Arsip Blog

260 ARTIKEL YANG TERSEMBUNYI DI BLOG KWA SEJAK 2019 TELAH DIBUKA, MONGGO DIBACA ….


Pembaca Blog KWA yang kami muliakan,

Kami baru saja membuka 260 lebih artikel di blog ini yang sebelumnya terhidden/terpasword sejak tahun 2009 sehingga sampai saat ini ada 2.860 artikel terbit di blog KWA. Kami merasa bahwa artikel tersebut sudah selayaknya dibuka tahun 2018 ini. Apa saja artikel tersebut? Monggo dicari sendiri. Matur nuwun.

@wongalus, 2018

Iklan
Categories: MONGGO DIBACA | 10 Komentar

PIWULANG SEJATINING URIP


PADA SUATU KETIKA SESEORANG AKAN MENYADARI BAHWA RUMAH, MOBIL, PACAR, KELUARGA, ILMU PENGETAHUANNYA, KEKAYAANNYA BAHKAN DIRINYA SENDIRI YANG SELAMA INI DIBANGGAKANNYA ITU TERNYATA TIDAK BERARTI APA-APA BAGI KEHIDUPAN ABADINYA. PADA SEBUAH PERISTIWA YANG MENGHANTAM KESADARANNYA, DIA DIPAKSA UNTUK MENGAKUI BAHWA HIDUPNYA GAGAL DAN SIA-SIA. APA YANG DIMILIKINYA, APA YANG DICINTAINYA DAN APA YANG DIHARAPKANNYA BISA MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN DAN KESELAMATAN TERNYATA NOL BESAR. SESEORANG MERASA TERASING, SEPI DAN TERSINGKIR MESKIPUN DI SANA BANYAK SAHABAT DAN KELUARGA YANG MENGHIBURNYA. HATINYA KOSONG, MERANA DAN KETAKUTAN.

Kita berteduh di bawah sebuah dunia benda-benda dan diri jasmani yang sesungguhnya tidak kekal. Yang kekal justeru adalah apa yang selama ini kita anggap sebagai hal yang gaib. Hal yang menakutkan dan hal yang bersifat mitos dan klenik. Kita enggan memasuki wilayah-wilayah tersebut karena kita merasa tidak senang dan nyaman. Padahal, senang dan nyaman yang bisa merasakan adalah jasad, tubuh dan fisik yang nantinya akan mengalami sakit, renta dan sirna ditelan kematian. Jasad kita akan dikubur atau dibakar… Musnah dimakan cacing tanah atau diterbangkan angin.

Tidak ada sesuatu yang abadi kecuali perubahan. Akhirat adalah sebuah zona metafisik dan gaib yang senantiasa berubah sesuai dengan garis kodrat yang diciptakan oleh manusia sendiri. Yang bisa merasakan yang abadi ini adalah RUH kita. Ruh adalah bagian yang paling hakiki, paling esensial, paling substansial, paling sejati pada diri kira. RUH senantiasa bermeditasi dalam keheningan dan berada di sebuah tempat tersuci di dalam diri manusia. Karena tidak pernah bohong, tidak mengalami kematian, senantiasa menyuarakan kebenaran maka RUH disebut dengan GURU SEJATI atau AKU SEJATI.

Meskipun jasad berada di dunia sekarang ini, namun RUH senantiasa berada di dalam genggaman-Nya dan beradanya RUH melampaui ruang dan waktu dunia. Jadi RUH senantiasa dalam kondisi tetap hidup abadi sepanjang masa. Setelah ditiupkannya RUH dan kemudian “menjadi” manusia maka RUH ini tidak pernah mati lagi untuk selama-lamanya. RUH menikmati dunia dan akhirat, mengalami berbagai macam baju kesadaran akal dan hati manusia. RUH tidak mengenal pintar dan bodoh, berilmu maupun tidak berilmu, tidak mengerti cinta dan benci, tidak merasakan susah dan senang. RUH kita senantiasa ADA karena sesungguhnya RUH adalah bagian emanasi dari Dzat Tuhan Yang Maha Abadi.

 Kalau kita menggunakan alat Elektro Encepalograph (EEG) untuk mengukur gelombang otak manusia maka kita tetap tidak akan mendapati kesadaran ruh. KESADARAN RUH akan terbangun saat semua aktivitas otak kita berhenti total, yaitu saat kita mengalami KEMATIAN. MATINYA JASAD FISIK DAN OTAK TIDAK BERARTI MATINYA RUH. Kesadaran Ruh(ani) akan terjaga dan bangun secara otomatis saat kita tidak lagi berpikir apa-apa. Saat kita tidak merasakan perasaan apa-apa. Kesadaran Ruh tidak akan bisa dilatih dengan hanya melakukan aktivitas olah raga, olah pikir maupun olah rasa. Kesadaran ruh adalah kesadaran berketuhanan yang bisa diusahakan dengan upaya yang sungguh-sungguh bertentangan dengan apa yang kita pikirkan, apa yang kira rasakan dan apa yang kita harapkan. Sebab ruh tidak berpikir, ruh tidak merasakan apa-apa dan ruh tidak berharap apa-apa.

Energi ruh kita berasal dari mana? Energi ruh kita berasal dari ENERGI TUHAN. Yang tidak pernah akan habis sekian triliun tahun, yang tidak akan pudar meskipun sudah menyinari sekian milyar batin manusia. Energi ruh abadi selama-lamanya karena selalu terpancar dari Dzat-Nya yang Maha Sempurna. Karena sifatnya yang abadi, maka ruh tidak mengenal surga dan neraka. Surga dan neraka adalah Ciptaan Tuhan, sementara RUH adalah bagian dari Dzat Tuhan. Tidak mungkin Tuhan menempatkan diri-Nya sendiri di dalam tempat surga dan neraka. Sehingga benar bila nanti setelah alam semesta ini digulung, maka Ruh kita akan kembali di dalam Diri-Nya. Surga dan neraka “diciptakan” sendiri oleh manusia, untuk mereka yang masih berkeinginan untuk melanjutkan kehidupannya setelah kehidupan nyata di bumi ini berakhir. Ini wilayah gaib yang tercipta bagi mereka yang BELUM PUAS DENGAN KEHIDUPAN DUNIA ini. Bagi mereka yang sudah puas dan bersyukur diperkenankan Tuhan untuk hidup di dunia ini saja, maka tempat tinggal mereka selanjutnya tidak di surga atau neraka. Mereka akan MENJADI TUHAN sebagaimana AWALNYA DULU SEBELUM SEMUANYA ADA KECUALI DZAT-NYA.

Maka cermatilah apa sebenarnya keinginan kita sekarang? Apa ingin keadilan, kesamaan, kesetaraan dengan yang lain karena merasa bahwa di dunia ini dia merasa diperlakukan secara semena-mena, tidak setara dan sederajat dan masih merasa bahwa kebahagiaan dan kenyamanan patut diperjuangkan. Orang yang masih berkeinginan melanjutkan perjuangan menuntut keadilan, Tuhan akan mengganjarnya dan membalasnya dengan SURGA atau NERAKA. Dia akan mendapatkan hukum sebab dan akibat dari buah niat, perbuatan dan amalnya. Keinginan adalah zona pikiran, perasaan dan hati. Sehingga masih bersifat “JASAD FISIK” BUKAN LAHIR DARI KESADARAN RUH. Coba tanya pada orang-orang yang sudah mati dan kesadaran ruhnya sudah hidup, apa yang diinginkannya? Jawabannya PASTI BUKAN INGIN MASIH SURGA LAGI… RUH PASTI TIDAK INGIN APA-APA LAGI KARENA SUDAH MENYATU DENGAN TUHAN.

Maka nanti di Surga atau neraka adalah tempat bagi DIRI-DIRI MANUSIA YANG MASIH MEMILIKI KEINGINAN-KEINGINAN. Keinginan akan terpuaskan sesaat, namun kemudian akan bosan dan tidak kekal. Sehingga surga dan neraka adalah tempat yang akan mengalami kehancuran dan tidak abadi. Satu-satunya Yang Abadi adalah Dzat Tuhan. Yang lain tidak akan pernah abadi dan akan mengalami penyusutan dan pemudaran sebagaimana hukum keinginan. Lihatlah, bacalah dan hayati maknanya secara mendalam apa yang ada di surga dan neraka menurut Kitab Suci: di surga ada wanita tercantik yang siap ditiduri setiap saat, di surga ada istana megah dan membahagiakan: Maka bisa disimpulkan DI SURGA MASIH ADA KEINGINAN DAN KEINGINAN ADALAH WUJUD FISIK MANUSIA YANG SIFATNYA SEMENTARA.

Bertanyalah kepada Para Nabi dan Rasul sepanjang masa mulai Adam AS, Musa AS, Ibrahim AS, Isa AS hingga Muhammad SAW dulu, apa yang Anda inginkan dalam hidup ini… Masuk Surga dan Hidup Bahagia atau ingin yang lain? Saya berani bertaruh mereka tidak akan menjawab apa-apa. kenapa demikian? Sebab dia tidak akan menggadaikan hidup demi jasadnya untuk memperturutkan keinginannya. Keinginan selalu bersifat FISIK sehingga tidak mungkin para rasul yang suci itu ingin masuk surga atau neraka. Coba tawarkan kepada mereka satu ton emas dan kekuasaan dunia agar mereka meninggalkan keyakinan TAUHID, mereka pasti akan menolaknya mentah-mentah, sebagaimana pernah dikatakan MUHAMMAD SAW: “SEKIRANYA KAU LETAKKAN MATAHARI DI TANGAN KANANKU DAN BULAN DI TANGAN KIRIKU AGAR AKU MENINGGALKAN KEYAKINANKU, MAKA AKU TIDAK AKAN MELAKUKANNYA. AKU MEMILIH MATI TERBAKAR HABIS DEMI KEYAKINANKU.

Para nabi dan rasul itu adalah MANUSIA yang berjalan TANPA KEINGINAN sebab KEINGINAN ADALAH PENDERITAAN dan ketidakkekalan. MEREKA berjalan dengan KESADARAN RUH-NYA. Mereka adalah manusia seperti kita juga. Bila mereka bisa, kenapa kita tidak mencoba?

CARA RAHASIA

Bagaimana membangunkan kesadaran ruh? Jawabnya adalah selalu mengingat Tuhan (Dzikir). Dzikir adalah cara rahasia yang mampu menembus kesadaran jasad dan fisik untuk masuk ke ruang KESADARAN RUH. Dzikir adalah tombak yang mampu menembus berbagai hijab/tirai pembungkus jati diri manusia yang palsu. Dzikir itu bukan sekedar mengawal syariat manusia itu agar betul dan bergerak di atas Tauhid kepada Allah SWT semata-mata. Tetapi ia juga bertujuan untuk memaastikan kita agar senantiasa mengingati dan berikhtiar untuk melekatkan diri kita dengan sifat-sifat yang ada kepada Allah.

Dzikir juga penawar untuk mengobati batin, pembersih batin, mensucikan batin sekaligus dan membuka CAHAYA KALBU serta menghancurkan darah kotor di ujung jantung, yang dinamakan ”Istana Setan”. Apabila seluruh batin kita sudah terselimuti dengan Dzat-Nya, maka seluruh batin kita akan cerah dan dapat berfungsi dengan baik seperti malam hari diterangi bulan purnama. Orang yang dzikir mata dan telinga batinnya akan terbuka dengan terang.

Apabila hati sudah disuluhi cahaya-NYA, maka setiap saat kita mengalami makrifat. Proses pemancaran (wujud) cahaya dzikir itu seperti proses pemancaran cahaya matahari yang tertimpa ke atas bulan dan memancarkan cahaya yang nyaman ke bumi. Apabila sampai ke tahap ini, seseorang dapat mengetahui sesuatu dengan mata batinnya yang tidak dapat ditangkap mata, dapat ditangkap oleh telinga. Dia mendengar dan faham segala gerak-gerik alam, hewan, serangga, daun, kayu, ombak, hembusan angin, jin, malaikat. Dirinya dapat mengetahui sesuatu yang terjadi meskipun dia berada di alam tidur. Dia juga tahu apa yang akan terjadi. Pendeknya segala rahasia akan terbaca dengan jelas!

Mereka dapat bertahan lapar, haus dan menahan sakit dan penderitaan-penderitaan fisik yang lain. Tubuh mereka menjadi KEBAL dari duka, sakit dan pedih. Kita sering mendengar para para manusia yang sampai di tahap perjalanan spiritual ini mampu tidak makan bertahun-tahun dan tidak sakit bertahun-tahun. Tuhan tidak sembarangan memaparkan bagaimana kekuatan para Pemuda Ashabul Khafi: tujuh orang pemuda yang semuanya anak raja tidur selama 309 tahun karena amal sucinya. Mereka adalah utusan Tuhan, yang merupakan ahli dzikir. Logika awam, puluhan hari tanpa makan dan minum akan mengakibatkan manusia mati. Tetapi mereka berada dalam gua yang pintunya tertutup rapat dan tanpa memakan apa-apa.

Apakah rahasia mereka dapat bertahan dan hidup begitu lama. Apakah yang mereka makan utk meneruskan hayat hidup mereka? Jawabnya tidak lain dan tidak bukan ialah dzikir. Mereka ingat kepada Allah dan menjadikan dzikir sebagai santapan ruh. Kita hanya akan ingat Tuhan saja, tanpa yang lain, termasuk melupakan penderitaan fisik seperti lapar, haus, sakit, takut atau bimbang. Dengan tidak putus mengingat-Nya maka Dia juga tidak putus mengingat kita. ”JIKA ENGKAU INGAT AKU, AKU INGAT ENGKAU.”….”DAN HANYA PADA TUHANLAH HENDAKNYA KAMU BERHARAP..”

Kelebihan dan keistimewaan memang milik kita semua. Milik mereka yang tidak lagi punya KEINGINAN FISIK atau JASAD. Yang terjadi kepada para Nabi, Rasul dan Manusia Suci lain membuktikan walaupun dibakar api, IBRAHIM AS tidak hancur. Ia kebal karena dia selalu mengingat-NYA. NUH AS juga aman meski tsunami besar menghanyutkan isi bumi saat itu. MUSA AS juga selamat melintasi laut dari kejaran Fir’aun. ”Kekeramatan atau kemuliaan itu datang tanpa disadari. Karamah seseorang itu sangat biasa… dan hanya orang lain yang berada di luar kehidupannya yang menganggapnya demikian.”

TALI SIMPUL

HIDUPKAN KESADARAN RUH DALAM DIRI KITA. RUH ADALAH DIRI SEJATI, AKU SEJATI, INGSUN SEJATI, GURU SEJATI KITA. RUH ADALAH SEMAR YANG HAKEKATNYA TETAP HIDUP. MENGHAYATI HAKEKAT HIDUP ADALAH MENGHAYATI HIDUPNYA RUH DALAM DIRI MANUSIA.

Ajaran Jawa yang membahas adanya RUH sebagai limpahan dan pancaran emanasi Dzat Tuhan, ada dalam aksara makna HANACARAKA:

 HA : HANANIRA SEJATINING WAHANANING HYANG.

NA : NADYAN NORA KASAT MATA PASTI ANA.
CA : CAREMING HYANG YEKTI TAN CETHA WINECA.
RA : RASAKENA RAKETE LAN ANGGANIRA.
KA : KAWRUHANA JIWANIRA KONGSI KURANG WEWEKA.
DA : DADI SASAR YEN SIRA NORA WASPADA.
TA : TAMATNA PRABANING HYANG SUNG SASMITA.
SA : SASMITANE KANG KONGSI BISA KARASA.
WA : WASPADAKNA WEWADI KANG SIRA GAWA.
LA : LALEKNA YEN SIRA TUMEKENG LALIS.
PA : PATI SASAR TAN WUN MANGGYA PAPA.
DHA : DHASAR BEDA KANG WUS KALIS ING GODHA.
JA : JANGKANE MUNG JENAK JENJEMING JIWARAGA.
YA : YATNANA LIYEP LUYUTING PRALAYA.
NYA : NYATA SONYA NYENYET LABETING KADONYAN.
MA : MADYENG NGALAM PANGRANTUNAN AYWA SAMAR.
GA : GAYUHANING TANNA LIYAN JUNG SARWA ARGA.
BA : BALI MURBA MISESA ING NJERO NJABA.
THA : THAKULANE WIDADARJA TEBAH NISTHA.
NGA : NGARAH ING REH MARDI-MARDININGRAT

 RUH ADALAH GURU SEJATI YANG SETIA MEMBERIKAN ‘PIWULANG SEJATINING URIP’.

@wongalus,2009

Categories: PIWULANG SEJATINING URIP | Tinggalkan komentar

IJAZAH ILMU SABORAT BHUMI (ijazahan ulang)


pernah diijasahkan pada 10 November 2013 by wongalus

Di tanah borneo, kita mengenal ilmu ini dengan nama ilmu saborat bhumi. Tahap sempurna pengamalan, semua kehendak Allah SWT akan menyatu dalam hidup perilaku kita.

Fadhilah: semua kebutuhan

TATA CARA:

TAWASSUL kirim al fatihah untuk Rasulullah SAW dst hingga pengijazah ilmu.

Wiridkan sebagai berikut

=============================================

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM

KUP TANGAN KANAN KUP TANGAN KIRI

ALLAH MENGGERAKKAN BUMI DAN LANGIT

BOLEH BERGERAK BARULAH ENGKAU

LEPAS DARI TANGANKU

BERKAT DOA LAA ILAHA ILALLAH

BERKAT MUHAMMADARRASULULLAH

==================

SELAMA 1000 X selama 7 hari

Setiap selesai wirid 1000 x buka telapak tangan kanan dan kiri anda, lalu ludahi dengan ludah anda mulai tangan kanan terlebih dulu dan jangan dibersihkan hingga mengering sendiri.

=cara pengamalan=

baca doa di atas lalu ludahi kedua telapak tangan anda dan arahkan kepada obyek apapun yang anda hajatkan. Misalnya anda ingin banyak rejeki maka arahkan tangan anda ke selembar uang dan tunggu sehari dua hari. Bila butuh pengobatan maka arahkan tangan ke obyek yang sakit dan seterusnya.

@wongalus,2013

Categories: IJAZAH ILMU SABORAT BHUMI (ijazahan ulang) | 27 Komentar

DOA PENYEMPURNA RIYADHOH ILMU DAN AMALAN AGAR ‘MANJING’/MERASUK KE BADAN


Doa ini biasa saya gunakan usai melakukan riyadhoh/tirakat agar ilmu apapun yang saya riyadhohi bermanfaat dan berkah. Saya yakin bahwa Allah pasti mendengar doa yang saya panjatkan dan saya yakin semua ilmu yang saya riyadhohi manjing/merasuk ke badan.

Baca  doa tersebut sambil jari telunjuk dimasukkan ke segelas air putih. Setelah selesai membaca maka saya tiup segelas air itu dan selanjutnya saya minum separuh dan separuhnya dibuat mandi.

berikut doanya:

Allohulladzii kholaqa sab’a samaawaatin waminaal ardhi mitslahunna yatanazzalul amru baynahunna lita’lamuu annallooha ‘alaa kulli syay-in q0diiruw wa annallooha qod ahatho bikulli syay-in ‘ilmaan.

Artinya adalah: Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu.

Demikian ritual yang saya biasa lakukan, semoga bermanfaat. Terima kasih dan salam paseduluran.

@wongalus,2016

 

Categories: DOA PENYEMPURNA RIYADHOH ILMU DAN AMALAN AGAR 'MANJING'/MERASUK KE BADAN | 75 Komentar

IJAZAH ULANG WIRID SURAT AL INSYIRAH — atau DISEBUT JUGA SURAT ALAM NASYRAH


Ini kisah nyata yg pernah saya alami sendiri… Waktu itu saya terlilit hutang yg sangat berat membuat sya tidak ingin hidup lg karna malu..salah seorang sahabat menyarankan agar saya membaca al insyiroh 40x tiap slesai sholat fardhu.. Dan ternyta benar setelah 3 hari.. Saya mendapat pinjaman dr salah seorang saudara… Dan bahkan saya bisa melunasinya dgn waktu yg sangat singkat…  (sweet.norma@yahoo.com)

BERIKUT BACAANNYA SURAT AL INSYIRAAH atau disebut JUGA SURAT ALAM NASYRAH yang pernah diijasahkan di blog KWA tahun 2010 yang lalu:

alam nasyrah laka shadraka

wawadha’naa ‘anka wizraka

alladzii anqadha zhahraka

warafa’naa laka dzikraka

fa-inna ma’a al’usri yusraan

inna ma’a al’usri yusraan

fa-idzaa faraghta fainshab

wa-ilaa rabbika fairghab

====“Bukankah Kami telah melapangkan bagimu: dadamu (wahai Muhammad serta mengisinya dengan iman dan hidayah pertunjuk)? Dan Kami telah meringankan bebanmu (menyiarkan Islam)- Yang memberati tanggunganmu, (dengan memberikan berbagai kemudahan dalam melaksanakannya)? Oleh itu, maka (tetapkanlah kepercayaanmu) bahwa sesungguhnya tiap-tiap kesulitan akan disertai kemudahan, bahwa sesungguhnya tiap-tiap kesukaran, disertai kemudahan. Kemudian apabila engkau telah selesai (melaksanakan amal sholeh), maka bersungguh-sungguhlah engkau dalam berusaha (mengerjakan amal sholeh yang lain), Dan kepada Tuhanmu saja hendaklah engkau memohon.”=====

Surat ke-94 Al-Quran ini diturunkan di Mekah dan terdiri dari 8 ayat. Surat Al-lnsyiraah (Melapangkan Dada)  intinya adalah penegasan Allah SWT bahwa salah satu nikmat- Nya yang dikurniakanNya kepada Nabi Muhammad adalah akan melapangkan hatinya serta mengisi dengan hidayah pertunjuk.

Ada banyak kegunaan dan manfaat Surat Al-Insyiraah bagi kita yang mengamalkannya.

TATA CARANYA:

  1. Siapa pun yang ingin berhajat sesuatu yang besar, misalnya ingin jadi Kepala Desa, Bupati atau ingin meraih jabatan apapun, baca Surah Al-Insyiraah 700 kali atau 1000 kali setiap hari, maka hajatnya akan sukses dan ia akan mendapatkan apa yang diinginkan.
  2. Bila Surah Al-Insyiraah dibaca sebanyak 40 kali pada tiap-tiap lepas sholat fardhu selama tujuh hari berturut-turut, Allah SWT akan membuka pintu rezekinya dengan jalan yang tidak disangka-sangka. Manfaat lain surat ini bila membaca Surah Al-Insyiraah 200 kali pada tiap hari ketika matahari naik (waktu dhuha), Allah SWT akan memperlihatkan kepadanya perkara-perkara yang gaib.
  3. Bila ada orang yang merasa sedih karena kehilangan kekasih atau ditinggal mati orang-orang terdekatnya, maka cara menyembuhkannya sebagai berikut: tulis Surah Al-Insyiraah pada piring masukkan air mawar kemudian minumkan padanya.
  4. Surah Al-Insyiraah juga bisa menjadi benteng pertahanan dari sakit-sakitan dengan cara sebagai berikut: Ambillah seurat benang dari kulit kayu dan bacakan Surah Al-Insyiraah. Tiap-tiap membaca huruf “Kaf”, simpulkan benang itu sekali, hingga tujuh kali simpul saja kemudian hentikan. Ikatkan benang itu ke tangan orang yang sakit-sakitan pada pergelangannya di sebelah kiri.
  5. Menghilangkan dukacita, kesusahan dan putus asa bila diwirid usai sholat fardhu. Selain itu, wirid rutin surat ini akan meluaskan rezeki yang halal dan mendatangkan barokah-NYA. Pikiran kita akan terbuka dan sifat malas akan hilang.
  6. Manfaat lain surat ini, bagi mereka yang selama ini belum mendapat pekerjaan yang sesuai dengan keinginan, bisa diamalkan sebagai berikut: Sembahyang sunat dua rakaat. Pada tiap-tiap rakaat baca Surah Al-Fatihah dan surat (silahkan membaca surat apa saja). Selesai sembahyang, duduk menghadap kiblat dengan tetap bersungguh-sungguh memohon pada-NYA kemudian baca Surah Al-Insyiraah sebanyak bilangan hurufnya. Sesudah membaca Surah Al-Insyiraah, ajukan doa agar apa yang diinginkan terkabul atas ijin Allah SWT.
  7. SEMOGA ADA MANFAATNYA BUAT KITA SEMUA. AMIN YRA @wongalus,2016
Categories: IJAZAH ULANG WIRID SURAT AL INSYIRAAH | 94 Komentar

AMALAN AGAR ORANG TUA SETUJU DENGAN PILIHAN JODOH ANAK


Ada kalanya seorang anak (perempuan atau laki-laki) yang sudah dewasa memiliki kekasih hati/pacar dan siap melamar/meminangnya. Namun orang tua tidak setuju dengan pilihan jodoh anak. Bahkan kadangkala orang tua memiliki pilihan lain yang belum tentu dicintai anak.

Nah, berikut ada amalan agar orang tua menyetujui dan merelakan agar anak menikah dengan pilihan hatinya.

wiridkan doa ini:

YAA ABATI ISTA’JIRHU INNA KHAYRA MANI ISTA’JARTA AL QAWIYYU AL- AMIINU

“Ya bapakku ambillah ia sebagai orang yang bekerja (pada kita), karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya”.

Al Qashash 26.

Ayat  ini bila diwiridkan 1000 x selama 7 hari dan di hari terakhir setelah selesai wirid maka tiuplah ke air dan diam-diam campurkan air tersebut ke minuman orang tua, maka dengan ijin Alah SWT hati orang orang tua akan luluh dan setuju dengan pilihan jodoh anak.

Demikian terima kasih.

@wongalus,2016

Categories: AMALAN AGAR ORANG TUA SETUJU DENGAN PILIHAN JODOH ANAK | 18 Komentar

IJAZAH ILMU PUTER GILING: MENGEMBALIKAN CINTA, ORANG PERGI TANPA PAMIT, BARANG HILANG DAN LAIN-LAIN


Mengenang wafatnya Al Maghfurlah KH Abdul Wahid Aziz Bisri (Gus Wahid), yang lahir di Jombang Mei 1953 dan Wafat di Jakarta 28 Agustus 2011 dan dimakamkan di Pemakaman Keluarga KH M.Bisri Syansuri, Denanyar, Jombang.

=Fadhilah: mengembalikan orang hilang atau barang hilang, Isteri/suami/kekasih yang dulu cinta sekarang benci agar kembali jadi cinta, mengembalikan rejeki yang dulu lancar kini seret agar lancar kembali, dan lainnya=

TATA CARA MERASUKNYA ILMU KE ANDA

Amalkan dengan berpuasa mulai hari senin, dan pada saat berpuasa setiap selesai sholat fardhu selama 7 hari.

YA HAFIDZ  (119 X)

YA BUNAYYA INNAHA IN TAKU MITHQOLA HABBATIN MIN KHARDALIN FATAKUN FII SAKHRATIN AUFII AL SSAMAWATI AUFII AL-ARDI YA’TI BIHA ALLAHU INNA ALLOHA LATIIFUN KHABIIR  (100 X )

SELAMA 7 HARI.

Setelah selesai mengamalkannya maka insya allah anda sudah memiliki ilmu puter giling.

UNTUK PRAKTEK BACA YA HAFIDZ 3X DAN YA BUNAYYA 1X

Atas ijin Allah yang hilang akan kembali lagi.

Saya ijasahkan kepada anda yang membaca ijasahan saya ini. Terima kasih. Salam.

@wongalus,2016

Categories: ILMU PUTER GILING | 126 Komentar

REBORN!!!! UNDANGAN TERBUKA RIYADHOH SAPU JAGAD AKHIR TAHUN 2015 BERSAMA KWA


Bakti sosial gratis terbuka untuk umum

DSCN0636Dunia kita adalah dunia yang dibangun dan dibingkai oleh kekuatan otak kiri (logika) yang berakibat pada kecenderungan orang dalam setiap gerak hidupnya lebih mengandalkan logika dan perhitungan rasional. Padahal kenyataan hidup yang dihadapi, begitu banyak fenomena kehidupan tidak mampu dicerna ataupun dikendalikan oleh logika.

Akibat lebih jauh seringnya terjadi MASALAH HIDUP YANG BERANEKA RAGAM akibat konflik internal individu maupun konflik eksternal antar individu karena hanya mengandalkan suatu argumentasi yang diperoleh dari pemberdayaan logika belaka. Tidak banyak di antara kita yang menyadari bahwa fenomena hidup adalah adanya daya tarik menarik antara kekuatan rasional (AKAL) dan irasional (EMOSI) untuk MEMECAHKAN MASALAH / PROBLEM SOLVING.

cropped-cropped-markas-kwa.jpgAcara RIYADHOH SAPU JAGAD AKHIR TAHUN 2915 BERSAMA KWA ini mengarahkan, mengingatkan, menyadarkan adanya kekuatan OTAK KANAN sebagai penyeimbang kekuatan otak kiri sehingga hidup kita akan lebih berkualitas.

Materi:

  1. Ruwatan dengan metode aktivasi simpul-simpul energy
  2. Konsultasi-konsultasi semua masalah hidup (rejeki, mahabbah/pengasihan, pembuka aura/keselamatan-keamanan, kekuatan)
  3. Pengobatan alternatif bagi sedulur yang sakit medis dan non medis menggunakan ENERGI DOA dan bekam/hijamah
  4. Pengisian POWER benda-benda menggunakan ENERGI DOA
  5. BONUS ACARA: IJASAHAN ILMU

cropped-cropped-panitia1.jpgPengisi acara: KI WONGALUS dan Para Alumni pelatihan yang tergabung dalam GURU-GRAND MASTER KWA (pengumuman ini juga sebagai undangan terbuka untuk para alumni program Guru KWA)

Tempat:  Cepuri – Pantai Parangkusumo, Yogyakarta

Jam: pagi 09.00 wib sd selesai

Hari/tanggal: Sabtu  26 Desember 2015

Sifat: Terbuka untuk umum dan gratis/tanpa mahar

Penanda titik kumpul adalah SPANDUK KAMPUS WONG ALUS.

Silahkan hadir untuk menikmati perjumpaan penuh akrab dan insya allah pertemuan kita kali ini adalah REBORN!!! KELAHIRAN KEMBALI DIRI kita masing-masing yang penuh rahmat dan barokah. Amin.

Salam takzim sedulur semua,

@wongalus,2015

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 6 Komentar

TANGAN YANG TIDAK TERSENTUH API NERAKA


Alkisah, suatu ketika Nabi Muhammad berjumpa dengan Sa’ad bin Mu’adz Al-Anshari. Ketika itu Nabi Muhammad melihat tangan Sa’ad melepuh, kulitnya gosong kehitam-hitaman seperti terpanggang matahari. “Kenapa tanganmu?,” tanya Nabi kepada Sa’ad.

pekerja-keras“Wahai Rasulullah,” jawab Sa’ad, “Tanganku seperti ini karena aku mengolah tanah dengan cangkul itu untuk mencari nafkah keluarga yang menjadi tanggunganku”. Seketika itu Nabi mengambil tangan Sa’ad dan menciumnya seraya berkata, “Inilah tangan yang tidak akan pernah disentuh api neraka”.

Dalam kisah lain disebutkan bahwa ada seseorang yang berjalan melalui tempat Nabi Muhammad. Orang tersebut sedang bekerja dengan sangat giat dan tangkas. Para sahabat kemudian bertanya, “Wahai Rasulullah, andaikata bekerja semacam orang itu dapat digolongkan jihad fi sabilillah, maka alangkah baiknya.” Mendengar itu Nabi pun menjawab, “Kalau ia bekerja untuk menghidupi anak-anaknya yang masih kecil, itu adalah fi sabilillah; kalau ia bekerja untuk menghidupi kedua orangtuanya yang sudah lanjut usia, itu adalah fi sabilillah; kalau ia bekerja untuk kepentingan dirinya sendiri agar tidak meminta-minta, itu juga fi sabilillah.” (HR. Ath-Thabrani).

Kerja adalah perintah suci Allah kepada manusia. Meskipun akhirat lebih kekal daripada dunia, namun Allah tidak memerintahkan hambanya meninggalkan kerja untuk kebutuhan duniawi. Kerja adalah melakukan sesuatu untuk mencari nafkah yang hakekatnya adalah manifestasi dari amal kebajikan.

thumb_kerja_kerasSebagai sebuah amal, maka NIAT dalam menjalankannya akan menentukan penilaian. Dalam sebuah hadits, Nabi Muhammad bersabda, “Sesungguhnya nilai amal itu ditentukan oleh niatnya.” Amal seseorang akan dinilai berdasar apa yang diniatkannya.

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (untuk kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi, dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu. Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi.” (QS. Al-Qashash: 77).

Jadi  budaya kerja  yaitu nilai-nilai sosial atau suatu keseluruhan pola perilaku yang berkaitan dengan akal dan budi manusia dalam melakukan suatu pekerjaan. Jadi setiap individu yang bekerja harus memiliki budaya kerja yang baik. Budaya yang kerja yang baik sangat diperluukan agar menjadi pekerja yang berbudi pekerti dan mengerti nilai-nilai yang dijalaninya dan tidak membawa individu kepada penyimpangan. Jadi itulah perlunya kita memahami budaya kerja yang baik.

Budaya kerja masing-masing individu akan menentukan terbentuknya budaya dimana dia bekerja. Tentu saja hal ini juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti kepemimpinan  yang mengandung nilai-nilai agama karena selalu mendahulukan pembinaan terhadap akhlakul karimah, sejak tahap awal perlu dimantapkan sebagai manifestasi utama yang akan terekspresi dalam seremoni dan ritual yang substansinya adalah substansi agamawi  melalui budaya jujur, sabar, tidak mudah iri dan terpancing untuk melakukan hal-hal yang dimurkai agama.

Para pemimpin akan menentukan bahwa bila tahap pertama upaya menyesuaikan diri agar menghasilkan sukses dalam kerjasama yang harmonis.

 Dalam agama Islam, manusia ditentukan untuk : Berusaha   dengan  sebaik-baiknya agar tercapai suatu tujuan  yang halal. Kita mencoba berusaha untuk  menghasilkan prestasi terbaiknya, apalagi bila penerimaan hasil  dilakukan dengan adil dan objektif. Melakukan pekerjaan dengan ikhlas adalah ajaran utama dalam Islam. Usaha yang diupayakan hanya karena Allah semata. Bekerja  dengan  dilandasi keikhlasan, dapat mencegah dari stres atau jenis emosi lain yang merugikan.

Umat dituntut untuk minta tolong pada Allah dan mengakui keterbatasan dirinya. Allah lebih mencintai orang-orang yang selalu meminta daripada yang enggan meminta, karena seolah-olah manusia itu berkecukupan. Dan Allah  berfirman : “Berdoalah kepadaKu, niscaya akan keperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka jahanan dalam keadaan hina dina” (QS. 40:60). Rasullah SAW bersabda : “Sesungguhnya siapa saja yang tidak meminta kepada Allah, maka Allah akan marah kepadanya” (HR. At-Tarmizi dan Abu Hurairoh).

imagesApabila manusia rajin bekerja dan berupaya, ia akan menciptakan budaya kerja yang disiplin, berkemauan keras dan tidak cepat putus asa. Selanjutnya diimbangi dengan  terus menerus berdoa dan meminta tolong kepada Allah, agar usahanya membuahkan hasil. Sifat ini akan membawa manusia ke perilaku rendah hati, tidak takabur dan senantiasa menyadari baik kelemahan maupun kekuatannya.

Demikian saudaraku semua, Agama Islam mengajarkan manusia untuk giat dalam bekerja yang sesuai  syariat yaitu mengedepankan kejujuran, kedisiplinan dan keihklasan. Oleh sebab itu, marilah kita semua bekerja dengan giat  ikhlas serta kerja yang CERDAS (Smart Working) agar kita sukses dunia dan akhirat. Amin yra.

@Wongalus,2015

Categories: KERJA CERDAS | 9 Komentar

APAKAH MASALAH HIDUPMU SUDAH ADA SOLUSINYA?


RIYADHOH SAPU JAGAD AKHIR TAHUN 2015 BERSAMA KWA: Bakti sosial gratis terbuka untuk umum

DSCN0636Dunia kita adalah dunia yang dibangun dan dibingkai oleh kekuatan otak kiri (logika) yang berakibat pada kecenderungan orang dalam setiap gerak hidupnya lebih mengandalkan logika dan perhitungan rasional. Padahal kenyataan hidup yang dihadapi, begitu banyak fenomena kehidupan tidak mampu dicerna ataupun dikendalikan oleh logika.

Akibat lebih jauh seringnya terjadi MASALAH HIDUP YANG BERANEKA RAGAM akibat konflik internal individu maupun konflik eksternal antar individu karena hanya mengandalkan suatu argumentasi yang diperoleh dari pemberdayaan logika belaka. Tidak banyak di antara kita yang menyadari bahwa fenomena hidup adalah adanya daya tarik menarik antara kekuatan rasional (AKAL) dan irasional (EMOSI) untuk MEMECAHKAN MASALAH / PROBLEM SOLVING.

Acara RIYADHOH SAPU JAGAD AKHIR TAHUN 2915 BERSAMA KWA ini mengarahkan, mengingatkan, menyadarkan adanya kekuatan OTAK KANAN sebagai penyeimbang kekuatan otak kiri sehingga hidup kita akan lebih berkualitas.

Materi:

  1. Ruwatan dengan metode aktivasi simpul-simpul energy
  2. Konsultasi-konsultasi semua masalah hidup (rejeki, mahabbah/pengasihan, pembuka aura/keselamatan-keamanan, kekuatan)
  3. Pengobatan alternatif bagi sedulur yang sakit medis dan non medis menggunakan ENERGI DOA dan bekam/hijamah
  4. Pengisian POWER benda-benda menggunakan ENERGI DOA

cropped-cropped-panitia1.jpgPengisi acara: KI WONGALUS dan Para Alumni pelatihan yang tergabung dalam GURU-GRAND MASTER KWA (pengumuman ini juga sebagai undangan terbuka untuk para alumni program Guru KWA)

Tempat:  Cepuri – Pantai Parangkusumo, Yogyakarta

Jam: pagi 09.00 wib sd selesai

Hari/tanggal: Sabtu  26 Desember 2015

Sifat: Terbuka untuk umum dan gratis/tanpa mahar

Penanda titik kumpul adalah SPANDUK KAMPUS WONG ALUS.

Silahkan hadir untuk menikmati perjumpaan penuh akrab dan insya allah pertemuan kita kali ini adalah KELAHIRAN KEMBALI DIRI kita masing-masing yang penuh rahmat dan barokah. Amin.

Salam takzim sedulur semua,

@wongalus,2015

Categories: RIYADHOH SAPU JAGAD AKHIR TAHUN 2015 | 21 Komentar

ASMAK SAMBER NYOWO


MIN KAHLIN IHNADIN WAKADAHA KALAKIN

Amalkan tiap malam dimulai pada hari jumat. Selama 40 minggu dengan menggunakan tangan kanan usai berdoa tepuklah kepala sampai pinggang 7 x.

@wongalus,2015

Categories: ASMAK SAMBER NYOWO | 27 Komentar

ILMU BESI TERSANI


Amalkan rutin setiap akan tidur doa mantra berikut ini. Faedah/manfaat/khaifiatnya seperti yang ada di artinya. Berikut doanya:

BISMILAH BAKA BILLAH
BISMILLAH KUASA ALLAH
BULUKU ASAL DARI KAWAT BOSI TERSANI
KULITKU ASAL DARI KALIN
LA ILAHA ILLA ALLAH
DARAHKU TIMAH
TULANGKU BOSI
DAGINGKU BOSI TERSANI
URATKU SEPERTI KAWAT
TULANGKU SEPERTI BOSI
ISIKKU PIDAL SEPERTI BUMI
KULITKU TEBAL SEPERTI BELULANG
KEKUATANKU SEPERTI SAYIDINA ALI

Demikian semoga bisa menambah khasanah dan pengetahuan anda.

@wongalus,2015

Categories: ILMU BESI TERSANI | 29 Komentar

TIGA JENIS ILMU KEBAL


Posting berikut ini bukan pengijasahan melainkan sekedar menambah perbendaharaan tentang kekayaan ilmu-ilmu mistik di nusantara yaitu tentang ilmu kebal. Ada tiga ilmu kebal dengan tata caranya sebagai berikut:

1.ILMU KEBAL MANTUL UNTUK KEBAL TEMBAKAN PELURU MAUPUN PUKULAN DAN TENDANGAN. baca ketika akan berkelahi mantra doa ini…

KANTAL KANTUL MANTAL MANTUL AHMAD TUL — BUKAN KUASAKU KUASA ALLAH — BERKAT DOA LA ILAHA ILLALLAH BERKAT MUHAMMADUR RASULULLAH 

2. ILMU KEBAL TAHAN NAPAS,  waktu kita baca mantra di bawah ini tahan napas dan kebal akan terjadi ketika tahan napas. mantranya adalah:

TUP KUNCI NUR KUNCI — KUNCI ALLAH KUNCI BAGINDA RASULULLAH — BERKAT DOA LA ILAHA ILLALLAH BERKAT MUHAMMADUR RASULULLAH

3. ILMU KEBAL NURJELANI

Amalkan doa ini setelah bangun tidur doa ini:

AKU TAU ASAL ENGKAU — NURLELA ENGKAU NURJELANI PUTIH — NAMAMU BOSI.

demikian terima kasih. wassalam.

@wongalus,2015

 

Categories: TIGA JENIS ILMU KEBAL | 27 Komentar

INTROSPEKSI DIRI


JANGAN PERCAYA DENGAN UANG GHAIB, semuanya BOHONG! saya orang beragama dan bisa terbilang taat, tapi terjebak dengan penarikan uang ghaib, karna terlibat hutang 1,5M. pegawai saya meyakinkan saya untuk datang ke abah UJUG. Rupiah demi rupiah saya keluarkan, saya ikuti dengan sabar dan dengan hati bersih. saya coba ikuti semua prosesnya. sampai berbulan – bulan dan menghabiskan dana hampir 100 juta! Orang yang saya datangi yaitu abah UJUG adalah orang tua, yang penampilannya polos dan lugu. sehingga saya selalu berpositif thinking padanya. Sekarang saya sedang urus hitung-hitungannya sama dia. semoga Allah mengampuni dosa saya dan keluarga saya, karna kebodohan saya. Dan semoga Allah mempermudah jalan saya mencari rizki yang barokah, amiin. Saya sempatkan memberi komentar di blog ini, untuk SEMUA saudaraku… Ikhtiar dengan dunia kita, lebih jelas barang nya dan insyaallah di ridhai Allah SWT.

Tulisan diatas ini adalah komentar salah seorang pembaca blog KWA, yang menguraikan apa yang pernah dialaminya terkait dengan upayanya membebaskan diri dari hutang dengan cara pencarian uang goib.  Dibantu oleh seseorang yang awalnya diyakini bisa membantu menarik uang goib menjadi nyata, akhirnya jelas: uang tidak kunjung diperoleh dan mengalami kerugian yang cukup besar.

Penarikan uang goib memang ada dan bisa dilakukan oleh seorang yang ahli. Beberapa orang yang saya kenal bisa melakukannya dengan mudah. Namun, semua itu memerlukan keahlian yang tidak semua orang bisa melakukannya. Ada yang sudah bertirakat sekian waktu, usaha keras untuk memiliki ilmu uang goib disertai dengan riyadhoh yang berat, namun semua akhirnya harus tunduk pada hukum Ilahi. Allah SWT belum mengijinkannya.

Seorang yang tidak memiliki pengetahuan tentang uang goib, bisa dengan mudah tertipu. Mungkin awalnya mencoba-coba karena tidak memiliki pengalaman terkait hal ini. Sekedar dari mulut ke mulut informasi tentang seorang yang (diduga) memiliki keahlian untuk melakukan penarikan uang goib dan karena dia terpaksa/kepepet akhirnya membuat keputusan untuk menyerahkan uang kepada seseorang yang awalnya dianggap bisa menarik uang goib. Sekali penyerahan mahar, dua kali kurang, tiga kali, empat kali dan seterusnya dengan dalin untuk ubo rampe dan lain sebagainya. Ujung-ujungnya baru sadar bahwa uang yang diserahkan ke seseorang yang konon untuk biaya proses penarikan uang goib itu  sudah menggunung.

Manusia memang cenderung keliru mengambil keputusan. Juga terbiasa terlambat untuk menyadari bahwa jalan yang ditempuh kakinya melenceng dari arah yang semestinya. Mari kita “Introspeksi/berkaca diri/merenungkan” kejadian-kejadian yang dialami karena hal itu menjadi pengalaman berharga buat kita semua.  Yang namanya ilmu rezeki dalam koridor ilmu hikmah itu bukanlah ilmu penarikan uang goib. Juga bukan ilmu uang balik –dimana uang yang kita belanjakan akan kembali utuh seperti sedia kala. Bukan itu!

Ilmu rezeki yang sejati adalah sebagaimana yang disabdakan Rasulullah: “Pergilah ke hutan, carilah kayu bakar dan juallah ke pasar. Itu lebih mulia daripada kamu jadi pengemis” 

Hamparan hikmah kita dapatkan ketika merenungkan hal ini. Kerja keras dengan menggunakan akal sehat serta doa dan kepasrahan adalah jawaban yang paling baik ketika seseorang dirundung masalah rezeki seret. Meskipun Rasulullah saat itu bisa mendoakan siapapun agar rezekinya lancar, namun ajaran sosial yang harus ditanamkan kepada setiap muslim adalah: bekerjalah secara wajar. Insya allah, rejeki kita juga akan senantiasa datang.

Nah, sayangnya.. manusia cenderung untuk pengen cepat memperoleh hasil dengan proses yang (kalau bisa) paling mudah. Hal ini wajar dan manusiawi. Apalagi kalau keadaan pikiran ruwet dan emosi sedang kalut.

PUASA ADALAH JAWABAN UNTUK MENGEMBALIKAN KONDISI PIKIRAN EMOSI AGAR KEMBALI NORMAL, AKAL BUDI KEMBALI SEHAT ATAS BIMBINGAN ALLAH SWT.  SEHINGGA KITA TERBIMBING SECARA LANGSUNG PADA SANG PEMILIK KEBENARAN ABSOLUT/KEBENARAN SEJATI.

terima kasih dan salam.

@wongalus,2015

Categories: INTROSPEKSI DIRI | 10 Komentar

IJASAHAN ULANG ILMU KALIMAH TIGA 2015


TANDA SEORANG PENDEKAR ILMU HIKMAH YANG MUMPUNI: SEMAKIN TINGGI ILMU MAKA DIA AKAN SEMAKIN MERUNDUK, BISA ‘NGEMONG’ ATAU MEMBIMBING ORANG LAIN DAN BANYAK MENGALAH. MAKA SEDULUR… JADIKANLAH ILMU INI SEBAGAI SARANA UNTUK MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLAH SWT. BUKAN UNTUK PAMER KEKEBALAN, BUKAN UNTUK PAMER KEKUATAN, PAMER KESAKTIAN DAN KESOMBONGAN.

DI AWAL JUNI 2015 INI SAYA  MENGADAKAN IJASAHAN ULANG ILMU KALIMAH TIGA  KEPADA PARA SEDULUR YANG MEMBUTUHKANNYA DENGAN HAK DAN SEMPURNA ATAS IJIN ALLAH SWT….

BERIKUT TATA CARANYA:

TAWASSUL SEMPURNA (KIRIM AL FATIHAH KE RASULULLAH, SEMUA NABI SEMUA WALI SEMUA MUSLIMIN DAN MUSLIMAT BAIK YANG SUDAH MENINGGAL MAUPUN YANG MASIH HIDUP), PARA PENGIJASAH, AYAH IBU DAN LELUHUR ANDA SERTA DIRI ANDA SENDIRI…..

###TINGKAT PERTAMA UNTUK KEKEBALAN – KEKUATAN SEMPURNA SEBAGAI SARANA IBADAH, KEKUATAN KONSENTRASI PIKIRAN.

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM.

LA BULU DAN KULIT, ILAHA DARAH DAN DAGING, ILA URAT DAN TULANG, ALLAH OTAK DAN SUMSUM BERKAT KALIMAH LA ILAHA ILALLAH  1000 X selama 10 hari

=================================================

#####TINGKAT KEDUA UNTUK KESELAMATAN LAHIR BATIN SEMPURNA, REJEKI TAK TERBATAS, MAHABBAH/PENGASIHAN/JODOH IDEAL KARENA ALLAH BUKAN KARENA NAFSU, KEKUATAN SANDARAN HIDUP HANYA PADA ALLAH, MEMBUKA JALUR KHUSUS HUBUNGAN DENGAN ILAHI, PELENYAPAN DIRI EGO DAN ADANYA ALLAH DALAM HIDUP KITA

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM.

ZIKIRKU DI KANDUNG ALLAH, BADANKU DI KANDANG RASULULLAH, PINTU QALBI HIDAYATULLAH, TERANGKANLAH JALANKU WARAHMATULLAH, AKU TIDUR DI DALAM BAITULLAH, BANTAL AKU LAM JALALLAH, LENYAPKAN AKU DALAM KALIMAH LA ILAHA ILALLAH 1000 x selama 10 hari

==================================================

####### TINGKAT KETIGA UNTUK MENDAPATKAN PEMBIMBING GOIB DAN NYATA/ LAHIR DAN BATIN AGAR SUKSES HIDUP KITA DI AKHIRAT DAN DUNIA

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM.

YAA ALLAH YAA RASULULLAH  YAA KHIDIR YAA QODIR YAA SYADZILI  YAA  ANA  1000 x selama 10 hari

===============================================================

TATA CARA DAN SYARIAT:

Hayatilah dan hapalkan tingkatan ilmu ini dan resapilah sesempurna-sempurnanya. Jauhi dosa dan maksiat. Sukailah puasa dan riyadhoh-riyadhoh lain sebagaimana yang dituntunkan agama. Laksanakan amar makruf dan nahi munkar dan bertindaklah dewasa. Semakin anda mampu menyempurnakan hidup sesuai dengan amal perbuatan maka Insya allah Anda akan mampu menguasai ilmu hikmah ini dengan sempurna atas ijin Allah SWT.

==========================================================================

@PENYELARASAN@

Bagi sedulur yang membutuhkan penyelarasan ILMU KALIMAH TIGA, kami sampaikan bahwa kami akan mengadakan penyelarasan jarak jauh SEBELUM ATAU SETELAH ANDA MENJALANI LAKU ILMU INI pada:

HARI: KAMIS
TANGGAL: 4 JUNI 2015
PUKUL: 21.00 WIB S/D 21.15 WIB
TEMPAT: RUMAH ATAU LOKASI MASING MASING. BOLEH DI LUAR RUMAH/ALAM TERBUKA INSYA ALLAH AKAN LEBIH TERASA POWERNYA…

Kami mohon saudara pada jam itu untuk:

1. duduk diam (POSISI MEDITASI / POSISI WIRID.

2. membaca ISTIGHFAR selama kurang lebih 5 menit

3. LANJUTKAN DENGAN NIAT DALAM HATI sbb: SAYA TERIMA PANCARAN TENAGA KALIMAH TIGA JARAK JAUH DENGAN HAK DAN SEMPURNA DARI KI WONGALUS ATAS IJIN ALLAH SWT.

4. Selanjutnya  lanjutkan dengan WIRID ILMU KALIMAH TIGA tingkat pertama dan seterusnya (terserah sesuai kemampuan). Kalau belum hapal, boleh dengan membaca wirid di kertas.

Demikian terima kasih.

@WONGALUS@

Categories: IJASAHAN ULANG ILMU KALIMAH TIGA 2015 | 67 Komentar

KEMBALI KE ALAM


KEMBALI KE ALAM ADALAH MENYATU DENGAN ALAM, YAITU PERSATUAN KEHENDAK, KEINGINAN DAN HARAPAN ANTARA MANUSIA DAN ALAM.

(Sebagai dasar metafisis memahami ilmu sangkan paraning dumadi, ilmu sejati, ilmu putih, ilmu kebatinan,  dan semua ilmu gaib yang diciptakan dan dikarang oleh manusia).

Kita sering mendengar istilah BACK TO NATURE atau kembali ke alam. Apa hakikat sebenarnya “kembali ke alam” tersebut? Sejak jaman romantik yaitu sekitar tahun 1750 sebagai reaksi terhadap semua tekanan penggunaan rasio (akal) dan empiri (indera pengamatan), muncul kecenderungan di peradaban barat peranan penggunaan perasaan, feeling, intuisi untuk mengetahui hakikat manusia, dunia dan seisinya serta Tuhan. Penggunaan akal dan indera pengamatan yang berlebihan dianggap menumpulkan naluri kemanusiaan dan melahirkan kemandegan kemajuan peradaban manusia. Maka jaman romantic adalah jaman di mana lahir sebuah gerakan di dalam agama, seni, puisi rakyat, sastra (Rousseau, Victor Hugo, Walter Scott, Keats, Shelley, Herder, Holderlin) dan musik (Beethoven, Mozart, Schubert, Chopin, Bahms), termasuk menyentuh ke wilayah teologi dan filsafat.

Peradaban yang melulu dibangun dengan akal dan empiri memang pada akhirnya akan membawa pada kehancuran. Kita terasa hidup dalam sebuah wilayah yang penuh fasade-fasade beton, akal-akalan, kucing-kucingan dimana di sana yang ada hanya manusia yang sebenarnya srigala yang siap memakan manusia yang lain. Manusia yang begitu luhur karena memiliki kekayaan budi pekerti, susila dan spiritualitas berketuhanan yang begitu tinggi akan terperosok derajatnya menjadi binatang. Binatang yang hanya mengandalkan naluri untuk membunuh (tanpa akal) bila dilepas berkeliaran akan berbahaya. Apalagi kalau manusia yang memiliki akal? Sangat berbahaya….

Maka, kemunculan jaman romantik ini mengisi ruang-ruang kosong manusia barat yang haus kedamaian dan keheningan. Manusia barat sedemikian rindu karena lama ditinggal perasaan, feeling dan intuisinya sendiri. Terlalu lama mereka hidup dalam kalkulasi otak dan pencapaian tujuan hidup yang hanya diisi dan dipenuhi oleh materi, benda dan wadag-wadag. Manusia kangen kesejatian dirinya yang asli. Terlalu lama dia diperbudak untuk menuruti akal dan matanya. Mata batin dan perasaannya kosong melompong. Hidupnya terasa hampa dan ciut. Keluasan manusia untuk mencari-cari sisi luas dari hati nurani hilanglah sudah. Dia terasa terasing tumpul di sebuah dunia akal yang dibuatnya sendiri.

Maka, RETORNOUS A LA NATURE! (marilah kita kembali ke alam) begitu disuarakan secara lantang oleh Jean Jacques Rousseau yang lahir di Swiss tahun 1712. Kembali ke alam… apa maksud istilah ini? Apa maksudnya adalah kita kembali menjadi monyet-monyet yang bergelantungan di hutan-hutan tanpa mengenakan selembar pakaian pun seperti kaum hippies atau para penganut paham nudis/naturist? Apa kita kembali menjadi manusia yang hidup pada jaman batu seperti film flintstone yang lucu itu, tanpa mobil, tanpa alat-alat dan teknologi canggih?

Tentu saja tidak demikian. Kembali ke alam adalah menghayati alam sebagaimana adanya. Alam semesta adalah makhluk Tuhan Yang Maha Hidup yang diperintahkan oleh Tuhan untuk bekerjasama dengan manusia sebagai KHALIFAH DI BUMI ini untuk menyelesaikan AGENDA PENCIPTAANNYA yang belum sempurna dan belum selesai. Manusia tidak bisa hidup tanpa alam semesta dan alam semesta tidak berarti dan bermakna apa-apa tanpa ada manusia yang ada di dalamnya. Kenapa bila alam semesta ini tidak ada manusia menjadi tidak berarti? Jelas tidak berarti sebab manusialah yang diberi kuasa untuk menafsirkan arti dan makna atas segala sesuatu. Bukankah manusia pertama yaitu Nabi Adam AS diberi kuasa Tuhan untuk hidup dengan bekal “NAMA-NAMA SEGALA BENDA”, yaitu manusia yang merupakan satu makhluk mulia karena manusia adalah penafsir dan pemberi makna segala hal. Manusia dikatakan animal symbolicum karena dia adalah penafsir simbol dan kemampuan ini khas manusia. Kucing dan cindil tidak perlu untuk menafsirkan apa arti rambu-rambu lalu lintas. Yang bisa menafsirkan hanya manusia karena dia diberi alat untuk menafsirkan/menginterpretasi simbol, kata, bahasa, pengertian, statistik dan sebagainya.

Karena alam semesta ini adalah MAKHLUK HIDUP, maka dia punya kehendak dan punya tekad, niat dan keinginan. Apa keinginan Alam Semesta? Tiada lain untuk melaksanakan perintah Tuhan yaitu BERTASBIH: MENSUCIKAN NAMA TUHAN SEMESTA ALAM, SUMBER DARI SEMUA SUMBER ENERGI DAN PENCIPTA SEGALA YANG ADA. Tuhan adalah rentetan terakhir dari semua sebab yang menjadikan akibat-akibat ada di alam semesta. Sebab yang tidak disebabkan lagi, CAUSA PRIMA, yang tidak bisa digambarkan ada-Nya, dimana dan kapan-Nya, Dia yang tidak terjangkau oleh semesta pengetahuan manusia.

Kenapa kehendak alam semesta ini hanya mensucikan nama Tuhan? Kok tidak ada tugas lainnya? Jawabannya terletak pada kebersatuan kehendak antara manusia dengan alam semesta. Meskipun sejatinya manusia dan alam semesta ini dua hal, sebenarnya intinya adalah SATU KESATUAN METAFISIS, Bahwa RUH MANUSIA adalah RUH ALAM SEMESTA dan juga percikan atau bagian dari RUH TUHAN. Sehingga Tugas Manusia pula adalah mensucikan NAMA-NAMA TUHAN. Yaitu sebuah tugas dalam rangka mengemban sistem keselamatan universal, dimana “nama-nama” segala benda di alam semesta dan juga dalam tataran konseptual harus konform dengan NAMA-NAMA-NYA. Sebagai suatu subyek, khalifatullah harus OBYEKTIF PLUS: bahwa subyektivitasnya harus subordinatif terhadap SUBYEKTIVITAS-NYA. Subyek yang seperti inilah yang atas perkenaan-Nya mendukung amanat untuk mewakili-Nya, mendapatkan pantulan dari wajah-Nya.

Maka bolehlah kita anggap bahwa alam semesta inilah SAUDARA TUA MANUSIA. Bahkan dari alam semesta inilah Tuhan menciptakan manusia dari berbagai unsur yang ada di dalamnya, yaitu TANAH, AIR, API, UDARA. Semua unsur itu kini tetap ada di tubuh manusia dan kini bila kita teliti kode-kode DNA manusia, maka kita akan menemukan unsur-unsur tanah, air, api, dan udara ini dalam jumlah yang pada setiap tubuh manusia tidak sama satu dengan yang lainnya. Tanah, air, api dan udara adalah sedulur papatnya manusia: sementara limo pancernya adalah unsur PERCIKAN BUNGA API ILAHI YANG DIPANCARKAN KE DALAM RUH MANUSIA. Ruh manusia adalah ruh Tuhan juga. Ruh adalah bagian dari diri Tuhan yang ada di dalam diri kita. Ruh adalah AKU SEJATI, DIRI SEJATI, INGSUNG SEJATI di dalam diri manusia. Maka, hormatilah diri sendiri maka dirimu juga berarti menghormati Tuhan. Sehingga kita akan paham bahwa MENGHORMATI AKU SEJATI ADALAH IBADAH, MANEMBAH, SHOLAT, SEMBAHYANG, MAKRIFAT TERTINGGI dari MANUSIA.

Kita tidak mungkin mampu menjangkau DZAT TUHAN karena jangan anggap kata Dzat ini seperti dzat dalam pengertian ilmu kimia atau fisika. Dzat Tuhan meskipun tidak terpahami oleh akal pikiran manusia, namun dzat Tuhan benar-benar bila kita hayati dan nikmati dalam kesekaranganku ini!! Bukankah Tuhan sangat dekat dengan diri kita, lebih dekat dari urat merih di leher, lebih dekat dari rasa dekat, Tuhan juga tidak pernah menyembunyikan dirinya dari manusia?? Manusia sendirilah yang menyembunyikan diri Tuhan di dalam pengetahuannya. Di dalam kebodohan dirinya sendiri? Di dalam ego atau keakuannya? Di dalam pantai-pantai dan membatasi lingkup pengetahuannya? Kita memang terbiasa menghilangkan berjuta-juta kilometer pengetahuan tentang Tuhan dengan dalih kita tidak mengetahui Tuhan. Duh manusia, betapa engkau bodoh dan hina justeru karena engkau menyukai dalam mandi lumpur keakuanmu yang kau ciptakan sendiri!!!!! Dengan kebodohan pula engkau mengaku bahagia, dengan keabsurdanmu sendiri kau mengaku menemukan jati dirimu dan membungkusnya dengan kepalsuan dan kesementaraan…..

Maka, jangan pernah menentang dan bertolak belakang dari hukum-hukum, prinsip-prinsip bekerjanya alam semesta. Apa prinsip bekerjanya Alam semesta ini? PRINSIPNYA ADALAH KEIKHLASAN. IKHLAS UNTUK MEMBERI TANPA BERHARAP UNTUK MENERIMA, SEPERTI MATAHARI, SEPERTI BUMI, SEPERTI UDARA YANG KITA HIRUP DAN NIKMATI SEHARI-HARI. Hukum dagang timbal balik antar unsur-unsur di alam semesta pasti semuanya berlangsung dengan adil dan berimbang. Tata cara kerja alam semesta sangat bermutu tinggi sedemikian hingga tidak pernah ada RESIDU atau SAMPAH lahir maupun batin.

Ini juga merupakan prinsip dasar yang menjadi basis untuk memahami apa dan bagaimana alam semesta bekerja. Kita perlu mengetahui prinsip-prinsip bekerjanya alam ini sebab ini menjadi INTI DAN SUBSTANSI SEMUA ILMU YANG ADA DI SEMESTA PENGETAHUAN MANUSIA BAIK ILMU PENGETAHUAN YANG KITA KENAL MAUPUN ILMU-ILMU GAIB.

SUBYEKTIF YANG TIDAK OBYEKTIF
Manusia yang sadar akan hakikat dirinya, berarti manusia yang juga menghayati keberadaan alam semesta, menghayati semua hal yang ada di pikiran-pikirannya, yang menghayati Tuhan adalah manusia yang selaras, serasi, harmonis, dan singkron dengan alam semesta . Inilah hakikat dari RETORNOUS A LA NATURE! (marilah kita kembali ke alam), TAO yang SEJATI…. Yaitu gerakan mengembalikan manusia pada titik orientasi yang sangat handal dimana penampilan subyektivitasnya yang benar-benar mendukung amanah mewakili-Nya.

Di sisi yang lain, kita juga melihat penampilan subyektif yang tidak obyektif sebagaimana disimbolkan oleh adanya IBLIS. Subyektivitas IBLIS adalah kebanggaan atas kelebihannya terhadap asal mula manusia. Iblis berasal dari api, sementara manusia dari tanah. Pemahaman IBLIS ini sungguh teramat dangkal karena tidak patut menjadi makhluk yang paling mulia. IBLIS LUPA, BAHWA YANG DIKEHENDAKI TUHAN UNTUK MENJADI WAKIL-NYA BUKAN HANYA KENYATAAN OBYEKTIF MANUSIA YANG BERASAL DARI TANAH TADI. Melainkan KENYATAAN OBYEKTIF PLUS: Bahwa TANAH itu sudah ditambah dengan ILMU (nama-nama segala benda) dan RUH dari SISI-NYA.

MAKRIFAT MATAHARI
Dari penjelasan ini, kita bisa menyimpulkan secara sederhana: bahwa bila Anda menginginkan sesuatu, berniat sesuatu, berkehendak sesuatu, mengupayakan sesuatu, maka hendaknya SELARASKAN dan HARMONIKAN dengan KEHENDAK ALAM SEMESTA. Bila pemahaman kita sudah berada di taraf tinggi, maka tanda-tanda kehendak yang selaras dengan alam adalah tidak adanya amalan atau akibat-akibat yang kembali pada diri kita. Sebab prinsip kerja alam semesta adalah keikhlasan: sebuah mekanisme yang alamiah yaitu peleburan antara aku dan alam, peleburan antara kawulo dan gusti, antara aku dengan AKU, tidak ada lagi wacana surga atau neraka… tapi cinta yang hanya ikhlas memberi tanpa keinginan menerima kembali…inilah MAKRIFAT MATAHARI. Inilah yang harusnya menjadi dasar ilmu sangkan paraning dumadi, ilmu sejati, ilmu putih, ilmu kebatinan, ilmu putih, dan semua ilmu gaib yang diciptakan dan dikarang oleh manusia.

Namun, bila pemahaman kita masih sederhana: bolehlah kita berpendapat bahwa kehendak akan memantulkan diri dalam wujud lain yang akan kita terima. Bisa cepat atau bisa juga lambat. Semua tergantung mekanisme alam yang berlaku. Bila kita memancarkan permusuhan, maka permusuhan pula yang akan kita terima. Bila kita memancarkan niat jahat, maka kejahatan pula yang akan kita terima. Bila kita menarik sesuatu (pelet) dengan energi yang kuat, maka tarikan kuat yang membalik pula yang akan kita dapatkan. Bila kita memberi kebahagiaan dan kedamaian pada orang lain maka kedamaian dan kebahagiaan pula yang akan kita terima. Seperti seutas karet, kita menarik dengan keras maka kita akan mendapatkan daya pantul akibat tarikan keras kita tersebut. Adanya surga atau neraka adalah mekanisme pembalasan hukum sebab akibat terakhir setelah penggulungan alam semesta.

Sekarang tinggal pilih, kita akan menjadi manusia macam apa. Pada mulanya adalah NIAT namun kemudian dilanjutkan dengan PERBUATAN yang yang akan membentuk kita untuk “menjadi” dan kita tunggu bersama “kejadian-kejadian” berikutnya…

 

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 4 Komentar

DUA SEDULUR


Sudah lama nggak ngisi blog, ijinkan saya berbagi tentang persahabatan ….

Ibarat sebuah keluarga. Ayah dan ibu punya tiga putra. Tiga putra itu adalah: yang paling sulung Ki Sabda Langit (nama aslinya beliau ini ya ini Sabdalangit A.E Banyusegoro) beliau kini mukim di jeron beteng Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat dan punya blog http://www.sabdalangit.wordpress.com. Putra kedua namanya Mas Kumitir dan punya blog http://www.alangalangkumitir.wordpress.com dan saya sendiri Wong Alus punya blog http://www.wongalus.wordpress.com.

Sesungguhnya pertemuan saya dengan dua saudara ini bermula dari sebuah “kebetulan” yang sudah “diatur.” Diatur siapa? Ya tentu saja diatur Sang Maha Pengatur.

Syahdan, saat awal-awal pendirian blog http://www.wongalus.wordpress.com dan saya masih giat-giatnya menulis ada sebuah komentar mampir di artikel baru saya. Dari tulisannya, saya langsung bisa merasakan getaran energi persaudaraan dan paseduluran yang tinggi. Bahasanya santun namun lugas. Setiap kata, mengalun merdu sebuah nyanyian jiwa yang mendambakan laku kautaman. Singkatnya, kami kemudian terlibat diskusi dan akhirnya dia meninggalkan jejak singkat: sama-sama belajar filsafat.

Saya pun membeber jati diri saya ke dia. Sayangnya dia belum. Saya seakan diminta mencari tahu sendiri siapa dia, diminta pula menafsirkan berdasarkan logika bahasa yang ditinggalkannya. Lama saya mencari siapa sosok misterius berilmu tinggi ini. Akhirnya, jati dirinya terkuak juga: dia adalah KI SABDA LANGIT yang tak lain adalah teman saya sewaktu kuliah di UGM. Sama-sama dibimbing oleh Profesor DR Damardjati Supadjar, penasehat spiritual Kraton Jogja. Dan sudah belasan tahun kami tidak bertemu, ee… ternyata bertemu di dunia maya.

Singkatnya, kami pun bertandang ke rumahnya KI SABDA di jeron beteng Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat. Beliau ini bangsawan dan beristeri bangsawan serta politikus pusat. Kami berpelukan akrab, kawan lama bersua kembali. Diskusi dan seterusnya hingga kami sepakat untuk menyatukan visi bahwa bangsa ini membutuhkan sebuah revolusi budaya.

Satu lagi saudara adalah Mas Kumitir. Dia adalah teman kerja dan juga teman berbagi. Kami menyibukkan diri dengan diskusi-diskusi yang membangun dan mengkritik hingga akhirnya tercetuslah sebuah gagasan untuk mengumpulkan kembali naskah-naskah karya leluhur nusantara yang selama ini justeru tersimpan di perpustakaan-perpustakaan negeri Belanda.

Suatu ketika: saya dan dua saudara saya ini bertemu dan kami menyatukan visi dan misi. Bahwa Indonesia membutuhkan sebuah reorientasi budaya. Hal ini kemudian melahirkan Sumpah Budaya I dan II dan kemudian kita tempelkan di tiga blog secara bersama-sama. Kami menyadari, kita berbeda.

Bedanya jelas: Ki SABDA LANGIT “cedhak ratu adoh watu” sementara saya dan MAS KUMITIR: “cedhak watu adoh ratu”…

Namun perbedaan bukanlah halangan untuk melakukan sinkronisasi kehendak dan semangat mencapai tujuan. Dan perbedaan sudut pandang adalah hal yang indah. Semua orang tentu saja berbeda dalam memandang sesuatu namun dari perbedaan ini kita bisa saling melengkapi, saling berbagi pengetahuan yang bermanfaat.

Mungkin agama dan keyakinan saya dengan dua sedulur ini berbeda. Tapi apakah perbedaan itu harus membuat kita tidak mau duduk bersama di satu forum untuk merumuskan masalah-masalah dan bergerak menemukan solusi? Negara kita ini punya dasar negara yang adiluhung ”Pancasila” dan sasanti ”Bhinneka Tunggal Ika” maka dibutuhkan toleransi setinggi-tingginya untuk menghargai perbedaan sudut pandang, perbedaan suku, budaya, agama, ras dan perbedaan-perbedaan lain yang tidak terhitung.

Kalau dipikir-pikir, jangankan yang berbeda agama. Yang sama-sama agamanya saja bisa jadi punya perbedaan sudut pandang. Yang satu pakai tawasul yang satu tidak. Yang satu pake qunut yang satu tidak. Memaknai sesuatu hal memang menjadi hak setiap manusia namun tidak bijaksana bila kita melakukan pemaksaan pemaknaan kepada yang lain. Hak kita semua untuk memaknai semua ini dan ini adalah kebebasan. Tuhan memberi anugerah kebebasan itu agar manusia senantiasa menghormati bahwa kebebasan orang lain. Mengklaim hanya satu kebenaran tunggal bukanlah hak manusia. Manusia hanya bisa memperkirakan kebenaran dan itu bersifat subyektif semata. Manusia tidak berhak mengklaim dirinya paling benar karena sesungguhnya kebenaran sejati tidak pernah mampu dipetakan hanya oleh satu individu. Kalau kita menyadari bahwa setiap manusia itu wakil-NYA, ciptaan-NYA, maka dengarkan hargai dan hormati mereka semua.

Toh pada akhirnya… nilai hidup tidak dibedakan berdasar perbedaan identitas, status, kasta, tempat tinggal, kekayaan, atau tempat bekerja. Melainkan berdasar niat dasar dan titik tuju pelakunya: berkiblat pada perolehan materi atau nilai yang lebih tinggi: misalnya kemuliaan di hadapan Tuhan – puncak perjuangan tanggung jawab kehidupan kita. Di setiap wilayah dan posisi kita masing-masing diukur potensialitasnya seberapa tingkat kemuliaan yg mungkin diperjuangkan. Dan itu yang membuat kita harus berkarya penuh semangat tanpa perduli apakah aku tukang sapu ataukah aku seorang presiden.

Mmmm…. siapa sih kita ini? ….kok bisa bisanya mengaku paling benar? Lha wong semua Nabi dan Rasul saja hanya berani menyebut dirinya dholim kok, “Robbana dholamna anfusana”, “Inni kuntu minadh-dholimin”. Maka siapakah aku, sehingga mantap untuk tak melihat diriku tersesat? Kesesatan adalah milikku sehari-hari. Oleh karena itu mengaku diri manusiapun rasa belum pantas. Aku ini tidak pantas menjadi anak cucu mereka. Aku yang berlumpur ego nafsu dan kesombongan, tidak mampu mengetuk pintu surga karena dosa-dosaku. Aku membutuhkan uluran dan pertolongan-MU… Ya Allah. Sedulurku semua, maafkan aku…. aku mencintaimu.. sepenuh hatiku….

@Wongalus,2011

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 601 Komentar

==PROPOSAL SILATURAHIM NASIONAL KE-2 KAMPUS WONG ALUS==


TEMA: MENJADI KUAT DI TENGAH KEPUNGAN MASALAH

PROLOG:
GUTTA CAVAT LAPIDEM NON VI, SED SAEPE CADENDO; SIC HOMO FIT SAPIENS BIS NON, SED SAEPE LEGENDO = Batu berlubang bukan karena kekuatan yang dashyat tapi akibat tetesan air yang berulangkali; Begitu pula manusia menjadi bijak bukan karena satu dua kali belajar tapi karena sering belajar dan mempraktekkannya.

Manusia yang tangguh dan kuat tentu menjadi modal sebuah bangsa untuk maju. Sebaliknya manusia yang lemah, apalagi jumlahnya banyak, membuat sebuah bangsa itu mundur dan mengalami kebangkrutan.

Kuat disini tidak bisa diartikan hanya kekuatan ekonomi, fisik dan biologis semata, namun juga kuat mental spiritualnya kuat pula semangatnya. Berani untuk tegar menghadapi masalah sehari-hari tanpa khawatir akan kalah dan tersungkur. Simaklah Indonesia, pemimpin dan rakyat yang lemah ekonomi, mental spiritualnya lambat laun terjajah di segala sektor. Sektor ekonomi: kita sekarang menjadi bangsa konsumtif dan menjadi serbuan pasar asing. Sementara produk lokal kita lemas dan lama-lama kolaps. Sektor budaya: kita menjadi bangsa yang kehilangan identitas. Budaya lokal kita lupakan, kita lebih bangga menjadi bagian dari budaya global dan popular. Seni asli kampung kita sendiri terlupakan, sibuk dengan mencari hiburan di kota-kota besar.

Sektor politik: kita mengalami kemajuan berdemokrasi namun juga masih banyak yang menebar janji tanpa mampu merealisasikan janji-janji. Politikus sibuk beretorika namun belepotan dalam karya sementara partai politik sibuk cari uang. Sektor hukum: banyak aturan namun dipenuhi mafia. Sektor lain-lain juga tidak kalah parah.

Sekian banyak pekerjaan rumah dan tumpukan persoalan ini haruskah membuat kita putus asa? Tidak. Kita tidak boleh putus asa dengan keadaan yang sedemikian bertali temali. Kita harus bangun dan bangkit dengan optimis menatap ke depan. Kita benahi satu persatu kondisi yang compang camping dengan karya-karya kecil namun berdampak besar. Candi Borobudur dan Mendut bisa tegak berdiri karena leluhur kita telaten menumpuk satu persatu batu-batu sungai yang dibentuk sedemikian rupa. Akhirnya, kita bisa merasakan hasilnya: karya-karya monumental yang bisa dijadikan wahana pembelajaran antar generasi.

Kalau misalnya batu-batu candi itu bisa ngomong mereka bisa jadi akan berteriak begini:

”hai sedulurku semua yang sedang melihat saya… jangan hanya diam terpaku seperti saya sekarang ini. Lihatlah proses bagaimana saya dibentuk oleh nenek moyangmu. Lihatlah bagaimana nenek moyangmu membentukku dari bahan dasar batu-batu kasar di sungai-sungai, lalu menatah dan membentukku menjadi bentuk yang indah. Cermatilah prosesnya.. Jangan hanya menikmati hasilnya…

Nenek moyangmu bukanlah orang-orang yang lembek dan lemah, pemalas dan penidur. Mereka rajin, kuat dan pemberani karena laku prihatin yang tinggi. Nenek moyangmu adalah para pelaut ulung yang berani mengarungi samudra yang ganas bergelombang. Menatap masa depan tidak hanya untuk kepentingan diri sendiri.. Namun menatap masa depan sejauh-jauhnya, memberi manfaat lintas generasi hingga sepanjang masa. Biarlah diri ini hancur lebur oleh tantangan yang menghadang asal anak cucuku bahagia”

Jaman sudah berubah, perilaku pun berubah. Semangat dan mental juga berubah. Kita menjadi manusia pemalas, pengkhayal dan penunggu uluran tangan daripada berkarya otodidak. Bila kita tidak segera bangun, apa jadinya bangsa ini sepuluh dan seratus tahun ke depan? Bisa jadi Indonesia tetap ada namun bangsa yang selama sekian abad dikenal sebagai bangsa pejuang tangguh sudah lenyap dari peta!

Saya percaya Tuhan lah yang memberikan kesadaran untuk memperbaiki situasi dan kondisi semacam ini. Kesadaran tidak tumbuh otomatis begitu saja. Kesadaran adalah hidayah yang diberikan-NYA sebagai bagian dari sifatnya Yang Maha Membangun dan Memperbaiki. Saat Anda menyadari kekeliruan dan kesalahan, saat itu pula harusnya engkau bergerak sesuai dengan kemampuan untuk meluruskannya. Itu artinya engkau bersyukur pada-NYA sudah diberi olehnya daya pertimbangan baik buruk benar salah. Saat engkau mendengarkan adzan, bersegeralah untuk wudhu dan melaksanakan sholat. Ini perintah! Dan perintah harus dilaksanakan suka atau tidak suka, paham atau tidak paham hakikatnya. Begitu seterusnya hingga akalmu akhirnya menemukan sendiri hakekat kenapa engkau harus melaksanakan sholat. Sama seperti hidup. Adalah kodrat alam ketika awal engkau hidup tidak tahu hakekat hidup.. saat kita bayi dan anak-anak tidak jadi soal kita tidak tahu hakekat hidup.. namun seiring usia yang berangkat senja, kita kemudian berpikir.. lha iya, hidup ini untuk apa ya? Kenapa saya dihidupkan? Apa bedanya hidup saya dengan hidupnya seekor ayam atau beda hidup saya dengan hidupnya pohon, matahari dan rembulan?

Akhirya, kita pun secara otodidak menjadi ahli hikmah.. menjadi ahli hakekat hidup karena kita sekian lama mengalami hidup dan kemudian merumuskan prinsip-prinsipnya. Maka, setiap prinsip, nilai dan falsafah hidup yang dianut setiap orang tidak pernah sama satu sama yang lain. Garis-garis tangan dan nasib setiap orang juga tidak pernah sama. Begitu pula proyeksi, mimpi dan cita-cita yang ingin diraih setiap orang. Namun secara universal, Tuhan tidak tinggal diam setelah melihat banyak manusia kehilangan peta. DIA Maha Kasih dan Maha Sayang sehingga membuat peta agar kita tidak salah arah. Itu adalah nilai-nilai abstrak umum dan universal yang berlaku dimanapun dan sampai kapanpun. Bersyukurlah pada hidup.

Sebagai bagian dari luapan rasa syukur atas hidup yang diberikannya itulah, blog Kampus Wong Alus terbentuk. Merangkai persahabatan dan persaudaraan yang berserak-serak untuk menyatukan dan mengingatkan kembali semangat dan visi nenek moyang kita dulu untuk hidup dan menghidupi lingkungan sekitarnya. Guyup rukun bergotong royong untuk saling membantu satu sama lain. Sebab kita bukan bangsa yang individualis dan egois. Kita adalah bangsa yang rela berkorban demi tegaknya kehormatan sebagai manusia. Manusia yang kuat, tangguh dan merdeka! Manusia yang bersujud dan mengetahui hakekat hidupnya… Itulah yang ingin kita raih dalam Silaturahim Nasional Ke-2 Kampus Wong Alus. @wongalus, 2011.

TEMPAT : CANDI MENDUT, JAWA TENGAH
WAKTU : 22-23 APRIL 2011

PENGISI ACARA:

1. KI SABDA LANGIT
Pengajaran Sasro Jendro Hayuningrat Pangruwating Diyu, olah rasa, teori dan praktek tenaga dalam, Wisata Alam Ghaib.

2. SESEPUH INISIAL X
Pengajaran olah energi alam

3. KI DEN BAGUS dan KI CAMAT KRIAN
Pengajaran laku prihatin antar dimensi, NLP, Hipnosis dan Reiki

4. KI ABDUL JABAR
Pembangkitan tenaga dalam dan tenaga batin

5). KI CIPTO HUSODO
Pengajaran terapi bekam, pijat refleksi, totok, terapi listrik

6). KIAGENG UNGARAN
penyelarasan energi alam semesta, pengsian dan jamasan.

7). RAKA MAS JAMBRONG,
Pengobatan alternatif

8). KI JURU ANGON
Pencerahan dan motivasi sangkan paraning dumadi

9. KI BAMS SATRIA Pelatihan teori dan praktek terapi pengobatan non ghoib

10). Pengobatan via air kombinasi mustika merah delima dr beberapa sesepuh SANGHYANG JENGKANGALAM, KI GENTAR ALAM dan lain lain.

11). GUS NUR
Pemberian tujuh batu alam hasil kontemplasi dan pengijazahan

12) KI ARYA KUSUMA DEWA, KI JATIRAGA, KI WONG ALUS, MAS KUMITIR
Pengijazahan ASMAK dan wedar Kawruh Pemupusan Nafsu Ego Manusia

13) KI AGENG JEMBAR JUMANTORO, KI NURJATI, KI THAN MUST THE POST dll.
Pengijazahan ASMAK dan HIZIB.

==Catatan: Panitia menunggu partisipasi spontanitas para sesepuh agar acara ini bisa mendatangkan manfaat sebesar-besarnya kepada sedulur yang hadir. Kami menunggu kedatangan KI JAFFAR, RAJA RYZAL KELAYANG, PANGERAN SUKEMILUNG dan sesepuh lain untuk secara langsung bergabung di acara ini==

SUSUNAN PANITIA:
KOORDINATOR I Bajul Kesupen Boyolali 085725534448
KOORDINATOR II Bengawan Candhu 085216123458

SEKRETARIS : Hijrah Semarang 081228182273
Wongabangan banten 081399214971

BENDAHARA : Ki Sabdo Sejati,
Mbah Abduljabbar Bekasi 0821 1214 1963

SIE ACARA :
Cakji Surabaya 085732234068 ( koor )
Agus Kenthus Semarang,
sindur semarang 085641164090
Kupu-kupu Surabaya 08121622712

SIE TRANSPORTASI ;
Satria Surya Alam Magelang 085743335618 ( koor )
Pemandu transportasi dari arah jawa timur bagian timur dan selatan Mbah Sarib 085731008738
Pemandu transportasi dari arah jawa timur utara Sekarmayang–lamongan–085850854746
Pemandu transportasi dari arah jawa barat bagian utara Budak Gemblung Indramayu 081313027665
Pemandu transportasi dari arah jawa barat bagian selatan angdidi.jatitujuh-majalengka
Pemandu transportasi dari arah jakarta Rony Kurniawan Jakarta dan Banten 08159709075/081932283212
Pemandu transportasi dari arah jawa tengah bagian timur semarang Pencari Guru Sejati semarang 082133526671
Pemandu transportasi dari arah jawa tengah bagian barat semarang Mas Harsa Satya mandala Semarang 02470031795
Pemandu transportasi dari arah jawa tengah bagian Miftahudin, Yogyakarta 085878297936
Pemandu transportasi dari arah solo sekitarnya Afit Sukoharjo 085647335

SIE PERIJINAN DAN PERLENGKAPAN :
ki Prabowo – Magelang – 08562560237 ( koor )
sapto, magelang, 085643259219
Sheva Ananda – Magelang-085729677502,
ki Mondong sejati – Magelang-085867456867
Rievs Hard,Magelang 083867526185

SIE KONSUMSI :
Andika Artlagadar Saputra Magelang 085643706577 ( koor )
Ki demang Glemboh 085529729227
ki diwantoro klaten 08561741839

SIE DANA :
Laskar Lung Gading Semarang 085740011189 ( koor )
kang janoko-kudus-08156533060

SIE KEAMANAN :
maz elank bagus yogyakarta085727383025 ( koor )
yai aufanisa yogyakarta 081931703826
Satrio mataram yogyakarta 081252503754100
Afif Badawi yogyakarta 081215527993
garuda99 jogja 081802764393
Andra Yogyakarta 085225767787

SIE PUDEKDOK :
Pak Adim ( koor ) dan Wawan Sleman

TUGAS MASING-MASING SIE
Sie acara, memandu berjalannya acara.
Sie transportasi ; memandu poror sedulur yang akan datang sampai ke tempat tujuan .
Sie perijinan perlengkapan : mencari perijinan yg diperlukan dan menyiapkan perlengkapan yang akan dibutuhkan selama acara.
Sie Konsumsi : menyediakan makanan dan minuman bagi yg memerlukan
Sie Dana : sumbangan ke sedulur sedulur.
Sie Keamanan, menjamin berlangsungnya acara supaya aman.
Sie Pudekdok, mendokumentasikan acara.

DANA YANG DIBUTUHKAN:
Dana yang dibutuhkan meliputi perijinan, persewaan tempat, dan lain-lain dengan perincian sebagai berikut:
Alokasi Biaya Gathering Nasional KWA 2 :

I. Iuran Panitia : @ Rp. 20.000,- x 35 Rp. 700.000,-
II. Pengeluaran (Rp. 3.500.000,-)
a. Spanduk : Rp. 500.000,-
b. Dokumentasi : Rp. 150.000,-
c. Peminjaman Pendopo` : Rp. 200.000,-
d. Presrealis / Fotocopy : Rp. 100.000,-
e. Merchadise / Souvenir : Rp. 400.000,-
f. Konsumsi: Makan: Rp. 600.000,- Minum dan Snack : Rp. 350.000,-
g. Tenda : Rp. 300.000,-
h. Sound dan Listrik : Rp. 300.000,-
i. Lain-lain : Rp. 600.000,-

TOTAL KEKURANGAN: Rp. 2.800.000,-

Sedulur KWA, Kami bukan orang kaya dan berkecukupan. Kami orang biasa-biasa saja sehingga membutuhkan uluran tangan bantuan dana dari sedulur demi suksesnya terselenggara acara ini. Bila sedulur ada kelebihan rezeki, monggo berpartisipasi dengan mengirim transfer sumbangan ke:

BRI KANTOR UNIT CANDI SIDOARJO a/n
MUHAMMAD WILDAN
NOMOR REKENING: 3156-01-000870-50-6

Sebelum dan setelah transfer harap konfirmasi ke:
Ki Bengawan Candhu 085216123458 atau Ki Wongalus 081-330236219

PENUTUP
Demikian sekelimut proposal kegiatan SILATURAHIM NASIONAL KE-2 KAMPUS WONG ALUS ini kita susun dengan harapan agar sedulur mendapatkan kemanfaatan sebesar-besarnya dari kegiatan ini. Terima kasih.

Wassalamualaikum wr wb.

Ttd

PANITIA BESAR SILATURAHIM KWA-2

Categories: >DAPUR KWA, SILATURAHIM NASIONAL KWA 2011 | 167 Komentar

SETETES SENYAP


Biar nggak tegang dengan amalan-amalan yang berat di KWA, ada baiknya kita refreshings batiniah sesaat. Sukur-sukur ada hikmahnya. Selama ini, saya penasaran kenapa sesepuh Kimas Kumitir menamakan blognya dengan ALANG ALANG KUMITIR, EEE….malam senyap ini saya diberi informasi. Berikut emailnya:

Pramila winastan Kahywangan Alang-alang Kumitir karana dumunung munggwing telenging cipta, manthenging pangèsthi, wekasaning suwung, tan ana rasa pribadi, anané hamung ayem kang sarta tentrem.

Maka disebut Kahyangan Alang-alang Kumitir karena terletak di pusat keheningan cipta, di inti pemusatan hasrat, di batas-akhir kekosongan, (di sana) tiada rasa pribadi, yang hanya hening-damai serta tenteram.

Ana padhang dudu padhanging rahina, ana peteng dudu petenging wengi, kang ana amung alam tumlawung, ngalangut tanpa tepi, yèku tapaking Hywang Suksma, sinuk maya winahya ing asepi. sinimpen telenging kalbu, pambukaning warana, tarlen amung layap liyeping aluyup, pindha pesating supena, sumusuping rahsa jati, jatining manggih bagya mulya, tan ana sangsaya sinangsaya.

Ada cahaya bukan cahaya siang, ada gelap bukan gelapnya malam, yang ada hanya alam kebas-lepas, larut-hanyut tiada batas, itulah jejak Hyang Suksma, menembus yang semu diwahyukan dalam keheningan, tersimpan rapat di kedalaman kalbu, tempat terbukanya tabir, tiada beda dengan suasana antara lelap dan jaga, bagaikan kilasan mimpi, begitulah selinap-sadar dari rasa sejati, kesejatian menemu mulia-bahagia, tiada derita tiada saling aniaya.

@wongalus,2010

Categories: SPIRITUALITAS MAS KUMITIR | 306 Komentar

DOMPET AMAL SEDULUR KWA UNTUK MENTAWAI MERAPI


Data Selasa 2/11/10

Berikut nama sedulur yang telah ikhlas karena Allah SWT menyisihkan rezekinya untuk membantu sedulur kita yang ditimpa bencana di Mentawai dan Merapi. Tanpa berniat pamer, riya, ujub  kami menampilkan data di bawah ini agar  transparan dan akuntabel :

HAMBA ALLAH, Rp 500.000 (Rabu, 3-11-2010)

No hp xxx 348: Rp  100.000

Suwandi Bontang: Rp  250.000

Kacung Wantono Sidoarjo: Rp  200.000

Bambang: Rp  222.222

No hp xxx 87070:   50.000

Kertapati: Rp  100.000

Nawiazky: Rp  313.000

Putro Mojopahit: Rp  50.000

Bodokeremezken: Rp  3.200.000

Rasyid Samba: Rp 250.250

Risang Mukti —Anting anting emas

@@@@
KAMPUS WONG ALUS MEMBANTU ANDA UNTUK BERAMAL/ BERSEDEKAH/ BERSHODAKOH MERINGANKAN BEBAN SEDULUR-SEDULUR KITA YANG KINI DITIMPA MUSIBAH BENCANA ALAM GEMPA BUMI DAN TSUNAMI DI MENTAWAI SERTA MELETUSNYA GUNUNG MERAPI DI DIY.

SEDEKAH BERUPA UANG DAN BARANG BISA DIKIRIM/DISTRANSFERKAN KE POSKO PEDULI BENCANA K.W.A. YANG AKAN MENGKOORDINIR SELURUH BANTUAN DARI SEDULUR SEMUA. POSKO PEDULI BENCANA KWA AKAN MENYALURKAN SECARA LANGSUNG KE PARA KORBAN BENCANA.

PROSEDUR PENGIRIMAN BANTUAN
1. KIRIM SMS KE KI BENGAWAN CANDHU 085216123458. ISI SMS BAHWA ANDA AKAN MENTRANSFER BANTUAN DAN TUNGGU JAWABAN. BILA DISETUJUI, MAKA SILAHKAN MENTRANSFER DAN SELESAI MENTRANSFER KIRIM SMS KE NOMOR INI. SERTAKAN NAMA DAN ALAMAT AGAR KAMI BISA UMUMKAN DI BLOG KWA SERTA JUMLAH BESARNYA BANTUAN. TRANSFER BANTUAN BERUPA UANG KE an MUHAMMAD WILDAN, BRI KANTOR CABANG SIDOARJO UNIT CANDI dengan NOMOR REKENING 3156-01-000870-50-6.

2. SUMBANGAN BERUPA BARANG BISA LANGSUNG DIKIRIM/DIPAKETKAN KE POSKO KWA JOGJA (KI SABDA LANGIT) DI JL KENEKAN NO 2 PANEMBAHAN KRATON YOGYAKARTA.

3. UNTUK TUGAS PENYALURAN BANTUAN KE PARA KORBAN BENCANA, POSKO PEDULI BENCANA KWA AKAN DIPIMPIN KI SABDALANGIT, KI JURU ANGON, KI BENGAWAN CANDHU DAN SILAHKAN UNTUK SEDULUR KWA YANG BERKENAN GABUNG MENJADI SUKARELAWAN. NANTINYA KITA AKAN BERSAMA-SAMA LANGSUNG MENYERAHKAN BANTUAN KE PARA KORBAN BENCANA.

3. UNTUK TANGGAP DARURAT SAAT INI, YANG DIBUTUHKAN OLEH PARA PENGUNGSI ANTARA LAIN: (1) PAKAIAN DALAM LAKI DAN PEREMPUAN, (2) SUSU BAYI DAN ANAK2, (3) PAKAIAN PANTAS PAKAI. KAMI MOHON UTK MASING2 PERWAKILAN KWA BISA MENGUMPULKAN PAKAIAN PANTAS PAKAI (BEKAS) DAN BISA DIKIRIMKAN VIA BIS ANTAR KOTA YG MENUJU KE JOGJA, NANTI PIHAK JOGJA AKAN MENGAMBIL PAKET DI PULL BIS TSB ATAU DITERMINAL. NAMUN SEBELUMNYA PERLU KOORDINASI DG KWA JOGJA AGAR BISA DIMONITOR DAN ADA NO HP KONDEKTUR BIS TSB.

MENGENAI RELAWAN, SILAKAN BAGI SIAPA SAJA YANG MAU MENYUMBANGKAN TENAGANYA BISA LANGSUNG DATANG KE JOGJA PADA TANGGAL 11 NOPEMBER, MENGINGAT SEBELUM TANGGAL ITU, DIKHAWATIRKAN ADA LETUSAN SUSULAN. DIIFORMASSIKAN, MASIH ADA SEKITAR 75 % LAHAR MERAPI YG BELUM KELUAR. RELAWAN BERKUMPUL DI RUMAH KEDIAMAN KI SABDA LANGIT DAN NANTI AKAN DITERJUNKAN KE LOKASI-LOKASI PENGUNGSIAN DENGAN SYARAT MEMBAWA BEKAL SENDIRI (UANG/PAKAIAN/OBAT-OBATAN PRIBADI) SEHINGGA TIDAK MEREPOTKAN YANG LAIN. SEDULUR YANG SIAP JADI RELAWAN DAN MEMILIKI KEMAMPUAN PENGOBATAN MEDIS DAN NON MEDIS TENTU MERUPAKAN KEAHLIAN YANG DIBUTUHKAN DI SANA. SILAHKAN SMS DULU KE KI BC / SEDULUR KWA JOGJA NANTI AKAN DIARAHKAN. TRIMS.

Categories: KWA PEDULI SESAMA | 16 Komentar

KUNCI HIZIB NASHOR


themastersrimudjiati@yahoo.co.id

SHOLAT HAJAT 4 RAKAAT DENGAN 2 SALAM
PUASA SUNAT 11 HARI
TAWASUL : ROSULLULLOH,SYEKH ABDUL QADIR JAELANI,SYEKH ABDUS SALAM BIN MASYIS,SYEKH ABUL HASAN ASY-SYADZILI,KYAI ZAENALMUSTOFA TASIKMALAYA, SYEKH DIMYATI PENDEGLANG BANTEN,SYEKH ABDUL JALIL MUSTAQIM TULUNG AGUNG,MAN AZAZANI.

SELAMA 11 MALAM BACA:
1. HIZIB NASHOR 7X,21X,41X PILIH YANG BISA AJEG
2. KUNCINYA, BACA:
YA QODAM 1111X
LA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAHIL ALITIL ADZIM 313X

BILA AKAN MENGGUNAKAN UNTUK KEPENTINGAN MENDADAK BACA:
BI KAROMATI,BI MU’ZIZATI,BI SYAFAATI HIZIB NASHOR YA MUGHIS AGHISNA ….SEBUTKAN HAJATNYA.. LA HAWLA WALA QUWWATA ILLA BILAHIL ALIYIL ADZIM. (7X TAHAN NAPAS)

KHASIAT : UNTUK PUKULAN JARAK JAUH SEDIAKAN DG SARANA PHOTO,KESELAMATAN,MINTA DIKELUARKAN DARI PENJARA, JALBUR RIZKI,BENTENG RUMAH DLL.

SILAHKAN MENGAMALKANNYA,TERIMA KASIH ATAS IJIN KI SUKMA RAHAYU DALAM MEMBEBERKANNYA.

BY: DEWI SRI & KI SUKMA RAHAYU. @@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 125 Komentar

MERUMUSKAN UPAYA PENCEGAHAN KESURUPAN MASSAL


Semakin sering saja saat ini terjadi kesurupan massal. Beberapa hari yang lalu, kesurupan massal menimpa siswa SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo, Jawa Timur. Awalnya beberapa siswa saja yang tiba-tiba berteriak histeris tidak sadarkan diri. Para guru dan kebingungan untuk menyadarkan mereka. Saat siswa berkerumun menonton temannya, tiba-tiba mereka juga mengalami kesurupan. Para guru dibikin sibuk menenangkan korban kesurupan. Dari kata-kata yang keluar dari mulut para siswa, tampak bahwa ada “sesuatu” yang memasuki kesadaran di luar kesadaran sehari-hari mereka.

Aksi kesurupan massal mengakibatkan aktivitas belajar mengajar terganggu. Untungnya, setelah didatangkan kyai setempat maka para siswa yang kesurupan kemudian berangsur pulih kesadarannya. Atas saran pak kyai, sekolah dianjurkan untuk mengadakan Istighosah atau doa bersama agar sekolah memiliki “pagar gaib”. Namun, yang terjadi sungguh di luar dugaan.

Saat istighosah digelar di halaman sekolah, sejumlah siswa kembali mengalami kesurupan, Kamis (7/10) kemarin. Tak ayal sekolah yang terletak di Jalan Siwalan Candi Kecamatan Buduran, Sidoarjo itu kembali menggegerkan masyarakat. Pak kyai yang punya ide menggelar istighosah kembali dibikin kalang kabut meski pada akhirnya bisa teratasi dengan bantuan masyarakat sekitar sekolah.

Ini jelas tragis. Konon istighosah digelar agar suasana belajar mengajar kembali normal. Tidak ada lagi ketakutan dan kekhawatiran dari para siswa karena kesurupan sudah terjadi tiga hari berturut-turut. Tapi kenapa justeru yang terjadi sebaliknya?

Parahnya, para guru justeru menghalangi wartawan mengambil foto dan meliput kegiatan tersebut. Padahal, dengan diberitakannya berita kesurupan ini dan kemudian diketahui oleh masyarakat luas kemungkinan akan muncul solusi membangun dari semua pihak yang perduli pada dunia pendidikan. Sekolah tampaknya khawatir, pemberitaan itu akan mengakibatkan citra sekolah di mata masyarakat akan turun.

Kepala SMK Sepuluh Nopember, Imam Zawahir menilai kesurupan terjadi karena para siswa tengang saat mengikuti pelajaran di sekolah. Akibatnya, sejumlah siswa mudah mengalami kesurupan. Padahal, setiap hari saat dimulai pelajaran dan pulang sekolah diwajibkan membaca salawat nariyah. “Musala juga aktif digunakan belajar mengaji,” ujarnya.

Kesurupan semacam ini sudah bukan hal yang asing terjadi di negeri kita. Tidak terhitung sudah berapa puluh, mungkin ratusan atau ribuan orang mengalami fenomena kesurupan ini. Tidak hanya di lingkungan lembaga pendidikan, namun juga di lingkungan para pekerja-pekerja pabrik dan kantoran.

KENAPA FENOMENA KESURUPAN TERJADI? BAGAIMANA CARA MENGOBATI BILA ADA ORANG KESURUPAN? BAGAIMANA MELAKUKAN PENCEGAHAN YANG PRAKTIS DAN EFISIEN?

Monggo kita ngobrol ringan sekaligus kita diskusikan. Siapa tahu nanti tersusun rumusan solusi sekaligus panduan praktis. Ini semata-mata agar keluarga besar Kampus Wong Alus sebagai elemen masyarakat yang perduli pendidikan memiliki kontribusi yang nyata untuk memecahkan problem-problem sosial kemasyarakatan. Kalau perlu, akan kita susun lengkap panduan mengatasi kesurupan di sekolah-sekolah dan kita kirimkan ke PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA. Namun sebelumnya, draft konsepnya kita uji publikkan di Kampus kita ini sebagaimana biasanya agar muncul debat yang konstruktif. Matur nuwun. Salam paseduluran.

@wongalus,2010

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 298 Komentar

MOHON NASEHAT dan PENCERAHAN


SAYA MENDAPATKAN EMAIL MEMELAS DARI SEDULUR BERINISIAL D. MONGGO KITA PECAHKAN MASALAH SEDULUR KITA INI BERSAMA-SAMA.

SEDULUR D: Assalamu’alaikum.. Ki Wongalus. Perkenalkan nama saya DS Saat ini saya benar2 sedang frustasi ki. Saya br saja brhenti dr tmpt krja saya krna bos saya tidak pernah menghargai kerja keras saya, selalu menyalahkan dan memojokkan saya. Krna itu sy memutuskan utk brhnti. Tapi ibu sy jd sedih dan mnyalahkan sy krna menganggap betapa susahnya jaman sekarang mencari pekerjaan. Apalgi dulu ibu sering dengar orang mengejek saya krna dianggap miskin dan pengangguran. Apalagi saya blm mnikah di umur sy yg 27 thn ini.

Sy prnah brpacaran slma 6 tahun dan pacar sy meninggalkan saya, mungkin jg krna sy dianggap pengangguran. Padahal selama ini sy tdk prnah pilih2 dlm bkrja. Pekerjaan apa saja sy lakukan asal menghasilkan uang dan halal. Tapi itu semua spertinya tdk cukup dimata orang lain. Mungkin mereka beranggapan seseorang baru dikatakan pantas jika sudah punya pekerjaan tetap (kantoran atau karyawan). Tapi setelah saya coba bekerja di sebuah perusahaan malah yg trjadi sperti yg sy ceritakan di awal tadi.

Mau berwirausaha sy tdk punya modal, dan tidak tau usaha apa yang cocok saya kerjakan (sy tinggal di daerah transmigrasi di pelosok sumatra selatan). Saya benar2 bingung dan frustasi ki. Sy cuma ingin membahagiakan ibu saya, dan supaya saya pantas mendekati wanita untuk menjadi istri saya. Saya benar2 mohon bantuan dan nasehat dari ki Wongalus, dan berharap ki Wongalus dapat memberikan solusi untuk masalah saya.

Jujur ki, hati sy sakit sekali setiap melihat ibu saya sedih mendengar omongan orang tentang saya, tapi semua usaha sudah sy lakukan dan hasilnya masih sprti ini. Semoga ki Wongalus berkenan membantu saya. Demikian ki, mohon maaf jika ada kata2 sy yg kurang berkenan. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih. Wassalamu’alaikum..@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 172 Komentar

PERJALANAN MENUJU ILLAHI


“Ya Allah, Ajari Kami Ingat Kepada-Mu, Bersyukur & Khusyu’ Beribadah”
Assalamu’ alaikum Wr. Wb. Salam pamuji rahayu katur dulur-dulur semuanya
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, yang maha mengetahui seluruh rahasia tersembunyi dan dimana hati mukminin bergetar tatkala mendengar asma-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurah pada penghulu sekalian Rasul, penyempurna risalah Ilahi beserta keluarganya.

Saya ucapkan banyak terima kasih atas partisipasi dulur-dulur aktivis Kampus Wong Alus di seluruh nusantara dalam kontribusinya pada syiar Islam di bidangnya masing-masing. Dan saya menghaturkan terima kepada para pini sesepuh atas wejangannya yang bermanfaat dalam menuju kehadirat Ilahy.

Dalam kesempatan ini, saya tidak membahas keilmuan/kadikjayaan tetapi saya sekedar sharing perjalanan pengalaman keruhanian saya serta apa dan bagaimana wejangan dari guru spiritual saya. Sebelum saya bertemu dengan guru spiritual, saya tinggal di sebuah padepokan di Banten. Sebuah padepokan yang menekankan nilai-nilai ajaran tasawufnya Imam Algazaly. Kami dikondisikan dengan suasana nizham tasawuf yang cukup ketat.

Namun anehnya, semakin dalam saya menekuni dunia tasawuf akhlakiah ini (bukan tarikah seperti Naqshabandiyah, atau yang lain) justru saya mengalami rasa jenuh yang luar biasa. Saya merasakan lelah yang sangat hebat. Dalam beribadah dan bersyariat pun terasa banyak yang masih terlewatkan. Belum lagi tuntutan kualitas dalam melakukannya.

Saya merasa tidak mungkin melaksanakan ajaran Islam secara total yakni melaksanakan ayat per ayat yang jumlahnya 6666 itu, ditambah lagi dengan hadist yang jumlahnya mencapai ratusan ribu.

Saya pernah berpikir betapa ajaran Islam ini susah sekali untuk diamalkan, padahal kita terlanjur tahu tentang segala kewajiban harus dilakukan .Baik yang berupa larangan maupun perintah.

Dan didalam Alquran sendiri dalam surat Al-Baqarah 208 menyatakan : Wahai orang yang beriman masuklah kalian dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syetan. Sesungguhnya syetan itu musuh yang nyata bagimu.

Tiba-tiba saya menjadi sangat ngeri membaca peringatan ayat ini. Sebab kata “Kaafah” dalam ayat tersebut berarti keseluruhan ajaran Islam, dimana dalam pemahaman saya, kita harus melaksanakan ajaran Islam ini dengan total tanpa pilih-pilih lagi. Namun, terasa sekali betapa berat dalam merealisasikan tuntutan Al Qur’an tersebut, padahal saya sudah berupaya dengan sungguh-sungguh.

Mulai dari menjaga pandangan dari perbuatan maksiat serta shalat-shalat sunnah dengan diiringi puasa nabi dawud dan mendawamkan wudhu’, sampai-sampai di tengah banyak orang tidur lelap, saya tidak ketinggalan tahajjud. Keadaan ini saya lakukan selama bertahun-tahun, namun begitu melihat bahwa ajaran Islam tidak hanya itu, saya pun mengalami kebingungan. Karena terasa bahwa saya masih jauh dari kata ‘kaffah’.

Terus apanya yang salah?
Mulailah saya bertanya dalam diri, apakah ada yang salah dalam ibadah saya? Saya berpikir bahwa hanya diri saya yang mengalami kegelisahan tersebut namun ternyata banyak keluhan serupa terlontar dari ikhwan-ikhwan yang juga ketat dalam menjaga syariat.

Kalaulah saya tidak takut dosa mungkin saya akan mencari jalan lain untuk mendapatkan kedamaian dan ketentraman. Saya juga mengintip apa yang dilakukan orang lain dalam mencari kedamaian dan ketentraman. Dari sekian banyak yang saya temui melihat perilaku orang lain dalam mencari solusi.

Tidak salah lagi kebathinan dan dunia klenik mistis perdukunan jadi pelabuhan jiwanya. Sementara sebagian lagi terjebak oleh retorika ilmiah yang disajikan dengan memisahkan tidak ada hubungannya dengan agama sama sekali., apalagi dengan dunia mantra-mantra.

Dalam hal ini saya tidak akan membahas mengenai bagaimana dan tidak akan membuka perdebatan masalah apa yang dilakukan orang lain. Dari pergolakan jiwa saya yang menggelegak itulah saya bertemu dengan guru spiritual saya.

Lewat butiran mutiara nesehatnya itulah, saya mengambil kesimpulan bahwa tidak akan pernah ada dan mampu manusia di kolong semesta ini untuk berIslam dengan ‘kaffah’, kecuali mendapatkan karunia dan bimbingan Allah secara langsung.

Didalam renungan saya yang sangat mengherankan. Betapa tidak, sedikitpun saya tidak pernah merencanakan benci atau marah terhadap seseorang yang menyinggung hati. Tapi kenapa benci dan marah itu datang tanpa bisa saya cegah. Namun sebaliknya kenapa untuk berbuat baik dan ikhlash harus memerlukan tenaga dan upaya yang sangat luar biasa.

Kenapa kebaikan tidak menjadi terasa ringan dan mudah sehingga tak terasa beban dalam fikiran maupun perasaan. Rasa marah berganti senyum, rasa benci menjadi kasih sayang, dari tidak khusyu’ menjadi khusyu’ dan seterusnya. Dan seharusnyalah sifat-sifat baik ini mengalir seperti ilham yang menuntun perilaku kita.

Suatu malam, saya keluhkan hal ini kepada Allah tentang keletihan hati dan ketidak mampuan untuk berbuat lebih banyak menjalankan syariat Islam. Saya pasrah dan mohon bimbingan agar ditunjukkan kejalan yang diridhoi.

Selama ini kita dipaksa untuk percaya terhadap suatu keyakinan tanpa pernah memahami mengapa kita harus meyakininya. Keadaan inilah yang menyebabkan keyakinan seseorang akan mudah lepas dan selalu dalam keraguan.

Misalnya begini, si Dulamin memberitahu Suliman bahwa gula itu rasanya manis. Berita dari Dulamin ini adalah bentuk informasi yang memaksa Suliman untuk percaya (wajibul yakin) kemudian dilanjutkan untuk melakukan memakan gula tersebut dan apa yang dikatakan oleh Dulamin ternyata benar bahwa gula yang baru saja dimakannya rasanya benar-benar manis.

Pada tingkat ini pengetahuan Suliman bertambah dari wajibul yakin menjadi ainul yakin (merasakan sendiri) kemudian menjadi haqqul yakin, karena ia betul-betul mengalami secara langsung bukan sekedar katanya si Ahmad. Akan tetapi bahkan Suliman sudah sekaligus mengisbathkan (keyakinan yang tidak bisa diubahkan) kebenaran informasi tersebut.

Sampai di sini, keyakinan Dulamin dan Suliman tidak akan mampu lagi orang lain mengubahnya walaupun dipenggal leher sekalipun. Nah…keyakinan seperti inilah yang kita harapkan dalam beribadah kepada Allah serta mempercayai ayat-ayat sampai kepada keadaan yang sebenarnya (hakikinya).

Dari hasil perbincangan dengan rekan-rekan yang tergabung dalam Kampus Wong Alus ini, banyak pengalaman yang telah mereka lalui. Apa yang mereka katakan hampir sama dengan apa yang telah saya lakukan. Dan ternyata mereka juga mengalami hal yang sama atas perubahan-perubahan dalam manisnya ibadah, sehingga berkembang memasuki keadaan hakikat yang sebenarnya dari bentuk syariat yang dilakukan.

Anda tidak usah khawatir untuk memasuki dunia iman lantas takut sesat, tidak! Saya justru hanya mengajak melakukan apa yang telah kita dapatkan, kalau sekiranya ada amalan yang keluar dari dasar Islam maka anda mempunyai hak untuk menentukan keluar dari Kampus Wong Alus ini.

Banyak orang terjebak dalam menilai sesuatu. Kita digiring kepada persoalan yang sempit. Kerohanian tidak banyak dikenal orang Islam lantaran takut sesat seperti Syekh Al Hallaj atau Syekh Siti Jennar yang terkenal dengan ajaran wihdatul wujud atau manunggaling kawula gusti. Dua orang yang dianggap sesat, menghalangi kita untuk belajar lebih dalam ilmu hakikat.

Padahal berapa ribu ulama yang tidak sesat dalam belajar menghayati ruhiyah Islamiyah seperti Hujjatul Islam Imam Alghazaly, Imam Annafiri, Imam Syafi’i, Imam Hambali, Imam Hanafi, para shahabat rasul, serta Sunan Bonang, Sunan Maulana Malik Ibrahim, Sunan Kali Jaga yang merupakan guru Syekh Siti Jennar, dan seterusnya yang hidup dengan ruhiyah Islamiyah.

Tapi mengapa kita hanya mempersoalkan kesesatan dua tokoh tersebut. Kenapa kita tidak melihat ulama yang tidak sesat seperti yang disebutkan tadi. Ada sentimen apa sehingga begitu gencarnya mengekspos sesat dan bid’ah terhadap yang sungguh-sungguh dalam bermujahadah kepada Allah yang Maha Ghaib dan mengatakan belajar ilmu hakikat ini divonis haram.

Dan yang perlu kita catat, kesesatan itu tidak hanya pada ilmu kerohanian saja. ilmu fiqih, ilmu ekonomi, ilmu akunting dan ilmu komputer, atau ilmu apa saja dapat dibawa menuju kesesatan. Kenapa anda tidak pernah takut untuk belajar ilmu akunting, padahal dengan ilmu ini orang bisa menggunakannya untuk korupsi (maling) juga ilmu yang lainnya.

Semoga kita tidak terpengaruh oleh pendapat sempit yang ia tidak pernah memasuki atau menghayati kedalaman Islam secara menghujam hingga ke lubuk hati.

Akibatnya kita menjadi korban atas pemberitaan yang tidak seimbang. Islam yang kita lakukan sekarang menjadi setengah hati, tidak sampai menghunjam ke dalam akar iman yang sebenarnya. Kita tidak pernah lagi mendengar suara hati kita terharu ketika berhadapan dengan Allah.

Apakah hati kita berguncang keras tatkala asma Allah disebutkan berkali kali? Ketakutan kita terhadap pemahaman tasawuf, yang menurut prasangkaan kita akan tersesat seperti Syekh Al Hallaj atau Syekh Siti Jennar, telah membuat asma Allah tidak lagi mampu menyejukkan dan menggetarkan jiwa. Padahal keadaan itu merupakan tanda-tanda keimanan seseorang.

Untuk itulah, agar kita tidak terjebak dalam pemahaman sesat seperti di atas, agaknya kita perlu menengok perjalanan sejarah pengalaman para nabi dan rasul dalam merentas jalan keruhanian menuju lautan cinta dan kasih sayang Allah SWT.

“Ya Allah, Ajari Kami Ingat Kepada-Mu, Bersyukur & Khusyu’ Beribadah”
Semoga Allah melimpahkan taufik-Nya (kepada kita semua).
Demikian Yang Dapat Saya Sampaikan kepada poro dulur-dulur di kampus tercinta ini, Apabila ada yang benar itu datangnya dari Allah SWT. Kalau ada yang salah atau kurang itu karena ke bodohan saya pribadi ,untuk itu Saya Mohon Maaf yang sebesar-besarnya, Karena Manusia Tidak Luput Dari Kesalahan Atau Kekhilafan.

Billahi taufik wal hidayah .

Wassalamu alaikum wr. Wb.

==Kiageng Jembar Jumantoro==

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 53 Komentar

PEREWANGAN


wongalus

“Mohon saya diterawang apakah amalan saya sudah merasuk ke badan?” diilhami secuil pertanyaan sedulur ini ijinkan saya berbagi…

Pertama tentang khodam amalan. Khodam dalam bahasa Jawanya sinonim dengan perewangan. Rewang asal katanya dari “rewang” atau “pembantu” dari jenis sesuatu yang “halus” dan tidak terlihat oleh mata. Tanpa bersikap sok tahu, sesungguhnya terlalu susah untuk membuktikan secara obyektif dan ilmiah dari jenis apa khodam itu. Yang jelas, khodam/perewangan itu fungsinya untuk membantu apa yang kita hajatkan untuk kepentingan hidup sehari-hari.

Kebanyakan ahli mistik tradisional maupun modern memanfaatkan khodam/perewangan. Kalau ada seorang “pasien” datang meminta bantuan, maka dia kemudian mencari tempat khusus. Ritual amalan khusus dijalankan, yaitu meminta bantuan khodam/perewangan untuk membantu melaksanakan hajat sesuai permintaan. Khodam dengan cara-cara misterius –yang hampir pasti sang juru sembuh juga tidak bisa melihat bagaimana pola dan cara kerja khodam itu– kemudian bergerak. Kalau misalnya dia diminta menyantet seseorang, maka dia pun kemudian menjalankan perintah. Khodam manut perintah karena dirinya telah dikuasai sang juru sembuh.

Cara mendapatkan khodam ada banyak variasinya, yaitu: (1). Mengamalkan sendiri beragam amalan yang diniatkan untuk mendapatkan khodam misalnya niat kita mengamalkan sebuah amalan itu untuk kesaktian, pesugihan, pemagaran, pengasihan dan lain sebagainya. Kemudian kita bertapa sendiri dll… (2). Khodam yang didapatkan dari warisan ilmu turun temurun dari kakek nenek, ayah ibu, paman maupun dari orang lain yang ikhlas memberikan khodam kepada kita. Cara lain mendapatkan khodam adalah dengan PENGIJAZAHAN dari orang lain kepada kita. (3). Membeli khodam dari seseorang yang ingin berjualan khodam. Cara terakhir ini marak terjadi di saat sekarang ini dan beragam cara lainnya.

Diukur dari sisi kacamata kebenaran pragmatis (bukan kebenaran koherensi, korespondensi dan kebenaran spiritual), anda mungkin “dibenarkan” memiliki banyak khodam karena bisa jadi membuat kaya-sejahtera dan bahkan bisa jadi bermanfaat untuk sesama….

Kesaktian seseorang yang memiliki khodam ini tergantung banyak hal. Salah satunya adalah konsistensi (bahasa agamanya istiqomah) kita untuk memelihara hubungan baik dengan khodam tersebut dengan berbagai sarana. Mewiridkan amalan pada saat-saat khusus, misalnya usai sholat lima waktu dll diyakini sebagai bentuk memelihara hubungan baik dengan khodam. Menjaga kekuatan batin dengan senantiasa berpuasa, bertapa, ngesti, dan sebagainya.

Khodam ini bertahan lama dan jadi teman abadi hidup di bumi asal perjanjiannya tetap terpelihara. Pelanggaran perjanjian adalah dengan melanggar pantangan. Jadi setelah khodam dipertemukan maka ada perjanjian pertemanan. Kita tidak boleh melanggar pantangan. Kalau pantangan dilanggar, maka khodam akan pergi. Ini berarti hubungan pertemanan telah terputus.

Saat kita menjelang ajal (yang datangnya tidak kita tahu), khodam ini akan berusaha untuk melawan kematian yang datang. Khodam membela nyawa kita dari campur tangan gaib pihak-pihak asing. Akibatnya, bisa jadi kita sulit untuk meninggal dunia. Dikeroyok orang satu peleton, menurut logika, kita akan kalah dan tewas. Namun kalau kita punya khodam, bisa jadi pukulan tendangan, tembakan, tusukan dan serangan bertubi-tubi musuh sama sekali tidak mendatangkan luka apapun di tubuh kita. Malah musuh-musuh itu sendiri yang bisa jadi kesakitan saat menganiaya diri kita. Kaki dan tangan mereka pegal-pegal dan bisa jadi lumpuh. Kita menang. Musuh kalah telak. Kita bangga sementara musuh ketakutan dan ngeri melihat diri KITA YANG TIBA-TIBA JADI SINGA..

Amalan adalah cara kita untuk sampai pada tujuan dan cara bisa bermacam-macam. Maka tetapkan dulu apakah tujuan anda mengamalkan sesuatu? Apa tujuan kita mengamalkan HIZIB/ASR/RDR/ AJIAN-AJIAN tersebut? Apakah anda ingin kesaktian, pesugihan, pemagaran, pengasihan secara sempurna sesuai keinginan??? Jika anda ingin itu semua, maka pastikan bahwa amalan anda benar-benar memiliki KHODAM dan berfungsi sempurna setelah anda mengamalkannya. Tanda-tanda ASR/RDR anda sempurna dan berkhodam adalah saat ASR/RDR anda tembakkan ke langit untuk memecah awan maka awan itu benar-benar pecah. Kalau anda gunakan ASR/RDR untuk kekebalan, maka kulit anda benar-benar kebal sayatan silet dan sebagainya. Untuk melakukan pengetesan tentu perlu didampingi ahlinya yaitu PENGIJAZAH ASLI yang BENAR BENAR MUMPUNI.

Kalau tujuan anda mengamalkan amalan untuk mencari RIDHO ALLAH, tentu lain lagi ceritanya. Bisa jadi anda mengamalkan HIZIB/ASR/RDR/AJIAN-AJIAN dll namun anda cukup memposisikan amalan anda itu hanya sekedar SARANA BERDOA. Anda tidak perlu bertanya apakah amalan anda sudah didatangi khodam atau tidak. Dan bila amalan diposisikan sebagai sarana BERDOA, maka ANDA TIDAK PERLU MEMAKSAKAN KEINGINAN AGAR SELALU TERPENUHI PERSIS SAMA DENGAN KEINGINAN ANDA.

Bila HIZIB/ASR/RDR/AJIAN-AJIAN Anda posisikan sebagai DOA, maka logikanya KITA PASRAH SAJA PADA-NYA, APAKAH doa kita diijabah/dikabulkan langsung Tuhan Yang Maha Kuasa atau DITUNDA maka anda harus ikhlas. Pada titik ini, kunci dikabulkannya wirid/doa bukan terletak pada pengulangan kata-katanya. Namun pada aspek implementasi wiridnya. Tidak perlu mengulang seribu kali doa untuk agar energi wiridnya muncul. Kita langsung saja praktek dengan mengimplementasi isi doa tersebut. Kalau kita ingin memakan buah mangga, kita tidak perlu mewiridkan sejuta kali kata “mangga”… pasti seperti ini tindakan naif. Cukup kita teriakkan satu kata MANGGGAAAA…… pada tukang jual mangga yang lewat di depan rumah lalu kita keluarkan isi dompet untuk membeli buah mangga. Mudah bukan? Sebagai manusia, kita dilengkapi tidak hanya mulut untuk wirid, tapi juga tangan dan kaki untuk bergerak dan memobilisasi diri sesuai dengan keinginan.

Memang, akan lebih sempurna bila kita kenal dan bersahabat akrab dengan KHODAM dan seluruh isi dunia ini. Upayakan agar tidak perlu kita memanfaatkan dirinya untuk mengubah kodrat dan iradat-NYA. Cukup kita jadikan teman baik dan pengetahuan agar kita semakin mensyukuri kebesaran-NYA.

Tapi hidup memang pilihan. Dan itu sepertinya betul….

APAKAH KITA BERHAK MENDIKTE DAN MENGATUR ALAM SEMESTA? APAKAH KITA BIARKAN SAJA ALAM SEMESTA BERJALAN DENGAN HUKUM-HUKUMNYA? ATAU KITA KENDALIKAN ALAM SEMESTA SESUAI DENGAN KEHENDAK KITA?

Anda juga bisa berpikiran positif bahwa Tuhan bukan pelayan toko dimana permintaan anda langsung dikabulkan-NYA. TUHAN MAHA TAHU kebutuhan kita untuk hidup lebih baik dan mulia dan TUHAN tidak selalu mengabulkan langsung permintaan kita. Saat kita dalam kondisi jatuh miskin dan berdoa agar hutang kita lunas, eee… malah ada tamu yang datang ke kita untuk meminta bantuan kita. Kita kemudian protes, TUHAN TIDAK MENDENGAR DAN MENGABULKAN PERMINTAAN KITA. Kita kemudian menyimpulkan bahwa amalan kita tidak berfungsi. Apakah demikian?

Secara tidak kita sadari, selama ini Tuhan telah kita posisikan sebagai “tempat” meminta, Tuhan kita jadikan “obyek” keluh kesah, Tuhan kita jadikan tempat negosiasi kepentingan-kepentingan hidup kita. Kita jarang memposisikan Tuhan sebagai Tuhan. Tuhan kita pahami, kita pikirkan, kita hayati dengan keterbatasan dan ketumpulan pengetahuan akal budi kita. Tuhan kita ukur dengan tolok ukur logika kita yang begitu sederhana. Padahal…. katanya ALLAHU AKBAR…. ALLAH LEBIH BESAR dari penilaian-penilaian kita terhadapnya…..

Paradigma kita soal dzat, afal dan asma’Nya tidak pernah benar-benar kita telaah secara serius. Akibatnya, bangunan akidah kita tambal sulam dan robek-robek. Maqom ruhani kita tidak pernah meningkat dari tingkat primordial menuju mondial…semesta yang benar-benar terbuka. Pemahaman kita terhadap soal-soal ketuhanan belum menunjukkan perkembangan yang berarti. Benar-benar dibutuhkan keseriusan olah diri agar hidup kita semakin halus dan terbuka. KEEP OUR MIND WIDELY OPEN TO NEW IDEAS AND EVIDENCE….

Belajar dari sejarah kebenaran risalah yang disampaikan para Rasul Allah SWT sepanjang masa…. mereka adalah anugerah berkualitas plus dari hasil pengolahan diri yang sedemikian rupa sehingga terlekat kualitas Rahmatan Lil Alamin yang berbeda-beda tugasnya… Adam, Nuh,… Ibrahim, … Musa yang Kalamullah— Isa yang Ruh-ul-Lah dan Muhammad Rasul-ul-Lah…. Mari kita ikuti dengan ikhlas jejak langkahnya pada jalan yang lurus, dengan sekuat tenaga mencontohnya dan meneruskan ajarannya untuk senantiasa mencerap syahadat tauhid La Ilaha Ilal-Lah, sambil setiap saat berharap ridho-NYA.

@wongalus,2010

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 126 Komentar