JAUH TAK TERGAPAI



“(You Want To) Make A Memory”

Hello again, it’s you and me
Kinda always like it used to be
Sippin’ wine, killing time
Trying to solve life’s mysteries.
How’s your life, it’s been a while
God it’s good to see you smile
I see you reaching for your keys
Looking for a reason not to leave.If you don’t know if you should stay
If you don’t say what’s on your mind
Baby just, breathe there’s no where else tonight we should be-
You wanna make a memory.

I dug up this old photograph
Look at all that hair we had
It’s bittersweet to hear you laugh
Your phone is ringing, I don’t wanna ask.

If you go now, I’ll understand
If you stay, hey, I got a plan
You wanna make a memory
You wanna steal a piece of time
You could sing a melody to me
And I could write a couple lines
You wanna make a memory.

If you don’t know if you should stay
And you don’t say what’s on your mind
Baby just, breathe there’s no where else tonight we should be-
You wanna make a memory
You wanna steal a piece of time
You could sing a melody to me
And I could write a couple lines
You wanna make a memory
You wanna make a memory

Lirik lagu Bon Jovi ini bagi saya sungguh menyentuh. Melayangkan angan pada Sang Kekasih Abadi Sepanjang Masa. Saya yakin Dia Sangat Dekat. Lebih dekat dari rasa dekat. Tapi terkadang Engkau terasa jauh dan tidak tergapai….

Kekasih, kenapa Engkau masih  ijinkan aku merindukan Mu?

Wong Alus

Categories: PUISI & PROSA | 1 Komentar

APA YANG SALAH DENGAN AL HALLAJ?


Saya sungguh lama berpikir tentang kenapa orang hebat dan zuhud seperti Al Hallaj harus tewas di tangan penguasa Islam? Bukankah Al Hallaj, adalah dia yang rindu akan perjumpaan dengan Tuhan sehingga ungkapan kerinduan itu tidak bisa dibenar salahkan? Sebagaimana orang yang jatuh cinta kemudian menulis puisi? Inilah sedikit pernyataan-Pernyataan Al-Hallaj :

Allah menghijab mereka dengan Nama, lantas mereka pun menjadi hidup. Seandainya Dia menampakkan Ilmu Qudrat pada mereka, mereka akan hangus. Seandainya hijab hakikat itu disingkapkan niscaya mereka mati semua.

Tuhanku, Engkau tahu kelemahanku jauh dari rasa bersyukur kepadaMu, karena itu bersykurlah pada DiriMu bukan dariku, karena itulah sesungguhnya Sukur, bukan yang lain.

Siapa yang mengandalkan amalnya ia akan tertutupi dari yang menerima amal. Siapa yang mengandalkan Allah yang menerima amal, maka ia akan tertutupi dari amal.

Asma-asma Allah Ta’ala dari segi pemahaman adalah Nama ansich, tapi dari segi kebenaran adalah hakikat.

Bisikan Allah adalah bisikan yang sama sekali tidak mengandung kontra.

Suatu ketika Al-Hallaj ditanya tentang al-Murid, “Ia adalah orang yang dilemparkan menuju kepada Allah, dan tidak akan berhenti naik sampai ketika ia sampai.”

Sama sekali tidak diperbolehkan orang yang mengenal Allah Yang Maha Tunggal atau mengingat Yang Maha Tunggal, lalu ia mengatakan, “Aku mengenal Al-Ahad” padahal ia masih melihat individu-individu lainnya.

Siapa yang dimabukkan oleh cahaya-cahaya Tauhid, ia akan tertupi dari ungkapan-ungkapan Tajrid (menyendiri bersama Allah). Bahkan, siapa yang dimabukkan oleh cahaya-cayaha Tajrid, ia akan bicara dengan hakikat Tauhid, karenakemabukan itulah yang bicara dengan segala hal yang tersembunyi.

Siapa yang menempuh kebenaran dengan cahaya Iman, maka ia seperti pencari matahari dengan cahaya bintang gemintang.

Ketika Allah mewujudkan jasad tanpa sebab, demikian pula Allah mewujudkan sifat jasad itu tanpa sebab, sebagaimana hamba tidak memiliki asal usul pekerjaannya, maka, hamba itu pun tidak memiliki pekerjaannya.

Sesungguhnya Allah Ta’ala, Maha Pemberi Berkah dan Maha Luhur, serta Maha Terpuji, adalah Dzat Yang Esa, Berdiri dengan DiriNya Sendiri, Sendiri dari yang lain dengan Sifat QidamNya, tersendiri dari yang lainNya dengan KetuhananNya, tidak dicampuri oleh apa pun dan tidak didampingi apa pun, tidak diliputi tempat, tidak pula di temukan waktu, tidak mampu difikirkan dan tidak bisa tercetus dalam imajinasi, tidak pula bisa dilihat pandangan, tidak bisa darusi kesenjangan.

Akulah Al-Haq, dan Al-Haq (Allah) Benar, Mengenakan DzatNya, di sana tak ada lagi perbedaan.

Ketika ditanya tentang Tauhid,ia menjawab, “Memisahkan yang baru dengan Yang Maha Dahulu, lalu berpaling dari yang baru dan menghadap kepada Yang Maha Dahulu, dan itulah hamparan Tauhid. Sedangkan substansinya.

SEJARAHNYA
Abad ketiga hijriyah merupakan abad yang paling monumental dalam sejarah teologi dan tasawuf. Lantaran, pada abad itu cahaya Sufi benar-benar bersinar terang. Para Sufi seperti Sari as-Saqathy, Al-Harits al-Muhasiby, Ma’ruf al-Karkhy, Abul Qasim al-Junaid al-Baghdady, Sahl bin Abdullah at-Tustary, Ibrahim al-Khawwash, Al-Husain bin Manshur al-Hallaj, Abu Bakr asy-Syibly dan ratusan Sufi lainya.

Di tengah pergolakan intelektual, filsafat, politik dan peradaban Islam ketika itu, tiba-tiba muncul sosok agung yang dinilai sangat kontroversial oleh kalangan fuqaha’, politisi dan kalangan Islam formal ketika itu. Bahkan sebagian kaum Sufi pun ada yang kontra. Yaitu sosok Al-Husain bin Mansur Al-Hallaj. Sosok yang kelak berpengaruh dalam peradaban teosofia Islam, sekaligus menjadi watak misterius dalam sejarah Tasawuf Islam.

Nama lengkapnya adalah al-Husain bin Mansur, populer dipanggil dengan Abul Mughits, berasal dari penduduk Baidha’ Persia, lalu berkembang dewasa di Wasith dan Irak. Menurut catatan As-Sulamy, Al-Hallaj pernah berguru pada Al-Junaid al-Baghdady, Abul Husain an-Nury, Amr al-Makky, Abu Bakr al-Fuwathy dan guru-guru lainnya. Walau pun ia ditolak oleh sejumlah Sufi, namun ia diterima oleh para Sufi besar lainnya seperti Abul Abbad bin Atha’, Abu Abdullah Muhammad Khafif, Abul Qasim Al-Junaid, Ibrahim Nashru Abadzy. Mereka memuji dan membenarkan Al-Hallaj, bahkan mereka banyak mengisahkan dan memasukkannya sebagai golongan ahli hakikat. Bahkan Muhammad bin Khafif berkomentar, “Al-Husain bin Manshur adalah seorang a’lim Rabbany.”

Pada akhir hayatnya yang dramatis, Al-Hallaj dibunuh oleh penguasa dzalim ketika itu, di dekat gerbang Ath-Thaq, pada hari Selasa di bulan Dzul Qa’dah tahun 309 H.

Kelak pada perkembangannya, teori-teori Tasawuf yang diungkapkan oleh Al-Hallaj, berkembang lebih jauh, seperti yang dilakukan oleh Ibnu Araby, Al-Jiily, Ibnu Athaillah as-Sakandary, bahkan gurunya sendiri Al-Junaid punya Risalah (semacam Surat-surat Sufi) yang pandangan utuhnya sangat mirip dengan Al-Hallaj. Sayang Risalah tersebut tidak terpublikasi luas, sehingga, misalnya mazhab Sufi Al-Junaid tidak difahami secara komprehensif pula. Menurut Prof Dr. KH Said Aqiel Sirraj, “Kalau orang membaca Rasailul Junaid, pasti orang akan faham tentang pandangan Al-Hallaj.”

Pandangan Al-Hallaj banyak dikafirkan oleh para Fuqaha’ yang biasanya hanya bicara soal halal dan haram. Sementara beberapa kalangan juga menilai, kesalahan Al-Hallaj, karena ia telah membuka rahasia Tuhan, yang seharusnya ditutupi. Kalimatnya yang sangat terkenal hingga saat ini, adalah “Ana al-Haq”, yang berarti, “Akulah Allah”.

Tentu, pandangan demikian menjadi heboh. Apalagi jika ungkapan tersebut dipahami secara sepintas belaka, atau bahkan tidak dipahami sama sekali.

Para teolog, khususnya Ibnu Taymiyah tentu mengkafirkan Al-Hallaj, dan termasuk juga mengkafirkan Ibnu Araby, dengan tuduhan keduanya adalah penganut Wahdatul Wujud atau pantheisme.

Padahal dalam seluruh pandangan Al-Hallaj tak satu pun kata atau kalimat yang menggunakan Wahdatul Wujud (kesatuan wujud antara hamba dengan Khaliq). Wahdatul Wujud atau yang disebut pantheisme hanyalah penafsiran keliru secara filosufis atas wacana-wacana Al-Hallaj. Bahkan yang lebih benar adalah Wahdatusy Syuhud (Kesatuan Penyaksian). Sebab yang manunggal itu adalah penyaksiannya, bukan DzatNya dengan dzat makhluk.Para pengkritik yang kontra Al-Hallaj, menurut Kiai Abdul Ghafur, Sufi kontemporer dewasa ini, melihat hakikat hanya dari luar saja. Sedangkan Al-Hallaj melihatnya dari dalam.

Sebagaimana Al-Ghazali melihat sebuah bangunan dari dalam dan dari luar, lalu menjelaskan isi dan bentuk bangunan itu kepada publik, sementara Ibnu Rusydi melihat bangunan hanya bentuk luarnya saja, dan menjelaskannya kepada publik pula. Tentu jauh berbeda kesimpulan Al-Ghazali dan Ibnu Rusydi.

Setidak-tidaknya ada tiga kelomp0k besar dari kalangan Ulama, baik fuqaha’ maupun Sufi terhadap pandangan-pandangan Al-Hallaj ini. Mereka ada yang langsung kontra dan mengkafirkan; ada pula yang secara moderat tidak berkomentar; dan ada yang langsung menerima dan mendukungnya. Menurut penelitian Dr. Abdul Qadir Mahmud, dalam bukunya Al-Falsafatush Shufiyah fil Islam, mengatakan:

Mereka yang mngkafirkannya, antara lain adalah para Fuqaha’ formalis, dan kalangan mazhab Dzahiriyah, seperti Ibnu dawud dan Ibnu Hazm. Sedangkan dari kalangan Syi’ah Imamiyah antara lain Ibnu Babaweih al-Qummy, ath-Thusy dan al-Hilly. Dari kalangan mazhab Maliki antara lain Ath-Tharthusy, Iyyadh, Ibnu Khaldun. Dari kalangan mazhab Hanbaly antara lain Inu Taymiyah. Dan kalangan Syafi’iyah antara lain Al-Juwainy dan ad-Dzahaby.

Sementara itu dari kalangan Mutakallimin yang mengkafirkan: Al-Jubba’i dan al-Qazwiny (Mu’tazilah); Nashiruddin ath-Thusy dan pengukutnya (Imamiyah); Al-Baqillany (Asy’ariyah); Ibnu Kamal dan al-Qaaly (Maturidiyah). Dari kalangan Sufi antara lain, Amr al-Makky dan kalangan Salaf, diantaranya juga para Sufi mutakhir, selain Ahmad ar-Rifai’y dan Abdul Karim al-Jily, keduanya tidak berkomentar.

Mereka yang mendukung pandangan Al-Hallaj, dari kalangan Fuqaha’ antara lain: At-Tusytary dan Al-Amily (Imamiyah); Ad-Dilnajawy (Malikiyah); Ibnu Maqil dan an-Nabulisy (Hambaliyah),; Al-Maqdisy, Al-Yafi’y, Asy-Sya’rany dan Al-Bahtimy (Syafi’iyah). Dari kalangan Mutakallimin, Ibnu Khafif, Al-Ghazaly dan Ar-Razy (kalangan Asy’ary) serta kalangan Mutakallim Salaf.

Dari kalangan Filsuf pendukungnya adalah Ibnu Thufail. Sedangkan dari kalangan Sufi antara lain asSuhrawardy al-Maqtul, Ibnu Atha’ as=Sulamy dan Al-Kalabadzy. Kelompok yang tidak berkomentar, dari kalangan Fuqaha’ antara lain: Ibnu Bahlul (Hambaliyah), Ibnu Suraij, Ibnu Hajar dan As-Suyuthy (Syafi’iyah). Dari kalangan Sufi antara lain, Al-Hushry, Al-Hujwiry, Abu Sa’id al-Harawy, Al-Jilany, Al-Baqly, Al-Aththar, Ibnu Araby, Jalaluddin ar-Ruumy, Ahmad Ar-Rifa’y, dan Al-Jiily.

Kontroversi Al-Hallaj, sebenarnya terletak dari sejumlah ungkapan-ungkapannya yang sangat rahasia dan dalam, yang tidak bisa ditangkap secara substansial oleh mereka, khususnya para Fuqaha’ (ahli syariat). Sehingga Al-Hallaj dituduh anti syari’at, lalu ia harus disalib. Padahal tujuan utama Al-Hallaj adalah bicara soal hakikat kehambaan dan Ketuhanan secara lebih transparan.

Tudingan bahwa Al-Hallaj penganut Wahdatul Wujud semata juga karena tidak memahami wahana puncak-puncak ruhani Al-Hallaj sebagaimana dialami oleh para Sufi. Banyak sekali wacana Tasawuf yang mirip dengan Al-Hallaj. Dan Al-Hallaj tidak pernah mengaku bahwa dirinya adalah Allah sebagaimana pengakuan Fir’aun dirinya adalah Tuhan. Dalam sejumlah wacananya, Al-Hallaj senantiasa menyatakan dirinya adalah seorang hamba yang hina dan fakir. Apa yang ditampakkan oleh Al-Hallaj adalah situasi dimana wahana ruhaninya menjadi dominan, sehingga kesadarannya hilang, sebagaimana mereka yang sedang jatuh cinta di puncaknya, atau mereka yang sedang terkejut dalam waktu yang lama.

Toh Al-Hallaj tetap berpijak pada pandangan Al-Fana’, Fana’ul Fana’ dan al-Baqa’, sebagaimana dalam wacana-wacana Sufi lainnya. Al-Hallaj juga tidak pernah mengajak ummat untuk melakukan tindakan Hulul. Sebab apa yang dikatakan semuanya merupakan Penyaksian kepada Allah atau sebagai etiuk murni dari seorang Sufi yang sangat dalam.

Sejarawan Al-Baghdady mengisahkan tragedi kematian dan peradilannya: “Ketika mereka hendak membunuh Al-Husain bin Mansur Al-Hallaj, para Fuqaha’ dan Ulama dihadirkan, sementara Al-Hallaj diseret di hadapan Sultan. Para dewan kepolisian juga dihadirkan di sisi barat, tepatnya di hari Selasa, bulan Dzul Qa’dah Minggu kedua, TAHUN 309. Ia dicambuk sekitar seribu kali cambukan, lalu kedua kakinya dipotong, menyusul kedua tangannya, lalu lehernya ditebas. Lalu tubuhnya dibakar dengan api.

Kepalanya yang dipenggal itu diangkat, ditunjukkan kepada publik dalam kerangkeng besi, sementara kedua tangan dan kakinya diletakkan di sisi kepalanya. Ketika Al-Hallaj mendekati saat-saat penyaliban, ia membisikkan kata-kata, “Wahai yang menolong kefanaan padaku…tolonglah diriku dalam kefanaan….Tuhanku, Engkau mengasihi orang yang menyakitiMu, maka bagaimana engkau tidak mengasihi orang yang lara dalam DiriMu…Cukuplah yang satu menunggalkan yang satu bagiNya….”. Lalu ia membaca sebuah ayat, “

Sebelum meninggal dengan hukuman tragis itu, Al-Hallaj mengalami hidup dari satu tahanan ke tahanan lainnya, akibat iri dan kedengkian para Fuqaha’ dan para Ulama yang merasa tersaingi oleh pengaruh Al-Hallaj yang mulai meluas. Bisa jadi penguasa sangat terpengaruh pula oleh bahaya massa Al-Hallaj. Kalau toh Al-Hallaj harus dihukum mati dengan disalib, sebagaimana pernah ia ramalkan sendiri, adalah karena ia harus menghadapi ketidakberdayaan kekuasaan. Tetapi sekali lagi, Al-Hallaj adalah penganut amaliyah Syariat yang sangat patuh, yang digambarkan, sebagai sosok yang hafidz Al-Qur’an, tekun sholat sepanjang malam, puasa sepanjang siang, dan melakukan ibadah haji berulang kali. Hukuman mati baginya, sama sekali tidak ada kaitannya dengan legitimasi bahwa dirinya salah dan benar.

Rasanya Tragedi Al-Hallaj menjadi hikmah yang luar biasa dalam perkembangan Tasawuf. Mereka akan mehamami substansi Al-Hallaj, manakala mereka juga menjalankan dan merasakan apa yang dialami oleh Al-Hallaj. Sekadar menvonis Al-Hallaj begini dan begitu, tanpa pernah menghayati substansi terdalam dalam praktek Sufistik, siapa pun akan selalu gagal memahaminya.

Ada ungkapan Sufi yang sangat arif bisa jadi renungan kita bersama untuk sekadar merasakan sedikit dari rasa Al-Hallaj. “Orang yang sedang tenggelam di lautan, tidak akan pernah bisa bicara, bercerita, berkata-kata, tentang tenggelam itu sendiri. Ketika ia sudah mentas dari tenggelam, dan sadar, baru ia bicara tentang kisah rahasia tenggelam tadi. Ketika ia bicara tentang tenggelam itu, posisinya bukan lagi sebagai amaliyah tenggelam, tetapi sekadar ilmu tentang tenggelam. Bedakan antara amal dan ilmu. Sebab banyak kesalah pahaman orang yang menghayati tenggelam, tidak dari amalnya, tetapi dari ilmunya. Maka muncullah kesalahpahaman dalam memahami tenggelam itu sendiri.”

Wong Alus

Categories: AL HALLAJ DIBUNUH | Tags: , , | 60 Komentar

PERAN ULAMA UNTUK KEBANGKITAN INDONESIA


Ini ide kecil saya tentang apa yang bisa diperankan oleh ulama bangsa kita agar Indonesia bisa bangkit dari krisis multidimensi yang mendera bangsa kita. Lebih kurangnya saya mohon maaf.

Saya ingin memulai uraian saya ini dengan sebuah ilustrasi sederhana… seorang ayah ditanya oleh anaknya tentang “dimana Tuhan itu berada?” Sang Ayah sadar bahwa pertanyaan itu tidak mungkin dijawab dengan pernyataan: “Tuhan itu ada di langit atau ada di surga, sebab keberadaan-Nya mengatasi ruang dan waktu.” Lalu ayah yang bijaksana ini menyuruh anak untuk mengambil sehelai kertas dan sebuah pensil, dan memintanya untuk menggambar sebuah rumah. Setelah selesai, sang ayah bertanya “Sekarang, kamu di mana?”

Si anak kemudian menggambarkan dirinya di kertas itu sambil berkata, “Ini pak, saya duduk di depan rumah sedang belajar naik sepeda.” Ayah lalu memberi komentar sambil bertanya: “Wah bagus benar gambarmu, tapi itu kan gambar kamu, dan bukan kamu yang sesungguhnya?. Kamu tidak mungkin tertampung dalam selembar kertas.

Secara analogis, sang ayah lalu menutup dialog dengan si anak dengan suatu pernyataan: “Allah itu Maha Besar, seluruh alam termasuk manusia itu adalah ciptaan-Nya, sehingga tidak mungkin menampung Dia.” Bahkan semua ini “digenggam dalam tangan-Nya”, atau seperti titik yang jumlahnya tidak terhingga pada suatu garis.

Ilustrasi ini bisa jadi bahan perenungan yang menarik sehingga sangat arif dan wajar bila dengan bertambahnya usia, kita akan mampu menjelaskan hal-hal kecil, termasuk soal-soal ketuhanan dengan pemikiran yang holistik, menyeluruh, tidak parsial atau tidak sepotong-sepotong. Sehingga kita semua akan mendapat hidayah, petunjuk dari Allah SWT karena kita gigih untuk terus mengoreksi diri terhadap pendapat, gagasan, ide, termasuk keyakinan kita. Karena bisa jadi pendapat yang kita yakini itu salah dan justeru menjadi illah-illah (Tuhan) baru. Padahal, Tuhan sudah berfirman: La illaha illallah, tiada illah selain Allah!

Dengan bahasa sederhana., Dzat Tuhan itu berbeda dengan apa yang kita persepsikan, kita anggap, kita pikirkan. Kita semua hanya bisa memikirkan apa yang menjadi ciptaan-Nya, karya-Nya, jejak-Nya yang sangat jelas di depan mata ini. Ini semua adalah karya Allah SWT, termasuk tubuh, detak jantung, nafas, dan pikiran kita saat ini, detik ini. Semuanya ini karya Allah yang Maha Menciptakan… Allahu Akbar!!!
Pola pikir menyeluruh atau holistik ini akan kita pergunakan untuk menyoroti peran ulama dan umaro dalam pembangunan. Saya menganggap pola pikir yang demikian ini sangat penting agar kita tidak terjebak dalam kesempitan pandangan, sedemikian mudahnya kita menyalahkan atau mengkafirkan pihak yang satu untuk membenarkan pihak yang lain. Mencap pihak yang lain sebagai pihak yang sesat dan seterusnya. Padahal, jangan-jangan diri kita yang sesat? Sebab hanya Allah SWT yang memiliki kebenaran mutlak dan bebas dari kesalahan. Yang lain berkadar kebenaran relatif saja.

Penyangga Bumi

Ulama adalah songgo buwono, penyangga bumi, atau penentu maju tidaknya peradaban justeru karena dia dekat dengan Allah SWT. Peradaban yang semakin maju, modern, dan sekaligus sekuler memunculkan berbagai dampak yang tiada disangka-sangka. Salah satu yang paling esensial adalah penjungkirbalikan tata nilai. Nilai holistik kemanusiaan ketuhanan yang sebelumnya ‘wungkul’ di masa Rasulullah, Muhammad SAW, menjadi tercerai berai sehingga dengan mudah kita memisahkan urusan dunia dan urusan akhirat, urusan negara terpisah dengan urusan agama, termasuk urusan ulama dan urusan umaro (pemimpin negara/daerah/kawasan). Pada titik ini, peran agama terreduksi menjadi hanya mengurusi urusan akhirat saja.

Kapan berbagai urusan ini terpisah? Dalam Babad Tanah Jawa, yang terpengaruh dengan sinkretisme Hindu-Budha-Islam sudah dikenal berbagai kasta yang memisahkan antara golongan brahmana dan ksatria. Kehadiran sembilan wali di tanah Jawa, pada akhirnya harus berhadapan secara diametral dengan golongan penguasa di kerajaan-kerajaan. Pada jaman itu, ulama memiliki peran sebagai tempat bertanya, tempat mereguk ilmu-ilmu akhirat sekaligus sebagai tempat para calon raja mendapatkan restu yang nantinya bisa diangkat sebagai raja.

Raja (Umaro) mengatur urusan dunia, dan wali (ulama) memiliki urusan akhirat. Yang perlu dicatat bahwa pada masa wali songo ini, peran raja subordinat dengan para wali. Sedemikian hingga untuk urusan tertentu seperti suksesi kekuasaan, para keturunan raja ini harus meminta petunjuk dari para wali, untuk seterusnya oleh para wali diteruskan dengan berdoa kepada Allah SWT untuk meminta wangsit, petunjuk dan hidayah siapa yang cocok menjadi pemimpin.

Kini, semuanya berubah. Terpaan budaya global telah meluluhlantakkan budaya asli Jawa, budaya sukuisme, budaya kita sampai ke yang paling privat di rumah kita. Pada skala massif, peradaban juga berubah, tata nilai berubah, penghayatan kita pada ajaran agama juga berubah, kerajaan berubah menjadi negara dengan kehendaknya yang supersekuler. Kemana arah perubahan itu?

Hukum kedua termodinamika mengatakan bahwa perubahan itu mengarah pada kerusakan. Hukum ini tidak hanya berlaku pada benda, tetapi juga pada aras moral, peradaban kebudayaan. Ini juga sesuai dengan ajaran agama kita bahwa pada saatnya nanti pergelaran alam semesta ini akan digulung, itulah hari akhir. Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan benar. Dan sesungguhnya as-Sa‘ah (Hari Kiamat) itu pasti akan datang. (Q.s. al-Hijr: 85).

Berbagai perubahan di atas mengharuskan kita untuk beranggapan bahwa suka tidak suka kita juga dituntut untuk merevolusi paradigma kita terhadap fakta, faktor, peran dan fungsi ulama dan umaro. Sehingga masing-masing individu apapun dia berperan akan mampu memposisikan diri sebagai hamba Allah SWT yang ikhlas.
Pikir Dzikir

Setiap kita adalah pemimpin. Ya bagi diri sendiri, bagi keluarga, bahkan juga bagi dua, tiga, empat orang dan seterusnya. Hingga atas karunia Allah SWT, kita diamanati untuk menjadi pemimpin bagi umat atau pemimpin bagi sebuah wilayah. Sehingga sangat wajar bila harus mengemban amanah itu untuk memayu hayuning bawono, melukis kanvas kehidupan ini dengan indah sesuai dengan peran kita apakah itu sebagai ulama atau umaro.

Kita hidup di alam yang semua serba terspesialisasi, terstruktur secara jelas dan tegas. “Jangan coba-coba masuk bidang lain bila tidak ingin dicap sebagai orang yang tidak profesional” begitu kira-kira pesan jaman postmodern ini. Seorang negarawan atau politikus tidak selayaknya memimpin sebuah lembaga peradilan, karena melanggar prinsip trias politika. Seorang insinyur sipil tidak selayaknya menjadi pilot pesawat terbang karena hampir pasti pesawatnya akan jatuh.

Seterusnya hingga berlanjut pada pernyataan bahwa janganlah seorang ulama masuk ke medan politik dengan mengajak umat untuk mencoblos A,B, atau C karena memang itu bukan bidangnya. Biarlah urusan politik menjadi urusan politikus saja. Jangan takut kehilangan peran karena kaum ulama memiliki peran besar sebagai kekuatan penyangga moral-spiritual bangsa ini. Tugasnya adalah meneruskan risalah kenabian yang pembuktiannya akan nampak dalam perilakunya yang bisa diteladani (segi individual) dan kemanfaatannya untuk membangun moral spiritual masyarakat dan peradaban secara riil.

Bukankah ini tugas yang berat namun mulia yang diemban tidak hanya oleh kalangan ulama?? Marilah kita mulai dari sekarang, di sini, di tempat yang mulia ini kita berubah untuk kembali berbenah dan ndandani bangsa dan negara ini. Saya ingat ucapan Nurcholis Madjid yang mengatakan bahwa kita memulai perubahan menuju kebaikan bisa datang dari mana saja, dari titik mana saja, dari sudut dan bidang apa saja.

Dari legenda pada masa awal penataan kehidupan Islami di Jawa (Demak), kita ketahui bahwa binatang “orong-orong” yang mati bisa dihidupkan kembali setelah disambung oleh serpihan kayu jati oleh Sunan Kalijaga. Kita tentu tahu bahwa “orong-orong” itu mengacu ke orang-orang yang berkat tadzakkur akan menjalani hidup secara individual, karena dengan dzikir, kepala (Pikiran) dan dada (Rasa/Batin) menjadi tersambung kembali.

Strategi kehidupan Islami menurut Sunan Kalijaga ternyata tidak hanya berhenti pada tataran individual semata. Masyarakat Indonesia, Indonesia dan Krembung memerlukan qalbu dan jantung yang memompakan irama ritmik Islami. Kita menjadi paham bahwa fungsi Masjid disamping sebagai tempat sujud, juga sebagai tempat penegak risalah ilmu tauhid. Perangkat sosial politik pun mulai ditata oleh Pemerintah dengan konsep dwi tunggal ulama-umaro, yaitu kesatupaduan Sunan (Ulama) dan Sultan (Umaro).

Tugas masjid kini semakin menjadi jelas yaitu membimbing umat untuk tetap berpegang pada dalil La Khaula wa la quwwata illa billah, kita kuat bukan karena makan dan minum tapi kita kuat karena perkenaan-Nya.

Hubungan antara Pemerintah dan Masjid sebagai markas kaum ulama ialah seperti hubungan antara kepala dan dada, antara akal dan qalbu, pikir dan dzikir. Itulah suatu pola hubungan yang sejalan dengan harapan kita semua. Kedua-duanya harus saling bersinergi karena dengan akal dan qalbu itulah kita bisa hidup dengan muthmainah, dengan jiwa yang tenang yang merupakan ciri-ciri manusia yang masuk surga.

Semoga artikel di blog yang sedikit ini bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih.

Wong Alus

Categories: PERAN ULAMA | Tags: , , , , | 6 Komentar

MUKJIZAT DARI KACAMATA SAINS MODERN


Apa yang sekarang kita lihat sebagai penyembuhan penyakit yang bersifat “mukjizat” mungkin sesungguhnya disebabkan oleh perubahan-perubahan dalam kesadaran yang pada gilirannya mempengaruhi perubahan-perubahan dalam hologram badan jasmani. Demikian pula, teknik-teknik penyembuhan baru yang kontroversial, seperti visualisasi, mungkin berhasil baik oleh karena dalam domain pikiran yang holografik gambar-gambar pada akhirnya sama nyatanya dengan “realitas”. Bahkan berbagai visi dan pengalaman yang menyangkut realitas yang “tidak biasa” dapat dijelaskan dengan paradigma Sains Modern.

Pada tahun 1982 terjadi suatu peristiwa yang menarik. Di Universitas Paris, sebuah tim peneliti dipimpin oleh Alain Aspect melakukan suatu eksperimen yang mungkin merupakan eksperimen yang paling penting di abad ke-20. Aspect bersama timnya menemukan bahwa dalam lingkungan tertentu partikel-partikel subatomik, seperti elektron, mampu berkomunikasi dengan seketika satu sama lain tanpa tergantung pada jarak yang memisahkan mereka. Tidak ada bedanya apakah mereka terpisah 10 kaki atau 10 milyar km satu sama lain.

Entah bagaimana, tampaknya setiap partikel selalu tahu apa yang dilakukan oleh partikel lain. Masalah yang ditampilkan oleh temuan ini adalah bahwa hal itu melanggar prinsip Einstein yang telah lama dipegang, yakni bahwa tidak ada komunikasi yang mampu berjalan lebih cepat daripada kecepatan cahaya. Oleh karena berjalan melebihi kecepatan cahaya berarti menembus dinding waktu, maka prospek yang menakutkan ini menyebabkan sementara ilmuwan fisika mencoba menyusun teori yang dapat menjelaskan temuan Aspect. Namun hal itu juga mengilhami sementara ilmuwan lain untuk menyusun teori yang lebih radikal lagi.

Pakar fisika teoretik dari Universitas London, David Bohm, misalnya, yakin bahwa temuan Aspect menyiratkan bahwa realitas obyektif itu tidak ada; bahwa sekalipun tampaknya pejal [solid], alam semesta ini pada dasarnya merupakan khayalan, suatu hologram raksasa yang terperinci secara sempurna. Untuk memahami mengapa Bohm sampai membuat pernyataan yang mengejutkan ini, pertama-tama kita harus memahami sedikit tentang hologram. Sebuah hologram adalah suatu potret tiga dimensional yang dibuat dengan sinar laser. Untuk membuat hologram, obyek yang akan difoto mula-mula disinari dengan suatu sinar laser. Lalu sinar laser kedua yang dipantulkan dari sinar pertama ditujukan pula kepada obyek tersebut, dan pola interferensi yang terjadi (bidang tempat kedua sinar laser itu bercampur) direkam dalam sebuah pelat foto.

Ketika pelat itu dicuci, gambar terlihat sebagai pusaran-pusaran garis-garis terang dan gelap. Tetapi ketika foto itu disoroti oleh sebuah sinar laser lagi, muncullah gambar tiga dimensional dari obyek semula di situ. Sifat tiga dimensi dari gambar seperti itu bukan satu-satunya sifat yang menarik dari hologram. Jika hologram sebuah bunga mawar dibelah dua dan disoroti oleh sebuah sinar laser, masing-masing belahan itu ternyata masih mengandung gambar mawar itu secara lengkap (tetapi lebih kecil).

Bahkan, jika belahan itu dibelah lagi, masing-masing potongan foto itu ternyata selalu mengandung gambar semula yang lengkap sekalipun lebih kecil. Berbeda dengan foto yang biasa, setiap bagian sebuah hologram mengandung semua informasi yang ada pada hologram secara keseluruhan. Sifat “keseluruhan di dalam setiap bagian” dari sebuah hologram, memberikan kepada kita suatu cara pemahaman yang sama sekali baru terhadap organisasi dan order. Selama sebagian besar sejarahnya, sains Barat bekerja di bawah prinsip yang bias, yakni bahwa cara terbaik untuk memahami fenomena fisikal –baik seekor katak atau sebuah atom– adalah dengan memotong-motongnya dan meneliti bagian-bagiannya. Sebuah hologram mengajarkan bahwa beberapa hal dari alam semesta ini mungkin tidak akan terungkap dengan pendekatan itu. Jika kita mencoba menguraikan sesuatu yang tersusun secara holografik, kita tidak akan mendapatkan bagian-bagian yang membentuknya, melainkan kita akan mendapatkan keutuhan yang lebih kecil.

Pencerahan ini menuntun Bohm untuk memahami secara lain temuan Aspect. Bohm yakin bahwa alasan mengapa partikel-partikel subatomik mampu berhubungan satu sama lain tanpa terpengaruh oleh jarak yang memisahkan mereka adalah bukan karena mereka mengirimkan isyarat misterius bolak-balik di antara satu sama lain, melainkan oleh karena keterpisahan mereka adalah ilusi. Bohm berkilah, bahwa pada suatu tingkat realitas yang lebih dalam, partikel-partikel seperti itu bukanlah entitas-entitas individual, melainkan merupakan perpanjangan [extension] dari sesuatu yang esa dan fundamental.

Agar khalayak lebih mudah membayangkan apa yang dimaksudkannya, Bohm memberikan ilustrasi berikut: Bayangkan sebuah akuarium yang mengandung seekor ikan. Bayangkan juga bahwa Anda tidak dapat melihat akuarium itu secara langsung, dan bahwa pengetahuan Anda tentang akuarium itu beserta apa yang terkandung di dalamnya datang dari dua kamera televisi: yang sebuah ditujukan ke sisi depan akuarium, dan yang lain ditujukan ke sisinya. Ketika Anda menatap kedua layar televisi, Anda mungkin menganggap bahwa ikan yang ada pada masing-masing layar itu adalah dua ikan yang berbeda. Bagaimana pun juga, karena kedua kamera diarahkan dengan sudut yang berbeda, masing-masing gambar ikan itu sedikit berbeda satu sama lain. Tetapi sementara Anda terus memandang kedua ikan itu, akhirnya Anda akan menyadari bahwa ada hubungan tertentu di antara kedua ikan itu.

Kalau yang satu berbelok, yang lain juga membuat gerakan yang berbeda tapi sesuai; jika yang satu menghadap kamera, yang lain menghadap ke suatu sisi. Jika Anda tidak menyadari seluruh situasinya, Anda mungkin menyimpulkan bahwa kedua ikan itu saling berkomunikasi secara seketika, tetapi jelas bukan demikian halnya.

Menurut Bohm, inilah sesungguhnya yang terjadi di antara artikel-partikel subatomik dalam eksperimen Aspect itu. Menurut Bohm, hubungan yang tampaknya “lebih cepat dari cahaya” di antara partikel-partikel subatomik sesungguhnya mengatakan kepada kita bahwa ada suatu tingkat realitas yang lebih dalam, yang selama ini tidak kita kenal, suatu dimensi yang lebih rumit di luar dimensi kita, dimensi yang beranalogi dengan akuarium itu. Tambahnya, kita memandang obyek-obyek seperti partikel-partikel subatomik sebagai terpisah satu sama lain oleh karena kita hanya memandang satu bagian dari realitas sesungguhnya.

Partikel-partikel seperti itu bukanlah “bagian-bagian” yang terpisah, melainkan faset-faset dari suatu kesatuan (keesaan) yang lebih dalam dan lebih mendasar, yang pada akhirnya bersifat holografik dan tak terbagi-bagi seperti gambar mawar di atas. Dan oleh karena segala sesuatu dalam realitas fisikal terdiri dari apa yang disebut “eidolon-eidolon” ini, maka alam semesta itu sendiri adalah suatu proyeksi, suatu hologram. Di samping hakekatnya yang seperti bayangan, alam semesta itu memiliki sifat-sifat lain yang cukup mengejutkan. Jika keterpisahan yang tampak di antara partikel-partikel subatomik itu ilusif, itu berarti pada suatu tingkat realitas yang lebih dalam segala sesuatu di alam semesta ini saling berhubungan secara tak terbatas.

Elektron-elektron di dalam atom karbon dalam otak manusia berhubungan dengan partikel-partikel subatomik yang membentuk setiap ikan salem yang berenang, setiap jantung yang berdenyut, dan setiap bintang yang berkilauan di angkasa. Segala sesuatu meresapi segala sesuatu; dan sekalipun sifat manusia selalu mencoba memilah-milah, mengkotak-kotakkan dan membagi-bagi berbagai fenomena di alam semesta, semua pengkotakan itu mau tidak mau adalah artifisial, dan segenap alam semesta ini pada akhirnya merupakan suatu jaringan tanpa jahitan.

Di dalam sebuah alam semesta yang holografik, bahkan waktu dan ruang tidak dapat lagi dipandang sebagai sesuatu yang fundamental. Oleh karena konsep-konsep seperti lokasi’ runtuh di dalam suatu alam semesta yang di situ tidak ada lagi sesuatu yang terpisah dari yang lain, maka waktu dan ruang tiga dimensional –seperti gambar-gambar ikan pada layar-layar TV di atas– harus dipandang sebagai proyeksi dari order yang lebih dalam lagi.

Pada tingkatan yang lebih dalam, realitas merupakan semacam superhologram yang di situ masa lampau, masa kini, dan masa depan semua ada (berlangsung) secara serentak. Ini mengisyaratkan bawah dengan peralatan yang tepat mungkin di masa depan orang bisa menjangkau ke tingkatan realitas superholografik itu dan mengambil adegan-adegan dari masa lampau yang terlupakan.

Apakah ada lagi yang terkandung dalam superhologram itu merupakan pertanyaan terbuka. Bila diterima –dalam diskusi ini– bahwa superhologram itu merupakan matriks yang melahirkan segala sesuatu dalam alam semesta kita, setidak-tidaknya ia mengandung setiap partikel subatomik yang pernah ada dan akan ada — setiap konfigurasi materi dan energi yang mungkin, dari butiran salju sampai quasar, dari ikan paus biru sampai sinar gamma. Itu bisa dilihat sebagai gudang kosmik dari “segala yang ada”.

Sekalipun Bohm mengakui bahwa kita tidak mempunyai cara untuk mengetahui apa lagi yang tersembunyi di dalam superhologram itu, ia juga mengatakan bahwa kita tidak mempunyai alasan bahwa superhologram itu tidak mengandung apa-apa lagi. Atau, seperti dinyatakannya, mungkin tingkat realitas superholografik itu “sekadar satu tingkatan”, yang di luarnya terletak “perkembangan lebih lanjut yang tak terbatas.”

Bohm bukanlah satu-satunya peneliti yang menemukan bukti-bukti bahwa alam semesta ini merupakan hologram. Dengan bekerja secara independen di bidang penelitian otak, pakar neurofisiologi Karl Pribram dari Universitas Stanford, juga menerima sifat holografik dari realitas. Pribram tertarik kepada model holografik oleh teka-teki bagaimana dan di mana ingatan tersimpan di dalam otak. Selama puluhan tahun berbagai penelitian menunjukkan bahwa alih-alih tersimpan dalam suatu lokasi tertentu, ingatan tersebar di seluruh bagian otak.

Dalam serangkaian penelitian yang bersejarah pada tahun 1920-an, ilmuwan otak Karl Lashley menemukan bahwa tidak peduli bagian mana dari otak tikus yang diambilnya, ia tidak dapat menghilangkan ingatan untuk melakukan tugas-tugas rumit yang pernah dipelajari tikus itu sebelum dioperasi. Masalahnya ialah tidak seorang pun dapat menjelaskan mekanisme penyimpanan ingatan yang bersifat “semua di dalam setiap bagian” yang aneh ini.

Lalu pada tahun 1960-an Pribram membaca konsep holografi dan menyadari bahwa ia telah menemukan penjelasan yang telah lama dicari-cari oleh para ilmuwan otak. Pribram yakin bahwa ingatan terekam bukan di dalam neuron-neuron (sel-sel otak), melainkan di dalam pola-pola impuls saraf yang merambah seluruh otak, seperti pola-pola interferensi sinar laser yang merambah seluruh wilayah pelat film yang mengandung suatu gambar holografik. Dengan kata lain, Pribram yakin bahwa otak itu sendiri merupakan sebuah hologram. Teori Pribram juga menjelaskan bagaimana otak manusia dapat menyimpan begitu banyak ingatan dalam ruang yang begitu kecil. Pernah diperkirakan bahwa otak manusia mempunyai kapasitas mengingat sekitar 10 milyar bit informasi selama masa hidup manusia rata-rata (atau kira-kira sebanyak informasi yang terkandung dalam lima set Encyclopaedia Britannica).

Demikian pula telah ditemukan bahwa di samping sifat-sifatnya yang lain, hologram mempunyai kapasitas untuk menyimpan informasi — hanya dengan mengubah sudut kedua sinar laser itu jatuh pada permukaan pelat film, dimungkinkan untuk merekam banyak gambar berbeda pada permukaan yang sama.

Telah dibuktikan bahwa satu sentimeter kubik pelat film dapat menyimpan sebanyak 10 milyar bit informasi. Kemampuan mengagumkan dari manusia untuk mengambil informasi yang diperlukan dari gudang ingatan yang amat besar itu dapat lebih dipahami jika otak berfungsi menurut prinsip-prinsip holografik. Jika seorang teman minta Anda mengatakan apa yang terlintas dalam pikiran ketika ia menyebut “zebra”, Anda tidak perlu tertatih-tatih melakukan sorting dan mencari dalam suatu file alfabetis raksasa dalam otak untuk sampai kepada suatu jawaban. Alih-alih, berbagai asosiasi seperti “bergaris-garis”, “macam kuda”, dan “binatang dari Afrika” semua muncul di kepala Anda dengan seketika.

Sesungguhnya, salah satu hal paling mengherankan tentang proses berpikir manusia adalah bahwa setiap butir informasi tampaknya dengan seketika berkorelasi-silang dengan setiap butir informasi lain– ini merupakan sifat intrinsik dari hologram. Oleh karena setiap bagian dari hologram saling berhubungan secara tak terbatas satu sama lain, ini barangkali merupakan contoh terbaik dari alam tentang suatu sistem yang saling berkorelasi. Penyimpanan ingatan bukan satu-satunya teka-teki neurofisiologis yang lebih dapat dijelaskan dengan model otak holografik Pribram.

Teka-teki lain adalah bagaimana otak mampu menerjemahkan serbuan frekuensi-frekuensi yang iterimanya melalui pancaindra (frekuensi cahaya, frekuensi suara, dan sebagainya) menjadi dunia konkrit dari persepsi manusia. Merekam dan menguraikan kembali frekuensi adalah sifat terunggul dari sebuah hologram. Seperti hologram berfungsi sebagai semacam lensa, alat yang menerjemahkan frekuensi-frekuensi kabur yang tak berarti menjadi suatu gambar yang koheren, Pribram yakin bahwa otak juga merupakan sebuah lensa yang menggunakan prinsip-prinsip holografik untuk secara matematis mengubah frekuensi-frekuensi yang diterimanya melalui pancaindra menjadi persepsi di dalam batin kita. Sejumlah bukti yang mengesankan mengisyaratkan bahwa otak menggunakan prinsip-prinsip holografik untuk menjalankan fungsinya.

Sesungguhnya, teori Pribram makin diterima di kalangan pakar neurofisiologi. Peneliti Argentina-Italia, Hugo Zucarelli, baru-baru ini memperluas model holografik ke dalam fenomena akustik. Menghadapi teka-teki bahwa manusia dapat menetapkan sumber suara tanpa menggerakkan kepalanya, bahkan jika mereka hanya memiliki pendengaran pada satu telinga saja, Zucarelli menemukan prinsip-prinsip holografik dapat menjelaskan kemampuan ini. Zucarelli juga mengembangkan teknologi suara holofonik, suatu teknik perekaman yang mampu mereproduksi suasana akustik dengan realisme yang mengagumkan. Keyakinan Pribram bahwa otak kita secara matematis membangun realitas “keras” dengan mengandalkan diri pada masukan dari suatu domain frekuensi juga telah mendapat dikungan sejumlah eksperimen. Telah ditemukan bahwa masing-masing indra kita peka terhadap suatu bentangan frekuensi yang jauh lebih lebar daripada yang dianggap orang sebelum ini. Misalnya, para peneliti telah menemukan bahwa sistem penglihatan kita peka terhadap frekuensi suara, bahwa indra penciuman kita sebagian bergantung pada apa yang sekarang dinamakan “frekuensi osmik”, dan bahkan sel-sel tubuh kita peka terhadap suatu bentangan luas frekuensi.

Temuan-temuan seperti itu menandakan bahwa hanya di dalam domain kesadaran holografik saja frekuensi- frekuensi seperti itu dipilah-pilah dan dibagi-bagi menjadi persepsi konvensional. Tetapi aspek yang paling membingungkan dari model otak holografik Pribram adalah apa yang terjadi apabila model itu dipadukan dengan teori Bohm. Oleh karena, bila kekonkritan alam semesta ini hanyalah realitas sekunder dan bahwa apa yang ada “di luar sana” sesungguhnya hanyalah kekaburan frekuensi holografik, dan jika otak juga sebuah hologram dan hanya memilih beberapa saja dari frekuensi-frekuensi yang kabur dan secara matematis mengubahnya menjadi persepsi sensorik, apa jadinya dengan realitas yang obyektif?

Secara sederhana, realias obyektif itu tidak ada lagi. Seperti telah lama dinyatakan oleh agama-agama dari Timur, dunia materi ini adalah Maya, suatu ilusi, dan sekalipun kita mungkin berpikir bahwa kita ini makhluk fisikal yang bergerak di dalam dunia fisikal, ini juga suatu ilusi. Kita ini sebenarnya adalah “pesawat penerima” yang mengambang melalui suatu lautan frekuensi kaleidoskopik, dan apa yang kita ambil dari lautan ini dan terjemahkan menjadi realitas fisikal hanyalah satu channel saja dari sekian banyak yang diambil dari superhologram itu.

Gambaran realitas yang baru dan mengejutkan ini, yakni sintesis antara pandangan Bohm dan Pribram, dinamakan paradigma holografik, dan sekalipun banyak ilmuwan memandangnya secara skeptik, paradigma itu menggairahkan sementara ilmuwan lain. Suatu lingkungan kecil ilmuwan –yang jumlahnya makin bertambah– percaya bahwa paradigma itu merupakan model realitas yang paling akurat yang pernah dicapai sains.

Lebih dari itu, sementara kalangan percaya bahwa itu dapat memecahkan beberapa misteri yang selama ini belum dapat dijelaskan oleh sains, dan bahkan dapat menegakkan hal-hal paranormal sebagai bagian dari alam. Banyak peneliti, termasuk Bohm dan Pribram, mencatat bahwa banyak fenomena para-psikologis menjadi lebih dapat dipahami dalam kerangka paradigma holografik. Dalam suatu alam semesta yang di situ otak individu sesungguhnya adalah bagian yang tak terbagi dari hologram yang lebih besar dan segala sesuatu saling berhubungan secara tak terbatas, maka telepati mungkin tidak lebih dari sekadar mengakses tingkat holografik itu. Jelas itu jauh lebih mudah dapat memahami bagaimana informasi dapat berpindah dari batin individu A kepada batin individu B yang berjauhan, dan memahami sejumlah teka-teki yang belum terpecahkan dalam psikologi. Khususnya, Grof merasa bahwa paradigma holografik menawarkan model untuk memahami banyak fenomena membingungkan yang dialami orang dalam keadaan “kesadaran yang berubah” [altered states of consciousness].

Pada tahun 1950-an, ketika melakukan penelitian terhadap anggapan bahwa LSD adalah alat penyembuhan psikoterapi, Grof mempunyai seorang pasien wanita yang tiba-tiba merasa yakin bahwa dia mempunyai identitas seekor reptil betina prasejarah. Selama halusinasinya, dia tidak hanya menguraikan secara amat mendetail tentang bagaimana rasanya terperangkap dalam wujud seperti itu, melainkan juga mengatakan bahwa bagian anatomi binatang jantan adalah sepetak sisik berwarna pada sisi kepalanya.

Yang mengejutkan Grof ialah bahwa, sekalipun wanita itu sebelumnya tidak mempunyai pengetahuan tentang hal-hal itu, suatu percakapan dengan seorang ahli zoologi belakangan menguatkan bahwa pada beberapa spesies reptilia tertentu bagian-bagian berwarna dari kepala memainkan peran penting untuk membangkitkan birahi. Pengalaman wanita itu bukan sesuatu yang unik. Selama penelitiannya, Grof bertemu dengan pasien-pasien yang mengalami regresi dan mengenali dirinya sebagai salah satu spesies dalam deretan evolusi. Tambahan pula, ia mendapati bahwa pengalaman-pengalaman seperti itu sering kali mengandung informasi zoologis yang jarang diketahui yang belakangan ternyata akurat. Regresi ke dalam dunia binatang bukanlah satu-satunya fenomena psikologis yang menjadi teka-teki yang ditemukan Grof. Ia juga mempunyai pasien-pasien yang tampak dapat memasuki alam bawah sadar kolektif atau rasial. Orang-orang yang tidak terdidik tiba-tiba memberikan gambaran yang terperinci tentang praktek penguburan Zoroaster dan adegan-adegan dari mitologi Hindu. Jenis pengalaman yang lain adalah orang-orang yang memberikan uraian yang meyakinkan tentang perjalanan di luar tubuh, atau melihat sekilas masa depan yang akan terjadi, atau regresi ke dalam inkarnasi dalam salah satu kehidupan lampau.

Dalam riset-riset lebih lanjut, Grof menemukan bentangan fenomena yang sama muncul dalam sesi-sesi terapi yang tidak menggunakan obat-obatan [psikotropika]. Oleh karena unsur yang sama dalam pengalaman-pengalaman seperti itu tampaknya adalah diatasinya kesadaran individu yang biasanya dibatasi oleh ego dan/atau dibatasi oleh ruang dan waktu, Grof menyebut fenomena itu sebagai “pengalaman transpersonal”, dan pada akhir tahun 1960-an ia membantu mendirikan cabang psikologi yang disebut “psikologi transpersonal” yang sepenuhnya mengkaji pengalaman-pengalaman seperti itu.

Sekalipun perhimpunan yang didirikan oleh Grof, Perhimpunan Psikologi Transpersonal [Association of Transpersonal Psychology], menghimpun sekelompok profesional yang jumlahnya semakin bertambah, dan telah menjadi cabang psikologi yang terhormat [di kalangan sains], selama bertahun-tahun Grof maupun rekan-rekannya tidak dapat memberikan suatu mekanisme yang dapat menjelaskan berbagai fenomena psikologis aneh yang mereka saksikan. Tetapi semua itu berubah dengan lahirnya paradigma holografik.

Sebagaimana dicatat Grof baru-baru ini, jika batin memang bagian dari suatu kontinuum, suatu labirin yang berhubungan bukan hanya dengan setiap batin lain yang ada dan yang pernah ada, melainkan berhubungan pula dengan setiap atom, organisme, dan wilayah di dalam ruang dan waktu yang luas itu sendiri, maka fakta bahwa batin kadang-kadang bisa menjelajah ke dalam labirin itu dan mengalami hal-hal transpersonal tidak lagi tampak begitu aneh. Paradigma holografik juga mempunyai implikasi bagi sains-sains “keras” seperti biologi. Keith Floyd, seorang psikolog di Virginia Intermont College, mengatakan bahwa jika realitas yang konkrit tidak lebih dari sekadar ilusi holografik, maka tidak benar lagi pernyataan yang mengklaim bahwa otak menghasilkan kesadaran.

Alih-alih, justru kesadaranlah yang menciptakan perwujudan dari otak — termasuk juga tubuh dan segala sesuatu di sekitar kita yang kita tafsirkan sebagai fisikal. Pembalikan cara melihat struktur-struktur biologis seperti itu menyebabkan para peneliti mengatakan bahwa ilmu kedokteran dan pemahaman kita mengenai proses penyembuhan juga dapat mengalami transformasi berkat paradigma holografik ini. Jika struktur yang tampaknya fisikal dari badan ini tidak lain daripada proyeksi holografik dari kesadaran, maka jelas bahwa masing-masing dari kita jauh lebih bertanggung-jawab bagi kesehatan diri kita daripada yang dinyatakan oleh pengetahuan kedokteran masa kini.

Apa yang sekarang kita lihat sebagai penyembuhan penyakit yang bersifat “mukjizat” mungkin sesungguhnya disebabkan oleh perubahan-perubahan dalam kesadaran yang pada gilirannya mempengaruhi perubahan-perubahan dalam hologram badan jasmani. Demikian pula, teknik-teknik penyembuhan baru yang kontroversial, seperti visualisasi, mungkin berhasil baik oleh karena dalam domain pikiran yang holografik gambar-gambar pada akhirnya sama nyatanya dengan “realitas”. Bahkan berbagai vision dan pengalaman yang menyangkut realitas yang “tidak biasa” dapat dijelaskan dengan paradigma holografik.

Dalam bukunya “Gifts of Unknown Things”, pakar biologi Lyall Watson menceritakan pertemuannya dengan seorang dukun perempuan Indonesia yang dengan melakuan semacam tarian ritual, mampu melenyapkan sekumpulan pepohonan. Watson mengisahkan, sementara ia dan seorang pengamat lain terus memandang perempuan itu dengan takjub, ia membuat pepohonan itu muncul kembali, lalu melenyapkannya dan memunculkannya lagi beberapa kali berturut – turut. Sekalipun pemahaman saintifik masa kini tidak mampu menjelaskan peristiwa-peristiwa seperti itu, berbagai pengalaman seperti ini menjadi lebih mungkin jika realitas “keras” tidak lebih dari sekadar proyeksi holografik.

Mungkin kita sepakat tentang apa yang “ada” atau “tidak ada” oleh karena apa yang disebut “realitas konsensus” itu dirumuskan dan disahkan di tingkat bawah sadar manusia, yang di situ semua batin saling berhubungan tanpa terbatas. Jika ini benar, maka ini adalah implikasi paling dalam dari paradigma holografik, oleh karena hal itu berarti bahwa pengalaman-pengalaman sebagaimana dialami oleh Watson adalah tidak lazim hanya oleh karena kita tidak memprogram batin kita dengan kepercayaan-kepercayaan yang membuatnya lazim.

Di dalam alam semesta yang holografik, tidak ada batas bagaimana kita dapat mengubah bahan-bahan realitas. Yang kita lihat sebagai ‘realitas’ hanyalah sebuah kanvas yang menunggu kita gambari dengan gambar apa pun yang kita inginkan. Segala sesuatu adalah mungkin, mulai dari membengkokkan sendok dengan kekuatan batin sampai peristiwa-peristiwa fantastik yang dialami oleh Castaneda selama pertemuannya dengan dukun Indian. Jadi sebenarnya bahkan sihirpun tidak lebih dan tidak kurang adikodratinya daripada kemampuan kita menghasilkan realitas yang kita inginkan ketika kita bermimpi.

Sesungguhnya, bahkan paham-paham kita yang paling mendasar tentang realitas patut dipertanyakan, oleh karena di dalam alam semesta holografik, sebagaimana ditunjukkan oleh Pibram, bahkan perisitiwa yang terjadi secara acak [random] harus dilihat sebagai berdasarkan prinsip holografik dan oleh karena itu bersifat determined. ‘Sinkronisitas’ atau peristiwa-peristiwa kebetulan yang bermanfaat, tiba-tiba masuk akal, dan segala sesuatu dalam realitas harus dilihat sebagai metafora, oleh karena bahkan peristiwa yang paling kacau mengungkapkan suatu simetri tertentu yang mendasarinya.

Apakah paradigma holografik Bohm dan Pribram akan diterima oleh sains atau tenggelam begitu saja masih akan kita lihat, tetapi pada saat ini agaknya dapat dikatakan bahwa paradigma itu telah berpengaruh terhadap pemikiran sejumlah ilmuwan. Dan bahkan jika kelak terbukti bahwa model holografik tidak memberikan penjelasan terbaik bagi komunikasi seketika yang tampaknya berlangsung bolak-balik di antara partikel-partikel subatomik, setidak-tidaknya, sebagaimana dinyatakan oleh Basil Hiley, seorang pakar fisika di Birbeck College di London, temuan Aspect “menunjukkan bahwa kita harus siap mempertimbangkan paham-paham baru yang radikal mengenai realitas.”

Wong Alus

Categories: DUNIA HOLOGRAM | Tags: , , | 12 Komentar

HUKUM TARIK MENARIK DALAM “THE SECRET”


Sengaja saya memasukkan buku motivasi The Secret karya Rhonda Byrne ini. Sangat sayang bila buku sebagus ini suatu saat akan terlupakan, sehingga kita masukkan dalam perpustakaan digital Wong Alus. Bila tidak membutuhkan buku ini, langsung saja ditutup. Salam damai.

Wong Alus

The secret, optimalisasi hal yang telah ada dalam diri Anda selama ini, pikiran. Buku ini ditulis oleh Rhonda Byrne, seseorang yang menterjemahkan proses terwujudnya keinginan dari setiap orang, termasuk dirinya. Terjemahan itu juga mencakup bagaimana sebenarnya semua hal yang terjadi pada setiap orang, saat ini, adalah perwujudan dari apa yang telah dipikirkan, disadari atau tidak. Satu hal yang dijadikan dasar pemikiran dari buku ini adalah bagaimana hukum tarik menarik bekerja. Begitulah dia menyebutnya. “The Secret” merupakan sebuah referensi metodologis cara berpikir. Dimulai dengan pertanyaan “Apa yang diinginkan?”. Pada langkah ini harus dijabarkan apa yang diinginkan. Karena keinginan merupakan sebuah alamat, dimana Anda ingin berada. Kemudian, dilanjutkan dengan langkah berikutnya yaitu “Percaya”.

Percaya bahwa sebuah keinginan telah terwujud. Percaya bahwa Anda telah berada di alamat yang telah diinginkan. Dalam langkah kedua ini dijelaskan pula gambaran mengenai kondisi “Percaya” itu. Seperti saat Anda memesan sebuah barang yang terdapat di dalam sebuah menu belanja. Kemudian, dilanjutkan dengan langkah terakhir yaitu “Menerima”. Langkah ini menjelaskan bagaimana menyikapi suatu kejadian. Bagaimana sikap saat menerima barang yang sudah dipesan melalui menu belanja sebelumnya. Di dalam buku ini juga, Rhonda menuliskan keuntungan dari metode berpikir ala “The Secret” sekaligus kondisi yang berlawanan dengan metode ini. Bagaimana satu pikiran buruk bekerja dan bagaimana pikiran buruk mempengaruhi, juga dijabarkan dalam buku ini. Dalam buku ini juga ditampilkan paparan pengalaman dari beberapa orang yang telah menerapkan metode berpikir ini.

Buku ini menjelaskan tentang kesadaran yang seringkali dilewatkan pada saat berpikir. Bagaimana menginginkan sesuatu. Bagaimana mempercayai sebuah keinginan telah terwujud. Bagaimana pada saat menerima sesuatu yang ternyata merupakan perwujudan dari sebuah keinginan, disadari atau tidak. Buku ini mengupas tentang pengembangan diri atau motivasi. Buku yang di-launching setelah film The Secret ditayangkan, langsung dibedah dalam acara Oprah Show asuhan Oprah Winfrey. Di Amerika buku ini menjadi best seller versi New York Times. Di Amazone sendiri, The Secret menjadi salah satu buku Top Five Best Seller. Sehingga tak heran jika The Secret karya Rhonda Byrne menjadi salah satu buku yang fenomenal mengupas tentang Rahasia sukses dalam 10 pokok bahasan, antara lain: Pengungkapan rahasia, Penyederhanaan rahasia, Cara menggunakan rahasia, Proses penuh daya, Rahasia uang, Rahasia relasi, Rahasia kesehatan, Rahasia dunia, Rahasia Anda dan Rahasia kehidupan.

PROLOG BY RHONDA BYRNE

Setahun yang lalu, hidup saya terasa runtuh. Saya bekerja sampai kelelahan, ayah tiba-tiba meninggal, dan hubungan dengan rekan-rekan kerja serta orang-orang yang saya cintai sedang kacau. Pada saat itu saya tidak tahu bahwa keputusasaan terberat saya kelak menjadi karunia terbesar.

Saya telah diberi kilasan sebuah Rahasia Besar Rahasia Kehidupan. Kilasan ini datang melalui sebuah buku berusia seratus tahun, yang dihadiahkan putri saya, Hayley. Dan saya mulai melacak Rahasia ini melalui sejarah. Saya sangat terkejut menemukan orang-orang yang telah mengenal Rahasia ini. Mereka adalah orang-orang besar dalam sejarah: Plato, Shakespeare, Newton, Hugo, Beethoven, Lincoln, Emerson, Edison, dan Einstein. Ini membuat saya bertanya, Mengapa tidak setiap orang mengetahui Rahasia ini? Hasrat yang menyala-nyala untuk membagikan Rahasia kepada dunia membakar diri saya, dan saya mulai mencari orang-orang yang masih hidup, yang mengenal Rahasia ini.

Satu per satu mereka mulai muncul. Saya menjadi seperti sebatang magnet. Ketika saya mulai mencari, seorang guru yang masih hidup dan seorang lagi yang lain tertarik kearah saya. Ketika saya menemukan satu guru, ia akan mengaitkan saya ke guru berikutnya, dalam sebuah rantai yang sempurna. Jika saya berada di jalan yang salah, akan muncul hal lain yang menarik perhatian saya. Pengalihan jalan itu memunculkan guru besar berikutnya. Jika saya tidak sengaja menekan mata rantai (link) yang salah ketika menelusuri Internet, saya akan dijuruskan ke potongan informasi yang sangat penting. Dalam beberapa minggu yang singkat, saya telah melacak Rahasia ini sampai ke abad-abad yang lampau, dan saya telah menemukan praktisi masa kini dari Rahasia ini.

Sebuah visi ntuk membawa Rahasia ini ke dunia melalui sebuah film tercamkan di benak saya. Dan selama dua bulan berikutnya, tim saya bidang produksi film dan televisi telah mempelajari Rahasia ini. Setiap anggota tim wajib mengetahui Rahasia ini karena tanpa mengetahuinya, apa yang akan kami upayakan ini akan mustahil. Kami tidak mempunyai satu guru tetap untuk film ini, tetapi kami mengenal Rahasia ini. Jadi, dengan keyakinan teguh saya terbang dari Australia ke Amerika Serikat, tempat sebagian besar guru ini tinggal. Tujuh minggu kemudian tim Rahasia telah memfilmkan lima puluh lima guru besar yang ada di Amerika Serikat, dengan durasi film lebih dari 120 jam. Pada setiap langkah, setiap nafas, kami menggunakan Rahasia untuk menciptakan film The Secret. Benar-benar, kami ini seperti magnet yang menarik segala sesuatu dan semua orang. Delapan bulan kemudian The Secret diluncurkan.

Ketika film ini merambah dunia, kisah-kisah keajaiban mulai membanjir masuk: orang-orang menulis tentang penyembuhan dari nyeri, depresi, dan penyakit menahun; berjalan untuk pertama kalinya setelah kecelakaan; bahkan pemulihan dari ranjang kematian. Kami telah menerima ribuan kisah tentang Rahasia yang mendatangkan sejumlah besar uang dan cek yang tidak terduga. Orang-orang telah menggunakan Rahasia untuk mewujudkan rumah sempurnanya, pasangan hidup, mobil, pekerjaan, dan kenaikan jabatan; serta banyak kisah bisnis yang mengalami transformasi dalam beberapa hari setelah menerapkan Rahasia ini. Ada banyak kisah yang menghangatkan hati tentang hubungan yang sulit dengan anak-anak berubah menjadi hubungan yang harmonis.

Beberapa kisah luar biasa yang kami terima datang dari anak-anak yang menggunakan Rahasia ini untuk meraih keinginan mereka, termasuk perolehan niilai tinggi dan banyak teman. The Secret telah mengilhami para dokter membagikan pengetahuan tentang Rahasia kepada pasien mereka; universitas dan sekolah kepada para mahasiswa dan siswanya; klub-klub kesehatan kepada para kliennya; dan gereja-gereja dari berbagai sekte dan pusat-pusat spiritual kepada umat mereka. Terdapat pula pertemuan yang diselenggarakan di rumah-rumah di seluruh dunia, mereka membagi pengetahuan ini dengan keluarga dan orang-orang yang dicintainya. Rahasia ini telah digunakan untuk mendapat segala hal mulai dari sebilah bulu khusus sampai sepuluh juta dolar. Semua ini terjadi dalam beberapa bulan setelah peluncuran filmnya.

Niat saya dalam menciptakan The Secret adalah menghadirkan kegembiraan bagi miliaran orang di dunia. Tim kami mengalami perwujudan niat itu seitap hari ketika kami menerima ribuan surat dari masyarakat di seluruh dunia, dari segala usia, segala ras, dan segala bangsa. Mereka mengungkapkan terima kasih atas kegembiraan yang telah dihadirkan oleh The Secret. Tidak ada satu hal pun yang membuat Rahasia ini tidak dapat diterapkan. Terlepas dari siapa Anda atau di mana Anda berada, Rahasia dapat memberikan apa pun yang Anda inginkan.

Dua puluh empat guru yang menakjubkan akan dikisahkan dalam buku ini. Katakata mereka telah difilmkan di berbagai tempat di Amerika Serikat dalam waktu yang berbeda, tetapi mereka berbicara dalam satu suara. Buku ini berisi kata-kata guru Rahasia, dan juga kisah-kisah ajaib yang terjadi. Saya juga membagikan semua jejak, kiat, dan jalan pintas yang telah saya pelajari, sehingga Anda dapat mewujudkan impian Anda.

Di sepanjang buku Anda akan melihat bahwa pada tempat-tempat tertentu saya menggunakan huruf besar untuk kata ANDA. Alasan saya melakukan hal ini adalah saya menginginkan Anda, pembaca, merasakan dan mengetahui bahwa saya telah menciptakan buku ini untuk Anda. Saya berbicara secara pribadi kepada Anda ketika saya mengucapkan Anda. Niat saya adalah agar Anda merasakan hubungan pribadi dengan halaman-halaman buku ini karena buku Rahasia ini diciptakan untuk ANDA. Ketika Anda menjelajahi halaman-halamannya dan mempelajari Rahasia, Anda akan menyadari bagaimana Anda bisa mendapatkan atau melakukan segala sesuatu yang Anda inginkan. Anda akan menyadari siapa sesungguhnya diri Anda. Anda akan menyadari keagungan sejati yang sedang menanti Anda.

Ucapan Terima Kasih

Dengan syukur yang mendalam, saya ingin berterima kasih kepada setiap orang yang telah datang dalam hidup saya, yang mengilhami, menyentuh, dan menerangi saya melalui kehadirannya. Saya juga ingin berterima kasih dan mengucap syukur kepada orang-orang di bawah ini untuk dukungan dan sumbangan besarnya pada perjalanan saya dan penciptaan buku ini:

Untuk kearifan, cinta dan keilahian yang telah dibagikan, saya mengucap syukur kepada rekan-rekan pengarang yang ditokohkan dalam buku ini: John Assaraf, Michael Bernard Beckwith, Lee Brower, Jack Canfield, Dr. John Demartini, Marie Diamond, Mike Dooley, Bob Doyle, Hale Dwoskin, Morris Goodman, Dr. John Gray, Dr. John Hagelin, Bill Harris, Dr. Ben Johnson, Loral Langemeier, Lisa Nichols, Bob Proctor, James Ray, David Schirmer, Marci Shimoff, Dr. Joe Vitale, Dr. Denis Waitley, Neale Donald Walsch, dan Dr. Fred Alan Wolf. Manusia-manusia luar biasa yang telah membangun tim produksi The Secret: Paul Harrington, Glenda Bell, Skye Byrne, dan Nic George. Juga kepada Drew Heriot, Daniel Kerr, Damian Corboy, dan semua yang telah berjalan bersama kami dalam penciptaan film The Secret. Gozer Media, untuk penciptaan gambar-gambar yang indah, serta pencitraan kesan Rahasia: James Armstrong, Shamus Hoare, dan Andy Lewis. Direktur Eksekutif Utama The Secret, Bob Rainone, yang telah dikirim dari surga kepada kami.

Michael Gardiner dan tim hukum serta penasihat di seluruh Australia dan Amerika Serikat. Tim situs web The Secret: Dan Hollings, John Herren, dan semua orang di Powerful Intensions yang mengelola dan menyelenggarakan forum The Secret, serta orang-orang luar biasa yang berada di forum.

Para guru besar dari masa lalu, yang tulisan-tulisannya menyalakan hasrat di dalam diri saya. Saya telah berjalan di bawah bayangan kebesaran mereka, dan saya menghormati setiap diri mereka. Terima kasih khusus kepada Robert Collier dan Penerbit Robert Collier, Walace Wattles, Charles Haanel, Joseph Campbell dan Yayasan Joseph Campbell, Prentice Mulford, Genevieve Behrend, dan Charles Fillmore. Kepada Richard Cohn dan Cynthia Black dari Penerbit Beyond Words, serta Judith Curr dari Simon & Schuster, karena telah membuka hati mereka dan merangkul The Secret. Henry Covi dan Julie Steigerwaldt untuk penyuntingannya. Untuk kemurahan hati berbagi kisah: Cathy Goodman, Susan dan Colin Sloate, Susan Morrice (Direktur Belize Natural Energy), Jeannie MacKay, dan Joe Sugarman. Untuk ajaran yang mengilhami: Dr. Robert Anthony, Jerry dan Esther Hicks serta ajaran Abrahamnya, David Cameron Gikandi, John Harricharan, Catherine Ponder, Gay dan Katie Hendricks, Stephen MR Convey, Eckhart Tolle, dan Debbie Ford. Untuk dukungan yang murah hati: Chris dan Janet Attwood, Marcia Martin, para anggota Transformational Leaders Council, Spiritual Cinema Circle, staf di Agape Spiritual Center, dan para asisten serta staf dari semua guru yang ditokohkan dalam buku ini.
Untuk cinta dan dukungan dari teman-teman berharga saya: Marcy Koltun-Crilley, Margaret Rainone, Athena Golianis dan John Walker, Elaine Bate, Andrea Keir, dan Michael serta Kendra Abay. Dan keluarga saya yang menakjubkan: Peter Byrne; saudarisaudari khusus saya: Jan Child untuk bantuannya yang tak ternilai pada buku ini, Pauline Vernon, Kaye Izon (almarhum), dan Glenda Bell, yang selalu berada di sisi saya dengan cinta serta dukungannya yang tak mengenal batas. Ibu saya yang berani dan cantik, Irene Izon; dan ayah saya dalam kenangan, Ronald Izon, yang terang dan cintanya terus menerangi kehidupan kami.

Dan akhirnya, putri-putri saya, Hayley dan Skye Byrne. Kepada Hayley, yang bertanggung jawab untuk memulai hidup saya serta perjalanan sejatinya, dan kepada Skye, yang mengikuti jejak langkah saya dalam penciptaan buku ini, serta menyunting dan mengubah kata-kata saya dengan sangat cerdik. Putri-putri saya adalah mutiara berharga dalam hidup saya, dan keberadaan mereka menghiasi hidup saya.

Guru-guru The Secret

Buku ini mendokumentasikan para ahli dan profesional dalam bidang-bidang fisika kuantum, psikologi, metafisika, pelatihan (cocahing), teologi, filosofi, keuangan, feng sui, kedokteran, dan pengembangan diri.

Para ahli yang difokuskan dalam “Hukum Tarik-menarik” dan diwawancarai dalam film, telah muncul dalam banyak program televisi Amerika Serikat yang terkenal. Diantaranya: John Assaraf, Dr. Rev. Michael Beckwith, Dr. John Demartini, Bob Proctor, Jack Canfield, James Arthur Ray, Dr. Joe Vitale, Lisa Nichols, Marie Diamond, dan Dr. John Gray. Ahli lain yang terlibat dalam film dan berbicara tentang kepercayaan kuat mereka tentang Hukum Tarik-menarik adalah Esther Hicks, Mike Dooley, Bob Doyle, David Schirmer, dan Marci Shimoff.

Ada juga beberapa ahli lain yang menyebutkan (menyuarakan) hal yang sama namun tidak menyebutkan secara langsung tentang Hukum Tarik menarik seperti: Lee Brower, Hale Dwoskin, Cathy Goodman, Morris E. Goodman, Dr. John Hagelin, Bill Harris, Dr. Ben Johnson, Loral Langemeier, Dr. Denis Waitley, Neale Donald Walsch, dan Dr. Fred Alan Wolf.

Buku ini memasukkan kata-kata kutipan (quotes) dari beberapa tokoh terkenal dalam sejarah yang diklaim sebagai “guru dari The Secret”. Rhonda Byrne, yang juga sebagai narator dalam film mengatakan “I can’t believe all the people who knew this; they were the greatest people in history” (“Aku tidak percaya orang-orang yang mengetahui rahasia ini; mereka adalah orang-orang besar dalam sejarah”), ia menunjukkan bahwa mereka adalah “guru-guru The Secret masa lalu.” Mereka ini termasuk: Hermes Trismegistus, Buddha, Aristotle, W. Clement Stone, Plato, Isaac Newton, Martin Luther King, Carl Jung, Victor Hugo, Henry Ford, Ralph Waldo Emerson, Thomas Edison, Albert Einstein, Robert Collier, Winston Churchill, Andrew Carnegie, Joseph Campbell, Alexander Graham Bell, dan Ludwig van Beethoven.

Pengungkapan Rahasia

BOB PROCTOR
FILSUF, PENGARANG, DAN PEMBIMBING PRIBADI
Rahasia memberikan segala sesuatu yang Anda inginkan: kebahagiaan, kesehatan, dan kekayaan.

DR. JOE VITALE
METAFISIKAWAN, SPESIALIS PEMASARAN, DAN PENGARANG
Anda dapat memiliki atau melakukan segala sesuatu yang Anda inginkan.

JOHN ASSARAF
WIRASWASTAWAN DAN AHLI PENGOLAH KEUANGAN
Kita dapat memiliki apa pun yang kita pilih. Terlepas dari seberapa pun besarnya. Rumah seperti apa yang Anda inginkan? Apakah Anda ingin menjadi jutawan? Bisnis seperti apa yang Anda inginkan? Apakah Anda menginginkan lebih banyak sukses? Apa yang sungguh-sungguh Anda inginkan?

DR. JOHN DEMARTINI
FILSUF, KIROPRAKTOR, PENYEMBUH, DAN SPESIALIS TRANSFORMASI PRIBADI
Ini adalah Rahasia Besar Kehidupan.

DR. DENIS WAITLEY
PSIKOLOG DAN PELATIH POTENSI PIKIRAN
Para pemimpin di masa lalu yang memiliki Rahasia ini ingin menyimpan sendiri kekuatannya. Mereka membaut orang-orang mengacuhkan Rahasia ini. Orang-orang pergi ke tempat kerja, bekerja, lalu pulang ke rumah. Mereka berada di ban berjalan tanpa daya karena Rahasia ini disembunyikan dan hanya diketahui oleh sedikit orang. Di sepanjang sejarah, ada banyak orang yang menyembunyikan pengetahuan tentang Rahasia ini, dan banyak pula yang telah menemukan jalan untuk menyebarkan pengetahuan ini kepada dunia.

MICHAEL BERNARD BECKWITH
VISIONER DAN PENDIRI AGAPE INTERNATIONAL SPIRITUAL CENTER
Saya telah melihat banyak keajaiban terjadi dalam hidup orang-orang. Keajaiban keuangan, keajaiban penyembuhan jasmani, penyembuhan mental, dan penyembuhan hubungan.

JACK CANFIELD
PENGARANG, GURU, PEMBIMBING HIDUP, DAN PEMBICARA MOTIVASI
Semua ini terjadi karena mengetahui cara menerapkan Rahasia. Mungkin Anda sudah duduk di sana bertanya-tanya, Apakah Rahasia ini? Saya akan menceritakan bagaimana saya telah memahaminya. Kita semua bekerja dengan satu daya yang tak terhingga. Kita semua membimbing diri dengan hukum-hukum yang persis sama. Hukum-hukum alam dari semesta ini begitu tepat, sehingga kita bahkan tidak mengalami kesulitan dalam membangun pesawat ruang angkasa, kita dapat mengirim manusia ke bulan, dan kita dapat menghitung pendaratannya dengan ketepatan seperdetik. Di mana pun Anda beradaIndia, Australia, Selandia Baru, Stockholm, London, Toronto, Montreal, atau New Yorkkita semua bekerja dengan satu daya. Satu hukum. Hukum tarik-menarik! Rahasianya adalah ketertarikan! Segala sesuatu yang datang ke dalam hidup Anda ditarik oleh Anda ke dalam hidup Anda. Dan segala sesuatu itu tertarik ke Anda oleh citra-citra yang Anda pelihara dalam benak. Oleh apa yang Anda pikirkan. Apa pun yang berlangsung dalam benak, Anda menariknya ke diri Anda. Setiap pikiranmu adalah hal yang nyata; suatu daya. 1834-1891)

Guru-guru besar yang pernah hidup mengatakan kepada kita bahwa hukum tarik-menarik adalah hukum yang paling kuat di Semesta. Para penyair seperti William Shakespeare, Robert Browning, dan William Blake menyampaikannya melalui puisi mereka. Para musisi seperti Ludwig van Beethoven mengungkapkannya melalui musik mereka. Para seniman seperti Leonardo da Vinci menggambarkannya dalam lukisan mereka. Para pemikir besar termasuk Socrates, Plato, Ralph Waldo Emerson, Pythagoras, Sir Francis Bacon, Sir Isaac Newton, Johann Wolfgang von Goethe, dan Victor Hugo membagikannya dalam tulisan dan ajaran mereka. Nama-nama mereka telah diabadikan, dan keberadaan ketokohan mereka telah bertahan selama berabad-abad.

Berbagai agama, seperti Hindu, tradisi-tradisi Hermetik, Buddha, Yahudi, Kristen, dan Islam, serta peradaban, seperti Babilonia dan Mesir kuno, menyampaikannya melalui tulisan-tulisan dan kisah-kisah. Tercatat di sepanjang zaman dalam segala bentuknya, hukum ini dapat ditemukan dalam tulisan-tulisan kuno sepanjang abad. Hukum ini terukir dalam batu di tahun 3000 SM. Meskipun beberapa pihak menyembunyikan pengetahuan ini, tetapi hukum ini selalu ada di sana untuk ditemukan setiap orang. Hukum ini dimulai di awal waktu. Telah ada dan akan selalu ada.

Ini adalah hukum yang menentukan keutuhan keteraturan Semesta, setiap saat dari hidup Anda, dan setiap hal yang Anda alami dalam hidup. Tidak menjadi soal siapa Anda atau di mana Anda berada, hukum tarik-menarik membentuk seluruh pengalaman hidup, dan hukum yang sangat berdaya ini melakukannya melalui pikiran-pikiran Anda. Andalah yang mewujudkan hukum tarik-menarik ini, dan Anda melakukannya melalui pikiran-pikiran Anda. Pada tahun 1912, Charles Haanel menjelaskan hukum tarik-menarik sebagai hukum yang terbesar dan terpasti tempat seluruh sistem penciptaan bergantung.

BOB PROCTOR
Orang-orang bijaksana selalu mengetahuinya. Anda bisa langsung kembali ke zaman Babilonia. Mereka telah mengetahuinya. Mereka adalah sekelompok kecil orang yang terpilih. Bangsa Babilonia kuno dan kemakmuran mereka telah terdokumentasikan dengan baik. Mereka juga dikenal karena menciptakan salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia, Taman-
Taman Gantung Babilon. Melalui pemahaman dan penerapan hukum-hukum Semesta, mereka menjadi salah satu ras terkaya dalam sejarah.

BOB PROCTOR
Menurut Anda, mengapa 1 persen populasi menghasilkan sekitar 96 persen uang yang pernah dihasilkan? Apakah menurut Anda ini hanya kebetulan? Ini dirancang sedemikian rupa. Mereka mengerti sesuatu. Mereka mengerti Rahasia, dan sekarang Anda sedang diperkenalkan kepada Rahasia ini.
Orang-orang yang menarik kekayaan ke dalam hidupnya telah menggunakan Rahasia ini, terlepas dari apakah disadari atau tidak disadari. Mereka memikirkan pikiran-pikiran tentang kelimpahan dan kekayaan, dan mereka tidak membolehkan pikiran-pikiran yang sebaliknya memasuki benak mereka. Pikiran utama mereka adalah kekayaan. Mereka hanya mengenal kekayaan, dan tdiak ada hal lain yang mengada dalam benaknya. Terlepas dari apakah mereka menyadarinya atau tidak, pikiran utama tentang kekayaanlah yang mendatangkan kekayaan pada mereka. Inilah tindakan hukum tarik menarik.
Contoh yang sempurna untuk menunjukkan tindakan Rahasia dan hukum tarikmenarik adalah yang satu ini: ANDA mungkin mengenal orang yang mendapat kekayaan besar telah kehilangan semuanya, tapi dalam waktu sebentar mendapatkan kembali kekayaan yang sama besarnya. Dalam kasus ini, terlepas dari apakah mereka menyadarinya atau tidak, yang terjadi adalah karena pikiran dominan mereka adalah tentang kekayaan; inilah yang menyebabkan mereka mendapatkan kekayaannya kembali.

Mereka membolehkan pikiran yang menakutkan tentang kehilangan kekayaan memasuki benak mereka, sampai pikiran yang menakutkan itu menjadi pikiran dominannya. Mereka membalikkan keseimbangan dari pikiran tentang kekayaan ke pikiran tentang kehilangan kekayaan, sehingga mereka kehilangan semua kekayaannya. Tetapi, setelah mereka kehilangan semuanya, ketakutan akan kehilangan menjadi menghilang, dan mereka membalikkan lagi keseimbangan ke pikiran dominan tentang kekayaan. Dan kekayaan mereka kembali lagi. Hukum tarik-menarik meresepons pikiran Anda, terlepas dari apa pun pikiran tersebut.

JOHN ASSARAF
Bagi saya, cara tersederhana untuk memahami hukum tarik-menarik adalah jika saya menganggap diri sebagai magnet, dan saya tahu bahwa sebuah magent akan menarik sesuatu ke arahnya. Anda adalah magnet yang paling kuat di Semesta! Di dalam diri Anda terdapat sebuah magnet yang lebih kuat daripada segala sesuatu yang ada di dunia, dan daya magnetis yang tak terbayangkan ini dipancarkan melalui pikiran-pikiran Anda.

BOB DOYLE
PENGARANG DAN SPESIALIS HUKUM TARIK-MENARIK
Pada dasarnya hukum tarik-menarik mengatakan bahwa kemiripan akan menarik kemiripan. Tetapi sebenarnya kita berbicara di tingkat pikiran. Hukum tarik-menarik mengatakan bahwa kemiripan menarik kemiripan, jadi ketika Anda memikirkan suatu pikiran, Anda juga menarik pikiran-pikiran serupa ke diri Anda. Berikut ini adalah beberapa contoh yang mungkin pernah Anda alami dari hukum tarikmenarik dalam hidup Anda:
Pernahkah Anda mulai memikirkan sesuatu yang tidak terlalu Anda sukai, dan semakin Anda memikirkannya, tampaknya semakin memburuk? Ini disebabkan ketika Anda memikirkan sebuah pikiran, hukum tarik-menarik segera mendatangkan lebih banyak pikiran yang serupa kepada Anda. Dalam hitungan menit, Anda sudah mendapatkan begitu banyak pikiran tidak menyenangkan yang serupa dan membuat situasi tampak memburuk. Semakin Anda memikirkannya, semakin kesallah Anda.

Mungkin Anda pernah mengalami penarikan pikiran-pikiran yang serupa ketika Anda mendengarkan sebuah lagu, dan kemudian Anda menemukan bahwa lagu itu terus melekat di benak Anda. Lagu itu terus diputar dalam kepala Anda. Ketika Anda mendengarkan lagu itu, meskipun mungkin Anda tidak menyadarinya, Anda memberinya perhatian yang penuh serta memusatkan pikiran padanya. Ketika Anda melakukan hal ini, Anda menarik lebih banyak pikiran yang serupa dengan lagu itu, dan dengan demikian hukum tarik-menarik mulai bertindak dan mendatangkan lebih banyak pikiran tentang lagu itu, lebih dan lebih lagi.

JOHN ASSARAF
Tugas kita sebagai manusia adalah memElihara pikiran-pikiran yang kita inginkan, memperjelas apa yang kita inginkan di dalam benak, dari situ kita mulai membangunkan salah satu hukum terbesar di Semesta, dan itulah hukum tarik-menarik. Anda tidak hanya menjadi apa yang paling Anda pikirkan, tetapi Anda juga meraih apa yang paling Anda pikirkan.
Hidup Anda sekarang ini adalah cerminan dari pikiran-pikiran di masa lalu. Termasuk di sini adalah semua hal besar, dan hal yang Anda anggap tidak terlalu besar. Karena Anda meraih apa yang paling Anda pikirkan, akan mudah untuk melihat pikiran utama Anda pada setiap persoalan kehidupan, karena itulah yang telah Anda alami. Sampai di sini!
Anda sudah mengetahui Rahasia ini sekarang, dan dengan pengetahuan ini Anda dapat mengubah segalanya.

BOB PROCTOR
Jika Anda melihatnya di dalam benak, Anda akan menggenggamnya di tangan. Jika Anda dapat memikirkan apa yang Anda inginkan di dalam benak, dan menjadikannya pikiran yang dominan, Anda akan mendatangkan keinginan itu ke dalam hidup Anda.

MIKE DOOLEY
PENGARANG DAN PEMBICARA INTERNASIONAL
Dan prinsip itu dapat diringkas dalam tiga kata sederhana. Pikiran menjadi sesuatu! Melalui hukum yang paling berdaya ini, pikiran Anda berubah menjadi sesuatu dalam hidup Anda. Pikiran menjadi sesuatu! Katakan ini kepada diri Anda sendiri dan biarkan merembes ke dalam kesadaran Anda. Pikiran Anda akan menjadi sesuatu!

JOHN ASSARAF
Apa yang tidak dipahami sebagian besar orang adalah bahwa sebuah pikiran
mempunyai frekuensi. Kita dapat mengukur pikiran itu. Jadi, jika Anda berulang-ulang memikirkan pikiran itu, jika dalam benak Anda membayangkan memiliki mobil baru, memiliki uang yang Anda butuhkan, membangun perusahaan, menemukan sahabat jiwa jika Anda membayangkan seperti apa yang terpikirkan, Anda memancarkan frekuensi tersebut secara konsisten.

DR. JOE VITALE
Pikiran-pikiran memancarkan sinyal magnetis yang menarik kesejajaran kembali ke arah Anda. Pikiran utama atau sikap mental adalah magnet, dan hukumnya adalah kemiripan menarik kemiripan. Jadi, sikap mental akan menarik kondisi-kondisi yang selaras dengan sifat sikap mental tersebut. (1866-1949)

Pikiran bersifat magnetis, dan pikiran memiliki frekuensi. Selama Anda berpikir, pikiran pikiran itu dikirim ke Semesta, dan pikiran-pikiran itu akan menarik semua hal serupa yang berada di frekuensi yang sama. Segala sesuatu yang dikirim ke luar akan kembali ke sumbernya. Dan sumber itu adalah Anda.

Bayangkanlah seperti ini: kita mengerti bahwa sebuah menara suar stasiun televisi memancarkan siaran melalui suatu frekuensi, yang kemudian diubah menjadi gambargambar di televisi Anda. Sebagian besar dari kita tidak sungguh-sungguh memahami cara kerjanya, tetapi kita tahu bahwa setiap saluran memiliki sebuah frekuensi, dan ketika kita memasuki frekuensi itu, kita melihat gambar-gambar di televisi kita. Kita memilih frekuensi dengan memilih saluran, dan dengan demikian kita menerima gambar-gambar yang disiarkan di saluran itu. Jika kita ingin melihat gambar-gambar lain di televisi kita, kita mengubah saluran dan memasuki frekuensi yang baru.

Anda adalah menara suar manusia, dan daya Anda lebih kuat daripada semua menara televisi yang pernah diciptakan di dunia. Anda adalah menara suar yang paling kuat di Semesta. Pancaran Anda menciptakan kehidupan Anda dan menciptakan dunia. Frekuensi yang Anda pancarkan menggapai lebih jauh dari kota, negara, dan dunia. Frekuensi itu bergetar di seluruh Semesta. Dan Anda memancarkan frekuensi itu dengan pikiran-pikiran Anda! Gambar-gambar yang Anda terima dari penyiaran pikiran Anda bukanlah di televisi ruang keluarga Anda, tetapi gambar-gambar itu adalah gambar-gambar hidup Anda! Pikiran-pikiran Anda menciptakan frekuensi. Pikiran menarik hal-hal yang serupa di frekuensi itu, dan kemudian disiarkan kembali ke Anda sebagai gambar-gambar kehidupan Anda. Jika Anda ingin mengubah sesuatu dalam hidup Anda, ubahlah saluran dan ubahlah frekuensi dengan mengubah pikiran-pikiran Anda.

Getaran dari kekuatan mental
adalah kekuatan yang paling halus, dan akibatnya paling berdaya dari segala yang ada.

BOB PROCTOR
Lihatlah diri Anda berada dalam kelimpahan, Anda akan menarik kelimpahan ke dalam hidup Anda. Ini ampuh untuk setiap orang, di setiap saat. Ketika Anda membayangkan diri berada dalam kelimpahan, dengan sadar dan kuat Anda menentukan hidup Anda melalui hukum tarik-menarik. Memang semudah ini. Tetapi, pertanyaan selanjutnya adalah, Mengapa tidak setiap orang menjalani hidup yang mereka impikan?
JOHN ASSARAF
Masalahnya adalah kebanyakan orang memikirkan apa yang tidak mereka inginkan, dan mereka bertanya-tanya mengapa hal-hal yang tidak mereka inginkan itu terus bermunculan. Satu-satunya sebab mengapa orang tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan adalah karena mereka lebih memikirkan apa yang tidak mereka inginkan daripada apa yang mereka inginkan. Dengarkan pikiran Anda, dan dengarkan kata-kata yang Anda ucapkan. Hukum ini mutlak dan tidak ada kesalahan.

Suatu wabah yang paling buruk yang pernah dijumpai manusia telah bergolak selama berabad-abad. Wabah itu adalah wabah –tidak ingin–. Orang terus memelihara wabah ini ketika mereka terutama memikirkan, berbicara, bertindak, dan berfokus pada apa yang –tidak mereka inginkan. Tetapi, kita adalah generasi yang akan mengubah sejarah karena kita sedang menerima pengetahuan yang dapat membebaskan kita dari wabah ini! Ini dimulai dari Anda, dan Anda dapat menjadi pionir dari gerakan pikiran baru ini dengan sekadar memikirkan dan mengucapkan apa yang Anda inginkan.

BOB DOYLE
Hukum tarik-menarik tidak mempersoalkan apakah Anda memandang sesuatu sebagai baik atau buruk, atau apakah Anda tidak menginginkannya atau menginginkannya. Ia hanya merespons pikiran Anda. Jadi, jika Anda terus memandangi tumpukan utang, merasa susah karenanya, itulah sinyal yang Anda kirim ke Semesta. Saya merasa sangat susah karena semua utang ini. Dan Anda hanya mengukuhkan keadaan ini bagi diri sendiri. Anda merasakannya di setiap tingkat keberadaan Anda. Dan itulah yang akan Anda dapatkan dalam jumlah yang lebih banyak lagi. Hukum tarik-menarik adalah hukum alam. Hukum ini tidak memilih (impersonal) dan tidak memandang sesuatu sebagai sesuatu yang baik atau sesuatu yang buruk. Ia hanya menerima pikiran Anda dan memantulkannya kembali kepada Anda sebagai pengalaman hidup Anda. Hukum tarik-menarik sekadar memberikan kepada Anda hal-hal yang Anda pikirkan.

LISA NICHOLS
PENGARANG DAN PENASIHAT PEMEBERDAYAAN PRIBADI
Hukum tarik-menarik sangatlah patuh. Ketika Anda memikirkan hal-hal yang Anda inginkan, dan Anda memfokuskan semua niat Anda kepadanya, hukum tarik-menarik akan memberikan persis seperti apa yang Anda inginkan, setiap waktu. Ketika Anda berfokus pada hal-hal yang tidak Anda inginkan “Saya tidak ingin terlambat, saya tidak ingin terlambat” hukum tarik-menarik tidak mendengar bahwa Anda tidak menginginkannya. Hukum ini mewujudkan hal-hal yang Anda pikirkan. Hal-hal itu akan terus bermunculan. Hukum tarik-menarik tidak membedakan apa yang diinginkan atau apa yang tidak diinginkan. Ketika Anda berfokus pada sesuatu, terlepas dari apa pun sesuatu itu, sebenarnya Anda sedang memanggil sesuatu itu untuk hadir.

Ketika Anda memfokuskan pikiran Anda pada sesuatu yang Anda inginkan, dan Anda mempertahankan fokus itu, pada saat itu juga Anda memanggil apa yang Anda inginkan dengan kekuatan yang terbesar di Semesta. Hukum tarik-menarik tidak memperhitungkan “jangan” atau “tidak” atau “bukan”, atau semua kata penolakan lain. Ketika Anda mengucapkan kata-kata penolakan, kata-kata inilah yang diterima oleh hukum tarikmenarik.

“Saya tidak ingin menumpahkan apa pun pada pakaian ini”
“Saya ingin menumpahkan sesuatu pada pakaian ini dan saya ingin
menumpahkan lebih banyak lagi.”
“Saya tidak menginginkan potongan rambut yang buruk.”
“Saya ingin potongan rambut yang buruk.”
“Saya tidak ingin ditunda.”
“Saya ingin penundaan.”
“Saya tidak ingin orang itu kasar pada saya.”
“Saya ingin orang itu dan lebih banyak orang lagi yang kasar pada saya.”
“Saya tidak ingin restoran itu menyerahkan meja kami pada orang lain.”
“Saya ingin restoran itu menyerahkan meja kami pada orang lain.”
“Saya tidak ingin sepatu ini menyakiti kaki.”
“Saya ingin sepatu itu menyakitkan.”
“Saya tidak dapat menangani semua pekerjaan ini.”
“Saya menginginkan lebih banyak pekerjaan dibandingkan yang bisa saya
tangani.”
“Saya tidak ingin terkena flu.”
“Saya ingin kena flu dan lebih banyak penyakit lainnya.”
“Saya tidak ingin bertengkar.”
“Saya menginginkan lebih banyak pertengkaran.”
“Jangan bicara seperti itu pada saya.”
“Saya ingin kamu bicara seperti itu pada saya dan saya ingin orang-orang lainberbicara seperti itu juga pada saya.”
Hukum tarik-menarik memberikan apa yang Anda pikirkan. titik!

BOB PROCTOR
Hukum tarik-menarik selalu bekerja, terlepas dari apakah Anda mempercayainya, memahaminya, atau tidak. Hukum tarik-menarik adalah hukum penciptaan. Para ahli fisika kuantum mengatakan pada kita bahwa seluruh Semesta muncul dari pikiran! Anda menciptakan hidup Anda melalui pikiran-pikiran Anda dan hukum tarik-menarik. Setiap orang melakukan hal yang sama. Hukum ini bukan hanya bekerja jika Anda memahaminya. Hukum ini akan selalu bekerja dalam hidup Anda dan hidup setiap orang di sepanjang sejarah. Ketika Anda menyadari hukum besar ini, Anda dapat menyadari betapa sangat berdayanya Anda karena dapat mewujudkan hidup Anda dengan MEMIKIRKANNYA.

LISA NICHOLS
Hukum ini bekerja sebanyak Anda berpikir. Setiap kali pikiran Anda mengalir, hukum tarik-menarik bekerja. Ketika Anda memikirkan masa lalu, hukum tarik-menarik bekerja. Ketika Anda memikirkan masa kini atau masa depan, hukum tarik-menarik juga bekerja. Hukum ini berproses terus-menerus. Anda tidak menekan tombol istirahat atau berhenti. Hukum ini tetap terus bertindak, seperti pikiran Anda. Terlepas dari apakah kita menyadarinya atau tidak, kita terus berpikir dalam sebagian besar waktu kita. Jika Anda berbicara atau mendengarkan seseorang, Anda berpikir. Jika anda membaca koran atau menonton televisi, Anda berpikir. Ketika Anda mengenang masa lalu, Anda berpikir. Ketika Anda mempertimbangkan sesuatu di masa depan, Anda berpikir. Ketika Anda mengemudi, Anda berpikir. Ketika Anda bersiap di pagi hari, Anda berpikir. Bagi banyak orang, satu-satunya waktu ketika kita tidak berpikir adalah ketika tidur; tetapi daya-daya ketertarikan masih beroperasi pada pikiran-pikiran terakhir sebelum kita tertidur. Jadi, pikirkan hal-hal yang baik sebelum kita tidur.

MICHAEL BERNARD BECKWITH
Penciptaan selalu terjadi. Setiap kali seseorang mempunyai pikiran, atau cara berpikir kronis yang panjang, ia sedang berada di dalam proses penciptaan. Sesuatu akan mewujud dari pikiran-pikirannya. Apa yang sedang Anda pikirkan saat ini menciptakan kehidupan masa depan Anda. Anda menciptakan hidup Anda dengan pikiran-pikiran Anda. Karena Anda selalu berpikir, Anda selalu mencipta. Apa yang paling Anda pikirkan atau fokuskan adalah apa yang akan muncul dalam hidup Anda.

Seperti semua hukum alam, ada kesempurnaan total dalam hukum ini. Anda
mencipta hidup Anda. Apa pun yang Anda tanam, akan Anda tuai! Pikiran-pikiran Anda adalah benih, dan panenan yang akan Anda petik akan bergantung pada benih yang Anda tanam. Jika Anda mengeluh, hukum tarik-menarik akan mendatangkan lebih banyak situasi yang Anda keluhkan ke dalam hidup Anda. Jika Anda mendengar seseorang mengeluh dan Anda berfokus pada hal itu, bersimpati kepadanya, menyetujuinya, saat itu juga Anda menarik lebih banyak situasi kepada diri Anda sendiri untuk mengeluh. Hukum tarik-menarik ini sekadar memantulkan dan memberikan kembali apa yang Anda fokuskan dalam pikiran Anda. Dengan pengetahuan yang sangat berdaya ini, Anda dapat mengubah setiap situasi dan peristiwa dalam hidup Anda sepenuhnya dengan mengubah cara berpikir Anda.

BILL HARRIS
GURU DAN PENDIRI CENTREPOINTE RESEARCH INSTITUTE
Saya mempunyai seorang murid bernama Robert, yang mengikuti kursus online yang saya selenggarakan, dan melalui kursus ini ia dapat menghubungi saya melalui e-mail. Robert seorang gay. Dalam e-mail ia menceritakan realitas kelabu hidupnya. Di pekerjaan, rekan-rekan kerjanya berkomplot melawannya. Situasi kerjanya sungguh menekan karena sikap jahat dari rekan-rekannya. Ketika berjalan di jalanan, ia dilecehkan orang-orang homofobia. Ia ingin menjadi seorang pelawak, dan ketika ia melawak, semua orang mencemoohkannya. Seluruh hidupnya adalah ketidakbahagiaan
dan penderitaan, dan semuanya terpusat pada serangan yang ia terima karena ia seorang gay.

Saya mulai mengajarkan bahwa ia berfokus pada apa yang tidak ia inginkan.
Saya menunjukkan e-mail yang telah ia kirimkan dan berkata, “Coba baca lagi. Lihatlah semua hal yang tidak Anda inginkan, yang Anda ceritakan pada saya. Saya dapat melihat bahwa Anda sangat bersemangat tentang hal ini. Dan ketika Anda memusatkan pikiran pada sesuatu dengan penuh semangat, hal itu akan terjadi dengan lebih cepat lagi!”

Kemudian ia mulai merenungkan, serta menerapkan pemusatan pikiran pada apa yang sungguh-sungguh ia inginkan. Apa yang terjadi dalam enam minggu berikutnya sungguh-sungguh ajaib. Semua orang di kantornya yang selama ini melecehkannya dipindah ke bagian lain, berhenti bekerja, atau mulai membiarkan dirinya apa adanya. Ia mulai menyukai pekerjaannya. Ketika ia berjalan di jalan, tidak ada lagi orang yang melecehkannya. Ketika ia melawak, ia mulai mendapatkan tepukan pujian, dan tidak ada lagi orang yang mencemoohkannya. Seluruh hidupnya berubah karena ia berubah dari berfokus pada apa yang tidak ia inginkan, apa yang ia takutkan, dan apa yang ingin ia hindari, menjadi berfokus pada apa yang ia inginkan.

Hidup Robert berubah karena ia mengubah pikirannya. Ia memancarkan frekuensi yang berbeda ke Semesta. Dan Semesta pastilah mengirim gambar-gambar dari frekuensi baru, terlepas dari betapa mustahilnya situasi itu tampaknya. Pikiran-pikiran baru Robert menjadi frekuensi barunya, dan gambar-gambar dari seluruh hidupnya berubah. Hidup Anda ada di tangan Anda. Terlepas dari di mana Anda saat ini, terlepas dari apa yang telah terjadi dalam hidup Anda, Anda dapat mulai memilih pikiran-pikiran dengan sadar, dan Anda dapat mengubah hidup Anda. Tidak ada situasi yang tidak berpengharapan. Setiap situasi dari hidup Anda dapat berubah!

MICHAEL BERNARD BECKWITH
Anda menarik pikiran-pikiran utama yang Anda pelihara di dalam kesadaran kepada diri Anda, terlepas dari apakah pikiran-pikiran itu Anda sadari atau tidak. Itulah intinya. Terlepas dari apakah di masa lalu Anda menyadari pikiran-pikiran Anda atau tidak, sekarang ini Anda menjadi menyadarinya. Saat ini juga, dengan mengetahui Rahasia, anda terbangun dari tidur yang dalam dan menjadi sadar! Sadar akan pengetahuan ini, sadar akan hukum tarik-menarik, sadar akan kekuatan yang Anda miliki melalui pikiran Anda.

DR. JOHN DEMARTINI
Bila Anda mengamati Rahasia ini, kekuatan pikiran, dan kekuatan niat dalam hidup sehari-hari dengan cermat, Anda akan melihat bahwa semuanya ada di sekeliling kita. Yang perlu kita lakukan hanyalah membuka mata dan melihat.

LISA NICHOLS
Anda dapat melihat hukum tarik-menarik di mana-mana. Anda menarik sendiri segala sesuatu kepada diri Anda. Orang-orang, pekerjaan, situasi, kesehatan, kekayaan, utang, kegembiraan, mobil yang Anda kendarai, dan komunitas di mana Anda berada. Anda menarik itu semua ke diri Anda sendiri, seperti magnet. Apa yang Anda pikirkan adalah apa yang Anda wujudkan. Seluruh hidup Anda adalah perwujudan dari pikiran-pikiran yang berlangsung dalam benak Anda.

Semesta ini adalah Semesta inkulsif yang merangkul, bukan Semesta eksklusif yang menolak. Tidak ada perkecualian dalam hukum tarik-menarik. Hidup Anda adalah cerminan dari pikiran-pikiran dominan Anda. Semua makhluk hidup di planet ini beroperasi melalui hukum tarik-menarik. Bedanya, manusia memiliki akal yang dapat memilah. Manusia dapat menggunakan kehendak bebas untuk memilih pikiran mereka. Manusia memiliki daya untuk sengaja berpikir dan mencipta seluruh kehidupan dengan akal mereka.

DR. FRED ALAN WOLF
FISIKAWAN KUANTUM, PEMBICARA, DAN PENGARANG
PEMENANG PENGHARGAAN
Saya bukan berbicara tentang pikiran yang muluk atau kegilaan khayalan. Saya berbicara dari pengertian yang lebih mendalam dan mendasar. Fisika kuantum sungguh-sungguh mulai menunjuk pada penemuan ini. Dalam fisika kuantum dikatakan bahwa Anda tidak mungkin memiliki sebuah Semesta yang tidak dirasuki akal, dan bahwa sesungguhnya akal membentuk segala sesuatu yang ada. Jika Anda berpikir tentang analogi menara penyiaran yang paling kuat di Semesta, Anda akan melihat korelasi yang sempurna dengan kata-kata Dr. Wolf. Akal Anda memikirkan pikiran-pikiran dan gambar-gambarnya disiarkan sebagai pengalaman hidup Anda. Anda bukan saja dapat menciptakan kehidupan Anda dengan pikiran-pikiran Anda, tetapi pikiran Anda dengan kuat menyumbang penciptaan dunia. Bila Anda menganggap diri tidak cukup berarti dan tidak memiliki kekuatan di dunia ini, cobalah berpikir kembali. Sebenarnya akal Anda membentuk dunia di sekitar Anda.

Karya serta penemuan yang menakjubkan dari para fisikawan kuantum selama delapan puluh tahun terakhir telah mendatangkan pemahaman yang lebih besar pada kekuatan yang tak terbayangkan dari akal manusia untuk mencipta. Karya mereka sejajar dengan kata-kata pemikir besar dunia, seperti Carnegie, Emerson, Shakespeare, Bacon, Krishnamurti, dan Buddha.

BOB PROCTOR
Bila Anda tidak mengerti hukum ini, tidaklah berarti Anda harus menolaknya. Mungkin Anda tidak mengerti listrik, tetapi Anda menikmati manfaatnya. Saya tidak mengetahui cara kerjanya. Tetapi saya tahu satu hal ini: ANDA dapat memasak makan malam seseorang dengan listrik, dan Anda juga dapat memasak orang itu!

MICHAEL BERNARD BECKWITH
Ketika orang-orang mulai mengerti Rahasia Besar, sering kali mereka menjadi takut terhadap semua pikiran negatif yang mereka miliki. Mereka perlu mengetahui bahwa telah dibuktikan secara ilmiah bahwa sebuah pikiran afirmasi yang meneguhkan adalah ratusan kali lebih kuat daripada sebuah pikiran negatif. Ini menghapus pikiran tersebut. Diperlukan banyak pikiran negatif dan pemikiran negatif yang terus-menerus untuk mendatangkan sesuatu yang negatif ke dalam hidup Anda. Bagaimanapun, jika Anda terus memikirkan pikiran-pikiran negatif dalam waktu yang lama, pikiran tersebut akan muncul dalam hidup Anda. Jika Anda khawatir karena mempunyai pikiran yang negatif, Anda akan menarik lebih banyak kekhawatiran tentang pikiran negatif Anda, dan sekaligus menggandakannya. Putuskan sekarang juga bahwa Anda hanya akan memikirkan pikiran-pikiran yang baik. Pada saat yang sama, nyatakan kepada Semesta bahwa semua pikiran baik Anda sangatlah kuat, dan semua pikiran negatif Anda sangat lemah.

LISA NICHOLS
Syukurlah ada penundaan waktu, sehingga semua pikiran Anda tidak mewujud secara seketika. Kita akan mengalami kesulitan jika semua pikiran mewujud bersamaan. Unsur penundaan waktu menguntungkan Anda. Penundaan juga memberi kesempatan pada Anda untuk menilai ulang, memikirkan apa yang Anda inginkan, dan membuat pilihan baru. Semua daya untuk menciptakan hidup Anda tersedia pada saat ini juga karena pada saat inilah Anda sedang berpikir. Jika Anda mempunyai beberapa pikiran yang tidak akan bermanfaat ketika terwujud, saat itu juga Anda dapat mengubah pikiran Anda. Anda dapat menghapus pikiran-pikiran sebelumnya dan menggantikannya dengan pikiran-pikiran yang baik. Waktu berpihak kepada Anda karena Anda dapat memikirkan pikiran-pikiran baru serta memancarkan frekuensi baru, sekarang juga!

DR. JOE VITALE
Anda ingin menyadari pikiran-pikiran Anda dan memilih pikiran dengan cermat, dan Anda ingin melakukannya dengan gembira karena Anda adalah karya besar dari hidup Anda sendiri. Anda adalah Michelangelo dari hidup Anda sendiri. Patung David yang Anda ukir adalah diri Anda sendiri. Salah satu cara untuk menguasai pikiran adalah belajar menenangkan akal. Tanpa kecuali, setiap guru dalam buku ini menggunakan meditasi sebagai praktik hariannya. Baru setelah menemukan Rahasia besar inilah saya menyadari betapa berdayanya meditasi. Meditasi menenangkan akal, membantu mengendalikan pikiran, dan menghidupkan kembali tubuh Anda. Kabar gembiranya adalah bahwa Anda tidak harus menyisihkan waktu untuk bermeditasi. Hanya tiga sampai sepuluh menit sehari sebagai awal sudah akan sangat berdaya untuk mengendalikan pikiran. Untuk menyadari pikiran-pikiran Anda, Anda juga dapat menetapkan niat, “Saya adalah tuan dari pikiran saya.”

Sering-seringlah mengatakannya, meditasikan, dan ketika Anda memelihara niat itu, dengan adanya hukum tarik-menarik, Anda akan menjadi seperti yang Anda niatkan. Sekarang Anda menerima pengetahuan yang akan memampukan Anda menciptakan versi diri ANDA yang paling luar biasa. Kemungkinan itu sudah hadir pada frekuensi kalimat –versi diri ANDA yang paling luar biasa–. Putuskan Anda ingin menjadi apa, melakukan apa, dan memiliki apa; pikirkan pikiran-pikiran itu, pancarkan frekuensinya, visi Anda akan menjadi hidup Anda.
• Rahasia Besar Kehidupan adalah hukum tarik-menarik.
• Hukum tarik-menarik mengatakan bahwa kemiripan menarik kemiripan. Jadi, ketika Anda memikirkan suatu pikiran, Anda juga menarik pikiran-pikiran serupa ke diri Anda.
• Pikiran bersifat magnetis, dan pikiran memiliki frekuensi. Ketika Anda memikirkan pikiran-pikiran, pikiran-pikiran itu dikirim ke Semesta, dan secara magnetis pikiran akan menarik semua hal serupa yang berada di frekuensi yang sama. Segala sesuatu yang dikirim ke luar akan kembali ke sumbernya Anda.
• Anda seperti sebuah menara penyiaran, yang memancarkan frekuensi dengan pikiran-pikiran Anda. Jika Anda ingin mengubah sesuatu di dalam hidup Anda, ubahlah frekuensi dengan mengubah pikiran Anda.
• Pikiran yang sedang Anda pikirkan saat ini sedang menciptakan kehidupan masa depan anda. Apa yang paling Anda pikirkan atau fokuskan akan muncul sebagai hidup Anda.
• Pikiran Anda akan menjadi sesuatu.

Penyederhanaan Rahasia

MICHAEL BERNARD BECKWITH
Kita hidup di sebuah Semesta yang memiliki hukum-hukum, sama seperti adanya hukum gravitasi. Jika Anda jatuh dari sebuah gedung, tidak menjadi soal apakah Anda orang baik atau jahat, Anda akan tetap menumbuk tanah. Hukum tarik-menarik adalah sebuah hukum alam. Hukum ini tidak terpisahkan dan tidak memilih, sama seperti hukum gravitasi. Hukum ini tepat dan pasti.

DR. JOE VITALE
Segala sesuatu yang pada saat ini mengelilingi Anda, termasuk hal-hal yang Anda keluhkan, adalah sesuatu yang Anda tarik sendiri ke dalam hidup Anda. Saya tahu ini adalah sesuatu yang tidak suka Anda dengar. Anda akan segera berkata, Saya tidak menarik kecelakaan. Saya tidak menarik klien yang jelas-jelas sangat menyusahkan saya ini. Saya tidak menarik utang kepada diri saya. Baik, saya ada di sini untuk sedikit menantang Anda dan berkata, Ya, Anda menariknya sendiri! Ini adalah salah satu konsep yang paling sulit diterima, tetapi sekali Anda menerimanya, hidup Anda akan berubah.

Sering kali, ketika orang-orang pertama kali mendengar bagian dari Rahasia ini, mereka mengingat peristiwa-peristiwa sejarah ketika banyak orang meninggal, dan mereka tidak dapat memahami bahwa begitu banyak orang menarik sendiri kematiannya secara bersamaan. Menurut hukum tarik-menarik, mereka harus berada di frekuensi yang sama dengan peristiwa itu.

Ini tidak harus berarti mereka memikirkan peristiwa itu secara tepat, tetapi frekuensi dari pikiran mereka cocok dengan frekuensi peristiwa. Jika masyarakat percaya bahwa mereka bisa berada di tempat yang salah pada saat yang salah, dan mereka tidak dapat mengendalikan situasi di luar dirinya, maka, pikiran-pikiran tentang ketakutan, pemisahan, dan ketidakberdayaan itu jika berlangsung terus-menerus dapat menarik mereka berada di tempat yang salah pada saat yang salah.

Saat ini juga Anda mempunyai pilihan. Apakah Anda ingin percaya bahwa itu hanya soal keberuntungan dan hal-hal buruk yang dapat terjadi kapan saja pada Anda? Apakah Anda ingin percaya bahwa Anda bisa berada di tempat yang salah pada saat yang salah? Bahwa Anda tidak mempunyai kendali atas situasi? Atau Anda ingin percaya dan tahu bahwa pengalaman hidup Anda berada di tangan Anda dan bahwa hanya hal-hal baik yang datang pada hidup Anda karena begitulah cara berpikir Anda? Anda mempunyai pilihan, dan apa pun yang Anda pilih akan menjadi pengalaman hidup Anda. Tidak ada yang dapat datang ke pengalaman Anda kecuali jika Anda memanggilnya melalui pikiran yang terus-menerus.

BOB DOYLE
Kebanyakan dari kita menarik sesuatu karena kelalaian. Kita hanya berpikir bahwa kita tidak memiliki kendali atasnya. Padahal pikiran dan perasaan kita berada dalam suatu tindakan rutin terus-menerus. Jadi, segala sesuatunya didatangkan pada kita karena kelalaian. Tidak seorang pun dengan sengaja menarik segala sesuatu yang tidak diinginkannya. Tanpa mengetahui Rahasia ini, akan mudah dipahami mengapa beberapa hal yang tidak diinginkan mungkin telah terjadi dalam hidup Anda atau hidup orang lain. Hal itu benar-benar terjadi karena kurangnya kesadaran akan kekuatan kreatif yang sangat kuat dari pikiran Anda.

DR. JOE VITALE
Sekarang, jika Anda mendengar hal ini untuk pertama kalinya, mungkin Anda merasa, Oh, saya harus memantau pikiran-pikiran saya? Ini akan menjadi pekerjaan yang berat. Awalnya mungkin tampak seperti itu, tetapi justru di sinilah kegembiraan dimulai. Kegembiraannya adalah karena ada banyak jalan pintas menuju Rahasia, dan Anda bisa memilih jalan pintas yang paling cocok untuk Anda. Lanjutkan membaca, dan Anda akan mengetahui caranya.

MARCI SHIMOFF
PENGARANG, PEMBICARA INTERNASIONAL, DAN PEMIMPIN
PENGUBAHAN
Mustahil untuk memantau setiap pikiran yang kita punyai. Para peneliti mengatakan bahwa kita mempunyai sekitar enam puluh ribu pikiran sehari. Bisa Anda bayangkan betapa lelahnya Anda berusaha mengendalikan enam puluh ribu pikiran itu? Untungnya ada jalan yang lebih mudah, dan ini adalah perasaan kita. Perasaan kita memberitahu apa yang kita pikirkan. Peran penting perasaan tidak perlu dilebih-lebihkan. Perasaan adalah alat utama yang membantu Anda menciptakan hidup Anda. Pikiran-pikiran Anda adalah penyebab utama dari segala sesuatu. Segala sesuatu yang Anda lihat dan alami di dunia ini adalah suatu akibat, termasuk perasaan-perasaan Anda. Penyebabnya adalah pikiran-pikiran Anda.

BOB DOYLE
Emosi adalah karunia luar biasa yang kita punyai untuk memberitahu apa yang sedang kita pikirkan. Perasaan Anda mengatakan dengan cepat apa yang sedang Anda pikirkan. Bayangkan ketika perasaan Anda tiba-tiba anjlok misalnya ketika Anda mendengar kabar buruk. Perasaan itu terasa langsung pada perut atau solar pleksus. Jadi, perasaan adalah sinyal langsung bagi Anda untuk mengetahui apa yang sedang Anda pikirkan. Anda perlu menyadari perasaan, dan mendengarkan perasaan, karena itu cara tercepat mengetahui apa yang sedang Anda pikirkan.

LISA NICHOLS
Anda mempunyai dua rangkai perasaan: perasaan baik dan perasaan buruk. Dan Anda mengetahui perbedaannya karena yang satu membuat Anda merasa baik, dan yang lain membuat Anda merasa buruk. Ada perasaan tertekan (depresi), marah, kesal, atau rasa bersalah. Perasaan-perasaan tersebut membuat Anda merasa tidak berdaya. Itulah perasaan-perasaan buruk. Tidak seorang pun dapat memberitahu Anda apakah Anda sedang merasa baik atau buruk karena Anda adalah satu-satunya orang yang mengetahui bagaimana perasaan Anda sewaktu-waktu. Jika Anda tidak meyakini perasaan Anda, tanyakan saja pada diri sendiri, Bagaimana perasaan saya? Sepanjang hari Anda dapat berhenti sebentar dan mengajukan pertanyaan ini berkali-kali, dan ketika Anda melakukannya Anda menjadi lebih menyadari perasaan Anda.

Hal terpenting yang perlu anda ketahui adalah mustahil merasa buruk sekaligus memiliki pikiran yang baik. Ini mengingkari hukum karena pikiran Anda menyebabkan perasaan Anda. Jika Anda merasa buruk, ini disebabkan karena Anda sedang memikirkan pikiran-pikiran yang membuat Anda merasa buruk. Pikiran Anda menentukan frekuensi Anda; dan perasaan Anda secara langsung memberitahu Anda pada frekuensi mana Anda berada. Ketika Anda merasab uruk, Anda berada pada frekuensi yang menarik lebih banyak hal-hal buruk. Hukum tarik-menarik berkewajiban merespons dan memancarkan kembali lebih banyak gambar buruk dan hal hal yang akan membuat Anda merasa buruk. Ketika Anda merasa buruk, dan tidak berupaya mengubah pikiran dan perasaan agar lebih baik, Anda sebenarnya berkata, Bawakan lebih banyak situasi yang akan membuat saya merasa buruk. Ayo bawakan.

LISA NICHOLS
Sisi sebaliknya adalah bahwa Anda mempunyai emosi dan perasaan yang baik. Anda tahu ketika perasaan baik itu datang karena perasaan itu membuat Anda merasa baik. Semangat, gembira, syukur, dan cinta. Bayangkan jika kita dapat merasakannya setiap hari. Ketika Anda merayakan perasaan-perasaan yang baik, Anda akan menarik lebih banyak perasaan yang baik serta hal-hal yang membuat Anda merasa baik.

BOB DOYLE
Sebenarnya sederhana saja. Apa yang saya tarik saat ini? Lihat saja bagaimana perasaan Anda. Saya merasa baik. Bagus, teruslah seperti itu. Mustahil untuk merasa baik sekaligus memiliki pikiran yang negatif. Jika Anda merasa baik, ini disebabkan karena Anda memikirkan pikiran-pikiran yang baik. Anda lihat, Anda bisa mendapatkan apa pun yang Anda inginkan dalam hidup, tanpa batas. Tetapi ada satu syarat: ANDA harus merasa baik. Dan jika Anda memikirkan hal itu, bukankah itu yang selalu Anda inginkan? Hukum ini sungguh sempurna.

MARCI SHIMOFF
Jika Anda merasa baik, Anda menciptakan sebuah masa depan yang selaras dengan hasrat Anda. Jika Anda merasa buruk, Anda menciptakan sebuah masa depan yang tidak selaras dengan hasrat Anda. Ketika Anda menjalani hidup sehari-hari, hukum tarik menarik bekerja di setiap detik. Segala sesuatu yang kita pikir dan rasa sedang menciptakan masa depan kita. Jika Anda khawatir atau takut, Anda sedang mendatangkan lebih banyak kekhawatiran dan ketakutan ke dalam hidup Anda di sepanjang hari. Ketika Anda merasa baik, pasti Anda sedang memikirkan pikiran-pikiran yang baik. Jadi, Anda sedang berada di jalan yang benar, dan Anda memancarkan frekuensi yang kuat yang menarik lebih banyak hal baik yang akan membuat Anda merasa baik. Raih saat saat ketika Anda merasa baik, dan perahlah perasaan itu. Sadari bahwa ketika Anda merasa baik, Anda sedang menarik dengan kuat lebih banyak hal baik ke diri Anda. Marilah kita beranjak satu langkah lebih jauh. Bagaimana jika perasaan-perasaan Anda sebenarnya adalah pemberitahuan dari Semesta untuk menyampaikan apa yang sedang Anda pikirkan?

JACK CANFIELD
Perasaan-perasaan kita adalah suatu mekanisme umpan balik bagi kita mengenai apakah kita sedang berada di jalan yang benar atau tidak, apakah kita sedang berada di dalam jalur atau di luar jalur. Ingatlah bahwa pikiran-pikiran Anda adalah penyebab utama dari segala sesuatu. Jadi, ketika Anda memikirkan sebuah pikiran secara terus-menerus, pikiran tersebut segera dikirim ke Semesta. Pikiran itu secara magnetis akan merekatkan diri ke frekuensi serupa, dan kemudian dalam hitungan detik mengirim nilai frekuensi itu kembali ke Anda melalui perasaan-perasaan Anda. Dengan kata lain, perasaan-perasaan Anda adalah komunikasi yang dikirim kembali ke Anda oleh Semesta, yang memberitahu frekuensi di mana Anda saat ini berada. Perasaan Anda adalah mekanisme umpan balik frekuensi Anda!

Ketika Anda merasakan perasaan-perasaan yang baik, perasaan itu adalah pantulan komunikasi dari Semesta yang mengatakan, Anda sedang memikirkan pikiranpikiran yang baik. Begitu pula ketika Anda merasa buruk, Anda menerima pantulan komunikasi dari Semesta yang mengatakan, Anda sedang memikirkan pikiran-pikiran yang buruk. Jadi, ketika Anda merasa buruk, ini adalah komunikasi dari Semesta yang berkata, Peringatan! Ubah pikiran sekarang juga. Tercatat frekuensi negatif. Ubah frekuensi. Mulai menghitung mundur untuk perwujudan. Peringatan! Lain kali, ketika Anda merasa buruk atau merasakan emosi negatif, dengarkan sinyal yang Anda terima dari Semesta. Pada saat itu juga Anda akan menghalangi kebaikan mendekati Anda karena Anda sedang berada di suatu frekuensi negatif. Ubahlah pikiran Anda dan pikirkan sesuatu yang baik. Ketika perasaan-perasaan yang baik mulai datang, Anda akan mengetahuinya karena Anda sudah memindahkan diri ke suatu frekuensi yang baru, dan Semesta telah mengukuhkannya dengan perasaan yang lebih baik.

BOB DOYLE
Anda mendapatkan tepat seperti yang Anda rasakan, dan tidak terlalu cepat dengan apa yang Anda pikirkan. Ini sebabnya mengapa orang cenderung semakin terperosok jika jari kakinya tersandung ketika ia bangun dari tempat tidur. Seluruh hari akan berjalan seperti itu. Mereka tidak memahami bahwa sekadar memindahkan emosi akan mengubah seluruh hari dan kehidupan. Jika Anda memulai hari dengan baik dan berada dalam perasaan bahagia, menurut hukum tarik-menarik selama Anda tidak membolehkan sesuatu mengubah suasana hatiAnda akan melanjutkan dengan menarik lebih banyak situasi dan orang yang memelihara perasaan bahagia itu.

Kita semua pernah mengalami hari-hari atau saat-saat ketika keburukan dilanjutkan dengan keburukan lainnya. Reaksi berantai dimulai dengan satu pikiran, terlepas dari apakah Anda menyadarinya atau tidak. Satu pikiran buruk menarik lebih banyak pikiran buruk, frekuensinya terkunci di tempatnya, dan akhirnya beberapa hal buruk terjadi. Kemudian ketika Anda bereaksi terhadap satu hal yang buruk, Anda menarik lebih banyak hal buruk. Reaksi akan menarik hal-hal yang kurang lebih sama, dan reaksi berantai harus terus terjadi sampai Anda mengeluarkan diri dari frekuensi itu dan dengan sengaja mengubah pikiran-pikiran Anda.

Anda dapat memindahkan pikiran-pikiran Anda ke apa yang Anda inginkan,
menerima peneguhan melalui perasaan-perasaan Anda bahwa Anda telah mengubah frekuensi, sehingga hukum tarik-menarik akan menangkap frekuensi baru itu dan mengirimkannya kembali kepada Anda sebagai gambar-gambar baru hidup Anda. Di sinilah Anda dapat memanfaatkan perasaan dan menggunakannya untuk mempercepat perwujudan apa yang Anda inginkan dalam hidup. Anda dapat sengaja menggunakan perasaan Anda untuk memancarkan frekuensi yang lebih kuat lagi dengan menambahkan perasaan kepada apa yang Anda inginkan.

MICHAEL BERNARD BECKWITH
Saat ini juga Anda dapat mulai merasa sehat. Anda dapat mulai merasa makmur. Anda dapat mulai merasakan cinta yang menyelimuti Anda, bahkan jika cinta itu tidak ada di sana. Yang akan terjadi adalah semesta akan mengiringi sesuai dengan jenis lagu Anda. Semesta akan mewujud selaras dengan bentuk perasaan di dalam diri Anda karena begitulah cara Anda merasa. Jadi, apa perasaan Anda saat ini? Berhentilah sejenak untuk memikirkan bagaimana perasaan Anda. Jika Anda merasa tidak terlalu baik dibandingkan yang Anda inginkan, fokuskan perasaan yang Anda rasakan di dalam diri dan tingkatkan terus perasaan tersebut. Ketika Anda berfokus kuat pada perasaan Anda, dengan berniat mengangkat diri, Anda dapat dengan kuat meninggikan perasaan Anda. Salah satu caranya adalah memejamkan mata (menutup diri dari gangguan), berfokus pada perasaan di dalam diri, dan tersenyum selama satu menit.

LISA NICHOLS
Pikiran dan perasaan Anda menciptakan hidup Anda. Akan selalu begitu. Dijamin! Sama seperti hukum gravitasi, hukum tarik-menarik tidak pernah meleset. Anda tidak akan melihat babi terbang karena hukum gravitasi membuat kesalahan atau lupa menerapkan gravitasi pada hari itu. Begitu pula tidak ada kekecualian dari hukum tarikmenarik. Jika sesuatu datang pada Anda, Andalah yang menariknya dengan pikiran yang berkepanjangan. Hukum tarik-menarik sangat cepat.

MICHAEL BERNARD BECKWITH
Memang sulit untuk diterima, tetapi ketika kita dapat mulai membuka diri terhadapnya, percabangan dari hukum ini sungguh luar biasa. Ini berarti apa pun yang telah dilakukan pikiran dalam hidup Anda akan dapat diubah melalui perpindahan kesadaran. Anda memiliki daya untuk mengubah segalanya karena Anda yang memilih pikiran Anda dan yang merasakan perasaan Anda. Anda menciptakan semesta Anda sendiri saat Anda memulainya.
DR. JOE VITALE
Sangatlah penting bahwa Anda merasa baik karena perasaan baik inilah yang terkirim ke luar sebagai sebuah sinyal ke Alam Semesta dan mulai menarik lebih banyak hal baik kepada Anda. Jadi, semakin Anda bisa merasa baik, semakin banyak Anda menarik halhal yang membantu Anda merasa baik, dan mampu membawa Anda semakin tinggi dan tinggi.

BOB PROCTOR
Ketika Anda merasa murung, tahukah Anda bahwa Anda dapat mengubahnya dalam seketika? Pasang musik yang indah, atau mulai menyanyi ini akan mengubah emosi Anda. Atau pikirkan sesuatu yang indah. Pikirkan seorang bayi atau seseorang yang sungguh-sungguh Anda cintai, dan tinggallah di situ. Sungguh-sungguh pertahankan pikiran itu di benak Anda. Halangi semua pikiran lain kecuali pikiran itu. Saya jamin Anda akan mulai merasa baik.

Buatlah sebuah daftar dari beberapa Pemindah Rahasia agar siap digunakan. Yang saya maksud dengan Pemindah Rahasia adalah hal-hal yang dapat mengubah perasaan Anda dalam seketika. Mungkin kenangan yang indah, peristiwa di masa depan, saat-saat lucu, orang yang Anda cintai, atau musik favorit Anda. Kemudian, jika Anda menemukan diri sedang marah atau frustasi atau merasa tidak enak, berpalinglah ke daftar Pemindah Rahasia Anda dan fokuskan pada salah satunya. Hal-hal yang berbeda akan memindahkan Anda ke saat-saat yang berbeda. Jadi, jika salah satu tidak mempan, gunakan pemindah yang lain. Hanya dibutuhkan satu atau dua menit mengubah fokus untuk memindahkan diri dan frekuensi Anda.

JAMES RAY
FILSUF, PEMBICARA, PENGARANG, DAN PENCIPTA PROGRAM-
PROGRAM KEMAKMURAN DAN POTENSI MANUSIA
Prinsip dari perasaan yang baik juga berlaku, misalnya, pada hewan perliharaan keluarga. Hewan sangat bagus karena menempatkan Anda pada suatu situasi emosional yang baik. Ketika Anda mencintai hewan peliharaan Anda, situasi rasa cinta yang baik itu akan mendatangkan kebaikan ke dalam hidup Anda. Ini adalah hadiah yang luar biasa. Kombinasi pikiran dan cinta membentuk kekuatan yang tak tertahankan dari hukum tarik-menarik.

Tidak ada kekuatan yang lebih besar di Semesta ini dibandingkan kekuatan cinta. Perasaan cinta adalah frekuensi tertinggi yang dapat Anda pancarkan. Jika Anda dapat membungkus setiap pikiran dalam cinta, jika Anda dapat mencintai segala sesuatu dan setiap orang, hidup Anda akan berubah. Sebenarnya, beberapa pemikir besar dari masa lalu mengacu hukum tarik-menarik sebagai hukum cinta. Dan bila kita pikirkan, kita akan mengerti mengapa demikian. Jika Anda memikirkan pikiran-pikiran yang tidak baik tentang seseorang, Anda akan mengalami perwujudan dari pikiran-pikiran tidak baik itu. Anda tidak dapat melukai orang lain dengan pikiran Anda, Anda hanya akan melukai diri Anda sendiri.

Jika Anda memikirkan pikiran-pikiran cinta, tebak siapa yang menerima manfaatnya Anda! Jadi jika aras utama Anda adalah cinta, hukum tarik-menarik atau hukum cinta akan merespons dengan kekuatan yang terbesar karena Anda berada di frekuensi yang tertinggi. Semakin besar cinta yang Anda rasakan dan pancarkan, semakin besar kekuatan yang Anda manfaatkan. Prinsip yang memberi kekuatan dinamis pada pikiran untuk berkorelasi dengan objeknya, dan karenanya mengendalikan setiap pengalaman buruk manusia adalah hukum tarik-menarik, nama lain untuk cinta. Ini adalah sebuah prinsip yang abadi dan mendasar yang terdapat di dalam segala hal, dalam setiap sistem filsafat, dalam setiap Agama dan dalam setiap Ilmu Pengetahuan. Tidak ada yang lepas dari hukum cinta. Perasaanlah yang memberi vitalitas pada pikiran. Perasaan adalah hasrat, dan hasrat adalah cinta. Pikiran yang dirasuki cinta menjadi tak terkalahkan.

MARCI SHIMOFF
Sekali Anda mulai mengerti dan sungguh-sungguh menguasai pikiran dan perasaan Anda, saat itulah Anda melihat bagaimana Anda menciptakan realitas Anda sendiri. Di situlah letak kebebasan Anda, di situlah letak semua daya Anda.

Marci Shimoff memberikan sebuah kutipan yang indah dari Albert Einstein yang agung: Pertanyaan terpenting yang dapat ditanyakan manusia kepada dirinya sendiri adalah, Apakah ini Semesta yang ramah? Dengan mengetahui hukum tarik-menarik, satu-satunya jawaban adalah, Ya, Semesta ini ramah. Mengapa? Karena ketika Anda menjawab seperti ini, menurut hukum tarik-menarik, Anda pasti akan mengalaminya. Albert Einstein menghadirkan pertanyaan yang sangat berdaya ini karena ia mengetahui Rahasia besar ini. Ia tahu bahwa dengan mengajukan pertanyaan ini, kita didesak untuk berpikir dan membuat pilihan. Hanya dengan menghadirkan pertanyaan itu ia telah memberi kita kesempatan besar.

Untuk mengolah niat Einstein lebih jauh, Anda dapat membuat afirmasi dan menyatakan, Ini adalah Semesta yang agung. Semesta mendatangkan semua kebaikan pada saya. Semesta bersekongkol untuk saya dalam segala hal. Semesta mendukung saya dalam segala sesuatu yang saya lakukan. Semesta memenuhi semua kebutuhan saya secara langsung. Ketahuilah bahwa ini adalah Semesta yang ramah!

JACK CANFIELD
Sejak mengenal Rahasia ini dan mulai menerapkannya ke dalam kehidupan, hidup saya sungguh menjadi ajaib. Menurut saya, jenis kehidupan yang diimpikan oleh setiap orang adalah kehidupan yang saya jalani sehari-hari. Saya tinggal di sebuah rumah besar bernilai empat setengah juta dolar. Saya mempunyai istri yang layak diperjuangkan sampai mati. Saya berlibur ke semua tempat indah di dunia. Saya mendaki gunung. Saya menjelajah. Saya mengikuti ekspedisi penelitian hewan liar. Semua ini sudah terjadi dan masih terus terjadi karena mengetahui cara menerapkan Rahasia.

BOB PROCTOR
Hidup sungguh luar biasa, seharusnya memang begitu, dan akan seperti itu ketika Anda mulai menggunakan Rahasia. Inilah kehidupan Anda, dan kehidupan seperti ini menanti sampai ditemukan Anda! Mungkin sampai saat ini Anda menganggap hidup itu sulit dan perjuangan. Jadi, menurut hukum tarik-menarik, Anda akan mengalami hidup yang sulit dan penuh perjuangan.

Mulai sekarang berteriaklah kepada Semesta, Hidup itu mudah! Hidup itu sangat baik! Semua hal yang baik datang pada saya! Ada kebenaran di lubuk diri yang terdalam yang telah menanti untuk ditemukan Anda, dan Kebenaran ini adalah: Anda layak mendapatkan semua hal baik yang bisa ditawarkan kehidupan. Anda mengetahuinya karena Anda merasa tidak senang ketika Anda mengalami kekurangan hal-hal yang baik. Semua hal yang baik adalah hak lahir Anda! Anda adalah pencipta diri Anda, dan hukum tarik-menarik adalah alat yang ampuh untuk mencipta apa pun yang Anda inginkan di dalam hidup. Selamat datang ke keajaiban hidup dan ke kebesaran ANDA!
• Hukum tarik-menarik adalah hukum alam. Hukum ini sama pentingnya dengan hukum gravitasi.
• Tidak ada yang muncul ke pengalaman Anda kecuali jika Anda memanggilnya melalui pikiran yang terus-menerus.
• Untuk mengetahui apa yang Anda pikirkan, tanyakan bagaimana perasaan Anda kepada diri sendiri. Emosi adalah alat berharga yang mengatakan apa yang kita pikirkan.
• Mustahil untuk merasa buruk sekaligus memiliki pikiran yang baik.
• Pikiran menentukan frekuensi Anda, dan perasaan segera mengatakan frekuensi Anda berada di mana. Ketika Anda merasa buruk, Anda berada di frekuensi yang menarik lebih banyak hal buruk. Ketika Anda merasa baik, Anda menarik sepenuhnya lebih banyak hal baik kepada Anda.
• Pemindah Rahasia, misalnya kenangan yang indah, alam, atau musik favorit, dapat mengubah perasaan Anda dan memindahkan frekuensi dengan segera.
• Perasaan cinta adalah frekuensi tertinggi yang bisa Anda pancarkan. Semakin besar cinta yang Anda pancarkan, semakin besar kekuatan yang Anda pergunakan.

Anda adalah pencipta, dan ada sebuah proses yang mudah untuk mencipta dengan menggunakan hukum tarik-menarik. Para guru besar sepanjang zaman telah membagikan Proses Penciptaan melalui karya besar mereka dalam berbagai bentuknya. Beberapa guru menciptakan cerita untuk menunjukkan cara kerja Semesta. Kearifan yang terkandung di dalam cerita-cerita ini telah diwariskan selama berabadabad dan telah menjadi legenda. Banyak orang yang hidup di masa kini tidak menyadari bahwa esensi dari cerita-cerita ini adalah kebenaran yang sesungguhnya dari kehidupan.

JAMES RAY
Jika Anda mengingat cerita Aladin dan lampu wasiatnya, Aladin memungut lampu, mebersihkan debunya, dan keluarlah Jin. Jin selalu mengatakan satu hal: Permintaanmu adalah tugasku! Kisah ini melanjutkan bahwa ada tiga permintaan, tetapi jika Anda melacak cerita ini ke awalnya, ternyata tidak ada batas dari permintaan ini.

Coba pikirkan hal ini. Sekarang, kita ambil perlambang ini dan menerapkannya ke hidup Anda. Ingatlah bahwa Aladinlah yang selalu meminta apa yang ia inginkan. Kemudian Anda mempunyai Semesta yang luas, yaitu Jin. Tradisi telah menyebutnya dengan banyak nama malaikat pelindung yang kudus, diri yang lebih tinggi. Kita dapat memberi nama apa pun padanya, dan Anda bisa memilih salah satu nama yang paling cocok untuk Anda. Tetapi, setiap tradisi telah mengatakan bahwa ada sesuatu yang lebih besar dari kita. Dan Jin selalu mengatakan satu hal: Permintaanmu adalah tugasku!

Kisah yang indah ini menunjukkan bagaimana seluruh hidup Anda serta segala sesuatu yang ada di dalamnya telah diciptakan oleh ANDA. Jin hanya menjawab setiap perintah yang Anda tugaskan. Jin adalah hukum tarik-menarik, dan ia selalu hadir serta mendengarkan segala sesuatu yang Anda pikirkan, ucapkan, dan lakukan. Jin menganggap segala sesuatu yang Anda pikirkan adalah apa yang Anda inginkan! Segala sesuatu yang Anda bicarakan adalah apa yang Anda inginkan! Segala sesuatu yang Anda lakukan adalah apa yang Anda inginkan! Anda adalah Tuan dari Semesta, dan Jin ada di sana untuk melayani Anda. Jin tidak pernah mempertanyakan perintah Anda. Anda memikirkannya, dan Jin segera mulai mendongkrak Semesta, melalui orang-orang, situasi, dan peristiwa, untuk memenuhi keinginan Anda.

Proses penciptaan yang digunakan dalam Rahasia ini, yang diambil dari Perjanjian Baru di Alkitab, adalah sebuah penuntun yang mudah bagi Anda untuk menciptakan apa yang Anda inginkan dalam tiga langkah sederhana.

LISA NICHOLS
Langkah pertama adalah meminta. Berilah tugas kepada Semesta. Biarkan Semesta mengetahui apa yang Anda inginkan. Semesta selalu merespons pikiran-pikiran Anda.

BOB PROCTOR
Apa yang sungguh-sungguh Anda inginkan? Duduk dan tulislah pada secarik kertas. Tulisan dalam kalimat kala kini. Anda bisa memulai dengan menulis, Saat ini saya begitu bahagia dan bersyukur. Kemudian jelaskan apa yang Anda inginkan dalam hidup, dalam setiap bidang kehidupan. Anda perlu memilih apa yang Anda inginkan, tetapi Anda sendiri perlu mengetahui dengan jelas apa yang Anda inginkan. Inilah pekerjaan Anda.

Jika Anda tidak jelas, hukum tarik-menarik tidak dapat mendatangkan apa yang Anda inginkan. Anda akan mengirim frekuensi campur aduk dan Anda hanya bisa menarik hasil yang campur aduk pula. Mungkin untuk pertama kalinya dalam hidup, pikirkan apa yang sebenarnya Anda inginkan. Sekarang, karena Anda tahu bahwa Anda dapat memiliki, menjadi, atau melakukan apa pun, serta tidak ada batasnya, apa yang Anda inginkan?

Meminta adalah langkah pertama dalam Proses Penciptaan. Jadi, biasakan untuk meminta. Jika Anda harus membuat pilihan, dan tidak tahu jalan yang harus dituju, mintalah! Anda tidak boleh bingung tentang segala sesuatu di dalam hidup. Jadi, hanya meminta!

DR. JOE VITALE
Ini sungguh menyenangkan. Seperti memiliki Semesta sebagai katalog. Anda membolak-balik lembarannya dan berkata, Saya ingin mempunyai pengalaman ini, saya ingin memiliki barang itu, dan saya ingin mempunyai orang seperti itu.

Andalah yang menentukan pesanan kepada Semesta. Sungguh mudah. Anda tidak harus meminta berulang-ulang. Mintalah satu kali saja. Persis seperti memesan dari sebuah katalog. Anda hanya memesan satu kali. Anda bukan memesan lalu meragukan apakah pesanan sudah diterima, sehingga Anda berulang-ulang memesan kembali. Begitu pula dengan Proses Penciptaan. Langkah Pertama adalah langkah memperjelas apa yang Anda inginkan. Ketika keinginan ini sudah jelas dalam benak Anda, Anda sudah memintanya.

LISA NICHOLS
Langkah kedua adalah percaya. Percaya bahwa apa yang Anda minta sudah menjadi milik Anda. Miliki apa yang saya sebut sebagai iman yang teguh. Percaya pada apa yang tidak kasatmata. Anda harus percaya bahwa Anda telah menerimanya. Anda harus tahu bahwa apa yang Anda inginkan adalah milik Anda begitu Anda memintanya. Anda harus memiliki iman yang utuh dan total. Jika Anda telah memesan dari katalog, Anda akan rileks karena tahu bahwa Anda akan menerima apa yang telah Anda pesan, dan Anda bisa melanjutkan hidup Anda.

Anggaplah apa yang Anda inginkan sudah menjadi milik Anda. Ketahuilah bahwa keinginan Anda akan datang kepada Anda pada saat diperlukan. Kemudian biarkan datang. Jangan mengeluhkan atau mengkhawatirkannya. Jangan memikirkan ketiadaannya. Pikirkan keinginan Anda sebagai milik Anda, sebagai benda milik Anda, sebagai harta Anda. (1885-1950)

Pada saat Anda meminta, dan percaya serta tahu bahwa Anda sudah memilikinya di realitas tidak kasatmata, seluruh Semesta bergerak untuk mendatangkannya ke dalam realitas kasatmata. Anda harus bertindak, bicara, dan berpikir, seakan-akan Anda telah menerimanya sekarang juga. Mengapa? Karena Semesta adalah sebuah cermin, dan hukum tarik-menarik memantulkan kembali pikiran dominan Anda kepada Anda. Jadi, bukankah masuk akal bahwa Anda harus melihat diri Anda sedang menerimanya? Jika pikiran-pikiran Anda melihat Anda belum memilikinya, Anda akan terus menarik keadaan tidak memilikinya. Untuk mendatangkan kembali gambar-gambar yang Anda minta ke dalam hidup, anda harus memancarkan frekuensi perasaan sedang menerimanya. Ketika Anda melakukan hal ini, hukum tarik-menarik akan dengan kuat menggerakkan semua situasi, orang, dan peristiwa kepada Anda untuk menerima apa yang Anda inginkan.

Ketika Anda memesan tiket liburan, memesan mobil baru, atau membeli rumah, Anda tahu bahwa semua itu sudah menjadi milik Anda. Anda tidak akan memesan liburan lain untuk waktu yang sama, atau membeli mobil atau rumah lain. Jika Anda memenangkan lotre atau menerima warisan besar, bahkan sebelum Anda menerimanya secara fisik, Anda tahu bahwa Anda sudah memilikinya. Seperti itulah perasaan percaya bahwa Anda sudah memilikinya. Seperti itulah perasaan percaya bahwa Anda sudah menerimanya. Raih hal-hal yang Anda inginkan dengan merasakan dan percaya bahwa Anda sudah mempunyainya. Ketika Anda melakukan hal ini, hukum tarik-menarik akan dengan kuat menggerakkan situasi, orang, dan peristiwa kepada Anda untuk menerimanya.

Bagaimana Anda menggerakkan diri sampai ke titik percaya? Mulailah dengan pura-pura percaya. Jadilah seperti seorang anak, dan bermainlah pura-pura. Bertindaklah seakan-akan Anda sudah memilikinya. Ketika Anda berpura-pura, Anda akan mulai sungguh-sungguh percaya bahwa Anda sudah menerimanya. Di setiap waktu, Jin merespons pikiran-pikiran utama Anda, bukan hanya pada saat Anda memintanya. Itulah sebabnya mengapa setelah meminta, Anda harus terus percaya dan tahu. Berimanlah. Anda percaya bahwa Anda memilikinya, iman yang tak pernah padam itulah kekuatan terbesar Anda. Ketika Anda percaya Anda sedang menerimanya, bersiaplah, dan perhatikan keajaiban dimulai!

Anda dapat memiliki apa yang Anda inginkan jika Anda tahu cara membentuk cetakan hal tersebut di dalam pikiran Anda. Tidak ada impian yang tidak dapat terwujud jika Anda belajar menggunakan Daya Cipta bekerja melalui Anda. Metode yang ampuh bagi seseorang akan ampuh bagi semua orang. Kunci dari daya ini terletak pada penggunaan apa yang Anda miliki sebebas-bebasnya dan sepenuhnya hingga membuka saluran Anda lebar-lebar bagi lebih banyak Daya Cipta untuk mengalir melalui Anda.

DR. JOE VITALE
Semesta akan mulai menyusun ulang dirinya dan mewujudkannya bagi Anda.

JACK CANFIELD
Sebagian besar dari kita tidak pernah membiarkan diri menginginkan apa yang sungguh-sungguh kita inginkan, karena kita tidak dapat melihat bagaimana keinginan itu terwujud.

BOB PROCTOR
Jika Anda melakukan sebuah penelitian kecil, akan menjadi nyata bahwa setiap orang yang pernah mencapai sesuatu tidaklah mengetahui bagaimana mereka akan melakukannya. Mereka hanya tahu bahwa mereka akan berhasil melakukannya.

DR. JOE VITALE
Anda tidak perlu tahu bagaimana akan terjadinya. Anda tidak perlu tahu bagaimana Semesta akan menyusun ulang dirinya. Bagaimana itu akan terjadi, bagaimana Semesta akan mendatangkannya bagi Anda, bukanlah masalah atau pekerjaan Anda. Biarkan Semesta melakukannya bagi Anda. Jika Anda berusaha mengetahui bagaimana itu akan terjadi, Anda memancarkan frekuensi kurangnya keyakinan Anda tidak percaya bahwa Anda sudah memilikinya. Anda pikir Anda sendiri yang harus melakukannya dan Anda tidak percaya bahwa Semesta akan melakukannya bagi Anda. Caranya bukanlah bagian Anda di dalam Proses Penciptaan ini.

BOB PROCTOR
Anda tidak akan tahu bagaimana caranya, hal itu hanya akan ditunjukkan kepada Anda. Anda hanya akan menarik jalannya.

LISA NICHOLS
Di sebagian besar waktu, ketika kita tidak melihat hal-hal yang telah kita minta, kita menjadi frustasi. Kita kecewa. Dan kita mulai meragu. Keraguan akan mendatangkan perasaan kecewa. Singkirkan keraguan itu. Kenali perasaan itu dan gantikan dengan perasaan iman yang tak tergoyahkan. Saya tahu bahwa keinginan saya sedang menuju ke sini.

LISA NICHOLS
Langkah ketiga, lagkah terakhir di dalam proses, adalah menerima. Mulailah merasa senang tentangnya. Rasakan seperti apa yang akan Anda rasakan ketika keinginan itu tiba. Rasakan sekarang juga.

MARCI SHIMOFF
Dan dalam proses ini, sangatlah penting untuk merasa baik, merasa bahagia, karena ketika Anda merasa baik, Anda menempatkan diri pada frekuensi yang Anda inginkan.

MICHAEL BERNARD BECKWITH
Ini adalah Semesta perasaan. Jika Anda hanya memercayai sesuatu secara intelektual, tetapi Anda tidak merasakan perasaan yang ada di baliknya, Anda tidak mempunyai kekuatan yang cukup untuk mewujudkan apa yang Anda inginkan dalam hidup. Jadi, Anda harus merasakannya. Minta satu kali, percaya Anda sudah menerimanya, lalu yang harus Anda lakukan untuk menerima adalah merasa baik. Ketika Anda merasa baik, anda berada dalam frekuensi menerima. Anda berada pada frekuensi di mana semua hal baik mendatangi Anda, dan Anda akan menerima apa yang Anda minta. Anda tidak mungkin meminta sesuatu kecuali jika hal itu akan membuat Anda merasa baik ketika menerimanya, bukan? Jadi, tempatkan diri Anda pada frekuensi perasaan baik, dan Anda akan menerimanya. Cara kilat untuk menempatkan Anda pada frekuensi itu adalah berkata, Saat ini saya sedang menerima. Saat ini saya sedang menerima semua yang baik dalam hidup saya. Saat ini saya sedang menerima (isi dengan hasrat Anda) sekarang.

Dan rasakan. Rasakan seakan-akan Anda telah menerimanya. Seorang teman baik saya, Marcy, adalah salah satu pewujud terbesar yang pernah saya lihat, dan ia merasakan segala sesuatu. Ia merasakan seperti apa rasanya memiliki apa yang ia minta. Ia merasakan segala sesuatu, sehingga terwujud. Ia tidak mengkhawatirkan bagaimana caranya, kapan, atau di mana, ia hanya merasakannya dan kemudian keinginannya terwujud. Jadi, merasa baiklah saat ini.

BOB PROCTOR
Ketika Anda mengalihkan khayalan menjadi kenyataan, Anda berada di posisi untuk membangun khayalan yang lebih besar lagi. Dan itulah Proses Penciptaan. Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya. Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.

BOB DOYLE
Hukum tarik-menarik, kajian dan praktik hukum tarik-menarik, hanya menggambarkan apa yang akan membantu Anda membangun perasaan memilikinya pada saat kini. Pergilah untuk mencoba mengemudikan mobil itu. Pergilah untuk mencari rumah itu. Masuki rumah itu. Lakukan apa pun yang perlu Anda lakukan untuk membangun perasaan memilikinya pada saat kini, dan ingat-ingatlah perasaan itu. Apa pun yang dapat Anda lakukan untuk mencapainya benar-benar akan membantu Anda menariknya kepada Anda. Ketika Anda merasa seakan-akan Anda memilikinya sekarang, dan perasaan itu begitu nyata seperti Anda sudah memilikinya, Anda sedang percaya bahwa Anda sudah menerimanya, dan Anda akan menerimanya.

BOB DOYLE
Mungkin saja ketika Anda bangun, apa yang Anda inginkan ada di sana. Keinginan Anda sudah mewujud. Atau, mungkin Anda mendapat ide yang bagus tentang tindakan yang akan dilakukan. Jelas Anda tidak boleh berkata, Baiklah, saya bisa melakukannya dengan cara ini, tetapi aduh, saya akan sangat tidak menyukainya. Jika demikian, Anda tidak berada di jalan yang tepat. Kadang-kadang akan diperlukan tindakan, tetapi jika Anda sungguh-sungguh melakukannya selaras dengan apa yang diupayakan Semesta bagi Anda, Anda akan merasa gembira. Anda akan merasa sangat hidup. Waktu akan berhenti. Anda dapat melakukan ini sepanjang hari.

Tindakan adalah kata yang bagi beberapa orang bisa berarti kerja, tetapi tindakan yang terilhami sama sekali tidak akan terasa sebagai pekerjaan. Perbedaan antara tindakan yang teriilhami dan tindakan biasa adalah: Tindakan yang terilhami adalah ketika Anda bertindak untuk menerima. Jika Anda bertindak untuk berusaha dan membuatnya terwujud, Anda sudah tergelincir ke belakang. Tindakan yang terilhami akan ringan dan terasa menyenangkan karena Anda berada di dalam frekuensi menerima.

Bayangkan hidup seperti sebuah sungai yang bergerak cepat. Ketika Anda bertindak untuk mewujudkan sesuatu, ini akan terasa seperti berjalan melawan arus. Ini akan terasa berat dan seperti perjuangan keras. Ketika Anda bertindak untuk menerima dari Semesta, Anda akan emrasa seakan-akan mengalir bersama arus sungai. Ini akan terasa ringan. Inilah perasaan dari tindakan yang terilhami, berada dalam aliran Semesta dan kehidupan. Kadang-kadang Anda bahkan tidak menyadari bahwa Anda telah menggunakan tindakansampai sesudah Anda menerima karena tindakan itu terasa begitu enak. Pada saat itu Anda akan menengok ke belakang dan melihat keajaiban bagaimana Semesta telah menggendong Anda ke apa yang Anda inginkan, serta membawa keinginan Anda kepada Anda.

DR. JOE VITALE
Semesta menyukai kecepatan. Jangan menunda. Jangan menebak-nebak. Jangan ragu. Ketika ada kesempatan, ada dorongan, ada percikan naluriah dari dalam diri bertindaklah. Itulah tugas Anda. Dan hanya itu yang perlu Anda lakukan. Percayai naluri Anda. Naluri adalah Semesta yang mengilhami Anda. Naluri adalah Semesta yang berkomunikasi dengan Anda yang berada di frekuensi menerima. Jika Anda mendapatkan perasaan naluriah atau intuitif, ikutilah, dan Anda akan menemukan bahwa Semesta menggerakkan Anda secara magnetis untuk menerima apa yang Anda minta.

BOB PROCTOR
Anda akan menarik segala sesuatu yang Anda perlukan. Jika yang Anda butuhkan adalah uang, Anda akan menariknya. Jika yang anda butuhkan adalah orang, Anda akan menariknya. Jika yang Anda butuhkan adalah sebuah buku tertentu, Anda akan menariknya. Anda harus memberi perhatian pada apa yang ingin Anda tarik ke diri Anda. Ketika Anda memelihara gambaran dari apa yang Anda inginkan, Anda akan teratrik keapda sesuatu dan sesuatu itu akan tertarik kepada Anda. Tetapi, sebenarnya gambaran-gambaran itu akan bergerak memasuki realitas fisik bersama dan melalui Anda. Dan ini terjadi menurut hukum tarik-menarik. Ingatlah bahwa Anda adalah magnet yang menarik segala sesuatu kepada Anda. Ketika apa yang Anda inginkan sudah diperjelas dalam benak Anda, Anda telah menjadi sebuah magnet yang menarik segala sesuatu kepada Anda, dan sebaliknya, segala sesuatu yang Anda inginkan akan tertarik ke arah magnet, yaitu diri Anda. Semakin Anda mempraktikkan dan mulai melihat hukum tarik-menarik mendatangkan segala sesuatu yang Anda inginkan kepada Anda, Anda menjadi magnet yang semakin kuat karena Anda akan menambahkan kekuatan iman, keyakinan, dan pengetahuan.

MICHAEL BERNARD BECKWITH
Anda bisa memulai tanpa apa pun, dari ketiadaan serta tanpa jalan karena jalan akan dibuatkan. Semua yang Anda butuhkan hanyalah ANDA, dan kemampuan untuk memikirkan segala sesuatu, sehingga mewujud. Segala sesuatu yang telah ditemukan dan diciptakan di sepanjang sejarah manusia dimulai dengan satu pikiran. Dari satu pikiran itu, jalan dibuat, dan jalan itu mewujud dari tak tampak menjadi tampak.

JACK CANFIELD
Bayangkan mobil yang berjalan di malam hari. Lampunya hanya menerangi tiga puluh sampai enam puluh meter ke depan, tetapi Anda bisa bergerak dari California sampai New York dengan mengemudi mobil dalam gelap, karena yang perlu Anda lihat hanyalah enam puluh meter ke depaan. Dan begitulah hidup menguak di hadapan kita. Jika kita percaya bahwa ada enam puluh meter lagi yang akan menguak sesudahnya, dan enam puluh meter lagi sesudahnya, hidup Anda akan terus menguak. Dan pada akhirnya akan menempatkan Anda di tujuan yang sungguhsungguh Anda inginkan karena Anda menginginkannya.

Percayai Semesta. Percaya, yakin, dan miliki iman. Saya sungguh-sungguh tidak tahu bagaimana saya akan mengangkat Rahasia ke layar film. Saya hanya bertahan pada hasil akhir visi ini, saya melihat hasil akhir itu dengan jelas dalam benak, saya merasakannya dengan sekuat-kuatnya, dan segala sesuatu yang kami perlukan untuk menciptakan film The Secret datang dengan sendirinya. Ayun langkah pertama dalam iman. Anda tidak harus melihat seluruh anak tangga. Hanya mengambil langkah pertama.

Marilah kita menelaah penggunaan Proses Penciptaan bagi mereka yang merasa terlalu gemuk dan ingin menurunkan berat tubuhnya. Hal pertama yang perlu diketahui adalah bahwa jika Anda berfokus pada penurunan berat, Anda akan menarik lebih banyak keharusan menurunkan berat, jadi keluarkan pikiran harus menurunkan berat dari benak Anda. Inilah sebabnya
mengapa diet tidak selalu berhasil. Karena Anda berfokus pada penurunan berat, Anda terus menarik kembali keharusan untuk menurunkan berat.

Hal kedua yang perlu diketahui adalah bahwa kondisi kegemukan diciptakan
melalui pikiran Anda terhadapnya. Sederhananya, jika seseorang kegemukan, ini disebabkan karena ia memikirkan pikiran-pikiran gemuk, terlepas dari apakah ia menyadarinya atau tidak. Seseorang tidak dapat memikirkan pikiran-pikiran langsing, tetapi menjadi gemuk. Ini berlawanan dengan hukum tarik-menarik. Terlepas dari apakah kepadanya pernah dikatakan bahwa ia memiliki kerja tiroid yang lambat, atau ukuran tubuh mereka adalah sifat bawaan lahir, semua ini adalah selubung dari pikiran-pikiran gemuk. Jika Anda menerima bahwa kondisi itu berlaku bagi Anda dan Anda meyakininya, Anda akan mengalaminya dan akan terus menarik situasi kegemukan kepada diri Anda.

Setelah mempunyai dua putri, saya mengalami kegemukan, dan saya tahu ini
terjadi karena mendengarkan dan membaca pesan-pesan bahwa sangatlah sulit untuk menurunkan berat setelah melahirkan bayi, dan lebih sulit lagi setelah anak kedua. Saya mengundang kegemukan kepada saya dengan pikiran-pikiran gemuk, dan hal itu menjadi pengalaman saya. Saya benar-benar berdaging dan semakin saya melihat bahwa saya gemuk, semakin banyak daging yang saya undang. Dengan kerangka tubuh yang kecil, berat saya menjadi 72 kilogram, semuanya karena saya memikirkan pikiran-pikiran gemuk. Pikiran yang paling sering dipikirkan orang, dan saya sendiri, adalah bahwa makanan bertanggung jawab untuk kenaikan berat tubuh saya. Ini adalah keyakinan yang tidak menguntungkan Anda, dan menurut saya sekarang, keyakinan itu sungguh konyol! Makanan tidak bertanggung jawab untuk kenaikan berat. Pikiran Anda bahwa makanan bertanggung jawab untuk kenaikan beratlah yang sebenarnya membuat makanan menaikkan berat tubuh Anda. Perlu diingat bahwa pikiran adalah penyebab utama dari segala sesuatu, dan selebihnya adalah akibat dari pikiran itu.

Pikirkan pikiran-pikiran yang sempurna dan hasilnya pastilah berat yang sempurna. Lepaskan semua pikiran yang menghambat. Makanan tidak dapat membuat berat Anda naik, kecuali jika Anda pikir makanan dapat melakukannya. Rumusan dari berat yang sempurna adalah berat yang terasa baik bagi Anda. Pendapat orang lain tidak berlaku. Kemungkinan besar Anda mengenal seseorang yang langsing, tetapi makan seperti kuda, dan dengan bangga mereka mengatakan, Saya bisa makan apa pun yang saya inginkan dan berat saya tetap ideal.Dan Jin dari semesta berkata, Permintaanmu adalah tugasku!

Untuk menarik berat dan tubuh yang sempurna dengan menggunakan Proses
Penciptaan, ikuti langkah berikut: Perjelas berat tubuh yang Anda inginkan. Dalam benak, gambarkan seperti apa penampilan Anda ketika sudah mencapai berat sempurna itu. Dapatkan gambar diri Anda pada berat yang sempurna itu jika Anda bisa mendapatkannya. Sering-seringlah memandanginya. Jika tidak, dapatkan gambar dari tubuh yang ingin Anda miliki dan sering-seringlah memandanginya. Anda harus percaya Anda akan menerimanya dan berat yang sempurna itu sudah menjadi milik Anda. Anda harus membayangkan, berpura-pura, bertingkah seakanakan berat sempurna itu sudah menjadi milik Anda. Anda harus melihat diri sedang menerima berat yang sempurna. Tuliskan berat sempurna Anda dan tempatkan di atas angka timbangan, atau jangan menimbang tubuh sama sekali. Jangan membenturkan apa yang telah Anda minta dengan pikiran, kata-kata, dan tindakan Anda. Jangan membeli busana pada berat tubuh yang sekarang. Miliki iman dan berfokuslah pada busana yang akan Anda beli. Menarik berat yang sempurna kepada diri Anda adalah sama dengan memesan sesuaut dari katalog Semesta. Anda melihat-lihat katalog itu, memilikih berat yang sempurna, memesannya, dan kemudian pesanan itu dikirim kepada Anda.

Buatlah niat untuk mencari, mengagumi, dan memuji dalam hati orang-orang yang bertubuh seperti yang Anda inginkan. Carilah mereka, dan ketika Anda mengaguminya serta merasakan perasaan-perasaan bertubuh seperti itu Anda mengundangnya ke diri Anda. Jika Anda melihat orang-orang yang kegemukan, jangan mengamati mereka, tetapi segera alihkan pikiran ke gambar diri Anda di dalam tubuh yang sempurna dan rasakan.
Anda harus merasa baik. Anda harus merasa senang akan diri Anda. Ini sangat penting karena Anda tidak dapat menarik berat sempurna Anda jika Anda tidak merasa senang dengan tubuh Anda sekarang ini. Jika Anda merasa buruk terhadap tubuh Anda, ini adalah perasaan yang sangat kuat, dan Anda akan terus menarik perasaan buruk terhadap tubuh Anda. Anda tidak akan pernah mengubah tubuh Anda jika Anda mengkritiknya dan menemukan kesalahan padanya, malah sebenarnya Anda menarik lebih banyak berat tubuh kepada diri Anda. Pujilah dan berkati setiap sentimeter persegi dari tubuh Anda. Pikirkan semua hal sempurna tentang Anda. Ketika Anda memikirkan pikiran-pikiran sempurna, ketika Anda merasa senang pada diri Anda, Anda berada pada frekuensi berat sempurna Anda, dan Anda sedang mengundang kesempurnaan.

Dalam salah satu bukunya, Wallace Wattles membagikan kiat yang bagus tentang makan. Ia menganjurkan bahwa ketika Anda makan, pastikan Anda berfokus penuh pada pengalaman mengunyah makanan. Pertahankan pikiran Anda di saat kini dan alami sensasi memakan makanan, dan jangan biarkan pikiran Anda beralih ke hal-hal lain. Hadirlah di dalam tubuh Anda dan nikmati semua sensasi mengunyah makanan di dalam mulut dan menelannya. Cobalah hal ini ketika Anda makan. Ketika Anda hadir penuh saat makan, rasa dari makanan begitu pekat dan luar biasa; ketika Anda membiarkan pikiran beralih, rasa melenyap. Saya yakin bahwa jika kita bisa
memakan makanan kita di saat kini, terfokus sepenuhnya pada pengalaman makan yang nikmat, makanan tergabung dengan sempurna ke dalam tubuh kita, dan hasilnya adalah tubuh yang sempurna.

Akhir kisah dari berat tubuh saya sendiri adalah bahwa sekarang saya dapat mempertahankan berat yang sempurna seberat 58 kilogram dan saya dapat memakan apa pun yang saya inginkan. Jadi, berfokuslah pada berat sempurna Anda!

DR. JOE VITALE
Hal lain yang orang-orang tanyakan adalah Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mewujudnya mobil, relasi, uang? Saya tidak memiliki buku aturan yang mengatakan bahwa mereka akan membutuhkan tiga puluh menit atau tiga hari atau tiga puluh hari. Ini adalah soal penyelarasan Anda dengan Semesta sendiri. Waktu adalah ilusi. Einstein mengatakannya pada kita. Jika Anda mendengar ini untuk pertama kalinya, mungkin konsep ini agak sulit dipahami, karena Anda melihat sesuatu terjadi secara berurutan. Yang dikatakan fisikawan kuantum dan Einstein adalah segala sesuatu terjadi secara bersamaan. Jika Anda bisa mengerti konsep tidak ada waktu, dan menerima konsep itu, Anda akan melihat bahwa apa pun yang Anda inginkan di masa depan sudah ada saat ini. Jika segala sesuatu terjadi pada satu waktu yang sama, sama halnya dengan konsep ketidakadawaktuan Anda, berarti segala yang Anda inginkan sudahlah wujud!

Semesta tidak membutuhkan waktu untuk mewujudkan apa yang Anda inginkan. Setiap penundaan waktu yang Anda alami disebabkan penundaan Anda dalam menempatkan diri pada tempat di mana Anda percaya, tahu, dan merasa bahwa Anda sudah memilikinya. Anda sendirilah yang harus menempatkan diri pada frekuensi yang Anda inginkan. Ketika Anda sudah berada di frekuensi itu, apa yang Anda inginkan akan muncul.

BOB DOYLE
Ukuran bukanlah apa-apa bagi Semesta. Di aras ilmiah, tidak lebih sulit untuk menarik sesuatu yang kita anggap sangat besar ke sesuatu yang kita anggap sangat kecil. Semesta melakukan segala sesuatu dengan upaya nihil. Rumput tidak mengotot untuk tumbuh. Rumput tumbuh tanpa usaha. Semuanya adalah karya rancangan agung. Semuanya adalah perkara apa yang ada dalam benak Anda. Ini perihal apa yang kita letakkan di tempatnya, dan berkata: Ini sesuatu yang besar, ini akan membutuhkan waktu. Dan, Ini sesuatu yang kecil. Saya akan memberinya satu jam. Itu semua adalah aturan kita, yang kita rumuskan sendiri. Menurut Semesta, tidaklah ada aturan. Anda hanya menyiapkan perasaan memiliki sesuatu saat ini; dan Semesta akan meresponsnya apa pun itu.

Tidak ada waktu bagi Semesta, juga tidak ada ukuran. Sama mudahnya untuk mewujudkan satu dolar dengan sejuta dolar. Prosesnya sama, dan satu-satunya alasan mengapa yang satu datang lebih cepat dari yang lainnya adalah karena Anda berpikir bahwa satu juta dolar adalah sangat banyak dan satu dolar tidak terlalu banyak.

BOB DOYLE
Beberapa orang mengalami kemudahan dengan hal-hal kecil, jadi kadang-kadang kita mengatakan mulailah dengan sesuatu yang kecil, misalnya secangkir kopi. Niatkan untuk menarik secangkir kopi sehari.

BOB PROCTOR
Pertahankan gambar diri Anda sedang mengobrol dengan teman lama yang sudah lama tidak Anda jumpai. Entah bagaimana seseorang akan mulai berbicara tentang teman lama Anda kepada Anda. Kemudian teman lama Anda akan menelepon Anda atau Anda akan mendapat surat darinya. Memulai dengan sesuatu yang kecil adalah cara yang mudah untuk mengalami sendiri hukum tarik-menarik. Perkenankan saya membagikan kisah seorang pria muda yang telah melakukannya. Ia menonton film The Secret dan memutuskan untuk memulai dengan sesuatu yang kecil. Ia menciptakan gambar sebuah bulu di benaknya, dan ia memastikan bahwa bulu ini unik. Ia menciptakan tanda-tanda khusus pada bulu ini, sehingga ia akan mengenalinya tanpa ragu jika ia melihatnya. Bulu itu akan datang kepadanya melalui penggunaan yang sengaja dari hukum tarik-menarik.

Dua hari kemudian, ia sedang berjalan memasuki sebuah gedung pencakar langit di sebuah jalan di kota New York. Ia mengatakan ia tidak tahu sebabnya, tetapi kebetulan ia melihat ke bawah. Di sana, di kakinya, di pintu masuk gedung pencakar langit di New York, bulu itu tergeletak! Bukan sembarang bulu, tetapi bulu tepat seperti yang ia bayangkan. Bulu itu identik dengan gambar yang telah ia ciptakan dalam benaknya, berikut semua tanda khasnya. Pada saat itu juga tanpa ragu ia tahu bahwa hukum tarik-menarik sedang bekerja dengan semua keagungannya. Ia menyadari kemampuan dan kekuatan luar biasa hukum tersebut untuk menarik sesuatu kepada dirinya melalui kekuatan pikirannya. Dengan iman utuh, sekarang ia beralih menciptakan hal-hal yang jauh lebih besar.

DAVID SCHIRMER
PELATIH PENANAMAN MODAL, GURU, DAN SPESIALIS KEKAYAAN
Orang-orang takjub pada cara saya mendapatkan tempat parkir. Saya sudah melakukannya sejak pertama kali memahami Rahasia ini. Saya akan membayangkan tempat parkir yang saya inginkan. Dalam 95 persen waktu, tempat ini akan tersedia bagi saya dan saya tinggal memasukinya lurus-lurus. Lima persen dari waktu, saya harus menunggu satu atau dua menit, dan seseorang akan keluar dari tempat parkir dan saya akan memasukinya. Saya selalu melakukannya.

Sekarang Anda bisa mengerti mengapa seseorang berkata, �Saya selalu mendapatkan tempat parkir, dan memang ia mendapatkannya. Atau mengapa seseorang berkata, Saya sungguh beruntung, saya selalu memenangkan sesuatu, dan ia memang selalu menang. Orang-orang ini mempunyai harapan. Mulailah mempunyai harapan terhadap hal-hal yang besar, dan ketika melakukannya, Anda sudah terlebih dulu mencipta hidup Anda. Anda dapat menggunakan hukum tarik-menarik untuk menciptakan seluruh hidup Anda terlebih dulu, sama seperti hal selanjutnya yang akan Anda lakukan hari ini. Prentice Mulford, seorang guru yang tulisannya mengandung banyak pemahaman tentang hukum tarik-menarik serta cara penggunaannya, menunjukkan betapa pentingnya untuk memikirkan hari Anda terlebih dulu.

Ketika Anda berkata pada diri sendiri, Saya akan mengalami kunjungan yang menyenangkan atau perjalanan yang menyenangkan,� Anda mengirimkan unsur-unsur dan daya-daya yang akan mengatur segalanya untuk menciptakan kunjungan atau perjalanan yang menyenangkan terlebih dulu sebelum tubuh Anda. Ketika sebelum berkunjung atau melakukan perjalanan atau pergi belanja Anda berada dalam suasana hati yang buruk, atau takut, atau ragu akan sesuatu yang tidak menyenangkan, Anda terlebih dulu mengirim agen-agen yang tidak kasatmata, yang akan menciptakan ketidaksenangan. Pikiran kita, atau dengan kata lain, situasi pikiran kita, selalu bekerja menyiapkan segala yang baik atau buruk terlebih dulu.

Prentice Mulford menulis kata-kata itu di tahun 1870-an. Ia sungguh seorang pionir! Anda dapat melihat dengan jelas betapa pentingnya untuk memikirkan terlebih dulu setiap peristiwa setiap hari. Tidak diragukan bahwa Anda pernah mengalami hal yang sebaliknya dari memikirkan hari terlebih dulu, dan salah satu bentuknya adalah bergegas dan terburu-buru. Jika Anda bergegas atau terburu-buru, ketahuilah bahwa pikiran-pikiran dan
tindakan-tindakan ini didasarkan pada rasa takut (takut terlambat) dan Anda
menyiapkan hal-hal buruk terlebih dulu. Ketika Anda terus tergesa-gesa, Anda akan menarik sederetan hal buruk ke jalan Anda. Selain itu, hukum tarik-menarik juga menyiapkan lebih banyak situasi masa depan yang akan menyebabkan Anda bergegas dan terburu-buru. Anda harus berhenti dan mengeluarkan diri dari frekuensi itu.

Jika Anda tidak ingin mengundang hal-hal yang buruk, ambil waktu sebentar dan alihkan diri Anda. Banyak orang, terutama dalam masyarakat Barat, yang mengejar waktu dan mengeluh bahwa mereka tidak mempunyai cukup waktu. Ketika seseorang berkata bahwa mereka tidak mempunyai cukup waktu, hukum tarik-menarik akan menciptakan keadaan itu bagi mereka. Jika selama ini Anda telah mengejar ekor Anda sendiri dengan pikiran tidak punya cukup waktu, mulai sekarang katakanlah dengan sungguh-sungguh, Saya punya lebih dari cukup waktu, dan ubahlah hidup Anda. Anda juga dapat mengubah saat menunggu menjadi saat yang berdaya untuk mencipta hidup masa depan Anda. Lain waktu, ketika Anda berada dalam situasi menunggu, gunakan waktu itu, dan bayangkan Anda memiliki semua hal yang Anda inginkan. Anda dapat melakukan hal ini di mana saja dan kapan saja. Ubah setiap situasi hidup menjadi situasi yang positif! Biasakan setiap hari untuk menentukan terlebih dulu setiap peristiwa dalam hidup Anda melalui pikiran-pikiran Anda. Tempatkan daya-daya Semesta di depan Anda dalam setiap hal yang Anda lakukan dan ke mana pun Anda pergi dengan terlebih dulu memikirkan bagaimana wujud peristiwa yang Anda inginkan. Dengan demikian Anda sengaja menciptakan hidup Anda.

Seperti Jin-nya Aladin, hukum tarik-menarik menjamin pemenuhan setiap permintaan kita. Proses Penciptaan membantu Anda menciptakan apa yang Anda inginkan dalam tiga langkah sederhana: meminta, percaya, dan menerima. Meminta apa yang Anda inginkan kepada Semesta adalah kesempatan untuk menjelaskan apa yang Anda inginkan kepada diri sendiri. Ketika permintaan itu menjadi jelas di benak Anda, Anda sudah memintanya. Percaya melibatkan bertindak, berbicara, dan berpikir seakan-akan Anda sudah menerima apa yang Anda minta. Ketika Anda memancarkan frekuensi menerima, hukum tarik-menarik akan menggerakkan orang, peristiwa, dan situasi kepada Anda untuk menerima.

Menerima melibatkan perasaan seperti yang Anda rasakan ketika permintaan
Anda terwujud. Merasa baik dan senang pada saat kini akan menempatkan Anda pada frekuensi yang Anda inginkan. Untuk menurunkan berat tubuh, jangan berfokus pada penurunan berat. Sebaliknya, fokuskan pada berat ideal Anda. Rasakan perasaan-perasaan dari berat sempurna Anda, maka Anda akan mengundang berat ideal itu kepada diri Anda. Semesta tidak membutuhkan waktu untuk mewujudkan apa yang Anda inginkan. Mewujudkan satu dolar sama mudahnya dengan mewujudkan sejuta dolar. Memulai dengan sesuatu yang kecil, meisalnya secangkir kopi atau tempat parkir, adalah cara yang mudah untuk mengalami hukum tarik-menarik. Dengan kuat niatkan untuk menarik sesuatu yang kecil. Ketika Anda mengalami kekuatan yang Anda miliki untuk menarik sesuatu, Anda akan melanjutkan mencipta hal-hal yang lebih besar. Ciptakan hari Anda terlebih dulu dengan memikirkan wujud peristiwa yang Anda inginkan, maka Anda akan menciptakan hidup Anda dengan sengaja.

DR. JOE VITALE
Banyak orang merasa mandek atau terperangkap atau terkungkung situasi mereka saat ini. Terlepas dari apa pun situasi Anda saat ini, ini hanyalah realitas saat kini, dan realitas kini akan mulai berubah ketika Anda mulai menggunakan Rahasia ini. Realitas saat kini atau hidup Anda saat kini adalah hasil dari pikiran-pikiran yang telah Anda pikirkan. Semua itu akan berubah begitu Anda mulai mengubah pikiran dan perasaan Anda. Bahwa manusia dapat mengubah dirinya sendiri dan menguasai takdirnya sendiri adalah kesimpulan akal yang sudah menyadari kekuatan pikiran yang benar. (1866-1954)

LISA NICHOLS
Ketika Anda ingin mengubah situasi, pertama-tama Anda harus mengubah pemikiran Anda. Setiap kali Anda membuka kotak surat dan berpikir akan menemukan surat tagihan coba tebak tagihan itu akan ada di sana. Setiap hari Anda membuka kotak surat dengan mencemaskan tagihan! Anda tidak pernah membayangkan sesuatu yang hebat. Anda hanya memikirkan utang, mengharapkan utang. Jadi, utang harus muncul agar Anda tidak berpikir bahwa Anda tidak waras. Dan setiap hari Anda mengukuhkan pikiran Anda: Apakah utang akan muncul? Ya, utang akan ada di sana. Apakah utang akan muncul? Ya, utang akan ada di sana. Apakah utang akan muncul? Ya, utang akan ada di sana. Mengapa? Karena Anda mengharapkan utang ada di sana. Jadi, utang muncul karena hukum tarik-menarik selalu patuh pada pikiran Anda. Jadi, cobalah berbaik kepada diri sendiri, harapkan kiriman cek!

Harapan adalah daya tarik yang sangat kuat karena harapan menarik segalanya kepada Anda. Seperti yang dikatakan Bob Proctor, Hasrat menghubungkan Anda dengan sesuatu yang Anda hasratkan dan harapan menariknya ke dalam hidup Anda. Harapkan sesuatu yang Anda inginkan, jangan mengharapkan sesuatu yang tidak Anda inginkan. Apa yang Anda harapkan saat ini?

JAMES RAY
Kebanyakan orang memandang situasi kini mereka dan berkata, Inilah saya. Sebenarnya diri Anda saat ini bukanlah seperti itu. Itu hanyalah diri Anda di saat lalu. Misalnya, Anda tidak mempunyai cukup uang di rekening bank, atau tidak memiliki relasi seperti yang Anda inginkan, atau kesehatan dan kebugaran Anda tidak seperti yang diinginkan. Itu bukanlah diri Anda yang sesungguhnya; itu hanya sisa akibat dari pikiran dan tindakan masa lalu Anda. Diri kita adalah akibat dari apa yang sudah kita pikirkan. (563-483 SM)

Saya ingin membagikan sebuah proses yang datang dari seorang guru besar, Neville Goddard, dalam sebuah kuliah yang ia berikan di tahun 1954, berjudul Gunting Pemangkas Perbaikan. Proses ini telah berdampak besar pada hidup saya. Nevill menganjurkan agar pada akhir hari, sebelum tidur, Anda memikirkan kembali peristiwa-peristiwa hari itu. Jika ada peristiwa atau saat yang tidak berjalan sesuai dengan keinginan Anda, putar kembali peristiwa itu dalam benak Anda, selaras dengan keinginan Anda. Ketika Anda menciptakan kembali peristiwa-peristiwa itu sesuai dengan apa yang Anda inginkan, Anda membersihkan frekuensi hari itu dan memancarkan sinyal dan frekuensi baru untuk esok hari. Anda telah dengan sengaja menciptakan gambar-gambar baru masa depan. Anda tidak pernah terlambat
mengubah gambar-gambar ini.

DR. JOE VITALE
Apa yang dapat Anda lakukan saat ini untuk mulai mengubah hidup? Hal pertama yang dapat Anda mulai adalah membuat daftar hal-hal yang Anda syukuri. Ini akan memindahkan energi dan mulai memindahkan pikiran Anda. Jika sebelumnya Anda berfokus pada apa yang tidak Anda miliki, keluhan, dan masalah Anda, sekarang Anda melangkah ke arah yang berbeda ketika Anda melakukan latihan ini. Anda mulai bersyukur untuk semua hal yang menyenangkan Anda. Jika Anda baru mengetahui bahwa perasaan syukur membawa seluruh pikiran Anda lebih selaras dengan energi-energi kreatif dari Semesta, renungkanlah dengan baik, Anda akan memahami bahwa hal itu memang benar. (1860-1911)

MARCI SHIMOFF
Syukur adalah jalan yang mutlak untuk mendatangkan lebih banyak kebaikan ke dalam hidup Anda.

DR. JOHN GRAY
PSIKOLOG, PENGARANG, DAN PEMBICARA INTERNASIONAL
Ketika setiap pria mengetahui istri mereka menghargai hal-hal kecil yang mereka lakukan, apa tindakan mereka? Mereka ingin melakukan hal itu lagi. Ini semua soal penghargaan. Penghargaan akan menarik segalanya. Penghargaan menarik dukungan.

DR. JOHN DEMARTINI
Apa pun yang kita pikirkan dan syukuri, kita akan mendapatkannya lagi.

JAMES RAY
Bagi saya, syukur adalah suatu latihan yang penuh daya. Setiap pagi saya bangun dan berucap, Terima kasih. Setiap pagi, ketika kaki menyentuh lantai, Terima kasih. Kemudian saya mulai memikirkan apa yang saya syukuri sambil menyikat gigi dan melakukan hal-hal yan biasa saya lakukan di pagi hari. Saya tidak hanya memikirkannya sambil melakukan hal-hal rutin, tetapi saya juga mengungkapkan dan merasakan perasaan-perasaan syukur itu. Saya tidak pernah lupa hari ketika kami merekam James Ray yang menceritakan latihan syukurnya yang penuh daya. Mulai hari itu, saya menerapkan proses James dalam hidup saya. Setiap pagi, saya tidak akan turun dari tempat tidur sebelum saya merasakan perasaan syukur akan hari yang baru ini dan semua yang saya syukuri dalam hidup. Setelah itu saya baru turun dari tempat tidur. Ketika satu kaki menyentuh lantai, saya mengucapkan, Terima, dan ketika kaki kedua menyentuh lantai, saya mengucapkan kasih. Bersama setiap langkah menuju kamar mandi, saya mengucapkan, Terima kasih. Saya terus mencupakan dan merasakan Terima
kasih ketika mandi dan bersiap.

Pada saat saya siap menghadapi hari, saya sudah ratusan kali mengucapkan Terima kasih. Ketika saya melakukannya, saya menciptakan hari saya dan semua yang terkandung di dalamnya. Saya menetapkan frekuensi saya untuk hari itu dan sengaja menyatakan seperti apa hari yang saya inginkan, dan bukan sekadar terantuk-antuk keluar dari tempat tidur dan membiarkan hari mengendalikan saya. Tidak ada cara yang lebih berdaya untuk memulai hari daripada cara ini. Anda adalah pencipta kehidupan Anda, jadi mulailah dengan sengaja menciptakan hari Anda!

Syukur adalah bagian mendasar dari ajaran-ajaran guru besar sepanjang sejarah. Dalam buku yang mengubah hidup saya, The Science of Getting Rich, ditulis oleh Wallace Wattles di tahun 1910, syukur adalah bab yang terpanjang. Setiap guru yang ditokohkan dalam buku Rahasia ini menggunakan syukur sebagai bagian dari hari mereka. Sebagian besar dari mereka memulai hari dengan pikiran dan perasaan syukur.

Joe Sugarman, seorang pria yang luar biasa dan wiraswastawan yang sukses,
menonton film The Secret dan menghubungi saya. Ia memberitahu bahwa bagian yang paling disukainya adalah proses syukur, dan penggunaan proses syukur ini telah menyumbang semua keberhasilannya dalam hidup. Meskipun Joe telah menarik banyak kesuksesan, setiap hari ia terus menggunakan rasa syukurnya untuk setiap hal kecil. Ketika ia mendapatkan tempat parkir, ia selalu mengucapkan dan merasakan Terima kasih. Joe mengenal kekuatan syukur dan segala yang didatangkannya, sehingga syukur telah menjadi cara hidupnya. Melalui semua yang telah saya baca dan alami dalam hidup dengan menggunakan Rahasia ini, kekuatan syukur lebih menonjol dibandingkan yang lain. Jika di dalam pengetahuan tentang Rahasia ini Anda hanya melakukan satu hal saja, gunakanlah syukur sampai syukur menjadi cara hidup Anda.

DR. JOE VITALE
Begitu Anda mulai merasa berbeda terhadap apa yang sudah Anda miliki, Anda akan mulai menarik lebih banyak kebaikan dalam hidup. Anda dapat mensyukuri lebih banyak hal. Sebelum itu Anda melihat ke sekitar dan berkata, Saya tidak memiliki mobil yang saya inginkan. Saya tidak memiliki rumah yang saya inginkan. Saya tidak memiliki pasangan yang saya inginkan. Saya tidak memiliki kesehatan yang saya inginkan. Wah! Bahaya! Semua itu adalah hal yang tidak Anda inginkan. Berfokuslah pada apa yang sudah Anda miliki, yang Anda syukuri. Mungkin Anda memiliki mata untuk membaca kalimat ini. Mungkin pakaian yang Anda miliki. Ya, mungkin Anda lebih ingin memiliki sesuatu yang lain dan mungkin Anda akan mendapatkannya dalam waktu yang tidak lama lagi jika Anda mulai merasa bersyukur untuk apa yang sudah Anda miliki. Banyak orang yang menjalani hidup dengan cukup benar, tetapi tetap miskin karena kurang bersyukur.

Mustahil mendatangkan lebih banyak hal ke dalam hidup Anda jika Anda tidak merasa bersyukur dengan apa yang sudah Anda miliki. Mengapa? Karena pikiran dan perasaan yang Anda pancarkan ketika Anda tidak merasa bersyukur adalah emosi emosi negatif. Apakah itu iri hati, kekesalan, ketidakpuasan, atau perasaan-perasaan tidak cukup, semua itu tidak dapat mendatangkan apa yang Anda inginkan. Semua itu hanya dapat memantulkan apa yang tidak Anda inginkan. Emosi-emosi negatif itu menghambat hal-hal baik mendatangi Anda. Jika Anda menginginkan mobil baru, tetapi tidak bersyukur dengan mobil yang sudah Anda miliki, itulah frekuensi dominan yang Anda pancarkan.

Mulai sekarang juga, bersyukurlah untu kapa yang sudah Anda miliki. Ketika Anda mulai memikirkan hal-hal yang Anda syukuri dalam hidup, Anda akan takjub pada begitu banyak pikiran yang mendatangkan lebih banyak hal yang Anda syukuri. Anda harus memulai, dan hukum tarik-menarik akan menerima pikiran-pikiran syukur itu serta mendatangkan lebih banyak hal serupa kepada Anda. Anda akan mengunci frekuensi syukur, dan semua kebaikan akan menjadi milik Anda. Bersyukur setiap hari adalah salah satu syarat untuk mendatangkan kekayaan.

LEE BROWER
PELATIH DAN SPESIALIS KEKAYAAN, PENGARANG, DAN GURU
Saya kira setiap orang mengalami saat-saat ketika mereka berkata, Segalanya tidak berjalan degan baik, atau Segalanya berjalan dengan buruk. Suatu saat, ketika terjadi masalah dalam keluarga saya, saya menemukan sebuah batu, dan saya hanya duduk menggenggamnya. Saya mengambil batu itu, menyimpannya dalam saku, dan berkata, Setiap kali saya menyentuh batu ini saya akan memikirkan sesuatu yang saya syukuri. Jadi, setiap pagi, ketika bangun tidur, saya mengambilnay dari laci, memasukkannya ke dalam saku, dan saya memikirkan hal-hal yang saya syukuri. Di malam hari, apa yang saya lakukan? Saya mengosongkan isi saku, dan batu itu ada lagi di sana. Saya telah mengalami pengalaman-pengalaman yang menakjubkan dengan ide ini. Seorang pria dari Afrika Selatan melihat saya menjatuhkannya. Ia bertanya. Apa itu? Saya menjelaskan padanya, dan ia mulai menyebutnya batu syukur. Dua minggu kemudian, saya mendapat e-mail darinya, dari Afrika Selatan. Dan ia berkata, Putra saya sedang menjelang ajal karena penyakit yang jarang ada. Sejenis penyakit peradangan hati.

Bersediakah Anda mengirim tiga batu syukur kepada saya? Sebenarnya itu hanya batu biasa yang saya temukan di jalanan, jadi saya berkata, Tentu saja. Saya harus memastikan bahwa batu-batu ini sangat khusus, jadi saya pergi ke sungai, mengambil tiga batu yang tepat, dan mengirimnya kepadanya. Empat atau lima bulan kemudian, saya mendapat e-mail lagi darinya. Ia berkata, Putra saya membaik, kemajuannya sangat pesat. Dan ia melanjutkan, Tetapi Anda perlu tahu sesuatu. Kami telah menjual lebih dari seribu batu masingmasing dengan harga sepuluh dolar sebagai batu syukur, dan kami mengumpulkan uang ini untuk dana sosial. Terima kasih banyak. Jadi, sangatlah penting untuk memiliki sikap bersyukur.

Ilmuwan besar Albert Einstein merevolusi cara kita memandang waktu, ruang, dan gravitasi. Dari latar belakang dan hidup awalnya yang miskin, mungkin Anda menganggap mustahil baginya untuk mencapai semua hal yang telah ia lakukan. Einstein banyak mengetahui Rahasia ini, dan ia mengucapkan Terima kasih ratusan kali setiap hari. Ia berterima kasih kepada semua ilmuwan besar yang telah mendahuluinya untuk sumbangan mereka yang telah membuatnya bisa belajar dan mencapai lebih banyak hal dalam karyanya, dan akhirnya menjadikannya salah satu ilmuwan terbesar yang pernah hidup. Salah satu penggunaan yang paling penuh daya dari sikap syukur dapat digabungkan dalam Proses Penciptaan untuk memberi daya dorong turbo pada apa yang Anda inginkan. Seperti yang dinasihatkan Bob Proctor dalam langkah pertama Proses Penciptaan, Meminta, dimulai dengan menulis apa yang Anda inginkan. Mulailah setiap kalimat dengan, Saat ini saya sangat bahagia dan bersyukur karena (isi sendiri lanjutannya).

Ketika Anda mengucap syukur seakan-akan Anda sudah menerima apa yang
Anda inginkan, Anda memancarkan sinyal yang sangat kuat kepada Semesta. Sinyal itu mengatakan bahwa Anda sudah memilikinya karena saat ini Anda merasa bersyukur untuknya. Setiap pagi sebelum bangun dari tempat tidur, biasakan diri untuk merasakan perasaan-perasaan syukur terlebih dulu untuk hari besar yang ada di hadapan Anda, seakan-akan segala sesuatunya sudah terjadi. Sejak saat saya menemukan Rahasia dan merumuskan visi untuk membagikan pengetahuan ini ke dunia, setiap hari saya bersyukur untuk film The Secret, yang akan mendatangkan kegembiraan bagi dunia. Saya sama sekali tidak tahu bagaimana caranya membawa penetahuan ini ke layar lebar, tetapi saya percaya bahwa kami akan menarik jalan ke arah itu. Saya tetap berfokus dan memelihara gambar hasil akhirnya. Saya merasakan syukur yang mendalam sebelumnya. Ketika keberadaan saya sudah menjadi seperti itu, pintu air membuka dan semua keajaiban mengalir ke dalam hidup kami. Bagi tim The Secret dan saya sendiri, perasaan syukur yang mendalam terus berlangsung sampai hari ini. Kami telah menjadi tim yang menggemakan syukur di setiap saat, dan ini telah menjadi cara hidup kami.

Visualisasi adalah sebuah proses yang telah diajarkan semua guru besar sepanjang zaman, serta guru besar yang masih hidup di masa kini. Dalam buku Charles Haanel, The Master Key System, yang ditulis pada tahun 1912, ia memberikan latihan dua puluh empat minggu untuk menguasai visualisasi. (Yang lebih penting, Master Key System selengkapnya juga akan membantu Anda menjadi tuan dari pikiran-pikiran Anda.) Alasan mengapa visualisasi ini begitu penuh daya adalah karena ketika Anda menciptakan gambar-gambar dalam benak yang memperlihatkan diri Anda memiliki apa yang Anda inginkan, Anda menghasilkan pikiran dan perasaan memilikinya saat ini juga. Sebenarnya visualisasi adalah pikiran yang terfokus kuat-kuat pada gambargambar, dan ini menyebabkan timbulnya perasaan yang sama kuat. Ketika Anda melakukan visualisasi, Anda memancarkan frekuensi yang kuat ke Semesta. Hukum tarik-menarik akan menerima sinyal yang kuat itu dan mengembalikan gambargambar itu kepada Anda, sama seperti yang Anda lihat dalam benak Anda.

DR. DENIS WAITLEY
Saya mengambil proses visualisasi dari program Apollo, dan selama tahun 1980-an dan 1990-an saya memasukkannya ke dalam program Olimpiade. Proses visualisasi ini disebut Geladi Resik Motor Visual. Ketika Anda memvisualisasi, Anda mematerialisasinya. Berikut ini adalah hal yang menarik tentang pikiran: kami mengambil beberapa atlet Olimpiade dan meminta mereka mengalami peristiwa lomba dalam benak, kemudian mereka dihubungkan dengan perangkat umpan balik yang canggih. Yang menakjubkan, otot-otot yang sama diaktifkan dalam urutan yang sama ketika mereka berlari dalam lomba di benak maupun ketika mereka sungguh-sungguh berlari di lapangan lomba. Bagaimana ini bisa terjadi? Karena benak tidak dapat membedakan apakah Anda sungguh-sungguh melakukannya atau Anda sedang latihan. Jika dalam benak Anda sudah berada di sana, secara fisik Anda akan pergi ke sana.

Pikirkan tentang para penemu dan temuan mereka: Wright bersaudara dan pesawat terbang. George Eastman dan film. Thomas Edison dan lampu pijar. Alexander Graham Bell dan telepon. Satun-satunya cara segala sesuatu ditemukan atau diciptakan adalah karena seseorang melihat sebuah gambar dalam benaknya. Ia melihatnya dengan jelas, dan dengan memelihara gambar hasil akhir iut dalam benaknya, semua daya dari Semesta mendatangkan penemuan itu ke dunia, melalui dirinya.

Orang-orang ini mengenal Rahasia. Mereka memiliki iman utuh pada yang tidak kasatmata, dan mengenal kekuatan di dalam diri mereka untuk mengungkit Semesta dan mengasatmatakan penemuan itu. Iman dan imajinasi mereka telah menjadi penyebab evolusi manusia, dan setiap hari kita memanen manfaat dari pikiran kreatif mereka. Mungkin Anda berpikir, Saya tidak mempunyai otak seperti para penemu besar itu. Mungkin Anda berpikir, Mereka bisa membayangkan hal-hal itu, tetapi saya tidak bisa. Anda sangat jauh dari kebenaran, dan ketika Anda melanjutkan penemuan pengetahuan akan Rahasia ini, Anda akan belajar bahwa Anda bukan hanya memiliki otak seperti mereka, tetapi juga lebih besar lagi.

MIKE DOOLEY
Ketika Anda melakukan visualisasi, ketika Anda mendapatkan gamabr itu bermain dalam benak, selalu dan hanya pelihara hasil akhir. Berikut ini adalah sebuah contoh. Pandangi punggung tangan Anda sekarang juga. Sungguh-sungguh pandangi punggung tangan Anda: warna kulitnya, noda-noda warnanya, pembuluh darahnya, cincin, kuku. Cermati semua rincian itu. Tepat sebelum memejamkan mata, lihatlah tangan itu, jari-jari Anda, menggenggam roda kemudi mobil baru Anda.

DR. JOE VITALE
Ini semacam pengalaman holografis begitu nyata pada saat kini sehingga Anda bahkan merasa seolah-olah tidak membutuhkan mobil baru karena rasanya sudah memilikinya. Kata-kata Dr. Vitale meringkas dengan tepat tempat yang ingin Anda capai ketika melakukan visualisasi. Ketika terasa seperti entakan saat Anda membuka mata di dunia fisik, artinya visualisasi Anda telah menjadi nyata. Tetapi, keadaan itu, tempat itu, ruang itu memang nyata, Ini adalah ruang tempat segala sesuatu diciptakan, dan apa yang fisik hanyalah akibat dari ruang nyata dari semua ciptaan. Itulah sebabnya mengapa Anda merasa seolah-olah tidak membutuhkannya lagi karena Anda telah masuk dan merasakan ruang penciptaan yang nyata melalui visualisasi Anda. Di ruang itu, Anda memiliki segala sesuatu pada saat kini. Ketika Anda merasakannya, Anda akan mengenalnya.

JACK CANFIELD
Ini adalah perasaan yang sungguh-sungguh menciptakan ketertarikan, bukan hanya menciptakan gambar atau pikiran. Banyak orang berpikir, �Jika saya memikirkan pikiran yang positif, atau jika saya memvisualisasi apa yang saya inginkan, itu akan sudah cukup. Jika Anda melakukan hal itu, tetapi tidak merasa berkelimpahan, atau tidak merasa penuh cinta atau gembira, itu tidak menciptakan daya ketertarikan.

BOB DOYLE
Anda harus menempatkan diri dalam perasaan sungguh-sungguh berada di dalam mobil itu. Bukan sekadar Kalau saja saya dapat memiliki mobil itu atau Suatu hari saya akan memiliki mobil itu karena ada perasaan tertentu yang berkaitan dengan pernyataan seperti ini. Pernyataan ini bukan pernyataan masa kini, tetapi di masa depan. Jika Anda tetap berada dalam perasan seperti itu, pernyataan itu akan selalu tetap berada di masa depan.

MICHAEL BERNARD BECKWITH
Sekarang, perasaan dan penglihatan dalam benak itu akan mulai menjadi pintu terbuka yang melaluinya daya Semesta akan mewujudkannya. Saya tidak dapat mengatakan seperti apa daya ini. Yang saya ketahui adalah daya ini memang ada. (1847-1922)

JACK CANFIELD
Tugas kita bukanlah menemukan bagaimana caranya. Cara ini akan muncul dengan sendirinya dari komitmen dan keyakinan pada apa yang diinginkan.

MIKE DOOLEY
Cara adalah urusan Semesta. Semesta selalu tahu cara tersingkat, tercepat, dan terharmonis di anatar Anda dan impian Anda.

DR. JOE VITALE
Bila Anda menyerahkannya kepada Semesta, Anda akan terkejut dan dibingungkan dengan apa yang dikirim kepada Anda. Di sinilah keajaiban terjadi. Para guru Rahasia menyadari unsur-unsur yang Anda libatkan ketika melakukan visualisasi. Ketika Anda melihat gambar dalam benak dan merasakannya, Anda menempatkan diri pada tempat di mana Anda percaya bahwa Anda sudah memilikinya saat ini. Anda juga memasukkan unsur percaya dan iman pada Semesta karena Anda berfokus pada hasil akhir dan mengalami perasaan dari hasil akhir itu, tanpa memberi perhatian pada bagaimana hasil akhir itu akan mewujud. Gambar dalam benak Anda melihat hasil akhir itu sudah terjadi. Perasaan Anda melihat hasil akhir itu sudah terjadi. Benak dan seluruh keberadaan Anda melihatnya sebagai sudah
terjadi. Itulah seni dari visualisasi.

DR. JOE VITALE
Anda ingin melakukannya setiap hari, tetapi ini tidak boleh menjadi beban. Yang sungguh-sungguh penting bagi keseluruhan Rahasia adalah merasa baik atau senang. Anda ingin merasa disemangati seluruh proses ini. Anda ingin merasa bersemangat, bahagia, dan selaras. Setiap orang mempunyai daya untuk melakukan visualisasi. Perkenankan saya membuktikannya dalma sebuah gamabr dapur. Untuk latihan ini, pertama-tama Anda harus mengeluarkan semua pikiran tentang dapur Anda dari benak. Jangan berpikir
tentang dapur. Bersihkan gambar-gambar dapur Anda dari benak, berikut lemarinya, lemari pendinginnya, oven, lantai, dan nuansa warnanya. Anda melihat gambar dapur Anda di dalam benak, bukan? Baiklah, artinya Anda sudah melakukan visualisasi! Setiap orang melakukan visualisasi, terlepas dari apakah ia mengetahuinya atau tidak. Visualisasi adalah rahasia besar dari kesuksesan. (1881-1960)

Berikut ini adalah sebuah kiat untuk visualisasi, yang diberikan Dr. John Demartini dalam seminar-seminar Pengalaman Terobosannya. John mengatakan bahwa jika Anda menciptakan gambar statis dalam benak, Anda bisa sulit menahan gambar itu, jadi ciptakan banyak gerakan dalam gambar Anda. Untuk menggambarkan hal ini, bayangkan kembali dapur Anda, dan kali ini bayangkan diri Anda memasuki dapur itu, berjalan ke lemari pendingin dan menempatkan tangan pada pegangan lemari, membuka pintunya, memandang ke dalam lemari, dan menemukan sebotol air dingin. Raihlah botol itu. Anda dapat merasakan dinginnya botol di tangan Anda, dan Anda menggunakan tangan lainnya untuk menutup pintu lemari. Sekarang, karena Anda sudah memvisualkan dapur secara rinci diiringi gerakan, akan lebih mudah untuk melihat dan menahan gambar itu, bukan? Kita semua memiliki lebih banyak daya dan kemungkinan dari yang kita sadari, dan memvisualisasi adalah salah satu dari daya yang sangat kuat ini.

MARCI SHIMOFF
Satu-satunya perbedaan antara orang yang hidup dengan cara ini, yang hidup di dalam keajaiban hidup, dan mereka yang tidak hidup dengan cara ini adalah mereka yang hidup di dalam keajaiban hidup memiliki kebiasaan. Mereka membiasakan diri menggunakan hukum tarik-menarik, dan keajaiban terjadi ke mana pun mereka pergi. Karena mereka ingat untuk menggunakannya. Mereka menggunakannya sepanjang waktu, bukan hanya sekali peristiwa. Berikut ini adalah dua kisah nyata yang dengan jelas menunjukkan kekuatan hukum tarik-menarik dan cara kerja Semesta.

Kisah pertama adalah tentang seorang perempuan bernama Jeannie, yang membeli keping DVD The Secret dan menopntonnya paling sedikit sekali sehari, sehingga ia dapat menyerap pesan-pesannya sampai ke dalam sel0sel tubuhnya. Ia sangat terkesan pada Bob Proctor, dan ia pikir akan sangat menyenangkan bila bertemu dengannya. Suatu pagi Jeannie mengambil surat-suratnya, dan ia takjub menemukan tukang pos keliru mengatar surat-surat Bob Proctor ke alamatnya. Yang tidak Jeannie ketahui adalah bahwa Bob Proctor tinggal hanya empat blok dari rumahnya! Bukan hanya itu, nomor rumah Jeannie sama dengan nomor rumah Bob. Ia segera mengantar surat itu ke alamat yang benar. Bisa Anda bayangkan betapa senangnya ia ketika pintu dibuka dan Bob Proctor berdiri di depannya? Bob jarang ada di rumah karena ia mengajar keliling dunia, tetapi Semesta hanya mengenal waktu yang paling tepat.

Dari pikiran Jeannie tenant keinginannya bertemu Bob Proctor, hukum tarik menarik menggerakkan orang, situasi, dan peristiwa di seluruh Semesta, sehingga keinginan itu terjadi. Kisah kedua melibatkan seorang anak lelaki beruisa sepuluh tahun bernama Colin, yang telah menonton dan menyukai film The Secret. Keluarga Colin melakukan kunjungan selama seminggu ke Disney World, dan pada hari pertama mereka mengalami antrean panjang di sana. Jadi, malam itu, sebelum Colin tertidur, ia berpikir, Besok saya ingin menaiki kereta luncur tanpa harus mengantre. Pagi berikutnya, Colin dan keluarganya berada di gerbang Epcot Center ketika pusat hiburan itu dibuka, dan seorang anggota staf Disney mendekat dan menanyakan apakah mereka bersedia menjadi Keluarga Pertama Epcot untuk Hari Itu. Sebagai Keluarga Pertama, mereka akan diberi status VIP, pendamping khusus dari anggota staf, dan tiket masuk langsung untuk setiap permainan di Epcot. Ini lebih dari yang diminta Colin!

Pagi itu ada ratusan keluarga yang menunggu memasuki Epcot, tetapi Colin sama sekali tidak ragu mengapa keluarganyalah yang terpilih sebagai Keluarga Pertama. Ia tahu karena ia telah menggunakan Rahasia. Bayangkan pada usia sepuluh tahun ia telah mengenal bahwa kekuatan untuk menggerakkan dunia ada di tangan Anda! Tidak ada yang dapat mencegah gambar Anda mewujud menjadi kenyataan kecuali kekuatan yang sama yang melahirkan gambar itu, yaitu diri Anda sendiri.

JAMES RAY
Orang-orang mempercayainya sebentar, dan mereka sungguh-sungguh menguasainya. Mereka berkata, Saya terilhami. Saya menonton program ini dan saya akan mengubah hidup saya. Tetapi hasilnya tidak muncul. Sebenarnya, di bawah permukaan ia sudah siap untuk menerobos, tetapi orang hanya akan melihat hasil di permukaan dan berkata, Program ini tidak mempan. Dan tebaklah. Semesta berkata, Permintaanmu adalah tugasku, dan Semesta pun menghilang. Ketika Anda membiarkan pikiran keraguan memasuki benak, hukum tarik-menarik akan segera membariskan sedertan pikiran keraguan. Pada saat pikiran keraguan muncul, segeralah lepaskan. Biarkan pikiran itu pergi. Gantikan dengan Saya tahu saya sedang menerimanya sekarang. Dan rasakan.

JOHN ASSARAF
Setelah mengetahui hukum tarik-menarik, saya ingin menerapkannya dan melihat apa yang akan terjadi. Pada tahun 1995, saya mulai menciptakan sesuatu yang disebut Papan Visi, tempat saya memilih sesuatu yang ingin saya capai, atau sesuatu yang ingin saya tarik, misalnya sebuah mobil atau pasangan hidup impian, dan menempatakan gambar yang saya inginkan pada papan ini. Setiap hari saya akan duduk di kantor dan memandang papan ini, serta mulai memvisualisasi. Saya sungguh-sungguh memasuki keadaan seolah-olah saya sudah memiliki apa yang saya inginkan itu.

Saat itu saya sedang bersiap untuk pindah. Kami telah menyingkirkan semua
perabotan, semua kotak ke gudang, dan saya sudah tiga kali pindah dalam jangka waktu lima tahun. Dan akhirnay saya tiba di California dan membeli rumah ini, merenovasinya selama setahun, kemudian mendatangakan semua barang dari rumah sebelumnya yang telah saya tempati selama lima tahun. Suatu pagi, putra saya, Keenan, memasuki kantor, dan salah satu kotak yang tertutup rapat selama lima tahun berada di pintu kantor. Ia bertanya, Apa yang ada di dalam kotak itu, Ayah? Dan saya berkata, Itu adalah Papan Visi saya. Ia melanjutkan bertanya, Apakah Papan Visi itu? Saya berkata, Di situlah merekat semua tujuan saya. Saya mengguntingnya dan merekatnya sebagai sesuatu yang saya ingin capai dalam hidup.

Tentu saja pada usia lima setengah tahun ia tidak mengerti, jadi saya berkata, Sayang, biar saya tunjukkan, ini akan lebih mudah. Saya membuka kotak, dan pada sebuah Papan Visi terdapat gambar sebuah rumah yang saya visualkan lima tahun lalu. Yang mengejutkan adalah kami tinggal di rumah itu. Bukan rumah sembarangan�saya sungguh-sungguh membeli rumah impian saya, merenovasinya, dan saya bahkan tidak mengetahuinya. Saya memandang gambar rumah itu dan saya mulai menangis karena begitu takjub. Keenan bertanya, Mengapa Ayah menangis? Akhirnya saya mengerti bagaimana hukum tarik-menarik bekerja. Akhirnya saya mengerti kekuatan visualisasi. Akhirnya saya mengerti segala sesuatu yang telah saya baca, segala sesuatu yang telah saya kerjakan selama hidup, bagaimana saya telah membangun perusahaan-perusahaan. Saya juga bekerja untuk rumah saya, dan saya telah membeli rumah impian, tetapi tidak menyadarinya. Imajinasi adalah segalanya. Imajinasi adalah gambar pendahulu dari peristiwa hidup yang menjelang. (1879-1955)

Melalui Papan Visi, Anda bisa membiarkan imajinasi mengembara sejauh mungkin, dan pasanglah gamabr dari segala yang Anda inginkan serta gamabr-gambar kehidupan yang Anda inginkan. Pastikan Anda menempatkan Papan Visi di tempat Anda dapat melihatnya setiap hari, seperti yang dilakukan John Assaraf. Rasakan perasaan-perasaan memiliki semua itu. Ketika Anda menerima hal-hal yang Anda inginkan, dan merasakan perasaan syukur karena menerimanya, Anda dapat melepas dan mengganti gambar-gambar itu dengan gambar baru. Ini adalah cara yang bagus untuk memperkenalkan hukum tarik-menarik kepada anak-anak. Saya harap pembuatan Papan Visi ini mengilhami orangtua dan guru di seluruh dunia. Seseorang di Forum situs web The Secret memasang gambar DVD The Secret pada Papan Visinya. Ia pernah menonton DVD ini, tetapi tidak memilikinya sendiri.Dua hari setelah ia menciptakan Papan Visinya, saya merasa terilhami untuk memasang pengumuman pada Forum The Secret yang membagikan DVD The Secret secara gratis kepada sepuluh orang pertama yang memesannya. Ia adalah salah satu dari kesepuluh orang tersebut! Ia menerima keping DVD The Secret dua hari setelah menempatkan gambarnya pada Papan Visinya. Terlepas dari apakah itu keping DVD atau sebuah rumah, kegembiraan dalam menciptakan dan menerimanya sungguh luar biasa!

Sebuah contoh lain dari kekuatan visualisasi datang dari pengalaman ibu saya dalam membeli rumah. Selain ibu, ada beberapa orang lain yang telah menawar rumah itu. Ibu memutuskan untuk menggunakan Rahasia untuk memiliki rumah itu. Ia duduk dan berulang-ulang menulis namanya dalam alamat barunya. Ia terus melakukannya sampai ia merasa seakan-akan itu sudah menjadi alamatnya. Kemudian ia membayangkan menempatkan perabotan di dalam rumah baru itu. Dalam waktu beberapa jam setelah melakukan hal ini, ia menerima telepon yang mengabarkan bahwa penawarannya telah diterima. Ia sangat gembira, tetapi sebenarnya tidak mengejutkan baginya karena ia tahu bahwa rumah itu miliknya. Luar biasa!

JACK CANFIELD
Putuskan apa yang Anda inginkan. Yakini Anda bisa memilikinya. Yakini Anda berhak mendapatkannya, dan yakini bahwa ini tidak mustahil bagi Anda. Kemudian setiap hari pejamkan mata beberapa menit, visualisasi Anda memiliki apa yang Anda inginkan tersebut, rasakan perasaan-perasaan sudah memilikinya. Keluarlah dari imajinasi itu, lalu fokuskan diri pada apa yang sudah Anda syukuri, dan sungguhsungguh menikmatinya. Kemudian jalani hari Anda, dan lepaskan semuanya kepada Semesta dan percaya bahwa Semesta akan menemukan cara untuk mewujudkannya. Harapan adalah daya tarik yang kuat. Harapkan hal-hal yang Anda inginkan, dan jangan mengharapkan hal-hal yang tidak Anda inginkan.

Syukur adalah proses yang sangat kuat untuk mengalihkan energi dan mendatangkan lebih banyak hal yang Anda inginkan ke dalam hidup. Bersyukurlah untuk apa yang sudah Anda miliki, Anda akan menarik lebih banyak kebaikan kepada Anda. Terlebih dulu berterima kasih untuk apa yang Anda inginkan karena akan memberi daya dorong turbo pada hasrat Anda dan mengirim sinyal yang lebih kuat ke Semesta. Visualisasi adalah proses menciptakan gambar-gambar tentang diri Anda yang sedang menikmati apa yang Anda inginkan di dalam benak. Ketika Anda melakukan visualisasi, Anda membangun pikiran dan perasaan yang kuat tentang keadaan sudah memiliki apa yang Anda minta pada saat ini juga. Kemudian
hukum tarik-menarik akan mengembalikan realitas itu kepada Anda, persis seperti apa yang Anda lihat dalam benak.

Untuk menggunakan hukum tarik-menarik bagi kepentingan Anda, jadikan hukum ini sebagai kebiasaan dan cara hidup Anda, bukan peristiwa satu kali saja. Pada akhir setiap hari, sebelum Anda tidur, ingat kembali peristiwa pada hari itu. Untuk setiap peristiwa atau saat yang tidak sejalan dengan keinginan Anda, putarlah kembali peristiwa itu dalam benak selaras dengan keinginan Anda. Apa pun yang dapat dipikir akal akan dapat dicapai. (1902-2002)

JACK CANFIELD
Bagi saya, Rahasia ini sungguh mengubah hidup saya karena saya dibesarkan bersama seorang ayah yang sangat negatif, yang berpikir bahwa orang kaya adalah orang yang memiskinkan setiap orang lain, dan bahwa setiap orang yang mempunyai uang pastilah telah menipu seseorang alinnya. Jadi, saya dibesarkan degnan banyak kepercayaan tentang uang. Jika Anda memiliki uang, uang akan membuat Anda menjadi orang yang buruk; hanya orang jahat yang mempunyai uang; dan uang tidak tumbuh di pohon.

Kamu pikir saya ini siapa? Rockefeller? Itu adalah salah satu kalimat favoritnya. Jadi, saya tumbuh menjadi orang yang sungguh-sungguh percaya bahwa hidup ini sulit. Baru ketika saya bertemu W. Clement Stone-lah saya mulai mengubah hidup saya. Ketika saya masih bekerja dengan Stone, ia berkata, Saya ingin kamu menetapkan sebuah tujuan yang sangat besar yang jika tercapai akan membuat kamu takjub, dan kamu akan tahu bahwa itu hanya disebabkan oleh apa yang telah saya ajarkan padamu bahwa kamu akan bisa mencapai tujuan ini. Pada saat itu saya berpenghasilan sekitar delapan ribu dolar setahun, jadi saya berkata, Saya ingin berpenghasilan seratus ribu dolar setahun. Saya tidak tahu bagaimana saya dapat melakukannya. Saya tidak melihat adanya strategi atau kemungkinan, saya hanya berkata, Saya akan mengumumkannya, saya akan memercayainya, saya akan bersikap seakan-akan ini memang benar, lalu melepaskannya. Jadi, saya melakukannya. Satu hal yang ia ajarkan pada saya adalah setiap hari memejamkan mata dan memvisualkan seakan-akan tujuan itu sudah tercapai. Saya sungguh-sungguh membuat cek seratus ribu dolar dan memasangnya di langit-langit. Jadi, begitu bangun pagi, saya memandang ke atas dan melihatnya, dan itu akan mengingatkan saya pada niat saya. Kemudian saya memejamkan mata dan memvisualkan memiliki gaya hidup orang yang berpenghasilan seratus ribu dolar setahun. Yang menarik, tidak ada peristiwa besar yang terjadi selama sekitar tiga puluh hari. Saya tidak mendapatkan ide-ide cemerlang, tidak ada juga orang yang menawarkan lebih banyak uang kepada saya.

Sekitar empat minggu sesudahnya, saya mendapat ide bernilai seratu ribu dolar. Ide itu muncul tiba-tiba dalam benak saya. Saya telah menulis sebuah buku, dan saya berkata, Jika saya dapat menjual empat ratus ribu buku dengan harga 25 sen per buku, itu akan menjadi seratus ribu dolar. Buku-buku itu sudah ada di sana, tetapi saya tidak pernah berpikir seperti ini. (Salah satu hal dari Rahasia adalah ketika Anda memiliki ilham, Anda harus memercayainya dan menindaklanjutinya.) Saya tidak tahu bagaimana saya akan menjual empat ratus ribu buku. Kemudian saya melihat koran National
Enquirer di pasar swalayan. Saya telah melihatnya jutaan kali, dan koran itu hanya ada di latar belakang benak saya. Tiba-tiba koran itu melompat ke latar depan. Saya berpikir, Jika pembaca mengetahui tentang buku saya, pasti empat ratus ribu orang akan membelinya. Sekitar enam minggu kemudian, saya berbicara di Hunter College di New York kepada enam ratus guru, lalu seorang perempuan mendekati saya dan berkata, Itu tadi pidato yang bagus. Saya ingin mewawancarai Anda. Ini kartu nama saya. Ternyata ia adalah penulis lepas yang menjual ceritanya ke National Enquirer. Tema dari The Twilight Zone muncul di kepala saya, wah ini sungguh-sungguh ampuh. Artikel itu muncul dan penjualan buku kami mulai mencuat.

Yang ingin saya kemukakan di sini adalah saya telah menarik semua peristiwa ini ke dalam hidup saya, termasuk orang ini. Untuk menyingkat cerita, saya tidak menghasilkan seratus ribu dolar pada tahun itu. Kami menghasilkan sembilan puluh dua ribu tiga ratus dua puluh tujuh dolar. Tetapi apakah Anda pikir kami menjadi sedih dan berkata, Ini tidak mempan. Tidak, kami berkata, Ini menakjubkan! Jadi, istri saya berkata, Jika ampuh untuk seratus ribu, menurutmu juga akian ampuh untuk satu juta? Dan saya berkata, Saya tidak tahu, saya kira bisa. Mari kita coba Penerbit saya menulis sebuah cek royalti untuk buku pertama Chicken Soup for the Soul kami. Dan ia menggambar sebuah wajah tersenyum pada tanda tangannya karena itu adalah cek satu juta dolar pertama yang pernah ia tulis.
Jadi, saya tahu dari pengalaman saya sendiri bahwa saya ingin mengujinya. Apakah Rahasia ini sungguh ampuh? Kami mengujinya. Ternyata sungguh-sungguh ampuh, dan sekarang setiap hari saya menjalani hidup dengan Rahasia ini Pengetahuan tentang Rahasia dan penggunaan hukum tarik-menarik secara sengaja dapat diterapkan pada setiap hal dalam hidup Anda. Prosesnya sama untuk segala sesuatu yang ingin Anda ciptakan, begitu pula dalam soal uang. Untuk menarik uang, Anda harus berfokus pada kekayaan. Mustahil untuk mendatangkan lebih banyak uang ke dalam hidup Anda jika Anda berpikir dan merasa tidak mempunyai cukup uang, karena itu berarti Anda memikirkan pikiran-pikiran bahwa Anda tidak punya cukup uang. Bila Anda berfokus pada ketidakcukupan uang, Anda akan menciptakan lebih banyak situasi ketika Anda tidak mempunyai cukup uang.

Untuk mendatangkannya kepada Anda, Anda harus berfokus pada kelimpahan uang. Anda harus memancarkan sinyal baru dengan pikiran Anda, dan pikiran itu harus merupakan pikiran ketika Anda memiliki uang lebih dari cukup. Anda perlu menggunakan imajinasi dan berpura-pura Anda sudah memiliki uang yang anda inginkan. Dan kegiatan ini sungguh menyenangkan! Ketika Anda berpura-pura dan bermain menjadi orang kaya, Anda akan melihat bahwa perasaan Anda terhadap uang segera membaik, dan ketika Anda merasa lebih baik tentang uang, uang akan mulai mengalir ke dalam hidup Anda. Kisah Jack mengilhami tim The Secret untuk menciptakan sebuah cek kosong yang dapat diambil melalui situs web The Secret, http://www.thesecret.tv. Cek kosong ini untuk Anda dari Bank Semesta. Anda dapat mengisinya dengan nama Anda, jumlahnya, serta rincian lain, dan menempatkannya pada tempat menonjol yang dapat Anda lihat setiap hari. Ketika Anda memandang cek ini, rasakan perasaan-perasaan memiliki uang itu pada saat ini. Bayangkan Anda menggunakan uang itu, benda-benda yang akan Anda beli serta hal-hal yang akan Anda lakukan. Rasakan betapa menyenangkannya semua itu!

Ketahuilah semua itu sudah menjadi milik Anda karena ketika Anda meminta, semua sudah mewujud. Kami telah menerima ratusan kisah dari orang-orang yang telah mendatangkan sejumlah besar uang dengan menggunakan cek Rahasia. Ini adalah permainan yang sangat menyenangkan! Satu-satunya sebab seseorang tidak mempunyai cukup uang adalah karena ia menghambat uang datang kepadanya dengan pikiran-pikirannya. Setiap pikiran, perasaan, atau emosi negatif akan menghambat kebaikan datang pada Anda, termasuk uang. Bukan Semesta yang menahan uang untuk Anda karena semua uang yang Anda butuhkan saat ini juga suah hadir di dalam ketidakkasatmataan. Jika Anda tidak mempunyai cukup uang, ini disebabkan karena Anda menghentikan aliran uang kepada Anda, dan Anda melakukan ini dengan pikiran-pikiran Anda. Anda harus membalik keseimbangan pikiran kekurangan uang ke pikiran kelimpahan uang. Pikirkan lebih banyak pikiran-pikiran berkelimpahan daripada kekurangan, Anda akan membalikkan keseimbangan ini.

Ketika Anda membutuhkan uang, ini adalah perasaan yangk uat di dalam diri Anda, jadi tentu saja hukum tarik-menarik akan terus menarik keadaan membutuhkan uang. Saya dapat berbicara dari pengalaman saya sendiri karena tepat sebelum saya menemukan Rahasia, akuntan saya mengatakan bahwa perusahaan saya merugi besar pada tahun itu, dan dalam tiga bulan perusahaan akan bangkrut. Setelah kerja keras selama sepuluh tahun, perusahaan saya akan menghilang. Dan ketika saya membutuhkan lebih banyak uang untuk menyelamatkan perusahaan, segalanya malah semakin memburuk. Sepertinya tidak ada jalan keluar.

Kemudian saya menemukan Rahasia, dan segala sesuatu dalam hidup saya termasuk keadaan perusahaan saya berubah total karena saya mengubah cara pikir saya. Ketika akuntan saya terus meributkan angka-angka dan berfokus padanya, saya berusaha berfokus pada kelimpahan dan kemulusan segalanya. Saya tahu dengan setiap serat keberadaan saya, Semesta akan menyediakan, dan Semesta memang menyediakan. Semesta menyediakan melalui cara-cara yang tidak bisa saya bayangkan. Kadang saya ragu, tetapi ketika keraguan muncul, saya segera mengalihkan pikiran ke hasil akhir yang saya inginkan. Saya bersyukur untuknya, saya merasakan kegembiraannya, dan saya percaya!

Saya ingin mengajak Anda memasuki rahasia dari Rahasia. Jalan pintas ke segala sesuatu yang Anda inginkan dalam hidup adalah MENJADI dan MERASA bahagia sekarang juga! Ini adalah jalan tercepat untuk mendatangkan uang dan segala sesuatu yang Anda inginkan dalam hidup. Fokuskan pada pemancaran perasaan gembira dan bahagia ke Semesta. Ketika Anda melakukannya, Anda akan menarik semua hal yang mendatangkan kegembiraan dan kebahagiaan, yang bukan saja termasuk kelimpahan uang, tetapi segala sesuatu yang lain yang Anda inginkan. Anda harus memancarkan sinyal-sinyal untuk mendatangkan kembali apa yang Anda inginkan. Ketika Anda memancarkan perasaan-perasaan bahagia, perasaan itu akan dikirim kembali kepada Anda sebagai gambar-gambar dan pengalaman-pengalaman hidup Anda. Hukum tarikmenarik memantulkan kembali pikiran dan perasaan terdalam Anda sebagai kehidupan Anda.

DR. JOE VITALE
Saya dapat membayangkan apa yang dipikir oleh banyak orang: Bagaimana saya dapat menarik lebih banyak uang ke dalam hidup saya? Bagaimana saya bisa mendapatkan lebih banyak kekayaan dan kemakmuran? Bagaimana saya bisa, padahal saya mencintai pekerjaan saya, menghadapi tagihan kartu kredit, dan menyadari bahwa ada batas dari uang yang bisa masuk karena uang ini datang melalui pekerjaan saya? Bagaimana saya bisa mendatangkan lebih banyak? Niatkan! Ini kembali ke salah satu hal yang telah kita bicarakan di seluruh buku ini. Tugas Anda adalah menyatakan apa yang ingin Anda miliki dari katalog Semesta. Jika salah satunya adalah uang, katakan seberapa banyak uang yang ingin Anda miliki. Saya ingin mempunyai dua puluh lima ribu dolar, penghasilan yang tak terduga, dalam tiga puluh hari mendatang, atau apa pun. Hal ini harus bisa dipercaya oleh Anda.

Jika di masa lalu Anda telah memelihara pikiran bahwa satu-satunya cara uang bisa datang pada Anda adalah melalui pekerjaan Anda, segera lepaskan pikiran itu. Dapatkah Anda mengerti bahwa ketika Anda melanjutkan berpikir seperti itu, pastilah hal itu yang akan Anda alami? Pikiran-pikiran seperti itu tidak bermanfaat bagi Anda. Sekarang Anda mulai memahami bahwa terdapat kelimpahan bagi Anda, dan bukanlah tugas Anda untuk memikirkan bagaimana caranya uang akan datang pada Anda. Tugas Anda adalah meminta, percaya bahwa Anda menerima, dan merasa bahagia sekarang juga. Serahkan rincian cara mendatangkannya kepada Semesta.

BOB PROCTOR
Kebanyakan orang mempunyai tujuan untuk bebas dari utang. Ini akan menempatkan Anda dalam utang untuk selamanya. Apa pun yang Anda pikirkan, Anda akan menariknya. Mungkin Anda berkata, Tetapi ini soal bebas dari utang. Saya tidak perduli apakah itu keluar dari atau masuk ke utang, Anda tetap menarik utang. Aturlah program pembayaran utang secara otomatis, kemudian berfokuslah pada kemakmuran. Ketika Anda mempunyai banyak tagihan dan Anda tidak tahu bagaimana melunasinya, Anda tidak boleh berfokus pada tagihan itu karena Anda hanya akan mendatangkan lebih banyak tagihan. Anda harus menemukan cara yang cocok bagi Adna untuk berfokus pada kemakmuran, terlepas dari tagihan yang ada di sekitar Anda. Anda harus menemukan cara untuk merasa baik, sehingga Anda dapat mendatangkan kebaikan pada Anda.

JAMES RAY
Orang sering berkata pada saya, Saya ingin melipatgandakan penghasilan saya tahun depan. Tetapi ketika Anda memperhatikan tindakan mereka, mereka tidak melakukan hal-hal yang akan membuatnya terwujud. Mereka melakukan yang sebaliknya, mereka berkata, Saya tidak akan mampu membayarnya. Tebak apa yang terjadi? Permintaanmu adalah tugasku. Jika kata-kata Saya tidak mamputelanjur meluncur dari bibir Anda, kekuatan Anda untuk mengubahnya adalah sekarang juga. Ubahlah dengan Saya mampu mendapatkannya! Saya bisa membelinya! Katakan dengan berulang-ulang, seperti burung kakaktua. Selama tiga puluh hari berikutnya, niatkan bahwa Anda akan melihat segala yang Anda inginkan dan berkata kepada diri sendiri, Saya mampu mendapatkannya. Saya bisa bisa membelinya. Ketika Anda meliaht mobil impian Anda lewat, katakan, Saya mampu mendapatkannya. Ketika Anda melihat pakaian yang Anda sukai, ketika Anda memikirkan liburan besar, katakan Saya mampu mendapatkannya. Ketika Anda melakukannya, Anda mulai memindahkan diri, dan mulai merasa lebih baik tentang uang. Anda akan mulai meyakinkan diri bahwa Anda mampu mendapatkan hal-hal tersebut, dan ketika Anda melakukannya, gambar-gambar hidup Anda akan berubah.

LISA NICHOLS
Ketika Anda berfokus pada kekurangan dan apa yang tidak Anda miliki, meributkannya dengan keluarga, membahasnya dengan teman-teman, mengatakan kepada anak-anak bahwa Anda serba tidak cukup, Kita tidak punya cukup uang untuk itu, kita tidak mampu membelinya, anda tidak akan pernah mampu membelinya karena Anda mulai menarik lebih banyak kekurangan. Jika Anda menginginkan kelimpahan, jika Anda menginginkan kemakmuran, berfokuslah pada kelimpahan. Berfokuslah pada kemakmuran.
Bahan spiritual sumber kekayaan yang kasatmata datang tidaklah pernah habis. Bahan itu ada bersama Anda sepanjang waktu dan merespons kepercayaan Anda kepadanya dan tuntutan Anda kepadanya. (1854-1948)

Sekarang Anda sudah mengenal Rahasia. Ketika Anda melihat orang-orang yang kaya, Anda tahu bahwa pikiran utama mereka adalah pada kekayaan, bukan pada kekurangan, dan mereka telah menarik kekayaan ke dirinya terlepas dari apakah mereka menyadarinya atau tidak. Mereka berfokus pada pikiran-pikiran kekayaan dan Semesta menggerakkan orang-orang, situasi, dan peristiwa untuk mengirim kekayaan pada mereka. Kekayaan dapat mereka miliki, Anda juga bisa. Perbedaan antara Anda dan mereka adalah bahwa mereka memikirkan pikiran-pikiran yang mendatangkan kekayaan pada mereka. Sedangkan kekayaan Anda sedang menunggu Anda di tempat yang tidak kasatmata, dan untuk mengasatmatakannya, pikirkanlah kekayaan!

DAVID SCHIRMER
Ketika pertama kali saya mengerti Rahasia, setiap hari saya mendapatkan setumpuk tagihan melalui pos. Saya pikir, Bagaimana saya dapat mengubah situasi ini? Hukum tarik-menarik mengatakan bahwa Anda akan mendapatkan apa yang Anda fokuskan, jadi saya mengeluarkan laporan bank, menghapus nilai saldonya, dan menuliskan nilai baru. Saya menuliskan nilai yang saya inginkan. Jadi, saya berpikir, Bagaimana jika saya memvisualkan cek-cek yang datang melalui pos? Lalu saya memvisualkan setumpuk cek datang melalui pos. Dalam satu bulan, segalanya mulai berubah. Sungguh menakjubkan.

Sekarang ini saya hanya mendapatkan cek melalui pos. Saya memang mendapat beberapa tagihan, tetapi saya mendapat lebih banyak cek daripada tagihan. Sejak film The Secret diluncurkan, kami telah menerima ratusan surat dari orang-orang yang mengatakan bahwa setelah menonton film itu mereka telah menerima cek yang tak terduga melalui pos. Dan itu terjadi karena mereka memberi fokus dan perhatian pada kisah David, mereka mendatangkan cek ke diri mereka. Sebuah permainan yang saya ciptakan telah membantu saya memindahkan perasaan-perasaan saya tentang tumpukan tagihan, yaitu berpura-pura bahwa tagihan itu sebenarnya adalah cek. Semakin banyak uang untuk saya! Terima kasih. Terima kasih.

Saya memungut setiap tagihan, membayangkannya sebagai cek, lalu dalam benak, saya menambah angka nol di belakangnya agar nilainya lebih banyak lagi. Saya mengambil buku catatan, kemudian menuliskan jumlah tagihan dengan tembahan angka nol di belakangnya. Di sisi setiap jumlah, saya menulis kata Terima kasih, dan merasakan perasaan syukur karena menerimanya sampai air mata saya berlinang. Kemudian saya mengambil setiap tagihan, yang tampak sangat kecil dibandingkan apa yang sudah saya terima, dan membayarnya dengan rasa syukur!

Saya tidak pernah membuka tagihan sampai saya merasa bahwa tagihan itu adalah cek. Jika saya membuka tagihan sebelum meyakinkan diri bahwa itu adalah cek, perut saya akan mual ketika saya membukanya. Saya tahu bahwa emosi mual di perut itu akan mendatangkan lebih banyak tagihan. Saya tahu saya harus menghapus perasaan itu, dan menggantikannya dengan perasaan gembira agar saya dapat mendatangkan lebih banyak uang ke dalam hidup. Di hadapan tumpukan tagihan, permainan ini mempan bagi saya dan telah mengubah hidup saya. Ada banyak permainan yang dapat Anda ciptakan, dan Anda akan tahu mana yang paling cocok untuk Anda melalui perasaan yang Anda rasakan di dalam diri Anda. Ketika Anda bermain pura-pura, hasilnya akan lebih cepat!

LORAL LANGEMEIER
AHLI STRATEGI KEUANGAN, PEMBICARA, DAN PEMBIMBING PRIBADI SERTA PERUSAHAAN
Saya dibesarkan dalam keyakinan, Kamu harus bekerja keras untuk uang. Jadi, saya menggantikannya dengan, Uang datang dengan mudah dan sering. Pada permulaannya ini terasa seperti kebohongan, bukan? Ada bagian dari otak yang akan berkata, Oh, kamu pembohong, mendapatkan uang memang sulit. Jadi, Anda perlu mengenali pergulatan kecil di benak Anda yang berlangsung untuk beberapa lama. Jika Anda mempunyai pikiran, Saya harus bekerja keras dan berjuang untuk mendapatkan uang, segeralah lepaskan. Dengan berpikir seperti itu, Adna memancarkan frekuensi pikiran itu, dan pikiran itu menjadi gambar-gambar dari pengalaman hidup Anda. Ambillah nasihat Loral Langemeier dan gantikan pikiran itu dengan, Uang datang dengan mudah dan sering.

DAVID SCHIRMER
Dalam hal menciptakan kekayaan, kekayaan adalah sebuah kerangka pikir. Semuanya adalah tentang bagaimana Anda berpikir.

LORAL LANGEMEIER
Saya berani mengatakan bahwa 80 persen dari pembimbingan yang saya lakukan kepada orang-orang adalah tentang psikologi dan cara berpikir mereka. Saya tahu ketika orang berkata, Oh, Anda bisa melakukannya, saya tidak bisa. Sebenarnya mereka mempunyai kemampuan untuk mengubah perhubungan dan perbincangan mereka tentang uang. Kabar gembiranya adalah pada saat Anda memutuskan apa yang Anda ketahui lebih penting daripada ajaran keyakinan Anda, Anda telah memindahkan roda gigi dalam pencarian kelimpahan. Sukses datang dari dalam, bukan dari luar.
(1803-1882)

Untuk menarik lebih banyak uang, Anda harus bisa merasa baik tentang uang. Bisa dipahami ketika orang tidak mempunyai cukup uang, mereka tidak merasa baik tentang uang karena mereka tidak mempunyai cukup uang. Tetapi, perasaan negatif tentang uang itu menghentikan lebih banyak uang datang kepada Anda! Anda harus bisa menghentikan siklus ini, dan Adna menghentikannya dengan mulai merasa baik tentang uang, dan bersyukur untuk apa yang sudah Anda miliki. Mulailah berkata dan merasakan, Saya memiliki lebih dari cukup. Ada kelimpahan uang, dan uang sedang menuju ke saya. Saya adalah magnet uang. Saya suka uang, dan uang menyukai saya. Saya menerima uang setiap hari. Terima kasih. Terima kasih. Terima kasih.

Memberi adalah suatu tindakan yang penuh daya untuk mendatangkan lebih banyak uang ke dalam hidup Anda karena ketika Anda memberi, Anda berkata, Saya punya banyak. Tidak akan mengherankan bagi Anda untuk mengetahui bahwa orang-orang terkaya di dunia adalah dermawan terbesar. Mereka memberikan sejumlah besar uang, dan ketika mereka memberi, menurut hukum tarik-menarik, Semesta akan membuka dan mengalirkan sejumlah besar uang kembali ke mereka dalam jumlah berlipat ganda! Jika Anda berpikir, Saya tidak punya cukup uang untuk diberikan, itulah yang terjadi. Sekarang Anda tahu mengapa Anda tidak punya cukup uang! Ketika Anda berpikir bahwa Anda tidak punya cukup uang untuk diberikan, mulailah memberi.

Ketika Anda menunjukkan iman dalam tindakan memberi, hukum tarik-menarik harus memberi lebih banyak pada Anda untuk diberikan. Ada perbedaan besar antara memberi dan berkorban. Memberi dari hati yang berlimpah akan terasa baik. Berkorban tidak terasa enak. Jangan membaurkan kedua hal Ini keduanya saling berlawanan. Yang satu memancarkan sinyal kekurangan dan yang lain memancarkan sinyal lebih dari cukup. Yang satu terasa enak, yang lain terasa tidak enak. Pada akhirnya berkorban akan menjurus ke dendam. Memberi dari hati yang penuh adalah hal yang paling nikmat yang bisa Anda lakukan, hukum tarik-menarik akan menangkap sinyal itu, dan mengalirkan lebih banyak kenikmatan ke dalam hidup Anda. Anda dapat merasakan perbedaannya.

JAMES RAY
Saya menemukan banyak orang yang menghasilkan banyak uang, tetapi relasi mereka sangat buruk. Dan itu bukanlah kekayaan. Anda bisa mengejar uang dan menjadi kaya, tetapi itu tidak menjamin bahwa Anda akan menjadi kaya. Saya bukan mengatakan bahwa uang bukan bagian dari kekayaan, tentu saja uang adalah bagian darinya. Tetapi hanya sebagian darinya. Kemudian saya bertemu banyak orang spiritual, tetapi mereka selalu sakit dan bangkrut. Itu juga bukan kekayaan.

Hidup itu seharusnya berkelimpahan dalam semua bidang kehidupan. Bila Anda dibesarkan dengan kepercayaan bahwa kekayaan tidak spiritual, saya menganjurkan Anda membaca buku The Millionaries of the Bible Series tulisan Catherine Ponder. Dalam buku berseri yang bagus ini Anda akan menemukan Abraham, Ishak, Yakub, Yusuf, Musa, dan Yesus bukan saja guru yang makmur, tetapi juga jutawan, dengan gaya hidup yang lebih mewah daripada yang bisa dibayangkan jutawan yang hidup di masa kini. Anda adalah pewaris kerajaan. Kemakmuran adalah hak lahir Anda, dan Anda memegang kunci menuju lebih banyak kelimpahan�dalam setiap bidang kehidupan Anda dibandingkan yang bisa Anda bayangkan. Anda berhak mendapatkan semua kebaikan yang Anda inginkan, dan Semesta akan memberi setiap kebaikan yang Anda inginkan, tetapi Anda harus mengundangnya ke dalam hidup Anda. Sekarang Anda mengenal Rahasia. Anda mempunyai kunci. Kuncinya adalah pikiran dan perasaan Anda, dan Anda tetap memegang kunci ini sepanjang hidup Anda.

MARCI SHIMOFF
Banyak orang di budaya Barat berusaha keras untuk berhasil. Mereka menginginkan rumah besar, usaha sukses, dan segala hal. Tetapi, penelitian kami menemukan bahwa memiliki segala hal tidak menjamin apa yang sungguh-sungguh kita inginkan, yaitu kebahagiaan. Jadi, kita mengejar segala hal dengan mengira bahwa segala hal itu akan mendatangkan kebahagiaan, tetapi ini justru terbalik. Anda perlu terlebih dulu mencari kegembiraan di dalam diri, damai di dalam diri, visi di dalam diri, maka segala sesuatunya pun akan muncul.

Segala sesuatu yang Anda inginkan adalah pekerjaan di dalam diri! Dunia luar adalah dunia akibat; hanyalah akibat dari pikiran. Tetapkan pikiran danfrekuensi kebahagiaan. Pancarkan perasaan kebahagiaanAnda akan mengalami surga di dunia. Untuk menarik uang, berfokuslah pada kekayaan. Mustahil untuk mendatangkan lebih banyak uang ke dalam hidup Anda jika Anda berfokus pada kekurangan uang. Akan sangat membantu bila Anda menggunakan imajinasi dan berpura-pura Anda sudah memiliki uang yang Anda butuhkan. Lakukan permainan seakan-akan Anda sudah memiliki kekayaan itu, dan Anda akan merasa lebih baik tentang uang. Ketika Anda merasa lebih baik tentang uang, lebih banyak uang akan mengalir ke dalam
hidup Anda. Merasa bahagia di saat kini adalah cara tercepat untuk mendatangkan uang ke dalam hidup Anda. Niatkan untuk memandangi segala sesuatu yang Anda sukai dan katakan pada diri sendiri, Saya mampu mendapatkannya. Saya mampu membelinya. Anda akan mengubah pikiran Anda dan mulai merasa lebih baik tentang uang. Memberikan uang akan mendatangkan lebih banyak uang ke dalam hidup Anda. Ketika Anda bermurah hati dengan uang, dan merasa senang untuk berbagi dengan orang lain, sebenarnya Anda berkata, Saya punya banyak uang. Visualkan datangnya cek melalui pos. Ubahlah keseimbangan pikiran ke arah kekayaan. Pikirkan kekayaan.

MARIE DIAMOND
KONSULTAN FENG SHUI, GURU, DAN PEMBICARA
Rahasia ini berarti bahwa kita adalah pencipta Semesta kita, dan setiap keinginan yang ingin kita ciptakan akan mewujud dalam hidup kita. Oleh karenanya, keinginan, pikiran, dan perasaan kita sangat penting karena akan mewujud. Suatu hari saya memasuki rumah seorang direktur seni, seorang produser film terkenal. Di setiap sudut ia memasang gambar yang indah dari seorang perempuan elanjang yang terbungkus kain, ia agak berpaling seolah-olah berkata, Saya tidak melihatmu. Saya berkata kepada direktur itu, �Saya kira Anda mengalami masalah dalam relasi romantis Anda. Dan ia berkata. Apa Anda peramal? Tidak, tapi lihatlah. Perempuan yang sama itu ada di tujuh tempat. Ia berkata, Tetapi saya menyukai jenis lukisan seperti itu. Saya melukisnya sendiri. Saya berkata, Itu lebih buruk lagi karena Anda memasukkan semua ciptaan dan kreativitas Anda ke dalamnya. Ia seorang pria tampan yang dikelilingi aktris-aktris karena itulah pekerjaannya, tetapi ia tidak memiliki hubungan yang romantis. Saya bertanya padanya, Apa yang Anda inginkan? Saya ingin berpacaran dengan tiga perempuan dalam seminggu, katanya. Baiklah, lukislah. Lukis diri Anda bersama tiga perempuan, dan gantung lukisan itu di setiap sudut ruang Anda. Enam bulan kemudian saya bertemu dia dan bertanya, Bagaimana kehidupan cinta Anda?

Hebat! Para perempuan menelepon saya, mereka ingin berpacaran dengan saya. Karena itulah permintaan Anda, kata saya. Ia berkata, Saya merasa sangat senang. Selama bertahun-tahun saya tidak punya pacar dan sekarang saya pacaran tiga kali seminggu. Mereka memperebutkan saya. Baguslah, kata saya. Kemudian ia mengatakan kepada saya, Sekarang saya menginginkan kestabilan. Saya ingin menikah, saya menginginkan romansa. Saya berkata, Baiklah, lukislah. Ia melukis sebuah relasi romantis yang indah. Setahun kemudian ia menikah, dan sangat bahagia. Ini disebabkan karena ia telah menyingkirkan permintaan lainnya. Ia telah berharap selama bertahun-tahun tanpa mewujud. Aras luar dari dirinya yaitu rumahnya selalu berlawanan dengan keinginan atau permintaannya. Jadi, jika Anda memahami pengetahuan ini, Anda bisa mulai menerapkannya.

Kisah Marie Diamond tentang kliennya adalah sebuah contoh yang sempurna tentang bagaimana Feng Shui mencerminkan ajaran-ajaran Rahasia. Kisah ini menggambarkan bagaimana pikiran kita mencipta dengan kuat ketika kita menerapkannya dalam tindakan. Setiap tindakan yang kita ambil harus didahului sebuah pikiran. Pikiran menciptakan kata-kata yang kita ucapkan, perasaan yang kita rasakan, dan tindakan-tindakan kita. Tindakan memiliki daya yang kuat karena tindakan disebabkan pikiran-pikiran. Kita bisa tidak menyadari apa pikiran-pikiran terdalam kita, tetapi kita dapat melihat apa yang telah kita pikirkan dengan melihat tindakan-tindakan yang telah kita ambil. Dalam kisah produser film di atas, pikiran-pikiran terdalamnya dicerminkan melalui tindakannya dan situasi sekelilingnya. Ia telah melukis banyak perempuan, tetapi semuanya berpaling menjauh darinya. Dapatkah Anda melihat pikiran terdalamnya? Meskipun kata-katanya mengatakan bahwa ia menginginkan relasi dengan perempuan, tetapi pikiran terdalamnya tidak mencerminkan hal ini melalui lukisan-lukisannya. Dengan sengaja ia memilih untuk mengubah tindakannya, ia dapat berfokus sepenuhnya pada apa yang ia inginkan. Dengan sebuah pengalihan yang sederhana; ia mampu melukis hidupnya dan memanggilnya ke eksistensi melalui hukum tarik-menarik.

Ketika Anda ingin menarik sesuatu ke dalam hidup Anda, pastikan tindakan Anda tidak berlawanan dengan hasrat Anda. Salah satu contoh yang sangat bagus dari hal ini diberikan Mike Dooley, salah seorang guru yang dimunculkan dalam film The Secret, dalam kursus audionya berjudul Levering the Universe and Engaging the Magic. Ini adalah kisah seorang perempuan yang ingin menarik pasangan hidup sempurna ke dalam hidupnya. Ia sudah melakukan semua hal yang benar. Ia sudah memiliki gambaran yang jelas tentang pria yang diinginkannya, membuat rincian dari semua kualitas pria itu, dan memvisualkannya. Tetapi, terlepas dari semua hal ini, tidak muncul tanda-tanda kehadiran pria itu. Kemudian suatu hari ketika ia pulang ke rumah dan memarkir mobilnya di tengah garasi, ia terkejut ketika menyadari tindakannya berlawanan dengan apa yang ia inginkan. Jika mobilnya berada di tengah garasi, tidak ada ruang untuk mobil pasangan idealnya! Tindakannya mengatakan kepada Semesta bahwa ia tidak percaya bahwa ia sedang menerima apa yang ia minta. Jadi, ia segera membersihkan garasinya dan memarkir mobilnya di salah satu sisi, menyisakan ruang untuk mobil pasangan idealnya di sisi lain. Kemudian ia masuk ke kamar tidurnya dan membuka lemari, yang penuh dengan pakaian. Tidak ada ruang untuk pakaian pasangannya. Jadi, ia memindahkan beberapa pakaiannya untuk menyisakan ruang. Ia juga selalu tidur di tengah ranjang, jadi ia mulai tidur di sisi dan menyisakan ruang untuk pasangannya.

Perempuan ini menceritakan kisahnya kepada Mike Dooley pada suatu makan malam bersama, dan di sana, duduk di sebelahnya, adalah calon pasangan idealnya. Setelah melakukan semua tindakan ini dan bersikap seakan-akan ia sudah menerima pasangan idealnya, pasangan ideal itu datang ke dalam hidupnya dan sekarang mereka bahagia dalam pernikahan. Sebuah contoh sederhana lain dari bersikap seakan-akan adalah kisah adik saya, Glenda, manajer produksi film The Secret. Ia tinggal dan bekerja di Australia, dan ia ingin pindah ke Amerika Serikat dan bekerja bersama saya di kantor Amerika kami. Glenda mengenal Rahasia dengan baik, jadi ia melakukan segala sesuatu yang benar untuk mendatangkan apa yang ia inginkan, tetapi berbulan-bulan berlalu dan ia masih berada di Australia. Glenda mengamati tindakan-tindakannya dan menyadari bahwa ia tidak bersikap seakan-akan, ia sedang menerima apa yang ia minta. Jadi, ia mulai melakukan tindakan yang sesuai. Ia mengatur segala sesuatu dalam hidupnya untuk persiapan berangkat. Ia menghentikan semua keanggotaan klub, menyumbangkan benda-benda yang tidak akan dibutuhkannya, mengeluarkan koper dan mengemasnya. Dalam empat minggu, Glenda sudah berada di Amerika Serikat, bekerja di kantor kami. Pikirkan apa yang telah Anda minta, dan pastikan tindakan-tindakan Anda mencerminkan apa yang ingin Anda terima, serta tidak berlawanan dengan apa yang telah Anda minta. Bersikaplah seakan-akan Anda sedang menerimanya. Lakukan persis seperti apa yang akan Anda lakukan jika Anda menerimanya hari ini, dan ambil tindakantindakan untuk mencerminkan harapan itu. Siapkan ruang untuk menerima hasrat Anda, dan ketika Anda melakukannya, Anda mengirimkan sinyal harapan yang kuat.

LISA NICHOLS
Dalam relasi, sangat penting untuk pertama-tama mengerti siapa yang memasuki relasi itu, dan bukan hanya pasangan Anda. Anda perlu mengerti diri Anda terlebih dulu.

JAMES RAY
Bagaimana Anda mengharapkan orang lain menikmati kebersamaan dengan Anda jika Anda sendiri tidak menikmati kebersamaan bersama diri Anda? Sekali lagi, hukum tarikmenarik atau Rahasia akan mendatangkan hal itu ke dalam hidup Anda. Anda harus sungguh-sungguh jelas. Berikut ini adalah pertanyaan yang perlu Anda pertimbangkan: Apakah Anda memperlakukan diri sebagaimana Anda ingin diperlakukan orang lain? Ketika Anda tidak memperlakukan diri sebagaimana Anda ingin diperlakukan orang lain, Anda tidak pernah dapat mengubah apa pun. Tindakan-tindakan Anda adalah pikiran pikiran yang sangat berdaya, jadi jika Anda tidak memperlakukan diri dengan cinta dan penghargaan, Anda memancarkan sinyal yang mengatakan bahwa Anda tidak cukup penting, cukup pantas, atau cukup layak. Orang-orang lain hanyalah akibat. Pikiran Anda adalah penyebab. Anda harus mulai memperlakukan diri Anda dengan cinta dan hormat, dan pancarkan sinyal itu, serta masuklah ke dalam frekuensi tersebut. Maka hukum tarik menarik akan menggerakkan seluruh Semesta, dan hidup Anda akan dipenuhi orang orang yang mencintai dan menghormati Anda.

Banyak orang telah mengorbankan diri untuk orang lain, mengira ketika mengorbankan diri, mereka adalah orang yang baik. Salah! Mengorbankan diri hanya datang dari pikiran kekurangan karena tindakan ini mengatakan, Tidak cukup banyak untuk setiap orang, jadi saya akan melepaskannya. Perasaan-perasaan ini tidak terasa enak dan akhirnya menjurus ke perasaan dendam. Ada kelimpahan bagi setiap orang dan adalah tanggung jawab setiap orang untuk mengundang hasrat mereka sendiri. Anda tidak dapat mengundang untuk orang lain karena Anda tidak bisa berpikir dan merasa untuk orang lain. Tugas Anda adalah diri Anda. Ketika Anda menjadikan perasaan enak atau baik sebagai prioritas, frekuensi yang indah itu akan memancar dan menyentuh setiap orang yang dekat dengan Anda.

DR. JOHN GRAY
Anda menjadi jalan keluar bagi Anda. Jangan menunjuk orang lain dan berkata, Sekarang kamu berutang pada saya dan kamu harus memberi lebih banyak pada saya. Sebaliknya, berilah lebih banyak kepada diri sendiri. Luangkan waktu untuk memberi kepada diri, dan mengisi diri sampai penuh, sampai Anda dapat memberi secara berkelimpahan. Untuk mendapatkan cinta penuhilah diri Anda dengan cinta sampai Anda menjadi magnet. Banyak dari kita yang diajar untuk menempatkan diri paling akhir, dan akibatnya kita menarik perasaan-perasaan tidak layak dan tidak berhak. Ketika perasaan-perasaan seperti itu tinggal dalam diri, kita terus menarik lebih banyak situasi hidup yang membuat kita merasa tidak layak dan tidak cukup. Anda harus mengubah pemikiran seperti itu. Bagi beberapa orang, ide memberi begitu banyak cinta kepada diri sendiri nampak sangat dingin, keras, dan kejam. Tetapi perkara ini dapat dilihat dari sudut pandang lain ketika kita menemukan bahwa berusaha menjadi Nomor Satu, seperti yang diusulkan Sang Abadi, sebenarnya adalah berusaha menjadi Nomor Dua dan memang merupakan satu-satunya cara yang selalu bermanfaat bagi Nomor Dua.

Kecuali bila Anda terlebih dulu mengisi diri, Anda tidak memiliki apa pun untuk diberikan kepada orang lain. Oleh karenanya, Anda wajib mengasuh diri terlebih dulu. Perhatikan kegembiraan Anda. Orang bertanggung jawab untuk kegembiraannya sendiri. Ketika Anda memberi perhatian kepada kegembiraan Anda dan melakukan apa yang membuat Anda merasa baik, Anda adalah kegembiraan bagi orang lain, dan Anda menjadi contoh yang baik bagi setiap anak dan setiap orang dalam hidup Anda. Ketika Anda merasakan kegembiraan, Anda bahkan tidak harus berpikir tentang memberi.
Kegembiraan berlimpah dan mengalir dengan sendirinya.

LISA NICHOLS
Saya terlibat banyak relasi dan berharap pasangan saya menunjukkan kecantikan saya kepada saya karena saya tidak melihat kecantikan saya sendiri. Ketika tumbuh besar, pahlawan saya adalah Bionic Woman, Wonder Woman, dan Charlies Angels. Mereka memang cantik, tetapi tidak mirip dengan saya. Baru ketika saya jatuh cinta pada Lisa saya jatuh cinta pada kulit cokelat saya, bibir penuh saya, pinggul besar saya, rambut hitam kering sayabaru setelah itulah seluruh dunia bisa jatuh cinta dengan saya. Alasan Anda harus mencintai ANDA adalah karena mustahil merasa baik jika Anda tidak mencintai ANDA. Ketika Anda merasa buruk terhadap diri sendiri, Anda menghalangi semua cinta dan kebaikan yang disediakan Semesta bagi Anda. Ketika Anda merasa buruk terhadap diri sendiri, rasanya seperti Anda mengisap hidup Anda keluar dari diri Anda. Semua kebaikan Anda, dalam setiap hal termasuk kesehatan, kekayaan, dan cinta berada pada frekuensi kegembiraan dan perasaan baik.

Perasaan memiliki energi yang tak terbatas, dan perasaan sehat serta sejahtera yang menakjubkan, semuanya berada di frekuensi perasaan yang baik. Ketika Anda merasa buruk terhadap diri ANDA, Anda berada pada frekuensi yang menarik lebih banyak orang, situasi, dan lingkungan yang akan terus membuat Anda merasa buruk terhadap diri ANDA.

Anda harus mengubah fokus dan mulai memikirkan semua hal yang indah dan bagus tentang ANDA. Carilah hal-hal positif dari diri ANDA. Ketika Anda berfokus pada hal-hal itu, hukum tarik-menarik akan menunjukkan lebih banyak hal yang hebat tentang ANDA. Anda akan menarik apa yang Anda pikirkan. Yang perlu Anda lakukan hanyalah memulai dengan satu pikiran panjang tentang sesuatu yang baik tentang diri ANDA, dan hukum tarik-menarik akan merespons dengan memberikan lebih banyak pikiran serupa kepada ANDA. Carilah hal-hal yang baik tentang ANDA. Carilah, maka engkau akan menemukan!

BOB PROCTOR
Ada sesuatu yang luar biasa tentang Anda. Saya telah mempelajari diri saya selama empat puluh empat tahun. Kadang-kadang saya ingin mencium diri saya sendiri! Karena Anda harus bisa mencintai diri sendiri. Saya bukan bicara tentang membohongi diri. Saya berbicara tentang penghargaan yang sehat kepada diri sendiri. Dan ketika Anda mencintai diri sendiri, Anda otomatis akan mencintai orang lain.

MARCI SHIMOFF
Dalam relasi, kita sering mengeluhkan orang lain. Misalnya, Rekan kerja saya sangat malas, suami saya sangat menjengkelkan, anak-anak saya sangat sulit. Kita selalu berfokus pada orang lain. Tetapi, agar relasi berjalan dengan baik, kita perlu berfokus pada apa yang kita hargai dari orang lain, bukan pada apa yang kita keluhkan. Ketika kita mengeluhkan hal-hal seperti itu, kita hanya akan mendapatkan lebih banyak hal seperti itu.

Bahkan jika Anda mengalami saat sulit dalam relasi relasi tidak berjalan dengan baik, Anda tidak saling cocok, seseorang menghalangi Anda Anda masih dapat membalikkan situasi itu. Ambillah secarik kertas, dan untuk tiga puluh hari mendatang, duduklah dan tuliskan semua hal yang Anda hargai tentang orang itu. Pikirkan semua alasan mengapa Anda mencintainya. Anda menghargai selera humornya, Anda menghargai sikap mendukungnya. Dan Anda akan menemukan hal-hal yang Anda pikirkan ketika Anda berfokus pada pengakuan dan penghargaan kekuatannya. Itulah pula yang akan Anda dapatkan dalam jumlah lebih banyak, dan masalah pun memudar.

LISA NICHOLS
Sering kali Anda memberi kesempatan kepada orang lain untuk menciptakan
kebahagiaan Anda, dan sering kali mereka gagal menciptakannya sesuai dengan keinginan Anda. Mengapa? Karena hanya ada satu orang yang berkuasa atas kegembiraan dan kebahagiaan Anda, yaitu Anda sendiri. Jadi, bahkan orangtua, anak, atau pasangan Anda mereka tidak memiliki kendali untuk menciptakan kebahagiaan Anda. Mereka sekadar memiliki kesempatan untuk berbagi dalam kebahagiaan Anda. Kegembiraan Anda terletak di dalam diri Anda. Semua kegembiraan Anda berada pada frekuensi cinta frekuensi yang tertinggi dan terkuat. Anda tidak dapat menggenggam cinta di tangan. Anda hanya dapat merasakannya di hati. Kebahagiaan adalah suatu keadaan diri. Anda dapat melihat bukti cinta yang diungkapkan melalui orang, tetapi cinta adalah suatu perasaan, dan hanya Andalah yang dapat menyiarkan serta memancarkan perasaan cinta itu. Kemampuan Anda untuk membangun perasaan cinta tidaklah terbatas, dan ketika Anda dalam cinta, Anda berada dalam keselarasan yang utuh dan lengkap dengan Semesta. Cintailah segala sesuatu yang bisa Anda cintai. Cintailah setiap orang yang bisa Anda cintai. Fokuskan hanya pada segala yang Anda cintai.

Rasakan cinta, Anda akan mengalami cinta dan kegembiraan memantul kembali kepada Anda berlipat ganda! Hukum tarik-menarik harus mengirim lebih banyak hal yang bisa Anda cintai kepada Anda. Ketika Anda memancarkan cinta, cinta akan muncul seakan-akan seluruh Semesta melakukan segalanya bagi Anda, menggerakkan setiap hal yang menggembirakan anda, dan menggerakkan setiap orang baik kepada Anda. Dan memang itulah yang selalu terjadi. Ketika Anda ingin menarik sebuah relasi, pastikan pikiran, kata-kata, tindakan, dan situasi lingkungan Anda tidak berlawanan dengan hasrat Anda. Tugas Anda adalah Anda. Kecuali jika Anda mengisi diri terlebih dulu, Anda tidak memiliki apa pun untuk diberikan kepada orang lain. Perlakukan diri dengan cinta dan hormat, maka Anda akan menarik orang-orang yang menunjukkan cinta dan hormat kepada Anda.

Ketika Anda merasa buruk terhadap diri sendiri, Anda menghalangi cinta, dan Anda akan menarik lebih banyak orang dan situasi yang akan terus membuat Anda merasa buruk terhadap diri sendiri. Fokuskan pada kualitas-kualitas yang Anda sukai dari diri Anda, maka hukum tarikmenarik akan menunjukkan lebih banyak hal yang hebat tentang Anda. Agar relasi berjalan dengan baik, fokuskan pada apa yang Anda hargai dari orang lain, dan bukan pada keluhan Anda. Ketika Anda berfokus pada kekuatan orang lain, Anda akan mendapat lebih banyak kekuatan dari mereka.

DR. JOHN HAGELIN
FISIKAWAN KUANTUM DAN AHLI KEBIJAKAN PUBLIK
Tubuh kita adalah produk dari pikiran kita. Kita mulai memahami tingkat ilmu kedokteran ketika sifat pikiran dan emosi menentukan substansi, struktur, dan fungsi fisik dari tubuh kita.

DR. JOHN DEMARTINI
Dalam ilmu penyembuhan kita mengenal efek plasebo. Plasebo adalah sesuatu yang semestinya tidak berdampak dan berefek pada tubuh, misalnya tablet gula. Anda mengatakan kepada pasien bahwa tablet itu sama efektifnya dan yang terjadi adalah, kadang-kadang plasebo itu memang berefek sama, bahkan berefek lebih kuat, dibandingkan dengan obat yang sengaja dirancang untuk efek tersebut. Mereka telah menemukan bahwa akal manusia adalah faktor terbesar dalam seni penyembuhan, kadang-kadang lebih besar daripada obat-obatan. Ketika anda menyadari besarnya Rahasia, Anda akan mulai lebih jelas melihat kebenaran yang mendasari peristiwa-peristiwa tertentu pada manusia, termasuk pada bidang kesehatan. Efek plasebo adalah sebuah efek yang sangat kuat. Ketika pasien berpikir dan sungguh-sungguh percaya bahwa tablet itu menyembuhkan, mereka akan menerima apa yang mereka percayai, dan mereka akan sembuh.

DR. JOHN DEMARTINI
Jika seseorang berada dalam situasi ketika ia sakit dan ia mempunyai pilihan untuk mencoba menjelajahi apa yang ada dalam pikiran yang menciptakan keadaan sakit itu, selain menggunakan obat, dan jika itu adalah situasi akut yang dapat membawa kematian, jelas pemberian obat adalah tindakan yang bijaksana, sementara mereka menjelajahi pikiran mereka. Jadi, Anda tidak perlu menyingkirkan obat-obatan. Setiap bentuk penyembuhan memiliki tempat tersendiri. Penyembuhan melalui pikiran dapat bekerja selaras dengan obat-obatan. Jika ada nyeri, obat dapat membantu menghilangkan nyeri, sehingga memungkinkan seseorang untuk berfokus pada daya kesehatan. Memikirkan kesehatan yang sempurna adalah sesuatu yang dapat dilakukan setiap orang secara pribadi di dalam dirinya sendiri, terlepas dari apa yang terjadi di sekelilingnya.

LISA NICHOLS
Semesta adalah karya besar dari kelimpahan. Ketika anda membuka diri untuk merasakan kelimpahan Semesta, Anda akan mengalami keajaiban, kegembiraan, kebahagiaan, dan semua hal besar yang dimiliki Semesta untuk Anda kesehatan yang baik, kekayaan yang baik, dan sifat yang baik. Ketika Anda mengunci diri dengan pikiran-pikiran yang negatif, Anda akan merasa tidak nyaman, Anda akan merasakan nyeri, dan Anda akan merasa seakan-akan setiap hari sangat menyakitkan untuk dilalui.

DR. BEN JOHNSON
Di luar sana ada ribuan diagnosis dan penyakit. Kedua hal tersebut adalah mata rantai yang lemah. Keduanya adalah akibat dari satu hal: stres. Jika Anda memberi tekanan yagn cukup pada rantai dan tekanan yang cukup pada sistem, salah satu mata rantai akan putus. Semua stres dimulai dengan satu pikiran negatif. Satu pikiran yang muncul tanpa terawasi, kemudian datang lebih banyak pikiran negatif, sampai stres terwujud. Efeknya adalah stres, tetapi penyebabnya adalah pemikiran negatif, dan semuanya dimulai dengan satu pikiran negatif yang kecil. Terlepas dari apa pun yang sudah terwujud, Anda dapat mengubahnya dengan satu pikiran positif yang kecil, yang kemudian berkembang biak.

DR. JOHN DEMARTINI
Faal tubuh kita menciptakan penyakit untuk memberi umpan balik kepada kita, untuk memberitahu kita bahwa ada ketidakseimbangan sudut pandang, atau bahwa kita tidak cukup mencintai dan bersyukur. Jadi, tanda dan gejala tubuh bukanlah sesuatu yang buruk. Dr. Demartini mengatakan pada kita bahwa cinta dan syukur akan melarutkan semua negativitas dalam hidup, terlepas dari apa pun bentuk yang telah menjadi perwujudannya. Cinta dan syukur dapat membelah lautan, memindahkan gunung, dan menciptakan keajaiban. Dan cinta serta syukur dapat melarutkan semua penyakit.

MICHAEL BERNARD BECKWITH
Pertanyaan yang sering diajukan adalah, Ketika seseorang telah memunculkan penyakit pada tubuhnya atau ketidaknyamanan dalam hidupnya, dapatkah keadaan dibalikkan melalui kekuatan pemikiran yang benar? Jawabannya adalah tentu saja, ya.

CATHY GOODMAN, KISAH PRIBADI
Saya didiagnosis kanker payudara. Dalam hati, dengan iman yang kuat, saya sungguh percaya bahwa saya sudah sembuh. Setiap hari saya berkata, Terima kasih untuk penyembuhan saya. Saya mengucapkannya berulang-ulang. Terima kasih untuk penyembuhan saya. Dalam hati saya percaya bahwa saya sudah sembuh. Saya memandang diri seakan-akan kanker tidak pernah ada dalam tubuh saya. Salah satu hal yang saya lakukan untuk menyembuhkan diri adalah menonton setiap film lucu. Dan kami akan tertawa, tertawa, dan tertawa. Kami tidak bisa menambah stres ke dalam hidup saya karena kami tahu stres adalah salah satu hal terburuk yang dapat Anda lakukan ketika Anda sedang berusaha menyembuhkan diri. Dari saat diagnosis sampai saat saya sembuh, waktunya adalah sekitar tiga bulan. Dan itu sama sekali tanpa radiasi atau kemoterapi.

Kisah yang indah dan mengilhami dari Cathy Goodman ini menunjukkan kerja dari tiga kekuatan besar: Kekuatan sikap syukur untuk menyembuhkan, kekuatan iman untuk menerima, dan kekuatan tawa serta kegembiraan untuk melenyapkan penyakit dalam tubuh. Cathy terilhami untuk melibatkan tawa sebagai bagian dari penyembuhannya setelah mendengar kisah Norman Cousins. Norman telah diagnosis mengalami penyakit yang tak tersembuhkan. Dokter mengatakan bahwa hidupnya tinggal beberapa bulan saja. Norman memutuskan untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Selama tiga bulan, yang ia lakukan hanyalah menonton film lucu dan tertawa. Penyakit meninggalkan tubuhnya dalam tiga bulan, dan dokter menyatakan kesembuhannya sebagai keajaiban. Ketika tertawa, Norman melepaskan semua negativitas, dan melepaskan penyakit. Tawa sungguh-sungguh obat yang terbaik.

DR. BEN JOHNSON
Kita semua memiliki program dasar di dalam diri. Program ini disebut penyembuhan diri. Anda mendapatkan luka, luka itu akan menyatu kembali. Anda mendapatkaninfeksi bakteri, sistem imun datang dan menangani bakteri itu serta menyembuhkan. Sistem imun dibuat untuk menyembuhkan sendiri.

BOB PROCTOR
Penyakit tidak dapat hidup di dalam tubuh yang memiliki keadaan emosi yang sehat. Tubuh Anda melepaskan jutaan sel setiap detik, pada saat yang sama ia juga menciptakan jutaan sel baru.

DR. JOHN HAGELIN
Sebenarnya, bagian-bagian tubuh kita digantikan setiap hari. Beberapa bagian membutuhkan beberapa bulan, bagian lainnya membutuhkan dua tahun. Tetapi dalam beberapa tahun, kita semua memiliki tubuh fisik yang baru. Jika seluruh tubuh digantikan dalam beberapa tahun, seperti yang telah dibuktikan ilmu pengetahuan, lalu bagaimana dengan degenerasi atau penyakit tinggal di tubuh kita selama bertahun-tahun? Penyakit hanya bisa ditahan di dalam tubuh oleh pikiran, oleh pengamatan penyakit, dan oleh perhatian yang diberikan kepada penyakit. Pikirkan pikiran-pikiran kesempurnaan. Penyakit tidak dapat hadir dalam tubuh yang memiliki pikiran-pikiran yang selaras. Hanya kenali kesempurnaan, dan ketika anda mengamati kesempurnaan, Anda mengundang kesempurnaan kepada Anda. Pikiranpikiran yang tidak sempurna adalah penyebab semua penyakit kemanusiaan, termasuk kesakitan, kemiskinan, dan ketidakbahagiaan. Ketika kita memikirkan pikiran negatif, kita memutus diri dari hak waris kesempurnaan kita. Nyatakan dan niatkan, Saya memikirkan pikiran-pikiran sempurna. Saya hanya melihat kesempurnaan. Saya adalah kesempurnaan.

Saya melenyapkan semua kekakuan dan kekuranglenturan tubuh saya. Saya berfokus melihat tubuh lentur dan sempurna seperti seorang anak, dan setiap kekakuan dan nyeri sendi menghilang. Saya benar-benar melakukannya dalam semalam. Anda bisa melihat bahwa kepercayaan tentang penuaan ada dalam benak kita. Ilmu pengetahuan menjelaskan bahwa kita memiliki sebuah tubuh yang baru dalam waktu yang singkat. Penuaan adalah pemikiran yang terbatas, jadi lepaskan pikiran itu dari kesadaran Anda dan ketahui bahwa tubuh Anda hanyalah berusia sekitar satu bulan, terlepas dari seberapa banyak ulang tahun yang telah Anda tulis dalam benak. Untuk ulang tahun berikutnya, lakukan sesuatu yang bermanfaat bagi Anda dan rayakanlah sebagai ulang tahun pertama! Jangan meletakkan enam puluh lilin pada kue ulang tahun Anda, kecuali jika anda ingin mengundang penuaan kepada Anda. Sayangnya, masyarakat Barat telah terfokus pada usia, yang sebenarnya tidak ada usia seperti itu. Jalan menuju kesehatan yang sempurna, tubuh yang sempurna, dan kemudaan yang abadi adalah pikiran. Anda dapat mewujudkannya melalui pikiran kesempurnaan yang konsisten.

BOB PROCTOR
Jika Anda mempunyai suatu penyakit, dan Anda berfokus padanya, membicarakannya dengan orang lain, Anda akan menciptakan lebih banyak sel yang sakit. Lihatlah diri Anda hidup dalam tubuh yang berkesehatan sempurna. Biarkan dokter yang mengurus penyakit. Salah satu hal yang sering dilakukan orang ketika mereka sakit adalah selalu membicarakannya. Itu disebabkan karena mereka selalu memikirkannya, jadi mereka hanya memverbalkan pikiran-pikiran mereka. Jika Anda merasa agak tidak sehat, jangan membicarakannya kecuali jika Anda menginginkan lebih banyak perasaan tidak sehat. Ketahui bahwa pikiran Andalah yang bertanggung jawab, maka ulangi sesering mungkin, Saya merasa luar biasa. Saya merasa sangat baik, dan sungguh-sungguh merasakannya. Jika Anda merasa agak tidak enak dan seseorang menanyakan perasaan Anda, bersyukurlah saja bahwa orang itu telah mengingatkan Anda untuk memikirkan pikiranpikiran
perasaan enak. Hanya ucapkan kata-kata yang Anda inginkan. Anda tidak dapat menangkap apa pun kecuali jika Anda berpikir Anda bisa menangkapnya. Dengan berpikir demikian, Anda mengundang sesuatu melalui pikiran Anda. Anda juga mengundang penyakit jika Anda mendengarkan orang-orang yang membicarakan penyakit mereka. Ketika Anda mendengarkan, Anda memberikan semua pikiran dan fokus Anda pada penyakit, dan ketika Anda memberikan semua pikiran kepada sesuatu, Anda memintanya. Dan jelas Anda tidak membantu mereka. Anda hanya menambah energi kepada penyakit mereka. Jika Anda sungguh-sungguh ingin membantu orang itu, ubahlah perbincangan ke hal-hal yang baik, jika keadaan memungkinkan, atau lanjutkan perjalanan Anda. Ketika Anda meninggalkannya, berikan pikiran-pikiran dan perasaan yang kuat untuk melihat orang itu sehat kembali, kemudian lepaskan.

LISA NICHOLS
Katakanlah misalanya ada dua orang, keduanya menderita sesuatu, tetapi yang satu memilih untuk berfokus pada kegembiraan. Ia memilih hidup dama kemungkinan dan harapan, memusatkan semua alasan mengapa ia harus gembira dan bersyukur. Orang kedua, dengan diagnosis yang sama, memilih untuk berfokus pada penyakit, nyeri, dan saya terkutuk.

BOB DOYLE
Ketika orang terfokus sepenuhnya pada apa yang tidak beres dan gejala-gejala, mereka akan membuatnya bertambah parah. Penyembuhan tidak akan terjadi sampai mereka mengalihkan perhatian dari sakit menjadi sehat. Karena itulah hukum tarik-menarik. Mari kita sebisa mungkin mengingat bahwa setiap pikiran yang tidak menyenangkan adalah hal buruk yang benar-benar kita tempatkan pada tubuh.

DR. JOHN HAGELIN
Pada dasarnya pikiran-pikiran yang lebih gembira menjuruskan ke biokima yang lebih gembira. Tubuh yang lebih gembira dan bahagia. Telah ditunjukkan bahwa pikiranpikiran negatif dan stres menurunkan tubuh dan fungsi otak, karena pikiran dan emosi kitalah yang terus menyusun kembali, mengatur kembali, dan mencipta kembali tubuh kita. Terlepas dari apa yang telah Anda wujudkan pada tubuh, Anda dapat mengubahnya di dalam dan di luar. Mulailah memikirkan pikiran-pikiran bahagia dan mulailah menjadi bahagia. Kebahagiaan adalah keberadaan diri di aras perasaan. Jari-jari Anda berada di tombol merasa bahagia. Tekanlah tombol itu saat ini juga dan terus tekan dengan kuat, terlepas dari apa pun yang terjadi di sekitar Anda.

DR. BEN JOHNSON
Singkirkan stres faali dari tubuh, dan tubuh akan menjalankan apa yang sudah dirancang baginya. Ia menyembuhkan diri. Untuk menyingkirkan penyakit Anda tidak harus memeranginya. Proses sederhana melepaskan pikiran-pikiran negatif akan membolehkan keadaan sehat alami muncul dalam diri Anda. Dan tubuh Anda akan menyembuhkan dirinya sendiri.

MICHAEL BERNARD BECKWITH
Saya telah melihat ginjal beregenerasi. Saya telah melihat kanker menghilang. Saya telah melihat penglihatan membaik dan kembali. Saya telah mengenakan kacamata baca selama sekitar tiga tahun sebelum saya menemukan Rahasia. Suatu malam saya sedang melacak pengetahuan Rahasia ke abadabad sebelumnya, saya menemukan diri meraih kacamata untuk melihat apa yang saya baca. Dan saya menghentikan pelacakan saya. Kesadaran akan apa yang telah saya lakukan menyambar saya seperti petir. Saya telah mendengar pesan dari masyarakat bahwa penglihatan akan menurun sejalan dengan usia. Saya telah melihat orang-orang merentangkan lengan agar mereka dapat membaca sesuatu. Saya telah menyerahkan pikiran ke berkurangnya penglihatan sejalan dengan usia, dan saya telah mendatangkan keadaan itu pada saya. Saya tidak melakukannya dengan sengaja, tetapi saya telah melakukannya. Saya tahu bahwa apa yang telah saya datangkan melalui pikiran dapat saya ubah, jadi saya segera membayangkan diri melihat dengan jelas seperti ketika berusia dua puluh satu tahun.

Saya melihat diri di restoran-restoran gelap, di pesawat terbang, di depan komputer, membaca dengan jelas dan mudah. Dan berulang-ulang saya mengucapkan, Saya dapat melihat dengan jelas, saya dapat melihat dengan jelas. Saya merasakan perasaan syukur dan gembira karena memiliki penglihatan yang jelas. Dalam tiga hari, penglihatan saya pulih, dan sekarang saya tidak mempunyai kacamata baca. Saya dapat melihat dengan jelas. Ketika saya menceritakan apa yang telah saya lakukan kepada Dr. Ben Johnson, salah satu guru Rahasia, ia berkata, Sadarkah Anda apa yang harus terjadi pada mata Anda agar Anda dapat mengalami itu dalam tiga hari? Saya menjawab, Tidak, dan untunglah saya tidak tahu, jadi pikiran itu tidak ada dalam kepala saya! Saya hanya tahu bahwa saya dapat melakukannya, dan bahwa saya dapat melakukannya dengan cepat. (Kadang-kadang lebih sedikit informasi akan lebih baik!)

Dr. Johnson menyingkirkan sebuah penyakit yang tak tersembuhkan dari tubuhnya sendiri, jadi perbaikan penglihatan saya seperti tidak ada apa-apanya dibandingkan kisah ajaibnya. Sebenarnya saya mengharapkan penglihatan saya kembali dalam satu malam, jadi menurut saya tiga hari bukanlah sebuah kajaiban. Ingatlah bahwa waktu dan ukuran tidak ada dalam Semesta. Menyembuhkan penyakit sama mudahnya dengan menyembuhkan jerawat. Prosesnya sama; perbedaannya adalah di dalam benak kita. Jadi, jika Anda telah mengundang penyakit ke diri Anda, dalam benak kurangilah penyakit itu menjadi sebesar jerawat, lepaskan semua pikiran negatif, kemudian fokuskan pada kesempurnaan kesehatan.

DR. JOHN DEMARTINI
Saya selalu berkata bahwa tak tersembuhkan berarti bisa disembuhkan dari dalam. Saya percaya dan tahu bahwa tidak ada yang tidak dapat disembuhkan. Dalam perjalanan waktu, apa yang dulunya disebut penyakit tak tersembuhkan telah disembuhkan. Dalam benak saya, dan dalam dunia yang saya ciptakan, tidak ada kata tak tersembuhkan. Ada banyak ruang dalam dunia ini bagi Anda, jadi bergabunglah dengan saya dan semua yang sudah ada di dalamnya. Ini adalah dunia tempat kajaiban adalah peristiwa sehari-hari. Ini adalah dunia berkelimpahan, semua kebaikan hadir di saat kini di dalam diri Anda. Kedengarannya seperti surga, bukan? Memang begitu.

MICHAEL BERNARD BECKWITH
Anda dapat mengubah hidup Anda dan Anda dapat menyembuhkan diri sendiri.

MORRIS GOODMAN
PENGARANG DAN PEMBICARA INTERNASIONAL
Kisah saya dimulai pada 10 Maret 1981. Hari ini sungguh-sungguh mengubah seluruh hidup saya. Ini adalah hari yang tidak pernah akan saya lupakan. Saya menabrak pesawat terbang. Saya berakhir di rumah sakit dalam keadaan lumpuh total. Tulang pungguh saya remuk, tulang leher peertama dan kedua patah, refleks menelan saya hancur, saya tidak dapat makan atau minum, diafragma saya hancur, saya tidak dapat bernapas. Yang dapat saya lakukan hanyalah mengedipkan mata. Tentu saja dokter mengatakan bahwa saya akan lumpuh sepanjang usia. Yang hanya bisa saya lakukan adalah mengedipkan mata. Itulah gambar diri saya yang mereka lihat, tetapi tidak menjadi masalah apa pun yang mereka pikirkan. Yang terpenting adalah apa yang saya pikir. Saya menggambarkan diri saya sebagai orang yang normal kembali, berjalan keluar dari rumah sakit itu. Satu-satunya hal yang perlu saya olah di rumah sakit adalah pikiran saya, dan sekali Anda mendapatkan akal Anda, Anda dapat menyatukan segalanya kembali. Saya disambung ke alat bantu napas dan mereka berkata saya tidak akan pernah bisa bernapas sendiri karena diafragma saya hancur. Tetapi sebuah suara kecil terus berkata pada saya, Bernapaslah dalam-dalam, bernapaslah dalam-dalam. Dan akhirnya saya dilepaskan dari alat bantu napas. Mereka tidak dapat menjelaskan. Saya tidak membiarkan segala sesuatu yang dapat mengalihkan saya dari tujuan atau visi memasuki benak saya.

Saya menetapkan tujuan utnuk berjalan keluar dari rumah sakit pada hari Natal. Dan saya melakukannya. Saya berjalan keluar dari rumah sakit dengan kedua kaki saya sendiri. Mereka bilang itu tidak mungkin. Itulah hari yang tidak pernah akan saya lupakan. Untuk orang-orang yang saat ini sedang duduk dan kesakitan di luar sana, jika saya ingin meringkas hidup saya dan meringkas apa yang dapat mereka lakukan dalam hidup, saya akan meringkasnya dalam enam kata, Manusia mewujud seperti apa yang dipikirkannya.

Morris Goodman dikenal sebagai Manusia Ajaib. Kisahnya dipilih untuk film The Secret karena menunjukkan kekuatan yang tak terbayangkan dan potensi yang tak terbatas dari pikiran manusia. Morris mengenal kekuatan di dalam dirinya untuk mewujudkan apa yang ia pilih untuk dipikirkan. Segala sesuatu itu mungkin. Kisah Morris Goodman telah mengilhami ribuan orang untuk berpikir, membayangkan, dan merasakan jalan mereka kembali ke kesehatan. Ia mengubah tantangan terbesar dalam hidupnya menjadi karunia
terbesar. Sejak film The Secret diluncurkan, kami telah dibanjiri kisah ajaib dari semua jenis penyakit yang menghilang dari tubuh orang-orang setelah mereka menonton The Secret. Segala sesuatu itu mungkin jika Anda percaya. Dalam hal kesehatan saya ingin mengakhiri dengan kata-kata yang mencerahkan dari Dr. Ben Johnson: Sekarang kita sedang memasuki era kedokteran energi. Segala sesuatu di Semesta memiliki frekuensi dan yang perlu Anda lakukan hanyalah mengubah frekuensi atau menciptakan frekuensi yang sebaliknya. Sebegitu mudahnya mengubah segala sesuatu di dunia, terlepas dari apakah itu penyakit atau isu-isu emosional atau apa pun. Ini sangat besar. Ini adalah hal terbesar yang pernah kita jumpai. Efek plasebo adalah sebuah contoh tindakan hukum tarik-menarik. Ketika seorang
pasen sungguh percaya bahwa tablet itu menyembuhkan, ia menerima apa yang ia percayai dan sembuh.

Berfokus pada kesehatan yang sempurna adalah sesuatu yang dapat kita semua lakukan di dalam diri, terlepas dari apa yang sedang terjadi di luar diri. Tawa menarik kegembiraan, melepaskan negativitas, dan menjurus ke penyembuhan ajaib. Penyakit ditahan di tubuh oleh pikiran, oleh pengamatan penyakit, dan oleh perhatian yang diberikan kepada penyakit. Jika Anda merasa agak tidak enak badan, jangan membicarakannya kecuali jika Anda menginginkan lebih banyak keadaan tidak enak. Jika Anda mendengarkan orang lain membicarakan penyakitnya, Anda menambah energi kepada penyakit mereka. Sebaiknya, gantilah perbincangan ke halhal yang baik, dan berikan pikiran yang kuat dalam melihat orang itu dalam keadaan sehat.

Kepercayaan tentang penuaan hanya ada dalam pikiran, jadi lepaskan pikiran-pikiran itu dari kesadaran Anda. Fokuskan pada kesehatan dan kemudaan abadi. Jangan mendengarkan pesan-pesan masyarakat tentang penyakit dan penuaan. Pesanpesan yang negatif tidak bermanfaat bagi Anda.

The End

Categories: THE SECRET: HUKUM TARIK MENARIK | Tags: , , | 17 Komentar

Diproteksi: SEJARAH FILSAFAT BARAT (bagian 1)


Konten ini diproteksi dengan kata sandi. Untuk melihatnya cukup masukkan kata sandi Anda di bawah ini:

Categories: SEJARAH FILSAFAT BARAT | Tags: , | Masukkan kata sandi Anda untuk melihat komentar.

INDONESIA CEPAT BANGKIT


Kerusakan moral dan mental generasi penerus bangsa semakin parah. Diperlukan koreksi total dengan cara membangkitkan sebuah gerakan moral, intelektual dan religius secara bersama-sama agar peradaban kita bisa semakin manusiawi dan religius. Artikel ini adalah sekedar gagasan sederhana dari saya: Wong Alus.

Tidak selamanya menggunakan pendekatan ilmiah untuk menganalisa sesuatu persoalan itu akan menghasilkan kepuasan serta “kebenaran”. Pada titik tertentu, kita akan berhadapan dengan tembok yang dinamakan keterbatasan ilmu pengetahuan. Proses kegiatan ilmiah, menurut Ritchie Calder dalam bukunya Science in Our Life (1955), dimulai ketika manusia mengamati sesuatu. Tentu saja hal ini membawa kita kepada pertanyaan lain; mengapa manusia mulai mengamati sesuatu?

Kalau kita telaah lebih lanjut ternyata bahwa kita mulai mengamati obyek tertentu bila kita mempunyai perhatian tertentu terhadap obyek tersebut. Perhatian tersebut dinamakan John Dewey sebagai suatu masalah atau kesukaran yang dirasakan ketika kita menemukan sesuatu pengalaman yang menimbulkan pertanyaan. Pertanyaan ini timbul disebabkan adanya kontak manusia dengan dunia empiris. Kesimpulannya, karena ada masalahlah maka kegiatan proses kegiatan berpikir itu dimulai, dan karena masalah ini berasal dari dunia empiris maka proses berpikir tersebut diarahkan pada pengamatan obyek yang bereksistensi dalam dunia empiris pula.

Pendek kata, “pisau” metode ilmiah hanya layak digunakan untuk memotong, membedah dan mencincang obyek-obyek empiris. Bagaimana dengan obyek-obyek yang meta empiris seperti rasa keadilan, rasa kasih sayang, ketuhanan, kemanusiaan, nilai-nilai? (Manusia adalah obyek yang meta empiris karena dirinya memiliki tubuh, jiwa dan roh). Tentu saja metodenya harus yang lain. Di dalam khazanah epistemologi (filsafat pengetahuan), untuk mengenali obyek ontologis yang beragam dan selanjutnya diproses menjadi pengetahuan maka manusia ditakdirkan memiliki berbagai sumber pengetahuan. John Hospers dalam bukunya An Intoduction to Philosophical Analysis (1967), mencatat sumber-sumber pengetahuan tersebut yaitu pengalaman indera, nalar, otoritas, intuisi, wahyu (revelation) dan keyakinan (faith).

Bila selama ini analisis (memecah menjadi bagian bagian kecil) dan sintesis (yang kecil dan terpecah pecah itu disatukan kembali) tentang keharusan untuk bangkit dari bencana lumpur di Porong banyak dilakukan dengan indera, nalar dan otoritas (tiga hal yang terlalu “Otak Kiri” ini biasa dipakai sebagai dasar pengambilan keputusan) maka tidaklah lengkap kiranya jika tidak dilengkapi dengan intuisi , wahyu, dan keyakinan. Intuisi, menurut John Hospers, adalah suatu kemampuan yang ada pada diri manusia yang berupa proses kejiwaan dengan tanpa suatu rangsangan atau stimulus mampu membuat pernyataan yang berupa pengetahuan. Pengetahuan yang diperoleh melalui intuisi tidak dapat dibuktikan seketika atau melalui kenyataan karena pengetahuan ini muncul tanpa adanya pengalaman lebih dahulu.

Seseorang yang sedang terpusat pemikirannya pada suatu masalah tiba-tiba saja menemukan jawaban atas permasalahan tersebut. Intuisi bersifat personal dan tidak bisa diramalkan. Pengetahuan intuitif dapat dipergunakan sebagai hipotesis bagi analisis selanjutnya dalam menemukan benar tidaknya pernyataan yang dikemukakan. Kegiatan intuitif dan analitik bisa bekerja saling membantu.

Menurut Maslow dalam George F.Kneller, Introduction to the Philosophy of Education (1969) intuisi ini merupakan pengalaman puncak (peak experience) sedangkan bagi Nietzsche merupakan intelegensi yang paling tinggi. Wahyu adalah berita yang disampaikan oleh Tuhan kepada utusannya (rasul, avatar, nabi) untuk kepentingan manusia. Kita mempunyai wahyu karena adanya kepercayaan (belief) tentang sesuatu yang disampaikan itu. Seseorang yang mempunyai pengetahuan melalui wahyu akan melaksanakannya dengan baik.

Keyakinan adalah suatu kemampuan manusia yang diperoleh melalui kepercayaan. Keyakinan terhadap wahyu yang secara dogmatik diikuti merupakan peraturan yang berupa agama. Sedangkan keyakinan melulu kemampuan kejiwaan manusia yang merupakan pematangan dari kepercayaan. Kepercayaan bersifat dinamis dan mampu menyesuaikan dengan keadaan, sedangkan keyakinan bersifat statis kecuali ada bukti-bukti baru yang lebih cocok dan akurat.

Ketiga sumber pengetahuan itu hakikatnya tidak bisa dipisahkan secara tegas karena saling berpautan satu sama lain. Sama seperti indera dan nalar, ketiga sumber terakhir juga berasal dari realitas empiris yang dihadapi manusia sehari-hari yang kemudian direfleksikan, diamati sehingga muncul intuisi dan pencocokan realitas terhadap intelek yang melahirkan wahyu dari Tuhan sebagai petunjuk untuk menuju jalan yang benar. Semua sumber pengetahuan baik akal, nalar, otoritas, intuisi, wahyu dan keyakinan itu lebih ideal kiranya digunakan untuk menyusun sebuah gerakan moral, intelektual dan religiusitas “INDONESIA CEPAT BANGKIT MENUJU TUHAN”

Kredo seperti ini perlu ditindaklanjuti dengan amal yang nyata oleh obyek dan subyek pembangunan yaitu manusia Indonesia. Rasa-rasanya, agama manapun menganjurkan agar manusia senantiasa berpikir positif dalam menyikapi semua gejala baik yang menyakitkan maupun yang membahagiakan hati. Sabar, ikhlas, dan tawakkal menerima semua cobaan karena ini merupakan jalan menuju Tuhan.

Saya ingin memecah GAGASAN BESAR itu menjadi dua GAGASAN yang keduanya sarat makna dan arti. Yang pertama adalah “INDONESIA CEPAT BANGKIT” dan yang kedua adalah “MENUJU TUHAN” Sinonim dengan “benda” yang lain, Indonesia juga merupakan “benda” yang dulunya dibuat oleh para founding fathers –nya di masa lalu. Sama seperti “benda”, Indonesia pada suatu ketika akan mengalami kerusakan bila tidak ada usaha untuk memperbaikinya –HUKUM ENTROPI mengatakan bahwa semua hal akan rusak dan binasa. Kenapa Indonesia bisa rusak? Karena Indonesia adalah hasil bentukan olah nalar dan olah batin manusia juga, maka kerusakannya juga bersumber dari aktivitas manusia yang merusak. Sebaliknya Indonesia bisa terus lestari bila ada manusia yang menjaga, merawat, mengabadikannya.

Aktivitas manusia yang dilatarbelakangi oleh kegelisahan, kemarahan, ketidakikhlasan karena HAK-HAK RAKYAT YANG TERCABUT PAKSA. Sehingga energi kemarahan dan ketidakpercayaan warga ini akan merusak Indonesia secara metafisis selain yang sudah jelas-jelas rusak secara fisik yaitu infrastruktur yang amburadul, investasi yang mandeg, ekonomi lokal dan interlokal yang terganggu. Maka, gagasan “INDONESIA CEPAT BANGKIT” ini bisa dipahami dalam rangka bagaimana menjaga, merawat dan melestarikan negara kepulauan yang kaya akan hasil alam ini. Kredo merupakan “ayat-ayat” (baca: tanda-tanda) masih adanya umat manusia di jaman ini yang memancarkan cahaya keilahian di bumi.

Kredo, kata-kata, sebagaimana juga mantera, selalu bermuatan makna dan di dalam makna selalu termuat sebuah energi tertentu. Energi Indonesia bangkit adalah sebuah ajakan moral (moral ought) untuk membangun kembali daerah kita setelah sekian lama diombang-ambingkan dalam keraguan. Bila kita sepakat bahwa hanya ada dua jalan yang dilalui oleh manusia di dunia yaitu jalan Tuhan dan jalan yang bukan Tuhan, maka kita tidak ragu untuk mengatakan munculnya berbagai bencana adalah tanda-tanda kecintaan Tuhan pada kita agar kembali menyadari arah dan tujuan perjalanan kita sebagai manusia oleh sebab itu bangsa kita harus selekasnya kembali MENUJU TUHAN, yaitu jalan terbaik yang telah ditetapkan oleh Tuhan: Menjauhi larangan-Nya dan mentaati perintah-Nya.

Warga Indonesia yang diterpa “kematian” semangat untuk menjalani hidup di jalan yang bukan Tuhan akan disusul dengan “kebangkitan” dari “kematian” setelah mendapatkan aufklarung, atau pencerahan (enlightenment). Mereka akan kembali berjalan di jalan Tuhan hingga siap “MENUJU TUHAN.” Nah,sekarang berapa waktu yang dibutuhkan agar bangsa kita secepatnya MENUJU TUHAN tersebut” ? Lima tahun mendatangkah? Sepuluh tahun mendatangkah? Seratus tahun mendatangkah? Seribu tahun mendatangkah? Sejuta tahun mendatangkah?

Tidak ada manusia pun di muka bumi yang bisa menikmati hidup di dunia selama-lamanya. Memahami secara logis hal ini berarti kita akan semakin sadar bahwa hidup kita dan juga benda-benda “milik” kita serta hasil karya yang kita klaim milik kita semuanya akan terkubur bersama mimpi kita akan hidup abadi di dunia. Adalah keniscayaan yang tidak terbantahkan bahwa kita semua adalah kita menjadi tua, mati, masuk ke alam kubur, dan menuju perjumpaan dengan Tuhan yang Maha Hidup, yang berada di luar kumparan dimensi ruang dan waktu, Yang Awal dan Yang Akhir.

Oleh karena itu gerakan moral, intelektual dan religiusitas “INDONESIA CEPAT BANGKIT MENUJU TUHAN” sungguh-sungguh mendalam maknanya secara spiritual. Kredo ini menganjurkan agar setiap individu dan setiap elemen masyarakat kembali ke ‘khittah’nya sebagai INSAN KAMIL. Insan yang menyadari perjanjian antara ruh dengan Tuhan sebelum dia dilontarkan ke dunia yang fana ini. Setelah kesadaran itu lahir dan selanjutnya menyadari kekhalifahan manusia di bumi dengan iman dan amal sholeh maka sangat ideal bila dikonsepsikan dalam aras pembangunan nasional dalam wujud KONSEP PEMBANGUNAN NASIONAL BERBASIS INSAN KAMIL. Sehingga konsep PENGENTASAN KEMISKINAN, PEMBANGUNAN PENDIDIKAN, ATAU EKONOMI KERAKYAAN akan tercerahkan dengan model pendekatan yang selanjut-lanjutnya itu.

Model pendekatan INSAN KAMIL itu saya yakin lebih komprehensif, lebih holistik, lebih membahagiakan, lebih menentramkan dan lebih “benar” dari pada model pembangunan yang bertumpu pada teori-teori barat yang sekular dan antroposentris. Rakyat Indonesia menyadari bahwa perjuangan untuk mengembalikan citra Indonesia akan cukup berat. Perjuangan itu memerlukan waktu, tahapan dan bukti kerja keras dari seluruh elemen masyarakat dengan ujung tombak yaitu Pemkab Indonesia. Kerja keras yang dimaksud tentu merupakan amal setelah kita mengimani dan mengikhsani berbagai nilai-nilai ketuhanan yang terpancar dari kesadaran nurani yang paling dalam. Wujud kongkret sebagai insan kamil, adalah kehendak untuk bekerja keras sesuai dengan TUJUAN NEGARA sebagaimana yang telah digariskan oleh para founding fathers kita dalam PEMBUKAAN UUD 1945. Semoga Tuhan melapangkan jalan manusia Indonesia ke arah perjumpaan dengan-Nya, SECEPATNYA.

Wong Alus

Categories: GERAKAN MENUJU TUHAN | Tags: , , , | 5 Komentar

PEMROGRAMAN BAHASA OTAK


By Wong Alus

Alam semesta (makrokosmos) memang sangat-sangat luar biasa. Dia hidup, memiliki prinsip dan kinerja yang maha ikhlas sehingga selalu bersih dan bebas dari residu.

Manusia adalah mikrokosmos, replika alam semesta yang juga memiliki gambaran kesempurnaan yang sama. Kajilah bermilyar-milyar sel-sel syaraf yang ada di otak yang sama jumlahnya dengan bintang-bintang di langit, maka Anda memiliki pengelihatan tentang alam semesta secara utuh.

Sebagai susunan syaraf pusat, otak adalah pengendali seluruh sistem kinerja tubuh. Di otak pula, semua elemen pengetahuan yang dalam ranah psikologi biasa disebut kognitif afektif konatif manusia itu ada. Ketika orang merasa sedih, bahagia, khusyuk, maka di bagian-bagian tertentu di otaklah yang sebenarnya bekerja. Rasa sakit di tubuh sumbernya di otak pula. Sebaliknya, sukses, sehat, bahagia, sejahtera dan kaya sumbernya juga dari otak.

Artikel ini berupaya untuk memberikan petunjuk sederhana tentang bagaimana cara menstimulasi otak dengan sebuah teknik canggih yang dikenal di dunia neuroscience sebagai Neuro-linguistic Programming. Meski sederhana, semoga kehadirannya memberi arti dan manfaat yang nyata bagi Pembaca Blog yang Budiman.

nlp-rapport_04

1. PROLOG

“Bila Anda mengubah keyakinan Anda,
Anda mengubah harapan Anda,
Bila Anda mengubah harapan Anda,
Anda mengubah sikap Anda,
Kalau Anda mengubah sikap Anda,
Anda mengubah tingkah laku Anda,
Bila Anda mengubah tingkah laku Anda,
Anda mengubah kerja Anda,
Bila Anda mengubah kerja Anda,
Anda mengubah hidup Anda”

Neuro-linguistic Programming disingkat NLP adalah satu metode pengembangan pribadi menuju sukses. NLP juga kerap disebut sebagai perangkat lunak atau “software” dari otak yang mengijinkan apapun pengalaman yang ingin dilakukan seseorang. NLP bermanfaat bagi setiap pribadi yang ingin sukses di berbagai bidang yaitu akan mempertajam kemampuan berkomunikasi sehingga bermanfaat bagi mereka yang berkecimpung di bidang pendidikan, kedokteran, konseling, motivator, konsultan, jajaran manajemen, negosiator, juga amat bermanfaat bagi orang tua, pembicara publik, olahragawan dan banyak bidang lainnya.

Seseorang yang telah memperoleh pelatihan NLP memiliki kemampuan untuk mengubah masa lalunya, menjadi pribadi yang optimis dan bersemangat mencapai tujuan yang ingin diraih. Metode pengajaran NLP secara mendasar adalah metode terapi dengan penerapannya yang luas. Yaitu memberikan pengajaran bagaimana orang menggunakan otaknya. Dipelajari proses otak bekerja sehingga ketika seseorang mengetahui apa yang bisa dilakukannya, maka sangat dimungkinkan untuk menggunakannya secara optimal untuk mendapatkan keuntungan yang lebih luas.
Berbeda dengan pelatihan yang lain, pelatihan NLP melibatkan perasaan, feeling dan emosi. NLP membantu untuk mentransformasikan perasaan-perasaan lemah menjadi perasaan yang penuh kekuatan. Membantu mengubah ingatan usang tentang citra diri yang gagal menjadi citra baru yang positif.

Ada beberapa pola pelatihan NLP yang bisa dirasakan manfaatnya secara langsung. Yaitu mengubah perasaan, belajar berpikir dengan strategi dan pendekatan yang baru, mengubah kebiasaan-kebiasaan buruk dan memotivasi diri untuk maju. Pola pelatihan lainnya bermanfaat untuk bidang lainnya.

Neuro Linguistic Programming (NLP), bisa dikatakan seperangkat teknik-teknik canggih untuk menggunakan pikiran, mental, dan fisik yang memberikan kemampuan Anda untuk mengubah, mengadopsi, atau menghapuskan perilaku-perilaku sesuai keinginan Anda, dan memberikan kemampuan untuk memilih sendiri kondisi mental, emosional, dan kondisi fisik.

Teknik-teknik ini telah terbukti memberikan hasil, aplikasinya hampir tidak terbatas. Saat ini bahkan sudah diterapkan di berbagai perusahaan kelas dunia (Fortune 500), dunia pemasaran, manajemen, komunikasi, pelatihan, pendidikan, olahraga, ilmu pengobatan, dan pengembangan pribadi.
Berbagai sistem lain diluar NLP juga sangat baik dalam menemukan permasalahan tapi tidak memberikan tools yang dapat digunakan secara pribadi, tanpa rasa sakit, dan menjanjikan perubahan yang lebih cepat yang tersedia bagi anda untuk meningkatkan hidup, kesehatan, hubungan, karier dan keuangan. Penelitian membuktikan bahwa teknik-teknik NLP ini adalah lebih baik dalam menciptakan perubahan yang lebih cepat dalam kehidupan, dengan cara yang menyenangkan. ***

II. DETAIL NLP

Amerika Serikat awal tahun 1970, tepatnya di University of California. Berkumpullah satu tim untuk bekerjasama dalam usaha menjelaskan proses berpikir, pola-pola bahasa dan pengaruhnya pada pola-pola kebiasaan manusia. Tim terdiri dari John Grinder (profesor linguistik di University of California di Santa Cruz), Richard Bandler (peneliti psikologi dan matematika di Santa Cruz), Fritz Perls (pendiri terapi Gestalt), Virginia Satir (psychotherapis), Milton Erickson MD (hypnotherapis yang inovatif) serta Gregory Bateson (antropolog dan penemu teori komunikasi). Tim ini akhirnya menemukan beragam kebiasaan dan elemen psikologi yang dialami individu yang tidak disadari dan tidak mampu dijelaskan sebelumnya.
NLP lantas dipopulerkan oleh Anthony Robbins hingga meluas di USA dan seluruh dunia, belakangan Anthony Robbins membuat merek sendiri, yakni NAC (Neuro Associations Conditioning). Barisan pelopor NLP lantas mulai mengibarkan sayapnya merambah dataran aplikasi di luar terapi. Ilmu ini dikembangluaskan untuk mencapai berbagai keunggulan manusia; antara lain untuk meraih keunggulan di bidang komunikator, olahraga, leadership, pengajar, bisnisman, karyawan, penyanyi, meditasi, dan berbagai sukses lainnya.

Modelling dalam NLP memungkinkan untuk mempelajari dan menduplikasi keahlian seseorang. Aplikasi modelling ini sungguh tak terbatas. Bila ada seseorang pernah melakukan sesuatu hal, maka dengan modelling kita juga dapat menduplikasi agar bisa melakukannya juga. Melalui NLP kita juga bisa melakukan coding suatu perilaku unggul manusia dan memetakannya dalam suatu pola-pola inti tertentu. Pola-pola inilah yang kemudian disusun ulang dengan urutan dan kombinasi tertentu akan menjadi model of excellence yang dengan mudah untuk diduplikasikan kepada orang lain.

Dengan menganalisa pola-pola berbicara, besar suara dan pilihan kata-kata, maka akan berpengaruh pada seperti gerakan tubuh (gestur) serta gerakan mata. Peneliti Grinder dan Bandler menunjukkan hubungan antara bahasa tubuh (body language) dan pola berbicara. Tim kemudian menghubungkan dengan proses berpikir internal dan didasari temuan awal ini Grinder dan Bandler melatih para klien yang memiliki preoblem emosi yang sulit.

Misalnya, yang klien ditanya tentang problemnya akan menampakkan gerakan mata, tubuh, suara dan pola-pola nafas akibat dari pola-pola yang tidak sadar (unconscious) dan bergantung pada situasi emosional. Pola unconscious ini kemudian diubah dengan pola yang baru.
Setiap yang kita alami direpresentasikan secara internal oleh sistem syaraf kita. Tanpa kita sadari kelima indra ini secara konstan menerima dan memproses informasi tentang dunia dan tentang kita. Oleh karena body and mind adalah suatu bagian dari sistem yang tak terpisahkan, maka apapun yang terjadi pada salah satu bagian akan memiliki efek pada bagian yang lain.

Misalkan, kita tidak dapat berpikir tentang sesuatu hal tanpa diikuti oleh respon fisik tertentu, demikian juga sebaliknya. Terkadang kita tidak mendengar apa yang tidak kita ingin dengar, inilah yang kita sebut sebagai filter, disinilah terjadinya perbedaan antara mendengar dan mendengarkan. Karena filter visual, maka kita juga tidak melihat apa yang tidak kita ingin lihat, inilah perbedaan antara melihat dan memperhatikan.

Ada lima rep system dan yang yang menonjol hanya tiga, yaitu V (Visual), A (Auditorial) dan K (Kinestetik), sementara karena O dan G sangat jarang digunakan. Sehingga kita memasukkan O dan G kedalam kategori K. Inilah yang disebut sebagai konsep VAK dalam NLP, konsep ini sangat terkenal, bahkan banyak orang mengira NLP hanyalah VAK ini.

Menariknya, dalam berkomunikasi seseorang akan menggunakan sejenis kode-kode rep system pilihan mereka. Ada orang tertentu yang lebih suka menggunakan indera mata dalam memahami sekitar, mengingat informasi dan mengambil keputusan. Dengan demikian rep-system-nya akan lebih cenderung didominasi oleh hal-hal yang sifatnya Visual.

Dalam bahasa NLP, orang ini akan disebut sebagai orang dengan preferensi visual (Visually Preferred System). Jadi jika dicermati, dalam berkomunikasi kita akan temui beberapa preferensi, orang dengan preferensi V (Visual), orang dengan preferensi A (Auditorial), dan orang dengan preferensi K (Kinestetik). Dan orang dengan berpreferensi V tetaplah memiliki rep system A ataupun K dalam cara ia memahami dunia, mengingat memori dan mengambil keputusan. Hanya saja ia lebih suka (prefer) untuk menggunakan rep-system V dibandingkan dengan yang lainnya.

Dalam upaya mengenali apakah pref-system sesorang, kita dapat melihat dari pilihan kata yang dipergunakan, dan bahasa tubuh khususnya gerakan mata. Sebagai contoh, orang-orang yang pref-system-nya V, akan cenderung menggunakan kata-kata dengan predikat V seperti (kelihatannya, nampaknya, pengamatanku, dll). Demikian pula ia juga akan suka mengunakan berbagai kata yang mencerminkan penggunaan mata, seperti: indah, terang, cerah dan sebagainya. Untuk orang berpreferensi A, akan banyak menggunakan kata-kata berpredikat A (kedengarannya, perkataan mu) dan kata-kata yang mencerminkan penggunaan telinga.

Sedangkan untuk orang berpreferensi K akan banyak menggunakan predikat K (perasaanku, rasanya, dll) dan kata-kata yang mencerminkan penggunaan rasa. Jika Anda dapat mengenali kode preferred system lawan bicara Anda, maka Anda dapat berkomunikasi dengan sangat lancar dengannya. Caranya adalah dengan melakukan penyelarasan (pacing) dari kata-kata dan bahasa tubuh Anda sesuai dengan cara lawan bicara Anda.

Saat Anda menyelaraskan kode verbal seseorang dengan menggunakan kata-kata dari rep system yang mereka pilih, maka mereka tidak usah meng-uncode untuk membuatnya bisa dimengerti. Inilah dasar dari rapport, yakni menggunakan rep system yang sama yang dipakai orang lain yang berkomunikasi dengan mereka. Sehingga fokus pelatihan Neuro-linguistic Programming (NLP) adalah bagaimana seseorang itu belajar berkomunikasi, mengubah keyakinan, tumbuh berkembang dan menyembuhkan dirinya.

Dari asal katanya, kata “Neuro” mengacu pada cara bekerjanya otak dan bagaimana manusia berpikir secara konsisten dan serta pola-polanya yang tetap. Kata “Linguistic” mengacu pada pengungkapan pola-pola kerja otak melalui bahasa untuk berpikir baik verbal dan nonverbal. Sementara kata “Programming” adalam memasukkan suatu gagasan atau konsep ke otak. Ini mengacu pada bagaimana pola-pola ini dipahami dan diketahui oleh pikiran dan bagaimana melampauinya sehingga seseorang akan bisa membuat pilihan yang lebih baik bagi kebiasaan dan kesehatannya.

Orang yang memiliki kesulitan untuk menyembuhkan sakit fisik hampir selalu memiliki keyakinan negatif penyakitnya, apakah dia bisa sembuh atau tidak. Mereka beepndapat tentang tidak adanya bantuan dan tiadanya pertolongan, hilangnya harapan, bahkan akan mengatakan “Saya tidak bisa sembuh.”

Tujuan lain NLP dengan begitu adalah menggerakkan seseorang untuk mengubah keyakinan-keyakinan yang negatif dan kontraproduktif tersebut. Mereka akan dibantu untuk memprogram ulang keyakinannya tentang kesehatan dan lain-lain. Pelatihan NLP menerangjelaskan tentang bagaimana seseorang menemukan identitas dirinya, ketakinan pribadi, filsafat hidup serta tujuan-tujuan hidupnya.

Berbagai penelitian medis menunjukkan bagaimana pengaruh keyakinan itu perubahan tubuh seperti kulit, kelembaban bibir, mata atau respon fisiologis lain. Dan keyakinan itu dimulai pada proses pemberian informasi dan selanjutnya diterima sebagai sugesti.

Menurut Janet Konefal, Ph.D., dari Miami, Florida, identitas adalah komponen utama dari cara seseorang bernegosiasi dengan kondisi kesehatannya, khususnya seseorang yang sedang menderita sakit kronis. “Terlalu sering orang cenderung menjustifikasi dan sok tahu tentang penyakitnya. Jarang orang mengatakan saya John yang sedang dalam kondisi diabetes. Dia cenderung mengatakan saya sakit diabetes. Contoh lain, seorang tidak biasa mengatakan dia sedang terkena virus HIV, namun biasanya mengatakan saya sakit AIDS. Padahal, dengan mengatakan saya sakit diabetes, saya sakit AIDS ini, penyakit dalam tubuhnya langsung bergerak dan segera menekan tubuhnya,” kata Dr. Konefal

Satu dari prioritas pertama pelatihan NLP adalah memisahkan identifikasi yang negatif dan salah dan selanjutnya membangun kembali identitas diri yang lebih baik. Perubahan ini akan memberikan keuntungan dalam beragam aspek individual bahkan sosial seperti keluarga, rekan-rekan kerja yang seimbang, bahkan juga sistem internal individu tersebut: pemikiran, strategi, kelakuan, kapabilitas, nilai-nilai dan keyakinannya.

Setelah pelatihan NLP, biasanya dilakukan pengecekan antara sebelum dan setelah mengikuti pelatihan. Melalui pertanyaan dan jawaban yang jujur dalam satu forum khusus terbatas. Langkah selanjutnya instruktur akan menanyakan pada klien untuk melihat dirinya sendiri dan kondisi kesehatannya. Dengan kehati-hatian, hasilnya bisa dilihat dari proses kesembuhannya yang membaik. Respon otak yang alamiah adalam meniru apapun gambaran serta keyakinan yang baik. Otak kemudian memicu dan menggerakkan sistem kekebalan tubuh untuk membimbing tubuh agar sehat dan lebih baik.

Di dalam pelatihan NLP, digunakan berbagai gerak untuk memperkuat efek visualisasi dalam otak. Para ahli otak menamakannya dengan sebuah jangkar (anchor) yang bermanfaat untuk memegang kondisi positif melalui sistem syaraf klien. Jangkar itu juga bisa diciptakan melalui metode pendengaran dan visual, ini bergantung pada kebutuhan klien.

Dengan mengidentifikasi dan menggerakkan kembali batas-batas keyakinan seseorang tentang kondisinya, maka NLP memberikan keuntungan yang besar bagi kesehatan fisik maupun mental. Sistem kekebalan tubuh pun akan bekerja lebih baik.

David Paul, M.D., direktur Rumah Sakit Valley Medical Center di Colorado, menggunakan NLP secara rutin di rumah sakitnya. Seperti bagi para korban cedera bahu. Standard pelatihan medis NLP di sini meliputi induksi keyakinan dan relaksasi otot, yang diikuti oleh manipulasi menyandarkan bahu ke belakang.

Dr. Paul dan grupnya mengembangkan satu teknik yang menggunakan pola-pola bahasa yang berbasis NLP untuk membantu pasien agar berhasil relaksasi dan tidak memberi ruang bagi ketidaknyamanan dengan cara memanipulasi psikis pasien.

“Kita gunakan kata-kata seperti biarkan tanganmu serileks mungkin,” jelas Dr. Paul, dan “biarkan bahumu rileks; perhatikan di tanganmu saat ini sudah nyaman dan bebas dari ketidaknyamanan.” Semua sugesti yang diberikan bersifat positif, tidak ada yang negatif dan juga sangat spesifik. Sembilan puluh lima persen bahu pasien bisa sembuh dan kembali ke sedia kala dalam satu menit atau kurang tanpa menggunakan morphine, valium, atau obat-obatan lain,” tukas Dr. Paul. Menurut penelitian medis yang dikembangkan di dalam NLP, informasi di otak adalah sandi dari lima indera; pengelihatan, pendengaran, sentuhan, rasa dan bau. Masing-masing indera juga dinamakan modalitas dan manusia juga memiliki subperangkat kualitas yang dinamakan submodalitas, yang berfungsi sama dengan remote control di perangkat televisi.

Informasi itu dimunculkan kembali oleh otak melalui ingatan, submodalitasnya menentukan ketajaman memori yaitu kontras, warna dan volumenya. Contohnya, ketika mengingat seseorang di masa lampau, submodalitas akan menentukan di pikiran jauh dekatnya orang tersebut, apakah dia terlihat jelas warnanya, atau sebaliknya berwarna hitam dan putih dan seterusnya. Di dalam pelatihan NLP, oleh karena itu dilatih bagaimana submodalitas ini dikembangkan melalui berbagai latihan. Jalan lain mengubah batas-batas keyakinan adalah menggunakan teknik yang dinamakan menerbitkan kembali cetakan ingatan. Ingatan (memori) dicetak sejak usia kita masih muda. Ingatan positif bersifat memberdayakan/menguatkan sementara yang negatif berdampak pada trauma atau kebingungan yang kemudian dilupakan. Namun ini bergantung pada batas-batas keyakinan.

Menurut trainer NLP Tim Hallbom, “Satu cetakan ingatan negatif yang dibangun dari keyakinan negatif bisa menciptakan problem serius ketika otak menduplikasi pesan ini dan mengirimkannya lagi ke tubuh. Sistem kekebalan tubuh akan segera longgar dan memerintahklan kondisi kesehatan tubuh untuk memburuk. Banyak respon kekebalan tubuh melemah akibat diciptakannya batas-batas keyakinan melalui trauma dan kebingungan”
Instruktur NLP akan membantu mengidentifikasi batas-batas keyakinan yang dibentuk selama pembentukan cetakan keyakinan dan berusaha mencetak kembali atau menempatkan kembali memori di otak secara lebih proporsional dan positif. ***

III. PERANGKAT KERAS
Otak manusia diakui sebagai struktur biologi yang paling canggih yang dikenal di manapun di bumi. Terletak di dalam tengkorak, otak merupakan organ terlindung paling baik di seluruh tubuh Anda dan menikmati prioritas tertinggi dalam hal pembagian darah, oksigen, dan zat-zat hara. Otak ini melayang dalam medium zat cair yang bersirkulasi dan betul-betul mengapung di dalam sebuah cangkang tahan guncang.

Paul Thomas dalam Advanced Psycho Cybernetics and Psychofeedback menjelaskan bahwa otak manusia sangat padat. Beratnya hanya sekitar 1400 gram untuk pria dewasa dan 1275 untuk wanita. Otak hanya membutuhkan 1/10 volt listrik untuk dapat bekerja efisien, namun otak terdiri dari puluhan miliar sel saraf.

Otak membuat komputer paling canggih pun jauh ketinggalan dalam hal kemampuannya yang betul-betul menakjubkan. Jaringan interkoneksi (yang disebut sinaps-sinaps) antara milyaran sel-sel saraf (neuron) di otak secara potensial sanggup memproses kepingan informasi dengan cara-cara yang jumlahnya setara dengan 2 sampai 10 pangkat 13. Ini merupakan angka yang jauh lebih besar daripada jumlah seluruh atom di alam semesta.

Namun otak manusia demikian rapi susunannya sehingga bahkan untuk mendekati kemampuan semacam itu, sebuah komputer modern sekurang-kurangnya harus 10.000 kali lebih besar daripada rata-rata otak.
Fungsi utama otak adalah mengendalikan semua kerja tubuh dan merancang tubuh itu sendiri. Bagian bawah struktur, dikenal sebagai batang otak, bersatu dengan sumsum tulang belakang untuk membentuk sistem saraf pusat, yang berhubungan dengan semua bagian tubuh. Maka setiap kegiatan otak akan mempengaruhi setiap sel dalam tubuh baik langsung maupun tidak langsung, melalui jaringan syaraf luas yang ada di seluruh jaringan tubuh

Dari sudut pandang NLP, yang perlu diketengahkan adalah pembangian otak menjadi dua yaitu bagian sadar dan bagian tidak sadar. Bagian otak sadar adalah kemampuan rasional, obyektif, membeda-bedakan. Perannya ialah menampung informasi dari pengamalan sehari-hari. Menentukan apakah informasi itu bermakna atau tidak, dan mengambil keputusan. Bagian yang sadar selalu membuat keputusan menerima atau menolak informasi yang datang. Masing-masing informasi yang diterima bagian sadar selanjutnya diterima bagian tidak sadar pula sebagai sesuatu yang diyakini benar, sebagai fakta dan kenyataan.

Maka bila Anda menerima gagasan bahwa Anda gagal, maka bagian tidak sadar akan menyetujui keyakinan tersebut dan bertindak mewujudkannya.
Bagian tidak sadar ini mirip database di komputer. Yang berfungsi menyimpan dan mengambil lagi data yang berkaitan dengan setiap pengalaman, gagasan, gambaran atau ide yang pernah Anda hadapi. Bagian tidak sadar selalu bekerja untuk membuat setiap perkataan dan tindakan Anda sesuai dengan sebuah pola yang konsisten dengan pemrograman sadar Anda sebelumnya.

Bagian tidak sadar menjamin agar Anda tetap setia kepada citra yang Anda miliki tentang diri Anda (cara berjalan, berbicara, berpikir, bertindak) dengan cara yang konsisten dengan informasi yang telah diterima oleh bagian sadar sebagai hal yang mewakili Anda sesungguhnya.
Kunci sukses terletak pada pengendalian apa yang Anda pikirkan, sebab Anda selalu akan memperoleh apa yang terus menerus Anda katakan kepada pikiran Anda bahwa Anda menginginkannya. Bila Anda membuat pikiran sadar Anda terpancang pada apa yang Anda inginkan dan bukan pada apa yang Anda hindari, maka ini akan berkembang dalam pengalaman.

Sukses oleh karena itu hanya terjadi kalau Anda secara sistematis mengendalikan pikiran-pikiran yang Anda bolehkan mengisi pikiran sadar Anda dari detik ke detik. Sukses akan berhasil diraih bila Anda memusatkan perhatian pada pikiran-pikiran positif serta menggunakan kata-kata dan tindakan untuk mengungkapkannya.

Proses pikiran sadar mencakup empat langkah (1) pencerapan indera (2) asosiasi (3) evaluasi dan (4) keputusan. Semua proses ini berlangsung dalam sepersekian detik. Yang perlu dicatat dalam proses ini, tingkah laku Anda bukanlah sekedar fungsi dari apa yang sedang berlangsung. Tingkah laku bergantung pada (1) Rancangan yang dibiarkan memasuki kesadaran Anda, dan (2) database di ingatan. Bila sebuah pengalaman serupa di masa lalu menimbulkan keputusan tertentu, maka Anda akan menanggapi dengan cara yang sama saat pengalaman itu muncul lagi saat ini.

Kumpulan data masa lalu itu disebut sistem keyakinan yang berfungsi sebagai kerangka berpikir Anda sewaktu mengalami hal-hal baru dalam hidup dan merupakan keseluruhan program yang harus dijalani otak. Sistem keyakinan ini pada umumnya tidak lengkap dan tidak dapat diandalkan. Maka, diperlukan kegigihan untuk mencari peluang untuk membetulkan keyakinan-keyakinan dengan memutakhirkan kenyataan model mental mereka. Sebab yang kita lihat hanyalah interpretasi otak kita terhadap apa yang sesungguhnya terjadi. Memang, kita tidak tahu apa yang sesungguhnya terjadi!

Di dalam NLP, diupayakan secara sadar untuk membangun kreativitas dengan membayangkan suatu peristiwa dalam pikiran Anda secara mendetail dan peristiwa tersebut secara otomatis menjadi profil ingatan Anda. Otak tidak dapat membedakan antara pengalaman nyata dengan pengalaman buatan yang dilamunkan secara hidup dan mendetail. Bahkan, pengalaman nyata dan pengalaman buatan memiliki jejak neurologi yang sama.

Dasar teori NLP sebagai berikut. Bahwa tubuh dan pikiran memiliki korelasi/koneksi. Apa yang dipikirkan seseorang akan terlihat di dalam bahasa tubuhnya dan sebaliknya bahasa tubuh seseorang akan mempengaruhi pikirannya. Seseorang yang tangannya menggaruk-garuk seputar mata artinya adalah begini, dan seseorang yang bersandar sambil tangannya membentuk semacam piramida artinya demikian. Apakah tanda-tanda seperti ini berlaku universal? Bagaimana jika lawan bicara memiliki kebiasaan bahasa tubuh tertentu?

Menjawab pertanyaan diatas NLP mengembangkan disiplin yang disebut callibration (kalibrasi). Idenya adalah mengukur secara langsung bahasa tubuh seseorang, dengan terutama memperhatikan micro behavior. Yang dimaksud dengan micro behavior adalah bahasa tubuh yang cenderung subtle (nyaris tidak observable). Sejumlah di antaranya adalah yang disebut sebagai involuntary muscle movement (gerakan otot tak sadar).
Dalam bermain kartu, misalnya, kita tidak boleh begitu saja percaya pada kata-kata lawan main mengenai kondisi kartunya. Kemampuan verbal adalah kemampuan yang biasanya paling berkembang selaras dengan usia seseorang. Bahasa hanyalah salah satu doorway bagi seorang manusia dalam mengemukakan apa yang ada di benak pikiran atau perasaannya. Ada pintu-pintu lain yang akan me-release keluar apa-apa yang kita pikir atau rasakan, yakni bahasa non verbal dan khususnya involuntary muscle movement tadi.
Jadi sesungguhnya dalam setiap saat, seluruh tubuh kita mengirimkan sinyal-sinyal informasi. Kalibrasi adalah pengukuran mengenai fisiologis seseorang sehingga kita bisa tahu mengenai “state” nya.

Cara mengkalibrasi seseorang adalah dengan cara senantiasa mengamati tanda-tanda tertentu yang selalu muncul saat lawan main sedang senang, sedang netral dan sedang susah. Misalnya, pengukuran awal yang dilakukan sebelum main kartu, supaya lawan main tidak memanipulasi fisiologisnya. Ajak mengobrol lawan Anda sebelum main, tanyakan situasi-situasi yang akan membangkitkan perasaan senang dari lawan main. Misalkan : “Minggu lalu katanya kamu menang main lawan si Jane, bagimana ceritanya?”.

Ditanya demikian, maka ia akan mengakses memorinya, dengan demikian emosi memori itu akan terakses pula. Teraksesnya emosi itu akan membawanya pada kondisi fisiologis tertentu yang harus Anda amati dan dicatat baik-baik dalam kepala Anda. Ingat, Anda juga harus menanyakan suatu situasi yang menyedihkan, seperti saat ia kalah main, atau saat ia sedang sial dan sebagainya. Tentunya Anda kemudian juga memiliki pembanding fisiologisnya saat sedang netral saja.

Dari ketiga kondisi itu diulang beberapa kali secara halus, maka kita bisa mengukur (mengkalibrasi) fisiologis seseorang ketika senang, dan tidak senang dan netral. Sekali lagi, jangan tertipu dengan bahasa verbalnya, karena bahasa verbal adalah proses terakhir dalam komunikasi seseorang, yang pertama adalah non verbalnya (dalam hitungan detik) dan seseorang belum bisa berbohong saat berbahasa non verbal. Inilah dasar kalibrasi.

Apa yang dikalibrasi? Yang dikalibrasi adalah “Nafas” terutama dimana lokasi nafas, kecepatan dan jeda. Termasuk juga perubahan suara: kecepatan, penggunaan VAK (representational system), volume, gerakan akses mata ke otak (Eye Accessing Cues). Penebalan atu penipisan bibir bawah. Perubahan postur, perubahan tegangan otot (leher, dekat mata, dll), perubahan besarnya pupil mata, perubahan ekspresi muka, perubahan warna kulit. Dan lain-lan.

Maksud dari mengkalibrasi gerakan akses mata ke otak (eye accessing cues) adalah, jika seseorang sedang mengingat suatu peristiwa, fakta, berfikir kritis, maka manusia pada umumnya akan melirik ke kiri atas atau kiri samping. Sedangkan, pada saat ia mengimajina-sikan sesuatu (sedang meng-create suatu gambaran/suara) biasanya akan melirik ke kanan. Jika sedang melakukan self talk, maka ia akan melirik ke kiri bawah. Jadi amati bagaimana orang lain saat senang secara spesifik akan bernafas dengan cara tertentu, posturnya bagaimana, ketebalan bibir bawah, tegangan otot tertentu, perubahan warna kulitnya, gerakan mata dan seterusnya.

Catat dalam hati, lakukan juga saat lawan bicara sedang tidak senang, dan tentunya saat ia sedang netral. Demikianlah, kejelian dan frekuensi dalam anda berlatih akan membuat anda menjadi mind-reader (pembaca pikiran). Bukan sekedar membaca bahasa tubuh yang sifatnya universal, bahkan anda bisa melakukannya secara spesifik pada setiap orang. Karena setiap orang memiliki micro behavior yang berbeda, jadi harus dikalibrasi tersendiri.

NLP tentunya memiliki manfaat besar, misalnya dalam membina hubungan dengan seseorang, keluarga, bisnis, sales. Bahkan kepolisian USA menggunakan eye accesing cues untuk mengetahui kebohongan seseorang pada saat di interogasi. Inilah yang disebut dengan ketrampilan dalam reading people mind like a reading book.

IV. FREKUENSI OTAK
Pemrograman bawah sadar otak lebih sukses bila Anda berada dalam suasana dan kondisi yang tepat. Yaitu saat otak berada dalam gelombang yang tepat.

Memahami frekuensi atau gelombang Otak dalam dunia medis diperiksa, dimonitor dengan mempergunakan peralatan, yang disebut EEG atau electroencephalogram dan juga Brain Mapping. Perbedaannya adalah bahwa Brain Mapping hanya memeriksa secara fisik gangguan, kerusakan atau kecacatan otak (pusat syaraf) tersebut, misalkan tumor (kanker) otak, pecahnya pembulu darah otak (struck), benturan pada kepala dan seterusnya.

Sedangkan EEG (electroencephalogram) , yang diperiksa, dimonitor dan direkam adalah gearan, frekwensi, sinyal atau GELOMBANG otaknya, yang kemudian di-“klasifikasi” kan kedalam beberapa kondisi kesadaran, bawah sadar, keadaan tidur atau mimpi dan seterusnya

Getaran atau frekwensi adalah jumlah pulsa (impuls) perdetik dengan satuan hz (khz atau Mhz). Berdasarkan riset, getaran/frekwensi otak berbeda untuk setiap fase (sadar, tidur ringan, tidur lelap/nyenyak, panik, konsentrasi tinggi dan seterusnya), sehingga pakar dalam bidang kejiwaan/psikiater (neurophysiologic) dan ahli syaraf membuat suatu sebagai berikut :
Getaran/Frekwensi :
1. •Gamma 16 Hz ~ 100 Hz
2. • Beta > 12 Hz
3. • SMR (SensoriMotor Rhythm) 12 Hz ~ 16 Hz
4. • Alpha ( Berger ‘s wave) 8 Hz ~ 12 Hz
5. • Theta 4 Hz ~ 8 Hz
6. • Delta 0.5 Hz ~ 4 Hz
Keseluruhan frekwensi tersebut bergabung secara acak (berinterferensi), namun dengan EEG, frekwensi gelombang ini dapat dianalisa dan diuraikan satu persatu dengan catatan bahwa pada saat diukur, frekwensi mana yang paling dominan, serta memiliki amplitudo tertinggi, itulah yang dianggap dan berada pada fase tersebut, apakah fase Beta, Alpha, Theta atau Delta dan seterusnya. Amplitudonya diukur dan berkisar antara 1 ~ 50 uVolt (microVolt), sedangkan arus listriknya tidak diperhitungkan.

GAMMA wave ( 16 hz ~ 100 hz )
Adalah frekuensi otak yang terjadi pada saat seseorang mengalami “aktifitas mental yang sangat tinggi”, misalnya sedang berada di arena pertandingan, perebutan kejuaraan, tampil dimuka umum, sangat panik, ketakutan, “nerveus”, kondisi ini dalam kesadaran penuh.

Gamma wave – EEG scan

Berdasarkan penyelidikan Dr. Jeffrey. D. Thompson. D.C.B.F.A (Center for acoustic research) di atas gamma sebenarnya masih ada lagi yaitu gelombang Hypergamma (tepat 100 Hz) dan gelombang Lambda (tepat 200 Hz).

BETA wave ( diatas 12 hz atau dari 12 hz s/d 19 hz )
Adalah getaran otak yang terjadi pada saat seseorang mengalami aktifitas mental yang sadar penuh dan normal aktif, konsentrasi penuh dan dapat dibagi pula menjadi 3 kelompok, yaitu highbeta ( 19 Hz + ) yang overlap/transisi dengan getaran gamma , lalu getaran beta ( 15 hz ~ 18 hz ), juga overlap/transisi dengan getaran gamma, selanjutnya lowbeta (12 hz ~ 15 hz).

Beta wave – EEG scan

SMR wave atau SensoriMotor Rhytm ( 12 hz ~ 16 hz )
SMR sebenarnya masih masuk kelompok getaran lowbeta, namun mendapatkan perhatian khusus dan juga baru dipelajari secara mendalam akhir2 ini oleh para ahli, karena penderita epilepsy , ADHD ( Attention Deficit and Hyperactivity Disorder juga disebut ADD-Attention Deficit Disorder) dan autism tidak memiliki dan tidak mampu ber-“konsentrasi penuh” atau “fokus” pada suatu hal yang dianggap penting, dengan perkataan lain otak (pusat syaraf) sedikit bahkan tidak sama sekali menghasilkan getaran SMR . Sehingga setiap pengobatan, baik jiwa maupun fisiknya, ditujukan agar merespon getaran SMR tersebut, biasanya diaktifkan dengan biofeedback/neurofeedback .

SMR / SensoriMotor Rhytm – EEG scan

ALPHA wave ( 8 hz ~ 12 hz )
Adalah gelombang pusat syaraf (otak) yang terjadi pada saat seseorang yang mengalami “releksasi” atau mulai istirahat dengan tanda2 mata mulai menutup atau mulai mengantuk, atau suatu fase dari keadaan sadar menjadi tak sadar (atau bawah sadar), namun tetap sadar (walaupun kelopak mata tertutup). Pada tahap awal MEDITASI (meditasi ringan) juga memasuki fase gelombang alpha. Inilah saat yang tepat untuk melakukan pemrograman otak (baca bab selanjutnya tentang Bentuk-Bentuk Pemrograman).

Alpha wave – EEG scan
Frekwensi alpha 8 ~ 12 hz, merupakan frekwensi pengendali, penghubung dan melakukan aktifitas yang berpusat di sel-sel thalamic otak. Frekwensi alpha, 8 hz merupakan fase dan pintu masuk (gate-away) dari keadaan sadar menjadi tak sadar (bawah sadar) dan pintu masuk ke fase gelombang Theta (4 hz ~ 8 hz ). Biasanya kondisi di tingkatan ini tidak berlangsung lama dibanding dengan tingkatan lainnya ( gamma, beta, theta dan delta wave), namun merupakan bagian penting terutama bagi penderita ADHD , pada saat melakukan latihan-latihan dan pengobatan neurotherapy atau neurofeedback.

THETA wave ( 4 hz ~ 8 hz )
Adalah getaran otak yang terjadi pada saat seseorang yang mengalami keadaan tidak sadar atau tidur sangat mengantuk. Nafas melambat, dalam dan panjang, dibandingkan biasanya. Jika dalam keadaan sadar (tidak tidur), kondisi ini masuk ke fase atau dibawah pengaruh hipnosis, MEDITASI DALAM, atau sedang menjalani ritual2 agama, atau mengalirnya tenaga psikologi (Prana/Yoga, Reiki, Chi, Chi Kung).

Dalam kondisi yang sadar (tidak tidur dan tidak dibawah pengaruh hipnotis, kesurupan atau epilepsi), seorang anak yang normal ( < 12 th) masih dapat memiliki getaran frekwensi theta, akan hilang sedikit demi sedikit setelah menjelang dewasa (kecuali pada saat menjelang tidur)
Theta wave – EEG scan

Seorang anak (terutama bayi dan balita), rata-rata tidur lebih dari 12 jam setiap harinya, sehingga pada pusat syarafnya (otak) lebih banyak masuk dalam fase gelombang theta dan gelombang delta daripada gelombang beta dan alpha, sehingga dalam kehidupan nyata sehari-harinya, lebih banyak cara berpikir yang dianggap tidak masuk akal (berkhayal seperti bermimpi walaupun dalam kondisi sadar) dan sedikit demi sedikit akan berubah setelah menjelang remaja/dewasa. Anak INDIGO ( anak super cerdas dan memiliki indra ke-enam / ESP /Extra sensory perception), juga termasuk yang mudah memasuki fase gelombang theta yang cukup lama dan dapat permanen.

Oleh sebagian peneliti, di dalam otak ada bagian yang disebut GOD SPOT. Bagian inilah yang bereaksi ketika kita beromunikasi dengan Tuhan. Komunikasi ini, konon terjadi apabila sebagai manusia biasa dapat memasuki fase gelombang theta (batas alpha – theta), misalnya pada saat kita berdoa, meditasi, melakukan ritual agama sadar atau tidak sadar. Apabila getaran otaknya diukur dengan EEG, maka dapat dipastikan bahwa pada saat itu sedang masuk difase gelombang theta (batas alpha-theta).
Sedangkan dalam kondisi tidur normal, seseorang akan memasuki fase gelombang theta, walaupun hanya sebentar terutama secara periodik akan berpindah/bergeser ke-gelombang delta dan kembali ke theta berkali-kali diikuti getaran pelopak mata yang dikenal dengan REM ( rapid eyes movement ) dan Non REM atau NREM ( non rapid eyes movement ) selama tidur normal 7 ~ 8 jam perhari (lihat grafik dibawah), pada stage 1 dan 2 .

Schumann Resonance ( 7.83 Hz)
Schumann Resonance adalah getaran otak pada frekwensi 7.83 Hz dan masuk dalam kelompok gelombang theta. Kondisi mental seseorang dalam gelombang otak ini adalah ESP-extra sensory perception, hipnotis, telepati serta aktifitas mental lainnya. Sedangkan Schumann resonance serta frekwensi diatasnya masuk kelompok frekwensi ELF (extremely low frequency pada bandwith 3 ~ 30 hz dan frekwensi infrasonic.

DELTA wave ( 0.5 hz ~ 4 hz )
Adalah getaran otak yang memiliki amplitudo yang besar dan frekwensi yang rendah, biasanya < 3 hz, yang terjadi pada saat seseorang yang mengalami “ keadaan tidur sangat lelap” atau anak dibawah usia 13 th ketika dalam keadaan sadar penuh. Dalam keadaan normal, seorang dewasa yang sedang tidur pada malam hari, pada stage 3 dan 4 , NREM bukan pada stage 1 dan 2.

Delta wave – EEG scan
Orang yang menderita atau gangguan otak (fisik, benturan otak, pendarahan otak dan koma), maka fase getaran yang terjadi akan didominasi oleh gelombang delta.
Penemuan baru dibidang frekwensi dan gelombang otak manusia oleh Dr. Jeffrey D. Thompson, D.C., B.F.A . ,dari Neuroacoustic research, bahwa masih ada gelombang dan frekwensi lain dibawah delta, atau dibawah 0.5 hz, yaitu frekwensi EPSILON, yang juga sangat mempengaruhi aktifitas mental seseorang seperti pada gelombang theta diatas.

IV. BENTUK-BENTUK PEMROGRAMAN

Memprogram ulang pikiran adalah upaya mengubah apa yang telah dimasukkan ke dalam ingatan yang dilakukan dengan menggunakan pembiasaan otogenik. (Otogenik: dibangkitkan sendiri). Pembiasaan otogenik adalah terus menerus mengulangi sebuah pernyataan positif (afirmasi/induksi) saat berada dalam keadaan relaksasi progresif saat otak berada dalam gelombang alpha. Teknik ini memadukan dengan visualisasi yang berhubungan, yaitu representasi apa yang ingin Anda inginkan.
Setidaknya ada tiga unsur pokok yang perlu dipenuhi dalam NLP yaitu mengatakan (afirmasi), mengkhayalkan (visualisasi) dan merasakan. Untuk memperkuat afirmnasi, digunakan jangkar khusus, misalnya dengan kepalan dan mengulangi kata “SAYA BISA!!!” terus menerus dengan cara yang tegas dan mantap.
Perhatikan contoh afirmasi berikut: “SAAT INI SAYA SUKSES,”
Perhatikan tiga hal mengenai pernyataan ini:

(1). Menggunakan kata ganti pertama “Saya”

(2). Mengenai masa sekarang, sebab alam bawah sadar hanya dapat berhubungan dengan dengan saat sekarang dan

(3) pernyataan bersifat positif dan tidak negatif. Alam bawah sadar tidak bisa mengingat sebuah pesan negasi misalnya, “Saya tidak gagal.” Yang bisa diingat adalah kata “Saya sukses” atau “Saya gagal.”

Ada ratusan variasi pemrograman ulang pikiran dalam NLP. Berikut beberapa contoh yang berada dalam ruangan dan dalam posisi meditasi duduk.

I. PEMBENTUKAN KEYAKINAN
Posisi: Meditasi di ruangan yang tenang.
Visualisasi: Bayangkan Anda yang puas dengan diri Anda dan sekeliling Anda. Ini akan menjadi pengalaman tertinggi meraih kebahagiaan mental. Kenang peristiwa masa lalu saat Anda merasakan kebahagiaan puncak.
Kini bayangkan bagaimana Anda berdiri, bernafas dan tampil dalam kebahagiaan ini.
Sugesti: Kepalkan tangan dengan kuat dan tegas “SAYA BISA!!!” dengan suara meyakinkan. Dan sesaat renungkan seluruh tubuh Anda sewaktu berdiri dan alamiah seperti itu. Anda telah menanamkan keadaan mental yang positif dalam alam bawah sadar Anda dan Anda bisa mengingatnya kembali dalam keadaan genting seperti cemas, bingung dan sebagainya dengan mengepalkan tangan dan boleh dengan suara berbisik.
2. PEMBENTUKAN CITRA DIRI
Posisi: Meditasi di ruangan yang tenang. Kedua tangan 20 senti di depan wajah, telapak tangan menghadap Anda.
Visualisasi: Bayangkan tangan kiri Anda membingkai Anda yang lama peluh luka, borok, cacat fisik dan mental. Bayangkan pula Anda yang baru yang positif, bagus, indah, sukses, menyenangkan di tangan kanan Anda. Awalnya, pusatkan perhatian di tangan kiri dan berpindah ke tangan kanan dan posisikan tangan kanan di depan wajah menutupi tangan kiri.
Sugesti: teriakkan AKU JADI BARU!!! Beberapa kali sampai gambar aku yang lama hilang berganti aku yang baru.

3. MEMBACA PIKIRAN ORANG LAIN
Ini adalah variasi mengembangkan teknik NLP yang bermanfaat untuk berbagai keperluan yang positif.
Posisi: duduk berhadapan dengan orang lain. Minta orang lain di depan Anda menuliskan angka sesuai keinginannya di kertas.
Visualisasi: Bayangkan Anda adalah seorang yang memiliki kemampuan Extra Sensory Perception (ESP) yang mampu menebak apa yang dipikirkan orang lain. Selanjutnya visualisasikan Anda sedang bertanya angka berapa yang ingin ditulis orang tersebut, dan buka mata.. Lalu tebaklah angka berapa yang dia tulis.
Sugesti: teriakkan AKU SAKTI!!! Setiap kali Anda akan menebak angka. Sambil mengamati gerakan akses mata ke otak (eye accessing cues) orang tersebut.

4. MENGIRIMKAN PESAN PADA ORANG LAIN DI TEMPAT LAIN (TELEPATI)
Ini adalah variasi lain teknik NLP
Posisi: Meditasi atau duduk membelakangi orang lain. Jarak 2 meter.
Visualisasi: bayangkan Anda mengirimkan pesan pada orang lain di lain tempat. Selanjutnya masukkan pesan itu dalam sebuah bola kristal cinta kasih dan letakkan di otak orang lain yang hendak Anda kirim pesan. Lalu lupakanlah pesan Anda!. Selanjutnya, minta orang lain mengatakan pesan apa yang ingin Anda sampaikan tadi. Cek kebenarannya.
Sugesti: teriakkan SEMOGA SEMUA MAKHLUK BERBAHAGIA!!! Setiap kali Anda mengirimkan pesan.
Pemrograman ulang pikiran dalam NLP yang berada di luar ruangan dan dalam posisi berdiri.
5. MENCAPAI SASARAN HIDUP
Posisi: Ambil sebuah anak panah dan dalam posisi memanah.
Visualisasi: Bayangkan tangan kanan Anda yang sedang memegang anak panah itu diri Anda yang sekarang ingin meraih tujuan hidup. Lalu bidik sasaran dan lepaskan anak panah tersebut.
Sugesti: teriakkan AKU BISA!!! Setiap kali anak panah mencapai sasaran.
Ikuti dengan meditasi dan mengingat kembali kegiatan ini.
***
REFERENSI
Adolphs R, Tranel D, Damasio H, Damasio A (1994) Impaired recognition of emotion in facial expressions following bilateral damage to the human amygdala. Nature 372: 669-672.
Baddeley A (1992) Working memory. Science 255: 556-559.
Braun J, Julesz B (1997) Dividing attention at little cost. Percep & Psychophys, in press.
Britten KH, Shadlen MN, Newsome WT, Movshon JA (1992) The analysis of visual motion: a comparison of neuronal and psychophysical performance. J Neurosci 12:4745-4765.
Chalmers D (1995) The Conscious Mind: In Search of a Fundamental Theory. Oxford:Oxford University Press.
Crick F, Koch C (1990) Towards a neurobiological theory of consciousness. Sem Neurosci 2:263-275.
Crick F, Koch C (1995a) Are we aware of neural activity in primary visual cortex? Cumming BG, Parker AJ (1997) Responses of primary visual cortical neurons to binocular disparity without depth perception. Nature 389:280-283.
Doyl Staples, Walter (1991), Think Like Winner. Pelican Publishing.
Edelman G M (1989) The remembered present: a biological theory of consciousness. New York: Basic Books.
J. Weed, Joseph (1995) Wisdom of The Mystic Master, Dp publisher
Greenfield SA (1995) Journey to the centers of the mind. New York: WH Freeman.
Libet B (1993) Neurophysiology of consciousness: selected papers and new essays by Benjamin Libet. Boston: Birkhäuser.
Milner D, Goodale M (1995) The Visual Brain in Action. Oxford: Oxford University Press.
O’Regan JK (1992) Solving the “real” mysteries of visual perception: the world as an outside memory. Canadian J Psychol 46:461-488.

WONG ALUS

Categories: PEMROGRAMAN OTAK | Tags: , , , , , , , , | 26 Komentar

PARANORMAL MENJADI SEMAR


IM000074Seorang paranormal pernah membuka rahasia kepada saya bagaimana pikirannya saat dia menyembuhkan seorang pasien. Yaitu membayangkan dirinya menjadi seorang SEMAR dan kemudian yakin bahwa dia bisa menyembuhkan pasien tersebut. Begitu sederhananya ternyata menjadi seorang dukun yang akhirnya mengantarkannya menjadi juru sembuh yang banyak membantu pasien menyembuhkan sakit yang dideritanya. Bagaimana gejala ini diterangkan secara ilmiah?

Saya termasuk orang yang suka mencoba hal baru dan cepat bosan dengan hal-hal lama. Ditambah dengan kegemaran membaca dan mencari-cari informasi melalui berbagai media baik internet, buku-buku atau sekedar informasi dari diskusi dengan rekan yang terlebih dulu mencoba, akhirnya membawa saya untuk berkenalan dengan sebuah teknologi mutakhir pemrograman otak.

Bermula saat tempat kerja kami menyelengarakan pelatihan pengembangan Sumber Daya Manusia dengan titik tekan pada peningkatan motivasi kerja. Tercatat dua kali kantor kami menyelenggarakan pelatihan dengan nara sumber praktisi hipnosis nasional, yaitu Yan Nurindra. Tidak hanya hipnosis, Yan Nurindra juga mengajarkan teknik-teknik REIKI, NLP, MEDITASI, PRANA SHAKTI, MAN POWER dan lain-lain secara tuntas, jelas dan mudah dipraktikkan. Sebelumnya, juga pernah diadakan banyak jenis pelatihan berbasis Otak Kanan (RIGHT BRAIN) dengan trainer Yayan Cahyana.

Dari sekian teman yang belajar tentang teknik-teknis isoteris tersebut, ada seorang teman yang terlebih dulu belajar hipnosis dan mengalami kemajuan pesat karena motivasi yang besar untuk belajar. Bahkan hingga kini dia dianggap sesepuh dan hampir setiap hari ada saja orang datang untuk ngangsu kawruh dan minta air putih yang telah dberinya MANTRA. Rekan saya yang hebat ini kebetulan berprofesi seorang Camat sehingga banyak warganya yang minta pertolongan tanpa bayaran alias gratis.

Bagi saya pribadi belajar ilmu-ilmu penyembuhan dan teknologi otak seperti itu saya rasakan juga ada faedahnya. Salah satu manfaatnya adalah saya semakin tahu, bagaimana cara kerja otak manusia, bahasa pemrograman otak, instruksi-instruksi spesifik yang harus dilaksanakan oleh bawah sadar, sehingga kita tidak ngawur dalam berpikir dan menanamkan sugesti dalam diri sendiri. Dalam khasanah dunia hipnosis hal-hal tersebut dipelajari dalam NEURO LINGUISTIC PROGRAMMING (NLP), atau bila diindonesiakan menjadi PEMROGRAMAN BAHASA OTAK.

Penggunaan nama NLP ini diawali oleh Richard Bandler dan John Grinder di pertengahan dekade 1970-an di Amerika, dan dikembangkan lebih lanjut oleh figur seperti Robert Dilts, Steve Andreas, Joseph O Connor, dan lain-lain. Saat ini di negeri kita, NLP juga telah menyebar dan menjadi salah satu cara yang sering dipergunakan dalam hubungan untuk memotivasi kinerja dan pengembangan kepribadian. Kendati sudah banyak orang coba untuk memahami NLP dan mengikuti berbagai program pelatihan, tidak sedikit yang malah kebingungan. Hal ini disebabkan karena yang dipelajari adalah beberapa aplikasi NLP yang tidak mengenalkan mereka pada dasar-dasar konsep NLP, yang membangun aplikasi tersebut. Tidak sedikit yang berpikir NLP itu hanyalah sebuah alat terapi. Atau ada juga yang berpikir NLP sebuah alat pelatihan saja.

Dalam buku NLP WORKBOOK, Joseph O Connor menggambarkan pemahaman NLP paling sederhana dengan sebuah cerita mengenai seorang anak yang bertanya kepada ibunya mengenai NLP. Anak ini bertanya kepada Ibunya “Mama, NLP itu apa sih?” Mamanya berpikir sejenak lalu berkata, “Kamu lihat kakek kamu lagi duduk di kursi goyangnya? Dia lagi sakit sekujur tubuhnya. Coba tanyakan bagaimana sakitnya” Anak ini pun segera berlari ke kakek dan menanyakan yang seperti yang diarahkan ibunya.

Dengan wajah penuh kesakitan, kakeknya menjelaskan, “Waduh, semua otot kakek sakit. Dari kaki sampai atas. Semuanya sakit!” Anak ini segera berlari kembali ke mamanya dan melaporkan kondisi menyedihkan kakeknya, lalu menagih janji penjelasan mengenai NLP. Mamanya tersenyum kemudian berkata, “Kakek kamu itu seorang pejuang perang yang tangguh. Pasukannya dulu pernah mengalahkan sebuah pasukan Belanda dalam sebuah pertempuran. Sekarang, coba kamu ke sana dan tanyakan ceritanya!” Anak itu berlari ke kakeknya dan menanyakan mengenai pengalaman kakeknya tersebut.

Sekonyong-konyong air muka kakeknya berubah, dan dengan bersemangat dia menjelaskan “Oh, itu luar biasa, cucuku. Mari kakek ceritakan, waktu itu …….dst…” Kakeknya menceritakan dengan sangat antusias. Anak ini kembali ke mamanya untuk menceritakan kondisi fisiologi kakeknya yang berubah total!

Mamanya lalu berkata, “Nah, anakku, itulah NLP. Dengan kata-kata atau pertanyaan yang tepat, kamu telah menolong kakek kamu melihat dan merasa lebih baik.” Itu sebuah penuturan dan gambaran NLP yang paling sederhana, tapi juga sangat efektif. Faktor Linguistic dalam NLP memainkan peranan yang luar biasa penting.

Dengan pikiran kita dipenuhi kata-kata dan gambar, yang kita serap, olah, lalu lepaskan, NLP menawarkan berbagai aplikasi untuk membantu efektifitas dari setiap proses tersebut. Kita lebih efektif dalam menerima input dari luar, lebih luas dalam mengartikannya, lalu lebih efektif dalam menterjemahkannya ke dalam komunikasi dan interaksi dengan diri sendiri dan orang lain. Jadi bisa dipakai dalam berbagai konteks, entah komunikasi sehari-hari, training, terapi, kepercayaan diri, dan lain-lain. Meletakkannya dalam perspektif lain, kita bisa lebih efektif dengan berpikiran lebih luas, memilih kata-kata dan gambar-gambar di pikiran kita yang lebih membantu kita untuk mencapai tujuan.

Salah satu hal yang membuat saya tertarik dengan NLP adalah bahwa di NLP tidak dipertetangkan mengenai kebenaran dan kesalahan. NLP tidak fokus pada bingkai masalah, tapi pada bingkai solusi. NLP fokus bukan pada kebenaran sebuah konsep, teori, atau belief sebagaimana bila saya belajar tentang filsafat, tapi pada kegunaannya. Hanya dengan prinsip sederhana ini, hidup jauh lebih efektif. Sebab kita lebih memikirkan bagaimana sesuatu itu berguna untuk membantu saya mencapai tujuan hidup, bukan menghabiskan waktu mempertanyakan kebenarannya. Saya tidak lagi menghabiskan waktu banyak untuk meributkan hal-hal dengan orang lain, dan fokus pada solusi setiap masalah, yang mana fokus pada kegunaan dari berbagai hal yang muncul dalam komunikasi. Ada yang pernah bertanya kepada saya, bahwa kalau kita hanya fokus pada kegunaan, kita akan takabur karena dalam mencapai tujuan kita tidak lagi peduli pada kebenaran? Waktu itu saya menjawabnya juga dengan sederhana, bahwa apabila kita ingin mencapai sebuah tujuan, di NLP dikenal juga unsur ekologi.

Steve Boyley dari Kanada, menggambarkan ini dengan sebuah konsep yakni WIN, WIN, WIN. Yakni dalam pencapaian tujuan, fokuskan tidak hanya kemenangan kita dan kemenangan orang yang terpengaruh secara langsung, tapi juga kemenangan banyak orang lain yang tidak terlibat langsung. NLP sangat menekankan pada outcome atau hasil yang ingin dicapai. Ini yang menurut Bandler membedakan NLP dengan psikologi terapan konvensional. NLP tidak menghabiskan waktu untuk menggali masalah, latar belakang, penyebab, kenapa, dan lain-lain. Kalau harus melihat ke belakang untuk menyelesaikan masalah, NLP hanya tertarik melihat ‘bagaimana’ masalah ini terjadi, yangmana fokus pada struktur masalahnya untuk bisa diintervensi.

Pada saat kita ingin fokus pada outcome, kita fokus pada semua sumber daya yang mungkin untuk membantu kita untuk menuju outcome. Dan pada akhirnya, dalam menuju outcome, NLP juga menganjurkan tingginya fleksibilitas kita, dan memperluas pilihan-pilihan kita. NLP percaya bahwa kita semua mempunyai PETA atau MODEL DUNIA yang berbeda. Tidak ada yang sama persis. Peta Pikiran atau Model Dunia ini tidak sama dengan REALITA. Karena itu di NLP dipercayai bahwa kita tidak bertindak dan berpikir berdasarkan realita, tetapi hanya berdasarkan pada persepsi kita pada realita.

Peta atau Model Dunia kita tergantung dari berbagai hal seperti proses filter di pikiran kita. Dimulai dari DELETION, DISTORTION, dan GENERALIZATION, dimana informasi diseleksi sesuai fokus kita, diartikan, dan digeneralisasi. Setelah itu di-filter lagi berdasarkan values kita, beliefs kita, memori kita, strategi kita, dan Meta Program (preferensi perilaku kita – yang oleh banyak orang dipersepsikan sebagai konsep kepribadian).

Proses ini yang kemudian menghasilkan Peta Pikiran atau Model Dunia kita secara unik. Dari proses di atas, semua orang berhak merasa dirinya benar menurut Peta Pikirannya. Hal ini dimungkinkan karena semua orang hidup dalam Model Dunia masing-masing. Di NLP dikenal apa yang disebut sebagai PRESUPPOSITION. Pengertian sederhana mengenai ini adalah prinsip atau belief. Ini menyangkut kerangka berpikir dan berperilaku. Sesuatu yang kita pergunakan sebagai dasar dari pikiran dan tindakan.

Dari tahun ke tahun, banyak presuposisi yang dikembangkan. Yang paling terkenal di NLP misalnya, THE MAP IS NOT THE TERRITORY yang berarti bahwa yang kita lihat, dengar, dan rasakan, tidak mewakili keadaan atau realita. THERE IS NO FAILURE, ONLY FEEDBACK misalnya, menekankan pada fleksibilitas sikap untuk menerima apa yang biasanya dianggap sebagai kegagalan, hanya sebagai masukan agar kita mengganti pendekatan kita di kemudian hari. NLP mempunyai berbagai tools yang berguna.

Semuanya bertujuan untuk membantu efektifitas kita. EYE ACCESSING CUE, misalnya adalah tool untuk membantu kita mengakses informasi di pikiran secara lebih cepat, dan juga alat bantu mengenali pola pikir partner bicara. Selama bertahun-tahun, berbagai tools NLP telah dikembangkan. Ada ‘PARTS INTEGRATION’, ‘FAST PHOBIA CURE’, ‘ANCHOR’, ‘PERCEPTUAL POSITION’, dan lain-lain. Semuanya bertujuan membantu efektifitas pikiran dan perilaku kita. Pada saat NLP diciptakan, Bandler dan Grinder banyak memodel tiga orang tokoh di bidang ‘perubahan pikiran’ melalui hypnosis, yakni Milton Erickson, Virginia Satir dan Fritz Perls.

Warna linguistik hypnosis dalam NLP memang kental di beberapa tools NLP, karena pengaruh ini. Milton Model, misalnya, yang menyediakan pilihan penggunaan pola linguistik yang dipakai oleh Erickson. Walau awalnya diciptakan dengan memodel hipnosis, kini hipnosis justru jauh lebih efektif apabila dilengkapi dengan tools NLP. Keduanya sekarang menjadi kesatuan yang harmonis. Setelah ‘bercerai’ dari kemitraan, Bandler dan Grinder mengembangkan NLP dengan peta masing-masing.

Berbagai pakar NLP juga kemudian mengembangkan NLP dan menyediakan pilihan-pilihan lebih luas. Bandler, misalnya, muncul dengan Design Human Engineer (DHE), Grinder dengan New Code, Michael Hall dengan Neuro-Semantics, lalu ada juga yang mengembangkan lebih jauh sampai mengkombinasikannya dengan Time Line Therapy (Tad James), dan lain-lain. Begitulah sekilas perkembangan NLP. Di dunia barat sana, penelitian dan pengembangan soal-soal otak, strategi sukses dengan cara-cara yang ilmiah memang sedemikian hebatnya. Bagaimana dengan negeri kita?

Pikiran saya pun akhirnya melayang ke teman-teman saya yang banyak berprofesi sebagai orang tua alias paranormal, atau dukun. Sebenarnya antara praktisi NLP dengan PARANORMAL tidak ada bedanya. Misalnya, saat kita pergi ke seorang paranormal maka biasanya dia memberikan semacam benda-benda jimat yang dianggap sakral. Benda itu bisa berupa keris, akik, rajah atau yang lain berikut ritual dan mantranya. Kemudian kita dipersyaratkan untuk menjalankan ritual tertentu dengan sepenuh hati (yakin).

Dengan kenyakinan yang total itu, kita siharapkan akan mendapatkan apa yang diinginkannya. Lepas apakah itu hal-hal yang klenik dan berdosa karena mencemari akidah kita atau tidak, dari sudut pandang NLP hal semacam itu bisa dijelaskan: mengapa pada akhirnya kesuksesan itu mendatangi kita. Ini bukan berarti NLP sama dengan ilmu perdukunan, tetapi NLP mempelajari bagaimana pikiran bekerja dan diprogram, bisa menjelaskan bagaimana seseorang bisa sukses melalui dukun.

NLP merupakan sebuah teknologi rekayasa pikiran yang mampu mengantarkan seseorang menjadi sukses. Ketika seseorang pergi ke dukun, sebenarnya ia telah menyerahkan dirinya secara mental, emosional dan bahkan spiritualnya (yang disebut keyakinan) kepada Dukun. Ia sangat yakin bahwa sang dukun dapat membantunya. Dalam kepasrahan total seperti itu apa pun yang diperintahkan oleh Mbah Dukun ia akan mematuhinya. Bahkan untuk memakan mayat orang lain sekali pun, ia lakukan.

Ketika Dukun memberikan sebuah jimat kepada seseorang misalnya, maka ia akan memuja dan memeliharanya dengan baik. Apa sesungguhnya jimat? Dari sudut pandang NLP, jimat adalah simbol, sebuah keinginan (cita-cita) yang oleh dukun divisualiasikan ke dalam bentuk benda. Dengan kata lain, jimat adalah simbol (benda) atau kata-kata (mantra) sebagai pemicu sukses. Dengan jimat yang keramatkan, pikiran orang bisa teringat terus terhadap cita-citanya.

Jimat tidak lain adalah TITIK PICU (TRIGGER) berkorbarnya semangat seseorang terhadap cita-citanya. Dalam dunia moderen, titik picu jelas tidak lagi berupa jimat dari Dukun, tetapi bisa berupa: gambar-gambar, tokoh-tokoh idola, visi hidup Anda ditulis tebal-tebal di kamar tidur, afirmasi dan simbol-simbol pemicu sukses lainnya seperti plat nomor mobil, nomor handphone yang berangka 09 dan sebagainya. Sebenarnya, yang hebat adalah bukan jimat itu sendiri, tetapi makna atau kandungan cita-cita yang terdapat dalam jimat itu adalah yang terpenting.

Bangsa Indonesia memiliki jimat yaitu SUMPAH PEMUDA dan PROKLAMASI KEMERDEKAAN sebagai jembatan yang diyakini mampu melepaskan diri dari belenggu penjajahan. Seorang teman mempunyai jimat sebuah akik yang tidak akan dilepas bila dalam keadaan bahaya dan sebelum cita-citanya tercapai. Seorang teman lagi mempunyai jimat “Berpuasa senin-kamis”.

Sesungguhnya, bukan keris, rajah, itu sendiri. Yang penting adalah Anda yang memberi makna, pemberi ruh, atau pemberi jiwa terhadap benda-benda itu. Kekuatan benda-benda itu, tergantung seberapa besar SEMANGAT yang Anda berikan. Demikian sedikit berbagi pengalaman dari saya, mohon maaf bila ada yang kurang berkenan.

Wong Alus

Categories: N L P | Tags: , , , , , , , , , | 16 Komentar

NGLURUK TANPA BALA, SUGIH TANPA BANDA, SAKTI TANPA AJI, MENANG TANPA NGASORAKE


c

“Bismillahirrohmaanirrohiim. Niat ingsun amatek Aji Pancasona, Ana wiyat jroning bumi, Surya murup ing bantala, Bumi sap pitu anelehi sabuwono, Rahina ta keno wengi, urip tan kenaning pati, Yo ingsun pangawak jagad, mati ora mati, Tlinceng geni tanpo kukus, Ceng-cleceng, Ceng-cleceng, Kasonggo ibu pertiwi, Mustiko lananging jaya, Yo aku si Pancasona, Ratune nyowo sekelir”

Mantra untuk matek Aji Pancasona ini hanyalah sekedar pintu pembuka artikel sederhana ini; kisah ringan subyektif ini adalah kenangan saat masih berusia remaja. Kebetulan, saya memiliki seorang paman seorang pendekar dari perguruan silat dari Cempaka Putih. Mas Entok nama si paman ini bertempat tinggal di Lereng Gunung Lawu, sisi paling barat Propinsi Jawa Timur. Tepatnya di Desa Kuniran, Kecamatan Sine, Ngawi.

Usia remaja adalah usia di mana keinginan untuk menjadi sakti, andalan, gagah-gagahan, tidak terkalahkan, pengen jadi jawara. Keinginan yang sangat manusiawi ini juga tiba-tiba menimpa saya. Pada suatu ketika, keinginan ini mendapat penyaluran setelah ketemu dengan Mas Entok. Singkatnya, saya pun diajari berbagai jurus silat dan ilmu-ilmu kanuragan dalam satu kurun waktu.

Salah satu dari berbagai amalan yang diberikan Mas Entok adalah Aji Brajamusti. Ini konon aji kebanggan para pendekar karena merupakan perisai badan yang ampuh. Menurut Mas Entok, orang yang mempunyai aji brajamusti mempunyai kekuatan badan dan kekuatan gaib yang pilih tanding. ”Tidak boleh digunakan sembarangan dik, karena bisa membahayakan nyawa lawan. Jangan gunakan kalau tidak terpaksa. Kamu bisa kebal berbagai senjata tajam. Senjata yang ampuh bagaimanapun kalau terkena aji brajamusti pasti akan tawar, tak bertuah,” ujarnya.

Terkagum-kagum akan penjelasan Mas Entok, saya pun nglakoni amalan-amalan yang berat untuk memperoleh ajian ini. Di antaranya adalah berpuasa tujuh hari dalam satu bulan selama satu tahun. Saat puasa, setiap usai sholat fardhu, mantera aji dibaca sebanyak banyaknya 41 kali. Setelah selesai puasa, mantera dibaca satu kali lalu dihembuskan pada kedua tangan sambil membaca “ya qawiyyu ya matiin” 1000 kali

Mantra untuk matek aji Brajamusti ini kalau tidak salah ingat sebagai berikut: ”Bismillahirrohmanirrohiim, Sun matek aji ajiku Brajamusti, Terap-terap, Awe-awe, Kuru-kuru, Griya gunting drijiku, Watu item ing tanganku, Sun tak antem, Laa ilaaha ilalloh Muhammadur rasululloh.”

Dasar tidak ada darah pendekar, berbagai ilmu kanuragan yang sudah saya kuasai tidak pernah sekalipun terpakai. Bahkan untuk menyakiti semut pun insya allah saya hindari. Lebih baik tidak menggunakan ajian-ajian apapun jika pada akhirnya hanya akan memperbanyak musuh. Atau malah lebih parah lagi, berurusan dengan aparat keamanan. Atau malah nyerimpeti laku saya untuk bertemu Gusti Allah.

Memang, harus saya akui bahwa ada kalanya emosi meletup-letup tak terduga. Karena ada stimulus dari luar yang merelakan saya untuk marah, bahkan sering sampai berkelahi. Tapi ya itu tadi, tidak ada nafsu untuk membunuh sesama, apalagi dengan menggunakan ilmu-ilmu kanuragan seperti yang saya amalkan.

Singkatnya, saya dan mungkin para pembaca yang budiman juga melewati fase yang sama. Yaitu fase dimana ego kita cenderung ingin mengalahkan ego yang lain dengan penaklukan dan hegemoni meskipun harus ditempuh melalui jalan dan cara-cara kekerasan. Namun ada kalanya, dan ini saya syukuri adalah datangnya fase dimana kita menyadari bahwa ego adalah iblis yang berasal dari naar (api): tempat sifat-sifat buruk dan menyesatkan. Sementara untuk memperoleh hidayah dari Gusti Kang Murbeng Jagad, konon manusia harus membersihkan diri sebelum akhirnya Malaikat yang berasal dari nuur (cahaya-Nya) datang kepada wadah yang sudah bersih.

Dulu saya adalah kolektor berbagai macam ajian, sikep, batu-batu akik, keris dan senjata-senjata lain. Barang-barang klangenan yang saya letakkan di kamar ini saya dapatkan dalam fase pencarian yang panjang dan tidak seketika. Paling banyak saya peroleh saat saya gemar berguru ke banyak paranormal sambil liputan untuk sebuah media mistik yang terbit di Jakarta. Karena terlalu sering bertemu dengan paranormal dari berbagai kalangan di berbagai daerah, saya juga sering mendapatkan ”oleh-oleh” yaitu beragam benda-benda bertuah tadi.

Bertemu dengan banyak paranormal dari berbagai aliran, bagi saya sungguh sebuah pengalaman yang tidak akan terlupakan. Mulai paranormal yang beraliran Jawa, Islam, Cina, Budha, Hindu dan lainnya. Salah satu paranormal yang cukup unik dan lebih mirip sufi adalah MBAH WALIJO. Si Mbah yang sudah bertapa sejak tahun 1960 ini tinggal di sebuah gubuk yang lebih mirip kandang kambing, di lereng perbukitan di dekat pantai Parangtritis Yogyakarta. Paranormal ini terkenal di seantero Kota Bantul DIY, dan beberapa kali pernah dimuat di Koran Kedaulatan Rakyat, Yogyakarta karena pernah membantu mengangkat bus yang terperosok di pantai parangtritis. Konon saat itu bus itu dipegangi oleh Mbah Bledug, penunggu pantai yang tidak lain para punggawa Kerajaan Pantai Selatan.

Dari MBAH WALIJO saya mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana cara untuk bertemu dengan makhluk halus: ”Semedi tidak usah lama, sekitar sepuluh menit di malam hari di bawah grojokan le…” ujarnya santun. Apa yang saya dapat dari Mbah Walijo berbeda dengan yang saya dapat dari paranormal Bambang Yuwono, Suhu Acai, Ki Macan Putih, dan suhu-suhu yang lain….. . Itulah saat saya giat-giatnya getol mengolah diri, nyepi di kuburan-kuburan, tapa di sungai, dan berbagai olah batin lainnya.

Ada pula pengalaman saya bertemu orang tidak mau dikatakan paranormal. Dia hanyalah ingin nglakoni apa yang dia sendiri tidak tahu. Dia berada di wilayah pedalaman Kabupaten Sleman. Cara bertapanya sangat unik dan gila: duduk di bawah pohon sawo hingga bertahun-tahun, tidak masuk ke dalam rumah meskipun hujan dan angin ribut! ”Pohon ini tampak terang benderang kalau malam hari, dan saya merasa bahagia ada di bawahnya,” tegasnya memberi alasan tindakannya yang tidak masuk akal tersebut.

Pada suatu ketika, fase hidup yang saya jalani berubah total. Saya mengalami kebosanan dengan sang aku. ”Aku harus menjadi aku yang benar-benar baru. Yang mampu untuk meredam, memendam dan menguasai emosi yang sedalam dalamnya dan menjadi orang yang bermanfaat bagi sesama dengan cara-cara yang santun, masuk akal dan sederhana.” Itulah tekad saya saat itu. Untuk mewujudkan semangat menjadi aku yang baru ini, tak pelak benda-benda klangenan ini pun saya berikan kepada orang-orang lain, sisanya ada yang saya bakar. Termasuk yang saya lakoni untuk bertobat ini adalah melanggar pantangan amalan ilmu-ilmu gaib tadi.

Niat saya saat itu sederhana: agar tidak ada lagi pagar gaib yang nantinya justeru membebani saya saat akan memasuki dimensi ruhaniah yang lebih halus. Entahlah, apakah tindakan saya ini benar atau salah. Yang jelas keyakinan saya bahwa benda-benda bertuah akan nyerimpeti perjalanan ruhani ini muncul setelah perenungan yang lama. Salah satunya kejadian yang menimpa nenek saya, seorang tokoh agama di Ngawi, Jawa Timur saat menjelang ajal tiba.

Mbah Dunainah, nama nenek saya ini semasa hidup terkenal kezuhudannya. Pada suatu ketika saat simbah berhaji di tanah suci ada makhluk halus yang ingin menjadi muridnya dan pulang ke tanah air. Dan ini yang akhirnya jadi pangkal perkara, saat menjelang ajal sang makhluk halus tidak rela nyawa simbah dicabut sehingga ajal simbah tidak segera datang. Tubuhnya yang semakin lemah dan lemah membuat mulutnya tidak bisa bergerak lagi untuk mengatakan apapun. Konon, nyawanya digondeli si makhluk halus tadi! Akhirnya pertolongan datang juga. Disarankan agar keluarga besar kami mengadakan selamatan dan dengan ritual khusus, dan memohon agar makhluk halus muridnya Mbah Dun tadi rela untuk pergi. Akhirnya ajal simbah benar-benar tiba. Alhamdulillah…

Kejadian kedua menimpa juga oleh Simbah Rin—begitu kami menyebut saudara Mbah Dun. Simbah ini akhirnya juga kesulitan untuk meninggal dunia hanya gara-gara memiliki ilmu kanuragan yang tidak bisa dilepasnya sendiri. Dan akhirnya setelah pengapesannya ditemukan: sebuah sabuk yang melingkar di perutnya dipotomng, nyawa Simbah Rin ini pun bisa menghadap Ilahi dengan tenang.

Kini, setelah saya tidak menggenggam satupun ilmu-ilmu gaib tadi,  insya allah,  Tuhan memberikan saya sifat lebih sabar dan ikhlas untuk urusan-urusan yang harus bergesekan dengan manusia atau makhluk lain. Jika bisa saya hindari, kenapa harus mencari-cari masalah? Lebih baik ngalah daripada harus menang di atas penderitaan orang lain. Lebih baik orang lain yang menang dari saya daripada saya yang mengalahkanya. Apa hebatnya jadi pemenang? Sekarang, saya lebih memegang filosofi Jawa yang sangat luhur dan tinggi nilainya: ”Ngluruk Tanpa Bala, Sugih Tanpa Banda, Sakti Tanpa Aji, Menang tanpa Ngasorake,….”

Sekarang bila kangen akan pertumpahan darah, saya sesekali hanya menonton film Jet Li di televisi. Ciatttttttt……..Semoga bisa menjadi inspirasi bagi kawan-kawan muda dan ngapunten bila ada yang tidak berkenan.

Wong Alus

Categories: SAKTI TANPA AJI | Tags: , , , , , , | 54 Komentar

METAFISIKA WAHDATUL WUJUD


PROBLEM seputar masalah YANG ADA merupakan problem yang berat. Artikel ini bersandar pada teori YANG ADA dari khasanah Metafisika Islam yaitu Mulla Sadra. Meskipun pendek, diharapkan agar bisa menjadi titik pijak untuk memahami metafisika KESATUAN TUHAN atau WAHDATUL WUJUD yang terkenal dengan tokoh-tokoh sufinya seperti Al Hallaj maupun Syeh Siti Jenar.

Dasar dari Filsafat adalah Metafisika. Metafisika dibagi menjadi METAFISIKA UMUM disebut dengan ONTOLOGI, dan METAFISIKA KHUSUS yang terdiri dari KOSMOLOGI, FILSAFAT MANUSIA atau ANTROPOLOGI METAFISIK dan FILSAFAT KETUHANAN atau TEODICEA.

Di antara tema-tema METAFISIKA UMUM yang paling banyak melahirkan kontroversi adalah problema YANG ADA. Sebab hakikatnya terasa ribet dan ruwet. Hal ini lantaran YANG ADA merupakan sesuatu yang repot bila didefinisikan, mengingat untuk mendefinisikan suatu objek, kita butuh sesuatu yang lain yang lebih jelas dari objek itu sendiri. Sementara YANG ADA itu adalah obyek sekaligus juga subyek karena kita ada didalam YANG ADA.

Menurut para filsuf, konsepsi YANG ADA sedemikian terangnya, sehingga ia persis menyerupai matahari. Dan karena sedemikian terangnya, ia tak mungkin bisa dilihat manusia. Demikianlah YANG ADA. Begitu jelasnya YANG ADA, maka ia tak mungkin bisa didefinisikan lewat genus dan diferensia, yang secara otomatis berarti harus lebih terang ketimbang YANG ADA itu sendiri.

Secara historis, tema YANG ADA menjadi tema fundamental metafisika yang didiskusikan oleh hampir seluruh filsuf klasik sejak Thales di era Yunani Kuno sampai Josiah Royce di era Modern. Namun harus digarisbawahi di sini bahwa mereka masih sekadar menempatkan problematika YANG ADA sebagai bagian dari tema-tema universalitas saja, sama seperti masalah-masalah universalitas yang lain seperti problematika substansi dan aksidensi, unitas dan pluralitas, dan sebagainya.

Sejak kehadiran Mulla sadra, lahirlah mazhab filsafat EKSISTENSIalisme dalam komunitas Muslim. Namun, EKSISTENSIalisme Sadra sangat berbeda dengan mazhab EKSISTENSIalisme seperti Kierkegaard, Jean Paul Sartre, atau Heidegger.

EKSISTENSIalisme Islam adalah sebuah mazhab filsafat metafisis yang murni. Tujuan utamanya adalah ingin mencari tahu dan bahkan ingin sampai kepada YANG ADA SEBAGAIMANA YANG ADA yang sebenarnya (the Ultimate Reality). Dengan demikian, nuansa metafisika YANG ADA dalam Islam lebih bersifat teistik bahkan sufistik; sementara aliran filsafat EKSISTENSIalisme barat sebagiannya condong pada ATEISME.

Untuk bisa memahami metafisika YANG ADA, ada baiknya kita batasi pembahasan hanya pada teori Mulla Sadra tentang YANG ADA. Konsep Sadra berdiri di atas tiga prinsip dasar yang sangat fundamental. Dengan memahami ketiga prinsip ini, diharapkan kita akan dengan mudah memahami teori-teori filsafatnya yang lain, baik yang berkaitan dengan kosmologi, epistimologi, dan bahkan teologinya. Ketiga prinsip tersebut adalah sebagai berikut: WAHDATUL WUJUD (KESATUAN YANG ADA), TASYKIKUL WUJUD dan ASALATUL WUJUD. Kita akan mengelaborasi ketiga prinsip ini secara sederhana.

Secara historis, teori WAHDATUL WUJUD pada mulanya adalah teori yang disusun Ibnu Arabi. Ia lebih bernuansa sufistik ketimbang filsafat. Banyak penafsiran telah diberikan tentang teori ini, dari yang sangat ekstrem sampai moderat. Mungkin yang paling ekstrem adalah Ibnu Sab’in yang menyatakan bahwa hanya TUHAN YANG EKSIS sementara selain Tuhan tak ada yang eksis. Ada lagi yang ekstrem yang menyatakan bahwa SELURUH YANG BERWUJUD SELAIN TUHAN HANYALAH TAJALLIYAT (MANIFESTASI) DARI ASMA’ DAN SIFAT-SIFAT TUHAN.

Namun Sadra melihat bahwa YANG ADA SEBAGAI YANG ADA meskipun SATU, namun ia memiliki intensitas yang membentang dari yang nama YANG ADA. Sifat YANG ADA-nya TUHAN MUTLAK, sementara yang ada lain hanya bersifat YANG ADA DALAM KEMUNGKINAN. Ia persis seperti matahari dan sinarnya. Matahari tentu berbeda dengan sinarnya. Namun dalam masa yang sama, sinar matahari tiada lain adalah matahari itu sendiri. YANG HARUS ADA berbeda dengan YANG MUNGKIN ADA.

Teori WAHDATUL WUJUD sebagai teori tentang YANG ADA menekankan pada KESATUAN YANG ADA yang hadir pada segala sesuatu. Tuhan MEMILIKI SIFAT YANG ADA, begitu juga dengan manusia, benda-benda mati. Apakah YANG ADA setiap satu dari mereka sifatnya berdiri sendiri (self-subsistence) atau justru ADA KARENA ADANYA YANG LAIN. Lalu kalau pilihannya adalah yang kedua, apa beda antara YANG ADA-NYA TUHAN dengan YANG ADA selainnya? Lalu bagaimana mungkin kita bisa membayangkan bahwa YANG ADA itu SATU, sementara di dunia YANG ADA kita menemukan entitas-entitas yang sepertinya berdiri sendiri. Lalu berapa jumlah YANG ADA?

Persoalan itu dalam metafisika dikenal dengan istilah problem antara YANG SATU DAN YANG BANYAK. Pertama, ada yang disebut dengan istilah composite existence dimana keberadaan entitas tersebut bergantung pada unsur-unsur pokoknya. Segala sesuatu yang termasuk dalam kategori ini maka YANG ADAnya pasti akan terbatas.

Kedua, the Simple Existent, di mana jenis YANG ADAnya tak pernah bergantung pada unsur-unsur. Karenanya ia tidak pernah terbatas. YANG ADA ini hanya milik TUHAN saja di mana YANG ADANYA merupakan WUJUD-Nya itu sendiri. Simplifikasi jenis YANG ADA TUHAN ini disebut Sadra dengan istilah basitul haqiqah kullu syaiy (bahwa YANG ADA yang bersifat sederhana adalah YANG ADA yang mencakup seluruh entitas yang disebut “sesuatu”.) Karenanya mengikut formula ini, YANG ADA manusia adalah bagian inheren dari YANG ADA TUHAN.

Prinsip WAHDATUL -WUJUD atau KESATUAN YANG ADA dalam filsafat Sadra ini yang melihat KESATUAN YANG ADA terbentang lebar pada segala apa yang disebut sebagai YANG ADA INDIVIDUAL sampai YANG MUNGKIN ADA yang beraneka ragam dan bervariasi, sehingga YANG ADA memiliki sistematisasi.

Menurut aliran filsafat ESENSIALISME, ESENSI tak mengalami perubahan. Yang berubah adalah instansi-instansi partikularnya. Ketika warna putih mengalami intensifikasi warna, itu berarti bahwa warna dahulu hilang dan lahir warna baru yang menggantikannya.

Sadra menolak teori ini. Mereka melihat bahwa suatu ESENSI tidak pernah mengalami perubahan. Suatu ESENSI bisa saja memiliki wilayah intensitas yang tak terbatas. Ketika warna putih mengalami intensifikasi, bukan hanya ke-putih-annya yang tetap, bahkan “putih”nya juga tetap. Jadi semua yang disebut ESENSI memiliki kapabilitas untuk menjadi “more or less”: semua manusia bisa jadi “lebih” atau “kurang” manusia dari manusia lain. “Manusia” dan “kemanusiaan” Muhammad saw lebih sempurna dari manusia dan kemanusiaan kita.

Ini adalah teori “MORE PERFECT AND LESS PERFECT” yang kemudian dimodifikasi oleh Sadra. Pertama, prinsip ambiguitas ini dirubahnya dari ambiguitas ESENSI menjadi ambiguitas dalam EKSISTENSI. Dengan kata lain, yang mengalami graditas bukan ESENSI, tapi justru EKSISTENSInya. Kedua, teori ambiguitas EKSISTENSI ini juga terjadi secara sistematis bukan sekadar ambiguitas. Itu berarti, EKSISTENSI adalah sama bagi seluruh EKSISTENSI, seperti EKSISTENSI Tuhan yang wajib dan makhluk yang mungkin, adalah sama apabila dilihat dari sisi predikat EKSISTENSInya.

Meskipun predikat EKSISTENSI di atas sama namun setiap EKSISTENSI tetap memiliki keunikannya tersendiri yang memisahkannya dari yang lain. Seluruh bentuk EKSISTENSI yang lebih tinggi pasti mengandung bentuk EKSISTENSI yang lebih rendah bahwa EKSISTENSI yang sederhana pasti mencakup secara inheren segala EKSISTENSI yang berada di level bawahnya.

Dengan dasar prinsip di atas KESATUAN YANG ADA terpelihara pada semua EKSISTENSI; namun keragamannya juga terpelihara. Ketika dua prinsip di atas tak terbantahkan secara common sense, maka lahirnya prinsip YANG ADA adalah sesuatu yang aksiomatis. YANG ADA berarti bahwa YANG ADA adalah prinsip dari segala wujud yang ada. Lawan darinya adalah prinsip bahwa YANG ADA sekadar asumsi akal. Perbedaan kedua prinsip ini secara historis telah lahir jauh sebelum munculnya Sadra, seperti yang dapat kita simak dari teori-teori Farabi, Ibnu Sina, bahkan Aristoteles.

Sesuatu memerlukan YANG ADA agar ia bisa eksis. Tanpa YANG ADA, suatu hal tidak akan pernah bisa berEKSISTENSI, suatu YANG ADA tidak akan bisa memperoleh partikularisasinya di dunia YANG ADA. Teori dualitas antara YANG ADA ini kemudian ditolak secara tegas oleh pekikir Islam lain, Suhrawardi. Menurut Suhrawardi, apa yang kita lihat sebagai EKSISTENSI di dunia YANG ADA adalah YANG ADA itu sendiri. Sebab, apabila kita terima teori itu, maka YANG ADA itu sendiri akan memerlukan YANG ADA lain yang bisa memberinya EKSISTENSI; demikianlah seterusnya sehingga ia tak akan berakhir atau mengalami regresi yang infinitum.

Lebih jauh ia mengatakan bahwa suatu YANG ADA yang konkrit tiada lain adalah sebuah fakta bahwa itu adalah YANG ADA itu sendiri. Sehingga kalimat YANG ADA tiada lain kecuali abstraksi akal semata-mata.

Sadra yang EKSISTENSIALIS dan yang berusaha maksimum untuk mensintesiskan kedua aliran ini menolak pendapat Suhrawardi. Baginya yang riil adalah YANG ADA, sementara ESENSI adalah abstraksi mental semata-mata. YANG ADA bukan hanya lebih prinsipiil atau sekadar fondasi bagi seluruh YANG ADA, namun ia adalah YANG ADA itu sendiri. Sebab sifat YANG ADA yang paling fundamental yakni SEDERHANA dan berkarakter MENYEBAR ke dalam seluruh celah-celah apa yang disebut sebagai EKSISTENSI.

Dan EKSISTENSI yang ada di hadapan kita tidak lebih pembatasan-pembatasan yang mempartikulasikan bentangan YANG ADA itu sendiri. Ketika kita melihat di dunia YANG ADA ini ADA, misalnya, kursi, meja, si Amir, kuda, dan sebagainya, maka entitas-entitas itu “membelah” dari bentangan YANG ADA.

Akhirnya, secara teologis, konsep YANG ADA dari Mulla Sadra di atas mengajak kita memahami makna the ULTIMATE REALITY di mana ADA-NYA TUHAN memiliki sifat partikular juga menyatu dalam maknanya yang sangat unik. Meskipun WAHDATUL WUJUD atau YANG ADA ITU MENYATU namun tidak terjebak pada teori PANTEISME, karena YANG ADA entitas-entitas selain-Nya juga tetap terpelihara. Itulah yang dimaksudkan firman Allah “AKU LEBIH DEKAT DENGANMU DARIPADA DIRIMU SENDIRI.”

Wong Alus

Categories: METAFISIKA WAHDATUL WUJUD | Tags: , , , , , | 15 Komentar

DEKONSTRUKSI: FACEBOOK ITU HALAL


Sabtu (23/5) pagi ini saya begitu kaget membaca berita di Koran sebuah surat kabar terkenal di Jawa Timur. Facebook, sebuah situs jejaring sosial yang lagi ngetrend di semua kalangan di tanah air tiba-tiba dinyatakan haram. Tidak tanggung-tanggung, pernyataan itu tidak disampaikan oleh Cak Rakmat, Cak Iwil dan Cak Ali yang terbiasa cangkrukan di pinggir alun-alun sambil melirik cewek-cewek berangkat kerja. Atau disampaikan oleh Ki Bejo Sinting yang biasanya ngoceh sambil telanjang di tengah bundaran Waru, di depan City of Tomorrow, Surabaya.

Tidak. Pernyataan itu resmi itu dikeluarkan oleh Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri Se Jawa Timur, Bahtsul Masail IX di Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtadi—At Lirboyo Kediri, 20-21 Mei yang lalu: dalam pernyataan resminya forum menyepakati bahwa hukum facebook dinyatakan HARAM. “Jika facebook digunakan untuk pendekatan dengan lawan jenis, hukumnya haram,” begitu kata Masruhan, perumus bahtsul masail yang diikuti 50 pondok pesantren se Jawa Timur tersebut.

Membaca berita ini, terus terang saya kaget, hampir-hampir emosi saya naik ke ubun ubun. Untunglah, sesaat kemudian Sang Kekasih, Tuhan Semesta Alam memberikan petunjuk agar saya tetap tenang dan mengharapkan agar saya menuliskan ketidaksetujuan saya terhadap pernyataan/fatwa tersebut di blog saja. Alhamdulillah, Matur Nuwun Gusti Ingkang Welas Asih…

Begini. Islam atau agama dan kepercayaan manapun yang itu sumbernya dari sumber yang sama, pastilah tidak menghendaki hubungan lintas jenis maupun sesama jenis secara tidak beraturan. Ada etika yang harus ditaati manakala hubungan antar manusia terjadi. Entah itu etika berkomunikasi, etika berpolitik, etika jual beli, dan etika-etika yang lain.

Siapa yang melanggar etika, akan ada dampak yang harus ditanggung. Siapa yang berada di jalur etika, akan aman. Ada sanksi bagi yang melanggar dan sanksi itu bisa tertulis maupun ungkapan verbal dan bisa jadi sebuah tindakan sosial. Tergantung kesepakatan yang dibikin secara sengaja atau tidak antar individu di sebuah komunitas. Etika akan terus menerus berkembang sesuai dengan kemajuan atau kemunduran peradaban. Sifatnya yang plastis dan mudah mulur mungkret tersebut menjadikan etika berada di taraf syariat saja. Perlu ditafsirkan terus disesuaikan dengan semangat dekade, centurion, atu millenium-nya.

Yang jadi masalah adalah bila satu komunitas tersebut kurang mampu membaca tanda-tanda jaman seperti komunitas para Pengasuh Pondok Pesantren Se Jawa Timur tersebut. Di jaman ini, di mana alat dan sarana komunikasi sudah sedemikian hebat, tidak diperlukan lagi cara membentengi diri seperti di era tahun 1960-an seperti era perang ideologi, apalagi dengan fatwa-fatwa seperti itu. Saya khawatir justeru yang mengeluarkan fakta itu nanti yang akan menjadi bahan cibiran dan tertawaan masyarakat. Dan setelah dinyatakan oleh Forum Bahtsul Masail bahwa Facebook itu haram, apakah nanti bisa efektif untuk meredam para pengakses internet agar menjauhi situs jejaring sosial itu? Saya sangat mencintai saudara-saudara yang kini menjadi pegiat pendidikan agama di Pondok-Pondok Pesantren sehingga pada kesempatan kali ini ijinkan untuk mengkritik dan memberikan masukan.

Saya pun tidak melihat adanya segi negatif penggunaan facebook yang berlebihan. Mana sih yang bisa menimbulkan dampak negatif dari facebook, friendster, plurk, atau situs jejaring sosial yang lain? Yang jelas, bahwa sebagai sarana komunikasi untuk saling mengenal antar manusia, jejaring sosial sungguh sangat bermanfaat dan justeru akan mempererat ikatan silaturahmi.  Jadi saya menyimpulkan bahwa FACEBOOK ITU HALAL.

Saya malah beruntung di era sekarang internet bisa merambah dengan cepat hingga perdesaan. Internet adalah komunikasi dua arah, hal ini berbeda dengan televisi dan radio yang hanya satu arah. Satu pihak mendiktekan ke pihak yang lain. Televisi oleh karenanya justeru tidak lebih mendidik daripada internet. Di internet, setiap pengakses masih ada upaya untuk browsing dan surfing, mencari sesuai kebutuhan informasi. Di layar televisi yang hanya ada sekitar sepuluh stasiun tersebut, kita tidak bisa menolak dan mengelak oleh kehadiran iklan-iklan yang menghipnotis. Anda dan saya hanya bisa pasif menerima tanpa mampu untuk membalas ataui memberikan input. Benar-benar sebuah pembodohan bagi bangsa yang masih berusia muda ini. Bila cara berpikir kita hitam-putih, saya lebih cenderung mengatakan bahwa TELEVISI OLEH SEBAB ITU SANGAT LEBIH HARAM DARIPADA FACEBOOK.

Internet adalah mimbar yang paling demokratis dan mampu melewati bangsa dan negara yang lain tanpa batas. Mampu mencari teman tanpa harus bingung diisibukkan oleh latarbelakang pekerjaan, status sosial, pakaian, kaya miskin, dan lain-lain. SI SANTRI BISA MENDEKONSTRUKSI DAN MENGGURI USTADZ-NYA YANG GAGAP TEKNOLOGI, SANG KYAI JUGA BISA BELAJAR TENTANG TEKNOLOGI INFORMASI; BROWSING CHATTING, BER-FACEBOOK RIA. BUKANKAH INTERNET ADALAH PERPUSTAKAN TERBESAR DAN TERLENGKAP DI PLANET BUMI dan bukankah Islam adalah agama yang anti kasta?

Konon, dilarangnya facebook disebabkan karena situs ini bisa disalahgunakan untuk membicarakan hal-hal yang intim, tidak senonoh dan anti agama. Hmm..Begitu sempitkah pikiran kita, yang menganggap bahwa alat itu lebih berbahaya daripada penggunanya? Celurit itu berbahaya bila dipegang untuk anak usia dua tahun, tapi bagi petani tebu justeru mendatangkan manfat yang luar biasa lho. Justeru berkomunikasi melalui dunia maya itu lebih baik daripada kumpul kebo atau pacaran secara sembunyi-sembunyi. Di dunia maya, bukankah eksistensi manusia hanya bisa dibayangkan saja yang juga berarti sebuah permainan simulasi pikiran belaka? Di Facebook, bukankan setiap obrolan akan diketahui oleh para pengakses lain sehingga terbuka kontrol publik secara otomatis?

Yang harusnya dilakukan oleh kaum agamawan tidak terkecuali yang sekarang menjadi pengasuh di pondok-pondok pesantren, atau di sekolah-sekolah biarawan jaman sekarang adalah mentransfer contoh kepada para anak didiknya agar memiliki mental yang kuat, hati nurani yang jernih serta pikiran yang cemerlang. Mental yang mampu dengan sendirinya untuk memfilter mana yang benar dan mana yang salah secara otodidak dan otomatis. Pikiran yang bersemangat untuk mencari kebijaksanaan hingga liang lahat. Inilah sejatinya fungsi lembaga-lembaga pendidikan berbasis agama di Indonesia.

Saat ini, lembaga pendidikan termasuk yang berbasis agama hanya menyibukkan dirinya dengan bagaimana agar anak didiknya melahap sebanyak-banyaknya materi pendidikan yang kesemuanya hanya untuk menuruti target yang telah ditetapkan pemerintah. Ini diperparah lagi dengan komersialisasi di dunia pendidikan sehingga para pengasuh lembaga pendidikan tidak terkecuali yang berbasis keagamaan cenderung untuk mengutamakan pencapaian laba sebesar-besarnya saja.

Otak hanya dijejali pengetahuan untuk peningkatan kognitif dan kemampuan menganalisa, namun tidak dilatih untuk menyerap dan merangkum berbagai mata pelajaran itu menjadi sebuah kesimpulan penghayatan hidup yang selanjut-lanjutnya. Untuk kemudian anak didik memiliki kesiapan dan kemandirian untuk mencari jati dirinya masing-masing yang sesuai dengan budaya, sejarah dan semangat nasionalisme keindonesiaan yang luar biasa. Pendidikan yang hanya berorientasi pada penyiapan Sumber Daya Manusia agar mampu menemukan lapangan kerja yang sesuai berarti tidak memahami akar filosofis kenapa pendidikan itu ada. Ini adalah tradisi kaum sofis di era Yunani Kuno yang hanya menjual ilmu dengan kepandaian bersilat lidah namun mengabaikan aspek moralitas dan religiusitas manusia.

Inilah makna PENDIDIKAN AGAMA. Agama diciptakan untuk manusia agar dia menemukan jalan hidupnya ke arah yang benar. Menerobos langit dan menyelami rahasia samudera. Menjadikan manusi lebih manusiawi memandang sesama, lebih membinatang dalam memandang binatang, dan membertuhankan Tuhan Seru Sekalian Alam secara proporsional. Tidak hanya diajari syariat, namun juga aspek-aspek mental yang lain sehingga akhirnya mampu menemukan RUH AGAMA yaitu RUH KEHIDUPAN itu sendiri.

Ngapunten bila ada yang kurang berkenan.

Wong alus

Categories: FATWA HALAL HARAM | Tags: , , , , , | 35 Komentar

TINGKAT KEBERADAAN TUHAN


Saya sering mendapat pertanyaan dari para sabahat; Tuhan itu ada atau tidak ada? Ini barangkali gara-gara para sahabat saya itu mengetahui bahwa yang ada di depannya adalah lulusan dari Fakultas Filsafat sehingga mereka –entah sekedar iseng atau sungguh-sungguh —ingin mengerti jawabannya dari mulut saya.

Ibarat dokter yang mendapatkan keluhan akan suatu penyakit, saya biasanya merasa bertanggungjawab untuk melontarkan jawaban. Bila dokter siap dengan obat, maka saya siap dengan jawaban. Mungkin ini adalah kesetaraan profesi: dokter dan lulusan filsafat. Hehehe…. Bedanya padahal jelas.

Saran, anjuran dan obat dari dokter ada imbalan uangnya, tapi lulusan filsafat tidak. Boro-boro mengucapkan rasa terima kasih, biasanya malah sebaliknya; membantah, mencibir dan mendebat. Terserah saja… yang penting, saya dan para teman yang rajin diskusi ini akhirnya semakin cerdas dan terampil untuk menggunakan argumentasi untuk menyusun sebuah pandangan dunia.

Terus terang, saya kangen bila dalam sehari tidak dipertanyakan Tuhan itu ada atau tidak. Sejak dulu saat saya masih duduk di bangku SMA kelas 1, atau kuliah di semester-semester awal hingga lulus, atau saat saya sudah memasuki dunia kerja, pertanyaan ini selalu menjadi pertanyaan yang menemani. Dan ini hebatnya, berbeda dengan pertanyaan lain yang jawabannya eksak dan pasti — misalnya berapa tambah berapa sama dengan berapa – jawaban atas pertanyaan Tuhan itu ada atu tidak itu tidak pernah sama terlontar dari mulut saya.

Pasti ada perkembangan, ada penyusutan, ada variasi jawaban. Terkadang semakin berkualitas, namun terkadang semakin dangkal dan tidak bermutu. Bagi saya pribadi, hal ini tidak jadi soal karena saya percaya bahwa otak, pikiran, keyakinan, ide, intuisi kita akan semakin berkembang dan semakin tajam bila diasah terus menerus. Pada satu saat, jawaban itu bisa mandeg dan kasar, namun pada saat yang lain bisa berbinar dan akhirnya menemukan sisik melik tentang hakikat ketuhanan. Semoga!

Bila kebetulan pertanyaan itu berlanjut ke sebuah diskusi yang serius dan situasinya mendukung misalnya bertemu dengan habitat para pemikir handal, saya biasanya menyesuaikan diri. Pertanyaan “Tuhan itu Ada atau Tidak?” di kepala para pemikir handal berkecamuk lebih keras dan lebih kritis daripada kepala saya yang bloon dan tolol. Namun untunglah, biasanya saya tidak kehabisan jurus silat untuk menandingi para pemikir era postmodern yang berkecepatan memori 4 Giga, dan prosesor Intel Dual Core.

Baiklah pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi sekaligus mengajak jagongan dengan para blogger yang budiman untuk membahas bersama-sama jawaban atas pertanyaan “Tuhan itu Ada atau Tidak?…” Agar tidak menjadi diskusi yang tanpa ujung pangkal, hanya ngalor-ngidul dan tidak menghasilkan pengetahuan baru, marilah kita membuat kesepakatan-kesepakatan istilah terlebih dulu.

Marilah kita sepakati dulu istilah YANG ADA. Menurut buku-buku Filsafat yang sudah lusuh dan usang, Istilah YANG ADA, merupakan istilah yang paling umum serta yang paling sederhana di antara semua predikat. Karena YANG ADA maka dapat dikatakan sesuatu mengenai barang-barang yang nyata. Ilustrasinya sbb: kata BARANG dapat diterpkan pada buku, meja, kursi, manusia, KUCING. Nah, ada kata yang lebih umum bahkan paling umum yaitu YANG ADA. Apapun yang dapat kita jumpai dan kita pikirkan, kita bisa menyebutnya YANG ADA. Mudah bukan???

Dalam bahasa Inggris, YANG ADA disebut BEING, bahasa Perancisnya ETRE, bahasa Jermannya SEIN, bahasa latinnya ETRE. Ada kecenderungan masyarakat awam memandang YANG ADA sebagai hal yang pasif yang menyamakannya dengan TERLETAK, TERBENTANG. Padahal, pada hakikatnya, Tuhan Semesta Alam ini sudah menggariskan bahwa YANG ADA ITU AKTIF. Tinggi rendahnya aktivitas tersebut tergantung pada tinggi rendahnya tingkat keberadaan: benda-benda seperti batu, berbeda dengan tumbuhan, hewan, sampai manusia. Untuk menamai sifat aktif YANG ADA ini, biasanya dipakai istilah PENGADA yang artinya YANG ADA yang sedang mengada.

Almarhum dosen saya, Doktor Anton Bakker, semakin mengkongkretisasikan kata YANG ADA dengan arti yang lebih personal, konkret yang menunjuk pada substansi yang hidup dan unik. Dia menyebutnya dengan PENGADA. Nah, untuk mengenali PENGADA ini, caranya adalah mengenali AKU karena AKU-lah sarana untuk menggali dan mengungkapkan hakikat PENGADA tersebut.

Dengan penemuan ini, berarti manusia sudah mampu untuk membuat definisi yang bagus tentang YANG ADA. Bahwa YANG ADA itu terus mengalami pembaharuan meskipun ada sisi-sisi permanensinya. YANG ADA bersifat unik individual, YANG ADA itu satu yang melebur dalam SEMUA. Dan seterusnya….

Untuk lebih mengenal YANG ADA dan semakin memahami bahasa metafisika umum, ada baiknya juga memiliki kejelasan tentang klasifikasi YANG ADA. Sebab di sinilah kita mampu mendudukkan sesuatu hal sesuai dengan klasifikasinya. Pengetahuan ini juga bermanfaat untuk menjawab pertanyaan; TUHAN ITU ADA ATAU TIDAK?

Almarhum Profesor Notonagoro secara gamblang menjelaskan TINGKAT-TINGKAT KEBERADAAN. Dia membagi YANG ADA dalam dua kategori yaitu YANG NYATA ADA dan YANG ADA DALAM KHAYALAN. YANG NYATA ADA dibagi lagi menjadi ADA YANG MUNGKIN dan ADA YANG AKTUAL. Sedangkan YANG ADA DALAM KHAYALAN bisa dipilah menjadi YANG ADA DALAM KHAYALAN yang berupa KEMUNGKINAN dan YANG ADA DALAM KHAYALAN yang bersifat AKALI.

ADA YANG AKTUAL mempunyai esensi abstrak atau hakikat yang mengacu pada eksistensi sesuatu tanpa spesifikasi bentuk sebagai yang independen atau tidak. Esensi individual atau universal itu bukan hal yang kongkret dan bereksistensi melainkan prinsip yang dengannya segala sesuatu itu bereksistensi sebagai sesuatu jenis tertentu. Sementara ESENSI KONGKRET ini bersifat INDIVIDUAL dengan semua determinasi riil yang ada padanya.

Lain lagi yang diungkapkan oleh dosen Ontologi/Metafisika Umum lain, yaitu Doktor Dibyasuharda. Biar nggak ribet dan rumit untuk memahami YANG ADA, dia lebih cenderung menyukai kategori YANG ADA dengan membaginya hanya menjadi tiga; ADA OBYEK, ADA SUBYEK dan ADA AN SICH. ADA OBYEK dapat dikenali manusia karena ia berada di luar subyek atau AKU. Kedua, ada SUBYEK yang dikenali manusia di dalam dirinya sendiri atau AKU yang berhadapan dengan DIRIKU. Ketiga ADA AN SICH yang dikenal subyek, namun tidak dihinggapi dan terlepas dari KEOBYEKANNYA. ADA AN SICH tidak terbuka bagi subyek, karena pada pangkal usaha untuk mengenalinya maka subyek telah menjadikannya ADA OBYEK.

Nah, uraian ini bisa dipakai sebagai bingkai, cara pandang, pola pikir atau paradigma untuk menjawab pertanyaan TUHAN itu ada atau tidak? Jawabannya jelas bahwa TUHAN ITU ADA. Ada di mana? karena TUHAN ITU ADA AN-SICH maka kita tidak bisa menjawab karena pada pangkal untuk menjawabnya kita akan terjebak pada mengobyekkan Tuhan. Namun bila sang penanya sangat penasaran dan daripada nanti kita dianggap pelit untuk menjawab, maka ada baiknya kita menjawab dengan cara pandang Profesor Notonagoro.

Demikian semoga ada manfaatnya meski kecil. Salam damai di wajah, tubuh dan gerakan serta damai pula di hati, mohon maaf bila salah.

Wong Alus

Categories: TINGKAT KEBERADAAN TUHAN | Tags: , , , , , , , | 9 Komentar

SAYUR LODEH PAK DAMAR (bagian 4)


Untuk melengkapi tulisan terdahulu, pada kesempatan kali ini penulis ingin berbagi soal pandangan Prof Dr Damardjati Supadjar tentang tradisi tolak bala. Berbeda dengan para penceramah yang sering kita dengar di mimbar-mimbar yang lebih cenderung berpikir hitam-putih dalam memandang tradisi tolak bala, Pak Damar lebih cenderung untuk memandang persoalan dari aspek positifnya. Dia memilih menyelami kenapa masyarakat melakukan sebuah upacara tradisi dan mengambil intisari serta makna yang terkandung dari sebuah fenomena budaya tersebut.

Apalagi masyarakat Jawa terkenal dengan kegemarannya untuk mengolah perilaku serta pikirannya. Kepribadian orang Jawa itu tercermin dalam digunakannya berbagai taraf bahasa mulai Krama Inggil yang halus hingga Jawa Ngoko yang cenderung vulgar, nakal dan lucu. Kecenderungan lain orang Jawa adalah kesukaannya untuk ”otak atik gathuk”, menghubung-hubungkan sebuah fenomena atau gejala alam dengan keberuntungan, musibah, atau pertanda. Menyadari akan tipologi, karakter, kepribadian orang Jawa yang seperti itu, Pak Damar tidak serta merta menolak. Justeru dia menggunakan jurus yang sama: ”otak atik gathuk” untuk kemudian dibingkai dengan frame Agama dan disesuaikan dengan ajaran Ketauhidan.

Syahdan beberapa tahun lalu masyarakat Yogyakarta, terutama yang tinggal di bagian selatan was-was. Kekhawatiran muncul menyusul pengumuman Badan Meteorologi dan Geofisika akan kemungkinan terjadinya badai tropis di laut selatan pulau Jawa yang bisa menghantam Yogyakarta. Pengumuman itu tak pelak membuat sebagian besar masyarakat memilih menjauhi pantai. Misalnya, di desa Kanigoro yang berada di pinggir pantai, terdapat lebih dari 210 nelayan dan 100 pedagang pergi meninggalkan pantai. Arus pengungsian warga menjauh dari pantai sangat beralasan karena banyak warga trauma menyaksikan gempa dan gelombang tsunami dan lain sebagainya.

Sebagaimana kebiasaan masyarakat Jawa yang gemar untuk mengadakan upacara selamatan, saat itu entah bagaimana asalnya tiba-tiba masyarakat Yogyakarta memasak sayur lodeh dua belas macam, menanam uang seratus rupiah bergambar gunungan sebagai syarat tola bala di depan rumah dan hal-hal unik lainnya. Tidak hanya itu, masyarakat juga berebut air yang diambil dari tujuh sumber mata air untuk “keslametan”. Berita ini tersiar luas dan sangat cepat. Lalu banyak masyarakat mempraktekkannya, bahkan di kantor-kantor banyak orang memasak sayur lodeh.

Sayur lodeh adalah sayur bersantan yang terdiri dari 12 macam bahan pokok, yaitu waluh (labu) kuning, kacang panjang, terong, kluwih, daun so, kulit mlinjo, jipang, kates muda, gori, kobis, bayung dan kecambah kedelai. Sayur ini biasanya dimakan dengan bubur. Bagi kalangan penceramah agama yang hitam-putih, ini bisa jadi dianggap bertentangan dengan ajaran Islam karena mengurangi kemurnian akidah. Di berbagai masjid, para dai men-cap praktik tradisi ”tolak-bala” seperti itu dianggap bertentangan dengan ”kemurnian” akidah.

Sadar akan kemelut keyakinan masyarakat yang berbeda mensikapi adanya ancaman badai tropis akidah di aras publik masarakat Yogyakarta tersebut, Pak Damar turun gunung untuk menyejukkan suasana. Dia diminta menulis artikel di koran Kedaulatan Rakyat, yang dimuat tanggal 6 Februari 2005.

Menurut Pak Damar, tradisi ”tolak-bala” di atas bermakna untuk menggugah kembali semangat ke-dhiri-an, menyelami hidup, mawas diri serta mengkoreksi diri menghadapi situasi yang mutawatiri (mengkhawatirkan) masyarakat. ”Sayur lodeh sebagai makanan terkait dengan kata “madhang” (makan). “Madhang” tidak sekedar makan secara lahir, tetapi sebuah laku mencari “pepadhang” atau jalan terang kehidupan agar selamat. Sebab sekarang ini situasi masyarakat sedang “peteng” (gelap). Sehingga sayur lodeh menjadi simbol masyarakat dianjurkan untuk mencari “pepadhang”, mencari kebaikan, atau jalan terang,” tulis Pak  Damar.

Dalam kondisi yang tidak menentu, tulis Pak Damar, filosofi Jawa menganjurkan manusia untuk kembali ke alam “madhang” sayur lodeh 12 macam.

Artinya, manusia hidup dalam suatu rangkaian upaya menangkap gelar atau agenda Ilahi. Untuk menangkap gelar atau agenda Ilahi manusia harus menangkap gelagat alam, di samping menangkap gelagat sesama, masyarakat di mana ia berada. ”Angka 12, berjumlah tiga (1+2), dalam filosofi Jawa berarti upaya meraih kehidupan masyarakat yang “jinangkung-jinampangan” (dilindungi Allah yang maha kuasa). Sayur lodeh 12 macam dengan bahan utama waluh (dari kata uwal-luh) kuning berarti “uwal” (lepas), dari ‘luh’ (air mata); maksudnya membebaskan manusia dari tetes air mata, peluh atau penderitaan. Santan sayur kelapa hijau biasa digunakan oleh masyarakat tradisional untuk penawar racun. Santan dalam sayur ini juga menjadi simbol penawar racun duniawi. Kemewahan dunia tidak disadari oleh masyarakat telah menjadi racun.” tulis Pak Damar. ***

Wong alus

Categories: DAMARDJATI SUPADJAR 4 | Tags: , , , , , , | 19 Komentar

HANYA ADA TUHAN


Aku mohon perlindungan-Mu,…. duh Gusti Allah dari sifat-sifat yang terkutuk dan menyesatkan…

Salam sejahtera,
Semoga semua makhluk berbahagia
Assalamualaikum Wr..Wb,

Jalan untuk bertemu Tuhan adalah jalan kemuliaan yang terangnya melebihi tujuh triliun sinar matahari. Namun di jalan itu terselubung penghalang, tirai, hijab yang tebalnya melebihi tujuh triliun tubuh matahari pula. Itu adalah jalan penaklukan keinginan yang luar biasa banyaknya. Bila tidak dibantu oleh Sang Konseptor Kehidupan ini (Tuhan) dijamin tidak mungkin kita dan semua makhluk mampu untuk menemui-Nya. Beruntunglah, Tuhan tidak pelit untuk menampakkan diri-Nya. Dia siap untuk membuka diri bagi mereka yang rindu perjumpaan.

Perjalanan untuk bertemu dengan Tuhan memerlukan proses, tahapan, tingkatan. Ini bertujuan agar manusia memiliki kesiapan mental, kesadaran dan pengetahuan sehingga mampu untuk melangkah ke tingkat-tingkat selanjutnya. Berikut akan aku paparkan proses yang kulalui untuk bertemu Tuhan. Karena urusan Ketuhanan sangat subyektif maka di sini tidak ada bahasa obyektif. Bila ada kesalahan itu semata-mata oleh kebodohan saya, dan bila ada benarnya itu semua karena hidayah dan petunjuk dari Tuhan.

Proses awal untuk bertemu Tuhan adalah memiliki niat untuk bertemu Tuhan. Ibarat engkau ingin bertemu dengan kekasih, maka pertama engkau harus memiliki niat awal dan memelihara niat itu seterusnya. Niat itu haruslah niat yang mantap, konsisten, tidak berubah-ubah. Tinggalkan niat-niat lain yang sifatnya sementara dan temporer. Engkau harus percaya bahwa memiliki niat untuk bertemu dengan Tuhan berarti memiliki niat untuk bertemu dengan Sumber dari Segala Sumber Hidup. Apabila niat sudah ditancapkan dalam hati, Tuhan tidak tinggal diam. Dia akan memberi petunjuk dan jalan yang harus dilalui oleh manusia. Satu petunjuk diberikan, manusia harus bersyukur dan selanjutnya dia perlu meneguhkan niat kedua untuk menjalani perjalanan selanjutnya. Perjalanan masih sangat sangat sangat panjang.

Apa tujuan untuk bertemu dengan Tuhan? Ingin sakti? Ingin memperoleh mukjizat? Ingin kebahagiaan? Ingin kekayaan? Ingin berkuasa melebihi kekuasaan yang dimiliki orang lain? Ingin keselamatan dunia dan akhirat? Ingin hidup kekal dan abadi? Ingin mencintai-Nya secara tulus? Itu semua adalah keinginan-keinginan yang biasanya hadir pada diri engkau sebagai manusia.

Bila tujuan engkau bertemu Tuhan masih diseputar keinginan-keinginan tersebut, Tuhan tidak mungkin ditemukan. Semua keingian di atas adalah hijab/tirai/penghalang yang mengganggu perjalanan. Menetapkan tujuan untuk bertemu dengan Tuhan sangat sulit untuk dijelaskan, sebab menetapkan tujuan membutuhkan pemurnian kehendak-kehendak manusia yang cenderung kotor, egois dan hanya untuk kepentingan sementara yang ujung-ujungnya sangat sepele dan iseng.

Menetapkan tujuan oleh karenanya membutuhkan pengetahuan. Pengetahuan itu diolah dengan pikiran, rasa, pancaindera yang tuntas dan total. Pengetahuan untuk menghayati darimana manusia berasal, dimana dia sekarang dan kemana engkau akan pergi. Pengetahuan tentang agama cukup penting untuk menetapkan tujuan bertemu Tuhan sebab agama menawarkan keluasan pengetahuan tentang hal-hal yang ghaib. Namun pengetahuan agama saja tanpa dihayati dan dijalani dengan sepenuh hati juga sia-sia karena bisa terjebak pada dogmatisme yang sempit. Bila diperkenankan oleh Tuhan, pada kesempatan kali ini saya ingin mengatakan kepada Pembaca yang Budiman bahwa tujuan untuk bertemu dengan Tuhan adalah “tidak ada tujuannya” kecuali untuk pertemuan itu sendiri. Bukan karena dilatarbelakangi oleh embel-embel keinginan apapun karena saat muncul keinginan di situ jebakan nafsu akan terjadi.

Bila tujuan untuk bertemu Tuhan sudah diketahui, sampailah engkau di tahap berikutnya yaitu memulai perjalanan. Daya-daya kemanusiaan yang sudah mulai hidup, kemudian dijalankan. Ada beragam cara untuk memulai perjalanan. Engkau perlu menjalani syariat agama sesuai dengan keyakinan terdalam di hati. Syariat adalah rambu-rambu/hukum boleh tidak boleh/ halal haram dan seterusnya. Namun, engkau boleh memiliki cara lain memulai perjalanan. Misalnya, engkau belum mengenal agama atau engkau tidak percaya lembaga-lembaga formal keagamaan karena merasa terhegemoni kebebasanmu untuk mencari dan mengekspresikan diri secara total, maka engkau boleh tidak memakai agama apapun.

Yang perlu engkau lakukan adalah memiliki cara otentik yang sesuai dengan jati dirimu. Perlu diketahui bahwa Tuhan Maha Suci, Maha Besar, Maha Segala Maha… tidak seperti manusia yang memiliki kesempitan pandangan dan keyakinan. Sehingga tidak pada tempatnya untuk menyalahkan dan memberi stempel dan cap kepada mereka yang tidak menggunakan cara-cara agama untuk bertemu dengan Tuhan. Sama dengan perjalanan menuju tempat dan waktu tertentu, maka perjalanan bertemu dengan Tuhan membutuhkan bekal. Bahkan bekalnya tidak sulit ditemui karena hanya perlu hati yang ikhlas dan sabar. Ikhlas dan sabar mudah diucapkan tapi sulit dilaksanakan bila belum sampai pada tahap spiritual selanjutnya.

Perjalanan untuk bertemu Tuhan bukanlah perjalanan meninggalkan dunia, meninggalkan keramaian, meninggalkan isteri dan anak. Perjalanan bertemu Tuhan adalah perjalanan hidupmu dan hidupku sehari-hari, mengarahkan tujuan dan menjalaninya sesuai dengan tahapan-tahapan perjalanan. Bila perjalanan kita masih sampai di dunia, ya berarti kita mengolahnya agar tujuan yang ditetapkan tidak salah arah. Dunia ini adalah terminal sementara untuk kemudian berlanjut ke perjalanan akhirat. Sebelum di dunia, kita berada di alam ruhani yang lain. Itulah sebabnya, alam dunia ini ruhani kita diberi tempat yang berupa jasad atau tubuh kita. Saat kita lahir di dunia, ruh itu ditiupkan Tuhan untuk kemudian menghuni rumah yaitu jasad. Umur jasad tidak lama dan ruh kemudian secara otomatis mengembara ke alam lain yang ghaib, yang tidak kasat mata, yang halusnya tidak bisa diraba. Namun bisa dirasakan keberadaannya dengan hati nurani yang hidup. Insya Allah…

Salah satu alat ruh untuk berkomunikasi dengan ruh-ruh yang lain adalah dengan kesadaran. Kesadaran yang hidup oleh pemberian dan karunia Tuhan. Tanpa ijin Tuhan, ruhmu dan ruhku tidak mampu untuk berbuat banyak untuk menimbang dan menilai apapun yang ada di semesta ini. Alam ruh adalah alam yang tiada batas, alam yang tidak mampu dirangkum lagi oleh keterbatasan ruang dan waktu, Alam ruh adalah alam yang tanpa dimensi lagi, alam yang tidak mampu dibahasakan lagi oleh otak dan pikiranku yang terbatas sebab ruh itu dalam genggaman-Nya.

Perjalanan hidup adalah perjalanan untuk bertemu dengan Tuhan. Rahasia demi rahasia pun terungkap satu demi satu. Kita menemukan makna dan makna itu memberikan kemanfaatan buat perjalanan hidup yang kekal. Tidak hanya kemanfaatan bagi hidupku, namun kemanfaatan bagi hidupmu, hidup semua ruh dan semua kekasih Tuhan. Aku ada demi engkau, demi mereka, demi alam semesta ciptaan Tuhan.

Akhirnya kita sampai pada akhir perjalanan bertemu Tuhan. Perjalanan itu ternyata perjalanan ruhani berakhir ke satu titik. Konsentrasi ke satu pusat pandangan namun menyebar seluruh titik di alam semesta. Tidak ada kau, tidak ada mereka, tidak ada aku dan tidak ada semuanya! SEMUANYA TIDAK ADA….

Ya Allah, aku tersungkur

Ya Allah, aku tidak merasakan apa-apa

Ya Allah, aku tidak ada

Ya Allah, mereka tidak ada

Ya Allah, semuanya tidak ada

Tidak ada apa-apa …

ALLAH, ALLAH, ALLAH…….KAU, KAU, KAU

21 Mei 2009
Wong Alus

Categories: HANYA ADA TUHAN | 23 Komentar

BANGKIT DARI KETERPURUKAN (Bagian 3)


Dua bagian tulisan sebelumnya tentang Prof Damardjati Supadjar mengangkat biografi sederhana serta Konsep Ketuhanannya (GERIMIS KENANGAN DARI PENCARI YANG TERLUPAKAN dan MEMAHAMI DAMARDJATI SUPADJAR). Artikel kali ini membahas tentang bagaimana agar Bangsa Indonesia bisa bangkit dari keterpurukan. Namun sebelumnya akan dijelaskan terlebih dulu peran Sri Sultan di dunia.

Menurut Pak Damar, Kenapa Yogyakarta disebut daerah istimewa karena peran kosmis dan universal Sultan sebagai Kalifatullah. “Gelar Sultan tak ada duanya di dunia. Gelar itu beresensi pada istimewanya hati, spiritualitas. Keistimewaan itu se-analog dengan hati. Kalau hati baik, perbuatan dan keistimewaan juga akan menjadi baik. Demikian pula bila laku atau jalannya hati-hati, hasilnya juga akan baik dan selamat”, ujarnya.

Menurut Pak Damar, keraton adalah lambang struktur manusia dengan segala konsep kesadaran sangkan paraning dumadi, sedulur papat lima pancer, kiblat papat lima pancer jalma limpat seprapat tamat. Makna Keraton menjadi sangat penting dan melekat di hati rakyat, karena Sultan dan Keraton masih memiliki atau memenuhi kualitas seperti yang tergambarkan dalam sanepo itu yang bersifat spiritual dan bermakna sangat mendalam.

Sanepo tersebut menyiratkan sebuah kearifan seorang pemimpin dan kesadaran illahi yang tinggi. Namun, lanjut Pak Damar, konsep keratuan Raja Jawa yang spiritual itu tidak dihayati secara sungguh-sungguh. “Kualitas kita ini masih sebatas raga. Maka, masih berjalan di tempat. Kesadaran kita masih kesadaran api, yang dengan demikian adalah kesadaran iblis di mana manusia tak pernah bisa sujud. Manusia itu terlena dengan aktifitas menjumlah dan menghitung, yang sebenarnya tidak akan pernah mencapai bilangan infinitum,”

Barangsiapa hendak njongko, njangkah, ujung jangka harus lebih tajam dari sebilah jarum. Padahal, terangnya, ketajaman jarum itu masih saja tumpul bila dilihat dengan mikroskop. Maka untuk bisa benar benar tajam, harus dengan hati, yakni ning nong. Artinya heningkan hati atau rasa. Dengan begitu, baru bisa mendapatkan bilangan nol. Tajam sejatinya tajam dan seimbang. “Barangsiapa bisa membagi bilangan nol, manusia baru akan bisa mbobot (mengandung) ruh, yakni janji Illahi. Karena itu, saya menekankan pentingnya sebuah revolusi spiritual, perang bratayudha. Perang besar antara raga dan jiwa.”

Inilah yang seharusnya dilakukan oleh kita semua agar bisa lahir di dunia secara baru. Buah dari mbobot dan meteng-nya ibu. Dua istilah yang dalam bahasa Jawa berarti hamil atau mengandung. “Mbobot dalam bahasa Jawa juga bisa diartikan sebagai bobot yang berarti berat atau beban. Misalnya ketika perawan suci Maria yang tak pernah bersentuhan dengan lelaki tiba-tiba hamil, sang malaikat memberitahu, bahwa Maria bukannya sedang mbobot dalam pengertian terbebani. Tapi, justru terangkat oleh kuasa ruh.

Ketika seorang ibu hamil, pengertiannya bukan karena dihamili. Tapi, sang ibu yang memang sedang mbobot ilmu amal suaminya. Harus dibuktikan Agar bangsa Indonesia bisa bangkit dari keterpurukan di berbagai bidang, Pak Damar memiliki pemahaman yang menarik. Yaitu para cendekiawan harus semakin gigih meneliti sebagai pertimbangan untuk membuat kebijakan.

“Tanpa mengurangi rasa hormat kepada para pahlawan, yang darahnya memang mulia, dan dengan mengingat tinta atau kalam alim-ulama itu lebih mulia. Namun bila mulianya darah syuhada pahlawan itu sudah terbukti, lebih mulianya kalam alim-ulama masih harus dibuktikan. Kiranya tidak berlebihan, bila dikatakan Indonesia berjalan di tempat.

Agenda ‘pemindahan kekuasaan’ sebagaimana tersurat dalam teks proklamasi itu sedemikian dominan. Sehingga, agenda ‘dan lain-lain’ dalam teks proklamasi yang merujuk pada ranah budaya, spiritualitas, pendidikan, keadilan, kesejahteraan dan seterusnya, menjadi sekunder atau bahkan terabaikan. Padahal, semua itu terikat pada kualitas ‘kesaksamaan’ dan ‘dalam tempo sesingkat-singkatnya’.

Semua itu kata kuncinya adalah mutu, yang dalam filsafat Jawa harus berlaku bagi mereka yang sudah tua dan menimang putu atau cucu. Menurut Pak Damar, putu dalam bahasa Jawa juga disebut wayah, berkonotasi waktu. Kesemuanya itu tampak jelas pada kasus aktual di Jogjakarta, yakni wacana keistimewaan Jogjakarta yang terfokus pada kekuasaan kegubernuran.

Padahal, hakikat Keistimewaan Jogjakarta itu terutama terletak pada agenda ke-Khalifatullah-an (gelar Sultan Jogja), yang nilai raportnya istimewa (nilai A plus atau 10). Bila Indonesia berjalan di tempat, itu karena dunia juga berjalan di tempat. Dunia berjalan di tempat pada bahasa Tongkat Nabi Musa, Kalimullah, a.s. berupa ekonomi, politik dan teknologi. Padahal, setelah bahasa makluk yakni Tongkat Nabi Musa, segera disusul oleh bahasa Khalik, yakni bahasa Ruh, yang dipersonifikasikan oleh Kanjeng Nabi Isa, Ruhullah, a.s. Dunia jauh dari memahami bahasa Ruh tersebut.

Apa lagi, bahasa terpuji, penghubung makluk dan Khalik, akhlak, Ahmad-Hamid-Mahmud-Muhammad, sikap dan cara hidup Hamemayu Hayuningrat. Maka demi keistimewaan Qolbu tubuh organik ke-Indonesia-an, kita harus menjemput bola. Bukan menunggu datangnya Isa, Ruhullah dari langit. Tapi, membobot ulang firman yang mem-badan, Jiwa Kang Kajawi.

Dalam pandangan hidup Jawa, mbobot atau menimbang janji Kawula-Gusti itu jauh berbeda konotasinya dengan meteng, yang berkonotasi main main dengan weteng atau perut di kegelapan kesadaran peteng atau gelap, sehingga akibatnya meteng atau hamil. “Titik 0 (nol) sebagai lambang mbobot janji Kawulo-Gusti adalah inti Wuquf, yang bila paripurna segera akan diikuti oleh laku Waqaf. Justru laku waqaf itu dicontohkan oleh wanita yang mbobot, sedemikian rupa sehingga Surga itu terletak di telapak kaki ke-Ibu-an.

Indonesia yang ‘feminim’ menemukan landasan pada istilah ibu jari, ibukota, nomor induk, dan menemukan landasan formalnya pada term Ummul Kitab, yang disiplinnya disebut Ilmu Filsafat, induk segala ilmu,” katanya. Ketika filsafat lahir di Ionia Yunani, wacana mitologis terhapus oleh pencerahan akal budi. Sedemikian rupa, sehingga Atlas yang semula nama Dewa, berubah menjadi Peta.

Nah, bagaimana supaya dunia tidak berjalan di tempat dan seolah-olah hanya mengolah fakta atau membaca fakta yang di tingkat SD untuk faktor, di SLTP untuk fungsi, di SLTA dan di Perguruan Tinggi untuk olah peran, yang sebenarnya semua itu hanya peran objek penderita?

Tak lain, kata Pak Damar, “modernisme harus berganti menjadi olah peran sebagai subjek pelaku. Koreksi makmum atas kesalahan Imam, yakni ungkapan subhanallah bagi kaum pria, menjadi tepukan paha bagi wanita. Itulah Filsafat Nareswari. Bila orang laku njangka, maka ujung jangkanya harus tajam dan seimbang, yakni titik 0 (nol). Dengan demikian, luas lingkarannya tak terhingga. Setiap poin, pun menjadi syah sebagai pusat semesta. Biarkanlah rakyat tidak ke mana-mana dan tetap ada di mana-mana. Vox Dei akan terungkap melalui Vox Populi, dan berkembanglah tradisi penemuan, dan Ratu Adil bukan omong kosong atau tinggal wacana. Tapi, ada karena ditegakkan bersama” ujarnya. (HABIS)

Categories: DAMARDJATI SUPADJAR 3 | 10 Komentar

MEMAHAMI DAMARDJATI SUPADJAR (BAG 2)


Pada bagian yang lalu, saya menulis di blog ini tentang setetes kenangan dari seorang guru yang pernah menjadi bagian dari hidup saya, yaitu Prof Dr Damardjati Supadjar, Guru Besar Filsafat UGM. (Baca: GERIMIS KENANGAN DARI PENCARI YANG TERLUPAKAN).  Agar semakin jelas tentang sosok beliau, marilah kita telusuri secara lebih mendalam apa dan siapa dia. Pak Damar—begitu kami memanggil– sering mengutip pernyataan filsuf dari Amerika Serikat, Alfred North Whitehead. Ternyata, disertasi S-3 Pak Damar adalah tentang pemikiran-pemikiran Whitehead.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin menyampaikan salah satu hal yang sering dikutip Pak Damar tentang titik. Kata Whitehead, Tuhan bisa dinalar misalnya dengan mengandaikan adanya titik bergantung pada garis, garis pada bidang, bidang pada ruang dan seterusnya.

Alfred North Whitehead berkata, bahwa 2000 tahun yang akan datang, kehidupan manusia akan dipengaruhi oleh ilmu pasti yang akhirnya semoga saja bisa semakin mengenal tentang Tuhan. Dari pemikiran Whitehead, kita bisa mendapatkan penjelasan tentang Tuhan dari yang hanya sekedar mistik menjadi lebih rasional.

Dalam kehidupan ini menurut Alfred, ada dua kutub yang saling berhubungan antara yang satu dan yang lainnya. Yaitu kutub nilai dan kutub fakta.

Kutub nilai adalah sesuatu yang selalu aktual tetapi tidak mengalami pemudaran dan tidak mengalami masa lampau. Dia sifatnya abadi. Sedangkan kutub fakta adalah sesuatu yang mengalami aktual dan mengalami pemudaran. Dia sifatnya tidak abadi, berarti dia mengalami masa lampau.
Disinilah yang oleh Whitehead disebut sebagai becoming and perishing (menjadi dan memudar). Kutub nilai antara lain indah, benar, baik dan lain-lain. Dialah yang selalu aktual dan tidak akan memudar sampai kapanpun. Nilai berada dalam batin.

Sedangkan segala yang tergelar didunia ini adalah fakta (lahir). Karena sifatnya yang lahir itulah dia mengalami aktual dan pemudaran. Kita mengambil contoh type-type merk sepeda motor, misalnya honda. Pada jamannya Astrea 800 adalah merk yang aktual dan indah. Tetapi setelah dibuatnya astrea prima, astrea 800 menjadi sesuatu yang lampau dan tidak lagi aktual. Demikian pula setelah astrea grand keluar, maka astrea prima menjadi barang yang lampau dan memudar. Mungkin saat jamannya astrea grand adalah barang dengan desain yang indah dan sempurna, tetapi tidak setelah ada astrea supra. Begitulah seterusnya.

Kita kembali ke kutub nilai dan fakta. Atau biar lebih mudah dalam pengucapan kita kembali ke lahir dan batin. Karena sifat nilai yang kekal dan abadi itulah maka pada hakekatnya manusia membutuhkan. Dan karena butuh maka manusia menyebutnya sebagai Tuhan. Coba kita sebut nama Tuhan dalam hati (maha benar, maha indah …).

Jika lahir dan batin dihubungkan maka akan terdapat sebuah garis. Dan disitulah sebuah titik berada. Dan manusia menjadi titik tengahnya. Sebagai titik yang berada di tengah maka manusia bisa memilih akan ke mana arah tuju hidupnya.

Misalnya sebagai contoh, Antara Banyuwangi (jawa timur/anggaplah lahir) sampai merak(Banten/batin) adalah sebuah garis, kita anggap yogyakarta adalah tengahnya. Dan diyogyalah terdapat titik itu berada.

Jika manusia memilih untuk berjalan ke arah merak(batin), maka sesungguhnya dia menuju ke sesuatu yang abadi yaitu Tuhan. Dan bila dia menuju ke arah banyuwangi (lahir) maka dia menuju ke arah yang materialistik. Semakin dia dekat dengan banyuwangi (lahir) maka dia semakin jauh dari Tuhan. Sampai dia sangat dekat dan sampai banyuwangi (lahir) dia semakin jauh dari Tuhan dan semakin tidak mengenal Tuhan. Dan dari sinilah atheis bermula. “Atheis bermula dari materialisme.” Kata Whitehead

Jadi pergerakan kita ke arah lahir, adalah pergerakan kita menjauhi Tuhan. Dan semakin kita tidak mengenal Tuhan. Dan bila yang kita pilih adalah ke arah Tuhan, agamalah yang lebih dalam mengajarkan tentang nilai-nilai (Tuhan). Pergerakan kita menjauhi Tuhan akan membuat kemurkaan Tuhan.

“Kalau seseorang awam yang membuat pernyataan mengenai tembok rumahnya, maka pada umumnya pernyataanya semata-mata lahiriah, misalnya bahwa tembok putih. Sementara sang pemborong akan membuat pernyataan yang lebih “batini”, misalnya “tembok itu anti gempa”

“Atas dasar keilmuwannya yang memahami penuh konstruksi kedalaman si tembok. Namun insinyur pengendali project memiliki “sesuatu” yang lebih “batini”, yakni semacam “kekuasaan” menetapkan bahwa suatu gedung yang anti gempa, bisa jadi tidak anti project dan karenanya bisa runtuh oleh suatu project. Demikianlah maka Tuhan itu maha batin, menguasai segala, mengendalikan semua saja,” kata pak Damar ***

WONG ALUS

Categories: DAMARDJATI SUPADJAR 2 | 11 Komentar

GERIMIS KENANGAN DARI PENCARI YANG TERLUPAKAN


Yogyakarta tahun 1990. Kesaksian samar-samar ini bermula dalam sebuah ruangan bersekat triplek ukuran kecil yang dilabur dengan apu. Ruangan ini dipergunakan untuk sholat para mahasiswa di belakang kampus. Saat itu saya hadir saat untuk menjalani masa Opspek, atau masa perkenalan sebagai mahasiswa baru di Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada.

Di ruangan tersebut, kami dikumpulkan untuk mendengarkan ceramah dari PROF. DR Damardjati Supadjar. Pak Damar– begitu kami para mahasiswa menyebut—menyampaikan tema tentang pentingnya menuntut ilmu. “Pencari ilmu itu seperti detektif yang menyelidiki sebuah fakta, gejala, peristiwa lalu menyampaikan hipotesa, menguji dan akhirnya menemukan hubungan antar fakta sehingga kemudian mengambil kesimpulan,” Ini adalah salah satu bahasan dari sekian gagasan yang disampaikan oleh Pak Damar saat itu.

Pak Damar menyampaikan dengan bahasa yang kami semua mungkin hanya bisa meraba-raba maknanya sepotong sepotong. Tidak seluruhnya bisa kami pahami karena keterbatasan pengetahuan kami. Namun sebagai pengantar untuk belajar tentang ilmu kebijaksanaan, uraian Pak Damar saat itu cukup inspiratif dan mampu menggugah semangat kami untuk bertempur memasuki rimba belantara filsafat yang rimbun dan berseluk beluk.

Perawakannya cenderung jangkung, tidak tegap, tidak gagah. Matanya cenderung sipit, sorotnya lembut. Menandakan dia bukan sosok yang perlu ditakuti, dipuja dan mengagung-agungkan KEAKUAN-nya. Bila berjalan cerderung menunduk dan tidak segan-segan mengangguk bila kebetulan berpapasan dengan orang lain. Gaya bicaranya lucu, kocak, cerdas, suka berkelakar, inspiratif dan jauh dari kesan angkuh.

Sosok yang santun ini kemudian dikenal publik sebagai penasehat spiritual Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, penceramah di berbagai forum, budayawan, narasumber diskusi majlis taklim keagamaan, guru besar UGM, penulis dan nara sumber di radio maupun koran. Wali kesepuluh di Jawa—kata Budayawan Emha Ainun Nadjib.

Pak Damar tinggal di Dusun Randujayan, Pakem, Sleman dekat lereng gunung Merapi, Daerah Istimewa Yogyakarta. Rumahnya mungil dan sangat-sangat biasa. Pemandangannya indah dan hijau. Di sebelah rumahnya, berdiri semacam rumah gebyok sederhana berdinding bambu. Ini adalah tempat para mahasiswa berjualan Tahu Telupat, Magelang.

Konon, Pak Damar sengaja mendirikan usaha ini agar para mahasiswa bisa mencari uang untuk menghidupi kuliahnya tanpa tergantung oleh orang tua. Untuk mobilitasnya sehari-hari, setelah Pak Damar memiliki kecukupan rezeki, dia memakai mobil kesukaannya: FIAT BALITA. “Bawah lima juta” katanya berseloroh.

Dulu sebelum dia pindah ke Randujayan, dia menempati sebuah rumah lawas di Jalan Kaliurang, sekitar dua kilometer dari kampus. Ruang tamunya sederhana, ada satu-dua buku Jawa lawas yang menumpuk tidak beraturan. Di sebelah kursi tamu yang tampak kusam, sebuah sepeda motor vespa biru yang renta dimakan usia. Di pekarangan depan rumah yang sana-sini temboknya sudah mengelupas ini, tampak seonggok pasir dan anak Pak Damar yang bermain-main menghabiskan waktu di sini. Isteri Pak Damar menyambut kami dengan hangat. Menyuguhkan teh dan makanan kecil. Perempuan ini tampak biasa sekali. Tidak seperti para perempuan glamour yang berlimpah harta. Sebuah keluarga yang sangat bersahaja dan biasa-biasa saja.

Damardjati Kecil lahir di lereng utara Gunung Merbabu, tepatnya di desa paling utara Kabupaten Magelang sekitar tahun 1941. Di wilayah itu ada beberapa desa yang namanya ada kata “Sari”, yaitu banjar Sari, Losari dan Nawangsari. Di Desa Nawangsari inilah Pak Damar sering menyertai sang ayah untuk nyekar ke makam seseorang yang dipercayai sebagai prajurit Diponegoro dari kesatuan Wirapati. Makam itu berada di sebuah perbukitan kecil…. “Saya bisa melihat hal-hal yang jauh, menerawang me masa-masa yang silam di sela-sela kisah kepahlawanan yang telah lalu. Untuk menjangkah ke depan sesuai dengan apa yang dijangka oleh orang-orang tua,” tulis Pak Damar dalam bukunya NAWANGSARI.

Sebelum menjadi dosen, Pak Damar adalah seorang sopir colt yang narik penumpang dari sleman ke kampus pulang balik. Mungkin masa-masa yang cukup sulit ini dilaluinya sambil nyambi kuliah di Fakultas Filsafat. Ya, Pak Damar adalah mahasiswa pertama di fakultas yang terletak di sisi paling timur Kampus Bulaksumur tersebut. Entah bagaimana awalnya, Pak Damar kemudian menjadi dosen.

Di Fakultas Filsafat, Pak Damar adalah salah satu dosen Jurusan Filsafat Timur. Selain dosen, dia juga pernah menjadi Ketua Jurusan, hingga berlanjut sampai mendapatkan gelar guru besar (Profesor). Spesialisasinya mengajar mata kuliah Filsafat Ketuhanan. Nah, karena mengajar Filsafat Ketuhanan, maka pada kesempatan kali ini kami ingin memaparkan sekelumit pandangan beliau yang pernah kami dengar saat mengikuti mata kuliah yang cukup berat tersebut.

Kebetulan saya (Juga sahabat Sabda Langit dll) adalah salah satu dari beberapa mahasiswa yang dosen pembimbingnya adalah Pak Damar. Di fakultas kami, dosen pembimbing juga berperan juga sebagai orang tua yang membimbing laku spiritual kami. Mungkin agar kami tidak salah arah, kesasar dan akhirnya menjadi kurang waras alias gila. Dan meskipun akhirnya saya mengambil jurusan Filsafat Barat dengan fokus pada Filsafat Idealisme, namun sampai akhir studi kekaguman saya pada sosok inspiratif ini tidak pudar.

Nawangsari

Menurut Pak Damar, tujuan belajar filsafat adalah untuk NAWANGSARI. Yang artinya menjaring dan menyaring segala pandangan sampai kepada sari-sari esensi, yaitu hal-hal yang hakiki, yang sedalam-dalamnya, selanjut-lanjutnya. Proses manusia untuk menemukan esensi tersebut tentu terus berproses hingga akhir hayat. Penghayatan itu hendaknya sampai kepada hal-hal yang mencakup dimensi spasial (lahir-batin) dan temporal (awal-akhir).

Sebab, lanjut Pak Damar, badanku di dunia namun ruhku di tangan-Nya. Seperti sabda Nabi: Perkataanku itu syariat, perbuatanku itu tarekat, hatiku itu hakekat. Kelanjutannya adalah: RUH-ku itu makrifat. Mengapa Muhammad SAW itu nabi besar? Karena Muhammad itu bukan hanya nama diri, akan tetapi juga kualitas pribadi, yakni yang terpuji karena selalu memuji Allah. Sari sari segala sesuatu itu ialah puja dan puji untuk Allah, Tuhan seru sekalian alam. Enaknya makanan itu lahiriah. Batiniah atau sarinya ialah La haula wa la quwwata ila bil-Lah.

Ilmu Ketuhanan

Manusia, menurut Pak Damar, karena welttoffen (keterbukaan umwelt—dunia) selalu ingin mengetahui atau mempelajari segala persoalan, menjawabnya satu persatu, mengoreksi kesalahan-kesalahan, menanyakan kembali jawaban yang semula seolah-olah sudah final tentang Tuhan, manusia dan lainnya. Sehingga lahirlah theologia (ilmu ketuhanan dalam rangka agama), theodicea (ilmu ketuhanan dalam rangka filsafat), serta theosofi (sebagai organisasi spiritual).

“Nama theofani yaitu pengejawantahan ilahi/tajalli secara langsung ternyata berlaku secara khusus bagi para nabi dan rasul-Nya. Semuanya secar sinkronik diakronik mewartakan risalah tauhid: La ilaha ilal-Lah” Secara tidak langsung, kata Pak Damar, kita juga menangkap pewartaan ilahi itu pada tata tertib alam, hukum-hukum alam, sebagai ayat-ayat-NYA yang obyektif menjadi percikan dari rahasia takdir-Nya dan ilmu pasti di sisi-Nya.

Oleh sebab itu, untuk mengenal Tuhan paling pas adalah menggunakan pendekatan relijius islami, Qurani, juga filsafati sehingga terkandung kemungkinan untuk tidak berhenti pada tingkat verbalis/kognitif, melainkan berlanjut kepada tingkatan psikomotor sebagai sebuah konspirasi total. La ilaha ilal-Lah Kalimat pernyataan LA ILAHA ILAL-LAH adalah tesis akbar, terbesar sepanjang masa, menyeru sekalian alam, rumus abadi, proklamasi kemerdekaan.

Menurut Pak Damar, kalimat ini bobot kualitatifnya melebihi seluruh petala langit dan bumi. Rumusan LA ILAHA ILAL-LAH ini dapat dibedakan menjadi dua. Sebagian yang menegasikan/menidakkan (nafi LA ILAHA) dan sebagian lagi mengafirmasikan/mengiyakan (isbat: ILA-LAH). Arti populernya: TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH. Tidak ada segala yang ada ini yang pantas disembah selain ALLAH.

Secara singkat, kita hanya akan membatasi diri pada tiga sistem, yaitu SISTEM KEBERADAAN (BEING/ORDO ESSENDI), SISTEM NILAI/ KUALITAS (HAVING/ ORDO COGNOSCENDI), dan SISTEM KERJA (BEHAVING/ORDO FIENDI), yang kesemuanya itu dicakup oleh NIAT KETAKWAAN (ORDO AGENDI). Artinya, sesungguhnya YANG BEKERJA, YANG HIDUP, YANG ADA itu semata-mata karena ALLAHU AKBAR. Allah bersumpah untuk itu dalam kita suci bahwa: KEBERADAAN, NILAI, KEHIDUPAN DI LUAR itu adalah MAIN-MAIN/PERMAINAN yang akan tampak sebagai fatamorgana. “Harus bisa membedakan dengan jelas antara kesungguhan Allah dengan ciptaan-Nya, dengan kehidupan manusia yang bermain-main,” ujar Pak Damar.

Maka langkah yang perlu kita lakukan adalah penyucian diri dari segala praduga, anggapan yang keliru, paham yang salah yang merupakan kesalahan besar di pelupuk mata—fallacy of misplaced concreteness—mengutip A.N. WHITEHEAD, bapak filsafat proses.

Menurut Pak Damar, pendekatan matematis merupakan latihan yang baik untuk mengoreksi kesalahan tersebut, dengan menjawab pertanyaan misalnya: “Titik itu ada, apa tidak?” “Titik sesungguhnya tidak ada, kecuali dalam rangka garis. Artinya adanya titik itu bergantung pada adanya garis. Pada garis dapat ditampung titik yang jumlahnya tidak terhingga, dan seterusnya” Hubungan antara titik dan garis, pararel dengan hubungan antara garis terhadap bidang, bidang terhadap ruang, jadi hubungan antar dimensional. Kita akan mendapat petunjuk bahwa SEMESTA TIGA DIMENSI ini adanya bergantung pada REALITAS BERDIMENSI EMPAT, demikian seterusnya…..

Hubungan antara dunia dan akhirat, hubungan antara lahir dan batin, semestinya dipandang sebagai hubungan partialitas terhadap totalitasnya secara antar dimensional/transendental. Sebaliknya, yang superlatif mematerikan pesan imperatif kepada realitas di bawahnya, sebagai sesuatu yang imanen.

Nah, bagamiana kedudukan manusia? “Sungguh luar biasa, kata Pak Damar, karena MAN IS THE MEETING POINT OF VARIOUS STAGES OF REALITY. Manusia adalah titik temu dari beragam tingkat realitas. Ya, realitas itu bertingkat, kesadaran itu bertingkat, abstraksi juga bertingkat,”

Sebagai penutup, Pak Damar, mengakui ketidakmampuannya untuk menyimpulkan apa itu LA ILAHA ILAL-LAH. Sebab, “KALIMAT INI ADALAH KESIMPULAN DARI KESIMPULAN. Sesuatu hal yang memungkinkan kita membuat tali simpul baik yang berkekuatan tiada berhingga, sebagai THE DYNAMIC OF INNER STABILITY”

Maka, imbuh Pak Damar, Terbuka kesempatan yang seluas-luasnya untuk mencapai hal itu, baik secara desentratif ataupun konsentratif, sambil menjaga kesadaran bergelombang alpha rythmic, meningkatkan diri bertutut-turut melalui pernyataan “LA HAULA WALA QUWWATA ILA BIL-LAH, INNA LIL-LAHI WA INNA ILAIHI RAJI’UN, LA ILAHA ILAL-LAH”

Inilah sedikit kenangan tentang sosok guru yang inspiratif. Pencari yang sampai sekarang tidak terlupakan. Meskipun mungkin kami tidak bisa lagi bertemu di dunia, semoga kelak di akhirat kami bisa bertemu lagi. (bersambung).

WONG ALUS

Categories: DAMARDJATI SUPADJAR | 13 Komentar

REFLEKSI DIRI


Alhamdulillah, saya masih diberi Yang Maha Hidup usia. Meski belum tua-tua amat, namun usia saya juga tidak bisa dikatakan muda lagi. Empat puluh tahun kurang dua merupakan jumlah yang bagi saya cukup miris dan berbahaya. Betapa tidak, hampir dua tahun lagi saya memasuki pintu gerbang tahap dimana Muhammad dulu menjadi nabi di usianya yang empat puluh tahun. Sebelumnya, Muhammad gigih untuk mengolah hidupnya dengan kesadaran yang tinggi bahwa suatu saat dia akan mendapat hidayah dan petunjuk untuk bisa membedakan antara yang benar dan yang salah. Konon, sebelum diangkat menjadi Nabi dan rasul, Muhammad selain sibuk dengan urusan bisnis mendampingi isterinya juga sibuk untuk melakukan olah batin, nyepi hingga di gua hira yang sunyi dan menakutkan.

Kenapa Muhammad begitu yakin bahwa suatu saat dia akan menemukan sesuatu yang dicarinya? Jawabannya adalah KEYAKINAN. Hanya keyakinanlah yang menuntun calon nabi terakhir ini untuk terus berpikir dan olah rasa. Menyatukan, menata dan merangkai gelombang-gelombang ketuhanan yang berserak di otaknya agar menjadi sirkuit yang dahsyat agar bisa terkoneksi dengan jaringan gelombang ketuhanan yang terpapar di alam semesta. Saya membayangkan nabi saat itu juga manusia seperti saya dan Anda, pembaca. Yang tidak tahu bagaimana cara terbaik untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Apalagi Muhammad, si calon nabi ini konon tidak bisa baca tulis dan juga ngeblog, hehe he.. Tidak pernah mengenyam pondok pesantren, juga tidak punya pengalaman untuk berguru dengan pembimbing spiritual manapun. Apalagi dia juga tidak pernah melahap bangku sekolah dan kuliah. Meskipun begitu, Muhammad yang sangat minim pengetahuan dan informasi dunia luar ini jelas tidak tinggal diam dan bodoh menyikapi situasi sekelilingnya. Peradaban yang busuk dan kotor tidak membuatnya ikut-ikutan arus apalagi sampai larut. Tidak.. Muhammad adalah jenis manusia yang SIKAP TEGAS. Dia memiliki keberanian untuk berjalan, menjauh dan melihat ke bukit yang lebih tinggi. Membuat jarak terhadap masyarakat dan peradaban untuk kemudian bertekad untuk memperbaikinya.

Muhammad bukanlah orang yang bodoh. Dia orang yang jeli, telaten, kreatif dan jujur. Kejeliannya mengamati, menganalisa dan menyimpulkan gejala-gejala alam semesta pada akhirnya menuntunnya untuk mencari jawaban yang final, total dan selanjut-lanjutnya: Bahwa Tuhan hanya satu yaitu ALLAH SWT! Berbeda dengan para nabi lain yang harus mencari-cari jawaban SIAPA PENCIPTA SEJATI dengan cara membandingkan anasir yang satu dengan yang lain, Muhammad hanya pasrah dengan kehendak hati nuraninya bahwa PASTI ADA SATU PENCIPTA SEMESTA ALAM SEMESTA, entah apa namanya…. Akhirnya, pada suatu ketika di usianya yang empat puluh tahun tersebut: Muhammad dilantik menjadi nabi setelah mendapatkan wahyu yang intinya agar dia tidak berhenti untuk membaca. Membaca kitab yang tergelar di alam semesta yang di dalamnya ada milyaran bahkan trilyunan rumus Tuhan ini…. Wahyu yang turun itu menekankan pada satu hal penting: BACALAH DENGAN NAMA TUHANMU…

Jadi sekarang, Muhammad diperintahkan untuk tidak asal baca, melainkan MEMBACA DENGAN EMBEL-EMBEL: NAMA TUHAN. Apa ini artinya? Artinya, bahwa KEBENARAN SEJATI/MUTLAK akan bisa ditemukan apabila manusia membaca dalam frame bahwa semua yang dibaca, dipikir, dianalisa, disintesa tersebut semuanya adalah CIPTAAN ALLAH SWT. Itulah inti, dasar, substansi dari turunnya wahyu yang kemudian bertubi-tubi mendatangi Muhammad setelah dia menjadi utusanNya. LA ILAHA ILLALLAH, MUHAMMADAR RASULULLAH hingga akhirnya di usia yang enam puluh tiga tahun itu Muhammad dipanggil menghadap SANG KHALIK.

Bagaimana dengan saya? Apakah siap jadi nabi di usia menjelang empat puluh tahun ini? Rasa-rasanya tidak mungkin. Jangankan menjadi nabi, menjadi manusia saja saya merasa sangat sulit. Terus terang saya mengagumi mereka yang gagah menyertakan di depan namanya kata Camat, Bupati, Kepala Badan, Presiden, Kolonel, Profesor, Ulama, Kiai, Ustadz. Gelar itu di satu sisi itu adalah track record perjalanan kemuliaan, di sisi lain itu adalah perhiasan dunia yang sebenarnya permainan dan senda gurau.

Begitulah… sangat sulit menjadi manusia bila kita tanyakan: Adakah kaki telah melangkah sebagaimana yang dimaksudkan dulu oleh Peciptanya. Adakah tangan telah mengerjakan mendekati gagasan Pembikinnya. Adakah mata telah melihat, telinga telah mendengar, akal telah mengolah visi, ilmu dan wacana, mulut telah memakan segala sesuatu sesuai sang Konseptor ?. Dalam kamus, seseorang distempel Nabi karena nubuwah. Rasul karena risalah. Wali karena walayah. Dan adalah manusia karena khilafah. Keempat stempel itu milik Allah, dilimpahkan dan diamanahkan kepada makhluk dengan strata dan kualitas yang Ia bikin berbeda. Khilafah itu titipan atau pelimpahan bagi semua dan setiap manusia: tidak relevan, tidak rasional dan tidak realistis dan a-historis untuk diambil sebagai ‘icon’ suatu golongan.

Begitu kita bukan dimaksudkan Tuhan sebagai Malaikat, Iblis, Jin, hewan atau alam, maka kita Khalifah yang menyandang khilafah. Tugasnya adalah menghimpun ilmu, melakukan pemetaan, menyusun disain dan metodologi, menggambar dan mensimulasikan sistem dan managemen untuk memproduksi “rahmatan lil’alamin”. Bagaimana tugas manusia? Ternyata realitas berbeda dengan konsep awal.

Sejarah manusia dihiasi dengan pertumpahan darah yang terlalu banyak, dusta dan peperangan yang selalu berlebihan, kepalsuan yang bertele-tele, kebodohan ilmu dan kemandegan akal, kekerdilan mental dan kebutaan spiritual. Manusia tidak bisa disebut pernah sungguh-sungguh, konstan dan konsisten mempelajari Tuhan, setan, demokrasi, nafsu, kebenaran, kemuliaan, dan terutama mempelajari dirinya sendiri. Manusia melangkah serabutan, berpikir sepenggal, bertindak instan, menimbang dengan menipu timbangan…

Sekolah dan universitas tidak pernah benar-benar menyiapkan perjalanan tafakkur, tadzakur dan tadabbur melalui tahap-tahap pola berpikir linier, zigzag, spiral hingga thawaf siklus. Universitas hanya mewisuda Sarjana Fakultatif meskipun kampusnya bernama Universitas. Belum tuntas kaum muda menjadi murid — orang yang menghendaki ilmu–dipaksakan naik ke bangku kecongkakan dengan menggelari diri mahasiswa. Para pembelajar dan pencari ilmu bersemayam di ‘koma’ — begitu dia maha, finallah dan titiklah sudah perjalanan ilmiahnya.

Di manakah pintu ilmu? Pertanyaan ini sangat mungkin tidak menarik lagi bagi kaum terpelajar. Bagi kaum muda Indonesia, cukuplah belajar demokrasi, world class society, pilkada, clean government. Pemuda kita sepertinya semakin tak suka bila ditanya soal Tuhan sehingga mereka lebih memilih memenangkan Olimpiade Fisika dan cuek terhadap lautan lumpur yang meluap, situ yang jebol, tsunami, gempa sampai ke urat syaraf otak manusianya yang tumpul. Padahal kapasitas sistem saraf otak manusia itu takkan pernah sanggup dirumuskan atau dikuasai oleh si manusia sendiri. Pendaran-pendaran elektromagnetik CAHAYA ALLAH yang bertebaran bertaburan keseluruh permukaan bumi, memusat menggumpal di seputar bagian atas ubun-ubun kepala setiap manusia.

Hmmm…Siapakah yang tak sesat di antara kita? Makan saja sesat sampai kena kolesterol, asam urat, jantungan, gagal ginjal, ganti hati dan stroke. Kehidupan berbangsa dan bernegara kita adalah panggung demi panggung kesesatan nasional. Pemilu menjadi festival salah pilih wakil dan pemimpin. 240 juta manusia tersesat ke satu lorong cita-cita: mau kaya, eksis dan berkuasa. Jalannya beribu-ribu, profesinya berbagai-bagai, icon-nya berjenis-jenis, namun menuju satu lorong itu juga. Kesesatan sistem. Kesesatan moral. Kesesatan budaya. Kesesatan ilmu. Kesesatan bermacam-macam kesesatan, dengan kadar yang juga berbeda-beda. Sesat moral atau akhlak. Sesat hukum. Sesat sosial. Setiap keputusan ekonomi yang menjerumuskan orang banyak, policy politik yang kontraproduktif terhadap keharusan kemajuan dan pembangunan, adalah kesesatan yang nyata.

Diam-diam saya menemukan bahwa alhamdulillah kesesatan-kesesatan hidup saya tidak diketahui umum atau yang berwajib. Itu semua karena sampai usia menjelang empat puluh tahun ini, Tuhan memperkenankan saya menjadi orang yang tak diperhatikan, tak didengarkan, selalu diletakkan di luar garis-garis pemetaan dalam hal apapun saja. Segala yang saya dan kami lakukan, prestasi dan kualitas apapun saya tetap di luar peta. Maka tak pernah ada keberanian pada diri saya untuk mengajak orang lain, apalagi untuk meyakini apa yang saya yakini, untuk berpikir seperti saya berpikir, untuk menganut apa yang saya anut.. Pandanglah Allah, Muhammad, Yesus, Budha, Sang Hyang Widhi: take it or leave it. Atau tak usah memandang siapapun kecuali dirimu sendiri, kepentinganmu sendiri, sebagaimana Firaun. Engkau merdeka bahkan untuk menjadi Firaun. Itu urusanmu dengan Tuhan dan dirimu sendiri.

Semua Nabi dan Rasul, umpamanya Adam atau Yunus, hanya berani menyebut dirinya dholim, “Robbana dholamna anfusana”, “Inni kuntu minadh-dholimin”. Maka siapakah aku, sehingga mantap untuk tak melihat diriku tersesat? Kesesatan adalah milikku sehari-hari. Oleh karena itu mengaku diri manusiapun rasa belum pantas. Saya hanya ingin kita semua berdoa agar kita selalu menyadari kesesatan diri sendiri. Sebab berdoa adalah menyapa Allah. Kalau kita tiap saat minta-minta terus kepada Tuhan, menurut suatu logika berpikir: tak akan lebih dikasihi oleh Allah dibanding kalau kita rajin menyapaNya, rajin bercengkrama sama Dia, ‘mentuhankan’ Tuhan sebagaimana memanusiakan manusia. Tetangga lebih simpatik kepada kita yang suka menyapanya dibanding yang sering meminta-minta.

Di usia menjelang empat puluh ini, perkenankan saya memohon maaf atas perjalanan hidup saya yang banyak merepotkan Anda, menjegal Anda, saya yang sudah banyak mendebat kebenaran yang meluncur dari mulut Anda, saya yang sudah dendam dan mendamprat kejujuran Anda dan saya yang sudah banyak mencolong uang di dompet Anda. Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnyA.

SALAM DAMAI DI BUMI, DAMAI DI LANGIT

Wong alus

Categories: REFLEKSI USIA 40 | 14 Komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.