAHU ‘ALAIHI WASSALAM AL FATIHAH…….

خُصُوْصًا هَدِ يَةً اِلَى رُوْحِ شَيخْ اِمَامْ حَبِيْبِىْ عَبْدِ اللهِ ْبنِ عَلَوِى اِبْنِ مُحَمَّدْ اْلحَد َدِ بَعَلَوِى َنفَعَنَا اللهُ بِهِ آمينْ َاْلفَاتِحَةْ…..

– KHUSHUUSHON HADIYYATAN ILAA RUUHI SYAIKHI IMAM HABIBI ABDILLAHIBNI ALWIBNI MUHAMMAD AL HADADI BA’ALAWI NAFAANNALLAH BIHI AMIN AL FATIHAH…….

ثُمَّ اِلىَ حَضَرَةِ اَرْوَاحِ شَيْخِنَا وَاُسْتَاذِنَا وَجَمِيْعِ اْلمُسْلِمِينَ وَاْلمُسْلِمَاتْ وَاْلمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتْ اَلْفَاتِحَةْ…….

– TSUMMA ILAA HADHROTI ARWAHI SYAIKHINA WA USTADZINAA WA JAMI’IL MUSLIMINA WAL MUSLIMAATI WAL MU’MININA WAL MU’MINATI AL FATIHAH……..

dan membaca amalannya sebanyak 3 saja selama sehari semalam.

– Dan setelah selesai puasanya amalan hizib ini dibaca 1 x secara istiqomah selama 100 hari kemudian untuk seterusnya cukup dibaca setiap hari Jum’at saja.

8. HIZIB LATHIIF

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمْ اَللّهُمَّ بِخَفِيِّ لُطْفِ اللهِ بِلَطِيْفِ صُنْعِ اللهِ بِجَمِيْلِ سِتْرِ اللهِ دَخَلْتُ فِىْ كَنَفِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَاهٍ × 3 اُهَيْلٍ ×3 اَهْياَسٍ ×3.حَجَبْتُ نَفـْسِيْ بِحِجَابِ اللهِ وَمَنَعْتُهَا بِاَيَاتِ اللهِ َوبِاْلاَيَاتِ الْبَيِّنَاتِ وَبِحَقِّ مَنْ يُحْيىِ اْلعِظَامَ وَهِيَ رَمِيْمُ جِبْرِيْلُ عَنْ يَمِيْنِىْ( meniup kearah kanan) وَمِيْكَائِيلُ عَنْ يَسَرِىْ ( meniup kearah kiri) وَاِسْْرَافِيلُ عَنْ وَرَائِى( meniup kebelakang) وَعِزْرَائِيلُ عَنْ فَوْقِي ( meniup kearah atas) وَسَيِّّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِِ وَسَلَّمْ فِىْ اَمَامِىْ( meniup kearah depan) وَعَصَى مُوْسَى فِىْ يَدِىْ ( meniup kearah kedua tangan) وَمَنْ رَاَنِىْ هَابَنِىْ وَخَاتـَمُ سَيِّدِنَا سُلَيْمَانَ عَلَى لِسَانِىْ فَمَنْ تَكَلَّمْتُ عَلَيْهِِ قَضَى حَاجَتِىْ

BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM. ALLOHUMMA BIKHOFIYILLOH. BILAFZHI SHUN ‘ILLOH. BIJAMIILI SITRULLOH. FII KANAFIYILLOH. WATASAFA’TU BIROSULILLAAHI SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM. BIYAHIN 3 X AHILIN 3 X AHYASIN 3 X HAJATTU NAFSI BIHIJAABILLAAH. WAMANA’TUHAA BIAATIN WABIL AAYAATILLAAHIL BAYYINAATI. WABIHAQQI MAN YUHYIL ‘IDZHOOMA WAHIYA ROMIIM. MALAIKAT JIBRIL AN YAMINII ( meniup ke arah kanan ). WA MALAIKAT MIKAIL AN YASARII ( meniup ke arah kiri ). WA MALAIKAT ISROFIL AN WARO-II ( meniup ke arah belakang ). WA MALAIKAT IZRAIL AN FAUQII ( meniup ke arah atas ). WA SAYYIDINA MUHAMMADIN SHOLLALLAHU ‘ALAIHI WASSALLAM FII AMAAMII ( meniup ke arah depan ). WA ‘ASHO SAYYIDINAA MUSA FII YADII ( meniup ke arah kedua tangan ). WA NUURU SAYYIDINAA YUSUF ALA WAJHII. WAMAN RO-ANII HAABANII. WAKHOTAMA SAYYIDINAA SULAIMANA ‘ALAA LISAANII. FAMAN TAKALLAMTU ‘ALAIHI QODHO HAAJATII .

Artinya :

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Yaa Allah dengan rahasia Allah. Dengan lafad ciptaan Allah. Dengan kebagusan aling-aling Allah. Di dalam kecukupan Allah. Dan Saya mengharap syafaat dari Rasululloh sholallaahu alaihi wassallam. Biyahin 3 x Ahilin 3 x Ahyasin 3 x. Keinginan Saya dilindungi oleh Allah. Dan kami mengharap seketika dan dengan ayat ayat Allah yang jelas. Dan dengan haq Dzat yang menghidupkan tulang-tulang yang telah mati. Malakat Jibril disamping kananku. Dan Malaikat Mikail disamping kiriku. Dan Malaikat Israfil dibelakangku. Dan Malaikat Izrail di atasku. Dan pemimpinku Muhammad sholallahu alaihi wassallam di depanku. Dan tongkat Musa ditanganku. Dan cahaya Yusuf di wajahku. Dan orang orang yang melihatku menyayangiku. Dan cin-cin pemimpinku Sulaiman dilidahku. Dan bila Saya berbicara mereka memenuhi hajatku

Kegunaannya :

– Setelah shalat Ashar dibaca 1 x dengan istiqomah Insya Allah diberi mudah rizqinya.

– Disayang oleh segenap manusia dan kelihatan berwibawa.

– Diberi keberanian dan tidak gentar menghadapi lawan yang berbadan tinggi besar, para penjahat dan oknum militer.

– Selamat dari bacokan golok, tusukan pisau, tebasan pedang dan aneka macam senjata tajam lainnya.

– Senjata api baik laras panjang maupun laras pendek ( pistol ) dibuat macet tidak dapat meletus.

– Selamat dari ledakan bom dan sejenisnya.

– Selamat dari pukulan tangan kosong maupun hantaman benda tumpul.

– Dengan tiupan mulut lawan yang menyerang dengan emosi akan dibuat terpental.

– Selamat dari pengeroyokan massal dan tanah bila di garis memakai tangan lawan tidak dapat mengejarnya.

– Selamat dari serangan bangsa jin, setan, silam, silum dan sileman baik yang hidup di darat, di angkasa maupun yang hidup di air.

– Selamat dari serangan binatang buas dan hewan-hewan melata.

– Selamat dari serangan ilmu hitam seperti teluh, tenung, santet dan sihir.

– Untuk kekuatan pukulan tangan.

– Bisa menghadapi musuh yang menggunakan ilmu gaib seperti menghadapi musuh yang memiliki aji Gelap Ngampar, aji Senggoro Macan, aji Braja Musti dsb.

– Diberi sabar hatinya dan rukun persahabatannya.

– Bila dipitnah oleh orang jahat Hizib ini dibaca sebanyak 41 x setelah shalat Ashar. Insya Allah berkat barokah dan karomah ini Hizib orang jahat tersebut diberi balasan oleh Allah berupa apa saja.

– Bila menghadapi musuh siapa saja dibaca 1 x terus kaki kanan dijejakkan ke bumi 1 x. Insya Allah musuh anda tidak punya daya apa-apa.

Cara mengamalkannya :

– Di puasai puasa bila ruh selama 9 hari dan sebelumnya mandi keramas terlebih dahulu pada hari pertama puasa.

– Selama puasa pada tengah malam Anda shalat Taubat, shalat Hajat Khusus, dilanjutkan silsilah kepada :

ِالَى حَضَرَةِ النَّبِىِّ اْلُمْصَطفَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ وَعَلَى َالِهِ وَاَصْحَاِبهِ وَاَزْوَاجِهِ وَذُرِّ يَّاتِهِ وَاَصْحَابِ اْلكِرَامِ شَيْئ ٌ ِللهِ َلهُمُ اْلفَاِتحَهْ…….

– ILAA HADROTIN NABIYYIL MUSHTHOFAA MUHAMMAD ROSULULLOHI SHOLALLAAHU ‘ALAIHI WASSALAM WA ‘ALAA AALIHI, WA ASHAABIHI, WA AZWAJIHI, WA DZURRIYYATIHI ASHHABUL KIROMI SYAIUN LILLAAHI LAHUMUL FATIHAH………..

ِالَى رُوْحِ مَلاَئِكَةْ جِبْرِيلْ وَاِلَى ُرْوحِ مَلاَئِكَةْ مِيْكَائِيلْ وَاِلىَ رُوْحِ مَلاَئِكَةْ اِسْرَافِيلْ وَاِلََى ُرْوحِ مَلاَئِكَةْ عِزْرَاعِيلْ شَيْئٌ ِللهِ لَهُمُ اْلفَاتِحَة…….

– ILAA RUUHI MALAIKAT JIBRIL, WA ILAA RUUHI MALAIKAT MIKAIL, WA ILAA RUUHI MALAIKAT ISROFIL, WA ILAA RUUHI MALAIKAT IZRAIL SYAIUN LILLAAHI LAHUMUL FATIHAH……..

ِالَى حَضَرَةِ النَّبِىْ ُيْوسُفْ عَلَيـْهِ السَّلاَمْ وَاِلَى ُروْحِ نَبِيْ مُوْسَى عَلَيْهِ السَّلاَمْ وَاِلىَ رُوْحِ نَبِيْ سُلَيْمَانْ عَلَيْهِ السَّلاَمْ شَيْئٌ ِللهِ لَهُمُ اْلفَاتِحَة…….

– ILAA HADROTIN NABI YUSUF ALAIHISSALAM, WA ILAA RUUHI NABI MUSA ALAIHISSALAM, WA ILAA RUUHI NABI SULAIMAN ALAIHISSALAM SYAIUN LILLAAHI LAHUMUL FATIHAH……….

خُصُوْصًا اِلىَ رُوْحِ شَيخْ عَبْدُ اْلقاَدِرْ اْلجَيْلاَنِىْ وَصَاحِبِ حِزِبْ لَطِيفْ شَيْئٌ ِللهِ لَهُمُ اْلفَاتِحَةْ…….

– KHUSUSHON ILAA RUUHI SYAIKHI ABDUL QODIR ZAELANI WA SHOHIBI HIZIB LATHIIF SYAIUN LILLAAHI LAHUMUL FATIHAH…………

dan membaca amalannya sebanyak 9 x.

– Selama puasa setelah selesai shalat lima waktu amalannya dibaca sebanyak 9 x. Dan setelah selesai puasanya setelah selesai shalat lima waktu amalannya dibaca sebanyak 3 x saja secara istiqomah.

ِبسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّ حِيمْ رَبِّ اِنِّىْ َمغْلُوْبٌ فَاْنتَصِرْ وَاجْبُرْ قـَلْبِيَ الْمُنْكَسِرْ وَاجْمَعْ شَمْلِيَ اْلمُنْدَ َثِرْ اِنَّكَ اَنْتَ الرَّحْمَنُ اْلمُقـْتَدِرْ ِاكْفِيْنِىْ يَاكَافِى وَاَنَا اْلعَبْدُ َالْمُفْـتـَقِرْ وَكَفَى بِاللهِ وَلِيًّا وَكَفَى بِاللهِ نَصِيْرًا اِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ. وَمَا اللهُ يُرِيْدُ ظُلْمًا لِلْعِبَادِ فَقُطِعَ دَابِرَ اْلقـَوْمِ الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا وَاْلحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ.

BISMILLAAHIRROHMANIRROHIIM. ROBBI INNII MAGHLUUBUN FANTASHIR. WAJBUR QOLBIL MUNKASIR. WAJMA’ SYAMLIAL MUNDATSIR. INNAKA ANTAR-RAHMAANUL MUQTADIR. IKFIINII YAA KAAFII WA ANAL ‘ABDUL MUFTAQIR. WA KAFAA BILLAAHI WALIYYAN WA KAFAA BILLAAHI NASHIIRAN. INNASY-SYIRKA LADHULMUN ‘ADZIIM. WAMALLAAHU YURIIDU DHULMAN LI’IBAADI FAQUTHIA’ DAABIROL QAUMIL-LADZIINA DHOLAMUU WAL HAMDULILLAAHI ROBBIL ‘AALAMIINA

Artinya :

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Wahai Tuhanku sesungguhnya aku orang yang dikalahkan maka tolonglah aku. Dan kokohkanlah hatiku yang galau. Dan kumpulkanlah bala yang menakutkan. Sesungguhnya Engkau Maha belas kasih semestinya. Cukupkanlah kepadaku wahai yang Maha Mencukupi dan aku sebagai hamba yang hina. Dan cukuplah bagi Allah untuk menguasai. Dan cukuplah Allah untuk memberi pertolongan. Sesungguhnya menyekutukan Allah adalah kesalahan yang sangat fatal. Dan Allah sama sekali tidak akan menganiaya kepada hamba-hamba Nya. Maka diputuslah di belakang orang orang yang dholim dan segala puji bagi Allah semesta alam.

Kegunaannya :

– Diberi ketentraman keluarganya ( anak dan isterinya ).

– Diberi mudah rizqinya.

– Dicintai oleh orang banyak.

– Dicukupkan hajatnya.

– Selamat dari serangan ilmu hitam.

– Selamat dari serangan orang jahat.

– Untuk kekuatan badan.

Cara mengamalkanya :

– Di puasai puasa biasa selama 3 hari dimulai pada hari Selasa hingga hari Kamis, dan pada malam Jum’at tidak boleh tidur tapi boleh makan dan minum seperti biasa dan sebelumnya mandi keramas terlebih dahulu pada hari pertama puasa.

– Selama puasa pada tengah malam Anda shalat Taubat, shalat Hajat Khusus dilanjutkan silsilah kepada :

ِالَى حَضَرَةِ النَّبِىِّ اْلمُصْطَفَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ. اَلْفَاتِحَه…….

– ILAA HADHROTIN NABIYYIL MUSHTHOFAA MUHAMMAD SHOLALLAAHU ‘ALAIHI WASSALAM AL FATIHAH…….

ثُمَّ اِلىَ حَضَرَةِ الشـَّيخْ مُحْىِ الدِّ ينْ عَبْدُ اْلقَادِرْ اْلجَيْلاَنِى رَضِيَ اللهُ عَنْهُ اَلْفاَتِحَة.ْ……

– ILAA HADHROTISY-SYAIKHI MUHYIDDIN ABDUL QODIR ZAELANI BAGHDADI AL FATIHAH…….

وَاِلىَ رُوْحِ مَنْ اَجَازَنَا وَاَجَازَنِى اِلىَ مُنْتَهَى شَيْئٌ ِللهِ لَهُمُ الْفَاتِحَة…….

– WA ILAA RUUHI MAN AJAAZA WA AJAAZANII ILAA MUNTAHA SYAIUN LILLAAHI LAHUMUL FATIHAH…….

dan membaca amalannya ( untuk sehari semalam sebanyak 70 x ).

– Selama puasa setelah selesai shalat lima waktu anda tidak perlu membaca amalannya dan setelah selesai puasanya setelah selesai shalat Maghrib dan shalat Subuh amalannya dibaca sebanyak 7 x secara istiqomah.

6. HIZIB BARQI

. Hizib Barqi ini dapat diandalkan karena punya daya serang yang dahsyat dan tidak bisa dibatasi oleh ruang karena mempunyai daya pukulan jarak jauh

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمْ اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهْ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهْ

نَرُدُّ بِكَ اْلأعْدَاءَ مِنْ كُلِّ وِجْهَةٍ  وَبِاْلإِِسْمِ نَرْمِيْهِمْ مِنَ ْالبُعْدِ بِالشَّتـَتْ

فَاَنْتَ رَجَائِىْ َيااِلـَهِىْ وَسَيـِّدِىْ  َففَرِّقْ لَمِيْمَ اْلجَيْسِ ِِانْ رَمَى بِىْ غَلَطْ.

BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM.

ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALAAH

WA ASHADU ANNA MUHAMMADURRASULULLOH

BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM

NARUDDU BIKAL ‘ADAA-A MIN KULLI WIJHATIN

WABIL ISMI NARMIIHIM MINAL BU’DI BISY-SYATAT

FA ANTA ROJAA-I YAA ILAAHII WA SAYYIDII

FAFARRIQ LAMIIMAL JAISI IN ROMAA BII GHOLATH

Artinya :

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Muhammad utusan Allah. Dengan nama Allah aku berlindung kepada Mu untuk bisa menolak musuh dari segala arah. Dan dengan asma ini bisa melemparkan kepada arah musuh dari jauh dengan kekuasaan Mu. Maka Engkaulah yang ku harapkan wahai Tuhanku dan jungjunganku. Maka pecah belahkanlah persatuan bala tentara musuh bila aku menyerang maka menangkanlah aku “.

Kegunaannya :

– Untuk membentak musuh bisa gemetar.

– Musuhnya bisa buta dan tuli.

– Membisukan musuh ketika Anda bicara.

– Tidak sampai ketika musuh berbuat jahat pada Anda.

– Menghancurkan benda keras seperti batu atau besi.

– Menghancurkan musuh.

– Disegani oleh kawan maupun lawan.

– Menaruh simpati masyarakat.

– Menghancurkan lawan yang berupa mahluk goib.

Cara mengamalkannya :

– Di puasai puasa ngasrep selama 7 hari dan sebelumnya mandi keramas terlebih dahulu pada hari pertama puasa.

– Selama puasa pada tengah malam Anda shalat Taubat, shalat Hajat Khusus, dilanjutkan silsilah dan membaca amalannya sebanyak 77 x.

– Selama puasa setelah selesai shalat Maghrib dan shalat Subuh amalannya dibaca sebanyak 77 x. Dan setelah selesai puasanya setelah selesai shalat Maghrib dan shalat Subuh amalannya dibaca sebanyak 7 x secara istiqomah

5. HIZIB AKBAR

Hizib Akbar versi I ( satu ) :

اَللهُ اَكْبَرْ

ALLOHU AKBAR

Artinya :

Allah Maha Besar .

Kegunaannya :

– Untuk kewibawaan.

– Untuk membentak musuh.

– Untuk menyerang jin, setan dan sebangsanya dengan bentakan.

– Untuk kekuatan pukulan tangan.

Cara mengamalkannya :

– Di puasai puasa biasa selama 7 hari dan sebelumnya mandi keramas terlebih dahulu pada hari pertama puasa.

– Selama puasa pada tengah malam Anda shalat Taubat, shalat Hajat Khusus, dilanjutkan silsilah dan membaca amalannya sebanyak yang Anda mampu.

– Selama puasa setelah selesai shalat lima waktu amalannya dibaca sebanyak 33 x. Dan setelah selesai puasanya setelah selesai shalat lima waktu amalannya dibaca sebanyak 9 x saja secara istiqomah.

Hizib Akbar versi II ( dua ) :

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمْ. يَااَللهْ ×3 هُوَالْجَلِيْلُ اْلاَكْبَرُ وَاْلمُحِيْطُ بِالْمَحَبَّةِ وَاْلمَوَدَّةِ عَلَى اْلمَخْلُوْقِيْنَ بِاْلاَجْهَارِ وَاكْفِنَا مِنْ شَرِّ كُلِّ ذِىْ شَرٍّ بِحَوْلِكَ وَقـُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ بِاسْمِكَ الْعَلِيِّ اْلاَكْبَرْ ×100 (بَعْدَ اْلعَصَرْ وَاْلعِشَآء)

لاَتَقْطَعُ جِلْدِىْ اِلاَّ بِاِذْنِ اللهِ  لاَتَقْطَعُ شَعْرِيْ اِلاَّ بِاِذْنِ اللهِ

لاَتَقْطَعُ عَظْمِىْ اِلاَّ بِاِذْنِ اللهِ  لاَتَقْطَعُ عُرُوْقِيْ اِلاَّ بِاِذْنِ اللهِ

لاَتَقْطَعُ لَحْمِىْ اِلاَّ بِاِذْنِ اللهِ  لاَتَقْطَعُ دَمِّـىْ اِلاَّ بِاِذْنِ اللهِ

لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّبِاللهِ اْلعَلِىِّ الْعَظِيمْ ×7

BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM. HUWAL JALIILUL AKBAR WAL MUHITHU BIL MAHABBATI WAL MAWADDATI ‘ALAL MAKHLUUQIINA BIL AJHAARI WAKFINAA MIN SYARRI KULLI DZII SYARRI BIHAULIKA WA QUWWATIKA WA QUDROTIKA BISMIKAL ‘ALIYYIL AKBARI 100 X ( setelah selesai shalat Ashar dan shalat Isya’ ). LAA TAQTHO’U JILDII ILAA BIIDZNILLAAH. LAA TAQTHO’U SYA’RII ILAA BIIDZNILLAAH. LAA TAQTHO’U ‘ADHMII ILAA BIIDZNILLAAH. LAA TAQTHO’U URUUQII ILAA BIIDZNILLAH. LAA TAQTHO’U LAHMII ILAA BIIDZNILLAH . LAA TAQTHO’U DAMII ILAAA BIIDZNIILLAH. LAA HAULA WALAA QUWWATA ILAA BILLAHIL ALIYYIL ‘ADZIIM 7 X..

Artinya :

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Yaa Allah 3 x. Dia Allah yang Maha Mulia dan Maha Besar. Dan yang menyelimuti dengan rasa cinta dan sayang kepada semua mahluk. Dengan keras dan yang mencukupi kita dari tiap tiap sesuatu yang jelek dengan kekuasaan Engkau ( ya Allah ) dan dengan kekuatan Engkau ( yaa Allah ). Dengan nama Engkau ( yaa Allah ) yang Maha Tinggi dan Maha Besar 100 x. Tidak akan luka kulitku kecuali dengan izin Allah. Tidak akan luka tulangku kecuali dengan izin Allah. Tidak akan luka dagingku kecuali dengan izin Allah. Tidak akan luka rambutku kecuali dengan izin Allah. Tidak akan luka ototku kecuali dengan izin Allah. Tidak akan luka darahku kecuali dengan izin Allah. Tidak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan izin Allah 7 x.

Kegunaannya :

– Untuk pengasihan agar disayang oleh manusia.

– Untuk kekebalan badan dari serangan senjata tajam dan senjata api.

Cara mengamalkannya :

– Di puasai puasa ngasrep selama 7 hari dan sebelumnya mandi keramas terlebih dahulu pada hari pertama puasa.

– Selama puasa pada tengah malam Anda shalat Taubat, shalat Hajat Khusus, dilanjutkan silsilah dan membaca amalannya sebanyak yang Anda mampu dengan aturan bacaannya seperti yang tercantum tersebut di atas.

– Selama puasa setelah selesai shalat lima waktu amalannya dibaca dengan aturan bacaannya seperti yang tercantum tersebut di atas. Dan setelah selesai puasanya setelah selesai shalat lima waktu amalannya dibaca sebanyak 3 x saja secara istiqomah.

4. HIZIB YAMAN

Hizib Yaman versi I ( satu ) :

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمْ اَللهُمَّ اِنْ دَخَلَ فِىْ صُرَّتِ سُلَيْمَاَنَ مِنَ الْمَشْرِقِ اِلَى الْمَغْرِبِ لِذَاتِهِ وَصِفَاتِهِ وَقُوَّتِهِ وَجِبْرِْيلَ وَمِيْكَائِيْلَ وَاِسْرَافِيْلَ وَعِزْرَاعِيْلَ وَمَلَكَ سُلَيْمَانَ مِنَ الْمَشْرِقِ اِلىَ اْلمَغِْربِ جِنًّا وَاِنْسًا وَرِيْحًا وَغَمَامًا وَسَلاَماً تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا جَلَّ جَلاَلَهُ يَا مَلَكَ اِبْلِيْسَ وَالشَّيْطَانَ فِىْ ظُلُمَاتِ وَالنُّوْرِ رَبَّناَ تَقَبَّلْ سُلَْيَمَانَ اْبنَ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلاَمْ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM. ALLOHUMMA IN DAKHOLA FII SHUUROTI SULAIMAANA MINAL MASYRIQI ILAL MAGHRIBI. LIDZATIHI WA SHIFAATIHI WA QUWWATIHI WA JIBRILA WA MIKAILA WA ISROFILA WA IZROILA. WA MALAKA SULAIMAN MINAL MASYRIQI ILAL MAGHRIBI. JINNAN WA INSAN WA RIIHAN WA GHOMAAMAN WA SALLAMAN TASLIIMAN KATSIRON. JALLA JALLAALUHU YA MALAKA IBLISA WA SYA-SYAITHONA FII DZHULUMAATI WANNUUR. ROBBANAA TAQOBBAL SULAIMANABNA DAWUDA ‘ALAIHISSALAM. BIROHMAATIKA YAA ARHAMMAR RAAHIMIIN “

Artinya :

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Yaa Allah apabila masuk gambar Nabi Sulaiman dari Timur sampai ke Barat dengan zatnya, sifatnya dan kekuatannya. Dan Jibril, Mikail, Isrofil dan Izrail. Dan kerajaan Nabi Sulaiman yang meliputi dari Timur sampai ke Barat. Dan jin, manusia, angin dan awan dan keselamatan dan kesejahteraan yang banyak. Keluhuran Allah yang merajai iblis, syaitan di dalam gelap dan terang. Yaa Tuhanku semoga mengabulkan do’anya Nabi Sulaiman putranya Nabi Daud as. dengan Rahmat Mu yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang “

Kegunaannya :

– Untuk kewibawaan.

– Untuk pageran badan dari serangan jin, setan dan sebangsanya.

– Untuk pageran badan dari serangan ilmu hitam.

– Untuk keselamatan perjalanan darat, laut dan udara.

Cara mengamalkannya :

– Dipuasai puasa biasa selama 7 hari dan sebelumnya mandi keramas terlebih dahulu pada hari pertama puasa.

– Selama puasa pada tengah malam Anda shalat Taubat, shalat Hajat Khusus, dilanjutkan silsilah dan membaca amalannya sebanyak yang anda mampu.

– Selama puasa setelah selesai shalat lima waktu amalannya dibaca sebanyak 7 x. Dan setelah selesai puasanya setelah selesai shalat lima waktu amalannya cukup dibaca 1 x saja secara istiqomah.

Hizib Yaman versi II ( dua ) :

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمْ ، عَزَّمْتُ عَلَيْكُمْ يَااَصْحاَبَ السِّحْرِ وَاْلوَسْوَسِ وَاعْتَصَمْتُ بِك َيَا اللهْ 3 × ِبحَقِّ الْخَضِرِ وَاِلْيَاسَ وَبِحَقِّ كَاهِيْجٍ مَهِيْجٍ كاَهٍى كَاهِيْجٍ َمرْمَحْجُوْجٍ مَرْجُوْئٍى َوِبحَقِّ اَيْجٍ جَاجِرٍ وَبِحَقِّ هَامُوْئٍى هَاجٍ اَجِيْرٍ اَنْجَاسٍ مَهْمَاجُوْئٍى َونُوْحٍ وَاعْتَصَمْتُ بِكَ مِنْ شَرِّ الْجِنِّ وَاْلإنْسِ وَهَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَاَتْبَاعِهِمْ وَاَعُوْذُ بِكَ مِنْ كُلِّ بَلآَءٍ وَبِحَقِّ دَنْيَائِيلْ وَبِحَقِّ اَيْجُوْنٍ × 3 وَنَوَارِسٍ × 3 وَبِحَقِّ اَهْيَاسَرَاهِيَا اَدُوْنَيَا اَصْبَاؤُوتَ وَبِحَقِّ عَظَمَتِِكَ الْجَلِيْلَةِ يَااللهْ يَااللهْ يَااللهْ اِحْفَظْنِىْ مِنْ جَمِيْعِ الْبَلاَءِ وَاْلأفَاتِ وَبِحَقِّ عِيْسَى وَمُوْسَى وَبِحَقِّ اِدْرِيْسَ وَشِيْثَ وَبِحَقِّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ يَامَنْ لاَ بِدَايَةَ وَلاَنِهَايَةَ وَاعْتَصَمْتُ بِكَ مِنْ شَرِّ الْجِنِّ وَاْلإنْسِ بِسِرِّ قِرَاءَةِ السَّيْفِ فاَسْتَجِبْ دُعَائِيْ يَاغِيَاثَ اْلمُسْـتَغِثِيْنَ “اَغِثْنِيْ” × 3، يَامَنْ لَيْسَ كَمِثْلِه شَيْئٌ وَهُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيمْ. وَيَا نِعْمَ اْلمَوْلَى وَياَ نِعْمَ النَّّصِيرْ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِينْ.

BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM. ‘AZAMTU ‘ALAIKUM YAA ASHHAABAS-SIHRI WAL WAS WASI WA’TASHOMTU BIKA YAA ALLAH 3 X BIHAQQI KHODHIRI WA ILYAASA WABIHAQQI KAAHIIJIN MAHIIJIN KAAHIN KAAHIIJIN MAR MAHJUUJIN MARJUU-IN WABIHAQQI AIJIN JAAJIRIN WABIHAQQI HAAMU-IIN HAAJIN AJIIRIN ANJAASIN MAHMAAJUU-IN WANUUHIN WA’TASHOMTU BIKA MIN SYARRI JINNI WAL INSI WAHAMAZAATISY-SYAYAATHIINI WAATBAA’IHIM WAA’UUDZUBIKA MIN KULLI BILAA-IN WABIHAQQI DANYAAIIL WABIKHAQQI AIJUUNIN 3 X WANAWAARISIN 3 X WABIHAQQI AHYAASAROOHIYAA ADUUNAYAA ASHBAA-UTA WABIHAQQI ‘AZHOMATIKA ALJALIILATI ( YAA ALLAAH 3 X ) IHFAZHNII MIN JAMII’IL BALAAI’ WAL AFAATI WABIHAQQI ISA WA MUSA WABIHAQQI IDRISA WA SYITSA WABIHAQQI SAYYIDINAA MUHAMMADIN SHOLALLAAHU ‘ALAIHI WASSALAM YAA MAN LAA BIDAAYATA WALA NIHAAYATA WA’TASHOMTU BIKA MIN SYARRI JINNI WAL INSI BISIRRI QIRO’ATIS SAIFI FASTAJIB DU’AA-II YAAGHIYAATSAL MUSTAGHITSIINA ( AGISTNII 3 X ) YAAMAN LAISA KAMITSLIHI SYAI-UN WAHUWAS SAMII’UL ‘ALIIM. WA YAANI’MAL MAULAA WAYAA NI’MAN-NASHIIR BIROHMATIKA YAA ARHAMAR ROOHIMIINA WASHOLALLAHU ‘ALAA SAYYIDINA MAHAMMADIN WA ‘ALAA AALIHI WASHOKHBIHI WASALLAM WALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIIN.

Artinya :

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Saya bermaksud melakukan sesuatu kepadamu hai pemilik sihir dan was was. Dan Saya berpegangan kepadamu yaa Allah 3 x. Dengan sebab haknya Khidir dan Ilyas. Dan dengan haknya Kahiijin Mahiijin Kahinkahiijin Marmanjujin Marjuin. Dan dengan haknya Aijin Jajirin. Dan dengan haknya Hamuin Hajin Ajirin Anjasin Mahmajuin Wasuhin. Dan Saya berpegangan kepada Mu dari kejahatan jin dan manusia dan dari godaan syetan dan pengikutnya. Dan Saya berlindung kepada Mu dari setiap bala. Dan dengan haknya Danyaiil dan dengan haknya Aijuun 3 x dan Nawarisin 3 x. Dan dengan haknya Ahyassaroohiya Aduunnaya Asbauta. Dan dengan haknya kebesaran Mu yang Agung. Yaa Allah 3 x jagalah Saya dari segala bala dan kerusakan. Dan dengan haknya Isa dan Musa dan dengan haknya Idris dan Syiit. Dan dengan haknya junjungan kita Muhammad sholallahu ‘alaihi wassalam.Wahai Dzat yang tidak berawal dan tidak ada ujungnya, Saya berpegangan kepada Mu dari kejahatan jin dan manusia dengan sebab rahasia bacaan pedang maka kabulkanlah do’aku wahai penolong orang orang yang pecah tolonglah Saya 3 x. Wahai Dzat yang tidak ada yang menyerupainya dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan wahai Dzat sebaik baik yang dipasrahi dan sebaik baik penolong dengan Rahmat Mu wahai Dzat yang paling Penyayang. Dan Rahmat Allah semoga dilimpahkan kepada junjungan kita nabi Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya dan dilimpahkan keselamatan. Dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.

Kegunaannya :

– Untuk tolak sihir, jin, syaitan yang mengganggu.

– Diselamatkan dari marabahaya dari manusia dan mahluk lainnya.

– Kebal senjata tajam dan senjata api.

– Rizki lancar/tidak akan kekurangan rizki.

– Tidak akan diganggu mahluk halus.

– Anti santet dan pelet.

– Dijauhkan dari susah kehidupan.

– Dicintai Allah dan kekasihnya.

– Disenangi banyak orang.

Cara mengamalkannya :

– Dipuasai puasa biasa selama 7 hari dan sebelumnya mandi keramas terlebih dahulu pada hari pertama puasa.

– Selama puasa pada tengah malam Anda shalat Taubat, shalat Hajat Khusus, dilanjutkan silsilah kepada :

اِلىَ حَضَرَةِ النَّبِىِّ اْلمُصْطَفَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ. اَلْفَاتِحَهْ…….

– ILAA HADHROTIN NABIYIL MUSHTHOFAA MUHAMMAD SHOLALLAAHU ‘ALAIHI WASSALAM AL FATIHAH…….

ثُمََّ اِلَى حَضَرَةِ الشـَّيخْ عَبْدُ اْلقاَدِرْ اَلْجَيْلاَنِى رَضِيَ اللهُ عَنْهُ اَلْفَاتِحَة…….

– TSUMMA ILAA HADHROTISY-SYAIKH ABDUL QODIR ZAELANI RODIYALLAHU ‘ANHU AL FATIHAH…….

ثُمَّ اِلىَ حَضَرَةِ كِيَاهِى سِقاَفْ وَالتِّـلْمِيْذَاتِ وَاُصُوْلِهِ وَفُرُوْعِهِ شَيْئٌ ِللهِ لَهُمُ اْلفاَتِحَة ….

– TSUMMA ILAA HADHROTI KIYAI SIQOF WATILMIDATI WA USHULIHI WA FURUU’IHI WAL UKHDINA MINHUM SYAIUN LILLAAHI LAHUMUL FATIHAH…….

ثُمَّ اِلَى حَضَرَةِ صَاحِبِ اْلحِزِبْ يَمَنِىْ شَيْئٌ ِللهِ لَهُمُ اْلفاَتِحَة…….

– TSUMMA ILAA HADHROOTI SHOHIB HIZIB YAMANI AL FATIHAH…….

ثُمَّ اِلَى حَضَرَةِ مَنْ اَجَازَناَ وَاَجَازَنِىْ اِلَى مُنْتَهَى اْلفاَتِحَة…….

– TSUMMA ILAA HADHROOTI MAN AJAAZA WA AJAAZANI ILA MUNTAHA AL FATIHAH…….

dan membaca amalannya sebanyak 101 x.

– Selama puasa setelah selesai shalat lima waktu amalannya dibaca sebanyak 21 x tetapi khusus setelah selesai shalat Maghrib dibaca sebanyak 41 x. Dan setelah selesai puasanya setelah selesai shalat Maghrib dan shalat Subuh amalannya dibaca sebanyak 3 x saja secara istiqomah.

3. HIZIB ROSUL

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمْ اَللهُمَّ احْرُسْنِىْ بِعَيْنِكَ الَّتِىْ لاَتَنَامُ وَاكْنُفْنِىْ بِكَنَفِكَ الَّذِىْ لاَيُرَامُ وَارْحَمْنِىْ بِقُدْرَتِكَ عَلَيَّ اَنْتَ ثِقـَتِىْ وَرَجَائِيْ فَكَمْ مِنْ نِعْمَةٍ اَنْعَمْتَ ِبهَا عَلَىَّ قَلَّ لَكَ بِهَا شُكْرِىْ وَكَمْ ِمنْ بَلِيَّةٍ اِبْتَلَيْتَنِىْ بِهَا قَلَّ لَكَ بِهَا صَبْرِىْ فَيَامَنْ قَلَّ عِنْدَ نِعْمَتِهِ شُكْرِىْ فَلَمْ يَخْرِمْنِىْ، فَيَا مَنْ قَلَّ عِنْدَ بَلاَئِهِ صَبْرِىْ فَلَمْ يَخْذُلْنِىْ، وَيَامَنْ رَآنِىْ عَلىَ الْخَطَايَا فـَلَمْ يَفْضَحْنِى وَيَاذَاالْمَعْرُوْفِ الَّذِىْ لاَ يَنْقـَضِى اَبَدًا، وَيَاذَاالنَّعْمَاءِ الَّّتِى لاَ تُحْصَى عَدَدًا، اَسْألُكَ اَنْ تُصَلِّيَ َوتُسَلِّمَ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ مُحَمَّدٍ كَما صَلَّيْتَ وَبَارَكْتَ وَتَرَحَّمْتَ عَلَى اِبْرَاهِيْمَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ، وَبِكَ اَدْرَأُ فِى نُحُوْرِ اْلأعْدَاءِ وَالْجَبَّارِيْنَ. اَللُّهُمَّ اَعِنِّى عَلَى دِيْنِىْ بِدُنْيَايَ وَعَلَى آخِرَتِىْ بِالتَّقـْوَى وَاحْفَظْنِىْ فِيْمَا غِبْتُ عَنْهُ وَلاَتَكِلْنِىْ اِلَى نَفْسِيْ فِيْمَا حَضَرْتُ يَامَنْ لاَتَضُرُّهُ الذُّنُوْبُ وَلاَ تَنْقُصُهُ اْلمَغْفِرَةُ هَبْ ِلىْ مَالاَ يَضُرُّكَ ، وَاغْفِرْ مَالاَ يَنْقُصُكَ ، ياَاِلَهِىْ اَسْألُكَ فـَرْجًا قـَرِيْبًا وَصَبْرًا جَمِيْلاً َورِزْقاً وَاسِعاً وَاَسْألُكَ الْعَافِيَةَ مِنْ كُلِّ بَلِيَّةٍ وَاَسْاَلُكَ الشُّكْرَ عَلىَ الْعَافِيَةِ وَاَسْاَلُكَ دَوَامَ اْلعَافِيَةِ وَأسْألُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ وَأسْألًكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ وَلاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِىِّ الْعَظِيْم.

BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM. ALLOHUMMAH RUSNII BI‘AINIKAL-LATII LAA TANAAMU WAKNUFNII BIKANAFIKAL-LADZII LAAYUROOMU, WARHAMNII BIQUDROTIKA ALAYYA ANTA TSIQOTII WA ROJAA-II PAKAM MIN NI’MATIN AN’AMTA BIHAA ‘ALAYYA QOLLA LAKA BIHAA SYUKRII WAKAM MIN BALIYYATIN IBTALAITANII BIHAAA QOLLALAKA BIHAA SHOBRII PAYAAMAN QOLLA ‘INDA NI’MATIHII SYUKRII FALAM YAKHRIIMNII WAYAAMAN QOLAA ‘INDA BALAA-IHII SHOBRII FALAM YAKHDZULNII WAYAAMAN ROAANII ‘ALAL KHOTHOOYAA FALAM YAFDHOHNII, WAYAADZAL MA’RUUFIL LADZII LAAYAN QODHII ABADAN, WAYAA DZANNA’MAA-ILLATII LAATUHSHOO ADADAN. AS-ALUKA AN TUSHOLLIYA WATUSALLIMA ‘ALAA MUHAMMADIN WA’ALAA AALI MUHAMMADIN KAMAA SHOLLAITA WA BAAROKTA WATAROHHAMTA ‘ALAA IBROHIIMA INNAKA HAMIIDUM MAJIIDUN, WABIKA ADRO-UU FIINUHUURIL- ADAA-I WAL JABBAARIINA. ALLOHUMMA AI’NNII ‘ALAA-DIINII BIDUNYAAYA WA’ALAA ‘AAKHIROTII BITTAQWAA, WAHFADHNII FIIMAA GHIBTU ‘ANHU WALAA TAKILNII ILAA NAFSII FIIMAA HADHORTU YAAMAN LAATADHUR RUHUDZ-DZUNUUBU WALAATANQUSHUHUL MAGHFIROTU HABLII MALAA YADHURRUKA, WAGHFIR MALAA YANQUSHUKA, YAA ILAAHII AS-ALUKA FAROJAN QORIIBAN WASHOBRON JAMIILLAN WARIZQON WAASIAN WAAS-ALUKAL ‘AAFIYATI MIN KULLI BALIYYATIN WAAS-ALUKASY-SYUKRO ‘ALAL ‘AFIYATI WAAS-ALUKA DAWAAMAL ‘AAFIYATII WAAS-ALUKA TAMAAMAL ‘AAFIYATI WAAS-ALUKA GHINAA ‘ANINNAASI WALA HAULA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAHIL ‘ALIYYIL ADZIIM

Artinya :

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Yaa Allah yaa Tuhan kami, jagalah diriku dengan penglihatan Mu yang tidak pernah tidur dan cukupkanlah kepadaku dengan pertolongan Mu yang tidak pernah berkurang. Belas kasihanilah aku dengan kekuasaan Mu. Engkau adalah kepercayaanku dan harapanku. Begitu banyak nikmat yang Engaku anugerahkan kepadaku padahal sedikit sekali aku bersabar. Wahai Dzat yang memberi nikmat dengan tanpa berbalas oleh syukurku namun tetap tidak menjauhkan diriku.Wahai Dzat yang apabila memberi cobaan dengan tanpa kesabaranku dan Engkau tetap tidak menghinakanku. Dan wahai Dzat yang telah melihatku dengan berbagai macam kesalahan dan tetap tidak membenciku. Wahai Dzat yang selalu diketahui yang tidak akan pernah sirna selamanya. Wahai Dzat yang memberi banyak kenikmatan sehingga tidak dapat terhitung oleh banyaknya bilangan. Aku memohon kepada Mu agar melimpahkan sholawat dan salam kepada yang mulai Nabi Muhammad Saw. dan keluarganya sebagaimana Engkau memberikan sholawat berkah dan rahmat pada Nabi Ibrahim as. Dan sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang Terpuji nan Agung dengan pertolongan Mu aku temukan dalam menghindari permusuhan dan pemaksaan. Yaa Allah yaa Tuhan kami tolonglah kami pada agama kami dengan dunia kami ( harta kami ) dan pada akhirat kami dengan taqwa. Dan lindungilah aku dalam sesuatu yang tidak aku mengerti. Dan jangan Engkau berikan keraguan kepada jiwaku dengan apa yang aku lakukan. Wahai Dzat yang tidak dapat dirugikan oleh dosa dosa dan tidak akan kehabisan pengampunan. Berikan kepadaku apa yang tidak membahayakan. Dan ampunilah aku dengan apa yang tidak Engkau kurangi. Yaa ilaahi aku bermohon kepada Mu kesempatan yang dekat, kesabaran yang baik, dan keluasan rizqi. Dan aku memohon kepada Mu keselamatan dari setiap cobaan ( kecelakaan ). Dan aku memohon kepada Mu agar dapat bersyukur atas segala kebaikan dan aku memohon kepada Mu kebaikan yang abadi dan sempurna. Dan aku memohon kepada Mu tidak faqir kepada manusia. Dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Luhur lagi Maha Agung.

Kegunaannya :

– Untuk keselamatan.

– Menarik rizki dan meraih kekayaan.

– Menghilangkan susah atau payah.

– Diberi keselamatan/kesehatan dari tiap-tiap bala.

– Ketentraman hati.

– Diampuni beberapa dosanya.

Cara mengamalkannya :

– Di puasai puasa biasa selama 3 hari dan sebelumnya mandi keramas terlebih dahulu pada hari pertama puasa.

– Selama puasa pada tengah malam Anda shalat Taubat, shalat Hajat Khusus, dilanjutkan silsilah dan membaca amalannya sebanyak yang Anda mampu.

– Selama puasa setelah selesai shalat lima waktu amalannya dibaca sebanyak 3 x. Dan setelah selesai puasanya setelah selesai shalat lima waktu amalannya cukup dibaca 1 x saja secara istiqomah.

2. HIZIB SHOLAWAT

اللهمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِهِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ

ALLOHUMMA SHOLLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA ‘ALAA ALIHI SAYYIDINAA MUHAMMADIN

Artinya :

Yaa Allah, limpahkan rahmat dan keagungan atas tuan kami Muhammad dan juga kepada keluarganya

Kegunaannya :

– Untuk pengasihan khusus ( ditujukan untuk satu orang saja ).

– Untuk membungkam mulut musuh.

– Untuk pukulan jarak jauh.

– Untuk pengobatan.

– Untuk pengontrolan suatu tempat ada mahluk halusnya apa tidak.

– Untuk pageran badan.

– Untuk memagari rumah.

– Untuk memanggil atau menangkap mahluk halus.

– Untuk mengisi atau membuat jimat.

– Untuk mengisi kekuatan kepada orang lain.

– Untuk menerawang mahluk halus.

– Untuk memanggil orang yang berada ditempat yang jauh agar datang ke tempat kita.

– Untuk memprogram sesuatu agar urusan yang kita maksud cepat tercapai.

– Untuk mengambil atau memindahkan isi dari jimat milik orang atau milik kita sendiri.

– Dll.

Cara mengamalkannya :

– Di puasai puasa bila ruh selama 9 hari dan sebelumnya mandi keramas terlebih dahulu pada hari pertama puasa.

– Selama puasa pada tengah malam Anda shalat Taubat, shalat Hajat Khusus, dilanjutkan silsilah dan membaca amalannya sebanyak 7000 x dalam waktu 24 jam ( sehari semalam ) mulainya pada jam 12 malam. Anda membaca shalawat yang 7000 x itu bisa sambil santai, asalkan bisa selesai jam 11 malam karena Anda masuk pada hari yang berikutnya jam 12 malam lagi. Sebelum Anda mewiridkan sholawat, Anda kirim surat Al Fatihah kepada :

a. ILAA HADLRATIN NABIYYIL MUSHTHOFA MUHAMMADIN RASULULLOHI SHALALLAAHU ‘ALAIHI WASSALAM WA ‘ALAA AALIHI, WA ASHAABIHI, WA AZWAJIHI, WA DZURRIYYATIHI ASHHABUL KIRAMI SYAIUN LILLAAHI LAHUMUL FATIHAH…….

b. ILAA RUUHI MALAIKATUL MUQORROBIIN WA ABU BAKRIN, WA UMAR, WA USTMAN, WA ALIII RADHIYALLAAHU ‘ANHUM WASHOHABATI AJMAIIIN SYAIUN LILLAAHI LAHUMUL FATIHAH…….

c. ILAA RUUHI MALAIKAT JIBRIL, WA ILAA RUUHI MALAIKAT MIKA’IL, WA ILAA RUUHI MALAIKAT ISROFIL, WA ILAA RUUHI MALAIKAT’IZRAIL, WA ILAA RUUHI MALAIKAT MUNGKAR, WA ILAA RUUHI MALAIKAT NANGKIR, WA ILAA RUUHI MALAIKAT RAQIB, WAA ILAA RUUHI MALAIKAT ATID, WA ILAA RUUHI MALAIKAT MALIK, WA ILAA RUUHI MALAIKAT RIDWAN SYAIUN LILLAAHI LAHUMUL FATIHAH…….

d. WA ILAA ARWAHI NABIYULLOH KHIDIR IBNU MALKAN SYAIUN LILLAAHI LAHUMUL FATIHAH…….

e. WA ILAA ARWAHI SYEIKH ABDUL QODIR JAELANI, WA ILAA ARWAHI SAYYIDI SYEIKH AHMAD BADAWI, WA ILAA ARWAHI SYEIKH AHMAD KABIRI RIFAI WA ILAA ARWAHI SYEIKH IBROHIM MAD DASUKI, WA ILAA ARWAHI SYEIKH AHMAD MAJAJI SYAIUN LILLAAHI LAHUMUL FATIHAH…….

f. YAA ABII YAA UMII…….( sebutkan nama kedua orang tua Anda ) diminta keridho’annya semoga hajat Anda dikabulkan oleh Allah Subhanahu Wataa’alaa syaiun lillaahi lahuhumul fatihah…….

g. WA ILAA ARWAHI ABAH KIYAI SADELI AMALUDDIN DI PURWOSARI KUNINGAN, WA ILAA ARWAHI ABAH EMED DI TEROGONG, WA ILAA ARWAHI ABAH SIMIN DI GANG TERATE, WA ILAA ARWAHI EYANG HASAN DI MEDANG ASEM KERAWANG SYAIUN LILLAAHI LAHUMUL FATIHAH…….

h. WA ILAA ARWAHI SYEIKH SYARIF HIDAYATULLAAHI CIREBON, WA ILAA ARWAHI SYEIKH SULTHON MAULANA HASANUDDIN BANTEN DAN PARA WALI DI TANAH JAWA SYAIUN LILLAAHI LAHUMUL FATIHAH…….

i. KHUSHUSHON ILAA ARWAHI KI AGENG SELO DI DEMAK SYAIUN LILLAAHI LAHUMUL FATIHAH…….

j. WA ILAA ARWAHI LII JAMIIL ANBIYAA’I, WAL AU KIYAA’I, WAL ULAMAI, LII JAMIIL MUSLIMIN WAL MUSLIMAATI WAL MU’MINIINA WAL MU’MINAATI AL AHYAAI MINHUM WAL AMWAAT SYAIUN LILLAAHI LAHUMUL FATIHAH…….

– Kemudian Anda membaca :

1. BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM sebanyak 21 x.

2. ALLOHUMMA SHOLLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA ‘ALAA ALIHI SAYYIDINAA MUHAMMADIN sebanyak 7 x.

– Kemudian Anda membaca do’a di bawah ini 1 x, inilah do’anya :

“ Bismillaahirrohmaanirrohiim. Yaa Allah Saya minta syafaat dan mu’jizatnya Nabi Muhammad Saw. Saya minta berkah selamat dunia dan akhirat sekeluarga dan Saya minta dikabulkan amalan Saya “.

– Nanti pada waktu mau digunakan Anda Cuma membaca :

a. Bismillaahirrohmaanirrohiim sebanyak 21 x.

b. Allohumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa alihi Sayyidinaa Muhammadin sebanyak 7 x.

c. Bismillaahirrohmaanirrohiim. Yaa Allah Saya minta syafaat dan mu’jizatnya Nabi Muhammad Saw. Saya minta berkah selamat dunia akhirat sekeluarga dan Saya minta…….( sebutkanlah hajat atau keperluan Anda ).

– Selama puasa setelah selesai shalat lima waktu amalannya dibaca sebanyak 100 x ( diluar bacaan sholawat yang 7000 x itu ). Dan setelah selesai puasanya setelah selesai shalat Maghrib dan shalat Subuh amalannya dibaca sebanyak 7 x secara istiqomah

HIZIB BASMALAH

Hizib Basmallah ini memiliki kegunaan yang banyak khususnya mengenai masalah yang sifatnya hajat atau permintaan, penting sekali diamalkan oleh Anda semua. Seperti kita semua tahu, bahwa Basmallah itu sendiri merupakan intinya do’a. Tanpa Basmallah ibarat sayur tanpa garam. Atau bisa diibaratkan hewan yang tanpa kepala. Agar pembaca tidak penasaran, berikut ini kami cantumkan amalan Hizib Basmallah, berikut arti, kegunaan dan juga lakunya :

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمْ

DENGAN MENYEBUT NAMA ALLAH YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG.

Artinya :

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Kegunaannya :

– Ingin lulus ujian.

– Ingin kaya raya.

– Ingin punya pacar cantik.

– Ingin tanamannya selamat dari serangan hama.

– Ingin naik pangkatnya.

– Ingin laris dagangannya.

– Ingin usahanya maju.

– Dll.

Cara mengamalkannya :

– Dipuasai puasa biasa selama 3 hari dan sebelumnya mandi keramas terlebih dahulu pada hari pertama puasa.

– Selama puasa pada tengah malam Anda shalat Taubat, shalat Hajat Khusus, dilanjutkan silsilah kepada :

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمْ

1. خُصُوْصًا اِلَى حَضَرَةِ النَّبِيِّ الْمُصْطَفَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اْلفَاتِحَةْ…….

2. ثُمَّ خُصُوْصًا اِلَى حَضَرَةِ نَبِيِ اللهِ سُلَيْمَانْ عَلَيْهِ السَّلاَمَ الْفاَتِحَةْ…….

3. ثُمَّ خُصُوْصًا اِلىَ حَضَرَةِ نَبِيِ اللهِ يُوْسُفْ عَلَيْهِ السَّلاَمَ الْفاَتِحَةْ…….

4. وَخُصُوْصًا اِلَى حَضْرَةِ جَمِيْعَةِ نَبِيُّ اللهْ وَجَمِيْعَةِ رَسُوْلُ اللهْ وَجَمِيْعَةِ مَلآَئِكَةُ اللهِ الْفاَتِحَةْ……

5. وَاِلىَ حَضَرَةِ الشَّيخْ شَرِيفْ هِدَايَةُ اللهْ وَاِلَى حَضْرَةِ الشَّيخْ عَبْدُ اْلقَادِرْ اَلْجَيْلاَنِى وَاِلَى حَضَرَةِ امْْبَهْ كُوُوْ سَعْكاَنْ اَلْمَوْجُوْدِ فِى جِرْبَونْ كِرَاعْ وَاِلَى حَضَرَةِ الشَّيخْ جَعْفَرْ الصِّدِّيقْ وَاِلىَ حَضَرَةِ الشَّيخْ عَبْدُ اللهْ اَْلأُسَيْنِ وَالْجَمِيْعَةِ وَلِيُّ اللهِ الْفاَتِحَةْ…….

6. وَثُمَّ خُصُوْصاً اِلَى اَرْوَاحِ جَمِيْعِ اْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِماَتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِناَتِ اَلْفَاتِحَةْ…….

7. وَخُصُوْصًا اِلَى اَرْوَاحِ جَمِيْعِ مَامَا حَجِّ زَيْنُ الدِّينْ اَنْوَارْ وَاِلَى رُوْحِ كِى وَلِى كِباَعْ وَاِلَى رُوْحِ كِياَهِى بَارَونْ اَلْفَاتِحَةْ…….

8. خُصُوْصًا اِلَى رُوْحَانِيَّةِ صَاحِبِ اْلعَمَلْ بِسْمِ اللهْ سَكِيعْ كِيَاهِى اَغُوسْ مَعْصُومْ كُوْلاَ يُوْوُنْ كَرَمَتَىْ كُوْلاَ يُوُونْ كَرَامَهَىْ كُوْلاَ يُوُونْ بَرَكَاهَىْ مُوْكَى – مُوْكىَ فَنْجَالُوْكَنْ كُوْلاَ دِيْ اِجاَبَهْ دُوْمَاتَعْ اَللهْ اَلْفَاتِحَةْ…….

9. كمُوْدِيَانْ اَنْدَا مَمْبَاجَا (اِسْتِغْفَارْ ×100) (بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمْ ×100) (اَذَنْ دَاْن اِقاَمَةْ ×1)

10. تَرُوسْ اَنْدَا مَمْبَجَا دُعَاْء اِنِى (اَللّهُمَّ لَيِّنْ لِىْ وَسَخِّرْلِى وَاقْضِىْ حَاجَتِى………رِزْقًا حَلاَلاً كَثِيْرًا مِنْ حَيْثُ لاَيَحْتَسِبْ مِنْ غَيْبِكَ وَجُدِكَ اْلأعْلاَ ×7 وَبِحُرْمَةِ نَبِىْ مُحَمَّدْ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ اَمِينْ رَبَّناَ اَتِناَ فِى الدُّنْياَ حَسَنَةً وَفِى اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارْ

BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM

1. KHUSHUSHON ILAA HADHRATIN NABIYYIL MUSHTHOFA ROSULULLOHI SHOLALLAAHU ALAIHI WASSALAM AL FATIHAH…….

2. TSUMMA KHUSHUSHON ILAA HADHRATIN NABIYULLOH SULAIMAN ‘ALIHISSALAM AL FATIHAH…….

3. TSUMMA ILAA HADHRATIN NABIYULLOH YUSUF ‘ALAIHISSALAM AL FATIHAH…….

4. WA KHUSHUSHON ILAA HADHRATIN JAMII’ATI NABIYULLOH, WA JAMII’ATI ROSULULLOH, WA JAAMII’ATI MALAIKATULLOH AL FATIHAH…….

5. WA ILAA HADHRATIN SYAIKH SYARIF HIDAYATULLAH, WA ILAA HADRATISY-SYAIKH ABDUL QODIR JAELANI, WA ILAA HADRATIN EMBAH KUWU SANGKAN AL MAUJUD FII CIREBON GIRANG, WA ILAA HADHRATISY-SYAIKH JA’FAR SHODIQ, WA ILAA HADRATISY-SYAIKH ‘ABDULLAH AL USAINI WAL JAMII’ATI WALIYULLOH AL FATIHAH…….

6. WA TSUMMA KHUSHUSHON ILAA ARWAAHI JAMII’IL MUSLIMIINA WAL MUSLIMAAT WAL MU’MINIINA WAL MU’MINAAT AL FATIHAH……..

7. WA KHUSHUSHON ILAA ARWAAHI MAMA HAJI ZAENUDDIN ANWAR, WA ILAA RUUHI KI WALI GIBANG, WA ILAA RUUHI KIYAI BARUN AL FATIHAH…….

8. KHUSHUSHON ILAA RUUHANIYATI SHOHIBIL AMAL BISMILLAAH SAKING KIYAI AGUS MA’SHUM KULA NYUWUN KERAMATI, KULA NYUWUN KAROMAHE, KULA NYUWUN BAROKAHE MUGI-MUGI PENJALUKE KULA DIIJABAH DUMATENG ALLAH AL FATIHAH…….

9. KEMUDIAN ANDA MEMBACA :

– ASSALAAMU ‘ALAIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATUH.

– ISTIGFAR 100 X.

– BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM 1000 X.

– ADZAN DAN IQOMAT 1 X.

10. TERUS ANDA MEMBACA DO’A DI BAWAH INI 1 X :

ALLOHUMMA LAYYINLII WASAKHKHIRLII WAHDI HAAJATII…….RIZQON HALALAN KATSIRON MIN HAITSU LAAYAHTASIB MIN GHOIBIKA WAJUDIKAL ‘ALAA 7 X. WABIHURMATI NABI MUHAMMAD SHOLALLAAHU ‘ALAIHI WASALAM AAMIIN. ROBBANAA AATINAA FIDDUNYAA HASANATAN WA FIL AAHIROTI HASANATAN WAQINAA ‘ADHABANNAAR.

Artinya :

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

1. Khususnya kami mengharap kepada-Nya do’a Saya yang tertuju kepada Nabi yang terpilih sebagai utusan Allah semoga Allah senantiasa melimpahkan sholawat dan salam kepadanya ( semoga wasilah hadiah Fatihah yang Saya sampaikan/tujukan kepada beliau Saw. Kelak mendapat syafaat dan kemulyaannya ) Al Fatihah…….

2. Kemudian Saya tujukan juga do’a Saya kepada Nabiyulloh Sulaiman as. semoga kepadanya dilimpahkan salam ( keselamatan ) Al Fatihah…….

3. Juga kami tujukan kepada Nabiyulloh Yusuf as. Al Fatihah…….

4. Dan juga khususnya kami tujukan kepada seluruh Nabiyulloh dan juga seluruh utusan Allah dan seluruh Malaikat Allah Al Fatihah…….

5. Dan kami mengharap do’a kami tujukan kepada yang mulia Syaikh Syarif Hidayatullah, dan kami mengharap do’a kami tujukan kepada yang mulia Syaikh Abdul Qodir Jaelani, dan kami mengharap do’a kami tujukan kepada yang mulia Embah Kuwu Sangkan yang berada di Cirebon Girang, dan kami mengharap do’a kami tujukan kepada yang mulia Syaikh Ja’far Shodiq dan kami mengharap do’a kami tujukan kepada yang mulia Syaikh Abdulloh Al Usaeni dan seluruh wali-wali Allah Al Fatihah…….

6. Dan kami tujukan do’aku kepada ruhnya seluruh kaum muslimin dan muslimat, kaum mu’minin dan mu’minat Al Fatihah…….

7. Dan juga khususnya kami tujukan kepada Mama Haji Zaenuddin Anwar, Ki Wali Gibang dan Kiyai Barun Al Fatihah…….

8. Dan khususnya juga kami tujukan kepada ruhnya kawan-kawan Saya yang mengamalkan amalan Bismillaah dari Kiyai Agus Ma’shum Saya minta keramatnya, Saya minta karomahnya, Saya minta barokahnya mudah-mudahan permintaannya Saya diijabah oleh Allah SWT. Al Fatihah…….

Artinya do’a :

“ Yaa Allah lunakanlah kami dan rubahlah kami terhadap maksud kami untuk diberiikan…….rizki yang banyak lagi halal yaitu dari yang sama sekali tak disangka-sangka dari Engkau yang tak dapat terlihat dan dengan keberadaan Engkau yang Luhur. Dan kelak semoga kami mendapat penghormatan ( syafaat ) Nabi Muhammad Saw. Yaa Allah berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan jauhkanlah kami dari siksa neraka “. @@@

Categories: KAPITA SELEKTA HIZIB | 166 Komentar

ASMAK SUNGE RAJEH MADURA UTARA


“Assalamualaikum. Setelah shalat Isya tadi, hati saya tergerak untuk Bismillahirrohmanirrohim, saya ijazahkan ASMAK SUNGE RAJEH VERSI MADURA UTARA SECARA LENGKAP kepada Kiwongalus dengan mengharap Ridho Allah SWT, terjadilah BISMILLAHIRROHMANIRROHIM. INNA QUWWATIH NAKABAN NATAH KITABAN NATAH 1000 x dibaca selama 7 hari.

Tawasul ALFATIHAH ASMAK SUNGE RAJEH disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW dan keluarga, Sahabat, Malaikat Muqorrobin dan Qoribin, Nabi Khidir A.S balyhabin Malkan, Syekh Abdul Qodir Jailani, Syekh Buju Tumpeng Pamekasan Madura, Kyai Damanhuri Pamekasan Madura, Syekh Syarif Hidayatullah, Sunan Gunung Jati, Pangeran Cakrabuana, Man Ajazani.”

 Paparan di atas adalah SMS dari saudara JR yang sudah saya ringkas, saudara JR ini enggan dituliskan namanya diblog. Bagi saya pribadi, PENGIJAZAHAN ini adalah sebuah penghargaan setinggi-tingginya yang tidak bisa dibeli dengan uang berapapun. Saya yakin seyakin yakinnya saudara JR memberikan ilmu/kawruh kepada saya secara tulus sehingga sangat pantas bila Allah SWT memberikan ridho NYA kepada saudara JR.

 Menurut saudara JR yang tinggal di Cirebon, dia menjalankan amanah secara sirri (rahasia), Asmak Sunge Rajeh ini berasal dari Nabi Khidir A.S sehingga jika dia mengijinkan maka ijazahnya akan kita terima atas ijin Allah SWT.

 Saya pun mencari tahu tentang, apa fungsi dan manfaat Asmak sunge rajeh ini. Dari berbagai informasi yang terkumpul Asmak Sunge Rajeh ini memiliki daya metafisik yang diantaranya: Pengasihan, Keberanian, Pelarisan usaha, Kewibawaan, Kekuatan pukulan, Tameng senjata, Keselamatan, Menangkal sihir guna-guna, Mengisi kesaktian pada orang lain dan masih banyak lagi.

Dalam perjalanannya ilmu ini terbagi menjadi beberapa versi karena telah diijazahkan dan disebarkan kepada santri-santri. Untuk yang beredar sekarang ini ada beberapa versi dari Asmak Sunge Rajeh yaitu versi Cirebon, Madura, Grobogan, Sunan Kalijaga, Blora dan lainnya. Untuk versi Madura salah satu versi tersebut terbagi menjadi dua yaitu Utara Sunge dan Selatan Sunge. Yang Utara berfungsi untuk kanuragan dan berhawa hangat sedangkan yang Selatan berfungsi untuk pengasihan dan berhawa sejuk.

Kenapa dinamakan Asmak Sunge? Asmak ini dinamakan begitu konon karena diterima langsung seorang wali di Madura dari Nabi Khidir A.S. di tengah laut atau muara sungai (sunge) yang besar. Wallahu a’lam.

 Tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Saya percaya hal itu sehingga melalui saudara JR, Tuhan telah mengijazahi saya ilmu warisan leluhur tersebut untuk kemudian saya perlu meneruskannya ilmu kepada saudara pembaca sekalian. Atas ijin Allah SWT, semoga ilmu Asmak Sunge Rajeh ini bisa membawa manfaat untuk keselamatan hidup kita dunia dan akhirat. Bagi Saudara JR, Tuhan yang akan membalas amal kebaikan Anda di dunia dan akhirat. Wasalamualaikum Wr Wb.

 @wongalus,2010

Categories: ASMAK SUNGE RAJEH | 320 Komentar

HAKIKAT ZUHUD


Suatu ketika di pinggir kota Basrah Irak, tersiar kabar ada orang yang meninggal dunia. Dia orang tidak terkenal, tidak berpangkat, kekayaannya tidak seberapa dan secara umum semuanya tampak biasa saja. Yang tidak biasa barangkali karena dia suka mabuk-mabukan. Kebiasaan buruknya ini konon membuat orang-orang kampung begitu membenci perilakunya yang diharamkan agama ini.

Tersiarnya kabar tewasnya sang pemabuk ini disambut dengan suka cita banyak orang. Yang sedih mungkin cuma isteri, anak-anak dan mungkin anjing kesayangannya. Para tetangga dan masyarakat sekitar tempat tinggal bahkan enggan mengurus si mayat karena diyakini dosanya terlalu banyak semasa hidup.

Sambil berlinang air mata, si isteri mengurus jenazah suaminya seorang diri diaksikan anak-anak. Sayang tubuh si isteri ini tidak kuat mengangkat jenazah seorang diri sehingga dia kemudian mengupah orang lain untuk mengangkat dan memidahkan jenazah ke masjid untuk disholatkan.

Sayang, umat muslim tidak mau melakukan sholat jenazah. Para ustadz dan santri di sekitar masjid yang biasanya mengaji pun tidak tampak batang hidung mereka. Akhirnya, dibawalah jenazah ke pekuburan di padang pasir untuk disemayamkan.

Singkatnya, orang yang dibayar untuk menggotong jenazah sang pemabuk ini pun hampir sampai di pekuburan. Saat melewati sebuah rumah yang berasal dari tanah yang reyot di atas bukit kecil, tiba-tiba terdengar teriakan lantang. “Berhentilah, saya akan mensholatkannya…” Para penggotong jenazah pun berhenti dan keluarlah seorang tua renta. Orang tua ini dikenal masyarakat sebagai orang yang zuhud (orang yang sudah meninggalkan urusan dunia untuk selalu menomorsatukan urusan akhirat red.)

Orang-orang kota yang sejak tadi menyaksikan dari jauh kaget penggotongan jenazah heran dengan teriakan si zuhud nyeleneh ini. Masyarakat bertanya pada si zuhud, apa yang mendorongnya untuk bersedia mensholatkan jenazah si pemabuk?

“Saya bermimpi bertemu seseorang. Orang ini berkata, turunlah dari bukit dan engkau akan menemukan jenazah seorang laki-laki yang sedang ditunggui isterinya. Sholatkan dia karena dosa-dosanya sudah diampuni” kata si zuhud.

Orang-orang yang selama ini menganggap si zuhud adalah tokoh yang patut diteladani dalam hal kedalaman ilmu tasawuf, kagum dengan penjelasannya. Mereka kemudian bersama-sama mensholatkan jenazah si pemabuk dan memakamkannya dengan baik sebagaimana saudara-saudara sesama muslim lain yang meninggal dunia.

Orang-orang penasaran namun saat akan bertanya mereka sungkan karena takut menyinggung perasaan si isteri. Hanya si zuhud yang berani bertanya pada si isteri, “apakah yang menyebabkan dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT padahal dia suka mabuk-mabukan dan sering melakukan perbuatan yang melanggar syariat agama? “

Si isteri mengaku tidak tahu. Dia kemudian menjelaskan bahwa almarhum semasa hidup memang suka menghabiskan hari-hari di tempat maksiat dan menenggak minuman keras. “Pasti ada amalan kebaikan lain yang membuat dosa-dosanya diampuni Allah SWT. Coba Anda jelaskan apa amalan yang baik yang dilakukannya?” tanya si zuhud.

Isteri pemabuk mengatakan bahwa ada tiga hal yang selalu dilakukan suaminya saat hidup: “Pertama, jika ia sadar dari mabuknya saat subuh maka ia bersuci dan lekas mengganti pakaiannya dan kemudian sholat berjamaan. Kedua, rumah kami selalu dihuni anak yatim yang kami perlakukan sebagaimana anak kami sendiri. Dan ketiga, kalau sadar dari mabuk tengah malam maka ia selalu mengatakan dalam doanya… Tuhanku, di sudut neraka manakah Engkau tempatkan aku, manusia yang selalu berbuat keburukan ini..”

Setelah mendengar apa yang disampaikan isteri pemabuk ini, masyarakat pun tahu apa yang menyebabkan dosa-dosa si “drunken master” ini diampuni oleh Tuhan.

Kisah yang dipaparkan Imam Al Ghazali dalam buku “Mukasyafah al Qulub, al Muqarrib ila Hadrah Allam al Ghuyub fi Ilm at Tashawwuf” di atas mengingatkan kita akan bagaimana seharusnya menjalani laku hidup. Sebagai manusia kita tidak pernah lepas dari kesalahan dan dosa-dosa. Dosa kadang besar namun kadang dosa kecil. Namun dosa tetaplah dosa. Dosa kecil yang bertumpuk tetap akan menjadi dosa besar sehingga perlu diimbangi dengan upaya untuk selalu mensucikan diri dengan niat untuk bertobat.

Bagi saya yang menarik adalah doa sang pemabuk yaitu… “Tuhanku, di sudut neraka manakah Engkau tempatkan aku, manusia yang selalu berbuat keburukan ini?”

Ini adalah bentuk sikap rendah hati di hadapan Gusti Allah dan sebuah sikap anti kesombongan diri. Ego atau aku kita kita tiadakan tanpa bekas di hadapan-NYA. Kita tidak lagi memiliki “aku” lagi. Yang berhak untuk mengAKU memang hanya DIA, Gusti Allah Yang Maha Perkasa. Sementara kita? Rasa-rasanya menciptakan sebutir nyamuk saja tidak bisa kok mengaku hebat dan sakti…

Sikap rendah hati ini termasuk dalam sikap zuhud yang luar biasa. Zuhud harusnya menjadi laku perjalanan spiritual kita untuk selalu menomorsatukan Allah SWT di atas semua kepentingan yang lain. Allah SWT adalah satu-satunya titik pusat konsentrasi kesadaran jiwa dan ruhani kita. Tidak boleh ada titik konsentrasi kesadaran yang lain melebihi konsentrasi kita kepada Allah SWT.

Diriwayatkan oleh Adh Dhardak, suatu ketika seorang pria datang kepada Nabi Muhammad SAW, “Ya Rasulullah, bagaimanakan orang yang disebut paling zuhud itu?”

Rasulullah menjawab: “Orang yang tidak pernah lupa akan kubur dan bencananya, meninggalkan perhiasan dunia, mengutamakan kehidupan yang kekal (KEHIDUPAN BERSAMA ALLAH SWT red.) daripada kehidupan yang fana dan ia tidak melewati hari-harinya kecuali bersiap-siap menjadi penghuni kubur”

@Wongalus, 2010

Categories: HAKIKAT ZUHUD | 24 Komentar

RESEP PANJANG USIA


Alam semesta ini adalah sebuah paket puja dan puji untuk Tuhan Semesta Alam. Semua elemen dan unsur di alam ini tercipta untuk memuja satu sumber energi terbesar yaitu Tuhan Yang Maha Terpuji. Paket itu terangkum dalam setiap gerakan batin untuk ber-TASBIH, ber-TAHMID dan ber-TAKBIR.

 Karena sudah paketan, setiap hal memiliki usia hidup yang juga sudah paketan. Setiap paket memiliki batas usia maksimal. Begitu pula dengan manusia, paket usia manusia juga sudah ditentukan oleh manusia itu sendiri. Nah, berapa panjang usia manusia? Setiap manusia tidak sama usianya. Tergantung pada berapa tahun dia ingin hidup. Jadi saat kita menggerakkan kesadaran ruh untuk menetapkan batas usia, maka di situlah kita mematok dan memaket sendiri target usia kita.

 Sayangnya, kesadaran fisik (otak) yang bermuatan EGO atau AKU berkata lain. Nafsu manusia kadang tidak sama dengan kesadaran ruh kita yang sudah menetapkan batas usianya sendiri. Nafsu manusia yang memiliki kecenderungan untuk MENGUASAI, MEMILIKI, MEMPERKAYA DIRI, MEMPERMUDAH DIRI akan membuat usia kita semakin pendek.

 Hidup manusia modern kelihatannya semakin mudah. Semuanya serba elektronik dan digital. Manusia semakin malas bergerak memencet tombol televisi, karena sudah ada remote. Dengan remote, hanya dengan menggerakkan jari channel stasiun televisi pun berpindah. Badan tidak perlu lagi bangun, otot kaki dan tangan tidak lagi olah raga.

 Untuk berangkat kerja, manusia modern menggunakan kendaraan dan dia hanya perlu sedikit energi. Tubuhnya minim gerakan. Makanan yang dikonsumsi pun penuh dengan racun-racun yang siap membuatnya kelebihan  berat badan, kolesterol, asam urat, diabetes. Segudang penyakit baru lahir akibat pola hidup dan pola makan yang keliru. Sel-sel baru mutan yang kita sebut sel KANKER siap menggerogoti usia kita.

 Manusia modern merasa tidak perlu beranjangsana ke para saudara dan tidak perlu mengunjungi teman dan sahabat karib lagi. Silaturahim cukup dilaksanakan dengan SMS, telepon, yahoo messenger, facebook. Untuk memuaskan dahaganya akan ilmu pengetahuan, dia hanya perlu mengakses internet. Di sinilah perpustakaan terbesar di dunia dalam genggaman.

 Akibatnya? Usia manusia modern jadi mengkeret. Harusnya usia yang ditarget 100 tahun, ternyata saat usianya menginjak 50 tahun, tubuhnya rusak. Itu bila tidak dilanda stress akibat beban hidup yang menghimpit. Masalah asmara dengan segara persoalannya seperti perselingkuhan, Wanita Idaman Lain/Pria Idaman Lain, masalah ekonomi dengan segala variannya, dan segudang soal lain karena manusia masih berkutat pada kesadaran fisik (otak). Manusia modern memang telah kehilangan DIRI SEJATINYA.

 BELAJAR DARI ADAM

Membahas usia setidaknya kita mengenal dua wacana: Usia kronologis/usia biologis dan Usia Mental. Usia kronologis adalah perhitungan usia yang dimulai dari saat kelahiran seseorang sampai dengan waktu penghitungan usia. Usia mental adalah perhitungan usia yang didapatkan dari taraf kemampuan mental seseorang. Misalkan seorang anak secara kronologis berusia empat tahun akan tetapi masih merangkak dan belum dapat berbicara dengan kalimat lengkap dan menunjukkan kemampuan yang setara dengan anak berusia satu tahun, maka dinyatakan bahwa usia mental anak tersebut adalah satu tahun.

 Rumus kecerdasan (IQ) dari Stanford Binet yang ditunjukkan untuk mengkuantitaskan fungsi intelektual akhirnya mendapati rumus IQ sebagai berikut: IQ = (MA/CA) x 100.  MA (Mental Age) adalah umur kemampuan intelligence seseorang dan CA (Cronological Age) adalah umur kronologis. Ini berarti semakin tinggi KECERDASAN IQ seseorang perbandingan usia mentalnya harus lebih tinggi dari usia kronologisnya. Misalnya usia mental kita 30 tahun namun sudah mampu berpikir tentang makna dan hakikat hidup seperti seorang berusia 60 tahun, ini berarti dia memiki kecerdasan yang tinggi. Siapa sosok paling cerdas di dunia yang kecerdasannya sudah melampaui rentang usia hidup di dunia dan sudah menemukan makna kesimpulan hidup di dunia bahkan hingga akhir pergelaran alam? Mereka adalah para Nabi.

 Manusia pertama kali hidup di bumi ini adalah ADAM AS. Tahu nggak usia beliau? Kalau tidak salah duga: Seribu tahun-an. Atau sepuluh kali lipat manusia sekarang. Usia Nuh AS pun sekitar sembilan kali lipat usia manusia modern. Itu pun bila diandaikan usia manusia modern 100 tahun. Kenapa mereka bisa berusia lama? Kita tidak akan menjawab karena sudah TAKDIR. Jawaban yang membuat selesai persoalan.

Marilah kita olah rasa/olah batin sesaat. Apa resep Adam panjang usia? Apakah ADAM tidak gelisah atau stress? Jelas juga gelisah saat di turunkan dari Surga dan mencari pasangan hidup satu-satunya, HAWA. Dia sendirian berjalan melintasi hutan belantara yang sunyi. Gunung, semak belukar, padang pasir, dia arungi dan harus bisa survive. Bertahan hidup dari bahaya yang siap mengancam dari segala penjuru sewaktu-waktu.

 Adam menggunakan seluruh panca indera, akal dan batinnya untuk hidup. Dia membuat pakaian dari kulit binatang. Masa itu belum ada pabrik kain dan toko kain. Dia hidup sendiri di bumi. Berarti dia harus membunuh binatang dan menguliti tubuh binatang untuk kemudian dijadikan pakaian. Pisau belum ada karena belum ada pabrik logam. Adam menggunakan akal pikiranya untuk menemukan cara membuat pisau. Tuhan tidak membekali alat-alat canggih kepada Adam untuk bertahan hidup. Tuhan tidak membekali Adam dengan Global Positioning System (GPS) untuk menentukan letak Hawa. Sesobek Peta pun belum ada yang membuat.

 Adam hanya dibekali Tuhan: “NAMA-NAMA SEGALA BENDA.” Dengan itu, Adam menafsirkan, mendefinisikan, menggolongkan, mengadakan spesialisasi ordo, genus,  spesies benda-benda. Menalar dan merasa, selanjutnya membuat alat-alat baru untuk mempermudah hidupnya. Jadi, Adam mencari Hawa di permukaan bumi yang luas ini menggunakan kemampuan akal dan batinnya.

 Hidup Adam adalah sangat adaptif dengan alam. Adam tidak lahir enak-enakan, dimanja situasi dan keadaan. Hidupnya benar-benar sebuah PERJUANGAN. Tidak seperti di Surga yang semuanya serba dilayani, di Bumi ini Adam harus  menggerakkan seluruh kemampuannya agar bisa melangsungkan hidup demi lahirnya manusia secara turun temurun.

Adam memang digariskan sengaja mendekat dan memakan buah Khuldi– simbol nafsu sehingga dia bisa membuat peradaban manusia. Jadi tidak ada yang salah pada diri Adam karena memang manusia secara kodratnya sudah dilengkapi dengan nafsu. Sementara di surga, nafsu tidak mendapat tempat. Nafsu EGO tempatnya di “bumi” kesadaran fisik (otak) sementara surga tempatnya di kesadaran jiwa dan kesadaran ruh. Dari Nafsu kita belajar memaknai kehancuran dan kerusakan (Syiwa), dari jiwa kita belajar memelihara (Wisnu), dan dari ruh kita belajar untuk mencipta (Brahma).

 Maka bila kita ingin agar panjang usia maka perbanyak menggunakan kesadaran jiwa dan kesadaran ruh. Banyak ibadah, beramal, beraktivitas sosial, pelihara sifat sabar, sumeleh, pasrah, ikhlas dan bersyukur. Jangan biarkan usia dihabiskan untuk mengejar hasil dan target. Karena ini adalah kesadaran fisik (otak dan ego) yang akan menjadi Syiwa yang akan menghancurkan usia.

 @wongalus,2010

Categories: RESEP PANJANG USIA | 7 Komentar

HIZIB CAHAYA (Hizb An-Nur)


HIZIB MENDAPATKAN PETUNJUK, KESELAMATAN, KECUKUPAN REZEKI, KEBAL SENJATA, MENUNDUKKAN SEMUA MAKHLUK TERMASUK JIN DAN MANUSIA

Berdoa bisa disampaikan dengan bahasa apapun dan dengan cara apapun. Tidak harus menggunakan bahasa Arab bagi mereka yang belum bisa bahasa Arab. Tidak harus menggunakan bahasa Inggris, Tionghoa, India bagi yang belum bisa bahasa Inggris, Tionghoa maupun India. Orang bisu dan tuli yang tidak mengenal bahasa-bahasa itu, bisa menggunakan bahasa tubuh dan bahasa batin. Tuhan Maha Mengetahui apa yang tersimpan di batin kita.

 Pada kesempatan kali ini, akan dipaparkan kutipan Hizib An-Nur atau Hizib Cahaya dari Imam Syadzili. Hizib ini aslinya berbahasa Arab dan cukup panjang, dan akan kami ambilkan sedikit terjemahan kutipannya dengan harapan bisa diamalkan dengan khusyuk dan dijadikan doa wirid yang bisa dibaca kapanpun dan dimanapun. Hizib ini menggunakan bahasa yang mudah kita mengerti. Hizib ini sangat banyak faedahnya, di antaranya membuka hati agar mampu melihat cahaya-Nya, agar senantiasa mengingat-Nya, agar senantiasa berserah diri pada-Nya, agar senantiasa mendapatkan kecukupan rezeki, termasuk juga agar kita mendapatkan keselamatan dan kebal senjata apapun. Semua makhluk pun akan tunduk pada diri kita. Berikut kutipannya:

 “MAHA SUCI DZAT YANG MAHA RAJA DAN MAHA PENCIPTA. MAHA SUCI DZAT YANG MAHA RAJA DNA MAHA PEMBERI REZEKI. MAHA SUCI ALLAH DARI SEGALA SIFAT YANG MEREKA LEKATKAN, YANG MAHA MENGETAHUI SEMUA YANG GAIB MAUPUN YANG TAMPAK. MAHA LUHUR ALLAH DARI SEGALA YANG MEREKA SEKUTUKAN. MAHA SUCI DZAT YANG MAHA MEMILIKI KEPERKASAAN DAN KEBESARAN. MAHA SUCI DZAT YANG MAHA MEMILIKI KEPERKASAAN DAN KERAJAAN. MAHA SUCI DZAT YANG MAHA MENGHIDUPKAN DAN MEMATIKAN. MAHA SUCI DZAT YANG MAHA HIDUP DAN TIDAK PERNAH AKAN MATI. MAHA SUCI DZAT YANG BERDIRI LAGI MAHA KUASA. MAHA SUCI DZAT YANG MAHA KUASA LAGI MAHA PERKASA. DIALAH YANG MAHA PERKASA DI ATAS HAMBA-HAMBANYA DAN DIALAH YANG MAHA BIJAKSANA LAGI MAHA MENGETAHUI. MAHASUCI DZAT YANG MAHA BERDIRI LAGI MAHA ABADI.

 KATAKANLAH, ALLAH ADALAH PENCUKUPKU DAN KEPADA-NYA ORANG-ORANG BERSERAH DIRI. AKU BERLINDUNG KEPADA ALLAH DARI LETIH COBAAN, DARI KEPUTUSAN BURUK, DARI JURANG KEMALANGAN, DARI SORAK SORAI MUSUH ATAS MUSIBAH YANG MENIMPA DIRI, AKU BERLINDUNG KEPADA TUHANKU DAN TUHANMU DARI SETIAP DURJANA PONGAH YANG TIDAK MENGIMANI HARI PERHITUNGAN.

 WAHAI DZAT YANG MENGGENGGAM SEGALA SESUATU DI TANGAN KEKUASAAN-NYA, YANG MEMBERI PERLINDUNGAN DAN TIDAK DILINDUNGI, TOLONGLAH HAMBA DENGAN TAKUT DAN BERSERAH DIRI KEPADAMU AGAR HAMBA TIDAK TAKUT SELAIN KEPADA-MU, TIDAK MENGHARAP SELAIN KEPADA-MU, TIDAK MENGHAMBA PADA SESUATU SELAIN-MU. HAMBA BERSAKSI BAHWA ENGKAU MAHA KUASA ATAS SEGALA SESUATU, DAN ENGKAU MAHA MELINGKUPI SEGALA SESUATU DENGAN PENGETAHUAN-MU. KAMI MOHON KEPADA-MU DENGAN PERINTAH YANG MERUPAKAN SATUAN WUJUD, UJUNG KEMBALI SEGALA YANG AWAL DAN AKHIR DAN MUARA TUJUAN SEGALA TUJUAN, SUDILAH ENGKAU TUNDUKKAN BAGI KAMI LAUTAN INI BESERTA SEGALA BENDA MATI DAN MAHLUK HIDUP YANG ADA DI DALAMNYA, SEBAGAIMANA ENGKAU TUNDUKKAN API BAGI IBRAHIM, SEBAGAIMANA ENGKAU TUNDUKKAN GUNUNG DAN BESI BAGI DAUD, SEBAGAIMANA ENGKAU TUNDUKKAN ANGIN, SETAN, DAN JIN BAGI SULAIMAN. TUNDUKKAN SEMUA LAUTAN DAN DARATAN BAGI HAMBA. TUNDUKKAN SEMUA GUNUNG BAGI HAMBA. TUNDUKKAN SEMUA BESI BAGI HAMBA. TUNDUKKAN SEMUA SETAN DARI MANUSIA DAN JIN BAGI HAMBA. TUNDUKKAN NAFSU DIRI HAMBA. TUNDUKKAN SEGALA SESUATU BAGI HAMBA.

 WAHAI DZAT YANG MENGGENGGAM KUASA SEGALA SESUATU DI TANGAN-NYA, SOKONGLAH HAMBA DENGAN KEYAKINAN DAN DUKUNGLAH HAMBA DENGAN JIBRIL DAN ENGKAU MAHA MENDENGAR LAGI MAHA MENGETAHUI.”

@wongalus,2010

 

Categories: HIZIB CAHAYA | 39 Komentar

HIZBUL BAHR: HIZIB GAIB PENYERANG MUSUH


Ini hizib yang disusun oleh Syekh Abul Hasan Asy Syadzili, pendiri Tarekat Syadziliyah, dari ilham yang diterima dari Allah SWT. Kegunaannya sangat banyak, di antaranya adalah disegani kawan maupun lawan, kebal senjata dan serangan gaib, menundukkan musuh bahkan mampu menewaskan musuh.

Hizib ini cocok diamalkan saat keadaan genting dan kekuatan musuh tidak sebanding dengan kekuatan kita. Misalnya saat perjuangan melawan penjajah dan kita harus menghadapi lawan yang jumlahnya berlipat ganda dan persenjataannya lebih hebat.

Dalam riwayatnya, hizib ini banyak dimiliki oleh para kyai dan pejuang kemerdekaan kita dulu. Mereka kebal senjata tajam dan peluru tidak mampu menebus tubuhnya. Karena sangat mematikan, hizib ini dilarang keras diamalkan oleh mereka yang belum cukup dewasa, sebab kalau salah niat bisa berakibat fatal dan tidak mendatangkan manfaat bagi kedamaian hidup di dunia dan akhirat.

CARA MENGAMALKANNYA SEBAGAI BERIKUT: Puasa sunah biasa 7 hari dimulai pada hari Jumat. Saat puasa malam hari tidak tidur, tidak boleh bicara dan kumpul orang lain. Selama puasa setiap selesai sholat lima waktu membaca hizib tiga kali. Setelah selesai puasa, hizib hanya dibaca setiap usai sholat Ashar satu kali dan setelah sholat subuh satu kali. Sebelum membaca hizib, baca surat Al Fatihah untuk: Nabi Muhammad, Syekh Abul Hasan Asy Syadzili, dan Syekh Mahfuzh Sya’Rani (orang yang memberi ijazah hizib ini.

Bila punya musuh tertentu dengan hizib ini dia dapat tunduk, minta maaf bahkan hingga bisa membunuhnya. Cara mengetrapkannya adalah membaca hizib ini 3 kali pada hari Senin atau malam Senin menghadap ke arah musuh berada dalam keadaan duduk meluruskan kaki (selonjor) dan tanpa penutup kepala. Saat akan maju perang, amalan hijib ini bekerja secara otomatis melindungi pengamalnya dari bahaya.

Hizib Bahr ini sebagai berikut:
BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM. ALLAHUMMA YAA ALIYYU YAA AZHIIMY YAA HALIIMU YAA ALIIMU ANTA RABBI WA ILMUKA HASBII FANI MARRABBU RABBI WANI’MAL HASBU HASBII TANSHURU MAN TASYAA U WA ANTAL AZIIZURRAHIIM. NAS ALUKAL ISMATA FIL HARAKAATI WAS SAKANAATI WAL KALIMAATI WAL IRADAATI WAL KHAIRAATI MINASY SYUKUUKI WAZH ZHUNUUNI WAL AWHAMIS SAATIRATI LILQULUUBI AN MUTHAALA’ATIL GHUYUUBI FAQADIBTULIYAL MU’MINUUNA WAZULZILUU ZILZAALAN SYADIIDA. WA IDZ YAQUULUL MUNAAFIQUUNA WALLADZIINA FII QULUUBIHIM MARADZ. MAA WA’ADANALLAAHU WARASUULUHUU ILLA GHURUURAA, FATSABBITNAA WANSHURNAA WASAKHKHIR LANAA HAADZAL BAHRA KAMAA SAKHKHARTAL BAHRA LIMUUSAA WASAKHKARTAN NAARA LIL IBRAAHIIMA WASAKHKHARTAL JIBAALA WALHADIIDA LIDAAWUUDA WASAKHKHARTAR RIIHA WASYSYAYATHIINA WALJINNA LISULAYMAANA WASAKHKHIR LANAA KULLA BAHRIN HUWA LAKA FIL ARDHI WASSAMA’I WALMULKI WAL MALAKUUTI WABAHRAD DUNYAA WABAHRAL AKHIRAATI WASAKHKHIR LANAA KULLA SYAY’IN YAA MAN BIYADIHII MALAKUUTU KULLI SYAY’IN KAAF HAA YAA AIN SHAD (3x).

UNSHURNAA FA INNAKA KHAYRUN NAASHIRIINA WAFTAH LANAA FA INNAKA KHAYRUL FAATIHIIN WAGHFIR LANAA FA INNAKA KHAYRUL GHAAFIRIIN WARHAMNAA FA INNAKA KHAYRUR RAAHIMIIN WARZUQNAA FA INNAKA KHAYRUR RAAZIQIIN WAHDINA WANAHHINAA MINALQAWMIZH ZHAALIMIIN WAHAB LANAA RIIHAN THAYYIBATAN KAMAA HIYA FII ILMIKA WANSYURHAA ALAYNAA MIN KHAZAA INI RAHMATIKA WA AHMILNAA BIHAA HAMLALKARAAMAATI MA’AS SALAAMATI WAL AAFIYATI DID DIINI WADDUNYAA WAL AAKHIRATI, INNAKA ALAA KULLI SYAYIN QADIIR. ALLAHUMMA YASSIR LANAA UMUURANA MA’AR RAAHATI LIQULUUBINAA WA ABDAANINAA WASSALAAMATI MAL AAFIYATI FIDIININA WA DUNYAANA WAKUN LANAA SHAAHIBAN FII SAFARINAA WA KHALIIFATAN FII AHLINAA WATHMIS ALAA WUJUUHI A’DAA INAA WAMSAKH HUM ALAA MAKANAATIHIM FALAA YASTATHII UUNAL MUDHIYYA WAL MAJIIA ILAYNAA WALAWNASYAA’U LATHAMASNAA ALAA AYUNIHIM FASTABAQUSHIRAATA FA ANNA YUBSHIRUUNA WALAW NASYAA U LAMASAKHNAAHUM ALA MAKAANATIHIM FAMASTHATHAA’UU MUDHIYYAN WALAA YARJI’UN, YAA SIIN (7 x)

WAL QURAANIL HAKIIM INNAKA LAMINALMURSALIIN ALAA SHIRAATTHIM MUSTAQIIM TANDZIILAL AZIIZIRRAHIM LITUNDDZIRA QAWMAM MAA UNDZIRA ABAAUHUM FAHUM GHAAFILUUN LAQAD HAQQAL QAWLU ALAA AKTSARIHIM FAHUM LAA YU’MINUN, INAA JA’ALNAA FII A’NAAQIHIM AGHLAALAN FAHIYA ILAL ADZQAANI FAHUM MUQMAHUUN WAJA’ALNA MIM BAYNI AYDIIHIM SADDAN FA AGHSYAYNAAHUM FAHUM LAA YUBSHIRUUN, SYAAHATIL WUJUUHU (3 x)

WA’ANATIL WUJUUUHU LILHAYYILQAYYUMI WAQAD KHAABA MAN HAMALA ZHULMAN THAA SIIN, HAA MIIM, HAA MIIM, AIN SIIN QAF, MARAJAL BAHRAYNI YALTAQIYAANI BAYNAHUMAA BARZAKHUN LAA YABGHIYAANI, HAA MIIM (7 x)

HUMMAL AMRU WAJAA AN NASHRU FA’ALAYNAA LA YUNSHARUUN, HAA MIIM TANDZIILUL KITAABI MINALLAAHIL AZIIZIL ALIIM GHAARIRINDZANBI WAQAABILITTAWBI SYADIIDIL IQAABI DZITH THAWLI LAA ILAAHA ILLA HUWA ILAYHIL MASHIIR. BISMILLAAHI BAABUNAA TABAARAKA HIITHAANUNAA, YAA SIIN SAQFUNAA, KAAF HAA YAA AIN SHAAD KIFAYATUNAA, HAA MIIM. AIN SIIN QAAF HIMAYAATUNAA FASYAKFIIKAHUMULLAAHU WAHUWAS SAMIIUL ALIIM (3 x).

SITRUL ARSYI MASBULUN ALAYNAA WA’AYNULLAAHI NAAZHIRATUN ILAYNAA BIHHAWLILLAAHI LAA YUQDARU ALAYNAA WALLAAHU MIN WARAA IHIM MUHIITH BAL HUWA QUR’AANUM MAJIID, FII LAWHIM MAHFUZH FALLAAHU KHAYRUN HAAFIZHAA, WAHUWA ARHAMURRAAHIMIN, INNA WALIYYILYALLAHULLADZII NAZZALAL KITAABA WAHUWA YATAWALLASH SHAALIHIN FAIN TAWALLAW FAQUL HASHBIYALLAAHU LAA ILAAHA ILAA HUWA ALAYHI TAWAKALTU WAHUWA RABBUL ARSYIL AZHIIM (3 x)

BISMILLAAHILLADZII LA YADHURRU MA’ASMIHII SYAY’UN FIL ARDHI WALAA FI SAMAA’I WAHUSSAMII’UL ALIIM (3 x) WALAA HAWLA WALAA QUWWATA ILAA BILLAAHIL ALIYYIL AZHIIM.

NB: Tulisan yang dihitamkan dibaca berulang kali.

@wongalus,2009

Categories: HIZIB BAHR | 62 Komentar

AJIAN NINI BLORONG: MENDATANGKAN REZEKI


Hidup seperti roda yang berputar. Kadang di atas namun kadang pula di bawah. Suatu ketika, kita merasa mendapatkan rezeki yang berlimpah namun pada kesempatan lain kita merasa rezeki yang kita terima sangat sedikit.

Namun sesungguhnya, rezeki dari-Nya tidak pernah benar-benar habis bahkan bila kita mau mensyukurinya setiap detik, maka kita akan bisa merasakan betapa Dia Maha Pemberi Rezeki yang tidak pernah melupakan kita. Detik ini, coba hitung berapa banyak kita menerima rezeki-Nya secara gratis: udara yang kita hirup, kesehatan, panjang umur, maupun Nyawa….

Bersyukur adalah sebuah maqam yang tinggi. Namun, bila masih belum mampu bersyukur dengan merasakan banyaknya rezeki yang kita terima, ini ada amalan untuk memohon rezeki. Yang perlu disadari, rezeki yang kita terima tidak serta merta gratis begitu saja. Rezeki adalah akibat dari kerja keras banting tulang. Maka, amalan ini tidak berlaku bagi mereka yang pemalas.

Cara mengamalkannya: puasa mutih 7 hari 7 malam dan dilanjutkan dengan puasa patigeni sehari semalam. Mulai puasa pada hari Jum’at Pahing. Mantranya dibaca setiap jam 12 malam di muka rumah (halaman/teras). Ini mantranya:

“Ingsun amatek ajiku si nini blorong,
Nini blorong tak tempuhake anyukupi sandhang pangan kang agung, Amboyongo sri sadono wadahono ing gedhong rojobrono,
Sakehing pangan lebokno ing lumbung gumuling,
Ojo asat ing saklawase soko kersaning Allah”

@wongalus,2009

Categories: AJIAN NINI BLORONG | 17 Komentar

AJIAN SUKET KALANJANA: MELIHAT ALAM GAIB


Bagi para leluhur Jawa yang waskita, memiliki kemampuan melihat alam gaib adalah suatu keharusan.

Para leluhur yang waskita ini adalah mereka yang menggunakan seluruh potensi yang sudah dimiliki sejak awal. Potensi itu berupa rasio/akal, budi, rasa/batin hingga kesadaran ruh. Dengan menggunakan seluruh potensi yang tersedia, maka kita tidak hanya memiliki kecerdasan akal, kecerdasan mental/emosi namun juga kecerdasan spiritual. Semuanya terangkum dalam kata; menjadi orang yang Bijaksana atau Wicaksana.

Di Jawa, kita mengenal sebuah ajian yang sangat langka untuk melihat alam gaib yang dihuni oleh makhluk halus gendruwo, buto ijo dan teman-temannya. Nama ajian itu Aji Suket Kalanjana. Ajian ini adalah untuk mengoptimalkan potensi rasa pangrasa/batin hingga bisa “melihat” apa yang tidak bisa “dilihat” oleh orang lain.

Untuk memiliki ajian ini maka orang harus menjalani laku yang berat yaitu puasa 40 hari, patigeni sehari semalam mulai hari Kamis Kliwon. Mantra dibaca setiap jam 12 malam selama menjalani puasa dan patigeni.

Mantranya sebagai berikut:
“Niat ingsun amatek ajiku si suket kalanjana, aji pengawasan soko sang hyang pramana, byar padhang jumengglang paningalingsun, sakabehing sipat podho katon saking kersaning Allah”

Cara matek aji kalanjana: mantra dibaca dalam hati.  Tangan kanan ditempelkan di ulu hati dan tangan kiri diusapkan ke mata 3 x.

@wongalus,2009

Categories: AJIAN SUKET KALANJANA | 49 Komentar

ILMU PUTER GILING SUKMA


Puter Giling Sukma adalah salah satu jenis ilmu pelet pengasihan untuk menarik kembali anggota keluarga, suami atau isteri dan kekasih yang pergi meninggalkan kita dan enggan pulang. Ilmu ini merupakan salah satu warisan budaya mistik di nusantara yang masih dipercaya dan masih eksis di tengah masyarakat.

Suatu ketika, ada seorang perempuan asal Jakarta sebut saja Rena, ditinggal Dicky, kekasihnya pergi begitu saja tanpa alasan yang jelas. Tentu Rena merasa hidupnya tiada arti. Semangat hidup menurun drastis dan kesehatannya melemah. Yang bisa dilakukan adalah termenung di kamar seorang diri. Kamar dikunci rapat-rapat dan hanya isak tangisannya  yang sesekali terdengar. Rena membutuhkan pertolongan tapi sayang tidak anggota keluarga yang mampu mengembalikan kondisi kejiwaan dan fisiknya seperti sedia kala.

Pada suatu hari datanglah Nilam. Sahabat akrab Rena ini berhasil membujuk agar mau datang dan ke seorang paranormal, sebut saja Ki Lemah. Problem Rena yaitu menghilangnya sang kekasih kemudian dicarikan solusi oleh Ki Lemah dengan menggunakan aji Puter Giling Sukma.

Ilmu pelet Puter Giling didapat oleh Ki Lemah dari gurunya yang kini telah meninggal. Untuk memiliki ilmu tersebut, Sang Guru memerintahkan Ki Lemah agar nglakoni puasa mutih dan berada di atas pohon sawo selama sehari semalam. Selama sehari itu, dia tidak boleh tertidur karena bila tertidur pasti akan jatuh dan akan menggagalkan uji lakunya. Singkatnya, ilmu yang didambakan pun akhirnya bisa benar-benar dimiliki Ki Lemah.  Banyak yang sudah klien yang menggunakan jasa pelet ampuh tersebut, salah satunya yang kini ada di hadapan Ki Lemah; Rena. Seorang mahasiswi perguruan tinggi swasta semester delapan.

Ritual matek ajian pelet Puter Giling pun dilaksanakan. Mula-mula, Ki Lemah pergi ke kamar mandi belakang rumahnya. Di dalam kamar mandi tepatnya di atas gentong (tempat air dari tanah) yang berisi air dia membaca mantra sambil melihat air isi dalam gentong dan sambil memegang benda milik Dicky yaitu sebuah jam tangan merk Seiko yang diberikan kepada Rena:

Bismillahirrohmanirrohim

Sun matek ajiku puter giling sukma

tak jaluk guru kuasamu jabang bayine ……  ( Nama kekasih Rena)

Sukmamu linglung koyo peksi muter

Muliho  sangkan paran asalmu yoiku jabang bayine…… (Rena)

Soko kersaning gusti

Putergiling-gumiling pitung bumi pitung langit

agulung-gulung padang terawangan

katon teka lenging Qodrat Allah

 Allahu Akbar 3x

Usai matek aji, Ki Lemah kembali ke ruang tamu dan mengatakan kepada Rena bahwa Dicky akan datang ke rumah Rena paling lambat hari Jumat minggu depan. Usai transaksi, Rena yang didampingi Nilam pulang ke rumahnya dengan hati berdebar-debar menunggu kedatangan sang kekasih pujaan hati.

Apa yang terjadi pada Dicky yang sedang berada di Palembang saat Ki Lemah matek Aji Puter Giling? Yang dirasakan pria ganteng yang sudah tiga bulan meninggalkan Rena dan sudah memiliki gebetan baru ini adalah muncul rasa kangen kepada Rena. Rasa kangen yang luar biasa disertai dengan terbayang-bayang wajah Rena setiap saat.

Dicky mencoba untuk rasional dan cuek dengan perasaan aneh yang tiba-tiba datang ini.  Sebagai lelaki dia merasa kuat untuk menindas perasaannya, apalagi dia termasuk pria yang mudah gonta ganti pasangan tanpa keterlibatan perasaan. Rasa rindu kepada seorang perempuan baginya merupakan pantangan. Namun anehnya, kali ini dia merasakan rindu. Semakin dia menolak, semakin rasa kangen ini terasa menghimpit dada. Hingga tubuh fisiknya menderita sakit panas dingin. Tulang tulangnya terasa pegel linu. Akhirnya, tidak tahan dengan kangen yang membakar jiwanya Dicky terbang ke Jakarta dan kembali ke rumah Rena, tepat pada hari Jumat.

Inilah cara kerja ilmu pelet Puter Giling Sukma yaitu “memaksa” perasaan si terpelet agar mengingat-ingat kembali masa silam, membuka memori catatan-catatan lama yang sudah terlupa dan memunculkan rasa kangen, sebuah ilmu yang bisa menarik orang-orang terkasih yang menghilang agar kembali pulang. Berapa uang yang dikeluarkan Rena sebagai balas jasa kepada Ki Lemah, pemilik ilmu Puter Giling tersebut? “Sssttt…jangan keras-keras, cuma 500 ribu,” ujar Rena yang kini bisa tersenyum karena sudah berhasil ‘jalan bareng’ Dicky lagi.

Kejadian dua tahun lalu itu masih terekam di ingatan. Terlintas wajah cantik Rena yang kemerahan. Terbayang pula gurat-gurat di wajah Ki Lemah yang kini semakin renta dimakan usia.

@wongalus,2009

Categories: ILMU PUTER GILING SUKMA | 83 Komentar

ENAM MACAM SAHADAT


SAHADAT

Sahadat artinya kesaksian. Kesaksian manusia terhadap eksistensinya. Bahwa sejatinya dia adalah hamba Tuhan. Dalam khasanah Pengutusan Wahyu sepanjang masa, mulai dari Adam AS hingga Muhammad SAW, setidak-tidaknya kita mengenal ada enam kesaksian. Berikut wawancara saya dengan KI KUMITIR tentang sahadat dan macamnya beberapa saat yang lalu.

WONG ALUS: Apa arti Sahadat bagi Panjenengan Ki?

KI KUMITIR: Sahadat artinya kesaksian seorang hamba setelah dipilih oleh-Nya menjadi wakil Tuhan bagi alam semesta.

WONG ALUS: Wakil Tuhan apa sama dengan Rasul Ki?

KI KUMITIR: Bisa sama tapi bisa juga tidak. Rasul jelas wakil Tuhan, tapi hakikat sesungguhnya bahwa setiap individu adalah wakil Tuhan juga.

WONG ALUS: Saya pernah mendengar bahwa sahadat setiap rasul yang diturunkan Tuhan di muka bumi ini berbeda-beda. Apa demikian Ki?

KI KUMITIR: Beda bunyinya, tapi substansinya sama. Yaitu tetap pengakuan eksistensi Tuhan Gusti Allah SWT. Tuhan Pencipta Semua Yang Ada. Ada kekhususan pada sahadat Muhammad SAW. Nabi terakhir ini mewartakan pertemuan langsung atau Makrifat kepada-Nya. Ini yang beda dengan syahadat para rasul yang lain.

WONG ALUS: Bisa dijelaskan secara rinci bagaimana bunyi sahadat masing-masing rasul Ki?

KI KUMITIR: Baiklah, akan saya paparkan sebagai berikut:

1. SAHADAT ADAM

Rasul yang pertama adalah nabi adam bunyi sahadatnya begini:

ASHADU ALA ILAHA ILLALLAH WA ASHADU ANNA ADAM KHALIFATULAH.

PERINTAH TUHAN: hai adam kamu adalah utusan ku. Kamu jangan mempunyai keinginan ma’rifat kepada ku.

WALLAHU BATINUL INSAN AL INSANNU DOHIRULLAH.

Artinya: ketahuilah wujud kamu. Kenallah diri kamu. Wujud kamu adalah keadaan wujud aku. Hai! Adam setelah kamu memahami dan mengerti wujud kamu adalah wujud aku. Sekarang kamu harus sholat dua raka’at. Maka sholatlah adalah agar kamu menerima kebaikan.

2. SAHADAT NUH

Rasul yang ke dua adalah nabi nuh sahadatnya adalah begini:

ASHADU ALLA ILAHA ILLALLAH WA ASHADU ANNA NUH HABIBBULLAH.

PERINTAH TUHAN: Hai nuh kamu adalah utusan kami. Kamu jangan berkeinginan ma’rifat kepada kami.

Dalilnya SAMA-SAMI’AN. Kenallah pendengaran  kamu. Pendengaran kamu adalah kenyataan pendengaran kami. Tapi sekarang kamu Nuh harus sholat di waktu zuhur empat raka’at dan kamu harus menerima di berikan dua kuping, dua mata. Begitulah sebabnya sholat zuhur empat raka’at.

3. SAHADAT IBRAHIM

Rasul yang ke tiga adalah nabi ibrahim sahadatnya adalah begini:

ASHADU ALLA ILAHA ILLALLAH WA ASHADU ANNA IBRAHIM KHALIFATTULLAH.

PERINTAH TUHAN: Hai ibrahim kamu adalah utusan kami.kamu jangan berkeinginan ma’rifat kepada kami.

Dalilnya (BASYAR dan BASIRON) Ketahuilah penglihatan kamu. Penglihatan kamu adalah kenyataan penglihatan kami. Kamu harus sholat asar empat raka’at dan kamu harus menerima di berikan dua mata, dua tangan. Begitulah sholat asar wajib kepada umat umatnya.

4. SAHADAT ISA

Rasul yang ke empat adalah nabi isa sahadatnya adalah begini:

ASHADU ALLA ILAHA ILALLAH WA ASHADU ANNA ISA ROKHULLAH.

PERINTAH TUHAN: Hai isa ketahuilah bahwa nafas kamu adalah kenyataan hidup aku. Dan kamu harus sholat tiga raka’at di waktu magrib dan kamu harus mengerti bahwa kamu telah di berikan dua lubang hidung dan nafasnya. Begitulah sebabnya fardu sholat magrib tiga raka’at.

5. SAHADAT MUSA

Rasul yang ke lima adalah nabi musa sahadatnya begini: (kata hidup kita kepada suaranya).

ASHADU ALLA ILAHA ILLALLAH WA ASHADU ANNA MUSA KALAMMULLAH.

PERINTAH TUHAN: Hai Musa kamu adalah utusan kami. Kamu jangan berkeinginan ma’rifat kepada kami. Kenalilah ucapan kamu. Ucapan kamu adalah kenyataan ucapan Ku.

Dalilnya KALAM-MUTAKALIMAN tapi kamu sekarang harus sholat empat raka’at di waktu Isya dan kamu harus menerima di berikan depan, belakang, kanan, kiri. Begitulah sebabnya fardu sholat isa empat raka’at.

6. SAHADAT MUHAMMAD

Rasul yang ke enam adalah nabi muhammad. sahadatnya adalah begini:

ASHADU ALLA ILAHA ILALLAH WA ASHADU ANNA MUHAMMADDARASULLULLAH.

PERINTAH TUHAN: Hai muhammad kamu adalah utusan kami. Sekarang kamu harus tajali. Kamu harus ma’rifat kepada kami sebab kamu adalah yang paling dekat kepada kami.

Dalilnya: AL INSANNU SIRRI WA ANNA SIRRUHU. artinya: Muhammad! rasa kamu adalah rasa kami. Maka pangkat mu Rasullulah. rasa kamu-rasa kami. Sekarang kamu adalah kekasih kami. Ini kami memberi cara untuk mendekatkan diri kepada kami. Turunlah kamu kepada anak cucu para wali dan umat-umat mu sampai akhir jaman. Begitulah perjanjian kepada rasul.

WONG ALUS: Terima kasih Ki, semoga membawa manfaat bagi kita semua.

KI KUMITIR: Sama-sama Mas, Saya cuma wong cubluk jadi sorry kalau ada kesalahan. Itu semata-mata karena keterbatasan saya sebagai manungso. ***

Categories: ENAM MACAM SAHADAT | 93 Komentar