INTERMEZO BUDAYA: ARISAN KEMATIAN


Yth sedulur pembaca KWA yang budiman, sebagaimana yang sudah diketahui bersama bahwa blog kita ini sangat perduli dengan pengembangan budaya di tanah air. Kita juga secara rutin mengadakan kegiatan-kegiatan yang ada di aras budaya dengan maksud agar budaya bangsa kita tetap lestari dan terjaga, termasuk agar budaya bisa terproses kreatif dan menjadi agenda buat daya cipta. Nah, dalam konteks itulah kami ingin kembali —setelah sekian lama terkubur oleh artikel-artikel amalan dan ilmu-ilmu metafisika praktis– menampilkan salah satu artikel budaya. Tidaklah muluk-muluk apa yang diharapkan, kecuali kami ingin sekedar sebagai jembatan lintas budaya di arus informasi saat ini. Terima kasih dan salam budaya. (WONG ALUS)

ARISAN KEMATIAN

sumber: TEMPO

Tana Toraja terkenal akrab dengan kematian, tradisi yang melekat sejak animisme masih dianut. Salah satu kegiatan yang masih berlangsung sehubungan dengan itu adalah ma’nene, ziarah kubur dengan membersihkan dan mengganti pakaian para jasad. Wartawan Tempo, Irmawati, berkesempatan mengikuti warisan aluk todolo (adat orang dulu) ini di Desa Bululangkan, Kecamatan Rindingallo, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, September lalu.

Jasad Esra Lumbaa yang masih utuh, meninggal 11 tahun lalu. (Irmawati)

PULUHAN peti jenazah beraneka usia berjejer di depan setiap patane atau rumah makam keluarga. Setelah tiga tahun, baru peti-peti itu dikeluarkan. Wujudnya macam-macam. Ada yang polos, ada yang berukir khas Toraja. Beberapa jasad dalam peti masih terbungkus rapi, sebagian lainnya ada yang kotor berdebu. Nama-nama yang tercantum di masing-masing kain sulit dibaca.

Di samping puluhan peti itu, terdapat bungkusan jenazah lain tanpa peti. Bentuknya seukuran tubuh manusia yang dibalut kain tebal. ”Nek Banaa tak suka dikasih peti,” kata Sarlota Sanda, putrinya.
ritual-toraja

Di patane sebelah, tiba-tiba terdengar sorak-sorai. Keluarga yang sedang membuka peti mayat para leluhurnya itu tampak kegirangan. Satu mumi laki-laki sedang dipegang dalam posisi berdiri. Ia tampak utuh. Massa tubuhnya sedikit mengecil, meski tingginya bak orang normal. Namanya: Bapak Esra Lumbaa. Menurut keluarga, ia wafat pada 1998.

Jeprat-jepret kamera langsung terjadi, baik dengan kamera saku, handycam, maupun telepon seluler. Beberapa orang minta difoto bersama mumi-mumi itu. Tak ada rasa takut. Ada yang menciumi mumi-mumi tersebut berulang-ulang.

Tapi, dalam hitungan menit, ekspresi kegirangan itu segera berganti. Tawa berubah menjadi tangisan. Lambat-laun tangisan saling bersambut hingga terdengar seolah berkejaran satu sama lain. Setelah senang melihat wujud jasad yang masih utuh, kali ini mereka mengutarakan rindu dan kesedihan mereka, sepeninggal orang-orang kesayangan itu ke alam baka. Suasananya seperti drama sebuah arisan berkala dengan mereka yang telah pergi selamanya.

***

Jasad Markus moli, yang wafat 2002. (Irmawati)

’Arisan’ berkala itu adalah ma’nene atau upacara penggantian kain jenazah yang menjadi wujud rasa hormat kepada para leluhur, atau semacam ziarah kubur. Ma’nene, yang artinya menanam bunga, adalah warisan aluk todolo (adat orang dulu) saat masyarakat masih menganut kepercayaan animisme. Prosesi ini digelar setelah pesta rambu solo, upacara pemakaman yang sering juga disebut pesta kematian, dan sebelum rambu tu’ka atau pesta naik rumah Tongkonan—rumah asli Toraja dengan atap menyerupai perahu.

Kepada antropolog Toby Alice Volkman, yang menuliskannya dalam buku Feast of Honor, Ritual and Change in The Toraja Highlands, seorang warga Toraja mengatakan bahwa dalam tradisi ma’nene, mereka yang masih mempercayai tradisi aluk ini harus ikut serta, yang paling miskin sekalipun. Ia biasanya diadakan pada Agustus, setelah mereka yang mati dikuburkan dan sebelum musim tanam dimulai. Di sejumlah daerah upacara ini diadakan hanya lima atau sepuluh tahun sekali.

Kali ini penyelenggaranya adalah Desa Bululangkan, Kecamatan Rindingallo, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Toraja Utara adalah kabupaten baru, hasil pemisahan dari Kabupaten Tana Toraja. Beberapa kecamatan di Toraja Utara yang masih menggelar prosesi ini adalah Rindingallo, Ampang Batu, Kantun Poya, Baruppu, Awan, dan Sesean.

Desa Bululangkan berjarak sekitar 50 kilometer dari Kota Rantepao, pintu masuk wilayah Tana Toraja. Jarak ini jika kita menempuh jalur Tikala yang saat ini hanya bisa dilalui dengan kendaraan roda dua. Jika bermobil, jalan yang harus dipilih adalah berputar melalui Lolai sehingga jaraknya lebih jauh dan medannya pun lebih berat karena kondisi jalan yang rusak. Di desa ini ma’nene disepakati digelar setiap tiga tahun.

1441266_690377080980434_1434779709_nMenurut Yunus Lumbaa, 53 tahun, tujuan prosesi ma’nene zaman dulu adalah menyembelih kerbau bagi mereka yang saat pemakaman belum melakukannya. Kini ma’nene tetap digelar, meski tujuannya lebih untuk mengingat leluhur dan menjaga silaturahmi keluarga. Apalagi ma’nene sering digunakan untuk ajang berkumpul mereka yang merantau.

Menumpang Toyota Avanza, Tempo dan tiga wartawan lain pada akhir Agustus lalu bergerak menuju Desa Bululangkan. Matahari sudah tampak, meski udara terasa dingin. Mobil mendaki dataran tinggi berbelok-belok, melalui banyak persimpangan dengan kondisi jalan yang hanya kadang-kadang mulus. Kontur daerahnya berbukit-bukit dengan vegetasi yang rapat. Udara sungguh segar. Kabut tebal menyelimuti meski waktu sudah menunjukkan lewat pukul tujuh pagi.

Setiba di Lembang (Desa) Bululangkan, suasana terasa sunyi. Tak banyak warga lalu-lalang di rumah-rumah seperti lazimnya permukiman. Menyusuri jalan menuju bukit, sebagian orang mulai tampak. Di sisi sebelah kiri jalan terdapat enam buah patane: satu dari kayu, lima lainnya dari bangunan beton. Di situ banyak warga desa berkumpul. Mereka mengeluarkan peti-peti jenazah dan jasad yang terbungkus kain tebal dari dalam makam. Tak ada yang terganggu oleh kedatangan orang asing atau turis di lokasi.

Foto keluarga dengan mereka yang diganti kain jasadnya. (Irmawati)

Sebagian warga sudah mulai membuka lapisan-lapisan kain yang berisi jasad keluarga mereka. Tampak potongan tulang dari bagian tubuh ataupun kepala. Sambil dibersihkan, sebagian ditebar dan dijemur di bawah terik matahari pagi. Beberapa warga nongkrong, menikmati bekal mereka. Kaum lelaki mengisap rokok dan meminum kopi hitam. Nyaris tak ada bau apa pun dari jasad yang terbuka itu. Kalaupun ada yang tercium oleh hidung, yang terasa menyengat adalah bau kemenyan dan kapur barus.

Sarlota Sanda, 54 tahun, hadir di situ dengan tiga saudaranya, Debora Tumba’ (56), Samaa Moli’ (52), dan Benyamin Bondo (40). Namun, tak seperti keluarga Lumbaa, keluarga Sarlota hanya membuka sebagian. Jasad kedua orang tua mereka, Moli Sesa’ dan Nek Banaa, dikeluarkan dari peti, kemudian dibuka sepertiga pada bagian atas saja, sehingga yang kelihatan hanya muka dan kepala.

Dari penglihatan Tempo, bagian kepala jasad Moli Sesa’ terlihat agak basah. Ada balutan perban. Semacam daun-daunan sirih dan tembakau yang agak halus memenuhi beberapa pancaindranya, seperti di bagian mulut, hidung, telinga, dan mata. Jasad istrinya, Nek Banaa, terlihat kering-keropos, berwarna cokelat tua, dan rapuh seperti kertas. Semasa hidup Moli Sesa’ bertani serta berdagang kerbau dan kopi. Kini diteruskan oleh Samaa, anak lelakinya.

Di patane sebelah, kini giliran ibunda mumi laki-laki tadi yang dibuka petinya. Namanya Mama Sara. Agar semua warga bisa melihat, mumi perempuan tua ini juga dipegang oleh keluarga dalam keadaan berdiri. Ia terlihat masih sangat utuh, bahkan hingga ke wajah. Drama itu pun terulang kembali, dari suasana gembira dan tertawa-tawa hingga ke tangisan menyayat yang dilakukan keras-keras.

1

Kepala Lembang Bululangkan, E Ungke Toding Allo, 40 tahun, mengatakan sorak-sorai itu terjadi karena keluarga gembira menemukan jasad yang masih utuh dan bisa dikenali. ”Kondisi jasad yang utuh itu kebanggaan bagi keluarga yang ditinggal,” katanya. Adapun suasana haru dan sedih yang menyusulnya adalah pertanda para keluarga mengenang kehidupan tubuh-tubuh yang mati itu kala masih bersama mereka.

Banyak cerita bisa diperoleh dari peti-peti itu. Misalnya warna kain pembungkus jasad: ada yang polos, bermotif, tapi yang dominan adalah warna merah polos. Dalam penggunaan kain, merah menempati status sosial tertinggi. Untuk bisa menggunakan kain merah polos, keluarga harus memotong minimal tujuh ekor kerbau saat upacara rambu solo atau upacara pemakaman.

2

Yunus Lumbaa memberi contoh. Saat orang tua Thomas Seba, 69 tahun, wafat pada 1960, keluarganya belum mampu sehingga hanya memotong seekor kerbau. Mereka tak berhak menggunakan kain merah sebagai pembungkus jasad. Baru pada 1981, ketika Thomas yang merantau ke Papua sudah punya uang, ia mengorbankan delapan ekor kerbau untuk orang tuanya. Dengan kata lain, jasad orang tuanya sudah berhak mengenakan kain merah polos. Kini aturan soal kain itu sudah tak terlampau ketat lagi karena jenis kain yang tampak sudah beraneka ragam: ada pakaian bekas, sarung, seprai, bahkan karung terigu.

Ada lagi cerita tentang ukurannya, yang berbeda-beda karena sesuai dengan bentuk tubuh orang yang wafat. Seperti jasad-jasad di patane milik keluarga Ajun Komisaris Polisi Simon Moli. Jumlahnya ada sebelas—enam jasad orang dewasa dan lima jasad anak-anak berbagai usia. Yang paling kecil berukuran seperti bantal guling kecil dengan panjang 40 sentimeter. Kata Ne’ Maria, 70 tahun, jasad terkecil itu adalah anaknya yang meninggal saat masih dalam kandungan, berusia 5 bulan. ”Saat itu saya keguguran,” katanya. Setiap ma’nene, jasad yang satu itu hanya dijemur tanpa pernah dibuka kain bungkusannya.

Ma'nene Ritual Cleaning of Tanah Toraja Mummy

Di patane lain, tampak keluarga memegang dengan gembira tiga jasad orang tua yang masih utuh, meski sudah wafat lebih dari dua dasawarsa lalu. Salah satunya perempuan, terlihat dari rambutnya yang panjang. Mumi tua ini bernama Nek Sombo Allo, yang meninggal di usia 80 tahun.

Setelah dibersihkan dan sedikit dijemur di bawah sinar matahari, bungkusan jasad-jasad itu kemudian dirapikan kembali. Kain-kain yang sudah kurang bagus dibuang dan kain yang masih bagus tetap dipakai, ditambah beberapa helai kain baru. Setelah rapi, sebagian kemudian diikat dengan tali rafia atau tali dari sobekan sarung bekas. Yang tidak diikat langsung dimasukkan kembali ke peti.

***

Setelah ”arisan” dengan jenazah itu rampung, berikutnya adalah ”arisan” dengan handai taulan. Ini biasa disebut ne pare lapuk atau acara bersyukur bersama menutup ma’nene. Ini digelar di Rante, lapangan khusus yang memiliki batu-batu menhir di sekelilingnya. Batu-batu ini konon simbol tokoh masyarakat kampung yang telah wafat. ”Semakin besar batu,” kata E Ungke Toding Allo, Kepala Lembang Bululangkan, ”semakin tinggi kedudukannya.”

Penutupan prosesi yang sedianya digelar pada Minggu ditunda karena hari itu adalah jadwal warga mengikuti kebaktian. Di sore hari, beberapa anak muda tampak bermain sepak takraw di lapangan Rante. Dekat dari situ terdapat rumah Tongkonan yang berusia ratusan tahun. Tongkonan ini sudah berlumut dan pada bagian atapnya sudah ditumbuhi tanaman pakis atau semacam benalu yang cukup lebat.

Para orang tua memanggil anak-anak agar membantu mereka membuat pa’piong, masakan dari daging babi yang dimasukkan ke bambu lalu dibakar—makanan wajib Mappakende. Anak-anak membantu mengangkat babi yang telah diikat dan memegang kakinya ketika badik menikam ternak itu tepat pada jantungnya. Darah yang mengalir ditampung di botol. Setelah itu, mereka berlarian menyiapkan kayu dan ranting bambu untuk membakar babi yang sudah disembelih tersebut. Anak-anak perempuan lalu menyiapkan bumbu pa’piong, seperti daun bawang, bawang putih, cabai, merica, garam, dan daun-daunan setempat. Kurang dari 30 menit, bulu-bulu babi tadi bersih dilahap api dan babi itu tampak kaku dengan tubuh yang hitam gosong. Setelah dikeluarkan isi perutnya dan dipotong kecil-kecil, potongan-potongan itu kemudian dimasukkan ke beberapa batangan bambu berukuran setengah meter, lalu dibakar.

5

Keesokan harinya, pagi-pagi, warga terlihat mulai berdatangan ke Rante. Mereka menggelar tikar. Di atasnya mereka menata makanan yang akan disantap bersama. Acara akan dimulai pukul 08.00 Waktu Indonesia Tengah. Hadirin dari anak-anak hingga mereka yang berusia lanjut hadir. Salah satunya Nek Rande, tokoh masyarakat yang usianya lebih dari 100 tahun. Tampak juga beberapa tamu dari desa tetangga, seperti rombongan dari Lembang Punglu, Kecamatan Buntu Pepasa. Rombongan ini dipimpin Bapak Pore, 40 tahun.

Kerabat melakukan foto bersama dengan salah satu jasad.

Sempat terjadi diskusi pembagian daging; beberapa orang berpendapat daging dibagi rata untuk semua, ada pula yang berpendapat daging dibagi untuk mereka yang menyumbang saja. ”Ta bagi ratai to, ri ma sumbang,” kata Yunus Lumbaa. Kerbau dibeli seharga Rp 6,5 juta, sedangkan total sumbangan mencapai dua pertiganya. Penyumbang memberi dengan nilai nominal yang berbeda-beda, mulai Rp 40 ribu hingga Rp 2 juta—nilai nominal terbesar yang disumbang Thomas Seba. Kerbau yang dikorbankan dalam upacara penutupan ini tak boleh utangan. Mesti lunas.

Akhirnya disepakati daging kerbau dibagi rata untuk semua. Daging lantas dipotong-potong seukuran setengah sampai satu kilo, lalu ”plok!” dilemparkan ke hadapan masing-masing warga. Di tempat lain boleh jadi hal ini kurang sopan, tapi begitulah adat di Bululangkan.

7

Daging habis, yang tersisa tinggal kepala kerbau di tengah lapangan. Kini giliran kepala babi, bagi mereka yang membuat pa’piong, yang dikumpulkan. Totalnya 37 ekor. Semuanya kemudian dilelang dengan harga bervariasi, dari Rp 50 ribu hingga Rp 200 ribu. Setelah semuanya terjual, dana yang terkumpul mencapai Rp 4,35 juta, yang disumbangkan untuk enam gereja di Bululangkan.

Sang pemandu acara, Yunus Lumbaa, sejenak beristirahat. Ia minum tuak nira dari batang bambu sebagai pengganti gelas. Setelah itu, ia kembali berdiri di tengah Rante dan berdialog. Kini ia menagih utang dan janji-janji warga yang belum diselesaikan. Hasil tagihan dan sumbangan, sebesar Rp 26 juta, dikumpulkan untuk pembangunan fasilitas umum desa.

A family member cleans a mummy before giving it new clothes in a ritual in the Toraja district of Indonesia's South Sulawesi Province

Thomas Seba, sebagai anak rantau yang pulang dengan harta melimpah, lantas mengumumkan: ma’nene berikutnya akan digelar pada 2012. Pengumuman ini dilanjutkan dengan kebaktian bersama yang dipimpin seorang pendeta Bululangkan. Acara pun ditutup dengan makan bersama. Warga membuka bekal masing-masing, yakni pa’piong dalam berbagai rupa—ada yang bumbunya agak hitam, ada yang cokelat pucat, ada juga yang kekuningan. Tamu seperti Pore mendapat pa’piong utuh, masih dalam batang bambunya. Jumlahnya hingga 17 buah. ”Akan kami bawa pulang untuk dibagi-bagi kepada warga desa kami,” katanya.

Setelah makan, ”arisan” pun ditutup dengan warga beramai-ramai berjalan menuju tanah lapang tepat di halaman gereja, sekitar 1 km dari Rante. Di situ, para pria dewasa, minimal 12 tahun, beradu kaki sebagai perlambang kejantanan dalam olahraga sisemba. Siapa pun yang ikut harus menanggung akibatnya sendiri bila terluka, patah, atau bahkan meninggal dunia. Sekitar seratusan orang terlibat. Dalam riuhnya gerak tubuh dan kaki mereka yang beradu, beberapa orang sempat hampir adu jotos meski kemudian dapat didamaikan. Dengan damai seluruh prosesi ”arisan” pun usai. (By Irmawati–Intermezo, Majalah Tempo vol. 38 no. 34, Edisi Oktober 2009)

SELAMAT TAHUN BARU


(*)

Janganku suaraku, ya ‘Aziz
Sedangkan firmanMupun diabaikan

Jangankan ucapanku, ya Qawiy
Sedangkan ayatMupun disepelekan

Jangankan cintaku, ya Dzul Quwwah
Sedangkan kasih sayangMupun dibuang

Jangankan sapaanku, ya Matin
Sedangkan solusi tawaranMupun diremehkan

Betapa naifnya harapanku untuk diterima oleh mereka
Sedangkan jasa penciptaanMupun dihapus

Betapa lucunya dambaanku untuk didengarkan oleh mereka
Sedangkan kitabMu diingkari oleh seribu peradaban

Betapa tidak wajar aku merasa berhak untuk mereka hormati
Sedangkan rahman rahimMu diingat hanya sangat sesekali

Betapa tak masuk akal keinginanku untuk tak mereka sakiti
Sedangkan kekasihMu Muhammad dilempar batu

Sedangkan IbrahimMu dibakar
Sedangkan YunusMu dicampakkan ke laut
Sedangkan NuhMu dibiarkan kesepian

Akan tetapi wahai Qadir Muqtadir
Wahai Jabbar Mutakabbir
Engkau Maha Agung dan aku kerdil
Engkau Maha Dahsyat dan aku picisan
Engkau Maha Kuat dan aku lemah
Engkau Maha Kaya dan aku papa
Engkau Maha Suci dan aku kumuh
Engkau Maha Tinggi dan aku rendah serendah-rendahnya
Akan tetapi wahai Qahir wahai Qahhar
Rasul kekasihMu maíshum dan aku bergelimang hawaí
Nabi utusanmu terpelihara sedangkan aku terjerembab-jerembab

Wahai Mannan wahai Karim
Wahai Fattah wahai Halim
Aku setitik debu namun bersujud kepadaMu
Aku sehelai daun kering namun bertasbih kepadaMu
Aku budak yang kesepian namun yakin pada kasih sayang dan pembelaanMu.

(*) Doa sehelai daun kering karya Emha Ainun najib

****

Assalamualaikum wr wb.

Atas nama Keluarga KAMPUS WONG ALUS,

saya mengucapkan Selamat tahun baru Hijriyah 1 Muharram 1435 H.

Marilah ini kita jadikan MOMENTUM untuk berefleksi diri.

Semoga kita senantiasa menambah keimanan

dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Terima kasih dan salam asah asih dan asuh.

Wassalamualaikum wr wb.

@wongalus,2013

*****

 

ILMU MENCARI SUMBER AIR


PESERTA PELATIHAN PRIVATE PARANORMAL KWA MENDETEKSI SUMBER AIR
PESERTA PELATIHAN PRIVATE PARANORMAL KWA MENDETEKSI SUMBER AIR

wongalus

Assalamualaikum wr wb. Saya menggunakan amalan ini untuk mencari sumber air untuk membuat sumur. Caranya sebagai berikut: carilah sebuah ranting yang ujungnya bercabang mirip huruf Y. Selanjutnya anda berada di tanah yang akan dicari sumber mata airnya. Berjalanlah perlahan sambil MEMEGANG RANTING dan ARAAHKAN UJUNG Y tersebut ke ranah dan gerakkan ke kanan dan kiri sambil mewiridkan dalam hati.

Baca 1 x:

Audzubillahiminasyaitonirrojim
Bismilahirrohmanirrohim
ANNA AL QUWWATA LILLAHI JAMI’AN

lanjutkan dengan

baca berulangkali  wirid di bawah ini sambil TAHAN NAFAS dan berjalanlah….

ya Allah Ya Latif

Ya Allah Ya Khobir

Ya latif Ya Khobir

Ala Ya’lamu Man Kholaqo Wahuwal Latiful Khobir

bila tidak kuat bernafas normal dan berjalan lagi sambil tahan nafas lagi dan mulai wirid lagi…

Insya allah nanti akan ada bisikan dalam hati bahwa di situlah sumber mata air itu berada. Berhentilah dan di ujung ranting tersebut silahkan digali untuk membuat sumur.  Silahkan dipraktekkan, saya ijasahkan bagi siapa saja yang membutuhkannya. Salam asah asih dan asuh. rahayu. @@@

@wongalus,2013

MEMANFAATKAN ASMAK SUNGE RAJEH UNTUK DATANGKAN HUJAN


Secara umum saat ini musim panas, meski di beberapa daerah sudah mulai hujan. Nah, agar musim panas tidak berkepanjangan dan kekeringan maka sebuah daerah/kawasan memerlukan hujan. Kita bisa memanfaatkan amalan Asmak Sunge Rajeh untuk menurunkan hujan. Cara yang biasa saya lakukan untuk menurunkan hujan sebagai berikut.

1. Cari tempat yang  lapang. Misalnya lapangan atau bukit. Pandanglah langit dalam posisi berdiri.

2. Anda sudah pernah mengamalkan Asmak Sunge Rajeh Madura Utara. (Cara pengamalan ada di blog kita)

3. Hembuskan nafas sampe udara di dada habis lalu tarik udara melalui hidung dan baca dalam hati doa ASR : INNA QUWWATIH NAKABAN NATAH KITABAN NATAH

4. Kembali ke nafas biasa dan tambahi dengan doa ini cukup dalam hati. Doanya:

WANAZZALNAA MINASSAMAA’I MAAAN MUBAAROKAN FA’ANBATNAA BIHI JANNAATIN WAHABBA ALHASHIIDI.

Doa ini ada dalam QS Qaaf ayat 9 yang artinya: “Dan Kami turunkan dari langit air yang banyak manfaatnya lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang diketam”

5. Setelah melaksanakan ritual di atas, segera mandi sampai bersih. Tunggu dengan sabar, tawakal dan pasrah sebab doa sudah kita laksanakan.

Demikian satu cara dan masih banyak cara lain pemanfaatan yang bisa dilakukan dengan ASR maupun dengan amalan-amalan lain. Anda punya kebiasaan dan cara lain? silahkan berbagi disini. Terima kasih. salam asah asih dan asuh.

@wongalus,2013

AL QURAN WASHILAH PETUNJUK DAN REZEKI


wongalus

DSCN1458

Dawamkan doa sebanyak 3 x ini setelah anda mengaji surat apapun, sambil anda mencium Al Qur’an yang ada di rumah masing-masing. Insya allah rejeki mengalir melalui washilah/lantaran kitab suci yang kita miliki. Monggo ini doanya:

ALLOHUMMAGHFIRLII BI ALQUR’AANI.
ALLOHUMMARHAMNII BI ALQUR’AANI.
ALLOHUMMAHDINII BI ALQUR’AANI.
ALLOHUMMARZUQNII BI ALQUR’AANI

Ya Allah, ampunilah aku dengan Al-Quran
Ya Allah, kasihilah aku dengan Al-Quran
Ya Allah, berilah petunjuk kepadaku dengan Al-Quran
Ya Allah, berilah rezeki kepadaku dengan Al-Quran.

@Wongalus,2013

AGENDA CANGKRUKAN RUTIN SETIAP KAMIS MALAM


ACARA SPESIAL:

1. PENGIJASAHAN  ILMU SHOLAWAT PENGGETAR  LANGIT  SAP PITU
2. PENGIJASAHAN ILMU MENGHILANG

HARI/TANGGAL: KAMIS MALAM, 17 OKTOBER 2013

PUKUL 20.00 WIB S/D SELESAI

TEMPAT: RUMAH KELUARGA KWA, MUSHOLA BALAI DIKLAT KAB SIDOARJO, JL MAJAPAHIT 5 (SEBELAH KOMPI SENAPAN, 100 METER SELATAN RSUD SIDOARJO).

SAUDARA KWA, SEDULUR SENASIB SEPENANGGUNGAN… MONGGO PINARAK, MONGGO MAMPIR, SILAHKAN HADIR…. KITA BERBAGI CANDA, SUKA, DUKA, BERKELUH KESAH, BERBAGI HIKMAH, BERBAGI CAHAYA DAN ILMU, SEKALIGUS REFRESHING LAHIR DAN BATIN. SEKEDAR UNTUK MELEPAS LELAH PUN BOLEHLAH…. SIAPA TAHU DISINILAH OASE PELEPAS DAHAGA HIDUP YANG SEJATI DI TENGAH KERINGNYA HIDUP YANG PENUH ANGKARA DUNIAWI

——————————————————————————————————————

TIDAK DIPUNGUT BIAYA/GRATIS. UNTUK KEGIATAN SOSIAL KEMANUSIAAN.

==================================================================1379388_573285846042358_928587703_nDSCN1152

DSCN1153

IJAZAH ILMU PENGGERAK BHUMI


wongalus

Di tanah borneo, kita mengenal ilmu ini dengan nama ilmu saborat bhumi. Tahap sempurna pengamalan, semua kehendak Allah SWT akan menyatu dalam hidup perilaku kita.

Fadhilah: semua kebutuhan

TATA CARA:

TAWASSUL kirim al fatihah untuk Rasulullah SAW dst hingga pengijazah ilmu.

Wiridkan sebagai berikut

=============================================

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM

KUP TANGAN KANAN KUP TANGAN KIRI

ALLAH MENGGERAKKAN BUMI DAN LANGIT

BOLEH BERGERAK BARULAH ENGKAU

LEPAS DARI TANGANKU

BERKAT DOA LAA ILAHA ILALLAH

BERKAT MUHAMMADARRASULULLAH

==================

SELAMA 1000 X selama 7 hari

Setiap selesai wirid 1000 x buka telapak tangan kanan dan kiri anda, lalu ludahi dengan ludah anda mulai tangan kanan terlebih dulu dan jangan dibersihkan hingga mengering sendiri.

=cara pengamalan=

baca doa di atas lalu ludahi kedua telapak tangan anda dan arahkan kepada obyek apapun yang anda hajatkan. Misalnya anda ingin banyak rejeki maka arahkan tangan anda ke selembar uang dan tunggu sehari dua hari. Bila butuh pengobatan maka arahkan tangan ke obyek yang sakit dan seterusnya.

Silahkan diamalkan. Bagi anda yang sudah terdaftar sebagai ANGGOTA KAMPUS WONG ALUS, saya ikhlaskan memiliki ilmu ini, salam persaudaraan selalu.

@wongalus,2013

IJASAH PESUGIHAN UANG BIBIT (INDUK UANG) YANG BERANAK PINAK


wongalus

Doa ini luar biasa fadhilah, karomah dan manfaatnya bila didawamkan secara istiqomah dan diselaraskan dengan PERILAKU kita. Banyak manfaat seperti untuk pengobatan, keselamatan dan salah satu fungsinya adalah agar rejeki kita mengalir deras tiada berhenti.  Kita sebut saja pesugihan uang bibit.

Berikut amalannya:
1. Luruskan niat semata-mata untuk mencari RIDHO ALLAH SWT.
===Warning!!!! INGAT NIAT menduduki posisi utama ketika mengamalkan amalan ini.

2. Amalannya adalah wirid saat malam selama 3 hari. Rangkaan wiridnya sebagai berikut:
ALLOHUMMA SHOLLI ALA SAYYIDINA MUHAMMADIN QOD DHOQOT KHILATI ADRIKNI YA ROSULLULLAH X 1000

LA ILAHA ILLA ALLAH LA HAWLA WA LA QUWWATA ILLA BILLAH (tarik nafas tahan dan baca 7x lalu hembuskan) ke satu lembar uang seratus ribuan.

YA SATTAR YA SHAFI YA KAFI YA MUSABBIB AL-ASBAB YA RUH YA ROBB (tarik nafas tahan dan baca 7x lalu hembuskan) ke satu lembar uang seratus ribuan.

YA KAFI YA GHONIYU YA FATTAH YA ROZZAQ (tarik nafas tahan dan baca 7x lalu hembuskan) ke selembar uang

3. Hari keempat akhiri dengan puasa ngebleng dan pati geni. Yaitu puasa di kamar gelap mulai subuh hingga maghrib. Selama ngebleng dan pati geni DILARANG TIDUR dan wirid ALLOHUMMA SHOLLI ALA SAYYIDINA MUHAMMADIN QOD DHOQOT KHILATI ADRIKNI YA ROSULLULLAH mulai subuh sampai maghrib semampu anda (tidak perlu dihitung berapa jumlahnya. Ikhlas wirid hanya semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Wirid berhenti ketika melakukan sholat fardhu di dalam kamar dan lanjutkan lagi setelah sholat. Ingat tubuh tidak boleh kena sinar matahari. Usahakan selalu bersuci dan badan dalam kondisi berwudhu. Bila perlu bawa perlengkapan seperlunya untuk keperluan ini).

4. UANG YANG SUDAH DIWIRID TADI SELANJUTNYA DIBUNTAL KAIN PUTIH DAN SIMPAN UANG TERSEBUT DI SEBUAH TEMPAT YANG AMAN DARI JANGKAUAN ANAK-ANAK. Bila akan Pegang Uang tersebut maka tubuh anda harus bersih dari hadats/usahakan berwudhu.

5. Tetap berusaha dengan cara bekerja sebagaimana biasanya. Sebab kita perlu “wadah rejeki” sebelum Allah SWT menurunkan rejekinya. Wadah rejeki itu wujudnya adalah bekerja giat rajin dan tekun. Tanpa wadah rejeki, kemana Allah SWT mau menempatkan rejekinya? Tidak mungkin uang sekarung langsung jatuh dari langit bukan? Nah, bila sudah dipahami monggo bekerja giat.

Amalan selesai dan semoga ada manfaatnya bagi kita semua yang dilanda masalah rejeki. Salam asah asih dan asuh.

@2013,wongalus

SURAT AL KAUTSAR UNTUK TUNTAS HUTANG REJEKI LANCAR


Di jaman sekarang, punya hutang bukanlah sesuatu yang tabu. Hampir semua keluarga pernah berhutang, seperti kredit sepda motor, mobil, ambil hutang di Bank untuk sekolah anak dst. Namun usahakan agar senantiasa bisa membayar hutang sehingga kita tidak diuber-uber debt collector. Agar hutang bisa segera lunas dan rejeki mengalir berikut ada amalan sederhana namun efektif.

Caranya:

Wiridkan surat al kautsar:

========================================
Innaa a’thoynaa kaalkawtsar fasholli lirabbika wainhar Inna syaani-aka huwa al-abtar

========================================

dibaca 313 kali sehabis sholat fardhu.

Usahakan setiap jumat pagi beramal ke anak yatim semampu kita.

Insya allah atas ijin Allah SWT cepat teratasi seberapapun banyak hutang yang kita punyai dan insya allah rejeki kita akan lancar.

Silahkan diamalkan, semoga bermanfaat. salam asah asih dan asuh.

 

@@@

MOHON DOA RESTU GENERASI KEENAM PARANORMAL GURU KWA


PROGRAM PELATIHAN PARANORMAL PROFESIONAL (TINGKAT GURU) KAMPUS WONG ALUS telah digelar pada hari Jumat sore, 27 September s/d Minggu pagi, 29 September 2013 atau selama 2 (dua) hari pelatihan intensif bertempat di sebuah villa di pegunungan wilayah Mojokerto, Jawa Timur.  Empat peserta mengikuti pelatihan dan mereka diberikan nama:

994626_437544889696767_106585549_n

1. KI ONTOREJO MUHAMMAD PENANGGUNGAN Phone 089696426286 dari  JAMBI

2. KI ONTOREJO SONI PENANGGUNGAN Phone 085648484545 dari SIDOARJO

3. KI ONTOREJO ADI PENANGGUNGAN Phone 081381724964

dari TANGERANG

4. KI  ONTOREJO GATOT PENANGGUNGAN, Phone 081 085643301388 dari MAGELANG

KAMI MOHON DOA RESTU SEMOGA UPAYA KAMI BISA MEMBERIKAN MANFAAT KEPADA MASYARAKAT. TERIMA KASIH DAN SALAM ASAH ASIH ASUH. RAHAYU..RAHAYU.. RAHAYU,….

ENERGI DOA DUA SHOLAWAT UNTUK MENYEMBUHKAN SAKIT MEDIS DAN NON MEDIS


wongalus

Sakit itu tidak enak. Apalagi sampai masuk rumah sakit dan harus menginap berhari-hari atau pun berminggu-minggu. Bagi yang punya biaya sepertinya tidak menjadi masalah, namun bagaimana bila yang tidak memiliki biaya untuk berobat? Nah, amalan berikut ini adalah amalan untuk menyembuhkan sakit apa saja. Atas ijin Allah, kita atau pasien akan sembuh dari penyakit medis dan non medis. Yang dimaksud penyakit medis adalah penyakit akibat gangguan fisik/tubuh akibat suatu penyakit. Sementara penyakit non medis akibat adanya gangguan baik disengaja atau pun tidak kepada tubuh halus kita (SANTET, TELUH, TENUNG, KESURUPAN). Cara ini bisa digunakan juga untuk menyembuhkan orang kesurupan.
Caranya:

bersuci/berwudhu terlebih dulu…(ini syarat wajib)

BACA DOA DUA SHOLAWAT INI:

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM

ALLOHUMMA SHOLLI ALAA SAYIDINAAMUHAMMADIN NABIYYIL UMMI WA ‘ALAA ALIHIWA SHAHBIHI WA SALIM SHALATAN WA ANTAGHFIRALII BIHA WALIWALIDAYYAA WALMU’MININA WAL MU’MINAT WAL MUSLIMINA WALMUSLIMAT AL-AHYA’I MINHUM WAL AMWAAT WAASHLIH BIHAA AL IMAMA WAL UMMATA WARRO’IYA WAR RO’IYYATA WA ALLIF BAYNA QULUBIHIMWADFA’ SYARRA BADHIHIM AN BADH WA MIM MANAKHAFU WA NAHDZAR.

ALLOHUMMA SHOLLI SHOLAATAN KAAMILATAN WA SALLIM SALAAMAN TAAMAN ‘ALA SAYYIDINAA MUHAMMADIN ALLADZI TANHALLU BIHIL ‘UQADU, WA TANFARIJU BIHIL KURABU, WA TUQDHAA BIHIL HAWAA’IJU WA TUNAALU BIHIR RAGHAA’IBU WA HUSNUL KHAWAATIMI WA YUSTASQAL GHOMAAMU BI WAJHIHIL KARIIMI, WA ‘ALAA AALIHI, WA SHAHBIHI ‘ADADA KULLI MA’LUUMIN LAKA.

selanjutnya….

1. Anda sebagai “dokter’ yang akan menyembuhkan pasien duduk dalam posisi semedi dan orang yang akan diobati (pasien) dalam posisi tertidur. Wajah melihat ke atas.

2.  Aturlah nafas anda perlahan-lahan selanjutnya dalam hitungan 1,2,3… TARIK NAFAS panjaaaaang.

3. Simpan nafas anda ke perut dan keraskan perut (selama 7 detik) dalam hati wiridkan YA ALLAHA YA SYAFI.

selanjutnya alirkan nafas ke dada (selama 7 detik) dalam hati wiridkan YA ALLAHA YA SYAFI.

selanjutnya ke perut lagi (7 detik) dalam hati wiridkan YA ALLAHA YA SYAFI.

dan terakhir alirkan nafas ke dada  dan keluarkan nafas dan keraskan suara dari mulut anda  bunyi kan HUUUUUUU…………………. sambil TELAPAK TANGAN KANAN DIARAHKAN KE BAGIAN TUBUH YANG SAKIT.

4. Jadi total anda tahan nafas selama 21 detik. Selesai pengobatan berterima kasihlah kepada Allah SWT yang telah menyembuhkan penyakitnya.

SARAN: UNTUK MENGUASAI ILMU INI DENGAN SEMPURNA, PERBANYAK PUASA (PUASA 7 HARI ATAU KELIPATANNYA DIMULAI HARI SENIN) DAN SELAMA PUASA BACA DOA DUA SHOLAWAT DI ATAS USAI SHOLAT FARDHU/SHOLAT LIMA WAKTU SEBANYAK 7 X.

Insya allah penyakit akan sembuh atas ijin Allah segera.

Demikian semoga bermanfaat. Salam paseduluran. Rahayu…

@wongalus,2013

KEKUATAN UPACARA ADAT


KI SABDALANGIT
http://www.sabdalangit.wordpress.com

DSC_6019Upacara adat kali ini merupakan sarana mengonsultasikan persoalan perusakan warisan budaya kepada kekuatan jagad raya. Dan tak akan ada yang luput dari mekanisme pengadilan alam. Mari kita lihat dan saksikan bersama. Seperti diketahui, rencana pembangunan pabrik pengecoran baja di Desa Jati Pasar dan Desa Wates Umpak, Trowulan diprotes berbagai elemen masyarakat. Aktivitas pabrik seluas 36.728 meter persegi dan dampak sosial ekonomi setelahnya dikhawatirkan merusak kelestarian situs Majapahit yang tersebar di kawasan Trowulan.

Acara diawali sambutan oleh panpel KI WONGALUS mengenai segenap persoalan industrialisasi di atas situs Majapahit Trowulan dan segenap upaya yang telah dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat. Sambutan dilanjutkan dari KKS dan Ki Camat (Kepala Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kab Sidoarjo) diteruskan untaian kalimat sambutan dari berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam paguyuban Safe Trowulan, Trah Majapahit, Majapahit Wilwatikta, Masyarakat Suku Dalu dari Surabaya, Wakil dari Gunung Kawi, sesepuh adat Majapahit di Trowulan, hadir pula sedulur-sedulur dari paguyuban Sanggar Pakeliran Bojanegara, dan beberapa paguyuban dari Blitar dan Kediri. Sumpah Palapa sang Mahapatih Gajah Mada pun dikumandangkan dengan lantang oleh sedulur yang tergabung di dalam paguyuban Trah Majapahit, Majapahit Wilwatikta. Acara demi acara berlangsung dengan khidmatnya serta berisi ungkapan yang sungguh membuat haru dan menyadarkan kita ini sebagai generasi bangsa yang musti mencintai NKRI, dan bangsa yang berbakti kepada para leluhur perintis Nusantara, di antaranya sikap dan tindakan menghormati situs sejarah sebagai pusaka warisan nenek moyang yang mengandung nilai-nilai adiluhung. Kita semua sepakat, jika kita benar-benar memahami sejatining urip dan tentang sangkan paraning dumadi, maka tak ada satupun alasan  untuk merusak situs sejarah peninggalan nenek moyang bangsa Indonesia. Kecuali otak sudah dicuci dengan doktrin kapitalisme maupun doktrin agama yang sama-sama berbahaya membuat kehancuran di muka bumi.

Udara malam terasa semakin dingin menusuk tulang, angin semakin kencang, namun rasa persaudaraan di antara semua yang hadir malam itu sungguh telah menciptakan kehangatan dan ketentraman. Kami berhayal seandainya Nusantara ini memiliki suasana yang hangat dan tenteram seperti ini, alangkah indahnya, dan alangkah makmurnya menjadi negeri yang diberkahi oleh alam semesta, sang Jagadnata, Tuhan Yang Mahakuasa. Kami tiada pesimis sedikitpun, suatu saat nanti pasti kan tiba waktunya Nusantara menjadi negeri yang adil makmur, gemah ripah loh jinawi tata titi tentrem kerta raharja. Karena kami melihat tanda-tanda kebenaran prediksi itu tiap hari semakin jelas kejadiannya. Itu semua pelan-pelan terbukti, bukan sekedar hayalan belaka.

Awan BrahuRembulan purnama kian terang benderang memancar di langit sebelah timur, semakin malam rembulan itu semakin ke atas. Dan tampaklah awan putih di angkasa membuat konfigurasi garis lurus semakin lama melebar di samping centrum cahaya rembulan. Pada saat kami semua dari berbagai elemen masyarakat menaiki Candi Brahu untuk menghaturkan uborampe sebagai “oleh-oleh” kepada para sedulur wadag maupun gaib yang menjaga Candi Brahu, saat mata menengadah ke langit, persis di atas candi di ketinggian sana mata kami menatap awan putih lurus dan lebar (tidak sempat memotret dengan kamera) hingga tampak memenuhi sepertiga puncak Candi. Ternyata fenomena itu menandakan kehadiran KRK yang turut hadir pada malam itu.

Kami semua berkumul, sedulur-sedulur dari KKS, AAK, KWA, Ki Camat. Dan dari berbagai elemen masyarakat seperti paguyuban Save Trowulan, Trah Majapahit, Majapahit Wilwatikta, Masyarakat Suku Dalu dari Surabaya, Wakil dari Gunung Kawi, abdi dalem dan juru kunci Candi Brahu serta sesepuh adat Majapahit di Trowulan. Bahkan sedulur titah alus lebih banyak hadir dibanding jumlah kami. Kami semua, titah wadag maupun halus berkumpul di areal Candi Brahu dengan satu tujuan yang sama. Yakni : selamatkan situs Trowulan, Selamatkan Majapahit, Selamatkan Nusantara ! Kami yakin setelah mengkalkulasi secara generalisir melalui berbagai media, masyarakat yang masih peduli dengan nasib situs Majapahit jumlahnya jutaan orang. Biarlah kami berkumpul tidak sampai puluhan ribu pada malam itu, tapi kami haturkan untuk mewakili generasi bangsa yang masih peduli dan tidak rela jika situs Trowulan dirusak dan diinjak-injak untuk sekedar alasan sepele, yakni industrialisasi yang tak jelas untuk memakmurkan siapa.

Malam semakin larut, bau harum dan beraneka aroma tercium di lubang hidung. Saat upacara adat dimulai, bau harum semakin menyengat, udara dingin semakin menusuk tulang, angin semakin kencang bertiup. Hingga tiba-tiba datang kabut putih dan tebal sekali, suasana berubah menjadi lengang, angin berhenti dan berubah menjadi keheingan yang sunyi senyap, pada saat acara ritual telah selesai. Tampak berbagai wujud, mungkin jumlahnya ribuan hadir bersama dalam acara itu. Mereka adalah saudara kita sesama titah Gusti Sang Jagadnata. Sudah selayaknya kita saling menghormati dan menghargai, saling berbagi rasa welas asih. Buang rasa permusuhan dan kebencian, sirnakan prasangka dan stigma buruk  bahwa mereka adalah mahluk jahat. Yang jahat bukanlah mereka, melainkan apa yang ada dalam prasangka buruk bangsa manusia sendiri.

Pada malam itu, secara spontan panpel menerima telepon langsung dari Ketua Bupati Seluruh Indonesia (APKASI) Ir. H. Isran Noor M.Si yang berkenan menyatakan sikapnya sbb : Kepada seluruh elemen masyarakat yang hadir, kami sangat apresiet atas segala daya upaya untuk melindungi situs sejarah Majapahit yang mengandung nilai adiluhung itu. Kami akan membantu perjuangan saudara-saudara sekalian melalui upaya konstitusional kepada Menteri terkait dan Bapak Presiden agar mengambil kebijaksanaan untuk melindungi situs Majapahit dan semua situs sejarah, bahkan  tidak hanya di Trowulan tetapi juga situs-situs baru yang baru diketemukan yang tersebar diseluruh Indonesia baru-baru ini. Jika ingin menjadi bangsa besar, mulai sekarang kita harus menghargai hasil karya para pendahulu kita, salah satu wujud sikap menghargai itu adalah melindungi situs sejarah bangsa. Seperti kalimat Bung Karno, jasmerah! Jangan sekali-kali melupakan sejarah! Demikia Isran Noor menyampaikan supportnya kepada perjuangan ini.

Apapun alasannya industrialisasi yang dibangun tepat di atas situs Majapahit sebagai cara pandang yang terbalik dalam menempatkan prioritas kepentingan. Apakah industrialisasi itu layak disebut sebagai upaya membangun ekonomi rakyat, menciptakan lapangan kerja, memajukan kesejahteraan masyarakat. Terkesan alasan itu hanya sekedar bulshit yang dicari-cari saja. Atau mungkin para industrialis dan pejabat setempat  malah sudah kerasukan pola pikir sempit dan picik berdasarkan anggapan bahwa semua yang berbau situs sejarah dinilai sumber kemusyrikan, lantas menjadi sah dan halal jika digilas dengan penghancuran maupun industrialisasi kapitalisme yang kenyataannya lebih berhala ketimbang menyembah batu hitam.  Saya pun sah-sah saja menuduh para industrialis dan pejabat setempat sebagai tindakan haram karena telah menginjak-injak martabat dan nilai sejarah yang adiluhung para perintis bangsa, para leluhur yang mewariskan tanah perdikan yang sampai hari ini mereka tinggali sebagai tempat mencari makan. Tidur, berak, makan, cari uang pun kenyataannya masih di wilayah pusaka warisan leluhur bangsa, tapi mereka menghina dan menginjak-injak simbol harga diri dan warisan nolai luhur sang pewaris. Itu yang dinamakan generasi durhaka. Lihat saja, tak ada orang yang selamat jika mendurhakai orang tua dan para leluhurnya sendiri. Apalagi bagi mereka yang hanya menumpang hidup di Nusantara, jelas-jelas sebagai tamu, tapi bertingkah mbagekake (mempersilahkan) yang punya rumah. Nasib apa yang akan mereka alami ?

Berbagai elemen masyarakat telah berusaha mengentikan rencana industrialisasi di atas situs Majapahit, tapi mereka tetap tak bergeming, teguh dalam membutakan hati, mata, dan telinga, bahkan tampak tiang pancang bangunan pabrik baja mulai didirikan. Oke…kalau begitu, kami lakukan ritual upacara adat sebagai bentuk local wisdom untuk memberikan jawaban terakhir jika segala daya upaya untuk menyadarkan suatu kenekadan dan tindakan yang salah,  ternyata tidak juga membuahkan hasil seperti yang diharapkan. Kami hanya mewakili generasi penerus bangsa yang masih merasakan manfaat situs Majapahit, generasi bangsa yang masih menghormati para leluhurnya. Kami mewakili generasi bangsa untuk mengadu dan memohon, agar para leluhur dan kekuatan alam semesta ini yang akan menyelesaikan konflik dan persoalan industrialisasi di atas situs Majapahit di Trowulan. Boleh saja mereka ketawa dan kacak pinggang melihat apa yang kami lakukan. Tapi kita semua akan menjadi saksi, lihat apa yang akan terjadi !!

Rasakan dan terimalah rasa welas asih kami, sebagai sesama bangsa Indonesia kami masih menyayangi kalian para pejabat dan industrialis di situs Majapahit. Kami mohon dengan sangat, dengarkan semua aspirasi berbagai elemen masyarakat. Perhatikan Perda, dan UU tentang perlindungan situs sejarah. Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1984, tentang Industri; Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2010, tentang Cagar Budaya; Peraturan Presiden RI Nomor 28 Tahun 2012, tentang Rencana Ruang Pulau Jawa-Bali; Peraturan Menteri Kebudayaan dan Kebudayaan RI Nomor PM.105/UM.001/MKP/2010, tentang Perubahan pertama atas Rencana Strategis Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata Tahun 2010-2014; Rencana Strategis Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI Tahun 2010-2014; Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 5 Tahun 2012, tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Timur Tahun 2011-2031; RAPERDA Kabupaten Mojokerto Nomor xxx Tahun xxx, tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Mojokerto Tahun 2011-2031. Silahkan mau mengembangkan industrialisasi, kami dukung jika memang bisa meningkatkan kemakmuran bangsa, dan masyarakat setempat. Tetapi pertanyaan kami apakah sudah tidak ada lagi lahan lainnya selain lahan situs penting Majapahit ? Jika tetap ngotot bisa saja orang mulai berfikir, jangan-jangan tidak sekedar mendirikan pabrik baja, tetapi di dalamnya areal tanah terdapat harta warisan Majapahit ? Semua tidak menutup kemungkinan apalagi daerah situs Trowulan memang selalu diselimuti halimun.

Dengarkan kata-kata bijak kami dan aspirasi semua elemen masyarakat. Jika tidak…..ya sudah. Nas..tali pati ! Mumpung masih ada waktu 7 sampai 35 hari. Sekali lagi wahai para industrialis dan pejabat semua yang terkait industrialisasi di atas situs Majapahit di Trowulan, gunakan sisa waktu itu untuk berfikir ulang dan memperhatikan aspirasi masyarakat. Jika tidak, penyesalan di kemudian hari sudah tak berguna lagi. Bukan kekuatan kami yang akan memberikan keadilan, melainkan kekuatan hukum alam, hukum tata keseimbangan kosmos yang akan mengadili semua secara proporsional dan seadil-adilnya. Hukum alam tak pernah menyisakan secuilpun ketidak adilan. Rawe-rawe rantas, malang-malang putung.

Kami ucapkan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada sedulur-sedulur yang sudah datang ke lokasi jauh-jauh dari Jakarta, Bogor, Yogyakarta, Jateng, Surabaya, Sidoarjo, Kediri, Blitar, Bojanegara, Gresik, Lumajang dan berbagai tempat lainnya. Alam semesta, para leluhur dan titah alus, mencatat semua amal kebaikan panjenengan semua. Amal kebaikan panjenengan semua itu akan menjadi pagar gaib yang membenti Anda dari segala macam kekuatan jahat. Dan alam semesta akan selalu berpihak pada rencana dan usaha Anda yang positif dan berguna untuk orang banyak. Mari lakukan sesuatu yang bermanfaat utuk generasi yang akan datang., anak cucu kita, darah daging kita sendiri. Asah Asih Asuh. Jayalah Nusantara. @@@

IJASAH ILMU KALIMAH TIGA SEMPURNA…


wongalus

BERSAMA INI SAYA IJASAHKAN ILMU KALIMAH TIGA  SEMPURNA

TAWASSUL SEMPURNA (KIRIM AL FATIHAH KE RASULULLAH, SEMUA NABI SEMUA WALI SEMUA MUSLIMIN DAN MUSLIMAT BAIK YANG SUDAH MENINGGAL MAUPUN YANG MASIH HIDUP), PARA PENGIJASAH, AYAH IBU DAN LELUHUR ANDA SERTA DIRI ANDA SENDIRI…..

TINGKAT PERTAMA

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM.

LA BULU DAN KULIT, ILAHA DARAH DAN DAGING, ILA URAT DAN TULANG, ALLAH OTAK DAN SUMSUM BERKAT KALIMAH LA ILAHA ILALLAH  1000 X selama 10 hari

=================================================

TINGKAT KEDUA

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM.

ZIKIRKU DI KANDUNG ALLAH, BADANKU DI KANDANG RASULULLAH, PINTU QALBI HIDAYATULLAH, TERANGKANLAH JALANKU WARAHMATULLAH, AKU TIDUR DI DALAM BAITULLAH, BANTAL AKU LAM JALALLAH, LENYAPKAN AKU DALAM KALIMAH LA ILAHA ILALLAH 1000 x selama 10 hari

==================================================

TINGKAT KETIGA

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM.

YAA ALLAH YAA RASULULLAH  YAA KHIDIR YAA QODIR YAA SYADZILI  YAA  ANA  1000 x selama 10 hari

===============================================================

TATA CARA DAN SYARIAT:

Hayatilah dan hapalkan tingkatan ilmu ini dan resapilah sesempurna-sempurnanya. Jauhi dosa dan maksiat. Sukailah puasa dan riyadhoh-riyadhoh lain sebagaimana yang dituntunkan agama. Laksanakan amar makruf dan nahi munkar dan bertindaklah dewasa. Semakin anda mampu menyempurnakan hidup sesuai dengan amal perbuatan maka Insya allah Anda akan mampu menguasai ilmu hikmah ini dengan sempurna atas ijin Allah SWT.

==========================================================================

NOTE
Bagi sedulur yang ingin dan membutuhkan penyelarasan ILMU KALIMAH TIGA ===agar ilmu semakin meresap dalam hidup kita===, kami sampaikan bahwa kami akan mengadakan penyelarasan jarak jauh pada:
HARI: JUMAT
TANGGAL: 20 SEPTEMBER 2013
PUKUL: 21.00 WIB S/D21.15 WIB
TEMPAT: RUMAH ATAU LOKASI MASING MASING
Kami mohon saudara pada jam itu untuk duduk diam dan membaca istighfar selama kurang lebih 15 menit. Demikian terima kasih.

@WONGALUS, 2013 @@@

ILMU PENGUNCI AGAR TIDAK SERONG/SELINGKUH


WONGALUS

Ilmu ini adalah sebuah amalan yang berfungsi untuk mengunci hati siapapun agar orang yang kita cintai/kita sayangi/kita hormati tidak berpaling ke hati yang lain. Jadi target yang kita kunci ini, misalnya anak kita, pacar kita, suami kita, isteri kita, atau siapapun agar tidak selingkuh dan tetap menyayangi kita.

Bila target didatangi orang untuk mengajak selingkuh maka target tidak akan bisa berkutik. Tubuhnya akan layu dan tidak bisa bergerak seperti orang mati. Hal ini berlaku untuk pria dan wanita.

Berikut tata caranya…
Ambil barang-barang/benda-benda misalnya sisir rambut/rambut milik target yang akan kita kunci. Pilih salah satu. Ambil kain putih dan buntallah barang-barang milik target dan bikin seperti pocong ukuran kecil. Baca 3 x doa dibawah ini dan tiupkan ke pocong kecil tersebut.

BISMILLAHIRROHAMIRROHIM. KETEKA KETEKUNG BELANGA BESI. PAHA SUDAH KU SENGKANG HATI SUDAH KUKUNCI. KUNCI ALLAH KUNCI MUHAMMAD KUNCI BAGINDA RASULULLAH. KUN ….(nama target)… FAYAKUN. ALHAMDULILLAHIR ROBBALALAMIN.

Asapi dengan kemenyan selama 30 menit dan setelah selesai simpan pocong kecil tersebut. Usahakan agar target tidak pernah tahu pocong kecil tersebut. Sekali target tahu maka pengunci goib tersebut akan hilang. Bila hilang anda perlu ritual dari awal.

Demikian semoga ada manfaatnya buat anda. Gunakan secara dewasa dan bijaksana. Saya ikhlaskan bagi siapa saja yang ingin membutuhkannya. Salam paseduluran.

@2013,wongalus

AJI PANGLIMUNAN


achmad bassrofi

Yth. para pembaca serta Yth.admin dan pihak terkait. Assalamu’alaikum.warohmatullahi.wabarokhatu. perkenal.kan nama saya : achmad bassrofi. perkenalan saya di sini bukan untuk menjajaki ke ilmuan atau mencari lawan atau musuh melainkan ingin bersahabat dan bersaudara dari berbagai kalangan.

dan di sini hanya sekedar berbagi ilmu sufi, ilmu mujarobah karena ke ilmuan itu hanyalah anugrah pemberian Allah SWT. Dan Semua ke ilmuan itu hanya sebagai sarana peningkatan iman dan taqwa. semua orang itu sejujurnya bisa dan mampu memiliki keilmuan karena sejak lahir dia di bekali akal dan pikiran untuk mendapatkan ilmu pengetahuan …….

Dalam pembahasan ilmu kanuragan seperti aji panglimunan jawabnya hanya ada di hati sesuai Laku Anda Dan tidak bisa di wujudkan dengan Materi tapi LAKU.
karena aji panglimunan ini termasuk dalam Golongan Putih dan LAKU.nya pun juga Berat.

untuk menempuh.nya sebelum menginjak penguasaan ilmu yang di tuju, sebaiknya membaca Doa Dengan Ketulusan Hati, jiwa dan raga supaya pintu kelapangan pikiran kita di beri pikiran yg jernih dan di beri kecerdasan dalam berpikir oleh ALLAH SWT :

Bismillahirrochmanirrochim,
Allahumma nawir,
Kholbi binuri hidayatika,
Kama nawartal ardho binuri,
hidayatin samsika,
abadan, abadan, abadan.

Jika ingin belajar ilmu sebaiknya di baca 3x supaya cepat menangkap dan di jauhkan dari kelupaan.
dan lebih bagus lagi jika sebaiknya sehabis selesai sholat wajib, hajat, tahajud Doa tsb juga di baca dan jangan lupa baca al-fatihah 7x, shalawat nabi 7x, basmalah 786x (sekhusuk-khusuk.nya anda).

——————————————————————————————————————–
kemudian
langkah selanjutnya Membaca Do’a Minta ilmu :

”Yaa Man ‘Allama ibrahiimal Hikmata, ‘Allimni”
(artinya : wahai dzat yang mengajarkan kepada nabi ibrahim ilmu hikmah, ajarkanlah kepada.ku)
Doa tsb di baca 17x.

”Yaa Fattaahu”
(artinya : wahai dzat yang maha pembuka hati.)
Doa tsb di baca 72x.

Lebih bagus lagi jika sebaiknya sehabis selesai sholat wajib : salah satunya subuh, hajat, tahajud Doa tsb juga di baca yang rutin.
Jika sudah mampu menggunakan rasa langsung saja memfokuskan dari pikiran ke arah hati terfocus pada jantung.
——————————————————————————————————————
kemudian baca doa lulus dan ketuntasan (baca sehabis shalat hajat) :

Yaa Fattah 100x
Yaa Wahhaabu 1000x
Bismillahirrochmanirrochim 1000x
Laa Haula wa laa quwatta illaa billaahil ‘aliyyil ‘adhiim 40x

allaahumma inni as-aluka bismika bismillaahirrahmaanir rahiim. wa as-aluka bismika bismillaahir rahmaanir rahim al ladzii laa ilaaha illa huwal hayyul qayyuum, laa tak khudzuhuu sinatuw walaa nauum.
wa as-aluka bismika bismillaahirrahmaanir rahiim al ladzii ‘anat lahul wujuuhu wa khasya’at lahul ashwaat, wa khadha’at lahur riqaab, wa wajilat minhul quluubu antushalliya wa tusallima ‘alaa sayyidinaa muhammadiuw wa ‘alaa aalihii wa shahbih, wa an tamunna ‘alayya bi ‘almin naafi’i wal fahmish shaaibi wadz dzakaa-i wa an taj ‘ala lii min umuurii yusran , wa farajan, wa makhrajan watu’ aafiyanii minad daini wa tughniyanii minal faqri wa tarzuqaanii rizqan halaalan mubaarakan fiih. wa taqdhiya lii jamii’a haajaatii wa tughiitsanii.
”yaa ghiyaatsal mustaghiitsiina, aghitsnii 3x.
bi rahmatika yaa arhamar raahimiin”.

(artinya : ya allah SWT, sesungguhnya aku minta kepada-mu dengan menyebut nama-mu bismillaahir rahmaanir rahiim yang tidak ada melainkan Dia , yang mengetahui barang gaib dan terang, dia-lah yang maha pengasih lagi maha penyayang. dan aku minta kepada-mu dengan menyebut nama-mu bismillaahir rahmaanir rahiim, yang tidak ada tuhan kecuali dia, yang hidup dan berdiri sendiri, yang tidak mengenainya rasa ngantuk dan tidak pula tidur.
dan aku minta kepada-mu dengan menyebut nama-mu bismillaahirrahmaanir rahiim, yang tunduk kepadanya semua wajah dan rendahlah kepadanya semua suara, dan tunduk kepada-nya semua leher , dan gemetarlah karena-nya semua hati, agar engkau limpahkan rahmat dan salam kepada junjungan kita nabi muhammad saw, keluarganya dan sahabat-nya.

dan agar engkau beri kepadaku ilmu yang bermanfa’at, kepahaman yang tepat dan cerdas, dan agar engakau jadikan untuk.ku dari semua urusanku, kemudahan, lapang dan jalan keluar, dan agar engkau sejahterakan aku dari hutang, dan agar engkau beri kekayaan aku dari kemiskinan,
dan agar engkau datangkan kepadaku semua hajatku, dan agar engkau beri pertolongan aku. wahai dzat yang maha penolong orang-orang yang minta tolong, tolonglah aku berkat kasih sayangmu, wahai dzat yang maha penyayang dari semua penyayang).

————————————————————————————————————–
Selanjutnya amalan aji panglimunan siap di baca guna di terapkan :
“shalallohu ‘alaihi wassalam,
allohumma khulhualloh, (lebih bagus lagi : shalawat kemudian al-fatihah)
dzat gumilang tanpa sangkan,
gumilang tanpa enggon,
liyep ilang salin raga .
ina fatohia lakofat kanmubilla,
sir abubakar, sir umar, sir ali, sir usman,
sir jabarail, sir malaikatul mukharobin,
sir allah SWT, la ilaha illalloh mohammadurosulullah,
sir wali, sir kuat berkat,
sir teguh, sir luput, sir ora katon.
lungguhku imbar,
mimang mimong si wisakarma,
tengahing angin,
apipit maya-maya ora kathon apa-apa,
kang hima kakalangan peteng ndedet alimengan,
si ambar ngemuli aku,
wong sabuwana bloloken ora weruh aku.

amalan di atas -> baca 3x

la tudrikuhul abshor,
wa huwa, yudrikul abshor,
wa huwal lathifu khobir.”

Laku dan syaratnya :
puasa 40 hari. hari ke 37-40 di usaha tidak tidur tapi berlatih kanuragan (di usahakan persiapannya yang matang : tetap focus dan kosentrasi penuh).
selama puasa sehabis sholat fardhu baca 3x dan sehabis sholat hajat juga 3x di tambah
“yaa latifu” 2000x (khusuk)

catatan : ojo rumongso isoh, isoh’o rumongso.
————————————————————————————————————

cukup sekian,
waridho wal ‘inayah
Wassalamu ‘alaikum.warohmatullahi.wabarokhatu.
semoga berhasil.

FILSAFAT SATUS


(JAGONGAN MAS KUMITIR DAN WONGALUS TENTANG BATARA KALA DAN RAJAH KALACAKRA)

Kami bertemu di sebuah tempat umum yang terletak di tengah alun-alun kota Sidoarjo yang asri. Sejak lama kami berteman dan ngobrol sana sini, termasuk obrolan di pagi itu…

WONGALUS: Upacara Ruwatan adalah salah satu tradisi masyarakat Jawa yang sudah terkenal. Di upacara itu dilakukan matek aji mantra rajah kalacakra oleh dalang ruwat. Selain isi aji rajah kalacaakra yang sudah banyak disebutkan di banyak kajian budaya ada banyak makna di dalam upacara tersebut.
MAS KUMITIR: Batara kala melambangkan kesalahpahaman atas makna waktu, lahir sebagai kama salah, salah netes justeru ketika batara guru ayahnya tidak mendapat pelayanan dari Dewi Uma, isteri dan spermanya menetes ke laut dan menjadi raksasa, bernama Batara Kala. Karena Dewi Uma yang tidak bersedia memenuhi hasrat Batara Guru, maka Batara Guru mengutuknya menjadi BATARI DURGA. Batari Durga ini kemudian diperisteri oleh BATARA KALA.

WONGALUS: Wah, ibu diperisteri oleh anak? Jelas ini menggambarkan RUSAKNYA POLA PEMAHAMAN ATAS STRUKTUR REALITAS ATAU SISTEM KONSEKUENSI. Hubungan sebab akibat menjadi tidak linear. Asas kebenaran menjadi tidak runtut lagi.
MAS KUMITIR: Ya … Tabiat batara kala adalah kelaparan (maknanya adalah menggeloranya hawa nafsu yang tidak terkendali) yang tidak pernah terpuaskan, padahal tentunya jatah itu sangat amat terbatas. Disinilah uniknya upacara ruwatan, yang mengandung makna penuh SIMBOL DAN LAMBANG.

WONGALUS: Mereka yang menjadi korban batara kala, yaitu mereka yang menjadi obyek. OByek ini pada dasarnya tidak berada pada posisi himpunan yang seimbang.
MAS KUMITIR: begitulah yang terjadi… misalnya anak ontang anting/tanpa kakak adik dan cenderung montang manting, tanpa teman terputus dari himpunan sosial.
WONGALUS: Setiap satuan, substansi, tentu tidak bisa kita pahami terlepas dari kedudukannya dalam teks dan konteks. Mereka inilah obyek sasaran kala karena tidak berkedudukan sebagai SUBYEK.

MAS KUMITIR: Mereka ini disebut sukerta dan memerlukan ruwatan, BUKAN TERUTAMA UPACARANYA MELAINKAN PENGHAYATANNYA ATAS PESAN TERSEMBUNYI DI BALIKNYA. Kiranya hal ini menjadi pelajaran berharga agar jangan sampai tidak titis dalam OLAH MANAH sehingga segala sesuatunya selamat dunia akhirat, awal akhir lahir batin.
WONGALUS: Salah satu syarat menjadi dalang ruwat adalah memiliki sifat KANDA BUWONO yaitu wisnu.
MAS KUMITIR: Wisnu itu sosok kearifan hidup yang paham makna kelanggengan sesuai dengan ungkapan sambat sebutnya Iwang Suksma Adi Luwih Hong Buwono Langgeng…. ingat hakekat rajah kalacakra…

WONGALUS: Rajah kala cakra pada hakekatnya merupakan lawan/negasi dari sesuatu yang negatif akibat kesalahan struktur dan fungsi, pemulihan makna kelanggengan, agar seimbang dengan pengalaman spasial kita. Makin paham atas kelanggengan, kita makin mengalami keluasan spasial yang pada akhirnya menjadi bulatnya lahir batin, awal akhir, spasial temporal.
MAS KUMITIR: Dalam upacara ruwatan kita dikenalkan beberapa macam sukerta yaitu jatah makanan batara kala. Sukerta pada hakikatnya ialah mereka yang menjadi obyek penderita yang dengan upacara ruwatan diharapkan akan mengalami koreksi total, dikembalikan sebagai subyek pelaku. Kenapa manusia bisa beralih fungsi menjadi obyek penderita?
WONGALUS: Pergantian fungsi itu terjadi karena KACAUNYA STRUKTUR PANGKAL DAN PENDUKUNG NILAI ATAU RUSAKNYA POLA KONSKUENSI, yang berakar pada kesalahan pemahaman atas hakikat waktu yang ditandai dengan pencarian kemudahan di muka dan kesulitan di belakang. Sebagaimana dilambangkan oleh ‘pecahan’ atau kepingan kala, yaitu hewan yang berbisa pada ujungnya misalnya kala bang, kala jengking, kala menthel, kala sundep atau sesuatu yang berwatak menjerat seperti laso.
HUKUM SEBAB AKIBAT: BERSAKIT-SAKIT DAHULU BERSENANG-SENANG KEMUDIAN. DIBALIK AKAN MENJADI: BERSENANG-SENANG DAHULU BERSAKIT-SAKIT KEMUDIAN.
Mereka yang sudah kacau dan hidupnya rusak karena sistem konsekuensi atau pola hubungan sebab akibatnya tidak beraturan akan membuat rusak pula struktur pemahaman atas realitas atau kenyataan sehingga menjadikan seseorang itu sasaran waktu; MANGSA BATARA KALA.

MAS KUMITIR: RAKSASA; jegang percaka belah, iblis laknat jeg jegan. SATRIA; Jagad dewa batara, ora jagad pramudita. KSATRIA PINANDITA; Iwang suksma adi luwih hong buwono langgeng. Maka, seseorang itu bisa AMBEG ANGKARA MURKA nya atau ambeg sinatriya apabila bergantung pada sistem sambat sebutnya atau ‘ambeg’annya.
WONGALUS: Itulah MAKNA BELA DIRI SESEORANG. Nah, agar kita bisa TITIS NITIS TETES NETES maka kita harus mengendarai burung kita setelah TRIWIKRAMA menjadi burung GARUDA lalu menguasai ula-ula sejalan dengan lakon anoman duta: mencapai pohon NAGASARI. Anoman adalah lambang sperma. Orientasi awal sebelum getaran kehidupan merambat ke sungsum nadi. Sebagaimana disampaikan Sri Rama ketika bertemu Anoman.

MAS KUMITIR: Kuneng lingnya Ramandyapati, hangandika Sri Batara Rama, Heh bebakal sira kiya, gampang kalawan ewuh, yekti hana ing hakardi, yen waniya ing gampang, wediya ing kewuh, sabarang nora tumeka, yen antepan gampang ewuh dadi siji, ing purwa ora hana.
WONGALUS: ENGKAU ADALAH PENENTU BAGI KETENTUANMU NANTI. MUDAH DAN SUKAR ITU MELEKAT PADA DIRIMU. APABILA BERANI KEPADA HAL-HAL MUDAH DAN TAKUT HAL-HAL SULIT MAKA TIDAK ADA PENCAPAIAN APAPUN. APABILA ADA KEMANTAPAN, KESULITAN DAN KEMUDAHAN ITU SATU KESATUAN YANG DAHULU KALA TIDAK ADA.

MAS KUMITIR: Diruwatnya rukmuka dan rukmala di gunung candra muka oleh bima sehingga kembali menjadi Batara Indra dan Batara Bayu memperjelas MAKNA FILOSOFIS UPACARA RUWATAN.
WONGALUS: Sepakat…. YAITU AGAR SUBYEK YANG MENJADI OBYEK DIKEMBALIKAN KEDUDUKANNYA SEBAGAI SUBYEK PENDUKUNG NILAI-NILAI KEHIDUPAN YANG IMANEN SEKALIGUS TRANSENDEN.
MAS KUMITIR: Hukum alam, hukum sebab akibat sesuai dengan logika. Subyek itu adalah manusia yang plus, yaitu MEMILIKI KEMAMPUAN MEMBACA BERPIKIR SERTA BERPERILAKU YANG TERPUJI DI JALAN YANG LURUS yang berkebulatan sebagaimana dalam sejarah mulai Adam s/d Isa dan risalah Muhammad SAW sebagai intisari kelurusan dan kebulatan tersebut.

WONGALUS: Alam ini berdiri di atas prinsip kepercayaan. Kita percaya kalau kita menanam biji mangga akan tumbuh pohon mangga dan berbuah mangga. Kita percaya kalau menanam kebaikan akan tumbuh pohon kebaikan dan berbuah kebaikan. Itulah system kepercayaan kita yang memuncak sebagai IMAN. Tetapi kepercayaan atau keimanan kita itu hanya akan membuahkan kebenaran melalui amalan sholeh yaitu amalan menanam biji kebenaran yang membuahkan kebenaran asal kita SABAR.
MAS KUMITIR: Oleh sebab itulah ada istilah Filsafat SATUS, manusia harus memiliki kekuatan untuk sabar mengolah hidupnya. HIDUP HARUS DISAT (dikosongkan sekosong-kosongnya) DARI SEMUA KENIKMATAN KEINGINAN dan DI TUS (sampai tetes keringat perjuangan yang terakhir)

WONGALUS: Kalau sudah di SATUS, maka wadah akan menjadi bersih dan kering, berkilau dan bersinar. Berkah apapun, bacaan doa apapun, ilham apapun, semua yang kita dapat, kita lihat, kita dengar akan dengan mudah meresap dan menjadi ILMU DAN PASTI ADA KEMANFAATANNYA. HIDUP MENJADI PENUH SYUKUR.
MAS KUMITIR: ini kunci… sedulur sedulur yang mau mengamalkan amalan ilmu, asmak, hizib, ajian apapun di Blog KAMPUS WONG ALUS maka agar bisa meresap dan sempurna lakukan FILSAFAT SATUS tersebut.
WONGALUS: QOBILTU memang demikianlah seharusnya kita berproses mendaki……………..
@WONGALUS,2013

RIYADHOH KALIMAT TOYYIBAH : MENEMPUH JALAN SUNYI BERTOBAT DI JALAN ILAHI


kwa

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM. ASHADU ANLA ILAHA ILLALLAHU WANDAHU LA SYARIKA LAHU, WA ASYHADU ANNA SAYYIDANA

Dengan nama Allah, yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Aku bersaksi, tidak ada Tuhan selain Allah, yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi, junjungan kami

MUHAMMADAN `ABDUHU WAROSULUH. AMANTU BILLAHI WA MALAIKATIHI WA KUTUBIHI WA RUSULIHI WA BIL YAWMIL AKHIRI WABIL QADARI KHAYRIHI WA SYARRIHI, SHADAQALLAHU WA SHADAQA RASULUH, SHADAQALLAHUWASHADAQA RUSULUH.

Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Aku beriman kepada Allah dan malaikat-Nya; kitab-kitab-Nya; utusan-utusan‑Nya; hari kiamat; dan adanya takdir,baik ataupun jelek.Mahabenar Allah, dan benar pula rasul-Nya.

AMANTU BISY-SYARI’ATI WA SHADDAQ‑TU BISY-SYAFI’AH. WA IN QULTU SYAY-AN KHI‑LAFAL IJMA’I RAJA’TU FANHU WATABARRA’TU MIN KULLI DININ YUKHALIFU DINAL ISLAM.

Aku beriman pada syariat dan aku membenarkan syariat. Apabila aku berkata tentang sesuatu berbeda dengan kesepakatan (ijrnak) ulama, aku segera mencabutnya. Dan aku lepaskan dari setiap agama yang tidak cocok dengan agama Islam.

  ALLOHUMMA INNI UMINU BIMA TA’LAMU ANNAHUL HAQQU INDAKA WA ABRA-U ILAYKA MIMMA TALAMU ANNAHUL HAQQU ‘INDAKA WA ABRA-U ILAYKA MIMMA TALAMU ANNAHUL BATHILU INDAKA FAKHUDZ MINNI JUMALAN WALA TUTHALIBNI FIT-TAF-SHILI.

Ya Allah, sesungguhnya aku beriman kepada sesuatu yang Engkau ketahui bahwa ia adalah benar dari-Mu, dan aku lepas dari-Mu sesuatu yang Engkau ketahui bahwa ia adalah batal menurut-Mu. Maka ambillah dariku keseluruhannya dan janganlah siksa aku dalam keadaan terpisah-pisah.

  ASTAGH-FIRULLOHAL `ADHIM WA ATUBU ILAYHI – 3 X.

Aku mohon ampun kepada Allah, Zat yang Mahaagung, dan aku bertobat kepada-Nya – 3 x

NADAMTU MIN KULLI SYARRIN. ASY-HADU AN LA ILAHA ILLALLAHU WANDAHU LA SYARIKA LAHU WA ASYHADU ANNA SAYYIDANA MUHAMMADAN `ABDUHU WARASULUHU, WA ANNA ABDULLAHI WARASULUHU WABNU AMATIHI.

 Aku menyesal dari setiap perbuatan buruk. Aku bersaksi, tiada Tuhan kecuali Allah, yang Maha Esa,yang tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi, junjungan kami Muhammad adalah hamba dan rasul‑Nya

WAKALIMATUHU ALQAHA ILA MARYAMA WA RAUHUN MINHU. WA ANNAL JANNATA HAQQUN WA ANNAN NARO HAQQUN WA ANNA

Dan sesungguhnya Nabi lsa adalah hamba dan rasul-Nya, dan putra hamba-Nya, dan kalimah-Nya, yang Dia berikan kepada Maryam,dan roh yang berasal  dari-Nya. Dan sesungguhnya surga adalah benar adanya, neraka adalah benar adanya, dan

 KULLA MA AKH-BARA BIHI RASULULLAHI SHALLALLAHU `ALAYHI WASALLAMA HAQQUN. WA ANNA KHAYRAD DUN-YA

 setiap yang dikabarkan Rasulullah SAW adalah benar adanya. Dan sesungguhnya kebaikan dunia

WAL AKHIRATI FII TAQWALLAHI WA THA’ATIHI, WA ANNASY-SYARRAD DUN-YA WAL AKHIRATI FI MA’SHIYATILLAHI

dan akhirat itu terletak pada takwa kepada Allah, dan taat kepada-Nya. Dan sesungguhnya kejelekan dunia dan akhirat terletak pada maksiat kepada Allah

 WAMUKHALAFATIHI. WA ANNAS SA’ATA ATIYATUN LA RAYBA FIHA WA ANNALLAHA YAB’ATSU MAN FIL QUBUR.

dan menentang-Nya, Dan hari kiamat itu pasti datang, tidak diragukan lagi, dan Allah akan membangkitkan mayat di dalarn kubur, juga tidak diragukan lagi.

 ASY-HADU AN LA-ILAHA ILLALLAHU WANDAHU LA SYARIKA LAHU, WA ASY‑HADU ANNA SAYYIDANA MUHAMMADAN RABDUHU WA RASULUHU.

Aku bersaksi, sesungguhnyatidak ada Tuhan kecuali Allah, yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi, junjungan kami Muhammad adalah harnba dan rasul-Nya.

LA ILAHA ILLALLAHU AFNA BIHA ‘UMRI.

LA ILAHA ILLALLAHU AD-KHULU BIHA QABRI.

Tiada Tuhan selain Allah, aku habiskan umurku dengan kalimat tayibah ini.

TiadaTuhan selain Allah, aku masuk ke dalam kuburku bersama kalimat tayibah ini.

LA ILAHA ILLALLAHU AKHLU BIHA WAHDI.

LA ILAHA ILLALLAHU ALQA BIHA RABBI.

Tiada Tuhan selain Allah, aku menyendiri bersama kalimat tayibah ini.

Tiada Tuhan selain Allah, aku bertemu dengan Tuhanku bersama kalimat tayibah ini.

LA ILAHA ILLALLAHU QABLA KULLI SYAY-IN.

LA ILAHA ILLALLAHU BA’DA KULLI SYAY-IN.

TiadaTuhan selain Allah, sebelum berwujud segala sesuatu.

Tiada Tuhan selain Allah, setelah berwujud segala sesuatu.

LA ILAHA ILLALLAHU YABQA RABBUNA WA YAFNA KULLA SYAY-IN.

LA ILAHA ILLALLAHU ASTAGHFIRULLAH,

Tiada Tuhan selain Allah, tuhan yang meliputi wujud segala sesuatu.

Tiada Tuhan selain Allah, aku mohon ampun kepada Allah.

LA ILAHA ILLALLAHU ASTAGHFIRULLAH,

LA ILAHA ILLALLAHU ASTGHFIRULLAH, WA ATUBU ILAYH.

Tiada Tuhan selain Allah, aku mohon ampun kepada Allah.

Tiada Tuhan selain Allah, aku mohon ampun kepada Allah. dan aku bertobat kepada-Nya.

========================================================================================

*DISUSUN OLEH  AHMAD BIN ABU BAKAR  AS  SAKRON

Habib Ahmad lahir di Tarim. Beliau dibesarkan dan dididik oleh ayahnya. Beliau juga seorang yang hafal alquran yang ia pelajari dari Syaikh Muhammad bin Umar Ba’alawi. Melazimkan membaca lafadz sahadat tujuh puluh ribu kali setiap harinya. Selain ayahnya beliau dididik oleh pamannya Syaikh Umar Muhdhar. Dari pamannya beliau belajar ilmu fiqih, tasawuf dan ilmu hakikat. Di samping kepada pamannya Imam Ahmad belajar kepada Sayid Muhammad bin Hasan Jamalullail, Syaikh Said Ba’ubaid, keluarga Baqasyir dan keluarga Baharmi dan kepada saudaranya Syaikh Abdullah Alaydrus.

Beliau mahir dalam ilmu hadits, fiqih dan ushuluddin, rahasia nama-nama Allah, ilmu aufaq dan huruf. Murid-murid beliau di antaranya Abu Bakar al-Adeni , sehingga beliau berkata::Sesungguhnya Syaikh Shahabuddin al-Faqih Ahmad bin Syaikh Abu Bakar Sakron adalah berita gembira yang sempurna dan penghulu manusia yang bersih suci, cinta kepada amal kebajikan”. Murid yang lainnya adalah Husin bin Abdullah Alaydrus, al-Faqih Abdullah bin Abdurahman Balahij, al-Allamah Muhammad bin Abdurahman Bilfaqih. Imam Ahmad bin Abi Bakar wafat di Lisik tahun 869 hijriyah dikuburkan di Zanbal Tarim. Habib Ahmad bin Abu Bakar As-Sakron wafat di Tarim tahun 869 H.

Berikut nasab beliau Habib Ahmad bin Abu Bakar As-Sakron bin Sayyidina Syekh Al-Imam Al-Qutb Abdurrahman As-segaf bin Syekh Muhammad Maula Ad-Dawilayh bin Syekh Ali Shohibud Dark bin Sayyidina Al-Imam Alwi Al-Ghuyur bin Sayyidina Al-Imam Al-Faqih Al-Muqaddam muhammad bin Sayyidina Ali bin Sayyidina Al-Imam Muhammad Shohib Marbat bin Sayyidina Al-Imam Kholi Qosam bin Sayyidina Alwi bin Sayyidina Al-Imam Muhammad Shohib As-Shouma’ah bin Sayyidina Al-Imam Alwi Shohib Saml bin Sayyidina Al-Imam Ubaidillah Shohibul Aradh bin Sayyidina Al-Imam Muhajir Ahmad bin Sayyidina Al-Imam Isa Ar-Rumi bin Sayyidina Al- Imam Muhammad An-Naqib bin Sayyidina Al-Imam Ali Al-Uraydhi bin Sayyidina Al-Imam Ja’far As-Shodiq bin Sayyidina Al-Imam Muhammad Al-Baqir bin Sayyidina Al-Imam Ali Zainal Abidin bin Sayyidina Al-Imam As-Syahid Syababul Jannah Sayyidina Al-Husein. Rodiyallahu ‘Anhum Ajma’in.

 AI-FATIHAH ILA RUHI SAYYIDINA AL-HABIB ‘ALI BIN ABI BAKRI AS-SAKRON WA USHULIHI WAFURU’IHI, ANNALLAHA YU’LI DARAJATIHIM FII JANNAH, WA AN YU’IDA ‘ALAYNA MIM BARAKATIHIM WA ASRARIHIM WA ANWARIHIM WA’ULUMIHIN WANAFAHATIHIM FID-DINI WAD‑DUN-YA WAL AKHIRAH. WA ILA HADH-RATAN NABIYYI SAYYIDINA MUHAMMADAN SHALLALLAHU `ALAYHI WA ALIHI WA‑SALLAMA. AL-FATIHAH.

Al-Fatihah dipersembahkan untuk ruh Al-Habib Ali bin Abi Bakar As‑Sakron, dan nenek moyangnya serta keturunannya. Semoga Allah akan mengangkat derajat mereka di dalam surga, dan akan mengembalikan berkah-berkah mereka kepada kita semua segenap rahasia, cahaya, ilmu, dan bau harumnya di dalam agama, dunia, dan akhirat.Dan juga diperuntukkan kepada junjungan kami Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alayhi wa Alihi wa Sallam. Al-Fatihah.

SUSUHE ANGIN NGENDI NGGONE?


wongalus

DAMAI RASA HATI KETIKA PADA LARUT MALAM MENDENGARKAN LANTUNAN KIDUNG KARYA KANJENG SUNAN KALIJAGA. KIDUNG DARMAWEDA……………. SIAPA YANG TIDAK KENAL? KIDUNG ITU BAGI PARA SULUK, PEJALAN SPIRITUAL SANGAT DIKENAL KARENA PENGHAYATAN AKAN KEBERADAAN TUHAN YANG MAHA KUASA YANG SANGAT DEKAT …………….  LEBIH DEKAT DARI RASA DEKAT.

Tuhan tidak jauh di atas langit dan kalaupun banyak disebut bahwa Tuhan itu berada di atas arasy……………. maksudnya tentu bukan terletak jauuuhh.. aras itu berada di dalam sekat terdalam hati manusia. Manusia yang terbuka tabir hatinya……………. yang bersih dari lemak-lemak nafsu yang membungkus kemurnian dan kesucian.

Simaklah…

Ana pandhita akarya ing wangsit….. mindha kombang angajab ing tawang ….. susuh angin ngendi nggone …. lawan galihing kangkung …..wekasane langit jaladri …..isining wuluh wungwang lan gigiring punglu…. tapaking kuntul anglayang ….manuk miber uluke ngungkuli langit…. kusuma anjra ing tawang.

Nah, mencari Tuhan itu ibarat mencari sarangnya angin. Dimana sarang angin? Tentu tidak ada, dimana galihnya tumbuhan kangkung? Tentu kosong… dimana pula kita kita bisa mendapatkan tapaknya burung yang terbang? Tentu tidak akan bisa kita temukan…. Dimana batas dari langit, tentu tidak terjangkau dan tidak berbatas

Ngambil banyu apikulan warih……………. amek geni sami adadamar……………. kodhok ngemuli elenge…. miwah kang banyu den kum…. kang dahana murub kabesmi …. bumi panetak ingkang……..pawana katiyub…….tanggal pisan kapurnawan…….yen anenun sonteg pisan anigasi kuda ngrap ing pandegan………..

Bertemu dengan Tuhan itu maknanya adalah bertemunya dengan diri yang sejati, kenali diri maka kau akan bertemu dengan Tuhan. Tuhan tidak bisa dicari dengan apapun, karena Tuhan itu ADA dan jelas tidak punya sifat TIDAK ADA. Tuhan Maha Melihat. Bukan MAHA DILIHAT (pantas bila tidak bisa dilihat bukan?).

Ana kayu apurwa sawiji wit buwana epang keblat papat……….agedong mega tumembe …….. apradapa kukuwung kembang lintang segara langit …………….sami andaru langit…………….woh surya lan tengsu….asirat bun lawan udan …………….apupuncak akasa bungkah pratiwi oyode bayu bajra.

Diri menjadi pancer atau pusat bertemunya kiblat yang sejatinya ada di semua arah…..  diri yang memangku kekayaan khasanah ilmu seluruh jagad, bumi memang tempat berpijak, namun bumi yang sejati adalah badan/tubuh kita yang menjadi wadah hidup kita.

Wiwitane duk anemu candi…………….gegodhongan miwah wawarangkan sihing hyang kabesmi kabeh …………….tan ana janma kang weruh yen weruha purwane dadi …..candi segara wetan …………….ingobar karuhun…………….kahyangane sanghyang tunggal …………….sapa reke kang jumeneng mung hartati …………….katon tengahing tawang.

Rahasia tersembunyi di dalam hati dan jiwa.. kemanapun manusia mencari Tuhan dan kedamaian, hanya akan ditemukan bila kita menilik ke dalam

Aunung agung segara sarandil…………….langit ingkang amengku bawana …………….kawruhana ing artine …………….gunung segara umung…………….guntur sirna amnegku bumi …………….tug kang langit buwana…………….dadya weruh iku mudya madyaning ngawiyat…………….mangasrama ing gunung agung sabumi…………….candhi candhi sagara.

Gunung luhure kagiri giri…………….sagara agung datanpa sama…………….pasampun kawruhan reke…………….artadaya ounuku …………….datan kena cinakreng budi…………….anging kang sampun prapta ing kuwasaning …………….angadeg tengahing jagad …………….wetan kulon lor kidul ngandhap myang nginggil …………….kapurba wisesa.

Berdiri dan bangkitlah, hayatilah kuasa-kuasa Ilahi yang hidup dan menghidupi dirimu

Bumi sagara gunung myang kali…………….sagunging kang isining bawana…………….kasor ing artadayane …………….sagaar sat kang gunung …………….guntur sirna guwa samya nir…………….singa wruh artadaya…………….dadya teguh timbul lan dadi paliyasing prang…………….yeng lulungan kang kapapag wedi asih sato galak suminggah.

Jim perih prayangan samya wedi……………. mendhak asih sakehing drubiksa…………….rumeksa siyang dalune singah anempuh lumpuh…………….tan tumama ing awak mami kang nedya tan raharja…………….kabeh pan linebur…………….sakehe kang nedya ala…………….larut sirna kang nedya becik basuki…………….kang sinedya waluya.

Siyang ndalu…………….rineksa hyang widhi …………….dinulur saking karseng hyang widhi…………….kadhep ing jalma kabeh…………….apan wikuning wikuwikan liring pujasamadi …………….dadi sasedyanira mangunah linuhung paparab hyang tegalanang asimpen yen tuwujuh jroning ati…………….kalis ing pancabaya.

Yen kinarya atungguh wong sakit ejim setan datan wani ngambah rineksa malaekat …………….nabi wali angepung sakeh lara samya sumingkir …………….ingkang nedya mitenah …………….maring awak ingsun …………….rinusak dening pangeran …………….eblis laknat sato marah padha mati……………. tumpes tepis sadaya………….

Selagi masih hidup, jangan pernah takut dan khawatir… dengan cinta kasih dan rasa syukur mendalam kepada ilahi akan sirna segala bencana… biarkankah hidupmu menjadi penerang dengan berbudi baik dan bermoral, manfaatkan waktu yang ada untuk berkarya sebagaimana Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa ada untuk mu, untuk alam semesta.. Dia tidak pernah tidur dan tidak pernah diam… senantiasa dia berfirman dan berkarya….

@Wongalus,2013

PROGRAM PELATIHAN PARANORMAL PROFESIONAL KWA (TINGKAT GURU) AKHIR SEPTEMBER


enlightenment2Dalam rangka menunjang kesiapan SDM yang berminat di bidang jasa keparanormalan maka bersama ini kami sampaikan bahwa PROGRAM PELATIHAN PARANORMAL PROFESIONAL (TINGKAT GURU) akan digelar lagi pada bulan September 2013.

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Program Pelatihan akan dilangsungkan mulai pada hari Jumat sore, 27 September s/d Minggu pagi, 29 September 2013 atau selama 2 (dua) hari pelatihan intensif bertempat di sebuah villa di pegunungan wilayah Mojokerto, Jawa Timur (tempat sementara dirahasiakan).

TEMPAT BERKUMPUL:

Peserta berkumpul di MARKAS KWA Balai Diklat Kabupaten Sidoarjo Jl Majapahit 5 Sidoarjo, Jawa Timur pada hari Jumat tanggal 27 September 2013 siang. Peserta di sediakan kendaraan dan bersama-sama menuju lokasi.

PESERTA
Peserta pelatihan untuk masyarakat UMUM dengan jumlah maksimal 7 peserta berusia sekitar 25 tahun hingga usia tidak terbatas.

TRAINER
Trainer Pelatihan ini adalah Ki Wong Alus dari CV Motivasindo Perkasa —usaha jasa berbadan hukum yang menangani pelatihan pengembangan SDM, pengelola dan pendiri http://www.wongalus.wordpress.com, pemegang sertifikasi TOT/TOC yang telah berpengalaman dalam bidang pengembangan SDM.

EnlightenedMATERI DAN METODE

Materi pelatihan ini adalah PENGIJAZAHAN ILMU-ILMU KEPARANORMALAN meliputi di antaranya: ILMU NGESTI /SEMEDHI, ILMU PENGOBATAN, ILMU KEREJEKIAN, ILMU PELET PENGASIHAN PERJODOHAN, ILMU KEKUATAN-KEKEBALAN, ILMU TERAWANGAN, ILMU MERAGA SUKMA (OUT OF BODY EXPERIENCE), INTI BESI QURSANI, ILMU PENGISIAN ENERGI KE BENDA-BENDA, ILMU-ILMU HIKMAH LAINNYA yang dilanjutkan dengan pengamalan langsung bersama trainer dan asistensi/pendampingan langsung

Metode pelatihan ini menganut ‘Two Way Active System’ yang melibatkan semaksimal mungkin interaksi dua arah antara trainer dan peserta. Peserta mendapatkan bimbingan intensif dan CARA-CARA PRAKTIS MENGUASAI ILMU-ILMU tersebut. Sekaligus konsultasi tahapan perkembangan spiritual secara pribadi dan mendalam. Program pelatihan memadukan ilmu, teori, tanya jawab dan sekaligus praktik tahapan kemajuan yang berlangsung dengan komposisi secara berimbang.

INVESTASI
Pembiayaan program pelatihan ini dilakukan secara otonom dan mandiri. Tidak ada donatur dari siapapun sehingga peserta dikenakan biaya total sebesar Rp 5.700.000,- (lima juta tujuh ratus ribu rupiah) untuk biaya hidup selama diasrama dan kebutuhan pelatihan yang lain.

TATA CARA PENDAFTARAN

SMS kan niatan anda mengikuti program ini ke 081-233500577 (kiwongalus). Cara lain selain SMS anda juga bisa mengirimkan email kiwongalus2013@gmail.com.

Selanjutnya Transfer biaya pelatihan lengkap sebelum pelaksanaan (biaya PALING LAMBAT kami terima tanggal 22 September 2013).

Transfer ke BANK JATIM (kode transfer 114) nomor rekening: 0262927024  atas nama Muhammad Wildan.

PENUTUP

Demikian rencana ini disampaikan agar saudara bisa mempertimbangkannya secara transparan dan bijaksana. Diharapkan dengan terselenggaranya Program Terbatas ini nantinya peserta akan bisa menjadi paranormal yang profesional dan bertanggungjawab dalam melayani klien/costumer masyarakat dan ikut serta berpartisipasi dalam pembangunan nasional.

Demikian untuk menjadikan periksa dan terima kasih.
Penanggung Jawab Program
ttd

wongalus

JIMAT PAKU: AMPUH UNTUK KESELAMATAN


paku6Carilah paku (bisa juga beling dan benda-benda berbahaya yang cenderung melukai orang) di jalan umum. Paku itu harus benar-benar paku yang entah disebar orang secara sengaja atau tidak. NAMUN: Anda DILARANG KERAS membuang/menyebar paku dan mengambilnya untuk dijadikan jimat karena TUAH nya pasti akan hilang.

Selanjutnya, cari kain/kertas sepotong saja. Boleh kain/kertas warna apapun dan bungkus paku ke dalam kain/kertas dan lipat yang rapi.

Sebelum membungkus paku, baca doa berikut ini dengan bersuara 3x:

BISMILAHIROHMANIRROHIM, PAKUNING BUMI PAKUNING ALLAH DADIO SIRO PAKUNE LAKU KESLAMETANKU DONYA AKHERAT LAILAHA ILALLAH MUHAMMADARRASULULLAH.

Usai berdoa, tiuplah paku tersebut sekali saja.

Selanjutnya bungkus paku tersebut dengan kain dan simpan di dompet anda.  Anda sekarang sudah memiliki jimat untuk keselamatan lahir dan batin atas ijin Alllah SWT. Nah, paku yang membuat orang lain celaka itu ternyata bisa menjadi jimat yang sangat ampuh. Anda boleh menyimpan jimat paku tersebut dalam jumlah berapapun. Insya allah Anda turut serta menyelamatkan orang lain dari celaka dan bencana. Misalnya ban kempes, kecelakaan dll.

Terima kasih. Salam persaudaraan.

ki wongalus

PENGUMUMAN


SALAM SATU HATI UNTUK NEGERI INDONESIA… MERDEKAAAAAAA!!!!

Sebagaimana anda ketahui bersama bahwa Menyemarakkan HARI KEMERDEKAAN 17 AGUSTUS 2013 ini, Blog Kampus Wong Alus mengadakan PROGRAM IJASAHAN TERPILIH bagi ANDA PEMBACA KWA. Yaitu ijasahan ILMU KALIMAH TIGA TINGKAT, PUNCAK TERTINGGI ILMU HIKMAH yang masih terpassword.  

ADAPUN ILMU YANG TERPASSWORD TERSEBUT ADALAH:

ILMU KALIMAH TIGA TINGKAT, PUNCAK TERTINGGI ILMU HIKMAH >>>>

KLIK: https://wongalus.wordpress.com/ilmu-kalimah-tiga/

Dari sekian banyak peserta yang telah mengirimkan biodata lengkap, kami menganggap SEMUANYA LAYAK MENDAPATKAN IJASAHAN ILMU KALIMAH TIGA tersebut dan kami persilahkan ANDA  membuka ARTIKEL YANG MASIH TERPASSWORD.

ADAPUN PASWORDNYA ADALAH JAWABAN DARI PERTANYAAN SAYA BERIKUT INI:

APA DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA?

Bagi saudara yang tidak mengirimkan biodata, maka kami tidak memberikan IJAZAH meskipun bisa membuka pasword dan membaca artikel di atas. TERIMA KASIH kami sampaikan atas partisipasinya mengikuti ijasahan dan SALAM PERSAUDARAAN.

hormat saya

ki wongalus

SALAM SATU HATI UNTUK NEGERI INDONESIA… MERDEKAAAAAAA!!!!