PEMBERIAN GELAR MASTER KWA ANGKATAN 54


SEBAGAI TANDA RASA PERSAUDARAAN YANG PENUH CINTA MAKA KAMPUS WONG ALUS MEMBERIKAN  GELAR  KEPADA PESERTA PROGRAM PELATIHAN MASTER KWA ANGKATAN LIV / 54 YANG DISELENGGARAKAN PADA 25 DAN 27 NOVEMBER 2016 BERTEMPAT DI MAKAM SYEKH JANGKUNG PATI, MAKAM KI AGENG SELO GROBOGAN DAN DI SIDOARJO DENGAN GELAR:

KI DIPATI JATMIKO (SURABAYA)

KI DIPATI HERU  (TERNATE)

SEMOGA PELATIHAN MASTER KWA INI BERMANFAAT UNTUK KITA SEMUA DALAM NAUNGAN RIDHO ALLAH SWT. AMIN.

HORMAT KAMI, SALAM PASEDULURAN.

wongalus

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

DOA PENYEMPURNA RIYADHOH ILMU DAN AMALAN AGAR ‘MANJING’/MERASUK KE BADAN


Doa ini biasa saya gunakan usai melakukan riyadhoh/tirakat agar ilmu apapun yang saya riyadhohi bermanfaat dan berkah. Saya yakin bahwa Allah pasti mendengar doa yang saya panjatkan dan saya yakin semua ilmu yang saya riyadhohi manjing/merasuk ke badan.

Baca  doa tersebut sambil jari telunjuk dimasukkan ke segelas air putih. Setelah selesai membaca maka saya tiup segelas air itu dan selanjutnya saya minum separuh dan separuhnya dibuat mandi.

berikut doanya:

Allohulladzii kholaqa sab’a samaawaatin waminaal ardhi mitslahunna yatanazzalul amru baynahunna lita’lamuu annallooha ‘alaa kulli syay-in q0diiruw wa annallooha qod ahatho bikulli syay-in ‘ilmaan.

Artinya adalah: Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu.

Demikian ritual yang saya biasa lakukan, semoga bermanfaat. Terima kasih dan salam paseduluran.

@wongalus,2016

 

Categories: DOA PENYEMPURNA RIYADHOH ILMU DAN AMALAN AGAR 'MANJING'/MERASUK KE BADAN | 48 Komentar

RENUNGAN PAGI


Walillaahi maa fii alssamaawaati wamaa fii al-ardhi liyajziya alladziina asaauu bimaa ‘amiluu wayajziya alladziina ahsanuu bialhusnaa

Dan hanya kepunyaan Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat terhadap apa yang telah mereka kerjakan dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (syurga).
Alladziina yajtanibuuna kabaa-ira al-itsmi waalfawaahisya illaa allamama inna rabbaka waasi’u almaghfirati huwa a’lamu bikum idz ansya-akum mina al-ardhi wa-idz antum ajinnatun fii buthuuni ummahaatikum falaa tuzakkuu anfusakum huwa a’lamu bimani ittaqaa

(Yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu maha luas ampunanNya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.

QS An Najm 31-32

Categories: RENUNGAN PAGI | 4 Komentar

ISIM NARIYAH


artikel kiriman:
Bajang Lombok
muhrikaizi@gmail.com

Salam hormat buat sesepuh kampus wong alus dan juga kepada semua kelurga besar kwa dimana saja berada. Dengan ini ijinkan saya yang doif ini berbagi sedikit pengetahuan tentang  isim nariyah yang saya nukil dari kitab al ajnas  halaman 41. Isim nariyah ini tertulis dihatinya matahari , isim nariyah ini sangat ampuh untuk menghancurkan jin yang jahat, mengganggu, jangan dibaca didekat orang yang mempunyai khodam karena akan menyiksanya ( khodamnya ) isim naryah ini berpungsi insya alloh  untuk perlindungan dari segala macam kejahatan, kebal segala jenis senjata  ,melindungi rumah dari pencurian,untuk mahabbah,menghancurkan santet,mengobati kesurupan dan lain- lain sesuai niat .

Cara mengamalkannya cukup dibaca 100 kali selama ,7 malam sehabis shalat hajat,setelah selesai yang 7 malam tingal diamalkan baca 1/3 kali sehabis sholat ,5 waktu , sewaktu mengamalkannya jangan memakan makanan dan minuman yang haram baik itu zatnya maupun cara mendapatkannya dan jangan memakan atau meminum yang keluar dari makhluk yang beryawa misalnya daging,ikan,susu,telur,madu.  untuk tawassulnya,1).nabi muhammad saw beserta semua keluarganya 2).kedua ibu dan bapak 3).semua kaum muslimin dan muslimat ,mukminin dan mukminat 4).diri sendiri .

Jangan heran nanti waktu sedang mengamalkan karena napas yang keluar dari mulut atau hidung terasa panas, sekujur tubuh juga terasa panas, itu menandakan energi isim nariayahnya  sedang meyelaraskan diri dengan tubuh,Bila energi isim nariyahnya sudah menyatu, insya alloh waktu mengamalkan tubuh akan terasa dingin, sejuk, napas yang keluar dari hidung atau mulut akan terasa sejuk.
Pesan saya, bila sudah mengamalkan isim nariyah ini jangan sombong/takabur. ringan tangan untuk membantu sesama, bila ada orang  minta tolong pengobatan jangan patok tarip/bayaran, bila dikasih terima dan bila tidak dikasih jangan minta, ikhlas saja.
Untuk lebih mantap dalam menguasai isim nariyah ini sering –  seringlah bangun sholat tahajjud  dan urutan tata cara mengamalkan:
1 ).sholat hajat / tahajjud
2 ).baca tawassul seperti di atas,lalu membaca sholawat atas nabi dan keluarganya(allo humma sholli ala muhammad wa ali muhammad ) baca 11 kali , lalu membaca ( allo humma inni as aluka bihaqqi muhammadin  wa ali muhammad ) baca 3 kali, lalu berdo,a kepada alloh swt. Supaya isim nariyah yang akan diamalkan ini menyatu dengan tubuh kita dan supaya kita mendapatkan keberkahannya.
3 ). Setelah itu barulah mulai  mengamalkan isim naryahnya.
Semoga ini semua dihitung sebagai ladang amal sholeh  khususnya  bagi saya dan keluarga saya dan bagi kita semua, silahkan di amalkan untuk kebaikan. Inilah dia isim nariyahnya.

== AD UUKUM YA MAKSYAROL ARWAHUTTOHIROTIL MUTHI ATILLAHIROBBIL ALAMIN, BIL ASMAA ILLATI KHOLAQOKUMULLOHUBIHA WAHIAL MAKTU BATU ALA PALAKISSYAMSI BISYAHSYAHIN HAILIN THOSIKIN THOSYI ILIN BIWAHIN YA SHOIMAWIYYIN YA WAIUDIN BAHYALYUHIN ARKAYAZHIN BAHYABUHIN HAIBUHIN NURIN NURIN HAISABUHIN KASYROYAWABIN SYALHUBIN YAKNASYAQUMIN YAKLASYAQUMIN BAKLASYAQUMIN ALSYAQUMIN  SYAUSHOLIN HAIBARSYIN YAD UBIN  TABAROKA NURONNUR  MUDABBIROL UMUR  QOSYIMAL JABAABIROTI  HAIKHIN  AJIBUNI YA MAKSYARONNARIYATI BIHAQQI  MASABAHTABIHIL MALAIKATU PILAKISSYAMSI ==

@kwa,2016

Categories: ISIM NARIYAH | 40 Komentar

ASMAK TAZALZALAT – IJASAHAN


Bismillahirrohmanirrohim, di pagi yang penuh berkah ini saya ijasahkan  Asmak Tazalzalat dengan hak dan sempurna atas ijin Allah SWT.

Tawassul/kirim Al Fatihah sebagaimana biasa. Mulai Nabi Muhammad SAW, dst.
Akan lebih elok bila Anda juga kirim pengijasah.

Doanya:

Bihaamiim Ainin Tsumma Siinin Waqoofihaa Himayatunaa Minhal Hibaalu Tazalzalat. 

313 x

Amalkan selama 7 hari. Jam, waktu dan  tempat pengamalan bebas.

Asmak ini fadhilahnya sangat besar. Orang yg tujuan jahat/jelek akan merasakan gempa bumi dan tiba-tiba dia merasakan ketakutan bila mendekati kita. Bahkan ada pula yang langsung jatuh tersungkur /lumpuh sebelum orang jahat melakukan aksinya Jadi bersifat pageran/pemagaran/perlindungan diri dari gendam hipnotis, teluh, tenung, santet, perampokan, penjambretan, dan lain-lain.

Usai mengamalkan, bila ingin ada perlindungan cukup dibaca 1 x tahan napas. Namun tidak dibaca pun tidak apa-apa. Insya alloh kita sudah terlindungi atas ijin Allah orang yang berniat buruk.

Ijasah selesai sempurna.

@kwa,2016

Categories: ASMAK TAZALZALAT - IJASAHAN | 134 Komentar

REPORTASE KUNJUNGAN KE MAKAM EYANG DJOJODIGDO, PATIH BLITAR, PEMILIK AJIAN PANCASONA


Beberapa hari yang lalu, saya ditemami para alumni Master KWA berkunjung ke Pesanggrahan Djojodigdan di Blitar yang di dalamnya terdapat makam Raden Ngabehi Bawadiman Djojodigdo, Patih Blitar masa kolonial 1877-1895. Beliau ini adalah pemilik ajian Pancasona sehingga makamnya harus digantung di atas tanah agar bisa wafat. Kebalikannya, beliau akan hidup kembali bila jasadnya menyentuh tanah.

img-20161104-wa0047Pesanggrahan yang terletak di Jl. Melati No 43 itu sudah sepi meski jarum jam baru menunjuk ke angka 9 malam. Satu dua mobil melintas di jalan depan pagarnya. Pintu pagar pesanggaran terkunci rapat. Saya mengetuk pintu pagar tiga kali, tidak ada tanda-tanda penunggunya keluar.

Seseorang penjual makanan di depan pesanggaran kita datangi untuk kita mintai tolong mengantarkan ke penunggu pesanggrahan (juru kunci). Sejurus kemudian, dia datang dari kegelapan bersama juru kunci; suami isteri yang sudah berusia 60 an.

20161104_224637Sehari-hari, pagar pesanggaran jarang terbuka lebar, Hanya terbuka sebagian untuk keluar masuk tamu yang datang. Di tengah pekarangan yang luas, terdapat satu rumah induk berarsitektur rumah jawa lama. Di dalamnya masih lengkap perabot meja kursi, foto-foto dan sebagainya. Masuk ke rumah itu, kita akan terasa kembali ke masa silam ketika Indonesia berada di era Hindia Belanda.

Pesanggrahan itu dulunya adalah Dalem Kepatihan atau rumah tempat tinggal Patih (Sekarang Wakil Bupati red.) Bangunan rumah itu hingga kini masih kokoh padahal didirikan pada tahun 1892 alias sudah berusia 124 tahun. Pengunjung dapat memasuki bagian dalam dari dalem kepatihan melalui pintu belakang, dengan didampingi oleh juru pelihara.

Di gedung ini, tersimpan berbagai perabot rumah tangga dari keluarga Patih Blitar, Djojodigdo seperti meja kursi, payung pusaka, ranjang, gentong penyimpan beras, genealogi, dan koleksi foto keluarga Eyang Djojodigdo.

kwa4Di antara foto-foto tersebut terdapat foto salah satu tokoh nasional R. A. Kartini. Djojodigdo merupakan mertua dari R. A. Kartini. Salah satu putera beliau yang bernama KRMAA. Singgih Djojo Adhiningrat menjadi Bupati Rembang. Beliau adalah suami dari R. A. Kartini, pahlawan nasional RI.

Puas berada di dalam gedung, kami lanjutkan dengan berjalan ke belakang untuk berziarah ke makam Djojodigdo, yang terletak di pojok belakang pekarangan pesanggahan. Di Blitar, makam ini dikenal dengan nama “makam gantung”

kwa3Makam Djojodigdo berada di antara makam-makam keluarga besarnya. Namun, bentuk makam beliau paling mencolok yaitu di atas pusara terletak sebuah cungkup berbentuk unik. Keberadaan cungkup inilah yang mungkin membuat makam ini disebut sebagai Makam Gantung.

Menurut penuturan penjaga, disebut makam gantung karena jasad Djojodigdo diletakkan dalam peti besi yang disangga dengan empat tiang sebelum diurug dengan tanah. Sedangkan pada bagian dalam cungkup atas makam itulah tersimpan busana kebesaran, pusaka-pusaka, dan ilmu Pancasona milik Djojodigdo.

Siapakan Eyang Djojodigdo?

djoRaden Ngabehi Bawadiman Djojodigdo lahir di Yogyakarta pada 29 Juli 1827, dengan gelar kebangsawanan R. Ng. (Raden Ngabehi). Pada usia 12 tahun beliau meninggalkan Yogyakarta menyusul paman beliau yang menjabat sebagai Bupati Ngrowo bernama RMT. Notowidjojo III.

Djojodigdo diangkat oleh pemerintah Hindia Belanda sebagai Patih Blitar pada 8 September 1877 mendampingi Bupati Blitar, Raden Adipati Warso Koesoemo. Selama melaksanakan tugas, beliau dinyatakan cakap dan profesonal, sehingga memperoleh dua lencana GM dan ZM dari pemerintah Hindia Belanda. Pada 11 Maret 1909 beliau tutup usia dan dimakamkan pada area pemakaman keluarga di belakang dalem kepatihan.

kwa5Djojodigdo adalah masih keturunan dari Ki Ageng Panjawi. Kalo dirunut lagi ke atas maka beliau masih keturunan Raja Majapahit yang terakhir yakni Brawijaya V (Bhre Kertabhumi).

Ki Ageng Panjawi adalah tiga pendiri Mataram: Ki Ageng Pemanahan, Ki Ageng Panjawi dan Ki Juru Martani dibantu Panembahan Senapati atau Sutawijaya dapat membunuh Ario Penangsang Bupati Jipang Panolan, Ki Panjawi mendapatkan tanah di Pati. Dan Djojodigdo adalah putra dari Raden Tumenggung Kartadiwirja (Adipati Gentan Kulon Progo).

Ng. Kartadiwirja adalah seorang pengikuti pasukan Pangeran Diponegoro sehingga setelah Diponegoro tertangkap, beliau meletakkan jabatannya sebagai Bupati Gentan Kulon Progo yang akhirnya digantikan oleh kakaknya Raden Rangga Bahu Pangarsa.

Kartadiwirja berpangkat Liutenant Der Infanteri van Het Oost Indische Leger (Letnan Infantri Angkatan Darat Hindia Timur) didapat dari Belanda. Konon berdasar cerita dari turun-temurun beliau ikut meletakkan senjata, ketika panglima perang Diponegoro, Sentot dapat dibujuk Belanda untuk menyerah. Sentot menyerah berturut-turut dengan Kyai Maja dan Pangeran Mangkubumi tahun 1829.

img-20161104-wa0064Tahun 1831/1832 bersama Sentot Prawirodirjo dan Kartadiwirja dikirim ke Bonjol Sumatera Barat untuk membantu Belanda memadamkan perang Padri. Tetapi di beberapa dokumen-dokumen resmi Belanda membuktikan kesalahan Sentot yang telah melakukan persekongkolan dengan Kaum Padri sehingga kemudian Sentot dan legiunnya dikembalikan ke Pulau Jawa.

Di Jawa, Sentot juga tidak berhasil menghilangkan kecurigaan Belanda terhadap dirinya, dan Belanda pun juga tidak ingin ia tetap berada di Jawa dan mengirimnya kembali ke Sumatera. Namun di tengah perjalanan, Sentot diturunkan dan ditahan di Bengkulu, lalu ditinggal sampai meninggal sebagai orang buangan. Sedangkan pasukannya dibubarkan kemudian direkrut kembali menjadi tentara Belanda. Kemungkinan R. Ng. Kartadiwirja tidak ikut kembali ke Sumatera saat itu. Kartadiwirja saat meninggal dimakamkan di makam Potrobangsan Magelang.

 Sejak Kecil Suka Tirakat

img-20161104-wa0068Sejak anak-anak, Djojodigdo sudah ditinggal wafat ayahnya dan usia 12 tahun, Djojodigdo sudah merantau ke Jawa Timur, beliau meninggalkan Yogyakarta menyusul paman beliau yang menjabat sebagai Bupati Ngrowo bernama RMT. Notowidjojo III.

Kontribusi Djojodigdo terhadap masyarakat Blitar erat kaitannya dengan perannya sebagai Patih Blitar — priyayi Jawa pada masa pemerintahan Hindia-Belanda. Sebagai Patih pada tahun 1877—1895, dia berkontribusi besar dalam mendampingi Adipati Blitar Warso Koesoemo mengelola puncak pemerintahan dan pembangunan Regentschap Blitar hingga membentuk kawasan Gemeente/Kota Blitar.

Kontribusi Djojodigdo terhadap masyarakat Regentschap Blitar (1877—1895) dapat dibuktikan dengan berbagai hasil peninggalan fisik dan infrastruktur di kawasan Kota Blitar.

Ajaran Filsafat

img-20161104-wa0059Djojodigdo memiliki ajaran priyayi Jawa yang disebut T- Pitu  untuk orang Jawa yaitu Toto (tahu aturan), Titi (teliti), Tatag (bertanggungjawab), Titis (tepat analisanya), Temen (jujur), Taberi (rajin), dan Telaten (sabar).

Ajaran itu ternyata bisa ditelusuri dari masa mudanya. Syahdan, sejak muda, Djojodigdo suka tirakat dan berguru ke orang yang punya ilmu. Salah satu gurunya adalah Eyang Djugo, (yang dimakamkan di gunung Kawi, Malang) yang memberinya ilmu berupa ajian Pancasona. Ajian Pancasona adalah ajian yang sering digunakan oleh orang zaman dahulu untuk memperkuat diri dan pertahanannya ketika berperang untuk melawan penjajah.

Dengan ajian pancasona, seseorang akan bisa terus hidup meski dibunuh dengan cara apapun. Dia hanya akan mati jika tubuhnya dipisah menyebrang sungai dan digantung agar tidak menyentuh tanah. Jika jasadnya menyentuh tanah, bagian-bagian tubuh tersebut dapat kembali bersatu, dan bisa hidup lagi.

kwa7Djojodigdo tidak bisa dikalahkan ketika berperang tanding. Tubuhnya yang terluka saat duel bisa dengan sekejap kembali pulih, tubuhnya yang terputus bisa kembali menyatu, bahkan saat ia mati, ia bisa hidup kembali.

Tentara-tentara Belanda sering kewalahan jika berperang secara fisik dengan jawara-jawara tanah air. Bukan hanya kulit mereka yang tak tembus peluru, tulang mereka juga sekeras baja.

Syahdan ketika Eyang Djojodigdo sudah merasa mempunyai ilmu cukup, beliau membentuk laskar kecil rakyat untuk melakukan perlawanan kepada Pasukan Belanda. Beberapa kali tertangkap dan ditembak tapi dia selamat. Maka untuk mengalahkan sang pemilik pancasona ini, ditempuhlah cara yang lebih cerdas.

Melalui Adipati, dibujuklah Djojodigdo untuk datang ke pendopo hingga dua kali dan ditawari posisi sebagai Patih, akhirnya Djojodigdo bersedia menerima tawaran Adipati Blitar yang merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah Hindia Belanda.

Sebagai seorang keturunan darah biru dan pernah tinggal di keraton serta pernah ikut pamannya yakni RMT. Notowidjojo di Ngrowo, ketika diangkat menjadi patih di Kadipaten Blitar, Djojodigdo sudah tak asing lagi dengan pemerintahan. Maka sang patih pun mampu mengambil kebijakan yang sangat cakap. Hal inilah yang membuat salut sang Adipati Blitar. Karena kecakapan ini, kemudian sang Adipati memberinya sebidang tanah yang luas untuk gedung kepatihan di Jalan Melati nomor 43 Kota Blitar.

Sebagai manusia biasa, di usianya yang sudah sepuh Djojodigdo wafat pada tahun 1909. Yang menarik adalah kisah ketika menjelang wafat. Konon, tiga kali dikubur dan tiga kali itu pula mayatnya bangun lagi karena efek Ajian Pancasona.

Akhirnya didatangkanlah sang guru, Eyang Djugo dan keluarga disarankan agar membuat makam dengan cara digantung dan tidak menyentuh tanah. Jasadnya dimasukan ke dalam peti besi yang kuat beserta pusaka dan pakaiannya. Peti kemudian disangga dengan empat penyangga yang juga terbuat dari besi sebagaimana yang ada saat ini.

kwaMakam Eyang Djojodigdo menjadi saksi atas kisah perjuangan dan kepahlawanan bangsa kita merebut kebebasan yang sangat mahal harganya dan juga menjadi saksi atas kedahsyatan Ilmu Pancasona, salah satu ilmu di antara samudra ilmu Allah yang disebarkan kepada siapa saja yang dikehendaki-NYA.

@Kwa,2016

Categories: PATIH BLITAR PEMILIK AJIAN PANCASONA | 5 Komentar

ILMU SEJATI DALAM “SERAT WEDHATAMA” KARYA KGPAA MANGKUNEGARA IV


Bait-bait yang ada dalam Serat Wedhatama ini, merupakan inti dari ajaran Panembahan Senopati, Pendiri Kesultanan Mataram tentang Ilmu yang sejati. Ilmu kasepuhan yang membimbing seseorang meraih tujuan hidup.

 

NULADA LAKU UTAMA

TUMRAPE WONG TANAH JAWI,

WONG AGUNG ING NGEKSIGANDA,

PANEMBAHAN SENOPATI,

KEPATI AMARSUDI,

SUDANE HAWA LAN NEPSU,

PINEPSU TAPA BRATA,

TANAPI ING SIYANG RATRI,

AMAMANGUN KARYENAK TYASING SESAMA.

Mencontoh perilaku utama,

bagi kalangan orang Jawa (Nusantara),

orang besar dari Ngeksiganda (Mataram),

Panembahan Senopati,

yang tekun, mengurangi hawa nafsu, dengan jalan prihatin (bertapa),

serta siang malam

selalu berkarya membuat hati tenteram bagi sesama (kasih sayang)

 

SABEN MENDRA SAKING WISMA,

LELANA LALADING SEPI,

NGINGSEP SEPUHING SUPANA,

MRIH PANA PRANAWENG KAPTI,

TIS TISING TYAS MARSUDI,

MARDAWANING BUDYA TULUS,

MESU REH KASUDARMAN,

NENG TEPINING JALANIDHI,

SRUNING BRATA KATAMAN WAHYU DYATMIKA

Setiap mengembara meninggalkan rumah (istana),

berkelana ke tempat yang sunyi (dari hawa nafsu),

menghirup  tingginya ilmu,

agar jelas apa yang menjadi tujuan (hidup) sejati.

Hati bertekad selalu berusaha dengan tekun,

memperdayakan akal budi

menghayati cinta kasih,

ditepinya samudra.

Kuatnya bertapa diterimalah wahyu dyatmika (hidup yang sejati).

 

SAMANGSANE PASAMUAN, MAMANGUN MARTA MARTANI,

SINAMBI ING SABEN MANGSA,

KALA KALANING ASEPI,

LELANA TEKI-TEKI,

NGGAYUH GEYONGANING KAYUN,

KAYUNGYUN ENINGING TYAS,

SANITYASA PINRIHATIN,

PUGUH PANGGAH CEGAH DHAHAR LAWAN NENDRA.

Dalam setiap pergaulan,

membangun sikap tahu diri.

Setiap ada kesempatan,

Di saat waktu longgar,

mengembara untuk bertapa,

menggapai cita-cita hati,

hanyut dalam keheningan kalbu.

Senantiasa menjaga hati untuk prihatin (menahan hawa nafsu),

dengan tekad kuat, membatasi  makan dan tidur.

 

WIKAN WENGKONING SAMODRA,

KEDERAN WUS DEN IDERI,

KINEMAT KAMOT HING DRIYA,

RINEGAN SEGEGEM DADI,

DUMADYA ANGRATONI,

NENGGIH KANGJENG RATU KIDUL,

NDEDEL NGGAYUH NGGEGANA,

UMARA MARAK MARIPIH,

SOR PRABAWA LAN WONG AGUNG NGEKSIGANDA

Memahami kekuasaan di dalam samodra seluruhnya sudah dijelajahi,

“kesaktian” melimputi indera

Ibaratnya cukup satu genggaman saja sudah jadi, berhasil berkuasa,

Kangjeng Ratu Kidul,

Naik menggapai awang-awang,

(kemudian) datang menghadap dengan penuh hormat,

Kepada Wong Agung Ngeksigondo

 

DAHAT DENIRA AMINTA,

SINUPEKET PANGKAT KANTHI,

JRONING ALAM PALIMUNAN, ING PASABAN SABEN SEPI,

SUMANGGEM ANYANGGEMI,

ING KARSA KANG WUS TINAMTU,

PAMRIHE MUNG AMINTA,

SUPANGATE TEKI-TEKI,

NORA KETANG TEKEN JANGGUT SUKU JAJA.

Memohon dengan sangat lah beliau,

agar diakui sebagai sahabat setia, di dalam alam gaib,

tempatnya berkelana setiap sepi.

Bersedialah menyanggupi,

kehendak yang sudah digariskan.

Harapannya hanyalah meminta

restu dalam bertapa,

Meski dengan susah payah.

 

PRAJANJINE ABIPRAYA,

SATURUN-TURUNING WURI,

MANGKONO TRAHING NGAWIRYA,

YEN AMASAH MESU BUDI,

DUMADYA GLIS DUMUGI,

IYA ING SAKARSANIPUN,

WONG AGUNG NGEKSIGANDA,

NUGRAHANE PRAPTENG MANGKIN,

TRAH TUMERAH DHARAHE PADHA WIBAWA.

Perjanjian sangat mulia,

untuk seluruh keturunannya di kelak kemudian hari.

Begitulah seluruh keturunan orang luhur,

bila mau mengasah akal budi

akan cepat berhasil,

apa yang diharapkan orang besar Mataram, anugerahnya hingga kelak dapat mengalir di seluruh darah keturunannya, dapat memiliki wibawa

 

AMBAWANI TANAH JAWA,

KANG PADHA JUMENENG AJI,

SATRIYA DIBYA SUMBAGA,

TAN LYAN TRAHING SENOPATI,

PAN IKU PANTES UGI,

TINELAD LABETIPUN,

ING SAKUWASANIRA,

ENAKE LAN JAMAN MANGKIN,

SAYEKTINE TAN BISA NGEPLEKI KUNA.

Menguasai tanah Jawa (Nusantara),

yang menjadi raja (pemimpin),

satria sakti tertermasyhur,

tak lain keturunan Senopati,

hal ini pantas pula sebagai tauladan budi  pekertinya,

Sebisamu, terapkan di zaman nanti,

Walaupun tidak bisa

persis sama seperti di masa silam.

 

LOWUNG KALAMUN TINIMBANG,

NGAURIP TANPA PRIHATIN,

NANGING TA ING JAMAN MANGKYA,

PRA MUDHA KANG DEN KAREMI,

MANULAD NELAD NABI,

NAYAKENGRAT GUSTI RASUL,

ANGGUNG GINAWE UMBAG,

SABEN SEBA MAMPIR MASJID,

NGAJAB-AJAB TIBANING MUKJIJAT DRAJAT

Mending bila dibanding orang hidup tanpa prihatin,

namun di masa yang akan datang (masa kini),

yang digemari anak muda,

meniru-niru nabi, rasul utusan Tuhan,

yang hanya dipakai untuk menyombongkan diri,

setiap akan bekerja singgah dulu di masjid,

Mengharap mukjizat agar mendapat derajat (naik pangkat).

 

ANGGUNG ANGGUBEL SARENGAT,

SARINGANE TAN DEN WRUHI,

DALIL DALANING IJEMAK,

KIYASE NORA MIKANI,

KETUNGKUL MUNGKUL SAMI,

BENGKRAKAN MRING MASJID AGUNG,

KALAMUN MACA KUTBAH,

LELAGONE DANDANGGENDIS,

SWARA ARUM NGUMANDHANG CENGKOK PALARAN

Hanya memahami sariat (kulitnya) saja, sedangkan hakekatnya tidak dikuasai,

Pengetahuan untuk memahami makna dan suri tauladan tidaklah mumpuni

Mereka lupa diri, (tidak sadar)

bersikap berlebih-lebihan di masjid besar,

Bila membaca khotbah

berirama gaya dandanggula (menghanyutkan hati),

suara merdu bergema gaya palaran (lantang  bertubi-tubi).

 

KANG WUS WASPADHA ING PATRAP,

MANGANYUT AYAT WINASIS,

WASANA WOSING JIWANGGA,

MELOK TANPA ALING-ALING,

KANG NGALINGI KALINGLING,

WENGANING RASA TUMLAWUNG,

KEKSI SALIRING JAMAN,

ANGELANGUT TANPA TEPI,

YEKU INGARAN TAPA TAPAKING HYANG SUKSMA.

Yang sudah paham tata caranya,

Menghayati ajaran utama,

Jika berhasil merasuk ke dalam jiwa,

akan melihat tanpa penghalang,

Yang menghalangi tersingkir,

Terbukalah rasa sayup menggema.

Tampaklah seluruh cakrawala,

Sepi tiada bertepi,

Yakni disebut  tapa tapaking Hyang Sukma.

MANGKONO JANMA UTAMA,

TUMAN TUMANEM ING SEPI,

ING SABEN RIKALA MANGSA,

MASAH AMEMASUH BUDI,

LAIRE ANETEPI,

ING REH KASATRIYANIPUN,

SUSILO ANOR RAGA,

WIGNYA MET TYASING SESAMI,

YEKU ARAN WONG BAREK BERAGAMA.

Demikianlah manusia utama,

Gemar terbenam dalam sepi (meredam nafsu),

Di saat-saat tertentu,

Mempertajam dan membersihkan budi,

Bermaksud memenuhi tugasnya sebagai satria,

berbuat susila rendah hati,

pandai menyejukkan hati pada sesama,

itulah sebenarnya yang disebut menghayati agama.

 

NGELMU IKU

KALAKONE KANTHI LAKU

LEKASE LAWAN KAS

TEGESE KAS NYANTOSANI

SETYA BUDAYA PANGEKESE DUR ANGKARA

Ilmu (hakekat) itu

diraih dengan cara menghayati dalam setiap perbuatan,

dimulai dengan kemauan.

Artinya, kemauan membangun kesejahteraan terhadap sesama,

Teguh membudi daya

Menaklukkan semua angkara

 

ANGKARA GUNG

NENG ANGGA ANGGUNG GUMULUNG

GEGOLONGANIRA

TRILOKA LEKERI KONGSI

YEN DEN UMBAR AMBABAR DADI RUBEDA.

Nafsu angkara yang besar

ada di dalam diri, kuat menggumpal,

menjangkau hingga tiga zaman,

jika dibiarkan berkembang akan

berubah menjadi gangguan.

 

BEDA LAMUN KANG WUS SENGSEM

REH NGASAMUN

SEMUNE NGAKSAMA

SASAMANE BANGSA SISIP

SARWA SAREH SAKING MARDI MARTATAMA

Berbeda dengan yang sudah menyukai dan menjiwai,

Watak dan perilaku memaafkan

pada sesama

selalu sabar berusaha

menyejukkan suasana,

 

ROSING RASA KANG RINURUH

LUMEKETING ANGGA

ANGGERE PADHA MARSUDI

KANA KENE KAANANE NORA BEDA

hakekat ilmu yang dicari,

sebenarnya ada di dalam diri.

Asal mau berusaha

sana sini (ilmunya) tidak berbeda,

NGELMU MUPAKATE LAN PANEMUNE

PASAHE LAN TAPA

YEN SATRIYA TANAH JAWI

KUNA KUNA KANG GINILUT TRIPAKARA

Yang namanya ilmu, dapat berjalan bila sesuai dengan cara pandang kita.

Dapat dicapai dengan usaha yang gigih.

Bagi satria tanah Jawa,

dahulu yang menjadi pegangan adalah tiga perkara yakni;

 

LILA LAMUN KELANGAN NORA GEGETUN

TRIMA YEN KETAMAN

SAKSERIK SAMENG DUMADI

TRI LEGAWA NALANGSA SRAH ING BATHARA

Ikhlas bila kehilangan tanpa menyesal,

Sabar jika hati disakiti sesama,

Ketiga ; lapang dada sambil

berserah diri pada Tuhan.

 

BATHARA GUNG

INGUGER GRANING JAJANTUNG

JENEK HYANG WISESA

SANA PASENEDAN SUCI

NORA KAYA SI MUDHA MUDHAR ANGKARA

Tuhan Maha Agung

diletakkan dalam setiap hela nafas

Menyatu dengan Yang Mahakuasa

Teguh mensucikan diri

Tidak seperti yang muda,

mengumbar nafsu angkara.

@KWA,2016

 

Categories: ILMU SEJATI DALAM “SERAT WEDHATAMA” KARYA KGPAA MANGKUNEGARA IV | 2 Komentar

REPORTASE PELATIHAN MASTER KWA: Ilmu sejati dan ilmu karang


Undangan melalui  pesan layanan ‘whatssap’ untuk melatih dua sedulur pembaca blog KWA dalam program Master KWA ke Turkey Eropa awalnya membuat saya kebingungan.

img-20161029-wa0023Betapa tidak? Saya tidak menguasai bahasa Turkey dan Perancis, kewarganegaraan asli para master KWA ini. Otomatis kita berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dan itu pun hanya sepotong-sepotong.

Saat itu saya membayangkan kesulitan apa yang sekiranya saya hadapi untuk melatih sedulur yang tidak memahami bahasa Indonesia. Yang paling utama adalah ketika kita mengajak peserta untuk masuk ke alam goib saat proses pengajaran raga sukma.

Tentu saja saya harus memberikan instruksi  dan arahan menggunakan kalimat-kalimat sugestif sehingga mereka bisa masuk ke alam raga sukma – out of body experience. Nah, kalau peserta tidak memahami bahasa yang saya sampaikan tentu saja merupakan kendala yang sangat berat.

Saya hanya bilang, tunggu waktu yang tepat. Tanpa memiliki alasan yang cukup untuk menolak undangan  mereka, saya hanya bisa mengulur-ulur waktu saat itu. Beruntung, mereka akhirnya memutuskan yang datang ke Indonesia. Alhamdulillah.

Atas ijin dari Allah SWT akhirnya dua tamu agung ini hadir di Sidoarjo pada 28 Oktober 2016. Kesulitan berkomunikasi akhirnya teratasi dengan hadirnya Mas Gusti, yang menjadi penerjemah Indonesia – Turki.

Perjumpaan pertama di PPLH Seloliman itu berlangsung hangat dan akrab. Saya memperkenalkan diri  sendiri dan tim ajudan yang akan membantu proses pelatihan. Tujuan pelatihan master kwa dan proses pelatihan saya jelaskan secara detail dan terperinci kepada mereka. Mereka berdua mengangguk-angguk tanda memahami penjelasan saya.

Sesekali penjelasan saya dipotong, dengan pertanyaan yang kritis. Rasa keingintahuan dua master ini begitu besar. Sehingga saya harus sabar untuk menjelaskan mulai dari awal. Tanya jawab dan diskusi memang proses yang mencerdaskan dan pelatihan Master KWA memang diformat dalam bentuk yang lebih cair dan tidak kaku, sehingga apapun bisa dipertanyakan. Misal pertanyaan sederhana apakah goib itu bisa dilihat oleh mata  sampai  hal-hal yang sulit, misalnya tentang ketuhanan.

Pengijasahan ilmu-ilmu kita berikan secara bertahap kepada master kwa baru ini. Dimulai dengan proses pembersihan diri. Ini adalah syarat wajib seseorang mendapatkan ijasahan dalam program master. Ibarat sebuah piring, syarat wajib piring untuk dipakai sebagai wadah makan adalah piring itu harus dicuci bersih. Setelah piring bersih dan steril, maka baru dipilih kita akan memakan jenis makanan apa.

Tahap selanjutnya setelah pembersihan diri adalah olah energi. Tubuh, pikiran dan hati adalah satu kesatuan. Kesatuan yang unik dan menyatu. Ketika tubuh, pikiran dan hati telah memiliki keselarasan dan harmoni, maka kita bisa khusyuk dan fokus untuk menerima ilmu hikmah.

img-20161031-wa0023Tahap inti dari pelatihan master kwa adalah pengijasahan ilmu-ilmu dasar sampai ilmu-ilmu khusus dan ilmu yang digolongkan menjadi ilmu tingkat tinggi. Selain pemberian ilmu, juga dilatih untuk menggunakan berbagai ilmu tersebut untuk kemanfaatan kehidupan sehari-hari. Misalnya:
Bagaimana menererawang sesuatu yang tidak terlihat secara kasat mata? Masa lalu dan masa depan? Nasib kita sekarang?
Bagaimana menerapkan ilmu rezeki agar rezeki mengalir secara alami? Tempat usaha yang sepi menjadi ramai oleh pembeli?
Bagaimana menarik penyakit yang ada di dalam tubuh seseorang baik penyakit medis maupun non medis? Bagaimana memberikan terapi hipnosis kepada orang yang ketakutan karena penyakit mental?
Bagaimana membuat pemagaran goib di diri sendiri, keluarga dan rumah masing-masing?
Bagaimana agar kita memiliki proteksi diri terhadap santet dan tenung?
Bagaimana agar derajat kita naik, dari zero menjadi hero?
Bagaimana menyadarkan orang kena sawan, kesurupan dan kena santet?
Dan masih banyak lagi ilmu yang lain yang manfaatnya sangat besar.

Tahap terakhir setelah ijasahan adalah semua ilmu itu diriyadhohi di diistighosah serta disempurnakan dalam satu kesatuan tujuan. Itulah yang membuat program master kwa ini tidak bisa dilakukan secara cepat (misalnya satu atau dua jam saja). Tapi perlu waktu setidaknya 24 jam nonstop karena ada tahapan-tahapan dan proses yang perlu dilalui oleh peserta secara bertahap, berurutan dan tidak bisa di bolak-balik.

Semua ilmu itu nantinya bisa diajarkan kepada orang lain, sebab master adalah guru dan guru berhak memberikan ijasahan kepada para muridnya. Dan masih banyak lagi hal-hal yang insya alloh bermanfaat buat kehidupan kita sehari-hari. Bersyukur bila master kwa baru asal Turkey ini berniat untuk membuka KWA di Turkey, Eropa dan berniat akan merekrut para murid untuk diajari berbagai ilmu goib.

Selain pemberian materi yang telah diprogramkan, ada kegiatan tambahan lain yang penting. Misalnya konsultasi permasalahan hidup pribadi beserta solusi pemecahan masalahnya seperti apa.  Saya tidak pernah menolak ketika orang lain meminta bantuan kepada saya. Alhamdulillah, sepanjang saya bisa melakukannya, maka akan saya lakukan sesuai dengan kemampuan. Dan memberi bantuan kepada siapa saja adalah rejeki bagi saya.

Prinsip yang saya pegang adalah: Rejeki Allah yang diberikan kepada kita semua itu bentuknya bereneka rupa. Materi dan uang itu hanyalah salah satu bentuk rejeki. Rejeki  lain berbentuk kesehatan keselamatan dan semua yang kita dapatkan hari ini adalah rejeki.

Saya perluas arti rejeki. Tidak hanya hal-hal yang menyenangkan dan enak yang disebut rejeki. Hal-hal yang membuat kita semakin pintar, cerdas dan mendewasakan kita juga termasuk rejeki. Masalah-masalah, kesulitan-kesulitan, penderitaan-penderitaan, hal-hal yang menjengkelkan hati juga termasuk rejeki.

Kenapa?

img-20161031-wa0022Sebab dari kesulitan dan penderitaan adalah pembelajaran dan pelatihan hidup yang justeru terkadang membuat diri kita sadar dan dewasa. Membuat kita wajib dan harus mempercayai adanya Dzat Yang Maha Kuasa, untuk meminta pertolongan dan bantuan. Membuat kita menyadari kelemahan diri. Membuat kita tidak sombong congkak dan angkuh. Membuat kita akhirnya harus bertaqorrub kepada Allah SWT.

Coba ketika kita ketakutan dan menderita duduk di pesawat terbang. Kita takut dan khawatir jangan-jangan nanti pesawatnya jatuh. Tidak ada yang bisa kita lakukan kecuali hanya pasrah dan berdoa kepada Allah SWT. Maka, penderitaan itu hakekatnya sesuatu yang positif bagi diri kita yaitu ingat kepada Tuhan Yang Maha Melindungi.

Pendek kata, memaknai arti rejeki secara luas akan memberikan kita keluasan, kedalaman dan keberkahan. Meneladani Rasulullah SAW dan semua nabi, kita ini harusnya malu. Betapa kita ini tidak menyadari bahwa kesulitan dan penderitaan itu adalah rejeki yang tiada bernilai harganya.

img-20161030-wa0003Pada diri Rasulullah SAW, kesulitan dan penderitaan adalah rejeki yang mengantarkan mereka untuk mendekat kepada Allah SWT. Bukankah tujuan hidup ini adalah mendekat kepada NYA semata? Oleh sebab itu, mereka tidak khawatir apapun datangnya sesuatu, apakah itu berupa kemudahan dan kesulitan. Kebahagiaan maupun kesedihan. Kematian juga sudah bukan merupakan hal yang menakutkan. Pendeknya: Mati sekarang dan besok sama saja.

Jiwa dan mental para Nabi  adalah ketenangan dan kedamaian. Saat harus berperang menegakkan kalimah tauhid, Rasulullah SAW berada di garis paling depan. Memimpin pasukan Muslim dan memberi contoh kepada semua umat, bagaimana seharusnya menjadi manusia yang gagah berani menghadapi hidup.

Akhirnya, semua proses pelatihan itu harus dilanjutkan di rumah masing-masing dan di antara para master kwa terjalin secara kuat ikatan persaudaraan. Untuk mempermudah komunikasi antar para master kwa maka ada grup whatssap khusus untuk saling tukar informasi dan ijasahan ilmu-ilmu yang lain.

Pelatihan master kwa bukanlah pelatihan yang instan — mana ada ilmu goib yang bisa diisikan secara instan? Kecuali hanya bahasa iklan-iklan di media, saya kira kita semua sudah cerdas bahwa tidak ada ilmu instan yang sekali diisikan langsung bisa. Kalau pun ada, sedikit jenis ilmu yang diisikan secara instan maka hilangnya pun bisa instan atau cepat dan tidak bisa diuji secara ajeg.

Contoh pengisian ilmu kebal  dengan memasukkan gotri ke dalam mulut. Saat itu, oleh sang guru langsung bisa ditajrib di tempat. Nah, saat anda pulang maka tidak ada jaminan anda akan kebal bila disabet senjata. Semua ini tidak ada jaminan. Yang bisa menjamin secara mutlak hanyalah Allah SWT dengan cara dan sikap kita hanya bisa pasrah kepada Allah SWT.  La hawla wala quwwata ila billah.

Ilmu isian semacam inilah yang membuat anda nanti jadi kesulitan menghadapi maut. Khodam jin yang anda panggil dan sembah ketika membaca mantera dan mengisikan ilmu ke dalam tubuh, akan membuat ruh anda stress sepanjang masa.  Anda akan jadi arwah gentayangan dan tersiksa di kubur ketika anda wafat.

Di pelatihan master kwa ini, ilmu semacam itu kita hindari. Ilmu-ilmu master kwa bukan ilmu isian instan. Di pelatihan master KWA ilmu diijasahkan, diajarkan dan diriyadhohi sendiri oleh anda agar ilmu yang kita dapat ini meresap abadi dan tidak akan hilang selamanya. Besar manfaat dan berkahnya bagi kehidupan jangka panjang, di dunia dan akhirat. Amin YRA. Kita pegang tauhid. Kita jauhi larangan Allah SWT dan kita patuhi perintah-NYA.

Inilah ilmu yang sejati. Bukan ilmu karang — ilmu yang dikarang-karang oleh jin sebagai khodam ilmu– dan akhirnya membuat kita tertipu. Ilmu sejati akan menyelamatkan kita, bukan membunuh dan menyiksa. Ilmu sejati akan membuat pemiliknya tenang dan damai serta membuat keyakinan seseorang terhadap kekuasaan Allah SWT itu semakin besar.

Selamat jalan Master KWA pulang ke Turki. Lain waktu kita berjumpa lagi. Salam paseduluran. Wassalamualaikum wr wb.

Berikut link youtube pelatihan master Kwa angkatan 53:

@kwa,2016

 

Categories: REPORTASE PELATIHAN MASTER KWA: Ilmu sejati dan ilmu karang

PEMBERIAN GELAR MASTER KWA ANGKATAN 53


Assalamualaikum wrb wb.

img-20161031-wa0023SEBAGAI TANDA RASA PERSAUDARAAN YANG PENUH CINTA MAKA KAMPUS WONG ALUS MEMBERIKAN  GELAR  KEPADA PESERTA PROGRAM PELATIHAN MASTER KWA ANGKATAN LIII / 53 YANG DISELENGGARAKAN PADA 29 OKTOBER 2016 BERTEMPAT DI GUNUNG PENANGGUNGAN DENGAN GELAR:

KI PRABU ANOM PENANGGUNGAN (TURKEY – EUROPE)

KI PRABU SEPUH PENANGGUNGAN (TURKEY- EUROPE) 

SEMOGA PELATIHAN MASTER KWA INI BERMANFAAT UNTUK KITA SEMUA DALAM NAUNGAN RIDHO ALLAH SWT. AMIN.

HORMAT KAMI, SALAM PASEDULURAN.

wongalus

@@@

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

ASMAK AKWAN


artikel kiriman
BAJANG LOMBOK
muhrikaizi@gmail.com
Salam hormat buat sesepuh kampus wong alus dan juga kepada semua kelurga besar kwa dimana saja berada,Dengan ini ijinkan saya yang doif ini berbagi sedikit pengetahuan tentang asmak akwan yang saya nukil dari kitab al ajnas  halaman 44 ,asmak ini berpungsi insya alloh  untuk perlindungan dari segala macam kejahatan,kebal segala jenis senjata  ,melindungi rumah dari pencurian,untuk mahabbah,menghancurkan santet,mengobati kesurupan dan lain- lain sesuai niat
Cara mengamalkannya cukup dibaca 100 kali selama, 7 malam sehabis shalat hajat,setelah selesai yang 7 malam tingal diamalkan baca 1/3 kali sehabis sholat ,5 waktu ,cara menggunakan untuk perlindungan baca 3 kali sebelum keluar rumah,
Untuk tawassulnya,
1).nabi muhammad saw beserta semua keluarganya
2).kedua ibu dan bapak
3).semua kaum muslimin dan muslimat ,mukminin dan mukminat
4).diri sendiri, semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan.
Inilah dia asmak al akwan:
Ajibni ya abal hakim wa anta ya hisyam wa anta ya huhirin wa anta ya syah nitin ya musfarsin ya ibadallohisaholihin  ainama takunu yakti bikumullohu jami,an  in nalloha ala kulli Syai,ing kodir.
@kwa,2016
Categories: ASMAK AKWAN | 19 Komentar

ILMU MEMANGGIL GOIB “PRABU SILIHWANGI”


artikel kiriman ki arya wisesa

Salam welas asih tuk sedulur semua….Semoga senantiasa selalu ada dalam sehat dan dimudahkan rizki oleh Gusti Murbeng alam…sedulurku saya berbagi wawasan melalui blog tercinta ini,semoga kiranya bermanfaat bagi semua makhluk,kali ini saya berbagi sebuah kidung untuk pemanggilan dan penyatuan pada Eyang Ageung Gusti Prabu siliwangi,kidung ini dikemas sebagian besar dalam bahasa sunda kuno/buhun,jadi untuk mereka yg tidak mengerti makna kidung ini,saya sarankan minta bantuan teman untuk di translate ke bhs indonesia

Ini bukti khasanah perbendaharaan ilmu hikmah di KWA begitu banyak warna dan budaya.kidung ini saya dapat dari seseorang di daerah garut disaat saya ziarah ke daerah leuweng/hutan sancang di garut dimana di sana ada sebuah lembah yang langsung berbatas dg pantai selatan,disana ada goa dan digoa itu saya dapat kidung ini.dan untuk tata cara pemanggilanya lebih utama ziarah dulu ke sancang,namun dimensi ghoib dimensi yg tidak terikat oleh ruang dan waktu/tembus tanpa batas,artinya bisa dilakukan dimanapun dg etika ghoib,saya sarankan untuk pemula ilmu hikmah jgn berjalan sendiri,carilah praktisi yg bisa mengarahkan anda,sy yakin tiap daerah ada…

Etika mengundang pada umumnya selalu ada jamuan tuk pihak yg diundang,namun mohon maaf jamuan tidak bisa saya paparkan disini,jk sedulur sdh yakin dan ada dasar mental ghoib silahkan email ke saya
( kiarya.wisesa@yahoo.com ).atau anda bisa tanya praktisi di tempat anda,pada umumnya hampir sama jamuan ghoib yg ini hanya ditambah daging sapi segar.untuk manfaatnya silahkan anda tanya langsung sama eyang baginda prabu
karena tiap orang akan berbeda tergantung karakter si pengamal…Kiranya hanya ini yg bisa saya bagikan,mohon maaf jika ada kata yg kurang berkenan bahkan bukan maksud utk mengajari apalagi pd pinesepuh KWA,ini hanya share dari seorang yg lemah yg berusaha tuk selalu welas asih.terima kasih…SALAM WELAS ASIH….
KIDUNG SILIWANGI
 
SAMPURASUN…3X    KAWULA NUN
BULKUKUS DAWITANANA,
TANDANA KA PARA DEWATA,
SING HADIR KA PARA SANGHYANG,SING HADIR KA PARA DANGHYANG,
ANU LINGGIH CALIK DI KARATON LEUWEUNG SANCANG PADARINCANG
BULKUKUS SING REK HURIP,
DIBUANA PANCA TENGAH,PUN AMPUN AMIT AMPUN,
NEDA AMPUN KAPARALUN,KA LUHUR KA SANG RUMUHUN,
KA HANDAP KA SANG BATARA,KA SING BATARI ANU PASTI
KA SANG BATARA NU NYATA,SANG NU GRAHA
BULKUKUS HIBER KA MANGGUNG,
NYAMBUANG KA AWANG AWANG,
IE KUKUS PANGONDANG EYANG AGEUNG
SRI BADUGA MAHARAJA PRABU SILIWANGI
NU LINGGIH CALIK DI KARATON LEUWEUNG SANCANG PADARINCANG,
….SING HADIR…3X { Sambil gejlig bumi }
NYUWUN PANGABAKTI KA PANGERSA,KAULANUN
NYANGGAKEUN SARI PANGABAKTI,RASA PANGAWASA ,
MUGI KATAMPI SARINA KATEDA RASANA KUPANGERSA,
IE SAJEN PANGABAKTI IE KUKUS PANGABAKTI
YA AMALELES…YA ADEN ADEN…YA KAJAJADEN YA HADIR
AMAGALUH PAKUWON ANU LINGGIH CALIK DI KARATON
LEUWEUNG SANCANG PADARINCANG
EYANG AGEUNG SRI BADUGA MAHA RAJA PRABU SILIWANGI.
@kwa,2016
Categories: ILMU MEMANGGIL GOIB PRABU SILIHWANGI | 12 Komentar

REPORTASE PERJALANAN KE KERATON KASEPUHAN CIREBON


Berbahagia rasanya bisa masuk ke Museum Pusaka di Keraton Kasepuhan Cirebon. Kesempatan langka itu terjadi beberapa hari yang lalu…

20161014_215839Diantar oleh seorang sahabat karib yang juga sesepuh KWA, mbah Jatiraga dan Seorang Sentono Dalem “Kang Sis” yang juga merupakan sesepuh Laskar Macam Ali, kami masuk ke Keraton Kasepuhan Cirebon malam hari. Kami melihat-lihat koleksi-koleksi pusaka kerajaan Cirebon yang dikeramatkan.

Memasuki Keraton Kasepuhan ini, kita melewati tembok berbata ekspose berwarna cokelat, di mana arsitekturnya bernuansa bangunan Bali. Padahal, diketahui, keraton ini ditempati oleh kerajaan Islam yang dipimpin Sunan Gunung Jati.

Arsitektur keraton dibangun dari masa peralihan dua zaman berbeda. Keraton Kasepuhan ini dibangun saat masa kejayaan Hindu ke masuknya Islam, makanya bangunan di sini mirip di Bali.

Kemudian, selama langkah berjalan, kita akan memasuki gerbang utama, di dalamnya terdapat bangunan pusat keraton yang difungsikan pada saat itu sebagai Kesultanan Cirebon. Keraton Kasepuhan ini yang sudah dijadikan museum sejarah, cukup menyuguhkan secara lengkap alat-alat, benda pusaka, kendaraan, hingga lukisan yang dikoleksi oleh Kesultanan Cirebon.

20161014_204149Seperti, kereta barong yang disimpan dalam ruangan. Kereta kencana ini sering digunakan oleh Kesultanan Cirebon saat merayakan tahun baru Islam yang jatuh pada 1 Muharam atau dikenal dengan 1 syuro. Di kanan kirinya kereta terdapat pusaka-pusaka kerajaan.

Menilik ke lebih ke dalam menyusuri lorong, terdapat sebuah lukisan Prabu Siliwangi yang diyakini hasil karya Sunan Gunung Jati. Lukisan ini dibuat setelah beliau bermimpi dengan Prabu Siliwangi yang kemudian ia tuangkan ke dalam sebuah kanvas.

20161014_203829Di lukisan itu terasa aroma mistis yang kuat. Lukisan ini dapat dilihat secara tiga dimensi. Pengunjung hanya melihat dari mata sang tokoh tersebut hingga ke kaki. Maka, setelah itu pengunjung akan melihat obyek lukisan itu membalas pandangan Anda, meski dilihat dari sudut samping kiri maupun samping kanan.

Hal itu bisa terjadi, karena diyakini lukisan ini mengandung muatan mistis, dan bahkan konon menurut pemandu  ada pengunjung yang kesurupan akibat melihat lukisan tersebut dengan pikiran kosong. Selanjutnya bagian dalam keraton ini juga terdapat bangunan utama yang berwarna putih. Di dalamnya terdapat ruang tamu, ruang tidur, dan singgasana raja.

Pernah hilang dicuri 

20161014_204217Konon, beberapa tahun yang lalu, sekitar tahun 2011, pusaka-pusaka Keraton Kasepuhan Cirebon pernah hilang dicuri yaitu jenis keris, pusaka cangak dan tombak. Namun polisi berhasil meringkus pencurinya dan pusaka-pusaka tersebut berhasil dikembalikan lagi ke pihak Keraton.

Setelah puas, saya diantar masuk untuk mandi di Sumur Kejayaan yang letaknya di belakang Museum di dalam tembok keraton. Setelah mandi, saya diajak oleh Ki Jatiraga untuk maladihening sesaat di tempat petilasan Pangeran Cakrabuana dan Petilasan Sunan Gunung Jati.

Saat maladihening, Ki Jatiraga sempat mendapatkan ijazah goib berupa doa Asmak pendek yang diinformasikan kepada saya secara berbisik.

Alhamdulillah….

Prosesi ritual mandi selesai dan kami melanjutkan berjalan menyusuri lorong-lorong Keraton.

20161014_203703Menurut Kang Sis, tiap keraton di Indonesia memiliki nilai adat yang kaya, tidak terkecuali Keraton Kasepuhan di Cirebon. Setiap Maulid Nabi, pihak keraton merayakannya dengan memandikan benda pusaka.

Selain keris maupun kereta, pusaka Kasepuhan Cirebon adalah sebuah piring dengan kaligrafi Arab yang dikeluarkan pada saat upacara Panjang Jimat di Keraton Kasepuhan Cirebon.

Benda pusaka Keraton Kasepuhan yang dikeluarkan pada upacara Panjang Jimat adalah piring bertuliskan kaligrafi Arab yang dalam sejarahnya dibawa langsung oleh Sunan Gunung Jati dari Makkah.

20161014_203650Menurut Kang Sis, Upacara Panjang Jimat dilakukan setahun sekali pada Maulud Nabi untuk memaknai kelahiran Nabi Muhammad SAW. Menjalankan tradisi yang dianut oleh Sunan Gunung Jati, sejumlah persembahan secara simbolik disiapkan untuk mewakili hari kelahiran Nabi.

pusaka-cirebonPanjang itu adalah piring peninggalan Sunan Gunung Jati, sedangkan jimat itu adalah nasinya atau lauk di atas piring. Ibaratnya manusia makan perlu piring sama nasinya.

Dalam ajaran Islam sendiri, panjang juga diibaratkan terus menerus tanpa henti, sedangkan jimat merupakan bahasa Jawa dari ‘satu yang dipelihara.’ Artinya pun merujuk pada dua kalimat syahadat yang menjadi pegangan utama umat Muslim.

Piring atau jimat Keraton Kasepuhan sudah dikeluarkan dan dibersihkan seminggu sebelum puncak perayaan Maulud Nabi. Setelah dibersihkan, piring akan ditaruh di keranda khusus yang disebut meron dan dondang.

Pada malam Upacara Panjang Jimat, ritual diadakan di Bangsal Prabayaksa dan disaksikan sendiri oleh Sultan PRA Arief Natadiningrat. Upacara dimulai dengan pembukaan, kemunculan pimpinan barisan Abdul Mutholib, perangkat upacara, hingga arak-arakan oleh Abdi Dalem dengan obor menuju ke Langgar Agung.

Total bagian upacara terdiri atas sembilan kelompok. Adapun tiap kelompok tersebut memiliki makna tersendiri yang berkaitan dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Sesampainya di Langgar Agung, sejumlah persembahan beserta piring pusaka dikeluarkan. Jamaah Masjid Agung Sang Cipta Rasa kemudian membacakan Kitab Barzanji sampai tengah malam. Usai doa, persembahan akan dibagikan ke para Abdi Dalem, diselesaikan dengan arak-arakan kembali ke Bangsal Prabayaksa.

20161014_203433tiang-sokoguruBegitulah, kami akhirnya harus mengakhiri perjalanan di Keraton Kasepuhan dengan sholat di Masjid yang wingit dan sinengker: Masjid Agung Sang Cipta Rasa

Dan, Cirebon menyisakan kenangan yang tak kan terlupakan ….. terima kasih Ki  Jatiraga  dan Kang Sis!

@KWA, 2016

 

Categories: REPORTASE PERJALANAN KE KERATON KASEPUHAN CIREBON | 12 Komentar

PEMBERIAN GELAR MASTER KWA ANGKATAN 52


Assalamualaikum wrb wb.
SEBAGAI TANDA RASA PERSAUDARAAN YANG PENUH CINTA MAKA KAMPUS WONG ALUS MEMBERIKAN  GELAR  KEPADA PESERTA PROGRAM PELATIHAN MASTER KWA ANGKATAN LII / 52 YANG DISELENGGARAKAN PADA 8 OKTOBER 2016 BERTEMPAT DI GUNUNG PENANGGUNGAN DENGAN GELAR:

KI PRABU RUDI PENANGGUNGAN (CIANJUR)

KI PRABU SLAMET PENANGGUNGAN (KLATEN) 

SEMOGA PELATIHAN MASTER KWA INI BERMANFAAT UNTUK KITA SEMUA DALAM NAUNGAN RIDHO ALLAH SWT. AMIN.

HORMAT KAMI, SALAM PASEDULURAN.

wongalus

@@@

 

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

SELAMAT TAHUN BARU HIJRIYAH 1438 H


KELUARGA BESAR KWA MENGUCAPKAN

SELAMAT TAHUN BARU HIJRIYAH 1438 H.

SEMOGA KEHIDUPAN KITA SEMAKIN BERKAH

DALAM NAUNGAN RIDHO ALLAH SWT. AMIN YRA.

HORMAT SAYA

KI WONGALUS.

==========================================

Tahun baru Hijriyah dalam masyarakat Jawa dikenal dengan tradisi 1 Suro. Sebagai bagian dari masyarakat Nusantara yang memegang tradisi budaya, KWA mengadakan acara Suroan yang dimulai dengan refleksi dan doa bersama agar kita semua, masyarakat, bangsa dan negara kita ini aman damai selamat tenteram dan dijauhkan dari bencana. Amin.
Selain itu, budaya Jawa memiliki tradisi unik yaitu pusaka-pusaka yang isinya adalah doa-doa para Empu yang selama ini disimpan di almari maka di bulan Suro ini dijamasi dan dibersihkan. Berikut beberapa dokumentasi kegiatan jamasan kecil-kecilan PUSAKA-PUSAKA KWA di rumah kami.
Kita ajari diri kita, kita ajari lingkungan di sekitar kita, kita ajari generasi muda agar menghargai dan menghormati tradisi secara cerdas dan bijaksana. Apa falsafah dan makna yang terkandung dalam sebuah aktivitas budaya sebagai local genius bangsa kita. Demikian terima kasih rahayu kang sami pinanggih. Wassalamualaikum wr wb.

img-20161001-wa0074

img-20161001-wa0069

img-20161001-wa0077img-20161001-wa0082img-20161001-wa0064

img-20161001-wa0075

img-20161001-wa0068

img-20161001-wa0073

img-20161001-wa0050

img-20161001-wa0061

img-20161001-wa0048

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 18 Komentar

KISAH PARA EMPU PEMBUAT KERIS


wempu-keris1BANYAK kisah aneh tentang perilaku empu ketika membuat keris. Empu wanita Ni Sombro, misalnya, suka membuat keris dengan mengambang di permukaan laut. Dia konon mampu membuat keris dengan hanya dipejet-pejet memakai tangan.

keris-sombro-pejetan-pajajaranSetelah jadi, keris dicoblos pakai jari kelingking agar terjadi lubang demi memudahkan untuk merenteng keris buatannya, sebelum kembali ke daratan. Karena itu, keris buatan Ni Sombro dipastikan ada lubangnya. Juga ada bekas pejetan tangan.

Di zaman modern sekarang pun, masih ada Empu yang mengawali pembuatan keris dengan cara menjilat bahan keris dari besi yang  masih panas membara. Suatu ketika Bupati Wonogiri H Begug Poernomosidi SH memesan keris pada empu Mas Ngabehi (MNg) Daliman Solo, besi yang merah membara ketika dibakar di tungku (baselen), serta merta diambilnya dan dijilat pakai lidahnya. Ini dilakukan untuk mengawali pembuatan pamor keris dapur sengkelat yang dia pesan.

Tahukah Anda bagaimana keris Kanjeng Kiai (KK) Jenang Kunto dibuat di zaman kerajaan Mataram ? Saat itu, Raja Mataram memerintahkan semua penduduknya setor masing-masing sebuah jarum ke keraton. Ini untuk sensus penduduk guna mengetahui jumlah warga di Mataram.

Dengan meminta jasa empu Ki Supo Enom (Ki Nom), jarum sebanyak jumlah warga di negeri Mataram itu, kemudian dibuat keris. Jadilah sebilah keris yang diberi nama KK Jenang Kunto.

Lain lagi cara yang dilakukan Raja Surakarta Paku Buwana (PB) IV. Dia memerintahkan semua bedug di tanah Jawa dikumpulkan. Setelah terkumpul, paku bedugnya dipakai untuk bahan membuat keris KK Pakumpulan yang dibuat oleh Empu Brojoguna. Sedangkan kulit bedug dibuat wayang kulit dan diberi nama KK Jimat.

EMPU ERA SEKARANG

mpu-kerisDi dunia tosan aji, Pauzan Pusposukadgo bukanlah nama asing. Saat ini, dialah satu-satunya empu (pembuat keris) paling senior dan masih aktif di Indonesia. Usianya sudah 72 tahun. Namun semangatnya untuk melestarikan keris sebagai salah satu warisan budaya dunia tetap menyala. Tosan aji adalah sebutan untuk senjata tradisional yang terbuat dari besi dengan cara ditempa, seperti tombak dan keris.

Sebelum membuat keris Pauzan menggelar ritual selamatan untuk menandai aksinya menghidupnya kembali besalen (tempat pembuatan keris) milik budayawan Jawa almarhum Panembahan Hardjonagoro (Go Tik Swan). Besalen yang berada di komplek tempat tinggal sang panembahan di kawasan Kratonan, Solo, Jawa Tengah, itu terakhir digunakan untuk membuat keris tahun 1992. Pauzan sendiri dalam 10 tahun terakhir sempat berhenti membuat keris karena sakit.

Besalen ini nantinya tidak hanya untuk membuat keris, tapi juga sebagai tempat bertanya bagi mereka yang ingin tahu tentang tosan aji, terutama keris,” kata Pauzan.

Bagi Pauzan, menghidupkan kembali  besalen ini juga sebagai cara untuk bernostalgia karena dia  pernah lama belajar pada panembahan (Go Tik Swan). “Tahun 1980-an saya nyantrik (magang) di besalen ini. Dia mengajari saya banyak hal tentang tosan aji,” ujar suami dari Sukasmi ini.

Lahir di Desa Grinting, Boyolali, tahun 1941, dari keluar petani yang miskin, Pauzan  hanya mengenyam pendidikan sampai kelas II Sekolah Teknik (setingkat SMP). Setelah droup out, ia bekerja di bengkel sebelum akhirnya menjadi sopir bus malam jurusan Solo-Jakarta. Ketertarikannya terhadap keris berawal ketika seorang temannya memamerkan keris yang baru diperoleh dari orang tuanya.

“Sampai sekarang saya tidak ingat dapur-nya apa, pamor-nya apa, dan tangguh-nya dari mana. Tapi saya ingat keris teman saya itu sangat indah. Sejak itu saya mulai  keranjingan (tergila-gila) dengan keris,” kata Pauzan yang tinggal di Kampung Yosoroto. Solo.

Tahun 1974, Pauzan masuk menjadi anggota Boworoso Tosan Aji Surakarta, sebuah perkumpulan bagi penggemar tosan aji. Dari tempat inilah Pauzan mulai belajar mengenal keris. Selama  8 tahun ia mempelajari bagian-bagian keris, falsafah, dan sejarah keris sambil sesekali belajar menempa besi dan membuat pamor pada Go Tik Swan. Hingga akhirnya pada tahun 1982 ia belajar membuat keris sendiri. Ia bongkar halaman rumahnya yang tak begitu luas untuk dijadikan besalen.

Pauzan menuturkan karena tidak memiliki cukup untuk membeli besi dan bahan membuat keris lainnya, ia sering membeli keris rongsokan di Pasar Antik Triwindu. Keris-keris yang dibeli dengan harga murah itu kemudian diperbaiki di besalen-nya, dan kemudian dijual kembali dengan harga tinggi.

“Hasil jual beli itu kemudian saya pakai modal untuk menghidupkan besalen,” kata dia.

Ketekunan, banyak bertanya, dan di bawah bimbingan langsung Mpu Go Tik Swan, keris karya Pauzan akhirnya berhasil  menarik perhatian para penggemar keris. Tahun 1984, ia berhasil membuat pamor kreasi baru,  Poleng Wengkon, yang ditorehkan pada keris dapur Gumbeng. Pamor adalah motif yang muncul pada bilah keris karena lipatan besi yang berbeda, biasanya logam putih dan hitam atau nikel.

“Pamor itu hasil desain Dietrich Drescher, pecinta keris asal Jerman. Pamor itu kemudian saya torehkan pada bilah keris,” kata empu yang pernah diangkat menjadi mantra pande ((kepala besalen) oleh Paku Buwono XII  di Keraton Kasunanan Surakarta.

Keris karyanya ini langsung menarik perhatian Menko Polkam ketika itu, Jenderal Soerono yang kemudian memberi nama keris itu Kyai Surengkarya.  Tujuh keris dengan pamor serupa juga dipesan oleh beberapa pecinta keris dari Amerika Serikat, Malaysia, Jepang, Australia, dan Belanda.

Selain Poleng Wengkon, Pauzan juga melahirkan pamor-pamor baru, antara lain  kalpataru, daun pepaya, dan tetes banyu (tetes air). “Dietrich Drescher banyak mendorong  sekaligus menginspirasi saya untuk menciptakan pamor pamor baru,” kata Pauzan.

Empu Kreasi Baru

pameran-kerisKarya-karya Pauzan selalu ditunggu para penggemar keris. Selama periode tahun 1983 hingga 1990, Pauzan menggelar pameran karya-karya tosan aji, antara lain di ASKI (sekarang Institut Seni Indonesia Surakarta), Sasana Mulya (Solo), Monumen Pers (Solo), Pusat Keris Jakarta, dan Taman Mini Indonesia Indah. Sebagai empu, Pauzan semakin bersinar ketika karya-karya dipamerkan di Brunai Darusalam.  Karena kepiawaiannya, Pauzan  juga menjadi dosen luar biasa untuk mata kuliah praktek pembuatan keris di Akademi Seni Karawitan Indonesia (ASKI, sekarang ISI) Surakarta.

Ia selama ini dikenal sebagai empu dengan karya-karya keris kreasi baru. Pada awak-awal sebagai mpu, ia lebih banyak mutrani –meniru keris-keris kuno seperti naga sasra sabuk inten, kyai sengkelat, dan sebagainya.  Setelah masa-masa meniru selesai, ia mulai menciptakan kreasi baru.

“Keris itu bukan benda mistis. Keris itu karya seni yang luar biasa warisan leluhur kita. Sekarang ketertarikan orang terhadap keris sudah  bergeser dari sesuatu yang mistis ke aspek estetika,” kata empu yang pernah menerima beberapa penghargaan di bidang budaya dari pemerintah ini.

Pria ini telah membuat ratusan keris. Ia juga melahirkan puluhan empu muda dari besalen-nya. Namun ia tetap sederhana. Ia sangat terbuka untuk mengajarkan ilmu perkerisan kepada kalangan muda yang ingin belajar darinya. Meski karya-karya kerisnya telah mendapat pengakuan dunia, namun Pauzan menolak disebut sebagai empu.

“Saya bukan empu, tapi pengrajin keris,” kata pria yang mendapat gelar Mas Ngabehi Pusposukadgo dari Keraton Kaunanan Surakarta ini.

Menurut Pauzan, untuk menjadi empu seseorang harus memiliki kemampuan spiritual yang tinggi. Seorang empu harus menjalani laku tapa dan ritual kejawen lain. Lagi pula, lanjut Pauzan, gelar empu itu hanya untuk para pembuat keris kraton pada zaman dulu. Bagi dia yang penting adalah melakukan tugas yang juga diwariskan para leluhur kepada generasi berikutnya, yaitu melestarikan budaya.

“Saya gembira karena mulai banyak perajin perajin muda dengan karya yang hebat. ISI (Institut Seni Indonesia) Surakarta memiliki peran besar dalam melahirkan perajin perajin muda. Apalagi di sana sudah ada program studi tosan aji,” ujar Pauzan.

Meningkatnya minat terhadap pembuatan keris ini, lata Pauzan, terutama setelah Unesco  mengukuhkan keris merupakan warisan budaya lisan dan tak benda karya kemanusiaan dari Indonesia.

“Di Indonesia, tradisi membuat keris dan tombak masih berlanjut seperti halnya membuat wayang dan batik. Secara terus menerus selama ratusan tahun tradisi itu masih dilakukan oleh masyarakat kita, bahkan sampai sekarang” kata dia.

Pauzan menyebut tradisi pembuatan keris sudah dilakukan  sejak  masa kerajaan Buda (125-1125), kerajaan Hindu ( 1250-1500), Mataram Islam (1460 M – 1613 ) hingga masa pasca kemerdekaan  (1945 hingg sekarang).

Dari perjalanan panjang itu, lanjut Pauzan, telah lahir empu-empu hebat seperti Empu Gandring  pada masa kerajaan Singasari. Lalu zaman Mataram melahirkan Mpu Warih Anom, Mpu Madrim, Mpu Tundung, Mpu Setrobanyu, hingga Mpu Brojosentiko, Mpu Brojoguno, dan Mpu Japan.

“Mereka empu empu yang luar biasa. Sayang, banyak karya mereka yang hilang karena dijual ke luar negeri,’” kata Pauzan.

Pada masa sekarang ini, menurut Pauzan, keris seharusnya tidak lagi dianggap  sebagai benda yang mistis.  Keris adalah karya seni, sehingga harus dilihat sebagai benda seni. Dengan cara pandang seperti itu, kata dia, maka akan semakin banyak kalangan muda yang  akan belajar mengenal, mencintai dan kemudian melestarikan keris sebagai warisan budaya bangsa.

“Keris itu semuanya indah. Mulai proses pembuatan, kemudian munculnya pamor, sampai akhirnya dibuatkan warangka (sarung keris) dan gagang (pegangan). Saya rela  mengajar tanpa bayaran bagi mereka yang ingin belajar membuat keris, terutama dari kalangan muda, agar keris abadi,” ujar Pauzan.

Sumber: Suara Merdeka

Categories: KISAH PARA EMPU PEMBUAT KERIS | 4 Komentar

ASMAK ISMUL ADZOM MULTIFUNGSI


artikel kiriman pembaca
pamungkasrajeh@gmail.com

Asalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh

Salam hormat kagem ki wong alus n sesepuh semuanya serta salam hangat buat para pembaca blok kwa tercinta ini pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi ijazah keilmuan golongan rajeh dr guru saya dr padepokan Ilmu Kasepuhan Nusantara yaitu ASR ISMUL ‘ADZOM yang ada di padepokan IKN bagi yang berminat silahkan diamalkan dengan istiqomah.

Caranya mandi taubat siapkan air aqua lbh bagus air masjid di lanjut solat sunah taubat 2 rokaat n solat sunah hajat 2 rokaat dilanjut tawasul
1. Biniyati liridho illahi ta’ala
2. Ila hadroti nabiyyil mushtofa Muhammadin SAW
3. Ila hadroti nabiyullah Khidir AS Balya Bin Malkan, Adam min Hawa AS, Idris AS,
Ibrahim AS, Daud AS, Sulaiman AS Asif Bin Barkhoya, Ilyas AS
4. Ila hadroti Syeikh Abdul Qodir Jaelani wa Syeikh Abi Hasan As Syadzily
5. Ila hadroti jami’il malaikat muqorrobin wa qorribin
6. Ila hadroti wali 9, Syeikh Syarif Hidayatullah, Syeikh Sulthon Murohidin Gusti Amat, Pangeran Cakra Buana, Syeikh Magelung Sakti, Syeikh Bujuk Tumpeng Madura, Syeikh Kholil Bangkalan, Mbah Yai Alawi Madura, Mbah Yai Ishaq Grobogan, Mbah Yai Ali Mustain Campur Darat
7. Khususon sohibul ijazah Fitri Andriadi, Jalu Pembayun Setiadisunu, wa
man ajazani ila muntaha serta semua Anggota Ilmu Kasepuhan Nusatara
8. Ila hadroti li jasadi (sebut keluarga yang masih hidup), semua murid dan tamu tamu
ku
9. Ila Arwahi muslimin wa muslimat semua keluarga, leluhur ku yang sudah
meninggal, semua leluhurnya guru-guru, murid-murid, dan tamu-tamu ku yang
sudah meninggal, dan semua leluhur yang telah babat alas desa… (Tempat saat ini
wirid)
10. Hadza / Hadzihi hadiyatuna khususon ila ruhi …..(nama sendiri)……bin/binti…(nama
ibu kandung)……
11. Assalamu’alaikum Ya Rijalul Ghoib, Assalamu’alaikum Ya Arwahu Mukhodas Ila
Jami’il Khodami Ayat Wal Mu’jizati Karomatil Ayat Wa Bi Barokati Ayat Keramat Lintang Songo (untuk memudahkan / menyebut semua amalan yang dimasukkan)
12. Ilahi anta maksudi wa ridloka madlubi 3x
Al-Fatehah……… 500x( khusus hari pertama) hari kedua seterusnya min 21x

PERMULAAN SEMUA ASMA’
(Ijazah Mbah Yai Ahmad Sholikhin)

Dibaca sebelum mengamalkan asma apapun sebanyak 3x tahan nafas,
Fungsinya untuk memperkuat semua asma yang kita amalkan khususnya yang
berkaitan dengan kejadukan

BISMILLAH HAQULLAH HAQ – HAQ – HAQ 3x  KAF HA YA’ ‘AIN
SHOD KHA MIM ‘AIN SYIN QOF ALLAHU AKBAR 3X

ASR ISMUL A’DZOM ini lafadznya:

INNA QUWWATA QUWWATUKA FAQOWWINI BI ‘IZZATIKAL A’DHOM  1000X

Setelah selesai tarik nafas panjang tahan di perut lalu di kedutkan trus di tiupkan ke air yg sudah disiapkan.

Tutup dengan solawat n hamdalah lakukan selama 3/7 hari untuk faidah multi fungsi. Mf jika ada kata2 yg salah atau khilaf bukan berarti sy berilmu tp saya hnya orang awam yg di tugasi guru saya agar berbagi amalan bagi yg berkenan mohon wejangan n masukanya akhirul kalam wabilahitaufik wal hidayah asalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh.

@kwa,2016

Categories: AMALAN MULTIFUNGSI | 80 Komentar

PEMBERIAN GELAR ANGKATAN 51 MASTER KWA


Assalamualaikum wrb wb.
SEBAGAI TANDA RASA PERSAUDARAAN YANG PENUH CINTA MAKA KAMPUS WONG ALUS MEMBERIKAN  GELAR  KEPADA PESERTA PROGRAM PELATIHAN MASTER KWA ANGKATAN LI / 51 YANG DISELENGGARAKAN PADA 17 SEPTEMBER 2016 BERTEMPAT DI PANTAI PRIGI TRENGGALEK JATIM DENGAN GELAR:

KI PRABU DEDI JAYANINGRAT
(LAMPUNG)

SEMOGA PELATIHAN MASTER KWA INI BERMANFAAT UNTUK KITA SEMUA DALAM NAUNGAN RIDHO ALLAH SWT. AMIN.

HORMAT KAMI, SALAM PASEDULURAN.

wongalus

@@@

 

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

KIDUNG BONANG PENOLAK BENCANA


Bagi masyarakat Jawa, Kidung tidaklah sekedar nyanyian sebagaimana makna nyanyian di era sekarang. Akan tetapi mengandung kekuatan batiniah sebagaimana mantra yang dilagukan dengan nada-nada tertentu. Kidung Bonang ini adalah karya dari salah satu Wali Songo yaitu Sunan Bonang, Guru dari Sunan Kalijaga.

Masyarakat tradisional khususnya di Nusantara menggunakan mantra untuk tujuan tertentu. Hal tersebut sebenarnya sangat efektif bagi para penggunanya, Selain merupakan salah satu sarana komunikasi dan permohonan kepada Tuhan, mantra dengan kata yang berirama memungkinkan orang semakin rileks dan masuk pada keadaan trance.

Kalimat mantra yang kaya metafora dengan gaya bahasa yang hiperbola tersebut membantu perapal melakukan visualisasi terhadap keadaan yang diinginkan dalam tujuan mantra. Kalimat mantra yang diulang-ulang menjadi Afirmasi, Pembelajaran di level unconscious dan membangun sugesti diri yang sangat kuat.

Berikut kidung berisi mantra yang bisa dinyanyikan saat malam hari dalam kondisi hening dan sakral. Isinya adalah doa-doa pemagaran agar yang berdoa mendapatkan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa dari penyakit, hama tanaman, teluh, tenung sihir dan bencana lainnya.

Berikut kidungnya :

 

Ana kidung kidunge Paneran

ara namun na sakit

tekane sin sabran

rupane aran aban

kapunah in rasul muji

panakit ilan

kari waluya jati.

Kapayunan in luhur haras

anirnaken paksi

kan teka min sabran

walan lelembin kurikan

tikus celen uti-uti

lolodoh walan

saken ama suminkir.

Pager wetan Jabrail nulak

sakehe inkan mandi

lelenek tutukan

rujek wewerjit minman

kapunah in puji tasbik

bruwan aiyan

pada adoh tan wani.

Pager kidul Mikail anulak

in lara saketi

senkel windu benan

memesus uban-uban

lara roga pada balik

enek apulan

in genahira lami.

Pager kulon Nijrail anulak

guna trahnana weri

teluh kunan-kunan

desti lan japa mantra

suwangi mula kabalik

marin guriyan

ira in biru tasik.

Pager lor Israpil nulak kala

in kala Kalasekti

pejuh wurun kama

lalis lan kamaman gerah

oyod minman tali rawi

ambintan kala

teluh alas suminkir.

Lelemek esor walunsunanin

naga pameluk bumi

anulak muriyan

mudidi(n) pada wenkan

apikukuh lenabu kunin

kan andudulan

bale naras tumawin.

Demikian kidung dari Sunan Bonang. Terakhir kita berpesan pada diri kita masing-masing agar bisa Menebar Keharuman Perilaku sebagaimana falsafah Keris Pudhak Sategal. Menjadikan perilaku kita terpuji dan wangi yang terus menerus tiada henti (angambar-ambar ganda arum) dari ladang yang luas. Keharuman yang menebar memberikan rasa tenang dan meningkatkan kesabaran dan keheningan dalam berfikir dan bertindak.

Keharuman memberikan rasa tenteram dan rasa menyenangkan bagi yang menciumnya. Orang hidup di dunia ini, hendaknya menebarkan aroma harum, seperti harumnya bunga pudhak. Harumnya nama baik manusia sepanjang masa dan selalu dikenang, hanya dapat diperoleh dengan perilaku nyata yang memberikan kebaikan terhadap sesama dan lingkungannya.

Menebar aroma arum harus didasari ulat manis kang mantesi, ruming wicara kang mranani, sinembuh laku utama.  Ulat manis kang mantesi, yaitu bersikap ramah dan menyenangkan hati orang lain, menanggapi seseorang dilandasi dengan kebaikan hati.  Ruming wicara kang mranani, yaitu setiap pembicaraan disampaikan dengan cara yang halus, menarik dan menentramkan hati orang lain, bukan sebaliknya justru membuat suasana menjadi gundah. Sinembuh laku utama, yaitu setiap perbuatan dilandasi dengan keikhlasan dan perilaku yang baik (laku utama). Dengan demikian, diharapkan dapat membuat orang menebarkan keharuman (kebaikan) hidupnya bagi orang lain.

@kwa,2016

Categories: KIDUNG BONANG DOA MINTA PERLINDUNGAN TUHAN YME | 11 Komentar

Selamat Hari Raya Qurban 1437 H (Idul Adha 2016)


ASSALAMUALAIKUM WR WB

Hari Raya Qurban 10 Dzulhijah 1437 H  Insya Alloh bertepatan pada tanggal 12 September 2016,

KELUARGA BESAR KWA mengucapkan selamat beribadah Qurban

Semoga Amal Ibadah kita semua mendapatkan Ridho Allah SWT. Amin YRA.

Belajar dari Ibrahim AS: rela mengorbankan anaknya,
Belajar dari Ismail AS: Ikhlas menerima kehendak Allah SWT.

“pengorbanan dan keikhlasan adalah inti hakikat dari Idul Adha”

WASSALAMUALAIKUM WR WB

Salam paseduluran

ki wongalus

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA | 5 Komentar

ILMU SYAH MA’RUF UNTUK MENANG PERANG DAN KEBAL SENJATA


ilustrasi peperangan bangsa melayu terhadap bangsa belanda

ilustrasi peperangan bangsa melayu terhadap bangsa belanda

Ilmu ini untuk menang dalam berperang melawan musuh. Badan kita kebal terhadap senjata apapun dan Insya Allah kita akan selamat. Ilmu ini dimiliki oleh suku-suku bangsa Melayu.

Caranya sebagai berikut:

Berdirilah di tempat yang terkena cahaya matahari langsung dan bukalah telapak tangan biar terkena cahaya matahari. Bayangkan cahaya matahari itu menjadi BOLA CAHAYA dengan besar satu kepal tangan dan mengumpul di telapak tangan.

Selanjutnya, Bacalah doa mantra berikut ini dengan TAHAN NAPAS satu kali  dan HEMBUSKAN ke dalam bola cahaya tadi:

Inilah doanya:

AUDZUBILLAHIMINASSYAITONIRROJIM

BISMILLAHI WA MUJRIHA

BISMILLAHI WAMURSAHA

BISMILLAHI WAMURSALIN

BERKAT AKU MEMAKAI ILMU SYAH MA’RUF

BERKAT DOA LA ILAHA ILALLAH

BERKAT MUHAMMADAR ROSULULLOH

Selanjutnya  pukul dada sambil membayangkan bola cahaya di telapak tangan kita masuk ke tubuh.

Maka tubuh kita akan terlindungi sangat kuat oleh cahaya doa yang tidak bisa ditembus oleh apapun senjata.

Selanjutnya napas normal kembali dan silahkan maju dalam peperangan. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita semua dari bahaya bala bencana yang datang kepada kita. Salam paseduluran.

@Kwa,2016

Categories: ILMU SYAH MA’RUF UNTUK MENANG PERANG DAN KEBAL SENJATA | 34 Komentar

ILMU MAHABBAH


by Kyai Tunggul Manik

Bismilah. Malam yg mulia ini sy ijasahkan ilmu mahabbah kpd sedulur yg berkenan memilikinya.

WAATHUF QULUUBAL AALAMINA BIASRIHIM ALAYYA AALBISNII QOBUULAN BISALMAHAT 60 X selama 7 malam.

Setelah mengamalkan 7 hari maka anda sdh punya ilmu ini. Utk matek ajian ilmu, baca doa tahan napas dan sampai dikalimat AALAMINA maka bayangkan target ikut kemauan anda.

Baca cukup 1 x saja

Insya alloh target manut dan mengikuti kemauan dan cinta anda. Dia akan terpelet dengan ilmu anda.

Ijasahan selesai.

@kwa,2016

Categories: ILMU MAHABBAH | 99 Komentar

AMALAN POWERFULL SERATUS AL IKHLAS


FADHILAH: SEMUA HAJAT – SEMUA KEBUTUHAN ANDA

KWA khotim shogirAmalan ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Abas RA, dia berkata “ Bersabda Rosulullah SAW Barang siapa yang mempunyai hajat kepada Allah Swt maka hendaklah dia bangun kemudian berwudhu dengan wudhu yang bagus lalu berdiri untuk melakukan sholat sunat hajat empat roka’at dengan sekali salam ditempat yang tidak ada orang yang melihatnya.

Hadits itu memerinci amalan lengkapnya sebagai berikut:

Caranya membaca pada roka’at pertama setelah surat Al Fatihah surat Al Ikhlas 10x

kemudian pada roka’at kedua surat Al Ikhlas 20x

pada roka’at ketiga surat Al Ikhlas 30x

pada roka’at keempat surat Al Ikhlas 40x

(KALAU KITA JUMLAH MAKA DIDALAM SHOLAT KITA SUDAH MEMBACA 100X SURAT AL IKHLAS)

Setelah selesai sholat sebelum berkata-kata dengan ucapan yg lain, maka baca:

Surat Al Ikhlas 50 x

Sholawat 50 x

Istighfar 50 x dan

Lahaula wala quwata ila Billah 50x

Selanjutnya mintalah kepada Allah Swt akan hajat kita (dengan bahasa yang mudah kita bias tahu artinya).

Amalan selesai dan sempurna

KWA khotim KABIRSebagai tambahan informasi, Bacaan Bacaan Surat Al Ikhlas dalam Bahasa Indonesia

1).Qul huwa alloohu ahad,
2).Alloohu shomad,
3).lam yalid walam yuulad,
4).walam yakun lahu kufuwan ahad.

Terjemahan Bacaan Surat Al Ikhlas

1). Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa
2). Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu
3). Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan
4). Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia

BACA DENGAN TELITI TATA CARA DI ATAS.

Demikian semoga bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari kita. amin

@Kwa,2016

Categories: AMALAN SHOLAT SUNNAH DENGAN POWER 100 AL IKHLAS | 89 Komentar

ILMU BAGI OLAHRAGAWAN MENEMBAK DAN BERBURU BINATANG


Ilmu ini berasal dari khasanah Budaya Melayu Kalimantan Barat, dan kebanyakan ilmu dari Budaya Melayu maka bersifat SEMULA JADI dalam arti untuk memilikinya tidak perlu melakukan riyadhoh. Cukup dibaca doa mantranya saja dan saran saya gunakan secara bijaksana.

Sebab berburu binatang itu sesungguhnya merusak keseimbangan alam. Namun ada kalanya diperlukan misalnya binatang sudah mengganggu kehidupan masyarakat, merusak tanaman padi, bahkan bisa jadi binatang itu membunuh manusia sebagaimana yang pernah terjadi di masyarakat yang tinggal di sekitar hutan di Sumatera, Kalimantan maupun pulau-pulau yang kini sudah ditinggali oleh manusia. Untuk itu, diperlukan ilmu berburu dengan senapan.

Ilmu ini juga bisa dipergunakan untuk sedulur-sedulur yang hobi olah raga menembak tepat dalam kejuaraan-kejuaraan. Meskipun ilmu ini sebenarnya untuk berburu dengan menggunakan senapan/bedil. Caranya adalah membaca mantera berikut ini sebelum melaksanakan aktivitas berburu.

Baca tahan napas dan kembuskan ke peluru/mimis  dan masukkan ke senapan. Selanjutnya adalah bidiklah dan atur napas dengan sebaik-baiknya sebagaimana aktivitas menembak.

=ALUNG ARA MEMBEDIL. SELENGKUNG ARA MEMUNIS. KE JANTUNG TEMPAT TERBANG. KULLU NAFSIN DZAIQOTUL  MAUT. BERAJAL KAU MATI. TAK BERAJAL KAU MATI=

Demikian semoga ilmu ini membawa manfaat dan tidak dipergunakan untuk tujuan-tujuan yang negatif. Jadikan langkah ini untuk menjadi bagian dari pelestarian Budaya Nusantara. Salam paseduluran.

@Kwa,2016

Categories: ILMU BAGI OLAHRAGAWAN MENEMBAK DAN BERBURU BINATANG | 12 Komentar

IJASAHAN ASMAK BAHROINI


wongalus

Bismilah. Dengan menyebut Asma Allah SWT yang mutlak keagungan-NYA dan memohon ijin NYA, bersama ini saya ijasahkan Asmak Bahroini dgn sempurna kpd sedulur2 yg berkenan menerimanya.

WAHUWALLADZI MAROJAL BAHROINI HAADZA ADZBUN FUROOTUN WAHAADZA MILHUN UJAAJUN. WA JA’ALA BAINAHUMAA BARZAKHON WAHIJRON MAKHJUURO.

313 X selama 3 hari.

#fadhilah utk pemagaran/pageran, pemisah yang hak dan yang batil,  panglimunan/halimunan, keselamatan lahir batin dan masih banyak lagi.

Demikian terima kasih dan salam paseduluran KWA.

@kwa,2016

Categories: ASMAK BAHROINI | 40 Komentar

MOHON DOA RESTU


Alhamdulillahirobbilalamin.

IMG-20160813-WA0037Atas ijin Allah SWT dan syafaat Rasulullah SAW, Program pelatihan MASTER KWA yang diselenggarakan mulai Sabtu pagi 13 Agustus sd Minggu pagi 14 Agustus 2016 telah selesai dilaksanakan dengan lancar dan sukses.

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini dan mewakili para Master KWA yang baru selesai mengikuti pelatihan, kami:

ALUMNI PELATIHAN MASTER KWA
ANGKATAN L / 50

============================================

KI SULTAN AGUNG PENANGGUNGAN  (KEDIRI)

KI SULTAN DWI PENANGGUNGAN (SOLO)

KI SULTAN ADRILA PENANGGUNGAN (JAKARTA)

KI SULTAN UDIN PENANGGUNGAN (MAGELANG)

KI SULTAN AGUS PENANGGUNGAN (SIDOARJO)

========================================= 

20160813_210645Mohon doa restu dari pembaca KWA, simpatisan KWA dan semua alumni KWA agar pelatihan Master KWA yang telah kami ikuti mendapatkan ridho dari Allah SWT dan bisa mendatangkan manfaat yang besar bagi masyarakat luas, bagi bangsa negara, bagi agama dan bagi keluarga kita. Amin YRA.

Terima kasih dan salam paseduluran.
Wassalamualaikum wr wb. Rahayu kang sami pinanggih.

20160811_171944

ttd

Ki Wongalus

======================================

link daftar para alumni program master:
https://wongalus.wordpress.com/alumni-kwa/

link terkait program Master KWA
https://wongalus.wordpress.com/cs/

======================================

cropped-20160507_120545.jpg

=Ubahlah hidupmu,
Ahli Berkasih Mesra dengan Sang Kekasih,
jadilah AHLI DZIKIR sepanjang usia,
Bergabunglah dengan MASTER KWA=

 

Categories: >>PERPUSTAKAAN UTAMA

ILMU DARI NUSANTARA: PELET PENGASIHAN DENGAN MEDIA MAKANAN MINUMAN


MURID RATU BERINGKAK

Salam paseduluran.

nanga jungkit nanga asarReaksi terkena pelet pengasihan sejenis ini biasanya langsung terjadi. Target yang memakan makanan yang dimantrai tiba-tiba akan menyenangi, menggandrungi, bersimpati dan lama kelamaan akan tumbuh rasa kasih sayang dalam hatinya. Padahal, sebelumnya hatinya biasa-biasa saja bahkan terkadang benci terhadap kita. 

Usahakan agar target memakan makanan yang kita mantrai tersebut. Makanan bisa berupa apa saja, misalnya roti-roti olahan, buah-buahan, permen atau bahkan bisa juga minuman.

Ilmu ini tidak perlu riyadhoh seperti puasa, wirid, dzikir dan lain sebagainya. Usahakan kita menghapal mantranya. Kalau tidak hapal, ya dibaca saja tulisan ini.

Saya mendapatkan ilmu ini dari seorang ketua pahlawan adat di kampung saya, di daerah Kalimantan Barat. Beliau dikenal sebagai ‘dukun’ yang serba bisa. Apabila ada orang sakit, dibawa ke dia. Apabila ada orang membutuhkan bantuan apapun, dibawa ke dia.  Orang yang meminta bantuan kepadanya, membawa makanan/rokok/uang ala kadarnya semampunya. Beliau tidak mematok tarif berapa orang harus bayar bila menggunakan jasanya. Hal ini adalah ciri khas masyarakat desa yaitu suka gotong royong.

Berikut mantranya dan bacalah diam-diam agar target tidak mengetahuinya:

Bismillahirrohmanirrohim  (7 x) 
IBNU SI (nama target) YA PATAH YA PATAH, 
HU PATAHLAH HATI ENGKAU PADAKU,
AKU MEMAKAI JoYo SAMPURNo,
HATI ENGKAU SUDAH KUBELAH,
EMPEDU ENGKAU SUDAH KUPECAH,
JANTUNG ENGKAU SUDAH KUTUMPAH,
MATA ENGKAU SUDAH KUPECAH,
LIDAH ENGKAU SUDAH KUPATAH
(tarik nafas 3 x lalu baca)
KABIRUN KASIRUN YA FATTAH YA FATTAH HU ALLOH
BUKAN KUASAKU KUASA ALLOH
LA ILAHA ILALLAH
MUHAMMADUR ROSULULLOH
(hembuskan 3 x ke makanan).

Baca dan hembuskan ke barang yang akan diberikan ke target dan barang tersebut hendaknya berupa makanan yang nanti dimakan target. Demikian sharring ilmu dari tanah Melayu, semoga ini bisa menjadi upaya membuka wawasan tentang kekayaan budaya Indonesia.

Terima kasih.

@kwa,2016

Categories: ILMU DARI NUSANTARA: PELET PENGASIHAN DENGAN MEDIA MAKANAN MINUMAN | 50 Komentar

Diproteksi: IJAZAH ILMU MEMBUKA PINTU REJEKI YANG TERTUTUP


Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

Categories: IJAZAH ILMU MEMBUKA PINTU REJEKI YANG TERTUTUP | Masukkan password Anda untuk melihat komentar.

KEGIATAN ALUMNI PELATIHAN KWA (PENGIJASAHAN TINGKAT LANJUT STRATA 4) DAN SYAWALAN BERTEMPAT DI LERENG GUNUNG PENANGGUNGAN TRAWAS MOJOKERTO


Alhamdulillah KEGIATAN PENGIJAZAHAN ALUMNI PELATIHAN MASTER KWA (TINGKAT STRATA 4) DAN SYAWALAN BERTEMPAT DI LERENG GUNUNG PENANGGUNGAN TRAWAS MOJOKERTO telah selesai dilaksanakan pada hari Jumat sd Sabtu (29 Juli -30 Juli 2016).

Ini adalah bentuk keakraban dan keperdulian sesama alumni pelatihan MASTER KWA yang digelar secara berkala dan rutin dengan tujuan agar para peserta alumni bisa menjalin persaudaraan, bisa berkomunikasi dan menambah ilmu yang telah didapatkan saat pelatihan master KWA.

Ketiga pengurus alumni MASTER KWA yaitu KETUA ALUMNI: KI AGENG IMAM PENANGGUNGAN (PONOROGO), WAKIL KETUA: KI YASIN DAENG PENANGGUNGAN (BEKASI), SEKJEN: KI AGENG SATRIA HAYUNINGRAT, (SUMEDANG)  bisa hadir dan mensupport kegiatan ini, dibantu oleh forum Cangkrukan di Markas KWA tiap kamis yang dipimpin oleh Mbah Duro, Wak Kasan dan Mbah Septian.

Sebelum pelaksanaan acara, semua alumni yang tergabung dalam Grup di Whatsapp berdiskusi tentang format yang bagaimana yang akan dilaksanakan dalam acara yang penuh dengan kekhusyukan, kebersamaan serta kehangatan satu keluarga besar dan canda tawa. Akhirnya tersusun acara yaitu: pembukaan doa, pengijazahan tambahan ilmu-ilmu hikmah tajrib tingkat tinggi (S4 sebagai kelanjutan dari ilmu master KWA tingkat S1 – S2 dan S3), diskusi lepas dan bakar jagung serta ditutup dengan doa penutup.

Kami atas nama KWA mengucapkan terima kasih tiada terhingga kepada semua pihak yang telah bekerja mensukseskan acara ini dan semoga kesuksesan lahir batin dunia akhirat bisa didapatkan atas ijin dan ridho dari Allah SWT.

Salam paseduluran, Semakin tinggi ilmu, semakin tinggi pendakian spiritual maka wajib untuk Semakin Tawaduk (rendah hati),  Ikhlas dalam ber-Qonaah kepada Qodha dan Qodar Allah Taala dan semakin kuat menancapkan erat Tauhid – Syahadat di dada masing-masing.  Amin.

ttd

ki wongalus

===============

20160730_100947(0)

IMG-20160730-WA0017

IMG-20160730-WA0015

 

IMG-20160729-WA0027

IMG-20160730-WA0004

IMG-20160729-WA0019

IMG-20160729-WA0035

IMG-20160730-WA0012
20160730_101005

@kwa,2016

Categories: S4 ALUMNI MASTER KWA | 8 Komentar

ILMU KEREJEKIAN HASBUNALLOH dan PENYELARASANNYA


Ini adalah amalan agar kita mendapatkan lancar rezeki dan kekayaan, membuka rejeki yang semula sempit menjadi berkecukupan. Jangan lupa, setelah mengamalkan ilmu ini maka anda wajib tetap kerja keras dan kreatif. Sebagaimana yang dianjurkan dalam ajaran Agama Islam agar kita sebagai muslim/muslimah tetap bekerja keras. 

CARANYA: dilakukan setiap hari dan pengamal rutin (istiqomah) dianjurkan. Tidak ada jumlah berapa hari dalam pengamalannya. Semakin banyak maka akan semakin kuat power rejeki yang ditarik.

AMALANNYA:

Tawassul  kirim alfatihah kepada Nabi Muhammad SAW, Syekh Abu Hasan Asy Syadzili, orang tua dan diri kita sendiri

Selanjutnya baca  450  x

HASBUNALLOHU WA NI’MAL WAKIIL 450 X

Lanjutkan dengan membaca doa di bawah ini 10 x.

QULILLAAHUMMA MAALIKAL MULKI TU’TIL MULKA MIMMAN TASYAA’UWATANZI’UL MULKA MIMMAN TASYAA’U WATU’ZZU MAN TASYAA’U WATUDZILLU MAN TASYAA’U BIYADIKAL KHOIRU INNAKA ‘ALAA KULLI SYA’INQODIIRUN. TUULIJULLAILA FINNAHAARI WATUULIJUNNAHAARO FILLAILIWATUKHRIJUL HAYYA MINAL MAYYITI WATUKHRIJUL MAYYITA MINALHAYYI WATARZUQU MAN TASYAA’U BIGHOIRI HISABBIN. 10 x

 Lanjutkan dengan membaca wirid 1900 X :

YA ROZZAQ  YA WAHHAAB YA FATTAAH YA GHONIYYU YA  MU’THII  1900 x

Setiap sampai 100 x selingi dengan membaca:

QOOLA ‘IISABNU MARYAMALLOHUMMA ROBBANAA ANZIL ‘ALAINAAMAA’IDATAMMINASSAMAA’I TAKUUNU LAANAA ‘IIDALLI AWWALINAA WAAAKHIRINAA WA AAYATAMMIKA WARZUQNAA WA ANTAKHOIRUROOZIQIINA

Mudah-mudahan amalan ini bermanfa’at dan barokah bagi kita semua dengan izin dan ridho ALLAH SWT. Amin.

@KWA,2016

==========================================

SEHUBUNGAN DENGAN PERMINTAAN PARA SEDULUR PEMBACA KWA, MAKA BERSAMA INI SAYA LAKUKAN PENYELARASAN ILMU KEREJEKIAN HASBUNALLOH INI.

PENYELARASAN AKAN SAYA ADAKAN PADA

HARI SABTU

TANGGAL 30 JULI 2016 

JAM 20.00 WIB ( kalau Anda berada di tempat lain (WITA /WIT ) atau di luar negeri silahkan menyesuaikan diri dengan jam kami mengadakan penyelarasan.

=LAMA PENYELARASAN LIMA MENIT=

pada jam itu silahkan sediakan air putih segelas dan duduklah meditasi sekitar 5 menit.

KAMI AKAN MENTRANSTER JARAK JAUH DOA HASBUNALLOH dan selanjutnya silahkan diamalkan ilmu kerejekian tersebut.

Selanjutnya silahkan air minum segelas tersebut diminum. Semoga barokah biidznilah. Amin YRA

Demikian terima kasih

@@@

Categories: ILMU KEREJEKIAN HASBUNALLOH dan PENYELARASANNYA | 66 Komentar

BENTENG LAPIS TUJUH HASBUNALLOH


Fadhilah: membentengi diri dari BAHAYA apapun, melindungi dari musuh, setan, penguasa jahat, kerusakan, kebakaran, kebatilan dan juga hewan buas.

Cara:

Tawassul/kirim Al Fatihah kepada: Nabi Muhammad SAW, Syekh Hasan Syadzili, orang tua kita.

Pada saat pertengahan malam setelah bersuci/wudhu wiridkan:

=HASBUNALLOH  WA NI’MAL WAKIL  450 x empat ratus lima puluh) kali.

Selanjutnya  bacalah doa dibawah ini 7 X :

ALLOOHUMMA INNI AS’ALUKA BISIRRIDDZAATI WA BIDDZAATISSIRRI HUWA ANTA, ANTA HUWA LAA ILAAHA ILLAA ANTA. IHTAJABTU BINUURILLAAHI WA BINUURI ‘ARSYILLAAHI WA BIKULLISMIN HUWALLOOHU MIN ‘ADUWWU WA ‘ADUWWIHI WA MIN SYARRI KULLI KHOLQILLAAHI BI MI’ATI ALFI ALFI LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAHIL ‘ALIYYIL ‘ADZIIMI. KHOTAMTU ‘ALAA NAFSII WA DIINII WA AHLII WA WALADII WA JAMII’A MAA A’THOONII ROBBII BIKHOOTAMILLAAHIL QUDDUUSIL MANII’ILLADZII KHOTAMA BIHII ‘ALAA AQTHOORISSAMAAWAATI WAL ARDHI  (HASBUNALLOOHU WA NI’MAL WAKIILU) WA LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAHIL ‘ALIYYIL ‘ADZIIMI. WASHOLLALLOOHU ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA ‘ALAA AALIHI WA SHOHBIHII WA SALLAM

Ya Allah SWT, sesungguhnya aku memohon kepadaMu dengan rahasia Dzatmu dan dengan Dzatmu yang (Engkau) rahasiakan, yaitu Engkau. Engkau adalah Dia yang tidak ada tuhan selain Engkau. Aku berlindung dengan cahaya Allah SWT dan dengan cahaya singgasana-Nya dan dengan tiap nama yang nama itu adalah Allah SWT, dari musuhku dan musuh-Nya dan juga dari kejelekan seluruh makhluk Allah SWT dengan sejuta LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAHIL ‘ALIYYIL ‘ADZIIMI, aku kunci diriku, agamaku, keluargaku dan semua yang telah diberikan kepadaku dari Allah SWT SWT Tuhanku dengan kunci Allah SWT SWT yang Maha Suci, Maha Mencegah yang dengan itu Allah SWT merawat penjuru langit dan langit. (cukuplah Allah SWT sebagai Tuhan yang mencukupiku dan sebaik-baik Allah SWT sebagai  pelindung). Tidak ada daya dan tidak ada kekuatan selain dengan (pertolongan) Allah SWT.Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat ta’dzim dann salam atas  junjungan kita Nabi Muhammad dan keluarga serta para sahabatnya.

Selanjutnya  bacalah doa dibawah ini 7 X :

ASROQO KALAAMULLOOHI WADZOHARO KALAAMULLOOHI WATSABATA AMRULLOOHI WA NAFADZA HUKMULLOOHI ISTA’ANTU BILLAAHI TAWAKKALTU ‘ALALLOOHI MAA SYAA’A ALLOOHU WA LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAHI. TAHASSHONTU BIKHOFYI LUTHFILLAAHI WA BI LATHIIFI SHUN’ILLAAHI WA BI JAMIILI SITRILLAAHI WA BI ‘ADZIIMI DZIKRILLAAHI WA BIQUWWATI SULTHOONILLAAHI DAKHOLTU FII KANAFILLAAHI WASTAJARTU BIROSUULILLAAHI BARI’TU MIN HAULII WA QUWWATII WASTA’ANTU BIHAULILLAAHI WA QUWWATIHI. ALLOOHUMMASTURNII FII NAFSII WA AHLII WA MAALII WAWALADIII BISITRIKALLADZII SATARTA BIHII DZAATAKA FALAA ‘AINA TAROOKA WA LAA YADA TASHILU ILAIKA YAA ROBBAL ‘AALAMIINA. UHJUBNII ‘ANIL QOUMIDDZOOLIMIINA BIQUWWATIKA YAA QOWIYYU YAA MATIINU. HASBUNALLOOHU WA NI’MAL WAKIILU WALAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAHIL ‘ALIYYIL ‘ADZIIMI. WASHOLLALLOOHU ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN KHOOTAMINNABIYYIINA WA ‘ALAA AALIHII WASHOHBIHII AJMA’IINA WA SALLAMA TASLIIMAN KATSIIRON DAA’IMAN ILAA YAUMIDDIINA WALHAMDULILLAAHI ROBBIL ‘AALAMIIN

Telah bersinar cahaya Allah SWT, telah jelas kalam Allah SWT, telah ditetapkan ketetapan Allah SWT dan berjalan hukum Allah SWT SWT. Aku meminta pertolongan kepada Allah SWT SWT, aku berserah diri kepada Allah SWT, perkara kehendak Allah SWT, tidak ada daya dan tidak ada kekuatan selain dengan (pertongan) Allah SWT. Aku  berbenteng dengan samarnya kehalusan Allah SWT, dengan kehalusan ciptaan Allah SWT, dengan indahnya tirai Allah SWT, dengan agungnya dzikir kepada Allah SWT, dan dengan kekuatan kekuasaan Allah SWT aku masuk ke perlindungan Allah SWT dan aku berlindung dengan Rasulullah SAW. Aku lepas dari daya dan kekuatanku dan aku bersandar pada daya dan kekuatan Allah SWT. Ya Allah, tutuplah aku dari (nafsu dalam diri)ku (sehingga ia tak mampu menggodaku), dari keluargaku, dari harta dan anakku dengan tiraiMu yang dengan tirai itu Engkau menutup diriMu hingga tak ada mata yang mampu melihatMu, tak ada tangan yang mampu menyentuhMu. Wahai Allah SWT, Tuhan semesta alam, lindungilah aku dari orang-orang dzalim dengan kekuatanMu wahai Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuat lagi Maha Kokoh. Cukuplah Allah SWT Tuhan yang mencukupiku dan sebaik-baik Allah SWT sebagi pelindung. Tidak ada daya dan tidak ada kekuatan selain dengan (pertolongan) Allah SWT yang Maha Luhur lagi Maha Mulia. Semoga Allah SWT senantiasa mencurahkan rahmatNya atas junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yaitu akhir para Nabi dann juga semoga senantiasa tercurahkan atas seluruh keluarga dan seluruh sahabtnya dan semoga mencurahkan salamNya yaitu salam yang sebanyak-banyaknya untuk selama-lamanya hingga hari Kiamat. Segala puji bagi Allah SWT penguasa alam semesta.

Demikian ijasah amalan  kitab sirrul jalil ini semoga Allah SWT SWT memberikan penunjuk atas perkara yang benar dan kepadaNya tempat kita semua kembali.

@kwa,2016

Categories: BENTENG LAPIS TUJUH HASBUNALLOH | 20 Komentar

HIZIB HASBUNALLOH


Fadhilah: melumpuhkan orang dholim. Target akan mengalami sakit, tertimpa bencana dan bahkan bisa membinasakan mereka dari kehidupan ini.

Cara: riyadhoh 3 atau 7 hari

Tawassul/kirim Al Fatihah terutama kepada: Nabi Muhammad SAW, Syekh Hasan Syadzili, orang tua kita. Bisa ditambah sesuai dengan keyakinan.

Pada saat pertengahan malam setelah bersuci/wudhu bacalah:

HASBUNALLOH WA NI’MAL WAKIL  450 x  (empat ratus lima puluh) kali.

Kemudian bacalah doa HIZIB di bawah ini 7 X :

YAA SYADIIDAL BATHSYI YAA DZAL QUWWATIL QOOHIROTI WAL ‘IZZAL BAAHIROTI YAA MUNTAQIMU YAA ‘AZIIZU YAA QOHHAARUNTAQIM MIN ‘ABDIKA FULAANI (……ISI NAMA TARGET….) YAA MIMIITU (FA AKHODZAHUMULLOOHU BIDZUNUUBIHIM WA MAA KAANA LAHUMMINALLOOHU MIWWAAQIN). YAA QOHHAARU YAA DZAL BATHSYISYADIIDI ANTALLADZII LAA YUTHOOQUUNTIQOOMUHU ANTA QOHHAARUL JABBAARIINA WAMUNSHIFUL MADZLUUMIINA MINADDZOOLIMIINA, JALLASMUKA YAA QOHHAARU YAA QOHHAARU YAA QOHHAARU AQHIR KADZAA WA KADZAA (FA AKHODZAHUMULLOOHU BIDZUNUUBIHIM FADAMMARNAAHUM TADMIIRON). ALLOOHUMMA BI TALA’LU’I NUURI BAHAA’I HUJBI ‘ARSYIKA MIN A’DAA’IIHTAJABTU WABISTHWATIL JABARUUTI MIMMAN YAKIIDUNII ISTATARTU WA BITHUULI HAULI SYADIIDI QUWWATIKA MIN KULLI SULTHOONIN TAHASSHONTU WA BIDUYUUMI QOYYUUMIN DAWWAAMIN ABDAITUKA MIN KULLI SYAITHOONIN ISTA’ADZTU WA BIMAKNUUNISSIRRI MIN SIRRIKA MIN KULLI HAMMIN WA GHOMMIN TAKHOLLASHTU. YAA HAAMILAL ‘ARSYI ‘AN HAMALATIL ‘ARSYI YAA SYADIIDAL BATHSYI YAA HAABISAL WAHSYAA IHMAL ‘ANNII MAN DZOLAMANII WA AADZAANII WASJUNHU FII SIJNI QIHRIKA ALLADZII LAA YADKHULUHUU ROHMATUN MIN ROHMATIKA WAGHLAB MAN GHOLABANII (KATABALLOOHU ANA WA RUSULII INNALLOOHA QOWIYYUN ‘AZIIZUN, WA KADZAALIKA AKHDZU ROBBIKA IDZAA AKHODZAL QUROO WA HIYA DZOOLIMATUN INNA AKHDZAHUU ALIIMUNSYADIIDUN, WARODDALLOOHULLADZIINA KAFARUU BIGHOIDZIHIM LAM YANAALUU KHOIROWWAKAFAALLOOHUL MU’MINIINAL QITAALA WA KAANALOOHU QOWIYYAN ‘AZIIZAN) (ALAM TARO KAIFA FA’ALA ROBBUKA BI ASHAABIL FIILI ALAM YAJ’AL KAIDAHUM FII TADHLIILIWWA ARSALNAA ‘ALAIHIM THOIRON ABAABILA TARMIIHIM BIHIJAAROTIM MINSIJIIL FAJA’ALAHUM KA’ASHFIMMA’KUULIN). ALLOOHUMMA INNII URIIDU AN ADRO’A BIKA FII NUHUURIHIM WA A’UUDZUBIKA MIN SYURUURIHIM ALLOOHUMMA SALLITH ‘ALAIHIM ANWAA’AL ‘ADZAABI WAKHOLLISHNII MIN MAN DZOLAMANII WA AADZANII WA LAA TUMAHHILHUM YAA SYADIIDAL BATHSYI YAA QOHHAARU YAA MUNTAQIMU HASBUNALLOOHU WA NI’MAL WAKIILU WALAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLA BILLAAHIL ‘ALIYYIL ‘ADZIIM.

Ya Allah SWT, wahai Tuhan yang Maha Dahsyat siksaNya, ya Allah SWT, wahai Tuhan yang memiliki kekuatan jelas (dapat disaksikan seluruh makhluk) dan memiliki kemuliaan luhur. Ya Allah SWT, wahai Tuhan yang Maha Menuntut (dengan siksaan), ya Allah SWT, wahai Tuhan yang Maha Luhur, ya Allah SWT, wahai Tuhan yang Maha Perkasa, tuntut dan siksalah hambaMu yaitu …….NAMA TARGET…. Ya Allah SWT, yang Maha Mematikan (maka Allah SWT menyiksa mereka dengan dosa-dosa mereka dan tidak ada penolong bagi mereka dari siksa Allah SWT SWT). ya Allah SWT, wahai Tuhan yang Maha Perkasa, wahai Tuhan yang memiliki siksaan sangat dahsyat Engkaulah Tuhan yang tidak ada seorangpun yang sanggup menolak atau menghadapi siksaNya. Engkaulah Tuhan yang bisa memaksa orang-orang sombong, Engkaulah yang bisa menolong orang-orang teraniaya dari mereka yang menganiaya. Maha Luhur namaMu wahai Allah SWT yang Maha Perkasa paksalah sedemikian rupa (maka Allah SWT menyiksa mereka dengan dosa-dosa mereka kemudian Kami menghancurkan mereka dengan kehancuran nyata). Ya Allah SWT, dengan cahaya keagungan tirai singgasanaMu aku berlindung dari musuh-musuhku. Dengan kehebatan keperkasaanMu aku berlindung dari orang-orang yang berbuat jahat kepadaku. Dengan kekelalan sifat kekalMu aku berlindung dari seluruh setan, dari rahasiaMu yang tersimpan aku terlepas dari segala kesedihan dan kesusahan. Ya Allah SWT, wahai Tuhan yang memelihara singgasanaNya dari para mailakat yang ditugaskan memeliharanya, ya Allah SWT, yang Maha dahsyat siksaNya, wahai Allah SWT yang menjaga kegersahan tanggung dan lindungilah aku dari orang yang berbuat dzalim dan menyakitiku, penjarakan ia dalam penjara yang tak setetes kasihMu masuk kedalamnya, tolonglah aku dari orang yang telah mengalahkanku (Allah SWT telah menetapkan bahwa Aku akan mengalahkan mereka dan (juga akan mengalahkan mereka) para utusanKu) sesungguhnya Allah SWT Maha Kuat lagi Maha Luhur. Demikianlah siksaan Allah SWT kala Dia menyiksa
suatu suatu golongan dzalim, sesungguhnya siksaNya sangat menyakitkan dan dahsyat. Dan Allah SWT menghalau orang-orang yang kafir itu yang Keadaan mereka penuh kejengkelan, (lagi) mereka tidak memperoleh Keuntungan apapun. Dan Allah SWT menghindarkan orang-orang mukmin dari peperangan dan Allah SWT Maha kuat lagi Maha Perkasa). (Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah? Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka’bah) itu sia-sia? Dan Dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong, Yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar, Lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat)). Ya Allah SWT, sesungguhnya aku menginginkan untuk mengembalikan kejahatan mereka dengan (kekuatan)Mu berbalik kepada mereka dan aku berlindung kepadamu dari kejelekan mereka. Ya Allah SWT, turunkan kepada mereka berbagai macam adzab dan selamatkan aku dari orang yang dzalim dan menyakitiku, janganlah Engkau tunda wahai Tuhan yang memiliki tindakan (siksaan), ya Allah SWT, wahai Tuhan yang Maha Perkasa, Maha Penuntut (menyiksa). Allah SWT adalah tuhan yang mencukupi kami dan Allah SWT adalah sebaik-baik pelindung. Tidak ada daya (bisa menghidar dari maksiat) dan tidak ada kekuatan (bisa melaksanakan ibadah) selain dengan (pertolongan) Allah SWT yang Maha Luhur lagi Maha Agung).

Demikian ijasah amalan kitab sirrul jalil ini semoga Allah SWT SWT memberikan penunjuk atas perkara yang benar dan kepadaNya tempat kita semua kembali.

@kwa,2016

Categories: HIZIB HASBUNALLOH | 25 Komentar

RIYADHOH TUJUH HARI AYAT HASBUNALLOH


Fadhilah: hajat apapun (rezeki, usaha, perjodohan, masalah rumah tangga dll) terkabul biidznillah. Allah SWT memberi pertolongan kepada kita untuk bisa melaksanakan perintah-Nya, dengan lantaran doa hasbunalloh  dan  bertambah dalam  I’tibar (mengambil pelajaran) sehingga akan mendatangkan mukasyafat (terbukanya  pintu rahmat Allah SWT).

Cara: riyadhoh 7 hari diawali puasa hari Kamis.  pada saat berbuka dengan kurma, minuman manis dan roti.

Tawassul/kirim Al Fatihah kepada: Nabi Muhammad SAW, Syekh Hasan Syadzili, orang tua kita.

Pada saat pertengahan malam setelah bersuci/wudhu bacalah:

=HASBUNALLOH  WA NI’MAL WAKIL  950 x (Sembilan ratus lima puluh) kali.

Kemudian bacalah doa dibawah ini:

AYYATUHAL  ARWAAHUTTHOOHIROTUL WAASHILATUL MUTAWAKKILUUNA  BI HAADZIHIL AAYATIL MUTHII’UNA LAHAA AJIIBUU DA’WATII WA AFIIDHUU ILAYYA MIN ANWAARIKUM FAIDHOTAN ‘AMIIMATAN HATTAN THOQQO BI MAA KHOFIYAA WASLUBUU QULUUBA BANII AADAMA WA BANAATI HAWAA’A BIL MAHABBARI ROGHOBAWWAROHABAN. BAAROKALLOOHU FIIKUM WA ‘ALAIKUM.

Artinya: wahai para roh suci yang telah sampai (derajat tinggi) yang bertawakkal (kepada Allah SWT ) dengan ayat mulia ini, yang taat kepadanya. Jawablah panggilanku dan curahkanlah cahaya kalian padaku, dengan curahan merata hingga tampak hal yang samar. Dan tariklah hati anak cucu Adan dan Hawa dengan rasa cinta dan hormat (padaku). Semoga Allah SWT memberkahi kalian dan atas kalian

Selanjutnya  =HASBUNALLOH  WA NI’MAL WAKIL  ditulis dengan bahasa Arab di atas piring/mangkok, dengan tinta  yang di dicampurkan didalamnya air bunga mawar dan minyak misik. Kemudian tulisan tersebut direndam dengan air dan air tersebut diminum dan silahkan tidur.

Lakukan hal ini lima atau tujuh HARI dengan berpuasa dan  riyadhah.

Pada hari ketujuh  (terakhir) bacalah:

=HASBUNALLOH  WA NI’MAL WAKIL  sebanyak 7000 (tujuh ribu) kali, dan membacanya berada ditempat yang sepi yang diberi wewangian. Bila hal ini telah selesai, tidurlah ditempat tersebut (tempat membaca) maka Anda akan bertemu dengan berbagai cara, bisa melalui mimpi/bisa langsung didatangi orang yang sebenarnya adalah utusan dari khodam malaikat/bisa bertemu dengan kesadaran supra sendiri, yang akan menunjukkan Anda petunjuk tertentu terkait kebutuhan hajat Anda.

@@@

Categories: RIYADHOH TUJUH HARI AYAT HASBUNALLOH | 19 Komentar

ILMU PELET PENGASIHAN – MAHABBAH KHUSUS HASBUNALLOH


Assalamualaikum wr wb.  Semoga kita semua diberi pertolongan oleh Allah SWT untuk bisa melakukan hal yang diridhoi-Nya. Berikut ini adalah ijasah ilmu untuk membinasakan musuh yang mendholimi kita dengan menggunakan salah satu keistimewaan ayat  HASBUNALLOH WA NI’MAL WAKIL sebagaimana yang termuat dalam kitab Sirrul Jalil mahakarya dari Maestro ilmu Hikmah: Syeikh Al-Qutub Hasan Asy-Syadzili R.A.

Sebelum membahas lebih lanjut amalan ini, silahkan  Tawassul/kirim Al Fatihah kepada: Nabi Muhammad SAW, Syekh Hasan Syadzili, orang tua kita.

FADHILAH: Untuk pengasihan KHUSUS (ada target khusus), penundukan target dan mengarahkannya untuk perilaku yang baik hingga orang yang dituju akan melaksanakan keinginan sepenuh hatinya sendiri.

CARA mengamalkannya: RITUAL 3 MALAM/ bisa juga 7 MALAM. Tiap malam pada pertengahan malam laksanakan wudhu dengan  sempurna  kemudian  shalat 6  (enam)  raka’at.

Pada tiap raka’at membaca surat alfatihah kemudian baca:

=HASBUNALLOH  WA NI’MAL WAKIL  450 x

Setelah salam, bacalah:

=HASBUNALLOH  WA NI’MAL WAKIL  950 x (Sembilan ratus lima puluh) kali. Pada saat membaca  bayangkan  seseorang  yang  dituju seolah didepan mata seolah ia ada di depan.

Bila bacaan sudah genap 950 bacalah ayat di bawah ini sebanyak 7 (tujuh) kali:

YUHIBBUUNAHUM KAHUBBILLAAHI WALLADZIINA AAMANUU ASYADDU HUBBALLILLAAH

LAU ANFAQTA MAA FIL ARDHI JAMII’AMMAA ALLAFTA BAINA QULUUBIHIM WALAAKINNALLOOHA ALLAFA BAINAHUM INNAHUU ‘AZIIZIN HAKIIMUN.

WA ALQOITU ‘ALAIKA MAHABBATAMMINNII WALITUSHNA’A ‘ALAA ‘AINII

Artinya:

Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah SWT) mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah SWT. Adapun orang-orang yang beriman Amat sangat cintanya kepada Allah SWT.

walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah SWT telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha gagah lagi Maha Bijaksana.

Dan aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasan-Ku.

Selanjutnya akhiri dengan membaca  =HASBUNALLOH  WA NI’MAL WAKIL  450 x.

Demikian ijasah amalan  kitab sirrul jalil ini semoga Allah SWT SWT memberikan penunjuk atas perkara yang benar dan kepadaNya tempat kita semua kembali.

@kwa,2016.

 

Categories: ILMU PELET PENGASIHAN - MAHABBAH KHUSUS HASBUNALLOH | 23 Komentar

ASMAK FAIQ


Ini adalah Asma Allah SWT yang memiliki arti Yang Mengungguli, Yang Mengalahkan, Yang Utama, Yang Tertinggi. 

Fadhilah: keunggulan, kemenangan, menundukkan siapa saja, derajat tinggi. Diamalkan oleh orang yang arif yang telah mencapai tingkatan spiritual yang tinggi.

Saran: Boleh diamalkan bagi yang sudah dewasa secara mental spiritual, tenang dan tidak mudah marah, bisa menguasai diri (biasanya diatas 30 tahun). Sangat tidak dianjurkan diamalkan bagi yang masih muda belia karena ego-hawa nafsu masih meledak-ledak.

Caranya:

Tawassul/kirim alfatihah  terutama ke  Nabi Muhammad SAW dan Syekh Abu hasan Asy Syadzili

Wiridkan:

YA ALLAH YA FAIQ  

1000 x bakda fardhu selama 3 hari / 7 hari.

Akhiri setiap wirid dengan baca 3 x tahan napas

SUBHAANAHU HUWALLOOHU WAL WAAHIDUL QOHHAAR

Usai wirid ditiupkan ke telapak tangan dan diusapkan ke seluruh tubuh 3 x.

Semoga bermanfaat dan ijazah selesai.

@kwa,2016

Categories: ASMAK FAIQ | 40 Komentar

PENGHANCURAN TOTAL MUSUH YANG DHOLIM


Assalamualaikum wr wb.  Semoga kita semua diberi pertolongan oleh Allah SWT untuk bisa melakukan hal yang diridhoi-Nya. Berikut ini adalah ijasah ilmu untuk membinasakan musuh yang mendholimi kita dengan menggunakan salah satu keistimewaan ayat  HASBUNALLOH WA NI’MAL WAKIL sebagaimana yang termuat dalam kitab Sirrul Jalil mahakarya dari Maestro ilmu Hikmah: Syeikh Al-Qutub Hasan Asy-Syadzili R.A.

Sebelum membahas lebih lanjut amalan ini, silahkan  Tawassul/kirim Al Fatihah kepada: Nabi Muhammad SAW, Syekh Hasan Syadzili, orang tua kita.

Fadhilah:
Target akan mengalami sakit, tertimpa bencana dan bahkan bisa membinasakan mereka dari kehidupan ini.

Tata cara:
Puasa tiga hari dimulai hari Selasa. Pada malam hari diatas jam 12, saat kebanyakan orang tertidur maka bangunlah dan wudhu kemudian shalat dua raka’at (shalat sunat mutlak). Pada raka’at pertama membaca surat alfatihah dan ayat mulia, yaitu:

=HASBUNALLOH  WA NI’MAL WAKIL  450 x

 Ulangi pada raka’at kedua dengan bacaan yang sama.

Setelah selesai shalat, duduk dan wiridkan:

=HASBUNALLOH  WA NI’MAL WAKIL  450 x

Setelah selesai,  baca ayat:

=YUSHOBBU MINFAUQIRU’USIHIMUL HAMIIMU YUSHHARU BIHII MAA FII BUTHUUNIHIM WALJULUUDU WALAHUMMAQOOMI’U MIN HADIIDIN. KULLAMAA AROODUU AYYAKHRUJUU MINHAA ‘UIIDUU FIIGA WADZUUQUU ‘ADZAABAL HARIIQI  3 x

=FA AKHODZATHUM SHOO’IQOTUL ‘ADZAABIL HUUNI BAMAA KAANUU YAKSIBUUNA 3 x

=YAUMA YAUNA MAA YUU’ADUU LAM YALBATSUU ILLAA SAA’ATAMMINNAHAARIN, BALAAGHUN FAHAL YUHLAKU ILLAL QOUMUL FAASIQUUNA.  3 x

Artinya:

Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka (orang kafir). Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka). Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi. Setiap kali mereka hendak ke luar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (kepada mereka dikatakan), “Rasailah azab yang membakar ini”.

Maka mereka disambar petir azab yang menghinakan disebabkan apa yang telah mereka kerjakan.

Pada hari mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka (merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari. (inilah) suatu pelajaran yang cukup, Maka tidak dibinasakan melainkan kaum yang fasik.

Selanjutnya baca surat al fiil:

=ALAM TARA KAYFA FA’ALA RABBUKA BI-ASH-HAABIL FIIL. ALAM YAJ’AL KAYDAHUM FII TADHLIIL. WA-ARSALA ‘ALAYHIM THAYRAN ABAABIIL. TARMIIHIM BIHIJAARATIN MIN SIJJIIL. FAJA’ALAHUM KA’ASHFIN MA KUUL

artinya:
Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah? Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka’bah) itu sia-sia? Dan Dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong, Yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar, Lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).

Selanjutnya, lakukan shalat dua raka’at lagi seperti diatas, dan membaca ayat-ayat diatas dengan bilangan yang telah ditentukan tersebut dan hal ini (shalat dua raka’at beserta  bacaannya serta membaca ayat-ayat di atas) sampai dua atau tiga kali. Kemudian membaca doa:

=KHUDZUU KADZA WA KADZAA AKHDZA ‘AZIIZIMUQTADIRIN. FABILLAAHI WA BIROSUULIHII SHOLLALLOOHU ‘ALAIHI WASALLAMA TSUMMA BIKUM AJIIBUU BILLADZII KHOLAQOKUMMINNUURIHI WA ASKANAKUM FII SAMAA’IHI WA ADNAAKUMMIN HIJAABIHII WAQORROBAKUMMIN ‘ARSYIHII WA AMADDAKUM BINUURIMMUSYA’SYA’IN SAATHI’IN LAAMI’IN TAKHTHOFU BIHIL ABSHOORO WA JA’ALA BI AIDIIKUM HAROBAMMINNAARIL MAGHBUUTHI BI HUBBIKUM ‘ALAIKUM BIL KALIMAATIL MUQODDASATI. YAA KHUDDAAMA HAADZIHIL ASMAA’I WAL AYAATISSYARIIFATIF’ALUU MA’A (isi nama target anda  ………IBNI  FULAANIN )  ‘ALAA AYYI NA’UIN TURIIDUHUU FAIINNAHUU YAKUUNU DZAALIKA BIIDZNILLAAHI TA’AALA.

Artinya:
tindaklah (wahai para penjaga/malaikat) seperti ini (yang aku bayangkan) sesuai tindakan Allah SWT yang Maha Agung lagi Maha Pemberi Kuasa. Maka dengan Allah SWT, dengan rasul-Nya SAW kemudian dengan kalian. Kabulkanlah dengan Allah SWT yang telah menciptakan kalian dari cahaya-Nya dan yang telah menempatkan kalian di langit-Nya, telah mendekatkan kalian pada tirai-Nya, telah mendekatkan kalian kepada singgasana-Nya dan yang telah memberkahi kalian dengan cahaya yang sangat terang, cahaya yang bisa menghapus penglihatan. Dan dengan Allah SWT yang telah menjadikan  peperangan di bawah kuasa kalian, peperangan dengan api yang diliputi cinta kalian atas kalian terhadap kalimat-kalimat yang disucikan. Wahai para penjaga asma  ini dan ayat-ayat mulia, lakukanlah atas  ……… putra ……… (nama target  lengkap dengan nama ayah/atau ibunya)  dengan cara yang Engkau kehendaki.  Karena sesungguhnya hal itu dengan izin Allah SWT. 

Lakukan sampai 3 (tiga) kali tiap malam (3 malam atau 7 malam). Kemudian lihat dan nantikan apa yang terjadi: musuh akan mengalami bencana yang menimpa mereka bahkan bisa jadi mereka dibinasakan dari muka bumi ini selama-lamanya.

Catatan Tambahan:

PENGHANCURAN TOTAL:  EFEK AMALAN SEMAKIN MENGERIKAN

Pada saat berdoa bayangkan dalam fikiran sesuai tujuan. Bila bertujuan untuk menghacurkan mereka maka bayangkan kehancuran tersebut bila mana mereka memang pantas dihancurkan. Bila tidak maka  bayangkan bencana yang ringan. Cara membayangkan tersebut adalah seperti layaknya Anda memukul mereka dengan ayat mulia yang diumpamakan sebuah pedang kemudian pedang tersebut Anda gunakan untuk membunuh orang-orang jahat.

Bila Anda menginginkan untuk mengusai atau menundukkan orang dzalim, dengan berbagai adzab hal ini bisa Anda lakukan, yaitu pada hari Sabtu sebelum matahari terbit dan setelah shalat subuh Anda cari tempat yang sepi sekiranya tidak ada orang yang melihat. Selanjutanya bacalah:

=HASBUNALLOH  WA NI’MAL WAKIL  1000 x

 Dan setelah selesai bacalah ayat dan doa dibawah ini sebanyak 60 (enampuluh) kali.

=QUL YAA AHAL KITAABI HAL TANQIMUUNA MINNAA ILLAA AN AAMANNAA BILLAAHI WA MAA UNZILA MINQOBLU WA ANNA AKTSAROKUM FAASIQUUNA. QUL HAL UNABBI’UKUM BISYARRIMMINDZAALIKA MATSUUBATAN ‘INDALLOOHI MALLA’ANAHULLOOHU WA GHODHIBA ‘ALAIHI WA JA’ALA MINHUMUL QIROODATA WAL KHONAAJIRO WA ‘ABADATTHOOGHUUTA ULAA’IKA SYARRUMMAKAANAW WA’ADHOLLU ‘AN SAWAA’ISSABIILI.    60 x

Artinya:
Katakanlah: “Hai ahli Kitab, Apakah kamu memandang Kami salah, hanya lantaran Kami beriman kepada Allah SWT, kepada apa yang diturunkan kepada Kami dan kepada apa yang diturunkan sebelumnya, sedang kebanyakan di antara kamu benar-benar orang-orang yang Fasik? Katakanlah: “Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu disisi Allah SWT, Yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah SWT, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi dan (orang yang) menyembah thaghut?”. mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus.

Tambahi dengan membaca ayat ini:

=SAROOBIILUHUM MIN QOTHIROONIW WATAGHSYAA WUJUUHAHUMUNNAARU. ALLOOHUMMA AGHSYI ‘ALAA KADZAA WA KADZAANNAARU FII QOLBIHII WA SAA’IRI BADANIHI. LIYAJZIYALLOOHU KULLA NAFSIMMAA KASABAT INNALLOOHA SARII’UL HISAAB. FALLADZIINA KAFARUU QUTHI’AT LAHUM TSIYAABUMMINNAARIN. KADZAALIKA QUTHI’AT LIKADZAA TSIYAABUMMINNAARIN

Artinya:
Pakaian mereka adalah dari pelangkin (ter) dan muka mereka ditutup oleh api neraka. Ya Allah SWT, tutuplah atas (orang) ini, begitu pula api di dalam hati dan seluruh  badannya. Agar Allah SWT memberi pembalasan kepada tiap-tiap orang terhadap apa yang ia usahakan.  Sesungguhnya Allah SWT Maha cepat hisab-Nya
Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. Begitu pula, terbuat untuk (orang) ini pakaian dari api.

Demikian semoga bermanfaat dan gunakan secara bijaksana. Setelah kita punya senjata ilmu dan amalan, namun Ingat sedulur! sesungguhnya MUSUH KITA ADALAH DIRI KITA SENDIRI DAN JIHAD YANG PALING AKBAR ITU BUKAN MENGALAHKAN MUSUH DI LUAR DIRI KITA NAMUN MENGALAHMAN MUSUH DI DALAM DIRI KITA YAITU: MENUNDUKKAN DAN MENGUASAI HAWA NAFSU KITA SENDIRI. JUGA MEMBERI MAAF KESALAHAN ORANG LAIN ADALAH PERBUATAN YANG MULIA. Terima kasih dan salam paseduluran.

@kwa,2016

Categories: PENGHANCURAN TOTAL MUSUH YANG DHOLIM | 20 Komentar

DOA YAUMINAN – DOA SEHARI HARI


DO’A SEBELUM TIDUR.

بِسْمِكَ اَللَّهُمَّ اَحْيَا وَبِسْمِكَ اَمُوْتُ

“Bismikallaahumma ahyaa wa amuut”

Artinya : “Dengan nama-Mu yaa Allah, hidupku dan matiku”

(HR. Bukhari dan Muslim)

DO’A KETIKA BANGUN TIDUR

اَلْحَمْدُلِلَّهِ الَّذِيْ اَحْيَانَا بَعْدَ مَا اَمَاتَنَا وَاِلَيْهِ النُّشُوْرُ

“Alhamdu lillahil-ladzi ahyaanaa ba’da maa amaatana wailaihin – nusyuur” artinya : “Segala Puji bagi Allah yang menghidupkan kami sesudah mati/tidur kami, dan kepada-Nya kami kembali”  (HR. Bukhari)

DO’A MASUK WC

بِسْمِ اللهِ اَللَّهُمَّ اِنىِّ اَعُوْذُبِكَ مِنَ اْلخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

“Bismillahi, Allaahhumma innii a’uudzu bika Minal khubutsi wal khabaaitsi”

Artinya : “Dengan nama Allah. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan para setan”(HR. Bukhari dan Muslim)

DO’A KELUAR WC

اَلْحَمْدُلِلَّهِ الَّذِي اَذْهَبَ عَنىِّ الْأَذَى وَعَافَنِى

Alhamdulillaahil ladzii adzhaba ‘annjil adzaa wa’aafaanii.

Artinya : Ku memohon ampunan-Mu. Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakitku dan telah menyembuhkan/menyelamatkanku. (HR. Abu Daud)

DO’A SEBELUM MAKAN

اَللَّهُمَّ باَرِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَناَ وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Allahumma baarik llanaa fiima razaqtanaa waqinaa adzaa ban-naar”

Artinya : “Yaa Allah, berkatilah rezeki yang engkau berikan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa api neraka”(HR. Ibnu as-Sani)

DO’A SESUDAH MAKAN

اَلْحَمْدُلِلَّهِ الَّذِيْ اَطْعَمَنَا وَسَقَنَا وَجَعَلَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

“Alhamdu lillahhil-ladzi ath-amanaa wa saqaana waja’alanaa muslimiin”

Artinya : “Segala puji bagi Allah yang memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami memeluk agama islam”(HR. Abu Daud)

DO’A KELUAR RUMAH

بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلَّا باِللهِ

“Bismillahi tawakkaltu ‘alallah wa laa haula walaa quwwata illaa billaahi”

Artinya : “Dengan nama Allah aku berserah diri kepada-Nya, dan tiada upaya kecuali dengan pertolongan Allah”

Doa Mau Berpakaian

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي كَسَانِى هَذَا وَرَزَقَنِيْهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنىِّ وَلاَ قُوَّةٍ

Alhamdulillahil ladzii kasaanii hadzaa warozaqonihi min

ghoiri haulin minni walaa quwwatin

Segala puji bagi Alloh yang telah memakaikan pakaian ini kepadaku dan mengaruniakanya padaku tanpa daya dan kekuatan dari-ku.

(HR. Ibnu as-Sani)

DO’A MELEPAS PAKAIAN

بِسْمِ اللهِ الَّذِي لَااِلَهَ اِلاَّ هُوَ

“Bismillaahiiladzi laa illaaha ilallahuu”

Artinya : “Dengan nama Allah yang tiada tuhan selain-Nya”

DO’A MASUK MASJID

بِسْمِ اللهِ، وَالصَّلَاةُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ،

اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ ذُنُوْبِيْ وَافْتَحْ لِيْ اَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

Bismillahi washolatu ala rosulillah, allohumaghfirli dzunubi waftahli abwaaba rohmatika

Ya Allah, ampunilah segala dosaku dan bukakanlah bagiku segala pintu rahmat-Mu. (H.R. Abu Daud)

DO’A KELUAR DARI MASJID

بِسْمِ اللهِ، وَالصَّلَاةُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ، اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ ذُنُوْبِيْ وَافْتَحْ لِيْ اَبْوَابَ فَضْلِكَ، اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ وَجُنُوْدِهِ

Bismillahi washolatu ala rosulillah,allohummaf tahli dzunubi waftahlii abwaaba fadlika audzubillahi minas syaithoni roojiim wajunudihi

DO’A MIMPI BAIK

اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Alhamudlillaahirrabbil ‘alamiina

Artinya : Segala puji bagi Allah Tuhan sekalian alam (HR. Bukhari)

DO’A MIMPI TIDAK BAIK

اَللَّهُمَّ اِنِّي اَعُوْذُبِكَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ وَشَيِّـئَةِ الْاَخْلاَمِ

Allaahumma innii a;uudzu bika min ‘amalisy syaythaani, wa sayyi’aatil ahlaami

Artinya : Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan setan dan dari mimpi-mimpi yang buruk (HR. Ibn as-Sani)

DO’A KETIKA BERCERMIN

اَللَّهُمَّ كَمَاحَسَّنْتَ خَلْقِيْ فَحَسِّنْ خُلُقِىْ

Allaahumma kamaa hassanta khalqii fahassin khuluqii

Artinya : Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pulalah akhlakku. (HR. Ahmad)

DO’A KETIKA MENDENGAR PETIR

اللَّهُمَّ لا تَقْتُلْنا بِغَضَبِكَ، ولا تُهْلِكْنا بِعَذَابِكَ، وَعافِنا قَبْلَ ذلكَ

Allohumma laa taqtulna bighodhobika walaa tuhlikna bi adzaabika wa aafinaa qobla dzaalika

“Ya Alloh, janganlah Engkau membunuh kami dengan kebencian-Mu, janganlah Engkau membinasakan kami dengan siksa-Mu, dan peliharalah kami sebelum itu”.

سُبْحانَ الَّذي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالمَلائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ

Subhaanal ladzii yusabbihur ro’du wabihamdihi wal malaikatu min khifatihi

“Maha Suci Alloh, petir bertasbih dengan memuji-Nya, dan malaikat (pun bertasbih) karena takut kepada-Nya”.

DO’A SAAT TURUN HUJAN

اللَّهُمَّ صَيِّباً نافِعاً

Allohumma shoyyiban naafi’an

“Ya Alloh, (jadikanlah) hujan ini bermanfaat (bagi kami)”.

DO’A SETELAH TURUN HUJAN

مُطِرْنا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ

Mutirna bifadlillahi warohmatihi

“Kami disirami hujan dengan karunia dan rahmat dari Alloh”.

DOA ADA KILAT

سُـبْحَانَ مَنْ يُرِ يْكُمُ الْبَرْقُ خُوْفًا وَطَمَعًا

Subhaana man yuriikumul barqu  khuufan wa thoma’an

DOA KETIKA ADA GELEDEK

سُبْحَانَ مَنْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِه وَالْمَلاَئِكَةُ مِنْ حِيْفَتِهِ

Subhaana man yusabbihur ro’du bihamdihi walmalaikatu min hiifatihi

DO’A KETIKA ANGIN GEDE

تَذْرُوْهُ الرِّيَاحُ وَكَانَ اللهُ عَلى كُلِّ شَيْئٍ مُّقْتَدِرًا يَوْمَئِذٍ يَّصْدُرُ النَّاسُ اَسْتَاتًا اِنْفِرُوْا حِفَافًا وَثَقَالاً بِحَقِّ كهيعص

Tadruuhu riyaahu wakaanawloohu alaa kulli say’in muqtadiron yaumaidin yashdurunnaasu astaatan infiruu hifaafan wa tsaqolan bihaqqi kaf haa yaa ain shood

  

DOA KETIKA TELINGA BERDENGUNG

اَللّهُمَّ صَلِّ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ , ذَكَرَ اللهُ بِخَيْرِ مَنْ ذَكَرَنِيْ

Allohumma sholli alaa sayyidina Muhammad  dzakarawloohu bikhairi man dzakaronii

NIAT TAYAMUM SHOLAT

نَوَيْتُ التَّيمُّمَ لاِسْتِبَاحَةِ الصَّلاَةِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالى

Nawaiytut tayammuma listibaahatis  sholaati fardol lillahi ta’alaa

NIAT PUASA ROMADHON

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ الشَّهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ  فَرْضًا ِللهِ تَعَالى

Nawaitu showma ghoodin an adaa’I fardis syahri romadhoona haadzihis  sanati fardol lillahi ta’alaa

DOA BUKA PUASA

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلى رِزْقِكَ اَفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمَّأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ وَاُثْبِتَ اْلأَجْرُ اِنْ شَاءَ اللهُ تَعَالى

Allohumma laka shumtu wa alaa rizkika afthortu dzahabad dhomma’u wabtallatil uruqu wautsbital ajru insya allohu ta’alaa

DOA MELIHAT JENAZAH

سُـبْحَانَ الْحَيِّ الَّذِيْ لاَ يَمُوْتُ

Subhanal hayyil ladzii laa yamuutu

 
DOA MENOLAK MIMPI BURUK

اَللّهُمَّ اِنِّيْ اَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ رُؤ ْ يَايَ 3×

Allohumma inni audzubikamin syarri ru’yaa ya

DOA BERLINDUNG DARI BALA/BENCANA

اَللّهُمَّ ادْفَعْ عَنِ الْبَلاَءِ وَالْوَبَاءِ وَالطَّاعُوْنِ وَالْجُوْعِ وَاْلأَمْرَاضِ وَاْلأَسْقَامِ وَاْلفِتَنِ مَالاَ يَصِفَّ غَيْرَكَ

Allohummadfa anil balaai wal wabaa’I watthoouuni wal juu’I wal amroodi wal asqoomi wal fitani maa laa yashifu ghoiroka

DOA SUJUD TILAWAH

سَجَدَ وَجْهِيْ لِلَّذِيْ خَلَقَه‘ وَصَوَّرَه‘ وَشَقَّ سَمْعَه‘ وَبَصَرَه‘ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ فَتَبَارَكَ اللهُ اَحْسَنُ الْخَالِقِيْنَ

Sajada wajhi lilladzi kholaqohu wasawwarohu wasyaqqo samahu wabashorohu bihaulihi waquwwatihi fatabaarokawloohu ahsanal khooliqiina

BACAAN KETIKA SUJUD SYAHWI

سُـبْحَانَ مَنْ لاَ يَنَامُ وَلاَ يَسْهُوْ

Subhaana man laa yanaamu walaa yashuu

 

DO’A KETIKA MENDENGAR PETIR

اللَّهُمَّ لا تَقْتُلْنا بِغَضَبِكَ، وَلاَ تُهْلِكْنَا بِعَذَابِكَ، وَعَافِنَا قَبْلَ ذَلِكَ

Allohumma laa taqtulna bighodobika walaa tuhliknaa biadzaabika wa aafinaa qobla dzaalika

“Ya Alloh, janganlah Engkau membunuh kami dengan kebencian-Mu, janganlah Engkau membinasakan kami dengan siksa-Mu, dan peliharalah kami sebelum itu”.

سُبْحانَ الَّذي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالمَلائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ

Subhaanal ladzii yusabbihur ro’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatihi

“Maha Suci Alloh, petir bertasbih dengan memuji-Nya, dan malaikat (pun bertasbih) karena takut kepada-Nya”.

DO’A SAAT TURUN HUJAN

اللَّهُمَّ صَيِّباً نافِعاً

Allohumma shoyyiban naafi’an

“Ya Alloh, (jadikanlah) hujan ini bermanfaat (bagi kami)”.

DO’A SETELAH TURUN HUJAN

مُطِرْنا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ

Muthirna bifadhlillaahi warohmatihii

“Kami disirami hujan dengan karunia dan rahmat dari Alloh”.

DOA MENANGGULANGI RASA MALAS ADALAH:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْبُخْلِ والْجُبْنِ ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ. رواه أبو داود

Allohumma inni audzubika minal hammi wal hazani wa audzubika minal ajzi walkasali wa audzubika minal bukhli wal jubni wa audzu bika min golabatid dain waqohrir rijaali

“Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan dan kesusahan, dan aku berlindung pada-Mu dari kelemahan dan sifat malas, dan aku berlindung kepada-Mu dari sifat kikir dan pengecut, dan aku berlindung pada-Mu dari hutang yang tak mampu ditanggung serta kesewenangan orang yang tak mampu dilawan.” (HR Abu Dawud)

DO’A HENDAK BELAJAR

ربّ زدنى علما وارزقنى فهما

Robbii zidnii ‘ilman warzuqnii fahman

Artinya: Ya Allah tambahkanlah ilmuku dan berikah aku pemahaman.

DO’A NAIK KENDARAAN

سبحان الذي سخر لنا هذا وماكنا له مقرنين وان الى ربنا لمنقلبون

Subhaanalladzii sakhkhorolanaa hadzaa wamaa kunna laHumuqriniina wa innaa ilaa robbinaa lamunqolibuun

Artinya: Maha Suci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasai dan sesuangguhnya kami akan kembali kepada Rabb kami.

DO’A BERSIN

اَلْحَمْدُ ِللهِ

Alhamdulillah

Artinya: Segala puji bagi Allah

DO’A MENJAWAB BERSIN

يرحمك الله

YarhamukallaaHu

Artinya: Semoga Allah memberikan rahmat kepadamu.

DO’A UNTUK KEDUA ORANGTUA

اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَارَبَّيَانِي صَغِيْرًا

Robbighfirlii waliwaalidayya warhamHumaa kamaa robbayaa nii shoghiiroo

Artinya: Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orangtuaku, dan sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangai aku sewaktu kecil.

DO’A MEMOHON KEBAIKAN DUNIA DAN AKHIRAT

Robbanaa aatinaa fiddunyaa hasanah wa fil aakhiroti hasanah wa qinaa ‘adzaa bannaar

Artinya: Ya Allah, Ya Tuhan kami, berilah kepada kami kebaikan di dunia dan akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka.

DO’A MEMOHON DIJAUHKAN DARI KEKAFIRAN, KEFAKIRAN DAN ADZAB KUBUR

AllaaHumma innii a’uudzubika minal kufri walfakri wa a’uudzubika min’adzaabil qobri laa ilaaHa illaa anta

Artinya: AllaaHumma, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekafiran dan kefakiran, AllaaHumma, aku berlindung kepada-Mu dari adzab kubur, tiada Tuhan selain Engkau.

DOA SEBELUM BELAJAR

اللَّهُمَّ اَخْرِجْنَا مِنْ ظُلُمَاتِ الْوَهْمِ وَاَكْرِمْنَا بِنُوْرِالْفَهْمِ وَافْتَحْ عَلَيْنَا بِمَعْرِفَةِ الْعِلْمِ وَسَهِّلْ لَنَا اَبْوَابَ فَضْلِكَ يَا اَرْحَمَ الّرَاحِمِيْنَ

Alloohumma akhrijnaa min dhulumaatil wahmi wa akrimnaa binuuril fahmi waftah ‘alainaa bima’rifatil ilmi wa sahhil lanaa abwaaba fadhlika yaa arhamar roohimiin.

DO’A SETELAH MENGAJI

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ وَلَا اِلهَ اِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ عَدَدَ كُلِّ حَرْفٍ كُتِبَ اَوْ يُكْتَبُ اَبَدَ الْآبِدِينَ وَدَهْرَ الدَّاهِرِينَ سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ اَشْهَدُ اَنْ لَا اِلهَ اِلَّا اَنْتَ اَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ

Subhanalloh walhamdulillah walaa ilaaha ilawloohu, wawloohu akbar.adada kulli harfin kutiba aw yuktabu abadal abidin wadahrod daahiriin subhanakawloohumma wabihamdika ashadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka waatuubu ilaika

DO’A MENGOBATI ORANG SAKIT

Bismillahirrahmaanirrahiimi. A’uudzu bi’izzatillahi wa qudratihi min syarri maa ajidu wa uhadziru

Artinya : Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Aku berlindung dengan keperkasaan Allah dan kekuasaan-Nya dari kejahatan apa yang kuperoleh dan yang kutakuti. (HR. Muslim, Abu Daud, Tirmi-dzi dan Nasai).

DO’A MENGHADAPI MUSIBAH

Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uuna. Allaahumma ajirnii fii mushiibatii wakhluf lii khairan minhaa.

Artinya : Sesungguhnya kami memiliki Allah dan sesungguhnya kami kembali kepada-Nya. Ya Allah berilah kami pahala dalam misibahku in dan berilah pengganti yang lebih baik. (HR. Muslim)

DO’A MOHON KETENANGAN DALAM MENGHADAPI MUSIBAH

Allahummarzuqnii nafsan muthma’innatan tu’minu biliqaa’ika wa tardhaa biqadhaa’ika

Artinya ; Ya Allah, berilah kami hati yang tenang, yang beriman akan saat perjumpaan dengan-Mu dan ridiha menerima segala ketetapan-Mu

DO’A KETIKA MENGHADAPI KESULITAN

 

Allahumma Laa shla illaa maa ja’altahu sahlan wa anta taj’alul hazna idzaa syi’ta sahlan

Artinya : Ya Allah, tiada yang mudah selain yang kau mudahkan dan Engkau jadikan kesusahan itu mudah jika Engkau menghendakinya jadi mudah. (HR. Ibnu Hibban)

DO’A KETIKA MENDENGARKAN ADZAN

Seseorang yang mendengarkan adzan hendaklah membaca sebagaimana yang di kumandangkan oleh muadzin, kecuali bacaan :حي علي الصلاة    dan حي علي الفلاح maka padanya bacalah :لاحول ولاقوة الابالله     (laa haula walaa quwwata illa billah)

Setelah Adzan Membaca shalawat kepada Nabi saw

اللهم رب هذه الدعوة التامة والصلاة القائمة آت سيدنا محمدا الوسيلة والفضيلة وابعثه مقاما محمودا الذي وعدته(انك لا تخلف الميعاد)

Ya Allah, Tuhan panggilan yang sempurna (azan) dan shalat (wajib) yang didirikan. Berilah Al-Wasilah (derajat di surga,yang tidak akan diberikan selain kepada Nabi SAW). Dan Fadhilah kepada Muhammad. Dan bangkitkan Beliau sehingga bisa menempati maqam terpuji yang telah Engkau janjikan. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji.

DO`A SEBELUM WUDHU:

بسم الله

Dengan nama Allah (saya berwudhu)

DO`A SETELAH BERWUDHU

اشهد ان لا اله الا الله وحده لا شريك له واشهد ان محمدا عبده ورسول الله اللهم اجعلني من التوابين واجعلنى من المتطهرين

Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang  patut di sembah kecuali Allah yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba & utusanNya .

Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah termasuk orang-orang (yang senang) bersuci.

DO’A PELEBUR DOSA MAJLIS.

سبحناك اللهم وبحمدك اشهد ان لا اله الا انت استغفرك واتوب اليك

“Maha Suci Engkau, Ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan  kecuali Engkau, aku minta ampun dan bertaubat kepada-Mu.

DOA UNTUK DIJAUHKAN DARI BALA DAN MARABAHAYA:

بسم الله الذي لا يضر مع اسمه شئ في الأرض و لا في السماء وهو السميع العليم

“Dengan nama Allah yang segala sesuatu baik di langit maupun di bumi tidak akan memberi mudhorot (bahaya) apa-apa selama berlindung  dengan menyebut nama-Nya

DOA PENAWAR DAN PENYEJUK HATI DARI KESEDIHAN, RASA MALAS, KEBINGUNGAN, KETIDAK  MAMPUAN, BAKHIL DAN KETERLILITAN HUTANG.

اللهم إني أعوذ بك من الهم و الحزن, و أعوذ بك من العجز و الكسل, وأعوذ بك من الجبن و البخل, وأعوذ بك من غلبة الدين و قهر الرجال

“Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari kebingungan dan keduka-citaan, aku berlindung kepada-Mu dari sifat lemah dan malas, aku berlindung kepada-Mu dari sifat penakut dan bakhil, aku berlindung kepada-Mu dari beban hutang penindasan orang-orang.”

DO’A KETIKA MENDAPAT PUJIAN DARI ORANG LAIN

اَللَّهُمَّ لاَ تُؤَاخِذْنِيْ بِمَا يَقُوْلُوْنَ، وَاغْفِرْلِيْ مَا لاَ يَعْلَمُوْنَ وَاجْعَلْنِيْ خَيْرًا مِمَّا يَظُنُّوْنَ

Ya Allah, semoga Engkau tidak menghukumku karena apa yang merekakatakan. Ampunilah aku atas apa yang tidak mereka ketahui. Dan jadikanlah aku lebih baik daripada yang mereka perkirakan

DO’A KETIKA TAKUT

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْء فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ ٌ

(dengan nama Allah, dengan nama-Nya tidak akan berbahaya sesuatu yang ada di bumi maupun yang ada di langit, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui)

DO’A KETIKA SERING TURUN HUJAN DAN DIKHAWATIRKAN MEMBAWA KEMADHARATAN

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنا ولاَ علينا، والظراب وبطون الأودية ومَنَابِتِ الشَجَرِ

“Ya Alloh, (turunkanlah hujan ini) di sekeliling kami dan tidak membawa kemadharatan bagi kami, (turunkanlah hujan ini) ke anak bukit, ke dalam jurang dan tempat tumbuhnya pepohonan”.

DOA PANJANG UMUR

Allahumma tawwil ‘umurana fi ta’atika wa ta’ati rasulika waj’alna min ‘ibadikas salihina.

Artinya: “Ya Allah panjangkanlah umur kami dalam mentaati-Mu, dan mentaati utusan-Mu serta jadikanlah kami hamba-hamba-Mu yang saleh.”

اَللّهُمَّ أَنْتَ رَِبّى لاَإِلهَ إِلاَّأَنْتَ خَلَقْتَنِىْ وَأَنَاعَبْدُكَ وَأَنَاعَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَااسْتَطَعْتُ اَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّمَاصَنَعْتُ أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَىَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْلِىْ فَإِنَّهُ لاَيَغْفِرُالذُّنُوْبِ إِلاَّ أَنْتَ (رواه البخرى)

Ya Alloh, Engkau adalah Tuhanku, tiada Tuhan selain Engkau, Engkau telah menciptakan daku dan aku adalah hambamu dan aku selalu menepati janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang aku lakukan, Aku mengakui terhadap nikmat-Mu yang telah Engkau turunkan kepadaku, Aku (pun) mengakui terhadap dosaku, maka ampunilah dosaku. Sesungguhnya tiada yang dapat mengampunani kepada hamba, sebab tiada yang dapat pengampunan, kecuali Alloh sendiri”.(H.R. Bukhori).

رَبَّنَا هَبْ لَنَامِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُِرّيَّتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ إِمَامًا

“Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami dan istri-istri kami dan keturunan kami yang dapat menyedapkan pandangan mata (dan menyenangkan hati) dan jadikanlah kami pemimpin dari orang-orang yang bertaqwa” (Qs Al Furqoon : 74)

رَبِّ اجْعَلْنِيْ مُقِيْمَ الصَّلوةِ وَمِنْ ذُِرّيَّتِيْ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَآءِ.

Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan sholat. Ya Tuhan kami perkenankanlah do’aku (QS. Ibrohim:40)

رَبِّ هَبْ لِيْ مِنَ الصَّالِحِيْنَ

Ya Tuhanku anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termaksuk orang-orang yang sholih (QS As Shofaat: 100)

رَبِّ أَوْزِعْنِىْ أَنْ اَشْكُرَنِعْمَتَكَ الّتِيْ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَ عَلى وَالِدَيَّ وَأَنْ اَعْمَلَ صَالِحًاتَرْضَاهُ وَاَصْلِحْ لِيْ فِي ذُرِّيَّتِيْ اِنِّيْ تُبْتُ إِلَيْكَ وَ اِنِّيْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ.

Ya Tuhanku berilah kemampuan untuk mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada Ibu Bapakku dan supaya aku berbuat amal kebaikan (Sholeh) yang Engkau ridhoi. Berikanlah kebaikan kepadaku dengan memberi kebaikan kepada anak cucuku, sesungguhnya aku bertaubat kepada-Mu dan sesungguhnya aku termasuk orang orang yang berserah diri. (QS Al Ahkqoof : 15)

رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمِيْنَ لَكَ وَمِنْ ذُرِّيَّتٍنَآ اُمَّةً مُسْلِمَةً لَكَ وَاَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَآ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ.

Ya Tuhan kami, jadikanlah  kami berdua orang orang yang tunduk patuh kepada-Mu, dan jadikanlah dari anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada-Mu dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadah Hajji kami dan terimalah taubat kami, Sesungguhnya Engkaulah yang maha penerima Taubat lagi Maha Penyayang. (QS Al Baqoroh : 128)

إِنَا للهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ, أَللّهُمَّ عِنْدَكَ أَحْتَسِبُ مُصِيْبَتِيْ فَأْجُرْنِيْ فِيْهَا وَأَبْدِلْنِيْ مِنْهَا خَيْرًا

Sesunggunya kami dari Alloh dan sesungguhnya kami kembali kepada-Nya Ya Alloh hanya di sisi-Mu aku menhitung-hitung musibahku, maka berilah hamba pahala dari musibah ini dan gantilah dengan sesuatu yang lebih baik dari padanya.

رَبَّنَاتَقَبَّلْ مِنَّاإِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمِ.

Ya Tuhan kami berilah dari kami (amal kami) sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui ( QS Al Baqoroh;127)

رَبَّنَا أتِنَا فِىْ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلأخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

Ya Tuhan Kami berikanlah kebaikan di dunia dan kebaikan di akherat dan peliharalah kami dari siksa api neraka.( QS Al Baqoroh : 201)

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّايَاصِفُوْنَ.وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ. وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Maha Suci Tuhanmu, Tuhan yang Maha Mulya (jauh) dari sesuatu yang mereka sifati. Kesejahteraan atas para utusan Allah. Segala Puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

بسم الله الرحمن الرحيم

اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْدًا يُوَافِي نِعَامَهُ وَيُكَافِي مَزِيْدَه يَا رَبَّنّا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ

Dengan Nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, segala Puji bagi Alloh Tuhan semesta alam, dengan pujian, Alloh telah menyempurnakan kenikmatan-Nya dan telah menyukupi penambahan-Nya. Ya Tuhan kami bagi-Mu segala puji sebagaimana pujian yang layaknya untuk keagungan Dzat-Mu yang Mulya dan keagungan kekuasaan-Mu.

@KWA,2016

Categories: DOA YAUMINAN - DOA SEHARI HARI | 3 Komentar

43 AYAT DOA DALAM AL QUR’AN


berikut doa-doanya:

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

  1. Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi. (QS. Al-A’raf: 23)

رَبِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ وَإِلاَّ تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُن مِّنَ الْخَاسِرِينَ

  1. Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakekat)nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi.” (QS: Hud: 47)

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَن دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِناً وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ

  1. Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. (QS. Nuh: 28)

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ. رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

  1. Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Baqarah: 127-128)

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاَةِ وَمِن ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاء

  1. Ya Rabbi, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah do’aku. (QS. Ibrahim: 40)

رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ

  1. Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mu’min pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)”. (QS. Ibrahim: 41)

رَبِّ هَبْ لِي حُكْماً وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ. وَاجْعَل لِّي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآخِرِينَ. وَاجْعَلْنِي مِن وَرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيمِ. وَلَا تُخْزِنِي يَوْمَ يُبْعَثُونَ.

  1. Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh, dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh keni’matan, dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan. (QS. Asy-Syu’ara: 83-85 dan 87)

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

  1. Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh. (QS. Ash-Shaffat: 100)

رَّبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

  1. Ya Tuhan kami hanya kepada Engkaulah kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali. (QS. Al-Mumtahanah: 4)

رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلَّذِينَ كَفَرُوا وَاغْفِرْ لَنَا رَبَّنَا إِنَّكَ أَنتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

  1. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. (QS. Al-Mumtahanah: 5)

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحاً تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ

  1. Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri ni’mat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai. dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh. (QS. An-Naml: 19)

رَبِّ هَبْ لِي مِن لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاء

  1. Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar do’a. (QS. Ali ‘Imran: 38)

رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْداً وَأَنتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ

  1. Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik. (QS. Al-Anbiya’: 89)

لَّا إِلَهَ إِلَّا أَنتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

  1. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim. (QS. Al-Anbiya’: 87)

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي. وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي. وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِي. يَفْقَهُوا قَوْلِي

  1. Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku. (QS. Thaha: 25-28)

رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي

  1. Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku. (QS. Al-Qashash: 16)

رَبَّنَا آمَنَّا بِمَا أَنزَلَتْ وَاتَّبَعْنَا الرَّسُولَ فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ

  1. Ya Tuhan kami, kami telah beriman kepada apa yang telah Engkau turunkan dan telah kami ikuti rasul, karena itu masukanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang menjadi saksi (tentang keesaan Allah).(QS. Ali ‘Imran: 53)

رَبَّنَا لاَ تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ. وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ.

  1. Ya Tuhan kami. janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang’zalim, dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir. (QS. Yunus: 85-86)

ربَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

  1. Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir. (QS. Ali ‘Imran: 147)

رَبَّنَا آتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَداً

  1. “Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini).” (QS: Al-Kahfi: 10)

رَّبِّ زِدْنِي عِلْماً

  1. Ya Tuhanku, tambahkan ilmu kepadaku. (QS. Thaha: 114)

رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ. وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَن يَحْضُرُونِ.

  1. Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku. (QS. Al-Mu’minun: 97-98)

رَّبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ

  1. Ya Tuhanku berilah ampun dan berilah rahmat, dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling baik.(QS. Al-Mu’minun: 118)

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

  1. Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka. (QS. Al-Baqarah: 201)

سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

  1. Kami dengar dan kami ta’at “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali.(QS. Al-Baqarah: 285)

رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْراً كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ

وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنتَ مَوْلاَنَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

  1. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami. ampunilah kami. dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir. (QS. Al-Baqarah: 286)

رَبَّنَا لاَ تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ

  1. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau. karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia). (Ali ‘Imran: 8)

رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذا بَاطِلاً سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا إِنَّكَ مَن تُدْخِلِ النَّارَ فَقَدْ أَخْزَيْتَهُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ.

رَّبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِياً يُنَادِي لِلإِيمَانِ أَنْ آمِنُواْ بِرَبِّكُمْ فَآمَنَّا رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الأبْرَارِ.

رَبَّنَا وَآتِنَا مَا وَعَدتَّنَا عَلَى رُسُلِكَ وَلاَ تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّكَ لاَ تُخْلِفُ الْمِيعَادَ.

  1. Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. Ya Tuhan kami, sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun. Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): “Berimanlah kamu kepada Tuhanmu”, maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti. Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji. (QS. Ali ‘Imran: 191-194)

رَبَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ

  1. Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling Baik. (QS. Al-Mu’minun: 109)

رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَاماً. إِنَّهَا سَاءتْ مُسْتَقَرّاً وَمُقَاماً.

  1. Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal”. Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman. (QS. Al-Furqan: 65-66)

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَاماً

  1. Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (QS. Al-Furqan: 74)

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحاً تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

  1. Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri ni’mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai. berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri (muslim). (QS. Al-Ahqaf: 15)

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ

  1. Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Hasyr: 10)

رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

  1. Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. At-Tahrim: 8)

رَبَّنَا إِنَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

  1. Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka. (QS. Ali ‘Imran: 16)

رَبَّنَا آمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ

  1. Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Qur’an dan kenabian Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam). (QS. Al-Mai’dah: 83)

رَبِّ اجْعَلْ هَـذَا الْبَلَدَ آمِناً وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَن نَّعْبُدَ الأَصْنَامَ

  1. Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala. (QS. Ibrahim: 35)

رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ

  1. Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat membutuhkan kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku. (QS. Al-Qashash: 24)

رَبِّ انصُرْنِي عَلَى الْقَوْمِ الْمُفْسِدِينَ

  1. Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu. (QS. Al-‘Ankabut: 30)

رَبَّنَا لاَ تَجْعَلْنَا مَعَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

  1. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang yang zalim itu. (QS. Al-A’raf: 47)

حَسْبِيَ اللّهُ لا إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ

  1. Cukuplah Allah bagiku. tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang agung. (QS. At-Taubah: 129)

عَسَى رَبِّي أَن يَهْدِيَنِي سَوَاء السَّبِيلِ

  1. Mudah-mudahan Tuhanku memimpinku ke jalan yang benar. (QS. Al-Qashash: 22)

رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

  1. Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim itu. (QS. Al-Qashash: 21)

 

@kwa,2016

Categories: 43 AYAT DOA DALAM AL QUR'AN | 3 Komentar